Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Baik ee ikhwan dan akhwat yang sudah 0:02 berada di Zoom dan Rasil TV serta 0:49 Illahirabbil alamin. Allahumma sholli 0:51 ala Muhammad wa ala ali Muhammad wa 0:54 ba'du. Alhamdulillah ikwan akhwat eh 0:57 kita berkumpul kembali di acara AKSO 1:00 Walking Group Forum di mana acara ini 1:03 ialah selalu membahas terkait 1:05 kepalestinaan Masjidil Aqsa sehingga 1:08 semangat kita dalam juang memerdekakan 1:10 bangsa Palestina serta pembebasan Masjid 1:12 Al-Aqso tetap selalu dalam keadaan 1:14 semangat. Dan akhwat di webinar kali ini 1:17 kita akan membahas talk show 11 tahun 1:20 tragedi Mafi Marmara. 1:23 Dan sebagaimana kita ketahui pada 1:25 tanggal 31 Mei 1:27 2010 lalu kapal Mafi Marmara yang 1:31 mengangkut ee berbagai bantuan yang akan 1:34 dikirimkan ke jalur Gaza ternyata 1:37 dijegat oleh pasukan Zionis Israel di 1:40 laut tengah atau Mediteranea yang di 1:43 mana laut tersebut adalah bebas 1:45 berlayar. Harusnya tidak boleh ada 1:47 penyerangan di sana. Namun kita ketahui 1:49 bersama kebengesan Israel ternyata tidak 1:52 terbendungkan sehingga ee pada malam 1:56 pagi hari itu pasukan Israel ee membunuh 1:59 setidaknya 10 aktivis kemanusiaan yang 2:02 bergabung dalam misi Gaza Freedom 2:05 Flotila. 2:07 Dan Iwan Akhwat ee sebelum kita 2:10 melangkah lebih jauh lagi dalam 2:11 pembahasan di sore hari ini, sebelumnya 2:14 akan saya sapa-sapa terlebih dahulu 2:16 pendengar radio silaturahim yang 2:18 mendengarkan kami melalui AM 720 di 2:21 sekitaran Cibubur. Bagaimana kabarnya? 2:24 Kemudian juga bagi wanhotat yang 2:25 mendengarkan kami di radio mobilnya 2:28 masih dalam perjalanan pulang ee dari 2:30 kantornya ya. Semoga selamat sampai 2:33 tujuan. Dan juga saya akan menyapa 2:36 terlebih dahulu para pendengar Radio 2:38 Silaturahim di daerah-daerah karena Iwan 2:40 Akhwat e acara ini juga direlai di 2:43 seluruh jaringan radio silaturahim 2:46 AM720. Yang pertama Radio Sela. 2:49 Bagaimana kabarnya W akhwat di sana di 2:51 sekitaran Batam baik Malaysia dan 2:54 Singapura? Karena dari FM 104.3 tiga ya 2:59 ee ikhwan-ikwan kita di Malaysia dan 3:02 Singapura bisa menikmati acara ini. 3:05 Kemudian bagaimana kabarnya ikhwan dan 3:06 akhwat di Magelang pendengar Radio 3:08 Silaturahim melalui Radio Almas FM 3:12 98.9. Semoga juga selalu dalam keadaan 3:15 sehat. Kemudian kita melangkah ke 3:18 Pontianak. Bagaimana kabarnya wanahwat 3:20 di sana yang mendengarkan acara ini 3:22 melalui Radio Madinah FM 90.0. 3:26 Kemudian bagaimana kabarnya yang di 3:28 Sukabumi melalui Radio Latan dan di 3:30 Semarang ya melalui Radio eh Luciana di 3:34 mana radio ini juga terletak di Pondok 3:36 Pesantren Alfatah. Bagaimana kabarnya di 3:38 sana? Kemudian juga tidak ketinggalan 3:41 yang merelai dari radio Rasal 3:44 AM720 ee maksud kami FM 100 ya di 3:48 Palembang. Bagaimana kabarnya ikhwan dan 3:49 akhwat di sana? Semoga selalu menjaga 3:53 kesehatannya dalam kondisi hari ini yang 3:56 kita ketahui corona juga masih eksis di 3:59 Indonesia. Kemudian bagaimana kabarnya 4:01 Wad Bondowoso yang mendengarkan kami 4:03 melalui Radio Silaturahim FM 4:06 107.0. Semoga juga dalam keadaan sehat 4:09 walafiat. Kemudian bagaimana kabarnya 4:12 Wafwat yang di Banyuwangi dan di 4:15 Yogyakarta yang mendengarkan kami 4:17 melalui Radio Silaturahim AM 4:20 104 Piungan, Yogyakarta. Semoga kita 4:24 semua selalu dalam lindungan Allah 4:25 Subhanahu wa taala. Amin ya rabbal 4:28 alamin. Dan I akhwat acara ini live 4:31 langsung di Aljamaah TV, kemudian juga 4:34 Rasil TV dan Mina News TV. Dan bagi 4:38 Wahwat juga yang mengalami kendala 4:40 mungkin di Zoom ini bisa beralih ke ee 4:43 channel YouTube Aljamaah TV atau Rasil 4:46 TV atau Mina News TV atau mungkin ada 4:50 radio di rumahnya silakan di masuk ke 4:53 saluran AM720 untuk di sekitaran 4:56 Cibubur. Dan Iwan akhwat di hari ini 4:59 kita 5:00 akan mengenang kembali ya tidak 5:03 melupakan tragedi yang terjadi 11 tahun 5:06 lalu yaitu ee tragedi Mafi Marmara di 5:10 mana tadi di awal sudah kami ceritakan 5:11 bahwa di sana ada upaya penjegalan 5:15 aktivis kemanusiaan oleh Zionis Israel 5:18 yaitu menjgat dan menyerang kapal Mafi 5:22 Marmara yang membawa misi eh Gaza 5:25 Freedom Flotila. Kemudian dalam serbuhan 5:28 tersebut, Zionis Israel mengerahkan 5:31 pasukannya melalui laut dan udara. 5:33 Kemudian juga menembaki para aktivis 5:36 kemanusiaan di kapal tersebut. 5:39 Dan Iwan Akhwat, dua orang dari aktivis 5:43 tersebut ee karena di dalam kapal 5:46 tersebut ada ratusan aktivis dan dua 5:48 orang tersebut insyaallah hadir di acara 5:52 sore hari ini. Yang pertama ialah eh Ir. 5:55 N Abadi telah hadir bersama kami di 5:57 studio dan yang kedua ada dr. Arif 5:59 Rahman sebagai presed Mer yang juga 6:02 sebagai saksi hidup 6:04 bergabung di dalam kapal tersebut. Maf 6:06 Marmara mengikuti misi Gaza Freedom 6:09 Flotila. Dan ikwan akhwat, kita akan ee 6:13 me-review kembali kejadian atau tragedi 6:16 pada pagi hari itu pukul pagi di mana 6:21 kapal 6:22 Mafimarmara diserang melalui laut dan 6:25 udara oleh tentara Zionis Israel. Kita 6:27 akan menyaksikan videonya terlebih 6:29 dahulu. 6:34 [Musik] 6:37 Ashadu anna 6:39 Muhammadar 6:41 [Musik] 6:45 [Tepuk tangan] 6:45 [Musik] 6:50 Rasulullah. 6:57 İnsanlığın vicdanının ortasına hançer 7:00 gibi saplanmıştır. 7:04 [Musik] 7:11 [Musik] 7:23 [Musik] 7:28 Bembeyaz barış güvercinlerinin in 7:31 gökyüzünde salınması gibi salınmıştı. 7:34 Mavi Marmara Boğazın Mas mavi 7:37 sularına. Uğurlama sırasında yağan 7:39 yağmuru herkes rahmet bildi. Kaçmadı 7:43 ıslanma 7:44 endişesiyle. Alan doldukça doldu, taştı. 7:49 Birleşti eller birleşti yürekler. Bir 7:52 oldu, tek oldu herkes ve haykırdı. 7:56 Kahrolsun İsrail, yaşasın Filistin 8:03 mücadelemiz. Müminler İslam'a karşı 8:07 durana. Biraz öfkede kafayı taksa esir 8:12 mi olurdu Mescid-i Aksa? Birazcık 8:17 öfkeli kafayı taksa esir mi olurdu 8:23 Mescid-i Aksa? Saldırıyor kafir kahrenin 8:28 dönü. Saldırıyor kafir kahvenin dönü. 8:33 Müslümanlar sanki mezarda ölü. 8:37 Müslümanlar sanki mezarda ölü. İslam 8:43 toprakları oldu kan gölü. İslam 8:47 toprakları oldu kan gölü. Akan bütün 8:51 kanlar. 9:18 [Musik] 9:21 ini hidup enggak? 9:23 hidup ya bagi wanat ini terjadi saat 9:27 penyerangannya ya penyerangan antara 9:28 Israel turun dari helikopter kemudian 9:30 menyerang para aktivis i ee e yang ada 9:33 di lantai paling atas di 9:48 Marmarazım abi şunu at şundan 9:57 [Musik] 10:10 Ya doktor Muhammed 10:17 Muhammed 10:19 gel toplayarak danışmanın olduğu kadar 10:24 ik salona 10:28 çekiliyor arkadaşlar. Çok yaralımız 10:31 var. Çatışmayı uzatmayın. 10:42 Where? Where? Take my off. 10:53 [Musik] 10:54 Allahu Akbar. 11:03 Jadi Wanahwa setelah diserang melalui 11:05 udara, Israel juga menyerang melalui 11:08 laut. Tentaranya merapat ke e bagi e 11:12 lambung kanan ya dari kapal Mafi 11:14 Marmara. 11:19 Kejadian ini pukul pagi Wahot. Jadi 11:22 ketika para aktivis sedang beristirahat 11:25 kemudian penyerangan terjadi dilakukan 11:28 oleh tentara Israel yang pertama dari 11:30 udara melalui helikopter. Kemudian juga 11:34 e penyerangan dilakukan melalui laut. E 11:38 kapal-kapal but tentara Israel merapat 11:40 ke lambung kiri dan kanan kapal 11:43 Mafimarm. 11:45 [Musik] 11:53 are very 12:01 bisa dibayangkan Iwan dan akhwat eh 12:03 seluruh e aktivis yang berada di Mafim 12:06 Marmara adalah sipil tidak membawakan 12:09 senjata e laras panjang pendek bahkan 12:13 senjata tajam hanya mungkin senjata 12:15 tajam perlengkapan dapur saja 12:17 Namun diberangus oleh tentara Israel ee 12:21 dengan bengis melalui udara dan laut. 12:25 Dan ini adalah foto-foto yangahid pada 12:27 waktu itu. Seil orang wafat di tempat 12:31 yaitu ditembak mati di tempat di atas 12:40 [Musik] 12:43 kapal asadu anna. 12:47 [Musik] 12:50 Ya, demikian Wahfaat tadi ee sekilas ee 12:53 memori tragedi 11 tahun MA Marmara yaitu 12:58 terjadi pada tanggal ee 23 13:02 Mei 31 Mei 13:04 2010 pukul .00 pagi ya ketika para 13:08 aktivis sedang beristirahat. Kemudian 13:12 penyerangan mendadak dilakukan oleh 13:14 Zionis Israel dari udara melalui 13:17 helikopternya. Kemudian juga seperti ee 13:21 mencegat sebuah pasukan juga ya. Zionis 13:24 Israel ternyata tidak puas melalui 13:27 udara, melalui laut juga dikerahkan 13:29 pasukan bersenjata lengkap ee merapat 13:32 melalui lambung kiri dan kanan dari 13:33 kapal Mafi Marmara. 13:35 Dan akhwat eh telah hadir bersama kita 13:38 di studio ini Ir. Nur Iwan Abadi sebagai 13:41 saksi hidup yang juga pada saat itu 13:43 bergabung dalam misi Gaza Freedom 13:45 Protila yang juga tentunya ee ikut dalam 13:50 ee di kapal Mafi Marmara dan telah hadir 13:54 juga bersama kami di studio. Silakan dr. 13:56 Arif Rahman yang 13:59 sepertinya mencoba mengejar waktu gitu 14:02 ya. Drman, bagaimana kabarnya Drter 14:04 Arif? Alhamdulillah. Alhamdulillah. 14:06 Silakan. 14:09 Dan Iwan akhwat ee telah hadir juga 14:11 alhamdulillah e bersama kami di studio 14:13 Aljama TV, Dr. Arif Rahman ee sebagai 14:16 Presio Mercy dan kala itu juga ikut e 14:20 tergabung dalam misi kemanusiaan Gaza 14:23 Freedom Flotila dan juga menjadi saksi 14:26 hidup atas penyerangan Zionis Israel ke 14:30 kapal Mafi Marmara. Namun tadi tadi 14:32 dokter kita sudah memutar sekilas video 14:35 Iya. Dari awal sampai radio mobil tadi. 14:37 Iya 14:38 sampai penyerangan terjadi. Namun kita 14:41 coba skip itu dulu. Saya kita pemirsa 14:44 akan mau coba tahu gitu ya awalnya 14:47 bagaimana nih bisa ikut ee misi Gaza 14:51 Freedom Prot. Lah kita coba bermed cukup 14:54 jauh dulu di awal-awal ee mengikuti misi 14:57 tersebut. Saya ke dr. Arif Rahman dulu. 14:58 Silakan dokter. Terima kasih. Jadi 15:02 ee keikutsertaan rombongan NC gitu ya 15:05 dalam pedoman ini sebenarnya adalah 15:07 upaya kita untuk menjalankan amanah 15:10 rumah sakit Indonesia. Jadi pasca 15:14 2009 ee setelah agresi Israel terhadap 15:18 Gaza di 15:19 2008-29 kemudian tim Mercy waktu itu 15:23 masuk dan menandatangani kesepahaman 15:26 dengan Kementerian Kesehatan untuk 15:27 membangun rumah sakit. Heeh. Ee kemudian 15:30 ee saya sebagai tim kedua 15:33 digugaskan mencari lahan, mengurus 15:35 perizinan dan seterusnya seterusnya dan 15:37 itu sudah selesai kembali ke tanah air 15:40 mau masuk lagi belum bisa pada saat itu 15:42 ya. Iya. 15:45 [Musik] 15:48 Jadi dicoba waktu itu ee 15:51 dari ee 2009 pertengahan. Jadi sekitar 15:56 bulan Mei pertengahan sampai 15:59 kemudian akhir tahun 16:02 2009 tidak ada tanda-tanda dari ee Mesir 16:05 akan membuka perbatasannya gitu ya. Jadi 16:08 sudah tertop ke sana kemari enggak ada 16:10 enggak ada usaha. Padahal ee kita ingin 16:13 menunjukkan ke pihak ee Gaza bahwa kita 16:17 serius gitu. Kita serius kita memang mau 16:19 masuk tapi tidak bisa. Lalu kemudian di 16:22 akhir tahun itu kita mendapat undangan 16:25 dari IHH. Kebetulan yang punya jaringan 16:28 dengan Turki waktu itu 16:30 adalah gitu ya. 16:33 Beliau posisinya saat itu sebagai ketua 16:36 rombongan 16:38 ketua dan kita menyiapkan orang-orangnya 16:41 gitu kan. Ada saya ee 16:46 mewakili ee inuran sebagai ee 16:49 insinyurnya. Karena ini kan kita 16:50 ngomongin misi rumah sakit nih. Misi 16:52 rumah sakit gitu kan. Iya. Jadi kita 16:55 menunjukkan ke pihak Turki bahwa kita 16:57 ini datang walaupun fisiknya tuh enggak 16:59 kelihatan bawa bantuan apa-apa. Kita 17:01 bawa gambar nih. Tapi yang lainnya kan 17:03 bawa bantuan banyak nih taruh di apa 17:05 dalam ee muatan kapal. Kita enggak bawa 17:08 apa-apa. Kita bawa gambar bawa blueprint 17:11 rumah sakit itu ya. Kita bilang ke sana 17:13 kami akan bangun rumah sakit. He kami 17:15 perlu masuk mau ya cita-citanya pokoknya 17:18 waktu itu ee apa namanya? Lempeng aja 17:21 lah gitu. Heeh. He. Masuk beli beli 17:24 semenakan batu pertama gitu ya. Mulai 17:26 bangun ya gitu. Di istilahnya waktu itu 17:28 begitu. 17:30 Ternyata itu pun ala kulihal sudah 17:32 sampai ke Turki bertemu dengan rombongan 17:36 ee lembaga lainnya. Ada daripa, ada dari 17:39 Sahabat Aqsa Hidayatullah, ada dari ee 17:43 mana lagi? 17:44 ada macam-macamlah gitu ya. 17:48 Itu juga tidak kemudian tidak semulus 17:50 yang kami 17:51 bayangkan. Di Istanbul aja nginap sempat 17:54 kita hampir seminggu baru kemudian dari 17:56 Istanbul berangkat menuju Antalya. 17:59 Tadinya mau dari Mersin, dari Mersin 18:01 tidak dapat izin ke Antalia di selatan 18:03 Turki. Di Antalya juga tidak langsung 18:05 naik ke kapal, nginp dulu di sport-nya 18:08 kurang lebih sekitar 4 malam gitu. Baru 18:10 kemudian naik ke kapal. di kapal 18:14 sudah angkat jangkar kemudian sudah 18:17 istilahnya sudah check out dari Turki 18:18 pun masih kemudian harus terkotang apa 18:22 terkatung-katung di laut tengah di dekat 18:24 perairan Cyprus selama kurang lebih 18:27 sekitar beberapa malam gitu sampai 18:29 kemudian datang rombongan kapal-kapal 18:31 lain dari Yunani, dari Inggris, Scotland 18:35 gitu ya. Baru kemudian betul-betul 18:37 menjadi sebuah flotila. Jadi ada Mafi 18:40 Marmara sebagai apa? kapal terbesar yang 18:42 di depan dan kapal-kapal kecil di 18:45 belakangnya. Nah, dari malam itu 18:48 perjalanan sampai kemudian terjadi 18:51 insiden gitu ya. Kalau bahasa saya sih 18:54 pembajakan karena itu adalah laut laut 18:56 internasional gitu ya. Pembajakan oleh 18:58 militer Israel sehingga kemudian 19:00 rombongan freedom flotira yang harusnya 19:03 Subuh itu bisa sandar di pelabuhan Gaza 19:06 dipaksa belok sampai ke pelabuhan Asdud. 19:09 Oke, sebelum sampai di sana, Dok, ya, 19:11 kita coba mau cari tahu keseharian nih 19:14 ke kegiatan di di kapal Mafim Marmara 19:16 sendiri. Saya ke banknya masih ingat e 19:19 kegiatan sehari-hari di kapal Maf 19:20 Marmara dalam perjalanan misi Gaza 19:23 Protiin. Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 19:26 Asalamualaikum warahmatullah. 19:28 Waalaikumsalam. 19:30 Memang di kapal Maksimal Mar kurang 19:33 lebih 600 aktivis ya, Pak ya? Iya. 19:37 aktivis yang ee ada di dari 32 negara 19:42 kurang lebih yang ada dari 32 19:47 negara dari 32 negara ee ikut di di 19:51 kapal Mavi Marmara ini kemudian 19:53 bergabung jadi satu di kapal. Selain 19:56 kapal mafir mawarana ada dua kapal juga 19:58 yang khusus untuk mengangkut ee 20:00 bahan-bahan bantuan untuk gaza ada bahan 20:03 makanan, pakaian, e bahan-bahan 20:06 konstruksi dan lain sebagainya gitu. 20:08 Nah, di Kapil Milmar ini karena banyak e 20:10 orang memang kita ee berinteraksi dengan 20:13 banyak orang ee kita ee saling ee 20:17 berkenalan, tukar pengalaman dan lain 20:19 sebagainya. Bahkan kita ketemu banyak 20:21 tokoh-tokoh di sana termasuk salah 20:22 satunya Syekh Rid Salah ya. ee salah 20:26 seorang ulama ee Palestina yang konsumen 20:28 untuk pembelaan terhadap Masjidil Aqsa. 20:30 Bahkan juga ada salah seorang anggota 20:33 parlemen Israel ya, si Hanin Zbi ya yang 20:36 juga ikut di kapal MAPI Marmara 20:39 tersebut. Jadi aktivitas kita selama di 20:41 tengah laut Mediterranea itu hanya ee 20:43 menunggu karena memantau perkembangan 20:46 ya, memantau perkembangan untuk kita 20:47 bisa ee masuk ke dalam ee jalur Gaza. 20:50 Bahkan kita sempat ee ikut taklim juga 20:54 yang ngisi taklimnya Syekh Rais lah saat 20:56 itu. Jadi ee relawan-relawan dari 20:58 Indonesia ee berkumpul kemudian ee salah 21:02 memberikan ee tausiahnya ke ee kepada 21:05 kita. Nah, kemudian juga ee juga 21:09 berkenalan dengan banyak aktivis dari 21:10 sana ya. Ada anggota parlemen dari dari 21:15 Mesir, kemudian dari Mauritania ya, 21:17 kemudian dari banyak negara dari 32 21:21 negara kurang lebih. Nah, kita berada di 21:24 tengah-tengah ee Laut Mendeteria ini 21:26 kurang lebih 4 hari berada di sana. Oke. 21:30 Jadi memang kegiatan di sana juga diisi 21:32 kegiatan-kegiatan Islami juga di sana 21:34 dan memang mereka ragam ee latar 21:37 belakang gitu. Tidak hanya aktivis saja. 21:40 Iya. Tidak hanya tidak hanya muslim ya. 21:43 Bahkan aktivis-aktivis nonmuslim dari 21:45 Eropa juga banyak yang ikut seperti itu. 21:47 Jadi memang Mil Marmara ini sebuah 21:49 cerminan bahwa ee masyarakat dunia ini 21:51 mencintai ee keadilan ya, mencintai ee 21:54 kemanusiaan. ketika mereka melihat ee 21:57 manusia di belahan dunia lain dalam 21:59 kondisi tertindas seperti itu, maka ee 22:02 ee aktivis-aktivis ini pada ee bangkit 22:05 untuk menyerukan ke ke ee menyuarakan ke 22:09 kebenaran seperti itu. Jadi memang misi 22:11 ini memang misi yang universal seperti 22:14 itu karena memang ee yang diangkat 22:16 adalah isu kemanusiaannya. ketika Gaza 22:19 sudah diblokade kurang lebih ee sejak 22:21 2006 saat itu ee barang masuk dan susah 22:26 masuk dan lain sebagainya ee 22:29 aktivis-aktivis dari berbagai belahan 22:31 duniaut menyuarakan itu dengan freedom 22:34 lain. Baik ee ikhwan dan akhwat, tadi 22:37 kita coba mer-review sebentar ya sedikit 22:41 sebelum ada tragedi itu terjadi ya. Jadi 22:43 memang ee dari Messi mencoba berbagai 22:46 upaya masuk ke jalur Gaza termasuk ee 22:49 dari misi ini yaitu Gaza Fre Fortila. 22:52 Dan tadi juga Bang Nurifan Abadi 22:54 menjelaskan memang ee berbagai latar 22:57 belakang di sana yaitu tergabung dalam 23:00 kapal MAPI Marmara. Tidak hanya agama 23:03 Islam saja tapi juga beberapa agama 23:05 lainnya juga tergabung di sana. memang 23:07 menunjukkan bahwa yang terjadi di Gaza 23:09 Palestina tidak hanya isu ee agama, tapi 23:13 juga ada isu kemanusiaan yang sangat 23:15 besar di sana. Dan akhwat ee kami ee 23:18 ulangi kembali bahwa acara ini 23:21 disiharekan langsung juga di Aljamaah 23:23 TV, di Rasil TV dan di min eh TV. 23:27 Kemudian juga disiarkan langsung ee di 23:31 radio silaturahim AM720. 23:33 kemudian juga ee seluruh jaringan radio 23:37 silaturahim di daerah-daerah. Sehingga 23:39 untuk bagi Wahwat yang menyaksikan kami 23:42 melalui channel YouTube tadi yang sudah 23:43 kami sebutkan, silakan tinggalkan 23:45 pertanyaannya di kolom komentar. Nanti 23:48 operator akan mengirimkan kepada kami 23:50 pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk 23:52 dibacakan. Kemudian juga bagi para 23:54 hadirin yang berada di Zoom meeting ini 23:57 juga bisa mengirimkan pertanyaannya. 23:59 Silakan tinggalkan di kolom chat. nanti 24:01 juga operator akan mengirimkan kepada 24:03 kami untuk 24:04 dibacakan. Baik. Ee kalau drkter Rahman 24:06 sendiri nih yang mungkin terkesan 24:09 kegiatan sehari-hari di kapal MAPI 24:10 Marmarah, Dok, sebelum adanya 24:12 penyerangan tersebut bisa diceritakan ee 24:14 juga. Jadi ee kalau kita melihat di awal 24:20 memang seolah-olah ada ketidakpastian. 24:23 Heeh. Gitu ya. Saya saya yakin waktu itu 24:25 eh bayangan dari semua orang adalah 24:28 begitu sudah naik ke kapal maka kemudian 24:32 akan langsung tembus ke Gaza. Oke. 24:35 Karena dari pantai selatan Turki ke 24:38 jelur Gaza itu tidak terlalu jauh gitu 24:40 ya. Ya bayangannya mungkin nyeberang 24:43 nyebrang feri antara dari Semarang ke 24:45 Kalimantan mungkin ya ke Sampit 24:47 Pangkalan Bu. Jadi estimasinya kalau 24:49 berangkat malam karena waktu itu musim 24:51 panas gitu ya. Jadi malamnya itu agak ee 24:54 apa ee gelapnya tuh agak malam jamjam 24:57 09.00 gitu, magrib jam 09.00 itu 24:59 berangkat waktu itu maka estimasinya 25:02 sampai di Gaza pagi hari. Tapi ketika 25:05 kemudian harus luntang-lantung di 25:09 perairan apa sirus sementara Siprus 25:12 tidak nerima kita sandar, he maka 25:14 kondisi psikologinya kemudian turun jauh 25:17 gitu ya. Oke. Dari tanda kutip ya, dari 25:19 tanda kutip eh pihak panitia IHH dalam 25:22 hal ini itu menservis para penumpang itu 25:25 luar biasa gitu ya, makan, sarapan gitu 25:29 kan. Lama-kelamaan stoknya habis sampai 25:31 ee kita akhirnya kemudian wudu pakai air 25:33 laut. Oh, gitu ya. Iya. Karena sudah 25:35 habis stok air bersih sudah habis. Ee ya 25:38 saya tidak saya tidak ini ya tiap orang 25:40 punya punya kebiasaan hidup berbeda-beda 25:42 dalam kondisi seperti itu. E banyak 25:44 kemudian yang masih ee maaf mandi dengan 25:48 ee apa dengan kebiasaan gitu ya. Dan 25:51 ketika sudah habis ee air bersih untuk 25:55 apa namanya? Untuk 25:56 kepentingan-kepentingan yang penting 25:57 misalnya untuk ee bersih diri setelah 26:00 bak bab itu menjadi susah gitu. Itu yang 26:03 kemudian membuat situasi secara 26:05 psikologisin jelek. 26:07 Akhirnya kemudian panitia sambil 26:09 menunggu kepas berangkat mulai tadi apa 26:11 yang disampaikan oleh ee Mas Nur Ikhwan 26:14 membuat semacam alam kesenian 26:16 memperkenalkan kebudayaan masing-masing 26:17 negara gitu ya. Jadi itu yang kemudian 26:19 untuk mengangkat spirit kita. Di samping 26:21 juga secara ruhiah para ulama yang hadir 26:26 di kapal itu kemudian ee ditangkap oleh 26:29 masing-masing kafilah. Heeh. Seperti 26:31 tadi alhamdulillah Indonesia sempat 26:33 mendapat jatah untuk mendapat tausiah 26:35 dari eh Syekh Raid gitu ya. G itu itu ee 26:40 bahkan yang negara-negara yang berbahasa 26:42 Arab saja tidak ini tidak tidak semuanya 26:45 punya kesempatan itu. Kita dengan ada 26:47 penterjemah dari ee Malaysia kebetulan 26:50 karena kita berdekatan gitu ya. Terus 26:52 beliau menterjemahkan kita bisa 26:53 mendapatkan ilmu. Nah, saya tambahkan 26:55 tadi bahwa selain ee aktivis kemanusiaan 26:59 dan latar belakang agama tadi ee di situ 27:03 diisi istilahnya begini bukan aktivitas 27:05 nasi bukan aktivis nasi 27:07 bungkus karena semua di situ punya 27:09 idealisme bukan berangkat karena sekedar 27:11 bonek gitu ya. I enggak semuanya punya 27:13 punya semua punya idealisme. Ada apa ada 27:18 rahib Ortodoks di situ. Ada anggota 27:20 parlemen Israel, parlemen Kuwait, 27:23 parlemen itu ikut dari awal itu ya. Dari 27:25 awal. Dari awal. Aljazair 27:28 dan yang anggota-anggota dari ee Timur 27:31 Tengah itu bawa uang cash besar. Oke. 27:34 Uang cash besar gitu ya. Dan yang lebih 27:36 menarik buat saya itu adalah ada 27:39 orang-orang aktivis sosial dan ateis. 27:41 Oke. Artinya masalah Palestina buat 27:44 mereka bukan masalah Tuhannya siapa. 27:46 Heeh. Heeh. Gitu. Jadi memang sangat 27:48 beragam banget di sana. Iya. Sehingga 27:50 interaksi itulah kemudian yang di dalam 27:53 kapal yang tidak membicarakan lagi ee 27:55 Palestina dalam dalam apa? Dalam konteks 28:00 sejarah hubungan antara Muslim dan 28:03 Yahudi gitu. Tapi perkembangan saat ini 28:05 adalah bahwa sekarang ini bukan bukan 28:07 bukan bukan sesuatu yang akibat kemarin 28:10 musim Yahudi, tapi ada unsur baru Zionis 28:13 yang kemudian mengacak-ngacak semuanya 28:15 gitu. Jadi daripada membicarakan konflik 28:19 muslim Yahudi ini bagaimana kemudian 28:20 kita menjadikan si Zionis sebagai musuh 28:22 bersama. Jadi pangkal masalahnya ini 28:25 Zionis gitu loh. Zionisnya ini yang 28:26 kemudian harus menjadi pokok 28:27 permasalahan. Bukan kemudian masalah 28:30 Muslim ee Yahudi, bukan masalah 28:32 lain-lainnya. itu yang kemudian ee 28:35 ketika ketika kami ee ikut gitu ya 28:38 berinteraksi dengan mereka itu debatnya 28:40 sangat-sangat cair gitu. Jadi di bawah 28:44 Kaptendek itu ada semacam kafe gitu ya. 28:46 Ya tahu sendiri kalau kemudian sudah 28:48 namanya ngopi kafe, angin laut segar 28:50 gitu ya. Wah itu ngomongnya itu luar 28:54 biasa gitu ya. luar biasa. Dan topiknya 28:56 bukan topik yang tanda kutip ee 29:00 ringan kalau kita tidak punya pemahaman 29:04 sejarah, tidak punya pengetahuan 29:06 geopolitik, itu bingung gitu. Karena 29:09 mereka semua masing-masing sudah punya 29:10 pengalaman di lembaganya untuk untuk 29:12 berdiskusi di situ, gitu. Tadi eh yang 29:16 menarik juga, Dr Arif bilang ada 29:17 rahib-rahib juga yang tergabung di sana. 29:19 Jadi memang desain rahib itu juga pro 29:21 Palestin yang tergabung di yang saat ini 29:24 tidak atau kurang mendapat sorotan 29:27 adalah posisi Nasrani dalam ee peta 29:30 konflik ini. Oke. Iya, betul. Iya, kan? 29:33 Artinya ketika kita bicara Palestina itu 29:35 adalah tanah tiga agama samawi gitu kan. 29:38 Ada Muslim, ada Yahudi, ada Nasrani 29:41 gitu. Bahkan kalau bicara tempat 29:43 kelahiran ee Nabi Isa di apa? Di Nazaret 29:46 gitu ya. itu di Palestina. Bahkan dalam 29:49 kompleks Alkus itu ada posisinya. 29:52 Tapi mereka dijadikan sebagai korban 29:55 mereka baik korban langsung maupun tidak 29:57 langsung itu saat ini sangat jarang di 30:00 di disorot gitu kan. Nah, dalam hal 30:03 itulah kemudian dalam membahas Palestina 30:05 ini pimpinan kami Dr. Sarbini itu 30:07 kemudian berkunjung berkunjung ke apa 30:10 namanya? wali gereja untuk kemudian 30:12 membicarakan ini bahwa kalau kemudian 30:15 Indonesia hadir hadir membela Palestina 30:18 kemudian hanya mengedepankan aspek 30:21 dorongan support dari muslim saja kurang 30:23 lengkap artinya kita bicara sebagai 30:25 bangsa maka ya yang lainnya juga mesti 30:28 ikut gitu loh. Jadi yang agama-agama 30:30 lainnya juga mesti ikut tidak hanya 30:32 tidak hanya muslimnya saja gitu. Muslim 30:34 memang kita memiliki faktor kuat sebagai 30:36 negara terbesar, tapi yang lainnya itu 30:39 tidak bisa dikecilkan. Karena kita kita 30:41 paham bahwa ee pihak gereja memiliki 30:44 jejaring internasional yang cukup kuat 30:46 gitu ya. Ee 30:49 agama lain misalnya Buddha mungkin 30:51 secara komunis kecil tapi mereka 30:52 memegang jalur ekonomi yang cukup cukup 30:54 tinggi. Itu yang kemudian harus 30:56 sama-sama kita kita apa namanya? Kita 30:58 bangun bersama. 31:01 Oke. Baik. Tadi kalau dr. tarif 31:03 menceritakan ee yang sangat diingat 31:06 adalah ketika air makin krisis di sana 31:08 ya, kemudian juga saling bertukar 31:11 pikiran di dekapal di tengah udara laut 31:17 dan secangkir kopi hangat di sana. 31:19 Berbagai pemikiran ee sharing di sana. 31:21 Kalau Bang Nurihan sendiri apa yang 31:23 diingat ketika proses perjalanan di misi 31:27 Gajah Freedom Flotila ini? 31:30 Eh, misi Freedom Flotila ini adalah misi 31:33 pertama buat saya buat saya masuk ke ee 31:36 dunia ee Palestina ya karena ini memang 31:39 ke misi pertama dan saya memang belum 31:41 belum pernah ada pengalaman sebelumnya. 31:43 Oke. Dan e ketika bertemu dengan 31:45 aktivis-aktivis yang memang sudah ee 31:47 sehari-hari ee berbicara tentang 31:49 Palestina, kemudian aktivitasnya tentang 31:52 Palestina ee yang saya lakukan adalah 31:54 saya hanya menimba ilmu dari mereka. 31:56 Heeh. menimba ilmu dengan ee berdiskusi 31:58 kemudian ee mendengar apa yang mereka ee 32:02 sampaikan dan lain sebagainya. Dan ini 32:04 yang menurut saya memang harus dilakukan 32:06 oleh ee aktivis-aktivis ee yang memang 32:09 ingin berkonsentrasi tentang Palestina. 32:11 Jadi, kita banyak menimba ilmu. Jadi, 32:14 pemikiran bahwa masalah Palestina ini 32:16 bukan hanya ee masalah ee agama ee Islam 32:19 saja. Ini yang harus ee ditanamkan gitu 32:21 ya. bahwa memang ee Palestina di mana ee 32:26 ee Masjid Al-Aqsa berada di dalamnya ya, 32:28 di komplek Masjidil Aqsa di di daerah 32:31 Baitul Maqdis itu sendiri ada masjid, 32:33 ada gereja dan lain sebagainya gitu. 32:35 Jadi memang memang kita harus ee apa ee 32:39 harus ee selalu ee melihat 32:42 permasalahannya ee masalah Palestina ini 32:44 dari berbagai sisi sehingga kita bisa 32:46 menangkap ee apa sih sebenarnya pesan 32:48 yang akan disampaikan ee ee oleh 32:51 perasaan Palestina karena memang 32:53 Palestina ini sejak 48 ya ee memang 32:56 sudah ee dijajah oleh e Zionis Israel 32:59 yang coba untuk mengubah peta 33:01 perpolitikan di Palestina bahkan 33:03 sekarang di Timur Tengah itu sendiri. 33:06 Baik ee saya coba agak lebih mendetail 33:08 ya terkait runut ee sehingga adanya 33:11 penyerangan di pagi hari pukul .00 lagi 33:13 itu nanti Bang apa Bang Nia dan dr. Arif 33:16 juga mungkin bisa saling mengingat nanti 33:18 e pada saat itu bagaimana dan sedang 33:20 apa. Mungkin dari malamnya dokter saat 33:23 malam hari itu mungkin ingin istirahat 33:26 tidak terpikirkan bahwa pagi buta itu 33:29 akan ada 33:30 penyerangan Israel. Gak jadi ee ketika 33:33 iring-iringan sudah mulai jalan gitu ya 33:35 ee membentuk flopila jadi barisan kapal 33:39 ee sekitar pukul 10.11 11 itu kita sudah 33:42 melihat bahwa ada lampu lain di luar 33:44 barisan kapal kita jam 11.00 malam itu 33:46 ya. Iya. Jadi malam itu kita sudah bisa 33:48 melihat bahwa di luar itu sudah ada 33:49 lampu kapal lain dan itu sudah kemudian 33:52 ditebak oleh semua orang itu kapal 33:54 Israel. Kapal Israel. Hanya gitu ya. 33:57 Saya saya menduga bahwa ee mungkin dari 34:02 pihak ee panitia IH tidak pernah 34:05 sekalipun ee menduga akan mendapat 34:08 serangan frontal masif seperti itu. 34:10 Mereka bayangan saya mereka hanya hanya 34:13 akan mendesak kita kemudian mendorong 34:17 menahan kapal menahan kapal gitu tapi 34:19 tidak kemudian melakukan serangan 34:21 serangan militer gitu. Nah, jadi ee jam 34:25 12.00 malam itu kemudian pihak panitia 34:26 melakukan rapat darurat. Jadi 34:28 dikumpulkan masing-masing perwakilan 34:30 dikumpulkan, kemudian dokter dan orang 34:33 kesehatan dikumpulkan. Jadi semua 34:35 lembaga yang punya ee apa yang punya 34:38 relawan medis itu dikumpulkan. Jadi kami 34:40 terpisah nih langsung terpisah pada Iya. 34:43 Perannya sudah terpisah. Jadi saya 34:45 kemudian ngpost sama ee sama teman-teman 34:47 kesehatan. Nah nur Ikhwan sama yang 34:50 lainnya itu sudah ditempatkan berjaga di 34:52 dek mana-mana itu sudah sudah ada ininya 34:53 sudah ada posnya gitu ya. Nah, jadi 34:56 malam itu sudah orang hampir sudah 34:58 hampir tidak tidur sudah warning banget 34:59 ya. Iya. Ketika berangkat sudah euforia 35:01 mau sampai ke Gaza ternyata kemudian 35:04 situasinya menjadi ee tidak menentu 35:06 karena kehadiran itu. Nah, itu yang 35:09 kemudian saya pikir sih ee enggak ada 35:11 yang bisa tidur nyenyak gitu ya. Saya 35:13 sendiri mencoba tidur kemudian tidak 35:15 tidak bisa tidur karena semua orang 35:17 sibuk. Ada yang mendistribusikan masker 35:19 gas, ada yang mendistribusikan 35:21 pelampung. Sejak malam kami sudah pakai 35:23 jaket pelampung. sudah pakai jaket 35:25 pelampung gitu ya. Jadi semua sudah 35:26 prosedur evakuasi sudah disiapkan, sudah 35:29 dibreed semuanya ke masing-masing gitu. 35:31 Nah, itu yang itu yang kemudian ee saya 35:33 ingat betul dan ee seperti tadi 35:36 ditampilkan di di video ee persis 35:39 setelah subuh kemudian mulai mulai gitu 35:41 ya. Salat subuh. Iya. Jadi itu yang 35:44 kemudian kebetulan karena saya salat 35:46 subuh yang save kedua, save kedua gitu 35:48 ya. Jadi ketika salat itu yang lainnya 35:50 sudah berlarian kanan kiri, berlarian 35:51 kanan kiri gitu. Jadi ee apa namanya? 35:54 Sudah makin enggak enggak konsen lagi 35:55 salatnya. Itu yang ee jadi yang terjadi 35:59 adalah ketika kemudian ee militer masuk 36:02 ke kapal mulai mengambil alih ada 36:04 perlawanan sengit. Iya. Nah, jadi 36:07 perlawanan sengit ini yang kemudian di 36:09 di apa direspon oleh pihak militer 36:11 Israel itu dengan dengan apa dengan e 36:14 tembakan babi buta dari jarak jauh 36:16 maupun dari jarak dekat gitu. Jadi saya 36:20 kebetulan bertugas di atas mendapat 36:23 korban yang memang luka tembaknya tuh 36:25 luka tembak yang mengarah ke organ vital 36:28 jadi kepala gitu. Dan itu peluru yang 36:30 masuk bukan peluru yang dari senjata 36:33 yang kaliber kecil. Jadi itu berkekuatan 36:36 besar karena lubang masuknya kecil tapi 36:39 lubang keluarnya besar gitu. Nah, itu 36:42 yang kemudian ee apa namanya? 36:46 membuat membuat panitia sampai pada 36:49 kesimpulan bahwa tidak layak lagi untuk 36:52 meneruskan perlawanan karena nyawa sudah 36:54 menjadi taruhan. Mereka tidak tidak 36:56 segan-segan untuk membunuh gitu ya. 36:58 Mereka tidak segan-segan membunuh kalau 37:00 kemudian kita terus memberikan 37:01 perlawanan gitu. Itu itu yang satu 37:03 menjadi pertimbangan kenapa kemudian 37:06 kapal bisa dikuasai. 37:09 Nah, jadi dalam situasi yang seperti itu 37:11 saya melihat bahwa ee lagi-lagi gitu ya, 37:14 lagi-lagi situasi yang ee ee kekacauan 37:17 ini tidak bisa diprediksi. Satu adalah e 37:20 persiapan persiapan obat-obatan yang 37:22 dibawa dalam kapal itu tidak seperti 37:25 kalau memang sudah menebak akan terjadi 37:28 akan terjadi penyerangan gitu ya. Jadi 37:30 bahkan semua orang itu buat buat saya 37:33 yang ee maaf terbiasa bekerja di bencana 37:36 itu melakukan tindakan-tindakan medis 37:38 yang sesuai dengan prosedur di rumah 37:41 sakit. Artinya begini, butuhnya apa 37:43 langsung dikasih tanpa mempertimbangkan 37:45 bahwa yang ini nanti akan survive atau 37:47 tidak. Kalau kemudian sudah, maaf sudah 37:51 syahid tetap diusahakan untuk dihidupkan 37:53 lagi, dibangunkan lagi. Jadi diberikan 37:55 pac jantung, obat-obatan seperti itu. 37:57 Sementara ada korban-korban yang mungkin 38:00 membutuhkan ee apa namanya? Obat-obatan 38:02 yang saat itu diberikan kepada yang 38:04 sedang dikerjakan. Itu itu catatan saya. 38:08 Yang yang ketiga apa namanya? ee situasi 38:12 yang apa serba serba tidak menentu itu 38:16 kemudian ditambah dengan faktor ee 38:19 koordinasi bahasa menjadikan kemudian 38:21 kebingungan makin keos itu ya. Iya. 38:24 Karena ee penanggung jawab IHH tidak 38:27 semuanya bisa berbahasa Inggris, hanya 38:29 bisa berbahasa Turki. Kemudian banyak 38:31 peserta yang tidak bisa berbahasa Turki, 38:32 tidak bisa berbahasa Inggris. Kemudian 38:34 akhirnya tidak tidak bisa berkomunikasi 38:36 bergerak sesuai dengan instingnya. yang 38:38 di sana sudah bergerak, sudah bilang 38:40 stop, stop, stop. Yang di belakang 38:42 karena melihat masih ada apa, masih ada 38:45 ini masih usaha untuk melawan gitu. Dan 38:47 ini membuat situasi ee militer semakin 38:50 beringas gitu. Nah, ini yang yang apa 38:53 membuat membuat kemudian ee korban baik 38:57 ee jiwa maupun cedera banyak. Nah, ee 39:01 kasus yang menimpa e salah seorang 39:03 relawan Indonesia itu kondisi sudah 39:06 sudah tanda kutip sudah 39:08 sudah coold down. Jadi, matahari sudah 39:12 sudah terang gitu ya. Sudah sudah sudah 39:14 lewat dari fajar sodq sudah terang, 39:16 sudah terlihat jelas, perlawanan sudah 39:19 tidak ada. Makanya si Surya ini 39:22 apes. Dia pengin lihat ke atas. Jadi, 39:26 ada helikopter pengin lihat ke atas 39:28 ditembak dari atas. 39:29 Oke, gitu. Ditempak dari atas. Nah, itu 39:31 yang kemudian buat ya situasinya memang 39:34 saya pikir sih situasi di mana di mana 39:37 mereka ee militer berpikiran bahwa ee 39:42 seminimal apapun ee harus di di apa 39:45 dilumpuhkan gitu ya untuk memudahkan. 39:48 Setelah kemudian militer ee pasukan 39:50 komandonya 39:52 kemudian ee keluar diganti oleh pasukan 39:56 penggantinya itu situasinya tanda kutip 39:59 jadi lelucon karena mereka berjaga, 40:02 bertiga, bertiga tidak pernah berani 40:04 sendiri jadi bahan ketawaan para aktivis 40:07 gitu karena kelihatan banget mereka 40:08 takut gitu. Jadi sor e sesudah sesudah 40:12 kapal dilumpuhkan dalam arah menuju ke 40:14 atas semua penumpang itu yang laki-laki 40:17 tangannya diikat. 40:19 Jadi pakai kabel Tai diikat, dikumpulkan 40:20 di luar biasa knya dijemur waktu itu ya. 40:23 Dijemur gitu. Itu berapa jam Dok? Kalau 40:24 dokter ingat lama lama lama itu di 40:27 tengah lautan panas sekali itu. Lama 40:28 lama lama. Jadi kita saya tuh ingat 40:31 dimasukkan ee saya termasuk orang yang 40:33 beruntung karena ada yang tetap dijemur 40:35 di luar, ada yang boleh masuk ke dalam. 40:37 Tapi masuk ke dalam juga buat apa? AC 40:41 mati jadi suasa apa? Pengap. semua sudah 40:46 ee berantakan karena dibongkar semua. 40:49 Kenapa dibongkar? Karena mereka ketak 40:52 basah. Mereka masuk ee sebelum masuk 40:56 mereka mengintersep sistem ee jalur 40:58 komunikasi. Mereka anggap sudah sudah 41:00 aman. Tidak ada lagi ee jalur 41:01 komunikasi. Mereka melakukan 41:03 penyerangan. Ternyata di kapal itu ada 41:05 dua dua jalur komunikasi. Jadi selama 41:08 mereka menyerang itu CCTV tetap 41:10 menyiarkan siaran langsung. Heeh. Jadi 41:12 live ke banyak ke stasiun di Turki, 41:15 Turki kemudian broadcast ke seluruh jadi 41:17 saat penyerangan itu live ditonton oleh 41:19 ditonton itu bukti apa? Hard fact yang 41:23 bahwa memang tentara itu menyerang gitu 41:26 ya. Nah, ketika mereka sadar itu maka 41:28 tentara yang di dalam itu semua 41:31 menghabisi, membersihkan semua CCTV yang 41:33 ada di dalam kapal gu baru kemudian 41:35 mereka mengacak-ngacak apa namanya ee 41:38 kursi segala macam. 41:40 Jadi pas kita masuk pun situasinya tidak 41:42 tidak ini tidak tidak nyaman gitu ya. 41:44 Tidak nyaman karena ini adalah kapal 41:47 seperti feri yang kemudian diubah 41:49 menjadi kapal penumpang yang memang 41:50 tidak tidak cocok untuk perjalanan lama 41:54 gitu ya. Jadi ya tadinya kita tadinya 41:57 tidur itu di semacam kursi duduk gitu 42:00 bergantian selonjoran. ini kita kursi 42:03 letter U gitu yang mestinya buat berlima 42:06 sekarang buat berelapan misalnya seperti 42:08 itu. Tapi ee yang saya bisa gambarkan 42:12 itu kurang lebih sama seperti situasi ee 42:14 di mana rasa ukhuwahnya tinggi. Ketika 42:17 ada satu belawan wanita yang bawa air 42:21 minum itu kasih sebelah aja siapa tahu 42:24 lebih butuh. Kasih sebelah aja siapa 42:26 tahu lebih butuh. Dikasih makan juga 42:28 begitu kasih sebelah aja saya enggak 42:30 lapar. gitu. Jadi hampir hampir 42:32 situasinya itu ee sama seperti 42:35 kisah-kisah saya begitu begitu begitu 42:37 apa namanya begitu ada dalam situasi itu 42:39 yang saya ingat pertama kali dulu zaman 42:41 Rasulullah begitu ketika misalnya ada 42:43 ada sahabat yang cedera terus dikasih 42:45 minum yang itu dulu aja gitu kan yang 42:47 itu dulu ini juga begitu karena kita 42:50 tahu sebelumnya kita sudah wudu pakai 42:52 air laut kok tiba-tiba ada air air air 42:55 air minum gitu kan ya pasti jumlahnya 42:57 enggak banyak gitu jadi yang betul-betul 42:59 mau minum itu minum cuma Steguk dua 43:00 teguk. Steeguk dua teguk dikasih ke 43:03 seperti itu. Oke. Tadi setelah dr. Arif 43:06 menceritakan ee 43:08 betapa kacaunya keadaan pada saat itu 43:11 yang dr. Arif langsung menangani 43:12 korban-korban ee yang diserang oleh 43:15 Tentara Zionis Israel kemudian terpisah 43:18 oleh Bangnia dan rombongan sejak pukul 43:20 11.00 malam. Ya. I. Nah, posisi Bangnia 43:23 sendiri di mana pada saat itu? Iya. Jadi 43:25 memang ee pada pukul 09.00 malam ya, 43:27 Bang ya. Kita dibriefing karena itu oleh 43:30 apa panitia di IA itu dibriefing 43:33 kemudian dibagi tugas ee dari Indonesia 43:36 dapat tugas di dek 4 jadi ada lima dek 43:38 dek atas paling atas dek 5 dan Indonesia 43:41 ada di dek 4 sedangkan orang-orang Turki 43:43 adalah di dek teratas gu jadi mereka 43:45 yang paling e di atas nah sebelum kita 43:48 berpisah kita sempat berkumpul dulu 43:49 waktu itu Bang Arif memberikan arahan 43:52 bahwa ee saya enggak enggak terpikir 43:55 akan akan terjadi penyerangan waktu itu. 43:57 Bang, karena Bang Arif bilangnya ya 43:59 inilah resiko untuk jadi aktivis gitu. 44:02 Kita hidup atau kita mati gitu. Wah, 44:04 saya bilang begini amat gitu kan. Karena 44:06 meemang saya saya belum belum tahuara 44:08 itu. Sedangkan Bang Arif memang punya 44:10 akses ke dengan teman-teman dokter 44:12 karena memang tahu informasi-informasi 44:14 secara detail gitu. Dengan kami, saya 44:16 dengan ee teman-teman relawan lainnya ee 44:19 tidak punya akses seperti itu gitu. Nah, 44:22 kemudian Bang Arif memberikan 44:23 pengarahan-pengarahan kepada kami 44:24 termasuk eh wartawan eh TV1 ya si 44:28 Muhammad Yasin yang juga itu jadi ee 44:31 ikut di Nah kemudian kita berpisahlah 44:33 saat itu. Saya ee dengan teman-teman 44:36 dari aktivis dari Malaysia berada di Dek 44:38 4. Kemudian kita ee berada di situ ee 44:41 memantau ya kita memang sudah disediakan 44:44 live jaket ya live pelampung seperti 44:47 itu. Kemudian ee pukul 11.00 kita 44:50 diperlihatkan kita diperlihatkan bahwa 44:52 di di pojok ee di mana di di ee yang 44:56 sudut-sudut u terlihat memang ee dua ada 44:59 cahaya ya naik turun naik turun kadang 45:01 ada ada helikopter juga terlihat kear 45:04 masuk seperti itu. Nah, seperti itu. 45:06 Kemudian ee 45:08 pukul ee kurang lebih pukul .00 karena 45:12 kita dapat informasi kalau kita bisa 45:14 lewat dari ee jam 3.00 atau jam .00 atau 45:17 setelah subuh insyaallah kita bisa 45:18 sampai di Gaza gitu. Jadi pikiran saya 45:21 saat itu wah Gaza gitu nyampai nyampai 45:24 di Gaza gitu sebentar lagi di Gaza gitu 45:26 tanpa pernah berpikir akan ada ee 45:27 penyerangan seperti itu. Nah tiba-tiba 45:31 ee waktu subuh datang kemudian pada 45:34 salat ee salat subuh ya salat subuh juga 45:38 dibagi dua shiif karena kita kan dibagi 45:39 itu salat subuh dua shif. si pertama 45:41 yang agak banyak itu 45:44 ee lumayan panjang, Bang, ya. Si pertama 45:47 itu ya saya ingat saya panjang pada saat 45:50 Bang di satu. Iya, saya di sip kedua 45:52 salat di sip kedua gitu. Jadi mereka 45:54 salat di di sip pertama kemudian begitu 45:58 ee sedang salat itulah tentara Israel 46:01 masuk gitu dengan bot satu beberapa bot 46:04 di belakangan baru tahu sekitar 20 apa 46:06 30 bot. Tubutnya itu isi 15an tentara 46:09 gitu. Yang coba masuk lewat belakang 46:11 seperti itu. Lewat belakang. Nah, 46:13 kemudian ee karena ada kejadian seperti 46:16 itu ee salat jadi enggak enggak enggak 46:20 enggak tenang nih gitu kan. Salat jadi 46:22 enggak tenang. Tapi ee beberapa ee 46:24 aktivis dari bisa menyelesaikan salat. 46:26 Kemudian setelah selesai salat itu 46:28 mereka yang ada di dek paling belakang 46:31 di tempat kita musala tempat kita salat 46:33 itu mulai. Karena Israel ee tentara 46:36 Israel ini sudah mulai mencoba untuk 46:37 masuk naik ke atas gitu. Makai tangga 46:40 lah seperti itu ya. Pai tangga. Kemudian 46:42 mereka melakukan penyiraman terhadap 46:44 tentara Israel. Jadi air-air bekas 46:48 apa sampah dapur itu disiram semua ke 46:51 ke situ mau naik. Kemudian kanan kiri 46:55 itu sudah ada empat atau lima bot tu 46:57 masing-masing melakukan penyerangan. 46:58 kita sendiri diminta beraktif-aktif itu 47:01 agar berada di bawah apa namanya ee di 47:04 bawah atap gitu. Karena sudah terlihat 47:07 ee tentara Israel sudah ee sudah mulai 47:10 masuk lewat ee makai makai helikopter 47:12 gitu. Nah, setelah itu ee kurang lebih 47:16 setengah jam ya setengah jam sampai 1 47:18 jam ya kapal lumpuh ya. Setelah itu ee 47:21 para turun seperti itu dan terjadi 47:24 penembakan-penembakan. saya ee ketika 47:26 terjadi keos gitu memang memang belum 47:28 belum salat seperti itu. Kemudian saya 47:31 masuk ke dalam melihat situasi seperti 47:33 itu sudah sangat kacau saat itu memang 47:36 ada yang di apa dibawa pakai tenda, ada 47:39 yang sudah berlumulan darah segala 47:40 macam. Bahkan di dek tempat kami berdiri 47:43 itu darah karena di dek dek kami kan dek 47:45 4 dek atas itu yang terjadi penembakan 47:47 mereka darah itu ngucur dari atas gitu. 47:48 Masyaallah ya. Gitu. Jadi ee waduh ini 47:51 sebuah apa namanya? Ee mungkin keos ya. 47:55 Kemudian 47:56 ee ee apa namanya? Wudu setelah wudu 48:01 salat. Entah karena panik entah apa ee 48:04 Bang Arif padahal salat pai sepatu kan 48:06 enggak apa-apa ya. Itu sepatu saya lepas 48:08 di depan musala gitu. Begitu saya keluar 48:11 sepatu saya hilang gitu di suasana caos 48:13 gitu saya sempat nyari masih sibuk nyari 48:15 sepatu gitu. Sepatu kayak gimana gitu 48:17 kan. Karena isya seperti itu. Bahkan eh 48:20 laser-laser tentara Israel sudah 48:22 mengarah kepada kita semua gitu. di 48:24 bawah e di sampai ke dek 4 itu mereka 48:27 menerjunkan pasukannya kan lewat 48:28 helikopter tuh pakai makai tambang itu 48:31 tambang itu sampai ke dek de dek keempat 48:32 itu seperti itu. Nah, setelah itu ee 48:35 kapal berhasil 48:36 dilumpuhkan. Ee apa namanya ee instruksi 48:40 juga 48:41 dari ee dari ruang informasi mengatakan 48:44 bahwa ee dengan dalam bahasa Turki yang 48:47 belakangan kita tahu e perhatian kapal 48:49 sudah ee apa ee di di dilumpuhkan 48:54 hentikan penyerangan bahwa kami adalah 48:56 warga sipil dan lain sebagainya. 48:58 Kemudian ee setelah kapal berhasil 48:59 dilumpukan ee tentara Israel pada masuk 49:02 masuk ke dalam dan ruang terakhir yang 49:04 berhasil dikuasai itu ruang media kalau 49:06 enggak salah ya. R media di belakang. 49:08 Kemudian ee ketika tentara Israel masuk 49:12 kami semua di diperiksa ya semua 49:15 barang-barang bawaan kami. Karena saat 49:17 itu paspor kami ikat kan. paspor kami 49:20 bungkus plastik kemudian kami ikat 49:22 kemaskan kantong semua diperiksa dan 49:24 kami diikat ee apa namanya ee satu 49:28 persatu ya pakai kabel tai itu ya di 49:30 tangan belakang seperti ini. Saya kurang 49:32 lebih 8 jam Bang dari pagi itu sampai ee 49:36 diikat seperti itu sampai ee ketika ee 49:39 kita diikat kemudian ee kita diminta 49:42 untuk duduk dihadapkan ke dinding kapal 49:45 itu. Jadi kita sambil duduk diang 49:47 dinding kapal. Jadi selama 8 jam itu 49:49 terjemur juga itu iya seperti itu. Saya 49:50 kebetulan karena di luar kanadap ke 49:53 dinding kapal kemudian ee karena sudah 49:55 banyak yang ee di di ee di di situ sudah 49:58 penuh kemudian para aktivis dikumpulkan 50:00 di dek belakang seperti itu. Jadi saya 50:02 ketika ee diminta untuk ee ke belakang 50:06 he kaki ini sudah sudah apa sudah iya 50:09 sudah gak ada rasa gitu karena duduk 50:11 selama 8 jam tadi selama berapa jam 50:13 kemudian saya diangkat diseret oleh 50:15 tentara Israel kemudian di di apa di 50:19 dilemparlah ke ke belakang dan kami 50:21 diikat di situ selama kurang lebih ee ee 50:25 sampai ee malam ya karena ketika pukul 50:30 ee kita siang apa sore ya, Bang? Nyampai 50:33 di itu nyampai itu menjelang magrib. 50:35 Menjelang magrib karena ee apa namanya? 50:37 Musim panas. Jadi jamjam matahari sudah 50:41 mulai itu sudah jam 8.00 malam 50:42 sebenarnya. Jam malam. Nah, kemudian 50:45 setelah diikat ee kita juga ee apa 50:48 namanya? Ee di luar wudu dengan dengan 50:53 air-air air-air laut seperti itu. 50:55 Kemudian kita dimasukkan ke dalam. 50:57 masukkan ke dalam dan saya kami enggak 51:01 diizinkan untuk salat, Bang. Rombongan 51:02 kami enggak diizinkan untuk salat. Jadi 51:04 ee tangan kami di belakang seperti ini. 51:06 Ketika akan wudu dilepas kemudian 51:08 setelah wudu di di apa diikat lagi di 51:10 bagian depan. Karena tidak diizinkan 51:12 untuk salat, akhirnya kami salat dengan 51:14 tangan terikat seperti ini di apa di 51:16 tempat duduk seperti itu. Itu di sisi 51:20 belakang kami ada Syekh Rid Salah juga 51:22 kawan-kawannya. Kemudian satu ini ada 51:24 banyak aktivis dari apa? dari Indonesia 51:28 juga bersama dengan kami seperti itu. 51:30 Dan suasana memang di dalam itu cukup 51:32 kacau karena semua barang-barang bawaan 51:33 kami sudah di ee hancurkan kan ditumpuk 51:37 jadi satu. Kemudian udah gak gak 51:39 karuanlah seperti itu. Dan 51:42 kemudian ee dibawa sampai ke Asdud ee 51:46 jam 0.00 ya jam e jam 8.00 malam saya 51:49 dapat keluar dari kapal itu pukul 10. 51:52 Pukul 10. malam. He. Pukul 10. malam 51:54 dikeluar kan dibawa satu-satu tuh keluar 51:57 dari kapal satu dibawa satu orang di 51:59 dikawal dengan dua tentara gitu satu 52:01 orang tentara saya saya ingat masih 52:03 ingat itu jam 10 ee malam saya turun ee 52:07 dari kapal ketika saya akan turun salah 52:09 seorang aktivis si Osama Kaso ya dari 52:13 dari Inggris ya dia warganegara Inggris 52:16 tapi orang asli Palestina gitu itu ada 52:19 di belakang saya maksudnya dengan muka 52:21 sudah babak belur 52:23 hancur di apa di dipukuli oleh tentara 52:26 Israel seperti itu. Bahkan ketika 52:28 tentara Israel ee lewat ngelihat si 52:30 tentara itu ngelihat si Usama itu sambil 52:32 diludahin 52:34 gitu seperti itu mungkin ininya. Nah, 52:37 kemudian kita turun saya di apa namanya 52:39 dibawa ke ruang interogasi kemudian 52:41 diinterogasi ya diinterogasi dan ee kita 52:44 ditelanjangi semua. 52:47 Saya masuk ke ruang interogasi ditelanj 52:48 sampai ee di ruangan itu kita lepas 52:51 semua pakaian, seluruh pakaian dilepas 52:54 gitu. Sel itu seluruh seluruh yang ada 52:57 di sana atau memang satu-satu seperti 52:58 itu kan? Satu-satu. Satu-satu. Makanya 53:00 kan lama kan sampai sampai menjelang 53:02 subuh besoknya lagi baru ee baru 53:05 nampaknya selesai gitu masuk ke dalam 53:07 situ. Ya pertanyaan ee kamu ngelihat 53:11 magazin? 53:13 Karena nampaknya tentara ada aktivis si 53:17 siapa Ken Ken Okivi ya, salah seorang 53:19 tentara ee apa namanya Amerika yang yang 53:22 memang jadi aktivis juga dan dilakukan 53:24 pemelaan terhadap Palestina itu dengan 53:26 keahliannya merebut senjata tentara 53:28 Israel ya kemudian melepas ee magazinnya 53:31 itu yang berisi peluru kemudian di 53:33 dibuang seperti itu. Nah, itulah yang 53:34 dicari oleh Tentara Israel dan 53:35 ditanyakan kepada ee kepada saya waktu 53:38 itu, "Kamuelihat ini saya bilang enggak 53:40 lihat." ada apa di dalam itu di dalam 53:42 pakaian kamu? Saya bilang enggak ada 53:43 apa-apa. Ayo masuk ke ruangan. Masuk 53:45 ruangan kemudian di diperiksa sampai 53:47 ditelanjangi. Seperti itu. Nah, video 53:49 tadi yang awal tadi yang yang kita lihat 53:52 tadi itu video yang memang ee file-nya 53:56 itu diselundupkan. 53:58 Jadi ketika di diselundupkan tuh di 54:00 mohon maaf nih di kemaluan salah seorang 54:02 aktivis gitu sehingga video sehingga 54:05 video itu bisa keluar karena semua 54:07 kamera segala macam itu di apa namanya 54:10 di di disita kemudian di diinikan oleh e 54:13 Israel, dirampas oleh Israel seperti 54:15 itu. Nah, itu kemudian kami di 54:17 ditangkap, diinterogasi, kemudian 54:19 diminta untuk ee tanda tangan dan 54:22 setelah itu ee kami dibawa dalam sebuah 54:26 mobil ya dalam sebuah mobil. Nah, 54:30 kemudian dimasukkan di penjara ee 54:32 belakangan kami tahu penjara itu di 54:33 Birsiba ya. Birsiba kurang lebih seperti 54:36 itu. Oke. Ee saya mundur sedikit lagi 54:39 kalau tadi Bang Nias sudah sampai 54:40 menceritakan turun dari kapal dan dijara 54:43 di Birsihiba. Nah, saat ee dokter em 54:47 sedang mencoba ee menyelamati para 54:51 korban ya itu korbannya seperti apa 54:53 tampilannya itu ketika tembakan tadi 54:55 ternyata dengan peluru yang sangat 54:58 berkekuatan besar. Mungkin ada hal lain 54:59 lagi yang dilakukan oleh tera Israel 55:00 yang dokter lihat dari korban tersebut. 55:02 Ada ada dua, ada tiga tiga jenis senjata 55:07 yang ee mereka gunakan. He. Yang pertama 55:09 mereka menggunakan flash bom. Jadi ee 55:12 cahaya kilat ya untuk melumpuhkan. Jadi 55:14 kalau kemudian terang ee membutakan gitu 55:18 ya. Jadi maksudnya karena saking 55:20 selainnya buta gitu ya. Jadi kemudian 55:22 kehilangan orientasi. Ee setelah 55:24 flashbom kemudian ee mereka menggunakan 55:27 apa namanya ee bom suara. Jadi suaranya 55:30 kencang banget. Saking kencangnya 55:31 kemudian si ee orang yang ada dalam 55:34 radius tertentu itu yang terkena 55:35 impactnya kemudian akan mulai dari 55:37 pingsan sampai kejang gitu. Nah, jadi 55:40 ini adalah prosedur standar yang 55:42 digunakan untuk antiuruhara di samping 55:44 gas air mata. Gas air mata tidak terlalu 55:46 efektif karena anginnya kan kencang 55:48 angin laut gitu. Makanya kemudian 55:50 menggunakan itu. Nah, yang terakhir 55:51 menggunakan peluru tajam gitu. Nah, 55:53 peluru tajam ini kemudian yang ee saya 55:56 tidak apa namanya ee tidak yakin bahwa 56:00 itu digunakan sebagai upaya terakhir 56:03 karena ee di awal-awal sudah sudah apa 56:07 sudah ada korban yang memang sudah 56:08 langsung ditembak. Jadi kalau kemudian 56:10 perlawanan yang diberikan oleh ee si 56:13 aktivis itu betul-betul dirasa 56:14 mengganggu keselamatan ee tentara, tidak 56:18 tanggung-tanggung, mereka akan langsung 56:19 ini akan langsung tembak tembak mati. 56:22 Bukan tembak untuk melumpuhkan saja, 56:23 tapi tembak mati gitu. Itu ya. Nah, jadi 56:27 ee di atas itu ee ee korban pertama yang 56:31 ee yang saya tangani adalah korban yang 56:33 terkena ee bom suara. 56:36 Jadi kejang bla bla bla dan itu semua 56:38 sudah membikin panik para penolong gitu. 56:41 Ternyata usul punya apa? Usul punya usul 56:43 di sekitar saya ini yang dokter cuma 56:45 saya. Oke. Yang dokter cuma saya. Jadi 56:48 beberapa beberapa orang yang di ee 56:51 diassign buat di situ enggak nongol. 56:54 Enggak nongol gitu ya. Enggak nongol. 56:56 Akhirnya kemudian ee Mbak Upi yang saya 56:58 yakin harusnya perempuan tidak di luar 57:00 itu tiba-tiba ada di sebelah saya. Ada 57:02 di sebelah saya. Pokoknya pokoknya saya 57:05 ngaseni dokter Arif gitu ya. Jangan 57:07 jauh-jauh saya bilang saya enggak enggak 57:09 apa enggak enggak dalam posisi untuk 57:11 melihat ee kalau situ sudah bahaya 57:14 mundur masuk ke dalam gitu. Jadi saya 57:17 ingat cuma ada tiga korban yang ini tiga 57:19 korban yang yang saya tangani di atas 57:20 yang yang satu korban ee korban itu yang 57:25 kena bom suara yang satunya lagi ee 57:27 terkena terkena peluru hampa gitu ya. 57:30 Jadi terkena peluru peluru apa? Peluru 57:31 karet. keluruhan apa di dada sehingga 57:33 kemudian dia mengalami kesulitan 57:35 bernafas kita bantu gitu ya karena saya 57:39 sama sekali enggak pegang obat obatan 57:40 sekali lagi ee dari situ kemudian saya 57:43 beranggapan bahwa mereka memang tidak 57:45 mempersiapkan buat situasi darurat 57:46 seperti ini gitu ya saya tidak megang 57:47 obat-obatan, saya tidak megang alat P3K. 57:49 Jadi saya membantu hanya apa 57:53 menyemangati kemudian memberikan support 57:56 alhamdulillah bisa. 57:58 Yang terakhir yang kemudian sudah 58:00 hopless. Kenapa? Karena begitu saya 58:02 pegang e bapak kepalanya sudah bolong. 58:04 Ya Allah gitu ya. Iya sudah hoples gitu. 58:06 Jadi semua teriak begini begini begini 58:08 begini. Ee saya bilang dalam hati gitu 58:11 kan ya sudah mati. Mau diapain gitu kan 58:14 mau diapain sudah mati gitu. Nah, terus 58:17 ee kami evakuasi ee sang jenazah ke 58:20 dalam ruangan. Saya tetap di situ. Ee di 58:25 kapal itu sudah ee sirine sudah bunyi 58:28 terus-terusan. Jadi kring kring kring 58:30 itu tanda evakuasi kalau terjadi ke apa 58:33 namanya ke dalam kam sudah bunyi terus 58:35 dan di speaker itu sudah sudah 58:38 bergantian diumumkan ee apa namanya 58:42 ee teriakan-teriakan menyerah dalam 58:45 bahasa Turki dan bahasa ee Ibrani gitu. 58:49 Ibrani itu ternyata belakangan saya tahu 58:51 yang ngomong si Hanan Zuabi itu gitu. 58:53 Jadi dia megang speaker kemudian dia 58:56 ngomong kepada para tentara itu bahwa 58:58 semua dalam kapal sudah menyerah, 59:00 hentikan penembakan semua begitu gitu. 59:02 Terus kemudian diulang lagi dalam bahasa 59:05 Turki untuk menenangkan para apa para 59:07 aktivis yang ee apa mayoritas adala 59:09 Turki. Nah, dari korban yang dokter 59:12 tangani itu sebelumnya memang pernah 59:13 bercakap sebelum kejadian tersebut 59:16 pernah bertemu gitu. 59:18 saya tidak terlalu apa namanya tidak 59:20 terlalu ingat gitu ya karena kondisinya 59:22 masih kondisi e fajar gitu ya jadi ee 59:25 suasananya kan temam temaram gitu. Jadi 59:28 ketika masuk itulah kemudian saya 59:30 menemukan lagi ada dua jenazah yang 59:32 sudah lebih dulu masuk gitu kan. ee kami 59:35 kemudian menyampaikan ucapan sipati 59:38 kepada istrinya istrinya ada dan saya 59:41 tidak lama ke situ. Saya bantu ke 59:44 kafilah Australia yang salah satu 59:46 rombongannya juga tertembak di paha 59:48 gitu. Jadi kemudian saya ngambil alat 59:50 P3K, saya bantu, saya cek gitu ya, 59:54 ternyata pelurunya masih di dalam. 59:56 Kemudian saya omong dia begini begini 59:59 begini saya bebat ee perdarahan sudah 1:00:02 berhenti. Kemudian saya pindah pindah 1:00:05 pindah baru dibilangin kemudian bahwa 1:00:07 orang Indonesia ada orang Indonesia 1:00:08 ketembak. Oke gitu. Nah terus saya cari 1:00:11 gitu kan ternyata Surya gitu. Ternyata 1:00:13 Surya yang warta tahun itu. Ya betul 1:00:15 gitu. Jadi muka sudah pucat gitu kan. 1:00:18 sudah pucat, sudah napas sudah susah, 1:00:21 sudah ngomong sudah lirih. Saya lapor ke 1:00:24 koordinator dokter, satu tim satu 1:00:27 anggota orang Indonesia ini perlu 1:00:29 evakuasi karena tertembak di dada gitu. 1:00:32 Dari nah saya habis ngomong itu itu ee 1:00:37 apa namanya? Penyisiran para penumpang 1:00:39 oleh tentara itu sudah sudah mulai 1:00:41 jalan. Jadi sudah mulai dipanggil buat 1:00:43 diikat. Panggil diikat, panggil diikat, 1:00:45 panggil diikat gitu. Ana. Kebetulan 1:00:47 karena saya pakai baju dengan logo T 1:00:51 medis gitu, saya masih bebas bergerak. 1:00:53 Saya masih bebas bergerak. Saya yang 1:00:55 terakhir termasuk yang terakhir yang 1:00:57 kemudian diikat tangannya waktu itu saya 1:01:00 ee yang kepikiran oleh saya adalah ee 1:01:03 bagaimana mengamankan uang operasional 1:01:07 yang saya bawa gitu. Karena jumlahnya 1:01:09 kalau saya tidak salah sekitar 4.000 1:01:11 dolar gitu. 2.000 atau 4.000 gitu. Jadi 1:01:14 pas HP saya simpan di kantong diambil 1:01:18 oleh mereka dibuang ke kotak gitu terus 1:01:21 diraba passport ya dilihat Indonesia 1:01:25 gitu kan ya di mana Indonesia saya cuma 1:01:28 jawab kamu enggak akan tahu Indonesia di 1:01:30 mana gitu. Jadi semua perkataan mereka 1:01:33 kita jawabnya merendahkan mereka gitu 1:01:36 semua relawan, semua aktivis begitu 1:01:38 terus ee uang diambil diamplop gitu kan 1:01:42 dibuka. 1:01:44 Uang siapa? Uang saya. Dari mana? Saya 1:01:47 dokter. Uang segitu enggak banyak buat 1:01:48 dokter gitu kan. Dilapat lagi, dimasukin 1:01:51 lagi sama dia. Dimasukin lagi sama dia 1:01:52 terus diikat. Jadi ee yang saya lihat 1:01:56 memang orang-orang Turki yang posturnya 1:01:58 memang besar-besar gitu kemudian mereka 1:02:00 diikat di belakang. Kemudian tanda kutip 1:02:02 maaf yang mereka anggap kemudian itu ee 1:02:06 bisa menimbulkan ancaman memang diikat 1:02:08 tangan di belakang. Tapi yang ee 1:02:09 orang-orang yang ee tua gitu ya atau 1:02:12 mereka tahu itu ee adalah orang-orang 1:02:15 yang punya latar belakang yang 1:02:16 berpengaruh misalnya anggota parlemen 1:02:18 itu diikat di depan. Nah, sambil ngobrol 1:02:22 gitu sama para ee aktivis yang termasuk 1:02:25 para kebetulan saya duduk akhirnya 1:02:28 kemudian barengan sama 1:02:29 petinggi-petingginya IH ngobrol bahwa 1:02:32 ternyata memang si tentara ini masuk 1:02:34 bukan menyerang tanpa target. Salah satu 1:02:38 target yang mereka cari adalah Shar gitu 1:02:41 ya. Mereka sudah punya fotonya, mereka 1:02:43 sudah tahu bakal siapa yang akan dibunuh 1:02:46 di situ. Tapi qadarullah kemudian mereka 1:02:49 entah salah orang entah tidak melihat. 1:02:51 Jadi informasi yang mereka sebarkan di 1:02:54 dalam di antar mereka adalah bahwa satel 1:02:57 sudah tertembak, sudah sudah syahid. 1:02:59 Misi selesai, misi accomplish gitu ya. 1:03:01 Mis accomplish mereka kemudian mulai 1:03:02 itu. Nah, bereda rumus kan di situ kan. 1:03:06 Tapi kemudian yang namanya informasi 1:03:09 dari bangku ke bangku itu karena memang 1:03:11 saat Rasulullah itu masih hidup gitu ya. 1:03:14 Terus ketika itu kami di ini lagi 1:03:15 berbisik lagi, "Enggak masih ada enggak 1:03:17 masih ada." Akhirnya kemudian tenang 1:03:19 lagi, tenang lagi gitu kan. Nah, itu 1:03:21 yang ee itu yang tadi sempat disampaikan 1:03:24 oleh eh Nurikhwan bahwa seorang aktivis 1:03:27 seperti Osama Kaso itu mengambil ee 1:03:31 peran sebagai bumper supaya 1:03:32 saudara-saudaranya itu bisa menikmati 1:03:34 kenyamanan. 1:03:35 gitu. 1:03:36 Jadi kami-kami ini yang tanda kutip 1:03:38 tidak punya nyali itu itu tersiksa 1:03:41 banget dengan apa? Dengan suasana yang 1:03:43 tegang. Kemudian dia mulai berulah. Dia 1:03:46 berulah apa? Mengambil perhatian. 1:03:49 Akhirnya kemudian si tentara yang 1:03:51 berjaga terpancing fokus ke dia. Kami di 1:03:53 sini bisa lebih rileks. Ada yang begini 1:03:56 begini begini. Saya baru tahu karena 1:03:58 orang-orang yang kenal dengan Usama itu 1:04:00 yang berbicara. Memang begitu. sama dia 1:04:02 selalu mau mengambil risiko supaya 1:04:04 kita-kita ini bisa napas, bisa napas 1:04:06 gitu istilahnya bisa napas gitu kan ya. 1:04:08 Makanya tidak heran kemudian ketika ee 1:04:10 Nurhwan menemui dia dengan muka babak 1:04:13 belur gitu, dia dijemur sendirian di 1:04:15 belakang dalam posisi berlutut, tidak 1:04:17 boleh duduk berlutut gitu. Dijemur 1:04:20 sendirian itu di situ saya saya apa 1:04:23 namanya melihat keberanian ee apa 1:04:25 namanya keberanian ee aktivis yang tanda 1:04:28 kutip darah murni Palestina gitu ya. 1:04:30 seremoni Palestina dengan mereka-mereka 1:04:33 yang dari Turki dengan aktivis-aktivis 1:04:35 yang dari Barat dari apa? Eropa, dari 1:04:38 Amerika. Eropa Amerika ketika misalnya 1:04:41 mereka 1:04:42 tujuannya mentok, ya sudah gitu sudah 1:04:45 kita akan mundur, kita susun strategi 1:04:47 lagi buat maju. Tapi yang Turki, yang 1:04:49 Palestina ini sampai kemudian ee apa 1:04:53 namanya? Menang atau mati gitu jadinya. 1:04:55 itu yang membedakan membedakan sekali 1:04:58 itu. Nah, saya turun di AZT agak 1:05:01 belakangan agak belakangan. Mungkin 1:05:04 karena sebelumnya sudah dicatat sebagai 1:05:05 tim medis, pemeriksaan tidak terlalu 1:05:07 ketat. Saya tidak sampai di apa, tidak 1:05:09 sampai ditelanjangi. Hanya mungkin kalau 1:05:11 masih ingat kita diminta untuk 1:05:13 menandatangani surat pernyataan gitu. 1:05:15 Itu semua kita apa namanya? Kita buy 1:05:18 gitu ya. Kita cuma ini doang, kita cuma 1:05:20 balikin doang. Dan saya masuk ke penjara 1:05:24 Bersa itu sudah sekitar waktu-waktu 1:05:28 duha. Waktu dua gitu ya. Sudah lama. 1:05:31 Iya. Terakhir terakhir itu di situ terus 1:05:33 ketemu orang dari ee Malaysia, ketemu 1:05:37 yang orang dari Amerika Selatan itu di 1:05:40 situ juga sama. Ee awal uang saya 1:05:44 diambil terus tapi siang dikembalikan. 1:05:46 Dipanggil saya terus dikembalikan gitu. 1:05:48 Dikembalikan. saya satu ee komplek 1:05:52 dengan ee Dr. Mavrid Your Yeven, 1:05:56 koordinator dokter yang dari IHH gitu 1:05:59 ya. Saking baiknya mereka itu kemudian 1:06:02 mereka sampai ngasih uang ke kami karena 1:06:05 dianggap semua kan diambil kan gitu. 1:06:07 Jadi dikasih uang saya tuh di dikasih 1:06:09 500 euro waktu itu. Buat apa? Dia bilang 1:06:12 nanti kalau kamah. kami dijemput pasti 1:06:15 oleh pemerintah. Kamu karena tidak punya 1:06:18 ee apa? Tidak punya kontak dengan 1:06:20 Israel, negara kamu. Saya enggak tahu. 1:06:22 Makanya pegang aja. Bilang saya enggak 1:06:24 perlu. Saya punya uang nih saya 1:06:26 tunjukin. Oh ya sudah. Terus dikasih ke 1:06:28 orang lain. Alhamdulillah. Kemudian ee 1:06:31 apa kedutaan Jordan yang punya kontak 1:06:33 itu dimintai tolong oleh KBRI kita di 1:06:35 sana. sehingga ee pihak kedutaan Yordan 1:06:38 yang menyisir relawan dari Indonesia dan 1:06:41 ee dari Indonesia dan Malaysia yang 1:06:42 kemudian mendata dan kemudian 1:06:44 mengumpulkan kami untuk ee keluar ke 1:06:46 perbatasan gitu. Baik, jadi di Beba itu 1:06:49 tidak sampai seharian begitu, tidak 1:06:52 sampai 24 jam. Tidak sampai 24 jam 1:06:54 karena ee keesokan paginya itu seluruh 1:06:57 relawan sudah berada di perbatasan 1:06:59 Jordan yang dari ee ee terutama yang non 1:07:03 Turki. Kalau yang Turki mereka masih di 1:07:06 situ karena menunggu jemputan dari ee 1:07:09 presiden. Jadi dijemput presidennya 1:07:10 cartar pesawat gitu ya untuk kemudian 1:07:13 mereka diterbangkan ee pesawat ke Turki. 1:07:16 Baik eh ikhwan dan akhwat hadirin Zoom 1:07:20 dan para pemirsa Aljamaah TV, Sasil TV, 1:07:24 Mina News TV, dan para pendengar Radio 1:07:26 Silaturahim di manap pun Anda berada. 1:07:28 tadi cukup mencengangkan bagi saya 1:07:30 pribadi dan tentunya juga para pendengar 1:07:32 dan para pemirsa ee mendengarkan runut 1:07:35 kisah terjadinya penyerangan di kapal 1:07:39 Mafimarmara oleh tentara Zionis Israel 1:07:42 melalui udara dan laut. Tadi juga banyak 1:07:45 simbahan darah yang diceritakan di sana. 1:07:48 Dan Ikhwan Akhwat, bagaimana kelanjutan 1:07:50 kisahnya ketika para relawan ini sudah 1:07:52 sampai di perbatasan Jordan. Kita akan 1:07:55 berlanjut ee menceritakan ini setelah 1:07:58 kita menyaksikan pembacaan boikot oleh 1:08:02 Sekjen Akso Walking Group, Subhan Amir 1:08:05 Khaf. Kita akan menyaksikan pembacaan 1:08:08 boikot produk-produk Israel terlebih 1:08:10 dahulu. Eh, dan untuk radio Silahim 1:08:13 sepertinya akan jeda sejenak dengan 1:08:15 nasyid. Dan untuk pemirsa Aljamaah TV, 1:08:19 Rasul TV, Min TV, serta hadirin di Zoom 1:08:21 meeting. Kita akan menyaksikan pembacaan 1:08:25 boikot produk Israel oleh Sekjen Aksing 1:08:29 Group Subhan Amerika. 1:08:48 kameranya. Oh, sama 1:08:58 mik video off mik off. 1:09:02 Bismillahirrahmanirrahim. 1:09:04 nidaulds ayuhal 1:09:24 muslim syarikah starb lilqahwaq 1:09:42 [Musik] 1:09:47 Starbucksarikahis almunahir 1:10:18 [Musik] 1:10:32 Ameriki 1:10:40 taklifahirah miliun dolar amri yakni 1:10:45 inal 1:10:48 muslimina harbiah 1:11:20 Starbucks 1:11:22 McDonald Burger King, Kentucky, Pizza 1:11:25 Hot Coca-Cola, Pepsi Cola, Fadreguses, 1:11:34 Chiliswa 1:11:36 Amerikia 1:11:47 wahidqilamar miliun dolar. 1:12:02 akirak ahlak jiran 1:12:06 ashabakah 1:12:10 wahid 1:12:11 alamrikiah faqahrin wahid wahaillah 1:12:28 Allahu Akbar. Allahu Akbar. 1:12:30 Walillahilam. 1:12:47 [Musik] 1:13:02 [Musik] 1:13:05 at 1:13:12 Muhammad 1:13:14 [Musik] 1:13:23 Rasulullah. 1:13:30 İnsanlığın vicdanının ortasına hançer 1:13:33 gibi saplanmıştır. 1:13:37 [Musik] 1:13:44 [Musik] 1:13:56 [Musik] 1:14:01 Bembeyaz barış güvercinlerinin in 1:14:04 gökyüzünde salınması gibi salınmıştı. 1:14:07 Mavi Marmara Boğazın Masmavi 1:14:10 sularına uğurlama sırasında yağan 1:14:12 yağmuru herkes rahmet bildi. Kaçmadı 1:14:16 ıslanma 1:14:17 endişesiyle. Alan doldukça doldu, taştı. 1:14:22 Birleşti eller birleşti yürekler bir 1:14:25 oldu. Tek oldu herkes ve haykırdı. 1:14:29 Kahrolsun İsrail. Yaşasın Filistin 1:14:36 mücadelesi. Müminler İslam'a karşı 1:14:40 durana. Biraz öfkeleni kafayı taksa esir 1:14:46 mi olurdu Mescid-i Aksa? Biraz geleni 1:14:51 kafayı atsa. Esir mi olurdu Mescid-i 1:14:56 Aksa? Saldırıyor kafir kahin dönü. 1:15:02 Saldırıyor kafir kahin dönü. Müslümanlar 1:15:07 sanki mezarda ölü. Müslümanlar sanki 1:15:13 mezarda ölü. İslam 1:15:16 toprakları oldu kan gölü. İslam 1:15:20 toprakları oldu kan gölü. Akan bütün 1:15:50 kanlar para hadirin. mungkin Zoom yang 1:15:53 tergabung dalam Zoom meeting ini. 1:15:55 Kemudian juga para pemirsa Aljama TV 1:15:59 serta Rasil TV dan Mina News TV dan para 1:16:02 pendengar Silaturrahim di mana pun Anda 1:16:03 berada. Kita memasuki segmen kedua. Tadi 1:16:06 di segmen pertama bagi yang mengikuti 1:16:09 cukup menegangkan ya ceritanya ketika 1:16:12 kita coba mulai runut ee sejak pukul 1:16:15 11.00 malam di 31 Mei 2010 itu yang 1:16:19 ketika lampu-lampu dari pasukan Israel 1:16:23 terlihat di ufuk ee laut kemudian juga 1:16:27 memulai memasuki kapal Mafi Marmara. 1:16:30 Kemudian juga banyak korban ee yang 1:16:33 berjatuhan baik yang luka-luka hingga 1:16:35 korban yang syahid atau wafat. Dan Dr. 1:16:39 Arif juga tadi sudah menceritakan sangat 1:16:41 detail ee cerita tersebut. Kemudian juga 1:16:44 Bangunan Abadi sebagai aktivis ee 1:16:47 melihat ee darah yang mengalir deras 1:16:50 dari dek atas yang menandakan bahwa 1:16:53 memang sangat kacau kejadian pada saat 1:16:55 itu. Dan Iwan akhwat eh hadirin Zoom 1:16:58 meeting, para pemirsa Aljamaah TV, Rasil 1:17:02 TV, dan para pendengar Rad Silaturahim 1:17:04 di manap pun Anda berada. Di segmen 1:17:06 kedua ini kita akan melanjutkan ee 1:17:09 cerita dari tragedi ee 11 tahun Mafim 1:17:12 Marmara tersebut ketika para aktivis 1:17:15 akhirnya selamat khususnya aktivis dari 1:17:18 Indonesia ee yaitu ee dari 1:17:22 Meri yang sampai di perbatasan Yordan 1:17:25 itu dokter ya. Ketika sudah masuk ke 1:17:30 Berseba di sana tidak sampai 24 jam. 1:17:33 akhirnya 1:17:34 dari ee KBRI Indonesia di Yordan 1:17:38 menjemput ee warganya di Berseba 1:17:41 tersebut. Iya. Jadi yang yang saya ingat 1:17:44 ee malam itu sebelum ee masuk ke Jordan, 1:17:49 kita sudah ngumpul di bis gitu. Jadi 1:17:51 yang Indonesia sudah dikumpulkan sama 1:17:53 yang Malaysia satu bis gitu ya. di situ. 1:17:54 Kemudian ketemu lagi dengan Nurhewan, 1:17:56 ketemu lagi dengan Abdillah Onim, ketemu 1:17:58 lagi dengan ee Yasin gitu ya. Ee yang 1:18:02 perempuan bis lain di satu buis itu 1:18:05 laki-laki, satu bis perempuan. Terus ee 1:18:07 berangkat kurang lebih ee ee kalau saya 1:18:11 tidak ee salah ingat cuma hitungan jam 1:18:14 saja sampai kemudian ke apa namanya ke 1:18:16 imigrasi Jordan. Karena sudah tengah 1:18:19 malam sekali itu kita di semacam di apa 1:18:22 dikeluar dari ee penjara terus kemudian 1:18:26 ke bis. Nah, jadi di Jordan itu kemudian 1:18:29 kami diterima oleh ee waktu itu Pak 1:18:33 Dubes Zainul Baharnur 1:18:35 ya oleh beliau. Kemudian kami di apa 1:18:38 namanya? Diopeni lah, disewakan ee ruang 1:18:42 malah awalnya itu atas instruksi Pak 1:18:44 Presiden ditaruh di Prest Calton. Hm. 1:18:47 Gitu kan. Saya bilang sama Pak Dubas, 1:18:50 "Pak Dubas, kami ini apa aktivis nih 1:18:52 biasanya ngemper gitu, enggak biasa di 1:18:54 hotel mewah. kami nyari apartemen aja 1:18:57 karena di sini kami bakal lama enggak 1:18:59 enggak enggak sehari dua hari gitu kan 1:19:01 bakal lama nih akhirnya kemudian oleh 1:19:04 beliau dicarikan lagi dapat ee hotel 1:19:07 yang ee semacam family room gitu ya jadi 1:19:10 punya beberapa ruangan jadi semua 1:19:13 relawan bisa kumpul semua di situ. Nah, 1:19:16 dari situ kemudian kami membagi 1:19:18 aktivitas ee memantau perkembangan 1:19:21 terakhir ee kemudian saya melacak 1:19:24 keberadaan Surya dan ee Okvianto Surya 1:19:27 dari ee majalah Hidayatullah, kemudian 1:19:30 Surah Hidayatullah, kemudianto aktivis 1:19:32 ee KISPA gitu ya. Ee sambil kemudian 1:19:37 menunggu instruksi apa nih dari IHH gitu 1:19:40 ya. Nah, ee dalam beberapa hari 1:19:44 kemudian terlacak bahwa ee Okvianto ada 1:19:48 di Turki. Jadi, masuk ke Turki bareng 1:19:50 dengan pulang dengan ee aktivis dari 1:19:52 Turki. Kemudian dari Turki ee di operasi 1:19:56 di sana dan kemudian diterbangkan ke 1:19:58 Jakarta. Ee Surya masih belum ketemu. 1:20:01 Dalam e pekan tersebut ee keluar 1:20:04 instruksi dari Jakarta bahwa relawan 1:20:06 Indonesia diminta pulang. nanti akan 1:20:09 dipertemukan dengan ee Pak Presiden SBY 1:20:12 waktu itu gitu. Dan di situ kemudian 1:20:14 kami rapat lagi. Kami rapat lagi ee 1:20:18 diputuskan ada yang pulang, ada yang 1:20:20 tetap di Jordan dengan pertimbangan tadi 1:20:23 gitu kan. Ee sebisa mungkin berangkat 1:20:25 bareng, pulang bareng gitu. Jadi ee 1:20:28 beberapa beberapa kawan ee dari Kispa, 1:20:32 kemudian beberapa kawan yang ee 1:20:33 background-nya wartawan seperti ee Vito 1:20:37 dan Yasin kemudian pulang gitu. Nah, 1:20:40 kami ee dari Mercy dan juga ee Saudara 1:20:43 Wisnu dan istrinya Santi itu kemudian eh 1:20:47 tetap di Yordan untuk melacak melacak 1:20:50 Wisnu ee melacak Surya gitu. dibantu 1:20:53 oleh pihak KBRI ee ber koordinasi dengan 1:20:59 ee bintang David Hijau Israel. Jadi, 1:21:02 bintang David Hijau itu PMI-nya Israel. 1:21:05 Kemudian si Surya ini terlacak 1:21:07 posisinya. Nah, dari situ kemudian kami 1:21:09 dapat nomor kontak dokter yang merawat. 1:21:11 Saya berkomunikasi dengan dokter 1:21:12 tersebut e meminta 1:21:15 kepastian bagaimana kondisi Surya gitu. 1:21:18 Terus kapan kira-kira memungkinkan Surya 1:21:20 untuk kemudian dievakuasi ke Jordan? 1:21:23 beberapa hari dapat jadwal. Jadi kami 1:21:25 kemudian ke perbatasan ee di perbatasan 1:21:28 kemudian e ambulans datang. Kemudian 1:21:31 dari perbatasan Surya dievakuasi ke 1:21:33 Rumah Sakit Militer Angkatan Darat ee 1:21:36 King Husein di Jordan. Nah, dari situ 1:21:39 artinya tim sudah lengkap nih, sudah 1:21:40 lengkap semua, sudah sudah kelacak 1:21:43 semuanya ada di mana gitu. Ada yang 1:21:44 sudah pulang ke Jakarta, ada yang masih 1:21:47 di Jordan gitu. Nah, akhirnya ee karena 1:21:50 dari Jakarta kemudian menyusulkan tim 1:21:52 dari Kementerian Kesehatan buat 1:21:54 menjemput Surya, saya beberapa hari 1:21:57 memantau ee kondisi fisik apakah 1:21:59 memungkinkan buat terbang karena dari 1:22:01 Jordan ke Jakarta cukup lama gitu ya, 1:22:03 cukup lama terbang. Takutnya ketika 1:22:05 ketinggian fungsi parunya ee turun 1:22:07 karena dia kan tertembak kena ke 1:22:09 paru-paru kanannya gitu. Nah, setelah 1:22:12 dokter dipastikan bahwa yang 1:22:14 bersangkutan si surya ini bisa ini bisa 1:22:17 terbang. baru kemudian kita koordinasi 1:22:19 lagi gitu. Jadi ee Mas ee Ikhwan 1:22:23 kemudian ee Abdullah Oni menemani saya 1:22:27 dan UI akan kembali ke Turki untuk lapor 1:22:29 ke IHA gitu. Jadi terus kemudian Wisnu 1:22:32 dan eh Santi juga ikut ikut ke Turki. 1:22:35 Jadi empat kembali ke 1:22:38 Turki. Ee tiga intinya tiga ee terbang 1:22:43 dari Jordan ke Jakarta gitu. Ya, dari 1:22:46 Turki saya koordinasi dengan IHH, dengan 1:22:49 pimpinan dengan tim dokter melaporkan 1:22:52 kondisi orang Indonesia cedera sekian, 1:22:55 sehat sekian, posisinya di mana 1:22:58 memberikan masukan baru kemudian kami 1:23:00 pulang ke Jakarta gitu. Dan setelah dari 1:23:03 Jakarta saya juga akhirnya menjemput ee 1:23:05 Surya di bandara dan Ikhwan dan Abdillah 1:23:08 gitu ya. Dan selamat Surya, 1:23:09 alhamdulillah ya. Iya. Jadi ee terakhir 1:23:11 ketemu waktu 41 sih sempat ini sempat 1:23:15 ngobrol terakhir itu 41 sudah 1:23:18 beraktivitas seperti biasa. Oke. Kalau 1:23:20 saya ke Bang Nurihwan tadi kalau drter 1:23:22 Arif menceritakan ee selamat seluruhnya 1:23:25 hingga sampai ke Jakarta. Tadi 1:23:27 sepertinya perlu digambarkan sedikit 1:23:29 keadaan penjara di Birseba nih Bang 1:23:31 Norwan. Karena memang ee seluruh aktivis 1:23:34 digiring ke sana walaupun memang tidak 1:23:36 24 jam di sana tapi bisa digambarkan 1:23:38 keadaan penjara di sana, Bang. Iya. 1:23:40 Setelah kami turun dari kapal kemudian 1:23:42 diinterogasi kami dimasukkan dalam mobil 1:23:44 tahanan ya. Saya di mobil tahanan itu 1:23:47 ada saya Sri Wisnu Muhenri Mukhtar dari 1:23:49 Vespa. Kemudian ada eh aktivis beberapa 1:23:53 aktivis lainnya Bang Arif dan lainnya 1:23:55 saya belum ketemu. Saya berpikir di mana 1:23:57 mereka nih. Saya pikir aduh mereka nih 1:23:59 ada yang kena ada. Karena di kapal itu 1:24:01 ketika saya diikat, saya ngelihat Surya 1:24:03 dengan ee posisi apa ee luka gitu. Dia 1:24:07 jalan jalan jalan kaki dan diminta naik 1:24:09 vertikal, Bang. Naik tangga vertikal, 1:24:10 vertikal gitu. Waduh, ini dadanya sudah 1:24:12 kelihatan berdarah. Waduh, yang lain 1:24:14 saya udah sudah saya sudah enggak ketemu 1:24:16 lagi gitu kan. Nah, ee dimasuk ee ke 1:24:19 dalam mobil tahanan kemudian dibawa 1:24:21 berkeliling. Ada 2 jam atau 3 jam lebih 1:24:23 itu kami dari Asdut itu. Saya enggak 1:24:25 tahu dibawa ke mana. Nah, kemudian tiba 1:24:27 di penjara. sampai di penjara kami ee ya 1:24:30 seperti layaknya tahanan dikasih ee apa 1:24:33 namanya baju kemudian dikasih peralatan 1:24:37 mandi segala macam. Kemudian kami 1:24:39 disuruh makan. Makan itu disediain 1:24:42 ketika kami tiba itu ee apa namanya? 1:24:46 Wortel mentah kemudian apa namanya? Ee 1:24:49 timun sama roti keras. Suruh makan di 1:24:52 situ. Kalau makan makan ya udah udah 1:24:54 enggak kerasa lapar. dan enggak berasa 1:24:56 lapar gitu saat itu gitu. E kemudian 1:24:58 kami dibagi ee dalam beberapa ruangan 1:25:00 penjara saya dan Henri Mukhtar satu 1:25:03 ruangan seperti itu. Nah, di ruangan itu 1:25:06 ee kita sempat ee istirahat ee sejenak 1:25:11 tapi memang gak bisa istirahat ya karena 1:25:13 mungkin stres emangnya ketika coba tidur 1:25:15 tapi bangun tidur bangun gitu jadi gak 1:25:18 bisa syok ya dan ketika menjelang ee 1:25:23 sudah agak sore gitu ee itu kamar kami 1:25:27 itu selalu diketok gitu ditengok 1:25:31 kemudian dari ee dari ee Australia Ya, 1:25:34 bukan bilang dari Jordan bukan dari mana 1:25:37 bukan. Waduh kita pikir sudah kita 1:25:39 karena kita enggak ada hubungan 1:25:40 diplomatik dengan Israel ya sudah gitu 1:25:42 kita enggak akan enggak akan ada apa 1:25:44 namanya enggak balik ke Indonesia gitu 1:25:45 ya enggak balik gitu ke Indonesia gitu. 1:25:47 akhirnya tiba dari Palang Merah 1:25:50 Internasional dari ICRC datang kemudian 1:25:52 kami dibawa keluar ee beberapa orang 1:25:55 dari kami itu dikasih telepon untuk 1:25:58 nelepon ee keluarganya yang ada di 1:26:00 Indonesia seperti itu. Kemudian setelah 1:26:02 itu kami dimasukkan lagi ke dalam 1:26:03 penjara baru tengah malam ee tengah 1:26:07 malam tuh ee kami ee dikeluarkan lagi 1:26:11 gitu. Jadi penjara itu memang penjara 1:26:13 yang yang cukup ini ya. Jadi bentuknya 1:26:15 seperti ee ee melingkar seperti itu. Ee 1:26:19 melingkar. Kemudian ee apa namanya? Satu 1:26:22 ruangan itu ee dua orang ya, dua orang. 1:26:26 Kemudian pengontrolan apa namanya ee lok 1:26:31 mengunci atau tidaknya itu memang dari 1:26:33 dari jauh gitu. Sentral sentral jadi 1:26:35 dari bawah entar bisa ngunci segala 1:26:37 macam gitu. Kami keluar ke situ kemudian 1:26:39 dikumpulkan dalam satu ruangan. di 1:26:41 ruangan itulah saya pertama kali 1:26:42 ngelihat dokter Arif setelah kejadian 1:26:43 itu. Alhamdulillah gitu bisa selama 1:26:46 karena sudah pikirannya sudah 1:26:47 macam-macam kan sudah sekian ini enggak 1:26:49 enggak ketemu gitu. Kemudian ee 1:26:51 menjelang tengah malam kami ee apa 1:26:53 namanya dimasukkan dalam mobil sampai 1:26:56 berapa jam itu ter dimasukkan dalam 1:26:58 mobil saya di mobil kecil di yang satu 1:27:02 mobil dengan saya seorang aktivis dari 1:27:05 Oman. Dari Oman. Nah, begitu kami masuk 1:27:08 kami ditanya satu-satu, "Kamu dari 1:27:10 mana?" dari Indonesia. Entar Israel nih 1:27:12 datang ya. Kamu dari mana? Dari 1:27:13 Indonesia. Dari Indonesia. Kamu dari 1:27:15 mana? Dari Oman. 1:27:18 Oman. Ini rupanya tentara Israel ini 1:27:21 enggak ngerti ada negara yang namanya 1:27:22 Oman di dunia ini gitu. Dia enggak tahu 1:27:24 gitu. Sehingga ditanya berulang kali 1:27:26 tentara iniak enggak tahu Oman, Oman, 1:27:29 Oman di mana gitu kan. 1:27:31 Nah, sampai tengah malam saya baru ee 1:27:33 naik di ditukar bus kemudian bergerak ee 1:27:37 ke arah ee satu tempat ke arah 1:27:39 perbatasan. Ketika di perbatasan itu 1:27:41 saya lihat kayak kayaknya enggak asing 1:27:43 nih tempat gitu. Ternyata di situ eh 1:27:46 adalah Alen Bridge ya atau King Hussein 1:27:48 Bridge itu King Husin Bridge itu karena 1:27:51 2009 saya pernah ke situ ee kemudian ee 1:27:55 masuk ke Masjidil Aqsa gitu. Nah, ketika 1:27:58 di situ ee di di ketika diinterogasi itu 1:28:02 ee Bang Arif data saya yang 2009 ternya 1:28:05 masih ada. Kamu pernah masuk Israel ya? 1:28:07 Katanya gitu loh. Kok tahu ini ada data 1:28:09 kamu masuk? Memang data saya memang 1:28:12 sudah ee terekam di situ gitu. Nah, di 1:28:15 Birsiba itu sudah menjelang subuh ee 1:28:18 kami ee tukar bus, kemudian paspor kami 1:28:21 di diberikan kemudian di ee kami naik 1:28:24 bertukar bus ke bus miliknya ee Jordan. 1:28:27 Kemudian kami ke perbatasan seperti itu 1:28:28 danut oleh pihak KBRI. Baik. Eh, niatan 1:28:32 mengikuti misi Gaza Fredom Protila agar 1:28:34 bisa masuk ke jalur Gaza dengan 1:28:36 qadarullah ternyata tidak berhasil. 1:28:39 Namun, akhirnya bisa masuk ke Gaza untuk 1:28:40 melakukan pembangunan rumah sakit 1:28:42 Indonesia. ternyata dari Jakarta juga ya 1:28:44 gitu Bu ya. Ee jadi Aviarmara itu 1:28:48 kemudian melunakkan sikap Israel. Heeh. 1:28:52 Gitu. Dalam artian karena sudah demikian 1:28:55 ee kuatnya tekan internasional itu 1:28:58 kemudian blokade Gaza dikendorkan 1:29:00 sedikit ya. Dikendorkan sedikit. Jadi ya 1:29:03 mau tidak mau kemudian Mesir kooperatif, 1:29:05 kemudian Israel sendiri kooperatif 1:29:07 sehingga 1:29:08 kemudian buah dari Mafimarmara adalah ee 1:29:11 bantuan yang masuk ke Gaza itu jumlahnya 1:29:13 berkali-kali lipat dibandingkan yang 1:29:15 dibawa oleh Mafi Marmara. Masyaallah ya. 1:29:17 Gitu. Jadi itu itu buahnya ya. Wupun ee 1:29:19 ee ironisnya harganya harus dibayar 1:29:21 dengan 10 10 syahid gitu kan. Nah, itu 1:29:25 yang ee menjadi apa menjadi buat apa ee 1:29:30 perbincangan di Gaza itu adalah Mafi 1:29:33 Marmar tidak sampai tapi barokahnya 1:29:35 sudah sampai gitu. Jadi persiapan yang 1:29:38 di dalam Gaza pun luar biasa apa namanya 1:29:41 menyambut Marmarah. mereka sampai 1:29:43 kemudian merevitalisasi dermaga yang 1:29:46 sudah lama tidak pernah sandar kapal 1:29:48 besar supaya marah-marah bisa sandar di 1:29:50 dermaga itu sudah menyiapkan segala 1:29:52 macam seremonial walaupun kemudian 1:29:54 akhirnya batal gitu ya. Nah, ketika 1:29:56 kemudian Mafi Marmara tidak 1:29:59 masuk mereka juga menolak bantuan yang 1:30:03 dibawaar yang tertahan di Asdut. Jadi 1:30:06 ketika pihak Israel tuh menawarkan agar 1:30:09 ee muatan mai marmara itu kemudian di 1:30:12 di ambil dibawa masuk ke Gaza, orang 1:30:15 Gaza tidak mau terima. Kami tidak mau 1:30:18 tidak mau menerima bantuan yang sudah 1:30:19 dikotori oleh darah saudara-saudara 1:30:21 kami. Silakan ambil, silakan mau diakan, 1:30:22 mau dibuang silakan, mau diapa-apakan 1:30:24 silakan. Kami tidak mau terima gitu kan. 1:30:25 Nah, dari situ kemudian bantuan 1:30:27 internasional semakin banyak masuk 1:30:29 karena kemudian 1:30:31 Lokad-nya apa namanya melonggar kemudian 1:30:34 bisa masuk. Karena itu buat buat orang 1:30:35 Gaza disebutkan sebagai barokah. 1:30:37 Barokahnya ee apa namanya? Masih 1:30:39 marah-marah. Nah, ee di Indonesia kami 1:30:41 juga menikmati itu. Jadi ee kemudian ee 1:30:45 bukan tiba-tiba tapi ee permintaan izin 1:30:48 kami untuk e masuk ke Gaza kemudian 1:30:50 disetuju ya. Maka di bulan Agustus kami 1:30:52 kemudian bulan Juli. Bulan Juli masuk 1:30:55 gitu ya. Bulan Juli masuk ee dr. Jose, 1:30:58 Pak Farid, Nur Ikhwan saya IR BA Agil, 1:31:01 kemudian ada ee wartawan gitu ya, ada 1:31:04 dua atau tiga wartawan gitu ya, masuk 1:31:07 itu masuk ke sana walaupun memang e 1:31:10 dalam proses masuknya tidak tidak mulus 1:31:13 karena si wartawan dan Mbak Agil ini 1:31:17 tertahan gitu kan. mereka baru bisa 1:31:19 masuk di beberapa hari kemudian al 1:31:21 kuliahal. Tapi kemudian dengan masuknya 1:31:24 Nur Ikhwan kemudian kami bisa ber temu 1:31:28 langsung dengan Perdana Menteri Ismail 1:31:30 waktu itu menjabarkan rumah sakit ini 1:31:32 tanggapannya responnya luar biasa. Luar 1:31:34 biasa artinya 1:31:35 kesungguhan kesungguhan kami kesungguhan 1:31:38 ee kami yang mewakili Indonesia itu 1:31:41 terbukti karena datang itu lengkap 1:31:42 dengan gambar sudah jelas sampai mereka 1:31:46 berani nawar. ini masih kurang nambahin 1:31:49 basement gitu. Jadi uniknya orang Gaza 1:31:51 itu dikasih bantuan tuh nawar gitu. Jadi 1:31:54 ee berbeda dengan di tempat lain ya 1:31:56 tinggal terima aja gitu ya mereka nawar 1:31:59 gitu. Ini yang ee apa jadi cerita saya 1:32:02 karena kemudian yang nolak paling keras 1:32:05 Pak Farid karena tahu susah dan 1:32:06 harganya. Kalau drter jose sih almarhum 1:32:09 diminta iya-iya aja gitu. Iya-iya aja 1:32:11 ya. Nah. Jadi kemudian ee 1:32:16 saya menemani Nur Ikhwan dan eh apa 1:32:19 insinyur Mbak Agil di situ ke mana 1:32:22 namanya? Ke kampus-kampus gitu ya. 1:32:25 Karena saya baru tahu kalau sebelum 1:32:27 bangun tuh ada soil investigation. Jadi 1:32:29 minjam alat nanti ngecek tanah segala 1:32:32 macam. E mending mereka ke sana kemari 1:32:35 sambil menjelaskan baru kemudian ee 1:32:38 setelah 1 bulan saya pulang. Jadi proses 1:32:41 selaruhnya diteruskan 1:32:43 oleh Nur Ikhwan di sana bersama dengan 1:32:46 ee apa? Dengan e Bagil dan Abdillah On. 1:32:49 Baik. Baik. Bagi eh ikhwan dan akhwat 1:32:52 hadirin Zoom meeting pemirsa Aljamaah 1:32:55 TV, Rasil TV dan Mina News TV serta 1:32:58 pendengar Radio Silaturrahim di mana pun 1:32:59 berada. Ternyata kita juga bisa 1:33:02 mengetahui bahwa Mafi Marmara adalah 1:33:04 bagian kisah hingga berdirinya rumah 1:33:06 sakit Indonesia di sana. Dan tadi juga 1:33:09 panjang sekali ceritanya. Dan bagi para 1:33:11 pendengar silaturahim di mana pun Anda 1:33:13 berada, baik yang di daerah-daerah 1:33:15 ataupun yang sepulang kerja belum sempat 1:33:16 mendengarkan kisah sangat menarik ini ee 1:33:20 bagian dari pemohonan rumah sakit 1:33:22 Indonesia bisa disimak kembali di 1:33:24 channel YouTube Rasil TV atau Aljama TV 1:33:27 atau maupun Milan eh TV dan eh dr. Arif 1:33:29 dan Rifan Abadi. Kita masih punya 2 1:33:31 menit mungkin closing statement dari 1:33:33 panjangnya kisah perjuangan ini ee 1:33:35 masing-masing 1 menit. Saya dari Bangnya 1:33:37 silakan. Ya, yang pertama adalah 1:33:40 bahwa eh permasalahan Palestina adalah 1:33:43 permasalahan bersama umat manusia ya. 1:33:45 Karena di zaman modern saat ini masih 1:33:47 ada satu negara yang seharusnya sudah 1:33:50 merdeka itu masih dijajah oleh Zionis 1:33:52 Israel. Jadi permasalahan Palestina ini 1:33:54 sekali lagi bukan hanya permasalahan 1:33:56 agama tapi adalah permasalahan 1:33:57 kemanusiaan juga. terbukti dengan ee 1:34:00 banyaknya aktivis-aktivis nonmuslim yang 1:34:03 memang bergabung di ee kegiatan-kegiatan 1:34:05 kemanusiaan di MAFI Marmara ini. Untuk 1:34:07 itu kami ee menyampaikan kepada seluruh 1:34:11 warga Indonesia ya agar memang 1:34:13 senantiasa melihat permasalahan Paris 1:34:15 ini secara utuh bukan hanya secara 1:34:17 parsial. Kemudian yang kedua, kami juga 1:34:19 mengucapkan terima kasih kepada seluruh 1:34:20 rakyat Indonesia ya berkat ee doa dan 1:34:24 dukungannya akhirnya rumah sakit 1:34:25 Indonesia yang ada di jalur Gaza 1:34:27 alhamdulillah bisa berdiri. Nah, cerita 1:34:30 tentang rumah sakit Indonesia kayaknya 1:34:31 ada segmen sendiri Mas Panji karena 1:34:33 memang cukup menarik ceritanya. ini kan 1:34:35 baru nyampai Rafa masuk ke Gaza. Setelah 1:34:37 itu akan ada banyak lagi seperti itu 1:34:39 yang kita ceritakan dan ini adalah e 1:34:41 bukti tanda bukti ee kesungguhan rakyat 1:34:43 Indonesia untuk ee ee rakyat e Palestina 1:34:46 dan 2019-2020 kemarin kita sudah nambah 1:34:49 dua lantai lagi e rumah sakitnya 1:34:51 Indonesia dan ee dalam waktu akan 1:34:53 memberangkatkan lagi relawan ke sana 1:34:55 untuk ee pengadaan alat kesehatan 1:34:57 insyaallah. Baik, selanjutnya ken Dr. 1:35:00 Arif silakan. Mak kasih. Jadi 1:35:02 ee isu Palestina ini isu yang perlu 1:35:05 nafas panjang. Jadi bukan musiman gitu 1:35:07 ya, bukan musiman naas panjang. Maka 1:35:10 kemudian ee kami membagi segmentasi ee 1:35:14 apa namanya? Bantuan pada Palestina itu 1:35:17 menjadi tiga tiga segmen. Pertama 1:35:19 bantuan kemanusiaan yang saat ini sudah 1:35:22 dan ee sedang berlanjut gitu. Jadi 1:35:25 siapapun yang 1:35:27 ee ee mengetahui isu Palestina pasti 1:35:30 ketika kemudian terbersit ee keinginan 1:35:33 membantu itu adalah satu hal yang 1:35:35 sifatnya manusiawi. Tidak ada yang 1:35:37 kemudian mengatakan itu jelek kecuali 1:35:38 orang gila gitu ya. Jadi kalau kemudian 1:35:41 maembantu manusia ee membantu Palestina 1:35:44 ya sangat manusiawi. Nah, fase itu 1:35:46 sedang dan ee berlangsung saat ini. 1:35:48 Berikutnya adalah yang perlu kita ee ee 1:35:51 masuki adalah bagaimana kemudian bantuan 1:35:53 itu memiliki nilai sebagai diplomasi 1:35:55 kemanusiaan. Jadi bukan hanya bernilai 1:35:58 ee habis pakai, jadi makanan habis makan 1:36:02 selesai, ee bantuan lain habis dipakai 1:36:05 sama, tapi bantuan itu bisa memiliki 1:36:07 multiplikasi efek yang panjang. He gitu. 1:36:10 Jadi ada diplomasi kemanusiaan kemudian 1:36:12 ee 1:36:14 apa ee tata kehidupan di sana kemudian 1:36:18 terangkat gitu. Nah, dalam hal ini apa 1:36:20 yang dilakukan oleh Mercy dengan program 1:36:22 rumah sakit Indonesianya adalah itu 1:36:24 ketika kemudian orang-orang de Gaza 1:36:27 secara internal mampu menangani masalah 1:36:31 kesehatannya sendiri itu akan menaikkan 1:36:33 harkat hidup mereka gitu. Dan kita ee 1:36:36 apa namanya? sangat-sangat bersyukur 1:36:39 dengan ee support dari masyarakat 1:36:42 Indonesia. Kemudian program rumah sakit 1:36:44 ini ee berjalan luar biasa gitu ya. Jadi 1:36:48 2016 sampai 2019 kemudian sekarang 1:36:51 tambah lantai lagi. Ee insyaallah kalau 1:36:54 kemudian situasinya membaik alat-alat 1:36:56 kesehatan buat lantai 3 dan 4 kemudian 1:36:58 akan masuk gitu ya. Dan mungkin kalau 1:37:00 selesai kita sudah punya fase ketiga 1:37:02 lagi untuk membuat ee apa namanya? 1:37:05 Poliklinik spesial dan juga Mersi 1:37:07 Akademi gitu. Jadi, oke itu itu tahap 1:37:10 ketiga gitu. Nah, yang ketiga gitu. Nah, 1:37:13 nah tahap kedua ini yang kemudian kita 1:37:14 sudah mulai split mana yang mendukung, 1:37:16 mana yang tidak mendukung itu artinya ya 1:37:19 sudah mulai ada yang bilang tidak lah. 1:37:20 Nah, tahap ketiga yang saya pikir paling 1:37:22 berat karena sudah fase perlawanan gitu. 1:37:25 Jadi, bagaimana kemudian kita 1:37:26 memposisikan diri sebagai orang yang pro 1:37:28 Palestina dan anti Israel, anti Zionis 1:37:30 gitu. Nah, di sini kemudian kita akan 1:37:32 tanda kutip akan berhadapan dengan 1:37:34 mungkin orang yang notabilnya teman 1:37:37 kita, tapi dia mengambil posisi sebagai 1:37:40 proszionis. Iya, gitu. Nah, bukan dalam 1:37:42 artian perlawan itu ikut perang, tapi 1:37:43 memposisikan diri saya di mana kemudian 1:37:46 apa yang kemudian akan saya suarakan 1:37:48 gitu. Nah, itu yang yang saya pikir 1:37:51 paling berat. Tapi paling tidak dalam 1:37:52 fase-fase itu satu dan dua kita harus 1:37:54 sudah mulai semakin semakin apa semakin 1:37:57 gelorakan gitu ya. Artinya ee bukan cuma 1:38:01 ketika serangan Israel terjadi loh, kita 1:38:03 kemudian teriak-teriak pro Palestina, 1:38:05 tapi di lur itu pun kita akan selalu 1:38:07 support Palestina. Baik, terima kasih 1:38:09 Mas Panji. Baik, terima kasih Dr. Arif 1:38:11 Rahman dan Bang Nuri Abadi telah hadir 1:38:14 bersama kami di studio ini berbincang, 1:38:16 mendalami dan mengingat kembali tragedi 1:38:18 11 tahun MAPI Marmara dan Mohon Rafat. 1:38:20 Terima kasih telah bergabung bersama 1:38:21 kami baik melalui Zoom meeting, Rasil 1:38:24 TV, Aljamaah TV, Mus TV, serta pendengar 1:38:27 Radio Silaturahim di mana pun Anda 1:38:28 berada dan AKSing Group tentunya tidak 1:38:30 sendiri di sini banyak yang men-support 1:38:32 acara ini termasuk yaitu Hu Alfata 1:38:34 Rescue, SI, Alfata, Minus.net, Maimuna 1:38:38 Center, jaringan Alfat, Alpha Sentaori, 1:38:41 dan LCDU. Kami juga ucapkan banyak 1:38:43 terima kasih atas support ee atas 1:38:45 support-nya. Kemudian akhirnya saya 1:38:48 Panji Ahmad beserta K yang bertugas pada 1:38:50 sore hari ini mohon pamit kita tutup 1:38:52 bersama acara ini dengan doa kafil 1:38:53 majelis. Subhanakallahumma wabihamdik 1:38:56 ashadu alla ilahailla ant waubu ilaik. 1:38:59 Alalamualaikum warahmatullahi 1:39:00 wabarakatuh. Waalaikumsalam.