Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- berhasil TV
- untuk Islam yang satu. [musik]
- เ
- Bismillahirrahmanirrahimam.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Allahumma sholli ala
- Muhammad wa ala ali Muhammad. Rabbi
- zidni ilman. Allahumfani bima alamtani
- warzuqni ilmafauni.
- Masih dipancarkan dari
- 26 kalimang Bekasi. Inilah radio
- silaturahim dan Rasil TV untuk Islam
- yang satu. Ikhwan dan akhwat, berjumpa
- lagi bersama saya Khalid Mustofa dalam
- kajian kitab Fathul Bari edisi 15 Safar
- 1439 Hijriah atau bertepatan dengan
- tanggal 4 November 2017. Alhamdulillah
- ikhwan dan akhwat seperti biasa di Sabtu
- pagi kajian kitab Fathul Bahri bersama
- Ustaz Ahmad Sanusi akan mengisi ruang
- dengan Anda. Dan alhamdulillah ikhwan
- dan akhwat Ustaz sudah berada di
- tengah-tengah kita. Kita sapa saja
- pemirsa. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Bagaimana kabar di pagi hari ini, Ustaz?
- Alhamdulillah
- baik. Baik, ikhwan dan akhwat. Mari kita
- simak bersama pemaparan yang akan
- disampaikan oleh Ustaz Ahmad Sonusi
- dalam kajian kitab Fathul Bahri kali
- ini, yaitu hadis Bukhari ke-4029.
- Tafadal, Ustaz.
- Asalamualaikum
- warahmatullah wabarakatuh.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahilladzi
- syarofana alal umi bil quranil majid
- wana bitaufiqihi alal hukmi ilal amr
- waqama bihi nufusana bainal wid.
- Wahfadahu min tawyur
- wfaduhu min tawyiril jahul wa tahrifil
- anid
- la yatihil batilu min baini yadahihi
- wala min khalfihi
- tanzilum
- min hakimin hamid.
- Ashadu alla ilahaillallah
- wa ashadu anna muhammad.
- Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad
- wa ala ali sayyidina Muhammad.
- Allahumma fatirus samawati wal ard
- alimal ghaibi wasyahadah
- anta tahkumu baina ibadika fi mau fihi
- yakhtalifun.
- Ihdina limtulifa fihi minal haqqi
- biidnik.
- Innaka tahdi tasyaqim.
- Amma ba'du f ibadallahikumay
- bqwallah.
- Ittaqulah haqqa tuqatihi wala tamutunna
- illa wa antum muslimun.
- Pendengar radio silaturahim dan pemirsa
- televisi silaturahim di mana saja
- berada.
- Pada kesempatan kali ini kita akan
- mempelajari
- hadis Bukhari nomor
- 40209.
- Di antaranya
- dengan bantuan kitab Fathul Bari
- juz 7 mulai dari halaman 418.
- Untuk itu mari kita awali dengan ummul
- kitab al-faha. Fatihah.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil
- alamin arrahmanirrahim.
- maiki yaumiddin
- iyaka na'budu wa iyyaka nasta
- ihdinasirathal mustaqimathalladzina
- anamta alaihim ghairil magdubi alaihim
- wad
- auzubillahiminasyaitanirrajim
- bismillahirrahmanirrahim
- Sabbaha lillahi maa fis samaawati
- wa fil ard
- wahuwal azizul hakim.
- Huwalladzi
- akhrajalladzina
- kafaru min ahlil kitabi min diyarihim.
- Alladzi
- akhrajalladzina
- kafaru min ahlil kitabi min diyarihim
- liawwalil hasr.
- yakruju
- annahum
- wau
- annahum
- man'atuhum
- khusunuhum
- minallah
- wazannu
- annahum
- minallahi
- faataahumullah
- faataahumullahu
- min haitsu lam yahtasibu waqadzafa fi
- qulubihimur
- waqadzafa fi qulubihimur'ba
- yukhribuna buyutahum
- idihim
- yukhribuna buyutahum
- biidihim
- wa aidil mukminin
- yukhribuna buyutahum
- biidihim
- wa aidil mukminina fa'tabiru
- fa'tabiru
- Ya
- ulil absar
- sadaqallahuladzim.
- Surah Al-Hasy
- ayat 1 insyaallah sampai ayat 5.
- Surah hasyr ini
- sebenarnya yang dimaksud bukan hasyr
- dikumpulkan di hari kiamat.
- Untuk di sini sebenarnya yang dimaksud
- itu
- seperti yang diabadikan di dalam surah
- Asyr ayat 2 yaitu liawwalil hasyri
- pada saat
- pemindahan
- pertama Allah memberikan pelajaran
- pertama yang sangat tegas kepada Bani
- Nadir.
- Makanya sahabat Ibnu Abbas di dalam
- hadis Bukhari yang akan jadi materi kita
- habis ini 4029
- ketika sahabat Said bin Jubair bertanya
- kepada sahabat Ibnu Abbas.
- Beliau
- ketika Said bin Jubair ini bertanya
- kepada sahabat Ibnu Abbas. Sahabat Ibnu
- Abbas menyampaikan
- surah Al-Hasyr itu bisa juga disebut
- dengan suratan Nadir.
- Kenapa? Karena Bani Nadir ini, orang
- Yahudi Bani Nadir ini oleh Allah
- diberikan pelajaran pertama liwalil
- Hasyri, yaitu dipindahkan dari Madinah
- ke Syam.
- Syam di sini
- bukan berarti meskipun orang Yahudi
- jelas-jelas mau membunuh Nabi dan para
- sahabat, mau menguasai kekuasaan dan
- perekonomian di Madinah dan mau membumi
- hanguskan, menghancurkan Islam, tapi
- tetap dijawab dan ditanggapi
- oleh Al-Qur'an Allah Subhanahu wa taala
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam.
- dengan jawaban yang sangat santun dan
- lembut. Saya tidak akan bunuh kalian
- meskipun Anda jelas-jelas mau bunuh
- kami. Terbukti berkali-kali cukup Anda
- silakan pindah ke negeri Syam.
- Luar biasa ini. Mestinya sudah dihukum
- bunuh. Di Syam bukan berarti beliau
- disiksa dengan siksaan yang luar biasa
- pada dasarnya. Tidak. Karena Syam ini
- waktu itu sudah tempat perdagangan.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Liilafi Quraisy ilfihim
- rihlatasita
- wasif.
- Jadi waktu syita itu ke Yaman waktu
- musim dingin. Ilafihim. Jadi kebiasaan
- orang Quraisy liilafi Quraisy. Jadi
- ilfihim mereka itu rehlah. Yaitu
- berjalan sambil melihat-lihat peluang
- perdagangan. Berjalan sambil membawa
- dagangan.
- Jadi berdagang waktu syita musim dingin
- ke Yaman. Sedangkan Assaif musim kemarau
- dia ke Syam. Jadi
- di situlah
- ee kebanggaan dan kelebihan agama Islam
- dan kesantunan agama Islam. Seorang
- Yahudi yang jelas-jelas mau membunuh
- tapi masih diberikan kesempatan. Yang
- penting jangan mengulangi lagi.
- Itu bedanya antara hualladzi akhraja.
- Kalau akhraja itu
- mereka orang kafir
- berkelompok menyatu dengan orang Yahudi,
- Bani Qainuqa, Bani Nadir, Bani Quraidah
- untuk mengusir Nabi. Kalau ikhraj itu
- mengusir dan membunuh kalau
- dimungkinkan. Dan hartanya tidak boleh
- dibawa, keluarganya tidak boleh dibawa.
- Itu ukhriju, ikhraj. Tapi kalau mereka
- orang Yahudi justru dijala kalau bahasa
- kita seperti yang diabadikan di dalam
- Al-Qur'an surah Al-Hasyr ayat 3,
- Aljalaah.
- Jadi jala di situ disuruh pindah.
- Kenapa? Silakan bawa harta Anda semua.
- Yang bisa dibawa bawa aja silakan bawa
- semua kalau memungkinkan.
- Rumahnya kalau perlu dibawa bawa
- istrinya bawa gitu. Beda. Kalau umat
- Islam jelas-jelas diusir enggak ada,
- enggak boleh bawa harta keluarganya
- enggak boleh yang kalau perlu dibunuh.
- Itu yang dipaparkan di dalam Al-Qur'an
- surah Al-Haj, surah yang ke-22 sampai
- ayat 40. Alladzina ukhriju min diarihim.
- Alladina ukhriju min diarihim bhhairi
- haqq. Allah menceritakan bagaimana umat
- Islam ini diusir dari negaranya, dari
- buminya. Karena umat Islam ini pribumi.
- Illa ayakulu rbunallah. Hanya gara-gara
- umat Islam mengakui bahwa Allah itu
- cuman satu, hanya gara-gara beragama
- Islam. Wa ikhraju ahlihi minhu akbar
- indallah. Itu Albaqarah ayat 217.
- Albaqarah 191. Alanfal ayat 30 alisra 76
- jala ma ahli wal
- minhu. Fathul bari juz 8 halaman 811.
- Dan soal yang menyuruh pindah Yahudi itu
- bukan dari kemauan Nabi pribadi, tapi
- itu petunjuk,
- izin dan perintah dari Allah Subhanahu
- wa taala. Allah menyampaikan di dalam
- Al-Qur'an surah Al-Hasyr atau surah
- surah Annadir tadi. Hualladzi akhraja
- Allah yang memerintahkan supaya dia
- pindah, supaya di sana dia hidup di sana
- dan bertobat, memperbaiki diri. Mau
- masuk Islam atau tidak terserah. Yang
- penting jangan pernah merugikan dan
- menyakiti orang lain apalagi saudaranya.
- Dalam hal ini saudara sesama manusia
- umat Islam yang tidak pernah mengganggu
- orang lain. Makanya Allah menyampaikan
- walaula kataballahu alaihimul jala
- lazabahum fid dunya. Jadi pada dasarnya
- dia dipindahkan itu bukan merupakan
- siksaan yang luar biasa. Justru diberi
- kesempatan untuk memperbaiki diri.
- Makanya Allah menyampaikan laula
- kataballah andai saja tidak memastikan
- mewajibkan Allah siapa Allah alaihim
- atas banin nadir aljalaah kataba
- aljalaah kepada
- ee perpindahan ada yang mengartikan
- pengusiran pindah dari Madinah ke Syam
- laadzabahum maka pasti menyiksa dengan
- sekeras-kerasnya siapa Allah humum
- kepada mereka orang Yahudi. Dalam hal
- ini seperti Bani Nadir fid dunya
- kalau dia enggak pindah ada hukuman yang
- lebih berat, yang lebih tegas di dunia.
- Walahum fil akhirati adzabun nar.
- Sedangkan di akhirat sudah pasti kalau
- dia tidak memperbaiki diri.
- Berbicara surah Al-Hasyr sebelum terlalu
- jauh
- seperti yang tadi disampaikan bahwa
- Al-Hasyr di sini adalah
- bagaimana mereka dikumpulkan di suatu
- tempat.
- Ini merupakan pelajaran yang sangat
- tegas bagi mereka. Ini artinya pelajaran
- bahwa
- mereka ini pasti ditaruh di suatu tempat
- supaya kita mudah mendeteksinya. ketika
- melakukan suatu kejahatan, imbasnya
- tidak terlalu banyak kepada orang lain.
- Itu satu sisi. Jadi, umat Islam harus
- punya
- ee kecanggihan dan kecerdasan di dalam
- mengecilkan ee dari perbuatan-perbuatan
- kezaliman dari mereka yang mencelakakan
- yang dapat mencelakakan sesama Yahudi
- atau apalagi mencelakakan kepada umat
- Islam. ini maksudnya liwalil hasyri.
- Jadi, Al-Hasyri di situ adalah
- ee memang Al-Hasyr kadang-kadang
- tempat hari berkumpul. Kalau tempat
- namanya mahsyar, tapi yang dimaksud di
- situ Awalil hasyri di mana dia
- dikumpulkan di suatu tempat gunanya
- untuk mengetahui gerak-gerik mereka
- dengan mudah dan mereka tidak terlalu
- banyak memakan korban.
- Suratul Hasyri ini sama dengan suratul
- maar dalam kita perlu mendalami.
- Almaarij ini
- ada yang berpendapat
- bahwa maararij di sini adalah
- Maarij.
- Surah Al-Ma'arij.
- Zil Maarij ini
- surah yang ke-70
- ayat yang ketiga dibuat nama Almaarij.
- Ada yang berpendapat yang memberikan
- penafsiran shohibi amkinatil uruji
- wasudi. Rupa-rupanya ini Quran dari
- Timur Tengah ini yang kayak begini nih.
- Dia menafsirkan bahwa Tuhan itu
- punya tempat naik dan turun.
- Maar jadi maararij di situ diartikan
- ditafsiri dengan Allah itu punya tempat
- naik dan turun.
- Kalau kami menyampaikan di sini supaya
- kita enggak kaget-kaget. Jadi kami tidak
- bermaksud menghakimi, biasa-biasa aja.
- Tapi ada yang menafsirkan seperti itu.
- Penafsiran seperti ini kalau memang
- betul kehendaknya seperti itu, maka
- banyak penafsiran yang lebih hati-hati,
- yang lebih sesuai dengan Al-Qur'an,
- Asunah. maupun kitab-kitab salafi yang
- muktabarah
- ini membuat penafsiran tersendiri
- kecuali yang dimaksud Allah itu semacam
- punya langit di mana itu tempat naik
- turunnya malaikat bukan Allah tapi kalau
- yang dimaksud minallah
- dari Allah dzil Maararij yang naik dan
- turun dan yang punya tempat itu adalah
- Allah subhanahu wa taala sehingga Allah
- butuh tempat untuk istirahat naik dan
- istirahat waktu turun dan lain
- sebagainya. Maka di situ ada penafsiran
- yang lebih berhati-hati. Ini yang
- menafsirkan seperti itu. Dan penafsiran
- seperti ini banyak dilakukan oleh
- teman-teman mujassimah.
- Mujassimah
- ee ya yang menganggap bahwa Tuhan itu
- berbadan, berbentuk dan butuh tempat,
- butuh naik dan turun dan sebagainya.
- Kita lihat ini Qurannya sama. Ini Quran
- juga dia memberikan penafsiran yang
- berbeda. Padahal sama-sama Quran dari
- sana
- dia menafsirkan zil maararij di situ.
- Surah Alma'arij adalah zis samawati.
- Paling tidak Allah yang memiliki
- kekuasaan.
- Allah yang menciptakan dan Allah yang
- mempunyai kekuasaan di langit. Awil
- fadili. Allah punya beberapa keutamaan.
- W na'am dan beberapa nikmat
- kita
- di dalam tafsir Ibnu Katsir yang
- biasanya jadi rujukan mereka
- di tafsir Ibnu Katsir itu tidak
- menjelaskan
- bahwa Allah itu
- ee butuh tempat dan Allah itu ee harus
- naik turun seperti itu.
- yang ada di dalam tafsir Ibnu Katsir ini
- kitabnya ee juz 4
- halaman 419.
- Zud darajat yang dimaksud dzil Maar di
- situ bukan Allah
- punya tempat naik dan turun sehingga
- butuh tempat naik dan turun. Tapi Allah
- itu memiliki derajat. Waqala Ali ibnu
- Abi Thalhah an ibni Abbasil Maarij yakni
- alulu wal fawadil. Allah itu punya
- ketinggian derajat dan beberapa
- keutamaan
- bukan tempat. Waqala mujahid dil Maariji
- maarijus sama
- waqot fawadili wam. Kita lihat di dalam
- semua tafsir. Jadi kadang-kadang kalau
- mereka membuat penafsiran tersendiri
- berarti telah mengingkari kitab
- tafsirnya sendiri. Sebenarnya kita lihat
- ini ini Aljami liahkamil Quran tafsir
- Al-Qurtubi juz 18.
- Di dalam tafsir Al-Qurtubi
- halaman juz 18 halaman 244 di sebelah
- kanan agak ke bawah.
- ikalabu minallahi maijiati
- alfami
- ibnu abbas
- Allah punya tingkatan-tingkatan di dalam
- memberikan beberapa nikmat terhadap
- makhluknya ada yang cukup kalau
- diberikan 100 juta, ada yang cukup kalau
- diberikan 200 juta dan seterusnya. nya
- misal waqil wal itu punya keagungan yang
- dimaksud punya kebasaran punya
- ketinggian derajat waqala mujahid hiya
- maijusama waqil hiya maijul malaikah
- lial malaikataama
- karena yang naik turun itu bukan Allah
- tapi malaikat yang butuh naik dan turun
- faofa maka mensifati siapa Allah nafsahu
- kepada dirinya Allah bidzalika dengan
- hal tersebut maarij Jadi kalau di dalam
- kitab yang lain, wahua subhanahu
- wa taala. Allah itu maha suci, enggak
- butuh tempat, enggak butuh naik dan
- turun. Yang naik dan turun itu nikmat
- dari Allah, pahala dari Allah,
- malaikatnya untuk mengirim dan
- menebarkan rahmat Allah. Allah munazahun
- anil hawas dari panca indra dan
- watasybihi dan keserupaan wat takyif dan
- cara diam, bergerak, naik, turun. Allah
- tidak butuh seperti itu. Al-Qurtubi ee
- juz 9 ee itu halaman 29.
- Ini
- ada juga di dalam penjelasan tersebut
- Al-Qurtubi juz 9 halaman 29 di kiri
- atas. Ini baru membahas tentang masalah
- nama surah. Bagaimana
- banyaknya
- pemandangan, pendapat-pendapat
- tentang penafsiran. Yang penting kita
- kembali kepada yang kira-kira lebih
- berhati-hati karena Allah subhanahu wa
- taala itu laisa kamlihi saiu wahu samiul
- bashir.
- Demikian juga qul huallahu ahad. Allahus
- somad. Lam yalid walam yulad walam yakun
- lahu kufuwan
- ahad. Allah itu juga qiamuhu binafsihi.
- Allah itu tidak butuh kepada siapapun
- apalagi kepada makhluk. Tentu karena
- selain Allah itu makhluk. Allah itu
- mukhalafatulil hawadis. Allah itu tidak
- sama dengan makhluknya. [mendengus]
- Nah, karena orang kadang-kadang
- berlebihan di dalam menganggap bahwa
- pendapatnya yang paling benar. Dan itu
- teori jumhur ulama ahlusunah wal jamaah
- yang diwakili. Kadang-kadang disebut
- dengan teori Asy'ariyah, maka teori yang
- lain kadang-kadang dia menyerang dan
- tidak suka kepada teori-teori yang lain.
- Mestinya paling tidak di samping banyak
- pendekatan-pendekatan yang mendekati
- kebenaran, kita mesti kembali kepada
- Al-Qur'an. Misal seperti Al-Qur'an surah
- Ali Imran surah yang ketiga, ayat yang
- keet7. Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Walladzi anzala alikal kitab minhu ayat
- muhkamatna ummul kitab wautabi
- orang yang hatinya zaun itu mailunil
- haq jauh dari kebenaran dia lebih senang
- mencari-cari yang mutasyabih itu. Tapi
- mencarinya bukan dalam rangka mencari
- kebenaran mana yang lebih hati-hati,
- tapi mencari fitnah, peluang terjadinya
- perselisihan dan perdebatan sama umat
- Islam. Wab takwilih mencari-cari menurut
- membenarkan pendapatnya mereka
- masing-masing. Padahal wama yalamu
- takwilahu illallah. Paling tidak kita
- serahkan penjelasannya kepada Allah
- subhanahu wa taala. Yang paling
- berhati-hati warun filmi orang yang
- mendalam di dalam keilmuannya mereka ini
- yaquuna aman kami beriman kepada hal
- tersebut bahwaumina
- semua dari Allah wakaru illa ulul albab
- yang bisa mengambil pelajaran hanya
- orang betul yang memakai hatinya yang
- terdalam. Jadi kembali lagi kepada
- Al-Qur'an surah Al-Haj tentang Alma'arij
- tadi. Insyaallah nanti kami jelaskan
- panjang lebar di Senin malam Selasa
- tentu jam 0.00 insyaallah mudah-mudahan
- masih sehat dan panjang umur. Kita
- kembali kepada Al-Hasyr kajian kita atau
- surat Annadir sesuai hadis Bukhari 4029.
- Sabbaha Al-Qur'an surah Al-Hasyr ayat 1.
- Sabbaha bertasbih memaha sucikan
- lillahi bagi Allah. Ma apa semua makhluk
- fis samawat yang ada di langit beberapa
- langit w fil ard dan yang ada di dalam
- beberapa bumi semuanya bertasbih memaha
- sucikan Allah. [mendengus] Salat
- sedangkan kita kadang-kadang terlambat.
- Wahual azizu Allah. Wahua. Dan adapun
- Allah Alaziz yaitu maha kuat. Alhakim
- maha bijaksana. Satu sisi maha kuat,
- satu sisi maha bijaksana. Kekuatannya
- tapi diimbangi dengan kebijaksanaannya
- sehingga tidak kaku. Disesuaikan dengan
- kemampuan umatnya. La yukallifulahu
- nafsan illa wusha.
- Makanya
- itulah lalu timbul penjelasan bahwa
- yazal mukminu fi fushatin
- min dinihi fi fushatim min dinihi malam
- yusibdaman
- harama. Hadis Bukhari 6862
- sampai 6863.
- Umat Islam itu berada di dalam
- kelonggaran, kemudahan. Apa saja yang
- penting sesuai dengan Al-Qur'an dan
- As-Unah dan selama tidak melahirkan
- pertumpahan darah. Nah, itu Fathul Bari
- juz 12 halaman 229
- sampai 234.
- Walladzi akhroja hua ya Allah. Alladzi
- yang akhraja telah menyuruh pindah
- mengusir mengeluarkan sebenarnya
- menyuruh pindah. Siapa alladzi? Siapa?
- Allah menyuruh pindah alladzina kafaru
- kepada orang-orang kafir. Jadi supaya
- dia ibaratkan ada buah lalu yang satu
- ada ulatnya maka ulat itu dipindahkan
- supaya tidak menjadi ulat penyakit dan
- bosok bagi yang lain. Walladzi
- akhrajalladzina kafaru. Ulat dikumpulkan
- dengan ulat. Allahlah yang menyuruh
- keluar kepada orang-orang kafir min
- ahlil kitab. dari ahli kitab bisa
- dikuasai oleh umat Islam dengan catatan
- kita tidak merugikan mereka.
- Min ahlil kitab dari ahli kitab. Ya,
- kita tahu sendiri siapa ahli kitab itu.
- Dikeluarkan min diarihim dari tempatnya
- mereka, kampung halamannya. Kenapa?
- Karena dia telah merusak kampung
- halamannya dan merusak orang lain.
- Liawalil hasri pada saat
- ee perpindahan atau pengusiran pertama.
- Maantum
- tidak menduga siapa kalian umat Islam.
- Ayahruju bahwa mereka bisa keluar dari
- negara kalian dalam pengertian. Mungkin
- orangnya ada tapi sudah tidak terlalu
- banyak karena sudah ditangkal dengan
- berbagai aturan. Keduanya mungkin
- orangnya ada, tapi sedikit demi sedikit
- bagaimana caranya harta yang ada di
- dalam negara kita, di bumi kita dikuasai
- oleh kita, bukan oleh asing dan aseng
- kalau bahasa kita. Bisa itu kalau kita
- enggak bisa kecuali atas bantuan Allah
- Subhanahu wa taala. Makanya mulai dari
- sekarang kita harus masuk kepada politik
- juga harus masuk. Dengan demikian mudah
- kemaksiatan kalau kita yang menyampaikan
- kita berteriak-teriak, berbulan-bulan
- belum tentu. Tapi kalau penguasa sehari
- bisa selesai insyaallah yang penting
- jangan merugikan dicari solusinya tapi
- maksiat tetap dihentikan. Maantum kalian
- sendiri tidak yakin umat Islam bahwa
- ayyahruju mereka bisa pindah. Tapi atas
- bantuan Allah sekejap selesai. Wonu dan
- justru kalau mereka ahli kitab meyakini
- annahum bahwasanya mereka ahli kitab
- maniatuhum yaitu dapat mempertahankan
- siapa mereka kami ulangi maniatuhum
- mempertahankan mencegah hum kepada
- mereka husunuhum apa benteng-benteng
- mereka apa yang dibuat benteng waktu itu
- adalah pohon-pohon
- makanya nanti pohon-pohon yang tidak
- berguna itu yang dibuat benteng oleh
- Bani Nadir itu benteng bukan untuk
- mengamankan orang, tapi untuk
- mencelakakan orang lain. Oleh Allah
- diizinkan untuk ditebang atau dibakar.
- Tapi untuk pohonan-pohonan yang
- kira-kira hanya sekedar untuk melemahkan
- mereka sehingga mereka tidak menzalimi
- temannya dan umat Islam dan mereka dapat
- pindah dengan selamat daripada harus
- berperang, bertempur, mati lebih baik
- keluar dengan aman. Jadi itu hanya untuk
- menakut-nakuti saja.
- Jadi membakar di situ bukan untuk
- membakar, mematikan, membunuh, bukan
- untuk menyakiti saja dalam pekertian
- untuk menakut-nakuti daripada harus mati
- berperang, mendingan keluar dan pindah.
- Selesai itu Allah. Jadi dibakar itu atas
- perintah Allah ee pohon kurma yang
- enggak kepakai itu. Kedua, supaya untuk
- menyelamatkan dia sendiri orang Yahudi
- daripada dia harus mati, mendingan
- keluar kita anterin ke Syam kalau bahasa
- kita dengan keadaan aman. Selesai urusan
- tidak harus mati. Luar biasa nih Quran.
- Wonu annahum manatuhum khusunuhum. Jadi
- alasan dibakarnya ini Alqur'an surah
- Alhasyr ayat 2. Minallah.
- Dia dapat menghindar daripada pelajaran
- yang keras, teguran yang keras atau azab
- dari Allah Subhanahu wa taala. Faata
- maka mendatangkan hum kepada mereka.
- Siapa Allah? Allah mendatangkan
- peringatan azab min haitu lam yahtasibu
- dari keadaan waktu, situasi dan kondisi
- yang tidak pernah menduga siapa mereka
- orang kafir itu. Itu akibatnya kalau
- kita menanamkan kejahatan maka Allah
- pasti membalas dengan mudah. Mereka
- enggak menduga bahwa saatnya Anda kalau
- menanam kebaikan akan melahirkan
- kebaikan. Tapi kalau menanam keburukan
- enggak lama akan panen itu keburukan.
- Waqfadan setelah itu ditambah memberikan
- siapa? Allah fi qulubihim di dalam hati
- mereka arruah kepada rasa takut.
- Di hatinya ada perasaan takut. Kenapa?
- Orang kalau salah ada perasaan takut.
- Kalau orang benar enggak.
- Jadi agama apapun kalau kita benar
- insyaallah yukribuna buyutahum. Akhirnya
- mereka hidup hanya untuk membangun rumah
- yang dipikirkan hanya harta saja.
- Akhirnya harta yang dibangun, rumah yang
- dibangun dengan ee jeripaya itu bukan
- umat Islam yang menghancurkan, yang
- merobohkan, tapi dia sendiri. Yuhribuna
- memusnahkan siapa mereka? Buyutahum
- kepada rumah-rumah mereka. Kenapa?
- Pertama, karena mereka tidak mau, karena
- kebiasaan pelitnya mereka, mereka tidak
- mau kalau tempatnya itu ditempati oleh
- orang Islam. Coba kalau mereka hatinya
- baik seperti baiknya Al-Qur'an dan
- baiknya umat Islam. Kedua, memang harus
- dia robohkan. Kenapa? Karena dia untuk
- membuat rumah lagi di Syam. Akhirnya
- dibawa itu apa ini? pintu rumahnya apa
- ini juga semua peralatan rumahnya dibawa
- semua jadi rumah dibangun dihancurin
- la haula wala quwwata illa billahil
- aliyil adzim akhirnya hewan tersiks dia
- sendiri tersiksa bayangkan jarak antara
- Madinah dengan Sam ini Allah
- menggambarkan coba lihat tuh kalau
- hidupnya hanya untuk bangun rumah terus
- kalau tidak dibarengi dengan mendekatkan
- diri kepada Allah rukun sesama umat maka
- bangun yang sudah rapi itu bukan
- dihancurin oleh umat Islam, tapi Anda
- sendiri yang akan menghancurkan, yang
- akan merobohkan. Yukuna, merobohkan,
- memusnahkan siapa mereka? Buyutahum
- kepada rumah-rumah mereka biidihim
- dengan tangan mereka sendiri. Waidil
- mukminina dan dibantu tentu dengan
- tangan-tangannya orang mukmin. Faabiru
- maka mengambillah pelajaran. Siapa
- kalian semua? Ya ulil absar. Wahai
- orang-orang yang punya hati penglihatan.
- Walaula dan seandainya ang tidak kata
- memastikan Allah siapa Allah alaihim
- atas mereka bani nadir aljalaah kepada
- pengusiran lazabahum maka pasti menyiksa
- siapa allahum kepada mereka di mana fid
- dunya di dunia walahum apalagi yaitu di
- di mereka fil akhirati di akhirat azabun
- narapun azab api neraka kenapa dia
- sampai disuruh pindah dalalika adapun
- hal tersebut biannahum karena mereka
- syaqulah Allah yaitu menentang menyakiti
- siapa mereka? Allah kepada Allah wa
- rasulahu dan kepada rasulnya Allah.
- Waman dan adapun siapa orang
- yusyaqillah.
- Kalau tadi syaqulah
- adapun siapa orang yaitu menyakiti siapa
- Allah kepada Allah menentang fainnallah
- maka sesungguhnya Allah syadidul iqab
- yaitu dahsyat balasannya. Maqotum.
- Setiap sesuatu minatin tidak memotong.
- Maksudnya setiap sesuatu yang memotong
- siapa kalian semua. Minatin itu bukan
- min naklin tapi lina. Yang maksud lina
- di situ adalah pohonan-pohonan kurma
- yang kurang bermanfaat dan bukan makanan
- pokok. Sehingga Islam tidak pernah
- mengganggu makanan pokok mereka.
- Aktumuha atau membiarkan siapa kalian
- semua umat Islam. kepada qimatan hal
- dalam keadaan berdiri tidak dipotong
- ala usuliha atas pokoknya fabiidnillah
- semua itu terjadi atas izin Allah
- dipotong enggak dipotong itu perintah
- dari Allah izin deh
- walizia dan untuk menghinakan memberikan
- pelajaran yang tegas siapa Allah
- alfasikina kepada orang-orang yang fasik
- ini yang mengantarkan kajian kita. Nah,
- kita sekarang kita baca.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Qullu bertanya, "Siapa aku?" Said bin
- Zubair li Ibnu Abbas kepada sahabat Ibnu
- Abbas surat Alhasyri ee kepada surah
- al-Hasyr. Bagaimana sahabat Ibnu Abbas
- tentang surah al-Hasyr ini? Qala
- menjawab, "Siapa Ibnu Abbas?" Qul
- berkatalah, "Anda boleh menyebut atau
- menamakan surat Alhasyri, suratan Nadir
- kepada surah Annadir." Kenapa? Karena di
- dalam al-Hasyr itu Allah mengingatkan
- bagaimana kejamnya pengkhianatan yang
- dilakukan oleh Yahudi Bani Nadir supaya
- umat Islam tidak mengikuti dan mendukung
- jejak langkah Bani Nadir. Tabahu Syam an
- Abi Bisyrin. Hadis Bukhari 4029,
- 4.645,
- 4.882
- dan 4.883.
- Hadis berikutnya 4030.
- Materi kita adaul siapa laki-laki yaitu
- menjadikan siapa rajul nabi bagi Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallamati
- kepada beberapa kurma [berdehem] hatta
- sehingga menyadarkan siapa nabi quraidah
- menguasai maksudnya menyadarkan siapa
- nabi quraidat kepada quraidah ini Yahudi
- Quraidah w Nadir dan Yahudi Bani Nadir
- ada siapa nabi tentu setelah hal
- tersebut
- nabi menyadarkan dan menguasai
- maka membalas siapa nabi alaihim atas
- mereka bahasa singkatnya
- orang Yahudi ini satu sisi ada yang
- bagus yang baik ada yang memang dia ee
- benci banget sama umat Islam
- dulu saling member waktu Nabi belum
- menyadarkan mereka mereka suka bantu
- masalah kurma. Maka setelah itu Nabi
- juga membantu kehidupan mereka.
- Bani Qinuqa ini karena mereka ketuanya
- fanhas. Mereka ini karena khianat.
- Khianatnya habis ini kita baca maka oleh
- Nabi disuruh pindah. Itu pertama. Baru
- setelah itu Bani Nadir. Kalau Bani
- Qainuqa ini setelah Badar 1 bulan. 1
- bulan setelah Badar. Karena Badar ini
- bulan Ramadan, berarti 1 bulan setelah
- Badar berarti bulan Syawal.
- Yaitu beliau disuruh pindah. Baru
- [mendengus] setelah itu Bani Nadir. Bani
- Nadir ini 6 bulan setelah Badar
- baru nanti Bani Quraidah yaitu di 5
- Hijriah. Jadi awalnya Nabi ini kalau toh
- yang menyuruh pindah Bani Qainuqo satu
- kelompok orang Yahudi tapi Nabi masih ee
- baik-baik saja berkenan dan saling
- menghargai, menghormati dengan
- orang-orang Yahudi yang lain. Tapi
- setelah mereka terus-menerus mengulangi
- lagi, maka oleh Nabi satu persatu
- kelompok itu disuruh pindah.
- Hadis berikutnya 4031.
- An ibni Umar radhiallahu anhuma. Dari
- sahabat Ibnu Umar radhiallahu anhuma
- qala berkata, "Siapa sahabat Abdullah
- bin Umar?" Haro memerintahkan membakar
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- Siapa Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam? Nakhla banin Nadir. Kepada
- pohon kurmanya Banin Nadir yang tidak
- terpakai supaya mereka keluar. waqota
- dan memotong memerintahkan memotong juga
- siapa nabi kepada nakhlani nadir
- tentunya wahya dan adapun yang disuruh
- potong itu Albuwa yaitu di Buairah nama
- tempat di sekitar Madinah itu.
- Maka turunlah apa ayat ini untuk supaya
- orang tidak menyalahkan nabi, tidak
- menyalahkan umat Islam bahwa tindakan
- nabi itu wama yamtiquil hawa in hua illa
- wahyuha ma qum
- minatin
- aaktumuha
- qoimatan
- ala usuliha fabiidnillah
- itu kalau di sini boleh di dicek
- di dalam Fathul Bari juz 7 halaman 423.
- Jadi
- anzi ya minarilakwah
- min. Jadi bukan pohon kurma ee kurma
- ajwah yang bagus-bagus, tapi yang tidak
- bagus itu.
- Kita lanjutkan
- hadis berikutnya. Hadis Bukhari 4032
- [mendengus]
- dari haddasana Ishaq. Ishak di sini yang
- maksud Ibnu Rahawai. Akbarana Habban
- tentu bin Hilal ini ya. Akhbarana
- Juwairah. Juwairiyah bin Asma Annafi an
- ibni Umar radhiallahu anhuma.
- Diceritakan dari sahabat Abdullah bin
- Umar radhiallahu anhuma. Anhuma dari
- Abdullah
- dan bapaknya tentu Sayidina Umar. Anan
- Nabi sallallahu alaihi wa alihi wa asabi
- wasallam. Bahwasanya Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam harraq yaitu
- memerintahkan membakar. Siapa? Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- memerintahkan membakar nakhla Banin
- Nadir kepada ee pohon nya Banin Nadir.
- Dalam hal ini pohon kurma yang tidak
- kepakai, tidak berguna.
- Qala berkata, "Siapa Ibnu Umar?" Walaha
- dan yaitu
- karena perintah membakar, akhirnya
- yaakulu berkata, "Ini Hasan Ibnu
- Tsabit." Siapa sahabat Hasan bin Tsabit?
- Kalau Bani Nadir ini pemimpinnya namanya
- Huyay bin Ahtab.
- Huyai.
- Huyay bin Ahtab. Jadi pemimpinnya kata
- Hasan bin Tsabit, wahana ala sarti bani
- luay harikum bil buwairati
- mustatir
- wahana ala sarati bani Luay. Alangkah
- hinanya kalian, menyesalnya kalian.
- pemimpin-pemimpin orang kafir Quraisy
- dalam hal ini Abu Sufyan dan
- teman-temannya waktu itu yang memang
- waktu itu belum masuk Islam. Diingatin
- oleh sahabat Hasan bin Tsabit, "Kamu ini
- enggak ada kerjaan, masih ada hubungan
- keluarga. Kenapa Anda mau-maunya mau
- membunuh Muhammad dan sahabatnya?
- gara-gara Muhammad, Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wa wasallam ee
- beragama Islam, menyampaikan Islam, lalu
- Anda mengkhianati, hendak membunuh
- jauh-jauh dari Makkah ke Madinah.
- Harikun akhirnya coba tuh yang dilihat
- akhirnya sebagian pohon kurma ditebang,
- sebagian pohon kurma terbakar itu demi
- untuk menyelamatkan nyawa kalian
- sebenarnya supaya kalian keluar dan
- lebih baik pindah daripada harus
- berperang, bunuh-bunuhan. Terbakarlah
- harikum bil buairah itu mustatir. Lalu
- dijawab oleh Abu Sufyan bin Harit,
- adamallahu
- dalalika min shin
- waharq fi nawahihasir.
- Sat'lamu ayyuna minha binuzhin
- wa ta'lamu ayya ardina tadiruh.
- Kata Abu Sufyan, "Biarin yang dibakar
- kan di Khaibar, di Madinah yang dibakar,
- yang dibakar
- kurmanya Bani Nadir yang diabadikan di
- dalam Al-Qur'an surah Al-Hasyr itu yang
- diabadikan di dalam hadis Bukhari mulai
- dari 4.029
- sampai 4032 itu biarin biarin yang
- terbakar di sana nanti yang terbakar kan
- tidak jauh juga. Artinya apa? Kalau
- kurmanya Bani Nadir di sekitar Madinah
- dibakar maka saya senang. Kenapa? Kalau
- begitu sebentar lagi akan merembet itu
- termasuk rumahnya Muhammad dan
- sahabatnya akan terbakar semua itu
- Madinah. Abu Sufyan bin Harit belum
- masuk Islam. Kalau saya mah senang.
- Kenapa rumah saya jauh? Kata dia,
- "Adamallahuika minin waq nawahiha
- nawahil madinah." Maksudnya asir itu
- api.
- Luar biasa.
- Humilatun minal yahud. Kita baca dulu.
- Paling tidak kelompok Yahudi yang besar
- ini terbagi kepada tiga kelompok.
- Ada sekelompok Yahudi yang dia memang
- tidak mau memerangi umat Islam.
- Dan dia tidak mau kalau ada orang yang
- menyakiti umat Islam meskipun dia
- Yahudi. Wahumul
- yahudasah.
- Eh mereka ini terbagi ada tiga yaitu
- quraidah annadir qainuq wismin hauh. Ada
- yang jelas-jelas bagian yang jelas-jelas
- memerangi Nabi wasabuahulwata
- dan dia betul-betul menancapkan
- menampakkan permusuhan kepada Nabi dan
- umat Islam ka quraisyin sebagaimana
- kafir Quraisy. Waqismin
- ada sebagian kelompok lagi yang
- membiarkan Nabi apa adanya.
- Amru. Tapi dia juga tidak bantu Nabi.
- Dibiarkan saja Nabi mau sengsara, mau
- apa. Kawif seperti kata tawaif seperti
- beberapa kelompok minal Araf. Kelompok
- dari orang Arab bukan yang ngebantu itu
- Palestina dibegitukan. Kalau Palestina
- itu mau cepat merdeka, tinggal semuanya
- dia datang semua ke Palestina itu orang
- Arab termasuk ee para penguasa di dunia
- ini datang ke sana dan dia suruh
- memproklamirkan kemerdekaannya. Selesai
- itu insyaallah.
- Nah, bagaimana dengan acara-acara yang
- lain? acara-acara yang lain itu
- sebenarnya pasti ada manfaatnya. Tapi
- sebenarnya ada yang lebih bermanfaat
- daripada kita mengutak-ngutik sesuatu
- yang telah lampau. Jadi kayak kita nih
- kalau ada kita misal soal di sekolah,
- soal kepada anak-anak SD misal
- anak SD ini ada garis 12 m.
- 12 meter. Bagaimana caranya mengurangi
- garis itu? Membuat garis itu ee habis
- atau pendek. Maka ada yang
- menghapus sedikit demi sedikit, ada yang
- justru menyalahkan siapa yang membuat
- soal, siapa yang membuat surat, siapa
- yang ngajar dan macam-macam. Kita sibuk
- bagaimana kok bisa terjadi soal seperti
- ini dan lain sebagainya. Ada yang sangat
- bijaksana, gampang itu garis yang 1/2 m
- supaya dia lemah, buat aja garis yang 1
- m. Otomatis dia yang 1/2 m itu sudah
- akan menjadi hancur dengan
- tersendirinya, menjadi kecil. Jadi kita
- untuk menghancurkan mereka tidak usah
- kita mengungkit-ngungkit ee hal-hal yang
- lama, tapi bagaimana kita membuat yang
- terbaik yang membuat pertahanan
- Palestina itu kuat. Bantu
- persenjataannya, ekonominya, ilmunya.
- Dukung dengan semua keberadaan mereka
- para presiden terutama dari Arab itu
- untuk datang ke sana dan menyampaikan
- bahwa dia betul-betul saat ini dia
- mendukung kemerdekaan Palestina.
- Begitulah kira-kira di antaranya. Tapi
- saya bukan orang yang pandai seperti
- itu. Mungkin nanti biar Habib Husin saja
- yang menyampaikan.
- Maka yaitu di antara mereka yuhibuhu
- batin. Ada yang pura-pura dia itu
- mendukung Islam seperti kelompok Huzaah
- ni Yahudi. Ada yang sebaliknya dia itu
- seperti Bani Bakrin. Bani Bakrin ini dia
- itu ee ee
- mendukung Nabi meskipun dia ee tidak
- Islam kalau bahasa kita. Waminhum manana
- maahu zahiran wa mauhi batinan. Ada
- sebagian kelompok. Nah, ini. Yaitu
- luarnya bersama Nabi, tapi dalamnya dia
- sebenarnya bersama musuhnya Nabi. Wahum
- almunafikun. Nah, ini orang munafik,
- orang muslim ini. Jadi dari zaman Nabi
- ada yang menohok dari dalam. Luarnya
- KTP-nya muslim bergabung dengan Nabi
- tapi hatinya dia munafik. Menghancurkan
- Islam dari dalam. mendukung
- perjuangannya orang asing dan aseng
- orang-orang Yahudi saat itu. Fakana aalq
- ah minal yahud banuinuqaah. Pertama yang
- merusak mengkhianati perjanjian damai
- adalah Yahudi Banu Qainuqa. Fahaahum.
- Maka memberikan pelajaran siapa Nabihum
- kepada Banu Qainuqo fi Syawal di dalam
- di bulan Syawal ba'da waqati badrin
- setelah terjadinya perang Badar.
- Jadi mereka karena Anda sudah berkhianat
- kepada kita umat Islam, tolong Anda
- pindah ke Sam. Waqatlahum fastahabahum
- minhu Abdullah ibnu Ubay. Sebenarnya ya
- ada juru runding mereka yaitu Abdullah
- bin Ubay. Abdullah bin Ubay ini ee
- mengaku Islam jadi jadi juruundingnya
- orang Yahudi. Dia membantu orang Yahudi.
- Karena Nabi menghargai Abdullah bin Ubay
- e usaha, perundingan, perdamaian. Nabi
- baik kalau begitu enggak usah kita
- terjadi pertempuran. Suruh pindah saja.
- Wanu khulafaahu
- fawahabahum lahu wa akjahum minal madin
- adriadmaq ahda ban nadir. Kemudian yang
- berkhianat itu adalah bani nadir
- binq.
- Kemudian setelah itu yang berkhianat
- adalah quraidah
- bawat insyaallahu taala.
- Jadi
- itu 6 bulan setelah terjadinya perang
- Badar.
- Nabi menyampaikan, "Masm, orang Yahudi,
- saya ini umat Islam tidak butuh sama
- harta sampean. Bawa aja hartanya.
- Untanya bawa amtiah. Amtiah itu
- barang-barang yang bisa diangkut. Bawa
- semua emas, emas, perak, semuanya,
- perkakas, rumah, bekal, bawa semua.
- Al-amtiah wal amwal. Apalagi harta misal
- perak atau emas bawa-bawa semua. Kami
- enggak butuh. Kami butuh ketenangan.
- Kami enggak butuh uang haram. Biar dia
- pajaknya 3 triliun apa berapa itu
- setahun kami mau yang
- Iya 3 triliun. I
- 3 triliun setahun. Jadi dari dulu Nabi
- memang punya pendapat seperti itu. Yang
- penting lalqah. Anda jangan bawa
- senjata. Karena kalau Anda bawa senjata
- lagi, nanti di sana Anda mencelakakan
- orang lain lagi atau menyusun kekuatan
- lagi untuk mencelakakan kami lagi. Kami
- tidak boleh membuat Anda memberi
- kesempatan Anda zalim kepada sesama Anda
- yahud apalagi zalim kepada kami sesama
- umat Islam. Yakni asilah faanzal fihim
- sabah lillahialil
- hasri. Itu tadi yang diabadikan di dalam
- Al-Qur'an surah Alkasyr. Waqalahum dan
- memerangi memberikan pelajaran tegas
- siapa nabium kepada mereka Bani Nadir
- hatta alal jala sampai mereka memilih
- untuk diungsikan saja. Jadi tidak
- seperti orang kafir coba di Rohingya itu
- ditembaki, dibakar, dibunuh. Kalau umat
- Islam tidak. Silakan bawa hartanya, bawa
- keluarganya, diantarkan. Anda tinggal di
- sini jangan ulangi lagi. Itulah umat
- Islam. Kalau mereka membunuh umat Islam,
- luar biasa Islam ini.
- Karena dia tidak pernah hidup sengsara.
- Padahal kalau dia cerdas hidup di Syam
- bisa berdagang.
- Cuman dia karena mulai dari kecil selalu
- menjadi anak mama, anak papa. Begitu dia
- disuruh mandiri enggak bisa dia. Makanya
- dulu ada filosofi pisang. Pisang itu
- kalau dibiarin numpuk sama anaknya
- kurang produktif. anaknya itu yang
- banyak itu dipisah-pisah di situ supaya
- dia bisa membuat ekonomi pertahanan
- ekonomi baru sehingga anaknya melahirkan
- anak-anak yang baru dan apa ini
- pengembangan ekonomi yang baru.
- Nah, itu jadi wahialumunam
- ibnudah
- ibnu isirat
- baah mustadhi taala wazalinaum
- ahlil kitabi
- ada yang berpendapat menurut Ibnu Ishaq
- ini. Pendapat Ibnu Ishaq ini banyak yang
- dukung, tapi ada berpendapat yang lebih
- tepat nanti pendapat yang lain. Dia Ibnu
- Ishaq ini Ibnu Hawe berdasarkan
- Al-Qur'an surah Al-Ahzab ayat 26. Hm.
- Meskipun berdasarkan Al-Qur'an ee Alazab
- 26 nanti ada pendapat yang lebih kuat
- berdasarkan Quran juga sebenarnya. Wa
- anzalalladinaharuhum
- min ahlil kitabi minasiim.
- Jadi Allah itu
- membantu doaharuhum membantu ee ee untuk
- mengalahkan ahli kitab sehingga dengan
- bantuan Allah ee mereka bisa keluar
- minyasi dari benteng-bentengnya.
- E waqlubih
- lalu dikasihkan perasaan khawatir kepada
- keselamatannya. Lalu mereka memilih
- pindah dan setelah itu dia tidak mau
- membunuh dan menyakiti umat Islam lagi.
- Fariqon taqtulunairuna fariqa alahzab
- 26. Padahal ini menurut ulama yang lebih
- ee yang lain adalah masalah bani
- Quraidah tentu ya. Maksud adalah yang
- terjadi di 5 Hijriah. Kita lanjutin
- dulu. Walika fi qissatil ahzab ini yang
- lebih hati-hati. Wah istidlalun wahid.
- Wahin ini dianggap lemah.
- Bani qurauminaul
- ahzab. Karena Bani Quraidah ini tadinya
- dia membantu orang Yahudi dan orang
- kafir Quraisy untuk membunuh Nabi. Lalu
- Allah tidak tega sehingga Allah
- menurunkan malaikatnya untuk membantu
- perjuangan umat Islam. Waadir falam
- yakahum ahzabikrana
- minil asbab fiamil ahzab maq. Sedangkan
- Ban Nadir ini dari awal dia membantu
- bagaimana orang kafir bersatu untuk
- menghancurkan Islam dan perekonomiannya
- dan kekuasaannya. Tapi yang paling
- berperan waktu alahzab itu adalah Bani
- Quraidah.
- kita lanjutin
- is abdillah bin abiak binar
- ibil
- menurut Ishakq
- karena nanti ada yang menurut Ibnu
- Mardawi ada menurut Ibnu Ishaq Bagaimana
- menurut Ibnu Ishak? Menurut Ibnu Ishak,
- kejadian sehingga melahirkan
- pengkhianatan itu begini.
- Anna Amir Tufailq
- Amr bin Umayyah. Amir bin Thufail ini
- memerdekakan Amr bin Umayyah. Lamma
- qatala setelah melawan siapa? Amrn
- Umayyah memerangi ahli maunqat
- ala umak
- amrun. Amrun bin Umayyah ini suatu
- ketika dia melawan ahli maunah
- umrun madinah. Singkatnya seperti itu.
- Kemudian dia keluar ke Madinah fasulain.
- Lalu dia bertemu.
- Setelah dia berhadapan dengan birim
- maunah dia ke Madinah. Begitu mau ke
- Madinah dia berpapasan.
- Dua orang laki-laki min Bani Amir.
- Dua orang laki-laki dari Bani Amir
- berpas-pasan dengan Amrbna Umayyah. Nah,
- Amrabn Umayyah ini enggak tahu kalau dia
- ini sudah ee masuk Islam, bahwa sudah
- ada perjanjian kalau bahasa kita dengan
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa
- alihibi wasallam.
- Sudah ada perjanjian, perdamaian paling
- tidak.
- Maahuma. Maahuma yaitu bersama rajulain.
- Aqdun. Adapun ee kesepakatan janji
- waahdun ada perjanjian damai mir
- Rasulillah sallallahu alaihi wasallam
- dari Rasulillah sallallahu alaihi
- wasallam. Lam yasur bihi Amrun. Jadi
- Amrun
- bin Umayyah ini enggak tahu kalau mereka
- sudah ada perjanjian damai dengan Nabi
- dua orang ini. Faqala lahuma. Maka Amrun
- bertanya lahuma Amrun. Amrun bertanya
- kepada rajulain tadi mimman antuma
- kalian laki-laki berdua dari mana?Akara
- anahu bani amir. Kami dari bani Amir,
- katanya mereka berdua. Fatahuma maka
- Amrun ini membiarkan mereka berdua.
- Hatta nama sehingga tidur siapa mereka
- berdua. Setelah tidur laki-laki berdua
- itu faqatalah. Maka membunuh huma kepada
- dua laki-laki tadi. Amrun siapa? Amrun.
- Wadonna dan menduga siapa Amrun. Annahu
- bahwasanya
- meyakini Amrun. Annahu bahwasanya
- Amrunfir yaitu beruntung. Kenapa dia
- merasa beruntung? Bi'di ashabihi. Karena
- dia telah merasa membalas ee perlakuan
- orang Bani Amir ketika membunuh para
- sahabat Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wa alihi wasallam.
- Faukbir Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam bidalika. Maka diberi kabar
- siapa Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam dengan cerita kejadian itu.
- Laqotalta. Lalu Nabi menjawab, "Faqala
- laqotta, sungguh telah membunuh siapa
- engkau Amrun qotilain kepada dua manusia
- yang sebenarnya tidak boleh dibunuh."
- Laudiannahuma. Kalau begitu biar saya
- yang tanggung jawab, saya akan membayar
- dendanya untuk kematian laki-laki berdua
- ini. Intaha. Nah,
- nantilah ceritanya setelah perang Uhud.
- Kita lanjutin dulu masalah.
- Alaihi wasallam. Maka keluarlah siapa
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- Nadir. Karena Nabi hendak membayar denda
- orang yang dibunuh oleh Amr bn umayyah.
- Maka Nabi menghadap Bani Nadir, orang
- Yahudi. Tujuannya apa? Yastainu.
- Merundingkan siapa? Nabi hum kepada Bani
- Nadir fidyatihima di dalam membayar
- dendanya dua laki-laki tadi. Fa hadasani
- Yazid Ibnu Ruman. Beginilah cerita
- menurut Ibnu Ishaq dari Yazid bin Ruman.
- Wakana baina bani Nadir wa bani Amir
- aqdun. Kenapa? Karena antara Bani Amir
- dan Bani Nadir ini ada suatu kesepakatan
- wahalfun. Ada sumpah setia semacam baiat
- perjanjian begitu. Sehingga sesama
- Yahudi, Nabi minta supaya menyampaikan
- kepada bani bani Amir untuk dipermudah
- membayar diatnya supaya cepat
- terlaksana.
- Bukan minta dikurangi, tapi prosesnya
- biar cepat dan tepat gitu. Tidak ada
- yang dirugikan. Falamma atahum. Maka
- setelah datang siapa nabihum kepada
- mereka Bin Nadir yastainu dalam rangka
- merundingkan siapa nabihum kepada Bani
- Nadir supaya membantu proses ee
- pencairan ee denda itu. Qolu berkata,
- "Siapa Bani Nadir? Si Yahudi Bani Nadir
- itu naam. Wah, bagus dengan senang hati.
- Memang itu yang saya cari. Bagaimana
- caranya kamu bisa dekat dengan kami?"
- Tapi tujuannya untuk dibunuh. Tumma
- khala kemudian berkumpul berbisik-bisik.
- Ba'duhum siapa? Sebagian mereka bibin
- dengan sebagian mereka di belakang layar
- dia membuat rencana. Faqal maka berkata
- siapa Bani Nadir? Innakum wahai Yahudi
- Bani Nadir innakum. Sesungguhnya kalian
- lan tajiduhu. Yaitu tidak akan pernah
- mendapatkan siapa kalian semua huad
- alil.
- Seperti kesempatan yang sangat bagus
- ini, Muhammad akan datang kepada kita
- untuk merundingkan tentang pembayaran
- denda pembunuhan e sahabatnya. Nanti
- kalau dia datang kita habisin. Coba qala
- rawi menyampaikan wana dan ada siapa
- nabi jalisan yaitu waktu itu sedang
- duduk siapa nabi dalam perundingan itu
- katanya ila jani jidarin yaitu di
- samping tembok lahum bagi milik bani
- nadir. Nabi berada duduk di samping
- tembok faqalu maka berkata siapa Banu
- Nadir sesuai rencana. Mana adapun siapa
- orang rajulun yaitu seorang laki-laki ya
- yang naik siapa rajul ala hadal bait
- maka siapa yang punya tugas untuk naik
- ke tembok ini tujuannya apa? Alqo yulki
- fayulqi maka menjatuhkan siapa rajul
- hadrat kepada batu besar ini alaihi atas
- Muhammad tujuannya apa? Faytulahu maka
- membunuh apa sahroh tadiu kepada
- Muhammad. Kalau Muhammad mati gara-gara
- ditimpa batu besar wahana dan tenang
- siapa kami? Kami Yahudi Banu Nadir minhu
- dari dakwahnya Muhammad. Coba tuh luar
- biasa. Dan memang sudah terbukti
- orangnya, batunya segala macamnya,
- kenyataannya, pengakuannya,
- pelaksanaannya. Fantadaba maka melakukan
- pelemparan tersebut. Lzalika Amru bnu
- Juhas. Siapa? Amru bnu Jy. Seorang
- Yahudi bernama Amru bnu Jy yang bertugas
- untuk menjatuhkan batu besar kepada
- kepalanya Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam. Amru bnu Juhas bin
- Ka'bin faatahu. Maka sebelum detik-detik
- pelaksanaan maka datanglah kepada Nabi
- alkhabar apa WA berita minasama dari
- langit. Allah menyampaikan kepada
- malaikat Jibril, "Cepat itu Muhammad itu
- mau ditimpuk dengan batu besar, cepat
- kasih tahu." Faq, maka segera berdiri.
- Siapa Nabi Mudhiron hal segera dengan
- cepat secepat kilat dia pindah sementara
- waktu ke Makkah untuk menyelamatkan diri
- dan umatnya. Annahu bahwasanya yaqdi
- hajatan. Sepertinya Nabi ada keperluan
- yang sangat penting. Dia meloncat
- langsung waqashhabihi dan Nabi
- menyampaikan nih cerdasnya Nabi. Waqala
- dan berkata saya bersabda siapa Nabi?
- liashabihi kepada teman-temannya. "Wahai
- sahabatku, tenang Anda. Jangan ada yang
- bergerak. Jadi temannya suruh diam
- supaya tidak bercuriga kepada orang
- kafir Yahudi." Nabi dia segera ee
- meloncat karena ada sesuatu seperti
- orang yang ada perlunya. Sebentar saya
- mau ke belakang kalau bahasa kita. La
- tabrahu. Kalian para sahabat jangan
- bergerak. Luar biasa ini Nabi. Bagaimana
- teknisnya?
- Lalu warajaah dan pulang siapa? Nabi
- Musrian dengan cepat ke mana? Ilal
- Madinah. Menuju ke Madinah. Fastabah
- maka terlambat lama-lama mencari oh
- kepada nabi ashabuhu siapa
- sahabat-sahabat nabi ke mana nabi ini
- kok lama sekali faakbaru maka
- memberitahu siapa sahabat yang lain
- annahu bahwasanya nabi tawajaha yaitu
- pulang siapa nabi ilal madinah ke
- madinah falahiku maka menyusul siapa
- para sahabat bihim dengan nabi akhirnya
- para sahabat minta izin untuk menyusul
- nabi pulanglah ee faamar memerintahkan
- setelah itu memerintahkan siapa nabi
- biharbihim dengan memerangi ee dalam hal
- ini nanti pada akhirnya ee itu
- kesepakatan pindah saja Anda kalau
- begitu ee Anda silakan pindah dari
- Madinah menuju ke Syam biharbihim dengan
- memerangi mereka wal masir ilaihim cepat
- datangi mereka fatahasanu maka berkumpul
- berlindung bersembunyi. Siapa mereka
- Yahudi Bani Nadir di mana? di ee
- pohon-pohon kurma itu tadi. Faamar maka
- memerintahkan siapa nabi biqatin nahli
- dengan memotong pohon kurma yang tidak
- bermanfaat tadi yang hanya untuk
- perlindungan orang kafir tadi. Watahriq
- dan membakarnya wakar Ibnu Ishaq
- annahuayalin
- dikepung oleh Nabi selama 6 hari. Wakana
- dan ada nasun apa sekelompok manusia
- orang Islam minal munafikina dari
- orang-orang munafik ada saja dari orang
- Islam tapi dari kalangan munafik bau
- mengutus siapa munafik ilaihim kepada
- Bani Nadir anis butu kata orang Islam
- yang munafik dia mendekati orang kafir
- Yahudi. Hei orang kafir Yahudi Bani
- Nadir tenang saja Anda anis butu tinggal
- aja di situ.
- lawan sajaum
- kalau anda dibunuh qalna maakum saya
- nanti yang akan berhadapan dengan
- Muhammad dan pasukannya astagfirullah
- bukan membantu perjuangan Nabi malah dia
- bersumpah mau membantu perjuangannya
- Yahudi Banu Qainuqo asing dan aseng
- fainum qotalna maakumbasu faqfah maka
- memberikan Allah siapa Allah fiubihim di
- dalam hati mereka arb kepada perasaan
- takut falam yansuruhum akhirnya si
- munafik ini tidak jadi membantu. Kenapa?
- Karena dia ada perasaan takut
- kepada umat Islam yang jujur. Hum.
- Kepada mereka bani nadir fasau. Maka
- meminta siapa mereka? Ayaklu ardihim
- untuk pindah dari Madinah ala analahum.
- Jadi atas permintaan mereka dan itu
- memang direstui diizinkan oleh Allah
- untuk pindah dari Madinah.
- Yang penting tolong harta-harta yang
- bisa aku bawa dengan unta diperkenankan
- dibawa. Baik, saya enggak butuh harta.
- had Muhammad ibn Maslama Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam
- lalu diberi waktu 3 hari ada yang bilang
- 10 hari ya kalau digabung antara 3
- dengan 6 ya mendekati kalau
- dihitung-hitung lengkap jadi 10 hari
- qa Ibnu Ishaq fahtamaluaram
- q faani Abdullah ibnu Abi Bakr
- Kudanya dibawa, tanamannya
- dibawaatulillah
- sallallahu alaihi wasallam khatan q ibnu
- ishaq walam yuslim minhum illa yamin
- ibnu umair wa abu said bin wahbin jadi
- orang yahudi itu tidak semuanya enggak
- benar justru ada yang sadar seperti
- Yamin bin Umir Abu Said bin Wahbin
- faahraza amwalahuma mereka berdamai
- dengan Nabi. Bahkan mereka masuk Islam,
- maka dengan demikian dia telah menjaga
- dirinya dan hartanya bahagia dunia
- akhirat. Warawa Ibnu Mardawi. Kalau tadi
- menurut riwayat Ibnu Ishaq, sekarang
- riwayat Ibnu Mardawih. Kalau tadi
- riwayat Ibnu Rahawih
- Nadir binadin
- Abdullah ibn Abdurahman bin Ka'bin bin
- Malikulin min ashabin Nabiallahu alaihi
- wasallam qatabah menulis nah ini
- sebabnya penghiatan Natan yang
- berikutnya katabah menulis kuffaru
- quraisin siapa orang-orang kafir Quraisy
- ila Abdillah bin Ubay dia mengirim surat
- orang kafir Quraisy kepada Abdillah bin
- Ubay
- Abdullah bin Ubay merupakan tokoh ee
- muslim munafik yang suka membantu
- perjuangan kafir Quraisy asing dan
- aseng. Ila Abdillah bin Ubayrihi mim
- ya'budul aan. E termasuk kepada
- orang-orang yang menyembah berhala qobla
- badrin sebelum perang Badar.
- Yuhaddidunahum biwihim. Mereka mengancam
- orang kafir Quraisy ini mengancam. Orang
- kafir-kafir mengancam kepada Abdullah
- bin Ubay e dan teman-temannya penyembah
- patung semuanya orang apa saja ahli
- kitab dengan apa? Biwihim dengan
- membiarkan, memberi tempat kesempatan
- hidup kepada Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam an nabiya wa ashabahu
- dan sahabat Nabi. Kenapa Anda membiarkan
- Muhammad ke Madinah? Jangan dikasih
- peluang hidup, jangan dikasih tempat,
- habisin dia. Kata kafir Quraisy dalam
- suratnya, watatawaaduna.
- Dan mereka berjanji, siapa kafir
- Quraisy? Hum. Kepada mereka ee Abdullah
- bin Ubay dan semua orang-orang Yahudi
- ahli kitab yang ada di Madinah.
- Ayyazuhum bahwa mereka akan segera
- memerangi orang Islam bijamiil Arab
- dengan bersatu dengan semua orang Arab
- yang waktu itu belum Islam semua.
- Fahamma? Maka dengan itu bermaksud Ibnu
- Ubay. Siapa Ibnu Ubay? W maahu bikitil
- muslimin. Dengan begitu dia semangat
- untuk membunuh umat Islam. Faata maka
- datanglah. Mendengar ee apa ini rencana
- seperti itu menurut intel yang A1 maka
- datanglah hum kepada mereka annabiyu.
- Siapa? Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Nabi datang kepada pimpinan
- Abdullah bin Ubay, orang-orang Yahudi
- yang ada di Madinah.
- Kenapa Anda terprovokasi dengan kafir
- Quraisy dari Makkah yang jelas-jelas
- akan membunuh kami? Yang itu akan
- mengakibatkan terjadinya pertumpahan
- darah sesama kita, bangsa Madinah kalau
- bahasa kita. Kenapa Anda mau diobok-obok
- oleh negara lain sehingga kita harus
- berperang mungkin sesama muslim atau
- muslim dengan yang lain di dalam negara
- kesatuan ini?
- Maka setelah diberi penjelasan yang
- meyakinkan oleh Nabi kepada mereka orang
- kafir yang ada di Madinah, makau. Maka
- sadarlah sebagian orang kafir Madinah
- tadi alhaqqo kepada kebenaran.
- Fatafarqu. Akhirnya mereka ada yang
- menerima penjelasan Nabi meskipun dia
- tidak masuk Islam. Ada yang tetap kekeh
- tetap mau membunuh Nabi tambah benci.
- Falammaat waatu badrin katabataru
- quraisyin ba'da yahud. Maka orang kafir
- Quraisy ini mengirim surat kepada orang
- Yahudi. Annakum ahlul halq. Hei orang
- Yahudi, kalian ini punya teman banyak,
- punya jemah banyak. Wal khususun, punya
- benteng. Yatahaddadunahum. Mereka
- menakut-nakutin orang kafir Quraisy
- kepada orang kafir di Madinah. Kalian
- ini punya jemah banyak. Pergunakan untuk
- menghabisi Muhammad dan teman-temannya.
- Faajma Ban Nadir alaladri. Kemudian
- sepakatlah siapa Banu Nadir untuk
- berkhianat kepada Nabi, orang Yahudi
- Madinah. Dalam hal ini Banu Nadir atas
- provokasi dari kafir Quraisy Makkah, dia
- mau betul-betul mengkhianati janji rukun
- dengan umat Islam untuk sekarang beralih
- membunuh umat Islam. Farsalu ilan Nabi
- sallallahu alaihi wasallam. Maka membuat
- rencana makar siapa mereka? Ilan Nabi
- kepada Nabi bagi Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam.
- Muhammad anda kirim ilaina kepada kami
- fiatin di dalam tiga min ashabika kirim
- tiga tokoh yang ahli dari teman-temanmu
- Muhammad untuk apa? Untuk kita hadapkan
- dengan ulama kami supaya kita dapat
- berdialog.
- Ini Nabi dipancing dengan keilmuan. Nabi
- luku mumpung ada kesempatan dialog Nabi
- mau saja. Padahal ini intinya mau bunuh
- nabi
- walqoka dan menghadapi kah kepadamu
- Muhammad nanti bawa kamu sama temanmu
- tiga orang nanti akan dihadapkan menemui
- salatun apa tiga kelompok orang min
- ulamaina dari ulama kami nanti akan
- dihadapi oleh ulama kami tiga orang kata
- orang Yahudi fain aminu maka apabila
- beriman siapa ulama kami bika denganmu
- Muhammad ittabanaka maka pasti akan
- mengikuti siapa kami Yahud kah kepadamu
- Kalau ulama kami mengakui kebenaranmu,
- maka kami akan ikut. Kalau tidak ya
- tentu resikonya ini dari awal mau
- bertemu Nabi memang mencari-cari
- kesalahan dan kekurangan Nabi. Jadi
- hatinya memang busuk ini orang. Heeh.
- Jadi begitu bukan untuk mencari
- persaudaraan, klarifikasi atau
- musyawarah atau silaturahim karena
- kangen sesama muslim.
- Fafaala maka mengiakan siapa nabi.
- Fastamala maka memberikan alyahudu siapa
- orang yahud kepada tiga orang tadi alal
- khanajir. Ulama tadi dia dikasih skin
- atau keris pisau. Pisau yang bermata
- begini
- mata dua.
- Wah
- faarsalat. Melihat rencana seperti itu,
- Allah mengirim kebenaran. Maka
- mengutuslah. Begitulah Allah punya
- rencana, mereka punya rencana, Allah
- menggagalkan. Faarsalat maka mengirim
- surat imraatun. Siapa seorang perempuan
- min Bin Nadir dari Yahudi Bani Nadir,
- seorang perempuan tadi kirim surat ila
- akhin laha kepada saudara laki-lakinya
- perempuan tadi minal ansar yang ada di
- Madinah yang sudah masuk Islam duluan.
- Subhanallah. Seorang perempuan kirim
- surat kepada saudaranya muslimin yang
- muslim. Dia sendiri perempuan belum
- Islam. Tapi dia enggak tega apabila ada
- umat Islam, ada umat yang mau dibunuh
- hanya gara-gara dia KTP-nya berbeda.
- Yang satu bunyinya Islam, yang satu
- tidak Islam. tukhbiru memberi kabar
- siapa perempuan tadi huu kepada
- saudaranya biam biamri banin nadir
- dengan rencana Yahudi Bani Nadir.
- Akhirnya saudara yang laki tadi yang
- sudah masuk Islam tadi faakbar maka
- memberi berita kabar ahuha siapa saudara
- perempuan tadi menyampaikan annab kepada
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- sebelum sampai siapa Nabi ilaihim kepada
- Yahudi. Sebelum Nabi sampai di dalam
- pertemuan tadi, Nabi sudah dikasih tahu,
- "Jangan Nabi, dia bawa pisau. Ketika
- Nabi nanti lengah, Nabi akan dihabisin."
- Faraja, maka pulanglah. Siapa Nabi?
- Wasahum bil kataibi faum yaumahu.
- Kemudian langsung Nabi pagi-pagi bil
- kataib. Kataib itu apa? Pasukan berkuda.
- Nabi mengepung yaumahu di hari itu juga
- pagi itu kalau subuh itu berarti pagi
- agak malam. Kalau gada itu agak siang.
- al bani quraid langsung nabi tidak hanya
- mengepung satu orang sebagaimana kalau
- orang nih aparat ngepung yang memakai
- narkoba atau yang ketangkap dia tangkap
- sedang korupsi tidak satu orang tapi
- semuanya sekaligus
- saat itu Nabi mengepung juga Bani Nadir
- pagi itu juga Nabi mengepung Bani
- Quraidah luar biasa ini. Faasum maka
- summa wadi di siangnya Nabi mengepung
- ala bani quraidata faasar maka mengepung
- siapa nabi hum kepada bani quraidah
- faahadu maka berjanji siapa bani
- quraidah damai saja nabi saya enggak
- kuat nah kan salahnya sendiri yang
- damain api akhirnya dia berdamai
- faahaduhu kepada nabi fansarofa karena
- minta damai minta tangguh maka segera
- berpaling siapa nabi anhum dari bani
- quraidah menuju mana ila bani nadir ke
- ban nadir
- kepung dua-duanya faqat
- Maka memberikan pelajaran yang tegas
- siapa nabi kepada mereka
- sampai mereka pindah ke syam
- pintu-pintu rumahnya dibawaahum.
- Inilah yang dimaksud di dalam Al-Qur'an
- surah Al-Hasyr ayat 2. Mereka buat rumah
- tapi dihancurkan sendiri rumahnya
- biaidihim dengan tangannya mereka
- sendiri orang kafir. Fahdimunahamiluna
- mawafiquum min khabiha wana jalaumika
- aalika
- aalam.
- Ini yang dimaksud dan diabadikan di
- dalam Alquran.
- Auzubillahiminasyaitanirjim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Kullilladzina
- kafaru satuglabuna wa tuhsyaruna ila
- jahannama wabal mihad.
- Dulu dia berkata,
- "Kalau di Badar memang mereka enggak
- bisa berperang. Makanya Muhammad dan
- teman-temannya mudah mengalahkan kafir
- Quraisy. Kalau Anda mau mengalahkan
- kami, Yahudi Qainuqa, Yahudi Bani Nadir,
- Yahudi Quraidah, beda. Kami orang
- laki-laki, kami pasti menang. Kami tahu
- taktik perang, kami kuat. Lalu dijawab
- oleh Allah Subhanahu wa taala, "Ya
- ayyuhalladzina amanukuru nikmatallah
- alaikum, nikmatallahi alaikum." Wahai
- orang yang beriman. Karena Anda sudah
- memenangkan pertempuran ini, maka
- berimanlah. Tetap beriman kepada Allah.
- Berikutnya, uzkuru nikmatallah. Selalu
- berzikir dan mengingat nikmat-nikmat
- Allah. Alaikum atas kalian. Idzammaun.
- Di saat bagaimana ceritanya semua orang
- kafir, semua orang Yahudi bermaksud
- bersatu.
- Hendak membunuh kalian. Faka aidiahum.
- Kemudian Allah yang mencegah dan
- melindungi kalian umat Islam.
- Wattaqulah. Teruslah takut kepada Allah.
- Waallahi falyatawakalil mukminun.
- Almaidah ayat 11 dan Ali Imran ayat 12.
- Ketika dia bertepuk dada, "Kalau kami
- pasti menang. Kalau mereka karena mereka
- enggak tahu taktik perang." Maka Allah
- menyampaikan, "Jangan sombong, Mas."
- Qilladina kafaru satugabuna
- jahanam mihad. Sampaikan kepada orang
- kafir satu labuna. Saatnya Anda
- dikalahkan
- dilemahkan. Karena kalau Anda kuat, Anda
- mau mencelakakan umat Islam. Jahanam.
- Kalian saatnya digiring ke neraka
- jahanam wabal mihad dan sejelek-jeleknya
- tempat kembali. Qana lakum ayatun fiinq.
- Sudah banyak pelajaran dua orang yaitu
- orang Islam dan orang kafir. Ini dua
- kelompokunqtilillah.
- Yang satu kelompok berperang karena
- mempertahankan sabilillah kafiratun.
- Sedangkan yang lain dia kufurahin
- [mendengus]
- wallahuidasya
- inikaulil
- absen
- masih ada sedikit lagi untuk sementara
- waktu kita istirahat sejenak wallahuam
- bissawab.
- Ya rabbana atarofna
- biannanafna
- wa annana asrafna
- aladha asrafna
- fatub alaina taubah
- tagsilhu kulla haubah
- wasurlanal
- [bernyanyi]
- Idina
- rabbi wa mauludina
- wal ahli wal ikhwani
- wasyairil khillani
- wa kulli dzi mahabbah
- au jiratin au shohbah
- Ambi
- asma
- wajudan manna
- la biktisabin
- minna
- bil mustofa rasuli
- nahd bikulli suli.
- Sha wasallam rabbi
- alaihi addal habbi wa alihi
- wasahbihi
- adadatashbi
- walhamdulil
- ilahi fil badii wat tanahi.
- Ya Allah kami mengaku bahwa kami
- berdosa, kami melampaui batas. kami
- hampir tergelincir. Berilah kami
- pengampunan
- membersihkan semua nista. Tutuplah
- kekurangan kami ya Allah. Amankanlah
- yang kami takuti. Ampunilah ayah bunda
- kami juga anak-anak kami, famili dan
- saudara-saudara serta semua teman dan
- yang mereka kami cintai, tetangga atau
- sahabat serta seluruh muslim semuanya.
- Amin. Terimalah harapanku. semata
- anugerah dan kemuliaan-Mu.
- Bukan karena usaha kami. Dengan
- kedudukan Almfa sallallahu alaihi wa
- alihi wasallam, kabulkan permintaan
- kami. Selawat dan salam semoga Allah
- limpahkan
- kepada Rasulullah senantiasa sebanyak
- butiran awan. Puji bagi Allah sejak awal
- hingga akhir.
- Radio Silaturahim dan Rasul TV untuk
- Islam yang satu, ikhwan dan akhwat.
- Demikian tadi telah kita simak bersama
- pemaparan yang disampaikan oleh Ustaz
- Ahmad Sanusi dalam kajian kitab Fathul
- Bahri kali ini yaitu hadis Bukhari yang
- ke-4029.
- Dan mungkin kita langsung saja ke sesi
- kedua, Ustaz. Ada beberapa pertanyaan
- yang masuk saya bacakan saja. Yang
- pertama dari Ibu Sumarni. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.
- Pak Ustaz, maaf saya mau bertanya di
- luar tema mungkin. Apakah hukumnya minta
- dirukiah dan apakah Nabi pernah
- melakukannya, Ustaz?
- Iya,
- itu yang pertama. Yang kedua, tidak
- disebutkan namanya. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz.
- Waalaikumsalam.
- Apa sebabnya terjadi bermacam-macam
- pemahaman dalam Islam walaupun berasal
- dari satu sumber, yakni Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam?
- Sedangkan semua beranggapan pemahamannya
- sesuai apa yang diajarkan oleh
- Rasulullah.
- Iya.
- Dan yang tadi yang terakhir adalah mohon
- penjelasan surah kedua ayat 174.
- Albaqarah ayat 174.
- Albaqarah
- 174.
- 174
- apalagi cukup.
- Iya cukup Ustaz.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Nomor satu, masalah rukiah.
- Sahabat
- Utsman bin Abil Ash ini sahabat yang
- sangat terkenal. Wafat di zaman khalifah
- ee sahabat Muawiyah
- radhiallahu anhum waraduan. Dia suatu
- ketika waja'an wasyaka ilaihi Utsman bin
- abil as wajaan yajiduhu fi jasadih.
- Wundu aslam. Sejak Islam dia merasa
- sakit lalu melaporkan kepada Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Faq
- lahu Rasulullah sallallahu alaihi wahabi
- wasallam. Maka Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam menyampaikan
- yadaka aladzi taama min jasadika. Di
- mana kamu yang merasa sakit? Mau di dada
- atau di mana, taruh tangannya di tempat
- yang kamu merasa sakit. Lalu ucapkan wal
- bismillahirrahmanirrahim.
- Ucapkan bismillahirrahmanirrahim
- tiga kali. Lalu waqul sab marrat ucapkan
- e sampai tujuh kali. Audubiizzatillah
- wa qudratihi
- min syarri ma ajiduhu wa uhadiruh. Tujuh
- kali. Audubizzatillah
- wa qudratihi
- min syarri ma ajiduhu wa uhadir. Kalau
- bahasa Indonesianya, kalau enggak hafal
- Arabnya pakai Indonesianya boleh. Aku
- berlindung kepada Allah. Aku minta
- tolong kepada Allah atas kekuasaan dan
- kemuliaan Allah dari segala sesuatu
- penyakit yang menggangguku. Kalau bahasa
- kita begitulah. Ini hadis Bukhari 985
- kalau di Muslim 2.02.
- Jadi kalau tadi ada pertanyaan,
- bagaimana kalau ada orang minta rukiah?
- Rukiah aja sendiri. Rukiah sendiri. Baca
- bismillah. Lalu kalau enggak hafal tadi
- itu baca pakai bahasa Indonesia. Kalau
- enggak silakan tambah sendiri ayat
- kursi. Masa enggak hafal ayat kursi?
- Kalau masih hafal ee itu baca pakai
- Al-Qur'an surah Albaqarah.
- Albaqarah ayat yang terakhir
- yaitu 284 sampai selesai. Berarti 286.
- Lillahi ma fis samawati wa fil ard.
- anusikumillahir
- [mendengus]
- itu biasanya di masjid-masjid NU itu
- biasanya dibaca zikir bersama-sama itu
- kalau habis salat dan seterusnya. Jadi
- manfaatnya zikir itu sebenarnya banyak
- untuk rukiah habis salat jadi kita
- betul-betul bersih dan tidak takut
- kepada manusia apalagi kepada gangguan
- setan. Ditambah ee almuawwidat yaitu
- qulhuallahu ahad dan seterusnya qul
- azuil falaq qul azubirabbinnas. Jadi
- bisa rukiah sendiri enggak usah
- jauh-jauh sehingga makan waktu harus
- bayar apalagi dan lain sebagainya.
- Yang berikutnya yang kedua,
- kenapa bermacam-macam? Kenapa
- bermacam-macam?
- Bermacam-macam
- ya karena sebenarnya enggak
- bermacam-macam. Kalau manusianya cerdas
- dan menyampaikan apa adanya, enggak usah
- ditambah-tambah. Karena sekarang orang
- di level apa saja suka menambah.
- Sekarang lagi beredar ee air kencing dan
- kotorannya kucing katanya tidak najis.
- Sampai kucingnya saja bingung.
- Kata satunya najis.
- setiap hewan yang ee dagingnya tidak
- bisa dimakan, maka katanya kata yang
- satunya kaidahnya kalau ada hewan yang
- dagingnya tidak bisa dimakan maka
- otomatis kotorannya kencingnya najis.
- Kata satunya, kata satunya kucing itu
- air kencingnya dan kotorannya tidak
- najis.
- Tidak najis. Kucingnya bingung
- kanan kiri najis tidak? Najis tidak?
- Yang benar yang mana? Yang benar Quran.
- Pak Ustaz itu sama-sama enggak tepat itu
- dua orang. Sekarang begini. Kalau kaidah
- yang dagingnya enggak bisa dimakan itu
- enggak najis, berarti
- eeknya unta, air kencingnya kambing,
- eeknya kambing, eeknya sapi, eeknya
- kuda, silakan dimakan.
- Kan begitu kan? apanya dagingnya bisa
- dimakan. Kotorannya ayam bisa dimakan
- kan tidak najis,
- tidak batal salatnya.
- Nah, itu satu. Kedua, yang mengatakan
- bahwa itu tidak najis ya sudah pasti.
- Coba lihat jawabannya di dalam Al-Qur'an
- surah Ala'raf. Kalau to Nabi diabadikan
- di dalam Muslim maupun Bukhari, Nabi
- pernah menyampaikan kalau memang Anda
- darurat daripada mati silakan air
- kencingnya unta pun kalau ada yang ikut
- saat minum air susunya enggak apa-apa
- daripada mati darurat.
- Mati
- yang A itu aslinya begitu. Silakan
- ceklah di dalam Bukhari Fathul Bari.
- Silakan cek dan silakan cocokkan dengan
- Al-Qur'an surah Ala'raf surah yang ke-7
- ayat 157. Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Dan ahal yuhillu menghalalkan siapa?
- Allah lahum bagi merekaat
- kepada makanan-makanan yang thayib.
- Pertanyaan saya, kotoran kucing thayib
- apa tidak? Yang benar aja apa enggak
- diketawi oleh para dokter? Wa yuharimu
- haram yuharmu dan mengharamkan siapa?
- Allah alaihim atas muslimin alkhabais
- kepada makanan yang jiji, kotor najis,
- jembak. Itu luar biasa. Gabungkan ayat
- seperti itu dengan Al-Qur'an. Kalau tadi
- Ala'raf 157, Al-An'am ayat 145,
- Albaqarah ayat 173 dalam keadaan daru
- darurat
- darurat.
- Kalau itu kan luar biasa. Jadi itu
- contoh ya. Nanti lain waktulah habis
- nanti waktunya. Apalagi pertanyaan
- berikutnya yang terakhir Albaqarah ya?
- Iya ustaz.
- Albaqarah baru nanti kita tambah dikit
- ya. Albaqarah berapa?
- 174 Ustaz.
- Albaqarah surah yang kedua ayat 174.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Innalladzina sesungguhnya orang-orang
- yaktumunah yang menyimpan siapa mereka?
- Ma anzalallahu minal kitab. Yang
- menyimpan isinya Al-Qur'an tidak
- disampaikan tidak diamalkan.
- Kenapa dia yaktumuna menyimpan? Karena
- biasanya punya kepentingan dunia.
- Ah kalau sudah dikasih sumbangan barulah
- dia hukumnya yang haram menjadi haram.
- Begitu bukan haram bukan. Bukan kalau
- pertama haram, begitu dikasih amplop
- haram.
- Jadi pelan, Ustaz.
- Iya, pelan.
- Tadinya kafir itu kafir.
- Ulika yaar.
- Mereka orang yang seperti itu makan di
- perutnya api neraka. Dan ayat ini bukan
- untuk mengharamkan orang yang terima
- amplop. Kalau memang dia dikasih.
- Contohnya mohon maaf, orang ngajar
- dikasih seikhlasnya ya terima aja. Kalau
- enggak dikasih enggak ada masalah kan
- begitu yang dimaksud ini jelas-jelas
- menukar kebenaran ditukar dengan
- kebatilan. W yukallimumullah
- yaumalqiamah. Allah tidak berkenan
- menatap memberikan rahmat kepada orang
- yang yaraman qolila w yuzakihim. Allah
- tidak berkenanum minunubihim. Allah
- membiarkan dosa-dosanya tidak dihapus
- oleh Allah subhanahu wa taala. Itu yang
- dimaksud tidak mensucikan. Walahumabun
- alim. Jadi bukan dimaksud Allah tidak
- mensucikannya. Allah enggak berkenan
- menghapus dosa-dosanya. Kan dosa dia
- sendiri. Biar dia bertanggung jawab.
- Kalau enggak bertanggung jawab kasihan
- orang yang dizalimi. Walahum adzabun
- alim. Albaqarah 174.
- Kita lanjutin sedikit ya.
- Bismillahirrahmanirrahim. Agak cepat.
- Ya ayyuhalladzina amanu. Kata Abdullah
- bin Ubay. Abdullah bin Ubay ini ketika
- dia diajak oleh kafir Quraisy untuk
- membunuh Nabi dan para sahabat, dia
- datang kepada Ubadah bin Somit.
- Ubadah bin Somit ini sama posisinya
- seperti Abdullah bin Ubay. Dia itu punya
- andil untuk membantu perjuangan Yahudi
- Bani Nadir. Tapi Ubadah bin Somit ini
- sadar lalu dia bertobat. Saya enggak mau
- ngurusin kayak begitu lagi. Saya
- mendingan dekat dengan Muhammad, dekat
- dengan Islam, dekat dengan Al-Qur'an.
- Sedangkan Abdullah bin Ubay bin Salul
- dia tetap merongrong Islam. Itu bedanya.
- Akhirnya ditolak oleh Ubadah bin Somit.
- Lalu Allah menyampaikan, kenapa Abdullah
- bin Ubay ini tetap dia berjuang dengan
- dua kaki? Yang satu di kaki orang kafir
- Yahudi, yang satu dia pura-pura Islam.
- Karena dia beranggapan dia takut terkena
- dairah. Antusibana dairah. Khawatir
- sewaktu-waktu umat Islam kalah.
- Kalau kalah Yahudi menang maka dia dapat
- kursi. Semacam menteri atau jabatan apa
- begitu dia.
- Jadi itulah yang diabadikan.
- Kita lanjutin dulu Abdullah bin Ubay
- Muhammad inahumuni minal aswad wal ahmar
- inni umru aksyawair noir
- dawajal
- yakni badrinah
- isin
- abas
- rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- quraisan ya badrin kalau jumi
- dikumpulkan, kalau jemah mengumpulkan eh
- siapa nabi kalau jumi dikumpulkan
- yahudiun siapa yahudi fi suqi baniinuqo
- setelah perang Kadar, Nabi mengumpulkan
- orang Yahudi di pasar Bainuqa, Bani
- Qainuqa. Nabi menyampaikan mohon maaf
- kami sampaikan bagi yang berkenan tidak
- mengganggu kami setelah ini dengan
- senang hati. Tapi mulai dari saat ini
- mari kita jangan saling mengganggu
- supaya tidak terjadi lagi seperti
- kejadian yang terjadi di perang Badar di
- mana kita harus ribut sesama warga
- negara. Kalau bahasa kita itulah Nabiqah
- aslim
- inahumal
- wijal.
- Apaan ngomong? Apa kamu Muhammad? Ember
- kamu. Kalau bahasa kita kalau dia memang
- dia enggak tahu perang. Kalau kita
- arijal, kita ini ahli petempur, orang
- pemberani. Sombong sekali dia. Lalu
- Allah menyampaikan faanzalallahu
- taalaina kafaruabuna
- jahanam.
- Al Imran ayat 12 tadi
- barangkali sementara itu
- kalau kami bacakan
- silakan baca sendiri lengkap Almaidah
- ayat 51 sampai 58 supaya mengingatkan
- supaya kita jangan mengikuti cara
- perjuangannya mereka ya ayyuhalladzina
- amanu
- Lalu Allah menyampaikan
- kalau kita masih selalu mengikuti jejak
- langkah perjuangan mereka kafirin Allah
- menyampaikan
- Allah ya ayuhalladina amanuummin
- Allah akan mengganti dengan makhluk yang
- dia itu adillahillah ituifin mutallilin
- dia membantu sepenuhnya perjuangan orang
- mukminal kafirin
- dia tegas bersikap kepada orang
- kafirillah
- wim
- dia akan tegak menyampaikan kebenaran
- dan tidak takut kepada celaan orang yang
- suka mencela orang-orang kafir tersebut
- yasya wallahu wasiun alim
- subhanakallahumamdik
- Amalaikum warahmatullah wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Demikianlah ikhwan dan
- akhwat pemaparan juga jawaban yang
- diberikan oleh Ustaz Ahmad Sanusi dalam
- kajian kitab Fathul Bari pada pagi hari
- ini itu hadis Bukhari ke-4029.
- Baik, Ikhwan dan Akhwat. Kami mohon maaf
- tidak semua SMS bisa kami bacakan dan
- kami akan mengukukan satu pengumuman
- yaitu hadirilah pengajian Ahad pagi di
- Masjid Silaturahim setiap hari Ahad
- pukul 09.00 sampai dengan selesai. Baik
- ikhwan dan akhwat. Saya Khalid Mustofa
- ditemani Ondi juga Cindi dari Rasel TV
- dan Arifin di belakang meja operator
- pamit undur diri. Subhanakallahumma
- wabihamdika asadu alla ilahailla anta
- astagfiruka waubuik. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Subh
- berasil TV [musik][bernyanyi]
- untuk Islam yang satu. Aladzim.
- [musik]
- Subhanallah.
- Allah [bernyanyi]