Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
5:34 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 5:36 warahmatullahi wabarakatuh. 5:39 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 5:41 nastain wa ala umurid dunya waddin 5:44 wasalatu wasalam ala asrofili iyaai wal 5:47 mursalin waa alihi wasohbihi ajmain. 5:51 Ashadu alla ilahaillallah wa ashadu anna 5:54 muhammadan abduhu waasuluh. Allahumma 5:58 sholli wasallim wabarik ala nabiyina 6:01 Muhammadin wa ala alihi wasohbihi 6:04 ajmain. Qallahu taala fil quranil karim. 6:07 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 6:11 Innallaha wa malaikatahu yushalluna alan 6:15 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shu alaihi 6:19 wasallimu taslim. Sadaqallahulim. 6:22 Alhamdulillahiabbil alamin. Masih 6:24 dipancarkan dari Jalan Masjid 6:26 Silaturahim nomor 36 Cibubur, Bekasi. 6:30 Inilah Radio Silaturahim dan Rasil TV 6:33 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 6:35 yang dimuliakan Allah subhanahu wa 6:37 taala, bagaimana kabar Anda di hari 6:40 Jumat sore ini? Semoga selalu senantiasa 6:43 dalam keadaan sehat walafiat. Senang 6:46 sekali saya Fauzi Ridwanul Haq ditemani 6:49 oleh Neza dan juga Yusuf Subangkit dapat 6:53 kembali menemani ikhwan akhwat dalam 6:55 program tausiah sore edisi 8 Rabiul Awal 6:59 1448 7:02 Hijriah dan juga bertepatan dengan 7:05 tanggal 21 Agustus 7:07 2026 bersama guru kita almukarram Ustaz 7:12 Ahmad Shoh. Alhamdulillah beliau sudah 7:14 hadir bersama kita. Kita sapa guru kita 7:16 terlebih dahulu. Asalamualaikum 7:18 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 7:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 7:23 wabarakatuh. 7:24 Sehat, Ustaz? 7:25 Alhamdulillah. Ahsan minal amsi. Lebih 7:28 baik dari wali kemarin. Alhamdulillah. 7:30 Alhamdulillah. Masyaallah. 7:32 Ustaz sudah lama tidak siaran, Ustaz. 7:33 Nah, aduh mohon maaf karena memang 7:36 banyak kesibukan 7:38 juga kadang sakit. Jadi, tapi 7:40 alhamdulillah sekarang dalam keadaan 7:42 sehat dan boleh dibilang ya kesibukannya 7:45 tidak terlalu mendesak sekarang. 7:48 Alhamdulillah gitu. Tinggal ya 7:50 perbaikan-perbaikanlah. Demikian 7:53 [tertawa] 7:54 semoga Allah mudahkan, Ustaz. 7:55 Amin. Amin. Amin. 7:57 Dan semoga kesehatan juga dirasakan oleh 7:59 ikhwan akhwat di mana pun Anda berada. 8:01 Kami doakan semoga ikhwan akhwat selalu 8:03 dalam keadaan sehat walafiat dan 8:06 [berdehem] semoga kajian tausiah tausiah 8:09 sore ini dapat menemani ikhwan akhwat di 8:13 waktu yang mustajab di waktu-waktu akhir 8:16 di hari Jumat sebelum menjelang magrib. 8:19 waktu yang mustajab untuk bertolabul 8:21 ilmi, berdoa, berzikir, dan mendengarkan 8:25 ilmu yang akan disampaikan oleh Ustaz 8:27 Ahmad Saleh. Insyaallah pada sore kali 8:30 ini Ustaz Ahmad Saleh akan membahas 8:32 tentang 8:34 haram, 8:35 haram mencaci orang yang sudah mati 8:37 tanpa kebenaran. 8:39 Namam dari kitab Syarah Riyadus Shihin 8:43 karya Syekh Dib Albugha dan kawan-kawan. 8:46 Namun sebelumnya bagi ikhwan akhwat yang 8:47 ingin berpartisipasi dalam kajian ini 8:51 dapat mengirimkan pertanyaan di 08111 8:55 999720. 8:57 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 8:59 langsung dengan ustaz dapat menghubungi 9:01 di 0218451512. 9:07 Kita berdoa kepada Allah terlebih dahulu 9:08 sebelum doa thabul ilmi. 9:11 Bismillahirrahmanirrahim. 9:13 Rabbanfirlana waliwalidina warhamhuma 9:16 kama shogiro. Rbisrohli sodri waassirli 9:20 amri wahlul uqdatan m lisani yafqohu 9:23 quli. Allahumma inna nas'aluka ilman 9:26 nafian warizq thyiban wa amalan 9:28 mutaqobbalan. Rbana zidna ilman warzuqna 9:32 fahman. Allahumma faqihna fiddin waimna 9:35 takwil. Baik ikhwanat, mari kita 9:38 dengarkan ilmu yang akan disampaikan 9:39 oleh Ustaz Ahmad Saleh tentang haram 9:42 mencaci orang yang sudah mati tanpa 9:44 kebenaran. Tafadul ustaz. 9:48 Alhamdulillahi 9:51 hamdan katsiron thyyiban mubarokan fih 9:56 kama yuhib rabbuna wa yard. 10:00 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 10:04 syarikalah 10:06 lahul mulku walahul hamdu wahua ala 10:08 kulliin qodir. 10:12 Ikhwan dan akhwat, 10:14 pendengar radio silaturahim, serta 10:16 pemirsa rasil visual di mana pun Anda 10:19 berada. 10:21 Alhamdulillah pada kesempatan ini Allah 10:24 pertemukan kita melalui Dumai melalui 10:28 dunia maya dalam rangka mengkaji syariat 10:32 Islam lewat kajian kitab Syarhu Riyadus 10:37 Shihin. 10:39 Pada kesempatan ini kita akan membahas 10:43 beberapa judul ya. di antaranya adalah 10:47 haram mencaci orang yang sudah mati 10:50 tanpa alasan yang benar. 10:55 Ee ikhwatul iman, 10:59 hadis pertama di dalam bab ini berawal 11:03 berasal dari Ummul Mukminin 11:07 umi Ummu Abdillah Aisyah radhiallahu 11:11 anha. Ia berkata, "Rasulullah sallallahu 11:16 alaihi wasallam 11:19 q bersabda, 11:22 la tasubbul amwata fainnahum qod afd ila 11:28 ma qoddamu 11:30 rawahul bukiyu 11:33 la tasubbu janganlah kalian mencaci maki 11:40 kalau di dalam al-Qur'an itu La 11:42 tasubbulladzina 11:45 yaduna 11:47 ee bidunillah. Kalau tidak salah begitu. 11:51 Janganlah kamu mencaci maki orang-orang 11:54 yang menyeru kepada selain Allah. Karena 11:59 di situ dilanjutkan maka mereka akan 12:03 mencaci maki Allah tanpa ilmu. Ah. Nah, 12:08 maka e mencaci maki 12:11 kategori kepada ee mencacimaki dalam 12:15 masalah agama berarti religion religious 12:19 head speech gitu. Ujaran kebencian 12:23 keagamaan gitu loh. Nah, maka oleh sebab 12:26 itu kita dilarang 12:29 di kalau melihat teksnya, melihat teks 12:32 ayat kita tidak boleh mencaci maki 12:36 orang. 12:37 yang menyembah selain Allah, yang berdoa 12:41 kepada selain Allah. Yang kedua juga 12:44 berarti dimaknai kita dilarang mencaci 12:48 maki, mencela 12:50 ee simbol-simbol agama lain. Begitu 12:53 pemahamannya gitu loh ya. Nah, di sini 12:57 karena kita bahas membahasnya adalah 12:59 mencaci maki orang yang sudah meninggal 13:02 dunia. La tasubbul amwat. Janganlah kamu 13:06 mencaci maki orang-orang yang telah 13:09 meninggal dunia. Begitu maksudnya. 13:12 Al-amwat ee itu jamak dari ee apa? maut 13:17 ya. Fainnahum. Karena sesungguhnya 13:19 orang-orang yang mati itu yang telah 13:22 mati itu hum itu menuju kepada amwat. Q 13:26 afdah 13:28 mereka telah menemukan 13:31 ila ma qodamu apa yang mereka telah 13:33 qaddamu telah mereka lakukan terdahulu 13:37 gitu loh ya. Rahul Bukhariyu hadis ini 13:41 rawahu telah meriwayatkan hadis ini 13:43 Albukhariyu Imam Albukhari. 13:48 Dari sini dapat kita pahami larangan 13:51 mencaci orang Islam yang telah meninggal 13:54 dunia. Mohon maaf ya. Di sini dalam 13:57 hadisnya tidak disebutkan mencaci orang 14:00 Islam. Pokoknya la tasubul ambwat 14:03 amwat. 14:04 Tidak boleh mencaci maki orang yang 14:07 meninggal. 14:08 Ah telah meninggal dunia. Nah bisa 14:10 dipahami baik itu umat Islam maupun 14:15 awalnya begitu. Tapi kemudian 14:19 Al-Qur'an merekam 14:22 merekam Firaun. 14:25 ee merekam Abu Lahab ya. 14:29 Nah, mestinya kalau tidak boleh apa 14:32 menyebutkan keburukan kita sebut gitulah 14:34 tadi tadi mencaci ya. Kalau kita tidak 14:37 boleh menyebut kemati apa hal-hal yang 14:40 telah dilakukan oleh orang telah 14:43 meninggal Abu Lahab masih direkam oleh 14:46 Quran sampai sekarang. disebut 14:48 disebut 14:54 sungguh celaka kedua tangan. Nah, itu 14:58 yang disebut e e disebut sebagian tapi 15:03 maksudnya kulluhu. 15:06 Disebut kedua tangannya tapi maksudnya 15:09 seluruhnya. Gitulah ya. Beli dua ekor 15:13 sapi bukan ekornya aja gitu gituah. 15:17 disebut ekor, tapi yang dimaksud adalah 15:20 seluruh sapinya. 15:21 Seluruh 15:22 itu ya. Oke. Nah, kemudian ya dan banyak 15:25 lagi rekaman-rekaman Al-Qur'an ya. Nah, 15:28 maka kemudian pahamlah kenapa ulama 15:31 mengatakan 15:33 dalam syarahnya larangan mencaci orang 15:36 Islam yang telah meninggal dunia 15:40 gituah. Karena orang kufar orang ya 15:43 orang kufar terutama boleh disebutkan 15:46 kejelekannya. Di antaranya siapa? Abu 15:49 Lahab tadi dalam Quran 15:51 gitulah ya. 15:53 Adapun terhadap orang-orang kafir yang 15:55 telah meninggal dunia boleh mencaci 15:57 mereka secara umum. Ya gitulah ya. Bukan 16:01 secara orang perorang karena 16:03 dimungkinkan ia mati dalam keadaan telah 16:06 masuk Islam. Jadi 16:09 tetap saja kita berhati-hati, 16:13 mohon maaf ya 16:15 ee perdana menteri misalnya perdana 16:18 menteri Israel siano. 16:22 Iya. 16:22 Nah itu pokoknya yang menjajah, yang 16:26 menzalimi diancam oleh Allah masuk 16:29 neraka tanpa disebutkan orangnya. Karena 16:33 bisa jadi harapan bisa jadi nanti dia 16:36 akan tobat masuk Islam. Mungkin enggak 16:39 tuh masuk Islam? [tertawa] 16:42 Iya mungkin. 16:44 Jangan kita nafikan. 16:47 Orang sudah membunuh dulu di zaman Nabi 16:51 diceritakan ya telah membunuh banyak 16:54 orang. Dulu hitungannya puluhan 99 orang 16:59 100 orang gitu. Pada zaman itu, zaman 17:03 Bani Israil pada zaman itu 100 orang 17:06 sudah banyak. Kalau sekarang ratusan 17:09 ribu kan begitu. Tetapi ketika dia 17:13 mendapatkan hidayah gitu loh gitu ya. 17:16 Iya. 17:17 Tidak, tidak ada yang tidak mungkin bagi 17:19 Allah. 17:21 Jadi ustaz pengin ya si perdana menteri 17:24 Israel itu tobat. Nah, ini menarik itu 17:28 pertanyaan pertama jebakan ya saya jawab 17:31 dengan kejujuran. Wong saya aja ingin 17:34 selalu dilindungi oleh Allah, ingin 17:37 selalu dimaafkan oleh Allah, diampuni 17:39 oleh Allah. Masa orang lain tidak boleh 17:42 saya berharap dimaafkan oleh Allah. 17:48 gitu loh. Maka oleh sebab itu sekali 17:50 lagi nyebutnya 17:53 orang kafir kufar secara keseluruhan 17:58 secara am 18:00 global tidak khas, tidak taksis, tidak 18:05 dikhususkan. 18:07 Wah si anu si anu gitu w kita aja mohon 18:10 ampun kok. Apa ampun dosa kita ingin 18:13 diampuni Allah apa ingin biarin aja 18:16 diampuni. 18:16 Iya. Kalau kita ingin diampuni, kenapa 18:18 orang lain tidak pengin diampuni? 18:21 Sungguh kita tidak adil. 18:24 Ya Allah selamatkan anak aku dan jangan 18:26 kau selamatkan si fulan. Apa begitu 18:29 gitu? Nah kan gitu. Ini masyaallah 18:32 masyaallah laula wala quwwata illa 18:35 billah. Selama masih hidup mau kita 18:37 boleh milih pertama boleh kita apa 18:41 namanya memohonkan kehancuran bagi 18:43 mereka. 18:46 Iya 18:47 boleh memohonkan kehancuran bagi mereka. 18:50 Tetapi boleh juga. Ya Allah berilah 18:52 mereka hidayah agar mereka bertobat. Kan 18:55 boleh juga. 18:57 Nah nanti kalau sudah meninggal dunia 19:00 tidak boleh lagi mohonkan ampunan. 19:04 Kan selama masih hidup mah kan masih ada 19:06 kemungkinan. Maka oleh sebab itu 19:09 masyaallah 19:10 Nabi sendiri kan tidak gampang, tidak 19:13 gegabah langsung mendoakan keburukan 19:16 kan. Pertama dinasehati di ini. Nah, 19:19 nanti kemudian diperanginnya saja juga 19:22 itu melalui ee dakwah dulu. 19:27 Jadi tidak ujug-ujug, tidak tiba-tiba 19:30 gitu loh. Nah, ini menariknya Islam. 19:32 Nah, gitu ya. Oke. Eh, jadi kita 19:35 berharap kepada jangan kita berharap 19:37 kepada Allah kebaikan, tapi kita 19:39 berharap keburukan bagi orang lain. 19:44 Nah, gitu ya. 19:45 Harus berharap kebaikan semua, 19:46 ya. Harus berharap kebaikan semua. Ini 19:48 idealnya nih sekali lagi. Tapi boleh 19:51 tadi 19:53 menjel apa? Heeh. Allahumma zilzalhum 19:58 walzilhum. 20:00 Allahumansurna ikhwanal muslimin. Ah, 20:02 boleh begitu. Mohonkan pertolongan bagi 20:05 ikhwan-ikhwan kita di Gaza, di Palestina 20:08 gitu ya. Tapi juga mohon boleh juga kita 20:10 memohonkan kehancuran bagi musuh-musuh 20:14 mereka. 20:16 Tapi boleh juga 20:19 ee Allah mahdihim 20:22 fainnahum la y'lamun. 20:24 Ya kan begitu. Ya Allah berilah hidayah 20:27 kepada mereka. Maksudnya mereka tidak 20:29 tahu mereka memerangi saya karena mereka 20:33 belum tahu, belum mengerti kan begitu. 20:35 Jadi ada pilihan di situ. 20:39 Nah, Ustaz sendiri milih yang mana? Eh 20:41 kadang lagi-lagi gitu padahal sudah 20:44 jelas gitu loh. Sudah antum pilih saja 20:48 ee antum maunya apa. 20:51 Boleh dua-duanya 20:52 ya boleh kan dua-duanya. Kalau sudah 20:54 kelihatan kan sudah jelas 20:56 kemaksiatannya. 20:58 Tapi lagi-lagi tadi menurut ee pensyarah 21:02 gitu ya, pensyarah kitab ini jangan 21:06 dikhususkan 21:07 meskipun maksud kita khusus tapi 21:09 kemudian apa? di jadi penggunaannya umum 21:14 karena bisa jadi dia kalau meninggal 21:16 dunia misalnya telah memeluk Islam dan 21:19 kita tidak tahu 21:23 kan bisa saja misalnya kan misteri 21:25 kematian si anu 21:28 kan enggak ada yang tahu 21:30 mohon maaf misalnya kematian Michael 21:33 Jackson 21:35 seperti apa dan bagaimana kan sampai 21:37 sekarang katanya tidak apa tidak bisa 21:40 diungkap 21:41 Ah, maka ada prediksi-prediksi 21:44 biasanya orang-orang terkenal kan 21:45 begitu. Oke. Baik ya. 21:47 Itu masih prediksi. 21:48 Heeh. Jadi prediksi-prediksi karena 21:50 tidak dipastikan. Kecuali kita ke orang 21:53 sunah tuh nungkul. Nungkulan itu 21:56 menyaksikan kematiannya. 21:59 Oh, dia mencaci, mencaci maki Allah. 22:03 Bahkan mau matinya itu mencaci maki 22:05 orang beriman, mencaci maki hal-hal 22:09 lainnya misalnya gitu. Kalau kita 22:11 menyaksikan, 22:13 nah meskipun menyaksikan juga ada 22:16 kalanya kita boleh mendustakan kesaksian 22:19 kita. 22:20 Oh. 22:21 Nah, gitu loh. Ah, enggak itu cuma ini 22:24 aja karena jadi boleh kita boleh kita 22:27 juga menterjemahkan yang yang lain gitu. 22:30 Salah lihat gitu. Ee misalnya begini, 22:35 ada orang meninggal dunia, wajahnya 22:37 hitam. 22:39 Hm. 22:41 Wih, kita kenal bahwa dia ahli maksiat, 22:44 wajahnya hitam. Tapi boleh juga kita 22:47 mengatakan, "Oh, dia kan punya penyakit 22:49 ini. Wajarlah gitu loh, wajahnya hitam 22:54 misalnya penyakit apalah gitu yang wajah 22:56 bisa menghitam." Oke. Jadi ee maka oleh 22:59 sebab itu senantiasa kita berbaik sangka 23:01 kepada Allah. Intinya kepada Allah baik 23:03 sangkanya gitu ya. Heeh. Wah. Jadi kalau 23:06 gitu gimana dong ya gitu gimana ya? 23:08 Ambil sikap 23:09 mana yang selamat mengakibatkan Anda 23:12 selamat itu yang Anda ambil. 23:16 Makanya kemudian kan yang ee menentukan 23:19 orang itu di mana dan di mana bukan 23:21 kita, tapi Allah. 23:24 Nah, kita kan hanya Nah, kita boleh apa 23:27 namanya? Jadi, kalau kita melihat ada 23:29 orang meninggal dunia 23:31 gitu ya, wajahnya hitam, ada boleh 23:34 katakan, "Eh, wajahnya hitam ya." 23:39 Sampai begitu aja karena faktanya hitam. 23:41 Iya. 23:41 Tidak langsung, "Wah, dia diazab oleh 23:44 Allah tuh wajahnya sampai hitam begitu. 23:48 Kata siapa? Allah mengazab dia gitu loh. 23:51 Nah, jadi memang data-data untuk 23:54 kehati-hatian itu memang penting sekali. 23:58 Iya. Apalagi kan prasangka apa prasangka 24:03 kita saja prasangka ee apa bahwa kita 24:06 paling suci kan itu sudah gak boleh. 24:11 Saya mah kamu ke mana aja? 24:15 Orang-orang pada tahajud saya ngimami 24:19 kamu ke mana aja? Loh, memang kenapa 24:22 saya kalau kata dia memang kenapa kalau 24:24 enggak tahajud 24:27 gitu? Padahal dia infaknya 24:30 sembunyi-sembunyi, lebih gede dibanding 24:32 yang tahajud. [tertawa] 24:35 Jadi begini menilah orang makanya sinya 24:39 kita kepada muslim itu sudah baik sangka 24:41 aja ahli orang baik 24:45 misalnya mohon maaf ya ada relawan 24:49 relawan ya amal salehnya boba masyaallah 24:52 lah tapi ngerokoknya kuat nah kita 24:57 kadang hanya menilai dari sisi 24:58 ngerokoknya 25:00 kamu masih ngerokok aja 25:04 dia kalau pintar, kalau pintar dia akan 25:07 balikin. Memang kenapa Ustaz kalau 25:09 ngerokok? 25:11 Ya, tapi kan itu apa istilahnya 25:14 bukan ee apa istilahnya ee ee kategori 25:18 apa kalau ngerokok itu istilahnya ee ee 25:21 a lupa lagi. Ee jadi perkataan apa 25:24 perbuatan yang tidak inilah tidak bagus 25:27 lah. 25:29 Bukan zalim 25:29 bukan bukan bukan bukan zalim. ada satu 25:32 istilah yang 25:33 istilah Indonesia, Ustaz 25:34 e dalam bukan bahasa agama, bahasa ini. 25:36 Nah, kemudian dia saja bisa ngembalikan 25:41 padahal kalau mau hitung-hitungan. 25:44 Ustaz ngasih tanda ke saya ngerokoknya 25:47 aja, Ustaz ke mana aja ketika kami turun 25:50 ke lapangan. H, 25:54 Ustaz ngapain aja ketika kami turun di 25:56 lapangan? Kan kita a banding-banding 25:59 amal. 25:59 Ustaz enggak turun tangan. Ya usun 26:01 enggak turun tangan. Kami yang bebak 26:03 belur. Kami menghilangkan capek, 26:06 menghilangkan lelah, tiada lain. Saya 26:08 cuma ngisap merokok. Bukan berarti saya 26:11 membenarkan mendukung perokok, bukan ya. 26:14 Tetapi dalam memandang itu 26:17 karena masing-masing punya kapasitas 26:19 yang berbeda-beda. 26:23 Ada ahli tahajud, saum sunahnya enggak. 26:28 Ada dia saum sunah rajin salat 26:29 tahajudnya enggak. 26:32 Ada orang salat tahajud rajin saum 26:34 sunahnya iya infaknya macet. 26:39 Tapi ada yang mace infaknya besar setiap 26:42 setiap ada kegiatan dia donasi donatur 26:45 hebat. Tapi dia dia tidak pernah salat 26:48 tahajud, dia pernah saum sunah. Nah, 26:52 kita kadang melihat kekurangannya aja. 26:56 Orang-orang tahajud kamu ke mana aja? 26:58 Padahal dia infaknya gede. 27:00 Bahkan dia membayar saya. Nah, misalnya 27:04 saya siapa? Si tukang tahajud tadi. Si 27:07 tukang tahajud itu ustaz. 27:10 Dia donaturnya. [tertawa] 27:13 Donaturnya. Udah gitu kamu aja main 27:17 melulu tahajud kek gitu. 27:20 [tertawa] 27:20 Iya. Kata dia kalau dia pintar udah 27:23 tahajud saya kan sudah diwakili sama 27:25 ustaz gitu. Kenapa? Itu ada hubungannya. 27:29 Donasi yang diberikan kepada orang saleh 27:33 si donaturnya dapat kebaikannya. 27:37 H 27:38 gitu. Dia enggak ceramah, mohon maaf ya. 27:41 Dia enggak ceramah, tidak ada amar 27:44 makruf nahi mungkar. Tapi dia gitu si 27:47 Donatul itu menghidupi keluarga ustaz 27:50 itu 27:52 dikasih gaji. Jangan dikira si donat itu 27:55 enggak dapat kebaikan. Bisa jadi nanti 27:58 ditimbangkan di sisi Allah dia lebih 28:00 berat [tertawa] 28:01 lebih. Kenapa loh dia? Ya Allah dia 28:05 enggak pernah turun amar mak nahi 28:07 mungkar. 28:11 Tapi kemudian kata Allah, "Bukankah 28:13 istri dan anak-anakmu makan karena 28:16 tangan dia?" 28:18 Tuh, kamu bisa enak kamar mau nahi 28:21 mungkar ngikir penghasilan karena ada 28:23 yang nanggung. 28:25 Kamu enak-enakan tahajud 28:28 enggak mikirin macam-macam karena ada 28:30 yang jaga. 28:32 Eh, jadi saya pernah menyatakan bahwa ee 28:37 jaga malam ronda itu jihad fisabilillah 28:41 tuh sama dengan ahli tahajud. 28:45 Malamnya tahajud bisa juga siangnya 28:47 dianggap puasa. Itu siapa? Security. 28:51 Kalau memaknai security itu seperti itu. 28:53 Oh, pahalanya lebih gede. 28:54 Security. Qiamulail. Kamulil sama dengan 28:57 ahli kamil 28:59 gitu loh. Kalau dia jaga komplek tuh 29:02 termasuk cleaning service kalau 29:05 diniatkan karena Allah aduh masyaallah 29:10 ya. Betul kan begitu. 29:12 Makanya kenapa kita harus selalu 29:14 meniatkan karena Allah. Oke kembali 29:16 kepada persoalan. Jadi 29:19 kita hendaknya tidak boleh mencaci maki 29:23 atau iya mencaci maki ya ee 29:28 pada dasarnya semuanya tidak boleh. Tapi 29:31 kemudian ada dalil-dalil yang menyatakan 29:34 boleh. Salah satunya mencaci maki apa? 29:37 Orang-orang setelah meninggal dari 29:39 golongan kuffar atau kafir gitu ya. Oke. 29:43 Baik kita lanjutkan ke e judul 29:45 berikutnya. larangan mengganggu. Di sini 29:49 dimunculkan oleh Imam an-Nawawi surat 29:51 Al-Ahzab ayat 58. 29:55 Ee auzubillahiminasyaitanirrajim. 29:58 Jadi boleh saya boleh ee taawud dulu 30:02 gitu ya, boleh langsung membaca. Jadi 30:05 kalau untuk membacakan ee dalil boleh 30:09 langsung, 30:10 tapi kalau qiraah 30:12 auzubillahiminasyaitanirrajim. 30:22 bukan apabila engkau membaca Quran. 30:26 Nah, di sini alahjab 58 30:38 mubina. 30:40 Dan orang-orang yang menyakiti 30:42 orang-orang mukmin lelaki maupun wal 30:45 mukminat dan orang-orang beriman 30:49 perempuan 30:51 tasabu tanpa ada kesalahan yang mereka 30:54 perbuat kasaralu 30:59 maka sungguh mereka telah membawa 31:02 menanggung 31:04 ee hamil ihtamala membawa ya ee ee telah 31:09 memikul kebohongan bhtanan wa ismam 31:13 mubina, kebohongan dan dosa yang nyata. 31:17 Jadi, bukhtan itu juga ee boleh kategori 31:22 ee apa namanya ee ee ujaran kebencian 31:27 karena dia berbohong. Bhtan itu salah 31:29 satunya adalah menuduh bohong, menuduh 31:32 dusta. Ee menuduh dengan kedustaan gitu 31:37 loh. Itu buhtan. 31:40 itu al-ahjab 58. Jadi walladzina dan 31:43 orang-orang yuduna 31:46 yang mereka orang-orang yang menyakiti 31:49 almukminina 31:51 orang-orang yang beriman lelaki wal 31:53 mukminati 31:55 dan mereka perempuan bighiri maka tasabu 31:59 tanpa sebab. Ini sesungguhnya ayat ini 32:04 umum gitu loh. Tidak boleh mukminat 32:08 mukminin wal. Pertanyaan kemudian boleh 32:11 enggak kita menyakiti orang bukan mukmin 32:14 dan bukan orang mukminat? 32:16 Enggak boleh. 32:17 Enggak boleh. Sama. Jadi dalam pengerti 32:20 pendekatan maqasid syariah yang 32:23 diperintahkan orang Islam tapi tujuan 32:26 seluruh manusia. 32:29 Maksudnya agar umat Islam ngasih contoh. 32:32 Oh, ngasih contoh. 32:33 Nah, ngasih contoh supaya diikuti orang. 32:35 Kan kita juga sama beragam ini 32:38 mencontoh. Mencontoh siapa? 32:41 Mencontoh Rasulullah 32:43 gitu. Rasulullah juga mencontoh. 32:47 Contoh nabi sebelumnya 32:50 ya. Contoh nabi sebelumnya. Nabi 32:52 sebelumnya mau contoh juga 32:55 lah. Gitu ya. Ah, mencontoh siapa? 32:58 Mencontoh alkhaliq. 33:02 Contoh Allah. 33:02 Mencontoh Allah. Allah maha pengampun. 33:06 Maka kita pun harus pemaaf. 33:09 Allah maha pengampun, maha pemaaf gitu. 33:12 Allah maha penyayang, kita pun juga 33:15 harus harus penya penyayang. 33:17 Sifat-sifat Allah di 33:18 ya asmaul husna itu bisa diambil gitu 33:21 loh. Ya, itulah kenapa sekarang kan 33:25 bulan mulud. Iya. 33:28 Kenapa Allah menyatakan innallah wa 33:31 malaikatahu yusuna alan nabi dan 33:34 seterusnya? Kenapa Allah sampai dengan 33:36 para mereka sampai berselawat sampai 33:38 kita juga disuruh sebagai orang berim 33:40 berselawat kepada Nabi? 33:44 Di dalam Al-Qur'an 33:47 Allah memanggil Nabi Adam. Ya Adam 33:54 memanggil Nabi Musa. Ya Musa. 33:59 Tapi memanggil Nabi Muhammad ya ayyuhar 34:02 rasul. 34:05 Ya ayyuhan nabi. 34:09 Nabi Muhammad dipanggil gelarnya, 34:12 jabatannya. Nah, kalau kita sebut 34:13 jabatan. Tapi kalau nabi-nabi yang lain 34:19 ee 34:21 apa namanya? Ee ya Adam, wahai Adam, 34:26 wahai Musa dan lain sebagainya. Itu dua 34:28 contoh nabi yang disebut dalam Quran. 34:31 Tapi Nabi Muhammad dipanggil dengan ya 34:33 ayyuhar rasul, ya ayyuhan Nabi. Kenapa? 34:38 Nabi Nabi Musa itu supaya lapang dadanya 34:42 dadanya. Rbisohri sodri berdoa kepada 34:45 Allah 34:47 Nabi Muhammad tanpa harus berdoa dulu 34:51 alan nasroh lakr 34:54 tuh bukankah aku telah lapangkan dadamu 34:57 tuh ada apa oh karena Quran sendiri 35:01 mengatakan wa innaka laa khuluinim 35:06 karena sesungguhnya engkau ya Nabi 35:07 Muhammad di atas akhlak yang adzim 35:13 Azim lagi yang biasanya kata adzim 35:16 digunakan untuk Allah. 35:20 Nabi Muhammad tu rafur rahim. 35:24 Raufur rahim juga itu dinisbatkan kepada 35:27 Allah. 35:29 Rahim itu kasih sayangnya terus-menerus. 35:34 Nabi Muhammad pun kasih sayangnya bukan 35:36 hanya sampai meninggal dunia. sampai 35:39 beliau telah wafat, kasih sayangnya 35:42 masih tetap berjalan. 35:45 Sampai sekarang, Ustaz. 35:46 Sampai sekarang dibuktikan setelah 35:49 wafatnya apalagi yang sudah tidak ada 35:51 bantahan adalah nanti memberikan 35:53 syafaat. 35:57 Maka oleh sebab itu ada di kalangan kita 36:01 menganggap 36:03 Nabi Muhammad itu masih ada, 36:06 masih hidup. 36:08 Jasadnya sudah meninggal dunia, tapi ada 36:11 hadis mengatakan ruhnya dimasukkan ke 36:14 jasad untuk menjawab salam. 36:18 Gitu ya. Oke. Jadi ini menarik sekali, 36:21 menarik sekali. Masyaallah. Barakallah 36:23 fikum. Oke. Baik. Kembali kepada 36:25 persoalan. 36:26 Jadi ee 36:29 jadi menyakiti bukan hanya tidak boleh 36:31 menyakiti mukmin dan mukminat, termasuk 36:34 menyakiti orang kafir 36:38 tanpa apa? 36:40 Tanpa alasan yang jelas. Tapi kalau ada 36:43 alasan yang jelas, boleh enggak kita 36:46 menyakiti orang beriman? 36:49 Kalau ada alasannya? 36:51 Kalau ada alasannya 36:53 boleh, Ustaz. Boleh kita boleh membunuh 36:58 umat Islam atau orang beriman yang telah 37:02 membunuh. Kan begitu. 37:05 Kita boleh merajam orang beriman yang 37:09 telah menikah tapi berzina gitu. Itu 37:12 punya alasan yang benar gitu ya. Oke. 37:15 Baik. Baik. Di antara ee yang demikian 37:19 itu hadis pertama 37:21 dari Abdullah bin Amr ibnul Ash 37:24 radhiallahu anhu. Ia berkata, Rasulullah 37:28 sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Al 37:30 muslimu man salimal muslimuna 37:33 min lisanihi wa yadihi wal muhajiru man 37:36 hajaro ma nahallahu anhu mutfaqun 37:38 alaih." 37:39 Orang muslim itu, Bu, adalah orang yang 37:43 orang muslim lainnya selamat dari lisan 37:46 dan tangannya gitu loh ya. Ee oh berarti 37:50 kalau orang kafir mah boleh tidak 37:51 selamat lagi. Kalau ada alasannya enggak 37:54 apa-apa. Nah, begitu juga kepada orang 37:57 muslim kalau ada alasannya yang benar 38:00 boleh kan gitu. Tapi ini kenapa 38:03 ditekankan oleh Rasulullah? Pertama 38:05 tarbiah pengokohan gituah ya. kasih 38:08 sayang sesama muslim gitu ya. Wal 38:11 muhajiru man hajar manhallahu anhu. Di 38:15 dalam riwayat lain, almuhajiru 38:18 e man hajaro eh kalau ini manhallahu 38:22 anhu. Ada lagi ee apa namanya? Man 38:26 hajaro 38:28 ee astagfirullahalazim man hajaro minal 38:32 khat wadzulub. 38:34 Jadi orang yang meninggalkan kesalahan 38:37 dan dosa-dosa. 38:40 Hadis ini mendengar apa? Meninggalkan 38:42 yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa 38:46 taala. Oke, kita lanjutkan ya. 38:53 Mutiar yang dapat kita ambil dari hadis 38:56 ini, perintah menjauhi setiap hal yang 38:59 mengakibatkan mudarat bagi kaum 39:01 muslimin. Di antara kesempurnaan 39:04 keislaman seseorang adalah membersihkan 39:07 diri dari dosa-dosa. 39:09 Dan di antara kesempurnaan hijrah adalah 39:11 meninggalkan maksiat dan menghiasi diri 39:14 dengan perbuatan taat. Tayib. Hadis 39:17 kedua 39:19 dari Abdullah bin Amr ibn As masih dari 39:23 sumber yang sama. Ia berkata Rasulullah 39:26 wasam bersabda, 39:35 wahillahi 39:37 akiraih. 39:42 Siapa yang ingin dijauhkan dari api 39:44 neraka dan dimasukkan ke dalam surga, 39:47 maka hendaklah apa yang menjadi 39:50 cita-citanya itu benar-benar diusahakan. 39:53 Jadi cita-cita baiknya 39:56 diusahakan di mana ia benar beriman 39:58 kepada Allah dan hari akhir serta 40:01 diperlakukanlah orang lain sebagaimana 40:04 ia sendiri senang bila diperlakukan 40:07 seperti itu. Jadi kalau kita misalnya 40:11 ingin dihormati bahkan maka menghormati 40:14 orang lain adalah tuntutan bagi kita. 40:17 Jangan tadi. Nah, kalau kita ingin 40:20 selamat tapi orang lain agar celaka 40:24 enggak masuk logika itu. Kalau kita 40:26 ingin selamat maka doakan pula orang 40:29 lain selamat. Berlakulah agar orang lain 40:32 bisa sela selamat. Mutiara-mutiara yang 40:35 dapat kita ambil dari hadis ini, 40:38 perintah untuk konsisten pada iman dan 40:40 amal saleh hingga datang kematian. Allah 40:43 Subhanahu wa taala menyatakan 40:46 ee wala tamutunna illa wa antum muslimun 40:49 itu dalam surat apa? Ali Imran 102. 40:53 Seruan kepada orang Islam untuk 40:55 memperlakukan manusia dengan cara yang 40:57 ia suka diperlakukan dengan cara 41:00 tersebut. Nah, maka sebab itu makanya e 41:05 kembali lagi, jadi kalau mau berbuat 41:08 baik kepada mau berbuat kepada orang itu 41:11 diukur dengan keada ke ke 41:14 ke kita. 41:15 H 41:16 kalau kita suka diperlakukan itu, maka 41:19 perlakukanlah orang lain seperti itu. 41:21 Gitu loh. 41:24 Kamu pengin orang-orang pada sopan sama 41:26 kamu. Kamu sendiri ngabaudan, [tertawa] 41:29 ngabaudan baud. 41:31 negur enggak? ini kan kamu sendiri 41:33 pengin ditegur, 41:36 kamu ingin dihormati, kamu aja enggak 41:38 mau menghormati orang lain. Nah, maka 41:41 makanya konsep pemahaman Islam itu Islam 41:44 itu tadi 41:47 siapa yang ingin disayangi hendaknya 41:50 menyayangi. 41:52 I 41:53 siapa yang ingin diberi rezeki hendaknya 41:56 memberi rezeki. 41:59 siapa yang ingin dihormati hendaknya 42:01 menghormati dan seterusnya. Jadi konsep 42:04 dasarnya itu seperti itu ya. Oke. Baik. 42:06 Saya kira demikian sebagai pengantar 42:08 kajian pada kesempatan ini. Wallahuam 42:14 bisawab. 42:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Masyaallah. 42:18 Wallahuam bawab. Jazakumullah khairan 42:20 kasiran ustaz. ilmunya dari haram 42:23 mencaci orang yang sudah mati tanpa 42:26 alasan yang benar dan juga larangan 42:28 mengganggu. 42:29 Semoga bermanfaat untuk 42:31 kita semua ikhwan akhwat. 42:32 Amin. Amin. Amin. 42:33 Baik, kita akan lanjut ke sesi tanya 42:36 jawab insyaallah setelah nada takwa 42:39 berikut. Terima kasih. 47:01 Alhamdulillahiabbil alamin. Terima kasih 47:03 ikhwan akhwat masih bersama menyimak 47:07 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 47:09 yang menyimak lewat YouTube Rasil TV. 47:14 Saat ini Anda sedang menyaksikan siaran 47:16 live [berdehem] tausiah sore bersama 47:19 Ustaz Ahmad Saleh tanggal 8 Rabiul Awal 47:23 1448 47:25 Hijriah dan juga masehinya tanggal 21 47:28 Agustus 47:31 2026. Karena ada yang bertanya nih Pak 47:34 Amsir Tabrani bertanya ini live atau 47:37 rekaman? [tertawa] 47:39 Iya ya 47:40 karena sering rekaman kali. 47:42 Siul mel. 47:44 Alhamdulillah, Pak Amsir kabarnya selalu 47:46 sehat insyaallah. Alhamdulillah kita 47:48 sekarang 47:49 live bersama Ustaz Ahmad Saleh. 47:50 [tertawa] 47:51 Sudah kita sebutkan tadi tanggalnya. 47:54 H 47:55 hm. Kemudian juga di dari Pak Amsirnya 47:58 ada pertanyaan, Ustaz. 47:59 Namam. 48:00 Asalamualaikum warahmatullahi 48:01 wabarakatuh, Ustaz. 48:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:04 wabarakatuh. 48:05 Saya dari Kemang, Ustaz. Izin bertanya. 48:08 Nah, semoga Ustaz Ahmad Saleh juga 48:10 selalu sehat. Amin. Allahum amin. 48:13 Ustaz, jika kita dalam jika kita sudah 48:17 berbuat baik dan selalu mengalah dalam 48:21 berbagai perdebatan, baik besar maupun 48:23 kecil, tapi balasannya tidak sesuai 48:26 dengan yang kita harapkan. Misalnya 48:29 sesuai dengan yang kita inginkan, apakah 48:32 itu cara Allah Subhanahu wa taala 48:33 memberikan jawaban kepada kita agar 48:36 lebih baik lagi dalam berbuat apapun, 48:38 Ustaz? Jazakumullah khairan. Masyaallah. 48:41 Barakallahu fikum. Naam. Jadi itu memang 48:44 cara Allah mendidik kita. H. 48:47 Bukan cara Allah membalas ya, tapi 48:49 mendidik, mentarbiah kita. Perdebatan 48:54 itu sesungguhnya menjadi tidak penting 48:57 gitu loh ya. Perdebatan-perdebatan 49:00 apalagi menjadi emosi, menjadi retak itu 49:03 malah dilarang gitu ya. menjadi bukan 49:06 hanya ikhtilaf tapi mengakibatkan 49:09 tafaruk itu dilarang 49:11 perdebatan-perdebatan 49:12 yang sifatnya mencari solusi solutif 49:16 gitu loh. Jadi perdebatan-perdebatan 49:18 apalagi perdebatan tentang amalan 49:21 muamalah itu bagi saya sekali lagi bagi 49:25 saya itu sudah ya masyaallah semuanya ya 49:29 sudah antum pahamnya gimana gitu loh. 49:31 [tertawa] 49:31 Oh begitu ya udah begitu gitu loh. 49:34 Kenapa? Termasuk hukum ini haram, hukum 49:36 ini tidak haram itu ya antum memahaminya 49:39 begini ya sudah begitu entar dinantikan 49:42 di sisi Allah apalagi yang sifatnya 49:43 ijtihadi. Sok e persoalan apa yang para 49:47 ulama sepakat dalam masalah ijtihadi 49:50 beda 49:51 semuanya akan berbeda gitu loh. Terma 49:55 hanya saja ada kalanya di lingkungan 49:58 kita. Oh di lingkungan kita itu 50:01 statusnya haram. Oh, mungkin di 50:03 lingkaran antum mah itu mubah atau 50:05 makruh gitu loh. Bisa jadi hukum itu 50:08 begitu. Nah, gitu loh. Loh, kok bisa 50:11 begitu? Ini namanya juga fikih 50:16 loh. Kalau gitu jadi enggak jelas. 50:18 Jelas. Antum yakinnya apa? Oh, yakinnya 50:21 mubah. Ya udah mubah enggak apa-apa. 50:24 Tongjek juga yang ditanya antum nanti 50:26 sama Allah. Antum yang katakan mubah, 50:29 tapi yang ditanya saya enggaklah. 50:32 itu loh ya. Oke. Jadi, apalagi di 50:35 persoal-persoal sudah saling mendoakan 50:38 ya sudah memahaminya begitu gitu karena 50:41 ijtihadi kan ijtihadi mah ada jawaban 50:44 yang benar, enggak ada jawaban yang 50:46 salah 50:47 kan nanti keputusannya di hadapan Allah 50:49 ya kan itu ijtihadi. Makanya saya bilang 50:53 ya semuanya mungkin benar atau semin 50:56 semuanya mungkin salah. 50:59 Kalau ijtihad bagi ulama salah pun dapat 51:02 pahala bukan masuk neraka salah tuh itu 51:06 makanya bidatin waalatin 51:10 finar maka dolalah di situ bmakna lil 51:14 ba'd 51:16 tidak lil jamu itu bukan semua, Ustaz 51:19 bukan tidak mesti semuanya eh sekarang 51:22 gini ada ada kesesatan yang di luar 51:24 neraka enggak 51:26 kesesatan di luar neraka 51:27 heeh Nah, atau yang sesat itu mesti di 51:30 neraka. 51:32 Yang sesat mesti di neraka. 51:33 Nah, kan gitu. Antum mesti kita mesti 51:35 memahami yang sesat di neraka. Oke. 51:38 Tayib. 51:39 Salah itu artinya salah. Eh, benar itu 51:42 artinya apa? 51:44 Tidak salah. 51:45 Tidak salah. Yang benar itu berarti 51:47 sesuai dengan Quran dan sunah. 51:51 Salah adalah tidak sesuai dengan Quran 51:54 dan sunah. Kalau tidak sesuai dengan 51:57 Quran dan sunah berarti sesat. 52:01 Salah berarti sesat. 52:04 Betul enggak tuh? 52:04 Betul. 52:05 Nah, 52:07 hakim apabila seorang hakim berijtihad 52:13 fasob kemudian benar falahu ajron 52:16 baginya dua pahala. 52:19 Tapi kalau akho kalau dia salah 52:23 falahu ajrun satu pahala. 52:25 Kok yang sesat dapat pahala? 52:28 Nah, nah itu menunjukkan bahwa kullu di 52:31 situ tidak bukan berarti semuanya 52:35 berarti ada kesalahan, ada kesesatan 52:38 yang diberi pahala 52:42 tuh. Maka kullu para ulama 52:46 sejak awal mengatakan jadi kullu itu ada 52:50 lil jam ada lil ba'd ada kullu 52:54 pengertiannya seluruhnya 52:57 ada kullu pengertian sebagiannya 53:00 ya jadi saya pernah sering sekali saya 53:03 dicela masa ustaz kalau khotbah kulu 53:06 bidatun dolala bid lah memang saya 53:09 nyampaikan hadis nabi kenapa 53:11 persoalannya ternyata setelah jelaskan, 53:13 "Oh, gitu ya, S." Iya, saya bilang. 53:17 Nah, gitu. Jadi memang ee penjelasan 53:20 penjelasan itu diperlukan ya. Akhirnya 53:23 dia tegang saya kalau ketemu saya tuh 53:25 tegang ngisi kajian tegang. Setelah saya 53:28 jelas, "Oh, begitu ya, Ustaz ya. 53:30 Akhirnya kemudian digudang makan ke 53:32 rumahnya 53:33 tuh. Padahal saya insyaallah saya tidak 53:36 punya niatan buruk sama antum." Saya 53:38 bilang, "Saya tidak akan istilah 53:41 ngalelewe bahasa Sunda itu apa ya? 53:44 Mencibir 53:45 gak? Saya gak ada tujuan mencibir. Mohon 53:48 maaf ya. Mohon maaf saya sekarang 53:51 sekarang itu membiasakan kalau kata 53:54 Quran begitu ya begitu 53:57 misalnya begini mohon maaf ya [tertawa] 54:00 saya kira di populer ya enggak apa-apa 54:03 saya sebut aja. Ada seorang dai 54:05 mengatakan, 54:07 "Lam yalid walam yulad." 54:10 Tidak. Allah itu tidak melahirkan dan 54:13 tidak dilahirkan. Kemudian di antara 54:15 kita ada yang komentar, "Kalau Tuhan itu 54:18 dilahirkan siapa bidannya?" Ya gitu pada 54:22 dan itu sambil mohon maaf ya ngenye. 54:26 Ngenye tahu enggak? Ngenye 54:27 main-main. 54:28 Iya main-main. Kalau gitu siapa 54:30 bidannya? Nah, jadi hal semacam itu 54:34 menjadi asalnya kan Quran mengatakan lam 54:38 yalid walam yulad itu benar kalimat 54:41 benar tapi diikuti dengan pertanyaannya 54:44 kalau Tuhan punya kalau Tuhan melahirkan 54:47 atau kalau Tuhan dilahirkan siapa 54:50 paraajinya? Ah itu jadi masalah 54:54 gitu loh ya. Nah, maka oleh Oh, iya. 54:57 Nah, maka oleh sebab itu, mohon maaf ya. 55:00 Jadi, saya mencoba untuk menghindari e 55:04 tendensius 55:05 gitu ya. Jadi nanti saya jelaskan ee 55:08 persoalan-persoalan yang memang harus 55:09 saya jelaskan gitu ya. Jadi 55:12 persoalan-persoalan perbedaan pendapat. 55:14 Jadi, perbedaan masalah hukum itu biasa. 55:18 Apalagi yang ijtihadi biasa 55:21 gitu ya. bisanya hukum haram 55:24 ee kemudian tadi apa ee misalnya apa 55:28 merokok. Sebagian ulama terutama Timur 55:31 Tengah itu mengharamkan 55:35 dengan pegangan dalil-dalil yang jelas 55:38 tapi juga ada yang mengatakan makruh. 55:42 Pegangannya juga jelas. 55:44 Bahkan ada yang mengatakan mubahun. 55:47 Mubah. 55:48 Iya. 55:48 Gitulah ya. Ada mubah. 55:50 Ada. 55:50 Iya. Ada. Karena karena memang urusan 55:53 rokok kanan tidak disebutkan di dalam 55:56 Quran, tidak disebutkan dalam hadis 55:58 setahu saya. Tapi itu kategorinya adalah 56:02 analisa, 56:03 ijtihad. 56:04 Ijtihad jadinya. Makanya wajar kalau 56:07 ulama-ulama Saudi mengatakan haram. 56:10 Ulama-ulama Indonesia paling tidak 56:13 mengatakan makruk. Tuh di di bawah haram 56:17 tapi di atas mubah. 56:20 Kalau mubah itu kan sama dengan halal 56:22 gitu loh. Nah, jadi bagi saya persoalan 56:26 itu gitu loh karena saya ngikuti kaidah 56:30 persoalan perbedaan pendapat itu boleh. 56:33 Yang tidak boleh beda pendapat itu yang 56:36 tidak boleh beda itu adalah akidah. 56:40 Akidah sejak dulu itu sama. Sejak zaman 56:43 Nabi Muhammad itu sama. Bahkan sejak 56:46 zaman Nabi Nuh tidak berubah. 56:50 Ya, gitu loh. Itu akidah yang yang beda 56:53 syariat. 56:56 Syariat yang berbeda. Nah, maka oleh 56:58 sebab itu apalagi kemudian kita saja 57:00 zaman kita umat Nabi Muhammad yang sudah 57:03 jauh dan tapi kan ya ee meskipun kita 57:06 sudah jauh dari Nabi Muhammad, kita kan 57:08 sudah punya ulama. Iya kan? Buktinya 57:10 ulama aja berbeda-beda. 57:12 Iya. 57:13 Sok ulama mana yang dijamin 100% benar? 57:17 [mendengus] Kan enggak ada. gitu loh ya. 57:19 Anta-antta apalagi kita orang awam mah 57:21 saya mah ikut Imam Syafi'i. Ikutlah Imam 57:23 Syafi'i. 57:26 Ah saya mah cocoknya dengan Imam Ahmad 57:28 bin Hambal dilarang enggak? Silakan. 57:32 Meskipun di antara kita ada yang 57:35 menyarankan kalau kita sudah mazhabnya 57:38 satu ya mazhab itu saja. 57:40 Tapi persoalannya sekarang sudah 57:43 berkembang ke mana-mana. Maksudnya bukan 57:46 berkembang itu bukan pemahaman-pemahaman 57:48 tapi persoalan 57:50 kasus 57:50 kasus-kasus itu bukan hanya terjadi di 57:53 negeri ini saja bahkan yang terjadi di 57:55 negeri ini bisa terjadi di negeri yang 57:57 berbeda. 57:58 Nah, maka kemudian ee menarik sekali 58:01 persoalan seperti itu. Jadi saya tidak 58:04 kaku-kaku amat kalau dalam masalah apa 58:07 tadi? Ijtihadi terutama jangankan 58:10 ijtihadi 58:12 yang sudah nasnya jelas saja jelas dalam 58:15 pengertian 58:17 ya jelaslah saya sebut pengertiannya 58:19 jelas bisa dimai beda 58:21 contohnya 58:28 ee apa la eh bukan la shat la tusolana 58:32 ahadukumul asro illa 58:35 iya fi bani quraidah Oh, itu kan jelas 58:38 hadisnya. 58:39 Tapi ada yang sahabat memahami beda 58:42 pemahamannya. Itu itu di zaman Nabi itu, 58:46 apalagi di zaman kita. Nah, makanya iya 58:50 ya. Ya, makanya kemudian kanya lagi 58:53 nanti mohon maaf ini kepada para ulama 58:56 pohon diluruskanlah kalau memang salah. 59:00 Bahkan 59:02 kita bisa berbeda dengan keputusan Nabi. 59:08 Bahaya 59:09 bahaya tuh. Mesti bahaya kalau tidak 59:11 dijelaskan. Harus 59:13 kita boleh berbeda dengan keputusan Nabi 59:16 ketika ilatnya berbeda. 59:21 Ketika ilatnya kasusnya sama tapi 59:23 ilatnya beda gitu loh. 59:25 Nah, 59:27 Nabi kan saya sering jelaskan mengata 59:30 memberi hukum 59:32 talak tiga kali berturut-turut dalam 59:35 satu majelis dihukumi satu talak tuh 59:37 oleh Nabi. 59:38 Iya. Tapi oleh Umar bin Khattab 3 tahun 59:42 kepemimpinannya satu, tapi 2 tahun 59:45 kemudian menjadi tiga. Loh, kok Umar 59:50 berbeda dengan keputusan Nabi. 59:53 Bahkan Nabi pun 59:56 berbeda dengan keputusan Allah. 1:00:01 Aduh, bahaya juga. Iya, memang bahaya 1:00:03 kalau tidak dijelaskan. 1:00:05 Allah menjelaskan bahwa pencuri 1:00:08 sebaiknya dipotong tangan. 1:00:11 Tapi pernah Nabi tidak melaksanakan 1:00:13 potong tangan. 1:00:15 Iya. 1:00:17 Di zaman Umar juga pernah Umar tidak 1:00:19 melaksanakan potong. Loh, Umar kok 1:00:21 bertentangan dengan Quran? 1:00:24 Ada ilat yang berbeda 1:00:28 dipotong tangan itu kalau dalam keadaan 1:00:32 normatif, dalam keadaan standar. 1:00:36 Kalau dalam keadaan paceklik, dalam 1:00:39 keadaan hukuman ditiadakan dalam tanda 1:00:42 petik itu, maka kan sering saya 1:00:45 menjelaskan pakai jilbab aja hukumnya 1:00:47 jadi beda. 1:00:50 Nah, ini makanya fikih itu tidak apa 1:00:54 namanya tidak monohum. 1:00:57 Mesti selalu berbeda. Mencium istri 1:01:01 hukumnya kan ada boleh, ada yang tidak 1:01:03 boleh tergantung ilatnya. 1:01:06 Maka oleh seb itu dia ada 1:01:09 persoalan-persoalan ini makanya 1:01:11 [mendengus] 1:01:11 ya udah antum gimana karena saya titi 1:01:14 ingin ribut pokoknya yang penting antum 1:01:16 jaga akidah baik sangka sama Allah 1:01:22 saya Ustaz enggak pernah tahajud dia 1:01:23 enggak apa-apa kamu harus perah tahajud 1:01:25 yang penting salat wajibnya a 1:01:26 dipertahankan 1:01:28 saya enggak pernah saum sunah ya enggak 1:01:30 apa-apa bagi mereka yang tidak punya 1:01:33 waktu untuk salat tahajud atau salat 1:01:35 sunah. Amma adapun bagi mereka yang 1:01:38 punya luang dan mampu danunya keinginan 1:01:42 lakukan. 1:01:45 Kenapa? Karena siapa yang semakin taat 1:01:48 kepada Allah maka doanya semakin 1:01:51 didengar oleh Allah. 1:01:55 Kenapa Nabi Muhammad doanya selalu 1:01:56 diijabah? 1:01:59 Karena Nabi Muhammad 1:02:01 wa innaka khuluin 1:02:05 karena akhlaknya mulia, ibadahnya 1:02:08 beneran, ininya bener. Nah, kita kalau 1:02:11 ingin didengar doa ya Nabi Muhammad. 1:02:15 Tapi ah saya mah enggak apa-apalah yang 1:02:17 penting mah saya tidak dosa. Ya enggak 1:02:18 apa-apa. Hanya kalau minta sama Allah 1:02:20 jangan jangan berharap minta buru-buru 1:02:23 ya gitu logikanya. 1:02:24 J minta apa-apa. 1:02:25 Heeh. Jadi boleh minta tapi lama gitu. 1:02:28 Kamu aja di dikasih ini kan lama ya. Ya. 1:02:32 Jadi memang rahasia sekali lagi ya. 1:02:34 Rahasia. Oke. Masyaallah menariklah. 1:02:37 Jadi mengkaji syariat itu menarik. Saya 1:02:39 kira itu ee wallahuam bisawab. 1:02:44 Wallahuam [mendengus] bisawab. Demikian 1:02:46 Bapak Amsir Tabrani semoga dapat 1:02:48 menjawab. 1:02:50 Ada Ibu 1:02:52 Siti Anisa yang mendengarkan juga lihat 1:02:57 streaming tapi putus-putus katanya. 1:02:59 Oh, masyaallah. Barakallahu fikum. 1:03:01 Kemudian ada Ibu Ani Hani Hudaifah. 1:03:05 Ustaz alhamdulillah hadir menyimak 1:03:07 tausiah sore. Insyaallah Ustaz Ahmad 1:03:08 Saleh dan keluarga sehat-sehat walafiat. 1:03:10 Amin. Allahum amin. 1:03:12 Kemudian Ibu Yeti juga. Ibu Yeti 1:03:17 hadir menyimak. Kemudian Bapak Arwin 1:03:19 juga alhamdulillah menyimak dari Lenteng 1:03:22 Agung. 1:03:24 Ibu Retno juga alhamdulillah menyimak. 1:03:29 Syukran kasiran Ustaz pencerahannya. 1:03:32 Kemudian 1:03:34 ada Bapak 1:03:37 Rama di Tangerang Selatan. Izin menyapa 1:03:41 Ustaz Ahmad Saleh. Semoga selalu dalam 1:03:44 keberkahan dan sehat. Amin. Allahum 1:03:46 amin. 1:03:47 Beserta keluarga. Amin. 1:03:49 Amin. Allahum amin. 1:03:51 Kemudian Bapak Rohili Sayan. 1:03:55 Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:56 wabarakatuh, Ustaz. 1:03:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:59 wabarakatuh. 1:04:00 Izin bertanya, Ustaz. Bagaimana kalau 1:04:02 ada seseorang yang menceritakan 1:04:05 keburukan orang yang sudah meninggal 1:04:06 dunia, Ustaz? Apakah ini termasuk dosa 1:04:09 besar, Ustaz? Jazakumullah khairan 1:04:11 khair. [tertawa] Masyaallah. Jadi 1:04:13 pertama paling tidak itu adab gitu ya. 1:04:17 Iya. 1:04:18 Kedua dosa kecil. Tapi dosa kecil itu 1:04:21 bisa jadi dosa besar kan begitu. Nah, 1:04:25 maka oleh sebab itu hindari. Oh, saya 1:04:28 sudah nasihati dia masih begitu. Ya 1:04:30 sudah, Anda bisa berpaselas tangan kalau 1:04:32 sudah memberi nasihat tapi tidak 1:04:34 didengar. Tapi tugas Anda memberi 1:04:37 nasihat sudah dilaksanakan. Oh, Anda 1:04:39 ingin nambah kebaikan lagi, nasihati 1:04:41 lagi sampai dia apa namanya? Ada 1:04:45 perubahan. Tapi sekali lagi ee apa 1:04:49 namanya? Ee menceritakan keburukan. 1:04:52 Menceritakan keburukan juga 1:04:54 bertingkat-tingkat 1:04:55 ya. Menceritakan keburukan itu pertama 1:04:59 bisa menceritakan keburukan itu seperti 1:05:01 gibah. 1:05:03 Gibah kan tidak boleh. 1:05:05 Iya. 1:05:06 Meskipun benar enggak boleh. 1:05:09 Apalagi 1:05:10 salah. 1:05:11 Salah ya. Maka kategorinya dusta dan 1:05:14 gibah. 1:05:15 Gibah benar. 1:05:16 Heeh. Gibah meskipun benar, tapi kalau 1:05:18 di ee diceritakan keburukan itu di 1:05:21 belakangnya makaab gibah w yab ba'dukum 1:05:27 ba'd. 1:05:29 Gitulah ya. Nah, maka oleh sebab itu 1:05:31 ngapain kita nyeritakan keburukan orang 1:05:33 lain gitu? Pada akhirnya begitu lebih 1:05:36 fokus menilai diri kita sendiri. Ah iya 1:05:40 ya. Saya belum bisa perbaiki ya salat 1:05:43 masih beg gitu aja. Hm. Saya belum bisa 1:05:47 saum sunah seperti orang-orang 1:05:48 orang-orang pada saum sunah paling tidak 1:05:51 senar Kamis. 1:05:53 Saya mah enggak. Tapi alhamdulillah 1:05:55 ketang k gitu. [tertawa] 1:05:56 Alhamdulillah ketang saya kemarin puasa 1:05:59 ini gitu loh. Nah, mendingan begitu 1:06:02 evaluasi diri daripada gemunin mikirin 1:06:05 orang capek mikirin keburukan orang 1:06:07 lain. Nah, gitulah ya. Ah, tapi kan 1:06:11 perlu dipikiran juga kemaksiatan ya 1:06:13 boleh aja pikiran kemaksiatan bawa amar 1:06:16 makruf nahi mungkar. Tapi kalau cuma 1:06:18 untuk dicari kesalahan-kesalahan 1:06:22 gitu loh untuk memperkeruh suasana. 1:06:24 orang lagi ngobrol yang bermanfaat. Eh, 1:06:27 eh, kamu dengar enggak si anu anu anu 1:06:29 anu untuk apa kalau bukan mau untuk 1:06:33 perbaikan. 1:06:35 Tapi kalau antum tidak mampu, kemudian 1:06:38 ada orang yang mampu sampaikan tuh boleh 1:06:42 saya ni datanya gini gini gini gini. 1:06:44 Antum antum tidak usah sampaikan dia 1:06:47 yang melakukan tapi paling tidak secara 1:06:50 umum bahas tuh di materi kan begitu bisa 1:06:54 gitu loh ya. Baik demikian saya kira ya. 1:06:57 Wallahu aam bisawab. 1:07:01 Wallahuam bawab. Demikian Bapak Luairi 1:07:03 semoga dapat menjawab. Menarik Ustaz 1:07:06 tadi kata-kata ngapain capek-capek 1:07:09 ngomongin orang lain. 1:07:11 Ngomongin diri sendiri aja. Iya, betul 1:07:13 betul. 1:07:14 Ngomongin orang lain kita dapat dosa. 1:07:16 Iya betul betul. Ngomongin diri sendiri. 1:07:18 Mendingan ngomongin diri sendiri. Iya. 1:07:21 Evaluasi. Iya. 1:07:22 Heeh. 1:07:22 Iya. [tertawa] Masyaallah. 1:07:25 Masyaallah. 1:07:26 Eh, baik Ikhwan Awat. Kami akan rehat 1:07:30 sejenak. Insyaallah kami akan segera 1:07:31 lanjutkan lagi di sesi ketiga nanti. 1:07:33 Terima kasih. 1:12:12 Alhamdulillahirabbil alamin. Terima 1:12:13 kasih Iwan masih bersama dan menyimak 1:12:16 Radio Silaturahim. Anda masih 1:12:17 menyaksikan live siaran tausiah saleh 1:12:20 bersama Ustaz Ahmad Saleh. Kita akan 1:12:23 lanjutkan 1:12:26 ada Ibu Retno, Ibu Sri juga hadir 1:12:31 menyimak. 1:12:33 Kemudian kita akan bacakan pertanyaan 1:12:36 selanjutnya dari 1:12:38 Bapak Khairuddin di Serpong. 1:12:40 Asalamualaikum warahmatullahi 1:12:41 wabarakatuh, Ustaz. 1:12:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12:44 wabarakatuh. 1:12:46 Terima kasih, Ustaz, ilmunya. Ustaz, 1:12:48 kalau kita berselawat tidak memakai kata 1:12:50 sayidina, Ustaz. Apakah tidak sempurna 1:12:53 atau tidak menghormati Nabi Muhammad 1:12:55 atau kurang lengkap? Bagaimana, Ustaz? 1:12:58 Terima kasih. 1:13:00 Allahumma sholli ala sayyidina 1:13:02 Muhammadin. 1:13:04 Jadi perasaan kita sebagai umat Nabi 1:13:07 Muhammad 1:13:09 sebagai penghormatan kelayak layak 1:13:12 beliau dihormati itu layak meskipun 1:13:15 beliau tidak mau dihormati. 1:13:20 Sampai beliau mengatakan kan saking 1:13:22 tidak mau dihormatinya, 1:13:24 beliau mengatakan ketika datang ke satu 1:13:26 majis sudah yang sudah duduk-duduk saja. 1:13:30 itu menunjukkan bahwa beliau tawadu 1:13:32 tidak mau dihormati. Tapi kita sebagai 1:13:35 umatnya wong Allah saja innallaha waaik 1:13:40 yusuna. Allah saja berselawat, malaikat 1:13:44 saja berselawat. Masa kita tidak 1:13:46 berterima kasih kepada Nabi Muhammad. 1:13:50 Jadi bentuk ungkapan selawat itu di 1:13:53 antara maknanya adalah berterima kasih. 1:13:57 Karena Nabi Muhammad apalagi sudah tiada 1:14:00 gitu loh ya. Allahumma shalli ala 1:14:02 sayyidina Muhammad berterima kasihnya. 1:14:04 Kenapa? Agar selawat terus dikirimkan 1:14:06 kepada beliau 1:14:10 gitu ya. Ah kemudian apa fungsinya? 1:14:14 Untuk mengangkat derajat beliau 1:14:17 sallallahu alaihi wasallam. Allahum 1:14:19 shalli. 1:14:20 Makanya beliau kan berharap beliau 1:14:22 dimasukkan kepada surga wasilah. 1:14:27 surga yang paling tinggi, paling dekat. 1:14:31 I gitu loh ya. Makanya ketika kita 1:14:34 berarti bisa berfungsi semakin banyak 1:14:37 selawat yang dibacakan untuk beliau maka 1:14:40 derajat beliau semakin tinggi. 1:14:42 Masyaallah. 1:14:43 Tuh gitu. Dan beliau tidak minta yang 1:14:46 lainnya. Wah, beliau wah kok yang 1:14:49 memerintahkan selawat. 1:14:52 Ya ayyuhalladzina amanu shlu alaihi 1:14:55 wasallimu taslim. Bukan Nabi Muhammad 1:14:58 yang minta, tapi Allah yang 1:15:00 memerintahkan kepada kita untuk 1:15:03 berselawat. 1:15:04 Anda boleh saja mengatakan Allahumma 1:15:07 sholli ala Muhammadin. Karena Anda baca 1:15:10 dalam riwayat 1:15:12 tidak pakai sayidina, 1:15:15 tapi kita juga patut menghargai orang 1:15:18 yang mengatakan sayidina. 1:15:22 Karena Nabi pun pernah bersabda riwayat 1:15:25 Imam Muslim, anna sayyidun 1:15:30 libani adama yaumalqiamah. A kamaqal, 1:15:37 aku ini sayidnya bani Adam di hari 1:15:40 kiamat. Tuh. 1:15:43 Kalau di hari kiamat belum sebagai 1:15:45 sayid, apa tidak? Boleh dipanggil sayid 1:15:47 sekarang sama kita. E gitulah ya. Jadi 1:15:50 semuanya ada dasar hukumnya ya. Jadi 1:15:53 kalau Anda mengatakan ya seperti mohon 1:15:56 maaf ya menganggap sama saja Nabi 1:15:58 Muhammad dengan Anda gitu. 1:16:02 Anda menganggap sama Anda dengan Nabi 1:16:05 Muhammad sama maka Allahumma sholli ala 1:16:07 Muhammad. 1:16:10 Tapi kalau kita menganggap beliau itu 1:16:12 mulia, 1:16:14 wajar dihormati gitu loh ya. Maka kita 1:16:18 katakan Allahumma sholli ala sayyidina 1:16:20 Muhammad. 1:16:23 Saya punya teman namanya Ahmad. 1:16:27 Karena teman saya memanggil ya Ahmad. 1:16:31 Beda dengan orang yang saya hormati 1:16:35 atau orang yang lebih tua. 1:16:38 Maka saya memanggilnya Pak Ahmad 1:16:42 gitu. Itu dalam bahasa kita. Adapun tiap 1:16:46 daerah punya kebiasaan yang berbeda, 1:16:49 punya karakter yang tidak sama. 1:16:53 Bisa jadi di Arab dipanggil nama itu 1:16:55 biasa 1:16:57 ya Ahmad di kita mohon maaf gitu mohon 1:17:01 maaf ya kita manggil presiden ya 1:17:04 langsung namanya tanpa mendahulinya 1:17:07 dengan bapak atau tuan. Nah, akan 1:17:10 berbeda. Nah, misalnya di kita di di 1:17:15 Arab itu lebih suka 1:17:17 dipanggil kunyah 1:17:20 Abu Muhammad. Abu Ahmad. 1:17:24 Ummi Muhammad. Ummi Ahmad. Tadi saya 1:17:28 pernah mengatakan Ibu Aisyah ummu itu 1:17:31 Ummul Mukminin. Selain Ummul Mukminin 1:17:34 juga dipanggil Ummu Abdillah. 1:17:37 Ummu Abdillah. Tapi kan Aisyah enggak 1:17:40 punya nama putra namanya Abdillah. Naam. 1:17:44 Ibunda Aisyah dalam sejarah tidak 1:17:47 dicatat punya anak namanya Abdullah. 1:17:51 Wakinna hadza tak taqriman laha. 1:17:56 Tapi itu bentuk penghormatan kepada 1:17:59 beliau. Maka para ahli hadis menukilnya 1:18:04 an Ummi Abdillah. 1:18:08 gitulah atau an ummil mukminin atau an 1:18:14 siddiqoh 1:18:16 siddiqoh 1:18:17 e siddiqah kalau ayahnya assiddiq e 1:18:22 putrinya aisyah siddiqah tuh ah itu 1:18:26 penghormatan-penghormatan 1:18:28 gitu ya gitu ya jadi anda ee apa namanya 1:18:33 menggunakan ee sayidi 1:18:36 Sayidina 1:18:38 Fadol itu lebih afdal. Tapi kalau tidak 1:18:42 menggunakan saya kira 1:18:45 tidak ada persoalan kalau diniat kalau 1:18:48 tidak ada niat merendahkan 1:18:50 lah. Tapi kalau Ustaz kenapa dalam azan 1:18:53 tidak ashadu anna Allah ee ashadu anna 1:18:58 sayyidana 1:18:59 Muhammadar Rasulullah. Jadi tidak semua 1:19:04 itu bisa apa namanya bisa dipakai atau 1:19:07 tidak. Hah. Jadi misalnya ee yang 1:19:12 sifatnya syiar Islam yang sudah baku ya 1:19:15 dari sononya tidak ya berarti tidak gitu 1:19:18 ya. Tapi kemudian juga tidak persoalan. 1:19:21 Kalau di zaman sekarang ashadu alla 1:19:24 ilahaillallah wa asyhadu anna sayyidana 1:19:27 muhammadar rasulullah tidak ada masalah. 1:19:31 gitu loh. Ah, ngada-ngada ya sudah kalau 1:19:34 ngada-ngada ashadu anna muhammadar 1:19:36 rasulullah. 1:19:40 Orang kalau sudah terbiasa menghormati 1:19:42 tidak menggunakannya itu menjadi 1:19:45 seakan-akan latah. 1:19:49 Jadi ada ah masyaallah ya. ada kebiasaan 1:19:53 yang menjadikan dirinya terbiasa itu 1:19:57 seperti itu. Ada orang yang terbiasa 1:20:01 tapi ada kalanya dia bisa merubah dalam 1:20:04 kondisi tertentu. 1:20:06 Nah, jadi ah saya pokoknya sesuai dalil 1:20:09 aja Nabi ngajarkan Allahumma sholli ala 1:20:11 Muhammad. Ya sudah, Allahumma shallli 1:20:13 ala Muhammad. 1:20:16 Tapi antum jangan mempersoalkan kepada 1:20:19 orang yang mengatakan Allahumma sholli 1:20:22 ala sayyidina Muhammad. Enggak pakai 1:20:25 sayidina ya enggak apa-apa. Kalau enggak 1:20:27 pakai sayidina antum enggak pakai 1:20:29 sayidah ya enggak apa-apa. Tapi saya 1:20:32 masyaallah saya pakai sayidina misalnya 1:20:35 begitu. Jadi sekali lagi ini kan nilai 1:20:38 rasa. 1:20:40 Iya 1:20:40 nilai rasa persoalannya bukan masalah 1:20:43 halal haram. 1:20:46 Bukan persoalan 1:20:48 ee dilarang atau tidak dilarang, disuruh 1:20:51 atau tidak disuruh. Ini nilai rasa, 1:20:53 nilai penghormatan. La Allah khulukin 1:20:56 adim. Ah karena khuluk Allah saja 1:20:58 mengatakan Nabi Muhammad itu punya 1:21:00 akhlak yang agung gitu loh ya. Maka dan 1:21:04 lagi ee selawat itu adalah sekali lagi 1:21:07 bukan hanya 1:21:10 berharap beliau diangkat derajatnya 1:21:12 terus, tapi juga sebagai ucapan terima 1:21:15 kasih atas perjuangannya 1:21:18 mendakwahkan Islam dari lubang yang 1:21:21 sempit yaitu dari Gua Hiro sampai ke 1:21:25 dunia luas. Tuh begitu kan. Masyaallah. 1:21:30 Nah, masa kita tidak berterima kasih 1:21:33 sekiranya, nah kan jadinya sekiranya 1:21:36 kalau bukan dakwah beliau, 1:21:40 masyaallah saya kita tidak tahu 1:21:43 wallahuam seperti apa kita jadinya hari 1:21:45 ini. Nah, makanya wajar kita ee barang 1:21:50 siapa yang tidak berterima kasih kepada 1:21:53 makhluk gitu ya, bagaimana bisa dia 1:21:55 bersyukur kepada khaliq. 1:21:58 Nah, maka kita berterima kasih kepada 1:22:00 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 1:22:02 dan itu ditandai 1:22:05 ya diakui sebagai syukur kepada Allah. 1:22:09 Maka ada di antara ulama yang menyatakan 1:22:12 pokoknya kalau baca selawatnya pasti 1:22:14 diterima gitu loh. Karena tadi 1:22:17 pemahamannya pertama Allahumma itu 1:22:20 adalah seruan tauhid gitu loh ya. Oke. 1:22:25 Baik. Saya kira itu yang dapat saya 1:22:26 jelaskan. Wallahu aam biswab. 1:22:31 Wallahuam bisawab. Demikian eh semoga 1:22:34 dapat menjawab. Berikutnya mungkin satu 1:22:37 lagi Ustaz 1:22:39 dari bab Ibu Rani di Depok. Ustazam. 1:22:41 Asalamualaikum warahmatullahi 1:22:42 wabarakatuh. 1:22:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:22:45 wabarakatuh. 1:22:46 Ustaz, jika kita mempunyai hutang kepada 1:22:49 saudara yang sudah meninggal, kemudian 1:22:52 jika kita niatkan bayar jariah kepada si 1:22:55 mayit misalnya untuk pembangunan masjid, 1:22:58 apakah bisa dikatakan untuk melunasi 1:23:02 hutang saya, Ustaz? Atau harus kepada 1:23:04 ahli warisnya, Ustaz? 1:23:06 Iya, betul. Baik. Kalau kita berhutang 1:23:09 kepada orang yang setelah meninggal 1:23:10 dunia, maka bayar nanti itu kepada ahli 1:23:14 waris. Nah, oleh ahli waris dibagi nanti 1:23:17 kali gitu ya. Tapi kalau kemudian ahli 1:23:20 warisnya jauh susah dihubungi. Nah, 1:23:23 boleh seperti tadi 1:23:25 karena ada kisah orang bayar hutang 1:23:26 masukin ke apa ke bambu dilempar ke laut 1:23:31 niatnya bayar hutang. Eh, ternyata 1:23:33 sampai gitu loh. Kalau kalaupun apa 1:23:36 namanya? Kalau ya meskipun sampai tetap 1:23:40 aja dia harus bayar. He 1:23:42 gituah. Kecuali kalau dia betul-betul 1:23:45 sudah ee saya sudah kerahkan semuanya 1:23:48 dalam itu, itu tidak masalah. Karena dia 1:23:50 juga, "Oh, saya juga terima gitu, tapi 1:23:53 saya enggak tahu dari siapa gitu loh." 1:23:55 Nah, jadi ee apa namanya? Ee 1:23:59 yang penting adalah persoalannya menjadi 1:24:02 beres. Itu yang paling penting ya. 1:24:05 Persoalannya yang paling penting, paling 1:24:07 beres. Jadi bayar hutang ke ahli 1:24:09 warisnya biar nanti ahli waris yang bagi 1:24:11 di ahli waris gitu ya. Ee jadi kecuali 1:24:15 sekali lagi kalau kita ada uzur tidak 1:24:18 bisa menemui ahli waris karena jauh 1:24:21 karena tidak tahu misalnya bertebaran di 1:24:24 mana apalagi saya kita kan kita kan 1:24:26 begini kena kenal pinjam duit sama teman 1:24:30 kita enggak pernah tahu siapa istrinya 1:24:32 siapa anak-anaknya gitu. Yang penting 1:24:34 mah saya hutang sama dia kan gitu. Nah, 1:24:37 kebingungan ketika dia meninggal dunia 1:24:39 bingung kita. Aduh, dia istrinya siapa 1:24:41 ya? Anaknya siapa? Nah, maka menjadi 1:24:45 kenapa di bank-bank terutama bank Islam 1:24:48 e bank apa yang ber inikan yang 1:24:51 berlabelkan syariah biasanya itu kan 1:24:54 dilacak itu disebutkan semua bank itu 1:24:57 bukan hanya bank syariah 1:25:00 nama istri nama ibu nama bapak itu 1:25:03 bahasa itu maksudnya di at begitu gitu 1:25:06 loh ya demikian yang dapat saya jelaskan 1:25:09 wallahu aam biswab 1:25:13 Wallahuam biswab. Demikian Ibu Rani dari 1:25:16 Depok semoga dapat menjawab. Nah, semoga 1:25:20 insyaallah hutangnya lunas. Amin. 1:25:22 Amin. Allahum amin. 1:25:23 Baik, Ustaz. Sebagai penutup untuk ee 1:25:27 Jumat sore ini sebagai larangan dan 1:25:31 larangan mengganggu, Ustaz. Ya. 1:25:32 Enam. 1:25:33 Dan cara mencanci orang yang sudah mati. 1:25:35 Silakan, Ustaz. 1:25:35 Enam. Jadi kesimpulannya dapat kita 1:25:38 pahami hendaknya kita menjauhi 1:25:42 menceritakan 1:25:43 keburukan orang yang telah meninggal 1:25:46 dunia. 1:25:48 Karena kalau keburukan ee karena 1:25:51 sesungguhnya kata Nabi dia sudah 1:25:53 menerima apa yang dia lakukan. Loh kan 1:25:57 menti nanya loh kan hisabnya belum. 1:26:02 Iya di alam kubur aja sudah merasakan. 1:26:05 Nah, gitulah ya. Di alam kubur saja 1:26:08 sudah menikmati. Maka kebaikan-kebaikan 1:26:12 yang harus diungkapkan sehingga malaikat 1:26:14 juga mengamin mengaminkan. Ya, paling 1:26:17 tidak kita membantunya dengan tidak 1:26:20 mengatakan keburukannya setelah dia 1:26:23 meninggal dunia. Itu membantu. 1:26:26 Amin. 1:26:27 Mendoakan itu lebih bagus. 1:26:31 tidak menceritakan keburukannya juga itu 1:26:34 diharapkan 1:26:37 gitu ya. Jadi kalau dia sepi dari 1:26:39 keburukan dianggap dinilai gitu loh bisa 1:26:42 dianggap dia ahlul khair. Kenapa? Karena 1:26:46 di masyarakatnya enggak ribut. 1:26:50 Karena tidak ada yang menceritakan 1:26:52 keburukannya. Nah, gitu ya. Nah, 1:26:54 demikian saya kira yang dapat saya ee 1:26:58 simpulkan. Wasallahu ala nabiyina 1:27:01 Muhammadin. Wallahuam 1:27:04 biswab. 1:27:06 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:27:08 wabarakatuh. 1:27:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:27:11 wabarakatuh. Jazakumullah khairan 1:27:13 kirakum jazakumullahu khair. 1:27:16 Demikian ikhwan awan semoga dapat 1:27:18 bermanfaat untuk ikhwan akhwat. 1:27:20 Hadis-hadis yang sudah disampaikan oleh 1:27:22 Ustaz Ahmad Saleh tentang haram menc 1:27:24 orang orang yang sudah mati dan juga 1:27:27 larangan mengganggu. 1:27:30 Saya Fauzi Ridul Hak mohon undur diri, 1:27:32 mohon maaf atas segala khilaf. Kita 1:27:34 tutup dengan subhanakallahumma 1:27:36 wabihamdika asadua ilahailla anta 1:27:39 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:27:41 Asalamualaikum warahmatullahi 1:27:42 wabarakatuh.