Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 Brail 0:15 [Musik] 0:20 Brail TVrahmanirrahim. 0:26 [Tepuk tangan] 0:42 Asalamualaikum warahmatullahi 0:44 wabarakatuh. 0:46 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:49 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:51 sayyidina Muhammad. Dipancarlaskan dari 0:54 Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:57 Kalimanggis Cibubur Bekasi, Radio 1:00 Silaturahim untuk Islam yang satu. 1:03 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 1:05 subhanahu wa taala, bagaimana kabar Anda 1:08 dan juga keluarga di sore hari ini? Kami 1:12 berharap Anda dan keluarga dalam keadaan 1:14 sehat walafiat dan selalu dalam 1:18 lindungan Allah Subhanahu wa taala dan 1:21 dijauhi dari segala kejahatan dan 1:25 dimudahkan dari segala urusan. 1:28 Di sore hari ini, Ikhwan dan Akhwat, 1:30 alhamdulillah kembali kita berjumpa 1:33 dalam program tausiah sore bersama guru 1:37 kita Ustaz ZM. Mahmid edisi Senin 7 1:40 Sakban 1444 1:43 Hijriah yang bertepatan di tanggal 27 1:47 Februari 1:48 2023 Masehi. Dan tema yang akan guru 1:53 kita sampaikan yaitu tentang penyesalan 1:56 yang terlambat. 1:58 Alhamdulillah kita telah terhubung 2:00 dengan ustaz kita Ustaz Zaid dan Mbah 2:02 Hammid melalui aplikasi Zoom. 2:04 Asalamualaikum warahmatullahi 2:06 wabarakatuh Ustaz. 2:08 Waalaikumsalam warahmatullah 2:10 wabarakatuh. 2:12 Baik, sehat-sehat selalu, Ustaz ya. 2:14 Kabar sehat ya? 2:16 Alhamdulillah binmah waliah. 2:18 Alhamdulillahirabbil alamin. Senang 2:20 sekali kami masih dapat mendengarkan 2:23 tausiah yang akan ustaz sampaikan. 2:25 Baiklah, ikhwan dan akhwat yang 2:27 dirahmati Allah subhanahu wa taala, mari 2:30 kita simak bersama pemaparan yang akan 2:33 ustaz kita, Ustazat mahmid sampaikan. 2:35 Tafadol Ustaz. 2:39 Asalamualaikum warahmatullahi 2:41 wabarakatuh. 2:41 Waalaikumsalam warahmatullah. 2:45 Bismillahirrahmanirrahim. 2:48 Alhamdulillah 2:50 wahidil ahad 2:52 alfardhus samad alladzi laisa lahu 2:56 walidin wala walad walam yakun lahu 2:59 kufuwan ahad. 3:02 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 3:05 syarikalah. 3:06 Wa ashadu anna Muhammadan abduhu wa 3:09 rasuluh. 3:10 Allahumma sholli wasallim wabarik 3:14 ala sayyidina Muhammad an nabi rahmah 3:18 waa alihi wasahbihi wasallama tasliman 3:24 allahumalna minalladina amanu wailhat 3:29 bilhaq 3:32 amin ya 3:34 para pendengar sekalian para pemirsa 3:37 radio dan TV silaturahim 3:41 Segala puji dan puja bagi Allah 3:42 Subhanahu wa taala mempertemukan kita 3:46 kembali dalam keadaan sehat walafiat. 3:50 Dan kepada mereka yang dalam perjalanan 3:52 mendengarkan siaran ini, insyaallah 3:56 biidnin rabbana karim 3:59 Allah subhanahu wa taala menyampaikan 4:01 Anda sampai ke tempat tujuan dengan 4:04 sehat walafiat insyaallah. 4:08 Hamba Allah yang mulia, para pendengar 4:10 yang dimuliakan Allah Subhanahu wa 4:12 taala. 4:13 Kalau kita mendengar kalimat penyesalan, 4:20 saya kira satu kalimat 4:22 yang hampir rata-rata kita tidak ingin 4:26 terjadi kepada kita. 4:29 Tapi penyesalan ketika terjadi dalam 4:31 kondisi kita lagi dunia itu penyesalan 4:35 yang sangat mudah diperbaiki. 4:38 Artinya dengan kalimat yang lain Allah 4:40 Taala masih memberikan kesempatan kepada 4:42 kita untuk memperbaiki 4:44 ketika penyesalan itu terjadi dalam 4:47 kehidupan kita. 4:51 Tapi ketika penyesalan itu terjadi di 4:54 akhir umur 4:57 atau di yaumul qiamah 5:00 atau ketika kita sudah berada di alam 5:02 barzakh itu penyesalan yang sudah tidak 5:05 bisa diperbaiki, 5:07 tidak bisa ada role kembali. 5:10 Kalimat tentang penyesalan dalam 5:12 Al-Qur'an. 5:14 Dalam cukup banyak ayat, Allah Taala 5:16 sering mengulang-pulangi, mengingatkan 5:18 kepada kita sekalian. 5:21 Karena umur kita ini bagaikan kita 5:24 berjalan 5:28 ketika kita memasuki 5:30 jalan yang one way. 5:35 Jalan one way. Kalau Anda mempunyai 5:37 kendaraan 5:39 ketika Anda masuk jalan one way street 5:42 ya, jalan satu arah 5:45 itu kita tidak bisa balik lagi, enggak 5:47 bisa putar balik. Umur kita seperti itu. 5:50 Sampai di ujung 5:52 jalan tersebut 5:55 ada sebagian hamba-hamba Allah. 5:58 Mereka mengumpamakan umur kita ini 6:00 bagaikan kita menyimpan es, batu es. Ya, 6:06 kita pakai atau tidak pakai, makin hari 6:09 dia makin kecil 6:12 sampai terakhir 6:15 dia menghilang. 6:17 Nah, begitulah umur manusia, begitulah 6:19 kehidupan kita. 6:22 Makin hari kita, umur kita itu 6:25 digerogoti oleh waktu. Itulah sehingga 6:28 di dalam Al-Qur'an Allah Subhanahu wa 6:30 taala mengingatkan kepada kita dalam 6:33 surah Wal Asri, innal insana lafi khr. 6:38 Kenapa Allah Taala menyatakan bahwa 6:40 sesungguhnya manusia itu dalam keadaan 6:43 merugi? Karena memang benar. 6:47 Saya berikan contoh begini. 6:50 Ketika kita berdagang, 6:54 maka biasanya kalau kita mendapatkan 6:56 keuntungan, insyaallah 6:59 aset kita makin hari makin banyak. 7:03 Asetnya yang makin hari makin banyak, 7:07 tapi umur kita makin hari makin kecil. 7:11 Atau dengan kalimat yang lain, makin 7:13 hari makin berkurang. 7:16 Kalau kita diberikan jata oleh Allah 7:18 Subhanahu wa taala yang jatah kita ini 7:21 alim indallah pengetahuan ini hanya di 7:24 tangan Allah Subhanahu wa taala. Ini 7:26 umpama contoh aja kalau Allah memberikan 7:28 jatah kepada kita 50 tahun umpama 7:32 ketika kita telah sampai ke 40 tahun 7:35 ya Allah tinggal 10 tahun. 7:39 Hanya sayangnya 7:41 kita tidak mengetahui semua kita tidak 7:44 mengetahui 7:46 jata yang mana berapa yang diberikan 7:49 Allah kepada kita seperti itu. 7:54 Ada pepatah Indonesia mengatakan begini. 7:59 Ee 8:01 sesal dahulu pendapatan, 8:04 sesal kemudian tidak berguna. Saya ingat 8:06 pepatah-pepatah yang lama 8:09 sesali dahulu pendapatan. Artinya kalau 8:13 kita akan melakukan sesuatu 8:16 kita perhitungkan sebaik mungkin 8:20 ya. 8:22 Sebab kalau kita tidak perhitungkan 8:24 nanti kemudian kita mendapatkan kerugian 8:28 kecelakaan 8:29 ya di dalam dikatakan sesaat kemudian 8:33 tidak berguna. kita akan menyesali sudah 8:35 enggak berguna. 8:38 Saya berikan contoh yang lain. 8:40 Subhanallah. 8:43 Ketika 8:46 saya teringat tentang 8:48 yang beberapa saat yang lalu ini berapa 8:51 hari yang lalu, mungkin seminggu yang 8:53 lalu ketika terjadi kecelakaan 8:55 helikopter 8:58 ee kemudian di dalamnya ada 9:02 ee Bapak Kapolres kalau enggak salah ya. 9:06 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 9:08 sembuhkan daripada musibah yang menimpa 9:11 padanya. 9:15 Ee biasanya itu biasanya 9:18 pilot itu kalau dia akan menerbangkan 9:21 apa dia namanya helikopter ya pesawat 9:24 fix link atau ya fix wing atau rotary 9:28 wing. Rotary wing artinya helikopter. 9:30 Kalau fix wing artinya pesawat biasa. 9:33 Biasanya itu 9:36 pilotnya itu dia harus 9:39 dia jalan sedikit keliling pesawat cuma 9:43 sekarang sudah enggak pernah di 9:45 dilakukan. Kebanyakan yang lakukan itu 9:47 teknisi. Tapi kalau pilot yang bijak 9:51 dia akan turun sebentar dia lihat ya 9:55 posisinya semua oke. Kemudian dia harus 9:58 cek instrumennya semua. Itu namanya 10:01 ikhtiar. 10:04 Ikhtiar. Tapi 10:07 sebesar apapun ikhtiar kita dan ikhtiar 10:10 itu perlu dalam kehidupan manusia. 10:13 Sebesar apapun ikhtiar kita, tapi tetap 10:17 akhir putusan itu di tangan Allah 10:19 Subhanahu wa taala. Ya, final decision. 10:25 Final decision artinya putusan terakhir 10:28 itu di tangan Allah Taala. Jadi ketika 10:31 terjadi kecelakaan helikopter, saya 10:34 yakin 10:36 yang menerbangkan pesawat tersebut sudah 10:38 berikhtiar semaksimal mungkin ya. cek 10:41 ini dan itu. Biasanya kita itu ya pada 10:46 waktu engine itu dihidupkan kita coba 10:49 lihat radernya sudah oke, kapnya sudah 10:53 oke, semua sudah oke baru kita terbang. 10:57 Tapi kalau terjadi kecelakaan tiba-tiba 11:00 ah itu di tangan Allah Taala itu kita 11:03 tidak tahu. Justru itu kita disuruh 11:07 ya ee minggu yang lalu kita berbicara 11:10 bagaimana segala sesuatu itu balik 11:13 kepada Allah Subhanahu wa taala 11:15 putusannya 11:19 yang lalu kita berbicara dengannya. 11:20 Allah Taala menyatakan, "Walillahi 11:22 maillahil 11:24 ghaib ma fisamawati w ard." Di tangan 11:28 Allah Taala keegaiban apa yang akan 11:30 terjadi baik di langit ataupun di bumi. 11:34 Jadi ketika terjadi kecelakaan sekalipun 11:37 dia sudah berikhtiar maksimum tapi 11:40 memang itu sudah satu utusan Allah 11:42 Subhanahu wa taala. 11:45 Jadi kita juga di dalam kehidupan 11:48 dalam pekerjaan aja terkadang kita 11:52 menghitung untung ruginya 11:55 ya menyusun program kerja 11:59 karena apa? Kita menginginkan 12:01 mendapatkan keuntungan di akhir daripada 12:05 pekerjaan kita. Demikian juga dalam 12:08 kehidupan kita, kita menginginkan untuk 12:12 mendapat keuntungan. Jangan masuk kepada 12:15 yang Allah Taala menyatakan innal insana 12:17 lafi khus. Sesungguhnya manusia itu 12:20 dalam kondisi merugi. Karena 12:24 sebesar apapun aset kita, umur kita itu 12:27 makin hari makin berkurang. 12:30 Hanya bilangannya aja bertambah. 12:33 Bilangan bertambah ya. Masyaallah. 12:35 Bilangan umur bertambah 12:38 tapi jata umur berkurang. 12:42 Nah, kadang-kadang manusia bangga dengan 12:44 melakukan 12:46 subhanallah apa namanya 12:49 hari ulang tahun ya. Hari ulang tahun 12:54 bangga dengan melakukan hari ulang 12:56 tahun. Ada hamba Allah yang melakukan 12:59 hari ulang tahun. Seminggu sesudah itu 13:01 dia meninggal dunia dan banyak kejadian. 13:03 Ya, ada lagi hamba Allah hari ini dia 13:05 melakukan hari ulang tahun dengan cukup 13:09 berhura-hura. Masyaallah. 3 hari sesudah 13:12 itu tiba-tiba kena serangan jantung 13:13 meninggal. 13:15 Dan itu terjadi kepada beberapa teman. 13:22 Allah Subhanahu wa taala mengingatkan 13:24 kepada kita dalam banyak ayat 13:29 supaya kita itu 13:32 jangan terlambat dengan penyesalan atau 13:34 dengan kalimat yang lain. Jangan kita 13:36 menyesal yang sudah tidak bisa 13:39 diperbaiki, 13:41 sudah tidak bisa di-roll kembali. 13:48 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 13:50 Allah Subhanahu wa taala. Dalam beberapa 13:53 ayat Allah Subhanahu wa taala 13:54 mengingatkan kepada kita di antaranya 13:57 hamba Allah yang mulia dalam surah 14:01 Arrum 14:03 ketika Allah Subhanahu wa taala 14:05 mengingatkan kepada kita sekalian 14:08 wahualladzi yabdaul khq tumma yid 14:13 ahwanun alai 14:17 dan dia Allah subhanahu wa taala yang 14:19 menciptakan Anda di kali yang pertama 14:23 Ya, di surah Al-Waqi'ah juga Allah 14:26 Subhanahu wa taala mengingatkan kepada 14:28 kita. 14:39 Dan juga di surat Maryam Allah Subhanahu 14:43 wa taala mengingatkan kepada kita 14:44 ingatkan agak lebih tajam pada kita 14:48 ketika Allah Subhanahu wa taala 14:49 mengingatkan subhanallah 14:52 awala yadkurul insana anna khaqnahu 14:54 minqblamai 15:02 Allah subhanahu wa taala Taala 15:04 menyatakan, 15:06 apakah 15:07 kita tidak berpikir kira-kira begitu? 15:10 Awal yurul insan. Apakah tidak berpikir, 15:14 tidak merenung? 15:18 Anna khalagnahu minqbl bahwa 15:20 sesungguhnya 15:22 kami Allah telah menciptakan dia pada 15:26 waktu kali yang pertama. 15:28 Walam yakai. Dan tadinya dia tidak ada 15:31 apa-apa. 15:34 Kalau kita berbicara tadinya dia tidak 15:36 apa-apa. Benar. 15:40 Ketika 15:43 seorang lelaki dan perempuan 15:46 bertemu 15:48 mengikrarkan di hadapan Allah untuk 15:51 menjadi suami istri, 15:53 ya mengikrarkan di hadapan Allah untuk 15:57 menjadi suami istri. Dihalalkan mereka 15:59 berdua menjadi pasangan suami istri. 16:04 dan dihalalkan kepada mereka berdua 16:08 sebagaimana yang Rasul alaihi wasallam 16:11 mengatakan 16:16 mereka itu dihalalkan Allah untuk 16:19 berhubungan badan satu sama yang lain 16:23 dengan ayat-ayat 16:26 ketika hubungan badan ketemulah sel 16:28 lelaki dan perempuan 16:31 dia travel ke dalam rahim wanita 16:33 tersebut 16:35 dan di situ Allah Subhanahu wa taala 16:38 menciptakan. Jadi kalau di ayat ini 16:41 Allah Taala menyatakan tadinya tidak ada 16:42 apa-apa, tadinya kita belum ada apa-apa. 16:47 Dan kalaupun ketika ketemu selaki dan 16:50 perempuan 16:52 itu ada namanya dalam medical sains 16:57 itu baru bentuk embrio, 17:00 baru bentuk calon, belum menjadi 17:03 manusia. 17:04 Justru itu disebut embrio. 17:11 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 17:13 mengingatkan di ayat yang lain. 17:17 Yakluquukum fi butuni ummahatikum 17:20 khalqan min ba'di khqin fiulumatif. 17:25 Dia Allah yang menciptakan kalian 17:32 di rahim ibu-ibu, fi butuni umah, di 17:35 perut ibu-ibu, 17:38 babak demi bapak dalam tiga kekerapan. 17:43 Nah, sekarang kita alhamdulillah 17:46 Allah Taala telah ciptakan. Kita sudah 17:49 lihat, kita tahu tadinya kita berada di 17:51 alam rahim dan Allah Taala tidak 17:54 menginginkan kita menjadi hamba Allah 17:56 yang merugi dalam kehidupan. 18:00 Innal khasirina 18:02 alladina khasiru anfusahum wa ahlihim 18:05 yaumalqiamah. 18:07 Sesungguhnya orang-orang yang merugi 18:11 adalah mereka yang merugikan diri mereka 18:14 sendiri dan keluarganya ketika mereka 18:17 sudah tiba di yaumul qiam. Atau dengan 18:22 kalimat yang lain ketika mereka telah 18:24 tiba di gerbang yaumul qiamah. Ya, 18:27 gerbang yaumul qiamah itu kubur. Sering 18:31 saya sampaikan. 18:34 baru dia sadar, baru muncul penyesalan. 18:38 Subhanallah. 18:41 Dan hamba Allah yang mulia, 18:44 itulah sehingga 18:46 Allah Subhanahu wa taala ketika 18:49 menciptakan manusia, manusia mulai 18:51 berkembang. Allah Taala mengirim 18:53 nabi-nabi, rasul-rasul supaya manusia 18:57 itu jangan salah jalan. Kita ini di 18:59 akhir zaman. Nabi yang terakhir, Rasul 19:02 sallallahu alaihi wasallam. Kemudian 19:05 Allah Taala mengirim Al-Qur'an kepada 19:07 kita untuk apa? Petunjuk. 19:12 Supaya kita jangan merugikan diri kita 19:14 sendiri. Jangan kita masuk kepada 19:16 kelompok yang merugi. Petunjuk supaya 19:19 jangan ada penyesalan di dalam kehidupan 19:22 kita. 19:24 supaya jangan ada penyesalan ketika kita 19:27 memasuki gerbang yaumul qiamah atau kita 19:29 masasuki kubur. 19:32 Coba kita lihat di ayat yang lain 19:37 di surat Maryam 19:39 ketika Allah Subhanahu wa taala 19:41 mengingatkan kepada kita na kita 19:43 sekalian alhamdulillah sekarang dalam 19:45 keadaan kondisi dewasa, 19:49 berakal. 19:50 Allah Taala mengajarkan kepada kita yang 19:53 tadinya akal kita. Di ayat yang lain 19:55 Allah Taala nyatakan Allah mengeluarkan 19:58 kita. 20:04 Allah yang menciptakan kita, 20:06 mengeluarkan kita dari perut ibu-ibu 20:09 kita dan kita tidak tahu sesuatu. Kita 20:13 tidak mengetahui apapun. 20:18 Pada waktu kita dikeluarkan dari rahim 20:20 ibu, 20:22 kita tidak mengetahui. 20:26 Nah, sekarang hamba Allah yang mulia. 20:29 Kemudian Allah Taala menyatakan alamal 20:31 insan maam. 20:35 Kemudian Allah mengajarkan kepada 20:36 manusia apa yang tadinya dia tidak tahu, 20:39 otaknya belum berkembang. Lama-lama, 20:41 lama-lama dia menjadi pintar. 20:46 Dan terkadang ketika kita menjadi 20:49 pintar, ketika Allah memberikan 20:51 pengetahuan kepada kita, ketika Allah 20:54 jadikan kita yang dibangga-banggakan 20:57 oleh masyarakat dengan kalimat 20:59 cendekiawan. 21:00 Masyaallah 21:02 cendekiawan. 21:04 Ya. Dan sekarang kalimat dikatakan 21:07 cendekiawan muslim. 21:09 Banyak cendekiawan muslim, tapi banyak 21:12 juga cendekiawan yang menjadi munafikin. 21:16 Banyak cendekiawan muslim, tapi banyak 21:18 juga cendekiawan muslim yang menjual 21:22 ayat-ayat Allah dengan harga yang murah. 21:27 Yaaruda 21:29 biayatillahiamanan 21:30 qil. 21:32 Jadi terkadang ketika Allah memberikan 21:35 kemampuan kepada kita untuk berpikir, 21:38 kemampuan telinga kita untuk mendengar, 21:41 kemampuan mata kita untuk melihat dengan 21:43 tajam, 21:45 terkadang di situlah dia menjadi 21:47 penantang kepada Allah Subhanahu wa 21:50 taala. 21:55 Dan kalau dia menjadi penandang kepada 21:56 Allah Taala, begitu memasuki gerbang 22:00 yaumul kiamah, satu penyesalan yang luar 22:03 biasa teru. Namun hamba Allah yang 22:05 mulia, terkadang Allah Taala tunjukkan 22:07 kepada kita dalam kehidupan kita di 22:10 dunia ini penyesalan berbabak-babak 22:13 Allah Taala telah tunjukkan. 22:16 Tapi masih Allah masih bisa sempat 22:18 diselesaikan. 22:20 Artinya masih sempat ya untuk merubah 22:23 itu keadaan 22:27 ketika terjadi gempa di Cianjur 22:31 itu luar biasa. 22:34 Tidak pernah ada seorang pun yang 22:36 mengira akan terjadi gempa yang begitu 22:39 dahsyat 22:40 ketika terjadi gempa di Turki. 22:43 Tidak ada seorang pun yang mengira bahwa 22:46 akan terjadi gempa itu. Kenapa saya bawa 22:49 tentang soal gempa ini? Karena 22:56 kita lihat di berita 23:00 di YouTube ada, di Google ada 23:05 menceritakan tentang seorang hamba Allah 23:07 di Turki. 23:09 Hanya dalam 17 second Allah Taala 23:12 membalikkan nasibnya. 23:15 Tapi itu belum terlambat. 23:18 Tapi penyesalan tetap ada. 23:24 Ketika dia mempunyai tiga gedung yang 23:27 megah, tiap gedung itu ada sampai tujuh 23:30 atau delapan suuk 23:33 ee apartemen 23:35 yang cukup-cukup besar. 23:41 apartemen yang cukup besar 23:45 dan satu gedung itu ada sampai delan 23:46 apartemen, ada sampai 12 apartemen, tapi 23:49 apartemen yang sangat-sangat besar. Tiga 23:52 kamar tidur ya, ada ruang tamu, ada 23:54 ruang makan tersendiri. 23:57 Di Turki begitu masyaallah 24:00 subhanallah. 24:02 tiga-tiga gedungnya 24:05 dan salah satunya 24:08 salah satu apartmen dijadikan kantornya 24:11 dia di tempat tersebut 24:14 rata tanah 24:17 hanya dalam waktu 17 second 24:21 satu penyesalan yang luar biasa 24:24 tapi hamba Allah yang ya 24:27 itu penyesalan di dalam kerugian yang 24:29 luar biasa tapi masih bisa 24:33 diselesaikan dengan baik. 24:37 Artinya masih bisa dia mungkin dia 24:39 berusaha lagi. Dan penyesalan yang 24:42 terjadi di dunia belum tentu kita masuk 24:45 kepada kelompok yang merugi. 24:47 Tapi penyesalan yang terjadi di yaumul 24:49 akhir 24:53 itu penyesalan yang luar biasa. 24:56 Nah, hamba Allah yang mulia, para 24:58 pendengar yang dimuliakan Allah 24:59 Subhanahu wa taala. 25:01 Dalam perjalanan kita di dalam kehidupan 25:03 ini 25:05 terkadang kita melihat 25:08 ada kubur yang lagi digali. 25:12 Terkadang kita melihat ada jenazah yang 25:14 digotong. 25:16 Terkadang kita membaca berita ada yang 25:19 meninggal. 25:22 Biasanya kalau kita melihat yang 25:24 demikian, kita tetap menganggap, "Ah, 25:28 itu bukan saya. Alhamdulillah. Benar. 25:32 Benar bukan kita benar 25:35 tapi Allah Subhanahu wa taala 25:37 mengingatkan kepada kita berulang-pulang 25:39 dalam 25:42 ala anubadil amsal 25:46 wunum 25:50 wqimum. 25:59 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 26:01 Allah Subhanahu wa taala. 26:04 Ketika Allah Taala telah hantarkan kita 26:06 menjadi dewasa 26:08 dan ketika Allah Taala telah memberikan 26:11 apa yang kita inginkan, 26:13 tiap manusia dalam hidupnya dia 26:15 mempunyai rencana. 26:17 Ya, dia mempunyai apa? impian. 26:21 Dia mempunyai cita-cita. 26:24 Ada yang menjadi pejabat 26:26 ya, ada yang menjadi seorang hamba Allah 26:28 yang kaya raya, ada seorang ilmuwan. 26:33 Kemudian apa yang Allah berikan kepada 26:36 kita itu apa yang telah kita lakukan 26:40 untuk persediaan kita kembali kepada 26:43 kubur yang sudah digali. 26:45 Ya, jenazah yang lagi digotong. 26:50 Hamba Allah di rumah sakit yang lagi 26:52 sakaratul 26:59 afala tatadakkaru 27:02 afala tasmau 27:05 afala tubsiru 27:07 Allah berulang-ulang mengingatkan itu 27:09 dalam Al-Qur'an. Tidakkah kalian 27:12 berpikir? 27:14 Tidakkah kalian mendengar? Tidak. Adakah 27:18 kalian melihat? 27:21 Justru itu di dalam Al-Qur'an Allah 27:22 Subhanahu wa taala mengingatkan ada 27:24 manusia-manusia yang Allah Subhanahu wa 27:26 taala menyatakan 27:41 yaumal 27:44 amru wahum wah yun 27:50 Ayat ini Allah Subhanahu wa taala 27:52 menggambarkan kepada kita, memberikan 27:54 gambaran kepada 27:57 dalam kehidupan ini ada manusia-manusia 27:59 yang pandangannya tajam 28:03 karena dia mempunyai pengetahuan. 28:06 Dia bisa melihat, dia bisa 28:07 membandingkan. 28:18 Dan pendengarannya juga tajam. 28:22 Ya, ayat ini dimulai dengan pendengaran 28:27 asmeka 28:29 mereka mempunyai pendengaran sangat. 28:32 Ketika Anda Allah takdirkan menjadi 28:34 pejabat, 28:37 pejabat dia bertanggung jawab kepada 28:38 masyarakatnya. 28:45 sekalipun dia tidak mendengar langsung, 28:50 tapi sosial media sekarang, masyaallah 28:53 masuk sampai ke kamarnya, 28:58 dia mendengar rintihan hamba-hamba Allah 29:00 yang mencari keadilan. 29:03 Rintihan hamba-hamba Allah yang dizalimi 29:05 tanahnya. Rintihan hamba-hamba Allah 29:08 yang dizalimi 29:11 fisiknya. 29:14 Rintihan hamba-hamba Allah yang dizalimi 29:17 kepemilikannya. 29:20 Dan itu banyak yang terjadi sekarang di 29:21 lingkungan kita. 29:27 Dan dia melihat dengan pandangan yang 29:29 tajam. 29:33 Tapi sayang kadang-kadang dia lupa 29:35 ketika dia diciptakan oleh Allah Taala 29:37 yang pertama yang Allah Taala menyatakan 29:43 la taamuna 29:44 engkau tidak mengetahui apapun 29:49 dibesarkan oleh orang tuanya 29:51 otaknya tetap dikembangkan oleh Allah 29:53 Taala 29:55 jangan kita berpikir bahwa otak kita itu 29:57 dikembangkan oleh Allah dengan otomatis. 30:00 Oh, kalau kita besar otak kita juga 30:01 bakal berkembang. Kita sekolah pasti 30:03 kita bakal menjadi orang yang pintar. 30:08 Karena kehendak Allah Subhanahu wa taala 30:11 yang menjadikan Anda bisa berkembang 30:13 otak. 30:20 Ada penyakit yang terjadi sekarang. 30:23 Seorang hamba Allah dia tetap badannya 30:26 tetap berkembang tapi otaknya bagaikan 30:29 otak 6 tahun 7 tahun 30:31 itu ada nama penyakitnya tersendiri. 30:34 Para ahli-ahli medis tahu namanya. Saya 30:36 lupa namanya. 30:45 Dan di ayat ini Allah Subhanahu wa taala 30:47 mengingatkan kepada kita sekalian, 30:50 wazirhum yaumal hasarah. 30:54 Dan ingatkan kepada mereka 30:57 tentang hari nanti akan ada penyesalan. 31:06 Yang lalu. Karena kita pernah bahas 31:09 ketika hamba-hamba Allah yang Allah 31:11 Taala telah hantarkan dia dalam 31:13 sakaratul maut. 31:17 dan sakaratil maut. 31:21 Kemudian ada permohonan kepada Allah 31:23 baru dia sadar sebentar lagi dia akan 31:26 dipindahkan ke alam barzakh. 31:29 Dia mohon kepada Allah lajalin 31:35 faas waak minihin. 31:38 Ya Allah dia enggak minta banyak. 31:40 Tangguhkan dalam waktu yang pendek aja. 31:44 waktu yang pendek untuk apa? Untuk apa 31:47 yang dia punyai dalam kehidupan, jabatan 31:49 yang dia punyai dalam kehidupan, 31:51 kemampuan yang dia punya dalam 31:52 kehidupan. Waakun minihin. 31:56 Supaya dia bisa berbuat untuk kembalinya 32:00 dia kepada Allah Taala. menjadi hamba 32:02 Allah yang Allah Taala masukkan dia 32:04 menjadi orang yang saleh. Tapi sudah 32:07 tertang, 32:11 sudah enggak bisa kembali lagi. 32:16 Dijawab oleh Allah jajal. 32:20 Kalau sudah ditentukan oleh Allah Taala 32:23 tentang ajalnya 32:33 alam yuakhirullah 32:36 nafsan ja 32:39 Allah Taala tidak akan lagi 32:41 memperpanjang 32:44 ya kalau kematiannya sudah ditentukan 32:47 oleh Allah Taala itu dalam sakaratul 32:50 maut. 32:52 Jadi penyesalan-penyesalan yang kita 32:54 perhatikan. Berapa banyak yang kita 32:56 lihat hamba-hamba Allah yang dalam 32:58 sakaratul maut. Hanya mungkin 33:04 kita enggak tahu apa yang terjadi 33:06 dengannya dalam pergulatan dengan 33:07 sakaratul maut. 33:10 Tapi biasanya ham Allah yang mua. Jarang 33:13 kita menyaksikan hamba-hamba Allah dalam 33:15 sakaratul maut. terkecuali 33:17 keluarga-keluarga kita yang dekat. 33:25 Justru itu hamba Allah yang mulia, para 33:27 pendengar yang dimuliakan Allah 33:29 Subhanahu wa taala. Insyaallah Allah 33:31 Subhanahu wa taala mengingatkan kepada 33:33 kita sekalian supaya kita jangan lupa 33:36 daratan, jangan lupa tempat, jangan lupa 33:39 umur kita. 33:42 Karena apa yang akan terjadi kepada kita 33:44 besoknya? Alalim indallah. 33:49 nafsun. 33:52 Ada hamba Allah yang sudah merencanakan 33:54 yang luar biasa yang dia akan lakukan 33:56 pada besok hari. Tapi Allah Taala 33:58 menyatakan tidak ada seorang yang 34:00 mengetahui apa yang dia akan lakukan 34:01 besok hari. Subuhnya dia meninggal 34:04 dunia. 34:07 Padahal dia mempunyai rencana yang luar 34:09 biasa. 34:17 Saya teringat hamba Allah yang mulia 34:24 dalam beberapa beberapa beberapa bulan 34:27 dan tahun terakhir 34:29 terjadi kejadian kita-kita di di 34:31 Indonesia di 34:35 beberapa pejabat yang begitu lantang di 34:38 pengadilan 34:39 tidak lama tiba-tiba meninggal 34:44 beberapa hakim 34:47 ya yang begitu percaya diri di 34:50 pengadilan 34:52 tidak lama meninggal belum pensiun 34:55 tiba-tiba meninggal 35:04 itulah sehingga Allah Subhanahu wa taala 35:07 mengingatkan kepada kita sekalian 35:15 Innal maut. 35:27 Sampaikanlah, 35:29 sampaikanlah kepada umat ya Rasulullah 35:33 perintah dari Allah. 35:36 Sampaikanlah ya Muhammad sallallahu 35:38 alaihi wasallam. 35:40 Kepada siapa disuruh sampaikan? Kepada 35:42 kita sekalian. 35:44 Dan perintah itu Allah Taala berikan 35:46 dalam Al-Qur'an dalam surat Aljumah. 35:50 Innal maut 35:52 alladzi tafirruna minhu. Kematian yang 35:56 semua kita menghindar daripadanya. 35:58 Memang semua tidak ada hamba Allah yang 36:00 menginginkan kematian. 36:04 Tapi Allah Taala menyatakan nanti 36:06 kematian itu yang akan datang berziarah 36:09 kepadamu untuk mengakhiri hidup untuk 36:12 mengakhiri hidup kita. 36:18 Fainnahu mulaq. 36:22 Ada dua hal dalam kehidupan kita ini. 36:24 Subhanallah yang dia tahu yang enggak 36:26 bakal salah alam. Satu rezeki, yang 36:29 kedua mau 36:31 enggak bakal salah alamat 36:34 di mana aja kita berada. Kalau rezekinya 36:37 kita, dia akan datang menyusul. 36:40 Kalau sudah saatnya kita akan memisah, 36:43 terpisah daripada kehidupan kita, dia 36:45 akan datang. 36:47 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 36:49 menyatakan. 36:59 Kemudian kita akan dikembalikan kepada 37:02 zat Allah Taala yang mengetahui yang 37:05 nyata dan yang tersembunyi. 37:08 Berapa banyak masalah-masalah yang kita 37:11 lakukan secara tersembunyi. Tidak ada 37:13 yang tahu. Hanya hanya Allah Taala yang 37:15 tahu. 37:17 Fahua fahua maakum auntum 37:21 wallahu bima. 37:25 dan dia selalu bersama engkau 37:32 di mana aja kita berada. 37:34 Wahua maakum aum 37:37 dan dia bersama kalian di mana aja kita 37:39 berada. Coba kita renungkan sejenak. 37:43 Kita renungkan sejenak dengan 37:45 kecanggihan teknologi sekarang. 37:48 Masyaallah. 37:53 Sekarang semua 37:56 hampir di segala tempat sudah ada CCTV 37:59 ya. CCTV 38:04 Anda berada di luar negeri, Anda buka HP 38:08 Anda bisa lihat CCTV-nya di rumah. Apa 38:10 yang terjadi di rumah? Oh, anak Anda 38:14 lagi bermain dengan kakaknya ya atau 38:17 lagi bermain dengan ibunya 38:20 atau siv di kantor anak anta di kantor 38:24 kita. 38:26 Anda lagi di Jepang, Anda lagi di Korea, 38:28 Anda lagi di Amerika. Anda lihat apa 38:30 yang terjadi di kantor Anda. Nah, coba 38:33 renungkan itu otak manusia yang 38:35 ciptakan. Coba renungkan sejenak. Ketika 38:39 Allah Taala menyatakan, "Wah maakum 38:42 auntum wallahu bima." 38:46 Dan dia selalu bersama dengan kamu 38:50 dan dia mengetahui, melihat mengetahui 38:52 apa yang kau lakukan. Coba renungkan 38:56 CCTV yang diciptakan oleh otak manusia. 39:00 Bagaimana lagi zat yang menciptakan otak 39:03 manusia? 39:08 lebih canggih daripada 1 juta CCTV. 39:14 Kalau itu kita sadari, 39:17 insyaallah kita tidak akan menjadi 39:19 manusia yang menyesali kita. Karena kita 39:21 tahu kita diawasi oleh Allah Subhanahu 39:23 wa taala. 39:26 Kita tahu kita dilihat oleh Allah 39:28 Subhanahu wa taala. Dan kita tahu niat 39:31 kita aja 39:33 wahua wahua alim ma fubu wahua y maub 39:40 dan dia Allah Taala mengetahui apa yang 39:42 niat kita dalam dada. 39:48 Jadi hamba Allah yang mulia, para 39:50 pendengar yang dimuliakan Allah 39:52 Subhanahu wa taala dalam kehidupan kita 39:55 ini kesempatan 39:58 untuk kita menyediakan 40:01 ketika kita dikembalikan oleh Allah 40:04 Subhanahu wa taala ke 40:08 justru itu dalam hadis Rasul sallallahu 40:09 alaihi wasallam Rasulullah mengingatkan 40:14 af'al 40:16 Silakan lakukan apa yang Anda ingin 40:18 lakukan. 40:20 Tapi Anda akan berakhir dengan titel 40:24 jenazah. 40:27 Manusia kan bangga dengan gelar-gelar 40:30 yang ada, tapi dia lupa satu gelar yang 40:33 luar biasa yang akan diberikan oleh 40:35 Allah Taala kepadanya. 40:40 Af'alta 40:42 fainnaka mayit. 40:45 gelar jenazah ketika kita sudah menjadi 40:48 mayit. 40:52 Mana ada hamba Allah dalam kehidupan 40:55 kita kalau umpama kita meninggal dunia. 40:59 Umpama yang meninggal dunia ini namanya 41:01 Abdullah. 41:03 Tidak ada orang yang bertanya Abdullah 41:06 kapan akan dikebumikan? Gak. 41:09 Semua mereka akan memakai titan ini 41:12 jenazahnya. 41:14 kapan akan dikebumikan. 41:16 Berarti itu titel yang dilekatkan oleh 41:19 Allah Subhanahu wa taala kepada penduduk 41:21 bumi ketika menyaksikan kematian. 41:25 Nah, ini akan terjadi kepada kita. 41:29 Sehingga Rasul sallallahu alaihi 41:30 wasallam menyatakan lakukan apa yang 41:33 Anda ingin lakukan. Tapi Rasul 41:35 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 41:38 inakaitun. 41:39 Tapi Anda akan menjadi jenazah 41:43 maaka 41:46 mufun. 41:47 Silakan cintai jabatanmu, cintai 41:51 hartamu, cintai apa aja yang Anda ingin 41:53 cintai. Tapi Rasul sallallahu alaihi 41:55 wasallam menyatakan, "Allah akan 41:58 memisahkan engkau daripada apa yang 42:00 cinta." 42:06 Namun hamba Allah yang 42:11 Allah kepada hamba-hamba Allah yang 42:13 beriman 42:15 ya innalladzina amanu waamilus shihat. 42:19 Wah itu berulang-ulang Allah Taala 42:21 mengingat-ingatkan dalam Al-Qur'an. 42:25 perjalanan perpindahannya dimudahkan 42:27 oleh Allah 42:29 sekalipun dia sudah menjadi jenazah 42:37 dalam hadis Rasul sallallahu alaihi 42:38 wasallam sehingga Rasulullah 42:40 mengingatkan ee 42:44 jenazah itu supaya cepat dikuburkan. 42:49 Masuk waktu cepat salat. 42:52 Perempuan yang sudah balik cepat kita 42:54 carikan jodoh untuk hadis Rasul 42:56 sallallahu alaihi wasallam. 42:59 Jenazah itu dia ingin untuk cepat supaya 43:03 dia dibawa ke liang lahad ketika dia 43:06 seorang yang beriman. Karena dia tahu 43:09 persediaan-persediaan yang dia telah 43:11 sediakan ketika dia masuk ke gerbang 43:13 yaumul akhir. Persediaan ini apa? Ketika 43:17 dalam hidupnya dia beriman kepada Allah, 43:19 dia beramal baik, dia bersedekah, dia 43:22 jujur, dia hakim, dia hati-hati dalam 43:26 putusannya, dia takut kepada Allah 43:27 Taala. Dia tidak menjual hukum dengan 43:31 harga yang murah. 43:34 Dia pejabat, dia tahu tanggung jawab 43:37 rakyatnya ada di pundaknya. 43:44 Ya, anggota DPR dia tahu amanah rakyat, 43:47 amanah rakyat yang memilih kepadanya ada 43:50 di pundaknya. Jangan menjadi manusia 43:52 khianat. 43:56 Karena kalau dia menjadi manusia 43:58 khianat, 43:59 dia mengkhianati amanah Allah Subhanahu 44:02 wa taala, maka penyesalan yang dahsyat 44:05 akan terjadi ketika dia dalam sakaratil 44:08 maut. 44:10 Belum sampai ke liang lahad baru 44:13 sakaratul maut. 44:20 Saya teringat, saya lihat videonya, 44:22 masyaallah video 44:25 ketika terjadi kecelakaan helikopter, 44:28 ketika tim penyelamat belum datang. 44:32 Masyaallah. Enggak tahu siapa yang ambil 44:34 ee gambar. Mereka itu lagi terbaring. 44:37 Ada yang wajahnya sudah dengan penuh 44:39 dengan darah. Masyaallah. Tapi 44:41 alhamdulillah 44:44 kelim kalimat yang keluar dari mulut 44:46 mereka yang saya dengar hanya kalimat ya 44:52 lailahaillallah. 44:54 Walaupun suaranya petar. Memanggil 44:57 siapa? Bukan memanggil komandannya 45:01 ya. 45:03 bukan memanggil tim penyelamat. 45:06 Siapa yang dia panggil? Allah Subhanahu 45:08 wa taala. Karena dia tahu dalam keadaan 45:11 begitu 45:13 apa yang akan terjadi kalau Allah Taala 45:15 kehendaki bisa itu merupakan akhir 45:17 daripada hidupnya. 45:20 Dan kalau Allah menghendaki bisa juga 45:22 dia kembali sehat, segar buugar. Dan itu 45:25 merupakan satu cemeti Allah Taala untuk 45:28 mengingatkan kepadanya bahwa kalau 45:31 datang perintah Allah Taala sesuatu yang 45:33 kita tidak ketahui apa yang akan terjadi 45:35 kepada kita 45:37 n besok. 45:39 Wad nafsun 45:42 taksibu 45:45 wad nafsun biay ardin tamut. 45:52 itu ghaib di tangan Allah Subhanahu wa 45:54 taala. 45:56 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 45:58 Allah Subhanahu wa taala, 46:01 mari kita sama-sama mengambil pelajaran 46:04 ketika kita melihat jenazah yang 46:06 digotong. 46:08 Hamba Allah yang dimasukkan ke dalam 46:10 tiang lahad. 46:12 Hamba Allah yang terhampar di atas 46:14 tempat tidur dalam sakaratul maut. Dan 46:17 ada juga yang terhampar di hutan dalam 46:19 sakaratul maut 46:24 ketika terjadi kecelakaan pesawat. 46:28 Dan itu di Indonesia bukan baru kemarin 46:32 terjadi kecelakaan pesawat sudah 46:34 beberapa kali. 46:36 Dan kita saksikan pernah dulu tahun 46:39 0-an, Subhanallah saya ingat 46:43 ketika terjadi kecelakaan pesawat di 46:46 Sulawesi Tengah, 46:49 mereka itu berhari-hari dalam hutan, 46:53 berbulan-bulan mungkin dalam hutan. 46:55 Wallahuam 46:58 dan banyak yang terhampar sakaratul maut 47:01 meninggal di dalam. 47:04 Ada beberapa orang yang bisa 47:05 diselamatkan. 47:09 Kalau enggak salah terjadi katakan itu 47:10 di Gunung 47:13 Tinombala, Tinombala atau Tunombala tak 47:16 salah di Sulawesi Tengah, daerah Palu, 47:20 daerah 47:22 jadi hamba Allah yang mulia. Para 47:24 pendengar yang dimuliakan Allah 47:25 Subhanahu wa taala, 47:28 mari kita berhati-hati dalam kehidupan. 47:32 Karena sampai kapan umur kita? Sampai di 47:34 mana umur kita? Apa yang akan terjadi 47:36 kepada kita? Alalimallah. Pengetahuan 47:40 semua di tangan Allah Subhanahu wa 47:41 taala. 47:44 Jadilah 47:46 hamba-hamba Allah yang 47:50 taat kepada Allah Taala. 47:52 Beriman yang benar kepada Allah Taala. 47:56 Jangan menjual ayat-ayat Allah dengan 47:58 harga yang jangan permainkan hukum hanya 48:01 untuk mencari keuntungan sesaat. 48:03 Terkadang uang yang kita kumpulkan 48:07 bukan kita yang nikmati. 48:11 Padahal uang yang dikumpulkan itu 48:13 mungkin uang yang penuh dengan 48:14 keharaman. Haram. 48:17 Enggak lama meninggal dunia, enggak lama 48:19 menghadapi kecelakaan. 48:23 Dan dia bertanggung jawab kepada Allah 48:25 Taala dalam waktu yang panjang. Khidina 48:28 fiha, kekal selama-lamanya. 48:33 Untuk itu, hamba Allah yang mulia, Allah 48:35 Subhanahu wa taala selalu memberikan 48:38 jalan keluar kepada kita, menyuruh 48:40 kepada kita untuk berpikir, merenung, 48:43 melihat perjalanan kita sudah sampai di 48:45 mana. Seberapa dekat kita dengan Allah 48:47 Taala, seberapa jauh kita mentaati 48:50 Allah. 48:51 Dan seberapa besar 48:54 amal ibadah kita yang kita lakukan dalam 48:58 kalau ada yang salah kepada Allah saya 49:00 harapkan magfiratnya. Waminallahi wal 49:03 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 49:06 wabarakatuh. 49:09 Wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 49:12 Ikhwan dan akhwat, telah kita simak tadi 49:15 pembahasan tentang penyesalan yang 49:18 terlambat oleh guru kita Ustaz Z. 49:21 Mahmud. Seperti biasa, Ikhwan dan 49:23 Akhwat, kami akan jeda terlebih dahulu 49:25 dan di sesi selanjutnya kami akan 49:27 mengundang Anda untuk bergabung. Silakan 49:30 kirimkan pertanyaan Anda ataupun 49:33 komentar di 0811999720. 49:39 Kami akan segera kembali setelah jeda 49:41 berikut ini. 49:54 [Musik] 50:07 [Musik] 50:56 ا 51:02 [Musik] 51:40 He. 51:44 [Musik] 52:26 [Musik] 52:33 [Musik] 53:16 untuk Islam yang satu yang 53:19 dipancaruaskan dari Jalan Masjid 53:21 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 53:24 Bekasi. Ikhwan dan akhwat, terima kasih 53:27 Anda masih bersama kami dalam program di 53:31 sore hari ini, tausiah sore bersama guru 53:34 kita Ustaz Z. Mahmid dengan tema 53:37 penyesalan yang terlambat. 53:40 Kami menunggu partisipasi dari Ikhwan 53:43 dan Akhwat, Bapak dan Ibu. 53:48 Komentar ataupun pertanyaan di 53:49 0811999720. 53:56 Pertanyaan pertama datang dari Bapak 53:59 Sudirman usianya 47 tahun dari Malaka 54:04 Jaya, Duren Sawit Jakarta Timur. 54:07 Asalamualaikum warahmatullahi 54:09 wabarakatuh, Ustaz. 54:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:13 wabarakatuh. 54:14 Iya, 54:16 mohon pencerahan dan juga nasihatnya apa 54:18 saja hal-hal dan perbuatan yang harus 54:21 kita lakukan untuk menghadapi hari tua 54:25 dan merencanakan saat kematian yang 54:27 terbaik. 54:29 Banyak pengalaman yang kita saksikan 54:31 dalam keseharian di mana di antara 54:34 orang-orang tua kita dalam memasuki usia 54:37 tua yang sudah mengalami lemah yang 54:39 berlipat-lipat. 54:41 Di mana beliau sudah tak sempurna lagi 54:44 saat melaksanakan kewajiban dalam 54:46 beribadah dan bahkan sudah jarak dari 54:51 masjid. Maksudnya sudah tak sanggup lagi 54:53 mendatangi masjid untuk melaksanakan 54:56 ibadah. 54:59 Demikian, Ustaz 55:03 coba ulangi lagi yang terakhir tuh. Yang 55:05 terakhir. 55:06 Baik. 55:07 Karena banyak pengalaman yang kita 55:10 saksikan dalam keseharian di mana di 55:12 antara orang-orang tua kita dalam 55:14 memasuki usia tua yang sudah mengalami 55:17 lemah yang berlipat-lipat di mana sudah 55:21 tak sempurna lagi saat melaksanakan 55:23 kewajiban dalam beribadah dan sudah tak 55:26 sanggup lagi mendatangi masjid untuk 55:29 melaksanakan ibadah. 55:33 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 55:35 shalli ala sayyidina Muhammad. 55:40 Justru itu di dalam hadis Rasul 55:41 sallallahu alaihi wasallam, Rasulullah 55:43 mengingatkan, "Ahfadu khamsan qablal 55:46 khams." 55:48 Ya, jagalah yang lima sebelum datang 55:51 yang lima. 55:53 Ya, di antaranya yang lima itu 55:57 kesempatan waktumu sebelum datang 56:00 kesempitan 56:02 dan mudahmu 56:04 kemampuanmu sebelum datang waktu yang 56:07 tua. 56:08 Kita kalau sudah tua, hamba Allah, 56:10 manusia kalau sudah tua kalau enggak 56:11 salah di atas ee 70 atau 80 tahun saya 56:16 lupa. Subhanallah. Ada hadis Rasul 56:19 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 56:21 yang Rasulullah menyatakan ee itu umur 56:24 yang demikian fi awanullah 56:26 yaitu di dalam sebagai tawanan Allah 56:29 Taala. Orang kalau sudah 80 tahun sudah 56:32 susah jalan ke masjid ya sujud sudah 56:35 susah mungkin tapi ada yang masyaallah 56:38 masih. 56:39 Justru itu ketika kita masih muda 56:43 ya pergunakan kesempatan ini. Jangan 56:47 kita hanya membunuh dunia, membunuh 56:49 kesibukan, 56:50 kemudian kita melupakan kita ee ibadah 56:54 kita itu seakan-akan hanya ibadah sambil 56:56 lalu aja 56:58 ya. Terkadang salatnya enggak benar 57:00 waktunya, 57:03 salatnya kejar-kejaran. 57:06 Itu karena apa? 57:08 Karena kita terlalu keranjengan dengan 57:10 dunia 57:16 dan biasanya 57:18 orang yang subhanallah 57:20 yang keranjingan dengan dunia itu kan 57:22 Allah Taala ingatkan dalam Al-Qur'an 57:24 alhataul 57:28 maqabir. Kalian terlalu disibukkan 57:31 dengan pengumpulan mengumpul-ngumpul 57:33 harta ngumpul jabatan, ngumpul 57:35 macam-macam. Hatta zurtumul makabir 57:37 sampai tiba-tiba Allah Taala paksakan 57:41 Anda harus berziarah dan tinggal di 57:43 dalam. 57:45 Zur itu artinya datang ke kubur dan 57:47 tinggal di situ. Hattaumul maq. 57:53 Jadi ketika kita Allah Taala memberikan 57:56 kesempatan 57:58 ya banyaklah. 58:06 Jagalah salat kita ya jagalah artinya 58:10 tingkah laku kita karena itu bagian 58:13 daripada ibadah, bagian daripada 58:14 mendekatkan diri kepada Allah Taala. 58:18 Contohnya dalam Al-Qur'an yang Allah 58:20 Taala ingatkan kalau kita menginginkan 58:22 sakaratul maut dimudahkan oleh Allah. 58:25 Hidup kita dimudahkan oleh Allah Taala. 58:28 Di dalam kubur kita dimudahkan oleh 58:30 Allah Taala. Allah Taala ingatkan 58:34 wa man 58:36 wattaq wasqa bil husna fasaniru lilusra. 58:43 Orang yang suka bersedekah. 58:46 Jadi sedekah itu sangat wah peranan luar 58:49 biasa dalam kehidupan 58:52 watqa. Dan dia taat kepada Allah. 58:55 Ketaatan kepada Allah itu mutlak. Enggak 58:58 ada tawar-menawar. 59:01 Jangan ada saatnya kita menjadi manusia 59:04 takwa, ada saatnya kita menjadi manusia 59:07 yang munafik, menjadi manusia yang 59:11 munkar. 59:14 Berapa banyak orang muslim yang dia 59:17 pergi umrah? Dia kan kalau berangkat 59:20 umrah berarti ada ketakwaan dalam 59:22 dirinya. 59:22 Tapi dia berangkat umrah dengan uang 59:24 korupsi. 59:26 Dia berangkat umrah sesudah menzalimi 59:29 orang, menzalimi manusia, baru dia 59:32 berpikir berangkat umrah. Jadi itu ada 59:35 saatnya dia takwallah, ada saatnya dia 59:39 ingkar kepada Allah Taala. 59:42 Jadi di ayat ini Allah Taala menyatakan 59:44 orang yang suka bersedekah yang taat 59:46 kepada Allah yang benar, ketaatan yang 59:48 benar wasadaq bil husna dan dia yakin 59:53 dia beriman betul bahwa kalau dia 59:55 berbuat baik kebaikan yang akan datang 59:57 kepadanya semua janji Allah akan datang 1:00:00 kepadanya berb 1:00:03 Allah taala katakan 1:00:09 dalam hidupnya dalam sakaratul mautnya. 1:00:13 Ini Allah Taala tidak batasi di dunia 1:00:15 dan akhirat. Allah permudah hidupnya. 1:00:19 Jadi kita sebelum masuk masa tua ketika 1:00:22 kita dalam masa umur diberikan oleh 1:00:24 Allah, kemampuan diberikan oleh Allah 1:00:26 Taala pergunakan kesempatan ini 1:00:30 sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri 1:00:32 kepada Allah. Karena enggak dalam 1:00:34 kehidupan ini enggak ada manusia yang 1:00:36 hidup 100 tahun. 1:00:38 Kalaupun ada yang 100 tahun bisa 1:00:41 dihitung dengan jari 1:00:43 ya. Tapi itu pun makannya sudah 1:00:45 terbatas. Mungkin jalannya sudah enggak 1:00:47 bisa mungkin. Nah, apalagi kalau kita 1:00:50 berbicara mau hidup 150 tahun terkadang 1:00:54 kita mengejar dunia ini seakan-akan kita 1:00:56 mau hidup 100 tahun, 150 tahun. 1:01:00 Insyaallah terjawab. 1:01:01 Baik, insyaallah terjawab. Terima kasih 1:01:04 untuk 1:01:06 pertanyaan yang baru yang tadi yang 1:01:09 pertama dari Bapak Sudirman di Malaka 1:01:12 Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dari 1:01:16 Jakarta Timur kita ke Cilegon, Pak 1:01:18 Ustaz. Ada Umi Salisah. Asalamualaikum 1:01:21 warahmatullahi wabarakatuh. 1:01:25 Ee, Ustaz, bagaimana cara menerapkan 1:01:27 anak untuk selalu salat tepat lima 1:01:30 waktu? 1:01:32 Padahal anak saya ini usianya sudah MTs 1:01:35 dan sudah kuliah. Mohon pencerahannya. 1:01:38 Terima kasih. 1:01:42 Bismillahirrahmanirrahim. 1:01:44 Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad 1:01:46 wa ali Muhammad. Pertanyaan yang sangat 1:01:49 bagus. Benar. 1:01:52 Sebab salat itu Rasul sallallahu alaihi 1:01:56 wasallam menyatakan 1:01:58 asalatu imaduddin. 1:02:02 Salat itu adalah tiang agamanya. 1:02:05 H. 1:02:06 Jadi yang menopang semua amal ibadah 1:02:09 kita itu salat karena dia menjadi tiang 1:02:12 agama itu. 1:02:15 Sekarang Ibu bertanya, bagaimana caranya 1:02:17 untuk menerap? 1:02:19 Jangan berhenti kalau dia sudah 1:02:21 mahasiswa, 1:02:23 jangan berhenti untuk mengingatkan 1:02:25 kepadanya. 1:02:28 Sebab ibu, ibu peranan ibu itu tidak 1:02:33 pernah berhenti sekalipun anaknya itu 1:02:35 sudah punya cucu. 1:02:37 Peranan ibu tidak pernah berhenti. 1:02:41 Sebab peranan ibu itu sama dengan kasih 1:02:44 sayangnya ibu. 1:02:45 Hm. itu anaknya walaupun juga sudah 1:02:48 punya anak, mungkin sudah punya cucu, 1:02:52 tapi enggak pernah berhenti sayangnya 1:02:54 dia kepada anak tersebut. Begitu juga 1:02:59 perhatian ibu kepadanya 1:03:01 itu tidak bakal berhenti dan jangan 1:03:03 berhenti. Tetap ingatkan dia. 1:03:07 Sebab terkadang juga kan Rasulullah 1:03:10 menyatakan aliman yazid. Iman itu 1:03:14 kadang-kadang naik, kadang-kadang turun. 1:03:17 Maka Ibu ingatkan bagaimana peranannya 1:03:21 salat dalam kehidupan. Bagaimana 1:03:24 pentingnya salat dalam kehidupan. Salat 1:03:26 itu peranannya luar biasa. Kita dalam 1:03:29 keadaan yang sulit bagaimanapun juga 1:03:32 Allah Taala suruh kita salat untuk kita 1:03:34 pertolongan. Astainu babri was. Minta 1:03:38 pertolongan dengan sabar dan salam. 1:03:45 Salat 1:03:47 bisa merubah kehidupan kita, bisa 1:03:50 merubah ekonomi kita, 1:03:54 dan salat bisa mencegah kita dari 1:03:56 bermacam-macam. 1:03:58 Itu Allah Taala ingatkan. 1:04:01 Insyaallah terjawab. 1:04:02 Hm. Insyaallah terjawab. Baik, terima 1:04:05 kasih Ustaz atas jawabannya. Datang 1:04:08 pertanyaan selanjutnya Pak Ustaz dari 1:04:10 Bapak Supri. Asalamualaikum 1:04:13 warahmatullahi wabarakatuh. 1:04:15 Ustaz, saya ingin izin bertanya. Anak, 1:04:18 saya punya anak laki-laki, umurnya sudah 1:04:20 24 tahun. Apakah saya sebagai ibunya 1:04:23 masih berhak menyuruh anak saya untuk 1:04:25 salat subuh di masjid? Terima kasih. 1:04:32 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:04:34 shalli ala Muhammad. 1:04:39 Ee 1:04:41 umur sudah 25 tahun. 1:04:43 Iya, 24. 1:04:45 Betul ya? 1:04:46 Hah? 1:04:46 24 tahun, Ustaz. 1:04:48 24? 1:04:49 Iya. 1:04:49 24 tahun. 1:04:51 Jadi, ada hadis Rasul sallallahu alaihi 1:04:53 wasallam 1:04:55 yang Rasul sallallahu alaihi wasallam 1:04:57 menyatakan ya maknanya a 1:05:01 lelaki itu hak ibunya. 1:05:04 Jadi anak lelaki 1:05:07 itu hak ibunya. 1:05:11 Perempuan. Anak perempuan hak suaminya. 1:05:16 Kalau anak ibu perempuan begitu dia 1:05:18 sudah menikah dia sudah menjadi hak 1:05:20 suaminya. Dia harus lebih tunduk kepada 1:05:23 suaminya daripada tunduk kepada ibunya. 1:05:27 Artinya kalau dia tidak tunduk kepada 1:05:28 ibunya bukan berarti dia berlaku kasar 1:05:31 atau kurang ajar. Enggak boleh ya. Tapi 1:05:34 artinya 1:05:36 ee hak untuk memberikan izin kepadanya 1:05:39 keluar ini itu dari suatu. Kalau lelaki 1:05:44 sekalipun dia sudah beranak pinak itu 1:05:47 tetap menjadi hak ibunya. Maka ibunya 1:05:51 itu mempunyai hak untuk mengingatkan 1:05:54 kepadanya, meminta sesuatu darinya, 1:05:57 meminta perlindungan darinya, itu hak 1:06:00 ibunya. 1:06:02 Justru itu seorang lelaki 1:06:04 ketika dia menikah dan dia 1:06:07 mengesampingkan ibunya. 1:06:09 Allahu Akbar. Itu satu musibah yang 1:06:11 sangat besar bagi dalam kehidupan. 1:06:16 Jadi jangankan umur 24 tahun sampai dia 1:06:19 umur 40 tahun aja itu perlu harus tetap 1:06:22 ee ingatkan kepadanya 1:06:25 tentang pentingnya salah, peranannya 1:06:27 salah dalam kehidupan. Insyaallah saya 1:06:29 jawab 1:06:30 baik. Insyaallah terjawab. Terima kasih 1:06:32 untuk 1:06:34 ee Ibu Supri. Kemudian pertanyaan 1:06:38 selanjutnya Pak Ustaz 1:06:41 dari Ibu Aminah. Asalamualaikum 1:06:44 warahmatullahi 1:06:45 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:06:47 Waalaikumsalam. 1:06:48 Izin bertanya. 1:06:50 Waktu suami saya menjelang akhir 1:06:53 hayatnya masih salat berjamaah ke 1:06:56 masjid. Bahkan mau meninggalnya pun 1:07:00 sebelum jatuh juga mau salat magrib 1:07:04 pakai sarung. Jadi saya sebagai istri 1:07:07 dan anak-anaknya tidak lama mengurusi 1:07:09 sakitnya. Mohon pencerahannya, Ustaz. 1:07:12 Terima kasih. 1:07:16 Jadi waktu apa? Waktu salat berjamaah 1:07:19 jatuh, gimana? Coba ulangi itu 1:07:21 saya ulang, Ustaz, ya. Ee waktu suami 1:07:25 saya menjelang akhir hayatnya masih 1:07:27 menyempatkan salat berjamaah ke masjid. 1:07:30 Bahkan ketika mau meninggalnya pun juga 1:07:33 masih salat magrib walaupun pakai 1:07:36 sarung. Ini saya apa namanya? 1:07:39 Sempurnakan lagi redaksinya, Ustaz, ya. 1:07:42 Jadi saya sebagai istri dan anak-anaknya 1:07:46 tidak terlalu lama mengurusi sakitnya. 1:07:50 Mohon pencerahannya. 1:07:53 Masyaallah. Bismillahirrahmanirrahim. 1:07:57 Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad. 1:08:00 Jadi masyaallah mudah husnul khatimah. 1:08:03 Allah yagfirlah warham. Masyaallah. 1:08:07 Berarti kalau dia itu sering salat 1:08:09 masjid sampai sampai akhir hayatnya itu 1:08:12 masih tetap salat di masjid itu 1:08:14 masyaallah. Karena lelaki itu 1:08:19 tempatnya salat berjamaah di masjid, 1:08:22 salat fardu. Ya, kalau salat sunah itu 1:08:25 lebih baik di rumah. Betul. Tapi kalau 1:08:28 salat fardu di masjid, jadi ibu juga 1:08:32 sebab para wanita juga pernah artinya 1:08:36 datang kepada Rasulullah apa? Seperti 1:08:39 demonstrasi kepada Rasulullah datang 1:08:42 beramai-ramai. Ya Rasulullah, lelaki itu 1:08:44 salat di masjid, lelaki itu berperang 1:08:47 jihad, lelaki itu bersedekah, kita di 1:08:49 rumah kita ini. Kemudian Rasul 1:08:51 sallallahu alaihi wasallam menerangkan 1:08:53 kepada perempuan-perempuan, 1:08:55 ketika kalian memudahkan suami kalian 1:08:58 salat di masjid, menjadakan sarungnya, 1:09:00 pakaiannya salat masjid, maka pahala 1:09:03 yang dia dapatkan sama juga diberikan 1:09:06 kepada istrinya tanpa mengurangi pahala 1:09:09 ee suaminya. Heeh. 1:09:11 Jadi, masyaallah. 1:09:13 Kemudian 1:09:15 ee ketika juga akan ya dekat-dekat akan 1:09:19 meninggal masih usaha di beri untuk 1:09:21 salat magrib, masyaallah. Karena salat 1:09:23 itu memang enggak bisa ditinggal. 1:09:25 Sekalipun kita sakit, enggak bisa 1:09:27 berdiri duduk, enggak bisa duduk baring, 1:09:30 enggak bisa baring, sudah enggak bisa 1:09:31 apa-apa kita yang penting otaknya masih 1:09:35 berfungsi. 1:09:36 Kita isyarat dengan mata juga boleh. 1:09:39 Kalau memang sudah enggak punya. 1:09:42 Nah, mengenai ibu merawat kepadanya 1:09:44 sampai meninggal itu masyaallah luar 1:09:48 biasa. 1:09:48 H 1:09:49 itu satu fadilah yang tidak sia-sia di 1:09:51 sisi Allah Taala. Dan mudah-mudahan 1:09:55 anak-anak ibu juga itu menjadi hamba 1:09:58 Allah yang saleh mengikuti jajak 1:10:00 bapaknya. Insyaallah terjawab. 1:10:02 Insyaallah terjawab. Terima kasih Ustaz 1:10:05 atas penjelasannya. Kemudian pertanyaan 1:10:09 selanjutnya, Pak Ustaz dari Ummu Arif. 1:10:11 Asalamualaikum warahmatullahi 1:10:13 wabarakatuh. 1:10:15 Waalaikumsalam. 1:10:17 Semoga Ustaz selalu dalam rahmat Allah 1:10:20 Subhanahu wa taala. Amin. 1:10:22 Amin. 1:10:23 Ustaz, kenapa seseorang yang sejak kecil 1:10:26 muslim hidup di lingkungan keluarga 1:10:28 kiai, pesantren, dan sebagainya, tetapi 1:10:32 setelah keluar tambah pintar malah jadi 1:10:35 liberal. Orang semula lurus setelah jadi 1:10:38 pejabat malah memusuhi umat Islam. 1:10:41 Mengapa demikian, Ustaz? 1:10:43 Subhanallah. Bismillahirrahmanirrahim. 1:10:46 Allahumma shalli ala sayidina Muhammad. 1:10:51 Justru itu, Bu, kita diingatkan 1:10:55 oleh Allah Taala. 1:10:57 Jadi hamba Allah juga walaupun dia dari 1:11:00 kecil di pesantren kemudian dapat doktor 1:11:03 dari fidal e dia dapat itu. 1:11:06 Jangan angkuh dengan ibadah dan jangan 1:11:09 angkuh dengan pengetahuan yang ada. 1:11:12 Itu sehingga Allah Taala ajarkan di 1:11:14 Quran, 1:11:16 Rabbana la tuz qulubana ba'da haditana 1:11:21 wahablana minadunka rahmah. 1:11:24 Ya, artinya rabbana wahai zat yang 1:11:30 menghidupkan kami, yang memelihara kami 1:11:33 ya 1:11:35 yang memberikan kehidupan 1:11:38 kepada kami 1:11:43 baid haditan. 1:11:45 Jangan engkau sesatkan hati kami ya 1:11:49 lencengkan hati kami ke jalan yang 1:11:51 enggak benar. Sesudah Engkau berikan 1:11:52 hidayah 1:11:53 sesudah engkau berikan hidayah kepada 1:11:55 kami. 1:11:58 Doa itu masyaallah. Doa itu itu 1:12:00 masyaallah sering kita dengar. Sering 1:12:03 kita dengar doa tersebut. 1:12:05 Tapi doa itu luar biasa. Supaya 1:12:07 menunjukkan kita itu jangan angkuh 1:12:09 dengan ibadah kita. Jangan angku dengan 1:12:13 kemampuan kita, yang Allah berikan 1:12:16 kepada kita. 1:12:18 Karena kalau Allah Taala akan sesatkan 1:12:20 diri kita ee sebentar aja. Justru itu 1:12:23 kita disuruh untuk minta kepada Allah, 1:12:26 "Ya Allah, jangan Engkau sesatkan kami, 1:12:28 jangan lencengkan hati kami sesudah 1:12:31 Engkau berikan hidayah kepada kami." 1:12:34 Justru itu banyak dalam kehidupan kita. 1:12:36 Ada mungkin hamba Allah mungkin terlalu 1:12:38 angkuh ya dengan kemampuan 1:12:42 pengetahuannya 1:12:44 atau dia merasa dia yang paling pintar 1:12:46 dalam soal agama. 1:12:48 ya atau ibadahnya sudah paling benar. 1:12:51 He 1:12:52 akhirnya dia terbawa 1:12:55 menjadi manusia liberal. 1:12:57 Iya. 1:12:59 Liberal itu artinya sebenarnya kalau 1:13:02 diterjemahkan kalimat liberal itu 1:13:04 sebenarnya bebas, merdeka, 1:13:09 liberal. 1:13:11 Jadi muslim liberal 1:13:13 artinya muslim yang bebas merdeka. 1:13:17 di dalam hukum-hukum Allah Taala. Jadi 1:13:20 boleh dilenceng-lencengkan ke kiri ke 1:13:23 kanan. 1:13:25 Mudah-mudahan Allah Taala jauhkan yang 1:13:27 demikian. Kalau muslim Islam itu enggak 1:13:31 ada Islam liberal, enggak ada Islam 1:13:32 Jawa, enggak ada Islam Arab, enggak ada 1:13:34 Islam Indonesia, enggak. 1:13:37 Innaddina indallahil Islam. Titik. 1:13:42 Sesungguhnya agama yang benar di sisi 1:13:44 Allah Taala itu Islam. 1:13:47 Enggak ada enggak ada tambahan-tambahan. 1:13:51 Kalau sudah bilang Islam Sulawesi sudah 1:13:53 enggak benar, Islam Arab sudah enggak 1:13:55 benar, Islam Jawa sudah enggak benar, 1:14:00 Islam liberal sudah pasti enggak benar. 1:14:03 Insyaallah terjawab. 1:14:04 Hm. Baik. Ada pertanyaan selanjutnya, 1:14:08 Pak Ustaz. Tapi lewat pesan suara dari 1:14:10 Bapak Alfatih. 1:14:14 Asalamualaikum, 1:14:16 Pak Ustaz 1:14:19 mau bertanya. 1:14:22 Manusia kan punya tiga unsur. Ada jasad, 1:14:25 ada ruh, ada nafs. Ketika dia masuk ke 1:14:28 alam barzakh itu, apakah ruh dan nafs 1:14:33 itu tetap menyatu atau berpisah? dan 1:14:37 juga tolong dijelaskan perbedaan antara 1:14:40 ruh dengan nafs. Terima kasih, Pak 1:14:43 Ustaz. 1:14:45 Asalamualaikum warahmatullahi 1:14:47 wabarakatuh. 1:14:49 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:14:51 shalli ala sayidina Muhammad waid. 1:14:54 Jadi menurut pendapat di dalam tafsir 1:14:57 Ibnu Katsir dari beberapairin. 1:15:00 Jadi, roh itu kalau sudah masuk ke dalam 1:15:03 badan manusia disebut nafs. 1:15:06 Justru itu roh itu ketika akan diangkat 1:15:09 oleh Allah 1:15:11 ya diterangkan dalam Al-Qur'an bukan 1:15:14 dicabut dipanggil 1:15:16 ya ayyatuhan nafsul mutmainahi 1:15:21 ratan mard. 1:15:25 Dalam itu nafs roh itu sama 1:15:29 itu sama. 1:15:31 Ada pendapat beberapa pendapat aja 1:15:34 mengatakan nafs itu dengan roh berbeda. 1:15:39 Tidak. 1:15:42 Nafs dan roh itu dia sama. 1:15:45 Jadi kalau Bapak bilang ada tiga unsur, 1:15:47 manusia itu cuma punya dua unsur, 1:15:51 badan 1:15:53 dan roh. Dan di dalam Al-Qur'an Allah 1:15:56 Taala menyatakan ketika badannya sudah 1:15:59 komplit diciptakan oleh Allah di alam 1:16:01 rahim, Allah Taala menyatakan wfaha fi 1:16:05 minuhi. 1:16:06 Kemudian Allah Taala hembuskan 1:16:10 roh 1:16:13 ya. 1:16:16 Ketika 1:16:18 saatnya Allah Taala akan pisahkan 1:16:21 kita untuk masuk ke alam barzakh, roh 1:16:23 ini diangkat dulu oleh Allah Taala. 1:16:26 Masuk kita ke alam barzakh, 1:16:29 rohnya dikembalikan lagi untuk 1:16:31 mendapatkan untuk menjawab 1:16:33 pertanyaan-pertanyaan. 1:16:35 Insyaallah terjawab. 1:16:36 Baik, insyaallah terjawab. Kemudian 1:16:39 pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz dari 1:16:42 Ibu Ati. Asalamualaikum warahmatullahi 1:16:45 wabarakatuh. 1:16:47 Ustaz, bagaimana kiat agar pada saat 1:16:49 kita berzikir hati langsung menjadi 1:16:52 tentram? Apalagi jika sedang sedih, 1:16:55 cemas, dan lain-lain. Dan yang kedua, 1:16:58 apakah zikir pagi dan sore itu termasuk 1:17:00 doa? Terima kasih. 1:17:03 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:17:05 shalli ala sayyidina Muhammad wa al 1:17:10 memang kan Bu di dalam Al-Qur'an itu 1:17:12 Allah Taala nyatakan ala bidikrillah 1:17:16 bukankah dengan banyak kita berzikir 1:17:19 kepada Allah akan mententramkan hati 1:17:22 kita. Nah ini kalau kalimat zikir ini 1:17:25 sangat luas. 1:17:28 Salat juga itu termasuk zikir 1:17:32 ya. Karena di dalam Al-Qur'an itu Nabi 1:17:34 Musa ketika dia menerima wahyu yang 1:17:37 pertama itu wahyu yang pertama kepada 1:17:40 Nabi Musa diperintahkan untuk salat. 1:17:44 Ya, di ayat di surah Thaha Allah Taala 1:17:46 menyatakan 1:17:48 ee 1:17:51 astagfirullah 1:17:53 faqahikri. 1:17:56 Jadi Allah Taala nyatakan kepada Nabi 1:17:58 Musa, innani anallah lailaha 1:18:03 illa la ilaha illa ana fa'budni 1:18:07 waqimahikri. 1:18:12 Allah Taala nyatakan kepada Nabi Musa, 1:18:14 Allah Taala memperkenalkan dirinya 1:18:16 kepada Nabi Musa. Innani anallah. 1:18:19 Sesungguhnya aku ini adalah Allah 1:18:22 Tuhanmu. Ya, tidak ada Tuhan 1:18:28 melainkan aku. 1:18:30 La ilahailla an'budni. 1:18:33 Tiada Tuhan mainkan aku, maka 1:18:37 arahkan peribadatanmu kepadaku. 1:18:40 Sembahlah aku, bersujudlah kepadaku. 1:18:44 Faqimahikri 1:18:47 dan dirikanlah salat untuk mengingat 1:18:50 kepadaku. Jadi salat juga itu termasuk 1:18:53 kita bisa katakan zikir. Jadi seorang 1:18:56 hamba Allah kalau dia berzikir 1:18:59 sebenarnya dia berzikir itu dia 1:19:00 mengingat kepada Allah Taala. 1:19:03 H 1:19:03 ya, dia mendekatkan diri kepada Allah. 1:19:06 Dan di Quran itu kita disuruh untuk 1:19:09 banyak berzikir kepada Allah. Ibu umpama 1:19:13 saya katakan zikir ini sangat 1:19:17 ya. Zikir itu dari kalimat mengingat 1:19:23 ya. Wakarallahu fahu. Dan Allah Taala 1:19:27 akan mengingat menyebut-nyebut kepadanya 1:19:30 kepada penduduk langit. 1:19:32 Kalau umpama 1:19:35 seorang hamba Allah 1:19:39 ketika dia lagi duduk sendirian kemudian 1:19:42 dia melafkan kalimat-kalimat tauhid ya, 1:19:46 kalimat takbir, kalimat tazkir, itu 1:19:49 berarti dia lagi duduk berzikir kepada 1:19:51 Allah dan juga itu termasuk doa. 1:19:58 Jadi itu termasuk salah satu cabang 1:20:01 ibadah yang boleh kita kembangkan. 1:20:05 Jadi maksud saya yang boleh kita 1:20:06 kembangkan begini. Ibu mau berzikir 1:20:09 dalam keadaan duduk boleh. Ibu mau 1:20:12 berzikir dalam keadaan berdiri. Umpama 1:20:14 ibu lagi jogging berzikir boleh. Ibu 1:20:17 lagi mencampur adonan mau bikin roti 1:20:19 sambil berzikir boleh. Itu kita 1:20:22 kembangkan. Artinya kita diberikan 1:20:24 kebebasan. satu ibadah yang Allah Taala 1:20:26 tidak tentukan tempatnya, waktunya, 1:20:29 lamanya diberikan kebebasan. 1:20:33 Dan kalau kita berzikir itu usahakan 1:20:36 supaya 1:20:38 otak kita itu juga mengikuti apa yang 1:20:41 kita su 1:20:44 maka Allah janjikan dalam Al-Qur'an 1:20:48 dan innallaha la yukliful miad. Allah 1:20:51 tidak pernah memungkiri janjinya. 1:20:55 Insyaallah hati kita bakal ditentramkan 1:20:57 oleh Allah. Allah Taala akan berikan. 1:21:01 Insyaallah terjawab. Baik. Insyaallah 1:21:03 terjawab. 1:21:05 Kemudian pertanyaan selanjutnya Pak 1:21:07 Ustaz dari Ibu Tursiati. Asalamualaikum 1:21:11 warahmatullahi wabarakatuh. 1:21:14 Waalaikumsalam. 1:21:15 Baik. Ee oh mohon maaf dari hamba Allah, 1:21:19 Pak Ustaz. Bagaimana caranya 1:21:23 dosa-dosa yang banyak kepada ibu dan 1:21:25 bapak yang sudah meninggal cara 1:21:27 menebusnya bagaimana, Pak Ustaz? Terima 1:21:30 kasih. 1:21:32 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:21:34 shalli ala sayyidina Muhammad wa. 1:21:38 Ya, caranya itu ada dua macam, ada dua 1:21:40 cara, tiga. Tiga cara 1:21:43 kalau menurut hadis Rasulullah, 1:21:46 kalau ibumu itu ee yang pertama 1:21:50 perbanyak istigfar untuk mereka. 1:21:54 Tadahkan tangan kepada Allah, minta 1:21:57 supaya Allah ampunkan mereka dan minta 1:22:00 juga supaya Allah ampunkan ke diri Anda, 1:22:03 ke diri kita ya. 1:22:09 Yang paling pendek itu allahumagfirli 1:22:11 waliwalidaiya warhamhuma 1:22:14 kamair. 1:22:18 Ya, ya Allah ampunkanlah aku dan kedua 1:22:21 orang tuaku dan sayangilah mereka 1:22:25 sebagaimana mereka membesarkan saya 1:22:27 dengan kasih sayang. 1:22:30 Perbanyak baca minta kepada Allah Taala. 1:22:33 Ya. Kemudian yang kedua, 1:22:36 ada kebiasaan baik yang dilakukan oleh 1:22:40 orang tuamu. Kebiasaan-kebiasaan baik 1:22:44 ya. Ini umpama contoh aja. Ini contoh 1:22:49 bagaimana kebiasaan baik. 1:22:52 Umpama 1:22:54 tadinya 1:22:57 Anda tidak pernah mendengar kepada Bapak 1:22:59 atau Ibu nasihatnya nanti anggap lalu 1:23:02 aja ya. Apalagi ketika Anda sudah kaya 1:23:05 raya umpama sudah jadi pejabat orang tua 1:23:09 di lalaikan begitu aja. 1:23:14 Nah, sekarang ketika Anda alhamdulillah 1:23:18 Allah Taala berikan umur yang baik, 1:23:20 punya kemampuan, cari tahu, selidiki 1:23:25 siapa orang-orang yang biasanya ibumu 1:23:28 suka menolong atau memberikan bantuan 1:23:31 atau ayah memberikan bantuan. Rasul 1:23:33 sallallahu alaihi wasallam mengingatkan 1:23:36 kalau kita lanjutkan kebiasaan 1:23:40 baik orang tua kita, 1:23:42 maka sama dengan dia masih berbakti 1:23:45 kepada orang tuanya. 1:23:49 Dan yang ketiga, 1:23:53 orang tua sudah meninggal. 1:23:55 Hamba-hamba Allah yang dekat dengan 1:23:57 orang tuamu, berbuat baik kepada mereka 1:23:59 dan berbakti kepada mereka. 1:24:03 Jadi Allah masih berikan kesempatan 1:24:05 kepada kita untuk menebus 1:24:09 kesalahan dan dosa kita kepada orang tua 1:24:12 dengan yang tiga hal. 1:24:15 Ya, sebenarnya ada empat, tapi yang satu 1:24:18 itu sudah lewat. Yang pertama itu ketika 1:24:20 dia meninggal kita salatkan dia. 1:24:25 Yang ini sudah selesai, sudah lewat. 1:24:27 Jadi tinggal yang kedua, ketiga, dan 1:24:30 keempat ya. Tinggal tiga. Yang satu 1:24:32 sudah selesai. 1:24:34 Yang kedua kita banyak minta ampun 1:24:36 kepada Allah terhadap mereka. Artinya 1:24:39 kita beristigfar untuk mereka. Yang 1:24:42 kedua, kita lanjutkan 1:24:43 kebiasaan-kebiasaan baik mereka. Yang 1:24:46 ketiga, orang-orang yang dekat dengan 1:24:48 mereka. Hubungkan silaturahim, berbuat 1:24:51 baik kepada mereka. Insyaallah terjawab. 1:24:54 Baik. 1:24:56 Pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. 1:24:58 Pertanyaan dari Iya, baik. Pertanyaan 1:25:01 dari hamba Allah kembali. 1:25:03 Asalamualaikum warahmatullahi 1:25:05 wabarakatuh. 1:25:07 Terkait dengan bertambahnya usia dan 1:25:10 berkurangnya kemampuan dalam mengerjakan 1:25:12 ibadah. Apakah salah bila seseorang yang 1:25:16 sudah lanjut usia tidak mau lagi 1:25:20 melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ia 1:25:22 khawatirkan akan melalaikannya kepada 1:25:26 mengingat Allah? Walaupun keadaan orang 1:25:29 itu sebenarnya masih membutuhkan 1:25:31 pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan 1:25:34 hidupnya. Demikian, Ustaz, terima kasih. 1:25:38 Bismillahirrahmanirrahim. 1:25:40 Ya sayidina Muhammad. 1:25:43 Jadi begini, 1:25:45 seorang itu kalau dia sudah sampai umur 1:25:48 yang dia rasa dirinya sudah tua. Hanya 1:25:51 sekarang kita ini untuk mengatakan tua 1:25:54 ini umur berapa? Wallahualam. Tapi 1:25:56 biasanya ya kalau sudah umur 40 tahun ke 1:26:01 atas 1:26:03 mulai banyak berpikir untuk balik ke 1:26:06 yaumul akhir. 1:26:08 Jadi kalau sudah 50 tahun lebih kemudian 1:26:11 dia mulai menghentikan sebagian 1:26:14 kegiatan-kegiatannya 1:26:16 supaya tidak ee terhambat ibadahnya dia 1:26:21 kepada Allah Taala. Boleh aja. Boleh. 1:26:25 Tapi umpama ya umpama contoh begini 1:26:30 kalau dia pegawai negeri 1:26:32 dia masih umpama dia umur 50 tahun 1:26:35 pegawai negeri kan pensiun berapa? 54 1:26:39 atau 55. Wallahuam ya. 1:26:42 Heeh. 1:26:42 4 tahun umpama. Kemudian dia berpikir ah 1:26:45 sudah lebih baik saya minta pensiun ini 1:26:47 aja. Boleh. Itu putusannya dia. Tapi 1:26:51 kalau kondisi ekonomi akan terganggu, 1:26:54 umpama lanjutkan pekerjaan 1:26:58 dan ibadah itu di mana aja kita bisa 1:27:00 lakukan. 1:27:02 Asal yang penting begitu azan 1:27:06 salat. 1:27:07 Iya. 1:27:07 Sekarang kan di institusi-institusi 1:27:10 pemerintah, perusahaan-perusahaan kan 1:27:12 sudah ada disediakan musalla-musala. 1:27:14 Heeh. 1:27:15 Berzikir ya. 1:27:18 Artinya perbanyak zikrullah kita. Enggak 1:27:20 usah banyak keluar ngeluyur-ngeluyur ke 1:27:22 sana ke sini. 1:27:25 Lebih banyak untuk kita membaca 1:27:26 Al-Qur'an. 1:27:29 Tapi kalau umpama terlalu banyak 1:27:31 gangguan, takut jangan terhalang terbawa 1:27:34 dengan gangguan, kemudian dia mengambil 1:27:37 mengambil putusan, lebih baik ya saya 1:27:40 berci daripada kegiatan. 1:27:42 Itu masyaallah. Itu artinya dia ingin 1:27:46 mencegah dirinya. Jangan terjerumus 1:27:48 kepada sesuatu yang syubhat. Artinya 1:27:50 yang empat. Insyaallah terjawab. 1:27:54 Baik. Insyaallah terjawab. Terima kasih, 1:27:55 Pak Ustaz. Terima kasih untuk Terima 1:27:57 kasih pula untuk Ibu hamba Allah yang 1:28:00 baru saja bertanya. Langsung kepada 1:28:03 closing penutup Pak Ustaz. 1:28:06 Penutupnya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:28:09 Di dalam Al-Qur'an Allah Taala ingatkan 1:28:12 alubadil amalumam 1:28:18 ya untuk menggantikan posisi seperti 1:28:21 Anda. Apa Anda seorang suami ya Anda 1:28:25 seorang gubernur? 1:28:28 Anda seorang kaya raya. Allah Taala 1:28:30 ingatkan untuk menggantikan seperti Anda 1:28:34 bagi Allah sangat gampang dan Anda Allah 1:28:36 hidupkan di alam yang Anda belum tahu. 1:28:38 Di mana itu? Di yaumul akhir. Kita belum 1:28:40 tahu kondisi di kondisi yaumul akhir. 1:28:43 Jadi untuk itu hamba Allah yang mulia 1:28:48 jangan kita terlalu merasa bangga 1:28:51 menyombongkan diri dalam hidup kita 1:28:54 dengan apa yang Allah berikan kepada 1:28:55 kita. Apa umur, apa sehat, apa harta, 1:28:59 apa jabatan, merendahlah dalam 1:29:01 kehidupan. Taatlah kepada Allah Taala 1:29:04 dan jaga kehidupan kita tidak 1:29:07 tergelincir ketika kita masuk ke yaumul 1:29:10 akhir, ke gerbang yaumul akhir. 1:29:12 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:29:14 wabarakatuh. Subhanakallahumma 1:29:16 wabihamdika ashadu alla ilahaillallah wa 1:29:19 anna muhammadar rasulullahuik. 1:29:22 Asalamualaikum warahmatullahi 1:29:24 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:29:26 warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih 1:29:28 banyak jazakallah khairan katsiro kami 1:29:30 ucapkan kepada Ustaz Mahmid yang telah 1:29:33 memberikan kita pencerahan dan juga 1:29:35 nasihatnya di sore hari ini. Kami juga 1:29:37 ucapkan terima kasih kepada pendengar 1:29:40 kami yang sudah bertanya. Namun mohon 1:29:42 maaf belum sempat terjawab oleh Ustaz 1:29:45 dikarenakan keterbatasan waktu untuk 1:29:47 Bapak Arifin di Jakarta Barat. Kemudian 1:29:51 ada Bapak Aminudin, lalu ada Bapak Arif 1:29:55 di Pondok Aren, Ibu Femi di Tebet, 1:30:01 lalu ada Pak Juana, lalu ada Bapak 1:30:05 Fatur, 1:30:07 dan terakhir dari Bapak Herman serta 1:30:11 Bapak Amsir Tabrani 1:30:16 dan juga Eyang Sri. 1:30:18 Akhirul kalam kami mohon undur diri dari 1:30:21 ruang dengar Anda. Ilaliqo billahi 1:30:23 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:30:26 warahmatullah wabarakatuh.