Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Rasul TV
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillahirabbil alamin
- washolatu wassalamu ala asrofi anbiya
- wal mursalin wa ala alihi wa ashabihi
- ajmain ama ba'du.
- Selamat malam ikhwan dan akhwat
- pendengar setia Radio Silaturahim 720 AM
- untuk Islam yang satu.
- Apa kabar Anda di malam hari ini? Semoga
- Anda selalu sehat walafiat dan
- mendapatkan keberkahan dari Allah
- subhanahu wa taala.
- Baik ikhwan dan akhwat di malam hari ini
- kami kembali menjumpai Anda dalam acara
- Dokter Jose Show dan juga Kang Firman
- yang sudah siap.
- Sebelum itu kita langsung sapa ini eh
- Kang Firman dan juga Dokter.
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Assalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam. Kang Firman, silakan.
- Iya, selamat malam ikhwan akhwat semua.
- Hari ini kita hadir lagi dialog bersama
- Dokter Jose.
- Pada malam ini kita akan membahas
- bahasan yang sebetulnya
- orang banyak tahu, orang sering lihat,
- orang sering baca
- tapi banyak orang juga sepertinya yang
- enggak mau tahu atau takut untuk
- mengetahuinya. Kita mau membahas
- mengenai Novus Ordo Seclorum.
- Nah, untuk lebih jelasnya kita
- pertanyakan ke Dokter Jose.
- Apa itu Dok Novus Ordo Seclorum? Baik.
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh pendengar budiman di manapun
- Anda berada.
- Pada malam hari ini kita akan
- berbincang-bincang
- hal-hal yang dianggap eh tabu untuk
- dibicarakan secara terbuka.
- Banyak orang membicarakannya, tetapi di
- ruang-ruang tertutup, He em. di
- diskusi-diskusi terbatas.
- Tapi hari ini Rasio
- Radio Silaturahim memberanikan diri
- untuk
- membuka ini ke publik
- supaya publik tahu bahwa ada
- sebuah kekuatan ideologi yang juga
- bergerak di dunia ini
- melawan kekuatan ideologi lain yang
- menghalangi mereka.
- Kalau kita lihat,
- pendengar yang budiman,
- di dunia ini sebenarnya ada tiga
- ideologi besar yang sedang bertarung.
- Pertama, kalau boleh kita sebut Islam
- sebagai ideologi adalah Islam.
- Yang kedua adalah Katolik.
- Yang ketiga adalah
- Zionis Internasional dengan semboyannya
- yang begitu kental
- di uang satu dolar
- Amerika, yaitu Novus Ordo Seclorum.
- Jadi, mereka bercita-cita untuk membuat
- tatanan dunia baru.
- Sedangkan kita orang Islam
- bercita-cita untuk menegakkan khilafah
- supaya kita bisa
- dinaungi oleh syariat Islam secara
- komprehensif.
- Begitu juga dengan Katolik,
- mereka juga bercita-cita untuk
- mengembangkan kekhalifahan Katolik
- mereka,
- kalau boleh disebut kekhalifahan. He em.
- Karena pusatnya di Vatikan
- dan tidak ada kebijakan Katolik tanpa
- seijin Vatikan.
- Jadi, mereka tidak boleh mengambil
- kebijakan yang
- eh bersifat men apa, bersifat besar
- tanpa persetujuan Vatikan.
- Nah, ketiga ideologi ini bertarung saat
- ini di dunia untuk berebut pengaruh.
- Kita tahu persis bahwa Eropa adalah
- majority Katolik.
- Begitu juga dengan Amerika Latin.
- Kemudian datang Protestan set
- untuk
- melakukan pembaharuan di dalam agama
- Kristen.
- Yang sebagian orang menyatakan bahwa ini
- adalah bagian dari rekayasa Novus Ordo
- Sclorum untuk melemahkan Katolik.
- Begitu juga dengan Revolusi Perancis
- yang memporakporandakan
- kekuasaan gereja
- dalam mengatur negara.
- Seperti juga Islam dalam mengatur
- negara.
- Dari kekhalifahan
- Turki Utsmani yang rontok
- akibat serangan
- yang secara
- bergelombang datang dari
- kelompok-kelompok
- Freemasonry ini. Termasuk dari gerakan
- pemuda internal itu ya, Dok ya? Iya, ada
- ada ada sebuah gerakan pemuda yang
- disebut Young Turk.
- Nah, ini adalah
- pergerakan pemuda-pemuda Turki yang di
- Turki juga di Eropa.
- Dan mereka di
- sponsory oleh Eropa
- untuk menjatuhkan Sultan Hamid.
- Supaya
- Turki rontok
- dan Islam
- lenyap kekhalifahannya.
- Tapi setelah itu juga menarik adalah
- peranan seorang Kolonel ya.
- Peranan seorang Kolonel yang disebut
- Kolonel Lawrence ya namanya.
- Dia adalah seorang Kolonel Inggris
- berdarah Yahudi
- yang
- mensponsory,
- memprovokasi orang-orang Arab untuk
- berontak kepada kekhalifahan Utsmani
- dengan membangkitkan asobiyah kebangsaan
- dari bangsa Arab sendiri. Oh, yang
- dikenal Lawrence of Arabia itu ya, Dok?
- Iya, kalau kita nonton filmnya Lawrence
- of Arabia.
- Kemudian kita
- lihat bagaimana Zionis ini.
- Zionis ini menarik sekali adalah, yang
- menarik dari mereka adalah
- bahwa mereka itu begitu yakin
- walaupun jumlah mereka sedikit
- bisa merubah tatanan dunia.
- Nah, tentu kita akan bertanya
- kenapa begitu mereka bisa yakin?
- Padahal jumlah mereka sedikit mereka
- tidak mempunyai kekuatan militer.
- Ehm. Iya kan?
- Walau bagaimanapun juga kekuatan militer
- adalah kekuatan penentu
- di dalam mendominasi dunia.
- Tapi ternyata mereka adalah orang-orang
- yang suka memperalat orang lain.
- Iya.
- Mulai dari ketika kalau boleh kita
- eh set back ke belakang
- mereka masuk ke dalam pasukan salib yang
- berperang dengan Salahuddin Al Ayyubi
- dalam posisi sebagai satria-satria
- Templar Ehm. dan mereka berperang
- melawan Islam.
- Kemudian setelah perang salib selesai
- mereka
- tetap di dalam
- Kristen
- tetapi mereka melakukan
- kalau orang Katolik bilang bidah-bidah
- di dalam agama Kristen.
- Menarik. Sehingga Paus pun marah kepada
- mereka.
- Sehingga mereka diultimatum
- untuk
- melaksanakan ajaran Kristen yang lurus
- menurut Paus.
- Tetapi mereka sebagian membangkang.
- Sehingga terjadilah peristiwa-peristiwa
- perburuan dan pembunuhan para Knight
- Templar di seluruh Eropa.
- Tapi mereka bukan bertambah lemah.
- Mereka berhasil merancang Revolusi
- Perancis
- karena sumpah terakhir dari petinggi
- mereka yang di
- hukum mati oleh gereja
- adalah suatu saat
- keturunan saya akan menghancurkan
- kekuasaan Katolik.
- Itulah Jacques de Molay, seorang Knight
- Templar. Tapi mereka bukannya
- orang banyak lebih tahu Knight of
- Templar itu kan
- bisa dibilang prajurit Kristus. Iya.
- Jadi mereka adalah kalau boleh dikatakan
- mereka itu prajurit-prajurit komandonya
- dari tentara salib.
- Spesial elit ya?
- Iya, spesial elit ya.
- Nah, tapi setelah mereka diburu oleh
- Katolik
- mereka bertebaran di seluruh Eropa,
- bahkan ada yang lari ke Skotlandia
- membuat logi Skotlandia yang terkenal.
- Dan akhirnya mereka membajak Inggris
- untuk bisa mengikuti kemauan mereka dan
- melaksanakan cita-cita mereka.
- Nah, ini yang kita sebut
- kecerdikan untuk memperalat orang lain
- gitu.
- He eh.
- Setelah Inggris lemah, mereka pindah.
- Iya kan?
- Mereka pindah ke Manhattan
- di Amerika.
- Amerika.
- Dan mulailah mereka memperalat Amerika
- untuk cita-cita mereka.
- Sehingga terkenal di Amerika saat ini
- adalah
- apa yang disebut dengan Israel lobby.
- Ya.
- Untuk US foreign policy. Jadi untuk
- kebijakan-kebijakan luar negeri Amerika
- Serikat. Itu sudah dikenal secara umum
- tuh Israel lobby itu.
- Sudah, sudah dikenal. Bukan rahasia
- lagi, rahasia umum ya? Rahasia umum
- dan
- eh diketahui
- ya bagi orang yang
- eh peduli sedikit mengenai ilmu sosial
- politik pasti tahu.
- Tapi kalau orang Amerika yang asyik
- bekerja pagi pergi kerja pulang sore
- kemudian berlibur ya mereka enggak kenal
- dengan Israel lobby ini.
- Tapi kalau mereka mau sedikit baca surat
- kabar
- pasti mereka akan tahu. Karena di
- Amerika bertaburan
- organisasi-organisasi yang mendukung
- Israel lobby ini.
- Kita mengenal apa yang disebut dengan
- Israel public affair committee atau
- AIPAC. He eh.
- Iya kan? Kemudian ada sebuah badan
- research
- yang disebut sebagai
- Washington Institute for Near East
- Policy.
- Ada lagi sebuah organisasi yang disebut
- Anti-Defamation League.
- Dan ada lagi organisasi
- Christian United United for Israel.
- Ya. Jadi Christian United for Israel.
- Jadi banyak sekali mereka bikin
- organisasi-organisasi bukan AIPAC saja.
- Yang paling terkenal itu tapi AIPAC.
- Yang paling terkenal AIPAC.
- Kemudian mereka mendorong sebuah
- ideologi yang disebut neokonservatisme.
- Eem. Yang mereka dorong adalah
- agresivitas Amerika sebagai
- negara pendukung demokrasi.
- Dan menggunakan kekuatan militer
- sebagai senjata utama untuk
- penegakan demokrasi.
- Kalau gitu kembali lagi demokrasinya
- sendiri saja sudah tidak demokrasi
- karena menggunakan kekuatan militer.
- Ya, jadi
- nilai-nilainya kan sepertinya
- seolah-olah ee gentleman lah ya.
- Orang dipilih oleh rakyat dan lain
- sebagainya. Tapi kalau ada sebuah negara
- yang tidak setuju dengan
- ee cara-cara demikian, itu akan di
- lemahkan
- dan bahkan diturunkan pemimpinnya.
- Seperti yang
- terjadi di
- mungkin belum terjadi, bakal hampir
- terjadi
- ketika Putin menang di Rusia. Ya.
- Mereka tidak cocok dengan Putin.
- Tapi mereka juga
- tidak mampu untuk mengalahkan Putin
- di dalam proses demokrasi.
- Dan mereka menuduh Putin curang dan oleh
- sebab itu mereka rekayasa demo.
- Nah.
- Tapi kebetulan kalau kita lihat ya Dok
- ya di berita-berita, ya, tuduhan-tuduhan
- terhadap misalnya ter seperti Dokter
- bilang Putin
- tidak dianggap melakukan kecurangan,
- mereka bisa menunjukkan bukti-bukti itu,
- Dok. Ya, memang kalau kita melihat yang
- namanya
- pemilu ya di bekas negara yang
- otoritarian,
- ya sulitlah kita mengatakan
- pemilu itu betul-betul 100%
- tanpa
- Bersih, Dok. Ya, bersih ya. Tanpa tetek
- bengek.
- Tanpa ada tetek bengek sedikitlah ya.
- Di Amerika sendiri juga pernah terjadi
- kan persoalan kalau saya enggak salah
- saya lupa tuh wakil presiden tuh kalau
- enggak salah. Ketika Walter Mondale
- kalau enggak salah saya.
- Jadi, kita melihat Putin ini, ini
- menarik Putin ini menarik nih.
- Karena Kompas pernah juga mengulas
- persoalan keberhasilan Putin untuk
- menaikkan gengsi Rusia di mata dunia.
- Putin ini mempunyai nasionalisme yang
- sangat tinggi
- sebagai orang Rusia asli
- dan dia ingin Rusia kembali jaya seperti
- sedia kala
- dan Putin adalah bekas petinggi KGB
- yang mengerti sekali persoalan Rusia.
- Dan kita mengerti kenapa dia mengambil
- inisiatif untuk melakukan serangan di
- Ossetia Ossetia Selatan.
- Karena dia tidak ingin daerah tersebut
- menjadi semacam pangkalan untuk
- radar
- anti rudal bagi negara Barat.
- Dan Georgia adalah
- sarang
- orang-orang Yahudi yang lari ke Rusia.
- Itu yang disebut dengan Rusia Selatan
- pada saat ini.
- Ya, memang kalau kita baca sejarahnya
- memang banyak ya orang-orang Yahudi lari
- ke daerah Rusia. Ya, dan berkumpulnya di
- penggulingan Tsar sendiri kaum Yahudi
- juga banyak berperan.
- Betul. Dan Georgia sendiri adalah pusat
- untuk Yahudi-yahudi yang militan eh
- berkumpul di sana.
- Tapi Dok, banyak juga pertanyaan itu
- teori konspirasi. Iya. Khayalan tingkat
- tinggi lah. Karena kita udah enggak tahu
- lagi penyelesaiannya bagaimana.
- Kita lemparkan, oh ini teori konspirasi.
- Lagi-lagi Yahudi dan Zionisnya yang kita
- salahkan. Selesai.
- Enggak perlu nyari-nyari masalah lagi.
- Iya. Banyak yang berpendapat seperti
- itu, Dok. Iya. Kalau kita
- eh tidak suka berpikir ruwet,
- tentu akan
- eh
- apa ya?
- Tidak suka dengan soal-soal seperti ini.
- Tapi kalau kita mau sedikit membaca
- buku,
- ya kemudian maksud saya buku bukan
- buku-buku buku apa ya? Buku kelas kuning
- ya.
- Buku-buku yang ditulis oleh orang-orang
- yang berkompeten gitu.
- Kemudian kita lihat bagaimana kebijakan
- ekonomi, bagaimana kebijakan penyebaran
- demokrasi.
- Kemudian juga kita lihat bagaimana
- kebijakan
- eh adu domba
- yang diterapkan di berbagai macam
- negara.
- Sulit kita menolak kalau tidak ada
- tangan-tangan besar yang bergerak di
- sana gitu.
- Oke, Dok.
- Kita kembali misalnya
- tangan-tangan Zionis itu kaum minoritas
- yang menguasai dunia.
- Yang ingin menguasai dunia.
- Yang ingin menguasai dunia.
- Apakah dampaknya sudah sampai ke
- Indonesia? Oh, iya. Banyak orang bilang
- IMF salah satu tangan-tangan mereka.
- Iya.
- Kita ketahui
- IMF adalah
- semacam tool bagi mereka.
- Dan kita tahu siapa Paul Wolfowitz. Ehm.
- Ya kan?
- Paul Wolfowitz ini adalah salah seorang
- the eagle man, ya. The eagle man
- surrounding the president.
- Dan dia adalah tokoh neo konservatif
- yang cukup kental.
- Kalau kita lihat memang banyak sekali
- tokoh neo konservatif ini di Amerika.
- Seperti boleh kalau kita sebut ya,
- selain Paul Wolfowitz
- ada Richard Perle
- ada Douglas Feith
- ada Jeane Kirkpatrick
- Patrick
- ada John Bolton
- ada Kenneth Adelman
- ada William Bennett
- ada
- William Kristol
- ada Eliot Cohen
- ada Aaron Friedberg
- Bernard Lewis
- Fouad Ajami ya
- Ini menarik nih namanya Ajami namanya ya
- Kemudian ada juga Michael Rubin jadi
- banyak sekali
- tokoh-tokoh neokonservatif nih yang
- mereka posisinya mengelilingi presiden
- dan mereka membuat kebijakan untuk lebih
- agresifnya Amerika
- dalam politik luar negerinya
- karena dengan agresifnya Amerika
- Amerika menjadi kepanjangan
- untuk membentuk apa yang disebut dengan
- Novus Ordo Seclorum
- tetapi
- karena terlalu agresif perekonomian
- Amerika mengalami
- hampir kebangkrutan
- dengan utang yang sangat luar biasa
- besarnya
- sehingga sekarang
- rakyat Amerika kesulitan memperoleh
- rumah dan pelayanan kesehatan
- Ini menarik nih, saking agresifnya jadi
- tertinggallah
- di rumah sendiri apa yang harus
- diperbaiki gitu kan
- Nah, orang-orang
- di Eagle Man ini
- ini bagian dari berbagai macam
- organisasi
- ya
- ada American Enterprise Institute
- ada The Center for Security Policy
- ada The Hudson Institute, The Foundation
- for Defense of Democracies
- ada The Jewish Institute for National
- Security Affairs atau JINSA.
- Ini banyak sekali. Ada lagi PINAC nih.
- Ya.
- Project for New American Century. Ah,
- ini ini agak mirip dengan
- Novus Ordo Seclorum nih. Jadi,
- Project for a New American Century.
- Ini di
- di-create oleh mereka.
- Organisasi-organisasi ini
- supaya bisa menjadi think tank
- pemerintahan Amerika Serikat
- untuk kebijakan luar negeri maupun
- kebijakan
- ekonomi dan lain sebagainya.
- Dok, tapi banyak juga ya orang bertanya
- ya. Kalau kita sebutin hati-hati
- mengenai
- gerakan Zionis, kalau kita sebut gerakan
- Zionis
- hampir 9 kita katakan 98%
- umat Islam menyatakan gerakan Zionis
- harus diwaspadai.
- Saya tidak menyatakan 100% ya, Dok ya.
- 98%.
- Tapi mengenai organisasi-organisasi
- under bawahnya Zionis ini
- kebanyakan misi-misi mereka misi-misi
- mulia, Dok. Kemanusiaan.
- Membantu negara-negara yang butuh
- bantuan dana. Sosial. Kegiatan sosial,
- kemanusiaan, kesehatan. Jadi, dampak
- buruknya hampir tidak terlihat. Ya, ini
- menarik ya.
- Jadi, mereka
- mengenal juga apa yang disebut dengan
- proses taaruf.
- Ya.
- Kalau dalam Haroki kan ada proses taaruf
- kan sebelum dibaiat kan.
- Betul enggak?
- Sebelum dinikahi. Nah, sebelum dibaiat.
- Nah, dalam proses taaruf itu
- yang menarik untuk dijual adalah isu-isu
- kemanusiaan.
- Iya.
- Ya, isu-isu kemanusiaan ini sangat
- menarik untuk dijual.
- Oleh sebab itu, mereka membuat
- organisasi under bow.
- Seperti Lions Club.
- Ya, Rotary Club dan lain sebagainya,
- Samaritan dan lain sebagainya.
- Bung Karno pernah mengeluarkan SK
- membekukan organisasi-organisasi seperti
- ini. Iya, saya pernah baca tuh tahun '66
- '62 '62 ya? SK presidennya SK presiden
- Alasannya kenapa tuh? Karena dianggap
- Bung Karno kan sangat anti dengan
- Amerika dan Inggris pada saat itu.
- Dianggap organisasi ini organisasi Barat
- yang merupakan kepanjangan tangan Barat
- dan Bung Karno tidak suka dengan
- organisasi yang berbau Barat berbau
- Barat
- dan Bung Karno juga curiga
- bahwa mereka bagian dari perpanjangan
- imperialisme dan kolonialisme gitu.
- Nah
- dikeluarkanlah
- SK presiden
- kemudian dicatatkan di Lembaran Negara
- tahun '63 kalau enggak salah.
- Lalu SK ini dibatalkan oleh Presiden Gus
- Dur
- ketika Gus Dur jadi presiden.
- Jadi enggak ada lagi tuh pem Enggak ada
- lagi.
- Jadi sekarang boleh gitu.
- Ini adalah
- apa namanya dampak reformasi ya.
- Dok, ini beberapa waktu yang lalu
- WikiLeaks ini me kembali membocorkan
- salah satu dokumen
- rahasianya tentang beberapa orang di
- Indonesia terlibat mendirikan
- Indonesia Israel Public Affairs
- Committee atau AIPAC sebuah LSM yang
- menjadi agen Zionisme Yahudi Israel
- dunia
- di Indonesia.
- Lalu ada pula WikiLeaks ini menyebutkan
- bahwa eee
- Israel Indonesia Israel Public Affairs
- Committee ini juga
- berkonspirasi untuk mengan curkan
- gerakan-gerakan Islam terutama yang ada
- di Indonesia.
- Bagaimana Dok? Iya.
- Yang menarik adalah
- pernyataan
- Andres Pendeta Andreas Yewangoe ya kalau
- saya salah namanya.
- Ketika peluncuran bukunya Buya Syafii
- Maarif di Ilt Azmon
- beliau mensitir persoalan ini. Bukan
- AIPAC, IIPAC ya. Iya, IIPAC. Iya,
- Indonesian Public Affairs Committee.
- Nih, namanya hampir-hampir sama ya,
- AIPAC, IIPAC begitu.
- Beda, Amerika sama Indonesia.
- Indonesia saja.
- Nah,
- Mbak, eh, Pendeta Andreas mengatakan,
- "Itu bukan mainstream-nya, karena ada
- pendukungnya dari orang Kristen." Ya.
- Ehm.
- "Itu bukan mainstream-nya Kristen."
- Katanya.
- "Itulah yang disebut dengan Christian
- Zionist. Dan Christian Zionist itu dalam
- Kristen minoritas." Katanya.
- Ehm.
- Nah, ya, kami
- "malulah." Katanya kan. Ehm. "Karena
- Indonesia secara konstitusi jelas
- di dalam konstitusinya, di pembukaannya
- jelas sekali kan,
- mendukung kemerdekaan semua bangsa dan
- menghapuskan penjajahan." Kan. Betul.
- Nah, kalau ada warga negara Indonesia
- yang mendukung Israel,
- ya, problem.
- Karena sampai saat ini Israel melakukan
- blokade terhadap Gaza.
- Dan menduduki tanah-tanah orang
- Palestina.
- Ini bagian dari penjajahan.
- Ah.
- Alangkah
- tidak match-nya, tidak matching ya,
- orang yang tinggal di Indonesia,
- mengakui negara ini sebagai Negara
- Kesatuan Republik Indonesia,
- yang jelas-jelas konstitusinya
- menyatakan Penjajahan.
- penjajahan itu adalah hal yang sangat
- jelek ya. Ehm.
- Karena tidak sesuai dengan
- perikemanusiaan dan perikeadilan. Oleh
- sebab itu harus dihapuskan dari
- permukaan bumi. Ehm.
- Nah, kalau ada sebagian orang yang
- mendukung Israel,
- berarti orang tersebut
- tidak setuju dengan konstitusi
- Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Berarti bukan orang Indonesia.
- Dia orang Indonesia, tapi jiwanya bukan
- Indonesia.
- Karena kalau jiwanya Indonesia, dia
- harus melihat pembukaan
- konstitusi kita. Ehm. Permasalahannya,
- Dok,
- kita tidak mendukung Israel karena
- penjajahannya atau karena ideologinya?
- Secara negara, penjajahannya.
- Oke. Nah, secara Islam, sebagai seorang
- muslim
- ini persoalan ideologi.
- Karena persoalan Zionis Israel ini kan
- bisa dinilai dari tiga aspek. Iya.
- Sebagai warga negara Republik Indonesia
- kita melihatnya berdasarkan konstitusi.
- Pembukaan. Iya.
- Tapi sebagai muslim
- kita melihat ini
- mereka bergerak ini bukan atas dasar
- ee uang tapi jelas atas dasar ideologi.
- Heeh. Ya, we are the chosen people, we
- have the promise land itu kan ideologi.
- Iya.
- Iya kan? Iya. Itu bukan bukan politik
- semata.
- Jadi bisa dikatakan
- satu lagi aspek yang yang juga lupa
- orang, aspek kemanusiaan.
- Dan ini yang menarik banyak orang non
- muslim
- untuk tidak setuju terhadap Zionis,
- bahkan orang Yahudi pun enggak setuju.
- Iya. Heeh.
- Jadi dengan kata lain
- apapun agama Anda Heeh. tidak se
- selayaknya mendukung
- negara Israel. Iya.
- Karena prinsip-prinsip yang dianut oleh
- mereka, ini kan yang mendirikan negara
- Israel ini kan orang-orang Zionis
- Israel. Iya. Iya, bukan orang Yahudi
- secara keseluruhan.
- Karena kalau waktu Global March to
- Jerusalem itu terlihat sekali bagaimana
- sebagian orang Yahudi ikut di dalam
- gerakan Global March to Jerusalem
- Heeh.
- yang ingin pembebasan Jerusalem dari
- tangan Zionis.
- Karena mereka tidak setuju dengan
- prinsip-prinsip Zionis itu
- yang sangat-sangat eksklusif. Heeh.
- Apakah mereka yang disebut dengan
- Neturei Karta, Dok? Iya, salah satu.
- Salah satu. Ada beberapa lagi organisasi
- itu. Heeh.
- Dan biasanya mereka
- adalah
- orang-orang Yahudi yang
- antara militansinya dengan rasionalnya
- seimbang. Heeh.
- Baik, ini menarik, Dok. Karena di salah
- satu website ini
- kami bisa baca ini
- ee Jomah Al Najar dari Palestinian
- Welfare House ia pernah berkata Yahudi
- tetaplah Yahudi, jadi jangan terbuai
- dengan Neturei Karta sekelompok Yahudi
- yang disebut-sebut sebagai Yahudi
- anti-zionis yang baik yang ternyata
- Neturei Karta menurut Joma ini adalah
- bagian dari konspirasi yang diciptakan
- Yahudi dan Israel untuk mengesankan
- bahwa tidak perlu memusuhi Yahudi.
- Gimana ini, Dok? Ya, jadi begini
- orang Islam itu harus yakin dengan
- kebesaran Tuhannya.
- Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang menguasai
- alam semesta.
- Kita
- berjuang, berjihad, berperang
- itu dengan prinsip-prinsip keadilan
- dan prinsip-prinsip sportivitas.
- Berperang, berjihad itu
- salah satu bagian dari dakwah.
- Jadi bukan semata-mata alat atau tujuan.
- Nah, di situlah moralitas juga di
- perlihatkan oleh orang Islam.
- Jadi tidak boleh wah ini perang ini,
- kita boleh curang, mengkhianati
- perjanjian, membunuh wanita, ya karena
- wanita ini nanti akan melahirkan anak,
- nanti anaknya lahir Yahudi, ya kan
- enggak boleh begitu kan? Iya.
- Ya, kita
- berjuang tetap harus menjunjung
- nilai-nilai sportivitas dan
- nilai-nilai gentleman, ya
- supaya orang respect dengan Islam.
- Jadi kalau ada orang Yahudi yang tidak
- setuju Zionis, kita tidak bisa mengklaim
- bahwa mereka itu sebenarnya bersiasat.
- Bagian dari konspirasi begitu.
- harus berpikir positif saja.
- Ya, bahwa mereka tidak setuju dengan
- Zionis.
- Nanti waktu yang membuktikan
- bahwa mereka itu berkhianat atau tidak
- terhadap nilai-nilai yang mereka usung
- pada tahap awalnya.
- Begitu kita sebagai orang Islam
- berprinsip. Jadi kita tidak boleh
- prejudis dulu
- sehingga kita berlaku berlebihan He em.
- kemudian menghukum mereka berlebihan.
- Karena kita adalah
- umat yang dijaga oleh Tuhan Yang Maha
- Kuasa dan Maha Hebat.
- Dan Tuhan akan memberikan kemenangan
- kepada kita kalau kita menjaga kemuliaan
- nilai-nilai Islam yang luar biasa ini
- gitu. Baik. Dok, satu yang menarik yang
- tadi Dokter bilang pada saat kegiatan
- GMJ
- pesertanya ada
- orang Yahudi. Iya. Yahudi.
- Sebetulnya kenapa mereka ikut GMJ?
- Bukannya
- seharusnya mereka mendukung eh tidak
- mendukung GMJ?
- Karena GMJ berarti menolak terjadinya
- Israel Raya itu sendiri.
- Kalau kita lihat pada tahap awal
- pendirian negara Israel
- Albert Einstein pun tidak setuju.
- Iya. Beberapa Zionis
- saintis itu tidak setuju dengan
- pendirian negara Israel.
- Ada suratnya.
- Iya.
- Suratnya sudah lusuh kelihatannya ya.
- Sehingga tulisannya susah dibaca.
- Surat dari Albert Einstein? Albert
- Einstein. Kalau enggak salah ke sebuah
- koran kalau enggak salah ya. He em.
- Kenapa? Karena dia sudah bisa
- membayangkan
- kalau berdiri negara Zionis
- pasti akan ada hak-hak orang yang
- terlanggar.
- Nah, ini bukan bagian dari
- ajaran-ajaran Yahudi yang elegan
- yang mereka punyai. Iya.
- Nah,
- ajaran Zionis ini jelas ajaran yang
- tidak elegan. Yang sangat eksklusif,
- yang punya nilai-nilai yang tidak sesuai
- dengan peradaban itu.
- Nah, itu yang membuat mereka merasa
- bahwa Yerusalem itu
- tidak boleh di tangan Zionis.
- Iya. Karena tidak adil.
- Tidak adil, diskriminatif dan lain
- sebagainya.
- Itu saja sebenarnya.
- Perasaan keadilan yang ada pada diri
- mereka karena mereka tulus misalnya
- untuk melihat kebenaran gitu ya.
- Walaupun mereka belum masuk Islam
- misalnya. Iya. Iya kan? Karena banyak
- dalam
- di peserta GMJ itu orang-orang non
- muslim.
- Yang marah dengan
- sikap-sikap Zionis Israel.
- Iya.
- Dan kesadaran itu sudah mulai merembak
- di Eropa dan di Amerika.
- Mmm. Iya.
- Dan sulitlah Bisa kita lihat juga ya di
- internet banyak juga ya.
- sekali ya.
- Bisa kita lihat ada lagi gerakan Occupy
- Wall Street lah contohnya kan yang
- nyata-nyata itu. 99% against 1% against
- 1% people ya kan?
- Slogan mereka dan mereka tahu 1% people
- itu siapa. Yaitu orang-orang yang punya
- The Fed and then and Wall Street gitu.
- Dok, waktu gerakan GMJ kemarin saya coba
- tarik lagi ke gerakan GMJ kemarin.
- Itu tentu tahu dong.
- Pasti
- kaum Zionis Yahudi yang tidak senang
- kegiatan ini memasukkan intel-intel
- mereka.
- Ada enggak gerak-gerakan yang mereka
- bikin sehingga
- antar peserta dibikin konfliklah,
- dipecah belahlah. Pokoknya jangan sampai
- misi ini
- jalan sesuai apa yang di
- harapkan.
- Iya, jadi memang nih perjuangan ya. Iya.
- Perjuangan ini penuh dengan kurenah
- gitu.
- Kurenah ini boleh dikatakan
- bunga rampailah.
- Bisa karena hawa nafsu dia sebagai
- manusia
- ingin membela kelompoknya.
- Tapi bisa juga memang dititipkan oleh
- Zionis.
- Kita tidak bisa mengklarifikasi hal ini.
- Iya. Tapi yang jelas memang ada kesan
- suatu kelompok ingin mendominasi gerakan
- ini.
- Ini yang saya protes kepada ketua
- panitia
- Saudara Ribhi Halum, bekas duta besar
- Palestina di Indonesia yang pertama.
- Iya.
- Nah, saya sampaikan itu.
- Supaya gerakan-gerakan yang akan datang
- gerakan ini menjadi milik semua orang.
- Dan orang merasa bangga memiliki gerakan
- ini.
- Memang ada satu insiden saya lihat waktu
- itu di lapangan, orang Yahudi ini hampir
- dipukul tuh Ehm. Sama massa.
- Saya bilang itu enggak boleh lah, kita
- kan mengundang mereka, mereka sportif
- datang ya kita hormati dong.
- Ya jangan
- kecintaan kita berlebihan terhadap agama
- membuat kita tidak adil kan enggak
- boleh.
- Ya kan? Masalah keberanian itu hal yang
- sangat sangat di di apa dijunjung tinggi
- dalam Islam tapi persoalan tidak adil
- tidak boleh. Ehm. Musuh
- orang itu datang menghormati kita, mau
- mendukung kita lalu karena
- ke-Yahudiannya kita pukul kan enggak
- boleh. Seperti kata dokter tadi,
- positive thinking dulu. Oh iya dong.
- Positive thinking. Tapi terga terkadang
- kita kebanyakan positive thinking loh
- dok untuk kaum Zionis ini. Begini,
- itulah yang membuat Islam ini bisa
- dicerna oleh orang yang berpikir.
- Yang artinya? Yang artinya begini,
- karena nilai-nilai mulia Islam itu
- membuat mereka nyaman belajar Islam.
- Ehm.
- Kalau misalnya coba bayangin ya, coba
- kalau bayangin kita berperang kita
- seperti apa seperti Jengis Khan gitu,
- kita ratain kota, kita bunuh anak-anak,
- kita bakar perpustakaan
- siapa yang respek dengan cara berperang
- seperti itu? Ehm.
- Tapi kalau kita berperang
- ya sebelum masuk kota kita tawarkan dulu
- nilai-nilai Islam.
- Ya.
- Kalau Anda terima
- Anda saudara kami.
- Kalau Anda
- tetap dalam keadaan tidak Islam dan
- tidak menyerang kami ya Anda membayar
- semacam pajak begitu kan.
- Iya, benar.
- Nah tapi kalau Anda melawan, ya jalan
- keluarnya perang. Iya. Kan enak sekali.
- Ya kan? Tapi Islam melakukan agresivitas
- ini kan bukan karena ingin menaklukan
- wilayah tapi karena memang adanya dakwah
- yang terhalangi pada daerah tersebut.
- Makanya Islam melakukan
- eee apa pengerahan pasukan.
- Jadi, tidak ada dalam sejarah orang
- Islam
- itu melakukan
- ekspan, apa namanya? Agresivitas, ya.
- Dakwah, apa? Jihad aktif gitu. Bukan
- jihad defensif.
- Iya. Itu karena ingin menguasai banyak
- wilayah.
- Tapi, betul-betul semata-mata karena
- terhalangnya dakwah di daerah tersebut.
- Jadi, bukan untuk kekuasaan, ya?
- Iya, bukan untuk kekuasaan.
- Kalau misalnya dakwah Islam di daerah
- tersebut bisa berjalan damai, enggak
- akan ada pengerahan pasukan. Iya.
- Itulah nilai-nilai yang sangat mulia
- dalam Islam. Ehm. Dan itu yang membuat
- orang respek.
- Iya kan? Itu kan ada sejarahnya tuh
- ketika
- eh, penaklukan Kota Samarkan kan. Ehm.
- Oke, Dok.
- Dari kegiatan Dokter
- Global March to Jerusalem,
- orang tahu Dokter
- Dokter Jose identik dengan MER-C. Iya.
- Dampaknya ada enggak untuk kegiatan
- MER-C di Gaza?
- Jadi, begini.
- MER-C tidak melakukan politik
- eh, praktis untuk meraih kekuasaan. Iya.
- Seperti partai pada jamaknya.
- Tapi, kita melakukan politik
- kemanusiaan.
- Ehm.
- Politik kemanusiaan itu adalah membela
- orang-orang yang terzalimi.
- Apapun agamanya? Apapun agamanya, ya.
- Apapun agamanya, apapun ideologinya.
- Nah, orang terzalimi ini adalah
- orang-orang yang tidak beruntung.
- The most neglected and the most
- vulnerable people.
- Dan ini sebenarnya pengejawantahan dari
- nilai rahmatan lil alamin Islam
- dalam mengayomi dunia ini.
- Ya, sehingga orang Islam pantas disebut
- sebagai khalifatul ard gitu.
- Karena dia bisa berlaku adil kepada
- siapapun.
- Ehm. Ya, tidak hanya kepada orang Islam,
- tetapi juga kepada orang-orang
- non-muslim.
- Islam ini agama yang luar biasa
- nilai-nilainya.
- Yang membuat Islam ini menjadi kerdil
- kita-kita ini.
- Kita sendiri ya? Kita sendiri.
- Coba ada artikel mengenai Jeffrey Lang
- ya di Republika saya baca. Heeh.
- Ya kan, seorang profesor matematik
- yang
- selalu bertanya mengenai Tuhan, selalu
- melakukan tanya, lalu cari jawab
- sendiri, akhirnya
- tidak bisa
- dia melawan Alquran.
- Karena di Alquran dia menemukan
- kebenaran.
- Heeh. Ya kan, jadi kalau kita
- lihat bagaimana orang-orang yang jujur
- mencari kebenaran, begitu dia
- bersentuhan dengan Alquran, sulit dia
- membantah, kecuali kalau dia membuka
- Alquran dengan kesombongan. Heeh. Heeh.
- Walaupun dia muslim, enggak akan ketemu
- juga kebenaran tuh.
- Baik, Dok. Ada ee
- peristiwa menarik ketika berada di
- MER-C, kemudian ada di daerah konflik,
- kemudian mengobati orang yang
- non-muslim, katakan begitu, kemudian dia
- masuk Islam gara-gara MER-C memberikan
- pertolongan.
- Oh enggak, kita tidak pernah men-
- mendoktrin orang supaya masuk Islam,
- enggak ada.
- Kita kalau nolong, nolong saja ya, kita
- tolong saja.
- Ya kita tidak pernah, eh saya orang
- Islam, saya nolong Anda, kita orang
- baik, masuklah Islam, enggak ada itu.
- Ya, tolong-tolong saja orang, tidak
- pakai embel-embel lah.
- Tapi intinya enggak ada dampak apa-apa
- ya, Dok ya, ke kegiatan MER-C yang di
- Gaza atau berhubungan dengan genosida
- itu?
- Jawabnya wallahu a'lam wallahu a'lam
- wallahu a'lam bi dzalik.
- Dok, ini rumah sakit di Gaza ini kalau
- dipikir secara
- akal gitu ya, ini kan gampang banget
- atau gampang sekali Israel
- dia menerbangkan pesawatnya, kemudian
- mengebom itu rumah sakit. Tapi
- ini pembangunan rumah sakit
- lancar-lancar saja ini. Jadi begini.
- Kenapa, Dok?
- Israel
- sudah melanggar apapun hukum-hukum
- internasional. Ehm.
- Ya.
- Seorang Rachel Corrie, wanita Amerika
- berambut pirang, cantik, yang mau-maunya
- dia menghadang buldoser
- Zionis Israel untuk menggusur rumah
- orang Palestina.
- Ketika buldoser itu mendekat, dia tetap
- berdiri. Ketika buldoser itu melindas
- dia, dia tidak bergeming.
- Ehm.
- Ya.
- Kematian Rachel Corrie yang digilas
- buldoser ini,
- itu pun tidak membuat Israel dihukum.
- Penyerangan kapal Mavi Marmara di tengah
- perairan internasional pun tidak
- dihukum.
- Ini yang saya sebut
- sering bertanya kepada audiens atau
- publik,
- "Kenapa mereka bisa mendapat hak yang
- begitu istimewa di dunia ini
- sehingga boleh melakukan apa saja tanpa
- di
- punish gitu?"
- Ini tidak lepas dari persoalan bagaimana
- mereka mengkampanyekan bagaimana diri
- mereka,
- baik secara teologi maupun secara
- politik.
- Secara teologi apa?
- Secara teologi mereka mengatakan bahwa
- "Kami orang-orang yang mulia." Ehm.
- Dan ini di-endorsed sebagian oleh
- ajaran Kristen.
- Itu yang disebut dengan Christian Zionis
- tadi.
- Jadi, saking mulianya, kalau ini orang
- salah,
- enggak perlu dihukum.
- Karena mereka membela diri.
- Lalu mereka mempunyai tanah yang
- dijanjikan.
- Ehm. Itu kan nilai-nilai ideologi.
- Kemudian secara politik bagaimana
- mereka?
- Mereka
- mengkampanyekan bahwa mereka berada di
- tengah-tengah bangsa Arab yang setiap
- waktu siap menerkam mereka.
- Dan yang kedua, mereka mengkampanyekan
- bahwa peristiwa Holocaust
- itu adalah kesalahan bangsa Eropa yang
- harus dibayar oleh bangsa Eropa seumur
- hidup mereka.
- Jadi, mau enggak mau, orang Eropa harus
- membantu
- Ya,
- itu mereka kampanyekan terus, sehingga
- terjadilah apa yang disebut mind
- control.
- Ya, mind control dari
- orang-orang yang mempunyai
- kemampuan membuat keputusan.
- Jadi, kombinasi ideologi dan politik
- membuat mereka bisa excuse melakukan apa
- saja di dunia ini.
- Nah, kalau mereka menyerang rumah sakit,
- sekali lagi jawab saya, wa makaru wa
- makrallah. Wallahu khairul makirin.
- Wallahualam bissawab. Ini sebetulnya ini
- sudah banyak ter-pertanyaan yang masuk,
- Mas Angga.
- Yang masuk Dokter Jose, sudah yang
- masuk, tapi sepertinya kita harus break
- sebentar.
- Dan setelah habis itu kita lanjutkan
- dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan
- yang sudah hadir. Baik. Ikhwan dan
- akhwat, pendengar setia Radio
- Silaturahim 720 AM, tetaplah setia
- bersama kami, masih bersama Dokter Jose.
- Rasul TV
- Masih dalam acara Dokter Jose dan kita
- tengah membicarakan tentang Novus Ordo
- Seclorum bersama dengan Dokter Jose dan
- juga Kang Firman. Dan Kang Firman akan
- membacakan SMS yang sudah masuk dari
- Anda, ikhwan dan akhwat. Ini sudah ada
- salah satu pertanyaan, Dok, dari Bapak
- Ikh
- Ikhwan di Cakung. Assalamualaikum,
- Dokter Jose.
- Menurut Anda, bagaimana kalau mengenai
- Zionis yang jahat di dunia, harus ada
- sosialisasi di tiap media,
- tempat, waktu, seluruh lapisan, biar
- semua tergerak.
- Mungkin kita angkat telepon dulu ya, Dok
- ya.
- Halo, assalamualaikum. Waalaikumsalam.
- Ya, Ibu ini siapa, Ibu? Salam, dengan Bu
- Dengan Ibu siapa, Ibu? Bu Arti, Pak. Bu
- Arti ya. Ibu Arti. Baik, Ibu. Silakan,
- Ibu, dengan Dokter Jose.
- Ya, selamat malam. Eh, asalamualaikum,
- Dokter Jose. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Mau nanya, kan ada buku
- yang baru terbit tuh, eh, akan kalah di
- tahun 2022, ya?
- Heeh. 2000, eh, Israel akan kalah di
- tahun 2022.
- Heeh. Bagaimana pendapat Dokter Jose?
- Kemudian,
- eh, apa bedanya
- zionis,
- internasional, Yahudi, dan Freemasonry?
- Itu saja. Insyaallah. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Jadi, Ibu Arti, ya? Ibu
- Arti. Ibu Arti menanyakan bagaimana
- pendapat Dokter Jose tentang buku yang
- baru keluar yang judulnya Israel akan
- kalah di tahun 2022
- dan apa perbedaan dari Israel, zionis,
- Yahudi, dan Freemasonry?
- Heeh.
- Baik, Kang Firman.
- Jadi, memang kalau kita bikin
- tahun-tahunan nih,
- menarik juga, ya.
- Tapi, pada prinsipnya Allah akan
- memberikan umat Islam kemenangan kalau
- umat Islam sudah
- merasa satu saudara dengan
- saudara-saudaranya yang lain
- atau dengan bahasa manajemennya itu
- sudah satu visi dalam perjuangan,
- begitu. Heeh.
- Eh, mengenai tahunnya kita tidak tahu
- pasti karena ini adalah
- suatu gerakan
- yang terus-menerus harus dilakukan.
- Biarlah Allah nanti yang menggiring kita
- kapan menang. Yang penting kita ikut di
- dalam arus mainstream
- yang disediakan oleh Allah subhanahu wa
- taala ini untuk berjuang, begitu.
- Orang Yahudi ini, Ibu,
- eh, sangat menarik eh, pemahamannya.
- Mereka sangat eksklusif.
- Mereka ini
- eh, tidak merasa perlu orang lain masuk
- ke agama mereka.
- Bahkan ya tidak boleh gitu. Eee tapi
- mereka menyediakan
- sebuah sarana
- bagi orang-orang non-Yahudi
- untuk mengabdi kepada mereka.
- Nah, jadi kita lihat tuh kan ada
- orang-orang Yahudi yang
- tidak mau orang lain memeluk agamanya
- selain mereka
- lalu ada wadah yang disediakan oleh
- mereka
- untuk orang-orang non-Yahudi mengabdi,
- menghamba kepada mereka untuk
- kepentingan
- Novus Ordo Seclorum yang tadi. Ehm.
- Orang-orang Yahudi
- yang sangat eksklusif yang
- nilai-nilainya sulit dipertemukan dengan
- nilai-nilai peradaban manusia
- itu mendirikan organisasi apa yang
- disebut dengan World Zionist
- Organization ya oleh Theodore Herzl di
- Basel itu.
- Organisasi inilah yang menggerakkan
- lebih fokus
- perjuangan mereka
- untuk mencapai cita-cita mereka. Nah,
- tapi sebelumnya mungkin ribuan tahun
- sebelumnya
- mereka juga sudah mempunyai
- organisasi-organisasi rahasia
- untuk orang-orang mereka dan orang-orang
- yang mau mengabdi kepada mereka.
- Itulah yang disebut dengan Freemasonry.
- Jadi organisasi Freemasonry ini adalah
- organisasi
- utamanya
- untuk orang-orang non-Yahudi yang mau
- berkhidmat kepada mereka.
- Baik sadar
- ataupun tidak sadar.
- Kenapa saya sebut sadar ataupun tidak
- sadar?
- Karena ada juga orang yang oportunis
- yang memanfaatkan jaringan mereka untuk
- memperoleh
- keuntungan pribadi.
- Ya, tapi ada yang sadar
- dan mereka mencapai level tinggi di
- dalam organisasi ini.
- Nah, kalau Zionis Internasional jelas
- masuk dalam kategori Zionis yang apa?
- Eh, masyarakat Yahudi yang sangat
- eksklusif.
- Yang tergabung dalam World Zionist
- Organization.
- Oke, ini ada kita lanjut pertanyaan yang
- tadi yang belum kita sempat jawab dari
- Bapak Ikhwan di Cakung. Assalamualaikum
- Dokter Yosuf. Waalaikumsalam
- warahmatullah. Menurut Anda bagaimana
- kalau mengenai Zionis yang jahat di
- dunia ini harus ada sosialisasi di tiap
- media, tempat, waktu, seluruh lapisan
- biar semua
- tergerak.
- Ya.
- Ini memang
- eh, sesuatu yang
- eh, dibicarakan banyak secara
- tersembunyi.
- Karena mereka juga takut membicarakannya
- secara terbuka.
- Karena organisasi-organisasi rahasia
- Zionis ini juga
- bergerak secara rahasia.
- Dan bahkan kadang-kadang tokoh-tokoh
- Islam menjadi
- penasihatnya.
- Karena mereka menganggap persoalan
- Zionis ini tidak sama dengan persoalan
- orang Kristen yang memurtadkan orang
- Islam.
- Karena memang Zionis bukan
- tujuan mereka bukan ingin memurtadkan
- orang Islam. He
- Mungkin bukan ingin memurtadkan orang
- Kristen.
- Enggak ada tujuan agama ya Dok ya
- mereka.
- Ah, karena mereka agama eksklusif nih.
- Tujuan mereka adalah Novus Ordo
- Seclorum.
- Penguasaan tatanan dunia baru.
- Dan mereka yang berkuasa.
- Orang lain mengabdi kepada mereka.
- Itu prinsip mereka.
- Jadi
- kalau kita lihat
- eh,
- para ustaz pun
- ataupun tokoh-tokoh
- pergerakan
- tidak begitu menganggap ini persoalan
- yang serius. He. Dan tidak perlu dikaji.
- Saya
- eh cukup banyak bergaul dengan eh apa
- Haroki-Haroki.
- Bahkan
- membicarakan ini termasuk hal yang
- mubazirlah, buang-buang waktu karena ini
- persoalan konspirasi yang enggak jelas
- ada ujungnya begitu kan.
- Nah itu yang kita bicarakan dari awal.
- Kalau otak kita enggak mau ruwet,
- perasaan kita enggak mau ruwet, ya
- jangan dibahas persoalan begini.
- Enggak akan ketemu ya Dok ya? Enggak
- akan ketemu.
- Nah, orang-orang Islam paling gampang
- persoalannya kalau ada pemurtadan nah
- dia marah.
- Tapi kalau ada pengendalian pikiran
- sehingga membuat orang Islam jauh dari
- agamanya, orang Islam tidak merasa itu
- sebagai ancaman.
- Nah, di situlah halusnya permainan.
- Padahal ini men-
- cikal bakal pemurtadan dan kegelapan
- kehidupan mereka.
- Jelas, iya jelas.
- Ini Dok eh Dok ada telepon lagi. Halo,
- asalamualaikum.
- Waalaikumsalam. Ya, asalamualaikum Ibu
- dari siapa Ibu? Oke, eh selamat malam
- Dokter Husein. Selamat malam.
- Waalaikumsalam.
- Salam. Saya sangat senang dengan acara
- ini ya.
- Maaf Bu Ibu di dari siapa?
- Ibu? Saya kagum Dokter Huseinlah. Ehm.
- Bagi saya ini ajaib bisa bicara dengan
- Dokter Husein ya.
- Eh saya eh tahu Dokter Husein itu
- eh kira-kira tahun 80-an ya entah awal
- 90 waktu itu Dokter diwawancarai oleh
- apa eh waktu itu masih di TVRI dan
- mungkin RCTI kali ya. Saya di TVRI deh.
- Nah waktu itu saya lihat Dokter masih
- muda terus kok Dokter ini gila benar ya
- mau bela-belain Palestina begitu kan.
- Terus
- saya bilang begini aduh pokoknya saya
- kagum tapi di luar itu saya lebih kagum
- lagi sama istri Dokterlah yang hebatlah
- punya suami seperti Dokter begitu.
- Nah terus oke Baik Ibu.
- terus eh
- eh saya eh saya terus terang saja eh
- tahu eh apa Palestina saya mengikuti
- mengikuti berita-berita tentang
- Palestina dari eh sepak terjang Dokter
- Jose, ya. Eh.
- Eh, tapi, eh, sayang, ya, eh, apa?
- Jarang sekali, eh, men- mendapatkan apa?
- Respons, gitu, ya.
- Dari berita-berita kita yang, apa?
- Menjadi headline, gitu, kan. Biasanya,
- maaf, mungkin, apa? Saya enggak tahu,
- ya. Kan, waktu itu saya, eh, bacaan saya
- itu Kompas, eh, Tempo, gitu, kan.
- Sinar Harapan, dulu, gitu, kan.
- Eh, jadi, saya, eh, apa? Aduh, eh. Jadi,
- saya yakin, eh, apa? Dokter itu
- betul-betul istikamah eh, di jalurnya.
- Tetap, gitu, membela Palestina sampai
- saat ini.
- Eh, mungkin saya di luar ini, ya,
- pertanyaan yang lain, ya. Cuma saya
- gini, saya, eh, Dokter, eh, apa? Eh,
- apa, sih, motivasi Dokter tuh sampai
- apa? Betul-betul ikhlas, punya hati yang
- baik, gitu, untuk membela Palestina.
- Mungkin, eh, mungkin, eh, perasaan saya
- Dokter tuh enggak ada darahnya orang
- sana, mungkin, ya. Tapi, bagi saya, eh,
- eh,
- eh, pahlawan Palestina dari Indonesia
- adalah Dokter Jose Rizal.
- Eh, jadi, saya ingin tahu kenapa Dokter
- saya
- Terus, saya mungkin, ya, ingin punya,
- entah anak, apa? Seperti Dokter, gitu.
- Jadi, apa, sih, motivasi Dokter sampai
- betul
- Oke, Bu.
- kagum, ikhlas. Oke, Bu, terima kasih
- banyak.
- He.
- Dokter, eh, se- se- se- sekarang ini
- bisa menjadi seseorang yang berarti di
- Indonesia. Gitu aja, Dok, makasih atas
- Baik. Oke, Bu.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Motivasi Dokter, Dok.
- Iya.
- Jadi, ini motivasi sebenarnya
- lahir dari pengalaman di lapangan, ya.
- Iya. Kita dulu awal bergerak di lapangan
- ini peristiwa Maluku.
- Ya, peristiwa konflik Maluku.
- 99, ya. 99 April. Dan ini menjadi
- pelajaran berarti banget.
- pelajaran yang sangat berarti buat saya
- dan teman-teman. Hmm.
- Ya, kalau teman-teman masih mau ingat
- gitu ya, yang lain ya.
- Bahwa Maluku itu pelajaran yang sangat
- berarti bagi saya.
- Karena kita dan teman-teman itu
- menjelajahi Maluku itu dari Tenggara
- sampai Utara. Iya. Jadi kita tahu betul
- konflik Maluku itu seperti apa.
- Nah, konflik Maluku inilah yang membuat
- kita
- bersama teman-teman mendirikan MER-C
- supaya kita bisa
- menolong orang dengan cepat, independen,
- dan netral.
- Karena ini nilai-nilai Islam yang kita
- anut gitu. Iya. Netralitas,
- independensi,
- adil dalam melakukan pertolongan.
- Itu tidak hanya kita buktikan dalam
- statement-statement, tapi juga kita
- lakukan di lapangan.
- Saya pernah melakukan operasi dalam satu
- kamar operasi,
- di sebelahnya muslim,
- kemudian di sebelahnya lagi Kristen.
- Itu kita operasi
- eh apa namanya dua-duanya.
- Dengan dikawal oleh Batalyon Kostrad
- waktu itu di Maluku Tenggara.
- Ketika muslimnya sadar dia menyebut
- Allahu Akbar, ketika yang Kristennya
- sadar menyebut Haleluya gitu.
- Jadi persoalan-persoalan netralitas,
- kita menolong orang tanpa lihat latar
- belakang untuk memberikan keadilan,
- rahmat bagi semua alam itu
- kita terapkan di lapangan.
- Dan nilai-nilai ini kami pelihara terus
- dalam misi-misi berikutnya, baik di
- Afghanistan, di Irak, ya,
- di Lebanon Selatan maupun di Gaza
- ataupun di Sudan. Bahkan terakhir di
- Somalia, teman-teman.
- Dan saya berkeyakinan nilai-nilai mulia
- Islam ini
- sangat sangat
- sedap dipandang mata gitu.
- Dan dirasakan.
- Dan juga orang akan merasakan impact-nya
- juga, walaupun dia berbeda agama dengan
- kita.
- Nah, saya melihat
- di dunia ini banyak terjadi
- penderitaan-penderitaan yang tidak perlu
- terjadi sebenarnya.
- Oleh sebab itu
- ya kita bersama-sama
- berkomitmenlah
- ya untuk to help the most neglected and
- the most vulnerable people.
- Dan kita menganggap orang Palestina ini
- the most neglected and the most
- vulnerable.
- Ya. Karena di abad 20-21 ini masih ada
- yang dijajah, diisolasi di di apa
- dikerangkeng enggak boleh orang masuk
- membantu. Waduh itu luar biasa itu. He
- Dan itu dilakukan oleh negara dan negara
- lain
- buta matanya.
- Seolah-olah menyetujui ya, Dok ya. Iya.
- Ini ada pertanyaan saudara pertanyaan
- masuk lagi, Dok. Ini ada pertanyaan dari
- Abu Fadil. Assalamualaikum, Dokter Jose.
- Waalaikumsalam. Waalaikumsalam
- warahmatullahi. Orang Yahudi yakin akan
- adanya Israel Raya. Secara teritorial
- memang Israel Raya belum terwujud.
- Tetapi secara politis tampaknya hampir
- terlaksana.
- Dengan tunduknya negara-negara Arab ke
- dalam cengkeraman Amerika dan Yahudi.
- Ke depan bagaimana perpolitikan di Timur
- Tengah setelah revolusi di beberapa
- negara Arab? Iya.
- Jadi
- orang Israel orang Yahudi
- orang Zionis
- itu
- ada dua aim yang
- mereka ingin capai.
- Pertama tadi itu Novus Ordo Seclorum
- membentuk tatanan dunia baru secara
- ideologi.
- Yang kedua mereka pengin punya
- teritorial.
- Itu direpresentasikan oleh bendera
- mereka
- dengan garis biru di atas dan di bawah
- lalu bintang David di tengah.
- He Garis biru itu menggambarkan Sungai
- Tigris atau Sungai Eufrat
- kemudian garis biru yang satu lagi
- menggambarkan
- Sungai Nil.
- He Itulah yang disebut dengan Israel
- Raya. Termasuk Suriah, ya. Suriah?
- Suriah, Jordan,
- Irak, ya. Mesir sebagian.
- Eee
- keyakinan mereka ini, mereka ini, mereka
- endorse gitu, ya. Mereka
- laksanakan
- dengan
- cara-cara baik secara ofensif yang fisik
- maupun secara halus.
- Mengadu domba negara Arab sesama negara
- Arab
- sehingga negara Arab lemah.
- Coba bayangkan. Coba ini bisa kita
- bayangkan saja, lah. Tahun 2009 itu
- Gaza itu diserang Habis-habisan.
- Habis-habisan dengan kekuatan penuh oleh
- Israel.
- Hanya nuklir saja yang enggak digunakan
- Israel.
- Ehm. Dan
- negara-negara Arab di sekitarnya
- betul-betul menonton dengan
- pedih di televisi bagaimana saudara
- mereka dibantai.
- Hanya menonton. Menonton.
- Saya saya di Mesir waktu itu karena kita
- menunggu mau masuk. Iya. Saya melihat
- bagaimana orang Mesir menonton televisi
- dengan raut muka yang susah saya
- bayangkan.
- Dia marah, dia sedih, tapi dia enggak
- bisa berbuat apa-apa.
- apa-apa itu.
- Karena perbatasan dijaga oleh tentara
- Mesir juga, tapi atas instruksi Amerika
- dan Israel.
- Coba bayangin.
- Bisa seperti itu situasi.
- Israel Mesir itu mempunyai tentara yang
- kuat.
- Suriah mempunyai tentara yang kuat.
- Jordan ya kurang kuat, lah, tapi ada
- tentara. Ehm. Tapi bisa melihat
- bagaimana sebuah teritorial kecil yang
- namanya Gaza dengan panjang 48 km,
- dengan lebar yang paling lebar 15 km,
- dan ada daerah sempitnya 5 km
- diserang dengan kekuatan penuh secara
- militer.
- Dan
- mereka berjanji kepada George W. Bush
- untuk menaklukan
- Gaza dalam waktu 1 sampai 3 hari.
- Tapi nyatanya tidak kan, Dok? Tidak.
- Tidak takluk.
- Ada kehendak lain. 21 harinya enggak
- takluk.
- Lawan Hizbullah 34 hari enggak takluk
- Hizbullah.
- Jadi Israel ini, maaf nih, ada yang
- mengistilahkan begini,
- seperti
- laki-laki yang
- eh ejakulasi prekoks gitu. Heem.
- Tenaga besar.
- Bukan. Bukan. Kalau dalam untuk perang
- singkat dia bisa menang.
- Heem. Tapi kalau perang itu sudah
- berkepanjangan,
- ah dia mulai ragu atas kemenangannya.
- Mulai 2 minggu, 3 minggu, ya 4 minggu
- ya. Heem.
- Ya 3 minggu di Gaza dia mulai sudah
- mulai ragu.
- Apalagi 34 hari
- di Lebanon Selatan. Heem.
- Baik. Nah ini yang mentalnya mulai mulai
- mulai drop. Karena mereka sebenarnya,
- mereka sebenarnya ya,
- mereka sebenarnya itu yakin dengan
- bahwa Islam itu ajaran yang
- yang benar.
- Cuma kesombonganlah yang menolak mereka
- ajaran ini. Sebetulnya Dok, mereka umat
- Islam kan bisa belajar di kegiatan
- kejadian 34 hari itu. Mental orang
- Yahudi sudah jatuh.
- Kalau umat Islam mau bersatu, kita ajak
- saja perang lama mungkin bisa kali ya,
- Dok ya? Iya ini kan persoalan
- kemauan dan persoalan
- maunya kita bersatu kan gitu.
- Iya.
- Ya kan? Mereka bisa menang perang
- singkat 6 hari kan? Iya. Ya tahun 67.
- Heem. Dan itu membuat mereka ya bisa
- menang karena begitu disapu oleh mereka
- negara-negara Arab kalah. Iya. Tapi
- kalau perangnya berkepanjangan, walaupun
- lawan organisasi sekelas FPI misalnya,
- ya kan? Iya. Kalau Hizbullah itu kan
- sekelas FPI itu. Iya. Ya ya FPI
- dipersenjatai kayak Hizbullah tuh.
- Hamas dipersenjatai kayak apa? FPI
- dipersenjatai kayak Hamas.
- Itu mereka mengalami kesulitan. Ehm.
- Jadi sebenarnya ya kita bisa belajar
- banyak dari kejadian dua perang ini.
- Bahwa
- kehebatan yang didengung-dengungkan oleh
- mereka Ternyata tidak sehebat Tidak
- sebegitunya digambar-gambarkan di dalam
- film dan novel. Baik. Ini sudah ada
- telepon masuk lagi dari Assalamualaikum.
- Waalaikumsalam.
- Waalaikumsalam. Iya dari Bapak siapa? Di
- mana?
- Dari Bapak
- Maryono.
- Oke Bapak Maryono dari Cikarang silakan
- Pak.
- Eee alhamdulillah saya bisa bergabung.
- Ehm. Mohon maaf.
- Ehm. Jadi gini Ehm. saya lihat di
- YouTube Twitter
- eee tentang Syiah dan Sunni itu di
- eee adu domba gitu apa ini
- salah satu strategi dari
- Zionis gitu Dok mohon Dok
- melemahkan eee persatuan umat Islam gitu
- Dok.
- Yang pertama
- dan yang kedua
- eee
- mana dengan
- peran Arab Saudi sendiri yang menurut
- saya ya
- seakan-akan
- diam gitu Dok dengan
- eee
- yang menimpa Palestina ini.
- Dan mungkin itu saja Dok.
- Baik.
- Terima kasih Bapak Maryono.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Bapak Maryono dari
- Cikarang. Ini pertanyaannya apakah isu
- peperangan Syiah Sunni ini
- salah satu
- kegiatan
- Zionis sendiri untuk memecah belah umat
- Islam
- satu dan bagaimana peran
- pemimpin-pemimpin Arab melihat kejadian
- di Gaza. Iya kalau persoalan Syiah Sunni
- ini saya enggak mau masuk ke dalam
- persoalan eee apa namanya
- substansialnya.
- Iya.
- Tapi saya ingin melihat persoalan
- strategis secara
- eee apa namanya secara peperangan saja.
- Kita lihat misalnya yang melakukan
- peperangan yang cukup melelahkan buat
- Israel itu ada dua.
- Ya, satu perang
- 2006
- antara
- Hizbullah melawan Israel
- dan itu luar biasa, Israel dipukul
- mundur setelah masuk ke Lebanon Selatan.
- Bahkan Syekh Hasan Nasrullah itu
- sempat menghitung
- dengan hitungan untuk membuktikan bahwa
- mereka bisa menghancurkan kapal
- elektronik Israel.
- Terbukti. Dan terbukti. Ya.
- Nah, kemudian perang 21 hari dengan
- Hamas.
- Dan itu juga membuat mereka terpukul.
- Nah, ini menarik.
- Jadi ada dua peperangan yang cukup lama
- yang membuat mereka lelah.
- Kalau kita orang Islam, kita biasa-biasa
- saja menghadapi hal ini karena kita
- pernah
- belajar dan pernah membaca bahwa
- rata-rata peperangan yang dilakukan umat
- Islam yang mengalami kemenangan adalah
- peperangan antara kelompok kecil dan
- kelompok besar. Ehm. Kecuali perang
- Hunain ini kan. Di mana kita merasa
- banyak jumlah lalu dikalahkan oleh Allah
- gitu.
- Nah, kita lihat Hizbullah misalnya.
- Hizbullah ini jelas batu sandungan besar
- bagi Israel.
- Dan dia menguasai Lebanon
- secara politik. Lebanon Selatan atau
- Pak? Semuanya, Lebanon. Dia memang di
- Lebanon Selatan tapi secara politik
- menguasai Lebanon sebenarnya.
- Karena dia berhasil bermain cantik
- secara politik membuat kolaborasi dengan
- beberapa eh kelompok-kelompok politik.
- Ehm.
- Dan bagi Israel berat gitu
- untuk tetap membiarkan Hizbullah eksis
- di utara mereka.
- Dan Israel tahu bahwa Hizbullah ini
- supply-nya dari Suriah.
- Ya, taruhlah dari Iran tapi pasti lewat
- Suriah kan. Ehm. Atau taruhlah dari
- Rusia, pasti lewat Suriah.
- Suriah. Ya kan. Alurnya lewat situ.
- Alurnya lewat Suriah.
- Karena enggak mungkin Rusia misalnya
- membantu Hizbullah
- mendaratkan kapalnya
- melego jangkarnya di perairan Lebanon
- karena pesawat-pesawat tempur Israel itu
- menghajar sampai ke Tripoli.
- Mmm.
- Bukan Tripoli Libya ya, Tripoli Lebanon.
- Nah, oleh sebab itu Suriah mempunyai
- peranan penting
- di dalam support
- Hizbullah.
- Di Suriah ada sebuah rezim yang sudah
- lama berkuasa.
- Namanya rezim Assad. Bashar al-Assad.
- Bashar anaknya, sebelumnya Hafiz. Hafiz.
- Bapaknya sebenarnya lebih lebih galak
- dari anaknya. Anaknya agak lembut
- sedikit sebenarnya ya kan.
- Pada sebelum terjadi kekacauan ini. Mmm.
- Dan jelas peranan Rusia eh peranan
- Suriah
- di dalam mengimbangi kekuatan Barat di
- Timur Tengah itu menjadi penting
- dilihat bukan saja oleh
- Iran misalnya, tetapi oleh negara-negara
- seperti Cina dan Rusia.
- Mereka kan tidak ingin kehilangan
- kontrol 100% terhadap Timur Tengah
- tanpa mereka bisa menanam mereka
- mengambil pelajaran dari persoalan Libya
- misalnya.
- Mereka tidak bisa membela apapun
- terhadap Libya.
- Oleh sebab itu mereka tidak ingin
- kehilangan Suriah lagi.
- Oleh sebab itu mereka support rezim ini
- dengan totalitas yang luar biasa.
- Dan Amerika juga support yang melawan
- rezim ini dengan totalitas luar biasa.
- Bahkan mengirim pasukan bayaran
- Blackwater.
- Ya kan.
- Tapi yang menariknya mereka menggunakan
- dua negara Arab
- itu kan Saudi Arabia dan
- Qatar untuk membantu.
- Baru-baru ini saya baca
- eh Lebanon
- menangkap
- kapal yang berbendera Mesir
- yang membuat senjata untuk membantu
- eh
- lawan dari Bashar Assad.
- Nah, secara strategi
- sulitlah kita mengatakan
- Suriah akan dilepas begitu saja oleh
- Iran, oleh Cina, oleh Rusia ke tangan
- Barat. Nah, cuma ada beberapa orang yang
- inginkan konflik ini ditarik ke
- persoalan agama.
- Persoalan antara Syiah dan Sunni.
- Nah, kalau kita dengar
- pendapat banyak orang yang
- secara militer
- mengerti dengan persoalan militer,
- tentu tidak akan tertarik dengan
- pendapat persoalan Syiah Sunni ini.
- Karena hakikatnya ini ini persoalan
- perebutan teritorial dan pengaruh di
- Timur Tengah. Itu saja sebenarnya.
- Intinya adalah jika bisa Barat bisa
- menguasai Suriah, maka akan bisa
- menguasai Iran begitu ya. Habislah
- Habis Timur Tengah begitu.
- pengaruh mereka di Timur Tengah. Hmm.
- Itu itu kata kuncinya sebenarnya.
- Tapi pertanyaan orang banyak, Dok,
- kenapa
- bangsa-bangsa Arab cuman bisa diam saja
- melihat kejadian penindasan
- zionis kepada
- saudaranya di Palestina. Iya. Yang
- menarik juga di sana kan juga ada negeri
- Arab Saudi.
- Iya. Notabene nya di sana juga ada pusat
- kiblat umat Islam.
- Iya, kita, saya pribadi bersama
- teman-teman ya, Pak Farid juga,
- di Mesir menunggu kita masuk ke Gaza
- untuk membantu saudara-saudara kita di
- Gaza saat itu hanya bisa menonton
- televisi
- Hmm. dengan hati yang gundah gulana
- begitu.
- Sampai ketika pertemuan dengan wakil
- Menteri Luar Negeri Mesir,
- saya tidak tahan untuk tidak memotong
- pembicaraan Duta Besar kita dengan
- Menteri Luar Negeri tersebut.
- Karena pembicaraan Duta Besar terlalu
- banyak seremonialnya dan saya tidak
- sabar untuk menunggu bagaimana jawaban
- dari wakil Menteri Luar Negeri Mesir
- pada saat itu.
- Sampai saya katakan,
- "Excuse me, Your Excellency." saya
- bilang.
- Saya adalah ahli bedah.
- Ini tim saya, tim bedah. Lengkap dengan
- peralatan, siap melakukan operasi
- pembedahan.
- Kita membawa obat-obatan dan kita siap
- masuk.
- Tolong izinkan kami.
- Dan itu membuat Pak Duta Besar kurang
- senang pada saat itu. Jawabannya waktu
- itu bagaimana?
- Loh, Menteri Wakil Menteri Luar Negeri
- dia bilang begini.
- Loh, Anda siap? Siap, besok pun kita
- siap kita bilang. Ehm. Mana daftar obat
- Anda? Malam ini kita kasihkan.
- Itu kita tulis di buku kita, pengalaman
- waktu ke Gaza di Jalan Jihad Sang Dokter
- itu. Ehm.
- Bagaimana dialog kita dengan
- Menteri Wakil Menteri Luar Negeri Mesir
- pada saat itu.
- Karena kita betul-betul merasa
- waduh
- saya punya keahlian, orang dibantai,
- orang luka-luka, saya enggak bisa bikin
- apa-apa.
- Cuma bisa melihat dan gemas.
- Melihat, gemas. Dan itu dialami oleh
- jutaan rakyat Mesir.
- Bahkan ada seorang ustaz yang ikut
- rombongan kami
- dia bisa mena- menangis di depan
- televisi.
- Ehm.
- Begitu dia bisa masuk Gaza, dia langsung
- lega gitu.
- Masuk saja lega dia. Takutnya hilang ya?
- Hah? Takutnya hilang. Takutnya hilang.
- Ini ada berita menarik ya, Dok ya. Kita
- eee Ketua Persatuan Ulama Islam Dunia,
- Syekh Yusuf Al-Qardhawi menegaskan
- kembali kabar gembira hilangnya Israel
- dan kembalinya Al-Quds dan Masjid
- Al-Aqsa ke tangan bangsa Arab dan umat
- Islam.
- Syekh Yusuf Al-Qardhawi menyatakan bahwa
- Israel akan hilang pasti dan mereka akan
- keluar dari Palestina
- dan kita semua sedang menunggu hari itu.
- Ia memperingatkan bahwa Palestina tidak
- akan bisa berperang sendiri melawan
- penjajah.
- Sebab Israel memiliki senjata yang bisa
- digunakan untuk memerangi Arab secara
- keseluruhan.
- Bagaimana mungkin Palestina bisa
- menghadapinya?
- Ia menyerukan agar Arab memiliki sikap
- membela Palestina dalam menghadapi hantu
- liar Israel.
- Sebab Barat sangat mendukung negara
- Zionis itu sekuat tenaga.
- Jangan kalian menerima kehinaan dan
- jangan serahkan saudara-saudara kalian
- kepada musuh Allah.
- Zionis di seluruh dunia membela Israel
- dengan kekuatan, harta, politik,
- senjata, dan media. Kenapa kita tidak
- menolong Palestina?
- Begitu tanda Syekh Yusuf Al-Qardhawi.
- Masya Allah sih, Dok.
- Kita hanya bisa menelan nafas. Hanya
- bisa menelan nafas. Ini kita
- Jadi pendapat Syekh Yusuf Qardhawi ini
- adalah pendapat
- yang diyakini oleh banyak pejuang. Iya.
- Satu saat Israel akan kalah.
- Cuma masalahnya kita ikut enggak dalam
- gelombang mengalahkan Israel itu. Heeh.
- Tapi banyak juga orang suatu saat Israel
- akan kalah. Nah. Diajak berjuang.
- Ini nanti tunggu waktunya Israel juga
- akan kalah. Enggak mau ikut berjuang.
- Itu itu persoalan.
- Nah, persoalannya kan gini. Allah tuh
- menyediakan jalan. Iya.
- Ya, ini kan persoalan jual beli dengan
- Allah.
- Ya.
- Persoalan jual beli ini kan jelas.
- Iya. Bagi Allah kan.
- Dia kan jalan. Ini jalan lah. Ini jalan
- untuk mencapai kemuliaan di dunia dan
- akhirat. Anda mau ikut enggak?
- Iya.
- Kalau enggak ikut juga enggak apa-apa.
- Allah enggak enggak kurang kehebatannya
- kok.
- Heeh. Tapi kalau kita ikut, kita akan
- ikut dalam suatu rombongan besar
- untuk memperoleh kemuliaan. Itu itu kata
- kuncinya.
- Benar.
- Apakah kita mau ikut ya? Kembali lagi
- masing-masing, Dok. Ini ada pertanyaan
- yang masuk, Dok, dari Bapak Abdullah.
- Assalamualaikum, Dokter Yosairi Rizal.
- Bagaimana untuk meng-counter atau
- mem-pressure kekuatan ideologi kufur,
- thaghut, jaringan Zionis Israel,
- sosialis, sekuler, kapitalis di semua
- aspek kehidupan di seluruh dunia
- di seluruh dunia Islam yang
- pemimpin-pemimpinnya
- jadi antek-antek Zionis.
- Kita perlu memutus pola pikir umat
- dengan ideologi Islam yang kafah.
- Pembinaan menyatukan visi, misi, fikrah,
- thariqah yang dicontohkan Rasulullah
- dengan syariat khilafah, itu solusinya
- eee
- di dunia Islam. Afwan, jazakallah.
- Sangat setuju dengan syariat khilafah.
- Ya.
- Dengan kita adanya khilafah, insyaallah
- kita dibela dalam
- pelaksanaan syariat agama kita. Cuma
- cara mencapainya bagaimana? Nah, ini
- menjadi bahan diskusi yang cukup eee
- alot
- dan memerlukan energi,
- ketulusan, dan keikhlasan untuk
- mewujudkannya.
- Baik.
- Nah, eee
- masalah pemimpin yang jadi
- antek-anteknya.
- Sebenarnya kita tahu pasti dengan
- banyaknya Israel melanggar
- resolusi-resolusi PBB.
- Tidak dihukumnya Israel atas
- penggilasan
- saudari Rachel Corrie.
- Eee.
- Penyerangan kapal Mavi Marmara di
- perairan internasional.
- Tidak
- tegasnya pemimpin-pemimpin dunia
- mengutuk Israel.
- Itu memberikan indikasi kepada kita
- bahwa secara negara
- sulit kita mengharapkan
- pembelaan untuk persoalan
- Palestina.
- Makanya timbullah gerakan-gerakan civil
- society.
- Sekarang di Eropa
- bergerak pemahaman bahwa
- tanah Palestina untuk Palestina. Jadi,
- bukan two state solution.
- One state solution.
- One state solution itu untuk orang
- Palestina.
- Jadi, bukan lagi berdampingan Israel
- sama orang Palestina hidup. Karena
- mereka sudah mulai menyadari
- nilai-nilai Zionis itu sangat eksklusif
- yang tidak bisa disandingkan dengan
- nilai peradaban manusia. Siapa yang bisa
- menerima we have the promise land, we
- have we are the we are the chosen
- people, we have a right to perform
- preemptive strike. Siapa yang bisa
- terima?
- Tapi orang Islam sendiri banyak yang
- kemakan dengan isu itu, Dok ya. Padahal
- di Alquran sendiri kan di eh
- dibilang kalau kalau tidak salah
- arti detailnya saya kurang ingat, tapi
- Allah tidak akan menghadirkan suatu kaum
- yang baru
- melebihi kaum sebelumnya. Kalau enggak
- salah ada di Alquran seperti itu intinya
- ya, intinya ya, Dok ya. Jadi kalau
- mereka bilang chosen people itu suatu
- yang salah kali ya, Dok. Iya, chosen
- people itu kan orang yang bertakwa.
- Bukan berdasarkan etnis, bukan
- berdasarkan kebangsaan atau berdasarkan
- keturunan, tapi berdasarkan ketakwaan
- kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
- Kalau orang Israel ber bertakwa kepada
- Allah, dia jadi chosen people. Enggak
- bertakwa enggak ada artinya apa-apa.
- Baik. Dok, kalau kita bicara tentang
- masalah Palestina tidak terlepas dari
- Masjidil Aqsa, kiblat pertama umat Islam
- yang ada di sana.
- Sangat betul. Nah, ini beberapa pemimpin
- ilegal Yahudi mengumumkan kampanye
- secara luas terkait pengumpulan dana
- untuk menghancurkan Masjidil Aqsa dan
- membangun Kuil Sulaiman di sana.
- Dalam kampanye tersebut mereka mendapat
- dukungan penuh dari pemerintah Zionis
- yang kemudian
- orang-orang Yahudi yang di sana
- bernyanyi dan menari-nari dalam
- lingkaran
- dan mereka meneriakkan penghinaan rasis
- terhadap warga muslim dan juga orang
- Arab. Pertanyaannya adalah
- ini kan Mas
- Masjidil Aqsa di depan mata kita.
- Negara-negara Arab tahu
- tapi tidak bisa berbuat apa-apa.
- Bagaimana, Dok? Mungkin malah hal yang
- nafas lagi. Iya.
- Jadi memang
- itu pertanyaan seperti itu banyak Mas
- sebetulnya. Tadi saya rangkum.
- Kenapa kita enggak bisa berbuat apa? Ini
- banyak Dok pertanyaan seperti itu. Iya,
- karena kita belum layak menang oleh
- Allah Subhanahu Wa Ta'ala, itu
- persoalannya.
- Bayangkan ada seorang ulama atau
- beberapa ulama yang menganjurkan supaya
- orang Palestina keluar dari Palestina.
- Enggak, kalian enggak mampu ngadapi
- Israel, ya sudah supaya jangan dizalimi
- keluar, hijrah katanya. Waduh, saya
- bilang ya Allah, bagaimana ini?
- Baik, Dok, ini dulu ini kan di Palestina
- sendiri terkenal dengan kalau kata media
- barat disebut bom bunuh diri, tapi kalau
- kita menganggapnya adalah bom bom syahid
- yang dilakukan oleh para penduduk
- Palestina.
- Ada yang mengatakan bahwa bom bom
- seperti ini haram karena memang tidak
- diajarkan dalam Islam dan ini merusak
- diri sendiri, tapi ada yang mengatakan
- bahwa ini diperbolehkan karena
- Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
- pernah ee ee menyuruh sahabatnya untuk
- menghancurkan barisan musuh. Lalu
- pertanyaannya adalah
- orang-orang Palestina apakah karena
- sudah tidak berdaya lagi atau hanya ini
- yang bisa dilakukan sehingga untuk
- mematikan serdadu Israel secara banyak,
- mereka melakukan seperti ini. Bagaimana,
- Dok? Kalau ingat bom syahid ini kita
- ingat Saddam Hussein.
- Ehm. Saddam Hussein ini memberikan
- kompensasi kepada keluarga yang
- melakukan bom syahid. Jadi, saudara kita
- ini memang antik juga ini.
- Di satu sisi dia mempunyai
- apa namanya, mempunyai karakter yang
- begitu, yang satu sisi dia
- begini cara itunya. Jadi, setiap bom
- syahid itu dikasih keluarganya uang.
- Dan kita melihat waktu masuk Irak itu
- kita lihat Abu Ghraib ya.
- Itu adalah tempat pelatihan orang-orang
- Palestina.
- Jadi, melatih senjata di sana. Ehm. Di
- Camp Abu Ghraib sebelumnya. Ehm.
- Nah, ee saya mungkin bercerita saja,
- saya enggak enggak masuk ke persoalan
- fikih lah ya.
- Di Afghanistan ketika perang melawan
- Rusia
- itu ketika Rusia masuk ke
- kampung-kampung di Afghanistan
- itu biasanya mereka akan memperkosa
- perempuan-perempuan Afghanistan.
- Sehingga suatu saat
- mereka minta fatwa kepada ulama.
- Bagaimana mereka menghadapi kebuasan
- tentara-tentara Rusia ini?
- Akhirnya
- ulama
- ya ulama bukan ulama umum Afghanistan
- ya, beberapa daerah yang memang terkena
- persoalan seperti itu.
- Itu membolehkan mereka
- bertempur mati-matian sampai mati dengan
- tentara Rusia
- atau melakukan
- apa namanya eh
- mengakhiri hidup mereka sangat tahu
- caranya bagaimana
- supaya tidak diperkosa dan tidak
- dipermalukan. Ehm.
- Kira-kira begitu.
- Jadi ini ini
- kausalistik ya.
- Tidak berlaku umum tapi kita lihat kasus
- per kasus.
- Seperti yang juga dilakukan oleh
- Muhammad Toha
- ketika menghajar gudang munisi senjata
- sekutu di Bandung.
- Ya kan dia menceburkan diri supaya
- gudang itu meledak.
- Baik.
- Ini masih ada pertanyaan lagi dari Bapak
- Molkan di Bekasi.
- Assalamualaikum Pak Yosriza. Apa nama
- organisasi jaringan Zionis di Indonesia?
- Dan siapa-siapa orang Yahudi yang bisa
- mempengaruhi kebijaksanaan di Indonesia?
- Jazakallah. Kalau ingin tahu nih ini
- organisasi jaringan Zionis di Indonesia
- bisa baca bukunya Heri Nurdi, bisa baca
- bukunya Pak eh Z Amolani
- bisa baca bukunya seorang sarjana di
- Malang yang tesisnya mengenai
- perkembangan Freemasonry di Indonesia.
- Ya, sebagai ilustrasi aja ya organisasi
- man apa namanya superfisial mereka itu
- ada Rotary Club, ada Lions Club.
- Bohemian. Hah? Bohemian Club ya?
- Bohemian Club eh Samaritan dan lain
- sebagainya. Tapi yang terkenal Rotary
- dan Lions ya.
- Ini organisasi yang dibentuk untuk
- proses taaruf.
- Ya, proses taaruf itu basic lah supaya
- mereka mengenal dulu saling mengenal
- lalu nanti pelan-pelan ditanamkan
- nilai-nilai
- eh Freemasonry.
- Ehm.
- Setelah oke, baru mereka dibayar nih.
- Baru mencapai level mungkin 33 ya, di
- dalam level Freemasonry, level tertinggi
- gitu.
- Ya.
- Eh, tapi kalau pengin lihat banyaklah
- peninggalan mereka. Di Surabaya ada, ya,
- gedung Bappenas, ya.
- Kemudian juga di Padang ada, di
- Mojokerto juga ada, banyak sekali.
- Biasanya ini mendompleng kepada misi
- VOC.
- Karena VOC sendiri adalah sebuah
- perusahaan yang dibangun oleh tujuh
- orang Yahudi.
- Dan mereka sebenarnya mendompleng
- eh,
- apa namanya? Eh, agama Protestan. Hmm.
- Untuk misi-misi mereka gitu.
- Jadi, VOC itu perusahaan
- kumpeni, ya?
- BUMN, ya? BUMN.
- Aduh.
- Makasih banyak, Kang Firman. Makasih
- banyak, makasih banyak, makasih banyak.
- Silakan, Kang Firman. Ini dari
- ini kembali lagi, mungkin ini tragedi
- yang berhubungan dengan Ordo Novus
- Seclorum.
- Pertanyaan dari Pak Yon dari Depok.
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Dokter Yosie.
- Bisakah tolong diceritakan, diceritakan
- mungkin secara singkat, tentang
- peristiwa Holocaust. Wassalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Saya enggak
- mau cerita singkat, tapi saya ingin
- mengajak Pak Yoyon
- baca bukunya Hitler, The Mein Kampf.
- Mein Kampf, ya. Ya.
- Supaya Pak Yon tahu bagaimana kenapa
- Hitler sangat marah terhadap Yahudi ini.
- Hmm. Hmm. Ya, setelah Perang Dunia
- Pertama, Hitler itu melakukan
- pengamatan terhadap perekonomian Jerman.
- Dan dia merasa bahwa persoalan ekonomi
- Jerman ini runtuh karena persoalan
- adanya sekelompok orang kecil ini. Hmm,
- yang kecil itu.
- di hati dia. Hmm.
- Eh, sehingga ketika dia berkuasa, dia
- menganggap orang-orang ini parasit. Hmm.
- Oleh sebab itu, harus dimusnahkan gitu.
- Baik.
- Dok, ini
- Itu itu itu gambaran umumnya. Tapi ini
- lebih baik baca buku Mein Kampf lah yang
- ada dua jilid tuh, bisa dibeli. Sudah
- ada, sudah dijadiin satu jilid ya itu,
- Dok. Jilid lengkap sekarang sudah, sudah
- ada.
- Baik, menarik kalau cerita Hitler, Dok.
- Ini
- eh sejarah
- mungkin ini sebagai perbandingan saja,
- Dokter mungkin bisa bercerita. Apa benar
- Hitler itu meninggal di Indonesia? Di
- rumah sakit di daerah Surabaya?
- Di rumah sakit Cipto Mangunkusumo.
- Karena memang ada Saya enggak tahu, tapi
- yang jelas di Indonesia ini ada
- jejak-jejak tentara SS. He eh. Ya, kalau
- enggak
- Tentara elitnya Hitler ya?
- Hitler. Dalam rangka memburu
- pentolan-pentolan eh Freemasonry
- He eh. di Indonesia.
- Subhanallah.
- Oke, Dok, kita kembali lagi ke topik
- yang awal He eh. tentang Ordo Novus
- Seclorum.
- Biasanya mereka membinasakan atau
- menyingkirkan atau membuat fitnah
- kepada
- figur-figur yang dianggap bertentangan
- atau melawan kepentingan mereka.
- Ya, jadi menarik ya.
- Ketika mereka membentuk Freemasonry,
- mereka bergerak di bawah tanah. Ya.
- Jadi, orang menuduh kita kalau
- membicarakan itu, ini persoalan
- konspirasi.
- Tapi ketika kita membicarakan Israel
- lobi
- terhadap kebijakan luar negeri Amerika
- sulit orang membantah
- bahwa ini ada dan sulit orang mengatakan
- hanya ini persoalan konspirasi.
- Karena
- eh mereka begitu terang-terang,
- terang-terangan ya. He eh.
- Terang-terangan untuk mengumumkan
- eksistensi mereka
- eh membentuk organisasi-organisasi resmi
- untuk
- mempengaruhi kebijakan, terutama
- kebijakan luar negeri Amerika Serikat
- yang agresif.
- Kira-kira begitu. He eh. Oke, mungkin
- untuk ini masih banyak pertanyaan eh
- tapi sepertinya kita harus break dulu
- sebentar
- untuk kita lanjutkan menjawab
- pertanyaan-pertanyaan yang hadir.
- Baik, ikhwan dan akhwat di manapun Anda
- berada
- AM 720 Radio Silaturahim untuk Islam
- yang satu, ikhwan dan akhwat di daerah
- Jabodetabek dan sekitarnya.
- Ikhwan dan akhwat di daerah Semarang dan
- sekitarnya masih bersama Abu Khalifa,
- Kang Firman Muslim Taher dan Dokter Jose
- Rizal Jurnalis dalam acara Jose Show.
- Kita berbicara tentang Novus Ordo
- Seclorum atau Yahudi dan sebagainya.
- Oke, Dok.
- Ini
- kita beralih ke Indonesia. Indonesia
- negara yang mayoritas muslim.
- Ya, betul. Agama eh negara muslim
- terbesar di dunia. Ya.
- Tapi sepertinya tidak ada
- utak-atik dari tangan mereka ya.
- Indonesia masih aman-aman saja. Oh,
- tidak.
- Tidak. Tidak juga, Dok? Dia masuk
- bersama VOC ke sini kan. Paling sekarang
- ini kita merasakan cuma dampak ekonomi
- sedikit waktu krisis kemarin Indonesia
- tetap aman, Dok. Enggak seperti
- negara-negara lain.
- Oh, enggak, Dok.
- Kalau kalau kita kalau kita lihat ya
- Iya. dibanding Malaysia babak belur
- kita. Iya, babak belur. Heeh.
- Nah, kita lihat nih kenapa Mahathir
- bisa menahan gempuran spekulan ini?
- Karena dia mengerti siapa yang
- menyerang.
- Kenapa bisa demikian? Coba baca bukunya.
- Tipis cuma bukunya. Nama judul bukunya
- itu adalah The Malay Dilemma.
- Di situ dia jelaskan bagaimana
- ekonomi dunia, bubble ekonomi dunia dan
- lain sebagainya.
- Jadi dia tahu siapa yang memainkan
- perekonomian dunia ini. Nah, Indonesia
- enggak tahu dia bikinlah floating rate.
- Ehm. Sedangkan Malaysia langsung dia fix
- rate.
- Ya kan? Dia lebih selamat dari kita.
- Kita babak belur sekian tahun.
- Ya kan? Nah, kita bisa bertahan bukan
- karena kehebatan kita mengatur ke
- ekonomi, karena kehebatan tukang nasi
- goreng, tukang pecel lele ya.
- Orang yang berbisnis cash and carry itu
- ya?
- memerlukan bantuan bank.
- Apa di Indonesia enggak ada, Dok, toko
- yang mengerti gerakan mereka ini? Oh,
- ada.
- Salah satu, Bung Karno misalnya kan.
- Kalau di era sekarang ini? Ada, misalnya
- Bu Siti Fadilah Supari, iya kan?
- Nah, dia
- mempelajari betul soal
- eee transfer dari bahan-bahan
- penelitian atau virus ya.
- Oleh sebab itu, dia melawan
- hegemoni yang sudah bertahan 50 tahun.
- Apa yang disebut dengan global influenza
- eee eee
- surveillance network.
- Ehm. Yang isinya
- kalau ada satu negara atau satu daerah
- terkena
- eee virus
- influenza
- harus mengirim
- sample. Virus sample itu ke WHO.
- Dan mungkin mereka
- sedikit tersinggung ya, waktu Ibu Siti
- Fadilah mengutak-atik NAMRU itu ya.
- mengirim sample ini Iya.
- Bu Siti tahu
- ternyata sample itu oleh WHO dibagi ke
- perusahaan obat swasta Ehm. dan ke
- laboratorium militer Amerika.
- Lab militer ya? Iya, lab militer Amerika
- di New Mexico,
- eee Los Alamos ya. Apa hubungannya
- antara kesehatan dengan militer? Nah,
- ini yang menarik.
- Di Amerika itu, NAMRU itu di bawah
- militer ya, Naval Medical Research Unit
- itu. Ehm.
- Masalah-masalah vaksin ini di bawah
- militer.
- Di bawah maaf, di bawah Departemen
- Pertahanan.
- Di Indonesia yang di bawah Departemen
- Kesehatan saja.
- Mereka sudah berpikir lebih maju bahwa
- ada persoalan-persoalan
- kesehatan saja, ada persoalan-persoalan
- perang biologi.
- Ehm.
- Nah, Indonesia tidak siap dengan
- persoalan perang biologi.
- Itu persoalannya.
- Nah, Bu Siti mengetahui persoalan ini.
- Saya enggak tahu entah dari mana dia
- dapat info bahwa hasil sampel itu dia
- dibagi ke oleh WHO ke dua tempat tadi.
- Punya datanya Bu Siti itu, Dok? Iya.
- Makanya dia tulis di bukunya, kan?
- Itu dia tulis di bukunya.
- Dan dia menulis buku itu dalam keadaan
- official Menteri Kesehatan Republik
- Indonesia, bukan mantan Menteri
- Kesehatan Republik Indonesia.
- Saat menjabat, ya? Saat menjabat dan
- yang memberi kata sambutan adalah
- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
- Tapi kalau kita lihat kok kenapa yang
- diutak-atik cuman Bu Siti Fadilah?
- Ya, ketika beliau menjabat menteri,
- beliau sangat
- dibanggakan oleh banyak orang karena
- mampu melawan hegemoni yang sudah
- bertahan sekian tahun
- dan menang
- dalam perundingan-perundingan WHO
- tingkat tinggi di Swiss. Iya.
- Dia berhasil menggalang kekuatan,
- termasuk menggalang kekuatan dari Eropa
- untuk mengalahkan Amerika, satu-satunya
- pendukung.
- Pendukung
- apa ini hegemoni ini? Ehm, ehm. Dan itu
- kalah Amerika.
- Sampai sedemikian, ya? Iya, sampai kalah
- Amerika di dalam sidang-sidang WHO itu.
- Oke, Dok. Kenapa sekarang sampai bisa
- terkena kasus? Apa satu sisi Bu Siti
- sedemikian baiknya, satu sisi ada
- kelemahannya juga? Apa kasus ini
- sebetulnya rekayasa?
- Karena dianggap wah ini figur yang
- berani menantang kita ini. Bu Siti
- pernah mengatakan departemen yang
- termasuk agak repot persoalan
- penyelewengan itu adalah Departemen
- Kesehatan.
- Makanya
- eh teman-teman dari Forum Umat Islam
- mengirim waktu itu Saudara Munarman
- untuk memberikan nasihat pada Bu Siti
- bagaimana supaya hati-hati
- dalam mengelola keuangan Departemen
- Kesehatan.
- Karena beliau sedang menantang kekuasaan
- besar di dunia ini.
- Dan bukan tidak mungkin beliau
- dicari-cari, dicolek-colek,
- dicukil-cukil kesalahannya. Ehm.
- Kemudian dijatuhkan dengan kesalahan
- yang membuat integritasnya jatuh di mata
- masyarakat.
- Padahal pada saat itu dia dianggap
- pahlawan
- bagi masyarakat. Termasuk di kalangan
- militer sekalipun.
- Karena persoalan contoh misalnya
- penutupan Namru itu tidak berani militer
- melakukan.
- Intelijen pun sudah tidak nyaman. Iya.
- Militer tidak nyaman, tapi tidak berani.
- Nah, yang berani adalah Menteri
- Kesehatan Republik Indonesia yang
- bernama Siti Fadilah Supari. Dan dia
- tutup Namru itu
- beberapa hari sebelum Presiden mencopot
- dia menjadi menteri.
- Dengan surat keputusan menteri. Pada
- saat penutupan itu memerlukan izin
- presiden tidak, Dok?
- Oh, tidak. Itu kan izin menteri saja.
- Tidak. Fit. Heeh. Jadi
- presiden bersih ya? Ya, presiden bersih.
- Bersih ya.
- Ini sebetulnya
- lagi lumayan hangat juga ya, Dok ya.
- Kalau kita mau membahas
- mengenai Ibu Siti Fadilah ini. Eee di
- satu sisi
- terlihat bahwa
- dibeberkan di koran ya, Dok ya. Bahwa
- beliau melakukan tindakan korupsi
- seperti penunjukan langsung yang
- ditunjuk seolah-olah
- kelompok Ibu Siti Fadilah.
- Di satu sisi kita melihat jasa beliau
- yang menutup Namru. Kemudian merubah eee
- MTA itu. Baik. Ya. Tapi banyak juga
- orang yang bilang janganlah kita buta,
- walaupun dia orang baik, tapi ada
- salahnya juga. Dan sekarang salahnya
- baru kelihatan.
- Ya. Nah, sebetulnya ini salahnya
- di-create atau salah dulu salahnya
- ketutupin itu, Dok.
- Bu Siti itu pernah ngomong begini.
- Ternyata di departemen itu banyak
- rekening-rekening yang tidak
- apa tidak resmi.
- Jadi rupanya asing itu kalau bekerja
- sama dengan
- departemen-departemen tertentu.
- Itu
- itu bantuan itu masuk bukan ke rekening
- resmi, tapi ke rekening yang memang
- sengaja dibuat untuk rekening. Kayaknya
- sempat ada di koran juga ya, Dok, ya,
- kalau enggak salah.
- Padahal itu itu itu kebijakan yang
- di-promote oleh asing, kan. Nah, cuma
- yang menarik adalah
- ketika dia ingin melengkapi buffer
- stock, ya, stock penyangga
- untuk bencana,
- dia melakukan
- penunjukan langsung untuk melengkapi itu
- berdasarkan bencana yang ada di Kota
- Cane waktu itu ya, kalau enggak salah.
- Iya.
- Coba bayangkan.
- Orang lagi bencana,
- buffer stock kurang,
- kalau ditenderkan berapa lama prosesnya?
- Iya. Sedangkan buffer stock-nya enggak
- boleh kosong.
- Oleh sebab itu penunjukan langsung,
- menurut hemat saya, diperlukan.
- Taruhlah tidak diizinkan,
- kalau saya jadi Bu Ibu Siti,
- walaupun enggak diizinkan,
- tetap saya tunjuk langsung.
- Saya bilang persetan dengan peraturan,
- yang penting orang selamat dulu.
- Iya, begitu. Iya. Iya, kalau kita
- sebagai pemimpin kan gitu. He eh. Kita
- concern terhadap masyarakat kita.
- Peraturan bisa kita langgar
- untuk how to save this people gitu. Tapi
- bukannya di peraturan juga
- ada dasar-dasar boleh penunjukan
- langsung, salah satunya bencana.
- ada misalnya. Taruhlah enggak ada.
- Sebagai seorang pemimpin harus berani
- ngambil risiko.
- Nah, sekarang ada
- untuk bencana.
- Makanya saya bertanya, apakah semuanya
- contoh misalnya pengadaan alat
- telekomunikasi, penyadapan di KPK dan di
- Polri, apakah itu melalui
- tender atau penunjukan langsung?
- Apakah tidak ada di departemen lain hal
- yang begitu?
- Kebijakan yang diistimewakan karena
- untuk tujuan yang lebih spesifik gitu.
- Nah, kalau seandainya Ibu Siti
- dengan penunjukan langsung itu terbukti
- menerima duit, ah ya salah dia kan.
- Salah dia. Tapi kalau dia menunjuk
- langsung dia tidak ada menerima
- imbalan, kemudian tidak menyebut nama
- PT-nya,
- saya rasa
- ya ini namanya kesalahan yang
- dicukil-cukil.
- Kesalahan dicukil-cukil untuk
- menjatuhkan seorang pahlawan.
- Karena sebelumnya dia dianggap
- pahlawanlah.
- Iya. Berani melawan
- hegemoni dunia gitu.
- Kalau saya menyebutnya sebagai
- kekuatan Novus Ordo Seclorum di bidang
- kesehatan.
- Karena perusahaan farmasi ini banyak
- dikuasai oleh
- orang-orang Novus Ordo Seclorum ini.
- Oke, Dok. Apakah langkah-langkah yang
- pernah langkah-langkah positif, kita
- berbicara langkah positif dulu, yang
- dilakukan Ibu Siti Fadilah banyak
- langkah-langkah positif Ibu Siti Fadilah
- justru ditutup. Eh, saya enggak tahu
- pasti ini.
- Karena
- ada satu langkah lagi yang dilakukan
- oleh Ibu Siti
- untuk menciptakan lapangan kerja. Iya.
- Pabrik-pabrik farmasi itu yang mempunyai
- pangsa besar itu harus membuat pabrik di
- sini.
- He eh. Jadi jangan bikin pabrik di luar
- lalu cuma jual barang di sini. Kantornya
- cuma 3 * 4 m kata Ibu Siti kan.
- Ya, pabriknya di tempat lain, dia eh
- pasarnya di sini jutaan,
- kantornya cuma 3 * 4 m di sini.
- Nah, kan enggak banget gitu.
- Jadi Ibu Siti meminta supaya dia bangun
- pabrik.
- Dan ini dianggap mempersulit bisnis. He
- eh. Tapi sebenarnya tujuannya mulia. He
- eh. Untuk alih teknologi
- dan
- eh penciptaan lapangan kerja bagi
- masyarakat Indonesia. Nah, ini nampaknya
- di setelah
- beliau lengser kayaknya kebijakan ini
- digergaji kayaknya.
- Begitu Dok ya.
- Ini Dok, ini sebetulnya kita
- pengen membahas banyak juga ini. Cuman
- kita telat menanyakannya.
- Eh, ya Mas Abu Khalifah mengenai Ibu
- Siti Fadilah ini, berhubung dengan waktu
- kita sepertinya akan menyudahi, tapi
- sebelumnya saya akan membacakan sebuah
- pertanyaan
- yang menurut saya ini pertanyaan ini
- selalu ada setiap acara
- dengan Dokter Yoce.
- Pertanyaannya dari Bapak Hendro di
- Bekasi.
- Assalamualaikum, Dokter. Waalaikumsalam.
- Kenapa pemerintah Indonesia dalam
- pembangunan rumah sakit Indonesia di
- Gaza dukungannya
- enggak jelas atau setengah-setengah?
- Itu pertanyaan itu selalu ada loh, Dok.
- Iya.
- Jadi ingin saya jelaskan lagi, alaikum
- salam warahmatullahi wabarakatuh, Pak
- Hendro.
- Dukungan pemerintah Indonesia ada dalam
- bentuk kebijakan.
- Nolong kita
- eh kedutaan kita di Mesir menolong kita
- untuk memperoleh izin masuk ke Gaza ya.
- Tapi dalam bentuk materi uang, eh ingin
- saya sampaikan itu memang tidak ada.
- Ya.
- Jelas tidak ada. Jadi uang yang
- dibutuhkan untuk membangun rumah sakit
- ini
- betul-betul berasal dari
- 100% rakyat Indonesia.
- Tidak sepeser pun dari pemerintah.
- Tidak sepeser pun dari asing.
- Jadi pembangunan rumah sakit
- murni Indonesia di Gaza
- patut dibanggakan oleh masyarakat
- Indonesia juga ya, Dok ya.
- karena satu-satunya negara yang jelas
- komitmennya setelah perang 2009 yang
- membangun infrastruktur di Gaza.
- Masyaallah. Dan ini murni
- eh bantuan dari rakyat Indonesia ya.
- Iya, dari Sabang sampai Merauke.
- Insyaallah. Ada cerita-cerita menarik
- ya. Boleh. Seorang tua datang ke sini
- dengan terseok-seok ingin mengantarkan
- mengantarkan 20.000 rupiah karena dia
- tidak punya ATM.
- Tapi di sisi lain ada juga yang
- menelepon ingin memberikan 150 juta
- misalnya.
- Subhanallah. Ada lagi anak SD yang
- membongkar celengannya
- dengan jumlah recehan yang luar biasa
- banyaknya datang ke MER-C.
- Dia kita tanya kenapa menyumbang karena
- dia ingin menolong saudaranya di
- Palestina. Masya Allah. Hmm,
- subhanallah. Kepada ikhwan-ikhwan yang
- kebetulan
- saya tahu Mas masalah itu, saya mau
- mengucapkan terima kasih kepada Bapak
- yang Bapak sudah tua yang datang
- ke radio kami
- untuk menyumbang membantu
- ikhwan kita di Palestina
- dan donasi 20.000 terima kasih banyak
- Bapak kami ucapkan.
- Terima kasih juga kepada Ibu yang
- tiba-tiba menelepon kami
- meng-email kami
- menanyakan mau memberikan
- sumbangan untuk rumah sakit sana
- sebesar
- 150 juta. Subhanallah. Subhanallah ini
- sebelum ditutup satu lagi saya
- belum ya? Alhamdulillah sudah kita
- terima Ibu, alhamdulillah
- sudah kita
- arahkan, bukan diarahkan memang fokus ke
- sana ya Dok ya.
- sana.
- Ini sebelum ditutup ada satu
- Pertanyaan kah? Bukan pertanyaan.
- Pernyataan? Tapi pernyataan dari Ibu
- Susi di Jakarta Selatan. Hmm.
- Assalamualaikum Dokter Yosie.
- Waalaikumsalam. Saya bangga punya orang
- Indonesia seperti Anda berjiwa sosial
- yang tinggi.
- Saya senang dengar apa-apa yang dari
- Dokter Yosie tentang Gaza.
- Dokter Yosie saya selalu berdoa untuk
- Mercy dan Anda
- agar selalu dikasih kekuatan
- kesabaran dan keberkahan dalam hidup.
- Insya Allah Ibu, terima kasih.
- Oke Dokter sebelum kita akhiri
- perbincangan ini
- kata-kata penutup terakhir dari Dokter
- Yosie.
- Tentu kita fokus di Ordo Novus Seclorum,
- mungkin kata-kata penutup mengenai Ordo
- Novus Seclorum. Kita ambil dalam bahasa
- Inggris lah ya. Iya Dok.
- The Israel lobby is the antithesis of a
- cabal or conspiracy.
- It operates out in the open and proudly
- advertises its own cloud.
- Ya.
- Ya, yang artinya?
- Artinya terserah pada masing-masing.
- Baiklah, oke berhubung waktu
- sudah melampaui batas
- semestinya, He em. bagaimana? Baik.
- Iya, Kang.
- Baik. Ikhwan dan akhwat, terima kasih
- buat kebersamaan kita di hari ini.
- Akhirul kalam, Abu Khalifah dan Kang
- Firman Muslim Tahir
- serta Dr. Jazair Rizal Jurnalis undur
- diri dari ruang dengar Anda.
- Mohon maaf atas segala khilaf dan salah.
- Dan ila liqo, billahi taufik wal
- hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.