Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:12 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:14 warahmatullahi wabarakatuh. 0:17 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:19 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:22 sayyidina Muhammad. dipacar luaskan dari 0:25 Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:28 Kalimanggis Cibubur Bekasi, Radio 0:31 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:33 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:35 subhanahu wa taala, bagaimana kabar Anda 0:38 di sore hari ini? Semoga dalam keadaan 0:40 sehat walafiat dan selalu dalam 0:42 lindungan Allah subhanahu wa taala. 0:45 Senang sekali kami dapat kembali 0:47 menjumpai Anda dalam program tausiah 0:49 sore untuk edisi hari ini di 10 Syawal 0:53 1447 0:54 Hijriah yang bertepatan di tanggal 30 0:58 Maret 2026. 1:01 Tema tausiah sore pada hari ini menjaga 1:05 fitrah sesudah Ramadan. Langsung saja 1:08 ikhwan dan akhwat kita menyapa guru 1:10 kita. Asalamualaikum warahmatullahi 1:12 wabarakatuh Ustaz. 1:14 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15 wabarakatuh. 1:17 Baik, bagaimana kabar [berdehem] Ustaz? 1:18 Sehat ya? 1:20 Alhamdulillah. Masyaallah. 1:21 Alhamdulillah. 1:22 Sebelumnya kami ingin mengucapkan 1:24 taqaballahu minum. 1:27 Amin. Insyaallah. 1:28 Ustazin wal faizin mohon maaf lahir dan 1:30 batin. 1:33 Semoga ee selalu dalam lindungan Allah 1:35 subhanahu wa taala, Ustaz ya. Amin. 1:37 Amin. 1:37 Amin. Ya Allah. Baik, ikhwan dan akhwat 1:40 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 1:42 Langsung saja kita akan mendengarkan 1:44 pemaparan tausiah yang disampaikan oleh 1:46 guru kita Ustaz Z Mahm. Tafadol Ustaz. 1:50 Asalamualaikum warahmatullahi 1:52 wabarakatuh. 1:56 Bismillahirrahmanirrahim. 1:57 Alhamdulillahiabbil alamin. 2:01 Alhamdulillahilladzi 2:03 hadana lihad w kunna linahtadi laula 2:06 hadanallah 2:08 tumma innalhamdalillah 2:11 nahmaduhu waaskuruhu wainuhu wastagfiruh 2:15 wa naud nauzubillahi minuri anfusina 2:17 wamati a'alina man yahdillah fahual 2:21 muhhtad waman yudlil falan falan tajid 2:25 lahu waliyan mursida 2:27 ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 2:30 syarikalah 2:32 Wa asadu anna muhammadan abduhu wa 2:34 rasuluh. 2:36 Allahumma shalli wasallim wabarik ala 2:39 nabina Muhammad anabi rahmah 2:42 wa ala alihi wasahbihi wasallama 2:45 taslimanir. 2:48 Allahumma rabbisrohli sadriassirli amri 2:51 wahlulani 2:56 para pendengar radio dan TV silaturahim 2:59 di mana aja Anda berada. 3:02 [berdehem] 3:02 Alhamdulillah, 3:04 segala puji dan puja bagi Allah. Satu 3:07 nikmah yang sangat-sangat 3:10 Allah Taala curahkan kepada kita. 3:12 Masyaallah, 3:14 kita bisa menyelesaikan Ramadan dengan 3:17 sehat walafiat. 3:19 Dan alhamdulillah 3:21 kita melewati Ramadan 3:24 ya mungkin banyak dengan ada yang 3:28 ee menghabiskan waktunya dengan Quran, 3:32 banyak dengan salat sunah, tahajud dan 3:35 lain-lain. Banyak yang bersedekah. 3:37 Masyaallah. Itu semua adalah [berdehem] 3:40 amal-amal ibadah untuk kita mendekatkan 3:42 diri kepada Allah Subhanahu wa taala. 3:45 Pendengar sekalian yang dimuliakan Allah 3:47 Subhanahu wa taala. [berdehem] 3:50 Sebagaimana kita tahu 3:55 kalau umpama kita peras Ramadan ini, 3:58 intinya Allah Taala memberikan 4:00 kesempatan kepada kita untuk menjadi 4:02 hamba Allah yang muttaqin. 4:05 Itu sudah sering saya sampaikan. 4:07 Sekarang pertanyaan timbul kepada dalam 4:09 kehidupan kita dalam diri kita. 4:11 sampai di mana kita bisa menjaga 4:14 ketaatan kita kepada Allah atau di mana 4:18 ketakwaan kita kepada Allah akan tetap 4:21 kita jaga. 4:23 Setidak-tidaknya 4:25 jangan sama. 4:28 Malahan setelah selesai Ramadan ketaatan 4:31 kita kepada Allah atau takwallnya kita 4:33 kepada Allah 4:36 itu nilainya naik, 4:38 volumenya naik. 4:43 Karena makin hari kita makin tergusur 4:46 umur kita dengan waktu. 4:50 Kita enggak mungkin bisa balik lagi. 4:52 Hari yang kemarin aja enggak bisa balik. 4:54 Apalagi kita mau berbicara tahun yang 4:56 kemarin kita akan kembari. Enggak bakal 4:58 mungkin. 4:59 Dan tiap pergantian siang dan malam, 5:04 tiap pergantian bulan, tiap pergantian 5:07 tahun, 5:08 ada yang berubah dalam diri kita. 5:12 Wajah kita berubah, 5:14 rambut kita berubah, 5:17 kekuatan kita berubah. 5:25 Jadi makin hari 5:27 makin dekat kita akan dikembalikan oleh 5:29 Allah Subhanahu wa taala sebagaimana 5:32 yang Allah taala ingatkan dalam 5:34 Al-Qur'an. 5:37 in 5:47 ayat ini sering saya bawa sangat sering 5:49 saya bawa 5:52 karena memang yang paling 5:56 mengetarkan hati seseorang ketika kita 5:58 mengingatkan bahwa kita akan berakhir 6:00 dengan kematian. Walaupun semua tahu 6:03 itu, tapi terkadang kita lupa dan lalai. 6:08 Dan kematian inilah 6:10 yang tidak pernah dia memberitakan 6:12 kepada kita. 6:15 Ada yang hamba Allah 6:17 lagi duduk bercengkerama dengan 6:19 keluarganya, 6:21 tiba-tiba malaikatul maut memisahkan roh 6:23 dari badannya meninggal dunia. 6:26 Ada yang lagi menyetir mobil berhenti di 6:29 lampu merah, dia enggak bangun lagi. 6:33 Ada yang lagi bersujud kepada Allah. 6:35 Masyaallah. Dan di saat itu Allah 6:38 Subhanahu wa taala mendatangkan maut 6:40 kepadanya. 6:42 Jadi memang kematian 6:44 perlu kita sedari bersama. 6:48 Karena Allah Subhanahu wa taala 6:49 menyatakan nanti kematian yang akan 6:51 datang kepada kita tanpa berita, tanpa 6:55 suara. 6:57 Justru itu kita menghadapi hidup 6:59 [berdehem] ke depan. Masyaallah. 7:04 Di dalam ee 7:07 biasanya orang-orang Barat mengatakan, 7:12 "Whatver is pass is gone." 7:16 Apa aja yang telah berlalu 7:19 itu sudah berlalu, sudah hilang. 7:26 kehidupan kita itu untuk masa mendatang 7:29 yang akan datang. Jadi, sisa umur kita 7:33 berapa aja, mari kita pergunakan 7:36 sebaik-baiknya 7:37 untuk lebih banyak mendekatkan diri 7:39 kepada Allah. Sebagaimana Allah 7:41 memudahkan kita ketika di bulan Ramadan, 7:44 masyaallah seakan-akan kita ringan untuk 7:46 menjalankan ibadah, ringan untuk salat 7:50 bersama-sama tarawih, ringan untuk 7:53 berpuasa. 7:55 Tapi terkadang sesudah Ramadan, 7:58 iblis mulai membisikkan kepada kita, 8:01 menjadikan kita juga sibuk sehingga 8:04 terkadang salat sunah pun hampir-hampir 8:07 kita lewati. 8:10 Sedekah seakan-akan 8:13 hanya ramai di bulan Ramadan. 8:16 Apalagi membaca Al-Qur'an. Nah, ini 8:20 masyaallah. 8:23 Sebab biasanya ketika bulan Ramadan, 8:25 masyaallah 8:27 hamba-hamba Allah itu ramai membaca 8:29 Al-Qur'an 8:31 dan itu baik, sangat baik. Bukan enggak 8:33 baik, sangat bagus. Sangat bagus. 8:37 Karena kita di di [berdehem][batuk] 8:39 dilipat gandakan ketika kita membaca 8:41 Al-Qur'an satu huruf, satu huruf aja 8:44 dilipat gandakan 10 kali oleh Allah 8:46 Subhanahu wa taala. Apalagi ketika di 8:48 bulan Ramadan bulan yang penuh barakah. 8:52 Namun pertanyaannya apakah sesudah 8:54 Ramadan kemudian Al-Qur'an ini naik lagi 8:57 ke atas lemari atau kerak yang kita 9:01 tutup dengan rapi? 9:03 kita atur dengan tapi enggak pernah 9:05 turun nanti turun lagi di bulan Ramadan. 9:10 Jangan. 9:14 Allah Subhanahu wa taala sangat 9:16 mencintai amal itu walaupun sedikit 9:20 tapi kontinue. 9:23 Bukan kayak hujan nanti panas 9:25 berbulan-bulan tiba-tiba datang 9:27 hujannya. Hujan lebat. Sesudah itu 1 jam 9:30 2 jam dia berhenti. Nanti datang lagi 9:31 beberapa bulan. 9:34 Kalau musim panas biasanya terjadi 9:35 begitu. Jangan. Amal yang dicintai oleh 9:39 Allah Subhanahu wa taala amal yang kita 9:42 rutinkan. 9:44 Kita rutinkan sekalipun sedikit tapi 9:47 tiap hari ada kita bersahabat dengan 9:50 Al-Qur'an. 9:52 Artinya dengan kalimat yang lain mungkin 9:54 tiap hari kita bisa jadikan kita ini 9:59 boleh diistilahkan dengan hamba Allah 10:01 yang ahlil Quran. 10:05 Ahlil Quran itu artinya tiap hari tidak 10:08 pernah dia lewati satu hari itu dengan 10:12 dia tidak membaca Al-Qur'an dan menelaah 10:14 daripada makna Al-Qur'an. 10:16 Masyaallah. 10:20 Nah, hamba Allah yang mulia, 10:22 ke depan hidup ke depan. 10:28 Tiap hamba Allah yang berjalan di muka 10:30 bumi ini 10:32 selalu dia akan menghadapi 10:33 benturan-benturan cobaan 10:37 selalu. Dan itu sudah merupakan salah 10:40 satu sunatullah 10:43 dalam kehidupan manusia. Dan Allah Taala 10:45 ingatkan bahwa sunatullah minql di ayat 10:50 yang lain dikatakan 10:52 sunnaah 11:00 dan engkau tidak akan dapatkan bahwa 11:02 sunatullah itu akan berubah. 11:05 Sunatullah itu 11:09 satu ketetapan Allah 11:13 yang walaupun zaman berganti, tahun 11:16 berganti, abad berganti, dia tidak akan 11:19 berubah. Terkecuali kalau sudah 11:23 menghadapi kiamat. 11:25 Nah, yang di luar sunatullah yang akal 11:28 manusia tidak bisa menerima itu yang 11:30 kita katakan dengan kalimat mukjizah 11:32 dari Allah Taala kepada nabi-nabi untuk 11:35 membuktikan kepada mereka bahwa mereka 11:38 itu adalah nabi-nabi utusan Allah 11:40 Subhanahu wa taala. 11:43 Contohnya ketika Allah mendinginkan api 11:46 untuk Ibrahim, Allah membukakan laut 11:49 untuk Nabi Musa. 11:51 Nah, itu otak manusia belum bisa 11:53 menerima. 11:55 otak manusia ya. Tapi hamba Allah yang 11:58 beriman dia tahu karena ini adalah 11:59 perintah Allah dia akan yakin dan dia 12:01 akan terima. 12:03 Justru itu bukan sedikit hamba-hamba 12:05 Allah yang boleh dibilang ya intelektual 12:09 mind pintar mempunyai titel yang 12:12 masyaallah bermacam-macam titel. 12:15 Terkadang mereka itu untuk mempercayai 12:17 sesuatu harus dengan akalnya dia bisa 12:19 menerima. 12:22 Dia lupa tentang mukjizah dari Allah 12:24 Subhanahu wa taala. 12:27 Sunatullah itu adalah ketetapan Allah. 12:30 Saya berikan contoh begini. [berdehem] 12:33 Matahari dia terbit dari timur. 12:37 Kemudian dia berjan terbit terbedam 12:39 sebelah barat. Itu namanya sunatullah. 12:44 10 tahun yang lalu, 100 tahun yang lalu 12:47 sama enggak berubah. Sekarang ini juga 12:49 sama. 12:51 Pada bulan tertentu dia akan terbit pada 12:53 jam sekian. Nanti tahun depan waktu yang 12:56 sama, bulan yang sama, tanggal yang sama 12:59 dia akan terbit juga pada jam yang sama 13:03 [berdehem] tidak terlambat 1 menit dan 13:05 tidak percepat 1 menit. 13:08 Itu namanya sunatullah. 13:11 Contoh yang lain, 13:14 ketika kita berada di alam rahim 13:18 itu sunatullah. 13:21 sampai waktu yang tertentu Allah 13:23 Subhanahu wa taala mengeluarkan kita 13:26 dari alam rahim kepangkuan ibu kita itu 13:29 sunatullah enggak akan berubah 100 tahun 13:32 yang lalu sama 1 1500 tahun yang lalu 13:36 sama 13:39 nah hamba Allah yang mulia 13:41 [berdehem][batuk] 13:46 ada ayat dalam Al-Qur'an 13:50 yang Allah Taala nyatakan 13:53 asakum 13:54 winkumutawaum 13:59 umur itu termasuk salah satu sunatullah 14:04 sesudah Allah hantarkan Anda menjadi 14:06 dewas 14:08 kemudian sebagian kalian ada yang wafat 14:10 duluan, 14:12 ada yang dipikunkan oleh Allah duluan, 14:16 baru dia wafat baru dia meninggal dunia. 14:20 Itu sunatullah 14:24 dan kita enggak tahu mana yang Allah 14:26 Taala akan tetapkan kepada kita. Tapi di 14:29 antara itu dalam kehidupan kita, di 14:33 situlah Allah Subhanahu wa taala 14:38 memberikan kemampuan akal kepada kita 14:41 untuk mengatur kehidupan kita. 14:44 Nah, itu Allah serahkan kepada kita. 14:48 Justru itu Allah Taala memberikan kepada 14:50 manusia itu ada hati dan akal. 14:55 Hati memang tidak bisa dilihat, tapi 14:58 dalam hati manusia itu ada campur tangan 15:00 Allah Subhanahu wa taala. Justru itu 15:03 salah satu doa daripada Nabi Adam Alaih 15:05 Salam yang diajarkan oleh Jibril 15:09 ketika Nabi Adam baru sampai ke bumi 15:11 yang pertama. Ketika dia di langit, dia 15:14 tahu dia melakukan pelanggaran doanya. 15:17 Rabbanaamna anfusana itu dalam 15:19 Al-Qur'an. 15:21 Kemudian dalam hadis Rasul sallallahu 15:23 alaihi wasallam, Nabi Adam meminta 15:25 kepada Allah, 15:28 "Rabbana 15:30 nasaluka imanan yubasyiru qulubana 15:33 waqinan shodqan. 15:36 Wahai zat yang menghidupkan aku, 15:39 wahai Tuhanku. 15:42 Wahai zat yang memberikan kehidupan. 15:44 Kira-kira begitu. 15:46 Sebab kalimat ketika kita mengatakan 15:48 rabbi atau rabbana, artinya dia 15:51 [berdehem] merendah diri kepada Allah 15:52 Taala. 15:54 Nabi Adam meminta supaya Allah memenuhi 15:57 rongga hatinya dengan iman dan keyakinan 16:00 yang kuat. 16:02 [berdehem] 16:05 Berarti 16:06 hati kita itu mutlak ada campur tangan 16:09 Allah Subhanahu wa taala. 16:14 Karena iman itu dia bersemayah di dalam 16:16 hati. Dan itu semua hadis Rasul 16:18 sallallahu alaihi wasallam. 16:22 Al iman ma waqar filqb wasqahul amal. 16:27 Iman itu apa yang dia berdiam di dalam 16:29 hati dan nampak 16:32 dengan 16:34 langkah-langkahnya dia yang menunjukkan 16:36 dia beriman. Wasadaqahul. 16:38 Dia membenarkan imannya itu dengan 16:40 langkah-langkah dia yang taat kepada 16:41 Allah Taala. Ya, dia beriman 16:44 [batuk][berdehem] 16:47 dan kita diberikan akal oleh Allah 16:48 Subhanahu wa taala. 16:51 Di dalam perjalanan hidup, 16:55 hari berganti, 16:57 bulan berganti, 16:59 tahun berganti, 17:01 ada aja benturan [berdehem] 17:02 kehidupan dalam kehidupan kita. Itu 17:05 termasuk salah satu sunatullah. 17:09 bahwa Allah Taala nyatakan wakum 17:12 minal khaufi 17:15 minalat. 17:18 Jadi salah satu penetapan Allah atau 17:21 sunatullah bahwa selalu kita itu akan 17:24 dicobai, dibenturkan Allah dengan 17:26 bermacam-macam cobaan 17:33 dengan bermacam-macam cobaan. 17:36 Nah, sekarang pertanyaannya 17:39 kalau kita menghadapi cobaan, 17:44 kira-kira apa jalan keluar yang paling 17:45 baik? 17:48 Kan di dalam Al-Qur'an Allah Taala telah 17:50 memberikan tip kepada kita, arahan 17:55 ya. 17:56 Masyaallah. Dalam Al-Qur'an itu Allah 17:58 Subhanahu sudah nyatakan waman 18:01 yattaqillah yajalahu 18:04 makhraj. 18:06 Mereka-mereka yang hidup dengan ketaatan 18:08 kepada Allah, dengan takwa Allah selalu 18:11 dalam benturan apapun, cobaan apapun, 18:15 Allah Taala akan memberikan jalan keluar 18:17 yang baik. Dan itulah tiap-tiap manusia 18:21 menginginkan. Tiap dia menghadiri 18:23 percobaan, dia menginginkan mendapatkan 18:25 solusi jalan keluar yang terbaik. 18:32 Itulah sehingga Allah Subhanahu wa taala 18:35 ingatkan dalam Al-Qur'an kepada kita 18:37 sekalian. 18:40 Ya ayyuhannas 18:42 qad jaatkum mauidatun min rbikum. 18:48 Wahai manusia, ada sebagian Allah 18:51 Subhanahu wa taala memulai dengan ya 18:53 ayyuhalladzina amanu. 18:57 Ini Allah Taala menyatakan, "Wahai 18:59 kelompok manusia, 19:02 kad jaakum mauidatun minbikum. 19:05 Sesungguhnya telah datang kepada kalian 19:08 [berdehem] 19:09 Al-Qur'an, 19:12 pelajaran-pelajaran dalam Al-Qur'an, 19:15 peringatan-peringatan dalam Al-Qur'an. 19:17 Min rabbikum, 19:19 dari Tuhanmu yang menciptakan kalian. 19:28 Banyak kali dalam Al-Qur'an Allah Taala 19:30 mengingatkan ketika Allah menurunkan 19:33 Al-Qur'an itu Allah Taala mempergunakan 19:35 dengan kalimat min rabbikum. 19:39 Di antaranya yang lain Allah mengatakan, 19:41 "Qul 19:44 nazalahu ruhul qudus min rabbika bilhaq. 19:48 sampaikanlah kepada umatmu. 19:55 Saya mohon maaf karena 19:59 lagi puasa jadi kerongkongan lagi 20:00 kering. 20:04 Allah Subhanahu wa taala mengingatkan 20:06 lagi, sampaikanlah [berdehem] ya 20:08 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 20:12 Nazalahu ruhul qudus 20:15 [berdehem] min rabbika. 20:18 Yang menurunkan Al-Qur'an ini adalah 20:20 Jibril, utusan dari Tuhanmu. 20:24 Kenapa selalu dikatakan min rabbika? 20:27 Di sini mauidatan min rabbikum. 20:32 Allah Taala ingin menunjukkan kepada 20:34 kita produk Al-Qur'an ini adalah yang 20:39 menciptakan kita dan memberikan 20:41 kehidupan kepada kita. 20:45 Dan yang menurunkan Al-Qur'an 20:50 mungkin kalau saya pinjam istilah ya, 20:52 saya pinjam istilah 20:56 berikan contoh begini. Masyaallah. 21:00 Ini terkec teristimewa kepada 21:02 mereka-mereka yang ee manusia-manusia 21:05 intelek ya, yang mempunyai rata-rata 21:08 yang mempunyai mobil mewah ataupun mobil 21:11 setengah mewah atau mobil biasa. 21:16 Biasanya 21:17 kita untuk menjaga mobil ini 21:22 lama dipakai, berjalan dengan baik, kita 21:26 akan ikuti arahan daripada publik yang 21:29 menciptakan mobil tersebut. 21:33 Justru itu dulu kalau kita beli mobil 21:36 diberikan buku petunjuk, 21:38 kita berikan beli HP diberikan oleh buku 21:41 petunjuk. Siapa yang memberikan buku 21:43 petunjuk ini? Pabrik yang menciptakan 21:46 barang tersebut. Nah, Allah Subhanahu wa 21:49 taala yang menciptakan kita, yang 21:51 menyusun rongga-rongga badan, 21:53 rongga-rongga dalam tubuh kita itu Allah 21:54 Taala. Justru itu Allah Taala 21:56 berulang-ulang mengatakan bahwa 21:58 Al-Qur'an ini diturunkan oleh yang 22:01 menciptakanmu. 22:06 Min rabbikum. 22:12 dari Tuhanmu yang menciptakan engkau. 22:15 Dia itu yang menurunkan Al-Qur'an. 22:18 Kemudian apa Allah Taala katakan? 22:23 Saya berikan contoh simpel begini. 22:26 Contoh simpel aja. 22:30 Kita beli HP yang mahal. 22:33 Sekarang kalau iPhone Masyaallah sudah 22:35 ada sampai R juta kalau enggak salah 22:38 harganya. Oke, 22:41 kita beli apa yang mahal? 22:44 Ada buku petunjuk. Sekarang buku 22:46 petunjuk itu mereka sudah enggak 22:47 ciptakan lagi, tapi petunjuknya ada 22:50 online. 22:52 Tinggal kita ketik model HP kita, nanti 22:57 keluar petunjuk-petunjuknya. 22:59 Tapi sebagian manufacturer masih 23:01 memberikan buku petunjuk. Sekarang untuk 23:03 pabrik-pabrik memudahkan diberikan 23:05 petunjuk online. Mobil-mobil mewah 23:08 sekarang kebanyakan petunjuk sudah 23:10 online. 23:14 Kemudian kita 23:18 memakai HP ini. 23:20 Satu waktu kita berenang. 23:23 Kita enggak bakal bisa pakai HP ini 23:25 ketika kita berenang. 23:28 Tapi kalau kita memberikan jam tangan 23:30 yang mahal, 23:33 ada yang bisa kita rendam dalam air? 23:35 Karena publik mengatakan ini waterproof. 23:39 Jadi walaupun kita mandi rendam dalam 23:41 air enggak perlu dibuka. Ada dan kita 23:44 semua ikuti arahan tersebut. Nah, 23:47 sekarang yang menciptakan rongga-rongga 23:49 tubuh kita 23:51 ya, organ-organ dalam tubuh kita itu 23:55 Allah Taala. Kemudian Allah Taala 23:56 ingatkan, "Wahai manusia, ya ayyuhanas 24:01 qad jaatkum 24:04 mauidatun min rabbikum." Telah datang 24:06 kepada kalian 24:08 arahan-arahan, 24:10 pelajaran-pelajaran, 24:12 yaitu Al-Qur'an dari Tuhanmu. 24:16 Kemudian Allah Taala nyatakan apa? 24:19 Wasifaun lima fisur. 24:23 Dan ini akan menjadi obat apa yang ada 24:27 dalam dadahmu. Obat apa? Obat hati kita. 24:35 Para pendengar sekalian dimuliakan Allah 24:37 Taala. Ketika hati kita sakit 24:40 tersinggung 24:41 itu terkadang rasa sakitnya melebihi 24:43 daripada fisik badan kita yang sakit. 24:48 umpama kita dihina 24:50 ya, 24:53 ada yang suka nyindir-nyindir, 24:57 ada yang mengambil hak kita, ada yang 25:00 memfitnah kepada kita. 25:02 Itu sakit hatinya luar biasa. Betul. 25:05 Tapi hamba-hamba Allah yang betul-betul 25:07 dia bergantung kepada Allah, 25:08 dikembalikan kepada Allah. 25:12 Di ayat ini Allah Taala ingatkan kepada 25:15 kita 25:18 mauatun minbikum wasifaun lima fu. 25:23 Arahan pelajaran, petunjuk dari Tuhanmu 25:28 untuk menjadi obat apa yang ada di dalam 25:31 dadamu yaitu hatimu. 25:35 dendam dia bersemayam di dalam hati. 25:39 Seorang kalau hatinya lagi tenang, lagi 25:41 enak, lagi semua, masyaallah, makannya 25:44 dia enak, tidurnya dia enak, berbicara 25:47 dengan orang wajahnya enak, 25:51 tapi ketika hatinya lagi ruet, 25:54 ada benturan-benturan kehidupan yang dia 25:56 enggak bisa dapat jalan keluarnya. 26:02 Dan di ayat ini Allah Taala telah 26:04 menyatakan 26:06 bahwa Al-Qur'an ini menjadi obat untuk 26:11 hatimu. 26:12 Nah, hamba Allah yang mulia, manusia itu 26:15 banyak yang hatinya kotor. 26:19 Justru itu di dalam Al-Qur'an Allah 26:21 Taala menyatakan yauma lafaul ma banun 26:25 illa man atallah biqalbin salim. 26:30 Ada saatnya harta dan anak-anak sudah 26:32 enggak ada fungsi apa-apa bagi kita. 26:36 Lafaul wun sudah tidak ada makna 26:40 hartanya. Sudah tidak bisa membantu 26:42 kepada kita hartanya dan anak-anaknya. 26:44 Terkecuali mereka datang dengan hati 26:46 yang sehat, hati yang bersih, 26:51 dan hati yang dibersihkan oleh Allah 26:53 Subhanahu wa taala. 26:56 Jadi berarti ayat ini salah satu cara 27:00 untuk membersihkan hati. 27:03 Perbanyaklah kita membaca Al-Qur'an 27:06 dan mempelajari artinya. 27:13 Mauidah itu artinya mauidah itu sangat 27:16 luas maknanya. 27:19 bisa berarti keterangan-keterangan yang 27:21 memberikan petunjuk, nasihat-nasihat 27:24 yang memberikan petunjuk, 27:27 arahan-arahan yang memberikan kepada 27:29 keselamatan itu mau 27:34 dan dia menjadi obat di dalam hati kita. 27:37 Nah, para pendengar sekalian, hamba 27:39 Allah yang mulia, 27:42 apa aja sih yang mengotori hati-hati 27:44 kita? 27:49 Ada hadis yang lain yang Rasul 27:50 sallallahu alaihi wasallam mengingatkan 27:52 kepada kita 27:56 tentang 27:58 yang mengotorkan hati ya 28:02 hasad. 28:04 Kalau di Indonesia kan sudah dikatakan 28:06 hasut, 28:09 iri, dengki. 28:11 Kalau orang Betawi mengatakan syirik. 28:16 Artinya syirik yang sudah 28:17 diindonesiakan. 28:18 Kalau syirik dalam Al-Qur'an itu sangat 28:20 berbahaya. 28:22 Tapi istilah Betawi itu kalau syirik dia 28:25 syirik kepada seseorang itu dia merasa 28:27 iri kepada seorang. 28:31 Sehingga Rasul sallallahu alaihi 28:32 wasallam pernah menyatakan laju minhunna 28:36 ahad abadan. Tidak akan berhasil mereka 28:40 sama sekali. 28:43 Orang yang dalam hatinya 28:45 ada hasad, 28:49 ada penyakit iri, itu salah satu 28:52 penyakit hati. 28:54 Apa penyakit hati yang lain? 28:57 Angkuh, 28:58 sombong. 29:02 Berarti kalau kita lihat ayat ini aja 29:05 dengan memperbanyak kita membaca 29:07 Al-Qur'an, jangan hanya waktu di bulan 29:10 Ramadan. 29:13 dengan memperbanyak kita bahwa 29:18 [berdehem] 29:19 dengan memperbanyak kita membaca 29:21 Al-Qur'an, 29:24 penyakit-penyakit hati ini akan tergusur 29:26 dari dalam hati kita. 29:30 Dan biasanya orang kalau membiasakan 29:31 diri di banyak membaca Al-Qur'an, 29:34 rasa hasad itu akan pelan-pelan hilang 29:37 dari dalam dirinya. Ada seorang sahabat 29:39 bertanya kepada Rasulullah sallallahu 29:41 alaihi wasallam, "Ya Rasulullah, 29:43 bagaimana kami terus bisa 29:47 artinya bisa lolos dari penyakit iri?" 29:50 Rasul sallallahu alaihi wasallam 29:52 kemudian menyatakan, 29:55 "Faid hasadta." 30:01 Dan apabila timbul rasa iri dalam 30:03 dirimu, 30:06 fala tab. Jangan engkau lanjutkan dengan 30:10 kalimat-kalimat yang menunjukkan bahwa 30:13 Anda merasa iri kepada hamba Allah 30:15 tersebut. 30:19 Saya berikan contoh begini. 30:23 umpama ada tetangga kita ya, 30:28 tiba-tiba dia diangkat 30:30 jadi PNS. 30:32 Saya dengar mungkin dia bikin selamatan 30:35 karena saya alhamdulillah diangkat jadi 30:36 PNS. 30:40 Kira-kira baru 1 tahun dia mulai 30:42 renovasi rumahnya, beli mobil yang baru. 30:47 Kemudian kita katakan, "Ya, 30:50 paling-paling uangnya juga enggak 30:51 benar." Itu menunjukkan bahwa kita 30:55 merasa iri kepada hamba Allah tersebut. 30:59 Dan itu berbahaya bagi kita, 31:02 berbahaya bagi di diri kita. 31:07 masuk penyakit di dalam hati kita. 31:15 Mestinya kalau kita melihat yang 31:17 demikian, kita tadahkan tangan kepada 31:19 Allah. 31:22 Kita bersyukur dengan Allah berikan 31:25 kepadanya dan kita tandakan tangan 31:26 kepada Allah. Ya Allah berikanlah yang 31:28 lebih baik kepadaku atau yang terbaik 31:30 untukku. 31:33 Jangan kita lanjutkan dengan kalimat 31:35 yang tidak-tidak. 31:38 Sekalipun kita cuma iseng tahu ngomong 31:40 ya baru setahun paling-paling juga 31:43 uangnya enggak benar itu. Nauzubillah 31:46 subhanallah. 31:48 Itu salah satu penyakit. 31:51 Maka Allah Taala menyatakan wasifaun 31:54 lima fur. 31:56 Berarti membaca Al-Qur'an banyak kita 31:59 mengikuti arahan Al-Qur'an. Kita jadikan 32:02 kita bagian daripada Al-Qur'an 32:06 adalah obat yang sangat manjur untuk 32:09 membersihkan hati kita dalam kehidupan. 32:15 Dosa bersemahyam dalam hati. 32:18 Iman kita juga bersemayyam dalam hati. 32:23 Makin banyak dosa yang kita lakukan, 32:25 makin terpojok iman kita dalam hati. 32:28 Karena Rasul sallallahu alaihi wasallam 32:30 mengingatkan ketika kita berbuat dosa, 32:32 Allah meletakkan titik hitam di dalam 32:34 hati kita. 32:37 Kemudian kalau kita ya berbohong lagi 32:39 yang lain untuk menutupi kesalahan kita, 32:42 ya bertambah lagi hati kita. Tapi ketika 32:45 dia beristigfar kepada Allah, 32:50 apalagi dia banyak membaca Al-Qur'an 32:52 sambil beristigfar kepada Allah Taala, 32:55 insyaallah dihapus titik hitam. 32:58 Sehingga satu waktu ketika dia dijemput 33:00 oleh kematian, hatinya sudah bersih. 33:04 Qbin salib, 33:07 hati yang sehat, hati yang bersih, hati 33:10 yang diredai oleh Allah subhanahu wa 33:11 taala. Nah, hamba Allah yang mulia, para 33:14 pendengar yang dimuliakan Allah 33:16 Subhanahu wa taala. 33:18 Untuk itu, marilah di dalam langkah kita 33:20 menuju ke depan, kita baru aja 33:23 tinggalkan Ramadan, 33:26 perbanyaklah kita beristigfar kepada 33:28 Allah Taala. 33:30 Pergunakan waktu-waktu lian kita untuk 33:33 banyak beristigfar kepada Allah. Sibuk 33:35 dalam pekerjaan, setidak-tidaknya 33:37 selesai subuh 33:40 sebelum kita membaca Al-Qur'an, mari 33:42 kita beristigfar kepada Allah Taala. 33:45 Karena istigfarnya itu luar biasa. 33:47 Masyaallah. 33:54 Allah tidak akan mengadab kepada 33:55 hamba-hambnya 33:57 ketika mereka selalu beristigfar. Itu 33:59 ayat Al-Qur'an. 34:02 Wallahu liadibahum wahum yastagfirun. 34:06 Allah Taala tidak pernah akan mengadab 34:08 kepada mereka ketika mereka selalu 34:10 beristigfar kepada Allah Subhanahu wa 34:12 taala. 34:15 Istigfar ini yang paling ringan di 34:17 lidah. 34:20 Kenapa kita selesai salat disuruh oleh 34:22 Rasul sallallahu alaihi wasallam kita 34:24 beristigfar? Padahal kita baru selesai 34:26 baru selesai salat. Sampanya kita 34:28 berpikir kita hanya perlu beristigfar 34:31 ketika kita berbuat dosa. 34:34 Kalau kita berbuat dosa, betul kita 34:35 perlu bertobat kepada Allah dan 34:37 beristigfar yang banyak. Tapi kenapa 34:39 selesai salat disuruh beristigfar? 34:41 Berarti peranan istigfar itu luar biasa. 34:44 Karena juga kita di dalam sad belum 34:46 tentu 100% itu kita betul-betul terfokus 34:48 menuju kepada Allah Subhanahu wa taala. 34:55 Kemudian dilanjutnya ayat ini Allah 34:57 Taala menyatakan wasifaun lima fur 35:00 hudan 35:02 warahmatun lil mukminin. 35:08 Jadi Allah Subhanahu wa taala akan 35:10 menjadikan 35:12 hati kita itu teguh. 35:16 Bukan hanya sekedar obat 35:20 wah hudan warahmatan. 35:23 Dan kemudian Allah Subhanahu wa taala 35:25 akan memberikan arahan petunjuk 35:27 kepadanya dan rahmah Allah Taala 35:30 curahkan kepadanya. 35:32 Kepada siapa? Mereka lil mukminin 35:37 yang tidak 35:39 meninggalkan Al-Qur'an dalam kehidupan 35:41 mereka. 35:44 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 35:45 Allah, jangan kita membaca Al-Qur'an 35:47 seminggu sekali. 35:51 Karena Al-Qur'an ini juga merupakan 35:54 makanan untuk roh manusia. 35:58 Makanan roh kita kan hidup terpakai. 36:03 Sama dengan badan kita kan hidup 36:04 terpakai. Kita bekerja kita ngangkat 36:07 berat atau kita angkat sesuatu kita 36:09 jalan ke sana kan terpakai cepat lapar. 36:13 Mau tidak mau kita harus makan lagi. 36:14 Untuk apa? Untuk menambah tenaga. 36:19 Coba hamba Allah yang mulia, kenapa 36:22 manusia-manusia ketika dia makan sudah 36:24 terlalu over, agak kenyang, biasanya dia 36:27 jalan ke sana ke sini supaya turun, 36:30 supaya terjadi pembakaran yang cepat 36:33 sehingga akan agak lebih luas perutnya. 36:38 Apakah roh kita ini enggak hidup? Hidup 36:40 dalam jasad kita dan terpakai. 36:44 Anda berpikir sesuatu untuk mencari 36:46 jalan keluar, itu sebenarnya roh kita 36:48 bergerak untuk mencari jalan keluar. 36:53 Maka Allah Subhanahu wa taala jadikan 36:56 ibadah kita kepada Allah itu termasuk 36:59 adalah santapan untuk jiwa kita, untuk 37:01 roh kita. Karena roh kita diciptakan 37:04 oleh Allah Taala. 37:07 Enggak ada yang mengetahui apa yang 37:08 diperlukan oleh roh kita supaya kuat. 37:11 selalu ada energi dekatkan diri kepada 37:14 Allah dengan zikrullah, dengan tilawatil 37:17 Quran, 37:20 dengan mempelajari Al-Qur'an. 37:26 Kemudian di ayat yang lain 37:29 Allah Taala ulangi lagi, qul 37:31 sampaikanlah ya Muhammad sallallahu 37:33 alaihi wasallam. Jadi saya ingin 37:36 menyampaikan supaya kita tahu 37:39 bahwa peranan Al-Qur'an 37:43 itu sangat membantu langkah-langkah kita 37:46 ke depan. Sangat membantu usaha kita 37:49 dalam kehidupan ini. 37:52 Sangat membantu di dalam ketenangan hati 37:55 kita. 38:00 Allah Subhanahu wa taala menyatakan, 38:02 "Qul 38:06 nazalahu ruhul qudus min rabbika 38:08 bilhaq." 38:11 Sampaikanlah ya perintah Allah kepada 38:13 Rasul sallallahu alaihi wasallam. 38:15 Sampaikan kepada umatmu. 38:19 Dia Allah 38:23 nazalahu ruhul qudus. 38:28 Dia Jibril yang menurunkan 38:31 Al-Qur'an ini dari Allah Subhanahu wa 38:33 taala. Min rabbika bilhaq. Dari Tuhanmu. 38:39 Bilhaq. Liyutabbitalladzina 38:42 amanu wahudan. 38:46 Rasul sallallahu alaihi wasallam 38:47 diperintahkan oleh Allah sampaikan 38:51 bahwa Jibril 38:54 dengan perintah Allah menurunkan 38:56 Al-Qur'an ini, 38:59 min rabbika dari Tuhanmu. Jadi Jibril 39:02 yang membawa Al-Qur'an ini min rabbika. 39:08 Tadi kan dikatakan min rabbikum ini min 39:10 rabbika dari Tuhanmu bilhaq. 39:15 dengan benar, 39:17 satu ketetapan yang benar. 39:22 Liyuabbitalladzina 39:24 amanu. 39:26 Untuk menjadikan hati mereka ini kokoh, 39:35 menjadikan telapak kaki mereka itu 39:38 berdiri dengan kokoh dalam kehidupan. 39:47 Labbidalladzina amanu wahudan. Tapi 39:50 untuk mereka yang beriman. 39:56 Jadi kalau hanya beriman aja kepada 39:59 Allah tapi tidak memper e artinya 40:04 tidak menjadikan dirinya bagian daripada 40:06 Al-Qur'an. Tidak cukup. 40:11 Sab ada hamba-hamba Allah yang 40:12 mengatakan, "Yang penting saya berbuat 40:14 baik, 40:16 yang penting saya tidak berbuat maksiat, 40:21 tapi membaca Al-Qur'annya mungkin 40:23 sebulan sekali." 40:27 Malahan terkadang ada yang masih ragu 40:29 dengan Al-Qur'an. 40:32 Kan ada sering kita dengar, 40:34 "Saya sih beriman kepada Al-Qur'an, 40:37 tapi ada ayat-ayat yang masih 40:41 agak saya ragu untuk terima." Itu kufur 40:43 kepada Allah Taala sekalipun cuma satu 40:46 ayat, setengah ayat yang kita enggak 40:47 bisa terima. 40:50 Di ayat ini Allah Tautabbitalladzina 40:53 amanu 40:55 untuk orang-orang yang beriman. Maka 40:57 Al-Qur'an ini peranannya menjadikan 41:00 tempat berpijak mereka itu kokoh, 41:04 hati mereka itu masyaallah. 41:10 Berarti kehidupan mereka itu 41:15 tenang dan cekatan. 41:18 Kenapa saya katakan tenang cekatan? 41:19 Kalau ada apa-apa dikembalikan kepada 41:21 Allah. Jelas. Ini sudah satu takdir dari 41:24 Allah Taala. Lakal hamdu ya Rabb. 41:27 Dia enggak cari-cari kambing hitam untuk 41:29 menyalahkan. 41:31 Tidak. 41:37 Wahudan wa busra lil muslimin. 41:43 Jadi menjadikan manusia itu kalau dia 41:46 mendekati Al-Qur'an 41:48 bagian daripada Al-Qur'an ya 41:53 boleh kita katakan ahlil Quran. 41:57 Liyabbitalladzina amanu. Allah Taala 42:01 kokohkan kehidupan mereka. 42:04 Langkah-langkah mereka itu terarah 42:07 kepada yang baik. 42:09 Langkah-langkah mereka itu penuh dengan 42:12 kebaikan. 42:19 Tapi mereka 42:21 yang mengambil Al-Qur'an bagian daripada 42:23 kehidupan mereka. 42:26 tidak meninggalkan Al-Qur'an 42:30 dalam sehari tidak pernah meninggalkan 42:32 Al-Qur'an. 42:34 Masyaallah 42:38 wabusra lil muslimin 42:43 wah hudan wus muslimin menjadi petunjuk 42:46 arahan 42:48 dan kegembiraan bagi mereka. Siapa 42:51 mereka itu? Muslimin 42:54 jadi hamba Allah yang mulia. 42:58 Para pendengar yang dimuliakan Allah 43:00 Subhanahu wa taala. 43:03 Ketika Allah hantarkan kita menjadi 43:05 dewasa, 43:07 dari dewasa ini sampai kepada kematian, 43:12 itu waktu sudah ditentukan oleh Allah 43:14 Taala. Di antara waktu ini, 43:19 eh, kita enggak tahu berapa lama. 43:22 Di situlah Allah memberikan akal kepada 43:24 kita, memberikan hati kepada kita. 43:27 Kemudian memberikan petunjuk arahan 43:30 dalam Al-Qur'an. 43:34 Karena apa? 43:37 Kita melakukan sesuatu itu kita 43:39 memerlukan akal kita untuk mencerna 43:42 jalan apa yang paling baik yang saya 43:44 harus ambil. 43:46 Pekerjaan apa kira-kira yang paling baik 43:48 cocok untuk saya? Itu inisiatif kita 43:50 sendiri. Allah Taala berikan kebebasan 43:53 kepada kita untuk memilih. Tapi dipagari 43:56 dengan Al-Qur'an. 43:59 Coba jangan kita sewenang-wenang, jangan 44:01 kita semau-maunya. 44:03 Ini umpama contoh aja 44:05 kita anggap seorang itu dewasa artinya 44:09 sudah dewasa sudah ya umur berapa? 44:12 Taruhlah 20 tahun. 44:14 20 tahun itu umpama dia sudah punya 44:17 degree 44:19 ya apa S1 atau master degree. 44:23 Kemudian umpama Allah Taala menentukan 44:27 kepadanya 45 tahun dia akan meninggal 44:29 dunia ini umpama kita tidak tahu. 44:31 Wallahuam. Berarti dia diberikan 44:33 kesempatan oleh Allah Subhanahu wa taala 44:36 sekitar 25 tahun untuk mengatur 44:38 hidupnya. 44:41 Nah, di dalam waktu inilah 44:44 kita diberikan kebebasan oleh Allah 44:46 Taala untuk memilih, untuk merencanakan, 44:51 tapi dipagari dengan hukum-hukum Allah 44:53 Taala. 44:56 Termasuk 44:57 kesehatan kita itu 45:01 diberikan oleh Allah kepada kita untuk 45:04 mengatur sendiri. 45:09 Ada arahan-arahan dari Allah Taala. 45:12 Salah satu umpama contoh, semua orang 45:14 ingin sehat. 45:16 Semua ingin sehat. Tidak ada yang 45:18 menginginkan supaya mendapat penyakit. 45:20 Tidak. Rasul sallallahu alaihi wasallam 45:23 kemudian menyatakan, "Nahnu kaum 45:26 la naulu 45:28 illum 45:30 wa akalna 45:33 la. 45:35 Kami kaum yang kami tidak makan 45:37 terkecuali lapar dan kalau kami makan 45:41 tidak sampai kenyang kenyang. Nah, kita 45:44 kadang-kadang apalagi kalau sudah 45:46 berbicara di pesta perkawinan atau 45:48 prasmanan ya Allah masyaallah 45:52 sudah macam-macam masih ditambah lagi. 45:54 Masih tambah lagi. Nah itu Allah 45:56 memberikan kepada kita pilihan sendiri. 45:59 jaga kesehatanmu. 46:03 Sebab kalau kita sudah sakit, 46:07 itu karena kita sendiri yang mengundang 46:10 supaya penyakit itu datang kepada kita 46:12 dan Allah Taala ikuti Allah takdirkan 46:14 berikan penyakit kepadanya. 46:19 Contohnya begini. 46:21 Allah telah melarang untuk orang minum 46:22 alkohol. 46:24 Ternyata alkohol ini efeknya dalam 46:27 kehidupan itu luar biasa. Luar biasa. 46:32 Luar biasa. 46:35 Di Amerika itu rumah sakit yang paling 46:38 mahal, rumah sakit paling mahal 46:41 orang itu alkoholik, menghentikan 46:43 alkohol dan menurunkan berat badan. Itu 46:47 dua rumah sakit itu masyaallah mahalnya 46:49 luar biasa. 46:53 Dan ternyata ini alkohol ini dia merusak 46:56 organ-organ tubuh kita banyak. 47:00 Orang peminum alkohol biasanya livernya 47:02 itu paling gampang kena penyakit. 47:06 Itu kalau medical science. 47:08 Kalau kita minum obat itu terkadang 47:10 diberitahu situ-situ 47:13 kalau peminum alkohol itu supaya 47:14 berhenti dari minum alkohol. Jangan 47:17 minum obat ini dengan alkohol. 47:20 Nah, yang begini-beginilah yang Allah 47:22 Taala memberikan keleluasaan kepada kita 47:25 untuk kita menciptakan sendiri memilih 47:29 makanan apa yang perlu kita makan, 47:31 minuman apa yang dan kita mengatur 47:33 ibadah kita. Diberikan Allah kepada kita 47:36 kebebasan. Ini atur bagaimana caranya 47:38 ibadahnya. 47:40 Mau salat di masjid 47:42 atau masa bodoh mendengar azan Allah 47:45 Taala akan. Tapi semua itu ada 47:47 konsekuensinya. 47:53 Justru itu Rasul sallallahu alaihi 47:55 wasallam mengingatkan kepada kita 47:58 bahwa pintu tobat itu Allah Taala tidak 48:00 pernah tutup 48:03 sampai ketika dia sudah sampai sakaratul 48:06 maut baru tertutup pintu tobat. 48:12 Pintu taubat tertutup 48:15 kalau sudah sakaratul maut. 48:18 Itu itu para pendengar sekalian hamba 48:19 Allah yang mulia supaya kalau banyak 48:22 pertanyaan kita masih banyak waktu 48:24 [berdehem] 48:26 marilah perbanyak kita mendekatkan diri 48:28 kepada Allah dengan banyak beristigfar 48:31 banyak zikir kepada Allah 48:34 aktifkan diri kita itu untuk perbanyak 48:36 membaca Al-Qur'an. menelaa Al-Qur'an. 48:43 Sebab terkadang kalau kita membaca 48:44 Al-Qur'an mena Al-Qur'an 48:47 itu tanpa kita sadari Al-Qur'an itu 48:49 mengingati kepada kita secara langsung. 48:55 Dan banyak hamba-hamba Allah ketika dia 48:58 pelajari baru dia tahu, "Oh, iya benar." 49:04 Contoh aja 49:07 orang-orang Barat yang di Amerika. 49:10 Saya berikan contoh ini kan. Saya hidup 49:11 lama di sana, sekolah di sana, kerja di 49:14 sana lama. 49:16 Ada orang yang pembenci Al-Qur'an luar 49:18 biasa. 49:19 Tapi karena dia bersahabat baik dengan 49:21 seorang muslim, si muslim kasih 49:24 Al-Qur'an kepadanya, bilang, "Udah, ente 49:26 baca aja deh. 49:28 Anda enggak perlu harus masuk Islam 49:30 kalau baca Al-Qur'an." 49:34 Dan itu sudah banyak kasus yang terjadi. 49:37 Termasuk ada seorang pendeta yang 49:39 sekarang paling terkenal di [berdehem] 49:42 paling terkenal di YouTube. 49:46 Last name-nya green hijau. 49:50 Pendeta 49:52 dia itu juga begitu. 49:55 diberikan hadiah Al-Qur'an oleh temannya 49:58 orang muslim. 50:00 Lama-lama, lama-lama 50:03 Al-Qur'an mengingati dirinya. Kemudian 50:05 datang hidayah dari Allah Subhanahu wa 50:08 taala. Oh, dia paling terkenal sekarang 50:11 di YouTube. Dan banyak orang-orang 50:13 Nasara yang lain masuk Islam di 50:15 tangannya dia. Dan ada beberapa 50:18 teman-teman saya, 50:20 mereka berteman akrab dengan orang 50:22 Amerika. 50:24 Kemudian dihajain Al-Qur'an. 50:26 Kadang-kadang hanya dilempar aja begitu 50:28 Al-Qur'an enggak dibaca. 50:32 Tapi satu waktu ada peristiwa 50:36 satu waktu dia menghadapi satu masalah. 50:39 Saya enggak tahu masalah apa. Itu enggak 50:40 diberitakan kepada saya, enggak 50:42 diceritakan oleh teman saya mengalami 50:44 masalah. 50:46 Dia pikir, 50:48 "Teman saya itu pernah kasih Al-Qur'an 50:50 kepada saya. Coba-coba aja deh saya buka 50:52 lihat. 50:54 Dia baca Al-Qur'an satu halaman. 50:56 Besoknya dia mulai baca lagi dua 50:58 halaman. Dia lebih tertarik baca lagi. 51:01 Akhirnya dia telepon temannya yang teman 51:03 saya orang muslim. 51:08 I want to become a muslim. Saya ingin 51:10 masuk Islam. Saya ingin menjadi orang 51:12 muslim. Subhanallah. Nah, kita 51:15 alhamdulillah Allah Taala lahirkan kita 51:18 dari rahim seorang muslimah. 51:22 Itu sudah nikmah yang dahuluan Allah 51:24 berikan kepada kita. 51:26 Karena kita enggak punya pilihan dari 51:28 dari rahim mana kita akan dilahirkan 51:30 oleh Allah Subhanahu wa taala. Itu 51:32 penentuan Allah taala. Dari kecil orang 51:35 tua kita sudah biasa mendengungkan 51:37 Al-Qur'an kepada kita, mengirim kita 51:39 untuk belajar Al-Qur'an. 51:41 Jangan kita sia-siakan kesempatan ini. 51:45 Waktu 51:47 untuk dipisahkan roh dari badan kita. 51:50 Alilm indallah. 51:53 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 51:54 menjadikan kita hamba-hamba Allah 51:57 daripada ahlil Quran yang selalu 51:59 mendekatkan diri dengan istigfar kepada 52:01 Allah ahlil Quran. 52:03 Wasalamualaikum warahmatullahi 52:06 wabarakatuh. 52:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:09 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat yang 52:11 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 52:14 Demikian tadi telah kita simak 52:18 tausiah yang telah disampaikan oleh guru 52:20 kita Ustaz Z Mahmid. Kami akan segera 52:24 kembali setelah jeda berikut ini. 52:27 Tetaplah bersama kami. 52:42 Islam yang satu yang dipancarluaskan 52:44 dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 52:47 Kalimanggis Cibuur Bekasi. Terima kasih 52:50 ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 52:52 Subhanahu wa taala. kami masih dapat 52:54 menjumpai dan ee bersua dengan Anda di 52:57 udara dalam program tausiah sore bersama 53:00 Ustaz Zaad M. Bahmid dengan tema di sore 53:03 hari ini menjaga fitrah sesudah Ramadan. 53:07 Ada Ibu Ani Khani Hudaifah di Kemayoran. 53:11 Kemudian Bapak Joko di BSD. Lalu ada 53:14 Bapak Fajar Alfatih, Ibu Siti Anisa di 53:18 Bali, lalu Bapak Arwin, Ibu Fiza 53:21 Fitriana, Ibu Retno, dan juga Bapak 53:25 Saian Rohili. Ada Ibu Fiza Fitriana, Pak 53:28 Ustaz yang ingin ee apa namanya? 53:35 Bertanya, Ustaz. Asalamualaikum 53:37 warahmatullahi wabarakatuh. 53:42 Bulan Ramadan dan Syawal ini kami 53:44 benar-benar dalam suasana sedih karena 53:47 putra kami usia 20 tahun wafat pada 53:50 bulan Januari di bulan Syakban. Kami 53:53 sangat mengharapkan nasihat-nasihat dari 53:56 Ustaz. 54:00 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 54:02 shalli ala sayyidina Muhammad wa Ali 54:04 Muhammad. 54:06 Memang Bu, perpisahan itu 54:10 betul, tidak gampang. 54:14 Tapi perpisahan itu bukan berarti 54:17 benturan adab kepada kita. Bukan. Itu 54:20 satu rahmah Allah kepada kita. 54:26 Ada peristiwa 54:29 ketika seorang pedagang yang biasanya di 54:31 luar kota itu di zaman Rasulullah 54:33 sallallahu alaihi wasallam dia mempunyai 54:34 anak satu-satunya perempuan. 54:39 Ketika dia berada di luar kota, anaknya 54:41 perempuan ini meninggal dunia. 54:45 Kemudian ketika suaminya pulang, 54:49 biasakan suaminya itu menanyakan tentang 54:51 anaknya. Gimana kita? Istrinya 54:53 mengatakan, "Sudah tidur jangan 54:56 diganggu." 54:59 Dia enggak mau kagetkan kepada suaminya. 55:03 Kemudian istrinya ini bertanya kepada 55:06 suaminya, 55:09 "Saya ini pernah dipinjamin sesuatu oleh 55:12 tetangga." 55:14 Kemudian tetangga ini datang 55:18 minta kembali yang saya pinjam tersebut. 55:21 apa boleh saya tahan atau tidak? 55:23 Suaminya mengatakan, 55:26 "Tidak boleh. Anda harus mengembalikan. 55:28 itu haknya dia. Kemudian istrinya 55:31 mengatakan, 55:33 "Ya, tapi sesudah istaminya ini dijamu 55:36 makan." 55:37 Dalam riwayat ini dikatakan juga 55:38 kemudian mereka berdua melakukan 55:40 hubungan suami istri 55:42 dan suaminya tidak tahu kalau anaknya 55:44 sudah meninggal dianggap masih tidur. 55:47 Kemudian istrinya mengatakan 55:51 anak kita yang dipinjamin oleh Allah 55:54 Taala kepada kita sudah diambil kembali 55:58 oleh Allah Taala. 56:00 Baru suaminya paham. 56:03 Kemudian suaminya ya sedih. Memang 56:05 sangat sedih. 56:06 Tapi dia kembalikan lagi kepada Allah 56:08 Subhanahu wa taala. Dan dalam riwayat 56:10 ini kemudian Allah menggantikan dengan 56:12 anak 56:14 yang lain. Jadi ibu yang bertanya ini, 56:18 tidak ada manusia di dunia ini yang 56:20 tidak sayang kepada anak. Semua sayang 56:23 kepada anak. Apalagi ketika dia 56:25 meninggal masih umur sangat belia, masih 56:29 jejaka 56:31 ya. 20 tahun 56:34 kasih sayang kita sudah tertumpak 56:36 kepadanya. 56:38 Tapi kan yang memberikan anak ini adalah 56:40 Allah Taala. 56:42 Dan pasti 56:44 pasti itu ada hikmah yang lebih baik 56:48 kalau kita kembalikan kepada Allah dan 56:50 kita terima utusan Allah ini dengan 56:53 rida. 56:55 Justru itu kita disuruh untuk rida 56:58 dengan semua takdir Allah yang terjadi 57:00 kepada kita. 57:03 Memang benar enggak gampang untuk 57:05 melepaskan 57:07 seseorang anak kita apalagi keluar dari 57:11 rahim kita yang kita tumpahkan kasih 57:13 sayang kepadanya kita besarkan dengan 57:16 kemudian 57:18 Allah Taala putuskan untuk Allah Taala 57:21 pisahkan dari orang tuanya 57:24 masuk ke alam barzak. 57:28 Pasti ada hikmah dari Allah Taala kalau 57:30 kita kembalikan kepada Allah dan kita 57:32 terima dengan sabab. Jadi justru itu 57:34 dalam Al-Qur'an Allah Taala nyatakan 57:39 wabasyirilladzina 57:41 alladzina asabatum musibah qalu inna 57:44 lillah wa inna ilaihi rojiun. 57:48 Berikan kabar gembira kepada 57:51 mereka-mereka yang beriman. Apabila 57:53 Allah berikan musibah, 57:56 mereka kembalikan kepada Allah dengan 57:57 mengatakan innillah wa inna ilaihi 58:00 roajiun. Sesungguhnya ini adalah hak 58:01 Allah, milik Allah dan kepadanya dia 58:04 harus kembali. 58:06 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 58:08 memberikan kesabaran kepada ibu dan 58:11 Allah taala memberikan hikmah yang baik 58:16 dengan musibah ini. Karena kita enggak 58:18 tahu masa depannya apa yang terjadi, 58:20 kita enggak tahu. Wallahuam. 58:23 Makasih. 58:23 Satu contoh aja ketika Nabi Musa. 58:25 Iya. 58:27 Bagaimana? 58:27 Satu contoh aja ketika Nabi Musa bertemu 58:29 dengan Nabi Heder. Kemudian dia membunuh 58:32 seorang anak yang masih kecil. Kemudian 58:34 Nabi Hidr mengatakan kepada Nabi Musa. 58:36 Nabi Musa kaget bahwa anak ini kalau dia 58:39 besar dia akan mengajak kepada orang 58:41 tuanya untuk menjadi kufur kepada Allah 58:44 Taala. 58:46 Nah, itu karena satu mukjizat yang Nabi 58:48 Header diberitakan oleh Allah Taala 58:50 sehingga itu perintah Allah untuk 58:51 membunuh anak tersebut. 58:55 Jadi, kita enggak tahu apa yang akan 58:57 terjadi ke depan. Ibu sabar, terima 59:00 dengan rida. Insyaallah Allah Taala akan 59:02 memberikan ganti yang lebih baik. 59:04 Insyaallah. Amin. 59:17 Menghadapi kematian yang diminta 59:19 bukanlah harta, tetapi yang diminta 59:21 adalah waktu ingin dikembalikan lagi ke 59:24 dunia. Mohon pencerahnya, Ustaz. Apakah 59:27 cobaan dan ujian merupakan tanda cinta 59:30 Allah kepada hamba-Nya? 59:34 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 59:36 shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 59:41 itu adalah karena penyesalan yang 59:42 terlambat. 59:45 Pada waktu Allah memberikan waktu yang 59:47 banyak kepada kita, banyak kita 59:48 sia-siakan yang tidak-tidak. 59:53 Ada yang pada waktu sampai sakaratul 59:54 maut baru sakaratul maut belum mati, 59:58 belum meninggal. 1:00:02 Dia minta kepada 1:00:09 Ya Allah kalau umpama tangguhkan aku 1:00:12 ajalin qarib waktu yang pendek aja 1:00:17 jangan dulu saya meninggal sekarang 1:00:18 kira-kira begitu 1:00:20 faasad aku akan bersedekah 1:00:26 tapi sudah terlambat 1:00:28 Allah Taala jawab 1:00:34 sudah datang waktunya Allah enggak bakal 1:00:36 tangguhkan. 1:00:37 Ada lagi yang satu sesudah meninggal, 1:00:40 sesudah di alam barzakh, sesudah di 1:00:42 kubur dia sudah sadar bahwa dia sudah 1:00:45 meninggal. 1:00:47 Berarti ayat ini menunjukkan ketika 1:00:50 hamba Allah ini masuk kubur, dia 1:00:52 dikembalikan lagi rohnya oleh Allah 1:00:54 Taala sehingga dia tahu, dia sadar apa 1:00:56 yang terjadi kepada dirinya. Dia masih 1:00:58 minta kepada Allah, "Rabbirjiun. 1:01:02 Ya Allah, tolong kembalikan aku ke 1:01:03 dunia." 1:01:06 Kalau tadi waktu sakaratul maut, dia 1:01:07 minta tangguhkan sedikit aja supaya dia 1:01:10 bisa bersedekah yang banyak. 1:01:12 Yang ini sudah dalam kubur. 1:01:15 Kemudian dia rabbirjiun 1:01:18 laall. 1:01:21 Ya Allah kembalikan aku ke dunia 1:01:25 supaya aku akan melakukan yang benar apa 1:01:30 yang aku tinggalkan 1:01:33 amalan faktu supaya aku akan beramal 1:01:36 yang baik-baik dengan apa yang aku 1:01:38 tinggalkan. Apa yang dia tinggalkan. 1:01:41 Mungkin anaknya dia enggak didik agama. 1:01:43 Mungkin hartanya banyak enggak pernah 1:01:46 bersedekah, enggak pernah zakat. 1:01:48 Macam-macam. 1:01:50 Dia ingin perbaiki tapi dijawab oleh 1:01:53 Allah Taala, "Enggak mungkin." Tidak. 1:01:55 Kemudian Allah Taala menyatakan, "Dan di 1:01:58 sekeliling anda barzakhun, 1:02:03 Anda sudah dikelilingi oleh pembatas 1:02:05 yang Anda enggak bisa ke dunia lagi dan 1:02:08 Anda tidak bisa cepat-cepat ke yaumul 1:02:10 akhir." 1:02:12 Jadi, justru itu sebelum ada penyesalan 1:02:15 kita anggap aja 1:02:18 bahwa kita ini sudah dekat akan 1:02:19 dipindahkan Allah ke alam barz supaya 1:02:22 tidak ada penyesalan. Maka saya harus 1:02:24 perbanyak ibadah zikrullah mendekatkan 1:02:27 diri kepada Allah insyaallah 1:02:28 terjawabullahi 1:02:36 wabarakatuh. 1:02:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:39 wabarakatuh. 1:02:40 Pertanyaannya adalah Ustaz, mengapa 1:02:42 tatayur atau anggapan sial bisa 1:02:45 menghilangkan taulid? di mana tatayur 1:02:47 ini adalah meyakini adanya kesialan dari 1:02:50 sesuatu misalnya dari hari tertentu, 1:02:53 angka, hewan atau kejadian yang padahal 1:02:56 semua yang terjadi di alam ini adalah 1:02:58 takdir Allah Subhanahu wa taala. Mohon 1:03:00 penjelasannya, Ustaz. 1:03:03 Tatayyur itu bagian daripada syirik 1:03:06 kecil, 1:03:09 tapi bukan hal mustahil dia bisa berubah 1:03:12 menjadi syirik yang besar. Kalau kita 1:03:14 tidak cepat-cepat bertobat. kepada Allah 1:03:17 Taala. 1:03:18 Ada hadis Rasul sallallahu alaihi 1:03:20 wasallam menyatakan, "Ada tiga hal yang 1:03:22 kalian tidak bakal selamat di antara 1:03:25 penyakit hati itu. Salah satunya 1:03:31 Rasulullah menyatakan faarta faamd." 1:03:35 Apabila timbul sangkaan-sangkaannya itu 1:03:37 tatayur saya contoh begini contoh ya 1:03:40 begini. 1:03:43 kita mau keluar rumah 1:03:46 kemudian ada suara burung atau suara 1:03:49 apa. 1:03:51 Nah, kemudian kita katakan atau mungkin 1:03:55 istri yang katakan jangan dulu keluar 1:03:58 itu ada 1:04:00 suara tanda yang tidak-tidak 1:04:03 itu bagian daripada tatayir faarta 1:04:06 faamdi. Apabila kamu dapati yang begini, 1:04:10 enggak usah terus enggak mau keluar, 1:04:12 keluar aja. Nah, ada juga kepercayaan 1:04:15 begini termasuk tayyir ada 1:04:17 tanaman-tanaman tertentu yang tidak 1:04:20 boleh di ditanam di depan rumah. 1:04:25 Nah, saya ingat di Sulawesi karena saya 1:04:27 dari Sulawesi, jadi saya tahu itu di 1:04:29 Sulawesi Tengah paling banyak tidak 1:04:32 boleh ada pohon pepaya di depan rumah. 1:04:36 Mereka menganggap itu menghambat rezeki. 1:04:38 Itu salah satu tayur. 1:04:42 Kalau perlu tanam tiga atau empat pohon 1:04:44 pepaya depan rumah. Kita menunjukkan 1:04:46 bahwa kita tidak percaya. Jangan kita 1:04:48 katakan, "Saya sih enggak percaya, tapi 1:04:50 iya lebih baik potong aja deh." Nah, itu 1:04:53 bukan [berdehem] enggak percaya. Itulah 1:04:56 jangan. 1:04:58 Jadi tatayyur itu bagian daripada kita 1:05:01 kita mempercayai 1:05:04 ada kekuatan gaib selain daripada Allah 1:05:07 Taala. Contoh yang lain umpama ee nomor 1:05:12 13 1:05:14 atau ada yang bangun gedung di Jakarta. 1:05:17 Antum kalau lihat gedung di Jakarta 1:05:20 ente keliling satu persatu. Gedung di 1:05:21 Jakarta tidak ada tingkat 13. 1:05:25 Ada tingkat 12 sama 12A atau 12B. Enggak 1:05:30 ada 13 terus langsung 14. 1:05:33 Nah, itu karena yang membangun kalau 1:05:35 yang membangun gedung itu kalau dia 1:05:37 orang muslim 1:05:40 itu berarti dia memelihara kemusyrikan. 1:05:44 Cepat-cepat ganti yang 12A dengan nomor 1:05:46 13. Nomor 13 enggak ada kekuatan sial 1:05:48 apa-apa. Enggak ada sial itu sebenarnya 1:05:52 enggak ada sial itu kalau dalam dalam 1:05:55 istilah Islam itu syarat. 1:05:58 Kalau Allah menghendaki sesuatu yang 1:06:00 syar kepada kita, enggak ada yang bisa 1:06:04 menghambat. Kalau Allah menghendaki juga 1:06:06 kebaikan, enggak ada yang bisa 1:06:08 membelokkan. 1:06:10 Jadi, tayar itu banyak. Ada juga orang 1:06:13 yang percaya kepada ee 1:06:17 rumah yang tangan tanahnya kecil 1:06:19 belakang. Itu termasuk tatayyur. 1:06:24 Kalau umpama kita ke 1:06:27 pembaca telapak tangan 1:06:31 apa istilahnya kita katakan itu orang 1:06:33 pintar sebenarnya bukan orang pintar 1:06:35 itu. Cuma kita yang bodoh aja kita 1:06:36 anggap dia pintar. Sebenarnya itu 1:06:39 termasuk anak buahnya iblis. 1:06:44 Ya, kita suka lihat nasib. Lihat nasib 1:06:47 ini di bawah tangan ini begini, nanti 1:06:49 Anda bakal dapat begini begini. Itu 1:06:51 jangan dipercaya. Itu termasuk tatayyur. 1:06:54 Dan itu juga sudah lebih bahaya lagi. 1:06:58 Yang lebih berat daripada tatayur itu 1:07:01 kita datang kepada peramal dan kita 1:07:03 percaya apa yang dia katakan sekalipun 1:07:06 cuma 2% yang kita percaya. 1:07:09 40 hari doa dan salatnya tidak diterima 1:07:12 oleh Allah Subhanahu wa taala. Ya, 1:07:14 kecuali kalauah dia betul-betul 1:07:16 bertobat, beristigfar kepada Allah 1:07:18 subhanahu wa taala. Allah maha 1:07:19 pengampun. Insyaallah tak jawab. 1:07:20 Asalamualaikum warahmatullah. 1:07:24 Kemudian pertanyaan selanjutnya, Pak 1:07:26 Ustaz, dari 1:07:30 ee Ibu Karisa. Asalamualaikum 1:07:33 warahmatullahi wabarakatuh. 1:07:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:37 wabarakatuh. 1:07:40 Apakah hakikat kehidupan dunia dan 1:07:42 adakah masa depan dunia, Ustaz? Serta 1:07:45 bolehkah kita menyakiti orang yang telah 1:07:48 menyakiti kita? Terima kasih. 1:07:51 Bismillahirrahmanirrahim. 1:07:53 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 1:07:56 wa ali 1:07:58 masa depan kehidupan dunia itu akhirat. 1:08:04 Akhirat. 1:08:06 Dunia ini enggak ada masa depan. 1:08:09 anak yang baru kira-kira 15 16 tahun. 1:08:12 Nah, dia ada masa depan karena dia bakal 1:08:14 tempuh untuk tapi belum tentu juga dia 1:08:17 sampai di umur 25 30 tahun. 1:08:21 Jadi kita memberikan sekolah kepadanya 1:08:23 supaya masa depannya dia ini tidak 1:08:25 susah. Artinya kita memberikan 1:08:26 pendidikan kepadanya agama supaya masa 1:08:29 depannya dia itu tidak sesat. Tapi kalau 1:08:31 kita berbicara masa depan dunia ya itu 1:08:34 yaumul akhir. 1:08:37 Masa depan dunia itu. Nah, 1:08:41 terus bagaimana caranya 1:08:44 untuk kita menjaga supaya 1:08:48 masa depan kita di 1:08:50 masa depan kita dunia artinya kita 1:08:53 menghadapi akhirat? Kan ada di Quran 1:08:56 Allah Taala ingatkan man amilai shihan 1:09:00 minakarin unsa fahua mukminah 1:09:07 wahum 1:09:10 biahsani mau 1:09:12 yalun. 1:09:17 Siapa yang berbuat baik amilah salihan 1:09:21 itu berbuat baik langkah-langkahnya 1:09:23 semua baik. Masyaallah. Taat kepada 1:09:25 Allah. Fahua mukminun. Artinya dia 1:09:27 berbuat baik karena imannya dalam 1:09:29 dadanya. Karena dia orang beriman. 1:09:32 Karena banyak juga orang yang tidak 1:09:33 beriman tapi dia berbuat baik. 1:09:36 Mereka itu Allah tanya katakan dalam 1:09:38 Al-Qur'an habitat amaluhum. 1:09:41 Amal mereka kebaikan itu hilang kayak 1:09:45 ditiup kayak asap yang ditiup angin 1:09:47 hilang. Tapi orang yang berbuat baik 1:09:49 karena iman kepada Allah Taala. Apa 1:09:52 Allah Taala menyatakan? Allah hidupkan 1:09:54 dia dalam kehidupan dunia ini. Falanahu 1:09:58 hayatan. 1:09:59 Allah hidupkan dia dengan kehidupan yang 1:10:01 baik. Nah, kalau kehidupan yang baik 1:10:04 jangan terus kita berpikir, "Oh, pasti 1:10:06 kaya raya, mobil berderet, rumah luas, 1:10:09 bertingkat." Belum tentu. 1:10:13 Ada yang punya yang begitu, tapi 1:10:15 hidupnya teradab. Hidupnya enggak 1:10:17 keruat. 1:10:18 Allah Taala menyatakan, "Faluhyanahu, 1:10:20 kami hidupkan dia dengan kehidupan yang 1:10:22 baik." Dan nanti masa depannya di yaumul 1:10:25 akhir, Allah Taala menyatakan, "Kami 1:10:27 berikan ganjaran yang jauh lebih baik 1:10:30 daripada apa yang dilakukan di dunia." 1:10:33 Insyaallah terjawab. 1:10:39 Dari hamba Allah, asalamualaikum 1:10:40 warahmatullahi wabarakatuh. 1:10:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:44 wabarakatuh. Melihat kondisi negeri kita 1:10:47 saat ini, sebagian masyarakat merasa 1:10:49 bingung dan khawatir terhadap arah 1:10:52 kepemimpinan, baik dari sisi kebijakan 1:10:54 maupun nilai-nilai agama yang tampak 1:10:56 kurang kuat. Pertanyaannya adalah 1:10:59 bagaimana seharusnya kita bagaimana 1:11:01 seharusnya sikap kita sebagai umat Islam 1:11:04 dalam menyikapi pemimpin atau ulil amri 1:11:07 yang dirasa belum ideal? Apa yang bisa 1:11:09 kita lakukan agar tetap menjaga iman, 1:11:12 persatuan, dan tidak terjerumus pada 1:11:14 sikap yang berlebihan. Terima kasih, Pak 1:11:17 Ustaz. 1:11:18 Barakallah alik. Masyaallah. Pertanyaan 1:11:20 yang bagus. 1:11:22 Memang betul negara kita ini dalam 1:11:25 sekarang saat-saat ini mencari pekerjaan 1:11:27 susah, harga-harga mahal, uang kita 1:11:31 seakan-akan sudah enggak bernilai 1:11:32 dibandingkan dengan uang dari luar 1:11:34 negeri. Kemudian korupsi merajal. 1:11:37 Keadilan susah didapatkan, keadilan 1:11:40 susah dicari. 1:11:44 Kemudian bagaimana sifat kita yang 1:11:45 paling baik? 1:11:49 Kira-kira begini. Dalam Al-Qur'an itu 1:11:50 Allah tanya menyatakan begini. 1:11:52 Innalladzina qalu rabbunallah tummaqamu 1:11:56 fatanazalu alaihimul malaik alla takhafu 1:12:00 wala tahzanu. 1:12:05 Sesungguhnya mereka-mereka 1:12:08 yang selalu hanya berpegang kepada Allah 1:12:10 mengatakan ada Allah. Allah Tuhanku 1:12:14 yaastaqamu. 1:12:17 Dan dia berpegang teguh istiqamah di 1:12:20 dalam menjalankan kehidupan. apa yang 1:12:22 diperintahkan oleh Allah. 1:12:27 Apa yang kita lihat enggak benar, yang 1:12:29 kita bisa sampaikan dengan lisan, 1:12:31 sampaikan. 1:12:33 Kita bisa sampaikan dengan tulisan, 1:12:35 sampaikan. 1:12:39 Soal dia dengar atau tidak, berhasil 1:12:41 atau tidak, itu sudah bukan urusan kita. 1:12:43 Itu sudah urusan Allah Taala. Kita hanya 1:12:46 diperintahkan oleh Allah Taala untuk 1:12:47 tamuruna bil maruf watanhaunil munkar. 1:12:51 mengajak manusia untuk berbuat baik, 1:12:53 berbuat adil, dan larang segala bentuk 1:12:56 kezaliman dan kemungkaran. 1:12:59 Kita sudah usaha, dia enggak dengar, 1:13:01 sudah bukan urusan kita. Kita tetap 1:13:03 berpegang kepada Allah. 1:13:05 Apa? Istiqamah tumqamu. Dia istiqamah. 1:13:10 Apa Allah Taala janjikan? 1:13:13 alaiimul malaika 1:13:15 taku wahzan 1:13:18 Allah Taala akan turunkan malaikat 1:13:19 kepada kita membatu tapi kita tidak bisa 1:13:21 lihat kita tidak bisa rasakan 1:13:26 mungkin terkadang Allah Taala arahkan 1:13:30 jalan ini yang terbaik anda tempuh 1:13:34 dibisikin oleh malaikat ke hati kita 1:13:37 hati kita bergerak 1:13:40 sehingga ada kesempatan Dia mau ikut 1:13:43 bergelombol korupsi, dia berpaling 1:13:46 itu. Karena tatanazul malaikah. Allah 1:13:49 menurunkan malaikat membantu kepadanya. 1:13:53 Tapi kita belum bisa melihat malaikat 1:13:55 ini turun di mana. Dia enggak bisa. 1:13:58 Karena belum saatnya nanti kita 1:14:00 meninggal dunia baru kita lihat. 1:14:04 Jadi istikamah tetap kita berpegang 1:14:06 dengan hukum-hukum Allah Taala. 1:14:09 Kita menjaga diri kita dan keluarga kita 1:14:11 daripada adab Allah di api neraka. 1:14:14 Anfusakum waahlikum. 1:14:18 Dan memang banyak kebijakan-kebijakan 1:14:20 sekarang ini yang saya enggak tahu. 1:14:22 Wallahualam mungkin karena 1:14:24 pembisik-pembisik kepada pemerintah kita 1:14:27 hanya ingin menyenangkan membawa berita 1:14:29 yang menyenangkan. 1:14:31 Ya. Kayak umpama saya berikan contoh 1:14:34 begini. Saya berikan contoh begini. 1:14:37 Saya bukan ahli dalam pemerintahan 1:14:39 bukan. 1:14:41 Dan saya selama ini tidak mau 1:14:42 berpolitik. 1:14:45 Bukan karena bukan karena saya tidak mau 1:14:47 aktif berpolitik. Bukan 1:14:50 karena saya malas untuk berpolitik 1:14:52 karena banyak politik orang-orang banyak 1:14:54 enggak benar. Jadi mestinya orang-orang 1:14:56 yang benar aktif dalam berpolitik 1:14:59 ya 1:15:03 tentang ini apa nih? Makan bergizi MBG 1:15:06 ya. MBG makanan bergizi MBG kalau enggak 1:15:10 salah kan sudah banyak yang sudah korban 1:15:13 kadang-kadang keracunan ya. Kenapa uang 1:15:17 ini tidak diberikan ajak kepada orang 1:15:19 tuanya? Nanti orang tuanya yang 1:15:21 menyediakan makanan untuk anaknya lebih 1:15:24 tidak capek ya, lebih hemat, lebih saan 1:15:34 kepada anak, dia kan berhati-hati, 1:15:36 sangat berhati-hati. 1:15:40 Kalau makanan beramai-ramai, 1:15:44 dia ee dapur itu dia harus layi. Umpama 1:15:47 dia harus layani dapur itu 500 bok aja. 1:15:52 Ada kan yang sampai 5.000, yang sampai 1:15:54 10.000 bok dia harus dapat beberapa 500 1:15:57 bok aja. 1:16:00 Kadang-kadang yang tukang masaknya juga 1:16:02 bisa karena sudah capek dia lalai, 1:16:05 bisa juga kadang-kadang ya asal yang 1:16:07 penting sudah ada makanan deh. 1:16:11 Berikanlah uang ini kepada orang tua 1:16:12 mungkin agak lebih baik. Insyaallah 1:16:14 mudah-mudahan terjauh. 1:16:18 tadi menjadi pertanyaan terakhir di 1:16:21 Masih ada lagi pertanyaan satu lagi 1:16:23 kalau enggak ada 1:16:24 satu lagi Pak Ustaz 1:16:25 ya 1:16:27 masih ada 1:16:28 sudah habis Ustaz 1:16:30 habis 1:16:30 habis 1:16:31 alhamdulillah 1:16:32 mungkin kita tutup dengan kesimpulan, 1:16:34 Ustaz 1:16:35 kesimpulannya para pendengar sekalian 1:16:37 yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala 1:16:41 marilah hidup ke depan kita 1:16:44 jagalah diri kita sebaik-baiknya 1:16:45 dekatkan diri diri kepada Allah. 1:16:48 Kalau kita merasa diri kita ada 1:16:51 dosa-dosa yang kita lakukan, perbanyak 1:16:54 istigfar dan minta ampun kepada Allah. 1:16:56 Dan jangan sekali-kali kita berpikir, 1:16:58 "Ah, dosa saya sudah terlalu banyak. 1:17:00 Mungkin Allah enggak akan ampunkan." Itu 1:17:02 berdosa malahan. 1:17:04 Karena Allah Taala ingatkan, "Qul 1:17:07 liibadi asrofu anfusihim lagnatu min 1:17:10 rahmatillah." Sampaikan kepada 1:17:13 hamba-hambaku yang bergelimang dengan 1:17:15 dosa. Jangan berputus asa dengan rahmat 1:17:18 Allah. Begitu seorang itu dia taubat, 1:17:21 tadahkan tangan kepada Allah, innallaha 1:17:24 gfurur rahim. 1:17:27 Ada doa yang sering kita baca di bulan 1:17:29 Ramadan. Jangan hanya di bulan Ramadan. 1:17:32 Doa ini paling bagus dibaca tiap saat 1:17:34 juga. 1:17:36 Allahumma innaka afuun karim tuhibbul 1:17:39 afwa fafu 1:17:42 itu masyaallah dalam bersujud kita bisa 1:17:44 baca doa ini. Dalam selesai saat kita 1:17:47 bisa baca doa ini. Kita minta kepada 1:17:49 Allah, "Ya Allah, Engkau adalah zat yang 1:17:51 maha pengampun. Engkau mencintai untuk 1:17:54 mengampuni hamba-hamba-Mu. Maka 1:17:55 ampunilah aku." 1:17:58 Perbanyak istigfar, perbanyak baca 1:18:00 Al-Qur'an. Dekatkan diri kita dengan 1:18:02 Al-Qur'an. Jadikan kehidupan kita bagian 1:18:06 daripada Al-Qur'an. Bukankah antum semua 1:18:10 tadinya pernah mewajibkan diri Anda 1:18:12 untuk jam .00 pagi ngantar anak ke 1:18:15 sekolah, 1:18:17 ya, jam 8.00 pagi berangkat ke kerjaan. 1:18:20 Itu kan Anda yang wajibkan diri Anda. 1:18:22 Kenapa juga tidak diwajibkan ada waktu 1:18:24 untuk Anda jam sekian saya harus membaca 1:18:28 Al-Qur'an, jam sekian saya harus 1:18:30 berzikir kepada Allah. 1:18:33 itu masyaallah 1:18:35 dan Allah memberikan kebebasan kepada 1:18:36 kita untuk mengatur. Kalau ada yang 1:18:38 salah kepada Allah saya mengharapkan 1:18:40 magfirahnya. Dan kepada para pendengar 1:18:42 sekalian sekali lagi kini saya ingin 1:18:45 sampaikan 1:18:46 tahfidil Quran yang namanya Nurul Quran 1:18:50 Al-Hakim 1:18:51 membuka pendaftaran 1:18:53 sampai akhir Mei. 1:18:56 Total beasiswa 1:18:58 tidak ada uang masuk, tidak ada uang 1:19:01 pendaftaran. 1:19:02 Tidak ada uang bulanan, total mutlak 1:19:08 beasiswa 100% tidak ada biaya. Tinggal 1:19:12 di dalam untuk tahfid untuk mengajar 1:19:14 tahfid Quran selama 2 bulan. Tinggal di 1:19:17 dalam makan sehari tiga kali. tempat 1:19:20 tidur masing-masing 1:19:22 di daerah Sukabumi. 1:19:24 Dan yang berminat silakan bisa 1:19:26 menghubungi kepada Rasil mereka 1:19:29 mengetahui nomor telepon saya atau 1:19:31 menghubungi langsung. Wasalamualaikum 1:19:33 warahmatullahi 1:19:34 wabarakatuhamsalam 1:19:36 warahmatullahi wabarakatuh. Jazakallah 1:19:38 Ustaz Zadahmid atas tausiahnya di sore 1:19:42 hari ini. Ikhwan dan akhwat. Dengan 1:19:44 demikian usah sudah jumpa kita dalam 1:19:46 program tausiah sore. Semoga apa yang 1:19:49 disampaikan oleh guru kita bermanfaat 1:19:52 dan kita bisa mengambil ibrah. 1:19:55 Billahi subhanakallahumma wabihamdika 1:19:57 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 1:20:00 wa atubu ilaik. Ilalika wabillahi taufik 1:20:02 wal hidayah. Wasalamualaikum 1:20:04 warahmatullahi wabarakatuh.