Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:11 [musik] 0:13 satu. 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. 0:17 Asalamualaikum warahmatullahi 0:19 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 0:21 alamin. Allahumma sholli ala sayyidina 0:24 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:27 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:29 subhanahu wa taala. Bagaimana kabar Anda 0:31 di sore hari ini? Semoga dalam keadaan 0:34 sehat walafiat dan selalu dalam 0:37 lindungan Allah subhanahu wa taala. Di 0:40 sore hari ini, Ikhwan dan Akhwat, senang 0:41 sekali kami dapat kembali menjumpai Anda 0:44 dalam program tausiah sore edisi Senin 0:48 di tanggal 23 Februari 0:51 2026 0:53 dalam program Tosa Sore bersama Ustaz Z 0:57 M. Mahmid yang mana pada hari ini kita 0:59 sudah masuk di hari keenam di bulan suci 1:02 Ramadan. telah tergabung dengan kita 1:06 Ustaz Z M Hamid melalui aplikasi Zoom 1:08 yang akan membawakan tema berwasiat 1:11 dalam Islam. Asalamualaikum 1:13 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:19 wabarakatuh. 1:20 Sehat, Ustaz? Ya, 1:22 alhamdulillah 1:24 waliah. 1:25 Alhamdulillah. Baiklah ikhwan dan 1:26 akhwat, kita langsung saja mendengarkan 1:29 pemaparan tausiah yang akan disampaikan 1:32 oleh beliau. Tafadol Ustaz, 1:36 asalamualaikum warahmatullah 1:38 wabarakatuh. 1:39 Waalaikumsalam. 1:41 Alhamdulillah 1:44 wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 1:47 rasuluh 1:49 arsalahu bil ayat walkam. 1:52 Allahumma shli wasallim wabarik. 1:56 ala nabina Muhammad sahibil burhan wa 1:59 ala alihi wa ashabihi ulil fadli wal 2:03 irfan. 2:06 Allahumma rabbisrohli sadri waassirli 2:09 amri wahlul uqdatan min lisani yafqahu 2:12 qauli. 2:14 Allahumma ja'alna minalladina amanu 2:16 wailus shihat 2:18 watwu bilhaqq watau bisab. 2:23 Para pendengar sekalian, 2:26 pemirsa radio dan televisi 2:31 radio Radio Silaturahim. 2:34 Segala puji dan puja bagi Allah 2:36 Subhanahu wa taala yang mempertemukan 2:38 kita kembali di bulan yang sangat mulia. 2:43 Bulan yang diistimewakan oleh Allah 2:45 Subhanahu wa taala di dalam pengampunan 2:48 kepada hamba-hamba-Nya. 2:52 Alhamdulillah. Satu nikmah dari Allah 2:55 Taala. Kita bisa melihat Ramadan 2:58 kembali. 3:01 Kalau umpama 3:04 Ramadan ini bisa berbicara kepada kita, 3:07 maka mungkin dia akan mengatakan 3:11 selamat atas kalian bisa berjumpa 3:13 kembali denganu. 3:17 Namun ada saatnya saya harus 3:19 meninggalkan kalian. 3:21 dan akan kembali tahun depan. 3:24 Tapi ketika aku kembali, 3:28 belum tentu kalian masih bisa melihat 3:30 saya. 3:33 Karena mungkin pada saat itu Anda telah 3:36 berada di alam barzakh 3:38 atau telah dikembalikan kepada Allah 3:41 Subhanahu wa taala ke alam yang kita 3:44 tidak ketahui apa yang akan terjadi 3:47 kepada diri kita. 3:50 Terkecuali 3:55 mereka-mereka yang betul-betul beriman 3:57 kepada Allah Subhanahu wa taala dengan 3:59 keyakinan yang kuat. 4:02 Maka itu ada janji Allah Subhanahu wa 4:05 taala 4:06 bahwa kita akan diselamatkan oleh Allah 4:09 dalam perjalanan 4:11 ketika memasuki pintu gerbang yaumul 4:13 akhir yaitu kubur sampai perjalanan kita 4:18 ke yaumul qiyam. 4:22 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 4:24 Allah subhanahu wa taala. 4:28 Di dalam Al-Qur'an itu ada beberapa ayat 4:31 yang Allah Taala 4:33 memulai dengan 4:35 kutiba alaikum. 4:40 Sebagaimana yang kita ketahui tentang 4:42 Ramadan 4:45 ya ayyuhalladzina amanuiba alaikumusam 4:48 kama kutiba aladina minqoblikum. 4:52 Itu ayat ini sangat populer, semua tahu. 4:56 Tapi ada ayat beberapa juga yang Allah 4:58 Taala ingatkan, "Ya ayyuhalladzina 5:00 amanut alaikumul qitaliba 5:05 alaikumul qisas lilqital." 5:09 Wahai orang-orang yang beriman, Allah 5:11 Taala telah menetapkan dengan satu 5:13 kewajiban bagi kamu untuk melaksanakan 5:16 qisas. 5:19 Ya, kalau kita berbicara qisas, kalau 5:22 seorang itu membunuh seorang maka dia 5:25 juga akan dibunuh. Harus dibunuh. Itu 5:27 namanya qisas. 5:33 Dan ada ayat yang Allah Subhanahu wa 5:35 taala menyatakan, "Kutiba alaikum 5:40 had ahadakumul maut." 5:44 inakairan 5:46 wasalidain 5:49 walqrabin bil maruf 5:56 haqq alal muttaqin. 6:02 Kalau tadi Allah subhanahu wa taala 6:05 berbicara tentang Ramadan, Allah taala 6:08 menyatakan kutiba alaikumusyam. 6:12 Allah Taala telah wajibkan menetapkan 6:14 dan mewajibkan. 6:17 Dan itu namanya non negotiable. 6:20 Sudah tidak ada tawar-menawar 6:23 untuk kita diperintahkan untuk berpuasa. 6:26 Kita telah bahas tentang masalah puasa 6:28 yang lalu. 6:30 Nah, adanya ayat yang lain dalam dalam 6:34 surah yang sama dalam surat Albaqarah 6:37 Allah Subhanahu wa taala menyatakan 6:40 kutiba alaikum 6:42 had ahadakumul maut 6:46 inaka khairan. 6:49 Allah Taala telah wajibkan kepada 6:51 kalian, kepada kita semua kaum muslimin 6:54 yang beriman kepada Allah Subhanahu wa 6:56 taala. 6:58 Allah taala telah wajibkan 7:01 apabila 7:03 maut akan mendatangi kepada kita. 7:09 Za hadara hadakumul maut. 7:15 Apabila tanda-tanda kematian para 7:17 mufassirin 7:19 termasuk di dalam kitab Ibnu Katsir 7:22 mengatakan bukan apabila orang ini telah 7:25 meninggal. Apabila tanda-tanda hamba 7:28 Allah ini akan menghadapi kematian. 7:35 Maka 7:37 Allah Subhanahu wa taala menyatakan 7:40 dan ada bermacam-macam kebaikan yang dia 7:42 tinggalkan. berbentuk materi. 7:46 Maka Allah Subhanahu wa taala 7:47 menyatakan, 7:50 "Kita disuruh untuk berwasiat 7:54 kepada keluarga, kerabat kita, 7:57 orang-orang yang dekat 7:59 ya, 8:01 orang tua kita. 8:04 Lil walidain wal aqrabin, kepada orang 8:06 tua kita dan juga kepada 8:09 keluarga-keluarga yang dekat termasuk 8:12 anak-anak. dan yang lain-lain. 8:16 Apabila dia mempunyai sesuatu 8:21 inaraka khairan. Kalau dia meninggalkan 8:24 sesuatu yang baik yang berbentuk materi, 8:32 maka Allah Subhanahu wa taala 8:34 menyatakan, 8:39 kalian harus 8:42 meninggalkan surat wasiat. 8:48 Dan di akhir ayat ini Allah Subhanahu wa 8:50 taala menyatakan subhanallah 8:59 id hadara ahadakumul maut. 9:02 E mari kita bahas ini dulu sebentar 9:04 sebelum kita masuk kepada surat wasiat. 9:11 Di dalam buku Ibnu Katsir, tafsir Ibnu 9:14 Katsir 9:16 dan beberapa sahabat-sahabat Rasul 9:18 sallallahu alaihi wasallam 9:21 mempunyai pendapat dalam penafsiran ini. 9:23 Hadar ahadahumul maut. 9:27 Ini hampir sama di dalam surah 9:30 almunafiqun 9:34 yang Allah taala menyatakan minqabli 9:36 yati ahadakumul maut. Nanti kita bahas 9:38 itu hampir sama. 9:45 Tanda-tanda kematian. 9:49 Seorang manusia itu dia enggak tahu 9:51 kapan dia akan menghadapi kematian. 9:55 Tapi ada tanda-tanda yang Allah Taala 9:58 memberikan kepada kita sebagai tanda 10:00 bahwa tidak lama lagi kita akan 10:02 menghadapi kematian. 10:05 Apa tanda-tandanya? 10:09 Tanda-tanda tersebut apabila rambut kita 10:11 sudah mulai putih, 10:14 mata mulai kabur, 10:17 tulang-tulang mulai lemah, 10:21 gigit mulai rontok hampir habis, 10:26 itu sebenarnya pertanda yang Allah 10:28 memberikan signal kepada kita 10:32 bahwa tidak lama lagi kita akan 10:33 menghadapi kematian. 10:38 Dan kita diperintahkan oleh Allah 10:40 Subhanahu wa taala. 10:42 Sehingga di ayat awal surat ini sama 10:45 dengan Allah memerintah kepada kita 10:47 untuk berpuasa. Kutibaam 10:51 kutiba minbikum. Di ayat ini Allah Taala 10:54 menyatakan alikum aakumul maut 10:59 inir 11:03 lilin walqin 11:05 biluf. 11:08 Jadi artinya 11:10 paling lambat 11:13 kalau sudah ada tanda-tanda kita akan 11:15 menghadapi kematian. Mungkin kalau saya 11:17 mengatakan kematian agak seram pendengar 11:21 tanda-tanda ketika Allah Taala akan 11:24 mendatangkan 11:26 kepada kita almaut untuk memindahkan 11:29 kita ke alam barzakh atau alam kubur. 11:32 Sebelum kita sampai ke titik tersebut, 11:36 Allah perintahkan kepada kita untuk 11:38 berwasiat 11:43 di dalam ee 11:45 kebiasaan kita. Kita mengatakan menulis 11:48 wasiat. 11:51 Dan ada hadis Rasul sallallahu alaihi 11:53 wasallam. 11:56 Di antara hadas mengingatkan, "Janganlah 11:58 kalian keluar rumah 12:01 terkecuali kalian telah meninggalkan 12:03 wasiat." 12:06 Subhanallah. 12:09 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 12:11 Allah Subhanahu wa taala. Sebenarnya 12:13 banyak dalam kehidupan kita Allah taala 12:15 telah memberikan signal tentang 12:18 tanda-tanda 12:20 sebentar lagi kematian akan datang 12:22 kepada kita. 12:23 Apalagi di dalam hadis Rasul sallallahu 12:25 alaihi wasallam yang sudah mengingatkan 12:28 kebanyakan daripada umatku 12:33 antara 60 dan 70 tahun. 12:37 Kalau kita lewat 70 tahun, masyaallah 12:42 Allah Taala telah memberikan bonus 12:43 kepada kita. Seakan-akan Allah 12:46 memberikan kesempatan kepada kita untuk 12:48 berbuat baik yang lebih banyak, untuk 12:51 beribadah yang lebih teliti, untuk 12:54 mendekatkan diri kepada Allah dengan 12:57 cara yang seindah-indahnya. 13:02 Hamba Allah yang mulia, para pendengar 13:04 yang dimuliakan Allah Subhanahu wa 13:06 taala. 13:08 Biasanya 13:11 ketika seorang hamba Allah sudah mulai 13:14 memasuki umur mendekati 60, 13:17 maka macam-macam sakit akan terjadi. 13:20 Kalau dia sehat walafiat, alhamdulillah. 13:23 Tapi sebenarnya sakitnya ini adalah 13:25 karena Allah ingin meringankan beban 13:28 dosa-dosa yang kita bawa. 13:33 Apalagi ketika dia telah melewati 70. 13:38 Maka Allah Subhanahu wa taala 13:40 memerintahkan kepada kita untuk 13:41 berwasiat. 13:45 Kenapa kita diperintahkan oleh Allah 13:47 untuk berwasiat? 13:53 Allah yang menciptakan kita. 13:56 Allah mengetahui sifat-sifat manusia. 14:00 Berapa banyak dalam kehidupan kita dua 14:03 bersaudara sampai mereka meninggal dunia 14:05 kedua-duanya silaturahim terputus. 14:09 Terputus silatur 14:13 karena perebutan harta. 14:17 Padahal di dalam Al-Qur'an itu sudah 14:18 sangat jelas pembahagiannya itu sudah 14:21 sangat jelas. 14:23 Kita sebagai orang muslim sebenarnya 14:28 tidak boleh kita memakai. Sebab sekarang 14:31 ada buku yang namanya 14:33 Subhanallah ya Allah. Buku yang disusun 14:37 oleh Departemen Agama pada waktu itu 14:39 sebelum berubah menjadi Kementerian 14:42 Agama. 14:44 Ee 14:47 ya Allah saya lupa namanya buku tersebut 14:49 kan. Padahal buku tersebut saya sering 14:50 membaca. 14:53 Ada yang dirubah sedikit tentang 14:55 pembagian harta dalam buku tersebut. 14:59 Padahal di dalam Al-Qur'an 15:02 Allah Taala telah menceritakan 15:05 memberikan kepada kita pengetahuan yang 15:07 sangat jelas sampai di sepertiga, 15:09 seperempat, 1/8/en. 15:12 Diceritakan oleh Allah Taala 15:16 diberitahu kepada kita supaya manusia 15:19 itu jangan terjadi pertengkaran ketika 15:21 terjadi orang tuanya meninggal dunia dan 15:23 meninggalkan harta. 15:29 kita sekarang ini dalam bulan Ramadan 15:32 bagi berpuasa. 15:40 Kenapa pada hari ini saya membawakan 15:44 judul tentang surat wasiat? 15:50 Sejak tahun yang lalu 15:55 ada dua orang bersaudara 16:02 yang mengharapkan minta tolong kepada 16:04 saya supaya saya bisa menjadi penengah 16:07 untuk kedua saudara ini bisa terhubung 16:09 kembali silaturahim mereka 16:12 karena terjadi pertarungan yang luar 16:14 biasa di dalam harta yang ditinggalkan 16:17 oleh kedua orang tuanya. 16:19 Subhanallah. 16:23 Sampai memasuki Ramadan 16:28 yang ketiga, Ramadan saat ini, 16:32 Subhanallah, 16:34 kedua-duanya masih bersi keras. 16:42 Kedua-duanya masih bersih keras. 16:45 Yang satu hatinya sudah lembut. 16:49 Saya mencoba untuk menghubungkan kembali 16:51 mereka berdua. 16:53 Tapi yang satu hatinya subhanallah 16:56 masih keras. Padahal Allah Subhanahu wa 17:00 taala sangat membenci orang yang berhati 17:03 keras. 17:10 Saya berusaha sedemikian rupa. 17:12 Subhanallah. 17:14 Tapi tetap yang satu masih berkeras. 17:18 Padahal orang tuanya telah meninggalkan 17:21 surat wasiat pun masih tidak mempan. 17:27 Apalagi kalau tidak meninggalkan surat 17:29 wasiat. 17:32 Orang tuanya dengan hati-hati telah 17:35 mengikuti apa yang Allah Subhanahu wa 17:37 taala telah arahkan dalam Al-Qur'an. 17:41 Kemudian ditambah lagi dengan surat 17:43 wasiat dari kedua orang tuanya. 17:46 Tapi masih terjadi pertentangan. 17:49 Karena apa? 17:55 Soal materi 17:57 harta. 17:59 Justru itu karena Allah yang menciptakan 18:01 kita. Allah tahu sifat-sifat manusia. 18:07 Ada yang tidak kuat menghadapi godaan 18:09 setan. 18:12 Ada yang begitu orang tuanya meninggal, 18:14 dia mengatakan, "Kas, 18:16 apa yang sudah tertera dalam Al-Qur'an 18:19 kita ikuti. Apa yang diwasiatkan oleh 18:21 orang tua kita ikuti." 18:25 Karena saya memberikan contoh begitu. 18:33 Di dalam Al-Qur'an itu sudah jelas tiap 18:35 lelaki porsinya sekian, perempuan 18:37 porsinya sekian, ya. Ibu porsinya 18:39 sekian, istri porsinya sekian. 18:44 Tapi yang akan meninggal dunia, dia 18:47 masih mempunyai hak sepertiga 18:50 untuk bisa meng hadiahkan kepada atau 18:54 mensekahkan kepada 18:57 bukan kepada kedua anak apa bukan kepada 19:00 anaknya dan istrinya. Jadi artinya dia 19:03 mempunyai hak sepertiga 19:05 untuk dia mewakafkan, mensedekahkan 19:09 ya atau membangun tempat-tempat ibadah 19:13 atau penampungan anak yatim. 19:16 Di situlah perlunya kita memberikan 19:20 menulis wasiat. 19:24 Nah, hamba Allah yang mulia, Allah 19:26 Subhanahu wa taala menyatakan apabila 19:29 inaraka khairan, apabila dia ini 19:32 mempunyai harta yang dia tinggalkan, 19:37 mari kita lihat. Subhanallah. Jadi 19:39 artinya kalau orang yang pas-pasan 19:42 ya sudah dia meninggal dunia enggak ada 19:45 yang dia tinggalin. 19:49 Mungkin dia berwasiat kepada 19:51 anak-anaknya supaya kalian ini rukun. 19:55 Jangan berpecah belah. 19:58 Ya, ayah tidak meninggalkan sesuatu 20:00 kepada kalian, tapi ayah telah mendidik 20:04 kalian untuk menjadi manusia yang 20:06 berilmu. 20:10 Ada yang hanya meninggalkan ilmu 20:13 tentang kehidupan dunia. Ada yang 20:15 meninggalkan ilmu tentang kehidupan 20:19 akhirat, ilmu agama. 20:22 Saya teringat apa Sayidina Ali 20:23 radhiallahu anhu mengatakan. 20:29 Orang tua yang meninggalkan ilmu kepada 20:32 anak-anaknya, maka ilmu ini akan menjaga 20:35 kepadanya. 20:36 Tapi kalau dia meninggalkan harta untuk 20:39 anak-anaknya, anak-anaknya yang akan 20:42 yang harus menjaga harta tersebut. Jadi 20:45 bukan dirinya dijaga oleh harta, tapi 20:47 kalau meninggalkan ilmu, ilmu yang 20:50 menjaga dirinya apalagi ilmu agama. 20:53 Subhanallah. 20:58 Nah, para pendengar sekalian yang 21:00 dimuliakan Allah Subhanahu wa taala, 21:03 mari kita lihat satu ayat yang lain 21:11 yang hampir sama dengan ayat tersebut di 21:15 akhir daripada ayat ini. 21:19 Saya tertarik karena dengan kalimat 21:22 kutiba alaikum ya kutiba alaikumusam 21:26 kutiba alaikumul qisas kutiba alaikum 21:30 e 21:34 kutiba alaikum had ahadakumul maut ya 21:38 untuk berwasiat 21:40 dan ada lagi kutibah subhanallah saya 21:43 lupa kalau enggak salah ada empat atau 21:44 lima yang Allah Taala mulai dengan 21:47 kutiban kutiba artinya Allah Taala telah 21:49 tetapkan dan wajibkan. 21:54 Di dalam surah almunafiqun, 21:59 Allah Subhanahu wa taala mengingatkan 22:01 kepada kita sekalian. Nah, para 22:03 pendengar sekalian yang dimuliakan Allah 22:05 subhanahu wa taala. 22:12 Ayat yang Allah memanggil lagi dengan 22:14 kalimat ya ayyuhalladzina amanu 22:18 la tulhikum amwalukum wala 22:21 auladukumikrillah 22:25 wfalik faulaika humul khirun 22:30 Allah memanggil dengan panggilan khusus 22:34 wahai hamba-hamba yang beriman ya 22:37 ayyuhalladina amanu 22:40 Wahai mereka-mereka yang mendakwahkan 22:42 diri mereka ini beriman kepada Allah. 22:47 La tulhikum amwalukum 22:51 wala auladukumikrillah. 22:54 Janganlah karena harta 22:57 kegiatan 23:01 ya. Kita kan kegiatan-kegiatan ini untuk 23:04 mencari harta kebanyakan. 23:09 kegiatan dia bekerja masuk pagi pulang 23:11 jam .00 sore karena dia memerlukan untuk 23:14 mendapatkan nafkah. 23:16 Nafkah ini adalah untuk menghidupkan 23:19 keluarganya. 23:21 Tapi Allah taala mengingatkan kepada 23:23 kita kalau kita beriman kepada Allah 23:25 Subhanahu wa taala. Perhatikan ayat ini. 23:29 Janganlah harta dan kegiatan kalian 23:33 menjadikan kalian lalai. 23:36 Ya, harta kegiatan, dan anak-anak kalian 23:40 menjadikan kalian lalai anzikrillah 23:43 untuk mengingat Allah Taala, mentaati 23:46 Allah Taala, mendekatkan diri kepada 23:48 Allah Subhanahu wa taala. 23:56 Allah Taala ingatkan kepada kita dalam 23:58 Al-Qur'an. 24:02 Man kana yuridu tawabad dunya 24:06 faallah faallah tawabud dunya wal 24:09 akhirah. 24:10 Siapa yang hanya menginginkan kehidupan 24:13 dunia, memperhatikan kehidupan dunia, 24:16 maka sesungguhnya kehidupan dunia dan 24:18 akhirat itu di tangan Allah Subhanahu wa 24:20 taala. 24:21 Nah, di ayat ini Allah mengingatkan 24:24 kepada kita, 24:26 jangan karena kegiatan kita untuk 24:29 memburu materi, 24:33 memburu kekayaan, 24:35 memburu harta. 24:42 Banyak yang tidak sadar. 24:45 makin besar perusahaannya, 24:50 makin besar pula waktu yang dia butuhkan 24:53 untuk mengurus perusahaannya. 24:56 Makin banyak simpanannya, 24:59 makin banyak hartanya, makin banyak juga 25:02 waktu akan terambil dari hidupnya 25:06 untuk mengurus 25:09 kekayaannya. 25:14 It Sayidina Ali mengatakan harus menjaga 25:16 harta tersebut. Apabila engkau 25:18 meninggalkan ilmu kepada mereka apalagi 25:21 ilmu agama maka ilmu ini yang akan 25:25 menjaga kepada mereka berbanding 25:27 terbalik. 25:31 Allah Taala ingatkan waman yafalik 25:33 faulaika humul khirun. 25:37 Jadi Allah ingatkan dulu jangan karena 25:39 kegiatan kalian, harta kalian, anak-anak 25:43 kalian 25:46 menjadikan kita lalai untuk mentaati 25:49 kepada Allah. 25:51 Dan itu banyak dalam kehidupan kita. 25:55 Lalai di dalam mendekatkan diri kepada 25:57 Allah. Lalai untuk mengingat tentang apa 26:00 yang dibolehkan oleh Allah, apa yang 26:02 dilarang oleh Allah Subhanahu wa taala. 26:06 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 26:08 Allah Subhanahu wa taala. 26:11 Kalau kita perhatikan 26:13 apa yang terjadi di negara kita ini 26:17 tentang koruptor-koruptor yang meraja 26:19 lela, Subhanallah. 26:21 Padahal negara kita ini kaya raya. 26:23 Mereka itu bukan orang-orang miskin, 26:26 bukan orang-orang yang tidak mampu. 26:30 Mereka ini adalah orang-orang yang sudah 26:34 bergelimang kekayaan. 26:36 Tapi karena lalai mendekatkan diri 26:38 kepada Allah, lalai mengingat tentang 26:41 hukum-hukum Allah, 26:45 maka itu yang terjadi. 26:47 Mereka masih menimbun-nimbun harta lagi. 26:51 Allah Taala tidak melarang seorang 26:53 muslim itu untuk menjadi kaya raya. 26:55 Subhanallah. Malahan orang yang kaya 26:57 raya banyak ibadah yang dia bisa 27:01 lakukan. Kan di dalam hadis Rasul 27:03 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 27:05 alyadulya 27:06 khairun minadus sufla. Tangan yang di 27:09 atas itu lebih baik daripada tangan yang 27:11 di bawah. 27:13 Bagaimana mungkin kita akan menjadi 27:15 tangan yang di atas kalau kita fakir? 27:18 Allah tidak membatasi itu sekaya apapun 27:21 fadal. 27:22 Tapi jangan dengan kekayaan ini 27:24 menjadikan kita lupa tempat berpijak, 27:27 lupa daratan, lalai kepada Allah 27:29 Subhanahu wa taala. Allah Taala nyatakan 27:32 kalau itu yang kalian lakukan faulaika 27:35 humul khirun maka mereka akan menjadi 27:38 manusia-manusia yang merugi. 27:42 Dan Allah terangkan siapa 27:43 manusia-manusia yang merugi dalam 27:44 kehidupan dunia. Alladina khiru 27:47 anfusahum wa ahlihim yaumulqiamah. 27:51 Mereka yang merugikan diri mereka 27:52 sendiri dan keluarga mereka ketika 27:55 sampai di yaumul qiamah. 28:00 Dan tempatnya mereka tidak lain dan 28:01 tidak bukan adalah api neraka. 28:06 Itu sehingga Allah Subhanahu wa taala 28:08 menyatakan wa anfiqu mimma raznakum min 28:13 qabliya 28:14 ahadakumul maut. 28:16 Nah, ini yang saya katakan tadi di akhir 28:20 ayat ini hampir sama dengan ayat yang 28:22 tadi. Cuma ayat yang tadi memerintahkan 28:25 kita berwasiat 28:27 kalau ayat ini Allah mengingatkan kepada 28:29 kita supaya jangan kita lalai dengan 28:33 rezeki yang Allah Taala berikan kepada 28:36 kita yang berlimpah ruah. 28:39 Ada manusia-manusia diberikan rezeki 28:41 ghairi hisab. 28:43 Itu di Quran. 28:49 Sehingga Allah Subhanahu wa taala 28:51 ingatkan dalam ayat yang lain, 28:54 artinya mengingatkan kepada kita supaya 28:57 kita jangan hasfud kepada orang yang 28:59 Allah berikan lebih, kita diberikan 29:02 pas-pasan. 29:05 Jangan kita bersangka jelek kepada 29:07 Allah. Kenapa dia yang dapat bukan saya? 29:10 Kenapa dia yang dilebihkan oleh Allah 29:12 bukan saya? 29:15 Allah Taala mengatakan, "Ah ysimuna 29:18 rahmatbika 29:20 nahnu qamna 29:25 dunya." Apakah mereka ini siapa? Mereka 29:29 yang berkuasa, yang kuat, yang pintar. 29:32 Ya. 29:35 Apakah mereka-mereka itu yang 29:37 membagi-bagikan 29:39 rahmat Allah Taala 29:42 tentang kehidupan, tentang harta, 29:44 tentang kekayaan? Apakah mereka yang 29:46 bagi-bagikan? 29:48 Jangan kita berpikir orang kalau dia 29:50 pintar sudah pasti dia bakal kaya. Orang 29:52 kalau dia berkuasa sudah pasti bakal 29:54 kaya. Belum tentu. 30:00 Tapi ada juga orang yang berkuasa, 30:02 apalagi kebanyakan di negeri kita, 30:03 masyaallah berebutan untuk mendapatkan 30:07 kekuasaan. Karena kalau dapat kekuasaan, 30:09 dia leluasa untuk mengumpulkan kekayaan. 30:13 Allah Taala menyatakan, "Kami Allah 30:16 nahnu qasamna maisyatakahum 30:18 fi hayati dunya." Kami yang 30:21 membagi-bagikan 30:23 maisyah. Aisyah itu artinya 30:27 sumber-sumber kehidupan 30:30 termasuk harta bagian daripada maisyah. 30:36 Kami Allah yang membagi-bagikan dan kami 30:38 lebihkan sebagian daripada sebagian yang 30:40 lain. 30:43 Tapi ketika Allah Subhanahu wa taala 30:45 memberikan kepada kita kekayaan, 30:49 kemampuan dalam ekonomi berlimpah ruah, 30:53 mobil berderet, 30:58 tiap 2 bulan, 3 bulan berangkat umrah. 31:02 Padahal perangkat umrah ini belum tentu 31:04 ini uang ini fulus-furulus ini bersih. 31:07 Ada juga koruptor yang berangkat umrah. 31:09 Begitu pulang umrah di airport 31:11 ditangkap. Nah, itu kejadian di depan 31:13 mata kita beberapa tahun yang lalu 31:21 ketika Allah Subhanahu wa taala 31:22 memberikan kepada kita keluasaan dalam 31:25 hidup dengan bentuk materi fulus kaya 31:30 raya. 31:32 Allah Taala ingat wa anfiqu mimmaakum 31:36 minqbli 31:38 ahadakumul maut. 31:43 Berinfaklah, 31:44 bersedekahlah. 31:46 Apalagi kita di bulan puasa ini, bulan 31:48 Ramadan. Masyaallah, bulan yang penuh 31:51 barokah. 31:53 Bulan yang Allah Subhanahu wa taala 31:56 menaburkan pengampunan yang luar biasa. 32:00 Pengampunan. 32:03 Tidak ada manusia yang tidak 32:05 menginginkan pengampunan dari Allah 32:07 Subhanahu wa taala. Semua kita 32:09 menginginkan pengampunan dari Allah 32:11 Taala. Alangkah ruginya kalau kita tidak 32:14 mendapat pengampunan dari Allah Taala. 32:17 Dan itu Jibril mengingatkan kepada 32:20 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 32:23 ketika Rasulullah menyatakan jajaan 32:25 Jibril faqala. 32:27 datang kepadaku dan mengatakan syaqiya 32:30 abdun. Celakalah seorang hamba. Dia 32:35 masuk bulan Ramadan, dia selesaikan 32:37 Ramadan dengan benar tapi dia tidak 32:39 mendapat pengampunan dari Allah 32:41 Subhanahu wa taala. 32:43 Di antaranya tidak mendapat pengampunan 32:45 dari Allah Taala karena terputusnya 32:48 silaturahim 32:49 antara sesama bersaudara. 32:53 Nah, di ayat ini Allah Taala menyatakan 32:56 mimakum 32:58 minakumul 33:00 maut. 33:04 Bersedekahlah, berinfaklah 33:09 mimma razqnakum dengan apa yang kami 33:11 berikan rezeki kepada kalian. Jadi 33:14 kekayaan seseorang itu 33:20 dan kefakiran seseorang 33:23 itu tidak terlepas daripada satu gunrak 33:25 dari Allah Taala. 33:27 Karena Allah Taala menyatakan 33:31 darajat dan kami angkat sebagian kalian 33:35 ya darajat 33:39 artinya derajat-derajat yang tinggi. Ada 33:41 sebagian yang biasa-biasa aja. 33:44 Allah Taala menyatakan berinfak. 33:46 Berinfaklah 33:48 min qabli antiya ahadakumul maut. 33:52 Sebelum kematian itu datang. Berarti 33:55 kapan? 33:58 Karena di ayat ini 34:01 dia masih meminta kepada Allah. Rabbi 34:03 laula akartani ila ajalin qarib. Berarti 34:07 dalam menghadapi sakaratil maut. 34:13 aakumul maut 34:17 sebelum datang kematian kepadanya. 34:22 Jadi ketika dalam sakaratul maut, 34:26 di ujung sakaratul maut kan datang 34:28 kematian. 34:30 Dia meminta kepada Allah subhanahu wa 34:33 taala. 34:35 Apa permintaannya? 34:37 Bukan dia mau ingin salat lagi, 34:40 bukan ingin untuk melakukan haji lagi, 34:47 bukan meminta untuk beriktikaf di 34:50 masjid, meminta pengampunan dari Allah 34:52 Taala, bukan. 34:55 Fayaqubi 34:56 laula akartani ila ajalin qim. Dia hanya 34:59 minta pendek aja ditangguhkan oleh Allah 35:02 Taala. 35:05 Dia minta yang pendek. 35:10 Faasaka waakun minihin. Untuk 35:13 bersedekah. 35:15 Jadi supaya kita tahu bagaimana peranan 35:18 sedekah berinfak itu dalam kehidupan 35:20 manusia. Luar biasa. 35:24 Apalagi di bulan Ramadan. 35:26 Masyaallah. 35:29 Kenapa orang-orang berzakat itu mereka 35:31 tunggu di bulan Ramadan? 35:34 kita untuk mengeluarkan kewajiban zakat 35:36 tidak harus di bulan Ramadan. 35:39 Tapi sudah menjadi kebiasaan kebanyakan 35:42 orang keluarkan di bulan Ramadan karena 35:44 mereka ingin fadilah yang berlipat 35:46 ganda. Karena di bulan Ramadan itu bulan 35:49 yang diistimewakan oleh Allah Subhanahu 35:51 wa taala. 35:53 Bulan yang Allah taala menyuruh kepada 35:55 kita untuk memperbanyak bersedekah. 36:00 Jadi tidak ada salahnya seorang akan 36:02 mengeluarkan zakat dia menunggu di bulan 36:04 Ramadan. Fadal. 36:08 Karena bulan yang Allah Subhanahu wa 36:10 taala 36:13 melipat gandakan apa yang kita lakukan. 36:17 Taburan magfirah dari Allah Taala. 36:19 Taburan barkah dari Allah Taala. 36:22 Qad jaakum Ramadan syahrun mubarakun. 36:26 Sesungguhnya telah datang kepada kalian 36:29 kata Rasul sallallahu alaihi wasallam 36:31 Ramadan bulan yang penuh dengan 36:33 keberkahan. Di hadis yang lain 36:35 Rasulullah mengingatkan, "Manqama 36:37 Ramadan 36:39 imanan wtisaban 36:42 gufira lahu 36:44 minambihi ma takadam." 36:51 Siapa yang melaksanakan 36:53 puasa? karena imannya kepada Allah. 37:00 Imanan wahtisaban. 37:02 Artinya dengan iman kepada Allah, dengan 37:04 ketaatannya, dengan hati-hatinya dia 37:06 menjaga segala-galanya. 37:09 Mulai dari lidahnya, matanya, nafsunya. 37:13 Allah Taala menyatakan Allah ampunkan 37:15 dosa-dosanya 37:17 yang lalu. 37:20 Kita semua ini penuh dengan dosa. 37:23 Tidak ada manusia yang tidak berdosa. 37:26 Tidak ada. Justru itu kita disuruh untuk 37:29 beristigfar tiap hari. Rasulullah 37:33 sallallahu alaihi wasallam ada yang 37:34 sudah maksum 37:37 itu beristigfar. 37:39 Sebagian riwayat mengatakan minimum 70 37:41 kali. Sebagian riwayat mengatakan 100 37:43 kali. 37:46 Apalagi kita dibandingkan dengan Rasul 37:48 sallallahu alaihi wasallam 37:50 sudah berbuat dosa kadang-kadang merasa 37:52 dirinya masih artinya masih merasa 37:54 dirinya benar. 37:58 Sudah angkuh 38:01 dia masih merasa dirinya masih 38:02 biasa-biasa aja. 38:05 Keangkuhan itu satu dosa yang luar 38:07 biasa. 38:09 ujub aja itu dosa. Ujub itu ya boleh 38:13 kita katakan 38:15 baru baru baru berbentuk tunas di dalam 38:20 kesombongan. 38:22 Mengagumi dirinya melebihi daripada yang 38:24 tidak pada tempat itu ujub. 38:30 Tapi kibir, 38:32 sombong, angkuh. Ya Allah. 38:39 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 38:41 Allah Subhanahu wa taala. 38:44 Maka hamba Allah ini ketika dalam 38:46 sakaratil maut 38:49 dia meminta kepada Allah. Rabbi 38:52 laula akartani ila ajalin faasda waakun 38:57 minihin. 38:59 Ya Allah tangguhkan aku sedikit aja. 39:04 Artinya dengan kalimat yang lain, 39:06 mungkin harta yang dia tahu dia 39:08 tinggalkan, dia ingin untuk bersedekah, 39:11 berinfak sebanyak mungkin karena pada 39:14 saat itu sudah enggak ada yang bisa 39:15 menyelamatkan dia dalam sakaratil maut. 39:23 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 39:24 Allah Subhanahu wa taala. 39:27 Rasulullah mengingatkan tiap kematian 39:29 itu diharus melalui sakaratul maut. 39:31 Tidak terkecuali 39:34 semua manusia. 39:38 Sakaratil maut itu sakitnya. Ya Allah, 39:43 saya belum pernah rasa karena saya masih 39:45 alhamdulillah masih bisa masih bisa 39:48 berbicara dalam syarat ini. Tapi dalam 39:51 hadis Rasul sallallahu alaihi wasallam, 39:57 Rasulullah menggambarkan bagaimana 39:59 ketika seorang yang bergeliman dengan 40:02 dosa dan kezaliman. 40:08 Walau tara kata Rasul sallallahu al ayat 40:11 Al-Qur'an 40:13 inalimuna fiamaratil maut. 40:16 Maratil maut itu adalah tekanan 40:18 kematian, gelombang kematian bagian 40:21 daripada sakaratil maut. 40:25 Wal malaikat aidihim. Malaikat telah 40:29 mencengkeramkan tangannya kepada hamba 40:31 Allah tersebut. 40:33 Sehingga dalam hadis Rasul sallallahu 40:35 alaihi wasallam diterangkan bahwa 40:37 bagaimana ketika rohnya akan dipisahkan 40:39 dari badannya seakan-akan 40:42 urat-uratnya ini terkait. 40:45 bagaikan duri yang terkait dengan 40:48 kulitnya, badannya 40:50 yang akan dipisahkan dari badannya. Jadi 40:53 dengan hadis ini kita bisa bayangkan 40:55 betapa sakitnya sakaratul maut. 40:58 Tapi berbeda dengan orang yang beriman 41:00 dalam Al-Qur'an 41:05 berbeda jauh. 41:09 Dan itu keuntungannya kita menjadi 41:11 seorang muslim ketika kita beriman 41:13 kepada Allah dengan ketaatan kepada 41:15 Allah yang disebut dengan takwallah. 41:21 Ketika Abu Bakar membacakan ayat dalam 41:24 suratul Fajar 41:26 di hadapan Rasul sallallahu alaihi 41:28 wasallam 41:31 sampai di akhir ayat ya ayyatuhan ya 41:34 ayyatuhan nafsul mutmainahi 41:38 ratan mardiah. Kemudian Rasulullah 41:40 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 41:42 ayat inilah yang akan dibacakan oleh 41:45 malaikat ketika Anda menghadapi 41:47 sakaratul maut. 41:49 Dan ee ketika manusia menghadapi 41:52 sakaratul maut. 41:55 Jadi kalau kita lihat ayat ini rohnya 41:58 bukan dicabut, 42:01 dipanggil 42:03 sehingga rohnya ini akan keluar bagaikan 42:05 menetesnya 42:08 air dari dari mulut kendi yang dicin. 42:11 Itu hadis Rasul sallallahu alaihi 42:12 wasallam. 42:14 bukan pendapat, 42:16 tapi berbeda dengan orang tadi 42:19 yang Rasul Allah Taala menyatakan kalau 42:22 saja lensa mata Anda sanggup untuk 42:24 melihat hamba-hamba Allah yang zalim, 42:27 yang zalim ini bermacam-macam, berbeda 42:29 macam-macam 42:31 ya. Orang yang menipu hak orang itu itu 42:34 satu kezaliman. 42:37 Ada manusia yang menzalimi seseorang 42:38 dengan lidahnya, menebarkan fitnah, 42:42 mengadu domba. itu kezaliman dengan 42:45 lidahnya. 42:47 Dan ada orang yang mempraktikkan 42:49 kezaliman dengan kekuasaannya. 42:52 Dan itu kita sudah rasakan beberapa 42:53 tahun yang lalu. 42:59 Jadi hamba Allah ini ketika dalam 43:00 sakaratul maut 43:03 dia masih meminta kepada Allah subhanahu 43:05 wa taala. Laula akartani ila ajalin 43:09 qarib. Ya Allah kalau tangguhkan aku 43:13 dalam ajalku ini, dalam kematianku ini, 43:20 pendek aja, sedikit aja. 43:25 Faasada supaya aku akan bersedekah 43:29 dan aku ingin menjadi hamba Allah yang 43:32 salihin yang saleh. 43:39 Subhanallah. 43:47 Ada lagi ayat yang lain kalau sudah 43:48 sampai di alam barzakh. 43:53 Hatta id ahadahumul maut. Ketika telah 43:57 datang kematian kepada mereka. 44:01 Nah, itu berarti dia sudah di alam 44:03 barzakh. 44:05 Karena di ayat ini satu-satunya ayat 44:07 yang Allah Taala bercerita tentang alam 44:09 barzah tentang ayat ini dalam surah 44:11 Almukminun. 44:17 Hampir-hampir sama dengan ayat ini. Cuma 44:19 bedanya ayat ini ketika dia menghadapi 44:21 sakaratul maut. 44:23 Tapi yang satu ketika dia sudah berada 44:25 di alam barzakh. 44:30 Jadi kalau kita gandengkan sedikit ayat 44:34 yang tadi yang Allah Taala menyatakan 44:37 kutiba alaikum had ahadakumul maut. 44:40 Allah telah wajibkan kepada kalian 44:45 ketika tanda-tanda kematian 44:48 sudah akan datang kepada kalian. 44:53 Nah, ada tanda-tanda kematian itu 44:56 mungkin setahun, 2 tahun baru kita 44:58 meninggal. Tapi tanda-tanda sudah ada. 45:02 Tanda-tandanya apa? yang saya katakan 45:06 rambut sudah mulai putih, mata sudah 45:09 kabur, 45:11 gigit sudah rontok, 45:13 tulang-tulang mulai sakit. 45:20 Ya, 45:22 itu sebenarnya 45:25 warning dari Allah Subhanahu wa taala, 45:27 peringatan dari Allah taala. 45:34 Wahai hambaku, 45:36 sebentar lagi engkau akan menghadapi 45:39 kematian." 45:41 Cepat-cepat berwasiat. 45:44 Sebab ketika kita berwasiat, kita tidak 45:46 akan meninggalkan fitnah yang akan 45:49 terjadi di tengah-tengah keluarga kita. 45:55 Jadi subhanallah 45:58 Allah subhanahu wa taala zat yang innahu 46:01 ala kulliin khir 46:05 ya'lamu 46:07 ma fis samawati wa fil ard ya'lamu ma 46:10 fisur 46:14 Allah taala maha tahu segala-galanya 46:17 alhamdulillah 46:19 kita ini masyaallah menjadi orang muslim 46:22 dan keuntungan yang kita dapatkan. 46:25 Pertama-tama 46:26 kita dilahirkan oleh Allah dari kedua 46:29 orang tua yang muslim. 46:34 Itu sudah merupakan satu rahmah Allah 46:35 yang sangat besar kepada kita sekalian. 46:42 Sampai sebelum kita akan meninggalkan 46:44 kehidupan ini, Allah Taala mengingatkan 46:47 kepada kita supaya jangan ada fitnah 46:49 yang tertinggal 46:52 ketika kita meninggalkan yang Allah 46:53 Taala menyatakan 46:56 inaraka khairan. Ketika dia meninggalkan 47:00 ada banyak kebaikan. 47:02 Artinya harta, gedung, tanah, mungkin 47:05 rumah. 47:08 Tinggalkan wasiat. 47:10 Sebab dengan ketika kita meninggalkan 47:12 wasiat, kita mencegah akan terjadi 47:16 fitnah kepada anak-anak kita ya, 47:19 keluarga kita. 47:27 Nah, mari kita balik lagi kepada Jadi 47:30 kedua ayat ini subhanallah sangat 47:32 berhubungan erat. 47:35 Kita balik lagi ke dalam surah 47:37 almunafiqun. 47:39 Ketika Allah Subhanahu wa taala 47:40 menyatakan, "Maka untuk itu 47:46 Allah menyuruh kepada kita untuk banyak 47:48 berinfak, banyak bersedekah. 47:51 Sedekah itu bukan hanya untuk 47:53 menyelamatkan kita dalam kehidupan dunia 47:55 aja. Ketika kita sakit, Rasul sallallahu 48:00 alaihi wasallam mengingatkan, daidakum 48:03 badaqah. 48:06 Obati penyakitmu itu dengan perbanyak 48:09 sedekah. 48:11 Bukan berarti kita enggak perlu ke 48:13 dokter. Silakan Fadol Anda mau ke dokter 48:16 boleh mencari takdir yang lebih baik. 48:18 Tapi sadaka 48:21 akan mendorong 48:23 usaha kita ini dalam mencari kesehatan 48:28 sehingga penyakit kita ini akan cepat 48:29 terangkat. Rasulullah menyatakan, 48:32 "Obatilah penyakitmu dengan sedekah." 48:41 Saya berikan contoh begini. 48:45 Umpama 48:47 dokter kan biasa membuka praktik rumah 48:49 sakit. Ada dokter membuka praktik. 48:55 Ada orang yang sakit jantung diobati 48:57 oleh dokter. 48:59 Ada lagi pasien yang lain sama juga 49:01 penyakit jantung. 49:03 Dua-dua tersumbat jantungnya. Artinya 49:05 uratnya ini sudah ada yang tersumbat. 49:09 Dokter kasih obat yang sama. Sudah 49:11 pasti. 49:13 untuk sebab membuka jembatan ini. Tapi 49:16 tidak kedua-duanya berhasil. Ada 49:19 terkadang yang satu mati, yang satu 49:21 sehat. 49:22 Terkadang dua-duanya meninggal dunia. 49:28 Tapi yang mendorong 49:30 sehingga dak dan takdir dari Allah 49:33 Subhanahu wa taala supaya penyakit kita 49:35 ini cepat terangkat. 49:37 Sedekah, 49:39 infak. 49:41 Infak itu bagian daripada sedekah. Sadah 49:44 itu berarti orang yang berinfak. 49:53 Sebab kalau sudah sampai di sakaratul 49:55 maut dan dia meminta kepada Allah 49:57 Subhanahu wa taala dengan mengatakan 49:59 faasaka waakun minihin 50:02 itu dijawab oleh Allah Taala. 50:06 Wirahu nafsan ja wallahu khirun 50:10 bimaalun. 50:12 Allah Taala tidak akan menangguhkan 50:17 apabila Allah Taala telah tentukan 50:19 ajalnya sudah pada saat itu. 50:22 Dia memohon meminta kepada Allah hanya 50:24 untuk supaya diperpanjang dikit aja. 50:27 Bukan seminggu, bukan 2 minggu, bukan 50:30 sehari, du hari mungkin. 50:33 Yang penting ada kesempatan untuk dia 50:35 bisa bersedekah. Dia ingin menjadi orang 50:37 yang saleh. 50:40 Tapi Allah Subhanahu wa taala 50:41 menyatakan, 50:45 "Walan yuakhirallahu nafsan jaa jaduka." 50:51 Allah Taala tidak akan menegangkan kalau 50:54 sudah ditetapkan satu kudrah dari Allah 50:56 Taala 50:58 saat yang itu dia harus meninggal dunia. 51:04 Subhanallah. 51:06 Wallahu khabirun bima tamalun. 51:09 Dan Allah Subhanahu wa taala maha 51:11 mengetahui dan akan mengembalikan kepada 51:14 kalian dengan apa yang kalian lakukan 51:17 dalam kehidupan dunia. 51:21 Khabirun bimaa tammalun. 51:25 Allah Taala maha tahu apa yang kalian 51:27 lakukan. 51:29 Berapa banyak para koruptor-koruptor itu 51:32 tidak tersentuh hukum, 51:34 tapi jangan sangka bahwa mereka akan 51:36 lolos. 51:39 Berapa banyak para pejabat-pejabat 51:44 yang tidak segan-segan mengadu domba 51:46 masyarakat, ya menekan masyarakat, 51:52 mempergunakan kekuasaannya itu 51:57 untuk menekan kepada mereka yang lemah. 52:01 Banyak yang terjadi dalam kehidupan 52:02 kita. 52:04 Tapi Allah Subhanahu wa taala ingatkan 52:06 kepada kita sekalian. 52:13 Ya Allahu Akbar. Subhanallah 52:15 subhanallah. 52:17 Apa yang Allah Subhanahu wa taala 52:18 ingatkan kepada kita sekalian dalam ayat 52:20 tadi? 52:30 minallahu 52:35 nafsanahir 52:39 tapi Allah Taala tidak akan menangguhkan 52:42 jiwa seseorang rohnya untuk dipisahkan 52:45 dari badannya kalau sudah datang dari 52:47 Allah subhanahu wa taala wallahu khirun 52:50 bima tamalun dan Allah akan 52:52 mengembalikan kepada kita 52:55 apa yang kita lakukan artinya 52:57 mengabarkan kepada kita apa yang kita 53:00 lakukan dalam kehidupan. 53:02 Untuk itu, para pendengar sekalian yang 53:04 dimuliakan Allah Subhanahu wa taala, 53:08 bulan ini adalah bulan yang penuh rahmah 53:10 dari Allah, bulan yang penuh barakah. 53:14 Pergunakanlah sebaik-baiknya 53:17 Ramadan yang mulia untuk mengangkat 53:20 derajat kita mendapatkan pengampunan 53:22 dari Allah Subhanahu wa taala. 53:25 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 53:27 akan menyampaikan kita sampai di akhir 53:29 Ramadan dan bertemu kembali dengan 53:32 Ramadan yang akan datang. 53:35 Karena ini bulan yang penuh barkah, 53:38 semua gerakan kita itu penuh keberkahan 53:41 dari Allah Taala ketika kita berpuasa 53:44 karena iman kepada Allah dan pengampunan 53:48 bertaburan dalam kehidupan kita. Artinya 53:50 dengan kalimat yang lain, dosa-dosa kita 53:53 yang lalu diampunkan oleh Allah 53:55 subhanahu wa taala. Kalau ada yang salah 53:58 kepada Allah saya mengharapkan 53:59 magfirahnya. Waballahi taufik wal 54:02 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 54:05 wabarakatuh. 54:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:08 wabarakatuh, Ikhwan dan Akhwat. Demikian 54:11 tadi telah kita simak pembahasan 54:14 disampaikan oleh guru kita Ustaz Z 54:17 Mahmid. Dan kami akan jeda sejenak 54:21 terlebih dahulu. Kami kembali setelah ee 54:25 pariwara berikut ini. Tetaplah 54:40 radio silaturahim untuk Islam yang satu 54:43 yang dipancaruaskan dari Jalan Masjid 54:46 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 54:50 Bekasi. Ikhwan dan akhwat yang dirahmati 54:52 Allah subhanahu wa taala. Terima kasih 54:54 Anda masih bersama kami. Kami ingin 54:56 menyapa ada Teh Fani, Bapak Yuman, Ibu 55:00 Siti Anisa di Bali, Ibu Dian, Ibu Ani 55:04 Khani Hudaifah, Pak Arwin. Kemudian ada 55:08 pejuang devisa kita di Lombok, Bapak 55:12 Ahmad Rasyidin, Bapak Sayan Rohili, Ibu 55:16 Retno, Ibu Fiza, 55:19 dan Bapak Budi serta Ibu Nugroho. 55:23 Pertanyaan pertama datang dari Ibu Dian. 55:27 Pak Ustaz, asalamualaikum warahmatullahi 55:29 wabarakatuh. 55:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:32 wabarakatuh. 55:34 Apakah setelah menulis wasiat 55:38 kita seharusnya memberitahukan kepada 55:40 salah satu anak kita atau seperti apa 55:43 baiknya, Pak Ustaz? Terima kasih. 55:46 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 55:48 shalloli ala sayyidina Muhammad wa ala 55:51 ali Muhammad. 55:55 kita akan memberitahu kepada anak kita 55:57 boleh 55:59 itu diatur artinya berikan pada kita 56:02 untuk kita 56:04 tapi kalau kita membikin wasiat ada 56:06 baiknya 56:10 yang kopinya satu kita titip kepada 56:12 orang yang betul-betul kita percaya 56:14 bukan kepada anak kita 56:17 apa kepada saudara kita 56:20 tapi umpamun 56:23 akan memberitahu kepada anak-anaknya, ya 56:25 silakan aja, enggak apa-apa, 56:29 gak apa-apa. 56:30 Tapi 56:32 kalau pendapat saya ini pendapat 56:36 paling bagus kita titip kepada salah 56:38 satu saudara kita. 56:42 Jadi kalau umpama pun satu ikhtiar juga 56:46 kalau kita meninggal dunia 56:49 ada umpama dan yang satunya tentunya ya 56:53 kita tinggalkan di rumah kita sendiri. 56:55 Kita berwasiat kepada anak-anak kita. 56:57 Kita katakan 56:58 Abak sudah sediakan surat wasiat berada 57:01 di lemari atau berada di brangkas. Kalau 57:04 terjadi apa-apa silakan buka surat 57:06 wasiatnya. 57:08 umpama ada yang iseng mau rubah sedikit 57:12 isi wasiatnya, 57:15 ada kopinya kan sama saudaranya, orang 57:17 yang dia bisa percaya, yang dia percaya. 57:22 Nah, dan memang ada baiknya itu 57:25 diwasiatkan kepada anak-anak. Kalau 57:28 kalian membaca, membuka surat wasiat 57:30 ini, artinya paling tidak dua oranglah 57:33 atau tiga orang bersama-sama. 57:36 Jangan satu orang. 57:39 Ya. Sebab seorang itu kalau dia kaya 57:41 raya, 57:43 dia tinggalkan rumah di tempat-tempat 57:46 yang strategis, mungkin ada yang ingin 57:48 supaya dia miliki rumah ini. Ingin yang 57:52 jelek-jeleknya aja mungkin dikasih 57:54 kepada saudara-saudara perempuan lama 57:56 ya. 57:59 Dan berwasiatlah kepada anak-anak 58:02 dengan cara yang baik. Sampaikan kepada 58:04 mereka 58:06 apa yang telah tertulis itu yang Ab 58:09 sudah perhitungkan menurut hukum waris. 58:12 Tapi jangan kamu 58:14 menjadikan artinya perpecahan karena 58:17 mengingin biasanya terjadi perpecahan 58:19 itu kan karena ada yang ingin lebih, 58:23 ada yang ingin ngambil lebih. 58:26 Jadi silakan aja mau sampaikan kepada 58:28 anak-anaknya atau hanya sampaikan aja 58:33 ayah telah tinggalkan wasiat berada di 58:36 sini. Kalau terjadi apa-apa silakan 58:38 kalian buka surat wasiat tersebut 58:41 insyaallah. 58:44 Nah, kalau kita titip kepada saudara 58:47 yang kita percaya atau sahabat karib 58:49 yang kita percaya, orang yang din 58:52 otomatis itu merupakan apa? keamanan 58:55 untuk menjaga keamanan 58:57 daripada isi surat wasiat tersebut 59:00 insyaallah terjawaban 59:04 pertanyaan selanjutnya Pak Ustaz ee dari 59:07 Bapak Yuman ya. 59:12 Mmuman 59:15 hadir menyimak di sore hari ini. Semoga 59:17 Pak Ustaz dan pemandunya dalam lindungan 59:20 Allah subhanahu wa taala. Amin ya rabbal 59:22 alamin. 59:22 Amin yaab. Amin ya arhamarrahimin. 59:25 Baik. Ee pertanyaan selanjutnya dari 59:29 siapa? Sebentar, Pak Ustaz. Oh, ini 59:33 Ustaz dari hamba Allah. Asalamualaikum 59:36 warahmatullahi wabarakatuh. 59:39 Ustaz, saya ingin meminta nasihat. Pada 59:42 tahun 2017 saya membantu membiayai 59:46 keponakan saya untuk berangkat ke Saudi. 59:50 Namun setelah visanya keluar, ternyata 59:52 ia tidak jadi berangkat dan pulang 59:54 kembali. Sebagian uang saya memang sudah 59:57 diganti dengan sebidang tanah seharga 1:00:00 Rp18 juta, tetapi masih ada sisa sekitar 1:00:03 Rp8 juta yang belum dikebalikan. 1:00:07 Saya sudah menyampaikan melalui adik 1:00:09 saya, orang tua anak tersebut agar sisa 1:00:11 uang itu diminta dan diselesaikan. 1:00:14 Namun, adik saya justru marah dan 1:00:16 sekarang tidak mau datang lagi ke rumah 1:00:18 saya. Saya sendiri juga enggan untuk 1:00:21 datang ke sana. Pertanyaan saya, 1:00:23 bagaimana sikap yang seharusnya saya 1:00:25 ambil menurut Islam? Apakah saya berdosa 1:00:29 jika menagih hak saya? Dan bagaimana 1:00:31 agar masalah harta tidak sampai memutus 1:00:34 tali silaturahim? Mohon nasihatnya, 1:00:37 Ustaz. Jazakumullah. 1:00:39 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:00:41 shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 1:00:45 Nah, ini peristiwa-peristiwa yang begini 1:00:48 banyak terjadi. Walaupun agak berbeda 1:00:50 sedikit, tapi begitu-begitu kita nagih, 1:00:54 hak kita yang harus punya kewajiban 1:00:58 untuk membayar malahan marah. 1:01:00 Sebenarnya kita nagih itu satu hak kita. 1:01:04 Kedua, 1:01:05 kita itu melindungi dia supaya jangan 1:01:08 dia meninggal dengan membawa hutang. 1:01:13 Jadi kita itu kalau ada orang yang 1:01:15 berhutang kepada kita 1:01:17 itu kita harus kita perlu untuk nagih. 1:01:21 Seb kalau kita nagih, kita menyelamatkan 1:01:24 dia supaya jangan meninggal dunia dalam 1:01:26 keadaan berhutang. 1:01:28 Nah, mengenai orang tuanya marah 1:01:30 kemudian terus enggak mau datang ke 1:01:33 rumahnya yang memberikan utang yang 1:01:36 sebenarnya ini kalau dia mau berpikir 1:01:38 agak lebih panjang dikit 1:01:41 yang bertanya ini kan sudah mau 1:01:43 berkorban untuk membantu anaknya untuk 1:01:45 bisa berangkat apa dia batal berangkat 1:01:49 sudah ada dia jadi berangkat atau tidak 1:01:51 tetap kewajiban dia harus kembalikan kan 1:01:54 kalau itu berbentuk hutang 1:01:56 namun kalau dia putuskan silaturahim. 1:02:01 Bapak yang bertanya ini jangan ikut 1:02:03 seperti dia. Karena dalam hadis Rasul 1:02:06 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 1:02:08 Rasulullah menyatakan sal liman qataa. 1:02:13 Hubungkanlah 1:02:14 silaturahim kepada mereka yang 1:02:16 mengutuskan denganmu. 1:02:20 Dia acut-acut apa yang penting kita 1:02:22 tunjukkan bahwa kita ini berhati besar, 1:02:25 berjiwa besar. Kita ikut apa yang 1:02:28 Rasulullah katakan itu yang terbaik. 1:02:32 Sal liman qata. Hubungkanlah mereka yang 1:02:35 memutuskan silaturahim dengan dan memang 1:02:38 banyak kejadian orang yang berhutang 1:02:40 ketika kita nagih 1:02:43 bukan cuma marah dia menjauh. Dia enggak 1:02:46 mau hubungan hubungkan apa enggak mau 1:02:49 hubungi kita, enggak mau datang kepada 1:02:51 kita. 1:02:52 Nah, 1:02:54 jadi Bapak tidak berdosa. Bapak tidak 1:02:57 salah untuk nagi itu haknya Bapak untuk 1:03:00 nag yang yang ditagih ini, yang ditagih 1:03:04 ini mestinya dia sadar Bapak menagih 1:03:07 kepadanya itu Bapak telah berbuat baik 1:03:09 mengingatkan kepadanya supaya jangan dia 1:03:11 meninggal dunia membawa hutang. 1:03:13 Insyaallah terjawab 1:03:16 jawab. Ee kemudian pertanyaan 1:03:20 selanjutnya pertanyaan dari masih dari 1:03:23 hamba Allah di Sukabumi. Pak Ustaz, 1:03:25 asalamualaikum warahmatullahi 1:03:27 wabarakatuh. 1:03:28 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:03:30 Sebentar 1:03:33 pertanyaannya adalah Pak Ustaz, saya 1:03:34 ingin bertanya. Apa pengertian dan 1:03:37 perbedaan wasiat dalam Islam dan apa 1:03:40 bedanya dengan warisan? Apakah setiap 1:03:43 muslim wajib membuat wasiat ataukah atau 1:03:48 hanya yang memiliki harta yang banyak 1:03:50 saja? Terima kasih. 1:03:54 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:03:56 shallli ala sayyidina Muhammad wa ala 1:03:58 ali sayyidina Muhammad. Subhanallah. 1:04:02 Pertanyaan ini pertama dia dia ingin 1:04:05 tanya apa bedanya wasiat dengan 1:04:09 ee dengan apa? Warisan. warisan. 1:04:13 Warisan. Warisan itu adalah sesuatu 1:04:18 yang akan turun kepada 1:04:21 anak istrinya ketika dia meninggal. Itu 1:04:23 warisan. 1:04:26 Wasiat itu adalah kita berwasiat untuk 1:04:30 memberikan keterangan 1:04:33 yang ini untuk fulan, ini untuk fulan, 1:04:35 ini untuk fulan. 1:04:37 Dengan porsi yang sudah ditentukan oleh 1:04:41 Al-Qur'an. 1:04:43 Nah, 1:04:45 ee kemudian pertanyaan, apakah tiap 1:04:48 muslim itu 1:04:51 wajib untuk ee 1:04:53 wasiat? Di dalam ayat ini dikatakan 1:04:56 gini, di akhir ayat ini Allah Taala 1:04:58 menyatakan gini, 1:05:02 kutiba alaikum ahadakumul maut inir 1:05:09 walqin biluf haqqan alal muttaqin. Jadi 1:05:13 ayat ini dua kali Allah Taala mengulangi 1:05:16 bahwa wajsiat ini orang yang mempunyai 1:05:19 sesuatu wajib baginya. 1:05:23 Dua kali Allah Taala mengat yang pertama 1:05:25 Allah Taala menyatakan kutiba alaikum. 1:05:27 Allah taala telah wajibkan kepada 1:05:29 kalian. Di akhir ayat ini Allah Taala 1:05:31 menyatakan haqqan alal muttaqin. Dan ini 1:05:34 wajib bagi orang-orang yang muttaqin. 1:05:39 Tapi di sini ada keringanan karena Allah 1:05:41 Taala menyatakan inaraka khairan. 1:05:44 Kalau dia mempunyai sesuatu 1:05:48 mempunyai sesuatu. 1:05:51 Jadi umpama contoh begini contoh 1:05:54 satu-satunya yang dia punyai cuma rumah 1:05:58 yang dia tinggali. 1:06:00 umpama 1:06:02 bikin wasiat 1:06:04 rumah ini dijual dibagi hartanya sesuai 1:06:07 dengan yang Allah sudah tentukan dalam 1:06:09 Al-Qur'an. Istri mendapat 1/ 1:06:13 lelaki mendapat dua bagian dari anak 1:06:15 perempuan dan anak perempuan mendapat 1:06:18 satu bagian daripada 1:06:21 bagian dua dua bagiannya lelaki 1:06:25 simpel. 1:06:27 Tapi umpama kalau dia mempunyai tiga 1:06:29 rumah atau empat rumah, nah dia harus 1:06:33 berpikir yang paling baik bagaimana 1:06:35 caranya supaya tidak ada pertengkaran 1:06:37 sesudah itu. Apa rumah ini dijual 1:06:42 beramai-ramai, dibagi menurut hukum 1:06:44 waris? Itulis di tempat tersebut itu 1:06:48 sudah sangat jelas, tidak akan ada 1:06:49 pertengkaran. 1:06:52 Jadi contoh begini, dia mempunyai tujuh 1:06:55 orang anak. 1:06:58 Dia mempunyai tiga rumah, tujuh orang 1:07:01 anak tapi tiga rumah. Enggak mungkin kan 1:07:03 tiap orang itu mendapat satu rumah. 1:07:07 Maka mau tidak mau rumah-rumah ini harus 1:07:10 dijual semua dan hasilnya dibagi. Umpama 1:07:13 ada salah satu ahli warisnya anaknya 1:07:15 yang mau beli rumahnya boleh. Tinggal 1:07:19 dihitung berapa bagian yang dia akan 1:07:21 dapatkan, sisanya dia bayarkan kepada 1:07:23 ahli waris. Insyaallah terjawab. 1:07:26 Insyaallah terjawab. Kemudian pertanyaan 1:07:30 selanjutnya, Pak Ustaz dari Teh Vani. 1:07:33 Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:34 wabarakatuh. 1:07:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:37 wabarakatuh. 1:07:39 Ustaz, apakah ketika membuat wasiat 1:07:42 anak-anak itu harus dikumpulkan 1:07:45 dan apakah harus ada saksi dan siapakah 1:07:48 yang dihadirkan menjadi saksi? Apakah 1:07:51 seorang ustaz ataukah dari keluarga 1:07:53 dekat? Terima kasih. 1:07:55 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:07:57 shalloli ala sayyidina Muhammad wa ali 1:07:59 Muhammad. 1:08:00 Boleh anak-anak dihadirkan, boleh 1:08:02 apa-apa. Tapi kalau umpama dia juga 1:08:04 enggak enggak perlu hadirkan 1:08:06 anak-anaknya, tapi dalam surat wasiat 1:08:08 itu memang perlu harus ada dua saksi. 1:08:11 Saksi ini artinya orang yang baik. 1:08:15 Ya, kalau umpama salah satu anak yang 1:08:19 jadi saksi, 1:08:22 jangan itu bisa terjadi fitnah. 1:08:26 apa saudaranya ya, keponakannya. 1:08:30 Artinya orang lain yang tidak termasuk 1:08:33 di dalam 1:08:35 hak waris kayak istri, anak-anak ya. 1:08:40 Tapi harus ada dua saksi. 1:08:43 Itu harus ada dua saksi karena itu 1:08:45 perintah Allah dalam Al-Qur'an. 1:08:47 Punya dua saksi. Tidak harus ustaz. Tapi 1:08:51 kalau umpama ada ustaz ya tentunya lebih 1:08:53 baik. 1:08:55 Ya, karena dia ustaz mempunyai nama 1:08:58 artinya dipercaya, dipercayai oleh 1:09:00 orang. 1:09:02 Jadi kalau umpama terjadi pertengkaran, 1:09:04 ada dua saksi yang mengatakan, "Oh, ini 1:09:07 harus begini, ini untuk fulan." Ada dua 1:09:11 saksi sudah cukup kuat. Ke pengadilan 1:09:14 pun cukup kuat. 1:09:18 Atau umpama dia ingin pakai notaris, 1:09:21 notaris juga harus membawa dua saksi. 1:09:24 menulis perjanjian ini, tapi boleh dia 1:09:27 tulis sendiri 1:09:29 isinya. Kemudian mencari dua orang saksi 1:09:31 yang bisa dipercaya, mereka menjadi 1:09:34 saksi situ dan kalau perlu salah satu 1:09:36 dari saksi kopi daripada surat wasiat 1:09:39 ini titipkan kepadanya 1:09:43 supaya kalau yang asli ini dicoret, 1:09:46 dirubah ada kopinya. Insyaallah 1:09:49 terjawab. 1:09:51 Dan pertanyaan terakhir, Pak Ustaz, dari 1:09:53 Ibu Aminah. Izin bertanya, Pak Ustaz. 1:09:56 Anak saya ada yang satu perempuan 1:09:58 terlalu patuh sama suaminya jadi jarang 1:10:01 komunikasi dan silaturahim dan datang ke 1:10:04 saya ibunya. Saya ibunya sabar dan 1:10:07 selalu mendoakannya. Bagaimana ya, Pak 1:10:09 Ustaz? Terima kasih. 1:10:11 Bagaimana suami eh istrinya terlalu 1:10:14 kaku, 1:10:15 terlalu patuh sama suaminya? Jadi jarang 1:10:18 komunikasi ini bagaimana gitu, 1:10:21 terlalu patuh kepada suaminya. 1:10:25 Nah, jarang komunikasi dengan siapa? 1:10:28 Ibunya. 1:10:29 Oh, dengan ibunya. 1:10:30 Iya. Ini bagaimana hukumnya, Pak Ustaz? 1:10:33 Gitu. 1:10:33 Oke. Bismillahirrahmanirrahim. 1:10:35 Allahumma shallli ala sayyidina Muhammad 1:10:37 wa ala alham. 1:10:39 Jadi begini, 1:10:41 kepatuhan seorang istri kepada suaminya 1:10:45 itu merupakan kunci surga untuknya. 1:10:49 Ya, terkecuali kalau suami memerintahkan 1:10:53 sesuatu yang bertentangan dengan Islam, 1:10:57 boleh dia menolak. Tapi kepatuhan kepada 1:11:00 suaminya 1:11:03 itu merupakan kunci surga bagi perempuan 1:11:05 tersebut. 1:11:07 Ya, asal dia beriman yang benar. 1:11:10 Tapi ada kadang-kadang perempuan juga 1:11:12 dia patuh selama suaminya itu mempunyai 1:11:15 fulus. 1:11:16 Begitu suaminya sudah jatuh susah, 1:11:20 kepatuhannya hilang. Nah, itu hati-hati. 1:11:24 Nah, ada hadis Rasul sallallahu alaihi 1:11:26 wasallam yang mengingatkan lelaki itu 1:11:29 adalah milik ibunya, 1:11:33 perempuan milik suaminya. 1:11:37 Kalau umpama ini umpama ya 1:11:41 suaminya mengatakan kepadanya, 1:11:45 "Anda enggak boleh komunikasi dengan ibu 1:11:47 Anda." 1:11:48 Umpama ya itu dosa akan ditanggung oleh 1:11:51 suaminya. 1:11:54 Dan karena dilarang yang demikian, 1:11:57 istrinya ini perlu untuk menasihati 1:11:59 kepada suaminya. 1:12:02 Saya patuh kepada Anda. Saya ini mutlak 1:12:06 adalah milik Anda. Karena sudah 1:12:09 diserahkan dengan pernikahan kepada 1:12:11 Anda. Tapi walaupun bagaimana itu ibu 1:12:14 saya, setidak-tidaknya jangan bendung 1:12:17 komunikasi saya dengan ibu saya. 1:12:22 Nah, 1:12:24 tapi mungkin juga bisa juga begini. 1:12:28 Sebab kepatuhan kepada suami itu 1:12:31 sebenarnya tidak akan menyusahkan dia 1:12:34 untuk tidak komunikasi dengan ibunya. 1:12:38 Tapi kalau umpama karena memang 1:12:39 kesibukan yang luar biasa dengan 1:12:42 anak-anak yang banyak mungkin ya dia 1:12:45 mengatur juga keperluan-keperluan 1:12:47 suaminya dan sehingga umpama dia cuma 1:12:49 mempunyai kesempatan untuk menelepon 1:12:52 kepada ibunya dua kali seminggu ya atau 1:12:55 sekali seminggu. 1:12:57 Ibu ibu juga harus mengerti. 1:13:01 Jangan ibu merasa cemburu seakan-akan 1:13:04 terlalu patuh kepada suaminya. Ibu tahu 1:13:07 yang bertanya ini kepatuhan anak kepada 1:13:11 suaminya itu ibu juga mendapat kebaikan 1:13:15 dari Allah Taala karena anak ini dididik 1:13:17 dan dibesarkan oleh ibu. 1:13:20 Sebab ada terkadang juga ibu-ibu merasa 1:13:23 cemburu. 1:13:24 Dan bukan cuma ibu, ayah juga 1:13:26 kadang-kadang begitu. 1:13:29 Begitu kita justru itu kan nikah harus 1:13:32 memakai wali. Begitu wali serahkan anak 1:13:34 ini, sudah terlepas dia dari kedua orang 1:13:37 tuanya. Terkecuali kalau ibu ini 1:13:40 mempunyai anak lelaki. Rasulullah 1:13:42 mengingatkan lelaki itu milik ibunya. 1:13:47 Dia harus mengistimewakan ibunya duluan 1:13:50 baru istrinya. Beda dengan perempuan. 1:13:53 Kalau perempuan milik suaminya. 1:13:56 Insyaallah mudah-mudahan terjawab. 1:14:00 Dan itu pertanyaan terakhir dari Ibu 1:14:03 Aminah. Sebelum ditutup kita dengarkan 1:14:07 kesimpulan, Pak Ustaz. 1:14:09 Kesimpulannya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:14:11 Allahumma shallli ala sayyidina wa ala 1:14:14 ali sayyidina Muhammad. 1:14:17 Para pendengar pemirsa sekalian yang 1:14:18 dimuliakan Allah subhanahu wa taala. 1:14:21 Perlu kita renungkan Ramadan hanya 1:14:23 sebulan. 1:14:25 sesudah sebulan dia akan meninggalkan 1:14:28 kita. Dan inilah kesempatan 1:14:30 sebaik-baiknya untuk kita mendapatkan 1:14:33 pengampunan dari Allah Taala. 1:14:36 Allah Taala mengangkat derajat kita dan 1:14:39 Allah Subhanahu wa taala catat kita 1:14:41 sebagai penghuni surga insyaallah. Bi 1:14:44 rabbana karim. Subhanakallahumma 1:14:46 wabihamdika ashadu alla ilahaillallah wa 1:14:49 anna muhammadar rasulullah nastagfiruka 1:14:51 wa atubu ilaih. Wasalamualaikum 1:14:53 warahmatullah. wabarakatuh. 1:14:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:14:57 wabarakatuh. Jazakallah ikhwan dan 1:14:59 akhwat pendengar setia radio silaturahim 1:15:02 di mana pun Anda berada. Semoga apa yang 1:15:04 disampaikan oleh guru kita Ustaz Zaad 1:15:07 Mahmid dapat bermanfaat dan kita bisa 1:15:09 mengambil ibrah dari apa yang beliau 1:15:11 sampaikan. Akhirul kalam kami yang 1:15:13 bertugas mohon undur diri. Selamat untuk 1:15:16 Anda yang berpuasa di bulan Ramadan pada 1:15:19 hari ini. Semoga amal ibadah puasa kita 1:15:22 diterima Allah subhanahu wa taala. 1:15:23 Jangan lupa perbanyak berdoa, perbanyak 1:15:26 tadarus, serta perbanyak sedekah dan 1:15:28 beramal saleh karena ini adalah bulan 1:15:30 yang sangat istimewa. Akhirul kalam kami 1:15:33 mohon undur diri. Billahi taufik wal 1:15:35 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:15:38 wabarakatuh. 1:15:45 Jazakallah, Ustaz.