Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:14 warahmatullahi wabarakatuh. 0:16 Waalaikumsalam. 0:17 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:19 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:22 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:24 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:27 Bagaimana kabar Anda di siang hari ini? 0:31 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 0:33 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 0:36 wa taala. 0:38 Di hari ini, Ikhwan dan Akhwat, 0:39 alhamdulillah kita akan membahas tentang 0:42 bulan-bulan suci atau bulan-bulan yang 0:45 disucikan oleh Allah Taala. Itu yang 0:47 menjadi tema kita di hari ini. Bukan 0:50 karena adat budaya, tapi karena kehendak 0:52 dan ketetapannya dalam Al-Qur'an. Di 0:56 antara 12 bulan ada empat yang dijadikan 0:59 istimewa. Bulan ini bukan sekedar 1:02 penanda waktu, tapi panggilan ilahi 1:04 untuk mendekat, menahan diri dari 1:06 keburukan, dan memperbanyak kebaikan. 1:09 Pada siang hari ini, Ikhwan dan Akhwat, 1:10 telah hadir guru kita, Ustaz Fawas Habi 1:14 Zawiyah yang akan menemani kita dalam 1:17 program tausiah siang. Semoga apa yang 1:20 beliau sampaikan bermanfaat dan berkah 1:22 bagi kita semua. Kita langsung saja 1:24 menyapa guru kita. Asalamualaikum 1:26 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:28 Waalaikumsalam warahmatullahi taala 1:30 wabarakatuh. 1:31 Sehat, Ustaz? 1:31 Alhamdulillah [berdehem] sehat. 1:32 Alhamdulillah. Saya Bagus ditemani Ondi 1:36 di Switcher Rasul TV serta ada Bung 1:39 Fahri dan juga ada Bung Algi di Operator 1:42 Radio. Baiklah ikhwan dan akhwat kita 1:44 langsung saja menyimak pemaparan yang 1:47 akan disampaikan oleh beliau. Tafad 1:49 Ustaz. Alhamdulillah. 1:52 Salamullahi alaikum jamian. Ayyuhal 1:56 mustamiun 1:57 ayyuhal musyahidun warahmatullahi taala 2:01 wabarakatuhu wa magfiratuhu wa 2:03 ridwanuhu. 2:05 Alhamdulillah wasalatu wasalam ala 2:08 afdoli khalqillah. 2:10 Alhamdulillah alladzi ahalla saaian wa 2:14 harramahu. Alhamdulillah ala niamihi 2:17 almutakatirah. 2:19 Alhamdulillah ala minanihil mutagamh. 2:22 Alhamdulillah 2:24 hamdan thyiban mubarokan fih kama 2:26 yuhibbu rabbuna waardh. Alhamdulillah 2:29 alladzi binikmatihi tatimus shihat. 2:32 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 2:34 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 2:37 abduhu wa rasuluh. shallallallahu 2:39 wasallam wabaraka alaih wa ala alihi 2:42 wasohbihi watabiina lahum biihsan ila 2:46 yaumiddin. Amma ba'du subhanaka 2:49 la ilma lana illa ma alamtana innaka 2:52 antal alimul hakim. Wala haula wala 2:56 quwwata illa billahil aliyil adzim. 2:59 Farabbisrohli sodri wa yassirli amri 3:04 wahlul uqdatan m lisani yafqahu qauli. 3:08 Rabbana atina minadunka rahmatan wahayi 3:13 lana min amrina rasyada. Rbana zidna 3:17 ilman hablana hukmanimna minadunka ilman 3:21 tawa musliman waikna bisihin wa akhiru 3:27 dwana anilhamdulillahiabbil 3:31 alamin. 3:34 Alhamdulillah. MaaSyiral hadirin, 3:37 mustamiin, mustamiat, musyahidin, 3:39 musyahidat, pemirsa pendengar radio 3:42 silaturahim AM720, 3:45 Rasil TV kanal YouTube yang 3:48 menyiarkannya, ataupun radio-radio yang 3:51 bersinergi dengan radio silaturahim baik 3:53 yang ada di Jawa Barat, Sukabuminya, 3:55 Jawa Tengah mulai Semarang, kemudian 3:58 Magelang hingga Jogja, Jawa Timur, 4:00 Surabaya, Bondowoso hingga Banyuwangi. 4:04 bahkan Bali. Kemudian juga yang ada di 4:07 Sumatera mulai Palembang, Batam hingga 4:10 negeri jiran. Kemudian juga di 4:13 Kalimantan, Pontianak, di Sulawesi, 4:16 Palu, hingga Papua ataupun yang 4:19 mendengarkan melalui Radio Garden 4:21 Internasional di mana saja berada. 4:24 Hafizakumullah warakum. Mari kita buka 4:27 tausiah siang hari ini. Sebelum kita 4:29 merenungkan panduan ayat-ayat suci 4:31 Al-Qur'an tentang bulan suci dan hal-hal 4:35 yang disucikan Allah subhanahu wa taala. 4:37 Kita buka dengan ummul Quran suratul 4:40 fatihah. Bermohon kepada Allah tabaraka 4:42 wa taala mudah-mudahan kita sekalian 4:45 dijadikan oleh Allah min ahlil fatihah. 4:48 Diri kita, istri, anak, cucu, menantu, 4:52 paman, bibi, kakek, nenek, guru, teman, 4:55 sahabat, murid yang masih hidup. Allah 4:57 jadikan kita semua min ahlil fatihah. 5:00 Allah gabungkan kita bersama orang-orang 5:02 yang senantiasa dibimbing oleh Allah 5:04 subhanahu wa taala. Orang-orang yang 5:07 telah pernah diberikan nikmat oleh Allah 5:09 kepada mereka minan nabiyin wasiddiqin 5:13 wasyuhadaai wasihin. Dan mudah-mudahan 5:16 Allah jadikan kita semua min ahlil 5:18 Quran. Allah jadikan kita semua 5:21 orang-orang yang dirahmati, diampuni, 5:23 dibimbing, dan dirida oleh Allah 5:24 Subhanahu wa taala. 5:27 Dan khususnya kita doakan para guru-guru 5:29 kita, orang tua kita sudah meninggal 5:30 dunia. Mudah-mudahan dengan keberkahan 5:32 suratul fatihah Allah berkenan berikan 5:34 rahmat pada mereka, ampunan, kesejukan 5:37 dalam kuburnya dan Allah jadikan 5:39 kuburnya raudah min riyadil jannah. 5:41 Tentunya tak lupa kita niatkan untuk 5:43 baginda Nabi Besar Muhammad sallallahu 5:45 wasallam wabaraka alaih, istrinya, 5:48 keluarganya, anak cucunya, para 5:51 sahabatnya. Dan juga kita mohon pada 5:53 Allah subhanahu wa taala para 5:54 ulama-ulama kita semua, guru-guru kita 5:56 semua dan juga yang masih hidup kita tak 5:58 lupakan orang tua kita masih hidup, 6:00 guru-guru kita masih hidup, kemudian 6:03 orang-orang yang mengenalkan kita kepada 6:05 Islam bil khhusus founder Radio 6:06 Silaturahim yang senantiasa mengenalkan 6:08 kita, mengajak kita kepada Al-Qur'an. 6:11 Gurunda kita, Al Ustaz Husein bin Hamid 6:13 Al-Attas, Al Ustaz Hamzah bin Atas 6:15 Al-Attas, guru kami Alwalid Aba Habib 6:17 Rahman bin Syekh Al-Attas, Al Habib Umar 6:19 bin Ahmad Al-Attas, Abuya Kia Ghazali 6:21 Musif, Abina K. K Muhammad Ihya 6:23 Ulumiddin, Amina Kia Syihabuddin, 6:26 guru-guru kami yang ada di pesantren 6:27 Langitan, Sarang dan kemudian yang ada 6:29 di Tarim Hadr Maut khususnya gurunda 6:31 kami Al Habib Bakar bin Muhammad bin 6:32 Fqih, Al Habib Umar bin Muhammad bin 6:34 Salim bin Hafid, kemudian yang ada di 6:37 Madinah Al Habib Zain bin Ibrahim bin 6:38 Sume yang di Makkah Abu Yasid Ahmad bin 6:41 Muhammad almaliki wa ikhwanihi aljami. 6:44 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 6:46 berikan mereka istiqamah, kesabaran 6:48 dalam mendakwahkan Islam. ataupun yang 6:50 jauh di sana ada Sayid Kamal Bagir 6:52 Al-Haidari, kemudian Dr. Adnan Ibrahim 6:54 Alhani, kemudian Sayid Almansur 6:56 Alkayali, Syekh Fadil Saleh Assamira 6:58 Albaghdadi. Mudah-mudahan mereka semua 7:01 Allah senantiasa berikan anugerah 7:03 panjang umur, usia yang panjang, berkah, 7:06 sehat afiat, dimudahkan segala 7:08 urusannya, disampaikan keinginan dan 7:10 cita-citanya, Allah jadikan manfaat buat 7:12 ummah alislamiyah. Begitupun ulama-ulama 7:15 yang ada di Nusantara kita ini. Al 7:17 hadiah w niatin shihah waa hadratin Nabi 7:21 Mustofa Muhammadin sallallahu alaihi wa 7:24 alihi wasallam. Alfatihah. 7:29 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 7:33 Bismillahirrahmanirrahim. 7:37 Alhamdulillahi 7:39 rabbil alamin 7:41 arrahmanirrahim. 7:45 yaumidin 7:48 iyaka na'budu wa iyaka nastain 7:53 ihdinasirathal 7:55 mustaqimathalladzina 7:59 an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim 8:03 waladin 8:08 rabbhfirli waliwalidaiya walil mukminina 8:13 Amin 8:15 ya rabbal alamin. 8:17 Alhamdulillah para ikhwan dan akhwat 8:20 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 8:23 Alhamdulillah kita sudah berada di bulan 8:27 Zulqidah. 8:29 Satu dari empat bulan yang disebutkan 8:33 bahagian dari asrul hurum. 8:36 yang mana Allah subhanahu wa taala 8:38 perintahkan kita untuk menjaga kemuliaan 8:43 asyhurul hurum 8:45 di atas bulan-bulan yang lain tentunya. 8:48 Sebagaimana Allah Subhanahu wa taala 8:50 terangkan hal ini dalam Al-Qur'an surah 8:52 at-Taubah ayat 36 yaitu firman Allah 8:56 Subhanahu wa taala. Ba'da anzubillahis 9:01 samiil alim minasyaitanirrajim. 9:08 Bismillahirrahmanirrahim. 9:13 Inna iddatas syuhuriallahnaasyar 9:18 syahroasyar 9:22 syahr fi kitabillahi 9:26 yauma khalaqas samaawati wal ard minha 9:31 arbaatun hurum 9:34 dzalikaddinul 9:36 qayyim 9:38 falaa tadlimu fihinna 9:46 kaah 9:50 waqatilul musyrikina kaatan 9:55 kama yuqatilunakum 9:58 kafa 10:00 wa'lamu annallaha 10:04 ma'al muttaqin 10:08 sadaqallahulazim 10:11 Allahumarhamna bil quran waj'alhuana 10:14 imaman waon wa hudan warahmah. Allahumma 10:19 dakkirna minhuma nusina 10:22 alimna minhuma jahilna warzuqna 10:25 tilawatahu anail 10:28 waofan nahar. Ya arhamar rahimin ya 10:32 rabbal alamin. Alhamdulillah. 10:39 Kang Abi Agus, Kang Ondi 10:41 siap. Kang Fahri, Kang Algi yang 10:45 membersamai kita di studio siang hari 10:47 ini. 10:47 Amin. 10:48 Coba kita renungkan ini firman Allah 10:51 Subhanahu wa taala tentang ketetapan 10:54 Allah semenjak Allah Subhanahu wa taala 10:57 ciptakan langit, langit dan bumi. Apa 10:59 kata Allah? Sungguh bilangan bulan 11:03 di sisi Allah Subhanahu wa taala 11:07 ada 12 bulan. 11:10 putaran waktu ya. Dalam setahun ini ada 11:12 12 bulan. 11:16 Ini Allah Subhanahu wa taala tetapkan 11:18 dalam ketetapannya, dalam catatannya 11:20 semenjak Allah ciptakan langit-langit 11:23 dan bumi. 11:25 Bahwa putaran hari 24 jam, putaran pekan 11:31 7 hari, 1 bulan 29 30 hari dan putaran 11:37 apa tahun ada 12 bulan. 11:41 Dari 12 bulan ini kata Allah ada 11:45 asyhurul hurum, bulan-bulan yang 11:49 disucikan Allah. Kata hurum diambil dari 11:52 kata-kata harama. 11:54 Artinya tercegah, 11:57 terlarang, 11:59 disakralkan, 12:01 disucikan, 12:03 diharamkan oleh Allah tabaraka wa taala. 12:07 Asyurul hurum ini kata Allah. 12:09 Nah, ini sebuah 12:12 aturan Allah yang Allah sebutkan dengan 12:14 dalalikaddinul qayyim. 12:17 Itulah ajaran agama yang qayyim, 12:21 yang tegak lurus, bernilai. Ya. 12:29 Dan Allah Subhanahu wa taala beritahukan 12:31 bahwa kita dilarang oleh Allah Subhanahu 12:34 wa taala melakukan kezaliman 12:38 pada 4 bulan suci tersebut. Fala tadlimu 12:42 fihinna anfusakum. 12:44 ajaran agama yang begitu lurus, 12:48 tegak, 12:50 bernilai, 12:53 begitu memiliki qimah, ajaran yang 12:55 begitu memiliki 12:57 nilai-nilai yang begitu berharga, begitu 13:00 mahal. 13:02 Dan adin ini adalah ajaran Allah, aturan 13:05 Allah. 13:06 Dan ingat din ini semua memiliki aturan 13:11 dan ada memiliki nilai serta balasan 13:16 yang akan diterima bagi orang yang 13:18 mengikuti ajaran tersebut. 13:21 Nah, Allah perlu pertegas dengan 13:22 dalalikadinul qayyim. Bahkan Allah 13:25 katakan, "Fala tadlimu fihinna 13:27 anfusakum." 13:29 Mengapa? Karena 4 bulan ini bulan yang 13:34 sangat disucikan oleh Allah Subhanahu wa 13:37 taala. 13:39 Zilqidah, Zulhijah, Muharram dan nanti 13:43 Rajab sendirian. 13:46 Jika kita renungkan kata-kata hurum 13:50 artinya yang disucikan Allah Subhanahu 13:52 wa taala 13:54 dan Allah subhanahu wa taala dalam Quran 13:57 suratul Haj ayat ke-30 memberitahukan 14:01 kepada umat yang beriman 14:03 yang beriman kepada Allah dan Al-Qur'an 14:06 dengan firmannya 14:08 dalika waman yuadim hurumatillah 14:12 fahuairun lahu 14:15 Yang demikian itu maka orang yang mau 14:19 betul-betul mengagungkan, 14:23 menjaga kesucian dan kehormatan hal-hal 14:27 yang dihormat oleh Allah tabaraka wa 14:30 taala 14:33 itu merupakan kebaikan untuk dirinya 14:35 yang disimpan di sisi Allah Subhanahu wa 14:38 taala. 14:40 Dan tentunya alhurumat 14:43 fi asuril hurum. Terlebih lagi 14:46 muharramat itu semua bagian dari 14:51 hal-hal yang disucikan, disakralkan oleh 14:54 Allah bagi hamba-hambnya. Maka dari itu 14:58 makna perkara yang haram artinya orang 15:02 yang beriman kepada Allah dilarang 15:04 melakukan perkara yang haram. Tujuannya 15:07 untuk mensucikan diri orang tersebut. 15:11 Dan itu banyak. Dan Allah Subhanahu wa 15:14 taala adalah satu-satunya 15:16 yang berhak menghalalkan sesuatu dan 15:20 mengharamkan sesuatu yang lainnya. 15:23 Dan itu disebutkan berulang-ulang dalam 15:26 Al-Qur'an. 15:29 Bahkan baginda Nabi Besar Muhammad 15:30 sallallahu wasallam wabaraka alaih 15:34 dilarang oleh Allah subhanahu wa taala 15:38 untuk berani mengharamkan sesuatu yang 15:42 Allah tidak haramkan. 15:45 Satu contoh dalam Al-Qur'an suratul 15:47 An'am ayat 150. 15:50 Allah berfirman kepada rasulnya qul 15:52 halumma 15:54 syuhadaakumulladzina 15:56 yashhaduna. 16:06 ahwaadinazabu 16:08 biayatina 16:10 walladina yminuna bil akirati wahum 16:14 birabbihim ya'dilun 16:18 qul taala 16:20 atlu ma haramaukum alaikum 16:24 all tusriku bihi 16:34 nahnuum 16:37 wqul fawah minha w 16:42 taqtul nafsati haramallahu illa bilhaq 16:46 dzalika wasakum bihi la'allakum taqilun. 16:53 Perkara yang haram artinya perkara yang 16:56 sakral, 16:57 perkara yang suci yang dihalangi oleh 17:01 Allah, dilarang oleh Allah untuk 17:03 dilakukan oleh hamba-hambanya yang 17:06 beriman kepada Allah. Tujuannya untuk 17:09 mensucikan dirinya. Alhurumat, 17:12 almuharamat. Ya, maka kita kalau kita ee 17:15 apa namanya? Kita baca ayat suci 17:17 Al-Qur'an ada sebutan Al-Masjidil Haram. 17:22 masjid yang suci. 17:25 Makanya kalau kita lagi pergi hajat atau 17:27 umrah nih, kita akan sering dengar para 17:30 supir-supir angkutan Kang Abi Agus 17:33 ketika mengajak kita atau menawarkan 17:35 kita kendaraan untuk mana? Untuk pergi 17:38 ke masjid, mereka menyebutkan, "Ayo 17:41 haram, haram, haram, haram gitu." 17:43 Bukan berarti mereka ngajak orang untuk 17:45 berbuat haram. Maksudnya, ayo silakan 17:48 naik, kita akan pergi mana? berangkat ke 17:50 tanah haram, ke Masjid Al-Haram. Tanah 17:53 yang suci, tanah yang sakral, tanah yang 17:55 disucikan Allah tabaraka wa taala. 17:57 Masjid yang sakral, masjid yang suci di 18:00 atas masjid-masjid yang ada di permukaan 18:02 bumi ini. Itu maksudnya alhamnya, 18:06 maknanya tercegah. Tidak sembarang orang 18:10 boleh melewatinya, tidak sembarang orang 18:13 boleh mengkonsumsinya. Itulah barang 18:15 yang haram. Nah, di sini ayat kita lihat 18:17 bagaimana Allah Subhanahu wa taala dalam 18:19 Quran suratul An'am dan surah Al-An'am 18:22 ini sebutan lainnya adalah surah 18:25 at-tauhid. 18:27 Jadi kalau kita ingin mempelajari 18:28 tentang makrifah kepada Allah ya kita 18:32 bisa belajar melalui suratul An'am. 18:35 sebuah surah Makiyah yang berisikan 18:37 panduan-panduan dasar tentang 18:41 ketauhidan, makrifat kepada Allah dan 18:45 batasan-batasan mana yang dihalalkan dan 18:48 mana diharamkan Allah subhanahu wa 18:49 taala. Satu contoh ayat ini bagaimana 18:52 Allah Subhanahu wa taala perintahkan 18:54 rasul-Nya mengiklankan 18:56 perkara ini. Apa kata Allah? Qul 18:59 bacakan. Qul katakan wahai rasulku 19:02 kepada umat 19:04 halumma syuhadaakum mari bawa sini 19:07 saksi-saksi kalian alladina yashhadun 19:11 para saksi yang berani bersaksi 19:14 anallaha harama hwa Allah mengharamkan 19:18 hal ini. Artinya sesuatu yang tidak 19:20 Allah Taala haramkan. Lalu apabila ada 19:23 mereka orang-orang yang berani bersaksi 19:25 bahwa Allah pernah mengharamkan itu, 19:29 mana buktinya? 19:31 Silakan bawa juga para saksi. Tapi bila 19:34 dalam Al-Qur'an tidak ada keharaman itu, 19:37 hal itu tidak diharamkan dalam 19:38 Al-Qur'an, tidak disebut dalam Al-Qur'an 19:41 sebagai perkara yang haram, maka Allah 19:45 menantang, memerintah rasulnya untuk 19:46 tantang mereka bahwa para saksi, 19:49 berapapun banyaknya para saksi, ribuan 19:51 saksi sekalipun 19:53 yang berani mengatakan bahwa Allah 19:54 mengharamkan sesuatu yang Allah tidak 19:56 sebutkan dalam Al-Qur'an. Lalu Allah 19:59 berkata kepada rasulnya, 20:01 "Kalau mereka sudah membawa para saksi, 20:03 berapapun jumlah saksinya, fain syahidu, 20:06 kalau mereka berani bersaksi bahwa Allah 20:08 pernah mengharamkan sesuatu yang tidak 20:11 disebutkan keharamannya dalam Al-Qur'an, 20:13 maka Allah perintahkan pada rasulnya, 20:16 fala tasyhad maahum." Jangan dirimu 20:20 bersaksi ikut bersama mereka. Rasul 20:23 dilarang 20:25 dilarang ikut menyaksikan bersama para 20:28 saksi-saksi berapapun jumlahnya tentang 20:32 sesuatu yang Allah Taala haramkan 20:35 menurut klaim mereka, 20:37 menurut persaksian mereka. 20:40 Namun rupanya dalam Al-Qur'an tidak ada 20:42 keharaman itu. Rasul dilarang oleh Allah 20:45 ikut bersaksi. 20:47 Dan kemudian Allah Subhanahu wa taala 20:49 perintahkan rasulnya, wabi' 20:52 ahwa alladina kadzabu biayatina. Dan 20:56 jangan sekali-kali dirimu berani 20:58 berittiba, 20:59 ikut-ikutan, ikut serta-merta bersama 21:03 orang-orang yang mendustakan ayat-ayat 21:05 Allah. Oh, ini penting sekali nih. 21:08 Banyak dari kita yang berani melontarkan 21:11 ucapan ini halal, ini haram. Dalam kitab 21:14 ini disebutkan halal, di kitab ini 21:16 disbutkan haram. Sedangkan dalam 21:18 Al-Qur'an tidak ada keharaman itu. 21:21 Allahu Akbar. 21:23 Nah, orang yang berani berbuat seperti 21:25 itu termasuk orang-orang yang Allah 21:27 katakan kadzabu biayatillah. 21:30 Kadzabu biayatina. Orang-orang yang 21:32 berani berdusta dan mendustakan 21:35 ayat-ayat Allah. 21:37 Allah larang rasul-Nya mengikuti mereka, 21:42 berittiba kepada mereka. W tattabi' ahwa 21:45 alladzina kadzabu biayatina. Jangan 21:48 sekali-kali engkau mengikuti keinginan 21:52 orang-orang yang telah berani 21:54 mendustakan ayat-ayat Kami. Begitupun 21:57 walladzina la yukminuna bil akhirah. Dan 22:00 jangan kamu berani berittiba ikut-ikutan 22:04 keinginan orang-orang yang tidak 22:07 mengimani akhirat. Ajib. 22:10 Ya, sering sekali kita dengar sebutan 22:14 iman pada hari akhirat. Dan dalam 22:17 Al-Qur'an beriman pada hari akhirat ini 22:20 selalu disandingkan dengan iman kepada 22:22 Allah. 22:24 Apa arti iman? Apakah sekedar percaya? 22:27 Tidak. Karena kalau iman hanya diartikan 22:30 sekedar percaya, ya, maka 22:35 iblis masuk dalam kategori orang yang 22:37 paling beri beriman. 22:40 Arti iman tak lepas dari kata aman. 22:45 Nyaman, tentram, 22:48 tidak memiliki ketakutan, [berdehem] 22:51 merasa nyaman dekatnya. Itu namanya 22:52 iman. 22:54 [batuk] 22:54 [berdehem] Sebagaimana Allah Subhanahu 22:56 wa taala berfirman dalam Al-Qur'an, 23:00 "Alladzi atamahum min ju waamanahum min 23:04 khauf." Kata iman tidak pernah terpisah 23:08 dari kata aman. 23:09 Seseorang yang beriman kepada Allah, 23:12 beriman kepada hari akhir, dia akan 23:15 merasakan kenyamanan 23:17 bersama Allah, nyaman dengan Allah, 23:22 tidak ada rasa takut ya dari Allah. 23:26 Kenapa? Sudah merasa tentram dan nyaman 23:28 bersama Allah. 23:29 Nah, beriman pada hari akhir obsesinya, 23:34 tujuan utamanya di kehidupan dunia dari 23:37 bermacam amal perbuatannya hanyalah 23:39 ingin mendapatkan keamanan kenyamanan di 23:42 hari akhirat. Inilah makna beriman yang 23:46 digambarkan sebagai sebuah ketundukan 23:49 atau loyalitas yang total kepada apa dan 23:53 siapa yang diimani. Ketika Allah katakan 23:56 wala tattabi ahwa alladzina kadzabu 23:58 biayatina walladina la yminuna bil 24:01 akhirah. Maka orang-orang yang tidak 24:03 beriman di hari akhir obsesinya hanyalah 24:06 kenikmatan dan kehidupan dunia yang 24:09 fana. Orang beriman kepada Allah 24:12 obsesinya adalah kenyamanan, keamanan di 24:15 hari akhirat. Wahum birabbihim yailun. 24:19 Dan mereka orang-orang yang menyimpang 24:21 dan menjauh dari Allah subhanahu wa 24:24 taala. Jadi dalam ayat ini Allah 24:26 Subhanahu wa taala menegaskan kepada 24:28 rasulnya yang pertama Rasul 24:33 diperintahkan untuk mengumumkan, 24:36 [mendengus] 24:37 kumpulkan orang-orang yang berani 24:39 bersaksi 24:40 bahwa Allah pernah mengharamkan sesuatu. 24:44 Namun 24:45 kenyataannya tidak ada hal tersebut 24:48 disebutkan dalam Al-Qur'an. 24:51 Maka ketika mereka bersaksi, Allah 24:54 larang baginda Nabi Muhammad, rasulnya 24:57 ikut bersaksi bersama mereka. Artinya 25:00 Rasulullah tidak memiliki kewenangan 25:03 mengharamkan sesuatu yang Allah tidak 25:06 haramkan. 25:08 Dan yang kedua, 25:10 Allah Subhanahu wa taala larang baginda 25:13 rasulnya untuk mengikuti 25:17 tiga kelompok manusia. 25:19 Yang pertama 25:21 atau dilarang oleh Allah Taala mengikuti 25:24 memenuhi keinginan tiga kelompok orang 25:27 tersebut. Yang pertama, orang-orang yang 25:29 mendustakan ayat-ayat Allah. Yang kedua, 25:32 orang-orang yang tidak beriman kepada 25:33 hari akhirat. Yang ketiga, orang-orang 25:36 yang bersikap tidak adil terhadap Allah. 25:40 Bahkan menjauh dari Allah. Wahum 25:43 birabbihim ya'dilun. 25:45 Nah, pada ayat berikutnya Allah 25:47 Subhanahu wa taala perintahkan rasulnya 25:49 untuk membacakan 25:52 sebagai penjelasan nih. Ketika tadi 25:53 Allah katakan, "Halumma syuhadaakum 25:56 alladzina yashaduna anallaha harama 25:58 hadza fain syahidu fala tashad maahum." 26:02 Mengapa? Karena memang di dalam 26:04 Al-Qur'an Allah tidak menyebutkan 26:06 keharaman yang mereka klaim bahwa itu 26:08 adalah keharaman yang ditetapkan oleh 26:10 Tuhan. Nah, sekarang di ayat 151 Allah 26:14 Subhanahu wa taala perintahkan rasulnya 26:16 bacakan 26:18 tentang hal-hal yang diharamkan oleh 26:20 Allah dan ini merupakan hal yang sakral. 26:24 Apa itu? Kata Allah Subhanahu wa taala 26:25 kepada rasulnya, "Qul taalau." Rasul 26:28 katakan kepada mereka, "Taalu. Kemari 26:31 datang ke sini." 26:34 Atlu ma harrama alaikum. 26:36 Ini kan sebagai jawaban tadi. Jawaban 26:38 apa? dari klaim bahwa kata mereka 26:41 mengharamkan ini, Allah mengharamkan 26:43 itu. Kalau tidak ada dalam Al-Qur'an itu 26:47 adalah klaim yang palsu. 26:49 Dan memang repotnya ini sekarang banyak 26:51 kebohongan yang diviralkan 26:54 ya. Banyak kebohongan yang diviralkan 26:57 supaya apa? Supaya orang-orang terbiasa 27:01 bahwa hal yang palsu, hal yang bohong 27:04 itu menjadi bia biasa. Kan banyak kasus 27:07 nih ya kan? Contohnya ya banyaklah 27:11 termasuk mengatasnamakan aga agama, 27:14 mengatasnamakan Allah, mengatakan Rasul 27:17 melalui hadis-hadis palsu tuh ya 27:21 klaim-klaim palsu yang akhirnya 27:23 turun-temurun 27:24 hal itu dianggap kebenaran padahal itu 27:27 merupakan keboho 27:29 kebohongan. 27:31 Tapi begitu saya ingat Ustaz Husein bin 27:33 Hamid ya menceritakan bahwa memang di 27:36 antara strategi musuh-musuh Islam ini 27:40 viralkan kebohongan. Firkan sehingga 27:43 semua orang mendengar kebohongan 27:45 tersebut ya sampai mereka mengira itu 27:49 merupakan apa? 27:50 Kebenaran. 27:50 Kebenaran. 27:55 Betul enggak? 27:56 Iya betul. 27:57 Kalau sudah begitu kan susah. 27:59 Contoh ya dalam pelajaran keagamaan ya 28:02 contohnya ya. Hal-hal yang tidak ada 28:05 dasarnya dalam Al-Qur'an 28:08 mereka susupkan melalui riwayat yang 28:10 mereka nisbatkan kepada baginda rasul 28:12 supaya ini dianggap bahagian apa? Dari 28:16 ajaran Islam. Padahal itu merupakan 28:19 kebohongan. Contohnya banyak. Nanti kita 28:22 akan bacakan di pertemuan berikutnya 28:24 insyaallah. contoh-contoh klaim-klaim ya 28:28 yang diklaim sebagai ajaran Islam 28:31 padahal itu tidak ada sumbernya dari 28:34 Al-Qur'an. Hanya mereka klaim ini ucapan 28:38 Rasul padahal itu kebohongan atas nama 28:41 Baginda Rasul Muhammad sallallahu 28:43 wasallam wabarak alaih. Baik. Allah 28:47 perintahkan p rasulnya taalau panggil 28:49 mereka kemari semua. Ayo sini semua. 28:52 Atlu ma harrama alaikum rbukum. Sekarang 28:56 aku bacakan ke hadapan kalian apa yang 29:00 Allah Tuhan kalian pencipta kalian 29:04 haramkan atas kalian. Nah, ini berarti 29:07 apa nih? Bahagian dari hal-hal yang 29:09 muharramat ya yang atau hurumat yang 29:13 suci. Maka hal ini perlu dijaga dan 29:16 dipastikan tidak berlaku atau kita tidak 29:18 lakukan. Apa saja? Yang pertama, alla 29:21 tusyriku bihi saaian. 29:25 Jangan berani-berani kalian memadu cinta 29:30 Allah 29:32 dengan yang lain. Itu makna syirik, K 29:35 Agus. Biar simpel kita bahasain arti 29:38 syirik itu apa? Memadu cinta. 29:42 Ya, karena lihat orang kan syirik itu 29:44 hanya apa? Nyembah pohon. Iya, enggak? 29:47 Nyembah gunung, nyembah batu. 29:50 memuja keris. Padahal itu hanya bagian 29:53 kecil. Ada hal-hal yang lebih dahsyat 29:55 dari itu. Maka definisi syirik itu dalam 29:57 Al-Qur'an suratul baqarah ayat 165 Allah 30:01 sebutkan 30:03 adalah memadu cinta Allah dengan yang 30:07 lain. Itulah makna syirik. Itulah pusat 30:11 dan sumber kekufuran. Allah berfirman, 30:14 "Waminanasi 30:15 may yattakhidzu min dunillahi 30:19 andada 30:22 yuhibbunahum 30:24 kahubbillah 30:27 walladzina amamanu 30:30 asyaddu hubban lillah 30:36 waminanas ada sebagian orang 30:40 ada sebagian manusia Ada 30:43 man yattakhidu orang yang berani 30:46 mengangkat 30:49 menjadikan min dunillah dari selain 30:52 Allah 30:54 anda dan tandingan-tandingan bagi Allah. 30:59 Yuhibbunahum. 31:01 Mereka mencintai 31:03 tandingan itu kahubbillah seperti mereka 31:06 mencintai Allah. Nah, ini kan bagus yang 31:09 dimaksud dengan syirik. 31:11 Mencintai selain Allah seperti mereka 31:15 mencintai Allah alias memadu cinta Allah 31:21 dengan yang lain. 31:23 Itulah orang-orang yang syirik melakukan 31:26 perbuatan syirik. Sedangkan orang 31:28 beriman, walladzina amanu asyaddu hubban 31:32 lillah. 31:33 Sedangkan orang-orang yang beriman itu 31:36 cinta mereka kepada Allah lebih dari 31:40 cintanya kepada selain 31:42 Allah. 31:42 Allah 31:44 sekalipun terhadap dirinya, sekalipun 31:47 terhadap orang tuanya, terhadap 31:49 istrinya, anak-anaknya, 31:52 negeri, bangsa dan negaranya. 31:55 Cinta kepada Allah asyaddu lebih 31:59 daripada yang lain. Kalau orang yang 32:01 mencintai selain Allah seperti 32:05 cintanya kepada Allah, maka itu adalah 32:09 puncak atau sumber dari kesyirikan atau 32:14 kekufuran. 32:16 Itu jadi apa arti syirik? Alla tusyrik 32:18 bisyaah. Ya, kalau bahasa kita kan 32:21 menyekutukan Allah dengan yang lain. 32:23 Kalau bahasa yang sekarang nih perlu 32:24 kita viralkan. Nah, ini memadu cinta 32:27 Allah dengan yang lain. 32:28 Yang lain. 32:31 Kita akan lanjut setelah jedah berikut. 32:33 Insyaallah. [tertawa] 32:34 Masyaallah. Baik, Ustaz. Terima kasih 32:36 banyak. Masyaallah, ikhwan dan akhwat. 32:38 Ee tadi tentang ketukan Allah tadi di 32:42 akhir ee pemaparan yang beliau 32:44 sampaikan. Kami akan kembali setelah 32:47 jeda nasid berikut ini. Tetaplah bersama 32:50 kami 32:58 [musik] Brasil TV. 33:06 [musik] 33:18 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 33:21 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 33:23 Subhanahu wa taala. Terima kasih Anda 33:25 masih bersama kami di kesempatan hari 33:29 ini. Tausiah siang bersama Ustaz Fawas 33:32 Abi Zawiyah. 33:35 Dan kita masuk ke pertanyaan pertama, 33:38 Pak Ustaz, dari Fahri di Cibubur. 33:41 Asalamualaikum warahmatullahi 33:43 wabarakatuh. 33:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 33:46 wabarakatuh. 33:47 Mohon maaf, Pak Ustaz. Saya ingin 33:48 bertanya tentang adab berwudu. Ketika 33:51 berwudu, apakah diperbolehkan hanya 33:54 menggunakan handuk atau sarung? Karena 33:56 pada umumnya orang di kampung mandinya 33:58 di pancuran ketika berwudu hanya 34:00 menggunakan handuk atau sarung. Setelah 34:03 selesai berwudu baru memakai baju. Mohon 34:05 penjelasan sah tidak wudunya. Terima 34:08 kasih. 34:10 Rabbana zidna ilman alhikna bisihin. 34:15 [berdehem] 34:17 Syarat sah wudu. 34:21 Apakah [menghela napas] sah berwudu 34:23 hanya menggunakan anduk atau sarung? 34:27 Bahkan ada pertanyaan, bagaimana orang 34:30 berwudu dalam keadaan bertelanjang, 34:34 tidak berpakaian. Nih ekstrem lagi kan 34:36 berarti ee bagus. 34:38 Heeh. 34:38 Pertanyaannya ini lebih ekstrem dari 34:40 yang tadi tanya. [tertawa] 34:42 Kan orang mandi kadang mungkin telanjang 34:43 ya. Walaupun sempurnanya mandi 34:45 walaupun seorang diri 34:47 asauatan aurat depan dan belakang itu 34:51 sebisanya ditutup. Misalnya dengan 34:53 menggunakan celana pendek atau CD celana 34:58 dalam ya. 34:59 Jadi tidak boleh polos ya. 35:00 Agak adabnya saja. 35:01 Adabnya 35:02 sempurnanya. Walaupun ada sebuah 35:04 keterangan [berdehem] 35:05 bila kita melepas pakaian 35:07 Heeh. 35:08 bertelanjang dada. bertelanjang badan. 35:10 Heeh. 35:11 bulat. 35:12 Sebelumnya kita baca bismillahilladzi 35:15 la ilahailla hu maka setan tidak bisa 35:19 mengganggu kita. itu di dalam kamar 35:21 mandi. 35:22 Iya, tapi dalam hati ya. 35:24 Oh, dalam I tidak di Iya, dilafazkan. 35:27 [berdehem] 35:27 Heeh. Supaya apa? Supaya setan tidak 35:29 bisa melihat aurat kita, gitu. 35:31 Oh, 35:32 ya. Jadi sampai segitunya tuh. Jadi itu 35:34 bagian dari adab saja. Adab kesempurnaan 35:36 atau norma ketika kita ee ingin mandi 35:41 dalam keadaan seorang diri. 35:43 H 35:43 itu pun dianjurkan berpakaian. Lalu 35:45 bagaimana di hadapan orang lain. 35:48 Heeh. He. 35:48 Jangan sampai aurat kita tampak dilihat 35:50 oleh orangor lain. 35:53 Nah, setelah mandi bagaimana kita mau 35:55 langsung wudu? 35:56 Karena sebagian orang mungkin mau pakai 35:58 anduk tanggung ah wudu dulu aja 36:00 gitu. Ini masih bulat nih. 36:03 He. 36:03 Pertanyaannya kan sah apa tidak? 36:05 jawabannya sah karena tidak ada dari 36:08 Quran 36:09 maupun sunah rasul ataupun bahkan 36:13 ijtihad para ulama ya yang berdasarkan 36:16 dalil tentang tidak ada sahnya berwudu 36:20 dalam keadaan telanjang 36:23 yang ada syarat sah wudu airnya harus 36:26 apa suci menucikan gitu ya syarat wudu 36:30 airnya apa suci dan mensucikan itu saja 36:34 Jadi apakah sah wudunya? Jawabannya 36:36 tetap sah. Sekalipun secara adab normal 36:40 kurang sempurna gitu ya. 36:43 Tapi sah wudunya ya kan. Pertanyaan apa 36:45 tadi? Sah atau tidak wudunya? 36:46 Iya. 36:47 Orang yang hanya pakai kemben, 36:48 sarungan, andukan ya misal man 36:51 [berdehem] pancuran lalu dia berwudu. 36:53 Sah jawabannya tidak apa-apa. 36:55 Kalau Rasulullah sendiri bagaimana 36:56 mandinya, Ustaz? Apakah ee memakai 36:59 pakaian atau bagaimana, Ustaz? Ee 37:01 disebutkan dalam sebuah riwayat 37:02 Rasulullah menggunakan izar. 37:04 Apa itu, Ustaz? 37:05 Sarung. 37:06 Oh. 37:06 E kalau kita bahasa kita, kalau orang 37:08 dulu namanya basahan. 37:10 Kalau Kang Abi Agus masih ngerasain 37:13 ketemu zaman-zaman kita mandi masih di 37:16 padosan tuh. 37:17 Padusan. 37:17 Padusan. 37:18 Heeh. 37:19 Atau mungkin apa namanya? 37:21 Pancuran. 37:21 Pancuran atau mungkin pakai nimba itu 37:24 biasanya disiapin apa tuh? 37:25 Kain basah. 37:26 Heeh. 37:27 Buat kita man mandi gitu. Walaupun 37:30 walaupun mungkin tujuannya di antara 37:31 tujuannya 37:32 ee biar pakaian yang kita bawa enggak 37:34 perlu salin. 37:35 Heeh. 37:35 Karena sudah ada basahan situ kan. 37:36 Iya. 37:36 Nah, cuma sebenarnya bukan itu 37:38 tujuannya. Tujuannya supaya mandi tidak 37:40 dalam keadaan bertelanjang bulat rorean. 37:43 Heeh. 37:44 Itu dan disebutkan Rasulullah 37:45 menggunakan izar pakaian ee kain untuk 37:49 buat pakai man mandi. 37:51 Kalau berenang bagaimana, Ustaz? 37:53 Berenang. 37:54 Hm. Karena kan banyak itu berenang yang 37:56 laki dan perempuan itu jadi satu begitu 37:59 ya. 37:59 Pertama berenang itu halal. 38:01 Hm. 38:02 Kedua, 38:04 yang penting menggunakan menutup au 38:06 aurat 38:06 ya. Nah, yang masalah memang ikhtilat 38:09 itu yang masalah 38:10 ikhtilatnya. Iya. 38:11 Ikhtilatnya bukan berenang ya. 38:13 Berenangnya sendiri. Ikhtilat [berdehem] 38:14 sendiri. 38:15 Iya. Iya. 38:15 Nah, ini yang yang terlarang itu 38:17 bercampur laki dan perempuan yang tidak 38:21 halal dalam satu temat. Bahkan tidak apa 38:25 namanya tidak sedikit yang satu sama 38:27 lain saling terbuka 38:29 auratnya. Itu ikhtatnya yang dilarang. 38:31 H 38:32 artinya kan diperintahkan oleh Al-Qur'an 38:33 untuk apa? Ghaddul bashar kan. 38:35 Betul. 38:35 Nah apa? Menundukkan pandangan laki-laki 38:39 kepada perempuan, perempuan kepada laki 38:41 laki-laki itu 38:43 berenangnya enggak masalah. 38:45 Ya. 38:45 Hamba Allah. Pak Ustaz ingin bertanya. 38:47 Asalamualaikum warahmatullahi 38:48 wabarakatuh. 38:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:50 wabarakatuh. Eh, saya ingin bertanya 38:52 tentang hubungan suami istri dalam rumah 38:54 tangga. Apakah diperbolehkan suami istri 38:56 mandi bersama dalam satu kamar mandi dan 38:59 apakah hal ini sesuai dengan adab Islam? 39:01 Mohon penjelasannya. 39:02 Bismillahirrahmanirrahim. 39:04 Diriwayatkan dalam hadis yang sahih 39:07 bahwa baginda Rasul mandi bersama 39:10 istrinya 39:12 bersamaan. 39:13 Hm. itu terlebih lagi kalau kalau ada 39:16 pertanyaan kalau mandi bersama istri 39:21 tidak halal 39:23 atau tidak beradab 39:27 lalu bagaimana dengan hubungan badan? 39:31 Iya. 39:32 Heeh. 39:32 Iya kan? Hubungan 39:34 badan [tertawa] 39:35 artinya kalau mandi bersama istri di 39:38 satu kamar mandi bersamaan dianggap 39:40 tidak sesuai dengan norma ajaran Islam. 39:43 Lalu bagaimana kita kumpulan hubungan 39:45 badan dengan istri kita? 39:46 Heeh. 39:48 Karena itu berduaan. 39:49 Iya 39:50 ya. 39:50 Heeh. 39:51 Nah, kalau hubungan badan dibolehkan, 39:53 apalagi yang sekedar man 39:54 mandi. Sekalipun adabnya sebagaimana 39:57 disebutkan bahwa ketika tidur bersama 40:00 apa? Kumpul bersama istri 40:02 tahtal git di bawah kain penuh 40:05 penutup. Begitu pula dengan mandi ya. 40:08 Dan begitu dengan mandi. 40:08 Lebih baik dengan pakaian 40:09 dengan pah. Kalau bahasa kita kain 40:11 basahan. 40:12 Kain basah ya. Baik dengan hamba Allah 40:14 semoga terjawab. Ada salam dari 40:18 pendengar kita di Sydney, Australia, Pak 40:21 Ustazah 40:22 menyimak dari Ibu Nurjanah. 40:24 Waalaikumsalam 40:25 alaiha alaikunna alaik salamullahi taala 40:30 warahmatullahi wabarakatuh. 40:32 Baik, pertanyaan kedua Pak Ustaz masih 40:34 dari hamba Allah. Asalamualaikum 40:36 warahmatullahi wabarakatuh. 40:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:40 wabarakatuh. Eh, terkait dengan adab 40:43 berpakaian saat salat. Apakah 40:45 diperbolehkan melakukan salat hanya 40:47 dengan mengenakan sarung atau kain 40:49 penutup yang tidak memiliki lengan? Atau 40:52 apakah ada ketentuan khusus mengenai 40:55 pakaian yang harus dipakai saat salat? 40:57 Namam. Ee pertanyaan tadi 41:02 salat. 41:03 Pakaian salat 41:04 pakai sarung atau kain penutup yang 41:06 tidak memiliki lengan? 41:07 Itu itu jawaban tuh. [tertawa] salatnya 41:10 sudah memakai pakaian yang menutup tapi 41:12 tanpa lengan. Heeh. 41:14 Sah tidak? Sah. 41:15 Sah ya. 41:16 Ya. Kata sah apa tidak? [tertawa] 41:18 Kalau tanya sempurna 41:20 ee lihatlah bagaimana Rasulullah 41:22 sallallahuam baraka alaih diriwayatkan 41:24 salat menggunakan sarung. 41:26 Heeh. 41:26 Kemudian ee baju bahkan jubah. 41:31 Heeh. 41:31 Gitu. Atau rida. Ada itu pakaian yang ee 41:35 pakaian luaran lah. Kayak gini nih 41:36 contohnya nih. Ini namanya nih pakaian 41:38 luaran nih. 41:39 Kalau bahasa sekarang outer 41:41 heeh. 41:41 Rasul itu salat dengan sarung terus nih 41:44 sarung ya. Sarung ya. 41:45 Kemudian ada baju, 41:47 ada rida atau jubah. 41:49 He. 41:50 Pakaian luaran itu sempurnanya itu. 41:53 Heeh. Itu aja ya. 41:54 Iya. Kalau tadi sahnya 41:55 sah 41:56 sah sudah dengan pakaian apa? Dengan 41:58 sarung yang menutup. 41:59 Iya. 41:59 Kecuali lengan tadi kan gitu kan. 42:01 Makasah karena auratnya tertutup sudah. 42:05 [tertawa] 42:06 Baik, Ustaz. 42:06 Contohnya nih, kita kalau di Haram 42:08 Makkah Madinah eh Haram Makkah lihat 42:10 banyak yang orang salat cuma pakai kain 42:12 ihram kan. 42:13 Iya. 42:13 Apa itu kain ihram? Laki-laki. 42:15 Iya. 42:15 Dua lembar kain. Yang satu menutupi 42:18 aurat bawahnya, 42:19 yang satu menutupi badannya. Dan tidak 42:22 sedikit yang kadang mereka 42:23 hanya begini aja. Ni anggapikat ihram 42:25 nih begini aja. Jadi ini sudah dengan 42:27 sarung ihramnya yang bawah atasnya 42:29 begini. Jadi badannya kelihatan. 42:30 Iya. Heh. 42:32 Iya. Heeh. 42:33 Nah, itu sudah sah. 42:34 Karena batas aurat laki-laki dari pusat 42:36 sampai lutut ya. 42:37 Iya, betul. Sudah tertutup kan. Cukup 42:39 tadi kan lengan doang kan. 42:40 Iya. [tertawa] 42:41 Lengan bukan bagian dari aurat bagi 42:42 laki-laki. 42:44 Ada Ibu Zainab, Pak Ustaz. 42:46 Asalamualaikum warahmatullahi 42:47 wabarakatuh. 42:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:50 wabarakatuh. Ustaz, jika seseorang sudah 42:52 berniat untuk melaksanakan haji, namun 42:54 belum memiliki kesempatan karena 42:56 keterbatasan biaya, apakah niat tersebut 42:59 sudah cukup untuk mendapatkan pahala 43:01 ataukah ada hal lain yang perlu 43:03 dilakukan? 43:04 Namam, Allah Subhanahu wa taala 43:06 berfirman, "Walillahi 43:08 alanasi 43:10 hijjul baiti man istat ilaihi sabila." 43:16 Man istat ilaihi sabila. 43:20 Orang yang Allah katakan yang kena 43:23 kewajiban haji karena Allah yang bisa 43:27 mampu menuju pelaksanaan ritual haji 43:32 sabila jalannya ada jalan. 43:35 Heeh. 43:35 Kalau seperti sekarang nih orang, waduh 43:37 kalau nunggu daftar haji sekian lama 43:39 niat dulu aja ya kan. Punya kemampuan 43:42 secara finansial daftarkan dulu 43:45 baik itu minimal porsi atau setengah 43:47 porsi atau seperempat porsi. Bila sampai 43:50 ajal datang belum lagi sempat melakukan 43:54 haji pertama kali, maka niat itu sudah 43:58 meng-cover ibadah [berdehem] tersebut. 44:00 Karena orang tersebut dianggap tidak 44:02 memiliki kemampu kemampuan namanya 44:04 istataa ilaihi sabila. 44:08 Allah gunakan kata sabila jalannya. 44:10 Allah maha tahu loh. 44:11 Iya. Jadi ketika Allah turunkan ayat 44:12 ini, kewajiban haji itu yang memiliki 44:15 kemampuan dari bermacam sisi, 44:18 ya kan? Kalau belum ada jalannya enggak 44:20 apa-apa yang penting niat dulu. Nah, di 44:23 antara caranya menabung misalnya atau 44:25 dengan nyicil daftarnya 20 tahun, ya 44:28 sudah daftar dulu aja 44:29 nanti gimana ajal kita sudah yang 44:32 penting sudah ada niat dan usaha usaha 44:34 itu aja 44:35 usaha walaupun kita tidak sampai di sana 44:36 ya. 44:37 Namam walaupun belum sampai di sana 44:40 sampai disebutkan kan. H. 44:41 Ada seorang ulama 44:43 yang selalu berdoa ketika ada kesempatan 44:48 beliau pergi haji. 44:50 Berdoa kepada Allah Taala, "Bila hajiku 44:52 diterima maka tolong berikan pahala 44:56 terima haji ini untuk orang-orang yang 44:58 belum mampu melaksanakan ibadah haji 45:01 dari umat Nabi Muhammad di seluruh 45:02 dunia." 45:03 Hmm. 45:04 Doanya cakep kan? 45:05 Masyaallah. 45:07 Itu karena enggak semua orang punya 45:08 kemampuan. 45:09 Hm. 45:10 Baik. finansial, fisiknya, mentalnya itu 45:14 semua akan terkait 45:15 karena masuk dalam kategori manistataa 45:17 ilaihi sabila. 45:18 Heeh. 45:19 Gitu. 45:20 Tapi paling enak kalau lagi berguru ke 45:22 Tarim, Ustaz, ya terus berhaji ya kan 45:25 dekat ya. 45:25 Lebih dekat [tertawa] 45:28 ya. Itu salah satu jalan. Salah satu jah 45:30 salah satu jalan 45:31 salah satu sabilah. [tertawa] 45:33 Baik, Ustaz. Terima kasih. Jazakallah. 45:36 Ee Ibu Aisyah. Asalamualaikum 45:38 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 45:39 Waalaikumsalam warahmatullah. 45:41 Kali ini saya ingin bertanya tentang 45:42 ibadah umrah. Apakah seseorang yang 45:44 sudah melaksanakan umrah beberapa tahun 45:46 lalu, namun masih memiliki niat untuk 45:49 kembali lagi, 45:50 ini diperbolehkan ataukah ada batasan 45:53 dalam hal jumlah pelaksanaan umrah? 45:55 Naam. Barakallahu fikum. Soal yang 45:57 bagus. Naam. Allah subhanahu wa taala 46:01 perintahkan orang yang beriman 46:03 melaksanakan ibadah haji dan umrah 46:06 sekali saja ya. Satu kali cukup. 46:10 Lalu bagaimana jika seorang punya 46:12 kerinduan 46:14 dan ada kemudahan secara finansial, 46:16 kesehatan untuk berangkat ibadah umrah? 46:19 Nah, ada kebatasannya. 46:21 Secara batasan tidak ada. Bahkan ada 46:23 sebuah informasi melalui riwayat hadis, 46:27 "Berbanyak umrah bahagian dari cara 46:29 penghapus dosa." Katanya gitu kan. 46:33 waar 46:37 itu riwayat ya. Yang enggak mau diterima 46:40 boleh aja ya walaupun senat ini dapat 46:42 dipertanggungjawabkan ya. Haji yang 46:44 berulang-ulang 46:46 begitupun umrah yang berkali-kali itu 46:49 dapat menghilangkan kefakiran dan ee 46:53 menghilangkan suul khatimah. Nah, 46:56 sekarang pertanyaannya 46:58 jika kita berhaji berulang-ulang ini 47:00 tanda kutip ya selain petugas haji ya 47:03 pembimbing haji kan ini kan mau mau 47:05 berat terus ya. 47:06 Iya. 47:07 Ini secara umum nih orang-orang secara 47:08 umum 47:10 kita harus apa melihat juga skala 47:13 prioritas. 47:14 Heeh. 47:15 Ketika dengan kemampuan secara finansial 47:17 kita mampu berhaji setahun 47:19 berulang-ulang. 47:20 Namun ada tetangga kita yang sedang 47:23 kesusahan. 47:25 Ya, ada orang yang sedang kesulitan. 47:29 Mana lebih utama? 47:30 Kita berangkat ibadah haji, umrah. 47:32 Heeh. 47:32 Ataukah kita membantu mereka? Tentu 47:34 jawabannya membantu mereka. 47:37 H. 47:37 Ini kita bicara skala prioritas. 47:40 Iya. 47:41 Tapi bila memang sudah kerinduan yang 47:42 memuncak, maka disebutkan juga kalau 47:45 bisa meemang haji umrah juga jangan tiap 47:48 tahun lulu atau umrah jangan setiap 47:50 bulan sekali berangkat. 47:51 Heeh. 47:51 Nanti kerinduan tuh akan apa 47:54 ya? Jadi tidak menggebu-gebu. 47:56 Enggak menggebu-gebu gitu ya. 47:56 Iya. 47:57 Nah, tapi kalau punya kemampuan dan 47:59 kerinduan sudah begitu menggebu, 48:01 bismillah berangkat. Rindu pada Rasul ya 48:04 kan? Rindu kepada Rasul begitu mengebuh. 48:08 Sebagaimana disebutkan dalam sebuah 48:09 syair 48:13 kerinduan yang bisa merusakkan segala 48:17 pikiran. Ee apa tuh saya? Saya lupa ya. 48:20 saya lupa. Jadi ada penyair mengatakan 48:22 itu gambaran kerinduan kepada Rasul yang 48:24 begitu menggebu gitu. 48:26 Nah, wupun sekarang kan apa namanya 48:28 akomodasi 48:30 transportasi kan sudah begitu mudah ya 48:32 gitu. Nah, kalau bicara sekal prioritas 48:34 ee larangan batasan tidak ada. Yang 48:37 penting jangan sampai mengganggu hak 48:38 orang lain. Ibarat ini misalnya ada 48:40 porsi dari pemerintah pengelola ibadah 48:42 haji umrah. 48:43 Heeh. 48:44 Ee ada kuota 1000 orang gitu kan. Nah, 48:47 gara-gara kita pakai dengan kita punya 48:48 uang lalu kita bisa membayarnya, orang 48:50 yang ingin ngantri enggak bisa jadi 48:53 berangkat, nah itu jangan juga kasih 48:55 kesempatan mereka dulu. Kita nanti waktu 48:58 yang lain aja kan gitu. Itu kita bicara 49:01 skala prioritas. Tapi kalau bertanya sah 49:03 apa tidak sah, mau kapan pun boleh aja 49:06 gitu. 49:06 Iya, 49:08 begitu gambarannya. Wallahu taala alam 49:09 b. 49:11 Baik, kita ke tema selanjutnya, Pak 49:13 Ustaz. Ada Ibu Salmah. Asalamualaikum 49:15 warahmatullahi wabarakatuh. 49:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:18 wabarakatuh. 49:19 Ustaz, kalau seseorang sebenarnya mampu 49:21 berkurban tapi sengaja tidak 49:22 melakukannya, apakah itu berdosa? Dan 49:24 bolehkah kita berkorban untuk orang tua 49:27 yang sudah meninggal? 49:29 Namam. Masyaallah tabarakallah. 49:31 [berdehem] Bismillahirrahmanirrahim. 49:33 [mendengus] Yang perlu kita pahami dulu 49:35 apa itu definisi qurban. 49:38 Ya, kata qurban ini diambil dari kata 49:41 taqaruban. Ini bahasa kita nih bahasa 49:43 Arabnya taqaruban. 49:45 Artinya 49:47 orang yang memiliki harta 49:49 dan kelebihan di hari Idul Adha membeli 49:53 seekor kambing dengan nilai atau atau 49:55 sapi dengan nilai sekian juta. Lalu 49:59 menyembelih dan membagikan 50:02 sembelihannya, hasil sembelihannya 50:05 kepada orang-orang tujuannya taqaruban. 50:08 Nah, itu 50:09 heeh. 50:10 Taqaruban alias disingkat bahasa kita. 50:12 Jadi kurban 50:13 kurban 50:14 apa itu takaruban atau kurban media cara 50:18 untuk kita mendekatkan diri kepada Allah 50:21 dengan mengorbankan. 50:23 Makanya disebutkan ini kurban ini jadi 50:25 bahasa Indonesia kan 50:26 pengorbanan kurban 50:28 untuk mengorbankan sebagian harta untuk 50:32 kita belikan seekor hewan untuk kita 50:35 bagikan dagingnya pada orang lain tidak 50:38 kita nikmati seorang diri 50:40 sekalipun dibolehkan kita menikmatinya. 50:44 Bahkan dalam Al-Qur'an ada panduan ya, 50:48 bagaimana kita diperintahkan oleh Allah 50:51 untuk menyembelih di hari lebaran adha. 50:56 Kemudian kata Allah Taala wa apa 50:58 namanya? Kullu minha. Makan sebahagian 51:02 dari daging yang kita sembelih tadi. 51:06 Hewan yang kita sembelih tadi makan 51:07 sebagian. 51:08 Heeh. Kemudian 51:10 dan berikan makanan itu atau masakan itu 51:14 atau daging itu kepada siapa? Alqonia 51:19 wal m. Dalam ayat lain, watimu al baisal 51:23 faqir. 51:25 Nah, berarti ada tuntunan 51:30 bagi orang dan tuntutan bagi orang yang 51:32 memiliki kelebihan harta di hari Idul 51:36 Adha untuk melakukan pengorbanan harta 51:40 melalui membeli dan menyembelih seekor 51:43 hewan. Kemudian bagikan dagingnya supaya 51:47 orang lain menikma menikmati. Itu 51:49 tujuannya. 51:50 Heeh. 51:50 Nah, jadi kalau orang punya kemampuan 51:53 ya lalu tidak mau berkorban, nah ini 51:56 bukan dari bukan bagian dari ciri orang 51:58 yang ber beriman. 52:00 Kalau kita menilik ya ada sebuah 52:02 informasi melalui riwayat hadis ya. Nabi 52:05 katakan malam yudhi fala yaqrobanna 52:10 musallana. 52:12 Orang yang Allahunakan rezeki 52:14 di hari Idul Adha ini kan bulan haram 52:17 nih. T kita bicara bulan haram kan bulan 52:19 suci. Lalu tidak mau berkurban. 52:23 Jangan dekat-dekat tempat salat kita. 52:27 Jangan masuk ke masjid kita. 52:29 Hm. 52:30 Ini walau sekalipun ulama membincangkan 52:33 ini bukan satu kewajiban. 52:34 Heeh. Ya, hanya sekedar anjuran, tapi 52:37 ini adalah kebaikan yang mesti kita 52:39 lakukan di bulan haram, di bulan suci. 52:44 Demi apa? Mensucikan hati, 52:47 mensucikan badan, mensucikan harta. Di 52:50 bulan suci ini berbanyak kita berbagi ya 52:54 supaya tujuannya taqaruban ilallah dan 52:57 membersihkan diri kita supaya suci 53:00 bersih di hadapan Allah subhanahu wa 53:02 taala. Itu jawabannya untuk Ibu yang 53:04 bertanya tadi. Wallahuam. 53:06 Masyaallah. Baik, Ibu Salma semoga 53:08 terjawab. Dan pertanyaan terakhir poset 53:11 dari Ibu Khadijah. Asalamualaikum 53:13 warahmatullahi wabarakatuh. 53:14 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:16 wabarakatuh. 53:17 Apakah seseorang yang tanpa sengaja atau 53:19 karena ketidaktahuan melakukan perbuatan 53:22 yang bisa dianggap syirik seperti 53:25 menggantungkan benda-benda tertentu 53:27 untuk mendapatkan keberuntungan? 53:30 Apakah itu langsung menjadikan orang 53:31 tersebut terjatuh dalam syirik atau 53:34 bagaimana, Pak Ustaz? Mohon 53:35 penjelasannya. Terima kasih. 53:37 Naam. 53:39 Menggantungkan hal-hal yang dinilai 53:43 memiliki kebaikan. 53:46 Ya, contohnya menggantungkan ayat-ayat 53:49 Quran. 53:49 H 53:50 ya kan? Menggantungkan ayat-ayat 53:52 Alqur'an. Sekarang sebuah kertas. Ah, 53:54 ini cerita hal yang suci nih, Kang Abi 53:58 Agus. 53:58 Siap. 53:59 Firman Allah adalah suci. Betul. 54:02 H 54:03 firman Allah adalah suci. Nah, ketika 54:06 firman Allah dituangkan di atas sebuah 54:09 media seperti kertas, maka kertas itu 54:12 mendapatkan kesucian 54:15 melalui apa? 54:16 Melalui adanya tulisan ayat suci. Nah, 54:21 kemudian kertas yang di situ di atas 54:23 kertas itu tertulis ayat suci 54:25 ditempelkan misalnya di 54:28 tempat yang tinggi 54:30 di rumah kita. 54:32 Nah, jika tulis kertas ini dianggap 54:35 memiliki 54:37 kekuatan secara independen, 54:40 dapat menjaga dari hal-hal yang tidak 54:42 kita inginkan, keburukan, nah inilah 54:45 bahagian dari yang disebut dengan 54:47 kesyirikan. 54:49 Namun jika kita memiliki sebuah 54:51 pemahaman, oh ini kertas di atasnya 54:55 ditulis apa? Ayat Alquran 54:57 suci, ayat Al-Qur'an, kalamullah. 55:00 Maka mudah-mudahan 55:02 dengan keberkahan kalam suci Allah ini 55:07 di atas kertas yang mendapatkan kesucian 55:09 karena ada dituliskan ayat-ayat yang 55:11 suci. Allah sucikan rumah saya. 55:14 Bila isi ayatnya tentang ayat-ayat yang 55:17 membersihkan doa atau ayat yang 55:19 menggambarkan perlindungan Allah ya, 55:22 maka itu keyakinannya, itu pemahamannya 55:26 tidak menghantarkan dia kepada 55:27 kesyirikan 55:29 itu ya. 55:32 Jadi gini, ada yang namanya satu 55:35 keyakinan Kang Agus, ada yang namanya 55:38 sugesti. 55:39 Hm. Ah, itu nih. 55:41 Iya. 55:41 Sugesti. 55:43 Gak usah ayat yang digantungkan ya atau 55:47 foto-foto orang saleh yang dipasang. 55:50 Betul enggak? 55:52 Obat saja nih pil obat merek apa 55:56 misalnya merek ini. 55:57 He 55:58 kandungannya parasetamol. 56:00 Heeh. 56:00 Kita tahu apa efek efek efek 56:02 kegunaannya. Parasetamol dapat 56:04 mengurangi ketegangan o otot kita atau 56:07 saraf di tubuh kita yang sedang 56:08 terganggu. Bila kita meyakini obat ini 56:11 yang menyembuhkan kita 56:13 syirik. 56:13 Syirik. 56:15 Padahal itu hanya sebagai sarana ya. 56:17 Sarana [berdehem] saja ya. 56:18 Kalau tadi kertas mungkin enggak begitu 56:19 manfaat secara fisikal secara apa? 56:21 Secara lahiriah 56:22 enggak bawa efek apa-apa ya kan. 56:24 Ini obat loh. 56:25 Heeh. 56:25 Obat yang memang teruji dapat 56:29 meregangkan otot yang tegang. 56:30 Heeh. 56:31 Menghilang rasa sakit. Bila kita yakini 56:34 secara independen obat itu yang 56:35 menyembuhkan kita. 56:37 Syirkun billah. Berarti kalau ada yang 56:39 bilang ke dokter itu aja tuh sembuh 56:41 pasti itu syirik. 56:42 Nah, bila itu dipahami 56:43 Heeh. 56:44 dengan sebuah keyakinan dokter itu mampu 56:46 menyembuhkan penyakit kita secara 56:48 independen. Bukan perantara dari Allah 56:51 yang menyembuhkan penyakit syirik. 56:53 Sudah. 56:53 Hm. 56:55 Gitu. Apalagi tadi sekedar fotonya orang 56:57 saleh dipajang, ada tulisan-tulisan ayat 56:59 Quran dipajang 57:01 itu 57:02 itu ya 57:03 berarti lebih baik menggunakan 57:05 ditambahkan bahasa insyaallah ini obat 57:07 ini insyaallah sembuh. 57:08 Iyaah. Insyaallah. Artinya ketika kita 57:11 memahami pertanyaannya enggak tahu kan 57:14 masang-masang ayat-ayat atau misalnya 57:17 ada foto-foto orang saleh gitu kan. Kita 57:21 punya keyakinan itu secara independen 57:24 mampu mencegah, mampu memberi manfaat 57:26 madarat itu syirkun billah. 57:27 Tapi sekedar sugesti. 57:29 Heeh. 57:30 Ini kok pasang apa? Potong pasang 57:31 fotonya Habib fulan, Ustaz fulan, Kiai 57:34 Fulan. Ya, supaya ada rasa ini aja nih 57:38 ada auranya ke sini, 57:40 aura positifnya ke sini. 57:42 Sugesti. 57:42 H 57:43 bukan keyakinan. Kenapa? Tidak mungkin 57:45 dipajang foto beliau kecuali beliau 57:47 dikenal dengan kesalehannya. 57:49 Iya. Iya. 57:50 Ada satu contoh gini, Kang Ali Agagus. 57:51 Iya. 57:53 Disebutkan dalam riwayat ya ini tentang 57:55 foto nih ya. Ada seorang guru ditanya 57:58 oleh murid, "Sebenarnya gimana sih 58:01 masang foto orang saleh tuh?" 58:02 Heeh. 58:04 Bukan masalah syikah bukan. Apa sih yang 58:07 mendasarkan hal itu. He [mendengus] 58:09 begini kata beliau jawabannya cerdas 58:11 nih. Disebutkan dalam riwayat sahih 58:15 bahwa setan 58:18 lari 58:19 takut bila sudah melihat bayangan 58:23 Sayidina Umar bin Khattab. 58:25 Hm. 58:25 Katanya gitu kan. Ini terlepas apa 58:27 namanya? Sikap apa nam? Sikap 58:31 gulu ya. 58:32 Ini kita cerita ini aja nih. 58:34 Ada sebuah informasi datang kepada kita 58:35 ya dalam kajian keislaman bahwa saking 58:38 salehnya wah Sayyidina Umar bin Khattab 58:41 ini setan aja ngelihat bayangan Sayidina 58:45 Umar kabur. 58:47 Baru bayangan doang. 58:48 Iya. 58:49 Gimana ketemu orang ya gitu [tertawa] 58:50 ya. Baik. 58:51 Sekarang tahu enggak apa sih definisi 58:54 fotografi itu? 58:57 Itu kan bayangan 58:59 yang ditangkap kan. 59:00 Heeh. lalu tuangkan dalam dalam media 59:02 kertas. 59:03 Heeh. 59:04 Nah, bayangan alias foto itu 59:07 Heeh. 59:07 ya yang ya foto orang-orang saleh itu 59:10 harapannya 59:12 ada aura baik yang bisa kita dapatkan 59:16 kan begitu tuh. Nah, itu gambarannya. 59:18 Iya. 59:19 Nah, itu jadi itu yang perlu kita 59:20 pahami. Pertama pahami dulu apa tuh arti 59:22 syirik. 59:23 I 59:23 itu syirik itu apa saja? Bukan hanya 59:25 gambar, foto, tulisan, segala sesuatu 59:28 selain Allah 59:30 yang kita yakini. 59:30 Yang kita yakini, memiliki kemampuan 59:33 seperti Allah, sama kepada Allah secara 59:36 independen, mampu memberikan manfaat dan 59:38 menyikap madarat tanpa izin Allah, 59:41 itulah syirkun billah. Nah, atau 59:44 mencintai sesuatu 59:47 seperti kita mencintai Al Allah. Syirik 59:50 jelah. 59:50 Makanya Al-Qur'an ini adalah kalamullah 59:53 yang tidak mau dimadu. 59:54 Iya. Karena Allah tidak mau dimandu. 59:57 Allah itu wahdah la syarikalah. 1:00:02 Tidak ada sekutu yang sebanding 1:00:04 dengannya. Tidak ada sekutu yang di 1:00:07 bawahnya. Tidak ada. Hanya dia es 1:00:09 tunggal yang memiliki kemampuan, 1:00:11 kemuliaan, keagungan. Yang lain hanya 1:00:14 ngikut aja keagungannya, 1:00:18 kemuliaannya. Ngikut kepada Allah. 1:00:21 Tidak memiliki independen dalam memiliki 1:00:24 kemuliaan. 1:00:25 keagungan, kebesaran seperti Allah. 1:00:28 Baik, Ustaz. 1:00:29 Itu makanya jangan madu cinta Allah 1:00:31 dengan yang lain. 1:00:32 Iya. 1:00:33 Jangan madu cinta Quran dengan yang 1:00:35 lain. Itu saja. 1:00:37 Baik, Ustaz. Satu pertanyaan lagi, 1:00:38 Ustaz. 1:00:39 Oh, masih ada lagi. 1:00:40 Ini temanya belum kita habis ini. 1:00:41 Iya. Ini dari hamba dari Ibu Ayu baru 1:00:44 saja ngasih pertanyaan, Ustaz. 1:00:46 Masyaallah. 1:00:46 Ee asalamualaikum, Ustaz. 1:00:48 Mohon maaf nih baru bisa bergabung. Saya 1:00:51 ingin bertanya, apakah kita boleh 1:00:52 berkurban atas nama ayah yang sudah 1:00:54 meninggal? Mungkin bisa dijawab lagi, 1:00:55 Ustaz. 1:00:56 Baik. 1:00:58 Bergurban atas nama orang yang sudah 1:01:00 meninggal dunia. Kalau bicara fikih ini 1:01:03 ulama fikih beda pandangan nih. 1:01:05 Heeh. 1:01:05 Sah enggak sih berkurban untuk orang 1:01:06 yang sudah meninggal dunia? 1:01:07 Iya. Iya. 1:01:08 Nah, di di rana fikih kebanyakan para 1:01:11 ulama fikih memberikan memberikan 1:01:12 jawaban bila tidak ada pesan. Enggak ada 1:01:18 pesan wasiat dari orang tua yang sudah 1:01:21 meninggal, maka tidak boleh kita atau 1:01:24 tidak sah berkurban atas nama mereka. 1:01:27 Sekalipun banyak ulama yang menentang 1:01:30 pandangan ini, 1:01:31 gitu ya. Ee yang menentang bagaimana 1:01:35 dasarnya? Dasarnya 1:01:38 Nabi sendiri 1:01:41 sudah pernah kok berkurban atas nama 1:01:43 umat Nabi hingga hari kiamat. 1:01:45 Masyaallah. 1:01:47 Di antara cara beliau berkurban ketika 1:01:49 menyembelih. Allahumma taqobbal min 1:01:51 Muhammadin wamin umati Muhammadin ila 1:01:54 yaumil qiamah. Dalam riwayat begitu. 1:01:56 Terimalah dariku korban ini dan korban 1:01:58 dari umatku. Jadi ini kesempatan 1:02:01 emas ya. Nabi memberikan kurban untuk 1:02:05 umat Nabi Muhammad yang tidak sanggup 1:02:08 berkurban. Begitu katanya. 1:02:10 Tapi kita artinya gini ee jalan 1:02:13 keluarnya bagaimana untuk menyikapi 1:02:15 perbedaan pandangan ini? 1:02:16 Udah kita nyembelih at nama orang yang 1:02:18 hidup atau nama kita dan minta kepada 1:02:22 Allah sampaikan pahalanya untuk orang 1:02:24 tua yang kita sebut namanya. Contoh gini 1:02:26 ya ketika menyembelih bismillah hadhi 1:02:29 udhiyati 1:02:31 ya kan. Allahumma taqobbal udhiyati. Ya 1:02:33 Allah terimalah sembelihan kurbanku ini 1:02:36 ya. Wajalwab dan berikan pahalanya untuk 1:02:39 orang tuaku yang sudah meninggal yang 1:02:41 bernama Fulan bin Fulan. 1:02:42 Tapi bahasa Indonesia aja boleh kan 1:02:44 Ustaz? Ya 1:02:44 boleh. Ya Allah inilah ee sembelihan 1:02:47 kurbanku 1:02:48 atas nama aku dan berikan pahalanya 1:02:51 untuk ayah ibuku Fulan bin Fulan. 1:02:55 Insyaallah diterima Allah Taala. 1:02:57 Allah ya. Amin ya rabbal alamin. Itu Bu 1:02:59 Ayu mudah-mudahan 1:03:00 ee jawabannya bisa dipahami. 1:03:02 Baik. Terima kasih Ibu Ayu. Semoga 1:03:05 terjawab pertanyaan dari Ibu Ayu. Dan 1:03:08 kita sudah berada di closing, Ustaz. 1:03:10 Sudah dikasih tanda sama Bang Ondi tadi. 1:03:12 Ini kontennya belum rac [tertawa] 1:03:14 berarti pekan depan nyambung lagi nih, 1:03:17 Mas. Apa? 1:03:18 Bulan suci dan hal yang disucikan Allah 1:03:20 Subhanahu wa taala. 1:03:21 Masyaallah. Syukron Ustaz bisa dipahami. 1:03:23 Salam sehat selalu dari Ibu Ayu. 1:03:25 Amin. Wakum mlalik insyaallah. 1:03:28 Terima kasih Ibu Ayu. Baik ikhwan dan 1:03:29 akhwat. Kita tutup dengan closing 1:03:31 statementen dari guru kita. 1:03:33 Maam masyaallah. Closing-nya adalah 1:03:36 hal-hal yang diharamkan Allah begitu 1:03:38 banyak. Allah haramkan tidak lain untuk 1:03:41 kebaikan kita. Maka pelajari dari 1:03:44 Al-Qur'an hal-hal yang dihormat, yang 1:03:46 diharamkan, hurumat, muharramat. Maka 1:03:49 insyaallah taala kita akan kembali 1:03:51 kepada Allah Subhanahu wa taala dengan 1:03:52 dalam keadaan hati yang bersih, hati 1:03:55 yang salim, hati yang suci. Insya Allah 1:03:58 karena kita menjaga hal-hal yang 1:04:00 disucikan Allah Subhanahu wa taala. 1:04:02 Barakallah fikum. Baik. 1:04:05 Jazakallah Ustaz atas tausiahnya. Ibu 1:04:08 Ayu terima kasih Ibu Anggit juga terima 1:04:10 kasih sudah menyimak. Serta Bunda 1:04:12 Nurjanah di Australia juga menyimak 1:04:15 siaran kami di siang hari ini. Serta 1:04:17 ikhwan dan akhwat 1:04:18 yang ee menyimak dan tidak menyertakan 1:04:23 namanya. Kami ucapkan terima kasih atas 1:04:25 ee apa namanya? perhatian dari Anda. 1:04:28 Akhirul kalam kami yang bertugas mohon 1:04:31 undur diri. Subhanakallahumma 1:04:33 wabihamdika asadu alla ilahailla anta 1:04:36 astagfiruka wa atubu ilai serta penanya 1:04:39 tadi yang sudah bertanya di acara ini. 1:04:42 Jazakumullah khairan kir. Asalamualaikum 1:04:44 warahmatullahi wabarakatuh.