Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Tepuk tangan] 0:14 warahmatullahi wabarakatuh. 0:17 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:19 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:22 sayyidina Muhammad. Dipancaruaskan dari 0:25 jalan Masjid Silaturahim nomor 36. 0:29 Kalimanggis Cibubur Bekasi radio 0:32 silaturahim untuk Islam yang satu. 0:35 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:36 subhanahu wa taala, bagaimana kabarnya 0:39 di sore hari ini? Semoga dalam keadaan 0:41 sehat walafiat dan selalu dalam 0:44 lindungan Allah subhanahu wa 0:47 taala. Di sore hari ini kami kembali 0:50 menjumpai ikhwan dan akhwat di udara 0:53 dalam program tausiah sore bersama 0:56 narasumber kita Ustaz ZM. Bahmid di 0:59 edisi Senin 14 Safar 1:02 1446 Hijriah yang bertepatan di tanggal 1:06 19 Agustus 2024 Masehi. Tema yang akan 1:11 beliau bawakan yaitu tentang berjuang 1:14 dalam jihad atau berjihad dalam 1:17 petualangan. Kita telah tersambung 1:19 dengan narasumber kita, guru kita, Ustaz 1:21 Z Mahmid melalui aplikasi Zoom. 1:24 Asalamualaikum warahmatullahi 1:26 wabarakatuh, Ustaz. 1:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:30 wabarakatuh. Baik, bagaimana Ustaz? 1:33 Kabar sehat Ustaz ya? 1:36 Alhamdulillah. Alhamdulillah binma 1:39 waliah. Baik. Alhamdulillah. Baiklah 1:41 ikhwan akhwat, langsung saja kita akan 1:43 mendengarkan pemaparan yang akan 1:45 disampaikan oleh guru kita Ustaz Z. 1:47 Bahid. Tafadol Ustaz. 1:51 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:53 warahmatullahi wabarakatuh. 1:56 Waalaikumsalam. 2:00 Alhamdulillah. 2:01 Alhamdulillahilladzi hadana lihadza w 2:04 kunna linahtadi 2:05 laula laula 2:08 hadanallah tumma innalhamdalillah 2:11 nahmaduhu waskuruhu waastainuhu 2:14 wastagfiruh wa naud nauzubillahi min 2:17 syururi 2:18 anfusina wamin syiati 2:21 a'alina. Man yahdillah fahual muhtad. 2:25 Waman yudlil falan tajida lahu waliyan 2:28 mursyida. Ashadu alla ilahaillallah 2:31 wahdahu la syarikalah wa ashadu anna 2:34 muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahumma 2:37 sholli wasallim wabarik ala sayyidina 2:41 Muhammad ann nabir rahmah wa ala alihi 2:45 wasahbihi 2:46 wasallama tasliman kira. 2:52 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 2:54 Allah subhanahu wa taala di mana aja 2:56 Anda 2:57 berada dan teristimewa kepada mereka 3:00 yang mengikuti syaran ini dalam 3:02 perjalanan. 3:04 Insyaallah Allah Subhanahu wa taala akan 3:07 memelihara dalam perjalanan menyampaikan 3:09 ke tujuan dengan sehat walafiat. 3:13 Dan kepada para pendengar di mana aja 3:15 Anda berada, mudah-mudahan Allah 3:17 Subhanahu wa taala selalu menjaga kita 3:19 dalam 3:20 hidayahnya dan Allah Subhanahu wa taala 3:24 mencurahkan insyaallah pengampunan dan 3:26 rahmat daripadanya. 3:29 Pendengar sekalian yang 3:33 mulia, di dalam Al-Qur'an e di dalam 3:36 hadis Rasul sallallahu alaihi 3:38 wasallam, Rasul sallallahu alaihi 3:41 wasallam mengingatkan kepada kita 3:42 sekalian dan ini biasanya selalu saya 3:44 bawakan dalam 3:46 pembukaan ceramah. 3:49 alaika 3:52 bqwallah wa innaha 3:57 jimunulir. Kalau kita terjemahkan ini 4:00 maknanya Rasulullah selalu mengingatkan 4:02 kepada kita untuk kita selalu menjaga 4:05 ketaatan ketakwaan kita kepada Allah 4:07 Subhanahu wa taala itu mutlak. 4:10 Artinya tidak dicampur baurkan dengan 4:12 sesuatu yang 4:15 lain. Hadis ini mengatakan alaika 4:18 bqwallah. 4:20 Seakan-akan Rasulullah mengingatkan, 4:23 pompakan ke dalam dirimu, lekatkan ke 4:26 dalam 4:27 dirimu. Ya. Atau bisa juga kita katakan 4:32 hiduplah di bawah naungan ketaatan 4:35 kepada Allah, takwallah. 4:39 Karena takwa Allah ini yang menjadi yang 4:42 Allah Taala istilahkan di dalam 4:44 Al-Qur'an dengan kalimat 4:47 muttaqin yang akan menjadi pegangan kita 4:50 yang sangat kuat ketika kita masuk ke 4:52 alam barzakh dan perjalanan ke yaumul 4:55 akhir. tiketnya muttaqin. Sebagaimana 4:59 yang lalu yang kita 5:02 terangkan di dalam 5:04 Al-Qur'an Allah Subhanahu wa 5:07 taala mengingatkan kepada kita dalam 5:09 surah 5:12 at-Tur. Wama khalaqtul jinna wal ins 5:16 illa 5:17 liya'budun. Ma uridu minhum min rizqin 5:21 widu yutimun. 5:24 Innallahuar razzaqu dul quwatil 5:28 matin. 5:29 Sadaqallahulzim wasadaq rasulil 5:33 karim. Penjengat sekalian yang 5:35 dimuliakan Allah subhanahu wa 5:39 taala. Kita semua tahu bahwa kita ini 5:41 diproses oleh Allah Subhanahu wa taala 5:43 di alam rahim. 5:46 Kita semua tahu bahwa semua makhluk yang 5:48 ada di bumi kita ini itu diciptakan oleh 5:51 Allah Taala. Dan kita semua tahu, kita 5:54 beriman bahwa Allah yang menciptakan 5:57 bumi, langit, dan alam raya 6:00 ini. Dan banyak dalam ayat dalam 6:02 Al-Qur'an Allah Subhanahu wa taala 6:04 terangkan kepada kita. 6:07 Justru itu Allah Subhanahu wa 6:10 taala berkali-kali mengingatkan dalam 6:13 Al-Qur'an walillahi ma fis samawati wa 6:16 fil 6:19 ard dan di tangan Allah subhanahu wa 6:22 taala atau kepunyaan Allah apa yang ada 6:26 di langit dan apa yang ada di bumi dan 6:29 apa yang ada di 6:31 antaranya itu kepunyaan Allah 6:34 Taala kita ini kalau dibanding ingkan 6:36 dengan kebesarannya alam raya kita ini 6:39 enggak ada 6:41 apa-apanya. Tapi di dalam Al-Qur'an 6:44 Allah Taala memberikan kemuliaan kepada 6:47 kita manusia tapi kepada yang 6:51 beriman. Di ayat walaqad karramna bani 6:55 Adam. Sesungguhnya kami telah memuliakan 6:58 anak-anak Adam. 7:00 Di ayat yang lain Allah Taala 7:06 nyatakan Allah menciptakan 7:10 kita dengan sebaik-baiknya 7:13 bentuk 7:15 simetris. Kita bisa balance diri 7:20 kita. Laqad khalagnal insana fi ahsani 7:24 taqwim. 7:27 Allah Taala menciptakan manusia itu 7:29 dengan sebaik-baiknya 7:33 bentuk, makhluk yang luar 7:38 biasa. Makhluk yang luar biasa. Luar 7:41 biasa makhluk manusia 7:43 ini. Sehingga Allah Taala men ahsani 7:45 takwim itu sebaik-baiknya makhluk. Di 7:49 ayat yang lain Allah Taala menyatakan, 7:54 "Alladzana w 8:00 insani produk yang paling baik yang 8:02 Allah Taala ciptakan itu 8:05 manusia." 8:08 Ahsana produk yang paling terbaik dari 8:10 semua makhluk yang Allah Taala ciptakan. 8:15 Dan yang berbicara 8:17 ini yang 8:19 memberikan sertifikasi kepada manusia 8:22 bahwa dia adalah makhluk yang terbaik 8:24 itu yang menciptakannya yaitu Allah 8:26 Taala. 8:30 Kemudian di dalam surah at-Tur Allah 8:33 Taala ingatkan kepada kita, wama 8:35 khalaqtul jinna wal ins illa 8:39 liya'budu. 8:41 Namun tidaklah kami Allah eh tidaklah 8:45 aku Allah wqtul jinna wal ins illa 8:48 liyaudun. 8:50 Produk yang terbaik ini manusia makhluk 8:53 yang terbaik yang Allah Taala nyatakan 8:56 tidaklah aku ciptakan mereka 8:59 ini termasuk 9:01 jin wal 9:05 ins. Jin ini beribadah kepada Allah 9:07 Taala dan diciptakan oleh Allah 9:09 Subhanahu wa taala jauh sebelum kita 9:11 diciptakan. sebelum manusia 9:14 diciptakan. Dan sebelum ada manusia 9:17 diciptakan oleh Allah, jin ini termasuk 9:21 makhluk yang sangat taat kepada Allah 9:23 Subhanahu wa taala. Tapi kemudian 9:26 sebagian dari mereka engkar kepada 9:28 Allah. Kita sudah tahu riwayatnya ketika 9:31 diperintahkan oleh Allah untuk bersujud. 9:34 Tapi kita balik kepada manusia. Kita ini 9:36 manusia. 9:39 Allah Taala katakan, "Tidaklah aku 9:41 ciptakan jin dan manusia w khalaqul jin 9:44 wal ins 9:47 illaudun." 9:49 Terkecuali untuk mengarahkan peribadatan 9:53 mereka itu kepada Allah. 9:57 Jadi berarti hamba Allah yang mulia 10:00 kalau kita perhatikan ayat ini berarti 10:04 tendensi untuk beribadah itu sudah ada 10:07 sejak manusia itu 10:11 lahir. Allah Taala menyatakan illal 10:14 ya'budun. Terkecuali untuk 10:17 beribadah ya untuk menyembah. 10:22 Berarti tendensi untuk beribadah, untuk 10:25 menyembah, untuk mengarahkan 10:27 peribadatannya sudah ada dalam diri 10:32 manusia. Tapi tidak ada jaminan kepada 10:35 manusia bahwa peribadatannya ini akan 10:40 diarahkan total mutlak ikhlas kepada 10:43 Allah Taala. 10:47 Hanya Allah Taala mengingatkan tendensi 10:50 untuk beribadah kepada manusia itu sudah 10:52 ada sejak dia 10:54 lahir. Karena Allah Taala menyatakan, 10:56 "Aku tidak ciptakan manusia, jin dan 10:59 manusia terkecuali untuk beribadah." 11:04 Libudun. Dan Allah Taala ingatkan, "Ma 11:06 uridu minhum min rizqin widu?" 11:10 Aku tidak menginginkan mengharapkan 11:14 rezeki dari mereka. Artinya dengan 11:16 kalimat yang lain, kalau kita beribadah 11:19 terarah kepada Allah 11:21 Taala bukan artinya kita menguntungkan 11:24 Allah Taala. 11:25 Tidak. Kita menguntungkan diri kita 11:30 sendiri. Bukan artinya kemudian Allah 11:32 Subhanahu wa taala kekuasaannya, 11:35 kebanggaannya, keagungannya menjadi 11:37 lebih besar ketika kita beribadah. 11:40 Tidak. Kita beribadah untuk kita karena 11:44 sudah ada tendensi untuk beribadah 11:46 kepada Allah Subhanahu wa taala. Tapi 11:49 tendensi untuk beribadah ini tidak 11:52 dinyatakan di ayat ini bahwa jaminan 11:55 Allah Subhanahu wa taala akan menjadikan 11:58 manusia itu selalu ibadahnya terarah 12:00 kepada 12:02 Allah. Tidak. 12:08 N mari hamba Allah yang mulia. 12:14 Sebab kan dalam kehidupan 12:17 kita ada manusia yang mengarahkan 12:20 peribadatannya 12:24 dia. Selain kepada Allah, ada juga 12:28 kepada sesuatu yang 12:30 lain. Sebab kalau kita mengarahkan 12:33 peribadatan kita kepada Allah, semua 12:36 yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an 12:39 tentunya kita akan jalani. Yang dilarang 12:42 oleh Allah kita akan jauhi. Kita akan 12:44 menghindar. Kita tidak akan lakukan. Itu 12:46 namanya benar-benar kita beribadah 12:49 terarah kepada Allah Taala. 12:52 Ada hamba-hamba Allah, dia salat 12:55 beribadah kepada Allah, tapi dia 12:57 mengarahkan juga peribadatannya dia 12:59 kepada sesuatu yang lain. Saya 13:01 memberikan 13:05 contoh hakim di 13:09 pengadilan, pemimpin dalam satu 13:11 masyarakat atau pemimpin dalam satu 13:14 negara atau pemimpin dalam satu kota. 13:20 hakim di pengadilan ketika dia diangkat 13:23 menjadi 13:26 hakim, dia harus melalui sumpah kepada 13:29 Allah Taala dengan meletakkan 13:33 Al-Qur'an di atas 13:35 kepalanya. Begitu juga dokter, begitu 13:38 juga 13:40 pejabat, begitu juga 13:43 pemimpin, begitu juga anggota DPR. 13:48 DPR itu artinya kan Dewan Perwakilan 13:52 Rakyat. Dewan Perwakilan 14:00 Rakyat ada terkadang mungkin 14:03 karena manusia-manusia yang sudah 14:07 kesal, terkadang mereka tulis di 14:11 WhatsApp Dewan Pengkhianat Rakyat. Nah, 14:15 kalau itu saya enggak 14:18 setuju karena mereka juga itu disumpah 14:22 dan masih banyak masih ada orang-orang 14:24 yang baik yang mewakili rakyat untuk 14:26 memperjuangkan rakyat. Masih 14:31 ada. Saya berikan contoh 14:34 begini. Dia beribadah kepada Allah 14:37 Taala. Diarahkan peribadatannya kepada 14:39 Allah. 14:41 Ketika Allah Taala perintahkan dalam 14:46 Al-Qur'an, 14:50 innallahakum ahli waamum. 14:56 Allah Taala memerintahkan, mewajibkan 14:58 kepada 15:00 kalian untuk 15:03 menyampaikan amanah Allah yang dititip 15:06 di atas pundakmu kepada mereka yang 15:09 berhak untuk menerima amanah Allah. Ini 15:12 amanah Allah itu apa? Kalau umpama dia 15:15 hakim di pengadilan, dia harus 15:17 memberikan keadilan yang benar-benar 15:19 adil kepada mereka yang datang ke 15:21 pengadilan menuntut keadilan. 15:26 Tapi terkadang di dalam 15:29 perjalanan dia lupa ibadahnya dia kepada 15:33 Allah yang tiap hari 17 kali dia 15:36 mengatakan iyaka na'budu wa iyaka 15:40 nastain paling kurang 17 kali kalau dia 15:45 muslim paling kurang 17 kali kalau dia 15:48 ada salat sunah taruhlah salat sunah 15:50 dalam sat hari cuma 10 rakaat 15:54 Umpama dua sebelum subuh, dua sebelum 15:57 zuhur, dua sesudah zuhur sama ada 16:01 enam 16:03 ya. Dua sebelum asar atau dua sebelum 16:06 magrib delan dua 16:09 sebelum sesudah isya atau sebelum isya 16:13 10. 16:15 umpama aja berarti 27 kali dia berjanji 16:20 di hadapan Allah. Dia bersujud kepada 16:23 Allah ya. Dia tegak berdiri menghadap 16:27 kepada Allah dan mengatakan iyaka 16:30 na'budu wa iyaka 16:32 nastain. Ya Allah hanya kepadamu aku 16:35 arahkan semua 16:37 peribadatan. Kepadamu aku 16:40 bersujud. Kepadamu aku menyerahkan 16:43 diriku. Dan hanya kepadamu aku 16:45 menedahkan 16:48 tangan. Di tengah 16:51 perjalanan ketika Allah amanahkan 16:54 kepadanya sebagai seorang 16:58 pemutus, berubah peribadatannya. 17:05 I terarah kepada 17:07 materi karena ada ganggu karena 17:11 ada janji materi untuk memutuskan sesuai 17:15 yang diinginkan oleh yang di 17:18 atasnya atau ada amanah dari 17:22 atasannya dengan jabatan yang cukup 17:25 menggiurkan sehingga putusannya dia lupa 17:28 lagi dengan sumpah dia sebagai hakim. 17:31 Sumpah dia sebagai pejabat, sumpah dia 17:34 sebagai 17:39 pemimpin. 17:41 Berarti 17:43 kalimat yang iyaka na'budu wa iyaka 17:47 nasta'in hanya merupakan 17:50 kepalsuan. Subhanallah. 17:53 Kalau 20 kali sehari dia berjanji kepada 17:56 Allah yang 17:58 demikian, apakah kira 18:02 pantas ketika Allah mengamanatkan yang 18:05 Allah Taala menyatakan wa hakamtum 18:07 bainanasumu 18:10 bilil? Kalau kalian jatuhkan putusan 18:13 antara manusia, jatuhkan putusan dengan 18:15 adil. Dan ini bukan hanya berlaku kepada 18:18 pejabat di pengadilan, tapi ini berlaku 18:21 juga kepada para pejabat-pejabat di 18:23 dalam 18:25 pemerintahan, termasuk pemimpin, 18:27 termasuk presiden, termasuk 18:32 gubernur. Jangan 18:36 diiringi kalimat iyaka na'budu wa iyaka 18:39 nastain dengan kebohongan, dengan 18:42 kepalsuan, dengan kezaliman. 18:51 Di dalam 18:53 Al-Qur'an ada ayat yang Allah Subhanahu 18:56 wa taala ingatkan kepada kita 19:01 sekalian. Alladzina 19:05 amanu wahajaru wahaduillah. 19:15 Waika humul 19:18 faizun. Allah Taala menyatakan, 19:20 "Alladzina amanu wa 19:22 hajaru." Nah, sesungguhnya orang-orang 19:25 yang beriman dan orang-orang yang 19:31 berhijrah, hijrah di zaman sekarang itu 19:34 masih ada. Masih ada. 19:37 yang dalam hadis Rasul sallallahu alaihi 19:39 wasallam 19:40 mengingatkan ketika Rasulullah telah 19:42 selesai berhijrah, Rasulullah 19:44 mengingatkan maka mulai hari ini tidak 19:47 akan ada hijrah 19:49 lagi. Tapi 19:52 sesudahku 19:53 almuhajir man hajara mimma mana Allah. 19:58 Orang yang berhijrah dari apa yang 20:00 dilarang oleh Allah dia 20:02 tinggalkan. Dia menuju kepada kebenaran. 20:06 Apa Allah Subhanahu wa taala nyatakan 20:08 dalam ayat 20:15 ini? Alladzina amanu wa hajaru wahadu 20:20 fiabilillah. Jadi orang yang berjihad 20:24 benar-benar ya. Nah kita kan kalau 20:27 hijrah sudah enggak ada sekarang. 20:29 Tapi orang yang meninggalkan yang 20:31 dilarang oleh Allah itu dianggap oleh 20:34 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 20:36 sebagai dia berhijrah dari tadinya yang 20:39 dia tidak inginkan sesuatu yang dilarang 20:41 oleh Allah Taala dia menuju kepada 20:45 kebenaran. Itu namanya dia berjihad di 20:48 jalan Allah Taala untuk menuju kepada 20:52 kebenaran. Wajahadu fibilillah. 20:57 Artinya dia berjihad di 20:59 dalam jihad ini artinya dia 21:02 bersungguh-sungguh untuk membela agama 21:04 Allah, membela kebenaran, membela 21:07 kejujuran. Itu termasuk jihad. 21:11 Karena pernah di zaman Rasul sallallahu 21:13 alaihi wasallam ketika Rasulullah 21:16 kembali daripada satu 21:18 peperangan kemudian Rasul sallallahu 21:20 alaihi wasallam menyatakan rajana min 21:22 jihadil 21:24 asgar. Kami baru kembali dari jihad yang 21:28 kecil. Padahal peperangan ini peperangan 21:31 yang luar biasa dahsyat menentukan 21:33 menang dan kalahnya umat 21:36 Islam. Rasulullah menyatakan kita baru 21:38 balik daripada peperangan yang kecil. 21:42 ila jihadil akbar menuju kepada jihad 21:45 yang 21:47 besar. Sahabat sahabat ini kaget berarti 21:50 ada jihad lagi yang lebih 21:53 besar yang pada saat itu mereka sudah 21:56 berdarah-darah. Ada yang meninggal di 21:58 peperangan, ada yang putus kakinya, 22:00 macam-macam. Rasul sallallahu alaihi 22:02 wasallam menyatakan ini adalah 22:04 peperangan yang kecil. 22:07 Jadi jihad itu bisa berarti 22:10 peperangan, bisa berarti dia 22:13 bersungguh-sungguh untuk menuju kepada 22:15 kebenaran, bersungguh-sungguh 22:17 meninggalkan yang dilarang oleh Allah 22:20 Taala, bersungguh-sungguh untuk 22:22 menegakkan agama Allah. Itu jihad yang 22:25 luar biasa. Maka Rasul sallallahu alaihi 22:28 wasallam ketika ditanya oleh sahabat, 22:29 "Ya 22:30 Rasulullah, jihadil akbar, jihad yang 22:33 besar ini yang mana lagi? 22:36 Rasul sallallahu alaihi wasallam 22:38 menyatakan, "Jihadun 22:40 nafs." Anda 22:42 berjihad dengan hawa 22:46 nafsumu. Hamba Allah yang mulia, para 22:49 pendengar yang dimuliakan Allah 22:53 Subhanahu berjihad dengan hawa nafsu itu 22:56 tidak gampang. 23:00 Sehingga Rasulullah mengistilahkan 23:02 jihadul 23:03 akbar, berjihad yang sangat besar. Jadi 23:07 berarti jihad di dalam Islam itu bukan 23:10 hanya berarti peperangan 23:13 bukan. Maar arakah itu 23:15 peperangan. Dalam peperangan karena 23:17 mereka bersungguh-sungguh membela agama 23:19 Allah maka dinamakan juga jihad. 23:25 Seorang yang bersungguh-sungguh 23:27 menegakkan agama Allah Taala, orang yang 23:29 keluar rumah aja untuk mencari sesuap 23:32 nasi demi untuk keluarganya, itu dia 23:34 berjihad di jalan Allah 23:40 Taala. Seorang yang 23:45 bersungguh-sungguh menegakkan kebenaran 23:47 itu dia berjihad di jalan Allah 23:49 Subhanahu wa taala. 23:53 Allah Subhanahu wa taala 23:55 menyatakan ada orang yang 23:58 berjihad biamwalihim wa 24:01 anfusihim. Ada yang berjihad dengan 24:04 hartanya, ada yang berjihad dengan 24:07 anfusihim, dengan kehidupannya. 24:12 Dengan hartanya itu dia 24:13 bersungguh-sungguh ingin 24:15 membantu umpama penampungan anak-anak 24:18 yatim. Dia menggali sumur di daerah yang 24:21 kering. Orang-orang yang susah 24:23 mendapatkan air itu dia berjihad dengan 24:27 hartanya 24:30 biamwalih. Dia lihat di satu tempat yang 24:33 tidak ada masjid. Kemudian dia bangun 24:36 diam-diam yang punya hartanya tidak mau 24:38 terima bantuan dari orang. 24:41 itu dia berjihad dengan 24:45 awali wa 24:48 anfusihim ada dia berjihad di dalam 24:50 peperangan untuk menegakkan agama Allah 24:53 Taala sebagaimana yang kita lihat 24:54 Palestina sekarang 24:56 ini. Palestina negara mereka mau 24:59 diambil, tanah air mereka mau diambil 25:02 mereka dijajah berpuluh-puluh tahun dan 25:05 kita kaum muslimin teristimewa. 25:08 Masyaallah yang berbatasan dengan Israel 25:11 dan berbatasan dengan Palestina, 25:13 negara-negara 25:14 Arab seakan-akan membiarkan apa yang 25:18 terjadi. Perempuan yang dibunuh 25:21 semau-maunya, perempuan hamil yang 25:24 dibunuh, wanita-wanita yang diperkosa, 25:27 anak-anak bayi yang terbunuh. Anak-anak 25:29 bayi, bayi aja sekarang ini yang 25:32 terbunuh sudah mendekati jumlah 15.000 25:35 anak bayi. 15.000. 25:38 Belum yang wanita, belum yang lelaki. 25:42 Karena Israel Yahud laknatullah alaihim 25:48 membombardir tempat-tempat kediaman 25:51 mereka. Bukan berperang secara 25:59 sportif. Mereka kelaparan. 26:05 Kita balik kepada topik yang kita 26:11 bicarakan. Jadi Allah Subhanahu wa taala 26:15 mengingatkan kepada mereka yang betul 26:17 bersungguh-sungguh berjihad dengan 26:19 hartanya dan dengan 26:21 dirinya. Aamu 26:24 darajatallah. Allah taala menyatakan 26:26 mereka mempunyai derajat yang sangat 26:28 tinggi di sisi Allah Subhanahu wa taala. 26:34 fenomena yang terjadi yang kita lihat 26:36 saat ini di negara 26:38 kita. Saya ingin membawa satu 26:42 cerita. Kisah 26:44 ini bukan dari hadis Rasul sallallahu 26:47 alaihi 26:49 wasallam. Tapi kisah ini dikisahkan oleh 26:53 ahlil hikm. Ahli hikmah. 26:56 Sebagai 26:58 contoh bagaimana orang yang berjihad di 27:01 jalan Allah 27:06 Taala ketika dia tergoda di tengah 27:12 jalan. Hamba Allah yang mulia. 27:16 Kita kan ini di Indonesia banyak 27:18 partai, banyak 27:20 partai. Terkadang timbul pertanyaan 27:23 dalam diri kita yang sukar untuk kita 27:31 jawab. Ada partai yang mungkin memusuhi 27:33 Islam. 27:38 Ada partai yang menganggap agama itu 27:40 tidak 27:41 penting. Ada aparte yang benar-benar 27:45 menegakkan ingin menegakkan 27:47 ajaran-ajaran Allah, syariat 27:53 Islam. Ada partai yang kebanyakan di 27:56 dalam partai tersebut masyaallah 27:59 orang-orang yang sangat mengerti dalam 28:01 agama. 28:03 Timbul pertanyaan dalam diri 28:05 kita, kenapa sama-sama kita ini 28:09 beribadah kepada Allah? Salatnya 28:12 sama, puasanya sama, syahadahnya sama, 28:16 Qurannya 28:18 sama. Tapi kenapa terjadi pertentangan 28:21 antara yang satu masuk ke partai yang 28:24 memusuhi Islam mungkin yang tidak senang 28:26 dengan Islam, tidak senang dengan agama. 28:29 Yang satu masuk di ya fifty-fifty. Yang 28:33 satu masuk partai yang masyaallah berbau 28:36 agama. Perbedaannya di 28:40 mana? Padahal sama-sama agama menyembah 28:43 Allah Taala. Perbedaannya bukan di 28:49 mazhab, bukan di 28:53 ajaran, tapi 28:55 perbedaannya masing-masing mempunyai 28:58 tujuan 29:02 tersendiri, mempunyai tujuan tersendiri, 29:04 berbeda tujuan. Ada yang karena 29:08 Allah, ada yang karena sesuatu. 29:12 Saya ingin membawakan 29:16 kisah di satu 29:21 kampung, kampung yang sangat aman. Orang 29:24 beribadah di kampung 29:29 tersebut. Muslimin ada banyak, lebih 29:31 banyak 29:33 muslimin. Kemudian agak keluar dari 29:35 kampung 29:38 tersebut, antara kampung ini dan pinggir 29:40 hutan. 29:42 Ada pohon yang sangat besar yang mungkin 29:45 sudah ratusan tahun pohonnya sangat 29:49 besar. Tapi sebagian daripada penduduk 29:52 kampung tersebut yang muslim, yang 29:55 muslim percaya bahwa pohon ini mempunyai 29:58 kekuatan gaib. Ya, kalau kita anggap 30:01 pohon kerama. 30:04 Maka ada kadang-kadang yang pergi 30:06 bertapa di pohon tersebut, bukan dia 30:09 bangun tahajud di waktu malam kepada 30:10 Allah, dia bertapa di pohon 30:13 tersebut. Ada yang meminta di pohon 30:15 tersebut, ada yang menggantungkan 30:18 kerisnya di pohon 30:22 tersebut. Jadi mereka menganggap bahwa 30:25 pohon ini mempunyai kekuatan gaib. 30:29 Jadi ada seorang ustaz di kampung 30:33 tersebut yang masih 30:35 muda, masih kira-kira umurnya sekitar 35 30:38 sampai 40 30:41 tahun. Dia mengingati kepada jemaahnya 30:44 dia ini haram, enggak boleh diingatin, 30:48 diingatin, diingatin. Tapi masih ada-adu 30:50 juga makin hari malahan makin banyak 30:52 menganggap pohon ini mempunyai kekuatan 30:55 gaib. 30:59 Kalau di zaman sekarang 31:01 mungkin ya pohon ini merupakan pejabat 31:04 yang berkuasa 31:07 kali. Jadi akhirnya si ustaz 31:11 ini dia berpikir-pikir lebih baik pohon 31:14 ini saya tebang secara 31:19 diam-diam. Maka di malam hari sebelum 31:21 subuh dianggap manusia sudah pada 31:24 tertidur semua. ini ustaz seorang 31:26 pemberani. 31:29 Masyaallah. Dia keluar dari rumahnya 31:31 sebelum subuh. Jadi mungkin sekitar jam 31:34 .00 untuk menebang pohon tersebut dan 31:37 tidak ada yang tahu. Supaya besoknya 31:40 ketika orang datang menganggap pohon ini 31:42 pohon keramat atau apa, sudah tumbang, 31:44 sudah enggak ada lagi pohonnya. Di 31:47 tengah malam, jam 3.00 malam dia keluar. 31:51 masih baru beberapa langkah dari 31:53 rumahnya. Dia dicegat dengan seorang 31:56 yang umurnya hampir sama dengan 31:59 beliau. Kemudian orang ini bertanya 32:02 kepada ustaz, "Ya, Ustaz, Anda mau ke 32:06 mana?" "Dengan membawa kapak di malam 32:10 hari." Ustaz ini bersangka baik kepada 32:13 hamba Allah tersebut. Maka ustaz ini 32:16 mengatakan, "Saya akan memotong pohon 32:19 yang disembah oleh sebagian penduduk 32:21 kampung yang mereka nganggap ini pohon 32:23 keramat, ini pohon 32:26 macam-macam." Maka yang mencegah 32:28 kepadanya mengatakan, "Ya Ustaz, kalau 32:31 Anda potong pohon 32:34 tersebut dan dia roboh dan Anda 32:37 tertindas pohon 32:39 tersebut, siapa yang akan memberi makan 32:42 kepada anak istrimu? 32:44 Anda seorang 32:46 diri ingin memotong pohon yang begitu 32:49 besar. Apa Anda tidak berpikir 32:52 resikonya? Ustaz ini dengan teguh 32:55 mengatakan, "Kalaupun sudah takdir Allah 32:57 saya meninggal tempat tersebut, itu 32:58 sudah takdir Allah. Saya yakin anak 33:01 istri saya bakal tidak keleparan." 33:07 yang mencegah kepadanya melihat 33:09 ketegarannya ustaz ini. Maka kemudian 33:13 dia mengatakan, "Ustaz, 33:18 saya ada pembicaraan negosiasi dengan 33:22 Anda." Ustaz ini tanya kenapa Anda 33:26 jangan menahan saya lebih lama karena 33:27 saya akan tebang pohon tersebut. Begini, 33:29 Ustaz. 33:31 Lebih baik ustaz pulang aja dulu 33:33 pikir-pikir untuk jangan dulu tebang 33:35 pohon ini. Nanti kalau di waktu 33:38 pagi ustaz buka pintu untuk ke masjid, 33:42 Ustaz lihat di di depan rumah itu ada 33:46 pundi-pundi kecil ya, kantung kecil yang 33:49 berisi 33:51 emas. Ustaznya mulai goyang. 33:57 Tapi sambil ustaz 34:02 berpikir, akhirnya Ustaz mulai berpikir, 34:04 "Ya benar juga kalau dia sendirian 34:07 potong pohonnya ini kena kepadanya, 34:10 tertimbun batang kepadanya, dia bisa 34:11 meninggal dunia, apalagi dia 34:14 pikir-pikir. Ya sudah, Allah Taala lebih 34:16 tahu niat saya, lebih baik saya pulang 34:18 juga. Ini benar juga, apalagi ini ada 34:21 keuntungan pundi-pundi emas. 34:25 Maka ustaznya pula yang mencegah 34:28 kepadanya juga kemudian berpisah 34:31 dengan besok paginya ketika ustaz 34:34 membuka 34:36 pintu, dia lihat benar apa janji hamba 34:40 Allah tersebut. Dia lihat di depan 34:42 pintunya dia di lantai ada kantong 34:45 kecil. Begitu dia buka, dia lihat ada 34:48 emas di dalamnya. 34:51 Dia cepat-cepat mengambil kantongnya, 34:53 bawa ke dalam. Kemudian dia berangkat ke 34:57 masjid. Hari kedua juga terjadi yang 35:00 sama. Ada pundi-pundi yang berisi 35:03 emas. Hari 35:05 ketiga pundi-pundinya sudah enggak 35:09 ada. Ustaznya nunggu sampai hari keempat 35:11 mungkin dia lupa meletakkan di tempat 35:13 tersebut. Hari keempat dia buka pintu 35:16 ketika akan ke 35:18 masjid kantung emasnya enggak ada. Hari 35:21 kelima kantung emasnya enggak 35:24 ada. Maka hari yang 35:27 keenam ustaz ini 35:30 tekat. Berarti ini cobaan bagi saya. 35:34 Saya akan motong lagi pohon 35:36 tersebut. Maka dia keluar membawa 35:40 kapaknya. Sesudah 6 hari dia urungkan 35:43 niatnya. 35:47 Dia keluar membawa kapak kemudian 35:49 bertemu lagi dengan hamba Allah yang 35:51 sama yang dia ketemu ketika hari 35:54 pertama. Maka hamba Allah ini 35:57 bertanya, "Ustadz, mau ke mana lagi 36:00 dengan bawa kapak." Dia katakan, 36:02 "Minggir 36:03 engkau, saya akan memotong pohon 36:06 tersebut." 36:07 saya tidak akan berbicara 36:11 dengan 36:12 kemudian hamba Allah ini mengatakan, "Ya 36:16 Ustaz, tahukah Anda saya ini 36:19 siapa?" Dia katakan, "Saya tidak tahu 36:21 Anda siapa." Dia katakan, "Saya ini 36:27 iblis. Saya tidak ingin Anda memotong 36:30 pohon tersebut karena saya ingin supaya 36:33 masyarakat di sini biar lebih syirik 36:35 kepada Allah Taala. jalannya mereka 36:37 lebih salah, lebih jauh dari Allah 36:42 Taala. Jadi saya mencegah, Ustaz, jangan 36:45 potong pohon 36:51 tersebut. Si ustaz masih tetap ngotot, 36:54 Anda minggir atau kapak ini yang saya 36:57 akan pergunakan untuk memotong lehermu? 37:00 Maka iblis menjawab 37:04 kepadanya, "Ketika Anda keluar hari yang 37:08 pertama, Anda keluar dengan kekuatan 37:10 yang luar biasa. Saya melihat kepada 37:13 Anda aja bahwa Anda mempunyai kekuatan 37:16 dari Allah 37:19 Taala. Sehingga saya hanya merayu kepada 37:22 Anda dengan 37:24 emas karena Anda mempunyai tekad yang 37:26 luar biasa. 37:28 Niat Anda yang pertama, 37:31 masyaallah, Anda benar-benar berjihad 37:34 karena Allah 37:36 Taala. Tapi sekarang Anda keluar membawa 37:40 kapak 37:44 lagi. 37:46 Anda berjihad sebagai 37:49 petualang karena sudah tidak ada 37:51 pundi-pundi emas lagi yang Anda dapatkan 37:53 di depan rumah. 37:55 Kalau pundi-pundi emas ini masih ada, 37:58 Anda tidak akan keluar lagi membawa 37:59 kapal. 38:01 Kalau saat ini Anda memotong pohon 38:05 tersebut kemudian Anda ditimpa bahan 38:08 dahannya dan Anda meninggal 38:11 dunia, Allah Taala lebih tahu. Anda mau 38:15 memotong pohon tersebut, mencegah 38:17 manusia daripada kemungkaran hanya 38:19 karena sudah tidak terima 38:25 pundi-pundi kemudian hamba Allah yang 38:27 mencegah kepadanya cepat-cepat 38:29 menghilang. 38:34 Ustaz 38:37 ini kemudian berbicara kepada 38:41 dirinya, ya benar juga. 38:45 Ternyata niat saya yang kedua kali ini 38:49 hanya karena kantung 38:52 emas, bukan karena untuk mencegah karena 38:55 Allah, mencegah manusia 38:58 daripada Ini yang banyak terjadi dalam 39:00 kehidupan kita sekarang 39:03 ini. Apa dia organisasi, apa dia partai, 39:07 apa dia individu? 39:09 Mungkin tadinya niat mereka yang pertama 39:12 demi untuk 39:13 menegakkan agama 39:15 Allah, demi untuk mengangkat martabat 39:19 manusia, demi untuk menghilangkan 39:22 kemiskinan dalam negara kita. Tapi di 39:24 dalam perjalanan kemudian mulai tergoda 39:27 dengan pundi-pundi emas, tergoda dengan 39:33 jabatan, tergoda dengan segala 39:36 sesuatu yang tadinya dia berjihad 39:39 betul-betul karena 39:41 Allah, akhirnya berubah 39:44 jihadnya petualangan untuk mencari harta 39:48 dan jabatan. Dan itu yang 39:52 terjadi. Subhanallah. 39:57 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 39:59 Allah Subhanahu wa taala. 40:03 Allah Taala mengingatkan kepada kita 40:05 berkali-kali dalam. 40:09 Mari kita lihat satu 40:12 ayat yang semua kita mengerti tentang 40:15 ayat ini sudah sering dibawakan oleh 40:19 para mubalig, para penceramah, para 40:25 kiai ketika Allah Subhanahu wa taala 40:31 berbicara, lau anna ahlal 40:34 qura amanu wataku. 40:50 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 40:52 Allah 40:55 Subhanahu di zaman sekarang 40:59 ini manusia 41:01 terlalu tergiur dengan kehidupan 41:09 yang 41:11 mewah dengan kehidupan untuk 41:15 membanggakan tempat tinggalnya, 41:18 membanggakan kendaraan yang mereka 41:20 pergunakan dan membanggakan posisi apa 41:23 yang mereka dapatkan. 41:27 Ketika mereka mendapat 41:29 posisi, dia 41:31 lupa yang tadinya mereka ini mengemis 41:34 kepada rakyat supaya dia ini 41:37 dipilih. Mengemis kepada rakyat, meminta 41:40 kepada 41:41 rakyat, membagi-bagikan sesuatu kepada 41:44 rakyat. 41:46 Tapi mungkin bukan karena 41:48 Allah, tapi karena keinginan supaya 41:50 namanya Dia yang 41:54 dipilih. Padahal di ayat ini Allah Taala 41:57 menyatakan kalau ada penduduk satu 41:59 tempat ini juga termasuk penduduk satu 42:02 keluarga. 42:06 Amanu 42:08 wattaq. Dia beriman kepada Allah dan 42:12 benar-benar ketaatannya kepada Allah 42:15 benar-benar sehingga dia disebut oleh 42:18 Allah dengan kalimat 42:24 muttaqin. Apa Allah Taala kata? 42:28 Laatahna alaihim barakat 42:33 min. Kalau dia 42:35 individu, Allah Taala katakan, "Kami 42:38 bukakan pintu 42:39 barkah dari langit dan dari bumi." 42:43 Artinya dengan kalimat yang lain, di 42:45 mana dia 42:46 berada, di mana dia berpijak, dia 42:49 berpijak di tempat yang penuh dengan 42:51 keberkahan. 42:53 Keluar keberkahan dari bumi untuk 42:55 dirinya, untuk 42:57 kehidupannya. Mengalir keberkahan dari 43:00 Allah. Lafatahna 43:02 alaihim. Kami Allah membuka keberkahan 43:06 di dalam hidupnya, dalam langkah-Nya, di 43:09 dalam usahanya, di dalam pekerjaannya, 43:12 dan di dalam amanatnya sebagai pejabat. 43:18 Tapi ketika kita sudah rubah 43:20 tujuan, kita sendiri yang merobek 43:22 ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa 43:25 taala. Tujuannya untuk apa? Supaya 43:28 mendapat 43:29 jabatan. Tujuannya untuk apa? Untuk 43:32 mendapat keuntungan. 43:36 Sebab terkadang manusia 43:39 itu dia mengambil satu putusan karena 43:44 takut dengan 43:48 risiko. Para pendengar sekalian yang 43:50 dimuliakan Allah Taala, manusia makan 43:54 aja ada risiko bisa perut 43:57 sakit. Manusia mau mandi aja bersihkan 44:00 diri ada risiko dia bisa terpeleset. 44:04 Jadi dalam kehidupan kita ini memang 44:06 selalu ada 44:07 risiko, tapi kalau tidak berani 44:10 mengambil risiko, lebih baik jangan 44:13 hidup. Tapi jangan kita lupa resiko 44:17 apapun yang kita 44:20 hadapi ketika ada keberkahan dari Allah 44:23 Subhanahu wa taala, pasti risiko kepada 44:27 kita ini akan membawa satu kebaikan yang 44:30 luar biasa. Karena Allah yang 44:32 menjanjikan. 44:36 melalui lisan Rasul sallallahu alaihi 44:38 wasallam. Alaika bqwallah 44:42 fahajir. Artinya resiko apa aja dia 44:45 berakhir dengan kebaikan. 44:49 Pertahankan ketakwaanmu kepada Allah, 44:52 nanti itu akan mengumpulkan semua 44:54 kebaikan dalam 44:58 hidupmu. Hamba Allah yang 45:00 mulia, terkadang percaturan politik yang 45:03 terjadi di saat 45:05 ini, 45:07 Subhanallah, 45:10 subhanallah. Ada hamba-hamba Allah yang 45:12 tadinya dipuji dan dipuja. 45:16 Hamba-hamba Allah yang namanya mereka 45:18 begitu 45:21 harum. Mungkin partai yang begitu 45:25 harum. 45:28 Tiba-tiba hamba-hamba Allah melemparkan 45:37 cemuhan alilm indallah. 45:41 Jadi ada memang 45:44 manusia-manusia yang berjihad 45:47 benar-benar untuk mendapatkan keridaan 45:50 Allah. Ada 45:53 manusia-manusia yang berjihad sebagai 45:56 petualang untuk mendapatkan sesuatu 45:58 dalam kehidupan mereka sekalipun dibenci 46:02 oleh Allah Subhanahu wa taala. 46:10 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 46:12 Allah Subhanahu wa 46:15 taala. Saya teringat ada satu ayat dalam 46:20 Al-Qur'an yang Allah Subhanahu wa taala 46:22 mengatakan itu dalam surah 46:26 at-Taubah. 46:28 Qul sampaikanlah ya Muhammad sallallahu 46:31 alaihi wasallam kepada umatmu. Kira-kira 46:34 ayat ini demikian maknanya. 46:36 Ayat ini Allah abadikan dalam Al-Qur'an. 46:39 bagian daripada 46:41 Al-Qur'an yang Allah Taala menyatakan 46:44 qul inana 46:47 abaukum wa 46:50 abnaukum wa 46:52 ikhwanukum wa 46:54 azwajukum wa 46:56 asiratukum wa 47:04 amwalunumuhajaratunadaha 47:07 ahabikum minallah 47:17 Wallahu la yahdilal 47:21 fasin. Kita lihat 47:23 maknanya. Allah taala menyatakan 47:26 sampaikanlah ya Muhammad sallallahu 47:28 alaihi wasallam qul sampaikan kepada 47:31 umatmu. Artinya kepada kita sekalian. 47:37 In kana 47:38 abukum. Kalau bapak-bapak 47:41 kalian, wa abnaukum, anak-anak kalian, 47:44 anak-anak kita semua. Wa ikhwanukum, 47:47 kemudian saudara-saudara kita. Wa 47:50 azwajukum, kemudian istri-istri kita 47:53 semua. Wa asiratakum, kemudian 47:56 keluarga-keluarga dekat-dekat kita. Wa 47:59 amwalun. 48:01 dan harta kita yang kita cintai, yang 48:04 kita jaga dan yang kita 48:11 usahakan. Watjaratun taksyauna 48:16 kasadaha. Nah, ini tijarah ini sangat 48:22 luas. Ada juga orang masuk partai 48:26 itu untuk mendapatkan tijarah. 48:34 Ya, 48:35 ada apa namanya bonus ini, ada bonus 48:38 itu, ada macam-macam. Orang masuk apa 48:42 anggota DPR juga ana tijarah. Ada yang 48:46 menggadaikan rumah, dia pinjam di bank 48:49 menggadaikan rumah macam-macam. Ada dia 48:53 menjual segala-galanya apa yang ada di 48:55 rumah. Mungkin untuk kampanye, mungkin 48:58 untuk memberi makan kepada hamba-hamba 49:01 Allah. Tapi begitu jadi anggota DPR 49:03 enggak pernah dikasih makan 49:07 lagi. Itu tijjarah termasuk 49:10 tijarah. Orang yang berdagang termasuk 49:14 tijarah ya. Orang yang membangun rumah 49:17 untuk dijual lagi termasuk. 49:20 Jadi itu semua usaha yang kita lakukan 49:24 untuk ingin mendapatkan 49:33 keuntungan dan tempat tinggal yang 49:36 kalian 49:38 bangga-banggakan. Ahabba ilaikum 49:42 minallahi wa rasul. 49:45 lebih kalian cintai daripada hukum-hukum 49:48 Allah yang Allah telah 49:50 tetapkan dan arah yang telah diarahkan 49:53 oleh Rasul sallallahu alaihi 50:00 wasallam. Terkadang seorang berbuat 50:03 khianat di dalam menjatuhkan satu 50:05 putusan karena apa? 50:08 terlalu cinta kepada tijarahnya sebagai 50:11 pejabat dan keuntungannya di 50:15 dalam menjatuhkan 50:18 hukuman, menjatuhkan 50:21 putusan. Itu artinya lebih mencintai ini 50:24 daripada mencintai itu hukum-hukum Allah 50:27 yang Allah Taala telah tetapkan. 50:30 Dan itu banyak yang terjadi bagaikan 50:32 jamur di musim hujan dalam kehidupan 50:35 kita 50:37 saat lagi di 50:39 negara apa Allah Taala 50:42 menyatakan 50:45 fatarabbasu hatta yatiallahu 50:48 biamr. Maka kalian 50:51 tunggu ya sampai nanti utusan 50:55 Allah Taala datangkan kepada kita. 50:59 Kepada 51:02 kalian hamba Allah yang 51:05 mulia, para pendengar yang dimuliakan 51:07 Allah Subhanahu wa 51:11 taala. Memang godaan-godaan 51:15 ini luar 51:17 biasa, tapi bukan berarti tidak ada 51:19 jalan keluar. 51:22 Kalau kita tetap betul-betul berjihad di 51:25 jalan Allah untuk menegakkan keadilan, 51:29 menegakkan 51:35 kebenaran, Allah Taala 51:38 janjikan di dalam 51:40 Al-Qur'an. Dan banyak janji Allah dalam 51:42 Al-Qur'an kepada mereka yang jihad 51:45 fisabilillah. Artinya dia berjihad 51:47 benar-benar menegakkan kebenaran 51:50 keadilan. Karena Allah Taala, Allah 51:53 Taala nyatakan di ayat tadi yang kita 51:56 bacakan, mereka mendapat posisi yang 51:58 paling tinggi di sisi Allah Subhanahu wa 52:00 taala. Dan keberkahan Allah Subhanahu wa 52:03 taala selalu mengalir kepada 52:05 mereka dan mereka berada di bawah 52:08 naungan Allah Subhanahu wa taala. 52:12 Jadi kalau kita 52:14 perhatikan perbedaan di antara 52:18 Subhanallah pejabat-pejabat kita banyak 52:21 yang muslim. Masyaallah. 52:26 Tapi 52:27 terkadang ketika mereka melakukan 52:32 penggusuran 52:34 ya, para duafa, para fakir di desa-desa 52:37 yang terpencil, tanah mereka diambil 52:40 semaunya, digusur untuk membikin satu 52:42 proyek apa proyek apapun juga. 52:48 Padahal banyak yang pejabat muslim yang 52:50 mengetahui masalah ini. Tapi karena 52:52 sudah berbeda 52:54 tujuan, berbeda 52:58 tujuan, maka itu dianggap mulus-mulus 53:00 aja, normal-normal aja. 53:08 Hamba Allah yang 53:10 mulia, inilah fenomena yang terjadi 53:13 dalam kehidupan kita 53:15 saat berbeda tujuan. 53:21 yang tadinya mungkin mereka niatnya yang 53:23 pertama itu betul-betul karena Allah di 53:26 dalam 53:28 perjalanannya karena menginginkan 53:30 pundi-pundi emas sudah enggak pernah 53:32 datang 53:34 lagi. Usahanya jadi berbeda, tujuannya 53:36 jadi 53:42 berbeda. Namun hamba Allah yang mulia 53:44 jangan kita 53:46 lupa dan ini kepada siapa aja. 53:50 Apa dia? Orang awam, orang yang kaya 53:53 raya, pejabat di 53:55 pengadilan, ya, pejabat di 53:58 pemerintahan, pejabat di 54:00 DPR. Apa Allah Taala 54:05 ingatkan? Innaka kadhun ila rabbika 54:08 kadhan 54:10 mulaq. Usaha apa aja yang kalian 54:12 lakukan? Kalian lagi, kalian ini lagi 54:17 berjalan menuju kepada kematian untuk 54:20 bertemu dengan Allah Subhanahu wa 54:24 taala. Apa ada orang yang kufur kepada 54:27 Allah tidak meninggal dunia? Apa ada 54:29 orang yang engkar kepada Allah tidak 54:31 meninggal dunia? Apa ada 54:35 pejabat tidak meninggal dunia? Apa ada 54:37 pemimpin yang tidak meninggal dunia? 54:41 Allah Subhanahu wa taala menyatakan, 54:43 "Walau kuntum fi burujin musyayadah." 54:49 Kematian itu akan datang sekalipun 54:52 kalian berada di bintang yang paling 54:54 tinggi atau di benteng yang paling 55:00 kokoh. Di ayat yang lain Allah Taala 55:02 ingatkan kepada 55:04 kita, qul sampaikanlah ya Muhammad 55:07 sallallahu alaihi wasallam. 55:09 Innal 55:10 mautadziuna minhuahu 55:14 mula 55:24 turaduna. 55:26 Sampaikanlah 55:28 kematian yang semua kita menghindar 55:31 daripadanya, ingin lari daripada 55:33 kematian. Tapi kalau sudah datang 55:36 waktunya, jadi kita enggak perlu cari 55:38 kematian itu 55:39 kapan. Kematian itu yang akan datang 55:42 kepada kalian yang Allah Taala 55:45 menyatakan kemudian kalian akan 55:50 dikembalikan. Turaduna ila alimil ghaibi 55:53 wasyahadah. 55:56 Akan dikembalikan kepada Allah Taala 55:58 yang mengetahui perbuatan 56:01 kalian yang tersembunyi ataupun yang 56:07 nyata. Itulah hamba Allah yang 56:11 mulia. 56:13 Kenapa ceramah saya hari 56:16 ini saya 56:21 namakan berjihad karena Allah? 56:25 ya, berjihad dalam perjuangan karena 56:29 Allah atau berjihad sebagai 56:33 petualangan untuk mendapatkan 56:37 sesuatu. Jadi kalau 56:39 benar-benar kita niat karena Allah, 56:42 sebelum kita mengambil putusan 56:45 sesuatu, berpikirlah sebaik-baiknya. 56:49 Jangan karena berpikir ada faktor 56:51 keuntungan dan jabatan yang akan kita h 56:54 kalau ada yang salah kepada Allah saya 56:57 mengharapkan 56:58 magfirahnya. Waminallahi taufik wal 57:00 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 57:03 wabarakatuh. 57:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:06 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz atas 57:09 tausiahnya di sore hari ini. Ikhwan dan 57:12 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 57:14 taala. 57:16 Eh, karena waktu sudah menunjuk 57:19 langsung, Ustaz. Baik, Ustaz. Kami ingin 57:21 menyapa Ibu Hajidah, kemudian 57:24 ada Bapak Ibu Susi, lalu Ibu Ibu Rukmini 57:29 dan Ibu Retno. Pertanyaan pertama datang 57:31 dari hamba Allah di Sukabumi. 57:34 Asalamualaikum warahmatullahi 57:35 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 57:38 warahmatullahi 57:39 Ustaz. Lalu bagaimana cara kita menjaga 57:42 keistikamahan agar sampai akhir hayat 57:45 tetap bisa istikamah? 57:50 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 57:51 shalloli ala sayyidina Muhammad wa ala 57:54 ali kan kita ketika 57:58 salat 58:00 adaakan kita minta kepada Allah 58:04 ihdinasiratal mustaqim. 58:07 Justru itu ketika kita baca 58:09 Al-Fatihah, 58:11 usahakan ya kita sampai di ayat itu kita 58:14 masih konsentrasi khusyuk kepada Allah. 58:17 Karena kita minta, "Ya Allah hidayah aku 58:20 jalan yang 58:23 istiqamah." Sekarang Ibu tanya, 58:25 "Bagaimana caranya paling bagus?" Yang 58:28 paling bagus Bu, tiap hari kita minta 58:30 kepada Allah. 58:31 Minta kepada Allah doa ya 58:39 muqbilika itu bagian daripada kita 58:41 berusaha untuk supaya 58:43 selalu wahai yang membolak-balikkan hati 58:46 manusia tetapkanlah hatiku di dalam 58:50 agamamu ini yang fitrah dan tetapkanlah 58:53 hatiku dalam ketaatan kepadamu. Ibu 58:55 enggak bisa baca dengan bahasa bahasa 58:57 Arab, bahasa Indonesia. Ya 59:01 Allah, jadikanlah aku hamba-Mu yang 59:04 istiqamah. Istiqamah itu artinya dia 59:07 berdiri tegak menjaga mempertahankan apa 59:10 yang Allah perintahkan 59:12 kepadanya. Orang yang istikamah ya masuk 59:16 hamba Allah yang 59:18 muttaqin. Hamba Allah yang muttaqin 59:20 adalah hamba-hamba Allah yang istiqamah 59:22 dalam hidup. 59:25 Jadi justru itu ketika baca 59:27 Al-Fatihah jangan terlalu cepat-cepat 59:30 ketika kita 59:32 salat renungkan pada waktu kita akan 59:35 membaca 59:36 ihdinasiratal 59:39 mustaqim. Ya. Ya Allah hidayahilah aku 59:42 jalan yang 59:45 istiqamah. Kalau katakan jalan yang 59:48 lurus lurusnya ini ya bagian daripada 59:53 istiqamah. Tapi belum tentu dia 59:59 istikamah. Cuma karena memang tidak ada 1:00:01 satu kalimat yang bisa menterjemahkan 1:00:04 kalimat istiqamah, maka mungkin para 1:00:06 mufassirin mengatakan jalan yang lurus. 1:00:09 Tapi jalan yang istikamah itu artinya 1:00:12 kita hidup menegakkan semua yang Allah 1:00:15 perintahkan dan kita bertahan di tempat 1:00:18 tersebut dengan segala kekuatan yang 1:00:20 kita punyai. Itu istikamah. Jadi banyak 1:00:24 berdoa minta kepada Allah. Apalagi 1:00:25 ketika ibu bersujud minta kepada 1:00:30 Allah. Ya, selesai dari bersujud atau 1:00:33 selesai salat 1:00:36 minta ya Allah jadikan aku hamba-Mu yang 1:00:39 istiqamah. Insyaallah terjawab. Hm. 1:00:43 Baik, Ustaz. Kemudian pertanyaan dari 1:00:46 Ibu Riadi Sentul. Asalamualaikum 1:00:48 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00:51 Ustaz mencermati ee Tosiah Ustaz di 1:00:55 akhir tadi saya ingin bertanya, 1:00:57 bagaimana kita bisa mengetahui pemimpin 1:01:00 itu baik atau buruk? Karena saat ini 1:01:03 semuanya serba palsu. Rakyat hanya 1:01:06 dijadikan jargon saja. Terima kasih. 1:01:11 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:01:12 shalli ala Muhammad 1:01:14 wa. Ya, kita perhatikan aja kalau 1:01:17 pemimpinnya itu banyak menghumbar 1:01:19 kebohongan. janji-janji 1:01:22 palsu. Ya, kita sudah tahu bahwa ini 1:01:24 hamba Allah Taala ini 1:01:26 hanya penuh dengan kebohongan, penuh 1:01:29 dengan 1:01:32 kepalsuan. Dan kita jauhi yang 1:01:36 begini-begini. Sekalipun pemimpinnya itu 1:01:38 hanya di tingkat 1:01:40 RT atau 1:01:42 lurah. Apalagi kalau sudah berbicara 1:01:44 gubernur, walikota, 1:01:47 presiden. Subhanallah. 1:01:51 Dan 1:01:55 subhanallah, salah satunya di dalam 1:01:57 hadis Rasul sallallahu alaihi 1:02:01 wasallam yang Allah sangat murka kepada 1:02:04 pemimpin yang keras zalim dan penuh 1:02:08 dengan kebohongan kepada yang 1:02:12 dipimpin. Insyaallah terjawab. Baik, 1:02:15 Ustaz. Terima kasih banyak. Kemudian 1:02:17 dari Bapak Iwan di Sukabumi. 1:02:19 Asalamualaikum, Ustaz. Apakah tidak 1:02:21 memilih pemimpin karena ee kita tidak 1:02:24 tahu itu berdosa? Terima kasih. 1:02:29 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:02:30 shallli ala Muhammad. 1:02:35 Kalau rakyat 1:02:37 aja bingung kadang-kadang memilih 1:02:41 pemimpin bagaimana? Apalagi 1:02:43 partai-partai yang besar yang di 1:02:45 dalamnya itu 1:02:47 ada than thinker ya. Artinya hamba-hamba 1:02:51 Allah yang punya pemikiran yang 1:02:53 yang sangat 1:02:56 dahsyat. Bisa salah bisa salah pilih 1:02:59 pemimpin apalagi masyarakat awam. Jadi 1:03:02 kalau kita sudah lihat kebanyakan 1:03:05 calonnya ini adalah hamba-hamba Allah 1:03:07 yang penuh dengan 1:03:09 kepalsuan, maka kita melihat yang paling 1:03:12 kurang 1:03:14 mudaratnya, yang paling kurang 1:03:16 kebohongannya. Karena semua umpama 1:03:18 banyak penuh dengan kebohongan. umpama 1:03:20 contoh lihat yang paling kurang 1:03:24 mudaratnya itu yang kita 1:03:29 pilih. Dan Allah Subhanahu wa 1:03:32 taala sangat 1:03:35 menghargai dalam hadis Rasul sallallahu 1:03:37 alaihi wasallam ketika seorang itu dia 1:03:39 berusaha berijtihad dengan baik untuk 1:03:42 memilih yang terbaik kemudian dia salah 1:03:45 pilih tetap dia mendapat fadilah satu 1:03:47 karena usahanya dia, jihadnya dia untuk 1:03:51 bersungguh-sungguh mencari yang terbaik 1:03:53 dalam 1:03:54 dia kalau benar pilihannya 1:03:58 mendapat fadilah dua. 1:04:00 karena ijtihadnya dan karena benarnya 1:04:03 pilihannya. 1:04:06 Jadi kita lihat aja mana yang paling 1:04:09 kurang 1:04:11 mudaratnya. Tapi kan kalau ada pemimpin 1:04:13 yang sudah jelas-jelas menunjukkan 1:04:16 keberhasilannya, bagaimana dia 1:04:17 perhatikan kepada duafa, bagaimana 1:04:20 orang-orang yang terusir dia kembalikan 1:04:22 lagi membangun apartemen. Masyaallah. 1:04:25 Itu kan sudah satu bukti yang 1:04:27 nyata bahwa pemimpin semacam ini yang 1:04:30 perlu kita 1:04:31 pilih. Tidak menghumbar dengan 1:04:33 kebohongan, tidak menciptakan 1:04:35 janji-janji 1:04:37 palsu. Tapi terkadang dalam negara kita 1:04:40 hamba Allah yang begini malahan 1:04:44 diblokir. Subhanallah. Insyaallah 1:04:47 terjawab. Baik, Ustaz. Terima kasih. 1:04:50 Kemudian pertanyaan dari siapa ini? 1:04:54 Bapak Rianto. Asalamualaikum 1:04:56 warahmatullahi wabarakatuh. 1:04:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:00 wabarakatuh. Ustaz, bukankah negeri kita 1:05:03 baru saja merdeka 79 tahun? Tapi saya 1:05:07 melihat kenapa banyak sekali 1:05:09 ketimpangan, kemudian ketidakadilan PHK 1:05:12 di mana-mana. Lalu di manakah baldatun 1:05:15 thayibatun yang sering kita aminkan? 1:05:20 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:05:22 shalli ala sayyidina Muhammad wa ali 1:05:24 Muhammad. Ini baldatun thayibatun 1:05:27 warabbun gfur. Itu yang kita 1:05:29 inginkan. Tapi sampai saat 1:05:32 ini nampaknya Allah Taala masih belum 1:05:35 mengabulkan dosa ee doa 1:05:38 tersebut. Penyebabnya apa? Mungkin 1:05:41 karena kemungkaran meraja 1:05:44 lelau atau mungkin pemuka-pemuka agama 1:05:48 mementing lebih 1:05:50 mementingkan ya mengikuti 1:05:52 kepalsuan daripada mengikuti yang benar 1:05:55 mungkin. 1:05:56 Wallahuam. Sehingga Allah subhanahu wa 1:05:58 taala 1:06:00 jadikan negara kita yang begini kaya 1:06:03 tapi kemiskinan yang meraja lela luar 1:06:07 biasa. Negara kita ini kaya raya. 1:06:11 Tapi 1:06:12 karena ya kebanyakan pejabat-pejabat 1:06:15 hanya lebih mementingkan hanya untuk 1:06:17 kemakmuran kehidupan mereka dan keluarga 1:06:21 mereka. Mungkin itu penyebabnya. 1:06:25 Nah, justru itu kita sebagai masyarakat 1:06:29 awam jangan berhenti kita berjuang untuk 1:06:32 menegakkan yang benar, untuk memilih 1:06:36 pemimpin yang benar, untuk memilih lihat 1:06:39 partai mana yang paling benar, yang 1:06:41 paling banyak menjanjikan, yang tidak 1:06:43 banyak menghumbar-humbar, yang 1:06:46 bohong. Sebab kita kan juga memilih 1:06:48 partai ketika pemilihannya. Iya. 1:06:52 Ya, terkadang kita enggak memilih karena 1:06:54 bingung milih yang mana. Kita cuma 1:06:56 memilih partainya aja. itu 1:06:59 sah. Tapi lihat, ketika kita akan 1:07:02 memilih partai, lebih baik kita memilih 1:07:06 individu. Tapi kalau dia individu dari 1:07:11 partai yang artinya menganggap ya agama 1:07:14 tidak penting, jangan kita 1:07:20 pilih. Kita enggak bisa berbuat banyak. 1:07:23 Tadahkan tangan 1:07:24 kepada supaya Allah merubah negara kita 1:07:29 mendatangkan pemimpin-pemimpin yang 1:07:31 benar-benar mencintai 1:07:35 rakyat. 5 1:07:37 tahun yang lalu. Heeh. 1:07:41 Kita warga Jakarta pernah 1:07:43 merasakan mendapatkan gubernur yang 1:07:48 masyaallah memperhatikan kepada 1:07:51 duafa yang dia janjikan 1:07:57 dilaksanakan. Itu sebagai satu contoh. 1:08:00 Oh, mungkin hamba Allah yang begini yang 1:08:02 perlu kita angkat menjadi pem insyaallah 1:08:06 jawab. Baik, Ustaz. Pertanyaan terakhir, 1:08:10 Pak Ustaz datang dari 1:08:13 Ibu siapa? Dari Depok, Pak Ustaz. Namun 1:08:16 sebelum itu saya ingin menyapa Ibu Hani 1:08:18 Suryani di Sukabumi. Pertanyaannya dari 1:08:22 Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 1:08:25 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz atas 1:08:28 tausiahnya. Saya ingin bertanya tentang 1:08:30 istikamah itu lebih baik dari 1000 1:08:32 karamah. Ini maksudnya seperti apa, Pak 1:08:33 Ustaz? Itu saja. 1:08:37 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma shi 1:08:38 ala Muhammad wa. 1:08:42 Artinya karamah ini artinya 1:08:45 mulia ya. 1:08:48 Karam. Orang yang 1:08:50 istiqamah dia pasti ada karamah dari 1:08:53 Allah 1:08:55 Taala. Artinya kemuliaan Allah Taala 1:08:58 berikan 1:09:01 kepadanya dan istiqamah. 1:09:05 Nah, tapi kalau kita betul-betul 1:09:07 istiqamah kepada Allah Subhanahu wa 1:09:10 taala, 1:09:12 masyaallah di mana kita berada selalu 1:09:15 perlindungan 1:09:17 Allah. Di mana kita berada keberkahan 1:09:20 Allah dalam ada dalam 1:09:22 kehidupan. Jadi kalau dikatakan lebih 1:09:25 baik dari 1000 karamah, saya sendiri 1:09:27 enggak ngerti ini makna daripada 1000 1:09:29 karamah aja. Kita enggak usah pikirkan 1:09:31 tentang 1000 karamah. Kita pikirkan apa 1:09:34 yang Allah Taala janjikan dalam 1:09:38 Al-Qur'an. Sehingga seorang hamba Allah, 1:09:41 saya berikan contoh begini dengan satu 1:09:44 ayat Allah Taala menyatakan, "Man amil 1:09:47 shiha minakin au unsa fahua 1:09:52 mukmin falanahu hayatan thayibah." 1:09:57 Seorang yang betul-betul ee beramal 1:10:01 saleh, beramal baik. Beramal baik ini 1:10:04 artinya dia 1:10:06 jaga dia artinya istikamah kepada 1:10:09 Allah dan beramal baik ini karena 1:10:12 imannya kepada Allah. Karena iman. Ada 1:10:15 orang lain beramal baik tapi tidak 1:10:18 beriman kepada Allah dan kepada Rasul 1:10:20 itu tertolak. Dia di luar. 1:10:25 Laki atau perempuan kalau dia 1:10:29 istiqamah dan beriman kepada Allah apa 1:10:31 Allah Taala 1:10:35 nyatakan? Maka kami Allah yang akan 1:10:38 menjaga dan menghidupkan dia dengan 1:10:40 kehidupan yang 1:10:42 baik. 1:10:44 Masyaallah. Yang menjaga, yang 1:10:46 menciptakan kita sudah enggak ada yang 1:10:48 lebih baik yang menjaga kepadanya. 1:10:53 Kita masuk ke liang 1:10:54 lahad yang menjaga kepada kita akan 1:10:58 ikut yaitu 1:11:00 malaikah. Amal kita akan 1:11:02 ikut. Coba para pejabat yang tarurah dia 1:11:05 ada punya lima atau enam penjaga 1:11:07 pengawal. Begitu dia meninggal dunia 1:11:10 coba tanya kepada pengawalnya satu aja 1:11:12 atau dua mau enggak masuk ke kubur 1:11:14 sama-sama dia? mungkin untuk menjaga 1:11:17 keselamatan dia dalam kubur. Enggak ada 1:11:20 satu yang mau. Tapi ketika kita 1:11:24 istiqamah, Allah Taala nyatakan 1:11:28 alaihimulaik 1:11:30 wahzanu wairu 1:11:34 bilitum akan turun naik selalu turun 1:11:37 malaikat menjaga kepada mereka sampai di 1:11:39 liang lahat pun malaikat ini akan turun. 1:11:43 Kemudian Allah Taala nyatakan dan 1:11:46 tunjukkan kepada mereka, gembirakanlah 1:11:48 mereka akan janji jannah yang sudah 1:11:51 disediakan oleh Allah 1:11:53 untuk itu yang 1:11:55 istiqamah. Jadi istikamah 1:11:59 otomatis ada pengawal dari Allah Taala. 1:12:02 Malaikat diturunkan Allah kepada kita. 1:12:04 Insyaallah terjawab. He kalau ada yang 1:12:06 salah kepada Allah saya mengharapkan 1:12:08 magfirahnya. 1:12:13 Aminahaillallah 1:12:17 muhammadasulullahfalamualaikum 1:12:18 warahmatullahi wabarakatuh. 1:12:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12:21 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz atas 1:12:23 tausiahnya dan juga nasihatnya. Dan juga 1:12:26 kami ingin menyapa Bunda Rido di Depok, 1:12:29 kemudian 1:12:30 Bapak Arif, Bapak Yudi di Bogor, dan 1:12:33 juga Ibu Tati. Terima kasih banyak atas 1:12:37 ee perhatiannya sudah menyimak ee 1:12:39 tausiah yang disampaikan oleh guru kita 1:12:42 Ustaz Zahmid. Akhirul kalam kami mohon 1:12:45 undur diri. Billahi taufik wal hidayah. 1:12:48 Wasalamualaikum warahmatullah 1:12:50 wabarakatuh.