Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Brazil
- [Musik]
- TV alamin. Allahumma sholli ala
- sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina
- Muhammad. Ikhwan dan akhwat yang
- dirahmati Allah yang dapat meraih kami
- lewat frekuensi 720 sekarang sudah
- kembali ya ke 720 AM dan juga yang
- meraih kami lewat YouTube Rasil via
- Rasil TV. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillah kami hadir
- lagi di ruang dengar Ikhwan dan Akhwat.
- Saya Karolin didampingi para pejuang
- dakwah di studio Rasil ada Ondi dan
- Algi. Kami hadir setiap Jumat siang
- dengan kajian fikih wanita bersama guru
- kita Ustazah Herlini Amran. Mari kita
- sapa guru kita yang berada di seberang
- sana. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustazah. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillah sehat, Ustazah.
- Alhamdulillahilladzi binmatihat.
- Mudah-mudahan semuanya sehat ya, Mbak
- Olingya semua ya mendengar guru kita
- semua. Siapapun yang ada pada saat ini
- semuanya mudah-mudahan Allah berikan
- sehat walafiat insyaallah. Insyaallah.
- Amin ya rabbana. Dan dalam kurun waktu
- kurang
- lebih 60 menit ke depan, Ustazah akan
- membahas satu tema yang terkait akan
- kita sambut dalam waktu dekat yaitu Isra
- Mikraj. Tema kita adalah perjalanan
- menuju Allah. Tafadal ustazah.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillah
- Alhamdulillahilladzi hadana lihadza w
- kunna linahtadi laula
- anadanallah. Allahumma sholli wasallim
- wabarik ala sayyidina Muhammadin waa
- alihi wa ashabi ajmain w. Allahumma
- bariklana fi Rajab wa Syak'ban wabigna
- Ramadan. Mudah-mudahan kita di hari yang
- dimuliakan Allah ini Allah memuliakan
- kita, memudahkan langkah kita,
- memberikan kita barokah, ampunan, nikmat
- sehingga kita bisa
- mudah-mudahan sampai ke bulan Ramadan.
- Insyaallah perjalanan menuju Allah
- Subhanahu wa taala dalam peristiwa Isra
- Mikraj ini peristiwa yang luar biasa.
- peristiwa yang merupakan mukjizat pada
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,
- perjalanan kenabian Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam yang tentu
- saja ee perjalanan yang sulit diterima
- oleh akal manusia biasa pada saat itu.
- Apalagi kalau teknologinya sekitar 15
- abad yang lalu, tidak seperti sekarang
- ya. ee bagaimana ujian dari ee peristiwa
- Isra Mikraj ini ujian yang sangat besar
- bagi keimanan umat pada saat itu. Tentu
- banyak yang meragukan kebenarannya ya
- karena sulit diterima oleh akal manusia
- biasa saat itu. Namun orang-orang yang
- memiliki keimanan yang mendalam kepada
- Allah Subhanahu wa taala itu mudah untuk
- membenarkannya sebagaimana yang di ee
- contohkan ee oleh ee sahabat Abu Bakar
- Assiddiq yang langsung membenarkan ee
- peristiwa Isra Mikraj itu. Kita tahu
- bagaimana peristiwa itu adalah peristiwa
- pembuktian keimanan. Isra Mikraj ini
- menunjukkan bahwa iman sejati bukan
- hanya berdasarkan logika, tapi juga
- keyakinan, kepercayaan kepada kebenaran
- wahyu Allah Subhanahu wa taala. Ee
- peristiwa Isra Mikraj ini memang
- peristiwa sangat besar ya, sangat
- dahsyat ya mukjizat yang Allah berikan
- ya kepada baginda Nabi. Para ulama
- memang berbeda pandangan kapan
- terjadinya. Mayoritas menyebutkan tahun
- ke-10 kenabian. Ya, ini menurut
- kebanyakan para ulama ya. Ee kita ingin
- membahas tema tentang Isra Mikraj ini.
- Kaitannya adalah ee perjalanan ee menuju
- Allah Subhanahu wa taala. Tidak hanya ee
- perjalanan Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam, tapi kita juga sebagai umatnya
- dapat mengimani, meyakini, dan
- mudah-mudahan pun juga sedang mengikuti
- jalan beliau berjalan ee menuju Allah
- Subhanahu wa taala.
- ee kita tahu bagaimana hikmah ruhiah
- dari peristiwa Isra Mikraj ini yang
- dapat kita yakini itu adalah antara lain
- ya bagaimana kekuasaan Allah tidak akan
- bisa dibatasi oleh batas apapun juga
- tidak akan bisa terhalangi oleh
- penghalang apapun bagaimana Allah
- memberangkatkan, mengisrakan ee
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- dari Masjidil Haram. ke Masjidil Aqsa.
- Kemudian memikrajkannya, menaikkannya,
- memanggilnya, mengundangnya dari ee
- Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha.
- Artinya kekuasaan Allah tidak akan bisa
- dibatasi atau terhalangi. Allah memiliki
- sifat alqadir maha kuasa dan almuqtadir
- yang maha
- menentukan yang menunjukkan bahwa tidak
- ada satuun makhluk atau peristiwa di
- alam semesta ini yang berada di luar
- kendalinya. Artinya kekuasaan Allah itu
- bersifat mutlak. Allah berkuasa penuh
- atas segala sesuatu tanpa keterbatasan.
- Allah maha berkuasa bagi apapun.
- Innallah ala kulliin qodir. Sesungguhnya
- Allah berkuasa atas segala sesuatu. Nah,
- ini perlu kita pahami bersama, kita
- yakini dan kita imani. Karena kita akan
- menempuh perjalanan menuju Allah. Ketika
- kita menempuh perjalanan menuju Allah,
- tentu kita harus tahu siapa Allah itu.
- Bagaimana kekuasaannya? Kekuasaan Allah
- itu mencakup penciptaan, pengaturan,
- pemeliharaan. Bahkan Allah mampu untuk
- menghancurkan alam semesta. Tidak ada
- yang dapat membatasi kehendak Allah atau
- kuasa Allah. Karena dialah satu-satunya
- yang berhak disebut sebagai Allah yang
- maha perkasa. Kekuasaan Allah itu
- melampaui batas fisik dan dimensi. Tidak
- terikat oleh waktu, tidak terikat oleh
- ruang atau dimensi fisik yang menjadi
- batas bagi makhluk. Nah, kekuasaan Allah
- itu berlaku di mana saja, kapan saja, di
- langit maupun di bumi. Walillahi mulkus
- samawati wal ard wallahu
- alain qir. Milik Allahlah kerajaan
- langit dan bumi. Allah maha kuasa atas
- segala sesuatu. Jadi peristiwa Isra
- Mikraj ini ini menjadi bukti bukti salah
- satu bukti nyata ya bahwa kekuasaan
- Allah itu tidak terbatasi oleh logika
- manusia. Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam diperjalankan ya dari Masjidil
- Haram ke Masjidil Aqsa naik ke langit
- tertinggi itu hanya dalam waktu satu
- malam. Perjalanan yang melampaui batas
- ruang dan waktu ini menunjukkan bahwa
- Allah mampu melakukan apa saja yang Dia
- kehendaki tanpa memerlukan sebab-sebab
- yang biasa dipahami oleh manusia. Maka
- oleh karena itu, pendengar yang
- dirahmati Allah, ketika kita membahas
- tentang perjalanan menuju Allah, kita
- akan memahami bahwa kekuasaan Allah
- tidak terhalang oleh penghalang. Tidak
- ada suatu apapun yang dapat menghalangi
- kehendak dan kekuasaan Allah Subhanahu
- wa taala, baik itu materi, kekuatan
- makhluk, ataupun hukum alam. in
- amu
- inu apabila Allah menghendaki sesuatu
- dia hanya berkata ya dia hanya berkata
- kepadanya kun fayakun jadilah maka
- jadilah itu contoh misalnya ya bagaimana
- Allah menciptakan Nabi Adam alaihi salam
- tanpa ayah dan ibu bagaimana Nabi Isa
- alaihi salam tanpa ayah dan umat manusia
- lainnya dengan cara yang biasa yang
- lazim kan beda. Ya, ini pengecualian.
- Inilah mukjizat Allah. Ini menunjukkan
- bahwa kekuasaan Allah tidak terikat oleh
- cara atau proses tertentu. Masyaallah
- ya. Jadi kita lihat bagaimana kekuasaan
- Allah ya. Tongkat Nabi Musa mampu
- membelah lautan. Kemudian bagaimana api
- yang demikian dahsyat tidak mampu
- membakar Nabi Ibrahim Alaih Salam. Dan
- bagaimana Allah berkuasa untuk
- menurunkan makanan dari langit kepada
- Bani Israil. ini mukjizat ya melampaui
- hukum-hukum alam yang biasa terjadi.
- Oleh karena itu, perjalanan kita menuju
- Allah kita harus tahu bagaimana Allah
- itu tiada kekuatan yang dapat
- melawannya. Segala kekuatan dan
- kekuasaan yang dimiliki makhluk itu
- pemberian dari Allah. Maka tidak ada
- satuun makhluk yang dapat melawan dan
- menentangnya.
- Wahir
- wahulir. Dan dia maha perkasa atas
- hamba-hambnya dan dia maha bijaksana
- lagi maha mengetahui. Maka kita lihat
- bagaimana raja-raja yang zalim, makhluk
- yang sombong seperti Firaun, Qarun,
- bahkan iblis itu tidak akan mampu
- melawan kekuasaan Allah. Firaun meskipun
- dia mengatakan inni rbukumul a aku ini
- adalah Tuhanmu. Tenggelam juga dia di
- laut merah. Qarun yang dengan memiliki
- banyak sekali kekayaan ditenggelamkan di
- dalam bumi. Nah, ini menunjukkan bahwa
- siapapun yang melawan kehendak Allah itu
- tidak akan pernah berhasil. Allah
- berkuasa menghidupkan dan mematikan.
- Kekuasaan Allah itu terlihat jelas dalam
- penciptaan kehidupan dan kematian.
- yuhumit artinya apa yang mau dibanggakan
- sebagai seorang manusia. Manusia itu
- tidak dapat menunda kematian atau
- mempercepatnya di luar ketetapan Allah.
- Bahkan ilmu pengetahuan modern pun
- dengan segala kemajuannya itu tidak
- mampu menciptakan kehidupan baru tanpa
- adanya kehendak Allah. Subhanallah. Jadi
- Allah maha mengatur takdir makhluk.
- Takdir setiap makhluk itu berada
- sepenuhnya di bawah kekuasaan Allah.
- Tidak ada sesuatu yang terjadi di alam
- semesta tanpa izin dan
- kehendaknya. Jadi kita pahami dalam
- perjalanan menuju Allah ini kita harus
- tahu bagaimana Allah kekuasaan Allah itu
- ee untuk mengampuni dan menghukum itu
- hanya milik milik kuasa mutlak dari
- Allah. Allah memberikan rahmat atau azab
- kepada hamb-Nya itu sesuai dengan
- keadilan dan kebijaksanaannya.
- Qulillahummaikal mulkil
- mulkaasyaul mulka mman
- tasyazuirakair. Katakanlah wahai Tuhan
- yang memiliki kerajaan, engkau berikan
- kerajaan kepada siapa yang engkau
- kehendaki dan engkau cabut kerajaan dari
- siapa yang engkau kehendaki. Engkau
- muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan
- Engkau hinakan siapa yang Engkau
- kehendaki. Di tanganmulah segala
- kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa
- atas segala sesuatu. Kekuasaan Allah itu
- tidak terbatas, tidak dibatasi oleh
- hukum alam, tidak dibatasi oleh waktu,
- ruang atau apapun yang ada di dalam
- dunia ini. Dia mampu menciptakan sesuatu
- dari ketiadaan. merubah sesuatu yang
- tidak mungkin menjadi mungkin dan
- menjalankan seluruh alam semesta tanpa
- bantuan apapun.
- Maka keyakinan akan kekuasaan Allah
- inilah yang seharusnya menumbuhkan pada
- diri seorang hamba rasa khauf, rasa
- takut. Takut melanggar perintahnya,
- takut Allah selalu mengawasinya. Karena
- tidak ada yang bisa luput dari
- pengawasan dan hukumnya. masa kecil
- sampai sebesar apapun Allah tahu. Nah,
- dengan keyakinan akan kekuasaan Allah
- inilah seharusnya menumbuhkan pada diri
- kita rasa harap rojak, berharap kepada
- rahmat-Nya. Karena Allah maha kuasa
- memberikan ampunan kepada siapa saja
- yang
- dikehendakinya. Dan keyakinan kepada
- Allah ini seharusnya juga menumbuhkan
- rasa tawakal, berserah diri sepenuhnya
- kepada Allah. Karena dialah satu-satunya
- yang berkuasa atas segala sesuatu. Jadi
- ini yang pertama bagaimana peristiwa
- Isra Mikraj ini ini adalah rangkaian
- perjalanan menuju Allah Subhanahu wa
- taala yang akhirnya kita akan mengakui,
- mengimani, meyakini bahwa semua
- kekuasaan Allah itu berada di atas
- segala-galanya. Nah, oleh karena itulah
- peristiwa Isra Mikraj ini ini adalah
- penguatan penguatan bagi Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. dalam
- pertarungan panjang ya. Artinya apa?
- Beliau ini bertahun-tahun dalam
- kesulitan ya. Bagaimana tantangan besar
- dalam menyampaikan ajaran Islam? Kaum
- Quraisy itu terus-menerus menolaknya,
- terus menindas, mengejek. Ya, kaum
- Quraisy ini melemahkan semangat beliau.
- Kaum Quraisy ini melakukan berbagai
- macam bentuk agar dakwah Rasulullah ini
- dihilangkan, ditiadakan. Nah, oleh
- karena itu kita tahu ya bagaimana
- puncaknya dalam ujian yang dialami oleh
- Rasulullah dan para sahabat itu setelah
- pemboikotan selama 3 tahun itu
- kehilangan orang yang dicintainya. Maka
- dikenal dengan Amul Huzni, tahun
- kesedihan. Ini adalah puncak. Puncak
- bagaimana Rasulullah mengalami
- bentuk tekanan, bentuk ee bertubi-tubi
- ya. kaum kafir Quraisy memberikan ee
- ujian yang sangat berat dengan puncaknya
- Allah mengambil kekasihnya, istrinya
- ibunda Khadijah binti Failid dan
- pamannya. Ini puncaknya sudah secara ee
- dakwah di e teror ditindas ya. Kemudian
- pendukung dakwah yang sangat berperan
- besar dalam memberikan kekuatan untuk
- menghadapi ujian dan tantangan ini pun
- diambil oleh Allah. ini luar biasa ya,
- bentuk ee cobaan yang sangat berat.
- Belum lagi di setelah itu di Thaif
- dakwah Nabi pun ditolak ya beliau
- ditimpuk sampai berdarah luar biasa.
- Tekanan lahir dan batin mental spiritual
- itu dialami oleh Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam. Oleh karena itu,
- perjalanan menuju Allah ini dalam
- peristiwa Isra Mikraj ini, ini adalah
- bagian ee hiburan dan penguatan dari
- Allah kepada Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam untuk mengingatkan bahwa
- ini mengingatkan kita ya umat Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam bahwa di
- balik kesulitan akan selalu ada
- kemudahan dan pertolongan Allah. Jadi
- peristiwa ini mengingatkan kita bahwa
- kesabaran, keteguhan hati, keimanan
- kepada Allah Subhanahu wa taala itu akan
- selalu membawa pertolongan, akan selalu
- membawa peningkatan derajat dan
- penghormatan yang Allah berikan kepada
- hambanya. Meskipun seseorang itu
- mengalami atau menghadapi cobaan yang
- berat. Ya, ini kan kita jadikanlah
- Rasulullah sebagai contoh teladan dalam
- menghadapi kesulitan dengan keimanan
- yang kokoh. Innamal usri yusro. Nah,
- inilah peristiwa Isra Mikraj. Perjalanan
- menuju Allah ini merupakan terapi untuk
- menghapus keletihan masa lalu,
- meletakkan benih-benih keberhasilan masa
- depan yang nantinya akan ada setelah
- beberapa waktu itu ya terjadinya ee
- pembentukan peradaban baru ya kan.
- Setelah peristiwa Isra Mikraj ini 2
- seteng atau 3 tahun kemudian kan hijrah
- Rasulullah ke Madinah. ini adalah cikal
- bakal pembentukan peradaban baru. Nah,
- jadi tentu saja dimulai dengan ujian
- cobaan yang dahsyat. Masyaallah, luar
- biasa ya. Jadi ini contoh buat kita
- sebagai umat Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Mungkin ujian cobaan kita
- tidaklah seberat apa yang dialami oleh
- baginda
- nabi dengan tugas yang maha berat ya
- menyebarkan nilai-nilai tauhid dan
- keimanan di mana masyarakat semuanya itu
- adalah masyarakat yang tidak menyembah
- Allah. masyarakat yang pagan. Tapi
- dengan kekuatan iman, dengan berbagai
- macam bentuk cobaan-cobaan,
- tekanan-tekanan dan puncaknya akan
- membunuh Rasulullah itu ee diberikan
- kekuatan dengan Isra Mikraj. Dan ini
- adalah perjalanan yang luar biasa ya.
- Perjalanan dari Masjidil Haram ke
- Masjidil Aqsa ini menjadi pelajaran bagi
- kita semua bahwa setiap kesuksesan pasti
- menempuh dulu
- kesulitan-kesulitan. Nah, bagi ee dakwah
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- ini pelajaran juga buat kita ya tentang
- perpindahan estapet risalah dakwah dari
- tempat ke tempat, dari umat ke umat.
- Dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram,
- dari Bani Israil ke Bani Ismail.
- perjalanan estapeta
- itu kita dapat mengambil hikmah dan
- ibrah bagaimana Rasulullah mengimami
- salat bagi para nabi. Ya, ini kan jadi
- bukti bahwa kedudukan beliau sallallahu
- alaihi wasallam itu adalah sebagai nabi
- yang terakhir. Bukti bahwa wajibnya
- seluruh umat manusia untuk mengikuti
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- bukti juga bahwa kedudukan Masjidil Aqsa
- baik bagi kaum muslimin. Nah, jadi ini
- perjalanan menuju Allah Subhanahu wa
- taala ini dengan peristiwa Isra Mikraj
- ini itu yang kita dapatkan langsung
- adalah kewajiban salat.
- Jadi diwajibkannya salat
- langsung dari Allah tanpa dititipkan
- kepada malaikat perintah itu. Rasulullah
- diundang langsung ee ke Sidratul
- Muntaha. Ini menunjukkan bahwa kedudukan
- salat itu sangat tinggi. Asalatu
- mikrajul mukmin. Ketika Rasulullah
- diundang langsung, kita pun diberikan
- juga langsung untuk berkomunikasi dengan
- Allah lewat salat. Nah, inilah yang
- dinamakan perjalanan menuju Allah,
- menggapai cinta dan ridanya Allah.
- Perjalanan ruhiah penuh dengan makna ya,
- di mana setiap langkah itu menjadi upaya
- pendekatan diri kepada Allah. Dan ini
- bukan sekedar perjalanan fisik ya. Ini
- adalah perjalanan hati, perjalanan jiwa,
- dan sekaligus perjalanan amal. Nah, di
- dalam Islam kita tahu perjalanan itu
- ibaratnya itu kan sebagai apa ya?
- pendakian ya menuju puncak tertinggi ya
- itu pendakian yang membutuhkan
- kesungguhan, kesabaran dan hati yang
- bersih. Nah, sebagaimana mikraj
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- ini adalah perjalanan ee menuju Allah
- ini inspirasi buat kita. Perjalanan
- ruhiyah kita mengikuti Rasulullah ya.
- Kalau Rasulullah itu diangkat langsung
- dipanggil ya, diundang langsung ke
- langit yang ketujuh bertemu Allah
- Subhanahu wa taala. Nah, kita sebagai
- umatnya itu untuk bertemu Allah itu
- dengan salat. Inilah perjalanan menuju
- Allah. Jadi, ini luar biasa ya. Ee
- ketika seseorang itu mengikuti bagaimana
- Rasulullah mencontohkan bahwa dengan
- salat itu mikrajul mukmin, kita sebagai
- hamba Allah juga insyaallah
- mudah-mudahan juga melakukan perjalanan
- menuju Allah. Nah, artinya apa? Sumber
- kekuatan itu ada dalam salat.
- Sumber kekuatan itu mengajarkan kepada
- kita peristiwa Isra Mikraj ini adalah
- salat. Bagaimana menunjukkan kedekatan
- seorang hamba dengan penciptanya. Salat
- itu tidak lagi menjadi suatu ee
- kewajiban, tapi merupakan suatu
- kebutuhan. Kebutuhan untuk
- berdekat-dekat dengan penciptanya.
- Bagaimana kedekatan seorang hamba kepada
- Allah itu tergantung bagaimana dia mampu
- ya.
- menjalani kehidupan ini ketika dia mampu
- ketika dia mampu menjalani kehidupan
- ini, ini dengan berdekat-dekat dengan
- Allah itu akan Allah berikan lagi
- kekuatan. Jadi hubungan kita dengan
- Allah itu tidak dibatasi dengan ruang
- dan waktu ya. Ketika kita dekat dengan
- Allah, kita bermunajat dengannya,
- insyaallah seluruh ujian dan cobaan yang
- Allah berikan tu mudah-mudahan kita
- mampu untuk menjalaninya. Maka oleh
- karena itu sebelum kita berjalan
- melakukan perjalanan menuju Allah, yang
- pertama dan utama yang kita lakukan
- adalah pembersihan. Pembersihan jiwa,
- pembersihan diri. Itu kan ditandai
- dengan wudu ya. Jadi membersihkan hati
- itu kunci kedekatan kita dengan Allah
- ya. Jadi perjalanan kita menuju Allah ya
- itu dimulai dengan membersihkan hati
- dulu. Hati yang bersih itu tempat
- bersemayamnya iman dalam Islam. Hati
- yang bersih itu bebas dari
- penyakit-penyakit yang lain. Hati yang
- bersih itu artinya hati yang tidak ada
- di situ iri, dengki, sombong, cinta
- dunia yang berlebihan, hati-hati yang
- dipenuhi dengan keimanan, istigfar,
- zikir, rida, ikhlas, dan memperbaiki
- niat dalam setiap amal perbuatan. Itu
- dimulai dari
- pembersihan diri ya. Pembersihan hati.
- Ini kunci kedekatan kepada Allah.
- Sebagaimana Rasulullah sebelum
- diisrakkan ke Masjidil Aqsa itu di
- Makkah itu Allah bersihkan dulu hatinya
- ya. Nah, ini ee perjalanan menuju Allah.
- Kita hanya mengandu kepada Allah dengan
- segala macam persoalan dalam hidup kita.
- Kalau dulu bagindana dengan ujian yang
- puncaknya luar biasa, kesedihan yang
- penuh dengan ee dukacita selama setahun
- Amul Husni penuh dengan kesedihan,
- kehilangan pasangan yang mendukung
- dakwahnya selama 25 tahun. Ibunda
- Khadijah mendampingi beliau ketika
- puncaknya kafir Quraisy itu menindas
- beliau, meneror beliau dan umatnya itu
- Allah perjalankan. Allah panggil ke
- Sidratul Muntaha. Nah, kita umatnya
- dengan segala macam bentuk ujian cobaan
- yang Allah berikan kepada kita karena
- tidak ada orang yang hidup yang tidak
- diuji. Maka puncak kita untuk
- menyelesaikan seluruh
- persoalan-persoalan yang ada itu adalah
- dengan mengadu hanya kepada Allah.
- Mengadu hanya kepada Allah. Allah tuh
- maha mendengar. Allah maha mengetahui.
- Allah maha pengasih. Allah maha
- penyayang. Ketika hati kita resah dan
- jiwa kita gelisah, sujud kepada Allah.
- Mohon pertolongannya.
- ini menjadi solusi yang terbaik ya.
- Bagaimana kita lihat misalnya para
- anbiya ya seperti Nabi Yakub alaihi
- salam ya inama apa
- asqu aku hanya mengadu kepada Allah ya
- aku hanya mengadu kepada Allah
- kesusahanku kesedihanku jadi mengadu
- kepada Allah itu dengan salat ya itu
- bentuk tawakal yang menunjukkan
- pengakuan bahwa hanya Dia yang mampu
- memberikan solusi atas segala masalah
- sabar dalam menghadapi ujian kehidupan
- itu ya dengan mendekatkan diri kepada
- Allah itu perjalanan menuju Allah ya.
- Salat itu adalah perjalanan menuju
- Allah. Hidup di dunia ini enggak lepas
- dari ujian. hidup ini ya namanya hidup
- di dunia sebagaimana Rasulullah ee
- menjalankan tugas perintah Allah
- menyebarkan dakwah Islam untuk ke
- seluruh rahmatan lil alamin. Seluruh ee
- alam semesta ini. Itu penuh ujian dan
- ujian yang dihadapi oleh Rasul itu jauh
- lebih berat daripada ujian yang kita
- alami. Sedangkan ujian kita yang kita
- alami saat ini banyak bentuknya tapi
- tidak seberat apa yang dialami oleh
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- ya, ujian kita misalnya seperti
- kehilangan harta, tidak punya pekerjaan,
- kehilangan ee misalnya ee orang yang
- kita cintai, ya, kehilangan orang yang
- kita cintai, kemudian ujian itu penyakit
- misalnya ya, kesulitan fisik ya, ee
- fitnah barangkali karena ketidakadilan
- atau apapunlah bentuk ujian yang ada di
- dunia ini, ini adalah hakikatnya memang
- bersabar, tetap berbuat baik menjadi
- tanda ee kesabar. an kita dan ketakwaan
- kita.
- Artinya setiap umat Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam yang mendapatkan ujian
- cobaan, maka berjalanlah menuju Allah
- dengan salat. Hadapi ujian dengan bijak
- ya. Bersyukur dalam setiap keadaan.
- Ujian adalah cara Allah untuk
- menunjukkan kasih sayangnya kepada kita
- dan nanti akan diberikan kesempatan
- untuk mendekatkan diri kepadanya. Kita
- tentu banyak berdoa dan bertawakal ya.
- Kita mempercayakan semuanya kepada
- Allah, pasti Allah akan memberikan
- solusi yang terbaik. Kita berbaik sangka
- kepada Allah. Allah tuh sayang dengan
- hamba-hambnya. Kita yakin bahwa setiap
- ujian itu pasti membawa hikmah dan
- kebaikan. Kita berusaha mudah-mudahan
- Allah berikan keistikamahan dalam ibadah
- kita. Dengan ujian ini justru kita
- mendekatkan diri kepada Allah. Kita
- lakukan perjalanan menuju Allah dengan
- mendekatkan diri kepadanya. Karena hanya
- Allahlah yang mampu menolong kita dari
- semua bentuk ujian cobaan yang ada. Maka
- oleh karena itu, jangan biarkan ujian
- yang Allah berikan kepada kita ini
- menyebabkan kita jauh dari Allah. Justru
- ini pendorong kita untuk bisa
- mendekatkan diri kepadanya, terus
- berjalan menuju Allah, mencari ridanya,
- mencari cintanya. Ini perjalanan memang
- butuh tantangan ya.
- Bagaimana kalau tidak dimulai dengan
- hati yang bersih itu sulit. Maka
- dimulailah dengan bersihkan hati,
- bersihkan jiwa dari kotoran-kotorannya,
- doa yang tulus, kesabaran dalam
- menghadapi ujian. Dan mudah-mudahan
- ketika semua ini kita lakukan,
- insyaallah kesuksesan akan kita hadapi
- insyaallah tidak hanya di dunia tapi
- juga di akhirat. Inilah perjalanan
- menuju Allah dari hikmah Isra Mikraj
- yang kita pelajari. Wallahuam bawab.
- Baik, masyaallah telah kita dengarkan
- bersama pemaparan dari Ustazah. Tema
- kita pada siang hari ini yaitu
- perjalanan menuju Allah. Kami undang
- ikhwan dan akhwat untuk menyampaikan
- pertanyaannya lewat nomor seperti biasa
- di nomor WhatsApp
- 0811999720. Insyaallah ustazah akan
- menjawabnya. Tapi setelah nasyid berikut
- [Musik]
- ini berhasil
- [Musik]
- TV silaturahim juga Rasil TV. Ikhwan dan
- akhwat saat ini sedang menyimak kajian
- fikih wanita bersama Ustazah Helini
- Amran dengan tema yaitu perjalanan
- menuju Allah. Sudah dipaparkan perihal
- tema tersebut, namun ada beberapa poin
- yang masih ingin disampaikan. Tafadol
- Ustazah. Iya. Ee pendengar yang
- dirahmati Allah, hikmah yang dapat kita
- ambil dari perjalanan Rasulullah,
- perjalanan Isra Mikraj ini, perjalanan
- menuju Allah ini adalah bahwa bagaimana
- Allah memberikan kekuatan iman, kekuatan
- keyakinan bagaimana meneguhkan keimanan
- dan ketawakalan Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam itu menjadi contoh bagi
- kita. Kita tahu bagaimana Isra Mikraj
- ini terjadi pada masa-masa yang sulit
- dalam dakwah Nabi. Setelah terjadinya
- Amul Husni tahun kesedihan, beliau
- kehilangan dua orang pendukung utama
- dakwahnya. Kemudian respon dari
- masyarakat Thaif. Kita lihat bagaimana
- kesulitan sangat luar biasa. Dan
- puncaknya kemudian Allah hibur beliau
- penguatan hati langsung dari Allah
- dengan menerima perintah kewajiban untuk
- salat. Artinya bahwa kita diajarkan
- sebesar apapun ujian cobaan yang menimpa
- kita dalam kehidupan ini itu solusinya
- itu adalah lakukan perjalanan menuju
- Allah. Bahwa Allah dengan ee langsung
- memperkenalkan bagaimana kekuasaan Allah
- yang maha yang luas itu ya. Bagaimana ee
- misalnya ketika ee Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam diperlihatkan tanda
- kebesaran Allah itu termasuk surga dan
- neraka. ini menjadi pelajaran buat kita
- bahwa satu-satunya cara agar kita mampu
- menghadapi semua bentuk ujian cobaan,
- musibah yang menimpa kita dalam
- kehidupan dunia ini adalah kembali
- kepada Allah, melakukan perjalanan
- menuju Allah. Nah, ini mengajarkan
- kepada kita bahwa Allah maha kuasa
- dengan atas segala sesuatunya. Dan ada
- balasan yang akan kita dapatkan
- sebagaimana Rasulullah diperlihatkan
- oleh Allah balasan surga dan nerakanya
- sebagai balasan dari amal perbuatan
- manusia. Surga itu untuk orang-orang
- hamba-hamba Allah yang menjalankan
- perintahnya dan balasan dari
- keingkarannya itu adalah neraka. Nah,
- inilah kewajiban salat ini adalah hadiah
- dari Allah untuk umat Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam dalam
- melakukan perjalanan menuju Allah. Ini
- hikmah yang terbesar. Luar biasa ya.
- Salat inilah yang menjadi ibadah utama,
- menjadi penguat kita. Kedudukannya
- langsung ya Allah perintahkan kepada
- Rasulullah diberikannya di Sidratul
- Muntaha bukan lewat dititipkan lewat
- malaikat Jibril. Inilah sarana
- komunikasi langsung seorang hamba dengan
- penciptanya. Allahu Akbar. Allah yang
- maha besar. Wallahuam
- bawab. Baik, tadi sudah disampaikan ee
- satuan penutup tema kita. Kami akan
- langsung Ustazah izin saya langsung
- membacakan pertanyaan sudah masuk ini ke
- e mesin WA Rasil yang pertanya dari Nur
- Kaulan Sadida bertanya. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatullahi wabarakatuh. Saya
- sebagai remaja sepertinya agak susah
- untuk istikamah di depan teman-teman
- saya. Saya salat wajib saja dibilang
- alim. Saya mengingatkan mereka untuk
- tidak menggibah kemudian mereka tidak
- terima. Mohon nasihatnya Ustazah. Siapa,
- Mbak namanya? Nurul Kaulan Sadidah.
- Masyaallah, bagus banget. Nurul Kaulan
- Sadidah. Mudah-mudahan menjadi cahaya
- ya, bisa menyampaikan ee perkataan yang
- benar. Luar biasa ee Nurul ya. Ini ee
- luar biasa ya keistikamahan. Insyaallah
- enggak ada yang berat. Bismillah ya.
- Intinya gini. Pertama kita mulai dengan
- diri kita dulu ya. Kita salat kita
- mengajak tapi tidak memaksa ya. Artinya
- ayo gitu ya. Terus minta jangan lupa ya
- kekuatan kita dalam istikamah, dalam
- menjalankan perintah Allah ini tentu
- didukung dengan doa hubungan kita dengan
- Allah. Maka minta pada Allah diberikan
- kekuatan ya doa kepada Allah
- mudah-mudahan mampu membuka ee pintu
- kebaikan bagi orang lain. Jadi artinya
- mafatiha lil khair. Jadi Allahumma
- ja'alna mafatiha lilhairi wahayar. Ya
- Allah jadikan aku pembuka kunci kebaikan
- bagi orang lain dan penutup pintu
- keburukan bagi orang lain. Jadi itu doa
- doa agar mudah-mudahan ee Nurul kita
- semua mampu menjadi ee membuat orang
- lain itu mendapatkan hidayah. Jadi
- ketika misalnya mereka bergibah ya
- mungkin ee cara pun harus di ini ya
- disesuaikan. Jadi kalau kita maksudnya
- baik, kalau caranya tidak baik nanti
- hasilnya tidak baik. Jadi cara baik
- sampaikan dengan ee maksud baik
- sampaikan dengan cara yang baik.
- Misalnya ketika tadi suruh jangan
- bergibah berat. Iya. Jangan langsung
- ditegur. Artinya alihkan dulu
- pembicaraannya. Bisa jadi mereka belum
- paham apa bahaya gibah tersebut. Ya,
- jadi luar biasa nih Nurul ya. Ee
- insyaallah mudah-mudahan dengan ee
- keistikamahan bismillah jalan pokoknya
- minta kekuatan pada Allah ya. Minta
- kekuatan. Jadi ada dalam Al-Qur'an ya,
- ya ayyuhalladzina amanutainu bobri wasah
- gitu ya. Jadikan e penolong itu dengan
- ee istain bobri sabar dan salat. Jadi
- bersabar bantu dukung kesabaran itu
- dengan salat ya. Jadi tidak hanya salat
- lima waktu tapi juga dengan bantu dengan
- tahajud. Mudah-mudahan ya Nurul ya ee
- mudah-mudahan sabar itu kuncinya ya.
- jangan berputus asa, tapi ee pahami juga
- caranya ya ee bagaimana membuka pintu
- hati teman-teman kita. Karena yang
- namanya teman kan enggak mau digurui
- gitu ya, ya enggak mau diatur biasa,
- tapi contohkan saja kemudian ee ajak
- dengan cara yang ahsan ya, billahi ahsan
- ya. Mudah-mudahan Nurul ya kita doakan
- mudah-mudahan tetap istikamah ya.
- Insyaallah. Amin. Insyaallah. Amin.
- Baik, sudah terjawab insyaallah. lengkap
- ya. Ee saya akan ke pertanyaan
- berikutnya dari hamba Allah ini Ustazah.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Ustazah, ayah saya baik
- hati, namun beliau salatnya
- belentang-belentong. Malah kadang-kadang
- salat hanya di hari Jumat saja. Kalau
- kami atau ibu saya menegur, beliau akan
- bilang, "Yang penting kan jadi orang
- baik."
- Dulu juga Rasulullah ketika tahun-tahun
- pertama kenabiannya tidak langsung
- memerintahkan salat, namun mengajarkan
- akhlaknya. Ee itu terus yang menjadi
- senjatanya, Ustazah. Kami mendoakan
- sekali untuk ayah bisa lebih
- memperhatikan salatnya, namun sulit
- sekali. Bagaimana ya, Ustazah cara
- menyampaikan yang baik dan bisa masuk
- untuk ayah saya? Terima kasih. Iya. Eh,
- subhanallah ya. Masyaallah ya. Ayah ini
- baik ya, tapi salatnya begitu. Jadi
- begini, namanya orang tua tuh enggak mau
- digurui ya, enggak mau dinasehhati,
- enggak mau di ya namanya juga orang tua.
- Maka dengan orang tua yang seperti ini
- pertama tentu ee ber ee interaksi dengan
- lembut ya. Tunjukkan bahwa ee ini
- namanya tadi siapa? hamba Allah ya ee
- seorang yang baik ya, yang bakti sama
- orang tua. Intinya hubungan antara anak
- dengan orang tua tetap harus dijaga.
- Kemudian ajak belajar bersama-sama
- dengan ayah misalnya ee ngajak ke
- pengajian atau mungkin lagi
- ngumpul-ngumpul dengerin tuh style tuh
- yang namanya kajian-kajian keislaman
- tuh. Kalau perlu tuh rasil kan juga
- kalau bisa hidup 24 jam deh tuh di rumah
- kan ada tuh ya Mbak Olin ya. ee tentang
- salat itu ya. Nah, kemudian ee apa
- intinya perlihatkan saja bagaimana
- kewajiban sebagai seorang hamba Allah.
- Kemudian doakan mudah-mudahan ee terbuka
- pintu hatinya. Karena hidayah itu memang
- enggak bukan enggak bisa diturunkan,
- enggak bisa diwariskan. Ya pun kalaupun
- alasan ayah itu Rasul aja awal-awalnya
- ya itu kan hanya alasan. Kita juga bisa
- katakan bahwa ajaran Rasul sudah
- sempurna. Ah, ini kan tahapannya memang
- awal-awal belum salat itu belum
- diwajibkan. Diwajibkan itu tahun ke-10
- kenabian itu kan bertahap. Sekarang kan
- Islam sudah sempurna gitu ya. Kalau kita
- pakai dalil begitu ya. Apalagi ada di
- Al-Qur'an alyauma akmaltu lakum. Itu kan
- sudah jelas Almaidah itu ya. Hari ini
- aku sempurnakan bagimu agamamu. Tapi
- orang tua kan enggak mau digurui. Maka
- sama-sama belajar ya. Mungkin kalau
- melihat tadi ayat tadi kasih lihat
- misalnya ya ini tolong jelasin maksudnya
- apa sih gitu. Walaupun ayah ya kita
- doakan saja artinya banyak tangan nanti
- semakin banyak nanya mudah-mudahan Allah
- bukakan pintu hatinya ya. Jadi sifatnya
- tidak menggurui karena tidak ada sangat
- jarang ya orang tua tuh mau digurui oleh
- anaknya itu udah udah sangat jarang.
- Jadi namanya orang tua tuh ada egonya ya
- ayah lagi ya ustazah apalagi ayah egya
- tinggi banget alasan tadi bisa dipakai
- macam-macam lah itu ya. Heeh. Nah, jadi
- sifatnya bertanya gitu ya, dengan
- bertanya kemudian diskusi, kemudian
- mudah-mudahan ee jangan pernah em
- bersikap kepada orang tua kita itu
- seperti
- menyepelekan, merendahkan atau mengatur
- ya itu orang tua egonya biasanya tinggi
- tuh kalau yang diatur-atur gitu ya. Jadi
- ini perhatikan yang seperti ini ya. Nah,
- ini mudah-mudahan Allah berikan ee jalan
- keluar yang terbaik insyaallah.
- Insyaallah. Baik, pertanyaan berikutnya
- menarik ini dari Bapak Akmal.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustazah. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Umat Islam
- setahun sekali rutin memperingati
- peristiwa Isra Mikraj. Pertanyaan saya,
- bagaimana peristiwa ini dapat menjadi
- contoh bagi kita kaum muslimin dalam hal
- kebersamaan dan persatuan umat Islam?
- Mengingat saat ini hal tersebut sulit
- sekali diraih.
- Bagaimana, Mbak? Tadi saya kurang kurang
- fokus, Mbak. Bisa diulangi, Mbak? Iya.
- Ee ini dari Pak Akmal bertanya,
- "Ustazah, ee setiap tahun kita
- memperingati peristiwa Isra Mikraj.
- Bagaimana peristiwa ini dapat menjadi
- contoh bagi kita dalam hal kebersamaan
- dan persatuan umat Islam mengingat
- belakangan ini hal tersebut sulit sekali
- diraih?"
- Ee jadi begini, ini memang dimulai
- sebenarnya dari ee bukan dari kebanyakan
- kalau masalah-masalah persatuan umat itu
- dimulai dari umara, ulama dan umara ya.
- Jadi ketika sekarang kita kita ulama
- deh, ketika masing-masing ee ulama atau
- pimpinan-pemimpin umat ini misalnya ya
- ee menunjukkan bahwa mereka itu ee
- bersatu dalam akidah, berjamaah dalam
- ibadah ya toleransi dalam masalah
- khilafiah itu pasti umat-umatnya
- pengikutnya ngikut ya. Jadi itu yang
- kita harapkan itu ya. Ee mudah-mudahan
- akan hadir ee ulama-ulama yang
- mempersatukan umat, tidak
- mempermasalahkan besar masalah-masalah
- fikih gitu ya. Ee itu satu. Yang kedua,
- tentu kita tidak mengharapkan kapan ya
- kita disatukan. Kita pun sebagai umat
- Islam juga berusaha dari kita idd
- binafsik bahwa kita ingin juga persamaan
- persatuan ya tidak menghujat. Jadi
- dimulai dari kita seandainya semua umat
- Islam memahami bahwa sesama umat Islam
- itu tidak dibenarkan saling menghujat,
- menjaga ee toleransi ee ketika ee
- artinya tadi pakai prinsip tadi itu
- bersatu dalam akidah, berjamaah dalam
- ibadah, toleransi dalam masalah
- khilafiah. Insyaallah akan terjadilah ee
- persatuan umat itu insyaallah. Maka
- mulai dari diri kita kalau kita hanya ee
- berpolemik ya kapan sih umat ini bersatu
- apa gimana kita mulai dari kita, dari
- keluarga kita insyaallah ya. Kita
- berharap juga mudah-mudahan ini didengar
- oleh para ulama kita, para ee asatid
- kita ya di mana pun mereka berada mereka
- tidak saling menghujat. Mereka
- menghadirkan Islam rahmatan lil alamin.
- Mereka bertoleransi dalam masalah
- khilafiah. Karena yang paling utama dan
- pertama itu adalah bagaimana kita umat
- Islam itu bersatu dalam akidah. Ya,
- mudah-mudahan ee ini ee menjadi harapan
- kita semua. Dan tidak lupa teruslah
- berdoa agar umat ini bisa bersama-sama
- ya dalam ibadahnya. Mudah-mudahan amin
- ya rabbal alamin. Amin ya rabbal alamin.
- Baik, Bapak Akfal insyaallah terjawab
- ya. Kemudian pertanyaan berikutnya masih
- dari hamba Allah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Ustazah, peristiwa Isra
- Mikraj kan merupakan hadiah dari Allah
- untuk menghibur Rasulullah. Nah, kita
- sebagai manusia biasa apabila berada
- dalam kondisi yang kesedihan yang luar
- biasa sampai seolah-olah kita merasa
- sendirian di bumi ini, di dunia ini,
- bagaimana ya, Ustazah, kita bisa
- mendapat penghiburan seperti yang
- Rasulullah dapatkan. Masyaallah.
- Masyaallah.
- Masyaallah. Ee jadi kalau kita lihat ya
- puncak dari Isra Mikraj ini di antaranya
- yang dapat kita ambil ee hikmahnya itu
- adalah salat. Salat itu mikrajul mukmin,
- naiknya seorang hamba ke hadapan Allah.
- Nah, itu satu ya artinya salat ya ee
- dengan mempelajari ee memperhatikan
- sudah benarkah salatku, sudahkah salatku
- mampu mencegah dari perbuatan fahsya dan
- mungkar. Sudahkah salatku itu menjadi
- suatu hal yang aku arih Nabi Haya Bilal?
- Rehat jadi tenang ketika salat. Dengan
- salat itu semua permasalahan jadi mudah,
- jadi ringan. Nah, itu jadi catatan buat
- kita nih ya. Itu salatnya itu.
- Perhatikan tentang salat ini ya.
- Bagaimana kekhusyukannya, bagaimana ee
- salat ini apakah menjadi ee suatu
- kebutuhan kita atau hanya sekedar
- penunaian kewajiban. Nah, itu kan
- menjadi ee penentu ee dengan ee tingkat
- ujian cobaan kita. Kalau kita jadikan
- salat ini sebagai kebutuhan kita,
- insyaallah seberat apapun ujian yang
- kita alami, insyaallah mudah kita atasi.
- Nah, itu satu. Yang kedua, ketika
- Rasulullah itu Isra Mikraj itu untuk
- penghibur misalnya ya, diperjalankan
- dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa
- kemudian Sidratul Muntaha. Terus kita
- umatnya gimana dong? ee kita
- diperintahkan Nabi ketika
- ee apa kalau akan rihlah gitu ya ee
- rihal ya itu ketiga tempat ya saat ini
- kan yang memungkinkan itu adalah
- Masjidil Haram, Masjid Nabawi. Jadi
- artinya apa? Umrah ya Mbak. Masyaallah.
- ketika ada ya kita ketika memungkinkan
- ya memungkinkan segalanya materi atau
- semuanya yang terkait dengan perjalanan
- itu mungkin perlu dipertimbangkan juga
- untuk melaksanakan ee perjalanan ke
- Masjid Nabawi dan Masjidil Haram ya. Ke
- Masjidil Haram itu untuk menunaikan
- umrah. Ke Masjid Nabawi itu untuk ziarah
- ke makam Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Itu kalau memungkinkan. Kalau
- tidak memungkinkan berarti ya
- mengoptimalkan salat ini dengan apa?
- Dengan salat tahajud misalnya tidak
- hanya yang lima waktu tapi tahajud di
- situ. Serahkan semuanya kepada Allah.
- Ngadulah semuanya nangis mau apapun
- pokoknya tuh di tahajud itu karena Allah
- turun ke langit bumi ini ya pada malam
- hari. Insyaallah mudah-mudahan Allah
- berikan kekuatan. Insyaallah.
- Insyaallah. Baik. Ini ee pertanyaan dari
- Aba Aba Alba Al. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah.
- Waalaikumsalam. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Ee di
- Keramat Jati saya bertanya. Saya kadang
- kalau lewat tempat pemancingan suka
- sedih ustazah melihat para bapak-bapak
- yang sehari-harinya hanya memancing dari
- pagi dan sampai malam. Nampaknya enggak
- tahu apakah mereka itu salat atau tidak.
- Bagaimana juga itu nasib anak dan
- istrinya. Mohon nasihat ya, Ustazah. Ya
- Allah, inilah kondisi kita, Mbak ya. Itu
- ada penelitian tuh di Indonesia itu ee
- hanya berapa persen yang salat, yang
- salat itu ee kemudian yang ke masjid
- gitu ya, itu ada beberapa itu luar biasa
- sangat sangat sedikit. Saya enggak hafal
- penelitiannya, Mbak ya. Oh, ada ada ee
- lokal atau internasionalnya? Enggak.
- Indonesia. Indonesia. Oh, Indonesia.
- Oke. Indonesia. Nah, artinya ini adalah
- salah satu cermin kondisi ee umat Islam
- di Indonesia ya, yang di pemancingan.
- Bahkan kalau kita mau lihat lagi yang
- salat Jumat aja ini itu kan lima waktu
- yang ditanyakan ya bagaimana
- keluarganya. Salat Jumat aja misalnya
- lihatlah di pasar-pasar di hari Jumat ya
- ketika salat Jumat banyak banget yang
- enggak salat ya. Tetap ramai. Iya. Iya.
- Maka oleh karena itu ada prinsip yang
- kita pahami bersama adalah nahnu duat
- qobla. Kita tuh dai loh gitu ya.
- Jadi bagaimana dai
- itu gitu ya. Kalau kamu lihat
- kemungkaran cegahlah. Nah, ini kan
- kemungkaran misalkan ya. Tapi kan enggak
- mungkin dong orang lagi mancing kita
- samperin. Eh, Bapak-bapak dengar ya saya
- mau ceramah kanak enggak mungkin begitu.
- Jika engkau melihat kemungkaran cegahlah
- dengan biadiih dengan tangan. Nah,
- tangan ini maksudnya adalah kekuasaan.
- Makanya umat Islam yang berada di tampuk
- kekuasaan, memiliki jabatan yang
- strategis, di situ dia bisa berkiprah
- lebih banyak untuk ee membuat kebaikan
- sebanyak-banyaknya. Bikin aturannya kek
- apa kek gitu ya. Itu kalau dia sudah
- memiliki kekuatan. Kalau enggak Fabi ee
- apa namanya? Fabilisan nih dengan
- lisannya ya. Kan tadi enggak kenal lihat
- orang kok gimana ya? Karena memang kita
- tidak memiliki kekuasaan ya. Tidak
- mungkinlah kita kan cuma lihat aja tadi
- Bapak lewat aja gitu ya.
- cuma nunggu ikan doang gitu ya. pikiran
- sih Bapak
- menunggu ikan saja sampai menghabiskan
- waktu yang itu karena memang mereka
- enggak paham ya arti hakikat kehidupan
- sebagai khalifatullah fil ard tujuan
- hidup kan begitu ya maka harus tetap
- dicegah nahi mungkar yaitu fabiqolbihi
- walikaful iman dengan hati itulah
- selama-lamanya iman artinya doakan ya
- pak ya doakan mudah-mudahan mereka Allah
- berikan hidayah dan Allah berikan
- keistikamahan kepada kita gitu ya. Jadi
- doakan mudah-mudahan Allah bukakan pintu
- hati hidayahnya. Karena doa bigiri apa
- di dengan gaib ya dengan tidak ada ee
- orangor yang kita doakan tidak ada
- bersama kita di belakangnya kita doakan
- insyaallah makbul insyaallah ya. Jadi
- orang-orang yang seperti itu kita doakan
- semoga Allah berikan hidayah, Allah
- berikan jalan untuk mereka bisa
- mempelajari nilai-nilai keislaman.
- Makanya sekarang ini kan ibd binafsik
- ya, ibdak bi usrotik ya. Mulai dari diri
- kita, mulai dari keluarga kita. Kita
- lihat, kita periksa nih keluarga kita.
- Ada enggak di antara keluarga kita yang
- salatnya masih belum gitu ya. Oh,
- alhamdulillah sudah. Coba lihat dulu ee
- kerabat kita misalnya ya. Nah, kalau ini
- dimulai dari diri kita mudah-mudahan
- nanti keluarga orang-orang itu juga
- mudah-mudahan ada yang seperti itu juga
- ya. Mengajak juga keluarganya untuk
- salat. Mudah-mudahan ya, Pak ya, Allah
- berikan ee kepada umat Islam hidayahnya,
- kepada pemimpin-pemimpin kita, para
- ulamanya ya sudah menjangkau semuanya
- ya. Mudah-mudahan diberikan hidayah
- Allah dan semuanya menjadi ee yusun ya,
- mereka salat ya. Mudah-mudahan
- insyaallah. Insyaallah. Insyaallah.
- Amin. Yang penting didoakan selatu
- berarti Bapak melihat sesuatu yang ee
- tidak sesuai dengan kaidah keislaman
- didoakan kata Ustazah. Ya, Ustazah ya.
- Ya, saya ke pertanyaan berikutnya dari
- Ibu Hamba Allah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Saya seorang ibu, ustazah
- dan melaksanakan insyaallah selalu tidak
- dan tidak saya tinggalkan salat wajib,
- salat sunah, dan mengaji. Namun, Ustazah
- sekitar dua atau 3 tahun belakangan ini
- nampaknya tidak terasa lagi kenikmatan
- dan kehidmatannya. Itu ditandai dengan
- kok saya jadi jarang menangis ya,
- Ustazah. Padahal dulu-dulu ketika
- membaca Al-Qur'an tiba-tiba ada rasa
- rindu dengan Rasulullah. Kemudian saya
- tiba-tiba merasa sangat sedih mengingat
- kematian. Tapi sudah belakangan ini saya
- seperti ee saya seperti melakukan
- rutinitas saja, Ustazah. Mohon
- nasihatnya Ustazah. Apa yang terjadi
- dengan diri saya. Terima kasih.
- Masyaallah. Ee ini buat kita semua juga
- ya, Bu ya. ee catatan buat kita ketika
- hati sudah mulai keras, tidak lagi
- tersentuh, ini ada apa ya? Ee memang
- para ulama itu memberikan ee apa ya ee
- analisa ya ketika hati sulit untuk
- menangis, ketika sulit untuk khusyuk,
- coba periksa maksiat apa yang telah kita
- lakukan. Ya, karena dengan maksiat itu
- akan terhalang. ada jarak, ada batas,
- ada hijab dengan Allah. Salat yang kita
- lakukan ini hanya sebagai formalitas,
- ya. Maka kita tidak dalam rangka menuduh
- orang, tapi kita evaluasi diri kita
- sendiri ya, Bu. Ya. Pertama dari sisi ee
- zahir, ya. Dari sisi zahiriah artinya
- periksa makan dan minum kita ya. Apakah
- semuanya dijamin halal gitu ya. Karena
- ee dari sisi kehalalan ini penting
- banget. Lukmah wahidah yaas itu sesuap
- makanan yang di ee konsumsi oleh manusia
- itu yarudu amalum yauman itu dapat
- menjauhkan ee menolak amalnya selama 40
- hari. Jadi bagaimana bisa khusyuk? Allah
- enggak nerima amalnya gitu ya. Jadi
- periksa kehalalan harta ya makanan kita
- itu ya. Itu kalau lihat ulama dulu tuh
- luar biasa jaga kehalalan itu ya. Luar
- biasa itu satu ya jaga kehalalan.
- Kemudian yang kedua ee periksa hati.
- Hati kita ee sejauh mana kita merawat
- hati. Hati itu kalau enggak dirawat bisa
- berkarat ya. Maksudnya bagaimana? Ee
- periksa hati kita dari semua
- perilaku-perilaku yang dapat ee
- menghanguskan amal saleh kita. Apakah
- kita riak dalam berbuat? Apakah kita ada
- rasa sombong? Apakah kita hasad ya
- dengki dengan orang? Tidak menginginkan
- kebaikan kepada orang. Apakah kita punya
- rasa dendam? Nah, itu ya perlu diperiksa
- ya. Jadi ee periksa hati kita apakah
- masih ada di situ rijub, sombong,
- takabur, iri, dengki, hasad, pokoknya
- kotoran-kotoran itu. Nah, itu bila ada
- itu akan
- menghalangi kedekatan kita dengan Allah.
- Ada hijabnya. Jadi enggak lagi terasa
- nikmat, enggak lagi terasa lezat, ya.
- sulit untuk mencucurkan air mata itu
- karena tadi kotoran-kotoran tersebut
- gitu ya itu diperiksa. Kemudian ee yang
- ketiga kita periksa apakah ada perbuatan
- ee maksiat yang kita lakukan misalnya ee
- dalam hubungannya dengan ee orang-orang
- yang wajib kita taati ya. misalnya kita
- dengan orang tua bagaimana hubungannya.
- Karena seorang sikap anak yang durhaka
- sama orang tua itu juga mampu
- menghalangi menghijab dirinya atau
- misalnya dengan suami ya atau misalnya
- adakah hak orang yang kita ambil ya
- hak-hak orang misalnya ketidakjujuran ya
- misalnya atau bergibah, menggunjing atau
- mengambil barangnya atau berbuat bohong,
- dusta, pokoknya semua-semua bentuk
- kemaksiatan. Nah, di situ diperiksa itu
- ee ketika itu kita periksa, oh enggak
- tuh, alhamdulillah enggak ada semua yang
- kita lakukan. Nah, coba lihat ee porsi
- porsi waktu kita untuk kita habiskan
- dalam amal-amal mubah lebih banyak mana
- dengan porsi yang kita pakai waktu kita
- untuk amal-amal yang bermanfaat dan
- mendatangkan pahala. Nah, itu juga bisa
- di ee diperiksa. Kalau banyak porsi
- waktu kita untuk hal yang mubah-mubah,
- itu enggak akan terasa lagi nikmatnya
- kita beribadah. Ya, contohnya gini deh.
- Mudah ya, Mbak Olin, kita semua ya,
- antara HP dengan Quran ketika porsi HP
- lebih banyak kita pakai itu sepertinya
- untuk porsi Quran bisa terkurangi
- jatahnya. Bahkan kadang-kadang mungkin
- enggak disentuh karena sudah asik ya.
- Jadi, ini mubah-mubah. Jadi, perbuatan
- mubah ini ya memang ee mempengaruhi.
- Makanya dalam hadis Nabi mengatakan,
- "Min husni
- islamil." Bagian dari kebaikan Islam
- seseorang itu adalah meninggalkan ee
- hal-hal yang sia-sia yang tidak
- bermanfaat baginya. Karena ini akan
- mengurangi ya menggerus ya nilai ke apa
- kekhusyukan kepada ee kita kepada Allah.
- Makanya salah satu tadi caranya itu tadi
- hindarkan tadi yang apa saya sampaikan.
- Kemudian terus berdoa Allahumma
- alikrikaukrika wusni ibadatik. Itu doa.
- Nah, yang terakhir eh upaya untuk kita
- semua bagaimana kembali ya bisa
- menikmati ibadah-ibadah kita adalah
- dengan cara ziarah kubur. Ya, datang deh
- ke kuburan, ziarah kubur. Kemudian kita
- bisa merenung hidup kita tuh untuk apa,
- ke mana kita akan kembali kalau misalnya
- enggak ada kuburan ya yang kita ziarahi
- ya. Karena mungkin orang tua kita
- dikuburkan di kampung atau gimana, coba
- deh kita misalnya mendengarkan
- kajian-kajian yang terkait dengan ee
- iman kepada hari akhir atau baca buku
- tentang kiamat ya yang tempat kita
- kembali. Nah, mudah-mudahan dengan cara
- ini ee mudah-mudahan kita akan kembali
- menikmati ibadah-ibadah kita insyaallah.
- He. Baik. Ah, masyaallah. Sudah beberapa
- ee poin-poin tadi yang penting sekali
- untuk menjadi catatan kita mengingatkan
- kita jangan langsung ee percaya diri
- terhadap ibadah-ibadah yang kita
- lakukan. Ternyata bisa juga ee nilainya,
- value-nya berkurang karena hal-hal yang
- tadi Ustazah sebutkan. Baik, Ustazah.
- Nampaknya merupakan pertanyaan terakhir
- yang menutup kajian kita pada siang hari
- ini. Ee silakan kesimpulan, Ustazah. Ya,
- pendengar yang dirahmati Allah.
- Perjalanan menuju Allah itu adalah
- perjalanan yang panjang sebagaimana
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- diperjalankan ee itu adalah untuk
- menjadi ee penguat bagi Rasulullah. Nah,
- bagi kita umat Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam, perjalanan kita menuju
- Allah itu adalah dengan melaksanakan
- salat yang merupakan mikrajul mukmin.
- Dengan salat inilah seorang hamba
- memiliki sarana untuk berkomunikasi
- langsung dengan penciptanya. Ini
- menunjukkan bahwa keimanan kepada Allah
- itu adalah tanpa syarat. Kita
- melaksanakan ibadah salat lima waktu
- dalam sehari semalam. Itu menunjukkan
- bahwa kita ingin menjadi hamba Allah
- yang mencintainya. Ingin bahwa hati kita
- hanya bergantung kepadanya. ingin bahwa
- perjalanan kita menuju Allah di dunia
- ini nanti akan berakhir ee menuju rida
- dan cintanya. Insyaallah mudah-mudahan
- dengan ibadah kita yang tulus kepada
- Allah, dengan kesabaran dalam menghadapi
- ujian ini, dengan ee meyakini bahwa
- semua amal itu akan dibalas oleh Allah,
- kita berharap mudah-mudahan kita berhak
- mendapatkan surganya dan bertetangga
- dengan Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Astagfirullahai wakum.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Jazakillah
- khairan khasiron Ustazah Helini Amran
- atas waktunya, atas ilmunya,
- pengingatnya. Insyaallah bermanfaat
- sekali untuk kita dan para pendengar
- yang mengikuti kajian ini dari awal
- hingga akhir. Terima kasih juga untuk
- para pejuang dakwah yang berada di
- Rasil, ada Ondi dan Algi. Kami mohon
- maaf apabila yang diterima siaran kami
- hari ini agar gangguan atau tidak
- nyaman. Mudah-mudahan dibukakan pintu.
- Maaf. Baik, kami tutup dengan doa.
- Subhanaka allahumma wabihamdika ashadu
- alla illa anta astagfiruka wa atubu
- ilaik. Wabillahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.