Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 Alhamdulillahirobbil alamin. Allahumma 0:19 sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala ali 0:22 Sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:24 yang dirahmati Allah Subhanahu wa 0:26 ta'ala. Bagaimana kabarnya di 0:30 sore hari ini? Semoga dalam keadaan 0:32 sehat walafiat dan selalu dalam 0:35 lindungan Allah Subhanahu wa ta'ala. 0:37 Amin. 0:38 Senang sekali kami dapat kembali 0:40 menjumpai Anda dalam program 0:43 tausiyah sore 0:45 bersama guru kita Ustadz Zaid M Bahmid 0:49 yang akan membawakan tema optimis dan 0:52 berprasangka baik dalam kehidupan. Edisi 0:55 Senin 21 Juli 2024. 0:59 Kita sapa 1:01 terlebih dahulu guru kita yang telah 1:03 tersambung melalui aplikasi Zoom. 1:05 Assalamualaikum warahmatullahi 1:07 wabarakatuh, Ustadz. Waalaikumsalam 1:09 warahmatullahi wabarakatuh. Sehat, 1:12 Ustadz? 1:13 Alhamdulillah bil afiat. Alhamdulillah. 1:16 Nikmat wal afiat. Masya Allah 1:18 tabarakallah. Baiklah, ikhwan dan 1:20 akhwat. Saya ditemani oleh Neza dan juga 1:24 Yusuf Subangkit di meja Suara Rasul TV 1:26 dan juga operator Radio Silaturahim. 1:30 Tanpa berpanjang lebar, kita akan 1:32 memulai 1:33 tausiyah di sore hari ini. Pemaparan 1:36 yang akan disampaikan oleh guru kita 1:39 Ustadz Zaid M Bahmid. Bagaimana, Ustadz? 1:41 satu menit satu menit. Baik. Ada ya? 1:45 Satu menit saja. 1:48 Siap. 1:49 Ikhwan dan akhwat, di sore hari ini 1:51 insya Allah eh Ustadz akan membawakan 1:53 tema optimisme dan berprasangka baik 1:57 dalam kehidupan. 1:59 Gitu ya. Nanti juga Ikhwan dan Akhwat 2:02 bisa bergabung bersama kami. Silakan 2:05 kirimkan komentar ataupun pertanyaan 2:08 Anda 2:09 di 08111999720. 2:16 Itu yang menjadi nomor interaktif kita 2:18 di sore hari ini. 2:23 Insya Allah di sore hari ini juga di 2:25 relay langsung oleh 2:27 teman-teman kita yang ada di Batam, 2:30 kemudian yang ada di Sukabumi. 2:33 Baik, nampaknya 2:35 Ustaz sudah bersiap di 2:40 Ada yang kendala. One minute. Ya, one 2:42 minute. 2:51 Oke. Siap, Ustaz. 2:53 Ya. Insya Allah. Baik, Ustaz. Kita 2:55 langsung saja mulai, Ustaz ya. 2:57 Bismillah ya. Baik, tafadhol, Ustaz. 3:10 Assalamualaikum warahmatullahi 3:12 wabarakatuh. 3:15 Bismillahirrahmanirrahim. 3:17 Alhamdulillahirabbil alamin. 3:20 Alhamdulillahilladzi 3:22 hadana lihada wama kunalinaf. Tadi laula 3:25 an hadanallah. 3:27 Tuma innal hamdalillah nahmaduhu 3:29 wanasykuruhu wanastainu wanastagfiruh. 3:33 Wanaudzubillahimin 3:37 syururi 3:38 Man yahdillah fahuwal muhtad. 3:41 Waman yudlil falan tajidalahu waliyan 3:43 mursyida. 3:45 Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la 3:48 syarikalah. 3:49 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 3:52 rasuluhu. 3:53 Allahumma sholli wa sallim wa barik 3:56 ala sayyidina Muhammad 4:00 an nabi rahmat wa ala alihi wa sahbihi 4:03 wa sallama tasliman kasira. 4:06 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 4:09 Allah subhanahu wa taala, 4:11 begitu juga para pendengar yang berada 4:13 dalam perjalanan, mudah-mudahan Allah 4:15 subhanahu wa taala menyampaikan dengan 4:17 sehat wal afiat 4:19 sampai di tujuan dengan sehat wal afiat 4:21 insyaallah. 4:25 Nah, pada hari ini insyaallah bi izni 4:27 rabbana karim 4:29 kita akan membawakan 4:33 tentang masalah kehidupan ini, tema 4:35 dalam masalah kehidupan. 4:38 Penting ya Allah ya Allah. 4:47 Alhamdulillah karena kita ini 4:50 subhanallah 4:52 hidup di dunia 4:54 bukan terus-menerus kita berada di 4:56 dunia. 4:58 Dan ketika kita hidup 5:01 Allah subhanahu wa taala memberikan 5:03 kepada kita ada dua macam yang sangat 5:05 berperan 5:07 yaitu badan kita, fisik kita dan roh 5:10 kita. 5:12 Kemudian dari kedua itu Allah subhanahu 5:14 wa taala memberikan ada keinginan 5:18 nafsu 5:20 dan ada akal Allah taala berikan. 5:23 Mari kita lihat 5:26 ayat di dalam surat Al Infitar 5:29 untuk kita masuk ke dalam tema ini. 5:33 Kalau kita perhatikan di dalam Alquran 5:35 itu 5:36 banyak kali Allah subhanahu wa taala 5:38 bersumpah 5:41 dengan benda yang dia ciptakan. 5:45 Kita enggak boleh bersumpah selain 5:47 kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kita 5:49 enggak boleh bersumpah dengan benda. 5:53 Kita bersumpah dengan Allah Subhanahu Wa 5:55 Ta'ala, tapi Allah Ta'ala bersumpah 5:57 kalau kita perhatikan 5:59 dengan benda-benda yang ada hubungan 6:01 sangat erat dengan 6:03 pergantian umur kita, yaitu waktu. 6:07 Ya. Banyak dalam Alquran, sering saya 6:09 sampaikan ini wal fajr. 6:11 Demi waktu fajar. 6:13 Ya, wan nahar. Was syams. 6:16 Wad dhuha, wal qamar. 6:18 Eee. 6:20 Banyak yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala 6:22 bersumpah dengan memakai 6:24 benda yang ada hubungan erat dengan 6:26 waktu. 6:31 Wal asr. 6:34 Demi waktu asar, demi waktu fajar. 6:36 Demi di malam hari, di malam demi waktu 6:39 macam-macam. 6:41 Di ayat ini Allahu Subhanahu Wa Ta'ala 6:44 bersumpah untuk menyampaikan sesuatu 6:46 yang penting. 6:47 Biasanya kalau kita perhatikan, kalau 6:49 Allah memulai dengan sumpah untuk 6:52 meyakinkan kepada kita. 6:56 Walaupun Allahu Subhanahu Wa Ta'ala 6:58 tidak bersumpah, tapi Quran itu tetap 7:00 kita harus beriman. 7:03 Tapi kan kita manusia ini terkadang 7:07 kalau kita akan menyampaikan sesuatu, 7:08 ada hamba-hamba Allah tertentu 7:11 sesudah dia sampaikan atau sebelum dia 7:13 sampaikan, dia bersumpah dengan nama 7:15 Allah Ta'ala. Karena apa? 7:17 Untuk meyakinkan tentang kebenaran apa 7:19 yang dia ingin sampaikan. 7:22 Di dalam Alquran, Allahu Subhanahu Wa 7:24 Ta'ala saya ingin mengutip dari surat 7:27 Subhanallah. 7:29 Al infi, Al insyiqaq. 7:32 Ketika Allahu Subhanahu Wa Ta'ala 7:34 bersumpah dengan fala uqsimu bis syafaq. 7:38 Wal laili wa ma wasaq, wal qamari idza 7:41 tasaq. 7:42 La tarkabunna tabaqan an tabaq. 7:46 Sesudah Allah Ta'ala bersumpah, Allah 7:48 Ta'ala sampaikan satu berita yang sangat 7:50 penting untuk menjadi pelajaran bagi 7:52 kita sekalian. 7:54 Menjadi tuntunan. 7:56 Supaya jangan kita lupa tempat berpijak. 8:00 Allah Subhanahu Wa Ta'ala, aku 8:01 bersumpah. 8:03 Dengan warna kemerah-merahan. 8:06 Pada waktu senja mendekati maghrib. 8:11 Dan kalau umpama, kalau umpama. 8:16 Kita berada di di pinggir laut. Tempat 8:20 matahari akan terbenam. 8:22 Ya. 8:26 Kemudian pada waktu matahari akan 8:28 terbenam. 8:30 Itu nanti kira-kira beberapa menit 8:32 awan-awan merah sudah mulai muncul. 8:38 Kalau kita mengambil foto. 8:40 Mengambil gambar. 8:41 Picture. 8:43 Tiap hari umpama dalam seminggu kita 8:46 akan lihat warna dan bentuk awan-awan 8:49 merah itu selalu berubah. 8:51 Tidak pernah sama. 8:54 Tapi ketika telah muncul awan-awan merah 8:57 yang demikian, menandakan bahwa waktu 9:00 siang akan berakhir. 9:02 Kita akan memasuki waktu malam. 9:06 Ini ada hikmah yang sangat besar dalam 9:08 masalah ini. 9:10 Artinya seterang-terangnya bagaimana 9:13 kehidupan manusia. 9:15 Dia akan memasuki. 9:18 Satu periode. 9:21 Yang gelap. 9:23 Yang mungkin kita istilahkan dia akan 9:24 meninggal dunia. 9:26 Atau dia akan berada dalam kubur. 9:29 Seterang-terangnya apapun. 9:34 Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta'ala 9:36 menyatakan, "Wallaili 9:40 wama wasaq." 9:42 Dan demi malam 9:45 dan apa yang terkandung di dalam malam 9:47 tersebut. 9:50 Apa sih dalam kandungan malam? 9:54 Oh, itu kandungan malam, masyaallah. 9:57 Iblis itu menggoda manusia 24 jam, non 10:00 stop. 10:03 Tapi iblis lebih aktif mengangkat 10:05 panji-panjinya di waktu malam. 10:12 Pencurian-pencurian biasanya terjadi 10:13 waktu malam. 10:17 Tempat-tempat maksiat itu terjadinya 10:19 waktu malam. 10:21 Tempat disko 10:23 ramainya waktu malam. 10:26 Terkadang hamba-hamba Allah 10:29 ada yang ingin 10:33 hamba-hamba Allah yang ingin mendekatkan 10:36 diri kepada Allah 10:38 berdialog dengan dengan Allahu Subhanahu 10:40 Wa Ta'ala 10:41 lebih banyak di waktu malam ketika dia 10:44 salat tahajud. 10:48 Di mana dalam Alquran Allahu Subhanahu 10:50 Wa Ta'ala menyatakan, 10:52 "Fatahajad bihi nafilatan lak 10:55 asa ayyab'atsaka rabbuka maqaman 10:57 mahmuda." 10:59 Jadi ada hamba-hamba Allah yang waktu 11:01 malam dia menginginkan 11:04 untuk mendekatkan diri kepada Allah 11:06 supaya dia mendapatkan apa yang Allah 11:08 Ta'ala yang menyatakan maqaman mahmuda. 11:12 Tempat berpijak yang kokoh yang akan 11:15 membawa kemudahan, kebahagiaan baginya. 11:18 Jadi waktu malam. 11:20 Tapi ada juga di waktu malam 11:23 dia ngeluyur menghamburkan uangnya di 11:26 tempat-tempat yang haram. 11:31 Terkadang bukan mustahil 11:33 di dalam satu rumah 11:37 suaminya keluar 11:39 mendekatkan diri 11:42 ke tempat-tempat 11:44 untuk mencari jahanam 11:46 tempat-tempat maksiat ya 11:50 kemudian di dalam rumahnya 11:52 istrinya lagi tahajud mendekatkan diri 11:55 kepada Allah Ta'ala itu termasuk 11:56 kandungan malam 11:59 para politisi-politisi 12:01 biasanya mereka menyusun rencana itu di 12:04 waktu malam 12:06 para koruptor-koruptor itu yang melihat 12:08 ada kesempatan itu biasanya mereka 12:10 menyusun 12:12 eee 12:15 rencana mereka itu di waktu malam 12:19 nanti waktu siang mereka eksekusi 12:25 dan juga para ahli-ahli dzikir 12:29 yang suka mendekatkan diri kepada Allah 12:31 Ta'ala 12:32 mereka selalu itu lebih banyak di waktu 12:34 malam 12:37 jadi justru itu Allah Ta'ala menyatakan 12:40 dan aku bersumpah 12:43 dengan malam dan apa yang terdapat di 12:45 dalam kandungannya 12:47 artinya apa yang dikandung oleh malam 12:49 tersebut 12:51 itu malam masya Allah luar biasa 12:55 iblis mengangkat panji-panjinya di waktu 12:57 malam 13:01 mereka-mereka yang merencanakan sesuatu 13:05 walaupun yang haram 13:07 itu biasanya di waktu malam 13:10 mereka yang menghamburkan dirinya 13:13 menelusuri jalan-jalan menuju jahanam 13:16 itu di waktu malam 13:19 tapi ada hamba-hamba Allah 13:22 yang meneteskan air mata mereka 13:25 kepada Allah 13:26 di waktu malam. 13:30 Karena ingin mendekatkan diri kepada 13:31 Allah Ta'ala. 13:32 Jadi kandungan malam itu Subhanallah. 13:36 Maka Allah Ta'ala mengingatkan kepada 13:38 kita. 13:40 Aku bersumpah dengan cahaya merah di 13:42 waktu senja. 13:43 Dan aku bersumpah 13:45 demi malam dan apa apa yang ada dalam 13:48 malam tersebut, kandungan malam 13:50 tersebut. 13:51 Walqamari 13:53 idza tasak. 13:55 Dan demi bulan. Subhanallah, 13:58 Subhanallah. 13:59 Allah Ta'ala 14:01 jadi ada tiga macam Allah Subhanahu Wa 14:03 Ta'ala bersumpah dalam ayat ini. 14:07 Demi 14:08 [berdehem] 14:09 ya, Allah Ta'ala menyatakan demi 14:11 cahaya merah di waktu senja. 14:14 Subhanallah. 14:19 Dan aku bersumpah waktu malam idza 14:21 tasak, apabila telah memunculkan 14:23 dirinya. 14:26 Dan itu menjadi perhitungan waktu bagi 14:28 kita. 14:29 Dan hamba Allah yang mulia 14:32 tiap hari memasuki malam 14:35 ada anggota tubuh kita yang berubah. 14:39 Kita tidur 14:42 di waktu malam, kita bangun di waktu 14:44 pagi 14:45 dan rutinitas ini terjadi kepada kita 14:47 tiap hari. 14:50 Umur kita berubah 14:52 fisik kita berubah. 14:54 Justru itu di lanjutan ayat ini Allah 14:57 Subhanahu Wa Ta'ala menyatakan 14:59 latarkabunna thabaqan 'an thabaq. 15:04 Kemudian akan dalam kehidupan ini 15:07 kalian akan memasuki periode demi 15:09 periode. 15:10 Perubahan demi perubahan. 15:14 Dan memang kenyataannya yang kita lihat 15:17 bahwa selalu manusia itu selalu akan 15:20 berubah. 15:22 Selalu akan berubah kehidupannya. 15:25 Fisiknya akan berubah. 15:30 Tidak ada hamba Allah dalam kehidupan 15:32 yang tidak pernah berubah fisiknya. 15:36 Semua akan berubah. 15:41 Umur kita juga akan berubah. 15:45 Fisik kita akan berubah. 15:47 Kepintaran kita juga akan berubah. 15:50 Ekonomi kita juga berubah selalu. 15:53 Kondisi kehidupannya juga selalu akan 15:56 berubah. Ini yang Allah Ta'ala nyatakan 15:57 la tarkabunna thabaqan an thabaq. 16:03 Tadinya kita masyaallah 16:06 seorang bayi. 16:09 Enggak ada manusia yang lahir langsung 16:10 dewasa, dia bayi. 16:14 Kemudian dia menjadi dewasa. 16:17 Tsumma li tablughu asyuddakum, kata 16:19 Allah Ta'ala. Allah, kemudian kami 16:20 hantarkan Anda ini menjadi 16:23 dewasa, menjadi besar. 16:28 Kemudian kita juga akan berubah nanti 16:30 menjadi 16:32 tua. 16:37 Tsumma min ba'dil quwwati dhu'fa. 16:41 Jadi selalu akan berubah. 16:43 Dan mari kita berbicara tentang 16:44 kehidupan juga yang selalu akan berubah. 16:49 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 16:51 Allahu Subhana Wa Ta'ala. 16:53 Berulang kali di dalam Alquran Allah 16:55 Ta'ala menghidupkan 16:57 menyatakan kepada kita di dalam kita 17:00 mengarungi kehidupan kita ini 17:03 kita akan berakhir dengan kematian. 17:06 Dan di dalam kita mengarungi kehidupan 17:08 ini selalu akan terjadi perubahan. 17:12 Selalu akan terjadi perubahan. 17:19 K 17:20 kita diberikan oleh Allah subhanahu wa 17:23 taala 17:24 akal 17:25 dan keinginan, nafsu. 17:30 Dan terkadang keinginan-keinginan inilah 17:32 yang menjadikan juga kita ini akan 17:35 berubah ada saatnya terkadang kita 17:38 menghadapi keadaan dengan mudah, 17:41 gampang, 17:43 menyenangkan hati. 17:44 Ada saatnya kita menghadapi masalah. 17:48 Perubahan. 17:54 Subhanallah, di dalam 17:57 pendengar sekalian yang dimuliakan Allah 17:58 subhanahu wa taala 18:00 [berdehem] 18:09 di dalam 18:11 surat Al-Ankabut 18:15 Allah subhanahu wa taala mengingatkan 18:16 kepada kita sekalian 18:19 dalam surat Ankabut. 18:22 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 18:24 Alif lam mim. 18:26 Ahasibannasu ayyutroku ayyakulu amanna 18:29 wahum la yuftanu. 18:34 Allah taala memberikan 18:38 satu arahan kepada kita. 18:41 Karena kita ini berbicara tentang yang 18:44 beriman kepada Allah. Kita hamba-hamba 18:46 Allah yang beriman. 18:48 Allah taala mengatakan ahasibannasu 18:50 ayyutroku ayyakulu amanna. 18:53 Berarti ayat ini menunjukkan ketika kita 18:56 betul beriman kepada Allah taala. 18:59 Sekalipun kepada mereka yang kufur 19:00 kepada Allah taala. 19:02 Tapi manusia dalam kehidupannya selalu 19:04 akan berubah tidak 19:06 pernah kita akan dapatkan manusia yang 19:09 hidup di dunia ini yang tidak pernah 19:11 menghadapi masalah. 19:14 Nah, kita berbicara kepada kita yang 19:15 beriman. 19:17 Kepada hamba-hamba Allah yang beriman. 19:19 Allah Ta'ala mengingatkan kepada kita 19:21 sekalian. 19:23 Allah Ta'ala tidak akan membiarkan kita 19:25 begitu saja. 19:28 Kalau kita beriman kepada Allah Ta'ala. 19:30 Sebelum Allah Ta'ala menguji kepada kita 19:32 dengan sesuatu. 19:35 Benturan sedih yang 19:39 ada terkadang hati kita sangat sedih. 19:42 Ada masalah yang hampir tidak bisa kita 19:44 selesaikan. 19:46 Dan itu akan membawa sampai kita tidur. 19:50 Dan malahan terkadang tidur kita itu 19:53 terganggu tidak bisa tidur sampai pagi. 19:56 Karena masalah yang kita hadapi. 19:59 Dan ini terlepas dia kaya, dia miskin, 20:02 dia pejabat, dia awam, dia pintar, dia 20:04 bodoh, selalu dia akan hadapi ada 20:06 masalah. 20:08 Karena masalah yang Allah Ta'ala berikan 20:11 kepada kita sebagai cobaan 20:13 itu sudah merupakan sunnatullah 20:18 yang sudah ditetapkan oleh Allah dalam 20:20 kehidupan manusia. 20:22 Nah, sunnatullah ini ada dua macam. 20:25 Ada sunnatullah yang ditetapkan oleh 20:27 Allah yang tidak bakal berubah dan tidak 20:30 akan berubah dan tidak pernah berubah. 20:34 Matahari dia timur, dia dia 20:36 eee terbit dari sebelah timur. 20:39 Dia terbenam sebelah 20:42 barat. 20:43 300 tahun yang lalu, 400 tahun yang 20:46 lalu, sama. 20:50 Api sifatnya membakar. 20:54 Ya, itu sunnatullah. 20:57 Tapi kalau kejadian, kenapa Ibrahim 20:59 tidak terbakar dalam api malahan merasa 21:02 enak? 21:03 Karena itu Allah Ta'ala memberikan 21:05 mukjizat. Itu mukjizat. 21:07 Allah Ta'ala berhak untuk merubah. 21:10 Tapi untuk 21:12 sunnatullah tentang alam ini kepada 21:15 manusia 21:16 itu tidak bakal berubah. 21:18 Sunnatullah qad khalat min qablik. 21:21 Falan tajida li sunnatillahi tabdila. 21:25 Allah Ta'ala katakan sunnatullah 21:26 penetapan Allah itu sudah ditetapkan 21:28 sebelum kita hidup. 21:31 Sebelum Rasul Shallallahu alaihi 21:33 wasallam ada. 21:35 Sebelum nabi-nabi sebelumnya ada. 21:38 Sunnatullah ketetapan Allah ini sudah 21:40 ditetapkan oleh Allah Ta'ala. 21:43 Itu namanya sunnatullah. 21:45 Ada sunnatullah, saya katakan 21:46 sunnatullah itu ada dua macam. 21:48 Ada sunnatullah ketetapan Allah yang 21:50 diwahyukan kepada nabi-nabi. 21:55 Nah, itu sunnatullah yang mengenal kalau 21:58 lupa 22:00 tidak tahu 22:02 ya 22:03 emergency 22:06 boleh kita tinggalkan. 22:09 Jadi perintah-perintah Allah yang 22:11 diwahyukan kepada nabi-nabi itu 22:13 merupakan sunnatullah. 22:15 Sunnatullah untuk alam di sekeliling 22:18 kita 22:19 itu sudah ditetapkan sejak semula dan 22:21 tidak bakal berubah. 22:24 Dia tidak mengenal darurat, dia tidak 22:26 mengenal emergency. 22:28 Satu contoh anak kecil antum lepaskan di 22:31 api, dia terbakar. 22:36 Ya, yang enggak bisa berenang kemudian 22:39 dibuang ke air, dia tenggelam. 22:43 Itu sunnatullah yang ditetapkan. 22:45 Sebab kalau sunnatullah ini 22:48 berubah-rubah 22:50 untuk alam ya 22:52 manusia enggak bisa mengembangkan 22:54 teknologi. 22:57 Contoh aja 22:58 pesawat. 23:01 Kenapa pesawat itu bisa terbang? 23:05 Karena ada angin. 23:07 Jadi sunatullahnya itu angin itu di 23:10 dalam kecepatan sekian dia bisa 23:12 mengangkat dengan berat yang sekian. 23:16 Dan itu tidak pernah berubah. 23:21 Ya. 23:22 Berat jenisnya air, berat jenisnya 23:24 benda-benda yang lain itu termasuk 23:26 sunatullah. 23:29 Sehingga manusia bisa kembangkan 23:34 teknologi. 23:35 Contoh gini. 23:36 Kenapa manusia 23:38 para ahli-ahli astronomi dia mereka bisa 23:40 menghitung, mengetahui 23:43 bahwa pada tanggal sekian, jam sekian 23:45 akan terjadi gerhana matahari. 23:48 Karena pergerakan bumi 23:51 mengelilingi bulan, 23:53 pergerakan 23:55 eh pergerakan bulan mengelilingi bumi, 23:58 pergerakan bumi dan bulan mengelilingi 24:00 matahari, 24:02 itu sudah ditetapkan oleh Allah 24:04 subhanahu wa taala. Kalau bulan itu 29 24:07 atau 30 hari dalam dalam dalam bulan 24:10 yang tertentu 29, dalam bulan tertentu 24:13 30 hari. Kemudian bumi dan bulan 24:16 mengelilingi matahari 360 sekian hari, 24:19 itu enggak pernah berubah. Kemudian bumi 24:21 itu berputar 24:23 ya, 24:24 dalam 24 jam dia melakukan satu putaran. 24:28 Sehingga hamba hamba Allah mempelajari 24:31 mereka bisa menghitung 24:33 tanggal sekian, tahun sekian, bulan 24:35 sekian akan terjadi gerhana matahari 24:37 atau bulan. 24:40 Nah, mari kita berbicara tentang 24:42 sunatullah dalam kehidupan 24:44 manusia. 24:46 Manusia ini diberikan kebebasan oleh 24:48 Allah subhanahu wa taala. 24:50 Mau beriman ahlan wa sahlan, 24:54 mau kufur kepada Allah subhanahu wa 24:56 Ta'ala, silakan. 24:58 Tapi dua-dua 25:00 yang satu konsekuensinya ada berat, yang 25:02 satu ganjaran nya ada banyak. 25:09 Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyatakan 25:10 dalam Alquran 25:11 In takfuru fainnallaha ghaniyun ankum. 25:15 Wala yardha liibadihil kufur. 25:18 Kalau kalian membangkang kepada Allah, 25:20 mengambil tindakan kufur 25:22 Allah Ta'ala Maha Kaya. 25:25 Malah Allah Ta'ala nyatakan In yasya 25:27 yudhibkum ayyuhannas waya'ti biakharin 25:31 wakana allahu aladalika qadira. 25:34 Kalau Allah Ta'ala ingin mengenyahkan 25:36 kita karena kekufuran kita dari bumi ini 25:40 bagi Allah itu dan Allah datangkan yang 25:42 lain 25:43 sama itu dengan individu. 25:45 Kalau Allah akan menghilangkan kita dari 25:48 peredaran kehidupan 25:51 dan Allah gantikan dengan yang lain 25:53 contoh yang kecil saja, contoh yang 25:56 kecil. 25:58 Seorang suami yang kaya raya 26:01 rumahnya yang indah, yang bagus 26:04 kemudian 26:09 wah istri apa 26:11 posisinya masya Allah pejabat tinggi 26:13 umpama 26:15 Allah Ta'ala nyatakan kalau Allah akan 26:17 menghilangkan Anda dari peredaran 26:19 kehidupan 26:21 ya 26:23 dan Allah gantikan dengan yang lain bagi 26:25 Allah sangat mudah. 26:28 Suaminya meninggal dunia 26:30 Allah pindahkan dia ke kubur 26:32 yang masukkan ke dalam kubur ya sanak 26:34 keluarganya. 26:36 Sesudah 4 bulan 10 hari 26:39 istrinya jadi bebas untuk memilih siapa 26:41 saja untuk 26:44 menggantikan tempatnya sebagai suami. 26:51 Itulah 26:54 Nah, sekarang mari kita berbicara 26:56 tentang 26:58 kenapa manusia itu selalu 27:00 berubah 27:02 ya 27:03 menaiki periode demi periode 27:06 keadaan demi keadaan 27:09 ada terkadang keadaan yang menyenangkan 27:12 ada keadaan terkadang-kadang keadaannya 27:15 masalah 27:17 menyusahkan. 27:19 Karena manusia dilengkapi oleh Allah 27:22 Subhanahu Wa Ta'ala dengan keinginan 27:24 kita boleh katakan keinginan itu adalah 27:26 nafsunya. 27:28 Dan Allah Ta'ala lengkapi juga dia 27:31 dengan akal. 27:33 Ya, kalau kita mempunyai satu keinginan 27:36 pergunakan akal kita apa ini untuk 27:39 mendapatkan keinginan kita ini diridai 27:41 oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala atau 27:43 tidak. 27:45 Itu perlu dipikirkan. 27:49 Nah, hamba Allah yang mulia 27:51 [berdehem] 27:53 Allah Subhanahu Wa Ta'ala menurunkan 27:56 Alquran kepada kita ini sebagai tuntunan 27:59 hidup dalam kehidupan kita ini supaya 28:02 kita selamat di dunia dan selamat di 28:04 yaumul akhir. 28:06 Quran itu bukan hanya sekedar sekedar 28:09 kitab suci saja 28:11 yang kita letakkan di tempat yang tinggi 28:13 kita cium tidak. 28:15 Alquran itu kalau saya memberikan contoh 28:17 begini 28:21 Alquran itu merupakan 28:24 maintenance guide untuk kehidupan kita 28:27 di dunia dan akhirat. 28:31 Kita kan kalau beli barang yang mahal 28:33 itu biasanya kan ada su ada ada 28:36 ada terikut 28:38 eee 28:40 keterangan 28:42 yang yang mengatakan bagaimana cara 28:44 memakainya 28:46 apa yang kita harus 28:48 ee lakukan untuk menjaganya supaya alat 28:51 ini bisa dipakai lama, apalagi alat-alat 28:53 yang mahal. 28:54 Termasuk mobil. 28:56 Apa saja. 28:58 Manusia ini adalah makhluk yang paling 29:00 mahal 29:02 ketika dia hidup di dunia. 29:04 Makhluk yang paling mahal. 29:06 Maka Allah menurunkan Alquran. 29:10 Kita boleh katakan Alquran ini way of 29:12 life, jalan kehidupan baik di dunia 29:14 ataupun di akhirat. 29:18 Di saat itulah 29:20 kita perlu menyandarkan diri kita kepada 29:23 Allah Alquran 29:25 karena kita ingin menyandarkan kepada 29:26 Allah subhanahu wa taala dengan 29:29 cara-caranya yang Allah subhanahu wa 29:31 taala tunjukkan dalam Alquran. 29:34 Jadi maintenance guide. 29:36 Ya, way of life. 29:38 Menyundukkan cara-cara untuk keselamatan 29:41 kita hidup di dunia dan di akhirat. 29:45 Kebanyakan kita beriman kepada Allah. 29:49 Betul. 29:51 Hanya kita sendiri yang bisa mengukur 29:53 iman kita kepada Allah seberapa besar. 29:58 Hanya kita bisa mengukur. 29:59 Allah yang menilai. 30:03 Nah, terkadang dalam kehidupan kita ini 30:06 terlepas dia siapa. 30:09 Apa dia seorang profesor 30:11 ya 30:12 doktor 30:14 pejabat 30:16 yang kaya raya 30:18 yang miskin 30:19 yang pintar 30:21 ya, yang biasa-biasa saja yang awam. 30:25 Selalu ada saatnya mereka merasa senang 30:27 dalam kehidupan ini, merasa berhasil 30:30 atau saatnya mereka menghadapi 30:31 komplikasi 30:33 benturan cobaan. 30:36 Dan benturan-benturan cobaan ini adalah 30:39 satu sunatullah yang tidak ada seorang 30:41 pun yang tidak dicobai oleh Allahu 30:44 Subhana Wa Ta'ala. 30:48 Tapi ketika kita, bukankah dalam Alquran 30:51 Allahu Subhana Wa Ta'ala menyatakan 30:57 Innamal usri yusra. 30:59 Fainnamal usri yusra. 31:02 Dua kali Allah Ta'ala ulangi ayat ini. 31:08 Dalam surat Alam Nasyrah lakasodro. 31:14 Sesungguhnya manusia itu akan menghadapi 31:18 kesempitan, kesulitan benturan cobaan. 31:23 Sesudah itu Allah Ta'ala akan memberikan 31:25 jalan keluar menggembirakan kepadanya. 31:28 Berarti hamba Allah yang mulia ketika 31:31 kita dicobai oleh Allah dengan benturan 31:33 cobaan 31:37 itu adalah merupakan salah satu 31:39 sunnatullah yang Allah Ta'ala telah 31:42 tetapkan kepada kita. 31:45 Di saat itulah kita perlu menyandarkan 31:48 diri kita kepada Allahu Subhana Wa 31:49 Ta'ala. 31:52 Saya berikan contoh saja gini zaman Nabi 31:54 Musa. Mari kita lihat bagaimana. 31:58 Zaman Nabi Musa Alaihissalam. 32:01 Ketika Allah Ta'ala menceritakan dalam 32:03 Alquran. 32:05 [berdehem] 32:13 Ketika mereka sudah 32:15 terperangkap di depan mereka laut. 32:19 Ya, depan mereka laut. 32:21 Kita semua tahu ini ceritanya ini 32:23 lautnya terbelah, Allah Ta'ala buka 32:25 lautnya. Di depan mereka laut. 32:27 Ketika Firaun dan bala tentaranya sudah 32:29 saling pandang-memandang dengan mereka 32:32 pengikut Nabi Musa Alaihissalam 32:36 mereka katakan kepada Nabi Musa 32:40 kita ini bakal hancur ini, bakal 32:42 meninggal di sini, bakal mati di sini. 32:45 Itu Firaun sama bala tentaranya. 32:48 Apa jawab Nabi Musa? 32:51 Kalla. 32:53 Inna ma'iya Rabbi sayahdin. 32:57 Nabi Musa bilang tidak. 33:02 Sesungguhnya bersamaku 33:05 Tuhanku 33:06 yang akan memberikan jalan keluar. 33:12 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 33:15 ketika berada dalam gua sebagaimana yang 33:17 kita ceritakan yang lalu 33:20 Abu Bakar ketakutan. 33:21 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 33:23 menyatakan la tahzan 33:25 innallaha ma'ana. 33:26 Dua kalimat ini yang diucapkan oleh Nabi 33:29 Musa 33:31 dan Rasul sallallahu alaihi wasallam 33:34 maknanya sama. 33:38 Ada bedanya sedikit 33:41 karena Nabi Musa mengatakan nanti dia 33:44 yang akan dia Allah yang akan memberikan 33:45 jalan keluar. 33:47 Rasul sallallahu alaihi wasallam 33:50 subhanallah. 33:51 Ya Allah. 33:53 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 34:00 Sorry sorry sorry sorry, saya lupa 34:02 matiin. 34:03 Saya matiin sebentar. 34:27 Cerita ini kenapa Allah ta'ala abadikan 34:29 dalam Alquran? 34:33 Sebenarnya untuk kita. 34:35 Karena kita dalam kehidupan selalu akan 34:38 menghadapi masalah, selalu akan 34:40 menghadapi cobaan dari Allah Ta'ala. 34:42 Walana blu anakum bisya minal khaufi wal 34:45 wal nafsi minal amwali wal anfusi wal 34:48 samarat. 34:51 Allah Ta'ala katakan Allah akan 34:52 benturkan kita dengan cobaan dari 34:54 bermacam-macam cara. 35:05 Ketika 35:06 cobaan yang tidak menyenangkan datang 35:08 kepada kita. 35:10 Coba kita ambil contoh daripada Nabi 35:12 Musa. 35:15 Ketika dia mengatakan 35:18 Innama iya Rabbi. 35:23 Sayahdin. 35:26 Sesungguhnya Allah bersama aku. 35:31 Artinya Allah Ta'ala bersama aku dan 35:33 Allah Ta'ala yang akan membimbing untuk 35:35 mendapatkan jalan keluar. 35:37 Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam 35:39 menyatakan kepada Abu Bakar 35:42 La tahzan innallaha ma'ana. Enggak usah 35:44 khawatir Allah bersama kamu. 35:49 Nabi Musa mengatakan Sayahdin 35:53 kepada umatnya pada waktu itu sudah di 35:55 pinggir laut akan di akan diancurin oleh 35:58 Bani Israil dan para tentaranya. 36:00 Nabi Musa menunjukkan kepada umatnya 36:03 nanti Allah Ta'ala yang akan memberikan 36:05 jalan keluar kepada kita. Allah Ta'ala 36:07 yang akan menuntun kita jalan keluarnya. 36:13 Coba kita bertanya kepada diri kita. 36:18 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 36:20 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 36:25 Manusia dalam kehidupan 36:27 cuma ada satu tempat yang dia tidak akan 36:30 pernah merasakan kesulitan. 36:35 Ketika dia telah meninggal dunia 36:39 dan dia masukkan Allah ke dalam surga. 36:42 Diganjarin oleh Allah karena 36:43 kebaikan-kebaikan. 36:47 Tapi kesulitan yang besar 36:50 kalau dia masuk ke dalam neraka di adab 36:52 Allah dalam neraka. 36:53 Tapi dalam dunia ini Allah Ta'ala sudah 36:56 janjikan kepada kita. 36:58 Allah akan memberikan cobaan 37:00 berbapak-bapak, bermacam-macam, tapi 37:02 Allah Ta'ala menyatakan 37:04 sesudah nanti kesulitan pasti Allah 37:07 Ta'ala akan mendatangkan keleluasaan. 37:11 Jalan keluar. Kan di ayat yang lain 37:14 Allah Ta'ala nyatakan la yukallifullahu 37:16 nafsan illa wus'aha, lah. 37:19 Ma kasabat wa alaiha ma kasabat. 37:24 Ketika Allah memberikan kesulitan kepada 37:26 kita, cobaan. 37:28 Benturan cobaan dan ketahuilah 37:30 saudara-saudara sekalian. 37:32 Cobaan yang Allah berikan kepada kita 37:34 itu merupakan satu rahmat dari Allah 37:36 Ta'ala. 37:38 Ada cobaan untuk mencek untuk mencermati 37:41 diri kita. 37:42 Supaya kita jangan lupa tempat berpijak, 37:44 jangan lupa daratan. 37:46 Ada cobaan yang Allah berikan untuk 37:48 mengangkat derajat kita. 37:54 Satu rahmat dari Allah Subhanahu Wa 37:56 Ta'ala. Ada cobaan yang Allah berikan 37:58 untuk mengampuni dosa-dosa kita. 38:07 Tapi Allah Ta'ala berikan 38:09 satu janji yang sangat positif. 38:11 Dan Allah tidak pernah memungkiri 38:13 janjinya. 38:14 Allah Ta'ala menyatakan 38:18 sesudah kesempitan yang Allah berikan, 38:20 masalah yang Allah berikan, 38:22 kesusahan yang Allah berikan, 38:24 innamal usri yusra, 38:27 maka Allah Ta'ala akan memberikan jalan 38:29 keluar. 38:30 Tapi hamba Allah yang mulia, para 38:32 pendengar sekalian dimuliakan Allah 38:34 Subhanahu Wa Ta'ala. 38:39 Saya teringat itu tahun 80-an, 38:43 kira-kira 82, 83. 38:47 Itu Amerika, waktu itu saya berada di 38:50 Amerika. 38:51 Masih masih tinggal di sana. Amerika itu 38:53 geger. 38:55 Seorang perempuan, 38:58 ee dia manajer daripada 39:01 manajer dari 39:04 apa penjualan, manajer daripada 39:06 di di bidang penjualan. 39:09 Perusahaan asuransi yang cukup kenal 39:11 terkenal di Amerika, perusahaan sangat 39:12 besar. 39:19 Enggak tahu apa masalahnya. 39:22 Tiba-tiba 39:23 digegerkan dengan dia membunuh diri, 39:25 menembak kepalanya sendiri. 39:28 Memang perempuannya itu 39:30 belum menikah. 39:32 Umur kira-kira 30 tahun. 39:38 Kemudian sesudah dia meninggal, sesudah 39:40 diotopsi, dilihat, diperiksa, di di di 39:43 es ee investigasi sama 39:45 FBI, ternyata memang benar dia bunuh 39:48 diri. 39:49 Menembak kepalanya sendiri 39:51 dengan pistol. 39:56 Dia ini seorang yang 39:58 cukup kaya. 40:01 Tempat tinggalnya yang sangat bagus. 40:04 Posisinya yang sangat bagus. 40:08 Berarti ada benturan dalam kehidupannya 40:11 dia yang dia tidak mampu untuk 40:13 menyelesaikan, 40:15 karena tidak ada tuntunan dari Allahu 40:18 subhanahu wa taala 40:20 untuk menyandarkan masalah ini kepada 40:23 Allah taala. 40:24 Kan mereka bukan muslim, non muslim. 40:30 Dan ada 40:32 banyak-banyak hamba-hamba Allah di 40:34 Amerika 40:35 masuk Islam itu karena membaca, melihat 40:38 itu ajaran-ajaran dalam Alquran tentang 40:40 masalah kehidupan. 40:41 Di antaranya in damal usri yusra. 40:45 Ya. 40:46 Di antaranya tentang keesaan Allah 40:47 taala, Allah taala bukan tiga. Banyak 40:49 masuk Islam karena itu. 40:53 Banyak juga yang masuk Islam yang ketika 40:55 Allah taala terangkan 40:56 bagaimana 40:58 tentang kita harus memperbanyak untuk 41:01 bersedekah. 41:08 Ya, Allahu subhanahu wa taala menyatakan 41:11 [berdehem] 41:12 Wajannatun arduhas samawati wal ardhu 41:15 iddat lil muttaqin, alladzina yunfiquna 41:18 fis sarrai waddharrai wal khadziminal 41:21 ghaidzi wal afina aninnas. 41:25 Itu ada yang masuk Islam ketika membaca 41:27 ayat tersebut. 41:30 Surga itu dijanjikan kepada yang 41:32 muttaqin. 41:34 Sifat muttaqin mereka suka bersedekah. 41:36 Eee apa 41:38 eee menginfakkan harta mereka sebagian 41:41 baik dalam keadaan 41:44 kesulitan 41:46 ataupun dalam keadaan leluasa. 41:48 Dan suka memaafkan, eee suka menahan 41:50 marah, suka memaafkan kepada itu luar 41:53 biasa. 41:55 Jadi kita kembali lagi 41:56 hamba Allah ini kemudian dia 42:00 membunuh diri. 42:02 Dan memang 42:03 eee 42:06 apa namanya astagfirullah, statistik 42:08 orang bunuh diri di Amerika itu itu 42:10 bukan sedikit. 42:12 Sangat banyak. 42:14 Statistik orang bunuh diri. 42:16 Nah, kita ini muslimin. Allah Ta'ala 42:19 mem-provide kita dengan iman. Allah 42:21 Ta'ala mengirim Rasulullah dengan 42:23 Alquran. 42:26 [berdehem] 42:26 Jadikan Alquran ini sebagai benar-benar 42:29 maintenance guide untuk kita. Kita baca, 42:32 kita pelajari, dan kita ikuti. 42:39 Allah memberikan contoh ceritanya inna 42:41 billah Musa alaihissalam dan Rasulullah 42:44 sallallahu alaihi wasallam. 42:47 Kenapa kita tidak pakai ini? 42:49 Ketika kita dalam kesulitan yang luar 42:51 biasa, 42:52 benturan cobaan dari Allah yang luar 42:54 biasa. 42:58 Dengan kalimat bahasa Indonesia saja. 43:05 Sebesar-besarnya musibah yang saya 43:07 hadapi, 43:08 tidak ada yang lebih besar dari rahmat 43:10 Allah dan tidak lebih besar dari Allahu 43:12 subhanahu wa ta'ala. Saya punya Allah 43:14 Ta'ala Maha Maha Besar. 43:16 Ikut apa yang Nabi Musa Allah telah 43:18 contohkan, apa yang disebut oleh Nabi 43:20 Musa dan Rasulullah sallallahu alaihi 43:22 wasallam. 43:23 Nabi Musa mengatakan, 43:26 inna ma'iya rabbi 43:28 sayahdi. 43:32 Sesungguhnya Allah Ta'ala, 43:34 Tuhanku, bersama aku. Nanti Dia akan 43:37 berikan jalan keluar. Rasul sallallahu 43:39 alaihi wasallam bisa menasihatkan 43:42 kepada 43:43 kepada 43:46 makna. Sama maknanya. 43:49 Allah itu bersama kita. Kita tidak 43:50 berdua, kita bertiga dengan Allahu 43:52 subhanahu wa ta'ala. 43:55 Nah, hamba Allah yang mulia, 43:57 justru itu di ayat ini Allahu subhanahu 44:00 wa ta'ala 44:01 menyatakan kepada kita la tarkabunna 44:03 tabakan an tabak. 44:05 Kalian akan menaiki periode demi 44:06 periode. 44:08 Baik dalam kehidupan, baik dalam fisik, 44:10 baik dalam umur, baik dalam ekonomi. 44:14 Selalu berubah. 44:18 Ada hamba-hamba Allah yang masya Allah. 44:23 Hidupnya luar biasa. 44:27 Rumah yang indah, sopir. 44:30 Tersedia 24 jam, mobil ada, yang ada. 44:34 Ya. 44:35 Tidur di kamar yang sangat [berdehem] 44:38 indah, kasur yang empuk. 44:40 Tiba-tiba Allah subhanahu wa taala 44:42 tidurkan di penjara. 44:44 [berdehem] 44:45 Banyak yang kita saksikan. 44:49 Ada hamba-hamba Allah. 44:52 Yang menginginkan ketika dia masih lagi 44:54 berjuang, dia menginginkan. Dia 44:56 mengatakan, "Kalau saya sudah kaya. 44:59 Insya Allah semua masalah saya selesai." 45:03 Tidak. 45:07 Sebab. 45:09 Benturan cobaan Allah ini bukan hanya 45:11 kepada orang nanti dia sudah kaya, 45:13 benturannya terhenti. 45:16 Cobaan Allah taala itu menyeluruh kepada 45:18 seluruh umat manusia. 45:22 Liyabluwakum. 45:26 Liyabluwakum ayyukum ahsanu amala, kata 45:29 Allah taala. Untuk mencobai kepada 45:31 kalian siapa diantara kalian yang paling 45:34 baik taat kepada Allah, mengikuti 45:36 perintah-perintah Allah subhanahu wa 45:38 taala. 45:42 Liyabluwakum. 45:44 Ayyukum ahsanu amala. 45:47 Untuk mencobai kepada kita sekalian. 45:49 Nah, hamba Allah yang mulia. 45:51 Di ayat yang saya baca tadi. 45:55 Ketika Allah subhanahu wa taala 45:57 menyatakan. 46:00 Kami akan mencobai manusia itu. 46:03 Dengan rasa takut, 46:05 kekurangan makanan, 46:06 fakir, 46:08 kematian. 46:10 Tapi kemudian Allah Ta'ala tutup. 46:14 Wabasyiris shabirin. 46:17 Alladzina idza ashobat musibah, 46:20 qolu, innalillahi wa inna ilaihi 46:24 raji'un. 46:26 Ini kalimat innalillahi wa inna ilaihi 46:28 raji'un, terkadang 46:31 dan mohon maaf, 46:32 terkadang hanya menjadi buah bibir kita 46:35 saja ketika mendengar ada musibah. 46:42 Innalillah itu artinya sesungguhnya itu 46:46 putusan, penentuan, semua dari Allah 46:49 Ta'ala. 46:51 Dan milik Allah Ta'ala. 46:56 Tapi Allah Ta'ala mulai dulu dengan 46:59 wabasyiris shabirin. 47:01 Gembirakanlah kepada hamba-hambaku 47:03 ketika menerima benturan dia sabar. 47:06 Nah, sabar ini enggak gampang. 47:09 Memang kita kalau berbicara untuk 47:10 terangkan tentang sabar, 47:13 gampang, mudah. 47:18 Tapi menjalaninya tidak gampang. 47:24 Tapi kalau kita memang benar-benar 47:26 menyandarkan kepada Allahu Subhanahu wa 47:28 Ta'ala, terkadang Allah membantu ke 47:31 dalam hati kita untuk menyuburkan rasa 47:34 sabar kita dalam kehidupan kita. 47:40 Di dalam sabarnya kita itu, 47:42 kita sandarkan kepada Allah sambil 47:44 mencari jalan keluar yang baik. Nanti 47:47 Allah Ta'ala yang akan membantu kepada 47:48 kita untuk mendapatkan jalan keluar. 47:51 Justru itu hamba Allah yang mulia, 47:53 ketika [berdehem] kita dibenturkan Allah 47:55 dengan cobaan. 47:59 Selalu kita bersangka baik dengan takdir 48:01 Allahu Subhana Wa Ta'ala. 48:04 Bersangka [berdehem] baik. 48:06 Bersangka baik dengan takdir Allah 48:09 Ta'ala adalah salah satu jalan keluar 48:11 yang paling baik untuk kita mendapatkan 48:14 jalan keluar daripada musibah dan 48:16 masalah yang kita hadapi. 48:19 Siapa yang tidak menghadapi musibah dan 48:20 masalah dalam kehidupan ini? 48:24 Semua manusia menghadapi cobaan dari 48:26 Allahu Subhana Wa Ta'ala. 48:28 Ada terkadang ketika kita dikenakan 48:30 musibah oleh Allah Ta'ala, 48:32 cobaan oleh Allah Ta'ala, 48:34 terkadang kita menganggap bahwa kita 48:35 yang paling besar cobaannya daripada 48:37 yang lain-lain. 48:40 Dan terkadang kita menganggap saya tidak 48:42 sanggup menghadapi keadaan ini. 48:44 Padahal Allah Ta'ala katakan, Allah 48:47 tidak akan mencobai sesuatu dengan yang 48:50 dia tidak mungkin untuk sanggup 48:53 memikulnya. 48:54 La yukallifullahu nafsan illa wus'aha. 49:01 Allah Ta'ala ketika memberikan benturan 49:03 cobaan kepada kita, Allah Ta'ala tahu 49:07 bahwa dia mempunyai kesanggupan, 49:08 kemampuan 49:11 untuk menghadapi cobaan ini. 49:12 Terkadang kita yang kurang yakin, kurang 49:16 bersangka baik kepada Allah, kita 49:18 menganggap bahwa ada kadang-kadang 49:20 kalimat keluar, kenapa saya yang dicobai 49:22 oleh Allah seperti ini? 49:24 Subhanallah. 49:26 Subhanallah. 49:27 Ada hamba-hamba Allah yang lain 49:29 yang Allah cobai yang lebih berat dari 49:31 itu. 49:32 Dan Allah lebih tahu 49:34 kalau hamba Allah ini hanya bisa mampu 49:36 memikul umpama 49:39 cobaan itu saya umpamakan dengan berat. 49:43 Kalau dia hanya mampu untuk memikul 70 49:46 kilo, 49:47 Allah tidak akan mungkin memberikan 49:49 benturan cobaan kepadanya dengan 100 49:52 kilo. 49:54 Tidak mungkin. 49:56 Karena Allah lebih tahu kemampuan 49:58 hamba-hambanya. 50:00 Tapi ada hamba Allah 50:02 yang Allah berikan cobaan kepadanya 50:05 untuk mengangkat derajatnya. 50:08 Ada yang Allah berikan cobaan kepadanya 50:12 untuk mengampuni dosa-dosanya. 50:14 Kalau kita berprasangka baik kepada 50:16 Allah dengan satu cobaan 50:21 kita pakai yang Allah Ta'ala contohkan 50:23 dalam Alquran. 50:25 Apa yang Nabi Musa katakan? 50:33 Inna Rabbi 50:35 [berdehem] 50:35 Inna ma'iya Rabbi. 50:38 Ya. 50:41 Allah Ta'ala bersamaku. 50:42 Kalau kita dibenturkan cobaan 50:46 yakinkan kepada diri kita. 50:49 Ngomong kepada kepada diri kita. 50:51 Nanti sampai kepada Allah Ta'ala. 50:54 Ya Allah 50:56 Engkau zat yang Maha Besar. 50:59 Aku tahu Engkau tidak pernah akan 51:00 meninggalkan aku. 51:05 Kemudian kita perbanyak dengan 51:06 zikrullah. 51:08 Sambil kita berusaha mencari jalan 51:10 keluar yang terbaik. 51:12 Pasti 51:13 karena Allah Ta'ala menyatakan 51:16 Inna ma'al usri yusra. 51:20 Ya. Fa inna ma'al usri yusra. 51:23 Allah Ta'ala dua kali mengulang-ulangi 51:25 nanti sesudah cobaan kesempitan, masalah 51:28 yang memusingkan kita, merepotkan kepada 51:30 kita, menyusahkan kita, nanti Allah 51:33 Ta'ala akan memberikan jalan keluar 51:34 dengan leluasa yang lebih enak. 51:37 Itu Alquran. 51:41 Tapi perlu bertanya kita bertanya kepada 51:43 diri kita. 51:46 Sampai di mana selalu kita menyandarkan 51:48 diri kita kepada Allah Subhanahu Wa 51:50 Ta'ala. 51:54 Kepada hamba-hamba Allah. 51:56 Pada waktu dia kesulitan. 52:01 Baru dia mencari Allah dengan 52:02 ketaatannya. 52:06 Itu enggak salah sih. 52:08 Tapi sayang. 52:09 Agak keliru dikit. 52:13 Tapi pada waktu dia segala sesuatunya 52:15 riang, gembira, segala sesuatu berjalan 52:17 dengan baik, ekonominya Masya Allah, 52:19 anak-anaknya berhasil semua. 52:23 Kadang-kadang salatnya sudah enggak 52:24 benar. 52:26 Karena kesibukan. 52:27 Ya. 52:29 Mendekatkan diri kepada Allah dengan 52:31 Qur'an sudah hampir enggak pernah. 52:34 Nanti kalau tiba-tiba Allahu Subhanahu 52:36 Wa Ta'ala mendatangkan. 52:43 Allah membenturkan dengan cobaan. 52:47 Terasa terlalu berat. 52:50 Baru dia mulai mendekatkan diri kepada 52:51 Allah Ta'ala. 52:54 Di situ biasakan diri kita. 52:57 Hidup dengan Allah Ta'ala. 52:59 Dekatkan diri kita kepada Allah Ta'ala. 53:02 Perbanyak kita ini. 53:04 Mendekatkan diri kepada Allah dengan 53:07 qiraatul Qur'an. 53:09 Dengan zikrullah. 53:11 Dengan salat malam. 53:13 Sehingga ketika Allah memberikan cobaan 53:15 kepada kita. 53:19 Maka Allah Ta'ala akan memberikan jalan 53:20 keluar yang lebih baik. Dan pasti ada 53:23 dosa-dosa yang diampunkan Allah kepada 53:24 kita sekalian. 53:26 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 53:28 Allahu Subhanahu Wa Ta'ala. 53:30 Kalau ada yang salah kepada Allah saya 53:32 mengharapkan maghfirahnya. 53:34 Wa minallahi taufiq wal hidayah. 53:35 Wassalamualaikum warahmatullahi 53:37 wabarakatuh. 53:44 Amin. 53:45 ee pembahasan dan juga pemaparan tausiah 53:49 materi kita di hari ini dengan tema 53:51 optimis dan berprasangka baik dalam 53:54 kehidupan. 53:55 Pukul 17.11 53:57 menit waktu studio kami ikhwan dan 54:00 akhwat kita lanjut atau jeda dulu, 54:03 Ustaz? 54:06 Jeda aja dulu. Baik, Ustaz. 54:09 Ikhwan dan akhwat kita akan jeda 54:11 terlebih dahulu dan nanti di sesi yang 54:13 kedua kami akan 54:16 ee menjawab pertanyaan-pertanyaan dari 54:18 Anda yang telah dikirimkan kepada kami. 54:21 Tetaplah bersama kami. 54:38 Islam yang satu ikhwan dan akhwat 54:40 sebelum kami menjawab beberapa 54:41 pertanyaan dari Anda yang sudah masuk 54:44 kami ingin menyapa pendengar kami yang 54:48 menyimak dan kemudian memberikan ee 54:52 komentarnya. Ada Bapak Sayan Rohili di 54:55 Pulau Gebang. 54:57 Alhamdulillah, Ustaz, kami menyimak 54:59 tausiah Ustaz di sore hari ini. Ada Ibu 55:01 Darma di Bekasi. 55:03 Bapak Ahmad Rosyidin, kemudian ada Bapak 55:06 Rahman 55:08 ndres ilmu lan ngalap berkah, Ustaz. 55:10 Lalu ada Ibu 55:11 Anisa di Lenteng Agung. 55:15 Tausiahnya sangat berguna dan 55:17 bermanfaat. 55:19 Ee saya Ibu Anisa di Lenteng Agung 55:21 selalu menyimak Radio Rasial, semoga 55:23 selalu dalam keberkahan 55:25 Ustaz dan Rasial tetap jaya di udara. 55:27 Amin ya rabbal alamin. 55:28 Amin, ya rab. 55:32 Kemudian ada Ibu Maryori di Kalibata, 55:37 ada Bapak Musyawir 55:39 Abdul Basir, alhamdulillah ikut 55:40 menyimak. 55:41 Ada Pak Arwin 55:44 juga di Lenteng Agung, usianya 66 tahun, 55:47 masya Allah, semoga selalu sehat 55:48 walafiat dan menyimak. Kita ke 55:52 pertanyaan ya, Pak Ustaz ya, dari Ibu, 55:56 mohon maaf ini 55:58 sebentar, dari Bapak, Ibu Rahma 56:01 di Depok, assalamualaikum warahmatullahi 56:04 wabarakatuh. 56:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:07 wabarakatuh. 56:08 Ustaz, katanya kita harus optimis dan 56:11 selalu berprasangka baik kepada Allah 56:13 dalam setiap ujian kehidupan. 56:16 Tapi bagaimana kalau seseorang sudah 56:18 berprasangka baik dan berusaha 56:20 semaksimal mungkin 56:23 namun hidupnya justru terasa makin sulit 56:25 dan doanya belum juga dikabulkan. 56:28 Bukankah ini justru membuat orang ragu 56:30 untuk terus berprasangka baik? Terima 56:32 kasih, Ustaz. 56:35 Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma 56:36 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala 56:39 alihi Muhammad. 56:41 Nah, Ibu Rahma ya. Iya. Jadi begini, Bu. 56:46 Kita itu berprasangka baik kepada Allah 56:48 ta'ala itu 56:50 dalam 24 jam, dalam keseluruhan 56:53 kehidupan kita. 56:57 Doa kita terkadang kita mengatakan doaku 57:01 sampai saat ini belum diijabahi Allah 57:03 ta'ala. 57:05 Itu sebenarnya bagian daripada sangka 57:07 jelek. 57:08 Karena kita tidak tahu. 57:10 Allah mengabulkan do apa, doa kita itu, 57:14 Allah tidak akan beritahu kepada kita 57:16 dan belum tentu apa yang kita inginkan, 57:19 itu yang Allah berikan. 57:22 Sebab Allah lebih mengetahui apa yang 57:24 lebih kita butuhkan dalam kehidupan. 57:27 Jadi tugas kita ini, Bu 57:30 Heeh. jangan kita berpikir, wah nanti 57:32 kalau saya berdoa 7 hari, 40 hari, 1 57:35 bulan, 2 bulan, 3 bulan, terus nasib 57:38 saya tidak akan berubah. 57:40 Mungkin juga Allah Ta'ala masih 57:43 ingin melihat kesabaran kita di dalam 57:46 mendekatkan diri kepada Allah dalam doa. 57:49 Saya begini Bu, doa itu termasuk ibadah. 57:53 Malahan Rasulullah Shallallahu Alaihi 57:55 Wasallam menyatakan ad dua muhul ibadah. 57:58 Doa itu otaknya daripada semua ibadah. 58:03 Karena doa ini sesuatu yang 58:06 yang kita bisa berdoa kapan saja. 58:09 Di mana saja. 58:11 Terkecuali kalau di di apa toilet, ya. 58:15 Di mana saja. 58:19 Tidak ditetapkan berapa lama kita bisa 58:21 berdoa. 58:24 Ada orang yang kadang-kadang ketika dia 58:26 salat sunnah sendirian. 58:28 Dia sujud. 58:30 Ada yang sampai 15 menit. 58:33 Dia doa dalam sujudnya dia. 58:35 Dia bangkit itu juga dia masih tetap 58:37 berdoa kepada Allah Subhana Wa Ta'ala. 58:41 Terkadang kita berdoa, ini contoh Ibu. 58:43 Kita berdoa meminta kekayaan. 58:47 Allah Ta'ala lihat ini hamba Allah ini 58:49 perlu diberikan kesehatan. 58:53 Supaya dia ibadahnya lebih giat. 58:56 Cuma kita enggak tahu. 59:00 Begitu kita merasa bahwa 59:03 ya saya sudah berdoa sekian lama kok 59:06 kondisi saya makin hari makin sulit. 59:10 Baik saya kasih contoh begini orang yang 59:11 sakit. 59:14 Dia berbuat baik. 59:16 Dia sudah bersedekah. 59:18 Dia berdoa. 59:20 Tapi Allah Ta'ala tidak memberikan 59:21 kesembuhan. 59:23 Malahan Allah Ta'ala menentukan 59:24 kematiannya. 59:26 Dengan penyakit itu 59:28 dia menghembuskan nafas yang terakhir. 59:31 Berarti itu yang paling baik dalam 59:33 kehidupannya. 59:36 Allah Ta'ala tidak akan memperpanjang 59:39 penyakitnya. 59:41 Karena mungkin Allah Ta'ala lihat 59:43 yang paling baik hamba Allah ini kalau 59:45 saya pindahkan ke alam barzah. 59:47 Itu Allah yang lebih tahu. 59:49 Karena ke depannya kita enggak tahu apa 59:50 yang akan terjadi, apa yang akan kita 59:52 dapatkan. 59:53 Nah, kalau Ibu sekarang umpamanya 59:55 bersangka baik, katakan sudah berdoa 59:58 kepada Allah Ta'ala. Tapi kondisinya 1:00:00 agak makin susah. 1:00:07 Mungkin Allah Subhanahu Wa Ta'ala 1:00:10 ingin melihat 1:00:12 sampai di mana kesabaran Ibu. Karena 1:00:14 ayat yang saya bacakan tadi 1:00:17 apa Allah Ta'ala mulai dengan, ditutup 1:00:18 dengan "Wabasyirisshabirin". 1:00:21 Maka gembirakanlah mereka yang sabar. 1:00:25 Berikan berita gembira kepada mereka 1:00:27 yang sabar. 1:00:31 Jadi jangan ada keraguan di dalam doanya 1:00:34 Ibu. 1:00:36 Pasti Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan, 1:00:39 Allah Ta'ala 1:00:41 eee 1:00:43 pasti Allah Ta'ala akan mengabulkan 1:00:46 doanya Ibu itu. Hanya mungkin bukan 1:00:49 dengan cara yang Ibu inginkan. Yang Ibu 1:00:51 minta. 1:00:54 Mudah-mudahan terjawab. 1:00:56 Baik. 1:00:57 Ibu Rahma, semoga terjawab ya. 1:01:01 Kemudian pertanyaan selanjutnya Pak 1:01:03 Ustad 1:01:04 [berdehem] 1:01:05 dari Ibu Laras di Bekasi. 1:01:07 Assalamualaikum Warahmatullahi 1:01:09 Wabarakatuh. 1:01:11 Waalaikumsalam Warahmatullahi 1:01:13 Wabarakatuh. Ustad, orang-orang bilang 1:01:15 kalau mau hidup tenang itu harus 1:01:17 berprasangka baik pada semua orang. 1:01:20 Tapi kenyataannya sekarang banyak orang 1:01:22 justru memanfaatkan kebaikan kita. 1:01:25 Bagaimana bisa tetap berprasangka baik 1:01:27 sementara kita hidup di zaman penuh 1:01:29 intrik dan tipu daya? 1:01:32 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:01:34 sholli ala sayyidina Muhammad [berdehem] 1:01:35 wa ala ali Muhammad. 1:01:37 Di situ saya katakan Ehm. Allah ta'ala 1:01:39 memberikan kepada kita itu akal dan 1:01:42 keinginan. 1:01:44 Sekarang ini banyak penipuan-penipuan 1:01:46 yang macam-macam. Ehm. Banyak orang yang 1:01:48 suka suka apa ambil kesempatan dari diri 1:01:51 kita. Itu istilahnya take advantage dari 1:01:53 diri kita. Iya. Tapi kita tetap saja 1:01:56 berprasangka baik. Ada sesuatu yang 1:01:58 memang perlu kita tolak ya, yang kita 1:02:01 tidak setuju. Kita kemukakan terus 1:02:03 terang kepadanya. 1:02:04 Tapi berprasangka baik kepada Allah 1:02:06 ta'ala itu 1:02:09 itu harus. 1:02:11 Harus tetap. 1:02:13 Saya berikan contoh begini. 1:02:17 Eee 1:02:19 kalau banjir 1:02:21 kalau banjir ya 1:02:23 itu umpamanya begitu banjir enggak lama 1:02:25 posko-posko bantuan itu berdiri cepat 1:02:28 banget. 1:02:29 Luar biasa cepat. 1:02:34 Tidak semua posko itu jujur karena Allah 1:02:36 ta'ala. 1:02:40 Tidak semua posko itu jujur. 1:02:42 Ada yang lain terus mengambil 1:02:44 kesempatan. 1:02:45 Nah, kita diberikan akal oleh Allah. 1:02:47 Kita harus perlu berhati-hati. 1:02:49 Posko mana kira-kira yang kita bisa 1:02:51 percaya? 1:02:53 Sama dengan sekarang ini banyak yang 1:02:57 lagi mengumpulkan dana untuk membantu 1:02:59 Palestina. 1:03:01 Tapi bukan hal mustahil juga 1:03:03 ada juga yang akan mengambil kesempatan 1:03:06 ya, sekarang ini kan sudah luar biasa 1:03:08 ini eee sosial media ini luar biasa. 1:03:12 Gambar-gambar yang kesulitan itu 1:03:15 macam-macam itu bisa dikumpulkan 1:03:17 dan ditunjukkan kepada kita kemudian dia 1:03:19 ingin mengumpulkan dana 1:03:22 jadi kita juga diberikan akal oleh Allah 1:03:24 Ta'ala kita perlu hati-hati melihat 1:03:26 karena saat ini sekarang ini 1:03:30 sekalipun 1:03:31 ee subhanallah 1:03:34 barang yang akan kita kirim itu banyak 1:03:35 sudah tersedia tapi enggak bisa tembus 1:03:37 enggak bisa masuk sana 1:03:39 tertutup 1:03:41 jadi 1:03:42 itu yang maksud saya kita juga perlu 1:03:44 berhati-hati itu perlu 1:03:47 tapi tetap berprasangka baik he em 1:03:49 tapi kehati-hatian itu perlu 1:03:52 insyaallah terjawab baik 1:03:55 ada Bapak Rahman Ustaz assalamualaikum 1:03:57 warahmatullahi wabarakatuh 1:04:00 waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:01 wabarakatuh dengan situasi kondisi 1:04:03 kekinian dalam hal kejahatan atau 1:04:06 konspirasi korupsi yang dilakukan oleh 1:04:08 para oknum yang berilmu 1:04:10 terdidik terhormat masihkah kita 1:04:13 berhusnuzon kepada mereka perangkat 1:04:16 pejabat di negeri ini Ustaz 1:04:17 wassalamualaikum 1:04:19 [mendengus] 1:04:19 masyaallah bismillahirrahmanirrahim 1:04:21 allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 1:04:23 wa ala alihi Muhammad 1:04:24 jadi begini 1:04:26 tingkah laku seseorang itu 1:04:28 yang mereka tunjukkan sebenarnya itu 1:04:31 merupakan 1:04:33 masukan kepada kita untuk kita 1:04:35 berhati-hati dengan hamba Allah tersebut 1:04:39 saya berikan contoh begini 1:04:43 umpama 1:04:44 contoh 1:04:46 seorang yang kita tahu ini orang ini 1:04:48 hamba Allah ini peminum khamar 1:04:51 dia peminum khamar 1:04:53 kita tahu mabuk ada fulus sedikit dia 1:04:55 minum khamar 1:04:57 dan dia susah 1:04:59 sudah susah minum khamar lagi 1:05:00 sekali waktu dia mendekati kepada kita 1:05:03 minta uang 1:05:04 saya belum makan umpama ya saya ini 1:05:07 sangat lapar saya mau beli makanan 1:05:09 kamu beli makanan 1:05:11 kalau perlu jangan kita kasih uang, kita 1:05:13 kasih makanan. 1:05:15 Atau kita belikan makanan untuknya. 1:05:18 Karena kita tahu bukan itu bukan 1:05:20 bersangka jelek, tapi itu namanya kita 1:05:23 berhati-hati untuk melindungi hamba 1:05:25 Allah ini. Supaya jangan nanti uang ini 1:05:27 dia pakai untuk beli minuman. 1:05:30 Begitu juga kita berbicara dengan 1:05:32 pejabat. 1:05:33 Kalau kita sudah tahu pejabatnya ini 1:05:35 koruptor, 1:05:37 janjinya penuh dengan kebohongan, 1:05:40 maka kita perlu berhati-hati dengan 1:05:41 mereka. 1:05:45 Yang begini ini namanya yang 1:05:48 begini-begini, ini yang begini namanya 1:05:51 apa dalam istilah sekarang ini? 1:05:54 Eee, jadi gini, Rasul sallallahu alaihi 1:05:57 wasallam menyatakan al halal yubayyin 1:06:00 wal haram yubayyin wa bainahuma 1:06:02 isytabihat. 1:06:03 Yang halal itu sudah sangat nampak 1:06:05 jelas, yang haram itu nampak jelas. Di 1:06:07 antara keduanya ini sesuatu yang 1:06:10 meragukan kata Rasulullah. 1:06:12 Nah, pejabat-pejabat yang begini perlu 1:06:14 kita ragu. 1:06:16 Meragukan kepada kejujuran mereka dan 1:06:18 meragukan kepada akhlak mereka bahwa 1:06:20 mereka ini baik. 1:06:22 Itu bukan berarti kita bersangka jelek. 1:06:25 Karena kelakuannya mereka yang mereka 1:06:27 tunjukkan kepada kita, 1:06:30 ya sepantasnya kita berhati-hati dengan 1:06:32 mereka. Insya Allah terjawab. Baik, 1:06:34 insya Allah terjawab. 1:06:36 Ada satu komentar Pak Ustaz, ini dari 1:06:39 Ibu siapa ini? Ibu 1:06:44 Kartini di Depok. Assalamualaikum 1:06:46 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:06:49 Waalaikumsalam warahmatullahi. 1:06:50 Alhamdulillah doa Bunda untuk Bu Kartini 1:06:54 17 tahun terkabul didoakan pergi haji 1:06:57 tahun 2000 berangkat 2017. 1:07:00 Ustaz pernah mendoakannya? 1:07:02 [menghela napas] 1:07:02 Masya Allah. 1:07:04 Masya Allah, masya Allah, alhamdulillah, 1:07:06 alhamdulillah. 1:07:08 Alhamdulillah, ini juga mungkin doa juga 1:07:10 dari teman-teman, dari beberapa ustaz. 1:07:14 Alhamdulillah, justru itu 1:07:16 jadi begini 1:07:19 ada doa yang diberikan oleh Allah sesuai 1:07:21 apa yang dia inginkan, ada doa yang 1:07:23 diberikan oleh Allah dengan cara yang 1:07:25 lain, karena Allah lebih tahu apa yang 1:07:26 dia pernah yang yang lebih dia butuhkan. 1:07:35 Silakan ada pertanyaan lagi, itu kan 1:07:36 cuma komentar enggak, silakan ada 1:07:39 pertanyaan lain. 1:07:40 Baik satu 1:07:42 [berdehem] 1:07:42 satu pertanyaan lagi ustaz ya. 1:07:46 Boleh ada berapa pertanyaan lagi yang 1:07:47 masih ada? Eee satu dua tadi tiga 1:07:50 sekarang empat ustaz, ada empat 1:07:52 pertanyaan. 1:07:54 Lanjut saja kalau sudah saatnya saya 1:07:55 bilang cukup. Oh baik ustaz. 1:07:58 Baik, Bapak Lukman di Depok Pak Ustaz, 1:08:01 asalamualaikum warahmatullahi 1:08:02 wabarakatuh. 1:08:05 Ustaz saya membaca bahwa Amerika sebagai 1:08:07 mbahnya kapitalis saja tetap menjadikan 1:08:09 hukum sebagai panglima sehingga masih 1:08:11 ada harapan bagi masyarakat kecil 1:08:13 mendapatkan keadilan. 1:08:15 Nah, bagaimana kalau sebuah negara sudah 1:08:17 tidak lagi menjadikan hukum sebagai 1:08:19 panglima? 1:08:20 Kerusakan apa saja yang akan muncul di 1:08:22 masyarakat jika hukum hanya menjadi alat 1:08:24 kekuasaan dan bukan lagi alat keadilan. 1:08:31 Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma 1:08:32 sholli ala Muhammad wa ala alihi 1:08:33 Muhammad. 1:08:34 Jadi begini, kalau kita berbicara 1:08:37 Amerika, Amerika itu hukumnya itu 1:08:40 banyak adil di dalam negerinya dia. 1:08:44 Tapi dia mengeksploit negara luar untuk 1:08:48 untuk kemakmurannya dia. 1:08:50 Jadi artinya dengan kalimat yang lain 1:08:54 di sana itu di da di Amerika itu 1:08:57 hukum itu boleh dibilang tidak 100% tapi 1:09:01 boleh dibilang 90% jalan baik. 1:09:05 Tapi kepada negara luar pemerintahannya 1:09:09 itu sangat-sangat tidak adil. 1:09:12 Tidak berjalan hukum yang adil. 1:09:14 Nah, di dalam Alquran Allah Ta'ala 1:09:16 berbicara tentang keadilan. Karena 1:09:18 begini, hukum itu hukum kalau kita lihat 1:09:22 di ee kantor-kantor pengadilan itu di 1:09:25 Jakarta 1:09:26 itu 1:09:27 ada patung di depannya itu wanita yang 1:09:30 memegang timbangan. Heeh. 1:09:33 Ya. 1:09:34 Artinya menunjukkan bahwa tempat ini 1:09:37 tempat untuk mencari keadilan. 1:09:40 Tapi terkadang di negara kita keadilan 1:09:43 itu 1:09:44 dijual dengan harga yang murah. 1:09:47 Yang salah dibenarkan, yang benar 1:09:49 disalahkan karena sudah terima fulus. 1:09:53 Allah berbicara tentang keadilan di 1:09:55 dalam Alquran dan keadilan ini keadilan 1:09:58 ini bukan teori manusia, bukan hipotesis 1:10:01 manusia. Keadilan ini adalah satu 1:10:04 penetapan Allah yang Allah 1:10:06 berulang-ulang menyatakan dalam Alquran. 1:10:09 Malahan kepada hakim-hakim juga Allah 1:10:11 Ta'ala berbicara secara jelas. 1:10:14 Wa in tahkumu bainan nas an tahkumu bil 1:10:17 adl. 1:10:18 Kalau Anda menghukum di antara manusia, 1:10:21 hukumlah dengan adil. 1:10:23 Tapi terkadang keadilan ini 1:10:26 ya tergerus dengan materi. 1:10:29 Dijual dengan harga yang murah. 1:10:33 Malahan di ayat yang lain Allah Ta'ala 1:10:35 nyatakan jangan karena kebencian 1:10:39 atau simpatiknya kepada satu kelompok 1:10:42 sehingga Anda tidak berbuat adil. 1:10:45 Jadi keadilan itu dan mencari keadilan 1:10:47 di Indonesia kadang-kadang 1:10:49 bagaikan mencari jarum di tengah lautan. 1:10:51 Mudah-mudahan terjawab. 1:10:54 Baik, pertanyaan terakhir Ustaz dari Ibu 1:10:56 Nadia di Jakarta Selatan. 1:10:58 Jelas. Assalamualaikum warahmatullahi 1:11:00 wabarakatuh Ustaz. Apakah 1:11:02 Waalaikumsalam. tidak apa-apa kalau kita 1:11:05 sesekali berpikir negatif supaya kita 1:11:07 lebih waspada dalam hidup. Soalnya kalau 1:11:10 kita terlalu optimis dan berprasangka 1:11:12 baik terus, kadang malah dimanfaatkan 1:11:15 orang dan akhirnya kita yang rugi. 1:11:17 Bagaimana Islam memandang hal ini Ustaz? 1:11:19 Terima kasih. 1:11:22 Kita ini jangan sekali-kali berpikir 1:11:24 negatif. 1:11:26 Berhati-hati 1:11:28 boleh. Heeh. 1:11:31 Berhati-hati itu bukan berarti berpikir 1:11:33 negatif, tidak. 1:11:35 Berhati-hati itu boleh supaya kita 1:11:37 jangan tertipu, jangan dimanfaatkan 1:11:39 orang. 1:11:40 Tapi jangan berpikir negatif. 1:11:43 Berpikir positif. 1:11:45 Karena Allah selalu menyuruh kepada kita 1:11:47 untuk berpikir positif. 1:11:49 Insyaallah terjawab. Baik. 1:11:51 Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu 1:11:53 alla ilaha illallah wa anna Muhammadan 1:11:56 Rasulullah nastaghfiruka wanatubu ilaik. 1:11:58 Wassalamualaikum warahmatullahi 1:12:00 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:12:01 warahmatullahi wabarakatuh. 1:12:03 Ikhwan dan akhwat, demikian tausiah kita 1:12:05 di sore hari ini 1:12:07 bersama guru kita Ustaz Zaid M. Baabud 1:12:09 Hamid. Kami mohon undur diri. Ila liqa, 1:12:12 billahi taufik wal hidayah. 1:12:14 Wassalamualaikum warahmatullahi 1:12:16 wabarakatuh.