Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Brail [musik][bernyanyi]
- TV.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillahiabbil alamin wabihi
- nastainu wala umurid dunya waddin
- wasalatu wassalamu ala asrofil iyaai wal
- mursalin waa alihi wasohbihi ajmain.
- Rabbi zidni ilma warzuqni fahma walhikna
- bisolihin. Masih dipancaruaskan dari
- jalan Masjid Silaturahim nomor 36
- Kalimanggis Cibubur Bekasi. Inilah radio
- silaturahim untuk Islam yang satu.
- Indonesia bersatu. Apa kabar semua
- ikhwan dan akhwat di mana pun Anda
- berada? Senang sekali malam hari ini
- saya Muhammad Musa Alqaf dan juga
- partner saya yang paling saleh dan juga
- berukuran jumbo, [tertawa]
- Uncle Firman. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Kan
- waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Senang banget minggu malam.
- Allah,
- senang banget minggu malam ketemu
- partner saya yang paling taat beribadah,
- paling nurut ke orang tua.
- Amin.
- Eh, yang menyayangi istri-istrinya dan
- anaknya. Eh, salah kebalik. Istri dan
- anak-anaknya gitu. Bagus, bagus, bagus.
- Mister Musa.
- Ya Allah. Setelah sekian purnama Iwan
- dan Akhwat, kami tidak siaran. Heeh.
- ing jalan-jalan ke berbagai tempat
- terus sampai akhirnya diprotes oni baru
- kita live lagi
- lag
- karena Ondi kalau kita live dapat Ramsum
- [tertawa]
- jadi dia minta live dong kenapa enggak
- dapat snack nih yaudah kita live lagi
- besok kita menghilang lag
- kita menghilang lag
- ee setelah mungkin 4 bulan K ya kita
- enggak siaran
- iya ya
- he
- iya semuanya typing ya
- semuanya typing oleh karena itu Iwan dan
- Nawa
- kita berjumpa di minggu malam Minggu
- malam santo. Malam hari ini kita live
- Iwan dan Awat. Oleh karena itu untuk
- semua Iwan dan Ahwat yang ingin
- berpartisipasi bisa langsung menghubungi
- nomor telepon interaktif di 0218451512
- atau WhatsApp di
- 0811999720.
- Tema kita malam ini apa, Mister Musa?
- Tema kita malam ini adalah karena
- sekarang corona kan masih dalam suasana
- COVID. Heeh.
- Oleh karena itu kita membahas sebuah
- tema yang sangat berkaitan dengan COVID.
- Musibah membawa berkah.
- Musibah membawa berkah.
- Musibah membawa
- itu keren. Kita kepikiran
- tema musibah membawa berkah. Karena nih
- ikhwan akhwat harus tahu nih kenapa kita
- kepikiran tema musibah membawa berkah.
- Beberapa minggu yang lalu, beberapa
- bulan yang lalu kita membahas gimana
- sulitnya masyarakat saat menghadapi
- COVID.
- Betul. Betul.
- Gimana perekonomian hancur turun segala
- macam. ee turun deh
- enggak sesuai harapan.
- Tetapi Kak Musa
- di saat-saat seperti ini
- ada orangorang
- ya pastinya karena kebaikannya ya,
- karena ketulusannya, kebaikannya
- akhirnya justru perekonomiannya melesat.
- Betul.
- Ee ternyata apa yang sedang dialami
- masyarakat ini membawa keberkahan pada
- mereka. Nah, bagi ikhwan-akhwat yang
- ingin bergabung, yang punya perasaan
- yang sama, pengalaman yang sama dengan
- orang-orang yang nanti kita obrolin,
- ceritain bukan gosip ya ini ya,
- bukan gibah ya karena bukan gibah karena
- baik tujuannya
- bisa sharing.
- Betul.
- Contoh kita kan waktu itu sempat
- ngobrol-ngobrol dengan Takaida ya.
- Iya.
- Justru pas COVID ini
- kerjaan enggak ada henti-hentinya kata
- dia.
- Ee garapan lagu segala macam. Nanti
- terakhir kita masang juga lagu Takaida
- yang paling baru.
- Heeh. Terus apalagi ya, Kak Musa enggak
- ngurus travel. Enggak tahunya orderan
- bisnis di ee dunia mayanya sampai
- padatnya. Wow, parah banget.
- Apa website kamu siapa tuh kalau mau
- order [tertawa]
- malu kayak rebutandis.com.
- Rebut diskon.
- Rebutkon.com.
- Jadi kalau mau rebutan diskon di situ
- tempatnya rebutandiskon.com.
- Kiman juga kan alhamdulillah usahanya
- masih berjalan lancar.
- Alhamdulillah. di tengah Covid.
- Apa usaha Kim?
- Furniturniture.
- Jadi ikon [tertawa]
- promo habis promo habis
- acara promo. Promo
- promo. Promo. Ya Allah
- kangen lu. Udah lama enggak Kang Fari
- dagangannya apa? Kari kita promo Kang.
- Oh dagang apa? Oh ini cilok ya?
- [tertawa]
- Bukan ya?
- Udah udah enggak sekarang.
- Oh udah enggak
- enggak sate ayam yang dia.
- Bukan itu apa sih namanya?
- Ee
- enggak enak pokoknya.
- [tertawa]
- pokoknya. Jadi mungkin juga di awal-awal
- COVID sempat ee jatuh Kiman. Ada juga
- teman-teman yang di awal-awal COVID
- sempat jatuh tapi berjalan seminggu, 2
- minggu menemukan titik balik sekarang
- justru lebih berjaya dibandingkan
- sebelum COVID.
- Kadang-kadang mereka karena gini, Sanya
- perasaan ee ingin membantu sesama,
- memberikan bantuan, akhirnya Allah
- memberikan balasan yang berlipat-lipat,
- bisnisnya naiklah, apa segala macam. Ini
- kayaknya udah ada telepon masuk belum
- ya? Belum. Udah.
- Wah, langsung telepon masuk pertama.
- Iwan dan Ahwat.
- Enggak perlu pakai headphone kan?
- [tertawa]
- Jadi malam ini dan Ahwat kita akan
- membahas semua ee cerita dari Ikhwan dan
- Akhwat dan juga cerita-cerita yang sudah
- kami siapkan tentang kebangkitan di era
- corona. Semoga bisa menginspirasi. Halo.
- Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam. Saya dengan Farid boleh
- bergabung di sini.
- Siapa? Siapa? Siapa? Silakan. Silakan.
- Dari siapa? Maaf.
- Dari Farid saya.
- Oh iya Farid.
- Oh ini jemah [tertawa] kita nih. Tur tur
- Jogja ya? Tur Jogja
- Cirebon. Cirebon.
- Mister Farid apa kabar Mister Farid?
- Alhamdulillah baik Uncle. Gimana
- kabarnya [berdehem] Uncle?
- Alhamdulillah baik. Kalau ini saya tahu
- nih, ini bos besar bos besar parkir ya.
- Enggak juga biasa aja.
- Wih,
- gimana Om Farid? Gimana Om Farid? Ayo
- kita sharing dong. Gimana usaha lancar
- Om Farid?
- Ya, alhamdulillah. Maksudnya tadi begitu
- dengerin Rasil mengenai apa namanya
- temanya kok bagus banget ya. Maksudnya
- ini memberi semangat gitu bahwa ee
- sebenarnya kan segala sesuatunya kita
- kembalikan lagi ke Allah ya.
- Hm. H. Ee jadi pengalaman saya sih ya
- asal kita niatnya baik, tulus, berjuang
- buat anak buah, insyaallah rezeki itu
- ada aja. Walaupun memang kondisinya sih
- bicara kondisi normal jauh banget,
- jauh banget, jauh banget.
- Tapi dibandingin yang lain,
- alhamdulillah
- belum pernah PHK, gaji tetap lancar.
- Alhamdulillah jalan gitu ke lebaran
- kemarin.
- Jadi ya cuman berbagi aja pengalaman
- bahwa ee di kalau kalau mungkin kalau
- bahasanya gini, enggak semua yang susah
- itu menjadi susah kalau memang hati kita
- kita bawa santai aja gitu. Kita serahkan
- semuanya sama Allah. Bos Farid nih
- bisnisnya apa sih, Bos Farid?
- Eh, tukang parkir ya. [tertawa]
- Suka merendah untuk meroket nih, Om
- Farid nih. [tertawa]
- Parkir aja ya. Menyediakan peralatan
- parkir lagi.
- Sedap. Sedap. Ini bisa ada website-nya,
- ada Instagramnya segala macam
- atau media sosial lainnya.
- Ada website-nya rajaparkir.com.
- Wah, Raja Parkir. Pantes. Pantes banyak
- duit raja ya. Enggak.
- Raja
- sedar.
- Kalau IG-nya sama Rajaparkir.
- Rajaparkir.com. Wis.
- Heeh. IG-nya Raja Parkir.
- Ini kalau saya mau pesan parkir buat di
- rumah bisa. [tertawa]
- Bisa aja uncle nih.
- Sebetulnya Musa tuh yang harus parkirnya
- kan gede banget Musa tuh bisa 1247
- [tertawa] mobil ya.
- Enggak.
- Rajaparkir.com nih menyediakan jasa
- dalam bentuk apa? Ee Om Farid maksudnya
- lebih spesifik. ee kita menyediakan
- peralatan parkir, jasa pengelolaan ee
- lahan parkir, ee konsultan parkir, ee
- apa namanya? Sistem akses gate untuk
- kluster perumahan. Ee problem sekarang
- ini kalau untuk yang komersil memang
- agak turun ya, tapi untuk yang perumahan
- justru malah naik nih.
- Oh, gitu. Perumahan naik.
- Heeh. perumahan naik. Walaupun nilai
- nilai jualnya kan enggak sebesar untuk
- yang komersil, tapi dari sisi mungkin
- ini kali ya mengingat situasi ekonomi
- yang ee meroket ini jadi apa namanya ee
- takut banyak problem kriminal. Jadi para
- penghuni perumahan itu ee menggunakan
- ee peralatan akses gate ini untuk apa
- namanya menjaga e kluster perumahannya
- lah intinya gitu.
- Eh sori bukan meroket menurun maksud
- saya
- menurun
- ini jadi ee THR kemarin aman ya.
- Alhamdulillah. Alhamdulillah. Woahi
- aman.
- Gaji aman semua.
- Benar. Heeh. benar-benar bahagia bisa
- ngasih dengan situasi yang begini nih.
- Luar biasa.
- Dan insyaallah kalau bos Farid dengan
- raja parkingnya peduli sama pegawainya,
- insyaallah bakal Allah ganti dengan
- balasan yang berkali-kali cepat.
- Insyaallah. Amin.
- Mohon doanya aja unkel firman dan ee apa
- ee saudaraku Musa.
- Amin. Amin.
- Mudah-mudahan kita bisa jalan-jalan lagi
- ya.
- Amin.
- Terus Cirebon lagi. Cirebon lagi. Yang
- lain dong. Yang lain.
- Sukses terus bos Farid.
- Amin. Amin. Terima kasih. Terima kasih
- banyak.
- Doa bao saling
- sukses terus rajaparkir.com
- Rajaparkir.
- Amin. Terima kasih. Terima kasih.
- Wasalamualaikum.
- Salam buat keluarga semua.
- Waalaikumsalam juga buat Rasil ya.
- Siap. Siap.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- I tapi emang kemarin itu ya
- ee
- enggak usah jawab ee beberapa waktu yang
- lalu saya servis mobil.
- He.
- Ee
- mobil yang mana nih? Mohon maaf kan baru
- beli mobil. Mohon maaf. [tertawa] Saya
- enggak bisa sebut e berak si ketawa-tawa
- aja ni. Nah, dari bengkel terus saya
- jalan.
- Nah, jalan
- soalnya yang baru kan kulit semua tuh
- kayak mah dalamnya. Oni [tertawa] aja
- waktu duduk di situ syok pas duduk pan.
- [tertawa]
- Jadi gini gimana gimana
- pas
- saya jalan ada warung di situ
- kok warung nasi uduk gitu. Saya tanya,
- "Bu, ini nasi uduk masih ada?"
- "Iya." "Oh, saya beli minum gitulah."
- He.
- Terus ee tanya dia cerita, "Biasa, Pak,
- jam 09.00 sih ini nasi uduk buat sarapan
- gak habis. Oh, sekarang enggak nih, Pak.
- Terus ya udah ngobrolngobrol dia cerita
- ini warungnya di depan kota wisata.
- H
- dia cerita biasa ini ee pemasukan dia
- pemasukan kotor tuh per hari R5uta.
- Oh,
- R5 juta.
- Lumayan.
- Terus sekarang ini
- udah 3 bulan
- pemasukan tertinggi dalam sehari tahu
- berapa?
- Berapa?
- Rp500.000.
- Wow. Turunnya lumayan ya.
- Rp500.000 Ibu katanya susah, Pak
- sekarang mau apa-apa ini kemungkinan mau
- tutup. Bayangin drastis dari Rp15uta
- paling sedikit
- ke 500.000 Ibu paling banyak dalam 3
- bulan ini
- paling banyak
- ya memang ya semua slow down gitu tapi
- insyaallah mungkin kok kita introspeksi
- diri kita belajar gitu
- insyaallah ada juga banyak yang kasusnya
- begini Keman ada beberapa teman yang ee
- bisnisnya nih di tengah COVID terpukul
- banget ada beberapa teman yang usaha
- konveksi
- terpukul banget awal-awal jatuh akhirnya
- dia berpikir sejenak gimana ya apa yang
- harus dilakukan disubstitusi produknya
- nya dia bikin masker [berdehem] booming
- lagi. Bahkan omsetnya jauh lebih besar
- dibandingkan sebelumnya. Karena
- awal-awal COVID kan masker kain sempat
- sulit ya masker. Masker
- belum ada izin masker kain kan.
- Betul betul. Masker medis sulit nyari di
- mana-mana sulit dia bikin masker kain
- melejit lagi. Ada juga yang ee teman
- usahanya peralatan kecantikan entah itu
- peralatannya ataupun produk-produk
- kecantikan lainnya. Krim malam, krim
- pagi dan lain-lain.
- Musap krim apa? [tertawa]
- Cum air wudu. Oh, sedap. Saleh banget.
- Benar ya? Air wudu tu ya.
- Ee akhirnya di menciptakan produk baru
- karena turun. Dia menciptakan alat untuk
- mencet ee tombol lift, tombol ATM. Jadi
- seperti pegangan dari mika untuk
- mencet-mencet tombol-tombol yang orang
- was-was. Kalau mencet tombol parkir kan
- was-was mencet dengan tangan langsung
- dia menciptakan alat itu akhirnya naik
- lagi.
- Dan ada banyak kisah-kisah sejenis yang
- ketika dia mensubstitusi produknya atau
- dia memodifikasi sedikit produknya
- akhirnya malah naik lagi dan bahkan
- naiknya lebih tinggi dibandingkan
- era-era sebelum COVID. Ada juga saya
- punya kenalan ya asalnya bisnis
- ee sembako.
- He
- sembako. Terus slowdown lah.
- He.
- Terus mereka balik bisnis makanan jadi
- he
- lah.
- Banyak yang kayak gituanak.
- Tapi yang uniknya adalah orang-orang ini
- yang ganti bisnis. Ganti bisnis
- ini yang bisa bertahan terus. mereka
- yang tetap memperhatikan
- hak-hak dari pegawai-pegawainya.
- Hm.
- Saat bulan Ramadan kemarin tetap
- memberikan gaji,
- tetap memberikan THR.
- Tanya Allah enggak tidur. Kalau kata
- siapa? Ustaz NH ya
- Nurul Huda. Allah boten sare.
- Allah enggak tidur pasti ngelihatlah
- sama hamba-hamba yang peduli. Kalau kita
- peduli sama orang lain, pasti Allah akan
- peduli sama kita.
- Betul. Kalau kita peduli orang lain aja
- bisa bikin orang lain senang, apalagi
- Allah.
- Ah, ada telepon lagi yang masuk.
- Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam.
- Dengan Ibu siapa? Di mana?
- Eh, saya Erlita dari Jakarta Timur.
- Oh, iya. Baik, Bu Erlita.
- Ibu Erlita nih bisnisnya apa, Ibu
- Erlita?
- T mau cerita apa, Bu Erlita? Kita
- langsung bisnis aja [tertawa] semua,
- Cita apa ya, Uncle?
- Aktivitasnya apa, Bu Elita? Sehari-hari,
- Bu Elita kalau boleh tahu.
- Eh, saya sih wiraswasta.
- Heeh.
- Tapi sekarang lagi
- fokus juga ada beberapa
- ya usaha-usaha kecilan untuk makanan
- gitu.
- Hm. Cemilan gitu, Bu ya?
- Kenapa?
- Ee usaha makanan kecil tuh
- cemilan-cemilan atau
- ee aneka puding gitu.
- Oh,
- laku tuh Bu hidup sekarang. Seru.
- Seru. Seru.
- Iya. lagi hit banget nih sekarang puding
- cendol, puding buah.
- Wih, namanya apa tuh, Bu? Dipromosiinnya
- di mana tuh, Bu? Instagram, nomor
- telepon kah atau apa kah?
- Di Instagram ada di Instagram Dapur
- Almahera.
- Dapur
- Dapur
- Almahera. Double E.
- Oh, double E. Dapur Alma.
- Almahera.
- Ini alhamdulillah, Bu, ya. Walaupun
- kondisi COVID gini, penjualan aman,
- lancar.
- Oh, alhamdulillah banget. Lancar banget
- penjualan
- ini. Kalau siaran disediain pudingnya
- enak juga kali ya. Enak. Benar.
- [tertawa]
- Kayak musibah mau berkah ya, Kang.
- Alhamdulillah. Udah berapa lama, Bu,
- jualan pudingnya, Bu?
- Baru sebulan ini mama.
- Oh, justru di tengah-tengah COVID baru
- buka, ya, Bu, ya?
- Iya. Karena mungkin terlalu lama di
- rumah, jadi kita menggali ee aktivitas
- yang terpendam.
- Hm. Betul, betul, betul, betul.
- Kalau jadi kalau ada ikhwan dan Ahmad
- yang ingin memesan bisa langsung ke
- Instagram @dapur
- Alma Hera ya Bu ya.
- Iya di situ ada nomor kontak juga sama
- bisa di WhatsApp juga sih kalau mau
- langsung.
- Berapa nomor kontaknya Kak Musa? Siapa
- tahu kamu saya langsung mau pesan kali
- buat minggu [tertawa] depan
- di 08
- 08
- 19
- 19
- 106
- 106
- 506
- 506
- 97
- 97
- Oke, terima kasih banyak.
- Justru justru hidup pas kondisi sekarang
- ya, Bu ya.
- Karena baru buka di tengah-tengah COVID.
- Iya kali ya ke mana-man
- gitu ya Bu ya?
- Iya. Sama pulut durian satu lagi khas
- kita tuh pulut duriannya laku banget.
- Pulut. Pulut kulit pulut apa?
- Pulut durian itu ketan yang dimakan
- campur sama kincak durian.
- Wih, itu kedayanan saya tuh. Entar saya
- telepon kalau gitu. [tertawa]
- Boleh deh kapan-kapan ya kirim ke Rasil.
- Siap. Amin. Siap. Saya doain D ya Allah
- mudah-mudahan rezekinya lancar [tertawa]
- set pengiringan. Amin.
- Amin. Amin. Amin. Amin. Setelah
- pengiriman lagi. [tertawa]
- Sukses terus ya, Bu.
- Amin.
- Terima kasih banyak. Terus semangat.
- Iya. Amin.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.
- Dua tadi raja parking.
- Dua.
- Raja parking apa? Raja Parkir.
- Rajaparkir.com.
- Raja Parkir. Justru sukses pada saat
- pada saat
- pada saat Covid terus bertahan. terus
- bertahan dan dapat market-market baru
- tadi perumahan.
- Nah, Almahera justru buka baru saat
- Covid
- baru sebulan ya.
- Baru sebulan akhirnya di tengah COVID
- dapat pendapatan
- tambahan dari Dapur Almahera.
- Jadi memang apapun kondisinya masih ada
- peluang di situ Kak Iman.
- Insyaallah. Insyaallah. Fa inama usri
- yusro. Innamaalus.
- Setelah kesulitan pasti ada ke
- kemudahan.
- Kemudahan. Dan Allah ulangin lagi.
- Setelah kesulitan pasti
- pasti ada kemudahan. Nah, kalau Allah
- yang janji gitu enggak mungkin bohong.
- Betul, betul betul.
- Tundi jualan lagi. Ada telepon lagi yuk.
- Angkat lagi,
- angkat lagi.
- Asalamualaikum.
- Belum, belum. Jangan jangan nafsu.
- Belum,
- belum, belum.
- Ya udah, kita break dulu Keman. Nanti
- setelah
- eh apa
- satu telepon.
- Telepon. Oh, setelah satu telepon.
- Setelah satu telepon kita break. Halo.
- Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Dengan Ibu siapa? Di mana? dengan Yulia
- di Cibubur.
- Oh, tetangga. Bu Yulia ini bisnisnya
- apa, Bu Yulia?
- Alhamdulillah saya bisnis di farmasi.
- Wah, banjir ini [tertawa]
- panennya Bu Yuliaen.
- Ini benar-benar musibah bober kah?
- [tertawa]
- Farmasinya jual apa, Bu Yulia?
- Ee ee saya apa e bergerak di bidang
- apotek sih.
- Oh, apoteknya di mana? Eh, apoteknya di
- saya sebutin aja ya namanya ya.
- Sebutinlah yang lain. Sebutin produk
- ini. Sebutin aja.
- Eh, apa? Apotek R24 di Ruko Kompak blok
- G nomor 93 di Kota Wisata Cibubur.
- Wih,
- ini tapi enggak jual narkoba ya?
- Enggak dong. Jangan jangan dong. Jangan
- dong. Apoteknya yang lagi bestseller nih
- akhir-akhir ini apa nih, Bu Yulia?
- ee
- dari awal ya, dari awal ee Covid kan
- Maret. Jadi kalau waktu awal itu sih
- waktu pertama-tama tuh dari masker.
- Oh, masker.
- Masker. Terus kedua hand sanitizer.
- Habis itu baru ee vitamin.
- Hmm.
- Karena kan waktu pas kemarin COVID itu
- sempat ada orang kan banyak sering
- belanja-belanja apa kayak panik baik
- gitu kan.
- Betul. Eh, jadi mereka tuh belanja
- ngeborong masker, hand sanitizer gitu
- sampai kita pun yang ee apa semua apotik
- ya bisa dibilang itu kewalahan sampai
- distribusi obat pun kewalahan karena ee
- antusias masyarakat saat itu.
- Hm. Sekarang stok aman semua Bu Yulia?
- Alhamdulillah aman semua. E udah mulai
- normal lagi. Udah enggak kayak yang
- waktu awal-awal bulan kemarin. Sekarang
- sih udah mulai normal lagi.
- Sekarang yang laku apa, Bu Yulia?
- E yang laku sih kalau vitamin karena kan
- ee semua udah ee udah ada gitu kayak di
- minimarket gitu. Kalau sekarang sih
- normal sih paling obat yang sering laku
- kayak maah obat-obat maah obat sakit
- asam urat gitu-gitu.
- Iya. Sama produk-produk yang bisa
- ningkatin imunitas tubuh mungkin ya.
- Iya. Heeh. Itu sih
- kalau ada ikhwan dan akhwat yang
- berminat membutuhkan imun
- vitamin-vitamin atau masker dan
- sanitizer menghubungi ke mana Bu Yulia?
- Ee bisa lihat di Instagram-nya di Apotek
- R24 Cibubur.
- Nanti di situ ada link ee link yang bisa
- dihubungin
- dan insyaallah kita
- ee apa melayani delivery di Cibubur itu
- free insyaallah.
- Pesan Kem.
- Iya.
- Buat obat obat langsing
- obat langsing [tertawa] benar-benat
- badan
- langsing ada.
- Bener ada [tertawa]
- kalau mau endorse mungkin Bu Yulia.
- Oh bisa bisa.
- Harus dites dulu ya kalau berhasil turun
- baru baru. [tertawa]
- Terima kasih banyak Bu Yulia.
- Sukses selalu apoteknya. Alhamdulillah.
- Salam buat keluarga di rumah.
- Iya. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Senang kan? Senang banget ya dengarnya.
- Kemarin awal-awal kita
- suram gitu ya, kita cerita suram.
- Kita baru tiga penelepon aja.
- Alhamdulillah ya.
- Iya. Semuanya bangkit
- semu semuanya bangkit lagi.
- Betul.
- Siapa tahu ini memotivasi buat
- ikhwan akhwat, teman-teman semua
- jangan sedih.
- Betul.
- Jangan lemas.
- Betul.
- Tetap semangat. Coba cari jela celah
- lagi.
- He.
- Allah akan Allah kok yang menjamin
- rezeki kita
- bukan orang lain ya.
- Binatang melata. Apa? Binatang melata.
- di tempat yang gelap aja Allah enggak
- salah memberikan rezeki kepada binatang
- itu. Apalagi untuk manusia yang
- berusaha.
- Betul.
- Apalagi untuk manusia yang berusaha dan
- peduli terhadap sesama.
- Pasti Allah akan
- berikan.
- Ada ternyata keman bukan cuma materi
- atau pendapatan yang mendapatkan berkah
- di tengah-tengah corona ini. Ada
- WhatsApp dari Bu Liza Milda.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Keren temanya. Musibah membawa berkah.
- Banyak benarnya. Terutama
- itu ide saya loh, Bu. Cat idea.
- [tertawa]
- Jadi keren lagi deh. Jadi keren
- banyak benarnya. Terutama bisa membuat
- keluarga menjadi lebih dekat di tengah
- situasi COVID seperti ini. Jadi lebih
- banyak waktu untuk memperhatikan anak
- dan juga pasangan walaupun sekarang jadi
- ikut sekolah. Semangat Kak Iman. Ondi
- mandi yang sudah mandi Kang Fahri dan
- semuanya. Corona ini membuat kita semua
- belajar. belajar apa saja,
- berkreativitas bersama keluarga dan
- lain-lain. Semoga pandemi corona segera
- berlalu.
- Amin.
- Amin ya.
- Kita akan break dulu.
- Jangan ke mana-mana. Don't go away. Yang
- mau ngambil snack, ambil snack dulu.
- Yang mau ke kamar mandi, ke kamar mandi
- dulu. Yang mau ngambil minum seperti
- saya dengan tumblr Dsas. [tertawa]
- Ini Eldors. Eldors,
- jangan ke mana-mana. Don't go away. We
- be right back after this.
- Iya.
- Yang mau yang mau kirim cemilan masih
- kekejar. Mau kirim pasti kekejar.
- Jangan ke mana-mana. Asalamualaikum.
- Belum
- belum. Kita akan kembali berikut.
- [musik]
- Amin.
- [musik]
- Brail TV.
- Kembali lagi dan akhwat bersama saya
- Muhammad Musalf dan Uncle Firman di
- acara Minggu Malam Santui.
- Minggu malam santui
- Minggu malam santui.
- Minggu malam santui sudah ada
- YouTube-nya Kim
- khusus ya.
- Khusus. Jadi Iwan Nawat kalau mau lihat
- acara Minggu malam santui kan beberapa
- kali episode ini kita ee wawancara
- tokoh-tokoh inspiratif. Bukan tokoh juga
- sih, ada anak muda juga. Musisi
- tokohnya antum doang.
- Tokohnya cuman antum kok. [berdehem]
- Enggak.
- Antum yang paling tokoh pokoknya.
- Enggak enggak. Jadi di YouTube ada Musa
- menemani Kak Iman sebagai ee sebagai
- host Musa sebagai cohost menemani Kak
- Iman di YouTube Minggu malam santui.
- Jadi Iwan
- tokonya antum.
- Tokohnya antum.
- Jadi IAT bisa juga ngelihat YouTube
- Minggu malam santui selain YouTube Rasil
- TV silakan bisa meluncur langsung.
- Malam hari ini, Kak Iman kita masih
- membahas tentang musibah membawa berkah.
- Musibah membawa berkah. Ternyata
- kalau K Musa sendiri, saya sih enggak
- mau jauh-jauh. Saya mau ngobrol tentang
- Kusa. Kamusa kan ngurus travel Rasil.
- He.
- Otomatis travel berhenti dong sekarang.
- Berhenti 4 bulan ya. Udah 4 bulan.
- 4 bulan. Pegawai enggak ada yang
- dipecat?
- Alhamdulillah enggak. Hak-haknya
- alhamdulillah masih kita tunaikan.
- bulanannya alhamdulillah masih kita
- selesaikan dengan baik. Kita kita tetap
- berikan haknya gaji bulanan dan
- lain-lain.
- Sesuai proporsi,
- sesuai gaji bulanan bahkan bahkan
- seperti gaji-gaji sebelumnya.
- Oh, gitu. Nah, ini kan Musa harus
- menghidupi tiga orang istri satu eh satu
- orang
- satu orang istri dan tiga orang anak.
- Satu orang istri dan tiga orang anak.
- Bisa tidak boleh pulang saya
- itu kan tetap membutuhkan biaya.
- Antum usaha sampingannya apa? Usaha
- lainnya apa?
- Usaha lainnya alhamdulillah ada ee
- sebagai digital marketing
- memasarkan produk-produk yang bisa
- dipasarkan. Jadi mengimpor beberapa
- barang dari luar kemudian dipasarkan
- melalui ee website. Alhamdulillah masih
- jalan. Kalau Kaiman gimana?
- Itu jalan tuh ya. Ya tentu digital
- marketing sekarang yang paling jalan ya.
- Ya, [tertawa] jadi Keman berdasarkan ee
- riset dari berbagai lembaga, ada lima
- bisnis yang bahkan lebih booming saat
- new normal seperti saat ini.
- Oh, gitu.
- Yang pertama adalah e-commerce.
- E-commerce ya, digital market eh online
- shop dan lain-lain ya.
- I
- yang kedua adalah layanan pengiriman
- barang.
- Ekspedisi ini ternyata booming lebih
- permintaan pengiriman barang sekarang
- ini jauh lebih meningkat
- karena kan orang terbatas mau keluar.
- Silaturahmi sekarang banyak diwakilkan
- oleh kiriman-kiriman kue. Itu membuat
- bisnis ekspedisi sekarang jauh lebih
- meningkat permintaannya. Bahkan beberapa
- ekspedisi sekarang sudah menyediakan
- fasilitas COD,
- cash on delivery.
- Cash on delivery. Jadi
- bayar pas sampai
- bayar pas sampai. Jadi buat ee
- customer-customer yang malas transfer
- atau enggak percaya sama penjualnya bisa
- request COD. Jadi ketika barang sampai
- baru bayar. Itu yang membuat
- bisnis layanan pengiriman barang
- sekarang semakin meningkat.
- Terus apa lagi tuh?
- Yang ketiga adalah layanan dan produk
- kesehatan terutama yang berbasis online.
- H
- kan sekarang ada tuh ee aplikasi yang
- cukup besar konsultasi ke dokter lewat
- online.
- Halo, Dok. Itu ya. [tertawa]
- Kalau kalau apoteknya R24 itu
- R24 tadi apoteknya ke aplikasinya Lok.
- Ada juga
- Cibubur free delivery katanya ya.
- Cibubur free delivery
- @apotr24ci Cibubur Instagramnya.
- Iya.
- Ee ada juga sebenarnya selain Halodc
- beberapa aplikasi yang menyediakan
- ee fasilitas
- konsultasi lebih lengkap
- untuk pasien-pasien yang enggak mau
- keluar rumah dan beberapa rumah sakit
- bahkan sudah menyediakan layanan
- konsultasi via Zoom. He.
- Jadi buat kan sekarang was-was nih mau
- ke rumah sakit, takutnya banyak ee
- virus. Akhirnya beberapa rumah sakit
- menyediakan layanan via Zoom untuk terus
- bertahan. Karena beberapa hari lalu masa
- ke rumah sakit keman
- salah satu rumah sakit di Cibubur. Sepi
- banget.
- Sepi.
- Sepi banget. Dan terdampak ketika
- ditanya, "Pak, ini udah berapa lama,
- Pak, sepi Pak?" "Oh, ini sih
- alhamdulillah, Mas, masih ada orang di
- setiap lantai." Awal-awal COVID
- benar-benar enggak ada orang yang datang
- ya. Karena takut ya ke rumah sakit
- resikonya segala macamnya.
- Betul. Betul.
- semua lini ya. Tapi
- betul jadi rumah sakit-rumah sakit yang
- bukan rujukan COVID ee lumayan
- terdampak. Salah satu teman, salah satu
- kru Rasil istrinya perawat di ee salah
- satu rumah sakit swasta di Cibubur.
- He.
- Ketika COVID dirumahkan sementara karena
- di rumah sakitnya benar-benar pasiennya
- drastis menurun, pemasukan rumah sakit
- menurun. Akhirnya mau enggak mau
- karyawannya banyak yang dirumahkan.
- Salah satunya ee istri teman kita.
- Iya. Jadi memang ee rumah sakit-rumah
- sakit lumayan terdampak. Oleh karena
- itu, banyak rumah sakit yang akhirnya
- menyediakan fasilitas-fasilitas
- konsultasi via Zoom sehingga sekarang
- lumayan meningkat lagi
- permintaan-permintaan pelayanan
- kesehatan.
- Sebenarnya asal kita mau meng-create ya,
- selama kita masih kalau ayah saya tuh
- dulu nasihatin saya begini, Ustaz. Ee
- hidup berakal
- pendek-pendek nasihatnya.
- Hidup berakal, mati beriman. Jadi selama
- kita hidup, kita harus terus menggunakan
- akal kita. He.
- Tapi akal kita itu dipastikan tidak
- mengganggu
- iman kita
- atau merusak iman kita. Karena kematian
- itu rahasia Allah. Hanya Allah yang bisa
- yang tahu kapan kita mati.
- Dan kita harus memastikan diri kita
- mati dalam keadaan beriman. Itu nasihat
- ayah saya. Hidup berakal mati beriman.
- Jadi
- apapunlah hidup ini up and down. Hidup
- kayak roller coaster. Ada telepon lagi
- ya.
- Keren
- keren.
- Ada telepon ya. Halo. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Dengan Bapak siapa? Di mana?
- Pak Habib di Jakarta.
- Oh iya, Pak Habib. Usahanya apa, Pak?
- Saya di herbal sekarang.
- Herbal.
- Wah, ini pas banget dong. Lagi COVID
- justru booming kali ya.
- Iya. Iya. Alhamdulillah.
- Alhamdulillah.
- Produknya apa, Pak Habib? Kalau boleh
- tahu?
- Saya e jual madu cuma kita ada un
- selling pointnya itu madu safron.
- Oh.
- Oh, safron yang segiramnya itu
- Rp250.000.
- Iya, itu ya.
- Iya. Jadi ee kemarin ini sebetulnya ee
- memang kita rebranding, rebranding itu
- kita memang nambahin value di madu itu
- dengan khasiat safron dan safronnya itu
- memang dari Iran. Nah, Safron kan yang
- terbaik itu ada beberapa negara, Iran,
- India, Spanyol, dan ini dari Iran. Dan
- memang Safron sendiri memang khas ya.
- Jadi dari 1 tahun itu ee dia tumbuh cuma
- satu 1 minggu setelah itu e mati.
- Oh, pantesan mahal ya.
- Bahkan nih jadi kita ee jual itu ee apa
- namanya? Kita riset dulu pasarnya
- seperti apa dan memang lagi tren ya.
- Jadi ee 150 bunga itu cuman jadi 1 gram
- safron.
- Nah, itu
- juga banyak dibahas kan ee sama peneliti
- barat gitu kan
- bisa buat anti kanker, depresi,
- hipertensi, anti cemas gitu-gitu.
- Mereknya apa, Pak Bib?
- Eh, Prosper. Boleh boleh cek juga
- kalau kalau kalau mau beli di mana nih?
- Kalau mau beli di mana? Cara
- menghubunginnya gimana nih? ee ee kontak
- aja ee admin saya ee saya kasih nomornya
- aja ya.
- Iya. Wih.
- Wih, sekalian promosi
- sekalian dong harus manfaatin kita ini
- sesama orang Islam itu bersaudara harus
- saling men-support satu dengan yang
- lainnya.
- Testimoni juga bagus kok. Banyak yang
- apa namanya ya itu kan safron kan
- khasiatnya banyak tuh bisa kekebalan
- tubuh, jantung, diabetes, kecerdasan
- anak juga bagus. Dan
- jadi kalau mau pesan ke mana Pak Habib?
- nih ee 0816
- 0816
- sebentar bentar
- 0816 sebentar Pak Habib biar saya catat
- 08
- 16
- 169
- 73
- 73
- 73
- 673
- 673
- 673
- saya eh bilang dari Rasil ya saya kasih
- promo tambahan 50%
- ada Instagramnya Pak,
- ada ee
- maduprosper.id
- @maduprosper.
- Siap, Ikhwan dan Ahmad, bagi yang ingin
- menambah kekebalan tubuh,
- nomornya 1673673
- bisa WhatsApp ee atau telepon.
- Siap.
- Siap. Terima kasih banyak, Pak Habib.
- Sama-sama.
- Sukses selalu.
- Makasih banyak ditelepon.
- Salam untuk keluarga di rumah.
- Teleponnya. Iya. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Berapa tadi? Raja parkir.
- Raja parkir. Terus Apotek R24 Cibuburus.
- Terus yang jualan
- dapur Almahera.
- Almahera. Terus prosperos.
- Nah, Ikonahwatu ini
- emang alhamdulillah lah ya.
- Sebetulnya kalau ngedengar orang-orang
- yang
- pas kondisi kayak gini terus
- kitanya juga jadi semangat dan senang
- ngedengarnya. Ya.
- Betul. Tapi Musa penasaran banget sama
- lini bisnis Kiman.
- Itu ada telepon dulu nanti gitu.
- [tertawa]
- Asalamualaikum.
- Halo. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Dengan Bapak siapa? Di mana?
- Eh, dengan Deni, Pak.
- Pak Dedi di mana, Pak Dedi?
- Di Bekasi.
- Oh, di Bekasi.
- Iya.
- Usaha di bidang apa, Pak Dedi?
- Ee usaha saya sih kayaknya apa namanya?
- Kalau saya bengkel bubut ya.
- Ini ini lancar, Pak. Masa-masa kayak
- gini, Pak.
- Alhamdulillah
- saat ini saya sering kerasilah
- sebenarnya.
- Oh, gitu, Pak.
- Masyaallah. Iya,
- pasti Musa enggak pernah enggak pernah
- ketemu Musa ya, Pak ya?
- Ee ya mungkin ya apa namanya ya? Ee
- enggak pernah cuma apa namanya muka
- karena saya datang itu suka mendadak
- gitu.
- Oh iya iya iya iya.
- Ini gimana, Pak awal COVID sempat turun
- apa terus lancar gitu, Pak?
- Ee kondisi waktu COVID sih ya sempat
- drop ya. Kita kan usaha kita kan bidang
- fabrikasi.
- He he.
- Kita itu ee apa namanya? ee di tempat
- saya itu kan ada kurang lebih ada 20 ee
- karyawan ya, operator gitu atau pekerja
- [berdehem]
- akibat COVID itu ya sempat sempat anjlok
- gitu. Artinya tuh ee kita enggak punya
- dapat enggak dapat order gitu kan. He he
- dengan berjalannya waktu ya
- alhamdulillah bangkit kembali kan begitu
- dikit.
- Tapi enggak sempat mecat ya Pak ya.
- Kenapa, Pak?
- Sempat ada pengurangan pegawai?
- Ee pengurangan sih enggak. Paling kita
- merumahkan ya. merumahkan tu artinya
- karena protokol dari pemerintah itu kan
- enggak boleh ee apa berkumpul terus
- harus jaga jarak ee sehingga kita apa
- namanya membatasi itu gitu se
- oke.
- sendiri ya, Pak ya. Digilir ya, digilir
- apa namanya masuk pamanya hari ini
- sekian orang gitu. Jadi enggak enggak
- full gitu karena ee Kota Bekasi itu
- mengeluarkan apa aturan seperti itu
- sangat tegas gitu. Kita kan kalau
- workshop itu kan
- ee orang itu kan ee apa pekerja itu
- selalu apa namanya ya ee
- enggak enggak bisa dibatasin jaga jarak
- ya Pak kalau workshop ya Pak.
- Iya susah.
- Betul.
- gitu karena ya tapi alhamdulillah sih
- kondisi saat ini sudah membaik gitu.
- Kemarin-kemarin kita ee saya saya
- sendiri sempat ee down ya artinya kok
- sampai kayak gini sampai kapan gitu.
- Heeh.
- Tapi alhamdulillah apalagi
- ee bangsa pasar kita kan industri apa
- industri-industri otomotif.
- Lokasi di mana, Pak?
- Di Kranji, Pak.
- Kranji.
- Oh, Keranji. Dekat Grand Grand
- Metropolitan berarti, Pak, ya?
- Iya, betul. Men saya di Keranji di ee di
- Keranji itu dekat e tepatnya sih di
- Bekasi Barat ya. Bekasi Barat. Kalau ada
- yang butuh-butuh bubut Pak bisa
- menghubungi ke mana, Pak?
- Kalau bubutan ee bisa ke 081
- kamus.
- Heeh. 58
- 29
- 29
- 28
- 28
- 06
- 06
- Iya. Saya itu apa namanya? Ee apa? ee
- ee penggemar setia Rasilah.
- Alhamdulillah. Masyaallah.
- Ee saya enggak apa namanya selalu
- alhamdulillah setiap hari saya dengerin
- Rasil. Saya merasa nyaman, cocoklah sama
- Rasil. Masyaallah gitu dari apa
- ceramah-ceramahnya
- apa namanya
- ee apalagi murotalnya itu waduh cakep
- banget dah.
- Siap siap.
- Terima kasih banyak Pak ya,
- Pak. Semoga rezekinya terus bertambah.
- Amin.
- Putus dan segera untuk Bapak dan
- keluarga juga dijaga kesehatannya Bapak.
- Terima kasih banyak. Sebaliknya buat
- Rasil kru Rasil tetap semangat walaupun
- Bapak semangat
- tetap ee apa tetap apa namanya eksis
- terus gitu
- buat umat kan begitu.
- Insyaallah. Terima kasih banyak Bapak.
- Terima kasih.
- Terima kasih. Terima kasih Pak.
- Sama-sama.
- Salam buat keluarga di rumah Pak.
- Baik. Makasih.
- Asalamualaikum. warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Pak siapa?
- Ada satu ada satu bisnis Pak siapa? Pak
- siapa? Lupa tadi Pak Dedi.
- Pak Dedi. Pak Ded Pak Dedi. Pak Dedi.
- Usahanya bubut di Keranji
- turun kanc
- cepat juga [tertawa] ya kalau bubutnya
- kalau yang makan bisnis sehari-hari itu
- masih gampang gitu ya.
- Iya betul betul. Terus kalau jual
- makanan kan jual makanan sekarang turun
- untuk yang d in tapi untuk aplikasi
- katanya justru meningkat. Hm.
- Jadi ee kan sekarang beberapa aplikasi
- bisa menyediakan antar makanan pesan
- makanan online
- yang itu dan itu kan. Nah, itu justru
- meningkat.
- Tapi kerennya orang Indonesia ini
- beneran nih keren banget orang Indonesia
- pada saat kondisi terpuruk,
- pada saat orang membutuhkan bantuan,
- di situ kelihat sebetulnya orang
- Indonesia tuh pada karim,
- pada pengasih, penyayang.
- Lihat berapa banyak ajakan. Yuk, ada
- kasih tambahan buat Ojol.
- Yuk, kasih tambahan kalau kita pesan
- makanan lebihin.
- Yuk, beli barang apapun yang dipasarkan
- sama didagangin sama orang-orang,
- belanja ke warung sekitar,
- ajakan itu kan. Wah, itu saya pas
- ngelihat banyaknya maraknya ajakan aja.
- Ternyata orang Indonesia ini banyak
- orang baiknya.
- Betul. Betul. Kalau orang baik, orang
- baik ini dikasih kesempatan memimpin
- lebih asik. Kok jadi politik ya?
- [tertawa]
- Betul, Kem. Bahkan beberapa ee restoran
- di aplikasi ojek online tuh sudah
- menyediakan menu khusus ee Abang Ojol.
- Jadi ada menunya ee berikan makanan dan
- minuman untuk Abang Ojolmu. Ada menu
- khusus. Dan menariknya Kaiman sekarang
- peluang usaha baru di tengah COVID
- adalah banyak bermunculan ghost Resto.
- Apa
- ghost resto nih? ee restoran tapi enggak
- ada fisiknya, enggak ada rumah makannya.
- Jadi ibu-ibu dari rumah mereka bikin
- masakan difoto-fotoin, daftarin di ojek
- online. Entah itu kita boleh nyebut
- enggak sih?
- Boleh. Boleh enggak masalah enggak
- masalah kita minta royalti.
- Iya, benar. [tertawa] Entah itu digojek
- ataupun itu digrab. Jadi mereka di
- rumahnya bikin masakan, modal foto,
- kemudian daftarin ke Grab dan juga
- Gojek. Itu kan minim sekali modal. He.
- Akhirnya
- Kang Fahri juga loh jual gudek ya, Kang
- Fahri ya. Beli itu enak. Gua mau pesan
- lagi Kang Fari. Mau pesan lagi.
- Nomornya berapa, Kang Fahri?
- Kang Fahri gudek nomornya berapa? Oh,
- enggak deh. Saya sebutin nomor Kang
- Fahri. Kalau ada yang mau
- pesan gudek ke Kang Fahri. Fahri.
- Fahri nih.
- Wih, banyak nomornya.
- Wah.
- 081283109309.
- Ya, itu gudeknya enak. Beneran benar.
- Saya mau pesan angin nanti ya, Kangari.
- Ya,
- sukses terus, Kang Fari. Mantap.
- [tertawa]
- Jadi memang banyak usaha-usaha yang
- justru lahir di tengah pandemi ini, Kak.
- Bahkan ternyata ee Zoom, aplikasi Zoom
- itu nilainya sekarang jauh meningkat.
- Nilai Zoom itu hari ini di dinilai
- senilai 956,8
- triliun.
- Drastis meningkat di tengah COVID. data
- dari techno.compas.com
- meningkat bahkan sampai 352%.
- Wih, hebat ya.
- Karena semua orang kan sekarang belajar
- online via Zoom,
- e kerja lewat Zoom.
- Iya, benar.
- Sehingga
- kali toko-toko pulsa juga laku kali ya
- sekarang ya.
- Bisa jadi.
- Iya, benar.
- Karena kuota kan kebutuhannya meningkat
- drastis.
- Iya. Semua anak saya tiga. Semua satu di
- sini, satu di sini, satu di sini. Ibunya
- jadi ikut guru.
- Iya,
- iya kan? Selesai zoom, zoom selesai era
- zoom selesai ni misalnya pada masuk
- sekolah lagi saya akan bikin tempat
- kursus
- karena istri saya sudah pintar istri
- saya sudah pintar
- sudah pintar [tertawa]
- sudah bisa ngajar.
- Semangat juga untuk semua Iwan dan Nawat
- yang berprofesi sebagai guru karena
- tantangannya pasti lebih berat ngajar
- lewat online kan orang ngajar di kelas
- aja kadang-kadang anak-anak nih tanda
- petik sangat kreatif.
- Benar nih. Tapi saya mungkin ada
- himbauan sedikit buka buat teman-teman
- semuanya. Eh,
- profesi guru saat sekarang ini bukan hal
- yang mudah.
- Betul.
- Karena mereka harus merubah pola
- pola mendidik mereka yang tadinya direct
- ketemu
- tiba-tiba langsung berubah. He.
- Nah, jadi jangan dijadikan bahan ledekan
- atau Bu guru dibully atau apa karena
- guru pun pasti akan keluar cost pulsa
- untuk mengajar
- kayak gitu. mungkin lebih banyak dari
- kita juga.
- Iya.
- Ya kan kita support lah
- karena
- semua pasti ibaratnya kayak me-restart
- ya. Biasa kita udah biasa udah udah di
- di zona nyaman seperti ini harus kek
- harus berubah harus mencari kreativitas
- sendiri untuk hal baru terutama ya ya
- seperti itulah. Jadi semangat juga para
- guru.
- Semangat
- walaupun cara mendidiknya berubah.
- Semangat terus jasa para perawat juga
- nih.
- Betul.
- Mantap banget para perawat
- nih. Saya paling sebel banget kalau ada
- public figure yang bilang penyakit ini
- sebuah konspirasi. Sebetulnya
- penyakitnya enggak ada. Oh, please deh.
- Kasihan lu nyakitin itu loh. Para
- perawat, para dokter. Janganlah jangan
- ngomong gitu. Kalau enggak tahu diam.
- Bahkan ada satu hadis yang begini
- yang berbunyi begini K Musa hadisnya
- amalan yang paling sulit itu adalah
- menjaga lisan.
- H
- hadisnya pendek. Amalan paling salah
- satu amalan paling sulit adalah menjaga
- lisan. Karena itu kalau kita enggak bisa
- menjaga lisan kita, kita ngerasa pintar
- sedikit ngomong asal-asalan, nyakitin
- orang dan mending kalau udah nyakitin
- sadar. Kalau enggak
- iya
- iya kan? Berapa orang yang disakitin? 40
- orang doa 40 orang tersakiti ngedoain
- [tertawa] enggak benar kelar dia tuh
- hidup. Betul. Apalagi kadang kita
- nyakitin hati orang yang kita enggak
- kenal kayak mana. Era sosial media ini
- kan gampang banget komen di toko public
- figure influencer kita komen yang
- jahat-jahat kita pakai akun anonim
- itu kan kita enggak kenal.
- Ketika kita berbuat dosa hablum minannas
- berarti kan minta maafnya kepada orang
- itu.
- Iya
- kita enggak kenal. Gimana tuh cara minta
- maafnya?
- Semoga kita dilindungi semua dari
- hal-hal seperti itu. Iman ikhwan dan
- akhwat yang bagi ikhwan dan akhwat yang
- masih ingin sharing kepada kita
- bisa langsung kirim WhatsApp ke nomor
- 0811999720
- atau telepon di
- 0218451512.
- Setelah ini kita akan coba telepon
- ikhwan dan akhwat pendengar hasil yang
- profesinya berbeda. Bagaimana cara
- beliau-beliau bertahan di tengah COVID.
- Siapa aja yang mau ditelepon?
- Tunggu setelah
- emang break lagi. L break lagi break
- lagi. Siap untuk break gak?
- Siap. Ya udah kita akan break. Don't go
- away.
- [musik]
- Amin.
- [musik]
- Brail TV [musik]
- masih dalam acara Minggu malam santui
- bersama saya Firman dan sahabat saya
- yang paling saleh, hormat kepada orang
- tua, taat ibadah, sayang istri dan
- anak-anak.
- Astagfirull. [tertawa]
- Astagfirullahalazim.
- Saya mau menyapa dulu nih Mas Alvi
- Alfandi. Apa kabar? Tadi lagu pertama
- Mas Alvi.
- Mas Alvi.
- Lagu lagu kedua sahabat saya Husein
- Idol. He
- Husein Alatas dia. Cuman saya enggak mau
- manggil dia Husein Alat Atatas. Di sini
- mah Husein Idol aja.
- Betul. Betul.
- Gimana dagang kambingnya? Lancar terus,
- Om. Ya lancar terus.
- Oh, Bang Husein kambing.
- Oh, iya. Bisnis kambing sekarang dia
- lancar. Mantap. Saya juga punya ada yang
- menarik, ada yang menarik. S
- gimana? Gimana? Kimana
- tadi kan Musa cerita tentang event kan
- pada break semua.
- Habislah pameran apapun tidak ada.
- Bahkan acara musik yang udah sempat beli
- tiketnya dibatalkan lagi sampai
- hah gitu.
- Tapi ada event-event tertentu yang
- beralih
- h
- mereka merubah tadinya eventnya gimana
- merubah menjadi lewat
- online
- digital.
- Digital memanfaatkan lewat Zoom. Nah,
- teman saya ini mereka dia nih sinias
- muda.
- Dia ini kameraman, video maker, content
- maker. Komplit deh
- sayingnya ag
- sayangnya agak genit. Itu aja
- problemnya. Sayangnya agak genit.
- Kerjaannya komplit kecuali agak genitnya
- itu.
- Pokoknya secara kerjaan keren lah ya.
- Kerjaan keren banget. Kerjaan banget.
- Bagi para yang punya event pengin
- menghubungi dia hubungi aja di
- 08575586644.
- Saya ulangin lagi. 08575586644.
- Bilang aja dari firman, "Mas, jangan
- genit genit. Insyaallah dapat khusus."
- Berarti teman keiman ini kalau kita mau
- mengadakan nikahan sekarang kan virtual
- akadnya virtual itu bisa memfasilitasi
- video dan lain-lain.
- Bisa. Bisa. Waktu adik saya kawinan aja
- ee bukan dia yang nyariin jodohnya ya.
- Dia cuman megang dia dia [tertawa]
- ee kameramannya yang bikin videonya.
- Keren kok. Keren. Keren.
- Karena kan menikah di era pandemi begini
- butuh butuh strategi khusus bagaimana
- caranya supaya streaming lancar, tidak
- terbata-bata karena kan acara yang
- sakral. Bisa nih beliau.
- Insyaallah.
- Nomornya berapa, Keman? Sekali lagi
- saya. Tapi bayarnya ke saya ya.
- Iya benar. Potong [tertawa]
- potong realti. Jangan takut.
- Enggak enggak enggak. Langsung aja
- langsung aja di 08575568844.
- Nih kita akan menelepon ee MC Kondang
- ibu kota.
- MC Kondang ibu kota yang panggungnya
- lebih dari puluhan ribu jam. Oh, sudah
- tua dong. Sudah sih, masih muda.
- Ee baik hati dan tidak sombong.
- Bagaimana situasi ee MC di tengah
- pandemi?
- Iya. Sudah ditepon belum?
- Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Suaranya
- ini namanya madam ustazah Diana
- Caroline.
- Apa kabar Firman Musa?
- Baik Madam Ustazah Mbak Diana Carl
- gua enggak santui kalau kalau ditelepon
- sama malam santui itu enggak bisa
- santui. [tertawa]
- Dia gua mau diapain
- Lin? Kapan kita siaran lagi Lin?
- Boleh boleh boleh tinggal sebut tinggal
- sebut.
- Sehat Mbak Lin?
- Alhamdulillah Musa. Alhamdulillah
- anak-anak Mas Ibnu semua sehat.
- Alhamdulillah tetap asik, tetap keren.
- Alhamdulillah. Beberapa kali Musa lihat
- Mbak Olin tuh ngemcara online Keman
- bahkan bersama beberapa
- berapa kali apa berapa puluh kali Ralat
- L?
- Banyak sih banyak benar banyak
- Firman tetap Julit ya. [tertawa]
- Bahkan beberapa kali sama Mbak Vira
- Basuki ya Mbak Olinia
- enggak Budi Lestari kali. Oh, beda lagi.
- Ada be ada beberapa ada beberapa kali
- tuh ee Mbak Olin justru ngemc-nya secara
- online. Gimana, Mbak?
- Dunia perMC-an di tengah pandemi seperti
- ini?
- Ya, sebenarnya sih buat pasti kondisi
- berbeda-beda lah ee untuk individu
- masing-masing. Tapi kalau misalnya
- pertanyaannya ke saya sih ee
- alhamdulillah memang di awal ketika ee
- apa PSBB ini berlangsung tentu saja
- semua terhenti ee beberapa schedule
- [berdehem] yang harusnya jadi sudah
- diamanahkan dan sudah deal
- ee selesai gitu. bahkan ada ee yang
- lumayan besar gitu ya karena dikontrak
- selama sebulan ya ee enggak jadi gitu.
- Namun setelah 1 bulan setengah kalau
- enggak salah mungkin karena sudah mulai
- menyesuaikan diri ya akhirnya satu demi
- satu event-event virtual mulai masuk dan
- ee tentu saja melibatkan ee saya lagi
- sebagai [mendengus] pemandu acara. Jadi
- emm alhamdulillah sih dunia peremc-an
- masih eksis sih. Alhamdulillah.
- Alhamdulillah. Kok gitu penghasilan aman
- dong.
- Alhamdulillah tetap tebal dong.
- Belum belum belum masukan WhatsApp gue?
- Belum belum belum. [tertawa]
- Dompet tetap tebal dong. Ini ini mau
- menanyakan sedikit rahasia tapi harus
- dijawab.
- Rahasia. Eh, berapa sih tarif MC
- [tertawa] kalau kalau kalauak enggak
- langsung sama apa beda?
- Lebih mahal atau lebih atau sama atau
- lebih
- lebih lebih murah sih. Lebih murah pasti
- lebih murah karena gini ee kita juga
- harus ee apa ya nauin gimana ya karena
- mereka juga kan sedang berusaha untuk
- tetap survive.
- Jadi kita sama-sama survive gitu. Tentu
- saja ada penyesuaian. M.
- Jadi, ibu-ibu, bapak-bapak, teman-teman,
- akang-akang, teteh, teteh semua yang
- membutuhkan MC keren,
- he baik hati,
- baik hati, ustazah juga ngajinya bagus,
- bisa ceramah,
- dapat hubungi Karolin dengan transfer ke
- rekening saya. [tertawa]
- Tetap tetap
- manajemen. Potong manajemen. Kalau kalau
- ada yang mau bikin acara-acara nikahan
- gitu-gitu, bisa enggak sih, Mbak, kalau
- mau ngundang?
- Saya tadi nanyanya nikahan mulu sih,
- curiga [tertawa]
- nih, ya.
- R nikah lagi nikah lagi.
- Rida dengar enggak ya ini? [tertawa]
- Dengarin
- dengar dengar atau acara-acara yang lain
- acara-acara yang lain bahwa misalkan ada
- peluncuran produk atau lain-lain gimana
- caranya kita menghubungi Mbin lewat
- nikahan dulu Lin? jawab nikahan dulu,
- [tertawa] Lin. Sesuai kemauan Musa, Lin.
- Sudah tiga kali
- nikahan tiga kali
- yaak enggak masalah kan ya kita mah
- terbuka aja S sama beberapa apa
- event-event yang memang membutuhkan
- pemandu acara. Ee kalau untuk hubungan
- mau hubungi siapa ya bisa hubungin Musa
- Firman atau langsungkan nomor saya juga
- okelah atau menghubungi Rasil juga pasti
- akan masuknya ke saya enggak ada
- masalah. Silakan
- hubungin nomor Olin aja deh biar banyak
- telepon.
- Berapa berapa nomornya Mbak Olin? Jangan
- disebut di sini. [tertawa]
- 08
- 12
- firman [tertawa]
- bisa langsung menghubungi oni mandi Iwan
- karena nanti
- nomor oni aja sebutin.
- Nomi kita sebutin ya. Itu adalah
- saya nomor oni sebenarnya nomor oni.
- Ondi itu ajudan pribadinya Olin tapi
- jarak jauh.
- Hm. [tertawa]
- Wah kalau udah bawa sama Ondi biasanya
- itu e rezeki lancar. Alhamdulillah.
- Iya benar benar benar. Benar benar
- 0812
- 8472085
- 081284772085
- amnya H minus berapa, Mbak Olin kalau
- mau ngundang Mbak Olin?
- Kalau bisa ya tergantung eventnya sih
- kal ee kalau misalnya yang ee
- kesulitannya ee kecil misalnya, tapi
- kalau misalnya kayak nikahan kan harus
- ada gladi, harus ada ee komunikasi apa
- namanya pembicaraan gimana ini alurnya
- itu biasanya minimal hah minus 10. Tapi
- kalau kayak cuman em ee apa diskusi,
- bincang-bincang santai kalau ee malam
- santui H- 10 menit di [tertawa] jadi
- enggak ada masalah.
- Bongsa dia kalau e minggu malam santui
- udah pesan man gua enggak bisa live ya
- tolong ya tarifnya beda gitu langsung.
- Ya Allah
- [tertawa]
- jangan di jangan diekspos dong man.
- Apalagi kalau misalnya Musa kan dari
- tadi nanya nikahan. Kalau nikahannya
- sembunyi-sembunyi beda lagi linnya.
- [tertawa]
- supaya jangan di jangan diposting di
- Instagram gitu. Musa ni curiga juga an
- ya Allah.
- Buat adik, buat adik adik Musa kan
- banyak yang belum nikah
- loh. Udah semua sih [tertawa]
- anak kena keluarga.
- Sehat-sehat Mbak Olin.
- Iya insyaallah Musa juga ya.
- Salam buat semua. Mbak terakhir Mbak
- kalau di masa pandemi ini protokol MC
- biasanya yang berbeda apa sih Mbak?
- Kalau live atau kalau tetap virtual?
- Kalau live kalau live
- virtual beda.
- Yang mana nih live apa virtual?
- [tertawa]
- Dua-duanya. Duuanya.
- Kedua-duanya aja ya. Kedua-duanya
- mungkin kalau misalnya ee apa namanya?
- Live saat ini yang yang event langsung
- kayak ee ada produk kecantikan yang gue
- pandu. Jadi mereka cuman sediakan podium
- di kantornya. Kemudian tetap aja ee jadi
- cuman gue sama narasumber sama satu ee
- misalnya operator atau moderator yang
- nge-hosting misalnya ee apa pakai
- webinar atau pakai Zoom meeting atau
- pakai eh Zoom meeting Zoom atau Google
- Meeting atau IG live. Nah, jadi tetap
- aja ee during-luring kalau bahasa kita.
- Jadi daring juga ya online juga tapi ee
- langsung juga gitu. Jadi kalau misalnya
- pun ada yang mau langsung datang ke
- tempat di mana event dilangsungkan
- boleh, tapi tetap aja konfirmasi karena
- biasa kan sekarang protokolnya misalnya
- ruangannya berapa berapa kali meter kali
- berapa kali meter cuman boleh diisi 10
- orang misalnya itu bisa.
- Terus kalau misalnya online ee biasanya
- kita ee dikasih dulu rundown-nya dan ee
- ada ada apa ya kayak mekanisme bahwa ya
- nanti yang Buisa bicara tuh cuman cuman
- tiga orang misalnya karena yang lain
- nanti di-mute kayak gitu. Jadi paling
- lebih ke teknis dan tetap aja sih kalau
- gua bilang tetap aja enaknya tuh
- langsung sih sa kalau itu gimana gitu
- beda. Iya iya
- beda rasanya.
- Betul
- gitu. Doain aja mudah-mudahan ini ee apa
- kondisi lebih
- yang keren nih suaminya suaminya Mbak
- Olin bisnisnya sekarang baru lagi. Apa
- nih Lin? Mas Ibnu Lin
- bisnis apa ya?
- W [tertawa] enggak tahu kayaknya
- kayaknya lagi padat banget ee tur
- pekerjaan ke mana-mana
- turour the hotel. [tertawa]
- Masyaallah. Ini ngomongin suami gue
- jadinya.
- Mas Ibnu lagi.
- Loh. Jadi lu enggak mau kelihatan udah
- punya suami Lin. Astagfirullah.
- [tertawa]
- Apa tadi pertanyaannya? Sor.
- Ah, enggak jadi. Ah, udah Kang Fari
- matiin aja. [tertawa] Kang makasih
- Malin. Salam buat Mas Ibnu.
- Makasih. Sukses Bu Firman dan
- Asalamualaikum.
- Amin.
- Asalamualaikum.
- Asik. Jadi, K menarik. Heeh.
- Jadi memang ada banyak hal-hal yang
- justru di tengah pandemi ini ee hasilnya
- lebih baik dibandingkan sebelum pandemi.
- Saya saya ngobrol sama kita kenal kita
- kenal
- ee [berdehem]
- pengusaha madu. Pengusaha madu.
- Ee saya dengar ceritanya beberapa hari
- yang lalu. Beliau ini menyampaikan bahwa
- sebelum era COVID nih tiba-tiba di
- dikasih tahu
- bahwa ee nih ada stok madu banyak mau
- ngambil enggak? Harga lagi bagus,
- lagi murah.
- Akhirnya beliau ambil nih,
- beliau ambil jumlah banyak
- stok. Nah, beliau ini kan salah satu
- spesialnya adalah madu putih.
- Hm.
- Madu putih nih spesialnya.
- Nah, beliau pun mikir ee beliau tuh pas
- cerita ambil dalam ee jumlah yang banyak
- bingung bayarnya
- nanti tempo gitu ya
- bayarin gimana tapi diusahakan bayar.
- Akhirnya ada entah kenapa banyak order
- madu putih.
- He.
- Nah, madu putih beliau nih saya
- ngerasain saya gert saya.
- Saya sempat ee minum obat
- enggak enggak berhenti-berhentilah.
- Akhirnya saya tiap jam tertentuah
- sebelum subuh tuh saya minum madu putih
- itu akhirnya saya enggak minum obat
- karena ngerasa kebantu banget itu Gert
- saya hilang desa
- pakai madu itu.
- Bagus berarti ngopi sehari sekali berani
- gituah.
- Terus
- ya enggak anti-anti banget sama sambal.
- Cuma beberapa hari yang lalu saya
- nyolot. H
- sebelum sarapan ngopi, ketemu klien
- siang ngopi malam ngopi
- makannya lontong cap gome pakai sambal
- dagingnya rendang [tertawa] habis ituah
- tepar. Nah beliau ini masyaallah dan
- beliau ini orangnya sangat karim.
- Kuncinya bagi kata kalau saya ini
- melihat kesuksesan beliau ini adalah
- orang yang sangat karim. Saya tidak
- pernah menemukan orang yang tangannya
- lebih lapang, lebih terbuka dari orang
- ini.
- He.
- Akhirnya ada orang mesu putihnya banyak,
- jual segala macam. Akhirnya bisa nutupin
- ee orderan dia yang sampai hampir berapa
- ton gitu, 1 ton lebih gitu. Dan
- orderannya banyak gitu. Orderannya
- banyak. Mau madu putih, mau emang
- madunya ee
- jangan bandingin dengan harga madu
- pramuka ya, karena ini madunya spesial
- gitu,
- bagus,
- manfaat bangetlah. Dan ini masyaallah
- unpredictable banget. Beliau ini enggak
- memasarkan, beliau ini santai aja,
- beliau ada orang minta selalu kasih.
- Bahkan saya lihat ini dagangannya kok
- sering dikasih-kasihin. Kok dengar orang
- ada sakit kasih, dengar ada orang sakit
- kasih. Ini kok saya sempat mikir ini
- untung dari mana kalau cara bisnis?
- Ternyata matematika Allah dengan
- matematika kita beda ya.
- Betul.
- Matematika kita itu 1 + 1 itu sama
- dengan 2. Kalau matematika Allah itu 1
- tambah 1 + 1 bisa jadi R10.000, bisa
- jadi sejuta, bisa jadi semiliar.
- Wallahualam. Karena kan kita ini
- kadang-kadang gini, Sa. Kita ini
- menganggap kadang-kadang ya
- h
- enggak tahu Musa, saya ini suka
- kadang-kadang suka saat berdoa tuh
- menganggap bahwa knowledge dan kemampuan
- Allah itu sama seperti manusia. Padahal
- apa yang kita minta itu hanya sesuai
- dengan khayalan dan angan-angan apa yang
- ada di otak kita.
- Iya. Sedangkan apa yang Allah berikan
- kepada hamb itu sesuai dengan kemampuan
- dan kekuasaan Allah yang tak terhingga.
- Jauh gitu jomlang antara
- kemampuan akal pikir kita dengan
- kemampuan Allah tuh jauh. Jadi
- jangan pernah berpikir Allah tidak
- sanggup memberikan apa yang kita pinta.
- He.
- Allah bisa memberikan apa yang kita
- pinta.
- Pertanyaannya, layakkah kita Allah
- berikan apa yang kita pinta?
- Problemnya kan gitu. Kita manusia tuh
- selalu merasa kita ini layak di Allah
- berikan atas apa yang kita harapkan.
- Kalau kita apa apalagi uduni astajib
- lakum berdoalah padaku. Maka aku
- kayaknya kita tuh kalau sudah dengar
- ayat itu kok kalau doa enggak dikabulin
- kok gimana sih? Padahal kita tanda
- tanyanya ke kita,
- apakah kita layak Allah berikan atas
- doa-doa kita
- apa enggak?
- Betul.
- Introspeksi diri sendiri. Karena kalau
- kita memang layak, pasti Allah berikan.
- Betul.
- Misalnya gini, kalau di saat pandemi
- gini, saya ngelihat dengan mata kepala
- sendiri, S orang-orang saat pandemi gini
- mereka tetap menjadi orang-orang yang
- karim,
- menjadi rahmatan lil alamin, membantu
- orang terusmenerus terusmenerus.
- Allah entah gimana Allah mendatangkan
- bantuan dari arah yang tak diduga-duga.
- Benar-benar tak diduga-duga.
- Benar. Kalau yang ee Musa sangka orang
- yang sama dengan yang Musa kenal beliau
- ini keimanan bahkan ketika ada keperluan
- atau ada problem masuk ke ruangan baca
- Quran khusyuk gitu. Keluarganya enggak
- bisa ganggu. Beliau baca Quran selesai
- baca Quran keluar ada solusinya. Jadi
- [tertawa] benar-benar kayak dia, beliau
- nih meninggalkan dunia, akhirnya dunia
- mengejar-ngejar dia. Beliau meninggalkan
- dunia untuk akhirat, akhirnya dunia
- ngejar-ngejar dia.
- Mungkin orang yang sama kali
- kayaknya. Orang yang sama [tertawa]
- enggak pernah enggak pernah ngadu ke
- manusia. Ngadunya ke Allah. Ngad ke
- Allah.
- Betul. Karena seringnya kita nih ee kita
- ngejar-ngejar dunia, kita malah enggak
- dapat dunia. Tapi ketika kita
- ngejar-ngejar akhirat, dunia malah
- ngejar-ngejar kita. Kalau orang yang mus
- kira sama kayaknya itu Kiman
- gitu ini ya gitulah gitu. Masyaallah.
- Masyaallah Kiman ada acara menarik Keman
- diadakan oleh Medical Emergency Rescue
- Comite.
- Oh Mercy. Siap.
- Mercy. Mercy mengadakan webinar live
- zoom mengenal lebih dekat rumah sakit
- Indonesia di Gaza Palestina
- karena nanti di acara itu langsung
- teleconference live dengan relawan yang
- ada di rumah sakit tersebut. He. He
- hari Senin dan juga ada tour live rumah
- sakit Indonesia di Gaza
- secara webinar.
- Secara Zoom. Iya. Webinar melalui Zoom
- itu juga live di YouTube.
- Rumah Sakit Indonesia di
- Gaza.
- Gaza ini rumah sakit yang berhasil dari
- sumbangan masyarakat Indonesia.
- Bukti karimnya masyarakat Indonesia.
- Betul. Betul. Bahkan waktu pengumpulan
- dananya tuh kan kita jadi saksi langsung
- yang ngumpulin dana tuh enggak banyak
- juga yang 10.000, R 5.000 benar-benar
- patungan di jalan-jalan
- ngamen demi rumah sakit.
- Saya yang terharu di sini nih ada
- ibu-ibu datang
- nyumbang karena iklannya
- ee sebarang rumah sakit Rp2.000 ya. He
- he.
- Dia nyumbang Rp20.000
- pas pulang enggak punya ongkas pulang.
- Ya Allah. Jadi uangnya itu-itunya aja.
- Iya.
- Ya Allah. Terus terus
- ibu-ibu sudah tua datang ke sini
- ngasih Rp2.000 buat teman pulangnya
- enggak punya ongkos.
- Ya Allah. Saking penginnya
- berpartisipasi ya.
- dia tahu kali mungkin kalau
- itu manfaat buat orang Islam, manfaat
- buat manusia, bukan orang Islam. Karena
- itu rumah sakit, agama apapun yang butuh
- bantuan pasti akan dibantu.
- Betul. Betul. Nah, kalau Iwan dan Ahwat
- ingin berpart ingin ikut di acara
- tersebut gratis bisa langsung
- menghubungi informasinya di 0811990176.
- 0811990176.
- Nanti juga akan live di YouTube
- channel-nya Mercy Indonesia Senin, 27
- Juli jam .30 malam sampai jam 09.00
- malam.
- Stay tune.
- Stay tune. Mantap. Mantap.
- Masyaallah.
- Kamusa, sepertinya waktu sudah mau habis
- nih.
- Jam .30. Terima kasih banyak.
- Dan alhamdulillah ada pertanyaan tidak
- ditanyakan kamusa. Saya bersyukur sekali
- sebagai penutup. Jangan, jangan
- sebagai menut. Masih [tertawa] ada 1
- menit, Kiman. Bisnis furniture di tengah
- COVID nih seperti apa, Keman? [tertawa]
- M soalnya ngelihat Kak Iman nih
- furnitur-nya kan keren-keren,
- futuristik, yang klasik, klasiknya juga
- berkelas terus kayaknya Konan lancar
- terus alhamdulillah. Jadi sebenarnya
- bisnis furniture di tengah [tertawa]
- pandemi ini seperti apa, K? Sebagai
- penutup di acara malam kita hari ini.
- Awal pandemi itu saya sempat syok,
- sempat syok banget. He.
- Karena
- klien sudah ada 3 bulan itu.
- He.
- Tiba-tiba
- ee semua membatalkan serentak.
- Hmm. Bukan dipending ya, Mas. Eh,
- cancel ya. Bukan pending ya.
- Eh, entar dulu ya. Entar dulu ya. Oh,
- oke. Bu gitu, Bro. Ee, sor ya kayaknya
- tunda dulu. Oke, oke, no problem. Bro.
- Nah, itu di bulan Ramadan
- masuk bulan Ramadan.
- Bayangin kalau bulan Ramadan enggak ada
- kerjaan.
- He.
- THR
- yang saya pikirin tukang gimana.
- Heeh. Betul.
- Akhirnya saya cuman mikirin, saya yakin
- janji Allah tuh yakin. Kalau kita peduli
- sesama manusia, maka Allah akan peduli
- sama kita.
- Saya tahu yang saya ee akhirnya
- ee saya nyuruh tukang kerjain aja apa
- aja.
- He.
- Yang penting tukang bisa dikerjain,
- kerjain gitu. apa aja kerjain
- enggak seberapa benar-benar
- benar-benar bagi saya itu yang saya
- suruh tuh enggak seberapa deh beneran
- enggak seberapa oh ini batal enggak ada
- kerja tukang saya suruh kerjain renovasi
- rumah saya
- dan akhirnya sebelum itu terlaksana baru
- saya suruh hitung segala macam ada yang
- nelepon halo man apa kabar baik telepon
- e saya tanya maaf ini siapa ya [tertawa]
- karena nomornya hilang nomornya hilang
- parah l ini gua Gua siapa? Si si A gitu.
- Oh, yang dulu dapurnya kamar tidur ini
- ini nih. Lu kerjain. Oh, iya iya. Bang,
- apa kabar, Bang? Baik-baik, man. Gua mau
- minta tolong apa Bang kapan kita ketemu?
- Ayo. Boleh, boleh ketemu. Enggak tahunya
- saya suruh ngisi rumahnya, ngisi ruang
- kerja pokoknya
- 3/4 rumah saya isi.
- Wow. 3/4 rumah saya isi ya udah
- alhamdulillah bersyukur THR guide F
- belum itu selesai dia nambah
- rumah yang selanjutnya
- apartemen
- apartemen
- belum lagi ada orang lain apartemen jadi
- emang benar
- saya itu baru sadar nasihat banyak ustaz
- banyak yang menasihatkan bahwa di
- Al-Qur'an ya hidupmu matimu hanya untuk
- Allah Taala
- niatkan kita tuh segala sesuatu untuk
- ibadah Ya, niat itunya kepepet loh,
- kepepet loh.
- Bukan diniatkan secara sadar saya
- melakukan ini untuk ibadah. Bukan
- kepepet karena kasihan,
- karena niat kepepet. Kalau orang kepepet
- kan berarti bukan karena kesadaran,
- bukan karena ilmunya. Kalau orang yang
- punya ilmu, orang alim, orang saleh,
- pasti dia meniatkannya dari awal. Ini
- niat kepepet [tertawa] ya. Niat ibadah.
- Bayangin niat kepepet aja Allah balas.
- Gimana kita sadar bahwa hidup kita ini
- semuanya untuk ibadah, untuk Allah.
- Pasti kita bahagia deh. Wah, saya mah
- gara-gara saya mah ibaratnya
- sekarang nih terlalu banyak bahasa
- kasarnya tamparan bukti yang Allah
- berikan kepada saya mengenai kebesaran
- Allah
- itu reals. Ustaz, real, real, real.
- Jadi, mari kita perbaiki niat kita. kita
- sekarang perbaikin niat hidup kita nih
- untuk apa sih?
- Betul.
- Kita niatkan bahwa hidup kita ini untuk
- mencari Allah.
- He.
- Segala yang kita lakukan niatkan untuk
- ibadah.
- Insyaallah Allah balas
- dengan
- yang matematikanya Allah.
- Betul. Dan kadang matematikanya Allah
- sangat tidak disangka-sangka dan buat
- kita tuh akhirnya sadar dan kembali
- kepada Allah Subhanahu wa taala. Terima
- kasih banyak Kak Iman.
- Terima kasih banyak.
- Terima kasih Wan Akhwat. Ya Allah,
- senang banget setelah 4 bulan bisa
- melepas rindu di ruang udara.
- Emang ada yang menantikan suara Musa?
- Enggak kayak jangan macam-macam.
- [tertawa]
- Jangan mulai
- nanti saya tidur di luar.
- Ah. Terima kasih banyak Mister Musa yang
- paling saleh, yang paling rajin ibadah,
- yang tidak [tertawa] sombong. Firman
- yang selalu menolong orang lain.
- Minggu malam saya, Kang Fahri, Kang Ondi
- dan teman-teman yang lain.
- Ada teman-teman kita banyak
- Haidar dan semuanya
- banyak banget orang di sini.
- Terima kasih
- sampai gerah.
- Oh ya, terima kasih eh Deri Sulaiman dan
- Deri Sulaiman merchandise yang sudah
- meng-endorse topi dan tumbler buat saya.
- Tumblrnya keren. Topi tumblrnya keren.
- Topinya pas saya makai lebih keren lagi.
- W.
- Bagi teman-teman yang mau pesan bisa di
- Instagramnya Deri Sulaiman merchandise.
- Betul. Dan bagi teman-teman yang ingin
- menyaksikan Minggu Malam Santui di
- YouTube, langsung klik Minggu Malam
- Santui.
- Terima kasih juga buat Raja Parkir
- Apotek R24.
- Dapur Almahera.
- Dapur Almahera,
- madu prosper.
- Madu Prosper,
- bengkel bubut Bang Dedi.
- Bengkel bubut Bang Dedi.
- Dan juga semua yang sudah berpartisipasi
- pada acara malam hari ini.
- Terima kasih banyak. Terima kasih. Kita
- doakan supaya bisnisnya, rezekinya Allah
- lancar. Yang penting keimanan kita terus
- bertambah. Amin ya Allah. Terima kasih
- juga untuk MC kita Diana Carol.
- Salah madam Ustazah Diana Caroline.
- Diana Caroline.
- Diana Caroline.
- Terima kasih semua. Eh buat
- terima kasih buat Alvi Alfandi.
- Betul.
- Husein Alatas or Husein Idol.
- Betul.
- Dan lagu penutup dari
- Umarut Takida. Ini keren nih. Tentang
- yang enggak mau pacaran tapi pengin
- kawin.
- Is. Jangan ke mana-mana. K.
- Eh, oh enggak apa-apa ke mana-mana tapi
- dengerin lagunya kan sudah berakhir.
- Benar benar benar benar.
- Ya Kang Fahri ya. Mohon maaf sekali lagi
- apabila banyak kesalahan dan kekurangan
- selama acara ini berlangsung. Saya
- Muhammad Musalf,
- saya Firman Muslim Tahir.
- Kami berdoa undur diri. Asalamualaikum
- warahmatullahi
- wabarakat
- wabarakatuh.