Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Brail TV
- [musik]
- alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat
- yang dapat meraih kami baik lewat radio
- maupun secara virtual di YouTube di
- kanal YouTube Rasil TV. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Mudah-mudahan dalam keadaan sehat
- walafiat ikhwan dan akhwat. Dan yang
- sedang diuji sakit mudah-mudahan
- dilimpahkan kesabaran. Insyaallah
- ujiannya mengurangi dosa. Insyaallah.
- Amin. Saya Karolin pada kesempatan siang
- hari ini alhamdulillah dapat secara
- langsung di ruang ikhwan dan akhwat akan
- bersama-sama belajar. bersama bersama
- ustazah kita telah hadir di
- tempat masing-masing karena virtual
- masih kami saya dari tempat saya dan
- ustazah dari kediaman ustazah kita sapa
- Ustazah Helini Amran. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh,
- Ustazah semoga sehat, Ustazah.
- Insyaallah mudah-mudahan semuanya sehat,
- Mbak Olin sekeluarga pendengar semua
- kurafir keluarga besar pencinta Rasil
- insyaallah sehat ya, Mbak.
- Amin. Insyaallah. Amin. Dan insyaallah
- selama kurang lebih 90 menit ke depan
- Ustazah Hel Amran dalam Fikih Wanita
- akan membahas tema yaitu kenikmatan
- sesaat. membawa petaka. Apa kenikmatan
- sesaatnya? Kita akan simak dan kami
- persilakan Ustazah Tafadol dimulai
- Ustazah.
- Baik. Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillah. Alhamdulillahilladzi
- allafa baina qulubina faasbahna
- binikmati ikhwana. Allahumma sholli
- wasallim wabarik ala sayyidina
- Muhammadin waa alihi wasohbi ajmain. W.
- Allahum inna nasaluka ridal jannah wa
- naud naubika min sakikaar. Amin ya
- rabbal alamin. Mudah-mudahan kita saat
- ini semua berada dalam lindungan Allah,
- penjagaan Allah dan kita berharap semua
- mendapatkan ampunan dan rida Allah
- Subhanahu wa taala. Kita doakan yang
- sedang sakit semoga diberikan
- kesembuhan, yang ee dalam keadaan
- mendapatkan ujian cobaan musibah dari
- Allah. Semoga diangkat Allah semua ujian
- cobaan dan musibahnya. Kita doakan
- mudah-mudahan keluarga kita terbebas
- dari api neraka ya. kita dikaruniakan
- anak cucu, keturunan yang saleh salihat,
- yang berilmu, yang bertakwa, yang dapat
- menjadi pencerah bagi umat dan bangsa
- ini. Insyaallah semoga Allah berkahi
- semua rezeki yang ada yang diberikan
- kepada kita semua. Amin ya rabbal
- alamin.
- Kita saat ini ee bahas tentang
- kenikmatan sesaat. Apa itu kenikmatan
- sesaat yang membawa petaka?
- [mendengus]
- Ee tentu saja kenikmatan yang membawa
- petaka itu ini kaitannya dengan ee hawa
- nafsu dan syahwat yaitu tentang
- perzinahan ya. ee ketika kita membaca
- atau mendengar survei yang di ee lakukan
- oleh BKKBN beberapa tahun yang lalu itu
- di 33 provinsi itu remaja usia SMP dan
- SMA itu telah melakukan hubungan seksual
- di luar nikah 63%.
- nauzubillah minzalik ya 63% itu beberapa
- tahun yang lalu. Tentu saat ini
- peningkatan-peningkatan itu semakin ee
- drastis ya dan di antaranya 21% itu
- melakukan aborsi. Nah, nauzubillah
- minzalik ya dengan serbuan budaya saat
- ini itu seakan-akan kita melihat
- remaja-remaja muslim itu tidak lagi
- mengenal batas mana yang mestinya mereka
- jaga. ya. Nah, kita bahas ini
- mudah-mudahan bisa menjaga dan
- melindungi keluarga kita dari pergaulan
- bebas, dari ee syahwat yang merupakan
- kenikmatan hanya sesaat, tapi membawa
- petaka bagi kehidupan ee keluarga kita
- semua.
- Ketika kita berbicara Islam itu, Islam
- selalu menyertakan keimanan dalam setiap
- pembahasan yang berkaitan dengan
- insting, dengan hawa nafsu, dengan
- libido. Selalu ya menyertakan keimanan.
- Dari pengalaman di seluruh dunia itu
- membuktikan bahwa manusia saja itu tidak
- mampu ee membendung dan mendidik seks
- tanpa petunjuk Allah. Etika apapun kalau
- tidak didasari oleh keimanan kepada
- Allah tidaklah akan banyak memberi
- manfaat. Nah, ini ee tentu segala
- sesuatu itu kita kembalikan kepada yang
- menciptakan kita. Karena ajaran Islam
- itu bersifat universal mengatur seluruh
- aspek kehidupan manusia baik dalam
- hubungannya dengan penciptanya, dengan
- Allah ya, ataupun dengan sesama manusia
- dan alam. Karena kita adalah ee makhluk
- ciptaan Allah. Allah paling tahu apa
- yang terbaik untuk kita. Diberikan
- rambu-rambu, diberikan panduan dalam
- setiap perilaku dan perbuatan. Ada yang
- bersifat ee petunjuk atau preventif, ada
- yang bersifat kuratif ataupun yang
- bersifat rehabilitatif. Semua itu sudah
- diatur dalam ajaran Islam. Ee menjadikan
- nafsu yang dirahmati Allah itu adalah
- nafsu yang ee di bawah suatu lembaga
- pernikahan. Nah, kedua, nafsu yang tidak
- dirahmati Allah. Tadi kita bicara ya,
- bahwa nafsu syahwat itu kan ada dua.
- Yang pertama itu yang dirahmati Allah.
- Yang kedua nafsu yang tidak dirahmati
- Allah. Itu nafsu yang berkembang ee
- dengan liar. Nafsu yang tidak terkendali
- dan tidak mengikuti aturan-aturan syari.
- Coba deh ketika dua orang anak manusia
- ketika ee tidak ada yang ketiga mereka
- ee bukan mahram berdua-duaan. Apa yang
- terjadi? Yang terjadi tentu saja banyak
- ya kejahatan-kejahatan itu seperti
- pemerkosaan,
- perzinahan, bahkan ee nafsu itu sendiri,
- nafsu syahwat, nafsu seksual itu sendiri
- ketika tidak berada dalam rahmat Allah
- itu akan menjerumuskan manusia itu
- kepada kejurang kejahatan, kepada
- pembunuhan, bahkan ee pemerkosaan ya.
- Betapa banyak ya bahkan terjadinya
- penyimpangan seksual ya. Kita lihat
- nauzubillah minzalik sampai terjadi
- pembunuhan kepada anak ya, kepada apa
- seorang anak ketika dia ingin menjaga
- ibunya ya. Itu kan penyebabnya karena
- nafsu seksual yang tidak dilampiaskan
- dalam pernikahan. Jadilah pemerkosaan
- menghalalkan segala cara. Itu yang nafsu
- yang tidak dirahmati Allah. Nah, oleh
- karena itu Islam memberikan ee solusi
- ya. Artinya pertama kali ketika larangan
- perzinahan itu Islam mengatakan la
- taqrabuz zina. Jangan kamu dekati zina
- ya. Mendekat saja tidak boleh. Jadi
- ayatnya tidak berbunyi la taf'aluz zina.
- Jangan kamu lakukan zina. Tapi la
- taqrabu qorib. Qorib itu dekat. Jangan
- dekat-dekat aja enggak boleh. Apalagi
- sampai melakukannya. Nah, ini sudah
- diwanti-wanti ya. Karena memang zinah
- itu sendiri itu yang namanya zinah itu
- adalah hubungan seksual tanpa ada akad
- nikah ya. Jadi yang menghalalkannya itu
- adalah akad nikah. Itu yang kalau yang
- ngomong tuh antara laki-laki dengan wali
- tuh qobiltu nikaha watazwijah. Saya
- terima nikahnya itu saja. Hanya ucapan
- itulah yang menyebabkan seluruh
- hubungannya jadi halal. Nah, selain itu
- kalau tidak ada akad nikah namanya
- zinah. Dan zina itu merupakan penghinaan
- terhadap hakikat jati diri manusia. Itu
- perbuatan melanggar hukum. dibenci dan
- dilaknat oleh Allah karena termasuk
- perbuatan keji dan dosa besar. Jadi
- dalam pandangan Islam, zina itu
- merupakan perbuatan kriminal ya atau
- jarimah ya. Dikategorikan ee hukumannya
- tuh hukuman hadud ya yang ada sanksinya
- itu hukuman atas perbuatan maksiat yang
- menjadi hak Allah ya untuk ee
- apa melakukannya ya. Jadi dihukum jadi
- ee zina itu banyak ya. Jadi artinya
- kalau Allah sebagai pencipta kita sudah
- melarang suatu perbuatan dan ada
- sanksinya tuh pasti ada madaratnya.
- Bahkan kita temukan saat ini ya berbagai
- jenis penularan penyakit kelamin ya
- seperti spilis, gonorea dan segala macam
- itu kan karena perzinahan ganti-ganti
- pasangan dan zina itu merupakan salah
- satu sebab terjadinya pembunuhan karena
- rasa cemburu yang menjadi watak manusia.
- Nah, itulah godaan setan ya. Luar biasa
- setan itu menggoda. Coba lihat ya.
- Kenapa Islam melarang pacaran? Karena
- dengan pacaran itu kan akan ee terbuka
- peluang untuk berzina. Memang enggak
- langsung ya baru pacaran langsung
- berzina kan tidak. Prosesnya panjang.
- Coba kita lihat ya godaan setan tuh ya.
- Kalau lagi pacaran nih pegangan tangan
- aja kayaknya indah banget ya. Dunia udah
- kayak milik berdua. Kalau udah banyak
- janjian dating apa gitu uh tempat yang
- apa tempat yang untuk dijadikan dating
- itu wah indah banget ya.
- Terbayang-bayang
- terus ya. Coba kalau sudah nikah,
- pegangan tangan aja sudah enggak indah
- lagi. Ya biasa aja tuh. Enggak ada lagi
- perasaan deg-degan ya. Bahkan makan di
- tempat yang dulu pacaran terasa indah
- biasa-biasa aja. Itulah setan. Setan itu
- membuat tazin. Tazin itu artinya
- menghias-hias segala sesuatu dengan
- indah. Itu setan kerjanya itu. Makanya
- orang-orang yang selingkuh ya, laki-laki
- yang sudah punya istri, selingkuh,
- pacaran dengan orang lain itu
- seakan-akan menjadi indah hidupnya tuh
- kayaknya bersemangat gitu ya. itu karena
- setan yang menjadikannya semangat. Ya,
- coba kita lihat ya, bagaimana Rasulullah
- ketika beliau ee apa di luar ya,
- barangkali melihat hal-hal kan di luar
- tuh banyak godaan, rangsangan banyak
- banget ya. Rasul pulang ke rumah
- kemudian Rasulullah berhubungan dengan
- salah seorang istrinya. Nah, setelah itu
- beliau keluar rambutnya masih basah ya
- karena mandi mandi junub itu ya. Terus
- beliau Rasulullah mengatakan kalau
- kalian di luar melihat orang yang kalian
- tuh tergoda dengannya kan di luar tuh
- banyak orang yang macam-macam lah ya.
- Nah, baliklah ke rumah karena apa yang
- ada pada di pada istrimu ada pada apa
- yang ada pada orang itu ada pada
- istrimu. Selesai. Jadi artinya jangan
- dituruti hawa nafsu yang menyimpang ini,
- yang tidak dirahmati Allah ini. Nah,
- orang-orang yang selingkuh kan gitu.
- Kita juga heran sudah punya istri kenapa
- masih juga mencari di luar? Itu setan
- itu. Nah, jadi memang ee muncullah nanti
- kalau sudah terjadi perzinahan, ketahuan
- rasa cemburu, akhirnya apa? Rumah tangga
- berantakan. Nah, ini zina ini
- mengakibatkan rusaknya rumah tangga,
- menghilangkan harga harkat keluarga,
- memutuskan ikatan perkawinan yang
- berdampak kepada pendidikan anak-anak.
- Jadi, anak-anak itu menjadi korban
- karena hawa nafsu yang dilampiaskan
- tidak dengan ee izin Allah, dilampiaskan
- dengan menuruti syahwat tanpa bimbingan
- Allah. Nah, dalam perzinahan itu
- terselip unsur menyia-nyiakan keturunan.
- Maksudnya apa? menyia-nyiakan keturunan.
- Kalau terjadi kehamilan gimana? Terus
- nanti kalau kehamilan nanti ee enggak
- bertanggung jawab. Nanti yang terjadi
- apa? Malu. Kemudian apa? Aborsi. Wah,
- banyak rentetan-rentetan kejahatan.
- Nanti kalau anaknya terus dipelihara ya
- hamil keman lahir. Terus bapaknya siapa?
- Karena dalam Islam tuh yang nama status
- anak itu nasab itu adalah lahir dari
- akad nikah. Jadi kalau sudah terjadi
- akad nikah, ada kehamilan itu anak, itu
- anak bapaknya lah. Kalau anaknya duluan
- yang ada kemudian baru akad nikah, itu
- anak statusnya status ibu karena di luar
- akad nikah. Nah, jadi zina itu adalah
- hubungan kelamin sesaat yang tidak
- bertanggung jawab. Apa bedanya dengan
- perbuatan binatang?
- Ya kan binatang kan kalau berhubungan
- kan enggak pakai akad nikah tuh. Nah,
- Islam itu karena memang mengangkat
- harkat dan kehormatan manusia ketika
- berhubungan itu harus lewat akad nikah
- dulu. Itulah yang namanya manusia,
- makhluk terhormat. Nah, kalau manusia
- itu melakukan hubungan tanpa ada akad
- nikah, itu sama dengan hewan, sama
- dengan binatang. Ya, enggak ada bedanya
- itu ya dengan binatang berbuat semaunya.
- Kapan dia mau dia lakukan. Apa bedanya?
- Enggak ada bedanya dengan hewan. Nah,
- zina ini merupakan perbuatan yang
- menimbulkan kerusakan besar, kerusakan
- dan kehancuran peradaban. Jadi, tidak
- hanya rumah tangga, peradaban, ya. Maka
- Islam menetapkan hukum yang berat
- terhadap laku zina. Hukuman yang berat
- itu lebih adil ya daripada membiarkan
- rusaknya masyarakat. Disebabkan kenapa?
- Kenapa disebabkan? Karena meraja lelanya
- perzinahan, kemungkaran, dan pelacuran.
- Jadi karena itulah sebabnya berat ya
- kalau kita lihat dalam ee apa namanya
- Al-Qur'an ya surah Annur itu dijelaskan
- kan bahwa ee apa perzinahan itu kalau
- yang laki-laki yang belum menikah,
- perempuan yang belum menikah tapi nanti
- ada syaratnya juga ya itu kan dicambuk
- 100 kali kita nanti kita bicara itulah
- kita bicara e dampaknya ee madaratnya
- perzinaan itu. Perzinaan itu mencegah ee
- apa? perzinahan itu dapat ee apa namanya
- ee terjadinya kerancuan nasab ya. Jadi
- nasab itu kasihan anak-anak kita yang
- korban ya yang bukan dari keluarganya
- itu berdampak juga kepada hukum waris.
- Kasihannya anak jadi karena kesalahan
- orang tuanya itu jadi anak tidak lagi
- dapat warisnya mahramnya bagaimana nanti
- walinya gimana ya ini kan karena
- perbuatan yang tidak dipikirkan dengan
- matang. Bahkan kita lihat ya dengan
- perzinahan itu wanita itu tidak itu
- menjadi buruk ya justru ya Islam itu
- agama menjaga kemuliaan kaum wanita.
- Makanya kita para wanita tuh jangan
- murah, jangan mau diajak berhubungan
- tanpa ada akad nikah. Karena perbuatan
- zina itu mencoreng kemuliaan kaum
- wanita. Justru Islam itu ingin menjaga
- wanita. Jangan seperti ee orang-orang di
- masa jahiliah ya, wanita tuh dianggap
- seperti hewan ya. Setengah setengah
- manusia ya. Kalau yang mau mau dijadi
- pemuas kaum laki-laki ya bahkan di apa
- perjualbikan ya. Apa bedanya ganti-ganti
- apa dibujuk sedikit, dirayu dikit
- akhirnya kehormatan ee tergadaikan.
- Apalagi dibujuk buktikan cintamu padaku.
- Serahkan ee ke ah itu sih namanya bodoh
- ya. Makanya kaum wanita jangan
- terpedaya, jangan tertipu dengan bujuk
- rayu kaum laki-laki sebelum terjadinya
- ee pernikah ee akad nikah pernikahan.
- Nah, ee ada beberapa riwayat ya tahap
- pengharapan zina ini ee saya ee mengutip
- ee beberapa pandangan para ulama ya.
- pertama kali tahap penghar pengharaman
- zina itu itu pertama kalinya itu hukuman
- zina itu ialah teguran ee resmi yang
- bernada ee cercaan ya. Jadi pertamanya
- itu teguran ya dalam surah An-Nisa ayat
- 16 ya. Walladina ya'tinaha minkum
- fauhuma
- fainaba wa aslaha faiduuma
- innallaha tawabar rahima. Dan terhadap
- dua orang yang melakukan perbuatan keji.
- Faaduhuma ee di antara kamu, maka
- berilah hukuman kepada keduanya.
- Kemudian jika keduanya bertaubat dan
- memperbaiki diri maka biarkanlah mereka.
- Ya. Jadi sesungguhnya Allah maha
- penerima tobat lagi maha penyayang. Ini
- tahapan pertama teguran resmi yang
- bernada cercaan. Kemudian ee yang kedua
- ee tahap yang kedua itu ee ditingkatkan
- jadi tahanan rumah ya. Tahan rumah
- artinya ee di dalam surah Annisa juga
- ayat 15 wallital
- fahisyata minisikum
- aratan minkum. Jadi kalau terhadap para
- wanita yang mengerjakan perbuatan
- fahisyah, fahisyah itu termasuk
- maksudnya zina, hendaklah ada empat
- orang saksi di antara kamu yang
- menyaksikannya. Kemudian apabila mereka
- telah memberi persaksian, maka kurunglah
- mereka. Artinya di jadiadi tahanan rumah
- ya. Ee sampai mereka menemui ajalnya
- atau sampai Allah memberi jalan lain
- kepadanya. Annisa ayat 15. Jadi artinya
- yang kedua ini hukuman tahanan rumah itu
- berlaku untuk beberapa waktu. Jadi
- memang ee prosesnya panjang ya. Kalau
- kita lihat misalnya la taqrabuzina surat
- Al-Isra itu ya ee di situ kan turunnya
- surah Al-Isra itu kan di Makkah.
- Sedangkan surah Annur, surah An-Nisa ini
- turunnya kan di Madinah. Jadi prosesnya
- panjang ya pemberlakuan hukum itu.
- Karena Islam itu disebarkan oleh
- Rasulullah selama 23 tahun. 13 tahun di
- Makkah kemudian 10 tahun di Madinah.
- Jadi proses berproses ya. Jadi hukuman
- tahanan rumah ini berlaku untuk beberapa
- waktu. Nah, setelah itu baru Allah
- menetapkan 100 kali cambuk bagi pezina
- yang masih gadis atau perjaka ya. Dan
- rajam bagi yang sudah menikah dalam
- hadis itu ya disebutkan rajam. Jadi ee
- itu tahapan ya. Nah, untuk menjaga
- jangan sampai terjerumus ke dalam
- perbuatan maksiat zina. Hanya kenikmatan
- sesaat. berapa berapa sih berapa lama
- sih hubungan zina itu? Ya artinya ketika
- terperosok dalam kenikmatan sesaat itu,
- itu berdam pada hukum setelahnya itu.
- Itu kalau perempuan perawannya enggak
- ada lagi. Padahal itulah bentuk
- kemuliaan seorang wanita ya. Terus belum
- lagi kalau hamil gimana? Wah banyak
- sekali. Apalagi yang maka ini untuk kita
- nih karena kita e di fikih wanita ya.
- Jadi para wanita yang mendengarkan
- kajian kita kali ini, tolong deh kita
- sama-sama menguatkan ya, jangan murah
- gitu ya. Apalagi buat anak-anak yang
- pacaran, jangan mau jadi bekas walaupun
- tidak diapa-apain kan jadi bekas itu ya
- kan. Jadi artinya tolong dijaga diri ini
- bentuk keimanan ya buat orang tua juga
- ya. Maka dalam Al-Qur'an surah Al-Isra
- itu dijelaskan ya eh walaqina
- innahuana fahisyatila.
- Ya. Dan janganlah kamu mendekati zina.
- Sesungguhnya zina itu adalah suatu
- perbuatan yang keji dan suatu jalan yang
- buruk. Buruk. Keji buruk. Ya. Kenapa
- Allah melarang zina? Karena keji zina
- itu buruk ya. perbuatan kotor itu yang
- sudah mencapai tingkat yang tinggi gitu
- ya yang ya dan diakui kekejiannya oleh
- setiap orang yang berakal bahkan oleh
- sebagian banyak binatang
- ya jangankan begitu ya kadang-kadang ada
- image kalau sudah enggak perawan
- kayaknya gimana gitu ya padahal kita
- tahu ya kalau dia tobat kan selesai
- karena memang itu perbuatan keji.
- Kemudian Allah juga memberitahukan bahwa
- zina itu adalah seburuk-buruk jalan sa
- asabila karena merupakan jalan
- kebinasaan, kehancuran dan kehinaan di
- dunia, siksaan dan azab di neraka. Ya.
- Jadi kandungan dalam surat Al-Isra ayat
- 32 ini, wala taqrabuz zina itu larangan
- mendekati zina dan perbuatan yang
- mengarah kepada zina. Mengarah aja
- enggak boleh, dekat aja enggak boleh.
- Karena zina itu perbuatan yang kotor,
- jalan yang buruk. Walaupun mungkin
- dirasakan oleh pelakunya adalah nikmat,
- tapi nikmatnya itu sementara. Ya,
- kadang-kadang mengerjakannya aja
- takut-takut kan. Takut ketahuan, takut
- ini, takut itu. Udah di tempat yang
- tertutup ya mungkin di hotel takut
- digerebek apa segala macam rasa
- takut-takut itu ya. Dan perbuatan zina
- itu dosa besar yang dilarang keras oleh
- Allah dan zina itu memang merendahkan
- harkat, martabat kehormbatan manusia ya.
- Nah, oleh karena itulah sanksinya berat
- ya. Surat Annur ayat 2 ya. Azanatu
- wahiduma
- jalah itu eh apa namanya? Kalau
- terjemahannya itu perempuan yang berzina
- dengan laki-laki yang berzina hendaklah
- kamu dera ya. Kamu cambuk tiap-tiap satu
- dari keduanya itu 100 kali dera dan
- jangan kamu dipengaruhi oleh perasaan
- kasihan kepada keduanya di dalam
- menjalankan ketentuan agama Allah. yaitu
- jika kamu sebenarnya beriman kepada
- Allah dan hari akhirat dan hendaklah
- hukuman keduanya itu disaksikan oleh
- sekumpulan orang-orang yang beriman. Ya
- kayaknya berat banget ya. Gimana
- kayaknya gimana? Apalagi disaksikan.
- Dan saya rasa tidak semua ee tidak apa
- artinya hukuman seperti ini ya. Tidak
- tidak negara kita kan bukan negara
- Islam. Artinya ee ini pelaksanaannya ini
- memang berat ya karena punya syarat ya
- untuk melakukannya. pertama disaksikan
- oleh empat orang dengan mata kepala
- sendiri. Bahkan para ulama mengatakan
- yang ngelihat itu benar-benar yakin
- mereka berzina sampai apa, mohon maaf
- kemuran laki-laki itu sampai tenggelam
- gitu ya di perempuan. Artinya melihatnya
- sampai dengan mata kepala. Jadi bukan
- bukan hanya lewat ee apa ee foto atau
- CCTV ya. CCTV itu kadang-kadang kan ya
- orang di film juga kadang-kadang enggak
- enggak melakukan tapi seakan-akan ya itu
- kan berarti enggak enggak melihat dengan
- mata kepala ya itu empat orang yang
- menyaksikan. Mana ada orang berzina
- disaksikan empat orang itu sudah kalau
- semua menyaksikan berarti itu sudah
- binatang banget ya. itu sulit sebenarnya
- untuk menentu menerapkan atau
- melaksanakan hukuman itu. Ini hukuman
- ini sebenarnya untuk membuat takut
- supaya ada rasa hati orang-orang yang
- beriman itu ketakutan untuk melakukan
- perbuatan maksiat. Jadi ada efek jerak
- istilahnya ya kan sulit empat orang
- saksi ya. Kalau tidak ada empat orang
- saksi memang pengakuan.
- Pengakuan. Rasulullah sendiri juga
- sebenarnya lebih me apa namanya? Ada
- beberapa sahabat nanti kita ceritakan
- ya, ketika dia ngaku zina, Rasul tuh
- inginnya dia tobat aja gitu ya. Jadi
- sebenarnya melaksanakan hukum zina ini
- mengandung arti memelihara jiwa
- sebenarnya mempertahankan kehormatan,
- melindungi keutahan keluarga yang
- merupakan unsur utama masyarakat. Karena
- baik buruknya masyarakat itu kan
- ditentukan oleh baik buruknya keluarga.
- Itu untuk membersihkan jiwa mungkin
- khilaf atau apa ya. Ya. Dan dalam surat
- Annur ayat 3 itu juga azani laqihu
- illaatan musrik. Kalau memang profesinya
- sudah pezina, maka dalam ayat ini
- dikatakan laki-laki yang berzina tidak
- mengawini melainkan perempuan yang
- berzina atau perempuan musyrik. Dan
- perempuan yang berzina tidak dikawini
- melainkan oleh laki-laki yang berzina
- atau laki-laki musyrik.
- di sini wikaal
- mukminin dan yang demikian itu
- diharamkan atas orang-orang yang mukmin.
- Jadi orang-orang mukmin enggak boleh
- milih pasangan yang memang sedang
- berzina, ganti-ganti pasangan, hubungan
- ee bebas. Itu tidak boleh bagi orang
- yang beriman. Ya. Jadi ee inilah ee di
- antaranya ya hukum ee apa di Al-Qur'an
- ya. Ee ada juga ee dalam surah Al-Furqan
- ya ayat 68 juga di situ ya. Ulil albab
- itu orang-orang yang ulil albab,
- hamba-hamba Allah ibadurrahman itu ya.
- Ibadurrahman itu mereka yang di
- antaranya tidak mempersekutukan Allah
- kemudian mereka tidak membunuh dan tidak
- wala yaznun tidak berzina. Wf'alika
- yalqama. Barang siapa yang melakukan
- demikian itu mereka mendapatkan
- pembalasan dosanya.
- dilipat gandakan azab untuknya pada hari
- kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu
- dalam keadaan terhina
- manaba waana waila amalanikaat
- jadi kalau orang yang pernah terperosok
- yang pernah terlanjur dalam perbuatan
- zina itu insyaallah pintu taubat itu
- masih terbuka kecuali orang yang
- bertobat beriman mengerjakan amal saleh
- Maka kejahatan mereka itu diganti Allah
- dengan kebajikan ya, dengan kebaikan.
- Jadi kalau yang sudah terlanjur
- bertobatlah ya. Apalagi sekarang enggak
- ada hukum-hukum zina tuh tidak
- diberlakukan lagi. Ya sudah tobatlah
- dengan tobat nasuha ya. Apalagi dalam
- surah almukminun ya itu di ayat 5 sampai
- 7 ya. Orang-orang yang beriman itu yang
- sukses, yang beruntung itu adalah di
- antaranya walladina humurujihim
- hafidun. Mereka yang menjaga kemaluannya
- kecuali terhadap istri-istri mereka. Ya.
- Jadi mereka tuh melampiaskan,
- menyalurkan hasrat seksual yang menjadi
- fitrah sebagai manusia hanya kepada
- pasangannya.
- Barang siapa yang mencari di balik itu,
- maka mereka adalah orang yang melampaui
- batas. ee sebagian ulama Syafi'i ya dari
- mazhab Syafi'i ini menjadikan ayat ini
- ee menjadi pengharaman ya atau
- masturbasi ya. Jadi kalau kita membahas
- misalnya apa hukum atau masturbasi
- itu ulama berbeda pandangan sebenarnya.
- Nah kalau di mazhab Syafi'i mengatakan
- hukumnya haram ya. Kenapa haram? Karena
- dia mengeluarkannya dengan tangannya.
- Laanallah nakiadihi. Allah melaknat
- orang yang menikahi tangannya. Artinya
- itu yang masuk bahasa Yunani. Jadi
- dalilnya apa? Ini salah satunya karena
- Allah mengatakan ee bolehnya ee disuruh
- menjaga kemaluan ya farjinya harus
- dijaga. Nah kalaupun mau dilampiaskan
- syahwatnya hanya kepada pasangan, pada
- istri. Nah di luar itu waralika
- faulaikaun itu tercela. Itu melampa itu
- dosa. Jadi pandangan mazhab Syafi'i itu
- haram. Tapi kalau mazhab Hanafi itu
- makruh daripada nanti dia dapat dosa
- berzina tapi dia syahwatnya sudah
- membuncah gitu ya, sudah enggak bisa
- lagi udah pusing, sudah apa, itu hanya
- jalan keluar terakhir tapi hukumnya
- makruh. Nah, tetap haram kalau di
- lampiaskan ee artinya sengaja
- melihat-lihat yang porno kemudian ee
- melampiaskan s itu tuh itu tidak
- dibenarkan. Ini kan hanya solusi jalan
- keluar daripada daripada terjadi
- perzinahan.
- Nah, itu ya. Kemudian ada lagi hadis eh
- dari Abi Hurairah ituah
- yukimumullah yaumalqiamah w yuzakihim
- wuru ilaihim walahumabun alim. Jadi ada
- tiga orang tiga-tiga orang tiga golongan
- yang Allah tidak mau bicara dengannya.
- Jadi nanti di yaumil akhir tuh ya
- padahal kita mengharapkan ampunan Allah
- ya. Kita hanya menyandarkan Allah,
- berharap Allah sayang dengan kita,
- menyelamatkan kita. Tapi nanti ada tiga
- golongan ketika di hari akhirat itu
- Allah itu la yukallimuhumullah, enggak
- mau berbicara dengan mereka. Kemudian
- wala yuzakkihim. Allah tidak mau
- membersihkan mereka, tidak mau
- mengampuni mereka. Walahum adzabun alim.
- Bagi mereka itu siksa yang pedih. Tiga
- orang itu adalah syikhun zanin, orang
- tua yang berzina. Ya, sudah tua masih
- berzina juga itu. Nauzubillah. Terus
- apaagi? Malikun kadzab.
- Pemimpin yang suka berdusta. Tuh. Kalau
- pemimpin yang suka bohong itu nanti tiga
- itu dia dapat. Allah enggak ngomong sama
- dia. Allah enggak akan bersihkan baginya
- siksa yang pedih. Nah, yang ketiga
- adalah ailun mustakbir. Yang ketiga itu
- adalah orang fakir yang sombong. Udah
- fakir sombong pula gitu ya. Itu di
- maksudnya orang fakir yang sombong tuh
- yang gimana ya? Ya orang enggak punya
- apa-apa, orang miskin enggak mau salat
- misalnya. Nah, itu kan sombong dia di
- hadapan Allah. Nah, itu termasuk yang
- tidak akan diajak Allah bercakap-cakap.
- Jadi, banyak sanksinya ya orang-orang
- yang berzina itu. Orang tua yang berzina
- bahkan eh disebutkan
- zohar zina fi qyatin faq
- ahalluusimaballah.
- Apabila zina dan ribah itu sudah meraja
- lela di suatu negeri, itu berarti mereka
- telah menghalalkan jatuhnya siksa Allah
- pada diri mereka. sendiri. Jadi
- musibah-musibah itu atau apa ya bisa
- jadi karena memang ee perbuatan dosa
- yang dilakukan oleh ee manusia. Nah,
- inilah ee apa namanya ee pembahasan kita
- tentang ee zina ini. Nah, pembagian zina
- itu ya ada yang disebut zina muhsan, ada
- yang giru muhsan. Kalau zina muhsan ini
- artinya zinah yang dilakukan oleh ee
- anak atau orang yang sudah balih tapi
- dia belum nikah ya. Apa yang zina muhsan
- ini? Orang yang sudah bali, yang pernah
- nikah maksudnya yang sudah ee punya
- pasangan yang sudah punya istri atau
- punya suami ya. Apakah dia itu duda atau
- janda. Nah, itu yang namanya zina muhsan
- yang sanksinya berat. Kalau dalam hadis
- itu ee disebutkan apa? Dirajam ya,
- dilempar batu. Nanti kita lihat apa
- kejadian di masa Rasulullah ya ee
- tentang hukuman ini. Ada juga yang zinah
- ghairu muhson, zinah yang dilakukan oleh
- orang yang belum pernah menikah. ya
- karena khilaf ya dan ee tingkatan zina
- itu berbeda-beda. Zina dengan kerabat
- itu jauh lebih besar dosanya daripada
- zina dengan tetangga. zinahnya tetap
- dosanya besar. Tapi kan ber ee kita
- lihat ya yang ines dan segala macam tuh
- dosa berat itu dosanya tuh dengan mahram
- itu ya dengan kerabat dengan tetangga
- itu juga lebih besar atau dengan sesama
- jenis itu juga ya seperti ee homo ya
- perbuatan kaum Lut itu juga besar sangat
- besar itu ya kemudian ya
- tingkatan-tingkatan tuh ada ya sanksinya
- juga dengan hewan juga mal'un man ata
- bahimah sampai begitu ya ada juga tuh
- riwayatnya dari hadis riwayat Ahmad dan
- Tidzi ya terlaknat Ah, siapa yang
- mendatangi hewan itu nauzubillah
- minzalik ya. Nah, kalau untuk pelaku itu
- juga ada tingkatannya ya. Yang sudah
- menikah itu lebih berat hukumnya
- daripada yang belum menikah. Ya kan
- kalau yang misalnya sampai ee dalam
- beapa hadis kan disebutkan ee dirajam
- sampai mati misalnya kan itu kan kok
- mati ya kok iya iya artinya sih
- sebenarnya ini semangat untuk menjaga ya
- ini udah punya istri kok berkhianat.
- Islam tuh paling benci dengan orang yang
- berkhianat. sudah ada pasangan kok malah
- khianat dengan pasangannya. Maka
- sanksinya tuh berat ya. Orang yang
- melarikan diri dari peperangan kan juga
- sanksinya berat. Kemudian orang tua yang
- berakal itu lebih tercela dibandingkan
- anak muda. Ya tetap semuanya tuh dosanya
- tuh dosa zina itu dosa besar. Tapi ada
- tingkatan-tingkatan pelakunya ya. Orang
- yang alim berzina itu lebih tercela
- daripada orang yang bodoh. Makud bodoh
- di sini ya mungkin enggak enggak paham,
- enggak ada yang ngajarin. Orang yang
- tahu itu lebih berat ya. Orang merdeka
- lebih tercela daripada budak. Jelas ya.
- Kemudian juga tempat dan waktu juga
- berpengaruh ya. perbuatan zina itu akan
- semakin besar dosanya bila dilakukan di
- wilayah haram di di daerah tanah haram
- ya di itu tetap semuanya kan tetap dosa
- tapi ada yang lebih besar gitu ya. Ah
- kalau di bulan yang lain itu apa
- maksudnya kalau yang lebih besar itu di
- bulan Ramadan ya bahkan di bulan Ramadan
- sendiri ee misalnya di sekarang di bulan
- Rabiul Aal ya siang-siang berhubungan
- suami istri kan enggak ada masalah ya.
- Tapi kalau misalnya berhubungan suami
- istri bulan Ramadan siang hari gimana?
- Ya itu kan kafaratnya besar itu padahal
- halal. Padahal karena memang bulannya
- bulan mulia dilarang oleh Allah untuk
- melampiaskan syahwat. Karena tujuannya
- kan untuk meraih ketakwaan ya. Maka
- sanksinya tuh berat itu kalau yang di
- siang Ramadan suami istri apalagi yang
- berzina lebih besar lagi. Kemudian ee
- dilakukan di 4 bulan haram juga ee lebih
- besar dosanya. Bulan haram itu kan kita
- diperintahkan banyak berbuat baik ya.
- Kalau berbuat baik pahalanya berlipat,
- kalau berbuat salah dosanya juga
- berlipat ya. Nah, ini ee Mbak Olin
- pembahasan sementara nanti kita
- lanjutkan lagi.
- Baik. Masyaallah ee ikhwan dan akhwat
- mungkin merasakan hal serupa dengan yang
- saya rasakan bahwa siang hari ini banyak
- sekali informasi yang Ustazah ee
- berikan, informasi sekaligus peringatan.
- Mudah-mudahan kita semua yang ee siang
- hari ini mendengarkan terjauhkan dari ee
- perbuatan zina dan saya sudah
- mendapatkan banyak sekali pertanyaan
- yang masuk. Nanti kita akan baca.
- Ustazah ee akan menjawabnya. Namun saya
- akan ambil jeda sebentar. Silakan
- kirimkan pertanyaan seperti biasa untuk
- WhatsApp-nya di nomor 0811999720
- atau bisa telepon enggak ya Pak Hari?
- Silakan saja mungkin untuk amannya kita
- WhatsApp saja ya. Nanti insyaallah
- Ustazah dan saya akan kembali setelah
- [musik]
- Brasil
- [musik]
- Rad silaturahim juga Rasil virtual via
- YouTube Rasil Ikhwan dan Ahwat. Saat ini
- kami live eh via virtual juga
- masing-masing tempat. Saya Karolin juga
- Ustazah Helini Amran dengan tema
- kenikmatan sesaat membawa petaka. Baik,
- Ustazah. Tafadal dilanjutkan, Ustazah.
- Ya. Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Saya
- akan ee menceritakan ya, bahwa kasus
- perzinahan ini juga pernah terjadi di
- masa ee Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam di masa terbaik. Karena memang
- ini menjadi contoh buat kita di mana pun
- keberadaan kita walaupun di generasi
- terbaik ada kasus-kasus yang kemudian
- diselesaikan dengan baik tapi tidak
- banyak ya hitungan jari ya. Di antaranya
- misalnya terjadi ee jadi ada seorang ee
- hadis dari Abu Hurairah dari Zaid bin
- Khalid ya. Jadi ada dua orang datang
- kepada Rasulullah. Seorang laki-laki
- Badui dan seorang laki-laki yang lain.
- Nah, orang yang laki-laki Badui itu
- berkata, "Ya Rasulullah, demi Allah ee
- sungguh aku tidak meminta kepadamu
- kecuali memutuskan hukum untukku dengan
- kitab Allah." Nah, yang satu lagi itu
- berkata dan dia sepertinya lebih pintar
- ya dalam ee apa narasinya lebih lebih
- baik ya. Ya Rasulullah, putuskanlah
- hukum antara kami berdua ini menurut
- kitab Allah dan izinkanlah aku untuk
- berkata. Nah, dia ceritalah tuh. Jadi
- ceritanya anakku kata yang laki-laki
- yang kedua ini ya, bekerja dengan orang
- ini. Jadi istilahnya jadi pegawainya
- gitu ya. Nah, ternyata anakku ini
- berzina dengan istrinya ya. Nah, nah
- akhirnya kan diberitahu kan ketahuan tuh
- ya ee apa namanya e ya tentu saja dengan
- saksi dan bukti segala macam kan
- ketahuanlah ya. Nah, akhirnya [berdehem]
- ada yang ngasih tahu kepadaku kalau
- anakku tuh harus dirajam dan akhirnya
- aku keberatan aku tebuslah anakku itu
- dengan 100 kambing dan seorang hamba
- perempuan supaya enggak jadi hukuman
- itu. Nah, aku bertanya kepada
- orang-orang yang yang paham gitu. Mereka
- katakan ee apa anakmu tuh didera 100
- kali diasingkan selama setahun.
- Sedangkan istri orang ini harus dirajam
- gitu. Jadi kan jadi ada katanya-katanya
- jadi bingung dia. Nah, karena memang
- pada saat itu adalah generasi terbaik.
- Ada Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam yang memutuskan akhirnya ee
- mereka datang ya. Nah, kata Rasulullah,
- "Demi Allah yang jiwaku di tangannya,
- aku akan putuskan kalian dengan
- kitabullah." Nah, jadi ee ee budak
- perempuan itu dengan 100 kambing itu
- kamu ambil lagilah itu anakmu itu memang
- harus didera 100 kali dan diasingkan
- setahun karena memang masih perjaka kan.
- Nah, kemudian Rasulullah berkata kepada
- Unais, ada seorang sahabat, "Ya pergi
- kamu ke tempat e itu istri orang ini
- tanyakan. Kalau dia mengaku maka
- rajamlah dia." Maka Unes pun berangkat
- ke tempat perempuan itu, ke istri yang
- orang Arab Badwi itu. Kemudian perempuan
- itu mengakuinya. Maka Rasulullah
- memerintahkan untuk merajamnya. Kemudian
- dia pun dirajam. Ya, artinya kasus
- perselingkuhan yang terjadi seorang
- dengan seorang perjaka dengan seorang ee
- yang sudah memiliki suami. Nah, ada lagi
- ee yang kasus yang terjadi ee ini
- dikenal kalau namanya Mais bin Malik ya.
- Nah, Mais bin Malik ini ee seorang
- sahabat ngaku dia enggak ada saksinya
- cuman karena keimanan dan rasa
- bersalahnya kepada Allah karena dia tahu
- dia telah melakukan perbuatan yang tidak
- dibenarkan. Maka dia datang kepada
- Rasulullah ngaku gitu sampai empat kali
- gitu dia telah berzina. Terus ee kata
- Rasulullah, "Kamu tuh bercanda kali ya.
- Maksudnya kamu tuh ee apa benar gitu ya,
- kamu tuh berzina." Sampai Rasulullah itu
- ee apa namanya? bertanya tuh sampai
- detail gitu ya. Ah mungkin cuman
- bercumbu aja kali, cuman ciuman aja
- kali. Tidak ya Rasulullah aku tuh
- disebutkanlah gitu ya ee apa namanya
- sebenarnya Rasul tuh ingin
- sahabat-sahabat yang memang bertaubat
- dari perbuatan zinanya itu sudah tutup
- aja aibnya kan enggak ada saksi, enggak
- ada bukti artinya enggak ada yang
- menyaksikan. Kalau memang dia tobat,
- tobat kepada Allah. Illa manaba waila
- shihan. Udahlah gitu ya, tutup ee
- aibnya, tobat kepada Allah dan ee
- lakukanlah perbuatan-perbuatan baik. Ee
- innal hasanat.
- Karena perbuatan hasanat itu dapat ee
- menghapus kesalahan-kesalahan. Jadi
- artinya Rasul tu ingin ee sahabat yang
- mengaku berzina itu menarik pengakuannya
- supaya mereka tidak dituntut, supaya
- supaya mereka tidak dirajam karena
- pengakuan tersebut. Karena ee hukuman
- itu kan bisa berlaku kalau ada empat
- saksi. Ada sebagai saksinya ya yang
- telah membuktikan bahwa mereka berzina.
- Kemudian pengakuan gitu ya itu kan juga
- bisa dijadikan apa namanya ada bukti
- misalnya hamil atau apalah ya. Nah itu
- Rasulullah tuh ingin sahabat tuh udahlah
- ee apa benar apa iya gitu ya. Mungkin
- hanya bercanda aja mungkin kamu tuh ee
- hanya sampai kamu sampai ee kemaluanmu
- masuk ke dalam farjinya sampai begitu.
- Jadi, Rasul tuh bertanya sampai detail
- itu supaya dia mikir lagi gitu ya,
- supaya ee apa namanya? Apa seperti ee
- sesuatu timba masuk ke dalam sumur gitu
- ya, pakai bahasa kiasan begitu. Itu
- karena dia ingin minta dibersihkan dari
- dosa zina itu akhirnya dia mengaku dan
- akhirnya dirajam ya ee apa namanya
- dilakukan hukuman itu karena bentuk ee
- apa namanya? bentuk bukti ee bahwa dia
- telah bertobat dengan betul-betul tobat
- yang luar biasa ya. Bahkan dalam riwayat
- disebutkan ya ketika ada seorang wanita
- dari Bani Gamidoh itu Gomidoh itu ee ada
- yang menyebutkan gomidah ya apa gomidoh
- ya ee wanita itu ee mengaku apa ee hamil
- ya sampai hamil kemudian ee
- datang kepada Rasulullah ya dia mengaku
- terus Rasulullah hamil tunggulah sampai
- melahirkan. setelah melahirkan dia kan
- ingin juga di apa di
- ee dihukum ya karena memang rasa
- bersalah itu kan menghantui terus ya
- apalagi orang-orang yang khilaf bukan
- kalau bukan pezina ya mungkin ada saat
- imannya jatuh turun ya khilaf nah hamil
- ya terus ditunggu sampai melahirkan
- terus ee setelah melahirkan ini bayi kan
- punya hak untuk menyusu tunggulah sampai
- 2 tahun. Nah, itu itu ee dalam hadis itu
- dijelaskan sampai Khalid bin Walid itu
- melempar dengan batu besar sampai
- celakalah kamu gitu ya. Itu kata
- Rasulullah kalau dihitung ampunan Allah
- kepadanya tuh lebih besar ampunan Allah
- kepada dia daripada penduduk Makkah ee
- Madinah ini. Jadi itu bentuk ampunan.
- Jadi sanksi di dunia ini dilakukan
- dengan ikhlas tuh tujuannya untuk
- pembersihan nanti di akhirat. Karena
- memang ee perbuatan-perbuatan
- ee zinah itu itu tidak hanya
- mendatangkan sanksi ee di dunia saja,
- tapi juga di akhirat. Maka ketika di
- dunia dibersihkan itu ee nanti di
- akhirat sudah tidak ada lagi. Tapi ini
- ada yang menarik loh, Mbak Olin. Saya
- ingin cerita ya. Sebenarnya ada yang
- dosa lebih besar lagi ya daripada dosa
- zina dan bunuh anak ya kan. Kalau orang
- sudah berzina terus hamil terus dia ee
- bunuh anaknya kan dia aborsi atau apalah
- ya itu kan dosa besar besar banget. Tapi
- ada dosa yang lebih besar lagi yang
- bahkan 1000 kali lipat besarnya daripada
- dosa tadi. Zina atau
- ee membunuh anak. Apa sih dosanya itu?
- Ee para ulama menyebutkan ya, orang yang
- meninggalkan salat dengan sengaja tanpa
- menyesal sedikit pun itu dosanya jauh
- lebih besar daripada dosa orang yang
- berzina kemudian membunuh anaknya.
- Meninggalkan salat kan salat itu wajib.
- Awalu ma yuhadu yaumalqiamah. Amalan
- yang dihisab oleh Allah di yaumil akhir
- yang pertama kali kan salat. Dia
- tinggalkan salat dengan sengaja, dia
- enggak nyesal. Jadi seakan-akan dia
- meremehkan hukum Allah. Nah, ini ini
- sedikit ini ya ee apa namanya buat kita
- semua. Mudah-mudahan keluarga kita
- menjadi penegak salat ya. Jangan pernah
- meninggalkan salat dengan sengaja ya.
- Apalagi tanpa penyesalan itu dosanya itu
- bahkan itu terasa tidak terasa bahkan ya
- sedang sehari kan lima waktu kan enggak
- terasa enteng aja meninggalkannya enggak
- ada menyesalnya itu justru dosanya lebih
- besar itu. Nah, kalau orang yang berzina
- kemudian dia bunuh anaknya dia tobat.
- Allah maha pengampun, Allah maha
- penyayang. Allah pasti ampunkan dosa
- orang tersebut. Walaupun dari sisi
- manusiawi kelihatannya tuh dosa zina itu
- kayaknya terus menghantui ya. dosa
- membunuh anak tuh terus menghantui
- hidup. Tapi ketika dia bertobat pasti
- dia akan menjadi orang yang lebih baik
- lagi. Dia tidak akan pernah
- mengulanginya lagi. Tapi dosa
- meninggalkan salat ya mending mungkin
- tadi kan enggak menyesal ya, enggak ada
- biasa-biasa aja enteng-enteng aja tuh
- ninggalin salat itu jauh lebih besar
- dosanya. Ya, ini sedikit ee apa namanya?
- Apa arahan ya. Artinya jangan sampai
- terjadilah. Baik, kita kembali kepada
- pembahasan ee kenikmatan sesaat ini. Ada
- jalan yang akan mengarah kepada
- perzinahan. Makanya jangan dekati. Di
- anara di antaranya adalah menjaga
- pandangan. Ya kan dalam surat Annur ayat
- 30 dan 31 itu kan 30 buat laki-laki.
- Untuk perempuan yang 31nya
- jaga pandangan. Pandangan itu dijaga
- jangan sampai matanya menatap dengan
- lekat ke wajah pasang ee yang bukan
- mahram sehingga timbullah syahwat atau
- memandang ee tontonan-tontonan yang
- porno atau membaca yang porno sehingga
- memunculkan hasrat akhirnya terjadi
- perzinahan. Ini juga bagian dari zinah
- ya walaupun disebut dengan zina kecil
- karena bisa mengarah kepada zina besar.
- Kemudian disuruh menutup aurat. Ini
- preventif dari perbuatan zina ya.
- menutup aurat itu agar tidak
- membuat para lawan jenis ini terangsang.
- Makanya Islam itu sudah mengatur
- semuanya untuk menutup aurat. Kemudian
- larangan menyentuh wanita yang bukan
- mahram dalam hadis riwayat Attabrani ya.
- Seseorang ditusuk kepalanya dengan jarum
- dari besi itu lebih baik ketimbang
- menyentuh wanita yang tidak halal
- baginya ya kan. Awalnya kan kalau
- sentuhan oh lembut ya lama-lama kan itu
- jadi proses itu tuh enggak terasa
- makanya jangan dekati kemudian larangan
- berkholwat
- tidak eh tidaklah seorang laki-laki
- berduaan dengan wanita yang bukan mahram
- yang ketiganya setan itu yang enggak ada
- siapapun itu bisa timbul perzinaan ya
- itu setan tuh yang menggod ya maka ee Ee
- oleh karena itu dalam ee hadis itu
- Rasulullah menyuruh ee pemuda itu untuk
- rajin berpuasa karena dengan puasa itu
- bisa meredam syahwat. Ya, kalau memang
- sudah siap menikah ya sudah nikah saja
- gitu. Kalau belum sanggup ya sudah
- berpuasa tapi penghasilannya enggak
- tentu, enggak jelas ya sudah bismillah
- dengan ee yang penting punya semangat
- bertanggung jawab ya, punya jiwa
- entrepreneur ya walaupun hasilnya enggak
- tetap ya. Yang penting kan punya punya
- pekerjaan, enggak harus pekerjaan tetap
- gitu ya. Insyaallah nanti Allah akan
- memampukan. Maka kalau memang bisa
- segera untuk menikah, menikah. Jangan
- dipersulit. Orang tua juga begitu ya.
- Ketika anaknya sudah minta nikah, udah
- nikahin baru tamat S1 sudah mau nikah.
- Mau dikasih apa? Makan ee nanti istrimu
- mungkin gitu ya orang tua ya. Kalau
- memang anaknya sudah siap nikah ya aku
- kan punya penghasilan walaupun tidak
- besar. Udah di ini didukung oleh ibu ya
- atau orang tuanya jangan tunggu. udah
- kamu S2 dulu baru boleh kawin. Enggak
- boleh begitu. Nanti kalau anaknya
- berzina, orang tuanya juga mendapatkan
- ee dosa karena sudah punya keinginan.
- Kenapa orang tuanya melarang? Ya. Nah,
- di sinilah ee tentang perzinahan. Banyak
- sekali ee dampak negatif itu juga untuk
- mencegah kejahatan yang terjadi ya,
- untuk membuat rumah tangga kita supaya
- lebih harmonis ya. Tidak ada lagi
- perselingkuhan, tidak ada lagi ee
- perzinahan ya. kesetiaan itu memang
- harus dijaga. Mudah-mudahan rumah tangga
- kita menjadi rumah tangga yang bersih
- dari segala ee nafsu yang tidak
- dirahmati Allah. Dan memang ee ada doa
- juga ya yang diajarkan ya oleh
- Rasulullah ketika ada seorang pemuda
- minta izin berzina karena dia, "Ya
- Rasulullah izinkan aku berzina ya.
- Kenapa enggak nikah aja?" Ya nikah
- enggak sanggup belum sangguplah gitu ya.
- Udah kalau itu dilakukan kepada ibumu
- gimana? Oh jangan. Kepada saudara peron
- jangan. Akhirnya Rasul letakkan
- tangannya di dada laki-laki itu dengan
- mendoakan Allahumfirambahuir
- qolbahu wain farjahu. Nah, itu juga
- boleh kita doakan anak-anak kita. Ya
- Allah ampuni dosanya, bersihkan hatinya,
- jagalah kemaluannya. Ya, mudah-mudahan
- dengan doa kita, terjagalah anak-anak
- kita dari dosa syahwat yang dilampiaskan
- tidak sesuai dengan jalan Islam. Begitu,
- Mbak Alim.
- Mudah-mudahan ya Allah mudah-mudahan
- kita semua terjaga. Baik, Ustazah. Eh,
- masyaallah hari ini informasinya dan
- ilmu yang dibagi. Saya akan langsung
- masuk ke sesi tanya dan jawab, Ustazah.
- Yang pertama ini dari hamba Allah,
- Ustazah. Em Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Apakah dosa zina tidak bisa diampuni?
- Kalaupun sudah bertauat, ee bertaubat,
- bagaimana dengan anaknya? Eh, anak hasil
- perzinahan maksudnya statusnya seperti
- apa? Mohon pencerahan.
- Eh, kalau dosa berzina itu
- bisa diampunkan Allah kecuali dosa
- syirik yang tidak bisa. Ya illa manaba
- waana wail amalanahuallah.
- Kecuali orang-orang yang bertobat. Jadi
- bertobat dari berzina itu jadi kalau
- orang yang sudah terlanjur berzina
- kemudian dia bertobat, menyesali
- dirinya, berjanji tidak akan mengulangi
- lagi dosa tersebut. Dan dia membenci
- kenangan-kenangan pernah berzina. Ini
- hati-hati ya kalau dia dia bilang tobat
- tobat. Tapi ketika melewati atau ee
- mengingat kenangan berzina timbul rasa
- gimana indahnya, ada nostalgiya. Nah itu
- bohong tuh tobatnya. Yang namanya orang
- bertobat dari zina, dia pasti akan
- membenci semua kenangan-kenangan indah.
- Jadi kalau bisa tuh dia putuskan semua
- yang terkait dengan orang yang
- menyebabkan dia itu terperosok. Ya, jadi
- artinya dia tuh benci dengan
- kemaksiatan. Jadi itu yang ee disebut ee
- bertobat ya. Kecuali kalau memang mereka
- menikah ya beda lagi ya. Nah, itu jadi
- tobat berjanji tidak mengulangi lagi ee
- menggantikan amal-amal yang ada dengan
- amal kebaikan, meningkatkan ketakwaan,
- kemudian tutup aib. Ya, insyaallah pasti
- Allah akan ee mengampuni orang tersebut
- ya. Dan anaknya tidak salah, tidak dosa
- ya. tetap anak sih, Mak bersih ya, cuman
- karena orang tuanya lah yang menyebabkan
- anaknya berada di kondisi tersebut ya.
- Di kondisi tersebut maksudnya apa? Ya
- kalau dia perempuan walinya wali hakim.
- Kemudian kalau dia e apa namanya? Ee
- enggak dapat waris dari bapaknya kan
- kasihan tuh anaknya gara-gara orang
- tuanya. Tapi ya sudahlah Allah kan maha
- pengampun, maha penyayang.
- itu catatan penting Ustazah, yaitu
- membenci kenangan ee orang-orang yang
- memicu kita melakukan perzinahan. Jadi
- teringat ee banyak hal banyak banyak
- pengalaman orang-orang terdekat yang
- membenci zina tapi sukanya mengenang
- masa masa lalu bersama kekasih lamanya
- padahal melakukan perak yang begit Mbak
- kalau tidak kalau Mbak kalau tidak
- membenci kenangan yang terindah itu, itu
- nanti akan terjadi lagi. Karena
- perbuatan ee maksiat zinah ini adalah ee
- maksiat kenikmatan itu akan kan terulang
- lagi karena ini bentuk kenikmatan.
- Kecuali kalau misalnya maksiatnya
- seperti mencuri kan potong tangan ya
- pasti enggak akan melakukan lagi. Tapi
- kan ketika dia zina, dia bertobat
- kemudian dia tidak ee apa namanya? Tidak
- ada sanksinya, nanti keingat lagi
- kenangan indah. Karena ini kan kaitannya
- dengan syahwat ya, Mbak ya. Itu akan
- terulang kembali. Makanya kita lihat ee
- benar enggak tobatnya kalau dia enggak
- benci. Kalau enggak benci berarti dia
- tuh separuh tobatnya. Itu
- sekarang terjawab kenapa banyak sekali
- perselingkuhan kembali terjadi ketika
- terjadi reuni atau ketemu lagi WhatsApp
- grup jadi lama bersemi kembali Ustazah
- ya. Nah, itu dia Mbak
- langsung terjawab ya Ikhwan dan Nawat.
- Ini merupakan peringatan besar untuk
- kita semua ya. Baik, saya akan
- melanjutkan ke pertanyaan berikutnya
- dari hamba Allah masih Ustazah. Ee
- pasangan suami dan istri saat ini sudah
- sah menjadi ee pasangan yang halal.
- Namun sebelum mereka menikah, mereka
- melakukan hubungan khusus pacaran atau
- bahkan berzina selama beberapa tahun.
- Apakah mereka tetap mendapatkan dosa
- walaupun ee sudah menikah? Ustazah,
- terhapuskah dosa mereka?
- Ya, jadi gini, Mbak. Selama mereka
- bertobat kepada Allah dengan tobatan
- nasuha dan dia tidak lagi
- mengungkit-ungkit masa lalu dan dia
- memperbaiki dirinya lebih baik lagi. Dia
- banyak beramal saleh. Dia meningkatkan
- keimanan dan ketakwaannya. Dia menjaga
- dan mendidik anak-anaknya agar tidak
- terulang lagi apa yang pernah mereka
- lakukan. Mudah-mudahan Allah maha
- pengampun lagi maha penyayang.
- Jadi kita harus ee kitanya harus tobat
- nasuha dan meyakini akan ampunan Allah,
- Ustazah. Gitu saja ya.
- Iya. tetap meningkatkan iman dan takwa.
- Jadi artinya gini, kalau selama ini
- hanya salat lima waktu, tambah lagi
- dengan sunah-sunahnya. Jadi artinya
- melakukan semua perintah Allah, yang
- wajib, yang sunah, pokoknya semuanya
- dilakukan. Kemudian meningkatkan iman
- dan takwa itu ya. Jadi terus tingkatkan
- iman dan takwa supaya tidak terjerumus
- lagi kepada dosa tersebut.
- Baik, Ustazah. Mm tidak mencontohkan
- nama lagi. Banyak hamba Allah ya siang
- hari ini. Baik. Oh, sudah ada ada yang
- mencantumkan nama. Hasan di Bogor.
- Ustazah ee ada hadis yang mengatakan
- apabila ada yang berzina di kampung maka
- dosanya akan ditanggung orang sekampung.
- Apakah betul ustazah bagaimana mencegah
- warga sekitar agar tidak terjerumus
- zina? Ada dua pertanyaan, Ustazah.
- Jadi gini ee saya tidak ini ya tidak apa
- namanya? Tidak ee tahu ya, tidak tahu
- apakah itu hadisnya sahih atau tidak.
- Tapi yang jelas ee memang ada beberapa
- ulama. Jadi, tapi saya tidak meyakini
- itu hadis. Jadi, kalau ada satu rumah
- yang berzina itu satu orang yang berzina
- 40 rumah sekitarnya itu akan mendapatkan
- balanya. Saya enggak enggak ini ya
- artinya apakah itu hadis sahih atau
- tidak. Tapi yang jelas gini ee bisa jadi
- bala atau bencana yang menimpa suatu
- daerah itu disebabkan karena kemaksiatan
- yang tidak dinahi mungkari.
- kan wattaqu fitnatanum.
- Takutlah kalian kepada azab yang tidak
- hanya diberikan diturunkan kepada
- orang-orang yang zalim saja di antara
- kalian. Mungkin orang-orang yang saleh
- juga diturunkan. Kenapa? Karena tidak
- berfungsinya amar makruf nahi mungkar.
- Jadi ketika terjadinya kemaksiatan
- mestinya ada ee amar makruf nahi
- mungkar. Jadi sepertinya ee akan terjadi
- bencana kalau memang tidak ada ee apa
- namanya orang yang mengingatkan. Nah,
- jadi perlu ada diingat. Jadi kalau ada
- di lingkungan kita perbuatan-perbuatan
- perzinahan tersebut itu mestinya eh
- siapa pejabat di situ kan. Man roa
- minkum munkaron falyug biyadi. Kalau
- kalian melihat kemungkaran itu rubahlah
- dengan yadih. Yadih itu kan yadih itu
- kan tangan. Maksudnya itu adalah jabatan
- pangkat, kedudukan. Nah, kalau di
- lingkungan kita Pak RT-nya atau Pak
- RW-nya atau lurah atau artinya di
- lingkungan terkecil tuh harus ada yang
- ee mengingatkan. Nah, justru akan muncul
- bencana kalau tidak ada yang
- mengingatkan. Maka selama masih
- berfungsi amar makruf nahi mungkar itu
- enggak akan ee insyaallah sudah terlepas
- ya kewajiban kita. Begitu. Jadi memang
- dakwah itu memang harus terus
- dikembangkan karena itu adalah kewajiban
- setiap individu muslim itu Mbak ya. Jadi
- itu pertanyaan pertama. Yang kedua tadi
- apa Mbak? bagaimana mencegah ee
- masyarakat di sekitar untuk tidak
- melakukan perbuatan zina.
- Ya, itu dia tadi ya apa? Dikembang
- ditumbuh kembang suburkan amar makruf
- nahi mungkar dengan cara apa? Dengan
- berbagai cara. Misalnya dalam
- keluarganya itu ya apa? Menjamurkan ee
- kajian-kajian, nasehat-nasehat di
- lingkungan ee RT RW-nya juga ee kegiatan
- positif. Jadi memang harus ada
- pengingat. Sekarang gini aja deh, Mbak.
- di masa pandemi ini itu banyak mana yang
- ditonton oleh ee umat Islam ya, apakah
- tontonan kajian keislaman atau tontonan
- drakor. Drakor atau film-film yang barat
- yang tidak kenal etika dan apa. Gampang
- aja dia mau berhubungan kalau sudah
- pacaran dikit sudah tinggal serumah apa
- yang film-film Korea atau Cina gitu kan.
- Itu kan meracuni itu meracuni umat Islam
- dari nilai-nilai yang ada. Nah, sekarang
- bagaimana kita ee menggantikannya atau
- mengalihkannya? Jadi memang tadi sekali
- lagi memang kewajiban dakwah itu memang
- harus diemban oleh setiap orang berusaha
- untuk mengingatkan dengan apapun caranya
- apa yang dia mampu yang dia miliki gitu.
- Baik, mudah-mudahan terjawab Bapak Hasan
- di Bogor. Saya akan beralih ke
- pertanyaan berikutnya. Masih dari hamba
- Allah, Ustazah. Apakah orang-orang Islam
- yang menikah dengan orang-orang kafir
- atau nonmuslim termasuk sedang melakukan
- perzinahan? Terima kasih.
- Iya. Kalau dia itu seorang perempuan
- muslim, muslimah menikah dengan orang
- kafir, itu adalah perzinaan selama dia
- menikah. Enggak usah gitu deh, Mbak.
- Sekarang dalam rumah tangga aja deh. Ini
- hati-hati juga nih. Masa zinah ni kan
- luas ya. Sudah nikah kemudian suaminya
- tuh menceraikan istrinya gampang aja
- dia. Udah kamu saya talak. Udah akhirnya
- malam baik balik lagi. Itu kan dihitung
- talak satu. Ya. Kita kita bicara di luar
- konteks kompilasi hukum Islam di
- Indonesia ya. Itu beda lagi ya. Kalau
- itu kan karena bernegara wajib ee tertib
- administrasi ya. Kita bicara hukum agama
- ya. Nah nanti dia berarti kan hitung
- satu. Nanti berantem lagi, marah lagi,
- "Udah kamu saya cerai, kita talak, kita
- putus. Entar baru 2 hari sudah balik
- lagi dua gitu ya. Nanti kapan lagi tahu
- terus jatuh lagi cerai." Kadang-kadang
- dalam rumah tangga itu kata cerai suami
- menceraikan istri kadang-kadang enggak
- kehitung, Mbak.
- Lah kan kita tahu hukum Islam ataku
- maratan. Tolak itu hanya dua kali yang
- bisa rujuk. Yang ketiga, kalauun jatuh
- tolak itu enggak bisa lagi bersatu
- sampai si istri menyelesaikan masa
- idahnya kemudian dia nikah dengan
- laki-laki lain itu enggak boleh enggak
- boleh dulu dia cerai dulu sampai dia
- merasakannya sebagai suami istri. Jadi
- bukan muhalil-muhalal gitu ya yang orang
- disuruh untuk ee nikahin istri saya
- nanti cerain. Enggak bisa. Tunggu mereka
- berumah tangga, nanti kalau ada masalah
- diceraikan oleh suaminya yang kedua itu
- nanti tunggu Masida baru bisa balik ke
- ke suami yang pertama. Nah, kalau ini
- tidak diperhatikan itu kan bisa jadi
- dalam rumah tangga itu kan zina semua
- itu ya. Jadi ini masalah perzinaan ini
- kan kadang-kadang ya enggak taat hukum
- itu jauh dari rahmat Allah. Jadinya
- kalau yang enggak tahu ustazah kan
- banyak juga yang enggak paham Ustazah
- ya.
- Iya kan disuruh
- menuntut ilmu tuh kan wajib. I itu dia,
- Ustazah.
- Artinya gini loh, Mbak. Apakah seseorang
- jadi tidak berdosa ketika dia tidak tahu
- bahwa salat lima waktu itu wajib
- hukumnya?
- Oh, saya enggak dosa. Karena saya enggak
- tahulah di mana akalnya, kenapa dia
- tidak belajar. Kan banyak umat Islam.
- Jadi artinya tetap ya berdosa ya
- walaupun walaupun kadarnya itu berbeda
- dengan orang yang sudah tahu.
- Oke. Baik. Ee sudah sangat clear ee
- jawaban dari Ustazah. Saya akan beralih
- ke pertanyaan berikutnya. Ini hamba
- Allah di Jagakarsa, Ustazah.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Andai sudah terjadi perzinahan tapi
- kemudian memutuskan menikah, apa nanti
- kalau sudah melahirkan anaknya harus
- menikah lagi?
- Iya. Ini memang ee apa namanya?
- Permasalahan khilafiah ya, Mbak ya.
- Bolehkah menikahi wanita yang hamil
- karena berzina? Itu kan masalah
- hilafiah.
- Jadi ee masalah hilafiahnya itu di mana?
- Jadi ini ee artinya para imam mazhab itu
- berbeda pandangan ya menikahi wanita
- hamil karena berzina. Kalau menurut
- mazhab Hanafi, Hanafiah itu sah menikahi
- wanita hamil karena zina apabila yang
- menikahinya itu pria yang menghamilinya.
- Itu pandangannya ya. Tapi kalau yang
- menikahinya itu bukan pria yang
- menghamilinya, maka nikahnya tidak tidak
- sah. Karena kan ee tidak apa bukan yang
- menebarkan benih ya dan ee apa kalau ee
- tapi kalaupun menikah dengan laki-laki
- yang menzinahinya itu itu enggak boleh
- disetubhi sampai melahirkan. Ee jadi
- karena dia ee apa yang hamilnya itu kan
- di luar akad nikah. Ini pandangan sih
- Mbak ya. saya akan sampaikan dari
- pandangan karena ini perbedaan perbedaan
- perbedaan ee mazhab ini wajar ya karena
- di masa Nabi enggak ada kejadian itu ee
- hamil kemudian dinikahin. Jadi muncullah
- perbedaan pada saat sekarang. Nah, kalau
- di mazhab Syafi'iah itu sah menikahi
- wanita hamil akibat zina. Baik yang
- menikahi itu laki-laki yang
- menghamilinya atau tidak. Tapi Imam
- Syafi'i mengatakan menikahi wanita hamil
- akibat zina itu hukumnya tidak fasah.
- Tapi saya lebih suka kalau mereka
- menikah sampai melahirkan.
- Sebab kan kalau alasannya kenapa kalau
- alasannya tidak membolehkan alasannya
- kan wanita hamil. Hamil itu kan nanti ee
- boleh nikah kalau sampai melahirkan. Itu
- wanita hamil yang sampai melahirkan tuh
- kalau punya suami, suaminya itu
- menceraikan dia ketika hamil atau
- suaminya meninggal maka masa idahnya itu
- sampai melahirkan. Lah ini kan wanita
- tuh wanita sendiri ya. Enggak di
- hamilnya kan bukan karena dia ee punya
- suami kemudian dicerai atau meninggal.
- Artinya kan itu beda lagi hukumnya itu
- ya. Jadi ini memang masalah hilafiah.
- Kita enggak bisa mengatakan inilah
- pendapat yang benar, ini yang salah.
- Saya akan ungkapkan semuanya ya. Nah,
- kemudian mazhab Malikiyah dan Hambaliyah
- mengatakan tidak boleh menikahi wanita
- hamil oleh pria yang bukan
- menghamilinya.
- Bahkan Imam Ahmad menambahkan, "Boleh
- menikahi wanita hamil dari perbuatan
- zina oleh pria yang tidak menghamilinya
- bila perempuan itu telah bertobat dari
- perbuatan maksiatnya." Nah, tapi enggak
- boleh enggak boleh dicampuri dulu sampai
- selesai melahirkan. Ya, artinya ini
- beda-beda pandangan ya, Mbak ya. Ee
- sekarang gini, kalau dia memang terbiasa
- berzina ya memang pezinah laki-laki,
- pezinah perempuan biasalah itu kan di
- surat Annur ya. Laki perempuan yang
- berzina tidaklah menikahi kecuali ya
- memang pezinah sudah kawin aja terserah
- gitu kan. Tapi kalau bagi yang tidak
- berzina dalam arti dia bukan profesinya
- berzina karena khilaf ya mungkin inilah
- Bu ee Mbak Olin ya. uniknya ya sekali
- berzina langsung hamil gitu. Yang sudah
- bertahun-tahun nikah enggak hamil-hamil
- coba. Jadi Allah ingin ee apa namanya
- ini maha besar maha kuasa Allah ya. Jadi
- ee permasalah ini memang masalah-masalah
- khilafi ya. Walaupun ee ada juga
- sebagian ulama mengatakan enggak boleh
- tuh tunggu sampai melahirkan. Ya,
- artinya [mendengus] ya kalau dia
- keluarganya keluarga baik-baik mungkin
- keturunan ee apa terhormat yang
- dilakukan oleh anaknya itu khilaf gitu
- ya karena tidak dapat membendung
- syahwat. Kalau tidak dinikahkan nanti
- tercoreng ee harga dirinya itu bagaimana
- kalau nanti mengambil pandangan
- dinikahkan setelah dia melahirkan nanti
- bagaimana? Nah, jadi barangkali
- mengambil pandangan yang ee ulama
- Syafi'i itu dengan syarat taubat nasuha
- terlebih dahulu. Begitu, Mbak.
- Wallahuam.
- Jadi, pada intinya ee hukuman bagi para
- pezina sangat berat sehingga ee ini
- menjaga supaya jangan sampai muslimin
- dan muslimat mau mendekatinya gitu saja
- ya.
- Iya. Iya. Iya. Jadi tidak
- memudah-mudahkan juga. Jangan pula
- sampai terjadi sudah kita zina dulu deh
- biar boleh nikah sama orang tua. Itu
- enggak boleh juga.
- Iya. Iya. Iya. Baik.
- Wow, agak panas kemudian ya. Ini yang di
- siang yang mendung kemudian jadi hangat
- ee karena pembahasan kali ini. Emm,
- pertanyaan berikutnya ini dari Ibu
- Rahma, Ustazah. Ee, asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Bagaimana, Ustazah dengan kondisi
- sekarang ini, terutama untuk anak-anak
- yang dimudahkan untuk melakukan
- kemaksiatan seperti berzina dengan
- gadget di dalam kita? Bagaimana sih,
- Ustazah yang yang paling efektif untuk
- melindungi anak-anak dari hal-hal
- tersebut?
- Iya, ini memang pendidikan keluarga ini
- penting ya. Artinya kalau memang jejang
- anak ee oleh mereka apalagi dengan ee
- belajar ee
- Iya. Sekarang pembelajaran jarak jauh.
- Iya. Tinggal komunikasi dengan anak
- saja, Mbak ya. Artinya jangan biarkan
- juga mereka 24 jam dengan jejalah waktu
- buat kita bersama gitu ya. mengerjakan
- perbuatan di rumah ya sama-sama misalnya
- masak bareng, jalin komunikasi artinya
- jangan dibiarkan begitu saja. Jadi ajak
- ngobrol, ajak apalah artinya ee buat
- kebersamaan lebih banyak ya. Maka di
- sini penting sekali menjaga ee hubungan
- baik. Kalau hubungan antara anak dengan
- orang tua tidak baik, ya itulah
- terjadinya. Jadi suami istri harus
- memberikan contoh bahwa mereka patut
- menjadi teladan pada anak-anaknya. coba
- suami istrinya berantem, gimana anaknya
- mau dilindungi. Jadi intinya sih
- sebenarnya ee insyaallah anak-anak kita
- akan terjaga dari perbuatan maksiat atau
- zina selama ee ayah ibunya tuh mampu
- menjalin hubungan dengan baik,
- komunikasi berjalan lancar, kemudian
- kebersamaannya juga terjalin. Insyaallah
- tuh mudah-mudahan Allah lindungilah.
- Kemudian ini Mbak ee dengan berjamaah
- salat gitu ya juga kan saling ini anak
- itu juga terus nasihatin secara tidak
- langsung ya. kamu jagalah ini kamu
- bahkan kalau perlu ajak aja anaknya atau
- e segera aja suruh nikah kalau memang
- sudah waktunya untuk menikah begitu
- Ibu Rahma terjawab ya. Ya, Ibu Rahma
- terjawab ya. Tadi ee Ustaz sudah
- menjelaskan dan satu lagi ini dari Liza
- Emilda. Ustazah ee asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Sebaiknya, Ustazah, di usia
- berapakah kita mengenalkan tentang
- seksual kepada anak-anak kita? Bagaimana
- caranya supaya efektif dan mengenalkan
- ee tentang konsep berhubungan dan
- alat-alat kelamin misalnya tidak boleh
- disentuh dengan orang lain dan selalu
- menjaga diri agar tidak penasaran.
- Mengingat di zaman sekarang perkembangan
- teknologi membuka akses segala hal.
- Ustazah mohon pencerahan.
- Ini ee materinya bisa berapa jam ini ya?
- Karena pendidikan seksual pada anak nih
- kan memang mesti diajarkan dari kecil
- ya. Bagaimana misalnya si anak ini
- ketika dimandikan oleh ee
- misalnya ee anak perempuan ketika
- dimandikan oleh ibunya tuh usia berapa
- ya kira-kira? Usia 3 atau 5 tahun ya.
- Nah, terus sambil disabunin sambil
- ngomong gitu, "Nak, yang begini ini yang
- boleh melakukan hanya ibumu ya, Nak."
- Gitu yang megang. Jadi arah jadi ee apa?
- Mohon maaf ya. dub, kubul, dubur ya,
- kemaluan dada gitu ya, sambil di apa
- dimandiin sambil di ee jelaskan ini yang
- boleh hanya ibu, yang lain enggak boleh.
- Kalau ada yang lain kamu harus teriak
- berarti itu orang yang enggak baik. Jadi
- artinya dari kecil itu sudah punya ee
- apa kepemilikan
- organ tubuh gitu ya, jangan
- disentuh-sentuh. Itu untuk menghindari
- pelecehan juga ya. Nah, kemudian ee
- untuk yang terkait dengan apa aurat
- pengenalan itu mungkin masih dari masih
- kecil ya mungkin punya adik misalnya ee
- si abang kakaknya laki-laki, adiknya
- perempuan, adik yang masih baik, nanti
- ke kakaknya dijelaskan ini perempuan
- beda dengan kamu. Jadi harus dikenalkan
- dengan organ-organ tubuh. Tapi jangan
- pada saat usia gede, jangan di usia 7
- tahun apa karena kasusnya nanti ada
- terjadi loh, Mbak. anaknya sudah sekolah
- disuruh mandi bareng itu akhirnya lawan
- jenis itu yang kakaknya SD ee kelas 1,
- kelas 2 ya adiknya TK disuruh mandi
- bareng lawan jenis itu ternyata bahaya
- juga ya karena si kak si adik megang
- punya kakaknya si kakaknya jadi ini
- bahaya deh yang kayak begini ya jadi ya
- itu diberitahu ee dari kecil jangan ee
- mandi bersama gitu ya. Nah, untuk
- masalah hubungan seks ini itu dari usia
- ee di atas 7 tahun lah. Jadi, di usia
- usia 8 atau 9 tahun kan kita lihat anak
- perempuan sekarang balihnya cepat loh.
- Kadang-kadang di usia 10 tuh udah udah
- balih, udah haid. Bah, kasihan kalau
- mereka sudah balih tapi enggak paham
- dengan ee seksual gitu ya. Jadi di
- usia-usia menjelang itu ya, usia di atas
- 7 8 itu dijelaskan kamu mesti jaga
- aurat, tutup aurat, nanti ada
- orang-orang yang apa yang tidak baik
- nanti megang tubuh kamu. Kalau dalam
- Islam tuh kan enggak boleh ya dijelaskan
- di situ. Nah, kalau hubungan seksual itu
- yang seperti apa dan bagaimananya itu
- tentu saja tidak apa ee bisa dijelaskan
- ya ee pada saat balih ya. ee mungkin
- dengan cara ini yang ada VCD itu kan
- bagaimana proses terbentuknya bayi ya.
- Nah, itu dijelaskan ini yang nanti
- terjadinya hubungan nih. Kalau laki-laki
- perempuan tanpa akad nikah nanti hamil
- kasihan. Nanti kalau hamil kan kayak
- begini bayangkan masih kecil hamil kan
- yang nanti yang kayak gini nikah dulu
- nikahu. Jadi artinya ee jangan apa ya
- memang ini butuh kedekatan ya orang tua
- dengan anak. Enggak sungkan-sungkan.
- Kalau kita tabu berbicara seks kepada
- anak itu bagaimana anak bisa dapat
- informasi yang utuh nanti dia carinya di
- luar gitu. Jadi ini ee kalau memang
- dekat ya ngomong aja kamu perempuan,
- kamu jaga ya. Jangan sampai ada yang
- menggang tubuh kamu apalagi sampai
- melakukan kekerasan kepada kamu ya apa
- kekerasan yang bagaimana. Mungkin di SMP
- dia sudah diajarkan biologi ya kan dia
- tahu ya mana yang penis, mana yang
- vagina. Nah, ini kalau sampai terjadi ee
- penisnya itu ee ke vagina kamu itu kan
- terjadi ee reproduksi apa terjadi apa ee
- apa kehamilan kamu belum siap kamu itu
- hanya boleh dilakukan setelah menikah.
- Jadi artinya diberikan informasi yang
- jelas, yang utuh dan akibat-akibatnya.
- Kalau mereka mencari sendiri itu kan
- mereka yang hanya mereka tahu tuh kan
- kenikmatannya aja, enaknya aja, tapi
- sanksinya akibatnya mereka enggak tahu
- yang kayak gitu ya. Jadi ini memang
- butuh penjelasan panjang ya, Mbak ya,
- kalau pembahasan tentang pendidikan seks
- untuk anak.
- Betul. Yang pasti metode hubungan antara
- orang tua dan anak sangat berubah ee di
- produk kita dulu kan dengan orang tua
- ada jarak ya, Ustazah. Jadi ee
- kayaknya sangat jarang lagi sangat
- jarang kalau di masa kita kelihatan
- tuanya ya. Orang [tertawa] tua itu
- membicarakan atau memberikan pendidikan
- seksual. Namun di masa kini orang tua
- harus bisa menjadi sahabat anak sehingga
- anak bisa terdebuka dan kita bisa kasih
- pengertian yang baik. Itu nampaknya
- Ustaz.
- Betul sekali, Mbak. Betul sekali.
- Kalau di zaman saya, Mbak, kalau di
- zaman saya, Mbak malu ngomong alat-alat
- kemaluan aja. Bilang bilang penis saja
- enggak berani, Mbak. Bilangnya itu
- buruk. Betul. Sama, Ustazah. di zaman
- saya juga kan sama orang tua tuh enggak
- ada yang tidak ada konsep kedekatan yang
- seperti zaman sekarang ini. Sekarang tuh
- nampaknya harus benar-benar jangan
- dibawalah itu didikan neraka yang dulu
- sudah tidak relevan.
- Ustazah kita di penghujung waktu Ustazah
- nampaknya sudah harus diakhiri. Namun
- sebelum benar-benar saya tutup ee
- berkenan kiranya kesimpulan saja.
- Iya. Pendengar yang dirahmati Allah kita
- bersyukur berada dalam dinul Islam.
- Allah telah berikan kita hidayah.
- Mudah-mudahan hidayah ini terus kita
- pegang sampai kita mengakhiri hidup ini
- dalam keadaan husnul khatimah. Kita
- berbahagia, kita bersyukur karena Islam
- telah menyertakan keimanan dalam setiap
- pembahasan yang berkaitan dengan apapun.
- Dan dengan keimanan inilah yang nanti
- akan membawa kebahagiaan kita di dunia
- dan akhirat. Semoga kita hidup dalam
- keimanan dan diwafatkan juga dalam
- keimanan insyaallah.
- Astagfirullahi wakum. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Jazakillah ustazah atas
- waktunya, ilmunya luar biasa pada siang
- hari ini. Dan ikhwan dan akhwat juga
- yang telah menyimak terima kasih apa
- juga eh yang juga telah menyampaikan
- pertanyaannya lewat WhatsApp terutama
- terima kasih mudah-mudahan jadi amal
- jariah pengetahuan dan kebaikan untuk
- kita semua. Saya Karolin undur diri yang
- bertugas pada hari ini em ada Ondi kalau
- enggak salah tadi, ada Fahri, ada Neja.
- Terima kasih. Mohon maaf apabila ada
- kesalahan, apabila ada frekuensi yang ee
- tidak jelas tercapai, mudah-mudahan
- dimaklumi. Saya udur diri. Subhanaka
- Allahumma wabihamdika ashadu alla illa
- anta astagfiruka wa atubu ilaik.
- Wabillahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.