Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:14 rahim, alhamdulillahirobbil alamin, 0:16 Allahuma sholi ala sayyidina Muhammad wa 0:19 ala ali sayyidina Muhammad. 0:21 Assalamualaikum warahmatullahi 0:23 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 0:25 Radio Silaturahim dan juga pemirsa Rasil 0:27 TV yang dirahmati Allah. Alhamdulillah 0:29 kita kembali berjumpa Ikhwan akhwat di 0:31 Rabu sore hari ini tanggal 17 Rabiul 0:34 Awal 1447 0:36 Hijriah atau tanggal 10 September 2025. 0:41 Hadir kembali acara tausiah sore bersama 0:43 Ustad Ahmad Zazuli Kholil yang 0:45 alhamdulillah telah hadir di 0:46 tengah-tengah kita. Kita sapa terlebih 0:48 dahulu Ikhwan akhwat. 0:49 Assalamualaikum warahmatullahi 0:50 wabarakatuh Ustad. 0:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:54 wabarakatuh. 0:56 Kabar sehat Ustad ya? 0:58 Alhamdulillah. 0:59 Alhamdulillah. Hari ini temanya masih 1:01 melanjutkan tema minggu yang lalu yaitu 1:03 mengenai wafatnya Rasulullah dan juga 1:07 dan sub temanya adalah 1:09 perintah Rasulullah kepada Abu Bakar 1:12 untuk menjadi imam salat ya. 1:15 Kita akan bersama-sama simak Ikhwan 1:16 akhwat dan nanti yang ingin bergabung 1:18 bertanya silakan Anda bisa kirimkan 1:20 melalui WhatsApp kami di 08111999720. 1:26 Tafadhol Ustad. 1:29 Assalamualaikum warahmatullahi 1:32 wabarakatuh. 1:34 Bismillah. 1:35 [berdehem] 1:35 Al Fatihah hadroti sayyidina wa habibina 1:38 Rasulillah Muhammad bin Abdillah 1:40 sallallahu alaihi wasallam wa ala alihi 1:43 wa ashabihi wa azwajihi wa dzurriyatihi 1:45 wa ahli baitihi wa ikhwanihi minal 1:48 anbiya wal mursalin wal khulafaur 1:49 rasyidin wa sahabat wa tabiin 1:53 wa aimmatil arbaatil mujtahidin wa 1:55 muqallidihim wal auliya wa syuhada wa 1:56 sholihin wa shufiyatil muhaqqiqin wal 1:59 ulama amilin wa masyayikhina fiddin K.H. 2:02 Abdurrahman. Wa K.H. Humaidillah Irfan 2:05 wa Sayyid Dimyati Rais. Wa K.H. Mahfuz 2:08 Ali, wa K.H. Syafi'i Hadzami, wa K.H. 2:11 Ahmad Halwani Nawawi. 2:13 Wa Raisul Akbar Jam'iyyah Nahdlatul 2:15 Ulama K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari, wa 2:18 Raisul Akbar Jam'iyyah Muhammadiyah K.H. 2:20 Ahmad Dahlan. 2:22 Wa ushulihi wa furu'ihi wa ahli 2:23 silsilatihim wal akhirin minhum. Wa ila 2:26 arwahi aba'ina wa ummahatina. 2:29 Wa azwajina wa dzurriyatina wa ahli 2:31 baitina wa amwati hadzihil baladi minal 2:33 muslimin wal muslimat wal mu'minin wal 2:35 mu'minat syai'un lillahi lahumul 2:37 fatihah. 2:39 A'udzubillahiminasyaitanirrajim. 2:41 Bismillahirrahmanirrahim. 2:44 Alhamdulillahirabbil alamin, 2:46 arrahmanirrahim, maliki yaumiddin. 2:48 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in, 2:53 shiratalladzina an'amta alaihim ghairil 2:55 maghdubi alaihim waladh 2:58 dhallin. Amin. 3:01 Bismillahirrahmanirrahim. 3:03 Alhamdulillahirabbil alamin. Washalatu 3:05 wassalamu ala asyrofil mursalin. 3:08 Sayyidina wa maulana Muhammadin. Wa ala 3:12 alihi wa shahbihi ajma'in. Amma ba'd. Fa 3:16 inna ashdaqol hadits kitabullah ta'ala. 3:19 Wa khairul hadi hadi Muhammadin 3:21 shallallahu alaihi wasallam. Wa syarrul 3:24 umur. Muhdatsatuha wa kullu muhdatsatin 3:27 bid'ah. Wa kullu bid'atin dhalalah. Wa 3:30 kullu dhalalatin finnar. 3:32 Qalal mu'allif rahimahullah ta'ala wa 3:35 adama nafa'a bihi wa bi ulumihi wa bikum 3:38 fiddaraini. Amin. Qal. 3:40 Dzikru amrihi alaihissalam Abi Bakrin 3:44 Shiddiq radhiallahu anhu ayyushalli bis 3:47 shahabati ajma'in. 3:49 Menerangkan tentang perintahnya 3:51 Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam 3:54 kepada sahabat Abu Bakar untuk menjadi 3:57 imam dalam salat bersama para jamaah. 4:02 Para pendengar Radio Silaturahim yang 4:05 dirahmati Allah, alhamdulillah kembali 4:07 kita panjatkan puji serta syukur 4:11 ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala 4:13 yang senantiasa melimpah curahkan nikmat 4:16 karunia-Nya kepada kita 4:18 terutama nikmat iman dan Islam, nikmat 4:20 sehat walafiat, nikmat panjang usia 4:23 dalam taat 4:24 termasuk nikmat dipertemukannya kita 4:27 sore ini 4:28 dalam rangka menjalankan salah satu 4:31 perintahnya yang diwajibkan atas kita 4:33 semua yaitu menuntut ilmu yang 4:36 insyaallah pada sore ini kita akan 4:39 melanjutkan kaji kita minggu lalu 4:41 tentang wafatnya Rasulullah dalam sub 4:44 bahasan perintah Rasul kepada sahabat 4:47 Abu Bakar untuk menjadi imam salat. 4:51 Semoga apa yang kita pelajari 4:54 [berdehem] 4:54 kita tuntut ini 4:57 Allah jadikan 4:59 kepada kita ilmu yang manfaat fid dunya 5:02 wal akhirah. Selawat dan salam semoga 5:05 selalu tercurah 5:06 atas junjungan kita Nabi Muhammad 5:08 Shallallahu Alaihi Wasallam beserta 5:11 keluarganya, para sahabatnya, para 5:14 pengikut dan pengamal sunnahnya. 5:18 Para pendengar Radio Silaturahim dan 5:20 pemirsa Rasiltv rahimakumullah. 5:26 Ketika Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi 5:29 Wasallam wafat 5:32 5 hari sebelum wafatnya beliau, beliau 5:35 itu pernah bersabda begini 5:38 ya, bahwa 5:40 kalian ini bagiku adalah saudara. 5:44 Ya, kemudian 5:46 asdiq, ya, sahabat. 5:49 Dan aku berlepas diri dari semua 5:52 kekasih. 5:53 [mendengus] 5:54 Ya. 5:55 Seandainya aku, katanya, ber mau 5:59 menjadikan seseorang sebagai kekasihku 6:03 dari umatku, 6:04 maka aku akan jadikan Abu Bakar sebagai 6:07 kholil, sebagai kekasihku. 6:11 Nah, 6:12 [berdehem] 6:12 sebagaimana Allah menjadikan aku kholil, 6:17 sebagaimana Allah menjadikan aku kholil, 6:20 sebagaimana pula Allah menjadikan Nabi 6:22 Ibrahim itu sebagai kholil, nah, aku 6:25 akan jadikan Abu Bakar 6:28 sebagai kholil, sebagai kekasih. 6:31 Akan tetapi, katanya, 6:35 ee kekasih atau persaudaraan muslim itu 6:39 adalah yang paling utama. 6:41 Jadi, aku tidak dibe diperbolehkan 6:44 menjadikan seseorang lebih istimewa 6:47 daripada yang lainnya. Jadi, kalau ada 6:51 yang mau aku istimewakan, tentunya Abu 6:53 Bakar. 6:55 Tentu saja di kalangan para sahabat, ini 6:57 sudah maklum, ya, sudah maklum apa yang 7:00 diucapkan oleh Nabi ini. 7:03 Ee 7:05 selanjutnya, 7:08 ee Abu Abdullah bin Zam'ah, 7:12 dia ini pernah menjelaskan begini. 7:16 Ketika 7:18 ee 7:20 kaumnya itu membi meminta menda memohon 7:24 ak meminta dukungan dari Rasulullah 7:27 sallallahu alaihi wasallam, 7:29 ya, begitu masuk waktu salat, Rasulullah 7:32 itu pernah ee menyuruh kemudian 7:36 seseorang untuk menjadi imam. 7:39 Ya. 7:40 Nah, 7:42 setelah 7:43 azan, untuk setelah Bilal azan, kemudian 7:47 Rasulullah bersabda gini, 7:49 Muru man yusholli bin nas. 7:52 Suruhlah oleh kamu seseorang untuk 7:55 menjadi imam. 7:58 Nah, lalu Abu Zam'ah ini, Abdullah bin 8:01 Zam'ah ini kemudian berkata, 8:04 Fakhorojtu faizan Umarufin nas. Aku 8:08 keluarlah, 8:09 ya. 8:10 Kemudian menuju masjid dan aku jumpai di 8:13 sana ada Umar bin Khattab. 8:16 Wakana Abu Bakrin ghaiban. 8:19 Pada saat itu sahabat Abu Bakar enggak 8:21 ada, karena beliau ini pengantin baru. 8:25 Jadi ada di rumah istrinya. 8:28 Nah, karena enggak [berdehem] melihat eh 8:30 sahabat Abu Bakar, 8:33 ya. 8:34 Nah, 8:35 karena itu maka beliau menyuruh sahabat 8:38 Umar. 8:40 Ya. 8:41 Perintah Rasul 8:43 yang mengatakan muru, 8:47 man yusholli bin nas, suruhlah oleh 8:49 kalian seseorang untuk menjadi imam 8:52 dalam salat. 8:54 Seseorang itu siapa saja sebenarnya kan, 8:57 mau Abu Bakar kek, mau Umar, mau siapa. 9:00 Tetapi di kalangan sahabat sudah maklum 9:03 mereka ini. 9:05 Ya, kalau Rasulullah berhalangan, maka 9:09 sahabat Abu Bakarlah 9:11 yang akan menjadi imam dalam salat. Ehm. 9:16 Nah, karena itu sahabat Bilal ini ya 9:18 nyari-nyari enggak ada, cuma ada sahabat 9:21 Umar. 9:23 Karena itulah maka beliau kemudian 9:24 berataqum ya Umar fasolli bin nas. 9:27 Bangunlah katanya Umar. 9:29 Ayo, 9:30 imamin kami, katanya gitu ya. 9:35 Qola faqoma. 9:36 Falamma kabbaro Umar samia Rasulullah 9:39 Shallallahu 9:42 Bangunlah sahabat Umar. Begitu sahabat 9:45 Umar takbir, 9:47 Rasulullah mendengar suara Umar. 9:50 Ya. 9:55 Ya. Dan Umar ini suaranya keras. 10:03 Kata Rasulullah, "Mana Abu Bakar?" 10:05 Bakar. 10:06 Ya. 10:11 Allah dan kaum muslimin enggak mau itu. 10:14 Ya. Jadi Rasulullah ini dalam riwayat 10:16 lain, itu Rasulullah menampakkan sifat 10:20 enggak sukanya. 10:22 Ehm. 10:23 Bukan Rasulullah enggak suka kepada 10:26 Umar, 10:28 tapi enggak suka 10:30 yang imam bukan Abu Bakar. 10:34 Nah, ini di antara kenapa orang ahli 10:37 sunah wal jamaah atau suni memandang ini 10:41 sebagai isyarat dari Rasul 10:44 kalau nanti Rasul berhalangan, 10:48 maka yang menggantikannya adalah Abu 10:51 Bakar. 10:52 Ini dalam pandangan suni tentu berbeda 10:54 dengan pandangan syiah, ya. 10:59 Ketika seorang wanita datang menghadap 11:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, 11:05 lalu kata Rasulullah, ya, 11:08 "Kembalilah kamu. Nanti besok kamu 11:11 kembali lagi." 11:14 Lalu wanita itu bertanya Rasul, "Kalau 11:17 saya kembali nanti enggak men enggak 11:19 mendapati engkau, lalu kepada siapa saya 11:22 harus ehm temuan harus temui? Siapa yang 11:26 harus saya temui?" Kata Rasulullah, 11:28 "Temui Abu Bakar." 11:30 Jadi nyuruhnya Abu Bakar bukan 11:32 siapa-siapa. 11:34 Jadi, kembali ini adalah sebagai 11:36 isyarat, ya. Walaupun memang belum pasti 11:39 seperti itu, tapi ini adalah yang 11:42 dipahami oleh ulama Sunni. Nah. 11:48 Nah, akhirnya 11:50 [berdehem] 11:51 Fa bu'isa ila Abi Bakrin radhiallahu 11:54 anhu. 11:55 Fa ja'a ba'da ma shala Umar tilka shalah 11:58 fa shala bin nas. 12:02 Akhirnya diutuslah seseorang untuk 12:04 menemui Rasulullah sallallah, eh, untuk 12:06 menemui Abu Bakar. Maka, datanglah Abu 12:08 Bakar. 12:10 Abu Bakar datang itu setelah 12:13 salat yang dipimpin oleh sahabat Umar 12:16 radhiallahu anhu itu selesai. Kemudian, 12:19 sahabat Abu Bakar salat dan para sahabat 12:22 pun ikut lagi salat lagi. 12:26 Nah, ini dalam istilah fikih, ini 12:29 dikatakan i'adah. 12:32 Ya, ini namanya i'adah yang begini. 12:36 Jadi, para pendengar, eh, i'adah itu 12:39 boleh di semua salat. 12:42 Mau salat subuh dan sebagainya, ya. 12:45 Dengan syarat 12:47 ya, salat yang kedua itu dilakukan 12:50 dengan berjamaah. Kalau enggak 12:52 berjamaah, enggak boleh, ya. Harus 12:55 berjamaah. Apakah salat pertamanya di, 12:58 dikerjakan secara berjamaah atau tidak, 13:03 ya, enggak jadi masalah. Tapi, untuk 13:06 salat yang keduanya harus dilakukan 13:08 secara berjamaah. Ini namanya i'adah. 13:12 Jadi, kalau antum, misalkan pendengar 13:15 nih, ya. 13:16 Datang sekarang ke masjid, ya. Atau ada 13:20 seseorang datang ke masjid terlambat 13:23 setelah selesai salat berjamaah, rupanya 13:26 dia pengin berjamaah, silakan. 13:29 Anda bangun, temenin dia. 13:32 Ya, temenin. Cuma satu kali yang ada 13:35 i'adah bolehnya. 13:37 Suatu hari ketika Rasulullah selesai 13:39 salat, tiba-tiba datang seseorang yang 13:42 terlambat. Lalu Rasul bersabda, 13:45 ya, 13:46 ah, man ya tasaddaq ala hadza, siapa 13:49 yang mau bersedekah kepada saudara yang 13:51 baru datang ini. 13:53 Faqoma Abu Bakrin, lalu sahabat Abu 13:55 Bakar bangun. 13:56 Abu Bakar kemudian nemenin orang itu 13:58 salat. Jadi sahabat Abu Bakar salatnya 14:01 dua kali. Ini namanya i'adah. Mungkin 14:03 bapak-bapak 14:05 pendengar pernah melihat entah di di 14:09 sebagian ya daerah di Bogor, di Bekasi, 14:13 bahkan di Jakarta, ada yang kalau sudah 14:16 salat zuhur itu kemudian eh kalau sudah 14:19 salat Jumat itu kemudian salat lagi 14:21 salat zuhur. Nah, itu juga sama i'adah 14:24 juga yang seperti itu ya. 14:27 Ah, tidak wajib, tidak wajib, tapi boleh 14:29 begitu, bagus ya. 14:32 Nah, 14:33 [berdehem] 14:34 Rasul juga pernah waktu melaksanakan 14:36 ibadah haji, itu selesai salat oleh 14:39 Rasulullah dilihat ada dua orang 14:42 di di sudut yang tidak ikut salat. Lalu 14:45 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 14:46 bertanya, 14:47 "Apa yang menghalangi kalian untuk turut 14:50 salat bersama kami?" 14:52 Jawab dua sahabat itu, 14:54 "Kami sudah salat di tenda-tenda Rasul." 14:57 Katanya. 14:58 Lalu Rasul bersabda, "Apabila kalian 15:01 sudah salat di tenda kalian, kemudian 15:04 kalian mendatangi majelis jamaah, nah 15:07 ini majelis jamaah, makanya yang 15:09 keduanya harus jamaah ya, maka salatlah 15:13 lagi kalian. 15:14 Karena itu sunah bagi kalian." Artinya 15:17 mendapatkan kesunahan berjamaahnya. 15:21 Gitu ya. 15:22 Ya, jadi salat yang keduanya ini 15:24 jatuhnya sunah, tapi walaupun jatuhnya 15:28 sunah tetap niatnya adalah niat fardu. 15:32 Sebagaimana anak kecil, 15:34 ya, itu walaupun dia tidak wajib salat 15:37 fardu, ya, ketika niat wajib niatnya 15:41 mengatakan fardhon lillahi taala. 15:46 Nah, demikian ya, jamaah rahimakumullah. 15:49 Begitu sudah selesai salat Abu Bakar 15:51 waqola Abdullah bin Zam'ah. 15:54 [berdehem] 15:54 Kata Abdullah bin Zam'ah, qola li Umar. 15:57 Kemudian Umar berkata kepadaku, "Waihak, 16:01 madha sonakhta yabna Zam'ah, wallah 16:04 madhonantu hina amartani 16:08 illa anna Rasulullah amarani bidzalik." 16:12 Ya, kata Umar kepada Abdullah bin Zam'ah 16:15 begini, "Celakalah kau, ya. Apa yang 16:18 telah kau lakukan, wahai Abdullah bin 16:20 Zam'ah? 16:21 Demi Allah, 16:23 aku tidak menduga, 16:26 ya, ketika engkau menyuruh aku menjadi 16:30 imam, melainkan itu perintah dari 16:33 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam." 16:36 Ya, walau dzalik ma sholaitu. Seandainya 16:40 aku tahu Rasul enggak nyuruh, aku enggak 16:43 akan mau, katanya salat, menjadi imam. 16:46 Nggih. 16:48 Lalu apa kata sahabat ini? Kata sahabat 16:50 Abdullah bin Zam'ah, qola qultu wallahi 16:53 ma amarani Rasulullah sallallahu alaihi 16:56 wasallam. 16:57 Walakin hina lam aro Abu Bakrin, 17:00 roaituka ahakqu man hadhoro bisalah. 17:04 Demi Allah, kata Abdullah bin Zam'ah, 17:07 memang Rasulullah tidak menyuruh aku, 17:11 tidak menyuruh aku, ya, 17:14 untuk apa namanya, menjadikan engkau 17:18 sebagai imam. 17:19 Tetapi ketika aku tidak melihat Abu 17:23 Bakar, nah perhatikan di sini 17:26 Abdullah bin Zam'ah sendiri kalau di 17:30 situ melihat 17:32 Abu Bakar, dia akan nyuruh Abu Bakar. 17:36 Jadi sudah maklum di kalangan sahabat 17:38 gitu kalau Rasul berhalangan yang jadi 17:41 pengganti Rasul adalah Abu Bakar gitu. 17:45 Ehm. 17:47 Ya, karena 17:49 tetapi karena aku tidak melihat Abu 17:51 Bakar dan menurutku engkaulah orang yang 17:56 paling berhak 17:58 untuk menjadi imam salat. 18:01 Nah, di sini ini makanya para ulama 18:04 kemudian di antaranya Imam Syekh Abul 18:07 Hasan Al Asy'ari 18:10 ya, itu beliau menyatakan bahwa 18:14 sahabat Abu Bakar Siddiq ini adalah 18:17 merupakan sahabat yang paling ngerti 18:20 paling alim. 18:22 Karena apa? Ya, ummul kaum aqra'uhum li 18:25 kitabillah. Rasulullah bersabda, "Yang 18:28 menjadi imam adalah orang yang paling 18:31 baik 18:32 ya, membaca kitabullahnya, Alqurannya." 18:37 Itu begitu kata Rasulullah. Fa in kaanu 18:39 fil qiraati sawaa fa a'lamuhum bis 18:41 sunnah. Kalau memang dalam hal membaca 18:44 Alqurannya sama maka yang paling 18:46 mengerti sunnah. Fa in kaanu fis sunnati 18:49 sawaa fa akbaruhum sinnan. Kalau memang 18:52 dalam hal sunnah itu sama, maka yang 18:55 paling tua usianya. 18:58 Ya, usia di sini adalah adalah ada usia 19:02 Islam maksudnya ya seperti itu. Walaupun 19:04 ada juga yang mengatakan memang usia 19:07 usia fisiknya, tapi yang paling kuat 19:10 adalah usia Islamnya. 19:12 Kemudian 19:15 Nah, dari dasar ini masalahnya seperti 19:17 itu, ya. Jadi, Abu Bakar yang 19:19 didahulukan. 19:21 Nah, kalau Abu Bakar enggak ada, barulah 19:23 kemudian Sahabat Umar. Begitu juga di 19:26 kita, maka yang menjadi imam adalah 19:28 orang yang ngerti. Tapi, kalau Imam 19:31 Syafi'i mengatakan bukan orang yang 19:33 paling bagus bacaan Qur'annya atau 19:37 paling banyak hafalannya, tapi orang 19:39 yang paling mengerti fikih. 19:42 Kenapa? Karena di kalangan sahabat 19:45 setiap aqra itu mesti afqah. 19:48 Ya, para sahabat kalau aqra itu mesti 19:51 afqah. Karena itu sudah dimaklumi di 19:53 kalangan mereka itu, ya. 19:56 Nah, sehingga kata Imam Syafi'i yang 19:59 paling alim dulu, ya. Paling ngerti, 20:02 paling ahli fikih. Karena salat itu 20:05 sangat membutuhkan kepada kefaqihan. 20:10 Ya, imam kalau enggak kalau enggak 20:12 ngerti fikih repot. Sebab imam itu 20:15 kadang-kadang batal, kadang-kadang lupa. 20:18 Nah, kalau umpamanya batal si imam, apa 20:21 yang harus dia lakukan? 20:23 Ketika dia lupa, apa yang harus dia 20:25 lakukan? Kalau dia faqih, ngerti dia, 20:28 tahu betul apa yang dilakukan. Tapi, 20:31 kalau bukan faqih, ini akan membuat 20:33 nantinya bingung umat. Itulah makanya 20:37 oleh kata Imam Syafi'i, afqah itu yang 20:39 lebih dulu. Orang alim, ya. 20:43 [berdehem] 20:44 Selanjutnya para jamaah rahimakumullah 20:50 Di dalam riwayat lain, Rasulullah 20:52 menyebutkannya mengatakan begini, "La la 20:55 la yushalli lin nas illa Ibnu Abi Abi 20:58 Quhafah." "Tidak tidak," kata 21:00 Rasulullah. "Tidak menjadi imam kecuali 21:04 Ibnu Abi Quhafah, 21:07 nah. 21:09 Wa qolal Aswad dan berkata Al Aswad 21:12 kunna inda Aisyah 21:14 radhiallahu anha. 21:16 Saya kami berada di rumah Bunda Aisyah 21:20 radhiallahu anha fadzakarna muadzabah 21:23 ala sholat wal muadzabah ala. Kemudian 21:26 kami menyebutnya menyebutkan tentang 21:28 kebiasaan siapa yang menjadi imam kalau 21:31 Rasulullah berhalangan dan sekali lagi 21:34 itu sudah maklum di kalangan para para 21:37 sahabat. Qultu qolat Bunda Aisyah 21:41 kemudian berkata lama maridhon nabiyu 21:43 sallallahu alaihi wasallam maradhuhu 21:46 lati mata fihi. 21:48 Ketika Rasulullah sallallahu alaihi 21:50 wasallam sakit. 21:52 Yang sakitnya itu menyebabkan kemudian 21:55 mengantarkan kepada wafatnya beliau 21:57 fahahdharati sholat lalu. Tibalah waktu 22:02 sholat. 22:03 Dalam riwayat lain dikatakan ini sholat 22:05 Isya. 22:07 Fa adzana Bilal kemudian Bilal adzan. 22:11 Faqola lalu kemudian sesudah adzan. 22:14 Sahabat Abu Bakar As Siddiq kemudian 22:17 menyuruh sahabat Bilal untuk menemui 22:21 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 22:24 Ya agar. 22:26 Eee memberitahu bahwa jamaah sudah 22:29 menunggu untuk sholat berjamaah ya kalau 22:33 di kampung ini kan suka. Sholawatan 22:37 ini sudah lama sholawatan nabi kok 22:39 enggak keluar-keluar gitu makanya 22:41 diperintahlah Bilal disuruhlah sahabat 22:44 Bilal menemui Rasulullah. 22:47 Dan ini juga menjadi bagian dari ajaran 22:51 fiqih dalam adab berjamaah. 22:55 Apabila di satu masjid itu ada imam 22:59 ratib Rasulullah itu kan imam ratib itu, 23:02 ya. 23:03 Apabila imam ratib itu berhalangan 23:07 dan perlu diketahui inilah imam yang 23:10 paling utama. 23:12 Ya, paling utama imam ratib dari 23:14 siapapun. 23:15 Jadi kalau di masjid itu ada imam ratib, 23:18 tidak ada yang berhak menjadi imam, ya. 23:23 Dibandingkan dengan imam ratib karena 23:25 imam ratib ini adalah imam yang sudah 23:28 ditugaskan ditunjuk oleh pengurus. 23:32 Dan pengurus itu diangkat oleh 23:34 masyarakat. Maka imam ratib itu adalah 23:37 merupakan kepercayaan 23:39 masyarakat. 23:41 Ya, nah sekarang ah karena itulah tidak 23:45 ada yang berhak menjadi imam di masjid 23:48 tersebut 23:49 ya selain imam ratib. Bukan berarti 23:52 enggak boleh ada imam lain. 23:56 Ya, tapi ini hak imam ratib karena itu 23:58 dialah yang paling utama jadi imam. 24:02 Ya, maka sekarang kalau imam ratib itu 24:05 enggak ada 24:07 enggak dibenarkan kita ini langsung saja 24:10 iqamat lalu menunjuk seseorang menjadi 24:12 imam. 24:13 Enggak betul itu, ya. 24:15 Apa yang mesti dilakukan? Yang harus 24:18 dilakukan lakukanlah seperti yang 24:20 dilakukan oleh sahabat Abu Bakar. 24:23 Nih kalau Rasulullah enggak jadi imam 24:25 apa Abu Bakar enggak bisa jadi imam apa 24:27 sahabat-sahabat itu enggak bisa jadi 24:29 imam bisa mereka. 24:31 Tapi mereka 24:33 enggak berani. 24:35 Kenapa? Karena ada imam ratib. 24:38 Karena itulah untuk memastikan imam 24:40 ratib ini siap menjadi imam atau tidak 24:43 ditugaskanlah tuh Bilal untuk menemui 24:46 Rasul. Begitu juga di kita kalau imam 24:49 ratib enggak ada, maka jangan dulu 24:52 iqamat suruh seseorang ke rumah atau ke 24:56 tempat tinggal Imam Ratib kalau si Imam 25:00 Ratib itu tempat tinggalnya tidak tempat 25:04 tinggalnya tidak jauh dari masjid. 25:08 Ya, tidak jauh dari masjid seperti ini 25:11 Rasulullah. 25:12 Tapi kalau dianggap jauh dari masjid, 25:16 maka enggak perlu ke rumahnya cukup 25:19 menyuruh seseorang yang menjadi imam. 25:23 Ya, nah sekarang kalau sudah pergi ke 25:25 sana 25:26 lalu kemudian kata Imam Ratib suruh si A 25:29 Fulan yang menjadi imam, maka si Fulan 25:32 itulah yang jadi imam. 25:35 Demikianlah Abu Bakar ketika Abu Bakar 25:37 Radhiallahu Anhu ketika menyuruh sahabat 25:39 Bilal 25:41 ya, menyampaikan kepada Rasulullah kata 25:43 Rasulullah muru Aba Bakrin falyusalli 25:47 bin nas. Suruhlah Abu Bakar untuk 25:50 menjadi imam salat. 25:53 Tuh begitu, karena itulah makanya 25:56 bangunlah sahabat Abu Bakar, ya. 25:59 Maka ketika sudah begitu sahabat Bilal 26:03 lalu Sayyidah Aisyah kemudian berkata 26:07 Ya Rasulullah, inna Aba Bakrin rajulun 26:11 asif idza qaama maqaamaka lam yastati' 26:14 ayyusalliya bin nas. 26:16 Ya, wahai Rasulullah Abu Bakar itu kan 26:19 orangnya sangat sensitif, sangat perasa, 26:22 sangat salut eh sangat halus sangat 26:25 lembut hatinya. 26:26 Ya. 26:28 Dia tidak akan mungkin bisa berdiri di 26:32 tempat di mana biasa di situ biasa 26:35 engkau berdiri dan dia itu tahu betul 26:39 ya, ketidak hadiranmu itu adalah karena 26:43 eh engkau sedang sakit. 26:45 Dan sakit bukan bukan sakit biasa ini 26:48 sakitnya keras Rasulullah. Ya. 26:52 Nah, enggak mungkin katanya sahabat Abu 26:54 Bakar kuat. 26:56 Lalu kata Rasulullah sallallahu alaihi 26:58 wasallam begini, 27:00 "Suruh Abu Bakar, ya. 27:02 Falyusalli bin nas. Suruh Abu Bakar 27:05 menjadi menjadi imam." 27:07 Akhirnya dua kali itu ya, Bunda Aisyah 27:10 kemudian menemui ee madunya yaitu Siti 27:14 Hafsah putrinya sahabat Umar. "Hafsah, 27:18 cobalah engkau 27:20 ee yang bicara kepada Rasulullah. 27:23 Siapa taa barangkali kalau engkau yang 27:25 bicara didengar." 27:28 Akhirnya Siti Hafsah bicara lagi kepada 27:30 Rasul. "Betul Rasulullah, Abu Bakar ini 27:34 akan orangnya sangat perasa, sangat 27:36 halus, enggak akan sanggup dia berdiri 27:40 di tempat di mana engkau berdiri, ya. Ee 27:43 dan dia tahu engkau sakit. Dia tidak 27:45 akan sanggup membaca, memimpin salat, 27:48 enggak akan sanggup." 27:50 Lalu kata Rasulullah sallallahu alaihi 27:52 wasallam, "Innakum suahibu Yusuf. Muru 27:56 Abu Bakrin falyusalli bin nas. Kamu itu 28:00 seperti wanita-wanitanya 28:02 Yusuf, seperti wanitanya Yusuf." Suruh 28:05 Abu Bakar jadi imam. 28:08 Nah, ini 28:09 mungkin bagi-bagi kita itu kalimat tadi 28:14 "Kamu seperti wanitanya Yusuf." 28:17 Barangkali ya ah ya biasa aja udah. 28:20 Ya, kalimat tersebut enggak enggak 28:23 begitu diperhatikan. 28:25 Berbeda dengan ulama. 28:28 Berbeda bagi ulama. Kenapa? 28:31 Rasulullah menyamakan Sayyidah Aisyah 28:34 ini dengan 28:36 ee istrinya Yusuf. 28:39 Kalau sahabat di orang mengatakan Umar 28:42 itu seperti singa. 28:44 Kenapa menyamakan Umar dengan singa? itu 28:47 karena ada ilatut tasbihnya. 28:50 Sibut tasbih, wajhut tasbihnya ada. 28:53 Titik persamaannya, yaitu apa? Sama-sama 28:56 berani. 28:59 Nah, ya. [berdehem] 29:01 Jadi kalau seseorang disamakan dengan 29:03 orang lain, ini ada kesamaannya. 29:06 Nah, kalau Siti Aisyah disamakan oleh 29:09 Rasulullah dengan Siti Zulaikha, 29:12 nih kesamaannya di mana? 29:15 Itu yang menarik mereka. Makanya 29:18 diperhatikan jamak Allah. 29:20 Lha ini nih nih, ya. 29:23 Masalah ini pula, 29:26 ya, yang menjadi antara lain 29:28 menurut satu informasi yang menjadi 29:31 sebab saya 29:33 harus dikeluarkan, diberhentikan 29:36 mengajar di satu majelis. 29:39 Karena mah dianggap saya ini orang 29:41 Syiah. 29:43 Karena saya menyampaikan ini dari 29:46 kacamata orang Syiah. 29:49 Baik, ya. 29:50 Para pendengar hadirin silaturahim 29:52 rahimakumullah, coba kita perhatikan. 29:56 Bunda 29:58 Nabiullah Yusuf alaihissalatu wassalam, 30:02 itu adalah 30:04 dirawat oleh keluarganya 30:07 Al Aziz, Raja Mesir. 30:10 Ya. 30:11 Nah, begitu sudah dewasa, us gantengnya 30:15 luar biasa sampai istrinya raja ini 30:18 terpincut. 30:21 Enggak mampu menahan hasratnya. 30:25 Maka dia mengajak selingkuh kepada Nabi 30:27 Yusuf ketika suaminya tidak ada. 30:31 Dan ini dijelaskan di dalam surat Yusuf, 30:33 ya. 30:34 Nah, sampai akhirnya singkat ceritalah 30:38 bahwa perbuatan ini jelas kesalahan 30:43 daripada istrinya si raja atau Zulaikha 30:47 bukan kesalahan Nabi Yusuf, ya. 30:51 Nah, 30:52 tentu saja 30:54 berita ini menyebar ke mana-mana. 30:58 Ya, menyebar ke mana-mana 31:01 termasuk tentunya di kalangan para ee 31:04 istri-istri pejabat. 31:07 Nah, kalau zaman sekarang habis itu Siti 31:10 Zulaikha di-bully, ya. 31:12 Oleh netizen ini, wah luar biasa sekali. 31:18 Nah, karena itulah malu. Dalam pandangan 31:20 mereka begini, 31:22 "Bagaimana mungkin seorang istri raja 31:27 istri raja itu pasti cantik, enggak 31:29 mungkin istri raja jelek itu enggak 31:31 mungkin. Istri raja itu cantik jelita 31:33 Siti Zulaikha. Kok bisa terpincut 31:37 kepada pembantu, kepada budak?" 31:42 Ya. 31:44 "Berapa sih, seberapa sih gantengnya 31:46 budak? Seberapa sih gantengnya 31:48 pembantu?" Begitulah. 31:51 Ya. Lalu, "Seberapa sih tingginya 31:54 pendidikan pembantu kalaupun 31:57 berpendidikan?" Setidaknya itu dalam 31:59 benak wanita-wanita pejabat itu seperti 32:02 itu. Makanya luar biasa jadi omongan. 32:06 Bayangkan coba, malu kan Siti Zulaikha. 32:10 Tapi Siti Zulaikha kan mungkin 32:11 mengatakan begini, "Kalian bisa ngomong 32:14 begitu karena kalian tidak tahu 32:17 siapa Yusuf, kayak apa Yusuf." 32:20 Dan memang mereka-mereka itu enggak 32:21 pernah melihat Nabiullah Yusuf. 32:25 Oleh sebab itu maka Siti Zulaikha pengin 32:28 membalas mereka. 32:30 Karena itulah beliau kemudian mengundang 32:33 mereka, 32:35 ya, menjamu mereka, ngundang makan. Nah, 32:39 ini kan bagus sekali ngundang makan. 32:42 Kalau kita habis taklim, kemudian datang 32:45 seseorang, kata seorang, "Bapak-bapak 32:47 semuanya, nanti habis taklim ke rumah 32:50 saya." Ya. 32:52 Di sana mau apa? Mau dikasih makan. Oh, 32:54 itu perbuatan mulia itu. Perbuatan mulia 32:57 sekali. Jadi, apa yang dilakukan Siti 33:00 Siti Zulaikha ini sangat luar biasa. 33:03 Benar banget. Mulia banget. 33:07 Tapi, bagaimana dengan tujuannya? 33:10 Tujuannya enggak bagus. 33:12 Karena dia pengin membalas, ya, me- 33:17 perbuatan-perbuatan 33:19 wanita-wanita pejabat atau istri-istri 33:21 pejabat itu. Mmm. 33:24 Begitu diundang, mereka sudah duduk 33:26 semuanya, 33:28 sebagai apa namanya, 33:31 makanan pembuka kali, disediakan oleh 33:34 beliau buah apel berikut pisangnya. Nah. 33:39 Ketika mereka sedang mengupas apel, maka 33:42 Siti Zulaikha menyuruh Nabiullah Yusuf 33:46 untuk lewat di hadapan mereka. 33:49 Lewatlah Nabi Yusuf. 33:51 Begitu Nabiullah Yusuf dan mereka 33:53 melihat, Allah menjelaskan dalam 33:55 Alquran, "Falammaroainahu 33:58 akbarnahu waqaththona aidiyahunna 34:01 waqulna hasyalillah mahaza basyaron in 34:04 haza illa malakun karim." 34:07 Ketika mereka wanita-wanita itu melihat 34:10 Yusuf, "Akbarnahu." Mereka terpesona. 34:14 Ya, terpesona, terpukau. 34:17 Melihat kegantengan Nabiullah Yusuf. 34:21 Ya. 34:23 Begitu 34:24 tampannya. 34:26 Begitu nikmatnya memandang wajah yang 34:29 ganteng itu. Saking nikmatnya mereka 34:32 memandang 34:34 enggak terasa waqotona aidiyahuna mereka 34:37 memotong-motong tangannya, 34:39 mengiris-ngiris tangannya dan itu tidak 34:41 terasa. Terus saja tangannya dia dia 34:44 diiris-iris. 34:47 Saking nikmatnya memandang eh 34:49 Nabi Yusuf. Nah, waqulna hasya lillah ma 34:53 hadza basyarun in hadza illa malakun 34:55 karim. Alangkah sempurnanya Maha 34:58 sempurnanya Allah. Ini bukan manusia 35:01 tapi ini adalah malaikat yang mulia. 35:04 Siti Zulaikha melihat tangan mereka pada 35:08 luka, itu tersenyum, menyeringai ya 35:11 senang hatinya. 35:14 Lalu beliau mengatakan ibu-ibu ya 35:18 berhari bertahun-tahun saya tidak 35:21 serumah dengan Yusuf. 35:25 Setiap hari saya menyaksikan Yusuf pagi, 35:28 siang, malam, kapanpun kan saya bisa 35:30 melihat Yusuf. 35:33 Tapi alhamdulillah 35:35 tidak satupun jari saya yang terpotong, 35:37 yang teriris. 35:39 Ya. 35:40 Tapi kalian baru satu kali melihat Yusuf 35:44 semua tangan kalian sudah terluka. 35:48 Bagaimana jika kalian tiap hari melihat 35:50 Yusuf seperti saya? 35:53 Jadi 35:54 [tertawa] 35:56 karena itulah maka 35:58 mereka memuji 36:00 Siti Zulaikha 36:02 bertahun-tahun bersama Yusuf itu apa 36:06 namanya 36:07 eh tidak melakukan apa-apa. Jadi wajar 36:11 sekali menurut mereka kalau kemudian 36:13 Siti Zulaikha ini mengajak selingkuh 36:16 sangat wajar. 36:18 Sangat wajar sekali bagi mereka. 36:21 Karena mereka tidak sanggup tidak akan 36:23 tahan kalau memang harus berhari-hari 36:26 bersama Yusuf. Satu kali saja melihat 36:29 Yusuf sudah seperti itu. 36:33 Nah, jadi sekali lagi perbuatan Siti 36:36 Zulaikha itu mulia. 36:38 Mau ngasih makan, tapi tujuannya adalah 36:42 tidak baik. 36:44 Inilah pandangan orang Syiah. 36:48 Ya, pandangan orang Syiah. 36:51 Perkataan Siti Zulaikha yang Siti apa 36:55 namanya Aisyah mengatakan bahwa Abu 36:58 Bakar itu adalah sangat perasa, sangat 37:01 halus, enggak akan kuat. Itu benar 37:04 sekali. 37:05 Siapapun akan membenarkan itu. 37:08 Gitu ya. 37:10 Tapi tujuan dia apa? 37:13 Ah, ini menurut orang Syiah, ini adalah 37:16 merupakan kampanyenya dia, suksesi. 37:20 Jadi tuan-tuan kalian semua nanti 37:23 seolah-olah beliau mengatakan kalau 37:25 Rasulullah tidak ada, mungkin kalian 37:28 akan mencalonkan si A, si B, si C untuk 37:31 menjadi pengganti Rasulullah. 37:34 Abu Bakar bukan siapa-siapa. 37:37 Yang menyuruh mengganti beliau adalah 37:39 Rasulullah sendiri. Ah, gitu ya. 37:43 Padahal makanya beliaunya sendiri 37:44 berkata begini di dalam apa namanya 37:48 Sayyidah Aisyahnya sendiri mengatakan, 37:50 "Wallahi ma bi illa karohiyatu 37:53 ayyatasyaamun ayyatasyaamannas 37:56 bi awwali man yaqumu fi maqomi 37:58 Rasulillah Shallallahu Alaihi Wasallam." 38:01 Jadi beliau, "Demi Allah, tidak ada 38:03 kepentingan apa-apa 38:05 ya, pada diri saya ini melainkan saya 38:08 khawatir, ya. Saya enggak suka kalau 38:11 nanti ada yang mencela manusia di awal 38:15 dia menempati maqomnya Rasul Shallallahu 38:18 Alaihi Wasallam atau menggantikan 38:20 kedudukan Rasul setelah beliau wafat, 38:23 gitu. 38:24 Jadi saya sebagai orang Sunni yakin 38:27 betul Siti Aisyah tidak punya arahan ke 38:30 sana. 38:31 Enggak, ya. 38:33 Walaupun secara politik 38:36 sah-sah saja seorang anak kalau 38:38 umpamanya menginginkan ayahnya menjadi 38:41 seorang menjadi pengganti Rasul, itu kan 38:44 bukan hal yang terlarang dalam agama. 38:46 Tidak, tidak terlarang. Ya, tak bisa. 38:50 Saya yakin Siti Aisyah enggak ke sana 38:52 arahnya. 38:53 Nah, inilah makanya kebenciannya orang 38:56 Syiah itu seperti itu. 38:58 Ini saya sampaikan kepada 39:01 yang hadir, di mana saya tahu yang hadir 39:04 itu ada kiai, ada habaib, ada ada habaib 39:08 juga ada kiai, ya, ustaz, asatid. Nih, 39:12 saya ini berkata begini, nih tuan-tuan, 39:15 pandangan orang Syiah itu begini nih. 39:18 Ya. 39:19 Dalam menafsirkan ayat ini. Nah, 39:21 sekarang kalau Anda bertemu dengan orang 39:24 Syiah lalu berkata seperti ini orang 39:27 Syiah, apa jawaban Anda? 39:30 Artinya silakan cari oleh Anda. 39:33 Ya, biar nanti dalam berargumentasi Anda 39:36 sudah siap. 39:37 Mmm, punya argumen, ya, punya 39:40 argumentasi. Nah. 39:42 Tapi sayang apa yang saya mau inginkan, 39:45 yang saya maksudkan 39:47 ya, enggak enggak enggak tertangkap. 39:50 Rupanya justru kemudian masuklah WA yang 39:53 menyatakan bahwa Ahmad Jazuli itu Syiah. 39:58 Ya, itu apa namanya, ee sudah ra resiko 40:02 dari ee orang yang menyampaikan 40:05 kebenaran. 40:07 Bagi saya orang mau ngecap saya mau 40:09 Syiah, mau Sunni, ya, ale terserah. 40:12 Alaisallahu bi ahkamil hakimin. Saya 40:15 punya Tuhan yang paling bijak, Allah 40:18 subhanahu wa taala yang tahu isi hati 40:21 saya. 40:23 Ya. 40:24 Bagi orang-orang Sunni sebenarnya 40:26 ngerti. 40:27 Di awal saya setiap mau mau pengajian 40:30 selalu 40:32 ya 40:32 selalu kirim Fatihah kepada Al Khulafaur 40:36 Rasyidin. 40:37 Khulafaur Rasyidin itu kan Abu Bakar, 40:39 Umar, Utsman, Ali. Enggak cuma kepada 40:41 Ali saya, kepada semuanya Abu Bakar, 40:44 Umar, Utsman. 40:45 Dan ini adalah kalau Anda ngerti ya 40:49 pasti Anda akan mengatakan oh Jazuli 40:51 bukan Syiah. Kenapa? Enggak mungkin 40:53 orang Syiah kirim Fatihah mendoakan Abu 40:56 Bakar, Umar, dan Utsman. 40:59 Tapi ya sudahlah. 41:01 Para pendengar Radio Silaturahim yang 41:03 dirahmati Allah. 41:06 Eee 41:07 [berdehem] 41:08 selanjutnya fakhara Abu Bakar fawajadan 41:10 Nabi 41:12 Nabi sallallahu fi nafsihi khifah. 41:16 Lalu Abu Bakar kemudian ya masuk ke 41:18 dalam mimbar, ke dalam apa? Mihrab. 41:23 Salat, takbir. Nah, begitu sahabat Abu 41:26 Bakar sudah mulai salat ya, Rasulullah 41:29 merasakan dalam dirinya ada keringanan, 41:33 merasa enakan. 41:35 Karena itulah maka Rasulullah kemudian 41:39 minta kepada sahabat Ali dan Abbas, 41:43 dalam riwayat lain Fadl bin Abbas untuk 41:46 membawa beliau ke pengimaman, dipapah 41:50 oleh dua orang ya. 41:53 Nah, begitu Rasulullah sallallahu alaihi 41:56 wasallam dipapah menuju pengimaman, maka 42:00 para sahabat memberi isyarat kepada 42:03 sahabat Abu Bakar As Siddiq radhiallahu 42:05 anhu ya, memberitahulah. 42:08 Makanya sahabat Abu Bakar kemudian 42:10 nengok. 42:12 Begitu Abu Bakar nengok, ya, melihat 42:15 Rasulullah sedang menuju pengimaman, 42:18 maka sahabat Abu Bakar itu fa'aroda Abu 42:21 Bakrin ayyata'akhor. 42:23 Mau mundur Abu Bakar itu, ya. 42:27 Begitu mau mundur fa'au fa'auma ilaihin 42:30 Nabi an makanak. Maka Rasulullah 42:32 mengisyaratkan tetap di tempatmu. 42:35 Nah, di sini para pendengar, nih bedanya 42:39 mungkin saya dengan Ustaz Abdul Hidayat. 42:43 Ustaz Abdul Hidayat pernah ditanya 42:46 tentang 42:48 eee eh Adi Hidayat, bukan Abdul Hidayat. 42:51 Adi Hidayat. Nah, itu ya. 42:53 Ustaz Adi Hidayat ditanya tentang 42:55 bagaimana 42:57 bolehkah kalau bershalawat kepada Nabi 43:00 dan keluarga Nabi sebaiknya menambahkan 43:04 kata Sayyidina atau tidak. Maka beliau 43:07 kemudian membacakan hadisnya. 43:11 Bahwa pernah ada seseorang bertanya 43:13 kepada Rasulullah shallallahu alaihi 43:15 wasallam, "Ya Rasulullah, kaifa nusholli 43:17 alaika fi sholat?" "Hai Rasulullah, 43:19 bagaimana kami bershalawat kepadamu di 43:21 dalam shalat?" 43:23 Artinya kalau di luar shalat, kami sudah 43:26 bia sudah tahu. Cuma ini masalahnya 43:29 kalau 43:30 apa namanya di dalam shalat, ya. Nah, 43:33 seperti [berdehem] itu. 43:35 Lalu beliau ini eee mengatakan 43:38 lalu Rasulullah dia 43:40 ya, setelah itu kemudian Rasulullah 43:47 kemudian Rasulullah menga mengatakan, 43:49 "Qulu, Allahumma sholli ala Muhammad wa 43:52 ala ali Muhammad kama shollaita ala 43:55 ala Ibrahim. Innaka hamidum majid. 43:58 Wabarik ala Muhammad wa ala ali Muhammad 44:00 kama barokta ala Ibrahim. Innaka hamidum 44:03 majid." Dalam riwayat lain, "Allahumma 44:05 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad 44:08 kama shollaita ala ali Ibrahim wa barik 44:11 ala Muhammad wa ala ali Muhammad kama 44:13 barakta ala ali Ibrahim, ya. 44:16 Jadi dua riwayat ini dua-duanya sama 44:18 tidak menggunakan kata Sayyidina. Hmm. 44:21 Nah, kenapa sekarang, ya? 44:24 Eee. 44:25 [berdehem] 44:26 Eee orang kok membaca Sayyidina, kenapa 44:28 enggak baca Sayyidina? Karena menurut 44:31 beliau bahwa tidak boleh kita ini 44:35 mengagungkan, memuliakan, menghormati 44:38 siapapun, ya, siapapun di dalam salat 44:42 selain Allah. Itu enggak boleh. Hanya 44:44 Allah saja. Termasuk kepada Nabi 44:46 Muhammad. Gitu. Jadi kalau menambahkan 44:49 Sayyidina itu namanya mengagungkan, 44:51 memuliakan makhluk, yaitu Nabi Muhammad 44:54 sallallahu alaihi wasallam. Di dalam 44:55 salat hanya Allah saja. 44:56 Dan itu adalah sah namanya pendapat, ya. 45:00 Cuma sekarang pertanyaannya, apakah 45:03 sahabat Abu Bakar As-Siddiq ketika 45:05 beliau tahu Rasulullah mau masuk lalu 45:08 beliau mundur itu bukan takzim? 45:11 Apa itu bukan takrim, takrim, ya, takrim 45:15 dari sahabat Abu Bakar? Jelas. Abu Bakar 45:18 ini menghormati Rasulullah dan dia tidak 45:21 mau menjadi imam kalau Rasulullah 45:23 menjadi makmum. 45:25 Ini adalah takzimnya Abu Bakar. Enggak 45:28 jadi masalah, boleh kita me karena Nabi 45:31 Muhammad memiliki azomah sebagaimana 45:34 Allah memiliki azomah. 45:37 Jadi Allah dan azomah dan Rasulullah 45:40 sama-sama punya azomah. Cuma azomahnya 45:43 Allah dengan Rasulullah itu tidak sama. 45:46 Ini azomahnya makhluk, sedangkan ini 45:49 azomahnya mah kholiq. Jangan samakan 45:52 azomah makhluk dengan azomah kholiq. 45:54 Ini adalah perbandingan yang keliru 45:57 kalau kita membandingkan makhluk dengan 45:59 kholiq. 46:00 Gitu, ya. Jadi jamak rahimakumullah, ah, 46:04 maka dari itu di kalangan ulama-ulama, 46:06 kiai-kiai NU, itu tetap membaca 46:09 Allahumma ah, sholli ala sayyidina, 46:13 walaupun di dalam salat, karena Abu 46:15 Bakar pun takzim, takrim, takhlim kepada 46:19 Rasul, padahal beliau di da, waktu itu 46:21 adalah sudah takbir, sudah salat. 46:25 Nah, lalu kemudian Rasulullah sallallahu 46:28 alaihi wasallam berdiri, eh, duduk, ya, 46:30 sebelah kanan Abu Bakar sebelah kirinya. 46:34 Nah, sesudah itu kemudian 46:37 eh, 46:39 tsumma ata, sama ah, sama atabi, ah, 46:42 tsumma utiyabi hatta jalasa ila janbihi. 46:46 Fakana nabiyu sallallahu alaihi wasallam 46:47 yusholli wa Abu Bakrin yusholli bi 46:50 sholatihi wannas yusholluna bi sholatihi 46:52 Abu Bakrin. Rasulullah kemudian duduk di 46:55 sebelah kanannya Abu Bakar, lalu beliau 46:58 takbir, lalu sahabat Abu Bakar salat 47:01 mengikuti salatnya Nabi dan para sahabat 47:05 mengikuti salatnya Abu Bakar. 47:10 Para jamaah rahimakumullah, di dalam eh, 47:12 aturan atau adab sun, eh, salat 47:15 berjamaah, tidak diwajibkan takbirnya 47:20 makmum harus eh, lebih-lebih belakang 47:25 atau takbir imam harus lebih dulu dari 47:27 takbirnya makmum, tidak. 47:30 Ya. 47:31 Sah 47:32 seorang makmum 47:34 ya, ma, berjamaah walaupun takbirnya 47:38 makmum itu lebih duluan. Nah, ini 47:43 sahabat Abu Bakar, ya. 47:44 Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq sudah 47:46 salat. 47:48 Begitu melihat Rasul menjadi imam, 47:50 beliau berhenti lalu makmum kepada 47:53 Rasul, diperbolehkan. 47:56 Bapak nih lagi sama mau zuhur, nungguin 47:58 imamnya enggak datang-datang. Akhirnya 48:00 sudahlah qomat saja sendiri lalu salat 48:03 sendiri. Nah, begitu lagi salat datang 48:06 tuh imam. Maka Bapak tidak perlu 48:09 membatalkan salatnya, langsung makmum 48:12 kepada imam yang baru tadi dengan syarat 48:17 si makmum belum ruku. 48:20 Ya, sahabat Abu Bakarnya Abu Bakar belum 48:23 ruku waktu itu, ya. Langsung kalau sudah 48:26 ruku ya enggak bisa karena syaratnya 48:30 makmum itu rakaatnya tidak lebih banyak 48:33 daripada rakaat imam, ya. 48:37 Jadi tinggal makmum saja langsung kepada 48:40 ee imam seperti Rasul Abu Bakar, 48:42 langsung makmum kepada Rasulullah 48:44 sallallahu alaihi wasallam. Lalu 48:46 kemudian bagaimana dengan sahabat yang 48:48 lainnya kok makmum salat mengikuti Abu 48:50 Bakar? Bukan berarti mereka itu makmum 48:53 kepada Abu Bakar, tidak. 48:56 Ya, mereka tetap makmumnya kepada 48:59 Rasulullah, hanya gerak mereka ngikuti 49:02 Abu Bakar. Kenapa ngikuti Abu Bakar? 49:06 Karena Abu Bakar saat itu adalah 49:08 berfungsi sebagai mubalig, bertugas 49:12 sebagai mubalig atau musmi, 49:15 yakni orang yang menyampaikan suara imam 49:19 kepada makmum. 49:21 Rasulullah saat itu kan lagi sakit, 49:23 lemah suaranya tidak terdengar oleh 49:26 makmum. Nah, karena tidak terdengar maka 49:29 suara takbir Rasulullah disampaikan oleh 49:33 Abu Bakar. 49:35 Jadi kalau Rasulullah misalnya ruku, 49:37 Allahu Akbar, pelan, enggak kedengaran 49:40 oleh yang lain. Sahabat Abu Bakar yang 49:42 mengeraskan, Allahu 49:45 Akbar, nah. Jadi semua seolah-olah 49:48 ngikuti Abu Bakar. 49:51 Ya, seolah-olah makmumnya ke Abu Bakar, 49:54 tidak. Mereka 49:56 makmumnya kepada Rasul, tapi gerak dan 49:59 lain sebagainya mengikuti aba-aba atau 50:03 ee suara dari Abu Bakar As-Siddiq. 50:06 Karena pada saat itu Abu Bakar juga 50:09 berfungsi bukan sebagai imam, tapi 50:11 seperti imam buat makmum yang lainnya. 50:15 Nah, karena itu para pendengar Radio 50:17 Silaturahim rahimakumullah, sekarang 50:20 ya, mubalig itu perlu ada. 50:24 Ya, perlu ada, diperlukan, tapi tidak 50:27 selalu diperlukan. 50:29 Kapan mubalig itu diperlukan? Mubalig 50:32 itu diperlukan kalau suara imam tidak 50:35 terdengar. 50:37 Apakah sebelum Rasulullah sakit pernah 50:40 ada mubalig? Tidak. 50:43 Ya, tidak ada ceritanya bahwa sahabat 50:46 Abu Bakar mengeraskan suaranya setiap 50:48 salat berjamaah bersama Rasul? Tidak. 50:52 Kapan itu terjadinya? Ketika Rasulullah 50:54 sakit saja. 50:56 Kalau hari-hari sebelumnya tidak pernah 50:58 ada mubalig. Itu artinya berarti mubalig 51:02 itu dibutuhkan 51:04 kalau suara imam tidak terdengar oleh 51:08 makmum. Lah, kalau suara imamnya sendiri 51:11 sudah terdengar, lalu apa fungsi dari 51:14 mubalig? Enggak ada. 51:17 Enggak dibutuhkan. 51:19 Nah, bapak-bapak dan saudara, perhatikan 51:22 kiai-kiai di Jawa, ya. 51:25 Di Jawa, di kita ini, di Indonesia ini, 51:28 apakah mereka enggak ngerti tentang 51:31 mubalig ini? Ngerti betul. Lalu kenapa 51:33 enggak pernah di kita ada mubalig? 51:36 Karena menurut mereka betul dalam 51:38 memahami ee agama ini. Mubalig mubalig 51:42 itu diperlukan kalau suara imam tidak 51:44 terdengar makmum. Sedangkan selama ini 51:48 suara imam selalu terdengar. Oleh sebab 51:50 itu enggak dibutuhkan adanya mubalig. 51:53 Jangan karena Anda kemudian pergi haji, 51:56 pergi umrah selalu di Mekah, di Madinah 51:58 itu ada mubalig-nya. Lalu kemudian 52:01 diterapkan di kita. 52:04 Itu sebenarnya 52:06 eee apa namanya kelirulah Anda seperti 52:09 itu, ya. 52:12 Eee 52:12 [berdehem] 52:13 enggak semua yang datang dari Mekah, 52:15 Madinah itu adalah benar harus diikuti. 52:19 Tidak, tidak semuanya yang harus kita 52:21 ikuti kalau sesuai dengan ilmu. 52:25 Sesuai ilmunya. Kalau umpamanya tidak 52:27 sesuai tidak perlu di kita ikuti, ya. 52:30 Tidak semua sekali lagi yang kita temui 52:33 di Mekah dan Madinah itu adalah ha bisa 52:36 dijadikan contoh di kita. Tidak benar 52:39 yang seperti itu, jemaah rahimakumullah. 52:42 Nah, 52:43 [berdehem] 52:43 tapi juga ya biarkan itu punya pendapat 52:47 bahwa mubalig sejak itu boleh dilakukan. 52:50 Enggak jadi masalah, ya. 52:52 Ternyata Imam Syafi'i sesuatu yang 52:54 pernah dilakukan 52:56 walaupun cuma satu kali itu boleh 52:59 diterapkan selamanya. Ya enggak ada 53:01 masalah gitu, ya. 53:02 Baik, para pendengar eee Radio 53:04 Silaturahim yang dirahmati Allah 53:06 subhanahu wa taala. 53:09 Nah, demikianlah 53:10 selanjutnya yang terakhir bisa kita 53:12 petik juga pelajaran. 53:14 Itu Rasulullah walaupun dalam keadaan 53:17 sakit keras tapi beliau tetap 53:20 melaksanakan salat berjemaah. 53:24 Yang kita ini kadang-kadang masya Allah 53:27 sehat saja mau berjemaah ini mmm ya 53:30 berat sekali. Rasulullah untuk berjemaah 53:34 itu sampai dipapah, Saudara, ya. 53:37 Mau dipapah. Dan yang terakhir kita 53:40 lihat yang mapah yaitu Sayyidina Ali dan 53:44 Fadl bin Abbas atau Abbas, ya. 53:46 Itu berarti dia ini sudah merencanakan 53:49 tidak salat berjemaah. 53:52 Ya, tidak salat, tidak merencanakan 53:54 tidak salat berjemaah. Karena apa? 53:56 Nungguin Rasulullah. 53:58 Begitu Rasulullah merasa ringan, minta 54:00 diantar, baru diantar dan baru 54:02 berjemaah. Kalau Rasul enggak minta 54:04 diantar ke pengimaman, berarti Sayyidina 54:06 Ali dan Fadl enggak akan berjemaah di 54:09 masjid. Artinya di sini, Saudara, 54:13 ya. 54:14 Orang yang sedang, apa namanya, 54:17 mengkhawatirkan 54:19 keselamatan jiwanya. 54:22 Baik jiwa dirinya sendiri, jiwa orang 54:25 lain yang menjadi tanggung jawabnya. 54:28 Ya, seperti nungguin orang sakit, maka 54:31 orang ini boleh tidak salat berjemaah, 54:34 tidak pula salat Jumat. Ya. 54:38 Apa yang dikhawatirkan keselamatan, 54:40 entah itu jiwa ataupun harta, ya. 54:44 Orang takut kalau berjemaah harta dia 54:46 akan musnah, ya. Boleh enggak salat 54:50 berjemaah atau harta orang lain yang 54:52 menjadi tanggung jawabnya. Seperti para 54:55 satpam 54:56 yang menjaga perusahaan, 54:59 menjaga pabrik, atau para karyawan di 55:03 sebuah, apa namanya, perusahaan, apa 55:05 namanya, tekstil yang dia punya tugas 55:08 untuk menjaga, apa namanya, mesin itu, 55:11 apa namanya, jarumnya, ya. Sebab itu 55:15 harus terus dijaga oleh dia, ya. Enggak 55:18 boleh ditinggalkan. Maka boleh dia tidak 55:21 salat berjemaah, tidak pula salat Jumat. 55:25 Ya, jadi Islam itu tidak hitam putih, 55:28 Jamaah Rahimakumullah, ya. Barangkali 55:30 itulah di antara hikmah yang bisa kita 55:32 peroleh dari sakitnya Rasulullah 55:35 sallallahu alaihi wasallam. Sehingga apa 55:37 kata Rasulullah? Hayati fi qabri. lakum 55:41 wa mamatiku khairul lakum." Hidupku baik 55:43 buat kamu, matiku juga baik buat kamu. 55:47 Bahkan sakitnya Rasul saja memena 55:50 apa 55:51 mengeluarkan, bisa menimbulkan hikmah, 55:54 menimbulkan apa namanya maslahah yang 55:57 luar biasa buat kita ya. Nah, demikian 56:00 yang bisa saya sampaikan sore ini. 56:03 Mudah-mudahan besar manfaatnya buat saya 56:06 dan buat para pendengar. Wallahualam. 56:09 Baik, Ikhwan wal Akhwat dan di 56:12 sama-sama simak tausiah sore bersama 56:14 Ustadz Ahmad Zazuli Khalil membahas tema 56:16 mengenai wafatnya Rasulullah dan 56:18 Khulafaur Rasyidin dan juga sub temanya 56:21 perintah Rasulullah kepada Abu Bakar 56:23 untuk menjadi imam salat. 56:26 Ini sudah banyak Ustadz yang telah masuk 56:28 di WhatsApp Rasya. Kita langsung saja 56:30 atau bagaimana Ustadz? 56:32 5 menit saja deh. 56:34 Kenapa Ustadz? 56:35 5 menit ini dulu. 56:36 Kita jeda dulu ya. Oke, baik. Kita jeda 56:38 dulu Ikhwan wal Akhwat dan nanti setelah 56:39 jeda kita akan bacakan WhatsApp-WhatsApp 56:41 yang telah masuk. Tetap bersama kami. 56:58 Masih bersama kami Ikhwan wal Akhwat di 56:59 acara tausiah sore bersama Ustadz Ahmad 57:01 Zazuli Khalil membahas tema mengenai 57:04 perintah Rasulullah kepada Abu Bakar 57:06 untuk menjadi imam salat. Sudah banyak 57:08 yang masuk di WhatsApp Rasya yang 57:09 menyapa maupun yang bertanya ini yang 57:11 telah masuk saya bacakan beberapa yang 57:13 menyapa kita di hari ini. Ada Bapak 57:15 Muhammad di Jakarta sedang menyimak 57:16 melalui streaming di YouTube ya eh 57:19 melalui streaming di streaming Radio 57:21 Rasya. Juga Pak Baron, Pak Mulhendri 57:24 juga melalui YouTube, Pak Abdullah 57:26 Khalid juga ini ada Bapak 57:29 Arwin ya sedang menyimak. Ada juga Bu 57:32 Ani, Ibu Ani Chani Hudaifah. Ada Ibu 57:35 Aliya Yahya, Ibu Vina Santika, Bapak 57:38 Rahman dan masih banyak lagi. Ini yang 57:40 pertama yang bertanya saya bacakan 57:42 Ustaz, pertanyaan yang masuk dari 57:45 [berdehem] 57:47 eee sebentar. 57:50 Dari Bapak Raya di Depok Ustaz ya. 57:52 Assalamualaikum warahmatullahi 57:53 wabarakatuh Ustaz. 57:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:56 wabarakatuh. 57:57 Ini saya mau bertanya mengenai waktu 57:59 salat nih Pak Ustaz. Karena banyak 58:01 diantara kita ada yang menganggap waktu 58:03 salat panjang, makanya jadi 58:05 menunda-nunda waktu salat. Tetapi kalau 58:07 di Mekah atau Madinah begitu waktu salat 58:09 masuk semua kegiatan dihentikan dan 58:12 langsung berbondong-bondong melakukan 58:13 salat dan ke masjid gitu ya. 58:16 Tolong dijelaskan Pak Ustaz tentang 58:17 waktu salat ini agar kita semua begitu 58:19 waktu salat masuk bergegas menuju 58:21 masjid. Demikian Pak Ustaz. 58:24 Baiklah. Bismillahirrahmanirrahim. 58:30 Waktu salat itu 58:32 ya 58:33 untuk tiap-tiap salatnya 58:37 selama belum masuk waktu salat 58:39 berikutnya, waktu salat eee apa namanya 58:44 sebelumnya itu masih eee ada. Misalnya 58:47 maghrib ya. 58:49 Katakanlah maghrib itu jam 06.00. 58:52 Kemudian isya jam 07.00. 58:55 Maka selama belum selama belum masuk jam 58:59 07.00 waktu maghrib masih ada. 59:02 Artinya kalau kita salat misalnya 06.30 59:06 itu kita masih pada waktunya. 59:09 Salat subuh umpamanya jam 04.00 59:12 katakanlah isya jam jam jam 07.00 tadi. 59:15 Kita salat isya jam 09.00, jam 12.00 itu 59:18 masih dikatakan salat pada waktunya. 59:23 Ya, jadi boleh enggak apa-apa. 59:25 Iya Pak Ustaz. 59:25 Cuma yang utama mengerjakan salat itu di 59:30 awal waktu. 59:31 Iya. 59:32 Dan yang dimaksud awal waktu itu bukan 59:35 berarti pas sudah adzan langsung itu 59:38 awal waktu di situ. Enggak begitu. 59:43 Al wa awal waktu itu kan ada apa namanya 59:46 batasnya, ya. 59:48 He em, he em. 59:48 Yaitu adalah pada waktu di mana waktu 59:53 itu kita 59:55 eee cukup melaksanakan satu toharoh. 59:59 Iya. 59:59 Kedua adalah menutup aurat. Ketiga 1:00:03 adzan, keempatnya iqomat. Adzan misalkan 1:00:07 berapa menit? 1:00:08 He em. 1:00:08 Katakanlah 10 menit, ya, adzan. 1:00:12 Jadi ini maghrib saya buat jam 06.00 1:00:14 lah, ya, jam 06.00. 1:00:16 Adzan 10 menit. Iqomat berapa menit? 1:00:21 Misalnya iqomat itu lima 1:00:24 lima menit. 1:00:25 Gitu, ya. 1:00:26 Nah, kemudian eee wudhu berapa menit, 1:00:30 ya? Eee tiga menit, misalnya. Berarti 1:00:33 sudah 18. Menutup aurat pakai sarung, 1:00:37 pakai kain berapa menit? Taruhlah tiga 1:00:40 tiga menit 21 menit, ya. Berarti dan eee 1:00:44 kemudian salat sunnah qobliyah itu 1:00:46 berapa menit? Lima menit, berarti 26. 1:00:50 Maka dari jam 06.00 sampai jam 20 eh jam 1:00:53 06.00 lewat 26 itu namanya awal waktu. 1:00:57 He em. 1:00:58 Jadi awal waktu itu bukan begitu sudah 1:01:00 adzan langsung pada saat itu. Betul itu. 1:01:04 Tetapi bukan cuma di situ. Selama ya, 1:01:08 dari selama belum melewati 26 menit dari 1:01:12 waktu pertama, ya kita kita masih berada 1:01:16 di awal waktu. Itu satu. 1:01:19 Ya. Kemudian yang berikutnya sekarang 1:01:23 eee kalau di kita suka menunda-nunda 1:01:27 ya 1:01:28 nah itu jangan kita tiru ya, tetapi 1:01:32 jangan kita salahkan karena yang menunda 1:01:35 juga boleh jadi itu karena apa namanya 1:01:39 ada sesuatu yang mengharuskan dia 1:01:42 menunda 1:01:43 ya tapi yang jelas kalau dia mengerjakan 1:01:46 masih pada waktunya itu tidak disalahkan 1:01:50 cuma dia telah meninggalkan kesunahan 1:01:53 ya 1:01:54 lalu kemudian sekarang kalau di kita 1:01:56 suka menunda-nunda kalau di Mekah di 1:01:58 Madinah itu begitu kumandang adzan 1:02:01 langsung berbondong-bondong ke masjid 1:02:03 apakah itu memang di setiap waktu 1:02:07 seperti itu apakah ini di waktu kita di 1:02:10 sana saja kita juga enggak tahu masalah 1:02:13 itu ya 1:02:15 yang dekat dengan Masjidil Haram dengan 1:02:18 Masjid Nabawi iya tapi di masjid-masjid 1:02:21 yang lainnya nah Mekah itu kan enggak 1:02:24 cuma Masjidil Haram saja banyak 1:02:27 masjid-masjid lainnya apakah seperti itu 1:02:30 atau tidak kita juga tidak tahu persis 1:02:32 masalah itu tapi yang jelas adalah yang 1:02:36 paling baik mengerjakan sholat memang di 1:02:39 awal waktu dan dengan sholat berjamaah 1:02:44 gitu ya berjamaah perlu diketahui juga 1:02:47 keutamaan itu ada tiga Pak satu 1:02:50 keutamaan yang kaitannya dengan ainul 1:02:53 ibadah 1:02:54 yaitu berjamaah kedua keutamaan yang 1:02:57 berkaitan dengan waktu ibadah ketiga 1:03:01 keutamaan yang berkaitan dengan tempat 1:03:04 ibadah 1:03:05 keutamaan yang berkaitan dengan 1:03:08 ibadahnya lebih utama dari keutamaan 1:03:11 yang berkaitan dengan waktu misalnya 1:03:14 begini 1:03:15 kalau saya sholat berjamaah zuhur, itu 1:03:18 dilakukannya jam 01.00. 1:03:20 He eh. 1:03:20 Ya. 1:03:21 Tapi kalau jam 01.00 berarti kan enggak 1:03:24 di awal waktu. Kalau saya mengerjakannya 1:03:27 di awal waktu enggak berjamaah, mana 1:03:29 yang lebih baik? Jam 01.00 dengan 1:03:31 berjamaah lebih baik daripada di awal 1:03:34 waktu tapi tidak berjamaah. Itu namanya 1:03:37 keutamaan yang berkaitan dengan ainul 1:03:40 ibadah. 1:03:41 Lebih utama dari 1:03:43 keutamaan yang berkaitan dengan awal 1:03:45 dengan eh 1:03:47 waktu ibadah. 1:03:48 Waktu ibadah. 1:03:48 Kemudian kalau saya salatnya eh di awal 1:03:52 waktu, ya, 1:03:54 dikerjakannya di rumah. 1:03:56 Tapi kalau umpamanya dia kalau 1:03:59 mengerjakannya 1:04:01 eh di masjid, saya sudah di 1:04:03 tengah-tengah waktu. 1:04:05 Kalau di rumah mengerjakannya bisa salat 1:04:08 zuhur di awal waktu. Tapi kalau 1:04:10 umpamanya di masjid sendirian, ya, di 1:04:13 masjid, itu di awal waktu. Mana yang 1:04:16 lebih baik? Eh di di tengah-tengah 1:04:17 waktu. Misalnya salat zuhurnya jam jam 1:04:21 02.00 misalnya gitu. Maka lebih baik di 1:04:23 rumah di awal waktu daripada di masjid 1:04:26 tapi di pertengahan atau di akhir waktu. 1:04:30 Jadi keutamaan yang berkaitan dengan 1:04:32 ainul ibadah lebih utama dari keutamaan 1:04:35 yang berkaitan dengan waktu ibadah. 1:04:38 Keutamaan yang berhubungan dengan waktu 1:04:40 ibadah lebih utama daripada keutamaan 1:04:43 yang berhubungan dengan tempat ibadah. 1:04:45 Wallahualam. 1:04:46 Masya Allah, jelas ya, Pak Raya di 1:04:49 Depok. Selanjutnya kita beralih ke 1:04:51 pertanyaan dari Bapak Rahman. Ustaz, 1:04:53 asalamualaikum warahmatullahi 1:04:54 wabarakatuh. 1:04:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:57 wabarakatuh. [berdehem] 1:04:58 Ustaz, sebutan imam ratib dalam salat 1:05:01 itu apa sama dengan imam ratib yang 1:05:03 pimpin bacaan ratib Al Haddad atau Al 1:05:05 Athas, Pak Ustaz? Mohon penjelasan. 1:05:08 Demikian. 1:05:08 Baiklah. Bismillahirrahmanirrahim. 1:05:11 Ratib itu artinya rutin. 1:05:14 Ya, rutin. Jadi kalau ada Ratib Al 1:05:17 Haddad, Ratib Al Athas, itu adalah zikir 1:05:20 yang rutin dibaca oleh Imam oleh Habib 1:05:24 Abdullah bin Alwi Al Haddad. Ratib Al 1:05:27 Athas adalah adalah zikir yang rutin 1:05:30 dibaca oleh Habib Abdurrahman Umar bin 1:05:33 Abdurrahman Al Athas, gitu ya. 1:05:36 Nah, ini maksudnya Imam Ratib adalah 1:05:39 Imam yang sudah dipilih oleh pengurus 1:05:43 untuk rutin menjadi Imam di masjid itu, 1:05:46 gitu. 1:05:47 He eh. 1:05:47 Nah. Jadi misalnya masjid A, taruh 1:05:51 Masjid Al Hidayah, 1:05:53 pengurusnya sudah men memilih, ya, 1:05:57 seseorang untuk menjadi Imam rutin di 1:06:00 masjid itu. Nah, itulah yang dimaksud 1:06:03 dengan Imam Ratib. Gitu. Artinya Imam 1:06:06 yang rutin menjadi Imam di situ karena 1:06:09 sudah menjadi tugas. 1:06:11 Ya. Di Masjidil Haram, 1:06:13 rutin habis magrib malam ini magrib 1:06:17 dengan isya Imamnya adalah Syekh ini. 1:06:21 Nanti besoknya ganti lagi Syekh ini. 1:06:24 Nah, itu namanya Imam Ratib. Jadi kalau 1:06:26 umpamanya nih malam Senin itu Habib 1:06:29 Ibrahim Asyuraim, malam Senin magrib 1:06:32 dengan isyanya. Enggak yang paling yang 1:06:34 berhak jadi Imam ya beliau. 1:06:36 He eh. 1:06:37 Walaupun ada Abdurrahman Sudais, ada 1:06:39 siapa enggak enggak berhak jadi Imam 1:06:42 pada malam itu. Tapi kalau malam Selasa 1:06:45 misalnya yang menja yang sudah 1:06:47 ditugaskan itu Abdurrahman Sudais, maka 1:06:50 Ibrahim Asyuraim tidak berhak malam 1:06:52 Selasa menjadi Imam kecuali Abdurrahman 1:06:55 Sudaisnya enggak ada. Gitu ya. 1:06:58 Wallahualam itu yang dimaksud dengan 1:07:00 Ratib. 1:07:00 Rutin gitu ya. 1:07:02 Baik, dari Bapak Pian di Cimenteng, 1:07:05 Sukabumi. Ustaz, asalamualaikum 1:07:06 warahmatullahi wabarakatuh. 1:07:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:09 wabarakatuh. 1:07:10 Saya mau bertanya mengenai salat salat 1:07:11 berjamaah, Pak Ustaz. Apakah harus rapi? 1:07:14 Misalkan dengan rapatkan kaki dan kaki 1:07:17 begitu. Ataukah acak-acakan, gimana, Pak 1:07:19 Ustaz? Contohnya yang Rasul contohkan. 1:07:22 Demikian. 1:07:23 Baiklah. Bismillahirrahmanirrahim. 1:07:26 Dalam adab berjamaah, di antaranya, 1:07:30 ya. Satu, imam si makmum sudah membentuk 1:07:35 barisan sebelum imam memasuki, 1:07:39 apa namanya, pengimaman. 1:07:41 Jadi, ketika iqamat, itu para sahabat 1:07:44 Nabi dulu, kalau sudah ee muazin itu 1:07:47 berdiri, Allahu Akbar Allahu Akbar, 1:07:50 gitu, ya. Lalu, itu para sahabat 1:07:51 langsung membentuk barisan. 1:07:53 He em. 1:07:54 Membentuk barisan, ya, sebelum imam 1:07:58 masuk ke pengimaman. Mereka sudah rapi. 1:08:01 He em. 1:08:02 Nah, kemudian kata sahabat Ibnu Abbas, 1:08:05 itu ee kami ini, ya, kaki kami, 1:08:11 masing-masing tumit kami ini 1:08:14 berdempetan, nempel dengan tumit ee 1:08:17 saudara kami yang ada di sebelah kanan 1:08:19 kiri. Begitu juga bahu kami, ya. Bahunya 1:08:23 sama menempel. Karena itu, di dalam 1:08:25 salat disunahkan 1:08:28 dalam salat itu 1:08:31 posisi atau jarak kaki kanan dengan kaki 1:08:35 kiri kira-kira satu jengkal. 1:08:39 Karena 1:08:40 lebarnya bahu manusia ini adalah dua 1:08:44 selebar dua kaki ditambah satu jengkal. 1:08:48 Sehingga nanti kalau tumit kalau 1:08:50 tumitnya atau kakinya nempel, bahunya 1:08:54 juga nempel. Seperti itulah di zaman 1:08:56 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:09:00 Lah, tidak acak-acakan, ya. Tidak 1:09:03 acak-acakan. Tapi sekarang kalau 1:09:06 umpamanya acak-acakan bagaimana? 1:09:09 Nah, mengenai acak-acakannya ini, ya. 1:09:12 Dalam ilmu fikih, kalau saf pertama 1:09:15 belum penuh, kita sudah membentuk saf 1:09:18 kedua, 1:09:20 maka saf kedua ini 1:09:22 tidak mendapatkan pahala berjamaah. 1:09:26 Karena itu eee penuhi dulu saf pertama, 1:09:31 ya. 1:09:31 Baru kemudian saf kedua. Kalau saf kedua 1:09:34 sudah penuh, baru membentuk saf ketiga. 1:09:37 Aturannya adalah seperti itu. Sebenarnya 1:09:39 banyak sekali, ya, adab salat berjamaah 1:09:42 ini. Diantaranya itu adalah sesuai 1:09:44 dengan yang ditanyakan. Wallahualam. 1:09:47 Ustaz, yang terakhir Ustaz, ya. Yang 1:09:48 terakhir Ustaz, ya. Dari Bapak Baron. 1:09:52 Baron Batawi, ya. Assalamualaikum 1:09:53 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:09:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:57 wabarakatuh. 1:09:58 Pak Ustaz, selawat apa yang paling Nabi 1:10:00 sukai? Terus bagaimana dengan selawat 1:10:02 Jibril yang tidak pakai Sayyidina? 1:10:05 Bolehkah kita amalkan selawat tersebut, 1:10:07 Pak Ustaz? Mohon pencerahannya. 1:10:09 Baiklah. Bismillahirrahmanirrahim. 1:10:13 Nabi ini kan ketika ditanya, ya, eee 1:10:16 untuk berselawat, 1:10:18 maka Nabi mengucapkannya selawat 1:10:21 Ibrahimiyah. Itu menunjukkan selawat 1:10:24 yang paling baik. 1:10:26 Ya, selawat yang paling baik adalah 1:10:27 yaitu selawat Ibrahimiyah. 1:10:30 Allahumma shollaita ala Ibrahim wa ala 1:10:31 ali Ibrahim. Nah, mengenai nanti Anda 1:10:35 mau nambahin Sayyidina atau tidak, itu 1:10:37 terserah Anda, ya. 1:10:39 Terserah Anda. Enggak ada Sayyidina juga 1:10:42 adalah tetap namanya selawat 1:10:44 Ibrahimiyah, ada Sayyidina juga namanya 1:10:47 selawat Ibrahimiyah. Kemudian boleh 1:10:50 enggak mengamalkan selawat Jibril yang 1:10:52 enggak ada pakai Sayyidina? Ya, boleh, 1:10:54 enggak apa-apa, ya. 1:10:56 Allahumma sholli ala Muhammad atau 1:10:58 shollallahu ala Muhammad, ya enggak 1:11:00 apa-apa, ya. Cuma kalau menurut ulama 1:11:04 ahli sunnah, itu apa namanya kita ini 1:11:07 suul adab, kurang-kurang hormatlah 1:11:10 kepada Rasul, ya. Dengan menyebut 1:11:13 namanya saja, gitu kayaknya kurang 1:11:16 pantas. Wong Allah saja dalam Alquran 1:11:19 enggak apa namanya selalu menyebutkan 1:11:22 eee kata gelarnya seperti an Nabi, 1:11:25 Arrasul, enggak langsung Muhammad saja. 1:11:28 Kalaupun disebutkan nama Muhammad, di 1:11:31 belakangnya ditambahin kata Rasulullah 1:11:34 atau Nabiyullah, itu begitu. Allahumma 1:11:36 sholli ala Muhammad Rasulillah misalnya, 1:11:40 gitu ya. 1:11:40 Iya. 1:11:41 Nah, itu seperti itu. Tapi kalaupun 1:11:43 umpamanya 1:11:44 eee enggak baca Sayyidina, ya enggak 1:11:47 apa-apa juga, cuma tadi itu ya, ya. 1:11:50 Kalau menurut kami itu kurang adablah 1:11:53 kepada Rasulullah sallallahu alaihi 1:11:56 wasallam. Barangkali begitu ya, Pak 1:11:58 Baron eee 1:12:00 Jakarta. 1:12:01 Akhirnya marilah kita memohon kepada 1:12:03 Allah. 1:12:04 Semoga Allah subhanahu wa taala 1:12:06 panjangkan umur kita dalam taat 1:12:08 kepadanya. Allah bimbing hati kita ke 1:12:10 jalan yang diridhoi dan dicintainya. 1:12:13 Allah hiasi hati kita dengan akhlak yang 1:12:15 mulia. Allah bersihkan hati kita dari 1:12:18 akhlak yang hina. Allah limpahkan 1:12:20 rahmat, taufik, dan hidayah kepada kita, 1:12:22 anak cucu kita. Sehingga selama hidup 1:12:24 kita istiqomah menjalankan perintahnya, 1:12:26 menjauhi larangannya, dan manakala wafat 1:12:29 Allah wafatkan kita semua dalam keadaan 1:12:31 khusnul khotimah. Rabbana taqabbal minna 1:12:34 duaana warojaana sirra amalina 1:12:36 birohmatika ya arhamar rohimin. Rabbana 1:12:38 atina fiddunya hasanah wafil akhirati 1:12:41 hasanatan waqina adzabannar. Wa 1:12:43 shollallahu ala sayyidina Muhammadin wa 1:12:45 ala alihi wasohbihi wasallam. 1:12:46 Walhamdulillahirobbil alamin. Dan yang 1:12:48 terakhir, terima kasih saya ucapkan 1:12:52 kepada para apa namanya 1:12:55 donatur yang telah me apa namanya telah 1:12:59 menghibahkan atau mendonasikan 1:13:02 telah menginfakkan donasinya untuk 1:13:05 pembangunan pesantren 1:13:08 ee kami karena itu juga saya kembali 1:13:12 mengajak kepada para pendengar para 1:13:14 pemirsa ee bagi yang mau berinvestasi 1:13:19 ukhrawi ya silakan mau ber berupa apa 1:13:24 namanya bahan material atau berupa dana 1:13:28 dan insya Allah nanti selama ee bangunan 1:13:32 pondok pesantren yang sedang saya bangun 1:13:34 ini ada ya pahalanya akan terus mengalir 1:13:38 baik atas nama diri sendiri atau atas 1:13:42 nama orang tua kita yang masih hidup 1:13:45 maupun yang sudah wafat dan insya Allah 1:13:48 itu akan berguna sekali dan itulah yang 1:13:52 paling bermanfaat buat mereka yang sudah 1:13:54 tidak ada di dunia ini 1:13:56 ya demikian lebih kurangnya mohon maaf 1:13:59 assalamualaikum warahmatullahi 1:14:01 wabarakatuh 1:14:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:14:04 wabarakatuh ikhwan dan akhwat tausiah 1:14:05 sore bersama Ustaz Ahmad Zazuli Kholil 1:14:08 membahas tema mengenai wafatnya 1:14:10 Rasulullah dan juga Khulafaur Rasyidin 1:14:12 dengan sub temanya perintah Rasulullah 1:14:13 kepada Abu Bakar untuk menjadi imam 1:14:15 salat semoga apa yang disampaikan banyak 1:14:18 manfaat untuk semuanya saya yang 1:14:19 bertugas Fahrul ditemani Neza dan juga 1:14:21 Yusuf Subekti pamit subhanakallahumma 1:14:23 wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta 1:14:26 astagfiruka wa atubu ilaih 1:14:27 wassalamualaikum warahmatullahi 1:14:29 wabarakatuh 1:14:32 Ustaz terima kasih banyak Ustaz