Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:18 Allahu 0:21 Akbar Allahu 0:25 Akbar lailahaillallah 0:38 [Musik] 0:40 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:41 warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma 0:44 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:45 sayyidina Muhammad. Alhamdulillah kita 0:48 berjumpa lagi hari ini hari Senin 0:50 tanggal 2 September 2024 atau 29 Safar 0:54 1446 0:55 Hijriah dalam acara Sirahan Nabawiyah 0:59 bersama Ustaz Salman Abdul Hamid Horas 1:03 Tulang 1:05 live. Silakan yang mau bertanya, yang 1:08 mau kirim WA kami tunggu di 081199720. 1:14 Kemarin kami siaran cerita tentang rumah 1:18 ruha Alfajar di mana orang bisa metik 1:22 anggur, metik ee apa namanya itu? Melon, 1:25 melon dan lain-lain ya. Melon 2 bulan 1:28 lagi insyaallah. 2 bulanan lagi. Oke. Ee 1:32 bagaimana hasil itu siaran kemarin? 1:34 Banyak respon. Eh, alhamdulillah. Terima 1:37 kasih nih, Pak Kris. Terima kasih, Pak 1:39 Rasil. Pak Anton belum? Waduh, Bang 1:42 Anton tuh ya enggak berhenti-berhenti 1:43 telepon katanya. Masyaallah. 1:44 Alhamdulillah ada yang sudah beberapa 1:46 pendengar mampir membeli susu kambing, 1:49 membeli bibit mangga. Malah kemarin saya 1:51 dapat laporan tuh. Nah, Ondi juga mau ke 1:53 sana cuman bukan mau cari melon, tapi 1:55 mau cari under deal motor. Di Sasak 1:58 Panjang itu ada ada penjualan ini ya, 2:02 ada ee bengkel bengkel motor harganya 2:05 murah-murah. Ada KW, ada yang asli, ada 2:08 yang original. Ya, benar benar benar 2:11 benar. Oke, sekarang kita ngambil kita 2:13 kembali ke Sirah Nawawiyah. Kita akan 2:15 mengambil tema kehilangan. 2:17 Apakah yang kehilangan itu? Silakan 2:20 Ustaz Salman Abdul Hamid. 2:25 Kalau sudah 2:27 tiada baru 2:30 terasa tereret 2:33 bahwa 2:36 kehadirannya sungguh 2:39 berarti. Ya Allah, itu dia tuh lagunya 2:42 siapa ya? Bang Haji Omar. Haji 2:44 Omilah. Tapi kita itu kan Bang Haji Oma 2:48 kan melukiskan kehilangan orang yang dia 2:51 cinta kan gitu ya. 2:53 Kita juga nak melihat sejarah 2:55 Nabi, bagaimana apiknya Rasulullah 2:59 sallallahu alaihi wasallam memanage rasa 3:01 kehilangan gitu ya. 3:03 Karena ee saya tentu mempelajari ini ee 3:08 dengan beberapa kisah yang saya dengar, 3:11 orang yang bertemu dengan saya gitu ya 3:14 atau kita lihat betapa banyaknya film 3:18 yang dibuat oleh sutradara ee dramatisir 3:22 kehilangan 3:24 dari film India, Indonesia, seluruh 3:26 negara bikin film tentang kehilangan 3:28 gitu ya. 3:30 Dan kita lihat beraneka macam ragam cara 3:32 mereka mengungkapkan cerita kehilangan. 3:35 Tapi Nabi kita Muhammad sallallahu 3:37 alaihi wasallam melewati proses 3:40 kehilangan yang luar biasa. H dan di 3:45 usia yang bagi kita itu wow itu keren 3:49 sekali untuk kita apa namanya jadikan 3:53 sebagai pelajaran bagi kita 3:56 bersama. Coba Pak Krishna. 3:59 Nabi 4:00 itu kehilangan ayahnya saat dia masih 4:04 dalam kandungan. H 4:07 ee mungkin orang pikir ya enggak 4:09 sedihlah wong dia masih dalam kandungan 4:11 gitu kan. He. Saya coba mempelajari pula 4:14 ini Google ya research Google ini. He. 4:18 Ada enggak 4:19 pengaruh terhadap bayi ee tentang yang 4:23 terjadi di sekitarnya saat bayi itu 4:25 dalam kandungan? Ternyata banyak sekali 4:27 pengarah. He artinya Nabi kita 4:30 sallallahu alaihi wasallam sudah 4:31 mengalami kehilangan yang orang yang 4:33 sangat disayang. Jadi dia bisa merasakan 4:35 walaupun masih di dalam perut ya. Masih 4:37 dalam perut 4:38 gitu. Dia lahir baru umur 2,5 4:43 bulan dia sudah menghadapi ujian 4:46 kehilangan yang kedua. Hm. Apa itu? 4:50 Kakeknya Abdul Muthalib mengusulkan 4:52 kepada 4:54 ibunya agar Nabi kita Muhammad 4:57 sallallahu alaihi wasallam disusukan 5:00 jauh ke kampung Bani Saad 5:02 Thaif. Hampir 150 km jaraknya dari 5:06 Makkah. Pak 150 km kurang lebih h 5:11 ee 150 5:14 km di zaman 2024 ini enggak jauh kali 5:17 rasanya. H Iya enggak? Hm. Paling dari 5:20 sini ke Bandung kan. He. Tapi 150 km 5:24 1500 tahun yang lalu. Wah, itu jauh 5:26 sekali. Jauh sekali. Jauh sekali. Itu 5:28 kakeknya ya? Keknya mengusulkan kepada 5:30 ibunya agar Nabi Muhammad sallallahu 5:32 alaihi wasallam disusukan ke Thaif. 5:34 Artinya di umur 2,eng bulan dia sudah 5:38 harus LDR-an sama ibunya, Pak. Ya kan? 5:42 Long distance relationship dengan ibunya 5:46 Aminah. 5:49 Wah, itu bukan hal yang mudah bagi bagi 5:53 manusia menghadapi itu. Dan Nabi 5:56 sallallahu alaihi wasallam dibawa ke 5:58 kampung Bani Saad yang di sana enggak 6:00 ada tantenya, enggak ada uwaknya, 6:03 sepupunya, apa gitu. Enggak ada famili, 6:05 enggak ada. Enggak ada orang dekat yang 6:07 akan mampu memperhatikan Nabi kita 6:10 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Dia 6:12 dititipkan kepada Ibu Halimatus Sa'diyah 6:15 ee untuk disusukan. 6:18 Dan luar biasanya lagi desain Allah 6:20 Subhanahu wa taala itu di sana 6:23 dia bukan 2 tahun seharusnya masa 6:27 disusui. Hm. Karena Halimatus Sa'diyah 6:30 melihat berkahnya hidup sesudah ada Nabi 6:34 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 6:35 Halimatus Sa'diyah meminta kepada Aminah 6:38 agar diperpanjang masa hadanahnya 6:42 bersama ee Halimah. Akhirnya sampai umur 6:45 Nabi sallallahu alaihi wasallam 4 seteng 6:47 tahun. Hm. Masih menyusui gak? 2 tahun 6:51 menyusui. 2 ke 4 seteng itu hanya ee 6:55 diajari oleh Halimah Assa'diyah atau 6:57 suaminya beberapa keterampilanlah di 7:00 semasa di Thaf. Artinya Nabi sallallahu 7:03 alaihi wasallam terpisah dari orang yang 7:04 saat dia cintai. Yaitu siapa? Ibunya. H 7:07 artinya dari umur dia lahir sampai 4 7:10 seteng tahun He dia dia tidak bersama 7:13 orang-orang yang dia cintai. 7:16 Kehilangan orang yang dia cintai di 7:17 sekitarnya. Ayahnya kehilangan untuk 7:20 selamanya. Bersama ibunya dia harus ee 7:24 apa namanya? Terpisah jauh. 4 seteng 7:27 tahun sesudah dibelahnya dada Nabi 7:30 Muhammad sallallahu alaihi wasallam di 7:31 Thaf. Halimah kembalikan Nabi sallallahu 7:34 alaihi wasallam kepada Aminah. 7:36 itu enggak lama, hanya 1 seteng tahun 7:39 karena umur Nabi 6 tahun, Aminah 7:41 meninggal. Hm. Dalam usia dalam usia 7:44 Nabi 6 tahun, 7:46 Aminahnya paling Aminahnya waktu itu 23 7:49 atau 24 tahun, Pak. 7:52 Iya. Nabi menghadapi kehilangan lagi itu 7:55 kehilangan ibunya untuk selamanya. H 7:58 betapa banyak anak-anak kita, manusia 8:00 atau kitalah kadang-kadang kita ini 8:02 menghadapi kehilangan dramanya luar 8:05 biasa. 8:07 Tapi saya lihat Nabi sallallahu alaihi 8:08 wasallam enggak pakai drama itu 8:11 kehilangan-kehilangan itu. Dia hadapi 8:13 dengan tegar kehilangan ibunya. 8:16 Diriwayatkan Nabi bersedih kata Ummu 8:18 Aiman. Tapi bersedih yang tidak 8:21 berkepanjangan gitu. 8:24 Diasuh oleh kakeknya selama 2 tahun. 2 8:27 tahun ini pun setelahnya kakeknya 8:29 meninggal pula kan. Coba tuh kehilangan 8:32 kehilangan, kehilangan terus Nabi 8:34 sallallahu alaihi wasallam kehilangan 8:35 ayah, kehilangan ibu, kehilangan kakek 8:38 yang sangat sayang kepada Rasulullah 8:39 sallallahu alaihi wasallam. Artinya 8:41 kalau dimain bola hatrick kan gitu ya, 8:45 kehilangannya itu sampai tiga tiga orang 8:48 tersayang Nabi sallallahu alaihi 8:50 wasallam ee terpisah dari kehidupan Nabi 8:53 sallallahu alaihi wasallam di usia Nabi 8:55 yang sangat membutuhkan kasih sayang 8:57 itu. Ayo kita lihat ke kehidupan kita 9:00 sehari-hari. Saya, Pak Krishna, Ondi ee 9:05 pendengar sudah berapa kali kita 9:08 kehilangan ya kan? Hm. Sudah, udah 9:11 sering kita 9:12 kehilangan. Banyak peristiwa kehilangan 9:15 yang yang 9:17 berakibat ee apa namanya? Jalan 9:20 hidupnya. 9:23 Jadi, kehilangan itu dijadikan alasan 9:26 gagalnya jalan hidupnya. Hm. Sering 9:28 orang begitu. He. 9:31 Kenapa putus sekolah? 9:33 Hm. Nah, jawabannya apa? Karena ayahku 9:37 sudah meninggal. Hm. Saat aku masih 9:40 kecil, aku terpaksa harus g 9:44 kan. Kenapa pakai 9:47 narkoba? Karena selama ini di rumah ibu 9:50 sayalah yang bela saya. Hm. Sekarang ibu 9:53 saya meninggal. Hm. Ayah saya sibuk. 9:57 Tu kita lihat tuh kehidupan manusia ini 10:02 berantakan jalannya. Kehilangan 10:04 dijadikan alasan. Ya. Iya. Karena 10:06 kehilangan dijadikan alasan. 10:10 itu sering sekali kita kita dengarkan 10:12 cerita begitu semuanya berdasarkan 10:15 kehilangan yang sangat yang sangat susah 10:17 untuk dihadapi. Akhirnya itu dijadikan 10:21 alasan untuk rusaknya jalan hidup. H 10:24 seringkiali sering Pak Krisna juga pasti 10:27 sering mendengar cerita itu. Iya. Betul. 10:29 Terus apakah begitu yang harus kita 10:30 lakukan dalam kehidupan sehari-hari? 10:32 Mestinya tidak. E tidak. Rasulullah 10:34 sallallahu alaihi wasallam beri 10:35 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 10:36 dibuat oleh Allah begini saya yakin itu 10:39 tidak tidak kosong hikmah. Allah taala 10:43 mengumumkan atau memberitahu oleh 10:45 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 10:46 bahwa makhluk yang paling Allah cintai 10:48 itu adalah Nabi Muhammad sallallahu 10:50 alaihi wasallam. 10:53 Tapi apa yang dia yang dia bekali ke 10:55 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 10:57 dari awal Allah berikan bekal ke Nabi 11:00 agar nabi yang hebat ini, makhluk yang 11:03 paling Allah cintai ini terbiasa 11:05 menghadapi kehilangan demi kehilangan. 11:07 Hm. Dia tidak perlu mendramatisir jalan 11:09 hidupnya ketika harus ketika nanti harus 11:12 berhadapan dengan kehilangan yang luar 11:15 biasa. Coba ya kehilangan ayah, 11:17 kehilangan ibu, kehilangan kakek di 11:19 masa-masa yang luar biasa. Dia harus 11:21 diasuh oleh seorang paman yang sama 11:23 sekali pasti tidak mampu memberikan 11:26 kasih seperti ayah dan ibu. Seperti apa 11:29 memang paman mampu mengasihi seorang 11:32 ponakan? A aa apa namanya? Abu Thalib 11:35 sangatlah sayang kepada Nabi Muhammad 11:37 sallallahu alaihi wasallam. Sangat 11:38 sayang. Tapi 11:40 apakah bisa kita katakan bahwa kasih 11:43 sayang yang diberikan Abu Thalib kepada 11:45 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 11:47 mampu melampaui atau menyamai sayangnya 11:51 seorang ayah, seorang ibu, apalagi 11:54 seorang atuk ya kan. Nih tiga ini kan 11:57 ini hilang di masa kecilnya dan itu 11:59 harus di-cover oleh Abu Thalib dan Nabi 12:02 sallallahu alaihi wasallam. Lihat Pak 12:04 Krisan lihat bersama-sama kita apa yang 12:05 terjadi ketika dia diasuh oleh Abu 12:08 Thalib. Dia sama sekali ndak nelangsa, 12:11 ndak bilang ya nasib nasib gitu. Enggak 12:15 ada. Enggak kita temui sejarah dia 12:18 menangis merenung nasib gua kok begini 12:20 amat ya. 12:23 Nangis-nangisci kiai, cari habib, cari 12:26 dukun atau cari apa? Cari psikolog untuk 12:29 menceritakan masalah, mencari solusi. 12:31 Kita kan begitu seringnya SMS ustaz, SMS 12:34 kiai atau SMS habib atau SMS psikolog. 12:39 Bib, Pak Kiai, Ustaz begini begini 12:41 begini begini. Enggak begitu ternyata 12:43 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 12:44 dan enggak mengalami turbulens dalam 12:47 perjalanan hidupnya gitu. Santai aja 12:50 dia. Malam pertama dia makan di rumah 12:53 Abu Thalib ketika dia melihat 12:56 bahwa Abu Thalib ini sebenarnya 12:59 ekonominya sedang tidak baik-baik saja 13:02 pun Nabi santai santai-santai aja. 13:04 Enggak. Kalau kita mungkinnya, "Ya 13:06 Allah, udahlah ayahku meninggal, ayahku, 13:08 emakku juga meninggal, kakekku 13:10 meninggal, kok ya hidup sama tulang yang 13:12 enggak punya uang pula lah aku ini kayak 13:15 gitu kan kita kayak gitu ya. Eh, cek aja 13:18 cek aja diri masing-masing, enggak usah 13:20 orang lain. Cek diri masing-masing, 13:21 enggak usah orang lain." Apa bagaimana 13:23 kita merespon kehilangan kehilangan 13:26 pekerjaan. Hm. Tuh kan kehilangan 13:29 pekerjaan mengakibatkan ya 13:32 Allah banyak kali orang yang stres 13:34 gara-gara kehilangan 13:36 pekerjaan. Tuh banyak orang kehilangan 13:40 kehilangan pasangannya. Rasulullah 13:43 sallallahu alaihi wasallam pernah pernah 13:44 menghadapi kehilangan pasangan. pernah 13:46 ketika dia kehilangan Khadijah 13:48 radhiallahu anha 50 tahun yang 13:51 kemudian ke saat Nabi berumur 50 tahun 13:54 dia kehilangan istrinya Khadijah untuk 14:00 selama-lamanya dia pergi ke 14:02 masjid duduk bersandar di depan Ka'bah 14:06 di samping Zamzam. 14:08 Hm. Artinya karena dari kecil sudah 14:11 terbiasa memanage kehilangan. ketika 14:14 terjadi kehilangan kan banyak sekali 14:16 kehilangan-kehilangan yang akan 14:17 dilampaui oleh Nabi kita Muhammad 14:19 sallallahu alaihi wasallam. Dari kecil 14:21 dia belajar itu. Maka saya sampai 14:24 melihat 14:26 tuh berarti anak-anak kita itu harus 14:30 kita ajari dari sejak kecil bagaimana 14:32 merespon kehilangan 14:34 itu. Apa yang harus 14:36 dilakukan saat kita kehilangan yang 14:39 sangat kita sukai? Kehilangan itu banyak 14:41 sekali ya. Handphone-nya hilang ya kan? 14:45 Mobilnya hilang, motornya hilang. H 14:48 makanan favoritnya hilang karena dimakan 14:51 oleh 14:53 abangnya. Kan biasa kayak gitu. Kita kan 14:55 adik-beradik di rumah. 14:57 Abang kita tahu ada di kulkas es krim 15:00 yang sangat kita sukai. Dia juga suka es 15:03 krim itu ya kan. Pulang sekolah dia 15:06 langsung lari dari dari sekolahan. 15:11 Jet diambilnya es krim adiknya. Adiknya 15:15 pulang terlambat. Wah bisa bingung itu 15:18 em bapaknya mendamaikan itu kan. Nah. 15:22 Ternyata setelah kita pelajari dalam 15:23 hidup kita, mempelajari bagaimana 15:26 memanage kehilangan itu sangat penting. 15:30 Makanya Rasulullah sallallahu alaihi 15:31 wasallam dibikin 15:32 begitu. Ayahnya, ibunya, kakeknya sampai 15:35 bersama Abu Thalib. Santai aja Nabi 15:39 pagi-pagi hari pertama di rumah Abu 15:40 Thalib dia malah nyari kerjaan. Hm. 15:45 Ah dari situ kita belajar 15:48 bersama. Kalau kita kehilangan sesuatu 15:51 jangan kunci pintu. Hmm. 15:54 Kalau kita kehilangan sesuatu, jangan 15:57 asyik nulis WA h rebahan sambil nonton 16:01 film entah apa sampai 16:02 berepisode-episode. Bukan itu. Ternyata 16:05 apa yang dilakukan oleh Nabi setelah 16:06 kita lihat dia beraktivitas. Move on. 16:09 Move 16:10 on. Enggak move on juga namanya. Santai 16:13 aja. Karena move on itu seolah-olah 16:15 menikah ada ada enggaklah. Dia paginya 16:19 dia langsung nyari kerjaan. 16:22 Dia nyari kerja di sekitar kota 16:25 Makkah. Setiap dia nanya, "Kemampuanmu 16:29 apa?" Dia ingat kemampuan dia apa? 16:31 Menggembala kambing. Karena waktu di 16:33 Thaif dia menggembala kambing dengan Abu 16:36 Kabsyah, Pakis. Abu Kabsyah itu 16:37 suaminya, suaminya siapa namanya? 16:41 Suaminya 16:43 Halimah. Akhirnya dia sallallahu alaihi 16:45 wasallam beliau diterima menggembalakan 16:48 kambing dengan upah yang sangat kecil. 16:51 Nah, itu dia tuh Pak 16:54 Kris kan kita nih misalnya lagi 16:57 mengalami stres 17:00 kehilangan nyari 17:03 kegiatan, dapat kegiatannya tapi digaji 17:06 kecil pula. Ah, ini nambah-nambah stres 17:09 nanti kan gitu 17:10 ya. Tapi Nabi enggak enggak enggak 17:13 bilang nambah-nambah stres. Hm. 17:15 Diterimanya ya. Diterima diterima. Dia 17:18 beternak kambing, menggembala kambing. 17:21 Dan hebatnya pula Pak Kris ya, enggak 17:24 ada tuh ciri-ciri kalau kata pemilik 17:27 peternakannya itu ya, enggak ada 17:28 kelihatan ciri-ciri kalau Nabi 17:31 itu anak kecil yang umur 8 tahun sedang 17:36 dilema atau stres karena kehilangan 17:38 ayah, ibu, kakek. 17:41 Ya, kalau kita lihat lagunya Iwan Fals, 17:44 anak sekecil itu tak sempat nikmati 17:49 waktu apa ya gitu ya, lupa saya 17:52 liriknya. Kalau Nabi sallallahu alaihi 17:54 wasallam bukan tak sempat menikmati 17:57 waktu, anak sekecil itu, nabi yang masih 18:00 kecil itu sangat pandai menikmati 18:03 waktunya dengan ee apa namanya? dengan 18:07 deraan kehilangan demi kehilangan itu 18:10 dan dia harus menggembalakan kambing 18:12 melewati proses menggembalakan kambing 18:15 di Makkah umur 8 tahun. Padahal waktu 18:19 itu Wahyu belum masuk ke belum Pak ini 18:21 masih manusia biasa ini. Nabi kita 18:22 sallallahu alaihi wasallam masih manusia 18:25 biasa Nabi sallallahu alaihi wasallam 18:26 ini belum ada orang yang open. Karena 18:28 kalau misalnya gini Pak 18:30 Kris contoh ini lewat anaknya Habib 18:33 Husein misalnya ya kita pasti hormat 18:35 kan. Betul enggak? Karena anaknya guru 18:38 kita kan gitu kan. Iya. Ini Nabi 18:40 sallallahu alaihi wasallam nobody. H dia 18:43 anak biasa saja bukan calon orang enggak 18:45 tahu kan kalau dia akan menjadi nabi. 18:47 Jadi ketika dia bekerja 18:49 sebagai penggembala kambing, sebagai 18:52 orang biasa, pemilik peternakan itu 18:54 memperlakukan Nabi ya seperti anak kecil 18:57 yang sedang bekerja di rumahnya untuk 18:59 menggembalakan kambing. Dan Nabi jalani 19:03 jalani itu dengan baik. 19:06 tidak tidak ada drama apapun. Dan dan 19:09 kalau kita lihat di sejarah Nabi, hasil 19:12 dari proses menggembalakan kambing yang 19:15 dilihat oleh pemilik peternakan selalu 19:18 mengatakan bahwa Muhammad ini sallallahu 19:20 alaihi wasallam bekerja sangat baik, 19:23 sangat profesional, jujur, dan sangat 19:26 menghasilkan. 19:29 Wah, ini gimana ini cara kita terutama 19:33 kita guru atau orang tua atau entah 19:36 apalah namanya kita yang dapat amanah 19:38 anak ya. Ini gimana kita ini membentuk 19:41 mental seperti ini terhadap generasi 19:44 kita ini. Apalagi Pak Krishna yang 19:48 sedang kita hadapi 19:50 ini dengan kemajuan teknologi dan 19:52 lain-lain sebagainya. Ini saya khawatir 19:56 ini karena 19:58 gini, TikTok ee Instagram, Facebook, 20:03 YouTube apalagi namanya ini semua 20:08 memanjakan ee entah apalah namanya 20:11 endorfin atau apa namanya di kepala di 20:14 jiwa manusia 20:16 itu enak. Enak didengar, enak dilihat. 20:21 Saya khawatir nanti anak-anak yang 20:23 terdidik dengan konsep media sosial ini. 20:26 Apalagi dia 20:27 nonton tiba-tiba ada ada lelaki yang 20:31 entah berantah cuma 20:33 gara-gara ee e apa namanya? Sesuatu yang 20:37 dia ucapkan viral tiba-tiba punya mobil 20:40 Alpha tiba-tiba hilang gitu kan. 20:43 Kan ini sekarang yang dipertontonkan di 20:45 di tengah-tengah kita ini. Saya saya 20:49 khawatir mental-mental generasi kita itu 20:51 nanti akan akan kerepotan menghadapi 20:54 masa nanti saat kita yang kita ini sudah 20:56 tidak ada. H. Nah, saya mengajak kita 20:59 menceritakan ini kenapa? Karena 21:01 pendengar kitaitar hasil ini kan banyak 21:03 guru, banyak yang punya TPA, banyak yang 21:05 mengelola masjid. Saya 21:08 kira kita sebagai 21:11 generasi yang menuju tua ini kan gitu 21:14 ya, harus punya rasa tanggung jawab 21:17 terhadap generasi-generasi yang akan 21:19 melanjutkan perjalanan 21:21 ini. Apa yang kita lanjutkan? Ya, ya 21:24 kita lihat bagaimana Rasulullah 21:25 sallallahu alaihi wasallam. Apa yang 21:27 kita bikin Rasulullah sallallahu alaihi 21:28 wasallam. Kita lihat Rasulullah 21:30 sallallahu alaihi wasallam dari sejak 21:32 kecil belajar dia tentang ee 21:35 kemandirian. belajar dia tentang 21:38 bagaimana menghadapi 21:39 kehilangan itu kita yang kita takutkan 21:44 apa? Ketika anak remaja 21:46 kita disuguhkan dengan ee kondisi kita 21:50 sekarang, tiba-tiba ayahnya meninggal 21:53 saat umur 12 tahun atau 13 tahun. 21:55 Akhirnya dia ngapain, Pak? Dia nyabu 21:57 malah. Hm. Dia narkoba. I kan dia 22:01 ngeganja. 22:03 Karena banyak yang kita 22:06 lihat 22:07 terjadinya anak-anak kita ini kecanduan 22:11 narkoba setelah apa? 22:13 Kehilangan orang yang dia 22:16 sayangi. Sering sering kita dengar 22:18 begitu. Dia ini sesudah ayahnya 22:21 meninggal begini begini. Dia ini sesudah 22:23 ibunya meninggal begini begini. Nah, 22:25 kita harus selamatkan. Selamatkan ya 22:28 pakai pakai pakai sejarah Rasulullah 22:30 sallallahu alaihi wasallam. Kita 22:32 ceritakan kepada anak-anak kita ini, 22:36 kita ceritakan betapa kuatnya Nabi 22:38 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 22:40 menghadapi kehilangan demi kehilangan. 22:43 Dan tidak gentar dia. Saat dia baru saja 22:47 menghadapi tiga periode kehilangan dan 22:50 dia dibesarkan oleh Abu Thalib, akhirnya 22:53 paman yang sebenarnya secara ekonomi 22:56 perlu dibantu. Siangnya atau paginya 22:59 tidak menangis. 23:01 tidak berkeluh kesah. Dia langsung 23:03 mencari kegiatan. Kegiatan yang didapat 23:05 pun menggembalakan kambing. Coba itu apa 23:08 namanya, Pak? Ya, gak ada yang enak gitu 23:10 loh. Gak ada yang enak. Solusi. Solusi 23:15 terhadap masalah kehilangan 1 2 dan 3. 23:18 Dia diasuh oleh paman yang bernama Abu 23:21 Thalib. di rumah Abu Thalib. Sebenarnya 23:23 Bapak Abu Thalib ini juga orang yang 23:25 perlu dibantu. Nah, sekarang dia harus 23:28 menambah lagi apa namanya operasional 23:32 hidupnya kan gitu ya. Melihat itu Nabi 23:34 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 23:37 tidak tidak merengek ke mana-mana. Kalau 23:40 Nabi itu mentalnya enggak siap 23:41 menghadapi kehilangan. Mungkin pagi itu 23:45 dia pergi dia izin saja ke Pak Abu 23:48 Thalib pamannya. 23:49 Om, aku sama Om Abu Lahab aja ya. Hm. 23:53 Kan omnya juga Abu Lahab, Pak. Heeh. Abu 23:56 Lahab berada. Bisalah kalau pagi-pagi 23:58 ngelontong Medan bisa Abu Lahab kan gitu 24:01 ya. Abu Lahab bisa belikan Nabi lontong 24:04 Medan, Lupis bisa dia. Kalau sama Pak 24:08 Abu Thalib ya gak bisa dia. Nah, gitu. 24:12 Tapi enggak. 24:13 Nabi tetap bersama Abu Thalib karena 24:16 pesan dari opungnya. Dia bersama siapa? 24:19 Abu 24:20 Thalib. Kalau bersama Abu Thalib harus 24:23 menggembalakan kambing? Gak apa-apa. Dia 24:26 menggembalakan kambing. Enggak pergi 24:28 dia, Pak 24:29 ke kalau anak umur 8 24:33 tahun. Coba aja suruh dulu anak umur 8 24:36 tahun gembalangan kambing. Coba sekarang 24:39 ini. Aduh susah itu, Pak. 24:43 Anak saya Muhammad umurnya sekarang 10 24:46 tahun, 11 24:47 tahun ya. 10 tahun ya. Bukannya enggak 24:52 bisa dia ngembalakan kambing karena kita 24:54 ayahnya masih hidup. Enggak tega juga 24:57 kita nyuruh di Kambing. Betul enggak? He 25:00 tega enggak kita? Engak tega. Manalah 25:02 tega kita. 25:04 Apalagi konsep menggembalakan kambingnya 25:07 Nabi benar kita terapkan itu kan dari 25:10 kandang bawa ke melewati beberapa 25:13 kilometer padang pasir tandus menuju 25:16 tempat yang banyak rumputnya. H. Dan 25:18 kebayang enggak Pak Krishna saat Nabi 25:20 menggembalakan kambing di Mekah ketemu 25:22 enggak dia rumput di mana coba? Itu 25:24 susah rumput. Susah nemu rumput. Betul 25:26 tidak? Panas lagi. Panas. Neduh di 25:28 manalah anak kecil umur 8 tahun itu 25:31 coba. Hmm. Makanya saya bilang, "A, baca 25:34 ulang sejarah Nabi 25:35 ini. Bukan sekedar umur 8 tahun, 25:38 kakeknya meninggal, dia diasuh oleh 25:40 pamannya dan dia menggembalakan kambing. 25:42 Enggak ada visualisasi. Harus 25:44 visualisasi. Coba bayangkan bersama 25:46 wahai pendengar yang saya buniakan, 25:48 terutama yang merasa masalahnya lagi 25:50 banyak dan dia stres, ngadu entah ke 25:52 mana-mana. Lihat ini Nabi sallallahu 25:54 alaihi wasallam. Ayahnya meninggal, 25:56 ibunya meninggal, kakeknya meninggal. 25:58 Diasuh oleh Abu Thalib yang ekonominya 26:00 kurang. Pagi harinya dia harus 26:02 menggembalakan kambing. Coba kita buka 26:04 lagi. K buka dulu sorban ini. Dia 26:07 menggembalakan kambing itu bukan di 26:10 Citerep 26:12 yang banyak rumputnya. Banyak 26:14 rumputnya. Kalau di Citerep keluar 26:17 kambing dari kandang. Di depan kandang 26:19 rumput bererot. Sudah. Betul tidak? Iya. 26:22 Ini dari dia dia dari kandang di mana 26:25 dia bekerja minimal 10 kilo, 15 kilo, 20 26:29 kilo nyari rumput. 26:31 Jangan kau bayangkan pula ada di sekitar 26:35 Makkah itu terhampar rumput kayak gitu. 26:38 Udah di satu titik selesai. 26:41 Tidak. Rumput di Makkah itu nyelip di 26:44 batuan bukit mana ada ber pohon sana 26:47 lagi ada nyelip lagi. Sedikit-sedikit. 26:50 Kambingnya banyak. Kambingnya banyak. 26:52 Gimana ngatur kambingnya itu? Gimana 26:54 ngatur kambing? Ini anak kecil umur 8 26:56 tahun Pak. Pendengar yang saya punyakan. 27:01 Coba tuh enggak ada dia nangis giringnya 27:04 teriak-teriak apa gimana ya? Giringnya 27:06 gimana? Jalan ke sana gimana? Panas teri 27:11 dihadapi gimana? Nyari rumput gimana? 27:14 Hm. Enggak ada itu. Kita dengar Nabi 27:17 akhirnya apa ya gua bilang putus 27:19 sekolahlah apalah. Enggak. Dia punya 27:23 enggak bawa botol minuman, enggak bawa 27:24 minum. Enggak bawa botol minuman, enggak 27:26 bawa narkoba. He enggak akhirnya dia 27:29 nata badannya, ngenindik badannya enggak 27:32 akhirnya sok jagoan yang enggak jelas 27:34 juga mentang-mentang besar di lapangan 27:35 juga 27:36 enggak. Dia tumbuh menjadi manusia yang 27:39 sangat luar biasa juga di situ. Di 27:42 kalangan sesama pengembala kambing, 27:44 cerita mereka bahwa Muhammad sallallahu 27:46 alaihi wasallam adalah orang yang 27:48 baik, bukan orang yang ee apa namanya? 27:54 Biasanya kan orang kalau kehilangan 27:56 kehilangan kehilangan ee melakukan 27:58 hal-hal yang supaya dia diperhatikan 28:00 misalnya. Ngerti enggak sih? Kpensasi 28:01 aja ya. Iya. Ya enggak Nabi enggak tuh. 28:04 Dia selesaikan perjalanan 28:07 hidupnya dalam hal menggembalakan 28:09 kambing itu gak gak pernah. Bahkan 8 28:13 tahun karena melihat Nabi ee ee 28:17 sallallahu alaihi wasallam luar biasa 28:20 Abu Thalib. Apa yang dilakukan? Kalau 28:23 kata Abuya Sayid Muhammad AlMaliki umur 28:25 9 tahun. Kalau kata Syekh Ahmad Abdul 28:28 Jabbar ya namanya yang menulis Ghulasah 28:31 Nurul Yaakin 12 28:33 tahun itu Nabi sudah dibawa berdagang ke 28:36 negeri Syam. H 28:39 ada seorang anak kecil diterpa 28:42 kehilangan demi kehilangan namun tetap 28:45 produktif. Itulah Nabi kita Muhammad 28:47 sallallahu alaihi wasallam. Masyaallah. 28:49 Nah, sekarang PR kita bersama dengan 28:52 konteks sejarah ini ee 28:55 kita wajib ikut mendukung, nah gitu ya. 29:00 Ee apa namanya? Bila ada di sekitar kita 29:04 orang-orang atau generasi anak-anak 29:06 kecil yang ee menghadapi masalah 29:10 kehilangan. Karena enggak mudah juga Pak 29:11 Kris kan kita nyeritainnya enak ini kan. 29:14 Seolah-olah gampang itu kayak Nabi aja 29:16 langsung gini-gini. Karena ini ceritanya 29:19 gampang. Tapi coba aja lihat aja 29:22 anak-anak yang ee tiba-tiba melakukan 29:25 hal-hal yang tak terpikirkan oleh kita 29:28 setelah ditelusuri gara-gara kehilangan 29:30 ayahnya atau gara-gara kehilangan ibunya 29:32 atau gara-gara kehilangan apa atau 29:35 apa-apa. Nah, ini ayo sama-sama masjid, 29:38 TPA, TK, sekolah, 29:42 majelis harus punya perhatian terhadap 29:46 anak-anak yang menghadapi masalah yang 29:48 seperti ini. Itu saja mungkin Pak 29:51 Kris karena aku tengok sudah jam ee 29:55 tinggal 15 menit lagi. Jam . Kita 29:56 selesaikan. Oke. Baik, silakan yang mau 29:58 bertanya kami tunggu di 08111999720 30:04 atau telepon di 30:07 0218451512. Kami tunggu setelah lagu 30:09 berikut 30:17 ini. Hasil 30:19 [Musik] 30:25 [Musik] 30:44 TV Allahu 30:47 Akbar. Allahu 30:51 Akbar. 31:04 Lailahaillallah. Radio Silaturahim yang 31:07 insyaallah akan berusia 15 tahun pada 31:10 tanggal 9 September 2024. Woi, mau ulang 31:14 tahun K? Iya, mau ulang tahun kita 31:16 tanggal 9 September mainkan mainkan 31:19 mainkan tanggal 9 September banyak yang 31:20 onang tanggal 9 dari Isanuddin Nursi 31:23 juga 31:24 tanggal September. September. 31:27 Oke. E masih di acara sirah Nabawiyah. 31:30 Silakan yang mau bertanya kami tunggu. 31:33 Salam Ustaz Salman. Ustaz Salman ee atas 31:36 ketegaran Nabi itu apakah sudah 31:39 ada intervensi dari Allah Subhanahu wa 31:41 taala karena dia begitu? 31:45 Kalau pula intervensi Allah Taala ya 31:49 pastilah ada ya. Karena ee semua kita 31:54 ini ada intervensi dari Allah Subhanahu 31:55 wa taala. Tapi kan itu jawaban terakhir 31:58 ya, jawaban terakhir istilahnya 32:01 bahwa Nabi mampu melakukan itu 32:05 semuanya juga ada usaha yang hebat dari 32:07 Nabi kita sallallahu alaihi wasallam. 32:09 proses-proses itu semua ada juga akibat 32:12 dari misalnya 32:16 ee dia memiliki ibu yang hebat kan 32:20 Aminah ya. 32:22 Terus walau 2 seteng bulan bersama 32:25 Aminah kan karakter ibu yang hebat ini 32:27 kan akan dibawa oleh Nabi. Karena Aminah 32:29 itu adalah perempuan cantik dan salehah 32:32 pada waktu itu, Pak Krishna. Perempuan 32:34 yang salehah betul. He. Di zaman yang 32:37 berzina adalah hal yang lumrah. Ibu 32:40 Aminah itu tidak pernah berzina di zaman 32:43 yang cabe-cabean itu udah biasa gitu. 32:48 Ibu Aminahi itu adalah perempuan rumahan 32:51 yang benar-benar hanya dari rumah 32:53 bersama ayah ke mana, bersama ibu kalau 32:55 ke mana gitu. Dan sangat patuh sama ayah 32:57 ibunya. Itu 32:59 genuhi Nabi kita sallallahu alaihi 33:01 wasallam. 33:02 Kemudian Allah juga desainkan yang 33:06 menyusukan nabi yang kita bilang ke Thaf 33:09 tadi adalah perempuan yang juga luar 33:11 biasa. Pernah nih kita bikin tema di 33:13 Rasil tentang perempuan yang luar biasa 33:15 di sekitar Nabi saat masih kecil. 33:17 Halimatus S'diyah di antara ibu susu 33:20 yang lain, dia adalah perempuan yang ee 33:24 yang yang apa ya, yang integritasnya 33:27 sangat baik ya. 33:30 ee dia tidak, dia bukan perempu, bukan 33:34 emak-emak yang menjual jasa 33:37 menyusui, ee yang penting anak ini 33:40 tersusui, entar gua pulangin gemuk bukan 33:43 begitu gitu. Dia adalah seorang ibu yang 33:45 menyusukan anak susunya, memberikan air 33:48 susunya juga memberikan hal-hal lain. 33:50 Dan dia juga seorang perempuan yang 33:53 memiliki jiwa yang hebat ee tulus yang 33:56 luar biasa. Ketika Aminah mengatakan, 33:59 "Aku enggak ada duit nih, Halimah. Kalau 34:01 kau bawa anakku, enggak apa-apa, Bu 34:02 Halimah, Bu Aminah. Saya akan bawa 34:05 anakmu pulang. Semampumu aja ee ee kasih 34:08 aku duit gitu." Alasan disusui kenapa? 34:10 Karena enggak keluar susunya, Ibu. Oh, 34:12 bukan tradisi di Makkah sampai hari ini, 34:15 Pak Kris, mereka meyakini bahwa 34:18 disusukan di kampung itu jauh lebih baik 34:21 daripada di kota. Budaya itu dulu yang 34:23 harus dipahami ya. 34:25 bahwa orang Makkah sampai hari ini 34:28 badwinya Makkah itu masih punya tradisi 34:31 itu. H Badwi Makkah yang tinggal di kota 34:35 itu sering sampai hari ini menitipkan 34:37 anaknya yang di perkampungan karena 34:41 mereka punya keyakinan yang kuat bahwa 34:43 disusukan di kampung itu ee jauh lebih 34:47 bagus. Mungkin karena udaranya lebih 34:49 bersih atau udara lebih bersih, makanan 34:51 makanan emak-emak waktu itu di kampung 34:53 enggak msgak banyak gitu loh. Ngerti 34:55 enggak, Pak Krisna? Dan itu budaya, Pak 34:57 Krisna. Makanya eh ini saya agak agak 35:00 sedikit keluar dari jalur tuh. Kalau ada 35:03 orang yang membenturkan Islam dengan 35:04 budaya, sungguh dia tidak paham sejarah 35:07 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 35:09 Karena kehidupan Rasulullah ini sering 35:10 ditanya orang kan. He. Kenapa disusukkan 35:13 itu budaya? Hm. 35:15 budaya kalau sudah melekat kan misal 35:17 misalnya aku nih aku di 35:20 Medan tak tidaklah 35:24 menjadi sebuah identitas 35:27 apa-apa sunat harus pakai keyboard apa 35:30 kan gitu kami di Medan sunat-sunat aja. 35:33 Hm. Nah, ternyata setelah aku tinggal di 35:35 Bogor ini, orang kalau sunat wajib 35:38 dipestakan macam memestakan anak nikah. 35:40 Kan diarak pakai kuda tu. Diarak pakai 35:41 kuda. Ah, itu kan budaya, Pak. Heeh. 35:43 Budaya. Kalau aku juga dari Medan ya, 35:46 aku apa pula harus dipestakan gitu 35:50 tinggal sunat aja aku bilang. Ah, karena 35:52 aku enggak paham budaya itu kan. He 35:54 sudah dijelaskan pun sama kawan-kawan 35:56 aku yang tinggal di Bogor. Di Jakarta 35:58 juga sama kan ya, Jakarta, Bogor, Bekasi 36:00 kayaknya sama aja. Dijelaskan bahwa itu 36:03 apa namanya ya budaya gitu. Nah, 36:06 menyusukan anak jauh dari kota itu 36:10 budayanya Makkah. Heeh. H itu memang 36:13 budayanya mereka asli. Bukan karena 36:15 Aminah tidak keluar susu. Bukan. Bukan. 36:18 Bukan karena Aminah. Enggak. Memang 36:20 tradisi mereka dan punya keyakinan bahwa 36:24 disusukan jauh ke kampung itu akan 36:27 sangat bagus. Kemudian yang kedua, 36:30 selalu mereka orang Arab Makkah itu 36:32 sampai hari ini memilih tempat 36:34 menyusukan anak yang bahasa Arabnya 36:36 bagus. Kampung itu bahasa Arabnya bagus. 36:40 Ya, maka Nabi Muhammad sallallahu alaihi 36:42 wasallam dikenal fasih 36:45 alisan itu memang total pemberian Allah 36:48 memang tapi ada rentetan penyebabnya 36:51 karena dia disusukan di 36:53 Thaif. Menurut Thaif itu di zaman itu 36:57 terutama kampung Bani Saad Thaif ya 36:59 adalah ee ee bahasa Arabnya mereka itu 37:02 bahasa Arab yang bagus. banyak banyaklah 37:04 orang yang memiliki kemampuan sastra ee 37:07 lahir dari sana gitu, Pak Kris. Nah, 37:09 jadi nah di bagi orang Arab bahkan 37:14 sampai sehari ini jika memiliki 37:17 talaqatul lisan kalau mereka bilang ya 37:19 apa namanya kefasihan lidah 37:22 mengungkapkan sesuatu apalagi dengan 37:24 bait syair itu menjadi apa namanya 37:26 identitas yang membanggakan. Hm. Jadi, 37:29 pertama karena budaya, kedua 37:32 menginginkan agar bayi ini lebih sehat, 37:34 yang ketiga memiliki kemampuan sastra 37:36 bahasa Arab yang jauh lebih baik 37:38 dibandingkan orang yang tinggal di kota 37:40 Makkah. Hm. Itu terasa bagi kita yang 37:43 datang sekolah ke Makkah, Pak Krishna. 37:47 Bila saya bergaul di Makkah dengan 37:53 imigran Bangladesh, maka bahasa Arab 37:57 saya mirip-mirip dengan gaya imigran 38:00 Bangladesh. Intawal kid ana mapi 38:04 gitu-gitu. 38:06 Eh ee aduh sudah lupa aku istilahnya ini 38:10 ya. Kalau kau duduk sama orang imigran 38:13 Pakistan, India kok akan kayak gitu 38:15 juga. Hm. Tapi coba duduk dengan orang 38:18 Arab Badwi Makkah. Hm. Maka kau bisa 38:21 kfar fel bin zaman bisa gini bisa kita 38:25 mengambil ada iramanya ya. Ah iramanya 38:27 itu irama Makkah. Nah, tapi oh enggak 38:30 dia dia di di Makkah saat belajar duduk 38:33 sama orang Arab, tapi orang Arab Mesir. 38:36 H dia akan akan terpengaruh oleh itu 38:40 oleh lahjah Mesir itu ee ee ee apa 38:44 katanya 38:46 ee Sabaah isytah bisa dia bilang begitu 38:49 kan. Sbahalward kata dia. Jadi, jadi 38:52 mengikuti istilah-istilahnya orang 38:54 Mesir. Nah, Rasulullah sallallahu alaihi 38:55 wasallam ketika dibawa ke Thaf oleh 38:58 kakeknya punya tujuan agar cucuku ini 39:01 nanti kan yatim cucuku ini supaya nanti 39:04 bahasanya itu dia bercerita saja orang 39:08 sudah ah gitu. Masyaallah. Jadi punya 39:12 tujuan tapi landasan utamanya karena itu 39:15 adalah budaya orang Makkah bahkan sampai 39:17 hari ini gitu. 39:19 Wallahuam. Asalam Ustaz Salman. Ustaz 39:22 Salman tadi kan diceritakan Amina wafat 39:24 ya dan waktu itu Islam belum masuk. I 39:26 bagaimana tata cara pemakaman? Apakah 39:29 ada diceritakan di dalam buku sejarah 39:31 itu? Oh tata cara pemakaman secara 39:34 detail. E ini jadi jadi bahanlah buat 39:37 aku nanti. Aku enggak berani bilang 39:39 enggak ada diceritakan ya kan. Karena 39:42 selama ini enggak enggak pula ngeh aku 39:44 untuk mencari itu. He. Tapi aku yakin 39:48 dikafani dengan baik sesuai tradisi yang 39:52 turun-temurun dari Nabi Ismail Alaih 39:54 Salam. Untuk sementara itu jawaban aku. 39:56 H dikafani dengan baik, dimakamkan 39:59 dengan baik sesuai keyakinan yang sudah 40:02 dimiliki oleh orang Makkah pada umumnya 40:05 yang diwariskan dari Nabi Ismail 40:08 alaihissalam. Apalagi ini jalur 40:09 keturunan Rasulullah sallallahu alaihi 40:11 wasallam pasti dijaga oleh Allah 40:13 subhanahu wa taala. Wallahuam. Salam 40:15 Ustaz Salman. Ustaz Salaman pernah 40:16 menceritakan ada suatu kambing yang 40:18 kurus yang tadinya tidak ada menyusui 40:21 tiba-tiba dengan apa? Nabi dia bisa 40:25 keluar susunya. Iya betul. Itu ini 40:28 pernah kita kasih diasilang. Oh gitu ya. 40:32 Alah lupa pula aku nama perempuan ini. 40:35 H. Jadi waktu Nabi hijrah dari Makkah ke 40:39 Madinah, coba pendengaran yang ada ngah 40:41 enggak nama sahabat perempuannya siapa 40:43 itu ya. Jadi waktu Nabi dari hijrah ke 40:47 Makkah ke 40:49 Madinah, Nabi itu mampir h 40:53 di di rumah gitu atau di tenda seorang 40:57 Arab Badwi. Orang Arab Badwi itu kan 40:59 nomaden ya, Pak ya. 41:00 Nah, waktu itu suaminya enggak ada lagi 41:03 pergi menggembala kambing dan dia 41:05 sendirian di rumah. Abu Bakar bersama 41:07 Nabi bertamu 41:09 bertanya, "Bolehkah kami minta ee susu 41:12 kambing?" Kata perempuan ini, "Sahabat 41:15 Rasul nih, cuma lupa aku namanya." Dan 41:17 dia sahabat yang hebat. 41:19 Ee oh enggak ada kambing saya kurus 41:23 sekali. Enggak, enggak bisa diharapkan 41:26 keluar susu darinya. Nabi bilang, "Boleh 41:28 enggak kalau saya yang memerahnya?" "Oh, 41:31 silakan." Kata sahabiyah ini. Setelah 41:34 dipegang oleh Rasulullah sallallahu 41:35 alaihi wasallam, kambing ini memang 41:37 mukjizat dari Allah Taala tentunya ya, 41:39 menjadi berisi badannya 41:42 dan seluar susunya bisa diperang 41:44 susunya. Itu ada tuh cerita itu. Dan itu 41:47 diberikan ke Rasulullah sallallahu 41:48 alaihi wasallam sebagai mukjizat kepada 41:50 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 41:51 Cuman gini 41:53 ya, itu kan kalau sama Nabi namanya 41:57 mukjizat. Kalau kepada na kepada ulama 42:00 atau aulia namanya karamah. Belakangan 42:04 ini banyak kali orang yang tertipu 42:07 dengan cerita-cerita karamah ini gitu 42:09 ya. H saya kira kita sebagai 42:13 dai kurangilah cerita-cerita karamah ini 42:16 gitu. 42:17 Mending kita cerita Al-Qur'an, mending 42:19 kita cerita hadis Rasulullah sallallahu 42:21 alaihi wasallam, sejarah-sejarah yang 42:22 benar. Kalau mau cerita karamah, mending 42:24 cerita langsung mukjizat Rasulullah 42:25 sallallahu alaihi wasallam. Karena agama 42:29 kita ini dibawa oleh Rasulullah 42:31 sallallahu alaihi wasallam, dibawa oleh 42:33 para ulama-ulama terdahulu. Bukan karena 42:35 kita ini dukun, bukan karena kita ini 42:39 bisa ngobatin orang, bisa itu gak saya 42:42 kira bukan begitu Islam dikembangkan. 42:44 Islam ini dikembangkan dengan hal-hal 42:46 yang logik, hal-hal yang mudah masuk 42:48 akal, bernilai dan lain sebagainya gitu 42:50 ya. Ya, saya mengajak kita terutama 42:54 dai-dai muda yang seusia saya lah ee 42:56 kita 42:59 coba kalau 43:01 berceramah, kalau memberikan kajian, 43:03 berikanlah kajian yang ada di Al-Qur'an. 43:06 Ada enggak cerita ajaib di Al-Qur'an? 43:08 Ada. Ada. Bagaimana ketika Sulaiman 43:12 Alaihissalam meminta kepada seluruh 43:14 rakyatnya memindahkan Ratu istana Ratu 43:17 Balqis sekarang? H itu kan ajaib juga 43:20 kan. 43:22 Bagaimana kata Ifrid, "Aku bisa sebelum 43:25 kau duduk." 43:26 Katanya ada seorang laki-laki yang 43:28 saleh. Pak Sulaiman, sebelum kau 43:31 berkedip udah pindah itu ratul. 43:33 Masyaallah. 43:35 Maksud aku mempertanggungjawabkan 43:36 ceritanya enggak enggak ada ragu kita di 43:39 situ. Ada Al-Qur'an yang cerita 43:43 ya kan. Bagaimana Hidr 43:45 Alaihissalam mampu berani membuat sebuah 43:48 keputusan membunuh seorang anak yang apa 43:51 namanya yang akan durhaka saat besar 43:54 gitu kan. Itu kan ada banyak 43:56 cerita-cerita heroik di Al-Qur'an atau 43:58 cerita-cerita Rasulullah sallallahu 43:59 alaihi wasallam ya. Karena cerita-cerita 44:01 yang begitu kan mudah ee di mudah 44:05 merangsang orang untuk mendengarkan. Itu 44:08 kan 44:09 kalau almarhum Pak Munib Khatib 44:12 bilangnya namanya apersepsi yang kayak 44:14 gitu-gitu tuh ee ee kalimat atau cerita 44:17 pembuka ketika kita mengajar untuk 44:20 memudahkan orang memahami tujuan kita 44:23 yang sebenarnya apa yang mau 44:24 disampaikan. Maka bikinlah cerita-cerita 44:26 yang heroik dan sebagainya supaya nanti 44:28 pas kita menyampaikan yang tema yang 44:29 sesungguhnya oh orang paham. Salah saya 44:32 namanya kata Pak Munif saat saya 44:35 mengikuti semoga Allah lapangkan di 44:36 dalam kubur masukkan surga ya ee apa 44:39 persepsi. Jadi saya mengajak janganlah 44:42 kita kita ceritakan aja yang mudah kita 44:45 pertanggungjawabkan. Wallahuam. Silakan 44:48 Pak. Asalam Ustaz Salman. Ustaz apakah 44:51 Rasulullah pernah menangis? Itu 44:53 pertanyaan cuma itu. Pernah. 44:55 Pernahkah Rasulullah wasam menangis? 44:57 Kita ceritakan lagi ya. Saat dia 44:58 kehilangan anaknya Ibrahim. He kan 45:01 Ibrahim di Madinah nangis Nabi Muhammad 45:03 sallallahu alaihi wasallam. 45:06 Ada sahabat yang bilang, "Ah, kira-kira 45:09 kalau bahasa bahasa gaulnya gini. Kirain 45:12 Nabi Muhammad laki rupanya nangis juga." 45:15 Kira-kira gitu. Dicenginlah dia sama 45:18 sahabat-sahabat kan biasa ya. Nabi 45:20 dengan para sahabat itu kan 45:22 persahabatnya itu normal sekali. Enggak 45:24 ada yang aneh. Maksud saya mereka berani 45:27 negur Nabi gitu ya. Ini yang juga tidak 45:30 lagi bisa dengan baik kita lanjutkan 45:33 sebagai sebut saja saya ustaz gitu. 45:36 Pasti orang kalau negur saya tuh agak 45:37 gimana gitu. Betul enggak? Sungkan ya? 45:39 Sungkan pasti. Padahal itu tidak 45:41 dibangun oleh Rasulullah sallallahu 45:42 alaihi wasallam. Makanya ketika 45:44 pertanyaan menangis ini loh nangis juga 45:47 tuh Nabi Muhammad gitu. Hmm. Ada sisi 45:50 sisi manusiawinya ya. Ah. Dan dan 45:51 kemudian Nabi jelaskan ya menangislah 45:54 aku. Aku kan manusia juga aku tu. Hmm. 45:58 Gitu. Manusia sedih juga aku kalau h ada 46:01 yang hilang. Cuman sedihnya Nabi itu 46:03 tidak berlebihan gitu Pak Krishna atau 46:07 pendengar yang nanya. Tidak berlebihan. 46:09 Nangis keluar air matanya sudah itu 46:12 semuanya berjalan dengan baik gitu. 46:13 Enggak perlu juga nulis apa di media 46:16 sosial apa dan lain sebagainya. 46:17 Wallahuam. Silakan Pak. Asalam Ustaz 46:20 Salman. Ustaz Salman, kenapa Thaif 46:22 sebagai tempat bersejarah sekarang tidak 46:25 dijadikan objek untuk kunjungan apabila 46:27 orang umrah atau pergi haji? Oh, 46:31 sudah ada ni sebenarnya sudah sudah masa 46:34 aku masih di Makkah itu pun sudah. Cuman 46:37 waktu aku di Makkah masih agak susahlah. 46:40 Titik-titiknya apa saja yang di Thaif 46:42 itu? Tempat apa? E Thaab itu banyak Pak 46:44 Kris. tempat Nabi diserang, dilempar 46:49 kebun anggurnya yang datangi Nabi atau 46:51 kebun kurmanya yang dikasih oleh ee 46:54 umatnya Nabi Yunus yang dari Nainawa itu 46:56 bisa kita kunjungi sampai sekarang. Ee 46:59 yang agak sulit didatangi itu justru 47:01 kampung Bani Saad yang kita ceritakan 47:03 ini. Hm. Kampungnya Ibu Halimah ini. Hm. 47:08 Karena setahu saya di zaman saya masih 47:11 di Makkah ke kampung Bani Saad ini 47:13 enggak bisa naik bus. 47:14 Jadi dia harus naik mobil kecil gitu. 47:18 Kalau mau ke situ harus pakai mobil 47:19 kecil. Kalau sekarang kayaknya sudah 47:21 mudah kali ke Thaf. Karena si Bapak 47:25 Muhammad bin Salman ini kan menyadari 47:27 betapa potensi wisata itu 47:30 akan memberikan masukan buat negara dia. 47:32 Kan sekarang kayaknya dipermudah sama 47:34 dia. Bisa umrah dipermudah bisa kan 47:37 dipermudah-mudah sama dia kan. Umrah 47:39 bisa seminggu, bisa sebulan, bisa 47:41 setahun. wisata bisa umrah sudah bisa ke 47:44 Thaf, sudah bisa ke Madinah, sudah bisa 47:45 ke enggak ada masalah lagi kalau 47:48 sekarang. Bagus banget. Aku pikir kan 47:51 Rasil masih punya travel kan? Masih. 47:53 Heeh. Masih Ustaz Heri kan? Iya, masih. 47:57 Tanya aja Ustaz Heri kapan dia bikin 47:58 program ke Thaif gitu kan. Nanya Ustaz 48:01 Heri kapan bikin program ke Thaf? Jalan 48:03 ke sana. Masyaallah tabarakallah. Oke. 48:06 Baik. Sepertinya semua pertanyaan sudah 48:08 terjawab ya. Siap, Pak. He terakhir ada 48:11 yang mau disampaikan? 48:14 Ah, mudah doakan biar kita ngaji lagi di 48:16 Rasil ini. Inan kita mulai dari Nabi 48:18 kecil lagi nih ya. Tapi dengan saya coba 48:21 membawa sirah nabawi ulang dari kecil 48:24 tapi dengan angle yang berbeda. Ini 48:26 kehilangan nanti 48:28 masa ini kan sampai Nabi umur 8 tahun 8 48:32 sampai 12 kita sebut apa nanti? Ondi 48:34 tolong bantu kita apa temanya nanti ya. 48:36 Ini tadi yang ngasih tema kehilangannya 48:37 Ondi. Terima kasih. Terima kasih Ustaz 48:40 Salman ini pandai menghubungkan antara 48:42 masa Nabi dengan sekarang ya. Jadi 48:46 manfaat insyaallah. Oke Ustaz Syukran 48:48 jaakal khair. Mudah-mudahan ee apa ruha 48:51 Alfajar tambah maju ya. Silakan yang mau 48:54 datang ke sana itu ini loh hubungi 48:57 Anton. Hubungi Anton di berapa? 49:01 0857 1026 111 satunya 3 kali 49:06 90857 49:08 10 49:11 26119 tempatnya di Rahma Alfajar itu 49:15 alamatnya Jalan Aryaguna RT 06 RW03 Desa 49:18 Citayam Kampung Kaliputih Kecamatan 49:21 Tajur Halang Kabupaten Bogor dekat Rumah 49:24 Sakit Rafik juga dekat underal motor apa 49:28 namanya JT jajar Sasak panjang. Sasak 49:30 panjang. Sasak panjang. Tapi aku sebelum 49:32 kita tutup, Pak Kris. Alhamdulillah nih 49:34 pendengar rasil itu luar biasa. Pak 49:35 Yayan Susanto nih bilang, 49:37 "Assalamualaikum Ustaz Salman. Nabi 49:38 mampir ke kemah sahabiyah namanya Ummu 49:40 Ma'bad." I Ummu M'bad. Alhamdulill yang 49:42 tadi merah susu kambing. Yang kambingnya 49:45 sebenarnya air susunya enggak ada. 49:46 Setelah diperah Rasulullah sallallahu 49:47 alaihi wasallam cukup buat Abu Bakar, 49:49 cukup buat Nabi sallallahu alaihi 49:50 wasallam, cukup buat Ummu M'bad, bahkan 49:53 disisakan satu gelas buat suaminya. Hm. 49:55 Terima kasih, Pak Yayan Susanto. Kalau 49:58 dari saya lihat darikan nama 50:00 WhatsApp-nya. Terima kasih Pak Yayan ya. 50:02 Terima kasih. 50:04 Terima kasih S teman. Oke, saya Muhammad 50:06 Krishna dan di Saputra juga Algi mohon 50:09 pamit. Wabillahi taufik walhidayah. 50:11 Wasalamualaikum warahmatullahi 50:12 wabarakatuh.