Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
- Bagaimana kabar Anda di sore hari ini?
- Senang sekali kami dapat kembali
- menjumpai Anda dalam program tausiah
- sore bersama Ustaz Z. Mbahmid di edisi
- hari ini
- Senin di
- tanggal 14 April 2025 Masehi dan juga
- bertepatan di tanggal 16 Syawal
- 1446 Hijah. Kami telah terhubung dengan
- narasumber kita Ustaz ZM. Mahmid yang
- saat ini beliau berada di Amerika
- Serikat. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Baik ikhwan dan akhwat,
- tema di hari ini yaitu tentang rezeki
- dan kepuasan hati. Acara ini disiarkan
- langsung dari studio Rasil Cibubur. Dan
- seperti biasa kami akan mengundang Anda
- nanti di sesi kedua yaitu sesi tanya
- jawab. Silakan kirimkan pertanyaan Anda
- di
- 0811999720. Saya ditemani Neza dan juga
- ada Bang Yusuf Subangkit di meja
- operator. Baik, kita akan mendengarkan
- tausiah yang akan disampaikan oleh guru
- kita Ustaz Set M. Bahmid langsung dari
- Amerika Serikat. Tadol Ustaz.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin wabihi
- nastain ala umri dunya wdin. Allahumma
- shi wasallim wabarik ala sayyidina
- Muhammad wa ala alihi wasahbihi wasallam
- tas dengan yang dimulakan Allah
- subhanahu wa taala. Alhamdulillah kita
- ketemui
- walaupun ketemu
- melalui Zoom. Masyaallah.
- Ee mungkin pada saat
- ini saya akan
- memberikan sekedar tausiah tapi hanya
- sampai jam 0.00 karena jam 0.00 di sini
- azan subuh dan lewat 10 dia salat karena
- kita memerlukan kira-kira 10 menit untuk
- ke masjid.
- Di dalam salah satu hadis
- qudsi, Rasul sallallahu alaihi wasallam
- mengingatkan ketika Rasulullah berada
- dengan sahabat-sahabatnya. Kemudian
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- menyatakan kepada
- mereka,
- qallah. Jadi hadis qudsi ini adalah
- firman Allah yang tidak tertulis dalam
- Al-Qur'an. Itu hadis
- qudsi melalui lisan Rasul sallallahu
- alaihi wasallam.
- Jadi Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam menyatakan Allah ya ibni
- Adam ya ibni
- Adam minaka
- Ahul karim. Pendengar sekalian yang
- mulia, Rasul sallallahu alaihi wasallam
- mengingatkan dengan hadis qudsi ini yang
- maknanya Allah Subhanahu wa taala
- menyatakan, "Wahai anak Adam." Jadi ini
- panggilan kepada kita semua baik yang
- taat ataupun yang tidak taat.
- Biasanya yang kepada yang taat kepada
- Allah Taala, Allah Taala manggil dengan
- kalimat ya ayyuhalladzina
- amanu. Wahai hamba-hambaku yang beriman.
- Panggilan khusus, panggilan plus
- namanya. Ini Allah Taala menyatakan, "Ya
- Ibni Adam, wahai anak-anak Adam, tafarq
- liibadati. Dekatkanlah dirimu kepadaku
- dengan
- peribadatanmu." Allah Taala menyatakan
- dan Allah menjanjikan satu kepastian.
- Ambaka nanti aku Allah penuhi
- hatimu dengan
- kepuang dan aku penuhi tanganmu dengan
- rezeki dengan
- income. Ya, tapi rezeki itu
- bermacam-macam. Nah, mari kita bahas
- sedikit tentang kepuasan.
- Manusia tidak akan mungkin kepuasan itu
- bergantung kepada
- materi dan manusia tidak akan mungkin
- kepuasan itu terletak di
- jabatannya. Seorang yang ketika baru
- mendapat
- jabatan, dia akan mendapatkan kepuasan
- sesaat, tapi bukan kepuasan dalam
- kehidupannya.
- Karena kepuasan itu ada campur tangan
- Allah dalam hati
- kita. Hati kita ini masih
- tetap digendam oleh Allah Taala dengan
- dengan kalimat yang lain. Allah Taala
- mempunyai campur tangan di dalam kuasa
- hatinya.
- Hadis qudsi ini Allah Subhanahu wa taala
- menyatakan, "Dekatkanlah dirimu kepadaku
- dengan ibadah."
- Nah, jangan kita salah mengertikan
- kalimat ibadah
- ini. Memang di dalam Al-Qur'an Allah
- Subhanahu wa taala
- mengingatkan
- wudunal ma jin wal ins
- illaudun. Tidaklah aku
- ciptakan jin dan manusia terkecuali
- untuk beribadah.
- Nah, ibadah ini maknanya sangat
- luas. Kita senyum aja ketemu dengan
- saudara kita, kita senyum aja. Rasul
- sallallahu alaihi wasallam katakan
- fnaha. Itu pun sudah termasuk s termasuk
- bagian daripada
- ibadah. Kita bekerja dengan baik, dengan
- ikhlas untuk mencari rezeki kepada
- keluarga kita. Itu ibadah.
- Seorang niat aja yang baik itu ibadah
- tanpa meninggalkan
- kewajiban-kewajiban yang Allah Taala
- wajibkan kepadanya. Dia harus lakukan.
- Nah, hamba Allah yang mulia, berarti di
- dalam ayat
- ini ee di dalam hadis qudsi ini, Allah
- Subhanahu wa taala mengingatkan ibadah
- itu mencakup sangat
- luas menterramkan hati
- kita. Kemudian Allah Taala menyatakan,
- "Allah taala penuhi tanganmu dengan
- rezeki." Bukankah di dalam Al-Qur'an?
- Dalam
- Al-Qur'an Allah Taala
- nyatakan ala bidikrillah.
- Artinya dalam ayat yang lebih kuat lagi
- yang Allah Subhanahu wa taala
- nyatakan berdampingan dengan hadis qudsi
- ini.
- Bukankah dengan mengingat kepada
- Allah, berzikir kepada Allah,
- mendekatkan diri kepada
- Allah akan mentramkan hatimu?
- Dan memang yang paling susah di dalam
- kehidupan manusia adalah ketentraman dan
- kepuasan hati.
- Kita bisa lihat apa yang
- terjadi. Ada hamba-hamba Allah yang
- sudah mendapat diamanatkan
- jabatan sangat
- besar ya.
- penghasilan yang boleh dikatakan
- berlimpah
- ruah sudah diprovide dengan mobil
- dengannya
- sekaligus naik dan turun mobil dibukakan
- pintu
- untuknya tapi masih tidak ada kepuasan
- justru
- itu mereka melakukan korupsi
- seenaknya karena apa masih belum
- puasan ini yang paling Paling berbahaya
- musibah
- yang hamba Allah itu ada kekuasan di
- dalam hatinya. Itu subhanallah musibah
- yang dahsyat.
- Di hadis qudsi
- menyatakan
- amlakina aku Allah akan tumpahkan
- kepuasan ke
- dalam ada manusia-manusia hamba-hamba
- Allah sedikit pun dia dapat dia
- tetap berukur kepada Allah Taala. Sebab
- seorang hamba Allah ketika tidak ada
- kepuasan dalam berarti tidak ada rasa
- syukurnya
- subhanahu artinya
- tidakuri. Dan boleh kita terjemahkan
- orang yang tidak merasa puas itu manusia
- yang
- serakah dan keserakahan manusia itu
- mengundang dia dalam lubang kecelakaan.
- belum berbicara di akhirat di
- dunia. Ya, saya berikan satu contoh
- begitu.
- Masyaallah. Hakim di pengadilan.
- Umpama contoh sekalipun
- hakim moralnya bejat ya banyak hakim
- yang moral
- bejat tapi di
- pengadilan dia dipanggil dengan kalimat
- yang
- mulia. Semua yang hadir memanggil kepada
- mereka dengan kalimat yang mulia.
- Berapa banyak
- hakim yang tadinya dipanggil dengan
- kalimat yang mulia di pengadilan, dia
- berakhir di
- penjara, berakhir dengan kehinaan.
- berapa banyak dan itu banyak yang
- terjadi saat
- ini. Belum lama beberapa waktu yang lalu
- seorang hakim
- ketangat karena menerima suap kalau
- enggak salah 60
- miliar. Coba bayangkan.
- Padahal mereka itu boleh dibilang ee
- segala macam fasilitas sudah disediakan
- oleh pemerintah, diberikan oleh
- pemerintah dengan gaji yang sangat
- memuaskan. Tidak lain dan tidak bukan
- karena tidak ada kepuasan dalam hati
- mereka. Kenapa tidak ada kepuasan?
- Karena lanjutan di dalam hadis Rasul
- sallallahu alaihi wasallam ini. Rasul
- sallallahu alaihi ee dalam hadis qudsi
- ini Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam menyatakan
- qallah jangan kalian jauhkan dirimu
- daripadaku. Hamba-hamba Allah jauhkan
- diri mereka daripada Allah Subhanahu wa
- taala adalah mereka yang tidak taat
- kepada Allah Subhanahu wa taala. Allah
- taala memerintahkan kepada mereka untuk
- berbuat adil. Di dalam Al-Qur'an Allah
- Taala mengatakan, "Ya
- ayyuhallina. Wahai hamba-hamba Allah
- yang
- beriman." Ya, wahai para hakim yang
- beriman. Allah Taala
- menyatakan, "Wahai para pejabat yang
- beriman, pergunakan dengan segala
- kemampuanmu untuk meletakkan dirimu
- dalam memutuskan sesuatu itu dengan
- putusan yang sangat adil."
- Berdirilah dengan adil di dalam
- memutuskan
- sesuatu.
- Sekalipun itu terhadap dirimu atau
- keluargamu atau mereka yang dekat
- denganmu, berbuatlah adil. Karena
- perbuatan adil itu merupakan ibadah juga
- yang dicintai oleh Allah Subhanahu wa
- taala.
- Apa Allah Subhanahu wa taala
- mengingatkan ketika seorang dia
- menginjak hukum Allah
- semaunya, maka Allah Subhanahu wa taala
- menyatakan artinya dengan kalimat yang
- lain dia menjauhkan diri dari Allah
- taala. Menjauhkan diri daripada apa yang
- Allah Subhanahu wa taala perintahkan.
- Dia tidak lakukan.
- yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa
- taala. Yang dilarang oleh Allah
- Subhanahu wa taala dilakukan kan Allah
- Taala melarang untuk menerima
- sombong. Allah Taala melarang untuk
- tidak berbuat
- adil. Maka Allah Subhanahu wa taala akan
- menumpahkan dalam
- hatinya merasa tidak puas.
- Allah Taala
- tumpahkan hatinya dengan perasaan yang
- seakan-akan tidak ada apa-apa. Harta
- yang sudah dia punya, rumah yang begitu
- indah yang dia punya seakan-gak ada
- apa-apanya masih tidak puas. Yeah.