Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:58 Bismillahirrahmanirrahim. 1:00 Assalamualaikum warahmatullahi 1:01 wabarakatuh. Alhamdulillah wa 1:04 syukurillah wala haula wala quwwata illa 1:07 billah. Asyhadu alla ilaha illallah 1:09 wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna 1:11 Muhammadan abduhu wa rasulullah. Amma 1:13 ba'du. 1:14 Masih dipancarluaskan dari Jalan Masjid 1:16 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 1:19 Bekasi, Radio Silaturahim dan juga 1:22 Rasheed TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 1:26 dan akhwat, para pendengar Radio 1:28 Silaturahim dan juga pemirsa YouTube 1:30 Rasheed di manapun ikhwan akhwat berada. 1:32 Bagaimana kabar Anda di pagi hari ini? 1:35 Semoga di awal bulan Hijriah 1:38 kabar ikhwan akhwat masih dalam keadaan 1:40 baik dan juga sehat walafiat ya. Dan 1:43 mudah-mudahan aktivitas ikhwan dan 1:45 akhwat di hari ini juga diberikan 1:48 kelancaran oleh Allah subhanahu wa 1:49 taala. 1:50 Sebelumnya juga di pekan eh di kemarin 1:53 ya, di hari Rabu 1:56 kita juga ada 1:58 ya, libur. Masya Allah yang menikmati 2:00 liburannya 2:02 semoga mendapatkan kebaikan di sisi 2:03 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 2:05 Nah, bagi Ikhwan dan Akhwat juga yang 2:06 sedang sakit kita doakan semoga Allah 2:08 memberikan kesembuhan secara total 2:10 kepada Ikhwan dan Akhwat. 2:12 Senang sekali Ikhwan dan Akhwat Muhammad 2:14 Anis Mualim dan kru Rasil yang bertugas 2:17 ada Ondy Saputra di kameramen YouTube 2:19 Rasil TV dan juga ada 2:22 eee Fahri di 2:25 operator radio dapat kembali hadir di 2:28 ruang dengar Anda dalam program acara 2:30 Tausiyah Pagi bersama guru kita 2:33 tentunya di setiap hari Kamis pagi 2:36 yang tidak asing lagi tentunya orang 2:38 Kelapa Nunggal asli eh asli saya teh 2:40 kayaknya 2:41 pendatang saya 2:43 aslinya justru ini saya Majalengka 2:46 masya Allah ya bersama Ustaz Umar Rasyid 2:49 Hasan. Alhamdulillah beliau telah hadir 2:51 di studio. Assalamualaikum 2:52 warahmatullahi wabarakatuh Pak Ustaz. 2:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:55 wabarakatuh. 2:55 Masya Allah Ustaz kan sudah lama di 2:57 Kelapa Nunggal Ustaz teh jadi terasa 2:59 Ustaz tuh memang sudah asli penduduk 3:00 situ Ustaz teh. 3:01 memang sudah merasa banget Nis, sudah 3:03 dari tahun 2007. 3:05 Ehm. 3:05 Sekarang 2000 3:07 apa 23 3:09 Ehm. Sudah 16 tahun. 3:10 Cuma dari segi eee ngelihat kondisi 3:14 sebenarnya beda-beda tipis kali Ustaz 3:15 teh kan sama-sama di wilayah Jawa Barat 3:18 mayoritas bahasanya bahasa Sunda juga 3:20 Ustaz teh. 3:21 Kalau Ustaz boleh mengklaim Ustaz ini 3:24 orang Majalengka orang Banten 3:27 orang Betawi dan orang Bogor. 3:29 Oh campur aduk semua Ustaz teh. 3:30 Jadi selama hidup itu 3:32 Ehm. 3:33 dari sekian tahun usia Ustaz tuh jadi di 3:36 di lima bahkan lima negara kalau boleh 3:39 mengklaim Saudi Arabia. 3:42 Masya Allah. 3:43 Majalengka, Banten 3:45 Betawi, Bogor, Saudi Arabia. 61 tahun 3:48 itu dibagi ke lima negara itu. 3:51 Nis empat lima lima-lima tempat gitu 3:54 Nis. 3:54 Cuma di 3:55 paling lama di Kelapa Nunggal ya Ustaz? 3:56 16 tahun. 3:57 Kelapa Nunggal ya? 3:58 tahun. Coba bayangkan. 4:01 Masya Allah. 4:01 Banten kurang lebih ya antara 8 tahun. 4:04 Ehm. 4:05 Majalengka ditinggalin-tinggalin tuh. 4:09 Saya lahir di sana sampai kelas 3. 4:12 Betawi sekolah sampai SMP. Ya itu. 4:14 Masya Allah ya. Cuman alhamdulillahnya 4:16 kan Ustaz di 4:18 eh tempat kelahiran Ustaz di Majalengka 4:20 sudah memiliki pondok pesantren ya Ustaz 4:22 ya? 4:22 Ya Allah ya Rabbi. Alhamdulillah. Semoga 4:24 apa orang bilang 4:26 kerbau mulih kandang gitu kata orang 4:28 Sunda itu. Kerbau mulih kandang itu 4:30 kerbau pulang ke kandangnya. 4:32 Heeh. 4:32 Jadi Ustaz bukan kerbau tapi istilah 4:35 saja gitu kan. Jadi 4:37 binatang yang memang asli dari kandang 4:39 dia akan kembali ke kandang gitu. 4:41 Betul Pak Ustaz. Jadi 4:43 eh senggaknya Ustaz ke Majalengka itu 4:45 ada tujuannya juga Pak Ustaz ya? 4:47 Ada tujuan dan maksud di masa tua Ustaz 4:49 biar Ustaz ini hidup bersama santri. 4:52 Ketika Ustaz wafat 4:54 yang mendoakan Ustaz itu bukan hanya 4:56 istri dan anak serta cucu-cucu. 4:59 Ehm. 4:59 Tapi Ustaz harapkan yang mendoakan Ustaz 5:01 itu juga santri-san 5:03 Santri. 5:04 Santri. Itu tujuan Ustaz insya Allah 5:05 Ta'ala. 5:06 Masya Allah. Mulia sekali Pak Ustaz ya. 5:08 Saling mem- memberikan eh 5:11 eh simbiosis lah. Mutualisme. 5:13 Iya. Mutualisme. 5:14 Saling menguntungkan insya Allah Ta'ala. 5:15 Itu Nies. 5:17 Iya baik. Syukron Pak Ustaz. Insya Allah 5:19 ini Ustaz akan membahas masih dalam 5:20 kajian tafsir Ibnu Katsir Pak Ustaz ya? 5:22 Iya dalam masih dalam surat At-Taubah 5:23 ya. 5:23 Masih di surat At-Taubah. 5:25 36 sekarang. 5:26 Sekarang masuk ke ayat yang ke-36. 5:28 Kemarin kan 122 Pak Ustaz ya? 5:31 Dan At-Taubah ini surat yang ke-9. 5:33 Ikhwan akhwat dipersilakan bagi ikhwan 5:35 akhwat dibuka 5:37 Alqurannya. Kita pelajari bersama-sama 5:39 dalam kajian tafsir Ibnu Katsir bersama 5:42 guru kita Ustaz Umar Said Hasan. 5:45 Dan kita buka untuk 5:47 acara tausiah pagi dengan membaca doa 5:49 thalabul ilmi. Bismillahirrahmanirrahim. 5:52 Rabbi zidni ilman. Allahumma anfa'ni 5:54 bima alamtani wa alimni ma yanfa'uni 5:57 warzuqni ilman yanfa'uni. Amin. Tafadhol 6:00 Ustad. 6:02 Jazakallah khair Anis. Mari sama-sama 6:05 ikhwan fillah 6:06 niat untuk thalabul ilmi. 6:09 Pagi ini kita akan membahas surat 6:11 At-Taubah ayat 36. 6:13 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 6:15 Bismillahirrahmanirrahim. 6:19 Kepada semua pendengar dan 6:22 pemirsa televisi Rasya dan radio Rasya 6:24 yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa 6:25 taala. 6:27 Ustad ucapkan Assalamualaikum 6:29 warahmatullahi wabarakatuh. 6:30 Waalaikumsalam. 6:31 Alhamdulillahirobbil alamin washolallahu 6:34 ala nabiyina Muhammadin wa ala alihi wa 6:37 shohabatihi ajmain. Amma ba'd. 6:40 Robbisrohli sodri wayassirli amri wahlul 6:44 uqdatam min lisani yafqohu qouli. 6:46 Allahumma inni audzubika min ilmin la 6:48 yanfa' 6:49 wamin qolbin la yakhsya wamin nafsin la 6:51 tasyba' wamin da'watin la tustajab pula. 6:55 Allahumma inna nas'aluka ilman nafi'a 6:57 warizqon wasi'a wa'amalan mutaqobbala. 7:00 Subhanaka ila ilmalana illama alamtana 7:03 innaka antal alimul hakim watub alaina 7:07 innaka antat tawwabur rohim. 7:10 Pendengar dan pemirsa Rasya yang Allah 7:13 muliakan 7:15 yang Allah sayangi, yang Allah rahmati. 7:18 Alhamdulillah hari ini kita sudah 7:20 memasuki 7:22 eee pekan pertama bulan Muharram. Iya, 7:26 gitu kan Anis ya? 7:27 Betul Ustad. 7:28 Hari ketiga pengen pas 7:29 Kedua, kedua Ustad. 7:30 Hah? Kedua apa ketiga? 7:32 Hah? 7:33 Ketiga dong. 7:34 Oh iya benar Ustad. 7:35 Nah, Anis sudah lupa sudah tua Anis. 7:37 Belum Ustad. 7:37 Belum tua. 7:40 Ah, hari pertamanya kan tanggal 19 kan? 7:42 Iya betul betul betul betul. 7:43 Gitu, 19 itu hari apa? 7:46 Hari hari Selasa. 7:47 Iya. 7:48 Iya kan? 7:49 Rabu 9 20. Kamis 21. 7:52 1. 7:52 21 berarti hari ketiga sekarang. 7:56 Iya kan? 7:57 Tanggal 20 sekarang. 7:58 Sekarang 21 apa 20? 7:59 Oh sekarang tanggal 20 Juli Ustaz. 8:01 20 Juli. 8:01 20 Juli ya? 8:02 Heeh. 8:02 Oh. 8:03 20 Juli. 8:05 Berarti berapa hari ini ya? 8:10 Hari ke berapa sekarang eh 8:12 Muharam? 8:12 Oh saya 8:14 beritahu tanggal 2 Ustaz. 8:15 2? 8:16 Heeh. 8:16 Allahu Akbar. Coba nanti saya takut 8:18 salah pendengar ini. 8:19 Betul Ustaz. 8:20 Tanggal 19 coba di situ hari apa? 8:23 Selasa kah? 8:24 Rabu kemarin. 8:26 Oh Rabu ya? 8:26 Selasa 1. 8:27 Kemarin Rabu. 8:28 Oh berarti sekarang Muharam 2 ya? 8:31 Iya. 8:31 Oh salah Ustaz berarti. Ustaz yang sudah 8:33 tua. 8:34 Enggak Ustaz. 8:35 Alhamdulillah. Biasa kalau 8:37 kesalahan-kesalahan di dalam hidup itu 8:39 biasa Nak ini saya tanya. 8:41 Gitu. 8:42 Yang salah mengaku benar itu yang enggak 8:44 boleh. 8:45 Yang enggak boleh salah jalan Ustaz. 8:47 Salah jalan. 8:49 Ya kita tidak terasa nih Ikhwan sudah 8:51 masuk bulan Muharam. Pekan-pekan kemarin 8:53 kita masih mendoakan saudara-saudara 8:55 kita yang hajian ya kan? 8:56 Iya. 8:57 Gitu Subhanallah. 8:59 Hari ini sudah masuk bulan Muharam 9:01 Muharam. Nah di dalam bulan Muharam ini 9:03 tentunya Ikhwan seperti yang sudah ada 9:06 kabar berita info dari para Ustaz yang 9:09 lain 9:10 bulan ini termasuk bulan yang diharamkan 9:12 oleh Allah Subhana Wa Ta'ala gitu. 9:14 Bahwa Allah Subhana Wa Ta'ala dalam 9:16 surat ini 9:17 mengatakan berfirman ya surat At-Taubah 9:20 59 ayat 36. 9:22 Auzubillahiminasyaitanirrajim 9:23 Bismillahirrahmanirrahim. 9:24 Inna iddata syuhuri indallahi isnasara 9:30 syahran fi kitabillahi. 9:33 Yauma khalaqas samawati 9:36 wal ardho minha 9:40 Qasamawati 9:42 wal ardho minha arba'atun hurum. 9:47 Dzalika dinul qoyyim, fala tadzlimu 9:50 fihinna 9:53 anfusakum. 9:55 Waqotilul musyrikin kaffatan 9:59 kama yuqotilunakum 10:01 kaffah. 10:03 Wa'lamu 10:05 annallaha ma'al muttaqin. 10:10 Sesungguhnya jumlah iddah itu jumlah, 10:13 atau 10:14 kumpulan bilangan bulan-bulan Allah, 10:18 gitu kan? Itu hanya ada 12 bulan, gitu 10:21 kan Anis ya? 10:22 Nah, itu tertera dalam kitab Allah 10:25 Alquran. 10:27 Ketika Allah menciptakan langit dan 10:28 bumi, langit-langit dan bumi, gitu. 10:32 Nah, dari 12 12 bulan itu Allah pilih 10:36 hanya 4 bulan yang dipilihnya, diapakan 10:39 oleh Allah itu yang 4 bulan 10:41 dihormati, subhanallah. Dijadikan 10:44 patokan 10:46 4 10:50 Agar kita dalam 4 bulan ini tidak 10:53 melakukan kezaliman, penganiayaan, 10:57 dosa-dosa dan pelanggaran, gitu loh 10:58 maksudnya Anis. 10:59 Iya. 11:00 Bahkan diperintahkan di 4 bulan ini 11:03 meningkatkan ketakwaan, nah itu. 11:06 Bukan bukan berarti di 11:09 luar bulan ini kita boleh melakukan 11:12 apa istilahnya? 11:14 Eee tidak boleh melakukan amal-amal 11:16 saleh, bukan. 11:18 Tentu di luar 4 bulan ini ada Ramadan, 11:21 iya kan Anis? 11:22 Ada bulan-bulan yang subhanallah 11:24 memiliki keistimewaan tersendiri di sisi 11:27 Allah subhanahu wa ta'ala. 11:29 Hanya ketika 4 bulan ini Allah pilih 11:32 itu merupakan warning buat kita umat 11:34 Muhammad. 11:35 terhadap umat Muhammad sallallahu alaihi 11:36 wasallam dengan 4 bulan ini bisa jadi 11:39 umat Muhammad ini menjadi liar 11:42 perbuatannya sulit dikendalikan 11:45 enggak bisa dikontrol 11:46 sulit kontrol, dilepas kontrol, out of 11:48 control kan gitu 11:50 he 11:51 kalau sudah out of control repot 11:52 dibuatnya, nah 4 bulan ini Allah 11:55 subhanahu wa taala 11:57 memberikan kepada umat Muhammad 11:59 sallallahu alaihi wasallam seakan-akan 12:00 rem gitu loh 12:01 he 12:02 ngerem sesuatu ketika digunakan, seperti 12:06 mobil 12:07 motor, sepeda, becak, macam-macam direm 12:12 itu 12:13 kapan saatnya mengerem? saat kita 12:15 meluncur ke bawah, menukik harus di 12:18 direm, jangan ketika naik direm enggak 12:20 jalan kan kan? malah digas kalau naik 12:22 kan saat kita turun nah 12:25 kenapa justru sesuatu yang di yang 12:27 sedang turun itu harus direm? ayo Mas 12:31 kalau karena kalau enggak direm bakal 12:33 apa? terjerum 12:35 terjerumus 12:35 terjerumus 12:38 maka enggak ada 12:40 apa namanya kaidah ketika nanjak direm 12:44 enggak ada 12:45 he 12:46 tapi ketika turun 12:48 harus 12:49 rem 12:49 rem 12:51 gitu loh 12:52 atau ketika seringnya kita jumpai di 12:55 jalan raya ini kemacetan 12:57 he 12:58 sering-seringlah ngerem 12:59 ngerem 12:59 ngerem 13:01 itu filosofinya harus kita bongkar 13:05 maka 4 bulan ini dalam Islam 13:08 merupakan bulan pengereman 13:12 bulan pengereman apa? sesuai dengan ayat 13:14 yang di 13:15 inginkan oleh Allah, bulan pengereman 13:18 dari perbuatan-perbuatan buruk dari 13:21 perbuatan-perbuatan dosa dan maksiat, 13:24 dari perbuatan pelanggaran, penistaan 13:26 dan sebagainya 13:27 he 13:28 rem 4 bulan 13:31 Nah. 13:32 Nah, ngeremnya ini subhanallah. 13:34 3 bulan berturut-turut kita harus 13:36 ngerem. 13:37 Eh, yang 1 bulannya eh 13:39 terpisah. 13:41 Bukan berarti dipisahkan itu tidak ada 13:43 rem, enggak. Justru kita harus melihat 13:46 rem kita ketika masuk ke bulan yang 13:48 dipisahkan dari 3 yang berturut-turut 13:50 ini, rem kita ini masih masih jalan apa 13:53 enggak? Kan gitu. 13:54 Hmm. 13:55 Dikontrol lagi oleh bulan berikutnya 13:57 yang keempat. Dia terpisah Narris bulan 13:59 yang keempat itu. Yang ketiga, 14:02 tiga-tiganya nih berurutan. 14:03 Iya. 14:04 Nah, fungsi yang keempat ini untuk 14:06 mengontrol rem kita ini masih berfungsi 14:07 apa tidak sih? 14:10 Itu eh 14:12 eh filosofinya. 14:14 Belum kepada tafsir. Iya kan? 14:16 Nah, oleh karenanya kalau kita lihat 14:17 dari 12 bulan 14:19 yang dimiliki Allah subhanahu wa taala 14:21 ketika Allah menciptakan langit-langit 14:23 dan bumi 14:24 minha arba'atun hurum. Dari 4 bulan dari 14:28 12 bulan itu 4 bulan. 14:30 Allah al hurum di dimasukkan ke dalam 4 14:34 bulan itu sesuatu yang terlarang. Gitu. 14:37 Larangan yang dimaksud yang saya 14:39 sampaikan tadi. 14:40 Gitu. 14:41 Jangan melakukan kezaliman di 14:43 bulan-bulan ini. 14:45 Gitu. Jangan melakukan tindakan-tindakan 14:47 anarkis. 14:49 Apalagi pengkhianatan, berdusta, 14:51 berbohong. 14:53 Gitu kan? Penjegalan, penjegalan yang 14:55 tidak eh masuk akal. Kan gitu. 14:59 Apalagi istilahnya 15:02 eh membalik membolak-balikkan fakta. 15:04 Yang benar jadi salah, yang salah jadi 15:07 jadi benar. 15:08 Hentikan itu, rem. 15:11 Kapan mulainya pengereman itu? Nah, dari 15:13 bulan ini Narris. 15:14 Hmm. 15:15 Ini bulan yang ketiga yang berurutan. 15:18 Pertama dari bulan Zulkaidah kemarin. 15:22 Kita sudah siap-siap harus mengerem tuh 15:25 lalu 15:26 sebulan penuh bulan Zulqaidah kita sudah 15:28 mengerem untuk tidak melakukan hal-hal 15:31 yang tercela 15:32 hal-hal yang asusila, hal-hal yang 15:34 berbau pelanggaran kita rem ditambah 15:38 dengan Zulhijah Zulhijah 15:41 2 bulan berturut-turut tambah dengan 15:43 sekarang masuknya bulan Muharram 15:45 masih dalam tahap pengereman hari ini 15:48 sampai habis bulan 15:50 Muharram nanti 15:52 nah 15:53 nanti dari Muharram kapan ngerem lagi 15:55 nih 15:56 kan masih ngereman tuh 15:58 jadi berturut-turutnya Zulqaidah 16:00 Zulhijah Muharram nanti Safar Rabiul 16:03 Awal Rabiul Tsani Jumadal Ula Jumadal 16:05 Tsani Rajab Sya'ban ini Rajab nanti 16:08 nah ngerem lagi tuh Rajab 16:12 ini ini fungsi apa enggak rem kita ini 16:14 di bulan Rajab nanti apa blong 16:18 ada rem itu kan antara fungsi dan 16:20 ngeblong 16:21 banyak kejadian 16:23 istilahnya kecelakaan akibat daripada 16:26 rem 16:27 yang blong itu 16:29 nah manusia juga sama kalau enggak punya 16:31 rem 16:32 itu kan blong terus atau remnya terlalu 16:34 pakem enggak jalan-jalan 16:37 kan gitu 16:38 atau remnya terlalu pakem enggak 16:40 jalan-jalan maka rem yang harus kita 16:42 miliki adalah rem yang saat kapan kita 16:44 inginkan difungsikan bekerja 16:47 rem itu apakah saat kita turun iman kita 16:50 sedang jatuh turun ketakwaan tidak kita 16:53 punya 16:55 amal saleh jauh iya kan 16:57 Allahu Akbar ya dosa terus rem fungsikan 17:01 rem itu 17:02 atau kita dalam hidup ini sering 17:04 mendapatkan istilahnya kalau 17:06 ilustrasinya pada jalan raya yang sering 17:08 macet iya kan kita harus punya rem 17:11 jangan ikut-ikutan ke mobil yang di 17:13 depan atau kita mundur ke belakang 17:15 jangan kita harus punya rem sendiri. 17:18 Harus tetap menjaga jarak antara 17:21 kendaraan yang di depan dan kendaraan di 17:22 belakang, hatta kanan kiri sekalipun. 17:27 Maka gambaran di hidup ini tidak lebih 17:29 daripada 17:30 eee 17:31 filosofi seperti itu. 17:33 Nah, Ikhwan fillah yang dirahmati Allah. 17:36 Di dalam tafsirnya 17:39 yaqulu ta'ala inna iddata syuhur 17:41 indallahi 17:44 aifi qodho'ihi wa qodarihi isnasyaro 17:47 syahron. 17:48 Wahiya 17:50 hadzihi syuhur al ma'rufah fi kitabillah 17:53 aifi hukmihi al qodari. 17:57 Jadi Allah subhanahu wa ta'ala 17:58 menciptakan 17:59 bulan itu ada 12. 18:01 Yang terdapat dalam informasinya dalam 18:03 kitab Allah subhanahu wa ta'ala. Dan ini 18:05 merupakan takdir-takdir dari hukum Allah 18:09 subhanahu wa ta'ala. 18:10 Yauma kholaqo samawati wal ard. 18:13 Tentu kapan Allah memulainya bulan ini 18:16 di diharamkan di dalamnya untuk tidak 18:19 melakukan kejahatan-kejahatan 18:21 dari pertama bu langit-langit dan bumi 18:23 itu diciptakan. 18:26 Sehingga wa ajro lailiha wa nahariha wa 18:29 qodaro auqotiha. 18:35 Faqosamaha ala hadzihi syuhur al 18:37 isnasyar. 18:39 Yang mana ketika takdir Allah 18:40 menciptakan langit dan bumi itu beserta 18:43 malamnya, beserta siangnya 18:47 beserta takdir-takdir waktu yang ada 18:51 eee 18:52 mengelilingi di 18:54 ciptaan langit-langit dan bumi itu, 24 18:57 jam yang dimaksudkan. 18:58 Setiap hari, kan begitu. 19:01 Nah. Maka Ikhwan fillah yang dirahmati 19:02 Allah 19:04 bilangan 4 bulan tadi 19:06 dimulai daripada 19:08 Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram lalu 19:11 ada beberapa bulan berikutnya di bulan 19:14 Rajab. 19:17 Di bulan Rajab Ikhwatal Iman 19:19 ini merupakan 19:21 bulan yang 19:23 Al Fardu wa 19:25 Al Fardu itu Rajabul Fardu ini terpisah 19:28 daripada yang tiga berturut-turut tadi. 19:30 Kalau Ustad melihatnya ini hanya untuk 19:32 pengujian rem kita masih berfungsi atau 19:35 dalam keadaan blong itu. 19:37 Maka kalau kita masih berfungsi syukuri 19:39 betul-betul 19:41 bahwa kita masih punya patokan hidup 19:44 sehingga tidak mudah tergelincir 19:46 melakukan perbuatan-perbuatan dosa. 19:48 Malah-malah 19:50 ketika kita menyaksikan kebanyakan orang 19:54 melakukan dosa dan maksiat yang punya 19:57 remnya masih pakem itu fungsikan diri 20:00 kita menjadi penasehat. Begitu Nalis. 20:04 Fungsikan diri kita ini menjadi 20:07 orang-orang yang mengingatkan kondisi 20:09 keburukan. 20:13 Kondisi daripada pelanggaran-pelanggaran 20:16 kehidupan. 20:18 Jadilah kita uswah di situ, jangan 20:20 ikut-ikutan pada keadaan. 20:24 Maka oleh karenanya Ikhwatal Iman Allah 20:26 Subhana wa Ta'ala mengarahkan pada 20:28 hamba-hambanya ini 20:30 ketika empat bulan itu betul-betul 20:33 digunakan untuk 20:35 katakanlah mengerem segala 20:37 perbuatan-perbuatan buruk diharapkannya 20:42 untuk sisa-sisa bulan berikutnya itu 20:45 kita sudah enak menghadapi kondisi 20:48 kehidupan. 20:50 Ringan kita dibuatnya. 20:52 Enteng kita dibuatnya, begitu loh. 20:55 Sampai berjumpa lagi dengan bulan suci 20:57 Roma Ramadan yang penuh di dalamnya 20:59 Subhanallahil Adzim maghfirah Allah 21:01 Subhana wa Ta'ala. 21:03 Dari hari pertama sampai terakhir itu. 21:06 Ini kenikmatan yang Subhanallahil Adzim 21:09 Allah berikan kita. 21:11 Bahkan andai kata kita ini umat Muhammad 21:14 sallallahu alaihi wasallam 21:15 melakukan amal-amal saleh di bulan ini, 21:18 di hari-hari ini Nannis 21:20 khususnya pada bu tanggal 10 bulan 21:23 Zulhijah, eh iya bulan Muharram iya kan. 21:27 Itu 21:29 pahalanya luar biasa Nannis. Yang mana 21:31 bulan Muharram ini sebetulnya 21:34 bulan di mana Allah subhanahu wa ta'ala 21:38 menyelamatkan Nabi Musa dari kejaran 21:41 Firaun. 21:43 Ketika Bani Israil 21:45 ya, 21:46 benih-benih orang Yahudi 21:48 diselamatkan dari negeri Mesir 21:50 oleh Nabi kita Musa alaihi salatu 21:52 wasallam 21:53 di di di di laut merah 21:56 menepi kepada tepi pantai Palestine iya 21:59 kan. 22:00 Dikejar itu oleh oleh Firaun dan bala 22:03 tentaranya. 22:04 Selamat Bani Israil ini di tepian pantai 22:07 sana 22:08 ya, ke arah 22:10 Jeddah, ke arah Palestine itu kan. 22:12 Sedangkan ditenggelamkannya Firaun 22:14 bersama tentaranya, nah 22:16 anak-anak Bani Israil itu 22:19 saat itu selamat dari kejaran musuh. 22:22 Yang mana keselamatan mereka bersama 22:24 bersama Nabi Musa itu tiba-tiba 22:27 belakangan di diperingati oleh orang 22:29 Yahudi 22:30 kemenangan Musa itu. 22:32 Pada zaman Rasul mereka melakukannya. 22:36 Maka Rasul mengatakan puasa apa kalian 22:38 ini yang kau kalian lakukan? 22:41 Kata mereka orang Yahudi, kami puasa ini 22:44 adalah demi memperingati kemenangan Musa 22:46 dari kejaran Fir 22:47 Firaun. 22:48 Firaun. 22:49 Apa kata Nabi 22:50 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 22:51 wasallam? Nahnu ahakku bi Musa minkum. 22:55 Nahnu ahakku bi Musa minkum kata Rasul 22:58 sallallahu alaihi wasallam. Kami ini 23:00 lebih utama menghormati Musa daripada 23:02 kalian. 23:03 He eh. 23:04 Gitu loh. 23:05 Nah, mereka 23:07 puasanya itu tepat pada tanggal 10. 23:10 Karena diprediksi tanggal 10 itulah 23:12 kemenangan Mus Musa. 23:15 Nah, kita umat Muhammad kata Rasul 23:16 Sallallahu Alaihi Wasallam, "Khaliful 23:18 Yahuda." 23:20 Kalian ketika melakukan ibadah apapun 23:22 jangan sama dengan perlakuan ibadah 23:24 orang Yahudi. 23:25 He eh. 23:25 Maka kita puasanya harus 23:28 jangan hanya tanggal 10. 23:30 Jangan khusus 10 saja. 23:31 Boleh 9 10 23:34 atau 10 11 atau gabungkan 9 10 11. 11. 23:38 Tujuannya untuk apa? Untuk tidak sama 23:41 ibadah kita dengan ibadah yang dilakukan 23:44 oleh orang Yahu Yahudi. Nah, itu. 23:47 Jika puasa kemarin Arafah 23:50 pahala yang akan kita dapat adalah dapat 23:53 menggugurkan dosa-dosa tahun kemarin dan 23:56 tahun sekarang. 23:58 Subhanallahil Adzim. Ya, Anis. 24:00 Nanti kalau kita puasa 24:02 di tanggal 9 dan 10 atau 10 11 atau 24:05 gabungan 9 10 11 di bulan Muharram 24:09 "Ahtasib." kata Rasul Sallallahu Alaihi 24:10 Wasallam, "Aku berharap puasa yang 24:13 kalian lakukan dapat menggugurkan 24:15 dosa-dosa kalian di tahun yang akan 24:16 datang." Allahu Akbar. 24:19 Jadi, kita ini sudah 24:21 kalau ibadah kita diterima 24:23 dari bulan apa kita sudah diampuni dosa 24:25 oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Iya, 24:26 kan? 24:27 Dari bulan Zulkaidah. 24:29 Iya, kan, Anis? 24:31 Kemudian bulan Zulhijjah. 24:34 He eh. 24:34 Iya, kan? 24:36 Karena karena Arafah itu kan di bulan 24:38 Zulhijjah, kan? Maka tahun yang 24:40 sebelumnya kan Zul Zulkaidah. 24:41 Zulkaidah. 24:42 Zulhijjah. Iya, kan? 24:45 Eee bulan yang akan datangnya itu 24:46 berarti eee tahun yang akan datangnya 24:48 itu adalah tahun belakang eee Zulkaidah 24:52 berarti tahun 2000 1443. 24:55 He eh. Jumadil. 24:56 Nah, tahun 1444 25:00 iya kan? Diampuni juga. Nah, sekarang 25:03 kalau melakukannya di Muharram 25:05 tahun 1445. 25:10 Jadi, berapa tahun kita diampuni Allah 25:12 subhanahu wa taala? 25:13 3 tahun berturut-turut, Anis. 25:17 Dosa kita ini sudah diampuni oleh Allah 25:19 subhanahu wa taala melalui puasa itu 25:20 saja. Bayangkan, Anis. 25:23 Umat Islam itu selalu bersih sebetulnya 25:25 hidupnya itu. 25:27 Selalu bersih. 25:30 Namun demikian, bukan berarti orang yang 25:32 sudah 25:33 mendapatkan informasi seperti ini, 25:36 dosa-dosanya diampuni tahun kemarin dan 25:38 tahun yang akan datang, bahkan Muharram 25:40 tahun yang akan datang sudah diampuni, 25:42 bukan berarti kita boleh berbuat dosa. 25:47 Ah, saya sudah punya celengan kok. 25:49 Celengan apa? Celengan Allah 25:52 dapat ampunan dosa kan gitu. Terserah 25:54 saya mau melakukan apapun, enggak bisa 25:56 begitu artinya. 25:58 Tetapi puasa yang nilai pahalanya 26:00 seperti itu, itu merupakan gambaran 26:03 ketinggian derajat hamba Allah ketika 26:06 mereka sudah dibersihkan dari dosa, 26:08 mereka akan mendapatkan derajat yang 26:10 lebih tinggi di sisi Allah subhanahu wa 26:12 taala. Wa taala. 26:14 Nikmat, Anis. Begitu loh. 26:17 Maka, ikhwatul iman yang dirahmati Allah 26:20 ustaz hanya mau mengingatkan pada diri 26:23 dan keluarga serta masyarakat harta 26:25 berbangsa dan bernegara, hindarkan 26:28 jauh-jauh 26:30 selama 4 bulan ini dosa, pelanggaran, 26:34 pengkhianatan, kedustaan, pencekalan 26:37 kezaliman 26:39 hentikan 26:41 agar apa? 26:42 Agar selepas bulan 26:45 Zulhijah ini, berarti 26:47 selepas bulan Muharram ini, yaitu Safar, 26:50 Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadal Ula, 26:53 Jumadal Tsaniyah. 26:55 Iya kan, 5 bulan berturut-turut kita 26:57 masih fresh. 27:00 Apa fresh itu Nanis? Segar. 27:03 Fresh. 27:03 Dalam lindungan 27:05 kebersihan dosa. 27:06 Hmm. 27:08 Fresh jiwa kita dalam naungan rahmat 27:11 Allah Subhanahu dan magfirah, 27:12 magfirahnya. Fresh kita untuk melakukan 27:15 apapun. 27:17 Nah. 27:19 Maka dikontrol oleh 27:22 tadi bulan 27:23 eh 27:24 apa? 27:25 Eh Rajab tadi ya kan? 27:27 Hmm. 27:28 Fresh kita ini masih betul apa enggak 27:29 nih? 27:30 Wah, ternyata Rajab pun 27:32 Allah harapkan untuk kita hindarkan 27:35 perbuatan-perbuatan buruk itu di bulan 27:37 Rajab. Mengingat kita ini adalah hamba 27:39 yang selalu lupa pada Allah Subhanahu wa 27:41 Ta'ala. Jangan-jangan mentang-mentang 27:43 sudah diampuni dosa, kita lupa sama 27:46 Allah. Diingatkan lagi oleh bulan Rajab 27:48 itu untuk direm lagi perbuatan-perbuatan 27:50 dosa. Artinya Allah ini sangat sayang 27:53 sama kita. Di setiap tahun Allah 27:55 menyayangi kita. Kalau hambanya 27:57 terjerumus pada dosa, diingatkannya 27:59 dengan 4 bulan yang Allah Subhanahu wa 28:02 Ta'ala muliakan ini. 28:03 Sampai berjumpa terus dengan Ramadan, 28:06 terus berputar berputar setiap tahun 28:09 sampai hamba ini kembali kepada Sang 28:11 Penciptanya, Allah Subhanahu 28:13 wa Ta'ala. 28:14 wa Ta'ala. 28:15 Maka harapan kita kembali pada Allah 28:17 dalam keadaan fresh dan bersih daripada 28:20 segala do-dosa. 28:22 Nikmat kan Nanis kalau begini? 28:24 Nikmat sekali. 28:25 Subhanallah, semua orang 28:27 bercita-cita untuk kembali pada Allah 28:28 tanpa harus membawa dos-dosa. 28:31 Ikhwan yang dirahmati Allah, 28:35 Ustaz kemarin membuka tafsir ceritanya 28:38 ada kalimat 28:40 dari hadis Rasul Shallallahu alaihi 28:41 wasallam yang artinya adalah nanti 28:44 padahal ini hadis sudah Ustaz sampaikan 28:46 beberapa kali di sini. Ini hanya 28:48 ingatkan kita untuk selalu kita ada 28:50 pedoman dalam hidup Nannis ya. 28:52 Bahwa ketika itu Rasul mengatakan kelak 28:55 di akhirat 28:57 ada orang-orang yang masuk surga namun 28:59 wajah mereka hitam 29:01 karena 29:03 di bekas bakaran api neraka jahanam. 29:07 Bahkan mereka diberi julukan oleh Allah 29:09 Subhanahu wa Ta'ala itu Al 29:10 Jahannamiyyun. 29:12 Eks penduduk neraka jahan jahanam. 29:16 Kelihatan dari wajah mereka yang hitam 29:18 legam itu. 29:19 Itu hadis sudah berak berapa kali Ustaz 29:21 sampaikan. Ini sekali lagi hanya untuk 29:23 peringatan kita. Nah, kita Ikhwatul Iman 29:27 membaca hadis itu gemetar rasanya. 29:31 Jangan-jangan kita ini orang yang 29:32 seperti itu. Na'udzubillahiminzalik. 29:36 Yang dibakar dulu di api neraka sehingga 29:39 ketika kesalahan kita habis kita 29:41 dimasukkan surga tapi wajah kita 29:43 hangus 29:44 hangus 29:45 hitam 29:46 Apa enggak ngeri? Gemetar Ustaz melihat 29:48 kembali kepada tafsirnya semalam itu. 29:50 Wih, ya Allah, ya Rabbi. Selalu terucap 29:52 oleh Ustaz. 29:54 Innalillahi, ya Allah. Jangan sampai aku 29:56 seperti mereka, hamba-hambamu itu, ya 29:58 Allah. Betapapun mereka masuk sur 30:01 surga. 30:02 Malah Ustaz semalam itu 30:04 berdoa, "Rabbi ajirni minannar, ya 30:07 Allah. Ajirni minannar, ajirni minannar. 30:10 Jauhkan aku, ya Allah, dari apa panasnya 30:13 api nerakamu." Sampai begitu Nannis. 30:16 Mengingat hadis itu, itu hadis Rasul itu 30:18 betul enggak bohong kan gitu. 30:21 Ada ada umat Muhammad ini dibakar di api 30:24 neraka sampai hitam legam wajahnya. 30:26 Namun mereka itu ketika masuk surga 30:29 mereka berteriak pada Allah, "Ya Allah, 30:31 aku sudah lepas dari neraka. Engkau 30:33 masukkan ke dalam surga. 30:35 Hilangkan julukan jahannamiyyun daripada 30:37 kami." Kan gitu. 30:38 Singkat cerita Allah menyuruh mereka 30:40 mandi di di nahrul hayat sungai 30:43 kehidupan ketika mereka mandi di sana 30:46 sesenang mereka 30:48 mandi di sana, masya Allah wajah mereka 30:51 kembali bersinar seperti bulan purnama 30:53 Allahu Akbar 30:54 artinya ikhwan 30:56 dengan nasehat yang sederhana ini 30:59 mari kita bersama-sama fastabiqul 31:02 khairat dalam hidup itu 31:05 berlomba-lomba untuk menggapai kebaikan 31:09 siapapun kita 31:11 jadi presiden jadilah presiden yang 31:13 ingin kebaikan 31:15 dalam hidupnya menjadi pemimpin sebagai 31:17 strata tertinggi di negara ini 31:20 iya kan 31:21 raihlah kebahagiaan saat jadi presiden 31:24 gitu loh 31:25 jadilah presiden yang saleh 31:28 jadilah presiden yang taat pada Allah 31:31 jadilah presiden yang adil 31:34 dan menghindarkan dosa-dosa kan gitu 31:37 diikuti oleh menteri-menterinya di semua 31:39 negara bukan hanya Indonesia kan gitu 31:41 Nanis karena ini kita bicara umat 31:44 diikuti oleh para menteri-menterinya 31:46 menteri yang saleh menteri yang takut 31:48 pada Allah 31:50 menteri yang takut ketika Allah bertanya 31:52 kelak di akhirat apa yang telah 31:53 dilakukan kan begitu 31:56 disusul oleh gubernur-gubernur 31:58 oleh bupati-bupati oleh camat-camat 32:02 oleh kepala-kepala desa sampai ke kepala 32:04 tahap RT RW 32:06 ikuti arahan-arahan Allah 32:09 sehingga isi dunia ini 32:12 hanya kita harapkan orang-orang yang 32:13 bertakwa saja 32:15 maka sama-sama kita fastabiqul khairat 32:17 akan menjadi hamba Allah kelak di 32:19 akhirat yang didekatkan dengan 32:21 sahabat-sahabat kita siapa 32:23 sahabat-sahabat kita wa hasuna ulaika 32:25 rafiqa itu itulah para nabi para 32:28 siddiqin para syuhada dan umumnya 32:31 orang-orang yang saleh yang ketika 32:33 gambaran orang saleh hidup di dunia itu 32:36 soluhat saroiruhum wa alaniyatihim yang 32:40 mana mereka 32:41 soluhat itu benar nanis, bersih 32:44 perbuatan mereka lahir dan 32:46 lahir dan batin gitu. 32:49 Ikhwan, itu saja yang Ustaz Abbas 32:51 sampaikan, tidak banyak. 32:53 Namun mungkin sebelum ditutup satu hadis 32:55 yang memang ini merupakan 32:57 eh gambaran hidup manusia. Allah itu 33:00 ikhwanul iman, sangat sayang sama kita. 33:04 Dan Allah itu akan selalu menunjukkan 33:06 kita kepada berbagai varian amal saleh. 33:09 Kita di dipekerjakan oleh Allah 33:11 subhanahu wa taala sebelum kita kembali 33:12 pada Allah, sesuai dengan sabda Rasul 33:14 sallallahu alaihi wasallam iza 33:16 aradallahu bi abdin khoiron 33:20 ista'malah 33:21 jika Allah berkehendak pada hambanya 33:23 kebaikan sudah barang tentu hambanya itu 33:26 dipekerjakan. 33:29 Dipekerja dipekerjakan. Wa ma 33:32 ista'malah, para sahabat bertanya 33:33 bagaimana Allah memperkerjakan kita 33:35 hamba-hambanya? 33:37 Faqola nabi yusuf alaihi wasallam, maka 33:39 nabi menjawab 33:41 yaftahu lahu amalan sholihan baina 33:46 baina yadaihi atau baina mautihi hatta 33:50 yardho hatta yardho man haulahu 33:53 au kama qola Rasul sallallahu alaihi 33:54 wasallam. 33:55 Cara Allah memperkerjakan hamba-hambanya 33:58 ketika hambanya dikehendaki kebaikan 34:00 oleh Allah maka hambanya itu dibukakan 34:03 oleh Allah kepadanya 34:04 begitu banyak varian amal saleh. 34:08 Itu nanis. Varian amal saleh itu apa 34:10 nanis? Perbaiki ekonomi, perbaiki 34:13 pendidikan, itu maksudnya. 34:17 Perbaiki akhlak 34:19 perbaiki etika, perbaiki narasi saat mau 34:22 diucapkan. 34:23 Ehm. 34:23 Narasi-narasi yang liar sifatnya jangan 34:25 diungkapkan. 34:27 Ya kan? 34:28 Jangan berpihak pada orang yang salah. 34:31 Jangan berpihak pada orang yang sesat. 34:34 Iya kan? Kalau sudah terlalu jauh sesat, 34:37 mari bertobat. Itu yang dimaksudkan 34:40 dibukanya varian amal-amal saleh. Itu 34:43 loh. 34:44 Nah, kalau sudah kita melakukan itu 34:45 semuanya sampai kita meninggal dunia, 34:48 tentu perbaikan-perbaikan ini akan ber 34:51 berdampak pada masyarakat, menghadirkan 34:53 berbagai hal yang positif. 34:56 Kalau hal-hal yang positif sudah kita 34:58 bangun di masyarakat, 35:00 ya tetangga kita merasakan hal positif 35:02 dari ulah kita. 35:04 Ya tetangga kiri juga merasakan 35:06 nilai-nilai positif dari apa yang kita 35:07 lakukan. Baik tetangga kita di belakang 35:10 dan di depan. Iya, seluruh 35:13 tetangga kita sudah mencicipi kebaikan 35:16 kita. Allahu Akbar. Hatta yar dho man 35:19 haulahu kata Rasul sallallahu alaihi 35:21 Sehingga orang itu ketika dibuka pintu 35:23 kebaikan oleh Allah dan dilakukannya 35:27 amal-amal saleh itu, sehingga manusia di 35:30 sekelilingnya ridho kepada dia. 35:33 Nah, Anis. 35:34 Nah, Anis kalau berbuat baik di 35:36 masyarakat, 35:38 Betul. 35:39 seperti menolong masyarakat yang 35:41 bencana, kebanjiran semisal. 35:44 Atau kebakaran. Atau menolonglah 35:47 Nah, Anis 35:48 eee tetangga yang sedang kesusahan. 35:52 Kira-kira mereka berterima kasih enggak? 35:54 Terima kasih, Mas. 35:55 Kepada Nah, Anis. 35:56 Pasti. 35:56 Pasti itu. Apa bilang terima kasih? Ya 35:59 Allah, Nah, Anis. 36:01 Alhamdulillah, terima kasih Nah, Anis 36:02 telah membantu. Betul enggak? 36:03 Betul. 36:04 Itu artinya dia ridho enggak sama Nah, 36:06 Anis? 36:07 Ridho. 36:08 Ridho kan? Ketika manusia di sekitar 36:10 kita ridho pada kita 36:12 dari amal saleh yang kita lakukan, itu 36:14 menandakan bahwa Allah akan menurunkan 36:16 keridhoannya kepada kita. Allahu Akbar. 36:18 Masya Allah. 36:20 Dahsyat. 36:22 Dahsyat. Kalau memang kita terpengaruh 36:24 dengan ajakan-ajakan amal saleh ini. 36:27 Mustahil orang maling sekalipun nangis 36:30 ketika kita tanya, "Kamu mau enggak 36:32 hidupnya diridai Allah subhanahu wa 36:34 taala, di akhiratnya masuk surga?" Orang 36:36 maling ini Anas nangis. Pasti jawabnya 36:39 apa? 36:39 Mau. 36:40 Mau kan? 36:42 Semua maling. 36:42 Iya kan? Cuma dia maling. 36:44 Maling. 36:46 Nah, itu kan. Belum diguna, belum 36:48 menggunakan otaknya akhirnya. Tapi dia 36:50 ngedengar omongan, pertanyaan. 36:52 Korupsi, koruptor nih. Pak koruptor, 36:55 ketika Allah ridho sama Bapak, iya kan? 36:58 Lalu Allah nanti di akhirat memasukkan 37:00 surga, mau enggak Pak masuk surga? 37:02 Betapapun bangsat, betapapun dia 37:04 koruptor, pasti jiwanya meronta, tidak 37:07 akan menjawab tidak. Pasti mau. 37:09 Mau. 37:10 Mau. 37:12 Pembunuh, sama. 37:13 He. 37:14 Pezina, sama. 37:15 Akhirnya semua manusia yang melakukan 37:18 tindakan-tindakan yang tidak sesuai 37:20 dengan agama, ketika ditanya tentang 37:22 kenikmatan surga, semua pasti menjawab 37:24 iya, saya mau. 37:27 Hanya yang sulit itu mengakui dosa dan 37:29 kesalahan, itu yang paling sulit. 37:31 Iya. 37:32 Iya kan? 37:32 Betul. 37:32 Maka sekarang aja mumpung masih hidup 37:35 Ikhwan, tubu ilallahi taubatan nasuha. 37:39 Bertaubatlah pada Allah dari dosa-dosa 37:42 ini dengan taubatan nasuha. Ya, apakah 37:45 itu presiden, ya apakah itu menteri, ya 37:48 apakah itu gubernur, ya apakah itu 37:50 bupati, camat dan sebagainya, tubu 37:52 ilallahi taubatan nasuha. 37:55 Bertaubatlah pada Allah dari segala dosa 37:57 dan kesalahan. 37:58 Dan memang benar, enggak ada manusia 38:00 yang suci itu enggak ada. 38:02 Yakin itu, yakini betul bahwa manusia 38:05 itu tidak mungkin hidupnya selamanya 38:07 suci, enggak mungkin Anas. 38:10 Karena Rasul juga sudah menggarisbawahi, 38:12 kullu bani Adam khotto, setiap anak Adam 38:14 itu pasti melakukan kesalahan. Wa 38:17 khoirul khottoin tawwabun. 38:20 Dan hamba Allah yang telah melakukan 38:21 kesalahan itu yang sebaik-baik dia 38:23 adalah yang bertobat dari kesalahannya. 38:25 Yuk, mari sama-sama kita bertobat. Aji, 38:28 mumpung kita masih punya kesempatan. 38:32 Sehat 38:32 Sehat, iya, betul? 38:34 Betul. 38:34 Duit banyak, iya, betul? Kendaraan 38:37 sampai apa yang punya, Rolls-Royce. 38:39 Apalagi Lamborghini, iya, kan? Apalah 38:42 lagi Mercedes W, apalagi buatan Italia, 38:46 Maserati. 38:48 Punya semua. Aji, mumpung. Kalau tidak, 38:51 kalau kita malu ke masjid jalan kaki, 38:53 ada Lamborghini. Bawa itu Lamborghini ke 38:56 masjid untuk ibadah. 38:58 Betul enggak itu? 38:58 Betul. 38:59 Kalau enggak untuk ustaz saja bawa ke 39:00 rumah, kan begitu, enak. 39:03 Iya, kan? 39:04 Nah, Anis ketawa sekarang. 39:06 Wah, siapa yang mau kasih ustaz? Kata 39:08 Anis, kan begitu ketawanya, kan? Begitu, 39:10 kan? 39:10 Bukan. 39:10 Bawa satu Mercedes ke ustaz untuk ustaz 39:12 dakwah, kan begitu. Jangan malah mobil 39:15 Mercedes dibawa ke klub-klub malam. 39:18 Jangan malah Lamborghini ngebut-ngebut 39:20 di tengah jalan. Bising doang, membuat 39:24 orang pusing, kan itu. Jangan dibawa 39:26 itu. 39:27 Kendaraan-kendaraan hanya untuk 39:29 bermaksiat, iya, kan? 39:31 Ke diskotik-diskotik. Sekali-kali bawa 39:33 ke masjid. Sekali-kali infakkan itu, 39:37 wakafkan untuk ustaz berdakwah. 39:40 Betul enggak, Anis? 39:41 Oke? Kalau manusia rida di sekelilingnya 39:44 kepada kita menandakan kelak kita akan 39:46 mendapatkan rida Allah subhanahu wa 39:48 taala. Maka bukalah hati kita, pertama 39:52 untuk menerima kesempatan baik ini dari 39:54 Allah subhanahu wa taala. Siapapun kita 39:57 di hadapan Allah sama. Kelak yang 39:59 membedakan hanya soal ketakwaan saja. 40:02 Wallahualam bissawab. 40:04 Wallahualam bissawab, masya Allah. 40:06 Seandainya apa yang disampaikan ustaz 40:08 tadi benar terjadi, Pak ustaz, ya. Masya 40:10 Allah, karena barang yang kita miliki 40:13 itu akan dipertanggungjawabkan juga, Pak 40:14 ustaz, ya. 40:15 Seluruhnya. 40:16 Seluruhnya. 40:17 Hmm. 40:18 Bagaimana kita memiliki kendaraan yang 40:20 mewah namun dipakai dengan kondisi yang 40:23 baik Ustaz ya, itu masya Allah luar 40:24 biasa sekali. 40:25 Kemewahan kendaraan itu menunjukkan 40:27 mewahnya kendaraan harus dimanfaatkan 40:29 untuk kesyukuran dan ibadah. 40:31 Hmm. 40:32 Coba. Jangan membeli Lamborghini hanya 40:35 untuk dipajang-pajang. 40:36 Hmm. 40:36 Ya kan, bahwa aku ini kaya. 40:38 Hmm. 40:38 Belum kaya, Allah lebih kaya. 40:40 Betul, betul. 40:42 Masya Allah, di atas langit masih ada 40:44 langit ya. 40:44 Di atas langit ada langit itu. 40:47 Kan begitu. 40:48 Masya Allah. 40:48 Bersap-sap langit itu kan. 40:50 Betul, betul Ustaz. 40:51 Allahu Akbar. 40:51 Allah. Baik Ikhwan dan Akhwat para 40:53 pendengar Radio Silaturahim dan juga 40:55 pemirsa YouTube Rasya TV. Demikian 40:58 tausiah yang disampaikan oleh guru kita 41:00 Ustaz Umar Rasyid Hasan dengan kajian 41:03 tafsir Ibnu Katsirnya di Quran surat 41:05 At-Taubah di surat yang ke-9 di ayat 41:07 yang ke-36. 41:09 Masya Allah luar biasa sekali dan tentu 41:11 kami mengundang bagi Ikhwan dan Akhwat 41:13 yang ingin memberikan pertanyaan seputar 41:15 pembahasan yang Ustaz sampaikan tadi 41:18 bisa menghubungi di line telepon di 41:19 0218451512 41:22 ataupun bisa di 08111 41:25 999720 41:27 dan untuk Ikhwan Akhwat yang ingin 41:28 mengirimkan pertanyaan melalui line 41:30 WhatsApp bisa di 08111999720. 41:35 Bagi pemirsa YouTube Rasya TV 41:37 bisa langsung saja di komen chat YouTube 41:41 Rasya TV untuk memberikan komentar 41:43 ataupun pertanyaan Anda. Baik Ikhwan dan 41:46 Akhwat rehat sejenak untuk mendengarkan 41:49 satu buah lagu yang akan disampaikan 41:50 oleh operator kita dan 41:53 tetap di Radio Silaturahim dan juga 41:54 YouTube Rasya TV untuk Islam yang satu. 41:57 Allahu Akbar. 45:24 Radio Silaturahim dan juga Rasio TV 45:27 untuk Islam yang satu Ikhwan dan Akhwat 45:31 semuanya di manapun Ikhwan Akhwat berada 45:33 baik Ikhwan Akhwat yang berada di 45:36 wilayah Aceh Sukabumi, Batam, Aceh sudah 45:41 ada saat 45:42 kamera, 45:43 insya Allah Pak Ustad 45:45 dan juga yang berada di Jogja dan juga 45:48 berada di wilayah Banyuwangi dan juga 45:51 untuk pendengar Radio Silaturahim yang 45:52 mendengarkan melalui audio streaming di 45:54 www.radiosilaturahim.com 45:56 ataupun Ikhwan Akhwat 45:58 yang menyimak melalui aplikasi Radio 46:00 Silaturahim. Nah, kalau aplikasi Radio 46:03 Silaturahim ataupun audio streaming 46:05 itu bisa disimak di seluruh negara, Pak 46:07 Ustaz. 46:07 Allahu Akbar. 46:08 Jadi, kita itu kalau dilihat datanya 46:10 hampir ada 24 negara, Ustaz, yang 46:12 menyimak. 46:13 Benar, Ustaz. Masya Allah. 46:15 Bahkan bisa lebih, Pak Ustaz. 46:16 Subhanallah. 46:17 Masya Allah. 46:18 Masya Allah, luar biasa sekali, Pak 46:20 Ustaz, ya, untuk ee Radio Silaturahim 46:22 ini membawa manfaat, mudah-mudahan 46:24 kepada ikhwan dan akhwat. 46:26 Allahu Akbar. 46:27 Nah, di pagi hari ini bagi ikhwan dan 46:29 akhwat yang baru menyimak sedang 46:30 berlangsung acara tausiah pagi bersama 46:32 guru kita Ustaz Umar Rashid Hasan dalam 46:35 kajian tafsir Ibnu Katsir di pembahasan 46:38 di Quran surat At-Taubah di surat yang 46:40 ke-9 di ayat yang ke-36. 46:43 Nah, kita sudah masuk untuk sesi tanya 46:45 dan jawab. Kami juga masih mengundang 46:47 bagi ikhwan dan akhwat yang ingin 46:49 mengirimkan pertanyaan bisa di line 46:51 WhatsApp di 08111999720. 46:55 Yang ingin 46:56 berinteraktif melalui line telepon bisa 46:59 di 021 47:01 8451512 47:03 ataupun bisa di 08111999720. 47:09 Baik, kita bacakan pertanyaan yang 47:10 pertama, Pak Ustaz, ya. Ini dari 47:12 Sukabumi, Pak Ustaz, ada Bapak Idris. 47:14 Assalamualaikum warahmatullahi 47:15 wabarakatuh. 47:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:18 wabarakatuh. 47:20 Ee Ustaz 47:22 melihat ee Ustaz di tahun ini dan tahun 47:26 yang akan dep yang akan datang 47:29 situasi di negara kita ini justru kami 47:31 melihatnya akan banyaknya pertengkaran 47:34 dan kericuhan. Mohon pencerahannya ini. 47:38 Ya. 47:38 Mungkin maksudnya yang pembahasan Ustaz 47:40 masalah di bulan-bulan haram itu, Ustaz, 47:42 ya. Bulan haram itu, Ustaz, ya. 47:44 menjadi bulan pelampiasan hawa nafsu 47:46 untuk berbuat dosa, ya. 47:47 betul, Pak Ustaz. 47:48 Ya Allah ya Rabbi. Allahu Akbar. 47:51 Walillahil Hamd. Ini 47:53 kalau ia terjadi di negeri kita 47:55 Heem. 47:56 bahkan mungkin 47:58 karena negeri ini hampir semua ya eh 48:01 mengusung asas demokrasi iya kan 48:03 he 48:04 di mana-mana pasti ada pesta demokrasi 48:06 ya 48:07 mungkin yang dimaksud adalah menghadapi 48:09 tahun depan yang akan ada eh 48:12 upacara upacara apa pesta demo demokrasi 48:16 sehingga orang yang akan 48:18 masuk kepada era 48:20 ajang demokrasi itu saling sikut iya kan 48:23 betul 48:23 bahkan 48:25 tidak hanya cukup sikut kanan kiri 48:27 saling banting 48:29 saling tusuk saling tikam baku hantam 48:32 dan sebagainya kan itu berbagai varian 48:35 perbuatan buruk nah ini justru 48:38 dengan adanya warning yang Ustaz 48:40 sampaikan pagi ini melalui 4 bulan 48:43 berturut-turut yang 3 48:45 tambah lagi Rajab yang memang 5 bulan 48:47 berikutnya 48:49 ini merupakan 48:51 sebuah apa namanya pilihan buat 48:54 masyarakat zaman sekarang 48:56 he 48:56 itu loh 48:57 akankah mereka 48:59 mendapatkan jabatan dengan cara-cara 49:02 yang 49:03 eh diharamkan Allah atau 49:06 mendapatkan amanat itu dengan rida Allah 49:09 kan gitu nah 49:11 jika memang mereka melajur hawa nafsu 49:14 sampai mereka mendapatkan jabatan amanah 49:17 itu ya mungkin mereka seperti yang Bapak 49:19 tanyakan tadi akan terjadi kericuhan kan 49:22 gitu akan terjadi 49:24 saling Allahu Akbar fastabiqul eh 49:27 sayyi'at 49:28 sayyi'at iya 49:29 kalau tadi khairat sekarang 49:30 fastabiqulnya sayyi'at sayyi'at 49:33 berlomba-lomba untuk mendapatkan 49:34 keburukan 49:36 kan terbalik namanya kan 49:38 Allah menyuruh fastabiqul khairat malah 49:41 sekarang fastabiqul sayyi'at karena 49:44 mengedepankan hawa naf 49:45 hawa nafsu 49:46 hawa nafsu selamanya ikhwan yang 49:48 memperut memperturutkan hawa nafsu itu 49:51 tidak baik. 49:53 Selamanya itu yang memperdulikan hawa 49:55 nafsu, subhanallah, itu tidak baik 49:58 karena Allah sendiri mengatakan inna 50:00 nafsala ammaratun bisu. 50:02 Sungguh ketika kalian cenderung 50:05 menggandrungi hawa nafsu, hawa nafsu 50:08 kalian itu selalu membawa kalian pada 50:10 perbuatan buruk. 50:11 Maka hari ini sem 50:13 adalah kesempatan kita untuk berpikir 50:16 sehat, 50:17 mendengarkan nasehat Umar Rashid Hassan 50:19 ini. 50:20 Supaya kita dapat jabatan pun adalah 50:22 dengan cara-cara yang wajar gitu loh, 50:24 Nannis. 50:26 Dengan tanpa harus berdarah-darah gitu 50:28 loh, Nannis. Lah sekarang 50:30 jadi menteri, 50:32 jadi jenderal, berdarah-darah. 50:36 Akhirnya apa yang terjadi? Penuh fitnah 50:38 kehidupannya. 50:39 Penuh derita, penuh tekanan-tekanan 50:41 kejiwaan nantinya. Naudzubillah min 50:43 mentalit. Buat apa kita memiliki keda 50:46 ketinggian derajat, tapi jiwa kita tidak 50:48 ten 50:49 tidak tenang. 50:51 Oleh karenanya yang bertanya kepada 50:53 kondisi hari ini, 50:55 Ustad hanya menasehati, 50:57 janganlah melajur hawa nafsu saat kita 51:00 mau jadi apapun. 51:02 Ketika 51:04 nanti mendapatkan amanah itu, yang berat 51:07 adalah memikulnya. 51:09 Yang berat adalah memi memikulnya. Yang 51:12 berat adalah mempertanggungjawabkannya. 51:15 Maka ketika ada gambaran hamba Allah di 51:17 akhirat, ringan memikul, ringan 51:19 bertanggung jawab, siapakah mereka? Nah, 51:21 itu Nannis. 51:23 Mereka yang dihidup-hidup di dunianya 51:25 itu loh, fastabiqul khoi khoirot, bukan 51:28 fastabiqul sayyi'at, gitu loh. Nah, ide 51:32 idealnya 4 bulan yang sekarang itu 51:34 adalah bulan pengereman hawa nafsu, 51:37 bulan pengereman perbuatan, bulan 51:40 pengereman akhlak yang kita miliki, 51:43 bulan pengereman keinginan-keinginan dan 51:45 cita-cita buruk, rem semuanya. 51:49 Gitu. Sehingga apa? Sehingga kelak di 51:52 tahun yang akan datang di Februari 51:54 katakanlah sekarang Indonesia akan 51:56 merayakan apa? Pesta demokrasi di 51:59 14 Februari ya? 52:00 Iya, kalau enggak salah. 52:01 2024. 52:02 Manusia-manusia anak bangsa ini adalah 52:05 mereka-mereka yang dipilih Allah saja, 52:07 kan begitu Nannis. 52:09 Tidak dari orang-orang yang melajur hawa 52:10 nafsu, ingin jabatan, ingin kedudukan 52:13 hak dengan apa? Dengan menghalalkan 52:16 segala cara. Naudzubillahi summa 52:19 naudzubillah. 52:20 Nah, akan hanya iya. 52:23 Tidak bisa dipungkiri kondisi seperti 52:25 ini. 52:26 Kita yang berakal sehat, jangan 52:29 ikut-ikutan kepada yang tidak benar. 52:33 Hmm. 52:33 Betul Nannis? 52:34 Betul. 52:34 Kita yang punya pikiran yang subhanallah 52:37 dalam bimbingan Allah dan Rasul-Nya, 52:40 kita banyak berdoa pada kondisi 52:43 itu loh. Makanya di Indonesia ini 52:45 betapapun sedikit para alim ulama dan 52:46 kiai ajengan, 52:48 bila dibandingkan dengan maraknya 52:50 pelaku-pelaku kejahatan 52:52 berskala negara itu, 52:54 tetap kita harus memposisikan diri pada 52:57 amar ma'ruf nahi mungkar. 53:00 Betapapun tidak berimbang. 53:02 Dengan harapan kelak di masa akan 53:04 datang, 53:05 orang-orang hamba Allah ini yang 53:07 bergelut dalam urusan-urusan amar ma'ruf 53:10 nahi mungkar, 53:11 jumlah mereka insya Allah semakin 53:13 bertambah. 53:15 Sehingga dapat mengatasi 53:16 kerusakan-kerusakan moral yang menjadi 53:20 media dakwah mereka, hamba-hamba Allah 53:22 yang saleh itu. 53:23 Ini harapan Ustaz ke depan bahwa negeri 53:26 ini iya, kita akan 53:28 mengalami istilahnya pesta daripada 53:31 demokrasi, namun jadilah hamba-hamba 53:34 Allah yang memperbutkan apapun jabatan 53:37 dengan ridho dan inayah Allah subhanahu 53:40 wa ta'ala. jangan melakukan 53:43 perbuatan-perbuatan tercela, mengharam, 53:45 menghalalkan segala ca, ca, wallahualam 53:48 bissawab. 53:48 Wallahualam, masya Allah. 53:50 Jadi bagi orang-orang yang masih 53:52 istikamah di jalan kebaikan, jangan 53:55 sampai ikut hal-hal yang bikin merusak 53:57 puasa kita. 53:59 Tetap harus istikamah pada kebaikan, 54:01 jangan ikut pada kerusakan-kerusakan 54:02 betapapun 54:04 alur kerusakan ini banyak materi di 54:07 dalamnya. 54:08 Itu godaan berat ya, 54:10 Godaan materi itu luar biasa, 54:12 triliunan bukan juta-juta lagi. 54:15 Hmm, hmm. 54:15 Maka jangan terpengaruh tuh. 54:17 Waduh, iya ya, di situ ada triliunan 54:20 untuk saya kebagian sekian M, jangan, 54:22 jangan terpengaruh, itu ujian hidup. 54:26 Itu sesuatu yang dapat mencelakakan kita 54:29 di akhirat, ingat 1 triliun, 2 triliun 54:32 sampai jutaan triliun tidak akan mungkin 54:35 bisa mem, membeli surga. 54:38 Betul, Ustaz ya. 54:38 Betapapun seluruh dunia ini, Allahu 54:41 Akbar, menghargakan setetes kenikmatan 54:45 surga tidak mungkin bisa dibeli. 54:47 Hmm. 54:48 Rasul mengatakan jika kamu ingin tahu 54:51 perbedaan dunia dan akhirat, celupkan 54:53 tanganmu ke laut. 54:56 Lalu angkat tanganmu itu tinggi-tinggi. 54:58 Hmm. 54:58 Berapa tetes yang jatuh lagi air laut 55:01 dari jari, dari jemarimu itu. 55:04 Itu Anis. 55:05 Itu tetesan itu dibandingkan dengan 55:08 luasnya lautan. 55:09 Hmm. 55:10 Dunia seperti itu bila dibandingkan 55:12 dengan akhirat. Mana mungkin seluruh 55:14 dunia bisa membeli satu tetes kenikmatan 55:16 surga, enggak bisa. 55:18 Hmm. 55:19 Enggak bisa Anis. 55:21 No way. 55:22 Insya Allah. 55:22 Tidak bisa. 55:24 Dan tentunya untuk orang-orang yang baik 55:27 itu doa menjadi kekuatan yang 55:30 baik Ustaz ya, yang bisa membuka pintu 55:32 rezeki ataupun bisa 55:34 meraih kemenangan dunia dan akhirat 55:36 Ustaz ya. Semalam Ustaz berpikir seperti 55:38 Nak Anis pekan kemarin berharap. 55:41 Ehm. 55:41 Ustaz informasikan lagi dong. 55:44 Dari seluruh. 55:46 Anak-anak Indonesia di Sabang sampai 55:48 Merauke, ini soal doa ya Nak Anis. 55:50 Iya. 55:50 Terbentang 5.500 km. 55:53 Ehm. 55:54 Luasnya negeri kita ini 5.500 km 55:57 persegi. 55:58 Allahu Akbar. 56:00 28.000 pesantren. 50.000 santri. 56:04 1 juta masjid. 56:06 176 56:07 bahasa. 56:09 Jika dari anak bangsa ini, 270 berapa 56:13 juta anak bangsa kita. 56:15 Iya. 56:15 Kalau lah ibaratnya tadi malam 20 juta 56:18 atau 50 juta tahajud. 56:21 Nah ini akan menjadikan senjata yang 56:23 pamungkas buat anak bangsa Indonesia 56:26 beriman itu. 56:27 Ehm. 56:27 Addua silahul mukmin, doa adalah senjata 56:31 pamungkas bagi orang beriman. 56:33 Perlu. 56:34 Perlu kita berpikir kepada doa itu. 56:37 Kita sekarang tidak punya senjata 56:39 apapun. 56:40 Melainkan doa, maka doa jangan dianggap. 56:43 Tidak ampuh gitu. 56:44 Ehm. 56:45 Doa adalah sesuatu yang ampuh saat 56:47 dibutuhkan kelak, maka banyaklah berdoa 56:49 seperti yang diharapkan oleh Nak Anis 56:51 kan gitu. 56:52 Masya Allah Pak Ustaz ya, baik syukron 56:54 Pak Ustaz. 56:55 Ini kita lanjutkan kembali Pak Ustaz ya, 56:57 pertanyaan. 56:59 Eee selanjutnya ini terkait doa juga nih 57:01 Pak Ustaz. Beliau menanyakan ini dari 57:04 Bapak. 57:07 Saifudin di Bambu Apus. 57:09 Bambu Apus itu di dekat Taman Mini ya. 57:13 Iya. Iya. 57:14 Iya di sini ya, ya oke. 57:15 Ustaz boleh diulang kembali doa yang 57:17 Ustaz sampaikan ketika Ustaz 57:19 membayangkan hamba Allah yang masuk 57:20 surga namun hangus, syukron Pak Ustaz. 57:22 Allah ya Karim, itulah saya merenung 57:25 saat saya. 57:27 Membaca ayat yang dibahas pagi ini. 57:29 Ehm. 57:30 Rasa-rasanya teriak jiwa saya, Ya Allah 57:33 jangan kau masukkan aku pada golongan 57:35 itu ya Allah. 57:37 He eh. 57:37 Betapapun besar dosaku ya Allah, 57:39 hindarkan aku ya Allah. Sampai begitu 57:41 nangis, merengek pada Allah itu. 57:43 He eh. 57:45 Merengek kadang-kadang jam 03.00, 57:47 merengek kadang jam 03.30, ya kan 57:49 nangis, merengek kadang jam 04.00. 57:52 Dari apa yang kita baca itu membuat 57:54 luluh lantak jiwa kita kalau sudah 57:56 begitu kelihatannya. 57:58 Maka lahir dari kita ini doa 58:00 perlindungan kepada Allah. 58:02 Kalau Ustaz membaca doanya seperti tadi 58:04 sampaikan, ini tolong di 58:06 eh ada kertas sama pulpen kalau gitu ya, 58:08 untuk yang 58:09 menanyakan itu. Baik-baik eh 58:12 dengarkan, baca eh dalam lantunan Ustaz 58:15 didengarkan dan tulis doanya itu 58:18 Bismillahirrahmanirrahim. 58:21 Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih 58:22 lagi Maha Penyayang. 58:24 Allahumma ajirni. 58:26 Allahumma ajirni minannar. 58:30 Sederhana sebetulnya nangis. 58:32 Allahumma ya Allah, ajirni 58:35 jauhkan aku minannar dari neraka. 58:38 He eh. 58:39 Ketika kita melihat tafsir-tafsir yang 58:41 apakah di Ibnu Katsir, di Maraghi, di 58:44 tafsir As-Suddi, apakah apalah. 58:47 Ayat yang sama menunjukkan kondisi 58:49 manusia yang dahsyat 58:52 mukanya hitam legam akibat bakaran api 58:54 neraka jahanam 58:56 itu boleh kita 58:58 berlindung diri pada Allah dengan doa 58:59 itu. Banyakkanlah doa itu. Supaya kita 59:02 terhindar daripada azab api nera- 59:05 neraka. Wallahu a'lam bishawab. 59:06 Allahumma ajirni minannar. Allahumma 59:09 ajirni minannar. Sekali lagi, Allahumma 59:13 ajirni minannar. Ya Allah hindarkan aku 59:16 dari panasnya api neraka. Wallahu a'lam 59:19 bishawab. 59:19 Masya Allah. Nih 59:21 saya membaca eh ketika umat Islam yang 59:24 senantiasa membaca doa yang Ustaz 59:26 sampaikan tadi hal ini sebagaimana 59:28 disebutkan dalam Alquran pria dan wanita 59:31 yang berpuasa pria dan wanita yang 59:33 banyak menyebut nama Allah telah 59:35 menyediakan ampunan pahala yang besar 59:38 Quran surat Al-Ahzab ayat yang ke-35 59:41 Ustad 59:42 35 masya Allah Ustad ya 59:45 baik Ustad 59:47 ini saya bacakan pertanyaan terakhir 59:48 Ustad ya 59:49 baik 59:50 terakhir 59:50 kita sudah habis waktu ini ya 59:51 sudah habis Ustad sekaligus Ustad bisa 59:54 menutup dengan kesimpulan juga ini dari 59:56 Ibu Maya di Jakarta Assalamualaikum 59:58 warahmatullahi wabarakatuh Ustad 59:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:01 wabarakatuh 1:00:02 Ustad ketika di zaman Rasulullah 1:00:04 Shallallahu Alaihi Wasallam dan zaman 1:00:05 para sahabat suatu jabatan sesuatu yang 1:00:07 dihindari karena berat 1:00:09 pertanggungjawabannya kelak di akhirat 1:00:11 nah 1:00:12 ini nih nih nih di dunia kata dia 1:00:14 malah ajang perebutan suatu jabatan 1:00:16 bahkan rela menghalalkan segala cara 1:00:18 untuk mendapatkannya mohon pencerahannya 1:00:20 Ustad 1:00:21 sebelum Ustad beri pencerahan Ustad akan 1:00:23 mengucapkan Innalillahi 1:00:26 Wainna Ilaihi Raji'un ini dunia sudah 1:00:29 terbalik ini 1:00:31 dunia ini sudah terbalik dan ini 1:00:33 menandakan menunjukkan dunia ini sudah 1:00:35 dekat kiamatnya 1:00:37 itu loh Nannis 1:00:40 ini kenapa sampai terjadi hal-hal yang 1:00:42 seperti ini kata Bunda tadi kan 1:00:45 Subhanalladzim 1:00:47 sehingga tidak lagi mengerti mana halal 1:00:49 mana 1:00:50 mana haram yang penting cita-cita tercap 1:00:53 tercapai uh Naudzubillah mindzalik 1:00:57 Ya Allah Ya Rabbana semoga kita tidak 1:00:58 Engkau masukkan pada golongan-golongan 1:01:00 seperti ini 1:01:02 dan semoga hamba-hamba Allah 1:01:03 hamba-hambamu Ya Allah teman-teman kami 1:01:06 yang seperti itu berikan pada mereka 1:01:08 kesadaran Ya Allah 1:01:10 aminkan Nannis 1:01:11 amin 1:01:12 berikan pada mereka kesadaran Ya Allah 1:01:14 berikan pada mereka kepahaman tentang 1:01:16 makna hidup bahwa hidup itu bukan untuk 1:01:19 itu kan begitu 1:01:20 iya 1:01:21 nah persoal pencerahannya 1:01:24 ide 1:01:25 itu kan 1:01:26 amanat itu berat, Nganis, 1:01:28 dipertanggungjawabkan. 1:01:31 Karena amanat ini dulu oleh Allah 1:01:33 subhanahu wa taala pernah ditawarkan 1:01:35 pada gunung. 1:01:36 Heem. 1:01:37 Iya kan? 1:01:38 Bahkan pada langit dan bumi. 1:01:42 Semua hamba Allah baik langit, bumi, dan 1:01:44 gunung itu menolak untuk dapat amanat. 1:01:47 Tidak ber- tidak tidak cakap mereka 1:01:49 memikulnya, tidak kuat mereka 1:01:51 memikulnya. 1:01:52 Eh, tiba-tiba amanat dia diambil oleh 1:01:54 manusia. 1:01:55 Heem. 1:01:56 Heem. Fahama al insan. 1:01:59 Maka amanat itu diambil, di- dipikul 1:02:02 oleh manusia, amalaha. 1:02:04 Dipikul oleh manusia, begitu kan? 1:02:07 Innahu kana dzoluman jahula. 1:02:09 Manusia itu tidak sadar bahwa dirinya 1:02:11 itu punya sifat apa? Dzalum, jahul. 1:02:15 Dzalum, suka berbuat ja- zalim, jahul 1:02:18 suka berbuat bodoh. 1:02:21 Itu manusia. 1:02:24 Maka kita hari ini ketika menyaksikan 1:02:27 arena perebutan politik iya kan? 1:02:30 Siapa yang akan menjadi anu, siapa yang 1:02:32 menjadi anu 1:02:34 berpikirlah sedikit tentang apa akibat 1:02:37 daripada kecerobohan ini. 1:02:40 Orang yang memperebutkan jabatan dengan 1:02:41 tidak mengerti halal haram 1:02:44 tabrak saja itu menceroboh. 1:02:46 Apa ceroboh itu? 1:02:48 Tidak menggunakan akal sehat. 1:02:51 Orang-orang yang ceroboh, yang tidak 1:02:53 menggunakan akal sehat dia akan 1:02:55 berhadapan dengan subhanallahilazim 1:02:58 pertanggungjawaban kelak di akhirat 1:03:01 ketika mereka sudah mati. 1:03:03 Ingat bahwa kita ini akan mati. 1:03:07 Wong urip iku marani patine. 1:03:09 Sajeroning urip toto-toto pirantine. Apa 1:03:12 itu, Nganis? 1:03:13 Enggak ngerti. 1:03:14 Enggak ngerti, ora ngertos. 1:03:15 Ora ngertos. 1:03:16 Mboten ngertos. 1:03:17 Beton. Beton. 1:03:18 Orang hidup itu mendekati matinya, 1:03:20 ajalnya. 1:03:22 Maka sebelum ajal itu tiba, 1:03:24 ee toto-toto piranti ne. 1:03:26 Menata apa yang akan kita dapatkan kelak 1:03:29 di akhirat. Tata dunia ini untuk menjadi 1:03:31 teman kita menuju akhirat, menuju surga 1:03:34 Allah. 1:03:36 Jangan menatanya menuju neraka Allah, 1:03:38 jangan. 1:03:39 Heh. 1:03:40 Nanti akan menyesal kalian. 1:03:43 Memang Bunda, kondisi seperti ini hari 1:03:45 ini sama-sama kita 1:03:47 menyaksikannya. 1:03:49 Pilu hati kita melihat sahabat-sahabat, 1:03:52 teman-teman kita, sesama muslim 1:03:54 memperebutkan jabatan dengan cara-cara 1:03:57 yang tidak normal itu. 1:03:59 Pilu hati kita. 1:04:01 Doa apalagi dari kita untuk mereka itu? 1:04:04 Doa apalagi? 1:04:05 Ulama mendoakan, kiai mendoakan, ustaz 1:04:08 mendoakan, tapi doa kiai, doa ulama, doa 1:04:11 ustaz itu tidak di mereka dengarkan. 1:04:15 Jarang dari mereka mendengarkan doa-doa 1:04:17 dan arahan para kiai itu. 1:04:19 Akhirnya mereka mengikuti hawa nafsu dan 1:04:22 selera setan, nauzubillah min min zalik. 1:04:25 Sebagai kisah pada masa lalu, 1:04:29 pada zaman Rasul sallallahu alaihi 1:04:30 wasallam itu, 1:04:31 para sahabat itu lari daripada amanah. 1:04:34 Heh. 1:04:35 Lari ustaz ya? 1:04:36 Ya, lari. 1:04:37 Amanahlah yang mengejar mereka. 1:04:40 Heh. 1:04:42 Seakan-akan amanah itu mengatakan, 1:04:44 "Jangan kau lari, pikullah aku. 1:04:49 Karena engkaulah orang yang akan dapat 1:04:51 melaksanakan aku ini pada tempatnya 1:04:54 dengan keadilan." Adil itu kan 1:04:56 menempatkan sesuatu pada tempatnya. 1:04:59 Sahabat itu pada lari dari amanat, 1:05:01 amanatnya mengejar sahabat. 1:05:04 Seakan-akan 1:05:05 amanat itu mengatakan seperti, "Eh, 1:05:07 jangan lari engkau. Aku tidak akan 1:05:09 memilih yang lain terkecuali kalian. 1:05:11 Heh. 1:05:11 Pada diri kalian ada kejujuran, pada 1:05:14 diri kalian ada sifat keadilan, pada 1:05:17 diri kalian ada ketakwaan, pikullah aku, 1:05:20 aku tidak mau dipikul orang yang lain, 1:05:22 itu kalau bisa kedengaran bicaranya 1:05:25 amanah. 1:05:28 Sahabat begitu banyak lari dari amanah, 1:05:30 amanah begitu banyak mengejar para 1:05:32 sahabat. 1:05:33 Namun sekarang 1:05:36 manusia mengejar amanah dan amanah 1:05:39 semakin lari daripada manusia. 1:05:42 Paksa amanah itu dikejar 1:05:45 ya, ujungnya dapat ditarik terus 1:05:49 sehingga diikat pada dirinya 1:05:51 padahal untuk melakukan kezaliman, 1:05:53 nauzubillahiminzalik. 1:05:55 Hari ini terbalik 180 derajat ketika 1:05:58 kita bicara tentang amanah. 1:06:01 Maka 1:06:02 sebaik-baik manusia adalah 1:06:04 yang kembali kepada arahan Ustad tadi 1:06:07 fatuubu ilallahi taubatan nasuha 1:06:12 kembalilah kepada taubat yang baik, 1:06:15 taubat yang taubatan nasuha, taubat yang 1:06:19 benar. 1:06:20 Bahkan di dalam surat Al-Imran ayat 133 1:06:25 Allah mengatakan wasari'u ilamaghfiratim 1:06:29 mirabbikum, segeralah kalian 1:06:32 mencari 1:06:34 yang namanya maghfirah Allah itu, 1:06:36 berebut untuk mendapatkan maghfirah 1:06:39 Allah rabbakum itu 1:06:42 wajannatin arduha 1:06:44 assamawati wal ardhi u'iddat lilmuttaqin 1:06:48 dan segeralah, bersegeralah mencapai 1:06:51 surga 1:06:52 jangan neraka yang malah disegerakan 1:06:56 segeralah bertobat, istigfar dan untuk 1:06:58 mendapatkan surga, yang mana surga itu 1:07:02 luasnya saja seluas langit dan bumi 1:07:04 na'is, itu itu lebarnya, selebar langit 1:07:07 dan bumi, bagaimana luasnya? 1:07:09 Lebarnya saja selebar langit dan bumi, 1:07:12 bagaimana luasnya? Dan itu hanya 1:07:14 diperuntukkan oleh Allah bagi 1:07:16 orang-orang yang bertakwa kepadanya, 1:07:18 takwa dengan segala makna dan 1:07:20 tujuan serta terkandung di dalamnya apa 1:07:23 yang baik-baik. 1:07:25 Itu Anis, wallahu a'lam bishawab. 1:07:27 Kesimpulannya Pak Ustaz? 1:07:27 Cukup. 1:07:28 Cukup Pak Ustaz ya. 1:07:29 Masya Allah, jazakallah khair Pak Ustaz 1:07:31 untuk ja menjawab pertanyaan dari 1:07:35 Ibu Maya di Jakarta. Dan tentunya 1:07:39 sebagai penutup juga 1:07:41 di pertanyaan dari Ibu Maya ya di 1:07:43 Jakarta. Ikhwan dan akhwat para 1:07:45 pendengar Radio Rodja dan juga pemirsa 1:07:47 YouTube Rodja TV, demikian acara tausiah 1:07:50 pagi bersama Ustaz Umar Rasyid Hasan 1:07:53 dalam kajian tafsir Ibnu Katsir di 1:07:55 pembahasan 1:07:56 Quran surat At-Taubah 1:07:59 di 1:08:00 surat yang ke-9 di ayat yang ke-36. 1:08:03 Semoga dapat pencerahan bagi kita semua. 1:08:05 nya, mudah-mudahan kita dapat 1:08:06 mengaplikasikan apa yang disampaikan 1:08:08 oleh Ustaz dan mudah-mudahan kita 1:08:10 dijauhi dari hal-hal yang tidak baik dan 1:08:13 juga mudah-mudahan kita fastabiqul 1:08:16 khairat ya, berlomba-lomba dalam 1:08:18 kebaikan. Dan semoga apa yang Ustaz 1:08:20 sampaikan dapat menambah keimanan dan 1:08:24 juga ketakwaan kita di sisi Allah 1:08:26 subhanahu wa ta'ala. Amin amin ya rabbal 1:08:27 alamin. 1:08:28 Dan semoga apa yang Ustaz sampaikan 1:08:31 dapat menemani ikhwan dan akhwat, baik 1:08:33 ikhwan akhwat yang berada di kendaraan 1:08:35 ataupun ikhwan akhwat yang berada di 1:08:36 tempat kerja ataupun ikhwan akhwat yang 1:08:38 berada di rumah. 1:08:40 Baik ikhwan akhwat, simak selalu untuk 1:08:42 acara tausiah pagi bersama Ustaz Umar 1:08:44 Rasyid Hasan di setiap hari Kamis di 1:08:47 pukul 09.30. 1:08:49 Dan saya Muhammad Anis Mu'alim dan kru 1:08:51 Rodja TV yang bertugas ada Ondy Saputra 1:08:54 dan juga Muhammad Fahri di operator 1:08:55 radio, mohon undur diri dari ruang 1:08:57 dengar Anda. 1:08:58 Dan terima kasih untuk para para dakwah 1:09:00 yang di daerah yang telah melerai acara 1:09:02 kita di pagi hari ini. Semoga antum 1:09:06 semua diberikan kesehatan oleh Allah 1:09:08 Subhanahu Wa Ta'ala. Subhanakallahumma 1:09:10 Wa Bihamdika Asyhadu Alla Ilaha Illa 1:09:13 Anta Astaghfiruka Wa Atubu Ilaik. Kurang 1:09:15 lebih kami mohon maaf. Wassalamualaikum 1:09:17 Warahmatullahi 1:09:19 Wabarakatuh.