Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Rasil
- TV untuk Islam yang satu.
- [Musik]
- Ahlan wasahlan.
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Allahumma shalli ala
- sayyidina Muhammad wa ali sayyidina
- Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa
- lagi hari
- ini. Hari apa nih sekarang nih? Sudah
- masuk ke tanggal 25 Ramadan nih. Hari
- Selasa tanggal 20 Juni
- 2000 17. Sori agak flu. Kita jumpa lagi
- dalam acara ahlan wasahlan. Ini direlay
- juga untuk ee radio radio dan TV ya. ke
- Batam, ke mana lagi?
- Pontianak, ke
- Sukabumi, ke Magelang, Semarang, dan
- lain-lain. Insyaallah nanti ke Makassar
- juga ya. Ya, kita jumpa lagi dalam acara
- Alanon. Kami menghadirkan seorang pria
- gagah dan
- ganteng. Dia lahirnya di Majalaya. Apa
- ya? Majalengka. Majalengka.
- Majalengka. Majalengka. Tanggal Februari
- lah pokoknya Februari.
- 58 ee di Majalengka tanggal 11 Februari
- tahun 8, SD sampai SMA di Majalengka di
- Jatiwangi. Kemudian kuliah di STN
- Elektro. Pernah ngajar di SMA 48 Jakarta
- Timur. Ee ngajarnya ngajar
- fisika. Beliau
- ini pengalamannya luar biasa. Saya
- bingung mau cerita dari mana ya.
- di rumahnya ada kuda dan kudanya ee
- kelahiran ee blaseran antara Arab dengan
- Inggris dan baru tahu kuda itu ada
- paspornya, ada
- silsilanya. Ee dan juga saya baru tahu
- kalau ee dongkrak ada dongkrak balon.
- Nah, beliau biasanya menangani masalah
- keselamatan berlalu lintas eh
- keselamatan berkendaraan dan sering ee
- diundang untuk memberikan
- training-training ke mana ya. Kemudian
- juga ee ke tempat-tempat lain ya, ke
- perusahaan minyak dan gas, perusahaan
- perkebunan, perusahaan pertambangan,
- perusahaan rental kendaraan, asuransi,
- farmasi, ATPM, Mitsubishi, Nissan, Ford,
- dan Mazda. Kelihatannya kita sudah
- mengembudikan mobil berpuluh-puluh
- tahun, sudah 10 tahun. Kita menganggap
- diri kita sudah jago lah bawa mobil ya
- karena juga sudah punya SIM. Tapi
- ternyata tidak sederhana itu. Kita
- hadirkan di sini e Kang Momon S
- Maderoni. Kang Momon Esaderoni silakan
- siapkan pulpen sama kertas untuk
- mencatat nomor HP beliau ya.
- Asalamualaikum Kang Momon.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Kang Momon ini punya anak
- dua. Anaknya diambil dari nama gunung
- satu Rinjani perempuan ini ee Rinjani
- satu lagi Krakatau.
- Pencinta gunung ya. Iya. Kenapa memberi
- anak dengan nama gunung? Saya ee apa
- namanya ya? Di samping hobi memang ada
- tujuan dari hobi itu sendiriah.
- Ee alam itu merupakan guru tertua bagi
- kita. Jadi ee kehidupan bisa dipelajari
- dari alam. Ee sejak kecil saya
- perkenalkan yang alam. Saya juga tidak
- memaksakan mereka untuk hobi dengan saya
- ke gunung, ke hutan dan sebagainya. Tapi
- yang perlu ditekankan bahwa ketika pergi
- yaitu adalah belajar ke guru kita yang
- paling tua itu alam itu belajar semuanya
- tentang kehidupan, keberanian ee dan
- lain sebagainya. Tapi ternyata malah
- menjadi hobi mereka juga gitu ya.
- Namanya itu diambil dari Rinjani dan eh
- Krakato. Yang perempuan Rinjani yang ini
- Krakato. Tapi dua-duanya akhirnya ya
- seperti itulah gitu apa mengikuti ee
- hobi yang saya lakukan.
- Tahu enggak, Anda kan kalau jalan-jalan
- senangnya ramai-ramai ya ke petualangan
- ke mana, pokoknya tur lah ya. Senangnya
- ramai-ramai. Kalau Kang Momon ini ke
- mana-mana senangnya sendiri. Apa sih
- perbedaan kita jalan sendiri ee dengan
- kalau kita beramai-ramai? Oke. Yang
- pertama ee saya merasa bahwa saya di
- semua hobi yang harus jalan itu yang
- terutama untuk endurance itu merasa
- paling lemah ya kan. Kalau saya ikut
- dengan orang lain itu ee tentu akan
- kedodoranlah gitu ya bahasa itu. Iya.
- Menyesuaikan misalnya naik motor berarti
- harus terburu-buru juga. Akhirnya faktor
- safety-nya kurang. Ee naik sepeda juga
- lebih-lebih gitu kan ya. Nah, saya
- mengambil ee dengan sendiri itu satu itu
- akan kita bisa mengatur mengatur waktu
- sendiri tahu kelemahan dan kekurangan
- kita. Kedua, kita sendiri interest kita
- bisa beda-beda ya berbeda gitu. Ada
- orang yang hanya menarik itu adalah
- jauhnya jalannya, beratnya jalannya,
- gitu kan. Kalau mungkin kita, "Oh,
- senang kita berinteraksi dengan penduduk
- yang dilewati, berarti kita berlama-lama
- dengan mereka untuk komunikasi, untuk
- belajar juga enggak takut ketinggalan
- ya?" Iya. Kemudian ada yang tertarik,
- kita tertarik misalnya dengan ee
- bangunan-bangunan tua, masjid-masjid
- tua, mungkin yang lain tidak tertarik
- gitu. Akhirnya ya kita sendiri. Nah, itu
- ee yang saya rasakan lebih lebih dan
- saya pikir juga ee
- sesejatinya seseorang itu adalah
- sesejatinya jati diri dia itu akan
- ditemui kalau dia sendiri. Jadi kita
- kita tahu kelemahan dan kelebihan kita
- itu disadari di situ ketika sendiri gitu
- kan.
- Masyaallah, Kang Momon ini pernah jalan
- dari Singapura ke beberapa lang itu
- sendiri aja naik sepeda gitu. Dan
- ternyata baru tahu saya dari Singapura
- ke Malaysia itu trotornya nyambung ya?
- Ee dari Iya, dari sebetulnya Singapura,
- Pak. Singapura tuh dari ujung ke ujung
- itu ee trotoarnya nyambung dan
- memungkinkan pakai sepeda. Pengertian
- nyambung itu ya memang tidak ada tidak
- ada gangguan. Artinya kalau di kita
- trotoar oke ada enggak ada jag
- ketinggiannya sama. Jadi, nah itu ee
- sesuatu yang bagi saya adalah terbayang
- kalau di Indonesia seperti
- itu. Kita aman enggak terlalu pesepeda
- juga banyak mungkin ya. Indonesia
- nyambung nyambung nyambung sambung
- menyambung antar pedagang. Iya. Dan itu
- kalaupun ada penghalang katakanlah ee
- hal tebis gitu e apa namanya shelter
- gitu itu ternyata trotoarnya itu ke
- belakangnya ke belakang ke belakang si
- shelter itu. Dan itu sepeda masih bisa
- lewat tuh itu di Malaysia mungkin ya.
- tidak 100% seperti itu. Tapi ya ee saya
- laku, saya coba jalan itu bagus itu ya.
- Kemudian
- juga pantai juga itu di kita pantai itu
- kan bangunan di pinggir pantai. Kita
- enggak bisa nikmatin pantai. Kalau di
- saya lihat Malaysia itu saya dari Melaka
- sampai ke Port Dickon itu jalan pinggir
- pantai dan jalannya ada. Jadi artinya
- bangunan itu adalah di sebelah kalau
- kita pantai sebelah kiri kita itu
- bangunan itu ada sebelah kanan kita dan
- jalan itu kan ee bebas sehingga 97 kilo
- tuh saya lakukan dengan sepeda tuh
- pinggir pantai terus jalannya ada dan
- semua ee betul-betul merasakan bahwa
- pantai itu milik milik umum artinya
- enggak usah enggak bayar tu kalau di
- sini ada enggak sih peraturan meng itu
- bahwa pantai tidak boleh di dimiliki
- oleh swasta gitu kalau Ee saya saya
- kurang tahu persis kalau untuk
- aturannya, tapi kalau yang jelas itu
- adalah pantai itu kan sebenarnya milik
- umum dan ada batas ee batas bebasnya.
- Artinya pagar itu ee idealnya itu adalah
- sejajar dengan garis pantai. Kalau di
- kita kan adalah ee 90 derajat. Artinya
- kan ya enggak usah jauh misalnya carita
- ya. kita carita itu dulu itu dari mulai
- pantai ee satu tempat ke tempat lain itu
- kita bisa lari pagi. Oh, sekarang kan
- begitu ini sudah kehalang lagi sama
- pagar-pagar dan kita untuk pantainya
- juga harus bayar juga kan. Nah, ini ee
- apa namanya? E akhirnya kalau saya lihat
- itu dalam sesaat itu mungkin
- menguntungkan untuk mereka, tapi dalam
- jangka panjang akhirnya banyak objek
- wisata juga yang tutup karena apalagi
- yang bisa dinati itu enggak bisa hanya
- kita harus masuk hotel apa. Kalau tempat
- lain kan akhirnya terbuka terus akhirnya
- wisata jalan terus kita kasus ya artinya
- kita bisa belajar dan carita. Carita kan
- sekarang boleh dikatakan tertutup semua
- ya. Iya dan wisatanya jadi enggak enggak
- maju juga gitu. bergerak.
- Oke.
- Subhanallah.
- Oke. Apa namanya? Nanti kan kita nih
- akan pulang kampung ya. Banyak
- kendaraan-kendaraan yang pulang kampung.
- Ada naik motor, mobil. Nah, Kang apa
- saja untuk para pemudik ini yang mesti
- diperhatikan kendaraan? Oke. Ee kalau
- bicara kecelakaan ya, kita lihat di
- semua jalur tol terutama itu pasti dua
- hal yang utama.
- itu adalah ya faktor mobilnya dan faktor
- orangnya. Bicara faktor mobilnya kalau
- melihat data dari ee apa dari tol itu di
- semua jalur itu biasanya adalah pecah
- ban ya. Jadi yang utama sekali juga
- mengenai ban itu juga harus perhatikan.
- Banyak asumsi ketika mau jalan jauh ban
- itu malah dikurangin ya kan itu itu
- anginnya gitu kan. Padahal sudah jelas
- angin itu sudah ada ee aturannya sesuai
- masing-masing ban itu. Ada biasa di
- pinggir pintu dikasih tahu tuh untuk
- yang depan berapa, yang belakang berapa.
- Nah, pecah ban itu sebenarnya bukan
- kelebihan angin, tapi kekurangan. Karena
- logikanya ketika misalnya bannya kurang
- antara pelek dengan ee ban itu di
- ujungnya itu berarti enggak enggak
- ngikat 100%. Ketika kita melakukan
- pengereman itu ngelipat ya itu yang
- biasanya kecelakaan. Oke. Ee di samping
- itu juga ee yang tentu standar dari
- keselamatan lainnya adalah mengenai rem
- yang harus perhatikan itu kan. Kemudian
- ee yang apa artinya dari maintenance
- mobil sendiri yang perhatikan. Ee kedua
- adalah banyaknya beban ketika pulang
- kampung orang kita memang sosialnya
- tinggi semua. Artinya kita maunya pulang
- kampung itu bisa bawa semuanya bawa
- semua. Nah, itu kadang ee kita ngelihat
- itu barang-barang yang di atas. Kita
- lihat dengan barang yang di atas berarti
- titik beratnya di atas. Artinya tidak
- lagi ada kestabilan ketika dia nikung
- dan sebagainya. Berlebihanlah juga
- muatan orangnya. Nah, bicara ee
- persiapannya seperti sebetulnya barang
- itu yang berat harusnya di bawah gitu
- kan. Yang ringan di atas. Makanya
- kalaupun kita dibagasi yang berat di
- bawah, yang ringan yang kira-kira harus
- kita akses pakaian salin atau makanan
- itu harusnya di atas ya.
- itu ee kendaraan memang banyak yang
- harus dipersiapkan. Ini mungkin waktu
- terbatas saya bisa sampaikan seperti
- itu. Nah, sekarang masalah orangnya itu
- biasanya kelelahan. H kelelahan ini
- kalau secara logika itu 3 sampai 4 jam
- itu kita lelah. Kenapa? Karena waktu
- kita berkendara itu sebetulnya pekerjaan
- itu pekerjaan 100% enggak bisa disambi.
- Hm. Dan itu yang pertama bekerja adalah
- mata. Hm. Mata itu sebenarnya mata
- seperti kamera aja. Kamera ini melihat
- bahwa itu mobilnya warnanya merah atau
- itu tikungan dan sebagainya. Contohnya
- saja misalnya kata mata kok tiba-tiba
- itu jalan aspal tuh hilang itu mata
- tidak bisa menjawab tapi dikirim ke
- otak. Otak mengatakan oh itu tikungan 90
- derajat. Otak butuh waktu lagi di situ.
- Eh kaki. Eh tangan H kamu siap untuk
- ngerem. Kamu siap. Dan itu waktu itu
- terus-terusan sehingga kita lelah.
- Makanya 3 sampai 4 jam itu usahakan
- untuk istirahat. Dan saat istirahat itu
- memang minimum sebetulnya sih patokannya
- enggak ada yang jelas harus hilanglah
- ini ya. Tapi biasanya minimum 30 menit
- ya. Hanya tips dari saya adalah ketika
- istirahat jangan sampai ada otot yang
- tertekuk misalnya. otot tertekuk itu
- adalah dia melipat begini kan sebaiknya
- kalau ada apa lantai seperti musala di
- luar mus lebih bagus seperti orang
- meninggal lah gitu kan biasanya tidak
- sampai 30 menit itu sudah sudah mulai
- apa ee mungkin e Kang pernah ngalami kok
- enggak sampai berapa menit sudah hilang
- ya itu kelelahan biasanya yang paling
- banyak dan orang memaksakan saya harus
- sampai kampung saya tanggal sekian ya
- kan ini ee sekarang memang tidak bisa
- jadi patokan karena banyak macetan,
- pengetahuan tentang jalan alternatif itu
- penting. Masih di acara Alam Nasalan di
- mana kami mengundang Kang Momon
- Maderoni. Siapkan puplan sama kertas ya.
- Saya akan bacakan nomor HP beliau ya.
- Hobinya Kang Momon nih karir terakhir di
- bidang keselamatan berkendara diperoleh
- dari pengalaman hobi bertualang dengan
- kendaraan. Mulai dari
- berkendara mobil terutama Jeep 4WD itu
- ya. 4 WH ya. Ya. Four wheel. Fourwheel,
- fourwhel drive, motor bahkan sepeda.
- Banyak daerah di Indonesia yang sudah
- dikunjunginya. Munjuknya perjalanan jauh
- seorang diri. Solo adventures. Kalau
- orang kan suka enggak betah jalan
- sendiri, enggak ada tempat ngobrol.
- Kalau beliau justru senangnya kalau
- jalan-jalan sendirian. He. Karena
- interestnya kalau rombongan beda-beda
- kan. Kemudian kegiatan terakhir yang
- pernah dilakukan seorang diri adalah
- perjalanan bersepeda lintas negara dari
- Batam ke Pulau Galang, terus ke Batam
- lagi ke Singapura, Johor Bahru. Malaka,
- Portion, Seremban sampai Kuala
- Lumpur. Kemudian e tahun 2010 mengajukan
- pensiun dini berprosisi sebagai
- konsultan bidang kendaraan dan
- keselamatan berkendara yang lembaganya
- telah didirikan sejak tahun 2008. selama
- karirnya telah mendapat kepercayaan
- sebagai instruktur training di berbagai
- latar belakang pelanggannya mulai dari
- PBB UNAMIT, DL
- DLLAJR, perusahaan minyak dan gas,
- perusahaan perkebunan, perusahaan
- pertambangan, perusahaan rental
- kendaraan, asuransi, farmasi, ATPM,
- Mitsubishi, Nissan, Ford, Mazda dan
- lain-lain. Nah, untuk pasukan PBB H apa
- yang ditanganin?
- Oke, itu ee khusus sebetulnya dari
- kepolisian yang akan dikirim ke Darfour.
- Makanya namanya itu United Nation
- Mission in Darfour.
- sebenarnya ee mereka itu ee e
- membutuhkan itu training pada awalnya
- adalah khusus untuk mobil double cabin
- ya dari satu merek double cabin. Namun
- ketika training ternyata ee berkembang
- ee dengan pertanyaan-pertanyaan kami
- banyak kendaraan khusus dia ee mereka
- sendiri yang gunakan juga agak kurang
- maksimal bukan tidak bisa tapi agak
- kurang maksimal digunakannya satu dari
- penggunaannya kedua dari recovery. Kalau
- misalnya kejeblos ketiga adalah dalam
- situasi emergensi di tempat ee konflik
- ya akhirnya ee mereka apa mempercayakan
- untuk ee menangani juga training
- penggunaan barakuda dan ee satu lagi itu
- adalah ee vigors itu juga buatan dari
- Israel ya. Nah, kami memang ee di sini
- bukan berarti karena kami punya
- pengalaman berperang menggunakan mobil
- itu. Bukan ee Kang Krisna, tapi ee ada
- feature-feature di mobil itu yang
- sebetulnya bisa dimaksimalkan ya.
- Contohnya misalnya kita mengenal
- Barakuda ini banyak di kota ya, banyak
- artinya di jalan biasa. Padahal mobil
- itu adalah mobil eh forwel drive yang
- bisa digunakan di jalan-jalan medan,
- offroad dan sebagainya. Karena apa
- mereka enggak bisa guna? karena tidak
- tahu untuk menggunakannya mana ya kita
- lakukan seperti itu. Kemudian juga untuk
- masa recovery karena kami bermodal dari
- ee video mereka itu contohnya waktu kita
- ada mereka ada yang kejeblos narik gitu
- kan ya. Mobil yang ditariknya enggak
- bisa ketarik, mobil yang nariknya
- kejeblos. Nah, itu itu hal simpel
- sebenarnya. Teknik-teknik seperti itu
- contohnya ee menggunakan di ala di mobil
- itu ada namanya wins ya. Wins. Semua ada
- ilmunya. Iya. itu ada wins itu untuk eh
- alat untuk narik ya. Tapi karena mereka
- tidak tahu tekniknya untuk narik,
- akhirnya mau wins-nya rusak, mobilnya
- enggak ketarik. Ya, ini contoh ambil
- istilah Sri gini, kita waktu narik itu
- kan langsung gitu ya, berarti kan tenaga
- 100% itu adalah di satu satu titik
- narik. Satu titik. Kalau kita waktu
- kecil mungkin yang seperti saya
- dilahirkan di di desa biasan pakai timba
- itu narik. H enggak mungkin kalau kita
- ngambil air langsung kan kan berat
- berarti harus pakai katrol. Nah, kita
- kasih tahu ke mereka sebetulnya ini bisa
- akan ringan beban si alat ini kalau kita
- pakai katrol. Sistem katrol seperti apa
- kita jelaskan gitu. Kemudian ketika
- bannya kempes di Darfour itu medan mes
- bawa mobil lama kan? Barakuda. Mobil ee
- mobil biasa ya. Biasanya kalau
- sekelas-kelas barakuda mereka aksakan ya
- dan kuat gitunya.
- ke Kempes. Di sana itu saya lihat adalah
- medannya walaupun kami tidak dikirim ke
- sana itu kan ee kebanyakan pasir pasir.
- Ee kita kasih mereka gimana kalau kempes
- ya? Wah pakai dongkrak. Wah dongkrak itu
- kan akan ambles terus ya kan. Oh mesti
- pakai tatakan besi. Oh masa di medan
- konflik mas bawa kan gitu. Akhirnya kita
- kasih kita sebetulnya bukan ini karena
- kita mungkin hanya tahu peralatan ya.
- Kita kasih tahu dengan cara dongkrak
- balon. Dongkrak balon itu sebenarnya
- berupa balon yang ee memang disiapkan
- untuk dongkrak. Fungsinya khusus untuk
- mobil itu ada kekuatannya. Ada yang
- paton dan sebagainya itu ada selangnya.
- Selang itu kita masukkan ke knalpot.
- Knalpot. Jadi mobil dalam keadaan kempes
- tuh kita gas-gas knalpotnya ada kena
- masuk ke situ terangkat ininya. Kan di
- semua medan mau itu pasir, mau itu semua
- batu-batu dia akan terangkat ya kan.
- Nah, hal-hal kayak gitu yang kita e
- berikan ke mereka. Kemudian dalam
- keadaan emergency. Tadi recovery,
- sekarang dalam
- emergency misalnya ada sesuatu yang
- harus mereka ee bertahan di mobil,
- mereka mengatakan bahwa ya saya bertahan
- di ee mobilnya. Kemudian gimana kalau
- misalnya itu kan berarti kita enggak
- bisa apa-apa gitu. Nah, kita bukan
- ngajari perangnya, tapi memanfaatkan
- features yang ada di mobil ya. Mobil
- mereka itu kebetulan fourwheel drive,
- double garden. Sebetulnya dengan
- dimasukkan double garden di yang mana
- double gardannya dimasukkan gigi satu,
- mobil itu sudah jalan sendiri. Artinya
- kita bisa bertahan mendek-mendek gitu.
- Enggak enak cara nyetirnya bisa dari
- samping dan sebagainya. Nah, hal-hal itu
- yang kita ajari ke mereka ya.
- Alhamdulillah kami sudah dua kali
- artinya dua dua angkatan yang dikirimkan
- ke Darfour gitu. Kalau DLJR apa yang
- diajarkan? mereka nih sudah akrab dengan
- kendaraan kok masih perlu diajarin
- apanya diajarin? Iya. I ee alhamdulillah
- juga bahwa ee kami sendiri percaya untuk
- dari sisi memberikan training
- keselamatannya ya. Jadi banyak ee orang
- kita itu dengan kemajuan mobil, dengan
- mobil yang lama, dengan mobil yang baru
- gitu ya, mereka itu ee apa namanya?
- tidak menyesuaikan, tidak tahu features
- itu sebetulnya harus digunakan seperti
- apa. Contohnya sekarang mobil cara
- ngerem misalnya dari dulu kita itu kalau
- ngerem ya ada ngerem mendadak ya diinjak
- full dalam-dalam. Mungkin kalau mobilnya
- sekarang mobil ABS fine enggak ada
- masalah karena memang ABS itu dalam 1
- detik kurang lebih 16 sampai 18 kali dia
- ngeremnya akan berulang-ulang sehingga
- mobil itu tidak tidak tidak terkunci.
- Habis itu mobil Eropa aja apa mobil
- Jepang pakai ABS. Sekarang mobil kan
- sudah semua banyak ABS ya, mau Jepang
- mau apa. Nah, kalau misalnya mobilnya
- tanpa ABS seperti itu ya otomatis
- rodanya terkunci kan. E mereka enggak
- bisa dibelokkan sambil ngerem dan akan
- nyelonong lebih jauh. Nah, ini ee
- ternyata setelah kita ee sharing awal
- dengan ee dari DAJR itu
- pengetahuan-pengetahuan itu mereka ee
- butuhkan gitu ya. Jadi walaupun misalnya
- rem kita bukan ABS, cara ngeremnya mesti
- kayak ABS gitu. kita tiru ya kalau kalau
- ngerem dadak kalau ngerem normal sih
- enggak masalah kalau misalnya ngerem
- dadak ya sebetulnya tirulah ABS itu.
- Tapi tya tidak mudah. Oleh karena itu
- kita ada trainingnya juga seperti itu.
- Kemudian juga ee kita ajari mereka juga
- hal-hal emergency. Ada namanya
- judability. Artinya kita harus
- memutuskan tindakan seperti apa. Harus
- belok kiri, belok kanan. Nah mungkin
- DAJR itu hanya sebatas tentang mobilnya,
- tentang keselapan mobilnya. Jadi mereka
- butuhkan. Ini juga sudah ee dua du tahun
- juga kerja sama kita untuk training itu
- dan setiap tahun ini rencana Oktober
- juga akan training lagi seperti itu.
- Nah, untuk kendaraan seperti Cipal itu
- kan tol panjang. Apa yang mesti
- diperhatikan? Oke, ya. Pertama
- ee jarak ya orang kita karena sepertinya
- yakin sekali gitu dengan kemampuan dia
- sehingga dia ngekor tuh pendek sekali.
- He. Padahal dari pengalaman kami selama
- ini dengan sedan yang normal itu ketika
- 30 km/h saja kalau kita ngerem dengan
- mendarak seperti itu, itu 5 m. H. Seang
- kita kadang-kadang enggak sadar dengan
- 80 nempel gitu kan ya. Jadi yang utama
- pertama jaga jarak ee artinya kita jaga.
- Kedua adalah
- ee satu hal ketika jalan lurus itu
- secara teori kita 20%
- kewaspadaan kita menurun. Mungkin Kang
- Krisna ngalamin misalnya dari Bandung
- kita lewat Subang, lewat Lembang kita
- sigap terus jalannya muter-muter. Tapi
- begitu masuk tol
- Cikampek ngantuk kan secara teori 20%
- itu lebih lebih apa lebih menurun. Ada
- tips dari kami entah itu jalan lurus
- entah itu jalan apa ada lima poin. Yang
- pertama berkendara aman itu adalah
- melihat jauh. Hm. Dengan melihat jauh
- semua informasi yang akan dilalui sudah
- sampai dulu ke otak kita. sehingga otak
- akan otak kita akan cepat untuk
- bertindak gitu. Kedua, kita mengontrol
- sekeliling. Artinya usahakan semua itu
- kondisi di mana pun juga sekeliling
- kendaraan kita itu terlihat. Heeh. Nah,
- jadi jangan sampai misalnya kaca spion
- dikecilin atau nah ini cara memasang
- kaca spion juga ada yang terlalu menekuk
- ke dalam gitu kan ya. Sebaiknya itu agak
- harus agak harus terbuka itu. Jadi ujung
- mobil kita itu kelihatan sedikit di kaca
- spion. Oh, oke oke artinya kita bisa
- mengontrol sekelilingnya juga jangan
- sampai ada hal-hal yang mengganggu
- pandangan kita untuk tidak bisa
- mengontrol keliling. Contohnya apa?
- Naruh tempat tisu buaya-buayaan di depan
- ya kan? Kemudian kaca film yang terlalu
- dalam ya apa terlalu tebal ya. Kemudian
- stiker yang menghalangi itu sudah jelas
- poin kedua akan gugur ya kan. Yang
- ketiga adalah menggerakkan mata.
- pengertian menggeritakan mata adalah
- karena pertama sekali bekerja dari tubuh
- kita tuh mata. Melihat informasi, lempar
- ke otak, otak langsung ke ke anggota
- tubuh untuk perintah bertindak itu
- terus-menerus ya. Sehingga mata ini
- usahakan tidak ke satu titik saja karena
- akan cepat telah. Jadi digerakkan sambil
- mengontrol kaca spion supaya juga ini
- lembab ya mata. Yang keempat adalah
- siapkan jalan keluar. Pengertian siapkan
- jalan keluar adalah kita berandai-andai
- kalau terjadi sesuatu saya masih punya
- jarak dan waktu. Contohnya adalah
- ngambil jarak. Itu termasuk poin 4
- siapkan jalan keluar. Jadi kita
- kadang-kadang seperti enggak usah
- ngikutin mau ngelewatin rel kereta aja
- tidak berpikir seperti itu. Heeh.
- Kadang-kadang ngekor ngekor mobil begitu
- ada kereta sudah. Tapi kalau orang
- menerapkan yang poin 4 ini ketika
- melewati kereta dia membiarkan dulu
- mobil yang di depan itu lewat sampai ada
- di belakangnya buat dia artinya
- menyiapkan jalan keluar. Jadi kalau ada
- kereta masih bisa untuk Nah, yang kelima
- adalah komunikasi. Artinya komunikasi
- itu adalah
- ee komunikasi itu dua tujuannya. Orang
- lain tahu keberadaan kita dan orang lain
- tahu maksud kita. Artinya apa?
- misalnya malam hari, kenapa kita di
- tikungan pakai lampu se tek gitu ya,
- sori lampu jauh, lampu dekat itu kan
- agar orang lain tahu keberadaan mobil
- kita berarti akan aman. Jadi setiap
- kemudian tujuan komunikasi kedua itu
- adalah agar orang lain tahu maksud kita,
- gerakan kita ya. Mau belok pakai se mau
- ini. Ini biasanya komunikasi dilakukan
- dengan lampu dengan ee ee apa namanya?
- Lampu klakson dan sebagainya. Nah,
- bicara komunikasi ini karena sebagian
- besar menggunakan lampu ya gunakan lampu
- itu semestinya gitu kan. Kadang-kadang
- kita lagi hujan harusnya lampunya lampu
- besar karena untuk biar tahu keberadaan
- nih pakainya lampu kecil harusnya lampu
- besar kan gitu. Kemudian juga warna.
- Warna itu sudah dipelajari oleh
- ahli-ahli transportasi dan keselamatan
- berkendara juga bahwa warna merah itu
- akan mudah terlihat oleh orang ketika
- nyalanya tiba-tiba. Makanya cocoknya
- lampu rem. Tapi orang kita ini modif kat
- malah diganti pakai lampu lampu putih
- misalnya ya. Lampu se sudah jelas lampu
- kuning itu dalam berbagai ee apa namanya
- penelitiannya bahwa itu akan mudah
- terlihat kalau berkedip. Contohnya yaitu
- untuk gerak ke kiri kanan. Lampu se ini
- lampu se diganti lampu hijau misalnya.
- Jadi itu bukan modif tapi tindakan yang
- maksudnya mau gaya tapi malah mengganggu
- ya. Mengganggu. Jadi poin e lima poin
- itu ya kalau orang mengenalnya lima poin
- itu smit system gitu ya di teori itu.
- Jadi lima satu adalah melihat jauh,
- kedua adalah ee apa? mengontrol
- sekeliling, ketiga menggerakkan mata,
- keempat siapkan jalan keluar, kelima
- komunikasi. Mau belok ke kiri, belok
- kanan, jangan hanya tahu kita
- sama Tuhan gitu. Harus tahu orang lain
- kita mau tahu gitu ya. Oke, kita
- bincang-bincang mengenai keselamatan
- berkendaraan. Keselamatan berkendara.
- Silakan ee yang mau catat nomor
- teleponnya Kang Momon Momon Made Rodi
- silakan nomornya. Nih nomornya
- 082 sudah 1
- 1 satunya 4 eh 5 kali. Kemudian 42 45
- 082
- 111 satunya 5 kali 42 45 Momon S
- Maderoni hobinya mengadakan perjalanan
- sendirian ke mana-mana termasuk juga
- naik sepeda ke berbagai negara ya. Oke,
- saya Muhammad Krishna masih akan
- menemani Anda. Kami akan kembali SL yang
- berikut
- [Musik]
- ini. Ahlan wasahlan.
- [Musik]
- Allah Subhanahu wa taala yang maha esa.
- Dialah yang menganugerahkan kehidupan
- bagi segala sesuatu. Dan apabila tiba
- saatnya Allah Subhanahu wa taala akan
- mengakhirinya. Tapi hati-hati begitu
- jiwa kita lemah, hidup dalam lingkungan
- pergaulan orang-orang di luar Islam.
- Lalu kita berhubungan dengan mereka
- dalam Islam. Kita dibolehkan bergaul,
- berhubungan baik dengan orang di luar
- Islam. Tapi bukan berarti kita larut
- bersama mereka. Toleransi dalam Islam
- bukan berarti melebur semua keyakinan
- menjadi satu, tapi tetap kita meyakini
- Islam sebagai agama satu-satunya yang
- diterima oleh Allah dan kita
- berkewajiban untuk mengajak Dia.
- [Musik]
- Kami ini kata Nabi hanya menghukumi yang
- nampak. Nah, masalah batin manusia
- niatnya apa itu urusan dia dengan Allah.
- Maka dalam hukum syariat kalau ada orang
- non Islam datang kepada kiai baca dua
- kalimat syahadat asadu allahad
- muhammadar rasulullah ya Islam sudah
- walaupun hatinya sama sekali dia tidak
- mengakui ketuhanan Islam sudah apakah
- iman orang ini nah kalau masalah iman
- itu urusan dia dengan Allah enggak ada
- orang yang tahu orang ini beriman atau
- tidak ya lah orang kafir gledegan juga
- bisa pakai sorb pakai gamis kan iya
- Apakah kalau pakai baju gamis berarti
- dia orang Islam? Lah orang Arab yang
- kafir k pakai gamis sama
- [Musik]
- ada seorang filsuf mengatakan pikiran
- persis seperti paras para penerjun. Dia
- akan bekerja dengan baik kalau dia
- berkembang. Maka jangan takut untuk
- berpikiran terbuka. Jangan takut untuk
- bertemu dengan pemikiran yang berbeda.
- Jangan takut untuk bertemu orang-orang
- yang tidak sama. Dengan begitu kita akan
- belajar dari mana mereka, siapa mereka,
- apa yang mereka pikirkan. Dari situ kita
- akan belajar apa yang mereka capai,
- tujuannya, siapa saja yang telah mereka
- temui. Dari situ kita akan mendapatkan
- banyak pengetahuan. Jangan takut untuk
- berpikiran terbuka. Jangan takut untuk
- bersentuhan dengan orang-orang yang lain
- dan tidak berpikiran sama. Jangan takut.
- Tapi lebih dari itu semua, dekatkanlah
- dirimu dengan Al-Qur'an. Karena
- Al-Qur'an adalah kunci yang akan membuka
- pikiran dan hati kita
- seluas-luasnya. Alquran akan
- menjadikanmu bisa terbang ke mana saja.
- [Musik]
- Ahlan was
- [Musik]
- sahlan radio silaturahim dan Rasil TV
- masih di acara
- Wasahlan di mana kami mengundang Kang
- Momon Maderoni atau Bapak Momon
- Manderoni yang suka memberikan training
- mengenai keselamatan berkendaraan di
- berbagai macam perusahaan di ATPN
- termasuk juga PBB juga mengundang beliau
- ya untuk bagaimana berkendaraan yang
- safe. Nah, salah satu bagaimana
- berkendara yang sip kan di Indonesia ada
- istilahnya KIR, tapi KIE itu bukan untuk
- umum ya, untuk yang dipakai untuk untuk
- public service ya. Untuk public service.
- Sejauh mana ketaatan orang pada KIR? KIR
- terus kir itu yang diperiksa apa saja?
- He. Oke. Ee kita bicara idealnya ya,
- tujuannya kan sebetulnya kan agar
- kondisi mobil itu ee tetap safe ya,
- tetap ee aman karena digunakan untuk
- masyarakat, untuk penyewa gitu ya.
- transportasi umum ya tentu fungsi-fungsi
- yang utama harusnya diperiksa semua dari
- mulai ban, rem, kemudian rem ya ee
- fungsi itu fungsi keselamatan kemudian
- juga adalah fungsi untuk ke
- lingkungannya, emisinya apakah masih
- menu syarat atau tidak. Karena jangan
- sampai yang sudah ee apa namanya sudah
- ngebul di mana-mana itu kan mengganggu
- kemudian jadi racun untuk kita. ee
- kemudian perangkapan keselamatannya
- misalnya kaca spion, safet dan
- sebagainya. Idealnya seperti itu
- sebenarnya ya. Saya sendiri tidak tidak
- pernah mengikuti untuk ee prosesnya tapi
- dari sisi aturan kan jelas ada yang
- harus diperiksa adalah masalah itu. Nah,
- saya kurang tahu apakah di sini
- dilakukan secara keseluruhan atau tidak.
- Itu aja ya. Kurang tahu apa kurang tahu.
- Tapi satu ada satu pengalaman nih ya.
- Ini nih ini ini saya bukan bukan terlalu
- kita ini bahwa di luar itu lebih baik
- bukan ya. Ini satu pengalaman aja karena
- terus saja seperti tadi pembukaan ya
- Kang Krisna sampaikan bahwa saya ini
- bukan dari sebuah dapat ilmu dari tapi
- lebih dari pengalaman ya. Makanya saya
- selalu yang berhubungan dengan
- transportasi. Saya tanya gitu di negara
- jiran saya ngobrol dengan spir taksi.
- Umumnya taksi di sana itu adalah milik
- sendiri ya. Artinya ee kemudian iya
- pribadian brand yang sama ya. Artinya
- ada kerja untuk membikin semacam
- koperasi atau apalah. Tapi tidak seperti
- di kita satu perusahaan gitu ya. Umumnya
- mereka seperti itu. Nah, setelah saya
- tanya apa yang yang paling besar biaya
- iya dia bilang kalau dia kebetulan
- orangnya adalah orang-orang dari kita
- ya. Jadi dia tahu persis bagaimana biaya
- di kita ya. Dia bilang kalau untuk biaya
- STNK gitu itu jauh lebih murah. Murah.
- Yang mahal dia bilang itu adalah kir kir
- karena kalau dia gagal satu item dia 6
- bulan enggak boleh beroperasi. Jadi
- ketika dia maukir itu mereka harus ban
- harus ganti kalau mang harus perlu
- diganti
- daripada gagal kirnya harus 6 bulan
- enggak boleh beroperasi ya rem semuanya
- dia bilang yang bikin mahal bayar ee
- ganti penggantian itu biaya
- penggantiannya kan biaya penggantian
- sparep yang dibutuhkan kan kemudian ke
- ke bengkelnya dan sebagainya ya di
- harapan diharapkan ya dengan kondisi
- seperti itu dia lolos dari kirnya nah
- ini juga bisa menekan angka kecelakaan
- tentunya tidak sampai seperti
- kasus-kasus kita yang sampai 1 bulan dua
- kali di mana di puncak ya itu masalah
- rem itu kan ya seharusnya kan masalah
- rem itu kan ya ada dua memang dari dari
- si punya mobilnya dan juga dari waktu
- kirnya ya kan yang punya mobilnya tentu
- si sop suir itu harusnya udah megang
- mobil yang sudah sip berarti si bagian
- workshop-nya kan harusnya ketika mau
- dipakai tuh enggak tahulah kalau di sini
- apakah ada misalnya bikin ceklis ya.
- Kalau di pertambangan tuh ada istilahnya
- P2H ya, pemeriksaan dan perbaikan
- harian. Nah, itu sebelum itu lolos mobil
- enggak boleh dipakai ya kan. Nah, itu
- kenapa sampai ketat? Karena mereka
- masalah safety dituntut kalau sampai ada
- kecelakaan. He. Jangankan kecelakaan,
- hampir kecelakaan saja ada istilah
- nirmis itu harus dicatat kalau di
- pertambangan sehingga mereka betul-betul
- ini. Tapi saya pikir itu kalau misalnya
- diguna di masyarakat juga seperti itu.
- Safety bukan masalah apa ya, tapi harus
- dibangun sebagai budaya sebetulnya. Di
- samping memang regulasi gitu. Bagaimana
- kalau jalan-jalan licin seperti dia
- duri? Duri itu kan jalannya dari dari
- aspal dari apa ya? Minyak ya. Oh,
- sekarang sih sudah enggak ada lagi.
- Sudah enggak ada lagi. Kalau dulu memang
- dari minyak di banjur di ini kan licin.
- Itu licin. Betul. itu bagaimana
- menghandlel-nya itu supaya oke. Nah, ee
- makanya mobil-mobil di pertambangan
- pertambangan ee oil and gas ya, kemudian
- juga ee apa perkebunan itu mobilnya
- menggunakan 4* 4 karena bukan hanya agar
- bisa lewat tapi lebih aman sebetulnya 4*
- 4. Hanya pengalaman kami selama ini ya,
- kami 1 bulan ini kurang lebih kalau
- pertambahan sekitar empat lokasi lah ya.
- Kita ngasih training khusus 4*
- itu. Ada satu hal yang salah dari mereka
- pada umumnya mereka
- pakai ee
- fasilitas 4* 4-nya itu setelah
- kecelakaan, setelah kejeblos gitu kan.
- Sebetulnya ketika licin itu harus
- gunakan itu. He. Jadi orang kita itu
- menggunakan double gardan itu ketika
- sudah kejeblos, sudah terpelintir, sudah
- enggak kuat naik sebetulnya ya harusnya
- pakai 4* 4 adalah sebelumnya. Dan ada
- pemahaman kedua bahwa orang kita itu
- menggunakan 4* 4 hanya untuk jalan tanah
- gitu. Kalau kita lihat di ee perusahaan
- di yang kita sama-sama tahulah besar di
- mana di Irian ya, perusahaan
- pertambangan itu walaupun jalan aspal ya
- kalau 4* 4 ya gunakan 4* 4 gitu. Cuma di
- sini ini kadang-kadang orang sepertinya
- mengharamkan penggunaan 4* 4 itu di
- jalan padahal akan lebih aman itu gitu.
- Jadi tetap 4* 4 itu harus digunakan
- sebelum justru kejeblos. Kebutuhannya di
- mana untuk jalan yang mulus? 4* 4. Oke.
- Kalau misalnya bicara mulus, kalau
- misalnya hujan kan licin juga. H ya kan
- sama juga ketika di tikungan misalnya
- itu pasti kalau enggak pakai 4* 4 pasti
- akan ee istilahnya ngesot dan
- sebagainya. Kalau 4* 4 kan
- empat-empatnya mutar putarannya sama dia
- akan stabil gitu kan. Sama ditikung.
- Tanjakan curam juga bukan hanya jalan
- tanah. kita misalnya ke daerah Gunung
- Lawu perbatasan ke Jawa Timur, Jawa
- Tengah Jawa Timur itu kan tanjakannya
- terjal. Kalau pakai 4* 4 pasti akan
- lebih aman juga. Cuman orang kita kadang
- pemahaman juga 4* 4 hanya untuk jalan
- tanah gitu. Ini ada pertanyaan dari
- pendengar Kang Momo kalau misalnya di
- turunan yang panjang kami suka ee apa
- los gitu aja. H oke. Nol gitu. Apa baik
- atau persenang berapa yang baiknya untuk
- misalnya di di puncak turunan panjang.
- Oke ya. Oke, itu ee pertama ee yang
- paling sulit dalam mengemudi menurut
- saya adalah mengerem. He. Itu pekerjaan
- paling sulit, ya. Kemudian kalau kita
- turunan seperti itu, ini juga ada asumsi
- yang salah juga ya. Artinya turun itu
- malah dipakai nol. Mengerem yang paling
- ee apa? Mengerem yang paling aman adalah
- mengerem dengan mesin. Oh, gitu. Artinya
- kalau spray turunan spray itu yang
- paling aman itu adalah justru dengan
- menurunkan H. gigi ya. Kalau kita
- mengandalkan rem itu malah yang jelas
- bahwa mengem itu lebih aman itu dengan
- dengan pertama tuh dengan mengerem
- dengan mesin. Contohnya misalnya dengan
- menurunkan dari tiga menjadi dua. Nah,
- misalnya harus digigi berapa yang jelas
- itu sesuai kebutuhannya gitu kan.
- Misalnya kalau itu misalnya terlalu
- curam ya lebih bagus gigi satu misalnya
- atau gigi dua dan sebagainya. Tapi yang
- jelas bahwa mengerem yang paling aman
- itu adalah dengan
- mengerem dengan mesinnya. nya dengan
- menurunkan itu. Kalau misalnya
- tindakannya tadi itu adalah dengan
- mengolkan, loss sama sekali berarti
- engine atau mesin tidak melakukan
- pengereman. Dan ini tanpa disadari ya
- kembali ya saya dapatkan hal ini selalu
- saya komunikasi dengan apa ee bukan dari
- ilmu yang apa tapi dari juga
- ngobrol-ngobrol.
- Banyak juga pemahaman yang salah yang
- justu bahaya itu di Cipali biasanya. Hm.
- Saya sempat ngobrol-ngobrol banyak itu
- ee yang pakai kendaraan biasa gitu ya.
- Asumsinya adalah untuk menghemat bahan
- bakar. He ya. Ini untuk ee
- transport-transfer yang Bandung ya.
- Mereka masukkan nol. Jadi sejadi-janinya
- turun ke bawah. Itu kan memang betul
- bahan bakar enggak ke ini. Tapi jelas
- keselamatan kurang sekali. Itu itu
- banyak yang mereka lakukan seperti itu.
- Itu tindakan yang salah sama sekali
- sebenarnya.
- Oke. Hmm. H. Asalamualaikum, Kang Momon.
- Apakah betul ee mobil Eropa lebih cepat
- panas dibanding mobil
- Jepang? Ini ee apa ya?
- ee banyak saya ee mungkin bisa sampaikan
- sebetulnya tergantung dari desain
- peruntukannya untuk mana. Jangankan ee
- mesinnya, tapi sebetulnya dari sisi ban
- juga banyak yang diproduksi hanya untuk
- misalnya daerah dingin dipakai di kita
- adalah
- ee panas sehingga ee mungkin cepat rusak
- dan sebagainya. Bicara sekarang untuk
- mobil sebenarnya dulu itu diproduksi
- adalah ya sama dengan standar untuk
- digunakan di Oreopa. Tapi sekarang
- dengan tahu bahwa mobil itu akan
- dipasarkan setiap negara yang berbeda,
- sebenarnya asumsi itu sudah ini karena
- desain dari mereka si sudah tahu untuk
- daerah mana itu gitu
- pertanyaan nih ee Kang Momon saya ingin
- tanya mobil apa yang paling badak gagak
- mengangusak bisa untuk medan apa saja
- mobil apa referensinya yang bisa Kang
- Momon berikan
- lover
- saya mungkin tidak bisa untuk menyebut
- merek ya. Karena ini ee
- apa saya punya prinsip begini
- ya
- ee kita pergi bukan karena mobilnya,
- bukan karena sepedanya, bukan karena
- motornya gitu, tapi bagaimana kita cara
- bersepedanya, bagaimana kita cara
- bermobilnya, yaitu ee perakuan dan semua
- mobil tidak ada yang sempurna ya.
- Kelebihan di sini, kekurangan di sini.
- Saya ambil contoh ya. Ambil contoh
- begini.
- Katakanlah mobil itu sekarang ada
- namanya traction control ya. Di mana
- kalau mobil itu mobil 4* 4 itu ketika
- masuk lumpur dia dia akan komputernya
- akan ngatur oh ini traksinya kurang dia
- berputar di situ ya traksinya diberikan
- secukupnya. Betul itu kelebihannya.
- Kalau mobil tidak tidak seperti itu,
- tentu kita akan harus ngatur dengan
- kaki. Oh, kapan gasnya, kapan enggaknya
- ketika di lumpur. Tapi yang traction
- control itu mungkin karena sensornya di
- bawah itu elektronik di kita yang
- namanya lumpur itu lumpur benar-benar
- enggak sama dengan lumpur di ee tempat
- lain ya tentu mungkin akan terganggu
- juga. Jadi kekurangannya mungkin kurang
- handalnya di situ ya kan. Jadi ee itu
- ada plus minusnya. setiap mobil sendiri
- pasti ada yang dikorbankan salah satu
- gitu kan ya untuk untuk ee ini. Jadi
- saya pertama saya enggak bisa jawab
- kalau untuk merek ya terusang aja karena
- setiap mobil tuh ada plus minusnya terus
- peruntukannya untuk apa gitu. Jangan
- juga sampai kita ee istilah saya adalah
- nembak burung pakai
- meriam. Sama dengan kita handphone hanya
- untuk SMS saja tapi kita belinya yang
- macam-macam itu kan. Nah, ini ee apa
- namanya juga perlu diperiman untuk apa
- dulu gitu mobilnya. Apakah hanya untuk
- ee tadi yang badak dan sebagainya,
- apakah itu untuk offroad apa gitu kan
- ya. Nah, itu juga offroad. Oke. Misalnya
- saya butuh untuk offroad ya, offroad-nya
- seperti apa? Apakah dengan family? Kalau
- dengan family tentu enggak mungkin kalau
- yang enggak ada atapnya, enggak ada ini.
- Memang yang paling simpel ya yang roll
- barnya penuh dan sebagainya. Tapi kalau
- untuk dengan family tentu yang long,
- yang nyaman juga gitu. Oke,
- Kang Momon. Saya suka ngebayangin kalau
- saya lewat jalan Layangan Tasari atau
- Jalan Kasa Belang yang tinggi itu kalau
- di tengah-tengah mogok bagaimana ya?
- Karena tidak ada
- K gimana kalau di Jalan Tasari lah yang
- mogok atau di Jalan Angkasablangka yang
- langsung Sidirman tuh terus kan panjang
- tuh mogok itu gimana menghandel-nya?
- Oke. Kan enggak ada yang sama ada mobil
- kontrol enggak sih? Enggak pernah lihat
- ya. E oke. Yang pertama ya jangan sampai
- mogok. Berarti maknya ee ada namanya
- apa? E pretrip inspection ya. Jadi
- artinya kita menginspeksi mobil
- sebelumnya itu. Nah ini kadang-kadang
- orang kita itu justru setelah mogok baru
- ingat gitu atau sebelumnya sudah dapat
- info bengkelbengkel-bengkel yang ada di
- bawah. Ya itu bisa juga. Tapi di kita
- nih memang sekarang saya pengalaman ee
- apa namanya
- ee ada kasus misalnya mogok daerah
- sinilah misalnya daerah Cibubur ini
- sekarang ini susah kalau kita narik
- biasa tuh susah pemirsa tetap harus
- pakai gendong kedua mobil-mobil kita
- sekarang ini lebih banyak menggunakan
- untuk ee isi ada isu-nya electronic
- control unit computerized ya itu juga
- tahap penanganannya enggak bisa kayak
- mobil-mobil konvensional yang kita oh
- ini platinanya nya ini apanya gitu ya
- bisa lakukan oleh yang ee kita-kita ya
- sekarang harus melalui ee ATPM-nya
- artinya bengkel-bengkel resminya. Jadi
- ee agak sulit saya katakan ya harus
- harus bagai ee apa namanya menangani.
- Yang jelas itu kalau mobilnya mobil yang
- konvensional kita masih bisa tangani di
- jalan ya. Tapi kalau mobil yang sekarang
- itu sudah pakai ICU dan lain sebaga itu
- agak sulit. tetap harus menggunakan jasa
- dan menarik sekarang sudah susah. Dulu
- zaman-an kita di Jakarta narik dari
- Kebayoran pakai tali biasa aja bisa.
- Sekarang susah. Oke. Asalamualaikum,
- Kang Momon. Kang Momon, apa kelebihan
- kalau kita mengisi angin di pom bensin
- apa hidrogen? Apa kelebihan dengan kalau
- kita mengisi isi angin di tempat biasa?
- Baik. Ee mau ngisinya di mana? Yang
- jelas mungkin pertanyaan dasarnya adalah
- hidrogen atau non hidrogen gitu.
- Sebetulnya hidrogen itu lebih stabil
- dari sisi perubahan-perubahan yang ee
- tekanannya karena akibat perjalanan.
- Akibat perjalanannya bisa karena lama,
- bisa karena panas. Itu jadi hidrogen itu
- tidak mengalami untuk ee pemekaran untuk
- ininya tekanannya ya. N dia akan stabil.
- Nah, jadi kalau yang biasa itu akan ada
- perubahan untuk ee naik atau turunnya
- tergantung dari cuaca di sekitar. Kalau
- hidrogen tidak. Itu aja kelebihannya
- sebetulnya. Oke, masih di acara Alan
- Wasalan di mana kami menghadirkan Bapak
- Momo Esmo Madironi. Beliau adalah
- trainer untuk masalah ee keselamatan
- berkendara dan sering diundang ke
- berbagai perusahaan besar untuk
- diberikan pengarahan-pengarahan. Kamo,
- saya ingin bertanya, apakah seorang yang
- pendidikannya tinggi atau beragamanya
- bagus, dia kiai, dia ini, lalu
- berkendaraannya juga jadi bagus? Oke,
- sel ini enggak selaras. Oke. Ee saya
- hanya melihat dari ee keseharian saja
- ya. Ee pernah saya lihat di satu daerah
- di Pantura gitu kan orang selesai he
- salat asar gitu begitu set dia motong
- jalan.
- Ee itu kemudian ee dari segi pendidikan
- juga kita sering juga melihat ya
- mobilnya mewah kemudian di tol ya itu
- berlakunya juga saya katakan mungkin
- dalam hubungan agama kadang-kadang tanpa
- sadar itu juga menzalimi sebenarnya gitu
- ya. Pengertian menzalimi itu kan bisa
- saja dengan perilaku kita yang
- menyusahkan dan sebagainya memotong
- sembarangan dan sebagainya. Jadi ini
- justru hal menarik gitu kan. Katanya
- orang Indonesia ini adalah orang yang
- ramah, orang yang saling menghargai, ee
- toleran ya. Tapi ketika di jalan itu
- saya itu sebetul ya tidak tidak terlihat
- gitu, tidak terlihat. Jadi ee tidak bisa
- menjamin bahwa yang taat beragama
- kemudian juga taat ini. Ee saya tidak
- menggenerasi ee apa meng generasi semua.
- Iya, generasi semua. Tapi ee hal yang
- memang bertolak belakang ya. Kemudian ee
- yang pendidikan tinggi juga belum belum
- tentu seperti ini. Justru ini yang
- memicu saya awal itu untuk membuat
- lembaga saya. Karena saya lihat
- kecelakaan itu bukan karena orang kurang
- skill. Betul. Bisa diakibatkan skill
- tadi misalnya cara ngerem enggak bisa
- dan lain sebagainya. Tapi yang lebih
- utama tuh dari perilaku h perilaku
- berkendara. Makanya ketika saya
- menggunakan apa mendirikan ini saya
- banyak diskusi dengan teman atau kenalan
- yang dari psikolog kenapa sih orang kita
- yang dikenal begini tapi kok berperilaku
- seperti ini gitu sehingga ee
- saya em apa punya kalau misalnya ada
- yang mau training tapi dia profesinya
- sebagai driver Bu karena training bukan
- hanya untuk driver saja kami pernah di
- Jakarta ini justru untuk level manajemen
- gitu ya itu kami adakan pertanyaan
- dengan pertanyaan yang mengarah ke
- perilaku. Hm. Saya tidak merendahkan
- proses SIM ya, tapi SIM itu mungkin
- waktu tes tertulis bisa dihafal ya,
- bahwa tanda S itu dilarang e stop di
- situ, kemudian tanda P dan sebagainya.
- Tapi mungkin perlu ada satu pertanyaan
- yang bisa menggali, setidaknya menggali
- perilaku. Contoh gini ya.
- Ketika Anda misal mengikuti mobil angkot
- di belakang di belakang mobil angkot,
- mobil angkot itu berhenti, potensi
- bahayanya apa ya kan gitu ya. Nah, itu
- menggali perilaku dan melihat potensi
- bahaya. Apakah misalnya apa padahal yang
- salah satunya adalah penumpang dari
- angkot turun tapi nyebrangnya dari depan
- mobil kan. Nah, itu kan ee sesuatu
- perilaku dia harus oh waspada gitu ya.
- Oh, sekat kewaspadaan dia. Kemudian
- misalnya ketika Anda misalnya jalan dari
- samping ada yang mepet misalnya dia
- motong sengaja maot kah apakah Anda mau
- neriakin atau apa? Nah, itu kan ngelihat
- dari perilaku emosi. Nah, ini mungkin
- yang perlu saya pikir digali ketika
- orang mau ini karena ijazah saja saya
- pikir ternyata tidak menjamin. Dan satu
- hal di jalan itu anggapan budaya orang
- kita kadang-kadang ada menjadi medan
- perang. Bicara medan perang bahwa saya
- lebih dari Anda supaya orang takut
- dipasanglah di belakangnya
- keluarga besar dababa gitu kan.
- Tujuannya kan biarang istilah mungkin
- bahasa-bahasa kita waktu muda ngegos.
- Kadang jaket, jaketnya digun ya
- kadang-kadang jack, jaket loreng ya
- ditaruh atau pangkat ya. Itu kan sudah
- menunjukkan bahwa ketika di jalan orang
- kita tuh sudah di di mindsetnya tuh
- sudah aku mau berperang gitu loh. Jadi
- aku harus lebih ditakuti duluan.
- Pasanglah jaket, pasanglah stiker gitu
- kan. H. Nah, ini jadi tidak saya kira
- tidak tidak menjamin karena mobil-mobil
- pradi boleh enggak pakai apa semacam
- sirena itu tet tet tet tet tet meminta
- jalan padahal ya mungkin ini penggede
- lah ya. Eh iya saya akhirnya ditiru unik
- semua orang ya bukan penggede aja memang
- ee untuk jabatan teru kan di belakangnya
- sekarang ada kode ya tiga huruf itu. E
- oh ini yang tapi sebenarnya kalau bicara
- di jalan itu kan semua adalah punya hak
- yang sama itu kan. Saya bukan pejabat
- atau bukan apa, tapi saya membawa orang
- sakit pakai mobil pribadi. tentu akan
- lebih juga prioritas dibandingkan dengan
- makanya di kalau enggak salah di ee lalu
- lintas juga mana yang lebih prioritas
- bawa orang sakit bawa itu bagaimana bisa
- tahu kalau pribadi ada orang sakit
- bagaimana bisa tahu pengendara lain itu
- dia yang suka dimanfaatkan oleh orang ya
- kadang-kadang sudah jelas enggak mungkin
- kita meminggir juga memberikan jalan
- enggak mungkin tapi suka maksakan dan
- ini banyak mobil pribadi hubungannya
- adalah dengan penjualan juga
- peralatan-peralatan yang dibolehkan kan.
- Contohnya lampu ee serine dan
- sebagainya.
- Hmm. Ee umur berapa sebetulnya anak
- boleh menerima SIM? Karena ada yang tu
- sebelum 17 sudah bisa. Oke. Berat usia
- berapa sekarang? Kan? 17 ya. Oke. Kalau
- saya bicara ee usia ee mungkin bisa
- dilihat di aturan untuk SIM ya. Tapi
- kita akan coba sharing saja mengenai
- ee apa
- namanya? Kemampuan orang untuk melihat
- potensi-potensi bahaya. Ya
- kan? Banyak orang kita malah bangga
- sekarang ini memberikan motornya karena
- mungkin motor matic ya ke anak-anak yang
- jauh sekali. SD pun mungkin enggak
- sampai kelas 6 gitu. Bapaknya bangga
- pula gitu memberikan ya. Nah, itu orang
- berukuran ke ukuran fisik. Wah, dia naik
- motor sudah sampai atau naik mobil juga
- sudah sampai. Tapi ingat ketika
- berkendara ada saya lupa istilah
- kedokterannya, Kangir. Saya koreksi
- kalau salah nih mungkin teman-teman
- dokter ada katanya lobus frontal dan ee
- amigdala katanya. Ee satu berfungsi
- adalah yang menentukan dia keinginan
- misal ingin ingin ngejar dan lain
- sebagainya. Satu yang mengontrol. Nah,
- saya kurang tahu yang mana yang
- mengontrol, yang mana yang ee
- menimbulkan emosi. Kalau enggak salah
- tuh istilahnya itu. Mungkin kalau di
- istilah psikolog barangkali ego super
- ego ya. Nah, itu ternyata mengontrol itu
- di bawah 14 tahun itu tetap di bawah di
- bawah emosinya. Jadi misalnya saya mau
- ngejar gitu kan. Kalau orang yang sudah
- di atas 14 tahun, oh ini enggak boleh
- ngejar karena tikungan nanti tabrakan.
- Tapi kalau di bawah 14 tahun kontrolnya
- itu kurang ya. Dia karena perkembangan
- otaknya itu yang mengontrol di bawah,
- dia hanya mengandalkan yang ego itu
- gitu. Oleh karena itu, kenapa SIM
- itu harus 17 tahun sehingga karena ini
- ee apa namanya ee masa ini yang
- mengontrolnya ini di otak kita adalah
- lebih rendah tetap secara secara
- psikologis dan pertumbuhan. Dan
- anak-anak SMA kenapa ke sekolah pakai
- motor k ngirit? Kalau naik angkot sering
- terlambat. He belum ada biaya. Kalau itu
- kan lebih lebih irit sehingga di SM
- parkir motor. Penuh. Saya pernah
- diundang oleh satu sekolah ya di Jakarta
- untuk ini juga untuk apa mereka
- memberikan pelatihan juga. Tapi sekolah
- sudah terlanjur mengeluarkan he
- mengeluarkan aturan bahwa boleh asal
- CC-nya di bawah 150 katanya. Jadi saya
- bilang kecelakaan tuh bisa saja CC-nya
- 50 bisa sepeda pun yang enggak ada
- CC-nya bisa kecelakaan gitu kan. kembali
- lagi adalah ini bukan CC-nya ya bukan
- masa yang tadi itu kan antara amigdala
- dan Robus frontal itu saya tapi mungkin
- kalau CC-nya besar dia bisa lebih ngebut
- lebih ya memang memang harus ada skill
- tertentu ya karena power besar tapi
- kalau bicara kecelakaan ya tidak hanya
- CC-nya saya bilang biarpun kita
- mengadakan training dan sebagainya itu
- tetap yang tadi saya katakan menurut
- orang-orang dokter ada migda rubus
- frontal itu tetap gitu kontrolnya itu di
- bawah 14 tahun enggak bisa jadi ee Ya,
- kalau mau irit boleh saja dapat irit,
- tapi mungkin besoknya kecelakaan ya itu
- kan lebih rugi sebenarnya. Nah, di sini
- yang kadang-kadang kita itu sepertinya
- memberikan celah untuk orang melanggar
- dan sebagainya. Saya tetap setuju lebih
- bagus ada setelah 17 tahun gitu kan.
- Masalah irit dan sebagainya ya mungkin
- irit di sini tapi oh irit juga saya
- enggak pakai helm gitu tapi
- ada pakai topi haji
- enggak pakai helm pakai topi haji.
- Selamat aja.
- Oke. Ee Kang Mon, mana korban lebih
- banyak? Korban narkoba apa korban
- kecelanaan lintas? Mana lebih banyak?
- Kalau seingat saya tahun
- 2006 saja itu sudah 67 per hari ya.
- Kalau saya lihat data
- 2000
- ee 2015 itu
- 38.297 orang ya. Data yang saya dapatkan
- itu apa? Apa? Laintas. La lintas. Kita
- bisa bayangkan kalau itu dibagi dibagi
- 12 bulan dibagi lagi per hari
- itu saya yakin adalah lebih tinggi
- daripada narkoba. Narkoba gitu lebih
- tinggi. Tahun 2006 aja sudah 6 per hari
- 67 ya kan. Sekarang yang 2015 itu 38.000
- ee 927 tadi itu dibagi saja pasti lebih
- banyak. kendaran yang ini banyak apa
- motor atau mobil yang oke kalau kita
- lihat trennya itu mulai 2004 itu ada
- lonjakan dari sebelumnya itu grafiknya
- datar tapi begitu 2000 ee 4 itu drastis
- naiknya ya di situ saya coba lihat
- kenapa gitu ya pertama waktu itu mungkin
- ya itu dipicu BBM yang naik kemudian
- kemudahan untuk mendapatkan motor
- teknologi motor juga sekarang mudah
- dikendalikan
- Ya, ada istilah dari saya adalah orang
- itu bisa naik motor ee bisa bawa motor
- tapi enggak bisa naik motor. H kenapa
- dia bisa naik motor tapi enggak bisa ini
- motor? Kenapa? Karena enggak bisa pakai
- yang manual sekarang kan asal gas aja
- bisa gitu ya. Nah, ini ee akhirnya
- memicu itu dengan maaf dengan Rp300.000
- R500.000 sudah dapatkan motor. Nah, ini
- memang dominasinya adalah motor ya.
- Makanya dalam Ramadan ini sebenarnya
- kami punya program untuk program CSR
- kami, program apa sosial kami itu
- mengadakan training atau coaching klinik
- untuk beberapa baik perusahaan sampai
- juga jemaah masjid ee komunitas untuk
- kami hadir dan kami gratis berikan.
- Besok kami punya jadwal juga untuk itu.
- Dan jalan-jalan di sini cukup unik ya.
- Mobil lagi lewat lempeng tiba-tiba dari
- keluar gang masuk motor muncul motor
- keluar dari gang enggak nengok enggak
- apa ya masuk aja. Wah, itu sering sering
- jalan kayak gitu tuh ya. Karena mereka
- enggak memahami ini, Kang. Sebetulnya
- kalau kita dari jalan yang ee bukan
- jalan utama, kita adalah secondary.
- Artinya kita itu warga negara kedua.
- Waregara. Jadi, yang prioritas adalah
- jalan utama. Makanya di beberapa ee
- tempat ya, kalau di luar mungkin hampir
- seluruhnya. Ketika di jalan kecil di
- depan jalan utama pasti di depannya ada
- segitiga. He. Artinya adalah giveaway.
- Berikan jalan yang di jalan utama. kita
- harus berhenti harusnya gitu. Nah, ini
- ee pelajaran untuk kita sebenarnya kalau
- di pertambangan enggak pakai lampu
- merah, enggak ada stopan. Setiap
- perempatan mereka berhenti dan mereka
- menghitung 1 2 3 go gitu. Nah, orang
- kita kadang-kadang sudah ada lampu merah
- pun enggak ini.
- Nah, Salang Mohon mana lebih parah
- berkendara di Indonesia atau di India?
- Katanya di India juga semaraut juga ya.
- Baik.
- Ee sekarang ini kita berdasarkan data
- dari WHO, kita negara ketiga terbanyak
- ee kecelakaan di Asia setelah Tiongkok
- dan India. Jadi memang lebih banyak di
- India. Nah, itu untuk kecelakaannya.
- Jadi kita nomor tiga di Asia.
- India dan Tiongkok itu masih
- bersama acara Alhan wasalan di mana kami
- menghadirkan Momon Es Maderoni. Dia
- seorang apa ya triner untuk masalah
- keselamatan berkendara. Beliau juga
- punya hobi ngumpulin barang-barang tua,
- barang unik-unik ya. termasuk juga
- mobilnya laover udah tua tuh mobil
- mobilnya sudah tua dan eh beliau juga
- seorang eh yang punya hobi solo
- adventure. Jadi ke mana-mana jalan
- sendiri kadang-kadang pakai sepeda. Nah
- di rumahnya nih ada kuda kelahiran
- antara apa campuran antara kuda Inggris
- sama kuda Arab. Waduh, kawan-kawan kita
- ngon ya. Kita main naik kuda. Rumahnya
- luas kayak favorit ini. Hah? Onta. Iya
- onta. Enggak ada onta. Udahnya tinggi.
- Oke, kita jawab pertanyaan dari SMS dulu
- nih ya. Ada SMS dari siapa nih ya?Ud
- dari Bis e Miss Bahudin di Bantarwaru.
- Bantarwaru mana? Daerah Majalengka.
- Majalengka. E mungkin masuknya
- kabupatennya saya rasa mungkin Indramayu
- tapi berbatasan Majalengka dekat e
- bandara yang baru. Oh bandara yang Oh,
- ada bandar sana. Bandar baru. Bandar
- internasional yang majaleng. Oh Subhan
- baru tahu S ya. Asalamualaikum K Mon.
- Saya mau tanya sebaiknya aki kering itu
- diganti berapa tahun sekali? Soalnya
- saya punya motor 2 tahun. 2 tahun belum
- ganti-ganti aki. Terima kasih dari
- Misbahudin Bantarbaru. Bantarwaru.
- Bantarwaru. Oke ya. Oke. Ee untuk Aki
- ini sebenarnya ee banyak tergantung juga
- ya, cuman mungkin kita harus harus mulai
- siap-siap mengganti gitu kan ya. Itu kan
- pada umumnya itu memang sudah di atas 2
- tahun tapi tidak menutup kemungkinan
- sampai 3 tahun pun ada yang tidak
- masalah ya. Itu tergantung dari ee
- pemakaiannya kemudian sistem charging
- daripada kendaraannya itu sendiri. Jadi
- kalau misalnya sudah 2 tahun saya
- katakan tidak oh cepat ganti tidak juga
- gitu. Cuman artinya rata-rata sudah diat
- kita harus harus sudah siap-siap karena
- bisa saja 3 tahun pun saya mengalami 3
- tahun enggak ada masalah. Bahkan pernah
- ada satu kendaraan yang saya pakai itu
- sampai 4 tahun enggak ada masalah juga.
- Jadi tergantung dari juga charging dari
- sistem charging dari motor atau mobilnya
- itu benar enggak. Kalau di mobil di
- motor biasanya istilah umum itu
- kiproknya lain sebagainya. Kan banyak
- yang asal pasang-nya itu ternyata over
- voltage waktu pengisiannya itu juga akan
- mempercepat ee kerusakan ya kan. Tapi
- kalau selama charging-nya juga oke,
- kemudian kebutuhan lampunya juga tidak
- berlebihan ya pasti akan awet.
- Orang-orang sekarang ini kan banyak
- menggunakan lampunya terlalu banyak
- juga. Dan lampu-lampu sendiri juga tanpa
- tanpa jelas itu untuk komunikasi apa.
- Itu kan padahal lampu itu adalah tanda
- komunikasi supaya dipahami dua dua arah
- kan gitu.
- E salam Kang Momon. Eh zaman tahun 90,
- tahun 90-an
- saya ee pernah naik mobil Senia. Pas
- nanjak di puncak enggak bisa digas lagi.
- Padahal sudah kopling satu dan dua
- gantian. Gimana itu kalau situasi
- seperti itu? Usia saya ee saya Diana
- 57 tahun. Oke, mungkin
- apa namanya? Yang pertama dari segi ee
- apa namanya? Kapasitas mobilnya sendiri
- ya kan. Itu yang tadi disebutkan
- mereknya mungkin yang apa CC-nya kecil
- ya itulah salah satu kelemahannya karena
- powernya terbatas juga ya. Itu ee kalau
- enggak salah ada yang versi 1000, ada
- yang 1.300 enggak salah.
- Kemudian kedua bisa saja terjadi karena
- ee koplingnya, tapi biasanya yang lebih
- utama itu dari segi maksimum power-nya
- sendiri sebenarnya mencukupi enggak
- untuk medan seperti itu? Mungkin orang
- lain kok bisa tapi barangkali bebannya
- artinya muatannya kita banyak danin
- sebagainya. Nah, biasanya yang orang
- memaksakan memang akhirnya koplingnya
- yang habis karena itu sebenarnya
- keterbatasan dari tenaga sebetulnya dia
- mengatur untuk itu. Jadi ee Bu Diana
- tadi sebenarnya seperti itu Ibu harus
- sadari tentang keterbatasan dari sebuah
- mobil. Ada mobil yang memang powernya
- cukup dan sebagainya. Nah, kalau Ibu
- tadi sebutkan ee mereknya mungkin yang
- ee CC-nya apa kapasitasnya kurang dan
- sebagainya ya. Jadi tidak bisa ee kita
- juga maksakan untuk satu mobil harus
- bisa melalui semua medan dengan
- kapasitas yang terbatas. Apalagi kita
- biasanya kadang muatannya banyak gitu.
- Bisa aja kalau sendiri bisa lewat. Jadi
- tidak selamanya bahwa oh koplingnya
- misalnya sudah tipis dan sebagainya. Itu
- juga harus dipertimbangkan. I tanya Kang
- Maon, gimana pendapat Kang Maon mengenai
- motor listrik yang suka dipakai ibu-ibu
- ke pengajian, ke warung. He itu kan
- enggak ada SIM-nya. Bahaya enggak itu?
- Ee saya sih sekali lagi kalau saya
- merasakan itu memang enggak bersuara ya.
- Salah satu indikasi tadi saya bilang
- salah satu kita aman itu poin kelima itu
- komunikasi. Salah itu komunikasi itu
- dengan klakson dan lain sebagainya. Tapi
- ternyata suara mesin juga bagian dari
- komunikasi. Oh di belakang saya ada
- mobil enggak ada suara. Ini
- kadang-kadang ee apa namanya? ini juga
- jadi satu
- satu yang jelas teknologi itu ya harus
- kita kita ikuti dengan perilaku kitanya
- bahwa oh mobil ini eh motor ini pertama
- dia tuh sebetulnya kan tidak tidak untuk
- jalan raya tapi untuk komplek ya kan
- komplek kedua dia sendiri juga ya ya
- dengan keterbatasan seperti itu untuk
- harus sering sering berkomunikasi dengan
- yang lain karena enggak terdengar sama
- sekali jadi saya lebih setuju bahwa itu
- adalah untuk penggunaan terbatas ya Ya.
- Oke, Kang Momon. Saya sering melihat ada
- anak kecil H
- dipangku sama ayah naik mobil, mobilnya
- tidak ada hidungnya. Apakah tidak
- berbahaya? Anak kecil bukan sebaiknya di
- belakang diletakkannya. Baik ya.
- Oke, anak kecil saya akan langsung
- bicara a dengan yang juga ini di mobil
- dulu. Kalau kita di pangku di mana itu?
- Di pengendara atau Bang? Di di suir ya?
- Heeh. Di supir sudah jelas sangat
- berbahaya. Sekali lagi, berkendara itu
- adalah pekerjaan yang 100% tidak bisa
- diganggu, ya kan? Tidak bisa diganggu
- oleh pekerjaan lain. Kalau anak kita di
- depan, otomatis ya pasti terganggu kita.
- Sudah jelas enggak bisa. Sekarang kalau
- dipangku di depan gitu kan, bayangkan
- ketika ada ee tabrakan berarti yang di
- depan kita itu adalah anak kita menjadi
- bumper. H orang tuanya. Makanya kenapa
- itu ada untuk
- ee tempat duduk untuk kursi tambahan
- untuk khusus untuk anak kecil, anak
- balita dan lain sebagainya ditaruh di
- belakang itu harusnya adalah ditaruhnya
- di di belakang. Kalau jadi di pangku
- begini ada sesuatu dia jadi bumper kita,
- jadi airbag kita gitu. Itu yang amannya
- adalah diletakkan di belakang. Oke.
- Kedua yang mungkin ini sekaligus saja
- anak-anak kadang-kadang ditaruh di motor
- nih di tengah itu kan berdiri pula gitu.
- He kan itu jelas kestabilannya sudah
- sudah enggak ada. Dan yang paling
- menyedihkan saya kurang lebih berapa
- minggu lalu daerah ee mana tuh Pondok
- Kelapa ya. Jadi ternyata kenapa orang
- kita itu ee banyak melanggar karena dari
- sejak kecil diajari melanggar. Sudah
- duduknya berdiri
- berarti ngelihat ya lihatlihat lampu
- merah orang tuanya juga bablas. Jadi
- saya bilang, "Oh, kenapa?" Jadi memang
- dididik untuk tahu melanggar sejak awal
- gitu. anak-anak tuh digonceng sama orang
- tua naik motor dan orang tuanya
- mengendaranya anu apa melangkal lintas
- jadi anak itu s yang wajar. Nah, ini
- tanpa disadari sebetulnya ya itu
- pendidikan yang ee menyedihkan hal untuk
- kita gitu ya. Padahal dikenal kita orang
- paling
- tertib. Oke, Kang Maman kan suka
- ngumpulin ini. Kita ke pindah ke topik
- lain ya. Suka ngumpulin apa?
- ee
- benda-benda apa vintage etnik yang
- tua-tua ya. Apa saja meja, kursi gitu
- yang tua-tua gitu? Ee radio karena saya
- set saya senang ee broadcast sebetulnya
- e karena saya di organisasi juga ya.
- Orari ya? Iya di Orari juga. Saya dari
- tahun 7, Mas sama kenal sama Abah Abror
- sama Edi Nala tadi ya, Pak Edi. Pak Edi
- dulu di RAFI dia iya jadi saya dulu
- ngerakit dan sebagainya. Ternyata radio
- itu sesuatu yang menarik gitu. Kalaupun
- saya jujur aja lebih banyak mendengarkan
- radio daripada nonton TV karena bisa
- didengar di mana saja ya. Ee uniklah
- ininya saya mengkoleksikan radio radio
- tua radiadio tua. Radio tua, radio
- pusara apa namanya?
- radio ya merek-merek ralin pilip dan
- sebagainya ada kainnya itu ee itu radio.
- Kemudian ee sepeda tua ee sepeda saya
- ada ee satu yang lama yang Fers itu
- kemudian
- ee yang Jepang gitu kan ya. Tapi umumnya
- yang saya pakai itu untuk road bike
- jadnya yang tidak ada suspensinya.
- Nah, ini untuk sepeda. Kemudian ada
- senapan angin yang lama-lama itu ee
- alat-alat dapur. Jadi saya juga ee
- hiasan di ruang kerja saya itu ada model
- buat bikin serabi dan sebagainya itu
- menjadi bagian hiasan ruang kerja saya.
- Oh, subhanallah. Tapi dengan seperti
- itu ee cukup menarik untuk orang-orang
- asing gitu. Jadi ada beapa orang asing
- ya? Nah, ngomong-ngomong orang asing,
- orang asing itu kalau ngelihat bagaimana
- lu lintas di Indonesia, gimana e
- tanggapan dia tuh? Ee pasti
- terkaget-kaget ya. Ada dua peristiwa
- nih. Satu ini pengeliling dunia. Ee yang
- perempuan itu dari ee Turki, yang
- laki-laki dari Kanada. Kebetulan sejak
- masuk Indonesia dia sudah komunikasi
- dengan saya. Dia akan menginap di rumah
- saya.
- Jadi dia tahu betul pengalaman dari
- mulai masuk di Sumatera sampai ke
- Bakahuni itu kondisinya seperti itu.
- Padahal menurut kita itu kan kosong.
- Cuman perilakunya perilaku orang itu ya
- motong sembarang sebagainya. Maka dia
- ketika masuk bakahuni dia melihat
- kondisi lalu lintas di map itu padat dan
- sebagainya. Sudah pasti banyak perilaku
- seperti itu. Akhirnya dia ngambil ke
- tol. Padahal motor enggak boleh ya kan
- ke tol.
- Nah, dia tahu dia melanggar. Tapi
- bagaimana supaya masuk di tol itu boleh
- motor. Ditanya sama polisi bahasa
- Inggris, dia pura-pura enggak bisa. Dia
- pakai bahasa Prancis. Akhirnya polisi
- juga enggak
- bisa. Akhirnya si polisi itu akhirnya
- mengantar sampai ke Jati Bening, sampai
- keluar ke rumah. Dia pura-pura padahal
- dia orang Kanada ada dia bisa bau
- pura-pura ditanya dia tahu persis.
- Katanya saya ini pengalaman di apa di
- Sumatera itu perilakunya begitu. Jadi
- kalaupun saya masuk di Jakarta udah
- lebih parah lagi. Akhirnya dia masuk tol
- dengan cara ngebohongi bahasa. Tapi
- kalau di mana boleh naik-enak tol ya
- karena Oke. Selama saya di Malaysia itu
- boleh ee ada dua sebenarnya ee tol dan
- highway istilahnya. Kalau tol itu tidak
- boleh ee yang bayar itu kalau di sana
- kan highway semua sebenarnya. Kalau
- highway boleh. Boleh motor boleh tapi se
- iya boleh tapi sebetulnya jalannya sama
- dengan tol. Cuman kalau tol harus bayar
- ini enggak gitu. Nah, itu boleh
- disediakan hanya ini aja, hanya garis
- putih sama dengan di kita. Saya pun di
- sana pengalaman pertama itu takut
- was-was. Karena apa? Sehari-hari melihat
- di Jakarta, di Indonesia gitu orang main
- serobot dari samping. Takut kebayang
- kita lagi naik sepeda di serobot. Tapi
- sana enggak ada yang berani. Walaupun
- cuman pakai garis putih aja. Kita pakai
- pakai sepeda di situ aja. Nah, peristiwa
- kedua Kang Krisna ya itu kalau bicara
- tentang orang asing terhadap kita, ada
- satu pengendara keliling dunia juga dia
- kan finish di Australia ya dari Jerman.
- Dia kebetulan ee dengan saya juga
- perjalanan ke Cirebonnya. Nah, itu dia
- sampai cerita ketika masuk Tangerang itu
- dia pakai sepeda itu sampai dia nendang
- angkot, nendang pintu angkot. Karena
- menurut dia di sana tuh kan prioritas
- pejalan kaki dan ini tuh dihormati
- sekali. Di sini enggak ada cerita ada
- penumpang dari kiri dia main potong.
- Akhirnya dia bilang saking kesalnya itu
- dia tendang aja itunya. Nah ini ee
- sampai bilang dia cerita sama saya
- alamnya kita bagus ya alam Indonesia
- diain. Tapi sayang di lalu lintasnya
- enggak bisa menunjang untuk wisata itu.
- Jadi mungkin ya ini untuk pemikiran kita
- bersama ya. Kang Maman tadi cerita
- menarik tuh bahwa untuk makanan kita
- sebaiknya dipakai kereta api. He. Untuk
- yang lainnya baru anu ya. Ee ya ini gini
- gimana itu konsepnya itu? Ee gini saya
- melihat ee saya k senang wisata juga ya.
- Ee kita ini sekarang kalau bicara wisata
- itu di luar tempat wisatanya menarik
- atau tidak dan tertib atau tidak itu
- sepanjang jalan untuk mencapainya.
- Katakanlah kita Pangandaran atau
- puncaklah ya enggak usah jawab. Yang
- terpikir oleh kita kan sekarang kan
- macetnya. H i kan apalagi saya masuk
- dari sini masuk ke sebelum jago raawi ya
- itu kan macet banyak truk. Kenapa? Ee
- saya bukan orang transportasi untuk
- logistik tapi setelah saya pelajari
- logistik di kita itu semua pakai truk.
- Hmm. Semua pakai truk gitu. Kal kenapa?
- Kalau misalnya di luar tidak, sebagian
- besar sana kereta kan katakanlah
- misalnya butuh logistik dari sini yang
- artinya seperti termasuk juga untuk
- pengiriman motor peng apa logis itu apa
- aja misalnya yang sebenarnya bukan hanya
- masalah makanan aja tapi itu masalah
- seperti kendaraan pengangkutan kendaraan
- itu kan hewan hewan itu kan dengan
- kereta katakanlah misalnya dari sini e
- dari satu dari satu tempat produksi ke
- Jakarta ke mana-mana atau ke Cirebon
- Teman-teman, begitu sampai kota itu baru
- kan kendaraan-kendaraan kecil kan
- sehingga jalur wisata tidak bersatu
- dengan jalur transportasi untuk logistik
- logistik seperti itu sehingga kita tidak
- saya rasa semua sekarang tuh kendalanya
- di di macet.
- Saya sekarang lebaran misalnya terbayang
- itu udah waduh saya mau pergi liburan
- sudah pasti macet duluan kan karena
- kalau macetnya sesama ini tapi kalau
- misalnya macet sehari-hari itu kan
- banyak truk dan sebagainya terpikir
- seperti itu. Kalau misalnya transportasi
- yang utama untuk seperti itu menggunakan
- kereta setelah di tempat itu baru
- menyebar saya rasa mungkin bisa
- mengurangi itu juga gitu. H ini ada
- pendengar
- kasih support. Oh, bagus tuh ee
- konsepnya Kang Momon. Kalau bisa
- disosialisasikan lewat WA atau ke
- sekolah-sekolah.
- Ada tanggapan? Baik. Ee saya tadi saya
- sampaikan selama Ramadan ee kami
- memberikan ee istilah kami adalah
- coaching klinik free, tidak harus ee
- bayar ee tapi sifatnya coaching klinik.
- Jadi perbedaannya adalah kami tidak
- melakukan tes ee kami tidak memelarkan
- sertifikat tapi kita memberikan
- pemahaman-pemahaman terutama untuk
- tujuannya untuk ada meningkatnya safety
- awareness atau kepedulian keselamatan
- berkendara. Ee selama Ramadan kita
- setiap tahun seperti itu. Ee kami justru
- ee menantikan ee ini dari
- kalangan-kalangan sekolah.
- tahun lalu ee itu kami eh maaf iya tahun
- Mei kemarin juga itu dari UI itu juga
- mereka mengadakan untuk khusus ee
- kampus-kampus yang ada di Banten ya.
- Kita sendiri juga sampaikan untuk hal
- seperti ini. Silakan saja untuk ini bisa
- menghubungi nanti melalui nomor yang
- tadi untuk biasanya untuk program FR-nya
- kita selama Ramadan.
- Oke, ini SMS yang masuk banyak banget.
- Saya
- macet. Oke.
- Eh, katanya tadi Kang Momon di rumahnya
- ada kuda. Kudanya jenis apa? Bagaimana
- pemeliharaannya? Pasti lumayannya luas.
- Iya. Ya, silakan dijawab. Kudanya gapa,
- bagaimana pemeliharaannya?
- Waduh, saya sebetulnya ee sepeda, mobil,
- motor itu sebenarnya pengganti kaki.
- Utamanya adalah saya suka perjalanan
- adventure itu ya. Saya punya cita-cita
- sebenarnya
- ingin jalan dengan anak saya itu justru
- dengan kuda gitu. Di Indonesia ini tidak
- tidak dikenal ya. Kuda tuh sukan buat
- anak-anak di tempat wisata muter di situ
- kalau iya dituntun. Kalau di luarnya kan
- itu ada back horse e riding ya, itu ada
- satu wisatanya juga. Saya sebetulnya
- banyak trek seperti itu yang bisa
- dinikmatin ya. Seperti dari sini enggak
- usah jauh-jauh dari sini ke ee ee apa
- namanya Cibinong itu bisa masuk ke
- Cioray keluar Gunung Batu itu kan masih
- hutan ya lumayan hutan lah ya. Kuda itu
- bisa kuat berapa kilo?
- itu kalau dari ininya 20 kilo. 20 kil.
- Makanya eh ketika Dendles kalau enggak
- salah nih ya, mudah-mudahan ini eh
- koreksi kalau saya salah kita dendes
- membikin jalan itu kan kenapa disebut
- post kan itu kan itu transportasi kuda
- yang dian itu kan setiap 20 kilo.
- Makanya kalau kita lihat itu kan di Jawa
- itu kan setiap 20 kilo ada kota. Karena
- setelah berhenti si kuda ini 20 kilo
- jadi pos di situ. Kemudian jadi kota.
- Jadi kota kalau kita lihat sepanjang
- sepanjang lintas dendes kan 20 kilo kota
- 25 kota itu jadi 20 kilo sebenarnya.
- Nah, bicara
- pemeliharaannya itu tadinya kenapa saya
- ee inginkan kuda itu pemeliharaannya itu
- ya ee kesehatannya ya makanan makanannya
- apa saja? makanannya itu ee ada istilah
- brand sebenarnya. Brand itu ee bukan ee
- brand itu ee
- apa
- namanya? Ee sisa dari bahan eh terigu.
- Terigu sebenarnya terigu dari sisa bahan
- ee maaf gandum. Gandum sisa dari bahan
- bikin mie instan ada dijual itu brand
- istilahnya. Kemudian ee ampas tahu ya,
- rumput. Ee itu biasanya yang makannya
- tiga kali atau berapa kali sehari?
- Biasanya kita kasih tiga kali. Tiga kali
- sebenarnya dua ee karena siang itu hanya
- dikasih rumput. Pagi itu pernah sakit
- enggak? Sakit. Tapi kan itu juga kita
- ada pemeriksaan dari dokternya datang
- datang atau atau ke dokter hewannya
- pakai udah justru paling susah
- itu mereka datang gitu. Dan ee
- pengalaman kami sebenarnya dokter
- hewannya harus laki-laki karena biasanya
- perempuan takut duluan gitu. Ee 3 bulan
- sekali ee itu obat cacing ini. Ee
- kudanya laki-laki perempuan.
- Kebetulan kalau kemarin sih lengkap
- gitu. Kemarin lengkap. Kalau sekarang
- saya pelihara perempuan semua. Dulu ada
- empat kalau saya. Iya empat. Sekarang
- tinggal dua. Dua karena laki-laki
- laki-laki enggak perempuan-perempuan
- semua. Perempuan-perempuan semuanya. Dan
- ya kuda sendiri harus ada apa namanya?
- Harus ada pemeliharaannya ini. Ee kuku
- juga kuku juga satu 1 bulan sekali
- biasanya kita datangkan. Itu khusus juga
- kalau enggak biasanya malah busuk
- kukunya dan sebagainya. Kalau pemakaian
- sepatu itu dari umur berapa kuda?
- Kalau kalau untuk lokal itu yang lokal
- bisa untuk dua setelah 2 tahun. Kalau
- yang untuk dari kuda luar tuh 2,5 2
- seteng tahun. Itu diganti berarti berapa
- lama?
- Kalau kan biasanya enggak tergantung
- pemakaiannya juga sih kadang ada yang
- lepas kan di kita ganti tapi yang jelas
- 1 bulan 1 gimana ganti satu sepak lagi
- ada ada teknik ada dan itu kan mereka
- sudah tahu kapan kapan enggak enggak
- akan nendang-nendang gitu
- eh apa kapan-kapan kita main ke teman
- Kang Momon ya rumahnya luas ada kudanya
- ada barang-barang unik dan puris pada
- suka datang ke rumahnya nih senang sama
- sama apa ee vintage gitu ya yang
- tua-tua.
- Oke, Kang Mon. Ini sebenarnya banyak
- yang bisa diceritain, Kang Moon ada
- orarinya macam-macam ya, petualangannya.
- Tapi karena kita dibatasi oleh waktu dan
- Oni sudah ngasih kode, hatur nuhun Kang
- Mwan sudah hadir di sini. Jangan lupa ee
- untuk Anda yang belum mencatat nomornya
- Kang Momon. Momon
- Sadeoni orang Majalengka
- ya. 082
- satunya 5 kali.
- 1111nya 5 kali. Kemudian
- 424582114245. Anda boleh bicara apa saja
- tentang keselamatan berkendara, tentang
- kuda, tentang barang-barang tua, tentang
- sepeda, tentang adventure dan lain-lain.
- Banyak yang bisa diceritain dari sarang
- Maman. Terima kasih. Terima kasih juga
- Rinjani yang juga diikutin ini mahasiswa
- ya? Ee iya mahasiswa. An siswi. Siswi.
- Salam buat Krakatau putra kedua ya.
- Krakatau ya. I oke saya Muhammad Krishna
- Saputra dan juga Andri Seruput dan Fazar
- Fajar. Mohon pamit. Wabillahi taufik
- walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]
- Ahlan wasahlan.
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- berhasil
- untuk Islam yang satu.