Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
1:18 Bismillahirrahmanirrahim. 1:19 Assalamualaikum warahmatullahi 1:20 wabarakatuh. Alhamdulillah wa 1:22 syukrulillah wala haula wala quwwata 1:24 illa billah. Asyhadu alla ilaha illallah 1:26 wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna 1:29 Muhammadan abduhu wa rasuluh. Amma 1:31 ba'du. Masjid di Pancaroba sekian dari 1:33 Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 1:35 Kalimanggis Cibubur Bekasi. Inilah Radio 1:38 Silaturahim untuk Islam yang satu. 1:41 Ikhwan akhwat para pendengar Radio 1:42 Silaturahim dan juga pemirsa Rasial TV 1:45 di manapun Anda berada. Terima kasih 1:47 ikhwan akhwat masih mendengarkan di AM 1:49 720 Radio Silaturahim yang mudah-mudahan 1:54 dapat bermanfaat bagi ikhwan akhwat dan 1:57 juga pemirsa Rahsil dan juga Rahsil TV. 2:01 Di pagi hari ini, mohon maaf ikhwan 2:04 akhwat kami hadir kembali dalam program 2:05 acara tausiah pagi edisi hari ini di 2:08 hari Kamis di tanggal 3 Jumadil Akhir 2:10 1443 Hijriah bertepatan di tanggal 6 2:15 Januari 2022. 2:17 Ikhwan akhwat di pagi hari ini kami 2:19 menghadirkan narasumber kita insya Allah 2:21 yang akan membahas 2:23 ee kajiannya yaitu dalam kajian tafsir 2:25 Ibnu Katsir bersama guru kita Ustaz Umar 2:29 Rasyid Hasan. Alhamdulillah beliau telah 2:30 hadir di studio. Mari kita sapa terlebih 2:33 dahulu. Assalamualaikum warahmatullahi 2:35 wabarakatuh, Pak Ustaz. 2:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:37 wabarakatuh. 2:38 Kabar, sehat, baik, Ustaz ya? 2:39 Alhamdulillah semakin membaik. 2:41 Masya Allah. Nih masih tahap recovery, 2:44 Ustaz. 2:45 Ya untuk penyakit apa namanya 2:50 tipes itu memang harus harus sabar, ya. 2:53 Tipus itu harus sabar. 2:54 Jadi istirahat 2:55 harus benar-benar, Ustaz ya. Jadi 24 jam 2:57 itu ibaratnya dari pagi sampai sore nih. 2:59 He eh. 3:00 Maka istirahatnya itu dari dari sore, 3:02 dari habis Isya kalau bisa tidur sudah. 3:04 He eh. 3:05 Sampai jam 3 itu agak alhamdulillah 3:07 terbantu. 3:07 Masya Allah. 3:08 Untuk recovery mungkin usus-usus yang 3:10 luka-luka itu kan itu harus banyak 3:13 penyembuhan melalui melalui istirahat 3:14 total kalau bisa. 3:16 Masya Allah. Ustaz, kalau kita bangun di 3:19 sepertiga malam, Ustaz, kita menunaikan 3:21 qiyamul lail itu, Ustaz. 3:22 Ya. 3:23 Itu apa ada dampak baik di dalam organ 3:25 organ tubuh kita, Ustaz? 3:26 Sangat membantu. 3:27 Ketika pikiran kita kosong, penuh dengan 3:30 perenungan itu 3:32 renungan-renungan malam hari itu 3:34 membantu kesehatan. 3:35 Oh, masya Allah. 3:36 Sangat membantu kesehatan. Makanya 3:38 disunahkan untuk salat malam itu untuk 3:40 membantu kesehatan. 3:41 He eh. 3:42 Soal malam-malam menjelang 3:46 sepertiga malam, ya kita harus siap 3:48 istirahat dari sore-sore. Jangan jangan 3:50 begadang. 3:51 Habis Isya habis 3:52 Habis Isya, kalau habis Isya mungkin 3:54 baca-baca buku atau kitab Alquran. 3:57 Satu, setengah jam atau sejam boleh. 3:59 Tidur lebih bagus. 4:01 Masyaallah, Ustaz ya. Jadi, dampaknya 4:03 bukan hanya di rohani saja, Ustaz ya. 4:04 Jasmani juga. 4:05 Pak. 4:06 Kerasa juga, Ustaz ya. Masyaallah. 4:07 Seluruh anggota badan tuh 4:09 dipengaruhi oleh bangun malam. 4:10 He em, he em, he em. 4:11 Dipengaruhi oleh bangun malam. 4:12 Ini bagaimana kita membiasakan untuk 4:15 bangun malam ini, Ustaz ya. Masyaallah. 4:16 Inilah yang harus didisiplinkan kita 4:18 pada setiap malam. Maka, mintalah pada 4:21 saat mau tidur tuh, "Ya Allah, bangunkan 4:22 aku nanti malam." 4:24 Dengan doa-doa yang 4:25 lazim kita baca sebelum tidur. 4:27 Iya. Masyaallah, luar biasa. 4:30 Ya, mudah-mudahan kita 4:31 bisa menjalani ya, Ustaz ya, dengan 4:33 istikamah. Masyaallah. 4:34 Amin, amin. 4:35 Baik, Ikhwan Akhwat, 4:37 di pagi hari ini 4:39 Ustaz akan membahas kajian tafsir Ibnu 4:41 Katsir di Quran surat Hud, Ustaz ya. 4:44 Surat ke-11. 4:44 Di ayat ya, surat ke-11. Surat yang 4:47 ke-11. 4:48 Dan kita masuk di ayat yang ke-102 4:51 hingga ayat yang ke-105, Ustaz ya. 4:53 Insyaallah kalau cukup, Pak. 4:54 Insyaallah, insyaallah. 4:55 Baik, Ikhwan Akhwat, kami juga akan 4:57 mengundang bagi Ikhwan Akhwat yang ingin 4:59 bertanya bisa di segmen yang kedua. 5:01 Nanti di line telepon di 0218451512. 5:05 Untuk line WhatsApp bisa di 08111999720. 5:11 Kita awali dengan kita membaca doa 5:12 thalabul ilmi. Bismillahirrahmanirrahim. 5:14 Rabbi zidni ilman. Allahumma anfa'ni 5:17 bima allamtani wa allimni ma yanfa'uni 5:20 warzuqni ilman yanfa'uni. Amin. 5:23 Tafadhol, Ustaz. 5:25 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 5:27 warahmatullahi wabarakatuh. 5:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 5:30 wabarakatuh. 5:30 Alhamdulillahirabbil alamin washolatu 5:32 wassalamu ala asyrofil anbiya'i wal 5:34 mursalin 5:35 sayyidina wa habibina wa syafi'ina 5:38 Muhammadin wa ala alihi wa shahabatihi 5:40 ajma'in. Amma ba'd. 5:42 Subhanaka la ilmalana illa ma allamtana 5:45 innaka antal alimul hakim. Watub alaina 5:48 innaka antat tawwabur rahim. 5:50 Allahumma ini audzubika min an adila au 5:52 udol. 5:53 Au azila au uzala au adlima au udlama. 5:57 Au ajhala au yajhalu alaihi. 6:00 Allahumma ini audzubika min ilmin la 6:01 yanfa wa min qolbin la yakhsya. 6:05 Wa min nafsin la tusba wa min dua in la 6:07 yustajabu laha. 6:09 Allahumma inna nas aluka ilman nafi'a wa 6:11 rizqon wasi'a wa amalan mutaqobbala. 6:15 Ikhwan fillah pendengar setia Rasyid di 6:17 mana saja berada yang dirahmati Allah 6:19 subhanahu wa taala. 6:21 Ustaz tadi sebelum masuk studio ini 6:23 mendengar ada salah satu Ustaz Rasyid 6:25 yang sedang berbaring di rumah sakit. 6:27 He eh. 6:28 Yaitu 6:29 akhi kita, saudara kita yang sangat kita 6:32 sayangi. 6:33 Yaitu Ustaz Agus Sudarmaji. 6:36 Semoga beliau diberi, dikaruniai 6:38 kesehatan dalam waktu dekat dan 6:40 disembuhkan dari penyakitnya. 6:42 Dan semoga Allah tetap menjaga beliau. 6:46 Mmm, selama hidupnya insyaallah taala. 6:48 Untuk itu mari sama kita mendoakan 6:50 beliau. 6:51 Semoga Allah subhanahu wa taala berkenan 6:54 menyehatkan beliau dalam waktu yang 6:56 kita inginkan di waktu dekat insyaallah. 6:58 Dan semua yang sehat untuk dijaga 7:00 kembali kesehatannya. 7:02 He eh. 7:02 Karena kesehatan itu sangat mahal sekali 7:04 kesehatan itu. Betul-betul as sihatu 7:07 tajun la ya'rifuha illal mardho. 7:11 As sihatu tajun. Kesehatan itu 7:14 eee seperti apa Ninis kalau di kepala 7:17 tuh apa? 7:18 Raja itu pakai apa? 7:20 Mahkota. 7:20 Pak, mahkota. 7:23 Kesehatan itu seperti mahkota. 7:26 Dan tidak mengerti itu. 7:28 Mahkota kesehatan itu terkecuali 7:31 orang-orang yang sakit. 7:32 He em. 7:33 Itu baru disadari, oh kesehatan itu 7:35 kayak mahkota gitu kan. 7:36 He em. 7:37 Harus dijaga, dipelihara. 7:39 He em. 7:39 Yang tahunya itu yang sakit. Kalau yang 7:41 sehat-sehat tuh kadang-kadang lalai dari 7:42 kesehatan, dari 7:44 Iya betul. 7:45 maka tolong dijaga baik-baik dan 7:48 ustaz doakan kepada Ustaz Agus dan yang 7:50 lainnya 7:51 semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala 7:53 menyembuhkan kembali. 7:54 Amin. 7:55 Bismillahirrahmanirrahim, 7:56 alhamdulillahirobbil alamin, 7:57 washolallahu ala nabiyina Muhammadin wa 7:59 ala alihi wasohbihi ajmain. Allahumma 8:01 robban nas adzhibil ba'sa, isyfi marodh 8:04 Ustaz Agus Sudarmaji 8:06 wa isyfi ummat marodh ummata Muhammadin 8:09 shollallahu alaihi wasallam anta syafi 8:12 la syifa illa syifauka syifaan la 8:14 yughodiruha saqoma. Allahumma isyfi 8:17 marodh ahlanana 8:18 Allahumma isyfi marodhna, Allahumma 8:20 isyfi marodh banatna wa auladna 8:23 wa jami' ikhwanina anta syafi la syifa 8:26 illa syifauka syifaan la yughodiruha 8:28 saqoma. 8:29 La ba'sa thohurun insyaallah. 8:31 Amin. 8:32 Insyaallah Ta'ala 8:33 Amin. 8:35 kita akan membahas pagi ini 8:38 surat Hud ayat sebelum, ah ayat 102. 8:43 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah 8:46 ketika kita membicarakan 8:49 eh 8:51 kezaliman, begitu. 8:54 Ketika kita membicarakan 8:56 soal atau perkara-perkara kezaliman 9:00 itu bisa berlaku pada 9:02 individu dan jamaah. 9:05 Kezaliman itu 9:07 bisa terjadi pada individu dan jamaah. 9:11 Kemudian 9:12 kalau ada 9:13 aksi dari kelompok-kelompok yang zalim 9:18 baik itu berupa 9:20 eh individu ataupun jamaah, maka 9:22 reaksinya atau efeknya itu pun sama. 9:27 Efeknya pun sa, sama. 9:29 Efeknya itu kepada individu dan jamaah. 9:33 Nah 9:34 dunia ini kalau dipenuhi oleh 9:35 kelompok-kelompok yang zalim 9:38 ya kan 9:40 di mana-mana 9:42 maka ruang lingkup kehidupan manusia itu 9:45 ya 9:46 akan memiliki efek apa efeknya? 9:51 kezaliman itu kan keburukan Anis 9:53 iya 9:53 gitu kan, maka efeknya buruk 9:56 dampak itu akan buruk sekali 9:59 maka sangat berbahaya Ikhwan al Iman 10:02 sifat-sifat kezaliman ketika bercokol 10:05 pada diri seseorang atau bercokol pada 10:07 kelompok 10:09 ini sangat berbahaya kezaliman 10:12 penganiayaan, kezaliman, 10:14 pembiaran-pembiaran itu 10:16 itu sangat berbahaya 10:19 oleh karenanya melalui nasehat di pagi 10:21 ini Ikhwan manakala kita 10:24 masih gitu memiliki sifat kezaliman, ya 10:27 Allah baik diri kita atau keluarga kita 10:32 atau berupa lembaga ya kan, masih 10:34 memiliki sifat-sifat kezaliman bahkan 10:36 sekarang ini ada lembaga yang khusus 10:38 melakukan kezaliman naudzubillah min 10:40 dzalik 10:40 sengaja 10:41 sengaja itu kan 10:43 dihadirkannya ke dalamnya supaya nampak 10:46 dikemas tidak ada kezaliman, ya 10:48 pengacara-pengacara yang bisa dibeli ya 10:51 kan 10:52 ini kalau terjadi Ikhwan fillah dunia 10:54 diwarnai 10:56 di apa istilahnya dipoles 11:00 dunia itu kan bisa dicat 11:04 sesuai catnya itu dengan keinginan kita, 11:06 mau catnya merah, mau catnya putih, 11:08 hitam gitu kan, dicat dunia itu artinya 11:12 perkara-perkara perbuatan itu Anis, cat 11:14 itu kan 11:15 terutama sekarang kepada 11:17 yang memiliki sifat-sifat kezaliman, ya 11:19 Allah ya Rabbi 11:21 hentikan kezaliman itu, kalaupun ia 11:24 berupa lembaga ya bubarkan lembaga 11:26 kezaliman itu bertaubat kepada Allah 11:28 Subhanahu wa Ta'ala 11:30 mengapa nasehat ini harus disampaikan 11:33 kepada umat melalui surat Hud ayat 102 11:37 ini? Karena semakin hari ini tingkat 11:40 kezaliman semakin nyata. 11:43 Tingkat kezaliman semakin 11:46 subhanallah merajalela di mana-mana. 11:49 Nah, ada pertanyaan kemarin tuh, apakah 11:52 kezaliman ini berlaku pada masa lalu ya, 11:55 ya Ustad? Ya. 11:57 Hanya kezaliman yang berlaku sekarang 12:00 itu kan meniru kezaliman yang telah 12:02 terjadi. Prototype-nya sudah ada. 12:06 Dan prototype-nya ini soal kezaliman 12:08 dulu dari dulu sampai sekarang ya 12:10 ya itulah tadi, ada yang berupa individu 12:14 ya pelakunya 12:15 ada juga yang ber berupa jamaah 12:18 atau lembaga. Sekali lagi 12:21 efeknya, dampaknya itu ya sama. 12:23 Efek efeknya 12:25 eh reaksi 12:27 akibat daripada aksi orang-orang zalim 12:29 itu 12:30 ya efeknya juga 12:32 individu bisa bisa sengsara. 12:36 Kalau hanya individu yang sengsara 12:37 mungkin tidak terlalu menjadi 12:40 eh dilema ya, tapi kalau yang 12:43 sengsaranya itu sudah 12:45 bentuknya jamaah 12:47 eh sebuah sebuah komunitas manusia, 12:51 apalagi negara 12:53 maka akan menjadi banyak menghadirkan 12:56 problem-problem kehidupan karena adanya 12:58 sifat kezali 13:00 kezaliman. 13:02 Ini yang harus diwaspadai oleh semua 13:04 pihak, oleh semua manusia 13:06 agar kita melepaskan atau melucuti 13:09 sifat-sifat kezaliman yang ada pada diri 13:11 kita. 13:13 Nah, bagaimana kisah tentang orang zalim 13:16 yang tidak mau bertobat? 13:18 Nah, ini manis Pak bahasan pagi ini. 13:21 Karena apa? Orang zalim juga banyak yang 13:23 bertobat ternyata. 13:25 Banyak yang menyadari perbuatannya. 13:28 Lalu berupaya untuk melepas sifat-sifat 13:32 kezalimannya dan bertobat kepada Allah 13:34 Subhanahu Wa Ta'ala. 13:35 Itu kan mengisi dengan ibadah. 13:38 Kezaliman yang pernah dilakukannya itu 13:40 dikembalikan. Kalau memang kezaliman 13:42 berupa pengambilan uang, berupa 13:44 koruptor, maka ada yang bertobat. 13:47 Kembalikan ke instansi terkait. 13:50 Ada yang kezalimannya merampas hak orang 13:53 itu. Maka 13:55 hasil rampasannya dikembalikan kepada 13:57 orang. Banyak yang bertobat sebetulnya. 13:59 Nah, kita syukuri. 14:02 Yang sudah bertobat dari kezalimannya 14:05 itu saya syukuri. Yang diharapkan betul 14:07 adalah 14:08 tiru. Iya kan. Orang yang zalim sudah 14:12 berobat itu bertobat itu ditiru oleh 14:15 orang-orang zalim yang belum bertobat. 14:18 Karena Ikhwan, betapa dahsyatnya akibat 14:21 kezaliman yang dilakukan oleh manusia. 14:25 Eee, di dunia ini 14:27 ketika Allah sudah mengancam mereka. 14:30 Dahsyat, sangat dahsyat. 14:32 Itu loh. 14:34 Kezaliman itu luar biasa. Allah tidak 14:36 suka. 14:37 Dalam sebuah hadis 14:39 Rasul mengatakan Allah berfirman 14:42 inni haramtu zulma ala nafsi. 14:46 Ini, iya kan. 14:47 Ini haramtu zulma ala nafsi. 14:50 Waja'altuhu bainakum muharrama. 14:53 Fala tazolamu. 14:56 Fala tazolamu. 14:58 Allah berfirman dalam hadis qudsi kalau 15:00 enggak salah tuh. 15:01 Aku sungguh telah mengharamkan kezaliman 15:03 pada diriku, kata Allah. 15:06 Dan aku jadikan kezaliman itu merupakan 15:09 kezaliman di antara kalian itu aku 15:11 jadikan kezaliman di antara kalian itu 15:13 sesuatu yang haram. 15:15 Oleh karenanya, kata Allah, jangan 15:18 saling melakukan kezaliman 15:21 dalam hidup itu. Karena efeknya bahaya. 15:25 Ya, kezaliman itu bahaya efeknya. Orang 15:27 bisa sakit hati, kalau sudah sakit hati 15:29 ketika dizalimi apa yang terjadi? 15:31 Berantem Nannis. Kalau berantem satu 15:34 orang ke satu orang sih yang rugi cuma 15:35 berdua, tapi kalau 15:38 yang berantemnya itu 15:40 sebuah jamaah, sebuah komunitas, sebuah 15:43 lembaga, 15:44 wah, itu perang saudara namanya. 15:47 Ehm. 15:47 Besar-besaran itu. 15:50 Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan 15:51 kepada kita 15:53 arahan hidup ini supaya tidak saling 15:55 menzalimi. 15:56 Karena kezaliman itu Allah telah 15:58 haramkan buat dirinya 15:59 dan telah di jadikannya kezaliman itu 16:02 sebuah keharaman 16:03 pada komunitas manusia. Ehm, kita ini 16:07 komunitas manusia bukan komunitas 16:08 binatang. 16:09 Ehm. 16:09 Ya, jadi kalau kita mengakui kita ini 16:12 komunitas manusia, maka ikutilah 16:14 ikutilah cara-cara hidup yang telah 16:16 Allah atur untuk manu 16:18 Manusia. 16:18 manusia. 16:20 Jangankan kita manusia melakukan 16:21 kezaliman, di akhirat nanti Nannis, 16:25 kezaliman yang dilakukan oleh binatang, 16:29 itu akan Allah minta 16:30 pertanggungjawabannya. 16:32 Ehm. 16:33 Jadi, mana binatang yang pertama 16:37 menawarkan kezaliman? 16:39 Iya kan? Sapi ke sapi, kambing ke 16:41 kambing, ayam ke ayam, 16:44 eh harimau ke harimau, 16:46 dan seterusnya seterusnya. Katakanlah 16:49 ayam ke ayam, siapa yang ngajak berantem 16:51 duluan? Melakukan kezaliman. 16:53 Allah hakimi. 16:56 Gitu. Apatah lagi kita manusia. 16:58 Ehm. 16:59 Binatang saja Allah hakimi. 17:02 Apatah lagi kita manusia. 17:04 Tuh. 17:06 Nah, makanya ketika penghakiman Allah 17:08 itu 17:09 berlaku buat binatang pada 17:12 negeri akhirat yang akan kita jelang 17:14 nanti, 17:15 setelah selesai Allah menghakimi 17:18 berbagai bentuk binatang ini 17:21 eee dengan kezaliman masing-masing 17:26 yang pertama 17:28 ngagadil apa ngagadil itu? Tung gitu ya. 17:31 Kambing ke kambing ngagadil. 17:32 Ehm. 17:33 Naon apa 17:34 ngagadil itu apa ya? Bahasa Sunda 17:35 ngagadil. 17:37 Ya, membuat kecer kericuhan lah sesama 17:39 binatang. Itu dihakimi. 17:43 Setelah penghakiman itu Allah lakukan 17:46 dengan keadilan yang luar biasa 17:48 Allah berfirman pada mereka. Allah 17:50 berfirman pada binatang-binatang itu. 17:52 Qunu turaba. 17:55 Jadilah kalian tanah. 17:58 Nah, ketika 18:01 Allah menghakimi binatang itu 18:02 orang-orang kafir menyaksikan. 18:05 Masyaallah. 18:05 Orang-orang kafir itu orang-orang kafir 18:07 dan yang zalim, orang-orang zalim itu 18:08 menyaksikan. 18:09 Ehm. 18:10 Betapa adilnya Allah. 18:12 Iya kan? 18:13 Binatang pun dihakimi lalu mereka 18:15 dijadikan tanah. 18:17 Ya Allah alangkah baiknya aku jadi 18:18 tanah. 18:20 Itu orang-orang zalim, orang kafir 18:22 teriak saat itu. 18:24 Ya Allah alangkah baiknya aku ini jadi 18:25 tanah. 18:27 Sehingga tidak ada 18:28 itu kan dampak 18:31 kepadaku hal yang tidak aku inginkan 18:33 setelah penghakiman aku terhadap 18:36 kezaliman yang aku lakukan. 18:38 Nah, itu ya. 18:40 Itu manusia. 18:43 Jadi di ayat ini saudara ku yang 18:45 dirahmati Allah 18:47 menggambarkan kondisi dan 18:50 kita tidak bisa lagi mengucapkan si anu 18:52 kezaliman, si anu melakukan kezaliman, 18:55 si anu yang zalim. Enggak, kita tidak 18:57 akan menjurus pada 18:59 personil ya, tetapi ini secara umum 19:02 gambaran. 19:03 Ehm. 19:03 Secara umum gambaran. Soal nanti 19:06 tiba-tiba gambaran ini didengar oleh 19:08 pelaku-pelaku kezaliman ya itu 19:10 kesempatan. 19:12 Buat Ustad kesempa 19:13 Kesempa 19:14 kesempatan. 19:14 Kesempa apakah tinggalkan kezaliman lalu 19:17 bertobat atau kesempatan meneruskan 19:19 kezaliman sampai mati 19:22 yang silakan nanti hubungannya dengan 19:23 Allah Allah 19:25 tapi kita inginkan bertobat 19:28 dari pelaku-pelaku kezaliman itu 19:31 Auzubillahiminasyaitanirrajim 19:33 ayat ini berbunyi wakadzalika 19:36 akhdu rabbika idza 19:39 akhadzal qura wahiya dzolimah 19:44 wahiya dzolimatun inna akhdzahu alimun 19:50 syadid 19:54 dan demikianlah ketika Allah subhanahu 19:57 wa taala mengazab 20:01 suatu kaum satu bangsa satu komunitas 20:08 yaitu mengazab akibat perbuatan mereka 20:12 dari kezaliman yang mereka lakukan 20:16 dan ingat kata Allah subhanahu wa taala 20:18 inna akhdzahu alimun syadid 20:22 ingat oleh kalian bahwa sesungguhnya 20:24 azabku itu 20:26 akhoda di sini adalah azab nangis 20:28 azabku itu 20:31 rasanya 20:33 azab itu kan ada rasa 20:35 seperti air panas ketika kita minum 20:37 rasanya gimana 20:38 yang mendidih itu oh panas 20:42 terus rasa kopi 20:44 seperti kayak Pak Ikhsan suka minum kopi 20:46 pagi-pagi itu rasa kopi kan enggak usah 20:49 pakai gula kan itu 20:50 kan ada rasa azab juga ada rasanya 20:55 ingat kata Allah subhanahu wa taala 20:57 bahwa azab itu rasanya alim 21:01 pedih 21:03 rasa pedih itu bagaimana ibaratnya 21:05 ibarat luka ataupun ibarat tubuh kita 21:08 nih sayat-sayat sembilu. 21:11 Lalu kita taburi 21:13 pada tubuh kita yang sudah disayat-sayat 21:15 sembilu itu 21:17 garam 21:18 atau cuka 21:20 atau asam. 21:23 Naudzubillah tsumma naudzubillah. 21:26 Kita luka saja kalau jatuh dari motor 21:28 dikasih betadine saja begitu perih. 21:29 Perih. 21:30 Iya kan? 21:31 Luka nih, 21:32 ada luka kita kasih apa alkohol. 21:35 Alkohol. 21:35 Itu perih. Apalagi dikasih garam, 21:38 dikasih cuka. 21:41 Itu ibarat. Jadi Allah itu bukan bukan 21:44 tega 21:46 kepada orang-orang yang melakukan 21:48 kezaliman itu bukan tega. 21:50 Kamu sekarang melakukan kezaliman, aku 21:52 kabarin loh entar lu kalau enggak tobat 21:54 ini azabku ada rasanya, gitu loh nih. 21:56 Supaya apa? Supaya berhenti dari 21:59 kezalimannya. 22:01 Agar nanti tidak merasakan azab Allah 22:04 yang begitu rasanya itu pedih. 22:08 Pedihnya di dunia enggak seberapa, 22:09 pedihnya di akhirat. 22:12 Rasa di sana itu lipat-lipat. Apinya 22:15 saja 70 kali lipat panasnya api dunia. 22:19 Naudzubillah min dzalik. 22:22 Inna akhdzahu alimun syadid. Ingat bahwa 22:26 azab Allah itu kalau sudah dirasakan 22:29 rasanya itu sangat pedih dan dahsyat. 22:32 Ehm. 22:33 Syadid itu dahsyat. 22:36 Teriakan manusia ketika diazab di 22:38 akhirat itu waduh semua pada teriak ya. 22:42 Ada yang se 22:43 Sebagian mereka berteriak gitu kan 22:45 dengan azab itu. Qola rabbirji'un. 22:49 La'alli a'malu sholihan fima taroktu, 22:51 teriak. 22:53 Orang-orang yang sudah diazab di akhirat 22:55 itu naudzubillah. Ya Allah kembalikan 22:57 aku ke dunia ya Allah sesaat saja 22:59 katanya. 23:01 Niscaya aku akan melakukan kebaikan 23:03 tidak seperti yang telah aku lakukan di 23:04 masa lalu, ya Allah kembalikan aku 23:07 kembalikan. 23:10 Apa jawaban Allah? Inna kalimatun wa 23:12 qailuha wa min waroihim barzahum ila 23:14 yaumil yubas. Itu teriakan kamu saja 23:16 bohong. 23:18 Nih kalau niscaya kalau aku kembalikan 23:19 kamu ke dunia, kamu pasti akan melakukan 23:21 kezaliman, kekafiran, kemusyrikan yang 23:23 lebih dahsyat. 23:26 Ada sebagian digambarkan oleh Allah 23:27 subhanahu wa taala orang-orang teriak 23:28 dari azab itu 23:30 mengatakan ya Allah aku bisanya masuk 23:32 neraka nih oleh karena dia tuh 23:35 dia yang ngajak saya ke neraka, beri dia 23:37 azab yang lebih parah ya Allah. Itu gitu 23:39 teriakan. 23:42 Maka semuanya mendapatkan perhatian 23:44 Allah dari azab-azab yang akan 23:45 dirasakan. 23:47 Oleh karenanya saudara-saudariku, 23:50 anak bangsaku 23:52 yang kalau antum-antum ini masih dalam 23:54 keadaan kezaliman 23:57 ya Allah suka menyiksa orang 24:00 suka menyakiti orang, hentikan 24:03 perbuatan-perbuatan yang tidak baik ini 24:07 karena akan berdampak pada antum-antum 24:09 sendiri nanti di akhirat. Ingat ikhwatul 24:12 iman bahwa kita akan kembali kepada 24:16 Allah subhanahu wa taala. 24:17 Soal cepat lambat ini soal waktu saja. 24:22 Soal waktu saja. 24:24 Himbauan dakwah ini adalah ajakan kepada 24:27 hamba-hamba Allah subhanahu wa taala 24:30 yang memang masih memiliki sifat-sifat 24:31 zalim. 24:33 Maka Ibnu Katsir mengatakan yaqulu taala 24:35 wa kama 24:37 ahlakna ulaikal kurun azalimah 24:41 maka Allah subhanahu wa taala mengatakan 24:43 seperti hanya kami telah membinasakan 24:46 ahlakna 24:47 membinasakan ulaika mereka-mereka yang 24:50 zalim pada masa lalu 24:52 itu kan minal kurun dari zaman-zaman 24:54 lalu itu 24:56 emh 24:57 azalimah almukadzibah lirrusulina 25:00 yang mereka telah melakukan kezaliman 25:02 dengan menolak 25:04 keberadaan rasul-rasul kami 25:07 kadzalika naf'alu bi asybahihim 25:11 kadzalika 25:13 naf'alu kata Allah bi asybahihim, 25:15 demikian pula kami akan terus melakukan 25:19 pembalasan kepada orang-orang zalim ini, 25:22 orang zalim itu, naf'al ini fi'il 25:25 mudhari' na'anis hmm bukan fi'il madhi 25:29 fa'ala nya fi'il madhi, tetapi kalau 25:30 naf'al fi'il mudhari', artinya 25:33 akan terus dilakukan 25:35 sekarang dan di masa yang akan datang, 25:38 ini Allah 25:39 tetapi sekali lagi Allah itu bukan bukan 25:41 zat yang suka meng- meng- meng- mengazab 25:44 hambanya sebetulnya 25:46 enggak sama sekali 25:48 Allah itu zat yang Maha Pengasih lagi 25:50 Penyayang, Maha Ra'uf Rahim 25:53 Ghafurur Rahim Latif bi ibadihi, itu 25:56 Allah 25:58 Allah itu sangat super penyayang 26:01 lembut Allah itu pada hamba-hambanya 26:04 dan bahkan janji Allah subhanahu wa 26:05 ta'ala kepada hambanya, ma yaf'alullah 26:07 bi adzabikum in syakartum wa amantum 26:10 wa kanallahu syakiran alima 26:14 Allah subhanahu wa ta'ala tidak akan, 26:15 Allah subhanahu wa ta'ala azza wa jalla 26:17 ini tidak akan mengazab hamba-hambanya, 26:19 jikalau ikhwatul iman hamba-hambanya 26:22 pandai bersyukur, pandai menjaga iman 26:26 hmm 26:27 dan Allah Maha 26:29 zat yang Maha Mensyukuri gitu dan Maha 26:31 Mengetahui terhadap apa perbuatan 26:33 manusia ini 26:36 tuh 26:37 maka Allah subhanahu wa ta'ala dalam 26:38 ayat ini tidak akan melakukan pengazaban 26:41 sebetulnya na'anis enggak ada 26:43 hanya karena manusia ketika dihimbau 26:45 oleh Allah tidak lagi sadar diri, tidak 26:48 lagi mengevaluasi, tidak lagi berhenti 26:50 dari kezaliman-kezalimannya, barulah 26:53 mereka 26:54 yang pas gitu azab Allah itu akan 26:57 dirasakan oleh mereka. 26:59 Ingat bahwa rasa azab itu apa tadi, Nes? 27:01 Pedih. 27:02 Pedih dan dahsyat. 27:04 Heeh. 27:06 Inna akhdahu alimun syadid. 27:09 Eee. 27:10 Eee. Maka sesungguhnya azab Allah itu 27:12 sangat pedih dan sangat dahsyat. Wafi 27:14 sahihain, ikhwatul iman, ada di dalam 27:17 kitab sahihain Bukhari dan Muslim, 27:20 an Abi Musa 27:21 radhiallahu anhu qala, dari Abi Musa 27:24 Al-Asy'ari 27:25 eee 27:26 semoga keridhaan Allah kepada beliau 27:29 berkata, qala Rasulullah sallallahu 27:31 alaihi wasallam, 27:32 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 27:33 bersabda, innallaha layumli lil zalim, 27:37 innallaha layumli lil zalimi, 27:41 sesungguhnya Allah subhanahu wa taala 27:42 itu mengisi, eee 27:44 eee 27:45 memberikan apa saja yang jadi diinginkan 27:47 oleh orang zalim itu, 27:49 eee 27:50 apa yang diinginkannya. 27:52 Eee. 27:52 Yumli lil zalim. Eee. 27:56 Itu kan. 27:58 Hatta idza akhadzahu lam yuflictsu. 28:02 Sehingga ketika Allah subhanahu wa taala 28:04 sudah mengazabnya, maka tidak dibiarkan 28:07 azab itu sedikit pun, diazab terus, 28:09 besar, berat azabnya. 28:12 Nah. 28:13 Layumli lil zalim ini. 28:15 Orang zalim ini melakukan apa, silakan. 28:18 Melakukan pelanggaran, silakan. 28:20 Melakukan kedustaan, silakan. Mau 28:22 korupsi, silakan. Pembunuhan, silakan. 28:25 Itu orang zalim. Yumli. 28:27 Iya. 28:27 Dibiarkan oleh Allah subhanahu wa taala. 28:29 Tapi ingat, 28:31 kalau perbuatan ini tidak berhenti, apa 28:33 kata hadis di sini? 28:35 Hatta idza akhadzahu lam yuflictsu, lam 28:37 yuflictsu. 28:39 Sehingga ketika Allah mengazab mereka, 28:42 ingat loh, azabnya itu, subhanallah, 28:44 syadid. 28:49 Ibnu Katsir ini kalau mau mentafsirkan 28:52 ayat itu indah. 28:54 Mengandung hikmah yang luar biasa. Agar 28:56 manusia ini 28:58 menggunakan akal sehat berpikir 29:00 ke masa akan datang. 29:02 Soal masa lalu sebetulnya Nganis. Hidup 29:05 ini kalau kita terlalu sedih dengan masa 29:07 lalu pun enggak baik sebetulnya. 29:09 Tetapi terlalu bahagia gembira dengan 29:12 masa akan datang pun itu celaka. 29:14 Karena beruntung 29:16 hal yang di hadapan kita ini 29:18 membahagiakan ki kita. 29:20 Tapi ketika kita menoleh ke belakang pun 29:21 itu tidak baik. 29:24 Yang baiknya ketika kita menoleh kepada 29:27 masa lalu itu dah. 29:28 Yang baiknya ketika kita melakukan 29:30 evaluasi itu bagusnya. 29:32 Tapi kalau bersedih dengan masa lalu 29:35 tanpa ada upaya evaluasi, perbaikan diri 29:39 enggak ada makna. 29:41 Tapi kebahagiaan itu jangan terlalu 29:43 ketika di masa akan datang belum tentu 29:45 milik kita kebahagiaan itu. Tetapi 29:49 ee 29:50 dampak dari evaluasi masa lalu itu akan 29:52 membantu Nganis. 29:54 Ini dengarkan baik-baik pendengar Radio 29:56 ini. 29:57 Evaluasi ke belakang itu akan dapat 30:00 membantu kita 30:01 menjaga masa-masa akan datang dengan 30:05 amal so saleh. Saleh itu saja. 30:08 Maka yang untung adalah orang yang 30:10 menoleh ke belakang 30:12 pada masa lalunya. 30:13 40 tahun yang kemarin tuh saya menjadi 30:16 apa? Apa yang telah saya lakukan? 30:19 Iya kan? 30:20 70 tahun yang kemarin tuh apa yang telah 30:23 saya perbuat? 30:25 Jangan yang 70 60 30:27 5 tahun kemarin saja kita nih apa yang 30:29 telah kita lakukan. Lalu hasilnya itu 30:31 melahirkan evaluasi. 30:34 Evaluasi ini sekali lagi Ikhwan dapat 30:36 membantu kita 30:38 mengelola kehidupan di masa akan datang. 30:41 Tentunya dengan apa? Dengan amal saleh, 30:44 dengan ibadah, dengan bertakwa pada 30:46 Allah subhanahu wa taala, dengan 30:47 meningkatkan akhlakul karimah. 30:51 Ini indahnya buat kita yang 30:53 melakukan evaluasi. 30:58 Ehm. 31:01 Summa qara'a Rasulullah sallallahu 31:02 alaihi wasallam, setelah beliau bersabda 31:05 dengan hadis tadi, yaitu innallaha 31:06 layumli lizalim. 31:08 Hatta idza akhadzahu lam yuflihu. 31:12 Jikalau Allah suka, sesungguhnya Allah 31:14 subhanahu wa taala itu, kalau memang 31:17 maunya begitu orang zalim, ya dibiarkan. 31:20 Silakan lakukan, tapi ingat ketika itu 31:22 kalau Allah mengazab tidak akan 31:24 sedikitpun dibiarkan orang-orang zalim 31:26 itu. 31:27 Ehm. 31:28 Summa qara'a Rasulullah sallallahu 31:29 alaihi wasallam, lalu Rasul ber 31:31 ehm 31:32 membaca ayat ehm dalam surat Hud itu. 31:36 Wakadzalika 31:38 akhdzu rabbika idza 31:42 akhadzal qura wahiya zalimah. Nah, itu. 31:46 Itu dibacanya. 31:47 Dan demikianlah ketika Allah mengazab 31:49 orang-orang zalim, itu kan. 31:52 Ehm. 31:53 Maka azab itu sangat alim, syadid, 31:57 sangat pedih dan sangat dahsyat. 32:00 Lalu ayat berikutnya di 103. Inna fi 32:03 dzalika la ayatan liman khafa adzabal 32:08 akhirah. 32:09 Itu. La ayatin. 32:12 Sesungguhnya pada hal yang seperti ini 32:14 nih, adanya orang zalim, lalu dapat 32:17 azab. Itu nanis. 32:19 Iya. 32:19 Adanya orang yang melakukan kezaliman, 32:22 lalu mendapatkan azab, adanya orang yang 32:24 dizalimi, lalu diselamatkan dari azab, 32:26 kan gitu. 32:27 Ehm. 32:27 Inna fi dzalika la ayatan liman khafa 32:30 adzabal akhirah. 32:32 Keberadaan itu semuanya merupakan 32:34 tanda-tanda kebesaran Allah. 32:36 Ehm. 32:36 Ehm. Buat siapa? Liman khofa adzabal 32:39 akhirah. 32:41 Tapi khusus peringatan ini 32:44 bagi tanda-tanda kebesaran Allah yang 32:46 merupakan peringatan ini 32:48 hanya akan dirasakan oleh orang-orang 32:51 yang merasa takut kepada Allah Subhanahu 32:54 Wa Ta'ala 32:56 terhadap adanya azab di akhirat nanti. 32:58 Bagi yang enggak takut bagaimana? 33:00 Ya 33:02 ee istilahnya 33:04 acuh bebek aja. 33:07 Ya sabodo aja, kan gitu. 33:11 Dzalika yaumun majmu'un lahunnas. 33:14 Yang hari itu manusia dikumpulkan 33:16 seluruhnya oleh Allah Subhanahu Wa 33:18 Ta'ala. 33:19 Wadzalika yaumun masyhud. 33:23 Dan hari itu adalah hari yang 33:27 semua orang menyaksikan 33:29 gitu loh. 33:30 Menyaksikan ketika Allah menghakimi 33:32 manusia dengan seadil-adilnya. 33:35 Menyaksikan ketika Allah mengazab 33:37 orang-orang zalim dengan kezalimannya. 33:40 Menyaksikan ketika Allah menyerahkan 33:42 pahala kepada orang yang semestinya 33:44 mendapatkannya. 33:45 Menyaksikan bahwa Allah memasukkan hamba 33:48 yang yang yang taat kepadanya kepada 33:51 surga Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 33:54 Yaumun masyhud. Hari itu hari yang 33:56 disaksikan. 34:03 Ayat adzomat au i 34:06 au idzotan wa i'tibaron. 34:09 Ala sidqi mau 34:11 ida mauidzana 34:13 fil akhirah. 34:16 Atau ayat ini 34:17 adalah gambaran 34:19 idzoh. Idzoh itu nasihat. 34:21 Sebagai 34:23 idzotan wa i'tibaron 34:26 sebagai nasihat ee 34:29 dan arahan-arahan kehidupan 34:33 ala sidqi mawaidana fil akhirah 34:36 bahwa kelak 34:39 nasehat ini sangat bermanfaat buat 34:40 manusia karena apa? karena kelak 34:44 apa-apa yang Allah firmankan di dunia 34:49 apa-apa yang Allah telah kabarberitakan 34:52 kepada semua manusia 34:54 itu akan menjadi kenyataan janjinya di 34:57 akhirat 34:58 jadi buat kita sekarang ini enggak bisa 35:00 lah enggak bisa lepas sebetulnya dari 35:02 nasehat ini nanti 35:04 yang nanti pada teriak di akhirat dengan 35:06 azabnya kan 35:07 sekarang enggak ada alasan sebetulnya 35:09 kalau memang mereka menggunakan akal 35:11 sehat akal sehat itu kembali ikhwatal 35:14 iman kepada jalan Allah 35:17 kembalilah ikhwan iman untuk evaluasi 35:20 perbuatan kita 35:23 jangan kita mengikuti selera hawa nafsu 35:25 dan bisikan-bisikan setan 35:28 yang setan dalam surat Ibrahim ayat 7 35:30 itu mengatakan aku hanya me 35:33 hanya me me 35:34 membisikan kamu untuk melakukan 35:37 kejahatan aku tidak menyuruhnya malah 35:39 begitu nanti berlepas diri setan itu 35:42 tidak bertanggung jawab saat kita sudah 35:45 di azab oleh Allah subhanahu wa taala 35:54 seperti dalam ayat yang lain 35:57 Allah katakan inna lanansururusulana 36:00 walladzina amanu fil hayati dunya wa 36:03 yauma yaqumul asyhad ini sepadan ayatnya 36:06 dengan 36:07 ayat 102 36:08 di dalam surat Hud 36:10 sesungguhnya kami akan menolong 36:13 rasul-rasul kami 36:15 sesungguhnya tugas kami kata Allah 36:18 membantu menolong rasul-rasul yang telah 36:20 aku utuskan 36:22 dan orang-orang beriman saat mereka 36:24 hidup di dunia 36:26 wa yauma yaqumul asyhad dan mereka akan 36:28 diselamatkan pula kelak di akhirat pada 36:31 satu hari yang disaksikan oleh semua 36:33 manusia. Uh, yang menyaksikannya seluruh 36:35 manusia, 36:37 bahkan di situ binatang, bahkan di situ 36:39 malaikat, makhluk Allah. 36:40 Iya. 36:42 Nah, ini ada jaminan sebetulnya. 36:44 Ada jaminan kepada orang-orang 36:48 karena orang zalim orang orang zalim itu 36:50 ada dari kalangan orang Islam juga, 36:52 Nanis. 36:53 Iya. 36:53 Ada dari kalangan orang 36:55 beriman 36:56 tapi melakukan kezaliman. 36:58 Iya. 36:58 Sebetulnya ini merupakan jaminan Allah 37:00 terhadap orang-orang zalim dari kalangan 37:02 kaum muslimin ini yang bertobat. 37:05 Nanti mereka-mereka itu akan mendapat 37:08 pertolongan Allah. 37:09 He em. 37:10 Iya. 37:11 Kapan pertolongan Allah itu mereka 37:13 dapatkan? 37:15 Sekali lagi, kapan pertolongan Allah itu 37:16 mereka dapatkan? 37:18 Mereka itu akan mendapatkan pertolongan 37:20 Allah di dunia dan akhirat. 37:23 Subhanallahil Azim. 37:26 Lepaskan kezaliman, bersihkan kezaliman, 37:30 bertobat pada Allah, itu akan dibantu 37:32 oleh Allah. 37:34 Dan insya Allah ini husnul khotimah 37:36 kalau Allah yang sudah bantu, kan gitu. 37:44 Tetapi, Ikhwan, 37:47 kabar berikutnya di ayat 104, Wa ma nu 37:51 akhiruhu 37:53 illa li ajalin ma'dud. 38:02 Wa ma nu akhiruhu illa li ajalin ma'dud. 38:06 Ai ma nu akhiru iqamatul qiyamah 38:09 illa li annahu qad sabaqat kalimatullah 38:13 fi wujudi 38:14 fi wujudi unasin 38:16 ma'dudat ma'dudin min durriyati Adam wa 38:20 daraba mudatan mu'ayyanah 38:23 wa daraba mudatan 38:39 Ini makna dari ayat tadi. 38:41 Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak akan 38:42 mengakhirkan 38:43 kejadian kiamat. 38:48 Akan tetapi kiamat itu 38:51 akan datang persis seperti qad sabaqat 38:54 kalimatullah 38:55 yang telah ditentukan oleh Allah 38:57 Subhanahu wa Ta'ala. 38:58 Nah, 38:59 ini sebetulnya ada kehati-hatian kita. 39:01 Harus ada kehati-hatian kita. Soal 39:03 kiamatnya dunia, anak Anis. 39:05 Ehm. 39:06 Ini yang akan dirasakan oleh semua alam. 39:10 Tetapi kiamatnya manusia kapan? 39:14 Nanti. 39:14 Ketika kematian menjelang mere- mereka 39:17 mereka. Nah, ini jangan sampai ketika 39:19 kematian menjelang mereka yang sama itu 39:21 dikiaskan kepada kiamatnya alam. 39:24 Kiamatnya pada diri pada diri seseorang 39:26 itu ketika meninggal dunia. 39:28 Jangan sampai meninggal dunia itu masih 39:31 dalam bobolokot ku dosa gitu loh 39:33 istilahnya. 39:36 Apa sih orang Sunda kalau ngomong itu 39:37 bobolokot ku dosa gitu ya? 39:39 Masih penuh dengan dos- 39:41 Dosa, Ustaz. 39:41 Dosa. 39:44 Ya Allah, dunia itu hanya persinggahan, 39:46 Ikhwan. Sadari betul dunia itu hanya 39:49 persinggahan, ya Allah ya Rabbi. 39:52 Hanya kita bersinggah, ya Allah. 39:55 Bernaung di bawah di bawah satu pohon, 39:57 saat istirahat kita tinggalin tuh pohon. 40:01 Betul enggak, anak Anis? 40:01 Ehm. 40:02 Kita teruskan perjalanan kalau sudah 40:03 sehat, kalau sudah 40:05 semangat lagi, kan gitu. 40:08 Maka, janganlah kita hidup ini 40:11 me- 40:12 melajur hawa nafsu keinginan yang tidak 40:15 baik, Ikhwan. 40:17 Karena nanti semua 40:18 oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. 40:22 Ayat terakhir, Ikhwan, 40:25 yaitu ayat 105. 40:27 Yauma ya'ti la takallamu nafsun illa 40:33 bi idznihi. 40:36 Yauma ya'ti la takallamu nafsun illa bi 40:39 idznihi. 40:41 Yaitu hari kiamat adalah satu hari yang 40:45 semua manusia tidak diizinkan untuk 40:49 berbicara. 40:53 Terkecuali 40:55 manusia-manusia yang bisa berbicara saat 40:58 itu adalah 40:59 hamba-hamba pilihan Allah Subhanahu wa 41:03 Ta'ala 41:04 yang diizinkan untuk bisa berbicara 41:06 sebagai duta 41:08 meng 41:09 ee wakili seluruh manusia, entah berapa, 41:13 aduh, kalau miliar, berapa miliar 41:16 manusia itu ya, dari Nabi Adam sampai 41:18 akhir zaman, kita enggak ngerti. 41:25 Yauma ya'ti la takallamu nafsun illa bi 41:27 idznihi. 41:29 Pada satu hari 41:31 semua manusia hadir, datang, dan tidak 41:34 ada satu orang pun yang diizinkan 41:36 bicara. 41:38 Terkecuali hamba-hamba pilihan Allah 41:41 yang dibolehkan atas izinnya untuk 41:43 berbicara. 41:45 Di sini termasuk Nabi kita Muhammad 41:47 Shallallahu alaihi wasallam. Hanya 41:49 beliau yang akan diajak bicara. 41:52 Itu, karena beliau adalah panutan 41:53 seluruh alam, rahmatan lil alamin. 41:59 Bahkan dalam satu cerita panjang dalam 42:01 hadis, 42:02 manusia berkelompok, berbondong-bondong 42:05 menghadap, 42:06 meminta syafaat kepada Nabi Adam. Apa 42:09 kata Nabi Adam? Kalian, wahai 42:11 anak-anakku, 42:13 wahai keturunanku, meminta syafaat untuk 42:16 dariku untuk kalian. 42:18 Ayahandamu ini orang yang telah berdosa 42:21 pada Allah. 42:22 Tidaklah ayah turun ke dunia kalau tidak 42:24 karena ayah dosa. 42:26 Hmm. 42:27 Cobalah anak-anakku pergi sana kepada 42:30 Nabi yang lain. 42:32 Kepada Nabi Nuh. Datang mereka kepada 42:34 Nabi Nuh. Berbondong-bondong manusia ini 42:36 nangis cari perlindungan di akhirat. 42:39 Nabi Nuh pun berkata, 42:42 "Lastulah, saya tidak memiliki syafaat 42:45 yang kamu inginkan itu. 42:47 Tidak bisa. Aku telah punya dosa pada 42:50 Allah ketika aku mengatakan, "Inna ibni 42:52 min ahli." 42:53 Anakku Kanaan itu dari keluargaku ya. 42:56 Allah bantah. Dia bukan Innahu min laisa 42:59 ah min ahlih. Innahu amalun ghoiru 43:02 sholeh. 43:03 Bukan dari keluargamu meskipun itu 43:05 nampaknya anakmu. Itu kan. 43:07 Itu gambaran pribadi yang tidak sholeh. 43:11 Sedangkan kamu sudah nabiku, orang 43:13 sholeh. Bukan. Dia bukan keluargamu. 43:16 Kata Nabi Nuh, "Berangkatlah kamu minta 43:18 syafaat kepada nabi-nabi yang lain." 43:21 Datanglah akhirnya kepada nabi-nabi yang 43:23 lain. Kepada Nabi Ibrahim, kepada Nabi 43:27 Isa, Musa, Isa. Isa. Terakhir kepada 43:30 Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi 43:31 Wasallam yang diajak bicara Allah. 43:33 Ketika mereka kita berbondong-bondong 43:35 pada nabi kita, 43:37 minta syafaat. Apa jawaban Rasulullah 43:39 Shallallahu Alaihi Wasallam? Analha. 43:42 Syafaat itu milikku atas izin Allah. 43:45 Maka dalam satu kisah Rasulullah 43:46 Shallallahu Alaihi Wasallam di akhir 43:48 zaman nanti di akhirat, 43:49 sujudlah Rasulullah Shallallahu Alaihi 43:51 Wasallam ketika semua manusia sudah 43:53 dibangkitkan 43:54 dalam keadaan telanjang. Subhanallahil 43:56 Adzim. Tapi dalam sejarah dalam hadis 43:59 itu Rasulullah Shallallahu Alaihi 44:00 Wasallam sujud sudah sudah 44:02 sujud dalam keadaan layak seperti 44:04 hamba-hamba Allah sujud dalam sujud 44:06 pakaian. Sujud beliau sallallahu alaihi 44:09 wasallam 44:10 ee, maka dalam sujudnya kata Allah 44:13 ee, 44:14 "Pintalah apa yang kau inginkan wahai 44:16 hamba terbaikku." 44:18 ee, 44:19 "Pintalah, sal tu'ta." Iya kan? 44:22 "Was bitu syafa." 44:24 "Pintalah apa yang kau inginkan wahai 44:26 Muhammad, pasti aku akan kabulkan." 44:29 ee, 44:31 "Mintalah izin kepadaku terhadap syafaat 44:34 yang aku janjikan, pasti aku akan beri 44:35 syafaat itu untuk untuk umatmu." 44:38 ee, Setelah Rasul berdoa begitu, "Irfa 44:41 ra'sak wahai wahai ya ibad, ya hambaku." 44:44 ya ib, 44:45 ee, kata Allah subhanahu wa taala, "Irfa 44:46 ra'sak." 44:48 "Angkat kepalamu." 44:49 ee, 44:50 Setelah diangkat kepalanya, 44:51 subhanallahil adzim, baru di situ 44:54 syafaat terjadi nangis. 44:58 Maka dalam hal ini Allah sampaikan tadi, 45:00 "Yauma ya'ti la takallamu nafsun illa bi 45:04 idzni." 45:06 Saat itu hari yang semua manusia datang 45:08 berkumpul 45:11 di hadapan mahkamah Allah subhanahu wa 45:14 taala, la ilaha illallah Muhammad 45:16 Rasulullah. 45:19 Yang saat itu matahari sangat didekatkan 45:21 hanya sejengkal dari dari kepala kita. 45:25 Bercucuran keringat yang sudah tidak 45:27 terkira. 45:29 Sehingga digambarkan oleh Rasul 45:31 sallallahu alaihi wasallam 45:32 manusia kalau dosanya itu terlalu banyak 45:35 berenang dengan dosanya itu. 45:38 Hatta digambarkan kalau dosa anak Adam 45:40 ini satu lutut, nah ini selutut, maka 45:42 dia akan berjalan di dosanya, di 45:44 cairan-cairan dosanya itu. 45:46 Bahkan ada hamba Allah yang dosanya 45:49 terlalu banyak sebelum mati 45:51 tidak ditobati itu, 45:53 dia tenggelam di atas cairan-cairan 45:55 dosanya itu, naudzubillah min dzalik. 45:59 Maka tidak ada satu hamba pun yang 46:01 diajak bicara saat itu terkecuali hamba 46:04 pilihannya. 46:05 Dalam hal ini adalah Muhammad sallallahu 46:07 alaihi wasallam. 46:13 Faminhum syaqiyyun wa sa'id. 46:18 Ternyata dari mereka ada yang syaqi, 46:21 ada yang celaka hidupnya saat sudah 46:24 berhadapan dengan 46:27 penghakiman Allah itu dan ada juga yang 46:30 bahagia atas perbuatan yang telah di 46:34 ee 46:35 lakukannya selama di dunia. 46:39 Maka faminhum syaqiyyun wa sa'id. 46:43 Maka manusia dibagi dua, ada yang celaka 46:45 dan ada yang bahagia, selamat. 46:49 Maka ketika 46:51 Rasul sallallahu alaihi wasallam 46:51 membacakan yauma ya'ti la takallamu 46:55 nafsun illa bi idznihi, faminhum 46:57 syaqiyyun wa sa'id, Rasul bersabda dalam 47:01 shahihain, 47:03 hadis ee 47:05 Bukhari dan Muslim fi hadisi syafa'ah. 47:08 Pada hadis yang menceritakan begitu 47:10 dahsyatnya 47:12 efek syafaat Nabi kita atas izin Allah 47:14 subhanahu wa taala. 47:16 Ehm. 47:18 Wa la yatakallamu yaumaizin illa rusul, 47:21 tidak ada yang berbicara saat itu 47:23 terkecuali rasul-rasul Allah saja. Wa 47:25 da'wa ar rusul 47:27 yaumaizin, Allahumma sallim 47:31 dan semua para na para rasul itu berdoa. 47:36 Dalam keadaan yang sangat dahsyat 47:37 seperti itu, 47:39 apa doa mereka, rasul-rasul Allah itu? 47:42 Kalau rasul berarti 47:44 jumlah mereka kan tidak sama dengan nabi 47:46 nabi. 47:48 Nabi yang saya tahu yang terutus ke 47:51 dunia ini sebanyak 47:53 124.000 nabi. 47:55 124.000. 47:57 Dari 124.000 nabi itu di press oleh 48:00 Allah subhanahu wa taala yang akan 48:01 menjadi rasul. 48:02 He 48:03 Itu jumlahnya kalau tidak salah 313. 48:06 He 48:08 Akibat daripada medan dakwah para rasul 48:11 ini dahsyat sekali, berat dan 48:14 ujiannya 48:15 di press lagi karena tidak semua rasul 48:18 sanggup, mampu menghadapi medan dakwah 48:20 yang begitu dahsyat. 48:22 Di press lagi dari 313 itu menjadi 48:26 menjadi berapa? Lima. 48:27 He 48:28 Mereka itu ter 48:30 eh 48:31 mendapat julukan ulul azmi minar rasul. 48:35 Siapa mereka? Mereka adalah 48:37 pertama 48:38 Nuh Ibrahim 48:40 Musa 48:41 kemudian Isa dan 48:43 Muhammadun sallallahu alaihi wasallam. 48:45 Salawatullah alaihim jamia. Itu. 48:48 Itu karena efek dakwahnya sangat luar 48:51 biasa, berat. 48:53 Nah, mereka-merekalah yang diizinkan 48:55 untuk berbicara. 48:56 Wa dakwahum, doa-doa mereka itu apa? 49:00 Allahumma sallim sallim. Ya Allah 49:03 selamatkan, selamatkan. Itu doa mereka 49:05 untuk kita. 49:07 Termasuk di dalamnya orang-orang yang 49:09 zalim. 49:11 Subhanallahil azim. 49:14 Yang di dunia melakukan 49:15 kezaliman-kezaliman 49:17 yang seperti bahasan ustaz di pagi ini. 49:21 Tidak akan lepas kontrol Allah. 49:25 Ya syukur-syukur orang zalim itu masih 49:26 punya iman, punya 49:28 masih beragama Islam. 49:30 Zalim itu kan dosa besar. 49:32 He 49:33 Moga-moga masih dapat syafaat karena 49:35 rasul mengatakan inna syafaati li ahli 49:38 kabairi min ummati. 49:41 Syafaatku itu kata rasul bagi 49:43 umatku yang melakukan dosa besar yang 49:45 belum di tobati kan gitu. 49:49 Tetapi ikhwan, ancaman neraka yang 49:51 begitu dahsyat. 49:53 Jadilah jadikanlah ukuran barometer 49:56 kehidupan sekarang untuk melucuti 49:58 kezali- kezaliman. 49:59 Zaliman. 50:01 Betul nanti ada syafaat Rasul. 50:03 Buat orang-orang yang melakukan 50:05 dosa-dosa besar itu. 50:07 Yang membunuh. Ya ya merampok. 50:11 Ya ya melakukan kezaliman terkecuali 50:14 syirik ya. 50:15 Syirik dan kafir itu enggak ada enggak 50:16 ampun. 50:18 Enggak ada ha hak Allah mengampuni 50:21 orang-orang kafir orang kafir dan 50:23 orang-orang syirik. 50:24 Bahkan kita diharamkan untuk mendoakan. 50:28 Orang terdekat sekalipun dengan kita. 50:29 Orang tua kita kalau syirik kalau kafir 50:31 enggak boleh kita doakan. 50:32 He 50:34 Saat mereka sudah mati tapi kalau 50:35 mendoakan saat hidup ya Allah 50:37 masukkanlah ibu bapakku ke Islam itu 50:39 boleh. 50:42 Ikhwatul Iman yang dirahmati Allah. 50:45 Inilah hari kiranya apa yang mendapat. 50:48 Ustaz sampaikan terhadap kondisi 50:51 orang-orang zalim. 50:53 Yang ini informasi buat kita semua agar 50:56 kita. 50:58 Melucuti sifat-sifat kezaliman itu pada 51:01 diri kita karena soal zalim ini 51:03 potensinya akan berlaku pada semua 51:05 orang. 51:05 He 51:06 Maka sifat-sifat tidak baik ini. 51:09 Hindarkan jauh-jauh. Sehingga kita nanti 51:12 insya Allah termasuk orang-orang yang 51:13 syahid fi hayati dunia wa fil akhirat. 51:16 He 51:16 Menjadi orang yang bahagia. Hidup di 51:19 dunia dan akhirat dan semoga kita 51:21 terhindar daripada kelompok-kelompok 51:23 liman. 51:24 He 51:26 Liman lahu syakiyun fidunya wal akhirat. 51:30 Bagi mereka yang memiliki ya Allah 51:32 takdir buruk. He 51:34 Kelompok orang yang akan celaka di dunia 51:36 dan akhirat. 51:37 Dan semoga kita dihindarkan dari 51:39 semuanya. Ikhwan fillah yang dirahmati 51:41 Allah. 51:42 Itulah surat Al surat Hud ayat. 51:45 102 sampai 105. 51:47 Semoga bermanfaat adanya dan semoga kita 51:50 dijaga oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 51:52 Dan semoga kita ditutup hari-hari 51:55 kehidupan kita dengan husnul khotimah. 51:57 Amin ya rabbal alamin. 52:00 Amin ya rabbal alamin. Masya Allah 52:01 jazakallah khair Ustadz atas tausiyahnya 52:04 di pagi hari ini. 52:06 Mengenai 52:07 pembahasan kajian tafsir Ibnu Katsir di 52:09 Quran surat Hud di ayat yang ke 102 52:12 hingga ayat yang ke 105. 52:15 Ikhwan akhwat para pendengar Radio 52:16 Silaturahim yang dirahmati Allah 52:17 Subhanahu Wa Ta'ala, kami mengundang 52:18 bagi ikhwan akhwat yang ingin 52:19 mengirimkan pertanyaan bisa di line 52:21 telepon di 0218451512. 52:25 Untuk line WhatsApp bisa di 08111999720. 52:30 Ikhwan akhwat ditahan dulu untuk 52:32 pertanyaannya, kita rehat sejenak nanti 52:34 pastikan Anda tetap di Radio Silaturahim 52:36 untuk Islam yang satu. 55:12 Rasul TV 55:37 Radio silaturahim dan juga TV untuk 55:39 Islam yang satu. Terima kasih Ikhwan 55:40 Akhwat masih mendengarkan dan juga 55:42 menyimak acara kita di pagi hari ini 55:44 dalam program acara tausiah pagi bersama 55:47 guru kita Ustaz Umar Rachid Hasan dalam 55:49 kajian tafsir Ibnu Katsir Quran surat 55:51 Hud di ayat yang ke-102 hingga ayat yang 55:54 ke-105. 55:55 Dan kita sudah masuk untuk segmen yang 55:58 kedua. Kita akan masuk sesi tanya dan 56:00 jawab. 56:01 Dan kita bacakan langsung Ustaz ya 56:03 pertanyaan yang masuk. 56:04 Silakan. 56:04 Melalui line WhatsApp, kita bacakan yang 56:07 pertama ini 56:09 eh oke belum sebelumnya kami sebelum 56:11 kami bacakan pertanyaan Ustaz, ini ada 56:12 beberapa eh masuk eh 56:15 bukan pertanyaan ya atensinya. Masya 56:17 Allah tabarakallah Ustaz alhamdulillah 56:19 tausiah di pagi hari ini sangat 56:20 mencerahkan kalbu dan menyadarkan 56:22 pentingnya dalam kehidupan di dunia ini. 56:24 Kita harus adil sesuai ajaran Rasulullah 56:26 sallallahu alaihi wasallam. 56:28 Saya jadi teringat Ustaz para Ustaz yang 56:30 masih diperlakukan tidak baik. Semoga 56:32 Allah subhanahu wa taala memberikan 56:32 hidayah dan kesadaran untuk semua. Dan 56:35 saya berdoa semoga Allah subhanahu wa 56:36 taala memberikan kesehatan dan 56:37 perlindungan bagi radio dan juga 56:39 Ustaz-ustaznya. 56:41 Amin ya rabbal alamin ini dari Bapak 56:42 Andi di Ciledug. Dan ada juga ini yang 56:47 dari YouTube Ustaz dari Bapak Jefri 56:50 menyimak Ustaz alhamdulillah dari 56:51 Singapura. Ada Bapak Asep Suparman, ada 56:54 Bapak ada Ibu Fatma Bayu, ada Bapak Udin 56:57 Sejagat Pondok Kelapa menyimak. 57:00 Bunda Nurjanah. 57:00 Bunda Nurjanah juga Ustaz ada dari 57:02 Singapura dan juga ada ya Dalimah 12 57:05 masih di luar kota Ustaz namun sambil 57:07 menyimak melalui jaringan streaming. 57:10 Nah ini pertanyaan yang masuk Pak Ustaz. 57:15 Eh sebentar Pak Ustaz ya. 57:18 Ini banyak sekali pertanyaan yang masuk. 57:20 Baik, pertanyaan yang pertama Ustaz 57:22 assalamualaikum warahmatullahi 57:23 wabarakatuh. 57:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:25 wabarakatuh. 57:25 Ustaz saya Bapak Edi di Ciracas. Ustaz 57:28 banyak orang yang bilang orang yang zal 57:31 orang yang terzalimi doanya diijabah. 57:33 Seperti hadis yang disampaikan dan 57:36 yang artinya dan takutlah akan doa orang 57:39 yang terzalimi karena tidak ada satu 57:40 penghalang pun di antara doanya dari 57:42 Allah hadis riwayat Bukhari dan Muslim. 57:45 Nah, pertanyaan saya 57:47 kriteria manusia yang terzalimi dan yang 57:51 tidak ada penghalang dalam doanya 57:53 tersebut itu siapa Ustaz? Apakah 57:56 ulama-ulama yang saat ini yang sedang 57:57 terzalimi? Syukron. 57:59 Ya. 57:59 Bismillahirahmanirahim, 58:00 alhamdulillahirabbil alamin wasallallahu 58:02 ala nabina Muhammadin wa ala alihi 58:04 wasahbihi ajmain. 58:05 Kita tidak akan memungkiri dan tidak 58:08 akan bergeser keimanan kita terhadap 58:10 meyakini 58:12 informasi bahwa Allah subhanahu wa taala 58:15 sangat dekat sekali 58:17 ya, dengan doa-doa orang yang dizalimi. 58:20 Ehm. 58:20 Gitu kan, dan ketika orang zalim ini 58:23 berdoa pada Allah itu sudah merupakan 58:25 kepastian akan dibantu. 58:27 Ehm. 58:27 Nah. 58:29 Cuman masalahnya pada diri kitanya kan 58:30 gitu. 58:31 Iya, Ustaz. 58:32 Orang yang dizalimi seperti apa ini yang 58:35 tiba-tiba berdoa langsung dikabulkan kan 58:38 gitu. Dan doa dan doanya itu tidak ada 58:41 penghalang antara Allah dengan dirinya. 58:44 Ehm. 58:44 Tentunya 58:46 banyak kriteria kezaliman ataupun 58:49 orang-orang yang dizalimi 58:51 yang subhanallah akan mendapatkan 58:53 jaminan Allah dari doanya. 58:56 Di antaranya ini kriteria yang luar 58:58 biasa pada diri para nabi. 59:01 Andai kata kita yang dizalimi sekarang 59:03 masih memiliki sifat-sifat para nabi 59:05 yang dulu dizalimi 59:07 masih memiliki sifat-sifat para sahabat 59:09 Rasul yang dizalimi 59:12 dan itu merupakan kekayaan kita umat 59:14 Islam dan itu tidak boleh berubah sampai 59:17 kapan pun sampai kiamat pun maka 59:19 pihak-pihak merekalah yang akan 59:21 mendapatkan naungan doa itu. 59:24 Seperti subhanallahil adzim 59:27 yang meskipun 59:29 meskipun me waktu ya, itu pasti akan 59:31 dikabulkan Allah. Seperti 59:34 zaman ketika penyiksaan luar biasa yang 59:37 dialami saudara kita. 59:41 Eh 59:42 Bilal bin Rabah. 59:45 Apa 59:46 tidak tidak kurang dahsyatkah? 59:49 Eh penyiksaan yang dialami oleh beliau 59:52 dari 59:52 eh 59:53 eh Abu Umayyah itu. 59:55 Itu dahsyat. 59:57 Di tengah terik matahari. 59:59 Tanpa ada pepohonan, ditiban batu pula. 1:00:03 Beliau hanya pasrah, ahad. 1:00:05 Dicambuk pula. 1:00:07 Katakan selain Allah, ahad. 1:00:09 Terus. 1:00:11 Itu kezaliman yang luar biasa. 1:00:13 Keluarga Ammar bin Yasir. 1:00:16 Bundanya sampai dibulur dari kemaluan 1:00:17 sampai ubun-ubun, naudzubillah min 1:00:19 dzalik. Kedahsyatan kezaliman itu. 1:00:22 Lalu ayahandanya, ikhwatul iman. 1:00:25 Subhanallahil azim. Meninggal di tiang 1:00:28 gantungan. 1:00:31 Itu 1:00:32 Ammar bin Yasir sampai saat itu saking 1:00:35 tidak tahannya dengan kezaliman. 1:00:39 Dan dia dipecut, dicambuk oleh 1:00:42 Subhanallah. 1:00:43 Masyarakat Quraisy itu. 1:00:46 Kembali kau mengatakan ilah kami atau 1:00:48 kamu kah akan kami cambuk. Cambuk terus. 1:00:51 Sampai enggak kuat. 1:00:53 Lalu dia mengatakan 1:00:55 iya aku akan kembali mengatakan bahwa 1:00:57 Tuhan kita adalah Tuhan yang disembah 1:00:59 oleh orang-orang kafir sekarang. 1:01:02 Tetapi dia gelisah, kepada Rasulullah 1:01:04 dia datang. Ya Rasul, celaka Ammar ya 1:01:06 Rasul. 1:01:08 Kafir Ammar ya Rasul. 1:01:10 Ada apa gerangan kau mengatakan begitu? 1:01:12 Aku telah mengiyakan Tuhan-tuhan mereka 1:01:15 yang mereka sembah. Karena aku tidak 1:01:17 sanggup lagi dizalimi oleh Ibuku telah 1:01:20 meninggal, ayahku di tiang gantungan 1:01:22 meninggal. Aku pun dicambuki. Aku tidak 1:01:25 tahan ya Rasul. 1:01:27 Lalu aku katakan aku mengiyakan Tuhan 1:01:29 mereka, namun hati hatiku tidak. 1:01:32 Nah di situ Allah turunkan ayat. 1:01:34 Illa wa ukriha man wa qolbuhum 1:01:37 mutma'inun bil iman. 1:01:38 Illa man ukriha wa qolbuhum mutma'inun 1:01:41 bil iman. Kata Rasul, "La, kamu tidak 1:01:43 kafir. 1:01:44 Kamu hanya mengatur siasat, 1:01:47 strategi. Kamu sedang berhadapan 1:01:51 berhadapan dengan musuh Allah. 1:01:53 Imanmu itu ada di dalam hatimu bukan 1:01:56 dalam ucapanmu. 1:01:58 Engkau tetap menjadi hamba Allah yang 1:02:00 disayanginya. Kamu tidak kafir. Nah, ini 1:02:04 kezaliman model-model beginilah yang 1:02:06 kalau mereka berdoa, insyaallah taala 1:02:10 kita akan mendapatkan jawaban Allah. Nah 1:02:13 sekarang apakah ada sisa-sisa 1:02:16 ketakwaan yang begitu tinggi pada masa 1:02:17 kita hidup sekarang? 1:02:19 Ya buktinya sekarang banyak 1:02:21 yang ulama-ulama kita dipenjarakan tanpa 1:02:23 ada kesalahan. 1:02:25 Iya kan? 1:02:26 Mereka insyaallah kita doakan selamat 1:02:28 terus. 1:02:28 Amin, amin. 1:02:30 Dalam penjara pun mereka dapat 1:02:31 kenikmatan. 1:02:32 Jangan disangka mendapat malah 1:02:34 kesiksaan, 1:02:36 kenikmatan hidup dari Allah subhanahu wa 1:02:37 taala. 1:02:39 Nah, 1:02:40 sayangnya mungkin mereka belum berdoa 1:02:41 saja. 1:02:42 Masih bersabar mereka. 1:02:44 Sabar saja. 1:02:44 Iya kan? 1:02:45 Dan moga-moga ini tetap 1:02:47 walaupun ulama-ulama yang dizalimi ini 1:02:50 berdoa tapi doanya adalah masih untuk 1:02:52 maslahat umat. Bukan untuk maslahat 1:02:54 dirinya. Kalau untuk maslahat dirinya 1:02:56 bisa saja Allah, 1:02:58 "Aku tidak suka dizalimi oleh seseorang. 1:03:00 Woi itu. 1:03:01 Balas dia." Ya sudah sudah langsung tuh. 1:03:04 Allah akan balas. Tapi saya yakin ulama 1:03:06 yang 1:03:07 memiliki karisma yang tinggi, memiliki 1:03:10 tanggung jawab yang luar biasa terhadap 1:03:12 umat, tidak serta merta langsung berdoa 1:03:14 dengan keinginan dia. Dia masih 1:03:16 mempertimbangkan masyarakat. Ini yang 1:03:18 kita syukuri. 1:03:19 Tapi kalau berdoa sudah pasti Allah akan 1:03:21 ijabah. 1:03:23 Itu Ustaz yakin itu. 1:03:24 Iya, Ustaz. 1:03:24 Nah. 1:03:25 Maka kolerasinya adalah 1:03:27 ketika memang kondisi seperti ini ya 1:03:29 kita harus bersabar. 1:03:30 Dan kalau kita menyaksikan orang zalim 1:03:32 dan orang yang terzalimi, kita harus 1:03:34 menasehati seperti Rasul katakan, "Unsur 1:03:37 ahoka zaliman au mazluman." 1:03:40 Bantu saudaramu 1:03:42 yang saat dia dizalimi atau sedang 1:03:44 menzalimi. 1:03:45 Kata sahabat, "Ya Rasul, bagaimana kami 1:03:47 mem mem membantu orang yang sedang 1:03:49 melakukan kezaliman?" 1:03:52 Kalau yang membantu orang yang sedang 1:03:54 dizalimi kita paham kan. 1:03:56 Ambil, bantu. 1:03:57 He eh. 1:03:57 "Eh, jangan kamu siksa ini orang." Itu 1:03:59 kan. Itu caranya. 1:04:01 Tapi bagaimana cara me mem mem membantu 1:04:04 orang yang sedang melakukan kezaliman? 1:04:06 Apa kata Rasul? Nasehati dia agar 1:04:08 menghentikan keza kezalimannya. Nah, 1:04:10 kita hari ini 1:04:13 harus sanggup menasehati pihak-pihak 1:04:16 yang melakukan kezo kezaliman. 1:04:18 Kezaliman. Siapapun. 1:04:20 Dan ini nasehat Rasul sallallahu alaihi 1:04:22 wasallam. Perintah Rasul agar tidak 1:04:24 boleh berhenti menasehati pihak-pihak 1:04:26 yang melakukan kezo kezaliman. Agar 1:04:28 mereka hentikan 1:04:30 kezaliman itu karena dampaknya sangat 1:04:33 luar biasa bahaya. Nah, ini Ikhwan, 1:04:35 wallahu alam bishawab. Jadi kita dalam 1:04:38 kondisi ini harus betul-betul meyakini 1:04:40 bahwa ketika orang zalim 1:04:42 ketika orang yang dizalimi ini berdoa 1:04:44 pasti Allah akan kabulkan. 1:04:46 Dan doanya itu tidak jauh, tidak ada 1:04:48 tidak ada pembatas dengan Allah. Tidak 1:04:51 ada yang menghalangi. Namun saya yakin 1:04:52 ulama-ulama sekarang masih memiliki jiwa 1:04:55 yang besar. Betapapun mereka-mereka 1:04:58 disiksa, dizalimi, dipenjara, mereka 1:05:00 tidak serta merta langsung berdoa untuk 1:05:03 siapa yang menzaliminya. Karena apa? Be 1:05:05 beliau-beliau ini masih memiliki nurani 1:05:09 ya terhadap umat yang dibinanya. Insya 1:05:12 Allah seperti itu. Semoga mereka 1:05:13 ulama-ulama kita diselamatkan Allah 1:05:15 subhanahu wa taala. 1:05:16 Amin, amin. 1:05:16 Diberi kesabaran atas penderitaan yang 1:05:18 dialami oleh mereka-mereka saudaraku ya 1:05:20 Allah. Amin ya rabbal alamin. 1:05:22 Masyaallah, jadi masih ada tingkat 1:05:24 kesabarannya itu Ustaz ya. Masyaallah, 1:05:26 masyaallah. Ya baik Pak Ustaz ini sayang 1:05:28 sekali kayaknya saya hanya bisa 1:05:30 membacakan satu pertanyaan doang nih 1:05:31 Ustaz karena keterbatasan waktu Pak 1:05:32 Ustaz. 1:05:33 Mungkin bisa ditutup dengan kesimpulan 1:05:35 yang ingin dibahas Pak Ustaz. Tafadhol 1:05:36 Pak Ustaz. 1:05:37 Ala kulli hal soal kezaliman ini memang 1:05:40 harus kita 1:05:41 terus apa namanya gemakan untuk selalu 1:05:45 ada upaya menghentikan. 1:05:48 Amar ma'ruf nahi munkarnya tidak boleh 1:05:50 berhenti. 1:05:50 Iya, betul. 1:05:52 Betapapun amar ma'ruf nahi munkar ketika 1:05:54 kita lakukan ini akan berhadapan dengan 1:05:58 katakanlah 1:05:59 kerikil yang tajam, batu-batu yang 1:06:02 menghalangi gitu kan. 1:06:04 Onak dan duri di mana-mana. Tetap amar 1:06:06 ma'ruf nahi munkar ini harus selalu kita 1:06:09 kumandangkan. 1:06:10 Soal tiba-tiba amar ma'ruf nahi munkar 1:06:12 ini 1:06:13 disambut oleh masyarakat dengan sukacita 1:06:16 atau sebaliknya ditolak mentah-mentah 1:06:19 bukan urusan kita nan ini. 1:06:21 Iya. 1:06:21 Bukan urusan kita. 1:06:23 Kembalikan 1:06:24 nufawwid amruna ilallah subhanahu wa 1:06:27 taala. Kita kembalikan perkara-perkara 1:06:29 kehidupan ini kepada Allah subhanahu wa 1:06:31 taala. Toh negeri ini adalah bukan 1:06:34 negeri asal-asalan kita terima 1:06:35 kemerdekaannya melainkan dengan 1:06:37 perjuangan kan begitu. Maka Allah 1:06:39 sendiri yang tidak akan suka dengan 1:06:42 adanya kezaliman di negerinya ini. 1:06:43 Negeri ini milik Allah. Bukan milik 1:06:46 manusia. 1:06:47 Tetapi manakala manusia ini bertobat 1:06:49 pada Allah dengan ajakan-ajakan nasehat 1:06:51 yang baik meninggalkan 1:06:54 kezaliman-kezalimannya 1:06:55 lalu bertobat, memperbaiki diri Allah 1:06:58 maha pembuka ya kan tobat bagi 1:07:01 hamba-hamba Allah. 1:07:02 Bagi yang mau bertobat. Kalaupun tidak 1:07:04 itu urusannya kembalikan kepada 1:07:06 Allah subhanahu wa taala. Semoga anak 1:07:07 negeri ini dari tingkat atas sampai 1:07:10 bawah tetap dijaga oleh Allah Subhanahu 1:07:11 Wa Ta'ala. NKRI yang merupakan itu 1:07:14 adalah rezeki Allah Subhanahu Wa Ta'ala 1:07:16 buat kita di Indonesia ini merupakan 1:07:19 untuk disyukuri bukan dikafirki bukan 1:07:22 dikafiri atau diabaikan. Maka nikmat 1:07:24 NKRI ini adalah nikmat yang patut-patut 1:07:26 kita jaga. Hah. 1:07:28 Dan kita pelihara agar dapat manfaatnya 1:07:31 dirasakan oleh kita semua. Wallahualam 1:07:33 bishawab itu dapat saya sampaikan semoga 1:07:36 bermanfaat. 1:07:38 Amin ya rabbal alamin. Semoga dapat 1:07:40 bermanfaat bagi kita semuanya Pak Ustaz 1:07:42 ya, amin. 1:07:43 Baik ikhwan akhwat para pendengar Radio 1:07:45 Suara Islam yang dirahmati Allah 1:07:46 Subhanahu Wa Ta'ala demikian acara kita 1:07:47 di pagi hari ini dalam program acara 1:07:50 tausiyah pagi bersama guru kita Ustaz 1:07:52 Umar Rasyid Hasan. 1:07:53 Kita doakan semoga Ustaz selalu 1:07:54 diberikan kesehatan oleh Allah Subhanahu 1:07:56 Wa Ta'ala mudah-mudahan selalu dijaga 1:07:58 dalam berdakwahnya. Amin Allahumma amin. 1:08:01 Terima kasih ikhwan akhwat yang telah 1:08:02 memberikan pertanyaan semoga kuota 1:08:04 ataupun dikeluarkan dicatat oleh Allah 1:08:06 Subhanahu Wa Ta'ala dan digantikan 1:08:07 dengan pahala yang berlipat ganda. Dan 1:08:10 mohon maaf ikhwan akhwat ada beberapa 1:08:11 pertanyaan yang belum sempat kami 1:08:13 bacakan salah satunya ada dari Bapak 1:08:17 Agung dan juga ada dari Bapak eee 1:08:22 Andi dan juga ada Ibu Mameh 1:08:25 yang berada di Jatiwaringin dan juga 1:08:28 dari Ibu Fajar ya yang telah memberikan 1:08:33 pertanyaan mohon maaf belum sempat kami 1:08:35 bacakan karena keterbatasan waktu. 1:08:38 Dan saya Muhammad Anis Mualim dan kru 1:08:40 Radio Suara Islam bertugas mohon undur 1:08:42 diri ikhwan akhwat ada Ondy di kamera 1:08:44 dan switcher Radio Suara Islam TV dan 1:08:46 juga ada Agus Sisilo di operator radio. 1:08:49 Kita tutup acara kita di pagi hari ini 1:08:51 dengan kita membaca doa kafaratul 1:08:52 majelis subhanakallahumma wabihamdika 1:08:55 asyhadu alla ilaha illa anta 1:08:57 astaghfiruka wa atubu ilaik 1:08:58 wassalamualaikum warahmatullahi 1:09:01 wabarakatuh. 1:09:02 warahmatullahi wabarakatuh.