Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Brail TV
- maulaya sholli wasallim daiman abadan
- ala habibika kiril khalqi kulli imi.
- Masyaallah barusan lagu dari Mahir Zin
- tentang selawat kepada Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhah yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala. Apa kabar? Semoga di
- mana pun Anda berada senantiasa dalam
- lindungan dan rahmat dari Allah
- subhanahu wa taala. Kami ucapkan selamat
- datang rahmat di mimbar hasil bersama si
- Isa Alkaf. Ada Neja kameraman dan juga
- Anis Mualim di meja operator. Dan
- seperti biasa Konot alhamdulillah setiap
- Sabtu malam di mimbar hasil kita
- kedatangan tamu-tamu istimewa. Dan hari
- ini kita kedatangan sebenarnya sudah
- sering ke sini. Masyaallah. Ustaz yang
- rupawan tetangga kita ini dari Cilengsi
- ada Ustaz Fahri. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Apa kabar Ustaz? Sehat Ustaz? Ya.
- Alhamdulillah bikhair.
- Alhamdulillah. Masyaallah. Jazakallah
- khair ustaz. Masyaallah. Insyaallah.
- Malam minggu sempet-sempetin ke sini
- meninggalkan anak istri di rumah.
- Alhamdulillah. Allah takabbal.
- Insyaallah.
- Amin. Amin. Meninggalkan pesantrennya
- Ustaz ya. Masyaallah. Barakallah yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala. Aku
- kenalin lagi ustaz ya. Tib
- tiap minggu walaupun antum sudah tiga
- kali di sini. Barangkali ada yang baru
- dengar antum. Ustaz Fahri ini merupakan
- salah satu mudir di pesantren tahfizul
- Quran Alfath ya Ustaz ya di daerah
- Cilengsi. Beliau juga hafal Quran 30
- juz, Ikhwan Akhwat di umur yang masih
- muda, masyaallah. Dan juga mendidik
- anak-anak hafal tahfizul Quran dan juga
- beliau aktif berdakwah dan sekarang juga
- lulusan ee Universitas apa, Ustaz?
- Diaman itu
- Jamiatul Quran.
- Jamiatul Quran. Masyaallah. Lusahan
- Jamiahatul Quran di Yaman. Eh, hari ini
- Ustaz Fahri akan membahas bersama kita
- tentang
- apa yang terjadi di bulan Rajab ini.
- Setelah berkali-kali para asatiz
- membahas keistimewaan-keistimewaan bulan
- Rajab kemarin di hari Senin ada Ustaz ee
- Khairul Huda e Ustaz Misbahul Munir
- mohon maaf membahas tentang keistimewaan
- bulan Rajab. Kemudian Ustaz Fawas juga
- hari selasanya membahas tentang
- keistimewaan bulan Rajab. Habib Mustaba
- tadi pagi juga sempat dan ada satu
- peristiwa nih ikhwan akhwat di bulan
- Rajab ya peristiwa yang cukup penting di
- dalam sejarah Islam di bulan Rajab yaitu
- Isra Mikraj ya Ustaz. Betul ustaz.
- Masyaallah sahih.
- Masyaallah. Isra Mikraj yang dialami
- oleh baginda nabi besar kita Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Waalaikum.
- Hari ini Ustaz Fah akan berbagi,
- bercerita bersama kita tentang peristiwa
- Isra Mikraj dan ee peristiwa-peristiwa
- sebelumnya yang berkaitan dengan Isra
- Mikraj. Ustaz ya.
- Insyaallah.
- Masyaallah. Ee bagi ikhwan akhwat yang
- ingin bertanya, berbagi, silakan
- kirimkan pertanyaan Anda nantinya di
- 0811999720
- atau bisa telepon langsung ke
- 0218451512.
- E baik, Ustaz. ee sebelum peristiwa Isra
- Mikraj itu ee ada peristiwa Ammul Huzni,
- Ustaz. Ya.
- Iya, betul sekali.
- Apa itu, Ustaz? Peristiwa Ammul Huzni
- ini diartikan dalam bahasa Indonesianya
- tahun kesedihan.
- Tahun kesedihan.
- Tahun kesedihan di mana Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam itu diuji
- dengan ujian yang sangat berat.
- Beliau ditinggal oleh istrinya Khadijah
- radhiallahu anha dan juga ditinggal oleh
- pamannya Abu Thalib.
- Baik ee kita mulai ya.
- Bismillah. Bismillah. Ustaz
- bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah
- wasalatu wassalam ala rasulillah wa ala
- alihi wasahbihi wawalah. Amma ba'd.
- Para hadirin dirahmati Allah. Bersyukur
- pada malam hari ini kita semua berusaha
- meningkatkan kecintaan kita kepada
- baginda Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam.
- Dan ketika kita mencintai Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam sebenarnya
- itu termasuk salah satu cara dan jalan
- paling mudah masuk surga. Hm. Ajib.
- Eh, adalah Anas Ibnu Malik
- pernah meriwayatkan sebuah hadis dan dia
- mengatakan, "Sesungguhnya ada suatu
- perkataan yang paling aku cintai dari
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,
- yaitu almaru ma ahab." Sesungguhnya
- seseorang itu bersama yang ia cintai.
- Cintai.
- Ya Allah yang Ya Allah yang maha rahmat,
- ya Allah yang maha rahim. Sesungguhnya
- aku tidak bisa beramal sebagaimana
- amalnya Rasulullah, tidak bisa beramal
- sebagaimana amalnya Abu Bakar. tidak
- bisa beramal sebagaimana amalnya Umar.
- Tetapi dengan cinta ini semoga Allah
- Subhanahu wa taala bisa mengumpulkan aku
- dengan dengan mereka. Amin ya rabbal
- alamin. Insyaallah alamin.
- Ee ketika kami diminta untuk ee
- bercerita atau mengulang kembali tentang
- sirah Nabawiyah sebenarnya itu juga
- mengecas keimanan diri kami khususnya.
- Betul. Sehingga ee saya amat berbahagia
- dan insyaallah kita malam ini berbagi
- tentang peristiwa yang begitu agung
- yaitu Isra dan Mikraj. Sebelum terjadi
- Isra Mikraj ada beberapa peristiwa yang
- ee memang begitu berat di alam baginda
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- wasam
- yang pertama beliau diembargo selama
- sekitar 3 tahun. Tidak ada jual beli
- dengan kaum musyrikin. Tidak ada juga
- pernikahan. Aj.
- Jadi di embargo gua benar-benar tidak
- ada ee
- ikatan antara Bani Hasyim, Bani Muallib,
- dan selain ee mereka. Sehingga ee
- diceritakan bahwasanya Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam itu sampai
- sering mengganjal perutnya dengan batu.
- Begitu beratnya. Kemudian
- di akhir tahun embargo tersebut
- dipanggillah oleh Allah azza waalla
- Khadijah radhiallahu anha. Allah
- istri tercinta yang selama ini selama
- berdakwah selama 10 tahun dan juga
- menemani Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam sekitar 25 tahun.
- Ustaz di embargo itu maksudnya dibatasi
- gitu.
- Dibatasi. Jadi tidak tidak dibuat
- perjanjian
- he
- antara ee kabilah-kabilah yang memusihi
- kaum muslimin supaya tidak ada jual beli
- Allah.
- Sehingga mereka kelaparan
- selama 3 tahun ya.
- Selama sekitar 3 tahun.
- Penyebabnya apa, Ustaz? Ya, karena kaum
- musyrikin kebingungan cara apalagi untuk
- menghentikan Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam.
- Dan Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam itu pun dilindungi oleh Abu
- Thalib
- sehingga mereka tidak bisa menyakiti
- secara langsung Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam.
- Sedikit bercerita tentang Khadijah ya.
- Kenapa disebut dengan ee tahun
- kesedihan? Karena Khadijah radhiallahu
- anha istri beliau adalah seorang
- perempuan yang begitu membantu
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- Ketika Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam mengalami kesulitan, kesedihan,
- maka yang bisa meringankan ketika pulang
- adalah Khadijah.
- Sidah Khadijah.
- Karena begitu besar jasanya, maka
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- itu sering menyebut dan memuji Khadijah
- radhiallahu anha.
- Sampai-sampai Aisyah,
- istrinya, istri Rasul itu cembur dengan
- Khadijah. Padahal enggak ketemu.
- Padahal enggak ketemu. Bayangkan.
- Masyaallah.
- Jadi suatu malam Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam keluar
- kemudian diikuti oleh Aisyah cemburung.
- Apa yang Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam ini keluar malam-malam
- ternyata mau mengunjungi kuburnya siapa?
- Khadijah.
- Sayidina Khadijah. Masyaallah.
- Kemudian kata Rasul, "Wahai Aisyah,
- keluar." Nah, jadi keluar Rasulullah.
- Kemudian ee kata Rasul, "Ya Aisyah, apa
- anda cemburu?" "Ya, tentu saya cemburu.
- Bagaimana saya tidak cemburu
- setiap hari engkau menyebut-nyebut nama
- Khadijah?
- Kemudian kata Aisyah, "Bukankah Allah
- telah menggantikan
- ya perempuan tua?" Menyebutnya perempuan
- tua karena cemburu dengan perempuan yang
- lebih baik. Kemudian Rasul sallallahu
- alaihi wasallam ketika mendengar
- perkataan itu, wajahnya memerah
- menahan amarahnya. Kemudian mengatakan,
- "Demi Allah, sesungguhnya Allah tidak
- menggantikan ia dengan perempuan
- siapapun yang lebih baik daripada
- dirinya."
- Masyaallah. Karena
- itu yang disebut wafa.
- Wafa.
- Wafa itu
- kesetiaan. Ee kesetiaan. Masyaallah.
- Heeh.
- Sesungguhnya Khadijah adalah seseorang
- yang ketika orang lain ingkar kepadaku,
- ia beriman. Ketika orang lain menan
- hartanya dariku, ia memberikan hartanya
- kepadaku. Ketika Allah tidak memberikan
- keturunan dari istri-istriku maka Allah
- takdirkan darinyalah aku mendapatkan
- keturunan. Subhanallah.
- Masyaallah.
- Kemudian Abu Thalib juga sama. Abu
- Thalib itu paman Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam yang ee
- begitu memberikan dukungan dan bahkan
- menjadi tameng bagi baginda Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Ketika Abu Thalib wafat, maka
- orang-orang Quraisy berani melakukan
- hal-hal yang tidak pernah mereka berani
- lakukan ketika Abu Thalib masih masih
- hidup. Heeh. Sehingga Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam ketika beliau
- salat itu dalam ee sirah diceritakan
- ditaruh di atas kepalanya tanah.
- Bahkan ada yang menceritakan juga di
- sirah itu di di dilempar di atas
- kepalanya kotoran unta. Kemudian Rasul
- sallallahu alaihi wasallam kembali ke
- rumahnya kemudian bertemu Fatimah
- radhiallahu anha dan putrinya menangis.
- Kemudian kata Rasul sallallahu alaihi
- wasallam, "Wahai putriku, jangan
- menangis. Sesungguhnya Allah subhanahu
- wa taala melindungiku. Nah, ini disebut
- amul huzah. Subhanallah.
- Hari kesedihan, bulan eh tahun
- kesedihan.
- Tapi ada yang lebih sedih sebenarnya.
- Siap.
- Yang lebih sedih adalah Rasul sallallahu
- alaihi wasallam bersedih karena sejak
- wafatnya Abu Thalib, pintu-pintu dakwah
- tidak terbuka sebagaimana sebelumnya.
- Itu yang lebih sedih.
- Pintu dakwah ke mana?
- Jadi ketika dulu ketika beliau berdakwah
- tidak ada yang berani mengusik. H
- tidak ada yang berani ee secara terus
- terang berkata kasar kepada Rasul.
- Tapi ketika Abu Thalib sudah wafat, maka
- kaum Quraisy berani melakukan hal-hal
- yang tidak pernah mereka berani lakukan
- ketika Abu Thalib masih hidup. Jadi
- itulah sebenarnya kesedihan yang lebih
- sedih
- yang dialami Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam.
- Kemudian karena keadaan yang begitu
- sulit, belia, beliau mencari mana kaum
- yang masih mau menerima dakwah saya.
- Akhirnya beliau pergi ke mana? Ke Thaif.
- di Thaif dilemparin sampai kaki beliau
- ee bercucuran darah dan Zaid bin Haritah
- yang menghalangi batu-batu yang dilempar
- kepada Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam itu sampai mengena kepala
- mengenai kepalanya hingga ada tiga
- robekan di kepalanya.
- Singkat cerita Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam berteduh di bawah
- bah
- apa?
- Pohon kurma.
- Pohon anggur.
- Buhan anggur.
- Nah, setelah itu pohon kurma. H.
- Nah, ketika itu Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam berdoa yang intinya, "Ya
- Allah,
- apakah ini semua karena kekuranganku
- dalam fasih menyampaikan dakwah ini
- kepada umatmu?"
- Atau karena lemahnya aku dalam
- menyampaikan dakwah ini kepada umatku?
- Sekiranya itu semua
- memang tidak karena kemarahanku,
- kemarahan Engkau ya ya Allah, maka aku
- tidak peduli. Jadi, Rasul dalam keadaan
- seperti itu masih rida. dan enggak marah
- sama sama kaumnya. Tapi apa apa karena
- ini saya kurang kurang fasih apa karena
- ini saya kurang pintar dalam
- menyampaikan dakwah. Subhanallah. Itulah
- amul huzun sebelum
- Isra Mikraj.
- Masyaallah.
- Jadi begitu beratnya sehingga ada yang
- mengatakan Isra Mikraj itu adalah
- tasdiah. H
- adalah pembahagiaan kepada Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam wasallam.
- Saat Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam habis dilemparin itu katanya
- ditawarin Ustaz ya ditawarin
- saat salah satu malaikat gunung.
- Oh iya betul.
- Gimana Ustaz?
- Jadi R di dalam sebuah hadis he
- diceritakan bahwasanya Rasul sallallahu
- alaihi wasallam itu asobahul ham
- ditimpa dengan kegunda-gulanaan sehingga
- dia berjalan.
- H
- kan orang kadang-kadang kalau lagi sedih
- banget tuh jalan aja enggak tahu ke mana
- kan.
- Benar. Nah, begitulah Rasul sallallahu
- alaihi wasallam ini di di Makkah
- ditolak, di Thaif dakwah dengan
- baik-baik mah dilemparin. Ya sudah jadi
- asabul ham jalan aja bingung. Sampai
- beliau tersadar itu ketika datang
- malaikat
- malaikat Jibril mengatakan, "Wahai
- Muhammad, sesungguhnya Allah Subhanahu
- wa taala mengutus kepadamu malak
- al-aksaksyabain." Jadi ee malaikat
- penjaga dua gunung. Gunung yang ada di
- Makkah melalui Makkah. Kemudian kata
- mereka tersebut, "Wahai Muhammad,
- sesungguhnya aku diutus oleh ee Allah
- azza waalla untuk engkau memerintahkan
- apapun kepadaku."
- H.
- Jadi artinya apabila engkau
- memerintahkan aku supaya diangkat itu
- gunung dan ditimpakan kepada penduduk
- Makkah dan penduduk Thaf, maka akan
- dilakukan. Tapi apa kata Rasul
- sallallahu alaihi wasallam? Kata
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,
- "Jangan. Saya berharap dari keturunan
- mereka ada orang yang beriman. Anjing.
- Subhanallah.
- Betapa sabarnya Rasul. Betapa optimisnya
- bahwasanya nanti apabila misalnya orang
- tuanya tidak beriman, maka keturunannya.
- Ini yang saya pernah dengar dari Habib
- Ahmad bin Citab.
- Ketika seseorang itu ikhlas menyampaikan
- dakwah
- dari hati dia yang paling dalam,
- maka insyaallah akan sampai kepada
- mustami.
- Kalau tidak sampai kepada mustami, maka
- kepada keturunannya. Dan inilah
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- Dan yang uniknya ketika nanti Rasul
- wafat itu penduduk Arab pada murtad
- semua.
- Kecuali penduduk Thaf.
- Allah
- subhanallah doanya Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam. Allahumma shalli
- wasallim wabarik.
- Subhanallah.
- Baik, kita lanjut ke Isra Mikraj.
- Setelah sedih-sedih gitu, Allah
- Subhanahu wa taala akhirnya hadiahkan
- berupa Isra Mikraj. berupa Isra Mikraj
- di mana
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- nanti bertemu dengan Allah azza waalla
- itu adalah kebahagiaan yang begitu luar
- biasa
- kemudian ee Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam nanti diperlihatkan surga dan
- neraka
- neraka.
- Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam dipertemukan dengan para
- pendahulunya para para nabi
- h
- yang merasakan kepedihan yang sama-sama
- dirasakan oleh Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam wasallam. Jadi ketika
- kembali lebih kuat.
- Hm. yang tadinya ilmul yaakin menjadi
- ainul yaakin
- aji.
- Nah, seperti itulah Isra Mikraj. Baik,
- selanjutnya artinya
- ketika ee setelah amul huz ada peristiwa
- namanya isra.
- Isra itu artinya perjalanan di malam
- hari.
- Malam hari.
- Dari mana?
- Dari Mekah.
- Dari Makkah menuju menuju Masjidil Aqsa.
- Aqsa.
- Dan ketika Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam dari Makkah menjun Masjidil
- Aqsa melewati ee Gunung Tur.
- Hm.
- Maka Rasul sahu alaihi wasallam singgah
- dan salat di situ.
- Hm.
- Kemudian ketika sampai Masjidil Aqsa,
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- itu dikumpulkan dengan para nabi
- dan Jibril Alaih Salam. Malaikat Jibril
- mempersilakan Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam untuk mengimami para
- anbiya, para nabi. Artinya di sini
- pengakuan dari para nabi bahwasanya
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- adalah sayyidul anbiya.
- Ee adalah ee pemimpinnya para para nabi.
- Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam
- Allah angkat Allah mikrajkan h
- dari mana? dari Masjid Aqsa ke langit
- sampai Sidratul Muntaha nanti.
- Yang luar biasanya Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam tadi ketemu para nabi
- kemudian disuruh menjadi imam. Artinya
- secara kedudukan yang paling mulia siapa
- di antara para nabi?
- Rasul.
- Rasul kan? Tapi nanti lihat ketika nanti
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- naik ke langit yang pertama,
- maka di situ ketemu Nabiuna Adam Alaih
- Salam.
- Nah, di situ Rasul sallallahu alaihi
- wasallam mendengarkan nasihat dari Nabi
- Adam.
- Nabi Adam.
- Nah, ini menunjukkan adanya keterikatan
- dakwah yang pertama.
- Dan yang kedua ketawaduan Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam.
- Dan dia meyakini bahwasanya beliau
- adalah penerus dakwah. He.
- Nah, ini harus diresapi oleh para pemuda
- yang baru menuntut ilmu bahwasannya ilmu
- yang kita dapat itu ada peran dari
- guru-guru kita.
- H.
- Nah, sekarang kan banyak ee peristiwa di
- mana seseorang baru belajar kemudian
- tiba-tiba merasa lebih pintar daripada
- gurunya
- dan enggak mau ngedengar nasihat dari
- gurunya.
- Iya. Iya. Iya.
- Seperti itu. Dan adalah Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Beliau tidak langsung lewat kan bisa
- lewat aja itu bahkan saya sudah jadi
- pemimpin para nabi lewat aja
- tetapi tidak di langit pertama bertemu
- Nabi Adam alaihi salam
- dikatakan marhaba kemudian ee diberikan
- nasihat ditimpa oleh Rasul sallallahu
- alaihi wasallam di langit kedua ketemu
- Nabi Yahya dan Nabi Isa. Nabi Yahya yang
- ee yang terbunuh
- ya yang dipengkal oleh Bani Israil. Di
- langit ketiga ketemu Nabi Yusuf Alaih
- Salam, Nabi Idris, Nabi Harun dan ketemu
- Nabi Nabi Musa.
- Ketika ketemu Nabi Musa, kemudian ada
- ada hiwar di situ ada percakapan dan
- ketika akan mau naik ke langit yang
- ketujuh, di situ ada Nabi Ibrahim Alaih
- Salam. Nabi Musa menangis.
- Kenapa?
- Kenapa nangis? Karena ada seseorang
- setelahku yang pengikutnya lebih banyak
- daripadaku. Subhanallah. Jadi apa ya ee
- tidak ada rasa
- ee apa ya ee namanya itu
- keinginan yang lebih daripada para nabi
- yang lainnya itu kecuali dalam dakwah.
- Iya.
- Nah, karenanya kita di sini ee sebagai
- seorang muslim
- maka boleh kita termotivasi dengan
- saudara-saudara kita, dengan para ulama
- supaya kita bisa mengikuti mereka. Kok
- Nabi Musa sudah tahu, Ustaz kan waktu
- itu apa namanya Nabi Muhammad masih di
- embargo habis sama Huzni masih sedikit.
- Nah, di kan ini beda alam.
- Ham sudah tidak terk tidak waktu. Allah
- Subhanahu wa taala
- itu yang menciptakan waktu.
- Seperti hukum alam sekarang ee suatu
- benda apabila dijatuhkan ini turun ke
- bawah. Itu kan Allah yang membuat
- hukumnya.
- Betul. Betul. Nah, artinya ketika sudah
- melewati e batas-batasan alam, maka apa
- yang berlaku di suatu alam tidak berlaku
- di alam yang lain.
- Alam kubur
- itu nyata.
- Sebagaimana kita nyata sedang berbicara
- seperti ini.
- Betul.
- Nah, karenanya ee kaidah-kaidah yang
- kita anggap tidak logis maka bisa
- terjadi di alam yang lain. Seperti
- contohnya Rasul nanti melihat ee orang
- yang terbiasa makan riba.
- Nah, nanti itu diperlihatkan oleh kepada
- Rasul ee yaitu orang yang perutnya besar
- kemudian keluar ee apanya ususnya dan
- mengeluarkan bau yang yang begitu
- mencicikan.
- Naubillah.
- Kemudian orang-orang yang makan harta
- anak yatim
- H.
- Maka diperlihatkan kepada Rasul ada
- seseorang yang diberikan makan yaitu
- bara yang panas.
- Dimasukkan ke dalam mulutnya kemudian
- langsung keluar
- dari duburnya. Kemudian Rasul mengat,
- "Ya Jibril, siapa ini?" "Ini adalah
- orang-orang yang memakan harta anak
- yatim."
- Anak yatim.
- Terus kemudian diperlihatkan kepada
- Rasul orang-orang yang
- mulutnya ini pakai tang
- dirobek-robek.
- Siapa ini? Ya, wahai Jibril, ini adalah
- orang-orang yang suka gibah. Bayangkan.
- Nah, jadi ee orang tersebut seharusnya
- disiksanya kapan?
- H
- kalau sudah terjadi hari kiamat kan.
- Iya.
- Tapi diperlihatkan kepada Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam.
- sebagai pelajaran yang nanti disampaikan
- kepada umatnya. Masyaallah.
- Wallahuam.
- Allah. Masyaallah. Masyaallah. Ustaz,
- lantas habis naik ketemu-ketemu itu
- langsung ketemu Allah Subhanahu wa
- taala.
- Langsung ee langit ketujuh bertemu Nabi
- Ibrahim.
- Beliau sedang bersandar di Baitul
- Makmur.
- Ada namanya Baitul Makmur. Baitul Makmur
- itu
- lurus sampai Ka'bah.
- Hm. Aji.
- Yang di mana kalau dijatuhkan batu itu
- jatuhnya di Ka'bah. Haji
- karena begitu begitu lurusnya. Nah,
- setelah terdiwar Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam itu naik ke si ee saya
- pernah mendengar kajian ke Sidratul
- Muntaha atau sebelum Sidratul Muntaha
- di mana kalau Rasul masuk ke situ maka
- akan terbakar.
- Maka sampai sebelum Sidratul Muntaha dan
- kemudian yatajallahu azza waalla Allah
- ee ee berbicara dengan Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam dengan bentuk
- yang wallahuam. Kita tidak tahu
- hakikatnya. Yang jelas terjadi ee kalam
- antara Allah azza waalla dan juga Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Dan
- diwahyukan, diperintahkan kepada umatnya
- supaya salat berapa rakaat? 50 rakaat.
- 50. Bayangkan berapa? Dalam seminggu,
- sebulan dalam satu hari.
- Kemudian turun kepada Nabi Musa Alaih
- Salam. Dan ini adalah ee jasanya Nabi
- Musa Alaih Salam. Kata Nabi Musa, "Wahai
- Muhammad, umatku saja seminggu sekali,
- seminggu sekali untuk ibadah aja banyak
- maksiat.
- Minta keringan kepada Allah. Akhirnya
- naik kepada Allah, minta keringanan
- dituruni jadi 40. Kembali lagi kepada
- Nabi Musa naik lagi sampai akhirnya
- sampai li
- tapi tetap dikomentari oleh Musa Alaih
- Salam.
- Berat wahai Muhammad umatku saja satu
- minggu sekali masih banyak yang
- bermaksiat
- tapi apa kata Nabi sallallahu alaihi
- wasallam aku malu kepada Tuhanku dan aku
- rida dengan apa yang beliau tetapkan,
- yang Allah tetapkan. Setelah itu nadal
- munadi,
- ada seorang ee malaikat penyuru
- bahwasanya Allah telah tetapkan salat
- bagi umat Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam
- selama satu hari lima salat.
- Masyaallah. Jadi ibadah salat ini luar
- biasa.
- Beda dengan ibadah yang lain.
- Iya.
- Kalau ibadah yang lain melewati
- perantara Jibril alaihissalam. Tapi
- kalau salat
- itu langsung dari Allah kepada Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan
- enggak turun perintahnya dari dari
- langit ke bumi, tetapi Allah angkat dulu
- Nabi Muhammad dan disampaikan
- perintahnya. Karenanya memang kita
- sebagai seorang muslim diperintahkan
- supaya sambung terus kepada Allah dengan
- banyak zikir.
- Tapi kan manusia ini kadang lupa karena
- ada batas minimal itu salat lima
- lima waktu. Q Allahu Taala fi kitabihil
- karim waqimataikri
- dan tegakkanlah salat untuk mengingatku.
- Semoga kita diberikan kekhusyuan dalam
- salat sehingga selalu sambung kepada
- Allah azza waabalamin.
- Masyaallah.
- Masyaallah tabarakallah.
- Masyaallah. Ustaz Ustaz tadi kan ee ada
- hiwar-hiwarnya itu ke Nabi Musa ada
- hiwarnya ke Nabi Ibrahim ada hiwarnya.
- Ada enggak, Ustaz, riwayat yang
- menyebutkan kira-kira hiwar atau
- percakapan, isi percakapan itu apa,
- Ustaz? Antara Nabi Muhammad sama Nabi
- Musa, Nabi Muhammad sama Nabi Ibrahim,
- Nabi Muhammad sama Nabi Adam itu isi
- apa, Ustaz? Isinya, Ustaz?
- Masyaallah. Ee kebanyakan ee tarhib
- yakni ee selamat ee datang kemudian
- pujian kepada Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam seperti itu.
- Ee ada percakapan tapi nanti bisa
- dilihat di kitab-kitab Rahik Almaktum.
- He
- bisa dilihat ee kalau di Fiqhus siarah
- itu ee diaang kalau Syekh Buti di Fiqhus
- Siarah langsung kepada
- ee ibrahnya,
- kepada hikmah-hikmahnya.
- Hikmah-hikmahnya. Masyaallah.
- Masyaallah. Mungkin nanti setelah ini
- Ustaz menyampaikan tentang
- hikmah-hikmahnya. Bagi-akat yang ingin
- bertanya, ingin berpendapat sambil ustaz
- minum dulu barangkali seret. Silakan
- ikhwan akh ke 0811999720
- atau bisa telepon ngobrol di kita kasih
- masukan juga boleh bertanya boleh ke
- 0218451512
- kita akan kembali setelah jeda berikut
- ini.
- Hasil TV
- jalla man shala alaih. Masyaallah.
- Lauana bainal habib. Kalau saja berada
- di tengah-tengah kita alhabib yaitu Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- ladanalq walqarib pasti akan mendekat.
- Semua yang jauh, yang dekat itu pasti
- akan berkumpul karena magnetnya Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wa wasallam
- dan cahaya beliau yang membuat hati
- menjadi tenang, yang membuat hati
- menjadi senang dan tidak diragukan lagi
- membuat orang yang memandangnya cinta
- sama beliau alaihialatu wasalam. Bahkan
- jangankan memandang ya, Ustaz ya,
- mendengar ceritanya saja bikin kita
- tereny tidak ada cerita yang lebih baik
- daripada cerita perjuangan dakwah beliau
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Tadi ikhwan akhwat di sesi
- pertama Ustaz sudah bercerita kepada
- kita tentang bagaimana sedikit tentang
- amul huzni, Ustaz.
- Amul huzni. ee kemudian bagaimana Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- diembargo atau dibatasi secara ekonomi
- kemudian tidak ada pernikahan bahkan ee
- disebutkan saat embargo itu para sahabat
- makan daun ya Ustaz.
- Iya betul sekali
- makan daun.
- Kemudian setelah diembargo orang-orang
- tercinta dan terkasih beliau meninggal
- Sayidah Khadijah kemudian Abu Thalib
- meninggal
- paman Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam.
- Di tengah kebingungan itu, Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam coba hijrah
- ke Thaif mencari apa?
- Masih ditolak lagi.
- Masih ditolak.
- Akhirnya Allah Subhanahu wa taala hibur
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- dengan perjalanan Isra dan Mikraj yang
- terjadi pada bulan ini, bulan Rajab.
- Nanti sesaat lagi kita akan merayakan
- Isra Mikraj, Ustaz. Ya, masyaallah kita
- akan memperingati hari ini kita mengkaji
- dulu bersama Ustaz Fahri ee tentang Isra
- Mikraj. Bagi ikon-qhwan yang ingin
- bertanya, ini sudah ada beberapa yang
- masuk Ustaz. Ada Ibu Nurjamah,
- masyaallah dari Singapura. Masyaallah
- menyimak. Ada Umi Farhan dari Depok. Ada
- Emi dari Tangsel. Ada Ibu Anggit. Ada Bu
- Mame ini Bu Mame yang itu PCR bukan beda
- ya. Bu Mame dari Bekasi. Ada Bunda
- Emila, ada
- Bapak Zahlindar. Masyaallah jazakumullah
- khairan jaza sudah menyimak. yang
- menonton Ustaz Fahri pada malam hari ini
- mulai dari Singapura sampai Tangerang
- Selatan Ustaz.
- Amin. Amin ya rabbal alamin. Ustaz tadi
- kan Ustaz cerita gimana Nabi Muhammad
- naik ke langit satu, ke langit dua, ke
- langit tiga, bahkan sampai bertemu oleh
- dengan Allah Subhanahu wa taala.
- Kemudian Nabi kembali lagi itu gimana,
- Ustaz, cara Nabi menjelaskan peristiwa
- semua peristiwa agung itu dengan hanya
- satu malam, bahkan bukan satu malam,
- setengah malam ya, Ustaz ya. Dengan
- kalau dibagi dengan beliau awal
- perginya.
- Iya, ya.
- Setengah-setengah.
- Setengah malam, ya. Nah, gimana, Ustaz,
- e keadaan atau kondisi kaum Quraisy
- mendengar cerita Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam itu?
- Sebenarnya
- kehidupan yang paling banyak ujiannya
- adalah kehidupan baginda Nabi Muhammad.
- Allahum shalli wabarik alai
- dan ujian yang paling berat adalah ujian
- para para nabi.
- Para nabi.
- Isra Mikraj itu adalah karunia bagi Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan
- juga kepada umatnya. He.
- Akan tetapi ketika beliau kembali ke
- bumi
- itu pun masih berat. H
- karena harus menjelaskan bahwasanya tadi
- malam saya diangkat ke langit bertemu
- dengan para nabi kemudian diperintahkan
- kepada saya dan umat saya untuk salat.
- Kira-kira
- bagi orang yang misalnya ee
- belum beriman
- Heeh.
- hal tersebut sudah dipercaya atau tidak?
- Tentu sulit kan?
- Sulit.
- Sangat sulit sekali. Nah, karenanya
- ketika Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam sampai ke bumi kembali, ujian
- selanjutnya adalah bagaimana beliau
- apakah tetap akan menyampaikan peristiwa
- yang beliau alami tadi malam
- atau tidak akan disampaikan.
- Tapilah begitulah Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam
- yang mempunyai sifat tabligh.
- Tabligh
- menyampaikan apa yang diperintahkan oleh
- Allah azza waalla disampaikan
- maka tsabata. Maka rasul sallallahu
- alaihi wasallam kuat dan menyampaikan
- hal tersebut. Walaupun pasti akan
- dicemooh
- bukan dipuji
- h
- malah diketawi oleh Abu Jahal.
- Allah klil haqana muril haqq walauana
- murran. Nah Abu Jahal, "Wahai Muhammad,
- engkau beneran tadi malam itu ke langit
- dan juga ke Masjidil Aqsa yang itu ada
- di Syam."
- Iya. W ketawa Abu Jahal dipanggilin itu
- orang-orang Quraisy. Kembali sini sini
- lihat ini Muhammad mau cerita.
- Nah, ketika Nabi Muhammad cerita lagi,
- diketahui lagi. Dan Abu Jahal
- memanfaatkan ini supaya bagaimana kaum
- muslimin banyak yang keluar dari Islam.
- Bikin ragu ya.
- E bikin ragu dan memang diceritakan
- sampai ada yang memang keluar kalau
- Islam berikan karena tidak percaya
- Nabi Muhammad.
- Tapi setelah itu langsung kembali lagi
- percaya kepada baginda Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam.
- Dan siapa yang perah dicari oleh Abu
- Jahal? Teman terdekatnya. H. Jadi kalau
- misalnya teman terdekatnya itu
- enggak percaya,
- enggak percaya selesai.
- Eh,
- akan diberitakan kepada ee pengikutnya
- Abu Jahal, ini aja teman aja enggak
- percaya, masa kalian mau percaya.
- Nah, karena Abu Jahal ini ahli ahli
- politik, ahli siasah,
- datangi kepada didatangilah Abu Bakar
- radhiallahu anhu. Dicari-cari ketemu Abu
- Bakar kemudian dikatakan, "Wahai Abu
- Bakar, ketahuilah bahwasanya temanmu
- yang namanya Muhammad mengatakan
- bahwasanya tadi malam itu ia pergi ke
- Masjidil Aqsa, ke Syam. Kemudian ya
- langit dia naik ke langit.
- Kemudian apa jawabannya? Kata Abu Bakar
- iya sedqah jujur. Rasul jujur. Sekiranya
- rasul sekiranya Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam mengatakan lebih dari
- itu, saya akan percaya. Karenanya beliau
- digeragi assiddiq
- yang mempercayai dan membenarkan Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Dan itu sebenarnya peristiwa yang sangat
- krusial.
- Tapi itulah tsamanul maukif, harga
- sebuah sikap. Dan harga sebuah sikap itu
- begitu berharga bukan hanya untuk para
- sahabat, tetapi untuk umat-umat
- setelahnya. Di mana kita sebagai seorang
- muslim apabila ada keadaan yang memang
- sulit dan kita harus mengatakan hak,
- maka katakanlah.
- Dicontohkan oleh siapa? Abu Bakar
- radhiallahu anhu.
- Masyaallah.
- Ini adalah ee peristiwa yang begitu
- besar. Heeh.
- Dan saat itu orang Quraisy sengaja
- kumpul.
- H
- pengin ngapain? Pengin menjatuhkan Nabi
- Muhammad. He.
- Coba bayangkan kita
- sudah terpojok sendiri dikerumuni orang
- untuk dijatuhkan.
- Wahai Muhammad mau ngetes gini.
- Heeh.
- Ee bagaimana Masjidil Aqsa? Rasul kan
- ketika itu memimpin salat. Jadi ya
- enggak mungkin kan keliling Masjid Aqsa
- siahah jalan-jalan gitu. Dan mereka tahu
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- belum pernah ke Masjid.
- Belum pernah Masjidil Aqsa karena mau
- mau diketawain.
- Kemudian ketika ditanya itu
- ditanya bukti ya.
- Ah maka ditampakkan oleh Allah azza
- waalla sisi-sisi Masjidil Aqsa di depan
- matanya dan diceritakan.
- Nah, karenanya ee
- sangat mungkin bagi orang saleh
- mengalami apa-apa yang dialami
- mukjizat-mukjizat dari para nabi.
- Nah, ini
- mukasyafah gitu, Ustaz.
- Mukasyafah namanya. bagi Allah mudah
- misalnya bagi orang saleh
- tiba dia diperlihatkan
- sesuatu yang mungkin ee sulit dipercaya
- misalnya dia bisa melihat muridnya dalam
- ee jarak yang jauh. Nah, dan seterusnya.
- Kemudian diceritakan oleh Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam ee setiap
- sudut-sudut Masjidil Aqsa sehingga
- betul-betul tergambar bagaimana Masjid
- Aqsa.
- H
- dan semua mengiyakan. Ya, seperti itulah
- Masjidil Aqsa.
- Maksudnya yang mengiyakan ni orang yang
- pernah berangkat ke sana gitu ya.
- Iya. Mengiyakan. Kemudian ditanya juga
- tentang ee kafilah-kafilah yang
- berangkat dijelaskan oleh Nabi
- sallallahu alaihi wasallam dengan
- terperinci.
- Nah, sehingga ini menjadi bukti kenabian
- baginda Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam.
- Ada sebuah catatan
- ee para orientalis itu mengangkat
- julukan-julukan selain julukan Nabi.
- Hm. Maksudnya gimana, Ustaz?
- Contoh ee Nabi Muhammad orang yang
- jenius.
- Iya. Nabi Muhammad leader pakar dalam
- bidang leadership.
- Heeh.
- Pakar dalam ee ketentaraan militer.
- Iya.
- Tapi mereka tidak pernah menyebutkan
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- adalah seorang nabi.
- Hm.
- Supaya apa? Umat muslim diarahkan ke
- sana.
- Iya.
- Bahwasannya Nabi Muhammad bisa mengajak
- kaumnya, mengajak ee orang-orang Arab
- pada zaman itu beriman kepadanya dan
- sampai sekarang banyak kaumnya. itu
- bukan karena kenabiannya, tetapi karena
- kecerdasannya.
- He.
- Nah, di situlah mulai masuk untuk
- merontokkan keimanan, bukti kenabian.
- Sehingga kita dapati
- ee beberapa ilmuwan mengatakan
- bahwasanya mukjizat itu sebenarnya
- hal-hal yang bisa diilmiahkan.
- H
- sudah begitu saja. Jadi Muhammad ya
- orang biasa tapi cerdas bukan seorang
- nabi.
- Sehingga mulai dimasukkan keraguan
- sehingga nanti lama-lama tidak iman
- kepada Quran dan seterus masuk kepada
- hal-hal yang lain.
- Artinya dengan Isra Mikraj ini
- membuktikan bahwa Nabi ya benar Nabi
- karena dia punya mukjizat
- walaupun benar beliau cerdas memang
- beliau beliau berilmu-ilmu
- pandai siasa
- se banyak mukjizat Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam.
- Heeh. Ee seringkiali Rasul sallallahu
- alaihi wasallam mengeluarkan air dari
- tangannya.
- Kemudian di zaman Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam pernah
- terbelah bulan.
- Hm.
- Di zaman Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam pernah Rasul ee membagikan
- makanan yang sedikit tapi cukup untuk
- orang orang banyak. Jadi ee supaya kita
- itu mempunyai kecintaan yang begitu
- kuat, maka harus diyakini Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam benar-benar
- seorang nabi yang diutus oleh Allah azza
- waalla yang memiliki kemuliaan dan juga
- memiliki kekhusu kekhususan.
- Anj.
- Masyaallah.
- Masyaallah. Ustaz
- barakallah fikum. Semoga kita bisa
- mencintai Rasul sallallahu alaihi
- wasallam dan juga benar-benar meyakini
- kenabian Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam wasallam. Masyaallah. Artinya
- keimanan seseorang pada saat Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- mengumumkan itu benar-benar diuji
- sekali.
- Diuji sekali Allah.
- Kita mungkin kalau misalnya Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam pada
- zaman kita belum tentu kita termasuk
- yang langsung beriman.
- Benar.
- Mungkin kita termasuk orang yang
- berproses.
- He.
- Entah prosesnya setelah setahun, 2 tahun
- dan seterusnya. Karena berat. Contohnya
- misalnya ada seseorang tiba-tiba
- mengatakan, "Saya seorang nabi,
- butuh bukti."
- Ya kan? Nah, bukti itu disebut ijaz
- mukjizah.
- Nah, karena ajaza yujizu ijazan wa
- mukjizatan.
- Jadi, sesuatu yang di luar ee kebiasaan
- yang tidak bisa ee diterima secara akal
- dan keluar dari hukum alam yang biasanya
- dilihat oleh manusia yang membuktikan
- bahwasanya dia benar-benar seorang
- seorang nabi. Itulah mukjizat.
- Nah, mukjizat Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam salah satunya adalah
- Al-Qur'an.
- Kemudian terbelahnya ee bulan dan
- seterusnya. Wallahuamab.
- Masyaallah. Masyaallah. Masyaallah.
- Masyaallah. Jazakumullah khairan jaz
- Ustaz atas penjelasannya. Ini kita
- baca-bacain dulu Ustaz sapa-sapaan dari
- pendengar ini ada Anisa Kubar.
- Masyaallah. Jazakumullah khairan jaza
- Ustaz Fahri atas penjelasannya.
- Makasih banyak juga Ibu Anisa sudah
- mendengarkan. Ada Pak Mukhtar Jatim, ada
- Ibu siapa ini? Bunda Milda.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Masyaallah luar biasa
- kisahnya. Syukron Ustaz Fahri. Ustaz,
- pelajaran penting apa saja dari kisah
- Isra Mikraj ini yang bisa kita ceritakan
- pada anak-anak kita sejak dini agar
- menumbuh suburkan cinta kita dan mereka
- kepada Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Mohon pencerahannya, Ustaz.
- Syukran.
- Masyaallah. Masyaallah. pas banget ee
- yang mau saya sampaikan itu hikmah dan
- pelajaran dari peristiwa Isra dan
- Mikraj.
- Masyaallah.
- Oke. Baik. Yang pertama
- yang mau saya taklik adalah kesabaran
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- dan juga mengadunya Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam kepada Allah
- terhadap apa yang beliau rasakan.
- Jadi
- mungkin terbesit di hati kita. Rasul
- sallallahu alaihi wasallam sabar. Tapi
- kenapa mengadu?
- Heeh.
- Kepada Allah azza waalla. Di sini Syekh
- Buti mengatakan bahwasanya mengadunya
- seorang hamba kepada Allah adalah
- ibadah. He.
- Dan sabar adalah sebuah amal yang harus
- dilakukan oleh para
- dai
- dai
- oleh para pendakwah dalam menyampaikan
- Islam, dalam menyampaikan Al-Qur'an.
- Bukan ke sosial media ya, Ustaz ya.
- Mengadunya
- seperti itu. Iya seperti itulah. Nah,
- jadi tidak bertentangan. Orang yang
- mengu Allah bukan berarti dia tidak
- sabar.
- Itu pelajaran yang pertama.
- Kemudian pelajaran kedua, sebagai
- seorang muslim ketika berdakwah dan
- berusaha dan menghadapi ujian harus
- iftikar,
- harus merasa butuh dan mengadu kepada
- Allah azza waalla.
- Semakin seseorang mengadu, artinya orang
- tersebut benar-benar merasa membutuhkan
- Allah azza waalla. Dan itu artinya
- kedekatan dirinya kepada Allah Subhanahu
- wa taala begitu dekat.
- H.
- Kemudian para hadirin dirahmati Allah,
- ada sebuah cerita yang yang unik nih.
- Nah, Fadol
- ee yang tadi lupa saya ceritakan. Jadi,
- ketika Jibril Alaih Salam mau masuk ke
- langit,
- H
- maka di situ ada malaikat penjaga
- langit.
- Nah,
- kemudian ee Jibril mengatakan,
- "Assalamualaikum." Waalaikumsalam. Kata
- malaikat penjaga langit, "Siapa Jibril?"
- Dijawab, "Jibril." Terus kemudian ee
- bersama siapa? Bersama Muhammad. Iya.
- Kemudian kata malaikat tersebut, "Apakah
- Anda sudah diundang?" Coba bayangkan,
- "Apakah Anda sudah diundang?" Iya. Wah,
- kemudian kata malaikat tersebut,
- "Masyaallah, selamat datang. Sebaik-baik
- yang datang." Nah, di sini ada hikmah
- bahwasanya yang datang siapa? Malaikat
- Jibril.
- Malaikat Jibril sama malaikat penjaga
- langit tinggi mana derajatnya?
- Enggak tahu.
- Malaikat yang paling mulia adalah
- malaikat Jibril.
- Malaikat Jibril.
- Manusia yang paling mulia, yang mulia
- adalah Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam.
- Artinya bisa dikatakan ini presiden, ini
- penjaga,
- satpam. Betul. Tetapi malaikat Jibril
- dengan adabnya tetap izin.
- He.
- Jadi setinggi apapun kita, maka harus
- mengikuti aturan yang ada. Anji.
- Mungkin nanti ee anak-anak kita jadi ada
- yang jadi gubernur, ada yang jadi
- pejabat, ada yang jadi ee orang kaya
- gitu ya yang mempunyai bawahan.
- Ketika sudah ada aturan, maka kita harus
- mentaati aturan tersebut setinggi apapun
- jabatan kita.
- Dan kita juga harus menerima dengan rida
- sebagaimana menerimanya Jibril. Jibril
- tidak mengatakan, "Eh, saya ini malaikat
- Jibril. Ah, buka pintunya langsung."
- Gitu kan. Tidak minta kekhususan.
- Subhanallah.
- Itu pelajaran yang ee luar biasa yang ee
- bisa kita ajarkan kepada anak-anak kita
- agar menjadi seseorang yang tawadu.
- Anjib. Kemudian pelajaran kedua
- ee semakin kita
- tinggi derajatnya atau Allah angkat atau
- Allah berikan ee angkat misalnya
- jabatannya naik atau Allah angkat
- menjadi seseorang yang dipercaya oleh
- masyarakat untuk menyampaikan
- ee pesan Nabi Muhammad
- atah angkat menjadi seorang yang ee
- mempunyai kekuasaan lebih untuk mengatur
- masyarakat, berkhidmat di masyarakat,
- maka konsekuensinya adalah harus semakin
- banyak belajar.
- H
- kebanyakan kita semakin naik kan malas
- belajar.
- Betul.
- Ya sudahlah nyantailah saya kan sudah
- atasan ngapain saya tinggal suruh. Tapi
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- walaupun beliau sudah diangkat sebagai
- nabi yang paling mulia. He
- dengan apa buktinya? Dengan menjadi imam
- di Masjidil Aqsa
- mengimami para nabi.
- Tapi ketika ketemu lagi di langit
- belajar lagi coba.
- Betul.
- Betapa tawadunnya Rasulullah sallallahu
- alaihi
- wasallam. Nah, karenanya kita harus
- belajar ketawaduan dalam menuntut ilmu.
- Bahkan Nabi Sulaiman seperti itu. Beliau
- mengambil pelajaran tentang syukur dari
- Namel, dari semut. Beliau ee raja yang
- paling berkuasa dan tidak ada seseorang
- yang mempunyai kekuasaan sebagaimana
- kekuasaan Nabi Sulaiman setelah wafatnya
- Nabi Sulaiman Alaih Salam.
- Tapi dia mau dengar perkataan hud-hud,
- burung didengar juga. Subhanallah. Jadi
- memang kalau mau kita dapat ilmu harus
- tawadu.
- Ketika sudah ada kesombongan, maka di
- situ tertutuplah pintu ilmu dan ilmu
- yang akan bisa mengalir dari guru kita
- semua.
- Karenanya tawadu sebagaimana kita di
- sini ee ada kajian tasawuf itu
- betul-betul harus menjadi akhlak kita
- sebagai seorang muslim.
- Masyaallah. Kemudian selanjutnya
- ee sebagai seorang muslim kita harus
- memperhatikan bahwasanya haqqulah
- mabniun ala musamahah waquil ibad
- mabniun alal musyahah.
- Hak itu pada dasarnya mudah dimaafkan.
- Misalnya kita bermaksiat kepada Allah ya
- sudah cukup. Itu rahasia antara kita
- dengan Allah.
- Ketika Allah tidak buka, maka jangan
- dibuka. H
- cukup minta maaf pada Allah, Allah Maha
- Rahmat, Allah Maha Rahim, itu bisa
- selesai.
- Heeh.
- Tetapi ketika dosa kita berkaitan dengan
- hak-hak sesama muslim itu mabniun alal
- musyaha itu kikir. Kikir untuk
- memaafkan, kikir untuk mengikhlaskan
- harta yang diambil,
- kikir untuk misalnya pernah disakiti
- terus tidak dikisos. Pada dasarnya
- manusia sifat aslinya adalah musyahah.
- Nah, karenanya banyak
- peristiwa-peristiwa
- yang dilihat oleh Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam
- ketika diperlihatkan
- ahlun nar penduduk neraka itu banyak
- siksaan yang disebabkan oleh kezaliman
- terhadap
- makhluk.
- Makhluk tadi memakan harta anak yatim.
- Anak yatim
- kita ee orang tersebut dimasukkan ke
- mulutnya bara api langsung keluar.
- Dan siksa neraka itu
- lebih pedih dan tidak terbayang
- siksanya. Kalau kita bayangkan misalnya
- kita bayangin siksa paling pedih seperti
- apa. Nah, di neraka itu pasti lebih
- pedih.
- Dalam surat Alfajr eh fayaumaidin la
- yuadzibu adzabahu ahad wala yuziqu
- wataqahu ahad.
- Sebagaimana di surga juga kenikmatannya.
- Seindah apapun khayalan kita, maka di
- surga nikmatnya lebih lebih nikmat,
- lebih luar biasa. Man la ainun roat
- wunun samiat.
- Jadi apa-apa yang tidak pernah dilihat
- oleh mata kita dan keindahan suaranya
- tidak pernah kita dengar. Suara
- burung-burung itu yang biasanya di
- dipelihara kalah. Masyaallah.
- Nah, jadi ee sebagai seorang muslim
- harus memperhatikan hak-hak saudaranya.
- Misalnya ada orang ee kita zalimi
- kemudian wafat, keluarganya tidak bisa
- ditetemui, maka jalan keluarnya gimana?
- Ini sudah repot ini.
- Gimana?
- Doa kepada Allah, tobat, minta kepada
- Allah semoga nanti di akhirat
- Allah bukakan hatinya dan memaafkan
- kita. Itu jalan terakhir. Jadi, masih
- ada jalan, tapi ee itu jalan terakhir.
- Kalau kita misalnya melakukan sesuatu
- yang ee sifatnya kezaliman, maka
- selesaikanlah. Kemudian
- ee kita di sini belajar tentang
- tingginya akhlak Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam kepada Allah azza
- waalla.
- Kita sering dengarkan akhlak kepada
- guru, akhlak kepada orang tua,
- akhlak kepada orang yang ee tidak
- mempunyai harta, fakir, miskin, yatim,
- dan seterusnya.
- Tapi terkadang kita jarang memaknai dan
- meresapi akhlak kepada Allah azza
- waalla.
- Yang terpenting adalah rida terhadap
- takdir Allah azza waalla dan husnudan.
- Berbaik sangka terhadap apapun yang kita
- rasakan. Itu akhlak akhlak baik kepada
- Allah.
- Pada Allah azza waalla.
- Nabi Muhammad bayangkan
- diusir dari Makkah
- sakit sakit.
- Hm.
- Ee dia sakiti secara fisik. Iya. Dihina.
- Iya.
- Keluar ke Thaif.
- Sampai Thaif sama
- ditolak,
- dilempari, ditolak.
- Kemudian setelah itu apakah Rus alaihi
- wasallam mengatakan, "Ya Allah, kenapa
- engkau tega sekali kepada nabimu?"
- Enggak keluar kata-kata seperti itu.
- Tapi mengatakan, "Ya Allah,
- apabila ini semua terjadi
- dan itu bukan karena kemarahanku,
- kemarahanmu,
- kemarahanmu kepadaku, maka aku tidak
- peduli." Fala ubali. Masyaallah.
- Kemudian Allah berdoa. Kemudian
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- berdoa, "Aku berlindung dengan ee sinar
- wajahmu supaya engkau tidak marah
- kepadaku." Bayangkan. Jadi yang penting
- itu Allah enggak marah.
- Saya rida dengan yang apapun Allah
- takdirkan. Karena Isra Mikraj sebenarnya
- pembuktian kepada Nabi Muhammad. "Wahai
- Muhammad, aku tidak marah." He
- tapi itu sebagai contoh kepada umatmu.
- Jadi ee keniscayaan sebagai seorang
- muslim itu merasakan ujian. Ini hikmah
- yang terakhir.
- Jadi husnuz sama Allah ya.
- Oke. Keniscaya husnuzon. Hikmah yang
- terakhir kita harus meyakini kita diuji
- di kehidupan adalah keniscayaan.
- Hm. Sudah kepastian pasti diuji itu ya.
- Pasti sehingga kalau kita ee merasakan
- ujian ah ya enggak apa-apa. Ini memang
- sudah sudah garisnya setiap muslim pasti
- diuji.
- Jadi jangan anggap orang yang punya
- duit, punya Mercy, punya Mercedes dan
- seterusnya enggak punya ujian. Pasti ada
- sisi ujian yang kamu enggak tahu. Pasti
- ada ujiannya.
- Betul. Betul. Betul.
- Nah, Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam itu diuji oleh Allah azza
- waalla
- dan ujian beliau adalah ujian yang
- terberat. Tetapi beliau rida dan
- berhusnudan kepada Allah.
- Dan hikmah terakhir yang saya ingat
- adalah bahwasanya ketika Rasul akan
- pergi ke mana? Ke Sidratul Muntaha
- menghadap Allah azza waalla. Apakah
- langsung ke langit dari Makkah? H
- tidak kan?
- Ke mana dulu?
- Ke Masjidil Aqsa.
- Masjidil Aqsa
- yang menandakan bahwasanya Masjidil Aqsa
- adalah masjid yang begitu
- agung
- mulia,
- begitu agung di sisi Allah azza waalla.
- Negerinya para anbiya, negerinya para
- para nabi. Maka seorang muslim harus
- mempertahankan masjid tersebut.
- Anjih. Nah, karenanya ini semua harus
- ditanamkan kepada anak-anak kita ketika
- cerita Isra Mikraj dikasih tahu, "Nak,
- masjid yang pernah disinggahi oleh
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- sekarang direbut dari kaum muslimin,
- dikuasai oleh orang-orang Yahudi."
- Sehingga nak kamu coba bakatnya apa?
- Jadi insinyur belajar yang baik.
- Misalnya kamu ee senang dengan ee kimia,
- belajar yang baik.
- Semoga dari usaha kamu nanti sebagai
- seorang pakar bisa memberikan kontribusi
- untuk membebaskan Masjidil Aqsa. Semoga
- Allah Subhanahu wa taala
- dengan semangat Isra dan Mikraj ini
- memberikan dan menumbuhkan kecintaan
- kita kepada Nabi Muhammad dan kecintaan
- kita kepada Masjidil Aqsa hingga kita
- semua bekerja keras dalam berdakwah dan
- juga beramal. Amin ya rabbal alamin.
- Amin ya rabbal alamin. Masyaallah. Itu
- tadi ya hikmah-hikmah atau pelajaran
- yang bisa kita ambil ikhwan akhwat
- daripada ee peristiwa Isra Mikraj tadi
- disebutkan ada bagaimana kita harus
- berhusnuzon, berbaik sangka kepada Allah
- Subhanahu wa taala. Bagaimana Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam itu
- selain bersabar, beliau juga mengadu.
- Mengadu sama Allah Subhanahu wa taala.
- Dan tidak salah kalau ngadunya sama
- Allah Subhanahu wa taala. Itu adalah
- ibadah. ibadah ngadu minta sama Allah
- subhanahu wa taala bermunajat berftikar
- tadi kalau kata Ustaz Far ya atau merasa
- butuh sama Allah Subhanahu wa taala
- jangan salah ngadu ya Ustaz ya
- kebanyakan kita mengadunya cari
- perhatian di sosial media di status atau
- cari-cari perhatian orang iktikar
- jadinya itu pamer
- pamer jadi kesedihan harusnya ee
- diselesaikan tapi dipamerkan supaya ada
- simpati dari orang lain Nauzubillah
- semua. Nauzubillah. Masyaallah. Banyak
- banyak sekali pelajaran yang tadi bisa
- kita ambil. Bagaimana akhlak Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam bisa
- kita pelajari dari peristiwa Isra Mikraj
- tadi. Bagaimana ketawaduan Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam meskipun
- beliau dianggap ee menjadi sayyidul
- anbiya, menjadi tuannya para nabi,
- menjadi imam. Bahkan tadi saya di
- Masjidil Aqsa daripada nabi-nabi. Tapi
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- tidak lupa terhadap garis ajarannya,
- tidak lupa terhadap para pendahulunya.
- Nabi Adam, Nabi Musa, Nabi Ibrahim, Nabi
- Isa, Nabi Yahya tetap Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam mengunjungi
- dan meminta masukan kemudian ee
- berbicara
- berakhlak dan beradab kepada para nabi
- sebelum Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wa alihi wasallam. Masyaallah.
- Masyaallah. Semoga kita bisa mengambil
- pelajaran dari kisah ini. Bagi ikhwan
- akhwat yang ingin bertanya, silakan
- kirimkan pertanyaan Anda di 0811.
- 999720
- atau bisa telepon ke 0218451512.
- Ini saya bacakan dari YouTube, Ustaz
- banyak sekali. Ini ada dari Ibu Eris
- Mayani hadir kata Ibu Friska Alia.
- Alhamdulillah Jati Ranggon nyimak Ustaz.
- Ada Ummu Igamul Haq. Wah ibunya Ustaz
- ya. Masyaallah menyimak dari Lampung.
- Masyaallah Ustaz dari Lampung Ustaz.
- Iya.
- Ya Allah. Lampung mana, Ustaz? Ada di
- daerah Natar.
- Hah?
- Daerah Natar.
- Daerah Natar. Oh
- iya. Natar itu Lampung Selatan dekat
- Bandar Lampung.
- Ohjib. Ana dulu SD Ustaz di
- Bernung
- Bernung Bernung. Masyaallah.
- Masyaallah. Tetangga ternyata.
- Iya. Dulu waktu SD Ustaz di dilempar ke
- sana. Ibu sih di Jakarta waktu SD. Cuman
- sana dulu tuh nyari pesantren tahfid
- susah saat. Enggak sebanyak sekali.
- Allah.
- Akhirnya sama mama sama Abah ditaruh di
- Lampung buat ngfalin Al-Qur'an kelas 4
- SD, Ustaz.
- Masyaallah.
- Wah, itu Ustaz nangis-nangis, Ustaz.
- sana nangis-nangis mungkin ya semingguan
- lah nangis enggak berhenti. Namanya anak
- SD ditaruh di di jauh dari orang tua.
- Biasanya dulu nonton TV enggak nonton TV
- lagi.
- Biasanya sama orang tua, sama mama, sama
- abah
- enggak sama orang tua lagi. Nak SD lah.
- Akhirnya lama-lama betah, lama-lama
- enggak mau pulang. Ustaz ada Ibu Bapak
- dalam. Alhamdulillah nyimak. Masyaallah
- syukron Ustaz tausiahnya. Ada Ibu
- Jumilah Kurniasi, alhamdulillah sedang
- menyimak. Ada Darmuzi, alhamdulillah,
- masyaallah syukr ustaz.
- Ada Heni Nurhasana, Umu Alhamdulillah
- nyimak. Masyaallah, masyaallah. Banyak,
- banyak, banyak, banyak sekali, Ustaz.
- Kebanyakan ini Pak menyapa-menyapa
- belum ada pertanyaan. Ada dari Bapak
- Abdullah di Depok nih. Tampaknya ada
- pertanyaan. Ah
- ah pertanyaan nih dari Bapak Abdullah
- diapok. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustaz Fahri. Pada saat ee
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- Isra Mikraj, turunlah perintah salat.
- Betul. Saya ingin bertanya, apakah
- perintah salat tersebut langsung
- diperintahkan 5 waktu dalam sehari? Tadi
- diceritakan sudah awalnya 50 rakaat dulu
- kemudian berkurang, berkurang, berkurang
- sampai lima waktu dalam akhiri. Tapi
- Ustaz, ana pernah mendengar satu riwayat
- ee
- bahwa emm orang-orang terdekat Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam tuh
- tetap salatnya dalam sehari rakaat.
- Kalau dihitung apa? Salat sunahnya.
- Orang-orang yang mengikuti benar-benar
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Para ahlul bait Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam salatnya
- tetap 50 rakaat. Coba bayangin sebelum
- subuh katakan dua, kemudian salat subuh
- dua, kemudian sebelum zuhur dua rakaat
- atau mungkin bisa juga ee empat rakaat
- ya sudah sama tahiyatul masjid. Habis
- itu salat zuhur 4 rakaat. Kemudian habis
- zuhur berapa rakaat, Ustaz?
- Habis zuhur bisa empat rakaat.
- Bisa empat rakaat, bisa dua rakaat. Bisa
- empat rat.
- Sunah muakkadahnya dua rakaat. He sunah
- sunah yang ghair muakkadahnya dua
- rakaat.
- Dua rakaat. Berapa tuh? 18
- ee sebelum asar empat ya sebelum sebelum
- asar 4 rakaat di Syafi'i gitu sunahnya
- berarti 24 asal.
- Jadi yang sunah muakkadah itu 20
- kita salat wajibnya 17
- sunah muakkadahnya mungkin bisa ditambah
- ee
- lagi ditambah del
- jadi 20 + 28 + 17 tambah salat witir dan
- tahajud bisa lebih. Masyaallah.
- Masyaallah. Iya.
- Berarti 50 itu minimal mungkin bagi
- orang saleh.
- Masyaallah. Iya, Ustaz.
- Masyaallah. tetap 50 dan mungkin Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam juga
- tidak kurang dari 50 kalau di lihat
- sunah-sunah masyaallah tu ikhwan akhwat
- bahkan para tabiin ustaz salatnya itu
- tidak kebanyakan ya 1000 rakaat 100
- rakaat
- waktu mereka barokah
- waktu mereka barokah
- waktu mereka barokah ada yang mengatakan
- emang bisa salat 1000 rakaat heeh
- jadi ee Allah subhanahu wa taala
- itu memberkahi waktu-waktunya
- orang-orang saleh
- karenanya kita mendapati terkadang ada
- seperti Imam Nawawi,
- kemudian ee ulama-ulama yang lain itu
- kok bisa menulis buku sebanyak itu?
- Iya. Iya.
- Bagaimana?
- Nah, itu ee kuncinya adalah keberkahan
- waktu yang diberikan kepada mereka.
- Anj.
- Waktu Allah panjangkan bagi mereka.
- Sedangkan ee bagi orang-orang yang tidak
- berkahi waktunya sepertinya waktu
- sebulan lewat.
- Tidak ada karya yang dituliskan.
- Iya. tidak ada kontribusi yang
- dihasilkan seperti itu. Ada kalau kalau
- kita pinjam
- istilah hadis yang di eh hadis atau
- kalam ya pokoknya ana baca di salah satu
- bukunya Imam Ghazali. Min
- alamatiadillahi taala istihaluhu fa
- yakni.
- Masyaallah
- dari salah satu tanda berpalingnya Allah
- Subhanahu wa taala dari seorang hamba
- disibukkan seorang hamba itu
- dengan hal yang tidak bermanfaat.
- sesuatu yang tidak bermanfaat atau fima
- layan ini kalau dimaknai terhadap
- sesuatu yang bukan tujuan penciptaannya
- yaitu beribadah kepada Allah Subhanahu
- wa taala. Allah
- masyaallah. Makanya tadi kata Ustaz
- benar ee para aulia, para orang saleh
- itu diberkahi oleh Allah subhanahu wa
- taala.
- Semoga Allah berkahi waktu kita semua.
- Amin. Amin. Amin. Amin. Tiap detik
- mereka tuh ibadah, Ustaz. Ya. Ada yang
- menulis, ada yang berzikir, ada yang
- berdakwah. Masyaallah. Masyaallah.
- Ustaz, ana menyaksikan sendiri, Ustaz,
- ya. Ustaz Husin, Ustaz Hamzah ee Habib
- Umar, Habib Umar.
- Habib Umar bin Hafid, Ustaz, kalau waktu
- ana di sana itu ana menyaksikan Habib
- Umar habis subuh ngajar, kemudian ini
- Ramadan aja ya, Ramadan. Habis zuhur
- ngajar, habis asar ngajar, malamnya
- ngimamin 2 juz, Ustaz. Ngimamin tarawih.
- Habis ngimamin
- kadang keliling, Ustaz. Jadi kalau
- ditarim tuh setiap malam itu Jadi kalau
- setiap malam itu tarawihnya
- ganti-gantian. Misalnya ee jam
- sampai jam 10.
- Di masjid tertentu
- Habib Umar misalnya. Habis itu pindah
- nanti jam 11.00 di Balwi. Kemudian terus
- Nabi Umar habis dari ngimamin 20 rakaat
- tu keliling s dan masih ngajar. Enggak
- tahu itu kita tidurnya kapan. Masyaallah
- ada telepon masuk. Silakan.
- Asalamualaikum.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Dari siapa? Di mana, Ibu?
- Dari Bu Asmiati, Kak Isa.
- Ah, Bu Asmiati di mana, Ibu?
- E Bantar Gebang.
- Oh, Bantar Gebang. Silakan, silakan,
- Ibu.
- Asalamualaikum, Pak Ustaz Fahri.
- Enggak kedengaran. Waalaikumsalam.
- Waalaikumsalam.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustaz.
- Waalaikumsalam.
- Saya ini
- Heeh.
- Searang matanya enggak ngelihat.
- Jadi nyari ilmu tuh enggak begitu apa
- namanya
- kurang gitu, Pak. Jadi saya sama ibadah
- itu
- Heeh.
- kayaknya kurang sempurna. Kayaknya saya
- sangat takut gitu bisa.
- Bagaimana caranya
- supaya
- apanya kita ibadah yang ingin sempurna
- tapi sepertinya enggak
- bisa gitu.
- Masyaallah.
- Sangat takut gitu saya.
- Masyaallah Ibu. Iya iya iya iya.
- Tapi kita ikut neraka enggak enggak mau
- enggak berani tapi takut
- harus bagaimana caranya saya sayang.
- Itu aja perman
- mohon doanya dan mohon pencerahannya.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Terima kasih banyak Ibu
- Asmiati. Tadi terdengar Ustaz
- ee jadi Ibu Asmiati bercerita Ibu
- Asmiati ini masyaallah kemarin ada ada
- Ibu Asmiati tadi bercerita dia bilang ee
- saya ini penglihatannya kurang. Jadi
- untuk beribadah rada susah untuk mungkin
- baca Quran atau beribadah-beribadah yang
- kaitannya dengan penglihatan itu kurang.
- Ustaz, bagaimana Ustaz caranya saya bisa
- memaksimalkan ibadah saya? Karena saya
- takut takut disiksa oleh Allah Subhanahu
- wa taala kata Ibu Asmiati.
- Dan mohon doanya dari Ustaz
- mudah-mudahan Ibu diselamatkan oleh
- Allah Subhanahu wa taala.
- Amin. Amin. Insyaallah.
- Allahu Akbar.
- Ibu Asmiati yang dirahmati Allah.
- Insyaallah termasuk salihat.
- Heeh. termasuk perempuan yang mukminat
- yang insyaallah. Subhanallah. Beliau
- sampai berpikir
- ee apakah ibadah saya diterima atau
- tidak, apakah sudah maksimal atau tidak?
- Dan itu adalah ciri
- seorang mukmin yang benar-benar
- bersungguh-sungguh dalam beribadah.
- Masyaallah.
- Dan itu adalah ciri dari ketawaduan
- seorang hamba.
- Semoga kita selalu merasa seperti itu.
- Amin.
- Sehingga ketika orang tawadu maka dia
- akan selalu mengontrol dirinya.
- He.
- Tidak sombong.
- Dan itu adalah bimbingan dari Allah azza
- waalla. Masyaallah.
- Kemudian ada pahala yang luar biasa dan
- mudah didapat.
- He.
- Sabar atas ujian.
- H.
- Jadi innama yuwaffasobiruna
- ajrahum bihairi hisab.
- Sesungguhnya Allah berikan pahala bagi
- orang yang sabar itu tanpa hisab.
- Maksudnya apa? Tidak terbatas.
- Allah.
- Karena kesabaran seseorang itu tidak
- terbatas.
- Jadi sabar terhadap pujian Allah adalah
- ibadah. Dan bukan hanya ibadah, itu bisa
- meninggikan derajat seseorang
- dan bisa menghapuskan dosa-dosanya.
- Jadi, pertama kita harus rida, ikhlas
- dan husnudzan bahwasanya ujian yang
- Allah berikan itu adalah yang terbaik
- dan bukti kecintaan kita kepada Allah.
- Hubungan itu harus dibangun dulu dari
- dalam hati kita. Tidak ada suuzon.
- Itu yang pertama.
- Kemudian kita ketika diberikan oleh
- Allah Subhanahu wa taala sebuah keadaan
- bukan berarti itu adalah sebuah ee
- peningkatan derajat atau penurunan
- derajat. Misal seseorang ditakdirkan
- menjadi seseorang yang kaya
- itu bukan artinya dia diangkat oleh
- Allah
- atau Allah ee takdirkan seseorang miskin
- tidak punya harta
- atau diuji sakit. Nah, di situ belum
- bisa dikatakan seseorang itu dimuliakan
- Allah atau tidak.
- Kapan dikatakan dimuliakan? Kalau
- diberikan kemudahan dia, syukur itu baru
- sama dengan dia dimuliakan oleh Allah.
- Kalau diuji dengan kesulitan, dia sabar.
- Nah, itu baru dikatakan dimuliakan oleh
- Allah azza waalla.
- Nah, artinya dengan keadaan yang kita
- alami, maka kita harus beribadah dengan
- sesuai apa yang Allah berikan. Misalnya
- ee ibunda siapa tadi?
- Ee Bu Sumiati.
- Bu Sumiati. Memang ibadah hati yang
- pertama adalah ee rida ee dan ee
- subhanallah kalau bisa sampai syukur
- meyakini ada hikmah dan kebaikan di
- dalam ujian itu. Dan semoga Allah
- Subhanahu wa taala angkat penyakitnya.
- Amin ya rabbal alamin. Kemudian
- beribadahnya bisa dengan apaagi? Bisa
- dengan mendengarkan Al-Qur'an misalnya
- kalau misalnya ingin membaca Al-Qur'an
- dan ditirukan.
- Nah, semoga Allah subhanahu wa taala
- meninggahkan derajat kita semua. Amin ya
- rabbal alamin.
- Amin. Amin ya rabbal alamin. Masyaallah.
- Jazakallah khair ustaz atas. Tapi ini
- perasaan Ibu Sumiati ini.
- Subhanallah
- sangat bagus, Ustaz. Masyaallah. Ana
- pernah baca di satu bukunya Imam Hadad.
- Sering sering sering ana sampaikan di
- sini bahwa ee
- ee ketik Allah Subhanahu wa taala
- berbicara di dalam sebuah hadis qudsi
- bilang ana indamun kasirubuhum minj
- aku ada pada orang yang senantiasa
- menghancurkan hatinya karenaku. Jadi kan
- perasaan ibu bisat itu selalu merasa
- kurang di hadapan Allah Subhanahu wa
- taala
- dan itu adalah kesempurnaan
- dan itu kesempurnaan Ustaz ya.
- Betul. Dan kayak gitu tuh perasaan yang
- bagus. Masyaallah
- dipertahankan ya. Kita aja yang punya
- penglihatan sempurna. Enggak
- enggak seperti itu. Ustaz
- kurang bersyukur ya. Ya Allah. Ya Allah.
- Ustaz ya Allah.
- Masyaallah. Terima kasih banyak Ibu
- Sumiati sudah menelepon dan sudah
- berbagi. Ee ada dari Masyaallah ini ada
- Iman Tahir Ustaz kawan antum Ustaz.
- Masyaallah
- uncle firman. Sehat terus Ustaz. Ustaz
- Fahri. Masyaallah. Ada Elman Boarding
- Luthfi dan Ilham hadir Ustaz. Ada Salma
- Azahra Taman Mini hadir. Doakum Ustaz
- Masyaallah.
- Doa doa Ibu ada Arbain Nurrahman Rasil
- teman saya dari bangun tidur lagi tidur
- nyimak tadarus rasi malam bangun tidur
- dengarin Rasil apapun acara Rasil
- barakallah Rasil tetap di hatiku.
- Masyaallah terima kasih banyak Bapak
- Arbain Nurrahman sehat-sehat terus di
- sana. Masyaallah ada Ibu Ros, ada Pak
- Deni. Masyaallah jazakumullah khairan.
- Jaza ada Bapak Sarifudin. Nah, itu ee
- perasaan Ibu Sumiati tadi masih
- kepikiran tadi cerita Ibu Sumiati itu
- persis seperti yang dirasakan Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam ketika
- dilempar, dihina, ditolak oleh penduduk
- Thaif. Ya, Rasulullah bukannya suuzon
- sama Allah Subhanahu wa taala. Bukannya
- berburuk sangka ditolak, tapi merasa
- kurang di hadapan Allah Subhanahu wa
- taala.
- Dalam beribadah.
- Eh, merasa kurang. Kan tadi Ustaz bilang
- kan Rasulullah bilang ee saya ini ya
- Allah apakah ada yang salah dengan
- caraku? Apakah karena aku kurang pandai?
- Apakah karena cara penyampaianku kurang
- tadi, Ustaz? Betul. Kurang lebih seperti
- itu, Ustaz, ya.
- Masyaallah. Masyaallah. Masyaallah.
- Memang perasaan itu tuh harus seg
- disuburkan ya.
- Harus seorang muslimus
- merasa kurang. Heeh.
- Banyak beribadah tapi merasa
- merasa kurang.
- Merasa kurang.
- Subhanallah. Karena memang sebenarnya
- ibadah kita pasti kurang.
- Ibadah yang kita lakukan sebanyak apapun
- tidak setimpal dengan nikmat Allah yang
- diberikan kepada kita. H.
- Nah, jadi ingkisar alqulub merasa kita
- butuh kepada Allah dan merasa ibadahnya
- kurang dalam bentuk ketawaduan. Dan
- ketawaduan adalah sebenarnya adalah
- kemuliaan dan kesempurnaan dalam
- beribadah. Wallahuam.
- Masyaallah. Masyaallah. Jazakumullah
- khairan. Jaza Ustaz sudah berbagi. Minta
- maaf ikhwan-ikhwat yang belum terjawab.
- Ini ada Bapak Khaidir, ada Pak Faisal di
- BSD. Masyaallah. Jazakumullah khairan.
- Jaza sudah bertanya. Minta maaf. ee
- ikhwan-akhwat yang belum bisa kami
- bacakan satu persatu. Mudah-mudahan apa
- yang disampaikan oleh Ustaz Fahri bisa
- bermanfaat buat Ikhwan Akhot sekalian.
- Mudah-mudahan Allah datangkan
- hidayahnya, Allah berikan tanamkan
- taufik di dalam hati kita sehingga kita
- tetap berada di jalan Allah Subhanahu wa
- taala yang lurus. Bukan jalan
- orang-orang yang disesatkan ataupun
- jalan orang-orang yang dimurkai oleh
- Allah Subhanahu wa taala. Baikhot.
- Terima kasih banyak juga kepada Mas
- Neja, kameramen dan juga Mas Anis Mualim
- di meja operator. Dan saya Isa Alkaf.
- Mohon maaf jika ada kesalahan. Mari
- sama-sama kita tutup kajian hari ini
- dengan membaca doa kafaratul majelis.
- Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
- alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu
- ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.
- [Musik]