Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Assalamualaikum
- warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Innalhamdalillah
- nahmaduhu wanastainuhu wanastagfiruh.
- Wanaudzubillah min syururi anfusina
- wamin sayyiati amalina.
- Mayyahdihillahu
- fala mudhillalah
- wamayyuhtil fala hadiyalah.
- Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la
- syarikalah
- waasyhadu anna Muhammadan abduhu wa
- rasuluh.
- Masyallah
- kan
- wama lam yasya lam yakun.
- La haula wala quwwata illa billahil
- aliyil adzim, amma ba'd.
- Ikhwan akhwat pemirsa TV silaturahim
- dan pendengar radio silaturahim yang
- sangat disayang oleh Allah subhanahu wa
- taala.
- Alhamdulillah
- malam ini kita dapat kembali
- bersilaturahim lewat kajian
- tarjamah Quran lafdhiyah.
- Pada malam Jumat yang lalu kita telah
- sampai pada ayat yang ke-13
- ayat yang ke-12 dari surah Hud.
- Malam hari ini kita akan lanjutkan
- mulai ayat 13 sampai menjelang isya
- nanti.
- Marilah kita awali kajian kita malam
- hari ini dengan baca doa tholabul ilmi.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Rabbi zidni ilman. Allahumma anfa'ni
- bima allamtani.
- Wa allimni ma yanfa'uni warzuqni. Ilman
- yanfa'uni, amin.
- Kita mulai dari ayat yang ke
- 13.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Am yaqulunaf
- Qul
- Qul fatu bi'asri suwarim mitslihi muf
- taroyatin
- wad'u manis taqto'tum
- mindunillah.
- Wad'u manis taqto'tum
- mindunillahi
- in kuntum
- shodiqin.
- Am yaquluna.
- Ataukah mereka berkata.
- Iftarohu.
- Telah membuat-buatnya.
- Maksudnya Rasulullah Shallallahu Alaihi
- Wasallam.
- Dia telah membuat-buatnya.
- Qul katakanlah.
- Fatu datangkanlah.
- Bi'asri suwarin.
- Dengan se
- puluh surat.
- Mitslihi yang semisalnya.
- Muftarayatin dengan dibuat-buat.
- Wad'u dan
- panggillah.
- manistata'tum
- orang yang kalian semuanya mampu
- mindunillahi dari selain Allah.
- Inkuntum jika kalian
- shodiqin benar.
- Arti secara keseluruhan
- bahkan mereka mengatakan
- dia Muhammad telah membuat-buat Alquran
- itu.
- Katakanlah
- kalau demikian
- datangkanlah
- 10
- surat
- yang dibuat-buat.
- Karena
- beliau didustakan oleh orang musyrik.
- Nah, setelah mereka
- membuat membuat-buat tuduhan
- terhadap
- pribadi beliau
- bahwasanya mereka tidak percaya
- kalau beliau itu nabi, kalau memang
- percaya harusnya
- ada malaikat, kemudian diberikan
- kekayaan dan seterusnya.
- Tuduhan mereka tidak sampai kepada
- pribadi beliau, ah kemudian
- kepada Alquran yang beliau bawa.
- Walaupun sebetulnya juga masih pada
- beliau.
- Mereka menyatakan kalau beliau itu
- membuat-buat Quran.
- Nah, maka Allah menyatakan kalau memang
- tuduhanmu benar, coba
- kamu buat 10 surat saja
- yang seperti Quran dengan dibuat-buat.
- Panggil
- seluruh orang yang kamu mampu selain
- Allah.
- Ternyata memang mereka
- tidak benar.
- Seperti
- ayat yang ke-14.
- Fa illam, maka jika tidak yastajibun,
- mereka menjawab.
- Lakum untuk kalian, fa'lamu. Maka
- ketahuilah
- annama unzila, bahwasanya
- tidaklah diturunkan
- Qur'an maksudnya
- bi ilmillahi
- dengan ilmu Allah.
- Bahwasanya Qur'an itu diturunkan hanya
- annama, bahwasanya
- unzila
- diturunkan Alquran bi ilmillah
- dengan ilmu Allah.
- Wa la ilaha illahu, dan bahwasanya tidak
- ada Tuhan selain Dia.
- Fa hal antum, maka
- apakah kalian
- tidak
- muslimun, berserah diri.
- Artinya secara keseluruhan
- maka jika mereka tidak memenuhi
- tantanganmu maka katakanlah
- ketahuilah bahwa Qur'an itu diturunkan
- dengan ilmu Allah.
- Dan bahwa
- tidak ada Tuhan selain Dia.
- Maka
- maukah kalian berserah diri?
- Artinya masuk Islam.
- Nah
- apabila memang mereka itu
- tidak menjawab dan memang tidak akan
- bisa
- mereka
- menjawab tantangan Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam
- maka sampaikan
- bahwasanya Quran itu
- memang
- bukan buatan beliau
- tapi Quran itu datang dari Allah
- subhanahu wa taala
- diturunkan
- dari Allah subhanahu wa taala
- yang isinya adalah menyatakan
- bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah
- subhanahu wa taala
- nah itulah
- isi dari Quran itu
- bahwasanya yang patut disembah
- adalah Allah
- bukan yang lain
- itulah pesan
- utama daripada Alquran
- kalau memang kalian tidak
- dapat membuat 10 surat ini tantangan
- awal
- kemudian
- disuruh membuat
- eh satu surat
- pertama tantangan awalnya membuat Quran
- tidak bisa mereka
- tantangan yang kedua ini membuat 10
- surat tidak ada bisa
- kemudian terakhir membuat satu bisuratin
- disuruh membuat satu surat tidak bisa
- nah seharusnya mereka
- itu percaya
- kepada
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- bahwasanya memang Quran itu datang dari
- Allah
- tapi ternyata memang mereka tidak
- menerima
- untuk mau diajak
- masuk Islam
- ayat selanjutnya
- ayat 15 dan 16 kita baca sekaligus
- mankana
- yuridul hayata dunya wa zinataha
- nuwafi ilaihim.
- Nuwafi ilaihim a'malakum
- fiha wahum fiha la yubkhosun.
- ladzina
- laisa lahum fil akhirati illan nar.
- Wa habito ma shona'u fiha wa batilum ma
- kanu ya'malun.
- Man kana barang siapa yang ada, yuridu
- menghendaki.
- Al hayatad dunya kehidupan dunia.
- Wa zinataha dan perhiasannya.
- Nuwafi kami penuhi ilaihim pada mereka.
- A'malakum.
- Perbuatan-perbuatan
- mereka. Fiha di dalam di di dalamnya.
- Wahum dan tidaklah mereka fiha di di
- dalamnya di dunia.
- La yubkhosun.
- Dan mereka fiha di dalam di dunia itu la
- yubkhosun tidak di curangi.
- Ayat yang ke 16 selanjutnya. Ulaika
- mereka itu adalah alladzina orang-orang
- yang laisa lahum tidak ada bagi mereka.
- Fil akhirati di akhirat illan nar
- kecuali neraka.
- Wa habito dan sirna. Ma shona'u apa yang
- mereka perbuat. Fiha di dalam di
- dalamnya di dunia maksudnya.
- Wa batilum dan sia-sialah.
- Ma apa-apa kanu yang mereka adalah
- ya'malun kerjakan.
- Hadis secara keseluruhan dari ayat 15
- dan 16.
- Barang siapa menghendaki kehidupan dunia
- dan perhiasannya.
- Pasti kami.
- Berikan balasan penuh.
- Atas. mereka di dunia
- dengan sempurna
- dan mereka di dunia tidak akan
- dirugikan.
- Selanjutnya, itulah orang-orang yang
- tidak memperoleh sesuatu
- di akhirat kecuali neraka
- dan sia-sialah di sana
- apa yang telah mereka usahakan
- dan
- terhapus apa yang telah mereka
- kerjakan.
- Jadi, inilah orang-orang yang
- tidak
- mau
- menerima kebenaran Alquran
- di mana hidup mereka hanya fokus pada
- dunia dan perhiasannya. Kalau memang
- begitu, Allah akan berikan dengan tanpa
- Allah kurangi. Mereka
- diberikan oleh Allah apa yang mereka
- inginkan di dunia tanpa dikurangi.
- Karena masalah dunia itu tergantung
- usahanya.
- Tapi mereka di akhirat tidak akan
- mendapatkan apa-apa kecuali neraka.
- Semua apa yang mereka kerjakan sia-sia
- dan sirna.
- Nah, oleh karena itu, jangan sampai
- kita menjadi orang yang menentang
- Alquran.
- Kalau menentang Alquran, fokus kehidupan
- mesti hanya dunia saja.
- Dan kalau fokusnya dunia, Allah berikan
- tidak akan dikurangi. Hanya nanti di
- akhirat mereka akan menjadi penghuni
- neraka. Nauzubillah min zalik.
- Ayat 17.
- Afaman kana ala bayyinatin min rabbihi
- wayas luhu syahidun minhu wa min qablih
- wa min qablihi kitab Musa
- imaman wa rahmah.
- Ulaika
- yu'minuna bih
- wa may yakfur bihi minal ahzabi fan naru
- mau iduh.
- Fan naru mau iduhu fala taku fi miryatin
- minhu innahul haqqul mir rabbik.
- Innahul haqqul mir rabbika walakinna
- ak sarun nas.
- Walakinna
- ak sarun nas la yukminun.
- Arti lafdiahnya.
- Afaman apakah
- orang kana yang ada
- ala bayyinatin di atas bukti mir rabbih.
- Dari rabbnya.
- Waj luhu dan
- ia
- membacanya
- syahidun
- sebagai saksi minhu dari daripadanya.
- Wamin qablihi dan dari yang sebelumnya.
- Kitabun telah ada kitab Musa yaitu Musa.
- Imaman kitabnya Nabi Musa.
- Imaman sebagai pedoman warahmatun dan
- rahmat.
- Ulaika mereka itulah yukminuna yang
- mereka beriman bihi dengan Quran.
- Wamay yakfur dan barang siapa yang
- ingkar
- bihi dengannya.
- Minal ahzabi dari beberapa kelompok
- golongan.
- Fan naru maka neraka mau iduhu
- ancamannya.
- Fala taku maka jangan kau menjadi fi
- miryatin
- dalam keraguan.
- Minhu darinya dari Alquran.
- Innahu sesungguhnya Quran itu al haqqul
- benar.
- Mir rabbika dari rabbmu.
- Walakinna tetapi keban
- ak sarun nas kebanyakan manusia la
- yukminun tidak beriman.
- Arti secara keseluruhan.
- Maka apakah orang-orang kafir itu sama
- dengan orang yang sudah mempunyai bukti
- yang nyata, yaitu Alquran dari Tuhannya?
- Dan diikuti oleh saksi dari Tuhannya.
- Yang sebelumnya sudah ada pula kitab
- Nabi Musa
- yang menjadi pedoman dan rahmat.
- Mereka beriman kepada Alquran.
- Barangsiapa mengingkari Alquran di
- antara kelompok-kelompok
- yaitu orang-orang Quraisy,
- maka nerakalah tempat yang diancamkan
- baginya.
- Mereka itu janganlah engkau ragu. Oleh
- karena itu,
- jangan engkau ragu terhadap Alquran.
- Sungguh Alquran itu benar-benar dari
- Tuhanmu.
- Ta tetapi kebanyakan manusia
- tidak
- mau beriman.
- Jadi,
- inilah orang-orang yang
- berlawanan dari orang yang
- disebutkan pada ayat ke
- 17, ke ke-16.
- Yaitu orang-orang yang
- mereka itu beriman
- kepada Alquran.
- Mereka
- mempunyai bukti yang nyata.
- Kemudian
- ee
- mereka pun
- membacanya dengan disaksikan.
- Saksikannya adalah Malaikat Jibril.
- Jadi, maksud daripada saksi itu adalah
- Malaikat Jibril. Dan diikuti oleh saksi
- dari Allah.
- Yang sebelumnya Allah juga telah
- menurunkan
- kitab Alquran.
- Kitab, maksud kami Taurat kepada Nabi
- Musa sebagai
- ee pedoman dan rahmat.
- Nah, orang-orang yang
- beriman kepadanya, itulah orang-orang
- yang akan bahagia.
- Balikannya orang yang kafir
- dari beberapa kelompok dari penduduk
- Mekah
- maka
- kafir terhadap Alquran maksudnya
- utamanya
- tidak ada
- tempat atau ancamannya kecuali neraka.
- Maka jangan sampai
- kita semuanya asalnya Rasulullah dituju
- ragu
- Alquran itu datang dari Allah karena
- memang Alquran itu hak.
- Hanya kebanyakan manusia tidak mau
- beriman.
- Ayat yang ke
- 18.
- Waman adzlamu mimman iftara alallahi
- kadziba.
- Ulaika yuroduna ala robbihim
- wayaqulul asyhadu haulailladzina
- kadzabu ala robbihim.
- Ala la'natullahi
- aladzolimin.
- Waman adzlamu dan siapa yang lebih
- menganiaya diri
- mimman daripada orang iftara yang
- mengada-ada alallah atas nama Allah
- kadziban kedustaan.
- Ulaika mereka itulah yuroduna yang akan
- dihadapkan
- ala robbihim pada Tuhan-tuhan mereka
- pada Tuhan mereka.
- Wayaqulu dan berkata alasyhadu saksi
- haula mereka itu haula orang-orang
- inilah
- alladzi yang mereka kadzabu mendustakan
- atau berdusta ala robbihim atas rob
- mereka.
- Ala la'natullahi aladzolimin.
- Ingatlah bahwasanya laknat Allah itu
- akan menimpa orang-orang yang zalim.
- Ayat
- ini secara keseluruhan artinya
- "Dan siapa yang lebih zalim daripada
- orang yang mengada-ada
- suatu kebohongan terhadap Allah?"
- "Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan
- mereka
- dan para saksi
- akan berkata
- orang-orang inilah yang
- telah berbohong
- terhadap Tuhan mereka.
- Ingatlah
- kutukan Allah akan ditimpakan pada
- orang-orang yang zalim."
- Jadi
- orang-orang yang
- paling
- zalim
- adalah orang-orang yang
- mereka itu membuat-buat kedustaan
- atas nama Allah Subhanahu wa taala
- dengan berbagai macam cara
- yaitu ajaran-ajaran yang tidak datang
- dari Allah
- dikatakan itu dari Allah Subhanahu wa
- taala.
- Itu berarti membuat dusta atas nama
- Allah Subhanahu wa taala. Dan
- orang-orang demikian ini nanti di hari
- kiamat
- akan
- dihadapkan kepada Allah dan
- para saksi
- akan menyatakan inilah orang yang
- dulunya
- berdusta atas nama Allah
- atau mendustakan Allah maka
- tidak ada yang lebih pantas bagi mereka
- kecuali
- kutukan Allah karena mereka telah
- berbuat zalim.
- Jadi
- inilah jangan sampai kita
- berdusta atas nama Allah Subhanahu wa
- taala
- tidak mau kita memakai hukum Allah
- Subhanahu wa taala
- membuat-buat ajaran
- yang tidak diajarkan oleh Allah
- menyatakan Allah punya anak
- Allah punya anak perempuan yaitu para
- malaikat dan dan seterusnya.
- Punya anak laki-laki yaitu Almasih dan
- seterusnya. Ini orang-orang yang
- berdusta atas nama Allah. Itulah orang
- yang paling zalim.
- Kemudian Allah menjelaskan lagi, siapa
- orang zalim itu? Pada ayat ke-19 Allah
- menyatakan
- Alladzina yasudduna an sabilillahi
- wayabghunaha
- iwaja.
- Wahum
- bil
- akhiratihim
- kafirun.
- Alladzina, orang-orang yang
- yasudduna menghalang-halangi
- an sabilillah, dari jalan Allah.
- Wayabghunaha dan mereka
- menginginkannya
- menginginkan jalan Allah, iwajan
- bengkok.
- Wahum dan mereka
- bil akhirati terhadap kehidupan akhirat
- hum mereka
- kafirun
- mengingkari.
- Arti secara keseluruhan
- orang yang zalim itu adalah orang yang
- mereka yang menghalang-halangi
- dari jalan Allah.
- Dan menghendaki
- agar jalan itu bengkok.
- Dan mereka itulah orang yang tidak
- percaya
- pada
- adanya hari kiamat.
- Jadi inilah orang-orang yang zalim.
- Mereka mencegah
- orang lain
- untuk mengikuti jalan Allah.
- Mereka memalingkan orang lain
- agar tidak mengikuti jalan Allah.
- Mereka menghendaki
- jalan yang sudah lurus itu bengkok.
- Jalan yang telah digariskan oleh Allah
- Subhanahu wa ta'ala.
- Mereka ingin
- membengkok dan mereka berusaha untuk
- membengkokkan dengan berbagai macam
- cara.
- Dengan menghalang-halangi manusia untuk
- masuk ke jalan Allah atau menyatakan
- bahwasanya jalan Allah itu tidak benar,
- yang benar yang benar adalah jalan
- manusia.
- Atau mereka juga menyatakan bahwasanya
- jalan Allah itu akan menyesatkan, jadi
- mereka tidak mau
- ada orang yang mengikuti jalan Allah
- Subhanahu Wa Ta'ala.
- Agar supaya manusia lari
- dari jalan Allah.
- Dan
- mereka
- itu adalah orang-orang yang tidak
- percaya
- dengan adanya
- hari akhirat.
- Mereka kafir dengan adanya hari akhirat.
- Inilah orang-orang yang zalim. Nah,
- kemudian kita semuanya
- di
- jaga oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
- Pada ayat ini, dua ayat Allah
- menyebutkan orang yang paling zalim. Dan
- kemudian Allah menjelaskan juga
- orang-orang yang zalim
- dan bagaimana
- mereka nanti di akhirat.
- Orang yang paling zalim adalah orang
- yang
- membuat-buat kedustaan atas nama Allah.
- Ah, kemudian mereka itu
- nantinya akan di
- hadapkan di Allah pada hari kiamat yang
- disaksikan oleh para malaikat mereka
- adalah pendusta
- dan akhirnya mereka akan dikutuk oleh
- Allah.
- Sekali lagi Allah menjelaskan
- siapa yang dikutuk oleh Allah? Orang
- yang zalim. Siapa orang yang zalim?
- Orang yang menghalang-halangi
- manusia dari jalan Allah dan menghendaki
- jalan Allah itu bengkok dan mereka
- ingkar terhadap hari akhirat.
- Mudah-mudahan kita diselamatkan dari ini
- semuanya, amin ya rabbal alamin.
- Jazakumullah khairal jaza jazaan
- katsiran atas semua perhatiannya.
- Mohon maaf atas segala kekurangan saya.
- Mari kita akhiri kajian ini dengan baca
- kafaratul majelis. Subhanakallahumma
- wabihamdika. Asyhadu alla ilaha illa
- anta. Astaghfiruka wa atubu ilaik.
- Alfamikum syukron. Assalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.