Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:59 [Musik] 1:04 Brazil 1:13 [Musik] 1:22 [Musik] 1:29 [Musik] 1:38 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:40 warahmatullahi wabarakatuh. 1:43 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 1:44 nastain w dunya waddin wasatu wasalamu 1:47 ala asiliya wal mursalin waa alihi 1:50 wasbihi ajm rbi zidni ilma warzuqni 1:53 fahma 1:54 waliknain. Masih dipancaruaskan dari 1:56 jalan masjid silaturahim nomor 36 1:58 Kalimanggis Cibubur. Inilah radio 1:59 silaturahim untuk Islam yang satu, 2:02 Indonesia bersatu. Apa kabar semua 2:04 ikhwan dan akhwat di mana pun Anda 2:06 berada di berbagai kota yang sedang 2:07 mendengarkan kami mungkin Sukabumi, 2:09 Jakarta, Batam, Semarang, 2:12 Bondowoso, 2:14 Banyuwangi, ee apalagi dan Aceh. Aceh 2:19 yakin? Oh, I benar benar benar benar 2:22 benar. Aceh atau di kota-kota lain di 2:25 mana pun Anda berada. Oh, ada 2:27 contekannya nih. Temanggung, Yogyakarta 2:30 dan juga Bondowoso. Mudah-mudahan semua 2:32 Ikhwan dan Ahwat sehat semua. 2:34 Mudah-mudahan ee apapun yang sedang 2:36 dikerjakan Iwan dan Ahwat dipenuhi 2:38 dengan keberkahan dan keberlimpahan. 2:40 Selamat pagi juga untuk Iwan dan Ahwat 2:41 yang menyaksikan ini melalui YouTube di 2:43 Rasil TV. Pagi hari ini saya Muhammad 2:46 Musalkaf hadir menemani Iwan dan Awat di 2:48 acara tamu kita. Spesial Iwan dan Ahwat 2:51 karena minggu lalu saya baru menonton 2:53 sebuah film yang menurut saya keren 2:55 banget filmnya. Dan setelah menonton tuh 2:57 saya pengin langsung pulang ke rumah 2:59 orang tua karena film itu berjudul Satu 3:01 Hari Dengan Ibu. Sebuah film edukasi, 3:04 film dakwah tapi dikemas dengan cara ee 3:09 menyenangkan, dikemas dengan plot cerita 3:12 yang seru. Dan hari ini kita kedatangan 3:15 salah satu produsernya. Asalamualaikum 3:16 warahmatullahi wabarakatuh, Bang Asil. 3:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:20 wabarakatuh. Sehat, Bang? Alhamdulillah 3:22 sehat, Kang Musa? Sehat, ya? Sehat, 3:23 alhamdulillah, Bang. Luar biasa hari ini 3:25 cerah. Baju putih tentunya. Sudah makan 3:27 dua kali ya. Sudah tiga kali. Oh, udah 3:29 tiga kali. Alhamdulillah. Bang Asyim 3:31 yang lagi cerah-cerahnya lagi mungkin 3:33 lagi sibuk-sibuknya kali Bang ya. 3:35 Alhamdulillah. Karena besok adalah hari 3:38 tayang perdana. Tayang perdana di satu 3:40 hari dengan Ibu di seluruh bioskop di 3:42 Indonesia. Oke. Untuk Iwan dan Nahawat 3:45 yang mungkin masih punya jadwal kosong 3:47 besok pastikan Anda hadir di bioskop 3:50 karena hari pertama itu menentukan ya, 3:52 Bang. Betul banget. Hari pertama 3:54 menentukan jumlah bioskop, jumlah layar 3:57 bioskop di hari-hari setelahnya. 3:59 Hari-hari setelahnya makin ramai makin 4:00 luas juga nanti teman-teman bisa nonton 4:02 baik itu nanti di perkotaan maupun 4:04 sampai ke ujung pelosok Indonesia. Nah, 4:08 menariknya Iwan dan Ahwat di film ini 4:09 pertama kalinya Ustaz Abdul Somad I 4:13 hadir di tengah-tengah film. Wah, Ustaz 4:14 Abdul Somad ada di tengah film. Jadi, 4:16 kita bisa mendengarkan tausiah Ustaz 4:19 Abdul Somad di dalam studio bioskop. Ada 4:22 Ustaz Lukmanul Hakim, kemudian ada 4:25 banyak tokoh-tokoh lainnya dan juga ada 4:28 banyak eh public figur lainnya di film 4:31 ini. Kita akan bahas pada hari ini Hewan 4:33 dan Hawat. Kalau Hewan dan Ahwat ada 4:35 pertanyaan bisa langsung WhatsApp ke 4:37 nomor 4:39 0811999720 atau telepon interaktif. Ayo 4:42 telepon langsung di 0218451512. 4:46 Bang Asim siap. Ceritain dulu, Bang ini 4:48 film sebenarnya sinopsisnya nih seperti 4:50 apa Bang? buat mungkin Iwan Wan dan Naat 4:52 yang belum nonton trailernya. Baik. 4:54 Bismillahirrahmanirrahim. 4:55 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 4:56 Bismillahirrahmanirrahim. Jadi untuk 4:59 sinopsis dari film ini sendiri kita 5:02 mengangkat ee konsep timeel loops nih, 5:04 Bang. Jadi konsep timeel ini konsep 5:06 berulang. Kalau teman-teman zaman 5:07 sekarang mungkin ee bilangnya itu adalah 5:10 konsep The Jafu. Oh. Jadi ada satu orang 5:15 karakter yang bernama Dewa yang sebagai 5:17 pemain utama itu dia itu terjebak 5:19 terjebak dalam lingkaran waktu yang 5:21 selalu berulang. Di mana ketika dia 5:24 bangun tidur melihat ibunya selalu 5:26 meninggal. Nah, dia mencoba berulang 5:29 kali, berulang kali, berulang kali 5:31 bagaimana caranya supaya ia tidak 5:33 melihat ibunya meninggal di depan 5:35 matanya dia lagi. Nah, hingga akhirnya 5:37 dia menemukan cara ee bagaimana caranya 5:40 dia untuk merubah lebih baik, bagaimana 5:42 caranya dia ee menjadi sosok yang baik 5:46 untuk ibunya dan hingga akhirnya di 5:48 ending nanti. Jangan cerita, Bang, 5:50 hati-hati spoiler jang sampai spoiler. 5:51 Iya, endingnya nanti. Nah, harus 5:54 ditonton seperti apakah endingnya. Ya, 5:57 itu yang mesti ditonton oleh teman-teman 5:59 gitu. Menarik karena kita kan ngelihat 6:01 ibu kita meninggal satu kalinya. Ya 6:03 Allah, rasanya sedih banget pasti, Bang. 6:04 Terpukul banget. Ini dewa ngelihat 6:06 ibunya meninggal berkali-kali. Iya. 6:08 Salah apa sih? Iya. Ya kan itu yang 6:10 menjadi masalah kan. Salah apa sih gua 6:12 hingga akhirnya gua dikasih ujian kayak 6:14 gini, dikasih cobaan kayak gini. Nah, di 6:16 film itu bakal diceritain hal-hal kecil, 6:20 hal-hal yang mungkin kita sepelein dari 6:22 orang tua kita, terutama ibu ya. ibu 6:24 kita, sosok yang sudah melahirkan kita, 6:26 sosok yang sudah ee berjuang untuk kita 6:28 sampai kita besar sampai saat ini gitu 6:30 kan. Dan hal-hal itulah yang nanti akan 6:33 diangkat dan itu berkaitan dengan 6:35 hal-hal keseharian yang mungkin nantinya 6:37 akan relate teman-teman semua yang 6:39 berada ataupun yang akan nonton nantinya 6:41 di bioskop. Dan ini ratingnya semua umur 6:44 ya, semua umur. Berarti bisa juga nih 6:46 untuk orang tua-orang tua muda kayak 6:47 saya misalkan mau ngedidik anak, bingung 6:50 nih gimana cara nasihatinnya, ajak aja. 6:52 Untuk ibu-ibu yang bingung cara 6:54 nasihatin anak, ajak aja nonton di 6:55 bioskop supaya dinasihatin lewat film. 6:58 Betul. Jadi langsung aja nih ibu-ibu 7:00 apalagi nih kalau ibu-ibu majelis taklim 7:02 ya atau ibu-ibu apa sosialita nih pada 7:05 ngumpul datang buat nonton satu hari 7:08 dengan Ibu ajak sama anak-anaknya pasti 7:10 ramai banget insyaallah. Seru, seru, 7:12 seru. Dan apalagi sekarang tuh harga 7:14 tiket bioskop sudah jauh lebih 7:15 terjangkau. Jauh terjangkau. Dan di Pet 7:17 Cibubur cuma Rp20.000, Bang. Rp2.000 ya 7:18 sekarang ya tuh 20 weekday. 2 weekday 7:21 Rp2.000 bisa ngajarin anak lewat film. 7:24 Lewat film. Dan itu menjadi nilai plus 7:26 karena di tengah gempuran film-film yang 7:28 tentunya banyak ya yang ee nilai 7:32 pendidikannya sangat kurang lah atau 7:34 bahkan sedikit bahkan enggak ada. Di 7:35 sinilah jadi warna kita untuk bisa 7:37 masuk. Selain jadi media dakwah juga 7:40 sebagai juga media edukasi buat semuanya 7:42 bahwasana masih ada kok film kebaikan 7:45 yang tentunya berawal dari masjid dan 7:48 ini semua 7:49 diinisiasikan ee untuk semuanya untuk 7:52 semua kalangan. Bukan hanya muslim tapi 7:54 nonmuslim pun bisa menonton gitu. Karena 7:57 memang sejak awal kita berbicara ee ke 8:00 yang lalu ya, berbicara tentang 8:02 pembuatan film dari awal itu memang ee 8:05 berdasarkan inisiasi dari Ustaz Luqmanul 8:07 Hakim, kita memulai bahwasanya film ini 8:10 harus bisa ditonton oleh semua kalangan 8:13 dan harus mempunyai efek ee setelah 8:17 menonton apa gitu kan ya. akhirnya kita 8:20 membuat sebuah film yang tentunya 8:22 insyaallah bisa berefek dan 8:25 alhamdulillah nih kemarin saya 8:26 mendapatkan testimonit-estimoni kan kita 8:28 sudah e spesial screening nih sebelum 8:30 gala premier ada yang di Solo, ada yang 8:32 di Bandung gitu kan di Jakarta. Ada di 8:35 Jakarta bahkan sekarang lagi di 8:36 Pontiana. Nah, saya sempatkan buat 8:38 kerasil supaya ketemu pemirsa semua nih 8:40 Rasil sini semuanya buat 8:42 menginformasikan bahwasanya ada film 8:44 yang luar biasa yang bisa mendidik ee 8:47 keluarga kita semuanya. Eh, tadi sampai 8:49 mana tuh di awal tuh? Iya, sampai ini 8:51 film diinisiasi oleh masjid. Diinisiasi 8:54 oleh masjid. Jadinya ee film ini 8:56 tentunya tadi ee diinisiasikan bukan 9:00 hanya untuk muslim, tapi nonmuslim juga. 9:02 Dan tentunya film ini ee sangat 9:04 bermanfaatlah intinya ya. Sangat 9:06 bermanfaat untuk kita semuanya. Iya. 9:07 Karena menarik, Bang. Kayaknya ini 9:09 satu-satunya film yang saya tahu ya, 9:11 yang diinisiasi oleh sebuah masjid. 9:14 Betul ya? Masjid Kapal Munzalan. Kapal 9:16 Munzalan Pontiana, Pak Kiai Lukman. He. 9:18 Diinisi oleh masjid, masjid bikin film. 9:21 He. Cerita awalnya itu gimana, Bang? 9:23 Jadi, cerita awalnya itu kita 9:24 ngumpul-ngumpul nih. Ngumpul-ngumpul 9:27 waktu itu kebetulan saya masih di ee 9:29 bekerja masih di perusahaan event. He. 9:32 Jadi, waktu itu ee kita ngumpul di salah 9:35 satu ruangan meeting bernomor 29. Di 9:39 dalam kantor itu gitu kan. Akhirnya 9:41 ketemulah G Lukman saya. Tahun berapa 9:44 nih, Bang? Ini tahun 2000. 9:48 Jadi sebenarnya film ini dibuat tahun 9:51 2020, Mas Kamusa. Oh, ketika pandemi. 9:53 Ketika pandemi. Jadi pandemi apa? Ketika 9:56 selesai syuting terakhir di minggu yang 9:58 ke-14 itu langsung lockdown. Kita enggak 10:01 bisa ngapa-ngapain hingga akhirnya 10:03 editing pun terhambat. Oh, justru 10:04 sebelum pandemi ya? Sebelum pandemi. 10:06 Jadi persis setelah syuting terakhir itu 10:08 langsung lockdown. Oh, langsung pandemi. 10:10 Hingga akhirnya kita ee apa namanya? 10:14 Mati suri gitu kan. enggak bisa 10:16 ngapa-ngapain lagi. Bioskop pun sudah 10:18 tutup semua kan. Ya udahlah hingga 10:20 akhirnya kita berjuang apa survive dan 10:23 akhirnya bisa menayangkan. Nah, 10:24 sebelumnya itu ee kita bertemu Kiai 10:26 Lukman di tahun 2019 di satu ruangan 10:29 bernama Ruang 29 itu menginisiasikan 10:32 sebuah gerakan film kebaikan untuk 10:35 mewarnai perfilman Indonesia. Ya udahlah 10:38 akhirnya ee diinisiasikanlah oke siap ee 10:41 dari Munzalan siap untuk berkontribusi 10:44 film ini. Iya. hingga akhirnya ee 10:46 banyaklah ee orang-orang baik yang 10:48 hingga akhirnya ikut memperjuangkan film 10:50 ini. Akhirnya ngumpul, berkumpul, 10:52 kumpul, kumpul, kkumpul hingga akhirnya 10:53 sampai sekarang ini sudah ee mau tayang 10:56 nih besok tanggal 21 September gitu. 10:58 Iya, karena kan secara tema eh bukan 11:01 secara tema secara genri kan film 11:03 Indonesia yang kurang populer nih, Bang. 11:05 Betul kan? Yang rata-rata yang 11:06 menghasilkan cuan film horor, film-film 11:10 drama, percintaan. Heeh. Nah, ini ada 11:12 satu film yang membawa tema kebaikan. 11:16 Berani nih masuk ke bioskop. Hm. Itulah 11:18 makanya ini yangamp kita angkat memang e 11:20 struggle juga sih ujian buat kita juga. 11:23 Bagaimana caranya film bertema keluarga 11:26 ini familiar buat apa namanya para 11:29 penonton-penonton di Indonesia gitu kan. 11:31 Supaya apa? Supaya tontonan ini juga 11:34 bisa menjadi tuntunan. Kamusa. Kalau 11:36 misalkan filmnya hanya diisi film-film 11:39 yang tadi disebutkan Kak Musa. Iya. ya, 11:42 bagaimana kita membangun literasi 11:44 perfilman apa Indonesia yang maju yang 11:47 akan datang gitu kan. Makanya di sini ee 11:50 perjuangan kitalah buat bikin film-film 11:52 yang tentunya film kebaikan bertema 11:54 keluarga dan semoga nanti banyak 11:56 film-film yang lain juga mengikuti jejak 11:58 kita untuk ee membuat film-film kebaikan 12:01 yang lain. Harapannya, Bang, setelah 12:03 penonton menonton film ini nih, apa yang 12:05 diharapkan? Iya. Apa yang diharapkan 12:08 didapatkan oleh penonton sebenarnya? 12:10 ekspektasi kita tuh bukan hanya orang 12:14 balik lagi dekat sama orang tuanya, 12:16 bukan. Heeh. Kita tuh pengin ee justru 12:20 yang belum menjadi ibu he juga belajar 12:24 dan ikut merasakan apa yang akan mereka 12:26 rasakan nantinya gitu kan. Dan yang 12:29 sudah memiliki ibu atau bahkan yang 12:31 enggak punya ibu dia akan berusaha 12:34 nantinya suatu saat nanti ketika dia 12:36 punya istri ia memperlakukan seperti 12:38 ibunya ia sendiri gitu. Oh. 12:40 menyayanginya, mencintainya, gitu kan. 12:43 Nah, saya mendapat testimoni nih kemarin 12:45 waktu lagi spesial streining di Solo. 12:48 Ini ini membuat saya ee merinding dan 12:51 merinding waktu itu, Teman-teman, Pascas 12:54 Solo. Jadi, memang ee film ini 12:56 digerakkan oleh Pascas. Boleh diceritain 12:59 sedikit paskas itu apa, Pak? He. Jadi, 13:00 Masjid Kapal Munzalan ini punya pasukan 13:03 namanya pasukan amal saleh disingkat 13:05 paskas. He. Pasas ini tersebar di 13:07 seluruh Indonesia dan santrinya itu 13:10 sudah hampir 600.000. Oh, masyaallah. 13:12 Santri yatim penghafal Al-Qur'an. Nah, 13:15 yang di-support oleh Pascas. Yang 13:16 disupport oleh Pascas dan supportnya itu 13:19 di antaranya ada gerakan infak beras. 13:21 Nah, mereka akan memberikan beras tiap 13:23 bulannya rutin tiap tahun, tiap bulan. 13:26 Jadi, kemarin dapat testimoni di Solo 13:29 itu mereka mengundang teman-teman dari 13:33 em apa ya? 13:36 Eh, Tunarungu. Oh, teman-teman 13:38 Tunarungu. Heeh. Terus diajak nonton. 13:41 Heeh. Dan kebetulan film kita enggak ada 13:43 subtitle-nya, Kak Busa. Iya. Iya, iya. 13:45 Iya. Buat teman-teman Tunarung. Buat 13:46 teman-temarungu ini, ini hal yang 13:48 excited di luar setelah saya pulang dari 13:51 Solo. He. Ditanya testimoninya, "Gimana, 13:53 Kak, teman-teman Tunarungu setelah 13:55 nonton filmnya gitu kan. Masyaallah, 13:58 Kak. Semuanya meneteskan air mata Kak, 14:00 gitu kan. Karena ikut merasakan apa yang 14:02 ada di scene film tersebut." Masyaallah. 14:05 Kalau saya bering masyaallah segitunya 14:06 gitu ya. Ada fotonya mereka nangis. Iya 14:08 iya iya iya. Terus ada lagi ada lagi 14:11 nih. Heeh. Ee gimana Kak setelah nonton 14:13 Tasimon ini di luar dari teman-teman 14:15 Tunarungu. He. Alhamdulillah Kak berkat 14:18 dari film ini ee anak saya salat tepat 14:22 waktu salat subuh sekarang. Masyaallah. 14:25 Karena ada scene yang menarik tuh 14:26 tentang salat subuh. Ya diceritain 14:28 sekarang langsung saja temukan 14:29 jawabannya di bioskop. Iya. coba itu 14:31 maksudnya kita bikin film gitu dengan 14:35 dengan apa cara yang tentunya ee mungkin 14:38 di luar dakwah para ulama dan ustaz lah 14:41 gitu di atas mimbar kamu harus gini gini 14:43 gini tapi ternyata efeknya seperti itu 14:44 gitu kan bisa langsung ngajak orang buat 14:46 salat tepat waktu bisa langsung nih 14:49 kemarin kemarin itu ada yang apa apa 14:52 komentar ke saya Kak berkat film ini 14:55 saya benar-benar apa yang Mama butuhin 14:59 saya langsung lakuin sekarang Dan baru 15:01 kali ini saya apa ngelakuin hal itu. Hm. 15:03 Buat ngelakuin atau buat ngeberi sesuatu 15:06 ke mama katanya gitu. Tergerak hatinya 15:08 ya? Tergerak hatinya. Selama ini saya 15:09 enggak pernah ngasih. Sekarang saya 15:10 ngasih dan alhamdulillah saya sekarang 15:13 senang dan akhirnya saya pekerjaan saya 15:15 semua dilancarin. Masyaallah. Karena itu 15:18 tadi ya itu ya, Bang ya. Ee karena kan 15:21 ketika bikin film ini pasti Bang Hasyim 15:23 dan tim juga meriset nih. Riset tentang 15:25 bakti sama ibu. E betul. Kemudian juga 15:27 mungkin mencari ee literatur-literatur, 15:30 kemudian juga meminta nasihat dari para 15:32 ulama, kiai hakim, kemudian ke Ustaz 15:35 Abdul Somad. Gimana tuh tentang 15:37 kaitannya dengan apa yang apa keutamaan 15:40 yang paling besar yang kita dapat ketika 15:43 kita bakti sama ibu? Y, 15:46 jadi bakti kepada orang tua itu yang 15:49 paling utama karena memang ee Rasulullah 15:52 kan pernah bilang, pernah apa namanya? 15:55 bilang kepada kita semuanya, siapa yang 15:58 paling ee utama dari umatmu, yaitu ya 16:00 siapa yang paling yang harus dihormati 16:02 orang tuamu, yaitu ibumu. Siapa lagi, ya 16:05 Rasulullah ibumu? Siapa lagi Rasulullah? 16:07 Ibumu gitu kan. Baru setelah itu ayahmu. 16:10 Jika telapak kakinya aja ada surga, 16:13 gimana senyumannya ia yang menanti kita 16:16 di rumah? Betul. I kan. 16:21 Jadi ridallahu wa ridal walidain kan 16:24 ridanya Allah itu tergantung ridanya 16:25 orang tua. Dan ketika kita melihat 16:27 keutamaan ibu melihat ketemuan orang tua 16:30 ternyata ada di ibu ya otomatis ibu 16:32 menjadi hak orang yang paling mulia. 16:34 Sebab ee dirasa sakitnya ia ketika 16:36 mengandung hingga akhirnya ee ia 16:39 melepaskan kita ketika kita sudah harus 16:41 menikah dengan orang lain gitu kan. 16:43 pengorbanan-pengorbanan itulah yang 16:44 memang menjadi pahala terbesar lah yang 16:46 memang harus kita jaga dan menjadi pintu 16:49 surga kita ee pintu surga tengah kita 16:52 nih. Iya. Jangan sampai kita kehilangan 16:55 pintu surga kita yang tengah ini. Iya. 16:57 Apalagi untuk yang masih ada ibunya ya. 16:58 Apalagi yang masih ada. Jadi itulah 17:01 keutamaan mengapa kita harus berbakti 17:03 kepada ibu kita. Masyaallah. Masyaallah. 17:06 Waduh. Kalau saya kalau ngomong ibu 17:07 penginnya berkaca-kaca, pengin nangis 17:08 jadi enggak kuat. Masih ada ibu, Bang? 17:10 Alhamdulillah masih lengkap. 17:12 Alhamdulillah. sudah diajak nonton film? 17:14 Sudah diajak nonton dan alhamdulillah 17:15 mewek juga. 17:18 Buat Iwan dan Akhwat yang bingung besok 17:21 mau ke mana atau week akhir pekan ini 17:23 mau ke mana, pastikan memasukkan salah 17:26 satu agenda Anda adalah menonton satu 17:28 hari bersama Ibu di bioskop-bioskop 17:30 terdekat. Karena ini adalah salah satu 17:32 film yang baru yang bisa mendidik kita, 17:34 menyadarkan kita, bahkan mendidik anak 17:36 kita tidak langsung tentang berbakti 17:39 sama ibu. Jangan ke mana-mana, jangan ke 17:40 mana-mana, Iwan dan Ahwat. Kami akan 17:42 kembali setelah yang satu ini. Untuk 17:43 Iwan dan Ahwat yang ingin 17:44 berpartisipasi, mau nanya gim ee mau 17:47 nanya mungkin ada promo-promo ee ketika 17:50 untuk menonton nanti atau ada 17:51 pertanyaan-pertanyaan lainnya, langsung 17:53 saja kirimkan WhatsApp ke 17:56 0811999720 atau telepon interaktif di 18:01 0218451512. Kami akan kembali setelah 18:02 yang satu ini. 20:50 Brail TV 21:00 [Musik] 21:07 [Musik] 21:15 [Tepuk tangan] 21:16 [Musik] 21:24 Masih bersama kami Iwan dan Ah di mana 21:26 pun Anda berada. Radio Silaturahim untuk 21:28 Islam yang satu, Indonesia bersatu. Pagi 21:31 ini Wan dan Ahwat kita kedatangan ee 21:33 Bapak Produser Bang 21:37 dari Ruang 29, sebuah ee PH yang 21:41 bergerak dalam bidang film-film edukasi 21:45 keluarga. Edukasi keluarga. Ini film 21:47 yang ke berapa, Bang? Kalau untuk yang 21:49 PT Ron 9 film yang pertama. Oh, film 21:51 yang pertama. Film perdana. Kalau Bang 21:53 Hasyim dalam dunia film ini film yang 21:55 enggak kalau kebanyakan kita film-film 21:57 serial di YouTube. Oh. Heeh. Kita udah 21:59 ngeluarin film serial apa? Serial di 22:01 YouTube banyak dan banyak bikin live 22:03 streaming sih gitu. Jadi untuk yang 22:05 bioskop ini yang paling pertama. Ini 22:06 pertama. Wah, makanyaat. Ayo kita 22:09 sukseskan karena di dalam film ini ada 22:11 Kiai Lukmanul Hakim, ada Ustaz Abdul 22:13 Somad, kemudian ada banyak publik-public 22:15 figure yang lainnya. Siapa aja cas-nya, 22:17 Bang? Case-nya ada Chan Kelvin sebagai 22:19 pemain utama. Chanel sebagai dewa. 22:21 Sebagai dewa. Ada Febi Palwinta. FBI 22:24 Palwinta itu sebagai putri. Dia itu 22:26 rekan kerjanya Dewa. Ada Voni Angraini 22:29 sebagai ibunya. Oh. Nah, Mbak Voni itu 22:32 wah luar biasalah beliau kalau menjiwai 22:35 sebagai seorang karakter ibu ya. Very 22:37 deep. Jadi teman-teman kalau nonton tuh 22:39 pas sekali dia ngomong tes langsung 22:42 langsung k Mbak Fonii. Secara umur kan 22:43 masih lumayan muda ya Mbak. Mungkin 22:46 masih lumayan ya. Masih lumayan muda. 22:47 Maksudnya memerankan karakter yang 22:49 usianya jauh di atas beliau. Jauh di 22:50 atas beliau juga sangat amat deep banget 22:53 gitu. Dapat banget dapat banget dapat 22:55 banget ya feelnya ya. Ada Hifzi Kir. 22:58 Bang. Nah komika kita. Terus ada Rizki 23:03 Caksman dia rekannya Babe Cabit. Terus 23:07 ada banyak lagi yang lain ya. Ada Ina 23:09 Rosdiana, ada M Iqbal, ada. Oh, ada lagi 23:13 Muzaki. Oh, Muzaki. Iya, Muzaki Ramadan 23:17 aktor cilik kita yang sekarang sudah 23:18 besar gitu. Waktu syuting masih imut 23:20 gitu kan. Udah pas sudah ketemu lagi, ya 23:22 Allah, udah gede sekarang gitu ya. itu 23:26 dan banyak sebanyak lagi pemain-pemain 23:28 apa pembantu seperti ada special dari 23:31 Rizal Armada, ada Cuping Topan, ada 23:35 Ricky Perdana, ada Ivan 23:38 Govinda, ada Ustaz Abdul Somad tadi 23:40 tentunya gitu kan dan masih banyak lagi 23:42 yang terlibat. Bang, ada promo-promo 23:45 enggak kalau seandainya Ikhwan dan Ahot 23:47 mau membeli tiket? Nah, ini pas banget. 23:50 Jadi mulai terhitung kemarin sebenarnya 23:53 sudah bisa beli tiket presell 23:55 sebenarnya. Oh. He. Dan bisa beli tiket 23:57 presell di MTX. Aplikasi MTX. Heeh. Di 24:00 aplikasi MTX silakan dibuka di kota 24:02 kalian kalau sudah muncul advance 24:05 sales-nya apa advance ticket sales-nya 24:08 muncul di aplikasi tersebut satu hari 24:10 dengan Ibu silakan dibeli sudah ada. Dan 24:13 untuk besok ada promo buy one gate one. 24:16 Oh, caranya gimana? Nah, caranya silakan 24:18 ditengok di apps-nya dari XX1 dan juga C 24:22 Gifi. He. Jadi, di MT dan C GV Tix juga 24:26 sudah ada promo beli satu gratis satu. 24:29 Oh, otomatis tuh. Jadi otomatis. Jadi, 24:30 teman-teman yang mau beli satu bisa ajak 24:32 ibunya satu tuh gitu. Jadi gratis satu 24:34 deh. Tuh, N gitu caranya. Soalnya tadi 24:37 operator kita nih nanyain banget, Bang. 24:38 Nanyain banget ya. Kita mah enggak boleh 24:40 beli aja nih, Gu. Dia katanya mau mau 24:44 nontonnya satu RT, cuma budgetnya cuma 24:46 buat berlima. 24:47 Makanya dia nyari-nyari tuh. Tuh gitu 24:49 caranya. Ni. Untuk Iwan dan Awat juga 24:51 yang mau mendapatkan promo beli satu 24:53 gratis satu besok buka aplikasi MTI atau 24:56 Sigi Sigi Vit. Heeh. Sigi Fitx beli 24:59 tiket di situ. Otomatis beli satu gratis 25:01 satu. Betul. Jadi jangan sampai 25:03 kelewatan karena cuman ada 1.000 tiket 25:05 doang di situ. Oh yang dilepas. Iya. 25:07 Heeh. Yang diesson 1.000. Yang di CGV 25:09 500 doang. Jadi rebutan. Ini pasti 25:11 rebutan karena dari kemarin udah banyak 25:14 yang udah hunting gitu kan dan udah 25:17 banyak kursi yang sudah terisi gitu kan 25:19 untuk salesnya. Oh untuk hari pertamanya 25:21 pertama. Minimum berapa penonton sih, 25:24 Bang, untuk awal-awal supaya bisa tetap 25:25 bertahan? Kalau doa kami ee minimum sih 25:29 di 100.000 ya 100.000 penonton target 25:33 penontonnya ya. Kalau kami bilangnya 25:35 enggak target sih, kalau kami bilangnya 25:37 doa karena setiap apa yang kita usahakan 25:39 langsung kita serahin ke awal gitu kan. 25:41 Jadi doa kami itu Rp100.000 sampai 25:43 R500.000 di hari pertama gitu kan. Kalau 25:45 itu sudah terlewati insyaallah bisa 25:47 semakin meluas lagi nih ee film-film 25:49 kita tayang bukan hanya di Indonesia 25:52 tetapi di Malaysia, di Brunei dan negara 25:54 tetangga lainnya gitu. Betul. Iya. 25:56 Karena ee kalau ini sukses pasti akan 26:00 banyak yang bikin film-film sejenis dan 26:02 itu harapan kita kan. Betul. harapan 26:03 kita. Makin banyak mengikuti jejak 26:05 kebaikan, makin banyak juga nanti 26:06 kebaikan-kebaikan lain yang terbuka. 26:08 Betul, betul, betul. Jadi ee bioskop 26:10 kita enggak cuma dipenuhi dengan 26:11 film-film horor, ditambahi bumbu-bumbu 26:14 yang begitu-begitu. 26:16 Semoga film ini sukses dan akhirnya 26:18 mengundang ee para filmmaker lainnya 26:20 untuk membuat film-film sejenis. Betul. 26:22 Betul. Jadi harus optimis dan tentunya 26:25 harus percaya diri sih. Betul. Membuat 26:26 film ini. Bang, selama syuting 26:28 kendala-kendala yang ditemuin apa aja, 26:29 Bang? Banyak banget. secara teknis 26:31 banyak dan 26:33 secara apa namanya? Human error juga 26:36 banyak. Yang paling terkendala ketika 26:39 syuting pasti yang namanya lokasi. Jadi 26:41 lokasi itu sebenarnya penting banget. 26:42 Jadi ada satu lokasi kita pernah syuting 26:45 ini ini sulit banget. Kita lokasi di 26:46 satu rumah ee di daerah Pasar Minggu. 26:50 Oh. Heeh. Di sebuah komplek apa TNI gitu 26:53 kan. ee kami kira itu komplek ataupun 26:57 lokasi kita tuh sudah tepat ee di tempat 26:59 yang sepi gitu kan. Wah nyaman nih ya 27:01 kompleknya. Tapi ternyata ee di emang 27:06 sepi semuanya gitu ya. Tempatnya aman, 27:08 adem apa ayam gitu. Ternyata di sana 27:11 tempat muternya helikopter sama muternya 27:13 pesawat terbang. 27:16 Jadi setiap kita mau ayo siap-siap tag 27:19 wah itu itu ujian itu kita ee tag dua 27:24 scene sampai jam 3.00 pagi. Cuman dua 27:26 scene cuman dua scene sampai jam 3. Pag 27:29 rumahnya siapa di film itu, Bang? Ada ee 27:31 Oh, itu rumahnya Dewa. Lokasi yang 27:32 memang selalu kita pakai di situ. Oh, 27:35 utama. Lokasi utama. Iya, iya iya. Ius 27:38 rumahnya kayak rumah-rumah di 27:39 komplek-komplek angkatan. Benar. Iya, 27:41 gitu kan. Jadi, rumah-rumah yang memang 27:42 rumah-rumah nenek gitu lah. Iya, 27:44 rumah-rumah jadul. Heeh. Rumah-rumah 27:46 jadul. Jadi, tantangannya di situ tuh 27:48 ada aja saya kira tuh sama teman-teman 27:50 nih, wah ini aman ya kalau siang ya. 27:52 Wah, asik nih malamnya ternyata gitu. 27:54 Sampai syuting sampai jam 3.00 pagi kita 27:56 baru selesai cuman sebuah syuting 27:58 beberapa detik aja dapetin dua scene itu 28:01 gitu. Wah, luar biasalah itu ujiannya 28:03 itu secara secara teknis ya. Human error 28:05 juga pasti banyak gitu kan. tentunya 28:08 dari sisi cas juga banyak banget karena 28:10 nih film penuh emosional nih Kak Musa. 28:13 Kenapa penuh emosional? Karena kita 28:15 ketika nonton nanti bakal diaduk-aduk 28:17 perasaan perasaannya. Mungkin kam 28:19 sudahudah pernah udah nonton kemarin. 28:20 Jadi dari mulai kita ngerasa kok ada 28:24 titik di titik bosan eh kok jadi 28:26 tiba-tiba ketawa ya. Terus akhirnya 28:27 fokus oh ini alurnya begini ya gitu. 28:29 Hingga akhirnya di ujung ujung 28:31 ujung-ujung tiba-tiba nyiapin kan ya kan 28:34 ngelap-ngelap air mata. ternyata nangis 28:37 gitu. Jadi banyak banget emosional-emos 28:38 emosional yang dikeluarkan. Nah, si Chan 28:41 Kelvin ini pemain utama ini justru 28:43 menjadi ujian terberatnya dari film ini. 28:45 Karena beliau harus mem-manage 28:47 perasaannya dia ketik ee gimana rasanya 28:51 untuk ee pertama kesal, dari kesal 28:54 langsung memuncak ee nangis, dari nangis 28:57 langsung nyesal. Iya. Wah, itu itu 28:59 perputaran emosional yang dia harus 29:01 mainkan. Dan alhamdulillahnya Chan bisa 29:03 memainkan itu semua. Dan keren sih, 29:07 konkret sih buat Chan Kelvin buat 29:08 memerankan itu. Bagus, bagus banget 29:10 karena memang ee emosionalnya dapat 29:13 banget di situ. Perasaannya dapat sampai 29:14 bahkan penonton juga bisa merasakan apa 29:16 yang dirasakan oleh aktor utama. Betul. 29:18 Betul banget. Itulah makanya kenapa kita 29:20 pilih ee pemain utama yang dekat dengan 29:22 orang tuanya. Karena kebetulan kenapa 29:24 kita pilih Chan Kelvin? Karena beliau 29:26 kita lihat dari sisi kesehariannya dekat 29:29 banget sama ibunya. Oh gitu. Benang 29:30 beneran dekat. Beneran dekat banget. 29:32 Bukan gimik-gimik tuh ya. Bukan gimik. 29:33 Jadi makanya ee kenapa kita tarik ya 29:36 karena can dekat pasti ada emosional di 29:38 situ. Kedekatan dengan orang tua. Iya. 29:40 Iya. Akhirnya dia mau gitu kan. Wah pas 29:42 banget nih mau. Ketika dicoba oh beneran 29:44 dapat gitu. Akhirnya ya udah ee beliau 29:47 let's go dan selesailah film ini gitu. 29:49 Wah menarik menarik menarik. Gimana 29:51 Nawat? Jangan sampai terlewat. Karena 29:54 semakin sedikit yang nonton di hari 29:55 pertama akan semakin sedikit jumlah 29:57 layar yang disiapkan dari pihak bioskop. 30:00 Nah, jadi ayo kita siapkan waktu kita. 30:03 Paling tidak kalaupun enggak sempat di 30:04 hari Kamis, di hari Jumat, kalaupun 30:06 enggak sempat di hari Sabtu dan hari 30:07 Minggu. Insyaallah film ini aman mulai 30:10 dari anak-anak sampai dewasa. Karena kan 30:11 enggak ada adegan-adegan yang tidak 30:13 bagus untuk anak kecil ya. Tidak ada 30:15 adegan kekerasan, tidak ada adegan ee 30:18 tidak senono dan lain-lain. Semua 30:20 adegannya aman. 30:22 Kita bacain WhatsAppwsapp yang masuk 30:24 dulu ya, Bang Asim ya. Tolong cara untuk 30:25 membeli tiket satu gratis satu dan 30:27 tempatnya di mana, filmnya namanya apa? 30:30 Oke, jadi teman-teman bisa lihat aja 30:32 langsung di Instagram-nya official kita. 30:36 Instagramnya Satu Hari dengan Ibu itu 30:38 bisa dilihat di situ ada informasi 30:41 tentang pembelian tiket. Ada di website, 30:44 ada di aplikasi MTI ya, Teman-teman. 30:47 Jadi, Teman-teman bisa langsung download 30:49 aplikasi MTI-nya, bisa dicari langsung 1 30:51 hari dengan Ibu. Nah, ini mulai berlaku 30:53 besok ya, tanggal 21 September itu mulai 30:56 berlaku. Berlaku juga di CGIV, di 30:59 aplikasinya CGIV juga berlaku. Dan untuk 31:01 informasi selanjutnya teman-teman 31:03 misalkan mau nobar-nobar nih, juga ada 31:06 PICPIC kita sudah sebar di seluruh 31:08 Indonesia P yang akan mengadakan nobar. 31:11 Jadi, teman-teman misalkan bingung nih, 31:13 aduh saya bingung nih, gaptek nih. Iya, 31:14 saya mau nonton sendirian. Heeh, 31:16 sendirian tapi enggak ada teman. Ya, 31:17 langsung aja kontak VIIC, nonton bareng 31:20 di ee teman-teman yang ada di daerah 31:23 masing-masing. Nah, di Instagram ada tuh 31:24 udah dipin. Udah dipin. Dan teman-teman 31:26 bisa lihat tuh dari mulai ujung Aceh 31:28 sampai ke Papua. Hm. Seperti itu 31:31 semuanya ada. Jadi, Teman-teman jangan 31:33 ragu. Kemudian ada lagi dari Bu Ida. 31:38 Maaf saya mau tanya hari ini filmnya ada 31:39 di bioskop mana? mulainya besok Bu Ida 31:41 ada di bioskop seluruh bioskop di 31:43 Indonesia karena saya enggak bisa lihat 31:45 informasi bioskop kata Bu Idaul dari Bu 31:48 dari Pak 31:49 Rahman. Saya apresiasi dengan film layar 31:52 lebar yang diinisiasi dari Masjid 31:53 Munzalan Ustaz Kiai Lukmanul Hakim yang 31:55 saat ini sedang dipromokan. Semoga ke 31:57 depannya juga memproduksi film tentang 31:58 bakti anak terhadap seorang ayah. Amin. 32:01 Atau bapaknya. Karena bagi anak tertentu 32:02 yang terkontaminasi pemikiran sempit 32:04 akan selalu merujuk dialog di antara 32:06 Nabi dengan sahabat tentang ibumu yang 32:08 harus dihormati sampai tiga kali. 32:10 Mungkin nanti kalau film ini sukses, 32:12 Pak, insyaallah bikin lagi. Makanya ayo 32:14 tonton film ini. Ini ada spill 32:16 sebenarnya. Ini udah di spill bapaknya 32:17 sebenarnya nih. Jadi memang plan kita 32:19 pengin membuat film ini sesuai dengan 32:22 sabdanya Rasulullah. He. Kita akan bikin 32:24 tiga film ibu dan satu film ayah. Oh 32:26 gitu. Beneran? Oh mantap. Ini kayaknya 32:29 baru dirasil nih saya nginfoin ini nih. 32:31 Akan ada film selanjutnya. Makanya 32:33 pastikan film ini kita sukseskan 32:34 sehingga lancar produksi untuk film-film 32:37 selanjutnya. Betul. Ih, seru nih. Seru, 32:39 seru, seru. Kalau butuh peran pembantu 32:41 di film selanjutnya, Ondi siap. Oh, 32:42 siap, Mas Operator. Siapantu. Pembantu 32:45 nih ya. Ngangkat ngangkat, 32:47 gembel-gembel. Ondi siap, Andi? Menjiwai 32:48 banget kan? Pembantu. Heeh. Pohon belum 32:51 dipotongin. Pohon bisa enggak? Harus 32:54 jadi on frame. Di luar frame juga kalau 32:56 kru-kru butuh tukang sapu, on siap. 33:01 Dari Bunda Emilda. Asalamualaikum. 33:03 Melihat fotokan filmnya di YouTube 33:04 sepertinya keren banget dan banyak 33:06 pelajaran di film ini. Semoga sukses, 33:08 lancar, barokah. Amin. Amin ya Allah. 33:10 Makasih banyak tonton Bu 33:12 Ida ee dari Bu Sofi. Film Satu Hari 33:15 dengan Ibu harus kita tonton bersama. 33:18 Setuju? Ee boleh minta nomor handphone 33:21 yang bisa dihubungi kalau mau nonton 33:23 bareng. Nah, mungkin PC di satu kota 33:26 aja, Bang. Yang di Jakarta mungkin, 33:27 Bang. Ibunya dari mana? 33:30 Ee dari Jakarta sepertinya. Jabrut Tabik 33:32 ya. Jabur Tabik. Bentar ya saya cek 33:34 dulu. Kan kadang kita tuh Yanat sambil 33:36 nunggu nih kita tuh kadang mau nonton 33:38 bingung sendirian iseng mau nonton 33:41 bingung teman-teman lagi sibuk. Nah 33:43 langsung aja hubungi nih PCIC nonton 33:45 bareng supaya ketika nonton tidak 33:47 sendirian. Langsung Bang Hasyim. Nah 33:48 untuk PIC yang Jakarta ya teman-teman 33:50 semuanya ya. Ini Jabro Tabek ya. Ini 33:53 Jakarta. Jakarta dulu kali ya. Jakarta 33:55 dulu. Untuk Jakarta bisa menghubungi 34:03 085774495214 atas nama Faizati. H sekali 34:06 lagi ya. He untuk yang Jakarta 34:11 08574495214. He. Jadi untuk ee yang ada 34:15 di daerah Bekasi juga bisa, Bekasi, 34:20 Tangerang dan lain-lain. ini bisa 34:26 ngghubungi sebentar 34:28 0857 34:30 1103 1945 atas nama Adi ya untuk 34:34 teman-teman yang ada di Bekasi ataupun 34:36 ee para ikhwan dan akhwat yang pengin 34:38 nonton bareng tapi ada di kota-kota yang 34:41 lain boleh hubungi saya aja langsung 34:42 nanti saya informasikan PCIC PIC yang 34:45 memang nantinya ada di kota tersebut 34:47 bisa dicatat 34:48 0897 34:51 924337 dengan lagi Bang 34:54 0897 34:56 9243 34:57 337 dengan saya Hasyim. Nah, itu dia 35:00 Iwan dan Ahwat. Pastikan sekali lagi 35:03 saya minta tolong mengetuntik dan ayo 35:05 kita ramaikan bioskop supaya film-film 35:08 seperti ini akan semakin banyak di 35:10 bioskop-bioskop kita. Setelah iniwan dan 35:12 akwat kita akan berbicara di segmen 35:13 terakhir. Jadi untuk hewan dan akhwat 35:15 yang ingin berpartisipasi ingin 35:17 bertanya-tanya langsung dengan Kak 35:18 Hasyim langsung saja kirim ee WhatsApp 35:20 ke nomor 35:23 0811999720 atau telepon interaktif di 35:26 0218451512. 35:29 Kami akan kembali setelah nasid yang 35:30 berikut ini. 38:57 Uh 39:01 Brail TV 39:11 [Musik] 39:36 Masih bersama kami Iwan dan Ah di mana 39:38 pun Anda berada. Tamu kita hadir kembali 39:41 pagi hari ini bersama Bapak Produser 39:43 Bang Hasyim memproduseri sebuah film 39:46 yang sangat bagus. Kenapa saya bilang 39:48 sangat bagus? Karena saya sudah menonton 39:50 dan saya merasa menontonnya film ini 39:53 memberikan nilai untuk saya setelah saya 39:55 nonton. Nangis kan? Nangis di jadiat 39:58 yang mau nonton besok jangan lupa bawa 40:00 tisu. Kalau oni sih saya enggak yakin 40:02 nangis atau enggak. Jangan-jangan lu 40:03 ketawa nonton film ini lu nih. Bukannya 40:05 nangis 40:06 lu. Eh 40:09 ini adalah segmen terakhir Iwan dan 40:11 Ahwat. Jadi tadi kita sudah banyak 40:13 membahas tentang film ini. Intinya 40:15 adalah film ini harus sukses di bioskop 40:17 supaya film-film sejenis bisa menghiari 40:20 menghiasi layar-layar bioskop kita. Di 40:22 film ini, Wandwat ada ee Ustaz Abdul 40:24 Somad. Ya, Bang. Ya, betul. Gimana itu 40:26 ceritanya, Bang, sampai Ustaz Abdul 40:27 Somad bisa terlibat di film ini? Jadi, 40:29 ini ceritanya unik. Jadi, ini last 40:31 minute sebenarnya UAS itu masuk last 40:33 minute. Karena memang dari sebenarnya 40:34 dari awal kita punya keinginan, Bang. 40:37 Punya keinginan bahwasana pengin deh 40:39 ngajak UAS. Karena ee setiap kali UAS 40:43 berbicara tentang ibu gitu kan, selalu 40:46 menyentuh gitu kan di ceramah-ceramahnya 40:49 ya kan setiap sesi momen ngobrol. 40:53 Nah, dan kebetulan juga Kiai Lukman juga 40:56 dekat dengan UAS juga gitu kan. Tapi 40:58 tapi kita belum kesampaian waktu itu. 41:00 Masih masih sibuk untuk apa bagaimana 41:03 caranya film ini bisa tayang di biosop. 41:05 Bua mikir itu. Tapi hingga akhirnya 41:07 Allah antarkanlah apa orang-orang baik 41:09 itu hingga akhirnya ee Allah izinkan 41:13 buat UAS bisa masuk ke satu scene yang 41:17 scene-nya itu sangat memorable banget. 41:18 Jadi teman-teman nanti pasti bakal 41:20 menemukan satu scene UAS. He yang 41:23 teman-teman itu pasti enggak kuat buat 41:25 enggak nonton itu gitu kan. He. Simpin 41:27 pamungkas. Simpungkas lah pokoknya. Jadi 41:30 hingga akhirnya kenapa kita memilih UAS 41:32 pun karena latar belakang yang memang 41:34 UAS sangat mencintai ibunya kan. Jadi 41:36 waktu ketika beliau lagi ceramah 41:38 tiba-tiba dapat telepon dari panitia 41:40 bahwasanya ibunya meninggal. Oh iya ya 41:42 kan waktu itu kan sempat viral kan ya. 41:44 Graa-gira kita ingin ee mengangkat sisi 41:46 itu juga. Itu juga diceritakan nanti 41:48 diceritakan juga di dalam film kita 41:49 nanti gitu kan. He. Jadi nanti 41:51 teman-teman saksikan aja ee keterlibatan 41:53 UAS seperti apa dan pesan-pesan UAS 41:56 terhadap ibu-ibu kita semua seperti apa. 41:59 Iya. Wah, jadi semakin penasaran harus 42:02 nonton di hari pertama kalau bisa besok 42:05 Kamis 21 42:08 September 23 hampir di seluruh bioskop 42:11 di Indonesia. Yap, mohon doa advance 42:13 tiket selles sudah dibuka. Buat yang mau 42:14 beli tiket sekarang silakan. Yap. Tapi 42:17 kalaupun tidak ada bioskop dekat rumah 42:19 kita di Advance Ticket Sales, insyaallah 42:21 besok juga bioskop itu menayangkan. Nah, 42:23 eh saya lupa infoin bahwasanya bukan 42:25 hanya XS1 dan CGVI, tapi untuk Sepolis 42:29 dan Cineplex juga sudah tersedia. Jadi 42:33 kita total ada 160 layar besok 42:36 se-Indonesia. Iya, besok. Wah, 160 layar 42:38 harus kita isi tuh Iwan Nawat. Nah, 42:41 mudah-mudahan bisa tembus target 100.000 42:43 penonton di hari-hari awal penanganan. 42:44 Hari-hari pertama insyaallah. Eh, 42:46 kemarin menarik tuh, Bang Asyim ketika 42:48 premier kemarin saya ngelihat ada satu 42:50 boot gerakan infak untuk mengajak anak 42:54 yatim nonton nonton bioskop satu hari 42:56 bersama Ibu. Gerakan apa tuh, Bang? Jadi 42:59 ini namanya paket bahagiakan santri. 43:01 Jadi memang ee terlepas dari gerakan 43:04 yang memang dibawa oleh Munzalan yang 43:06 seperti seperti sudah di awal diinfokan 43:08 bahwasanya film ini berawal dari Masjid 43:10 Kapal Munzalan. Kita ingin juga 43:13 berkontribusi besar terhadap ee para 43:16 penghafal Al-Qur'an yang ada di 43:17 pelosok-pelosok daerah yang tentunya 43:19 mereka gak punya orang tua gitu. Buat 43:24 beli makanan N aja belum tentu bisa gitu 43:27 apalagi diajak nonton ke bioskop gimana 43:29 rasanya gitu. Hingga akhirnya kita 43:31 berinisiasi berinisiatif yuk kita bikin 43:34 paket bahagiakan santri yatim penghafal 43:36 Quran nonton film bioskop. kita menjadi 43:40 orang tuanya buat mereka satu hari 43:42 ketika nonton nanti gitu kan diajak 43:45 nonton, ditemenin nonton, lalu dikasih 43:48 makanan-makanan yang enak, dijajanin lah 43:50 gitu. Setelah itu dibekalin. Oh. Nah, 43:53 jadi itu program kita sebagai orang tua 43:55 asuh dalam satu hari untuk membahagiakan 43:57 mereka. Oh. Berapa, Bang, per anaknya? 43:59 Berapa? Ada variatif. Jadi, tiap daerah 44:01 tuh punya paket yang variatif dari mulai 44:04 Rp0.000 sampai Rp100.000 satu orang 44:07 gitu. minta tolong informasi nomor 44:08 rekeningnya mungkin, Bang. Kalau untuk 44:10 nomor rekeningnya juga ada di Instagram. 44:12 E jadi teman-teman pokoknya harus banget 44:15 cek ee Instagram satu hari dengan Ibu. 44:18 Semua informasi ada di situ. Karena kita 44:20 P-nya banyak dan di sana pun kita sudah 44:24 siapkan apa namanya PPC yang mumpuni 44:27 gitu kan buat menjawab 44:28 pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Ibu. 44:30 Silakan untuk bisa ditanyakan langsung. 44:32 Nah, ini saya sudah 44:35 mendapatkan ee informasi yang paling 44:37 pertama. Iya, yang giveawaynya. Eh, pin 44:40 paling pertama. Oh, ini. Nah, itu PCIC 44:42 PIC-nya. Oke. Ini untuk ee nonton satu 44:46 nonton bareng satu hari bersama Ibu 44:48 untuk yang PIR anak yatim, Bang. Sama 44:50 itu juga sama. Ah, itu juga sama. Oh, 44:52 ini juga. Baik. Untuk PIC-nya ibu ibu 44:55 ikhwan, Ikhwan dan Akhwat bisa langsung 44:57 buka Instagram-nya @sari bersama Ibu. 45:00 Heeh. Nah, untuk kota 45:03 Jakarta dan sekitarnya bisa langsung 45:06 menghubungi Mas Rizki di 45:13 0821150020, 45:17 08221150020 atau kalau seandainya Iwan 45:20 dan Ahwat ingin 45:22 ee ingin langsung eh saya saya kalau 45:25 saya maunya transfer aja langsung deh 45:26 untuk membantu menyenangkan anak yatim 45:28 di hari tersebut. Gimana caranya? Nah, 45:31 bisa Iwan dan Akhwat. Langsung saja Iwan 45:33 dan Akhwat transfer ke nomor rekening 45:35 ini. Saya punya nomor rekeningnya adalah 45:39 Bank Syariah Indonesia di nomor rekening 45:44 718 45:45 722 45:47 7121. Itu Ikwan Hot cukup transfer 45:50 Rp75.000. Itu sudah mencakup tiket, 45:53 sudah mencakup snack atau makanan dan 45:56 juga transportasi untuk satu anak yatim. 45:59 dan penghafal Quran untuk menonton satu 46:02 hari dengan Ibu. Sekali lagi di Bank 46:03 BSI, Bank Syariah Indonesia di 46:08 7187227121 atas nama Infak Umum BMI 46:12 Bogor. Hm. Untuk teman-teman yang ada di 46:14 Bogor tuh. Untuk teman-teman yang ada di 46:15 Bogor saya mau traktir santri-santri 46:17 penghafal Quran yang ada di Bogor. Nah, 46:19 bisa langsung transfer situ. Bisa 46:19 langsung transfer ke situ. Jadi pokoknya 46:21 kalau mau langsung transfer dilihat dulu 46:23 nih list PIC yang kita punya. Jangan 46:25 sampai salah transfer atau salah kontak 46:27 ya. Karena pasti namanya kita lagi 46:29 membuat suatu atau gerakan pasti 46:32 banyaklah orang-orang yang jahil ya. 46:34 Jadi jangan sampai di luar nomor ini 46:36 kita terima. Pokoknya harus dengan nomor 46:38 yang sudah kita tertera di official git. 46:40 Betul. Betul. Karena harapannya adalah 46:42 kita ingin film ini juga membahagiakan 46:44 untuk anak-anak yatim, untuk para 46:46 penghafal Quran yang ee kebetulan belum 46:49 memiliki kemampuan untuk menontonul tapi 46:51 ingin kita bahagiakan supaya bisa 46:53 menonton. Betul. Iya. Ke mall aja lepas 46:54 alas kaki loh. Kamus. Waktu itu kita 46:56 pernah bikin kegiatan ee bagaikan santri 46:59 ee traktir makan es krim. He. Jadi masuk 47:02 ke mall tuh lepas kos kaki, lepas sepatu 47:04 kamusa. Saking dia belum pernah ke apa 47:07 ke mall gitu. Nah, ini makanya hal-hal 47:09 hal-hal kecil ini yang pengin kita 47:11 berikan ke adik-adik bahwasanya oh 47:13 ternyata kebahagiaan itu sekecil itulah 47:15 bisa kita rasakan gitu kan. Itulah 47:17 betul. Makanya harus kita gerakkan lah. 47:20 Buat kita simpel tapi buat mereka sangat 47:22 berh berarti. Sangat berarti gitu. 47:24 Betul. Sangat berharga. 47:28 Masyaallah Rasil keren dari Mama Nuke. 47:31 Setuju, Pak. Ajak santri nonton yang 47:33 banyak. Insyaallah Mama share ya. Boleh 47:35 nomor rekeningnya. Ah, boleh mamanuke 47:37 langsung saja nomor rekeningnya kita 47:39 bacakan lagi juga. Untuk pendengar lain, 47:40 pendengar yang n pendengar lain yang 47:42 berminat bisa langsung transfer ke Bank 47:45 Syariah Indonesia di 47:48 71 8 47:51 7227121 atas nama Infak Umum BMI Bogor. 47:56 Ada WhatsApp masuk dari hamba Allah. 47:58 Kalau nonton film barengnya, nonton film 47:59 Herquel Poyot boleh enggak? Enggak 48:01 boleh. Jangan. Jangan film yang lain 48:04 dulu. Film Venis tuh. 48:06 Waduh, jangan tonton dulu satu hari 48:09 bersama Ibu. Kalau sudah nonton film 48:10 itu, baru boleh nonton film yang lain. 48:13 Jangan. Langsung saja Iwan dan Ahot 48:15 pastikan ee mendapatkan tiketnya untuk 48:18 besok hari tayang perdananya. He. Hari 48:21 Kamis, 21 September di bioskop-bioskop 48:23 terdekat. Insyaallah filmnya aman untuk 48:25 semua umur. Tidak ada adigan-harigan 48:28 tidak senono, tidak ada kekerasan 48:29 sehingga semua anak bisa menonton. Betul 48:32 sekali dan pokoknya semuanya harus 48:35 support untuk 48:37 bisa menonton dan share setelah 48:39 pengalaman setelah menonton karena itu 48:42 menjadi hal yang paling berharga 48:43 nantinya. Betul. Betul. Supaya bisa 48:45 mengajak yang lain. Hash. Oh, 48:47 hashtag-nya ada dong. Hashtag-nya ada di 48:49 belakang baju saya. W enggak bisa 48:50 dibalik ya. Ajak ibu ke bioskop. Ajak 48:52 ibu ke bioskop. Oh, boleh ya. Buat 48:54 ibu-ibu juga cocok ya filmnya ya. Justru 48:56 itu cara ibu, cara ibu untuk ngingetin 48:59 anaknya dengan mengajak anaknya ke 49:01 bioskop. Temani dengan bersama ibunya 49:03 beliin popcorn biar biar senang. 49:05 Tambahin air putihlah seper tambahin air 49:07 putih. Terakhir makasim. Ada yang mau 49:08 disampaikan untuk lebih meyakinkan kami 49:10 kenapa harus menonton satu hari dengan 49:12 Ibu? Ya. Jadi insyaallah film ini ee 49:15 film kebaikan Bapak Ibu semuanya, Iwan 49:17 dan Akhwat. Ee sesuatu yang dilakukan 49:20 dari awalnya baik pasti nanti output-nya 49:23 akan baik. Jadi doa kami semoga film ini 49:26 bisa menjadi jembatan amal saleh kita 49:30 semuanya supaya ee apa yang menjadi 49:34 tontonan bisa menjadi tuntunan Bapak Ibu 49:36 semuanya terutama dalam ee mendidik 49:39 anak, dalam membesarkan anak atau dalam 49:42 menyadarkan anak gitu ya. Jadi semoga 49:45 ini bisa menjadi maslahat buat kita 49:48 semuanya dan doakan kami juga semoga di 49:51 film-film yang lain kami tetap 49:52 istikamah. Amin. Untuk bisa membuat 49:54 film-film semacam ini dan terus bisa 49:57 memberikan manfaat untuk semuanya. Amin. 49:59 Amin. Jangan lupa nonton tanggal 21 50:01 September 2023 di bioskop kesayangan 50:04 Anda satu hari dengan Ibu. Ajak Ibu ke 50:06 bioskop ya. Ajak Ibu ke bioskop. Terima 50:09 kasih banyak Bang Hasyim sudah hadir. 50:10 Kusa. Semoga sukses filmnya besok. Amin. 50:13 Mohon doanya semuanya. Semoga tembusnya 50:14 enggak Rp100.000 R juta. Bang doa kami R 50:17 juta. 10 juta doa kami. Amin. Amin. Amin 50:19 ya rabbin ya Rabb. Amin ya Rabb. 50:20 Insyaallah ee kita sukseskan sekali lagi 50:23 bersama-sama Iwan dan Nawat Film S hari 50:25 bersama Ibu setelah nonton kemudian ee 50:28 ingat Ibu pengin berangkatin umrah Ibu 50:31 langsung berangkatin umrah ibu bersama 50:33 silaturahim travel langsung daftar 50:37 langsung daftar berangkat 24 Desember 50:39 bersama Ustaz Heri Nurdi Silaturahim 50:41 Travel langsung saja hubungi Tingka di 50:44 0811960720 50:48 langsung KB ajak Ibu Umroh Ibu Oh, keren 50:54 0811960720. Karena umrah bukan memanggil 50:57 orang yang mampu tetapi memampukan orang 50:59 yang dipakai. Mantap. Makasih Bang Hasim 51:01 sekali lagi kam sudah diundang Iwan dan 51:03 Akhwat juga teman-teman Rasil. Makasih 51:05 banyak semoga sukses terus Rasil ke 51:07 depannya dan selalu bermanfaat buat yang 51:09 lainnya. Amin. Amin. Semoga nanti kita 51:11 ngobrol-ngobrol lagi untuk film yang 51:12 kedua. Amin. Kan tiga kali nih film. 51:15 Iya. Amin. Insyaallah. Insyaallah nanti 51:16 kita undang-undang lagi. Mudah-mudahan 51:17 Makasim berkenan datang lagi. Amin. 51:18 Insyaallah. Amin. Makasih banyak. Terima 51:20 kasih untuk semua ikhwan dan akhwat yang 51:21 sudah mendengarkan kami 1 jam setengah 51:23 ke belakang. 51:25 Iya. Terima kasih Ondi di meja operator. 51:27 Terima kasih Bang Anis dan juga terima 51:31 kasih untuk seluruh kelur yang bertugas. 51:33 Saya mau undur diri. Subhanakallahumma 51:35 wabihamdika asadu illa anta astagfiruka 51:37 wub. Wabillahi taufik wal hidayah. 51:39 Wasalamualaikum warahmatullah 51:41 wabarakatuh. Waalaikumsalam.