Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Basmalah TV 0:11 [musik] 0:27 Bismillahirrahmanirrahim 0:29 Assalamualaikum warahmatullahi 0:30 wabarakatuh Ikhwan akhwat rahimakumullah 0:33 syukur alhamdulillah di Ramadan 0:36 pertengahan lebih sedikit ini kita 0:38 bersama-sama kembali di Wirausaha Muslim 0:41 yang mudah-mudahan saja bahasannya 0:44 membuat kita semakin mantap melangkah 0:46 dalam hal-hal terkait dengan usaha yang 0:50 mudah-mudahan juga mempermudah langkah 0:53 umat ya tidak lupa salam selawat kita 0:56 lantunkan untuk junjungan umat kekasih 0:58 kita Muhammad Rasulullah Shallallahu 1:00 alaihi wasallam semoga kelak kita 1:03 dipertemukan dengan beliau di saat yang 1:05 sangat kita rindukan di yaumil akhir 1:08 hari ini sudah siap untuk kita simak 1:10 bahasan yang sungguh akan sangat menarik 1:13 bersama Ustad Valentino Dinsi 1:15 Assalamualaikum warahmatullahi 1:17 wabarakatuh 1:18 Assalamualaikum warahmatullahi 1:19 wabarakatuh 1:20 sehat ya 1:20 alhamdulillah Mak Nuning ini sudah 1:22 enggak terasa ya 1:24 iya 1:24 hari ke-17 ya kalau enggak salah ya 1:25 setengah bulan lebih 1:27 time flying so fast waktu terbang begitu 1:30 cepat 1:31 begitu cepat betul dan hari ini kita 1:33 bicara soal dana-dana tadi gimana 1:35 iya kita bicara tentang galang dana 1:37 eh dengan platform 1:40 eh BUMMpeduli.id 1:43 jadi masalah uang 1:44 iya 1:45 siapa sih yang enggak butuh Mak Nuning 1:46 ya 1:47 iya 1:47 eh karena saya melihat satu fenomena 1:49 bahwa 1:51 eh sebagai contoh ya 1:53 saya punya masjid di rumah ini tinggal 1:55 di komplek itu masjid itu masjid 1:58 Darussalam Griya Tugu Asri. 2:00 Itu 2:01 dibangun ulang. Biayanya 9 miliar. 2:04 Heeh. 2:05 Itu enggak sampai 1 tahun jadi. 2:07 Iya. 2:07 Tapi saya sedih juga gitu. Begitu dengar 2:09 tiap Jumat diumumin, "Saldo kas masjid 2:12 minus 37 juta." 2:14 Minggu depan diumumin lagi, "Saldo kas 2:16 masjid minus 20 juta." Minggu depan 2:18 diumumin lagi, 2:19 [tertawa] 2:19 "Saldo kas masjid minus 17 juta." Jadi 2:22 sebetulnya setiap minggu ketutup, tapi 2:23 selalu kurang. 2:24 Iya, iya. 2:25 Itu kan namanya kita gali lubang tutup 2:27 lubang karena kebetulan lingkungannya 2:28 ada middle class. 2:30 Tinggal dicolek aja, dananya masuk. 2:32 Iya. 2:33 ini tidak menyelesaikan masalah. Jadi 2:35 masalah yang permanen yang seperti itu. 2:38 Makanya 2:39 itu kan satu case. 2:41 Seperti juga kemarin saya ketemu di saya 2:43 ngisi acara di Bank Mandiri ya. Eee 2:46 kajian ah bukan kajian Zuhur di Bank 2:49 Mandiri Pusat Plaza Mandiri itu. 2:51 Tiba-tiba ada orang datang nyamperin 2:52 saya bawa proposal, "Ustaz, minimum 2:55 doanya aja Ustaz." 2:56 Proposal dari Sulaimaniyah. 2:59 Jadi NTB. 3:01 Itu saya tahu Sulaimaniyah itu anak-anak 3:03 Indonesia banyak yang sekolah SMA-nya 3:06 dari Indonesia di SMP SMA-nya ke 3:08 Sulaimaniyah. Eee gratis. Kemudian juga 3:11 bisa kuliahnya di Turki juga gratis. Eee 3:14 jadi saya kenal betul. Tapi kan kayak 3:16 begitu. Jadi orang itu dia datang dari 3:18 NTB nemuin masjid-masjid di Indonesia di 3:22 Jakarta untuk nyari sumbangan. Dan 3:24 banyak lagi lembaga kayak gitu. 3:26 Iya. Jadi itu sendiri 3:28 tidak punya lembaga sendiri namanya 3:30 Islamic crowd funding. 3:32 Iya. 3:32 Bagaimana kita bisa membantu 3:33 lembaga-lembaga ini mengumpulkan dana, 3:36 enggak perlu ke Jakarta, dicukup share 3:38 share share melalui WA, melalui email, 3:41 melalui Facebook, Instagram dan 3:42 lain-lain. Makanya kita bikin platform 3:44 BUMMpeduli.id 3:46 untuk membantu saudara-saudara kita 3:49 melakukan crowd funding bagi 3:51 kepentingan, kebutuhan dakwah mereka. 3:55 Nanti bahasan terkait dengan galang dana 3:58 dengan platform BUMN peduli.id 4:03 mudah-mudahan akan mencerahkan ya 4:05 bahasannya. Silakan. 4:06 Ya, terima kasih Mbak Nunung. 4:08 Bismillahirrahmanirrahim. 4:08 Assalamualaikum warahmatullahi 4:09 wabarakatuh. 4:10 Waalaikumsalam. 4:11 Hamdan wa syukrulillah ikhwan akhwat 4:12 rahimakumullah. Tadi pengantarnya di 4:14 depan sudah. Tapi saya mau ngomong 4:16 begini Mbak Nunung. 4:17 Saya tuh dari 2 3 hari ini lagi senang 4:20 banget Mbak Nunung. Kenapa? Karena saya 4:22 sudah bisa lagi kerja 8 jam sehari. 4:26 Wow. 4:27 Ya, saya sudah bisa kerja 8 jam sehari. 4:28 Nanti saya akan tingkatkan menjadi 10 4:31 jam. Saya akan tingkatkan lagi jadi 12 4:33 jam. Saya akan tingkatkan lagi jadi 14 4:35 jam dan saya akan tingkatkan menjadi 16 4:37 jam sehari. 4:38 Masyaallah. 4:38 Saya akan 16 jam bekerja sehari untuk 4:41 BUMN. 4:43 Kenapa harus 16 jam? Saya ingat 4:44 kata-kata senior saya, abang saya 4:47 orang nomor 4 terkaya di Indonesia, 4:49 Chairul Tanjung. 4:51 Dia bilang perahu itu 4:53 ya 4:54 kalau satu dayung, nih coba nih mungkin 4:57 ikhwan akhwat bayangin aja. Bayangin 4:58 kalau kita naik perahu 5:00 kan kalau yang perahu di dayung begini, 5:02 kayak begini ya 5:03 itu kalau satu dayung doang kita 5:05 pakai begini emang terjadi Mbak Nunung. 5:07 Kalau kita dayungnya cuma satu itu 5:08 muter-muter aja. 5:09 Enggak maju ke depan. 5:10 Ya, tapi kalau kita pakai dua dayung itu 5:13 kita bisa manuver, bisa belok kiri, bisa 5:15 kanan, bisa lurus lempeng gitu kan. Ya 5:17 begitulah engine. Begitu juga orang 5:19 bekerja. Saya ingat kata-kata Mas 5:20 Chairul Tanjung. Kalau ingin cepat 5:22 sukses lu bekerja mesti dua kali lebih 5:25 keras. 5:26 Jadi kalau biasa kita kerja 8 jam ya 16 5:29 jam dan saya tahu Mas Chairul Tanjung 5:31 itu kerjanya 5:33 16 jam sehari. Jadi enggak heran kalau 5:35 dia sekarang jadi orang terkaya nomor 4 5:38 di Indonesia kalau enggak salah tahun 5:40 2024 ini ya. Dia menjadi orang terkaya 5:43 nomor 4 di Indonesia dan harus kita 5:45 bangga karena dia satu-satunya muslim. 5:48 Di ranking 10 orang terkaya Indonesia, 5:50 di mana Chairul Tanjung lewat CT 5:52 Corp-nya, Bank Mega, Trans TV dan 5:54 macam-macam, ratusan kalau saya enggak 5:56 salah 300 lebih perusahaan. Bagaimana 5:58 dia sukses karena dia punya attitude, 6:01 dia punya etos kerja, dia punya 6:02 disiplin, dia punya mental yang mental 6:05 sukses. 6:06 Nah, saya alhamdulillah begitu sudah 6:08 sehat begini, 6:09 kan sempat saya cerita Mbak Nuning, 6:11 kenapa saya senang 2-3 hari ini, karena 6:14 saya sudah bisa lagi kerja 8 jam sehari. 6:17 Ehm. 6:18 Bangun tidur, ya kita sahur, qiyamul 6:21 lail, sahur, kemudian salat berjamaah di 6:24 masjid, pulang kita baca doa ma'tsurat, 6:26 kemudian kita sudah bisa depan komputer, 6:28 saya sudah bisa 8 jam 6:29 per hari. Kemarin enggak bisa Mbak 6:31 Nuning. Kenapa? Otak saya ruwet. 6:34 Heeh. 6:34 Kenapa? Karena 6:36 saya harus berpikir keras. Karena sejak 6:39 saya dioperasi 8 tahun yang lalu, 6:42 waktu dokter bilang, "Pak Ustaz enggak 6:44 boleh capek, enggak boleh stres." 6:45 Ehm. 6:46 Maka bisnis-bisnis saya tutup, 6:49 ya aktivitasnya saya kurangin, jam 10.00 6:51 malam sudah harus tidur, 6:54 kerja dikurangin, ya rapat-rapat cuma 6:56 maksimum tiga. 6:58 Jadi, selama kurang lebih 8 tahun itu, 7:01 saya hidup dari mantap. 7:04 Makan tabungan. 7:06 Dan akhirnya habis juga, gitu kan. 7:08 Selama 8 tahun kita makan tabungan, 7:10 praktis bulan November, bukan-bukan 7:13 November, September 2023, 7:16 semua tabungan saya habis. 7:19 Ya, sementara anak empat masih sekolah. 7:21 Ehm. 7:21 Di mana dua sekolahnya di Turki. 7:25 S1 7:26 di 7:27 International Relation, hubungan 7:30 internasional di Bandirma University di 7:32 Turki, yang itu yang nomor tiga. Yang 7:35 nomor dua di MBA Program di Istanbul 7:38 University. Jadi, setiap bulan saya 7:40 harus stres, harus pusing mikirin 12 7:42 juta untuk anak saya sekolah. 7:46 Ya, kuliah. 7:47 Dan tinggalnya jauh, kalau Bandung 7:49 tinggal bisa kita tengok. Ini 7:51 penerbangan bisa eh 7 jam, bisa 14 jam 7:54 juga gitu kan. Dan jauh, kalau telat 7:56 bayar bisa diusir keluar apartemen lagi 7:59 musim salju, lagi musim dingin bisa mati 8:01 kedingin tuh anak. Jadi setiap bulan 8:03 saya harus berpikir keras bagaimana 8:04 caranya mencari 12 juta sebulan. 8:07 Sementara eh 8:10 selama Covid itu 8:12 perusahaan tinggal 8 dari 18. 7 saya 8:15 tutup dan tiba-tiba 1 8:17 saya punya sekolah 8:19 ratusan muridnya hampir 500, tiba-tiba 8:22 diambil alih sama orang. 8:24 Ya, dia dia bikin sekolah, dia pindah 8:27 dia bawa siswanya semua ratusan, 8:30 kemudian manajemennya dibawa, gurunya 8:32 dibawa, bahkan duitnya dikuras habis 8:34 juga. Udah, sementara kita punya 8:36 kewajiban yang kuliah, yang bikin pusing 8:38 memang yang kuliah karena jauh di luar 8:40 negeri harus 12 juta sebulan. Stres juga 8:42 kita, istri kita juga stres. Cuman saya 8:45 bilang selalu kata-kata saya itu ya 8:47 karena saya cuman bilang sama istri 8:49 saya, Mi tenang, jangan stres. Stres itu 8:52 manusiawi, pusing itu manusiawi. Tapi 8:54 kita masih punya Tuhan yang namanya 8:56 Allah kan? 8:57 Iya kan Tuhan kita namanya Allah kan? 8:59 Iya, kalau Tuhan kita mah udah beres. 9:01 Kalau Tuhan kita namanya Allah insya 9:03 Allah beres. Kenapa? Saya pegang satu 9:05 dalil surat eh At-Talaq ayat 2 sampai 3. 9:09 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 9:11 Wamayyatakillah 9:12 barang siapa yang bertakwa kepada Allah, 9:14 yakin betul seyakin-yakinnya bahwa Tuhan 9:17 dia adalah Allah 9:18 iyyakana'budu wa iyyakanasta'in tempat 9:21 kita menyembah dan tempat kita meminta 9:24 cuman Allah lam yalid walam yulad, tidak 9:26 beranak dan tidak pula diperanakkan ya. 9:29 Allahusshomad, Allah tempat kita 9:30 meminta. 9:31 Ya kalau Tuhan kita yang punya langit 9:33 dan bumi wama bainahuma dan antara 9:35 keduanya, tenang aja. 9:37 Karena janji Allah 9:39 ya ja'alahu makhroja, dia berikan jalan 9:41 keluar dari semua masalah hidupnya wa 9:43 yarzuqhu min haitsu la yakhtasib dan 9:45 diberikan rezeki dari tempat yang enggak 9:47 pernah di sangka-sangka. Eh, benar 9:49 enggak nih? 9:50 Alhamdulillah tiba-tiba anak saya yang 9:52 kedua ini yang di MB program dia dapat 9:54 kerja di sana. 9:56 Di Istanbul 9:57 gajinya lumayan dan dia bisa mencukupi 10:00 kebutuhannya 1 bulan dan bisa saving 10:02 nabung sedikit karena dia mau nikah 10:04 dengan calonnya orang dari Syria. 10:06 Alhamdulillah satu anak saya sudah tidak 10:08 biayai tinggal satu lagi yang baru 10:09 semester 2 nih yang kuliah di Turki. 10:12 Nyari saya nyiapin surat. 10:15 Suratnya apa? 10:16 Surat untuk nyari beasiswa ke 10:18 lembaga-lembaga zakat termasuk saya 10:20 bikin SKTM. 10:22 Begitu saya samperin ke 10:24 RT rumah saya, sekretarisnya dia bilang, 10:27 "Pak Fahlen kagak salah nih tinggal di 10:30 GTA, Grand Tunggu Asri, bikin SKTM." 10:33 SKTM surat keterangan tidak mampu. 10:35 He em. 10:35 Rumah real estate kan? 10:37 Bikin keterangan tidak mampu. Ya saya 10:38 bilang dalam kondisi 12 juta sebulan 10:41 saya tidak mampu. Saya mah orangnya 10:43 enggak gengsi-gengsi. Yang enggak mampu 10:45 bilang saja enggak mampu. Bikin suratnya 10:47 [mendengus] walaupun suratnya belum 10:48 jalan-jalan sampai sekarang. 10:49 Dan alhamdulillah enggak jalan Pak 10:50 Dudung. 10:51 Kenapa begitu 10:53 ada 6 juta sebulan kewajiban ini 10:56 sementara saya untuk membesarkan BUMM 10:58 kan butuh kira-kira 35 juta 1 bulan. 11:01 He em. 11:01 Ya saya 11:03 karena tadi saya bilang saya kerjanya 11:04 kan tetap ya saya samperin nih 11:06 teman-teman saya yang kira-kira punya 11:07 duit. Saya bilang nah ini pentingnya ya 11:09 penting Ikhwan Akhwat kita berterus 11:11 terang 11:12 kepada orang yang tepat. 11:13 Saya samperin teman saya seorang bedah 11:16 ahli bedah saraf ahli bedah surang 11:18 tulang surat tulang belakang 11:20 saya bilang, [mendengus] "Saya mau 11:21 pinjam duit sama antum." Pinjam ini 11:24 35 juta sampai 50 juta untuk 1 tahun. 11:27 Untuk apa? Untuk ngebesarin BUMM. Saya 11:31 hidup saya ini sayang tinggal saya 11:33 berkhidmat untuk BUMM. 11:35 Badan usaha milik masjid. Kenapa? Saya 11:37 pernah mati 6 jam. 11:39 Waktu operasi jantung saya mati 6 jam. 11:41 Alhamdulillah sekarang sehat lagi, besok 11:43 saya mati beneran. 11:45 Kalau mati beneran yang nemenin saya 11:46 dikubur apa? Ya cuman amal. Dan saya 11:48 punya BUMM, badan usaha milik masjid. 11:51 Nah, saya ingin mengelola 11:52 menjadikan agregator, ya. Jadi BUMM ini 11:56 adalah sebuah platform yang merupakan 11:58 agregator. Kenapa? Saya lihat, ya. Coba 12:01 teman-teman bayangkan, ikhwan akhwat 12:02 bayangkan, di Indonesia ini penduduknya 12:05 sekarang ini 2024 kalau saya enggak 12:06 salah entah 280 juta. 12:08 Iya. 12:09 Di mana 87,2% 12:10 muslim. Artinya ada 235 juta muslim. 12:14 [mendengus] 12:15 Jumlah masjid dan pesan musala itu ada 12:17 850.000. 12:19 Dan jumlah pesantren itu 30.000. Coba, 12:22 coba Anda bayangkan, ya. Bayangkan apa 12:24 artinya 235 12:26 juta muslim population. 12:29 Apa artinya 850.000 12:32 masjid dan musala? Dan apa artinya 12:35 30.000 12:37 pesantren? 12:38 Kalau pertanyaan saya itu, Anda jawab 12:40 apa? 12:42 Paling jawabnya gini, peluang. 12:44 Semua orang bilang begitu, peluang. 12:47 Peluangnya diapain? Enggak ngerti. 12:50 Nah, karena melihat ini peluang, ini 12:53 opportunity, 12:54 bagi kami, bagi saya, saya seorang 12:56 ekonom, 12:57 saya praktisi bisnis, saya dosen 12:59 ekonomi, saya pemikir. [mendengus] 13:01 235 juta itu adalah market. 13:06 850.000 13:08 itu adalah distribution channel. Dan 13:11 30.000 itu adalah human capital. 13:15 Tugas kita itu bagaimana mengcracker. 13:18 Kalau kita handphone kita di-hack, 13:20 He eh. 13:20 di-hack orang, diambil alih orang 13:21 nomornya, jadi lawan dari hack itu 13:23 adalah crack. 13:25 He em. 13:25 Nah, BUMM ini bagaimana mencoba 13:28 meng-cracker potensi 235 juta muslim 13:32 population, 850 ribu masjid dan mushola 13:36 serta 30 ribu pesantren. Ini coba kita 13:38 cracker, coba kita cari kombinasinya. 13:40 Kalau ketemu, waduh. 13:43 Ini kalau ketemu nih ikhwan akhwat. 13:45 Kalau ketemu ini 13:47 saya sudah hitung potensi itu 400 13:49 triliun. 13:50 He em. 13:51 Kalau ketemu dunia dapat, dapat banget. 13:54 Akhirat apalagi. Eh, ternyata 13:58 enggak berhasil. Enggak dapat dunianya. 14:01 Rugi enggak saya? Enggak ada ruginya. 14:03 Kenapa? Saya enggak dapat dunia, saya 14:05 dapat akhirat. 14:06 Iya. 14:07 Jadi kalau kita bekerja sungguh-sungguh 14:09 bisa dapat dunia akhirat 14:12 kalau enggak berhasil dunianya dapat 14:14 akhiratnya, jadi pekerjaan apa yang 14:15 lebih enak daripada ini? 14:18 Daripada mengelola BUMM, badan usaha 14:21 milik masjid. 14:23 Menjadi agregator berbagai masjid 14:25 memajukan ekonomi umat, membangun 14:27 ekonomi umat. Kita bicara selama saya 14:29 sudah 9 tahun enggak terasa nih 14:30 hasilnya. Bagaimana kita bicara tentang 14:33 eh apa wirausaha muslim. 14:36 Ya, insyaallah pahalanya sudah dapat 14:38 gitu kan. Mudah-mudahan mohon doa 14:41 pendengar semua, ikhwan semua, ikhwat 14:42 semua agar saya tetap ikhlas. Sebab 14:45 kalau kita ikhlas, itu jadi nilai 14:47 pahala. Kalau cuma nyari dunia 14:50 yuktihiminha, dikasih. Nyari akhirat 14:53 yuktihiminha, dikasih. Wama lahum fil 14:56 akhirati min nasib, di akhirat enggak 14:57 dapat apa-apa. Ya, makanya perlunya 14:59 keikhlasan, ya. Jadi, alhamdulillah 15:01 [mendengus] 15:02 eh 6 juta 15:04 yang anak perempuan saya yang lagi 15:05 kuliah S1 tiba-tiba eh saya bilang saya 15:08 butuh antum pinjaman, nanti ini pinjaman 15:11 sifatnya. Nanti setahun kita ganti, 15:13 anggap ditulis gitu kan. 15:15 Eh [mendengus] 15:16 dia, "Ya Ustaz, nanti kita Bang, kita 15:18 ngomongin lagi." Sudah. Besoknya 15:21 bayaran semesteran, enggak punya duit 15:23 kita. 15:25 Sekarang gimana, Mi? Besok harus bayar 15:27 terakhir nih, kita enggak punya duit. 15:29 Tiba-tiba malam-malam kita buka WA 15:31 "Bang, ane bantu anak sekolah antum aja 15:34 ya." Ya Allah, beres itu semesteran tuh 15:37 anak. 15:37 Alhamdulillah. 15:39 Udah alhamdulillah, gitu kan. Memang 15:40 pertolongan Allah begitu dekat. Ya, 15:42 terus jalan kan. Terus saya bilang sama 15:44 istri saya, "Mi, 15:45 ini kita di 15:46 kirimin 6 juta sama saudara kita ini, 15:49 teman kita, tetangga kita ya. 15:51 Teman kita. Kebetulan istrinya 15:54 eee adik kelasnya istri saya di UI. Ya, 15:56 ini suaminya teman saya juga di UI. Dulu 15:59 kita punya bikin lembaga filantropis 16:00 juga. 16:01 [mendengus] 16:01 Terus saya bilang sama istri saya, "Mi, 16:04 abi mau tanya, 16:06 ini kirimannya bantuan, zakat, beasiswa, 16:10 atau apa ini? 16:12 Terus apakah sekali ini atau tiap bulan? 16:15 Kan begitu." 16:16 Kata istri saya, "Enggak usah, malu 16:18 kita." Gitu. Ya, saya juga malu juga 16:20 kalau nanya kan. Oh, dia ngirim saya 16:22 enggak minta gitu kan. 16:23 Ya, 16:23 [mendengus] 16:24 udah diam aja berjalan lalu. 16:26 Eh, tahu-tahunya 16:28 berapa hari yang lalu 16:30 dia kirim lagi, "Bang, ini yang bulan 16:32 ini." Cek, wah, artinya dia kirim tiap 16:33 bulan kan. 16:34 He eh. 16:34 Masya Allah, saya bilang, "Ya Allah, 16:36 tiap bulan saya udah kagak mikirin lagi 16:38 tuh 6 juta buat anak sekolah saya kan." 16:40 Artinya kalau udah ini masuk lagi, ya 16:43 mudah-mudahan bulan depan dia masuk 16:44 lagi. Artinya otak saya udah bisa fokus 16:48 mikirin bagaimana cara saya membesarkan 16:51 ekonomi umat, bagaimana cara saya 16:53 membesarkan BUMM ini. Dan alhamdulillah 16:57 memang ini Ramadan barokah ya. 17:00 Eee BUMM itu dia tumbuh secara 17:02 inkremental, sedikit demi sedikit, tapi 17:04 beres. 17:05 Iya. 17:06 Alhamdulillah, nanti teman-teman 17:08 bisa buka bumm 17:10 peduli.id ya. bumm 17:13 peduli.id. 17:15 Nah, itu platform. 17:16 Itu enggak sengaja platform itu saya 17:18 ketemu jemaah saya juga. 17:20 Jemaah saya bantuin 17:22 He em. 17:22 sebuah lembaga namanya Qudwah Indonesia, 17:24 dia bantuin pakai platform yang dia 17:26 buat, itu setahun dia bisa crowd funding 17:29 sampai 80 miliar. 17:30 Masya Allah. 17:31 Begitu dia cerita, "Eh, ente orang ente 17:33 bantuin." Saya bilang, "Saya ini BUMN, 17:35 ente bantuin." 17:37 Ya, BUMN kita jadikan ini sebagai 17:39 platform crowd funding, Islamic crowd 17:42 funding terbesar di Indonesia. 17:44 He em. 17:45 Ya. 17:46 Jadi, kalau lembaga-lembaga, masjid, 17:48 pesantren 17:50 mungkin ada juga bencana segala macam, 17:52 kita bisa pakai di platformnya BUMN 17:54 Peduli .id. Jadi, sudah jadi. Nanti 17:58 teman-teman bisa buka BUMN 18:00 Peduli .id. 18:03 Di situ bisa bantu untuk Palestina. 18:05 Kemarin di masjid saya itu tiga kali 18:07 kedatangan orang Palestina. 18:08 He em. 18:08 Selama Ramadan ini dua kali. 18:10 Ya, dari orang Palestina. Sebelumnya 18:12 juga ada sebelum Ramadan datang juga ke 18:15 rumah saya, Syekh dari Gaza. 18:17 Sama, problemnya mereka minta bantuan 18:19 untuk sekolah, renovasi sekolah ya. Eh, 18:23 apalagi sekarang bukan renovasi lagi, 18:25 ini bangun ulang. Rata semua kan, Rumah 18:27 Sakit Indonesia di Gaza, almarhum Dokter 18:29 Yosrizal kan. 18:30 Iya. 18:30 Ya, jadi kita bisa kita gunakan platform 18:33 ini untuk membantu saudara-saudara kita 18:35 yang di Gaza. Jadi, bagi ikhwan-ikhwan 18:36 yang ingin membantu saudara kita yang 18:39 telah berjuang di Palestina menjaga 18:41 Masjid Al-Aqsa, bisa nanti buka BUMN 18:44 Peduli .id. Nanti di situ ada programnya 18:47 Gaza Memanggilmu, itu bisa untuk program 18:50 Palestina. 18:51 Ada juga kita eh 18:55 ini bulan apa ini? Maret ya? Bulan ini. 18:57 April, Mei, Juni, Juli. Nanti bulan 19:00 Juni-Juli itu masa anak liburan sekolah 19:03 sama 19:04 masuk sekolah ya? 19:05 Iya. 19:05 Di situ kalau enggak salah itu nanti itu 19:07 orang khitanan ramai itu. 19:10 Nah, saya kerja sama lagi dengan rumah 19:11 sunatan 19:13 eh rumah dok sunat dokter Mahdian di 19:15 Depok ya, di Tugu. Kita akan bikin 19:18 program khitanan serib, 10.000. Jadi, 19:21 kita ingin punya program khitanan 10.000 19:23 dhuafa, anak marbot dan anak pengemudi 19:27 ojol. 19:28 Jadi, program khitanan itu kita mau 19:29 kasih hadiah bagi anak-anaknya marbot 19:33 dan anak-anaknya ojol, pengemudi ojol 19:35 agar mereka bisa khitanan secara gratis. 19:39 Nah, Ibu Bapak Ikhwan Akhwat bisa bantu 19:41 juga di platform BUMNpeduli.id ada 19:44 program yang namanya khitanan. Termasuk 19:46 juga kalau Bapak Ibu ingin bayar zakat, 19:49 infak, sedekah, 19:51 itu bisa melalui platform itu juga. 19:54 Jadi, di BUMNpeduli.id 19:55 itu kita bisa bayar zakat, 19:58 infak, sedekah. 20:00 Ya, jadi zakat, infak, sedekah Bapak Ibu 20:03 kita alirkan bisa ke mana? Lewat ke 20:05 Palestina, 20:06 lewat eh ke yang tadi khitanan eh untuk 20:10 eh anak marbot dan anak ojol dan kalau 20:13 saya enggak salah sudah ada 12 program 20:15 di platform itu yang kita alirkan 20:17 melalui itu. Dan alhamdulillahnya 20:19 BUMNpeduli.id 20:21 ini sudah ada izinnya. 20:23 Pertama, izinnya kita dari Baznas. 20:27 Kita sudah dapat izin UPZ Baznas. 20:29 Kemudian saya gandeng juga eh dua 20:32 lembaga lainnya, Kita Bisa, LAZ Kita 20:34 Bisa dan juga LAZ-nya Yakesma. Jadi, 20:37 insyaallah BUMN ini bisa beroperasi di 20:39 seluruh Indonesia dan seluruh dunia 20:41 karena kita pakai aplikasi platform 20:44 online. Kemudian juga kita izinnya sudah 20:47 punya tiga izin. Izin kelembagaannya 20:49 sudah Menkumham, NIB dan segala macamnya 20:52 sudah lengkap NPWP-nya. Jadi, kita sudah 20:55 tenang. Jadi, insyaallah eh 20:58 BUMN ini kelihatannya dia slow but sure 21:01 dan eh kita harapkan ini bisa menjadi 21:05 platform Islamic crowdfunding terbesar 21:08 di Indonesia ya dan karena potensinya 21:09 850.000 masjid kemudian 30.000 pesantren 21:14 dan 235 juta 21:16 muslim population 21:18 nah untuk itu 21:20 eee teman-teman ikhwan akhwat eee yang 21:23 ingin kita bantu termasuk saya tadi 21:25 ngomong juga ini [mendengus] teman-teman 21:27 bisa juga nanti bantu untuk 21:28 kesejahteraan karyawan Rasio, untuk 21:30 operasional Rasio, untuk listriknya 21:32 Rasio, ya untuk teknologi segala macam 21:35 nanti saya ngomongin deh dengan Pak 21:37 Ihsan eee dengan Pak Farid bagaimana 21:41 kita bisa bikin campaign program di BWM 21:43 Peduli khusus untuk eee kesejahteraan 21:47 karyawannya Rasio ya 21:49 siapa lagi kalau bukan jamaah pendengar 21:52 Rasio dan pemirsa Rasio yang 21:53 memperhatikan Radio Rasio dan karyawan 21:56 yang bekerja di Rasio kalau bukan Anda 21:57 siapa lagi ya sudah selayaknya eee 22:00 kalian juga membantu saudara-saudara 22:02 kita yang berkhidmat dakwah melalui 22:06 apa nih namanya dakwah multimedia 22:08 eee 22:08 atau dakwah radio, dakwah televisi ya 22:11 karena memang eee ya begini eee 22:14 insyaallah 22:15 terus juga 22:16 untuk mengakselerasi percepatan 22:19 pertumbuhan BWM ini 22:21 saya akan buka ya perwakilan BWM di 22:25 setiap kota 22:26 jadi di setiap kota di Indonesia itu ada 22:28 517 kabupaten kota dan insyaallah saya 22:31 membuka pendaftaran setiap kota itu tiga 22:34 orang contoh di Depok sudah ada di Bogor 22:37 kemarin sudah terbentuk kemarin 22:38 sebelumnya saya naik kereta Wus eee 22:41 ngerasain juga Bandungnya naik Wus eee 22:43 cuman 27 menit dari Halim 22:46 sampai ke Bogor 22:48 ke Bandung 22:48 oh Bandung 22:49 sampai ke Bandung tuh nikmat banget 22:51 bayarnya cuman 250.000 jadi kita bisa PP 22:54 pulang pergi terus di Bandung ketemu 22:56 dengan orang-orang Darut Tauhid, 22:57 orang-orangnya Aa Gym saya tunjuk antum 22:59 jadi perwakilan Jawa Barat ya 23:02 antum jadi perwakilan Bandung. Jadi kita 23:03 segera membentuk beberapa perwakilan. Di 23:06 Bekasi juga sudah ada, bahkan kemarin 23:08 dari Jogja sudah kontak juga, termasuk 23:11 juga dari Padang. Jadi BUMM ini akan 23:14 segera membuka perwakilan-perwakilan 23:16 kita di seluruh kota dan kabupaten dan 23:19 kota di seluruh Indonesia. 23:20 He em. 23:20 Alhamdulillah. 23:22 Pemanfaatannya banyak termasuk kalau 23:24 antum menjadi perwakilan di BUMM, antum 23:26 bisa ngumpulin zakat, infak, sedekah dan 23:28 wakaf atas nama BUMM. 23:30 Kemudian kita kalau antum punya program, 23:32 punya pesantren, punya apapun kita bisa 23:34 bantu eh mencarikan dananya ya. Jadi ada 23:37 beberapa yang sudah tercatat ada delapan 23:40 manfaat ketika eh Bapak, Ibu, Ikhwan dan 23:43 Akhwat bergabung menjadi perwakilan BUMM 23:46 di kota-kota Anda. Jadi insyaallah nanti 23:48 bisa langsung kontak ke WA saya. 23:51 Eh rencananya habis Ramadan kita mau ada 23:55 ya halal bihalal kayak gitu, kita akan 23:58 jumpa, kita akan terangkan karena 24:00 perkembangannya BUMM ini dengan adanya 24:02 platform BUMM Peduli ini dahsyat betul 24:05 perkembangannya dan juga eh respon 24:08 daripada masyarakat bahkan juga 24:10 lembaga-lembaga yang eh mensupport. Ya 24:13 kayak KitaBisa itu kan lembaga besar 24:15 banget ya, kebetulan Mas Timi atau 24:17 Alfatih Timur itu kan adik kelas saya 24:19 jauh di bawah saya mungkin berapa belas 24:20 tahun, tapi sama-sama waktu kita di UI 24:22 itu kita mendapatkan award dari Iluni 24:26 UI. Mas Timi itu mendapatkan award eh 24:29 sebagai anak muda filantropis yang dia 24:31 bikin KitaBisa dan sekarang KitaBisa 24:34 saya sudah enggak tahu kapitalisasinya 24:36 itu valuation-nya sudah berapa triliun 24:38 ya. Ini anaknya masih muda ya 30-an lagi 24:40 tapi asetnya sudah triliunan. Jadi 24:43 sama-sama, kemudian saya saat itu 24:45 mendapatkan eh 24:47 award juga sebagai penggagas gerakan 24:49 ekonomi umat, ekonomi berbasis masjid 24:51 itu MTW, Majelis Taklim Wirausaha. 24:54 Nah, sekarang [mendengus] MTW-nya itu 24:56 bermetamorfosis menjadi BUMM ya, badan 24:59 usaha milik masjid dan kita sudah punya 25:02 platform bumnpeduli.id. 25:06 Jadi insya Allah 25:07 ini 25:09 apa Ramadan Mubarak 25:11 banyak hal-hal yang kita dapatkan yang 25:14 saya pribadi dapatkan dan banyak berapa 25:16 persoalan-persoalan hidup saya yang 25:17 mulai sedikit demi sedikit selesai 25:20 start from the end mulai dari awal lagi 25:23 it's okay, tapi saya ingin sampaikan 25:25 bahwa memang itulah janji Allah wa 25:27 mayyattaqillaha barang siapa yang yakin 25:30 seyakin-yakinnya bahwa Allah 25:33 Tuhannya dia Allah pemilik langit dan 25:36 bumi, Allah Ar-Rozzaq, Allah Al-Ghani, 25:38 Allah Al-Mughni, Allah Al-Fattah, Allah 25:41 Al-Alim maka 25:43 kata Allah wa mayyattaqillaha yaj'allahu 25:45 makhroja diberikan jalan keluar dari 25:47 seluruh masalah hidupnya 25:49 bukan cuma bukan cuma way out, bukan 25:52 cuma jalan keluar wa yarzuqhu kami 25:54 berikan dia rezeki min haitsu la 25:57 yakhtasib dari tempat yang tidak pernah 25:59 dia sangka-sangka dan memang 26:02 itulah yang terjadi dalam kehidupan 26:04 kami, dalam kehidupan saya membangun 26:06 BUMM tapi memang ada pesan juga sih 26:09 kemarin saya sempat ketemu Syahganda 26:11 Nainggolan jadi memang biasanya saya 26:14 belajar saya begitu Mbak Nunung, begitu 26:16 saya buat sesuatu saya jumpai siapa 26:17 ahlinya 26:19 saya jumpai Syahganda Nainggolan dia itu 26:22 ya orang sudah kenal ya Sabang Merauke 26:24 Syirkon itu ahli di sosiolog dia ahli di 26:29 statistiknya kualitatif 26:31 dia bilang Bang Ganda sekarang saya lagi 26:33 bikin BUMM Peduli 26:36 saya minta pandangan Andum sebagai 26:37 seorang sosiolog, jadi saya minta 26:39 pandang dia sebagai seorang sosiolog 26:42 apa saran-sarannya? Termasuk salah satu 26:44 saran dia adalah BUMM ini harus ada 26:46 support-nya orang gede, orang sudah 26:48 kenal dan punya duit nah Nah, yang 26:50 sedang kita cari 26:51 Ya, terus kemudian saya jumpai juga eh 26:54 Dokter Imam 26:56 Rulyawan. Kebetulan dia adik kelas saya 26:58 juga, adik kelas istri saya. Dia itu 27:00 Dokter Imam ini, dia adalah mantan 27:03 Direktur Utama Dompet Dhuafa. 27:06 Pak Syaikh Gantang Tenggolang dan Imam 27:08 [berdehem] Rulyawan saya minta gabung ke 27:10 BUMM jadi senior advisor. Alhamdulillah 27:13 mereka bersedia menjadi senior advisor. 27:16 Jadi sekarang ini saya lagi 27:17 ngumpul-ngumpulin dulu nih, 27:18 ngumpul-ngumpulin otak-otak cerdas, 27:20 otak-otak pintar untuk membantu 27:22 membesarkan BUMM. Jadi BUMM tidak boleh 27:25 Valentino yang pintar, enggak boleh. 27:27 Saya harus jadi orang yang bisa 27:28 mengumpulkan orang pintar saja. 27:30 Ya, tinggal nanti 27:32 tahap berikutnya kita ngumpulin lagi 27:34 orang yang konglomerat yang punya duit, 27:37 gitu kan. Kalau BUMM nanti ke depannya 27:39 mungkin 2-3 tahun ke depan kita akan 27:42 bikin namanya Bank Masjid Indonesia 27:44 syariah digital banking. 27:46 Alhamdulillah investornya sudah ada. 27:49 Sepertinya eh Bank Masjid Indonesia ini 27:52 akan buka di semua masjid di Indonesia 27:55 yang bergabung dengan BUMM. Bukanya 27:57 habis subuh, tutupnya habis isya. Jadi 28:00 ini akan jadi bank yang bukanya paling 28:01 pagi, tutupnya paling malam. Ya, 28:04 kantornya di bank. Jadi masjid tersebut, 28:07 ya. Jadi Bank Masjid Indonesia. Jadi 28:09 eh beberapa tahapan-tahapan yang sudah 28:11 kami rancang ketika mendirikan BUMM ini, 28:15 eh slow but sure. Lambat tapi pasti, 28:19 mulai sedikit sedikit demi sedikit Allah 28:21 bukakan dan memang selalu saya berdoa, 28:23 "Ya Allah kirimkanlah kepada diriku, 28:25 anakku, cucuku, keturunanku orang-orang 28:28 yang akan membantu menegakkan 28:29 kalimat-Mu. 28:30 Kirimkanlah dana 28:32 sarana prasarana serta orang-orang yang 28:35 membantu menegakkan kalimat-Mu." 28:36 Alhamdulillah tuh datang satu, satu, 28:38 satu, satu, satu. Ya, tinggal kita 28:41 merangkum saja. Jadi sekali lagi 28:42 offering-nya bahwa Ramadan ini 28:45 eh program kita hanya 28:47 eh, dua saja. Satu, zakat, infak, 28:50 sedekah, wakaf melalui platform 28:52 BUMNpeduli.id. 28:53 Kemudian program-program filantropis. 28:56 Ya, program kemanusiaan untuk Gaza, 28:58 untuk khitanan massal bagi anak 29:00 pengemudi onjol dan anak eh, marbot 29:03 masjid, ya. Eh, kemudian juga kita 29:06 mencoba membuka perwakilan Indonesia 29:08 BUMN di seluruh kota dan kabupaten kota. 29:11 Di Indonesia ada 500 17 kabupaten kota. 29:14 Jadi terbuka kesempatan bagi ikhwan 29:17 akhwat untuk menjadi perwakilan BUMN di 29:20 kota dan di kabupaten kota di tempat di 29:23 mana Anda tinggal, insyaallah. 29:25 Jadi, kalau bisa menjadi wakil dari 517 29:30 17 kabupaten kota 29:32 Kabupaten dan kota. keren banget, ya. 29:35 Ehm, kita boleh langsung ke pertanyaan. 29:37 Silakan, Mbak Noni. 29:37 Tadi saya dengar tentang 12 program di 29:40 BUMNpeduli ini. Apa saja tuh? 29:43 Nah, tinggal dibuka saja di 29:45 BUMNpeduli.id. 29:48 .id. 29:48 Ibu dan Bapak yang ingin tahu, ada 12 29:51 eh, bukan 12 program, ya. 12 ini apa? 29:55 Eh, campaign [mendengus] 29:56 filantropis eh, di BUMNpeduli.id. 30:00 Jadi memang BUMN ini akan sayapnya ada 30:02 dua, Bu, ya. Satu, sayap filantropis 30:05 yaitu di BUMNpeduli.id. 30:07 Nanti sayapnya sayap ekonomi umat. 30:10 Nah, sayap ekonomi umat ini jadi 30:11 sekarang yang kita kedepankan di Ramadan 30:13 ini adalah sayap filantropisnya dulu. 30:16 Karena ini momentum eh, Ramadan 30:18 Indonesia Dermawan, zakat, infak, 30:20 sedekah bisa jalan, ada tragedi 30:22 kemanusiaan di Gaza kita bisa jalan. 30:24 Nanti program-program kemanusiaan tadi 30:26 termasuk pengemudi onjol, termasuk salah 30:28 satu yang saya ingat itu kita akan bikin 30:30 program umroh gratis bagi 1.000 30:33 marbot masjid. 30:36 Ya, saya mikirnya sederhana. Kasihan 30:37 betul, ya. Itu kan marbot itu tiap hari 30:40 jagain rumah Allah, bersihin rumah 30:42 Allah, ngepel segala macam, muazin. Masa 30:45 mereka cuman jagain rumahnya Allah 30:47 doang, enggak pernah lihat rumah Allah 30:49 beneran yang namanya Ka'bah. 30:51 Jadi tergagas oleh saya, kita bikin aja 30:53 program gratis 1.000 umrah bagi marbot 30:57 masjid. 30:58 Nah, jadi bapak-bapak bisa 31:00 donasi tuh di platform bumnpeduli.id, 31:03 nanti ada programnya umrah gratis. Kan 31:05 kalau kita nyumbang cuman 30.000, 31:07 10.000, 100.000, 200.000, 1 juta 31:10 ya pahala hajinya dapat juga. 31:12 Gitu kan. Jadi eh 31:15 kasihan juga saya marbot. Ya kalau saya 31:17 waktu di Garuda Indonesia 31:19 sering banget umrah gitu kan. Tapi 31:21 marbot yang tiap hari dia jagain rumah 31:23 Allah, bersihin rumah Allah, ya kita 31:25 kasih hadiahnya dong. Hadiahnya umrah 31:27 gratis. 31:28 Keren banget. 31:30 tadi barusan saya juga dikontak sama 31:33 teman saya dari pengusaha yang pengusaha 31:35 Korea ya, yang punya produk-produk 31:37 kesehatan Korea. 31:38 Eh ini produk substitusi sebetulnya. Dia 31:41 punya produk namanya Atomy dan vitamin 31:43 C. Vitamin C-nya itu 1.000 cc. 31:45 Atomy itu adalah produk perusahaan Korea 31:49 yang sebetulnya obat ini dibuat ketika 31:53 para pekerja di Korea itu 31:55 kerja di reaktor nuklir, terkena 31:57 radiasi, kemudian sakit kanker. 31:58 Heem. 31:59 Maka pemerintahnya melakukan riset, 32:01 temulah produk yang namanya Atomy. 32:03 Mereknya Atomy. Kemudian dipakai untuk 32:07 karyawan yang kerja di reaktor nuklir 32:08 dan sembuh. 32:09 Begitu sembuh, kemudian obatnya itu 32:11 dijualah ke seluruh dunia. 32:14 Ya seluruh dunia 32:15 pakai lewat satu agensi. Tapi ketika itu 32:19 dijualnya 20 juta. 32:21 Protes orang-orang Korea, mahal banget. 32:23 Akhirnya ditarik lagi, kemudian dikasih 32:25 satu perusahaan lagi yang bisa jual 32:27 lebih murah 1 juta. Ya untung bisa 60 32:30 hari itu. Jadi saat pagi dan sore. Dan 32:33 memang sudah terbukti banyak kawan-kawan 32:34 saya yang kena sakit gula, yang kanker, 32:37 yang tumor, dia menggunakan obat yang 32:40 produknya namanya Atomy itu 32:42 sembuh gitu kan. 32:43 He em, he em. 32:44 Akhirnya saya gandeng. Udah sini kita 32:46 gandeng. Terus dia bilang, "Pak Ustad, 32:47 ini produknya ini sudah diambil sama ada 32:50 orang travel haji dan umrah ingin 32:53 menggunakannya ini untuk jemaahnya." 32:54 Saya bilang, "Siapa ya orangnya?" 32:57 Sini, dia bilang, "Saya akan bawa produk 33:00 ini ke mana? Ke Departemen Agama agar 33:02 bisa jadi produk bagi jemaah haji atau 33:05 jemaah umrah di Indonesia." 33:07 Gitu kan. Kebetulan adik saya kan senior 33:09 inspektorat. 33:10 He em, he 33:10 Paling ditakutin dia di Depag. Tukang 33:12 periksa dia kan gitu kan, pemeriksa. 33:14 Jadi nanti saya akan bawa agar produknya 33:18 Ibu ini bisa masuk 33:21 jadi produknya digunakan oleh jemaah 33:23 haji atau jemaah umrah. 33:25 Kemudian sambil ketemu pengelola travel 33:28 haji dan umrah, saya akan ketemu ketua 33:30 asosiasinya. 33:32 Ketua asosiasi haji dan umrah kan ribuan 33:34 nih 33:35 di Indonesia, travel haji dan umrah 33:37 puluhan ribu. Ya saya mau colek. Ya 33:40 tolong bilangin dong sama yang lu lu 33:42 punya anggota yang punya haji dan umrah 33:45 travel, 1 tahun 1 orang gratis ya buat 33:48 marbot masjid. Ya kita kalau dapat 1.000 33:51 aja kan, artinya setahun kita bisa 33:52 mengumrahkan 1.000 orang marbot masjid 33:56 untuk bisa umrah. Jadi 33:58 ini sebetulnya ilmu bagaimana link and 34:00 match ya. Jadi BUMN itu cuman meng 34:03 menghubung-hubungkan mengoleksikan 34:06 dan memberikan manfaat yang besar ya. Ya 34:09 kita tidak ada keuntungan komersial di 34:11 situ, tapi kita senang ketika marbot kan 34:16 umrah, bisa ngelihat rumah Allah, nangis 34:18 tuh orang gitu kan. Di situlah 34:20 kesenangan kita sesungguhnya. Jadi 34:22 insyaallah ee program-programnya bisa 34:25 dilihat. Jangan cuman dilihat. 34:27 bumnpeduli.id 34:30 dot id bumnpeduli.id 34:32 jangan cuman dilihat, dilihat, dibaca, 34:34 kemudian donasi. 34:35 Ya, bersedekah di situ, bantu. Ya, 34:38 karena sesungguhnya berapapun, ya kan 34:40 ada ada pilihan yang mau bisa 10.000, 34:41 20.000, 30.000 atau bisa diisi terserah 34:43 berapa. 34:45 Menarik sekali eh tawaran, tantangan. 34:49 Ini ada pertanyaan berikutnya terkait 34:50 dengan anak marbot dengan juga anak ojol 34:54 khitanan gratis. Itu kapan ya mau 34:57 diinfokan nih ke tetangga yang jadi 34:59 marbot? 35:00 Ya. 35:01 Itu programnya insyaallah setelah 35:03 Ramadan. Jadi, kita ini eh bersepakat 35:07 dulu dengan rumah sunatannya. 35:09 Ya, jadi kalau khitan di luar kan eh 35:12 pakainya klaimnya klaimnya dokter 35:14 Mahdian. 35:15 Itu dihargai itu satu anak itu 1 juta. 35:18 Ya, jadi kita butuh untuk 10.000 anak 10 35:21 miliar kan. Jadi, kita melakukan 35:22 crowdfunding, target kita bisa dapat 10 35:25 miliar untuk 10.000 anak marbot eh atau 35:30 pengemudi ojol. Nanti teknisnya itu bisa 35:32 eh mengajukan. 35:35 Ya, jadi 35:37 apakah marbotnya atau pengemudi ojolnya 35:41 atau kayak tadi yang tanya ini, "Eh, ini 35:44 anak khitanan anak lu ke sana aja noh ke 35:45 BUMN lewat peduli, daftarin." Nanti ke 35:48 BUMN center. Ya, bisa nomor 35:51 handphone-nya kan ada tuh di 35:52 website-nya, di WA ke situ. Ya, nanti eh 35:55 setelah ini kita survei kan 35:57 dia tinggalnya di mana dan ini 35:59 berlakunya 36:00 eh seluruh Indonesia. 36:02 Ya, jadi prioritasnya Jabodetabek. 36:04 Eh kalau saya enggak salah itu eh 6.000 36:07 di Jabodetabek 3.000 atau 4.000 itu di 36:11 eh luar Jawa gitu kan, insyaallah. 36:14 Teknisnya begitu, eh mengajukan saja. 36:16 Dan bagi yang ingin berdonasi, ya kita 36:19 berdonasi. Target kita ini 1 tahun ya, 36:22 jadi programnya targetnya dari Maret ini 36:23 sampai Maret tahun depan 2025 36:26 kita bisa menghitankan kira-kira 10.000 36:30 anak-anak marbot dan anak-anaknya 36:32 pengemudi ojol insyaallah. 36:34 Iya, jawabannya jadi habis lebaran ya, 36:38 kemungkinannya kapan persisnya nanti cek 36:41 lagi aja di 36:42 Karena kan paling tidak eh liburan 36:43 sekolah ya bulan Juni atau Juli gitu 36:46 kan, karena bulan Juli kan sudah tahun 36:47 ajaran baru dan ini teknologinya 36:49 teknologi baru 36:50 He em. 36:51 jadi enggak pakai berdarah 36:53 ya, eh 36:55 sunat langsung pakai celana, enggak 36:57 pakai sakit. 36:59 Oh. 36:59 Jadi teknologi-teknologi baru yang 37:01 ditemukan Dokter Mahdian di Jerman ya, 37:04 kalau enggak salah kemarin dia ke 37:05 Jerman, dibawa pulang ke teknologinya 37:08 dan Rumah Sunatan sudah terkenal lah. 37:10 Kalau datang ke Rumah Sunatan sendiri 37:12 biayanya 1,6 sampai 1 sampai 2 jutaan 37:14 ya. 37:14 Kurang lebih segitu. 37:15 Tapi saya minta untuk program karena ini 37:17 donation setengah harga saja. Ya, 37:20 setengah harga berarti kan 1 juta, nanti 37:22 kita crowdfunding kepada jemaah, kepada 37:25 umat, termasuk kita akan cari sponsor 37:27 juga ke perusahaan-perusahaan sehingga 37:29 mereka bisa CSR-nya untuk 37:31 program-program yang dijalankan oleh 37:33 BUMM. 37:34 Iya, menarik sekali. Mudah-mudahan Anda 37:37 bisa menjadi bagian yang mau kasih 37:39 donasi ataupun yang memberikan informasi 37:42 kepada orang-orang yang dibutuhkan. Ini 37:44 ada yang tertarik dengan bagaimana 37:46 caranya berterus terang pada orang yang 37:48 tepat. Kadang-kadang saya salah melulu, 37:50 ada tips enggak? 37:52 Iya, kalau penting itu apa ya, 37:54 sincerity. Sincerity itu apa tuh, 37:56 kejujuran ya? 37:57 He em. 37:58 Eh kita tahu juga, jadi ketika saya 38:00 ngomong sama teman kan tadi saya bilang 38:02 saya butuh 35 juta sebulan sampai 50 38:05 juta. Saya profiling dulu orang ini 38:08 mampu atau enggak. 38:09 Punya duit apa enggak, kan gitu dulu. 38:11 Kalau Anda ngomong kepada orang yang 38:13 salah hasilnya pasti salah. 38:14 Iya, iya. 38:15 Jadi saya profiling, oh ini orangnya 38:16 gini, dia saleh, berjamaah di masjid, 38:19 saya sudah kenal dia puluhan tahun. 38:21 Istrinya kenal istri saya juga sudah 38:23 puluhan tahun. 38:24 Hubungan kita baik, kita tidak pernah 38:26 menyakiti, saya pernah pinjam uang sama 38:28 dia itu berapa 150 apa 350 juta ketika 38:32 masalah bisnis kami punya masalah, kita 38:34 pinjam 3 bulan begitu 3 bulan 38:36 kita balikin tepat waktu. 38:38 Ehm. 38:39 Ya, jadi 38:40 kita sudah punya track record yang baik 38:42 di mata dia gitu kan. Jadi jangan juga 38:44 begini orang biasa begini kan Pak 38:46 Nunung. Dia lama enggak ketemu eh apa 38:47 kabar mau ketemu ketemu ketemu ujungnya 38:49 minjam duit. 38:51 Iya, iya. 38:51 Jadi jangan bangun dulu hubungan 38:53 building trust, bangun kepercayaan, jaga 38:56 lagi, ya kemudian eh tes dikit-dikit. 39:00 Tadi saya bilang saya eh pinjam 350 juta 39:02 itu 39:04 yang pinjam bukan saya istri saya karena 39:05 memang usahanya usaha istri kan ngomong 39:07 sama istrinya. Terus kita ketemu suami 39:09 istri, saya sama istri, dia sama 39:10 istrinya ngomong. Ceritakan kondisinya 39:12 begini begini begini begini. Untuk itu 39:14 kita butuh ini ini ini untuk itu 39:16 jaminannya ini. 39:17 Akhirnya enggak pakai jaminan, pakai 39:19 surat doang. Bikin saja Bang surat 39:21 pinjamannya, tanda tangan pakai materai 39:22 tanda tangan kasih begitu kasih suratnya 39:24 ditransfer tuh duitnya. 39:26 Tapi begitu 39:28 apa waktunya kita tahu tanggal sekian 39:29 sampai sekian, bulan sekian sampai 39:31 sekian. Begitu 3 bulan balikin. 39:33 Begitu kita balikin kan dia trust. 39:36 Percaya sama kita. Ya biasa lagi kalau 39:38 kita cuman sekedar tadi 6 juta doang kan 39:41 dia transfer saja tuh. Kalau cuman 35 39:43 juta saja kan setahun dia akan pikirkan 39:46 dulu kan. Jadi eh 39:49 sampaikan dengan kejujuran tapi bangun 39:52 hubungan dulu sebelum kita jangan 39:55 tiba-tiba datang 39:56 ujung-ujung minta duit. 39:57 [tertawa] 39:58 Ini saya ada di handphone saya ini 39:59 berkali-kali ini 10 kali ada kali minta. 40:02 Diganti nomornya lagi, diminta lagi. 40:04 Enggak banyak sih 100 ribu. Diganti lagi 40:06 minta lagi. Saya blok lagi dia ini lagi. 40:08 Dia marah sama saya. Akhirnya saya kasih 40:10 deh 100 ribu kasih 100 ribu deh. 40:12 Dah. 40:13 Sebal juga kadang-kadang kan selalu 40:15 Terus bilang saya itu handphone saya itu 40:17 menerima ee masukan, saran, segala 40:19 macam. Saya kalau semua orang ada 1.000 40:22 orang saja yang minta 100.000, 100 juta, 40:25 gua juga gua sebanyak apa kan kayak 40:26 gitu. Jadi, mohon maaf kalau teman-teman 40:28 yang suka SMS saya mau pinjam duit, 40:31 minta duit, saya enggak kabulkan karena 40:32 memang ya saya bukan lembaga sosial gitu 40:35 kan. Enggak tahu nanti kalau BUMN sudah 40:38 besar, di filantropisnya mungkin nanti 40:40 filantropisnya akan bisa membantu, insya 40:42 Allah. 40:42 Baik. 40:43 Terkait dengan nomor telepon yang bisa 40:45 dihubungi mungkin bisa 40:46 ke handphone pribadi saya saja cuma satu 40:48 0813 40:50 1961 40:52 8972. 0813 40:55 1961 40:57 8972. 40:59 Bagi teman-teman yang ingin bergabung 41:01 menjadi perwakilan BUMN 41:03 atau ingin tahu programnya BUMN 41:05 Silakan. 41:06 atau ingin berdonasi atau ingin bayar 41:08 infak, zakat, sedekah, wakaf bisa ee ke 41:11 nomor itu nanti saya akan arahkan ke 41:13 mana ya ee ke tempat mana atau ke 41:15 platform mana yang bisa kita lakukan, 41:17 insya Allah. 41:18 Baik, kita sudah di penghujung jadi 41:20 closing statement dari bahasan kita pada 41:23 hari ini galang dana dapat dilakukan 41:27 dengan platform bumnpeduli.id. Silakan. 41:32 Ya, jadi 41:33 Allah tuh selalu benar. 41:35 Janji Allah itu pasti benar. Innallaha 41:38 la tukhliful mi'ad. Allah enggak pernah 41:39 ingkar janji. Kalau dibilang 41:41 wamayyattaqillaha 41:43 yaj'allahu makhroja wayarzuqhu min 41:46 haitsu la yahtasib. 41:47 Siapa saja yang bertakwa kepada Allah 41:49 yakin seyakin-yakinnya Allah Tuhannya 41:51 dia 41:52 yakin Allah memberi rezeki, 41:54 menghidupkan, mematikan, menjamin kita 41:56 semua. Wamayyattaqillaha yaj'allahu 41:58 makhroja, dia akan kasih keluar jalan 42:00 keluar bagi semua masalah kita. Jadi, 42:03 tidak ada masalah yang tidak selesai 42:05 selama kita bertakwa dan percaya kepada 42:08 Allah dan Tuhan kita masih namanya Allah 42:10 akan diberikan jalan keluar, akan 42:11 diberikan rezeki dari tempat yang tidak 42:14 disangka-sangka. Wamayyataqillah fahuwa 42:16 hasbuh. Barangsiapa yang bertakwa kepada 42:17 Allah, maka Dia akan cukupkan kita. Maka 42:20 Ramadan ini kita angkat tangan, kita 42:22 minta kepada Allah, kita minta diampuni 42:24 dosa-dosa kita. Ya, semoga pertolongan 42:27 Allah begitu cepat kepada kita dan eee 42:29 saya minta doa dari teman-teman semua, 42:32 ikhwan akhwat semua, pendengar, 42:34 pemirsa Rasio dan eee TV Rasio, ya, 42:37 doakan mudah-mudahan 42:39 eee BUMM ini bisa jadi alat perjuangan 42:42 umat, BUMM ini bisa jadi platform galang 42:45 dana muslim terbesar, bisa menjadi 42:48 Islamic crowdfunding yang terbesar, 42:50 sehingga dia bisa memberikan manfaat 42:52 kepada 235 juta muslim Indonesia, kepada 42:56 850.000 masjid dan musala, dan kepada 42:59 30.000 pesantren di seluruh Indonesia. 43:02 Ya, mudah-mudahan kalau bagi saya 43:04 pribadi, ya, sudah bagi orang yang 43:06 pernah mati selama 6 jam seperti saya 43:08 dan besok pasti mati beneran, nanti 43:10 begitu mati masuk ke dalam kubur, saya 43:13 ingin panen pahala dari mana? Dari 43:14 masjid. Disebabkan karena saya berpikir, 43:17 berbicara, komitmen untuk umat melalui 43:20 BUMM, badan usaha milik masjid, melalui 43:23 BUMM Peduli. Eee sekarang kita enggak 43:25 bisa lihat, mudah-mudahan doakan saya 43:28 tetap ikhlas, doakan saya tetap lurus, 43:30 doakan saya tetap cinta akhirat, enggak 43:33 cinta dunia, coba supaya kita selamat 43:37 dunia akhirat. Alhamdulillah kita bisa 43:39 ketemu di sini melalui udara, melalui 43:41 suara, 43:42 kita tetap berdoa, mungkin suatu saat 43:44 kita bisa ketemu kopi darat 43:46 di Rasio silaturahim atau di mana pun 43:48 juga dan saya selalu berdoa, 43:49 mudah-mudahan yang paling penting lagi 43:52 kita bisa bertemu, berjumpa kelak di 43:54 dalam surganya Allah subhanahu wa taala, 43:56 berjumpa dengan Rasulullah, reuni di 43:58 dalam surga. Alhaqqu mirrobbik fala 44:00 takunanna minal mumtarin. 44:04 Masya Allah, hari ini mudah-mudahan 44:06 mempersuasi kita semua untuk menjadi 44:09 bagian dari BUMNpeduli.id 44:14 yang tadi dengan rencana yang luar 44:16 biasa. 44:18 Sekali lagi, yang jelas lagi adalah 44:20 siapa yang bertakwa kepada Allah, maka 44:22 Allah akan mudahkan. Insya Allah juga 44:25 program rencana BUMNpeduli.id ini akan 44:27 mendapatkan kemudahan, ya. 44:31 Amin. 44:32 Nomor teleponnya saya ulang sekali lagi 44:33 kalau tadi ada yang belumnya dot 0813 44:37 1961 44:39 8972. 44:41 Sekali lagi 0813 44:44 19618972. 44:48 Terima kasih Ustaz Valentino Dinsi dan 44:50 juga 44:51 Sama-sama. 44:51 sahabat-sahabat yang berada bersama-sama 44:53 dengan 44:55 Rasil untuk Islam yang satu di Wirausaha 44:58 Muslim ini. Billahi taufik wal hidayah, 45:00 wassalamualaikum warahmatullahi 45:02 wabarakatuh. 45:03 Waalaikumsalam.