Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam. Alhamdulillah kita jumpa
- lagi pagi ini. Kami sekarang sedang
- berada di studio 3 untuk acara psikologi
- keluarga. Di sini juga ada Ustaz Hasan
- Sjali dan tentu saja ada Atep Setiabudi
- dan ALG.
- Ee kita jumpa lagi dalam acara ke
- psikologi keluarga. Ada dua kasus yang
- masuk. Yang pertama suami yang suka
- selingkuh. Kenapa suami suka selingkuh?
- Ada ada yang seperti itu. Yang satu lagi
- seorang wanita yang mengadu dia ingin ee
- jadi jatuh cinta dengan saudara
- sepupunya tapi saudaranya dan
- keluarganya tidak menyetujui karena
- nanti katanya keluarganya tidak
- berkembang git ya. itu nanti akan
- dibahas akan dijawab oleh Ustaz Husein
- atas dan Ustaz Abu Bakar Baraja.
- Asalamualaikum Ustaz Husein.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Mari kita baca al fatihah
- dulu untuk keberkahan kita.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim maiki
- [Musik]
- yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka
- nasta'
- ihdinasirathal
- mustaqim shathalladzina
- Aiin.
- [Musik]
- Alhamdulillah kita sudah baca
- al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan
- kita dalam menghadapi berbagai persoalan
- yang kita hadapi sehari-hari. Mbaking
- bisa dibacakan seperti siap Mas Krishna.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ustaz Abu Bakar dan
- teman-teman, sahabat-sahabat yang
- bersama-sama psikologi keluarga. Jadi
- ceritanya nih, seorang
- wanita itu mau nikah dengan sepupunya.
- Pertanyaannya, "Ustadz, bolehkah dalam
- Islam?" Tetapi keluarga enggak setuju
- karena katanya keluarga enggak jadi
- berkembang kalau menikah dengan sepupu.
- Itu yang pertama. Kemudian kasus yang
- kedua, bagaimana sikap seorang istri
- pada suami yang enggak pernah puas. Dia
- selalu selingkuh dan selingkuh terus,
- "Ustaz, jujur saya takut kena penyakit.
- Gimana nih?" Terima kasih. Iya.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil
- alamin. Allahumma sholli ala Muhammadin
- wa ali
- Muhammad. Rabbana zidna ilman waikna
- shihin. Allahumma atina minika rahmah
- waimna min ladunka ilman nafi wfna
- bimaamt. Asalamualaika ya rasulullah.
- Wasalamu alaina wa ala ibadillah shihin.
- [Musik]
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Kasus pertama seorang
- wanita menyukai saudara sepupun.
- Tapi keluarganya keberatan karena merasa
- bahwa keluarga tersebut tidak
- berkembang, hanya berputar di situs-situ
- saja. Kalau bicara mengenai hukum agama,
- agama tidak melarang seorang pria
- menikahi saudari sepupunya.
- Kalau bicara mengenai tradisi Cina, kita
- tahu tradisi sebagai orang Cina
- beranggapan sepupu sama dengan saudara.
- H oleh karena itu mereka ya melarang
- pernikahan di antara
- sepupu. Di tengah-tengah bangsa Arab ada
- pepatah yang berbunyi darbut thariq wain
- darat wabintul ammi wain jarat.
- Mendingan kita ikuti jalan yang sudah di
- aspal istilahnya, yang sudah dikenal,
- sudah diketahui daripada menerobos ke
- sana
- kemari. Begitu juga lebih baik kita
- menikah dengan saudari sepupu kita, baik
- dari paman maupun dari ibu. Walaupun ada
- kekurangan, paling tidak kita kenal
- mereka, kenal juga
- keluarganya. L bagaimana pendapat Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam?
- Abu Bakar As-Siddiq radhiallahu
- anhu berkeluarga dikenal dengan tubuh
- mereka yang
- kecil. Sebagian dari mereka lemah. Maka
- Nabi mengingatkan,
- "Iktaribu." Coba kalian kawin keluar,
- jangan kawin di dalam. H.
- Akhirnya lama-kelamaan ya lama-kelamaan
- karena kawin terlalu dekat tidak terjadi
- pertumbuhan dan perkembangan. H. Oleh
- karena itu kita lihat
- coba buah-buahan yang unggul biasanya
- melalui perkawinan. Hm. Mereka mengambil
- nutfah plasma dari satu buah yang
- terbaik ya, yang manis rasanya. Kemudian
- mengambil dari yang banyak buahnya.
- mengambil dari yang besar buahnya lalu
- mereka kawinkan melahirkan bibit-bibit
- yang unggul. Tapi kalau kita ambil dari
- sebuah pohon, katakan buahnya kita
- tanam, hasilnya tidak seperti
- sebelumnya. Kita ambil lagi nanti
- cucunya tidak sebaik sebelumnya. He
- memang manusia diciptakan untuk
- berkembang, saling mengenal
- dan bekerja sama dalam membangun
- kehidupan ini. Tapi bukan berarti
- perkawinan di antara sepupu tercela.
- Tidak. Sama sekali tidak. Tapi kalau
- sudah terlalu sering berputar-putar
- perkawinan di antara sepupu ini yang
- tidak baik. Contohnya saya kenal satu
- keluarga itu punya
- kebiasaan bersaudara di antara mereka.
- Mereka mengawinkan anak mereka. H
- kemudian turun ke bawah juga begitu.
- Akhirnya
- apa? Yang satu punya penyakit gula
- minor. H satu juga punya penyakit gula
- minor. Begitu anaknya lahir ternyata
- potensi gula pada anak tersebut bersifat
- mayor. H satu punya tal mesia talasemia
- minor. Begitu juga ini
- minor. Tapi karena apa? Berasal dari
- satu rumpun. begitu punya anak parasemia
- mayor ya.
- Jadi penyakit ya dengan mudah berkembang
- di antara apa? Di antara cabang-cabang
- yang berasal dari apa? Tapi kalau dari
- luar tidak. Jadi kalau satu orang
- katakan punya talasemia minor
- perempuannya laki-lakinya justru tidak
- ada, bagus posisinya kawin anak mereka
- berada. ini berdasarkan pengalaman bukan
- pasti bukan pas karena ada faktor-faktor
- yang lain yang menyebabkan apa
- terjadinya perubahan. Contohnya bapaknya
- tidak punya penyakit, ibu tidak punya
- penyakit gula, anaknya kena penyakit
- gula bahkan semenjak lahir lagi. H jadi
- dalam hal ini
- sebaiknya kalau memang sudah
- berputar-putar perkawinan di antara
- sepupu di mana Bapak bersaudara dengan
- Bapak, Ibu dengan Ibu, kemudian ke bawah
- juga demikian. sebaiknya dia menikah
- keluar. Hm. Menikah kelu keluar. Tapi
- kalau tidak hanya baru satu kali saja,
- perempuannya baik-baik, lakinya
- baik-baik,
- berasal dari keluarga yang dekat, ya
- saya kira tidak ada masalah untuk
- menikah di antara mereka. Oh, yang dia
- tanyakan itu kalau misalnya enggak dia
- enggak jadi sama dia, dia kan kawin
- orang lain. Nanti kalau ketemu jadi
- jengak gitu acara keluarga. Karena dulu
- bukas ini sebetulnya karena kesalahan
- berpacaran lebih dulu.
- Jadi membuat kita serba serba apa? Serba
- jengah. Nanti ada CLBK, cinta lama
- bersemi kembali. Kembali. Ini persoalan
- sebetulnya yang harus dihindari. Jadi
- sebaiknya jangan berpacaran sebelum
- menikah. Nah, usatkan berpacaran setelah
- menikah. Karena subhanallah. Iya. Saya
- menikah dengan istri saya tanpa melihat
- sebelumnya.
- Baru kenalan. Setelah ijab kabul kita
- masuk ke dalam baru bertemu istri.
- Masyaallah. Tapi kita minta sama Allah
- yang memilihkan. Karena kalau mata kita
- bisa salah. Betul enggak? Yang hitam
- bisa kelihatan biru, yang biru kelihatan
- hijau. Jadi kalau kita minta sama Allah,
- pilihan Allah tidak akan salah sama
- sekali. Begitu kita selesai menikah,
- kita bertemu seolah sudah kenal puluhan
- tahun. H. Dan subhanallah, wanita-wanita
- yang tadinya berpacaran begitu melihat
- kita, mereka bilang, "Enak betul ya
- menikah dengan cara begini." Jadi kita
- enggak apa namanya enggak menghabiskan
- potensi kita sebelum kita berumah
- tangga. Begitu bertemu kita mengalami
- kejutan yang
- spesial. Jadi bukan kejutan dari
- kado-kado yang diberikan ya. Tidak.
- Kejutan mereka bertemu, dipertemukan
- oleh Allah Subhanahu wa taala dalam
- keridaannya. Si laki-laki memilih calon
- wanitanya dari wanita yang baik,
- keluarga baik-baik, istri juga demikian.
- Tapi kalau sudah pacaran, suka sama
- suka, mata menjadi buta, telinga juga
- menjadi tuli. Betul gak?
- Jadi kalau saudari memang menyukai
- saudara sepupu yang baik, yang saleh, ya
- berikan masukan pada orang tua supaya
- tidak keberatan dan jelaskan alasannya
- kalau sampai tidak jadi saya kenal
- dengan yang lain, saya khawatir nanti
- akan menimbulkan perasaan tidak
- nyaman. Jadi tempuhlah jalan yang
- diridai Allah baik orang tua maupun
- anak-anak dan memilih pasangan.
- Perhatikan mengenai iman ketakwaan.
- Kalau tidak akan jadi penyesalan di masa
- akan datang. Seperti kasus yang
- kedua, seorang wanita ya ternyata
- bersuamikan seorang laki-laki yang gemar
- jajan di
- luar. Dengan sendirinya ini pasti akan
- menimbulkan efek negatif. Betul gak?
- Baik
- secara
- kejiwaan, kemudian fisik, dan secara
- spiritual. Kita tahu bahwasanya
- Al-Qur'an menyebutkan seorang penzina
- itu sama dengan orang musyrik.
- Seorang penzina sama dengan sama dengan
- seorang
- musyrik. Dalam suratun Nur Allah
- berfirman, "Azani la yankihu illa
- zaniyatan musyrik." Seorang pria penzina
- itu dia tidak akan menikahi, tidak akan
- senang, tidak akan apa? condong hatinya
- kecuali dengan wanita penzina yang sama
- seperti dirinya atau wanita
- musyrik baru dia akan menemukan
- kesenangan
- dia. Wazaniatu la yanqihuha illa zanin
- au musrik. Sedangkan wanita penzina ya
- dia hatinya pun tidak akan apa?
- Terangsang, tidak akan dekat, tidak akan
- tertarik kecuali dengan pria penzina
- seperti dirinya atau pria musyrik.
- Jadi kalau seorang wanita muslimah
- bersuamikan seorang laki-laki penzina
- sama dengan bersuamikan seorang
- musyrik. Dan zina ini merupakan dosa
- besar yang bisa membuat orang kekal
- dalam api neraka kalau dia tidak
- bertobat. Bahkan larangannya pun bukan
- jangan berzina tapi wala taqrabzina.
- Jangan dekati berzina.
- Jadi kalau seandainya seorang wanita
- menemukan suaminya suka jajan di luar,
- ya menunjukkan kecondongan yang sakit
- dan negatif ini, maka si istri wajib
- untuk menolak berhubungan dengan lelaki
- tersebut dan mengajukan permohonan untuk
- berpisah.
- Tidak ada tawar-menawar.
- Jadi dia mengajukan permohonan untuk
- berpisah karena laki-laki ini sama
- sekali tidak menjaga kesucian kehormatan
- rumah tangganya dan tidak layak untuk
- menjadi pendamping apalagi
- pemimpin. Jadi wanita yang menemukan
- suaminya gemar berzina ya hendaknya dia
- menolak untuk berhubungan dengan suami
- semacam ini yang bisa membawa berbagai
- macam penyakit. Banyak wanita terkena
- kanker servik, kena juga herpes yang
- mengenai kelamin yang menimbulkan
- penyesalan yang luar biasa. Dan ini
- berbahaya sekali. Belum lagi secara
- spiritual kan jelas-jelasnya berbeda
- iman. Ini musyrik ini beriman kan. H.
- Kemudian secara psikologi juga si
- laki-laki tidak condong pada istri. Cuma
- dia ingin dapat perempuan baik-baik bisa
- melahirkan anak dia. Tapi kegemaran dia
- berzina. Begitu juga perempuan yang
- gemar berbuat
- zina itu paling susah untuk
- diobati. Karena dia sadar sebentar,
- dimaafkan suaminya, dia balik lagi
- berbuat perbuatan yang sama seperti yang
- kita jumpai dalam lingkungan keluarga ya
- sebagian orang. Suami sudah maafkan
- sekali berzina lagi. Dima sekali berzina
- lagi. Bahkan saat ini orang bangga
- dengan selingkuh sambil menangis di
- hadapan di hadapan masyarakat yang men
- televisi. Dia mengeluhkan dirinya begini
- padahal di jelas-jelasan khianati
- suaminya. Begitu juga banyak suami
- mengkhianati istri. ini tidak membela
- perempuan atau membela laki-laki. Banyak
- laki-laki juga yang serupa. Jadi kalau
- seorang wanita menemukan suaminya suka
- jajan di luar, berarti tidak cocok
- menjadi suami Anda. Anda berpisah secara
- spiritual beda antara iman dan syirik.
- Secara juga apa? Psikologi. Kejiwaan
- orang yang beriman beda dengan kejiwaan
- orang-orang yang yang musyrik. Kemudian
- secara
- fisik perbuatan zina akan membuat
- dirinya wal iya apabila ternoda dengan
- kotoran-kotoran yang berdampak buruk
- untuk dirinya maupun anak
- keturunannya. Jadi dalam hal ini tidak
- perlu lagi ee apa namanya penasihat
- keluarga Departemen Agama untuk
- menasihati mereka agar kembali rujuk.
- Jangan pisahkan di antara mereka. Kalau
- si laki-laki bertobat kembali pada
- Allah, menyesali perbuatannya, mereka
- ingin kembali, itu lain persoalan. Tapi
- kalau Iya, e pisah dulu.
- [Musik]
- Pisah. Karena kalau dia bilang, "Saya
- berjanji tobat," itu baru janji. Hm.
- Kalau sudah terbukti dia bertobat
- kembali kepada Allah, tidak melakukan
- perbuatannya, tobat menghapuskan yang
- lalu. Kalau mereka ingin kembali di
- jalan Allah Taala, lain persoalannya. Si
- perempuan sia menerima, itu menjadi hak
- si perempuan untuk menentukan.
- Jadi dalam kasus perzinaan ini jangan
- sekali-kali kita
- menyepelekan. Dan saat ini wali
- iyadubillah bukan hanya perzinaan bahkan
- LGBT.
- laki-lakinya bergaul dengan istrinya
- punya anak bergaul juga dengan
- laki-laki. Ini banyak kasus seperti ini.
- Yang kasus itu ee seperti dia sudah
- menikah tapi dia ee LGBT. Laki-laki itu
- sama laki-laki. He. Tapi dia tetap
- menikah. He. Tetap menggauli istrinya.
- Menggauli istrinya. Bisek. Bisek ya.
- Bisek. Dia dia tetap terus, tapi dia
- tidak tahu waktu dia menikah. Dia tidak
- tahu. Setelah menikah beberapa tahun
- baru dia tahu si perempuannya. Heeh.
- Nah, itu gimana? Apakah dia harus
- dipisah? Maka dengan sendiri mereka
- harus pisah kecuali si laki-laki
- bertobat. Nah, ini terjadi betul-betul
- dan kasus ini banyak bukan sedikit.
- Banyak banyak. Jadi dia menikah dengan
- seorang laki-laki ya yang bisek. Heeh.
- Si perempuan enggak tahu. Setelah dia
- punya anak dua tig baru dia tahu
- suaminya melakukan perbuatan seperti
- itu. Akhirnya orang tuanya langsung
- pisahkan di antara keduanya. Pisahkan.
- Ini perbuatan yang amat keji. Dua jenis
- dosa besar yang dilakukan wali
- iyadubillah. Tapi sekarang
- repotnya ada kecenderungan. Bahkan kalau
- kita buka ensiklopedia seperti Americano
- dan lain sebagainya, mereka menyebutkan
- bahwa bisek atau katakan ee homoseksual,
- lesbian, itu bukan merupakan penyakit,
- tapi variitas seksual. Iya, betul.
- Mereka mengatakan varietitas seksual.
- Betul. Jadi orang tidak lagi merasakan
- perasaan bersalah di hatinya, Pal
- perbuatan yang keji yang mengundang azab
- Allah dari mulai hujan batu yang
- diturunkan sampai ditebalikan bumi
- karena perbuatan kaum Luth.
- Tapi itu ee dari pertama dari ee level 1
- 2 3 4 itu mengatakan penyakit. Heeh.
- Nah, di lima sekarang baru
- dinyatakan ee variitas seksual.
- Bahkan di sekolah-sekolah sekarang di
- Indonesia mereka sediakan kamar mandi
- untuk pria, kamar mandi untuk wanita,
- kamar mandi untuk kalangan LGBT. Astaga.
- Ini orang tua memasukkan dia punya anak
- waktu menyaksikan ini langsung ditarik
- anaknya. Bahkan di London
- dari mulai anak SD mereka berikan apa?
- berikan ee penjelasan mengenai LGBT itu
- bukan merupakan satu hal yang buruk,
- bukan merupakan penyakit sampai
- orang-orang tuanya protes. Iya. H orang
- tuanya protes. Bahkan Trump yang gila.
- Trump ini gila luar biasa ya. Bukan
- orang
- waras. Masih menentang LGBT. Hingga
- ketika seorang pendeta berbicara
- melakukan pembenaran terhadap perbuatan
- sutra, marah luar biasa dalam masalah
- ini. Arti orang gila saja masih tahu ini
- perbuatan
- dosa. Ternyata orang-orang yang berakal
- hilang akalnya sama sekali.
- Waliyadubillah.
- J dalam kasus ini hendaknya sekar mulai
- saat ini orang tua di saat dia menerima
- lamaran dari seorang pria atau anaknya
- mau menikah dengan seorang wanita,
- hendaknya mereka memeriksakan latar
- belakangnya pergaulan. Di samping kita
- periksa orang tuanya, pergaulan orang
- tersebut itu penting sekali. Penting.
- Jangan tanya dia baik atau buruk tapi
- lihat teman-temannya siapa. Oleh karena
- itu sekarang mudah sekali mencari kita
- orang melalui aplikasi. Kira-kira
- teman-teman dia ini bagaimana
- coba melalui Facebook-nya, melalui
- Instagramnya, bahkan ada aplikasi untuk
- kalangan homoseksual, untuk kalangan
- guai. Kira-kira orang ini termasuk apa
- tidak? Kemudian juga penting sekali
- sekarang ini memeriksakan laki
- perempuan, pemeriksaan
- lab. Karena penting sekali laki nampak
- baik-baik ternyata apa? melakukan
- perbuatan yang tidak berat. Perempuan
- juga nampak baik-baik. Jadi sekarang
- wajib melakukan pemeriksaan laki maupun
- perempuan. Baik pemeriksaan HIV-nya,
- pemeriksaan juga yang lain agar tidak
- menimbulkan penyesalan di belakang hari.
- Karena ada orang dari keluarga beragama
- dianggap baik-baik atau ternyata anaknya
- melakukan perbuatan yang tidak baik. Ini
- bukan berarti kita curiga, tapi
- berjaga-jaga.
- Jangan sampai kita masuk ke tempat yang
- salah, baik putra kita maupun maupun
- putri kita. J semoga Allah jaga keluarga
- kita, anak kita. Kita bukan sama sekali
- apa namanya ee melewekkan orang lain,
- orang Jakarta. Tapi kita ingin menjaga
- jangan sampai terjerumus dalam perbuatan
- yang serupa. Kalau bukan karena
- penjagaan Allah terhadap kita, niscaya
- dengan mudah kita terjerumus dalam
- perbuatan-perbuatan.
- Wallahuam.
- Kasus yang satunya kayaknya belum di
- Ustaz. Y
- ya enggak cuma dua kan? Sudah sudah
- dua-duanya. Iya maksudnya belum belum
- clear mesti diapain nih.
- Adapun berkaitan dengan kasus yang
- pertama tadi kalau memang ya ee dia
- mencintai saudara sepupunya, akhlaknya
- baik dari keluarga baik-baik dan belum
- terjadi pernikahan sepupu secara
- berulang-ulang.
- Bisa saja bapaknya ya, bapak dengan
- bapak laki-laki enggak bersaudara. He.
- Ibu dengan ibu tidak bersaudara. Berarti
- kan masih ada apa? Masih ada unsur lain
- masuk kan.
- Tapi yang repot itu kalau bapak
- bersaudara, Ibu bersaudara. Dan lebih
- repot lagi kalau apa? Ke bawah juga
- begitu, ke atas juga sama. H karena ada
- orang yang punya kecenderungan ingin
- mengawinkan di antara apa? Keluarga yang
- dekat. karena melihat sisi harta supaya
- enggak berkembang keluar ke sana kemari.
- Akhirnya anak-anaknya lemah. Ada yang
- kena Parkinson,
- ada yang kena juga apa namanya ee ada
- yang kena apa namanya ee
- penyakit-penyakit stroke berulang di
- antara mereka. Begitu juga karena
- diabet, karena perkawinan yang terus
- berulang. He. Jadi untuk wanita tadi itu
- sudahlah tidak usah gitu ya.
- Kalau dia belum berulang sepupu katakan
- umpamanya pernikahan sepupu ee antara
- bapak laki-laki sama bapak perempuan
- bukan bersaudara. Oh iya. H ibu
- bersaudara. He. Tapi bapak bukan
- bersaudara bersaudara. Atau ibu
- bersaudara bapak tidak. Bapak tidak. H
- arti kan berarti apa? Masih ada, masih
- ada apa namanya? pihak lain yang masuk
- bukan berasal dari satu apa. Nah, kita
- ini terjadi seringkiali bahkan di antara
- keluarga kita bapak dengan bapak
- bersaudara, ibu dengan ibu bersaudara.
- Heeh. Akhirnya anaknya mereka dan
- subhanallah enggak lama kemudian mulai
- muncul efek negatif.
- Efek negatif dari perkawinan terlalu
- dekat. Karena Allah menginginkan kita
- ini berkembang.
- Ya ayyuhanas inna khalaqnakum
- minakarinakum
- waq. Nah, sebagai pengalaman
- pribadi saya kenal seorang laki-laki
- tidak terlalu
- pintar. Tidak terlalu pintar biasa-biasa
- ya. Orang
- biasalah si
- perempuan kebetulan tam dari SMA dan
- agak cerdas.
- Ternyata apa? Begitu punya anak, anaknya
- menjadi seorang jenius. H.
- Jadi keutamaan kelebihan yang ada pada
- laki-laki ini pasti ada kelebihannya
- kan? Heeh. Menyatu pada anak. Begitu
- juga kelebihan yang ada pada si ibu. Hm.
- Anaknya seorang yang
- jenius. Amin.
- Enggak. Tapi bapak
- jenius, ibu jenius menikah terlalu
- dekat. Anak yang lahir ternyata penuh
- kekurangan. Ya Allah, Ustaz B, bapaknya
- jenius, ibunya jenius sampai orang
- bilang ini pasangan yang ideal. Ternyata
- lahir anaknya sebagian autis. H antum
- lihat coba. Betul. Jadi dalam perkawinan
- itu pertama kita mohon restu keridaan
- Allah dan jangan membanggakan diri kita
- atau kita bangga dengan pasangan kita
- tapi bersyukur pada Allah. mohon agar
- anak kita dijaga, dipelihara menjadi
- orang saleh. Saya ingat sebagai contoh,
- saya punya
- anak ketika hamil 7 bulan atau 8 bulan,
- saya punya istri
- kena apa? Campak. Campak yang berbahaya
- lagi campaknya.
- Orang beranggapan bahwa anak ini cacat.
- Itu biasanya kalau campak mengenai ibu
- yang sedang mengandung ini biasanya
- kemungkinan besar anak cacat.
- Karena banyak teman-teman kita juga
- seperti
- itu. Akhirnya apa? Kita berdoa sama
- Allah. Setiap hari kita berdoa, kita
- usap perut istri kita, kita doakan
- supaya Allah jaga lahirkan dalam keadaan
- baik dan sempurna tanpa ada gangguan.
- Allah kasih alhamdulillah. Lahir kembar
- ternyata anak tersebut alhamdulillah
- dalam keadaan sehat dan baik. Ya Allah.
- Artinya doa ini yang paling
- penting. Doa paling penting bagi kita
- semua. Doa merupakan senjata orang yang
- beriman dan dia penghubung antara dia
- dengan Allah. Jadi, bagaimanapun katakan
- ancaman selagi Allah menjaga, enggak ada
- yang bisa sama sekali. Apa enggak ada
- yang bisa? Tapi selagi Allah menghendaki
- katakan ancaman bagi seseorang karena
- perbuatannya, enggak ada satuun yang
- bisa
- menolak. Mari bersama-sama kita berikan
- perhatian yang paling besar kepada Allah
- yang telah menganugerahkan kita berbagai
- macam nikmat. Kita juga didik anak kita
- dengan selalu mengingatkan Allah,
- bersyukur kepada Allah. Insyaallah Allah
- akan ee jadikan penerus kita menjadi
- penerus yang saleh. Dan perlu diingat
- bahwa Rasulullah mengawinkan putrinya
- dengan saudara sepupunya. Siapa? Sayidah
- Fatimah. Fatimah menikah dengan Imam
- Ali. Oh iya. Ali bin Abi Thalib.
- Rasulullah Muhammad bin Abdillah.
- Abdullah sama Abu Thalib kakak beradik.
- Betul enggak? Kakak beradik. Jadi
- sebetulnya kekhawatiran kita selagi kita
- bersama Allah insyaallah akan hilang.
- Jadi kalau saudari menemukan sepupu
- saudara eh saudari orang yang baik
- bertakwa ya yang akhlaknya juga
- mulia insyaallah Allah berikan
- keberkahan. Tapi kalau tidak mohon agar
- diberikan pendamping yang lain yang
- beriman berkah. Itu yang kita harapkan.
- Jangan terbawa cinta. Lupa Heeh. untuk
- melihat
- kekurangan-kekurangan. Jangan mengatakan
- cinta akan mengubah
- segala-galanya. Justru kondisi keadaan
- yang tidak baik akan mengubah cinta
- menjadi kebencian. Oh. Wallahuam.
- Masyaallah Mas Krisna luar biasa ya
- ternyata. Lantas apa kira-kira kata
- Ustaz Abu Bakar Baraja? Yuk kita simak.
- Silakan. Baik.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Alhamdulillah begitu kita memuji Allah
- yang selalu kita puji dengan
- pujian-pujiannya pun merupakan satu
- harapan buat kita.
- Karena pujian-pujian itu adalah
- merupakan sesuatu yang
- terbaik. Begitu indahnya pujian kita
- kepada Allah dengan menyanjungkan dengan
- kata-kata alhamdulillah.
- Namun kita bisa perhatikan bagaimana
- perkembangan kehidupan
- ini. Perkembangan kehidupan ini penuh
- dengan berbagai macam
- persoalan. Persoalan-persoalan yang
- kecil menjadi besar. Persoalan-persoalan
- yang besar menjadi kecil. Karena orang
- melakukan yang kecil jadi besar dan yang
- besar dianggap kecil.
- Itulah
- persoalan-persoalan
- dirinya di mana Allah tidak ikut campur
- dengan
- permasalahan. Allah akan mengimbangi
- keseimbangan. Seperti yang kita
- ketahui
- bahwa ada persoalan
- pernikahan. Sepupu mau menikah baik
- enggak? Baik menurut agama.
- Menurut agama
- baik dan benar enggak ada masalah. Namun
- kita bisa melihat bagaimana
- keturunan-keturunan terus. Kalau sudah
- dua tiga keturunan,
- sebaiknya
- menyebar. Kalau masih satu, oke, masih
- dua, baik. Ketiga, kita menyebar karena
- berbahaya.
- Bagaimana kita bisa berbahaya berbagai
- macam penyakit yang
- ditimbulkan? Berbagai macam penyakit
- yang di timbulkan.
- Kenapa? Karena ada
- pernikahan, ada pertemuan sel dan ovum.
- Di situ terkenanya.
- Jadi yang penting buat kita kalau sepupu
- masih sepupu oke, tapi kalau dari atas
- ke bawah ketiga lebih baik
- lepaskan. Makanya bercinta itu bukan
- yang pertama tapi yang terakhir.
- Heeh. Heeh. Apa bercinta itu? belum
- menikah sudah mencintai. Tapi ketika
- kita
- mencintai, setelah menikah kita
- mencintai. Jadi berakhir
- sampai akhir kita
- mencintai. Jangan bukan pertama kita
- cinta, belum menikah kita sudah
- mencintainya, setelah menikah udah
- bebas, enggak ada ar.
- Nah, itu yang paling
- terpenting. Dan yang
- kedua, permasalahan
- selingkuh. Selingkuh.
- Selingkuh ini penuh dengan berbagai
- macam. Apa yang menyebabkan seseorang
- selingkuh? Apa yang menyebabkan
- seseorang selingkuh?
- Karena dari didikan dari
- kecil dia tidak pernah
- ditunjukkan, dia tidak pernah
- [Musik]
- diperlihatkan, dia tidak pernah dikasih
- tahu kalau selingkuh itu tidak
- baik. Bahwa selingkuh itu tidak baik.
- Bagaimana dari kecil, dari umur 1 tahun,
- 2 tahun, 3 tahun dan seterusnya kita
- harus
- ingatkan. Fazzakkir,
- ingatkan. Jadi kita selalu mengingatkan
- anak-anak kecil ini untuk dia lebih
- terbuka. Bagaimana kita kenalkan
- dirinya?
- pertama kali kita kenalkan Allah pada
- anak-anak 1 2 3 sampai dengan 12 tahun
- dan
- seterusnya itu kita ingatkan kata
- Allah bukan dia lagi berbuat sesuatu oh
- hebat ingatkan itu karena
- Allah jadi ketika kita ingatkan Karena
- Allah, maka anak itu akan
- terbuka
- kognitifnya. Apa itu kognitif?
- Pengetahuannya. Pengetahuannya dia akan
- terbuka
- lebar dengan
- kata-kata kenalkan Allah. Mengenal Allah
- itu dia akan terbuka lebar dan luas
- lapang.
- Karena Allah itu satu dan luasnya luar
- biasa dan dia tidak
- akan sia-sia. Kenalkan
- Allah. Yang
- kedua, bicarakan tentang dirinya bahwa
- kamu anak laki-laki, kamu anak
- perempuan. Itu dari dasar.
- Dari dasar ini kita sudah kenalkan dia
- anak laki-laki, dia anak perempuan. Kita
- katakan kamu anak laki-laki. Ketika dia
- mainan ee perempuan, anak laki-laki
- bermain dengan perempuan, dia menjadi
- seorang perempuan. Kita
- katakan kamu laki-laki, kamu laki-laki
- pada usia 4 tahun, 6 tahun, 8 tahun
- tetap kita
- katakan kamu anak
- laki-laki. Karena dengan
- tegasnya permasalahan kecil ini akan
- berakibat besar. ketika dia main
- misalkan dia main perempuan ee anak
- laki-laki bermain sama anak perempuan,
- bermain menjadi seorang perempuan,
- melagukan, menjadikan perempuan itu akan
- terus-menerus dia akan menjadi dan dia
- akan dikenal sebagai ah kamu banci. Ah,
- kamu banci. Kamu banci. Disebutkan
- dilabelkan kamu banci. Enggak apa-apa.
- Dengan sendirinya dia akan terus menjadi
- orang yang banci.
- Karena dia dilabelkan maka terus akan
- menjadi orang
- banci. Sehingga dia orangnya lagaknya
- perilakunya, tindakannya,
- luasnya seperti orang
- perempuan. Sampai besar sampai besar dia
- akan berubah. menjadi seorang
- perempuan dan
- hati-hati dengan permasalahan ini. Maka
- kita
- tegaskan pertama kita kenalkan Allah.
- Yang kedua kita kenalkan
- identitas. Identitas itu apa?
- anak laki-laki perempuan dengan
- identitasnya dan kita kenalkan dirinya
- bahwa kamu itu laki-laki dan kamu itu
- perempuan. Sampai besar, sampai sudah
- mahasiswa, sampai dia menikah, kita
- katakan kamu
- suami, kamu seorang istri.
- Jadi ketika dia sudah menikah, kita
- katakan kamu seorang suami, kamu seorang
- istri. Itu identitas yang
- jelas. Jadi menunjukkan bahwa dirinya
- tetap menjadi tetap yang sudah
- dicanangkan oleh
- Allah. Nah, ketika kita melihat bahwa ah
- udah biarin aja sudah biasa itu dia
- sendiri. Oh, dia yang melakukan. Oh, dia
- yang begitu. Oh, dia sendiri dia akan
- melakukan itu. Ah, dia juga nanti paham
- dirinya.
- Tidak. Sejak kecil sampai dia dewasa itu
- orang tua yang
- menentukan di mana anak itu. Anak
- laki-laki. Anak
- laki-laki. Anak laki-laki dan anak
- perempuan. Kalau dia sudah ditenangkan
- seperti itu, dia akan menjadikan
- kuat. Bagaimana selanjutnya? Ya,
- selanjutnya identitas dirinya. Bagaimana
- ketika dia menjadikan ee melakukan
- perbuatan anak laki-laki, kamu bilang
- benar, kamu anak laki-laki. Melakukan
- perbuatan anak perempuan, tapi dia anak
- laki-laki. Dia melakukan perbuatan anak
- perempuan. Katakan itu anak perempuan.
- itu pekerjaannya
- perempuan. Jadi tegaskan pekerjaan anak
- laki-laki dan tegaskan pekerjaan anak
- perempuan. Kalau kita renungkan
- pekerjaan-pekerjaan dari kecil,
- insyaallah dia tidak akan terjadi
- penyelewengan. Heeh. Dia tidak akan
- pernah terjadi yang namanya menyeleweng.
- Kalau kita dari kecil, dari kecil kita
- tegaskan dia anak laki-laki, dia
- perempuan dan dia anak misalnya berbuat
- sesuatu perempuan katakan jangan itu
- anak
- perempuan. Katakan itu perbuatan
- perempuan. Perbuatan perempuan. Biar
- supaya dia paham. sampai dia dewasa dia
- akan
- [Musik]
- memahami. Ketika ada orang yang datang
- laki-laki di seorang laki-laki, datang
- orang laki-laki akan merayu. Dia bilang,
- "Jangan, saya seorang laki-laki, kamu
- anak laki-laki." Tidak akan bertemu.
- Ketika dia mau menyeleweng, dia mau
- menikah, e dia habis menikah dia mau
- selingkuh. Dia enggak berani
- menselingkuh. Kenapa? Karena ini bukan
- perbuatannya. Karena dari kecil, dari
- kecil sudah dijelaskan bahwa perbuatan
- jelek, perbuatan tidak baik,
- perbuatan tempatkan pada perbuatan yang
- jelas. Kalau perbuatannya yang jelas,
- dia benar-benar
- meyakinkan,
- insyaallah dia akan menjadi yang
- terbaik. Masyaallah. Jadi, Mas Krishna
- sebagai orang tua enggak ada titik
- berhenti ngedidik dan membina anak ya.
- Ohoh. Sayang sekali waktu kita sudah
- mepet. Ada yang mau ditambahkan?
- Silakan kalau ada yang mau ditambahkan
- just one minute.
- Jadi ketika anak sudah menjadi besar,
- dia menjadikan
- dewasa, dia menjadikan tenang dan
- menjadikan apik dalam kehidupannya, dia
- akan terus berjalan dengan kehidupannya
- karena perbuatan dia yang sejak kecil.
- Perhatikan sejak kecil. Pertama,
- kenalkan Allah. Kedua, kenalkan
- identitas. Kenakan perbuatan-perbuatan
- yang benar buat dirinya dia sampai dia
- dewasa. Insyaallah ketika dia dewasa,
- dia akan tetap dia akan mengenal
- dirinya insyaallah. Oke, terima kasih
- Ustaz Abu Bakar Baraja Ustaz atas atas
- segala nasihatnya. Jadi sebenarnya kawin
- sepupu enggak apa-apa ya menunding ya,
- tapi jangan di atas-atasnya juga iya
- sepupuan juga jadi enggak baguslah kalau
- kalau begitu. Baik, terima kasih sekali
- lagi. Saya Muhammad Krishna AT Setiabudi
- juga Algi mohon pamit. Wabillahi taufik
- walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.