Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:14 rahim, alhamdulillahirobbil alamin. 0:16 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:18 wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:20 Assalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. 0:24 Ikhwan akhwat pendengar radio 0:25 silaturahim dan juga pemirsa rasici TV 0:26 yang dirahmati Allah. Alhamdulillah kita 0:28 kembali berjumpa ikhwan akhwat di Senin 0:30 sore hari ini tanggal 14 Rabiul akhir 0:33 1447 0:35 Hijriah atau tanggal 6 Oktober 2025. 0:39 Kembali hadir acara tausiah sore bersama 0:41 Ustaz Z M Bahmid yang alhamdulillah 0:44 telah bergabung bersama kami. 0:46 Dan kita live via aplikasi Zoom ikhwan 0:48 akhwat. Kita sapa terlebih dahulu ikhwan 0:49 akhwat. 0:50 Assalamualaikum warahmatullahi 0:51 wabarakatuh, Ustaz. 0:53 Waalaikumsalam 0:55 warahmatullahi wabarakatuh. 0:57 Apa kabarnya, Ustaz, hari ini? 0:59 Alhamdulillah, alhamdulillah. 1:01 Alhamdulillah. Alhamdulillah, syukur 1:04 alhamdulillah. 1:05 Masya Allah. Kita akan membahas tema 1:07 mengenai antara syukur dan kufur, ya. 1:11 Dan nanti juga yang ingin bergabung 1:13 bertanya, silakan Anda bisa kirimkan 1:15 lewat WhatsApp kami ikhwan akhwat di 1:16 08111999720. 1:21 Tafadhol, Ustaz. 1:23 Assalamualaikum warahmatullahi 1:25 wabarakatuh. 1:28 Bismillahirrahmanirrahim. 1:32 Alhamdulillahirobbil alamin. 1:37 Summa innal hamdalillah nahmaduhu 1:39 wanasykuruhu wanasta'inuhu 1:41 wanastaghfiruhu. 1:42 Wana'udzubillah min syururi anfusina 1:45 wamin sayyiati a'malina. 1:47 Man yahdillah fahuwal muhtad. 1:50 Waman yudhlil falan tajidallahu waliyan 1:52 mursyida. 1:54 Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la 1:57 syarikalah. 1:59 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 2:01 rasuluh. 2:02 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:05 sayyidina Muhammad. 2:07 Wa ala alihi wasahbihi wasallam tasliman 2:10 katsira. 2:12 Para pendengar sekalian 2:14 di mana saja Anda berada 2:16 para 2:18 pemirsa 2:19 pendengar radio dan TV silaturahim 2:24 yang insyaallah 2:27 selalu di dalam hidayahnya Allah 2:30 subhanahu wa taala 2:31 dan begitu juga kita semua. 2:36 Hari ini mari kita lihat kita akan 2:39 bersama-sama membahas 2:41 satu keajaiban yang Allah taala 2:44 terangkan di dalam Alquran. 2:49 Ketika 2:51 jadi kita ini dalam kehidupan ini 2:53 sebenarnya 2:55 kita mempunyai 2:59 ya 3:01 kalau kayak orang jual beli kan biasanya 3:03 ada akad perjanjian kan. 3:07 Manusia dalam kehidupannya dia itu ada 3:09 perjanjian dengan Allah subhanahu. Dia 3:11 ada ikatan perjanjian dengan Allah 3:13 taala. 3:16 Itu mutlak. 3:18 Tiap manusia yang dilahirkan oleh Allah 3:21 ada ikatan perjanjian antara dia dengan 3:24 Allah subhanahu wa taala. 3:30 Di antaranya perjanjian-perjanjian ini 3:32 antara kita dan Allah taala, nanti kita 3:35 lihat di dalam ayat-ayat yang Allah 3:37 subhanahu wa taala terangkan dan di 3:39 dalam beberapa hadis Rasul sallallahu 3:41 alaihi wasallam. 3:43 Biasanya kita kalau melakukan satu 3:45 perjanjian 3:47 dengan pihak kedua 3:49 itu semua sangat jelas. 3:52 Tapi perjanjian antara kita dan Allah 3:54 Ta'ala 3:56 ada beberapa hal yang Allah Ta'ala tidak 3:58 jelaskan kepada kita. 4:00 Merupakan masalah yang ghaib 4:03 yang hanya Allah yang lebih mengetahui. 4:07 Di dalam surat Az-Zumar 4:10 ketika Allahu Subhana Wa Ta'ala 4:13 mengingatkan kepada kita sekalian 4:17 ayat ini 4:19 nanti kita sudah dewasa 4:24 sudah punya anak 4:26 sudah beristri dan istri hamil 4:30 baru kita ngerti bagaimana kebesaran dan 4:33 keagungan Allah Subhana Wa Ta'ala dalam 4:36 menerangkan kepada kita di ayat ini. 4:40 Ketika Allah Ta'ala nyatakan ya 4:41 khuluqukum 4:43 fi butuni ummahatikum 4:46 khalqan min ba'di khalqin fi dzulumatin 4:49 tsalats. 4:50 Allah Ta'ala ingatkan kepada kita 4:53 supaya kita jangan lupa tempat berpijak, 4:56 jangan lupa daratan 4:58 jangan salah langkah. 5:01 Allah Ta'ala nyatakan Dia Allah 5:03 menciptakan kalian, kita semua 5:07 di dalam rahim ibu-ibu kita 5:11 di dalam tiga kegelapan. 5:13 Fi dzulumatin tsalats. 5:16 Ada beberapa perbedaan penafsiran 5:19 tentang fi dzulumatin tsalats. 5:22 Tapi saya ambil salah satu penafsiran 5:24 saja itu dengan perkembangan teknologi. 5:29 Allah Ta'ala mengingatkan kepada kita, 5:31 kita ini dirancang 5:34 didesain oleh Allah 5:37 ya, fi ayyi suratin masya'a rakkaba 5:41 dengan bentuk yang bagaimana, warna apa 5:43 yang Allah Ta'ala akan ciptakan kepada 5:45 kita 5:47 itu Allahu subhanahu wa taala tetapkan 5:49 ketika kita berada di alam rahim. 5:56 Allah menyusun urat-urat saraf kita, 6:00 mata kita, semua 6:03 di dalam kondisi yang sangat gelap. 6:09 Kalau kita berpikir sejenak, 6:13 ini salah satu yang Allah taala ingin 6:15 menunjukkan kepada kita sekalian. 6:19 Bagaimana seorang bayi dia lahir dengan 6:22 sempurna, 6:24 sehingga tiap orang yang melihatnya 6:26 ingin mencium, 6:28 ingin menggendong. 6:31 Dan Allah taala ciptakan semua ini 6:33 dengan segala per 6:35 kelengkapan yang dia punyai. 6:38 Di dalam Allah taala menyatakan kholqon 6:41 min ba'di kholqin fi dzulumatin tsalats. 6:44 Babak demi babak Allah taala ciptakan 6:47 kita di dalam tiga kegelapan. 6:51 Salah satu mufasir 6:53 mengatakan tiga kegelapan, ada beberapa 6:55 penafsiran. 6:57 Ya, agak-agak berbeda, tapi saya ambil 6:59 yang satu aja karena waktu kita sangat 7:01 terbatas. 7:07 Dia sudah terbung di dia di dalam di 7:10 dalam rahim. 7:11 Tertutup dengan rongga badan kita. 7:14 Kemudian tertutup dengan dinding rahim. 7:18 Kemudian dia terbungkus dengan plasenta. 7:23 Dan ketika sudah 2 bulan di dalam alam 7:25 rahim, dia terendam di dalam air. 7:28 Masyaallah. 7:31 Dan di situlah Allah menyusun 7:33 ke mana mata kita akan di di di letakkan 7:36 oleh Allah, hidung kita. 7:39 Enggak pernah salah. 7:45 Apakah pernah kita lihat 7:47 ada hamba Allah yang matanya satu di 7:49 depan satu di belakang? 7:51 Tidak ada. 7:54 Kita ajak untuk memasukkan memasukkan 7:58 benang ke dalam lubang jarum 8:01 ya 8:02 sekalipun terang benderang 8:05 itu masih susah 8:06 masih sulit. 8:09 Bagaimana kalau remang-remang saja 8:10 jangan gelap? 8:12 Ini Allah Ta'ala menyatakan 8:14 fi dzulumatin tsalaats 8:16 di dalam tiga kegelapan 8:19 belum. 8:20 Masya Allah. 8:27 Kemudian Allah Ta'ala 8:30 mengambil satu perjanjian dengan kita. 8:34 Justru itu di ayat yang lain Allahu 8:36 Subhana Wa Ta'ala mengingatkan kepada 8:38 kita sekalian 8:41 Wa idz akhadza rabbuka min bani Adam min 8:45 dhuhurihim 8:47 ketika Allahu Subhana Wa Ta'ala 8:49 mengambil satu perjanjian 8:53 jadi kita semua itu terlibat dalam 8:55 perjanjian ini. 8:57 Hanya mungkin 9:00 kita menganggap kita belum tahu 9:02 tapi nanti sudah dewasa baru kita baca 9:04 Alquran 9:06 baru kita tahu 9:07 bahwa antara kita dan Allah Ta'ala ada 9:09 perjanjian. 9:13 Ketika Allah Ta'ala 9:16 di ayat ini Allah Ta'ala Wa idz akhadza 9:18 rabbuka min bani Adam min dhuhurihim 9:21 ketika Allah Ta'ala mengambil satu 9:22 perjanjian 9:25 kepada 9:28 turunan-turunannya bani Adam 9:30 min dhuhurihim 9:32 kebanyakan para mufasirin mengatakan 9:34 dari sulbi tulang belakang mereka. 9:42 Jadi, ketika roh sudah masuk, 9:45 Allah subhanahu wa taala bertanya kepada 9:48 mereka, "Alastu 9:50 birabbikum?" 9:52 Ya. 9:53 "Wa asyhaduhum ala anfusihim, alastu 9:55 birabbikum?" 9:57 Dan Allah taala menyuruh mereka bersaksi 10:00 kepada diri mereka sendiri. 10:02 Itu satu perjanjian antara dia dengan 10:04 Allah taala. 10:05 "Bukankah aku Tuhanmu? 10:07 Alastu birabbikum?" 10:09 Mereka menjawab, hamba Allah yang mulia. 10:12 "Qalu, bala." 10:15 "Antaqulu ah ah." 10:17 [berdehem] 10:20 "Qalu, bala syahidna." 10:25 Mereka mengatakan, "Benar, ya Allah, dan 10:27 kami menjadi saksi untuk itu. Kami 10:29 bersaksi untuk itu." 10:32 Allah taala menyuruh, "Antaqulu yaumal 10:34 ah ah." 10:36 "Antaqulu yaumal qiyamah inna kunna an 10:38 hadza ghafilin." 10:40 Supaya jangan nanti kalian membikin 10:42 alasan ketika di yaumul qiyamah 10:44 menghadapi pertanyaan dari Allah taala 10:46 dan mereka akan mungkir mengatakan, 10:49 "Kita tidak tahu. Kita tidak kenal Allah 10:52 subhanahu wa taala. Kita tidak taat." 10:58 Nah, hamba Allah yang mulia. 11:01 Perkembangan di alam rahim ini luar 11:02 biasa. 11:04 Luar biasa. 11:08 Bayangkan. 11:14 Ketika di ayat yang lain, Allah taala 11:15 menyatakan, "Wa ya'lamu ma fil arham." 11:19 Dan Allah lebih mengetahui bagaimana 11:22 perkembangan di alam rahim. 11:24 Karena di alam rahim ini ada yang Allah 11:27 taala sebut di dalam Alquran, ada yang 11:30 Allah sempurnakan dia sampai lahir 11:32 menjadi seorang bayi, ada yang Allah 11:35 gugurkan. 11:41 Kemudian Allah subhanahu wa taala 11:43 menyatakan, 11:45 zalikumullah 11:47 rabbukum lahul mulk. 11:50 Yang demikian yang merancang kalian di 11:52 dalam rahim ibumu, 11:55 ya, yang mengkomplitkan semua susunan 11:58 saraf-sarafmu, 12:00 semua perlengkapan yang diperlukan oleh 12:03 anggota badan ketika kita sampai di 12:05 bumi, 12:07 Allah taala menyatakan itu adalah 12:09 Tuhanmu. 12:10 Lahul mulk. 12:12 Lailaha illahuwa faanna tusrafun. 12:18 Yang demikian itu adalah Tuhanmu yang 12:20 merancang, 12:22 yang menetapkan 12:23 dalam bentuk apa kita diciptakan oleh 12:25 Allah. 12:26 Fi ayyi suratin ma syaa arkabak. 12:32 Jadi Allah taala menyatakan, 12:34 lahul mulk. 12:36 Karena segala kekuasaan langit dan bumi 12:38 berada di tangannya. 12:40 Apalagi hanya kita individu seorang, ya 12:43 Allahu Akbar. 12:48 Sehingga seorang hamba Allah kalau dia 12:49 akan menjadi atei, ateis, atheos kalau 12:53 bahasa Inggrisnya. 12:56 Itu adalah manusia yang paling bodoh. 12:59 Tapi ternyata di Amerika banyak. 13:02 Ketika mereka mau mulai membaca Alquran, 13:05 membaca artinya, 13:07 baru mereka sadari 13:09 bahwa ini agama yang benar-benar 13:11 diwahyukan oleh Allah kepada Rasul 13:13 sallallahu alaihi wasallam. 13:16 Sebab kebanyakan 13:18 banyak di Amerika, 13:20 saya 13:21 sering bawa contoh di Amerika karena 13:23 saya hidup di sana 12 tahun. 13:27 Kebanyakan di Amerika baru dengar 13:29 Alquran saja dia sudah benci. 13:32 Enggak mau megang, dia enggak mau dekat. 13:34 Tapi terkadang karena dia lihat 13:36 teman-temannya ini kok temannya begitu 13:38 tenang. 13:40 Menghadapi sesuatu itu tenang. 13:42 Terjadi itu musibah satu dia tenang. 13:45 Mereka-mereka tertarik. 13:48 Apa agama hamba Allah ini? Siapa mereka 13:51 ini? 13:52 Nanti biasanya temannya bilang, "Saya 13:54 muslim." 13:55 "Kenapa Anda enggak mulai coba baca 13:57 Alquran? Baca saja." 13:59 "Walaupun Anda tidak suka, baca saja." 14:01 Tapi subhanallah. 14:03 Makin mereka baca, 14:05 makin mereka tidak mau tinggalkan. 14:08 Bagaikan orang yang kehausan luar biasa. 14:11 Dia dapat air sedikit, 14:13 dia ingin lagi 14:14 air yang lebih banyak. 14:22 Jadi Allah subhanahu wa taala ingatkan 14:24 kepada kita. 14:26 Yang demikian yang merancang kalian di 14:28 alam rahim itu, 14:31 zalikumullahu rabbukum. Yang demikian 14:34 itu Tuhanmu yang merancang. 14:37 Lahul mulk. 14:39 Dan semua kerajaan langit dan bumi, 14:41 semua yang tumbuh, yang hidup, yang 14:43 bergerak, apapun itu semua dikendalikan 14:45 oleh Allah subhanahu wa taala. 14:47 Diketahui oleh Allah. 14:49 Maka Allah taala menyatakan la ilaha 14:50 illahu faanna tusrafun. 14:53 Justru itu tidak ada Tuhan, tidak ada 14:55 Allah melainkan Dia. 14:57 Apalagi yang menyebabkan kalian ini 15:00 menyimpang dari ajaran, memungkir. 15:06 Jadi hamba Allah yang mulia, 15:10 ketika seorang 15:12 hamba Allah, 15:13 dia sudah menikah, 15:16 istrinya hamil. 15:19 Biasanya kalau istrinya hamil, mereka 15:22 menunggu dengan 15:23 gembira dan cemas-cemas. 15:27 Cemas karena takut jangan-jangan 15:29 baby-nya ini ada apa-apa, lahirnya tidak 15:31 normal dan sebagainya. 15:35 Tapi ketika mereka ini sadari dan mau 15:38 membaca, mengerti tentang ayat ini, baru 15:40 mereka bakal lihat bagaimana kebesaran 15:42 Allah subhanahu wa taala. 15:46 Kita dikembangkan Allah di alam rahim. 15:49 Kemudian kita terendam di dalam air. Di 15:51 alam rahim itu kita terendam dalam air, 15:53 yaitu air ketuban. 15:55 Sebelum kita keluar, kita 15:57 dibuka keran-kerannya air ketuban oleh 15:59 Allah taala. 16:01 Merupakan satu indikasi 16:03 bahwa Allah taala 16:04 akan mengirim 16:06 bayi ini dari alam rahim ke pangkuan 16:08 ibunya. 16:10 Maka Allahu subhanahu wa taala 16:12 mengingatkan. 16:14 Kita sudah lihat kejadian kita. 16:17 Sudah sadari bagaimana perkembangan di 16:19 alam rahim. 16:22 Maka Allah taala ingatkan, in takfuru 16:25 fa innallaha ghaniyun ankum. 16:30 Sudah tahu kebesaran Allah, kemampuan 16:32 Allah. Kita diciptakan oleh Allah taala. 16:36 Di alam rahim yang sangat gelap. 16:39 Khalqan min ba'di khalqan, 16:41 berbabak-babak Allah taala ciptakan. 16:44 Mulai dari setetes air Allah taala 16:46 tanamkan 16:47 menjadi segumpal darah, kemudian menjadi 16:49 segumpal daging. 16:51 Dan selanjutnya, itu di beberapa ayat 16:54 Allah taala terangkan. 16:56 Dan semua kita yang sekarang sudah 16:58 dewasa, sudah cakap, sudah ganteng, 17:00 sudah cantik 17:02 semua berasal dari situ. 17:08 Jadi bagaimana kita diciptakan oleh 17:09 Allah apa dia putih 17:12 dia sawo matang 17:13 dia hitam 17:15 itu bukan menjadi perbedaan bahwa satu 17:17 lebih mulia daripada yang lain. 17:20 Tapi Allah Ta'ala ingatkan 17:22 fi ayyi suratin masya araka ba. 17:25 Dalam bentuk yang bagaimana, warna apa, 17:28 yang Allah kehendaki itu yang Allah 17:29 Ta'ala ciptakan. 17:35 Saya teringat dulu itu tahun 80-an, 17:38 belum ada tes D D 17:40 DNA, DNA. 17:43 Satu pasangan suami istri, dua-dua 17:45 putih. 17:47 Tiba-tiba istrinya melahirkan seorang 17:50 anak hitam, negro. 17:54 Suaminya luar biasa, suaminya tidak mau 17:56 terima, akhirnya terjadi perceraian. 18:02 Ya, istrinya terima dengan baik. 18:04 Dia enggak ada pilihan. 18:06 Tapi dia besarkan ini anak dengan kasih 18:08 sayang. 18:09 Dia didik sampai ini anak sukses luar 18:11 biasa. 18:12 Ketika ini anak sudah umur 25 tahun, 18:15 kalau enggak salah sekitar itu, sudah 18:17 sukses, sudah berhasil, kerja dengan 18:19 baik. 18:20 Punya posisi yang baik dalam satu 18:21 perusahaan. 18:22 Ibunya mengambil inisiatif untuk cek 18:25 DNA, DNA. 18:28 Antara anak ini dengan bapaknya. 18:31 Apa betul ini anaknya atau bukan? 18:35 Dan masalah ini sudah hampir dilupakan. 18:38 Sudah 20 tahun lebih. 18:42 Ketika dicek DNA 18:45 ternyata itu anak dari bapaknya. 18:50 Ya, mungkin ada kakeknya mereka, mungkin 18:53 yang warna hitam, wallahu a'lam. 18:56 Tapi Allah Ta'ala nyatakan dalam bentuk 18:59 mana, 19:00 warna apa, itu yang Allah Ta'ala 19:02 ciptakan kepada kalian. 19:06 Nah, di dalam peristiwa ini 19:08 akhirnya si suaminya sadari, minta maaf, 19:11 dan kemudian si perempuan ini 19:13 menuntut ganti rugi 19:15 dan juga untuk memperbaiki namanya. 19:18 Dan 19:19 eks suaminya ini harus membayar dengan 19:21 jumlah uang yang tidak sedikit karena 19:24 dimenangkan oleh perempuan. 19:27 Itu peristiwa terjadi di Amerika. 19:33 Nah, hamba Allah yang mulia, 19:35 justru itu di dalam Alquran sesudah 19:37 Allah terangkan dengan bagaimana 19:39 perkembangan kita di alam rahim, 19:41 Allah taala menyatakan, 19:44 "Intakfuru fainnallaha ghaniyun ankum." 19:50 Seakan-akan Allah taala ingin 19:52 mengingatkan 19:53 mengingatkan kepada kita, "Anda sudah 19:55 perhatikan Anda dari mana? 19:57 Bagaimana Allah kembangkan Anda di alam 19:59 rahim? 20:00 Maka Allah taala menyatakan, Anda ingin 20:02 mengambil tindakan kufur, 20:05 langkah kekufuran." Nah, kufur ini 20:11 ya, bagaikan pisau yang bermata dua. 20:14 Ada hamba Allah yang kufur nikmat, 20:17 ya, kufur nikmat. 20:20 Ada hamba Allah yang kufur dalam akidah. 20:24 Yang paling berat ini kufur dalam 20:25 akidah. 20:27 Tapi tetap kedua-duanya Allah taala 20:30 menganggap satu bentuk pembangkangan 20:32 kepada Allah taala, kekufuran. 20:37 Allah taala menyatakan, "Intakfuru 20:40 fainnallaha ghaniyun ankum." 20:42 Anda ingin membangkang kepada Allah, 20:47 ya, 20:48 Allah taala menyatakan, "Sesungguhnya 20:50 Allah Mahakaya. Allah tidak butuh 20:52 apa-apa dari kita." 20:54 Kita salat, 20:56 kita bersedekah, bukan untuk Allah 20:58 taala, 20:59 untuk kita. 21:01 Tapi itu karena perintah Allah taala, 21:04 kita lakukan untuk kehidupan kita, untuk 21:07 diri kita. 21:09 Heh. 21:15 Ada manusia-manusia yang kufur dengan 21:17 nikmat yang Allah berikan kepadanya. 21:19 Karena kalimat syukur 21:24 kebalikannya juga kufur. 21:28 Kalimat iman 21:29 juga kebalikannya kufur. 21:36 Nah, 21:37 sebagian mufasirin mengatakan 21:40 kalimat iman itu 21:43 kebalikannya 21:45 musyrik. 21:47 Tapi kebalikan daripada iman 21:51 kedua-duanya masuk. 21:54 Dia mus kufur kepada Allah dan dia 21:56 menjadi musyrik. 22:01 Di ayat ini seakan-akan Allah subhanahu 22:04 wa taala menggambarkan kekufurannya ini 22:06 dalam kufur nikmat. 22:09 Artinya semua pemberian-pemberian Allah 22:11 ke dalam kehidupan kita 22:14 kita membangkang kepada Allah. 22:15 Seakan-akan itu bukan dari Allah taala. 22:18 Itu karena kepintaran saya sendiri, itu 22:21 karena kemampuan saya sendiri. Kan 22:23 banyak sering kita dengar demikian. 22:25 Orang yang diberikan oleh Allah menjadi 22:27 kaya raya 22:30 sama dengan 22:32 eee 22:33 subhanallah, Qarun. 22:38 Sama dengan Qarun. 22:40 Qarun mengatakan kepada kaumnya, ini 22:42 karena kepintaran saya saya mendapat 22:44 harta ini. 22:45 Itu dalam Alquran. 22:50 Begitu juga seorang yang mendapat posisi 22:53 jabatan 22:54 menjadi pejabat. 22:57 Jangan lupa bahwa itu adalah satu takdir 23:00 dari Allah subhanahu Wa Ta'ala yang 23:02 mengamanahkan 23:03 menitip amanah ke pundak Anda 23:07 supaya jangan lupa tempat berpijak bahwa 23:10 ini amanah, jangan lupa daratan. 23:15 Maka Allah Ta'ala ingatkan 23:17 in takfuru 23:19 fa innallaha ghaniyun ankum. 23:21 Anda mau membangkang kepada Allah 23:24 Anda mau mengambil tindakan 23:26 pembangkangan dan biasanya orang-orang 23:28 kalau dia kufur 23:30 dia itu angkuh. 23:33 Karena dia lebih percaya kemampuan 23:35 dirinya sendiri. 23:37 Angkuh. 23:38 Kalau kufur, dia angkuh. 23:43 In takfuru 23:44 fa innallaha ghaniyun ankum. 23:47 Anda mau tunjukkan keangkuhanmu, 23:49 kekufuranmu kepada Allah Allah Ta'ala 23:52 menyatakan 23:54 Allah zat yang Maha Kaya, Allah enggak 23:57 butuh apa-apa. 24:05 Malah di ayat yang lain Allah Ta'ala 24:07 ingatkan in yasya yudhibkum ayyuhannas 24:11 wayakhtifi akharin wakana allahu ala 24:14 dzalika qadira. 24:17 Kalau Allah menghendaki 24:19 untuk mengenyahkan kalian penduduk 24:22 Jakarta 24:24 semua. 24:26 In yasya yudhibkum ayyuhannas wayakhtifi 24:29 akharin. 24:32 Allah Ta'ala enyahkan semua penduduk 24:34 Jakarta, umpama. 24:37 Allah datangkan suami yang apa suami 24:39 tsunami yang dahsyat 24:41 tenggelam semua, Allah Ta'ala wafatkan 24:43 semua. 24:45 Mungkin karena kekufuran, kesombongan 24:48 ya 24:50 atau lupa tempat. Apalagi kalau semua 24:52 berbicara individu. 24:55 Anda siapa seorang yang kaya raya? 24:58 Seorang ilmuwan? 25:00 Seorang jabat pejabat? 25:03 Allah Ta'ala menyatakan, kalau Allah 25:05 ingin mengenyahkan Anda dan Allah 25:07 pindahkan Anda ke alam yang Anda belum 25:09 ketahui. 25:10 Alam barzah. 25:12 Dan Allah datangkan yang lain. 25:16 Bagi Allah sangat mudah. 25:18 Dan di ayat ini Allah tidak berbicara 25:20 kalau seorang 25:21 ribuan orang, jutaan orang. In yasya' 25:24 yudhibkum ayyuhannas. 25:27 Kalau Allah menghendaki untuk 25:29 mengenyahkan kalian dari satu tempat, 25:31 wahai manusia. Berarti beribu-ribu 25:33 orang. 25:34 Apalagi satu per satu orang. 25:39 Bagi Allah itu sangat mudah. 25:47 Justru itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala 25:48 menyatakan, tapi ingat 25:51 wala yardha li ibadihil kufur. 25:55 Tapi Allah Subhanahu Wa Ta'ala sangat 25:57 tidak senang 25:59 dengan orang yang mengambil langkah 26:02 menunjukkan kekufuran kepada Allah 26:04 Ta'ala. 26:10 Banyak dalam tindak-tanduk kita 26:13 tanpa kita sadari 26:15 kita menunjukkan kekufuran kita kepada 26:17 Allah Ta'ala. 26:20 Banyak contoh. 26:26 Ada hamba-hamba Allah 26:28 ketika dia mendapat rezeki yang 26:30 berlimpah ruah 26:32 dia makin merendah kepada Allah. 26:35 Dan kalau ada orang yang memuji 26:37 kepadanya atau mengatakan, "Masya Allah, 26:40 Anda ini seorang yang berhasil dalam 26:42 bisnis." 26:43 Dia selalu mengatakan, "Alhamdulillah." 26:46 Hadza bi masyiatillah. 26:48 Alhamdulillah, ini karena kehendak Allah 26:50 Ta'ala. 26:53 Itu masya Allah. 26:55 Tapi ada hamba-hamba Allah yang 26:58 menunjukkan kekufurannya kepada Allah. 27:01 Kalau saya tidak mempunyai kemampuan, 27:03 mana mungkin saya akan mendapat posisi 27:05 ini. 27:06 Nah, subhanallah. 27:09 Berbeda kan? 27:11 Antara bumi dan langit. 27:13 Dengan jawaban hamba Allah yang pertama 27:15 dengan yang ini. 27:20 Biasanya hamba Allah yang mulia, 27:23 manusia itu kadang-kadang lupa tempat 27:25 berpijak karena tiga hal. 27:27 Karena tiga hal. 27:30 Satu, karena kekayaan. 27:33 Kedua, karena jabatannya. 27:36 Ketiga, karena 27:39 kemampuannya di dalam ilmu pengetahuan. 27:43 Sehingga dia anggap bahwa sudah dia yang 27:46 paling tahu. 27:49 Ini biasanya 27:50 yang paling gampang menunjukkan 27:52 sifat-sifat keangkuhan 27:54 dan kufur kepada Allah subhanahu wa 27:56 ta'ala. 28:01 Tapi Allah Ta'ala ingatkan, wala yarba 28:03 li ibadihil kufur. 28:05 Tapi Allah subhanahu wa ta'ala sangat 28:07 tidak senang, 28:09 tidak ridho 28:10 kepada hamba Allah yang kufur. 28:14 Apa dia dalam kufur nikmat? 28:17 Atau dia dalam kufur akidah? 28:21 Atau dia kufur dalam ibad? 28:24 Allah perintahkan untuk salat, dia 28:26 bilang, ah nanti aja dulu salat hanya 28:28 cocok untuk yang zaman-zaman dulu atau 28:30 orang tua-tua. 28:32 Ada banyak yang suka ngomong demikian. 28:37 Padahal salat itu subhanallah, 28:39 subhanallah. 28:44 Mendatangkan bermacam-macam berkah di 28:47 kita. 28:48 Allah. 28:53 Wala yar doli ibadihil kufur. Allah 28:55 sangat tidak senang orang yang mengambil 28:57 kekufuran. 28:59 Saya berikan contoh yang sangat simpel 29:01 saja. 29:02 Contoh yang simpel. 29:12 Saya teringat ada teman saya. 29:18 Dia ini mempunyai anak sembilan. 29:20 Sembilan anaknya, masyaallah. 29:23 Dari ibu yang satu. 29:25 Sembilan anak. 29:28 Di antara sembilan ini ada enam yang 29:30 sudah berumah tangga. 29:36 Jadi sekali waktu dalam perjalanan saya 29:39 dengan dia. 29:41 Di mobil. 29:43 Ada berempat. 29:46 Jadi biasa ya, kan kita tanya ente cucu 29:49 sudah berapa, mantu berapa, masyaallah. 29:51 Saling cerita-cerita. 29:53 Kemudian saya tanya kepadanya. 29:57 Di antara mantu-mantu entum yang lelaki. 30:02 Mana yang paling Anda sayangi? 30:04 Yang Anda paling senang kepada. 30:10 Dan apa ada mantu yang Anda sangat. 30:13 Bukan tidak senang, tapi asyik saja. 30:17 Dia bilang ada, Ustaz. 30:19 Ada. 30:21 Siapa man mantu yang Anda paling senang? 30:24 Dia bilang si fulan. 30:26 Dari anak saya perempuan yang bernama 30:28 ini. 30:29 Terus saya tanya. 30:33 Apa yang menyebabkan engkau lebih senang 30:35 kepadanya, paling engkau pilih yang 30:36 paling baik di antara mantu-mantu 30:38 daripada yang lain? 30:40 Dia katakan, Ustaz. 30:42 Dia ini sering ditugaskan ke luar 30:44 negeri. 30:45 Kadang ke Singapura, 30:48 kadang ke Korea, kadang ke Amerika. 30:51 Bangsa-bangsa satu minggu, ada yang dua 30:52 minggu." 30:53 Saya bilang, "Masya Allah." 30:57 Tapi tiap dia mau berangkat satu minggu 30:59 sebelumnya, dia telepon saya. 31:03 Karena dia tinggal di rumah sudah 31:04 berbeda. 31:07 Dia bilang, "Pak, 31:11 saya ini ditugaskan, saya harus 31:13 berangkat ke Korea. 31:17 Bapak mau pesan apa dari 31:19 saya bawa dari sana?" 31:22 Nah, biasanya dia bilang, 31:24 "Ya, biasanya saya malu dong untuk 31:26 mengatakan, ya nanti cari ini ini aja 31:28 Anda." 31:30 Maka dia katakan, "Sudah, yang penting 31:32 ente berangkat dengan selamat dan balik 31:34 dengan sehat walafiat." 31:38 Begitu juga kalau dia berangkat ke mana 31:40 aja. 31:41 Tapi tiap dia datang, ada aja yang dia 31:44 bawakan sesuatu. 31:47 Sebenarnya yang dia bawakan itu bukan 31:49 barang, mungkin tidak cocok juga bagi 31:51 saya. 31:53 Tapi bukan barangnya yang saya nilai. 31:56 Perhatiannya dia yang saya nilai. 31:59 Coba. 32:00 Itu hanya seorang manusia. 32:04 Bagaimana lagi dengan Allah Ta'ala? 32:06 Ketika Allah Ta'ala menyatakan, "In 32:09 tasykuru 32:10 yarahu lakum." 32:12 Kalau tadi kan Allah Ta'ala menyatakan, 32:14 "In takfuru 32:18 wala yarahu li ibadihil kufur." 32:22 "Aku tidak senang orang yang mengambil 32:24 tindakan pembangkangan, membangkang." 32:28 "Wa in tasykuru." 32:30 Anak ini, mantu ini, dia menunjukkan 32:34 rasa syukurnya kepada mertuanya dia, 32:37 karena mertuanya sudah ridha memberikan 32:39 anaknya kepadanya jadikan istri. 32:42 Jadi manusia saja 32:44 yang tidak mempunyai sifat Ar-Rahman dan 32:47 Ar-Rahim. 32:49 Ketika kita tunjukkan perhatian 32:51 kepadanya, menunjukkan kehormatnya kita 32:53 kepadanya, 32:55 dia masyaallah 32:57 berhati besar membalas dengan yang 33:00 Bagaimana dengan Allah Ta'ala? 33:03 Ketika kita menunjukkan ketaatan kita 33:05 kepada Allah. 33:08 Kita pandai mensyukuri dengan nikmat 33:10 Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada kita. 33:12 Allah Ta'ala menyatakan ya rabbahu 33:14 lakum. 33:17 Allah pasti senang kepadanya. 33:19 Kalau Allah ridha kepada salah seorang 33:21 hambanya, 33:23 masyaallah. 33:26 Apa saja dia tadahkan tangan, 33:27 subhanallah. 33:29 Sangat mudah untuk Allah Ta'ala berikan. 33:38 Justru itu di ayat ini Allah Subhanahu 33:40 Wa Ta'ala tunjukkan dua sifat yang 33:42 sangat berbeda. 33:44 Yang satu bisa mencelakakan, 33:47 menjadikan seorang hamba Allah hidup 33:49 tidak tenang, 33:50 yaitu tindakan atau langkah-langkah 33:53 menunjukkan 33:54 kufurnya kepada Allah Ta'ala. 34:00 Kita anggap saja ini kufur dalam nikmat. 34:03 Jangan dulu berbicara kufur yang lebih 34:05 besar, orang-orang yang kafir tidak 34:07 percaya kepada Allah Ta'ala, 34:09 tidak mengakui tentang Rasul Shallallahu 34:12 Alaihi Wasallam itu adalah 34:14 seorang nabi, pesuruh Allah Subhanahu Wa 34:16 Ta'ala, seorang nabi dan rasul. 34:18 Kita berbicara saja kepada orang yang 34:20 kufur nikmat. 34:23 Itu sehingga Allah Ta'ala nyatakan wa in 34:25 ta'uddu ni'matallahi la tuhsuha. 34:29 Anda mau coba-coba menghitung 34:33 jumlah kenikmatan yang Allah berikan 34:35 kepada kita 34:36 la tuhsuha 34:41 Pernah saya ingatkan saudara-saudara 34:43 sekalian para pendengar yang dimuliakan 34:44 Allah subhanahu wa taala. 34:48 Kan Allah ciptakan kita di alam rahim. 34:51 Kita itu kalau sudah mulai umur 6 bulan, 34:54 7 bulan dalam rahim 34:56 kita mulai main akrobat di dalam rahim, 34:58 kita suka berbalik-balik di air 35:00 berputar-putar 35:01 subhanallah 35:03 bayangkan 35:04 dia nikmati tunjangan-tunjangan dalam 35:07 air 35:10 dan kalau dia bisa ber ber berkomunikasi 35:13 dengan Allah taala langsung 35:16 kalau bayi ini bisa berbicara langsung 35:18 dia akan mengatakan kepada Allah taala, 35:20 ya Allah 35:21 aku tidak butuh tangan 35:24 aku tidak butuh kaki 35:27 saya lebih senang berbolak-balik di alam 35:29 di di di alam rahim di dalam air 35:33 tanpa tangan dan tanpa kaki 35:35 karena memang kalau dia enggak ada 35:36 tangan, enggak ada kaki dia 35:37 berbolak-balik lebih lu lebih lebih 35:39 mulus, lebih gampang 35:43 tapi karena Allah taala zat yang maha 35:45 tahu, Allah taala tahu 35:48 bahwa tangan dan kakinya dia dia akan 35:51 butuhkan ketika 35:53 Allah keluarkan dia dari alam rahim 35:56 masyaallah subhanallah 36:05 Ada hamba-hamba Allah yang Allah cobai. 36:09 Ketika dia dilahirkan oleh Allah 36:12 yang Allah taala nyatakan tsumma 36:13 nukhrijukum tiflala 36:15 kemudian kami lahirkan Anda menjadi bayi 36:19 ada yang tidak punya tangan 36:22 Allah mencobai kepada mereka dengan 36:24 tidak punya tangan 36:26 sehingga ketika kita lihat kelengkapan 36:29 yang Allah berikan kepada kita. 36:31 Di situlah kita akan bersyukur kepada 36:33 Allah. Ya Allah, ya Rabb. 36:36 Alhamdulillah. 36:37 Ketika aku dilahirkan. 36:39 Dilahirkan dengan mempunyai tangan dan 36:41 kaki. 36:46 Justru itu para ulama-ulama mengatakan. 36:50 Kalau Anda mau ingin lebih bersyukur 36:52 lebih banyak, datangilah tempat-tempat 36:54 yang tua. 36:56 Tempat-tempat orang-orang yang miskin. 36:59 Datangilah ke rumah-rumah sakit 37:01 orang-orang yang anggota tubuhnya sudah 37:03 tidak ada. 37:05 Sehingga kita akan merasa lebih 37:07 bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa 37:09 Ta'ala. 37:13 Jadi Allah Ta'ala mengatakan. 37:16 Wa intaskuru yarohu. 37:22 Perbanyaklah kalian bersyukur. 37:25 Allah bakal sangat senang kepada mu. 37:27 Tapi hamba Allah yang mulia. 37:30 Kita bersyukur kepada Allah bukan hanya 37:32 sekedar. 37:34 Kita mengatakan alhamdulillah. 37:43 Langkah-langkah kita tiap hari. 37:47 Itu yang lebih dinilai oleh Allah 37:49 Subhanahu Wa Ta'ala apa menunjukkan rasa 37:51 syukur atau tidak. 38:01 Dia diberikan oleh Allah Ta'ala 38:02 kelebihan harta. 38:06 Masya Allah tangannya dia terbuka. 38:09 Karena dia tahu bahwa Allah memberikan 38:11 ini. 38:12 Untuk dia juga membagi kepada 38:14 saudara-saudaranya. 38:20 Allah menjadikan dia seorang dokter yang 38:22 sangat terkenal, masya Allah. 38:26 Yang berikan kemampuan kepadanya di otak 38:27 itu siapa? 38:32 Saya berikan contoh begini. 38:34 Manusia yang sekolah 38:36 mulai dari SMP, SMA sampai dia kuliah 38:40 itu nampak ada hamba-hamba Allah yang 38:43 mempunyai kelebihan cara berpikirnya 38:44 dia. 38:46 Mempunyai kelebihan di dalam 38:48 menyelesaikan satu masalah. 38:52 Itu karena pemberian Allah kepadanya. 38:54 Dokter juga itu banyak berbeda-beda. 39:03 Ada dokter yang diagnosisnya cepat, 39:05 masya Allah. 39:06 Dia hati-hati. 39:08 Ya. 39:11 Tapi ada dokter dia coba-coba saja dulu 39:13 dengan obat ini, obat itu. 39:16 Enggak berhasil ganti obat ini. 39:19 Ganti obat itu. Itu kenyataannya yang 39:21 terjadi dalam kehidupan. 39:26 Ketika dia menjadi dokter yang menjadi 39:28 buah bibir orang karena terkenal 39:32 keramahannya. 39:33 Ya, kebaikannya. 39:36 Dia tidak melihat dari soal fulus berapa 39:38 yang harus dibayar. 39:40 Dia tidak melihat bagaimana apa hamba 39:42 Allah ini saya jadikan ATM atau tidak. 39:49 Melainkan ada hamba-hamba Allah, dokter. 39:53 Ketika dia melihat orangnya ini yang 39:55 tidak mempunyai kemampuan 39:57 dia enggak mau narik bayaran. 40:05 Salah satu tanda bersyukurnya ketika 40:07 Allah menjadikan dia seorang dokter 40:10 dengan kemampuan yang luar biasa 40:12 sehingga cukup terkenal. 40:16 Jangan korbankan masyarakat hanya untuk 40:19 mengumpulkan kekayaan. 40:23 Selipkanlah amal di dalam praktek Anda. 40:28 Ini saya mohon maaf. 40:30 Kalau kebetulan yang mendengar ini 40:31 seorang dokter. 40:37 Karena perjanjian 40:39 antara Anda dengan Allah Subhanahu Wa 40:41 Ta'ala yang tidak Allah Ta'ala jelaskan 40:44 kapan Anda akan dipanggil untuk 40:46 dipindahkan ke alam barzah itu tidak di 40:48 tidak dinyatakan oleh Allah dalam 40:50 perjanjian. 40:53 Apa perjanjian kita dengan Allah 40:55 Subhanahu Wa Ta'ala? 41:01 Allah perintahkan kepada kita untuk 41:02 mengenal kepada Allah, taat kepada Allah 41:04 Ta'ala. 41:05 Menjalankan perintah-perintahnya, itu 41:07 perjanjian kita ketika kita ada malam 41:09 pahit. Alastu birobbikum? 41:11 Bukankah aku Tuhanmu? 41:14 Dan kita semua menjawab 41:16 bala syahidna. 41:18 Benar ya Allah, kami menjadi saksi. 41:21 Berarti dia tahu bahwa dia harus 41:23 mentaati kepada Allah Subhanahu Wa 41:25 Ta'ala. Sehingga di dalam ayat yang lain 41:28 Allah Ta'ala berulang-ulang ya 41:29 ayyuhalladzina amanu ittaqullah, 41:32 ya ayyuhalladzina amanu ittaqullah. 41:37 Wahai hamba-hambaku yang beriman. 41:40 Jagalah ketaatanmu kepada Allah. 41:42 Masukkan dirimu menjadi hamba Allah yang 41:45 taqwalah. 41:51 Subhanallah. 41:55 Jadi di dalam surah ini Allah Ta'ala 41:58 menceritakan ada tiga bentuk macam 42:00 manusia. 42:03 Walaupun dia sudah lalui itu alam rahim 42:05 dan dia tahu bagaimana ketika dia 42:07 dilahirkan oleh Allah Ta'ala 42:09 dengan segala kelengkapan sebagai 42:11 manusia yang dia punyai. 42:13 Di-provide lagi oleh Allah subhanahu wa 42:16 taala dengan 42:17 kemampuan otaknya, ketajaman otaknya. 42:23 Tapi ada manusia yang fifty-fifty. 42:27 Fifty-fifty, 50-50. 42:32 Kalau yang tadi kan ada yang mengambil 42:33 tindakan kufur kepada Allah. 42:36 Ada yang pandai bersyukur kepada Allah 42:38 subhanahu wa taala. 42:40 Nah, yang fifty-fifty ini gimana? 42:43 Di dalam Alquran, Allah subhanahu wa 42:45 taala menyatakan, "A." 42:47 Dan di dalam ayat ini Allah taala 42:48 menyatakan, "Wa la taziru waziratun 42:51 wizra ukhra." 42:53 "Tsumma ila rabbikum marji'ukum." 42:56 "Fayunabbi'ukum." 42:58 "Bima kuntum ta'malun." 43:02 Allah tidak akan 43:05 meletakkan dosa itu kepada orang lain. 43:09 Artinya si A berdosa, berbuat salah, 43:12 Allah tidak mungkin akan meletakkan 43:14 kepada si B. 43:18 Tapi kontaminasi, kontaminasi, 43:21 berjangkit dosa itu ada. 43:23 Ada berjangkit dosa. 43:26 Umpama contoh. 43:29 Di antara temannya yang suka 43:30 minum-minum. 43:32 Ya, suka khamar. 43:34 Masuk di hotel apa dia khamar di hotel. 43:36 Dia mengajak Anda untuk duduk 43:38 bersama-sama. Saya mau ingin 43:40 ya, minum-minum untuk segar-segar dikit 43:43 lah, 43:44 kira-kira begitu. 43:45 Ada yang menganggap kalau dia tidak 43:47 minum tidak segar. 43:50 Kemudian kita temani, itu namanya 43:53 kontaminasi dosa, terjangkit dosa. 43:57 Bukan Allah meletakkan dosa yang dia 43:59 minum kepada Anda, tapi Anda terjangkit 44:01 dosa duduk dengan orang yang berbuat 44:03 maksiat. 44:05 Dan itu dilarang oleh Rasul sallallahu 44:07 alaihi wasallam. 44:10 Kemudian Allah Ta'ala mengatakan "Tsumma 44:12 ila rabbikum marji'ukum". 44:15 Jadi Anda ambil tindakan kufur kepada 44:18 Allah atau Anda pandai mensyukuri nikmat 44:20 Allah, Allah Ta'ala menyatakan "Kepada 44:23 Tuhanmu Anda akan kembali". 44:26 Berakhir itu kontrak. 44:30 Kontrak seberapa lama kita akan tempati 44:33 kehidupan ini ah itu yang tidak 44:36 diberitakan oleh Allah Ta'ala. 44:40 Tapi kita punya kontrak dari Allah 44:42 Ta'ala. Allah Ta'ala memberikan kepada 44:44 kita untuk menempati dunia ini. 44:46 Menempati 44:48 bumi Allah Ta'ala ini. 44:51 Tapi kapan berakhir Allah Ta'ala akan 44:53 mengangkat? 44:56 Ya kayak kita bilang sertifikat hak 44:59 pakai. 45:00 Bukan sertifikat hak milik. 45:02 Sertifikat kita diberikan sertifikat hak 45:04 pakai oleh Allah Ta'ala. 45:07 Tapi kalau sertifikat hak pakai untuk 45:09 tanah kalau kita di dunia kita tahu dia 45:11 berakhir kapan. 45:12 Tapi ini sertifikat hak pakai ini tidak 45:15 diberitakan oleh Allah berakhir kapan. 45:17 Nanti Allah Ta'ala menyatakan nanti 45:19 tiba-tiba aja baru Anda akan tahu bahwa 45:23 hak untuk memakai bumi Allah ini sudah 45:25 selesai. Masuk ke dalam bumi. 45:32 "Innahu alimun 45:34 bi dzatis sudur". 45:37 Allah Ta'ala "Fayunabbi'ukum bima kuntum 45:40 ta'malun". Nanti Allah Ta'ala akan 45:42 mengabarkan balik kepada kita apa yang 45:44 kita lakukan. 45:46 Kemudian Allah Ta'ala menyatakan 45:49 "Innahu alimun bi dzatis sudur". Dalam 45:52 kehidupan kita 45:54 baru niat di dalam dada kita aja itu 45:57 Allah Ta'ala sudah tahu. 45:59 Kita rencanakan sesuatu itu Allah Ta'ala 46:01 sudah tahu. 46:08 Seberapa banyak kita mensyukuri nikmat 46:10 Allah. 46:11 Kita berusaha untuk menunjukkan bahwa 46:12 kita bersyukur dengan apa yang Allah 46:14 berikan kepada kita. Itu semua diketahui 46:17 oleh Allah sekalipun kita tidak 46:18 berbicara kepada siapapun juga, kita 46:21 tidak berusaha untuk menunjukkan kepada 46:23 siapapun juga, tapi Allah Ta'ala tahu 46:25 apa yang bergejolak di dalam dadamu dan 46:27 apa yang engkau lakukan dalam tiap hari 46:30 kehidupan. 46:34 Sekarang kita masuk kepada manusia yang 46:36 fifty-fifty. Ya. 46:38 Saya katakan fifty-fifty karena 46:40 setengah-setengah. 46:43 Allah Ta'ala menyatakan begini. 46:46 Wa idza massal insanu durrun daa rabbahu 46:50 muniban ilaih. 46:51 Tapi ada manusia-manusia 46:54 ketika Allah benturkan dia dengan satu 46:56 cobaan yang tidak enak 46:59 dia jadi pintar mensyukuri nikmat Allah, 47:02 pintar berdoa, berusaha berdoa 47:05 betul-betul dalam doanya 47:07 muniban ilaih. 47:09 Sangat-sangat khusyuk, 47:11 bersungguh-sungguh dalam doanya kepada 47:13 Allah. 47:17 Tapi Allah Ta'ala menyatakan tsumma idza 47:19 hawalahu ni'matun minhu 47:22 nasiya ma kana yad'u ilaihi min qablu. 47:25 Tapi ketika Allah Ta'ala sudah rubah 47:27 keadaannya 47:31 sudah Allah hilangkan musibah dari dalam 47:33 dirinya. 47:34 Allah Ta'ala angkat posisinya. 47:38 Allah Ta'ala jadikan dia umpama seorang 47:40 yang kaya raya atau pejabat, dia lupa. 47:44 Nasiya ma kana yad'u ilaihi min qablu. 47:47 Dia lupa ketika dia susah dalam keadaan 47:50 dibenturkan dengan musibah, doanya 47:53 kepada Allah masya Allah luar biasa. 47:56 Ya. Tapi sesudah Allah, Allah yang 47:59 merubah keadaannya. 48:06 Tapi ayat ini Allah subhanahu wa taala 48:08 menyatakan. 48:12 Idza hawalahu nikmatan minhu. 48:16 Ketika Allah taala merubah kondisinya 48:19 memberikan kenikmatan kepadanya yang 48:21 luar biasa. 48:22 Jadikan dia seorang pejabat, seorang 48:25 yang kaya raya. 48:27 Dia lupa. 48:30 Tempat berpijak, lupa daratan. 48:33 Kekufurannya muncul kembali. 48:35 Bahkan dan bukan hanya kufur saja kepada 48:38 Allah, tapi Allah subhanahu wa taala 48:40 menyatakan waja'ala lillahi andadan 48:43 liyudilla an sabili. 48:45 Dia jadikan tandingan-tandingan dalam 48:48 hukum-hukum Allah. 48:50 Ya Allah. 48:52 Kita mau bertanding dengan Allah taala. 48:57 Coba saja kalau. 48:59 Panas kira-kira jam 11.00 siang. 49:02 Matahari kan ini ciptaan Allah. 49:05 Untuk manusia. 49:07 Coba saja Anda tantang itu matahari, 49:10 menghadap matahari begitu kemudian 49:12 berdiam saja 10 menit enggak usah 49:13 ngomong. 49:16 Coba. 49:18 Di waktu musim panas. 49:22 Apalagi mau menantang Allah taala. 49:26 Jadi Allah sudah merubah keadaannya. 49:29 Sudah berikan nikmat dalam kehidupannya, 49:31 angkat musibah daripadanya. 49:35 Waja'ala lillahi andadan. 49:38 Dia ciptakan. 49:40 Tandingan-tandingan hukum Allah. 49:42 Apa ini tandingan? Waja'ala lillahi 49:44 andadan, tandingan-tandingan hukum 49:46 Allah. 49:46 Woi banyak kejadian. 49:49 Salah satu ya. 49:51 Contoh menciptakan tandingan hukum 49:53 Allah. 49:56 Ada dua manusia yang berperkara. 49:59 Si A dan si B. 50:00 Si A sudah jelas-jelas bahwa dia ini 50:03 terzalimi dengan perbuatan si B yang 50:07 tidak pada tempatnya. Artinya sudah 50:08 sangat jelas 50:10 dengan bukti-bukti yang tersedia. 50:13 Tapi karena si B ini mempunyai fulus, 50:16 dibayar, 50:20 maka pengadilan menyalahkan kepada si A. 50:23 Kalau perlu memenjarakan dia. 50:25 Karena terima fulus. 50:27 Itu termasuk menciptakan 50:29 tandingan-tandingan hukum Allah. Karena 50:31 hukum Allah, Allah memerintahkan, 50:33 "Innallaha ya'murukum antu'addul amanati 50:37 ilaa ahliha wa idza hakamtum bainannas 50:40 antahkumu bil adli." 50:42 "Kalau kalian menghukum antara manusia, 50:44 hukum dengan seadil-adilnya." 50:48 Dia berpikir, 50:49 "Nanti dulu keadilan ini diletak di 50:52 belakang, yang penting terima fulus 50:53 dulu." 50:55 Ah. 50:57 Dan bukan hanya sampai situ. 50:59 Liyudilla an sabili. 51:02 Dan juga ngajak kepada teman-temannya 51:04 untuk menyesatkan di jalan Allahu 51:06 subhanahu wa ta'ala yang benar. 51:09 Maka Allah ta'ala nyatakan apa? 51:11 Qul, 51:13 manusia-manusia semacam ini Allah 51:14 nyatakan, 51:16 "Tamatta' bikufrika qolilan, 51:19 innaka min ashhabinnar." 51:22 "Silakan 51:25 Anda nikmati kekufuranmu yang hanya 51:28 pendek. 51:30 Hanya pendek. 51:33 Karena sesudah itu Anda akan menjadi 51:35 penduduk neraka. Na'udzubillah." 51:39 Jadi hamba Allah yang mulia, para 51:40 pendengar yang dimuliakan Allah 51:42 subhanahu wa ta'ala. 51:44 Renungkanlah akan kekuasaan Allah dalam 51:46 diri kita. 51:48 Perbanyaklah kita bersyukur kepada 51:50 Allah. 51:51 Rubah tindak tanduk kita, kelakuan kita, 51:53 lisan kita 51:55 kepada yang menyenangkan dan disenangi 51:57 oleh Allah Ta'ala. 51:58 Maka Allah Ta'ala nyatakan, "Yar dhohu 52:00 lakum." 52:01 Allah bakal senang kepadamu. 52:03 Kalau ada yang salah kepada Allah, 52:05 harapkan maghfirahnya. 52:08 Waminallahi taufik walhidayah. 52:10 Wassalamualaikum warahmatullahi 52:12 wabarakatuh. 52:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:15 wabarakatuh. Demikian Ikhwan Nawaf 52:16 tausiyah sore bersama Ustadz Zaid M. 52:18 Bahmid membahas tema mengenai antara 52:21 syukur dan kufur ya. Telah kita 52:24 bersama-sama simak Ikhwan Nawaf. 52:26 Ini sudah banyak Ustadz yang bergabung 52:28 di WhatsApp Radio Rodja Hasil yang 52:29 menyapa kita di sore hari ini juga yang 52:31 bertanya. 52:32 Langsung saja Ustadz ya. Bacakan yang 52:35 sudah bergabung di WhatsApp Radio Rodja 52:37 Hasil ini ada Bapak Bahroni Anwar. 52:40 Alhamdulillah nyimak terus Ustadz Zaid 52:42 Bahmid di sore hari ini. Bapak Abdullah 52:45 Halik juga sedang menyimak. Barakallah 52:47 Ustadz atas pencerahannya. Terima kasih. 52:49 Bapak Iwan Caniago sedang menyimak. Ibu 52:51 Ice Mundariyah juga 52:53 selalu menyimak di sore hari ini. Bapak 52:55 Ade Tejo. Ibu Ani Cani Hudaifah. 52:58 Rutin menyimak terus Radio Rodja Hasil. 53:00 24 jam. Masya Allah. Bapak Arwin sedang 53:03 menyimak. Bapak Tejo Sukmono. Ibu Eyang 53:06 Sri. 53:07 Umi Amalia. Bapak Mustofa Hasan juga Ibu 53:09 Anggit. Masya Allah. Imam Pratomo. Ibu 53:11 Lasmiati. Bapak Shayan Rohili juga Bapak 53:14 Sujoko. Bapak Nur Sumiatno. Ada juga Ibu 53:17 Maria. Bapak Abdul Rasyid juga ada Ibu 53:19 Rukmini. Bapak Edwin Saleh selalu setia 53:21 menyimak melalui YouTube Radio Rodja 53:23 Hasil TV. Ali Yahya. Nenek Jamilah. 53:26 Pizza Fitriana dan masih banyak lagi 53:28 yang sudah Masya Allah. mengirimkan 53:29 WhatsApp. Terima kasih banyak Ikhwan 53:30 Nawaf. Ini yang pertama Ustadz saya 53:32 bacakan pertanyaan yang masuk 53:34 dari Bapak Rohili di Pulo Gebang. 53:38 Assalamualaikum warahmatullahi 53:39 wabarakatuh Ustadz Zaid. 53:42 Ustadz izin bertanya. 53:44 seseorang yang diberikan kelebihan 53:47 rezeki yang berlimpah, 53:49 namun hidupnya jauh dari Allah Subhanahu 53:52 wa Ta'ala. Apakah itu yang disebut 53:54 kufur, Pak Ustaz? Dan bagaimana kufurnya 53:57 orang yang fakir? 53:59 Mohon pencerahannya, demikian Ustaz. 54:01 Bismillahirrahmanirrahim, 54:03 Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad 54:04 wa ala alihi Muhammad. 54:06 Itu benar namanya kufur nikmat. 54:09 Allah sudah berikan bermacam-macam, dia 54:11 menjauhkan dirinya kepada Allah Ta'ala. 54:14 Itu Allah Ta'ala menyatakan, 54:19 menjadikan tandingan-tandingan dalam 54:21 hukum Allah, enggak mau shalat, enggak 54:23 mau puasa, 54:24 enggak mau bersedekah, enggak mau zakat, 54:27 mungkin. 54:28 Itu kufur. 54:30 Heh. 54:31 Kufur. 54:32 Total kufur kepada Allah Ta'ala. 54:35 Tapi Allah Ta'ala ingatkan, tamatta' 54:37 bikufrika qalila. 54:39 Silakan nikmati kekufuranmu kepada 54:41 Allah, nya pendek. Kita mau hidup berapa 54:43 tahun? 54:45 Taruhlah kita hidup 100 tahun. 54:48 Mulai umur 75 ke atas, Anda sudah enggak 54:50 bisa makan macam-macam seperti semula. 54:54 Dan bisa-bisa juga dari 90 sampai 100 54:56 tahun, 10 tahun dia hidup dengan 54:58 penderitaan di atas tempat tidur. 55:01 Sudah enggak bisa jalan, pakai kursi 55:02 roda, bisa. 55:05 Jadi justru itu perbanyak 55:08 kita bersyukur kepada Allah. Ketika 55:09 Allah memberikan berlimpah ruah kekayaan 55:11 kepada kita, ingat baik-baik. 55:15 Allah ada berikan kelebihan kepada kita. 55:18 Maka mari kita berbuat sebaik-baiknya 55:22 sebagaimana yang di 55:23 arahkan oleh Allah Ta'ala, supaya Allah 55:25 Ta'ala senang kepada kita. 55:28 Jadi kita hidup di dunia enak, 55:30 meninggalnya enak, 55:32 di alam kubur juga enak, insya Allah 55:34 terjawab. 55:36 Beralih ke Bapak Sujoko, assalamualaikum 55:38 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 55:41 Ustaz, apakah syukur cukup dengan hati 55:44 dan lisan? Bagaimana dengan bersyukur 55:47 dengan amal perbuatan? 55:49 Demikian, Ustaz. 55:50 Bismillahirrahmanirrahim, Allahuma shali 55:52 ala Muhammad wa ala alihi Muhammad. 55:54 Memang Allah taala 55:56 menyuruh kita itu dan menunjukkan rasa 55:58 syukurnya kepada Allah itu 56:00 bukan hanya dalam hati. 56:03 Dalam hati itu kan kita merencanakan 56:05 sesuatu. 56:06 Lisan kita bersyukur 56:09 tapi juga diri kita 56:11 badan kita menunjukkan kita bersyukur 56:14 kepada Allah. Salah satunya contoh gini, 56:16 begitu kita dengar adzan 56:18 kita datang ke masjid, itu salah satu 56:20 tanda syukur kepada Allah karena kita 56:22 taat kepada Allah taala. 56:28 Ada hamba-hamba Allah yang datang datang 56:31 meminta pertolongan, apa yang kita bisa 56:33 bantu? Kita bantu, itu menunjukkan rasa 56:36 syukurnya kita kepada Allah taala. 56:39 Karena Allah taala perintahkan dalam 56:40 Alquran. 56:42 Ya. 56:43 Boleh dibilang salah satu perjanjian 56:45 kalau kita beriman kepada Allah, salah 56:47 satu perjanjian Allah taala menyatakan 56:50 ya. 56:52 Alladzina yunfiquna fis sarra'i wal 56:54 dharra'. 56:55 Orang yang mau bersedekah, berinfak, dia 56:58 dalam 56:59 dalam keleluasaan ataupun dalam 57:01 kesempitan. 57:03 Itu artinya dia bersyukur kepada kepada 57:05 Allah subhanahu wa taala. 57:06 Allah lebih menilai 57:09 tingkah laku kita 57:10 perbuatan kita 57:13 daripada kita 57:16 pandai mengucapkan alhamdulillah 57:19 tapi dalam tingkah laku kita tidak kita 57:22 menunjukkan kekufuran kepada Allah. 57:25 Insyaallah terjawab. 57:27 Baik, Ustaz. 57:28 Beralih ke pertanyaan selanjutnya datang 57:30 dari Depok, Bapak Haji Raya Sawangan ya. 57:36 Assalamualaikum warahmatullahi 57:37 wabarakatuh Ustaz Zaid dan Mbah Hamid. 57:38 Waalaikumsalam warahmatullahi Pak Ustaz 57:41 ee ini perasaan saya alhamdulillah kalau 57:43 ibadah 57:44 saya sudah rajin alhamdulillah tapi 57:46 untuk bersedekah itu yang belum bisa 57:49 saya lakukan. Gimana ini Pak Ustaz 57:50 perasaan seperti ada hutang, saya juga 57:52 ada perasaan malu Pak Ustaz kepada 57:54 Allah. Ini bagaimana Pak Ustaz? 57:57 Bismillahirrahmanirrahim Allahumma 57:58 sholli ala Muhammad 58:01 Yang bertanya ini kan kita enggak tahu 58:03 kondisi keuangan 58:06 tapi 58:08 kalau Anda seorang yang tidak mampu 58:11 Rasul sallallahu alaihi wasallam pernah 58:13 ketika mengatakan kepada para 58:15 sahabat-sahabatnya 58:18 ala kulli muslimin shodaqoh 58:21 tiap-tiap muslim itu punya kewajiban 58:23 bersedekah 58:24 maka sahabat-sahabat Rasulullah yang 58:26 lain kaget 58:27 karena mereka para miskin-miskin semua 58:30 kadang-kadang makan di waktu di waktu 58:32 siang 58:33 malam sudah enggak makan karena sudah 58:37 tidak ada tidak ada cadangan makanan 58:39 lagi di rumah 58:40 lagi 58:41 maka Rasul sallallahu alaihi wasallam 58:43 nyatakan 58:45 kamu lakukan sesuatu yang baik 58:48 kepada saudaramu 58:50 fainnaha shodaqoh 58:52 itu sudah termasuk sedekah 58:55 ditanya lagi ya Rasulullah 58:58 kalaupun dia enggak mampu 59:01 jadi melakukan sesuatu yang baik 59:03 macam-macam 59:06 contoh begini 59:09 Anda lagi jalan 59:11 menuju satu tempat 59:13 kemudian ada seorang kakek-kakek juga 59:14 lagi jalan membawa sesuatu yang berat 59:18 kayaknya jurusannya hampir sama 59:21 kemudian Anda mengatakan Pak biar saya 59:23 bawakan itu ayo saya juga menuju ke sana 59:25 mari 59:26 Diangkat. 59:28 Itu termasuk Anda bersedekah. 59:33 Sampai Rasul sallallahu alaihi wasallam 59:34 mengingatkan, 59:35 Anda senyum saja dengan ikhlas kepada 59:38 saudaramu, fa innaha shadaqah. 59:41 Tapi kalau kita mempunyai kemampuan 59:44 fulus untuk bersedekah, 59:47 jangan kita lupa. 59:49 Justru itu fulus 59:51 jangan disimpan di hati. 59:54 Fulus itu simpan saja di kantong. 59:57 Supaya gampang keluar. 1:00:00 Kalau sudah simpan di hati, Allah Ta'ala 1:00:02 menyatakan jama'a amalan wa addada. 1:00:06 Dia hanya men- ah, menim- 1:00:09 menimbun-nimbun harta dan 1:00:11 menghitung-hitung hartanya sudah berapa 1:00:13 banyak. 1:00:15 Insyaallah terjawab. 1:00:17 Ini juga yang sedang menyimak Bapak 1:00:19 Yuman di Gunung Putri. 1:00:22 Alhamdulillah telah menyimak dan terima 1:00:24 kasih Ustaz atas nasehat dan 1:00:25 tausiyahnya. Juga ada Bapak Budi Hartono 1:00:28 selalu menyimak Rasil. Ada juga Ibu 1:00:30 Hajjah Saidah juga sedang menyimak 1:00:31 melalui 1:00:33 Radio Silaturahim. 1:00:35 Selanjutnya pertanyaan yang masuk dari 1:00:36 Bapak Hasan, Ustaz di Bogor. 1:00:38 Assalamualaikum warahmatullahi 1:00:39 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:00:41 warahmatullahi wabarakatuh. Pak Ustaz 1:00:43 ada yang mengatakan katanya kefakiran 1:00:45 dekat dengan kekufuran. 1:00:47 Bagaimana harusnya orang fakir biar 1:00:50 tidak kufur? Dan seperti apa masyarakat 1:00:52 muslim berperan untuk menolong 1:00:54 saudara-saudaranya yang fakir? 1:00:56 Demikian, Ustaz. Itu memang memang itu 1:00:59 salah satu hadis Rasul sallallahu alaihi 1:01:01 wasallam mengatakan, 1:01:03 kefakiran itu paling gampang orang 1:01:05 menjadi kufur. 1:01:07 Contoh begini, contoh. 1:01:11 Seorang yang 1:01:13 seorang punya anak kecil, 1:01:15 ya. He em. 1:01:16 Mungkin karena dia susah, 1:01:20 pekerjaan kena PHK, Iya. Anak nangis 1:01:23 minta susu enggak ada. 1:01:26 Dia sudah berusaha enggak dapat, dia 1:01:27 mulai berpikir negatif. 1:01:30 Apa yang saya bisa curi, saya mau curi. 1:01:33 Untuk menyelamatkan anaknya. 1:01:36 Padahal 1:01:38 itu salah. 1:01:40 Walaupun dia akan menyelamatkan anak. 1:01:43 Ini yang dimaksud akhirnya dia mencuri. 1:01:46 Dia mencuri bukan untuk memperbanyak 1:01:49 kekayaan, dia mencuri karena untuk 1:01:51 menghidupkan anaknya, tapi tetap itu dia 1:01:53 kufur kepada Allah. 1:01:55 Kufur di dalam ibadah. 1:01:58 Allah melarang, dia dia langgar larangan 1:02:01 Allah Ta'ala. 1:02:03 Tapi ada manusia yang lebih setan lagi 1:02:07 dengan yang demikian. 1:02:09 Sudah kaya, sudah punya posisi, gaji 1:02:12 berlimpah ruah, masih korupsi. Enggak. 1:02:15 Heem, betul. 1:02:16 Masya Allah. 1:02:18 Jelas ya. Jadi justru itu terkadang 1:02:21 orang kalau dia terlalu fakir 1:02:24 ada hukum-hukum Allah yang dia langgar 1:02:26 untuk padahal tidak boleh. 1:02:28 Justru itu kan tadi dikatakan 1:02:30 kefakiran itu dekat kepada kekufuran. 1:02:33 Heem. 1:02:35 Nah 1:02:35 bagaimana justru itu? 1:02:38 Kenapa di dalam Alquran Allah 1:02:40 berulang-ulang mengatakan wa ati zakat? 1:02:43 Berikanlah zakat. 1:02:45 Mana ada kalimat dia wa yakrujuna zakat? 1:02:48 Enggak ada. 1:02:50 Ati zakat artinya kita punya kewajiban 1:02:53 untuk mencari dan memberikan. Bukan 1:02:57 tunggu nanti mereka datang minta. 1:02:59 Kita harus jeli lihat mana keluarga yang 1:03:01 susah yang pantas untuk dibantu, bantu. 1:03:05 Itu namanya wa ati zakat, berikan, 1:03:08 berikan 1:03:09 zakat, sedekah. 1:03:14 Kalau kita umpama benar-benar mau 1:03:16 jalankan ini 1:03:18 ya Allah 1:03:21 hampir tidak ada orang yang susah di 1:03:23 negeri Indonesia 1:03:25 kalau yang kaya-kaya betul 1:03:28 meng mengeluarkan zakat yang benar 1:03:31 bayangkan itu orang-orang yang kaya-kaya 1:03:33 raya itu bukan sedikit banyak 1:03:37 ya 1:03:38 tapi terkadang umpama dia bisa ciptakan 1:03:41 satu sistem 1:03:43 satu sistem dia lihat 1:03:45 mana rumah-rumah yang perlu dibantu 1:03:47 he 1:03:49 kirim orang untuk membawa bantuan ke 1:03:51 rumah tersebut 1:03:53 bukan kita tunggu di rumah nanti mereka 1:03:55 datang kemudian kita suruh antri 1:03:57 ah itu lain cerita lain 1:04:00 itu 1:04:02 kalau dia mempunyai kemampuan dia bisa 1:04:05 ciptakan sistem yang baik 1:04:08 di kampungnya dia tempatnya dia dan dia 1:04:10 masya Allah 1:04:12 jadi kita juga umat Islam itu tidak 1:04:14 boleh bermasa bodoh dengan kefakiran di 1:04:17 lingkungan kita insya Allah terjawab 1:04:21 baik 1:04:21 dari Eyang Sri assalamualaikum 1:04:23 warahmatullahi wabarakatuh Ustad dan 1:04:26 Mbah Hamid waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:28 wabarakatuh 1:04:29 menyinggung mengenai pejabat nih Ustad 1:04:32 bertanya Ustad di negara kita pejabatnya 1:04:35 sudah gaji besar fasilitas banyak tapi 1:04:37 masih korupsi ini bagaimana hukum Islam 1:04:40 apakah 1:04:41 tidak ditegakkan atau bagaimana pejabat 1:04:43 enggak mau bersyukur apa padahal 1:04:45 kebanyakan orang yang paham agama di 1:04:47 antaranya begitu demikian Ustad 1:04:52 bismillahirrahmanirrahim Allahumma 1:04:54 sholli ala Muhammad wa ala alihi 1:04:59 memang kenyataannya yang terjadi begitu 1:05:01 sekarang ini 1:05:03 kenyataannya yang terjadi begitu 1:05:06 sudah bermacam-macam diberikan oleh 1:05:08 negara 1:05:10 bayangkan 1:05:13 sudah berlimpah ruah gaji mau makan pun 1:05:17 gaji 1 bulan bisa dia makan setahun 1:05:20 mungkin lebih. 1:05:22 Tapi masih serakah, masih mau korupsi. 1:05:25 Dan memang Rasulullah sallallahu alaihi 1:05:27 wasallam sudah pernah ingatkan Bani Adam 1:05:30 ya. 1:05:31 Kalau Allah berikan satu gunung emas 1:05:34 sebesar Gunung Uhud 1:05:36 maka dia akan menghayalkan supaya dia 1:05:38 punya dua gunung emas. 1:05:41 Dikasih dua gunung emas dia akan 1:05:43 menghayalkan supaya dia punya tiga 1:05:45 gunung emas. 1:05:46 Sampai nanti tanah yang memenuhi 1:05:48 mulutnya 1:05:49 baru dia berhenti. 1:05:51 Artinya bakal berhenti ketika dia sudah 1:05:53 masuk ke alam barzah. 1:05:56 Tapi ketika dia berpikir yang normal 1:05:59 ada yang sifat namanya qanaah 1:06:03 ya 1:06:04 merasa puas dengan apa yang Allah 1:06:06 berikan kepadanya. 1:06:11 Nah, mereka-mereka ini karena apa? 1:06:12 Karena serakah. 1:06:15 Ya, Allah ta'ala menyatakan dalam 1:06:17 Alquran 1:06:18 jama'an malan wa adadah 1:06:21 hanya ingin menimbun-nimbun kekayaan dan 1:06:23 menghitung-hitung. 1:06:26 Tapi padahal 1:06:30 ketika datang perintah Allah untuk 1:06:31 memindahkan dia ke alam barzah 1:06:34 mungkin jadi pertengkaran harta-harta 1:06:36 yang dia 1:06:37 kumpulin. 1:06:38 Apalagi kalau harta yang haram yang dia 1:06:40 korupsi ya Allah. 1:06:44 Itu adalah hak orang banyak, hak rakyat 1:06:47 yang banyak. 1:06:49 Insya Allah terjawab. 1:06:52 Selanjutnya pertanyaan yang masuk dari 1:06:54 Bapak Ruslan. Assalamualaikum 1:06:55 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:06:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:06:59 wabarakatuh. 1:07:00 Eee apakah saya termasuk orang yang 1:07:03 tidak mensyukuri nikmat, mensyukuri 1:07:05 nikmat Pak Ustaz? Karena saya terlalu 1:07:07 sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak 1:07:09 maksimal melakukan ibadah-ibadah. 1:07:12 Kalau ibadah wajib, alhamdulillah selalu 1:07:14 saya kerjakan, tapi ibadah lain belum 1:07:17 bisa saya lakukan. 1:07:18 Badan sehat terat, tetapi waktu luang 1:07:21 selalu tidak ada. 1:07:22 Demikian, Pak Ustaz. 1:07:24 Bismillahirrahmanirrahim. 1:07:26 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 1:07:28 wa ala ali Muhammad. 1:07:30 Sebenarnya waktu itu Allah berikan 1:07:32 kepada kita, kita bisa manage. 1:07:36 Ya? 1:07:37 Allah Ta'ala tentukan waktu-waktu untuk 1:07:40 kita salat, 1:07:41 itu sebenarnya juga mengajarkan kepada 1:07:44 kita untuk kita bisa ngatur waktu. 1:07:51 Jadi, terkadang 1:07:53 kita menganggap waktu kita ini 1:07:58 tidak ada untuk melakukan satu ibadah 1:08:01 kepada Allah Ta'ala. 1:08:02 Selain ibadah-ibadah yang wajib. 1:08:05 Malah terkadang ibadah yang wajib, 1:08:06 dzuhur dia salat mendekati ashar. 1:08:09 Tapi, justru itu kan di dalam 1:08:12 satu eh 1:08:14 satu peristiwa, Rasulullah Shallallahu 1:08:17 Alaihi Wasallam pernah mengajarkan 1:08:19 kepada salah satu sahabatnya. Nah, 1:08:21 Rasulullah menyatakan supaya jangan kamu 1:08:23 tinggalkan doa ini. Tiap selesai salat, 1:08:26 minta kepada Allah, Allahumma a'inni ala 1:08:29 dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika. 1:08:34 Itu doa yang luar biasa, Pak. 1:08:36 Selesai salat, "Ya Allah, 1:08:39 aku mohon kepadamu, 1:08:41 bantulah aku untuk selalu mengingat 1:08:44 kepadamu, mendekatkan diri kepadamu. 1:08:47 Dan bantulah aku untuk selalu mensyukuri 1:08:50 nikmat, 1:08:52 untuk bersyukur kepadamu." 1:08:55 Jadi, doa itu juga berperan yang perlu 1:08:58 kita minta kepada Allah. 1:09:00 Supaya Allah Ta'ala mempermudah kita 1:09:02 selalu mengingat kepada Allah, selalu 1:09:04 bersyukur kepada Allah. Dan yang 1:09:06 terakhir, doanya itu wa husni ibadah. 1:09:12 Dan supaya ibadahku makin hari makin 1:09:16 bagus, makin baik. 1:09:19 Coba. 1:09:22 Jadi kepada Bapak yang bertanya, 1:09:24 Subhanallah. 1:09:26 Allah memberikan 1:09:28 kemampuan di dalam otak Anda 1:09:32 untuk mengatur waktu. 1:09:35 Enggak ada malaikat akan turun dari 1:09:37 langit untuk mengatur waktu 1:09:39 untuk Anda. Atau ada siapa aja akan 1:09:41 ngatur waktu. 1:09:42 Anda sudah diberikan kebebasan oleh 1:09:44 Allahu Subhana Wa Ta'ala, kebebasan 1:09:46 untuk mengatur waktu. Tapi terkadang 1:09:49 kenapa kita merasa kita terlalu sibuk? 1:09:52 Karena sudah lagi mengejar dunia. 1:09:56 Sehingga 1:09:58 salat 1:10:00 eee Subhanallah, sehingga salat wajib 1:10:03 hanya itu aja yang kita lakukan. 1:10:05 Karena kita terlalu mengejar, 1:10:07 tergila-gila dengan kehidupan dunia. 1:10:09 Insya Allah terjawab. Masya Allah. 1:10:12 Dari Ibu Aminah. Assalamualaikum 1:10:15 warahmatullahi wabarakatuh, Ustadz En 1:10:17 Mahmid. 1:10:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:19 wabarakatuh. Ustadz, tolong sedikit 1:10:22 penjelasan tentang alam malakut yang 1:10:25 sering saya dengar di tausiah-tausiah 1:10:27 Ustadz. Samakah dengan alam barzah? Dari 1:10:31 buku yang saya baca, menjelang sakaratul 1:10:34 maut alam malakut diperlihatkan. 1:10:37 Benarkah seperti itu, Pak Ustadz? 1:10:38 Demikian. 1:10:41 Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma 1:10:43 sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala 1:10:44 alihi Muhammad. 1:10:46 Ibu tidak usah khawatir ingin tahu 1:10:49 tentang alam malakut. 1:10:52 Ya. 1:10:53 Ini alam malakut ini saya sendiri ini 1:10:56 yang dimaksud alam malakut artinya alam 1:10:59 yang dikuasai oleh Allah yang belum kita 1:11:01 sampai, belum kita tahu. Ghaib. 1:11:04 Ya. 1:11:05 Alam barzah itu alam pemisah. 1:11:09 Kenapa dikatakan barzah itu artinya 1:11:11 pemisah. 1:11:14 Kubur. 1:11:15 Kenapa dikatakan alam barzah? 1:11:17 Karena kita masuk ke kubur kita 1:11:19 dipisahkan dari kehidupan dunia 1:11:22 dan kita belum bisa sampai ke yaumul 1:11:24 akhir. 1:11:25 Direndam dulu di kubur. 1:11:27 Sampai dikatakan alam barzah. 1:11:31 Nah. 1:11:33 Kalau kita berbuat baik, beriman yang 1:11:35 benar kepada Allah subhanahu wa taala 1:11:39 kita enggak usah khawatir dengan 1:11:41 alam-alam lain, alam malakut, alam 1:11:44 barzah 1:11:45 karena Allah telah memberikan jaminan 1:11:47 kepada kita. 1:11:51 Di antaranya Allah taala ingatkan kepada 1:11:53 kita sekalian. 1:11:56 Fa amma in kana min ashabul yamin. 1:12:00 Fa salamun lakum min ashabul yamin. 1:12:03 Kalau dia berada kelompok yang beriman. 1:12:07 Kelompok kanan. 1:12:09 Allah taala katakan bagi dia 1:12:11 perjalanan selamat masuk ke alam barzah 1:12:14 dengan selamat, dari alam barzah ke 1:12:15 akhirat dengan selamat. 1:12:17 Tapi ada lagi kelompok fit. 1:12:20 Ya, kelompok muqarrabin. 1:12:24 Fa amma in kana minal muqarrabin. 1:12:27 Fa rauhun wa raihanun wa jannatun naim. 1:12:32 Kalau dia kelompok yang selalu suka 1:12:35 mendekatkan diri kepada Allah sehingga 1:12:37 Allah kelompokkan dia menjadi kelompok 1:12:39 muqarrabin. 1:12:40 Sebagian mufasirin mengatakan kelompok 1:12:42 muqarrabin ini karena 1:12:44 ee di di di Quran Allah taala menyatakan 1:12:47 ee 1:12:48 kal kathirun min minal akhirin atau 1:12:52 kathirun minal awwalin wa qolilun minal 1:12:55 akhirin. 1:12:57 Sangat banyak terdapat sebelum kita. 1:13:00 Iya. Sebelum umat Rasulullah, kelompok 1:13:02 muqarrabin. 1:13:04 Dan sedikit 1:13:06 kepada kelompok kita di akhir zaman. 1:13:09 Kalau dia kelompok yang muqarrabin, 1:13:11 Allah Ta'ala katakan farauhun, wa 1:13:14 raihanun, wa jannatun [berdehem] 1:13:16 na'im. 1:13:17 Kembalinya kita ke alam barzakh, 1:13:21 ya. 1:13:21 Allah Ta'ala sangat gembira dan Allah 1:13:24 gembirakan kita. 1:13:25 Dan sudah pasti jaminan jannah untukmu. 1:13:29 Enggak usah berpikir alam malakut, alam 1:13:32 ini, alam itu, enggak usah. Yang penting 1:13:34 kita hidup di dunia, Allah Ta'ala enggak 1:13:36 perintahkan kita untuk mempelajari alam 1:13:39 malakut. 1:13:40 Tidak memperla, tidak memerintahkan 1:13:42 kepada kita untuk mempelajari alam 1:13:44 barzakh. 1:13:45 Tapi Allah memberikan gambaran. 1:13:48 Ya. 1:13:49 Innal ladzina amanu wa amilus shalihat 1:13:52 lahum jannatun tajri min tahtihal anhar, 1:13:56 khalidina fiha abada. 1:13:58 Lahum fiha azwajun mutahharatun. 1:14:03 Orang yang beramal baik, bagi mereka itu 1:14:05 pasti surga, jaminan bagi mereka. 1:14:08 Dan mereka Allah berikan 1:14:10 pasangan-pasangan 1:14:12 yang sangat-sangat bersih, mulia, dan 1:14:15 cantik, dan indah. 1:14:18 Pasangan kalau dia perempuan, Allah 1:14:19 Ta'ala berikan pasangan Allah. 1:14:21 Atau Allah jadikan dia bidadari, 1:14:23 berpasangan dengan 1:14:24 suaminya. Suaminya sudah diubah oleh 1:14:26 Allah, lebih cantik, lebih cakap, lebih 1:14:28 sempurna. 1:14:30 Jadi yang perlu kita perhatikan 1:14:33 amal ibadah kita. Insya Allah terjawab. 1:14:36 Masya Allah. 1:14:38 Selanjutnya pertanyaan yang masuk dari 1:14:39 tidak menyebutkan nama, dari hamba 1:14:41 Allah. Assalamualaikum warahmatullahi 1:14:42 wabarakatuh, Ustaz. 1:14:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:14:46 wabarakatuh. Eh, Pak Ustaz ketika kita 1:14:49 telah bersyukur atas segala nikmat yang 1:14:51 Allah berikan, tetapi bukannya nikmat 1:14:53 yang ditambah bahkan nikmat tersebut 1:14:56 menghilang. Apakah kita salah dalam 1:14:59 mensyukuri nikmat tersebut ataukah ujian 1:15:01 lain yang kita hadapi? Bukankah janji 1:15:05 Allah selalu benar, Pak Ustaz? Siapa 1:15:07 yang bersyukur akan ditambah nikmatnya. 1:15:10 Mohon pencerahan, Pak Ustaz. 1:15:11 Masyaallah, masyaallah. Betul. 1:15:14 Memang ada ayat dalam Alquran kan Allah 1:15:16 Ta'ala menyatakan la insyakartum 1:15:19 la azidannakum 1:15:21 walain kafartum inna adzabi lasyadid. 1:15:27 Kita bersyukur kepada Allah Ta'ala, 1:15:29 Allah Ta'ala akan menambahkan kepada 1:15:31 kita belum tentu bentuk materi. 1:15:35 Mungkin Allah Ta'ala tambahkan kepada 1:15:37 kita dalam soal kesehatan. 1:15:40 Mungkin Allah Ta'ala tambahkan kepada 1:15:42 kita dalam kehidupan kita lebih 1:15:45 dihormati dan disayangi orang. 1:15:47 Macam-macam. 1:15:50 Tapi ketika Allah Ta'ala benturkan 1:15:52 dengan satu musibah 1:15:54 tergantung bagaimana kita hadapi. 1:15:57 Kalau kita meyakinkan diri kita bahwa 1:16:00 ini pasti ada hikmah dari Allah Ta'ala 1:16:03 untuk membawa kebaikan. 1:16:05 Berakhir dengan demikian. 1:16:07 Karena Allah Ta'ala menyatakan dalam 1:16:08 hadis qudsi qala Rasulullah sallallahu 1:16:10 alaihi wasallam qala Allah 1:16:13 innani 1:16:14 inda dhanni abdi. 1:16:16 Sesungguhnya aku 1:16:19 mengikuti sangkaan hambaku. 1:16:24 Jadi kalau umpamanya kita dibenturkan 1:16:26 dengan satu musibah 1:16:29 jangan kita menyalahkan, mengeluh, 1:16:31 mencari kambing hitam. 1:16:33 Tadahkan tangan kepada Allah. Ucapkan 1:16:35 alhamdulillah ya Allah. Alhamdulillah. 1:16:38 Sambil mencari jalan bagaimana untuk 1:16:40 nanti Allah berikan jalan keluar 1:16:42 daripada musibah yang kita hadapi. He 1:16:43 em. 1:16:45 Insya Allah terjawab. 1:16:48 Baik Ustad, alhamdulillah semua 1:16:49 pertanyaan sudah dibacakan. Mungkin 1:16:52 sebelum pamit Ustad disimpulkan atau ada 1:16:54 yang disampaikan? 1:16:57 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 1:16:58 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 1:17:01 Kita ingat saja baik-baik. 1:17:03 Pentingnya kita bersyukur 1:17:06 sama dengan kita mengundang kecintaan 1:17:08 Allah. 1:17:10 Keridhoan Allah kepada 1:17:12 Ada saatnya ketika kita memerlukan 1:17:14 sesuatu. 1:17:15 Kita menginginkan sesuatu. 1:17:17 Kita terjepit dalam sesuatu. 1:17:19 Ketika kita menadahkan tangan. 1:17:22 Allah Ta'ala tahu siapa hamba Allah yang 1:17:24 menadahkan tangan. 1:17:26 Yang Allah sangat senang dan Allah lebih 1:17:28 baik. 1:17:29 Pasti Allah Ta'ala akan mengabulkan 1:17:31 doanya. 1:17:33 Mudah-mudahan Allah Allah 1:17:35 Engkau dalam 1:17:37 kebaikan. 1:17:38 Kita hamba-hamba Allah yang syakirin. 1:17:41 Amin ya Arhamar Rohimin. 1:17:42 Wassalamualaikum Warahmatullahi 1:17:44 Wabarakatuh. 1:17:45 Waalaikumsalam Warahmatullahi 1:17:47 Wabarakatuh. Demikian Iman Hawa, 1:17:48 tausiyah sore bersama Ustad Zaid M Hamid 1:17:51 membahas tema mengenai antara syukur dan 1:17:53 kufur. Semoga apa yang disampaikan 1:17:56 banyak manfaat untuk semuanya. Saya yang 1:17:58 bertugas Fahri ditemani Riza dan juga 1:18:00 Yusuf sebelum kita pamit. 1:18:02 Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu 1:18:03 Alla Ilaha Illa Anta Astaghfiruka Wa 1:18:06 Atubu Ilaih. Wassalamualaikum 1:18:07 Warahmatullahi Wabarakatuh.