Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Brail TV.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, ikhwan akhwat
- rahimakumullah.
- Alhamdulillah wasyukurillah hari ini
- kita bisa bersama-sama lagi di Bincang
- Komunikasi yang hadir setiap minggu
- pertama tiap bulannya bersama Dr. Laila
- Monaganim. Alhamdulillah ya.
- Mudah-mudahan bahasan kali ini membuat
- kita jadi tambah mahir juga tahu
- bagaimana melangkah dengan lebih keren
- di dalam kondisi apapun seperti apapun.
- dengan siapapun. Tidak lupa salam
- selawat kita lantunkan kepada kekasih
- kita Rasulullah Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam beserta keluarga dan
- kerabatnya. Dan untuk sore hari ini
- beliau sudah hadir kita sapa.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Di antara kesibukan yang begitu padat
- masih sempat juga kerasil keren banget.
- Rindu rindu sekali. [tertawa]
- Terus hari ini kita berbicara soal apa?
- Nah, ini penting banget, Mbak Nuning.
- Apa tuh?
- Ee tips G2 networking. Eh,
- nah ini dia. Yang enggak punya
- networking perlu dengar 100%.
- Meskipun yang sudah punya networking pun
- perlu menyimak siapa tahu ada hal-hal
- baru yang membuat kita menjadi semakin
- solid. Oke, silakan. [tertawa]
- Terima kasih. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam. Alhamdulillahiabbil
- alamin wasalatu wasalamu ala asrofil
- iyaai wal mursalin wa ala alihi
- wasohbihi ajmain. Amma ba'd. Ikhwan dan
- akhwat yang dirahmati Allah. Mbak Nuning
- tersayang semuanya semoga sehat selalu
- ya. Kita selalu berdoa sehatshatshat ya
- dan berkah usianya. Nah,
- hari ini kita bakal ngebahas tentang
- networking. Apa itu networking?
- Eh, ininya aja ya sesuatu yang perlu
- kita ingat aja. Unless you're
- networking, you are not working. Kalau
- enggak ada network, enggak ada eh
- kerjaannya juga gitu ya. Atau enggak ada
- pertemanan, kita berat nih hidupnya gitu
- ya. Jadi network itu jaringan. Jaringan
- yang di sini dimaksudkan adalah
- pertemanan. Nah, ya pertanyaannya kenapa
- sih kita perlu orang lain? Nah,
- jawabannya adalah kalau kita lihat di
- dalam Islam
- itu sudah ada ee panduannya ya.
- Hai manusia, sesungguhnya
- kami menciptakan kamu dari seorang
- laki-laki dan seorang perempuan dan
- menjadikan kamu berbangsa-bangsa
- dan bersuku-suku
- supaya kamu saling kenal-menal.
- Itu panduan penting Alhujat.
- Ee kita perlu saling kenal-mengenal.
- Kenapa? Jadi panduan dari Allah
- Subhanahu wa taala
- di dalam Al-Qur'an tentang pentingnya
- kenal kenal sama orang lain. Ini adalah
- sebuah
- ee sebuah inspirasi yang paling mendasar
- bahwa manusia itu makhluk sosial.
- Ada satu eh tulisan yang saya suka dari
- eh Ustaz Quraisy Syihab. Beliau bilang,
- "Manusia itu diciptakan Allah dari
- al-alak."
- Secara linguistik, kata alak artinya
- sesuatu yang tergantung.
- Jadi, tahap kejadian manusia itu ada di
- dalam satu periode manusia ada di dalam
- rahim ibu.
- Nah, ini adalah ketergantungan
- hasil pertemuan antara sperma dan ovum
- yang membelah lalu bergerak menuju
- dinding rahim lalu bergantung dan
- berdempet dengan zigot. Kata alak itu
- juga berarti ketergantungan
- manusia pada pihak lain. Balik lagi
- intinya kita enggak bisa nih hidup
- sendiri.
- Secara keseluruhan
- kita
- enggak bisa hidup tanpa orang lain. Ya,
- orang menyebut manusia adalah makhluk
- sosial. Jadi perjalanan manusia itu
- dipengaruhi oleh orang lain. Bahkan
- suatu kebutuhan dasar pun
- makan, minum, ee pakaian, rumah itu
- diperoleh karena ee dukungan orang lain,
- karena support dari orang lain. Coba
- kalau kita semuanya bikin sendiri
- [tertawa]
- enggak cukup, enggak bisa. ee kebutuhan
- tiap orang itu sesungguhnya
- lebih banyak
- daripada potensi yang
- kita miliki. Potensi dan waktu yang kita
- yang kita miliki yang kita sediakan
- untuk benar-benar nih mencukupi itu
- gitu. J kebutuhan kita sendiri tuh
- enggak cukup kalau kita kerjain sendiri
- gitu. Jadi kita benar-benar butuh orang
- lain. seseorang yang secara ekonomi
- tinggi dia bisa membutuhkan ee ee tim
- juga untuk menyelesaikan
- masalah-masalahnya sehingga dia bisa
- berbantu kepada membantu sama orang yang
- tingkat ekonominya lebih rendah yang
- juga ee bisa
- apa namanya berbagi dengan ee ee apa
- namanya produktivitas lainnya dengan
- hasil kinerja lainnya, keterampilan
- lainnya atau sesuatu hal lainnya. Jadi
- sebenarnya memang enggak bisa yang
- dua-duanya enggak bisa. Dua-duanya
- enggak bisa sendiri gitu. Dua-duanya
- harus saling berbagi. Nah, sekarang
- kalau kita pakai pandangan Barat ya ee
- kita renung-renung nih bagaimana
- Aristoteles ya ee filsuf Yunani yang
- lumayan beken ya ee jadi dia itu 384
- tahun sebelum Masehi lahirnya ya. Nah,
- eh beliau bilang manusia itu zoon
- politicon ya, manusia dikodratkan hidup
- bermasyarakat. Kemudian Adam Smith dia
- menyebut manusia adalah homo homiscius.
- Artinya manusia adalah sahabat dari
- manusia lain. Nah, orang kalau terasing
- enggak ada temannya. enggak ada orang
- lain. Nah, itu ternyata berdampak besar
- secara psikologis kepada dirinya gitu
- ya.
- Dia enggak punya orang lain ee siapa
- dia, bagaimana dia mencurahkan pikiran
- dan perasaannya gitu ya. itu ternyata
- kalau dia enggak punya pelepasan untuk
- itu, itu dampaknya bisa sakit, bisa ee
- sakit pertama sakit jiwa gitu ya,
- [tertawa] nanti ke sakit fisik gitu ya.
- Dan kalau sakit-sakit berlanjut bisa ee
- menimbulkan kematian.
- Makanya WHO dan undang-undang di
- Indonesia ee Undang-Undang Nomor 36
- Tahun 2009 menyebutkan bahwa sehat itu
- enggak cuman raga nih, tetapi tiga jiwa
- raga sosial. Jadi orang itu bisa sehat
- kalau dia fisiknya sehat, mentalnya
- sehat, dan secara sosial sehat. Jadi
- balik lagi nih, kita butuh orang lain.
- Nah, ada satu buku yang saya suka banget
- ya. Bukunya itu judulnya Never It Alone
- ya, Kate Verzy yang nulis.
- Eh, sampai dia ngasih tips, jangan makan
- sendiri deh, gitu ya. Kenapa? Kenapa?
- Karena kita perlu berinteraksi sama
- orang lain. Nah, ini ceritanya sebelum
- COVID gitu ya. [tertawa]
- Sekarang COVID ceritanya lain lagi. Jadi
- kita perlu mencari bentuk interaksi,
- perjumpaan, pertemanan, networking
- dengan orang itu sesuai dengan kekinian.
- Kita harus menyetarakan
- tanggapan atas tantangan COVID-19 yang
- bikin kita enggak boleh ee apa namanya?
- berjarak sama orang gitu ya. Nah, jadi
- ee
- untuk orang bisa berinteraksi sama orang
- lain ya ee ini ternyata dampaknya besar
- sekali gitu. Dampaknya besar sekali. Dia
- bisa
- kebutuhan jiwanya selesai, kebutuhan
- ee apa namanya? fisiknya selesai. Karena
- dia enggak bisa nyelesaiin sendiri. Udah
- optimal tubuhnya ngerjain aja. itu
- enggak cukup gitu untuk mencukupi
- kebutuhan dasarnya gitu ya.
- Kemudian ee dia juga akan bisa
- memungkinkan untuk dapat pekerjaan
- atau juga ee karya-karya,
- ekspresi-ekspresi
- yang bisa dihasilkan atas kebersamaan.
- Jadi,
- temenan itu penting gitu. [tertawa] Ee
- memperluas networking itu penting gitu.
- He.
- Jadi rahasianya berteman.
- Yang membedakan orang berhasil dengan
- tidak juga banyak juga dipengaruhi oleh
- akses pertemanannya gitu ya. Kekuatan
- hubungan, jadi sebaran temannya dan juga
- kekuatan hubungan tersebut. Nah, karena
- sebaran dan kekuatan hubungan karenanya
- hari ini nih kita akan mempelajari tips
- gitu untuk bisa memiliki eh networking
- yang bagus, networking yang
- memberdayakan, networking yang eh
- membahagiakan gitu ya. Aman dunia dan
- akhirat insyaallah ya. Jadi ee bagaimana
- caranya kita me merangkul orang ya ee
- merangkul ee apa kata konotatif ya,
- bukan denotatif ya karena enggak boleh
- tuh rangkulan sekarang ya Mbak Nuning
- ya. [tertawa]
- [terkesiap]
- Nah, baik lagi. Unless you're not
- working, you are not working. Kalau
- enggak ada teman, enggak ada kerjaannya
- loh, gitu ya.
- Nah, [tertawa][terkesiap]
- jaringan jaringan nih networking ini
- jaringan profesional ini luar biasa kuat
- sekali ya. Bisa membuat orang punya
- kesuksesan karir ee kesuksesan ee dalam
- apa namanya ee membangun relasi dengan
- banyak orang dan berdampak pada ee
- kehidupan profesionalnya. jaringan dapat
- membantu seseorang untuk mengembangkan,
- meningkatkan keahlian gitu ya dan
- mengikuti tren baru dari industri yang
- memang e terus berkembang luar biasa.
- Sekarang ini yang jaringan tadi kita
- semakin mudah untuk memperolehnya. Media
- sosial memiliki ee ee peluang untuk
- membina jaringan yang dengan luar biasa.
- Sekarang ini networking ini udah udah
- makanan harian ya, kita sering dengar
- ya. Tetapi yang saya ingin ajak untuk
- lihat seberapa berkualitas sih gimana
- dapetinnya. Enggak cuman dapat link
- tetapi juga kualitasnya. Karena orang
- kalau kenal kenal doang ya kan levelnya
- tuh dalam dalam ee apa namanya per e
- interaksi manusia itu ada ya interaksi
- sosial ya
- ada
- ada kenalan, ada teman, ada sahabat gitu
- ya. Nah itu beda-beda tuh pendekatannya.
- Kalau kenalan kita hai-ha
- dia tahu saya ada gitu ya. Hai gitu ya.
- atau teman udah agak lebih intens karena
- adanya ee kepentingan tertentu, karena
- adanya lingkup tertentu dan lain
- sebagainya. Dan yang ketiga adalah naik
- kelas nih sahabat gitu ya. Sahabat ini
- ee perlu dirawat gitu ya. Jadi kita
- biasanya enggak banyak-banyak deh
- sahabatnya gitu ya. Yang kita sebut saat
- ini adalah level di pertemanan.
- Kenalan sampai ke pertemanan begitu ya.
- kenalan yang me apa naik kelas jadi ee
- pertemanan ini yang kita maksudkan saat
- ini gitu ya. Kalau mau lari ke sahabat
- itu berarti harus benar-benar ngerasa
- klik deh
- aku klik deh sama dia deh gitu ya. Dan
- dan itu butuh perawatan. Teman juga
- butuh perawatan cuman yang ini deeper
- ya. Ee Iwan danwat yang dirahmati Allah.
- bertukar informasi, saran, dan dukungan
- gitu ya tentang ee apa
- tantangan-tantangan yang kita alami ya.
- Misalnya tantangan sekarang ini adalah
- gimana ya supaya bisnis kita nih em naik
- misalnya gitu atau gimana ya supaya bisa
- belajar bersama yang ee produktif
- misalnya begitu untuk ee mahasiswa atau
- anak-anak ee sekolah gitu ya. Kemudian
- gimana ya supaya kita bisa nyelesaiin
- masalah masalah ee interaksi di dalam
- keluarga misalnya begitu ya sama
- teman-teman yang punya permasalahan yang
- sama ya kan bisa juga gitu. Nah,
- tantangan, pengalaman
- ee atau wawasan baru ya gimana ya kita
- mau tahu nih bagaimana perkembangan
- teknologi, bagaimana perkembangan cara
- bikin kue yang enak misalnya begitu ya.
- [tertawa] Itu juga adalah wawasan. Nah,
- tukar informasi, tukar pengalaman ee dan
- juga berbagi wawasan itu sangat
- memungkinkan dalam networking. Nah, ee
- jadi ee untuk bisa ee mendapatkan
- networking yang bagus ya, networking
- yang klik, networking yang berkualitas
- gitu ya, networking yang bikin yang
- memberdayakan deh intinya gitu ya, kita
- perlu punya keterampilan
- sosial
- ya dalam berkomunikasi dan juga PD gitu.
- gitu ya.
- Kenalkenal aja itu butuh kepedean loh
- gitu ya. [tertawa]
- Ee kemudian apalagi mau naik tingkat nih
- kenalan lanjut ke pertemanan gitu ya.
- Itu aja butuh butuh ee apa ya ee
- keyakinan tertentu, butuh sesuatu yang
- kita tawarkan gitu ya. Nah, gimana
- caranya? Em ada beberapa mindset ya.
- Mindset ini penting sekali. Mindset ini
- penting dan nanti ada solusinya. How to
- reach that mindset eh apa namanya?
- Successfully. Ya, yang pertama adalah eh
- ini eh conclusion yang menurut saya
- menarik ya dari eh Gates Verzy ya.
- Pertama
- kalau Anda bantu orang, orang tuh mau
- bantuin juga gitu ya. Ee kenapa? Karena
- ada hukum
- ee
- yang tarik-menarik itu gitu. Kalau kita
- bantu orang, orang mau bantuin kita. Ini
- adalah tentang kerja sama. Jadi, siapa
- duluan dong yang kita lakukan? Yang
- perlu kita lakukan pertama adalah kita
- duluin nih yang bantuin karena nanti
- orang lain mau bantuin gitu ya. Jadi
- kita bantuin. Kedua,
- ee networking yang sebenarnya
- adalah
- kita cari teman
- yang sebanyak mungkin gitu ya. Kita cari
- teman untuk kita bantu, bukan kita cari
- teman yang banyak supaya kita minta
- bantuan gitu. Jadi, jadi mindset dari
- networking itu perlu kita lihat kembali.
- Yang pertama kita bantu orang. Orang tuh
- mau bantu. Tapi kalau kalau kita bisa
- mengikhlaskannya itu udah udah tarafnya
- udah naik kelas nih gitu ya. [tertawa]
- Tingkat keimanannya udah keren tuh Mbak
- Nuning ya. Kalau udah udah bisa aku
- bantuin dan aku ikhlas gitu ya. Enggak,
- enggak, enggak. Apa ee ee ayo dong aku
- bantuin, ayo bantuin gue gitu ya.
- Enggak, enggak kayak gitu gitu.
- So, the point is bantuin tadi. Kedua,
- cari teman buat kita bantu. Bukan cari
- teman
- supaya kita bisa minta bantuan. Ini mind
- setting yang perlu diluruskan Iwan dan
- akhwat. Ya. Jadi eh ini tentang memberi
- daripada menerima. It's about
- eh
- give instead of take gitu ya. Memberi
- daripada menerima. Nah, kalau ini
- terjadi
- ini menjadi
- teman bukan klien gitu loh. Karena kalau
- teman yang ngomong orang tuh percaya
- gitu ya. Orang cenderung akan percaya
- makin jadi orang merasa eh close dekat
- trust gitu ya. dibandingin sama klien
- nih pasang kuda-kuda nih, dia mikir nih,
- duh duh entar nih aku dibohongin nih dan
- lain sebagainya. Itu tuh jadi jadi ee
- apa namanya ee ee
- background ee
- dalam pasang kuda-kuda deh gitu ya dalam
- ee ee dalam hubungan apalagi hubungan
- profesional gitu. Kalau ya tentu saja
- ini tidak melewatkan keprofesionalan
- kita ya. Heeh. Tetaplah profesional ya.
- Profesional kualitas, kompetensi,
- keterampilan, pengetahuan. Yes, it is
- gitu ya. itu yang terus harus kita
- upgrade. Tetapi dalam kita berinteraksi
- dengan orang, ketika kita memanfaatkan
- ee penggunaan komunikasi yang
- ee
- ee menciptakan hubungan pertemanan, itu
- akan jauh dampaknya. Makin kita banyak
- bantu orang, makin banyak bantuan kita
- yang bisa kita peroleh gitu. makin kita
- juga bisa bantuin orang lagi lebih
- banyak lagi gitu. Jadi eh makin kita
- bantu orang, kita juga memungkinkan
- untuk bisa dapat bantuan dan ini makin
- memungkinkan untuk kita punya aset untuk
- bantuin orang lebih banyak lagi gitu.
- Ini menarik sekali untuk kita ee
- kembangkan.
- Nah, ee kita perlu punya tujuan yang
- jelas dalam berinteraksi gitu ya. Ini
- dalam konteks profesional kita bisa ee
- fokuskan dengan tujuan yang jelas. Ee
- kita cari network-nya dengan
- misalnya berinteraksi dalam
- asosiasi-asosiasi.
- Kalau dalam asosiasi-asosiasi itu kita
- atau dalam ee perkumpulan-perkumpulan
- itu sudah ee homogen gitu ya, kira-kira
- orangnya tuh kira-kira sama deh
- karakteristiknya gitu ya. Ee kita juga
- bisa yang lebih luas lagi begitu ya,
- terserah kita. Nah, semua
- link-link itu ee kalau kita miliki akan
- bermanfaat dan saling ee memberdayakan
- gitu ya. Jadi, jadi link yang satu
- dengan link yang berikutnya dalam
- kekhasannya masing-masing itu nanti
- menjadi kekuatan ketika disatukan.
- Begitu. Jadi yang malas temenan pikir
- lagi deh gitu. Networking itu bagus loh
- gitu.
- Nah, bisa ikut klub, bisa ikut ee
- komunitas-komunitas,
- bisa
- ikut ee informalnya kita. Jadi, tidak
- hanya formal tetapi juga informal. Kita
- perlu bina dua-duanya begitu.
- Ee kita perlu ee jadi
- keterampilan-keterampilan komunikasi
- tentu saja perlu kita kembangkan ya.
- Kita perlu menerima diri kita. Oke, saya
- di sini. Kapasitas saya seperti ini. Ee
- enggak perlu ngerasa saya harus kayak
- gitu supaya saya bisa temenan sama
- orang. Enggak perlu. Jadi ee ya saya
- kayak gini juga saya bisa punya teman
- gitu. [tertawa]
- Terus udah gitu ee meluruskan niat ya.
- Ee saya suka sekali sama omongan ini.
- Ini omongan yang sering orang tua saya
- sampaikan Mbak Nuning.
- He.
- Ayo luruskannyaat. gitu ya. [tertawa]
- When I was child gitu ya. Jadi keingatan
- terus gitu ya. Ayo luruskan niat gitu
- ya. Nah, lurusin niat nih. Oh, mau ke
- mana nih? Saya ini niatnya untuk
- kebaikan loh. Bukan buat ee apa ya?
- Manfaatin orang. Ee bukan buat ee
- berkolaborasi melakukan hal-hal yang
- negatif begitu. Tetapi untuk
- mengoptimalkan
- diri saya dalam kehidupan saya, usia
- saya berkah dan lain sebagainya. Pikir
- deh yang positif deh. Silakan
- titik-titiknya dicari sendiri gitu
- [tertawa] ya.
- Terus sudah gitu ee perluas lingkup
- pergaulan. Jadi, Mbak Nuning ya, ketika
- kita punya e kebutuhan ee mm terkait
- dengan isu-isu ee
- apa namanya hukum misalnya begitu, kita
- punya teman nih yang urusannya hukum
- gitu ya, bisa nanya ini sama dia. Kita
- punya isu-isu kesehatan. Kita punya nih
- teman yang urusannya kesehatan. Kita
- butuh ee yang urusannya accounting.
- Kadang-kadang kan kita juga butuh yang
- isu accounting. Kita bisa tanya sama
- dia, "Oh, kita butuh ee tanaman misalnya
- gitu ya. Ini kelompok ini." Oh, kita
- butuh
- ee kendaraan. Nanyanya sama kelompok
- ini. Oh, kita butuh masakan. Nah,
- nanyanya sama yang geng ini gitu. Jadi,
- makin kita memiliki kluster-kluster
- pertemanan dengan dengan kekerenannya
- masing-masing nih, makin beruntung kita.
- Nah, jadi mari kita perluas pertemanan
- yang memberdayakan tadi gitu ya.
- Rumusnya apaagi nih secara personal? eh
- senyum ya, banyakin eh welcome sama
- orang, jadi orang juga tertarik gitu ya.
- Itu komunikasi nonverbal ya. Terus juga
- jadi good listeners ya, mau dengerin ee
- yang efektif ya, yang efektif ya ketika
- memang orang butuh ya kita oke mari kita
- fokuskan e
- available for you gitu ya.
- Kemudian ee gimana ya saya ya supaya
- bisa ngobrol sama orang. Kan
- kadang-kadang kan mulai ngobrol aja aduh
- berat bener gitu ya. Nah kalau kita
- belajar untuk ngobrol sama orang di
- awal-awal gimana caranya? It will be
- excellent ya. Terus udah gitu enggak
- baperan ya. Just do your best to support
- people ya. Jadi eh itu overview Mbak
- Nuning. Overview-nya lumayan panjang.
- Tetapi saya mau ngingetin bahwa eh
- networking is very important dan ada
- tips berikutnya. Tenang aja. Silakan
- Mbak Nuning.
- Iya. Jadi em bukan hal yang sulit tapi
- sekalipun dibilang enggak sulit bukan
- hal yang mudah. Seperti contohnya ini
- ada salah satu yang mengirim pertanyaan
- tapi dia tidak sebutkan nama. Eh, Mbak
- Nuning,
- Ibu Mona, kadang berbuat hangat dan
- ramah itu satu hal yang tidak sulit.
- Tapi kalau sudah urusan bisnis, mentok
- deh. Harus bagaimana nih?
- Maksudnya mentok tuh apa?
- Do know what to do.
- Eh, e saya saya enggak enggak enggak
- tahu.
- Jadi cuman bilang dia berbuat kadang
- berbuat ramah dan hangat dan ramah
- tapi mudah. Heeh.
- Tetapi kalau sudah urusan bisnis,
- mentok, mentok tuh mungkin
- enggak berkembang.
- Iya, saya ngerti. Tetapi apa yang mentok
- gitu kalau urusan bisnis?
- H
- ee
- saya enggak dijelasin.
- Heeh. Heeh. [mendengus] Oke. Ee kita
- kita ee kita lanjut
- mungkin terkait dengan keterampilan,
- terkait dengan sesuatu kalau bisnis kan.
- Iya. Ee kita lanjut sekarang atau kita
- lanjut dulu juga boleh?
- Oke. Baik, baik. Ee ini ini ee mohon
- maaf kalau ee interpretasi salah ya.
- Interpretasi saya salah ya. Jadi temenan
- nih mudah nih. Oke, good, very good.
- Tapi kalau udah urusan bisnis cari
- temannya susah gitu
- mungkin itu ya. Mungkin itu ya. Kalau
- itu berarti
- nah makanya ee kita perlu menyeimbangkan
- tantangan dengan tanggapan. Nah, artinya
- apa itu?
- saya perlu ee memiliki kompetensi yang
- mumpuni untuk masuk ke dalam ee ruang
- ruang pergumulan bisnis itu gitu ya. Eh,
- jadi upgrade yourself itu penting. Nah,
- ketika kita upgrade dan kita eh menjadi
- unik, menjadi menarik gitu ya, kita ee
- akan banyak teman-teman yang ingin
- berhubungan dengan kita.
- Nah, gimana caranya? Kan itu lama nih
- misalnya misalnya ya ee saya belum
- sampai ke sana nih ya enggak apa-apa
- belajar gitu loh ee ee dengerin orang,
- belajar dari orang, ajakin orang,
- ketulusan hati itu bikin orang beda
- gitu. itu itu salah satu trik eh triknya
- ya, kita berdaya dulu entar orang pada
- tertarik juga gitu atau kita membina
- hubungan sama orang yang capability-nya
- itu bagus di situ kita ee berpartner
- sama dia gitu ya dengan ee ketulusan
- hati dan dia juga kita tahu ya orangnya
- misalnya bagus dan lain sebagainya. kita
- bisa belajar dan kita
- memberikan ee yang kira-kira berkualitas
- juga untuk dia gitu. Jangan sampai dia
- merasa ee ini apa namanya? Ee ee dia di
- kita kita taker gitu, kita yang ngambil
- bukan kita memberi gitu. Balik lagi ya
- tadi ya kita memberi bukan mener bukan
- yang ngambil gitu ya. Nah, gimana
- caranya memberi dengan
- kita ee berbuat yang mengisi untuk
- kebutuhan dalam ee pertemanan tersebut,
- dalam bisnis tersebut begitu dan lain
- sebagainya. Itu mudah-mudahan itu salah
- satu yang menjawab ya.
- Oke.
- Iya. Jadi memang ada syaratnya ya untuk
- hubungan bisnis kah? untuk hubungan ini
- ada dari tunggu sebentar dari Ibu ee
- Mbak Nuning. Yang paling utama saya
- ingin ee ee sampaikan pada kesempatan
- ini adalah
- pertemanan dulu. Oke. Entah si
- pertemanan ini bisa berlanjut ke mana,
- ke bisnis, ke ini, ke ini, gitu. He.
- Tapi gimana ya memperluas networking
- nanti si networking yang luas ini bisa
- menjadi bisnis, bisa menjadi ini, bisa
- menjadi itu, itu lain lagi gitu ya.
- Tapi
- punyailah teman gitu, punyailah teman,
- punyailah network dan bikin network itu
- terust, enak, orang tuh ngerasa puas
- sama kita gitu. Teman yang seperti apa
- kategorinya yang membuat kita mampu
- menjadi bagian dari perkembangan tadi
- itu. Seperti pertanyaan dari Ibu Sita
- atau Sinta nih.
- Saya punya teman tapi enggak ada yang
- akrab
- dalam tanda petik sehingga bisa
- melakukan hal-hal yang menyenangkan.
- Bahkan piknik atau jalan-jalan saya
- seeing saja enggak punya yang pas.
- Heeh. Ini kesalahan saya ada di mana ya?
- [tertawa]
- I ya ya. Ee jadi ee
- ada satu kunci lagi.
- Nah ini banyak kunci nih.
- Satu kunci lagi. Kuncinya adalah PSR
- personal Social Responsibility. Nah,
- habis ini kita bahas ya. Wuning ini mau
- mau mau eh close dulu atau mau berhenti
- dulu atau lanjut? Em
- karena ini PSR butuh butuh waktu untuk
- ngebahasnya gitu ya.
- And I'm very enthusias ngebahas PSR.
- Dan karena waktu kita cukup
- mungkin kita bisa jeda terlebih dahulu.
- Sementara untuk Anda yang menyimak kalau
- memang ada sesuatu yang mau ditanyakan
- [tertawa] terkait boleh ke mana-mana
- kalau ada perlunya ke
- jadi kalau ada yang mau ditanyakan
- siapkan saja kirim seperti biasa ke
- rasil di WA kami
- dan nanti insyaallah akan dijawab dan
- kalau perusahaan punya CSR kita juga
- punya PSR seperti apa itu nanti kita
- simak ya kita jeda dulu
- oke Oke,
- berhasil TV.
- Waqul'alu
- fasayarallahu
- amalakum wa rasuluhu wal mukminun.
- Wasaturadduna
- ila aalimil ghaib wasyahadah.
- Fayunabbiukum
- bimaa kuntum
- ta'malun.
- [musik]
- Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat
- perhatian Allah dan Rasulnya.
- Jika perhatian dari atasan, pejabat, dan
- orang-orang yang berkuasa saja sudah
- bisa membuat kita kegirangan. Bagaimana
- jika perhatian itu datang dari pencipta
- alam semesta beserta ciptaannya yang
- paling indah, yaitu Baginda Nabi?
- Apalagi yang kita cari [musik] di dunia
- selain dua hal tersebut?
- [musik]
- Perhatian tadi bisa didapat hanya jika
- kita beramal saleh apapun bentuknya.
- Bisa dengan [musik] tenaga, harta,
- pemikiran, dan lain sebagainya.
- Namun amalan yang paling menyenangkan
- baginda Nabi adalah memperjuangkan
- ajarannya, meneruskan perjuangan beliau,
- berdakwah di jalannya.
- [musik]
- Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar
- Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV
- bersama-sama berjuang bersama Radio
- Silaturahim dengan berdonasi [musik] ke
- nomor rekening berikut.
- Brail [musik]
- TV.
- Terima kasih masih bersama Rasil untuk
- Islam yang satu bersama Dr. Laela
- Monaganim bahas tentang networking yang
- mestinya bisa membawa kita pada
- kenyamanan dan kesuksesan. Ya, tadi akan
- kita simak terkait dengan eh PSR,
- personal Social Responsibility. Kita
- tahu masyarakat kita memiliki ee
- kebutuhan yang paling tinggi yaitu ee
- sosial ya dan pasti juga kita semua
- memilikinya. Bagaimana memanfaatkannya
- dan bagaimana menjadikannya sesuatu?
- Mari kita simak. Silakan Mbak Mona.
- Iya. Thank you, Mbak Nuning. Iman dan
- Akhwat yang dirahmati Allah. Saya mau
- ngiming-ngimingin dulu. Kenapa sih P
- perlu gitu ya? Balik lagi ke notwing.
- Oke.
- Temenan itu bisa bikin happy ya, bisa
- membahagiakan, bisa membesarkan hati.
- Jadi sehat tuh mentalnya ya. terus juga
- ngedukung kita secara profesional bisa
- kita dapat akses yang luar biasa, bisa
- dapat rezeki ya [tertawa] di dalam
- Al-Qur'an, di dalam Islam itu ada
- silaturahmi memperpanjang, memperluas
- rezeki, ya. Jadi bagus sekali. Nah, eh
- networking itu ternyata sekitar 70%
- lebih dari pekerjaan itu melalui
- jaringan. Jadi penting banget nih
- jaringan kita gitu ya. Bahkan eh
- potensinya 80%
- potensi diterima teleponnya itu akan
- akan memungkinkan kalau kita nelepon
- orang itu karena jaringan kita punya
- akses dibandingin sama kita telepon
- secara acak gitu. Terus setidaknya satu
- orang itu punya 500 akses. Jadi kalau
- kita dekat sama dia di kita bakal punya
- potensi 500 aksesnya dia gitu ya.
- Kemudian eh ada research sekian tahun
- yang lalu kita mau ketemu siapa aja,
- siapa aja ya di dunia ini. Itu layernya
- itu hanya berjarak sekitar 6 sampai 7
- orang jauhnya. Nah, itu sekian tahun
- lalu. Sekarang nih, gara-gara teknologi
- informasi dan komunikasi
- kita ke siapa saja misalnya ya, mau
- ketemu sama ee Presiden Negara X
- misalnya gitu ya, itu pun bisa berjarak
- 2 sampai 3. akses aja gitu. Jangan gitu.
- Sekarang aja ya kalau kita masuk ke apa
- IG. Heeh. kita sudah dapat nih langsung
- akses ke pemimpin negara ini, pemimpin
- negara itu, orang yang top-top dan lain
- sebagainya ya. Kalau orang yang tidak ee
- apa namanya ee mm orang yang tidak
- menggunakan ee sosial media, kita bisa
- interaksi sama seseorang yang punya
- sosial media yang punya akses ke dia,
- gitu. Jadi sebenarnya du sampai 3 layer
- aja sebenarnya sekarang ini. Jadi luar
- biasa sebenarnya aksesnya dan networking
- itu luar biasa. Nah, bagaimana kita bisa
- dapat networking? Kunci menariknya balik
- lagi sama konsep tadi adalah cari teman
- buat kita bantu, bukan cari teman buat
- kita minta bantuan gitu. Itu ada rumus
- namanya PSR. PSR adalah buku yang kami
- buat eh berjudul Personal Social
- Responsibility. Aku kamu, Kita, Bisa.
- bukunya itu kami tulis bersama eh saya e
- eh Ibu JK Ambadar dan Cici Suka. Buku
- ini ee abstraksinya adalah gini, kita
- bisa
- ee bantu orang dengan apa saja yang kita
- bisa, baik dengan uang
- atau barang atau pemikiran atau tenaga.
- atau waktu atau feeling kita bisa
- lakukan apa saja untuk membantu orang
- dengan apa yang kita miliki. Jadi kita
- enggak ada yang enggak bisa. Semua orang
- pasti bisa. Ee semua orang bisa bantu
- orang lain
- dengan kapasitasnya. Oh, saya enggak
- punya duit. Ya enggak apa-apa bisa
- bantuin yang lain juga gitu. Bantuin ide
- kek, bantuin ee support feeling-nya kek,
- nemenin orang dan lain sebagainya. itu
- juga bisa. Ternyata banyak sekali orang
- sudah melakukan Piezar. Saya mau kasih
- contoh ee contoh Piezar ee banyak banget
- ya. Kita kita elaborasi nih, kita
- tarik-tarikin nih. Saya mau ceritain
- tentang Mbak Nuning ee sebelah saya nih
- ya. Mbak Nuning ini ee ini ini saya
- promosi promosi bukan promosiin Mbak
- Nuning, tetapi promosiin apa ya eh
- PSR-nya gitu ya yang I admire ya. Eh
- Mbak Nuning ini punya program dan ini
- kenapa saya sebut karena karena ini ada
- di dalam buku kami juga
- dan mudah-mudahan yang dengar juga
- ikutan. Amin. Oke,
- gini ceritanya. Mbak Nuning ini punya
- program bacain
- untuk ee orang ee untuk ee Mitra Netra.
- Mitra netra adalah sebuah institusi ee
- yang
- mengcompile digital ya apa ee buku
- digital talking book.
- Digital talking book gitu ya. Ee jadi
- orang-orang yang keluarga-keluarga kita,
- saudara-saudara kita yang berkebutuhan
- khusus yaitu tidak e yang ee apa
- namanya? penyandang ee tuna netra, dia
- bisa membaca dengan digital selain
- dengan Bry. Nah, ini adalah PAR yang
- kita bisa gunakan dengan ee ee waktu,
- dengan tenaga juga gitu ya. Tentu saja
- dengan perasaan gitu ya.
- Kemudian kita temui ada eh ini contoh
- yang agak lama gitu ya, ada [musik] Ibu
- En. Ibu Enkaisih
- udah lama sih beliau itu ya. Beliau
- pejuang ee pejuang pendidikan dari ee
- dari Sumedang. Beliau dalam keadaan ee
- ee apa namanya? lumpuh tidur di tempat
- tidurnya itu anak-anak
- tetangga-tetangganya pada datang belajar
- diajarin sama dia karena dia punya
- pendidikan keguruan gitu ya. Jadi dia
- kasih ee
- kasih ilmu kepada orang-orang yang ada
- di sekelilingnya.
- Kemudian PSR lain yang bisa digunakan
- adalah Pak [musik] Sariban. Pasar itu
- adalah pejuang ee kebersihan yang ada di
- Bandung. Dia ngumpulin ee apa namanya ee
- kayu-kayu yang di orang apa ee ketokin
- tuh ya di ee pohon gitu ya. [tertawa]
- Terus udah gitu dia tarikin itu terus
- dia ee ee kumpulin relawan-relawan
- ya. Apa yang terjadi kalau
- relawan-relawan yang ada di sana mau
- kumpul?
- Orang-orang jadi punya perasaan
- kebersamaan yang tinggi sekali di antara
- mereka. Mereka akan memiliki rasa saling
- sayang di antara mereka, gitu. Kemudian
- ada lagi ee banyak sekali ya ee ee PSR
- yang bisa dilakukan saat ini saat COVID.
- Saya Why I love this? Saya benar-benar
- jatuh cinta sama gagasan ini
- karena ini solusi untuk Indonesia dan
- kenapa Indonesia itu punya modal sosial
- yang luar biasa untuk bisa menjadikan
- ini jadi kekuatan
- besar menyelesaikan masalah-masalah
- sosial di Indonesia gitu. Nah, sekarang
- ini lagi masa COVID, orang lagi banyak
- punya kebutuhan yang ee ee yang tidak
- apa ya yang ada kesulitan untuk
- menyelesaikannya ya. Misalnya ee
- kebutuhan sakit atau karena ee karena
- batasan-batasan
- ee yang menimbulkan mereka tidak bisa
- menghasilkan uang dan lain sebagainya.
- Jadi ketika kita mampu memiliki
- kemampuan untuk bisa berbagi uang,
- berbagi barang, berbagi
- kebutuhan-kebutuhan pokok untuk
- nyelesaiin masalah itu, itu akan jadi
- solusi yang luar biasa. Apa yang terjadi
- di Indonesia?
- Orang nempelin ee apa namanya? Ee ee
- makanan ya atau
- sayur gantung gitu ya namanya. Sayur
- gantung. Keren banget. [tertawa]
- sayur gantung di depan rumah gitu ya
- pada saat e pada saat work from home
- atau eh atau apa namanya pada saat
- isolasi gitu ya atau pada saat ee
- benar-benar kita nih enggak boleh ke
- mana-mana PSBB dan lain sebagainya itu
- atau PPKM ya itu
- ee berbagi itu menjadi kekuatan di di
- dekat rumah saya di mm apa namanya pasar
- dekat rumah saya ada bok di boks itu tuh
- orang boleh ee ee simpan belanjaan gitu
- ya dan boleh ngambil belanjaan yang ada
- di sana free of charge gitu ya, gratis
- pokoknya. Jadi
- PSR itu ternyata bisa kita lakukan dalam
- banyak bentuk. Ee ada yang ngasih telur,
- ngasih beras, ngasih tepung, ngasih
- sayur-sayuran, ngasih APD. Dahsyat
- sekali Indonesia itu pada saat awal ee
- COVID itu orang-orang pada bagiin APD ke
- mana-mana, bagiin masker, bagiin eh hand
- sanitizer, bagiin macam-macam ya,
- berbagi saling saling ngumpulin untuk
- bisa punya kontribusi.
- Kita juga bisa berbagi pemikiran ya,
- kita bisa berbagi ee apa namanya?
- gagasan untuk ee menyelesaikan masalah
- ini ee masalah ee apa namanya ee
- kepatuhan terhadap ee ee protokol atau
- juga masalah ee COVID yang ilmuwan dari
- jurusannya ee bikin ee apa temuan-temuan
- yang solutif yang ee apa namanya ee
- pebisnis mencari cara untuk
- memberdayakan kembali kembali
- menghidupkan kembali dengan cara-cara
- yang baru, yang kreatif dengan e kondisi
- yang sekarang ini semuanya gerak gitu.
- Desainer bikin apa, Ali gizi mikirin
- apa, kemudian psikolog nyelesaiin
- masalah apa gitu. ee kampus ya. Saya
- tahu tuh ee kemarin ee ada apa namanya
- ee teman saya dekan di ee FT UI dia
- bilang kita punya program ee memberikan
- apa namanya ini untuk anak-anak yang
- mahasiswa-mahasiswa yang enggak enggak
- yang punya masalah gitu ya. Ee masalah
- pokoknya enggak boleh enggak sekolah
- gitu ya.
- Semua cari, semua cari solusi. Ayo kita
- semua cari solusi. Nah, dengan ini kita
- punya teman banyak. Ini link yang luar
- biasa. Manuning, ada lagi, ada lagi. Mau
- mau sharing lucu deh.
- Gimana tuh?
- Eh, ngajarin senam. Senamnya online
- gitu. [tertawa]
- senamnya online. Eh, yuk kita olahraga
- bareng senam untuk eh senior citizen
- gitu ya atau seniam osteoporosis
- atau ngajarin nanam pohon. Wah, sekarang
- ini pohon itu luar biasa ber apa
- namanya? Bertebaran sekarang nih ya.
- Orang jadi petani nih ya. Ee berkebun
- petani ya. Makin banyak nih orang-orang
- yang makin pintar. nanam-nanam pohon
- untuk apotek hidup, untuk ee apa namanya
- di rumahnya ee hidroponik dan lain
- sebagainya begitu ya, buah-buahan dan
- lain sebagainya. Jadi orang yang
- siapapun siapa saja orang yang senior,
- orang yang ee sudah ee apa namanya cukup
- senior misalnya 70, 80, 70 sekian tahun
- gitu ya, dia bisa kok, dia punya
- pengalaman, dia punya pengetahuan, dia
- punya keterampilan, dia juga punya
- kebijaksanaan yang dia bisa bagikan
- kepada lingkungannya.
- Many dan itu apa dampaknya? Temannya
- makin banyak, networking-nya makin luas
- karena kita tulus hati. Terus secara ini
- juga dapat pahalanya banyak insyaallah
- diterima sama Allah. Balik lagi
- meluruskan niat tadi gitu Mbak Nuning.
- Keren banget itu PSR yang kita rasa ada
- di setiap diri masing-masing kita,
- teman-teman di luar sana juga. Cuman
- bisa jadi
- belum ketemu caranya untuk di ee lakukan
- gitu ya. ini seperti ibu yang tadi
- bilang kepengin juga memiliki
- aktualisasi yang tinggi untuk berbuat di
- masa sekarang ini. Tapi
- iya
- saya minder loh.
- Iya.
- Takut dibilang sok tahu.
- Iya.
- Kalau kalau kita memaks
- apa nih? Me mungkin melakukan sesuatu
- mungkin ya.
- He. Heeh. [tertawa] Heeh. Eh, sebetulnya
- enggak apa-apa juga ya.
- Iya, betul, Mbak Nuni. Jadi
- enggak enak sih, enggak enak tapi
- kerjain aja.
- Iya, [tertawa] makanya kita harus
- sesuatu yang ada hubungannya sama
- capability kita gitu,
- keterampilan kita, kemampuan kita
- ee pengetahuan kita gitu ya.
- Sesuatu yang berdasar dari apa yang kita
- miliki gitu. Balik lagi tadi ya. Pakai
- uang, pakai barang, pakai pikiran, pakai
- tenaga, pakai waktu, pakai perasaan.
- Orang yang lagi kena COVID misalnya, dia
- itu kan ee kita tidak dapat mengabaikan.
- Saya kebetulan sempat juga melakukan
- penelitian, ada stigma-stigma yang
- mengganggu. Nah, ketika kita bantu dia
- untuk tidak memberikan tekanan stigma
- kepada orang yang terkena ee COVID ya,
- sekarang ini sudah semakin berkurang ya,
- sangat berkurang ya dibandingkan yang
- dulu ya. Dulu waduh dia kayaknya ngapain
- gitu ya, ngeri banget gitu ya. Nah, itu
- sekarang makin berkurang. Nah, itu
- adalah upaya kita punya tanggung jawab
- sosial makin kita caring. Makanya
- dibanyakin yang piye seharusnya itu yang
- berdampak. Misalnya kita telepon dia,
- kita ajakin dia merasa adem, merasa ee
- wor-nya itu bisa apa ya kekhawatiran ee
- atas dampak COVID atau juga kekhawatiran
- atas sesuatu yang dia ee saat ini hadapi
- begitu ya.
- dibantu bisa jadi bisa jadi menggunakan
- telepon atau kita selesaiin masalahnya
- dia atau kita enggak ngasih tambahan
- tekanan. Nah, ada yang tidak terlihat,
- ada yang terlihat. Nah, kita bisa
- pilih-pilih nih. Kita bisa lakukan yang
- se sedemikian rupa berdampak pada orang
- makin banyak begitu.
- Iya.
- Bersihin kampung kek ya kan atau ikut
- tanemin kek. Why not? Kalau enggak bisa
- atau enggak berani memimpin seperti yang
- tadi dikatakan enggak berani, enggak
- enak gitu
- ya lakukan dalam skala kecil aja.
- Terdekat, termudah.
- Iya, betul betul.
- Keren banget ya.
- Iya keren banget. I love this. I want
- Indonesia. Tapi di masa pandemi ini,
- Mbak Mona, banyak sekali hal itu
- dilakukan oleh kelompok-kelompok yang
- niatnya memang ya sudahlah kita berbagi,
- ya Allah dah kita membantu, ya udahlah
- banyak ya udahlahnya yang kemudian
- bisa meng
- apa ya menggide begitu banyak
- teman-temannya untuk melakukan misalnya
- seperti yang tadi Mbak Mona tawarkan
- apapun itu mau bantuin masak orang-orang
- yang memang sedang bikin
- apa masak dapur umum gitu
- atau mungkin Mungkin juga kalau ada
- anak-anak yang perlu bantuan ee kuota.
- Heeh.
- Kemarin soalnya waktu saya di lewat di
- satu apa lokasi Mbak Mona
- tetring itu
- seorang kakak kakak yang baru lewat
- doang dibantu. Perlu banget karena
- kasihan.
- Masyaallah.
- Aduh
- bisa tetering karena di HP-nya bisa gitu
- kan berbagi. Sementara mungkin kuota si
- anak untuk itu bisa ya kan.
- Keren banget. [tertawa]
- Kenapa enggak, Mbak Nun? Ada lagi ya?
- Heh.
- Saat ini ya, saat ini ee
- orang belajar daring. Heeh. Mempelajari
- sesuatu ya ee sendirian. Heeh. Itu tuh
- enggak mudah gitu ya. Mm. Jadi kita bisa
- membuatkan ya para seseorang yang
- memiliki capability ya para pengajar
- atau dosen, guru dan lain sebagainya
- atau orang-orang yang memiliki
- keterampilan-keterampilan
- bisa berbagi melalui ee apa namanya ee
- YouTube atau juga ee sosial media
- lainnya tentang
- keterampilan-keterampilan tertentu yang
- ee bisa memberdayakan orang lain itu.
- itu PSR dalam bentuk pemikiran. Saya
- saya punya punya YouTube channel
- sekarang Mbak Nuning. E promosi sekalian
- ya.
- Saya punya YouTube channel yang ee
- isinya itu
- memberikan pembahasan-pembahasan tentang
- ilmu-ilmu komunikasi. Ayo datang ya
- [tertawa] e visit my YouTube channel.
- Intinya di situ saya berbagi eh tentang
- komunikasi. gimana komunikasi ee
- terutama terutama segmennya untuk untuk
- ee apa yang ingin belajar komunikasi
- para pembelajar atau juga untuk umum
- gitu yang ingin mendalami ilmu
- komunikasi.
- Mbak Nuning, apakah itu mudah? Eh,
- [tertawa]
- it's need eh serius ever ya. Iya. Saya
- butuh waktu untuk bikinnya, saya butuh
- waktu untuk fokus. saya butuh tapi ee
- saya merasa ini di antaranya piar yang
- saya bisa lakuin gitu loh. Karena kalau
- orang-orang yang sedang ingin
- mempelajari sesuatu akan jauh lebih
- mudah menguasai pengetahuan dengan dia
- bisa dengerin lagi, nonton lagi, tahu
- tahapannya gitu.
- Saya aja e untuk memahami sesuatu juga
- ya tidak selalu langsung klik ngerti
- gitu. bisa jadi diulang-ulang kali-kali
- banyak banget ulang-ulangnya gitu. So,
- that's ok. Jadi, kontribusi kita ayo
- hari-hari kita ini kita optimalkan gitu
- ya. Kita optimalkan untuk menjadi solusi
- dan itu dampaknya apa? Networking. C
- deh. Networking-nya luas banget jadinya
- gitu, Mbak Nuning.
- Kayaknya yang dengar juga sudah
- bergairah nih, Mbak Mona.
- Asik. [tertawa] Alhamdulillah. Ee ke
- depan apa ya? Minggu depan apa ya? atau
- mungkin jangka panjang dan jangka pendek
- dibuat sedemikian rupa. Karena seperti
- yang kita dengar dari paparan Mbak Mona,
- itu semua bisa dilakukan. Mau jangka
- pendek, mau jangka panjang, tinggal
- ee waktu kita seberapa banyak,
- kesempatan kita seberapa banyak.
- PSR mudah-mudahan menjadi bagian yang
- apa ya tercatat di dalam hati.
- Iya. Yang penting niatnya Mbak Nuning,
- meluruskan niat. Niat ini untuk ee apa
- ya? keikhlasan yang saya ingin berikan
- untuk membantu orang karena Allah. Ah,
- dahsyat. Dunia akhirat dapat tuh
- manuning.
- Iya. Networking dapat, teman dapat
- ngajarin ngaji kek, ngajarin bisanya
- ngaji ya ajarin ngaji. Bisanya ngajarin
- masak ya ngajakin masak yang sehat.
- Jangan yang ngacau-ngaco. Karena kalau
- kita ngajarin ngacau-ngaco PSR-nya
- [tertawa]
- hilang.
- Heeh. Jadi si ngacau-ngacau itu kita
- sebar-sebarin justru kita
- ngumpul-ngumpulin dosa,
- ngumpul-ngumpulin yang enggak bener
- gitu, Mbak Nuning.
- Iya. Dan ngajak teman untuk ngajar
- ngaji, ngajar masak untuk lingkungan
- sekitar aja
- keren banget. Anda bisa bikin risol yang
- enak banget, ajarin orang gitu ya.
- Ee Anda bisa membuat apa? Berbagi
- dongeng yang keren. Kumpulin anak-anak
- itu sama aja ya, menyenangkan banget.
- Tapi sekarang enggak bisa sih. Sekarang
- kan masih
- kumpulinnya bisa sekarang Mbak Nuning.
- Onlineya [tertawa]
- sangat bisa.
- Oke, kita ke pertanyaan berikutnya. Kita
- masih punya cukup banyak waktu. Silakan
- teman-teman kalau ada yang masih mau
- ditanyakan.
- Most welcome. Silakan.
- Terkait dengan yang dibahas Mbak Mona,
- networking itu memang memberikan dampak
- positif. saya sekarang bisa menjadi diri
- saya ini karena dibantu teman-teman yang
- iya
- dulu pernah
- saling dukung pada waktu masih SMA dan
- kuliah.
- Sekarang meskipun saya hidup sendiri
- tanpa pasangan,
- tapi saya jadi punya bisnis yang
- menyenangkan. Berkat teman-teman. Oh,
- ini berbagi cerita ya. Heeh. Anda juga
- mungkin punya.
- Iya. Iya. Jadi dampaknya itu sangat
- positif untuk kita. Nah, sarannya adalah
- banyakin PSR gitu. Karena dengan kita
- banyakin berbagi yang baik itu berdampak
- positif untuk kita gitu. Menenangkan itu
- modal sosial dahsyat. Siapa aja bisa
- enggak perlu enggak perlu wah ee saya
- harus jadi apa dulu gitu ya untuk bisa
- punya akses yang banyak. Karena orang
- tuh suka dengan ketulusan. Orang tuh ter
- ee terbeli gitu dengan kebaikan.
- [tertawa]
- Iya. Iya.
- Emm ini dari Ibu Nugi.
- Iya.
- Saya sangat tertarik sekali melakukan
- hal-hal apalagi sekarang
- work from home banyak nganggurnya. Mbak
- Mona bikin kegiatan apa gitu yang bisa
- dihebohin.
- [tertawa]
- Iya iya
- iya iya.
- Itu tadi untuk saya yang saya lakukan
- adalah berbagi melalui YouTube ya. Jadi
- saya aktifkan ee apa namanya? Kalau
- nanti dampaknya orang menjadi suka,
- menjadi banyak yang e subscribe itu
- alhamdulillah gitu. Tetapi saya
- berpikir, jadi mindset ini yang harus
- kita jaga supaya kita enggak enggak
- enggak ngerasa ee ee apa ingin ingin
- mendapatkan kayak transaksi gitu loh.
- Kayak transaksi tidak. Jadi kita
- benar-benar I do my best
- dan Allah maha maha kuasa, maha mengatur
- gitu. Nanti tuh rezekinya ada saja, ada
- yang terbuka dan lain sebagainya. Jadi
- balik lagi yang perlu kita lakukan
- adalah ngelihat ke capability kita. Oke,
- saya bisa melakukan dengan uang, saya
- bisa melakukan dengan ee barang, ya kan?
- Ternyata nih,
- He.
- Coba lihat ee lemari di rumah [tertawa]
- baju yang enggak pernah dipakai banyak.
- Bajunya banyak banget ya kan? Bajunya
- banyak banget. Cek lagi deh kali si
- bajunya ini masih bisa kita giniin
- gituin, bisa kita share ya kan. Oke, itu
- mungkin. Kemudian kita bisa, "Oh, aku
- harus jadiin kali-kali si kain-kain itu
- kita bisa bikinin masker kek, kita bisa
- bagiin sama orang atau kita enggak mau
- pakai itu. Kita ngajarin orang cara
- bikin apa atau e solution untuk apa
- begitu. Bisa kita lakukan seperti itu.
- Itu dengan pemikiran ya kan, dengan
- tenaga. Oh, saya mau ke pasar. Saya bisa
- bantuin deh orang yang lagi membutuhkan
- ee yang lagi perlu isoman ya. Ee saya
- bantuin belanjain misalnya gitu. Kalau
- saya punya duit saya bantuin kasihin e
- barangnya sekaligus. Saya enggak punya
- duit saya bisa bantuin pakai uang gitu
- loh.
- Atau apa saja yang bisa kita lakukan?
- Saya punya cerita, Mbak Nuning.
- He.
- Di dekat rumah saya itu ada satu daerah
- yang ee kotor banget. Heeh.
- Kotor banget. Banyak orang buang sampah.
- Yang buang sampahnya itu kadang-kadang
- pakai jalannya sepi tuh. He.
- P. Kadang-kadang pakai mobil atau pakai
- kendaraan gitu ya, cekrek, simpan buang
- aja, lempar. Heeh. [tertawa]
- ee itu enggak piar tuh ya. Enggak pzar
- tuh ya. Nah, terus ada sejumlah orang
- karena lagi work from home gitu ya,
- mulai nih ketika mereka lagi
- nongkrong-nongkrong ya, nongkrongnya
- berjarak ya, berjarak ya gitu ya. Nah,
- terus dia lihat-lihat nih ini kayaknya
- ya kita bagus ya, Ksihin.
- Lalu nih mereka jadi ada satu inisiatif
- lalu di di ee apa namanya? Disampaikan
- ya. Jadi yang ini pemikiran nih, terus
- diajakin orang lain, "Yuk kita giniin
- yuk dari situ yuk." Jadi yang ini
- akhirnya mereka dengan tenaganya ikut
- bantuin bersihin tuh di daerah situ.
- Jadi cakep banget daerahnya. Terus ada
- yang oh saya mau bantuin kasih makanan
- buat yang lagi kerja.
- Ya kalau budaya Betawi itu namanya
- nyambat. Nah ya. [tertawa]
- Sambatan.
- Iya sambatan ya. Saya lagi belajar
- budaya, [tertawa]
- iya.
- Bagus deh. Keren. Terus sudah gitu ee ee
- jadi ada yang e saya mau kasih
- makanannya, saya mau kasih minumannya,
- saya mau kasih tanamannya, saya mau
- ngasih potnya terus gitu ya. Jadi nih
- masing-masing
- ikutan atau saya mau ngasih ini apa
- sapunya. Ah, keren kan? Jadi
- masing-masing tuh berbagi apa yang
- mereka bisa kontribusikan untuk
- nyelesaiin masalah lingkungan tersebut.
- Apa yang terjadi? Jadi cakep
- lingkungannya. Terus sampai mereka bikin
- tuh ee apa? Mural ya. Muralnya mural
- yang ee kreatif ya. Mereka bikin mural
- cakep-cakep tuh ee gambar-gambar dan
- lain sebagainya. dan ee ee ternyata
- moral tersebut bikin anak-anak yang ada
- di ee daerah yang e anak-anak mahasiswa
- yang lagi butuh ee ee belajar gitu ya,
- dapat jalur untuk bisa berekspresi. Jadi
- nih everyone wins gitu ya. daerahnya
- jadi keren, kemudian ee ee lingkungannya
- jadi cakep, anak mahasiswa bisa
- memberdayakan diri, tetangga makin
- kohesif, makin saling tolong-menolong
- dan ee masing-masing bisa berbagi, bisa
- maksudnya gini ee bisa bahagia gitu
- karena orang yang berbuat baik,
- berpiezar itu ternyata dampaknya itu
- kepada lingkungan positif, kepada diri
- sendiri. jadi positif. Ingat ya, jiwa
- raga sosial sehat itu jadi dia jadi
- sehat gitu mentally karena dia ngerasa
- aku bisa ya, aku berdaya ya, aku bisa
- berbuat ya gitu. Jadi ee jadi bahagia
- gitu.
- Dan Mbak Nuning itu saya tulis Mbak
- Nuning, saya tulis ee ee cerita itu
- cerita bahwa di dalam masa pandemi itu
- ternyata ke ee perilaku piar itu
- berdampak besar kepada lingkungan juga
- gitu ya. Dan ini adalah contoh real-nya
- itu. Lalu dimasukkan ke dalam jurnal dan
- di-publish.
- juga saya dapat manfaat bisa berbagi
- ilmu, dapat keuntungan juga bisa
- apa namanya ee punya karya yang di-share
- gitu.
- Iya. Ini ada ee informasi juga
- mudah-mudahan mempersuasi
- tetangga saya umurnya baru sekitar 23
- tahun
- itu dia mengumpulkan buku-buku dari
- teman-temannya dan membuat ruang baca
- untuk siapapun yang mau baca. keren.
- Dan ternyata itu menarik bagi beberapa
- orang sehingga dia dibantu dan sekarang
- perpustakaannya penuh buku karena banyak
- yang membantu.
- Sayangnya agak sepi karena mungkin ke
- pandemi kali ya bisa jadi. Mudah-mudahan
- ini mempersuasi yang lain. Apakah
- meskipun saya hanya melakukan itu ini
- sudah termasuk bagian dari ee apa
- orang yang mau berkorban waktu ya kalau
- ini ya waktu dan tenaga juga
- dibagiin ngingetin orang ngajakin kan
- masing-masing punya strong point-nya oh
- saya punya akses ini nih saya punya
- akses yang itu. Ya bisa dong orang bisa
- bagiin buku ya kan saya punya
- keterampilan dalam bikin informasi bikin
- aja flyers-nya ya kan di-share share
- share jadi makin seru gitu ya kan itu
- juga kontribusi. Jadi masing-masing tuh
- bisa apa aja gitu.
- Kalau berbuat
- memposting suatu tulisan yang keren,
- baik itu di ee apa media sosial yang
- manapun. Kalau itu positif buat orang
- lain
- kan boleh juga.
- Itu PSR juga. Jadi banyak banget
- PSR-nya. [tertawa]
- Nah, dengan itu kan kita punya network
- yang bagus gitu. He
- memang ada metodenya untuk membangun
- network itu. Makanya cari akses yang
- banyak supaya kita bisa berbuat dan
- salah satu modalnya adalah PSR.
- Dikawinin tuh dua-duanya tuh dua gagasan
- tadi.
- Keren deh gitu.
- Ibu Tini menghapus tulisannya di
- bawahnya begini. Enggak jadi deh Mbak
- Nuning. Pertanyaannya sudah terjawab
- terwakili barusan.
- Yang mana nih? kan yang dibahas enggak
- satu tadi.
- Oke. Kemudian em
- ee sambil saya nambahin ya, Pak.
- Oke. Masih ada.
- Ada masih ingat enggak dulu Bapak
- Subagio yang di ee Jati Padang yang dia
- punya namanya Wulan 07 tuh ya.
- Jadi dia punya ee tentang RT RW-nya itu
- yang berbagi yang ee apa namanya?
- ngajakin senam lansia, ngajakin
- beres-beres, ngajakin ee apa namanya?
- Berbagi pengalaman, pengetahuan, dan
- lain sebagainya. Atau sekarang ini di
- masa COVID dia bilang dia bikin
- komunitas itu saling membuat ee apa
- namanya? Berbagi perasaan gitu atau
- sharing tentang pengalaman sembuhnya
- misalnya begitu. Jadi dia bilang sehat
- itu sama dengan senang. hati se senang
- hati gitu ya. [tertawa]
- Bagus.
- Iya iya iya
- gitu Mbak Nuning. Jadi banyak banget.
- Oke. Kalau
- jadi pengurus berbagi adalah Heeh.
- Pokoknya berbagi intinya apapun yang mau
- dibagi.
- Iya.
- Dan yang paling
- sederhana sekarang ini memang kalau
- misalnya
- ee kita ada keterbatasan dana itu adalah
- senyum, perhatian, dan kepedulian.
- Karena
- hati itu
- he ada tetangga saya itu paling senang
- jalan
- berdua bertiga meskipun tidak ee jelas
- mau ke mana. Dia hanya mengunjungi
- ibu-ibu yang enggak didatangin anaknya
- karena apa? Pos bukan positif tapi COVID
- gitu.
- Iya.
- Kayaknya keren juga ya. Meskipun saya
- hello doang terus apalagi kalau bisa
- bawain sesuatu gitu ngobrol. Heeh.
- Ah so meaningful. Mbak Nuning, saya mau
- nambahin. Ternyata Indonesia itu
- punya modal sosial yang luar biasa.
- Orang Indonesia itu orang yang diakui
- oleh ee apa namanya? sebuah lembaga yang
- melakukan penelitian terhadap banyak
- negara gitu ya.
- He.
- Ee sebagai negara yang paling murah hati
- di dunia. Eh ya ini research tahun 2018
- dan research tahun 2021. Dua kali nih
- 2018 nomor 1, 2021 nomor 1. Jadi emang
- Indonesia itu sudah punya modal sosial
- yang luar biasa. Orang Indonesia itu mau
- bantuin coba deh ee ada ini kita perlu
- ada apa-apa ada ee ini keroyokanlah gitu
- ya. urunan [tertawa] urunan patungan
- gitu ya atau apa tadi nyambat.
- [tertawa]
- Terus ada research lagi dari Legosity
- Index gitu ya, tahun 2019 dia itu
- meranking Indonesia itu punya modal
- sosial yang nomor satu di Asia Pasifik
- sebagai negara yang punya partisipasi
- sosial ya. Partisipasi ee jadi ee punya
- jiwa kesukarelawanan.
- Ahah. Itu Indonesia tuh
- [terkesiap][menghela napas]
- dahsyat kan gitu. He
- he.
- Kita tahu tuh Indonesia punya
- tolong-menolong, punya kata
- gotong-royong. Wah, dahsyat. Itu kita
- punya dari dulu. Dan ternyata dampaknya
- kebaikan itu menular. Ha, kindness is
- contagious. Kalau orang berbuat baik,
- orang tuh ngelihat kayaknya dia
- begini-begini deh. Ya deh, aku juga
- gitu. Nah, jadi ketika kita berbuat baik
- itu akan menular kepada orang lain untuk
- ikut berbuat baik. Jadi apa saja bisa
- kita lakukan dengan ini dan itu akan
- menimbulkan dampaknya network tadi gitu.
- Gitu Mbak Noning.
- Iya. Jadi kaitannya dengan network.
- Yes.
- Dengan perasaan, dengan kepedulian. He.
- Kemudian dengan kesungguhan itu ternyata
- luar biasa ya dampaknya ya. Heeh.
- Kalau kita dengar banyak sekali cerita
- orang-orang yang kagum pada seseorang
- melakukan A, yang lain melakukan B, yang
- lain melakukan C.
- Kok kita belum ngapa-ngapain ya?
- Bisa jadi obrolan sore ini, He. Obrolan
- sore ini bisa mempersuasi yang dengar.
- Kalau gitu eh kayaknya di ujung jalan
- sana itu ee rumahnya udah
- hampir ambruk deh.
- Kalau Anda punya begitu banyak
- networking bisa mengumpulkan dana untuk
- membantu membangun sekedar tidak
- merobohkan dan membangun utuh tapi
- mungkin memperbaikinya menjadi bisa
- dihuni
- itu jempolnya berapa banyak tuh Mbak
- Mona? [tertawa]
- Dahsyat ya. Dahsyat ya. Enggak perlu
- nunggu lembaga yang jauh-jauh deh. Udah
- deh. Kalau kita mau dan kalau enggak
- minimal kita bantu sebisa kita gitu.
- Betul.
- Network-nya pakai hati tuh. Jadi teman
- tuh gitu
- gitu Pak Nuneng.
- Jadi hati bisa dipakai untuk itu ya?
- Iya betul.
- Oke. Ini masih ada enggak? Coba lihat
- sebentar.
- Hm.
- dari enggak ada namanya lagi. Terima
- kasih sudah membuat saya kayak ketampar
- karena selama ini saya enggak pernah
- ngapa-ngapain dalam artian yang tidak
- ada hubungannya dengan keluarga atau
- dengan komunitas saya.
- Saya akan mencoba melakukannya untuk
- seseorang atau sekelompok orang yang
- tidak saya kenal sama sekali. I.
- Oh, jadi itu ya kalau yang kenal biasa
- kali ya.
- Iya. Iya.
- Heeh. Gimana
- PSR itu Mbak Nuning ee yang kita
- fokuskan adalah PSR itu personal social
- responsibility, tanggung jawab sosial
- individu gitu ya. CPSR itu
- ee pada lingkup yang tidak menjadi
- tanggung jawab kita ee langsung misalnya
- begitu. kita harus ngasih uang untuk
- anak ya. Iyalah wajib gitu loh ya. Itu
- bukan piar maksudnya gitu loh. Yang
- piasar itu sama sesuatu yang kita
- sebenarnya sukarela memberikannya gitu
- loh. Bukan ya ke anak juga sukarela.
- Cuman maksudnya [tertawa] bukan itu gitu
- loh ke lingkup yang sebenarnya bukan
- wajibnya kita gitu. Nah itu itu yang
- keren banget tu kita elaborasi. Terus
- Mbak Nuning, PSR itu kenapa semua orang
- bisa? Kita bisa ambil dari dua ranah,
- bisa profesional, bisa personal.
- Profesional itu seorang dokter
- menggunakan waktu 1 jam dalam 1 bulan
- untuk ngasih training tentang kesehatan
- itu eh free of charge ya. Jadi bukan
- bukan bukan dibayar tuh ya. Itu PSR itu
- personal eh profesional. Seorang dokter
- menggunakan waktu 1 jam dalam 1 bulan
- untuk ikut nanam pohon di lingkungannya.
- Itu pi juga gitu dari sisi personal atas
- peminatan sendiri gitu. Jadi kita bisa
- lakukan seorang tukang ee bangunan gitu
- ya, dia bisa ngajarin tentang ee apa
- namanya ee iniin daerahnya misalnya ya.
- bikin bikin bikin ee bangunan sampah
- misalnya di daerahnya misalnya itu PSR
- dari sisi
- kira-kira profesinya lah gitu ya.
- Sesuai dengan apa yang kita bisa.
- Betul. Ada yang PSR ee yang misalnya
- tukang bangunan tadi bantuin untuk acara
- 17 Agustus itu PAR dari sisi personalnya
- karena bukan karena profesinya dia gitu.
- He.
- Jadi semua orang bisa kayak Mbak Nuning
- dari sisi profesinya adalah kebanyakan
- berkaitan dengan ee ee profesi
- kepenyiaran misalnya begitu ya. Ikut
- tadi bancain untuk itu berarti
- profesional gitu dari sisi profesi gitu
- tetapi bantuin misalnya apa yang
- lain-lain misalnya ya masakin
- itu yang personal gitu. Kayak waktu itu
- kalau enggak salah pernah dengar di
- daerah di mana lahan rusak karena
- pabrik. Heeh.
- Itu sebetulnya kan menjadi tanggung
- jawab pabrik ya.
- Iya.
- Tapi orang warga di situ yang anak muda
- mengajak yang lain untuk membantu me re
- apa tuh kalau lahan.
- Heeh.
- Memperbaikilah gitu. Itu luar biasa. Ini
- ada dari YouTube pertanyaannya dari Mbak
- Zuraidah Thaha.
- Iya.
- Asalamualaikum. Bagaimana saya
- mendapatkan kesempatan untuk beli buku
- PSR-nya, Mbak?
- Asik.
- Ke mana nih belinya nih? [tertawa]
- Ada penerbit namanya Prenada. Prenada
- itu ee punya boleh enggak saya sebutin
- di sini namanya? Ah, asik. Bentar ya.
- namanya.
- Nah, ada marketingnya eh namanya
- Pawasito. Nomornya 0813
- he
- 1761
- 87
- 37.
- Saya ulang ya.
- 08813
- 1761
- 873737
- nama Bapak siapa tadi?
- Pak Wasito.
- Pak Wasito.
- Dia marketing dari penerbit. Jadi ee
- mengapa ee sebenarnya buku ini very
- simple, sangat sederhana,
- benar-benar ngajakin untuk ngelihat kita
- bisa kalau kita Heeh. Kalau kita mau
- memberdayakan hari-hari kita, apa aja
- pasti bisa gitu.
- Aku bisa, Dikau bisa, kita semua bisa.
- Kita semua bisa.
- Dan itu ternyata ketika dihubungkan
- dengan networking jalan banget.
- He
- jalan banget. Orang bisa punya network
- luas sekali dengan biasa berps
- yuk berpissr jadiin PSR jadi gaya hidup
- kita. He
- gitu. Aku juga dulu ingat tuh, Mbak Mona
- pernah ada yang namanya Maci Baku.
- Masyarakat Cinta Baca buku. Itu buku
- yang udah enggak kepakai di rumah, udah
- dibaca, dikumpulin biar dibaca orang
- lain. Wis, keren banget. Kan kita kalau
- sudah baca buku, bukunya sudah selesai
- baca
- terus nganggur ditumpuk doang kan
- sayang.
- Itu betul. Dan Indonesia itu Pancasila
- itu apa? Gotong-royong. Kalau dijadiin
- ekaila gotong-royong.
- emang biasa emang udah ada di darah
- daging Indonesia. Makanya tadi dari
- researchnya itu nomor satu murah hati
- 2018 dan 2021 gitu [tertawa]
- gitu.
- Oke, kita boleh rangkum bahasan kita
- sore hari ini.
- Iya, Mbak Nuning eh networking itu
- penting. Unless you're networking, you
- are not working. Terkait dengan profesi
- pekerjaan dan lain sebagainya.
- Networking bikin kita bahagia, bikin
- kita eh e punya solusi untuk
- menyelesaikan masalah-masalah kita.
- Karena manusia itu enggak ada yang
- sendiri. Kita udah optimal nih, optimal
- sepenuh hati ngerjain semuanya itu
- enggak cukup buat nyelesaiin kebutuhan
- dasar kita.
- Nah, salah satu strategi supaya
- networkingnya dapat adalah PSR ya. PSR
- adalah personal social responsibility
- bisa pakai uang, bisa pakai pemikiran,
- bisa pakai tenaga, bisa pakai barang,
- bisa pakai waktu, bisa pakai perasaan.
- Nah, pie itu kalau kita mau melakukan
- Piezar, kita perlu ee kita perlu
- melakukan karena kepedulian. Jadi, tulus
- tuh gitu ya. dan yang kita PSRIN gitu
- ya, [tertawa] ini bahasanya udah eh mix
- up ya. Yang kita PSRIN itu yang bikin
- yang bermanfaat, jangannya enggak
- bermanfaat gitu. Dan kita lakukan dengan
- ikhlas. Apa dampaknya? Ternyata menular
- dengan apapun yang kita bisa, siapa saja
- bisa. Dan dengan itu dampaknya ternyata
- luar biasa ke kita, kita bisa punya
- akses yang luar biasa. Jadi jadikan PSR
- sebagai gaya hidup. Lakukan apa saja
- mulai dari sekarang dari sesuatu yang
- paling mudah, paling kita suka yang kita
- juga bisa. Semoga ini menginspirasi dan
- yuk berpias untuk Indonesia lebih baik.
- Terima kasih.
- Terima kasih Mbak Mona dan teman-teman.
- Saya ulang lagi tadi ya, kalau ada yang
- mau diperlukan terkait dengan buku
- PSR-nya Mbak Mona ke Pak Wasito di 0813
- 17618737.
- Iya.
- Rasa cinta yang kita miliki,
- berafiliasi sosial dengan orang lain itu
- merupakan hal yang paling tinggi bagi
- jiwa kita. sekaligus juga menjadikan
- kita memiliki aktualisasi diri yang ee
- tinggi yang mudah-mudahan menjadikan
- kita jauh lebih dekat merapat kepada
- Allah Subhanahu wa taala karena kasih
- sayang dan cinta kita. Sekali lagi
- terima kasih untuk kebersamaan ini.
- Billahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam.