Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:07 Brail TV. 0:13 Wanita itu identik dengan air mata kali 0:16 ya. Hampir semua kejadian mengeluarkan 0:19 air matanya. Bahagia juga basah pipinya. 0:23 Menderita, pelupuk matanya juga panas. 0:26 Tadi di off air sebelum on air, Ustazah 0:30 Hern. Ohoh. Oke, kita sapa beliau. 0:33 Asalamualaikum warahmatullahi 0:34 wabarakatuh. 0:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:38 wabarakatuh. Sehat, Mbak? Alhamdulillah 0:41 sehat bisa duduk di sini gantiin Mbak 0:43 Olin. Mbak Olin jalan-jalan jauh nih ke 0:44 Lombok. Masyaallah. Masyaallah. Eh, 0:47 gimana soal air mata tadi? Iya, ini air 0:50 mata ini kan tidak hanya dimiliki 0:53 perempuan juga, Mbak. 0:55 juga bahkan Rasulullah sallallahu alaihi 0:57 wasallam juga suka menangis. Maka kita 1:00 bahas tentang air mata ya. Jadi bukan 1:02 khusus wanita, tapi air mata. Air 1:05 matanya bukan sembarang air mata dong 1:07 ya. 1:08 Iya. Oke ikhwan akhwat. Bukan hanya 1:12 wanita yang bisa menangis, Rasulullah 1:14 juga basah pipi pelupuk matanya karena 1:18 air mata. Yuk, kita simak dengan telinga 1:21 jiwa kita apa yang disampaikan oleh 1:22 Ustazah Herlini Amran. Silakan, ya. 1:26 Terima kasih Mbak Nuning semua. 1:29 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah. 1:32 Alhamdulillahilladzi 1:35 alafainaahna binikmati ikhwana. 1:38 Allahumma shi wasallim wabarik ala 1:40 sayidina Muhammadin waa alihi aj. 1:45 Allahumma inna nasaluka rid wal jannah 1:48 wa naud naubika min sakikaar. Amin ya 1:52 rabbal alamin. Ternyata pembahasan 1:55 tentang air mata cukup luas. Secara umum 1:59 ada tiga macam air mata yang dihasilkan 2:01 oleh tubuh saat menangis. Ini secara 2:04 umum ya. Dan tentu saja fungsinya itu 2:06 berbeda-beda ya. ketika jenis ini ee 2:10 dalam air mata tuh ada yang air mata 2:12 refleks ya untuk melindungi mata dan 2:15 dari iritasi. Ini secara umum ee yang 2:18 kita pahami sebagai ee manusia ya kan 2:21 ini nanti kita kaitkan dengan keimanan 2:23 ya. Ini secara umum ada air mata yang 2:25 melembabkan ya menutrisi melindungi 2:28 mata. Mata tuh kalau enggak ada cairan 2:30 tuh kering ya. Ada juga air mata 2:33 emosional ya ini karena sedih, karena 2:35 senang. Jadi memang secara umum air mata 2:39 itu ee bermanfaat untuk fisik dan 2:42 mental. Selain untuk mengungkapkan 2:44 perasaan juga mengurangi stres juga tuh 2:47 Mbak Nuni. Orang sedih ada itu akhirnya 2:50 dengan dia menangis terkurangilah rasa 2:53 sakit hatinya ee meredakan stresnya ya. 2:56 Karena memang katanya menurut kesehatan 3:00 menangis itu bisa menurunkan produksi 3:02 hormon kortisol katanya begitu ya. Iya. 3:05 Jadi menangislah kalau memang menangis 3:07 itu sebagai ee pelipur larak ya. Nah, 3:10 itu secara umum termasuk meningkatkan 3:13 mood. Jadi suasana hati itu kan berbeda 3:17 ya, tidak sama setiap orang. Jadi dengan 3:19 menangis itu kadang-kadang ada tetesan 3:22 air mata itu membuat jadi lebih baik. 3:24 Jadi tersalurkan emosinya yaakan 3:27 perasaan dan segala macam ya. Nah, kita 3:31 membahas ee tentang air mata ini dari 3:35 pandangan Islam, kacamata Islam. Air 3:38 mata ini memiliki makna yang sangat 3:41 mendalam ya. Bisa sebagai ekspresi 3:44 alami, sebagai ungkapan perasaan sedih, 3:48 bahagia ee maupun ketulusan dalam kita 3:51 beribadah. Jadi maknanya mendalam ya. 3:54 Air mata dalam Islam itu tentu saja 3:57 kedudukannya tuh sangat penting ya. Bisa 4:01 menjadi apa? Sebagai ekspresi emosional 4:04 kita yang ee memiliki tingkatan ruh yang 4:07 tinggi. Misal kita menangis karena takut 4:10 kepada Allah, karena menyadari dosa yang 4:15 telah banyak kita lakukan. kita bertobat 4:17 tentu dengan menangis berdoa atau 4:20 misalnya ee ya kalau kalau rasa takut 4:23 kepada Allah itu kan seperti ee khusyuk 4:25 ya air mata yang dikeluarkan karena 4:28 takut kepada Allah karena merasakan 4:31 kebesaran dan keagungan Allah karena ee 4:34 ini keimanan. Jadi air mata yang 4:37 dicurkan ini adalah air mata keimanan. 4:40 Makanya sabda Rasulullah di sini 4:45 ainaniumar ada dua air mata ya yang 4:49 tidak akan tersentuh oleh api neraka. 4:52 Jadi orang yang mengeluarkan air mata 4:54 itu tidak akan tersentuh oleh ee api 4:57 neraka yaitu ainun bakat min 5:00 khasyatillah. Di antaranya adalah mata 5:03 itu air mata ya yang mata yang 5:04 mengeluarkan air mata yang menangis 5:06 karena takut kepada Masyaallah. Kalau 5:09 yang satu lagi itu ainun batat tahusu 5:12 fisabilillah yang matanya bergadang jaga 5:14 itu kan gak mata ya matanya bisa merah 5:17 memperhatikan mengawasi kita membahas 5:20 air mata jadi air mata yang dicucurkan 5:23 karena merasa takut kepada Allah 5:26 pencipta alam semesta jadi menangis ya 5:29 bahkan ada riwayat la yalijunar rulun 5:33 baka min kyatillah azza waalla hatta 5:36 yaudabanu 5:39 Tidak akan masuk neraka seseorang yang 5:42 menangis karena takut kepada Allah 5:45 sehingga seperti susu yang kembali ke 5:48 kantong susu. Jadi kalau misalnya ibu 5:50 menyusui anaknya itu kan enggak mungkin 5:52 dibalikin lagi ya ke keluar. Enggak 5:55 mungkin. Mustahil ya. Seperti itulah. 5:57 Orang yang menangis karena takut kepada 6:00 Allah itu enggak mungkin masuk neraka 6:02 karena dia takut. Air mata yang takut. 6:05 Inilah ee yang menyebabkan Allah 6:07 mengampuni dosa-dosanya. Mungkin dia 6:09 mengingat dosanya yang besar atau bisa 6:12 jadi dia mengingat kematian, hari 6:15 kiamat. Air mata tobat, air mata yang 6:18 menunjukkan kelemahan seorang hamba di 6:20 hadapan Allah. Nah, ini air mata yang 6:22 luar biasa ya. Air mata keimanan atau 6:24 air mata penyesalan tobat yang ya kita 6:27 banyak sekali dosa-dosa yang kita 6:28 lakukan ya sejak kita balih sampai 6:31 sekarang ya Allah. 6:34 itu air mata yang diteteskan karena 6:37 menyadari banyak dosa dan kesalahan yang 6:40 dilakukan karena takut kepada Allah itu 6:42 insyaallah air mata yang membawa kita 6:45 nanti ke surganya. Apalagi dalam berdoa, 6:48 dalam bermunajat ya. Seluruh isi hati 6:51 kita curahkan kepada Allah dengan penuh 6:53 kerendahan hati, dengan ketulusan. Air 6:56 mata terus mengalir bermunajat kepada 6:59 Allah yang memohon rahmatnya, rezekinya, 7:02 petunjuk perlindungannya, tangisan dalam 7:05 doa yang merupakan cerminan ekspresi 7:08 kekuatan roh menggambarkan kedekatan 7:11 seorang hamba dengan penciptanya. 7:13 Keluarlah air mata. Masyaallah. itu juga 7:15 air mata yang penuh dengan keimanan atau 7:17 air mata syukur. He. Karena tidak air 7:20 mata di dalam Islam itu kan air mata 7:22 yang tadi karena ketakutan, kesedihan, 7:25 sakit hati, kecewa. Enggak. Ada air mata 7:27 yang diteteskan karena rasa syukur yang 7:30 banyak dirasakan atas karunia dan rahmat 7:33 yang Allah berikan kepadanya. Merasakan 7:36 kasih sayang Allah, diberikan kesehatan. 7:38 Masyaallah. Ini juga bentuk syukur ya. 7:41 Terima kasih atas kasih sayang Allah 7:43 yang selama ini telah memberikan kita 7:45 berbagai bentuk nikmat karunia. Nah, ini 7:48 juga air mata yang luar biasa, air mata 7:51 keimanan. Atau bisa juga sih ada yang 7:54 menangis ya karena kehilangan ya. Ini 7:57 biasanya kesedihan ya. Yang paling berat 8:01 ujian yang Allah berikan kepada kita itu 8:04 biasanya kehilangan. Kehilangan orang 8:08 yang kita 8:09 cintai dulu bersama kita. Apakah itu 8:12 orang yang terdekat dengan kita, suami, 8:15 bapak, Ibu, anak atau siapapun ya itu 8:18 keluarlah air mata karena kehilangan. 8:21 Dan ini wajar Mbak. He. Islam tidak 8:23 melarang tangisan seperti ini tapi 8:26 dengan syarat tidak berlebih-lebihan. 8:29 Bahkan Rasulullah juga pernah menangis 8:31 ketika putra beliau Ibrahim itu ee di 8:37 ambil Allah sebelum usia 2 tahun, anak 8:39 Maria Alqibtiah. Nah, itu memang ee 8:43 sedih ya sampai-sampai ee sahabat itu 8:47 bertanya, "Ini kok Rasulullah nangis 8:49 ya?" gitu ya. Dia bisa bayangkan, Mbak 8:51 ya. Rasulullah tuh kan orang Arab yang 8:53 kita kenal. ke orang Arab tuh kan gua 8:54 gimana ya kayaknya tegar banget gitu ya 8:58 tapi kok rasul-rasulah menangis dan 9:00 Rasulullah katakan ini adalah rahmat 9:02 Allah yang diberikan ke dalam hati 9:05 hamba-hambanya jadi air mata boleh 9:07 mengalir hati bisa bersedih tapi tidak 9:10 menyebutkan atau mengatakan sesuatu yang 9:13 tidak diridai Allah. Jadi hati tetap 9:15 menerima takdir walaupun air mata 9:17 bercucuran. Jadi enggak ada masalah 9:19 boleh enggak masalah. yang dilarang itu, 9:22 yang diharam itu adalah jenis tangisan 9:25 air mata yang diharamkan itu yang 9:27 bertentangan dengan ajaran Islam. 9:29 Artinya tidak ada kesabaran di situ. 9:32 Tidak beriman kepada takdir, menyalahkan 9:35 takdir, ya. Tidak menerima ee nasibnya 9:38 yang buruk, menyesali ee Allah, ya. 9:41 Artinya ee jenis air mata yang kalau 9:45 dalam dalam hadis itu disebut niahah. 9:49 Air mata karena ratapan berlebihan. Jadi 9:51 meninggallah suaminya atau anaknya terus 9:54 kemudian dia ee teriak-teriak, histeris 9:57 ya. Bahkan ada yang sampai membanting 10:00 apapun memukul wajahnya. Pokoknya 10:02 benar-benar histeris ya. Ee protes 10:05 kepada Allah. Kenapa aku, Ya Allah? 10:07 Kenapa? Nah, kayak gitu tuh. Terus 10:08 nangis. Itu jelas itu air mata yang 10:12 tidak diridai. Ya, bahkan Rasul 10:14 mengatakan, "Laisa minna manal 10:17 hududqal juyub daa bidakwal jahiliah." 10:21 Enggak termasuk golongan kami. Bukan 10:23 golongan umat Muhammad sallallahu alaihi 10:25 wasallam itu ketika diberikan Allah 10:27 ujian dan musibah kemudian dia histeris 10:30 ya sampai misalnya ekspresinya menampar 10:32 pipinya, merobek pakaiannya atau 10:34 teriak-teriak. kan kita pernah atau 10:36 mungkin menyaksikan ee ada satu tradisi 10:40 suku ya di Indonesia misalnya ketika 10:43 kehilangan orang yang dicinta itu sudah 10:45 teriak melulung-lulung ya Mbak ya apa 10:47 histeris gitu ya ee apa meratap gitu ya. 10:51 Nah ini tidak dibenarkan dalam Islam. 10:53 Menangis sambil meratap berlebih-lebihan 10:55 itu adalah tradisi jahiliah yang tidak 10:58 diperbolehkan oleh Islam. Sedih itu 11:00 wajar, itu fitrah sunatullah. Tapi 11:04 bentuk ekspresi kesedihan itu ndak boleh 11:06 di ee lakukan dengan tadi histeri 11:09 teriak-teriak gitu ya. Itu menunjukkan 11:12 ketidakikhlasan, ketidakmampuan menerima 11:15 ketentuan Allah dengan penuh keimanan. 11:17 Kadang-kadang terucap kalimat-kalimat ee 11:20 tidak layak, tidak pantas, kalimat yang 11:23 bisa mengeluarkan dari Islam menggugat 11:25 atau protes kepada ee takdir Allah. Ya 11:28 Allah, kenapa saya? Kenapa dia? Aku 11:30 enggakah pokoknya kayak gitu. Kenapa? 11:31 Kenapa? Nah, itu dia. Kenapa? Kenapa? 11:33 Kenapa? Padahal kan Rasulullah 11:35 menyebutkan dalam hadis riwayat Imam 11:38 Muslim itu laqulu la wa. Jangan kamu 11:41 katakan seandainya kenapa kalau kalau 11:44 gitu ya, tapi ucapkanlah qadarallah waya 11:47 faala. Ini sudah takdir Allah. Kalau 11:49 Allah kehendaki itu pasti terjadi. Nah, 11:52 ini air mata yang diharamkan ketika 11:55 dicucurkan dengan kesedihan yang amat 11:57 sangat dengan ekspresi yang menunjukkan 12:00 tidak beriman kepada takdir yang Allah 12:02 berikan atau air mata mengeluh ya 12:05 menyalahkan gitu ya. Ada rasa putus asa. 12:09 Siapa lagi yang yang bisa memberikan ee 12:12 apa kita makan siapa lagi tempat 12:14 berlindung kita kayak gitu ya. Misalnya 12:16 ada ee anak-anak yang mungkin orang 12:18 tuanya diambil Allah, kemudian 12:20 terucaplah kalimat-kalimat sambil 12:22 menangis, kita enggak punya lagi tempat 12:24 berlindung. Nah, ada Allah, kenapa tak 12:26 punya? Ada Allah, gitu ya. Nah, jadi ini 12:29 menunjukkan kurangnya iman barangkali 12:31 terhadap qada dan qadar ya. Barangkali 12:34 belum memahami bahwa apapun yang terjadi 12:37 itu atas izin Allah. Pasti ada 12:40 hikmahnya. Nah, biasanya kalau yang 12:42 tidak kuat itu keimanannya dia ambil 12:44 jalan pintas, aku ikut menyusul gitu ya. 12:47 Bundir Bu ee Mbak akhirnya dia bundir. 12:50 Maksudnya bunuh diri ya itu kita 12:53 sayangkan ya. Jadi menangis yang 12:55 diiringi dengan keluhan, rata rasa putus 12:59 asa, menyalahi takdir itu tidak 13:02 dibenarkan. Bukankah Allah menyebutkan 13:04 ma asoba m musibatin illa bidnillah? 13:08 Tidak ada suatu musibah yang menimpa 13:11 seseorang itu kecuali dengan izin Allah. 13:13 Nah, maka wam ymin billah yahdiqbah. 13:16 Barang siapa yang beriman kepada Allah, 13:18 Allah akan berikan petunjuk kepada 13:20 hatinya. Allah akan berikan dia ee apa 13:23 ya? Jalan keluar. Allah akan berikan dia 13:26 itu ketabahan, ketegaran. Allah akan 13:29 lindungi dia karena dia percaya, yakin 13:32 bahwa semuanya itu atas ketentuan Allah 13:35 dan dia bersabar. Nah, ketika ee dia 13:37 bersabar, Allah akan berikan jalan 13:39 keluar yang terbaik. Nah, atau misalnya 13:42 ee air mata yang dicucurkan karena ee 13:46 ini termasuk yang diharamkan ya atas 13:49 kecintaan yang yang terhadap hal-hal 13:52 yang haram. Heeh. 13:54 Ya 13:55 misalnya 13:57 ee yang haram-haram ya. Jadi ee dia 14:00 kehilangan misalnya ee dari harta 14:03 korupsi dia beli aset gitu ya. beli aset 14:06 yang dari hasta korupsi kemudian asetnya 14:08 terbakar gitu ya atau dimaling orang 14:10 kemudian dia menangis ya kenapa? Nah, 14:13 itu tuh tangisan yang jelas ya karena ee 14:17 sudah dapat harta yang haram kemudian 14:20 menangis pula itu ya. Atau misalnya ee 14:23 sekarang banyak yang terjerat pinjol ya, 14:25 ternyata ketika terjerat pinjol 14:28 hutangnya menumpuk menangislah dia. Yang 14:30 dia tangisi itu bukan menangis menyesal 14:33 karena ee terjerat pinjol itu kan riba 14:37 ya. He. Terjerat perbuatan yang 14:39 diharamkan Allah yang dia tangisi itu 14:41 tidak ketidakmampuannya bayar utang. 14:45 Jadi ini beda ini tangisannya tangisan 14:47 tidak menyesali diri tapi menyesali 14:49 kenapa enggak punya uang untuk bayar 14:50 pincur akhirnya nah ini tangisan yang 14:52 tidak dibenarkan. Itu menunjukkan bahwa 14:55 ee seseorang itu dia lebih mencintai 14:57 duniawi daripada dia ee mengikuti 14:59 perintah Allah atau mencari rida Allah. 15:01 Itu enggak dibenarkan ya. Tapi kan 15:03 banyak yang enggak nyadar juga ya, Mbak 15:04 ya. 15:06 atau misalnya ee air 15:10 mata yang dicucurkan karena kesombongan 15:14 atau kebanggaan yang berlebihan. ya. 15:17 Jadi misalnya ketika dia mendapatkan 15:20 jabatan, pangkat, apa status sosial ya 15:23 saat ini kan yang sudah berhasil 15:25 misalnya mendapatkan apa yang dia ee 15:28 inginkan ya dari ee jabatan-jabatan yang 15:32 sekarang kan susah juga Mbak ya mau mau 15:34 kita mau punya jabatan ee misalnya jadi 15:36 kan harus pemilu duluah hasil segala 15:38 macam. Nah, setelah puncaknya akhirnya 15:40 dapatlah kedudukan itu. Apakah dia 15:43 presiden, wakil presiden, gubernur atau 15:45 anggota dewon apalah gitu ya. Kemudian 15:48 dia menyucurkan air matanya karena ada 15:50 rasa bangga. Oh, berhasil gitu ya. Kan 15:53 ada orang menangis tuh ada rasa 15:55 syukurnya bukan syukur. Ya, itu kan yang 15:57 tahu hati ya. Kita kan tidak menghukumi 15:59 hati orang. Kita hanya membahas air mata 16:02 yang dicucurkan ini keluar dari ee 16:04 karena apa? Apakah karena bersyukur, 16:07 takut kepada Allah, atau karena 16:08 kesombongan atau kebanggaan kebanggaan 16:10 yang berlebihan yang menunjukkan lebih 16:12 mengutamakan dunia daripada akhlak atau 16:14 hubungan kepada Allah atau air mata 16:16 angkuh. Ya kan kita enggak tahu ya. Ini 16:18 kita hanya membahas air mata ini keluar 16:20 dari mana. Artinya di sini adalah ee air 16:24 mata itu memiliki tempat yang penting 16:26 dalam Islam. Itu ekspresi. Apakah rasa 16:29 takut kepada Allah? Apakah karena 16:31 bersyukur, kesedihan atau apapun ya atau 16:34 karena kesombongan atau apapun. Nah, ee 16:37 itulah ee air mata. Air mata ini juga ee 16:41 dicucurkan oleh penghuni neraka. Unik 16:43 ya. Kalau di dunia dia tidak menangis, 16:45 tapi di di neraka dia nangis. Takut 16:48 soalnya. 16:49 Eh, jadi dalam hadis riwayat Ibnu Majah 16:53 itu inna 16:56 ahlart 16:59 ajriatun laat 17:02 yaumam yakni makan dam. Jadi maksudnya e 17:05 penghuni neraka itu terus menangis ya 17:08 karena menyesal kan. Nah, di situ kalau 17:10 seandainya kapal-kapal dilabuhkan pada 17:13 air mata mereka saking saking penyesalan 17:16 banyaknya air mata itu bisa berlabu tuh 17:18 kapal. Jadi karena menangisnya itu 17:20 menangis menangis darah lah ya menyesal. 17:23 Coba seandainya di dunia berbuat baik, 17:26 coba seandainya itulah air mata ee 17:28 penghuni neraka. Nah, ee kita lihat 17:32 Rasulullah ee kita lihat dan para 17:35 sahabat ya ee ya ini dalam riwayat itu 17:39 pernah ibunda Aisyah itu bertanya kepada 17:41 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, 17:43 "Ya Rasulullah, apakah ada umatmu yang 17:46 nanti masuk surga tanpa hisab?" Beliau 17:49 menjawab, "Ada." Yaitu orang yang 17:51 mengenang dosanya, yang menyesali 17:53 dosanya, lalu dia menangis gitu ya. 17:56 Begitu juga ee sahabat yang lain juga 17:58 begitu bertanya kepada Rasulullah, "Ya 18:00 Rasulullah, bagaimana caranya aku bisa 18:02 menghindar dari neraka?" Beliau 18:04 menjawab, "Dengan linangan air matamu." 18:07 Jadi, air mata tobat, air mata takut 18:10 kepada Allah, air mata ketika kita ber 18:13 ee menghadap Allah, bermunajat 18:15 kepadanya, berdoa kepadanya, itu 18:17 keluarkanlah air mata. Jadi air mata ini 18:20 ee ada yang menarik nih dari Abu Hizam 18:23 eh Abu Hazim ya. Itu Jibril Alaih Salam 18:26 turun kepada Rasulullah yang di sisinya 18:29 ada seorang laki-laki yang sedang 18:30 menangis. Kemudian Jibril bertanya 18:32 kepada Rasulullah, "Siapa ini?" 18:35 Rasulullah menjawab, "Dia fulan bin 18:36 Fulan." Terus ee kemudian Jibril 18:38 mengatakan, "Sesungguhnya kami menimbang 18:41 amal-amal anak Adam semuanya kecuali 18:44 tangisan." Jadi, tangisan itu enggak 18:46 ditimbang-timbang. Jadi kalau seluruh 18:48 amalan ditimbang, sesungguhnya Allah 18:50 memadamkan lautan api neraka jahanam 18:52 dengan setetes air mata. Masyaallah. Ini 18:55 air mata ya, air mata tobat ya. Jadi, 18:58 jadi sahabat Nabi itu semuanya seapun 19:01 ya, setegar apapun jiwanya, sekokoh 19:05 apapun ee sikapnya itu mudah sekali 19:08 tersentuh. Misalnya kita lihat Umar bin 19:11 Khattab. Umar ini sahabat yang terkenal 19:15 sangat keras, pemberani gitu ya. Bahkan 19:18 setan aja takut ya kalau lewat sini dia 19:21 setan menghindar saking takutnya dengan 19:23 Umar ya. Namun hatinya tuh khusyuk ya 19:25 ketika beribadah. Air matanya tuh mudah 19:28 mengalir ee deras ya. Padahal kita lihat 19:31 Umar itu kokoh banget ya, tegas banget 19:33 tapi ternyata tidak. Dia tuh istilahnya 19:36 hati itu lembut ya. Kalau malam itu 19:38 berzikir, membaca Al-Qur'an, menangis. 19:41 Menangis sampai tersedu-sedu loh. Itu 19:43 mengikuti Rasulullah sallallahu alaihi 19:44 wasallam. Rasulullah itu juga begitu. 19:46 Bahkan Rasulullah mengatakan, "Ya, kalau 19:48 umatku itu walladzi nafsu Muhammadin 19:52 biyadi laamunaum." 20:01 Sampai Rasul mengatakan begitu, "Demi 20:02 zat Muhammad, diri Muhammad yang berada 20:05 di tangannya, kalaulah kalian mengetahui 20:08 apa yang aku ketahui, tentu kalian akan 20:11 banyak menangis dan sedikit tertawa." 20:13 Ini Rasulullah. Jadi, Rasulullah sendiri 20:15 memberikan motivasi kepada umatnya untuk 20:18 banyak menangis karena takut kepada 20:20 Allah. Menangisi dosa-dosa yang pernah 20:22 diperbuat untuk tobat bukit tobat. 20:24 Menangisi ketika kita bermunajat kepada 20:26 Allah. menangisi bagaimana nanti nasib 20:28 kita di yaumil akhir itu tangisan 20:30 Rasulullah ya. Jadi Rasulullah menangis 20:33 karena takut kepada Allah. Bahkan kalau 20:34 kita lihat Rasulullah tuh sangat sayang 20:36 kepada umatnya itu. Beliau memikirkan 20:38 umatnya tuh nangis. Ya Allah nih umatku 20:40 nanti bagaimana ya? Ya kan ketika wasiat 20:44 mau meninggal tuh kan umati umati. J 20:46 rasul tuh memikirkan nasib umatnya untuk 20:49 neraka atau bagaimana nih mengikuti 20:51 Allah atau tidaknya. Sedihlah ya 20:52 Rasulullah ketika umatnya masuk neraka 20:54 kan membaca Al-Qur'an juga Rasulullah 20:57 itu merenungi maknanya, kandungannya ya. 21:00 Bahkan kalau kita lihat Rasulullah itu 21:03 ee ketika ee baca Quran itu dalam hadis 21:07 itu roitu Rasulullah sallallahu alaihi 21:09 wasallam yusoli wafihi azizun ka 21:12 aziziraha itu eh beliau ini sahabat ini 21:16 ee Abdullah ini pernah melihat 21:18 Rasulullah salat itu yang terdengar dari 21:21 dada beliau itu suara gemuruh karena 21:24 menangis. He ya Allah. Jadi ya Allah 21:26 gimana ya tangisan yang mungkin gimana 21:28 ya rasanya tuh tangisan tuh sampai apa 21:31 ya saking khusyuknya masyaallah itu 21:34 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ya 21:35 menangis ee yang luar biasa. Bahkan 21:38 ketika Rasulullah itu kan suka juga 21:40 mendengarkan bacaan Al-Qur'an dari 21:42 sahabat yang suaranya e bagus ya Mbak 21:44 ya. Seperti Abdullah bin Mas'ud ya. 21:47 Abdullah bin Mas'ud ini kalau kalau 21:49 beliau membaca Al-Qur'an tuh indah 21:51 sekali suaranya. Kita juga suka gitu ya 21:53 Mbak ya. misalnya mendengar ee total ya 21:56 ada enak apalagi ada terjemahan ya ini 21:58 juga di rasil kita juga malam hari itu 22:01 kan suka mendengar ya Al-Qur'an dengan 22:04 kalau kita perhatikan kita ee renungkan, 22:07 kita ikuti, kita pahami, kita tadaburkan 22:11 ee itu terjemahan pasti nangis. Apalagi 22:14 yang terkait dengan ee azab neraka. Nah, 22:17 begitu juga Rasulullah sallallahu alaihi 22:19 wasallam ketika beliau ee meminta 22:22 Abdullah bin Mas'ud ee bacakanlah 22:24 Al-Qur'an untukku. Itu Abdullah bin 22:26 Mas'ud tuh, "Ya Rasulullah, apakah 22:28 engkau e aku membacakan Al-Qur'an 22:31 sedangkan Al-Qur'an diturunkan 22:32 kepadamu?" Nah, Rasulullah mengatakan, 22:34 "Aku senang mendengarkan bacaan dari 22:36 orang lain." Itu ya. Kemudian 22:38 dibacakanlah sampai di surat Annisa itu 22:42 ya 22:44 uminyahidin eh 22:47 wajika syahid. Surat Annisa ayat 41. 22:50 Bagaimanakah halnya orang kafir nanti 22:53 apabila kami mendatangkan seorang saksi 22:56 atau rasul dari tiap-tiap umat dan kami 22:59 mendatangkan engkau Muhammad sebagai 23:01 saksi atas mereka sebagai umatmu. Itu 23:04 Rasul nangis ya. Jadi ketika Abdullah 23:06 bin Masud melihat ya, Rasulullah itu 23:08 menangis ya sampai air matanya tuh 23:10 dahsyat ya keluarnya tuh ya Allah itu 23:12 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 23:14 Nah ee pernah juga ini menarik nih ee 23:18 Umar bin Khattab ya. Jadi waktu perang 23:22 Badar, waktu perang Badar itu Umar masuk 23:26 ya ee melihat dan menyaksikan Rasulullah 23:30 menangis bersama beliau ada Abu Bakar 23:33 Assiddiq ya menangis ya. berdoa. Kita 23:36 tahu ya Rasul tuh kalau berdoa tuh kan 23:37 luar biasa ya ee apa namanya? Beliau tuh 23:40 menangis ya. Nah, kemudian ee Umar 23:45 menyaksikan keduanya menangis. Umar 23:46 mengatakan, "Ya Rasulullah, kenapa 23:49 engkau menangis dengan ee Abu Bakar? 23:51 Kenapa kalian menangis? Kalau aku 23:54 mendapati sesuatu yang membuatku 23:56 menangis, aku akan ikut menangis bersama 23:58 kalian, bersama engkau ya Rasulullah 23:59 dengan Abu Bakar. Tapi kalau aku e belum 24:02 mampu untuk bisa menangis, aku akan 24:04 berusaha diriku bisa menangis karena 24:07 melihat kalian menangis. Masyaallah. 24:09 Jadi artinya ee tangisan itu jangan 24:12 membuat kita gengsi juga ya. 24:14 Kadang-kadang kita naangis kayak gimana 24:15 nangis-nangis aja. Ketika mendengarkan 24:18 ceramah, mendengarkan bacaan doa 24:20 Al-Qur'an ya kan kadang-kadang ada 24:21 gengsi ya, Mbak ya. Ah, takut dibilang 24:23 cengeng. Takut enggak apa-apa ini air 24:25 mata. air mata itu ya bisa ada juga 24:28 orang sulit untuk mengalirkan air 24:31 matanya. Nah, ini memang ada orang yang 24:33 tipikal sulit menangis. Nah, para ulama 24:36 itu menjelaskan hati-hati ketika ada 24:39 orang yang susah menangis itu ee bisa 24:42 jadi karena hatinya keras seperti batu. 24:45 Maka di sini perlu yang namanya 24:48 memaksakan diri untuk menangis. Ya, 24:51 artinya melatih untuk menangis. Jadi 24:53 kita mungkin ee orang yang susah 24:56 menangis itu kan banyak faktor ya, 24:57 banyak penyebabnya ya. Bisa pola asuh 25:00 karena dididik di lingkungan yang keras 25:03 gitu ya, kurang empati atau apalah ya 25:06 itu bisa jadi kan banyak kita enggak 25:08 bahas itu kita bahas ya barangkali ada 25:10 yang sulit untuk menangis. Latihlah ya. 25:13 Ini bukan menangis ee dalam arti apa ya 25:17 ee usaha untuk menjadi orang yang mudah 25:19 menangis itu harus latihan ya. Makanya 25:22 Ibnul Qim itu menyebutkan ada beberapa 25:25 jenis tangisan ya. Jadi kata beliau 25:29 sekiranya ee berusaha ya untuk ee kita 25:33 bisa membebani diri karena memang susah 25:36 nangis udah berusaha deh dibebankan diri 25:39 itu dilatih dipura-purain gitu ya 25:42 atabaki itu dipaksain gimana kek gitu 25:45 supaya bisa menangis. Nah, ini terpuji 25:48 kalau kita berusaha untuk melembutkan 25:51 hati dengan cara menangis-nangis ya. Ya, 25:53 gimana ya menangis-nangisnya? Mungkin 25:55 misalnya kita ketika berdoa gitu ya, 25:58 kita ucapkan dengan ee apa ya yang 26:01 dengan diri terus kita dengarkan dengan 26:04 dibawa ya gimana ya Mbak ya dilatih gitu 26:07 ya dilatih dipayakan ee supaya nanti 26:11 nangis gitu ya. Apalagi ada kita ee 26:15 jadikan tadabur ya, kita takut kepada 26:17 Allah ketika di hari yaumil akhir nanti. 26:20 Bagaimana ya Allah? Jadi diupayakan, 26:23 dipaksakan ya. Jadi memang ee kesulitan 26:28 untuk menangis ini ya sudahlah itu 26:31 mungkin karena lingkungan ya, pola asuh 26:33 tapi untuk Allah kita cobalah untuk 26:35 menangis mungkin biar luluh hati kita 26:38 ya, hati kita jadi lembut ya. Terutama 26:40 kalaupun sulit bacalah Al-Qur'an. di 26:43 malam hari baca dengan tartil kemudian 26:46 baca artinya dengan kitab itu 26:48 mudah-mudahan bisa meluluhkan hati kita 26:51 karena kita khawatir kalau hati kita itu 26:53 jadi keras seperti batu ya makanya e 26:56 dalam Alquran 27:01 kanqillah maka kecelakaan yang besarlah 27:04 bagi mereka yang telah membatu hatinya 27:07 untuk mengingat Allah mereka dalam 27:09 kesesatan yang nyata jadi seorang hamba 27:11 Allah umat Muhammad sallallahu alaihi 27:13 wasallam itu pasti hatinya lembut, tidak 27:16 keras. Apalagi kalau diiringi dengan 27:19 melembutkan hati dengan misalnya 27:20 mengingat Allah atau ziarah kubur atau 27:23 mengingat kematian atau ee mengingat 27:26 bagaimana kondisi nanti di hari kiamat. 27:29 Ya Allah mudah-mudahan dengan mengingat 27:31 itu hati kita akan lembut insyaallah. 27:33 Begitu, Mbak? Masyaallah. Jadi kalau 27:36 tidak mudah mengeluarkan air mata karena 27:40 entah ee udah beku atau seperti apa 27:44 tetap harus diusahakan untuk mencoba 27:47 menangis ya. Apalagi kalau kaitannya 27:49 dengan Allah Subhanahu wa 27:51 taala. Mengingat kesalahan bisa nangis 27:54 enggak sih? Ada yang bisa, ada yang 27:56 enggak juga ya. 27:57 Dan oh ya, ikhwan akhwat, karena ee 28:00 tidak live di studio jadi enggak bisa 28:02 telepon ya, hanya bisa kirim melalui WA 28:05 saja pertanyaan terkait dengan ee 28:09 menangis air mata yang bukan air mata 28:13 biasa bersama Ustazah Herlini Amran. Ini 28:16 ada satu pertanyaan yang sudah muncul. 28:18 Kalau seandainya sudah terlalu biasa 28:22 kepedihan membuat kita menangis, 28:25 kepedihan hidup yang tadi ustazah bilang 28:28 ee seharusnya bikin tegar, bagaimana 28:32 membuat saya bisa terharu biru ketika 28:36 menghadap atau salat? Terima kasih. Iya, 28:41 ya. Untuk salat ini memang ee perlu ee 28:46 ilmu dalam arti paham ya. Bagaimana kita 28:51 bisa khusyuk kalau kita tidak paham, 28:54 tidak mengerti apa yang kita baca. Maka 28:57 pertama tentu kehadiran hati dulu ya. 29:00 Terus kemudian memahami apa yang kita 29:02 ucap. Jadi rasa seakan-akan kita ini 29:06 sedang menghadap Allah. Allah 29:07 memperhatikan kita. Jadi itu kan rasa ya 29:10 bermain di rasa. Rasa itu adalah 29:12 keimanan. Jadi fokus kita tuh bukan ee 29:15 fokus kepada malamnya nasibku, kesedihan 29:18 yang menimpa diriku. Bukan. Karena 29:20 hati-hati loh. Kadang-kadang ada orang 29:21 yang salat bisa nangis. Betul nangis. 29:23 Tapi yang ditangis itu bukan merasa 29:25 kekuatan, keagungan, kebesaran Allah. 29:28 Tapi yang dia tangis itu adalah 29:29 kemalangan nasib dirinya. Ah itu beda. 29:31 Jadi antara yang dia ucapkan dengan apa 29:33 yang dia rasakan, yang dia pikirkan tuh 29:35 ya tidak tidak sinkron. itu tidak 29:38 namanya khusyuk. Yang namanya khusyuk 29:40 itu adalah apa yang dia baca kemudian 29:43 apa yang dia ee pahami hatinya itu 29:46 mengikuti bacaannya. Makanya pada saat 29:49 kita baca Al-Fatihah itu benar-benar 29:52 ditadaburkan ya, dibaca, dipahami 29:54 maknanya. Ketika kita mengucapkan 29:56 misalnya alhamdulillah rabbil alamin, 29:59 kita tuh bisa langsung merasakan pujian 30:02 tu hanya milik Allah. Allahlah yang ber 30:04 dipuji. Jadi fokusnya ke situ yang kita 30:06 baca hati mengikuti. Nah kadang-kadang 30:09 kan hati ee lisan membaca tapi hati 30:11 entah ke mana. Kan begitu yang diingat, 30:13 "Ya Allah, hatku disakiti oleh suamiku, 30:16 oleh ini." Ah, dia tuh selingkuh. Jadi 30:18 yang dipikirkan itu yang lain, yang 30:21 dibaca beda lagi. Nah, itu kan enggak 30:23 sinkron. Jadi yang kita inginkan di sini 30:26 adalah ketika salat kita berupaya 30:29 mentadaburkan apa yang kita baca. Jadi 30:32 kita hati kita mengiringi lisan kita. 30:34 Makanya kalau baca kalau salat tuh 30:35 jangan diam ya lisannya tuh jangan atau 30:38 gerak gerak gerak isyarat dan kita 30:40 dengarkan apa yang kita baca. Pahami. 30:43 Apalagi pada saat kita membaca iyaka 30:46 na'budu kepada Engkau kami menyembah ya 30:49 Allah. Jadi kita meyakini hanya Allahlah 30:51 yang kita sembah. Wa iyaka nastain. 30:54 Hanya kepada Engkau kami memohon 30:56 pertolongan. Nah, itu dari situ kan 30:58 bermainlah dengan rasa dengan semua 31:00 pikiran tuh di situ itu begitu aja udah 31:02 udah nangis, Mbak. He ya. Jadi ee 31:05 pahamilah apa yang kita baca kemudian 31:08 fokus, konsentrasi berusaha 31:10 mentadaburkannya. Pikiran, hati semuanya 31:13 ada dalam bacaan yang kita baca. 31:15 Mudah-mudahan di situ bisa ee optimal 31:17 kita ee mudah-mudahan ya dengan ee 31:20 bacaan salat ini terjalinlah komunikasi 31:22 langsung dengan Allah. Mikrajnya orang 31:24 beriman. kita tersambung komunikasi, 31:26 sambung rasa dengan Allah. Jangan sampai 31:29 kita menghadap Allah khusyuknya seperti 31:31 khusyuk beneran tapi hatinya entah ke 31:33 mana. Makanya para sahabat banyak di 31:36 antara mereka itu berdoa dengan doa 31:38 Allahumma inni azubika min khyuin nifaq. 31:42 Ya Allah ee aku berlindung padamu dari 31:45 kekhusyukan orang munafik. Jadi orang 31:48 munafik tuh salatnya khusyuk kayaknya 31:50 khusyuk. Tapi apa yang dia baca dengan 31:52 apa yang dia pikirkan entah ke mana tuh. 31:55 Beda. Dia membaca-bacaan salat, dia 31:59 membaca-bacaan salat tapi hatinya sedang 32:02 mengembara ke mana-mana. Itu tidak 32:04 khusyuk. Itu begitu, Mbak. Baik. Ini 32:08 dari Mbak Mira di Jakarta Timur. Ada 32:11 sesi tanya jawab enggak? Iya, sedang 32:14 berlangsung. Jadi, kirimkan saja 32:15 pertanyaannya ke nomor ini ya. Baik. 32:19 Kemudian dari Mbak 32:22 Retno, alhamdulillah hadir menyimak. Bu 32:25 Ustazah keren banget ya. Mudah-mudahan 32:28 kita semua bisa nangis ya, Mbak Retno 32:29 ya. Dan juga untuk Eangsri terima kasih 32:33 sekali bersama Rasil. Ini ada pertanyaan 32:36 tidak ada namanya. 32:38 Kalau memang menangis bagian yang harus 32:41 kita upayakan, 32:43 berarti membaca Quran dengan artinya 32:47 terkait dengan 32:49 bagaimana mendambanya kita kepada Allah 32:52 yang harus kita lakukan. Ya, Bu Ustazah 32:56 ya. Tadaburan. 32:59 Iya. Jadi baca Al-Qur'an itu kan ada 33:03 yang tadabur, ada yang tafsir ya. 33:05 Tadabur itu diperintahkan Allah. 33:09 Arunal 33:10 Quran. Kenapa mereka tidak mentadaburkan 33:14 Alquran? Kenapa yaala? Kenapa tidak 33:16 mentadaburkan Alquran? Atau hati mereka 33:18 terkunci. Jadi perintah tadabur ini 33:21 penting. Makanya Rasulullah itu ee kalau 33:23 kita membaca Al-Qur'an tuh kan ada yang 33:25 ee apa namanya? Tilawah ya yang biasanya 33:28 kan tu kan target 1 hari 1 juz ada yang 33:31 begitu ya. Heeh. Sebaiknya juga ada 33:33 tilawah yang tadabur. Artinya enggak 33:36 perlu sampai satu juz. Satu juz itu oke 33:39 tilawah ya. Tapi ada ee suatu ada waktu 33:43 yang kita tuh khusus tadabur. Cukup satu 33:46 ayat, dua ayat tapi kita tadaburkan. 33:48 Nah, ini dilakukan oleh para sahabat ya. 33:51 Bahkan ada seorang sahabiat itu ya. Jadi 33:54 ketika dia ee ada mau dikunjungi, oh 33:57 lagi tilawah. Akhirnya dia ke pasar dulu 33:58 tuh. ee ke pasar sudah selesai kebutuhan 34:00 pasar, balik lagi masih ayat itu yang 34:02 dibaca diulang-ulang. Jadi ayat 34:05 Al-Qur'an itu kan ada yang mengena ke 34:07 jiwa kita ya, tergantung permasalahan 34:09 apa ya. Nah, pada saat ayat yang mengena 34:12 itu menyentuh kita itu dibaca 34:14 berulang-ulang. Ada ayat rahmat terus 34:16 kita berhenti minta rahmat Allah. Ada 34:18 ayat yang menjelaskan menggambarkan 34:21 tentang dahsyatnya ee siksa neraka. Kita 34:23 berlindung kepada Allah. Jadi itu yang 34:25 namanya tadabur. Nah, jadi ini yang 34:27 menyebabkan kita itu hati kita jadi 34:29 tersentuh. Jadi, jadi ini mudah-mudahan 34:32 kita bisa mengamalkannya ya. Ada yang 34:35 tadabur ya. Tadabur tuh kita kalau kita 34:37 enggak paham bahasa Arab ya tentu 34:39 belajar tuh harus ya. Nah, di samping 34:41 itu juga baca terjemahan. Nah, ini Mbak 34:44 Nuni kadang-kadang kita tuh insyaallah 34:47 ya kaum muslimin tuh sudah 34:49 berulang-ulang khatam Quran. 34:51 Alhamdulillah. Tapi yang khatam 34:53 terjemahan Qurannya itu masih dihitung 34:55 ya. Jadi mari kita upayakan mulai 34:58 sekarang tadaburan gitu ya. Bertadabur. 35:01 Oke, pertanyaan yang berikutnya. 35:03 Asalamualaikum ustazah. Apakah tangisan 35:06 saya ketika saya menghafal Quran 35:09 menangisnya karena enggak hafal-hafal 35:11 Ustazah? Apakah ini lebay atau 35:14 bagaimana? 35:18 Ee iya enggak sih? Artinya ketika kita 35:21 menangisi kelemahan kita ya, kekurangan 35:24 kita itu bagian dari keimanan insyaallah 35:26 ya. Apalagi ee kita berhusnuzan kepada 35:29 Allah. Kenapa belum hafal-hafal juga 35:31 sudah dihafal-hafal berkali-kali, baca 35:33 sampai puluhan kali masih juga belum 35:35 nyangkut. Terus kita nangis, "Ya Allah." 35:37 Nah, kita berhusuzon kelihatannya nih 35:39 ayat kangen sama kita nih. Karena kangen 35:41 sama kita penginnya dibaca 35:43 berulang-ulang. Nah, begitu ya. 35:45 Insyaallah. Jadi bukan ee ini kan 35:47 masalah niat juga. Air mata keluar itu 35:50 kan tergantung dari niat yang kita 35:51 miliki. Ini air mata apa? Ketika kita 35:54 air mata, "Ya Allah, aku ingin hafal 35:56 tapi kenapa sulit?" Itu artinya memohon 35:58 kepada Allah. Ada juga orang yang 35:59 menangis, "Kenapa kenapa enggak 36:01 hafal-hafal? Padahal aku tuh ingin punya 36:03 target." Oh. Jadi artinya ee 36:06 keinginannya itu sudah mulai bergeser. 36:09 Keinginan tuh ingin biar orang biar 36:11 bareng sama yang lain tuh ngfalin Quran 36:14 selesainya supaya ini ah itu nanti kita 36:16 khawatir itu ya. Tapi kalau ee 36:18 menangisnya karena merasa sudah bersusah 36:21 payah masih belum nempel artinya kita 36:23 husnuzon. Ya Allah bukakan pintu hatiku. 36:25 Maka baca tuh Allahummarhamni bil Quran. 36:28 Terus kita husnuz deh nih ayat ini 36:30 kangen nih sama kita nih. Gitu ya. 36:33 Karena setiap kali kita mengulang-ulang 36:35 Al-Qur'an ayat itu sebenarnya pahala 36:38 kita banyak loh. Karena pahala membaca 36:40 Al-Qur'an itu kan dihitung huruf. 36:43 Masyaallah diulang-ulang itu hurufnya. 36:48 Iya. Mudah-mudahan ya. Ini pertanyaannya 36:51 ee mungkin juga mewakili yang lain yang 36:54 dengar. 36:55 Ustazah, surat apa yang membuat kita 36:58 betul-betul merasa perlu mendambahkan 37:02 kasih sayang dan ampunan Allah? Mau 37:04 dibaca yang gitu-gitu dulu biar gampang 37:07 menyentuh hati. Kalau yang cerita-cerita 37:10 ee pada umumnya itu biasa susah sekali 37:14 mengeluarkan air mata. Oke. Surat apakah 37:18 gerangan? 37:20 Sebenarnya kalau surat itu banyak ya 37:22 kalau tapi ada yang menarik. 37:24 ketika Rasulullah pada salat itu lagi 37:27 sujud itu lama sekali sujudnya. Nah, 37:31 sampai bila mengundangkan azan terus 37:33 Rasul tuh sudah basah air matanya ee 37:36 wajahnya, wajahnya, baju, bahkan tempat 37:39 sajadahnya itu basah dengan air mata. 37:41 Nah, kemudian ee beliau mengatakan ee 37:43 telah turun ayat yang dibacalah surah 37:46 Ali Imran yang mulai dari ayat 190 itu 37:49 ya ee 190 itu ya eh yang menyebutkan 37:53 inna fi khqamawati wal 37:57 ardilafiliahar 37:58 laulil albab itu direnungkan, dibaca tuh 38:02 luar biasa loh, Mbak kalau kita baca ya. 38:04 Apagi di situ pakai sampai empat kali. 38:15 Masyaallah. Masyaallah. Itu kalau 38:17 direnungkan, dibaca itu kan termasuk 38:19 sunah juga ya bacanya. Pada waktu 38:21 tahajud ya, bangun tidur kita baca itu, 38:23 "Ya Allah, kami mendengarkan orang yang 38:26 ee menyeru kami untuk beriman maka kami 38:28 beriman ya Allah." Masyaallah. itu ya 38:31 artinya ayat, semua ayat itu luar biasa 38:33 ya kalau kita pahami ee kandungan makna 38:36 atau bisa baca surah Ar-Rahman atau baca 38:40 ee surat-surat yang kalimat doa ya itu 38:43 kembali kepada ee apa ya kita, kondisi 38:47 roh kita. Karena setiap orang tuh 38:49 berbeda kasusnya kan. Ada orang yang ya 38:52 artinya bacalah bacalah gitu ya baca 38:55 baca terjemahan. Jadi kalau tadi yang 38:57 menanyakan tadi mana ya ayat Al-Qur'an 39:00 tadi bisa pilihannya surat Al Imran 190 39:04 ya. He ahah bisa sampai ee apa namanya? 39:08 Ee ada yang sampai 200 itu sampai akhir. 39:10 Atau coba deh baca Al-Qur'an lirik 39:14 terjemahannya. Nanti ketika menemukan 39:17 terjemahan yang menyentuh perasaan baca 39:20 itu berulang-ulang gitu ya. 39:22 mudah-mudahan bisa menyentuh ee relung 39:25 jiwa kita insyaallah dan menambah 39:26 keimanan insyaallah. Baik, yang 39:29 berikutnya dari Ibu Yuli atau Mbak Yuli 39:34 Lestari. Emm, menarik sekali bahasan 39:37 tausiah kali 39:38 ini untuk bisa 39:41 mempertbal iman kepada Allah Subhanahu 39:44 wa 39:45 taala. 39:46 Pertanyaannya ee mana ya? Tunggu 39:49 sebentar. 39:51 Kemudian dari Mbak Mari tadi, Bu 39:56 Hajah Herlini, bagaimana ya kalau saya 40:01 mendengarkan 40:03 selawat ee selalu sedih air matanya 40:06 sampai keluar. Ingat kita sendiri kalau 40:10 lagu yang tentang Nabi yang sedih itu 40:13 kenapa ya? Terima kasih penjelasannya. 40:16 Bagus banget ya nyanyi eh selawatan bisa 40:19 nangis sih ini ya apa ee ketik 40:24 ya i ya iya mbak ada kok selawatan itu 40:27 yang menyentuh loh. Jadi ketika apalagi 40:30 suaranya bagus ya makanya Rasulullah itu 40:31 kan suka mendengarkan dari ee suara yang 40:35 indah yang bagus. Suara indah dan bagus 40:37 itu adalah mau hibah dari Allah, 40:39 pemberian dari Allah. Enggak semua orang 40:41 punya suara yang bagus. Maka ketika kita 40:44 mendengarkan lantunan ayat Al-Qur'an 40:47 dari suara yang indah, selawatan atau 40:49 apapun itu pasti menyentuh jiwa kita. 40:52 Nah, itu kalau kita masih agak sulit 40:54 gitu ya, agak sulit menangis, coba 40:56 dengarkanlah dari lantunan yang indah, 40:58 pahami artinya. Nah, ketika kita 41:00 mendengarkan selawat, kita nangis, kita 41:03 luruskan niat ya, bahwa menangis kita 41:05 tuh bukan karena indah mendengarkan 41:07 suara orang yang enak didengar, tapi 41:09 kerinduan. kerinduan kepada Nabi kita 41:12 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Dan 41:15 saya yakin ee kita semua pendengar 41:18 Rasil, siapapun yang umat Islam itu 41:21 ketika mendengarkan lantunan selawat 41:24 yang di ee keluarkan oleh orang-orang 41:27 yang indah suaranya itu mudah-mudahan ya 41:30 kita harus ingat ya itu adalah bentuk 41:32 rindu. Iya. Iya. Rindu kita kepada nabi 41:35 kita pasti akan tersenduh dan menangis. 41:37 Ya Allah. itu perlulah artinya kita 41:40 perlu loh apa kadang kala ya artinya 41:42 ketika kita di waktu daripada kita 41:44 mendengarkan musik daripada kita 41:46 mendengarkan nyanyian-nyanyian yang 41:48 enggak jelas kan ini kan kita 41:49 mendengarkan untuk menambah keimanan 41:52 maka mudah-mudahan itu bagian dari 41:54 keimanan itu bagian dari keimanan 41:56 insyaallah jadi mengingatkan kita kepada 41:59 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 42:01 wasallam iya apalagi ini bulan kelahiran 42:03 beliau ya Algi. Mudah-mudahan nanti bisa 42:05 muter lagu Rindu Kami Padamu ya Rasul. 42:08 Oke, ini pertanyaan dari Korean. 42:11 Asalamualaikum Ustazah. Saya itu kalau 42:14 salat kadang-kadang nangis jadi 42:17 bacaannya kayak gitu deh. Boleh enggak 42:19 sih salat sama sambil nangis diterima 42:22 enggak? Sukron. Iya. 42:25 Ya, Ibu. Kalau kita salat sambil nangis 42:29 dan yang kita tangisan itu, yang kita 42:31 tangisi itu adalah ee dari bacaan yang 42:36 kita baca yang kita mengakui kebesaran 42:38 Allah, keagungan Allah dan kita yakini 42:41 Allah melihat perbuatan kita. Jadi, kita 42:43 menangis itu dari bacaan yang kita 42:45 pahami yang kita itu insyaallah itu luar 42:48 biasa ya. Karena memang ee tidak semua 42:51 orang bisa ya menangis ketika salat, 42:53 ketika dia mentadaburkan bacaannya. 42:56 Apalagi ketika sujud 42:58 subhana rabbiyal a'la wabihamdih. Itu 43:01 dia merasa Allah tuh maha tinggi, maha 43:03 kuasa atau duduk antara dua sujud 43:05 misalnya, rbigfirli warhamni wajbun itu 43:09 dia pahami. Kemudian dia menangis. Itu 43:11 bagus. Itu bentuk kekhusyukan 43:13 insyaallah. Tapi kita lihat ya kita yang 43:15 tahu ya, Ibu ya. Apakah menangis kita 43:18 tuh karena kita menangisi diri kita yang 43:20 malang? Mungkin baru saja diambil Allah 43:23 suami kita yang tercinta atau anak kita. 43:27 Itu sedihnya luar biasa. Jadi sepanjang 43:29 salat kita menangis kehilangan. Padahal 43:31 kita tidak kadang-kadang membaca bacaan 43:34 salat itu ya baca karena hafal saja. 43:36 Kita tidak fokus kepada bacaan. Ini 43:38 bukan bentuk khusyuk. Bukan. Kekhusyukan 43:42 dalam salat itu adalah ketika kita bisa 43:44 memahami bacaan apa yang telah kita baca 43:47 ya. Kita pahami hati kita berada di 43:50 belakang bacaan itu. Kita menyadari 43:52 kelemahan kita, keagungan Allah 43:54 berdasarkan apa yang kita baca itu. Jadi 43:56 itu khusyuk. Maka yang tahu itu adalah 43:59 diri kita. Nah, kalau kita khusyuk dalam 44:01 salat dengan memahami bacaan salat 44:04 insyaallah itu boleh. Apalagi nangis ya 44:06 kan. Tadi kan Rasulullah lagi sujud. 44:08 Sujud sambil baca baca doa terus nangis 44:10 ya. Biar itu artinya bagus daripada 44:13 salatnya e cepat-cepat enggak jelas kan 44:16 yang diingat yang lain 44:18 ya salatnya lama tapi khusyuk itu lebih 44:20 bagus. Saya enggak tahu deh Mbak ada 44:22 enggak salat yang cepat khusyuk? 44:26 Baik kita lanjutkan kembali terkait 44:29 dengan menangis karena takut juga kepada 44:33 kematian. Ada yang bilang sering-sering 44:36 ziarah kubur agar bisa mengingat 44:38 kematian dan melatih diri untuk 44:40 menangis. Bagaimana pendapat Ustazah? 44:44 Iya. Ziarah kubur. Iya. Ee memang memang 44:48 Mbak itu ziarah kubur itu memang ee 44:52 dianjurkan ya ee oleh Rasulullah 44:54 sallallahu alaihi wasallam ya. Ziarah 44:56 kubur. Pernah dalam hadis disebutkan, 45:00 "Kuntu nahhaitukum ziaratil kubur 45:02 faduruha." Ya, dulu 45:05 ee aku melarang kalian untuk ziarah 45:09 kubur. Nah, sekarang berziarah ya. Ee 45:13 jadi artinya kita diperintahkan oleh 45:15 Rasulullah untuk ziarah kubur. Kenapa 45:17 diperintahkan ziarah kubur? Karena untuk 45:19 melembutkan perasaan. Jadi akan kita 45:22 tahu ya ee 45:24 bagaimana kuburan itu mengingatkan kita 45:27 bahwa inilah tempat kembali kita. Jadi 45:29 dulu dilarang, sekarang datanglah untuk 45:30 mengingatkan kematian. Dan memang ee 45:33 salah satu cara untuk melembutkan hati 45:35 ya ziarah kubur. He. Itu mulai terasa 45:37 kita nih mau cari apa sih di dunia ini? 45:39 Berapa lama sih kita mau hidup? Apa yang 45:41 mau dibanggakan? Apa sih yang yang kita 45:44 ee ngoyok banget nyarinya? Ketika kita 45:48 lihat kuburan, inilah orang-orang yang 45:49 di dalamnya dulu hidup ya. Barangkali 45:51 dengan banyak kelebihannya, 45:53 kekuasaannya, kekuatannya, keganteng, 45:56 kecantikannya. sekarang inilah semuanya 45:58 akan kembali di sini. Nah, itulah Utsman 46:00 bin Affan ketika mengantarkan jenazah ke 46:03 kubur itu, beliau ketika menyaksikan ee 46:07 mayat jenazah itu dimasukkan ke dalam 46:10 kubur itu menangisnya itu luar biasa. 46:12 Air matanya itu bercucuran sampai 46:14 jenggot itu bajunya itu basah karena 46:16 kesedihan. Ditanya oleh e sahabat yang 46:19 lain, "Kenapa engkau menangis ketika 46:21 dimasukkan jenazah ke dalam kubur? 46:23 Kenapa engkau enggak menangis ketika 46:25 disebutkan neraka dan surga? Apa kata 46:27 beliau? Justru inilah menjadi patokan 46:30 seorang manusia, seorang hamba. Apakah 46:33 dia selamat ketika dia dimasukkan ke 46:36 dalam kubur untuk nantinya apakah dia 46:38 mendapatkan surga atau neraka itu 46:40 dilihat dari bagaimana nantinya ketika 46:42 dia setelah meninggal ini ini penentuan 46:44 seseorang selamat atau tidaknya di akhir 46:46 penantian kita, perjalanan kita itu. 46:48 Jadi ya kita juga enggak tahu nih gimana 46:50 nanti nasib hidup kita. Nah, seperti 46:52 itulah Utsman menangis itu insyaallah 46:54 itu bagian dari keimanan ketika kita 46:56 ziarah kubur. Ya, jadi artinya justru 46:59 yang aneh itu Mbak kalau ada kita ziarah 47:01 kubur apalagi kita ditinggalkan oleh 47:03 orang yang kita cintai mengantarkan ke 47:05 jenazah terus kita ketawa-ketawa, 47:06 senyum-senyum mengatakan kepada dunia 47:09 bahwa aku sabar, aku tabah. Itu mah 47:11 keliru. Enggak ada orang tabah-sabah itu 47:13 dengan senyam-senyum, ketawa-ketawa. Ya 47:15 kayaknya terganggu itu ya, Mbak. Enggak 47:18 ada kesedihan. 47:19 Baik. Mata yang menangis karena takut 47:23 kepada Allah tidak akan tersentuh api 47:25 neraka. Kalimat ini membuat saya ini 47:29 Mbak Ima membuat saya ingin sekali terus 47:33 bermunajat sambil bersimbah air mata. 47:36 Meskipun kadang-kadang salat kok biasa 47:40 saja ya. Adakah tipsnya untuk membuat 47:43 salatku menjadi jauh lebih khusyuk 47:46 sampai-sampai bisa 47:49 mengeluarkan cairan di pelupuk mata? 47:53 Terima kasih, Mbak Nuning. Terima kasih, 47:55 Ustazah. Iya. 47:57 Ya, memang untuk salat sampai bisa 48:00 mengeluarkan air mata itu memang butuh 48:03 konsentrasi, butuh persiapan. Yang jelas 48:06 kalau siang hari itu memang agak sulit 48:08 repot ya. Makanya diiringi dengan 48:11 qiamulail. Di qiamulailah itu kita bisa 48:13 menangis. Nah, kalau paling tidak di 48:15 hari-hari siang hari lima waktu itu kita 48:19 fokus ya dengan bacaan kita. Ee tentu 48:22 saja pertama kali kita memusatkan 48:26 perhatian kita nih. Kita salat akan 48:28 menghadap Allah. Allah bersama kita. Itu 48:30 yang namanya ihsan. Kaakum tarahu ya. 48:32 Seakan-akan engkau lihat dia, lihat 48:34 Allah. Kalau engkau tidak lihat Allah, 48:36 Allah lihat engkau. Jadi ada rasa rasa 48:39 bahwa kita saat ini sedang ee bermunajat 48:42 kepada Allah, menyembah Allah. Itu rasa 48:44 itu harus ada. Kemudian singkirkan semua 48:46 yang mengganggu. Ini kadang-kadang yang 48:49 kecil-kecil jadi pengganggu tuh, Mbak. 48:51 Apa itu misalnya gambar-gambar ya, 48:54 sajadah itu kadang-kadang ada gambar 48:56 apanya? Nah, lagi salat ngelihatinnya 48:58 apa gitu. Nah, itu ganggu-gangguan yang 49:00 kecil-kecil itu. Itu setan tuh senang 49:03 banget tuh. Akhirnya fokus kita itu 49:05 hanya hal-hal yang bersifat zahir, 49:08 suara-suara gitu ya, suara radio apa 49:10 dikecilkan dulu. Jadi itu mulai. Jadi di 49:13 sini persiapan itu penting. Jadi tidak 49:15 langsung kita tiba-tiba bisa khusyuk ya. 49:18 Persiapan itu penting ya. Jadi was-was 49:20 setan itu selalu membuat was-was. 49:22 Makanya para ulama itu termasuk Imam 49:24 Syafi'i itu sangat menyukai ya setiap 49:26 rakaat sebelum membaca Al-Fatihah itu 49:29 beliau memulainya dengan taus dalam 49:31 salat itu ya. Jadi sebelum baca 49:33 alfatihah 49:35 tuhubillahiminasyaitanirrajim. Jadi 49:36 setiap rakaat gitu ya supaya Allah 49:39 melindunginya dari godaan setan yang 49:40 terkutuk. Jadi begitu ee upaya-upaya. 49:43 Nah insyaallah malam itu barulah itu 49:45 betul-betul kita bisa lebih fokus dan 49:48 konsentrasi untuk bermunajat kepada 49:50 Allah. Jadi Mbak kadang-kadang kita 49:54 berdoa itu dalam hati aja ya atau komat 49:57 kamit ya. 49:59 Sekarang kita berdoa. Dengarkan apa yang 50:01 kita baca. ya dengan suara yang 50:03 mendayu-dayu itu biasanya bisa langsung 50:06 menyentuh ya hati nurani. Heuh. 50:10 Iya. Tadi ee Ustazah bilang melatih 50:13 untuk menangis itu perlu banget. Ini 50:15 dari Mbak Nia. Bukan menangis karena 50:20 penderitaan, tapi menangis yang 50:22 tujuannya melatih hati menjadi lembut 50:25 dengan memohon kepada Allah. Seperti 50:28 itukah pemahaman yang saya tangkap? 50:30 Betul enggak sih? 50:33 Ee jadi gini, bukan berarti nangis itu 50:35 enggak boleh ya ketika kita ee diberikan 50:39 pujian. Bahkan bisa jadi dengan nangis 50:42 itu rasa sakit akan berkurang. Saya, 50:45 Mbak, kalau setiap anak lahir tuh anak 50:47 saya lima, he lahir itu setiap 50:51 melahirkan pasti nangis. Jadi setiap mau 50:53 kan sakit ya. Alhamdulillah sakitnya itu 50:55 luar biasa. Alhamdulillah. itu saya 50:57 pasti nangis untuk mengalihkan rasa 51:00 sakit itu dengan nangis. Jadi artinya 51:02 nangis itu ya fitrah ya apakah karena 51:06 rasa sakit, rasa apa, tapi tangisan iman 51:09 inilah yang tentu saja nilainya berbeda. 51:12 Tangisan merasakan keagungan Allah. Jadi 51:15 ee bagaimana dengan musibah? Ya, kita 51:17 kembalikan kepada Allah. Misal kita 51:19 dipisahkan oleh orang yang kita cintai, 51:21 kita kembalikan kepada ya Allah inilah 51:23 dunia, enggak ada apa-apanya. kita akan 51:25 dipisahkan nanti juga akan bersatu, "Ya 51:27 Allah, satukan lagi kami nanti di 51:29 jannahmu, di surgamu." Jadi itu kan 51:32 sudah nangis tuh kalau udah udah ucap. 51:34 Jadi bagaimana mengalihkan ee rasa tadi 51:38 ya kehilangan sedih itu kembalikan 51:40 kepada Allah, "Ya Allah, Engkaulah 51:41 segala-galanya." Balikan. Makanya dalam 51:44 ee doa itu ya, Allahumma anta rbi la 51:47 ilaha illa anta itu kan ee sayidul 51:49 istigfar itu kan luar biasa ya. Jadi 51:51 pengakuan bahnya Allahlah Tuhan kita. 51:54 Tiada sekutu, tiada sekutu baginya. Itu 51:56 luar biasa kalau kita memahami makna 51:59 gitu. Ini ada Mbak ee suatu kisah gini 52:02 ya. I kisah ini 52:06 ee tentang bulu matanya yang 52:09 menyelamatkannya dari api neraka. Heeh. 52:12 Gimana tuh? Jadi ketika dia menghisab 52:14 nanti kan kita selur lisan kita ini 52:17 nanti mulut kita terkunci. Iya. Jadi 52:19 anggota tubuh kita yang akan bersaksi 52:21 terhadap diri kita. Tangannya bersaksi, 52:24 "Oh, aku pernah dipakai buat yang 52:26 haram-haram, kakinya semuanya." Pokoknya 52:28 badannya itu sudah membuat dirinya itu 52:30 berhak masuk neraka. Tapi kemudian ee 52:34 lembaran bulu matanya itu bersaksi, "Ya 52:38 Allah, betul orang ini zalimun linafsih. 52:41 Dia itu zalim terhadap dirinya. Tapi aku 52:45 bersaksi ya Allah ketika menjelang ee 52:47 akhir hidupnya dia 52:50 membasahiku dengan air mata tbatnya dan 52:53 aku bersaksi orang ini telah bertobat. 52:55 Jadi bulu mata itu juga bersaksi 52:57 nantinya. Masyaallah. 53:01 Ya, kalau bulu mata saja bisa bersaksi, 53:05 apapun yang terjadi yang membuat mata 53:08 kita panas, kemudian pipinya basah, bulu 53:11 matanya basah karena mengingat kebutuhan 53:14 kita akan ampunan Allah itu luar biasa 53:17 sekali ya, Ustazah. Ini pertanyaan dari 53:20 Pak Marruf ya. 53:23 Syukur alhamdulillah 53:25 mendengarkan tausiah pada siang ini. 53:30 Saya juga termasuk yang keras hati nih 53:32 Mbak Nuning. Susah nangis karena merasa 53:36 laki-laki harus tidak cengeng. Tapi 53:38 mendengar ini semua rasanya perlu 53:40 belajar menangis nih. Terima kasih 53:42 informasinya. 53:44 Pertanyaan saya adalah kalau mengenang 53:48 masa lalu yang penuh dosa itu bukan 53:52 basah air mata tapi ketakutan gemeter 53:55 gimana caranya ya. Terima 54:00 kasih. Ee jadi kitalah yang bisa 54:05 meluruskan niat dan orientasi hidup 54:08 kita. 54:09 Jadi ketika mengenang masa lalu penuh 54:12 dengan dosa, dengan maksiat misalnya, 54:16 kita luruskan. Artinya tidak hanya 54:17 sekedar mengenang itu masa lalu yang 54:19 buruk. Enggak. Kita kita takut 54:21 gemetarnya karena apa? Karena kita takut 54:23 kepada Allah. Ya Allah, bagaimana 54:25 hisabku nanti? Nah, di situ biasanya 54:27 nangis tuh ya. Bagaimana nanti hisabku? 54:30 Ya Allah, ampuni aku ya. Tu 54:31 memohon-mohon, merengek-rengek ya, Pak. 54:33 Ya Allah ampuni dosaku. Ya Allah, banyak 54:36 dosa dan kesalahanku. itu biasanya bisa 54:38 menangis. Jadi tangisan ini harus 54:42 dilatih. Saya akan menyampaikan ee 54:44 tentang Abu Bakar Assiddiq ya, Mbak ya. 54:47 He. Jadi menjelang Rasulullah ee wafat 54:51 itu beliau ee biasanya meminta Abu Bakar 54:55 Assiddiq menggantikan beliau menjadi 54:57 imam, ya. Nah, ini ee Ibunda Aisyah itu 55:01 ee kan Rasul perintahkan, "Sampaikan 55:04 kepada ayahmu menggantikanku jadi imam." 55:06 Ya, kata Ibunda Aisyah, "Ya Rasulullah, 55:08 jangan ayahku, ya Rasulullah, ayahku tuh 55:11 gampang nangis," gitu ya. Ya, kalau 55:13 bahasa itu kalau kita suka ngomong 55:15 kengeng gitu, ya. Padahal kan gampang 55:17 nangis ya, Rasulullah. Jangan. Beliau 55:19 tuh kalau baca ayat tuh belum berapa 55:22 nangis nanti akan bagaimana nanti 55:24 makmumnya? Tapi Rasulullah tak ee apa 55:27 sudah mempersiapkan beliau jadi khalifah 55:29 setelah itu ya. Artinya ee jadikan 55:32 ayahmu ya. Artinya ya begitulah Abu 55:34 Bakar Assiddiq. Jadi membaca Al-Qur'an 55:36 itu ya Allah itu yang menyentuh tuh 55:39 nangis. Jadi sekali lagi tidak identik 55:43 seorang laki-laki yang suka menangis ya 55:46 dengan membaca Al-Qur'an atau itu 55:48 sebagai laki-laki yang tidak jantan atau 55:50 cengek enggak ya. Jadi ini bagian dari 55:53 keimanan karena Rasulullah pun 55:55 mengajarkan kepada kita bagaimana beliau 55:58 juga menangis ketika membaca ayat-ayat 56:01 Allah. ketika dalam kesedihan yang 56:04 bersifat fitrah ya, kehilangan orang 56:06 yang dicintai itu juga menangis. Tapi 56:08 menangis beliau bukan ee protes terhadap 56:11 takdir, tapi pasrah tangisan beliau 56:14 adalah tangisan menerima ketentuan 56:16 Allah. Itu bukanlah ee tangisan yang 56:19 tidak dibenar. Itu justru adalah bagian 56:21 dari ibadah, bagian dari ketakutan kita 56:23 kepada Allah. Insyaallah ini adalah 56:25 tangisan keimanan, tangisan ketakwaan. 56:29 Amin. Baik, sudah di penghujung. Kita 56:32 akan dengar, kita akan simak sekali lagi 56:35 sepenuh hati, sepenuh jiwa rangkuman 56:38 dari bahasan air mata, bukan sembarang 56:41 air mata. Silakan, Ustazah. 56:44 Ya, pendengar yang dirahmati Allah. Air 56:47 mata ini adalah bagian dari ciptaan 56:50 Allah yang diberikan kepada manusia. 56:52 Karena manusia memiliki hati dan 56:55 perasaan. Air mata ini adalah ekspresi 56:58 yang alami yang merupakan bagian dari ee 57:03 hal yang dilalui oleh manusia. Air mata 57:05 ini memiliki kedudukan yang sangat 57:08 penting. Apakah ini ada adalah air mata 57:11 keimanan dan ketakwaan atau air mata 57:14 kekufuran dan dosa serta maksiat. Air 57:17 mata itu menjadi air mata keimanan dan 57:19 takwa adalah air mata yang menangis 57:21 karena takut kepada Allah, karena 57:23 bertobat, menyesali semua dosa yang 57:26 pernah dilakukan. Air mata yang keluar 57:29 karena doa-doa munajat kepada Allah 57:31 mohon ampunannya. Air mata yang 57:34 merupakan tanda syukur kepada Allah yang 57:36 telah banyak memberikan nikmat karunia 57:38 yang telah diberikan. Air mata 57:40 ketakwaan, air mata yang merupakan 57:42 cerminan iman yang mendalam. Inilah air 57:45 mata yang disunahkan kita untuk 57:48 mencucurkannya karena takut kepada 57:50 Allah. Astagfirullah wakum. 57:53 Asalamualaikum warahmatullahi 57:55 wabarakatuh. Waalaikumsalam 57:57 warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih 58:00 banyak Ustazah Herni Amran. Kalau tadi 58:04 ikhwan akhwat ee dianjurkan baca deh 58:07 surah Al Imran 190 sampai 200 dan juga 58:10 surah Ar-Rahman yang akan melembutkan 58:12 hati kita. Baiklah, karena air mata 58:15 punya posisi penting sekali 58:18 linangannya akan taubat membuat pintu 58:22 surga terbuka, insyaallah ya kita akan 58:25 mencoba sedemikian rupa agar cair hati 58:29 kita yang selama ini bisa jadi mengeras 58:32 dengan cara mengingat Allah, ziarah 58:35 kubur, baca Quran, apalagi tadi ya. Oke, 58:38 mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih 58:40 sekali lagi Ustazah Herlini Amran. 58:42 Billahi taufik wal hidayah. 58:44 Wasalamualaikum warahmatullahi 58:45 wabarakatuh.