Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. [musik] 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam war 0:20 Allahumma shallli ala sayyidina Muhammad 0:21 wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:23 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:24 ini hari Rabu tanggal 27 Syawal 1447 0:28 Hijriah atau tanggal 15 April 2026 kita 0:32 jumpa lagi dalam acara Hijrah Talk 0:36 kami menghadirkan beliau ini bukan 0:39 seorang mualaf ya lahirnya tanggal 15 0:42 Oktober tahun '77 beliau adalah lulusan 0:44 UI FKM 0:46 Fakultas Kesehatan Masyarakat 0:48 kemudian aktif juga di PTI 0:50 H 0:51 sampai sekarang 0:52 [tertawa] 0:53 Kita akan cerita akan mendengar cerita 0:55 bagaimana beliau membina para mualaf 0:59 namanya Sarah Intan. Asalamualaikum Mbak 1:03 Sarah Intan. 1:03 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05 wabarakatuh. 1:06 Masyaallah. Nah, Mbak Sara ini punya 1:08 anak satu namanya Rasyid Atalik. 1:12 Tadi saya lihat fotonya keren. Tinggi 1:15 putih dan hobinya main bola. Dan di 1:18 rumah biasanya bahasa Inggris dan bahasa 1:19 Arab. Wah, bagus banget. Tapi bahasa 1:21 Indonesia diajarin juga kan? 1:22 Bahasa Indonesia belajar. Harus bisa. 1:24 Harus bisa, 1:24 harus ingat mamanya orang Indonesia. 1:27 [tertawa] 1:28 Tapi di bahasa ekspresinya Arab sama 1:30 Inggris ya. 1:30 Arabik. Musly Arabik. 1:31 Masyaallah. 1:33 90% itu Arab. 1:34 Nah, Mbak Intan juga sangat sangat tahu 1:37 tentang Saudi nih. Di sana tempat yang 1:41 hijau-hijau di mana itu? 1:43 Hijau-hijau itu adanya di Abaha atau 1:45 Baha? 1:46 Baha. Kayak puncak ini Gunung 1:47 Pegunungan. 1:47 Yes. Kayak puncak pegunungan. Hanya 1:49 hijau. Dia persis kayak Bogor, Pak. Jadi 1:50 tiap sore hujan. Kita pernah musim panas 1:53 ke sana di RIAT ini panas sekali. 1:55 He. 1:56 Ke arah sana itu naik ke atas dari 1:58 Makkah dari bawah itu ke atas 300 kilo 2:00 dan itu jam I karena jalannya berkelok 2:02 jadi e bisa berapa jam nyampai ke atas 2:05 biasanya ramainya hari apa itu? 2:06 Setiap hari. 2:07 Setiap hari ramai. 2:08 Setiap hari ramai. Yes. 2:09 Orang-orang dari mana aja yang datang ke 2:10 sana? 2:11 Dari Saudi datang, dari Jedah datang. 2:14 Orang lokal itu datang. Tapi orang-orang 2:15 luar juga banyak. Tapi saya lihat 2:17 kebanyakan orang ahlu Saudinya. Ahlu 2:20 Saudinya. 2:21 H. 2:21 Cuma dari ee 2:23 itu ada vila-vila di sana gitu. 2:24 Ada. Ada sama di Rad pun ada. 2:26 Tapi terjaga. Kalau di sini kan udah 2:28 enggak terjaga lagi. 2:29 Udah 2:30 sangat sangat masyaallah 2:31 sangat padat ya vila-pilanya ya. Iya. 2:33 Oke. Kita akan bicara soal apa tadi ya 2:36 Kang Wandi? 2:36 Mu jurn. 2:37 Mualaf jurn perang mualaf. 2:40 Nah kalau bicara mualaf tuh mualaf tuh 2:42 ada ini enggak sih? Ada macam-macamnya 2:44 enggak setelah dia masuk Islam 2:45 banyak. Hm. Bagaimana misalnya 2:47 jadi ee sedikit ya Pak Krisna berbicara. 2:50 Saya waktu di Riyad pun saya menangani 2:52 banyak mualaf. He. 2:53 Tapi kan orang dari mana? 2:55 Dari Filipin. Heeh. Dari Filipin ada. 2:57 Dari Amerika, dari Inggris juga ada. 2:59 Karena kan mereka ee 3:02 maksudnya mereka membutuhkan daiat yang 3:04 bisa berbahasa 3:06 Inggris gitu loh. Dan tapi 90% banyak 3:09 yang dari Filipin gitu kan. 3:11 Nah, kalau misalkan Pak Krisna tadi 3:13 bertanya apa sih motifnya? Apa 3:15 perbedaannya? Ada mualaf banyak. Kita 3:17 bisa lihat. 3:19 Lihatnya dari mana ketahuannya? Ya, 3:21 orang yang memang dia memutuskan mualaf 3:23 karena belajar 3:25 ataukah karena memang mereka mau menikah 3:28 atau memang ada motif lain. Bukan kita 3:30 suuzon, kita tidak boleh suuzon kan 3:32 dosa. 3:33 Tapi yang namanya waspada dan bertanya 3:35 dan yang ditanya juga enggak boleh 3:37 tersinggung. 3:38 Kenapa sih Anda mau mualaf gitu kan? 3:40 Karena mualaf itu kan sebenarnya hatinya 3:41 yang dilembutkan sama Allah. 3:42 Heeh. He 3:43 gitu kan. Jadi ya seputar itu aja 3:46 biasanya Pak Krishna. 3:47 Heeh. 3:48 Ada juga yang alasan ekonomi ya. 3:50 Betul. Betul. Pekerjaan. 3:52 Jadi di Riyad, di Riyad itu ada yang 3:55 level-level manajer yang di rumah sakit, 3:58 nurse juga gitu, Pak. Banyak yang masuk 4:00 Islam. 4:01 Kenapa gitu? Apa? Karena kamu takut 4:03 nanti kalau kamu tetap menjadi pemeluk 4:06 agama terdahulu kamu akan diintimidasi 4:08 dengan oh tidak katanya. Justru karena 4:10 saya melihat bagaimana ee mereka 4:12 memperlakukan saya. 4:13 Hm. 4:14 Berbagai macam cerita. Dan dari ee yang 4:17 bekerja di rumah sakit, yang bekerja di 4:19 rumah sebagai asisten rumah tangga juga 4:21 banyak yang memeluk Islam. 4:23 Saya bilang, "Kenapa sih?" gitu ee 4:24 alasannya gitu. Karena saya bagian 4:26 pembinaan ya, yang ngajarin bagaimana 4:27 cara berwudu, bagaimana cara baca Quran 4:30 gitu. Dan di situ kan ada cerita supaya 4:31 enggak bosan 4:33 ya. Mereka mengatakan kebanyakan ya 4:35 memang saya memeluk Islam karena saya 4:38 merasa saya merasa nyaman di sini gitu. 4:41 Bagaimana ee bos-bos saya memperlakukan 4:44 saya seperti itu. 4:45 Kemudian pertama kali saya tanya, "Terus 4:47 kamu diajak enggak untuk umrah?" gitu. 4:48 "Oh, iya." "Terus apa yang kamu 4:50 rasakan?" "Wah, luar biasa." Enggak bisa 4:52 diungkapkan dengan kata-kata. banyaklah 4:54 cerita seperti itu. 4:56 Tapi mostly mereka ee berislam tuh 4:58 karena mereka merasa nyaman. Itu aja, 5:00 Pak. He he. 5:01 Adapun pengetahuan-pengetahuan ya masih 5:03 tetap belajar. Sedikit yang memang 5:05 menemukan Islam karena 5:07 ya this is the only the right one gitu 5:09 loh. 5:10 Sedikit yang kayak gitu. Kebanyakan 5:11 mereka karena tersentuh dengan 5:12 kebaikan-kebaikan 5:14 bagaimana mereka diperlakukan. 5:16 Ngefek enggak ke diri Sarah sendiri 5:19 karena dia Islamnya begitu 5:22 jadi cinta gitu? Berpengaruh enggak 5:24 terhadap diri sendiri? E dia aja yang 5:26 baru masuk Isal begitu. 5:27 Oh iya iya iya iya. Nah itu itu tuh 5:30 titik balik tuh Pak Krisna. Jadi 5:33 saya itu kan di RIA tahun 2007. 5:35 Hm. 5:36 Ee 3 tahun kemudian saya tuh baru diberi 5:40 anak sama Allah. Heeh. 5:42 Kita biasa membaca buku itu di depan tuh 5:44 ada namanya mukadimah. H 5:45 dan selalu diawali alhamdulillah ala 5:47 nikmatil Islam. Ma makna nikmatil Islam. 5:50 Apa itu maknanya nikmat Islam? 5:52 Apa sih nikmat Islam itu? Saya tuh 5:54 enggak tahu. 5:54 H 5:55 Pak Krisna sampai ketika saya dikasih 5:57 kesempatan sama Allah, masyaallah dari 5:59 sekolah yang saya belajar bahasa Arab di 6:02 sana, belajar hadis, belajar Quran dan 6:04 kemudian saya diminta untuk mengajar 6:05 para mualaf itu, di situlah saya bisa 6:07 merasakan bahwa 6:08 ya Allah beginilah nikmat Islam itu. 6:11 Saya punya guru namanya Dr. Amal 6:12 Alghufaili. Beliau menjelaskan bagaimana 6:16 kalimat makna kalimat lailahaillallah 6:19 Muhammad Rasulullah itu luar biasa, Pak 6:21 Krishna. Di situlah saya bisa merasakan 6:22 saya sampai nangis gitu ya karena ya 6:25 Allah begini nikmat Islam itu. Kasihan 6:28 orang-orang yang tidak mengenal Allah 6:30 gitu. 6:31 Saya saya jadi agak emosional kalau 6:34 ingat itu, Pak Krisna. Tapi itu 6:35 benar-benar 6:36 alhamdulillah ketika saya membandingkan, 6:38 "Ya Allah ee Engkau nih maha adil, maha 6:40 pengasih, maha penyayang gitu ya." tidak 6:42 bisa terlihat dan tidak sempurna 6:44 keimanan kami sebagai seorang muslim. 6:47 Rukun iman yang pertama adalah kita 6:48 beriman kepada Allah. 6:49 He. 6:50 Apakah Allah bisa dilihat? Apakah Allah 6:51 bisa dirabah? Tidak bisa. 6:54 Bagaimana orang-orang yang menuhankan? 6:56 Mohon maaf ada yang menuhankan hewan, 6:59 ada yang menuhankan 7:00 api 7:01 ya api dan sebagai macamnya. Mereka 7:04 membutuhkan. Katakanlah itu bukan 7:06 sesembahan kok, itu hanya perantara 7:09 gitu. Tapi kan kalau kita sama Allah 7:13 gimana, Pak? Makanya kita ada salat di 7:15 situ. 7:16 Seperti itu, Pak Krisna. 7:18 Masyaallah. 7:20 Heeh. 7:20 Terus yang perlu dibina terus-menerus 7:23 kepada mualaf tuh apa? 7:25 Nah, itu dia. Saya melihat ada garis 7:28 besar, Pak Krishna perbedaan dalam 7:31 mereka nih. Subhanallah, terutama karena 7:33 yang molf ini banyak yang dari 7:34 teman-teman Kristen ya, mohon maaf. Jadi 7:36 baik yang pengalaman saya selama di 7:37 Riyad ataupun di Indonesia mereka itu 7:39 mengenal sesembahannya. Boleh enggak 7:41 disembah sih? Eh disebut Pak Krishna. 7:43 Iya. 7:43 Misalkan sesembahan mereka oh Tuhan 7:45 Yesus gitu. 7:46 Dalam keimanan kita Yesus itu nabi. 7:49 Iya. 7:49 Tapi dalam mereka dan mereka tuh 7:50 mengenal Tuhannya tuh luar biasa. 7:52 Yesus maha kasih. Yesus tuh 7:55 bisa mengobati orang, menyembuhkan orang 7:57 dengan hanya mengusap ya dengan segala 8:00 macam kasih sayang sehingga mereka oh 8:02 Tuhan itu begini. Sedangkan kita 8:04 nih, Pak Krisna ini jadi pembelajaran 8:06 untuk saya pribadi dan teman-teman yang 8:07 menyimak di luar sana. Bagaimana kita 8:11 mengenalkan Allah kepada anak-anak kita, 8:14 keluarga kita, saudara terdekat, 8:17 terutama diri kita sendiri. Allah itu 8:19 apa sih? Karena banyak nih orang-orang 8:22 yang mengaku murtadin, Pak Krishna 8:25 mengatakan Tuhannya orang Islam tuh 8:26 jahat banget. Dikit-dikit neraka, 8:28 dikit-dikit azab, dikit-dikit wah iqab. 8:32 semua segala macam. Tapi mereka lupa 8:35 semua ayat di dalam Al-Qur'an kecuali 8:37 surah at-Taubah diawali dengan apa? 8:39 Bismillahirrahman 8:41 arrahmanirrahim. 8:42 Dengan nama Allah yang maha pengasih dan 8:44 maha penyayang. Kenapa sih yang maha 8:46 pengasih yang maha penyayang? Kenapa tuh 8:49 di situ perbedaannya, Pak? Jadi saya 8:50 melihat bahwa oh ya ternyata begini dan 8:52 itu pelajaran buat kita ya. Kita harus 8:54 mau berlapang dada. 8:58 bahwa bahwa kita nih kurang mengajarkan 9:02 kepada anak-anak kita tentang Allah itu 9:05 seperti apa. 9:06 Seperti itu, 9:07 Pak. 9:08 Biasanya mereka menyerangnya dari segi 9:09 apa? Aisyah 9:11 apalagi 9:13 Aisyah menjadi 9:14 ee teman-teman dari pengalaman saya di 9:17 digoreng oleh mereka tu apa? 9:18 Iya. Di jadi gini [tertawa] 9:19 ee Allah tuh tidak adil, poligami. 9:22 Hm. 9:23 Nabi Muhammad itu fiktif. H 9:25 ee batu hitam itu, Hajar Aswad itu 9:30 mengampuni dosa. 9:31 Berarti orang Islam itu Tuhannya Hajar 9:34 Aswad. Padahal kita sudah jelaskan yang 9:37 mengampuni dosa itu Allah. Perbuatan 9:39 baik. Innal hasanata yudhibn sayiat. 9:44 Perbuatan baik itu menghapus perbuatan 9:46 jelek. Yang yang menghapus siapa? Ya 9:49 Allah. 9:50 Tapi kita ini beramal saleh. Allah kan 9:52 menyukai orang-orang yang beramal saleh, 9:54 orang-orang yang berbuat baik. 9:56 Innallaha yuhibbul muhsinin. Ada banyak 9:58 ayat tentang itu. 9:59 Nah, itu yang kadang-kadang sering, Pak. 10:01 Seringnya situ Aisyah dan ee Hajar 10:04 Aswad. 10:05 Hm. 10:05 Itu aja luar biasa ya, [tertawa] 10:08 Pak Krishna. 10:10 Seperti itu. 10:11 Ada orang bercerita dia lama di 10:13 Australia. Di Austral. Di Australia tuh 10:15 setiap Jumat ada aja orang masuk Islam. 10:18 Heeh. Kalau di Indonesia enggak enggak 10:19 seperti itu. 10:20 Akhirnya dia perhatikan ini khotbahnya. 10:23 Oh, khotbahnya enggak 10:25 Heeh. 10:25 Enggak menyentuh untuk orang-orang ini. 10:27 Iya. Kurang ya. 10:28 E menurut pendapat ee Mbak Sara, gimana 10:32 khotbahnya orang 10:34 di sana? Banyak orang tersentuh dengan 10:36 khotbah-khotbah Islam di di mana? Di 10:40 Australia. 10:40 Di Australia maksudnya banyak orang jadi 10:42 tersentuh lalu dia masuk Islam. 10:44 Oh, gitu. Heeh. Bagus berarti kan 10:46 khotbahnya, Pak. 10:46 Iya. Jadi, 10:47 di sini kelihatan katanya kat kurang 10:49 menyentuh apa? Betul. 10:50 Oh, saya enggak pernah salat Jumat 10:53 Krishna. [tertawa] 10:54 Paling tidak khotbah khotbah-khotbah 10:55 yang ee 10:57 Mbak Sara pernah dengar lah. 10:58 Iya. Jadi, ee kita nih terlalu apa ya, 11:01 Pak? Mem protokoler gitu loh. 11:04 Ada hal-hal Islam itu kan adin anasihat. 11:09 Din itu, agama itu adalah nasihat. 11:11 Kadang-kadang ada yang kita nih 11:13 dibilangnya terlalu keras, tapi ada 11:15 kadang-kadang juga kita dibilang terlalu 11:17 ah kamu terlalu tidak ikut aturan gitu. 11:19 Nah, kan yang bagus itu kan yang mana 11:20 sih? Moderation. Betul. Ada yang 11:23 mengatakan 11:24 eh aturan Islam itu tidak seperti 11:26 prasmanan. Yes. 11:28 Absolutely. Betul. Itu bukan kita pilih 11:31 makanan yang kita suka terus kita buang. 11:32 Tidak. Islam tidak seperti itu. Betul. 11:34 Masuklah Islam secara kafah. 11:36 Yes, gitu loh. Tapi kan ada hal-hal yang 11:39 memang ranahnya ulama fikih. Perbedaan 11:43 furuiah itu bukan ranah kita yang kalau 11:46 tauhid sama satu. 11:49 Makna lailahaillallah itu la ma'bud 11:51 bihaq. Tidak ada yang berhak disembah 11:54 kecuali Allah. Gitu loh, Pak. Mengenai 11:56 ee khotbah ee orang yang di Australia 11:58 itu ada teman saya mungkin lagi nonton 11:59 juga ya. Asalamualaikum ini teman-teman 12:02 lagi nonton Pak. Ada teman saya yang 12:03 orang China asli beliau maksud tapi 12:06 Indonesia Cindo gitu. 12:07 Dia bilang, "Saya tersentuh, Kak. Waktu 12:09 saya di Cina, dia lagi nonton kayaknya 12:10 sekarang." 12:11 Ee waktu saya di Cina, saya tersentuh 12:13 mendengarkan khotbahnya ee khatib di 12:16 Cina, di Sinjiang kalau enggak salah. 12:18 Masjid Sinjiang 12:19 bahasa Mandarin. 12:20 Bahasa Mandarin. Dia bisa bahasa 12:21 Mandarin. Dia bilang, "Tahu enggak, Kak, 12:23 khotbahnya tentang apa?" "Tentang 12:24 menghormati ibu." 12:25 Hm. 12:26 "Bagaimana Islam itu memuliakan seorang 12:28 wanita, terutama ibu." Kata Rasulullah, 12:30 "Hormati siapa?" Ibumu, ibumu sampai 12:31 tiga kali itu. Jadi dia bilang kalau 12:33 begitu media-media yang mengatakan bahwa 12:36 ee Islam wanita di dalam Islam itu 12:38 adalah terbelakang, backward gitu loh, 12:41 itu tidak benar gitu. 12:42 H 12:43 seperti itu, [tertawa] Pak. 12:46 Seru ya, Pak ya. 12:47 Oke. Apalagi yang bisa menyentuh mereka 12:49 nih, para mualaf dalam hal ceramah. 12:53 Mualaf itu yang bisa menyentuh mereka 12:57 itu biasanya, Pak. Kalau pengalaman saya 13:00 itu ya mungkin dari sikap ya lebih ke 13:03 dalam sikap 13:06 sikap kita sebagai orang Islam. Jadi kan 13:08 ada yang mengatakan bahwa ee 13:11 kamu itu kamu itu adalah potret kan. Ee 13:15 Aisyah juga bersabda bahwa kalau kamu 13:17 mau lihat Rasulullah seperti apa, 13:18 Rasulullah adalah Al-Qur'an yang 13:19 berjalan. 13:21 Jadi ee baiknya, tegasnya, sesuai dengan 13:24 hukum Allahnya ya itulah yang dilihat 13:26 gitu loh. Seperti itu. 13:29 Oke, 13:29 Pak Krisna. 13:30 Baik. Ee kita 13:33 buka. Oh, ada Kak Risa yang mau tanya 13:36 nih. Silakan. Ee Mas 13:38 telepon. 13:39 Algi mau telepon. Mas Algi tolong 13:41 diangkat teleponnya. 13:44 Halo. 13:47 Halo. 13:48 Oh, satu lagi nih, Pak Krishna. 13:49 Hah? Iya. 13:50 Satu lagi yang banyak komen kalau saya 13:52 live itu bilang, 13:53 "Wanita kan dalam Islam otaknya separuh 13:55 katanya." 13:56 Heh, 13:56 saya bilang otak dan akal itu suatu hal 13:59 yang berbeda. 14:00 Otak itu udah oke. Siap. 14:02 Halo. Asalamualaikum. 14:03 Bentar ya. 14:04 Halo. 14:06 Asalamualaikum 14:08 Kak Risa. 14:11 Bismillah. 14:12 Halo. 14:12 Halo. 14:13 Asalamualaikum. 14:15 Asalamualaikum, Mas Krama 14:18 Mbak di sini. 14:21 Oh iya, Mbak Sarah. Asalamualaikum. 14:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 14:24 wabarakatuh. 14:26 Mbak Sarah, aku mau tanya ya. 14:27 Silakan. 14:28 Ee gimana 14:30 apa sih merawat, memelihara tauhid, 14:33 akidah mereka gitu, Mbak? Karena kan 14:36 ee kita beribadah harus punya ilmu gitu 14:38 ya, Mbak ya. 14:39 Betul. 14:40 Heeh. Itu aja ya, Mbak. Mas Krisna, 14:42 makasih. Asalamualaikum. 14:44 Oke. Oke. 14:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 14:45 wabarakatuh. 14:46 Kak Risa. 14:46 Iya, 14:47 silakan diab 14:48 Kak Arisa. Jadi pertanyaannya bagaimana 14:49 memelihara akidah mereka? 14:52 Tentunya bersama-sama bersama-sama 14:55 dengan kita sama-sama sama-sama saling 14:58 mengingatkan dalam kebaikan. Wal asri 15:01 wat tawu bilhaq wat tawasso bisabr. Jadi 15:05 manusia itu dalam kerugian kecuali yang 15:07 saling mengingatkan dalam kebaikan dan 15:09 kesabaran. Menjaga akidah tentunya harus 15:12 kenal siapa Allah. Apa itu, apa itu 15:17 nama-nama? Siapa itu nama-nama Allah 15:18 itu? Siapa Allah itu? Seperti apa? Nah, 15:21 tentunya jawabannya ada di dalam 15:22 Al-Qur'an. Nah, jadi bagaimana kita 15:26 harus belajar dan kalau kita belajar 15:27 kita harus punya guru, 15:29 Pak Krishna. Enggak boleh kita belajar 15:30 sendiri. Ada sesuatu yang tidak kita 15:32 pahami, kita harus bertanya kepada 15:34 yang punya ilmu, 15:35 yang punya pengetahuan tentang itu. 15:37 Banyak, Ustaz. Bertebaran banyak dari 15:39 buku-buku bisa kita baca. ada sesuatu 15:41 yang tidak kita pahami, kita bertanya 15:43 seperti itu. Menjaga akidah tentunya 15:45 dengan 15:48 fisik dan mental kita juga harus kuat 15:49 gitu loh. Pengenalan-pengenalan Allah 15:51 tentunya sifat-sifat Allah ya itu 15:55 dan dia harus didampingi terus ya. 15:57 Didampingi. Iya. Iya. Didampingi bukan 15:59 berarti ya ke mana-mana barang tidak. 16:02 Maksudnya tetap konsultasi atau bertanya 16:05 apapun kita harus siap sedia gitu loh. 16:08 Oke. 16:08 Tentunya dengan perumpamaan ya Pak 16:10 Krisna ya. He. 16:11 Heeh. 16:12 Dari Femi, Mbak Sarah, 16:15 bagaimana kita menjelaskan kepada para 16:18 mualaf apabila melihat hilafiah gitu? 16:21 Kok dia kadang-kadang suka kecewa, kok 16:23 ini beda? Ini beda. Apakah Islam tidak 16:25 bersatu atau bagaimana cara kita 16:27 menjelaskan tentang khilafiah kepada 16:29 para mualaf? 16:29 I khilafiah dalam hal apa dulu? Misalkan 16:32 kita ada imam empat mazhab, Pak. Itu 16:35 juga saya sering dapat pertanyaan kayak 16:37 gitu. Kenapa itu salatnya begini, ini 16:39 salatnya begini gitu? 16:41 Apakah itu berbeda gitu? Ini masih 16:43 hal-hal yang ringan, Pak. Bagaimana 16:44 kalau misalkan ada yang bertanya, "Ini 16:46 Quran gimana sih? Ada qolun, ada Hafsy, 16:49 ada warsy mana yang benar? Kok ada 16:52 tulisannya beda gitu?" 16:53 Coba Kak Krisna. [tertawa] Iya, saya 16:55 bisa jawab itu. Saya bisa jawab itu. 16:56 Gimana jawabnya? 16:58 Al-Qur'an itu turun dalam bahasa Arab 17:02 kepada Rasulullah. 17:04 Satu bahasanya. Semenjak Rasulullah 17:06 hidup ada beberapa dialek, ada beberapa 17:09 action. 17:11 Jadi divalidasi oleh Rasulullah semenjak 17:13 Rasulullah masih hidup, Pak. Dan 17:14 pengumpulan daripada musyahaf itu bukan 17:17 berdasarkan tulisan salah. 17:18 H 17:19 kalau ada yang mengatakan betul memang 17:20 ada teks ininya dari Hafsah, tapi dari 17:24 berdasarkan ingatan penghafal Al-Qur'an, 17:27 makanya kenapa Rasulullah bilang yang 17:30 berikut berperang itu jangan semua yang 17:32 hafal Quran 17:34 gitu. 17:36 Itu Pak jawabannya. Nah, mengenai yang 17:38 tadi mengenai khilafiah. Khilafiah yang 17:39 mana, Mbak? Kalau misalkan tentang 17:42 salat, tentang fikih, yaitu bertanyalah 17:44 kepada ahlinya fikih. Yang pasti kita 17:47 tidak khilaf tentang siapa Tuhan kita. 17:49 Hm. 17:50 Siapa sesembahan kita. Allah itu siapa? 17:53 Itu yang harus pasti dan satu. 17:56 Kalau khilafiah dalam hukum-hukum 17:57 sekarang, apalagi banyak ulama sekarang 17:59 yang banyak sekali menemukan hukum yang 18:01 baru. He, 18:03 gitu kan. Karena kan kondisi zaman 18:05 berubah. 18:06 H 18:07 gitu. Silakan. 18:08 Oke. Mbak Sara, bagaimana cara 18:12 menghadapi komentar dari mualaf yang 18:14 mereka melihat orang Islam tidak seperti 18:17 apa yang digambarkan. Kadang dia kasar, 18:19 kadang ini tidak mencerkan Islam. 18:22 Bagaimana kita menjelaskannya bahwa ini 18:24 tidak mewakili Islam? 18:25 Nah, kalau mau lihat ee ajaran, lihat 18:28 tuh lihat Islam itu jangan lihat 18:30 orangnya, lihat ajarannya. Tapi kalau 18:33 kita bisa bersikap baik sesuai dengan 18:36 ajaran Al-Qur'an, sesuai dengan 18:38 ee Rasulullah perintahkan bagaimana 18:40 karakter Rasulullah, bagaimana akhlak 18:41 Rasulullah, itu bagus sekali. 18:43 Tapi kalau misalkan kita melihat nih, 18:44 Pak Kristen mohon maaf, Islam di 18:46 Afghanistan, Islam di Pakistan, Islam di 18:49 India, Islam di Indonesia, tiba-tiba ada 18:51 di video muncul 18:53 laki-laki memukul istrinya 18:55 dan mereka muslim. 18:56 Kok Islam kayak gitu? Apakah itu 18:58 represent Islam? Kan ada ayatnya. Boleh 18:59 katanya. Ayo coba memukul itu. Apakah 19:02 itu represent Islam? Tidak. Kan ada 19:04 penjelasannya. 19:05 Hm. 19:07 Artinya apa? Ayat itu benar tapi 19:10 pemahaman kita yang salah tentang ayat 19:12 itu. 19:12 Seperti itu, Mbak. 19:13 Jadi ee kalau misalkan ada yang mualaf 19:17 bilang, "Kok beda ya Islam begini 19:18 begini?" Tidak beda. Hanya ilmu kita 19:21 yang belum sampai. 19:22 Pemahaman kita yang belum sampai ke 19:24 sana. Hadisnya benar, Qurannya benar. 19:26 Pemahaman kita yang belum sampai ke 19:28 sana. seperti itu. 19:30 Oke, dari Mbak Titi. Asalamualaikum, 19:33 Mbak Sara. Mbak Sara, bagaimana 19:35 menghadapi mualaf yang dia kecewa karena 19:38 secara ekonomi dia menurun dan kayaknya 19:40 di Islam kok jadi susah 19:42 i 19:43 mencari uang 19:45 tidak seperti waktu dia masih agama 19:47 lama. Yes. 19:48 Bagaimana jawabannya? 19:49 Iya. Inilah yang selalu saya hadapin 19:51 setiap hari. Tapi tidak masalah. Yang 19:54 yang harus diingat adalah masuk Islam 19:56 satu bukan mencari uang. Masuk Islam itu 19:59 mencari ridanya Allah, mencari kebenaran 20:03 bahwa Allah satu-satunya yang disembah. 20:05 Yang kedua, orang masuk Islam itu pasti 20:08 ada ujiannya, 20:09 bukan kesenangan dunia. Kalau kita 20:11 melihat ke belakang, ke zaman Rasulullah 20:13 sallallahu alaihi wasallam, bagaimana 20:15 Bilal bin Rabah baru masuk Islam, 20:17 bagaimana Abu Bakar baru, bagaimana 20:19 kalangan pemuda, anak-anak, budak, dan e 20:24 pengusaha ya. Katakanlah Abu Bakar waktu 20:26 itu masih punya uang ya, Pak Krishna ya. 20:28 Tiap hari kerjaannya membebaskan budak 20:30 budak gitu loh. Dan 20:33 orang-orang yang pertama kali masuk 20:35 Islam itu kebanyakan orang-orang yang 20:37 kesusahan. Bahkan seorang Mus'ab bin 20:39 Umair silakan diarching. Siapa itu 20:41 Mus'ab bin Umair? Seorang pemuda kaya 20:43 raya ganteng, wangi yang parfumnya itu 20:46 bisa kecium dari arah dari jarak 20 m 20:49 sebelum datang, Pak. meninggalkan 20:51 kekayaan semua hanya karena untuk mau 20:53 menjadi pengikutnya Rasulullah dan dia 20:55 menjadi salah satu ambasador pertama h 20:58 ambasador Rasulullah yang dikirim untuk 21:00 berdakwah 21:01 Mus'ab bin Umair jadi kalau misalkan ada 21:04 seorang mualaf atau beberapa orang ya 21:06 itu sudah resiko satu dan kesulitan 21:09 ekonomi itu enggak Allah tuh enggak 21:11 ngasih kesulitan sulit terus orang tuh 21:13 enggak 21:13 h 21:14 pasti nanti ada kan ada kemudahan kan 21:17 ada ayatnya fana maal usri yusro inna 21:19 maal usri Yusro jadi bersama. Fa inna 21:22 sungguh maa al usr jadi maal usri yusro 21:27 sungguh bersama kesulitan ada kemudahan 21:30 dua kali. Inna maal usri yusro gitu. 21:34 Masyaallah 21:35 gitu. 21:36 Ee 21:38 asalamualaikum Mbak Sara. Mbak Sara 21:41 kenapa ada mualaf yang lalu 21:43 enggak berapa lama dia kembali lagi ke 21:45 agama lama? Apa penyebabnya? Apa kita 21:47 kurang welcome kepada mereka? 21:49 M 21:50 dari Mbak Retno. 21:51 Mbak Retno. Ee waalaikumsalam 21:53 warahmatullahi wabarakatuh. Mbak Retno 21:55 tidak sedikit. Jadi gini, jangan kaget 22:00 kalau misalkan ada mualaf yang kembali 22:02 lagi. Bukankah di zaman Rasulullah juga 22:05 ada salah satu penulis wahyu 22:06 H 22:07 menjadi murtad? 22:08 He. 22:09 Bukankah di zamannya Rasulullah, di 22:11 zaman Abu Bakar Abdah bin Abdurrahman 22:13 kalau enggak salah, beliau penghafal 22:15 Quran ikut perang beberapa kali zamannya 22:17 Abu Bakar. Masuk Kristen, murtad. 22:19 Kenapa? 22:20 Tergoda dengan kecantikan seorang wanita 22:23 Romawi. Bagaimana aku bisa menikahi 22:25 kamu? Masuk Kristen sini. Belum di gauli 22:28 istrinya sudah jatuh meninggal. Dan ayat 22:31 yang dia ingat itu surat Al-Hijr ayat 2. 22:33 H. 22:34 Seolah-olah Allah berkata sama dia, 22:35 "Seandainya dulu aku menjadi seorang 22:37 yang mukmin, seorang yang beriman." 22:39 Guak. 22:39 Jadi kalau misalkan ada seorang mualaf 22:42 murtad lagi, enggak usah kaget, enggak 22:44 usah sedih. 22:45 Jadi diambil pelajarannya. Kenapa? Bukan 22:48 juga kita menyalahkan, "Ya, lu sih 22:50 enggak mau belajar." Enggak boleh juga 22:51 kita kayak gitu. Kita introspeksi aja 22:53 ya. Mungkin kita kurang 22:54 mengayomi apa, tapi setidaknya kalau 22:57 orang mau mualaf itu dia sudah 22:58 benar-benar tahu konsekuensi semua 23:01 segala macam gitu loh, Pak. Jadi kalau 23:03 penyebabnya apa ya itu personal ya, 23:07 kita tidak bisa men-judge, "Oh, itu 23:08 penyebabnya pasti begini." Tidak boleh. 23:10 Saya mengatakan seperti itu. 23:12 Oke, Pak. 23:13 Mbak dari Mbak Lucy, 23:16 Mbak Sara ini ada teman saya. Dia selalu 23:19 bangga-manggang Islam. Dia senang dengan 23:21 ajaran Islam tapi dia sendiri belum 23:24 berislam. Bagaimana cara menggolkannya 23:26 supaya dia masuk Islam? Dia dia sangat 23:29 simpati oleh Islam tapi belum Islam. 23:31 Iya. Iya. Jangan salah. Pamannya Nabi 23:34 Abi Thalib itu kalau ditanya 23:36 perjuangannya seperti apa, kita tidak 23:38 sebanding, Mbak. Bagaimana Rasulullah 23:40 itu sangat ingin juga pamannya masuk 23:43 Islam. Tapi apa yang terjadi? Tidak 23:46 bisa. Karena yang ngasih hidayah itu 23:47 Allah. 23:48 Hm. 23:49 Kata Allah, "Kamu tidak bisa memberikan 23:51 hidayah kepada orang yang kamu cintai, 23:54 yang kamu sayangi. Enggak bisa. 23:56 Itu adalah kisah paling tragis 23:58 sebenarnya." 23:59 Heeh. 23:59 Tidak bisa bersama-sama dengan orang 24:01 yang kita cintai di surga yang sama itu 24:04 adalah sesuatu yang sangat menyayat hati 24:05 sebenarnya, Pak. Jadi ee bagaimana 24:08 menggolkannya itu urusan Allah. Urusan 24:10 kita apa dong? Ya urusan kita memberik 24:12 memberitahu aja, ngasih tahu dan 24:15 silakan. Itu kan hidayah milik Allah. 24:17 Seperti itu, Pak. 24:18 Oke. Kemudian dari Bapak Selamat Mega di 24:20 Jakarta Selatan. Asalamualaikum, Mbak 24:22 Sara. 24:22 Waalaikumsalam. Alhamdulillah kami 24:24 menyimak izin bertanya Mbak Sara, 24:25 bagaimana mengcounter sesama US Islam 24:28 yang justru sering bersikap aiori dan 24:31 meritik hukum-hukum Islam misalnya 24:33 poligami. 24:34 Aduh, 24:35 Pak Slamet 24:35 gini, Pak Slamet. Asalamualaikum. Ini 24:37 terjadi juga di ranah diskusi online ya. 24:40 Jadi gini ee mengenai orang-orang yang 24:44 tidak suka mengcounter. Kalau kita punya 24:49 dalil kebenaran, ungkapkan poligami itu 24:53 adalah syariat, Pak. Hukum Allah. 24:56 Tentunya sebagai seorang muslim kita 24:58 tidak boleh menolak hukum Allah. 24:59 Mengingkari bukan menolak mengingkari 25:01 hukum Allah aja kita tidak boleh. Itu 25:02 adalah suatu perbuatan dosa. Enggak 25:04 boleh. Itu hukum Allah loh. Adapun nanti 25:07 kalau misalkan kamu mau enggak 25:08 dipoligami, salah pertanyaannya bukan 25:10 itu. 25:10 He. 25:11 Kamu sudah bisa berlaku adil belum untuk 25:13 berpoligami? Kan ayatnya seperti itu. 25:15 Heeh. Jadi, Pak Selamat. Mohon maaf 25:17 kalau untuk hal-hal seperti itu 25:19 meng-counter bagaimana ya kalau misalkan 25:22 itu e lebih baik kita diam ya untuk hal 25:24 yang sudah memang Allah bolehkan loh. 25:26 Ada ada syariatnya di dalam Al-Qur'an 25:28 gitu. Jadi ee saya menghindari termasuk 25:32 orang yang menari untuk debat kusir gitu 25:33 ya. Hal-hal yang 25:35 menurut saya itu suatu hal sudah selesai 25:38 sudah sepakat tinggal itu kan pernikahan 25:40 itu juga kan suka dan terima. He. 25:43 Saya terima nikahnya dengan mahar sekian 25:46 gitu, Pak. 25:47 Kalau enggak suka, enggak terima, ya 25:49 enggak jadi pernikahan itu. Seperti itu. 25:52 Oke. Ee dari Amba Allah enggak diseruh 25:56 namanya. Boleh enggak saya minta nomor 25:57 teleponnya Mbak Sara? Boleh, boleh, 26:00 boleh. 26:00 Silakan disiapkan pulpen sama kertas. 26:02 Saya akan bacakan nomor HP Mbak Sarah. 26:06 Nomornya 0819. 26:10 Sudah. Kemudian 90, kemudian 15 26:15 10 77 0819 26:20 907. 26:25 Ini ada tanya TikTok-nya Mbak Sara apa? 26:27 Eh, Sara Intan 02 [tertawa] lagi live 26:30 saya. Sara Intan 02. 26:31 Kok pakai 02 gitu? 26:32 Iya karena ada 01 02 itu dan pada ada 26:35 yang tumbang juga. Jadi [tertawa] saya 26:36 ada tujuh akun nih lagi live juga. 26:39 Oh, sekarang sedang live ya. 26:41 Hm. 26:44 Mbak Sara, teman saya masuk Islam tapi 26:48 dia belum berjilbab. Apa yang saya harus 26:50 katakan kepada dia? 26:51 Enggak apa-apa, Mbak. Ee orang itu 26:54 bertahap. Jadi ee ayat tentang jilbab 26:56 itu pun turunnya juga ketika di Madinah. 26:58 Tapi bukan berarti 27:00 menghalangi seseorang untuk cepat 27:01 berjilbab. Dan tidak boleh kita juga 27:03 men-judge orang itu. E kamu belum 27:05 berjilbab. Kamu tidak mengikuti perintah 27:07 Allah. Maksudnya kita menjaga lisan kita 27:09 lah. 27:10 Di surat Al-Hujurat juga kan. Jangan 27:11 seorang jangan sekelompok kaum wanita 27:14 itu mengolok-olok wanita yang lain. Bisa 27:15 jadi mereka lebih baik dari kita. Ee 27:18 perintah hijab itu sama kayak perintah 27:20 salat. Tapi kalau misalkan dia seorang 27:22 mualaf baru masuk Islam gitu loh ya kita 27:25 bina aja. Kita kasih tahu ayatnya ini 27:27 loh. Terus kasih contohnya Umahatul 27:30 Mukminin. Siapa lagi contohnya kalau 27:31 bukan Umahatul Mukminin? ya ee kita 27:34 tidak bisa memberikan contoh, memberikan 27:36 teladan siapa itu Umahatul Mukminin. 27:38 Kita juga bisa memberikan contoh tentang 27:41 ee Ibu Maryam dan Ibu Asiah binti 27:45 Muzahim, istrinya Firaun. Itu yang Allah 27:48 abadikan namanya di surat at-Tahrim, 27:50 surat terakhir. H 27:52 itu kan ada doanya. Jadi ee 27:55 ketidaksalehan laki-laki itu tidak 27:57 menentukan kesalihan perempuan. Buktinya 28:00 itu si Asiah ibunya eh istrinya Firaun 28:04 itu kan ya seperti itu. Sampai-sampai 28:06 dia berdoa dan doanya diabadikan kan. 28:08 Rbibni inditan fil jannah. Ya Allah 28:10 bangunkanlah rumah di surga di sisimu, 28:13 di sisi engkau. Itu kalimatnya. 28:16 Ya. 28:17 Asalam. Asalamualaikum Mbak Sara. Mbak 28:19 Sara kenapa Kar mualaf kadang-kadang dia 28:21 baca Qurannya lebih pintar daripada saya 28:23 yang sudah lama jadi Islam. Bagaimana 28:26 dia bisa begitu cepat 28:28 mempelajari Al-Qur'an? Nah, itu dia. Ini 28:32 juga terjadi. Ini orangnya masih nonton 28:34 nih di sini. Boleh dong telepon enggak 28:35 sih? Boleh telepon telepon. 28:37 Beliau boleh enggak? Beliau masih belum 28:39 muslim 28:40 tapi baca Qurannya masyaallah. Dia 28:41 belajar, Pak. Iya. Oh, 28:43 dia menguasai bahasa Ibrani juga, 28:45 bahasa Arab juga, Mandarin, Engglish, 28:49 masih muda. He. 28:50 Dan ee bisa bahasa Arab dengan pelafalan 28:53 yang sangat bagus. Karena beberapa kali 28:55 baca Quran, dia bisa baca Quran dan 28:58 bisa. Nah, itu kenapa boleh kita tanya 29:00 ya, kenapa ya mungkin karena penasaran, 29:03 mungkin juga karena cinta, mungkin juga 29:05 karena cinta sama Allah, maksudnya cinta 29:07 sama Islam gitu, mungkin juga karena 29:10 memang mau belajar gitu ya. Nah, itu 29:12 sebagai pelajaran buat kita yang kok 29:14 saya Islam dari lahir tapi saya kok 29:16 enggak tahu pengetahuan ee enggak tahu 29:18 banyak pengetahuan tentang Islam. 29:19 Sedangkan 29:20 mereka kok mualaf tapi sudah tahu semua. 29:22 Ya, karena itu, Pak. Karena rasa yang 29:24 pengin banget tahu gitu. Kok Islam bisa 29:26 begini ya? itu mungkin kita karena kita 29:28 sudah terlalu nyaman, sudah terlalu 29:30 nyaman dengan keislaman kita gitu. Mbara 29:33 ada pendengar kita di Singapura. Tolong 29:35 disapa dong pakai bahasa Inggris 29:36 teman-teman pendengar rahasia. 29:37 Oh iya, asalamualaikum warahmatullahi 29:39 wabarakatuh 29:41 viewers, 29:42 viewers of Rasil Radio Silaturahim, 29:45 thank you for watching us and 29:48 eh [tertawa] selamat beristirahat siang 29:51 ya, Pak sambil menyimak kita gitu. 29:53 Di di Saudi juga kan ada mendengar juga 29:55 di Saudi. 29:55 Oh, di Saudi juga. Ahlan wasahlan marhab 29:59 ya. Ahlan wasahlan [tertawa] 30:01 Saudi. Saudi Riyad ya Saudi Riyad Jedah. 30:04 Asalamualaikum warahmatullahi 30:05 wabarakatuh. Kaifa halukum? Ah hunah 30:09 alhin saat mungkin. Ah saat Asra jam 10 30:12 sekarang di sana. 30:14 Arba saat e mukhtalif e bainal Indonesia 30:16 wa Riyad. 30:17 Iya sah walak. 30:19 Iya kan? 30:20 Jam 10. 30:21 He 30:21 jam 10. Iya betul kan? Iya saat Asra 30:24 beda 4 jam ya. 30:26 Iya. 30:27 eh 30:30 mungkin 30:32 nasahwar. 30:35 Wah, langsung ada bahasa Arab apa betul 30:37 di sana kalau acara waliman di Saudi 30:39 suka malam hari diadakannya dan 30:41 malam-malam sekali. Nam 30:42 betul 30:43 jam berapa mulai 30:44 sampai pagi mulainya jam 11.00 30:46 jam 11.00 malam mulai perayaannya itu. 30:48 Iya. 30:49 I kalau musim panas kan isya itu jam 30:52 0.00 30:53 mereka siap-siap dandan apa jam 10. Jam 30:55 09.00 Kan baru pada itu jam 11.00 baru 30:57 mulai, Pak. 30:58 I 30:59 malam ya? 30:59 Iya, malam. 31:00 Malam sekali. 31:00 Saya juga malam waktu itu, tapi tidak di 31:02 sana, di Indonesia. 31:03 Oh, gitu. 31:04 Saya habis isya ya waktu itu [tertawa] 31:05 sama almarhum. Jadi habis isya. 31:08 Oke. 31:11 Woh, Mbak Sar suaranya enak banget. 31:14 Masyaallah. 31:14 Kami ingin mendengar masak baca Quran 31:16 dong. Perlu ada Kang Oni. 31:19 Ah, baca Quran. Masyaallah. 31:20 Hafalan aja. Baca 31:22 mau hafalannya. 31:23 Boleh. Boleh dari mushaf, Mas. Boleh 31:24 dari mushaf. surat 31:25 surat Annisa ini sebenarnya ee saya suka 31:28 semua ayat Quran saya suka karena 31:30 semakin saya setelah saya belajar 31:33 ee saya jadi tahu maknanya ketika saya 31:35 membaca Al-Qur'an. Kalau misalkan ada 31:37 yang enggak tahu, saya bisa bertanya 31:39 kepada guru-guru saya dan ini ada salah 31:41 satu ayat jadi peringatan untuk kita 31:43 semua. Jadi karena Quran itu kan nadiron 31:46 wa basyir peringatan dan kabar gembira 31:48 gitu ya. Ada salah satu ayat peringatan 31:51 buat saya pribadi nih khususnya 31:54 karena saya suka malas juga kalau salat. 31:56 Nah, kata Allah ada peringatan untuk 31:59 kita semua tentang ini nih ayatnya ya 32:02 surat Annisa 142. 32:05 Azubillahiminasyaitanirrajim. 32:07 Innal munafiqina yukadiunallah. 32:10 Sesungguhnya orang-orang munafik itu 32:12 bermaksud menipu Allah gitu loh. Wahua 32:16 dan Allah khadiuhum. 32:18 Dan Allah yang membalas tipuan mereka. 32:21 Waomatiala. 32:24 Jika mereka bangkit, mereka bangun untuk 32:27 salat, 32:27 mereka itu salat dengan rasa malas. 32:30 Yurunanasa kecuali untuk bermaksud 32:33 riunanas 32:35 menunjukkan kepada manusia. Wala 32:37 yadkurunallaha. Dan mereka tidak 32:39 mengingat Allah illa qolilan kecuali 32:42 sedikit saja. Jadi ee kenapa Pak Krisna 32:47 suka ada pertanyaan yang korupsi, yang 32:50 semua segala macam melakukan kejahatan 32:52 di Indonesia itu orang Islam? 32:53 Hm. 32:54 Ayo, apa jawabannya Pak Krishna? 32:56 Sadaqallahulazim. Allahumarhamna bil 32:58 Quran. [tertawa] 32:58 Apa jawabannya? 32:59 Jawabannya adalah salat itu kan inna 33:02 salata tanha lil fahsa wal munkar ya 33:04 mencegah dari Jadi ada problem dengan 33:07 bukan salatnya yang salah, 33:08 bukan syariat salatnya yang salah. 33:10 Kenapa? Berarti salat kita belum benar 33:12 salat kita. Karena salat itu artinya 33:14 connecting, connected, nyambung sama 33:16 Allah. Salat berdoa dari doa ke doa. 33:19 Ketika kita mengatakan Allahu Akbar, 33:21 Allah Maha Besar, apa itu artinya? 33:23 Semuanya kecil. Tapi masalahnya Pak 33:25 Krisna ketika kita mengucap, terutama 33:26 ibu-ibu nih, ketika kita mengucap, 33:28 "Allahu akbar ya Allah jemuran belum 33:30 kering, belum matiin kompor." Jadi yang 33:33 akbar ini yang mana? Yang besar ini yang 33:35 mana dalam pikiran kita? Bukan Allah, 33:37 tapi anak belum makan, belum pulang 33:39 sekolah, semua segala macam sampai kunci 33:42 lupa naruhnya di mana. Ketika kita 33:44 mengucapkan Allahu Akbar itu ingat, Pak, 33:46 kunci taruh di mana. [tertawa] 33:48 Jadi ya bukan salatnya yang salah, 33:51 bukan ee ee syariatnya yang salah, tapi 33:53 kitanya yang masih harus tetap belajar 33:55 gitu. 33:56 Oke, 33:57 gitu. 33:58 Dari Mbak Lili, bagaimana pendapat Mbak 34:00 Sara mengenai orang-orang Indonesia yang 34:02 umrah lalu di sana foto-foto dan 34:04 flexing. 34:04 Nah, sekarang sudah enggak boleh lagi. 34:06 Pemerintah Saudi sudah tidak membolehkan 34:09 foto-foto di depan di sekitaran Ka'bah. 34:11 Betul 34:11 ya? Sekarang sudah tidak boleh. Dulu pun 34:14 diambil HP-nya atau gimana? 34:16 Kayaknya enggak dilarang. Iya. Haram 34:18 haram. Haj hajuh gitu. [tertawa] 34:21 Enggak boleh, Pak. Jadi ee terutama dulu 34:24 itu ya sebelum ada sebelum ada 34:26 pelarangan ini dulu juga saya merasa 34:28 terganggu gitu karena gimana ya ee kita 34:31 lagi tawaf yang salat pun kalau misalkan 34:35 lagi ada yang tawaf belum waktu salat 34:36 enggak boleh salat di situ. 34:38 Salat di masjid enggak boleh di 34:39 sekitaran ee Hijir Ismail enggak boleh 34:42 di sekitaran Ka'bah enggak boleh 34:43 karena supaya yang umrah bisa khusyuk 34:46 gitu ya. Tapi kemudian saya berpikir 34:48 gini, aduh kasihan ya mereka udah 34:50 jauh-jauh kadang-kadang kan suatu 34:52 kebanggaannya Pak Krya kok pemerintah 34:54 Saudi nih kayaknya gimana gitu bolehlah 34:56 mereka foto gitu. Tapi ternyata terakhir 35:01 2024 kemarin saya umrah itu juga memang 35:04 sedikit mengganggu maksud saya. Ya 35:06 bolehlah yang enggak boleh flexing-nya. 35:08 H 35:08 cuma kan ada orang yang berdalih gini, 35:10 "Pak Krno masa sih enggak boleh? Kan 35:11 kita bisa ngasih inspirasi buat yang 35:13 belum umrah." Iya sih, betul juga. Tapi 35:16 tentunya dengan begini ya, yang tahu 35:18 niat niat nih. Niat kita ibadah, niat 35:21 kita foto, niat kita itu yang tahu 35:24 Allah. Tapi tidak dinafikan nih, Mbak 35:26 yang kalau yang nanya perempuan. Saya 35:28 perempuan. Perempuan itu fitrahnya apa? 35:30 Pamer. 35:30 He. 35:31 Pengin kasih tahu, pengin kasih lihat. 35:33 Eh, gua udah ke sini, gua udah ke sini, 35:34 gua. [tertawa] Iya, benar. Itu benar, 35:35 Pak. Enggak enggak boleh enggak boleh 35:37 bohong. Perempuan harus jujur. Makanya 35:39 kenapa dalam Islam itu wanita tuh harus 35:41 belajar, harus taklim, harus punya guru, 35:44 harus belajar. Oh, ternyata hukum-hukum 35:46 tuh begini supaya kita punya rasa malu. 35:48 Punya rasa malu dan punya batasan gitu. 35:51 Bahwa tidak semuanya yang harus kita 35:53 dengan alasan apapun itu 35:55 gitu kan. Akhirnya kan suka jadi 35:56 bercandaan. Jangan gitu loh nanti Allah 35:58 marah Rasulullah enggak suka. Bagus itu 36:00 Pak. Cuma kan kadang-kadang saya aduh 36:02 gimana ya gitu. Kalau misalkan agama 36:04 dijadikan bercandaan tidak boleh gitu. 36:08 Mbak Sara orang Saud 36:11 ya. Kalau lagi bulan Ramadan buka puasa, 36:14 mereka rebutan untuk mencari orang untuk 36:17 menikmati hidangannya. 36:19 I. 36:20 Heeh. 36:20 Jadi gini, ee orang Saudi itu orang 36:23 Arab, masyaallah mereka itu kalau sudah 36:27 mengenal Allah mereka yang ahlusodqah 36:30 kita sebut muhsinin itu Pak, luar biasa 36:31 memang yang terkenal banget sedekahnya 36:34 seperti apa. Itu 36:35 memang enggak ada batas. Karena mereka 36:38 meyakini yang namanya bersedekah apalagi 36:40 memberi makan. He. 36:42 Dan makanan itu diberikan pada saat 36:43 bulan Ramadan gitu. Itu luar biasa. Jadi 36:46 ada jaminan juga dari Allah kan ketika 36:48 kamu masuk haram Masjidil Haram 36:50 kamu akan mendapatkan ketenangan dan 36:52 kamu tidak takut untuk 36:53 enggak makan gitu. 36:55 Jaminan keselamatan ada di situ. Jadi ya 36:58 masyaallah luar biasa dan itu itu harus 36:59 kita tiru ya. 37:00 Tapi saya yakin, Pak, di Indonesia sudah 37:02 banyak orang-orang yang seperti itu. 37:04 Banyak sekali. 37:06 dari DK Rianto. Asalamualaikum, Mbak 37:08 Sara. Saya seorang ayah mempunyai putri 37:10 yang saat ini belum punya jodoh. 37:12 Hmm. Masyaallah. 37:14 Any right version for hell? 37:16 Masyaallah. Any advice for her? Any 37:18 person? Oh my god. How old is she? 37:21 [tertawa] 37:22 Anak saya masih 15 tahun sayangnya, Pak. 37:25 Oh my God. You have a daughter, ya? How 37:27 old is she? 37:28 Berapa umurnya? 37:29 Enggak disebut ini. 37:30 Enggak disebut ya, Pak. Mohon maaf ya. 37:32 Enggak apa-apalah kita saling membantu 37:33 ya, Pak. 37:34 bilhaq watar. Jadi siapa yang punya nih 37:38 ee mungkin bisa dikeranin aja di sini 37:40 Pak Krishna. [tertawa] 37:43 Insyaallah semoga mendapatkan jodoh yang 37:45 Amin. Amin. 37:46 saleh 37:48 tetap beriman. 37:49 E dari Bapak Afani. Asalamualaikum Mbak 37:51 Sara. Ustazah Sarah kok pintar banget 37:53 mualaf. Oh bukan mualaf beliau ini. 37:56 Beliau pembina mualaf. Sudah berapa lama 37:58 pengin tanya bolehkah saya ngasih baju 38:00 sama orang nonmuslim? 38:03 dibilang untuk ibadah enggak punya 38:06 ganti. 38:07 Boleh memberi hadiah boleh, Pak. Ee 38:10 dalam hal kemanusiaan ee oh satu dulu ee 38:14 supaya saya tidak lupa bahwa sekali lagi 38:16 saya katakan saya bukan mualaf. 38:18 Alhamdulillah saya terlahir sebagai 38:20 muslimah. Ee saya bukan mualaf ya karena 38:22 suka ada yang salah paham Pak Krishna. 38:24 Jadi 38:25 suka juga di TikTok Sara nih pembohong 38:27 katanya mualaf apa bohong? Wah 38:28 masyaallah subhanallah. Saya tidak 38:30 pernah sekalipun mengatakan saya mualaf. 38:32 He 38:32 insyaallah saya enggak ada statement 38:35 saya satu. Oh, yang kedua itu tadi 38:36 pertanyaannya boleh enggak kita 38:38 memberikan hadiah kepada nonmuslim? 38:39 Boleh memberi hadiah makan? Boleh. 38:42 Memberi hadiah baju boleh menolong 38:44 mereka boleh. Dalam hal apa? Watawan wat 38:47 taawun alal apa? Bukan biri wat takwa. 38:49 Bukan dalam kemanusiaan. 38:52 H 38:52 mereka sakit kita tolong. Mereka lagi 38:55 bangun rumah kita tolong. Ada sesuatu 38:57 hablum minanasnya itu boleh. Harus 38:58 bahkan wajib. Bahkan kita tidak dianggap 39:01 umatnya Rasulullah kalau kita tidak 39:02 menolong ya, Pak ya. Ada kan kisahnya 39:04 tentang itu. Enggak boleh. 39:06 Manusia 39:06 tadi usianya 31 tahun katanya. 39:09 Oh, usianya 31 tahun. Baik, 39:11 ikhwan-ikhwan yang berminat. 39:14 Ada ee seorang muslimah berusia 31 tahun 39:17 sedang mencari 39:18 pasangan. Oh ya, Pak yang menarik coba 39:20 apa, Pak, kalau kita belajar di 39:22 Al-Qur'an itu, ya Allah itu bagaimana? 39:24 Satu surat saya tuh senang banget. 39:27 Al-Qur'an itu bahasa Al-Qur'an ya, 39:29 bahasa Allah memberikan kita supaya kita 39:31 berpikir gitu ya. Afala takiluhun gitu. 39:34 Allah katakan itu ayatnya berkaitan 39:35 dengan puasa sebenarnya. Antum kalian 39:38 semua laki-laki libasulahunna 39:41 adalah pakaian buat mereka. Hunna itu 39:43 kan jamak daripada perempuan. 39:44 H 39:46 wahunna libasu lakum. Dan mereka 39:48 perempuan adalah pakaian buat kalian 39:50 semua. Pakaian itu kan bahasa suami 39:53 istri itu dipakainya Allah mengatakan 39:56 dengan libas. 39:57 Pakaian. Saya melihatnya luar biasa ya 39:59 Al-Qur'an ini ya. Libas itu kan 40:02 kehormatan baju. Kalau Pak Krisna pakai 40:04 baju yang mohon maaf nih enggak terlalu 40:06 bersih, enggak disetrika, enggak wangi 40:08 itu kan pasti 40:09 aduh kan siapa yang itu ya. Enggak Pak. 40:11 Nah sama saya juga kan ketika saya 40:13 berpenampilan 40:14 tidak sesuai dengan ini suaminya enggak 40:16 ngurusnya apa? 40:17 [tertawa] 40:17 Jadi luar biasa keren bangetlah Allah 40:20 itu bahasa Alquran saya tuh senang 40:21 banget suka suka banget ya suka apa 40:23 namanya menulis mencari-cari gitu wah 40:26 masyaallah benarbenar benar tuh Pak 40:28 Krisna di Alkahfi ayat terakhir yang 40:32 apabila lautan dijadikan tinta dan 40:36 pohon-pohon dijadikan pena tidak akan 40:38 cukup untuk menulis ayat-ayat Allah. 40:41 Hmm. H 40:41 seperti itu. 40:43 Oke. 40:45 Mbak Sara ngajinya di mana? Kok pintar 40:47 banget ya? 40:48 Masyaallah. Yang ngajarin ngaji Ibu 40:50 saya. 40:51 He 40:51 Ibu. Asalamualaikum. Ibu kayaknya lagi 40:53 nonton Ibu saya di Cirebon. 40:54 Oh di [tertawa] Cirebon. 40:57 Masyaallah. 40:59 Minta nomor. Oh tadi udah tak teleponnya 41:01 saya bacakan. Oke. Ni nomor 41:03 banyak yang nanya ya Pak Krishna. Ini 41:04 seluruh Indonesia. 41:05 Iya. 41:06 Oh seluruh Indonesia ya. 41:07 Di Singapura juga bisa Singapura, Johor, 41:09 Malaysia. 41:10 Masyaallah. Bisa Malaysia. Bisa. 41:12 Malaysia. Iya. [tertawa] 41:15 Ya. Nomor teleponnya Mbak Sara 0819. 41:19 Heeh. 41:20 90. Kemudian 15 107 41:25 0819 41:27 9015 41:29 1077. 41:31 Mbak Sore, bolehkah kami mengundang 41:33 untuk ceramah di tempat kami? 41:35 Boleh. Silakan. 41:36 Boleh ya? Heeh. Boleh. Tadi nomor 41:38 teleponnya ya 0819 41:41 kemudian 9015 41:44 107. 41:47 Ya, Teman-teman TikTok ada yang mau 41:48 tanya nih, Pak. Tadi tu penontonnya udah 41:51 107 41:53 juta. Tadinya R00 juta, sekarang 107 41:56 juta. 41:57 Ah, ada yang bisa dikutip Pak 41:58 pertanyaannya? Ditanya 41:59 itu tadi. Coba saya sekarang saya boleh 42:01 tanya Pak Krisna enggak? 42:03 Perempuan itu katanya ya otaknya 42:05 separuh. Coba jawabnya [tertawa] gimana? 42:07 Enggak, 42:08 enggak ya gimana? 42:10 Pasti Allah kan adil pasti sama lah. He. 42:13 Jadi gini ee bedanya otak itu adalah 42:16 organ. He. 42:17 Kalau otak saya separuh, saya tidak akan 42:19 bisa duduk di sini. Saya tidak akan bisa 42:21 nyetir. 42:22 Saya tidak akan mungkin bisa membaca 42:24 karena organnya separuh. 42:26 H. 42:26 Jadi enggak mungkin. Nah, yang dimaksud 42:28 adalah akal. Kenapa Rasulullah 42:29 mengatakan akal wanita separuh? Karena 42:31 apa? Say sekarang juga membuktikan 42:33 wanita itu selalu mengedepankan emosi. 42:37 Emosi. 42:37 Kenapa kita berbeda dengan laki-laki? 42:40 Allah menciptakan seperti itu. Otak 42:42 wanita dengan otak laki-laki berbeda. 42:45 Kita dalam melakukan hal apa-apa 42:47 dipengaruhi oleh hormon. Hormon kita 42:49 berbeda gitu kan, Pak. Jadi itu yang 42:51 selalu dan ini terima kasih untuk 42:53 teman-temannya yang selalu menghujat 42:54 saya. Hujat saya terus supaya dosa saya 42:57 hilang kalian ambil gitu ya. Ya, karena 43:00 saya seles dibilang gini, "Pak, satu 43:01 lagi, Mas. Pagi Sarah enggak ada 43:04 kerjaannya. Udah minum jus unta belum?" 43:06 El katanya gitu. Jus kencing unta. Coba, 43:09 Pak, tentang hadis itu selalu yang 43:10 digoreng itu kas. 43:12 Ternyata ternyata kan ada penelitian. 43:15 He. 43:15 Saya bilang, "Alhamdulillah saya tidak 43:18 mendoakan kamu ya, semoga kamu tidak 43:19 sakit." Yang one day 43:22 is nothing can cure your disease except 43:24 you have to drink this. Apa kencingnya 43:27 unta? Saya bilang sampai saya gituin, 43:28 Pak. Semoga kamu enggak sakit dan nanti 43:30 kamu karena saya sudah emosi gitu ya. 43:31 Tapi saya minta maaf habis itu. Mohon 43:33 maaf ya gitu. Tapi saya dimaki-maki gitu 43:35 biasa, Pak. Ya, karena itu gimana sih? 43:38 Terus hadis tentang Rasul ee Rasulullah 43:41 menyuruh salah seorang siapa itu 43:43 namanya? Lailahaillallah. Udah nyusuin 43:46 orang ini belum? Banyaklah kayak gitu 43:47 ya, Pak. Tapi itu sudah masuk 43:48 penghujatan dan biasanya saya tidak mau 43:51 meladeni orang-orang yang seperti itu 43:52 gitu. 43:53 Biasanya saya lebih senang orang yang 43:55 memang mau belajar perbandingan agama. 43:57 Jadi tokoh Samiri itu di dalam Al-Qur'an 44:01 ada kisahnya jelas siapa Samiri itu ada 44:05 kisahnya. Saya bertanya kepada 44:07 teman-teman Kristen atau yang 44:08 berkeyakinan Yahudi, 44:10 ada enggak tokoh Samiri? Ada, tapi 44:12 kisahnya ada sedikit perbedaan gitu loh, 44:14 Pak. 44:15 Itu aja sih 44:15 bedanya di mana? 44:17 Jadi di sana tuh misalkan disebutnya ada 44:19 enggak enggak yang ngebuat H 44:22 kalau kita kan jelas banget dia membuat 44:23 patung anak lembu, Pak. Kalau di situ 44:25 enggak. adalah sedikit perbedaan dan 44:28 bukan hanya itu aja banyak kisah-kisah 44:30 tentang Bal'am bin Bauraho Pak di surat 44:32 Al'raf 175 177. Siapa Balam bin Bauro? 44:36 Itu adalah seorang ulama dari kalangan 44:39 Bani Israel yang waktu itu tergoda 44:42 oleh pemimpin, oleh raja yang sangat 44:44 zalim yang disuruh mendoakan Nabi Musa. 44:46 Dan Bal'am bin Baura ini orang yang 44:48 sangat taat sekali yang doanya selalu 44:50 diijabah sama Allah di saat-saat yang 44:52 syaddah, di saat-saat terdesak. Tapi 44:55 ketika akhir hidupnya, naudubillah 44:56 minzalik, Allah jelaskan dia itu seperti 44:59 anjing yang lidahnya terjulur karena 45:01 tergoda oleh dunia. Dia diminta oleh 45:03 raja itu mendoakan Nabi Musa hal-hal 45:05 yang jelek. Tapi setiap kali dia 45:07 mendoakan lidahnya terpeleset. 45:09 Lidahnya terpeleset. Itu itu Allah 45:10 abadikan kisahnya di surat Ala'raf 175 45:13 177. 45:14 Oke. Masyaallah. Ini dari Singapura. 45:15 Asalamualaikum Mbak Sara. 45:17 Waalaikumsalam. Bu Endang di Singapura 45:19 lagi dengar nih ya teman-teman di 45:20 Singapura lagi dengar. 45:21 Oh masyaallah. Sinjap. [tertawa] 45:23 Singapura jam berapa ini? Jam ee .30 45:26 sana lebih dulu apa lebih? 45:27 Iya lebih dulu. Lebih dulu 1 jam. Iya. I 45:29 suka ke Singapore ke mana biasanya? 45:31 Pernah ke Singapura? Ochad ee 45:33 ke masjid-masjid Singapura. 45:34 Oh belum belum belum belum. Dulu banget. 45:37 Tahun berapa ya, Pak? Sebelum sebelum 45:39 nikah dulu pernah. [tertawa] 45:42 Oke. Mbak Sara, apakah di Riat ada 45:43 gereja? Waduh, pertanyaan banyak-banyak. 45:45 Dulu ee sempat waktu tahun 2012 sempat 45:50 saya bawa baca berita bahwa akan 45:52 didirikan gereja di Alkobar. Jadi 45:55 teman-teman harus tahu khabar itu barat 45:57 Riyad 300 kilo 45:59 dekat ke arah Dubai, dekat ke arah 46:01 Kuwait, Bahren itu 46:03 katanya mau didirikan gereja. Tapi 46:05 enggak tahu belum sampai sekarang pun 46:06 belum ada. 46:07 Heeh. 46:08 Tapi kalau misalkan ada pun apa 46:10 masalahnya gitu? Justru karena bukankah 46:12 kalian bisa melihat bahwa Islam ini 46:14 adalah sangat toleransi. 46:16 Kalian ini kan selama ini kalian 46:18 maksudnya teman-teman Kristen yang 46:19 menghujat ya mengatakan bahwa kita ini 46:22 minoritas di Indonesia, kita ini 46:24 terintimidasi. Oh ya saya katakan 46:27 Indonesia sudah merdeka berapa puluh 46:28 tahun. Apakah Anda terintimidasi? 46:30 Heeh. 46:31 Jangan suka membuat berita yang tidak 46:34 baik gitu nantinya malu 46:37 gitu. Banyak juga yang nanya ya Pak 46:39 Krisna ya. [tertawa] 46:40 Banyak ya. 46:42 Masyaallah. 46:43 Silakan yang mau bertanya kami tunggu di 46:45 0811999720. 46:50 Dari Batam, dari Yogyakarta, dari Aceh, 46:53 dari mana lagi? Banyuwangi. 46:55 Halo Banyuwangi dari Bali juga suka ada 46:57 nih. Dari Gilimanuk. Dari Gilimanuk 47:00 suka ada yang bertanya. Silakan dari 47:02 Bali kalau mau bertanya. Di sini ada 47:04 Sara. 47:04 Heeh. 47:05 Hm. Dia bukan mualaf, tapi dia membina 47:08 ee mualaf deh. Hm. 47:13 Ee ee Mbak Asar, apa yang kita boleh 47:16 tidak boleh katakan kepada mualaf agar 47:18 dia tetap kepada Islam? Apa yang tidak 47:19 boleh kita katakan? 47:21 Yang tidak boleh kita katakan ya kalau 47:23 misalkan mereka sudah menjadi muslim, 47:27 kita tidak boleh ee dan ingatkan juga 47:29 kepada mualaf, tidak boleh menjelekkan 47:31 agama yang sebelumnya di anut 47:33 ya, Pak. Ya, jadi kalaupun misalkan dia 47:35 ada kekecewaan kepada petinggi-petinggi 47:39 agama sebelumnya, ya 47:41 ya sudahlah sampaikan aja. Enggak usah 47:43 juga diceritakan di publik ini begini 47:44 menjelek-jelekkan, enggak usah gitu loh 47:46 kayak gitu. Iya tidak boleh ya. 47:48 Ya kalau apa hal apa yang tidak boleh 47:50 kita katakan pada mualaf ya tentunya 47:53 hal-hal apapun yang membuat mentalnya 47:55 tambah down. Karena bagaimanapun 47:58 mualaf atau bukan mualaf ee perkataan 48:00 yang jelek itu kan tidak baik. Apalagi 48:02 untuk ke mental ya, Pak ya. Perkataan 48:04 itu kan lebih kepada mental bukan fisik 48:06 gitu. 48:07 Dan hubungan dia dengan keluarganya, 48:09 dengan 48:10 bapak ibunya tidak boleh dipisahkan ya. 48:12 Iya. Maksudnya tetap ingatkan walaupun 48:14 dia mualaf tetap ingatkan bahwa kita 48:17 tetap harus berbakti kepada mereka 48:19 kepada orang tua kita ya. 48:20 Ini dari Bali nih Ibu Siti Anisa. Saya 48:24 dari Bali dengar nih Mbak Asalamualaikum 48:27 Mbak 48:27 Mbak Sarah Bali nih. 48:29 Iya Bali. He Siti Anisa di Bali apa? 48:33 Nanya metsosnya apa? 48:34 Siti ee kalau di TikTok saya itu Sara 48:37 Intan 02 karena 48:39 Sara Inan 02. Hm. 48:42 Eh, 48:43 ini yang dari YouTube, Pak, pertanyaan 48:45 enggak dari dari 48:47 Iya. Live 48:48 dari radio. Bukan dari YouTube. Ada 48:49 enggak, Kang Adi? 48:51 Ini bukan bukan dari YouTube. 48:52 Oh, dia bukan dari YouTube. Oh, radio 48:53 dari radio. 48:55 Oh, masyaallah. 48:56 Dari Singapura ada dengar? dari Bali. 48:58 Dari Banyuwangi. Mana Banyuwangi. 49:00 Banyuwangi. Aceh juga boleh. Silakan. 49:02 Ini nih nih, Pak. Ini teman saya nih 49:04 yang suka menghujat saya. 49:05 Tuhan Yesus memberkatimu. Sarah saya 49:07 jawabnya apa, Pak? 49:08 Tuhannya Yesus memberkatimu. Gitu. 49:11 [tertawa] 49:12 Enggak kita biasa kayak gini sama teman 49:13 sudah biasa. Jadi enggak ada 49:14 tersinggung-tersinggung kayak gitu. 49:15 Insyaallah saya bilang Tuhan ya Yesus 49:17 memberkati. Amin. 49:18 Oke. 49:20 Ya. Yesus punya Tuhan loh, Pak. Benar. 49:23 Iya. Iya. 49:24 Heeh. 49:26 Mbak Sara kapan-kapan anaknya diajak 49:28 dong ke Rasil. 49:29 Oh, anak saya. Masyaallah. Insyaallah. 49:31 Insyaallah. Insyaallah. Nanti kalau dia 49:34 namanya Rasyid ya. Dia kalau misalkan 49:36 Pak Krishna yang ngubungin gitu ngomong 49:38 langsung atau melalui saya misalnya Sid 49:40 diminta ee ngomong begini. Dia itu waktu 49:44 tahun berapa ya, Pak? Sempat jadi pernah 49:45 jadi imam masjid salat tarawih. Heeh. 49:47 Oh. Di mana? 49:48 Di Cikias waktu itu sama waktu itu minta 49:51 Kohani. Kohani. He yang minta. 49:52 Kohani yang minta. I 49:55 kenapa 49:55 diri sepertinya 49:57 ya masjid yang besar itu. Masjid Asidik 49:59 yang putih. Masjid putih itu. 50:01 Heeh. 50:01 Hm. 50:04 Asalamualaikum. 50:05 Saya melihat Mbah Sara di YouTube. 50:08 Cantik sekali. 50:09 Bagaimana cara 50:11 memelihara kecantikan secara Islam? 50:14 Oh, masyaallah. Katanya baca Quran. 50:16 Maura. 50:17 Masyaallah, Mbak Maura. Masyaallah 50:18 tabarakallah. Yang bikin cantik tuh 50:20 Allah. Tapi saya yakin nih karena filter 50:22 nih. Ini pasti ada filternya. [tertawa] 50:25 Enggak ada enggak ada ya. 50:26 Jadi yang bikin cantik tuh ee Allah. 50:30 Jadi kalau kata ibu saya suruh baca 50:32 Quran pesannya itu aja. 50:33 He. 50:34 Jadi baca Qurannya berapa banyak ya? 50:37 Sebanyak kebahagiaan yang kamu inginkan 50:38 gitu. Kata Utsman bin Affan. 50:41 Mbah Sara ee saya seorang muala 50:43 bagaimana saya mencintai Al-Qur'an. 50:46 Oh iya. 50:47 Eh, tak kenal maka taaruf, [tertawa] tak 50:51 kenal maka kenalan. Jadi gini, bagaimana 50:54 kita bisa cinta. Jadi ada cinta yang 50:57 pada pandangan pertama, ada cinta yang 50:59 karena memang biasa. Bagaimana kita bisa 51:02 mencintai Al-Qur'an? Pertanyaan saya ini 51:05 bukan kepada Anda yang mualaf aja ya, 51:07 Mbak atau Mas gitu kan. [menghela napas] 51:09 Hah. Kita orang Islam pun Rasulullah 51:11 bilang aja, "Alimanu yazidanqis." Jadi 51:15 iman itu bisa bertambah dan berkurang. 51:19 Nah, gimana sih caranya kita cinta sama 51:21 Al-Qur'an kalau keimanan lagi tinggi? 51:23 Kalau biasanya saya ini pengalaman 51:25 pribadi kalau kita lagi enggak enak tuh 51:28 biasanya dekatnya ke siapa sih gitu. 51:30 Saya mencari ketenangan dengan membaca 51:32 Al-Qur'an. Gimana kita bisa cinta? 51:34 Dengarkan dulu. Dengarkan dari eh 51:39 reciters. Reciters itu apa, Pak Krishna? 51:41 yang membaca itu qari. Qari yang saya 51:43 biasanya suka sama eh 51:47 Misari Rasyid Alfasi itu dia terkenal 51:49 banget ya. Satu lagi Thaha Aljunaidi, 51:52 satu lagi Abdur Rasyid Ali Sufi. Beliau 51:56 membacanya itu secara 51:58 warsy. 51:59 Jadi yang kayak waddu kayak gitu-gitu 52:00 Pak yang bacaannya agak sedikit berbeda 52:03 dan itu bagus banget. Kemudian kalau 52:06 kita terbiasa mendengar, nah itu baru 52:08 nanti kita bisa lama-lama cinta dan 52:11 kalau kita lebih tahu artinya itu luar 52:14 biasa. Kemudian banyak mendengarkan 52:17 nasihat dari ulama-ulama yang mencintai 52:20 Al-Qur'an karena ahlul Quran itu 52:23 keluarganya Allah. 52:25 H 52:25 dan bukan berarti kita hafid, hafidah 52:28 itu keluarga. Tidak. Orang ahlul Quran 52:30 itu apa sih yang perkataannya, 52:33 perbuatannya 52:35 mengikuti apa yang 52:37 Al-Qur'an katakan 52:38 seperti itu. 52:40 Ini mungkin pertanyaan terakhir ya. 52:42 Apakah di Arab banyak anak yatim? 52:44 [tertawa] 52:45 Banyak. 52:46 Banyak ya? Banyak ya? 52:47 Banyak. Banyak. Heeh. Anak yatim banyak. 52:49 Nah, tapi dalam pemeliharaan negara. 52:51 Oh. 52:52 Pemeliharaan pemerintah. Iya, gitu. 52:54 Betul. Oke. Ya, sepertinya pertanyaan 52:57 sudah dijawab. Oke, ini ada yang nanya 52:58 nomor telepon. Saya akan bacakan lagi 52:59 nomor telepon dari Sara Intan adalah 53:02 silakan dicatat 0819 53:07 kemudian 90 kemudian 15 53:12 107 53:13 0819 53:15 90151077. 53:19 Tadi TikTok-nya apa? 53:20 Sarah Intan 02. 53:22 Sarah Intan 02. Oke. He 53:25 terima kasih Mbak Sara. Sepertinya 53:27 pertanyaan sudah sem terjawab dengan 53:29 baik. 53:30 Masyaallah. Mohon maaf. 53:31 Terima kasih atas kehadiran Rasil ya 53:33 atas sharingnya luar biasa. 53:34 Sama Pak Krisna. 53:35 Salam buat e Rasyid. 53:37 Insyaallah. 53:37 Rasyid Alik ya. 53:39 Altal. 53:39 Alalib 53:40 sama dengan Pak Farid. Altal. 53:41 Oh Thib. Oke. Baik. Terima kasih. 53:45 Saya Muhammad Krishna Oni Saputra dan 53:48 Algi mohon pamit. Wabillahi taufik 53:50 walhidayah. Alalamualaikum 53:51 warahmatullahi wabarakatuh. 53:52 Waalaikumsalam.