Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 Brail TV. [musik] 0:12 Asalamualaikum warahmatullahi 0:14 wabarakatuh, Mas Toni apa kabar? 0:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:19 wabarakatuh, Pak dan seluruh pendengar 0:21 Rasil di mana pun berada. Minal aidin 0:24 wal faizin. 0:26 Selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan 0:29 batin. 0:32 Masyaallah. 0:33 Wah, bagaimana Bas Toni? Nampaknya ini 0:37 sudah di negeri tercinta atau masih 0:40 umrah, Mas Toni? 0:42 Sudah, sudah. Sudah di Indonesia, bahkan 0:44 sekarang sudah di Jepara ini. 0:46 Masallah. Weh, mantaplah ya. Macet ini. 0:49 Baliknya lancar ya ke sana. lumayanlah. 0:51 Masyaallah, Mas Toni, ini lagi orang 0:56 lagi mikirin THR tapi ada cerita 0:59 pemotongan gaji. Akankah terjadi para 1:02 pejabat tinggi? Sementara gaji guru 1:05 honorer yang masih megap-megap menjadi 1:07 cerita lain. Kejomplangan di negeri kita 1:10 ini kalau orang bilang itu apa ya? 1:12 Neraca gininya ya. Ah, luar biasa. Yang 1:15 kaya makin kaya, yang miskin makin 1:18 miskin gitu lagunya. And tapi apa pula 1:22 cerita tentang penghematan? Selain ini 1:25 motong gaji, ada lagi work from home, 1:28 bahkan jadi belajar online lagi. Yang 1:30 jadi bingung itu MBG macam mana itu? 1:33 makannya diantar lagi ke rumah-rumah 1:35 atau gak gak jelaslah macam mana akan 1:37 terjadi. Sementara pensiunan dari 1:41 anggota DPR menjadi sorotan karena kerja 1:43 5 tahun pensiun seumur hidup. Beh, luar 1:46 biasa. Karena anggota DPR ini juga punya 1:49 cerita lain, Mas Toni. Mereka punya 1:51 bahasa sendiri. Kami ini sudah habis 1:54 dirampok sama rakyat katanya. 1:55 Innalillah. Ini luar biasa, kan? 1:58 Kalimat-kalimat ini yang nampaknya oh 2:01 nampaknya. Sementara dunia hukum pun 2:04 menjadi sorotan. Ada pemecah rekor 2:06 urusan Yakut. Bukan minuman ini, Pak. 2:10 Itu yang mantan menteri itu, mantan 2:12 menteri agama itu katanya lebaran 2:15 kemarin itu ada tahanan rumah. Ini baru 2:18 pernah terjadi di dunia KPK. Ini pun 2:22 menjadi sebuah cerita di negeri Konoha 2:24 ini yang nampaknya oh nampaknya 2:26 [tertawa] 2:27 belum lagi urusan bop. Ada aja cara 2:30 sebagian orang follower yang mencari 2:33 justifikasi. 2:34 Ini kan kesempatan emas harusnya untuk 2:36 membatalkan. Macam jiran kita itu 2:38 Malaysia sampai resip lokal pun 2:40 dibatalkan. Baru urusan bop ya. Dan ini 2:44 apakah bisa Pak Prabowo yang katanya 2:48 macan Asia ini bisa membuat sebuah 2:51 gebrakan yang luar biasa? ee kita ingin 2:53 dengar seorang pemerhati bangsa menulis 2:56 tentang keadaan dunia dan juga tentu 3:00 saja tentang keadaan negeri di mana ee 3:04 para apa ya para nabi berkisah negeri di 3:08 Timur Tengah. Silakan Mas e Toni Rasyid 3:10 tafadol. 3:12 [mendengus] 3:13 Baik, Pak dan seluruh pendengar hasil di 3:15 mana pun berada. Ee berkaitan dengan 3:20 pemotongan gaji ya, ini kan masih di 3:23 dalam wacana dan biasanya memang pejabat 3:26 tidak mau ada yang dikurangi. 3:29 Kalau bisa yang dikurangi rakyat saja 3:31 gitu kan. 3:33 Ee gaji paisan silakan dikurangi ya, 3:36 gaji yang lain-lain silakan dikurangi 3:38 tapi pejabat jangan dong gitu loh 3:40 kira-kira gitu. Iya. 3:41 Tapi begini, lepas dari itu semua ya 3:44 [berdehem] ee kalau kemudian ee apa ee 3:48 pengurangan-pengurangan dan sebagainya, 3:50 apakah enggak ada cara yang lain? Kenapa 3:53 pengurangan terhadap sebuah 3:54 kesejahteraan itu apalagi dalam konteks 3:57 ini gaji itu bisa menurunkan kinerja 4:01 produktivitas? sudah produktivitasnya 4:02 buruk ya, sudah produksinya jelek ya, 4:05 sudah produktivitasnya tidak optimal 4:07 kemudian dikurangi makin tidak optimal 4:09 ditambah saja enggak jadi optimal gitu 4:11 loh apalagi dikurangi gitu loh. Yang 4:13 jelas ditambah belum tentu 4:15 mengoptimalasi ini dalam konteks pegawai 4:17 pemerintah ya ditambah 4:20 e hakim misalnya 4:22 tunjangannya ditambah luar biasa besar. 4:24 Nah, apakah kemudian mengurangi ee 4:28 kasus-kasus korupsi hakim, kasus-kasus 4:31 ee apa penyuapan terhadap hakim? Tidak 4:35 juga kan gitu. Apakah kemudian itu 4:37 menambah kualitas daripada integritas 4:39 hakim? Enggak juga kan. Begitu juga yang 4:42 lain-lain di aparat aparat-aparat ee apa 4:46 hukum ya tidak juga kan gitu loh. 4:49 Nah, tapi kalau dikurangi hampir pasti 4:51 terjadi pengurangan integritas dan 4:53 pengurangan apa penurunan integritas dan 4:56 pengurangan produktivitas. 4:58 Ya, itu yang menjadi persoalan. Ah, 5:00 karena itu supaya tidak bisa menjadi 5:02 persoalan, apakah tidak ada cara yang 5:04 lain yang lebih elegan, lebih soft, yang 5:06 lebih menurut saya bijak gitu? Contohlah 5:10 misalnya buatlah ee korupsi-korupsi ini 5:13 lebih diperketat. 5:15 Contoh yang paling sederhana ya, ada 5:18 setoran-setoran yang ee itu ilegal ya, 5:22 yang selama ini menjadi sebuah tradisi 5:24 bahkan dijadikan sebagai sebuah sistem 5:27 ya, seolah-olah menjadi sebuah sistem 5:29 atau sistem terselubung ya. Nah, itu kan 5:32 kemudian bisa dikurangi misal ngerjain 5:36 jalan gitu kan setoran-setoran yang 10% 5:39 50% kalau aparat kemudian diturunkan 5:42 untuk memperketat itu lalu anggaran yang 5:45 sebelumnya itu satu misalnya ee 1,1t 5:49 dikurangi menjadi 1T itu kan efisiensi 5:52 Pak 5:52 Harusnya gitu ya. 5:53 Heeh. He. 5:54 Dan cara ini memperbaiki integritas, 5:57 memperbaiki kerja tanpa mengurangi aspek 6:00 yang lain. 6:02 Itu kalau menurut saya artinya apa? Ada 6:05 ruang-ruang, ada ee apa? banyak 6:10 kesempatan yang bisa dilakukan oleh 6:12 pemerintah untuk melakukan 6:14 efisiensi-efisiensi 6:15 tanpa mengurangi pendapatan gaji 6:20 tekompek ataupun apun pun istilahnya 6:21 dari pejabat-pejabat tinggi. Kenapa? 6:24 Karena itu ya kita tahulah ada ee di 6:28 Indonesia itu ee komitmen kebangsaannya 6:32 itu rendah, komitmen mencari uangnya 6:34 tinggi gitu loh ya. He 6:36 ini karena itu jangan kalau bisa ini 6:40 jangan diganggu bukan saya kemudian saya 6:42 coh bukan pejabat tinggi gitu ya saya 6:44 tidak mendukung pejabat tinggi. ini 6:46 diganggu. Oke, karena itu ada dampaknya 6:49 ya. Ganggulah yang kemudian tidak 6:51 berdampak yang akan berdampaknya menjadi 6:53 positif. Apa itu? Ya, efisiensi terhadap 6:57 tingkat korupsi. 6:59 H 7:00 gitu loh. 7:01 Bukan efisiensi kinerja 7:04 melalui pendapatan, tapi efisiensi 7:07 tingkat korupsi. Mana yang berpotensi 7:09 korupsi? Saya yakin pemerintah itu tahu 7:10 semua kok. Ini loh lubang korupsi. Ini 7:13 lubang korupsi, ini lubang korupsi. 7:14 korupsinya sekian persen kurangi itu 7:18 dapat masak harto itu kan silakan 7:20 disilakan sih anda korupsi saya tutup 7:22 mata tapi terbatas kalau anda 7:24 keterlaluan sikat kan kira-kira gitu nah 7:27 sekarang liberalitas itu tidak ada sudah 7:31 menjangkau semua hal di antaranya adalah 7:33 liberalitas dalam korupsi 7:35 kebocoran ini sudah berapa persen sih 7:37 Mas Toni menurut data analisa dulu kan 7:40 cukup besar apa sekarang lebih besar 7:41 lagi atau gimana Mas 7:43 yang apa Pak 7:44 kebocoran terhadap anggaran negara yang 7:47 kebocoran bisa 70% Pak bukan 50%. 7:51 Saya ngobrol mobil seharian itu sama 7:54 seorang pejabat tinggi yang sudah lama 7:57 menjadi banggar. Dia cerita A sampai 7:59 Z-nya dengan saya. Saya meskipun dapat 8:01 cerita-cerita dari yang lain juga dari 8:03 pejabat-pejabat yang lain itu ceritanya 8:05 memang paling sampai kepada rakyat itu 8:07 30%. Masyaallah. 8:08 Katakan kita diskon ee diskon 40% lah. 8:12 Kita kan bangsa yang suka diskon itu kan 8:14 hasilah 40%. 8:16 Jadi, jadi betapa parahnya kan 8:20 ee kepabeanan yang kemudian sekarang 8:21 terbukalah seawal saya yang membuka 8:23 gitu. Kepabeanan itu potensi hilangnya 8:27 itu 20 2000 8:30 triliun per tahun. 8:34 sekarang sudah mulai bicara kan KPBAN 8:37 itu. Apakah kemarin saya coba cek ketika 8:39 ada 8:41 pergantian ya pergantian pejabat di ee 8:45 BA Cukai? Saya coba cek kepada 8:47 kawan-kawan yang punya data soal itu. 8:49 Wah, ini ada perbaikan ni Bea Cukai. 8:51 Berarti ada kemungkinan ini dapat apa 8:53 namanya ee fiskal menjadi naik. Wah, 8:56 enggak itu, Pak. Itu hanya pergeseran 8:59 orang aja. Tapi baik kelakuan orang yang 9:02 menggeser ini juga tidak kalah gilanya 9:04 sama yang sebelumnya. Tidak kalah ee 9:06 buruk yang sebelumnya. Betul. Jarak 9:08 enggak sampai 1 minggu ditangkap kan. 9:11 He. [tertawa] KPK. Nah, artinya apa gitu 9:15 kan ee 9:17 ee kita mencoba untuk membangun sebuah 9:20 optimisme karena memang semangat Pak 9:22 Prabowo luar biasa lah ingin memperbaiki 9:24 tetapi tim di bawah tim teknisnya dan 9:27 kemudian orang-orang yang melakukan 9:30 eksekusi-eksekusi ini nampaknya belum 9:32 bersinergi dan tidak terkontrol secara 9:34 ee ketat oleh pimpinan yang di atas. 9:37 Tapi kan banyak orang bilang kenapa 9:39 dibikin kabinet gendut begitu? Kalau mau 9:42 penghematan dikurangin aja itu efisiensi 9:45 manajemen itu kan lebih bagus. Banyak 9:47 orang mencorot mensorot kayak begitu. 9:49 ini memang diboros-borosin gituar saja 9:52 soratan itu seorang paradoks ya sisi 9:56 ingin evidensi 9:58 yang lain ini di diukin tapi itu 10:02 sudahlah sudah menjadi isu di awal 10:04 panjang gitu kan panjang tapi itu sudah 10:06 terjadi g terjadi ya terjadi menurut 10:09 saya enggak mungkin kan kemungkinan Pak 10:11 Pakowo sekarang lalu mengurangi orang 10:14 apa ee menteri-menteri kan enggak 10:15 mungkin wakil menteri hilang enggak 10:17 mungkin kemudian menteri yang sekian 10:19 banyak kemudian dikurangi 10 kan enggak 10:21 mungkin. Itu akan menjadi sebuah gejola 10:23 ini ee dalam rangka untuk mengakomodir 10:26 semua kekuatan Israel lah tetapi semua 10:29 kekuatan forward. Apakah itu untuk 10:32 stabilitas politik yang berpengaruh 10:34 terhadap pertumbuhan ekonomi atau tidak? 10:36 Kan poinnya di situ. 10:37 Betul. 10:38 Stabilitas politik itu penting, 10:39 stabilitas kekuasaan penting, kemudian 10:42 ee menjadi stabilitas politik nasional. 10:44 ee setelah stabilitas politik nasional 10:47 itu terjaga, maka arahnya atau tujuan 10:51 utama gol ya ee main golnya itu kan 10:56 stabilitas ee ekonomi kan gitu. 10:59 Betul 11:00 ya. Nah, tetapi kondisi sekarang memang 11:02 secara internal yang kemudian ekonomi 11:05 kita rentan. Pertumbuhan ekonomi yang 11:07 seringkiali saya ungkap di semua daerah 11:10 itu rata-rata 4% 90% 80 sampai 90% itu 11:13 pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah itu 11:15 40% apalagi kalau kemudian diefisiensi 11:19 dikurangi dengan dana transfernya 11:21 wah itu makinmis kita tahu bahwa di 11:25 Indonesia ini swasta itu masih sangat 11:27 bergantung sekitar 60% ya menurut majal 11:30 forb ee terhadap kucuran dana 11:32 pemerintah. Jadi swasta ini tidak 11:34 mandiri, maka industri ya yang paling ee 11:39 cepat tumbuhnya itu industri politik. 11:42 Hm. 11:43 Gitu. Kasih apa namanya ee kasih modal 11:46 untuk kepala daerah, kasih model untuk 11:48 calon presiden gitu kan. Ah kemudian di 11:51 situlah dia panen 11:53 gitu. Dan orang-orang yang menjadi 11:56 oligarki itu ya memang dia membangun 11:59 industrinya berbasis kekuatan politik 12:02 sehingga bisa mengakses kekuasaan dengan 12:04 ee aset-aset negara dengan dana-dana 12:07 negara untuk menjadi sebuah proeknya. 12:10 [berdehem] 12:10 Itulah prototipe ekonomi Indonesia. 12:12 Karena itu ketika APBN turun, APBD turun 12:17 terjadi efisiensi, maka pertumbuhan 12:19 ekonomi pun terjadi efisiensi. 12:22 Makadiitas 12:26 teradi maka kalau kemudian ini nanti 12:30 terkait dengan WFA mengatakan bahwa ini 12:32 untuk efisiensi efektivitas eh beda 12:35 efisiensi efektivitas. Aktivitas itu 12:37 tercapai target 12:39 ya. Efisiensi itu pengiritan, 12:42 penghematan. 12:43 Jadi ini harus tidak boleh dicampur. 12:46 Seringki efisiensi itu justru menjadi 12:49 tidak efektif. Hm. 12:52 Gitu loh. 12:53 Efektivitas itu butuh tambahan modal. 12:56 Ketika sesuatu modal dikurangi, maka 12:59 tidak efektif lagi. 13:01 Ya, Pak Ihsan misalnya efisiensi ke 13:04 Surabaya gitu kan, Surabaya. Kemudian 13:07 naik naik mobil yang bagus yang 13:09 kira-kira sampai ke kemudian dikurangi 13:11 bensinnya ya enggak nyampai. [tertawa] 13:14 Bukan efektivitas tapi efisiensi. Iya. 13:16 atau kalau toh nyampai itu kemudian 13:19 seharusnya 9 jam dari Jakarta sampai 13:21 Surabaya, tapi karena efisiensi mobilnya 13:25 yang jelek gitu kan, terus kemudian 13:27 mestinya dia pakai 13:29 ee apa pakai apa itu ya pertama tapi 13:33 pakai pertelite atau dia pakai 13:36 ee pertama dek gitu kan kemudian dia 13:38 pakai solar ya biasanya nyampai jam 13:41 09.00 ya nyampai bisa 2 hari kan gitu. 13:43 Nah itu bukan efektif tapi efisien. H 13:46 kemudanah 13:48 dalam konteks ini ya efisiensi harus 13:51 betul-betul hati-hati pemerintah supaya 13:54 tidak mengganggu terhadap produktivitas 13:57 dan efektivitas. Itu poinnya. 13:59 Jadi jangan sampai efisiensi yang 14:02 keliru. Efis saya sepakat efisiensi 14:05 memang keadaan Indonesia sudah rentan 14:07 ya. Rentan itu ketika ada masalah dari 14:10 global itu itu akan rontok gitu. Dan 14:12 sekarang ada masalah global sudah 14:14 situasinya rentan. ada masalah global 14:16 rontok. Ketika situasi rontok seperti 14:18 ini memang harus melakukan 14:19 kebijakan-kebijakan yang sifatnya 14:21 segera. Kebijakan di antaranya adalah 14:24 mau tidak mau harus efisiensi. Ya, 14:26 pertanyaannya adalah di efisiensi di 14:28 bidang apa? Jangan sampai efisiensi itu 14:32 ya mengurangi produktivitas, mengurangi 14:35 efektivitas yang pada akhirnya pelayanan 14:37 publik itu berkurang, pelayanan negara 14:40 ya terhadap rakyatnya itu berkurang. He. 14:42 Terus kemudian juga ee pertumbuhan 14:44 ekonomi berkurang pada akhirnya akan 14:46 menambah kemiskinan, akan menambah 14:48 pengangguran. Ini yang betul-betul harus 14:49 dihitung hati-hati. 14:51 I harus dihitung hati-hati. Betul-betul 14:53 hati-hati. 14:54 Iya. Efisiensi ya macam inilah kampung 14:57 Indonesia ini dari danantara yang akan 15:00 dibuat di Saudi ini kan nanti juga akan 15:03 cerita boncoskah atau faedah. Kita belum 15:06 tahu nih apakah efisien atau tidak. 15:08 [tertawa] Kita lihat. itu harus ditunda 15:10 dulu. Itu dalam keadaan seperti ini 15:11 harus ditunda dulu. Itu 15:13 ya. Harus ditunda. Termasuk itu 15:15 efisiensi yang tepat. He. 15:17 Ya, efisiensi yang tepat itu ditunda 15:19 dulu karena itu pengeluaran terhadap 15:20 negara. Apa dari negara ya ee bagaimana 15:24 perkembangan juga tentang ee apa peran 15:29 Indonesia terhadap bop ini juga menjadi 15:31 sorotan ee Mas Toni ee peran Indonesia 15:35 sehingga dua kapalnya itu enggak bisa 15:37 keluar-keluar dari Selat Hormus. 15:39 Sementara Pakistan, India itu sudah bisa 15:41 keluar dari sana. Apakah Indonesia sudah 15:45 menjadi nonblok dipertanyakan atau 15:48 politik bebas aktifnya menjadi sebuah 15:51 kisah lain di negeri hamba ini? 15:53 Bagaimana maksudnya? 15:54 Baik, sebelum ke bop saya mungkin masih 15:56 ada kaitannya dengan pertama yaitu WFH 15:59 ya. Betul. 16:00 Ee WFA dan apa namanya terkait dengan 16:04 minyak WFAH itu kan di 16:06 e ada masih ada wacana dalam satu ming 16:08 dalam 1 minggu dalam pengertian 1 pekan 16:10 itu 5 hari kerja ada satu hari yang yang 16:13 WFA itu apa saja sampai sekarang boleh 16:15 ditentukan terus kemudian hari apa juga 16:19 belum ditutupkan ini tidak mudah tapi 16:21 menurut saya ee jangan pemerintah itu 16:24 membiasakan memunculkan wacana ya belum 16:27 ada pembahasan matang 16:28 nah ini ini tiba masa datang akal gitu 16:30 dulu. 16:32 Iya. Baha matang dulu kira-kira. Oh, 16:35 kebijakan apa? Putuskan kebijakan itu. 16:38 Kaji kaji mendalam ya. Kaji mendalam 16:41 secara silent gitu. Kemudian terbukti ee 16:44 ini diputuskan putus karena ini kan 16:46 sudah menjadi sebuah keputusan muncul 16:48 sehingga enggak ramai 16:49 gitu. Enggak ramai. Jadi ee ini juga 16:52 berkaitan juga dengan ee 16:56 apa ee ee ini DPR pensio 17:00 memang dari dulu kan dipertanyakan 17:02 yang kata Pak Isan tadi mengutip ya 17:05 anggota DPR kami sudah habis dirampuk 17:07 oleh rakyat gitu kan. 17:09 Apakah kalau cara berpikirnya bahwa kami 17:12 sedang dirampok oleh rakyat berarti 17:13 nanti dia merampok uang rakyat kan gitu. 17:15 Betul. [tertawa] 17:18 Ini cara berpikir dia enggak ngomong aja 17:21 itu. Kalau dia ngomong bahwa kami habis 17:24 merampok oleh rakyat, berarti sebenarnya 17:27 mereka kemudian ingin merampok uang 17:29 rakyat. 17:30 Kalau cara berpikirnya seperti itu dan 17:33 kebanyakan memang seperti itu, 17:35 ini bahaya untuk negara. H 17:37 dan faktanya memang begitu. KPK enggak 17:40 bisa masuk kan 17:41 P DPR. He he. Dan dan literasi 17:45 pendidikan juga kan 17:46 diungkap sama Menteri Pendidikan bahwa 17:48 sebagian besar anggota DPR itu paket 17:52 seching. Masyaallah luar biasa. Langsung 17:55 kalau enggak dipakai Pak memang ini 17:58 contohlah misalnya ada pansus ya. Pansus 18:01 sekarang Yakut itu nanti kaitan dengan 18:03 Yakut 18:04 ya. Ee Yakut kan bilang ee di dalam 18:07 perposes itu kan ya pansus dapat kan 18:10 gitu 18:10 ya. Mah mampus tuh kena lagi semuanya. 18:13 Kemudian dikembalikan atau tidak selama 18:17 pengembalian itu e di luar e hari itu 18:21 kan juga masih pelanggaran. 18:23 Saya dengar-dengar ada yang 18:24 mengembalikan di antara mereka dan 18:26 pengembalian itu kemudian ee sekarang 18:30 uangnya ada di KPK. Seru ini. 18:33 Tapi kalau lebih lebih dari 30 hari 18:35 enggak dihitung lagi bukan begitu Mas 18:36 Toni? Ya. 18:37 Iya enggak dihitung. Heeh. He I 18:40 ya. Nah, pembatuan mesti bertanya kepada 18:43 KPK itu. Ini saya bocorin dikit pertanya 18:45 KPK gitu loh. Gitu. 18:48 Apakah ada dana Pansus yang dikembalikan 18:50 gitu. [tertawa] 18:53 Jadi, jadi gini gini ee Pak Istan 18:55 terkait dengan ee apa namanya 18:59 ya 18:59 ee 19:01 itu pensiun. Oh, Juan balik lagi 19:03 ini. Jadi, betul keputusan MK itu untuk 19:07 membatalkan undang-undang sebagian isi 19:10 Undang-Undang Nomor 20 Tahun ee 1980 19:14 ya. Ee di antaranya adalah bahwa anggota 19:19 DPR itu sudah tidak lagi atau pejabat 19:22 tinggi sudah tidak lagi mendapatkan 19:25 pensiun. KPK menyarankan untuk dalam 2 19:28 tahun ini dilakukan perubahan 19:29 undang-undang. di antara poinnya adalah 19:32 yang ditunjuk ya ee pejabat tinggi yang 19:35 ditunjuk, pejabat yang tinggi dipilih 19:36 oleh rakyat ya ee kemudian perjapat 19:39 tinggi yang dipilih oleh ee institusi 19:41 itu tidak mendapatkan tunjangan. Ee 19:45 logikanya sederhana. Logikanya adalah 19:48 kalau 5 tahun itu dapat tunjangan 19:50 sementara ya orang yang kerja 30 tahun 19:54 masa sama sih dapat tunjangan. 19:57 Iya. Nah, prosesnya juga beda, cara 20:00 kerjanya juga beda. Berarti ada kriteria 20:02 seperti itu. Tapi lepas dari itu ketika 20:05 orang ke KPK apa ke MK ya, Mahkamah 20:08 Konstitusi untuk menggugat, 20:10 kita lagi menunggu siapa ini pihak-pihak 20:13 yang nanti akan gugat ini lebih besar 20:14 lagi yaitu 20:17 menggugat terhadap undang-undang ee apa? 20:23 Hm. 20:24 Undang-undang 20:26 yang kemarin cukup ramai pada akhir masa 20:28 Pak Jokowi itu tenaga [berdehem] kerja 20:31 itu. 20:31 Oh iya. 20:32 Undang-undang Omnibus. 20:34 Omnibus law 20:36 ya. Omnibus law terkait dengan tambang 20:39 ya. Jelas kan pasal 333 misalnya atau 20:41 pembukaan gitu kan ya ee pembukaan 20:44 Undang-Undang Dasar 45 gitu kan bahwa ee 20:48 bumi dan isinya ya itu kan yang 20:51 terkandung di dalamnya ya. ee 20:53 sebesar-besarnya untuk untuk 20:55 kesejahteraan rakyat kan gitu. 20:57 Betul. 20:58 Hm. 20:59 Ya. Dan itu milik negara, dikuasai 21:01 negara untuk dan sebesar-besarnya untuk 21:04 kesejahteraan rakyat. Itu kan jelas 21:06 poinnya. 21:07 H. 21:08 Jadi inti ee artinya adalah bahwa ee 21:11 tambang-tambang yang dikuasai oleh 21:13 perusahaan-perusahaan personal ya, 21:15 perusahaan orang perorang itu mestinya 21:18 digugat, tidak boleh dikuasai oleh 21:19 mereka. Mereka adalah pekerja negara 21:21 yang menggarap kerja negara. Bukan hanya 21:24 bayar pajak. Ini beda. 21:26 Itu yang terkandung di bawahnya milik 21:27 negara bukan milik mereka. Konteks 21:29 sekarang kan milik mereka. 21:31 Sehingga untuk kesejahteraan mereka di 21:33 mana pun daerah tambang itu 21:34 masyarakatnya miskin, masyarakatnya 21:36 susah, masyarakatnya tidak sejahtera. 21:37 Yang sejahtera adalah pemilik tambang. 21:39 Dan pemilik tambang umumnya orang dari 21:41 luar. Siapa dari luar? Ya, kebanyakan 21:42 dari Jakarta dan luar negeri. He he. 21:45 Nah, ini mestinya digugat. H 21:48 ada yang pihak yang menggugat UGM kah 21:50 gitu kan, UI kah 21:52 ya yang seringkiali kan UGM itu yang 21:54 menggugat UI 21:56 ya. Yang ini kan UII yang berkaitan 21:58 dengan ee apa ee Undang-Undang Nomor 20 22:02 Tahun 1980 gitu kan 22:05 ya. Ini ini sebenarnya kalau ini 22:07 dilakukan penggugatan wah rakyat suka 22:09 sekali, senang sekali itu ada dukungan, 22:11 ada support yang luar biasa. Tetapi 22:13 tantangannya juga besar karena itu 22:15 berhadapan dengan oligarki, berhadapan 22:16 dengan kekuatan-kekuatan besar yang luar 22:18 biasa ya duitnya cukup banyak. 22:21 Gambang [berdehem] itu duitnya wow gitu 22:23 kan apalagi kalau kemudian minyak dan 22:25 gas lebih wow lagi gitu kan. Ya, itu Pak 22:28 [berdehem] Isan terkait dengan ee apa ee 22:32 WFH ya. WFH perlu di jangan jangan 22:38 kasihan negara nanti kasihan pemerintah 22:39 diajar terus ya. Makanya supaya tidak 22:42 terjadi seperti itu ee lakukan secara 22:45 matang dulu kajiannya, analisis 22:48 analisisnya kemudian buat keputusan. 22:49 ketika putusan keluar ah ramai enggak 22:52 masalah 22:52 tapi sudah menjadi keputusan gitu loh 22:55 itu 22:55 jangan kemudian baru baru punya baru 22:58 angen-angen gitu kan kemudian di 23:00 dimunculkan ribut lagi ribut lagiah ini 23:03 ini masalahnya kalau sudah ribut 23:05 kemudian ternyata Selat Hurum selesai 23:07 gitu kan 23:08 ya ee kemudian harga minyak harga minyak 23:10 ini kan luar biasa dari harga 55 sampai 23:14 72 23:15 ee per US dolar per barel sekarang sudah 23:18 di atas 100, 100 sampai 113 gitu loh. 23:22 Dan kenaikannya itu antara 35 sampai 23:24 45%. Ini kan dahsyat. Mau tidak mau ya 23:27 bagi negara-negara terutama yang tidak 23:29 kuat yang tidak yang bergantung betul 23:31 sama minyaknya ke apalagi Indonesia itu 23:33 sekitar 1 juta barel per hari ya 23:36 kembangkempis megap-megap gitu loh. Jadi 23:38 memang harus dilakukan langkah. setuju 23:40 sekali untuk dilakukan langkah dan 23:42 efisiensi termasuk langkah efisiensi 23:44 tetapi perlu yang tepat ya perlu yang ee 23:48 apa yang tidak mengganggu terhadap 23:52 efektivitas kinerja pemerintah dan tidak 23:54 mengganggu terhadap pertumbuhan ekonomi 23:57 itu [tertawa] 23:58 cerita minyak cerita selat hormus 24:00 nampaknya memang nih Amerika Sarah lawan 24:03 ya salah ngomong atau macam mana Mas 24:05 Toni dalam tulisan terakhir itu 24:07 mengungkap tentang ini gimana bisa 24:09 menulis Tulis itu analisa Mas Toni. 24:13 Iya, itu salahsah ee salah perhitungan. 24:16 Kan memang dalam konteks ini Amerika itu 24:20 dalam tanda kutip setengah-setengah 24:22 karena ini lebih banyak kepada 24:24 kepentingan 24:26 ee apa Israel dan memang Israel ini ya 24:30 menjadi ee apa satu-satunya jaminan bagi 24:35 Amerika untuk bisa menguasai geopolitik 24:38 yang ada di Timur Tengah. He 24:42 ini ini Mas Toni didengar nih tiga 24:43 pendengar kita ada di Israel nih nyalah 24:45 tuh lihat. 24:46 Iya ee tanpa tanpa [mendengus] ini tanpa 24:50 apa? Tanpa 24:52 ee Israel ya e sul mengendalikan karena 24:56 tidak ada negara yang betul-betul 24:58 dikuasai dan menjadi partner 100% dengan 25:02 Amerika kecuali Israel. Itu satu sisi. 25:05 Yang kedua adalah Israel itu oligarki 25:08 Amerika. 25:09 H. He. 25:09 Jadi siapapun yang akan menjadi presiden 25:11 Amerika kalau tanpa ada persetujuan dari 25:14 Israel susah di seperti di Indonesi lah. 25:17 Siapapun yang mau calon jadi presiden, 25:19 kalau oligarki itu ee tidak mendukung 25:22 gitu kan, logistik enggak turun. Berat 25:25 juga [berdehem] 25:26 karena mereka adalah pengendali. 25:27 Kira-kira gambarannya seperti itu di di 25:29 Israel. He. 25:30 Maka satu-satunya demokrasi yang cacat 25:33 di Isra di Amerika pada saat terjadi 25:36 demonstrasi itu kan mahasiswa ketika 25:38 demo mendukung Palestina merdeka. 25:41 Siapapun yang mendukung Palestina 25:42 merdeka itu teroris. Dan kemudian 25:45 siapapun yang mendukung ee Palestina itu 25:48 eh 25:50 teroris ya 25:51 ee teroris karena itu ditangkapin 25:53 mahasiswa dan itu tidak terjadi di 25:55 Amerika yang tanpa kerusuhan itu kan 25:57 ditangkap-tangkapin dan perguruan tinggi 26:01 universitas memberikan dukungan kuat 26:03 kepada pemerintah memberikan dukungan ee 26:06 apa ee universitas memberikan dukungan 26:09 dan kemudian memecat kepada sejumlah 26:11 mahasiswa yang melakukan itu dan itu 26:12 tidak biasa terjadi selain kasus ini. 26:15 Itu menunjukkan karena memang ketika 26:17 lacak itu memang universitas-universitas 26:19 di Amerika itu di-back up dananya oleh 26:24 selain SPP kalau kita UKT ya mahasiswa 26:27 itu di-back up oleh dana abadi dan juga 26:30 di-back up oleh dana usaha investasi. 26:33 Nah, investasi dana-dana itu mayoritas 26:36 di perusahaan-perusahaan 26:38 Israel. 26:39 Mau tidak mau ya Universitas sudah 26:42 berpartner dengan Israel dalam konteks 26:44 mendukung semua kegiatan ee atau m-back 26:47 up finance terhadap universitas ya mau 26:49 tidak mau membela Israel 26:51 itu yang terjadi. 26:53 Nah, kondisi seperti itu di Amerika ya 26:56 susah untuk presiden siapapun ya 26:58 presiden siapapun tidak memberikan 27:00 dukungan terhadap keputusan dan 27:01 kebijakan Israel ketika termasuk ketika 27:04 berseteru atau berkonflik dengan yang 27:06 lain. Maka sampai hari ini tidak ada 27:09 kajian sama sekali bagi Amerika untuk e 27:13 apa merdeka. Nah, berkaitan dengan bop 27:16 gitu kan. Ee bop itu ya kan cacat dari 27:20 lahir. 27:21 Hm. 27:22 Ya. Bop cacat. Kenapa saya katakan cacat 27:24 dari lahir? Bop 27:27 yang mendirikan Amerika. Amerika itu kan 27:30 sudah berpihak. Kalau dalam teori 27:32 rekonsasi konflik untuk menciptakan 27:34 sebuah perdamaian itu ada pihak ketiga. 27:37 Kalau memang dua belah pihak tidak bisa 27:39 ber ee berkomunikasi secara baik 27:42 menyelesaikan masalahnya, masalah 27:43 konfliknya, maka perlu ada pihak ketiga. 27:45 Dan pihak ketiga adalah pihak yang 27:47 netral yang bisa diterima oleh kedua 27:49 belah pihak. Ini Amerika adalah pihak 27:52 yang tidak netral. Yang kedua, Amerika 27:54 tidak diterima oleh satu pihak yaitu 27:56 Palestina. Yang ketiga, Palestina tidak 27:58 dilibatkan. 28:00 berarti cacat dari lahir dan memang 28:02 terbukti ya ee ketika ini kemudian 28:07 muncul bop penyerangan tidak berhenti 28:09 makan bahkan dikatakan makin masif 28:11 penyerangan itu. 28:13 Hm. Terus kemudian dalam proses bop lagi 28:16 sedang sedang di di apa ee ditunjukkan 28:21 bentuknya ya ee kemudian terjadi 28:24 penyerangan kepada ee Iran. 28:27 Hm. He. 28:28 Kenapa? Lagi-lagi alasannya karena BOP 28:30 memang cacat dari lahir. Pertanyaan 28:32 kedua dan ini khusus untuk bangsa 28:35 Indonesia. Kenapa kemudian Pak ee apa 28:39 Pak Prabowo mendukung bop dan menjadi 28:41 bagian daripada anggota BOP? Ya, di 28:45 dalam politik kita ada panggung depan, 28:46 ada panggung belakang. 28:48 Hah? Cobalah kita mencari panggung 28:50 belakang. Kalau kita hanya melihat 28:52 panggung depan, wah ini kontraproduktif, 28:54 ini enggak pas, Pak Prabowo. Ini ini 28:56 tidak ee masyarakat Indonesia adalah 28:59 masyarakat yang sangat mendukung kepada 29:02 apa? Kepada Palestina kok kemudian ini 29:05 pro Amerika yang jelas-jelas ee apa 29:08 cacat lahir dari lahir. 29:10 Terus kemudian ee ada apa ini kan gitu 29:14 ya. Kita tadi tanggungkan kan 29:16 pertanyaannya sederhana ya. He. 29:19 Apakah ee Indonesia pada saat ini ya 29:22 punya kemampuan untuk menolak tidak 29:25 menjadi bop? 29:26 Momentnya pas kalau sekarang kan 29:27 harusnya begitu kan. Nah, ini terjadi 29:32 gitu kan Pak Prabowo kan sudah bilang 29:34 kita akan kaji ulang gitu loh. 29:36 Nah, kaji ulang ini ketika Amerika ini 29:40 ya ketika melawan Iran e terseret oleh 29:44 Israel terus kemudian mungkin 29:46 pertimbangannya enggak matang dia 29:47 habisi. Dia pikir seperti negara-negara 29:49 yang lain. Saya pikir enggak sebodoh itu 29:51 juga gitu kan. Ada 29:52 pertimbangan-pertimbangan ini juga 29:53 bagian daripada bisnis. Trump ini kan 29:55 pisnis. 29:56 He betul. Nah, kemarin ketika dia bilang 29:58 kita sedang bernegosiasi dengan Iran, 30:00 ada orang kita yang bernegosiasi tapi 30:02 tidak dengan tidak dengan apa 30:05 ayatullahnya ya. Dia bilang dengan 30:08 begitu 30:09 apa yang terjadi? Harga saham naik, Pak. 30:12 Hanya [tertawa] 30:14 saham naik 30:16 ini pembisnis gitu kan 30:18 sama dibantah harga saham turun lagi. 30:21 [tertawa] 30:22 Jadi Senin kemarin haram saham naik 30:23 gara-gara ter begitu. Jadi sekarang itu 30:26 nasib finance di dunia ini terutama yang 30:30 finance global itu saham gitu kan ya itu 30:33 ada di Trum gitu kan. Kalau kita baca 30:35 misalnya buku ya lama sekali gitu ee 30:40 namanya ee sasen itu eh sana sasen itu 30:44 ada namanya ee 30:47 global city gitu kan ya bicara tentang 30:50 kapitalisme ya ini yang permainan gitu 30:52 loh [tertawa] 30:54 dan 30:54 permainan ya [berdehem] 30:56 dan ketika ketika pemimpin seorang 30:58 pengusaha ya jadi begini seolah-olah 31:00 semua bisa dinegosiasi ternyata oh 31:03 ternyata perhitungan militer Betul. 31:05 Kalau seorang pemimpin atau pemilik 31:08 kebijakan adalah sekaligus pengguna 31:11 kebijakan 31:12 ini memang seringki menimbulkan 31:15 kontraproduktif karena ada vested of 31:18 interest. 31:19 I 31:19 ya. Di manapun pemimpin ketika pemilik 31:22 kebijakan apa orang yang punya otoritas 31:25 untuk menerbitkan kebijakan itu adalah 31:28 pengguna kebijakan, 31:30 pengambil manfaat kebijakan ini 31:32 seringkiali bermasalah. termasuk di Trum 31:34 ini 31:35 ya dia menyelam sambil minum air juga 31:37 kan gitu ya [tertawa] menyelam sambil 31:39 minum air. Nah ini apakah kemudian 31:41 momentum tepat Pak Pak 31:44 Prabowo dianggap sebagai orang yang anti 31:46 mainstream pada saat masuk menjadi 31:48 bagian daripada bop. Apakah memet yang 31:50 tepat tetap harus dihitung secara detail 31:53 apa resikonya buat Indonesia? Apa 31:55 resikonya buat Pak Prabowo? Kekuasaan 31:58 Pak Prabowo ini juga harus dihitung 31:59 detail. He 32:01 Trump yang dianggap kemudian sudah mulai 32:03 menurun powernya Amerika. Kalau Amerika 32:05 salah. Trump dianggap menurun powernya. 32:08 Amerika sekarang sudah mulai kalau sudah 32:10 enggak mandang ketika ternyata jebol 32:12 semua oleh Iran gitu kan. Ternyata tidak 32:14 sekuat yang dibayangkan sebelumnya tidak 32:17 memberikan jaminan keamanan sebagaimana 32:19 yang diharapkan sebelumnya sudah mulai 32:22 power turun gitu kan. He. 32:23 Ee tetapi apakah kemudian powernya turun 32:26 itu ya itu kemudian memberikan ruang 32:29 kebebasan dan kekuatan bagi Indonesia 32:32 untuk bal kepada Amerika? Pertanyaan kan 32:34 gitu. 32:35 Tergantung keberanian kita. 32:36 Saya enggak yakin. 32:38 Maka dalam konteks ini Pak Prabowo perlu 32:41 bernegosiasi kepada Trump. Udahlah Trump 32:44 kondisiku kayak begini. [berdehem] 32:45 Indonesia kayak begini. Ya udahlah nanti 32:48 kita kita bawa lagilah apa namanya kita 32:51 sepakat lagilah di bidang yang lain 32:52 nanti saya tetap ikutikut kamulah kita 32:55 kita bareng-bareng lah gitu kan tapi 32:57 untuk kali ini aja kasih kami kebebasan 33:00 biar aku juga ada dukungan dari rakyat 33:02 gitu loh ada ngomong sama rakyat ah ee 33:05 Pak Bowo bisa enggak melakukan itu 33:07 kepada Trump 33:08 h kita lihat apakah dia bisa mengikuti 33:11 jejak-jejak para pendiri bangsa ini 33:13 ketika memutuskan politik luar negeri 33:16 Indonesia nampaknya 33:17 saya masih melihat ketika Pak Prabowo 33:20 bicara dengan berhadapan dengan Trump 33:22 gitu kan ee masih kelihatan inferiornya 33:27 gitu kan. 33:27 Iya terbel [berdehem] gitu loh. 33:31 Bagaimana menupo secara psikologi ya 33:34 [berdehem] untuk berhadapan dengan ee 33:36 Trump ya minimal mimiknya apanya ketika 33:40 berhadapan ke bicaranya gitu. Kami appel 33:43 to appel kami sama. Meskipun nanti di 33:45 belakang layar ngomongnya beda enggak 33:47 ada masalah gitu loh. Kan politik memang 33:49 harus begitu gitu loh. 33:52 Luar biasa. Mas Toni apakah berharap 33:56 akan ada perubahan 2027 setidaknya pada 34:00 saat Anda umrah tahun depan atau tahun 34:02 depannya lagi? Karena sudah hampir 100 34:05 tahun pergolakan dunia ini terus 34:07 bergulir dan umat masih terus dipecah 34:10 belah. ketika kemarin isu tentang Iran, 34:14 Syiah, tapi sekarang nampaknya pimpinan 34:18 Iran sendiri memperhatikan sebuah 34:20 persatuan. Apa yang Mas Toni lihat 34:22 sebagai penutup bincang kita pergolakan 34:25 umat di masa depan? Pengamatan Anda 34:28 macam mana, Mas Toni? Silakan, Mas Toni. 34:30 Eh, baik. Jadi, ee persatuan itu 34:35 dibangun oleh sebuah kekuatan. He. 34:38 Ketika kita tidak memiliki kekuatan, 34:41 maka tidak ada itu persatuan. 34:44 Itu konsep sosiologisnya, ya kan? Ee 34:47 bagaimana ada persatuan ya kalau 34:49 kemudian kita itu masih membutuhkan dan 34:52 bergantung kepada orang lain. Kekuatan 34:54 itu artinya kita sudah punya mandiri, 34:56 kita tidak terar intervensi, maka di 34:58 situ ada persatuan. Ketika kita 35:01 menggantungkan diri dan intervensi baik 35:03 dalam konteks sosial maupun dalam 35:05 konteks bangsa negara ya maka sulit akan 35:08 terjadi sebuah persatuan ee selama masih 35:12 ya ee 35:14 apa di Teluk itu atau di Timur Tengah 35:17 secara umum ya ee pangkalan-pangkalan 35:20 militer Amerika ada di sana. Jangan 35:22 pernah berharap pada persatuan. 35:24 Hm. Iya. Itu 35:26 ee mesti ada sebuah negara yang kuat di 35:28 sana. He 35:29 ya dengan yang kemudian bisa 35:31 berkomunikasi dan beradaptasi dengan 35:34 semua kepentingan kekuatan-kekuatan yang 35:36 ada di Arab. Misal Iran 35:39 gitu kan meskipun Syiah ya. Kalau 35:41 kemudian dia mengakomodir ini kan bukan 35:43 Syiah Sunni apa gitu atau Wahabi kalau 35:46 dia bisa mengakomodir semua kepentingan 35:48 negara yang ada di Timur Tengah dengan 35:49 kekuatan dia eh reward punishment 35:52 kemudian dia mengakomodir itu akan 35:53 terjadi sebuah persatuan kekuatan. 35:57 Kenapa mereka tidak bersatu? Ya, karena 35:59 mereka ee apa namanya? Tidak memiliki 36:03 kekuatan. Ee ini kan gini, Pak. Pak 36:06 Isan, ada namanya teori duel, ada teori 36:09 triat. Itu kalau kita berdua kita 36:11 sepakat dan kemudian kalau enggak 36:13 sepakat ya sudah bubar selesai. I 36:15 tapi kalau kemudian kita bertiga atau 36:16 lebih mesti ada pemimpinnya dan itu jauh 36:19 lebih mudah untuk membuat sebuah 36:22 persatuan itu persatuan. Heeh. Heeh. 36:24 Nah, dari teori ini kemudian kita bisa 36:28 ambil kesimpulan harus ada kekuatan. 36:31 Kalau dulu pada masa Iselam awal itu kan 36:33 ad khalifah gitu karena punya kekuatan 36:35 yang mempersatukan gitu loh. Yait 36:37 namanya teritorial gitu ya. Ee teriat 36:40 ya. Jadi ada kekuatan yang mempersatukan 36:42 mereka. Apakah di Timur Tengah siapa 36:44 yang potensi untuk saat ini misalnya 36:46 Iran gitu loh ya. kita enggak usah 36:48 energi ee apa namanya tentang ini Syiah, 36:51 ini Sunni, Qurannya sama, salatnya sama 36:53 kok, yang lain-lain sama kok, gitu kan. 36:56 Ee jadi ee kalau Iran kemudian bisa 36:59 menjadi sebuah kekuatan baru di Timur 37:01 Tengah lalu mengakomodir, mengakomodasi 37:04 terhadap kepentingan kepuatan Saudi ee 37:07 Kuwait, Bahrain, Qatar, terus Dubai dan 37:11 sebagainya tidak akomodir di situ gitu 37:13 kan. Saya pikir akan menjadi sebuah 37:15 kekuatan tersendi, kekuatan minyak dan 37:16 mereka akan menjadi penuntut negara. 37:18 Kenapa? Kalau minyaknya mereka berti 37:20 negara kabar mana pun banyak yang kolaps 37:22 gitu kan kecuali Venezuela ya. 37:26 Tapi 37:26 masyaallah. 37:28 Iya. Iya. 37:29 Mudah-mudahan saja terjadi kekuatan di 37:32 sana yang dapat menyatukan umat. 37:33 Mudah-mudahan Mas Toni. 37:35 Masyaallah. Penutup kisah pagi ini di 37:38 bulan Syawal. Apa nasihat seorang Toni 37:40 Rasyid? Silakan Mas Toni. Penutup kata. 37:43 ya bulan Syawal masih kita jaga lagi 37:48 kekompakan gitu kan. Terus kemudian 37:51 membangun sebuah ee narasarasi 37:54 persatuan dan narasarasi ee samahan. 37:57 Jadi kemudian kritik itu adalah sebuah 38:00 kritik persatuan ya. Kemudian sebuah 38:02 koreksi, koreksi persatuan karena ee 38:05 harus dipahami sebagai rasa cinta kepada 38:07 bangsa ini, cinta kepada negara ini. 38:10 Mari kita 38:13 menciptakan ee titik temu antara 38:16 keinginan rakyat dengan keinginan 38:18 pemerintah sehingga menjadi sebuah satu 38:20 kesatuan ee langkah bersama dan sinergis 38:24 ya. sehingga ee ujian yang sekarang kita 38:27 sedang hadapi, kita menghadapi ujian 38:29 sangat besar di Indonesia ini ya dengan 38:31 terutama ujian ekonomi ya berbasis 38:33 kepada energi. Ini ujian yang sangat 38:35 besar sekali. 38:37 Kalau kemudian ada langkah-langkah tidak 38:39 sinergis, langkah-langkah tidak kompak, 38:41 langkah-langkah yang yang blunder, 38:43 langkah-langkah yang jujur 38:44 kontraproduktif, ini akan berbahaya dan 38:46 membuat Indonesia ke depan ee bisa 38:50 terpuruk. karena itu ya karena itu ee 38:53 ini perlu menjadi sebuah kesadaran 38:55 kolektif seluruh rakyat Indonesia bahwa 38:58 Indonesia harus sedang tidak baik-baik 39:01 saja dan kemudian pemerintah harus lebih 39:03 jujur, lebih terus terang, lebih terbuka 39:05 untuk mengungkapkan apa adanya yang 39:08 sehingga kemudian bisa dipahami oleh 39:10 rakyat yang sehingga kemudian rakyat ee 39:12 bisa menerima dan pada akhirnya bisa 39:14 bersama-sama dalam sinergitas untuk 39:17 menghadapi ujian yang cukup berat ini. 39:20 Masyaallah, Mas. Terima kasih, Mas Toni 39:22 pagi ini membersamai pendengar di 39:25 berbagai tempat pagi ini. Terima kasih. 39:26 Selamat ee pulang kampung ya. Selamat 39:29 bersilaturahmi. Asalamualaikum 39:30 warahmatullahi wabarakatuh, Mas. 39:32 Waalaikumsalam warahmatullah.