Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Brail [musik][bernyanyi]
- TV.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala
- yang dapat meraih kami baik itu lewat
- radio maupun lewat Rasil visual yaitu ee
- YouTube Rasil. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Semangat
- sekali. Saya senang sekali dan bahagia
- sekali kami dapat kesempatan kembali
- berada di ruang dengar ikhwan dan akhwat
- di segmen Bincang Rasil yang
- alhamdulillahnya guru kita telah hadir
- di tengah-tengah kita yaitu Umi Irena
- Handono. Saya sapa terlebih dahulu.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Umi.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Apa kabar Olin?
- Alhamdulillah berkat doa Umi saya sehat,
- keluarga sehat dan saya lihat juga Umi
- segar ya, sehat insyaallah.
- Eh, Umi juga melihat Elen tambah cakep
- tuh
- Umi. Jangan gitu. [tertawa] Ah,
- alhamdulillah. Masyaallah. Terima kasih,
- Umi. Dan ee Umi, insyaallah ee tema kita
- agak berat ya harapannya Umi ya. memang
- terkait dengan ee fenomena yang terjadi
- belakangan ini perihal islamofobia
- Prancis, sejarah anti Islam Eropa. Ya,
- Umi ya.
- Ee berat sih enggak sih, tapi rasanya
- kok ee panas-panas pedas gitu. [tertawa]
- Panas-panas pedas. Karena sebenarnya
- kalau saya lihat Umi Islamofobia
- terjadi ee bukan hanya di Prancis.
- beberapa hari saya membaca berita yang
- sangat memprihatinkan di Nigaria. Di
- Nigeria kalau enggak salah
- di ee ee ada penculikan juga pembunuhan
- terhadap jemaah masjid dan 40 orang
- masih belum ditemukan karena termasuk
- imam masjidnya diculik. Empat orang
- tewas ditembak di dalam masjid.
- Em, belum lagi kejadian-kejadian
- menyedihkan yang mungkin luput dari
- pemberitaan. Nah, mungkin karena memang
- yang masih hangat di pemberitaan itu kan
- yang Prancis kemarin Umi ya, tafadol Umi
- ee silakan dipaparkan terlebih dahulu.
- Ee panas ee hangat-hangat pedas karena
- ya Umi mau mau kasih latar belakangnya
- dulu ya.
- Iya.
- Ee ini kita berangkat dari ee apa
- namanya? M slogan yang di atau
- pernyataan Macros Macros eh maaf Macron
- sebagai presiden Prancis dia mengatakan
- kami tidak akan meninggalkan karikatur
- itu. Ungkapan itu tidak lama setelah
- pembunuhan atas Samuel Pati.
- Ee dia lebih lanjut menyatakan kebebasan
- kami merayakannya,
- kesetaraan kami menjaminnya.
- persaudaraan kami menerapkannya dalam
- kehidupan. Maka tidak ada yang bisa
- membuat kami mundur kapanpun.
- Itu ceritan Macron di Twitter 1 minggu
- setelah insiden pemenggalan.
- Eh, kemudian
- ucap Masan lebih lanjut sejarah kami
- memperlihatkan perjuangan terhadap
- qirani dan fanatisme. Kami akan
- melanjutkannya. Kami akan tetap
- melanjutkan
- dan tetap membela harga diri manusia dan
- nilai-nilai universal. Komen-komen
- Presiden Prancis Emmanuel Macron yang
- beredar di Sosmet maupun di situs-situs
- berita sudah jelas cukup membuktikan
- kepada kita bahwa ia mengidap Islam
- hupobia yang lumayan akut dan ini juga
- bisa menjadi salah satu cerminan
- mayoritas tokoh
- atau pimpinan masyarakat Eropa atau
- masyarakat Barat saat ini.
- Pertanyaannya adalah mengapa bisa muncul
- Islam hukubiah? Itu pertama. Lalu
- berikutnya
- kapan awal mula daripada Islam
- hukubiyah?
- penting kita bahas ini.
- Kita perlu tarik sedikit ke belakang ke
- masa sebelum Islam lahir.
- Kita lihat letak di mana Islam lahir
- yaitu tanah Arab.
- Sebuah dataran yang diapit oleh tiga
- benua. Sebelah utara benua Eropa,
- sebelah timur benua Asia, sebelah barat
- adalah benua Afrika.
- Juga diapit oleh dua peradaban besar
- yaitu Persia dan Bizansium.
- Bermukimnya kaum Yahudi di Yatrib karena
- keyakinan mereka
- terhadap petunjuk kitab suci mereka
- bahwa akan lahir nabi terakhir itu di
- Arab.
- Dan juga
- berkembangnya Kristen di wilayah Syria
- dan Mesir
- tidak menimbulkan gejolak besar pada
- penduduk Arab. Namun upaya kristenisasi
- pada bangsa Arab gagal.
- Demikian kuatnya mereka mencengkram
- kemusyrikan
- dengan menyembah berhala-berhala mereka.
- Adapun memang ada yang berpindah ke
- Kristen
- itu pun hanya beberapa suku saja.
- Contohnya
- seperti Bani Harit dari Najran,
- Bani Hanifah dari Yamamah,
- Bani Tha.
- Ya, hanya itu.
- Yahudi dan Kristen bukan dianggap suatu
- hal yang menyusahkan.
- Bahkan mereka mendapat perlakuan toleran
- dari bangsa Arab.
- Namun
- hal yang sangat berbeda
- ketika Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam yang berdakwah tentang Islam,
- mereka menganggap Islam adalah suatu
- yang membahayakan.
- Membahayakan apa? Institusi keberhalaan
- bangsa Arab.
- Kita bisa melanjutkan
- mengupas bagaimana jerih payah
- perjuangan dakwah Rasulullah pada
- kaumnya, yaitu kaum Quraisy.
- Ini bisa kita lihat dari kitab-kitab
- sirah.
- Tetapi ada hal yang melegakkan,
- yaitu adalah jika kita cermati
- Nabi Musa Alaih Salam dan ke-12 suku
- bangsa Israil yang berkelana di Gurun
- Sinai selama 40 tahun.
- Selama 40 tahun hanya mampu menaklukkan
- area tidak lebih dari 100 mil.
- Sekali lagi, Nabi Musa 40 tahun
- hanya menaklukkan area tidak lebih dari
- 100 mil.
- Maka dakwah Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam dalam kurun waktu 11 tahun
- mencapai
- 1 juta mil
- yang terislamkan.
- Abu Bakar Assiddiq
- dalam 2 tahun kepemimpinan
- menambah dengan menaklukkan 200.000 mil.
- Umar bin Khattab
- 1,5 juta mil dan Utsman bin Affan
- 800.000 mil.
- Sehingga total wilayah yang telah
- memeluk Islam selama kepemimpinan 35
- tahun dari tokoh-tokoh tadi, 35 tahun
- setelah hijriah
- sudah mencapai 3,5
- juta mil.
- Tidak hanya itu,
- dinasti
- ee Sasanit Persia
- yang telah memerintah dan menguasai
- dunia selama 395
- tahun, jadi 4 abad
- juga jatuh ke tangan bangsa yang baru
- berusia tiga dasa warsa.
- bangsa yang belum memiliki pengalaman
- administrasi dan peperangan yang
- mumpuni. Namun hal itu terjadi
- semata-mata
- karena umat Islam memiliki keimanan
- kepada Allah Subhanahu wa taala dan
- Rasul-Nya.
- Perlu kita catat, ketinggian dari
- agamanya inilah yang membuat Islam
- tersebar dengan demikian cepat dengan
- cara yang menakjubkan.
- Nah, di sinilah kisah Islamubiah itu
- dimulai.
- Sebelum mengupah kisah Islamubia lebih
- dalam,
- Umi ingin ee memberikan
- apa namanya ee mengingatkan kembali
- bahwa penyebaran Islam itu bukan
- semata-mata masalah perebutan wilayah.
- Jangan sampai salah paham,
- beda dengan mereka.
- Tetapi sesungguhnya penyebaran Islam itu
- dilakukan dengan apa? Perebutan hati.
- Ini perbedaannya
- mereka melakukan perebutan wilayah demi
- wilayah.
- Tapi Islam melakukan perebutan bukan
- wilayah tapi perebutan hati.
- Inilah yang menjadi rahasia.
- Mengapa Islam menyebar dengan cepat
- sekali dan fantastik sekaligus yang
- menjadi ketakutan barat?
- Sekali lagi kalau kita ingat artinya
- Nabi Musa 40 tahun hanya menguasai areal
- ee tidak lebih dari 100 mil. Rasulullah
- 11 tahun 1 juta mil.
- Abu Bakar Assiddiq dalam 2 tahun
- menambah ee wilayah 200.000 mil. Umar
- bin Khattab 1,5 juta mil, Utsman bin
- Affan 800.000 mil.
- Nah,
- awal daripada gerakan Islamubiyah
- dimulai pada abad ke-7 hingga 18 Masehi.
- Tujuan dari gerakan ini adalah memberi
- proteksi pada agama Kristen dalam
- menghadapi arus kemajuan agama Islam.
- Sebenarnya ini
- berawal dari mereka mengupayakan
- proteksi terhadap agama mereka
- menghadapi kemajuan arus kemajuan agama
- Islam.
- Gerakan ini berpusat di kantung-kantung
- Kristen
- ya Syria, Palestina, Mesir, Libya dan
- sekitarnya.
- Tokoh-tokoh dari gerakan anti Islam
- periode pertama antara lain Yohanes
- yang hidup pada tahun 675
- sampai 750 Masehi.
- Peter the Venerable
- yang hidupnya tahun 1084 sampai 1156
- Masehi.
- Robert of Kitten
- 1084 sampai 1156.
- Raymond L 1235
- sampai 1316
- Masehi. Martin Luther
- 1483
- sampai 1546
- Masehi. Ludoviko Marazi
- 1612
- sampai 1700
- Masehi.
- Sekali lagi
- kita perlu ingat mereka ini memperalat
- pena dengan cara yang tidak sederhana.
- Untuk apa menghadapi sikap ketololan dan
- pemalsuan ajaran Islam dari kitab
- sucinya?
- Ini adalah ungkapan dari Prof. Dr.
- Azami.
- Al-A'zami dalam bukunya
- Sejarah teks Al-Qur'an halaman 9.
- Hal ini didukung oleh perubahan politik
- di Barat
- dan dimulainya penjajahan sejak abad 18
- hingga seterusnya.
- Kemudian
- dilanjutkan lagi oleh tokoh-tokoh
- misionaris pada periode kedua yaitu abad
- 18 sampai abad 20 Masehi.
- Siapa saja di antaranya? Abraham GER
- tahun 1810 sampai 1874
- Masehi.
- Nek ke 1836
- sampai 1930 Masehi. Golder
- 1850
- sampai 1921
- Masehi.
- Flor grow-nya 1857
- sampai 1936 Masehi.
- Perch starser
- 1886
- sampai 1930 Masehi. Tisda 1859
- sampai 1928
- Jefri 1952
- Sah
- 1920 maf 1902 sampai 1969
- Masehi.
- Nah,
- misionaris Barat ternyata tidak bisa
- menerima bahwa kitab suci umat Islam
- yaitu Al-Qur'an
- ternyata tetap terjaga utuh dari segala
- kesalahan dan penyimpangan.
- Tidak ada perubahan,
- tidak ada penambahan ataupun
- pengurangan.
- Utuh Al-Qur'an ini mereka
- sangat terpukul.
- Mereka enggak mampu mengubah Al-Qur'an.
- Sebagaimana beberapa tulisan para ahli
- biblikal seperti Ernest Wayne dalam
- bukunya The Tex of the Old Testament.
- dan juga tulisan dari Bart Erherman
- dalam bukunya The Orthodox Corruption of
- Scripture yang mengupas
- kesalahan-kesalahan Perjanjian Lama dan
- Perjanjian Baru.
- Maka pemikiran seperti ini juga mereka
- terapkan dalam memandang Al-Qur'an.
- Intinya
- Bibel adalah suatu kitab suci umat
- Kristiani
- yang bisa diubah-ubah sesuai dengan
- kehendak atau ee sesuai dengan keinginan
- pimpinan-pimpinan gereja.
- Istilah mereka
- Tuhan mengikuti perkembangan zaman.
- Mereka ingin Al-Qur'an juga begitu.
- Ketika teks BBEL itu diubah-ubah,
- mereka ingin Al-Qur'an juga bisa
- diubah-ubah.
- Nah, ternyata mereka enggak bisa
- melakukan hal itu.
- Dan mushaf Utsmani yang memang tidak
- memiliki tanda titik dijadikan dalh oleh
- mereka bahwa cara membaca Al-Qur'an bisa
- saja berbeda dan maknanya pun sangat
- mungkin berbeda.
- Jadi karena
- apa ya minimnya pengetahuan mereka
- tentang Al-Qur'an ketika mereka melihat
- mazhab ee Al-Qur'an mazhab Utsmani,
- mushaf Utsmani, maka mereka melihat ini
- Al-Qur'an ini kok gak ada tanda bacanya.
- Maka mereka mengatakan, "Wah, kalau
- enggak ada tanda baca begini, bisa saja
- membacanya beda dan kemudian bisa saja
- maknanya beda." Nah, ini adalah suatu ee
- apa namanya? Apa ya? Trik ya, suatu
- dalh, suatu alasan.
- Jadi mereka ingin sekali mengubah ee
- pemikiran umat Islam melalui kitab suci
- Al-Qur'an yang oleh mereka diupayakan
- supaya bisa diubah-ubah maknanya. Maka
- mereka mendapatkan mushaf Turki Utsmani.
- Mereka mengatakan, "Nah, itu ee kenapa
- Al-Qur'an kok enggak boleh diubah?
- Ini gak ada tanda bacanya. Jadi bacanya
- juga bisa beda-beda. Kalau bacanya
- beda-beda berarti
- maknanya juga lain. Alasannya seperti
- itu. Tapi upaya itu pun mereka tidak
- berhasil. Kandas. Perlu kita ketahui
- Kemal Atatur mengupayakan supaya umat
- Islam meninggalkan Al-Qur'an dengan cara
- awal yaitu meninggalkan ee apa bahasa
- Arab. Tapi ternyata itu tidak berhasil.
- Nah, mereka kaum misionaris barat lupa
- bahwa Al-Qur'an diturunkan dari generasi
- ke generasi bukan hanya sekedar
- penyalinan teksnya saja,
- tapi ada tradisi menghafal yang sangat
- kuat sejak masa Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam hingga detik penulisan
- atau ya atau acara kita Zoom ini. Mohon
- maaf.
- Tradisi inilah yang yang menjadi
- pengikat bahwa tidak akan mungkin
- Al-Qur'an bisa diubah.
- Mereka kan hanya punya teks,
- tapi tidak ada yang hafal ee hafal
- Bibel.
- Budaya khataman Quran itu hanya ada pada
- Islam. Apa? Termasuk juga hafiz Quran.
- Tapi mereka enggak punya budaya ini.
- Tidak ada. Dan gereja sangat tidak
- menganjurkan untuk Bibel dikhatamkan.
- Dan memang enggak bisa Bibel
- dikhatamkan.
- Nah,
- mereka apa namanya? Selalu kandas.
- Kenapa mereka pikir Al-Qur'an itu
- pengikutnya mau ee apa namanya? mengubah
- Al-Qur'an ini enggak akan mau.
- Jadi tradisi bagaimana umat Islam
- terikat dengan Al-Qur'an antara lain
- dengan apa? Hafalan,
- menghafal Al-Qur'an. Jadi mohon maaf
- tidak ada yang kebetulan.
- Maka mereka berupaya macam-macam
- sampai kemudian juga mohon maaf
- sudah dari zaman dahulu ternyata ada
- sampai zaman sekarang apa ee memberi
- stigma negatif kepada penghafal
- Al-Qur'an
- melakukan apa ya namanya mm
- karakter assassination terhadap
- menghafal Al-Qur'an. Kenapa? Karena ini
- yang paling mereka takutnya.
- Kemudian upaya misionaris dalam rangka
- mengaburkan ajaran Islam pun belum
- berhenti.
- Sejak berdirinya negara Israil, mereka
- sudah berusaha untuk melenyapkan
- ayat-ayat Al-Qur'an yang mengutuk
- kebiadaban Yahudi.
- Jadi keinginan mereka
- Al-Qur'an itu ya berbicara yang saf-saf
- saja. Kalam Allah, wahyu Allah itu yang
- soft-sf. Yang enak-enak saja, yang
- lunak-lunak saja. Bila perlu sejenis
- misalnya ditempeleng pipi yang kanan,
- kasih pipi yang kiri. Kayak begitulah.
- Mereka berhasil memasukkan ayat seperti
- itu di dalam Bibel. Tapi ternyata dalam
- dalam Al-Qur'an mereka enggak bisa
- memasukkan apa-apa.
- Nah, pada periode ketiga ini yakni abad
- ke-20 hingga kini
- tokoh-tokoh misionaris yang terkenal
- antara lain Rin, Crown, Power, Calder,
- dan Wbrook.
- di pusat pemerintahan negara Islam Turki
- Utsmani
- pernah ada tokoh yang bernama
- ya tokoh itu bisa positif bisa negatif
- ya yaitu ada seorang yang bernama e
- pemimpin yang bernama Mustafa Kemal
- Atatu
- namanya sendiri Mustafa
- ee pada tahun 1924 Masehi
- Mustafa Kemal setelah membubarkan
- pemerintahan dunia membubarkan
- pemerintahan Islam dunia yaitu khilafah,
- dia juga melarang penggunaan bahasa Arab
- dalam segala kegiatan bahkan termasuk
- dalam membaca Al-Qur'an
- sampai bismillahirrahmanirrahim
- diterjemahkan,
- al-Fatihah diterjemahkan.
- Ee kalimat syahadat diterjemahkan dalam
- bahasa Turki.
- Pertanyaannya,
- orang Turki
- semuanya bisa menerima?
- Ternyata enggak.
- Orang Turki banyak yang menolak.
- Mereka tetap menginginkan Al-Qur'an
- sebagaimana dalam bahasa aslinya.
- Namun menghilangkan bahasa Arab dari
- Al-Qur'an tidak semudah pikiran mereka.
- Upaya mereka menghapus Al-Qur'an dari
- tiap kepala muslim
- menemui kegagalan.
- Michel Cook dalam bukunya Quran A very
- short Introduction.
- Dia mengakui bahwa muslim non Arab
- tidak mau maksudnya non Arab siapa? Yang
- dimaksudkan dengan istilah non Arab
- adalah dari Turki.
- Jadi muslim non Arab maksudnya Turki
- saat itu Turki tidak mau mengikuti kitab
- Al-Qur'an yang dialih bahasa menjadi
- bahasa sehari-hari mereka.
- Upaya mengubah bahasa kitab suci menjadi
- bahasa sehari-hari sudah pernah
- dilakukan pada abad 16 Masehi oleh
- orang-orang Kristen Protestan dan
- sukses.
- Lalu pada abad 20 Masehi juga dilakukan
- oleh orang-orang Katolik dan sukses
- sampai saat ee hari ini misalnya minim
- sekali orang-orang ee Protestan ataupun
- Katolik yang bisa berbahasa Ibrani atau
- berbahasa Romani.
- Orang Protestan biasanya dulunya senang
- dengan mempelajari bahasa Ibrani.
- Katolik senang dengan mempelajari bahasa
- Romawi, tapi saat ini minim sekali di
- antara ee ee apa namanya? pendeta
- ataupun pastur yang mampu dengan lancar.
- Nah, tapi itu tidak terjadi pada umat
- Islam sampai hari ini. Contohnya
- masih ada orang orang-orang yang mohon
- maaf sudah lanjut usia dia buta aksara.
- Jadi buta huruf
- ee latin
- tapi dia mampu dengan lancar membaca
- huruf hijaiyah.
- Masih banyak kita jumpai orang-orang
- seperti itu. Nah, setelah upaya-upaya
- yang selalu gagal dalam mengubur
- Al-Qur'an, selanjutnya
- Michael Cook memperkenalkan senjata
- barunya,
- strategi baru
- yang disebut adalah toleransi.
- Bagi Michaelku, pemikiran kebenaran
- mutlak dalam masalah keagamaan
- adalah pemikiran yang ketinggalan zaman
- dan tidak relevan bagi Islam modern dan
- dianggap sebagai sikap berpikir bodoh
- dan provinsi.
- Maksudnya apa? Provinsi kampungan.
- M. Cook, Michael Cook memperkenalkan
- konsep toleransinya ini dalam tulisannya
- yang berjudul Sikap Toleran Terhadap
- kepercayaan orang lain.
- Konsep ala Maichel
- bukan bermaksud menjadi jembatan
- komunikasi yang baik bagi muslim dan
- Kristen,
- tapi merupakan senjata untuk menyerang
- pemikiran umat Islam dengan menumbuhkan
- sikap ragu-ragu pada Islam dan pemikiran
- relativisme terhadap Islam. Jadi apa?
- Upaya menjauhkan umat Islam dari
- agamanya. Melalui apa? Melalui
- menjauhkan umat Islam dari Al-Qur'an dan
- pemikiran-pemikirannya.
- Sehingga berikutnya muslim akan dipaksa,
- akan dipengaruhi sedemikian rupa, akan
- dipaksa untuk mengatakan bahwa semua
- agama sama.
- Maka
- mudah-mudahan kita paham
- bahwa kebencian terhadap Islam bukan
- baru-baru ini saja terjadinya,
- tapi memang sejak Islam itu lahir
- kebencian itu sudah muncul.
- Dan mengapa Barat sampai mengidap
- Islamobia yang demikian akut?
- Maka
- kita sudah ulas
- bahwa memang kebencian terhadap Islam
- itu diwariskan dari generasi ke
- generasi.
- Jadi, bagi kita cukuplah petunjuk dari
- Allah Subhanahu wa taala.
- Misalnya dalam surah Albaqarah 120.
- Walanard yahudu wtahum
- alayah. Orang-orang Yahudi dan Nasrani
- tidak akan senang kepada kamu hingga
- kamu mengikuti agama mereka.
- Katakanlah sesungguhnya petunjuk Allah
- itulah petunjuk yang benar. Dan
- sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan
- mereka setelah pengetahuan itu datang
- kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi
- pelindung bagimu.
- Nah, jelas banget kan? Jadi
- karena iri iri dengki mereka.
- Dan yang kemudian yang kedua
- prestasi gemilang. Jadi perilaku orang
- Islam yang demikian demikian apa namanya
- simpatik ya, tidak mencuri timbangan ya.
- Terus terhadap perempuan juga mohon maaf
- tidak tidak ada upaya-upaya macam-macam
- menyentuh pun tidak ya.
- Dan ada satu hal lagi Olin.
- Iya Bu. Ketika mereka ini berpapasan
- dengan orang Islam
- dari Jazirah Arab memang ketika mereka
- berpapasan, mereka ini kemudian mencium
- bau yang harum.
- Oh.
- Sementara mereka sendiri itu
- kadang-kadang setahun itu mandinya
- sekali.
- Bahkan ada pemimpin mereka,
- Umi agak lupa namanya itu yang yang
- mengatakan apa? Mengatakan sumpahnya.
- Jadi dia akan tetap memimpin pertempuran
- terhadap Islam sampai menang baru dia
- mandi.
- Allahu Akbar.
- Jadi seumur-umur karena dia belum
- menang, dia enggak mandi-mandi. Umi
- enggak mandi-mandi dia.
- Masyaallah. Nah, ee baju perang pun
- demikian.
- Sobek, sobek sobek berdarah-darah sudah
- enggak bisa kepakai
- baru mereka ganti.
- Jadi kalau percikan darah itu
- biasa-biasa saja dan mereka memang
- enggak mengerti batasan ndak ndak ada
- dalil batasan mana yang bersih, suci
- najis itu gak ada. Jadi kepribadian yang
- demikian itu merebut hati.
- Maka mereka malah pengin dekat-dekat
- sama orang Islam. Kenapa? Enak gitu loh.
- Senyum aja ibadah. Hm.
- Bersih. Senyum aja ibadah. Itu Islam.
- Mereka kagak.
- Nah, sehingga karena bisa merebut hati
- itulah mereka kemudian sampai-sampai
- muncul pernyataan macam-macam. antara
- lain pernyataan begini, "Eh,
- tolongin dong penguasa kami itu terlalu
- kejam.
- Bahkan memajaki kami di luar kemampuan.
- Kalau kami enggak bisa bayar, anak
- perempuan kami diambil," gitu.
- Terus akhirnya maka orang Islam
- membantu. Membantu sampai apa? Kemudian
- orang Islam membantu itu bukan kekuatan
- Islam saja. Mereka pun bergabung untuk
- ikut melawan penguasa
- pemimpin mereka sendiri.
- Akhirnya terbebas.
- Iah. Akhirnya terbebas. Ketika mereka
- terbebas itu Eropa itu kan masih
- tetanggaan itu berderet-deret.
- Jangan bayangkan, jangan bayangkan Eropa
- seperti negara kita yang lebih banyak
- airnya daripada daratan.
- Contohnya misalnya Jerman sama Belanda
- itu kan tetangga.
- Itu contoh. Nah, ini kemudian
- terdengarlah
- terdengarlah ke ke wilayah yang lain.
- Kemudian wilayah yang lain ya kemudian
- eh dia bilang kami sekarang sudah bebas
- ini
- senyum-senyum kira-kira. Terus kemudian
- ya kami minta tolong aja nanti kita juga
- ramai-ramai bantu. Nah akhirnya apa?
- Merambah lagi, merambah lagi, merambah
- lagi. Bahkan ada yang sampai ketika
- pasukan Islam itu mulai muncul, mereka
- ada yang lari terbirit-birit. Ada juga
- yang begitu.
- Dan sampai-sampai ketika perang salib
- itu terjadi, maka ketika pimpinan mereka
- itu menyerah kalah perang sama Sultan
- Salahuddin al-Ayyubi, maka apa yang ee
- ee terjadi? Rakyatnya menyambut dengan
- sorak-sorai dengan sangat sangat bahagia
- karena pemimpinnya menyerah.
- Ini yang tidak pernah terjadi dalam
- sejarah
- mereka.
- Inilah mengambil hati.
- Maka hasilnya Rasulullah dalam dalam
- hanya 11 tahun itu sudah 1 juta mil.
- Para sahabat juga prestasinya luar biasa
- gemilang. Dan ini menjadi mereka itu
- semakin semakin iri, dengki, sekaligus
- benci. Kan kenapa? Kalau sampai Islam
- ini kembali bangkit, kalau kalau zaman
- ini ya, kalau sampai Islam ini kembali
- bangkit seperti dahulu
- maka mereka terancam.
- Kepentingan mereka terancam, maka
- tatanan akan berubah.
- Maka fitnah macam-macam itu mereka
- lontarkan. Termasuk fitnah apa? Fitnah
- bahwa awas kalau negeri kita saja
- misalnya. Awas kalau sampai nanti ee
- Islam memimpin negeri ini, maka
- laki-laki maka semua akan di waj apa
- namanya? Harus dipaksa masuk Islam dan
- semua laki-laki katanya akan dihitan
- semua. Wah, ketakutan mereka.
- Perempuan-perempuan akan dipoligami
- katanya. Oh, ketakutan.
- Cara-cara itu yang mereka lakukan.
- Ada mi fitnah itu, Mi.
- He,
- apa
- fitnah yang tadi Umi sebutkan? Ee benar
- ada secara real yang bilang bahwa kalau
- Islam berkuasa, maka semua perempuan
- akan di poligami, laki-laki akan dihitan
- semua. Nah, itu kan sudah cuitan-cuitan
- itu kan terjadi.
- Jangankan itu, ada bentuk cuitan lain
- lagi yaitu apa? Nantang-nantang neraka.
- Bacakan Olim.
- Macam-macam cara mereka. Kenapa? Intinya
- itu mereka enggak mau sampai terjadi
- perubahan. Mereka sekarang sudah enak,
- sudah berkuasa dengan semua cara curang
- mereka, tapi kemudian mereka harus harus
- berbagi. Itu mereka enggak mau.
- Iya, Mi. Ee kalau boleh Olin bertanya
- sekarang ee berdasarkan penjelas yang
- tadi Umi ungkapkan. Kalau eh merujuk
- dari penjelasan Umi di awal bahwa eh
- Eropa
- pada prinsipnya mereka merasa terancam
- ee dengan pesatnya perkembangan Islam di
- sana. Nah, kalau di Indonesia sendiri
- itu kan kita bahkan seakan-akan melawan
- ee saudara kita sendiri sesama muslim.
- ee malah lebih banyak mereka yang
- menghajar kita dalam tanda kutip ee
- mengkritisi kita-kita yang mencintai
- ulama, kita-kita yang berpegang teguh
- pada sunah dan hadis. Nah, kalau di
- Eropa sendiri nih apakah jelas jelas
- terkenal ee batasannya antara bahwa ini
- kaum kafir dan musyrikin melawan kaum
- muslim atau seperti kita juga bahwa
- muslim juga
- apa menghadapi para munafikin. Ee kalau
- di Eropa bagaimana kondisinya, Mi?
- Ee kalau di Eropa itu yang terjadi
- adalah ee ada dua arus.
- Yang pertama adalah arus penyadaran.
- Sadar bahwa ternyata
- menurut mereka gitu ya, menurut mereka
- penganutnya sendiri Kristen itu menurut
- mereka sudah tidak
- bisa dipercaya,
- enggak bisa digantikan sandaran.
- Malah mereka mengatakan itu cuma nomong
- kosong. Kata mereka ya. Sehingga
- buktinya apa? Bukti ini bukti yang kita
- lihat adalah ya gereja-gereja itu
- kosong.
- Oleh kalau lihat itu demikian banyak
- orang ateis mohon maaf itu kan produk
- gereja produk kebijakan gereja membuat
- awalnya mereka kebanyakan Kristen gitu
- ini ya ateis itu
- semula mereka semuanya Kristen
- jadi ateis. Setelah ateis kemudian
- berkembang lagi, ya mereka bilang kalau
- ateis enggak juga. Para ahli itu
- mengatakan enggak juga. Sebenarnya Tuhan
- itu ada.
- Ya benar juga kata mereka. Maka jadi
- agnostik.
- Percaya Tuhan ada tapi tidak percaya
- lagi pada agama. Institusi agama itu
- mereka enggak percaya.
- Ini yang berkembang pada mereka.
- Sedangkan penolakan itu hanya dilakukan
- oleh orang-orang yang memang mempunyai
- kebutuhan antara lain kebutuhan politik
- dan ekonomi.
- Karena merasa tersai.
- Maka banyak sekali umi mengatakan
- tidak sama antara orang berpikir dan
- tidak berpikir.
- Nikmat sebenarnya nikmat Islam itu akan
- sangat bisa dinikmati oleh orang-orang
- yang berpikir. Pertanyaannya apakah
- orang yang tidak tidak berpikir tidak
- bisa menikmati? bisa juga, tapi tidak
- mohon maaf tidak senikmat orang
- berpikir.
- Nah, di mereka terbalik. Jangan sampai
- mereka mengkritisi agama, jangan sampai
- mereka membedah kitabnya,
- jangan sampai mereka membaca utuh
- kitabnya.
- agama tersebut bertahan dan tetap ada
- sampai hari ini. Itu justru dikarenakan
- mereka
- mohon maaf
- tidak banyak paham tentang agamanya.
- Jadi dibungkus dengan istilah apa? Iman.
- Jadilah orang beriman. Jadi orang
- beriman itu apa? Percaya. Percaya apa
- kata pemuka agama? Percaya dalam hal ini
- adalah pada pendeta atau pastur. Maka
- kalau tidak percaya ee kalau kalau
- bertanya bagaimana? Bertanya itu berarti
- engkau ragu. Kalau engkau ragu berarti
- engkau sudah berdosa.
- Maka contohnya beriman itu adalah
- katanya mereka lihat contoh Yesus
- memangku anak kecil.
- Yesus menyatakan, "Jadilah seperti anak
- kecil ini.
- Beriman, dia percaya
- tanpa perlu dibuktikan."
- seperti ya, Mi ya. Ee kalau boleh
- bertanya pengalaman Umi dulu sebelum Umi
- berhijrah, berarti ee pada masa-masa Umi
- mengenyam pendidikan di sana di gereja
- ketika membedah Injil atau Bibel itu
- tidak ada ee itu dong berarti mi ya apa
- kalau ee tadi kalau Islam kan ada
- hafalan Hafiz. Kalau di ee ee Nasrani
- sendiri berarti hanya membedah apa
- memang tidak ada pastur atau pemuka
- agama Nasrani yang hafal secara
- keseluruhan nih. Memang memang
- enggak adaak
- pausak.
- Paus pun juga tidak.
- Banyak ayat-ayat yang kontradiksi mau
- dihafalin kayak apa
- dan banyak ayat-ayat yang lain-lain
- lagi. Selain kontradiksi masih ada yang
- lain-lain lagi.
- Bagaimana mau dia hafalin?
- Apalagi khatam. Eh, maaf, Hafiz. Enggak
- ada seorang pun yang hafiz.
- Jadi ketika teks diubah, selesai.
- Karena selaku umat tidak ada budaya
- khataman Bibel. Kemudian membaca ya
- percaya saja sudah. Teks aslinya enggak
- ada. Yang ada adalah teks terjemah.
- Ketika ini diubah selesai sudah.
- Apalagi slogan ee ee pandangan gereja
- atau fatwa gereja menyatakan ee ee Tuhan
- menyesuaikan diri menurut perkembangan
- zaman. Jadi perubahan itu bukan sesuatu
- yang yang tabu.
- Sampai sekarang masih ada
- perubahan-perubahan berarti ya di dalam
- itu berbeda-beda mungkin saya
- membayangkan di gereja ini perubahannya
- ini atau itu turun satu pintu dari
- Vatikan atau dari mana?
- Mereka mereka tiap negara itu sudah
- mempunyai majelis wali gereja. Ah,
- jadi berarti satu satu katakanlah satu
- negara atau mungkin gabungan beberapa
- negara ya memakai satu versi
- karena mereka kalau sampai
- sendiri-sendiri juga enggak cakep kan
- berarti dipertanyakan manajemennya.
- [tertawa]
- Jadi iya berubah tapi yang range-nya
- tetap ee apa satu negara per negara gitu
- ya Mi ya.
- Nah, perihal islamofobia ini M, kenapa
- ee bisa terbentuk sedemikian besar ee
- kebencian orang-orang nonmuslim terhadap
- muslim? Apakah ee kebencian itu
- terbentuk dari opini media atau ketika
- mereka ke tempat ibadah ee para pemimpin
- agamanya itu menyerukan perbedaan
- tersebut ee menginformasikan
- kekhawatiran terhadap Islam atau ee
- bagaimana Mi itu terbentuk Islam OBIB
- sampai sedemikian rupa Mi.
- Kedua-duanya Olin.
- Hm. kedua-duanya olin.
- Seorang pemimpin berbicara penuh
- kebencian terhadap Islam
- itu sangat memungkinkan.
- Tapi ingatin,
- kalau tidak ada media yang
- menjadi penyambung lidahnya,
- dunia juga enggak dengar.
- Iya,
- ini kan media berpihak.
- Awalnya juga sederhana, kenapa media
- berpihak. H
- apa rasanya ya? Sumber dananya dari
- mereka [tertawa]
- ya. Ternyata penyakit itu tetap aja
- tiga, harta, tahta, dan lawan
- lawan jenis.
- Iya. Iya. Bukan wanita ya, Mi.
- Lawan jenis. Baik, itu catatan
- ya, Umi. Ee kalau bilang bahwa
- Islamofibiyah itu ditiupkan oleh tentu
- saja oleh nonmuslim, lebih kuat mana nih
- pengaruhnya dari Yahudi atau agama lain
- nih
- saat ini?
- Saat ini kalau kita melihat secara
- keseluruhan dunia ya Onin
- yang nampak itu adalah Albaqarah 120.
- Walanard
- yahudu
- walan nasoro
- hatta tata. Jadi orang-orang Yahudi dan
- Nasrani
- jadi ada dua ini.
- Yahudi, Nasrani,
- orang Yahudi dan Nasrani mereka tidak
- akan pernah senang kecuali kamu ikuti
- millah mereka.
- dari dua ini
- sekarang ini walaupun walaupun ee contoh
- di negeri kita seolah-olah yang
- terdengar ini hanya dua kekuatan yaitu
- antara Amerika sama Cina.
- Tapi apakah Yahudi tidak ada di belakang
- mereka?
- tetap
- jangan-jangan di keduanya mereka bermain
- ya, Mi.
- Kayaknya gitu, Lin.
- Pokoknya yang mana-mana yang duluan lah.
- Iya. Ada gula, ada semut lah.
- Iya.
- Lalu kenapa dari poros Timur Tengah
- tampak lemah ya, Umi? K ee menurut
- pandangan Umi seperti apa?
- Ya, Timur Tengah itu kan juga banyak
- negara
- dan banyak negara di antara
- negara-negara itu juga sudah ada yang
- menerima pasokan dari dari mereka,
- sudah terikat dengan
- perjanjian-perjanjian ekonomi mereka
- sudah merasakan merasakan manisnya tanda
- kutip budaya mereka yang rusak-rusakan
- itu.
- Tentu juga dengan janji-janji
- macam-macam.
- H
- akan menjadi pemimpin di Timur Tengah
- dan lain sebagainya.
- tergiurlah harta,
- tahta, dan yang satu lagi.
- Nah, kita sendiri Umi sebagai umat
- muslim pada zaman now ee nampaknya
- seperti memegang bara api ya, Umi di
- telapak tangan. Ee kalau melihat
- perkembangan atau kondisi ee Islam di
- negara manaun bahkan di negara kita
- sendiri yang mayoritas muslim di mana
- pun kita memandang nampaknya menjadi
- muslim bukan perkara yang mudah Umi.
- Nah, untuk menguatkan hal tersebut Umi
- mohon kiranya dinasihati kami-kami ini
- yang lemah imannya.
- Yang perlu kita sadari sebetulnya ee
- setiap masa itu mempunyai suatu
- kekhususan.
- Perjuangan pun gayanya juga beda-beda.
- Sebetulnya
- berbahagialah kita hidup pada abad saat
- ini, era sekarang. Kenapa? Karena saat
- ini Allah Subhanahu wa taala terasa
- banget bagi kita sebenarnya
- Allah itu menginginkan kita menunjukkan
- keberpihakan kita itu di mana.
- Jadi keberpihakan kita ini di mana?
- Jadi kita akan sampai pada suatu masa di
- mana kita harus menyatakan keberpihan
- kita.
- Itu tadi seperti onlin bilang hadis yang
- menyatakan saat ini memegang Islam itu
- seperti menggenggam bara api.
- Kita tahu itu agama Allah. Islam agama
- yang hak sempurna.
- Tapi mampukah kita mempertahankannya?
- keberbahan kita.
- Sementara mohon maaf kalau orang yang
- tidak kuat dan tidak fokus ya di dalam
- keimanan
- maka salah-salah dia akan mengatakan
- mohon maaf seperti drama yang beberapa
- hari yang lalu terjadi.
- Saya senang katanya ini ada orang yang
- berani bilang lebih senang dia masuk
- neraka karena di neraka nanti ketemu
- sama bintang-bintang film, artis,
- midwuan dan segala bagainya.
- Nauzubillah minzalik.
- Dia tukar surganya Allah itu hanya
- dengan begituan.
- Ya memang itulah dunia ini seperti
- panggung saniwara.
- Kita hanya oleh Allah tuh diminta
- keperpihaanmu itu sebenarnya di mana?
- Sebenarnya inilah seleksi.
- Nah, kalau kita berani menyatakan
- keperbaan kita, selesai sudah.
- Iya.
- Baik, Umi. Ee
- itu catatan penting buat kita semua ya,
- Umi ya. [tertawa] Ini adalah penentu
- yang seharusnya kita
- berbahagia ee diberikan kesempatan hidup
- di zaman sekarang. Mudah-mudahan kita
- diselamatkan semua ya, Umi ya. Berkumpul
- di surganya Allah bersama Rasulullah
- juga. Amin.
- Umi nampanya sudah di penghujung waktu,
- Umi. Namun ee apabila masih ada hal atau
- ada ee pemaparan yang Umi ingin
- sampaikan untuk ee menjadi apa semacam
- kesimpulan dari topik kita perihal
- islamofobiyah di Eropa ini. Tafad
- Islamopobia
- akan tetap laku
- sepanjang umat Islam itu masih ragu.
- Walaupun keraguan itu sebesar biji
- sapat,
- tapi kalau masih kita ini kemudian
- bercondong pada mereka, ya Islamubiah
- itu terus terjadi.
- Tapi lihat nih ucapan Umi ya. Umi
- belajar ee belajar sejarah.
- Tapi ketika Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam berada di Makkah eh maaf berada
- di Makkah periode sebelum hijrah,
- Rasulullah dan seluruh pengikut
- Rasulullah itu dianiaya
- secara batin maupun secara lahir
- berdarah-darah.
- Tapi setelah Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam hijrah,
- ternyata di Madinah Rasulullah disambut
- oleh kaum Anshar.
- Mereka siap berbagi dan mereka mendukung
- Rasulullah jadilah pemimpin kami.
- Maka itulah negara Islam yang pertama,
- Madinah almunawarah.
- Pada saat itu ketika Rasulullah itu
- sudah memegang tampuk kepemimpinan,
- sepi, sudah tidak ada orang yang berani
- melecehkan Islam.
- Jadi, mohon maaf kalau ada orang yang
- mengatakan bahwa ya Rasulullah itu
- ketika diludai diam. Jadi, jadi
- kesimpulannya sekarang kamu pun diam aja
- lah, enggak usah ngelawan. Enggak
- usah ribut-ribut,
- enggak usah berdiam-diam aja. Rasulullah
- itu dilemparin kotoran juga diam. Mudah,
- Dek. Jadi diam aja lah. Ah, bukan begitu
- maksudnya.
- Itulah contoh ketika Islam itu, mohon
- maaf tidak mempunyai kekuatan.
- Tapi ketika Islam mempunyai kekuatan,
- maka tidak ada yang berani mengusik.
- [berdehem] Bahkan ada terjadi satu
- peristiwa yaitu ee berkenaan dengan Bani
- Kainuo.
- Seorang muslimah ke pasar,
- dia memilih membeli barang belanjaan.
- Ada pemuda Yahudi yang usil dari Bani
- Kainuqa menyangkutkan ininya jilbabnya.
- Kalau kalau pakaian kita sekarang jilbab
- ini disangkutin pada ee apa namanya? Ee
- pohon ranting lah. Ranting pohon atau
- cabang
- disangkutin itu dia jongkok. Ketika dia
- berdiri apa yang terjadi? Lepas.
- Ketika lepas maka kelihatan rambutnya,
- auratnya kelihatan. Dia teriak. Kenapa
- teriak? Malu.
- Teriakannya terdengar oleh seorang
- muslim. Orang muslim itu datang tanya
- persoalannya. Kemudian dia
- membela perempuan ini. Si Yahudi itu
- dipukul.
- Begitu dipukul maka pemuda ini dikeroyok
- orang Yahudi banyak di pasar.
- timbul korban. Rasulullah kemudian
- menerima laporan.
- Ada ee ada apa namanya? Ada peristiwa
- dengan Bani Kainu
- melecehkan perempuan
- sampai muncul korban. Apa kata
- Rasulullah?
- Perang Beka ini.
- Apa yang terjadi?
- Ketika umat Islam sudah menyatakan
- perang, mereka lari terbirit-birit.
- Gak terjadi perang. Lari terbirit-birit
- keluar kota.
- Kita akan berwibawa kalau kita punya
- kekuatan.
- Kekuatan.
- Kalau kita lemah ya begitu.
- ketika lemah caci maki sampai termasuk
- kartun segala macam enggak enggak enggak
- masuk akal itu berjalan dan mohon maaf
- kartun itu bagi mereka biasa,
- bagi kita enggak biasa.
- Nah, ini
- maka kembali lagi ayo berhenti stop
- berpecah belah.
- Islam itu enggak bisa dikalahkan dari
- luar. Islam itu akan kalah dari dalam.
- Ayo bersatu.
- Insyaallah kita bisa mengubah dunia ini
- menjadi lebih baik.
- Amin. Amin ya Allah. Amin. Terima kasih,
- Umi. Itu kata-kata Umi luar biasa ketika
- Umi mengingatkan Islam itu tidak akan
- kalah dari luar. Islam itu akan kalah
- dari dalam. Mudah-mudahan yang
- mendengarkan hari ini ee yang sudah
- diingatkan oleh Umi direkatkan lagi
- keimanannya mungkin agak goyah atau
- terlalu banyak ee mendengar kabar ini
- dan itu sehingga ee muncul keragu-raguan
- dalam memegang keistikamahan dan
- ketakwaannya. Terima kasih Umi.
- Mudah-mudahan Umi selalu sehat selalu.
- Doakan kami semua di sini. Doa kami juga
- untuk Umi. Semoga Umi selalu sehat.
- Makasih doanya. Makasih masih disentul
- Umi ya.
- Masih menunggu
- menunggu aba-aba COVID-nya berhenti baru
- keluar pagar.
- Iya. Mudah-mudahan sekat lekas diangkat
- pandemik ini dan Umi bisa langsung
- berkumpul di studio bersama kita. Amin.
- Terima kasih Umi. Jazakillah Umi. Ketemu
- lagi insyaallah.
- Iya. Baik, Ikhwan dan Ahmad yang
- dirahmati Allah Subhanahu wa taala telah
- kita ikuti bersama pemaparan ee Ustazah
- Umi Irena Handono dan ketika ikhwan dan
- akhwat menerima siaran ini, ini
- merupakan siaran ee tunda atau taping
- sehingga tadi tidak dibuka sesi tanah
- dan jawab. Mudah-mudahan tidak
- mengurangi kenhikmatan kita dalam
- menuntut ilmu bersama dan menambah
- sekali lagi tadi ketakwaan dan keimanan
- kita terhadap Allah Subhanahu wa taala.
- Yang bertugas pada hari ini saya Karolin
- didampingi Ondi. Mohon maaf apabila ada
- kekurangan. Subhanaka Allahumma
- wabihamdika ashadu alla illa anta
- astagfiruka wa atubu ilai. Wabillahi
- taufik wal hidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Tetap sehat
- semuanya. Amin. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.