Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 Brail TV. 0:13 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:15 warahmatullahi wabarakatuh. 0:17 Walhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:19 nastain w umurid dunya waddin wasalatu 0:22 wasalamu ala asrofili iyaai wal mursalin 0:24 waa alihi wasohbihi ajmain. Rabbi zidni 0:27 ilma warzuqni fahma walhikna bisolihin. 0:30 Masih dipancaruaskan dari jalan Masjid 0:32 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 0:34 Bekasi. Inilah radio silaturahim untuk 0:37 Islam yang satu, Indonesia bersatu. Apa 0:41 kabar semua ikhwan dan akhwat di mana 0:42 pun Anda berada? yang lagi macet-macetan 0:44 di jalan mungkin atau yang masih di 0:46 rumah persiapan pergi ke kantor atau 0:48 mungkin Anda yang sudah menyiapkan 0:50 liburan karena ini hari Jumat. Semoga 0:53 ikhwan dan akhwat semua hari ini tanggal 0:57 14 Muharam 1446 Hijriah atau bertepatan 1:01 dengan tanggal 19 Juli 2024 semuanya 1:04 dalam keadaan sehat. Mudah-mudahan semua 1:06 ikhwan dan akhwat yang sudah 1:08 merencanakan ee liburan untuk besok, 1:10 Sabtu, dan Ahad atau mungkin 1:12 merencanakan kegiatan-kegiatan lainnya 1:14 semoga Allah ridai, Allah lancarkan 1:17 rencananya. Ikhwan dan akhwat, hari ini 1:19 saya Muhammad Musalf senang sekali hadir 1:21 kembali menemani ikhwan dan akhwat di 1:22 acara Silaturahim Talk, persembahan 1:25 silaturahim travel. Hari ini Wanah Akwat 1:28 spesial karena saya kedatangan teman 1:30 saya, seorang sahabat, seorang guru juga 1:35 dan juga ee seorang partner sekarang 1:38 karena beliau ee mendirikan sebuah 1:41 travel yang akhirnya sekarang menjadi 1:42 partner dari silaturahim travel. Ada 1:45 Habib Fikri Reza. Asalamualaikum 1:47 warahmatullah wabarakatuh. 1:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:49 wabarakatuh. Sehat, B? Alhamdulillah 1:52 berkat doa antum sehat terus gitu. 1:53 Akhirnya nyampai juga ke sini. 1:55 Alhamdulillah. Alhamdulillah. Padahal 1:57 kita tetanggaan juga. Padahal kita 1:58 tetanggaan. Rumah kan dekat ya, Bib ya? 2:00 Dekat. Dekat. Di Condet. Condet. Iya. 2:02 Republik rakyat Condet. 2:06 Jalur Condet. Tuh dari dulu enggak tahu 2:08 sekarang, Bib. Dulu sih enggak ada hari 2:10 tanpa pembangunan saluran. Nah, sekarang 2:13 sudah enggak dong. Enggak. Dulu bukan 2:16 sekedar pembangunan saluran tapi dulu 2:19 termasuk jalur yang dikuasain sama Metro 2:22 Mini. Oh, iya. Benar. Benar. Sekarang 2:24 sudah enggak ada. Beb. Enggak ada. Sudah 2:26 53 sudah enggak ada. Enggak ada. Sudah 2:27 diganti sama Jack Linco semua. Oh jadi 2:29 lebih kecil. Jadi lebih kecil dulu B 2:31 waktu ana tinggal di Condet kecil. Tapi 2:33 wisata kuliner di Condet banyak. Oh 2:35 ajib. Ajib benar. Mau yang Arab, mau 2:37 yang Betawi semua. Semua PBB Persatuan 2:40 Bangsa-Bangsa semua ada di Condet 2:43 semuanya ada. Kalau dulu B waktu ana 2:45 tinggal di Condet kalau mau lulus ujian 2:48 nyetir harus ngelewatin jalan reconet. 2:50 Betul. Kalau sudah lewat sudah tuh. 2:53 Betul. Dan salah satu jalan alternatif. 2:55 Iya, yang tinggal di Depok yang 2:58 Cijantung menghindari macet. Lewat situ. 3:00 Lewat situ. Betul. Walaupun kadang 3:02 deg-degan juga tuh tiba-tiba berhenti di 3:04 depan. Ya Allah. Jangan lihat kota 3:07 kenangan. Mungkin Iwan dan Ahot banyak 3:09 yang belum tahu bahwa ee kalau kita 3:12 usaha travel nih beda sama usaha-usaha 3:14 yang lain. Ee ana ngalamin tuh Beri Bib. 3:18 Usaha travel tuh awalnya ana pikir orang 3:20 yang bilang usaha travel tuh jantungnya 3:21 harus empat. Ana pikir, "Ah, berlebihan, 3:23 Mas." Iya, jantung harus empat setelah 3:25 dijalanin. Benar, Bib. Benar, Ben. 3:27 Benar. Nah, hari ini Wan dan Ahwat kita 3:30 mau membahas serba-serbi ee usaha 3:33 travel. Apa yang harus disiapkan, 3:34 pengalamannya seperti apa. Termasuk 3:36 untuk ikhwan dan akhwat yang mungkin ada 3:39 rencana mau usaha travel tapi tidak 3:42 punya modal, insyaallah kita ada 3:43 solusinya. Nanti di akhir segmen kita 3:45 akan bahas, kita akan bocorkan gimana 3:47 caranya kita mau punya usaha travel tapi 3:50 kita enggak punya modal atau kita mau 3:51 berangkat umrah tapi kita enggak 3:53 ngeluarin uang. Gimana caranya? Ada tuh 3:55 caranya. Nanti kita bahas di segmen 3:57 terakhir, Bi. Siap. Insyaallah. 4:00 Alhamdulillah. Gimana, B? Gimana, Bib? 4:02 Semua nyaman, Bib? Alhamdulillah. 4:03 Alhamdulillah. Alhamdulillah. Antum 4:04 usaha travelnya sudah berapa tahun? 4:08 Insyaallah hampir 10 tahun lebih. Lebih 4:11 dari 10 tahun ya? Dari 2013. Masyaallah. 4:14 Oh, masyaallah. Iya, sudah 11 tahun. 11 4:16 tahun sebelum travel. Ah, ini ada 4:20 kisah-kisah dulu sebelum travel ana ini 4:24 usahanya pernah jual beli mobil juga. 4:27 Oh, showroom. Pernah jual beli mobil 4:29 juga. Kemudian apa namanya? Ee ya, 4:32 showroom. Showroom. Terus kemudian lagi 4:35 ee selain showroom properti juga. Oh, 4:38 properti juga. Nah, di 4:40 situ ee alhamdulillah dulu ee ana nih 4:45 kuliah dua. He. Satu di bidang ee 4:49 perbankan keuangan, kemudian satu lagi 4:52 ee ilmu ekonomi perusahaan, manajemen 4:55 perusahaan. Jadi, dua-dua itu ilmu yang 4:58 kita bawa untuk menjalankan usaha 5:01 sekarang ini. Oh, jadi antum dari lulus 5:03 kuliah tuh langsung berwirawasta? 5:06 Sebenarnya bukan dari kuliah, dari SMA 5:09 sudah ee apa namanya? Sudah coba jualan, 5:12 tapi lebih kepada gini, ana 5:16 punya ART. He. Ya. Ee 5:21 itu ee ana ajak kerja samanya begini, 5:24 "Mbak, Mbak He, Mbak mau enggak 5:27 kelilingin?" Hm. E mau kena i kan 5:30 kelilingin mau kena nanti mau kenanya 5:32 ana beliin, Bang. Heeh. Kita bagi dua 5:34 hasilnya. Di akhir dikelilingin tuh mau 5:36 kenanya. Dikelilingin mau kenanya dijual 5:38 ke airt tetangga. Dijual dijual kepada 5:40 tetangga tetangga. Hasilnya bagi dua. 5:42 Dari situ tuh ana mulai ee kenal uang. 5:45 Karena apa? Aba ana dulu beliau lulusan 5:48 apa namanya ee kedokteran. Hm. Tapi 5:52 beliau mendidik ana tidak ee manja 5:55 dengan uang. Hm. Lebih kepada 5:58 Fikri. Kalau kamu Heeh. ee minta uang 6:03 dari Abah, minta harta dari Abah. He. 6:06 Tapi kalau kamu mau ilmu 6:08 setinggi-tingginya, Abah siap. Kaki jadi 6:09 kepala, kepala jadi kaki, Abah akan 6:11 siapin uang untuk kamu kuliah. Oh, jadi 6:15 dari situ dan dari situ ana berpikir, 6:18 "Waduh, kalau begitu ana mesti cari uang 6:21 sendiri, cari ee gimana punya hasil yang 6:24 sendiri, gitu lebihnya." Tapi kenapa 6:26 akhirnya kepikirannya nyari uangnya 6:28 lewat wiraswasta, Bu? apa yang Abah 6:30 Antum tanamkan nih buat pelajaran parent 6:32 tinggi juga buat anak sebagai orang tua 6:34 muda terutama dan juga 6:35 pendengar-pendengar yang lain yang 6:36 mungkin mau mendidik anak supaya menjadi 6:40 mandiri gimana abah antum mendidik antum 6:42 kan pilihannya antum waktu itu mungkin 6:43 bisa kerja part time waktu SMA cuma kan 6:45 antum milih tadi sudah langsung 6:47 berbisnis tuh B apalagi bisnisnya 6:49 langsung memanfaatkan orang lain kan 6:51 Mbak Antum ART antum tuh betul apa yang 6:54 abah antum ee gimana cara bantu antum 6:56 ngendidik antum waktu kecil ya itu dia 6:58 abah ana tidak pernah mendidik ya ee 7:01 dengan memberikan uang 7:03 apa jajan itu dulu tuh zaman ana sekolah 7:07 jajan itu yang teman-teman ana jajan 7:09 10.000 ana mungkin 1.000 hmm abahna gik 7:12 ke situ. H agar kamu bisa berpikir 7:15 gimana caranya mengelola keuangan 7:17 sendiri. Hm. Di situ tuh. Nah kemudian 7:20 lagi apa namanya? Abah Ana selalu 7:23 mengingatkan Fikri, kamu harus bisa 7:27 harus bisa atur waktu. Jangan kamu 7:29 diatur sama waktu. Hmm. Jadi banyak 7:33 sekali ana punya bah ini mendidik ana ee 7:38 gembleng ana tuh dengan yang benar-benar 7:40 gemblengan kayak bukan zaman anak 7:41 sekarang nih. Dulu ana sebelum magrib 7:44 udah digembok tuh pintu pagar enggak 7:46 boleh keluar. Enggak boleh keluar. Iya 7:47 benar. 7:49 Kemudian 7:50 Abah Ana itu lulusan SMA 8, SMA yang 7:53 favorit di Jakarta. Di Tebet. Di Tebet. 7:57 Nah, beliau itu sangat 7:59 menguasai fisika, matematika, kimia. 8:03 Memang dia kebetulan ee dulu tuh zaman 8:05 dulu apa namanya? Kalau SMA tuh IPA lah 8:10 bahasanya. Ada IPA, ada IPS gitu kan. 8:13 Anak pintar lah, Bib ya. Iya. 8:15 Nah, begitu magrib salat berjamaah, 8:19 ngaji dituntun sama beliau. Habis itu 8:23 suruh ambil pelajaran hari ini. Apa kamu 8:26 belajar hari ini? Kalau ana enggak bisa, 8:28 ana suruh diri angkat kaki satu. Oh, itu 8:31 didikan abala. Ajib. 8:34 Iya. Jadi ana digembleng h fisika, 8:37 digembleng matematika, digembleng kimia. 8:41 di situ tuh abah ngedikana sampai 8:44 akhirnya terbentuklah tuh ya karakter 8:46 ya. Iya terbentuk karakter. Ana mesti 8:49 mandiri nih ke depan harus bisa bisa 8:52 hidup sendiri gimana caranya. Ana juga 8:55 pernah diminta sama Abah Ana sama ana 8:58 punya keluarga juga. Ana punya Ami dulu 9:01 buka tuh namanya Yayasan Asyifa. Hm. 9:04 Bergerak di bidang ee klinik. Hm. Di 9:07 Jonden nih enggak. Klinik pertama Asyifa 9:10 itu adanya di ee Cipinang. Oh, betul 9:13 betul betul. Jakarta Timur. Nah, 9:16 kemudian bukalah cabang di Bekasi. Hm. 9:20 Buka cabang di 9:21 Bekasi. Kebetulan Ana diminta untuk 9:24 pegang itu. 9:26 Hmm. Antum usia berapa itu, Bib? 9:29 Ana 9:31 sudah jual. Usia berapa? Ya sudah. Sudah 9:34 zuat. Nah, kemudian ana bilang, "He bah, 9:38 sebenarnya ana enggak nguasain di dunia 9:41 ee medis. Medis, iya kan? Enggak 9:44 apa-apa. Ini buat tempaan kamu 9:47 belajar dalam manajemen. H oke, Bah. Ana 9:52 minta waktu cuma 3 tahun. Hm. Kalau 3 9:55 tahun fikri enggak mampu, berarti gagal. 9:57 H. Nah, alhamdulillah di situ enggak 9:59 hanya klinik, ana bangun juga di situ ee 10:02 aritmatika. Oh, Ana dulu belajar juga 10:04 tuh, Bib. Sempoa ya, Bib? Sempoa e di 10:08 dekat klinik Asifa. Di klinik Asiyifa. 10:09 Jadi dua lantai. Lantai pertama Anda 10:11 pakai buat klinik, lantai kedua ana 10:13 pakai buat aritmatika. 10:15 Gitu. Ajib tuh aritmatika. Sekarang 10:18 masih ada enggak sih, B? Aritmatika, 10:19 Bing? Wallahualam. Mungkin ada sekarang. 10:21 Cuman bentuknya mungkin beda ya. Iya. 10:24 Karena ana ngerasain langsung tuh 10:25 aritmatika tuh benar-benar ngelatih otak 10:27 kiri kita. Betul. Betul. Hitungannya 10:29 cepat tuh. Hitungannya cepat. 10:31 Hitung-hitungan cepat. Itu benar. Oh, 10:33 ini rugi nih. Oh, ini untung nih. Nah, 10:34 itu dia. Makanya gimana caranya kita 10:36 bisa berhitung cepat tanpa harus melihat 10:38 kalkulator tapi enggak bisa pasti. Iya, 10:40 betul. Aritmatika tuh Iwan Nawat. Kalau 10:42 mungkin Iwan Nawat yang bingung anaknya 10:44 ngitungnya mungkin masih agak lambat, 10:45 coba cari aritmatika. Iya. Itu berarti 10:48 bisnis pertama klinik 10:50 sama aritmatika tadi kan bukan. Jadi 10:53 pertama kali ana bisnis setelah ana 10:54 lulus SMA ee ana kuliah sambil jual beli 10:58 mobil. Jual. Oh. Hm. Iya. mobil-mobil 11:02 satuan. Akhirnya Ana gabung sama Soahib 11:05 buka showroom di Pasar Minggu Raya. Oh, 11:08 sampai sekarang masih ada? Enggak ada. 11:10 Ana terakhir ee jual beli mobil itu 11:13 insyaallah 2002. 11:17 Oh. Eh, tahun 2000, maaf. Tahun tahun 11:20 2000. Tahun 2000. Oh, masih antum masih 11:21 yang model marketing pakai Posa, dong, 11:23 Bi. Iya, betul. Pagi-pagi pasang iklan. 11:25 Dan ana enggak jual di Jakarta, ana jual 11:28 jual di daerah. Oh, kebetulan kita punya 11:31 calon istri orang Solo. Ana lihat per 11:35 selisih harga Jakarta sama Solo hampir R 11:37 juta lebih. Oh, harga mobilnya. Iya. Dan 11:40 di daerah tuh mobilnya pilihan maunya 11:42 Honda. Selain Honda dia enggak kenal. 11:44 Kenapa, Bib? Enggak tahu. Ana juga 11:46 termasuk motor. Motor juga motor. Ana 11:49 pertama kali ke daerah He. Vespa 11:51 dibilang Honda. 11:53 Padahal Vespa dia. Padahal Vespa. Nah, 11:56 di situ akhirnya ana juallah apa? mobil 11:59 ee beli Honda dulu zaman-zaman Civic 12:01 kayak gitu-gitu tuh jual ke sana selisih 12:03 R10 juta apa R juta ana pulang naik 12:06 kereta oh jual lagi pulang lagi kereta 12:08 dibawa lagi itu cuma 4 hari ana kirim ke 12:10 Solo sebelumnya ana iklanin dulu di Solo 12:12 Pos oh di Solo Pos itu kan hari 3 hari 4 12:16 hari lah karena pemainnya belum banyak 12:17 mungkin Bib di Solo belum banyak belum 12:18 belum banyak jadi antum di situ masuk ke 12:20 Blue Ocean tuh iya apa, Bibelnya selama 12:23 antum jual beli mobil pelajaran 12:26 terbesarnya apa dari usaha itu sampai 12:27 akhirnya antum tuh 12:28 YouTube. Pelajaran terbesar adalah 12:31 gimana caranya kita bisa memberikan yang 12:34 terbaik buat customer kita. H dan kita 12:37 ee harus bisa jujur apa adanya. H jangan 12:41 sampai kita salah beli kendaraan hingga 12:43 merugikan customer. Karena ana pernah 12:45 awal-awal ee belajar itu ana dapat mobil 12:50 yang di dashboard-nya itu ada 12:53 bluerewe. Ternyata begitu kita cabut 12:55 blue-nya retak semua. Oh gitu. 12:58 Nah, itu pelajaran yang ana ambil 13:01 hikmahnya. Kita membeli mobil harus 13:03 dengan hati-hati. H termasuk perjalanan 13:06 kita ke depan. Hmm. Hati-hati dalam 13:09 rangka spekulasi harus wajib, harus 13:11 berani kita. Cuman penuh perhitungan. 13:14 Oh. Dan harus menjaga amanah tadi itu 13:16 ya. Jaga amanah. Bertahan berapa lama, 13:18 Bib, mobil? Dari 94 sampai 2000. 94 13:21 sampai 2000. Oh, kemudian 2021 sampai 13:25 2003. 13:27 Heeh. Ana itu tadi klinik. Oh. 3 tahun 13:31 dia bilang enggak ana mau lepas. 13:32 Kemudian 2003 sampai 13:35 2000 ee insyaallah 13:39 2000 6. He properti. Hm. Salah satunya 13:44 kita bangun di Cibubur Indah 2. Oh. Oh. 13:48 Itu Antum tuh hasil karya antum pada 13:50 masa itu ya. Dulu kan Cibubur belum 13:52 serami sekarang B. Jauhum. Belum. Tapi 13:54 alternatif sudah ada. Alternatif 13:56 maksudnya Transyogi jalan Transyogi 13:58 sudah ada enggak ada belum ada belum ada 14:01 dulu masih kalau Anda ke Cibubur ya 14:03 lewat kalau enggak lewat Ciracas dalam 14:06 tuh Cilangkap atau lewat Jaire Bogor. 14:08 Hm. 14:10 Akhirnya kenapa antum pindah lagi dari 14:12 properti? Kenapa selesai? Nah saat itu 14:14 properti itu ee cukup menarik. Bahkan 14:18 ana ee bangun juga hotel di Jogja. Hm. 14:23 Subhanallah. tengah-tengah ana lagi 14:25 ngebangun eh main properti, ada salah 14:28 satu 14:29 ustaz ee meminta untuk ee membuat 14:33 usaha. Membuat usaha yaitu ya ini 14:36 travel. Travel? Oh, awalnya dari situ. 14:39 Iya. Akhirnya 14:42 ee jalan dan ee komitmen ana sama beliau 14:45 he saya minta waktu 1 tahun. Kalau waktu 14:49 1 tahun ini enggak jalan, berarti saya 14:51 tidak bisa menjalankan usaha travel. Hm. 14:52 Ternyata 14:54 alhamdulillah 2013 Januari start, 14:57 renovasi kantor, Februari ee mulai 15:00 start. He. Ana ke pelosok-plosok tuh 15:02 waktu itu. Hm. Ke Bumi Ayu, ke Bandung, 15:06 ke daerah-daerah semua. 15:09 Kemudian setelah itu 15:12 ee 15:13 subhanallah Allah 15:15 kasih di bulan Ramadan. Boom. Di bulan 15:19 Ramadan bom. Oh, yang tadinya cuman ada 15:24 9 jemahnya 15:27 Ramadan mencapai 80. Apa yang terjadi, 15:30 Bib, pada saat itu? 15:34 Ya, subhanallah. Ini salah satu doa 15:37 mungkin dari Abumi umi ana juga ya. Dan 15:41 ee kemudian ada beberapa yang ana ambil 15:44 hikmahnya dari tiga ustaz. Hm. 15:47 Ada Ustaz Ahmad Al Habsi, ada Ustaz 15:49 Ahmad eh Ustaz Yusuf Mansur, ada Ustaz 15:53 Allahyarham apa yang di Sentul tuh? 15:56 Arifin Ustaz Arifin beliau ana kenal 15:59 tiga-tiga ustaz ini. Yang ana dapat dari 16:03 Ustaz Yusuf Mansur adalah jangan pernah 16:06 lepas sedekah. Hm. Memang dari dulu kan 16:08 kita juga tapi ente kencengin deh 16:11 sedekahnya bahasanya beliau tuh gitu. 16:13 Kemudian dari ee apa namanya? Ee Ustaz 16:18 Trifin Ilham ana sempat dekat sama 16:20 beliau sampai bikin bikin musik bareng 16:24 sama beliau. Oh, yang ada zikirnya 16:26 bukan? Ada zikirnya. Heeh. Itu 16:30 ee beliau pesan sama ana, "Jangan pernah 16:34 lepas zikir." Hmm. 16:38 Kemudian alhamdulillah juga ana e kenal 16:40 juga sama Ustaz Ahmad Habsi, jangan 16:42 pernah 16:44 ee lepas dari orang tua, doa orang tua. 16:49 Akhirnya akhirnya ee Ustaz Ahmad 16:52 bikinlah satu buku, buku Ada Surga di 16:54 rumahmu. Hmm. Nah, akhirnya kita 16:58 anak-anak dengan 17:00 sahib-sahib bikin bikin apa? Bikin film. 17:04 film layar lebar dari judul beliau dari 17:06 judul beliau surga di rumah ada surga di 17:09 rumahmu. 2015 itu film itu tayang cerita 17:11 tentang apa, B? Tentang 17:14 tentang orang tua. Tentang juga mungkin 17:16 dikupas sedikit tentang apa namanya ee 17:18 masa kecilnya beliau, sejarahnya beliau. 17:21 Selebihnya kita edukasi kepada bagaimana 17:24 kita taat sama orang tua, gimana kita 17:26 harus apa bisa memberikan yang terbaik 17:28 buat orang tua kita. Hm. H seperti itu. 17:31 Jadi tiga itu yang akhirnya antum pegang 17:33 sebagai pegang. Dan juga kita sama 17:36 teman-teman sepakat bahwa ada tiga hal 17:38 juga jangan sampai kita lewati. He. 17:40 Jangan pernah bohong sama orang, jangan 17:42 pernah nipu orang, jangan pernah makan 17:44 hak orang. 17:45 Jangan pernah bohong sama orang, jangan 17:47 pernah nipu, orang, jangan pernah nipu 17:48 orang, jangan pernah makan hak. Jangan 17:49 pernah makan hak orang. Sebelumnya ada 17:52 tiga kunci sukses tuh, Ikhwan dan 17:53 akhwat. Yang pertama ee jangan pernah 17:57 lupa sama orang tua. Bakti jor-joran 17:59 berarti ya, Bib ya. Iya. Yang kedua tadi 18:01 jangan berhenti putus zikir. Yang ketiga 18:05 gas di sedekah. Tiga itu insyaallah 18:07 lancar itu semua. Insyaallah. Oh, 18:09 insyaallah. Akhirnya dari mulai itu 18:11 sampai hari ini antum tetap bertahan di 18:13 travel. Ada berapa cabang hari ini, Bib? 18:17 Kalau bahasa cabang dari Sabang sampai 18:20 Merauke ada. Sudah ada. Iya. Cuman ada 18:22 beberapa memang kita juga bangun sama 18:24 teman-teman ini beberapa travel dengan 18:27 nama berbeda-beda gitu. Hm. Strateginya 18:31 kenapa antum ee buka beberapa nama? 18:33 Kenapa enggak satu nama tapi dibesarin 18:35 gitu? 18:38 Semua ini karena Allah. He. Satu itu ee 18:42 ana enggak mungkin berpikir sesuatu yang 18:45 enggak mungkin Allah sebagai 18:48 sutadaranya. 18:49 Saat itu 2013 kita sama-sama teman sudah 18:53 berpikir bahwa ke depan ini akan ada 18:56 hadir travel-travel yang lebih banyak 18:58 lagi. He. Seperti waktu ana buka ee jual 19:02 di mobil itu showroom belum terlalu 19:05 banyak. Begitu zaman apa ee bank goyang 19:10 goyang dulu ee 98 he semua kan dapat 19:15 pesangon lah bah. Iya benar benar kan. 19:17 Nah, mereka-mereka tuh jual beli mobil 19:21 akhirnya banyak sampai di jalan Raden 19:24 Inten tuh sepanjang jalaninang Pondok 19:26 Bambu dari ujung ke ujung itu buka move 19:28 showroom bambu. Iya, benar. Dulunya 19:30 enggak 19:31 ada. Nah, di situ ana berpikir jangan 19:34 sampai kita kalah 19:37 start. Nah, akhirnya kita bukalah 19:40 beberapa ee usaha unit usaha yang sama. 19:43 Hm. Bahasanya kita sister company 19:45 walaupun beda PT, beda dapur, he beda 19:49 manajemen secara manajemen internal, 19:51 tapi secara manajemen keseluruhan kita 19:53 pegang sendiri. Hmm. Jadi masing-masing 19:55 ada ada empat travel yang B2C, ada satu 19:59 travel yang B2B. Oh, bergantung 20:03 segmennya mau yang mana nih yang B2C 20:04 sudah ada empat gitu ya? Iya. Nah, B2B 20:07 itu kita lahirkan setelah kita tahu 20:10 persis gimana caranya ya memberikan 20:15 servis yang terbaik buat jemaah. Karena 20:19 awalnya dulu ini segmen ini apa enggak 20:21 apa-apa, Bib. Lanjut aja, Bib. Lanjut 20:24 aja, Bib. Karena gini ee 20:27 awal-awal buka travel itu kan enggak 20:30 mungkin kita ngeracik sendiri, ngeramu 20:32 sendiri, produksi sendiri. Betul. 20:35 kita ambil sama travel-travel lain lah 20:38 katakan gitu ya. Itu banyak kita ketipu 20:41 banyak secara servis kita enggak 20:44 maksimal. H pernah ana satu waktu turun 20:48 sampai 8 kilo berat badan ana 20:52 selisih waktu Indonesia sama Saudi 4 20:54 jam. Betul. Di sini jam 09.00 malam, di 20:57 sini jam 10.00 malam, di sana jam .00 20:58 malam. Iya, betul. Eh, di sini eh di 21:00 sini maaf. Di sini jam ee jam .00 malam, 21:03 di sana jam 09.00 Jam masih jam 10. Jam 21:05 10.00 malam. He. Di sana jemaah baru 21:08 landing baru masuk hotel. Hm. Di situ 21:12 komplain, "Wah, gimana ini Pak hotelnya 21:15 yang tadinya a dibilang sekarang 21:17 hotelnya jadi jauh." He. 21:20 Wah, hampir setiap hari akhirnya ana 21:22 trauma. He. Ada bunyi telepon yang 21:25 enggak ada namanya. Ah, ini pasti jamah 21:26 komplain. 21:28 Udah yakin jamaah komplain di situ. 21:31 Karena awal-awal semua jemah bisa 21:32 ngakses antum. Ya. Iya. Nah, karena 21:34 gini, awal mendirikan usaha itu ana 21:36 turun sendiri. He, gitu. Turun sendiri 21:39 ee sebagai marketing sendiri, handphone 21:42 ana jalanin sendiri, terima telepon 21:43 jamah sendiri. He, gitu. Jadi kita tahu 21:47 nih, biar tahu iya gimana sih jamah ini 21:51 treatment kepada jamaah seperti apa, 21:53 menyampaikan penjelasan ke jamaah 21:55 bagaimana, 21:56 permintaan jemah maunya seperti apa. 21:58 Jadi kita tahu nih pada saat kita buka 22:00 buka buka kita tinggal copy pasta. 22:01 Ilmunya sudah tahu duluan di depan. Hm. 22:04 Nah, setelah itu H ee akhirnya 22:06 mendirikan usaha B2B tadi 22:09 2017. Jadi 2013 sampai dengan 2016 itu 22:13 masa kita 22:15 mempelajari bagaimana sih service yang 22:17 terbaik buat jemaah. kita masih ngambil 22:19 sama orang lain. Nah, begitu 2016 akhir 22:22 bukalah kita travel B2B kita pelajari 22:25 semua sampai bisa mendekati zero 22:29 complain. Apa, Bim? Ee kesimpulannya 22:31 setelah antum mempelajari sekian lama, 22:33 sekian panjang, kesimpulannya kalau 22:35 orang membuka travel tuh harus melakukan 22:37 apa supaya bisa survive atau supaya bisa 22:39 sukses? Jangan berpikir materi. 22:43 Hm. Begitu kita berpikir servis, Allah 22:46 akan hadirkan materi 22:48 itu. Ini kalau ana bilang bisnis umrah 22:51 ini antara halal dan haram. Bahasa ana. 22:54 Tapi di ujung jurang bisa kita jadi 22:59 halal, bisa jadi haram. Hm. Apabila kita 23:02 melayani tidak baik tamunya Allah nih, 23:04 tamu dan tamu Rasulullah kan ke sana 23:07 kita Allah yang undang nih. Iya. Iya 23:10 kan? Tamu-tamunya Allah untuk bisa hadir 23:12 betul melaksanakan ibadah di ee dua 23:16 tanah suci yaitu Makkah dan Madinah. 23:18 Madinah. Dan ber ziarah ke makam 23:20 Rasulullah. Begitu kita tidak bisa 23:23 melayani sebaik-baiknya, ana berpikir 23:24 gini, "Ya Allah, Allah pasti marah nih 23:27 sama ana." Hmm. 23:30 Allah enggak rida sama. H itu tuh 23:32 bergejolak di hati. H bergejolak. Pada 23:34 saat kita dikomplain 23:37 jemaah itu ana langsung berasa, "Ya 23:39 Allah, punya dosa nih. Saya punya dosa 23:40 nih." 23:42 Oh, pengaruh ya. Rasulullah enggak 23:43 girang sama ana nih. Nah, gimana 23:45 caranya? Rasulullah senang sama ana, 23:47 Rasulullah Allah rida sama ana, sama 23:49 kita semua yang menjalani usaha ini. Itu 23:51 caranya kita hindari daripada 23:53 komplain-komplain. Hindari daripada kita 23:56 berpikir 23:57 bahwa uang lebih utama, bisnis lebih 23:59 utama. 24:01 Tidak. Pernah ana punya sahib cerita ana 24:04 jalan berdua sama beliau. Kebetulan 24:06 beliau sudah di sini nih. Anda kenal tuh 24:09 kayaknya tadi ana tarik beliau cuma 24:11 enggak mesti ada. Itu dia. Nanti next. 24:13 Insyaallah. Nanti next. Insyaallah. 24:15 Pulang dari salah satu travel yang biasa 24:17 kita ngambil sawam itu travel. Awal-awal 24:19 berarti ini ya? 2015. 2015 kalau enggak 24:22 salah. Oh, antum dari awal bikin travel 24:24 nih sama beliau. Iya. Masyaallah. Emang 24:26 soulmate sejati. Oh iya. Dynamic duo. 24:29 Iya. Nah, apa namanya? 24:33 Ee pulang nih. H setelah pulang kita 24:37 dapat harga bagus. Hm. Menggunakan salah 24:40 satu pesawat X lah katakan itu. Bagus. 24:42 Iya. Direct nih pesawat nih. Direct. He. 24:45 Tapi bukan ee punya luar, bukan Saudia 24:49 lah katanya. Oh, bukan Saudi Airland. He 24:52 udah begitu di jalan habis ketemu sama 24:55 si yang pemilik travel tadi 24:57 hitung-hitungannya sudah oke jalan kita 24:59 pulang. Begitu di jalan arah ke Condet 25:02 di depan ee lampu merah yang mau menuju 25:05 ke Pasar Minggu itu pertigaan jambul lah 25:07 bahasanya situ. Kok koding? Eh, kodam. 25:09 Eh, jambul. Jambul. Oh, jambul. I i. 25:13 Beliau buka kalkulator dari handphone. 25:16 Wah, faedahnya luar biasa nih. Kita bisa 25:19 les nih. 25:21 Eh, benar-benar les beneran enggak ada 25:23 faedahnya. Enggak ada faedahnya. Itu di 25:25 situ. Subhanallah. H 25:29 kedutaan Saudia pindah. Masyaallah dari 25:32 cawang atas 25:34 ke Kuningan tanpa ada informasi kita. 25:37 Mungkin yang lain dapat informasi kita. 25:39 Oh, itu kita rugi mencapai R juta karena 25:44 karena apa, B? Itu karena kan kita dulu 25:47 tuh masih stem zaman stem kita masih 25:48 kedutaan. Oh, visanya enggak keluar. 25:52 Tiket Kedi, hotel Kedu sudah bayar, 25:55 visa enggak keluar. Oh, itu bayangin itu 25:59 akhirnya besokannya kita mesti ada 26:02 family geding, acara family geding di 26:04 perusahaan sama enggak perusahaan sama 26:07 internal perusahaan. Bayangin kita mesti 26:08 senyum di depan karyawan gimana caranya 26:10 kepala kita 26:11 pusing. Akhirnya kita cuma ngobrol 26:13 berdua doang. Iya. 26:17 Akhirnya duduk keberangkatan itu gimana? 26:18 Subhanallah. Subhanallah. Enggak tahu 26:20 caranya ini semua gadullah. Heeh. Tetap 26:23 kita bisa berangkatin padahal kita 26:24 enggak ada duit. Enggak tahu duitnya 26:27 dari mana. Enggak tahu. 26:29 Subhanallah. Ada aja jalannya. Oh, 26:32 masyaallah ya. itu totalnya kurang lebih 26:35 sekitar 70 orang kalau enggak salah dari 26:37 jemaah Padang itu. Oh iya lumayan gede B 26:40 gede. 700 juta di zaman itu 2015. Wah 26:43 lumayan besar besar lumayan. 26:47 Di situlah ilmu yang kita akhirnya kita 26:49 sepakat udah deh kita jangan berhitung 26:52 hm jalan apa adanya. Itu evaluasi antum 26:56 berdua tuh karena itu karena awalnya 26:57 ngitung bayang-bayang profit besar 27:00 tiba-tiba Allah kasih pelajaran gitu ya. 27:02 Evaluasinya karena itu, Bib. Iya, salah 27:04 satunya itu. Salah satunya itu, ya. Iya, 27:06 Bib. Jadi memang umrah tuh bukan bisnis 27:08 yang bisa sesuai dengan hitung-hitungan 27:11 100%. Kalau mungkin antum sebelumnya sor 27:13 mobil gitu kan sudah matang tuh, Bib. 27:14 Kalau ngelakuin A hasilnya B, ngelakuin 27:16 C hasilnya D. Kalau kan kadang ngelakuin 27:18 A hasilnya Z. Betul. Karena ada 27:20 faktor-faktor eksternal. Betul. Menarik 27:22 Hewan dan Ah. Betul. Menarik. Kita tahan 27:24 dulu BB. Kita tahan dulu untuk segmen 27:26 selanjutnya. Untuk Iwan dan Ah yang 27:27 ingin berpartisipasi mengirimkan 27:29 pertanyaan bisa langsung kirimkan 27:31 pertanyaan Anda ke WhatsApp 27:35 0811999720 atau kalau Ikhwan dan Akhwat 27:38 mau berangkat umrah. Kita punya program 27:41 menarik Hewan dan Akhwat. Umrah akbar. 27:43 Nanti akan kita bahas juga ee umrah 27:45 akbar di bulan September tanggal 15 27:49 bersama Ustaz Heri Nurdi dan juga Syekh 27:50 Muhammad Jabir. Ikwan dan Ahot bisa 27:52 langsung WhatsApp ke nomor Teh Vingka di 27:58 0811960720. Sekali lagi 28:06 0811960720. Nanti juga di akhir kita 28:08 akan bagi-bagi voucher umrah ikwan dan 28:10 akhwat. Oleh karena itu, jangan 28:13 kawan-kawan tetap bersama kami. Kami 28:14 akan kembali setelah nasyid yang satu 28:17 [Musik] 28:23 ini. Brail 28:32 TV masih bersama kami dan Ahwat. Di mana 28:34 pun Anda berada berada jadinya belibet. 28:38 Mohon maaf Iwan dan Ah di mana pun Anda 28:40 berada, Silaturahim Talk hadir kembali 28:42 menemani Anda pagi hari ini. Silaturahim 28:44 Talk, Ikhwan dan dan Akhwat adalah suatu 28:47 talk show, persembahan silaturahim 28:49 travel yang di mana kita mengangkat 28:51 sebuah profesi. Sebelumnya kita pernah 28:53 ngangkat penjual senjata. Sebelumnya 28:55 juga kita pernah mengangkat wedding 28:57 organizer. Sebelumnya kita pernah 28:58 mengangkat profesi-profesi lain. Hari 29:00 ini kita mengangkat profesi 29:03 wiraswasta di bidang travel. Karena saya 29:05 sendiri W and mengalami bisnis travel 29:07 tuh benar. Harus punya jantung empat tuh 29:09 benar. Karena banyak faktor-faktor 29:11 eksternal di luar dari perencanaan yang 29:14 harus juga kita pertimbangkan. Tadi 29:16 ketika break Iwan dan Nawat saya sempat 29:17 curhat sama Bib Fikri. Bib aneh pernah 29:20 sama Ustaz Heri waktu Ramadan awal-awal 29:23 ternyata benar dari kitanya sudah benar 29:25 perencananya sudah matang semua. Cuma 29:28 partner di sananya yang tidak amanah 29:30 sehingga akhirnya harus ee bergeser 29:32 hotelnya. bergeser hotelnya. Akhirnya 29:35 konsekuensinya sampai melenceng 29:36 perhitungan bisnisnya beberapa ratus 29:38 juta dan akhirnya pada saat itu ee bisa 29:41 dibilang rugiah. Tapi ketika kepulangan 29:44 tuh setelah Ana dan Ustaz Teri evolasi 29:47 Bib enggak kita enggak rugi nih karena 29:49 di keberangkatan itu kami dapat 29:51 benar-benar keluarga jemaah sebagai 29:53 keluarga tuh nilainya jauh lebih dari 29:57 hitung-hitungan Heeh. Hitung-hitungan 29:59 hitung-hitungan uang. Iya. di 30:00 keberangkatan itu, Bib, ada satu 30:02 keluarga udah kayak sama kami udah kayak 30:04 keluarga beneran banget sekarang ada 30:06 Mama Nuke satu 30:07 keluarga. Ketika Mama Nuke ee Mama Nuke 30:11 Qadarullah salah satu anaknya yang juga 30:14 jemah kita ikut terbang di ee pesawat 30:17 lain yang jatuh. Hm. Itu kami sedihnya 30:20 beneran beneran nangis, Bib. Benar-benar 30:22 kami juga ngerasa kehilangan 30:23 keekhilangan keluarga inti. Hm. Ada juga 30:26 jam di keluarga itu juga akhirnya di pas 30:29 ketika pandemi kan pernikahan harus 30:31 terbatas. Heeh. Tamu yang diundang tuh 30:34 benar-benar harus terbatas. He. Salah 30:36 satu undangan pernikahan tamunya cuma 30 30:38 orang. 30 orang tamunya 30 orang. 30:40 Berarti dari pihak keluarga perempuan 15 30:42 orang. Dari pihak keluarga laki-laki 15 30:44 orang. Dari 15 orang itu dua undangannya 30:48 untuk Ana dan Ustaz Heri. Masyaallah. 30:50 itu di situ tuh ana ngerasa oh benar nih 30:52 ini nih nilai nilai sesungguhnya nih 30:54 keuntungan sesungguhnya tuh dari bisnis 30:56 travel tuh ini lebih dari materi dapat 30:59 persaudaraan yang tulus keluarga baru 31:01 yang betul ikhlas dapat abang baru 31:05 bapak-bapak baru bahkan kami banyak 31:06 dapat ibu-ibu baru begitu ya merasa 31:10 begitu juga betul betul betul memang ee 31:14 usaha umrah ini ana kan usaha ada 31:17 beberapa usaha yang pernah ee ana 31:19 jalanin H sangat berbeda jauh dengan 31:22 usaha yang konvensional seperti tadi ee 31:25 properti atau mungkin jual beli mobil 31:27 atau yang lainnya gitu. Dengan usaha 31:29 ibadah umrah ini sangat berbeda jauh 31:32 karena apa? Ini benar-benar ee kalau 31:36 yang tadi kan lebih kepada duniawi. Hm. 31:38 Konvensional duniawi lah. Walaupun 31:39 ikhtiarnya untuk akhirat kita ya kan 31:41 mencari nafkah. Tapi kalau ini 31:45 benar-benar bisnis ibadah ini luar 31:47 biasa. Ujiannya pun luar biasa. Iya 31:49 benar. Ujian paling besar apa, Bib? 31:51 Antum gimana, Bib? Begini, selama antum 31:54 bertangkatin jemah H non umrah ke Turki. 31:57 Hm. Wisata halal. Wisata halal. Wisata 32:00 halal. Nah, ke Turki mungkin ke Korea, 32:02 mungkin ke Jepang. Ada juga popul 32:05 sekarang lagi populer. Iya. Itu ana 32:08 pernah ke Turki buat ana tes ana kurang. 32:12 Hm. Makan-makanan itu kurang gitu. 32:15 Kurang cocok di lidah ana. Cuman enggak 32:20 komplain. Tapi ujian orang umrah ya. 32:24 Begitu sampai sana makanan enggak enak 32:27 sedikit komplain. Iya benar. Padahal 32:30 bukan kita yang masak, bukan travel yang 32:31 masak ya kan? Orang hotel yang masak. 32:33 Ben benar. gitu kan. Dan hotel-hotel di 32:35 sana tidak semuanya safnya orang 32:38 Indonesia. Iya benar. Rata-rata 32:41 sahef-nya orang Bangladesh. Iya. 32:43 Bangladesh kan tahu sendiri kari-karian. 32:46 Lebih makte dia. Makhte lebih kari-kari 32:48 gitu gitu. Terus kemudian lagi terkait 32:51 hotel. Heeh. Ekspektasi orang Indonesia 32:55 ini terlalu tinggi. Kalau saya lihat 32:57 hotel bintang lima. Hotel bintang tiga 32:59 tuh sama dengan hotel di sini. Bintang 33:01 tiga. Oh. 33:03 yang ada kolam renangnya lah gitu-gitu 33:05 kan 33:06 fasilitasnya gym lah. Kalau di sana itu 33:08 lebih kepada jarak 33:11 bukan lebih kepada fasilitas kayak 33:14 gitu-gitu. Jarak yang paling mahal yang 33:17 terdekat. Hm. IT maupun bintang empat 33:20 dan lima itu yang terdekat itu yang 33:21 mahal. Hm. Semakin jauh semakin murah. 33:25 Tadi antum sebut kan antum waktu bulan 33:27 Ramadan kehilangan hotel. He. Iya kan? 33:30 Iya betul. Sebenarnya setelah ana masuk 33:32 ke dunia B2B mempelajari betul-betul 33:35 kalau kita kerja sama langsung sama 33:37 hotel itu enggak akan hilang. Oh, 33:39 berarti partner di sananya mungkin yang 33:41 kurang amanah ya, Bib ya. Jadi partner 33:43 di sana atau mereka travel tersebut 33:47 bekerja sama dengan travel yang memang 33:49 belum ee direct hotel. Hmm. Oh, blok ke 33:54 bloker lagi. Bloker lagi. Iya. Iya. I 33:57 itu yang membuat ee kadang-kadang hotel 34:00 itu bisa hilang. Karena biasanya tuh 34:03 begitu kita booking hotel itu ada letter 34:07 confirmation. H ada bukti bahwa memang 34:10 kita sudah ee blok itu hotel langsung 34:12 dari hotelnya. Halo situ ya. Iya gitu. 34:16 Iya. Iya. Iya. Karena banyak ee tahun 34:18 bulan Februari 2 tahun lalu, Bib yang 34:21 zaman Indonesia bahkan banyak sampai 34:22 yang di teras-teras hotel. Karena waktu 34:25 itu penjelasannya karena di musim itu 34:28 pandemi baru selesai membeludak 34:30 membeludak. Banyak jamah dari Turki, 34:32 dari Mesir itu videonya viral ke 34:34 mana-mana tapi banyak. Alhamdulillah 34:36 waktu itu kita berangkat ee waktu itu 34:38 kita belum kerja sama tuh Bib. Kita 34:40 berangkat alhamdulillah masih dapat 34:41 hotel. Cuma banyak jemah-jamaah lain 34:44 yang hotelnya bahkan di Madinahnya aja 34:46 harus naik bus. Iya. Ada yang sampai di 34:49 teras di lobi-lobi hotel tidurnya di 34:51 teras. Itu apa yang terjadi, Bib? Betul. 34:53 Memang saat itu fenomena yang terjadi 34:55 adalah ee harga hotel melonjak tinggi 34:58 sampai dengan 300% harga hotel. Karena 35:01 selama sebelum pandemi kan kosong nih. 35:03 Iya. Puasa tuh mereka puasa ya kan. 35:06 Termasuk Indonesia juga puasa kan. Hotel 35:08 pun puasa gitu kan. Puasa begitu ee 2022 35:12 ramai du apa langsung dia up harganya 35:16 untuk nutupi operasional sebelumnya. itu 35:18 memang credit banget itu kacau balau tuh 35:21 semua travel merasakan hal yang serupa 35:24 gitu. Tapi alhamdulillah saat itu kita 35:29 ngeberangkatin satu momen milad h 35:31 totalnya hampir 650 jemah. H 35:34 alhamdulillah kita aman karena kita 35:36 sudah lock jauh-jauh hari. Oh hotelnya I 35:38 dan kita sudah ada track record kerja 35:40 sama sama hotel-hotel jadi aman. Oh iya 35:43 ya. Itu kita ada tiga paket tuh tiga 35:45 bintang 5 4 dan 3 semuanya alhamdulillah 35:47 aman. H enggak pecah. 35:51 Bedanya yang antum rasain, B, bedanya 35:53 bisnis travel hari ini sama bisnis 35:55 travel di 11 tahun lalu ketika antum 35:57 baru mulai buka apa, Bib? Iya. Ee saat 36:01 itu kompetisi belum terlalu ketat, belum 36:04 banyak travel yang buka. Sekarang ini 36:06 semakin banyak travel, semakin kompetisi 36:08 semakin ketat. Kemudian akhirnya saat 36:12 ini ekonomi Indonesia sangat turun. Oh, 36:16 daya beli rendah. 36:18 H bagi mereka travel yang baru-baru buka 36:20 nih kebingungan dong cari cari jemah. 36:22 Susah cari jemah enggak gampang. Betul. 36:24 Karena apa? Trust itu juga harus 36:26 dibangun. Ya kan enggak semudah kita 36:29 ngebalikin telapak tangan. Akhirnya 36:31 travel-travel banting-bantingan harga. 36:33 Hm. Banting-bantingan harga nih. Kalau 36:35 kita enggak mau banting harga, kita jaga 36:38 servis. Kenapa saya bilang 36:40 banting-bandingan harga? Untuk bisa 36:41 meraih jemaah. Akhirnya apa? 36:45 dia enggak menjaga servis lagi. Iya. 36:47 Jadi saran saya kalau memilah memilih 36:50 travel itu dengan lihat track record 36:51 yang benar. Iya. Amanah apa tidak. Jadi 36:55 pengalaman itu penting banget. Harus 36:56 tanya sama jemah-jemah yang sudah 36:58 berangkat di tersebut. Iya. Testimoninya 37:00 seperti apa? Pernah berangkatin jemah 37:02 berapa dari berapa lama? Berapa banyak? 37:05 Berapa banyak jumlahnya? Terus amanahnya 37:07 secara izinnya gimana? SK-nya juga 37:10 pengaruh di situ juga. Alhamdulillah nih 37:12 rasil nih luar biasa saya lihat. 37:14 sangat-sangat luar biasa dan amanah 37:16 benar. Jadi bagi pendengar Rasil silakan 37:19 segera daftar di Rasil. Amin. Amin. 37:21 Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. 37:22 Insyaallah. Silaturahmi travel ya. 37:24 Silaturahim travel. Alhamdulillah Bib 37:25 kita sudah mungkin 7 tahun kurang lebih 37:28 ya. Sama sebenarnya Bib. Prinsipnya 37:30 adalah ee Ana, Ustaz Herida, Tefingka, 37:33 ada Anggi. Tim itu kepuasan jamaah itu 37:36 nomor satu. Harus kita biarinlah secara 37:38 untung-hitungan mungkin enggak masuk. 37:39 Yang penting jemah senang dulu karena 37:41 nanti Allah yang bikin senang kita. 37:42 Betul. Betul. Betul itu benar. Nah, Iwan 37:45 dan 37:47 Ah nanti insyaallah di bulan September 37:50 tanggal 15 September Silaturahim Travel 37:53 akan bekerja sama dengan Habib Fikri ee 37:56 dengan bendera Hana Asia Wisata. Kami 37:59 bikin keberangkatan umrah akbar. Iya, 38:02 kami bikin keberangkatan umrah akbar. 38:04 Insyaallah di keberangkatan itu ada ee 38:06 Syekh Muhammad Jabir dan juga ada Ustaz 38:09 Heri Nurdi. Betul. harga mulai 38:13 dari 38:16 R5.990.000 kalau Anda enggak salah. 38:18 Betul. Tapi hewan dan untuk hewan dan 38:20 nawat yang ee daftar hari ini tadi kami 38:24 kita ada voucher ya, Bib ya. Vou diskon 38:26 voucher diskon bagi pendaftar 100 38:29 pendaftar pertama di sini itu sebesar R1 38:32 juta. Sebesar Rp1 juta. Untuk 38:34 keberangkatan di bulan September tanggal 38:36 15. Tanggal 15. tanggal 15 ini ya 38:40 bertepatan saha 38:42 -1 Rabiul Aal. Oh, bulan Maulid. Bulan 38:46 Maulid. Kemudian alhamdulillahnya lagi 38:48 kita sudah ngeblok seat itu kurang lebih 38:50 sekitar hampir 400 seat. Saudia Airlin 38:53 landing Madinah. Oh, itu paling ajib 38:55 Bim. Jadi landing Madinah dulu kita ee 38:59 ziarah ke makam Rasulullah. kita bikin 39:02 ee maulid di Madinah 39:06 dan enggak sampai di situ. Nanti ke 39:08 Makkah kita ada acara puncak. Acara 39:10 puncak di Thaif. Di Thaikin Maulid lagi. 39:14 Bikin Maulid dan ada acara puncak. Oh. 39:16 Nah, kemudian alhamdulillah ee Ustaz 39:18 Herin Nudin ini saya lihat masyaallah 39:21 ya, saya sudah diskusi banyak sama 39:23 beliau ee tukar pikiran dan banyak 39:27 banget sejarah-sejarah yang beliau 39:29 berikan kepada ee apa pada saya dan 39:32 teman-teman hingga saya berpikir wah ini 39:35 perlu kita jalan bareng sama Ustaz Hari 39:38 Nurdin dan insyaallah bagi jemaah yang 39:41 keberangkatan tanggal 15 ini nih enggak 39:43 akan rugi karena apa Ustaz S Nudin ini 39:46 ilmunya luar biasa, sejarahnya luar 39:49 biasa. Jadi kita akan kupas nih sejarah 39:52 kita akan tur di kota suci Madinah itu 39:55 dengan berjalan kaki. Banyak banget yang 39:58 saya belum tahu. Ustaz Heri kasih tahu 40:00 ke saya. Iya. Nanti ada itener-tener 40:02 biasanya tuh Bib. Kalau kami setelah TR 40:03 travel mengunjungi ke rumah-rumah 40:05 sahabat. Kemudian nanti kita akan 40:07 bermajelis ke masjid ee Imam Bukhari. 40:10 Iya. Mereka bukan merekayasa 40:13 merekonstruksi. Betul. merekonstruksi 40:15 kejadian pada masa lalu langsung di 40:17 tempatnya itu, Ikhwan nanti insyaallah 40:19 program-program itu akan tetap ada. 40:21 Betul. Setiap bak subuh nanti kita ada 40:22 zikir bareng, ada taklim bareng, 40:25 menceritakan ee tentang Rasulullah 40:27 sallallahu alaihi wasallam di pelataran 40:29 Masjid Nabawi. Terus nanti di Makkah ada 40:31 di roof Masjidil ee di Masjidil Haram di 40:34 roofnya biasanya kita majelis bareng 40:36 lagi. Termasuk Bib kita menawarkan kalau 40:39 ada ikhwan dan akhwat yang mau nikah di 40:41 di Oh iya siap siap. Kalau ada ikhwan 40:43 dan akhat yang mau nikah di kita 40:45 fasilitasi nanti. Kita fasilitasi nanti 40:47 di mau nikah di mana? Masjid Nabawi atau 40:49 Masjid Haram? Nanti kita coba usahakan. 40:51 Iya. Siap. Biasanya paling enak tuh di 40:53 Masjidil Haram di roofnya, Bi. Betul. 40:55 Mungkin bakda isya atau mungkin ee waktu 40:58 duha di situ nanti insyaallah kalau 41:01 butuh saksi ada. Kalau butuh yang ee 41:04 wali nikahnya. Betul. Apalagi Ustaz Heri 41:06 Nuruddin hadir. Kemudian ada Syekh 41:08 Muhammad Jabir. Momen yang luar biasa 41:10 itu. Iya benar. Iya. Kalau perlu nanti 41:12 sekalian syukuran pada saat mil takbur 41:13 kitain bareng-barengin bareng-bareng di 41:16 Thaif. Betul. Ayo, ayo calon penganten 41:18 segera daftarkan diri Anda. Anda bacain 41:20 ya, Bib ya. Kalau Hewan dan Ahot yang 41:22 mau daftar nanti langsung paket 41:24 informasinya diberikan sama Teingka 41:25 termasuk informasi harganya. Ee Teingga 41:27 tahu insyaallah bisa langsung kirimkan 41:29 WhatsApp ke 41:34 0811960720, 41:39 0811960720. Berangkat tanggal 15 41:42 September menggunakan Saudi Airlines 41:45 Direct. ke Madinah. Kemudian ee hotelnya 41:50 kalau bintang tiga mulai dari di 41:53 Makkahnya ada Sudut Aziat enggak terlalu 41:55 jauh dekat dan Ahwat. Kemudian di 41:57 Madinahnya ada Royal Andalus. Kemudian 41:59 nanti ada juga acara di Thaif City Tur 42:03 City Turota Thaif. Kemudian nanti kita 42:04 ada makan nasi mandi bareng-bareng di 42:07 sini juga bahkan naik kereta cepat. Wah 42:09 itu masyaallah tuh udah free tuh kereta 42:11 cepat sudah free masuk ya. Fe harga 42:13 tersebut sudah free Thaif free kereta 42:15 cepat. 42:16 Dan ada door price dan ada grand price 42:20 juga di acara nanti. Wah, apa, Bib door 42:22 price-nya? Boleh dibocorin, itu masih 42:24 rahasia. Rahasia kalau kita sepil enggak 42:27 seruak 42:30 harganya. Maaf, Iwan udah dapat nih 42:33 27999. 42:35 27999. Tapi untuk Iwan dan yang daftar 42:37 hari ini ee ada diskon, voucher diskon 42:41 Rp1 juta. Langsung saja hubungi ke Tehka 42:48 0811960720. Nanti satu malam Ikhwan dan 42:50 akhwat khusus Penganar hasil nih di 42:53 Madinah ajak Ustaz Heri makan ke ee 42:56 makan ke Suksamak. Oh itu Ajbib. Ajib 43:00 ya. Ajbib. Makan ke Sukamak. Jadi nanti 43:03 kita makan street food di Madinah. Heeh. 43:05 Ada yang mau nyobain unta ada di situ. 43:07 Masyaallah. Yang mau nyobain kambing. 43:09 Udangnya enak banget. Ikannya segar. 43:12 Kebetulan ana juga berangkat. Nah, bisa 43:14 bersama antum juga benar tuh, Bib. 43:16 Bertama nanti Habibikin. Makanya ana 43:17 karena Ustaz Heri berangkat, ana ikut 43:19 berangkat. Kalau Ustaz Hari enggak 43:20 berangkat, enggak berangkat. Nanti nanti 43:23 bisa bareng-bareng. Bisa bareng-bareng. 43:24 Bisa juga nanti ee ke Masjid Quba 43:27 menggunakan Bugar. Enak juga tuh, Bib. 43:29 Hmm. Enak juga tuh. bisa nanti 43:31 insyaallah ajak aja bisikin aja bikin 43:33 pokoknya 9 hari itu jadi gini ada yang 43:36 ee bintang tiga itu programnya 10 hari 43:38 sebenarnya bukan 9 hari 2799 itu 10 hari 43:41 hm oh 10 hari nah plusif pula ya plusif 43:45 pula yang kemudian yang bintang lima 43:48 lokal jadi ada tiga paket kita bintang 43:50 tig bintang tiga itu jaraknya sekitar 43:53 300 m sut ajat itu sangat dekat sekali h 43:57 kemudian ee apa namanya lagi yang 43:59 bintang lima lokal Misalnya itu Azka 44:02 Saofa. Azkafa juga dekat sekali 44:04 sejajaran dengan Asnud. Kemudian yang di 44:08 bintang limanya kita di Zamzam tawa. Oh 44:11 yang benar-benar depan masjid ya. Oh 44:12 kemudian yang di Madinahnya yang bintang 44:14 tiganya itu dekat Masjid Gumamah paling 44:17 depan sekali. Heeh. Jadi kepeleset 44:20 nyampai lah bahasanya. Betul. Depannya 44:21 masjid. Iya benar. Ada depan masjidnya 44:23 juga rumah Sayidina Bakar. Sayidina 44:24 Bakar. Betul. Betul. Kemudian yang 44:26 bintang lima lokal kita masukin Royal 44:28 Andalus. Itu bintang empat. Oh. Oh, itu 44:30 dekat sekali. Iya, iya, iya, iya. Kurang 44:33 lebih sekitar 50 m dari Masjid Nabawi. 44:36 Iya, iya. Gitu. Relandalus tuh dekat 44:38 Masjid Imam Bukhari. 44:40 Iya. Di belakangnya ke Iya, benar. Dia 44:44 lebih kepada ee kalau di pintu kalau 44:47 enggak salah pintu 336 apa 326 sekarang? 44:50 He. Pintu utama. Ha, Royal Andalus, ada 44:54 Royalus Almasa. Andalus Salam. Andalus 44:56 Salam. Andalus Salam. Yang dekat Masjid 44:57 Gumama. Andalusam. Iya, Andalusalam. 44:59 Betul. Betul yang dekat Masjid Imam 45:01 Bukhari. Royal Andalus. Iya. Ustaz T ada 45:04 yang mau ditanyakan ke Habib Fikri 45:06 mungkin. Ustaz 45:09 ada beliau nyimpan pertanyaan buat nanti 45:12 di Madinah. Buat nanti di Madinah. Jadi 45:13 Iwan dan Akhwat ee ada pertanyaan masuk 45:15 Bib. Kita tanya dulu. Kita bacakan dulu, 45:17 Bib. Asalamualaikum warahmatullahi 45:20 wabarakatuh dari Pak Wahyudi di 45:21 Cengkareng. Mau tanya untuk 45:23 keberangkatan September berapa kamu? Ah, 45:25 itu tadi Pak Wahyudi mulai dari 27,9. 45:29 Ee itu sudah pesawatnya Saudi Airlines 45:32 langsung ke Madinah tanpa transit. Tanpa 45:33 transit. Kemudian ee free kota, free 45:36 kereta cepat. Kemudian juga nanti ada 45:38 program Thaif. Oh, sudah lengkap banget 45:39 Pak Wahyudi. Insyaallah sudah sangat 45:42 nyaman. Kemudian ada pertanyaan lagi 45:45 dari Bu Siti Anisa. Asalamualaikum 45:48 warahmatullahi wabarakatuh. Bolehkah 45:49 tahu cara kita memulai usaha syaratnya 45:51 hanya punya 45:53 keberanian tapi modal enggak ada? 45:55 Bagaimana cara yang betul? Habib Fikri 45:57 mohon ee 46:00 arahannya. 46:02 Gini, usaha apapun usaha kita yang 46:05 penting kita amanah dan 46:08 istikamah. Ibaratnya gini, kalau kita 46:10 mau 46:11 ee naik ke lantai dua, kita harus 46:14 melewati beberapa anak tangga. Enggak 46:16 mungkin kita langsung lompat. 46:18 Nah, banyak orang yang usaha ini ee baru 46:22 step ketiga atau step keempat, ah 46:24 kayaknya saya enggak cocok di usaha ini 46:26 nih. H akhirnya ee mereka banting setir 46:30 cari usaha lain. Ada kalanya pada saat 46:33 sudah step keesemb atau anak tangga 46:35 keesemb anak tangga ini yang 10 yang 46:37 terakhir ya nyampai ke lantai du katakan 46:39 10 anak tangga baru apa terakhir di pun 46:42 udah aduh kayaknya enggak cocok juga. 46:46 Allah paling senang dengan orang yang 46:49 sabar. Jadi segala sesuatu kita harus 46:52 kerjakan dengan tekun dan sabar, 46:55 istikamah dan amanah. Itu kuncinya 46:57 adalah 46:58 sabar. 47:00 Jadi pada saat kita naik anak tangga 47:02 kadang-kadang sudah ber anak tangga dua 47:05 t kayaknya enggak cocok. Ada yang sampai 47:08 anak baru terakhir anak tanggal 9 pun 47:10 banting setir. Padahal tinggal Allah 47:11 bilang nih, kamu tinggal satu langkah 47:14 lagi, 47:15 kamu akan sukses. Nah, akibat enggak 47:18 sabar itulah 47:21 akhirnya gagal. Akhirnya gagal. Ya 47:24 Allah. Ada lagi, Bib. Pertanyaan dari 47:29 ee Ibu Bonita. Asalamualaikum 47:32 warahmatullahi wabarakatuh. 47:34 Eh, Habib Fikri, bagaimana cara kita 47:37 mendapatkan rasa trust dan comfortable 47:39 dari si calon peserta umrah atau haji 47:41 yang memakai jasa travel kita. Mengingat 47:43 sampai saat ini masih didapati 47:45 travel-travel umrah dan haji yang tidak 47:48 jujur atau nakal. Mohon penjelasannya. 47:51 Mendapati teras satu ya ee pastikan 47:55 bahwa terval itu berizin. Hm. Enggak 47:57 sampai di situ. Kemudian pastikan bahwa 47:59 memang keberangkatan itu fix. 48:02 fix keberangkatan, tanggalnya 48:03 keberangkatan fix. Contoh kita 48:05 keberangkatan tanggal 15 ini kita sudah 48:08 block seat dari mulai bulan Juli eh 48:12 mohon maaf dari bulan ee Mei kita sudah 48:15 ngeblok untuk keberangkatan tanggal ee 48:17 15 September. Jadi fix tanggalnya enggak 48:20 bergeser. He. Kemudian lagi lihat track 48:23 record-nya juga kan sekarang media 48:25 sosial sudah kebuka banyak banget. bisa 48:28 lihat dari Instagram-nya travel 48:30 tersebut, kemudian dari sosial medianya 48:32 ada mungkin dari Google-nya, dari 48:35 website-nya bisa dilihat situ amanah 48:37 atau tidaknya kelihatan kok dari situ. 48:39 Kan ada apa penilaian ya di situ ya di 48:42 Google itu ada penilaian walaupun 48:45 penilaian itu bisa dibeli sebetulnya he 48:47 tapi paling tidak itu memfilter lah ya. 48:49 Iya. Yang paling penting adalah datangi 48:51 e travelnya tanya secara detail. He. Dan 48:55 tanya e bukti booking seat-nya. Iya. 48:58 Iya. Karena itu yang paling penting. 48:59 Paling penting itu. Dan juga lihat ee 49:01 tanya sama jemah-jemah yang sudah 49:02 berangkat ya. Tanya gimana pengalamannya 49:04 selama di sana. Pastikan di semua travel 49:07 tuh ada testimoni jemahnya, ada 49:09 testimoni bikinan. Memang apa adanya ada 49:11 juga. Betul, betul, betul. Jadi lebih 49:13 hati-hati lagi Iwan dan Awat. Dan yang 49:15 paling penting berdoa sama Allah supaya 49:17 kita tidak. Betul. Karena banyak banget 49:18 nih travel nih. Enggak cuma lihat harga. 49:20 Sekarang kita harus hati-hati. Murah 49:22 belum tentu juga baik. Yang mahal belum 49:25 tentu juga bagus. Iya, gitu kan. Banyak 49:28 yang jual sekarang ini jualnya bahkan di 49:30 bawah harga modal supaya menarik. 49:32 Akhirnya enggak berangkat tuh 49:33 ujung-ujungnya minta tambahan biasanya 49:34 begitu. Iya. Minta tambahan atau enggak 49:36 berangkat atau ditunda. Jadi gini, 49:38 travel ini kalau banyak tanggal 49:41 keberangkatannya itu insyaallah aman. 49:43 He. Kalau satu dua tanggal biasanya itu 49:46 ada bergeser tuh. Jadi dia mencapai 49:49 kuota dulu. Kalau enggak mencapai kuota 49:51 minimal 35 atau di atas itulah katakan 49:53 itu mereka akan cari lagi tuh. Tunggu 49:56 tanggal mundur lagi. Mundur hingga 49:57 nyapai kota. Kadang-kadang jemahnya baru 50:00 lima, ada 10. Tanya sama travelnya 50:02 jemahnya sudah sampai berapa? Buktinya 50:04 mana yang daftar? Kalau kita kan kita 50:07 bisa kasih bukti semua nih loh bukti 50:08 jemah yang sudah daftar di tanggal 50:10 tersebut kita ada semua datanya clear 50:13 semua bukan data bikinan. Betul. Penting 50:15 juga tuh Iwan Nawat. Oleh karena itu, 50:17 Iwan dan Nawat kini silaturahim travel 50:19 juga ada keberangkatan di setiap pekan. 50:21 Kami ee konsorsium berkolaborasi dengan 50:24 Habib Fikri. sehingga kita punya banyak 50:26 pilihan tuh yang tetap kita bikin 50:28 sendiri ada yang kolaborasi juga ada 50:30 supaya memfasilitasi untuk Iwan dan 50:32 akwat yang ingin berangkat umrah tapi 50:35 terbatas sama pilihan waktu mungkin ada 50:36 yang jadwal cuti kantornya cuma bisa di 50:39 bulan-bulan tertentu. Nah, itu 50:41 insyaallah kita punya solusinya. 50:42 Langsung saja dan akhwat daftarkan diri 50:44 Anda ke Tehka di 50:49 0811960720. Sekali lagi 0811960720. 50:55 Ihan dan jangan ke mana-mana. Setelah 50:56 ini kami akan beritahu bagaimana caranya 50:59 supaya kita bisa umrah mungkin tanpa 51:02 modal atau bagaimana caranya supaya kita 51:05 punya usaha sampingan walaupun sekarang 51:07 kita belum punya modal. Tetap bersama 51:09 kami, jangan ke mana-mana. Kami akan 51:10 kembali setelah satu nasyid berikut 51:13 [Musik] 51:19 ini. Brail TV. 51:28 Masih bersama kami Ikhwan dan Akhwat di 51:29 mana pun Anda berada. Silaturahim Travel 51:32 hadir kembali di acara Silaturahim Talk 51:35 hari ini bersama partner kami Iwan 51:37 Nahwat Habib Fikri. 51:39 Habib Fikri Reza. Habib Fikri Reza. 51:43 Beliau sudah e berpengalaman belasan 51:45 tahun mendirikan usaha travel dan hari 51:48 ini alhamdulillah atas izin Allah 51:49 menjadi partner kami di silaturahim 51:51 Travel untuk keberangkatan-keberangkatan 51:53 silaturahim travel. Selanjutnya tadi 51:55 Iwan dan Nawat kami sudah membocorkan 51:57 bahwa di tanggal 15 51:59 September benar ya 15 September. 15 52:01 September. 15 September insyaallah 52:03 silaturahim Travel bekerja sama dengan 52:05 ee Hana Asia Wisata. Benar ya, Bib? Ya, 52:08 betul. PT Hana Asia Wisata. PT PT Hana 52:11 Asia Wisata. Kami membuat keberangkatan 52:13 umrah akbar bersama Syekh Muhammad Jabir 52:16 dan Ustaz Heri Nurdi. Insyaallah 52:18 keberangkatannya menggunakan Saudi 52:20 Airlines. Salah satu airlines terbaik 52:23 untuk umrah. Betul. Di dalam salatnya 52:25 ada musala. Betul. Ada. Enak. Enak 52:28 direct. Dan bahkan Iwan dan Hawa tidak 52:30 berhenti sampai di situ. Directnya 52:31 langsung pramugarinya Indonesia semua. 52:33 Betul. Bisa ngomong bahasa Indonesia. 52:34 Bisa ngomong bahasa Indonesia. Walaupun 52:36 kadang jemah-jemah kita tuh unik-unik, 52:38 Bib. Ada yang begitu buang air kecil tuh 52:41 enggak mau dikloset, maunya di lantai. 52:44 Ada tuh jamaah Indonesia tuh ana punya 52:46 saudara ee pramugari Saudi Airlines. 52:50 Beliau cerita tuh akhirnya iya seanehan 52:51 itu kadang unik-unik ya gitu. Terus 52:54 tiba-tiba ada yang mau duduknya enggak 52:56 mau di bangku, maunya di musala karena 52:58 bisa selonjoran dan ada banyak 53:00 pengalaman-pengalaman lain. Nah, tanggal 53:01 15 September kita insyaallah berangkat 53:03 menggunakan Saudi Airlines langsung 53:05 direct ke Kota Madinah. Dari Kota 53:08 Madinah ke kota Makkah biasanya Iwan dan 53:11 Ahwat kita tuh menggunakan bus kurang 53:12 lebih perjalanan sekitar 6 sampai 8 jam. 53:15 Keberangkatan besok kita naik kereta 53:17 cepat. Kereta cepatnya di situ kan, Bib? 53:19 Iya. Dari Madinah ke Makkah pakai kereta 53:21 cepat free. Sudah pakai kereta cepat. 53:23 paket dalam sudah termasuk paket. Jadi 53:25 tidak ada perjalanan panjangnya dari 53:27 Makkah ke Jeddah cuma 2 jam 1 jam sampai 53:30 2 jam. Jadi enggak enggak terlalu berat. 53:31 Insyaallah nyaman banget. Terlebih di 53:33 keberangkatan besok ya W dan Nawat kita 53:35 akan mengadakan Maulid dua kali. Yang 53:37 pertama di Kota Madinah, yang kedua 53:39 nanti di kota Thaif ada Maulid Akbar. Di 53:41 situ bertebaran doorprorpres tuh. Iya. 53:44 Wah. Iya. Informasi terakhir Iwan 53:46 Danawat untuk Iwan Danawat yang daftar 53:48 hari ini langsung mendapatkan voucher 53:52 diskon sebesar Rp1 juta. Langsung saja 53:54 Iwan Danawat hubungi Teh Vingka di 54:01 0811960720. Sekali lagi 54:07 0811960720. Kita baca pertanya. Kita 54:10 baca pertanyaan dulu ya, Bib ya. Baik 54:12 dari Pak Viktor Aris Subekti. Wah, ini 54:14 Pak Viktor jemah kita nih. Masyaallah. 54:16 Ee, asalamualaikum warahmatullahi 54:17 wabarakatuh. Untuk empat pack satu 54:19 keluarga bisa satu room hotel kah? Bisa 54:22 insyaallah, Pak Viktor. Bisa. Bisa, Pak 54:24 Viktor. Langsung WhatsApp saja ke TVA, 54:26 Pak Viktor. Insyaallah 54:27 bisa karena satu keluarga tuh satu 54:30 mahram jadi ee bisa langsung 54:32 digabungkan. Bisa kamarnya kuat 54:34 langsung. Kamarnya kuat. Satu kamar ada 54:36 empat BM B. Empat B. Kemudian ada banyak 54:40 Oh, ada banyak nih, Bib. Komen-komen di 54:43 YouTube. W ini umat antum semua. K 54:48 ada dari Pak Al Sohin. Ustaz, tolong 54:49 nomor HP yang bisa dihubungi 54:51 ditampilkan. Baik, Pak Alwi. Nomor 54:53 handphone-nya di 54:56 0811 55:00 960720. Ada dari Bu Rini menyala 55:06 Bapakku. Ada dari Bu Yridomas. 55:08 Insyaallah nanti bisa ikut umrah bersama 55:10 Sil Travel. Amin ya rabb. Insyaallah Bu 55:12 Yatri. Kemudian dari Bu Lia Alsa, benar 55:16 semua yang diomongin Habib Fikri. 55:18 Masyaallah. Dari Pak Asep idolaku. 55:21 Masyaallah mantap pisan. Banyak tuh 55:24 Bantem Bib dan ada banyak 55:27 komentar-komentar YouTube lainnya yang 55:29 ada di ee channel Rasil 55:32 TV. Bib keberangkatan besok persiapannya 55:35 sudah sampai sejauh apa kita, Bib? 55:39 Kalau kita bikin persiapan itu karena 55:41 sering bikin acara, bikin event di sana 55:44 ee kita sudah ee prepare jauh-jauh hari 55:47 dan tim sana sudah tahu apa yang kita 55:49 inginkan. Karena begini ee alhamdulillah 55:53 travel kami baik yang B2C maupun B2B ini 55:56 kita punya tim inti sendiri. Hm. Jadi 55:59 bukan tim yang kita outsource dari e 56:02 orang lain. H memang ditanam di sana ya. 56:04 Iya. Nah, jadi tim inti baik tim 56:06 handling, tim check in check out, hotel, 56:10 mutawifnya 56:11 itu operasionalnya semua tim kita 56:14 sendiri. Kita tidak outsource. Karena 56:15 begini, kalau kita outsource artinya dia 56:18 juga melayani travel lain. Betul. Nah, 56:20 artinya servis akan berbeda-beda. Betul. 56:23 Tapi kalau kita tim kita sendiri 56:25 servisnya stabil. Hmm. Jadi itu yang 56:28 kita inginkan, itu yang kita kasih ke 56:30 travel-travel B2B kita juga. Hm. Iya. 56:33 Termasuk kemarin ketika kami ngambil 56:35 hotel melalui Hana. Masyaallah, Bib. 56:38 Bagus, Bib. Alhamdulillah. 56:39 Alhamdulillah. Handling-nya bagus. Di 56:40 bandara ada Babak Adil. Iya. 56:43 Menyenangkan. Babad Adil itu 56:46 menyenangkan. Ee termasuk Iwan dan 56:48 Ahwat. Kalau Iwan dan Ahwat ingin 56:51 mungkin menjadi agen. Nah, sekarang 56:53 silaturahim travel membuka karena 56:55 silaturahim Travel sudah kerja sama 56:56 dengan Hanasia Wisata. Kami membuka 56:59 keagenan, Bib. Iya. Untuk Iwan dan Nawat 57:01 yang mungkin ingin menjadi agen nanti ee 57:03 ada komisi khusus kalau Iwan dan Nawat 57:06 membawa jemah-jamaah lain. Nah, itu juga 57:08 sama tuh bisa menghubungi TFingka atau 57:10 mungkin Iwan dan Ah mau umrah tapi belum 57:13 punya uang. Gimana caranya? Bisa juga 57:15 nanti cari jemah dalam berapa jemah 57:18 hitungan berapa jemah nanti kan bisa 57:19 berangkat juga. Betul. Betul. Jadi ada 57:21 banyak jalan menuju tanah suci. Betul. 57:24 Selain kita minta sama Allah yang 57:26 terbaik. Betul. Betul. Betul. Karena 57:28 sering sih kejadian. H di kita ya. 57:31 Karena kita kan ee alhamdulillah satu 57:34 musim umrah total jamah kita tuh bisa 57:36 sampai ee 10 sampai 15.000 total jemah 57:40 kita 57:42 pasti ada yang ee berklasifikasi ya kan 57:45 ada yang mungkin seratanya lebih tinggi 57:47 atau mungkin secara secara ekonomi 57:49 mungkin lebih lebih tinggi iya lebih 57:51 rendah gitu ya. Nah, subhanallah banyak 57:54 banget yang ke kita yang memang ternyata 57:58 berangkat saya pernah dapat ee salah 58:01 satu jemaah berangkat sama kita dibilang 58:05 sama ana begini, "Ee Pak, saya berangkat 58:09 enggak pakai duit." Hmm. Gimana caranya? 58:11 Terus bagaimana caranya? 58:14 Jadi ilmu sedekah ini bukan hanya kita 58:17 sesama manusia. Hm. Sesama binatang pun 58:21 itu bagian dari ilmu sedekah. Oh. Apa 58:24 pernah salah satu jemah kita ya itu 58:28 rutinitas pagi dia kasih makan kucing 58:31 sak condet. Oh keliling. 58:35 Keliling. Dia kasih makan kucing. 58:37 Secondet keliling. Kucing-kucing jalanan 58:39 yang kucing-kucing jalanan. Heeh. Heeh. 58:42 Ada salah satu mungkin yang orang 58:44 melihat ini masyaallah rutin setiap 58:47 hari. Hm. Akhirnya beliau 58:49 diberangkatkan. Oh, sama orang itu. Sama 58:52 orang itu. Itu kisah nyata. 58:55 Jadi banyak cara menujuah suci tanda 58:58 suci. Bahkan ada juga yang saya lihat di 59:01 luaran hartanya banyak, uangnya 59:03 melimpah. Enggak ada niat. Ada juga. 59:06 Enggak sampai juga ke sana. Engak sampai 59:07 juga gitu. Benar. 59:09 ketakutanlah karena beginilah, karena 59:11 begitu. Padahal Allah maha gfur, maha 59:14 rahman, maha rahim. Ada cerita-cerita 59:17 Bibi, bahwa apa yang kita lakukan di 59:20 Indonesia akan dibalas sama Allah tanah 59:21 suci. Akhirnya orang-orang berangkat ke 59:23 tanah suci itu takut tuh. Gimana, Bib? 59:25 Itu yang ana alami pertama kali. He. 59:27 Pertama kali umrah ada rasa takut, 59:29 jangan-jangan. Jangan-jangan nih. Ya 59:31 kan? Subhanallah enggak. Subhanallah 59:34 enggak. Ternyata Allah malah senang. 59:38 melihat tamunya 59:40 datang. Jadi mungkin ee pengalaman saya 59:44 dan setiap manasik saya juga sampaikan. 59:46 Jadi 40 hari sebelum keberangkatan sama 59:48 40 hari sudah keberangkatan itu ada. 59:51 Jadi 40 hari sebelum keberangkatan itu 59:53 masa-masa ujian. Hm. Yang Allah 59:55 hadirkan. 40 hari sebelum keberangkatan 59:57 itu Allah hadirkan titip malaikat nempel 59:59 terus doanya Allah kabulkan terus selama 1:00:02 ibadahnya benar. Betul. Ya. Selama di 1:00:04 sana tuh benar-benar fokus ibadah. Ada 1:00:06 yang memang ke sana untuk show off 1:00:09 mungkin ya. Mungkin ada benar, Bib. Ada 1:00:11 Bib. Ada sesuai dengan hadis Nabi. Nanti 1:00:15 di akhir zaman ke tanah suci tuh ada 1:00:16 yang memang ibadah, ada yang buat 1:00:18 kekuasaan, 1:00:19 ada yang buat jalan-jalan, ada yang buat 1:00:22 minta-minta. Kejadian semua, Bi. Itu itu 1:00:25 jadi kalau selama kita mah niat 1:00:27 benar-benar ibadah ya itu 1:00:31 insyaallah dari umrah yang satu ke umrah 1:00:33 yang berikutnya menghapus dosa-dosa kita 1:00:35 kan gitu. Nah, itu insyaallah benar dan 1:00:38 tidak ada tidak ada ujian Allah begini 1:00:41 begini 1:00:42 enggak Allah tidak akan berikan ujian 1:00:44 tidak melampa tidak apa melampaui 1:00:46 batasan orang yang tidak mampu 1:00:49 menghadapi ujiannya kan gitu. Iya. Jadi 1:00:51 insyaallah enggak ada enggak ada ujian 1:00:53 insyaallah jangan takut I betul kecil 1:00:55 yang punya rumah maha baik yang punya 1:00:57 rumah maha kuasa yang biasanya ujiannya 1:01:00 dari diri kita sendiri. Iya ya. 1:01:02 Suka-suka komplain gara-gara makanan. 1:01:03 Padahal bukan travel yang masak itu 1:01:05 makanan kan 1:01:07 gitu. Travel sudah berusaha semata 1:01:09 mungkin ya. Iya iya iya. 1:01:12 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:01:13 BB. Ini dengan Umu Zara di Cibubur. Ana 1:01:15 beberapa kali bayar DP dan hangus. Ada 1:01:18 sampai 25 juta jumlahnya dengan alasan 1:01:20 cari jemah dengan DP R1 1:01:23 juta. Balik baru bayar R1 juta sebulan 1:01:26 selama 3 tahun. Oh. Tapi itu dusta. 1:01:29 Enggak bisa berangkat jemah yang umum 1:01:30 cari. 1:01:32 uang 25 orang akhirnya enggak bisa 1:01:34 dibalikin tuh, Bib. Gimana caranya, Bib? 1:01:36 Gitu. Sampai dengan agennya dicaciaki, 1:01:39 umu dicaciimaki sama jemah-jemah umum. 1:01:43 Tolong dijelaskan, Bib, gimana ee cara 1:01:45 kita menjaga supaya kita bisa tetap 1:01:47 amanah. 1:01:51 Iya. Uang yang kita terima itu, itu 1:01:54 ujian. Biasa memang banyak nih 1:01:55 travel-travel sekarang nih khilaf. He. 1:01:58 Khilaf dengan uang besar. Travel ini 1:02:00 gampang banget sebenarnya dapat uangnya. 1:02:02 Jamak itu bukan daftar angkanya 1:02:04 Rp100.000, Rp00.000, bukan sejuta, R 1:02:06 juta, puluhan juta. H itu kalau aja yang 1:02:10 daftar 10 10 orang anggap R5 juta tadi 1:02:13 sudah ketahuan 2 255 juta di tangan 1:02:16 kita. Yang tadinya enggak punya duit, 1:02:18 jadi punya duit nih. Betul. Akhirnya 1:02:20 khilaf. dipakailah buat ini, dipakai 1:02:22 buat itu. Itu yang yang akhirnya membuat 1:02:25 banyak banget travel-travel atau jamak 1:02:27 umrah yang enggak berangkat gara-gara 1:02:29 itu tertipu. Makanya saya bilang jangan 1:02:31 sampai salah memilah dan memilih travel. 1:02:34 Hm. Lihat amanah dan istikamahnya dia 1:02:36 dan track record-nya selalu saya pakai 1:02:38 seperti itu. Baik. Kemudian ee mau 1:02:41 gabung menjadi agen bagaimana caranya 1:02:45 trend travel? Oh, bisa langsung hubungi 1:02:46 Tefingka 1:02:51 Um11960720. 1:02:55 0811960720. Insyaallah umrah konsorsium 1:02:57 kami ada keberangkatan di hampir setiap 1:02:59 minggu setelah September ee umrah 1:03:03 akbarnya lagi. Kemudian ada lagi nanti 1:03:05 di bulan Desember. Jadi setiap bulannya 1:03:07 kita ada. Hm. Setiap bahkan seminggu ya, 1:03:09 Bib ya. Jadi seminggu itu bisa ee lima 1:03:12 atau enam keberangkatan kita. Hm. He. 1:03:14 Jadi 5 atauan setiap bulannya ada di 1:03:17 akhir Desember sudah kita sudah 1:03:19 launching juga harganya. Iya. I jadi 1:03:21 Iwan dan Nawat ada banyak keberangkat. 1:03:22 Ada lagi tuh nanti bersama Rasil 1:03:24 berangkat bersama Ustaz ee Abi Amir. Ah 1:03:28 Abi Amir Fesel. Beliau ee apa namanya? 1:03:32 Salah satu juri hm di media televisi 1:03:37 yaitu juri tahfiz Quran. 1:03:40 Ustaz Abi Amir insyaallah ada juga di 1:03:42 bulan September eh bulan Desember bulan 1:03:44 Desember awal tuh Abi Amir. Ustaz Abi 1:03:46 Amir bulan tanggal tanggalnya tanggal 2 1:03:48 Desember ada Ustaz Abi Amir. Kemudian 1:03:50 nanti insyaallah juga akhir Desember 1:03:52 insyaallah Ustaz Heri Nurdi juga kembali 1:03:54 berangkat di silaturahim bersama 1:03:56 silaturahim Travel. Untuk itu ikhwan dan 1:03:58 akhwat buat ikhwan dan akhwat yang ingin 1:04:00 bertanya-tanya tentang umrah bisa 1:04:02 langsung kirimkan WhatsApp ke 1:04:06 0811960720. Sekali lagi 0811960720. 1:04:14 Pertanyaan terakhir, Bib. Karena kita 1:04:15 sudah mau ee jumatanak enggak terasa 1:04:18 sudah jam kita ngobrol. Pertanyaan 1:04:20 terakhir, Bib. Pengalaman apa yang tidak 1:04:23 terlupakan selama antum berada di tanah 1:04:25 suci? 1:04:27 Pengalaman apa? Pengalaman yang tidak 1:04:30 pernah terlupakan. Pengalaman spiritual 1:04:31 apa, Bib? Spiritual. Hm. 1:04:36 Banyak yang ana 1:04:38 lihat saat 1:04:41 daftar itu baik-baik saja. H begitu di 1:04:45 sana 1:04:46 berubah lebih baik lagi. 1:04:50 Oh, masyaallah ya. Jadi ee subhanallah 1:04:54 ee apa 1:04:55 ya travel kami kan memberikan beberapa 1:04:58 fasilitas juga enggak hanya sampai situ 1:05:00 tausiah-tausiah. Jadi ustaz-ustaz yang 1:05:02 kita berangkat ini benar-benar seorang 1:05:03 ustaz bukan hanya tour leader 1:05:07 biasa-biasa yang e konvensional gitu. 1:05:09 Benar. Jadi ee secara kajian-kajian 1:05:13 rohaninya tuh dapat benar. Jadi mereka 1:05:16 itu yang tadinya daftar baik menjadi 1:05:19 jauh lebih baik. Bahkan ada salah satu 1:05:22 jemaah akhirnya di sana berbesan. Oh, 1:05:27 dapat besan ya. Dapat besan. 1:05:30 Dan mereka kami sampaikan dalam satu 1:05:32 keberangkatan itu kan minimal 40 sampai 1:05:34 45 orang. Setiap keberangkatan kita 1:05:35 segitu 40 45 rata-rata sih 45 grupnya. 1:05:40 Jadikan satu keluarga. Karena gini, kita 1:05:42 enggak tahu pada saat kita berangkat 1:05:45 nih, kalau ada yang sakit siapa yang 1:05:47 bantu kita. Enggak mungkin tetangga 1:05:48 kita. Iya. Ya kan? yang ditinggal 1:05:50 Indonesia pasti grup itu tersendiri. 1:05:52 Akhirnya mereka jadi satu keluarga dan 1:05:54 kita sudah bikin reoni-reoni. Hmm. Rutin 1:05:57 tuh reonieroni. Rei keberangkatan ya. Re 1:05:59 keberangkatan. Reuni keberangkatan. 1:06:00 Akhirnya akhirnya mereka banyak yang 1:06:02 jadi een juga ya kan. Akhirnya yang tadi 1:06:06 penghasilannya hanya dari 1:06:08 suami, istrinya dapat penghasilan. Iya. 1:06:10 Dari apa? Dari kejenan tadi gitu. 1:06:13 Sekarang zaman media sosial kita tidak 1:06:15 perlu door to door kan. Iya. Iya. 1:06:18 Tinggal update-update status saja ya. 1:06:20 Iya. Tanya-tanya tanya jelasinjelasin 1:06:22 jelasin pengalaman pengalaman beliau 1:06:24 yang berangkat kan tahu. Iya. Iya. 1:06:26 Gimana selama di sana? Nah untukul baik 1:06:29 Bib. Terima kasih banyak Habib sudah 1:06:31 main jauh-jauh ke radio silaturahim. 1:06:33 Mudah-mudahan lancar kerja sama kita, 1:06:35 bisa berlanjut terus jadi kebaikan, jadi 1:06:37 keberkahan untuk lebih banyak orang 1:06:39 lagi. Amin. Amin. Insyaallah juga 1:06:41 berhasil. Amin ya Rabb. Menjadi satu 1:06:44 media dakwah yang luar biasa ke 1:06:46 depannya. 1:06:51 Amin. Allah dan tamu rasul 1:06:53 sebaik-baiknya. Amin. Amin. Amin. Amin. 1:06:55 Amin ya rabb. Amin ya rabb. Amin ya 1:06:57 rabb. Jadi ikwan dan Nawat terakhir 1:06:58 kalau Iwan Nawat ingin 1:07:00 berangkat umrah bersama Syekh Muhammad 1:07:02 Jabir dan Ustaz Heri Nurdi di tanggal 15 1:07:04 September, langsung saja hubungi 1:07:05 Tefingka 0811960720. 1:07:11 Ada diskon Rp1 juta untuk Ikhwan Danaot 1:07:14 yang daftar hari ini. Terima kasih 1:07:17 banyak sekali lagi Abdi. Terima kasih 1:07:19 banyak Sir Nurdi, terima kasih banyak 1:07:20 Habib Hanafi, Ondi Mandi dan juga Mas 1:07:22 Algi di meja operator. Kami berdoa undur 1:07:25 diri. Eh subhanakallahumma wabihamdika 1:07:28 asadu alla illa anta astagfiruka 1:07:30 wabillahi taufik wal hidayah. 1:07:31 Wasalamualaikum warahmatullah 1:07:33 wabarakatuh.