Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 Brail TV. [musik] 0:17 [musik] 0:29 Asalamualaikum warahmatullahi 0:30 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 0:33 alamin. Allahumma sholli ala sayyidina 0:36 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:39 Dipancar luaskan dari jalan Masjid 0:41 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:45 Bekasi. Radio Silaturahim untuk Islam 0:48 yang satu. Ikhwan dan akhwat yang 0:50 dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 0:52 Bagaimana kabar Anda di siang hari ini? 0:54 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 0:57 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 0:59 wa taala. Senang sekali rasanya kami 1:01 dapat kembali menjumpai Anda dalam 1:04 program tausiah siang di edisi Selasa, 1:06 24 Agustus 1:09 2026. 1:11 Ikhwan dan akhwat pendengar hasil yang 1:13 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 1:16 Di momen peringatan Maulid Nabi Besar 1:19 Muhammad sallallahu alaihi wasallam, 1:22 mari kita tidak berhenti pada bagaimana 1:25 kita mengungkapkan rasa cinta kepada 1:27 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:30 Karena cinta kepada Nabi bukan sekedar 1:32 ucapan, bukan hanya perayaan, dan bukan 1:35 hanya memperbanyak selawat. Lalu 1:38 pertanyaannya adalah sudahkah cinta itu 1:40 melahirkan iktiba? Sudahkah kita 1:42 benar-benar mengikuti Rasulullah 1:44 sallallahu alaihi wasallam dalam akidah, 1:48 ibadah, akhlak, dan kehidupan 1:50 sehari-hari? 1:51 Dan saat ini 1:54 kita akan mendapatkan siraman rohani 1:57 penyejuk jiwa bersama guru kita Ustaz 2:00 Fawas Abi Zawiyah. Asalamualaikum 2:03 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 2:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:07 wabarakatuh. 2:07 Sehat, Ustaz? Ya, 2:08 alhamdulillah sehat sehat hari ini hari 2:11 yang sangat berkah, 2:13 spesial 2:14 spesial hari ini insyaallah 2:16 karena ee cinta kita kepada Rasulullah 2:19 sallallahu alaihi wasallam itu memang 2:21 ee harus dibuktikan dengan mengikuti 2:24 beliau. 2:25 Namam. 2:25 Begitu ya, Ustaz? Ya. Baiklah, ikhwan 2:27 dan akhwat, mari kita dengarkan 2:29 pembahasan yang akan disampaikan oleh 2:32 guru kita Ustaz Fawas Abizawiyah antara 2:35 cinta dan iktiba kepada Rasulullah. 2:37 sallallahu alaihi wasallam. Tafadal 2:39 ustaz. 2:40 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 2:43 Salamullahi 2:45 jamian warahmatullahi 2:48 wabarakatuh wafiratuhu waridwanuhu. Kami 2:52 sampaikan kepada segenap pendengar setia 2:55 radio silaturahim 2:57 AM720 2:59 untuk Islam yang satu di mana saja 3:03 berada. 3:05 Baik yang mendengarkan melalui radio 3:06 utama Rasil AM 720 ataupun ikhwan 3:11 akhwat, mustamiin, mustamiat yang 3:14 menyimak kajian tausiah siang hari ini, 3:17 hari spesial 12 Rabiul Aal yang 3:21 bertepatan dengan tanggal 25 Agustus 3:24 tahun 2026. Masyaallah, hari ini begitu 3:29 sumringah di mana-mana umat Islam 3:34 merayakan 3:35 hari kelahiran baginda Nabi Muhammad 3:38 sallallahu wasallam wabaraka alaih 3:41 dengan bermacam ekspresi. Ada yang 3:43 berkumpul mengkhatamkan Al-Qur'an atau 3:47 mengadakan simaan Al-Qur'an bilhaib. 3:51 Yaitu membaca Al-Qur'an dengan hafalan 3:53 hingga khatam 30 juzuk. dengan niat 3:56 menghadiahkan bacaan khatmul Qur'an 4:00 terkhusus untuk yang diperingati harinya 4:03 hari kelahirannya yaitu baginda Nabi 4:05 Besar Muhammad sallallahu wabaraka 4:08 alaih. Ada yang sambil berkumpul 4:11 berzikir jamai berzikir bersama-sama 4:15 menyebut nama Allah menyebut 4:17 lailahaillallah membaca tasbih, selawat 4:20 istigfar hasbala hauqala dan lain 4:24 sebagainya. Ada yang berkumpul 4:26 berselawat kepada Nabi Muhammad 4:28 sallallahu wasallam wabarak alaih. 4:30 Membaca selawat sendiri ataupun 4:32 berkumpul berjamaah. Ada yang 4:34 melantunkan qasidah madaih, 4:36 pujian-pujian untuk Nabi Muhammad 4:38 sallallahu wasallam wabarak alaih. Ada 4:41 yang berkumpul membaca kumpulan riwayat 4:44 hadis Nabi Muhammad sallallahu wasallam 4:46 wabarak alaih hingga mengkhatamkan satu 4:49 kitab. Ada tuh yang berkumpul di hari 4:51 ini mengkhatamkan misalnya kitab 4:53 kumpulan hadis sahih albukhari, sahih 4:56 muslim ataupun yang lain-lainnya. Ada 4:58 yang berkumpul dengan mengadakan tablig 5:01 akbar, ada yang berkumpul dengan 5:03 mengadakan donor darah, ada yang 5:05 berkumpul dengan mengadakan santunan 5:07 sosial. Bermacam ekspresi. Tidak lain 5:11 rasa syukur dan untuk meringati hari 5:15 lahirnya 5:16 Nabi Rahmah. Seorang yang dilahirkan 5:19 kehidupan ke tengah kehidupan dunia 5:22 melalui ayah yang bernama Sayidina 5:24 Abdullah, ibunda Sayidah Aminah lahir ke 5:27 dunia untuk membawa ekspresi rahmat 5:31 Allah Subhanahu wa taala. Bagi siapa? 5:35 Bagi bahasa Arab tidak. Bagi orang Timur 5:39 Tengah saja bukan. Atau bagi suku beliau 5:42 Quraisy tidak juga. Namun Allah 5:44 subhanahu wa taala mengutus beliau di 5:47 usia beliau yang 40 tahun tentunya sebab 5:49 mulanya dari kelahiran beliau. Maka hari 5:52 lahir dirayakan yaitu rahmatan lil 5:56 alamin. Allahu Akbar. Rahmatan lil 5:58 alamin. 6:00 [tertawa][terkesiap] Yaitu ekspresi 6:01 rahmat Allah bagi alam semesta raya. 6:04 Allahu Akbar. hari ini tanggal 12 Rabiul 6:08 Aal. Sekalipun 6:10 ee para ulama sirah atau tarikh sejarah 6:14 Islam masih ada yang tidak bersepakat 6:18 tentang tanggal lahirnya. Ada yang 6:21 mengatakan 6:22 informasinya tanggal 8 Rabiul Aal. Ada 6:27 pendapat 9 Rabiul Aal ada pendapat 12 6:31 Rabiul Aal. Al kuliah bermacam-macam. 6:35 Namun yang sebagian besar menyepakati 6:38 adalah tanggal lahir beliau dalam 6:41 hitungan bulan Syamsiah atau bulan 6:43 Masehi. 6:45 20 April tahun 570 [berdehem] 6:47 Masehi. Artinya hampir 6 abad dari 6:52 kemangkatan Nabi Allah Isa ala Nabina 6:56 alaihi asalatu wasalam. Namun itu tidak 7:00 menjadi masalah. 7:02 Yang terpenting bagaimana kita 7:04 mengekspresikan kegembiraan. Karena 7:07 tentunya mengucapkan selamat di hari 7:10 kelahiran adalah bahagian dari ajaran 7:13 Al-Qur'an yang dibawa oleh Nabi Muhammad 7:16 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 7:18 Sebagaimana ungkapan Nabi Isa dalam 7:21 Al-Qur'an. Wasalamu alaiya. Yauma ulittu 7:26 wauma amutu wauma ub'atsu hayya. Semoga 7:30 keselamatan dari Allah. Arti asalamu 7:33 salamullah keselamatan dari Allah Taala. 7:36 Semoga tercurah atas diriku di hari aku 7:40 dilahirkan, di hari aku diwafatkan, 7:44 di hari aku dibangkitkan. 7:46 Ya, semoga senantiasa Allah berikan 7:49 keselamatannya untukku. Maka tentunya 7:52 dari itu 7:54 kita mestinya harusnya bergembira dan 7:59 mengucapkan salam sekalipun ekspresi 8:02 berbeda-beda ya. Yang tidak setuju 8:04 dengan mengadakan acara-acara 8:06 perkumpulan demi mengekspresikan 8:09 kegembiraan ataupun kesenangan doa 8:13 selamat di hari kelahiran Rasul itu 8:15 terpulang baginya. Ya, espesinya boleh 8:17 berbeda. Ada yang berpuasa sambil 8:20 mengatakan, "Loh, Nabi saja dalam sebuah 8:23 hadis 8:24 yang sahih ditanya tentang alasan kenapa 8:27 beliau merutinkan puasa hari Isnin, hari 8:31 Senin." Beliau menjawab, "Fihi ulidu." 8:35 Di hari itu aku dilahirkan. Nah, berarti 8:38 Rasul mengekspresikan rasa syukur itu 8:42 ada untuk apa? Hari kelahirannya dengan 8:45 apa? Berpuasa. Nah, bagi yang mau 8:47 berpuasa di hari kelahiran Rasul 8:49 dipersilakan. Tinggal pilih tanggalnya 8:51 mau tanggal berapa. 8:52 Heeh. 8:53 Karena kan tidak ada kesepakatan 8:55 tentang tanggal kelahiran Rasul di bulan 8:56 qamariahnya. 8:58 Ada yang mau tanggal 8 puasa silakan, 9:00 tanggal 9 puasa monggo, tanggal 12 9:03 Rabiul Aal boleh. Atau di hari kelahiran 9:06 beliau yang disepakati menurut ulama 9:08 sejarah sirah Nabi atau Islam yaitu 20 9:12 April. 20 April tahun 570 Masehi. 9:16 Silakan tanggal 20 April puasa 9:18 [berdehem] ya. Ataupun hanya mau duduk 9:21 mengucapkan assalamualaika ya sayidi 9:23 Rasulullah. Asalamualaika ayyuhan nabi 9:26 warahmatullah. 9:28 Asalamualaina wa ala ibadillahi shihin 9:30 juga enggak apa-apa. 9:32 Heeh. 9:32 Tapi bergembira di hari kelahiran Rasul 9:36 sallallahu alaihi wa wasallam bahagian 9:39 dari ajaran Al-Qur'an. 9:41 Wasalamu alaiya. Yauma wulitu wauma 9:44 amutu wauma ubatu hayya. semua tidak 9:49 lain 9:50 ekspresi kecintaan para umat terhadap 9:55 nabinya Muhammad sallallahu wasallam 9:58 wabaraka alaih. Nah, tema siang hari ini 10:01 kita akan ee menilik, merenung ya dengan 10:06 membaca, merenung, dan mempelajari 10:08 beberapa makna ayat suci Al-Qur'an 10:10 terkait dengan 10:13 kecintaan kita pada Rasul dan puncak 10:16 tujuan atau bukti dari kecintaan itu 10:19 apa. Kita akan berangkat dari mana? 10:21 Quran surah Ali Imran ayat 31 yaitu 10:24 firman Allah Subhanahu wa taala. 10:27 Ba'da anzubillahisil 10:29 alim minasyaitanirjim. 10:31 Qul in kuntum tuhibbunallaha 10:36 fattabiuni 10:38 yuhbibkumullah 10:41 waagfir lakum dzunubakum wallahu gfurur 10:45 rahim. Kita akan pelajari kata tiap kata 10:49 dari ayat ini agar kita bisa mengambil 10:52 sebuah kesimpulan tentang pentingnya 10:56 ittiba dan apakah ittiba itu dalam 10:59 rangka bukti kecintaan kita kepada 11:03 Rasulullah Muhammad atau kepada Allah 11:05 Subhanahu wa taala ya. Dan begitu juga 11:08 kepada Nabi kita Muhammad sallallahu 11:10 alaihi wa alihi wasahbihi wabaraka 11:14 wasallam. Kita mulai dengan membaca 11:16 ummul Quran, suratul fatihah. Bermohon 11:19 kepada Allah subhanahu wa taala semoga 11:22 keberkahan suratul fatihah, kebaikan 11:24 suratul fatihah, tawab, ajr, nur, sir 11:28 dari setiap huruf min suratul fatihah 11:31 kita mohon kepada Allah subhanahu wa 11:33 taala agar Allah berkenan mengampuni 11:36 dosa-dosa kita, maafkan kesalahan kita, 11:39 dan menambal kekurangan kita. Juga 11:42 harapan kita semoga Allah tabaraka wa 11:44 taala berikan kebaikan dari suratul 11:47 fatihah ini kepada ruh baginda Nabi 11:50 Muhammad sallallahu wasallam wabaraka 11:52 alaih dan juga untuk arwah orang tua 11:55 kita yang sudah meninggal dunia, 11:57 guru-guru kita, mertua kita, sahabat 11:59 kita, para pejuang fisabilillah, mujahid 12:03 fisabilillah yang wafat di jalan Allah 12:05 Subhanahu wa taala. Semoga Allah berikan 12:07 rahmat pada mereka. Allah jadikan kubur 12:10 mereka taman surga sebelum surga abadi 12:14 di hari kemudian nanti. Dan tak lupa 12:16 kita bermohon pada Allah subhanahu wa 12:17 taala mudah-mudahan 12:19 segenap guru-guru kita, orang tua, 12:22 mertua, kemudian para ulama kita yang 12:25 masih hidup semoga Allah tabaraka wa 12:28 taala anugerahkan mereka thulul umr fi 12:31 husnil amal fihatin wafiah. Salimin 12:35 ganimin, farihin, mustabsyirin, 12:39 maqbulin, mabrurin, manzurin innahu 12:42 arhamurahimin. khususnya untuk guru 12:44 kita, founder Rad Silaturahim, Al Ustaz 12:47 Almurabbi Husein bin Hamid bin Hud 12:49 Al-Attas. Al Ustaz Hamzah bin Attas 12:52 Al-Attas, gurunda kami, ayahanda Buya K. 12:54 Ghazali Musanif, Abina K. Muhammad Ihya 12:57 Ulumiddin, Amina Kiai Syihabuddin. 13:00 Kemudian untuk gurundak kami yang berada 13:02 di Pesantren Langitan, Sarang, Lirboyo, 13:05 maupun pesantren-pesantren di sekitar 13:07 kita semua dan juga guru-guru kami yang 13:09 ada di 13:11 Kedah, Fathani ataupun yang nun jauh di 13:15 Timur Tengah sana. Di antaranya guru 13:16 kami Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bil 13:19 faqih abna Habibil Walid Hasan bin 13:22 Abdullah Syatri. Kemudian Habibana eh 13:27 Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafid. 13:29 Kemudian Al Habib Zain bin Ibrahim bin 13:31 Sumaid di Madinah. Abuya Sayyid Ahmad 13:34 bin Muhammad almaliki, Sayid Alawi dan 13:36 Asim bin Abbas almaliki, e Dr. adalah 13:39 Ibrahim Alhani, kemudian Dr. Ali Mansur 13:43 Alkayali, Sayid Kamal Bagir Al-Haidari, 13:46 Dr. Fadil Shamir Albaghdadi dan para 13:49 guru-guru kami di Alazhar di mana saja. 13:52 Semoga Allah anugerahkan mereka 13:54 kesehatan dan dawamul lututfiah 13:57 minallahi tabaraka wa taala. Ala hadin 14:00 nih wau niatin shihah waila hadratin 14:03 nabiil mustofa Muhammadin sallallahu 14:06 alaihi wa alihi wasallam. Alfatihah. 14:10 Auzubillahisamiil 14:12 alim minasyaitanirrajim. 14:14 Bismillahirrahmanirrahim. 14:17 Alhamdulillahiabbil 14:18 alamin. 14:20 Arrahmanirrahim. 14:21 iki yaumidin iyaka na'budu wa iyaka 14:25 nastain ihdinathal 14:28 mustaqimaathalladzina 14:31 anamta alaihim ghairil maghdubi alaihim 14:35 waladinbfirli 14:38 waliwalidaiya walil mukminina amin ya 14:41 rabbal alamin ikhwan dan akhwat 14:43 mustamiin mustamiat musyahidin dan 14:45 musyahidat radio silaturahim AM720 14:48 dan Rasil TV di mana saja berada ataupun 14:51 yang ikut menyimak di belahan Jawa 14:53 Tengah hingga Mageland dan Jogja, Jawa 14:56 Timur hingga Situbondo, Bondowoso, 14:59 bahkan Banyuwangi, Banyu hingga Bali. 15:02 Kemudian yang menyimak melalui 15:03 radio-radio yang bersinergi dengan Rasil 15:06 yang ada di Sumatera mulai dari 15:08 Palembang, Batam hingga Aceh ataupun 15:10 yang ada di seberang pulau Kalimantan 15:13 radionya yang ada di Pontianak maupun 15:15 yang ada di Sulawesi, di Alkhairat Palu 15:18 hingga Papua ataupun yang menyimak 15:20 melalui Radio Garden Internasional. Nah, 15:23 ataupun pemirsa yang melihat melalui 15:26 kanal TV 15:28 Rasil TV di kanal YouTube-nya. 15:32 Siang hari ini kita akan bersama 15:34 beberapa panduan ayat suci Al-Qur'an di 15:37 seputar cinta dan ittiba. Dalam 15:40 Al-Qur'an surah Ali Imran tadi Allah 15:42 jalla jalaluhu wa taala fiula berfirman, 15:45 "Qul in kuntum tuhibbunallah." 15:49 Wahai Rasul, katakan, 15:52 bacakan 15:54 in kuntum 15:56 sekiranya betul ada kalian. Ini 16:00 menggambarkan 16:01 kesungguhan, penekanan, 16:05 pesan yang dalam. In kuntum jika betul 16:08 ada kalian. 16:10 Ya, kalian orang yang mengaku beriman 16:12 pada Allah. Tuhibbunallah. 16:15 Tuhibbunallah. 16:18 mengaku mencintai Allah tabaraka wa 16:20 taala. 16:23 Tuhibbunallah mengaku mencintai Allah 16:25 tabaraka wa taala. Fattabiuni. 16:29 Maka buktikan pengakuan cintamu dengan 16:33 berittiba padaku. Ini perintah Allah 16:36 tabaraka wa taala kepada rasulnya untuk 16:38 menyampaikan pesan ini. Jadi pengakuan 16:41 cinta seorang hamba kepada Allah 16:44 menuntut pembuktian. 16:46 menuntut pembuktian. 16:49 Alil mahabbah alaiq. 16:52 Alil mahabbah alaiq. 16:55 Maka yang namanya pengakuan cinta 16:58 menuntut pembuktian. 17:00 Dalam Al-Qur'an 17:02 ada 89 ayat terulang. 17:05 Ayat yang dimulai dengan firman Allah 17:08 jalla jalaluh. Ya ayyuhalladzina amanu. 17:13 Ayat-ayat yang dimulai dengan panggilan 17:15 seruan kepada setiap hamba yang mengaku 17:18 beriman. Ya ayyuhalladzina amanu. Maka 17:22 isi ayat tersebut satu di antara dua 17:25 atau dua hal sekaligus. 17:27 Perintah Allah kepada setiap orang yang 17:30 mengaku beriman untuk menguji pengakuan 17:34 imannya maukah melaksanakan perintah 17:37 Allah atau berisikan larangan Allah 17:41 sebagai 17:42 pembuktian pengakuan iman atau sekaligus 17:46 perintah dan larangan dalam satu ayat. 17:49 Nah, begitupun ayat ayat ini Ali Imran 17:53 ayat 31 ini Allah perintahkan rasulnya 17:57 menyampaikan pada hamba-hambnya 18:00 pada umat baginda Rasul Muhammad 18:02 sallallahu wasallam wabaraka alaih. 18:05 Siapa di antara umat ini yang mengaku 18:07 cinta kepada Allah, maka buktikan 18:10 cintanya dengan berittiba kepada Rasul. 18:14 Fattabiuni. 18:16 Maka berittibaklah kalian ni padaku 18:20 Rasul Muhammad sallallahu wasallam 18:22 wabarak alaih. Yuhibibkumullah. 18:26 Maka 18:28 maka Allah pasti akan mencintai kalian. 18:32 Jadi jaminan 18:34 kecintaan Allah kepada para hamba 18:39 ya SOP-nya syarat dan ketentuannya 18:42 adalah dengan berittiba. 18:45 Berittiba kepada baginda Rasul Muhammad 18:49 sallallahu wasallam wabaraka alaih. 18:52 Bahkan bukan hanya janji Allah untuk 18:54 mencintai mereka hamba-hambnya yang mau 18:57 berittiba kepada Rasul. Allah berikan 19:00 bonus yang begitu agung, begitu mulia. 19:04 Wagfir lakum dunubakum. Dan pasti Allah 19:08 akan ampuni, berikan ampunan lakum bagi 19:11 kalian 19:13 dunubakum, dosa-dosa kalian, kesalahan 19:17 kalian ditutupi oleh Allah, kesalahannya 19:20 dihapus oleh Allah, kesalahannya 19:22 dihilangkan dari buku catatan amal oleh 19:25 Allah Subhanahu wa taala. Ya, janji 19:28 Allah. Dua, yuhbibkumullah 19:31 wagfir lakum dunubakum. Dirah dengan 19:34 satu amalan yaitu ittiba kepada Rasul 19:37 Muhammad sallallahu wasallam wabarak 19:39 alaih. Allah tutup ayat ini dengan 19:42 wallahu ghafurunur rahim. Sungguh Allah 19:46 maha pengampun lagi maha penyayang. 19:49 Masyaallah tabarakallah. 19:52 Allah Subhanahu wa taala begitu 19:55 menyayangi hamba-hambnya 19:57 bilkhusus hamba-hambnya yang mengaku, 20:00 beriman, dan mencintai Allah subhanahu 20:03 wa taala. 20:06 Ada sebuah ungkapan dari hadis Nabi kita 20:09 Muhammad sallallahu wasallam wabaraka 20:11 alaih yang dikutip oleh Al Imam Abi 20:14 Hamid Al-Ghazali 20:17 dalam kitabnya Ihya Ulumuddin. 20:21 Sebuah riwayat hadis yang disebut 20:22 sebagai hadisul qudsi yang mana Rasul 20:25 menceritakan firman Allah Taala namun 20:29 menceritakan bukan membacakan ayat Allah 20:32 atau firman Allah tabaraka wa taala. 20:35 Disebutkan di situ bahwa 20:39 kata baginda Rasul, Allah tabaraka wa 20:41 taala mengumumkan sebuah pengumuman 20:46 yang berbunyi 20:48 kadaba maniddaa mahabbati 20:53 faidza jannal lailu nama 20:57 ayuhibbu kullu muhibbin an yakhluwa 21:00 bihibi. 21:02 bohong, 21:03 dusta, 21:05 palsu. 21:07 Jika ada seseorang mengaku cinta padaku, 21:10 kata Allah, namun bila malam semakin 21:14 gelap, 21:15 ia tidur meninggalkan aku, tidak bangun 21:19 kecuali saat fajar telah menyingsing. 21:25 Kemudian al Imam Alghazali 21:29 mengutip sebuah komentar. 21:32 disebutkan bahwa ini komentar adalah 21:34 sabda Nabi atau masih masuk dalam 21:36 kategori hadis qudsi tadi. Apa itu? 21:39 Ayuhibbu kullu muhibbin an yaklu 21:43 biibihi. Bukankah setiap orang yang 21:45 sedang kasmaran, 21:47 yang sedang jatuh cinta 21:50 itu senang menyepi dengan kekasih-Nya? 21:54 Ayuhibbu kullu muhibbin an yakluwa 21:58 bihabbihi. Oleh karena itu, betullah 22:01 kiranya ungkapan tadi menyampaikan 22:04 analil mahabbah alaiq. Sesungguhnya 22:08 pengakuan cinta terikat dengan 22:10 pembuktian. 22:12 Ikhwan akhwat mustamiin mustamiat 22:15 musyahidin [berdehem] dan musyahidat 22:17 wafaqanallahu iyakum latih. 22:22 Mari coba kita urai firman Allah 22:25 tabaraka wa taala yang menyampaikan tadi 22:29 in kuntum tuhibbunallah 22:31 fattabiuni. 22:34 Apakah yang dimaksud dengan ittiba itu 22:36 yang merupakan 22:38 konsekuensi atau pembuktian dari 22:42 pengakuan cinta? 22:45 Al-ittiba 22:48 bila kita artikan secara literal atau 22:50 bahasa artinya mengikuti sesuatu dengan 22:54 fokus. Ada kata tabiah atau ada kata 22:58 ittabaah. 23:00 Tabiah bisa diartikan mengikuti 23:03 dengan bermacam 23:06 alasan. 23:08 Tabiah tabiahu ahadun. Mengikuti orang 23:11 itu. Ya, tujuan apa? Bermacam tujuan. 23:16 Apakah ada perintah? Sekalipun tidak 23:17 ada. Namun kata ittabaa ikut wazan 23:22 ifta'ala. 23:24 Ada makna takaluf, ada makna sirurah. 23:29 Ya, ada kata makna jadian artinya apa? 23:31 Shairullurah. Menjadi pengikut setia. 23:34 Itba mengikuti dengan fokus ya. Itu 23:39 makna apa? Makna ittabaah. Kemudian 23:42 diartikan ittiba adalah mengikuti 23:45 sesuatu 23:47 landasannya ada perintah sebelumnya. 23:51 Ada perintah sebelumnya. itu makna 23:53 ittiba' 23:55 mengikuti sesuatu landasannya atau 23:58 dasarnya adalah perintah yang datang 24:01 sebelumnya. 24:03 Itu gambaran ittiba. 24:05 Nah, berarti ittiba itu terikat dengan 24:09 amaran atau perintah dari yang diikuti. 24:13 [berdehem] Nah, ketika Allah Subhanahu 24:15 wa taala memerintahkan rasulnya 24:17 membacakan firmannya, fattabiuni. 24:20 Maka berittibalah padaku, yaitu 24:23 Rasulullah sebagai bukti pengakuan 24:25 cintamu kepada Allah. Maka berarti bisa 24:28 kita artikan mengikuti 24:32 gerak-gerik, sepak terjang. ya arrasmad 24:37 sallallahu alaihi wa wasallam dengan 24:40 landasan ada perintah 24:43 bila mengikuti beliau bukan landasan 24:46 perintah namun karena kesenang kecintaan 24:49 mengidolakan itu disebut dengan kata 24:52 tabiah atau qudwah iqtida sebagaimana 24:57 seseorang 24:58 beriqtida kepada imam dalam salat 25:01 berjamaah 25:04 Untuk berjemah atau beriktida kepada 25:06 imam itu tidak ada intervensi. Pilihan 25:09 kembali pada masing-masing orang. 25:11 Ingin mencari keutamaan jangan salat 25:13 sendirian. Karena keutamaan salat adalah 25:18 dengan berjamaah. Ketika seorang ingin 25:21 mengikuti imam itu pilihan. 25:23 Landasan pun boleh berbeda-beda. 25:26 Tapi ketika sudah memulai takbir 25:28 mengikuti imam Allahu Akbar, ia pun 25:31 mengikuti Allahu Akbar. Aku niat salat 25:34 magrib misalnya atau zuhur atau asar 25:37 berjamaah atau makmuman lillahi taala. 25:40 Maka ketika sudah masuk ranah ya ranah 25:45 salat berjamaah maka berarti wajib 25:48 berittiba. Jangan mendahulukan imam. 25:51 Jangan mendahului imam. Jangan juga 25:54 membelakangi imam dengan waktu yang 25:55 cukup panjang. Ketika imam bertakbir 25:58 fakabiru. Ketika imam raka farkau. 26:02 Ketika imam sajad fasjudu. Ya, itu 26:05 gambaran orang yang berittiba dalam 26:08 salat alias salat berjamaah. 26:11 mengikutinya atau berikhtiar padanya itu 26:13 pilihan masing-masing. Walaupun di di 26:15 satu tempat ada orang yang berjamaah 26:17 dengan satu imam, kita datang mau salat 26:20 sendiri, mau berjamaah, itu pilihan 26:22 kembali pada kita masing-masing. Tidak 26:24 ada paksaan. Namun ketika sudah 26:25 bertakbir di belakang imam alias kita 26:28 menjadi makmum, maka di situlah ada 26:31 ikatan ittiba kepada imam. 26:35 Nah, lalu bagaimana yang dimaksudkan 26:36 dengan fattabiuni? berittiba kepada 26:39 Rasul Muhammad sallallahu alaihi wa 26:41 alihi wasallam. Ini yang perlu kita 26:42 pelajari, yang perlu kita renungkan. 26:46 Maka mengikuti Rasul sallallahu alaihi 26:48 wasallam landasannya adalah perintah. 26:51 Namun yang perlu kita 26:55 geser kita punya pandangan 26:57 yaitu melihat sosok baginda Rasul 27:01 Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang 27:05 memiliki kedudukan begitu agung di sisi 27:06 Allah Subhanahu wa taala. Sampai-sampai 27:09 Allah perlu menjadikan beliau atau 27:13 berittiba kepada beliau sebagai 27:15 parameter 27:17 bukti kecintaan kita, pengakuan cinta 27:20 kita kepada Allah. In kuntum 27:22 tuhibbunallah. 27:24 Ada apa gerangan? 27:26 Maka bila kita menilik bermacam banyak 27:30 ayat Al-Qur'an, kita akan jumpai. 27:33 Rupanya beliau Nabi kita Muhammad 27:35 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 27:39 tidaklah menjadi atau Allah jadikan 27:41 parameter 27:43 ukuran mahabbah dan iman hamba-hamba 27:46 Allah kepada Allah dengan berittiba 27:47 kepadanya rupanya tidak lain karena 27:50 beliau Muhammad sallallahu alaihi 27:53 wasallam sudah layak menjadi ikutan. 27:58 Kenapa? Karena rupanya beliau sudah 28:00 lulus uji dengan betul-betul berittiba 28:03 kepada Allah subhanahu wa taala. Karena 28:06 beliau sudah lulus uji menjadi lalu 28:09 Allah jadikan sebagai parameter ukuran 28:12 ittiba kita kepada beliau. Nah, dari 28:15 itulah berangkat dari lulus uji ini maka 28:18 kita pun wajib berittiba kepada beliau 28:22 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 28:25 Baik. 28:28 Oke, kita minum dulu. 28:30 Berarti kata baik ya. 28:34 Berapa menit tuh 28:36 total? Sudah berapa menit totalnya? 28:38 Tig 28:39 3 menit. 28:43 31 menit. 28:45 3 menit. 28:49 Oke, lanjut. [berdehem] 28:52 Ustaz langsung aja. 28:54 1 2 3 28:59 Nam. Nah, Baginda Muhammad, 29:03 sosok baginda Nabi Muhammad, sosok 29:06 baginda Rasul Muhammad tidaklah menjadi 29:09 atau Allah jadikan sebagai parameter 29:13 berittiba kepada beliau sebagai bukti 29:15 mahabbah kita kepada Allah. Kecuali bila 29:18 kita mau meneliti, membuka, mempelajari 29:22 banyak ayat suci Al-Qur'an, rupanya 29:25 beliau ini terikat dengan kewajiban 29:29 berittiba. 29:31 Terikat dengan kewajiban berittiba. 29:33 Sebagaimana kita terikat dengan 29:36 persyaratan untuk meraih mahabatullah, 29:38 berittiba kepada Rasul, rupanya Rasul 29:41 pun menjadi ukuran, menjadi panutan. 29:46 menjadi the real model tentang ittiba. 29:50 Karena Rasulullah sallallahu alaihi wa 29:52 alihi wasallam juga mendapatkan tuntutan 29:56 dari Allah untuk berittiba. 29:59 Kalau kita diperintahkan Allah untuk 30:01 berittiba kepada Rasul, maka rupanya 30:05 Rasul Muhammad sallallahu alaihi wa ali 30:07 wasallam dalam Al-Qur'an digambarkan 30:10 sebagai seseorang yang terikat harus 30:14 berittiba kepada wahyu yang Allah 30:17 sampaikan. Jadi, Rasul berittiba kepada 30:21 Al-Qur'an, kita berittiba kepada risalah 30:24 yang dibawa oleh Rasul berupa Al-Qur'an 30:27 dari Allah Subhanahu wa taala. Baik, 30:29 contohnya kita akan buka beberapa ayat 30:32 suci Al-Qur'an di antaranya yang 30:33 terdapat dalam Quran suratul An'am 30:38 di ayat ke berapa? Ayat 106. 30:41 Allah Subhanahu wa taala berfirman 30:43 kepada Rasul Muhammad sallallahu alaihi 30:45 wa alihi wasallam. 30:48 Ittabi' ma uhya ilaika 30:53 mirbika la ilaha illahu wa a'id anil 30:58 musyrikin. 31:00 Di ayat ayat ke104, 31:03 Allah Subhanahu wa taala telah 31:05 memberitahukan kepada kita semua 31:07 hamba-hambnya dengan sebuah firman yang 31:10 berbunyi qod jaakum 31:13 basirbikum 31:16 faman abs finafsihi waman amiya faaiha w 31:21 ana alikum bihafid wikaful 31:27 ayat walqu 31:37 ilahaillahu wail musyrikin. Kita tahu 31:41 bahwa bahwasanya Quran suratul an'am 31:44 dikenal dengan nama lainnya adalah surah 31:46 at-tauhid. Suratut tauhid. satu surah 31:50 yang ayatnya begitu panjang berisikan 31:53 ayat-ayat yang apa namanya yang sangat 31:57 terkait dengan tema ketauhidan keesaan 32:00 Allah atau saat kita ingin ingin 32:02 betul-betul bertauhid kepada Allah 32:05 pelajarilah surah tauhid atau suratul 32:08 an'am ini. 32:10 Nah, dalam Quran surah Al-An'am ayat 104 32:13 yang merupakan surah Makiyah, Allah 32:15 berfirman, "Qod jaakum basiru 32:18 mirobbikum." Sungguh telah datang pada 32:20 kalian. Ya, telah datang pada kalian 32:24 wahai umat Arab ya, yang berada di 32:28 negeri Hijaz dan tentunya ayat ini 32:30 sekarang berlaku buat kita sungguh telah 32:32 mendatangi kalian. Apa itu basiru 32:35 mirobbikum? Al-Qur'an yang merupakan 32:38 sebuah panduan. 32:40 untuk membuka mata hati kita bashair 32:44 agar kita terbuka mata hatinya 32:47 maka Allah subhanahu wa taala 32:51 memberitahukan faman absar falinafsih 32:54 maka siapa di antara kita yang ingin 32:57 basirahnya 32:58 mata hatinya dapat terbuka 33:02 melihat kebenaran 33:05 falinafsihi ya lalu mengikuti ajaran 33:08 Al-Qur'an yang Allah beri nama sebagai 33:09 nama bashair yang membuka mata hati 33:13 manusia. 33:15 Maka faman absar falinafsih. Maka 33:18 tentunya orang yang memilih mengambil 33:20 dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pembuka 33:22 mata hatinya maka kebaikan itu akan 33:25 kembali untuknya. Waman amiya faalaiha. 33:30 Siapa orang yang buta menutup mata dari 33:34 kebenaran bashair 33:37 faaiha maka kebutan itu akan mengena 33:41 pada dirinya. W anna alikum bihafid. Dan 33:44 sungguh aku bukanlah seseorang yang mau 33:48 menjaga kalian saat kalian tidak mau 33:51 menjadikan Al-Qur'an sebagai panduan 33:53 bashair kalian. menggambarkan bagaimana 33:57 perilaku orang-orang yang tidak mau 33:59 beramal saleh 34:02 alias ingkar dengan kebenaran, tidak 34:04 mengimani Al-Qur'an, 34:06 bahkan menyekutukan Allah dengan 34:08 selainnya. Allahu Akbar. 34:12 Alladzina qalalladzina la yarjuna 34:15 liqoana. 34:17 Orang-orang yang tidak punya keinginan 34:20 berjumpa dengan Allah, mereka merespon 34:24 tilawah ayat-ayat Al-Qur'an yang begitu 34:26 jelas dengan sebuah komentar. 34:30 Apa komentarnya? 34:32 Iti biquranin ghairi hadza. 34:36 Wahai Muhammad, 34:38 datangkan kepada kami 34:41 Quran 34:43 atau bacaan selain yang ini. 34:48 Datangkan pada kami Quran yang lain, 34:52 bacaan yang lain. Jangan ini tidak 34:55 sesuai dengan keinginan kami. Tidak bisa 34:59 memenuhi hasrat kami. Ayat-ayatMu ini 35:02 yang datang dari Tuhanmu itu. datangkan 35:04 yang lain giri hadza selainnya ini. 35:08 Allahu Akbar. Hati-hati ya. Sekarang 35:11 banyak orang ini ya meyakini bahwa ada 35:14 selain dari Al-Qur'an yang memiliki 35:18 qudasah, kesucian seperti Al-Qur'an. 35:22 Padahal Al-Muqaddas wahidun yang 35:26 disucikan oleh Allah tidak mungkin salah 35:29 ya, tidak mungkin kurang. Hanya satu 35:31 yaitu Al-Qur'an. Tapi lihat gambaran 35:34 orang-orang ini. Dan hal ini sekarang 35:37 pun tercermin di zaman sekarang. Ketika 35:39 ada orang bacakan ayat Al-Qur'an, 35:42 mentilawahkan di hadapannya Al-Qur'an, 35:44 datangan juga dong yang lain. Masa Quran 35:47 doang? 35:48 Emang enggak ada riwayat, emang enggak 35:50 ada ibarat, emang enggak ada asar yang 35:54 mendukung ayat ini, yang membenarkan 35:57 Quran ini. Lihat coba ii biguranin giri 36:00 hadza au baddilhu 36:03 atau rubah dan ganti ini enggak sesuai 36:08 bacaan ini enggak cocok Quran ini dengan 36:11 kami. A baddilhu atau ganti rubah. 36:18 Ya, [mendengus] jangan yang itu. Ah, 36:21 lihat kira-kira apa respon baginda Nabi 36:25 saat orang-orang tadi, orang-orang 36:27 kafir, orang-orang musyrik 36:30 mengomentari dengan itti biquranin giri 36:34 hadza a badilhu. 36:37 Rasulullah tidak memiliki jawaban 36:40 sehingga turun ayat pada beliau. 36:44 Allah memerintahkan Rasul bacakan 36:46 jawabannya. 36:48 Qul ma yakunuuli. 36:51 Rasul tidak menjawab 36:54 sesuai dengan keinginannya. Tidak. Rasul 36:58 tidak memiliki jawaban 37:00 untuk mengcoer ungkapan mereka 37:04 biquranin giri hadza a badilhu. 37:07 Namun Allahlah yang berikan arahan ya 37:11 menyampaikan wahyunya 37:14 sebagai jawaban ya. terhadap ungkapan 37:17 mereka. Apa kata Allah? Qul katakan 37:21 lagi. Qul sampaikan pada mereka. Qul 37:25 bacakan jawabanku ini. Apa jawaban dari 37:28 Allah? Bilang ma yakunuuli 37:33 an ubaddilahu 37:35 min tilqai nafsi. 37:39 Katakan wahai rasulku Muhammad ma 37:42 yakunuli tidak ada kewenangan bagiku. 37:47 Aku tidak memiliki legalitas 37:52 untuk apa? Tentang apa? An ubaddilahu. 37:56 Untuk merubah dan mengganti Quran ini. 38:01 Untuk merubah dan mengganti bacaan ini. 38:04 Tidak. Aku tidak punya wenang. 38:07 tidak punya wenang untuk mengganti, 38:10 merubah, menambah, mengurangi, 38:14 mengada-adakan sesuatu yang tidak 38:16 diadakan oleh Quran ini. Aku tidak punya 38:19 wenang mengharamkan apa yang dihalalkan 38:22 oleh Quran ini. Aku tidak punya wenang 38:25 menghalalkan apa yang telah disebutkan 38:28 sebagai satu hal yang haram dalam kitab 38:30 ini, dalam Quran ini. Ma yakunuuli. 38:34 Aku tidak punya menang apa-apa. Katakan 38:36 pada mereka, kata Allah, bacakan 38:38 firmanku ini di hadapan mereka. Ma 38:41 yakunuuli an ubaddilahu min tilqai 38:44 nafsi. Sesuai dengan hasrat dan 38:48 keinginan diriku. Gak ada. 38:51 Lalu Rasulullah pernya apa dong di 38:54 hadapan Quran ini? 38:57 In attabiu 38:59 illa ma yuha ilaih. 39:02 Aku tidak punya kewenangan. 39:06 Dan aku tidak punya kebolehan 39:10 mengikuti sesuatu, 39:12 berittiba pada sesuatu 39:15 illa kecuali ma yuha ilaiya. 39:21 Apa yang akan diwahyukan kepadaku oleh 39:25 Allah? 39:27 Itu saja kewajibanku. Itu saja tuntutan 39:31 Allah padaku. 39:33 Di hadapan Al-Qur'an. Aku cuma punya ada 39:35 kewajiban berittiba kepada wahyu yang 39:39 Allah turunkan dalam Al-Qur'an. 39:43 In attabiu illa ma yuha ilaiya. 39:47 Inni akho sungguh aku ini takut dan 39:52 selalu ketakutan 39:55 akan apa? In asitubbi, 39:58 sekiranya aku durhaka pada Tuhanku, aku 40:02 takut. 40:03 Selalu takut akan apa? Adzaba yaumin 40:07 adzim. Siksa hari yang begitu dahsyat, 40:12 siksa yang begitu besar. 40:15 Enggak akan terbayang olehmu bagaimana 40:17 besarnya siksa Allah Taala. Khususnya 40:21 apabila aku tidak berittiba kepada wahyu 40:25 Allah. dalam Al-Qur'an. 40:29 Bahkan di akhir surah Al-Qiyamah, 40:32 Allah Subhanahu wa taala memberikan 40:35 ancamannya kepada Rasul. Bila Rasul 40:38 berani-berani 40:40 menggonta-ganti, 40:42 merubah-rubah, 40:44 menambah atau mengurangi 40:47 apa yang Allah sudah tetapkan dalam 40:49 Al-Qur'an. Rasul menambahkan, awas. 40:53 Rasul mengurangi hati-hati. 40:56 Rasul berani mengharamkan apa yang Allah 40:58 tidak haramkan. Bila sekiranya Rasul 41:01 berani menghalalkan apa yang Allah telah 41:03 haramkan, hah ancamannya kata Allah 41:07 dalam akhir surah Alqiyamah, walau 41:10 taqawala 41:11 alaina ba'dal aqail. Sekiranya 41:16 rasul berani untuk melakukan taawul 41:19 alallah. 41:21 Apa takawul? diambil kata-kata qala 41:23 yaakulu taqawala artinya mengada-adakan 41:27 perkataan 41:29 mengada-adakan ucapan atas nama Allah 41:32 yang Allah tidak ucapkan yang Allah 41:34 tidak firmankan taqawala alaina ba'dal 41:38 aqail jika sekiranya rasul tapi lau di 41:41 sini kan menggambarkan adamul wukuqu 41:44 tidak terjadi. 41:46 Sekiranya rasul berani, tapi arti rasul 41:48 enggak berani. Sekiranya andaikan Rasul 41:52 berani bertaquawul alallah, maka Allah 41:56 berikan ancaman. Laak akhadna minhu 41:58 bilamin. Pasti aku akan ambil dia dengan 42:02 tangan kananku. 42:05 Laakna minhuamin tumma laq minhult 42:08 watin. Dan pasti kami akan putuskan 42:13 urat nadinya. 42:15 Fama minkum min ahadinhu hajizin. Maka 42:18 tidak ada seorang pun dari kalian yang 42:21 mampu memberikan pertolongan dan 42:23 menghalangi siksa Allah terhadap Rasul 42:26 jika Rasul sekiranya berani melakukan 42:29 hal tersebut, yaitu attaquwul alallah. 42:33 Mengadakan satu ucapan perkataan atas 42:36 nama Allah. Dan itu mustahil berlaku 42:39 pada Rasul Muhammad sallallahu alaihi wa 42:42 alihi wasallam. 42:44 Naam. Maka berarti Allah Subhanahu wa 42:48 taala dalam ayat ini surah Yunus ayat 15 42:51 memberitahukan tentang apa? Pengakuan 42:53 Rasul bahwa beliau hanya mengikuti satu 42:56 perkara yaitu wahyu Allah Subhanahu wa 43:00 taala. Dan yang ketiga, kita akan tutup 43:03 tausiah siang hari ini dengan apa? 43:06 merenungkan beberapa panduan Al-Qur'an 43:09 tentang larangan Allah kepada Rasul 43:13 dalam berittiba setelah 43:16 jeda berikut ini insyaallah taala. 43:19 Baik, jazakallah ustaz atas tausiahnya. 43:23 Ikhwan dan akhwat, kami akan jeda 43:25 kembali dan tetaplah bersama kami. 43:36 [musik] 43:37 Brasil TV, 43:44 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 43:47 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 43:48 subhanahu wa taala. Terima kasih Anda 43:51 masih bersama kami di program tausiah 43:55 siang di hari ini. Dan kita akan 43:58 melanjutkan pembahasan tentang ee yang 44:02 sebelumnya tadi Ustaz sudah sampaikan 44:05 yaitu larangan apa, Ustaz? [tertawa] 44:09 Tadi yang kedua 44:10 Heeh. 44:11 Apa namanya? Pemberitahuan Nabi dalam 44:13 hal beritiktiba. Pemberitahuan Nabi 44:15 tentang 44:16 Heeh. dirinya yang berittiba. Seang 44:18 terakhir larangan Allah kepada Nabi 44:21 dalam hal ittiba. 44:22 Larangan Allah. Ah, enggak usah dah saya 44:24 biar aja deh. 44:26 Yuk, sudah yukak enggak apa-apa. Enggak 44:28 apa-apa kan bisa di di 44:32 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 44:34 subhanahu wa taala. Terima kasih Anda 44:36 masih bersama kami dalam program tausiah 44:39 siang bersama guru kita Ustaz Fawas 44:41 Abizawiyah. Kita lanjutkan pembahasan 44:44 kita selanjutnya dalam program hari ini. 44:48 Tafadal Ustaz 44:48 Mas. Alhamdulillah. 44:50 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 44:52 subhanahu wa taala. 44:54 Di bagian ketiga sekaligus menutup 44:57 program tausiah siang rasil kita siang 44:59 hari ini dalam event peringatan Maulid 45:02 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 45:05 adalah 45:06 penjelasan Al-Qur'an tentang larangan 45:10 Allah kepada Nabi kita Muhammad, 45:13 rasulnya, habibnya, khalilnya, 45:16 mustofanya dalam 45:19 konteks berittiba. 45:21 Kita akan kutipkan dari beberapa ayat 45:23 suci Al-Qur'an. Di antaranya adalah 45:24 Quran surah Al-Maidah 45:27 ayat ke-48. yaitu firman Allah Subhanahu 45:30 wa taala yang berbunyi, "Wa anzalna 45:35 ilaikal kitaba bilhaqq 45:39 musdiqan limaa baina yadaihi minal 45:43 kitabi 45:45 wa muhaimin alaih 45:48 fahkum bainahum bimaa 45:53 anzalallah 45:56 wala tattabi' 46:06 Allah Subhanahu wa taala berfirman 46:08 kepada rasulnya, wa anzalna ilaikal 46:11 kitaba bilhaq. Wahai rasulku, kami telah 46:15 turunkan padamu 46:17 sebuah kitab yaitu Al-Qur'an bilhaq 46:21 dengan kebenaran yang pasti juga 46:25 berisikan kebenaran yang pasti. 46:28 Itulah Al-Qur'an 46:30 turunnya benar pasti dan isi 46:33 kandungannya adalah kebenaran yang 46:36 bersifat pasti atau parameter kebenaran, 46:40 tolak ukur kebenaran. 46:43 Maka Allah Subhanahu wa taala 46:45 perintahkan rasul-Nya. 46:48 Kemudian Allah berfirman, "Musaddiqan 46:51 lima baina yadaihi minal kitabi 46:54 wahaiminan alaih." 46:57 Allah beritahukan peran Al-Qur'an yang 46:59 Allah turunkan, kitab yang Allah 47:01 turunkan kepada rasul-Nya yaitu 47:03 Al-Qur'an dengan penuh kebenaran, 47:07 berisikan nilai-nilai kebenaran. Di 47:10 antara fungsinya adalah musaddiqan 47:14 menjadi 47:16 legislator. 47:18 Kalau kita e Kang Abi Agus 47:21 lulus sekolah 47:22 i 47:23 ya lulus SMA atau lulus apa tuh? Lulus 47:27 kuliah ataupun lulus SMP biasanya kita 47:30 mendapatkan apa dari institusi sekolah 47:33 kita tuh atau kampus kita? 47:34 Ijazah. 47:35 Ijazah 47:37 yang asli kan? 47:38 Heeh. Iya asli. [tertawa] Iya, betul 47:40 kan? 47:40 Iya. 47:41 Disertai apa biasanya yang kopi. 47:43 Iya. 47:44 Cuma sudah dapat apa ya? 47:45 Legalisir. 47:47 Sudah dilegalisir kan? 47:48 Iya. 47:49 Memang memang dia enggak asli hanya 47:51 fotokopian. 47:53 Kalau asli kan ketahuan nih bentuknya 47:54 semua bedah ee kertasnya enggak sama. 47:58 Terus biasanya pakai embos ya kan 48:00 stempelnya basah. Kalau fotokopian 48:03 lembar beberapa lembar itu beli 48:05 fotokopian tapi punya nilai sama dengan 48:08 asli. karena dilegalisir. 48:09 Karena mendapatkan legalisir distempel 48:12 basah lagi. Ada tantangan kepala 48:13 sekolah. 48:14 Heeh. 48:14 Betul enggak? Atau kepala atau rektor 48:16 kampusnya. Nah, itu namanya legalisir. 48:22 Jadi, Al-Qur'an punya peran kata Allah 48:24 Taala, selain memang berisikan 48:27 nilai-nilai kebenaran agar menjadi telah 48:30 ukur neraca ke kebenaran, dia juga 48:34 mempunyai peran melegalisir. 48:38 Apa yang dilegalisir? 48:40 Musaddiqan lima baina yadaihi minal 48:42 kitab. 48:44 Al-Qur'an menjadi legislator yang 48:47 melegalisir 48:49 segala apa 48:51 saja yang ada di hadapannya dari 48:54 kitab-kitab lain. 48:56 Baik kitab yang diklaim turun dari Allah 49:00 maupun kitab karya tulis manusia. 49:03 Itu Kang Abagus. 49:04 Heeh. Baik yang diklaim atas nama agama 49:08 Tuhan, 49:09 datang dari Tuhan atau karya tulis 49:13 interpretasi hasil ijtihad analisa 49:17 manusia. 49:19 Kitab-kitab itu yang berada di hadapan 49:22 Al-Qur'an jika ingin dijadikan sebuah 49:25 kitab panduan hidup yang berisikan 49:28 nilai-nilai kebenaran harus [mendengus] 49:30 mendapatkan legalisir dari Al-Qur'an. 49:34 baru kita boleh katakan ini kitab benar 49:37 berisikan nilai-nilai kebenaran, panduan 49:40 kebenaran dalam hidup. Walaupun kitab 49:41 fikih, kitab sirah, kitab hadis, kitab 49:45 tasawuf, kitab apa saja ataupun kitab 49:48 yang sebelumnya yang penting musaddiqan 49:51 lima baina yadahi minal kitab. 49:55 Dan bukan hanya musdiq, Al-Qur'an juga 49:58 Allah beritahukan sebagai apa? wa 50:00 muhaimin alaih yang menghegemoni 50:05 atau yang menjadi apa? Scanning ya 50:09 scanning bagi segala kitab. Kang Abi 50:12 Agus tahu enggak kalau kita mau nukar 50:14 uang dolar, uang real, pokoknya uang 50:16 asing deh. 50:17 Heeh. 50:17 Ya, kita mau tukerin ana punya nih 1.000 50:20 riyal misalnya, ana bawa nih 1$.000 50:23 dolar misalnya. 50:24 Iya. 50:24 Ya kan? Tukar dong rupiah. Oke, Pak. 50:27 Sebentar ya, Pak. Saya scanning dulu ya, 50:30 Pak. 50:30 Heeh. 50:31 Kan ya. 50:31 Heeh. 50:32 Scanning dulu nih. Oh, asli nih. Bisa 50:35 ditukar dari 10 lembar ada dua yang 50:37 enggak asli, Pak. Ini bukan asli, Pak. 50:39 Eh, yang begitu Anda dapat seikat 50:41 pokoknya. Enggak, Pak. Ini dua asli. 50:43 Maka enggak laku tuh duitnya. enggak 50:46 bisa ditukar dengan uang kit rupiah. 50:48 Nah, Al-Qur'an itu selain dia menjadi 50:51 legislator yang melegalisir segala kitab 50:55 yang ada di hadapannya, ia pun menjadi 50:58 muhaimin yang men-scanning ya dan 51:01 menghegemoni kitab-kitab lain. 51:05 Nah, lalu Allah perintahkan pada 51:07 rasulnya, fahkum bainahum bima 51:11 anzalallahu. 51:14 Dan kamu wahai rasulku punya kewajiban 51:16 ketika ingin menetapkan satu hukum 51:21 di antara manusia mana yang benar mana 51:24 yang salah. Tolak ukurnya adalah ma 51:28 anzalallah 51:29 adalah kitab yang Allah turunkan padamu 51:32 yaitu Quran. 51:34 Nah, inilah penutup ayat ini yang kita 51:38 jadikan penutup kajian tausiah siang 51:40 hari ini. Wala tattabi 51:43 ahwaahum 51:45 amma jaaka minal haq. Wahai Rasul, kamu 51:50 tidak boleh berittiba, 51:53 [mendengus] kamu tidak boleh mengikuti, 51:56 kamu tidak boleh ikut-ikutan pada apa? 52:00 Tidak boleh berittiba kepada ahwaahum 52:04 keinginan mereka yang bagaimana? Amma 52:08 jaaka minal haq. Keinginan orang-orang 52:12 yang menjauhkan dirimu dari nilai-nilai 52:16 kebenaran Al-Qur'an yang telah datang 52:18 padamu. Jadi kesimpulan tausiah siang 52:22 hari ini, Allah memerintahkan rasul-Nya 52:25 untuk berittiba kepada wahyu Al-Qur'an. 52:28 Rasul memberitahukan dirinya bahwa 52:30 dirinya hanya punya kewajiban berittiba 52:33 kepada alwahyu Al-Qur'an. Dan Allah 52:36 melarang baginda Rasul untuk berittiba 52:39 kepada keinginan orang banyak yang 52:43 menjauhkan dirinya dari nilai-nilai 52:47 kebenaran Al-Qur'an. 52:49 Oleh karenanya cinta kepada Allah mesti 52:53 dibuktikan dengan berittiba kepada 52:55 Rasul. Dan berittiba kepada Rasul 52:58 maksudnya adalah mengikuti panduan 53:02 Al-Qur'an sebuah kitab risalah yang 53:05 datang dari Allah yang dibawa oleh Rasul 53:07 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 53:10 wasallam. Oleh karenanya fattabiuni. 53:13 Ikutilah risalahku. Ikutilah apa yang 53:16 aku bawa dari Allah Subhanahu wa taala. 53:20 Yuhbibkumullah. 53:21 Pasti kalian dicintai oleh Allah. 53:24 Waagfir lakum dunubakum. Dan pasti Allah 53:27 akan mengampuni untuk kalian dosa-dosa 53:30 kalian. Dan ketahuilah Allah maha 53:32 pengampun lagi maha penyayang. Demikian 53:37 tausiah siang hari ini spesial di hari 53:40 peringatan Maulid Nabi kita Muhammad 53:43 sallallahu alaihi wa ali wasallam 1448 53:47 Hijriah. Maka pesan penting kesimpulan 53:50 dari ta siang hari ini, mari jemput 53:54 mahabbatullah dengan berittiba kepada 53:57 Al-Qur'an risalah Allah yang dibawa oleh 54:00 Rasulullah sallallahu alaihi wa alihi 54:03 wasallam. Subhanakallahumma wabihamdika 54:06 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 54:10 wa atubu ilaik wa akiru dawana 54:13 anilhamdulillahiabbil 54:16 alamin. Wasalamualaikum warahmatullahi 54:19 wabarakatuh. 54:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:23 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 54:25 hasil yang dirahmati Allah subhanahu wa 54:26 taala. 54:28 Demikian tadi telah kita simak bersama 54:32 pembahasan ee bersama guru kita Ustaz 54:35 Fawas Abi Zawiyah. Dari pembahasan kita 54:38 di siang hari ini, kita belajar bahwa 54:40 cinta kepada Allah dan Rasulullah 54:42 sallallahu alaihi wasallam bukan sekedar 54:45 pengakuan di lisan. Cinta membutuhkan 54:48 pembuktian dan pembuktiannya adalah 54:50 iktiba atau mengikuti petunjuk 54:52 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 54:55 Rasulullah sendiri adalah teladan dalam 54:57 beriktiba kepada wahyu Allah. Maka mari 55:00 kita bertanya kepada diri kita 55:02 masing-masing. Sudah sampai mana iktiba 55:05 kita kepada Al-Qur'an? Apakah Al-Qur'an 55:08 baru sebatas kita baca dan dengarkan 55:11 atau sudah menjadi pedoman dalam cara 55:13 kita berpikir, berbicara, beribadah, 55:16 bermuamalah, dan mengambil keputusan 55:19 dalam kehidupan sehari-hari. Jangan 55:21 sampai kemudian kita mengaku mencintai 55:24 Al-Qur'an dan Rasulullah, tetapi dalam 55:27 kehidupan justru lebih banyak mengikuti 55:29 keinginan dan hawa nafsu. Mari kita 55:32 jadikan momentum Maulid Nabi Muhammad 55:34 sallallahu alaihi wasallam bukan sekedar 55:37 mengenang kelahiran beliau, tetapi 55:39 momentum untuk semakin mengenal, 55:42 mencintai, memahami, dan mengikuti sunah 55:45 beliau serta menjadikan Al-Qur'an 55:48 sebagai pedoman hidup. Dan semoga Allah 55:51 menjadikan kita hamba-hamba yang 55:53 benar-benar mencintainya. Mencintai 55:56 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 55:59 Istikamah dalam iktiba, mendapatkan 56:02 kecintaan dan ampunan Allah, serta 56:04 dikumpulkan bersama Rasulullah 56:06 sallallahu alaihi wasallam di akhirat 56:08 kelak. Allahumma sholli wasallim wabarik 56:11 ala sayyidina Muhammad wa ala alihi wa 56:14 ashabihi ajmain. 56:16 Kami mohon undur diri dari ruang dengar 56:18 Anda. Ilaliqo billahi taufik wal 56:20 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 56:22 wabarakatuh.