Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:13 Bismillahirrahmanirrahim. 0:13 Assalamualaikum warahmatullahi 0:15 wabarakatuh. 0:17 Alhamdulillahirabbil alamin. Allahumma 0:19 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:22 sayyidina Muhammad. Di Pacar Luaskan 0:24 dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36, 0:28 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi. Radio 0:31 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:33 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:35 subhanahu wa taala. Bagaimana kabar Anda 0:38 di sore hari ini? Semoga dalam keadaan 0:40 sehat walafiat dan selalu dalam 0:42 lindungan Allah subhanahu wa taala. 0:45 Senang sekali kami dapat kembali 0:47 menjumpai Anda dalam program tausiah 0:49 sore untuk edisi hari ini di 10 Syawal 0:52 1447 0:54 Hijriah yang bertepatan di tanggal 30 0:58 Maret 2026. 1:01 Tema 1:02 tausiah sore 1:03 pada hari ini menjaga fitrah sesudah 1:06 Ramadan. Langsung saja ikhwan dan akhwat 1:08 kita menyapa guru kita. Assalamualaikum 1:11 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:14 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15 wabarakatuh. 1:17 Baik, bagaimana kabar [berdehem] Ustaz? 1:18 Sehat ya? 1:20 Alhamdulillah, masya Allah, 1:21 alhamdulillah. Sebelumnya kami ingin 1:23 mengucapkan taqabbalallahu minna wa 1:25 minkum. 1:27 Amin, insya Allah. 1:28 Ustaz, minal aidin wal faizin. Mohon 1:30 maaf lahir dan batin. 1:33 Semoga eh selalu dalam lindungan Allah 1:35 subhanahu wa taala, Ustaz ya. Amin. 1:36 Amin. Amin. Ya Allah, baik ikhwan dan 1:39 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 1:41 taala. Langsung saja kita akan 1:43 mendengarkan pemaparan tausiah yang 1:45 disampaikan oleh guru kita, Ustaz Z 1:47 Bahmim. Tafadhol, Ustaz. 1:50 Assalamualaikum warahmatullahi 1:52 wabarakatuh. 1:55 Bismillahirrahmanirrahim. 1:57 Alhamdulillahirabbil alamin. 2:01 Alhamdulillahilladzi 2:03 hadana wama kunalina tadi Allah. 2:08 Cuma innal hamdalillah. 2:11 Nahmaduhu wanasykuruhu wanasta'inu 2:13 wanastaghfiruh. 2:17 sayyiati amalina. 2:19 Man yahdillah fahuwal muhtad. 2:22 Waman yudlil falan falan tajid lahu 2:25 waliyan mursyida. 2:27 Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la 2:30 syarikalah. 2:32 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu 2:34 warasuluhu. 2:36 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:38 nabiyina Muhammad nabi rahmat. 2:42 Wa ala alihi. Wasahbihi wasallama 2:45 tasliman katsira. 2:47 Allahumma robbisyrohli sodri wayassirli 2:50 amri wahlul uqdatan min lisani yafqohu 2:53 qouli. 2:55 Para pendengar radio dan TV silat 2:58 silaturahim di mana saja Anda berada. 3:02 [berdehem] 3:02 Alhamdulillah. 3:04 Segala puji dan puja bagi Allah. 3:06 Satu nikmat yang sangat-sangat. 3:10 Allah Ta'ala curahkan kepada kita masya 3:13 Allah. 3:14 Kita bisa menyelesaikan Ramadhan dengan 3:17 sehat walafiat. 3:19 Dan alhamdulillah. 3:21 Kita melewati Ramadhan. 3:24 Ya mungkin banyak dengan ada yang. 3:27 Menghabiskan waktunya dengan Qur'an. 3:31 Banyak dengan sholat sunnah sholat 3:34 tahajud dan lain-lain. Banyak yang 3:36 bersedekah masya Allah. 3:38 Itu semua adalah 3:40 [berdehem] 3:40 amal-amal ibadah untuk kita mendekatkan 3:42 diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 3:45 Pendengar sekalian yang dimuliakan Allah 3:47 Subhanahu Wa Ta'ala. 3:49 [berdehem] 3:50 Sebagaimana kita tahu, 3:55 kalau umpamanya kita peras Ramadan ini, 3:58 intinya Allah Ta'ala memberikan 4:00 kesempatan kepada kita untuk menjadi 4:02 hamba Allah yang muttaqin. 4:05 Itu sudah sering saya sampaikan. 4:07 Sekarang pertanyaan timbul kepada dalam 4:09 kehidupan kita dalam diri kita. 4:11 Sampai di mana 4:13 kita bisa menjaga ketaatan kita kepada 4:16 Allah atau sampai di mana 4:18 ketakwaan kita kepada Allah akan tetap 4:21 kita jaga. 4:23 Setidak-tidaknya 4:25 jangan sama. 4:27 Malahan setelah selesai Ramadan, 4:30 ketaatan kita kepada Allah atau takwa 4:32 Allah-nya kita kepada Allah 4:35 itu nilainya naik. 4:38 Volumenya naik. 4:43 Karena makin hari kita 4:45 makin tergusur umur kita dengan waktu. 4:50 Kita enggak mungkin bisa balik lagi. 4:52 Hari yang kemarin saja enggak bisa 4:53 balik. 4:54 Apalagi kita mau berbicara tahun yang 4:56 kemarin kita akan kembali, enggak bakal 4:58 mungkin. 4:59 Dan tiap pergantian siang dan malam, 5:04 tiap pergantian bulan, 5:06 tiap pergantian tahun, 5:08 ada yang berubah dalam diri kita. 5:12 Wajah kita berubah, 5:14 rambut kita berubah, 5:17 kekuatan kita berubah. 5:24 Jadi makin hari 5:27 makin dekat kita akan dikembalikan oleh 5:29 Allahu Subhanahu Wa Ta'ala, 5:31 sebagaimana yang Allah Ta'ala ingatkan 5:33 dalam Alquran. 5:36 Qul innal mautu ladzi tafirrūna minhu 5:39 fainnahu lāqīkum. 5:41 Tsumma turaddūna ilā ālimil ghaibi wasy 5:43 syahādati fayunabbiukum bimā kuntum 5:45 ta'malūn. 5:47 Ayat ini sering saya bawa, sangat sering 5:49 saya bawa dalam bicara. 5:52 Karena memang 5:53 yang paling 5:56 menggetarkan hati seseorang ketika kita 5:58 mengingatkan bahwa kita akan berakhir 6:00 dengan kematian. 6:02 Walaupun semua tahu itu. 6:04 Tapi terkadang kita lupa dan lain-lain. 6:08 Dan kematian inilah 6:10 yang tidak pernah dia memberitakan 6:12 kepada kita. 6:15 Ada yang hamba Allah 6:17 lagi duduk bercengkrama dengan 6:19 keluarganya 6:21 tiba-tiba malaikatul maut memisahkan roh 6:23 dari badannya. 6:24 Meninggal dunia. 6:26 Ada yang lagi menyetir mobil 6:28 berhenti di lampu merah 6:30 dia enggak bangun lagi. 6:33 Ada yang lagi bersujud kepada Allah, 6:35 masya Allah. 6:37 Dan di saat itu Allahu subhanahu wa 6:38 ta'ala mendatangkan maut kepadanya. 6:42 Jadi memang kematian 6:44 perlu kita sadari bersama. 6:48 Karena Allahu subhanahu wa ta'ala 6:49 menyatakan 6:50 nanti kematian yang akan datang kepada 6:52 kita. 6:53 Tanpa berita, tanpa suara. 6:56 Justru itu kita menghadapi 6:59 hidup [berdehem] ke depan. 7:00 Masya Allah. 7:03 Di dalam eh 7:06 biasanya 7:08 orang-orang Barat mengatakan 7:12 whatever is past 7:14 is gone. 7:16 Apa aja yang telah berlalu 7:19 itu sudah berlalu, sudah hilang. 7:26 Kehidupan kita itu 7:28 untuk masa mendatang 7:29 yang akan datang. 7:31 Jadi sisa umur kita berapa aja 7:34 mari kita pergunakan sebaik-baiknya 7:37 untuk lebih banyak mendekatkan diri 7:39 kepada Allah. Sebagaimana Allah 7:41 memudahkan kita ketika di bulan Ramadan. 7:44 Masya Allah. Seakan-akan kita ringan 7:46 untuk menjalankan ibadah. 7:48 Ringan untuk salat. 7:50 Bersama-sama tarawih. 7:52 Ringan untuk berpuasa. 7:55 Tapi terkadang sesudah Ramadan. 7:58 Iblis mulai membisikkan kepada kita. 8:01 Menjadikan kita juga sibuk. 8:03 Sehingga terkadang salat sunah pun. 8:07 Hampir-hampir kita lewati. 8:10 Sedekah seakan-akan. 8:13 Hanya ramai di bulan Ramadan. 8:16 Apalagi. 8:18 Membaca Alquran. 8:20 Ini masya Allah. 8:23 Sebab biasanya ketika bulan Ramadan 8:25 masya Allah. 8:27 Hamba-hamba Allah itu ramai membaca 8:29 Alquran. 8:31 Dan itu baik, sangat baik bukan enggak 8:33 baik sangat bagus. 8:35 Sangat bagus. 8:37 Karena kita di di. 8:39 [berdehem][batuk] 8:39 Dilipatgandakan ketika kita membaca 8:41 Alquran satu huruf. 8:43 Satu huruf saja dilipatgandakan 10 kali 8:45 oleh Allah subhanahu wa taala. 8:47 Apalagi ketika di bulan Ramadan bulan 8:49 yang penuh barakah. 8:52 Namun pertanyaannya apakah sesudah 8:54 Ramadan. 8:55 Kemudian Alquran ini naik lagi ke atas 8:58 lemari. 8:59 Atau ke rak. 9:01 Yang kita tutup dengan rapi. 9:03 Kita atur dengan rapi enggak pernah 9:05 turun nanti turun lagi di bulan Ramadan. 9:10 Jangan. 9:14 Allah subhanahu wa taala sangat 9:16 mencintai amal itu walaupun sedikit. 9:20 Tapi kontinu. 9:23 Bukan kayak hujan nanti panas 9:25 berbulan-bulan tiba-tiba datang hujannya 9:27 hujan lebat uh sesudah itu satu jam dua 9:30 jam dia berhenti nanti datang lagi 9:31 beberapa bulan. 9:34 Kalau musim panas biasanya terjadi 9:35 begitu. 9:36 Ya enggak? 9:37 Amal yang dicintai oleh Allah Subhanahu 9:40 wa Ta'ala 9:41 amal yang kita rutinkan. 9:44 Kita rutinkan. 9:45 Sekalipun sedikit 9:47 tapi tiap hari 9:49 karena kita bersahabat dengan Alquran. 9:52 Artinya dengan kalimat yang lain mungkin 9:54 tiap hari kita bisa jadikan 9:57 kita ini 9:59 boleh diistilahkan dengan hamba Allah 10:01 yang 10:02 ahlil Quran. 10:05 Ahlil Quran itu artinya tiap hari tidak 10:08 pernah dia lewati satu hari itu 10:11 dengan dia tidak membaca Alquran dan 10:13 menelaah daripada makna Alquran. 10:16 Masya Allah. 10:19 Nah, hamba Allah yang mulia 10:22 ke depan 10:24 hidup ke depan. 10:28 Tiap hamba Allah yang berjalan di muka 10:30 bumi ini 10:32 selalu dia akan menghadapi 10:33 benturan-benturan cobaan. 10:37 Selalu. 10:38 Dan itu sudah merupakan salah satu 10:40 sunatullah 10:43 dalam kehidupan manusia. 10:44 Dan Allah Ta'ala ingatkan 10:46 bahwa sunatullah qad khalat min qablika. 10:49 Di ayat yang lain dikatakan 10:51 sunnata man qad arsalna 10:54 min qablika rusul. 10:57 Falan tajida li sunnatillahi tabdila. 11:00 Dan engkau tidak akan dapatkan bahwa 11:02 sunatullah itu 11:03 akan berubah. 11:05 Sunatullah itu 11:09 satu ketetapan Allah 11:12 yang walaupun zaman berganti 11:15 tahun berganti 11:17 abad berganti dia tidak akan berubah. 11:20 Terkecuali kalau sudah 11:23 menghadapi kiamat. 11:25 Nah, yang di luar sunatullah yang akal 11:28 manusia tidak bisa menerima itu yang 11:30 kita katakan dengan kalimat mukjizat 11:32 dari Allah Ta'ala kepada nabi-nabi. 11:35 Untuk membuktikan kepada mereka bahwa 11:37 mereka itu adalah nabi-nabi utusan Allah 11:40 Subhanahu Wa Ta'ala. 11:43 Contohnya 11:44 ketika Allah mendinginkan api untuk 11:46 Ibrahim. 11:48 Allah membukakan laut untuk Nabi Musa. 11:51 Nah, itu otak manusia belum bisa 11:53 menerima. 11:55 Otak manusia ya. 11:56 Tapi hamba Allah yang beriman, dia tahu 11:59 karena ini adalah perintah Allah. Dia 12:00 akan yakin dan dia akan terima. 12:03 Justru itu bukan sedikit hamba-hamba 12:05 Allah yang 12:06 yang boleh dibilang 12:07 ya intelektual mind 12:10 pintar 12:11 mempunyai titel 12:12 yang masya Allah bermacam-macam titel. 12:14 Terkadang mereka itu untuk mempercayai 12:16 sesuatu harus dengan akalnya dia bisa 12:19 menerima. 12:21 Dia lupa tentang mukjizat dari Allahu 12:24 Subhanahu Wa Ta'ala. 12:27 Sunnatullah itu adalah ketetapan Allah. 12:30 Ah, saya berikan contoh begini. 12:32 [berdehem] 12:33 Matahari dia terbit dari timur. 12:36 Kemudian dia berjalan terbit 12:38 terbenam sebelah barat. 12:41 Itu namanya sunnatullah. 12:44 10 tahun yang lalu, 100 tahun yang lalu 12:46 sama enggak berubah. 12:48 Sekarang ini juga sama. 12:51 Pada bulan tertentu dia akan terbit pada 12:53 jam sekian. 12:54 Nanti tahun depan waktu yang sama, bulan 12:57 yang sama, tanggal yang sama 12:59 dia akan terbit juga pada jam yang sama. 13:03 [berdehem] 13:03 Tidak terlambat satu menit dan tidak 13:05 percepat satu detik. 13:08 Itu namanya sunnatullah. 13:11 Contoh yang lain. 13:14 Ketika kita berada di alam rahim 13:18 itu sunnatullah. 13:21 Sampai waktu yang tertentu 13:23 Allahu Subhanahu Wa Ta'ala mengeluarkan 13:25 kita dari alam rahim ke pangkuan ibu 13:28 kita. 13:29 Itu sunatullah, enggak akan berubah. 13:32 100 tahun yang lalu sama. 13:34 1.500 13:36 tahun yang lalu sama. 13:39 Nah, hamba Allah yang mulia. 13:41 [berdehem][batuk] 13:46 Ada ayat dalam Alquran. 13:50 Yang Allah Ta'ala nyatakan "Summa 13:52 litablughu asyuddahu". 13:54 "Waminkum man yutawaffa waminkum man 13:57 yuraddu ila ila ardhalil umuri". 13:59 Itu termasuk salah satu sunatullah. 14:04 Sesudah Allah antarkan Anda menjadi 14:06 dewasa. 14:07 Kemudian sebagian kalian ada yang wafat 14:10 duluan. 14:12 Ada yang dipikunkan oleh Allah duluan. 14:16 Baru dia wafat, baru dia meninggal 14:18 dunia. 14:20 Itu sunatullah. 14:24 Dan kita enggak tahu, mana yang Allah 14:26 Ta'ala akan tetapkan kepada kita. 14:28 Tapi di antara itu dalam kehidupan kita. 14:32 Di situlah Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 14:36 Belum. 14:37 Memberikan kemampuan akal kepada kita. 14:41 Untuk mengatur kehidupan kita. 14:44 Nah, itu Allah serahkan kepada kita. 14:48 Justru itu Allah Ta'ala memberikan 14:50 kepada manusia itu. 14:52 Ada hati dan akal. 14:55 Hati memang tidak bisa dilihat. 14:58 Tapi dalam hati manusia itu ada campur 15:00 tangan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 15:03 Justru itu salah satu doa daripada Nabi 15:05 Adam Alaihissalam. Yang diajarkan oleh 15:07 Jibril. 15:09 Ketika Nabi Adam baru sampai ke bumi 15:11 yang pertama. Ketika dia di langit. Dia 15:14 tahu dia melakukan pelanggaran. 15:16 Doanya "Rabbana dzalamna anfusana" itu 15:18 dalam Alquran. 15:21 Kemudian dalam hadis Rasul sallallahu 15:23 alaihi wasallam Nabi Adam meminta kepada 15:25 Allah. 15:28 Rabbana 15:30 nas'aluka imanan yubasyiru qulubana wa 15:33 yaqinan shadiqan. 15:36 Wahai zat yang menghidupkan aku. 15:39 Wahai Tuhanku. 15:42 Wahai zat yang memberikan kehidupan, 15:44 kira-kira begitu. 15:46 Sebab kalimat ketika kita mengatakan 15:48 Rabbi atau Rabbana 15:50 artinya dia [berdehem] merendahkan diri 15:51 kepada Allah Ta'ala. 15:54 Nabi Adam meminta 15:56 supaya Allah memenuhi rongga hatinya 15:58 dengan iman 16:00 dan keyakinan yang kuat. 16:02 [berdehem] 16:05 Berarti 16:06 hati kita itu mutlak ada campur tangan 16:09 Allahu subhanahu wa ta'ala. 16:14 Karena iman itu dia bersemayam di dalam 16:16 hati. 16:17 Nah itu semua hadis Rasul sallallahu 16:19 alaihi wasallam. 16:22 Al iman 16:23 ma waqara fil qalb wa shadaqahul amal. 16:27 Iman itu apa yang dia berdiam di dalam 16:29 hati dan nampak 16:32 dengan 16:34 langkah-langkahnya dia yang menunjukkan 16:36 dia beriman. Wa shadaqahul amal. 16:38 Dia membenarkan imannya itu dengan 16:40 langkah-langkah dia yang taat kepada 16:41 Allah Ta'ala. Ya dia beriman. 16:44 [batuk][berdehem] 16:47 Dan kita diberikan akal oleh Allahu 16:48 subhanahu wa ta'ala. 16:51 Di dalam perjalanan hidup 16:54 hari berganti 16:57 bulan berganti 16:59 tahun berganti 17:01 ada aja benturan [berdehem] kehidupan 17:03 dalam kehidupan kita. 17:05 Itu termasuk salah satu sunnatullah. 17:08 Bahwa Allah Ta'ala nyatakan wala 17:10 nabluwannakum bisyai'in 17:12 minal khaufi wal ju'i wa naqsin minal 17:15 amwali wal anfus wal tsamarat. 17:18 Jadi penetapan Allah atau sunatullah 17:21 bahwa selalu kita itu akan dicobai, 17:24 dibenturkan Allah dengan bermacam-macam 17:26 cobaan. 17:35 Dengan bermacam-macam cobaan. 17:38 Nah, sekarang pertanyaannya. 17:41 Kalau kita menghadapi cobaan 17:46 kira-kira apa jalan keluar yang paling 17:50 Kan di dalam Alquran Allah Ta'ala telah 17:52 memberikan tips kepada kita. 17:54 Arahan. 17:56 Ya. 17:57 Masyaallah. 17:59 Dalam Alquran itu Allah Subhanahu Wa 18:01 Ta'ala nyatakan. 18:02 Waman yattaqillah yaj'allahu 18:05 makhroja. 18:07 Mereka-mereka yang hidup dengan ketaatan 18:10 kepada Allah, dengan takwa Allah. 18:12 Selalu dalam benturan apapun, cobaan 18:15 apapun 18:16 Allah Ta'ala akan memberikan jalan 18:18 keluar yang baik. 18:20 Nah, itulah tiap-tiap manusia 18:22 menginginkan tiap dia menghadapi cobaan 18:25 dia menginginkan mendapatkan solusi 18:27 jalan keluar yang terbaik. 18:33 Itulah sehingga Allah Subhanahu Wa 18:35 Ta'ala 18:37 ingatkan dalam Alquran kepada kita 18:38 sekalian. 18:41 Ya ayyuhannas 18:44 qad ja'atkum mau'izhatun min rabbikum. 18:50 Wahai manusia 18:51 ada sebagian 18:53 Allah Subhanahu Wa Ta'ala memulai dengan 18:54 ya ayyuhalladzina amanu. 18:59 Ini Allah Ta'ala menyatakan, wahai 19:01 kelompok manusia 19:04 qad ja'atkum mau'izhatun min rabbikum. 19:06 Sesungguhnya telah datang [berdehem] 19:08 kepada kalian 19:11 Alquran Pelajaran-pelajaran dalam 19:13 Alquran. Peringatan-peringatan dalam 19:16 Alquran. 19:17 Min rabbikum. 19:19 Dari Tuhanmu yang menciptakan kalian. 19:28 Banyak kali dalam Alquran Allah Ta'ala 19:30 mengingatkan ketika Allah menurunkan 19:33 Alquran itu Allah Ta'ala mempergunakan 19:35 dengan kalimat min rabbikum. 19:39 Di antara yang lain Allah Ta'ala 19:40 mengatakan qul. 19:44 Nazalahu ruhul qudus min rabbika bil 19:46 haq. 19:48 Sampaikanlah kepada umatmu. 19:55 Saya mohon maaf karena 19:58 lagi puasa jadi kerongkongan lagi 20:00 kering. 20:04 Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengingatkan 20:06 lagi sampaikanlah [berdehem] ya Muhammad 20:08 Shallallahu Alaihi Wasallam. 20:12 Nazalahu ruhul qudus 20:15 [berdehem] 20:15 min rabbika. 20:18 Yang menurunkan Alquran ini adalah 20:20 Jibril utusan dari Tuhanmu. 20:24 Kenapa selalu dikatakan min rabbika? 20:27 Di sini mau'izhatan min rabbikum. 20:32 Allah Ta'ala ingin menunjukkan kepada 20:34 kita 20:35 produk Alquran ini 20:38 adalah yang menciptakan kita dan 20:40 memberikan kehidupan kepada kita. 20:45 Jadi yang menurunkan Alquran 20:50 mungkin kalau saya pinjam istilah, ya 20:52 saya pinjam istilah. 20:56 Berikan contoh begini. 20:57 Masya Allah. 21:00 Ini terkhusus teristimewa kepada 21:01 mereka-mereka yang 21:03 eh manusia-manusia intelek 21:06 ya yang mempunyai rata-rata yang 21:08 mempunyai mobil mewah 21:10 ataupun mobil setengah mewah atau mobil 21:12 biasa. 21:16 Biasanya 21:17 kita untuk menjaga mobil ini 21:22 lama dipakai 21:24 berjalan dengan baik 21:25 kita akan ikuti arahan daripada pabrik 21:29 yang menciptakan mobil tersebut. 21:33 Justru itu dulu kalau kita beli mobil 21:36 diberikan buku petunjuk. 21:38 Kita berikan beli HP diberikan oleh buku 21:41 petunjuk. Siapa yang memberikan buku 21:43 petunjuk ini? Pabrik yang menciptakan 21:46 barang tersebut. 21:47 Nah, Allahu subhanahu wa taala 21:50 yang menciptakan kita, yang menyusun 21:52 rongga-rongga badan, rongga-rongga dalam 21:53 tubuh kita itu Allah taala. Justru itu 21:56 Allah taala berulang-ulang mengatakan 21:58 bahwa Alquran ini diturunkan oleh yang 22:01 menciptakanmu. 22:06 Min rabbikum. 22:12 Dari Tuhanmu yang menciptakan engkau, 22:15 Dia itu yang menurunkan Alquran. 22:18 Kemudian apa Allah taala katakan? 22:23 Saya berikan contoh simpel begini. 22:26 Contoh simpel saja. 22:30 Kita beli HP yang mahal. 22:33 Sekarang kalau iPhone masih Allah sudah 22:35 ada yang sampai 30 juta kalau enggak 22:37 salah harganya. 22:39 Oke. 22:41 Kita beli HP yang mahal. 22:44 Ada buku petunjuk. Sekarang buku 22:46 petunjuk itu mereka sudah enggak 22:47 ciptakan lagi. 22:48 Tapi petunjuknya ada online. 22:52 Tinggal kita ketik model HP kita 22:56 nanti keluar petunjuk-petunjuknya. 22:59 Tapi sebagian manufaktur masih 23:01 memberikan buku petunjuk. 23:03 Sekarang untuk pabrik-pabrik menggunakan 23:04 dia berikan petunjuk online. 23:07 Mobil-mobil mewah sekarang kebanyakan 23:09 petunjuk sudah online. 23:14 Kemudian kita 23:18 memakai HP ini. 23:20 Satu waktu kita berenang. 23:23 Kita enggak bakal bisa pakai HP ini 23:25 ketika kita berenang. 23:28 Tapi kalau kita memberikan jam tangan 23:30 yang mahal, 23:32 ada yang bisa kita rendam dalam air 23:35 karena pabrik mengatakan ini waterproof. 23:39 Jadi walaupun kita mandi rendam dalam 23:41 air enggak perlu dibuka, ada. 23:43 Dan kita semua ikuti arahan tersebut. 23:47 Nah, sekarang yang menciptakan 23:48 rongga-rongga tubuh kita, 23:51 ya, organ-organ dalam tubuh kita, 23:54 itu Allah Ta'ala. Kemudian Allah Ta'ala 23:56 ingatkan, 23:57 "Wahai manusia, ya ayyuhannaas, 24:01 qad jaa-atkum 24:04 mau'izhatum min rabbikum. Telah datang 24:06 kepada kalian 24:08 arahan-arahan, 24:10 pelajaran-pelajaran, 24:12 yaitu Alquran dari Tuhanmu. 24:16 Kemudian Allah Ta'ala nyatakan apa? 24:19 Wa syifaa-un limaa fis shuduur. 24:23 Dan ini akan menjadi obat 24:26 apa yang ada dalam dadamu. 24:29 Obat apa? 24:30 Obat hati. 24:35 Para pendengar sekalian dimuliakan Allah 24:36 Ta'ala. 24:38 Ketika hati kita sakit, tersinggung, 24:41 itu terkadang rasa sakitnya melebihi 24:43 daripada fisik badan kita yang sakit. 24:48 Umpama kita dihina, 24:50 ya. 24:53 Ada yang suka nyindir-nyindir. 24:57 Ada yang mengambil hak kita, 24:59 ada yang memfitnah kepada kita. 25:02 Itu sakit hatinya luar biasa, betul? 25:05 Tapi hamba-hamba Allah yang betul-betul 25:06 dia bergantung kepada Allah, 25:08 dikembalikan kepada Allah Ta'ala. 25:12 Di ayat ini Allah Ta'ala ingatkan kepada 25:14 kita. 25:18 Mauqidzatun min rabbikum wa syifaun lima 25:21 fis sudur. 25:23 Arahan, pelajaran, petunjuk 25:26 dari Tuhanmu 25:28 untuk menjadi obat apa yang ada di dalam 25:31 dadamu, yaitu hatimu. 25:34 Dendam dia bersemayam di dalam hati. 25:38 Seorang kalau hatinya lagi tenang, lagi 25:40 enak, lagi semua, 25:42 masyaallah. 25:43 Makannya dia enak, tidurnya dia enak, 25:46 berbicara dengan orang wajahnya enak. 25:50 Tapi tapi ketika hatinya lagi ruwet, 25:54 ada benturan-benturan kehidupan yang dia 25:56 enggak bisa dapat jalan keluarnya. 26:02 Dan di ayat ini Allah Ta'ala telah 26:04 menyatakan 26:06 bahwa Alquran ini 26:09 menjadi obat untuk hatimu. 26:12 Nah, hamba Allah yang mulia, 26:14 manusia itu banyak yang hatinya kotor. 26:19 Justru itu di dalam Alquran Allah Ta'ala 26:21 menyatakan, 26:23 yauma la yanfaul malu wala banun illa 26:25 man atallah biqalbin salim. 26:30 Ada saatnya harta dan anak-anak sudah 26:32 enggak ada fungsi apa-apa bagi kita. 26:36 La yanfaul malu wala banun, sudah tidak 26:38 ada makna hartanya, sudah tidak bisa 26:41 membantu kepada kita hartanya dan 26:43 anak-anaknya, terkecuali mereka datang 26:46 dengan hati yang sehat, hati yang 26:48 bersih, 26:51 dan hati yang dibersihkan oleh Allah 26:53 Subhanahu Wa Ta'ala. 26:56 Jadi berarti ayat ini salah satu cara 26:59 untuk membersihkan hati, 27:02 perbanyaklah kita membaca Alquran 27:06 dan mempelajari artinya. 27:13 Mauidhoh itu artinya mauidhoh itu sangat 27:16 luas maknanya. 27:19 Bisa berarti keterangan-keterangan yang 27:21 memberikan petunjuk, 27:23 nasihat-nasihat yang memberikan 27:25 petunjuk, 27:27 arahan-arahan yang memberikan kepada 27:29 keselamatan, itu mauidhoh. 27:34 Dan dia menjadi obat di dalam hati kita. 27:37 Nah, para pendengar sekalian, hamba 27:39 Allah yang mulia, 27:42 apa saja sih yang mengotori hati-hati 27:43 kita? 27:49 Ada hadis yang lain, ya Rasul 27:50 Shallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan 27:52 kepada kita 27:56 tentang 27:58 yang mengotorkan hati, ya. 28:02 Hasad. 28:04 Kalau di Indonesia kan dikatakan hasud. 28:09 Iri, dengki. 28:11 Kalau orang Betawi mengatakan 28:13 syirik. 28:15 Artinya syirik yang sudah di 28:17 Indonesiakan. 28:18 Kalau syirik dalam Alquran kan itu 28:20 sangat berbahaya. 28:22 Tapi istilah Betawi itu kalau syirik, 28:25 dia syirik kepada seorang itu, dia 28:27 merasa iri kepada seorang. 28:31 Sehingga Rasul Shallallahu Alaihi 28:32 Wasallam pernah menyatakan, "La yanjumin 28:35 ahad 28:37 abadan." 28:38 Tidak akan berhasil mereka sama sekali 28:43 orang yang dalam hatinya 28:45 ada hasad. 28:49 Ada penyakit iri. 28:51 Itu salah satu penyakit hati. 28:54 Apa penyakit hati yang lain? 28:56 Angkuh. 28:58 Sombong. 29:02 Berarti kalau kita lihat ayat ini saja, 29:05 dengan memperbanyak kita membaca 29:07 Alquran, 29:09 jangan hanya waktu di bulan Ramadan. 29:13 Dengan memperbanyak kita membaca 29:18 [berdehem] 29:19 Dengan memperbanyak kita membaca 29:21 Alquran, 29:24 penyakit-penyakit hati ini akan tergusur 29:26 dari dalam hati kita. 29:30 Dan biasanya orang kalau membiasakan 29:31 diri banyak membaca Alquran, 29:34 rasa hasad itu akan 29:36 pelan-pelan hilang dari dalam dirinya. 29:38 Ada seorang sahabat bertanya kepada 29:40 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, 29:42 "Ya Rasulullah, bagaimana kami terus 29:44 bisa 29:46 Artinya bisa lolos dari penyakit iri." 29:50 Rasul sallallahu alaihi wasallam 29:52 kemudian menyatakan, 29:55 "Fa idza hasadta, 30:01 dan apabila timbul rasa iri dalam 30:03 dirimu, 30:06 fala tabghi. 30:08 Jangan engkau lanjutkan dengan 30:10 kalimat-kalimat yang menunjukkan bahwa 30:13 Anda merasa iri kepada hamba Allah 30:15 tersebut." 30:19 Saya berikan contoh begini. 30:23 Umpama ada tetangga kita, 30:25 ya. 30:28 Tiba-tiba dia diangkat 30:30 jadi PNS. 30:32 Kita dengar, mungkin dia bikin 30:34 selamatan, "Karena saya alhamdulillah 30:36 diangkat jadi PNS." 30:39 Kira-kira baru satu tahun, 30:42 dia mulai renovasi rumahnya 30:44 beli mobil yang baru. 30:47 Kemudian kita katakan 30:49 ya paling-paling uangnya juga enggak 30:51 benar. 30:53 Itu menunjukkan bahwa kita merasa iri 30:55 kepada hamba Allah tersebut. 30:59 Dan itu berbahaya bagi kita. 31:02 Berbahaya bagi diri diri kita. 31:07 Masuk penyakit di dalam hati kita. 31:15 Mestinya kalau kita melihat yang 31:17 demikian kita tadahkan tangan kepada 31:19 Allah. 31:22 Kita bersyukur dengan Allah berikan 31:24 kepadanya dan kita tadahkan tangan 31:26 kepada Allah, "Ya Allah berikanlah yang 31:28 lebih baik kepadaku atau yang terbaik 31:30 untukku." 31:33 Jangan kita lanjutkan dengan kalimat 31:35 yang tidak-tidak. 31:38 Sekalipun kita cuma iseng ngomong 31:40 "Ya baru setahun paling-paling juga 31:43 uangnya enggak benar." 31:44 Itu nauzubillah. 31:46 Subhanallah. 31:48 Itu salah satu penyakit itu. 31:51 Maka Allah Ta'ala menyatakan "Wasyifaun 31:53 lima fisudur." 31:56 Berarti membaca Alquran, banyak kita 31:59 mengikuti arahan Alquran, kita jadikan 32:02 kita bagian daripada Alquran 32:06 adalah obat yang sangat manjur untuk 32:09 membersihkan dan hati kita dalam 32:11 kehidupan. 32:15 Dosa bersemayam dalam hati. 32:18 Iman kita juga bersemayam dalam hati. 32:23 Makin banyak dosa yang kita lakukan 32:25 makin terpojok iman kita dalam hati. 32:28 Karena Rasul Shallallahu alaihi wasallam 32:30 mengingatkan ketika kita berbuat dosa 32:32 Allah meletakkan titik hitam di dalam 32:34 hati kita. 32:37 Kemudian kalau kita ya berbohong lagi 32:39 yang lain untuk menutupi kesalahan kita, 32:42 ya bertambah lagi hati hitam. 32:45 Tapi ketika dia beristigfar kepada 32:47 Allah. 32:49 Apalagi dia banyak membaca Alquran 32:52 sambil beristigfar kepada Allah Ta'ala. 32:55 Insya 32:58 Sehingga satu waktu ketika dia dijemput 33:00 oleh kematian. 33:01 Hatinya sudah bersih. 33:04 Qalbin salim. 33:07 Hati yang sehat, hati yang bersih. Hati 33:10 yang diridai oleh Allah Subhanahu Wa 33:11 Ta'ala. 33:13 Nah, hamba Allah yang mulia, para 33:14 pendengar yang dimuliakan Allah 33:15 Subhanahu Wa Ta'ala. 33:17 Untuk itu marilah di dalam langkah kita 33:20 menuju ke depan. 33:22 Kita baru saja tinggalkan Ramadan. 33:26 Perbanyaklah kita beristigfar kepada 33:28 Allah Ta'ala. 33:30 Pergunakan waktu-waktu luang kita untuk 33:32 banyak beristigfar kepada Allah. 33:35 Sibuk dalam pekerjaan, setidak-tidaknya 33:37 selesai subuh. 33:40 Sebelum kita membaca Alquran. 33:42 Mari kita beristigfar kepada Allah 33:43 Ta'ala. 33:45 Karena istigfarnya itu luar biasa, masya 33:47 Allah. 33:53 Allah tidak akan mengazab kepada 33:55 hamba-hambanya. 33:57 Ketika mereka selalu beristigfar, itu 33:59 ayat Alquran. 34:01 Wama kana Allahu li yu'adzdzibahum wahum 34:04 yastagfirun. 34:06 Allah Ta'ala tidak pernah akan mengazab 34:07 kepada mereka. 34:09 Ketika mereka selalu beristigfar kepada 34:11 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 34:15 Istigfar ini yang paling ringan di 34:17 lidah. 34:20 Kenapa kita selesai salat disuruh oleh 34:22 Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kita 34:24 beristigfar? 34:25 Padahal kita baru selesai baru selesai 34:27 salat. Sebagian kita berpikir. Kita 34:29 hanya perlu beristigfar ketika kita 34:31 berbuat dosa. 34:34 Kalau kita berbuat dosa betul, kita 34:35 perlu bertobat kepada Allah dan 34:37 beristigfar yang banyak. 34:39 Tapi kenapa selesai salat disuruh 34:40 beristigfar? Berarti peranan istigfar 34:43 itu luar biasa. Karena juga kita di 34:45 dalam salat belum tentu 100% itu kita 34:47 betul-betul terfokus menuju kepada Allah 34:49 Subhanahu Wa Ta'ala. 34:55 Kemudian dilanjutkan ayat ini Allah 34:57 Ta'ala menyatakan wa syifaun lima fis 34:58 sudur. 35:00 Wa hudan 35:02 wa rahmatun lil mukminin. 35:08 Jadi Allahu Subhanahu Wa Ta'ala akan 35:10 menjadikan 35:12 hati kita itu teguh. 35:16 Bukan hanya sekedar obat. 35:20 Wa hudan wa rahmatan. 35:23 Dan kemudian Allahu Subhanahu Wa Ta'ala 35:25 akan memberikan arahan, petunjuk 35:27 kepadanya. 35:29 Dan rahmat Allah Ta'ala curahkan 35:31 kepadanya. 35:32 Kepada siapa? Mereka lil mukminin. 35:37 Yang tidak 35:39 meninggalkan Alquran dalam kehidupan. 35:44 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 35:45 Allah. 35:46 Jangan kita membaca Alquran seminggu 35:48 sekali. 35:51 Karena Alquran ini juga merupakan 35:54 makanan untuk roh manusia. 35:58 Makanan. 35:59 Roh kita kan hidup. 36:01 Terpakai. 36:03 Sama dengan badan kita kan hidup, 36:04 terpakai. 36:06 Kita bekerja, kita ngangkat berat atau 36:08 kita angkat sesuatu, kita jalan ke sana 36:10 ke sini kan terpakai. Cepat lapar. 36:13 Mau tidak mau kita harus makan lagi. 36:14 Untuk apa? 36:16 Untuk menambah tenaga. 36:19 Coba hamba Allah yang mulia. Kenapa 36:21 manusia-manusia ketika dia makan sudah 36:24 terlalu over, agak kenyang. 36:27 Biasanya dia jalan ke sana ke sini. 36:29 Supaya turun. 36:30 Supaya terjadi pembakaran yang cepat. 36:33 Sehingga akan agak lebih luas perutnya. 36:38 Apakah roh kita ini enggak hidup? Hidup 36:40 dalam jasad kita. 36:42 Dan terpakai. 36:43 Anda berpikir sesuatu untuk mencari 36:45 jalan keluar. Itu sebenarnya roh kita 36:48 bergerak untuk mencari jalan keluar. 36:53 Maka Allahu subhanahu wa taala jadikan 36:55 ibadah kita kepada Allah. Itu termasuk 36:59 adalah santapan untuk jiwa kita, untuk 37:01 roh kita. 37:02 Karena roh kita diciptakan oleh Allah 37:04 taala. 37:07 Enggak ada yang mengetahui apa yang 37:08 diperlukan oleh roh kita supaya kuat. 37:11 Selalu ada energi. 37:13 Dekatkan diri kepada Allah. 37:15 Dengan zikrullah. 37:17 Dengan tilawatil Quran. 37:20 Dengan mempelajari Alquran. 37:26 Kemudian di ayat yang lain. 37:29 Allah taala ulangi lagi. Qul. 37:31 Sampaikanlah ya Muhammad sallallahu 37:33 alaihi wasallam. 37:35 Jadi saya ingin menyampaikan supaya kita 37:37 tahu. 37:39 Bahwa peranan. 37:41 Alquran. 37:43 Itu sangat membantu langkah-langkah kita 37:46 ke depan. 37:47 Sangat membantu usaha kita dalam 37:49 kehidupan ini. 37:52 Sangat membantu di dalam ketenangan hati 37:55 kita. 38:00 Allahu subhanahu wa taala menyatakan. 38:02 Qul. 38:06 Nazalahu ruhul qudus min rabbika bil 38:08 haq. 38:11 Sampaikanlah ya perintah Allah kepada 38:13 Rasul sallallahu alaihi wasallam. 38:15 Sampaikan kepada umatmu. 38:19 Dia Allah. 38:23 Nazalahu ruhul qudus. 38:27 Dia Jibril yang menurunkan 38:31 Alquran ini dari Allahu subhanahu wa 38:33 taala min rabbika bilhaq 38:36 dari Tuhanmu 38:39 bilhaq 38:40 liyu tsabbitalladzina amanu wahudan 38:46 Rasul sallallahu alaihi wasallam 38:47 diperintahkan oleh Allah sampaikan 38:51 bahwa Jibril 38:54 dengan perintah Allah menurunkan Alquran 38:57 ini 38:58 min rabbika dari Tuhanmu 39:01 jadi Jibril yang membawa Alquran ini min 39:04 rabbika 39:08 tadi kan dikatakan min rabbikum ini min 39:09 rabbika dari Tuhanmu 39:12 bilhaq 39:15 dengan benar 39:17 satu ketetapan yang benar 39:22 liyu tsabbitalladzina amanu 39:26 untuk menjadikan hati mereka ini kokoh 39:35 menjadikan telapak kaki mereka itu 39:38 berdiri dengan kokoh dalam kehidupan 39:47 liyu tsabbitalladzina amanu wahudan tapi 39:49 untuk mereka yang beriman 39:56 jadi kalau hanya beriman saja kepada 39:59 Allah 40:00 tapi tidak memper eh eh artinya 40:04 tidak menjadikan dirinya bagian daripada 40:06 Alquran 40:07 tidak cukup 40:10 sebab ada hamba-hamba Allah yang 40:12 mengatakan yang penting saya berbuat 40:14 baik 40:16 yang penting saya tidak berbuat maksiat. 40:21 Tapi membaca Alquran-nya mungkin sebulan 40:23 sekali. 40:27 Malah terkadang ada yang masih ragu 40:28 dengan Alquran. 40:32 Kan ada sering kita dengar. 40:34 Saya sih beriman kepada Alquran. 40:37 Tapi ada ayat-ayat yang masih 40:40 masih agak saya ragu untuk terima. 40:43 Itu kufur kepada Allah Ta'ala. Sekalipun 40:45 cuma satu ayat, setengah ayat yang kita 40:47 enggak bisa terima. 40:50 Di ayat ini Allah Ta'ala mengatakan "Li 40:52 yutsabbitalladzina amanu". 40:55 Untuk orang-orang yang beriman, maka 40:57 Alquran ini peranannya menjadikan tempat 41:00 berpijak mereka itu kokoh. 41:04 Hati mereka itu masyaallah. 41:10 Berarti kehidupan mereka itu 41:15 tenang dan cekatan. 41:18 Kenapa saya katakan tenang dan cekatan? 41:19 Kalau ada apa-apa dikembalikan kepada 41:21 Allah, khalas. 41:23 Ini sudah satu takdir dari Allah Ta'ala. 41:25 Alhamdulillah ya Allah. 41:27 Dia enggak cari-cari kambing hitam untuk 41:29 menyalahkan. 41:31 Tidak. 41:37 "Wa hudan wa busyra lil muslimin". 41:43 Jadi menjadikan manusia itu kalau dia 41:45 mendekati Alquran 41:48 bagian daripada Alquran 41:50 ya. 41:52 Boleh kita katakan ahlil Quran. 41:57 "Li yutsabbitalladzina amanu". 42:00 Allah Ta'ala kokohkan kehidupan mereka. 42:04 Langkah-langkah mereka itu terarah 42:07 kepada yang baik. 42:09 Langkah-langkah mereka itu penuh dengan 42:11 kebaikan. 42:19 Tapi mereka 42:21 yang mengambil Alquran bagian daripada 42:23 kehidupan. 42:26 Tidak meninggalkan Alquran. 42:30 Dalam sehari tidak pernah meninggalkan 42:32 Alquran. 42:34 Masya Allah. 42:38 Wabushra lil muslimin. 42:43 Wahudan wabushra lil muslimin. 42:45 Menjadi petunjuk arahan. 42:48 Dan kegembiraan bagi mereka. 42:50 Siapa mereka itu? Muslimin. 42:54 Jadi hamba Allah yang mulia. 42:58 Para pendengar yang dimuliakan Allahu 43:00 subhanahu wa taala. 43:03 Ketika Allah antarkan kita menjadi 43:05 dewasa. 43:07 Dari dewasa ini sampai kepada kematian. 43:12 Itu waktu sudah ditentukan oleh Allah 43:14 taala. 43:15 Di antara waktu ini 43:19 nah kita enggak tahu berapa lama. 43:22 Di situlah Allah memberikan akal kepada 43:24 kita, memberikan hati kepada kita. 43:27 Kemudian memberikan petunjuk arahan 43:30 dalam Alquran. 43:34 Kenapa? 43:37 Kita melakukan sesuatu itu 43:39 kita memerlukan akal kita untuk mencerna 43:42 jalan apa yang paling baik yang saya 43:44 harus ambil. 43:46 Pekerjaan apa kira-kira yang paling baik 43:48 cocok untuk saya. 43:49 Itu inisiatif kita sendiri. 43:51 Allah taala berikan kebebasan kepada 43:53 kita untuk memilih. 43:55 Tapi dipagari dengan Alquran. 43:59 Supaya jangan kita sewenang-wenang, 44:00 jangan kita semau-maunya. 44:03 Ini umpama contoh saja. 44:05 Kita anggap 44:07 seorang itu dewasa 44:09 artinya sudah dewasa sudah 44:11 ya umur berapa taruhlah 20 tahun. 44:14 20 tahun itu umpama dia sudah punya 44:17 degree 44:19 ya apa S1 atau master degree 44:23 kemudian umpama Allah Ta'ala 44:26 menentukan kepadanya 45 tahun dia akan 44:28 meninggal dunia ini umpama kita tidak 44:30 tahu wallahualam. 44:32 Berarti dia diberikan kesempatan oleh 44:34 Allah Subhanahu Wa Ta'ala sekitar 25 44:37 untuk mengatur hidupnya. 44:41 Nah di dalam waktu inilah 44:44 kita diberikan kebebasan oleh Allah 44:46 Ta'ala untuk memilih 44:48 untuk merencanakan 44:51 tapi dipagari dengan hukum-hukum Allah 44:53 Ta'ala. 44:55 Termasuk 44:57 kesehatan kita itu 45:00 diberikan oleh Allah kepada kita untuk 45:03 mengatur sendiri. 45:09 Ada arahan-arahan dari Allah Ta'ala. 45:12 Salah satu umpama contoh 45:14 semua orang ingin sehat. 45:16 Semua ingin sehat tidak ada yang 45:18 menginginkan supaya mendapat penyakit 45:20 tidak. 45:21 Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam 45:23 kemudian menyatakan 45:24 nahnu kaum 45:26 la na'kulu 45:28 illa ju' 45:30 wa idza akalna 45:33 la nasyba' 45:35 kami kaum 45:36 yang kami tidak makan terkecuali lapar 45:39 dan kalau kami makan 45:41 tidak sampai kenyang kenyang 45:43 nah kita kadang-kadang apalagi kalau 45:45 sudah berbicara di pesta perkawinan atau 45:48 prasmanan ya Allah masyaallah. 45:52 Sudah macam-macam eh masih ditambah lagi 45:54 masih tambah lagi nah itu Allah 45:56 memberikan kepada kita pilihan sendiri. 45:59 Jaga kesehatanmu 46:03 sebab kalau kita sudah sakit, 46:06 itu karena kita sendiri yang mengundang 46:10 supaya penyakit itu datang kepada kita. 46:12 Dan Allah Ta'ala ikuti Allah takdirkan 46:14 berikan penyakit itu kepadanya. 46:18 Contohnya begini. 46:21 Allah telah melarang untuk orang minum 46:22 alkohol. 46:24 Ternyata alkohol ini efeknya dalam 46:27 kehidupan itu luar biasa. 46:29 Luar biasa. 46:31 Luar biasa. 46:35 Di Amerika itu rumah sakit yang paling 46:37 mahal, rumah sakit paling mahal, 46:41 orang memen itu alkoholik menghentikan 46:43 alkohol dan menurunkan berat badan. 46:47 Itu dua rumah sakit itu masya Allah, 46:49 mahalnya luar biasa. 46:53 Dan ternyata ini alkohol ini, 46:55 dia merusak organ-organ tubuh kita 46:57 banyak. 47:00 Orang peminum alkohol biasanya liver-nya 47:02 itu 47:03 paling gampang kena penyakit. 47:06 Itu kalau medical science. 47:08 Kalau kita minum obat itu terkadang 47:10 diberitahu di situ-situ. 47:13 Kalau peminum alkohol itu supaya 47:14 berhenti dari minum alkohol. Jangan 47:16 minum obat ini dengan alkohol supaya 47:18 apa. 47:20 Nah, yang begini-beginilah yang Allah 47:22 Ta'ala memberikan keleluasaan kepada 47:24 kita 47:25 untuk kita menciptakan sendiri 47:28 memilih makanan apa yang perlu kita 47:30 makan, minuman apa yang perlu. 47:32 Dan kita mengatur ibadah kita diberikan 47:35 Allah kepada kita kebebasan. Kita atur 47:37 bagaimana caranya ibadahnya. 47:40 Mau salat di masjid 47:42 atau masa bodoh mendengar adzan, 47:45 Allah Ta'ala kan berikan. 47:46 Tapi semua itu ada konsekuensinya. 47:53 Justru itu 47:54 Rasul sallallahu alaihi wasallam 47:55 mengingatkan kepada kita 47:58 bahwa pintu tobat itu Allah Ta'ala tidak 48:00 pernah tutup. 48:03 Sampai 48:04 ketika dia sudah sampai sakaratul maut 48:07 baru tertutup pintu tobatnya. 48:12 Pintu tobat tertutup 48:15 kalau sudah sakaratul maut. 48:18 Jadi itu para pendengar sekalian, hamba 48:19 Allah yang mulia 48:21 supaya kalau banyak pertanyaan kita 48:23 masih banyak waktu 48:24 [berdehem] 48:26 marilah perbanyak kita mendekatkan diri 48:27 kepada Allah dengan banyak beristigfar. 48:31 Banyak zikir kepada Allah. 48:33 Aktifkan diri kita itu untuk perbanyak 48:36 membaca Alquran 48:38 menelaah Alquran. 48:43 Sebab terkadang kalau kita membaca 48:44 Alquran menelaah Alquran 48:47 itu tanpa kita sadari Alquran itu 48:49 mengingati kepada kita secara langsung. 48:55 Dan banyak hamba-hamba Allah 48:57 ketika dia pelajari baru dia tahu oh iya 49:00 benar. 49:04 Contohnya 49:06 orang-orang barat yang di Amerika. 49:10 Saya berikan contoh ini karena saya 49:11 hidup lama di sana 49:12 sekolah di sana, kerja di sana lama. 49:16 Ada orang yang pembenci Alquran luar 49:18 biasa. 49:19 Tapi karena dia bersahabat baik dengan 49:21 seorang muslim 49:23 si muslim kasih Alquran kepadanya 49:25 udah ente baca aja deh. 49:28 Anda enggak perlu harus masuk Islam 49:30 kalau baca Alquran. 49:34 Dan itu sudah banyak kasus yang terjadi. 49:37 Termasuk ada seorang pendeta yang 49:39 sekarang paling terkenal di 49:41 [berdehem] 49:42 paling terkenal di YouTube. 49:46 Last name-nya Green 49:48 hijau. 49:49 Pendeta. 49:52 Dia itu juga begitu. 49:54 Dia diberikan hadiah Alquran 49:57 oleh temannya orang muslim. 50:00 Lama-lama lama-lama 50:03 Alquran mengingati dirinya. 50:05 Kemudian datang hidayah dari Allah 50:07 subhanahu wa taala. 50:09 Oh, dia paling terkenal sekarang di 50:11 YouTube. 50:12 Dan banyak orang-orang nasara yang lain 50:14 masuk Islam di tangannya dia. 50:17 Dan ada beberapa teman-teman saya. 50:20 Mereka berteman akrab dengan orang 50:22 Amerika. 50:24 Kemudian dihadiahin Alquran. 50:26 Kadang-kadang hanya dilempar saja begitu 50:28 Alquran. 50:29 Enggak dibaca. 50:32 Tapi satu waktu 50:34 ada peristiwa 50:36 satu waktu dia menghadapi satu masalah. 50:39 Saya enggak tahu masalah apa itu, enggak 50:40 diberitakan kepada saya, enggak 50:42 diceritakan oleh teman saya. Mengalami 50:44 masalah. 50:46 Dia pikir 50:48 ah, teman saya itu pernah kasih Alquran 50:50 kepada saya. Coba-coba saja deh saya 50:51 buka lihat. 50:53 Dia baca Alquran 50:55 satu halaman. Besoknya dia mulai baca 50:57 lagi dua halaman. 50:59 Dia lebih tertarik baca lagi. 51:01 Akhirnya dia telepon temannya. 51:03 Yang teman saya orang muslim. 51:08 I want to become a muslim. Saya ingin 51:10 masuk Islam. 51:11 Saya ingin menjadi orang muslim. 51:13 Subhanallah. 51:14 Nah, kita kita alhamdulillah Allah taala 51:17 lahirkan kita dari rahim seorang 51:20 muslimah. 51:21 Itu sudah nikmat yang dahuluan Allah 51:24 berikan kepada kita. 51:26 Karena kita enggak punya pilihan dari 51:28 dari dari rahim mana kita akan 51:29 dilahirkan oleh Allah subhanahu wa 51:31 taala. Itu penentuan Allah taala. 51:34 Dari kecil orang tua kita sudah biasa 51:36 mendengungkan Alquran kepada kita. 51:39 Mengirim kita untuk belajar Alquran. 51:41 Jangan kita sia-siakan kesempatan ini. 51:45 Waktu 51:47 untuk dipisahkan roh dari badan kita 51:50 al ilmi indallah 51:53 mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala 51:54 menjadikan kita 51:56 hamba-hamba Allah daripada ahli Quran 51:59 yang selalu mendekatkan diri dengan 52:00 istigfar kepada Allah ahli Quran 52:03 wassalamualaikum warahmatullahi 52:06 wabarakatuh 52:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:09 wabarakatuh ikhwan dan akhwat yang 52:11 dirahmati Allah subhanahu wa taala 52:14 demikian tadi telah kita simak 52:18 tausiah yang telah disampaikan oleh guru 52:20 kita Ustadz Zaid M Bahmid kami akan 52:24 segera kembali setelah jeda berikut ini 52:27 tetaplah bersama kami 52:41 Islam yang satu 52:43 yang dipancarluaskan dari jalan Masjid 52:45 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 52:48 Bekasi terima kasih ikhwan dan akhwat 52:51 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala 52:53 kami masih dapat menjumpai dan ee bersua 52:57 dengan Anda di udara dalam program 52:59 tausiah sore bersama Ustadz Zaid M 53:01 Bahmid dengan tema di sore hari ini 53:04 menjaga fitrah sesudah Ramadan 53:07 ada Ibu Ani Hani Hudaifah di Kemayoran 53:11 kemudian Bapak Joko di BSD lalu ada 53:14 Bapak Fajar Alfatih Ibu Siti Anisa di 53:18 Bali lalu Bapak Arwin Ibu Fiza Fitriana 53:22 Ibu Retno dan juga Bapak Sa'yan Rohili 53:27 ada Ibu Fiza Fitriana Pak Ustadz yang 53:30 ingin ee apa namanya 53:35 bertanya Ustadz assalamualaikum 53:37 warahmatullahi wabarakatuh 53:42 bulan Ramadan dan Syawal ini kami 53:44 benar-benar dalam suasana sedih 53:47 karena putra kami usia 20 tahun wafat 53:50 pada bulan Januari di bulan Syaban. 53:53 Kami sangat mengharapkan nasehat-nasehat 53:55 dari Ustad. 54:00 Bismillahirahmanirahim, Allahuma shali 54:02 ala sayidina Muhammad wa ala alihi 54:04 Muhammad. 54:06 Memang Bu, perpisahan itu 54:10 betul tidak gampang. 54:14 Tapi perpisahan itu 54:16 bukan berarti benturan azab kepada kita, 54:19 bukan. 54:20 Itu satu rahmat Allah kepada kita. 54:26 Ada peristiwa 54:29 ketika seorang pedagang yang biasa di 54:31 luar kota itu di zaman Rasulullah 54:32 sallallahu alaihi wasallam, dia 54:34 mempunyai anak hanya satu-satunya 54:36 perempuan. 54:39 Ketika dia berada di luar kota, anaknya 54:41 perempuan ini meninggal dunia. 54:45 Kemudian ketika suaminya pulang 54:49 biasa kan suaminya itu menanyakan 54:51 tentang anaknya, gimana kita? Istrinya 54:53 mengatakan 54:54 sudah tidur. 54:55 Jangan diganggu. 54:59 Dia enggak mau kagetkan kepada suaminya. 55:03 Kemudian 55:04 istrinya ini bertanya kepada suaminya. 55:09 Saya ini pernah dipinjamin sesuatu oleh 55:12 tetangga. 55:14 Kemudian tetangga ini datang 55:17 minta kembali yang saya pinjam tersebut. 55:21 Apa boleh saya tahan atau tidak? 55:23 Suaminya mengatakan 55:26 tidak boleh, Anda harus mengembalikan, 55:28 itu haknya dia. 55:30 Kemudian istrinya mengatakan 55:33 ya, tapi sesudah istri suaminya ini 55:35 dijamu makan, dalam riwayat ini 55:37 dikatakan juga kemudian mereka berdua 55:39 melakukan hubungan suami istri. 55:42 Dan suaminya tidak tahu kalau anaknya 55:44 sudah meninggal, dianggap masih tidur. 55:47 Kemudian istrinya mengatakan, 55:51 "Anak kita 55:52 yang dipinjamin oleh Allah Ta'ala kepada 55:55 kita, 55:57 sudah diambil kembali oleh Allah 55:58 Ta'ala." 56:00 Baru suaminya paham. 56:03 Kemudian suaminya ya sedih memang, 56:05 sangat sedih. 56:06 Tapi dia kembalikan lagi kepada Allah 56:08 Subhanahu Wa Ta'ala. 56:09 Dan dalam riwayat ini kemudian Allah 56:11 menggantikan dengan anak 56:14 yang lain. 56:15 Jadi Ibu yang bertanya ini, 56:18 tidak ada manusia di dunia ini yang 56:20 tidak sayang kepada anak. 56:22 Semua sayang kepada anak. 56:24 Apalagi ketika dia meninggal masih umur 56:27 sangat belia, 56:29 masih jejaka. 56:31 Ya, 56:32 20 tahun. 56:34 Kasih sayang kita sudah tertumpah 56:36 kepadanya. 56:38 Tapi kan yang memberikan anak ini adalah 56:40 Allah Ta'ala. 56:42 Dan pasti 56:44 pasti itu ada hikmah 56:47 yang lebih baik kalau kita kembalikan 56:49 kepada Allah dan kita terima putusan 56:52 Allah ini dengan ridha. 56:55 Justru itu kita disuruh 56:57 untuk ridha dengan semua takdir Allah 57:00 yang terjadi kepada kita. 57:03 Memang benar, enggak gampang untuk 57:05 melepaskan 57:07 seseorang anak kita, apalagi keluar dari 57:10 rahim kita, 57:12 yang kita tumpahkan kasih sayang 57:14 kepadanya, kita besarkan dengan se- 57:16 kemudian 57:18 Allah Ta'ala putuskan 57:20 untuk Allah Allah Ta'ala pisahkan dari 57:22 orang tuanya. 57:24 Masuk ke alam barzah. 57:28 Pasti ada hikmah dari Allah Ta'ala kalau 57:30 kita kembalikan kepada Allah dan kita 57:32 terima dengan sabar. 57:34 Jadi justru itu dalam Alquran Allah 57:36 Ta'ala nyatakan 57:39 Wabasyiril ladzina 57:41 alladzina idza ashobatkum musibah qolu 57:44 inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. 57:48 Berikan kabar gembira 57:50 kepada mereka-mereka yang beriman 57:52 apabila Allah berikan musibah 57:56 mereka kembalikan kepada Allah dengan 57:57 mengatakan inna lillahi wa inna ilaihi 58:00 raji'un. Sesungguhnya ini adalah hak 58:01 Allah, milik Allah. Dan kepadanya dia 58:04 harus kembali. 58:06 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta'ala 58:08 memberikan kesabaran kepada Ibu 58:10 dan Allah Ta'ala 58:12 memberikan 58:14 hikmah yang baik 58:16 dengan musibah ini. 58:18 Karena kita enggak tahu masa depannya 58:19 apa yang terjadi kita enggak tahu. 58:21 Wallahualam. 58:23 Satu contoh saja ketika Nabi Musa Iya. 58:26 Nah. 58:27 Bagaimana 58:28 saja ketika Nabi Musa bertemu dengan 58:30 Nabi Khidir. 58:31 Kemudian dia membunuh seorang anak yang 58:32 masih kecil. 58:34 Kemudian Nabi Khidir mengatakan kepada 58:35 Nabi Musa karena Nabi Musa kaget 58:38 bahwa anak ini kalau dia besar 58:40 dia akan mengajak kepada orang tuanya 58:41 untuk menjadi kufur kepada Allah Ta'ala. 58:46 Nah itu karena satu mukjizat yang Nabi 58:48 Khidir diperintahkan oleh Allah Ta'ala 58:50 sehingga itu perintah Allah untuk 58:51 membunuh anak tersebut. 58:55 Jadi kita enggak tahu apa yang akan 58:57 terjadi ke depan. 58:58 Ibu sabar terima dengan ridho insya 59:01 Allah Allah Ta'ala akan memberikan ganti 59:03 yang lebih baik, insya Allah, amin. 59:17 Yang menghadapi kematian yang diminta 59:19 bukanlah harta tetapi yang diminta 59:21 adalah waktu. 59:23 Ingin dikembalikan lagi ke dunia. Mohon 59:25 pencerahannya Ustad, apakah 59:27 cobaan dan ujian merupakan tanda cinta 59:30 Allah kepada hambanya? 59:34 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 59:36 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala 59:38 alihi Muhammad. 59:40 Itu adalah karena penyesalan yang 59:42 terlambat. 59:45 Pada waktu Allah memberikan waktu yang 59:47 banyak kepada kita, banyak kita 59:48 sia-siakan yang tidak-tidak. 59:52 Ada yang pada waktu sampai sakaratil 59:54 maut. 59:56 Baru sakaratil maut, belum mati. 59:58 Belum meninggal. 1:00:02 Dia minta kepada Allah. Lau la akhortani 1:00:04 ila ajalin qorib, fa ashoddaqo wa akun 1:00:07 minash sholihin. 1:00:09 Ya Allah, kalau umpamanya tangguhkan 1:00:10 aku. 1:00:12 Ajalin qorib. 1:00:14 Waktu yang pendek saja. 1:00:17 Jangan dulu saya meninggal sekarang, 1:00:18 kira-kira begitu. 1:00:20 Fa ashoddaqo, aku akan bersedekah. 1:00:26 Tapi sudah terlambat. 1:00:28 Allah Ta'ala jawab. 1:00:30 Wa idza jaa ajaluha, laa yasta'khiruna 1:00:33 saa'atan. 1:00:34 Sudah datang waktunya, Allah enggak 1:00:36 bakal tangguhkan. 1:00:37 Ada lagi yang satu, sesudah meninggal, 1:00:40 sesudah di alam barzah, sesudah dikubur. 1:00:43 Dia sudah sadar bahwa dia sudah 1:00:45 meninggal. 1:00:47 Berarti ayat ini menunjukkan ketika 1:00:50 hamba Allah ini masuk kubur dia 1:00:52 dikembalikan lagi rohnya oleh Allah 1:00:54 Ta'ala. 1:00:55 Sehingga dia tahu, dia sadar apa yang 1:00:56 terjadi kepada dirinya. 1:00:58 Dia masih minta kepada Allah. Rabbi 1:01:00 rji'un. 1:01:02 Ya Allah, tolong kembalikan aku ke 1:01:03 dunia. 1:01:06 Kalau tadi waktu sakaratil maut, dia 1:01:07 minta tangguhkan sedikit saja, supaya 1:01:09 dia bisa bersedekah yang banyak. 1:01:12 Yang ini sudah dalam kubur. 1:01:15 Kemudian dia bilang, Rabbi rji'un. 1:01:18 La'alli 1:01:21 Ya Allah, kembalikan aku ke dunia. 1:01:25 Supaya aku akan 1:01:28 melakukan yang benar apa yang aku 1:01:30 tinggalkan. 1:01:32 La aliya amalan sholihan fima taraktu. 1:01:35 Supaya aku akan beramal yang baik-baik 1:01:37 dengan apa yang aku tinggalkan. 1:01:39 Apa yang dia tinggalkan? 1:01:41 Mungkin anaknya dia enggak didik agama. 1:01:43 Mungkin hartanya banyak. 1:01:45 Enggak pernah bersedekah, enggak pernah 1:01:46 zakat. 1:01:48 Macam-macam. 1:01:50 Dia ingin perbaiki. 1:01:52 Tapi dijawab oleh Allah Ta'ala, enggak 1:01:53 mungkin. Tidak. 1:01:55 Kemudian Allah Ta'ala menyatakan, dan di 1:01:58 sekeliling Anda 1:02:00 barzakhun ila yaumil yub'atsun. 1:02:02 Anda sudah dikelilingi oleh pembatas 1:02:05 yang Anda enggak bisa ke dunia lagi. Dan 1:02:08 Anda tidak bisa cepat-cepat ke yaumul 1:02:10 akhir. 1:02:12 Jadi justru itu sebelum ada penyesalan 1:02:15 kita anggap saja 1:02:18 bahwa kita ini sudah dekat akan 1:02:19 dipindahkan Allah Ta'ala ke barzakh 1:02:21 supaya tidak ada penyesalan. Maka saya 1:02:23 harus perbanyak ibadah. Dzikrullah, 1:02:26 mendekatkan diri kepada Allah. Insya 1:02:28 Allah terjawab. 1:02:35 Allahi wabarakatuh. 1:02:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:39 wabarakatuh. 1:02:40 Pertanyaannya adalah, Ustaz mengapa 1:02:42 tatayur atau anggapan sial 1:02:45 bisa menghilangkan tauhid? Di mana 1:02:47 tatayur ini adalah meyakini adanya 1:02:49 kesialan 1:02:50 dari sesuatu, misalnya dari hari 1:02:52 tertentu, angka, hewan, atau kejadian 1:02:56 yang padahal semua yang terjadi di alam 1:02:57 ini adalah takdir Allah Subhanahu Wa 1:02:59 Ta'ala. Mohon penjelasannya, Ustaz. 1:03:03 Tatayur itu bagian daripada syirik 1:03:06 kecil. 1:03:09 Tapi bukan hal mustahil dia bisa berubah 1:03:11 menjadi syirik yang besar. Kalau kita 1:03:14 tidak cepat-cepat bertobat kepada Allah 1:03:17 Ta'ala. 1:03:18 Ada hadis Rasul Shallallahu Alaihi 1:03:20 Wasallam menyatakan ada tiga hal yang 1:03:22 kalian tidak bakal selamat di antara 1:03:24 penyakit hati itu. 1:03:26 Salah satunya 1:03:29 tathayyur. 1:03:31 Rasulullah mengatakan "Fa idza tayyarta 1:03:33 fa amdi." 1:03:35 Apabila timbul sangkaan-sangkaan yang 1:03:37 itu tathayyur, saya contoh begini. 1:03:39 Contoh ya, tathayyur begini. 1:03:43 Kita mau keluar rumah 1:03:46 kemudian ada suara burung ya atau suara 1:03:49 apa. 1:03:51 Nah, 1:03:51 kemudian kita katakan 1:03:53 atau mungkin istri yang katakan 1:03:56 "Jangan dulu keluar. 1:03:58 Itu ada 1:03:59 suara, tanda yang tidak-tidak." 1:04:03 Itu bagian daripada tathayyur. 1:04:05 "Fa idza tayyarta fa amdi." 1:04:07 Apabila kamu dapati yang begini, enggak 1:04:10 usah turun, enggak mau keluar. Keluar 1:04:12 saja. 1:04:14 Nah, ada juga kepercayaan begini 1:04:15 termasuk tathayyur. 1:04:17 Ada tanaman-tanaman tertentu yang tidak 1:04:20 boleh di 1:04:21 di di tanam di depan rumah. 1:04:25 Nah, saya ingat di Sulawesi karena saya 1:04:27 dari Sulawesi, jadi saya tahu di 1:04:28 Sulawesi Tengah paling banyak. 1:04:31 Tidak boleh ada pohon pepaya di depan 1:04:34 rumah. 1:04:36 Mereka menganggap itu menghambat rezeki. 1:04:38 Itu salah satu tathayyur. 1:04:42 Kalau perlu tanam tiga atau empat pohon 1:04:44 pepaya depan rumah. Kita menunjukkan 1:04:46 bahwa kita tidak percaya. 1:04:47 Jangan kita katakan "Saya sih enggak 1:04:49 percaya, tapi ya lebih baik potong saja 1:04:51 deh." 1:04:52 Nah, itu bukan enggak [berdehem] 1:04:53 percaya. 1:04:54 Itu waswas hati. Jangan. 1:04:58 Jadi, tathayyur itu bagian daripada kita 1:05:01 meng kita mempercayai 1:05:04 ada kekuatan gaib selain daripada Allah 1:05:07 Ta'ala. 1:05:08 Contoh yang lain umpama 1:05:11 eee nomor 13 1:05:14 atau ada yang bangun gedung di Jakarta, 1:05:16 intum kalau lihat gedung di Jakarta 1:05:19 ente keliling satu persatu gedung di 1:05:21 Jakarta tidak ada tingkat 13. 1:05:25 Ada tingkat 12 sama 12A atau 12B. 1:05:29 Enggak ada 13 terus langsung 14. 1:05:33 Nah, itu karena yang membangun kalau 1:05:35 yang membangun gedung itu kalau dia 1:05:37 orang muslim 1:05:40 itu berarti dia memelihara kemusyrikan. 1:05:44 Cepat-cepat ganti yang 12A dengan nomor 1:05:46 13. Nomor 13 enggak ada kekuatan sial 1:05:48 apa-apa, enggak ada. 1:05:50 Sial itu sebenarnya enggak ada. Sial itu 1:05:53 kalau dalam dalam 1:05:55 dalam istilah Islam itu syar. 1:05:58 Kalau Allah menghendaki sesuatu yang 1:06:00 syar kepada kita enggak ada yang bisa 1:06:03 menghambat. 1:06:05 Kalau Allah menghendaki juga kebaikan 1:06:06 enggak ada yang bisa membelokkan. 1:06:10 Jadi tatayur itu banyak. Ada juga orang 1:06:13 yang percaya kepada 1:06:15 eee 1:06:17 rumah yang tangan tanahnya kecil 1:06:19 belakang. Itu termasuk tatayur. 1:06:24 Kalau umpama kita ke 1:06:27 pembaca telapak tangan 1:06:31 apa istilahnya kita katakan itu? Orang 1:06:33 pintar sebenarnya bukan orang pintar 1:06:34 itu. Cuma kita yang bodoh aja kita 1:06:36 anggap dia pintar. 1:06:38 Sebenarnya itu termasuk 1:06:40 anak buahnya iblis. 1:06:44 Ya, kita suka lihat nasib, lihat nasib. 1:06:46 Ini di telapak tangan ini begini nanti 1:06:48 Anda bakal dapat begini-begini. Itu 1:06:51 jangan dipercaya, itu termasuk tatayur. 1:06:53 Dan itu juga 1:06:55 sudah lebih bahaya lagi. 1:06:58 Yang lebih berat daripada tatayur itu 1:07:01 kita datang kepada peramal dan kita 1:07:03 percaya apa yang dia katakan sekalipun 1:07:05 cuma 2% yang kita percaya 1:07:09 40 hari doa dan salatnya tidak diterima 1:07:12 oleh Allah subhanahu wa taala. 1:07:14 Ya, kecuali kalau dia betul-betul 1:07:16 bertobat, beristigfar kepada Allah 1:07:17 subhanahu wa taala, Allah Maha 1:07:19 Pengampun. Insya Allah terjawab. 1:07:20 Assalamualaikum warahmatullahi 1:07:22 wabarakatuh. 1:07:24 Kemudian pertanyaan selanjutnya, Pak 1:07:26 Ustaz. 1:07:27 Dari 1:07:30 ee Ibu Karisa. Assalamualaikum 1:07:33 warahmatullahi wabarakatuh. 1:07:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:37 wabarakatuh. 1:07:40 Apakah hakikat kehidupan dunia dan 1:07:42 adakah masa depan dunia, Ustaz? Serta 1:07:45 bolehkah kita menyakiti orang yang telah 1:07:48 menyakiti kita? Terima kasih. 1:07:51 Bismillahirrahmanirrahim. 1:07:53 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 1:07:56 wa ala alihi. 1:07:58 Masa depan kehidupan dunia itu akhirat. 1:08:04 Akhirat. 1:08:06 Dunia ini enggak ada masa depan. 1:08:09 Anak yang baru kira-kira 15, 16 tahun, 1:08:12 nah dia ada masa depan karena dia bakal 1:08:14 tempuh untuk tapi belum tentu juga dia 1:08:17 sampai di umur 25, 30 tahun. 1:08:21 Jadi kita memberikan sekolah kepadanya 1:08:23 supaya masa depannya dia ini tidak 1:08:25 susah. Artinya kita memberikan 1:08:26 pendidikan kepadanya agama supaya masa 1:08:29 depannya dia itu tidak susah. 1:08:31 Tapi kalau kita berbicara masa depan 1:08:33 dunia, ya itu jauh lebih akhir. 1:08:37 Masa depan dunia itu. 1:08:40 Nah, 1:08:41 terus bagaimana caranya 1:08:44 untuk kita menjaga supaya 1:08:48 masa depan kita di 1:08:50 masa depan kita dunia artinya kita 1:08:53 menghadapi akhirat 1:08:55 karena ada di Quran Allah taala ingatkan 1:08:58 man amila salihan 1:09:00 min dzakarin au untsa wa huwa mukmin 1:09:04 falanuhyi 1:09:17 Siapa yang 1:09:19 berbuat baik. 1:09:20 Amilah sholihan itu berbuat baik. 1:09:22 Langkah-langkahnya semua baik. Masya 1:09:24 Allah. Taat kepada Allah. Fahuwa 1:09:26 mukminun. Artinya dia berbuat baik 1:09:28 karena imannya dalam dadanya, karena dia 1:09:30 orang beriman. 1:09:32 Ada banyak juga orang yang tidak beriman 1:09:33 tapi dia berbuat baik. 1:09:36 Mereka itu Allah Ta'ala katakan dalam 1:09:38 Alquran habibat a'maluhum. 1:09:41 Amal mereka kebaikan itu 1:09:43 hilang. 1:09:44 Kayak ditiup, kayak asap yang ditiup 1:09:46 angin, hilang. 1:09:48 Tapi orang yang berbuat baik karena iman 1:09:50 kepada Allah Ta'ala. 1:09:52 Apa Allah Ta'ala menyatakan? Allah 1:09:54 hidupkan dia dalam kehidupan dunia ini, 1:09:56 falanuhyiyannahu hayatan thayyibah. 1:09:59 Allah hidupkan dia dengan kehidupan yang 1:10:01 baik. 1:10:03 Nah, kalau kehidupan yang baik jangan 1:10:04 terus kita berpikir, oh pasti kaya raya, 1:10:07 mobil berderet, rumah luas, bertingkat. 1:10:10 Belum belum tentu. 1:10:13 Ada yang punya yang begitu tapi hidupnya 1:10:15 teradab, hidupnya enggak keruan. 1:10:18 Allah Ta'ala menyatakan 1:10:19 falanuhyiyannahu, kami hidupkan dia 1:10:21 dengan kehidupan yang baik. Dan nanti 1:10:23 masa depannya di yaumil akhir, Allah 1:10:26 Ta'ala menyatakan, kami berikan ganjaran 1:10:29 yang jauh lebih baik daripada apa yang 1:10:31 dia lakukan di dunia. 1:10:33 Insya Allah terjawab. 1:10:39 Dari hamba Allah, Ustaz. Assalamualaikum 1:10:40 warahmatullahi wabarakatuh. 1:10:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:44 wabarakatuh. 1:10:45 Melihat kondisi negeri kita saat ini, 1:10:48 sebagian masyarakat merasa bingung dan 1:10:50 khawatir terhadap arah kepemimpinan baik 1:10:53 dari sisi kebijakan maupun nilai-nilai 1:10:55 agama yang tampak kurang kuat. 1:10:58 Pertanyaannya adalah bagaimana 1:10:59 seharusnya kita 1:11:01 bagaimana seharusnya sikap kita 1:11:03 sebagai umat Islam dalam menyikapi 1:11:05 pemimpin atau ulil amri yang dirasa 1:11:07 belum ideal. Apa yang bisa kita lakukan 1:11:10 agar tetap menjaga iman, persatuan dan 1:11:13 tidak terjerumus pada sikap yang 1:11:15 berlebihan. Terima kasih, Pak Ustaz. 1:11:18 Barakallah alaik, masyaallah pertanyaan 1:11:20 yang bagus. 1:11:22 Memang betul, 1:11:24 negara kita ini dalam sekarang saat-saat 1:11:26 ini mencari pekerjaan susah, 1:11:28 harga-harga mahal, 1:11:30 uang kita seakan-akan sudah enggak 1:11:32 bernilai dibandingkan dengan uang dari 1:11:33 luar negeri, 1:11:35 kemudian korupsi merajalela, 1:11:37 keadilan susah didapatkan, keadilan 1:11:40 susah dicari. 1:11:44 Kemudian bagaimana sikap kita yang 1:11:45 paling baik? 1:11:49 Kira-kira begini, dalam Alquran itu 1:11:50 Allah tanya menyatakan begini, "Innal 1:11:52 ladzina qalu rabbunallah tsummas 1:11:54 taqamu." 1:11:56 "Fatanazzalu alaihimul malaikatu alla 1:11:59 takhafu wala tahzanu." 1:12:05 Sesungguhnya mereka-mereka 1:12:08 yang selalu hanya berpegang kepada 1:12:10 Allah, mengatakan ada Allah, Allah 1:12:12 Tuhanku. Ya. 1:12:15 "Tsummas taqamu." 1:12:17 Dan dia berpegang teguh istiqamah di 1:12:20 dalam menjalankan kehidupan apa yang 1:12:22 diperintahkan oleh Allah. 1:12:27 Apa yang kita lihat enggak benar, yang 1:12:29 kita bisa sampaikan dengan lisan, 1:12:31 sampaikan. 1:12:33 Kita bisa sampaikan dengan tulisan, 1:12:35 sampaikan. 1:12:39 Soal dia dengar atau tidak, berhasil 1:12:41 atau tidak, itu sudah bukan urusan kita, 1:12:43 itu sudah urusan Allah Ta'ala. 1:12:45 Kita yang diperintahkan oleh Allah 1:12:47 Ta'ala untuk "Ta'muruna bil ma'ruf wa 1:12:49 tanhauna anil munkar." 1:12:51 Mengajak manusia untuk berbuat baik, 1:12:53 berbuat adil dan larang segala bentuk 1:12:55 kezaliman dan kemungkaran. 1:12:59 Kita sudah usaha dia enggak dengar. 1:13:01 Sudah bukan urusan kita. 1:13:02 Kita tetap berpegang kepada Allah. 1:13:04 Astagfirullah, 1:13:05 apa? Istikamah. 1:13:07 Tuma astakamu, dia istikamah. 1:13:10 Apa Allah Ta'ala janjikan? Tatana zalu 1:13:13 alaihimul malaikat anna takhafu wala 1:13:16 tahzan. 1:13:18 Allah Ta'ala akan turunkan malaikat 1:13:19 kepada kita membantu tapi kita tidak 1:13:21 bisa lihat, kita tidak bisa rasakan. 1:13:25 Ter 1:13:26 mungkin terkadang Allah Ta'ala arahkan. 1:13:30 Jalan ini yang terbaik Anda tempuh. 1:13:34 Dibisikin oleh malaikat ke hati kita. 1:13:37 Hati kita bergerak. 1:13:40 Sehingga ada kesempatan dia mau ikut 1:13:42 bergelombang korupsi 1:13:44 dia berpaling. 1:13:46 Itu karena tatana zulu malaikat. 1:13:49 Allah menurunkan malaikat membantu 1:13:51 kepadanya. 1:13:53 Tapi kita belum bisa melihat malaikat 1:13:55 ini turun di mana dia, enggak bisa. 1:13:58 Karena belum saatnya. 1:14:00 Nanti kita meninggal dunia baru kita 1:14:01 lihat. 1:14:03 Jadi istikamah. 1:14:05 Tetapi kita berpegang dengan hukum-hukum 1:14:07 Allah Ta'ala. 1:14:09 Kita menjaga diri kita dan keluarga kita 1:14:11 daripada adab Allah yang di neraka. 1:14:13 Ku anfusakum wa ahlikum nar. 1:14:18 Dan memang banyak kebijakan-kebijakan 1:14:20 sekarang ini 1:14:21 yang saya enggak tahu, wallahualam 1:14:23 mungkin karena pembisik-pembisik kepada 1:14:25 pemerintah kita 1:14:27 hanya ingin menyenangkan, membawa berita 1:14:29 yang menyenangkan. 1:14:31 Ya. 1:14:32 Kayak umpama saya berikan contoh begini. 1:14:35 Saya berikan contoh begini. 1:14:37 Saya bukan ahli dalam pemerintahan, 1:14:39 bukan. 1:14:41 Dan saya selama ini tidak mau 1:14:42 berpolitik. 1:14:45 Bukan karena, bukan karena saya tidak 1:14:47 mau aktif berpolitik, bukan. 1:14:49 Karena saya malas untuk berpolitik. 1:14:52 Karena banyak politik, orang-orang 1:14:54 banyak enggak benar. 1:14:55 Jadi mestinya orang-orang yang benar 1:14:57 aktif dalam berpolitik. 1:14:59 Ya. 1:15:02 Tentang ini, apa ini? Makan bergizi, MBG 1:15:06 ya, MBG, makanan bergizi, MBG kalau 1:15:09 enggak salah. 1:15:11 Kan sudah banyak yang sudah korban 1:15:13 kadang-kadang keracunan, 1:15:15 ya. 1:15:16 Kenapa uang ini tidak diberikan saja 1:15:19 kepada orang tuanya? Nanti orang tuanya 1:15:21 yang menyediakan makanan untuk anaknya. 1:15:24 Lebih tidak capek. 1:15:26 Ya, lebih hemat. 1:15:28 Lebih save. 1:15:30 Karena orang tua, orang tua memberikan 1:15:33 makanan kepada anak, dia kan 1:15:35 berhati-hati, sangat berhati-hati. 1:15:40 Kalau makanan beramai-ramai, 1:15:44 dia da- dapur itu dia harus layani, 1:15:47 umpama dia harus layani dapur itu, 1:15:50 500 box saja. 1:15:52 Ada kan yang sampai 5.000, yang sampai 1:15:54 10.000 box dia harus tapi beberapa. 500 1:15:57 box saja. 1:16:00 Kadang-kadang yang tukang masaknya juga 1:16:02 bisa karena sudah capek, dia lalai. 1:16:05 Bisa juga kadang-kadang ya asal yang 1:16:07 penting sudah ada makanan deh. 1:16:10 Berikanlah uang ini kepada orang tua, 1:16:12 mungkin akan lebih baik, insyaallah 1:16:14 mudah-mudahan panjang umur. 1:16:17 Itu tadi menjadi pertanyaan terakhir di 1:16:21 Masih ada lagi pertanyaan? Satu lagi 1:16:23 kalau enggak ada. 1:16:24 Pak Ustaz. Ya. 1:16:27 Masih ada Pak? 1:16:28 Sudah habis Ustaz. 1:16:29 Habis? Habis. 1:16:31 Alhamdulillah. 1:16:32 Mungkin kita tutup dengan kesimpulan 1:16:34 Ustaz. 1:16:35 Kesimpulannya para pendengar sekalian 1:16:37 yang dimuliakan Allahu Subhanahu Wa 1:16:39 Ta'ala, 1:16:40 marilah hidup ke depan kita 1:16:44 jagalah diri kita sebaik-baiknya, 1:16:45 dekatkan diri kepada Allah. 1:16:48 Kalau kita merasa diri kita 1:16:51 ada dosa-dosa yang kita lakukan 1:16:53 perbanyak istigfar dan minta ampun 1:16:54 kepada Allah. 1:16:56 Dan jangan sekali-kali kita berpikir 1:16:58 ah dosa saya sudah terlalu banyak, 1:17:00 mungkin Allah enggak akan ampuni kan. 1:17:02 Itu berdosa malahan. 1:17:04 Karena Allah Ta'ala ingatkan 1:17:06 Qul ya ibadiyalladzina asrafu ala 1:17:08 anfusihim 1:17:10 la taqnutu min rahmatillah. Sampaikan 1:17:12 kepada 1:17:13 hamba-hambaku yang bergelimang dengan 1:17:15 dosa 1:17:16 jangan berputus asa dengan rahmat Allah. 1:17:19 Begitu seorang itu dia taubat, tadahkan 1:17:22 tangan kepada Allah 1:17:24 innallaha ghafururrahim. 1:17:27 Ada doa yang sering kita baca di 1:17:29 bulan Ramadhan, jangan hanya di bulan 1:17:31 Ramadhan, doa ini paling bagus dibaca 1:17:33 tiap saat juga. 1:17:36 Allahumma innaka afuwun karim tuhibbul 1:17:39 afwa fa'fuanni. 1:17:41 Itu masya Allah. 1:17:43 Dalam bersujud kita bisa baca doa ini. 1:17:46 Dalam selesai shalat kita bisa baca doa 1:17:48 ini, kita minta kepada Allah. 1:17:50 Ya Allah Engkau adalah zat yang Maha 1:17:51 Pengampun, Engkau mencintai untuk meng 1:17:54 mengampuni hamba-hambamu, maka ampunilah 1:17:56 aku. 1:17:58 Perbanyak istigfar 1:17:59 perbanyak baca Alquran 1:18:01 dekatkan diri kita dengan Alquran 1:18:03 jadikan kehidupan kita bagian daripada 1:18:06 Alquran. 1:18:08 Bukankah entum semua 1:18:10 tadinya pernah mewajibkan diri Anda 1:18:12 untuk jam 07.00 pagi ngantar anak ke 1:18:15 sekolah. 1:18:17 Ya, jam 08.00 pagi berangkat ke 1:18:19 pekerjaan, itu kan Anda yang wajibkan 1:18:21 diri Anda. 1:18:22 Kenapa juga tidak diwajibkan ada waktu 1:18:24 untuk Anda jam sekian saya harus membaca 1:18:27 Alquran. 1:18:28 Jam sekian saya harus berzikir kepada 1:18:31 Allah. 1:18:33 Itu masya Allah. 1:18:35 Dan Allah memberikan kebebasan kepada 1:18:36 kita untuk mengatur. 1:18:38 Kalau ada yang salah kepada Allah dan 1:18:39 mengharapkan maghfirahnya dan kepada 1:18:42 para pendengar sekalian, sekali lagi 1:18:44 kini saya ingin sampaikan 1:18:46 tahfidzil Quran yang namanya Nurul Quran 1:18:49 Al Hakim 1:18:51 membuka pendaftaran 1:18:53 sampai akhir Mei. 1:18:56 Total beasiswa 1:18:58 tidak ada 1:18:59 uang masuk, tidak ada uang pendaftaran, 1:19:02 tidak ada uang bulanan 1:19:04 total mutlak 1:19:08 beasiswa 100%. 1:19:10 Tidak ada biaya. Tinggal di dalam untuk 1:19:12 tahfidzul untuk mengajar tahfidz Quran 1:19:15 selama 2 bulan. 1:19:16 Tinggal di dalam, makan sehari 3 kali 1:19:19 tempat tidur masing-masing 1:19:22 di daerah Sukabumi 1:19:24 dan yang berminat silakan bisa 1:19:26 menghubungi kepada Rosil 1:19:28 mereka mengetahui nomor telepon saya 1:19:31 atau menghubungi langsung. 1:19:32 Wassalamualaikum warahmatullahi 1:19:34 wabarakatuh. 1:19:35 Salam warahmatullahi wabarakatuh. 1:19:37 Jazakallah 1:19:38 Ustaz Abah Hamid atas tausiyahnya di 1:19:41 sore hari ini. Ikhwan dan akhwat dengan 1:19:44 demikian usai sudah jumpa kita dalam 1:19:46 program tausiyah sore. 1:19:49 Semoga apa yang disampaikan oleh guru 1:19:50 kita bermanfaat dan kita bisa mengambil 1:19:53 ibrah. 1:19:54 Billahi subhanakallahumma wabihamdika 1:19:57 asyhadu alla ilaha illa anta 1:19:59 astaghfiruka wa atubu ilaik. Ilaliko 1:20:01 billahi taufik wal hidayah. 1:20:02 Wassalamualaikum 1:20:04 warahmatullahi wabarakatuh. 1:20:38 Ya.