Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Asalamualaikum warahmatullah.
- Innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu
- waastagfiruh wa naud nauzubillahi min
- syururi
- anfusina wamin sayiati
- a'malina. May yahdihillahu fala
- mudhillalah. Wam yudlil fala hadiyaalah.
- Ashadu alla
- ilahaillallahu wahdahu la
- syarikalah wa ashadu anna sayyidana
- muhammadan abduhu wa
- rasuluh.
- Masyaallahu
- kan wama lam yasya lam yakun la haula
- wala quwwata illa billahil aliyil adzim.
- Amma ba'd.
- Ikhwan akhwat pemirsa TV
- silaturahim dan pendengar radio
- silaturahim yang sangat disayang oleh
- Allah subhanahu wa
- taala. Alhamdulillah pada malam hari ini
- kita kembali dapat bertemu dalam
- kajian terjemah Quran
- lafziah. Pada malam Jumat yang lalu kita
- telah sampai pada ayat yang ke-62.
- Nah, sekarang kita akan mulai dengan
- ayat
- 63 sampai menjelang Isya
- nanti. Untuk itu marilah kita awali
- kajian kita pada malam hari ini dengan
- baca doa menuntut ilmu.
- Bismillahirrahmanirrahim. Rabbi zidni
- ilma.
- Allahumf bima alamtani waimni ma
- yangfauni warzuqni ilma yangfauni.
- Amin. Kita mulai dari ayat yang
- ke-67 5
- 60 3 maksud kami
- ya. Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Qala ya qua
- araitum in kuntu ala
- bayyinatim
- [Musik]
- mirbi
- waani minhu
- rahmatan
- waatani minhu
- rahmatan famay
- yansurni minallahi in asituh
- Arti
- lafziahnya qala
- berkata dia maksudnya Nabi Saleh alaihi
- salam ya wahai
- kaumku aroitum
- bagaimana pendapatku apa pendapat
- kalian in kuntu jika Aku
- berada ala bayyinatin di atas bukti yang
- nyata. Mirbi dari
- Tuhanku wa atani. Dan
- dia Tuhanku memberi
- aku minhu daripadanya rahmatan
- rahmat.
- Famansuruni maka siapa yang akan
- menolongku?
- minallahi dari siksa
- Allah. In asaituhu jika aku
- mendurhakainya. Fama maka tidaklah
- tazidunani kalian
- menambah bagiku girir
- taksir selain
- kerugian. Arti secara keseluruhan.
- Ayat 63. Dia saleh berkata, "Wahai
- kaumku, terangkan kepadaku. Jika aku
- mempunyai
- bukti yang nyata dari
- Tuhanku dan diberinya aku rahmat atau
- kenabian darinya, maka siapa yang akan
- menolongku dari azab Allah. Jika aku
- mendurhakainya, maka kamu hanya akan
- menambah kerugian
- kepadaku. Ini
- masih menjelaskan
- perdebatan antara kaumnya dengan Nabi
- Saleh. Di mana pada ayat yang ke-62
- kaumnya menyatakan bahwasanya mereka
- tidak akan percaya dengan apa yang
- dibawa oleh Nabi Saleh. Mereka menolak
- apa yang dibawa oleh Nabi Saleh.
- Kemudian Nabi Saleh menjawab seperti
- ini. Yang tadi kita lihat pada ayat
- 63. Coba bagaimana terangkan kepadaku.
- Jika aku punya bukti yang nyata kalau
- aku ini utusan Allah dan aku diberi
- rahmat, aku diberi dijanjikan, dijadikan
- Nabi oleh Allah. Kalau sampai aku
- menentangnya, siapa yang akan menolong
- aku? Artinya, aku tidak menyampaikan
- risalah ini kepada kepada kalian. Siapa
- coba yang akan menolong menolong aku?
- Tidak ada.
- Maka apa yang kamu sampaikan itu kalau
- saya turuti tidak lain hanya akan
- menambah kerugian dan menjerumuskan aku
- dalam kerugian, dalam kesengsaraan,
- dalam kecelakaan.
- yakni dengan mementingkan apa yang ada
- padamu kemudian aku meninggalkan apa
- yang datang dari Allah maka sudah tentu
- murka Allah yang kut terima dan itu
- adalah akan merugikan aku. Maka aku
- tidak akan mengikuti keinginanmu untuk
- tidak menyampaikan risalah Allah
- kepadamu. Kemudian Nabi Saleh
- selanjutnya
- berkata, "Waya quumi hadzii
- naqatullahi lakum
- ayatan
- fadzaruha takul
- fi
- ardillahi wala
- tamassuha wala
- tamassuhaa bisu
- Q wi, wahai kaumku hadhi ini
- naqatullah, unta betina dari
- Allah. Lakum untuk
- kalian ayatan sebagai tanda bukti atau
- mukjizat fadaruha. Maka biarkanlah dia
- takulu makan fi ardillah di bumi
- Allah wala tamassua dan jangan engkau
- mengganggunya bisuin dengan keburukan.
- Fayakudzakum. Maka Allah akan menghukum
- kalian.
- Fayakudzakum. Maka akan mengambil kalian
- adzabun siksaan qoribun yang
- segera. Arti keseluruhan. Ayat 64. Wahai
- kaumku, inilah unta betina dari Allah
- sebagai mukjizat untukmu. Sebab itu
- biarkanlah dia makan di bumi Allah. Dan
- jangan kalian ganggu dengan gangguan
- apapun yang menyebabkan
- nanti kalian
- akan ditimpa oleh azab.
- Kemudian untuk lebih membuktikan
- kenabian beliau, Allah memberikan
- tanda kenabian berupa mukjizat.
- Mukjizatnya apa? Seekor unta. Dalam
- surah-surah yang lain disebutkan yang
- keluar dari sebuah
- batu. Kemudian Nabi Sallallam menyatakan
- ini unta tanda tentang kenabianku.
- Biarkan. Jangan kau ganggu. Biarkan dia
- makan di bumi Allah. Apabila kalian
- ganggu, maka mesti Allah akan menghukun
- kalian dalam waktu yang
- dekat. Tapi apa yang dilakukan oleh
- kaumnya Nabi Saleh?
- Faqoruha faqala
- tamattau fi
- darikum
- salatata
- ayyam. Dalika wa'dun giru
- makzub. Faqoruha. Maka kemudian mereka
- menyembelihnya. Faqala dan berkatalah
- saleh. Tamat tahu bersenang-senanglah
- kalian. fiarikum di rumah-rumah kalian
- salat ayyam 3 hari dalika itu adalah
- wa'dun janji giru makdub yang tidak
- didustakan setelah unta tadi disembelih
- e apa setelah mereka diingatkan agar
- tidak mengganggu unta tersebut tapi apa
- yang mereka lakukan ayat 65 menjelaskan,
- "Maka mereka menyembelih unta itu.
- Kemudian dia Saleh berkata,
- "Bersukarialah kalian semua di rumah
- kalian 3
- hari." Itu adalah janji yang tidak dapat
- didustakan. Jadi, ketika mereka diminta
- agar tidak mengganggu unta tersebut,
- tapi justru mereka
- menyembelihnya, maka Nabi Saleh kemudian
- menyatakan,
- "Sekarang bersukarialah kalian selama 3
- hari di rumah kalian." Setelah itu akan
- datang
- mesti siksaan Allah dan itu tidak
- dapat di tidak mungkin
- didustakan. Jadi itulah yang nanti ee
- akan diterima setelah mereka diberikan
- tempoh 3 hari sebagai ejekan mereka
- disuruh bersukaria selama 3 hari itu.
- Sudah silakan. Nah, akhirnya betul pada
- ayat 66 Allah
- menjelaskan falamma
- jaa
- amruna
- najjaina shiha
- walladzina amamanu
- maah
- walladzina amamanu maahu
- birahmatim minna wamin khizyi
- yaumiidz innabak
- datang amruna keputusan kami naja kami
- selamatkan shihan saleh walladina dan
- orang-orang amanu yang beriman maau
- bersamanya birahmatin dengan rahmat
- minna dari kami wamin khizi dan dari
- kehinaan yaumaidin yaumiin hari pada
- hari itu. Inna rbaka sesungguhnya Rabbmu
- hua dia alqawiyu maha kuat azizun lagi
- maha perkasa. Hati-hati membaca ya
- karena ini sedikit di dalam Al-Qur'an
- ya. Nah bukan yaumaid yang banyak
- yaumaid yang yaumi ini sedikit sekali
- hanya dua ya itu. Nah apa yang kemudian
- selanjutnya terjadi? Ayat 66 ayat secara
- keseluruhan. Maka ketika keputusan kami
- datang, kami selamatkan saleh dan orang
- yang beriman bersamanya dengan rahmat
- kami dan kami selamatkan dari kehinaan
- pada hari itu. Sesungguhnya
- Tuhanmu maha kuat lagi maha
- perkasa. Nah, apa keputusan Allah itu?
- Ayat 67
- menjelaskan, wa
- [Tepuk tangan]
- akhadzinaamushatu faasbahu
- fiihim
- jaimin waza dan menimpa alladina kepada
- orang-orang yangamu yang
- zalim. Apa asihatu? Suara
- mengguntur. Fasbahu maka jadilah mereka
- fi diarihim. dalam rumah-rumah mereka
- jasimina
- bergelimpangan secara keseluruhan
- artinya. Kemudian suara yang mengguntur
- menimpa orang-orang yang zalim itu
- sehingga mereka mati bergelimpangan di
- rumahnya. Inilah siksaan yang Allah
- jatuhkan kepada kaumnya Nabi Saleh
- berupa guntur yang menggelegar. Maka
- dengan suara itu mereka akhirnya mati
- semuanya bergelimpangan di rumah-rumah
- mereka. Selanjutnya Allah menjelaskan
- kengerian siksaan itu. Ayat
- 68. Kaallam yagnau
- fiha ala inna tsamuda kafaru
- rabbahum ala buamud.
- Am seakan-akan tidak mereka pernah
- tinggal fiha di dalamnya. Ala ingatlah
- inna tsamuda. Membaca tsamuda dalnya
- harus pendek ya walaupun ada alifnya.
- Ini termasuk bacaan garib. Inna tsamuda.
- Sesungguhnya kaum Tsamud kafaru. Mereka
- ingkar rbahum kepada Rabb mereka.
- Ala, ketahuilah butan sungguh jauh dari
- rahmat Allah lsamud bagi kaum
- Tsamud. Arti secara keseluruhan
- seolah-olah
- mereka belum pernah tinggal di tempat
- itu. Ingatlah kaum
- Tsamud mengingkari Rabb
- mereka. Ingatlah dan akhirnya binasalah
- kaum Samsamud. Jadi demikian cepatnya
- mereka dihancurkan oleh Allah dengan
- guntur. Mereka hancur lebur oleh gun
- gunter itu tanpa bekas sama sekali.
- Seolah-klah mereka tidak pernah ada.
- Kaalam yaknau fiha. Selesai sudah cerita
- kaum Samsamud. Kemudian beralih pada
- cerita Nabi
- Ibrahim. Cerita Nabi Saleh selesai.
- Dilihat itu dari ada ainnya ya. itu
- berarti sudah selesai itu cukup ee tanda
- rukuk ya. Kalau kita salat berurutan
- dari ee depan dengan menggunakan dengan
- mushaf secara urut ee kita membaca Quran
- secara urut maka ketika sampai pada ain
- kita disunahkan rukuk. Dan ini
- menunjukkan sudah ganti kisah. Sekarang
- kisah Nabi Ibrahim.
- Walaqad jaat
- rusuluna
- Ibrahima bil
- busro
- qolu
- salama qala salamun fama labita an jaa
- biijlin
- hanit walaqad dan sungguh telah datang
- rusuluna utusan-utusan kami yaitu
- malaikat
- Ibrahima kepada Nabi Ibrahim bil Busra
- dengan kabar
- gembira. Mereka berkata salaman selamat.
- Q berkata Nabi Ibrahim salamun selamat
- juga bagi kalian labaka tidaklah lama
- anja datanglah Nabi Ibrahim bijijlin
- dengan daging
- sapi hanidin yang dipanggang yang
- terpanggang. Secara keseluruhan
- dimulailah kisah Nabi Ibrahim ini dengan
- ayat
- 69. Dan para utusan kami, para malaikat
- telah datang kepada Ibrahim dengan memba
- kabar gembira. Mereka mengucapkan
- selamat. Kemudian dia Ibrahim menjawab,
- "Selamat juga atas kalian." Maka tidak
- lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging
- anak sapi yang dipanggang sebagai
- penghormatan kepada tamu-tamu tadi di
- mana Nabi Ibrahim belum tahu kalau itu
- adalah
- malaikat. Falamma
- roa
- aidiahum laa tasilu ilaihi
- nakirohum wa ajasa minhum khifah.
- Qolu la takhaf
- inna
- ursilna ila qumi Lut.
- Falamma, maka ketika roa ia Nabi Ibrahim
- melihat aidiahum, tangan-tangan
- mereka la tasilu tidak sampai tidak
- menjamah ilahi kepada suguhan kepada
- ijlin hadis
- tadi nakirahum ia merasa curiga pada
- mereka wau jasa dan timbul rasa takut
- minhum dari mereka waasa dan timbul
- rasa atau
- muncul minhum dari mereka khifatan
- ketakutan qolu mereka
- berkata la takf jangan engkau takut inna
- sesungguhnya kami ursilna diutus kami
- ila kaumi luut kepada kaumnya Nabi
- Luth. Arti secara
- keseluruhan. Falamma roa aidiahum. Maka
- ketika Nabi Ibrahim melihat
- tangan-tangan
- mereka, la tasilu, tidak menjamah. Ya,
- jadi tidak menjamah. Menjamah suguhan
- tadi. Dia Ibrahim mencurigai
- mereka dan merasa takut pada mereka.
- Mereka malaikat itu
- berkata, "Jangan takut, sesungguhnya
- kami diutus kepada kaumnya Nabi Luth."
- Nah,
- jadi datanglah malaikat sebelum mereka
- ke kaumnya Nabi Luth yang nanti cerita
- sesudahnya. Mereka datang dulu
- kepada Nabi Ibrahim.
- Nah, ketika mereka datang sebagaimana
- yang sudah sering saya
- sampaikan, Nabi Nabi Ibrahim itu orang
- yang sangat menghormati
- tamu. Maka tidak lama kemudian Nabi
- Ibrahim menjamu
- mereka. Apa yang digunakan untuk
- menjamu?
- yaitu beliau sembelihkan daging sapi
- yang masih anak-anak, yang masih
- kanak-kanak kemudian
- dipanggang. Setelah itu dihidangkan pada
- mereka. Nah, maka
- ketika daging panggang itu
- dihidangkan, tamu-tamu itu tidak
- menjamah suguhan yang telah disuguhkan
- oleh Nabi Ibrahim.
- Maka timbul dalam hati Nabi
- Ibrahim dua hal. Pertama,
- nakirahum.
- Beliau menduga bahwasanya tamu ini tidak
- akan membawa kebaikan. Artinya akan
- berniat jahat. Jangan-jangan tamu ini
- berniat jahat pada mereka. itu ya
- perskaan yang tadi disangkakan oleh Nabi
- Ibrahim kepada tamu tadi. Jadi beliau
- curiga curiga kalau tamunya tadi akan
- berbuat jahat pada beliau dan itu
- pekerjaan wajar karena dia tidak mau
- makan makanan yang beliau sediakan. Nah,
- kemudian yang kedua rasa
- takut. Takut khawatir kalau ee tamu ini
- nanti berbuat yang bukan-bukan.
- Nah, ketika malaikat tahu kalau Nabi
- Ibrahim itu menduga dengan dukaan yang
- tidak baik dan juga
- ee memiliki ras ee timbul rasa takutnya
- pada mereka, malaikat mengatakan,
- "Jangan
- khawatir, saya ini diutus untuk kaum
- Luth." Artinya akan menurunkan siksa
- kepada kaumnya Nabi Luth. Nah,
- selanjutnya ayat 71 Allah menceritakan
- dengan
- melibatkan wanita perempuan istri Nabi
- Ibrahim
- yang satu ya. Ee beliau punya istri ya
- yang terkenal dalam kitab tarikh yaitu
- pertama adalah Hajar ee yang terkenal
- itu yang kedua istri yang pertama adalah
- Sarah. Nah, ini adalah Sarah.
- Setelah Sarah kemudian beliau nikah
- dengan Hajar ya itu yang berasal dari
- Mesir. Selanjutnya Allah menyatakan,
- "Wamroatuhu
- qoimatun
- fadhikat
- fabasyarnaaha
- bihaqo wain
- waroi
- ishaqo
- yaqu wamroatuhu dan istrinya yang tadi
- Sarah ya namanya atau Sarai kalau dalam
- ee E referens ahli
- kitab qoimatun berdiri
- fadoikat
- maka tersenyum dia.
- Fabasyarnahu
- maka kami gembirakan. Fabasyarnaha kami
- gembirakan dia biishaq dengan
- Ishak war dan dari belakang wami war
- Ishak dan dari belakang Isak. Yaakuba
- Yakub.
- Ayat 71 arti salah keseluruhan. Dan
- istrinya berdiri lalu
- tersenyum. Maka kami sampaikan kepadanya
- kabar gembira tentang kelahiran Ishak.
- Dan setelah Ishak akan lahir
- Yakub. Jadi
- ketika Nabi Ibrahim menghadapi tamunya,
- tamu-tamu tadi berapa jumlahnya? Wah.
- Ada yang mengatakan tujuh dan
- seterusnya. Hanya Allah yang tahu ya
- tentang berapa jumlah ee malaikat yang
- datang pada Nabi Ibrahim. Nah, kemudian
- istrinya
- ya mendengar kalau tidak diutus untuk
- Nabi Ibrahim, tapi diutus untuk Nabi
- Luth. Istrinya tahu, "Oh, berarti ini
- akan ee menurunkan azab kepada kaumnya
- Nabi
- Luth." Nah, karena memang perilaku
- kaumnya Nabi Luth sudah didengar oleh
- istrinya Nabi Ibrahim.
- Dan beliau sangat benci dengan perilaku
- yang dilakukan oleh kaumnya Nabi Luth.
- Apa? Homoseksual. Maka ketika mendengar
- datang ketika beliau melihat ee malaikat
- itu pada datang ke rumahnya dan nantinya
- akan datang ke mendatangi kaumnya Nabi
- Luth, dia tersenyum. sangat gembira dia
- karena
- akan Allah
- peringatkan kaumnya Nabi Luth karena
- sudah berkali-kali dengan Nabi Luth
- tidak bisa yaitu dengan diturunkan azab.
- Nah, tapi ada juga yang menyatakan
- bahwasanya kegembiraan itu bukan hanya
- mendengar kaumnya Nabi Luth akan disiksa
- oleh Allah, tapi karena beliau akan
- mendapatkan seorang putra ya, yaitu yang
- bernama Ishak. Kemudian setelah Ishak
- Yakub. Nah,
- itulah kabar gembira yang
- dibawakan oleh para
- malaikat kepada Nabi Ibrahim dan
- istrinya Nabi Ibrahim. Nah, bagaimana
- selanjutnya istri Nabi Ibrahim ketika
- diberitahu kalau akan mendapatkan
- seorang putra itu bisa kita lihat pada
- ayat yang ke-72 insyaallah pada
- pertemuan yang akan datang.
- Demikian ikhwan akhwat yang sangat
- disayang oleh Allah subhanahu wa taala.
- Kajian
- kita malam hari ini kita sampai pada
- yang ke-71. Mudah-mudahan kita dapat
- bertemu pada malam Jumat yang akan
- datang untuk melanjutkan kisah keluarga
- Nabi Ibrahim dengan istrinya Sarah ini.
- Jazakul jaza atas semua perhatiannya.
- Mohon maaf apabila ada hal yang kurang
- berkenan. Dan akhirnya marilah kita
- akhiri kajian kita pada malam hari ini
- dengan bersama membaca doa kafaratul
- majelis. Subhanakallahumma
- wabihamdika ashadu alla ilahailla anta
- astagfiruka waubu ilaik wal af minkum
- syukran. Asalamualaikum warahmatullah
- wabarakatuh.