Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Asalamualaikum warahmatullahi 0:01 wabarakatuh, Bang Isan. 0:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:06 wabarakatuh. 0:07 Bagaimana kabar, Bang Isan? Sehat? 0:10 Alhamdulillah. 0:14 Bang Isan mohon maaf lahir dan batin. 0:23 Baik, Bangsan. Seperti biasa di pagi 0:26 hari ini kita ingin mendapatkan 0:28 pencerahan dari ee Bang Hanudin dan 0:32 topik yang akan kita angkat yaitu di 0:34 mana ee sejumlah negara di Asia Tenggara 0:38 kini mulai bersiap menghadapi ancaman 0:41 krisis energi akibat penutupan selat 0:43 hormus yang telah berlangsung selama 0:46 kurang lebih 1 bulan ya, Bung. Eh, kita 0:49 tahu bahwa eh Selat Horumus ini adalah 0:52 perairan sempit yang terletak di Teluk 0:54 Persia dan ruto vital distribusi minyak 0:58 yang dihasilkan oleh negara-negara di 1:00 kawasan Timur Tengah. Bahkan beberapa 1:03 waktu lalu ini Filipina sudah menetapkan 1:06 darurat energi. Padahal kalau dari 1:09 informasi di media itu Filipina itu 1:12 masih ada 45 hari lagi begitu ya untuk 1:15 BBM pada saat itu sebelum ee Lebaran. 1:18 Nah, ini bagaimana dengan Indonesia, 1:21 Bang? Ee apakah Indonesia akan mengikuti 1:23 jejak Filipina? Lalu dari kacamata Bang 1:27 Isan Nursi dengan penutupan strat hormus 1:29 ini di mana negara-negara Asia akan 1:31 bersiap untuk menghadapi krisis. Bahkan 1:34 kurs rupiah kita ee dengan dolar ini kan 1:38 sudah hampir ee bukan hampir ya sudah 1:40 17.000 begitu, Bang. Nah, dari ee dua 1:44 peristiwa ini, Bang Isanuddin Nursi, 1:47 Abang melihat seperti apa? Kemudian 1:49 belum lagi proyek ee apa namanya? MBG 1:53 ini juga masih terus berjalan. Akankah 1:55 dengan adanya krisis energi yang akibat 1:59 penutupan selatan Rom ini MBGK ditutup 2:01 atau seperti apa, Bang? Langkah yang 2:02 tepat buat Indonesia? Itu dulu saja, 2:05 Bang. Terima kasih, Bang. 2:09 Bismillahirrahmanirrahim. 2:18 Ilmanahmanudahan 2:30 ibadah kita diterima Allah Subhanahu wa 2:32 taala dan 2:33 kita dapat mencapai tujuan Ramadan dan 2:38 tujuan Syawal. Amin. 2:43 Yang pertama yang harus 2:46 kita lihat 2:49 ini ee 2:53 omongan 2:55 Trump dan omongan Tanyahu 2:57 mendapatkan bukti empiris. 3:01 Ee Trump pernah menyatakan kepada 3:04 Netanyahu, 3:06 "Do what you want to do." Jadi ini 3:09 pernah saya sampaikan 3:11 berhasil 3:14 beberapa waktu lalu jauh sebelum perang 3:18 ketika ee 3:21 tanya ketemu Trump. 3:24 Lalu 3:26 beberapa waktu kemudian 3:29 tanya menyampaikan 3:31 kepada Trump 3:33 do what say. 3:35 Jadi kalau Trump bilang, "Oh, kerjain 3:37 aja apa yang mau kerjain." He 3:41 kalau 3:43 tanya bilang, "Ya, lu kerjain apa yang 3:46 kau mau gitu. Lu kerjain apa yang gua 3:48 bilang." 3:50 sehingga orang melihat per hari ini 3:53 Trump sebenarnya menjalankan agenda 3:55 Netanyahu. 3:58 Nah, kalau Trump menjalankan agenda 4:00 berarti benar tesisnya bahwa 4:03 Amerika adalah 4:05 Israel besar. Sementara Israel adalah 4:08 Amerika kecil. 4:10 ee artinya 4:14 ini bukan sekedar dua negara 4:16 ini ee 4:19 ee ada kesamaan 4:22 kesamaan ideologi yang bangun baik 4:26 bukan sekedar pada kesamaan ee 4:29 kepentingan ekonomi, tapi lebih pada 4:31 kesamaan kepentingan ee tegaknya 4:34 ideologi mereka. 4:36 itu berarti 4:38 ee tujuan mereka memerang Irak itu 4:42 adalah tujuan untuk mencapai Israel 4:45 raya. Apa itu Israel raya? Kawasan peluk 4:48 yang dikuasai oleh Israel dari ER sampai 4:51 dengan. 4:55 Nah, 4:56 tentu ini ee ada penghambatnya. 5:01 penghambat utamanya adalah Iran yang 5:04 tidak pernah ee berhasil dia tundukkan 5:08 sejak ee 5:11 49 tahun laluan 5:14 tidak pernah ee 5:17 berhasil 5:20 mengikendalikan 5:22 walaupun terakhir melalui 11 melalui 5:27 Arap Spring lalu kemudian melalui 5:29 serangan Karim Sulaimani serangan 5:32 terhadap sejumlah pinggiran, ee 5:37 kecelakaan helikopter 5:39 yang membunuh presiden dan seterusnya. 5:42 Semua yang dilakukan oleh Israel dan 5:45 Amerika terhadap Iran termasuk 5:47 demonstrasi besar-besaran yang ee 5:50 memakan jiwa begitu banyak tetap gagal 5:54 menjatuhkan regeran 5:58 di sini. Mereka akhirnya mengambil sikap 6:00 memang perangi. 6:01 Hm. 6:02 Maka 6:04 28 Februari 6:06 Heeh. Sabtu malam 6:08 itu dimulai serangan dan hingga sekarang 6:12 ee masyarakat hampir masyarakat dunia 6:15 rata-rata 6:17 Pandang Baba bertanya kapan serangan 6:19 militer ini berhenti atau tepatnya 6:21 kapan perang militer ini berhenti? Jadi 6:24 sesungguhnya bukan soal perang perang 6:27 dalam pengertian menyeluruh berhenti. 6:29 Tidak. Karena perang ini tidak akan 6:30 pernah berhenti. Tapi pertanyaan 6:33 dipermudah kapan perang berhenti? 6:36 Yang dimaksud dengan kapan perang 6:37 berhenti adalah 6:40 perang militernya berhenti. 6:43 Nah, karena eskalasi level eskalasinya 6:45 terus meningkat ee ditandai dengan ee 6:51 minat mengirim pasukan darat, pasukan 6:54 amfibi 6:55 untuk menguasai Trat Hormus termasuk 6:58 meluntuhkan Pulau Kak H 7:01 sebagai instalasi minyak terbesar 7:04 Amerika. 7:05 maka ee dunia mungkin cemas karena Iran 7:11 tidak akan pernah mau membuka salat 7:12 hormons. Nah, penggunaan salat hormons 7:16 ini itu mengguna ee itu berarti bahwa 7:21 Iran telah menggunakan strategi yang 7:23 lain. termasuk Iran menggunakan strategi 7:26 bagaimana 7:28 ee beberapa pangkalan militer di 7:30 negara-negara 7:31 Teluk diserang 7:34 ee Emirat, 7:36 Qatar, 7:38 Arab Saudi, Bahrei itu terkena semua 7:43 serangan Iran. 7:44 Heeh. 7:45 Bahkan sekarang juga Libanon 7:48 Jan juga ribut dengan Israel. 7:51 Jadi ee 7:53 perang sudah melebar, meluas dan 7:57 mendalam. 7:59 Perangnya sudah meluas dan mungkin 8:01 mendalam. 8:02 Ee karena tujuan 8:05 Trump dan Benyamin adanya menyerang pada 8:09 28 Februari awal Maret untuk menjatuhkan 8:13 rezim memang mati. 8:15 He 8:15 memang terbunuh. 8:16 Heeh. 8:17 Yang namanya Ali Haminei. 8:18 Iya. Tapi dengan munculnya mtaaba 8:22 dunia pemberitaan Barat, 8:24 bahkan Trump sendiri bersikap ini adalah 8:27 pemimpin garis keras 8:30 lebih keras lagi gitu. 8:30 Jadi martab 8:32 di disebut sebagai tampilnya pemimpin 8:35 lebih keras. 8:36 Kenapa? Karena 8:39 karena Mabah Ali Hamine adalah pribadi 8:42 yang dididik di bawah dua kepemimpinan. 8:45 Iya. 8:46 Hom ini dalam masa kecilnya jadi 1 8:51 sampai dengan 5 tahun sampai dengan 1 8:53 sampai dengan 5 tahun di bawah pengaruh 8:56 doktrin keagamaan 8:58 ee Home ini sementara dari 5 tahun 9:01 sampai dengan usia sekarang terdoktrin 9:04 atas kepemimpinan bapaknya 9:08 maka terbentuklah pribadi yang punya 9:09 daya juang seperti sekarang dan itu 9:12 membuat rezim Iran kan sesungguhnya 9:16 tidak rontok pribadinya boleh mati 9:19 tetapi sistemnya tetap berjalan 9:21 i 9:21 dengan kemunculan mabak. 9:24 Nah, penggunaan hormus mempengaruhi 9:27 penggunaan kebijakan ee ini mempengaruhi 9:31 pasokan minyak ee sebesar 9:35 hitungannya sekitar 17 sampai dengan 21% 9:38 dari pasokan minyak dunia. H 9:41 e kalau 17 sampai dengan 21% pasokan 9:43 minyak dunia energi dunia, maka yang 9:46 terpengaruh adalah negara-negara yang 9:49 biasa mendapat pasokan minyak dari 9:51 negara-negara teluk 9:54 asal muasalnya terganggu adalah tiga 9:56 negara yakni Jepang, Cina, dan Korea 10:00 Selatan. 10:01 Tapi beberapa negara lain juga memang 10:03 punya pasokan dari sana itu terganggu 10:06 termasuk ke Indonesia 10:08 yang mendapat pasokan dari sebagian dari 10:10 Arab Saudi. Nah, ketika masuk Anda 10:13 bandingkan dengan Filipina yang punya 10:15 ketahanan energi 45 hari 10:17 H 10:18 dan sekarang masyarakatnya berangkat ke 10:20 kantor dengan jalan kaki. Ya. 10:22 Heeh. Heeh. 10:24 Ee Indonesia punya ketahanan energi 10:26 lebih rendah lagi. 20 hari. 10:28 Iya. 10:30 yang saya tahu tadinya 29, tapi karena 10:33 kayak gini kondisinya jadi 20 hari. 10:37 Lalu ee para pejabat di tinggi di 10:41 Indonesia masih mengatakan bahwa mereka 10:44 tidak akan ee mengubah harga. Tapi yang 10:49 saya dengar besok harga Pertamax akan 10:53 naik. 10:53 H. Jadi betul 10:54 untuk harga pertama. 10:56 Iya mereka akan pasti naikkan karena 10:58 kalau karena mereka tidak naikin 11:01 Heeh. 11:02 Mereka tidak naikin APBN-nya jebol. 11:04 He. 11:05 Untuk kan subsidi subsidinya saja sudah 11:08 mencapai R10 triliun. 11:10 Heeh. 11:11 Itu kan pada harga 70 dolar per barang. 11:14 Sementara harga sekarang sudah mencapai 11:16 109. 11:18 Ee pernah mencapai 111. H 11:21 sekarang harganya sudah mencapai ee 109, 11:25 108, 109 11:26 dan ini diprediksi akan terus naik harga 11:28 minyak dunia, Bang. 11:30 Ee 11:32 beberapa kalangan bisa menyebut sampai 11:34 150, beberapa kalangan menyebut sampai 11:36 200. Saya kalau sampai 150 logis karena 11:40 pada 14 Juli 11:43 2008 11:45 harga minyak waktu itu menempus 147 11:49 peret. Jadi logis kalau ada orang bilang 11:52 menyatakan 350 karena itu pernah terjadi 11:55 pada 14 Juli 2008 11:59 ketika Amerika mencoba memainkan harga 12:01 minyak gitu ya sebagai penguasa pasar 12:05 gitu melalui Max Meal acting itu eh yang 12:12 dia maksud untuk memukul Cina tapi 12:14 ternyata yang terpukul adalah dirinya. 12:16 Nah, sekarang karena Amerika adalah 12:17 salah satu negara net ortir, dia pun 12:21 kembali memainkan pasokan. 12:23 Tapi memainkan pasokan bukan hanya dari 12:25 dirinya, memainkan pasokan dari seluruh 12:27 dunia. Itulah serangan dia ke Venusi 12:32 itulah serangan dia ke Iran. Nah, 12:36 termasuk akhirnya dia terkenal sendiri 12:37 dampaknya. Karena negara-negara teluk 12:40 sebagai penghasil minyak, sebagai 12:41 produsen minyak itu mempengaruhi 20% 12:44 lewat lewat Ormos. 12:46 Nah, ini yang disebut dengan ee 12:49 bagaimana strategi 12:52 ee Iran memainkan salat eh chuk point 12:57 strateg. Jadi, strategi penggunaan 13:00 geografi 13:03 sebagai senjata eh istilahnya 13:06 izing straight gitu ya. Jadi 13:09 mempersenjatai selat gitu. Indonesia 13:12 punya empat sebenarnya senjatanya. kalau 13:15 memprosenjatai 13:16 plat. Tapi sebelum kita ke Indonesia, 13:19 nanti kita lihat dulu di sini konstruksi 13:21 APBN dan fiskal ee dan moneter. Nah, 13:25 kalau kita 13:26 ee kayak gitu ngelhatnya maka 13:29 terganggunya industnya pasukan minyak 13:33 Jepang, 13:34 Cina, Korea Selatan, dan jumlah negara 13:38 Asia suka tidak suka mempengaruhi 13:40 industri mereka. Ketika industri mereka 13:43 terganggu, suka tidak suka mempengaruhi 13:45 perekonomian. Itu berarti mempengaruhi 13:47 PDB. 13:49 Karena itu analisis yang muncul sekarang 13:53 ini inflasi di Amerika bukan lagi 13:57 pertimbangannya 2,1 14:00 ee dia di atas 4%. 14:02 Itu menunjukkan betapa 14:04 rawannya 14:06 gangguan salat hormus ee karena inflasi 14:10 meningkat. Karena inflasi meningkat itu 14:12 berarti suku bunga akan naik. Nah, itu 14:14 berarti mengganggu yang namanya nilai 14:16 tukar. Nah, di situ berarti meng 14:19 mempengaruhi posisi dolar. Padahal ee 14:22 dolar di dunia sedang dihindari 14:24 pemakaiannya oleh berbagai negara. Nah, 14:27 di sini terbuka 14:28 he 14:28 bahwa sesungguhnya serangan Amerika 14:30 terhadap Venezuela, 14:33 terhadap Iran. He 14:35 ya. 14:36 Terhadap Venezuela dan Iran. 14:37 Iya. itu sebenarnya dalam rangka 14:41 mendorong masyarakat dunia 14:44 tetap kembali menggunakan dolar. 14:45 Hm. 14:46 Melalui apa? Melalui yang namanya 14:48 penggunaan minyak gitu. 14:50 Poinnya. 14:50 Jadi ada 14:52 ada tiga langkah yang diambil oleh 14:54 Amerika. Langkah pertama 14:57 ini yang disebut dengan strategi 15:01 mata rantai pasokan. 15:03 Artinya mata rantai pasokan diganggu 15:05 sedemikian rupa sama seperti dia paksa 15:08 Indonesia membeli minyak dari Amerika 15:11 itu pasokan berarti kan. Nah, soal 15:13 harganya dampak dari mata rantai 15:15 pasokan. Jadi karena mata rantai pasokan 15:18 terganggu, harga terganggu gitu. Nah, 15:21 ketika harga menyangkut harga, 15:23 pertanyaan berikutnya, mata uang apa 15:25 yang dipakai? Tentu mata uang yang 15:26 mereka kehendaki adalah mata uang 15:30 dolar. Nah, artinya sesungguh yang 15:32 diganggu di sini adalah Cina. 15:35 Cina betul-betul terganggu di sini, maka 15:37 ekonomi Cina menurun. 15:39 Ekonomi Cina menurun, pertumbuhannya 15:41 menjadi 4,4%. 15:43 Dari tarif saja dampak perekonomian Cina 15:47 menurun 4,4% 15:50 dari kebijakan tarif seram. Apalagi 15:52 dengan gangguan pasukan minyak. 15:54 Kemungkinan besar pasca ee pertumbuhan 15:56 ekonomi Cina juga lebih rendah dari 4,4. 16:00 entar inflasinya tetap tinggi seluruh 16:02 dunia karena terkenal. 16:04 Nah, ini menggambarkan 16:07 menggambarkan situasi 16:10 Indonesia juga pasti terpukul. 16:13 Jadi 16:15 kalau melihat Indonesia yang 16:17 ketergantungan energinya pada impor 16:19 sebanyak 1 juta barel, 16:23 maka suka suka tidak suka harga minyak 16:25 yang akan berlaku harga energi primer 16:28 tepatnya begitu. harga energi primer 16:31 yang berlaku di Indonesia. Energi primer 16:33 itu bensin gitu ya, solar. 16:35 Iya. 16:36 Ya, itu akan terkena jadi Perta Max, 16:40 Perta Light, ee batuara itu akan naik 16:44 semua karena itu e energi primer gas 16:47 akan naik gitu. Nah, karena di dari di 16:52 Selat Hormos itu Qatar mengekspor 16:55 LNG-nya juga lewat situ. Tapi jangan 16:59 lupa itu juga ada soal pupuk 17:02 karena salah satunya juga begitu tapi 17:04 akan terkena juga yang namanya industri 17:06 petrochemical. 17:08 Jadi makanya Candra Asri sampai 17:10 menetapkan Forest major 17:12 eh sebagai produsen Petro Chemika 17:14 terbesar di Indonesia. Chandra Asis 17:17 sudah menyatakan force major ee 2 minggu 17:20 lalu 17:21 karena pasokanpasokan bahan bakunya 17:24 total terganggu. 17:26 Nah, Anda bayangkan energi primer 17:29 terkena, energi sekunder terkena, 17:33 industri terkena, gitu kan pasukan pupuk 17:36 terkena. Jadi yang terkena bukan hanya 17:39 soal pengadaan energi tapi juga terkena 17:42 industri pangan. terkena juga pangan 17:45 karena soal pupuk gitu. Ee itulah ee 17:48 berkelindannya penggunaan ee tentu orang 17:52 terakhir 17:54 akibat perilaku Trump sama nyatau. Nah, 17:57 turunlah kebijakan Trump dia akan 18:00 menurunkan pasukan amfibi keus 18:03 dalam rangka menjamin keamanan gitu ya. 18:07 Dia akan menurunkan serangan darat dalam 18:09 rangka meruntuhkan instalasi minyak 18:12 terbesar Iran. di Pulau Kak gitu yang 18:16 kemudian juga mengambil protes. Pada 18:18 saat yang sama Fed Hexet meminta dana 18:22 dari kongres AS sebesar R miliar dan 18:26 kemudian Trump sendiri meminta dana dari 18:29 sejumlah negara Teluk untuk membantu 18:33 penyerangan. H 18:36 jadi ada ada hal-hal yang yang di sini 18:40 kelihatan 18:42 bahwa sesungguhnya di balik Kus ini 18:44 seperti pernyataan yang disampaikan oleh 18:47 ya saya berkali-kali menyatakan ini 18:49 terakhir tapi sebenarnya eh di konkret 18:53 kalau Eisen Howarder menyatakan perang 18:56 adalah urusan keuntungan besar. Kalau 18:58 saya menyebutnya perang untuk damai, 19:00 damai untuk perang. Heeh. 19:02 Tesis kedua, perang untuk ekonomi, 19:04 ekonomi untuk perang. 19:05 Heeh. 19:06 Artinya damai tidak tercapai, tapi 19:09 keuntungan tercapai, gitu. Kalau saya 19:11 tesisnya jadi dua tesis itu dan ini 19:13 terbukti karena 19:15 ee pemain pasokan drone di Amerika 19:17 adalah keluarga Trump gitu. 19:21 Dalam ini Erik Trump dianggap sebagai 19:23 pemasok penting untuk drun di Amerika 19:26 gitu. Erik Trump. Begitu juga yang 19:28 namanya J. Kusner. Wah, dia menjadi ee 19:32 negosiator untuk rekonstruksi sejumlah 19:35 apa pangkalan militer yang ada di 19:36 kawasan Teluk itu 19:40 ada artinya untuk bisnis keluarga Trump 19:44 mendapat keuntungan besar. Nah, ini 19:46 soalnya 19:48 makanya untuk bop ee tiap anggotanya 19:52 diminta R miliar untuk rekonstruksi Gaza 19:55 gitu. Entah siapa yang melakukannya 19:58 itu bisnis posisinya. Jadi begitulah 20:00 bisnis. Nah, sekarang kalau kita kembali 20:02 ke Indonesia dalam posisi 20:04 ee 20:06 ee subsidi energi sampai 210 triliun 20:09 gitu ya. Ee di tengah yang namanya 20:12 kesalahan PLN dalam membeli sumber 20:16 dayanya dari swasta dengan modal tik or 20:19 pay. pakai enggak pakai bayar dengan 20:21 harga tinggi dan menjual dengan harga 20:23 relatif ee BPP yang ee ee yang ya yang 20:27 yang akuntabilitasnya perlu 20:30 dipertanggungjawabkan lebih dalam. Ya 20:32 tentu saja akan terkena. Maka diminta ee 20:36 oleh Presiden agar ee penggunaan itu 20:43 penggunaan energi, 20:45 penggunaan listrik kami gitu. Pak Lil 20:47 ngomongnya kalau habis masak kompornya, 20:50 habis masak katanya kompornya dimatikan. 20:52 Kalau sudah matang kompornya baru 20:54 dimatikan 20:55 dan menjadi tertawaan gitu. Sementara 20:57 anjuran Prabowo segera penggunaan energi 21:00 itu ee diatur sedemikian rupa agar tidak 21:04 tergantung pada Nah, ini lagi-lagi 21:07 semuanya bersifat reaktif begitu. H 21:11 dia tidak bersifat antisipatif 21:14 bahwa ketergantungan impor Indonesia 21:17 dari luar untuk energi sehingga 21:20 menunjukkan ketahanan energi yang rendah 21:22 kayak gitu. Itu sudah saya bahas 21:26 bertahun-tahun 21:27 sejak saya memaskan biaya pokok produksi 21:30 energi yang hingga hari ini terkadang 21:33 tidak jelas. 21:35 baik pada persoalan 21:37 baik pada persoalan Pertite, Basel ee 21:40 maupun Pertamax gitu. 21:42 Heeh. 21:43 Kenapa? Karena menyangkut soal bagaimana 21:45 ee kita menghasilkan sendiri minyak 21:47 gitu. Kita bisa menghasilkan katanya 21:50 600.000 barel. Sementara gas jutaan 21:54 milion MPU, 21:56 jutaan ee British thermal unit gitu ya 22:01 yang setara dengan berapa barel. 22:03 Iya. Nah, ini kan pada saat yang sama 22:05 kita masih tetap mengekspor 22:08 ee gas kita keluar gitu 22:12 dengan harga murah gitu untuk memasuk 22:14 sejumlah negara termasuk Korea, Cina, 22:16 dan Jepang. Bayangkan kalau ee LNG 22:19 tangguh berhenti memasuk ee ee Jepang, 22:25 Cina, dan Korea misalnya. 22:28 bayangkan itu kita juga ikut 22:29 menghentikan dan kita gunakan sepenuhnya 22:31 untuk dalam negeri dalam mereka 22:33 menghidupkan namanya ee 22:37 ee pembangkit listrik kita. Wih, dahsyat 22:39 itu luar biasa. Dan sebenarnya terjadi 22:41 karena dunia dalam keadaan darurat. 22:45 Nah, simpulan pertama adalah bahwa 22:49 iklim perekonomian penuh dengan 22:51 ketidakpastian. 22:52 Dan kalau kita mundur ke belakang sejak 22:54 yang namanya Arab mengembargo minyak 22:58 pada tahun 1 dan menghasilkan 23:01 namanya Nixon shock dan kemudian para 23:04 ekonom Indonesia sejak saat itu hingga 23:07 saat ini gitu ya para ekonom neoliberal 23:10 itu selalu menggunakan istilah iklim 23:13 perekonomian tidak pasti ketidakpastian 23:15 iklim perekonomian maka menggambarkan 23:18 disebut dengan iklim ketidakpastian itu 23:19 adalah sama dengan kegelapan 23:22 karena tidak tidak punya kepastian 23:25 tentang bagaimana memberikan jaminan 23:28 pasokan gitu, pasukan energi. Nah, 23:31 ketika bahasa ketidakpastian itu adalah 23:34 kegelapan 23:36 tentang bagaimana jaminan patokan gitu 23:38 kan yang namanya fit stock gantunya 23:44 fits garanti jaminan pasokan maka 23:47 sesungguhnya itu zulumat 23:50 artinya apa? Artinya ekonomi Indonesia 23:53 sesungguhnya sejak 40 23:57 ee 23:58 tahun lalu gitu ya, sejak 40 tahun itu 24:02 selalu dalam posisi kegelapan, selalu 24:04 dalam posisi zulumat. Kalau pakai bahasa 24:07 Al-Qur'an ini min zulumati ilnya tidak 24:10 tercapai. 24:11 Artinya ada kesalahan sistem. 24:15 Ini berkali-kali saya bilang ini ada 24:16 kesalahan sistem. 24:19 kita negara kaya raya kayak gini gitu 24:21 ya. 24:22 Iya. 24:22 Selalu mengalami posisi zulumat, 24:24 mengalami posisi ketidakpastian. 24:27 Nah, kalau menggambarkan posisi zulumat 24:29 itu menjadi ketidakpastian itu terus 24:32 ngebayangin kita. Pertanyaan besarnya, 24:34 kenapa kita hanyut dalam ketersesatan? 24:37 Kenapa kita hanyut dalam zulumat tadi? 24:39 Gitu. 24:39 Ah, itu kan kesalahan. Nah, itu terkena. 24:42 Dampak berikutnya adalah nilai tukar. 24:45 Ada orang bertanya pada saya misalnya, 24:47 apakah akan nembus ee 20.000? Saya 24:51 bilang ketika nembus 17.000 saja, 17.500 24:54 saja. 24:55 Heeh. 24:55 Sebenarnya sudah menembus ambang batas 24:57 psikologi. 24:58 H 24:59 kan itu berdampak macam-macam. Termasuk 25:00 akhirnya terkena pada persoalan bayar 25:02 hutang. Termasuk menyangkut soal 25:05 ketahanan eksternal kita. Kalau pakai 25:08 bahasa ekonomi ee ekonomi makronya ini 25:12 soal kerentangan eksternal atau kekuatan 25:15 eksternal. Nah, itu ditandai dengan soal 25:18 bayar utang, soal pembayaran impor, 25:20 yaitu ukurannya begitu. 25:21 Heeh. 25:22 Kemampukan bayar utang jangka pendek, 25:24 kemampuan ya membeli dalam membeli impor 25:27 itu diukur dari situ. Artinya dalam 25:30 bahasa lain kemampuan ekspor kita. Nah, 25:33 ekspor kita kayak apa gitu. Wah, apakah 25:36 kemudian juga akan meningkat? Nah, terus 25:37 di situ itu berhubungan satu sama lain 25:40 kayak gitu. 25:42 Nah, Indonesia 40 tahun itu terbukti 25:45 ambruk lewat jatuhnya nilai tukar. 25:47 Iya, 25:48 itu yang saya bilang. Itu yang saya 25:50 bilang per tahun saja kejatuhan nilai 25:53 tukarnya 9,38%. 25:57 Jadi kalau sejak sejak yang namanya 25:59 reformasi ya hitung saja kalau sampai 26:03 kayak gitu berapa? 237% 26:06 gitu ya sampai 240% kejatuhan itu ya 26:10 9,38 9,4% kejatuhannya. 26:14 Nah itu menggambarkan perekonomi 26:15 Indonesia lemah gitu. 26:18 H 26:18 nah karena itu enggak bisa bersikap 26:21 reaktif. Enggak mungkin hanya bersikap 26:24 reaktif. mestinya dia terbangun dalam 26:27 model gitu ya, 26:30 satu perencanaan jangka panjang 26:32 yang menjamin 26:34 pasokan dari kapasitas diri sendiri. 26:38 Nah, di situ deselnya kemudian terkena 26:40 B4 dari B30 ke B40 sekarang naik ke B50 26:45 gitu. Artinya ada komponen minyak sawit 26:47 gitu ya ke dalam diesel. 26:48 Heeh. Walaupun kemudian mereka menyebut 26:50 bahwa untuk minyak desel kita sudah 26:53 punya kapasitas yang cukup, tapi kan 26:56 kita tetap harus impor. Nah, terkena di 26:59 situ berarti subsidinya berarti subsidi 27:01 naik. 27:02 Nah, dampaknya menjadi gitu ya. 27:06 Pertanyaan menjadi apakah kita naikin 27:09 harga minyak ini harga listrik gitu 27:12 karena berarti harga listrik juga nanti 27:14 akan naik gitu. 27:15 Iya. 27:16 atau tidak kita naikin. Kalau kita tidak 27:18 naikin, APBN-nya enggak mampu atau 27:22 APBN-nya mungkin repot. Itu berarti 27:24 ketentuan tentang defisit ABBN terhadap 27:26 PDB akan naik gitu. Batasnya sekarang 27:29 3%. Kemarin saja sesungguhnya sudah 27:32 menembus 2,96%. 27:35 Sekarang dengan kondisi energi begini 27:37 dia akan tembus di atas 3%. Muncul yang 27:41 namanya 27:42 mitigasi risiko. Mitigasi resikonya 27:45 gimana? 27:46 Ah, muncul asumsi-asumsi. 27:49 Asumsi-asumsi. Kalau sampai harga minyak 27:52 naik 10 dolar ee per barel, dampak 27:56 defisitnya berapa? 27:58 Ee kemudian dampak pada ee dampak 28:01 defisit itu dilihat dari besarnya 28:03 subsidi kita kayak gimana. Nah, orang 28:06 kemudian melihat alokasi belanja. 28:08 Bagaimana dengan alokasi belanjanya? 28:11 Nah, muncullah keinginan untuk 28:14 mengurangi subsidi, untuk mengurangi 28:16 belanja MBG 28:18 yang besarnya mencapai R35 triliun. 28:20 Iya. 28:21 Maka jalannya memang melakukan efisiensi 28:23 di tengah yang namanya penerimaan 28:26 akan terganggu. Kan ketika ekonomi 28:28 terganggu, penerimaan perpajakan juga 28:31 terganggu. 28:32 Iya 28:33 kan? penderimaan perpajakan cukup besar 28:35 dari dari ee dari penderimaan APBN 28:39 itu karena pertemuan ekonomi terganggu. 28:41 Nah, ini berarti butir keduanya adalah 28:45 setelah kita melihat tadi soal soal mata 28:48 rantai pasokan tadi, keduanya adalah 28:50 soal model perencanaan pembangunan kita 28:53 yang tidak pernah keluar dari model 28:55 ketertekanan eksternal secara sistematik 28:57 struktural. Saya menyebut sebagai 28:59 Indonesia menghadapi tekanan eksternal. 29:03 secara struktural fundamental. 29:06 Nilai tukar jadi satu bukti, sistem jadi 29:09 satu bukti. Sistemnya kan sistem neol 29:12 gitu ya. Lalu berikutnya pakai 29:15 standarisasi mereka. Apa indikatornya? 29:18 Kita tunduk pada MSCI. Lalu kemudian 29:20 credit rating itu bagian dari penentuan 29:23 pengawasan gitu ya. Padahal kita sudah 29:26 masuk bop, kita sudah ikut ART tapi 29:29 tetap saja kredit trading kita diturunin 29:31 gitu. Lalu kemudian menyangkut soal 29:33 orang-orang yang memanage ee dunia 29:35 perekonomian itu soal reputasi yang 29:38 mereka tentukan gitu. Padahal 29:39 orang-orangnya orang-orang mereka 29:42 dalam jejaring mereka gitu. Salah satu 29:45 indikatornya selama Sri Maulani ini 29:47 berkuasa sebagai Menteri Keuangan gitu 29:49 ya, terjam selama yang namanya 29:51 tokoh-tokoh BI memimpin BI seperti itu, 29:53 apakah nilai tukar pernah 29:55 sungguh-sungguh sungguh-sungguh menguat? 29:57 Enggak. Nilai tukar jatuh terus. Itu 29:59 artinya walaupun reputasi orang-orang 30:01 yang dia percaya dalam jejaring mereka, 30:03 dalam satelit mereka duduk pada 30:05 jabatan-jabatan strategis, buat mereka 30:07 bukan soal orang. 30:08 Heeh. 30:09 Tapi soal bagaimana Anda tetap tertunduk 30:11 secara secara eksternal. 30:12 He. 30:13 Dan kemudian punya kelemahan secara 30:15 internal. Dalam bahasa yang lain gitu 30:17 ya, Indonesia dijatuhkan tidak perlu 30:20 dengan senjata. 30:23 Indonesia tidak perlu dijatuhkan dengan 30:25 senjata. Indonesia sudah ditentukan 30:26 lewat yang namanya sistem, lewat nilai 30:28 tukar, lewat standarisasi, lewat 30:31 pengawasan, akuntabilitas dan lewat 30:33 reputasi. Nah, itu dampaknya kalau kita 30:36 melihat kalau begitu dari pertanyaan 30:39 artinya saya ingin mengatakan perang ini 30:43 sesungguhnya memberikan hikmah bagi 30:45 Indonesia. Hikmahnya adalah Indonesia 30:47 tidak pernah sungguh-sungguh berhasil 30:49 mengatasi tekanan eksternal dengan 30:51 kebijakan apapun. Terutama sejak 30:53 reformasi, terutama sejak yang namanya 30:56 undang-undang migas sedemikian rupa 30:58 sehingga akhirnya kita berhasil 31:00 tertekan. Ah, ini protes saya sejak lama 31:03 pada undang-undang migas, protes saya 31:05 pada undang-undang kelistrikan, protes 31:07 saya pada posisi undang-undang lalu 31:09 lintas devisasi sistem pembayaran 31:11 pada proses saya pada undang-undang 31:13 penanaman modal yang saya sebut sebagai 31:16 itulah sistem 7I. 31:18 Bagaimana terjadinya invasi, intervensi, 31:22 teotrasi, interferensi, intimidasi gitu 31:26 kan, indoktrinasi dan inflasi yang 31:29 menghasilkan apa yang saya sebut sebagai 31:32 instability, ketidakstabilan dan 31:35 infovis, kemiskinan struktural. 31:39 Jadi, kan berarti e kalau kita ngelihat 31:41 misalnya begini, ada pertanyaan hari ini 31:42 pagi-pagi ke saya, 31:43 iya, Bang. jam .00 pagi tadi sudah 31:45 muncul pertanyaan ee kenapa 31:50 kredit di Indonesia tetap tinggi bunga 31:53 kredit ee karena berlaku sampai 10% di 31:57 beberapa tempat sampai bahkan ee 11% 32:02 gitu ya. Saya bilang karena risiko 32:06 kreditnya tinggi. Kenapa resiko kredit 32:08 tinggi? Karena ketidakpastian usaha 32:11 gitu. Sederhana 32:13 gitu. Dan itu diindikasikan juga dengan 32:15 naiknya SBN. Tadinya Purbaya bangga SBN 32:19 6,1, sekarang SBN 10 tahun sudah 6,8. 32:23 Begitu juga yang namanya terri di 32:25 Amerika itu juga naik. 32:28 Ya, itu menggambarkan ketidakpastian dan 32:31 itu menggambarkan bahwa betapa yang 32:33 namanya sebuah sistem berbasis Vietmani 32:36 dengan rujukan riba itu ditentukan oleh 32:38 segelintir orang dan itu diindikasikan 32:41 oleh bunga, suku bunga, inflasi, dan 32:44 nilai tukar. Kalau kalau Agus pernah 32:47 ingat itu waktu saya presentasi begitu 32:49 ya. 32:49 Iya. 32:49 Ini selalu tiga permainannya, nilai 32:51 tukar, suhu bunga, inflasi. Nanti 32:53 berhubungan dengan harga energi energi 32:55 primer dalam hal ini harga harga minyak 32:58 gitu ya. Berhubungan dengan komoditas 33:00 strategis, berhubungan dengan emas. Eh 33:03 pertanyaan kan siapa yang menentukan 33:05 suku bunga? Mereka, siapa menentukan 33:07 tukar? Mereka siapa menentukan inflasi? 33:09 Mereka siapa yang menentukan harga 33:11 energi? Mereka juga gitu berarti mereka 33:14 sesungguhnya dalam posisi menekan dunia. 33:17 Nah, negara yang punya kerentanan 33:19 eksternal seperti Indonesia itu selalu 33:22 akan mengalami seperti ini. Makanya saya 33:24 bilang tadi 40 tahun lebih gitu ya, 33:28 Indonesia tidak pernah keluar dari iklim 33:30 ketidakpastian perekonomian. 33:32 Artinya dalam bahasa yang lain Indonesia 33:33 tidak pernah keluar dari sistem zulumat 33:36 gitu 33:37 dan hanyut dalam ketersesatan itu. 33:39 Iya, Bang. 33:40 Begitu Agus. ee dengan krisis global 33:43 juga potensi kenaikan harga energi yang 33:46 tidak hanya ee menerpa negara-negara 33:49 Indonesia bahkan juga di Asia Tenggara. 33:51 Kan kita juga tahu nih, Bang, muncul 33:53 wacana pemerintah itu akan memotong gaji 33:55 para pejabat. Pertanyaannya adalah 33:57 apakah langkah ini benar-benar solusi 33:59 atau hanya simbolis saja? Kemudian 34:02 bagaimana dengan ee apa namanya? Langkah 34:05 politik Indonesia. Kan kita tahu bahwa 34:08 Indonesia sendiri sudah bergabung dengan 34:10 blok seperti bricks begitu ya. Apakah 34:12 langkah politik luar negara Indonesia 34:14 ini sudah tepat untuk saat ini atau 34:17 bagaimana, Bang? 34:19 Ee 34:22 jika menggunakan kata pembukaan 34:24 Undang-Undang Dasar 45, 34:26 Heeh. 34:28 bahwa kemerdekaan adalah hak segembala 34:30 bangsa dan karena itu penjajan 34:32 penjajahan dan tana kurung dengan segala 34:36 bentuknya harus dihapuskan dari muka 34:38 bumi. Maka Indonesia sesungguhnya tidak 34:40 boleh masuk POP 34:43 walaupun untuk kepentingan pragmatis 34:45 tanpa kita mendukung Israel kita tidak 34:48 akan mendapatkan kedamaian. Salah 34:49 tesisnya. 34:51 Karena ee kalau kalau Israel bisa 34:55 begitu, mestinya Israel tidak melakukan 34:57 serangan terhadap 34:59 terhadap Palestina gitu ya, terhadap 35:01 terhadap Gaza di posisi chase fire dan 35:04 tidak melakukan perang terhadap Iran. 35:07 Jadi tesis Indonesia dirontokkan oleh 35:10 serangan mereka terhadap Iran. 35:12 Ulang tesis Indonesia tentang mendukung 35:14 Israel itu lalu mendukung badan 35:17 perdamaian dunia itu dirontokkan oleh 35:19 mereka sendiri. 35:21 Maka muncul sikap yang namanya ee 35:24 perdana menteri Spanyol. Saya kemarin 35:27 ngobrol dengan orang Spanyol, waduh 35:29 bagaimana mereka bangga dengan 35:32 kepemimpinan perdana menterinya gitu ya. 35:35 Bagaimana kemudian putrinya bisa 35:38 menunjukkan sebuah sikap gitu. Bagaimana 35:40 putri kerajaan Jepang juga begitu 35:42 menunjukkan sikap. Mereka bangga gitu 35:44 loh. 35:44 Heeh. ada rasa bangga yang muncul dari 35:48 ee itu bukan rajanya loh itu kalau di 35:51 perdana di Spanyol baru baru ee sekedar 35:55 perdana menteri dan putrinya gitu ya itu 35:58 mereka sudah menimbulkan kebanggaan. 36:00 Lalu kenapa Indonesia kayak gitu? Karena 36:02 Indonesia salah dalam cara memandang, 36:04 salah dalam memaknai 36:07 alinea pertama paragraf pertama 36:08 pembukaan 45. Nah, dari konstruksi ini 36:12 gitu ya, kalau kalau masuk ke dalam 36:15 posisi brick misalnya, mestinya 36:17 Indonesia mengambil sikap gitu ya 36:21 bermain dalam keduanya tetapi juga 36:22 kemudian tidak mendukung sesuatu yang 36:24 salah. Brix kan pertarungan ekonomi 36:27 perang ekonomi politik gitu. Nah, ketika 36:29 masuk ART gitu ya, menyetujui perang 36:33 tarif sampai sedemikian rupa tapi malah 36:35 menunjukkan keterjajahan. Sementara pada 36:37 bricks kan tidak berarti menunjukkan 36:39 penjajahan. Iya. 36:41 Itu jadi kalau kalau orang kemudian 36:44 mencoba melakukan kan kita mengimbangi 36:46 masuknya kita ke break dengan cara ikut 36:48 pada agreement on reciprocal trade gitu 36:51 ya 36:52 yang tarifnya tetaptetap tinggi dan 36:54 kemudian kita malah membebaskan berbagai 36:56 kepentingan bisnis Amerika di Indonesia. 36:59 Ini kan salah jadinya gitu. 37:02 Kalau bricks kan lebih ke persoalan 37:04 bagaimana kita mengatur ya bahasa 37:07 sederhananya ya. 37:10 dalam prinsip ekonomi terbuka gitu. 37:13 Ketika kita tetap menerapkan sistem 37:15 prinsip ekonomi terbuka yang di dalam 37:17 itu yang disebut dengan eksternalitas ee 37:20 dalam keterbukaan itu kemudian kita 37:22 tidak bisa menunjukkan kekuatan internal 37:26 ya kita pasti habis ditekan oleh 37:28 kekuatan eksternal. Nah, jadi masuknya 37:31 kita ke BRIX boleh-boleh saja, 37:32 bagus-bagus saja. Tapi ketika juga 37:34 diimbangi dengan mengaminkan, 37:37 menyetujui, menandatangani 37:39 ee ART dan kemudian diprotes oleh 37:42 berbagai kalangan. Jadi, kan protes 37:44 protes orang kan pada ART, pada 37:47 agreement on trade, pada proses bop of 37:51 his gitu ya. 37:53 Dalam bahasa sederhani kan tidak 37:54 menempatkan posisi Indonesia adalah 37:56 sebuah negara yang berdaulat penuh atas 37:59 atas ketahanan sosial, ketahanan 38:02 ekonomi. 38:04 Kan jadi jauhnya begitu gitu kalau 38:06 ngelihat pada saat yang sama Amerika 38:09 melakukan serangan pada Veniciela. 38:11 Amerika melakukan serangan bersama 38:13 Israel terhadap Iran. Sebenarnya kan 38:15 dalam rangka menahan laju tumbuhnya mata 38:17 uang bricks. 38:18 Hm. Karena mata uang BRI akan muncul 38:21 pada 2026 ini. 38:24 Dia sedang menahan laju itu. Karena 38:25 begitu brak betul-betul digunakan itu 38:28 berarti yang terjadi tiga. 38:29 Heeh. 38:30 Pertama adalah gitu ya dolar makin 38:33 ambruk. Yang kedua, payment system tidak 38:36 lagi menggunakan FIP code. Ya, kata 38:39 kuncinya yang ketiga dampaknya itu 38:42 berarti orang akan perlahan-lahan 38:45 meninggalkan 38:46 cadangan devisa dalam hitungan dolar. 38:49 Hm. Itu artinya hegemoni Amerika runtuh 38:51 seketika gitu, Pak. 38:53 Runtuh. Itu yang sudah saya ulang 38:54 berkali-kali. 38:55 Iya. 38:56 Ee sebelum sebelum namanya Amerika 38:58 menyerang Iran, bahwa hegemoni Amerika 39:01 luruh. Itu sudah dilihat oleh namanya 39:04 kalangan intelektual Amerika sendiri. 39:06 Trump mengatasi dengan salah gitu. 39:10 Walaupun kemudian salah satunya salah 39:13 satu kebijakan adalah 39:14 mereindustrialisasi Amerika dengan 39:17 meminta Arab Saudi, Jepang, Korea 39:19 Selatan ee berinvestasi termasuk 39:21 Indonesia, Pak. Indonesia diminta untuk 39:23 berinvestasi ngebangun kilang misalnya. 39:25 Nah, itu dalam rangka reindustrialisasi 39:28 Amerika. Reindustrialisasi itu tidak 39:30 seperti Anda gigit cabai langsung terasa 39:33 pedas. Enggak bisa. 39:36 Sama seperti Indonesia yang mengalami 39:38 deindustrialisasi dini. 39:41 Nah, itu enggak bisa diatasi dengan 39:42 cepat gitu. Tapi pada saat sama kita 39:45 benarkan agemental trade ya rusak engak 39:48 karu-karuan gitu ngelihatnya 39:51 e situasinya. Jadi kalau kalau ngelihat 39:53 bricks itu kalau saya dalam perspektif 39:56 nonblok dia menjadi up to date. 40:01 Kalau kalau ada orang bilang ee nonblok 40:04 itu tidak lagi tidak lagi signifikan, 40:07 tidak lagi manjur gitu ya. Heeh. 40:10 Karena ternyata sebagai nodok kita tetap 40:11 tidak berdaya itu karena karena tidak 40:14 pernah melihat ketekanan, tidak pernah 40:16 melihat kekuatan internal. 40:18 Iya. 40:18 Tapi langsung merujuk pada posisi 40:20 tekanan eksternal. 40:22 Jadi cara pandang itu loh. Kan ada orang 40:24 bilang, "Ah, sudah lagi tidak relevan 40:26 nonblok itu." Ya, itu karena Anda 40:27 langsung melihatnya posisi eksternal. 40:30 Anda tidak melihat posisi internal. 40:31 Kenapa dulu kita berani menyatakan 40:34 Amerika kita Inggris kita linggis 40:37 misalnya? Kenapa berani kayak gitu? itu 40:39 karena kita punya kekuatan internal. 40:42 Nah, selama memberlakukan model 40:43 neoliberal, kekuatan-kekuatan itu ambruk 40:46 seambruk ambruknya. 40:49 Jadi, artinya ketika kita mau bicara 40:51 nonblok gitu ya, maka kata kunci 40:53 pertamanya adalah sampai seberapa jauh 40:56 kita melakukan kajian kekuatan internal 40:58 kita. Lalu kemudian kita melihat sampai 41:00 seberapa jauh kita mampu mengatasi 41:01 tekanan-tekanan eksternal. Apa jenis 41:03 tekanan eksternal itu? Itu tadi yang 41:05 saya sebut yang itu kemudian sudah 41:07 terjadi di Indonesia. tekanan eksternal 41:09 itu secara sistematik secara sistematik 41:12 eksternal melalui sistem dari konstitusi 41:16 sampai regulasi sampai orang itu yang 41:18 saya bilang 7I 41:20 gitu sekaliat ya. Jadi 41:22 infiltrasiinstrasi terjadi karena mereka 41:25 menempatkan orang-orangnya. 41:29 Maka rujukannya kan tidak perlu berkulit 41:32 putih, berkulit ee tidak perlu berkulit 41:35 putih dan berhidung pancung gitu kan. 41:38 sampai soal soal tudingan antek asing 41:41 ini segala macam itu kan ee pada saat 41:43 yang sama dia harus melihat sendiri 41:46 jangan-jangan antek asing itu bukan cuma 41:48 sekedar pada konstruksi orang tapi juga 41:50 pada sistem gitu loh ngelihatnya 41:52 iya 41:52 kan antek asing itu tidak cuma bicara 41:54 pada orang tidak hanya pada aktor tapi 41:57 juga pada sistem itu sendiri ah kalau 41:59 kita melihat Indonesia kita menjadi 42:02 anteek asing karena kita sudah 42:04 meregulasi antek asing itu dalam sistem 42:06 perundang-undangan kita. 42:07 Heeh. 42:08 Ulang ya. Bukan dalam sistem 42:09 undang-undang, tapi dalam sistem 42:11 perundang-undangan. Nah, tadi saya 42:13 menyebutnya kita menjadi asing dari 42:16 mulai konstitusi sampai dengan pada 42:18 orang-orangnya. Ya sudah tadi ketemu 42:21 sistemnya iya gitu kan. 42:24 Ee lalu standarisasinya iya, sistem 42:27 akuntabilitasnya iya. Kredibilitasnya 42:29 iya. Reputasinya iya. Ya sudah kita 42:32 merahkan menyerahkan diri ke mereka 42:34 gitu. 42:36 jika melihat seperti ini, Bang. Lalu 42:38 bagaimana kita bisa bersiap untuk 42:40 menghadapi ee gejolak politik dunia saat 42:44 ini, Bang? Dan mungkin ini sebagai 42:46 kesimpulan 42:46 ee jangka jangka pendek jangka pendek 42:50 memang kita harus melakukan 42:53 restrukturisasi APBN. 42:56 Tadi Anda Agus bilang ee soal gaji itu 42:58 sikap reaktif. 42:59 Oh, reaktif 43:00 itu jangan sekedar mengatasi mengatasi 43:02 jangka pendek. 43:04 Soal gaji dikurangin gitu ya, soal ah 43:08 kan ada orang bangga berhasil ee 43:11 menghapus pensiun misalnya gitu ya. 43:13 Dia lupa itu berarti menghapus prospek 43:16 masa depan seseorang. Dia dia lupa bahwa 43:18 dengan penghapusan itu berarti akan 43:20 mungkin memperkokoh orang korupsi gitu 43:23 loh. 43:24 Iya. 43:26 Apakah terbuka, apakah tertutup, orang 43:28 akan makin melakukanu. Kenapa? Karena 43:30 ternyata cara berpikir orang Indonesia 43:32 betul-betul berpikir jangka pendek. Dan 43:34 itu kemudian persoalan besarnya juga di 43:36 cara berpikir Mahkamah Konstitusi 43:39 yang saya gugat berkali-kali misalnya 43:41 gitu loh ya. Saya kan hadir dalam 43:43 persoalan undang-undang gugatan 43:45 Undang-Undang Migas, Undang-Undang 43:47 Listrik, Undang-Undang Penanaman Modal 43:50 dan berbagai macam undang lain gitu ya, 43:53 termasuk Undang-Undang BUMN gitu ya. Ya. 43:56 Nah, ini kan jadi bermasalah jadi cara 43:58 pandang kita gitu. Nah, ketika masuk Jan 44:00 Pandang itu bagian dari perang 44:02 paradigma, perang berpikir itu bagian 44:04 dari namanya Indonesia berhasil 44:06 ditundukkan. Bayangkan kalau orang-orang 44:08 yang namanya ahli konstitusi itu sudah 44:11 tertundukkan dalam paradigmatik Barat 44:13 gitu, tidak tertundukkan oleh 44:14 paradigmatik bangsa sendiri. Bayangkan 44:16 coba itu keberhasilan pendidikan 44:19 menundukkan Indonesia. Keberhasilan 44:21 pendidikan Barat menundukkan Indonesia. 44:25 Saya berharap ini didengar oleh banyak 44:27 orang gitu ya 44:28 agar tahu bahwa Indonesia itu di dihajar 44:31 habis itu secara sistematik struktural 44:34 melihatnya. 44:35 Heeh. 44:37 Nah, kalau kalau Anda tadi ngelihatnya 44:40 sebagai penutup pembicaraan kita 44:42 Heeh. 44:43 Itu sudah berapa menit ya? Oh, iya sudah 44:44 45 menit. 44:45 Iya, Pak. 44:47 Sori. Heeh. Nah, kalau kita ngelihatnya 44:50 memang soal gaji, soal macam itu, itu 44:53 sikap reaktif kayak gitu. 44:54 Iya. 44:56 Ya, itu 44:58 yang mengatasi juga sikapnya reaktif. 45:00 H 45:00 artinya jangka pendek mungkin terbantu 45:02 untuk jangka panjang tidak. Nah, maka 45:05 persoalan besarnya kita harus juga 45:06 mengatasi secara sistematik struktural. 45:08 Itu artinya mengubah sistem mengubah 45:11 sistem pembangunan. Enggak mungkin RPJP 45:14 RPJMN dijadikan dasar karena RPJP RPJMN 45:18 tidak mampu mengatasi jangka panjang. 45:21 He. 45:21 Karena sistem politiknya salah. Jadi 45:23 sistem konstitusinya salah turun ke 45:25 dalam sistem politiknya salah, sistem 45:27 ekonominya salah. Ah, sistem sosialnya 45:31 tetap tumbuh dalam posisi public 45:32 distrust, tidak percaya satu sama lain. 45:35 Apakah BOP dan ART memperbaiki public 45:38 distrust? Enggak. ya berarti muncul 45:40 public disorder 45:42 gitu loh. Berarti muncul public 45:44 disobedient maka muncul 45:46 perilaku-perilaku yang yang kemudian 45:49 mengembangkang atas sejumlah 45:50 keputusan-keputusan 45:52 negara. Muncullah sinisme orang pada MBG 45:56 misalnya. 45:56 Sinismenya kan luar biasa sampai dibikin 45:59 soal matematik hitungan e modal hitungan 46:02 NBG karena 1 hari keluar 1,2 triliun 46:05 dibagi sekian. itu kan ngejeknya luar 46:07 biasa gitu loh. Nah, ejekan-ejekan gini 46:10 kan berarti terhina kebijakan itu. 46:12 Kebijakan itu ditolak. Nah, kalau kita 46:15 kemudian tetap keras kepala atas 46:17 kebijakan yang terhina itu ya berarti 46:19 kita sedang melanjutkan ketersesatan 46:21 gitu. mestinya kita memperbaikinya bukan 46:24 hanya statusnya oke berjangka pendek 46:26 kita atasi tapi dia kita pahami sebagai 46:30 penyelesaian jangka pendek yang 46:32 dibutuhkan adalah satu perencanaan untuk 46:35 mengatasi perencanaan jangka panjang 46:37 gitu cara berpikirnya. Nah, itu berarti 46:40 memperbaiki sistem itu berarti 46:42 memperbaiki orang-orang yang masuk dalam 46:45 menjalankan amanah konstitusi, amanah 46:48 bergan negara. Dan kata kuncinya adalah 46:51 menghentikan pola pemerintahan yang 46:54 berhasil menundukkan Indonesia. Apa itu 46:56 polanya? Apa itu strateginya? 46:58 Sekularisme. 47:02 Iya. 47:02 Nah, sekularisme itu sudah berhasil 47:04 mendudukkan Indonesia menjadi bangsa 47:06 yang tidak bersyukur atas karunia yang 47:08 diberikan oleh Allah. Karunia empat 47:12 selat tidak ada artinya. 47:14 He. 47:14 Karunia sumber daya alam tidak ada 47:16 artinya. Heeh. 47:17 Karunia berpenduduk banyak tidak 47:19 digunakan sebagai posisi tawar gitu loh. 47:21 Heeh. Dan 47:22 itu itu tidak digunakan dengan baik 47:23 gitu. 47:24 Dan kita masih mengerikan 47:26 dan kita masih optimis menuju generasi 47:28 emas 2045 ya Bu. 47:29 E kalau saya sudah ngomong sejak 20 47:31 sekian ee kita sudah dalam posisi 47:34 Indonesia lemas gitu. 47:37 Indonesia bukan e lemah karena tekanan 47:39 eksternalnya kuat. 47:40 Iya. 47:41 Hidup dalam kecemasan gitu loh. 47:42 Iya. 47:43 Hidup dalam kecemasan. Hidup Indonesia 47:45 was-was. Iya, gitu. Bukan Indonesia, 47:48 bukan Indonesia emas, tapi Indonesia 47:50 was-was gitu. 47:51 Ee buktinya sekarang kita was-was semua. 47:54 Was-wasnya ini seperti saya bilang tadi, 47:56 selama 40 tahun lebih kita hidup dalam 47:58 posisi was-was karena ketidakpastian 47:59 tadi. 48:00 Baik, 48:00 saya kira begitu, Agus. Sekali lagi, 48:02 sekali lagi saya 48:04 mohon ampun kepada Allah karena punya 48:06 kesalahan gitu ya. Dan mohon maaf dari 48:08 semua pendengar rasio dan pasti 48:11 dan kepada siapapun yang mendengarnya. 48:13 Saya tidak punya tujuan apa-apa. kecuali 48:15 tujuan untuk menegakkan harkat martabat 48:18 bangsa ini dengan sebaik-baiknya dan 48:20 seoptimal-optimalnya. 48:22 Heeh. 48:22 Saya sudah menyampaikan bahwa 48:25 ee kajian-kajian saya di Rasil tentu 48:29 punya jawaban dan jawaban sudah saya 48:31 berikan secara hitam atas putih. Jadi 48:33 saya tidak cuma sekedar melakukan 48:35 kajian-kajian seperti banyak didengar 48:38 tapi ada juga responnya. Responit 48:40 seperti saya punya. 48:41 Sekali lagi mohon ampun ke hadapan 48:43 Allah. Amhon maaf ke hadapan siapun yang 48:45 mendengar dan saya punya kekuhan serta 48:48 kekurangan. 48:49 Heeh. 48:50 Ee mudah-mudahan saya mendapatkan yang 48:52 terbaik. Kita mendapatkan terbaik ke 48:54 langkah ke depan. Sekali lagiumak 49:00 wamuaalamualaikum 49:05 warahmatullah wabarakatuh.