Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:13 [musik] 0:21 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. 0:24 Alhamdulillahabilamin 0:26 wasatu wasalamu ala sayidina Muhammad 0:28 waa alihibihi ajid 0:32 ilam 0:37 dipancarkan dari jalan masjid 0:38 silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:41 Bekasi radio silaturahim dan rasil 0:43 visual untuk Islam yang satu. Ikhwan 0:46 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 0:47 taala apa kabar Anda di malam hari ini? 0:49 Semoga dalam keadaan sehat walafiat. 0:51 Senang sekali saya Angga Aminuddin dapat 0:53 kembali menyapa Anda dalam acara Bincang 0:56 Inspiratif. Dan narasumber kita kali ini 0:58 adalah narasumber rutin yang 1:00 alhamdulillah kembali bisa 1:02 bersilaturahim kembali dengan kita dan 1:03 akan menyapa pendengar yaitu Bapak Dr. 1:06 Muhammad Luthfi Zuhdi, MA yang mana 1:10 sekarang beliau ini diamanahi menjadi 1:12 Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia 1:14 dan Aset Universitas Indonesia. Siaran 1:17 kita kali ini Yon Ahwat menggunakan 1:19 media Zoom. Jadi ini rekaman yang kami 1:22 siarkan di malam hari ini dan kita sudah 1:23 terhubung dengan narasumber kita. Halo, 1:25 asalamualaikum Pak Lutfri. 1:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. Terima kasih, Mas. 1:30 Sehat ya, Pak? Ya. 1:31 Iya. 1:33 Ini kalau kemarin di masa-masa pandemi, 1:35 Pak Lutfi kesibukannya apa aja, Pak? 1:37 Woh, saya mulai Maret kan Maret ya ini 1:42 ya pandem ini apa namanya? 1:44 Pertama kasus ditemukan itu. 1:46 Iya. Saya tidak ini tidak mengurangi 1:50 frekuensi kehadiran saya di kampus ya. 1:52 Oh. 1:53 Jadi setiap hari kerja saya hadir 1:55 meskipun di kampus ee pada awal-awal 1:59 pandemi itu kan hampir tidak ada orang 2:00 hadir ya. Sangat sangat terbatas sekali. 2:03 Tapi saya t hadir 2:04 justru saya merasa aman ketika di kampus 2:07 gitu. 2:08 Oh merasa aman di kampus. 2:09 Iya kan? [berdehem] Pert 2:11 pertama kan rumah saya dekat ya. tidak 2:13 tidak harus melalui apa namanya ee 2:17 transportasi massal ya 2:19 sehingga tidak bertemu dengan orang 2:21 banyak. Terus kemudian yang kedua ee di 2:24 kampus sepi gitu dan yang ketiga adalah 2:26 kita nikmatin ee karunia Allah. 2:29 Pemandangan yang luar biasa saya kira di 2:31 kampus UI ya yang sangat bagus sekali. 2:33 Iya yang bagus memang tempatnya kan 2:35 bagus ya. 2:36 Iya iya banyak pohon dan sebagainya 2:38 gitu. 2:38 Agak sepi malah jadi hikmat kayaknya. 2:41 Iya. Ya, itu. 2:43 Tapi situasi UI sendiri dari awal 2:45 pandemi hingga saat ini kondusif, Pak? 2:48 Alhamdulillah kondusif. Ee jadi kita 2:51 memang bergerak juga. Jadi kan UI tidak 2:53 ada libur ya. 2:55 Iya. 2:55 Sebagaimana yang lain, tetapi melakukan 2:57 kegiatan belajar mengajarnya dengan ee 3:00 apa namanya online 3:02 atau PJJ. 3:03 Iya. Nah, artinya kita aktivitas juga 3:06 jalan terus ya, khususnya untuk bidang 3:08 SDM 3:09 ini juga jalan terus. Malah ee dalam 2 3:12 bulan ini aktivitas kita ee lebih banyak 3:16 jauh lebih banyak dari 3:17 sebelum-sebelumnya. H 3:18 ee karena kita apa memang ee apa ee 3:23 giatkan ya untuk peningkatan untuk apa 3:26 guru besar dan lektor kepala ya kenaikan 3:29 pangkatlah untuk apa namanya para dosen 3:31 juga pelayanan administrasi yang lainnya 3:34 pelayanan apa hal-hal yang terkait 3:36 dengan ee SDM dan juga kita membantu 3:41 untuk bidang-bidang lain yang terkait. 3:43 Jadi umpamanya rumah sakit UI kan 3:45 dijadikan sebagai rumah sakit rujukan 3:48 COVID. 3:49 Oh gitu. 3:49 Nah iya dan itu otomatis kemudian 3:51 wilayah DIPK larinya ke ee ke kebanyakan 3:55 rumah sakit UI. 3:56 Nah kita siapkan sarana prasarananya. 3:59 Kemudian juga ada relawan sekitar 120 4:02 relawan yang membantu di rumah sakit ya. 4:04 Kita siapkan tempatnya, fasilitas mereka 4:06 dan sebagainya 4:08 ya. Dan kemudian juga kita membantu 4:10 masyarakat sekitar 4:11 iya. yang terkena 4:14 apa situasi ya situasi COVID juga karena 4:17 kan dengan demikian kan Mahisau U itu 4:19 ada sekitar Rp50.000 kan mereka tarik 4:22 semuanya itu kan ee dari sekitar UI 4:25 sehingga ee apa namanya ee kondisi 4:28 masyarakat yang tadinya bergantung dari 4:30 keberadaan mahasiswa seperti warung, 4:33 fotokopi mereka sangat terdampak ya 4:36 bukan SP lagi tidak ada 4:38 akhirnya mereka tutup. Nah, kita 4:40 alhamdulillah kerja sama dengan ee apa 4:42 namanya ee para pengusaha, para donatur, 4:46 para alumni khususnya ee kita memberikan 4:48 bantuan-bantuan kepada masyarakat 4:50 sekitar gitu. 4:51 Iya. Yang bisa dilihat dari ee kampus 4:55 sebesar UI pandemi terjadi langsung ada 4:58 gerakan sosialnya juga, 4:59 tapi gerakan pencerdasan juga ini tidak 5:01 lepas, Pak. Ya, terus 5:02 jalan terus kan penelitian juga malah 5:04 tambah banyak sekali ya. 5:06 Penelitian dan proses belajar mengajar 5:08 tadi kan tidak berhenti sama sekali 5:10 ya. C 5:10 ada target yang dirubah enggak ketika 5:12 pandemi ini terjadi nih? W harus 5:13 berperan dalam hal penelitian bidang apa 5:15 gitu? 5:16 Ee iya sekarang ini banyak sekali 5:18 penelitian penelitian terkait dengan 5:20 COVID ini 5:22 pengadaan alat kesehatan terus apa 5:25 namanya 5:26 ee banyak yang diciptakan oleh 5:28 teman-teman para peneliti maupun 5:30 fakultas-fakultas terkait. ya 5:32 seperti farmasi kemarin juga apa ee 5:36 membuat apa namanya ee sanitizer ya 5:39 dalam jumlah yang besar kan sampai 5:42 berapa ribu liter gitu kemudian 5:43 dibagi-bagikan. 5:45 Kemudian teknik menciptakan ventilator 5:47 ya untuk 5:48 membantu pernapasan orang yang terkena 5:50 COVID ya 5:51 dan lain lain sebagainya ya. Jadi 5:54 apa banyak ya dari teman-teman kemudian 5:56 dari kedokteran juga melakukan 5:58 penelitian-pelitian bagaimana stemel ya 6:00 bisa membantu untuk orang yang terkena 6:03 COVID ya dan sebagainya gitu. 6:05 H ini semoga segala sesuatunya ini yang 6:08 dijalankan itu selalu dalam 6:10 perlindungan dan juga dikasih kelancaran 6:12 oleh Allah ya Pak. Amin. Amin. Amin. Ya. 6:14 Nah, Ikhwan Akhwat yang dirahmati Allah, 6:16 di kesempatan kali ini kita akan 6:17 membahas satu topik mengenai ee situasi 6:21 geopolitik terkini di masa pandemi 6:25 bersama ee Pak Luthfi Zuhdi gitu ya. Pak 6:28 Lui, kita ingin menyoroti sebelum kita 6:31 ke luar negeri ya. Di dalam negeri 6:33 sendiri 6:34 ini kan masyarakat Indonesia ini 6:37 merasakan begitu menderita gitu ya 6:40 ketika bidang ekonomi, sosial, politik 6:42 sangat terdampak karena pandemi. Ada hal 6:46 yang Pak Lutfi Zuh catat perubahan apa 6:49 dan kira-kira harus bagaimana nih 6:51 pemerintah Indonesia menghadapi ee 6:53 pandemi seperti ini? 6:55 Ee tentu 6:57 ini bukan Indonesia saja ya, semua 7:00 negara di muka bumi ini terdampak ya, 7:04 tapi dengan ee kapasitas dan volume yang 7:08 mungkin berbeda-beda. 7:09 Heeh. 7:10 Ya, kalau Indonesia sih kelihatannya 7:12 menengah ya. Menengah, tidak terburuk 7:15 tapi juga tidak terbaik ya. Menengah. 7:18 Jadi apa namanya? Tentu ini berdampak 7:22 kepada sosial, ekonomi, dan situasi yang 7:26 lain ya. Nah, tentu kalau dari segi saya 7:30 bukan bidang bukan ahli ekonomi ya, tapi 7:32 kita lihat saja dari hal-hal yang 7:34 lahiriah ya. 7:35 I 7:36 bahwa tentu ee dengan apa namanya ee 7:41 tingkat pertumbuhan kita yang minus ya 7:43 yang kemarin Pak Jokowi menyampaikan 7:45 minus 4% ya untuk kuartal kedua ini yang 7:48 kuartal pertama masih surplus ini apa 7:51 namanya? Ee nah ee kalau apa namanya 7:57 minus itu itu berarti juga tentu akan 8:00 berakibat kepada lapangan kerja. 8:03 Iya. 8:03 Nah, lapangan kerja itu ee tentu ada 8:06 hitungan ekonominya ya. Saya kurang tahu 8:08 persis. 8:09 Per 1% itu berapa ratus ribu orang. Jadi 8:12 kalau 44% mungkin ada orang yang 8:15 kehilangan ee mata pencarian sampai 8:17 sekian ratus ribu bahkan bisa jutaan kan 8:20 gitu. Sehingga kalau kemarin itu juga 8:22 yang dilaporkan Ibu Sri Mulyani bahwa 8:25 tingkat kemiskinan Indonesia sekarang 8:27 mencapai 209 juta kalau enggak salah ya 8:30 naik dari sebelumnya dan itu sangat 8:32 memungkinkan dan itu bukan kita saja ya 8:33 di negara mana pun sekarang sedang 8:36 terjadi seperti itu. 8:37 Iya. Nah, ee dampak sosialnya tentu ya 8:40 apa namanya ee tingkat kebutuhan orang 8:45 ee itu ee sekarang beralih kepada 8:49 hal-hal yang sifatnya menunjang ee apa 8:52 ee ini apa kesehatan mereka 8:54 ya 8:54 ya umpamanya ya tentu mereka tidak ee 8:57 lebih mementingkan bagaimana menjaga 8:59 kesehatannya daripada beli baju dan 9:01 sebagainya 9:02 dan ee sosial ya ee bisa juga 9:07 mendatangkan kerawanan jika tidak 9:10 diantisipasi. Oleh karena itu, 9:11 pemerintah kan juga ee apa namanya 9:16 memberikan bantuan-bantuan ya secara 9:17 bertahap. Di kampung saya saja yang 9:20 dikasih tahu oleh 9:22 di daerah DKI Selatan ya enggak saya 9:24 sebutin tempatnya. 9:26 RW saya menyampaikan katanya bantuan itu 9:28 sudah sampai 16 kali. 9:30 Jadi sudah luar biasa ya. Tapi saya 9:32 tidak tahu di tempat-tempat lain ya. 9:34 Tapi bantuan kan menyeluruh ya. 9:36 Iya. sesuai dengan dampak masing-masing 9:38 ya dari berbagai bantuan yang ada. Nah, 9:40 artinya ee usaha untuk meredam ya 9:45 gejulak sosial itu sudah dilakukan oleh 9:47 pemerintah maupun oleh para apa para 9:50 pengusaha-pengusaha yang apa memberikan 9:52 donasi ya dan para apa namanya 9:56 dermawan-dermawan ya. Oleh karena itu, 9:58 di dalam kondisi ini pun juga para ulama 10:01 telah menyampaikan secara ee masif ya 10:04 agar kita lebih banyak berderma 10:07 ya. Nah, ini ini saya kira juga penting 10:09 ya. I 10:10 ya ini salah satu hal untuk ibadah tapi 10:13 sisi lain juga dari segi sosial sangat 10:15 penting untuk meredam 10:16 situasi. Nah, di dalam politik ya kita 10:20 lihat ya 10:22 ada kehangatan ya. ada kehangatan karena 10:25 tentu para 10:27 pemain politik juga mereka me apa 10:32 menggunakan situasi darurat ini ee untuk 10:35 kepentingan-kepentingan politiknya ya. 10:37 Nah, tentu ada yang menyikapi secara 10:40 keras dan ada yang disikapi secara ada 10:42 yang tidak gitu kan. 10:43 Nah, ini ini kira-kira begitulah secara 10:46 globalnya ya. Dan tentu tapi ini masih 10:49 kelihatannya sih masih pada ee apa ya 10:52 tataran ee terkendali ya terkendali 10:55 dalam bentuk ee atau dalam ee kapasitas 10:59 ee mencari sebuah keseimbangan ya 11:02 keseimbangan antara yang memunculkan ee 11:05 permasalahan dan yang menanggapi 11:07 kelihatannya masih pada posisi-posisi 11:09 yang menurut saya sih ee dalam sebuah 11:12 negara demokrasi ee ini sah-sah saja ya. 11:15 Iya. Lalu ada satu fokus pemerintah di 11:19 masih di masa pandemi ini ingin 11:22 istilahnya menyelamatkan rakyat lah gitu 11:25 ya dengan ee lebih memperhatikan masalah 11:28 ketahanan pangan sampai akhirnya kemarin 11:30 itu Menteri ee Pertahanan juga 11:32 dilibatkan gitu ya, banyak pihak. Apakah 11:35 langkah-langkah ini menurut Pak Lucy 11:37 memang strategis atau tepat? 11:40 ya sebetulnya bukan masih ya artinya 11:44 memang kewajiban pemerintah untuk 11:47 untuk menjaga masyarakatnya ee dari 11:50 ketahanan pangan ya ya ketahanan dan 11:53 ketahanan-ketahanan yang lainnya ya. He. 11:56 Nah, khusus tentang pangan ini kan 11:57 sebetulnya ee Indonesia ini termasuk ee 12:02 wilayah yang ee apa ee sangat 12:07 memungkinkan untuk mandiri dari segi 12:10 pangan ya. Tetapi itu kan belum terjadi. 12:12 Iya. 12:12 Bahkan kita 1 tahun itu kalau enggak 12:14 salah itu mengimpor 2 juta koma e 2 juta 12:19 koma sekian apa beras ya. Ini kan 12:23 [berdehem] kalau kita lihat pada zaman 12:26 90-an Indonesia kan pernah ee apa 12:29 namanya ee swasmada pangan ya, swaswada 12:32 beras khususnya ya. kemudian mendapatkan 12:35 ee apa penghargaan dari FAO itu ya. 12:39 Iya. apa ya ee Federasi Pangan Dunia 12:42 itu. Nah, ee ini memang harus ya menurut 12:47 saya artinya ya kan ada 12:52 apa ya ada 12:55 bukan ancaman ya ataupun ee informasi 12:58 bahwa akan ada kesulitan pangan pada 13:02 masa mendatang setelah ee adanya krisis 13:05 ee Covid ini. Ya, mungkin itu memang 13:09 harus jadi saya kira langkah pemerintah 13:11 untuk mengantisipasi itu sudah benar ya. 13:14 Nah, adapun ee kemudian kemarin apa 13:18 namanya ee Menteri Koordinator 13:22 apa keamanan itu diajak itu pertahanan 13:25 dan keamanan diajak ya saya kira sah-sah 13:28 saja itu ya ya mungkin ya apa namanya 13:32 termasuk ketahanan 13:34 ee bangsa bukan hanya ketahanan militer 13:37 tapi juga ketahanan pangan juga ya. 13:40 Iya. 13:42 di samping juga hangat-hangat yang lain 13:44 juga ini ya mengenai RUU ee HIP juga 13:47 Omnibus Law ini yang kemarin juga masih 13:50 ada [berdehem] 13:51 ya itu tadi seperti saya katakan dalam 13:53 situasi seperti ini. Tapi memang harus 13:55 bergerak sih 13:57 ee dalam 13:59 new normal ya. New normal adalah 14:03 kehidupan baru yang tidak normal 14:05 sebetulnya. 14:05 Kehidupan baru tidak. Nah, itu kalau 14:07 kalau kita tidak melakukan langkah dalam 14:10 bidang apapun ya. 14:12 Sekarang seperti mema ini 14:13 dulu yang namanya ee melakukan ee apa 14:17 namanya ee belajar mengajar atau 14:20 pendidikan jarak jauh 14:21 dengan menggunakan online itu masih 14:23 sesuatu yang 14:25 sangat asing ya. 14:26 Bahkan di perthan tinggi pun. Nah, 14:29 sekarang sudah dilakukan mulai peruban 14:30 ini sampai anak TK gitu kan. 14:33 Iya. Sempat TK 14:34 ya. Sampai TK. Nah, ini artinya ini kan 14:37 sebuah kehidupan baru yang sebelumnya 14:40 tidak dilakukan sama sekali. Nah, ee 14:43 sehingga ee apa namanya? Ee tentu ini 14:46 kebutuhannya berubah. 14:48 Kalau dulu kebutuhan tentang tempat ya, 14:51 tentang gedung itu nomor satu. Bisa jadi 14:55 ini sebagian gedung ya, itu akan kosong 14:58 sampai untuk masa yang cukup lama gitu. 15:00 Nah, saya kira kondisi-kondisi fisik itu 15:02 juga mungkin akan berubah. 15:04 Nanti akan ada kebijakan-kebijakan 15:06 umpamanya ee ya orang berkantor itu 15:10 cukup 50% saja gitu. 15:12 Yang bisa dilakukan di rumah ya 15:13 dilakukan di rumah gitu. Nah, mungkin 15:16 ditingkatkan ya. 15:17 Iya, gitu. Nah, ini ini artinya 15:20 perubahan-perubahan yang apa ee tentu 15:23 akan berakibat panjang terhadap itu. 15:25 Nah, itu tadi kembali kepada ee apa 15:28 namanya omnis ee apa ee ini apa omnibus 15:33 eh 15:34 Law tadi. Nah, itu itu kan gini kita itu 15:38 kan punya undang-undang banyak numpuk ke 15:41 sana kemari. Kalau tidak di apa namanya? 15:45 Tidak direvisi kemudian di di 15:48 dikeluarkan lagi undang-undang yang 15:50 lebih simpel ya itu tentu juga akan 15:53 kedodoran kita. Karena 15:55 ee kalau melakukan tindakan tidak 15:57 berdasar kepada sebuah aturan umum itu 16:01 juga masalah. Tetapi kalau aturan umum 16:03 terlalu banyak sehingga juga tidak akan 16:04 bisa bekerja gitu. Nah, cuma apakah ini 16:08 kemudian ada yang apa tersinggung, ada 16:11 yang terkurangi haknya atau apa ini ya 16:14 koreksilah yang dirugikan gitu. Tapi 16:16 yang diuntungkan kan diam-diam aja gitu 16:18 kan. 16:19 Nah, oleh karena itu ya ini adalah suatu 16:22 kewajaran dalam kehidupan demokrasi ya. 16:25 He. 16:25 Nah, tentu ada koreksi di sana kemari 16:28 asal ee melakukannya dalam batas-batas 16:31 yang apa namanya ee dilindungi oleh 16:35 undang-undang itu sendiri ya. Termasuk 16:38 ee demonstrasi adalah suatu hak yang apa 16:41 diperbolehkan dalam sebuah negara 16:42 demokrasi ketika dijalankan sesuai 16:44 dengan aturan itu. 16:45 Iya. 16:46 Iya. Kalau menurut Pak Lutfi, sebenarnya 16:49 masyarakat Indonesia itu dilihat dari 16:51 sejarah perjalanan dan perjuangannya itu 16:54 sekuat apa sih menghadapi krisis yang 16:56 krisis itu macam-macam ya? 16:59 Ya sebetulnya ee 17:03 bangsa ini kan merdeka belum lama ya, 17:06 belum 17:07 belum apa namanya? 17:10 Belum ada 100 tahun kan? belum ada 100 17:12 tahun dibanding dengan negara-negara 17:14 besar ya seperti Amerika sudah sekian 17:16 ratus tahun kan gitu. ee apa namanya ini 17:21 masih bangsa ini. Tapi ya saya ee 17:24 termasuk yang 17:27 yakin ya bahwa negara ini akan bisa 17:29 bertahan ya. 17:29 H 17:30 e dalam kondisi sekarang pun ya meskipun 17:33 kita bukan yang terbaik ya tapi kita 17:36 cukup baik ya saya tidak akan mengatakan 17:39 apa ee menengah malah cukup baik kita. 17:42 He. 17:42 Dan Singapura sendiri yang kita dengar 17:44 sudah ee apa namanya? Ee pertumbuhannya 17:49 minus sampai 14% ya dan krisis gitu. 17:53 Artinya sebuah negara yang tingkat 17:55 kedisiplinan ini luar biasa ya. Tapi 17:58 memang pandemi ini kan apa ya tidak 18:01 mudah dihitung gitu. 18:03 Tidak mudah dihitung. Ada orang negara 18:06 yang ketat sekali juga pandeminya tinggi 18:08 juga ada kan gitu. Tetapi bukan berarti 18:10 kita harus apa namanya melonggarkan, 18:14 tidak begitu ya. Kita tetap harus apa 18:17 terukur ya kapan kita harus melunggarkan 18:19 kita harus ini dan sebagainya. Tetapi 18:21 memang tidak mudah. Nah, ee oleh karena 18:25 itu ya kita saya [mendengus] yakin ya 18:28 bahwa apa namanya selama kita bisa 18:31 mengolah konflik yang ada di dalam ini 18:33 dan ini sudah teruji ya ketika kemarin 18:37 terakhirlah Pilpres kemarin takah kita 18:39 selalu akan mendapatkan bagaimana kita 18:41 harus berkompromi 18:43 i kan. Nah, nyatanya kemudian katakanlah 18:46 calon presiden 02 kemudian mau bergabung 18:50 ya di dalam sebuah kabinet 01. Ini 18:53 adalah sebuah komprom dan ini menurut 18:54 saya ini ciri bangsa kita. 18:56 H 18:57 karena ee pada titik yang sangat rawan 19:01 itu tokoh-tokoh kita ya itu memberikan 19:05 apa ee suri tauladan kepada kita bahwa 19:09 yang nomor satu adalah kepentingan 19:10 bangsa. 19:11 H. Jadi, mamanya kalau kalau kita lihat 19:13 nih ketika Pak Karno pada detik-detik 19:17 terakhir harus dirumahkan ya sebetulnya 19:20 beliau masih banyak sekali yang apa 19:22 fanatik kepada beliau ya 19:24 masih apa tapi beliau tidak apa tidak 19:27 tidak menyampaikan kepada pengikut 19:29 fanatiknya untuk melakukan perlawanan 19:31 habis-habisan namanya kan. 19:32 He heeh. Nah, begitu juga Pak Harto 19:35 kalau kita lihat pada detik terakhir 19:37 yaowo ya 19:38 ya ketika apa namanya ee para 19:42 menteri mengundurkan diri dia melihat 19:44 bahwa apa ini adalah masa akhir beliau. 19:47 Nah kemudian beliau kemudian 19:49 mengundurkan diri dan memberikan tempat 19:51 kepada Pak Habibi untuk memimpin negara 19:54 ini 19:55 e dengan apa? Nah seperti Gus Dur. Gus 19:59 Dur juga 19:59 I begituun Gus Dur ya. I Gusur ketika 20:02 pada masa akhir jabatan, nah banyak 20:05 orang yang siap mati untuk membela 20:07 belia, tapi mereka Gus Dur mengatakan 20:09 tidak perlu dan pulang saja gitu. 20:11 Kemudian beliau mengukurkan diri. Nah, 20:12 ini adalah ciri-ciri bangsa kita ya yang 20:15 harus dilestarikan ya. Karena kalau 20:18 mempertahankan kekuasaan dengan tanpa 20:22 melihat kepentingan bangsa lebih luas 20:25 itu akhirnya menjadi kayak Timur Tengah 20:27 gitu. 20:28 Hm. 20:28 Dan itu habis-habisan. Nah, di Timur 20:30 Tengah itu tidak tidak dimiliki kayak 20:32 gitu. 20:32 Tidak dimiliki kompromi itu ya. 20:34 Tidak kompromi itu enggak miliki. Jiwa 20:36 untuk lebih 20:37 baik berperang. 20:37 Jiwa untuk apa ya yang bijak ya pada 20:41 titik tititik terakhir ya itu tidak 20:44 dimiliki. Nah, kita mempunyai itu ya. 20:46 Saya sangat yakin ya tokoh-tokoh bangsa 20:49 ini dan apa namanya ee para pemimpin ini 20:52 dan kita harapkan dari kalangan kalangan 20:54 muda untuk mencontoh apa yang telah 20:56 dilakukan oleh para apa namanya ee ee 20:59 pemimpin bangsa ini. Oleh karena itu, 21:02 setajam apapun ya ee pertikaian politik 21:05 yang ada itu kan sifatnya ijtihadi ya. 21:07 Ijtihadi itu bukan bukan benar mutlak 21:10 atau salah mutlak di dalam politik itu 21:12 ya. itu sifatnya nisbi ya, artinya 21:15 sesuatu yang ee debatable ya, debatable 21:18 itu. 21:19 Heeh. 21:19 Nah, itu saya melihatnya seperti itu. 21:22 Rakyat ini juga kan butuh arahan gitu 21:24 ya, Pak Lutf ya. Sementara kualitas 21:27 kepemimpinan kita lihat seperti itu. 21:28 Lalu kualitas rakyat yang memang tidak 21:31 begitu merata dan setara. Perlu 21:32 penyeimbangnya itu di di siapa ini 21:35 sebenarnya? Di ulamaah, di akademisi di 21:37 akademisi atau di apa nih, Pak? 21:40 Ya, saya kira sekarang dengan sistem 21:42 demokrasi ini 21:44 sudah apa ya sebagai sebuah alat untuk 21:48 memperatakan ya pengetahuan tentang 21:50 demokrasi. Ulama pun juga sudah banyak 21:52 yang ikut terlibat di dalam pemerintahan 21:55 ya. Ada yang jadi ya seperti Gus Dur kan 21:57 salah satu ulama yang jadi presiden ya. 22:00 He. 22:00 Nah, kemudian juga ada yang jadi bupati, 22:02 ada yang jadi gubernur dan sebagainya. 22:05 Dan itu adalah ee kalau kita tilik zaman 22:08 sejarah Islam mamanya 22:10 ya seperti Nabi sendiri kan juga 22:12 pemimpin negara, Abu Bakar juga ulama 22:14 juga dan sebagainya. saya kira ee 22:17 sekarang sudah ini ya demokrasi itu 22:20 memberikan tempat untuk siapapun bisa 22:23 memimpin negara ini. Oleh karena itu 22:25 memang yang penting harus selalu belajar 22:27 ya, harus belajar dan apa ee bersuri 22:31 teladan kepada apa namanya kebesaran 22:34 dari para pemimpin tadi dan kemudian 22:36 juga ee ee sebaiknya kalau mau 22:41 berpolitik masuk kepada sistem ya jangan 22:44 di luar sistem. Kalau di luar sistem itu 22:47 ya ee apa namanya? Tentu bukan bagian 22:51 daripada demokrasi. 22:52 Ini akan beda gitu ya gerakan. 22:54 Iya. Iya. 22:56 Makud arena gitu maksudnya Pak Lutfi ya. 22:58 Iya. Masuk arena. Arena itu kan bisa 23:00 politik praktis langsung menjadi partai 23:03 atau menjadi apa namanya? Ee pressure 23:07 group ya. Prerlah 23:12 ormas kan bisa. 23:13 He 23:13 ya. Nah, terus kemudian juga bisa juga 23:16 menjadi tingteng ya, pusat tingteng, 23:18 pusat penelitian tertentu yang banyak di 23:21 Indonesia pun banyak pusat-pusat 23:23 penelitian yang sangat mempunyai 23:25 kemampuan untuk melakukan 23:27 tekanan-tekanan politik juga ada di 23:29 Indonesia dan di dunia juga ada seperti 23:31 itu. Iya. 23:32 Iya. Pak Li, sebelum kita jeda ini 23:34 karena kita harus jeda dulu gitu ya. Ee 23:37 satu hal tadi disinggung dalam 23:39 ee akan ada perubahan yang dilakukan 23:43 oleh ee masyarakat dalam bekerja dan 23:45 juga di dunia pendidikan ini. Sudah siap 23:48 belum? Semua masyarakat Indonesia nih? 23:51 Ya, sebetulnya gini, siap dan tidak siap 23:56 kita sedang menghadapi 23:57 sedang menghadapi 23:58 dan sekarang ini tidak ada di dunia ini 24:00 yang 100% siap ya. H 24:02 kalau kita lihat ee seperti Amerika 24:04 sendiri menghadapi Covid ini ya 24:06 kedodoran juga 24:07 meskipun di sana 24:09 kenapa 24:10 Cina sendiri 24:11 ya Cina ee mungkin lebih sikap ya lebih 24:14 sikap dan lebih lebih disiplin ya 24:16 sehingga 24:17 dia cukup berhasil ya cukup berhasil 24:19 tapi artinya ya adalah banyak mungkin 24:22 penelitian lebih lebih perlu lebih 24:23 komerensif lagi ya 24:25 iya 24:25 dan artinya kalau kita Indonesia ini ya 24:28 kita bukan bertanya sihat apa apa siap 24:32 atau tidak siap, tetapi kita harus siap 24:34 gitu dengan keadaan yang apapun yang 24:36 kita miliki. Jadi kalau kita tidak dalam 24:39 konteks ee menilai di Indonesia ini, 24:41 tetapi kita harus siap gitu. Nah ya kita 24:44 dengan resouris yang kita miliki, dengan 24:46 kemampuan yang kita miliki, dengan 24:48 kondisi yang kita miliki, kita harus 24:49 siap ke depan. 24:52 Baik, Pak Lufi, kita akan jeda dulu. 24:54 Nanti di sesi kedua kita akan lebih 24:55 membahas ke ee aspek global ya mendunia. 24:59 Ikhwan akhwat tetaplah bersama kami. 25:00 Kami akan segera kembali. [musik] 25:07 [musik] 25:15 [musik] 25:24 [musik] 25:27 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 25:28 subhanahu wa taala. Terima kasih masih 25:30 bersama kami dalam bincang inspiratif 25:32 bersama narasumber kita Bapak Dr. 25:35 Muhammad Lfi Zuhdi dan kita membahas 25:38 mengenai situasi geopolitik di masa 25:42 pandemi. Tadi di dalam negeri sudah kita 25:45 soroti di sesi pertama kita beralih ke 25:47 luar negeri. Pak Lutfi. 25:49 Ee ada dua negara yang disorot 25:52 sebenarnya ya Amerika dan Cina dengan 25:55 kesibukannya di perang dagang. Tapi ee 25:58 karena pandemi ini ee perhatian menyita 26:01 banyak negara ketika korban pun menyebar 26:05 gitu ke seluruh ke seluruh negara. 26:07 Apakah dunia juga melupakan perang 26:09 dagang tersebut? Lalu apa juga yang 26:11 terjadi dengan ee Israel sendiri melihat 26:14 situasi seperti ini? Karena ada agenda 26:16 besar mereka kan the deal of the century 26:18 nih dengan aneksasi besar-besaran juga 26:20 yang tertunda. Kemarin itu analisa Pak 26:23 dalam geopolitik ini bagaimana Pak? 26:26 Iya. Apa 26:28 namanya? Ini dua hal yang berbeda ya. 26:31 Tadi disebut tentang deal of centur 26:35 dengan apa? Perang dagang Amerika Cina 26:38 ya. 26:39 Ya. 26:40 Ya. Mungkin 26:42 ee 26:45 ya mungkin kita lihat-lihat dari luar 26:46 saja ya. 26:47 He 26:48 artinya kalau Amerika ini kan dia kan 26:52 merasa dirinya adalah negara yang 26:54 terkuat di dunia. He. 26:56 Nah, kalau ada negara lain yang 27:00 ee tampil atau ingin tampil untuk 27:03 menjadi negara kuat menandingi 27:06 ee Amerika, tentu juga ee 27:10 harus berhadapan dengan Amerika dulu, 27:12 gitu kan. Kira-kira begitulah ya tentang 27:16 ee oleh karena itu Amerika juga ee 27:21 mengkonsentrasikan kekuatannya. Kalau 27:24 dulu di Timur Tengah ya, sekarang 27:25 dilarikan ke Asia Pasifik kan. Masih 27:28 masih 27:28 mulai dari apa memperbesar pangkalan 27:31 Amerika di Darwin dan bahkan sekarang 27:33 juga sudah banyak ada tiga kalau enggak 27:37 salah ada tiga kapal induk Amerika yang 27:40 dikirim ke apa ee lautan Cina ya Cina 27:44 Selatan ya 27:45 sampai ke natur 27:46 dan juga ya kemudian juga ada koalisi 14 27:49 negara yang juga mepick up Amerika 27:53 termasuk Inggris dan sebagainya 27:55 ya kecuali Indonesia enggak ikut ya atau 27:57 negara Asia Tenggara enggak ikut. Nah, 28:01 tetapi negara Asia Tenggara ini juga 28:03 tentu ee beberapa di antaranya seperti 28:07 Brunei, Filipina, Vietnam, Malaysia itu 28:11 juga ee 28:13 mempunyai perkara juga dengan Cina 28:15 karena ee berebut ee wilayah ee di 28:20 Kepulauan Natuna ya. 28:22 Iya. 28:22 Iya. Dan apa namanya ee Cinas Selatan 28:25 ya. Nah, tentu walaupun mereka tidak 28:29 masuk langsung di dalam 28:32 apa namanya koalisi Amerika, tetapi juga 28:34 mereka ee tidak secara langsung ya ee 28:40 mempunyai masalah juga dengan Cina. Nah, 28:43 Indonesia ee ee tidak juga termasuk 28:48 negara koalisi Amerika. Tetapi karena 28:50 Indonesia adalah memang negara yang apa 28:54 sebagaimana disampaikan 28:56 ee para pendiri bangsa ini adalah ee 28:59 negara yang tidak ee apa namanya yang 29:03 berdiri di tengah ya, tidak ke timur 29:06 maupun barat ya. 29:08 Atau menurut apa Pak Hatta ya, Pak 29:11 Muhammad Hatta itu adalah mendayung di 29:13 antara dua karang. Dulu kan Rusia sama 29:15 Amerika ya. 29:16 Iya. 29:16 Nah, sekarang Cina sama 29:18 Cina. Amerika. Tetapi kita juga ee 29:22 memperkuat ini juga apa ee posisi 29:26 ketahanan militer kita di daerah Natuna. 29:30 Kenapa? Karena ada wilayah kita yang 29:35 ee masuk garis-garisan 29:38 apa garis-garis putus yang dianggap 29:40 sebagai wilayah Cina juga sehingga juga 29:42 ada gesekan dengan dengan kita juga ya. 29:45 Nah, tetapi kita memang law profil ya, 29:47 tidak kemudian secara provokatif ya 29:51 dalam posisi ini. I 29:54 kita beralih ke pertama Arab Saudi dulu 29:58 nih ee Pak Lutfi. 30:01 Ada perubahan besar terjadi karena ee 30:05 dampak pandemi. 30:07 Ibadah haji dipastikan tidak ada. Lalu 30:09 juga umrah berbulan-bulan tidak ada. 30:11 Selama musim haji bahkan peraturan ketat 30:14 gitu ya. ini sebenarnya Pak Lusi lihat 30:18 ee ini kan salah satu rutinitas budaya 30:21 dan juga keuntungan dalam hal ekonomi 30:23 cukup besar. 30:24 Apa yang dilihat di Saudi nih saat ini? 30:27 Ya, saya kira Saudi 30:30 ee apa ya melakukan 30:33 hal yang 30:35 seharusnya dilakukan. 30:37 Kalau seandainya apa namanya haji itu 30:40 ada Indonesia, saya kira Indonesia akan 30:41 melakukan hal yang sama. 30:43 Itu karena apa ya? Karena ee kerumunan 30:46 massa itu tidak bisa apa namanya tidak 30:50 bisa ee 30:53 diprediksi ya yang apa i 30:55 ya tentang penularan COVID ini ya. 30:58 Karena kemudian apapun alasannya 31:01 termasuk ibadah kalau kemudian nanti 31:03 menularkan ee apa virus Covid itu kan 31:06 menjadi malapetakari bagi siapapun ya 31:09 dan haji itu kan situasinya juga apa 31:13 hiruk pikuk ya ketika melempar jumrah 31:15 itu antara kesinggolan satu dengan yang 31:17 lain sangat kuat sekali dan kean tawaf 31:20 tawafanya 31:21 jika itu dibuka tentu juga bisa menjadi 31:24 tempat penularan yang luar biasa saya 31:25 kira ee Saudi 31:28 apa hanya melakukan apa yang seharusnya 31:30 dilakukan oleh sebuah negara terhadap 31:32 situasi COVID ini dan itu akan dilakukan 31:34 oleh negara manapun jika itu hajinya ada 31:36 di tempat bering 31:38 kalau konflik-konflik daerah Timur 31:40 Tengah sendiri karena pandemi ini ini 31:42 sebenarnya belum selesai ya Pak ya masih 31:44 jalan gitu ya ee Saudi dengan Yamannya 31:47 atau Indonesia 31:49 I baru-baru ini malah ada serangan 31:51 terhadap beberapa wilayah di Yaman ya 31:53 ya walaupun sudah agak reda pada awal 31:56 awal Covid kemarin lain ee tapi justru 31:59 sekarang ini diaman e mulai muncul lagi 32:02 konflik ya penyerangan terhadap 32:04 posisi-posisi tertentu juga berjalan 32:06 lagi. Kemudian sekarang di Libya, Libya 32:08 ini sedang apa namanya ee acang-acang ya 32:13 antara kelompok yang didukung oleh Turki 32:16 ya 32:17 dengan 32:19 apa ribuan milisianya yang dikirim dari 32:23 berbagai wilayah ya. 32:25 Iya. khususnya mereka-mereka kemarin 32:26 yang ikut perang di Syria dikirim ke apa 32:29 namanya ke Libya untuk membantu 32:31 faksi-faksi yang sejalan dengan ee Turki 32:36 ya untuk merebut kota ya, kota Serpe ya 32:40 sebagai termasuk apa ee pusat kilang 32:44 minyak terbesar di Libya yang kemudian 32:48 itu yang berkuasa adalah pemerintah 32:50 setempat yang dibantu oleh Mesir. Nah, 32:53 sekarang ini adu kekuatan antara Mesir 32:55 dengan Turki ini gitu. 32:57 Ini kenapa Mesir juga sampai 32:58 mempersiapkan senjata ini, Pak? 33:01 Ya, karena itu tadi Mesir kan membela 33:04 alasan membela apa? Pemerintahan Libya. 33:07 Iya. 33:08 Pemerintahan Libya ya. Terus kemudian ya 33:11 apa namanya? Untuk menegakkan hak-haknya 33:15 ya. Oh. Nah, sementara 33:17 ee Turki membantu para milisi-milisi 33:20 yang melakukan perlawanan dari dari 33:23 khususnya di wilayah Libya Barat ya dan 33:26 akan masuk ke wilayah Serte tadi gitu 33:29 ya. Ini mungkin perebutan pengaruh ya. 33:32 Perbutan pengaruh 33:33 juga. Ee ini kan juga bukan hanya di 33:36 situ kan ini semacam ada apa vaksi ya. H 33:41 ya kalau mau dikatakan walaupun tidak 33:44 sepenuhnya besar ya benar ya maksud saya 33:47 itu kan Erdogan ini kan ee representasi 33:52 ikhwan ya. 33:53 Nah sebetulnya ee kemudian Mesir kan ya 33:58 kemarin kan apa pemerintah ee 34:01 pemerintahan militernya itu 34:02 berhadapan-hadapan langsung dengan 34:03 Ikhwan yang kemudian Ikhwan itu 34:06 terkalahkan ya. He. 34:08 Nah, kemudian juga Mesir dibikap oleh 34:10 Saudi ya. 34:12 Yang Saudi juga memusihi Ikhwan ya. 34:14 Iya 34:15 itu. Nah, Turki juga tidak berdiri 34:18 sendiri tentu ya. Khususnya untuk dana 34:21 itu ya dibantu oleh Qatar. 34:24 Heeh. Oh, di belakang Turki Qatar masih 34:26 ya? 34:27 Iya. Iya. Masih. 34:28 Kalau dari negara ee NATO sendiri apakah 34:32 Turki juga mendapat dukungan nih, Pak? 34:36 Ya, saya saya kira enggak ke sana NATO 34:37 ya. Itu tidak terlihat. Dulu 34:40 awal-awalnya memang NATO terlibat di 34:42 Libya, tapi setelah itu 34:43 ee telah menarik diri ya. Nah, ini 34:46 konflik lebih ke antar negara Islam nih. 34:49 Nah, ini enggak tahu siapa yang bisa 34:51 nengain nih ya. Ya, 34:54 Amerika kan selalu terlibat di setiap 34:56 konflik negara. Sekarang sepertinya 34:57 sedang babak belur gitu, Pak. Ya, dalam 34:59 ya Amerika tidak di di Libya cuma 35:02 diawali saja. Setelah itu juga sudah 35:04 angkat kaki dari situ. 35:05 Oh 35:06 ya sekarang dibiarkan ketika orang-orang 35:08 Islam sudah apa masing-masing sudah 35:10 berkelai sendiri kan dibiarin aja. 35:12 Oh gitu ya. 35:13 Enggak enggak perlu dibantu kan sudah 35:14 berkelai. 35:15 He. 35:16 Siapa yang perlu dibantuin? Enggak ada. 35:18 Iya. 35:19 Dan sekarang sudah tidak menjanjikan lah 35:21 gitu ya. 35:23 Ya. Ya. Ininya masih banyak di situ. 35:26 Cuma ya mungkin enggak tahu juga kan. 35:29 Dengan demikian kan di dalam kondisi 35:31 konflik seperti itu biasanya ada 35:33 penjualan-penjualan minyak ee apa 35:36 namanya gelap ya. Nah, itu harganya 35:38 biasanya di bawah 35:39 harga rata-rata ya. Jadi sekarang minyak 35:42 kan sedang jatuh juga, sedang jatuh 35:44 sehingga negara-negara besar juga enggak 35:46 enggak terlalu butuh minyak gitu. 35:48 H 35:48 iya Pak. kita kembali ke ee konflik 35:52 Israel Palestina ya dengan aneksasinya 35:54 nih yang sekarang dikecam berbagai 35:56 negara termasuk Indonesia juga yang 35:58 vokal ini sepertinya akan jadi atau 36:01 bagaimana nih Pak dengan sedang masa 36:04 pandemi seperti ini Amerika juga kan 36:06 tetap support Benjamin tanya oh dari 36:08 belakang 36:09 ya bukan gini Amerika kan memang akan 36:12 tersupport itu otomatis ya bukan 36:14 otomatis i jadi 36:17 ya apalagi pada masa Trum ini. Trum itu 36:21 kan dikenal dengan teori 36:24 apa? Eh, post trus ya. Postru 36:27 post. 36:28 Pstru itu pasca kebenaran. 36:31 Hm. 36:31 Iya. Pasca kebenaran. 36:34 Nah, ee sekarang menurut menurut Trump 36:38 itu tidak ada sebuah kebenaran. 36:40 H. 36:40 Jadi, kebenaran yang disepakati itu 36:42 tidak ada. Jadi, umpamanya terkait 36:45 dengan Palestina. Nah, Palestina ini kan 36:48 sejak tahun 1992 kan ketika ada 36:53 perjanjian Madrid ya. 36:54 Iya. 36:55 Kemudian terjadi perjanjian uslo 1, uslo 36:58 2 36:58 dan juga ee apa namanya? Keputusan ee 37:02 Dewan Keamanan PBB yang menyatakan bahwa 37:07 ee apa namanya 37:10 e Israel harus mundur dari wilayah yang 37:12 dikuasai 67 ya kan gitu. H 37:15 itu. Nah, ee kemudian disepakati di 37:19 dalam ee apa namanya e perjanjian USO 37:23 itu bahwa akan berdiri dua negara ya, 37:26 two state ya, solution dari solusinya 37:28 dua negara. Nah, itu itu kesepakatan itu 37:31 kan masih berjalan kemudian kan 37:33 dibatalkan oleh Trump itu. 37:36 Jadi, Trump tidak mengakui peraturan 37:38 itu, kesepakatan itu, kemudian 37:40 menawarkan the deal of centry tadi. Jadi 37:44 sebuah sofatul apa namanya? 37:48 Sofcatul qorn bahasa Arabnya ya. Sebuah 37:51 apa? Ee apa e deal ini 37:56 sepakatan abad ini, 37:57 deal abad ini ya. Nah, itu tapi diabat 37:59 ini intinya adalah pembatalan tadi. 38:01 Pembatalan itu terus kemudian 38:03 menjanjikan adanya penggelontoran dana 38:07 miliaran dolar ya. 38:08 Iya. Iya. 38:09 Untuk apa namanya? Untuk ekonomi ya akan 38:12 disejahterakan dan sebagainya. Nah, itu 38:15 ya ee hampir semua negara menolak ya 38:19 termasuk karena itu juga antara lain 38:22 akan mengambil wilayah Gur yang ada di 38:26 tepi Yordan. 38:28 itu akan diambil oleh Israel juga 38:30 ya. Yordan itu biasanya negara yang ya 38:35 tidak terlalu bereaksi sekarang juga 38:37 bereaksi juga dia menolak juga karena 38:40 tentu akan akan di Yordan juga akan 38:42 mendapatkan dari 38:44 apa deal of centre itu 38:46 termasuk yang dijatahlah Yordan sama 38:49 Mesir gitu tapi dia menolak ya. 38:51 Iya. Iya. 38:52 Karena itu ya mungkin lebih banyak omong 38:54 kosongnya kali. Terus kenapa ee daerah 38:58 Gur itu diincer oleh Israel? Ya, Israel 39:02 itu karena Gur itu kan ee dibelah oleh 39:05 sungai Jordan. 39:07 H. 39:07 Jadi, pertempuran zaman dulu mungkin 39:10 memperebutkan minyak ya 39:12 dan minyak sekarang sudah kocar-kacir 39:13 lah gitu. 39:14 He. 39:15 Artinya ee apa kalau tidak dikuasai 39:17 sepenuhnya tapi ya artinya sekarang 39:21 sudah apa sudah cair permasalahannya. 39:24 Tetapi pertempuran ke depan adalah 39:26 memperbuatkan air. 39:28 Nah, itu oleh karena itu yang di coba 39:31 dikuasai oleh Israel juga gitu. 39:33 Iya. Iya. 39:34 Nah, kalau Indonesia ini sebenarnya 39:35 bersyukur ya. Ya, bersyukur air ada di 39:38 mana-mana ya. Asal jangan dibuang-buang 39:40 aja gitu. I 39:42 kan. Iya. Terus kemudian juga jangan 39:45 dikuasai asing juga gitu kan. 39:46 Nah, iya itu 39:47 tu. itu. Kemudian ya sekarang kita ya 39:51 bersyukur itu ada apa namanya bagaimana 39:55 ee kelapa sawit, minyak kelapa sawit itu 39:58 bisa diconvert menjadi 40:00 bensin ya. 40:01 Iya. 40:02 Yang apa di 100 atau apa itu ya. Itu itu 40:05 luar biasa itu. Itu itu sebetulnya 40:07 ketakutan negara barat ya terhadap 40:09 keberhasilan Indonesia juga. Karena 40:10 mereka kan melihat Indonesia ini kalau 40:12 maju kan mereka takut. 40:14 Maju dalam bidang apap pun juga sudah 40:15 ketakutan gitu ya. 40:16 Iya. Iya. 40:17 langsung di 40:19 Iya. 40:20 Ee tadi menyinggung Turki ee ini kan ada 40:26 yang sedang hangat nih, Pak Lutfi. 40:29 He 40:29 mengenai Hagas Sofia gitu ya. Museum 40:32 yang dikonversi menjadi masjid 40:34 sebenarnya mengembalikan. 40:36 Akhirnya dunia melihat bahwa ya analisa 40:39 mengatakan pragmatisme Erdogan. Lalu 40:41 juga dilihat ada juga narasi kemcian 40:43 akan kebangkitan Islam apalagi Eropa 40:45 gitu ya begitu kencang. Dalam masalah 40:47 ini Pak Lu sendiri secara politis 40:50 melihat gerakan apa ini jalannya Erdogan 40:53 ini secara politis seperti apa sih ingin 40:55 menunjukkan apa gitu dan secara syari 40:57 juga sebenarnya bagaimana sih itu Mas 41:01 Hag Sofia 41:03 ya 41:05 dia seorang 41:07 tokoh yang yang cukup ulung juga ya 41:10 mulai dari Walikota apa namanya Istanbul 41:15 ya kemudian menjadi Perdana Menteri. 41:17 kemudian menjadi presiden kan gitu. 41:19 Iya. 41:20 Nah, cukup lama ya. Ee 41:25 nah 41:27 tentu 41:29 keinginan untuk membesarkan Turki itu 41:31 sebetulnya sudah tercapai dalam batas 41:32 tertentu ya. 41:33 H 41:34 karena tahun 41:36 2000-an ketika awalnya dia berkuasa itu 41:39 income per kapita di Turki cuma sekitar 41:41 3.000 dolar. 41:43 He. 41:43 Sudah kemudian menjadi 12.000. 41:45 H. Tetapi tentu 41:48 puncak apa ya ee kejayaan orang itu juga 41:52 ada batasnya. 41:54 Iya. 41:54 Nah, kelihatannya 41:56 ee dia masih akan ee terus apa namanya 42:00 me apa terus mencoba untuk membesarkan 42:05 ya 42:05 dengan berbagai cara. Bahkan 42:08 kadang-kadang harus ee apa ya melakukan 42:11 langkah-langkah yang tidak populer gitu 42:13 ya. 42:14 Jadi mokya dia 42:16 gebakan gitu 42:16 terlibat ya terlibat di perang Syria 42:20 dengan menyerang orang-orangistan ya 42:23 seperti yang saya katakan tadi juga 42:25 sekarang terlibat dengan perang di Libya 42:28 ya 42:29 Libya dan harus berhadapan-hadapan 42:30 dengan Mesir pokoknya kan gitu. 42:32 Nah, apa namanya? Ee ya artinya ee 42:37 kondisi ekonomi juga tidak bagus banget 42:39 ya. Dalam beberapa tahun terakhir sempat 42:41 turun juga ya karena 42:44 harus membiayai perang di mana-mana dia 42:46 meskipun juga dia tidak sendiri atau 42:49 Turki tidak sendirian tapi di situ ada 42:50 ada Qatar tapi ya semua kan ada 42:54 keterbatasannya. He. 42:55 Nah, adapun ee kemudian di politik dalam 42:58 negerinya sendiri ya setelah bersetu 43:01 dengan ee Fathullah Buulen ya yang bukan 43:04 partai 43:05 tetapi lebih sebagai sebuah 43:08 apa? Gerakan sosial dan gerakan 43:10 keagamaan. Tapi kemudian dihabisin ya 43:13 apa namanya? Ya, tetapi ya ee sekolahan 43:17 ribuan sekolahan yang ada di Turki 43:18 perguruan tinggi ditutup apa rumah sakit 43:22 ya. Yang di luar negeri juga demikian 43:24 ya. 43:25 Kemudian juga tetapi di kalangan partai 43:29 AKP sendiri juga pecah ya, 43:31 yaitu Dotoglo 43:33 dulu yang pernah menjadi perdana menteri 43:35 pada apa pada masa dia itu yang 43:38 mengundurkan diri dan sekarang 43:39 mendirikan partai sendiri. 43:41 Nah, itu juga ee coba mengeliminir 43:45 kekuasaanulu dengan yang saya dengar 43:48 dengan menuntut sekolahan-sekolahan yang 43:51 dikuasai oleh ya walaupun itu satu 43:53 partainya. Iya. 43:55 Nah, ee saya baca di justru dari apa ee 44:01 media Indonesia di Indonesia maksudnya 44:03 he 44:04 itu ee kondisi keagamaan di masa Erdogan 44:09 ini ee di dalam survei yang dilakukan 44:13 itu justru tidak membaik ya. Di situ 44:16 dikatakan bahwa ateis ya yang tadinya 44:20 apa sekitar 2% itu malah naik menjadi 44:23 5%. ya meningkat. Tetapi ATS di sini 44:26 mungkin tidak serta-merta diartikan 44:29 sebagai sebuah komunitas ee komunis ya, 44:33 tetapi mungkin lebih ke komunitas yang 44:36 acuh terhadap agama gitu ya dan itu ada 44:38 di negara-negara besar ya 44:40 i 44:40 di Jepang dan sebagainya gitu. Nah, ini 44:43 artinya di situ 44:44 apa tingkat spiritualitas masyarakat 44:47 menurun ya. Ya. 44:49 Ya. Nah, dalam kondisi seperti ini ee 44:53 ada apa ee itu tadi ada apa berita 44:58 tentang bahwa Erdogan ee menjadikan Ayah 45:02 Sofia atau Hagya Sofia tadi sebagai 45:04 masjid ya. 45:05 Iya. di mana dulu ketika 45:09 ee apa namanya ee ee 45:12 itu jatuh konsatu itu jatuh di tangan 45:15 umat Islam kan dijadikan masjid pada 45:17 zaman Atatur dijadikan museum kan gitu. 45:20 Iya 45:21 ya. Nah sekarang saya sempat apa namanya 45:24 datang ke aia itu 45:26 memang di situ ya ya kayak tempat 45:27 turislah masuk-masuk itu ada tempat 45:29 salat pojokan itu ada ya. 45:31 Iya. Nah, kemudian sekarang dijadikan 45:33 masjid lagi. Kalau dari segi hukum sih 45:37 boleh-boleh saja, tidak ada larangan. 45:39 Ya, 45:40 itu soal pilihan tidak ada. Tetapi kalau 45:44 kita lihat dari sejarah ee apa namanya? 45:48 Sahabat ya, khususnya Umar bin Khattab 45:50 ya. 45:51 He. 45:51 Ketika Islam pada zaman Umar bin Khattab 45:54 itu berhasil menduduki Yerusalem. 45:56 Yerusalem. Iya. 45:57 Kemudian apa namanya? Salah satu Heeh. 46:00 ee gereja yang apa yang diambil alih 46:04 adalah ee gereja Alqiyamah namanya atau 46:07 gereja Fulkurn ya. Itu gereja di mana di 46:11 tempat dilahirkannya Nabi Isa ya. 46:13 Heeh. 46:13 Itu ee uskup sang uskup yang menguasai 46:17 Yerusalem itu ee mau menyerahkan 46:21 kuncinya hanya kepada Umar 46:23 I 46:23 bin Khattab. Waktu itu Mar akhirnya 46:25 datang ke Yerusalem dan menerimanya 46:27 di dalam gereja itu. 46:29 Umar datang ke gereja itu. Dan ketika 46:30 waktu azan datang, Umar bin Khattab izin 46:33 keluar salat di luar. 46:35 H 46:35 ya kemudian masuk lagi. Nah, ketika 46:38 masuk ditanya, "Kenapa kamu enggak salat 46:40 di sini aja wahai apa Umar?" 46:44 "Ya Tuan Umar ee padahal kami 46:47 mengizinkan." Umar menjawab, "Kalau 46:48 seandainya saya salat di dalam gereja 46:50 ini, saya khawatir para pengikut saya 46:52 nanti akan mengikutinya." dan akan 46:54 kemungkinan ya akan merobohkan apa ini 46:57 dijadikan tempat salat gitu. 46:59 Nah, artinya Umar sendiri itu tidak 47:01 kemudian menjadikan gereja itu sebagai 47:03 masjid gitu 47:05 dan dan itu sebetulnya sah-sah saja ya 47:07 tetapi tentu melukai ya melukai agama 47:11 lain yang dalam kondisi tidak dalam 47:13 keadaan bersetru gitu kan. Islam ini 47:16 juga tidak ada pemaksaanpemaksaan ya 47:18 kepada orang lain untuk beralih agama. 47:21 Nah, apa yang dilakukan oleh ee Erdogan 47:25 ini tentu dia punya pilihan. 47:27 Hm. 47:27 Nah, pilihan itu sekarang dia memilih 47:29 untuk mengubah ini dijadikan masjid 47:32 kembali yang dulu pernah dijadikan 47:33 masjid. Tentu ini boleh-boleh saja. 47:35 Tetapi momen yang seperti ini 47:38 kelihatannya sih lebih apa ya lebih 47:42 apa ee unsur politiknya lebih menonjol 47:45 daripada unsur lainnya gitu. 47:47 Menonjol. 47:48 Nah, ini kira-kira begitu ya. dalam 47:50 situasi dia popularitas di dalam 47:53 partainya sendiri juga turun. 47:55 Kemudian pada tingkat nasional juga 47:58 turun karena sudah ada tujuh ee apa 48:02 namanya ee kepala daerah ya di di Turki 48:06 itu yang apa AKP kalah gitu. 48:09 H 48:09 iya iya ya. sampai akhirnya orang 48:13 melihat eh Erdogan ini New Otoman, 48:17 Otoman baru. Apakah memang ada kekuatan? 48:19 Iya, sebetulnya ada pencitraan seperti 48:22 itu dari para pengikutnya juga. 48:24 Iya. 48:24 Yang ingin menjadikan ini semacam kayak 48:28 apa namanya? Turki. Turki zaman 48:31 kemasannya dulu gitu ya. 48:33 Ya, usaha ke sana ada. Tapi kalau dalam 48:36 kondisi sekarang kan belum ya. 48:38 Artinya belum mencapai itu Turki enggak 48:40 tidak ada tambah kekuasaannya. Enggak 48:41 tambah sama sekali. 48:42 Cuma di tangan dia ada di mana? Ada di 48:45 Syria, ada di Libya. 48:47 Heeh. He. Tapi hal ini enggak akan 48:49 menimbulkan 48:51 kecurigaan gitu ya, bahkan perpecahan 48:54 antar masyarakat kan, Pak. Ya. 48:56 Loh, tadi kan sudah pecah. 48:58 Hm. 48:58 Sudah pecah. 48:59 Sudah pecah 49:00 ya kan. Kemudian dari Vatikan sendiri 49:02 kan ada 49:03 ada komentar di sana kan juga 49:05 gitu. 49:08 Respon terbaik kalau umat Islam sendiri 49:10 sebenarnya memang kan ada yang setuju 49:12 ada yang tidak 49:13 ya saya kira biasa biasa ajaalah biar 49:15 aja itu ya ya itu bagian daripada 49:18 politik Erdogan biarin aja gitu 49:21 h negara Arab melihatnya sesuatu yang 49:23 beda mungkin Pak ya 49:25 iya 49:27 kalau dari kekuatan ee sendiri kekuatan 49:32 militernya kekuatan teknologinya ee apa 49:35 Ya, sebetulnya Turki ini termasuk negara 49:39 yang punya kekuatan tinggi militer ya. 49:41 Nomor 11 kalau enggak salah di dunia itu 49:43 ya cukup apa namanya? Cukup besar juga. 49:46 Dan kita punya hubungan apa penting 49:50 dengan Turki ini. 49:51 Kita punya kerja sama yang baik dengan 49:53 Turki dan menurut saya penting juga ya 49:55 lepas dari politik seperti tadi urusan 49:58 dia. 49:59 Tetapi bahwa kita 50:00 sebagai sebuah negara ee apa namanya ee 50:04 penting untuk melakukan hubungan dengan 50:06 Turki itu tetap penting. Karena apa? 50:08 Karena pertama sama-sama negara ee 50:11 Islam. Kemudian yang kedua, 50:13 negara-negara yang apa ya dalam konteks 50:16 ya masih pro barat lah ya. Pro barat dan 50:19 pro ini. Nah itu sehingga kemudian kita 50:22 bisa bertukar teknologi 50:24 dan kita sudah kerja sama dengan Turki 50:26 ini untuk ee membangun tank ya, tank ee 50:30 tank dan kemudian juga 50:33 membangun kapal selam. 50:34 Kapal selam Turki cukup bagus karena 50:36 teknologinya teknologi Jerman ya. Nah, 50:39 kita juga sudah membangun ee kapal selam 50:42 ee kerja sama dengan Korea. Nah, menurut 50:46 informasi ya, informasi yang saya dapat 50:49 itu ee apa ee kapal selam yang ee di 50:53 Turki ini satu tingkat lebih baik 50:55 daripada kapal yang kita bangun dengan 50:58 ee apa Korea itu. Jadi, kita juga punya 51:01 hubungan baik dengan saya sih 51:03 urusan dalam 51:05 ya itu urusan lain lagi. Tapi bahwa 51:08 bangsa ini ee perlu kerja sama dengan 51:10 Turki, dilanjutkan aja menurut saya. 51:13 Namun kan ada euforia-yuforia keislaman 51:15 nih yang beberapa kalangan tuh melihat 51:17 wah ini nih kemajuan Islam apa gitu ya. 51:20 Ya, kemajuan Islam menurut saya berkaca 51:22 kepada diri kita sendiri aja, enggak 51:24 usah berkaca kepada orang lain. 51:26 Betul. Betul. 51:26 Ya, apa namanya? Saya kira Indonesia 51:28 cukup bagus ya, tinggal mengembangkan 51:30 saja. 51:31 Iya. Dan ee kalau di banyak apa para 51:35 pengamat dunia ya termasuk ee apa 51:38 namanya tingteng-tingteng dunia itu 51:40 melihatnya Islam itu dulu berasap dari 51:41 Indonesia dan mereka yakin adanya di 51:43 Indonesia bukan di negara lain. 51:45 Jadi kita itu kurangnya kurang berbangga 51:47 kepada diri kita sendiri aja kurang 51:49 jadi lebih ya lebih melihat orang lain 51:51 gitu. 51:52 Iya. 51:53 Nah kanca Indonesia juga di dunia 51:56 internasional Pak Luffy ya banyak yang 51:58 melihat bahwa Indonesia ini ya bermuka 52:00 dua gitu ya ke barat. Oke. Ke Cina juga 52:02 gitu ya. Sekarang memang sedang 52:03 berseteru. 52:04 Saya kira di dunia ini tidak ada bermuka 52:06 satu ya karena hubungan dengan bahkan 52:09 ada yang mukanya 10, ada yang muka 20 52:11 ya. Iya. I 52:12 saya kira itu biasa aja itu. Iya. 52:16 Iya. 52:17 Dalam pandangan Pak Lupi sendiri 52:19 sebenarnya pandemi ini masih akan lama. 52:22 Kira-kira apa yang harus oleh 52:23 negara-negara ini untuk istilahnya apa 52:26 ya? Mereka itu kompak gitu menghadapi 52:27 pandemi ini. 52:29 Mereka itu kompak maksudnya harapannya 52:31 atau gimana? 52:31 Harapannya gitu kompak tuh supaya bisa 52:33 apakah ada peluang gitu menghadapi ini 52:37 ya? Kita mulai dari bangsa kita aja 52:40 gitu. Artinya kita ya harus mengikuti 52:43 aturan-aturan yang kan gini kan antara 52:46 tarik-menarik antara bagaimana menjaga 52:48 kesehatan dan bagaimana meningkatkan 52:49 ekonomi kan. 52:51 Iya. 52:51 Nah, ini harus disinkronkan. 52:53 Artinya kalau kita memang sekarang ini 52:56 sudah mulai mulai bekerja secara normal 52:59 ya atau new normal tadi ya tetap harus 53:01 menjaga apa namanya ee protokol 53:04 kesehatan yang yang telah memakai 53:06 masker, cuci tangan, menjaga jarak itu 53:09 harus tetap apa namanya dipakai di mana 53:11 pun kita berada ya oleh siapapun. Karena 53:14 ee virus ini kan tidak mengenal ya, 53:17 tidak mengenal ya apa bahwa ini orang 53:19 kaya saja juga enggak juga, ini orang 53:21 miskin saja enggak juga gitu. 53:23 Iya. 53:23 Ini tidak mengenal siapapun. Jadi kita 53:25 harus jaga semuanya. Nah, yang menarik 53:27 nih di bidang keilmuan kesehatan 53:29 sendiri, Pak Lutri ya, ee pandeminya 53:31 terjadi saat ini, tapi menggali kembali 53:33 ternyata ilmu-ilmu terdahulu gitu. 53:36 Muncullah gitu ya, teorinya Ibnu Sina 53:37 kita sampai kita tahu gitu gara-gara 53:40 pandemi ini. Nah, apakah ke depan bahwa 53:43 teori-teori tentang ee ilmu tahuan, 53:46 kesehatan, teknologi juga akan terus 53:47 berkembang? 53:48 Iya. Saya kira ya gini kalau kita cuma 53:52 mungkin ya bahwa karena ada sebuah hadis 53:55 yang dirujukkan kepada Nabi B mengatakan 53:58 bahwa apa? Jika ada apa namanya ee ee 54:03 wabah di suatu tempat maka kamu jangan 54:05 datang ke sana dan jika wabah itu ada 54:07 tempat kamu jangan jangan keluar seperti 54:10 kayak lockdown gitu kan gitu. 54:11 Iya. 54:12 Ya, itu saya kira boleh-boleh saja. Tapi 54:13 kalau dinamika keilmuan ini kan sangat 54:16 cepat sekali ya. cepat sekali 54:18 ya. Jadi kita enggak perlu menengok ee 54:20 ke belakang ya, depan saja gitu ya. 54:22 Depan aja. 54:23 Iya. Iya. 54:25 Baik, Pak Lutfi. Terima kasih atas 54:27 obrolannya di kesempatan kali ini. 54:28 Sebagai penutup Pak Lutfi ee apa yang 54:31 pesan apa yang akan disampaikan kepada 54:32 pendengar? 54:33 Ya, kita kembali berdedikasi dan 54:37 berdisiplin tinggi ya. Kita diajak untuk 54:39 salat safnya lurus ya. Ya, jangan sampai 54:41 kita bengkok-bengkok di dalam kehidupan 54:43 ini. Termasuk di dalam menjaga protokol 54:45 kesehatan. Karena ini justru ee apa 54:48 namanya ee salah satu apa namanya lima 54:51 ya ee apa namanya syariat ya Islam itu 54:54 itu adalah menjaga hifzun nafs ya 54:57 menjaga jiwa. 54:58 Menjaga jiwa adalah bagian daripada 55:00 syariat Islam ya. Ya. Ya. Saya kira itu 55:04 penting. Jiwa kita, jiwa anak kita, jiwa 55:07 saudara kita, jiwa keluarga kita, jiwa 55:09 tetangga kita, dan seterusnya. 55:12 Dan jangan putus asa ya. 55:15 Iya. Ya, tentu tentu. 55:17 Baik, Pak Lutfi, terima kasih banyak 55:19 atas obrolannya, bincang inspiratifnya 55:21 di kali ini. Terima kasih banyak semoga 55:24 ee memberikan pencerahan untuk 55:25 pendengar. Semoga Pak Luki selalu sehat. 55:27 Kita jumpa lagi di kesempatan lain, 55:28 Amin. 55:31 Asalamualaikum warahmatullahi 55:32 wabarakatuh. 55:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:34 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 55:36 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala 55:37 bincang ratif kami bersama Bapak Dr. 55:41 Muhammad Putri Zuhdi. Semoga apa yang 55:43 beliau sampaikan bermanfaat bagi kita 55:46 semua. Mohon maaf atas segala kesalahan 55:47 kata kami undur diri. Bilillahi taufik 55:49 wal hidayah. Subhanakallahumma 55:51 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 55:53 astagfiruka waubu ilaik. Asalamualaikum 55:55 warahmatullahi wabarakatuh. 55:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:57 wabarakatuh.