Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 [musik] 0:10 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:12 warahmatullahi wabarakatuh. 0:14 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:17 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:23 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:26 Bagaimana kabarnya di malam hari ini? 0:28 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 0:31 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 0:33 wa taala. Senang sekali kami dapat 0:36 kembali menjumpai Anda dalam program 0:40 tausiah malam bersama guru kita Ustaz 0:44 Zaki Mubarak edisi Kamis di tanggal 23 0:49 Oktober 0:50 2025. 0:52 telah hadir guru kita melalui aplikasi 0:54 Zoom yang akan membawakan tema pengaruh 0:57 iman dalam pembentukan perilaku. 1:00 Langsung saja ikhwan dan akhwat kita 1:02 sapa terlebih dahulu guru kita. 1:04 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05 wabarakatuh, Ustaz. 1:07 Waalaikumsalam 1:09 warahmatullah wabarakatuh. 1:11 Baik, Ustaz. Bagaimana kabar? Sehat, 1:13 Ustaz? Ya, 1:14 alhamdulillah sehat. 1:16 Alhamdulillah. Ikhwan dan akhwat, kita 1:19 akan mendengarkan ee tausiah yang akan 1:23 disampaikan oleh Ustaz Zaki Mubarak dan 1:26 nanti kami juga undang Anda untuk 1:29 memberikan komentar ataupun pertanyaan 1:31 di 0811999720. 1:38 Baik, Ustaz silakan 1:39 ya. 1:41 Asalamualaikum 1:43 warahmatullahi 1:45 wabarakatuh. 1:48 Alhamdulillahiabbil 1:50 alamin 1:52 wabihi nasta'in 1:55 ala umurid dunya waddin 1:58 wal aqibatu lil muttaqin 2:01 wala udwana illa aladzolimin. 2:05 Ashadu alla ilahaillallahu wahdahu la 2:09 syarikalah 2:11 wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 2:14 rasuluh. Allahumma sholli wasallim ala 2:18 hadan nabiyil karim sayyidina wa maulana 2:22 Muhammadin 2:24 wa ala alihi wa ashabihi wat tabiin 2:28 waman tabiahum biihsanin 2:32 ila yaumiddin 2:34 amma ba 2:37 ikhwan akhwat yang kami cintai 2:40 alhamdulillah 2:42 pada saat ini dapat jumpa kembali 2:45 dalam tausiah malam yang kita isi dengan 2:49 kajian 2:51 kitab 2:53 ya allu wal marjan. 2:56 Semoga aktivitas ini dapat membimbing 2:58 kita menapaki jalan yang lurus 3:02 serta memperoleh rahmat dan rida dari 3:04 Allah subhanahu wa taala. Amin ya rabbal 3:08 alamin. 3:12 Para jemaah sekalian, para ikhwan akhwat 3:18 pendengar Radio Silaturahim 3:20 dan pemirsa Asil TV harus saya sampaikan 3:26 bahwa peran iman 3:30 dalam membentuk perilaku manusia itu 3:32 sangat menentukan. 3:37 Mengapa? Karena orang itu 3:40 hakikat perilakunya adalah perwujudan 3:43 dari 3:44 kalbunya, 3:46 dari hatinya. 3:48 Ya, iman itu adanya di hati 3:53 filqb dalam hati itu. 3:57 Nah, maka kalau 4:00 imannya tinggi, 4:02 perilakunya akan baik. 4:05 Imannya rendah semakin rendah 4:08 perilakunya. 4:15 Enggak beriman, ya lebih jauh lagi 4:19 perilakunya akan kacau. 4:24 Mak pengaruhnya itu kuat sekali. 4:29 Saudara, saya ambil contoh. 4:34 Kita tidak mau mencuri. 4:37 Mengapa? Karena iman kita. 4:43 Kita percaya bahwa kalau kita mencuri 4:45 itu akan celaka dunia akhirat. 4:52 Bukan karena yang lain. 4:56 Yang lain itu bisa diatasi 4:59 ya. Misalnya diawasi itu bisa kita 5:02 bohongi orang 5:05 yang ngawas kita bisa kita bohongi. Tapi 5:07 kalau hati kita sendiri yang mengawasi 5:11 kita dengan iman kita tadi itu enggak 5:13 bisa. 5:16 Apa 5:20 kata Nabi ketika ditanya 5:23 maual biru wal ism? 5:28 Rasulullah apa sesungguhnya kebajikan 5:29 dan dosa itu? 5:33 Kata Nabi, "Albiru husnul khul kebajikan 5:36 itu memiliki akhlak yang terpuji, akhlak 5:39 yang baik 5:42 ya, akhlak yang mulia. 5:48 al mafsika 5:51 dosa itu sesuatu yang membuat keraguan 5:53 dalam dirimu, dalam hatimu, timbul 5:55 ragu-ragu 6:01 dan kemudian 6:04 kita merasa keberatan dilihat orang lain 6:08 itu dosa berarti ya dari nurani aja kita 6:12 sudah paham 6:14 kita berbuat sesuatu Sesuatu yang kalau 6:15 dilihat orang lain itu kita keberatan, 6:19 enggak suka. Nah, itu 6:23 dari nurani kita 6:30 soal halal haram. Oh, kita ngerti semua. 6:34 Saya enggak percaya kalau orang enggak 6:37 enggak mengerti bahwa hak mencuri itu 6:39 haram. Enggak enggak percaya. Pasti 6:41 ngerti dia. Berzina itu haram. Ngerti? 6:47 Ya, menzalimi orang lain itu haram. 6:49 Semua ngerti 6:52 masalahnya. Mau konsekuen enggak kita 6:54 dari bisikan nurani kita 6:59 yang sering kita enggak konsekuen. Apa 7:01 katanya? Ah, enggak ada yang tahu ini. 7:04 Nah, ini yang bahaya ini. Katanya enggak 7:07 ada yang tahu ini. Ada yang maha 7:08 mengetahui. 7:13 Nah, kesadaran itu disebut iman. 7:21 Ma ahaka fi nafsika. sesuatu yang 7:24 menimbulkan keraguan dalam dirimu, dalam 7:26 hatimu 7:30 dan merasa keberatan kalau dilihat orang 7:33 lain. 7:36 Saya yakin orang berdosa itu kalau lihat 7:38 orang lain 7:40 berlaku dosa enggak mau. Makanya 7:42 sembunyi kan dia. 7:48 Orang berbuat dosa sembunyi. 7:56 Jadi yang disebut tadi. 8:01 Maka amat penting bagi kita untuk 8:06 menjaga kesucian hati kita 8:11 supaya staf suci 8:15 dengan jalan 8:17 mensucikannya. 8:20 Apa 8:24 dengan merasa ada muraqabah 8:29 ya. 8:31 dekat pada Allah 8:34 dan merasa diperhatikan dan diawasi oleh 8:37 Allah. 8:43 Tadi saya jelaskan soal khalaqan haram 8:45 itu manusia ngerti semua apalagi 8:47 manusia. 8:49 Para ikhwan akhwat, 8:52 kucing itu kucing kucing hewan ya ngerti 8:55 halal haram itu 9:00 hewan, kucing itu halal haram. 9:03 Contohnya apa? Kalau dia memakan daging 9:08 di meja, 9:10 dia mencuri, ada majikannya, dia ngerti 9:13 lari 9:15 takutan. 9:17 Tapi kalau dikasih daging oleh 9:18 majikannya dia suruh makan dia 9:22 ngerti bahwa mencuri haram itu apalagi 9:25 manusia. 9:27 Ya, itu gambarannya. Contoh aja saya 9:29 lihat 9:32 ya. Sering saya lihat kucing lagi 9:33 mencuri makanan ya. Saya datang langsung 9:37 lari. 9:39 Ngerti dia itu mencuri haram. Tapi kalau 9:42 kita kasih dia, oh enggak, enggak lari 9:44 dia. Tenang. 9:50 Maka perilaku manusia itu ditentukan 9:53 oleh keimanannya. 9:56 Coba kita lihat hadis ini. 10:03 Hadisu Abi Hurairata. 10:07 Hadis dari Abi Hurairah. 10:10 Anan nabiasunya. Nabi sallallahu alaihi 10:12 wasallam qal, 10:15 Nabi bersabda dalam empat hal ini 10:20 kita akan satu persatu. 10:24 La yaznizani 10:27 hina yazni wahua mukmin. 10:35 Tidaklah mungkin seorang pezina itu 10:37 berbuat zina 10:41 kalau dia ada imannya. 10:46 Yang dinyatakan 10:48 kalau orang ada imannya enggak mungkin 10:50 berbuat zina. 10:54 Kapa dia tahu itu dosa besar. 11:02 Nah, pada saat dia berzina, maaf, 11:05 imannya sedang los, 11:08 [berdehem] 11:09 imannya sedang zero, kosong. 11:12 Kalau imannya meskipun sebesar biji 11:14 sawit, meskipun imannya itu setipis 11:18 kulit bawang, enggak akan berzina. 11:23 Begitu dia berzina, berarti imannya lagi 11:26 zero. Kosong sama sekali. 11:33 Ya, biasa ini hadis ini Nabi tegaskan 11:37 hadis sahih yang disepakati Imam Bukhari 11:40 dan Muslim ya. 11:49 Nah, maka di sinilah 11:52 saudara-saudara sekalian, 11:55 kita ketahui jelas sekali bahwa 11:59 keimanan seorang itu 12:03 sangat berperan dalam membentuk perilaku 12:05 seorang, membentuk watak seorang. 12:12 Karena dia beriman, dia enggak mau 12:15 berbuat zina, 12:21 baik terang-terangan maupun sembunyi. 12:26 Termasuk dia enggak mau lakukan zina 12:28 mata. 12:31 Ya, 12:33 katanya memandang 12:36 perempuan lain. 12:42 Zina zina pendengaran. kita mendengarkan 12:44 hal-hal yang 12:46 ya porno dan lain-lain 12:51 dihindari oleh dia. 12:59 Maka kisah Quran walaqruz zina 13:03 janganlah kamu mendekati zina. Mengapa 13:05 kalau sudah dekat enggak sadar itu orang 13:08 terjerumus itu ya kalau dia sudah berani 13:11 mendekati zina tidak sadar 13:15 terjerumus 13:21 innahu kana fahisyat wasabil. 13:25 Sesungguhnya itu adalah zina itu 13:27 perbuatan keji dan jalan yang paling 13:30 buruk. 13:43 Ya, ini 13:53 satu dulu ya. Satu dulu dari hadis Nabi 13:57 ya. Dari situ kita bisa melihat bahwa 14:01 iman seseorang 14:04 dapat membentuk watak dan perilaku 14:08 manusianya. 14:13 Yang kedua kita lihat 14:19 wala yasrobu al khamro 14:22 hina yasrobuha wahua mukmin. 14:26 tidaklah sekali-kali orang itu berzina 14:29 apa meminum minuman keras di sini 14:31 syaribul khamar minuman keras atau 14:34 mengkonsumsi obat-obatan 14:39 kecuali pada saat dia 14:42 meminum-minuman keras itu imannya lagi 14:44 kosong 14:50 imannya kosong 14:53 kalau ada imannya meskipun 14:55 sebesar tepung tepung bisa terbang 14:58 enggak akan dia lakukan meminum minuman 15:01 keras mengkonsumsi minuman keras atau 15:04 mengkonsumsi obat-obat terlarang lain. 15:15 Mengapa 15:17 dia enggak perlu pengawasan orang lain? 15:19 Pokoknya dia sadar sendiri kok enggak 15:21 mau. 15:23 N kalau diawasi manusia, oh bisa aja 15:27 orang ngawasi itu enggak bisa ngawasi 15:30 orang lain, 15:34 tapi dihafasi oleh dirinya sendiri, 15:37 oleh hati nuraninya, 15:40 maka dia tinggalkan itu dan selamat. 15:45 Setiap orang yang menjermuskan diri 15:46 dalam meminum-minuman keras, 15:49 pemabukan, dan 15:52 mengkonsumsi obat terlarang, dia akan 15:58 merugi menderita dunia akhirat. 16:03 Bukan cuma di dunia, di akhiratnya lebih 16:05 parah lagi. 16:09 Y penderitaannya luar biasa 16:12 ya. penderitaannya [berdehem] 16:14 luar biasa. 16:24 termasuk tadi dalam istilah perzinaan 16:26 itu adalah 16:30 deviasi seksual, penyimpangan seks. 16:42 Saya sebut LJBT itu perzinaannya kelas 16:45 berat itu. 16:52 Ada berapa dokter murid saya 16:55 ceritakan pada saya bagaimana dia 16:59 mendampingi mengobati orang-orang yang 17:02 terkena penyakit-penyakit menular yang 17:04 ganas sekali karena lakukan LGBT itu. 17:10 itu tangisannya ber hari-hari nyesel 17:14 ketika sudah sakitnya 17:16 penyakit kotor tadi. 17:19 I mengerikan saudara 17:25 saya ceritanya itu uh saya ngeri. 17:29 Mengapa dia melanggar larangan-larangan 17:32 agama? Siapa yang melanggar larangan 17:34 agama akan tersampakkan dalam kubangan 17:37 kehinaan yang amat dahsyat. 17:46 Hindari 17:49 kemabukan, mengonsumsi 17:52 obat-obat terlarang. Indonesia 17:56 karena itu akan membahayakan diri kita 17:58 sendiri dan membahayakan orang lain 18:01 pasti 18:04 membahayakan keluarga, 18:07 membahayakan orang tua, membayangkan 18:09 membahayakan anak-anak. Banyak sekali 18:11 efeknya yang merusak. 18:17 Nah, lihat perilaku orang yang mabuk itu 18:19 gimana? Coba saudara lihat orang kalau 18:21 mabuk gimana? 18:23 Betapa dia ini orang terhormat, orang 18:25 terkenal, orang baik, lagi mabuk ya 18:30 jadi orang hina 18:33 ngomongnya asal ngomong aja ngomong 18:36 kalimat-kalimat yang kotor keluar. Aduh 18:40 jatuh dia dari orang terhormat menjadi 18:42 orang yang sangat hina. Apalagi kalau 18:45 mengkonsumsi obat terlangga. Oh itu 18:48 lebih dahsyat. 18:56 Ya, maka tegaskan sini demikian 19:00 Nabi 19:05 wala yasrobu alhamro 19:08 hina yasbuha wahua mukmin. Tidaklah 19:12 meminum minuman keras ketika dia 19:13 meminumnya 19:16 padahal dia seorang mukmin. Enggak 19:17 mungkin. Berarti pada saat meminumnya 19:19 itu dia imannya sedang los hilang. 19:22 Enggak ada imannya sama sekali. 19:29 Setipis 19:30 bulu laron 19:33 iman. 19:37 Sekecil zarah 19:39 untuk biji sawi. Seben biji sawi itu 19:41 bukan zarah. Sawwi itu masih jutaan 19:44 zarah. Itu 19:47 ada zarah yang partikel paling kecil 19:50 yang tidak bisa dibagi lagi disebutnya 19:53 atom. 19:54 Sebesar itu ada imannya enggak akan 20:03 kalau melakukan itu berarti 20:06 zero kosong sama sekali. 20:14 W yr yang ketiga 20:17 w 20:20 dan tidaklah seorang pencuri itu mencuri 20:25 yasri ketika dia mencuri 20:29 wahua mukminun 20:32 padahal dia sebagai seorang mukmin 20:40 Pencuri. 20:43 Selagi dia beriman enggak maka enggak 20:45 akan mencuri. 20:50 Bahkan tidak akan berani mengambilah hak 20:53 orang lain. 20:59 tidak berani mengambil yang bukan 21:00 haknya, tidak berani menghalangi hak 21:03 orang lain. 21:08 Kalau dia betul-betul ada imannya. 21:14 Kalau enggak ada imannya udah tabrak 21:17 semua. 21:22 Curi tabrak dia. Korupsi ditabrak, 21:26 menipu ditabrak, semua dia lakukan. 21:29 Karena apa? Imannya zero. 21:42 Ikhwan akhwat para pemirsa yang kami 21:44 cintai, 21:50 pencurian ini sangat menyakitkan. 21:58 Bayangkan orang punya harta sedikit 22:00 dapat usaha 22:02 bertahun-tahun 22:04 dengan jeripaya. 22:12 Dengan usaha sangat sulit tiba-tiba 22:14 dicuri orang. Waduh menyakitkan sekali. 22:23 Ya, maka orang yang mencuri itu pasti 22:26 enggak ada imannya. 22:28 Ya, kalau masih imannya enggak mungkin 22:30 mencuri. 22:41 Enggak ada yangak mengatakan, "Oh, itu 22:44 mencuri itu 22:47 penyakit." Oh, bukan penyakit. perbuatan 22:54 ya bukan penyakit perbuatan dia 22:57 melanggar larangan Adam 23:03 itu yang harus diperhatikan dalam oh itu 23:06 karena sudah penyakit jadi menempel ke 23:09 dia enggak bisa begitu itu pelanggaran 23:11 ajaran agama 23:22 Maka sejak kecil kita harus mendidik 23:24 anak-anak kita, 23:27 generasi kita hati-hati jangan sampai 23:30 ada kecenderungan untuk 23:33 menc enaknya aja mencuri bahaya sekali. 23:45 Ya, kalau dalam hukum Islam itu dipotong 23:46 tangan curit 23:51 apa? Itu untuk pelajaran supaya orang 23:52 jerak. 23:54 Ada satu orang dipotong tangan kalau 23:56 mencuri semua orang jerak. Takut 24:01 itu dia lewat aduh pusing ininya. Enggak 24:04 ada tangannya ini dipotongnya di sini 24:06 nih. Maaf ya. 24:11 Ya, tarik dulu. 24:17 Ada satu pencuri tapi memberi pelajaran 24:20 bisa jutaan orang. Setiap orang ketemu 24:22 K. Nah, dengan demikian orang 24:27 enggak mau mencuri 24:33 ya. Kalau mencuri hanya di 24:37 tangkap kemudian dilepasin lagi ya 24:39 enggak kapok-kapok dia 24:43 mencuri lagi. Mencuri lagi. 24:51 itu [berdehem] 24:54 harus jerak harus kapok dia. 25:04 Baik, kita masuk yang keempat sekarang. 25:20 W yantahibu nuhbatanofin 25:25 yarfa ilaihi abumhatahi 25:32 mukmin. 25:34 tidaklah sekali-kali orang itu merampok 25:38 harta orang lain, 25:42 merampas harta orang lain. Ketika dia 25:46 merampasnya itu 25:49 lagi imannya enggak ada. 25:53 Kalau masih ada imannya, enggak mungkin 25:56 kok merampas harta orang lain. 26:05 Nah, inilah 26:10 ikhwan akhwat yang harus kita 26:12 perhatikan. Betul. 26:17 merampok merampas itu lebih besar 26:19 dosanya dari 26:39 mencuri. 26:41 Kalau menirikan sembunyi-sembunyi ya. 26:47 Wajib bagi umat Islam untuk membela 26:49 saudara-saudaranya yang dizalimi. Jangan 26:52 dibiarkan, harus dibela 26:56 sehingga perampok jadi jerak. Takut. 27:00 Dan menegakkan hukum itu penting. 27:04 Kalau hukumnya enggak tegak, sudah 27:05 percuma. 27:08 Banyak nanti pencurian, 27:12 rampokan, 27:13 korupsi, 27:15 dekadensi moral akan 27:18 muncul di mana-mana. 27:20 Nauzubillah minzalik. 27:23 Harus tegakkan hukum 27:26 ya. hukum enggak boleh main-main 27:34 sampai 27:37 ya 27:40 hukum itu dibuat perenainan 27:43 sehingga akhirnya enggak ada wibawa 27:49 di zaman Rasulullah pernah ada 27:55 pencurian dilakukan seorang perempuan 27:58 terhormat dari Bani Mahzum. Bayangkan, 28:01 Saudara-saudara, Bani Mahsum itu kalau 28:04 sekarang itu banyak keluar-keluarga 28:05 jenderal konglomerat Bani Mahsum. 28:08 Nah, ada anggota perempuan, anak 28:11 perempuannya mencuri, tertangkap 28:18 karena dia ini anak orang-orang besar 28:20 semua. 28:22 Mereka berkumpul kemudian 28:28 meminta kepada Zaid 28:34 bin Haritah. 28:37 Zaid bin Haritah ini dulunya adalah anak 28:40 angkatnya Nabi Muhammad. 28:43 Dulu pernah disebut Zaid bin Muhammad. 28:47 Setelah ada ayat Al-Qur'an turun 28:48 mengenai larangan itu baru 28:51 maana Muhammadin aba ahadum 28:56 Muhammadun gitu ya. 28:59 Maana Muhammadun abadalikum 29:04 rasulah. 29:06 Bukanlah Muhammad itu ayah dari salah 29:08 seorang di antara kamu. Maksudnya 29:11 ayahnya dari Z bukan kata [berdehem] 29:12 Al-Qur'an. 29:14 Karena itu dia ayah angkat, 29:18 anak angkat, 29:20 tapi dia Rasulullah dan penutup segala. 29:22 Nah, sejak itu enggak disebut lagi 29:24 kepada Zaid bin Muhammad, tapi Zaid 29:27 kepada ayahnya bin Haritah. 29:32 Nah, mereka merasa kedat ini dekat 29:34 dengan Nabi. 29:37 Didekatilah oleh tokoh-tokoh Bani Makzum 29:40 ini. 29:42 Tolonglah yang ini satu ini. Pencurian 29:44 ini jangan di 29:47 tindak tegas 29:49 dipetsk aja. 29:55 Karena yang berbicara itu orang-orang 29:56 penting semua, orang-orang berpengaruh. 30:02 dan sengaja mempengaruhinya melalui 30:04 melalui Zaid bin Haritah sebagai anak 30:08 angkat Nabi. Mereka yakin akan gol. 30:12 Ketika Zaid datang kepada Nabi 30:14 menceritakan itu meminta supaya diputi 30:17 SK Nabi marah sekali. 30:23 Sesungguhnya kehancuran orang-orang 30:25 sebelum kita dulu 30:28 adalah karena selalu 30:32 menegakkan hukum kepada orang-orang 30:34 lemah, 30:35 orang-orang miskin ditegakkan hukum. 30:37 Tapi kalau orang-orang kaya dibebaskan, 30:41 orang-orang kuat dibebaskan, itu 30:42 bahayanya. 30:46 Tidak kata Nabi 30:50 la Fatim binta Muhammadin 30:56 sampai sekiranya Fatimah putri Muhammad 30:58 mencuri, aku potong terhadap 31:01 enggak ada kompromi. 31:04 Ini ketegasan. 31:07 Nah, jadi itulah [berdehem] yang harus 31:08 ditegakkan hukum itu. Jangan buat 31:11 main-mainan. 31:15 Ya, enggak bakalan benar 31:17 suatu bangsa, suatu umat yang menjadikan 31:20 hukumnya main-mainan enggak akan benar 31:22 pasti kaca. 31:31 Nah, jadi itulah 31:34 ini nanti bisa dikembangkan pada 31:35 perbuatan-perbuatan lainnya, 31:39 dosa-dosa besar yang lain gitu. 31:42 Kalau orang itu berani melakukan dosa 31:44 besar, pada saat melakukannya dia itu 31:46 termasuk imannya lagi kosong. 31:50 Maka iman 31:52 sangat 31:55 berpengaruh 31:58 dalam pembentukan 32:01 perilaku dan watak umat manusia. 32:04 Ikhwan akhwat sekalian, inilah pengantar 32:06 hari ini. Hadisnya riwayat Imam Bukhari 32:09 dan Muslim sahih ya. 32:12 Masih ada waktu. Kalau nanti ada 32:13 pertanyaan-pertanyaan 32:15 kami persilakan. Walfu minkum. 32:18 Wasalamualaikum 32:20 warahmatullahi wabarakatuh. 32:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 32:24 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz atas 32:26 tausiahnya di malam hari ini. Ikhwan dan 32:29 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 32:31 taala. kami akan jeda sejenak terlebih 32:34 dahulu dan seperti biasa kami tunggu ee 32:39 pertanyaan ataupun komentar dari Anda di 32:42 08111999720. 32:47 Kami kembali setelah jeda berikut ini. 32:58 [musik] 33:00 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 33:02 Ikhwan dan akhwat, terima kasih Anda 33:04 masih bersama kami dalam kajian ee kitab 33:07 Alu Wal Marjan bersama 33:10 guru kita Ustaz Zaki Mubarak. 33:15 Salam ee kami ucapkan kepada Eyang Sri, 33:19 Ibu Aminah, kemudian ada Ibu Ani, Pak 33:23 Mukmin, Pak Musyawir, dan juga Pak 33:26 Ruskaandar. 33:28 Ada pertanyaan dari Bapak Musawir Abdul 33:31 Basir, Pak Ustaz. Asalamualaikum 33:33 warahmatullahi wabarakatuh. 33:38 Ee, Ustaz, 33:39 Waalaikumsalam. 33:40 Semoga selalu dalam lindungan Allah 33:42 Subhanahu wa taala dan diberkahi sehat 33:45 walafiat. Amin. 33:48 Amin. 33:49 Mohon penceranya, Ustaz. Pengertian 33:51 iman, yakin, dan akidah. Terima kasih. 33:56 Iman. 33:58 Iman. Ee 34:01 mana? Iman. Yakin. 34:02 Akidah. 34:03 Iman. Yakin dan akidah. 34:05 Yakin. Iya. Baik. Iya. Aliman menurut 34:08 bahasa adalah attasdiq. H 34:13 artinya membenarkan 34:17 ya membenarkan. Jadi kalau 34:21 ketembalan kepada Nabi ya kita 34:23 membenarkan segala berita yang datang 34:25 dari Nabi. 34:28 Kita beriman pada Al-Qur'an artinya kita 34:31 membenarkan isi Al-Qur'an semua. 34:35 Nah, itu ngertinya. Nah, nanti 34:39 iman ini adalah suatu keyakinan 34:44 yang ada dalam hati kita 34:47 yang tidak diketahui orang lain. 34:51 Maka perlu ada syahadat supaya orang 34:54 tahu. Kalau iman dalam hati aja orang 34:56 enggak tahu. 34:57 Iya. Maka hakikat iman itu tiga. 35:02 Ada tiga. Yang pertama adalah 35:06 bilqbi, 35:08 meyakini dalam hati. 35:11 Yang kedua, iqrarun bilisan, 35:12 mengikrarkan dengan lisan. Dan yang 35:15 ketiga, waalun bil. 35:18 Merealisasi dalam perbuatan sehari-hari. 35:21 tiga komponen. Maka di Quran disebutkan 35:23 selalu itu, amanu wailus shihah, beriman 35:27 dan berbuat kebajikan terus berbagai 35:29 ayat. Nah, jadi itu arti iman. Nah, 35:33 kalau yakin itu adalah sesuatu yang 35:38 tidak meragukan, 35:41 yang la yuzalu bisyaq, 35:43 tidak bisa dibatalkan dengan keraguan. 35:45 im 35:48 ee keyakinan kalau masih ragu itu belum 35:50 yakin. Reb ya, ada reb, ada keraguan. 35:55 Dikatakan 35:56 alif lam mim dalikal kitabu laba f. 36:04 Kitab Al-Qur'an ini tidak ada keraguan 36:05 di dalamnya. A sak fi gak ada 36:10 hudan lil muttaqin sebagai petunjuk 36:12 orang bertakwa. Nah, jadi artinya 36:14 keyakinan itu adalah sesuatu 36:17 kepercayaan yang tidak bisa dikalahkan 36:21 oleh keragu-raguan. 36:24 Kalau masih ada keraguan belum yakin. 36:31 Maka ada ilmul yakin, 36:36 ada ainal yaakin, ada haqqul yaakin. 36:39 Nah, gitu. 36:41 Ilmu yakin itu 36:44 diartikan 36:48 yakin 36:49 secara ilmu, secara ilmiah. 36:52 Ainul yakin keyakinan yang bisa dilihat 36:55 dengan mata 36:58 secara fisis. 37:00 Dan haqakl yakin adalah keyakinan yang 37:04 sungguh-sungguhnya 37:05 gitu. 37:10 Nah, akidah 37:13 menurut pengertian bahasa itu adalah 37:17 ikatan atau sangkutan atau simpul 37:23 ya asal bahasanya. 37:26 Lalu kemudian apa? Dia merupakan 37:30 keyakinan yang teguh dalam hati kita 37:34 tentang suatu itu namanya 37:37 akidah. 37:39 Maka diarahkan akidah kita itu dalam 37:41 Islam adalah akidah tauhid, 37:44 akidah yang mengesahkan Allah Subhanahu 37:46 wa taala. 37:48 Ya, maka syahadat itu dalam bahasa 37:50 Inggrisnya 37:55 there is no God but Allah. 38:00 Tidak ada Tuhan kecuali Allah. Ah 38:04 ya. 38:07 Believe in one and only God. 38:10 Lihat itu one and only God. Hanya 38:13 percaya pada yang satu dan hanya satu 38:18 Tuhan. 38:19 Maka saya tidak sependapat dengan orang 38:21 yang sering mengartikan lailahaillallah. 38:23 Diartikan tidak ada Tuhan yang wajib 38:25 disembah kecuali Allah. Oh kalau begitu 38:27 ada Tuhan yang enggak wajib disembah 38:29 dong. Enggak. La difisi hilang semua. 38:33 Tidak ada Tuhan kecuali Allah yang 38:35 tepat. 38:38 Ada yang terjemahkan tidak Tuhan yang 38:40 yang berhak disembah. Oh, kalau gitu ada 38:43 Tuhan yang enggak berhak disembah. 38:44 Enggak ya. Lailahaillallah. 38:50 There is no God but Allah. Tidak ada 38:52 Tuhan kecuali Allah. Itu tetap. 38:56 Nah, itu itu disebut dengan akidah ya 38:59 namanya akidah. tauhid akidah mengesakan 39:01 Allah subhanahu wa taala. Terima kasih. 39:06 Di malam hari ini tema kita adalah 39:10 pengaruh iman dalam pembentukan 39:12 perilaku. Ada Ibu Rini di Depok. Pak 39:15 Ustaz, asalamualaikum warahmatullahi 39:17 wabarakatuh, 39:20 Ustaz. 39:21 Waalaikumsalam warahmatullah. 39:23 Ya, Ustaz. Kalau iman seseorang itu naik 39:26 turun, apakah otomatis juga mempengaruhi 39:29 perilakunya sehari-hari? Misalnya saat 39:31 imannya sedang lemah, jadi mudah marah 39:34 atau malas beribadah. Terima kasih, 39:36 Ustaz. 39:38 Iya. 39:40 Iman dibagi empat. 39:44 Yang pertama, al imanu yazidu wanqu. 39:49 Iman yang terus-menerus bertambah, 39:50 enggak pernah berkurang. 39:54 itu imannya para nabi dan rasul. 39:58 Yazid wayanqus bertambah terus tidak 40:00 pernah berkurang. Yang kedua, iman yang 40:03 permanen. 40:07 La yazidu wqus enggak pernah tambah, 40:09 enggak pernah Quran. Tetap aja segitu. 40:11 Itu imanul malaikah. Imannya para 40:13 malaikat. 40:16 Yang ketiga apa? Al imanu yazidu waquus. 40:19 Imannya kadang-kadang bertambah, 40:21 kadang-kadang berkurang. Itu imanul 40:22 mukminin. Imannya kita semua. Imannya 40:24 orang-orang mukminin. 40:28 Maka naik turun yazidu 40:32 wanqu. 40:35 Kapan naiknya? Pada saat kita berbuat 40:37 baik, imang kita naik 40:41 ke atas. Begitu berbuat buruk jatuh. 40:44 Berbuat buruk lebih jatuh kosong. 40:48 sampai mencuri kosong imannya. 40:52 Nanti dia bertobat begini-begini mulai 40:54 ada lagi. 40:58 Itu imannya orang mukmin semua. Yazidun 41:01 kadang-kadang bertambah, kadang-kadang 41:02 ber kalau dia berbuat baik maka imannya 41:04 tambah. Kalau berbuat buruk imannya 41:07 kurang bisa habis sama sekali. 41:12 Yang keempat, al imanu yangid 41:15 terus-menerus berkurang, tidak pernah 41:16 bertambah. Itu imanul kafirin. Imannya 41:19 orang-orang kafir. Orang-orang kafir 41:21 dulu waktu masih di alam arwah ditanya 41:24 oleh Allah semua kita alurum bukan aku 41:27 tuhan kalian semu bala. Benar kau tuhan 41:30 kami Allah. 41:31 Jadi maksudnya awal mulanya orang itu 41:34 beriman pengaruh hawa nafsu, pengaruh 41:38 setan dan iblis, lalu menjadi orang 41:40 kafir gitu 41:43 ya. Itu nah yang yazidus tadi 41:49 kalau kita berbuat baik, 41:52 begitu azan subuh kita langsung pergi ke 41:55 masjid, 41:57 habis salat subuh kita jalan-jalan. 42:00 Eh, banyak orang perempuan lagi 42:02 olahraga. 42:05 Maaf kadang-kadang pakaiannya ya. Nah, 42:07 lalu kita melihat ah turun imannya 42:11 [tertawa] 42:12 turun lalu istigfar astagfirullah 42:16 naik lagi. 42:19 Setiap berbuat baik imannya naik. Setiap 42:22 berbuat buruk imannya turun. Itu disebut 42:24 yazidu wanqu. Terima kasih. 42:27 Baik ustaz. Ibu Rini di Depok semoga 42:31 terjawab. Lalu ada Bapak Deni di Bekasi. 42:35 Ee asalamualaikum warahmatullahi 42:37 wabarakatuh, Pak Ustaz. Sekarang banyak 42:40 orang 42:42 sekarang banyak orang yang rajin ibadah 42:44 tapi perilakunya di masyarakat belum 42:47 mencerminkan akhlak yang baik. Apakah 42:49 berarti imannya memang belum benar-benar 42:52 tertanam kuat, Pak Ustaz? Terima kasih. 42:55 Ya. Baik. 42:57 Ibadahnya belum bagus. 43:01 Ibadahnya hanya kegiatan ragawi, 43:05 kegiatan fisik aja, 43:07 belum dengan hatinya. Ya, 43:12 salat hanya gerak ragawi. Apa? 43:16 Af'alun aqwalun, mukhtatamatun bit 43:19 takbir. Eh, muftatun bit takbir wtat 43:24 bitaslim. 43:26 Ibadah [berdehem] yang terdiri dari 43:28 ucapan dan perbuatan diawali dengan 43:30 takbir diakhiri dengan salam itu salat 43:32 itu aja. Padahal bukan cuma itu. Harus 43:35 salat daim. Salat terus-menerus. Apa 43:37 dia? 43:39 Menjaga diri dari hal tercela. 43:43 Alquran inhakar. 43:48 Dirikanlah salat. Karya salat itu dapat 43:51 seorang dari perbuatan keji dan mungkar. 43:53 Jadi kalau kita salat belum berbuat, 43:55 belum tinggal ber ke jim salat kita 43:57 kosong. Nah itu sekarang banyak orang 43:59 yang ibadah puasa itu hanya tiga. Dia 44:02 apa? Tarkul aqli wasurbi wah nisa minal 44:06 fajri ilal magrib. Meninggalkan makan, 44:09 minum dan bergaul dengan istri dari 44:12 fajar sampai magrib. Itu aja. Padahal 44:15 bukan cuma itu. Harus menjaga lisan, 44:17 menjaga mata, menjaga pendengaran, 44:18 menjaga hati. 44:20 Nah, itu maksudnya ya ibadah kita harus 44:23 meningkat ke sana. Terima kasih. 44:26 Baik dan pertanyaan terakhir Pak Ustaz 44:29 ee dari Bapak Rahmat di Cibinong. 44:33 Asalamualaikum warahmatullahi 44:34 wabarakatuh. 44:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:38 wabarakatuh. 44:40 Ustaz, saya melihat sekarang ini banyak 44:42 yang sibuk dunia mulai dari politik, 44:45 ekonomi sampai urusan hiburan. Sementara 44:49 majelis ilmu atau masjid makin sepi. 44:52 Bagaimana cara kita menumbuhkan kembali 44:54 semangat umat untuk mencintai majelis 44:57 ilmu? 45:00 Demikian, Ustaz. Ya, yang pertama 45:06 pengelola masjid harus mengikuti 45:08 perkembangan 45:11 anak-anak remaja, anak-anak muda. 45:15 Jadi, kegiatan masjidnya itu kira-kira 45:16 menyenangkan gitu loh. 45:19 Pengajian-pengajiannya, 45:20 ceramah-ceramahnya 45:23 ya jangan yang kurang menyenangkan. Jadi 45:25 orang enggak tertarik yang menyenangkan. 45:27 Oh, banyak sekarang dai-dnya [berdehem] 45:28 bagus-bagus. 45:31 Kegiatannya juga begitu. Misalnya salat 45:32 jangan terlalu lama. Kalau jemaah itu. 45:36 Kalau salat sendiri boleh sampai kakinya 45:39 bengkak silakan kalau salat sendiri. 45:41 Tapi kalau jadi imam harus kata Nabi, 45:44 kalau kamu jadi imam ringankan salatmu. 45:47 Jadi orang senang 45:49 ya tapi saya ingin zikirnya lama silakan 45:51 sendiri. Tapi yang dipimpin. 45:55 Nah dengan cara ini maka saya mengelola 45:58 banyak masjid kok. Alhamdulillah 46:01 remaja-remajanya banyak 46:03 ya. Orang-orang tua juga enggak mau 46:05 ketinggalan. Pengajiannya penuh semua. 46:07 Itu karena mengelolanya. Kita cari dai 46:09 yang bagus-bagus penceramahnya 46:11 kiai-kiainya 46:13 ya. Yang punya wawasan ke depan, punya 46:16 wawasan yang internasional ya sehingga 46:22 kemudian caranya gitu. Jangan terlalu 46:23 lama doa jangan terlalu panjang doa 46:27 singkat aja ya. Kalau mau doa sendiri 46:30 silakan. Mau mau 2 jam doa monggo. Tapi 46:33 kalau kita mimpin doa singkat. Nah, Nabi 46:38 ya menuntun kita dalam khotbah, ceramah 46:41 dan lain-lain tiga 46:45 singkat, padat, menarik. 46:49 Insyaallah akan wajib ya rajin ke 46:51 masjid. 46:53 anak-anak remaja termasuk ya. Demikian 46:56 terima kasih. 46:57 Baik, itu pertanyaan terakhir Ustaz di 47:00 malam hari ini. Dan sebagai penutup 47:03 kalau ee kesimpulan apa yang bisa kita 47:06 sampaikan kepada pendengar. 47:08 Baik. Iya. Ikhwan akhwat sekalian, dari 47:10 kajian ini kita dapat mengambil 47:12 pelajaran yang sangat penting. 47:17 Bahwa iman kita 47:20 itu akan membentuk perilaku kita. 47:24 Mak harus hati-hati. 47:26 Kita harus jaga iman kita sekuat 47:29 mungkin, seteguh mungkin sehingga 47:30 perilakul kita jadi baik. Sebab kalau 47:33 iman kita merosot, 47:35 menipis, bahkan bisa habis, perilaku 47:37 kita enggak perlu karuan. 47:40 Ya, jadi itulah makanya kita harus 47:42 menjaga iman kita dengan sungguh-sungguh 47:47 dan merealisasikan iman kita dalam 47:50 perbuatan sehari-hari. Bukan cuma dalam 47:53 lisan, tapi dalam perbuatan sehari-hari. 47:55 Insyaallah itu kita akan menjadi muslim 47:58 yang baik. Demikian, terima kasih. Mohon 48:01 maaf kala kekhilafan. Wasalamualaikum 48:04 warahmatullah wabarakatuh. 48:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:08 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz atas 48:10 tausiahnya di malam hari ini. Ikhwan dan 48:12 akhwat. Dengan demikian saya sudah jumpa 48:14 kita dalam program kajian kitab Aulu Wal 48:16 Marjan bersama 48:19 guru kita ee Dr. K. H. Zaki Mubarak, 48:23 Mustasyar PBNU. Apa yang beliau 48:26 sampaikan mudah-mudahan bermanfaat bagi 48:28 kita semua. Akhirul kalam kami yang 48:30 bertugas mohon undur diri. Billahi 48:32 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 48:34 warahmatullahi wabarakatuh.