Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:56 Rasul TV 1:15 Bismillahirrahmanirrahim, 1:16 assalamualaikum warahmatullahi 1:17 wabarakatuh. 1:18 Alhamdulillahirabbil alamin, wassalatu 1:21 wassalamu ala asyrofil ambiya wal 1:23 mursalin wa ala alihi wa ashabihi ajmain 1:26 amma ba'du. 1:29 Masih memancarkan radio jalan masjid 1:30 silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 1:32 Bekasi, inilah Radio Silaturahim dan 1:35 juga Rasul TV untuk Islam yang satu. 1:38 Ikhwan akhwat para pendengar dan juga 1:40 pemirsa Rasul di manapun Anda ikhwan 1:43 akhwat berada. 1:45 Senang sekali di pagi hari ini di hari 1:47 Jumat di akhir ya, di akhir eh bulan 1:52 Sya'ban di tanggal 29 Sya'ban 1443 1:55 Hijriah 1:56 dan bertepatan di awal di bulan April di 1:59 tanggal 1 April 2022 2:02 acara Hikmah Pagi Kajian Keluarga Islami 2:04 dapat hadir kembali secara langsung 2:06 dalam 2:07 eee program yang tentunya Ikhwan Akhwat 2:11 tunggu-tunggu bersama guru kita Ustaz 2:13 Agus Sudarmaji dan alhamdulillah kita 2:16 siaran di pagi hari ini langsung yang 2:18 melalui aplikasi Zoom eee Ustaz Agus 2:21 Sudarmaji 2:22 beliau ada di kediaman rumahnya di eee 2:25 Cileungsi Bogor ya Ustaz ya 2:27 Iya di Pondok Pesantren 2:28 Pondok Pesantren Ustaz ya masyaallah. 2:30 Baik kita langsung saja sapa untuk guru 2:32 kita. Assalamualaikum warahmatullahi 2:33 wabarakatuh Pak Ustaz. 2:34 Bismillahirrahmanirrahim. 2:35 Assalamualaikum 2:37 Sehat Ustaz ya di pagi hari ini? 2:40 Eee karena agak kurang fit saya jadi 2:42 tidak berjalan ke studio jadi mohon 2:45 dimaafkan 2:46 Oh gitu ya 2:47 lebih 2:48 eee tenang di rumah ya 2:50 Masyaallah ya semoga Ustaz selalu 2:51 diberikan kesehatan oleh Allah Subhanahu 2:53 wa taala 2:54 dan mungkin Ustaznya sedang kurang enak 2:56 badan Allah memberikan kesembuhannya 2:58 Ustaz ya kepada Ustaz amin ya rabbal 2:59 alamin 3:00 Baik Pak Ustaz pembahasan atau tema di 3:03 pagi hari ini yaitu Ramadan bulan 3:05 transformasi diri Pak Ustaz ya 3:07 Iya dan masyarakat 3:09 Masyaallah ini luar biasa sekali ini Pak 3:10 Ustaz. Baik eee Pak Ustaz langsung saja 3:13 kita eee dengarkan tausiahnya untuk 3:17 Ustaz sampaikan dan Ikhwan Akhwat yang 3:19 insyaallah kami akan juga mengundang 3:21 bagi Ikhwan Akhwat yang ingin 3:22 mengirimkan pertanyaan 3:24 bisa di via telepon di 0218451512 3:28 untuk Ikhwan Akhwat yang ingin 3:30 mengirimkan pertanyaan melalui WhatsApp 3:31 bisa di 08111999720 3:36 Kita buka Pak Ustaz acara Hikmah Pagi 3:38 dengan kita membaca doa tholabul ilmi. 3:40 Bismillahirrahmanirrahim Rabbi zidni 3:42 ilman 3:43 Allahumma anfa'ni bima allamtani 3:45 wa allimni ma yanfa'uni warzuqni ilman 3:48 yanfa'uni amin. Tafadhol Pak Ustaz 3:51 Bismillahirrahmanirrahim. 3:52 Assalamualaikum 3:55 warahmatullahi 3:56 wabarakatuh. 3:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:59 wabarakatuh. 4:00 Alhamdulillahirobbil 4:02 alamin. 4:03 Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la 4:06 syarikalah. 4:08 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 4:11 rasuluhu la nabiya ba'dah. 4:13 Allahumma sholli wa sallim wa barik ala 4:16 sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa 4:20 ashhabihi wa man tabiahum 4:22 ila yaumil qiyamah. 4:25 Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la 4:28 syarikalah. Wa asyhadu anna Muhammadan 4:32 abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'dah. 4:36 Allahumma sholli wa sallim wa barik ala 4:38 Muhammad wa ala ali Muhammad. Hadirin 4:40 wal hadirat, ikhwan wal akhwat, 4:42 rahimakumullah. 4:43 Kita bersyukur kepada Allah hari ini 4:46 yang 4:47 kemungkinan besar hari ini adalah hari 4:49 terakhir di bulan Sya'ban. 4:52 Kita 4:54 menanti detik-detik memasuki bulan suci 4:57 Ramadhan. Insyaallah dari berbagai 4:59 perhitungan hisab ya, 5:02 kita akan betul-betul memasuki Ramadhan 5:05 petang ini. Ya, malam ini kita siap-siap 5:08 untuk shalat tarawih. Namun demikian, 5:11 perhitungan atau hisab penentuan awal 5:14 Ramadhan itu seharusnya ya, 5:17 diiringi dengan upaya 5:21 rukyah atau observing bulan ya, 5:25 observasi bulan. 5:27 Maka itu dari berbagai komponen 5:29 masyarakat, ormas-ormas Islam, 5:32 pondok-pondok pesantren, 5:35 sore ini eh akan melaksanakan rukyatul 5:38 hilal. 5:39 Dan karena memang itulah yang 5:41 diperintahkan oleh Baginda Nabi 5:43 Shallallahu alaihi wasallam. 5:44 Ya, jadi kita ber- berbahagia, 5:48 berbahagia ya. 5:51 Kita bisa mendatangi Ramadan dan 5:53 mudah-mudahan kita dikasih umur oleh 5:54 Allah sampai Ramadan. Ya, ada seorang 5:57 sahabat saya, seorang Kiai ya, yang 6:00 diambil oleh Allah 2 hari yang lalu, 6:02 padahal beliau juga sedang berusaha 6:04 mempersiapkan dirinya memasuki bulan 6:06 Ramadan, tapi Allah lebih mencintai 6:09 beliau, yaitu Ustaz Abu Bakar Ba'asyir. 6:12 Ikhsan Segaf ya, dari Jawa Tengah. 6:15 Tinggalnya di 6:17 eh Banyumas, kita doakan mudah-mudahan 6:19 Allah memberikan ampunan, rahmat, rida 6:21 kepada beliau. 6:22 Nah, para Ikhwan, kita pun tetap ber- 6:26 berbahagia, meskipun kita tidak tahu 6:28 umur kita apakah sampai nanti malam, 6:31 tapi kita tetap 6:33 optimis, 6:34 berbahagia, banyak berharap kepada 6:37 Allah, 6:38 ya, dan punya niat yang kuat untuk 6:41 jalani semua ibadah selama Ramadan 6:43 dengan baik. Ya, tak lupa kita banyak 6:45 bershalawat 6:47 kepada Nabi Baginda Muhammad Shallallahu 6:49 Alaihi Wasallam. 6:51 Semoga Allah curahkan kepadanya dan 6:54 keluarganya, para sahabatnya, shalawat 6:56 dan salam berkah. 6:59 Nah, Ikhwan sekalian, pagi ini kita 7:02 masih mengupas tentang bagaimana 7:05 mempersiapkan diri memasuki Ramadan, 7:07 karena Ramadan spesial kali. 7:11 Ada para Kiai, 7:13 para ulama 7:15 memberi tips, 7:17 kalau kita ingin betul-betul full ya, 7:20 me- 7:22 melaksanakan semua ibadah selama bulan 7:24 Ramadan, 7:25 maka kita memperlakukan Ramadan kali 7:28 adalah Ramadan terakhir dalam hidup 7:30 kita. Maka tidak ada Ramadan lagi dalam 7:32 perasaan kita, ya. 7:35 Karena ini adalah the last chance atau 7:38 peluang terakhir, maka kita, pergunakan 7:42 dengan sebaik mungkin 7:43 tidak ada lagi kita bermain-main 7:47 karena kita memanfaatkan waktu yang 7:49 terbaik untuk ibadah kita. 7:52 Pagi ini kita akan bicara tentang 7:54 transformasi diri dan masyarakat. 7:57 Saudara sekalian 7:59 dalam Islam kita tidak akan bicara 8:00 sekedar eh self transformation atau self 8:03 growth 8:04 tetapi kita juga bicara tentang diri dan 8:06 masyarakat, itu tidak bisa dipisah. 8:09 Karena Islam datang 8:10 untuk juga yang mempersiapkan 8:14 para pemimpin-pemimpin 8:16 yang akan membawa masyarakat 8:19 yang akan membawa 8:21 komunitasnya 8:23 untuk menuju 8:25 kehidupan yang diinginkan oleh Tuhan. 8:28 Kehidupan yang diinginkan oleh Allah 8:30 Allah Subhanahu Wa Ta'ala, yaitu 8:32 kehidupan yang 8:33 selamat 8:36 bahagia 8:37 sejahtera 8:39 mulia 8:41 dunia dan akhirat. 8:43 Jadi ada empat tadi kata kunci yang saya 8:45 sebutkan 8:46 hidup seperti apa yang diinginkan oleh 8:48 Allah Subhanahu Wa Ta'ala? 8:49 Yang pertama adalah hidup dengan 8:52 selamat. 8:53 Ya, selamat. 8:56 Kemudian yang kedua adalah 9:00 hidup yang berbahagia. 9:03 Bahagia 9:04 tidak susah. 9:06 Sekali-kali dalam Alquran Allah 9:08 menyebutkan tanda-tanda orang-orang yang 9:10 dikasihi oleh Allah Allah dan mereka 9:12 mengasihi Allah adalah la khaufun 9:15 alaihim wala hum yahzanun. 9:20 Tidak ada rasa takut dalam diri mereka 9:23 dan mereka tidak berduka cita, tidak 9:25 bersedih hati 9:27 tidak depresi, ini mereka orang-orang 9:29 bahagia. 9:32 Yang ketiga 9:34 adalah orang hidup yang sejahtera. 9:37 Ini keinginan Allah. Tidak ada Allah itu 9:39 menginginkan umatnya itu hidupnya susah, 9:42 sulit. Tapi Allah ingin mengangkat 9:44 manusia 9:46 hidup sejahtera. 9:47 Ya, sejahtera itu adalah 9:51 mendapatkan 9:52 kecukupan 9:55 nafkah, mendapatkan kecukupan rezeki. 9:59 Allah Maha memberi rezeki. 10:01 Jangan salahkan Allah kalau kita masih 10:03 kita miskin. Karena apa? Tidak beriman. 10:05 Kita jalani hidup sesuai dengan yang 10:07 disyariatkannya. 10:09 Kita tidak mau memakai model kehidupan 10:12 yang dicontohkan oleh utusannya, para 10:16 nabi. 10:18 Kita justru mengembangkan cara hidup 10:20 kita sendiri dan akhirnya kita jatuh 10:23 kepada kehinaan kehidupan, 10:26 kepada kesulitan kehidupan. Minyak 10:29 goreng saja sulit. 10:31 Ya, minyak goreng saja sulit. 10:33 Karena apa? Kita tidak memilih hidup 10:35 seperti yang Allah inginkan. Ini 10:39 sejahtera. 10:40 Jadi itulah hidup yang Allah inginkan. 10:42 Yang keempat, 10:44 mulia. 10:46 Hidup mulia, 10:48 hidup mulia di dunia, hidup mulia di 10:51 akhirat. 10:52 Ya, meskipun kita tidak jadi selebriti 10:54 di dunia, tapi kita mulia di dunia. 10:58 Karena tidak harus orang mulia jadi 11:00 selebriti selebriti dan tidak 11:02 dan juga tidak selalu yang jadi 11:04 selebriti orang yang mulia. 11:06 Ya. 11:07 Nah, Ikhwan sekalian, empat 11:10 aspek kehidupan ideal ini yang 11:12 kita inginkan bahwasanya, ya, 11:15 kita sebagai umat yang beriman, 11:19 sebagai umat Islam ingin mendapatkan 11:21 kehidupan seperti 11:23 ya. 11:24 Nah, Ikhwan sekalian, 11:27 kita 11:28 masyarakat itu dibawa ke arah kehidupan 11:31 seperti 11:33 karena secara pribadi-pribadi seorang 11:36 mukmin 11:37 seorang muslim tumbuh menjadi 11:39 pribadi-pribadi yang memang orientasi 11:41 hidupnya membawa dirinya, keluarganya, 11:45 masyarakatnya kepada kehidupan yang 11:49 ya jangan sampai terdengar lagi ada 11:51 penindasan ekonomi 11:53 ya ada penjarahan sumber daya alam oleh 11:57 negara-negara yang kuat kepada 11:59 negara-negara lemah yang kaya sumber 12:02 daya alam ini terjadi masih di muka bumi 12:06 nah ikhwan sekalian 12:08 kita mulai dari mana? Dari konsep 12:11 transformasi diri 12:15 self transformation 12:17 ini sebenarnya sudah tidak dibahas ya di 12:20 tingkat dunia di PBB sudah ada 12:21 pembahasan 12:23 tentang eh self transformation ada self 12:27 eh ada eh community transformation 12:32 bahkan di tingkat dunia para pemimpin 12:34 dunia 12:35 kembali kalau ingin melihat dunia itu 12:38 adil, makmur, sejahtera 12:41 ya bukan sekedar sejahtera dan 12:43 kemakmuran biasa tapi yang berkeadilan 12:47 ini yang sampai saat ini 12:49 siapapun penguasa bumi saat ini 12:53 tidak mampu atau belum mampu ya 12:55 menegakkan keadilan 12:58 maka ikhwan sekalian kita bicara tentang 13:00 transformasi diri dalam pandangan Islam 13:04 apalagi masuk kepada 13:06 kepada bulan Ramadhan 13:10 nah 13:12 di dalam ayat-ayat yang berkenaan dengan 13:16 bulan Ramadhan 13:19 yang sering dibahas oleh para ulama 13:21 di bulan Ramadhan atau setelahnya atau 13:24 sebelumnya adalah 13:27 dari surah Al-Baqarah 13:31 183 13:33 dan seterusnya 13:37 kurang lebih sampai 100 13:40 87 13:42 ya, Allah mengatakan di sana 13:44 auzubillahiminasyaitanirrajim 13:50 ya ayyuhalladzina 13:53 amanu kutiba alaikum siyamu kama kutiba 13:59 alalladzina 14:01 minqablikum laallakum 14:04 tattaqun 14:08 wahai orang-orang yang beriman 14:11 telah diwajibkan atas kamu berpuasa 14:16 sebagaimana telah diwajibkan atas 14:18 orang-orang sebelum kamu untuk berpuasa 14:23 supaya kamu semuanya menjadi orang-orang 14:27 yang bertakwa 14:30 jelas sekali Ustaz 14:33 perintah puasa 14:36 itu punya 14:37 sejarah yang jelas 14:41 ya 14:43 sejarahnya jelas karena apa? 14:46 puasa itu juga oleh Alquran disebutkan 14:50 ini sebenarnya bagian dari artefak 14:52 sejarah 14:53 profesi apa namanya profetik 14:57 artefak sejarah profetik 15:01 karena di sana disebutkan orang-orang 15:02 sebelum kamu juga disuruh oleh Allah 15:05 berpuasa supaya apa? diri-diri mereka 15:08 bertransformasi menjadi manusia-manusia 15:10 yang baik bahkan menjadi manusia yang 15:12 terbaik ini cara Tuhan 15:15 cara Tuhan mendidik manusia 15:18 supaya di setiap zaman 15:21 ada manusia-manusia yang baik, bahkan 15:23 manusia-manusia terbaik membawa 15:26 masyarakatnya keluar dari kegelapan 15:28 menuju menuju cahaya yang terang 15:30 benderang. 15:32 Melalui apa? Instrumentasinya adalah 15:34 melalui ibadah dan utamanya yang disebut 15:36 dalam ayat ini adalah berpuasa. 15:41 Ya, masyaallah. 15:43 Allah saja yang berkehendak menjaga bumi 15:46 ini dari kerusakan. 15:48 Apakah kerusakan yang bersifat 15:51 alami dalam arti 15:54 terjadinya 15:58 kerusakan-kerusakan lingkungan hidup 16:00 atau kerusakan moral di tengah-tengah 16:02 masyarakat. 16:04 Ya. 16:07 Itu Allah yang berkehendak melindungi 16:10 bumi melalui siapa? Melalui orang-orang 16:12 baik 16:15 yang mengelola bumi. 16:18 Mengelola melalui orang-orang baik yang 16:21 mengelola hukum 16:23 dan kemasyarakatan. 16:26 Melalui orang-orang baik 16:28 yang mengelola ekonomi 16:31 yang berkeadilan. 16:34 Melalui orang-orang baik yang mengelola 16:38 hubungan sosial 16:40 yang penuh dengan toleransi dan kasih 16:43 sayang. Ini harusnya yang 16:45 dicita-citakan oleh semua bangsa. 16:49 Siapapun orangnya, 16:51 siapapun bangsanya, 16:52 kalau jauh dari konsep utamanya, pasti 16:56 dia sudah terdistraksi, sudah melenceng 17:00 jauh, ya, 17:02 dari kehidupan dia 17:03 sesungguhnya. 17:05 Ikhwan sekalian, 17:07 ayat ini pula 17:08 tadi aspek historisnya jelas. 17:11 Yang berikutnya yang terkandung dalam 17:14 ayat ini adalah 17:17 bahwa 17:18 Tuhan yang memang berkehendak menjadikan 17:21 manusia itu baik. 17:24 Tuhan sendiri. 17:28 Yang menginginkan manusia itu 17:29 bertransformasi. 17:34 Menjadi hambanya yang terbaik. 17:37 Level tertinggi dalam pencapaian 17:40 spiritual manusia adalah orang bertakwa. 17:45 Tersebut di dalam surah Al-Hujurat ayat 17:48 yang ke-13. 17:52 Ini jelas. 17:56 Ketika Allah me me 17:58 nyeru kepada manusia. 18:00 Audzubillahiminasyaitanirrajim. 18:02 Ya 18:03 ayyuhannas. 18:06 Wahai manusia seluruhnya. 18:10 Sepanjang kiamat. 18:12 Berspesies manusia. 18:14 Kenapa? 18:16 Inna khalaqnakum min dzakarin wa untsa. 18:22 Sesungguhnya kami telah menciptakan 18:24 kamu. 18:26 Dari golongan lelaki dan golongan 18:29 perempuan. 18:30 Waja'alnakum syu'uban wa qabaila 18:34 lita'arafu. 18:36 Dan kamu kemudian berkembang biak laki 18:39 perempuan itu menjadi apa? 18:41 Syu'uban. Suku-suku. 18:45 Wa qabaila. 18:47 Dan bangsa-bangsa. Jadi dalam bahasa 18:49 Indonesia, bahasa baru adalah istilah 18:52 suku bangsa. 18:54 Suku bagian dari. 18:56 Eh bangsa. 18:58 Dan bangsa-bangsa ini ada beraneka ragam 19:03 di muka bumi. 19:05 Maka ayat ini berkenaan dengan 19:07 diversity. 19:09 Berkenaan dengan keanekaragaman. 19:12 berkenaan dengan kebinekaan. 19:18 Jadi, jangan kemudian menuduh Islam itu 19:21 anti pluralisme, 19:25 anti keberagaman, anti kebinekaan. Islam 19:29 sudah mengatur 19:31 kehidupan manusia itu 19:33 keniscayaanlah 19:37 yang 19:38 ditemukan dalam hal 19:41 eh kehidupan bermasyarakat. 19:43 Kebinekaan. Ya, saya senang menggunakan 19:45 kata kebinekaan. 19:47 Bineka. 19:50 Ya, 19:51 tapi bukan bineka kemudian 19:54 tidak punya tujuan bersama. 19:58 Dalam 20:00 teori ideologi Pancasila, kebinekaan ini 20:04 tidak dibiarkan begitu saja, tapi 20:06 disatukan. 20:08 Kebinekaan yang tidak disatukan itu 20:10 namanya 20:13 keos, 20:16 huru-hara, ya. 20:18 Ketidakteraturan, ketidaktertibkan. 20:21 Kebinekaan ini mesti diikat. Menjadi 20:23 apa? Bineka 20:25 tunggal 20:28 Nah, di sini 20:30 disebutkan syu'uban wa qaba'ila 20:34 li ta'arafu. 20:36 Supaya antar suku dan bangsa-bangsa yang 20:39 beraneka ragam itu saling berta'aruf, 20:43 saling berkomunikasi, 20:45 saling bertukar dan berbagi. 20:50 Kemudian apa? Disatukan oleh 20:52 konsep yang dikenalkan oleh Allah adalah 20:56 tidak soal kamu membangun 20:58 budaya 21:00 di antara suku-suku yang tidak terhitung 21:03 itu dan di antara bangsa-bangsa yang 21:05 kecil maupun bangsa yang besar di muka 21:07 bumi. 21:08 Silakan, tetapi Allah punya ukuran yang 21:12 absolut yang berlaku universal 21:15 bahwasanya inna akromakum ma indallahi 21:20 atqokum. Mulai Allah menggariskan 21:24 ukuran. 21:25 Menggariskan mizan, menggariskan 21:30 parameter terhadap apa? Kemuliaan. 21:34 Inna akromakum sesungguhnya yang paling 21:37 mulia akromakum 21:39 yang paling mulia. Jadi ini tingkatannya 21:42 yang paling superlatif. 21:45 Inna akromakum indallahi atqokum. 21:51 Di hadapan Allah terserah kalau di 21:53 hadapan yang lain ya. Kalau kamu masih 21:55 bertuhan kepada Allah, maka gunakanlah 21:58 parameter ini. 22:01 Kalau kamu menggunakan parameter yang 22:03 lain itu berlaku lokal, 22:05 berlaku mungkin nasional, berlaku 22:09 regional, tapi tidak berlaku global. 22:13 Ukuran global 22:16 tentang 22:18 ketinggian manusia, 22:20 tentang kesempurnaan manusia, 22:23 tentang keunggulan ras manusia itu apa? 22:26 Di sinilah yang diletakkan oleh Allah. 22:30 Inna akromakum indallahi atqokum 22:33 semulia-mulia 22:35 orang di antara kamu adalah yang paling 22:39 bertakwa di antara kamu atqokum. 22:47 Innallaha alimun 22:49 khabir dan Allah itu Maha 22:54 mengetahui 22:56 dan Allah itu Maha teliti. 22:59 Para ikhwan sekalian, Allah menggunakan 23:02 dua asma 23:04 Al Husna yang agung di sini ada Al Alim 23:07 dan Al Khabir. 23:09 Allah yang paling memahami, 23:12 yang paling mengetahui dan Allah yang 23:14 paling memegang data paling valid, data 23:17 paling detail terhadap 23:19 bangsa-bangsa, bahkan suku-suku, bahkan 23:23 klan-klan family, bahkan individu 23:26 manusia. Allah itu memegang data DNA 23:29 kita yang 23:30 tercatat 23:31 di buku besarnya Allah. 23:34 Jadi Allah paling tahu. Maka ukuran 23:38 utama kemuliaan orang kita kembalikan 23:41 kepada sang penciptanya. Apa itu? 23:44 At Taqwa, Atqookum. Nah ini makanya 23:48 masya Allah. Nah ini kita bicara tentang 23:52 transformasi diri manusia yang terbaik 23:54 itu melalui proses yang Islami, kemudian 23:59 menuju kepada kepada apa? Tujuan yang 24:03 jelas, tujuan yang absolut. 24:06 Kalau saya bangsa Indonesia, 24:09 kalau dia orang Malaysia, yang sana itu 24:13 etnis Cina, yang sana itu etnis Afrika, 24:17 yang sana itu etnis Turki Eropa. Sama di 24:22 hadapan Allah, enggak ada yang lain. 24:23 Cuma satu yang membuat kamu berharga. 24:28 Apa itu? 24:29 Jadi orang yang bertakwa. 24:31 Ya, menjadi orang yang bertakwa. 24:35 Nah, 24:38 sempurnanya Al Quran itu adalah tidak 24:41 meninggalkan satu pun tanda tanya dalam 24:45 benak manusia. Selalu ditemukan 24:47 jawaban-jawaban, bahkan terhadap 24:49 pertanyaan-pertanyaan yang belum sempat 24:51 dipikirkan manusia sudah ada jawaban. 24:56 Nah, kalau saya mau mencapai kedudukan 24:58 yang termulia 25:01 tertinggi dalam 25:03 tangga spiritual atau journey manusia 25:07 itu, saya harus 25:09 ke mana? 25:12 Ada 25:15 jawabannya dari Allah. 25:17 Ya. 25:18 Kita bisa mencapai tingkat tertinggi 25:21 dengan menggunakan tangga agama, dengan 25:23 tangga syariat Islam, dengan tangga 25:27 ibadah. 25:29 Maka kalau kita mau menjadi orang 25:30 bertakwa seperti disampaikan dalam 25:33 ayat 183 Al-Baqarah 25:36 kutip ee 25:38 la'allakum tattaqun, 25:40 ya. Kutiba alaikumusiam. Laksanakan 25:43 puasa. 25:45 Laksanakanlah puasa. 25:49 Maka dengan berpuasa 25:51 kita insyaallah 25:53 menjadi orang yang 25:55 bertransformasi. 25:56 Jadi orang yang lebih baik. Oke, saya 25:58 sekarang sudah mungkin 25:59 usia saya sudah 40 tahun. 26:02 Saya sudah berpuasa setiap tahun dalam 26:04 hidup saya mulai dari akil balig usia 26:07 12. 26:09 Jadi saya sudah berpuasa 28 tahun 26:11 sekarang sudah 40 tahun misalnya. 26:15 Apakah serta-merta saya berhenti untuk 26:17 ber-transformasi, 26:18 berproses menjadi orang yang baik? 26:22 Saya bilang, silakan berhenti 26:24 jadi orang yang baik. 26:26 Tapi 26:27 lanjutkan kalau kamu menjadi orang yang 26:29 lebih baik. 26:33 Ada satu buku yang ditulis oleh seorang 26:35 penulis 26:36 ee 26:37 masyhur ya di di Barat, yaitu 26:41 ee kalau enggak salah Jim Collins. 26:43 Dia menulis Good to Great. 26:45 Good to Great. 26:48 Jadi tidak cukup dalam hidup manusia itu 26:50 menjadi baik. 26:52 Seharusnya manusia ber 26:55 upaya berubah, bertransformasi diri 26:58 menjadi apa? Great. 27:00 Great itu adalah yang hebat. 27:04 Tidak cukup jadi good. 27:06 Dan bahkan disebutkan dalam itu 27:10 musuh utama untuk mencapai ke 27:15 kemuliaan, 27:17 kehebatan atau greatness adalah good 27:20 enough. 27:21 Me sudah merasa 27:23 cukup. 27:25 Sudah merasa baik. 27:28 Kurang juga. 27:31 Ikhwan sekalian, 27:34 melaju 27:36 dari ayat demi ayat 27:38 183 kemudian 184 bicara tentang puasa 27:42 secara detail. 27:45 Siapa-siapa saja yang diharuskan dan 27:47 siapa-siapa saja yang dibolehkan berbuka 27:49 puasa. Terus, 27:51 ya. 27:52 Juga kita temukan di ayat 185 27:55 keterangan yang dahsyat. 27:58 Keterangan-keterangan yang great, ya. 28:01 Jadi, at-taqwa ini 28:06 adalah 28:07 level greatness 28:09 orang yang beriman. 28:11 Level kehebatan orang beriman itu 28:14 adalah kita yang takwa 28:17 dicapai dengan takwa. 28:19 Dengan orang bertakwa. Katakan super, 28:21 super. 28:23 Pedoman untuk takwa. 28:26 Apa itu takwa? 28:28 Maka di ayat 185 Allah menyebutkan 28:32 Bismillahirrahmanirrahim, 28:33 auzubillahiminasyaitanirrajim, 28:35 syahru Ramadhan 28:38 alladzi unzila fihil Quran. 28:43 Bulan Ramadhan di mana kamu diwajibkan 28:46 berpuasa sebulan penuh 28:48 di dalamnya diturunkan Alquran 28:56 Hudalinnas 28:58 wabayyinatin minal huda wal furqon 29:02 Alquran ini adalah huda petunjuk 29:09 wabayyinatin minal huda wal furqon dan 29:13 Alquran sendiri yang menjelaskan dirinya 29:16 yang menerangkan dirinya 29:18 sehingga jelas 29:20 ceto welo-welo ya ceto welo-welo ya 29:24 orang Jawa bilang ceto welo-welo jelas 29:27 jelas tidak ada keraguan 29:30 maka kalau ada agama yang membingungkan 29:34 itu agama yang palsu 29:38 ditemukan berbagai kontradiksi di di 29:41 kitab sucinya 29:44 di awal ngomong begini di tengah ngomong 29:46 begitu di akhir ngomong lain lagi 29:50 itu agama palsu 29:54 dan membuat manusia pengikutnya 29:58 menjadi orang yang tidak beriman 30:01 jadi ikhwan dan akhwat 30:04 mari kita sama-sama renungi bahwasanya 30:07 di dalam kita ketika kita ingin 30:10 bertransformasi menjadi orang yang baik 30:14 semakin baik lebih baik dan menjadi 30:17 orang yang hebat di sisi Allah di 30:20 hadapan Allah 30:22 kita mencapai takwa jadi atqokum itu 30:24 bertingkat-tingkat takwa itu akhirnya 30:27 40 tahun sudah berpuasa oke oke no 30:30 problem 30:31 tapi 30:33 Anda mesti 30:35 tidak ada kata berhenti tidak ada finish 30:39 line tidak ada garis finish buat 30:42 ketakwaan, tidak ada. 30:46 Saya tidak mendapati dalam dalil-dalil 30:48 itu batas ketakwaan atau finish line, 30:52 limit ketakwaan itu sampai di mana? 30:54 Enggak ada. 30:57 Maka kalau kita sudah 40 tahun jadi 30:59 orang yang demikian takwa, 31:02 masih ada area of improvement, ya. Ada 31:06 ruang untuk perbaikan terus-menerus 31:08 setiap tahun. Maka Ramadan ini adalah 31:13 bulan transformasi. 31:16 Okelah, Anda tidak tidak 31:18 tempat untuk secara sengaja 31:20 bertransformasi diri, mengubah diri Anda 31:23 12 bulan dalam setahun tidak apa-apa, 31:26 tapi ambillah satu bulan saja, kamu 31:28 training, 31:30 intensive training, 31:32 kamu menjadi 31:33 trainee, ya. 31:35 Kamu ikuti program training sebulan 31:37 penuh itu, kamu fokus kepadanya. 31:41 Kamu akan sampai kepada 31:43 eee 31:45 akhir dari 31:46 tujuan objektif dan timing tercapainya 31:49 tergantung 31:51 tingkat engagement, 31:53 keterlibatan, bahkan partisipasi aktif 31:55 dari insan. 31:57 Jadi kita ini masuk Ramadan itu masuk 31:59 pusdiklat. 32:01 Sekali lagi saya 32:03 garis bawahi, kita memasuki bulan 32:05 Ramadan, kita masuk pusdiklat tadi. 32:08 Tadi malam saya 32:10 eee bersama teman-teman di pusdiklat 32:12 BUMN 32:14 yang mengelola pusdiklat, ya, yang 32:16 selesai eee 32:18 selesai tadi 32:19 kemarin siang, tepatnya kemarin sore, 32:22 mengambil koper-kopernya dan pulang ke 32:24 rumah masing-masing, ya, pulang ke 32:27 daerah masing-masing. 32:28 Nah, 32:29 seperti itulah kita membawa koper, 32:32 membawa perangkat kita memasuki bulan 32:34 Ramadan itu apa? Ikut training. 32:38 Ikut training. Trainingnya apa? Training 32:40 untuk mengubah diri kita. 32:43 Untuk 32:45 berproses menjadi manusia yang terbaik, 32:47 manusia yang nanti akan makin 32:50 level spiritual. 32:53 Jamin. 32:54 Jadi journey-nya 32:56 itu tiap tahun dilatih, setiap bulan dan 33:00 kemudian dilengkapi. Dan maaf, setiap 33:02 tahun sekali bulan Ramadan dan 33:04 dilengkapi. 33:06 Nah, ikhwan sekalian, bagaimana 33:09 puasa itu dan Alquran mengubah manusia? 33:11 Jadi tidak mungkin 33:13 orang itu bertransformasi dirinya jadi 33:15 lebih baik kalau dia tidak, ya, 33:19 menggunakan mekanisme 33:22 yang terbaik. 33:24 Ya, menggunakan cara-cara, metode lagi 33:28 yang terbaik. Enggak sampai kita. 33:31 Sebagai contoh, 33:33 ibu-ibu mau 33:35 mau bikin 33:36 daging rendang. 33:40 Yang paling ahli dalam hal masak-memasak 33:44 daging rendang itu ibu-ibu kita dari 33:46 Sumatera Barat. 33:50 Gunakanlah best practice, ya. Ya, kita 33:53 belajar tentang best practice, 33:55 ya. 33:56 Best practice-nya 33:59 bikin rendang itu kalau kita lihat 34:02 uni-uni, 34:04 mbak-mbak dari Sumatera Barat bikin 34:06 rendang, 34:07 dia ajari kita bagaimana caranya memilih 34:10 daging rendang. Daging rendang ini bukan 34:12 daging sop-sopan, ya, apalagi daging 34:15 tetelan. 34:17 Khusus daging. 34:19 Bagaimana dari 34:20 eh daging sapi itu digunakan yang 34:22 terbaik untuk rendang, itu ada ilmunya. 34:26 Setelah itu, kumpulkan bahan-bahan, 34:30 perhatikan bumbu-bumbu, rempahnya. 34:34 Kemudian diproses airnya harus seperti 34:36 apa? 34:38 Berapa lama di 34:41 dimasak, kapan harus memasukkan rempah 34:44 ini, rempah itu, dan kapan memasukkan 34:47 dagingnya? Setelah daging masuk, berapa 34:49 lama? Itu best practice-nya hanya kita 34:53 temukan di tangan uni-uni kita 34:57 dari Sumatera Barat. 35:00 Kalau saya, istri saya orang Jawa, dia 35:04 bilang, bilang, "Oh, 35:06 rendang itu kayak gini toh." 35:08 Oke, kita bikin rendang cara Jawa. 35:11 Pasti rendang 35:13 memang jadi rendang ala Jawa. 35:16 Rendangnya manis, ya, rendang kalau 35:19 orang Jawa Tengah itu rendangnya 35:20 manis-manis. 35:21 Jadi, ini rendang atau semur? 35:24 Sama-sama 35:26 bentuknya, warnanya mungkin sama, 35:28 rendang dan semur mungkin saja. Tuh, 35:30 semur yang nyemek ya, semur yang yang 35:33 apa? 35:34 Yang tidak 35:37 tidak kewer ya. 35:39 Kental semurnya, sama hitam. 35:43 Tapi rasanya tidak. Nah, ini best 35:45 practice dan best best practice 35:47 transformasinya diri itu dari mana? 35:49 Dari best modelnya. 35:52 Ya, dari best modelnya siapa? Best 35:55 modelnya adalah Baginda Nabi Muhammad 35:57 sallallahu alaihi wasallam sebagai uswah 35:58 hasanah, role model yang terbaik, the 36:00 best role model. 36:03 Kemudian 36:05 harus merujuk kepada apa? Harus merujuk 36:07 kepada metodologi yang terbaik. 36:11 Ya, 36:12 praktiknya yang terbaik seperti apa? 36:16 Tidak lain dan tidak bukan, itu yang 36:19 disebutkan dalam sumber utama. 36:22 Apa itu referensi pokok kita? Alquran. 36:26 Ya, 36:27 maka masyaallah, transformasi diri ini 36:29 akan misleading, akan tersesat kalau 36:32 apa? Kalau jauh dari pedoman yang benar. 36:36 Pedoman yang benar seperti apa? 36:42 Kepemimpinan apapun 36:45 itu menjadi nisbi 36:48 kalau keluar dari 36:50 garis Allah. Kepemimpinan yang 36:52 diinginkan oleh Tuhan adalah 36:54 kepemimpinan yang tepat yang gimana kamu 36:57 kepemimpinan berbasis takwa. 37:02 Kalau kepemimpinan berbasis takwa, aman. 37:06 Sebagai pribadi dia mampu memimpin 37:08 dirinya sendiri, sebagai kepala keluarga 37:11 dia sukses memimpin keluarganya, selamat 37:14 dunia akhirat. Qū anfusakum wa ahlikum 37:17 nāran. 37:18 Wahai orang beriman, jagalah diri dan 37:21 keluargamu 37:22 dari api neraka. 37:25 Kemudian dia memimpin organisasi atau 37:28 perusahaannya, dia juga sukses. 37:31 Dan kalau dia diamanati untuk memimpin 37:33 suatu kementerian, kementeriannya 37:35 sukses. Kementeriannya paling tidak 37:37 dalam masa periode kepemimpinan sebagai 37:40 menteri, 37:41 dia 37:43 tidak tersentuh KPK. 37:45 Kan para menteri 37:47 diintip-intip terus sama KPK. 37:50 Tapi saya pastikan, jangan cuma menteri, 37:52 presiden, 37:54 anggota DPR diintip-intip bukan oleh KPK 37:57 saja, oleh malaikat, ya. 38:00 Minimalnya malaikat siapa? 38:03 Raqib dan Atid, nyatat terus. 38:07 Ya, oh saya terima gratifikasi tanggal 38:09 berapa? Oh, malaikat lebih lengkap. 38:12 Malaikat lebih lengkap, gratifikasi. 38:14 Jadi, jangan kira kita enggak punya 38:16 daftar gratifikasi yang kita terima dari 38:18 para mitra, ya, kalau saya sebagai 38:20 pejabat publik, malaikat punya, punya 38:23 Bro. 38:24 Ya. 38:25 Kita lupa atau sengaja melupakan daftar 38:28 itu, malaikat ada Bro. 38:30 Database malaikat lebih lengkap daripada 38:32 database kita masing-masing Bro. 38:35 Ya. 38:36 Kemudian. 38:39 Setelah kita. 38:42 Memperdulikan Alquran. 38:46 Kita mampu memimpin dunia. 38:50 Seperti apa 38:51 dunia yang diinginkan? Seperti yang 38:53 diinginkan oleh Tuhan. 38:57 Dunia ini yang diinginkan oleh Tuhan itu 38:59 mudah saja. 39:03 Ada tiga. 39:06 Ada tiga ukuran 39:08 kepemimpinan dunia. 39:11 Kalau merujuk kepada surat Alquran. 39:14 Pertama. 39:15 Mewujudkan kebebasan beragama. 39:19 Seluruh makhluk boleh menyembah Tuhannya 39:21 masing-masing. 39:23 Tapi ada dakwah, kalau kamu 39:25 kamu menggunakan agama yang palsu, kamu 39:29 menyembah Tuhan yang keliru, maka inilah 39:31 Tuhan yang betul, agama yang benar. 39:35 Tuhan yang sejati dan agama yang benar, 39:38 itu Alquran dan Islam yang. 39:41 Mengawal. 39:43 Tapi kamu kalau mau memilih yang lain 39:44 silakan. 39:46 Karena ada pemimpin-pemimpin ya. 39:50 Kalau lihat ada orang lain selain agama 39:53 dia. 39:55 Dilarang. 39:56 Ditindas. 39:57 Ini terjadi terhadap umat Islam di 40:00 tempat-tempat di mana mereka minoritas. 40:04 Ya. 40:07 Apa itu minoritas? Yang paling kecil. 40:10 Seperti di India, padahal India itu 200 40:12 juta, tapi warga India 800 juta kalau 40:15 enggak salah ya penduduknya. 40:18 Adzan enggak boleh kencang karena. 40:21 Ya. 40:22 Baca Quran enggak boleh pakai 40:24 loudspeaker. 40:27 Ya. 40:28 Tapi ternyata di negara mayoritas sudah 40:30 mulai terjadi. Azan enggak boleh 40:32 kencang-kencang, ya kan? Mengganggu. 40:35 Sama sama gonggongan anjing. 40:39 Kemudian orang enggak boleh lagi tarawih 40:41 pakai speaker, ya. 40:44 Katananya. 40:47 Yang pertama tadi itu kepemimpinan 40:50 dunia dan masyarakat, ya. 40:53 Membawa manusia 40:55 menjadi makhluk yang mentaati Tuhannya. 41:02 Ya. 41:02 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 41:04 Liilafi Quraisy, ilafihim 41:06 rihlatasy-syita'i was-shaif. Falyabudu 41:09 rabba hazal bait. 41:12 Maka sembahlah Tuhan yang 41:16 memiliki Al Bait. 41:19 Al Bait disebut oleh para mufasir 41:22 sebagai Baitullah. Tuhan yang memiliki 41:25 Baitullah. Tuhan yang memiliki Masjidil 41:28 Haram. 41:29 Kemudian 41:33 eee 41:35 Yang kedua adalah 41:37 allazi at'amahum min ju'. 41:40 Yaitu Tuhan 41:43 yang memberi kamu 41:46 makan dan melepaskan kamu dari 41:50 kelaparan. Sekarang kita lihat. 41:52 Krisis pangan dunia. 41:56 Terjadi enggak krisis pangan? Di 41:57 Indonesia terjadi krisis pangan, Bro. 42:00 Bulan-bulan ini kita terjadi krisis 42:02 pangan. Apa itu krisis pangannya? Minyak 42:04 goreng saja krisis. 42:07 Ya. 42:09 Bahan-bahan pokok masih impor karena di 42:11 dalam negeri kita tidak mampu mengelola, 42:14 tidak mampu mengurus. 42:18 Ya, ini krisis pangan jangan kira. Utang 42:21 kita banyak ke 42:22 yang jual beras itu di luar sana. Yang 42:25 jual beras, utang kita banyak ya. 42:31 Mau makan tempe mendoan orang-orang 42:33 Purwokerto nih, mau makan tempe mendoan 42:36 ya. 42:37 Kita ngutang sama orang luar, bangsa 42:40 asing apa kedelainya kudu utang. 42:48 Tepungnya kudu utang, minyaknya dipakai 42:53 utang. 42:54 Dan yang terakhir 42:55 ya, wa amana 42:57 min khauf ya. 43:00 Dan membebaskan manusia dari rasa takut. 43:04 Untuk berekspresi takut orang. 43:08 Inilah dunia yang sekarang 43:10 masyaallah. 43:13 Penuh dengan ketakutan. 43:15 Penuh dengan teror, 43:17 teror itu ketakutan saudara. 43:21 Kata terorisme itu 43:24 hadir karena adanya ketakutan. 43:28 Sehingga oleh penguasa dunia, terorisme 43:30 itu 43:32 dinishbatkan kepada 43:34 eh 43:35 distigmakan kepada kelompok tertentu 43:39 sekiu 43:40 orang Islam. 43:42 Ya, maka banyak sekali 43:44 di media sosial itu beredar 43:47 eh 43:49 simbol-simbol terorisme itu dekat dengan 43:51 Islam. 43:54 Sekarang kalau kita lihat teroris itu 43:56 adalah orang berjenggot panjang 43:59 ya 44:00 pakai baju gamis 44:02 kopiah putih kayak saya 44:04 sama bawa senjata, Itu teroris. 44:09 Tapi pada hakikatnya 44:12 teroris yang membunuh jutaan orang itu 44:16 tidak pakai kopiah, Bro. 44:19 Tidak pakai gamis. 44:21 Mungkin mereka pakai jas berdasi. 44:24 Nah, inilah 44:26 yang diinginkan oleh Allah subhanahu wa 44:28 taala supaya dunia ini hadir 44:32 dipimpin oleh para pemimpin dunia yang 44:36 bertakwa yang benar. 44:41 Jadi, kalau saya boleh katakan pemimpin 44:43 yang hebat itu pemimpin pemimpin yang 44:47 hebat 44:48 memimpin perusahaan apa perusahaan 44:50 swasta atau perusahaan negara 44:52 itu pemimpin yang bertakwa, Bro. 44:57 Apalagi pemimpin masyarakat, pemimpin 44:59 kementerian, pemimpin negara, ya. 45:03 Pemimpin negara. 45:06 Perlu kualitas, Pak. 45:08 Ya. 45:09 Demikian Ikhwan sekalian karena waktu 45:11 membatasi kita 45:13 maka kita memasuki bulan Ramadan bulan 45:16 transformasi diri, ya. Dan masyarakat 45:19 insya Allah ke depan kita sambung 45:22 eh bagaimana 45:23 kita transformasi 45:26 di bulan Ramadan. 45:27 Ya. 45:27 Dan Allah subhanahu wa taala menyehatkan 45:29 kita, membukakan kita 45:33 dan memberkahi kita selama di bulan 45:35 Ramadan. Amin. Amin. Alhamdulillah. 45:38 Rabbil alamin. 45:41 Alhamdulillahirabbilalamin. 45:42 Kami ucapkan jazakallah khair kepada 45:44 Ustaz Agus Sudarmaji 45:47 yang telah memberikan tausiahnya di pagi 45:49 hari ini dalam acara Hikmah Pagi Kajian 45:51 Keluarga Islami mengambil tema yaitu 45:54 Ramadan Bulan Transformasi Diri. Masya 45:57 Allah. 45:58 Ikhwan akhwat para pendengar Radio Saut 45:59 Tarbiyah yang dirahmati Allah subhanahu 46:01 wa taala. Kami mengundang bagi ikhwan, 46:03 akhwat, pendengar dan juga pemirsa Rasil 46:06 TV yang ingin memberikan pertanyaan bisa 46:10 melalui line telepon di 0218451512. 46:15 Untuk line WA ikhwan akhwat dapat 46:18 mengirimkan di 08111999720. 46:23 Baik Pak Ustad, kita langsung saja Pak 46:25 Ustad ya untuk 46:26 Boleh. 46:26 ee pertanyaan yang masuk. 46:29 Ini langsung saja pertanyaan yang 46:30 pertama datangnya dari Ibu Rina di 46:33 Jakarta Selatan. Assalamualaikum 46:35 warahmatullahi wabarakatuh Pak Ustad. 46:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:38 wabarakatuh. 46:39 Ee Pak Ustad, bagaimana saya 46:40 bertransformasi 46:43 dalam mengasuh keluarga saya di dalam 46:45 suci Ramadhan ini? 46:47 Saya lagi step by step mengajarkan 46:49 anak-anak saya berpuasa. Mohon 46:52 jawabannya. 46:53 Alhamdulillahirabbilalamin. 46:55 Bismillahirahmanirahim, Allahumma 46:56 shali 46:57 Baik, Bu Rina luar biasa 47:00 Kita kembalikan ke konsep dasar Bu ya. 47:04 Yang apakah ibu yang terbaik? 47:09 Jawabannya menurut siapa? 47:12 Kalau menurut 47:13 ee budaya timur seperti ini, seperti 47:16 budaya barat seperti itu. Tapi kita 47:19 inginkan yang absolut, yang universal 47:22 yaitu menurut Allah sang pencipta 47:25 semesta alam. 47:26 Ibu yang baik, ibu yang sukses, ibu yang 47:30 ideal adalah ibu yang bertakwa. 47:36 Jadi kalau Bu Rina bertanya 47:39 bagaimana ya cara saya bertransformasi 47:41 menjadi 47:42 ibu yang ideal 47:44 terhadap keluarga, terhadap 47:46 anak-anaknya, kembali kepada nilai-nilai 47:48 takwa Bu ya. 47:51 Nilai takwa itu 47:54 membangun apa? 47:56 Membangun kedekatan dengan Tuhan 47:58 dengan 48:01 Bagaimana membangun kedekatan dengan 48:02 Allah? 48:03 Melalui berbagai 48:07 teknik atau metode yang 48:11 disyariatkan. Apa itu ibadah? 48:15 Jadi Bu Rina, kalau menjadi orang 48:17 bertakwa 48:18 harus beramal ibadah. Nah, untuk beramal 48:21 harus apa? Menuntut ilmu. Jadi Bu 48:25 harus dengan menuntut ilmu. 48:29 Tidak mungkin 48:31 orang bertransformasi diri kecuali dia 48:33 menuntut. 48:35 Belajar, sinau, ya. 48:38 Belajar. 48:40 Maka itu Bu Rina 48:42 jadilah seorang pembelajar, 48:44 seorang ibu pembelajar karena 48:47 tidak mungkin mencapai derajat takwa 48:49 kalau tidak belajar. 48:51 Belajar, ya. 48:52 Menuntut ilmu. 48:54 Yang kedua setelah menuntut ilmu Anda 48:56 punya ilmu yang cukup untuk menjalani 48:58 hidup dengan cara-cara orang bertakwa, 49:01 maka Anda laksanakan. 49:04 Ya, pertama ilmu dulu. 49:07 Kemudian 49:09 kita ada iman. 49:11 Kemudian ada amal. 49:14 Ya. 49:15 Boleh dibaliklah. 49:17 Iman dulu, ya. Setelah karena iman baca, 49:19 ya. 49:20 Kemudian yang kedua ilmu. 49:23 Yang ketiga amal. Best practice. 49:25 Bisnisnya sebagai ibu gimana caranya? 49:28 Oh, ada parenting Islam. 49:32 Pengasuhan anak secara Islam ada enggak? 49:37 Nah, intinya Bu Rina, 49:38 ibu membangun diri sendiri 49:42 bertransformasi menjadi orang yang 49:44 senang membaca, menuntut ilmu. 49:46 Bertransformasi itu kan berubah. 49:50 Saya enggak suka baca. 49:53 Wah, kalau enggak suka baca 49:55 hadirkan 49:57 motivasi 49:59 untuk senang membaca. 50:01 Minat baca. 50:02 Ya. 50:03 Saya kira itu Bu Rina singkat. 50:05 Anda berubah. 50:07 Jadi ibu yang senang membaca. 50:10 Kalau ibu sudah jadi ibu senang membaca, 50:13 anak-anak akan jadi 50:15 orang baik juga senang membaca karena 50:17 melihat ibunya senang membaca. 50:20 Ya. 50:22 Kemudian ibu 50:23 gali berbagai ilmu tentang 50:26 parenting, tapi intinya bertakwa kepada 50:29 Allah. Itu adalah 50:31 membangun ketakwaan kepada Allah. 50:34 Laksanakan apa yang diperintahkan dalam 50:36 Alquran kepada anak dan melarang, ya, 50:39 menjauhi. 50:40 Salah satu yang harus dijauhi, Bu, yang 50:42 haram, yang haram 50:44 dilakukan oleh orang tua kepada anaknya 50:46 dalam hal 50:47 parenting, dalam hal pengakuan adalah 50:50 berkata yang kasar 50:55 Ya, berkata kasar kepada anak itu haram. 51:00 Ya. 51:01 Yang kedua, berkata bohong kepada anak. 51:04 Itu haram. 51:07 Yang ketiga 51:10 menghina 51:11 merendahkan 51:13 anak 51:14 itu haram. 51:17 Jadi banyak sekali tips-tips parenting 51:19 salah Pak Anis. Nanti kita kita bahas, 51:20 ya. 51:21 Demikian Pak Anis, jazakallah. 51:24 Ya, baik. Eh, kami ucapkan jazakallah 51:26 kepada Ustaz Agus yang telah menjawab 51:30 pertanyaan dari Ibu Rina di Jakarta 51:32 Selatan. Baik, kita lanjutkan kembali 51:35 pertanyaan yang 51:37 masuk, Ustaz. 51:39 Ya. 51:40 Ini dari 51:42 mmm, dari hamba Allah 51:44 bertanya, Pak Ustaz, dalam Quran surat 51:47 Al-Baqarah di ayat yang ke-184 51:51 yang berbunyi ya 51:54 Auzubillahiminasyaitanirrajim, 51:55 wa antasumu khairullakum in kuntum 52:00 ta'lamun. Yang artinya 52:03 ee siapa dengan kerelaan hati 52:05 mengerjakan kebajikan itu lebih baik 52:08 baginya dan berpuasa itu lebih baik 52:11 bagimu jika kamu mengetahui. Apa itu 52:13 maksud dari itu, Pak Ustaz? 52:15 Ya. 52:16 Bismillahirrahmanirrahim. 52:21 Jadi, wa antasumu khairullakum in kuntum 52:25 ta'lamun. Itu di penghujung ayat 184 52:28 Al-Baqarah. 52:31 Yang ngomong ini 52:34 Yang Maha Benar selalu tidak pernah 52:36 salah. 52:39 Yang paling tahu kondisi manusia, 52:41 keadaan manusia, dan kebaikan keburukan 52:43 bagi manusia. Jadi, paling tahu Allah. 52:46 Maka, kalau Allah bicara wa antasumu, 52:49 apa namanya? 52:50 Eee wa antasumu khairullakum. 52:55 Kita percaya. 52:57 Kalau kamu berpuasa, sesungguhnya itu 52:59 lebih baik. 53:02 Maksudnya apa? Karena banyak sekali 53:05 banyak sekali cara-cara orang untuk 53:08 mendapatkan apa yang diinginkannya. 53:12 Contohnya untuk, maaf 53:16 ee lose weight. 53:20 Mengurangi berat badan bagi yang punya 53:22 masalah dengan itu. 53:24 Berbagai macam cara orang. 53:26 Padahal kalau puasanya benar ya 53:31 kita akan mendapatkan yang terbaik untuk 53:33 mengurangi berat badan. Hanya itu saja. 53:38 Berbagai keinginan kita dalam 53:41 eee 53:42 hal kebaikan, kesehatan, kebugaran dan 53:47 kesempurnaan fisik bisa melalui puasa. 53:50 Apa saja? 53:51 Insyaallah 53:52 termasuk penyakit-penyakit dalam. 53:55 Banyak orang yang punya penyakit jantung 53:59 dengan puasa tertolong. 54:02 Punya penyakit lambung dengan puasa 54:04 dengan 54:05 ee 54:06 manajemen puasa yang yang benar. 54:10 Kemudian penyakit 54:11 jadi berbagai gangguan 54:13 ee fisiologis dapat ditangani oleh 54:16 puasa. 54:18 Itu fisiologis, bagaimana psikologis? 54:21 Mental. 54:22 Oh, banyak sekali yang bisa dilakukan 54:25 berpuasa. 54:26 Jumlah gangguan 54:28 kejiwaan 54:30 di negara yang di muslim itu sangat 54:31 minim dibandingkan negara-negara barat. 54:35 Jumlah orang muslim yang gila itu 54:39 sangat sedikit. 54:41 Yang gila ya. 54:44 Coba saja lihat 54:46 kalau ada orang gila yang berkeliaran di 54:48 sekitar kita di tanah Jawa. 54:51 Itu kalau dilihat riwayat kasusnya, itu 54:54 orang yang jauh dari puasa. Di muslim 54:56 yang baik mengamalkan ajaran Islam, yang 54:59 jaga 55:00 salat lima waktu 55:02 terbebas dari penyakit jiwa. 55:05 Ya. 55:06 Jadi Mas Hanif singkatnya, mari kita 55:09 mari kita berpuasa. 55:12 Ya. 55:14 Ada yang wah berat aku puasa. 55:17 Ya, silakan kalau kamu memang 55:19 berat enggak puasa enggak apa-apa. 55:23 Ya. 55:26 Tidak berpuasa tidak apa-apa, tapi 55:27 ketika itu kamu sudah tidak lagi sebagai 55:30 muslim. 55:31 Kalau kamu memang menjadi muslim yang 55:33 baik laksanakan puasa. Lah, Allah kan 55:36 tidak memaksa kamu la ikraha fiddin. 55:38 Kamu boleh memeluk agama kamu silakan. 55:43 Tapi tanggung sendiri konsekuensinya, 55:45 akibatnya. 55:46 Iya kan? 55:48 Jadi kalau mau salat, silakan salat. 55:50 Kalau enggak ya enggak apa-apa. 55:52 Puasa juga silakan tapi tidak puasa juga 55:55 enggak apa-apa. Tapi itu konsekuensinya 55:57 kamu tanggung. 55:58 Ehm. 55:59 Kalau sudah muslim, wajib kutiba, wajib. 56:03 Jadi silakan kita menggunakan 56:06 puasa sebagai instrumen untuk 56:08 mendekatkan diri kepada Allah itu yang 56:09 utama. 56:10 Jadi puasanya juga jangan kemudian 56:13 niatnya berbeda ya Mas Anis ya. 56:15 Iya, iya. 56:16 Jadi saya berpuasa supaya apa? 56:18 Mengurangi berat badan. Cuma dapat itu. 56:21 Niatnya saja. 56:22 Heeh, kalau kita niatnya lillahi taala 56:25 ya. 56:26 Maka para ulama kita ee merumuskan niat 56:29 itu yang 56:31 diulang-ulang sama anak-anak di di 56:32 sekolah ya. Nawaitu sauma ghadin bin ya. 56:36 An ada i 56:38 ee 56:39 fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati 56:42 lillahi taala. Lillahi taala yang 56:44 penting. 56:46 Ustaz, kalau enggak hafal 56:48 hafal gimana? Cukup saja. 56:50 Aku niat berpuasa lillahi taala. 56:53 Kalau lupa-lupa saja, sudah Allah tahu 56:55 saja. 56:56 Aku niat berpuasa di bulan bulan 56:58 Ramadhan lillahi taala. 57:00 Ada sudah lillahi taala. Nah, itu 57:03 manfaat-manfaat feedback feedback itu 57:07 dilengkapi oleh Allah. 57:09 Manfaat apa? 57:10 Manfaat puasa buat badan kita, manfaat 57:14 puasa buat ee 57:16 otak kita, buat hati kita, buat roh dan 57:20 jiwa kita. 57:22 Dan juga puasa buat apa? Buat rezeki 57:25 kita. Orang yang banyak berpuasa, 57:27 rezekinya lancar, insya Allah. 57:30 Demikian Bang Anis. 57:31 Ya baik, syukran Pak Ustaz untuk 57:34 jawabannya. 57:35 Dan Pak Ustaz, kita akan bacakan 57:36 pertanyaan terakhir, Pak Ustaz, ya. 57:38 Ya, silakan. 57:38 Sebelum kami bacakan pertanyaan 57:40 terakhir, kita sapa juga untuk pemirsa 57:43 Rasel TV yang telah menyimak acara di 57:45 pagi hari ini. 57:47 Yang telah memberikan komentarnya, ada 57:49 eh Popi Tris, ada Eko Ikhtiar. Ikut 57:53 menyimak, Pak Ustaz. 57:54 Alhamdulillah. 57:54 Semoga Ramadan tahun ini akan lebih baik 57:57 takwa kita kepada Allah subhanahu wa 57:58 taala. Dan juga terima kasih untuk Pak 58:01 Jefri di Singapura yang menyimak di pagi 58:04 hari ini. 58:05 Ya. 58:06 Eh, banyak sekali doa-doa, Pak Ustaz, 58:07 untuk Ustaz Agus Sudarmaji atas ke- eh 58:10 mudah-mudahan selalu diberikan 58:11 kesembuhan, Pak Ustaz, ya. 58:13 Masya Allah. 58:13 Masya Allah, ini ada Ibu Siti Rubiah eh 58:16 memberikan doa kepada Ustaz Agus 58:18 Sudarmaji. 58:19 Alhamdulillah. 58:19 Ada Ibu Titik juga. Assalamualaikum, Pak 58:23 Ustaz. Alhamdulillah, Pak Ustaz, aku 58:24 sudah sehat kembali bertausiah di Rasel. 58:27 Semoga Allah subhanahu wa taala 58:29 melindungi Ustaz. 58:30 Amin, ya rabbal alamin. 58:32 Saya mengucapkan selamat melaksanakan 58:34 ibadah puasa Ramadan kepada Ustaz Agus 58:37 dan sekeluarga dan juga seluruh kru 58:38 Rasel. Semoga amal ibadah kita di bulan 58:41 suci Ramadan ini lancar dan Allah 58:44 subhanahu wa taala meridai kita 58:45 semuanya. Amin, ya rabbal alamin. 58:47 Banyak sekali, Pak Ustaz, pertanyaan 58:49 yang memberikan doa kepada Ustaz. Masya 58:51 Allah. Dan ini kita bacakan pertanyaan 58:53 terakhir, Pak Ustaz, ya. 58:54 Ya, silakan. 58:55 Sekaligus ditutup untuk kesimpulannya. 58:58 Ini dari Sulawesi Barat, Pak Ustaz. 59:01 Masya Allah. 59:02 Ini dari Bapak Budiman. 59:04 Assalamualaikum warahmatullahi 59:05 wabarakatuh, Pak Ustaz. 59:07 Assalamualaikum warahmatullahi 59:07 wabarakatuh. 59:08 Berdosakah saya, Pak Ustaz, sampai saat 59:11 ini belum mendapatkan jodoh, sementara 59:13 umur saya sudah 37 59:16 tahun? 59:17 Saya sudah berusaha untuk mencari jodoh, 59:19 namun belum ada yang cocok. Mohon 59:21 nasihatnya, Pak Ustaz. 59:23 Allahu Akbar. Bismillahirahmanirahim. 59:29 Apa Pak Pak Budiman masa lo sudah 37 59:33 tahun 59:34 ini usia masih muda Pak ya 59:38 jangan bilang jodoh atau tidak ya 59:42 kalau sudah berjodoh segera 59:46 satu perbaiki diri transformasi diri 59:49 jadikan diri Anda sebagai orang bertakwa 59:52 insyaallah jodohnya orang bertakwa mudah 59:56 ringan 59:58 ya 59:59 maka kalau ketemu sama orang-orang tua 1:00:01 kan mudah-mudahan kita doakan enteng 1:00:04 jodohmu ya ringan tuh jodohnya tuh kok 1:00:10 enggak enggak sampai hitungan tahun 1:00:12 bulan saja tidak apalagi tahun 1:00:17 jadi Pak Budiman jadikan diri Anda orang 1:00:19 yang bertakwa kepada Allah jangan 1:00:20 ngomong jodoh atau tidak kalau masih 70 1:00:22 tidak 37 tahun ya Nabi usia 25 tahun 1:00:25 sudah 1:00:26 beristri ya 1:00:30 Pak Budiman tapi jadikan Allah 1:00:32 tempat kita mengadu 1:00:35 kalau di masa lalu mungkin ada perbuatan 1:00:37 dosa 1:00:39 ya bulan Ramadan bulannya tobat 1:00:42 ya bulan kita 1:00:44 berdoa kepada Allah kasih jodoh yang 1:00:46 terbaik 1:00:47 ya 1:00:48 kasih jodoh yang terbaik 1:00:50 nah kalau masih suka juga susah juga 1:00:52 bilang ke sahabat-sahabat 1:00:56 tolong bantu saya untuk dikenalkan 1:00:59 kepada akhwat yang salihah 1:01:02 ya 1:01:03 masyaallah jadi Pak Budiman 1:01:06 ya jangan kecil hati Anda punya waktu 1:01:09 Anda punya 1:01:10 semangat dan niatkan jadi kadang-kadang 1:01:13 orang mau berkeluh kesah oh saya kok 1:01:14 belum ketemu jodoh 1:01:16 kamu enggak pernah niat untuk menikah 1:01:18 tidak akan menikah 1:01:20 niatkan menikah niat 1:01:22 nikah lillahitaala 1:01:24 Iya. 1:01:25 Lillahita'ala. 1:01:27 Iya, punya niat dulu. 1:01:29 Punya niat. 1:01:30 Niatnya yang mantap. 1:01:32 Jadi jadikan diri Anda orang yang 1:01:34 bertakwa. 1:01:35 Kemudian bertawakal kepada Allah. 1:01:37 Azamnya dikuatkan. Idza azamta 1:01:39 fatawakal. Azamnya dikuatkan kalau mau 1:01:42 menikah. 1:01:43 Dan kemudian 1:01:44 iman yang kokoh harus dikuasai. 1:01:47 Kita akan 1:01:48 Saya yakin 1:01:49 ya 1:01:50 insyaallah. 1:01:51 Kalau 1:01:54 memang ada yang punya masalah-masalah 1:01:55 dengan jodoh, apakah ikhwan dan akhwat 1:01:57 boleh kirim CV-nya ke saya. 1:02:00 Ya. 1:02:01 Mudah-mudahan bisa kita temukan itu, 1:02:03 dijodohkan ya. 1:02:05 Kirim CV-nya Pak Budiman ke saya ya, 1:02:07 insyaallah. 1:02:09 Terus yang akhwat juga gitu, yang mau 1:02:11 diperjodohkan 1:02:12 oleh Ratil 1:02:14 boleh kirim ke saya ya, nanti kita 1:02:16 eee buat database. 1:02:19 Mudah-mudahan kita membantu 1:02:22 menemukan jembatan-jembatan 1:02:24 jembatan perjodohan. Ya. 1:02:26 Demikian wallahualam bisawab. Jadi 1:02:28 intinya marilah kita gembira, 1:02:30 berbahagia, penuh harap memasuki Ramadan 1:02:33 untuk menjadi pribadi yang 1:02:36 lebih baik. 1:02:37 Berubah menjadi pribadi yang lebih baik 1:02:39 di hadapan siapa? Di hadapan Allah. Ya 1:02:42 kalau cuma mimpin perusahaan mah kecil. 1:02:44 Mimpin organisasi mah kecil. 1:02:47 Mimpin negara juga kecil. Karena karena 1:02:50 banyak negara tidak dipimpin oleh 1:02:52 presiden saja jalan. 1:02:54 Ya. 1:02:55 Iya, zamannya Gus Dur itu pernah ngomong 1:02:57 ya. 1:02:58 Eee 1:02:59 apa namanya negara itu enggak dipimpin 1:03:01 jalan juga. 1:03:03 Demikian ikhwan sekalian, mudah-mudahan 1:03:05 kita diampuni oleh Allah. 1:03:08 Diberi rahmat dan ridhonya. 1:03:11 Dan bagi yang sakit mudah-mudahan Allah 1:03:14 angkat penyakitnya termasuk saya yang 1:03:16 belum datang ke Ratil. 1:03:17 Eee tidak sakit yang lain Juga 1:03:19 mudah-mudahan kita tidak jatuh. 1:03:21 Ya, yang 1:03:23 sempit, 1:03:24 yang susah 1:03:26 diangkat kesulitan dan kesusahannya oleh 1:03:28 Allah, diganti dengan kebahagiaan dan 1:03:31 kehidupan. 1:03:32 Amin. 1:03:32 Yang yang 1:03:34 sudah senang bersedekah, 1:03:36 makin 1:03:37 diikhlaskan hatinya. Banyak bersedekah 1:03:40 di bulan Ramadan. 1:03:41 Ya. 1:03:42 Yang pengen khatam Quran lebih dari satu 1:03:45 kali, mudah-mudahan dalam ke 1:03:49 terlaksana niat. 1:03:50 Ya. 1:03:51 Wallahualam bisawab. 1:04:10 Selamat berpuasa buat para ikhwan akhwat 1:04:12 sekeluarga. Assalamualaikum 1:04:14 warahmatullahi wabarakatuh. 1:04:16 Assalamualaikum warahmatullahi 1:04:17 wabarakatuh. Kami ucapkan jazakallah 1:04:19 khair kepada Ustaz Agus Sudarmaji yang 1:04:21 telah memberikan tausiahnya dan juga 1:04:23 menjawab pertanyaan dari ikhwan akhwat. 1:04:26 Semoga apa yang disampaikan oleh Ustaz 1:04:29 dapat bermanfaat bagi kita semuanya, Pak 1:04:31 Ustaz. Dan mudah-mudahan kita bisa 1:04:34 bertransformasi diri yang baik jadi 1:04:37 lebih baik lagi, Pak Ustaz ya. 1:04:39 Masyaallah, amin ya rabbal alamin, 1:04:40 insyaallah. 1:04:42 Ikhwan akhwat, para pendengar Radio Sout 1:04:43 Al Haram, demikian acara kita di pagi 1:04:45 hari ini dalam program acara Hikmah Pagi 1:04:48 Kajian Keluarga Islami bersama Ustaz 1:04:51 Agus Sudarmaji mengambil tema Ramadan 1:04:53 Bulan Transformasi Diri. 1:04:56 Dan ikhwan akhwat, kami ucapkan terima 1:04:58 kasih untuk ikhwan akhwat yang telah 1:05:00 memberikan pertanyaan melalui line 1:05:02 WhatsApp. Eh, mohon maaf ada beberapa 1:05:05 pertanyaan yang belum sempat kami 1:05:08 bacakan. Salah satunya tadi dari 1:05:11 eh, 1:05:12 Ibu 1:05:14 Rina di Depok yang bertanya dan 1:05:18 selebihnya Pak Ustadz masya Allah 1:05:19 memberikan doa kepada Ustadz semoga 1:05:21 Ustadz diberikan kesehatan oleh Allah 1:05:23 subhanahu wa taala. 1:05:25 Dan Ikhwan Akhwat saya Muhammad Aris 1:05:26 Mualim dan juga Ondy Saputra di 1:05:29 kameramen Rasil TV dan juga Muhammad 1:05:31 Fahri di operator radio dan juga para 1:05:33 sahabat-sahabat pejuang dakwah yang di 1:05:35 daerah yang berada di Banyuwangi, 1:05:37 Bondowoso, Magelang, yang berada di 1:05:40 Jogja, Semarang, Sukabumi, Batam, 1:05:43 Pontianak dan juga yang berada di 1:05:45 wilayah Palembang. Mohon undur diri dari 1:05:48 ruang dengar Anda. Subhanakallahumma 1:05:50 wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta 1:05:53 astagfiruka wa atubu ilaik. Kurang 1:05:55 lebihnya kami mohon maaf. 1:05:56 Wassalamualaikum warahmatullahi 1:05:58 wabarakatuh. 1:05:59 Waalaikumsalam.