Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 Waqulalu 0:06 fasayarallahu amalakum wa rasuluhu wal 0:12 mukminun. 0:14 Wasaturadduna 0:15 ilaimil ghaib 0:18 wasyahadah 0:22 fayunabbiukum bimaa 0:25 kuntum ta'malun. 0:40 [Musik] 0:42 Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 0:44 perhatian Allah dan 0:47 rasulnya. Jika perhatian dari atasan, 0:50 pejabat, dan orang-orang yang berkuasa 0:52 saja sudah bisa membuat kita kegirangan. 0:56 Bagaimana jika perhatian itu datang dari 0:59 pencipta alam semesta beserta ciptaannya 1:02 yang paling indah, yaitu baginda nabi? 1:07 Apalagi yang kita cari di dunia selain 1:10 dua hal 1:15 tersebut? Perhatian tadi bisa didapat 1:18 hanya jika kita beramal saleh apapun 1:21 bentuknya. bisa dengan tenaga, harta, 1:26 pemikiran, dan lain 1:28 sebagainya. Namun amalan yang paling 1:31 menyenangkan baginda Nabi adalah 1:34 memperjuangkan ajarannya, meneruskan 1:37 perjuangan beliau, berdakwah di 1:39 jalannya. 1:43 [Musik] 1:44 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 1:47 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 1:51 bersama-sama berjuang bersama Radio 1:53 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 1:56 rekening berikut. 1:59 [Musik] 2:21 Allahu 2:24 Akbar. Allahu 2:28 Akbar. Lailahaillallah. 2:41 [Musik] 2:42 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 2:44 warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma 2:46 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 2:48 sayyidina Muhammad. Alhamdulillah kita 2:50 berjumpa lagi hari ini hari Senin 2:52 tanggal 14 Syakban 1444 Hijriah atau 2:57 tanggal 6 Maret 2023. Seperti biasa, 3:00 Radio Sulat Tarahim dan Rasil TV melalui 3:03 YouTube kembali menghadirkan acara sirah 3:06 nabawaiyah bersama Ustaz Salman 3:09 Alfarisi. Alhamdulillah beliau sudah 3:11 hadir di studio. Asalamualaikum Ustaz 3:13 Salman. 3:15 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:17 wabarakatuh. Jam berapa tadi dari 3:19 pesantren Gerasil? 3:22 Dari dari 3:23 pesantren 11.30. 10.30. Heeh. Berarti 3:27 cepat juga ngebut 3:29 berarti Ustaz Salman. Alhamdulillah. 3:32 Alhamdulillah. 3:34 Oke. Oke. Kita akan mengambil tema hari 3:38 ini Abu Lubaba. Betul. Pokoknya Ustaz 3:41 Salman selalu ada hikmah yang bisa 3:43 dipetik dari ceritanya. Abu Lubabah. 3:46 Siap. Oke silakan. Sasaman Krishna. 3:49 Terima kasih. Abu Lubabah. Abu Lubabah. 3:51 Ya. Pendengar pemirsa di mana pun berada 3:54 semoga sehat, semoga banyak duitnya. 3:57 Amin. Amin. Semoga istrinya 4:00 mengizinkannya nikah lagi. 4:03 Saya sekarang rajin mendoakan orang 4:05 untuk supaya istrinya mengizinkan 4:07 laki-lakinya menikah lagi. Kenapa, 4:08 Ustaz? Supaya kembali enggak? Saya 4:11 cemburu sama orang lesbi gay gitu ya. 4:13 Mereka berani buka-bukaan. Hm. Orang 4:15 lesbian sekarang terang-terangan bikin 4:18 Facebook, bikin apa, bikin apa gitu. 4:21 Orang homo juga terang-terangan udah ya. 4:24 Masa kita harus lebih terang-terangan 4:26 lagi. Harus dong gitu ya. Saya ditentang 4:29 berapa orang kalau saya ngomong begini 4:32 saya bilang saya enggak takut. Saya 4:34 bilang saya dimarahi orang pernah 4:36 gara-gara ngomong silakan kau marahi 4:39 aja. Aku 4:40 bilang masa kita ber kita kalah 4:45 semangat yang haram gitu ya. Wah, ini ya 4:49 pokoknya kita 4:51 doakan semoga para lelaki diizinkan oleh 4:54 istrikah lagi. Wah, ini banyak yang 4:57 ngambek sama 4:59 saya enggak dewan dari akwat nih. Oh, 5:03 iya enggak apa jangan dong enggak 5:05 apa-apa. Enggak apaapa. Kawan-kawan yang 5:07 saya muliakan, kita kembali lagi ya. 5:10 Cerita ini sebenarnya masih menyambung 5:14 cerita Bani Quraidah, Pak Kris. Ya, 5:17 kalau kemarin kita ee ceritanya Tsumamah 5:21 ibn Atal ya yang sangat luar 5:25 biasa, sekarang kita akan ketemu dengan 5:28 seorang sahabat yang luar biasa juga 5:30 namanya Abu Lubabah. Diriwayatkan oleh 5:33 Imam ee oleh para ahli apa namanya? 5:36 Ulama-ulama rijal mengatakan nama 5:38 aslinya adalah Rifa'ah bin Abdul Munzir 5:41 gitu ya. 5:42 Nah, beliau ini sahabat dekat Rasulullah 5:46 sallallahu alaihi wasallam. Pernah 5:48 dipercaya oleh Rasulullah sallallahu 5:50 alaihi wasallam menggantikan Rasulullah 5:52 sallallahu alaihi wasallam memimpin kota 5:54 Madinah saat pergi ke peperangan Badar 5:56 gitu ya. Dan 5:58 tugasnya tugas yang diberikan oleh 6:00 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ke 6:02 Abu Lubabah ee betul-betul luar biasa ee 6:07 apa dilaksanakan dengan baik gitu ya. 6:09 Jadi selama Abu Lubabah diamanahkan oleh 6:13 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam di 6:15 apa namanya memimpin Madinah, dia 6:18 betul-betul ya sebagaimana ee bahkan 6:21 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 6:22 amanahkan ke Abu Lubabah pepohonan kota 6:24 Madinah pun harus dijaga. H ya. Jadi ini 6:28 Pak Kris ya kalau sudah baca kita kita 6:31 ini sangat universal maksud saya ajaran 6:33 ini. Nabi 6:36 itu 6:38 saat menyerahkan jabatan Plt gitu ya, 6:42 pelaksana tugas kan ini Abu Lubabah ini 6:44 kan dia dia sallallahu alaihi wasallam 6:47 selalu bilang ya itu ya ee tolong 6:48 perhatikan anak-anak yatim duafa makan 6:51 apa enggak gitu. Itu perhatian sekali 6:54 Nabi sallallahu alaihi wasallam. Tolong 6:56 perhatikan rakyat yang 6:58 sakit bisa berobat apa enggak. Tolong 7:01 perhatikan kebutuhan rumah-rumah 7:05 duafa. Tolong perhatikan hewan, ternak. 7:08 Tolong perhatikan pepohonan. Tolong 7:10 perhatikan sallallahu alaihi wasallam. 7:12 Semua menjadi perhatian. Iya. Menjadi 7:13 perhatian Nabi kita sallallahu alaihi 7:15 wasallam. Jadi tugas-tugas itu di 7:17 diberikan ke siapapun yang yang 7:20 ditugaskan jadi Plt di Madinah itu. Nah, 7:23 Abul Wabah ini termasuk yang pernah jadi 7:25 Plt. Hah, ini nanti layak nih dikaji 7:28 dengan baik nih tugas-tugas yang 7:30 dipentingkan oleh Nabi sallallahu alaihi 7:31 wasallam. Karena kadang-kadang kita 7:33 semena-mena sekali menebang pohon. 7:37 Saya melihat orang nebang pohon tanpa 7:39 rasa bersalah itu tersinggung saya 7:42 gitu. 7:45 Karena dia enggak tahu proses tumbuhnya 7:48 sebuah pohon itu ada triliunan keajaiban 7:52 di sana. 7:54 Ada triliunan molekul yang bergerak 7:57 sehingga pohon itu besar besar. Kemudian 8:01 dia, saya bilang diri saya aja si pohon 8:03 itu jauh lebih bermanfaat dari saya. Hm. 8:06 Peruma kalau 17 Agustus tuh pohon pinang 8:08 buat panjat-panjat banyak di 8:10 ditebang-tebangin. Panjang. Wah, 8:12 korbannya udah selalu terlalu banyak ya. 8:13 Manusia ini memang makhluk yang paling 8:15 egois ya. Demi tempat tinggal kita, demi 8:18 apa kita, pepohonan kita tebang dan lain 8:20 sebagainya dan lupa 8:22 nggantinya. Kalau padahal peringatan 8:25 atau Nabi sallallahu alaihi wasallam 8:27 selalu menjaga ini. Padahal itu kan 8:29 sinyal dari Nabi ya, bahwa kita harus 8:32 jaga. Karena kalau pohonan habis, repot 8:35 kita nanti. Udara kita ini 8:37 kotor. Kemarin kita kena corona kan 8:40 isunya oksigen kita kotor kan. 8:43 Gimana oksigen kita enggak kotor, 8:45 pohonan kita kita tebang terus. Nah, ini 8:48 ini ini mohon maaf nih saya sampaikan 8:50 ya. Kalau Bapak beli rumah sama 8:54 developer he ya kan luas 60, bangunan 8:58 rumah 45 kan gitu biasanya ya. He gini 9:01 kan gitu kan. Nah, biasanya rumah yang 9:04 luas 45 ini ada taman kecil di depan, 9:07 betul enggak? Kira-kira semer k 2 m 9:09 gitu. Ada juga kadang-kadang in house di 9:12 belakang tuh ada juga taman kecil. Si 9:14 developer sudah bikin gitu. Si pembeli 9:16 rumah ini karena aku bikin kasar ya, 9:19 mohon maaf karena goblok. Nah, ini mohon 9:21 maaf aku kadang-kadang harus digituin 9:23 supaya orang karena dia 9:25 goblok ini diin apa? Ditebang pohonnya 9:30 dibuat ruangan apa? dibuat ruangan lagi 9:32 sama dia. 9:34 Begitu juga yang belakang nih. H 9:38 eh 9:39 ini apa ya? Saya berarti pelajaran IPA 9:43 dari SD, SMP, SMA itu enggak nempel sama 9:46 sekali bahwa 9:49 CO2 itu dan karbon dioksida itu di di 9:52 dikelola oleh dia. Mohon maaf saya tadi 9:55 agak kasar mengatakan karena dibilang 9:58 lembut orang enggak ngerti. H 10:01 maka kalau ada yang beli rumah sama 10:04 developer ini jangan kau ganti, biar aja 10:06 di tanaman. Kenapa? Karena dia akan satu 10:11 menghasilkan oksigen untuk rumah itu 10:15 sangat bersih sekali. 10:17 karbon dioksida, asam, apa semua tuh 10:20 akan di di diberesin sama dia. Yang 10:23 kedua, ini tanaman yang ditanam ini jauh 10:27 lebih rajin berzikir dari saya 10:29 sekalipun. 10:33 Jauh lebih rajin dari saya. Makanya kita 10:36 kembali ke Abul Wabah. Termasuk tugas 10:39 Abul Wabah, Pak Krishna adalah jaga 10:41 pepohonan. Hmm. Jaga pepohonan. 10:45 di sana itu seren pohon kurma pohon apa 10:47 lagi? Oh, ada L ya beberapa pohon liar 10:50 sampai hari ini masih ada. Cuman kalau 10:53 nama-namanya saya kurang hafal, Pak. 10:56 Ada. Nah, itu kembali ke TKUL ya. Karena 10:59 saya sangat e makin ke sini saya sangat 11:02 sayang sama pohon. Makin ke sini Pak 11:03 Kris. Saya bahkan ya kalau lagi duduk di 11:06 Puhama itu Pak 11:08 Kris, ya Allah saya bilang sama Allah 11:11 nih, izinkan saya yang beli semua tanah 11:14 kosong di Desa Citayam ini. Gu 11:16 bilang kenapa pengin jadi tanamin? Saya 11:19 pengin jadi kan kebon semuanya. Karena 11:22 saya kalau lihat orang developer yang 11:23 beli jadi perumahan lagi, perumahan 11:25 lagi, perumahan tebang lagi tebang lagi, 11:27 tebang lagi, tebang lagi gitu. Kasihan 11:30 saya karena manusia ini enggak paham 11:33 mereka mahalnya pohon itu. Makanya saya 11:35 kalau lagi hidup di Ruhama sering saya 11:37 dalam lamunan saya izinkanlah saya ya 11:40 Allah membeli semua tanah kosong di 11:43 sini. 11:44 Minimal ada besok anak cucu yang tahu 11:47 betapa pentingnya menjaga pohon. Katanya 11:49 kalau di Arab orang nabrak pohon sama 11:51 nabrak tembok hukumannya lebih berat 11:53 nabrak pohon. Ah itu saya enggak tahu. 11:55 Itu saya enggak tahu. Enggak maksudnya 11:56 enggak pernah saya dengar. Harus 11:58 gantinya lama kan. Bisa jadi, bisa jadi, 12:00 bisa jadi, Pak. Karena kalau ganti 12:01 tembok kan tinggal tetap selesai ganti 12:04 pohonan. Iya. Gimana? Lama lagi tu. Ah, 12:09 Abu 12:11 Lubabah ee di di hubungannya dengan 12:14 kisah kita dalam Bani Quraidah ya kan 12:17 kita kemarin cerita Bani Quraidah. Dari 12:20 Bani Quraidah ini kan pengkhianatan dari 12:23 siapa? 12:24 Yahudi. Abul Hasan Ali Annadawi bilang, 12:27 "Kayaknya orang Yahudi ini memang tidak 12:30 terpisahkan dengan pengkhianatan. Itu 12:32 bladnya mereka sudah 12:36 pengkhianatan yang sangat dahsyat kan? 12:38 Wataknya begitu. Al-Qur'an yang cerita 12:40 bukan kita ya tentu ya. Dan mereka 12:41 mengakui itu. Nasr di Injil juga ditulis 12:44 itu. Ee mereka membunuh nabi yang jadi 12:47 Bani Israil juga gitu. Mereka membunuh 12:50 nabi yang jadi Bani Israil. Mereka 12:52 dispesialkan oleh Allah Subhanahu wa 12:54 taala dengan beraneka macam ragam 12:56 nikmat. Bahkan 12:59 waqokum eh apa faqat saya lupa ayatnya 13:03 dengan detail ya. Mereka pernah bahkan 13:05 diambil sumpah setia kepada Allah dan di 13:08 atas mereka bukit turusina. Loh ini ini 13:12 ini Yahudi nih Pak Inggris di sini bukit 13:14 terus gimana kau beriman enggak sama 13:16 Allah Subhanahu wa taala? Iya kami 13:17 beriman karena kalau enggak terkak habis 13:18 dia kan. itu pun sesudah itu berkhianat 13:21 juga. 13:23 Makanya beberapa ulama itu ya kayaknya 13:25 Yahudi ini memang sudah apa namanya 13:28 memang berpasangan dengan pengkhianatan 13:30 saya kira. Tapi saya kagum sama Yahudi 13:32 belakangan ini. Kagum karena kita harus 13:36 fair juga Pak Kris. Kenapa saya kagum? 13:38 mereka ee generasi mereka yang sekarang 13:42 ini saya lihat menyadari bahwa mereka 13:45 ini harus membuktikan kalau mereka 13:48 memang unggul ras yang unggul 13:52 kan berawal dari misalnya Jerman waktu 13:55 itu kan ketika Hitler gedeknya minta 13:59 ampun dia sama Yahudi itu ada 14:00 penyebabnya itu Pak Kris kalau yang yang 14:03 mau belajar tahu betul itu gedek kenapa 14:04 sih sebenarnya Hitler gedek banget sama 14:06 Yahudi itu ada penyebabnya akhir kan 14:08 Mereka dihabisi itu di sana kan dengan 14:11 bermak dengan ada macam ragam perbedaan 14:15 cerita l ya tapi kan dia gedek tuh ya 14:17 tapi Yahudi sesudah itu 14:19 membuktikan kalau mereka memang ras yang 14:22 unggul 14:24 dengan jumlah yang sedikit dengan jumlah 14:25 yang sedikit menguasai mayoritas 14:27 menguasai dunia ini. Ah, setelah ayo 14:30 coba pelajari. Ternyata prinsip-prinsip 14:33 yang mereka bangun itu, Pak Kris itu 14:36 prinsip-prinsip yang dimiliki oleh Nabi 14:38 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 14:40 Bagaimana mereka dididik jujur antara 14:42 sama mereka. Loyalitas, pintar, sehat, 14:45 kuat, belajar, disiplin, peduli, itu 14:49 dipelajari mereka. Dan bahkan 14:52 sekolah-sekolah mereka itu serius banget 14:56 mereka mendidik generasi mereka dan dia 14:58 tidak main handphone. Tidak bujuk itu, 15:01 Pak Kris. 15:03 Ee belum ada pesantren atau sekolah 15:07 Islam saya temui seserius mereka 15:09 mengelola anak didiknya. Kan bukan tidak 15:12 ada. Saya bilang belum ada. Ah itu ya 15:14 Pak Kris. Eh saya bilang tadi apa? Ini 15:17 Abu Lubawa masih berhubungan dengan Bani 15:19 Quraidah karena tentang Yahudi. Kita 15:21 bilang memang Yahudi ini pengkhianatan 15:23 dan pengkhianatan, tapi mereka sekarang 15:25 lagi unggul. Kenapa mereka lagi unggul? 15:30 Kalau jawabannya langsung karena memang 15:31 takdir Allah selesai kan gitu ya. Tapi 15:34 memang Pak Kris mereka sedang 15:36 sungguh-sungguh. Betul. Bayangkan ee 15:39 kalau kita nonton filmnya aja, versi 15:42 filmnya aja ya. 15:44 Betapa ketika Yahudi mau dipindah ke 15:49 seluruh dunia dari Jerman itu enggak ada 15:51 yang mau terima. Madagaskar aja mereka 15:53 enggak mau terima gitu. Tapi perjuangan 15:56 mereka itu akhirnya mendapatkan tanah di 15:59 Palestina dan akhirnya menguasai 16:01 Palestina itu perjuangan yang luar biasa 16:05 dahsyat. Saya melihat itu kenapa? Karena 16:09 bosan juga kita e memaki mereka kan gitu 16:12 ya. Coba dulu kita umat Islam melihat 16:15 betapa solidnya 16:19 mereka. Ayo dong gitu. Nah, berarti 16:24 hebat lagi. Hebat mereka sekarang. Nah, 16:26 kembali ke Abu Ubabah. Si Yahudi Bani 16:29 Quraidah ketika mereka menyadari 16:33 pengkhianatan mereka dan di waktu awal 16:37 sebenar dikepung mereka ditawarkan tiga 16:39 perkara kan. Enggak ada yang diterima 16:41 sama si Bani Quraidah 16:43 ini. Akhirnya Nabi kepung mereka selama 16:46 25 malam. Sebelum kita lanjutkan 16:48 ceritanya, saya kalau saya bilang tadi 16:51 salut saya sama si Yahudi ini ya dengan 16:55 jumlah yang sedikit di seluruh dunia 16:58 tapi mereka menguasai. Sebelum Yahudi 17:02 punya ini yang punya ini pertama kali 17:04 siapa, Pak? Siapa? Muhammad sallallahu 17:07 alaihi wasallam dengan sahabatnya. di 17:09 mana proses itu sangat hebat. Kita lihat 17:12 di Bani Quraidah. H. Kenapa saya bilang 17:15 gitu? Wilayah Arab pada waktu itu, Pak 17:18 Kris, mungkin seluas Amerika sekarang. H 17:22 maksudnya wilayah yang berpenduduk. He. 17:25 Dan di sana ada 5 juta manusia. 17:30 Hm. Pak Kris ya. Iya. Dari Yahudi, 17:32 musyrik, apa semua kafir nih ada 5 juta 17:35 kira-kira pada waktu itu. Nah. 17:39 Ahzab sekutu yang datang pada waktu itu 17:42 menyerang menyerang Nabi di 17:45 Khandak itu kan sekutu yang 5 juta ini, 17:48 Pak. Karena hanya Nabi sallallahu alaihi 17:51 wasallam dan sahabatnya yang beda di 17:55 zaman itu di Jazirah Arab. 17:58 Dan dia tidak punya pasukan 18:01 banyak, cuma 3.000 pasukan Nabi. Pasukan 18:06 cuma 3.000 ya dengan alat-alat 18:11 kadarnya diserang dengan sebutan sekutu. 18:16 Ya, Pak Kris ya. Itu sudah kita 18:18 ceritakan kemarin Khandaq. Akhirnya 18:20 diselesaikan nama Nabi Muhammad 18:22 sallallahu alaihi wasallam dengan ide 18:23 kreatif Salman Alfarisi dan Nuaim bin 18:25 Mas'ud dan sahabat-sahabat yang lainnya. 18:29 Lihat nih, sebenarnya mampu Nabi 18:32 menyelesaikan Khandak itu sudah 18:33 keberanian yang luar biasa. Itu sudah 18:36 cerita minoritas, menguasai 18:40 mayoritas. Di sini nih ee seorang 18:43 pelajar sirah nabawi tuh harus PD. 18:48 Cuman karena sirah nabawi ini tak begitu 18:52 disampaikan, akhirnya mental kita ini 18:54 mental 18:56 ager-ager. Maksud saya mental ager-ager 18:58 atau mental ni kuat bukan berarti kita 19:00 berantem. Enggak dong. Bukan tentang 19:01 berantem. Mental itu mental pemenang itu 19:05 penting ya. Sekarang 19:07 kita 19:09 mentalnya enggak tahu saya di mana ini 19:11 berada gitu. Dengan dengan gegap 19:15 gempitnya kita sekarang tuh kita selalu 19:18 nomor dua, nomor tiga, tidak nomor satu. 19:20 Kita di sektor ekonomi kita kalah, di 19:23 sektor persatuan kita semuanya kita 19:25 kalah. Sekali lagi saya tidak ingin 19:27 mengajak mengajak umat Islam memusuhi 19:29 siapapun karena bukan begitu. Nabi 19:31 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 19:33 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 19:34 diajarkan ketika kau memimpin, ketika 19:36 kau menjadi pemenangnya, kau harus 19:37 menjadi rahmat bagi semuanya. Maka saya 19:39 bilang ketika kita menyemangati umat 19:42 Islam kembali mengikuti Rasulullah 19:44 sallallahu alaihi wasallam, saya 19:46 menjamin bahwa nonmuslim itu akan 19:49 semakin dijaga dan dikasihi, disayangi 19:51 dengan konsep Nabi Muhammad sallallahu 19:52 alaihi wasallam. Masyaallah. Ya, itu 19:54 maksudnya jangan sampai gara-gara kita 19:55 bilang Nabi Muhammad 19:58 itu di sesudah diperang oleh sekutu 20:02 menang, dia kejar lagi tuh Yahudi Bani 20:06 Quraizah. Itu keberanian yang dahsyat, 20:08 Pak Krisan. 20:10 itu yang sekarang di mental itu sekarang 20:13 dipakai oleh 20:17 Yahudi. Dia malah masuk ke 20:20 jantungnya popul-populasi umat Islam 20:23 yaitu Arab. Kan masuk di jantungnya 20:27 dia dan dia di tengah-tengah situ wah 20:32 menguasai total. Enggak enggak itu udah 20:34 total 20:35 menguasai belum? Kalau sekarang belum. 20:38 bagaimana kita mampu menggeser ee ee ee 20:41 apa namanya cengkraman ee Yahudi ee ee 20:44 ee Israel itu sekarang enggak bisa kita 20:48 ee fight sekarang enggak bisa. Apa yang 20:51 harus saya lakukan? Didik dulu bangsa 20:53 ini, didik dulu umat ini. Mengenali 20:57 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 20:59 dengan matang baru bisa. Bukan kita 21:02 hadapi mereka dengan kemarahan apa. Itu 21:05 saya kira ndak ndak dari solusi kalau 21:07 menghadapi mereka dengan kemarahan. Tapi 21:09 dengan ketenangan dan kecerdasan. Dari 21:11 mana langkahnya? Didik umat 21:14 ini. Didik setiap individu umat ini 21:17 bermanfaat ala Rasulullah sallallahu 21:20 alaihi wasallam. Wah, itu nanti dengan 21:23 sendirinya si Yahudi ini akan sungkem 21:26 sama kita. Kenapa begitu? Saya bilang 21:29 saat Nabi menunjukkan kualitas 3.000 21:33 tentaranya tidak main-main menghadapi 5 21:38 juta mayoritas di Jazirah Arab. 21:41 Bayangkan 5 juta loh yang akan menyerbu 21:43 Nabi kalau dia salah langkah di Bani 21:47 Quraizah. Tapi Nabi buktikan bahwa kami 21:52 adalah ee manusia yang sangat memahami 21:56 hak azazi manusia. Oh, gitu kan. Bahwa 21:59 kami bukan perusak, bahwa kami akan 22:02 memanusiakan manusia, akan menghormati 22:05 manusia, akan memuliakan manusia. Ah, si 22:09 Bani Quraidah ini mengkhianati 22:11 perjanjian yang sudah 22:14 dibuat. Kalaulah Nabi tak membawa misi 22:17 kemanusiaan pada saat itu, mungkin hari 22:20 pertama ketika dikepung, diberedel aja 22:22 ini Bani Quraidah. Tapi Nabi sallallahu 22:25 alaihi wasallam, uh, itu cerdas sekali. 22:27 dikepung dulu. Sesudah itu di di 22:32 diutuslah di antara utusan yang pernah 22:34 diutus ke Bani Quraidah untuk berdialog 22:37 selain Sa'ad bin Muad adalah Abu 22:40 Lubabah. Ah ini ya Abu Lubabah ini tadi 22:43 sudah saya bilang sahabat yang luar 22:45 biasa ya yang berprestasi di mata 22:48 Rasulullah sallallahu alaihi 22:49 wasallam. Abu Lubabah ini memang punya 22:52 sedikit punya hubungan dengan Bani 22:54 Quraidah anaknya di sana. 22:58 Ya. Kemudian dia punya tokoh sebut saja 23:00 mungkin toko kelontong atau warung 23:02 padangnya dia punya mungkin sebut saja 23:04 begitu ya maksud saya biar boleh enak 23:06 cerita kita ini di sana di Bani Quridah. 23:09 Nah, sesudah Nabi mengirim Abu Lubabah 23:13 ke Bani 23:15 Quraidah, Bani 23:17 Quraidah betul-betul menaruh harapan 23:20 kepada Abu Lubabah. Dalam hal apa? Dalam 23:23 hal supaya mereka dibela. Hmm. 23:26 Mereka menangis, mereka menceritakan ke 23:28 Abu 23:29 Lubab. Abu Lubaba namanya dia punya jiwa 23:33 kemanusiaan, kan? Nah, inti dari dialog 23:35 itu mereka nanya, "Bul Bapak kira-kira 23:38 yang akan ee ditetapkan oleh Sa'ad bin 23:40 Muad kepada kami apa 23:43 gitu?" Oh, disiserahkan 23:45 dengan bunuh kira-kira gitu ya. 23:49 Tapi di salah satu riwayat dibilang 23:52 bahwa Abu Lubabah ketika mengisyaratkan 23:54 itu juga meng jangan kau terima nanti 23:57 coba lagi kau berdialog. Kira-kira 23:59 begitulah. Lihat ya pemirsa pendengar 24:02 yang saya muliakan betapa 24:05 sensitivitas merasa bersalahnya para 24:07 sahabat itu tinggi 24:10 sekali. Kalau kita baca dialog 24:13 itu, apalah salahnya pula Abul Wabah 24:16 bilang dialog lagi kan gitu ya. Betul 24:18 enggak? Iya. 24:21 Tapi bagi Abu Lubabah nih IPA Krisna 24:25 saya juga jauh saya lebih Abu 24:28 Lubabah. Bagi Abu Lubabah kita tidak 24:31 boleh mengganggu sedikit pun keputusan 24:34 Rasulullah sallallahu alaihi 24:37 wasallam. Alasannya apapun jangan ganggu 24:40 keputusan Rasulullah sallallahu alaihi 24:41 wasallam atau keputusan hakim yang sudah 24:44 ditentukan oleh Rasulullah sallallahu 24:46 alaihi wasallam. Maka prinsip ini 24:48 sebenarnya di Al-Qur'an sudah 24:49 diceritakan. Kalau Allah sudah 24:51 menetapkan sesuatu, jangan kau tawar 24:53 lagi. Itu pengkhianatan namanya. 24:56 Kira-kira itu yang kita ambil dari Abu 24:58 Lubabah ini. Jadi Abu Lubabah ketika dia 25:03 mengusulkan untuk agar orang Bani 25:06 Quraidah ini, coba kau nego lagi dengan 25:08 Sa'ad bin Muadz. Dia benar-benar merasa 25:11 bersalah luar biasa. Karena apa? Karena 25:15 dia coba nego hukum yang sudah 25:17 ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa 25:19 taala. Bayangkan kita umat Islam 25:21 sekarang ini banyak kali kita nego 25:24 dengan Allah, Pak. H. Banyak kali kita 25:27 nego dengan Allah. Allah bilang begini 25:30 karena perasaan harusnya begini ya. 25:33 Kayak poligami tadi kan. Karena perasaan 25:34 enggak boleh begitu. Karena inilah, 25:36 karena itulah. Allah bilang warisan 25:39 perempuan itu memang dua kali dibagi 25:40 kakak. Enggak mau juga kita. kita bikin 25:42 alasan-alasan alasan 25:44 lain karena karena lemahnya iman kita 25:47 dan kita terpengaruh dengan istilah 25:49 human right dan lain sebagainya. Oh iya 25:52 ya kita bilang gitu kan banyak 25:54 sekalah banyak sekali. Eh e riba 25:58 sekarang Allah sudah bilang riba itu 26:01 haram. Kita cari beraneka raagam macam 26:04 cara supaya dia halal dan kita merasa 26:07 pintar pula kita kalau kita ketemu 26:09 caranya supaya halal. Kan bukannya kita 26:11 merasa bersalah, merasa 26:13 malah yah gitu ya. Oh, banyak sekali ya. 26:16 Banyak sekali. Banyak sekali. Allah 26:19 bilang salat kau lima waktu tawar juga 26:23 [Tertawa] 26:25 lagi. Nah, kita lagi kita kembali ke Abu 26:28 Lahabah. Abu Lubabah itu sebenarnya itu 26:30 permasalahan 26:32 dia. Itu permasalahan dia. Ya. Dan dia 26:35 langsung merasa berdosa luar biasa. 26:38 merasa benar-benar dia mengkhianati 26:39 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 26:41 Pulang dia ke kota Madinah, dia ikat 26:44 badannya di tiang salah satu tiang di 26:47 Masjid 26:48 Nabawi. Dia ikat badan dia. Dia mogok 26:52 makan, mogok minum karena merasa berdosa 26:55 luar 26:56 biasa. Maka di situ akhirnya kita 26:59 menyadari betapa benarnya pendapat para 27:02 ulama atau betapa benarnya sabda Nabi, 27:04 "Jangan kau caci sahabatku." 27:07 Itu kata Nabi. Nabi bilang, "Jangan kau 27:09 caci sahabatku." Ashabi nujum laubu 27:12 ashabi. Sahabatku itu ibarat bintang. 27:15 Jangan kau caci. Kenapa? Karena sealim 27:19 apapun kita, sepemurah apapun kita, 27:22 sebesar apapun nama ketokohan kita saat 27:26 ini, gak ada bandingnya dengan para 27:29 sahabat radhiallahu anhum ajmain. Ya 27:31 gitu ya. Mereka dengan proses ini merasa 27:35 luar biasa mengikat dirinya di tiang di 27:38 tiang Masjid Nabawi dan dia bilang dia 27:41 mogok makan, dia mogok minum dan dia 27:42 hanya mau kalau Rasulullah sallallahu 27:44 alaihi wasallam datang menjelaskan ke 27:45 dia langsung kalau dia diampuni oleh 27:46 Allah Subhanahu wa taala. Masyaallah. 27:48 Tuh, Pak Kris. Dia ikat diri sampai 27:50 akhirnya diturunkan ayat menjelaskan 27:52 tentang Abu Lubabah ini. Baru Rasulullah 27:55 sallallahu alaihi wasallam datang e e 27:57 mengatakan ke Abu Lubabah bahwa kau Abu 28:00 Lubabah sudah di apa namanya? Diampuni 28:04 oleh Allah Subhanahu wa taala. Ee ee e 28:07 baru Abu Wah melepaskan ikatannya. 28:10 Sahabatku apa namanya ee pendengar radio 28:13 silaturahim yang saya muliakan, yang 28:14 saya sayangi, yang saya cintai. Lihatlah 28:17 ee yang dimiliki oleh Abu Lubabah. Ini 28:20 yang bagi saya, makanya saya bilang tadi 28:22 ini lambang pertaubatan gitu ya. 28:25 Lihatlah wahai kawan-kawanku, 28:28 saudara-saudaraku Abu Lubabah. Milikilah 28:31 sensitivitas. Dia merasa mengkhianati 28:34 Allah dan 28:35 Rasul-Nya. Harus punya kita itu ya. 28:38 Ketika kita melakukan sesuatu yang Allah 28:41 larang, jangan kau pura-pura tidak tahu. 28:44 Jangan kau pura-pura bahwa ini 28:46 dibolehkan oleh Allah, apa gitu. Jangan. 28:48 Jangan lagi cari alasan-alasan supaya 28:51 seolah-olah Allah membolehkanmu tang 28:53 itu. Bila ada perintah Allah, kau 28:55 tinggalkan. Jangan kau cari alasan 28:57 apapun sehingga kau merasa nyaman 29:00 meninggalkan perintah itu. Jika Allah 29:02 menawarkan sebuah jalan yang Allah 29:05 janjikan di dalamnya ada kebahagiaan, 29:07 tak usah kau tergoda dengan hal-hal lain 29:10 di luar sana. Apalagi pilihan Allah itu, 29:13 dahsyatnya lagi pilihan Allah ini ya ee 29:15 ketentuan Allah ini kadang enggak sesuai 29:17 sama nafsu kita, enggak sesuai sama 29:19 keinginan kita, enggak sesuai sama 29:20 logika kita. Pasti begitu. Kalau makanya 29:24 hadiahnya mahal dari Allah Subhanahu wa 29:26 taala. Surga belum berarti hadiah itu. 29:29 Tapi bertemu dengan Allah, mendapat 29:31 rahmat dari Allah, mendapat ridanya 29:33 Allah Subhanahu wa taala. Ketika 29:35 perintah-perintahnya kita jalankan 29:37 dengan lugas tanpa mempertimbangkan otak 29:41 dan rasa kita. Ini perintah Allah, siap 29:44 laksanakan. Ini larangan Allah, siap 29:46 tinggalkan. Enggak kita cari-cari lagi, 29:49 enggak kita memikirkan lagi bagaimana 29:52 dalil agar begini. Karena kan hukum ini 29:54 kadang-kadang ee bisa dipermainkan oleh 29:57 otak yang cerdas supaya enggak jadi 29:59 haram, supaya enggak jadi begini. Sering 30:00 kita begitu ya. Saya juga masih sering 30:03 begitu. Jangan jangan, jangan orang 30:05 lain. Saya bilang, "Saya juga masih 30:06 sering begitu." Kenapa? Lemahnya iman. 30:09 Abu Lubabah tadi karena besar cintanya 30:13 ke Nabi Muhammad sallallahu alaihi 30:15 wasallam. Besar. tercintanya kepada 30:18 Allah Subhanahu wa taala ketika dia 30:21 memberikan isyarat untuk agar menawar 30:24 apa yang akan diputuskan oleh Saad, dia 30:27 benar-benar merasa bersalah luar biasa 30:30 ya. Dia mengikat badannya ee ee ee di 30:34 mana tiang di di tiang Masjid Nabawi. 30:37 Ya, tentu cerita tentang Abu Lubabah ini 30:40 di Google Internet banyak sekali ya. 30:42 Silakan di-download. Bisa saja 30:44 berbeda-beda versi dengan apa yang kita 30:45 ceritakan. Tapi yang kita ambil adalah 30:49 betapa Abu 30:51 Lubabah punya sensitif sensitivitas, 30:55 punya rasa yang sangat dalam terhadap 30:58 bila dia melakukan kesalahan yang ee ee 31:02 ee apa namanya? menentang Allah dan 31:04 Rasul-Nya. Bila perintah Allah 31:06 ditinggalkan atau larangan Allah malah 31:08 dikerjakan. Miki ini wahai 31:11 saudara-saudaraku. Saya juga harus 31:12 berusaha memiliki ini. Kita semua harus 31:14 berusaha memiliki ini sehingga apa yang 31:17 yang kita dapatkan nanti? Rida dari 31:19 Allah Subhanahu wa taala. Jika kita 31:22 salah ayo istigfar kepada Allah 31:24 Subhanahu wa taala. Minta ampun kepada 31:27 Allah subhanahu wa taala. Kalau kita ee 31:31 e menjalankan sesuai yang Allah 31:34 inginkan, ucapkan alhamdulillah. Minta 31:37 kepada Allah agar kita diistikamahkan 31:39 oleh Allah Subhanahu wa taala. Haah. 31:42 Saudara-saudaraku pendengar Rasil yang 31:44 saya muliakan. Bagaimana coba kalau kita 31:47 dengan sengaja menipu orang? Kalau kita 31:50 dengan sengaja mengambil hak orang, 31:53 kalau kita dengan sengaja korupsi 31:55 terhadap harta umat manusia yang 200 31:58 juta ini, bagaimana coba? Itu itu akan 32:00 sangat sangat sangat repot nanti 32:02 pertanggungjawabannya di sisi Allah 32:04 Subhanahu wa taala. saya mengajak kita 32:06 ee dan saya mencoba mengajak diri saya, 32:09 mendidik diri saya sendiri agar juga 32:12 punya sensitif yang sangat tinggi 32:14 terhadap hak Allah ee dan Rasul-Nya, 32:17 terhadap kewajiban kita juga kepada 32:20 Allah dan Rasul-Nya. Saya kira itu Pak 32:22 Kris yang bisa saya sampaikan tentang 32:25 Abu Lubabah. Ee mudah-mudahan nanti ada 32:28 ee diskusi antara kita dan pendengar. 32:30 Oke. Baik ya. Menarik sekali tadi kisah 32:33 tentang Abu Lubaba. Iya. Gimana dia 32:35 feeling guilty ya atas kata-katanya. 32:38 Guilty feeling gitu istilahnya. 32:41 Benar-benar thank you Pak Kris. 32:44 Feeling guilty. Feeling guilty atau 32:46 guilty feeling ya. Heeh. Oke. Ee silakan 32:49 yang mau bertanya atau memberi masukan 32:52 silakan kami tunggu untuk WA di 32:57 08111999720 untuk telepon di 021 845 33:02 1512. Kami 33:13 tunggu 33:15 waqul'malu 33:17 fasayarallahu amalakum wa rasuluhu wal 33:21 mukminun. 33:27 gai 33:29 wasahadah 33:32 funabbiukum bimaa 33:35 kuntum tamalun 33:51 [Musik] 33:52 Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 33:55 perhatian Allah dan 33:57 Rasul-Nya. Jika perhatian dari atasan, 34:01 pejabat, dan orang-orang yang berkuasa 34:03 saja sudah bisa membuat kita kegirangan. 34:07 Bagaimana jika perhatian itu datang dari 34:09 pencipta alam semesta beserta ciptaannya 34:13 yang paling indah, yaitu baginda nabi? 34:18 Apalagi yang kita cari di dunia selain 34:20 dua hal 34:22 [Musik] 34:26 tersebut? Perhatian tadi bisa didapat 34:29 hanya jika kita beramal saleh apapun 34:32 bentuknya. bisa dengan tenaga, harta, 34:36 pemikiran, dan lain 34:39 sebagainya. Namun amalan yang paling 34:42 menyenangkan baginda Nabi adalah 34:45 memperjuangkan ajarannya, meneruskan 34:47 perjuangan beliau, berdakwah di 34:50 jalannya. 34:55 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 34:58 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 35:01 bersama-sama berjuang bersama Radio 35:04 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 35:07 rekening berikut. 35:10 [Musik] 35:28 Brail 35:53 TV Allahu 35:56 Akbar Allahu Akbar 36:01 Lailahaillallah. 36:06 [Musik] 36:13 [Musik] 36:15 Radio Silaturahim yang dipancarkan dari 36:17 jalan Masjid Silaturahim 36:19 36 Kalimanggis Cibubur. Masih di acara 36:23 Sirah Nabawabwiyah bersama Ustaz Salman 36:26 Alfarisi. Kali ini mengambil tema kisah 36:29 Abu Lubaba yang feeling Gy. Oke. Baik, 36:34 sudah 36:35 ada pertanyaan dari Bapak Mas'ud di 36:39 Batam. Asalamualaikum, Ustaz Salman. 36:42 Waalaikumsalam. Saya sangat setuju 36:44 saingi pohon dan tanah. Janganang 36:47 jangan semua disemenisasi agar pohon dan 36:50 tanah juga menyayangi kita umat manusia. 36:53 Sekarang saya juga masih menjalani sunah 36:55 Rasul menanam sayur organik sesuai 36:57 dengan ceramah Ustaz Salman. Dan saya 36:59 juga punya satu sumur resapan seperti 37:02 program Pak Anis Baswedan di Jakarta. 37:05 Bukan kamanya tapi bentuk sayang dengan 37:07 alam. Siapa? Masud. Bapak Masud bukan 37:11 kampanye tapi bentuk sayang dengan alam 37:15 agar kami menyayangi kita juga. Mohon 37:17 mohon nasihatnya. Apakah beternak 37:20 kelinci bisa buat penghasilan tambahan? 37:24 Eh, masyaallah Pak Masud di Batam ya. 37:27 Terima kasih. Ee semoga banyak Pak 37:30 Maksud yang lain ya yang punya rasa 37:33 tanggung jawab terhadap tanah ya, yang 37:36 memelihara pohon. Apalagi tadi saya 37:39 senang sekali ketika beliau sebut sayur 37:41 organik, Pak Kris ya. 37:43 SH organik ini kan ee hal yang sangat 37:47 sangat ee wajib di apa ya saya bilang ya 37:50 diprogramkan ke seluruh orang di dunia 37:53 ini. 37:55 Karena pestisida itu bahayanya luar 37:58 biasa gitu. Pestisida itu bahayanya luar 38:01 biasa dan itu jelas ya ee itu bukan saya 38:05 pro terhadap yang lain. Maksudnya kita 38:08 betul-betul memerangi rokok gitu ya kan. 38:10 rokok ini membunuhmu, pestisida itu juga 38:12 membunuhmu. Hm. Gitu ya. Terus 38:15 pupuk-pupuk kimia yang lain ee yang di 38:18 kita kita pakai ke sehari-hari ini 38:20 sebenarnya ee oke satu kali panen, dua 38:23 kali panen, tujuh kali panen dia akan 38:24 menyuburkan tapi merusak hara. Karena 38:27 tanah itu dipaksa bekerja tidak sesuai 38:29 dengan ee kemampuannya dan dia dipaksa 38:32 bekerja tapi bahannya cuma pupuk kimia 38:35 yang sedikit itu gitu ya. Nah, kita 38:38 harus kembali ke organik. kita harus 38:40 kembalikan tanah kita ini sehat. Apa 38:43 yang harus kita lakukan? Ya, dedaunan 38:45 kita ini kita biarkan membusuk di tanah 38:47 kita. Maksud saya teknologi untuk 38:50 membuat tanah kita ini sehat sebenarnya 38:53 mudah sekali ya. Ee kita biarkan aja 38:55 dedaunan kita ini busuk di tanah kita. 38:58 Ee kalau bisa jangan dibakar gitu ya. 39:01 Kemudian kita biarkan sampah-sampah 39:03 dapur kita membusuk di tanah kita gitu 39:05 ya. Eh, kemudian kita apa namanya? 39:09 Kotoran ayam, kotoran hewan, kambing dan 39:12 sebagainya kita dan itulah yang kita 39:14 tanam. Misalnya kita punya tanah Pak 39:16 Kris 3* 3 m sebagai halaman rumah kita 39:19 gitu ya. Kita mau program sayur organik. 39:21 Semua sampah dapur kita kita tanam aja 39:23 di sini. Hm. Sampah dapur kita, sampah 39:27 daun kita, kita tanam aja di sini. 39:29 Masukin, gali lubang masukin, gemburiin 39:30 aja. Mungkin 3 bulan kemudian alat kecek 39:34 pH tanah itu murah enggak? Maksudnya ada 39:37 banyak sekali di online. Sebelum kita 39:39 bikin kayak gitu, kita cek pH-nya 39:41 mungkin berapa gitu. Nanti sesudah itu 39:43 kita cek lagi pH-nya akan jadi berapa. 39:44 Mudah sekali ee untuk sayur organik gitu 39:47 ya. Ee kita apalagi kita di kampung di 39:49 Indonesia ini seluruhnya gampang sekali. 39:51 Kita punya pohon pisang misalnya pohon 39:54 pisang itu kita panen kan gedebongnya 39:56 itu kadang-kadang dibiarkan aja begitu 39:57 busuk. Gedebongnya itu cacak aja. C c 40:01 tabur aja tanah. Hm. Ini akan 40:04 memperbaiki tanah kita. Sesudah kita 40:06 treatment tanah kita kayak gini, mulai 40:08 menanam bayam, kangkung, apa. 40:11 Masyaallah. Jangan pakai pupuk apapun. 40:13 Udah itu aja pupuknya. Sudah. Terus 40:16 untuk pestisidanya yang kita lakukan di 40:18 Ruhama Alfajar adalah kulit bawang 40:20 merah, kulit bawang putih, ee sisa-sisa 40:24 daun bawang rendam aja. Hmm. 40:27 disemprotkanotkan supaya supaya alami 40:30 semua gitu ya. Ee itu ee supaya supaya e 40:34 supaya lengket di daun ee ee ini 40:37 pestisida organik ini ee daun tahu jarak 40:40 Pak ya. Iya. Pohon jarak ya. Pohon jarak 40:42 karena daunnya itu berlendir dia kan. Ah 40:44 taruh itu sedikit di sini supaya ketika 40:47 disemprotkan nempel di daun. Jadi 40:49 semuanya serba organik gitu ya. 40:51 Mudah-mudahan Pak Mas'ud bisa 40:53 menularkan. Wah gitu. ilmu ini ke semua 40:57 tetangga apalagi di Batam jarang sayur. 40:59 Iya di Batam kan e semuanya gitu. Satu 41:03 lagi Pak Masud nih yang saya yang sedang 41:05 kita coba nih ya Pak Mas'ud kalau lagi 41:08 udah sudah menjalankan seluruh organik 41:11 coba dulu bikin satu kangkung atau satu 41:15 bayam atau satu cabe gitu dituakan. 41:19 Hmm. Sampai keluar bijinya. 41:21 Heeh. Itu buat bibit itu. Buat bibit. 41:24 Jangan lagi beli bibit yang sudah ada. H 41:26 karena bibit yang ada 41:28 ini enggak tahu kita h untuk 41:31 mengembalikan manusia ini kepada fitrah 41:34 makanannya gitu ya. Karena Allah e Allah 41:38 falyanzuril insanu ila thaam di surah 41:41 abasah manusia itu harus memikirkan 41:43 dengan baik makanannya ya. Cabe ini 41:48 sahabat saya namanya Bahuil di di sana 41:50 ya yang mencoba sudah dia sengaja 41:53 menuakan cabe. Pak Krishna enggak 41:55 dipetik itu enggak dipetik satu dia 41:57 nanam cabe misalnya 100 pohon satu dia 42:00 tuakan bukan hanya dipetik dibiarkan 42:03 buahnya tua diangk di tangkainya dan 42:06 dibiarkan sama dia jatuh dibiarkan 42:08 tumbuh di sini. Oh, 42:11 sudah. Inilah yang dia yang dia angkat 42:14 dia dia dia semai lagi nanti di sini 42:16 bibit. 42:18 Nah, ee yang jatuh ini sekarang sudah 42:22 ditanam. H analisa beliau jauh lebih 42:25 kuat 42:27 dibandingkan beli bibit cabe lagi kita. 42:29 Hm. Oke. Nah, itu masyaallah nih saya 42:33 senang sekali cerita tentang yang kayak 42:34 gini-gini nih, Pak Mas'ud ya. 42:35 Mudah-mudahan diberkahi oleh Allah 42:36 subhanahu wa taala. Kira-kira begitu. 42:39 Ah, pertanyaannya kan kelinci ya, 42:42 tergantung pasar sih, Pak. Pak ya, Pak 42:43 Maksud ya. Banyak teman-teman saya yang 42:45 berternak kelinci. Nah, ternak kelinci 42:47 itu kalau Bapak sudah main organik 42:50 menurut saya kalaupun mau jadi 42:52 penghasilan cocok ya karena pasar 42:54 kelinci. Nah, kelinci ini kan kayak 42:56 murai kayak apa kan itu komunitas ya. 42:59 Ada kelinci yang dijual di pasar yang 43:01 Rp70.000, ada kelinci juga yang koleksi 43:04 yang itu mahal harganya. Tapi enggak 43:07 tahu saya, Pak Masud mau kena kelinci 43:08 yang wilayah mana. Yang penting kotoran 43:10 kelinci pupuk yang sangat bagus. Sudah 43:12 air pipisnya itu pipisnya. Oh, bagus. 43:15 Terima kasih, Pak Masud. Allah. Oke, ya. 43:18 Saya senang nih kalau dialognya kayak 43:19 gini. 43:21 Selanjutnya dari Nanang, Mang. Bang 43:23 Nanang Gonang. Bang Nanang. Nanang 43:25 Gonang di Tangerang. Absen saja di Radio 43:28 Rasil. Eh, e salam kenal, Bang Nanang. 43:30 Ya Nang Konang. Iya. Salam Ustaz. 43:34 Ternyata dari cerita sahabat itu bisa ke 43:36 mana-mana, bisa ke pertanian, ke 43:38 pohonan. Banyak hikmah ya. Tidak cuma 43:41 kisah heroiknya saja, tapi juga ee 43:44 sampai ke tanam-tanaman juga. Heeh. Iya, 43:48 betul ya. Betul, Pak Krisnya. Ee tadi 43:51 Pak Krisna mengeluarkan istilahnya 43:52 feeling guilty ya tadi istilahnya Pak 43:54 Kris ya. Jadi Abu Lubabah itu merasa 43:57 tidak enaklah ya dengan Rasulullah 43:59 sallallahu alaihi wasallam. pertama 44:01 karena mengisyaratkan kepada mereka 44:03 tentang rahasia ini. Ini yang sering di 44:06 kita baca di buku kita ya, bahwa Abu 44:09 Lubabah itu 44:11 membocorkan ee rahasia Rasulullah 44:13 sallallahu alaihi wasallam tentang 44:14 mereka akan disembelih. Dan juga di 44:16 beberapa kitab 44:19 dia mengatakan aja kepada si si Bani 44:22 Quraidah ini, tawar-menawar aja nanti 44:24 sama Sa'ad bin Muad. Nah, itu itu 44:28 membuat dia merasa bersalah sekali 44:30 dengan Rasulullah sallallahu alaihi 44:31 wasallam. Harusnya dia bilang apa 44:32 adanya. Harusnya dia bilang enggak. Dia 44:34 diam. Dia diam. Dia datang menemui Abu 44:37 menemui Bani Quraidah bukan menyampaikan 44:39 apa yang akan diputuskan oleh Rasulullah 44:41 sallallahu alaihi wasallam. Bukan itu 44:42 tugas dia. Tapi kan ditanya lalu 44:43 ditanya. Bukan hanya sekali ditanya tadi 44:45 kita bilang ya mereka meraung-raung 44:47 menangis minta apa supaya hukuman mereka 44:50 ini apa nanti yang di supaya dimudahkan 44:52 dan sebagainya. Tapi kan dia enggak kuat 44:54 ya. Dia enggak kuat. dia kasihan sama 44:57 mereka gitu ya. Nah, tapi 44:59 alhamdulillahnya dia benar-benar 45:01 bertobat kepada Allah Subhanahu wa 45:02 taala. Ee dia dia apa namanya? Sampai 45:06 dia mengikat dirinya mungkin 7 hari 7 45:09 malam ya lupa saya persisnya berapa ee 45:11 di di tiang Masjid Nabawi dan Rasulullah 45:14 sallallahu alaihi wasallam yang datang 45:15 langsung membuka tiang itu karena dia 45:17 bilang aku enggak mau ee padahal sahabat 45:20 yang lain datang mengatakan ke Abu 45:21 Lubabah sudah diampuni oleh Allah kau. 45:24 Begitu kata Rasulullah sallallahu alaihi 45:25 wasallam. Enggak, aku enggak mau sampai 45:26 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 45:27 buka. Masyaallah sampai segitunya. 45:31 Luar biasa itu, Pak Kirj. Sementara 45:33 kita, saya kalau saya lihat diri saya 45:35 sendiri, saya memang belum punya 45:38 sesensitif itu rasa rasa bersalah saya 45:41 kepada Allah Subhanahu wa taala. 45:42 Silakan, Pak Kris. Asalamualaikum, Ustaz 45:45 Salman. Ustaz Salman soal feeling GTI 45:47 kita sering merasakan tapi hanya sampai 45:49 di kata-kata saja tapi tidak ada 45:51 tindakan bagaimana menghukum diri 45:53 sendiri. Eh, iya benar. Ee tapi gini eh 45:57 feeling guilty atau merasa bersalah, 46:00 merasa jijik dengan tindaan kita. 46:02 Pertama kita kita ee tindakan 46:06 autentiknya gitu ya. Apa sih yang harus 46:08 kita lakukan saat itu? Pertama bertaubat 46:10 itu dulu. 46:11 Bertobat kepada Allah Subhanahu wa 46:13 taala. Pak 46:15 Krishna saya kemarin ya salah satu tokoh 46:18 kita di republik ini difitnah luar biasa 46:21 kan gitu ya. sampai dia harus menerima 46:23 hukuman yang tak ini katanya gitu kan. 46:26 Nah, tahu enggak pertolongan Allah itu 46:27 ya feeling guilty itu kadang-kadang kita 46:29 enggak tahu dari siapa bukan dari 46:31 orang-orang yang kadang-kadang berjubah 46:32 bersorban gitu ya. Dia datangi tokoh 46:34 kita ini, dia bilang, "Saya dipaksa 46:36 sebenarnya untuk menjerumuskan Bapak 46:38 gitu." Nah, itu kan itu salah satu 46:41 tindakan konkret gentleman gitu. 46:45 Tindakan konkret. Berarti kita kita ini 46:46 kan sering juga ya sebenarnya kita tadi 46:48 bagus saya suka istilahnya saya sering 46:51 kita merasa bersalah tapi tindakannya 46:53 apa kan pertanyaan yang keren sekali 46:55 menurut saya misalnya seorang istri 46:58 menuduh suaminya h gitu kan selingkuh 47:02 selingkuh atau entah apapun lah ternyata 47:04 gak apa yang harus dilakukan jangan 47:07 sekedar feeling guilty doang minta maaf 47:10 action-nya apa minta maaf dan minta maaf 47:13 yang dijaga 47:14 Enggak apalagi banyak sekali. Atau 47:18 seorang ee santri mengkhianati gurunya. 47:23 Hm. Gitu. Atau seorang ustaz 47:26 mengkhianati dana umat. Hm. Ah, banyak 47:29 sekali kan ya yang 47:31 pengkhianatan-pengkhianatan yang kita 47:32 lakukan yang tadi secontoh dengan Abul 47:34 Babah ini. Kita juga banyak melakukan 47:36 pengkhianatan-penghianatan karena ee 47:38 karena diri kita saya saja saya bilang 47:41 diri kita ini Pak 47:42 Krisna ee sering sekali ee ee melakukan 47:46 pengkhianatan kepada Allah dan 47:48 Rasul-Nya. Kadang-kadang enggak kita 47:49 sadari. Hanya saja ya harus punya rasa 47:52 bersalah itu. Nah, rasa bersalah ini 47:54 ditaubati seperti yang Abu Lubabah 47:56 lakukan langsung mengikat dirinya di 47:58 Masjid Nabawi. Kita kita ngikat diri 48:00 kita enggak di masjid. Enggak juga 48:02 begitu ya. Kita komitmen aja dengan diri 48:05 kita sendiri bahwa kita akan 48:07 meninggalkan titik-titik yang Allah 48:10 larang yang masih kita kerjakan dan kita 48:12 akan mengiyakan semua perintah Allah dan 48:15 Rasul-Nya sesulit apapun diterima oleh 48:18 akal dan rasa kita. 48:21 Kita coba slowly but sure habbahabbah 48:25 kalau kata orang Arab dikit-dikit 48:27 lama-lama jadi bukit. 48:30 Silakan. Oke. Salam salaman. Terima 48:32 kasih atas kisah dari 48:36 Abul Babahnya. 48:38 Banyak hikmah yang dapat kami petik ya. 48:40 Ya. Itu aja. Baik. 48:42 Oke. 48:45 Ee Ustaz Salman teruskan dengan 48:47 cerita-cerita seperti ini. Sangat 48:49 menarik. Baik, insyaallah kita cobalah 48:53 mencari ee kisah-kisah. Ini kan kita 48:56 masih di Bani Quraidah ya. Kita belum 48:58 pindah karena sesudah Bani Quraidah ini 49:00 ada Banil Mustaliq, ada yang lain-lain. 49:02 Namun kita mencoba lihat 49:04 peristiwa-peristiwa behind the story of 49:07 Bani Quraidah. Kemarin kita lihat 49:09 Sumamah ya. Sumamah seorang kesatria 49:12 yang berani mengucapkan asyhadu alla 49:14 ilahaillallah asyhadu anna muhammadar 49:16 rasulullah tulus dari hatinya. Ee sudah 49:19 kita ceritakan kemarin ya. Sekarang kita 49:20 lihat Abu Lubabah orang yang memiliki 49:23 rasa bersalah yang sangat sensitif 49:26 kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan rasa 49:28 bersalah ini dia buktikan dengan 49:29 tindakan bertobat sesungguhnya. Dan 49:32 sesudah itu Abul Babah tak pernah lagi 49:34 mengkhianati Allah dan Rasul-Nya sekecil 49:37 apapun. Dan dia panjang umurnya nih 49:38 karena dia meninggal di masa 49:40 kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Oke. 49:42 Salam Ustaz Salman. Ustaz Salman, apakah 49:44 buku yang Ustaz Salman bilang e tentang 49:46 sahabat Nabi sudah ada? Oh, tentang 49:49 sirah nabawi. He sirah Nabawi. Ee dia 49:52 kita bikin dua jilid ya. Ee fase Makkah 49:56 sama fase Madinah. Fase Makkahnya sudah 49:59 selesai. Pase Madinahnya sudah selesai 50:01 tapi belum diedit. Oke. Itu sirah Nabawi 50:03 mini sebenarnya, Pak Kris. Jadi isinya 50:06 tuh pendek-pendek. H paling 10 atau 12 50:08 halaman. Oh. Tapi kita bikin jadi banyak 50:11 halaman cuman tulisannya besar-besar 50:14 sehingga orang bacanya enggak perlu 50:16 enggak perlu gitu. Nanti konsepnya 50:18 poin-poin pentingnya. Poin-poin 50:19 pentingnya justru nanti misalnya buku 50:22 itu kita cetak di launching nanti 50:23 mungkin di halal bihalal Ruhama. 50:26 Ee iya kita nanti di Ruhama Alfajar akan 50:29 launching album Ruhama ya. Kita menulis 50:31 lagu ada 20 lagu sedang dikerjakan 10 50:34 Pak Kris ada launching-nya nanti kalau 50:36 sudah tentu jelas di sini juga boleh 50:38 boleh ya boleh nanti di sini 50:40 launchingnya ya kita launching di Radio 50:41 Rasil launching e sirah Nabawi Mini ya 50:45 itu yang paling yang paling sudah jelas 50:47 kalau bisa entrepreneur qurani karakter 50:49 nabaw kita juga menulis buku judulnya EQ 50:52 Kien ya EQ ya EQ Kien jadi entrepreneur 50:58 qurani karakter nabaw Masyaallah. 51:01 Sekaligus launching album. Insyaallah 51:04 kalau nanti bukunya sudah jadi, e kita 51:06 pasti umumkan. Sedang dikejar 51:08 insyaallah. Doakan dulu. Insyaallah. 51:09 Sabar dulu ya. 51:11 Benar. Oke, Ustaz terima kasih. Kita 51:14 sudah dibatasi oleh waktu. Ada 51:17 kesimpulan yang mau disampaikan? 51:20 Bertobatlah kepada Allah Subhanahu wa 51:21 taala. Gitu aja semuanya kita tobat ya. 51:24 Iya. Oke, terima kasih Mas Salman. 51:29 dan Anis mohon pamit. Wabillahi taufik 51:31 walidah. Wasalamualaikum warahmatullahi 51:32 wabarakatuh. Waalaikumsalam 51:33 warahmatullahi wabarakatuh. Terima 51:34 kasih.