Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Brail TV.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Walhamdulillahiabbil alamin wabihi
- nastain w umurid dunya waddin wasalatu
- wasalamu ala asrofili iyaai wal mursalin
- waa alihi wasohbihi ajmain. Rabbi zidni
- ilma warzuqni fahma walhikna bisolihin.
- Masih dipancaruaskan dari jalan Masjid
- Silaturahim nomor 36 Kalimanggis,
- Bekasi. Inilah radio silaturahim untuk
- Islam yang satu, Indonesia bersatu. Apa
- kabar semua ikhwan dan akhwat di mana
- pun Anda berada? yang lagi macet-macetan
- di jalan mungkin atau yang masih di
- rumah persiapan pergi ke kantor atau
- mungkin Anda yang sudah menyiapkan
- liburan karena ini hari Jumat. Semoga
- ikhwan dan akhwat semua hari ini tanggal
- 14 Muharam 1446 Hijriah atau bertepatan
- dengan tanggal 19 Juli 2024 semuanya
- dalam keadaan sehat. Mudah-mudahan semua
- ikhwan dan akhwat yang sudah
- merencanakan ee liburan untuk besok,
- Sabtu, dan Ahad atau mungkin
- merencanakan kegiatan-kegiatan lainnya
- semoga Allah ridai, Allah lancarkan
- rencananya. Ikhwan dan akhwat, hari ini
- saya Muhammad Musalf senang sekali hadir
- kembali menemani ikhwan dan akhwat di
- acara Silaturahim Talk, persembahan
- silaturahim travel. Hari ini Wanah Akwat
- spesial karena saya kedatangan teman
- saya, seorang sahabat, seorang guru juga
- dan juga ee seorang partner sekarang
- karena beliau ee mendirikan sebuah
- travel yang akhirnya sekarang menjadi
- partner dari silaturahim travel. Ada
- Habib Fikri Reza. Asalamualaikum
- warahmatullah wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Sehat, B? Alhamdulillah
- berkat doa antum sehat terus gitu.
- Akhirnya nyampai juga ke sini.
- Alhamdulillah. Alhamdulillah. Padahal
- kita tetanggaan juga. Padahal kita
- tetanggaan. Rumah kan dekat ya, Bib ya?
- Dekat. Dekat. Di Condet. Condet. Iya.
- Republik rakyat Condet.
- Jalur Condet. Tuh dari dulu enggak tahu
- sekarang, Bib. Dulu sih enggak ada hari
- tanpa pembangunan saluran. Nah, sekarang
- sudah enggak dong. Enggak. Dulu bukan
- sekedar pembangunan saluran tapi dulu
- termasuk jalur yang dikuasain sama Metro
- Mini. Oh, iya. Benar. Benar. Sekarang
- sudah enggak ada. Beb. Enggak ada. Sudah
- 53 sudah enggak ada. Enggak ada. Sudah
- diganti sama Jack Linco semua. Oh jadi
- lebih kecil. Jadi lebih kecil dulu B
- waktu ana tinggal di Condet kecil. Tapi
- wisata kuliner di Condet banyak. Oh
- ajib. Ajib benar. Mau yang Arab, mau
- yang Betawi semua. Semua PBB Persatuan
- Bangsa-Bangsa semua ada di Condet
- semuanya ada. Kalau dulu B waktu ana
- tinggal di Condet kalau mau lulus ujian
- nyetir harus ngelewatin jalan reconet.
- Betul. Kalau sudah lewat sudah tuh.
- Betul. Dan salah satu jalan alternatif.
- Iya, yang tinggal di Depok yang
- Cijantung menghindari macet. Lewat situ.
- Lewat situ. Betul. Walaupun kadang
- deg-degan juga tuh tiba-tiba berhenti di
- depan. Ya Allah. Jangan lihat kota
- kenangan. Mungkin Iwan dan Ahot banyak
- yang belum tahu bahwa ee kalau kita
- usaha travel nih beda sama usaha-usaha
- yang lain. Ee ana ngalamin tuh Beri Bib.
- Usaha travel tuh awalnya ana pikir orang
- yang bilang usaha travel tuh jantungnya
- harus empat. Ana pikir, "Ah, berlebihan,
- Mas." Iya, jantung harus empat setelah
- dijalanin. Benar, Bib. Benar, Ben.
- Benar. Nah, hari ini Wan dan Ahwat kita
- mau membahas serba-serbi ee usaha
- travel. Apa yang harus disiapkan,
- pengalamannya seperti apa. Termasuk
- untuk ikhwan dan akhwat yang mungkin ada
- rencana mau usaha travel tapi tidak
- punya modal, insyaallah kita ada
- solusinya. Nanti di akhir segmen kita
- akan bahas, kita akan bocorkan gimana
- caranya kita mau punya usaha travel tapi
- kita enggak punya modal atau kita mau
- berangkat umrah tapi kita enggak
- ngeluarin uang. Gimana caranya? Ada tuh
- caranya. Nanti kita bahas di segmen
- terakhir, Bi. Siap. Insyaallah.
- Alhamdulillah. Gimana, B? Gimana, Bib?
- Semua nyaman, Bib? Alhamdulillah.
- Alhamdulillah. Alhamdulillah. Antum
- usaha travelnya sudah berapa tahun?
- Insyaallah hampir 10 tahun lebih. Lebih
- dari 10 tahun ya? Dari 2013. Masyaallah.
- Oh, masyaallah. Iya, sudah 11 tahun. 11
- tahun sebelum travel. Ah, ini ada
- kisah-kisah dulu sebelum travel ana ini
- usahanya pernah jual beli mobil juga.
- Oh, showroom. Pernah jual beli mobil
- juga. Kemudian apa namanya? Ee ya,
- showroom. Showroom. Terus kemudian lagi
- ee selain showroom properti juga. Oh,
- properti juga. Nah, di
- situ ee alhamdulillah dulu ee ana nih
- kuliah dua. He. Satu di bidang ee
- perbankan keuangan, kemudian satu lagi
- ee ilmu ekonomi perusahaan, manajemen
- perusahaan. Jadi, dua-dua itu ilmu yang
- kita bawa untuk menjalankan usaha
- sekarang ini. Oh, jadi antum dari lulus
- kuliah tuh langsung berwirawasta?
- Sebenarnya bukan dari kuliah, dari SMA
- sudah ee apa namanya? Sudah coba jualan,
- tapi lebih kepada gini, ana
- punya ART. He. Ya. Ee
- itu ee ana ajak kerja samanya begini,
- "Mbak, Mbak He, Mbak mau enggak
- kelilingin?" Hm. E mau kena i kan
- kelilingin mau kena nanti mau kenanya
- ana beliin, Bang. Heeh. Kita bagi dua
- hasilnya. Di akhir dikelilingin tuh mau
- kenanya. Dikelilingin mau kenanya dijual
- ke airt tetangga. Dijual dijual kepada
- tetangga tetangga. Hasilnya bagi dua.
- Dari situ tuh ana mulai ee kenal uang.
- Karena apa? Aba ana dulu beliau lulusan
- apa namanya ee kedokteran. Hm. Tapi
- beliau mendidik ana tidak ee manja
- dengan uang. Hm. Lebih kepada
- Fikri. Kalau kamu Heeh. ee minta uang
- dari Abah, minta harta dari Abah. He.
- Tapi kalau kamu mau ilmu
- setinggi-tingginya, Abah siap. Kaki jadi
- kepala, kepala jadi kaki, Abah akan
- siapin uang untuk kamu kuliah. Oh, jadi
- dari situ dan dari situ ana berpikir,
- "Waduh, kalau begitu ana mesti cari uang
- sendiri, cari ee gimana punya hasil yang
- sendiri, gitu lebihnya." Tapi kenapa
- akhirnya kepikirannya nyari uangnya
- lewat wiraswasta, Bu? apa yang Abah
- Antum tanamkan nih buat pelajaran parent
- tinggi juga buat anak sebagai orang tua
- muda terutama dan juga
- pendengar-pendengar yang lain yang
- mungkin mau mendidik anak supaya menjadi
- mandiri gimana abah antum mendidik antum
- kan pilihannya antum waktu itu mungkin
- bisa kerja part time waktu SMA cuma kan
- antum milih tadi sudah langsung
- berbisnis tuh B apalagi bisnisnya
- langsung memanfaatkan orang lain kan
- Mbak Antum ART antum tuh betul apa yang
- abah antum ee gimana cara bantu antum
- ngendidik antum waktu kecil ya itu dia
- abah ana tidak pernah mendidik ya ee
- dengan memberikan uang
- apa jajan itu dulu tuh zaman ana sekolah
- jajan itu yang teman-teman ana jajan
- 10.000 ana mungkin 1.000 hmm abahna gik
- ke situ. H agar kamu bisa berpikir
- gimana caranya mengelola keuangan
- sendiri. Hm. Di situ tuh. Nah kemudian
- lagi apa namanya? Abah Ana selalu
- mengingatkan Fikri, kamu harus bisa
- harus bisa atur waktu. Jangan kamu
- diatur sama waktu. Hmm. Jadi banyak
- sekali ana punya bah ini mendidik ana ee
- gembleng ana tuh dengan yang benar-benar
- gemblengan kayak bukan zaman anak
- sekarang nih. Dulu ana sebelum magrib
- udah digembok tuh pintu pagar enggak
- boleh keluar. Enggak boleh keluar. Iya
- benar.
- Kemudian
- Abah Ana itu lulusan SMA 8, SMA yang
- favorit di Jakarta. Di Tebet. Di Tebet.
- Nah, beliau itu sangat
- menguasai fisika, matematika, kimia.
- Memang dia kebetulan ee dulu tuh zaman
- dulu apa namanya? Kalau SMA tuh IPA lah
- bahasanya. Ada IPA, ada IPS gitu kan.
- Anak pintar lah, Bib ya. Iya.
- Nah, begitu magrib salat berjamaah,
- ngaji dituntun sama beliau. Habis itu
- suruh ambil pelajaran hari ini. Apa kamu
- belajar hari ini? Kalau ana enggak bisa,
- ana suruh diri angkat kaki satu. Oh, itu
- didikan abala. Ajib.
- Iya. Jadi ana digembleng h fisika,
- digembleng matematika, digembleng kimia.
- di situ tuh abah ngedikana sampai
- akhirnya terbentuklah tuh ya karakter
- ya. Iya terbentuk karakter. Ana mesti
- mandiri nih ke depan harus bisa bisa
- hidup sendiri gimana caranya. Ana juga
- pernah diminta sama Abah Ana sama ana
- punya keluarga juga. Ana punya Ami dulu
- buka tuh namanya Yayasan Asyifa. Hm.
- Bergerak di bidang ee klinik. Hm. Di
- Jonden nih enggak. Klinik pertama Asyifa
- itu adanya di ee Cipinang. Oh, betul
- betul betul. Jakarta Timur. Nah,
- kemudian bukalah cabang di Bekasi. Hm.
- Buka cabang di
- Bekasi. Kebetulan Ana diminta untuk
- pegang itu.
- Hmm. Antum usia berapa itu, Bib?
- Ana
- sudah jual. Usia berapa? Ya sudah. Sudah
- zuat. Nah, kemudian ana bilang, "He bah,
- sebenarnya ana enggak nguasain di dunia
- ee medis. Medis, iya kan? Enggak
- apa-apa. Ini buat tempaan kamu
- belajar dalam manajemen. H oke, Bah. Ana
- minta waktu cuma 3 tahun. Hm. Kalau 3
- tahun fikri enggak mampu, berarti gagal.
- H. Nah, alhamdulillah di situ enggak
- hanya klinik, ana bangun juga di situ ee
- aritmatika. Oh, Ana dulu belajar juga
- tuh, Bib. Sempoa ya, Bib? Sempoa e di
- dekat klinik Asifa. Di klinik Asiyifa.
- Jadi dua lantai. Lantai pertama Anda
- pakai buat klinik, lantai kedua ana
- pakai buat aritmatika.
- Gitu. Ajib tuh aritmatika. Sekarang
- masih ada enggak sih, B? Aritmatika,
- Bing? Wallahualam. Mungkin ada sekarang.
- Cuman bentuknya mungkin beda ya. Iya.
- Karena ana ngerasain langsung tuh
- aritmatika tuh benar-benar ngelatih otak
- kiri kita. Betul. Betul. Hitungannya
- cepat tuh. Hitungannya cepat.
- Hitung-hitungan cepat. Itu benar. Oh,
- ini rugi nih. Oh, ini untung nih. Nah,
- itu dia. Makanya gimana caranya kita
- bisa berhitung cepat tanpa harus melihat
- kalkulator tapi enggak bisa pasti. Iya,
- betul. Aritmatika tuh Iwan Nawat. Kalau
- mungkin Iwan Nawat yang bingung anaknya
- ngitungnya mungkin masih agak lambat,
- coba cari aritmatika. Iya. Itu berarti
- bisnis pertama klinik
- sama aritmatika tadi kan bukan. Jadi
- pertama kali ana bisnis setelah ana
- lulus SMA ee ana kuliah sambil jual beli
- mobil. Jual. Oh. Hm. Iya. mobil-mobil
- satuan. Akhirnya Ana gabung sama Soahib
- buka showroom di Pasar Minggu Raya. Oh,
- sampai sekarang masih ada? Enggak ada.
- Ana terakhir ee jual beli mobil itu
- insyaallah 2002.
- Oh. Eh, tahun 2000, maaf. Tahun tahun
- 2000. Tahun 2000. Oh, masih antum masih
- yang model marketing pakai Posa, dong,
- Bi. Iya, betul. Pagi-pagi pasang iklan.
- Dan ana enggak jual di Jakarta, ana jual
- jual di daerah. Oh, kebetulan kita punya
- calon istri orang Solo. Ana lihat per
- selisih harga Jakarta sama Solo hampir R
- juta lebih. Oh, harga mobilnya. Iya. Dan
- di daerah tuh mobilnya pilihan maunya
- Honda. Selain Honda dia enggak kenal.
- Kenapa, Bib? Enggak tahu. Ana juga
- termasuk motor. Motor juga motor. Ana
- pertama kali ke daerah He. Vespa
- dibilang Honda.
- Padahal Vespa dia. Padahal Vespa. Nah,
- di situ akhirnya ana juallah apa? mobil
- ee beli Honda dulu zaman-zaman Civic
- kayak gitu-gitu tuh jual ke sana selisih
- R10 juta apa R juta ana pulang naik
- kereta oh jual lagi pulang lagi kereta
- dibawa lagi itu cuma 4 hari ana kirim ke
- Solo sebelumnya ana iklanin dulu di Solo
- Pos oh di Solo Pos itu kan hari 3 hari 4
- hari lah karena pemainnya belum banyak
- mungkin Bib di Solo belum banyak belum
- belum banyak jadi antum di situ masuk ke
- Blue Ocean tuh iya apa, Bibelnya selama
- antum jual beli mobil pelajaran
- terbesarnya apa dari usaha itu sampai
- akhirnya antum tuh
- YouTube. Pelajaran terbesar adalah
- gimana caranya kita bisa memberikan yang
- terbaik buat customer kita. H dan kita
- ee harus bisa jujur apa adanya. H jangan
- sampai kita salah beli kendaraan hingga
- merugikan customer. Karena ana pernah
- awal-awal ee belajar itu ana dapat mobil
- yang di dashboard-nya itu ada
- bluerewe. Ternyata begitu kita cabut
- blue-nya retak semua. Oh gitu.
- Nah, itu pelajaran yang ana ambil
- hikmahnya. Kita membeli mobil harus
- dengan hati-hati. H termasuk perjalanan
- kita ke depan. Hmm. Hati-hati dalam
- rangka spekulasi harus wajib, harus
- berani kita. Cuman penuh perhitungan.
- Oh. Dan harus menjaga amanah tadi itu
- ya. Jaga amanah. Bertahan berapa lama,
- Bib, mobil? Dari 94 sampai 2000. 94
- sampai 2000. Oh, kemudian 2021 sampai
- 2003.
- Heeh. Ana itu tadi klinik. Oh. 3 tahun
- dia bilang enggak ana mau lepas.
- Kemudian 2003 sampai
- 2000 ee insyaallah
- 2000 6. He properti. Hm. Salah satunya
- kita bangun di Cibubur Indah 2. Oh. Oh.
- Itu Antum tuh hasil karya antum pada
- masa itu ya. Dulu kan Cibubur belum
- serami sekarang B. Jauhum. Belum. Tapi
- alternatif sudah ada. Alternatif
- maksudnya Transyogi jalan Transyogi
- sudah ada enggak ada belum ada belum ada
- dulu masih kalau Anda ke Cibubur ya
- lewat kalau enggak lewat Ciracas dalam
- tuh Cilangkap atau lewat Jaire Bogor.
- Hm.
- Akhirnya kenapa antum pindah lagi dari
- properti? Kenapa selesai? Nah saat itu
- properti itu ee cukup menarik. Bahkan
- ana ee bangun juga hotel di Jogja. Hm.
- Subhanallah. tengah-tengah ana lagi
- ngebangun eh main properti, ada salah
- satu
- ustaz ee meminta untuk ee membuat
- usaha. Membuat usaha yaitu ya ini
- travel. Travel? Oh, awalnya dari situ.
- Iya. Akhirnya
- ee jalan dan ee komitmen ana sama beliau
- he saya minta waktu 1 tahun. Kalau waktu
- 1 tahun ini enggak jalan, berarti saya
- tidak bisa menjalankan usaha travel. Hm.
- Ternyata
- alhamdulillah 2013 Januari start,
- renovasi kantor, Februari ee mulai
- start. He. Ana ke pelosok-plosok tuh
- waktu itu. Hm. Ke Bumi Ayu, ke Bandung,
- ke daerah-daerah semua.
- Kemudian setelah itu
- ee
- subhanallah Allah
- kasih di bulan Ramadan. Boom. Di bulan
- Ramadan bom. Oh, yang tadinya cuman ada
- 9 jemahnya
- Ramadan mencapai 80. Apa yang terjadi,
- Bib, pada saat itu?
- Ya, subhanallah. Ini salah satu doa
- mungkin dari Abumi umi ana juga ya. Dan
- ee kemudian ada beberapa yang ana ambil
- hikmahnya dari tiga ustaz. Hm.
- Ada Ustaz Ahmad Al Habsi, ada Ustaz
- Ahmad eh Ustaz Yusuf Mansur, ada Ustaz
- Allahyarham apa yang di Sentul tuh?
- Arifin Ustaz Arifin beliau ana kenal
- tiga-tiga ustaz ini. Yang ana dapat dari
- Ustaz Yusuf Mansur adalah jangan pernah
- lepas sedekah. Hm. Memang dari dulu kan
- kita juga tapi ente kencengin deh
- sedekahnya bahasanya beliau tuh gitu.
- Kemudian dari ee apa namanya? Ee Ustaz
- Trifin Ilham ana sempat dekat sama
- beliau sampai bikin bikin musik bareng
- sama beliau. Oh, yang ada zikirnya
- bukan? Ada zikirnya. Heeh. Itu
- ee beliau pesan sama ana, "Jangan pernah
- lepas zikir." Hmm.
- Kemudian alhamdulillah juga ana e kenal
- juga sama Ustaz Ahmad Habsi, jangan
- pernah
- ee lepas dari orang tua, doa orang tua.
- Akhirnya akhirnya ee Ustaz Ahmad
- bikinlah satu buku, buku Ada Surga di
- rumahmu. Hmm. Nah, akhirnya kita
- anak-anak dengan
- sahib-sahib bikin bikin apa? Bikin film.
- film layar lebar dari judul beliau dari
- judul beliau surga di rumah ada surga di
- rumahmu. 2015 itu film itu tayang cerita
- tentang apa, B? Tentang
- tentang orang tua. Tentang juga mungkin
- dikupas sedikit tentang apa namanya ee
- masa kecilnya beliau, sejarahnya beliau.
- Selebihnya kita edukasi kepada bagaimana
- kita taat sama orang tua, gimana kita
- harus apa bisa memberikan yang terbaik
- buat orang tua kita. Hm. H seperti itu.
- Jadi tiga itu yang akhirnya antum pegang
- sebagai pegang. Dan juga kita sama
- teman-teman sepakat bahwa ada tiga hal
- juga jangan sampai kita lewati. He.
- Jangan pernah bohong sama orang, jangan
- pernah nipu orang, jangan pernah makan
- hak orang.
- Jangan pernah bohong sama orang, jangan
- pernah nipu, orang, jangan pernah nipu
- orang, jangan pernah makan hak. Jangan
- pernah makan hak orang. Sebelumnya ada
- tiga kunci sukses tuh, Ikhwan dan
- akhwat. Yang pertama ee jangan pernah
- lupa sama orang tua. Bakti jor-joran
- berarti ya, Bib ya. Iya. Yang kedua tadi
- jangan berhenti putus zikir. Yang ketiga
- gas di sedekah. Tiga itu insyaallah
- lancar itu semua. Insyaallah. Oh,
- insyaallah. Akhirnya dari mulai itu
- sampai hari ini antum tetap bertahan di
- travel. Ada berapa cabang hari ini, Bib?
- Kalau bahasa cabang dari Sabang sampai
- Merauke ada. Sudah ada. Iya. Cuman ada
- beberapa memang kita juga bangun sama
- teman-teman ini beberapa travel dengan
- nama berbeda-beda gitu. Hm. Strateginya
- kenapa antum ee buka beberapa nama?
- Kenapa enggak satu nama tapi dibesarin
- gitu?
- Semua ini karena Allah. He. Satu itu ee
- ana enggak mungkin berpikir sesuatu yang
- enggak mungkin Allah sebagai
- sutadaranya.
- Saat itu 2013 kita sama-sama teman sudah
- berpikir bahwa ke depan ini akan ada
- hadir travel-travel yang lebih banyak
- lagi. He. Seperti waktu ana buka ee jual
- di mobil itu showroom belum terlalu
- banyak. Begitu zaman apa ee bank goyang
- goyang dulu ee 98 he semua kan dapat
- pesangon lah bah. Iya benar benar kan.
- Nah, mereka-mereka tuh jual beli mobil
- akhirnya banyak sampai di jalan Raden
- Inten tuh sepanjang jalaninang Pondok
- Bambu dari ujung ke ujung itu buka move
- showroom bambu. Iya, benar. Dulunya
- enggak
- ada. Nah, di situ ana berpikir jangan
- sampai kita kalah
- start. Nah, akhirnya kita bukalah
- beberapa ee usaha unit usaha yang sama.
- Hm. Bahasanya kita sister company
- walaupun beda PT, beda dapur, he beda
- manajemen secara manajemen internal,
- tapi secara manajemen keseluruhan kita
- pegang sendiri. Hmm. Jadi masing-masing
- ada ada empat travel yang B2C, ada satu
- travel yang B2B. Oh, bergantung
- segmennya mau yang mana nih yang B2C
- sudah ada empat gitu ya? Iya. Nah, B2B
- itu kita lahirkan setelah kita tahu
- persis gimana caranya ya memberikan
- servis yang terbaik buat jemaah. Karena
- awalnya dulu ini segmen ini apa enggak
- apa-apa, Bib. Lanjut aja, Bib. Lanjut
- aja, Bib. Karena gini ee
- awal-awal buka travel itu kan enggak
- mungkin kita ngeracik sendiri, ngeramu
- sendiri, produksi sendiri. Betul.
- kita ambil sama travel-travel lain lah
- katakan gitu ya. Itu banyak kita ketipu
- banyak secara servis kita enggak
- maksimal. H pernah ana satu waktu turun
- sampai 8 kilo berat badan ana
- selisih waktu Indonesia sama Saudi 4
- jam. Betul. Di sini jam 09.00 malam, di
- sini jam 10.00 malam, di sana jam .00
- malam. Iya, betul. Eh, di sini eh di
- sini maaf. Di sini jam ee jam .00 malam,
- di sana jam 09.00 Jam masih jam 10. Jam
- 10.00 malam. He. Di sana jemaah baru
- landing baru masuk hotel. Hm. Di situ
- komplain, "Wah, gimana ini Pak hotelnya
- yang tadinya a dibilang sekarang
- hotelnya jadi jauh." He.
- Wah, hampir setiap hari akhirnya ana
- trauma. He. Ada bunyi telepon yang
- enggak ada namanya. Ah, ini pasti jamah
- komplain.
- Udah yakin jamaah komplain di situ.
- Karena awal-awal semua jemah bisa
- ngakses antum. Ya. Iya. Nah, karena
- gini, awal mendirikan usaha itu ana
- turun sendiri. He, gitu. Turun sendiri
- ee sebagai marketing sendiri, handphone
- ana jalanin sendiri, terima telepon
- jamah sendiri. He, gitu. Jadi kita tahu
- nih, biar tahu iya gimana sih jamah ini
- treatment kepada jamaah seperti apa,
- menyampaikan penjelasan ke jamaah
- bagaimana,
- permintaan jemah maunya seperti apa.
- Jadi kita tahu nih pada saat kita buka
- buka buka kita tinggal copy pasta.
- Ilmunya sudah tahu duluan di depan. Hm.
- Nah, setelah itu H ee akhirnya
- mendirikan usaha B2B tadi
- 2017. Jadi 2013 sampai dengan 2016 itu
- masa kita
- mempelajari bagaimana sih service yang
- terbaik buat jemaah. kita masih ngambil
- sama orang lain. Nah, begitu 2016 akhir
- bukalah kita travel B2B kita pelajari
- semua sampai bisa mendekati zero
- complain. Apa, Bim? Ee kesimpulannya
- setelah antum mempelajari sekian lama,
- sekian panjang, kesimpulannya kalau
- orang membuka travel tuh harus melakukan
- apa supaya bisa survive atau supaya bisa
- sukses? Jangan berpikir materi.
- Hm. Begitu kita berpikir servis, Allah
- akan hadirkan materi
- itu. Ini kalau ana bilang bisnis umrah
- ini antara halal dan haram. Bahasa ana.
- Tapi di ujung jurang bisa kita jadi
- halal, bisa jadi haram. Hm. Apabila kita
- melayani tidak baik tamunya Allah nih,
- tamu dan tamu Rasulullah kan ke sana
- kita Allah yang undang nih. Iya. Iya
- kan? Tamu-tamunya Allah untuk bisa hadir
- betul melaksanakan ibadah di ee dua
- tanah suci yaitu Makkah dan Madinah.
- Madinah. Dan ber ziarah ke makam
- Rasulullah. Begitu kita tidak bisa
- melayani sebaik-baiknya, ana berpikir
- gini, "Ya Allah, Allah pasti marah nih
- sama ana." Hmm.
- Allah enggak rida sama. H itu tuh
- bergejolak di hati. H bergejolak. Pada
- saat kita dikomplain
- jemaah itu ana langsung berasa, "Ya
- Allah, punya dosa nih. Saya punya dosa
- nih."
- Oh, pengaruh ya. Rasulullah enggak
- girang sama ana nih. Nah, gimana
- caranya? Rasulullah senang sama ana,
- Rasulullah Allah rida sama ana, sama
- kita semua yang menjalani usaha ini. Itu
- caranya kita hindari daripada
- komplain-komplain. Hindari daripada kita
- berpikir
- bahwa uang lebih utama, bisnis lebih
- utama.
- Tidak. Pernah ana punya sahib cerita ana
- jalan berdua sama beliau. Kebetulan
- beliau sudah di sini nih. Anda kenal tuh
- kayaknya tadi ana tarik beliau cuma
- enggak mesti ada. Itu dia. Nanti next.
- Insyaallah. Nanti next. Insyaallah.
- Pulang dari salah satu travel yang biasa
- kita ngambil sawam itu travel. Awal-awal
- berarti ini ya? 2015. 2015 kalau enggak
- salah. Oh, antum dari awal bikin travel
- nih sama beliau. Iya. Masyaallah. Emang
- soulmate sejati. Oh iya. Dynamic duo.
- Iya. Nah, apa namanya?
- Ee pulang nih. H setelah pulang kita
- dapat harga bagus. Hm. Menggunakan salah
- satu pesawat X lah katakan itu. Bagus.
- Iya. Direct nih pesawat nih. Direct. He.
- Tapi bukan ee punya luar, bukan Saudia
- lah katanya. Oh, bukan Saudi Airland. He
- udah begitu di jalan habis ketemu sama
- si yang pemilik travel tadi
- hitung-hitungannya sudah oke jalan kita
- pulang. Begitu di jalan arah ke Condet
- di depan ee lampu merah yang mau menuju
- ke Pasar Minggu itu pertigaan jambul lah
- bahasanya situ. Kok koding? Eh, kodam.
- Eh, jambul. Jambul. Oh, jambul. I i.
- Beliau buka kalkulator dari handphone.
- Wah, faedahnya luar biasa nih. Kita bisa
- les nih.
- Eh, benar-benar les beneran enggak ada
- faedahnya. Enggak ada faedahnya. Itu di
- situ. Subhanallah. H
- kedutaan Saudia pindah. Masyaallah dari
- cawang atas
- ke Kuningan tanpa ada informasi kita.
- Mungkin yang lain dapat informasi kita.
- Oh, itu kita rugi mencapai R juta karena
- karena apa, B? Itu karena kan kita dulu
- tuh masih stem zaman stem kita masih
- kedutaan. Oh, visanya enggak keluar.
- Tiket Kedi, hotel Kedu sudah bayar,
- visa enggak keluar. Oh, itu bayangin itu
- akhirnya besokannya kita mesti ada
- family geding, acara family geding di
- perusahaan sama enggak perusahaan sama
- internal perusahaan. Bayangin kita mesti
- senyum di depan karyawan gimana caranya
- kepala kita
- pusing. Akhirnya kita cuma ngobrol
- berdua doang. Iya.
- Akhirnya duduk keberangkatan itu gimana?
- Subhanallah. Subhanallah. Enggak tahu
- caranya ini semua gadullah. Heeh. Tetap
- kita bisa berangkatin padahal kita
- enggak ada duit. Enggak tahu duitnya
- dari mana. Enggak tahu.
- Subhanallah. Ada aja jalannya. Oh,
- masyaallah ya. itu totalnya kurang lebih
- sekitar 70 orang kalau enggak salah dari
- jemaah Padang itu. Oh iya lumayan gede B
- gede. 700 juta di zaman itu 2015. Wah
- lumayan besar besar lumayan.
- Di situlah ilmu yang kita akhirnya kita
- sepakat udah deh kita jangan berhitung
- hm jalan apa adanya. Itu evaluasi antum
- berdua tuh karena itu karena awalnya
- ngitung bayang-bayang profit besar
- tiba-tiba Allah kasih pelajaran gitu ya.
- Evaluasinya karena itu, Bib. Iya, salah
- satunya itu. Salah satunya itu, ya. Iya,
- Bib. Jadi memang umrah tuh bukan bisnis
- yang bisa sesuai dengan hitung-hitungan
- 100%. Kalau mungkin antum sebelumnya sor
- mobil gitu kan sudah matang tuh, Bib.
- Kalau ngelakuin A hasilnya B, ngelakuin
- C hasilnya D. Kalau kan kadang ngelakuin
- A hasilnya Z. Betul. Karena ada
- faktor-faktor eksternal. Betul. Menarik
- Hewan dan Ah. Betul. Menarik. Kita tahan
- dulu BB. Kita tahan dulu untuk segmen
- selanjutnya. Untuk Iwan dan Ah yang
- ingin berpartisipasi mengirimkan
- pertanyaan bisa langsung kirimkan
- pertanyaan Anda ke WhatsApp
- 0811999720 atau kalau Ikhwan dan Akhwat
- mau berangkat umrah. Kita punya program
- menarik Hewan dan Akhwat. Umrah akbar.
- Nanti akan kita bahas juga ee umrah
- akbar di bulan September tanggal 15
- bersama Ustaz Heri Nurdi dan juga Syekh
- Muhammad Jabir. Ikwan dan Ahot bisa
- langsung WhatsApp ke nomor Teh Vingka di
- 0811960720. Sekali lagi
- 0811960720. Nanti juga di akhir kita
- akan bagi-bagi voucher umrah ikwan dan
- akhwat. Oleh karena itu, jangan
- kawan-kawan tetap bersama kami. Kami
- akan kembali setelah nasyid yang satu
- [Musik]
- ini. Brail
- TV masih bersama kami dan Ahwat. Di mana
- pun Anda berada berada jadinya belibet.
- Mohon maaf Iwan dan Ah di mana pun Anda
- berada, Silaturahim Talk hadir kembali
- menemani Anda pagi hari ini. Silaturahim
- Talk, Ikhwan dan dan Akhwat adalah suatu
- talk show, persembahan silaturahim
- travel yang di mana kita mengangkat
- sebuah profesi. Sebelumnya kita pernah
- ngangkat penjual senjata. Sebelumnya
- juga kita pernah mengangkat wedding
- organizer. Sebelumnya kita pernah
- mengangkat profesi-profesi lain. Hari
- ini kita mengangkat profesi
- wiraswasta di bidang travel. Karena saya
- sendiri W and mengalami bisnis travel
- tuh benar. Harus punya jantung empat tuh
- benar. Karena banyak faktor-faktor
- eksternal di luar dari perencanaan yang
- harus juga kita pertimbangkan. Tadi
- ketika break Iwan dan Nawat saya sempat
- curhat sama Bib Fikri. Bib aneh pernah
- sama Ustaz Heri waktu Ramadan awal-awal
- ternyata benar dari kitanya sudah benar
- perencananya sudah matang semua. Cuma
- partner di sananya yang tidak amanah
- sehingga akhirnya harus ee bergeser
- hotelnya. bergeser hotelnya. Akhirnya
- konsekuensinya sampai melenceng
- perhitungan bisnisnya beberapa ratus
- juta dan akhirnya pada saat itu ee bisa
- dibilang rugiah. Tapi ketika kepulangan
- tuh setelah Ana dan Ustaz Teri evolasi
- Bib enggak kita enggak rugi nih karena
- di keberangkatan itu kami dapat
- benar-benar keluarga jemaah sebagai
- keluarga tuh nilainya jauh lebih dari
- hitung-hitungan Heeh. Hitung-hitungan
- hitung-hitungan uang. Iya. di
- keberangkatan itu, Bib, ada satu
- keluarga udah kayak sama kami udah kayak
- keluarga beneran banget sekarang ada
- Mama Nuke satu
- keluarga. Ketika Mama Nuke ee Mama Nuke
- Qadarullah salah satu anaknya yang juga
- jemah kita ikut terbang di ee pesawat
- lain yang jatuh. Hm. Itu kami sedihnya
- beneran beneran nangis, Bib. Benar-benar
- kami juga ngerasa kehilangan
- keekhilangan keluarga inti. Hm. Ada juga
- jam di keluarga itu juga akhirnya di pas
- ketika pandemi kan pernikahan harus
- terbatas. Heeh. Tamu yang diundang tuh
- benar-benar harus terbatas. He. Salah
- satu undangan pernikahan tamunya cuma 30
- orang. 30 orang tamunya 30 orang.
- Berarti dari pihak keluarga perempuan 15
- orang. Dari pihak keluarga laki-laki 15
- orang. Dari 15 orang itu dua undangannya
- untuk Ana dan Ustaz Heri. Masyaallah.
- itu di situ tuh ana ngerasa oh benar nih
- ini nih nilai nilai sesungguhnya nih
- keuntungan sesungguhnya tuh dari bisnis
- travel tuh ini lebih dari materi dapat
- persaudaraan yang tulus keluarga baru
- yang betul ikhlas dapat abang baru
- bapak-bapak baru bahkan kami banyak
- dapat ibu-ibu baru begitu ya merasa
- begitu juga betul betul betul memang ee
- usaha umrah ini ana kan usaha ada
- beberapa usaha yang pernah ee ana
- jalanin H sangat berbeda jauh dengan
- usaha yang konvensional seperti tadi ee
- properti atau mungkin jual beli mobil
- atau yang lainnya gitu. Dengan usaha
- ibadah umrah ini sangat berbeda jauh
- karena apa? Ini benar-benar ee kalau
- yang tadi kan lebih kepada duniawi. Hm.
- Konvensional duniawi lah. Walaupun
- ikhtiarnya untuk akhirat kita ya kan
- mencari nafkah. Tapi kalau ini
- benar-benar bisnis ibadah ini luar
- biasa. Ujiannya pun luar biasa. Iya
- benar. Ujian paling besar apa, Bib?
- Antum gimana, Bib? Begini, selama antum
- bertangkatin jemah H non umrah ke Turki.
- Hm. Wisata halal. Wisata halal. Wisata
- halal. Nah, ke Turki mungkin ke Korea,
- mungkin ke Jepang. Ada juga popul
- sekarang lagi populer. Iya. Itu ana
- pernah ke Turki buat ana tes ana kurang.
- Hm. Makan-makanan itu kurang gitu.
- Kurang cocok di lidah ana. Cuman enggak
- komplain. Tapi ujian orang umrah ya.
- Begitu sampai sana makanan enggak enak
- sedikit komplain. Iya benar. Padahal
- bukan kita yang masak, bukan travel yang
- masak ya kan? Orang hotel yang masak.
- Ben benar. gitu kan. Dan hotel-hotel di
- sana tidak semuanya safnya orang
- Indonesia. Iya benar. Rata-rata
- sahef-nya orang Bangladesh. Iya.
- Bangladesh kan tahu sendiri kari-karian.
- Lebih makte dia. Makhte lebih kari-kari
- gitu gitu. Terus kemudian lagi terkait
- hotel. Heeh. Ekspektasi orang Indonesia
- ini terlalu tinggi. Kalau saya lihat
- hotel bintang lima. Hotel bintang tiga
- tuh sama dengan hotel di sini. Bintang
- tiga. Oh.
- yang ada kolam renangnya lah gitu-gitu
- kan
- fasilitasnya gym lah. Kalau di sana itu
- lebih kepada jarak
- bukan lebih kepada fasilitas kayak
- gitu-gitu. Jarak yang paling mahal yang
- terdekat. Hm. IT maupun bintang empat
- dan lima itu yang terdekat itu yang
- mahal. Hm. Semakin jauh semakin murah.
- Tadi antum sebut kan antum waktu bulan
- Ramadan kehilangan hotel. He. Iya kan?
- Iya betul. Sebenarnya setelah ana masuk
- ke dunia B2B mempelajari betul-betul
- kalau kita kerja sama langsung sama
- hotel itu enggak akan hilang. Oh,
- berarti partner di sananya mungkin yang
- kurang amanah ya, Bib ya. Jadi partner
- di sana atau mereka travel tersebut
- bekerja sama dengan travel yang memang
- belum ee direct hotel. Hmm. Oh, blok ke
- bloker lagi. Bloker lagi. Iya. Iya. I
- itu yang membuat ee kadang-kadang hotel
- itu bisa hilang. Karena biasanya tuh
- begitu kita booking hotel itu ada letter
- confirmation. H ada bukti bahwa memang
- kita sudah ee blok itu hotel langsung
- dari hotelnya. Halo situ ya. Iya gitu.
- Iya. Iya. Iya. Karena banyak ee tahun
- bulan Februari 2 tahun lalu, Bib yang
- zaman Indonesia bahkan banyak sampai
- yang di teras-teras hotel. Karena waktu
- itu penjelasannya karena di musim itu
- pandemi baru selesai membeludak
- membeludak. Banyak jamah dari Turki,
- dari Mesir itu videonya viral ke
- mana-mana tapi banyak. Alhamdulillah
- waktu itu kita berangkat ee waktu itu
- kita belum kerja sama tuh Bib. Kita
- berangkat alhamdulillah masih dapat
- hotel. Cuma banyak jemah-jamaah lain
- yang hotelnya bahkan di Madinahnya aja
- harus naik bus. Iya. Ada yang sampai di
- teras di lobi-lobi hotel tidurnya di
- teras. Itu apa yang terjadi, Bib? Betul.
- Memang saat itu fenomena yang terjadi
- adalah ee harga hotel melonjak tinggi
- sampai dengan 300% harga hotel. Karena
- selama sebelum pandemi kan kosong nih.
- Iya. Puasa tuh mereka puasa ya kan.
- Termasuk Indonesia juga puasa kan. Hotel
- pun puasa gitu kan. Puasa begitu ee 2022
- ramai du apa langsung dia up harganya
- untuk nutupi operasional sebelumnya. itu
- memang credit banget itu kacau balau tuh
- semua travel merasakan hal yang serupa
- gitu. Tapi alhamdulillah saat itu kita
- ngeberangkatin satu momen milad h
- totalnya hampir 650 jemah. H
- alhamdulillah kita aman karena kita
- sudah lock jauh-jauh hari. Oh hotelnya I
- dan kita sudah ada track record kerja
- sama sama hotel-hotel jadi aman. Oh iya
- ya. Itu kita ada tiga paket tuh tiga
- bintang 5 4 dan 3 semuanya alhamdulillah
- aman. H enggak pecah.
- Bedanya yang antum rasain, B, bedanya
- bisnis travel hari ini sama bisnis
- travel di 11 tahun lalu ketika antum
- baru mulai buka apa, Bib? Iya. Ee saat
- itu kompetisi belum terlalu ketat, belum
- banyak travel yang buka. Sekarang ini
- semakin banyak travel, semakin kompetisi
- semakin ketat. Kemudian akhirnya saat
- ini ekonomi Indonesia sangat turun. Oh,
- daya beli rendah.
- H bagi mereka travel yang baru-baru buka
- nih kebingungan dong cari cari jemah.
- Susah cari jemah enggak gampang. Betul.
- Karena apa? Trust itu juga harus
- dibangun. Ya kan enggak semudah kita
- ngebalikin telapak tangan. Akhirnya
- travel-travel banting-bantingan harga.
- Hm. Banting-bantingan harga nih. Kalau
- kita enggak mau banting harga, kita jaga
- servis. Kenapa saya bilang
- banting-bandingan harga? Untuk bisa
- meraih jemaah. Akhirnya apa?
- dia enggak menjaga servis lagi. Iya.
- Jadi saran saya kalau memilah memilih
- travel itu dengan lihat track record
- yang benar. Iya. Amanah apa tidak. Jadi
- pengalaman itu penting banget. Harus
- tanya sama jemah-jemah yang sudah
- berangkat di tersebut. Iya. Testimoninya
- seperti apa? Pernah berangkatin jemah
- berapa dari berapa lama? Berapa banyak?
- Berapa banyak jumlahnya? Terus amanahnya
- secara izinnya gimana? SK-nya juga
- pengaruh di situ juga. Alhamdulillah nih
- rasil nih luar biasa saya lihat.
- sangat-sangat luar biasa dan amanah
- benar. Jadi bagi pendengar Rasil silakan
- segera daftar di Rasil. Amin. Amin.
- Amin. Amin. Amin. Amin. Amin.
- Insyaallah. Silaturahmi travel ya.
- Silaturahim travel. Alhamdulillah Bib
- kita sudah mungkin 7 tahun kurang lebih
- ya. Sama sebenarnya Bib. Prinsipnya
- adalah ee Ana, Ustaz Herida, Tefingka,
- ada Anggi. Tim itu kepuasan jamaah itu
- nomor satu. Harus kita biarinlah secara
- untung-hitungan mungkin enggak masuk.
- Yang penting jemah senang dulu karena
- nanti Allah yang bikin senang kita.
- Betul. Betul. Betul itu benar. Nah, Iwan
- dan
- Ah nanti insyaallah di bulan September
- tanggal 15 September Silaturahim Travel
- akan bekerja sama dengan Habib Fikri ee
- dengan bendera Hana Asia Wisata. Kami
- bikin keberangkatan umrah akbar. Iya,
- kami bikin keberangkatan umrah akbar.
- Insyaallah di keberangkatan itu ada ee
- Syekh Muhammad Jabir dan juga ada Ustaz
- Heri Nurdi. Betul. harga mulai
- dari
- R5.990.000 kalau Anda enggak salah.
- Betul. Tapi hewan dan untuk hewan dan
- nawat yang ee daftar hari ini tadi kami
- kita ada voucher ya, Bib ya. Vou diskon
- voucher diskon bagi pendaftar 100
- pendaftar pertama di sini itu sebesar R1
- juta. Sebesar Rp1 juta. Untuk
- keberangkatan di bulan September tanggal
- 15. Tanggal 15. tanggal 15 ini ya
- bertepatan saha
- -1 Rabiul Aal. Oh, bulan Maulid. Bulan
- Maulid. Kemudian alhamdulillahnya lagi
- kita sudah ngeblok seat itu kurang lebih
- sekitar hampir 400 seat. Saudia Airlin
- landing Madinah. Oh, itu paling ajib
- Bim. Jadi landing Madinah dulu kita ee
- ziarah ke makam Rasulullah. kita bikin
- ee maulid di Madinah
- dan enggak sampai di situ. Nanti ke
- Makkah kita ada acara puncak. Acara
- puncak di Thaif. Di Thaikin Maulid lagi.
- Bikin Maulid dan ada acara puncak. Oh.
- Nah, kemudian alhamdulillah ee Ustaz
- Herin Nudin ini saya lihat masyaallah
- ya, saya sudah diskusi banyak sama
- beliau ee tukar pikiran dan banyak
- banget sejarah-sejarah yang beliau
- berikan kepada ee apa pada saya dan
- teman-teman hingga saya berpikir wah ini
- perlu kita jalan bareng sama Ustaz Hari
- Nurdin dan insyaallah bagi jemaah yang
- keberangkatan tanggal 15 ini nih enggak
- akan rugi karena apa Ustaz S Nudin ini
- ilmunya luar biasa, sejarahnya luar
- biasa. Jadi kita akan kupas nih sejarah
- kita akan tur di kota suci Madinah itu
- dengan berjalan kaki. Banyak banget yang
- saya belum tahu. Ustaz Heri kasih tahu
- ke saya. Iya. Nanti ada itener-tener
- biasanya tuh Bib. Kalau kami setelah TR
- travel mengunjungi ke rumah-rumah
- sahabat. Kemudian nanti kita akan
- bermajelis ke masjid ee Imam Bukhari.
- Iya. Mereka bukan merekayasa
- merekonstruksi. Betul. merekonstruksi
- kejadian pada masa lalu langsung di
- tempatnya itu, Ikhwan nanti insyaallah
- program-program itu akan tetap ada.
- Betul. Setiap bak subuh nanti kita ada
- zikir bareng, ada taklim bareng,
- menceritakan ee tentang Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam di pelataran
- Masjid Nabawi. Terus nanti di Makkah ada
- di roof Masjidil ee di Masjidil Haram di
- roofnya biasanya kita majelis bareng
- lagi. Termasuk Bib kita menawarkan kalau
- ada ikhwan dan akhwat yang mau nikah di
- di Oh iya siap siap. Kalau ada ikhwan
- dan akhat yang mau nikah di kita
- fasilitasi nanti. Kita fasilitasi nanti
- di mau nikah di mana? Masjid Nabawi atau
- Masjid Haram? Nanti kita coba usahakan.
- Iya. Siap. Biasanya paling enak tuh di
- Masjidil Haram di roofnya, Bi. Betul.
- Mungkin bakda isya atau mungkin ee waktu
- duha di situ nanti insyaallah kalau
- butuh saksi ada. Kalau butuh yang ee
- wali nikahnya. Betul. Apalagi Ustaz Heri
- Nuruddin hadir. Kemudian ada Syekh
- Muhammad Jabir. Momen yang luar biasa
- itu. Iya benar. Iya. Kalau perlu nanti
- sekalian syukuran pada saat mil takbur
- kitain bareng-barengin bareng-bareng di
- Thaif. Betul. Ayo, ayo calon penganten
- segera daftarkan diri Anda. Anda bacain
- ya, Bib ya. Kalau Hewan dan Ahot yang
- mau daftar nanti langsung paket
- informasinya diberikan sama Teingka
- termasuk informasi harganya. Ee Teingga
- tahu insyaallah bisa langsung kirimkan
- WhatsApp ke
- 0811960720,
- 0811960720. Berangkat tanggal 15
- September menggunakan Saudi Airlines
- Direct. ke Madinah. Kemudian ee hotelnya
- kalau bintang tiga mulai dari di
- Makkahnya ada Sudut Aziat enggak terlalu
- jauh dekat dan Ahwat. Kemudian di
- Madinahnya ada Royal Andalus. Kemudian
- nanti ada juga acara di Thaif City Tur
- City Turota Thaif. Kemudian nanti kita
- ada makan nasi mandi bareng-bareng di
- sini juga bahkan naik kereta cepat. Wah
- itu masyaallah tuh udah free tuh kereta
- cepat sudah free masuk ya. Fe harga
- tersebut sudah free Thaif free kereta
- cepat.
- Dan ada door price dan ada grand price
- juga di acara nanti. Wah, apa, Bib door
- price-nya? Boleh dibocorin, itu masih
- rahasia. Rahasia kalau kita sepil enggak
- seruak
- harganya. Maaf, Iwan udah dapat nih
- 27999.
- 27999. Tapi untuk Iwan dan yang daftar
- hari ini ee ada diskon, voucher diskon
- Rp1 juta. Langsung saja hubungi ke Tehka
- 0811960720. Nanti satu malam Ikhwan dan
- akhwat khusus Penganar hasil nih di
- Madinah ajak Ustaz Heri makan ke ee
- makan ke Suksamak. Oh itu Ajbib. Ajib
- ya. Ajbib. Makan ke Sukamak. Jadi nanti
- kita makan street food di Madinah. Heeh.
- Ada yang mau nyobain unta ada di situ.
- Masyaallah. Yang mau nyobain kambing.
- Udangnya enak banget. Ikannya segar.
- Kebetulan ana juga berangkat. Nah, bisa
- bersama antum juga benar tuh, Bib.
- Bertama nanti Habibikin. Makanya ana
- karena Ustaz Heri berangkat, ana ikut
- berangkat. Kalau Ustaz Hari enggak
- berangkat, enggak berangkat. Nanti nanti
- bisa bareng-bareng. Bisa bareng-bareng.
- Bisa juga nanti ee ke Masjid Quba
- menggunakan Bugar. Enak juga tuh, Bib.
- Hmm. Enak juga tuh. bisa nanti
- insyaallah ajak aja bisikin aja bikin
- pokoknya 9 hari itu jadi gini ada yang
- ee bintang tiga itu programnya 10 hari
- sebenarnya bukan 9 hari 2799 itu 10 hari
- hm oh 10 hari nah plusif pula ya plusif
- pula yang kemudian yang bintang lima
- lokal jadi ada tiga paket kita bintang
- tig bintang tiga itu jaraknya sekitar
- 300 m sut ajat itu sangat dekat sekali h
- kemudian ee apa namanya lagi yang
- bintang lima lokal Misalnya itu Azka
- Saofa. Azkafa juga dekat sekali
- sejajaran dengan Asnud. Kemudian yang di
- bintang limanya kita di Zamzam tawa. Oh
- yang benar-benar depan masjid ya. Oh
- kemudian yang di Madinahnya yang bintang
- tiganya itu dekat Masjid Gumamah paling
- depan sekali. Heeh. Jadi kepeleset
- nyampai lah bahasanya. Betul. Depannya
- masjid. Iya benar. Ada depan masjidnya
- juga rumah Sayidina Bakar. Sayidina
- Bakar. Betul. Betul. Kemudian yang
- bintang lima lokal kita masukin Royal
- Andalus. Itu bintang empat. Oh. Oh, itu
- dekat sekali. Iya, iya, iya, iya. Kurang
- lebih sekitar 50 m dari Masjid Nabawi.
- Iya, iya. Gitu. Relandalus tuh dekat
- Masjid Imam Bukhari.
- Iya. Di belakangnya ke Iya, benar. Dia
- lebih kepada ee kalau di pintu kalau
- enggak salah pintu 336 apa 326 sekarang?
- He. Pintu utama. Ha, Royal Andalus, ada
- Royalus Almasa. Andalus Salam. Andalus
- Salam. Andalus Salam. Yang dekat Masjid
- Gumama. Andalusam. Iya, Andalusalam.
- Betul. Betul yang dekat Masjid Imam
- Bukhari. Royal Andalus. Iya. Ustaz T ada
- yang mau ditanyakan ke Habib Fikri
- mungkin. Ustaz
- ada beliau nyimpan pertanyaan buat nanti
- di Madinah. Buat nanti di Madinah. Jadi
- Iwan dan Akhwat ee ada pertanyaan masuk
- Bib. Kita tanya dulu. Kita bacakan dulu,
- Bib. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh dari Pak Wahyudi di
- Cengkareng. Mau tanya untuk
- keberangkatan September berapa kamu? Ah,
- itu tadi Pak Wahyudi mulai dari 27,9.
- Ee itu sudah pesawatnya Saudi Airlines
- langsung ke Madinah tanpa transit. Tanpa
- transit. Kemudian ee free kota, free
- kereta cepat. Kemudian juga nanti ada
- program Thaif. Oh, sudah lengkap banget
- Pak Wahyudi. Insyaallah sudah sangat
- nyaman. Kemudian ada pertanyaan lagi
- dari Bu Siti Anisa. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Bolehkah
- tahu cara kita memulai usaha syaratnya
- hanya punya
- keberanian tapi modal enggak ada?
- Bagaimana cara yang betul? Habib Fikri
- mohon ee
- arahannya.
- Gini, usaha apapun usaha kita yang
- penting kita amanah dan
- istikamah. Ibaratnya gini, kalau kita
- mau
- ee naik ke lantai dua, kita harus
- melewati beberapa anak tangga. Enggak
- mungkin kita langsung lompat.
- Nah, banyak orang yang usaha ini ee baru
- step ketiga atau step keempat, ah
- kayaknya saya enggak cocok di usaha ini
- nih. H akhirnya ee mereka banting setir
- cari usaha lain. Ada kalanya pada saat
- sudah step keesemb atau anak tangga
- keesemb anak tangga ini yang 10 yang
- terakhir ya nyampai ke lantai du katakan
- 10 anak tangga baru apa terakhir di pun
- udah aduh kayaknya enggak cocok juga.
- Allah paling senang dengan orang yang
- sabar. Jadi segala sesuatu kita harus
- kerjakan dengan tekun dan sabar,
- istikamah dan amanah. Itu kuncinya
- adalah
- sabar.
- Jadi pada saat kita naik anak tangga
- kadang-kadang sudah ber anak tangga dua
- t kayaknya enggak cocok. Ada yang sampai
- anak baru terakhir anak tanggal 9 pun
- banting setir. Padahal tinggal Allah
- bilang nih, kamu tinggal satu langkah
- lagi,
- kamu akan sukses. Nah, akibat enggak
- sabar itulah
- akhirnya gagal. Akhirnya gagal. Ya
- Allah. Ada lagi, Bib. Pertanyaan dari
- ee Ibu Bonita. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Eh, Habib Fikri, bagaimana cara kita
- mendapatkan rasa trust dan comfortable
- dari si calon peserta umrah atau haji
- yang memakai jasa travel kita. Mengingat
- sampai saat ini masih didapati
- travel-travel umrah dan haji yang tidak
- jujur atau nakal. Mohon penjelasannya.
- Mendapati teras satu ya ee pastikan
- bahwa terval itu berizin. Hm. Enggak
- sampai di situ. Kemudian pastikan bahwa
- memang keberangkatan itu fix.
- fix keberangkatan, tanggalnya
- keberangkatan fix. Contoh kita
- keberangkatan tanggal 15 ini kita sudah
- block seat dari mulai bulan Juli eh
- mohon maaf dari bulan ee Mei kita sudah
- ngeblok untuk keberangkatan tanggal ee
- 15 September. Jadi fix tanggalnya enggak
- bergeser. He. Kemudian lagi lihat track
- record-nya juga kan sekarang media
- sosial sudah kebuka banyak banget. bisa
- lihat dari Instagram-nya travel
- tersebut, kemudian dari sosial medianya
- ada mungkin dari Google-nya, dari
- website-nya bisa dilihat situ amanah
- atau tidaknya kelihatan kok dari situ.
- Kan ada apa penilaian ya di situ ya di
- Google itu ada penilaian walaupun
- penilaian itu bisa dibeli sebetulnya he
- tapi paling tidak itu memfilter lah ya.
- Iya. Yang paling penting adalah datangi
- e travelnya tanya secara detail. He. Dan
- tanya e bukti booking seat-nya. Iya.
- Iya. Karena itu yang paling penting.
- Paling penting itu. Dan juga lihat ee
- tanya sama jemah-jemah yang sudah
- berangkat ya. Tanya gimana pengalamannya
- selama di sana. Pastikan di semua travel
- tuh ada testimoni jemahnya, ada
- testimoni bikinan. Memang apa adanya ada
- juga. Betul, betul, betul. Jadi lebih
- hati-hati lagi Iwan dan Awat. Dan yang
- paling penting berdoa sama Allah supaya
- kita tidak. Betul. Karena banyak banget
- nih travel nih. Enggak cuma lihat harga.
- Sekarang kita harus hati-hati. Murah
- belum tentu juga baik. Yang mahal belum
- tentu juga bagus. Iya, gitu kan. Banyak
- yang jual sekarang ini jualnya bahkan di
- bawah harga modal supaya menarik.
- Akhirnya enggak berangkat tuh
- ujung-ujungnya minta tambahan biasanya
- begitu. Iya. Minta tambahan atau enggak
- berangkat atau ditunda. Jadi gini,
- travel ini kalau banyak tanggal
- keberangkatannya itu insyaallah aman.
- He. Kalau satu dua tanggal biasanya itu
- ada bergeser tuh. Jadi dia mencapai
- kuota dulu. Kalau enggak mencapai kuota
- minimal 35 atau di atas itulah katakan
- itu mereka akan cari lagi tuh. Tunggu
- tanggal mundur lagi. Mundur hingga
- nyapai kota. Kadang-kadang jemahnya baru
- lima, ada 10. Tanya sama travelnya
- jemahnya sudah sampai berapa? Buktinya
- mana yang daftar? Kalau kita kan kita
- bisa kasih bukti semua nih loh bukti
- jemah yang sudah daftar di tanggal
- tersebut kita ada semua datanya clear
- semua bukan data bikinan. Betul. Penting
- juga tuh Iwan Nawat. Oleh karena itu,
- Iwan dan Nawat kini silaturahim travel
- juga ada keberangkatan di setiap pekan.
- Kami ee konsorsium berkolaborasi dengan
- Habib Fikri. sehingga kita punya banyak
- pilihan tuh yang tetap kita bikin
- sendiri ada yang kolaborasi juga ada
- supaya memfasilitasi untuk Iwan dan
- akwat yang ingin berangkat umrah tapi
- terbatas sama pilihan waktu mungkin ada
- yang jadwal cuti kantornya cuma bisa di
- bulan-bulan tertentu. Nah, itu
- insyaallah kita punya solusinya.
- Langsung saja dan akhwat daftarkan diri
- Anda ke Tehka di
- 0811960720. Sekali lagi 0811960720.
- Ihan dan jangan ke mana-mana. Setelah
- ini kami akan beritahu bagaimana caranya
- supaya kita bisa umrah mungkin tanpa
- modal atau bagaimana caranya supaya kita
- punya usaha sampingan walaupun sekarang
- kita belum punya modal. Tetap bersama
- kami, jangan ke mana-mana. Kami akan
- kembali setelah satu nasyid berikut
- [Musik]
- ini. Brail TV.
- Masih bersama kami Ikhwan dan Akhwat di
- mana pun Anda berada. Silaturahim Travel
- hadir kembali di acara Silaturahim Talk
- hari ini bersama partner kami Iwan
- Nahwat Habib Fikri.
- Habib Fikri Reza. Habib Fikri Reza.
- Beliau sudah e berpengalaman belasan
- tahun mendirikan usaha travel dan hari
- ini alhamdulillah atas izin Allah
- menjadi partner kami di silaturahim
- Travel untuk keberangkatan-keberangkatan
- silaturahim travel. Selanjutnya tadi
- Iwan dan Nawat kami sudah membocorkan
- bahwa di tanggal 15
- September benar ya 15 September. 15
- September. 15 September insyaallah
- silaturahim Travel bekerja sama dengan
- ee Hana Asia Wisata. Benar ya, Bib? Ya,
- betul. PT Hana Asia Wisata. PT PT Hana
- Asia Wisata. Kami membuat keberangkatan
- umrah akbar bersama Syekh Muhammad Jabir
- dan Ustaz Heri Nurdi. Insyaallah
- keberangkatannya menggunakan Saudi
- Airlines. Salah satu airlines terbaik
- untuk umrah. Betul. Di dalam salatnya
- ada musala. Betul. Ada. Enak. Enak
- direct. Dan bahkan Iwan dan Hawa tidak
- berhenti sampai di situ. Directnya
- langsung pramugarinya Indonesia semua.
- Betul. Bisa ngomong bahasa Indonesia.
- Bisa ngomong bahasa Indonesia. Walaupun
- kadang jemah-jemah kita tuh unik-unik,
- Bib. Ada yang begitu buang air kecil tuh
- enggak mau dikloset, maunya di lantai.
- Ada tuh jamaah Indonesia tuh ana punya
- saudara ee pramugari Saudi Airlines.
- Beliau cerita tuh akhirnya iya seanehan
- itu kadang unik-unik ya gitu. Terus
- tiba-tiba ada yang mau duduknya enggak
- mau di bangku, maunya di musala karena
- bisa selonjoran dan ada banyak
- pengalaman-pengalaman lain. Nah, tanggal
- 15 September kita insyaallah berangkat
- menggunakan Saudi Airlines langsung
- direct ke Kota Madinah. Dari Kota
- Madinah ke kota Makkah biasanya Iwan dan
- Ahwat kita tuh menggunakan bus kurang
- lebih perjalanan sekitar 6 sampai 8 jam.
- Keberangkatan besok kita naik kereta
- cepat. Kereta cepatnya di situ kan, Bib?
- Iya. Dari Madinah ke Makkah pakai kereta
- cepat free. Sudah pakai kereta cepat.
- paket dalam sudah termasuk paket. Jadi
- tidak ada perjalanan panjangnya dari
- Makkah ke Jeddah cuma 2 jam 1 jam sampai
- 2 jam. Jadi enggak enggak terlalu berat.
- Insyaallah nyaman banget. Terlebih di
- keberangkatan besok ya W dan Nawat kita
- akan mengadakan Maulid dua kali. Yang
- pertama di Kota Madinah, yang kedua
- nanti di kota Thaif ada Maulid Akbar. Di
- situ bertebaran doorprorpres tuh. Iya.
- Wah. Iya. Informasi terakhir Iwan
- Danawat untuk Iwan Danawat yang daftar
- hari ini langsung mendapatkan voucher
- diskon sebesar Rp1 juta. Langsung saja
- Iwan Danawat hubungi Teh Vingka di
- 0811960720. Sekali lagi
- 0811960720. Kita baca pertanya. Kita
- baca pertanyaan dulu ya, Bib ya. Baik
- dari Pak Viktor Aris Subekti. Wah, ini
- Pak Viktor jemah kita nih. Masyaallah.
- Ee, asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Untuk empat pack satu
- keluarga bisa satu room hotel kah? Bisa
- insyaallah, Pak Viktor. Bisa. Bisa, Pak
- Viktor. Langsung WhatsApp saja ke TVA,
- Pak Viktor. Insyaallah
- bisa karena satu keluarga tuh satu
- mahram jadi ee bisa langsung
- digabungkan. Bisa kamarnya kuat
- langsung. Kamarnya kuat. Satu kamar ada
- empat BM B. Empat B. Kemudian ada banyak
- Oh, ada banyak nih, Bib. Komen-komen di
- YouTube. W ini umat antum semua. K
- ada dari Pak Al Sohin. Ustaz, tolong
- nomor HP yang bisa dihubungi
- ditampilkan. Baik, Pak Alwi. Nomor
- handphone-nya di
- 0811
- 960720. Ada dari Bu Rini menyala
- Bapakku. Ada dari Bu Yridomas.
- Insyaallah nanti bisa ikut umrah bersama
- Sil Travel. Amin ya rabb. Insyaallah Bu
- Yatri. Kemudian dari Bu Lia Alsa, benar
- semua yang diomongin Habib Fikri.
- Masyaallah. Dari Pak Asep idolaku.
- Masyaallah mantap pisan. Banyak tuh
- Bantem Bib dan ada banyak
- komentar-komentar YouTube lainnya yang
- ada di ee channel Rasil
- TV. Bib keberangkatan besok persiapannya
- sudah sampai sejauh apa kita, Bib?
- Kalau kita bikin persiapan itu karena
- sering bikin acara, bikin event di sana
- ee kita sudah ee prepare jauh-jauh hari
- dan tim sana sudah tahu apa yang kita
- inginkan. Karena begini ee alhamdulillah
- travel kami baik yang B2C maupun B2B ini
- kita punya tim inti sendiri. Hm. Jadi
- bukan tim yang kita outsource dari e
- orang lain. H memang ditanam di sana ya.
- Iya. Nah, jadi tim inti baik tim
- handling, tim check in check out, hotel,
- mutawifnya
- itu operasionalnya semua tim kita
- sendiri. Kita tidak outsource. Karena
- begini, kalau kita outsource artinya dia
- juga melayani travel lain. Betul. Nah,
- artinya servis akan berbeda-beda. Betul.
- Tapi kalau kita tim kita sendiri
- servisnya stabil. Hmm. Jadi itu yang
- kita inginkan, itu yang kita kasih ke
- travel-travel B2B kita juga. Hm. Iya.
- Termasuk kemarin ketika kami ngambil
- hotel melalui Hana. Masyaallah, Bib.
- Bagus, Bib. Alhamdulillah.
- Alhamdulillah. Handling-nya bagus. Di
- bandara ada Babak Adil. Iya.
- Menyenangkan. Babad Adil itu
- menyenangkan. Ee termasuk Iwan dan
- Ahwat. Kalau Iwan dan Ahwat ingin
- mungkin menjadi agen. Nah, sekarang
- silaturahim travel membuka karena
- silaturahim Travel sudah kerja sama
- dengan Hanasia Wisata. Kami membuka
- keagenan, Bib. Iya. Untuk Iwan dan Nawat
- yang mungkin ingin menjadi agen nanti ee
- ada komisi khusus kalau Iwan dan Nawat
- membawa jemah-jamaah lain. Nah, itu juga
- sama tuh bisa menghubungi TFingka atau
- mungkin Iwan dan Ah mau umrah tapi belum
- punya uang. Gimana caranya? Bisa juga
- nanti cari jemah dalam berapa jemah
- hitungan berapa jemah nanti kan bisa
- berangkat juga. Betul. Betul. Jadi ada
- banyak jalan menuju tanah suci. Betul.
- Selain kita minta sama Allah yang
- terbaik. Betul. Betul. Betul. Karena
- sering sih kejadian. H di kita ya.
- Karena kita kan ee alhamdulillah satu
- musim umrah total jamah kita tuh bisa
- sampai ee 10 sampai 15.000 total jemah
- kita
- pasti ada yang ee berklasifikasi ya kan
- ada yang mungkin seratanya lebih tinggi
- atau mungkin secara secara ekonomi
- mungkin lebih lebih tinggi iya lebih
- rendah gitu ya. Nah, subhanallah banyak
- banget yang ke kita yang memang ternyata
- berangkat saya pernah dapat ee salah
- satu jemaah berangkat sama kita dibilang
- sama ana begini, "Ee Pak, saya berangkat
- enggak pakai duit." Hmm. Gimana caranya?
- Terus bagaimana caranya?
- Jadi ilmu sedekah ini bukan hanya kita
- sesama manusia. Hm. Sesama binatang pun
- itu bagian dari ilmu sedekah. Oh. Apa
- pernah salah satu jemah kita ya itu
- rutinitas pagi dia kasih makan kucing
- sak condet. Oh keliling.
- Keliling. Dia kasih makan kucing.
- Secondet keliling. Kucing-kucing jalanan
- yang kucing-kucing jalanan. Heeh. Heeh.
- Ada salah satu mungkin yang orang
- melihat ini masyaallah rutin setiap
- hari. Hm. Akhirnya beliau
- diberangkatkan. Oh, sama orang itu. Sama
- orang itu. Itu kisah nyata.
- Jadi banyak cara menujuah suci tanda
- suci. Bahkan ada juga yang saya lihat di
- luaran hartanya banyak, uangnya
- melimpah. Enggak ada niat. Ada juga.
- Enggak sampai juga ke sana. Engak sampai
- juga gitu. Benar.
- ketakutanlah karena beginilah, karena
- begitu. Padahal Allah maha gfur, maha
- rahman, maha rahim. Ada cerita-cerita
- Bibi, bahwa apa yang kita lakukan di
- Indonesia akan dibalas sama Allah tanah
- suci. Akhirnya orang-orang berangkat ke
- tanah suci itu takut tuh. Gimana, Bib?
- Itu yang ana alami pertama kali. He.
- Pertama kali umrah ada rasa takut,
- jangan-jangan. Jangan-jangan nih. Ya
- kan? Subhanallah enggak. Subhanallah
- enggak. Ternyata Allah malah senang.
- melihat tamunya
- datang. Jadi mungkin ee pengalaman saya
- dan setiap manasik saya juga sampaikan.
- Jadi 40 hari sebelum keberangkatan sama
- 40 hari sudah keberangkatan itu ada.
- Jadi 40 hari sebelum keberangkatan itu
- masa-masa ujian. Hm. Yang Allah
- hadirkan. 40 hari sebelum keberangkatan
- itu Allah hadirkan titip malaikat nempel
- terus doanya Allah kabulkan terus selama
- ibadahnya benar. Betul. Ya. Selama di
- sana tuh benar-benar fokus ibadah. Ada
- yang memang ke sana untuk show off
- mungkin ya. Mungkin ada benar, Bib. Ada
- Bib. Ada sesuai dengan hadis Nabi. Nanti
- di akhir zaman ke tanah suci tuh ada
- yang memang ibadah, ada yang buat
- kekuasaan,
- ada yang buat jalan-jalan, ada yang buat
- minta-minta. Kejadian semua, Bi. Itu itu
- jadi kalau selama kita mah niat
- benar-benar ibadah ya itu
- insyaallah dari umrah yang satu ke umrah
- yang berikutnya menghapus dosa-dosa kita
- kan gitu. Nah, itu insyaallah benar dan
- tidak ada tidak ada ujian Allah begini
- begini
- enggak Allah tidak akan berikan ujian
- tidak melampa tidak apa melampaui
- batasan orang yang tidak mampu
- menghadapi ujiannya kan gitu. Iya. Jadi
- insyaallah enggak ada enggak ada ujian
- insyaallah jangan takut I betul kecil
- yang punya rumah maha baik yang punya
- rumah maha kuasa yang biasanya ujiannya
- dari diri kita sendiri. Iya ya.
- Suka-suka komplain gara-gara makanan.
- Padahal bukan travel yang masak itu
- makanan kan
- gitu. Travel sudah berusaha semata
- mungkin ya. Iya iya iya.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- BB. Ini dengan Umu Zara di Cibubur. Ana
- beberapa kali bayar DP dan hangus. Ada
- sampai 25 juta jumlahnya dengan alasan
- cari jemah dengan DP R1
- juta. Balik baru bayar R1 juta sebulan
- selama 3 tahun. Oh. Tapi itu dusta.
- Enggak bisa berangkat jemah yang umum
- cari.
- uang 25 orang akhirnya enggak bisa
- dibalikin tuh, Bib. Gimana caranya, Bib?
- Gitu. Sampai dengan agennya dicaciaki,
- umu dicaciimaki sama jemah-jemah umum.
- Tolong dijelaskan, Bib, gimana ee cara
- kita menjaga supaya kita bisa tetap
- amanah.
- Iya. Uang yang kita terima itu, itu
- ujian. Biasa memang banyak nih
- travel-travel sekarang nih khilaf. He.
- Khilaf dengan uang besar. Travel ini
- gampang banget sebenarnya dapat uangnya.
- Jamak itu bukan daftar angkanya
- Rp100.000, Rp00.000, bukan sejuta, R
- juta, puluhan juta. H itu kalau aja yang
- daftar 10 10 orang anggap R5 juta tadi
- sudah ketahuan 2 255 juta di tangan
- kita. Yang tadinya enggak punya duit,
- jadi punya duit nih. Betul. Akhirnya
- khilaf. dipakailah buat ini, dipakai
- buat itu. Itu yang yang akhirnya membuat
- banyak banget travel-travel atau jamak
- umrah yang enggak berangkat gara-gara
- itu tertipu. Makanya saya bilang jangan
- sampai salah memilah dan memilih travel.
- Hm. Lihat amanah dan istikamahnya dia
- dan track record-nya selalu saya pakai
- seperti itu. Baik. Kemudian ee mau
- gabung menjadi agen bagaimana caranya
- trend travel? Oh, bisa langsung hubungi
- Tefingka
- Um11960720.
- 0811960720. Insyaallah umrah konsorsium
- kami ada keberangkatan di hampir setiap
- minggu setelah September ee umrah
- akbarnya lagi. Kemudian ada lagi nanti
- di bulan Desember. Jadi setiap bulannya
- kita ada. Hm. Setiap bahkan seminggu ya,
- Bib ya. Jadi seminggu itu bisa ee lima
- atau enam keberangkatan kita. Hm. He.
- Jadi 5 atauan setiap bulannya ada di
- akhir Desember sudah kita sudah
- launching juga harganya. Iya. I jadi
- Iwan dan Nawat ada banyak keberangkat.
- Ada lagi tuh nanti bersama Rasil
- berangkat bersama Ustaz ee Abi Amir. Ah
- Abi Amir Fesel. Beliau ee apa namanya?
- Salah satu juri hm di media televisi
- yaitu juri tahfiz Quran.
- Ustaz Abi Amir insyaallah ada juga di
- bulan September eh bulan Desember bulan
- Desember awal tuh Abi Amir. Ustaz Abi
- Amir bulan tanggal tanggalnya tanggal 2
- Desember ada Ustaz Abi Amir. Kemudian
- nanti insyaallah juga akhir Desember
- insyaallah Ustaz Heri Nurdi juga kembali
- berangkat di silaturahim bersama
- silaturahim Travel. Untuk itu ikhwan dan
- akhwat buat ikhwan dan akhwat yang ingin
- bertanya-tanya tentang umrah bisa
- langsung kirimkan WhatsApp ke
- 0811960720. Sekali lagi 0811960720.
- Pertanyaan terakhir, Bib. Karena kita
- sudah mau ee jumatanak enggak terasa
- sudah jam kita ngobrol. Pertanyaan
- terakhir, Bib. Pengalaman apa yang tidak
- terlupakan selama antum berada di tanah
- suci?
- Pengalaman apa? Pengalaman yang tidak
- pernah terlupakan. Pengalaman spiritual
- apa, Bib? Spiritual. Hm.
- Banyak yang ana
- lihat saat
- daftar itu baik-baik saja. H begitu di
- sana
- berubah lebih baik lagi.
- Oh, masyaallah ya. Jadi ee subhanallah
- ee apa
- ya travel kami kan memberikan beberapa
- fasilitas juga enggak hanya sampai situ
- tausiah-tausiah. Jadi ustaz-ustaz yang
- kita berangkat ini benar-benar seorang
- ustaz bukan hanya tour leader
- biasa-biasa yang e konvensional gitu.
- Benar. Jadi ee secara kajian-kajian
- rohaninya tuh dapat benar. Jadi mereka
- itu yang tadinya daftar baik menjadi
- jauh lebih baik. Bahkan ada salah satu
- jemaah akhirnya di sana berbesan. Oh,
- dapat besan ya. Dapat besan.
- Dan mereka kami sampaikan dalam satu
- keberangkatan itu kan minimal 40 sampai
- 45 orang. Setiap keberangkatan kita
- segitu 40 45 rata-rata sih 45 grupnya.
- Jadikan satu keluarga. Karena gini, kita
- enggak tahu pada saat kita berangkat
- nih, kalau ada yang sakit siapa yang
- bantu kita. Enggak mungkin tetangga
- kita. Iya. Ya kan? yang ditinggal
- Indonesia pasti grup itu tersendiri.
- Akhirnya mereka jadi satu keluarga dan
- kita sudah bikin reoni-reoni. Hmm. Rutin
- tuh reonieroni. Rei keberangkatan ya. Re
- keberangkatan. Reuni keberangkatan.
- Akhirnya akhirnya mereka banyak yang
- jadi een juga ya kan. Akhirnya yang tadi
- penghasilannya hanya dari
- suami, istrinya dapat penghasilan. Iya.
- Dari apa? Dari kejenan tadi gitu.
- Sekarang zaman media sosial kita tidak
- perlu door to door kan. Iya. Iya.
- Tinggal update-update status saja ya.
- Iya. Tanya-tanya tanya jelasinjelasin
- jelasin pengalaman pengalaman beliau
- yang berangkat kan tahu. Iya. Iya.
- Gimana selama di sana? Nah untukul baik
- Bib. Terima kasih banyak Habib sudah
- main jauh-jauh ke radio silaturahim.
- Mudah-mudahan lancar kerja sama kita,
- bisa berlanjut terus jadi kebaikan, jadi
- keberkahan untuk lebih banyak orang
- lagi. Amin. Amin. Insyaallah juga
- berhasil. Amin ya Rabb. Menjadi satu
- media dakwah yang luar biasa ke
- depannya.
- Amin. Allah dan tamu rasul
- sebaik-baiknya. Amin. Amin. Amin. Amin.
- Amin ya rabb. Amin ya rabb. Amin ya
- rabb. Jadi ikwan dan Nawat terakhir
- kalau Iwan Nawat ingin
- berangkat umrah bersama Syekh Muhammad
- Jabir dan Ustaz Heri Nurdi di tanggal 15
- September, langsung saja hubungi
- Tefingka 0811960720.
- Ada diskon Rp1 juta untuk Ikhwan Danaot
- yang daftar hari ini. Terima kasih
- banyak sekali lagi Abdi. Terima kasih
- banyak Sir Nurdi, terima kasih banyak
- Habib Hanafi, Ondi Mandi dan juga Mas
- Algi di meja operator. Kami berdoa undur
- diri. Eh subhanakallahumma wabihamdika
- asadu alla illa anta astagfiruka
- wabillahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullah
- wabarakatuh.