Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:09 Brail TV. 0:16 Asalamualaikum, Bang Iksanuddin Nursi. 0:19 Apa kabar? 0:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:23 wabarakatuh. 0:24 Masyaallah. 0:26 Masyaallah. 0:27 Sudah beli kambing atau sapi, Bang? 15 0:30 hari lagi nih. Idul Atha. [berdehem] 0:33 Alhamdulillah. Sudah siap. 0:35 Sudah siap. Ya, nampaknya dunia masih 0:37 terus berkorban nih. Karena banyak anak 0:40 manusia yang akan menjadi cerita 0:43 pengorbanan akibat makhluk yang satu ini 0:46 ya, bernama Trump yang katanya tanggal 0:49 14 0:51 besok ini pergi ke China. Apa yang 0:53 dibawa ke China ini? Nak nak ndak ndak 0:56 ngerti. saya dengan keadaan yang 0:58 sekarang ya. Modal apa yang di bawah 1:00 tulisan Bang Ihsaduddin Nur ini menjadi 1:02 catatan ya. Apalagi cerita Beijing 1:06 dengan tatanan dunia baru. Steve Hank 1:09 menulis apa mungkin bisa Bang Ihsanuddin 1:12 kasih pencerahanlah buat pendengar di 1:14 berbagai tempat dan juga pengkhianatan 1:17 konstitusi oleh Donald Trump yang 1:20 nampaknya permainan ini terus 1:21 berlangsung ya gak boleh perang tapi 1:23 menyerang terus. Ini kan lucu ya. 1:26 Sementara orang-orang di Eropa sudah 1:28 uring-uringan karena ee menentang baik 1:31 Greenland, belanja NATO, Ukraina, Rusia. 1:35 Dulu kan ini sudah hampir damai di 1:36 Turki, tapi nampaknya menjadi proksi 1:39 buat e Amerika. Akhirnya Hang Henghong 1:41 terus bergulir bertahun-tahun. Belum 1:43 lagi titipan pesan dari Raja Charles ya. 1:47 dan Eropa uring-uringan dengan tarifnya 1:49 kecuali Indonesia yang bikin BOP dan ATR 1:52 itu kan juga menjadi sebuah catatan yang 1:55 ditulis dari hari-hari ini. Dan tentu 1:58 saja catatan-catatan pagi ini juga 2:01 mengingatkan sebuah tulisan ekonomi 2:04 pertumbuhan tinggi tapi kemiskinan 2:07 terjadi. Enggak terasa tuh pertumbuhan 2:08 tinggi ya bolehlah. Tapi apa ada teori 2:11 tentang ini, Bang? Nampaknya ini menjadi 2:14 paradoks antara rakyat dan juga 2:16 pemerintah nih. Silakan Bang Iksanuddin 2:19 Nursi apa yang ingin disampaikan untuk 2:21 pencerahan 40 menit ke depan menemani 2:23 Anda di manaun negeri 4 oh 29 negara 2:28 juga dari Aceh sampai Banyuwangi tafadol 2:31 Bang di tengah-tengah hanta virus yang 2:33 menjadi apa nih ee apa rongrongan baru 2:36 ini isu ee setelah kopat Covid dulu ya 2:39 silakan Banghamdulillaham 2:41 [berdehem] 2:48 Allah sayidina Muhammadidina Muhammad 2:52 subhanakana 2:57 rabbanaidnaahmanirli 3:03 amri wahdatan 3:06 kita mulai dulu dengan 3:09 pinjatan senjata tapi tetap menyerang 3:14 nanti berkaitan sama kunjungan 3:16 Trump ke Beijing 3:20 ee 3:23 di sebuah situs 3:27 yang terbit di sana yang isinya kalangan 3:30 intelektual 3:32 termasuk kalangan intelektual muslim. 3:36 ee dunia yang sekarang ini sebenarnya 3:38 sudah masuk dalam 3:41 perang dunia ketiga 3:44 cuma tanpa bom atom atau tampak nuklir. 3:47 H 3:49 dia menyebut kajian itu menyebut 3:52 misalnya 3:53 ee 3:56 dengan dimainkannya 3:58 hormus 4:00 sebagai 4:02 bagian dari gangguan pasokan. 4:06 Maka ee seluruh dunia tidak ada satuun 4:09 negara yang tidak terkena. 4:11 H 4:13 ee seluruhnya terlibat dalam peperangan 4:16 itu 4:17 lebih dari nuklir, 4:20 lebih dari semuanya. Dan perbedaannya 4:23 tidak ada 4:25 ee orang yang mati 4:28 juta-jutaan. 4:31 yang mati ee ribuan tapi tidak. 4:36 Nah, tapi ketika ekonomi disakiti 4:40 ee kemanusiaan 4:42 dikhianati 4:45 ee 4:47 dan seluruh negara terdampak convention 4:51 effect 4:53 atas perang 4:55 maka sesungguhnya kita sudah masuk dalam 4:57 perang di tiga kajian itu. 4:59 Hm. 5:00 Lalu diinventarisasi 5:03 ee 5:05 dampak masing-masing. Panjang dampaknya. 5:08 Ee 5:10 saya baru ngah Oh iya Chicago terkena. 5:14 Pasar Chicago itu pasar pasar minyak 5:16 terkena 5:18 dan 5:20 seperti biasa ee dihitung juga siapa 5:23 yang mendapat keuntungan. 5:25 Hm. 5:26 dari 5:28 situ khusus untuk ee Cina 5:34 ee dua kali ee Cina dan Rusia memeto 5:39 ee Dewan Keaman ketika Iran mau diblame, 5:43 ketika Iran mau disalahkan. 5:45 He. 5:47 Dan tapi pada saat sama juga mereka 5:49 mengakui 5:50 ee kajian itu menyebut 5:53 tidak ada satu lembaga 5:56 multilateral lembaga internasional 6:00 yang 6:01 berfungsi mengatasi perang ini. Itu 6:04 menunjukkan bahwa 6:06 Trump bersama Netanyahu adalah pemicu 6:09 perang dunia ketiga. 6:12 Nah, ketika dikaji lebih dalam lagi, 6:15 mereka bilang sebuah negara kecil 6:18 berhasil 6:19 memerangkap negara besar yang kemudian 6:23 menjebak negara besar itu masuk ke dalam 6:27 situasi yang sulit untuk keluar. Oh, 6:30 gitu. 6:31 H. 6:31 Dan memang akhirnya kita lihat Amerika 6:33 sulit untuk keluar dari perang karena 6:35 kalau dia keluar perang begitu saja dia 6:37 sudah kalah secara morel. He. 6:39 Ee kalau dia keluar begitu saja ya, maka 6:41 dia kalah juga secara materiil. 6:43 He. 6:44 Walaupun diakui bahwa dia adalah negara 6:48 yang punya 6:50 e jumlah tentara ketiga. 6:53 H 6:54 setelah Cina dan India yang punya 6:56 pasukan campur banyak gitu. He. 6:59 Setelah Cina tiga, Amerika yang ketiga. 7:03 Tapi diakui bahwa mereka punya hulu 7:05 ledak. Tapi karena Hulodak tidak 7:07 dipakai, 7:08 maka perang dunia ketiga ini tampak 7:10 Hulodok itu. 7:12 Nah, dari situ Amerika masuk ke dalam 7:15 perangkap 7:18 H 7:18 ketika melihat kolonisasi agresi terbuka 7:22 dan masyarakat dulu diam-diam gitu ya. 7:24 H 7:25 terhadap Penisi Maduro ditangkap. 7:27 He. 7:28 Ee lalu kemudian ada rancangan terhadap 7:30 Kuba untuk dihajar balik ya. ee lalu 7:34 ribut dengan dengan Uni Eropa 7:37 sepanjang itu gitu. 7:40 Maka perang dunia ketiga ini 7:43 sesungguhnya 7:45 ee dimenangkan oleh ee Iran yang 7:51 sesungguhnya didukung oleh 7:55 Cina dan Rusia. 7:56 He. [berdehem] 7:56 Nah, itu ee muncul kajian pada 23 Maret. 8:01 Jadi beberapa beberapa minggu setelah 8:05 Iran diserang oleh Amerika Israel, 8:10 Menteri Pertahanan Rusia menyatakan, 8:13 "Jangan melawan Iran karena Anda akan 8:15 kalah. 8:17 Lebih baik Anda berhenti." Itu itu 8:19 pernyataan saya juga terkejut karena 8:23 ternyata pernyataan itu panjang gitu, 8:25 cukup panjang dengan argumen yang 8:26 dibangunnya. 8:28 He. [berdehem] 8:29 Nah, sekarang ini mereka harus menjaga 8:31 gengsi. 8:32 H. 8:33 Wah. Nah, karena itu semua usulan Iran 8:36 seperti berita hari ini kalau kita baca 8:40 media arus utama Barat, semua usulan 8:43 Iran ditolak oleh Trump. 8:45 Lalu kemudian mereka menyerang. 8:48 Lalu dengan cara dengan cara mereka 8:51 memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran gitu 8:53 ya, pelabuhan 8:56 mereka berpikir mereka berpendapat 8:58 Amerika berpendapat itu akan menjatuhkan 9:01 [berdehem] Iran tidak begitu gitu. 9:04 Ternyata Iran juga kemudian melakukan 9:06 perlawanan dalam bahasa yang lain e 9:08 keluar pernyataan menteri luar 9:10 negerinya. 9:12 Hm. 9:13 Iran tidak akan pernah tunduk atas 9:15 tekanan Amerika. 9:16 Betul. Luar biasa. orang masuk ke dalam 9:18 analisis lebih lanjut bagaimana 9:21 dialog pertama pada April dan dialog 9:24 kedua pada April itu itu dibikin 9:27 analisis 9:29 bahwa yang hadir ke Islam Mabad adalah 9:32 itu di Islam Mabad itu adalah ee orang 9:36 nomor dua. Sementara yang dialog dari 9:40 yang datang utusan dari Rad adalah ee 9:43 DPR gitu. I [berdehem] 9:46 ee 9:47 itu di negara ah ini menariknya di sini 9:51 di negara yang sebelama belasan tahun 9:54 tanpa duta besar Amerika. 9:56 Hm. 9:57 Jadi di Pakistan itu saya juga baru tahu 9:59 ternyata Amerika ngosongin pursio dulu 10:02 basnya 10:03 belasan tahun gitu. 10:05 belasan [berdehem] tahun gitu loh. Lalu 10:07 kemudian di eh dalam cerita tentang e 10:11 Pakistan terhadap India, 10:14 Pakistan menang gitu. [tertawa] 10:16 Ini pertarungan F15, F35 lawan J15. 10:19 Jadi antara China Amerika lagi ini kan 10:21 lucunya. 10:22 Nah, itu makanya masuknya maka masuknya 10:25 di situ ini sesungguhnya ini dalam 10:28 kajian yang lebih luas lagi gitu 10:31 dalam perdebatan di kalangan kalangan 10:33 cerdas cendikia 10:35 dari berbagai belahan dunia yang saya 10:37 ikuti gitu. [berdehem] 10:40 Eh, perspektif itu menunjukkan katanya 10:43 ketika Islam Abad diterima oleh 10:46 Washington dan Islam abat diterima oleh 10:49 Teheran itu 10:51 maka ee ee dia menggambarkan bahwa 10:55 ee Pakistan punya punya nilai tawar, 10:59 Islam abad punya nilai tawar 11:00 H 11:01 atas kondisi perang dunia ketiga ini. 11:03 Hm. 11:04 Dan nilai tawarnya adalah gitu ya ee 11:07 walaupun ee terkadang dihina oleh 11:09 Inggris, dihina oleh banyak negara gitu 11:12 dengan ee dengan London Isra segala 11:15 macam Pakistan itu ternyata negosiasinya 11:19 kokoh gitu di situ. 11:20 Nah, di balik itu ee memang akhirnya 11:23 acap kali Pakistan itu menjadi jembatan 11:28 terkadang menjadi jembatan Iran ke Cina. 11:31 Nah, di situ kelihatan bahwa di sini 11:34 kalau tadinya saya saya membacanya 11:38 keterlibatan Rusia dan Cina bagi Iran 11:42 secara diam-diam gitu ya. 11:44 Tapi begitu dibikin analisis dalam 11:46 perspektif Islam abad, peranan Islam 11:48 abad, baik namanya ee dialog pertama, 11:52 pertemuan pertama atau kedua, 11:54 He. 11:54 Oh, mereka tidak diam-diam. Mereka 11:56 terbuka mendukung Iran gitu. [tertawa] 11:59 Makanya di sini ee makanya di sini 12:02 hubungan e kedatangan Trump langsung 12:05 bicara dengan si jin ping itu mencakut 12:09 beberapa hal. 12:11 Menyakut [berdehem] soal ee tanah 12:13 jarang, teknologi, menyangkut soal Iran, 12:18 mencakut soal nukliru ceritanya. 12:21 [berdehem] Nah, di situ sampai kitu 12:23 bicaranya. Tapi poin secara menyeluruh 12:25 ketika di situ seperti tulisan saya juga 12:28 ini membuktikan bahwa memang apalagi 12:30 menyangkut soal berita terakhir dari 12:33 independen 12:34 yang menyebut bahwa Yahudi-Yahudi 12:37 di 12:39 ee Inggris terganggu karena perilaku 12:41 Amerika dan ee Israel itu makin kelihat 12:49 bahwa memang [berdehem] ada ada 12:53 peristiwa A yang sedang mereka 12:54 pertahankan. Apa itu? Keluruhan Barat. 12:57 Istilahnya 12:58 hegemon predator ini kalau pakai istilah 13:01 ini ini istilahnya sadis. Hegemon 13:05 predator disebutnya. [tertawa] 13:09 Hegemon predator ini 13:11 sudah tidak bisa lagi menahan laju 13:14 penurunan peran mereka di panggung 13:16 global. Sudah dipastikan bahwa 13:20 pergeseran seperti kajian saya di 13:22 mana-mana. 13:23 pergeseran dari unipolar ke multipolar 13:25 tidak tertahankan. Satu. Yang kedua, 13:28 hegemon ibarat sudah tidak bisa lagi 13:30 ditahan pasti lurus, pasti jatuh. Nah, 13:33 ketemu seperti yang saya bilang 13:34 berkali-kali juga ini dipergilirkan. 13:37 [mendengus] 13:37 Tapi siapa yang akan menerima ee 13:39 menerima tampuk kepemimpinan lebih 13:41 lanjut? 13:42 Ah, itu 13:43 itu di situ kajian berang begini. 13:46 model kepemimpinan tunggal dibawa dengan 13:48 pendekatan kekuatan itu tidak lagi laku 13:52 karena teknologi memang akhirnya 13:53 menyebar kekuatan ke mana-mana. 13:55 Nah, di situ muncul 13:57 Cina bukan satu-satunya sebagai keutusan 13:59 Rusia juga bukan juga Iran. Ah, 14:02 maka ketika Muhammad bin Salman 14:05 dihina 14:07 dan Muhammad bin Salman dihina diam 1000 14:09 bahasa ketika terjadi pertemuan di 14:11 Florida itu. 14:12 Iya, 14:12 gitu ya. Lalu kemudian malah muncul ee 14:17 ee isu ee 14:21 Arab tidak lagi menyediakan diri menjadi 14:24 pangkalan militer bagi Amerika dan WA 14:27 bank keluar dari dari OPEC itu 14:31 menunjukkan bahwa e peperangan masih 14:35 bergulir. Nah, posisinya itu yang saya 14:39 sebut juga sebagai peperangan militernya 14:41 surut, intensitasnya surut. Tapi 14:43 peperangan dalam bentuk lain menurun. 14:46 Ah, ini yang disebut dengan hybrid war. 14:48 Heeh. 14:50 Hybrid war ini ee perang hibrida ini 14:53 sedang berjalan gitu ya. Dan menariknya 14:56 Indonesia 14:57 malah melarang misalnya utusan Palestina 15:00 datang gitu ya. 15:01 Oh iya. [tertawa] 15:04 menariknya dan seakan-akan mengambil 15:07 sikap BOP dengan ACR itu 15:10 sebagai sebuah sebagai sebuah 15:12 penyelenggaraan amanah konstitusi 15:15 sebagai sebuah sikap kajian yang 15:17 yang tepat melihat dari panggung 15:18 internasional itu 15:19 di tengah hutang yang sudah hampir 15:21 10.000 T ini kan gitu ya. 15:24 Iya. Iya 15:25 ya. Kalau apalagi ketika bicara dengan 15:27 hutang yang 9.920,9 15:30 20,9 sekian yang orang membuatkan 15:32 menjadi 10.000T gitu ya yang dianggap 15:34 sebagai 40,75% 15:36 sebagai tidak berbahaya gitu ya. 15:38 Nah, itulah kelihatan ini sebenarnya 15:43 gambaran ini perdebatan saya sama 15:45 beberapa teman-teman sebenarnya he 15:48 gambaran bahwa sesungguhnya memang 15:50 Indonesia dalam ini istilah saya 15:52 beberapa tahun terakhir gitu ya. 15:54 Heeh. 15:55 Ee ee tidak pergi ke mana-mana. going to 15:59 nowhere gitu ya, 16:00 tidak mau, tidak jelas ke mana arahnya 16:03 gitu 16:03 karena dibilangnya going to nowhere 16:05 gitu. 16:06 Tapi [berdehem] saat yang sama ketika 16:07 dibilang memastikan diri berkiblat ke 16:08 Washington, dia berarti ikut dalam 16:11 posisi ikut yang luruh ketemu buku 16:13 perhara bangsa. [tertawa] 16:16 He 16:18 ketemu lah artinya ee ee Prabowo 16:21 Subianto dengan rezimnya sedang 16:22 menjalankan apa yang dia sebut sebagai 16:24 paradoks Indonesia. 16:25 Dia sendiri yang buat, dia sendiri yang 16:27 tulis gitu. He [tertawa] 16:29 sedang mengikuti itu gitu. Padahal 16:31 ee kalau kita baca seluruh seluruh 16:34 kajian e saya mengikuti kajiannya tidak 16:37 1 2 3 4 5 ya. 16:39 Heeh. 16:40 Supaya kita punya objektivitas dalam 16:42 memandang gitu ya. Kita ngelihatnya 16:43 kayak apa. 16:44 Tapi tentu kita harus memilih mana yang 16:46 referensinya kuat 16:48 karena dia tidak boleh bertentangan 16:49 dengan kalau saya referensi-referensi 16:52 itu saya saya rujuk lagi ke dalam 16:54 Al-Qur'an gitu 16:55 ngambilnya. Jadi kita tidak tersesat 16:58 dalam melihat referensi atau sudut 16:59 pandang orang. 17:00 H. 17:01 Nah, dari sana Trump 17:04 merasa perlu karena ee ee Washington 17:08 pernah meminta agar Cina bicara dengan 17:11 Iran gitu untuk mencurutkan semangat 17:15 perlawanan Iran gitu. Nah, karena itu 17:17 juga eh 17:20 Trump berangkat ke Beijing pada tanggal 17:22 e pada tanggal 141 nanti itu itu akan 17:26 bicarakan salah satunya itu. Tetapi 17:28 tetapinya 17:29 nah nah ini ini 17:30 tahu enggak gambaran 17:31 ini ini gimana gimana gambar 17:34 itu sampai foto yang beredar di di HP 17:38 saya gitu ya. Heeh. 17:39 Bagaimana si Jining senyumnya tenang? 17:42 He. 17:42 Tapi Trump berwajah tegang gitu loh. 17:44 Dia diampingi sama Rubio berarti ini, 17:47 Bang. 17:48 Belum tentu. Karena Marco Rubio 17:49 dilarang. 17:50 Oh, dilarang. 17:51 H. 17:52 Dilarang datang oleh Cina. Cina belum 17:54 tentu nih, belum tentu diterima. Karena 17:56 kalau sampai akhirnya Marco Rubio ikut 17:59 bersama Trump, 18:00 berarti 18:01 e dalam bahasa diplomatiknya Washington 18:04 mau menekan Beijing. 18:05 Hm. 18:06 bahwa bahwa Beijing tidak bisa 18:09 memaksakan kehendaknya begitu saja 18:10 karena bukti sekarang Marco Rubio tetap 18:13 datang bersama dia gitu. [mendengus] 18:14 H 18:14 itu bahasa tadi poinya dan rasanya kalau 18:17 sampai itu terjadi ee 18:20 dialognya tidak akan smooth 18:22 karena Cina berkali-kali ah ini menunjuk 18:25 e tulisan Step Hykaitan dengan Ingat 18:28 enggak kita waktu bicara tentang Sabrina 18:29 Meng ya. 18:30 Oh iya iya yang di Kanada itu ditangkap 18:32 ya. 18:33 Betul. Wah, iya ditangkap 18:36 Wah, betul. 18:37 E yang ditangkap di era Trump 18:39 dilepaskan di era Biden. Ingat ya? 18:41 Iya, betul. He. 18:43 Nah, kan itu kan cerita tentang 18:44 bagaimana sesungguhnya 18:47 ee Beijing bertahan habis-habisan atas 18:50 posisi bangsanya yang dianggap sebagai 18:54 ikut melakukan dukungan terhadap 18:57 kegiatan terrorism dan dianggap sebagai 18:59 pencucian uang gitu ya. Dan tujuannya 19:03 sebenarnya satu agar yang namanya Huawei 19:06 tidak lagi melakukan bank pembangunan 19:08 infrastruktur IT. Itu maksudnya Trump di 19:11 era pertama meminta 19:13 seluruh infrastruktur IT yang dibangun 19:15 oleh Huawei terjadi di Australia, 19:18 terjadi di 19:19 e New Zealand, terjadi di Brazil gitu ya 19:23 dan beberapa negara Amerika Latin itu 19:25 dibongkar karena yang terjadi adalah 19:27 Kahwe. 19:28 Hm. ya atas atas dikte Washington. 19:32 Nah, tapi Sabrina Bank ditahan. Nah, 19:36 kemudian dibebaskan di eranya Biden. 19:39 Nah, di situ menurut Step Hi Cina itu 19:42 belajar dari situasi itu gitu. Cina 19:46 belajar dari situasi itu di mana mereka 19:48 tidak akan pernah mengalah dan tidak 19:50 pernah akan bisa membuktikan 19:51 kesalahan-kesalahan Beijing. 19:54 Perilaku bertahannya Beijing terhadap 19:57 Washington. dilihat oleh Brussel. H 20:00 maka Brussel Brussel ini Uni Eropa. 20:02 Uni Eropa kajannya pusat Uni Eropa 20:05 kantornya 20:06 Brussel [berdehem] bilang, "Kami tidak 20:08 akan menuruti kemauan Anda soal tarif. 20:10 Kami akan membalas." Dia balas naik 20:12 naikkan tarif. 20:13 Jadi Uni Eropa juga belibet nih belibet 20:16 lagi macam-macam perang dengan 20:19 Washington gitu. [berdehem] 20:20 Dan sudah mulai ke China pula sekarang 20:22 ini ya. Bahkan 20:24 setelah setelah Hormus ini menjadi 20:26 dilema tentang energi Rusia sekarang. 20:29 He. 20:30 He. 20:31 Iya. Makanya jadi kalau dilihat di situ 20:33 itu membuktikan bahwa memang yang 20:34 terjadi sekarang adalah perang dunia 20:35 ketiga gitu 20:36 dalam knya. Cuma tanpa atom dan tanpa 20:39 tanpa [berdehem] atam dan tanpa nuklir. 20:40 Ee ceritanya begitu. Nah ee bagaimana 20:43 kira-kira hasilnya? Eh ya kalau karena 20:48 kalimatnya kalimatnya wangwi jelas 20:51 kami tidak akan pernah bisa ditekan. 20:53 Kami adalah negara berdaulat. Jangan 20:55 pernah mencampuri kedaulatan kami. Itu 20:57 kan kalimatnya begitu. 20:58 Jangan pernah mencampuri kedaulatan 21:00 kami. [tertawa] 21:03 Itu menarik. Nah belajar dari Cina e 21:06 belajar dari Iran yang sukses 21:08 menggunakan kekuatan drone kayak gitu 21:10 tentu negara seperti Cina lebih percaya 21:12 diri kan. 21:13 Hm. Iya dong. 21:14 Lebih percaya diri Iran yang kayak gitu 21:16 bisa tampil dengan bantuannya tampil 21:18 sebagai pemenang dalam cerita kayak gitu 21:20 gitu ya. Walaupun mereka tidak mengakui 21:22 kalau kajian lain menyebut ya 21:23 masing-masing pihak mengklaim sebagai 21:25 pemenang gitu ya. 21:26 Ee Amerika mengklaim sebagai yang 21:28 menariknya di tengah yang namanya klaim 21:30 saling menang antara Iran dan Amerika 21:32 itu Israel diam 1000 bahasa. 21:35 Hm. Dan dan [tertawa] babak blur dihajar 21:38 Lebanon sekarang-sekarang ini hari-hari 21:40 ini ya. 21:41 Heeh. Nah, itu jadi dari situ kelihatan 21:44 bahwa negara ini bukan cuma sekedar 21:47 memang sama sekali tidak bisa dipercaya. 21:49 Negara ini betul-betul negara opornya 21:51 sejati. Nah, dalam perdebatan saya 21:54 dengan beberapa kalangan gitu, saya 21:56 menyebut begini. 21:59 Ketika sebuah negara 22:02 hmm 22:03 tidak jujur. Jadi, saya menggunakan 22:04 tesis Islam 22:06 ee empat. Saya gunakan tesis. Ketika 22:08 sebuah negara tidak jujur, 22:11 dia selalu menipu, omongannya tidak 22:13 pernah bisa dipegang gitu ya. Satu. 22:16 Yang kedua, perilakunya serakah 22:19 ya. Perilakunya serakah total serakah. 22:22 Yang ketiga dia selalu mau bicara 22:26 multiple suitable standard. 22:28 Multiple suitable standard ini bahasa 22:29 lain dari kemunafikan ekstrem. 22:33 [tertawa] 22:36 sangat munafik. 22:36 Saya menggunakan ini 22:38 kan belok kiri tapi 22:41 he 22:41 tapi diterjemahkan oleh kalangan lor 22:43 ternyata 22:45 eh istilah suitable standard itu 22:48 kemunafikan ekstrem, kemunafikan 22:50 struktural gitu. 22:53 Dan yang keempat yang paling menarik 22:54 ketika saya menggunakan argumen 22:56 terakhir, 22:57 hmm 22:57 Barat itu dan mereka yang menggunakan 23:00 dolar itu tunduk pada 23:04 ekonomi khayalan. 23:06 [tertawa] 23:08 Ekonomi khayalan. Apa itu ekonomi 23:10 khayalan? 23:13 Ekonomi gimana maksudnya, Bang? Lanjut, 23:15 Bang. 23:16 Ekonomi khayalan itu adalah dolar yang 23:19 tidak lagi punya sandaran apapun kecuali 23:21 basisnya legitimasi ee kecuali basisnya 23:24 adalah pada kepercayaan dan legitimasi 23:26 global. 23:27 Nah, kepercayaannya sudah lurus 23:29 legitimasi global berarti kan khayalan 23:31 dirusak. 23:33 Iya. 23:33 Tahu enggak jawabannya apa? 23:35 Jawabannya apa? ketika saya gunakan 23:36 patal jawabannya begini katanya 23:40 mereka yang menerapkan empat prinsip 23:42 kayak gitu 23:43 h 23:44 itu akan mengalami dua hal. 23:46 Hm. 23:47 Pertama, pertama katanya retak dia dari 23:51 dalam. 23:53 Dia pecah dari dalam. Yang kedua, 23:58 keretak-keretan itu diikuti dengan 24:01 pembusukan. Wah, benar benar benar 24:04 Al-Qur'an. [tertawa] 24:07 H. 24:08 Jadi, jadi kalau kalau ngambil argumen 24:10 kayak gitu, oh ini Al-Qur'an memberi 24:13 contoh nyata bahwa ketika 24:17 maaf ya, He 24:19 maaf. 24:19 Hm. 24:22 Ini bukan hanya berlaku bagi negara 24:23 Barat ya, 24:25 ini berlaku bagi negara muslim 24:26 sekalipun. 24:27 H 24:28 dan ini berlaku bagi individu dan 24:29 keluarga. Ketika satu keluarga, satu 24:32 individu, satu negara kebijakannya tidak 24:35 bisa dipercaya, 24:38 perilakunya arogan, sombong, menutupi 24:40 kebenaran, serakah itu kan poinnya itu 24:43 gitu. Mau menang sendiri pokoknya gua 24:46 benar, MBG benar gitu kan. [tertawa] 24:50 Contohnya gitu gitu 24:51 dan tetap tunduk pada permainan dolar 24:53 seperti yang sekarang terjadi. 24:55 Percayalah akan mengalami keretakan. 24:58 Heeh. 24:58 Lagi-lagi. Lagi-lagi maaf ya. 25:00 Buku yang saya tulis pada November 2024 25:05 ee 25:07 perhara basah 25:09 ini berkaitan dengan anta virus nih. 25:11 Oh ya ada buntutnya juga rupanya. 25:13 [tertawa] 25:14 Ada buntutnya 25:14 dan yang dibilang yang dibilang Bart 25:17 Simpson tuh ada ada kejadiannya gitu. 25:19 [tertawa] 25:20 Benar. Jadi Bart Simpson itu sebenarnya 25:23 sudah memberi informasi ke publik tapi 25:25 kan itu sombong. 25:26 Iya. Dia sombong karena dia merasa dia 25:29 tidak punya dia tidak ada yang bisa 25:30 ngelawan gitu. 25:31 H 25:32 dan anehnya Indonesia tunduk pada pada 25:34 cara-cara seperti lagi-lagi Indonesia 25:36 tunduk. H 25:37 di mana tunduknya? Baca Undang-Undang 25:39 Kesehatan yang baru. 25:40 Uh. 25:40 Pasal 400. 25:41 Hm. 25:43 Menterinya lagi di 25:43 baca Undang-Undang Kesehatan Baru pasal 25:45 400. He. 25:46 Coba [mendengus] jadi jadi ini bukan 25:50 jadi begini. Ini lagi-lagi bukti bahwa 25:52 perangnya berlanjut. 25:54 hanta virus ini bagian dari peperangan 25:56 itu gitu loh. [tertawa] 25:59 Bagian dari peperangan itu. Ini 26:01 kelanjutan dari yang disebut dengan 26:04 bagaimana mereka meregulasi 26:07 tentang standar kesehatan internasional 26:10 yang harus tunduk pada dikti mereka, 26:13 He. 26:14 Yang harus tunduk pada kemauan-kemauan 26:15 mereka. 26:16 He. 26:17 Itulah anta virus kelanjutan dari Covid. 26:20 Setelah mereka menganggap yang namanya 26:21 kemarin ee beberapa virus itu TB segala 26:25 macam itu 26:26 dia sebagai bagian dari uji cobaan dan 26:28 mereka terus melakukan kayak gitu gitu. 26:30 [berdehem] 26:30 Hm. Tentang keadaan luar biasa. Pasal 26:32 100. Betul. KLB. H. 26:35 Jadi dunia yang yang mereka kelola kayak 26:38 gitu adalah dunia yang sesungguhnya 26:41 tidak pernah berisi kedamaian. Masuk 26:44 tesis saya. 26:46 Tesis saya gunakan tesis ketika perang 26:48 dunia. 26:49 Kedua, mereka menangkan. Anda pernah 26:52 bicara, saya bilang peace, 26:56 prosperity, and stability. Oh, iya. 26:59 Katanya itu tesa yang muncul setelah 27:02 perang dunia kedua dan disebarlaskan 27:05 oleh 27:06 Yama. 27:07 Hm. H. Ya, tapi dalam kenyataan setelah 27:12 Anda mempelakukan ekonomi khayalan 27:16 berdasarkan NX 15 Agustus 1971 27:20 ee Anda makin hari makin menurun. Saya 27:24 dari 90% pengaruh ke 80% ke 70% 27:29 sekarang Anda cuma tinggal 56,77%. 27:33 Itu artinya khayalan itu memang tidak 27:35 pernah menjadi kenyataan yang 27:37 membahagiakan. 27:38 Anda menikmati fat morgana dan ternyata 27:40 air itu tidak pernah ada. Anda menikmat 27:43 indahnya pelangi padahal pelangi itu 27:45 cuma bias dari ee butir-butir air yang 27:49 terkena cahaya. Kehindahan itu 27:51 kehindahan semu. Air itu air semu. Dan 27:54 Anda akan rontok. Ya. Ya. Begitulah 27:58 katanya. Di situ terbukti menutupi 28:00 kebenaran itu. Menutupi kebenaran itu 28:03 akan hancur dengan sendirinya, akan 28:05 berantakan dengan sendirinya. Jadi sikap 28:08 ee sikap pembenaran, justifikasi, 28:11 rasionalisasi seperti Anda lihat di di 28:13 panggung televisi ketika ketika ada 28:16 orang-orang yang saya terkadang senyum 28:18 gitu ya menyaksikan orang-orang yang 28:20 bersifat maaf ya 28:22 yang bersifat [berdehem] menutup-nutupi 28:23 kebenaran gitu. [tertawa] 28:27 Saya iya saya kan akhirnya menarik diri 28:30 saya dalam bukan menarik diri ee saya 28:32 merefleksi diri saya dalam konstruksi 28:34 konstruksi ee ee 28:36 pedoman hidup saya dong Al-Qur'an orang 28:38 ini 28:39 ini masuk dalam kategori ini nih gitu 28:41 kan kita ngelihatnya langsung kita dalam 28:42 hati masyaallah subhan kita istigfar 28:44 gitu 28:45 memetakanlah 28:46 memetakan 28:47 iya kita petain nah 28:49 hm [mendengus] 28:49 kebayang enggak kalau kemudian itu 28:51 terjadi pada banyakan pejabat nah di 28:54 sini kita masuk ke Indonesia. Kalau 28:57 dibilang Indonesia tumbuh 5,67% 28:59 gitu ya 29:00 dan itu melejutnya jauh sampai 0,5% 29:03 itu 29:05 prestasi luar biasa itu. Itu saya mau 29:09 bilang prestasi luar biasa. Yang menjadi 29:11 pertanyaan gitu ya, apa sumbernya sampai 29:15 terjadi ee pertumbuhan meningkat sampai 29:18 0,5% dari 5,1 menjadi 5,67 kan 5% lebih 29:24 luar biasa. Luar biasa ya. Luar biasa. 29:26 Nah, kalau kita ambil historical, 29:29 historical dan existing gitu ya. 29:32 Historical and existing. Anda dalam 29:35 posisi tidak mampu mengangkat kelas 29:37 menengah yang sudah jatuh. Anda tidak 29:39 mampu membangkitkan keyakinan orang yang 29:43 statusnya W andC. 29:44 WNC dilihat dari yang namanya ee kredit 29:47 yang sudah disetujui tapi tidak 29:48 dicairkan. H. 29:50 Nah, menurut data terakhir dia berjumlah 29:53 2.534 29:57 triliun 29:59 atau 26% tepatnya 25,9% 30:03 yang tidak dicairkan. Nah, ini dampaknya 30:05 panjang nih. 30:07 Dampaknya panjang dan 30:09 dampaknya ke mana-mana 30:09 dan sebelumnya kan ada emergency. 30:12 Emergency mode kan yang disampaikan 30:14 makan tabungan menjadi kebiasaan kelas 30:17 menengah sekarang. Gimana kok to tumbuh? 30:19 Siapa yang menikmati? 30:21 Nah, artinya ada kontradiksi antara 30:24 posisi survival mode yang mereka bilang 30:26 misalnya mereka survival mode survival 30:28 bukan emergency. Survival mode dengan 30:31 situasi yang tumbuh itu ada kontraksi. 30:34 Sisi lain mereka bicara efisiensi tapi 30:36 mereka bisa tumbuh. Efisien bisa tumbuh 30:38 kan menarik kan gitu. [tertawa] 30:41 Ada beberapa hal. Nah, ee saya baru 30:43 bicara Andis Bersel sudah masuk itu ada 30:46 ada sesuatu yang tidak logis. 30:48 H 30:48 kelas menengah tidak bangkit, Andis 30:51 bersan tetap terjadi. Itu kan 30:53 ngelihatnya begitu 30:54 kalau kondisinya. Ah, sementara 30:57 kita tahu bahwa tekanan eksternalnya 31:00 demikian tinggi. 31:02 Hm. Nah, tekanan ekstra demikan tinggi 31:04 itu dibuktikan dengan yang namanya 31:08 hutang yang naik 31:09 yang orang bilang sampai 10.000 karena 31:12 sudah 9.120,9 31:15 triliun. 31:16 Nah, lalu dibilang enggak kok 40,75% 31:19 enggak masalah ya. Iya, karena Anda 31:22 tidak melihat Anda tidak melihat 31:25 bagaimana sesungguhnya si strukturnya. 31:28 Lalu anda bandingkan dengan Singapura, 31:30 Anda bandingkan dengan Malaysia dengan 31:32 Anda bandingkan dengan Jepang. Tidak 31:34 apple to Apple. 31:36 Singapura punya tagihan luar negeri 31:37 tinggi lewat yang namanya dan antara 31:40 mereka lewat temasnya 31:43 karena dia ada investasi besar-besaran 31:44 di luar. Malaysia juga punya 31:48 [berdehem] 31:48 punya punya Danantara punya eh world 31:51 fund seperti itu gitu. Sovereign world 31:54 fund. 31:55 Jepang tagihannya juga banyak. Jepang 31:58 harus diakui memang dalam posisi meluruh 32:00 pertumbuhannya, tapi tagihan luar 32:02 negerinya tinggi gitu. 32:05 Jadi tidak apple to app ketika Anda 32:07 membandingkan luar negeri karena ada 32:09 empat perbedaan. 32:11 Hm. 32:11 Ada perbedaan nilai tukar, kekuatan 32:14 nilai tukar, 32:15 ada perbedaan struktur ekonomi 32:18 gitu kan. Ada perbedaan ketahanan 32:20 ekonomi [tertawa] 32:24 ya. Jadi e Nah, yang terakhir yang 32:26 paling menarik adalah gitu ya, ada 32:28 perbedaan bagaimana e pendayagunaan dari 32:33 relasi sumber daya gitu ya. Nih yang 32:36 namanya yang namanya resources approach, 32:39 resources approach gitu ya. Resources 32:41 based approach ke industrial based 32:43 approach ke market based approach. 32:45 Ada perbedaan dalam pendagunaan sumber 32:49 daya gitu ya 32:51 ke industri dan ke pasar. Apa 32:54 perbedaannya? Anda tidak sedang menahan 32:56 posisi deustrialisasi dini katanya 33:00 kecuali menilirisasi. Hilirisasi itu 33:02 juga tidak terlampau menolong gitu. 33:07 Pekerjaan hilang 33:09 bahwa sawit 33:10 iya bahwa sawit yang sedang harganya 33:12 jatuh karena ikut energi jatuh juga 33:14 tidak menolong. Nah, dari situ 33:17 eh wajar kalau disebut oleh Purbaya. 33:22 Ikshidin Nursi. Bang Iksanuddin Nursi 33:24 itu datanya salah. [tertawa] 33:26 Oh, itu arahnya ke sana. 33:30 Pengamat ni kayak pengamat bola aja 33:32 gitu. 33:33 Iya. Iya. Gak apa-apa paling ada batah 33:35 gua. [mendengus] 33:36 He. Oh, gitu. 33:39 [tertawa] 33:40 Iya. 33:40 I ada yang bilang sekarang surplus 33:42 pengamat. Dia tidak ngerti apa itu 33:44 artinya surplus pengamat. 33:47 [tertawa] 33:49 [berdehem] 33:49 Tapi enggak enggak ada kok yang enggak 33:51 enggak ada kok yang bilang generasi 554 33:54 ya sekarangnya mengingatkan e tentang 33:56 arah perubahan dunia ini. Gimana, Bang 33:58 Diak nih? [berdehem] 34:01 Oke. Ini ee dalam ini karena Anda masuk 34:05 ke dalam eskatologi Islam gitu ya. 34:08 Betul. Penting ini kan radio dakwah. 34:10 [tertawa] 34:11 Iya. 34:12 He. Jadi kalau kita ngambil di 34:15 eskatologi gitu ya, [berdehem] 34:17 memang nanti kemunculannya tetap dari 34:19 relasi bagaimana 34:21 h 34:21 Arya Persia itu bangkit 34:24 dengan kekuatannya, tapi tidak sendiri 34:26 dia. 34:27 Ah. Ah. Gimana? 34:28 Dia tidak sendiri. 34:30 Dia akan bangkit gitu ya. 34:32 Heeh. 34:34 dari ee cerita di bagian di Asia Barat 34:38 bersama dengan Cina gitu ya, bersama 34:41 dengan yang namanya Rusia itu akan 34:44 bangkit di situ. Sehingga cerita suka 34:47 tidak suka Uni Eropa ee kawasan Eropa 34:51 itu akan berkiblat ke mereka, akan 34:54 menjalin hubungan lebih erat tepatnya 34:55 gitu ya. 34:56 He. 34:56 Amerika Latin juga mungkin mengambil 34:58 jarak dengan yang namanya Washington. 35:00 H. Ah, sementara yang namanya Indonesia 35:03 tetap dalam kebingungan, enggak 35:05 karu-karuan. 35:09 Sedemikian 35:09 kenapa? Karena tadi 35:12 problematiknya problematik apa yang saya 35:14 sebut sebagai ee berantakannya modal 35:17 sosial yang tidak diperbaiki sejak 35:18 reformasi hingga sekarang. Kan 35:20 tesis saya sejak reformasi hingga 35:22 sekarang 35:23 Indonesia mengalami social distust, 35:25 social disorder, social disobedience. 35:27 I 35:28 kalau di politik yang namanya political 35:29 distrust. political disorder, political 35:31 disobedience. Kalau di ekonomi namanya 35:34 economical distrust, economical 35:37 disorder, economical disobedience. 35:39 Kalau dikonstitusi namanya 35:41 constitutional distrust, 35:43 constitutitionional disorder, 35:45 constitutional disobedience. 35:47 Nah, Anda bayangkan tentang Prabowo 35:49 melanggar sejumlah undang-undang orang 35:51 diam gitu kan. 35:53 itu kan [tertawa] 35:54 constitutional disorder kayak gitu gitu 35:56 loh. Lihat soal tadi orang ngebahas 35:59 terbuka 36:00 orang ngebahas terbuka soal tadi bukan 36:01 cuma soal perilaku perilaku yang tidak 36:04 pantas kita sebutin dalam ruang 36:06 e dalam ruang ini gitu ya. 36:09 Tapi Bang tidak dari segi 36:10 perundang-undang pertahanan bisa dilihat 36:12 bagaimana ATR bop misalnya gitu dilihat 36:14 kayak gitu gitu. Nah, itu kan masuk ke 36:17 dalam constitutional distrust, 36:20 constitutional disorder, dan 36:22 konstitusional disobedience. 36:25 Nah, itu penyakit itu bayangkan itu 36:28 sebagai 36:29 [mendengus] 36:31 hasil nyata dari 36:34 Washington. 36:36 Saya enggak menggunakan istilah halus, 36:38 saya menggunakan istilah 36:39 bagaimana Washington menerjang secara 36:42 senyap. Y kalau pakai bahasa bahasa 36:45 bahasa seorang petinggi negeri ini, 36:47 revolusi senyap sudah berhasil. 36:49 [tertawa] 36:50 Ada seorang petinggi, ada seorang 36:52 petinggi pernah ngomong revolusi senyap 36:54 sudah berhasil. Saya tidak perlu sebut 36:55 siapa namanya. Cari bilang itu bagian 36:58 dari [tertawa] 37:01 dan itu e silakan baca buku ee ee ee 37:04 buku bangsa terbelah dan prahara bangsa. 37:07 [tertawa] He silakan baca di situ. Nah, 37:09 dari situ kelihatan bahwa sesuatu memang 37:12 pasti dipergilirkan. 37:14 bahwa yang namanya inal batilahu 37:18 bahwa yang namanya gitu ya 37:22 orang harus sebuah negara, orang, 37:24 keluarga, komunitas ee provinsi, negara, 37:28 regional dan internasional harus bisa 37:31 menghisab diri, harus bisa menata diri 37:34 dalam rangka dia tetap berjalan pada 37:36 posisi siratal mustaqim. 37:39 Karena jalan siratal mustaqim itu adalah 37:42 jalan ini bukan cuma sekedar jalan 37:44 lurusnya maknanya maknanya sekedar 37:47 mustaim jalan lurus dia lebih dalam dari 37:49 sekedar dari jalan lurus gitu 37:52 karena siratal mustaqim itu adalah 37:54 sebuah keniscayaan gitu ya saya 37:57 menyebutnya sebagai bukan lagi qadaramah 38:00 bukan takdir 38:01 tapi qadamah gitu ya itu akan dihadapi 38:04 oleh siapapun manusia di dunia nah 38:06 eskatologi kita dia akan muncul kalau 38:09 saya melihat dari peta pertarungan akan 38:10 muncul dari Persia 38:13 di tengah yang namanya Islam di 38:15 Indonesia berhasil dipecah belah bahwa 38:17 yang namanya Persia itu gitu ya itu 38:20 Syiah bukan Islam. 38:22 Uh pet 38:22 sehingga sejumlah Islam di Indonesia 38:24 bukan Islam 38:25 ragu untuk mendoakan kekuatan perang 38:28 Irak. 38:28 He 38:29 hingga sekarang itu masih saya dengar 38:30 itu. 38:31 Wah itu 38:33 apalagi ada apalagi ada radio satu tuh 38:35 yang suka dituduh-tuduh itu ada tuh di 38:37 sana tuh. 38:38 [tertawa] 38:40 Enggak saya ya enggak saya saya ee 38:43 bahkan ada 38:44 karena ada saya sebenarnya melakukan 38:47 kajian agak lebih mendalam sebenarnya. 38:49 Tapi kalau saya masuk situ nanti 38:51 sejumlah orang wah ternyata gitu kan. 38:54 Saya tidak ingin menimbulkan fitnah. 38:56 Saya ngambil 38:57 saya ngambil data yang tergelar eh open 39:00 open source saja. Iya open kita pakai 39:02 data yang yang terbubah aja yang 39:03 tergelar aja gitu ya. Nah, dari cerita 39:05 seperti ini gitu ya, 39:09 mestinya haji kali ini ah. 39:11 Wah, ini 39:12 mestinya haji kali ini gitu ya, 39:14 itu 39:16 pidato di Jabal Rahmah. 39:18 Heeh. 39:18 Karena ada keluarga kemarin yang 39:20 berangkat haji dalam wali Safar saya 39:22 menyebut 39:23 haji adalah kongres umat Islam sedunia 39:25 [berdehem] 39:25 ya 39:26 dalam rangka menyatukan langkah 39:28 menghadapi situasi ke depan, tahun ke 39:30 depan gitu. He. 39:31 Maka sesungguhnya pidato Jabar Rahm 39:33 adalah pidato menyiapkan umat Islam 39:35 dunia dalam posisi umatan wahidah. 39:38 Masyaallah. 39:40 Tapi kayaknya Haji sekarang yang paling 39:42 rum paling ketat nih sekarang. 39:45 Heeh. 39:45 Ketat kali. Ee mereka sudah aplikasi 39:48 nusuknya diterapin luar biasa gitu ya. 39:51 He. 39:51 Nah, posisi yang berikutnya menjadi 39:54 bagaimana Yahudi ee bagaimana Arab Saudi 39:56 memerankan memerankan posisinya sebagai 39:59 penjaga orang lain, sebagai 40:02 penyelenggara kongres umat Islam 40:04 sedunia. Ah, ini masalah. 40:06 H 40:06 saya ulang ya. 40:07 Ketika kita balik lagi ke Arab Saudi 40:09 sebagai penjaga Al-Haramain dua tanah 40:11 suci 40:11 dan penyelenggara kongres 40:14 umat Islam sedunia. Bagaimana mereka 40:15 menyiapkannya? Apakah ee sekedar pada 40:18 tatanan fisiknya atau memang soal 40:21 materinya, materi pembahasannya dan 40:23 bagaimana pidato di Jabar Rahmah itu? 40:25 Kalau Rasulullah kan pidato di Jabar 40:27 Rahmah 40:28 terkenal dengan pidato Haji Wada kan. 40:30 Betul. Iya. Itu luar biasa. 40:32 Innalhamdalillah 40:34 nahmaduhuastainuhuastagfiruhu 40:36 wubillah 40:39 dan seterusnya. Itu kan itu menjadi 40:41 banyak ee pembacaan awal bagi para gitu. 40:45 Tapi dari situ kita ambil bahwa 40:47 sesungguhnya gitu ya, umat Islam dalam 40:50 eskatologi kali ini masih tetap berhasil 40:53 dipecah belah oleh Yahudi. 40:57 Hm. 40:57 Nah, ini yang menjadi keprihatinan kita 40:59 oleh oleh Zionis. 41:01 Nah, oleh Zionis. Oleh 41:04 Zionis. 41:04 Karena eh terakhir perdebatan saya soal 41:07 bagaimana pertarungan Fran Jeremi Carbin 41:10 melawan KSimer juga itu dibedakan antara 41:14 anti Smith gitu ya. Iya betul 41:16 dengan dengan anti Zionis 41:18 mereka mengkampanyekan itu sendiri 41:20 karena kami beda dengan Zionis begitu. 41:22 Betul. 41:23 Betul. Betul. Dan itu yang yang saya 41:25 saya sebut sebagai grand dramaturgi. 41:29 Gramaturgi. [tertawa] 41:31 Yahudi demo buat Zionis jadi lucu. E ya. 41:35 Iya. 41:35 Iya. 41:36 Tapi kalau kita kalau kita paham gitu 41:38 ya, kalau kita paham, kalau kita baca 41:40 baik-baik gitu ya, 41:41 ee kita enak kok memahaminya. Oh iya ya. 41:45 betul-betul betul-betul minulum nur 41:48 dalam keimanan dan dalam pengetahuan itu 41:50 enak sekali kok. Saya maaf ya 41:53 astagfirullah 41:55 masyaallah 41:56 betul-betul kita kalau kita menikmati 41:57 dengan posisi itu kita benderang kok 41:59 dalam kegelapan orang. Coba kebayang 42:01 enggak 42:01 tanya aja orang Yahudi yang benar 42:03 tentang Islam pasti dia enggak mau 42:04 ngomong pasti ya sudahudah [tertawa] 42:07 our brother sudah 42:10 iya ya luar biasa. Jadi artinya kalau 42:13 kita masuk ke dalam posisi eskatologi 42:15 gitu gitu ya, 42:16 ee jelas Islam akan bangkit 42:19 tapi Islam akan bersama-sama 42:21 akan bersama-sama dengan pihak nonmuslim 42:23 yang tapi tidak dalam posisi saling 42:25 bermusuhan. 42:26 Masyaallah berlindungan. Wah yah. 42:29 Jadi tetap saja. Nah, dari situ potensi 42:32 perangnya tetap berlanjut, tapi 42:34 perangnya bukan per militer. 42:35 He. 42:36 Nah, ketika dibilang perangnya tetap 42:37 akan berlanjut gitu ya, 42:39 maka wajar kalau nanti akan turun yang 42:41 namanya 42:42 Makjuj Makjuj. 42:43 Dajal. 42:43 Iya. Iya. Keluar dari gunung yang mana 42:46 kita enggak tahu. 42:47 Nah, begitu. 42:48 Enggak kita enggak tahu. Nah, begitu 42:49 dajalnya turun, datanglah Isa. 42:52 Masyaallah. 42:53 Dunia selesai. 42:54 Masyaallah. 42:55 Demikian, Alib. Terima kasih banyak. Ini 42:58 obrolan kita. He 42:59 ee 43:00 sekarang bilang nih apa sih ngomongnya 43:02 nih dari dari [tertawa] realitas? 43:07 Dia tidak tahu bahwa 43:08 bahwa yang namanya Al-Qur'an itu bicara 43:10 tentang kenyataan luar biasa. 43:12 Masyaallah. Masyaallah. 43:13 Aku berikan kamu permisalan, aku berikan 43:15 kamu contoh supaya kamu menjadi tahu. 43:18 Itu kan artinya Al-Qur'an bicara tentang 43:20 kenyataan gitu. [tertawa] 43:23 Amsalu gitu kan. Watka amsal. Dan itulah 43:27 contoh gitu loh. 43:28 Masyaallah. 43:29 Nah, contohnya begitu. Jadi ee mohon 43:31 maaf lahir batin sebelumnya Santalib 43:33 kalau 43:33 insyaallah 43:34 ini dialog ini cukup begitu gitu ya. 43:37 Kalau salah tentu karena 43:38 saya masih punya banyak kekurangan. 43:40 Kalau benar karena kehendak Allah semata 43:43 dan karena itu saya mohon maaf kepada 43:44 siapapun yang mendengarkannya. Tidak ada 43:47 maksud menyinggung, tidak ada maksud 43:49 untuk mengadili atau memvonis. Saya 43:52 lebih berpijak kepada dua hal. Saya 43:55 berpijak pada Al-Qur'an. Saya berpijak 43:57 pada Konstitusi Undang-Undang Dasar 18 44:00 Agustus 1945. 44:03 Mudah-mudahan dengan begitu Allah tetap 44:04 memberikan bimbingan pada kita dan kita 44:07 tetap dalam posisi siratal mustaqim. 44:09 Amin. Amin. Ya 44:10 subhanakallah wabika asadu 44:12 anagumalamualaikum 44:15 warahmatullahi wabarakatuh. 44:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:19 wabarakatuh.