Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:08 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:13 Asalamualaikum warahmatullahi 0:15 wabarakatuh. 0:16 Waalaikumsalam. 0:17 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:19 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:22 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:24 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:26 Bagaimana kabar Anda di siang hari ini? 0:29 Semoga Mas ee Mas semoga dalam keadaan 0:32 sehat walafiat dan tetap menyimak siaran 0:36 kami di hari ini. Walaupun trik matahari 0:41 di luar, mudah-mudahan tidak menyurutkan 0:43 semangat kita ikhwan dan akhwat untuk 0:44 terus menimba ilmu dari apa yang 0:47 disampaikan oleh para narasumber kita 0:49 yang mana pada siang hari ini telah 0:51 hadir Ustaz Fawas Abi Zawiyah. 0:54 Asalamualaikum warahmatullahi 0:55 wabarakatuh, Ustaz. 0:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:58 wabarakatuh. Sehat, ustaz? Ya, 0:59 alhamdulillah barakatukum. Dan 1:03 tema yang akan beliau bawakan yaitu 1:06 tentang pesan penting baginda Rasulullah 1:09 sallallahu alaihi wasallam sepulang haji 1:12 wada. Kita kembali berjumpa pada hari 1:16 ini tepat di hari Selasa di tanggal 10 1:19 Juni 1:21 2025. 1:22 Baiklah ikhwan dan akhwat, tanpa 1:24 berpanjang lebar kita akan mendengarkan 1:26 materi dan juga tausiah yang akan 1:29 disampaikan oleh guru kita Ustaz Fawas 1:32 Abi Zawiyah. Tafadol Ustaz. 1:34 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:37 Asalamualaikum warahmatullahi taala 1:40 wabarakatuh wafiratuhu waridwanuhu. Kami 1:44 sampaikan ee kepada segenap pendengar 1:48 radio silaturahim 1:51 AM 720 1:53 untuk Islam yang satu. 1:56 juga ikhwan-akhwat, musyahidin dan 1:57 musyahidat yang ikut menyimak, 1:59 menyaksikan melalui kanal 2:03 Rasil TV, melalui media YouTube ataupun 2:08 Facebook ataupun TikTok di mana saja 2:12 berada dan juga tentunya yang 2:14 mendengarkan melalui Radio Garden 2:17 Internasional baik yang ada di Malaysia, 2:21 Singapura, ee kemudian Australia, Timur 2:24 tengah semua dan juga tentunya 2:27 radio-radio ee di sekitar Pulau Jawa ini 2:32 yang ikut bersinergi dengan Radio 2:33 Silaturahim untuk menyiarkan kajian 2:37 Islam yang satu hari ini, Selasa, 10 2:40 Juni menyiarkan tausiah siang. Ada di 2:44 Sukabumi, ada di Jawa Tengah, ada di 2:48 Jogja, ada di Magelang, ada di 2:52 Banyuwangi, ada di Bondowoso, ada di 2:56 Bali, ada di Kalimantan, Pontianak, ada 3:00 di Palu, Sulawesi, ada di Papua, Aceh, 3:05 Sigli, Aceh, kemudian Palembang, Batam, 3:09 semua yang ikut menyiarkan kajian radio 3:12 silaturahim. untuk Islam yang satu. 3:14 Siang hari ini kita akan 3:18 bersama-sama merenungkan 3:20 ee peringatan peristiwa agung 3:24 sepulang Nabi kita Muhammad sallallahu 3:27 wasallam wabaraka alaihi wa ala alih 3:30 melaksanakan hajatul wada', haji 3:32 perpisahan. 3:34 Beliau sepulang haji bersama rombongan, 3:36 ribuan sahabat singgah di sebuah rest 3:40 area kalau istilah kita saat ini atau di 3:42 sana dikenal dengan gadir ya. Adir itu 3:45 artinya tempat orang-orang berehat ya, 3:50 melepaskan hewan ternaknya untuk minum 3:52 di sebuah oase dan yang lain ee para 3:56 jemaah berehat memasang tendanya, 3:58 beristirahat, bermalam atau berteduh di 4:02 sebuah air tersebut. Lalu Nabi kita 4:04 Muhammad sallallahu wasallam wabaraka 4:07 alaih selepas haji perpisahan. Kenapa 4:10 disebut haji perpisahan? Karena haji itu 4:13 dilaksanakan oleh beliau pada tahun 10 4:16 Hijriah. 4:18 Kemudian beliau di bulan Rabiul Aal 4:20 tahun 11 Hijriah kembali ke hadapan 4:23 Allah Subhanahu wa taala. Itulah dikenal 4:25 dengan haji perpisahan. Nah, ketika 4:28 beliau sepulang haji pada tanggal 18 4:30 Zulhijah di rest area tersebut, ya, 4:35 beliau 4:37 berdiri 4:39 di hadapan ribuan sahabat menyampaikan 4:42 khotbah yang cukup panjang dan 4:45 menyampaikan dua hal penting dalam 4:48 khotbah tersebut yang dicatat oleh 4:52 banyak para perawi hadis ya. ee kemudian 4:57 beliau sampaikan bahkan ada di salah 5:00 satu hadis ee dua pesan tersebut beliau 5:03 ulang-ulang ee seketika beliau berada di 5:06 Kota Madinah sehingga jelang beliau 5:08 wafat pada tanggal 12 Rabiul Aal tahun 5:12 11 Hijriah. Nah, yang pertama tentunya 5:16 ee 5:18 pesan penting beliau adalah 5:21 pemberitahuan ya pemberitahuan kepada 5:24 seluruh umat dan para sahabat bahwa 5:29 beliau mengisyaratkan 5:31 bahwa masa beliau bersama para sahabat 5:35 tinggal sebentar lagi. Beliau 5:38 memberitahukan akan ada utusan Allah 5:41 yang menjemput beliau tidak lama lagi. 5:45 Nah, di tengah pesan itu beliau berpesan 5:48 ada dua perkara yang bila para sahabat 5:53 dan umat Islam setelah era sahabat ini 5:56 berpegang erat pada dua hal ini, maka 5:59 beliau menjamin umat tidak akan tersesat 6:04 selama-lamanya. 6:06 Yang pertama pesan beliau berpegang erat 6:09 teguh kepada kitabullah yaitu Al-Qur'an. 6:13 Dan yang kedua pesan beliau 6:17 ada beberapa teks riwayat yang sedikit 6:19 berbeda ee pelafalannya yang umumnya 6:22 adalah pesan beliau untuk berpegang 6:24 kepada para itrah. Siapa itu itrah? 6:28 Itrah itu anak keturunan Baginda 6:31 Muhammad sallallahu wasallam wabaraka 6:34 alaih yang seiring sejalan dengan beliau 6:40 ya memegang erat ee pesan beliau yaitu 6:44 memegang erat Al-Qur'an dan menjadikan 6:46 Al-Qur'an satu-satunya panduan hidup 6:49 mereka. Nah, para itra ini adalah 6:51 keluarga Rasul yang hidup berjalan 6:55 sesuai pandu Al-Qur'an. Ada perfaz 6:58 pelafalan berbeda dalam riwayat lain 7:02 yang serupa pesan beliau untuk menjaga 7:05 para itrah. Jadi ada dua redaksi 7:08 berpegang kepada Al-Qur'an dan itrahnya 7:11 beliau sallallahu wasallam wabarak 7:13 alaih. Dan yang kedua e lafal riwayatnya 7:18 adalah berpegang kepada Al-Qur'an dan 7:22 menjaga 7:23 kemuliaan kehormatan keluarga beliau. 7:27 ini hadis sekalipun berbeda pelafalannya 7:31 atau bentuk ee lafaznya, tapi hadis ini 7:35 sepakati oleh para ulama ahli hadis baik 7:37 di kalangan ahlusunah maupun Syiah 7:40 sebagai hadis yang mutawatir. Nah, ada 7:43 sebuah redaksi hadis lain yaitu 7:46 berpegang kepada Al-Qur'an dan sunahku. 7:51 Nah, menurut para ulama ahli hadis, 7:53 kapan-kapan akan kita bahas secara 7:54 detail. 7:56 ee hadis ini tidak sekuat sanad sanadnya 8:01 artinya mata rantai hadis ini tidak 8:03 sekuat hadis yang tadi. Artinya 8:07 bila dibandingkan 8:08 antara hadis Quran dan itrah 8:13 dengan hadis Quran dan sunah, maka hadis 8:16 Quran dan itrah mutawatir. 8:19 Artinya level sanad hadis tersebut sudah 8:24 memiliki ee 8:29 apa namanya? nilai keabsahannya seperti 8:32 Al-Qur'an. 8:34 Nah, sedangkan [berdehem] hadis 8:35 Al-Qur'an dan sunah ee banyak 8:38 diperbincangkan. 8:39 Di antaranya karena ada seorang yang 8:41 bernama Saleh Atalhi yang dikenal dengan 8:44 seorang yang pendusta. Maka level 8:48 kualitas mata rantai hadis ini Quran dan 8:50 sunah ee turun tidak menjadi sebuah 8:53 hadis yang sahih. Nah, kemudian di 8:56 tengah ee khotbah tersebut Rasulullah 8:59 menyampaikan menyampaikan sebuah 9:00 pernyataan. 9:02 Beliau memanggil sahabat Ali kemudian 9:04 mengangkat kedua ee tangan sahabat Ali 9:09 ya ke ke atas. Kemudian Rasulullah 9:12 mengatakan di hadapan ribuan para 9:14 sahabat dengan sebuah pertanyaan. Jadi 9:17 kata tangan kiri beliau Rasulullah 9:18 memegang tangan kanan kanan tangan kanan 9:21 sahabat Ali mengangkatnya. Nah kemudian 9:24 beliau 9:26 menyampaikan banyak pertanyaan 9:29 ee tentang mana yang lebih berhak untuk 9:31 dihormat ya mana yang lebih berhak untuk 9:35 diikuti Allah kah atau yang lainnya. 9:38 Para sahabat menjawab Allah. Kemudian 9:40 setelah Allah Taala, adakah yang lebih 9:42 berhak untuk diikuti, dihormati selain 9:45 Aku? Tidak ada. Artinya setelah Allah 9:47 Rasulnya. Nah, siapakah maula kalian? 9:50 Siapakah penghulu kalian? Siapakah ee 9:53 pembimbing kalian? Para sahabat 9:55 mengatakan, "Engkau wahai Rasulullah." 9:57 Lalu beliau mengatakan, "Siapa yang 9:59 meyakini bahwa aku adalah pimpinannya, 10:03 maka mesti mengakui sahabat Ali sebagai 10:06 pemimpinnya." Ya man kuntu maula 10:09 faaliyun maula. Allahumma wali man 10:12 walaadi 10:14 manada wur man nasar wul man khadalah. 10:19 Ya. Maka pesan Rasul, siapa orang yang 10:21 mendukung atau ikut bersama Ali ya, maka 10:26 berarti akulah menjadi walinya. Dan 10:30 Allah Rasul membacakan sebuah doa. Ya 10:33 Rabb, wahai Tuhanku 10:36 berwalakalah. Artinya jadilah engkau 10:39 sebagai wali orang yang apa? Mengakui 10:42 Ali sebagai walinya. Dan musuhilah 10:45 orang-orang yang memusuhi Ali dan 10:47 tolonglah orang yang menolong Ali. Ini 10:49 pesan Rasul di tengah khotbah perpisahan 10:52 beliau ee selepas hajatul wada'. Nah, 10:55 dua ee pesan ini dikenal dengan 10:59 azsaqalain. 11:01 Adaqalain hadis Quran dan itrah. Ada 11:04 taqalain adalah satu paket hadis Quran 11:07 dan itrah juga berwala kepada 11:10 pendukungan ee perintah untuk mendukung 11:13 sahabat Ali. Nah, ini akan dibahas 11:16 detail pada hari Sabtu nanti insyaallah 11:18 taala. Di mana? Di majelis bubur subuh 11:22 ee Masjid Nurul Yakin insyaallahu taala. 11:25 hari Sabtu 14 Juni. 11:26 14 Juni 11:27 bakda salat subuh dan insyaallah akan 11:29 memberikan penjelasan secara langsung 11:31 adalah gurunda kita Al Ustaz Husein bin 11:34 Hamid Al-Attas. Nah, oleh karenanya mari 11:37 catat 11:38 kita buka kajian ini ya. Kita buka 11:40 kajian ini dengan membaca ummul Quran, 11:42 suratul fatihah. 11:44 Ya, bermohon pada Allah subhanahu wa 11:46 taala semoga semua di antara kita umat 11:48 Islam Allah jadikan min ahlul fatihah. 11:51 Hidup kita selalu dibimbing oleh Allah 11:53 subhanahu wa taala bersama orang-orang 11:55 yang Allah tabaraka wa taala telah 11:57 berikan nikmat pada mereka. Minan 12:00 nabiyin wasiddiqin wasyuhada wasaliihin. 12:03 Tak lupa kita doakan orang tua kita yang 12:04 sudah meninggal dunia, 12:06 kakek anak kita sudah meninggal dunia. 12:08 Semoga Allah subhanahu wa taala jadikan 12:09 kubur mereka raudah min riyadil jannah. 12:12 Dan juga untuk orang tua kita yang masih 12:14 hidup, guru-guru kita yang masih hidup, 12:17 Allah Subhanahu wa taala anugerahkan 12:18 panjang umur fi sihatin wafiah. 12:22 Rezekinya dilimpahkan oleh Allah 12:23 subhanahu wa taala, berkah usianya. Tak 12:26 lupa tentunya untuk radio silaturahim, 12:28 untuk Islam yang satu, kita doakan radio 12:30 ini senantiasa mendapatkan keberkahan 12:32 dari Allah Subhanahu wa taala. tentunya 12:34 tak lupa juga saudara-saudara kita yang 12:36 berada di Palestina 12:38 yang sedang berada dalam ujian yang 12:40 sangat besar ya di hadapan mereka para 12:43 Zionis yang menjajah mereka, membantai 12:47 mereka didukung oleh para orang-orang 12:50 munafik dari kalangan umat bangsa Arab 12:53 dan juga didukung oleh para orang-orang 12:55 kufar ya dari bangsa Barat dan yang 12:59 lainnya. Kita doakan semoga Allah 13:01 Subhanahu wa taala anugerahkan mereka 13:02 kesabaran, Allah berikan pertolongan dan 13:05 Allah bantu mereka melawan penjajahan. 13:09 Dan tentunya ada peristiwa penting juga 13:11 di hari ini. 13:13 Gurunda kami, salah satu gurunda kami 13:15 yaitu Abah Habib kami Al Habib 13:18 Abdurrahman bin Syekh bin Salim Alattas 13:20 juga Al Habib Umar bin Ahmad Al-Attas. 13:22 Hari ini adalah hari jadi mereka, hari 13:25 milad mereka. Semoga Allah subhanahu wa 13:27 taala terima amal baik yang sudah 13:29 berlalu dari usia mereka dan apa yang 13:32 tersisa dari usia mereka. Allah 13:33 anugerahkan keberkahan usia, keberkahan 13:36 waktu anugerahkan panjang umur fi 13:38 taatillah warasul fi khairin wa lutfin 13:42 wafiah. Guru-guru kita gurunda Ustaz 13:45 Husin bin Hamid Alattas, Al Ustaz Hamzah 13:47 bin Atas Alatas, kemudian eh Abina K.H. 13:51 Muhammad Ihya Ulumiddin Alwalid Bujah 13:54 Kiai Ghazali Musanif Aminah Syihabuddin 13:57 Al Habib Ahmad bin Muhammad Almiki di 13:59 Rusaifah Makkah Al Habib Zain bin 14:01 Ibrahim bin Sumed Madinah kemudian Al 14:04 Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin 14:06 Hafid di Darul Mustofa Tarim Al Habib 14:08 Abu Bakar bin Muhammad Faqih di Ribat 14:10 Tarim Hadr Maut kemudian tak lupa juga 14:13 untuk Asayid Kamal Bagir Al-Hahaidari 14:16 kemudian Syekh Hasan Farhan Al Maliki. 14:19 Kemudian Dr. Hadan Ibrahim Al-Hani. 14:21 Mudah-mudahan mereka semua senantiasa 14:23 dibimbing oleh Allah subhanahu wa taala 14:25 dijaga dari bermacam fitnah dunia dan 14:28 akhirat. Ala hadinah waullu niyatin 14:31 shihah. Waila hadratin Nabil Mustofa 14:34 Muhammadin sallallahu alaihi wa alihi 14:37 wasallam. Alfatihah. 14:40 Auzubillahis samiil alim 14:43 minasyaitanirrajim. 14:46 Bismillahirrahmanirrahim. 14:50 Alhamdulillahiabbil 14:52 alamin arrahmanirrahim 14:56 maiki yaumiddin 14:58 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in 15:03 ihdinasirathal 15:04 mustaqim 15:06 shathalladzina 15:08 an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim 15:13 waladin 15:24 Amin ya rabbal alamin. 15:28 Ikhwan akhwat 15:30 ee maasyiral mustamiin dan mustamiat, 15:33 musyahidin dan musyahidat hafidakumullah 15:37 warana warakum jamian insyaallahu taala. 15:43 Beliau Nabi Muhammad sallallahu wasallam 15:45 wabaraka alaih 15:48 melakukan haji. Disebutkan haji beliau 15:51 hanya sekali seumur hidup 15:54 dan beliau melaksanakan haji di tahun 15:57 ke-10 Hijriah 16:00 dan dikenal dengan Hajjatul Wada'. 16:04 Hajjatul wada atau dalam ungkapan lain 16:07 hajatul balagh disebut dengan hajatul 16:10 balagh karena beliau meminta persaksian 16:14 para sahabat 16:16 dengan beberapa kali pertanyaan beliau, 16:19 "Hal ballagtu?" 16:21 "Hal ballagtu, hal ballagtu?" Para 16:24 sahabat menjawab, "Allahumma 16:29 ballagtum." Allahumma ballagta. 16:32 Allahumma ballagta. Lalu beliau 16:33 menjawab, "Allahumma fashad." 16:36 Rasul bertanya kepada para sahabat di 16:38 depan ribuan sahabat, "Apakah aku sudah 16:40 menyampaikan amanah Allah?" Para sahabat 16:43 menjawab, "Sudah ya Rasulullah, apakah 16:47 aku sudah menyampaikan risalah Allah?" 16:49 "Sudah, ya Rasulullah." Pertanyaan 16:51 berulang-ulang dengan pertanyaan, "Hal 16:53 ballag?" Dan jawaban dari para sahabat, 16:56 "Ballagta." "Innaka qad ballagta." 16:59 "Innaka qad ballagta." Ya. Lalu 17:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 17:03 berkata, "Allahumma fashhad." Ya Allah, 17:07 terimalah persaksian para 17:08 sahabat-sahabatku 17:10 bahwa aku sudah menyampaikan tugas, 17:13 menyampaikan amanah, menyampai risalahmu 17:16 kepada mereka semua. Dikenal dengan 17:18 sebutan hajatul balagh, dikenal dengan 17:21 hajatul wada'. Karena di di haji ini 17:23 adalah haji perpisahan. Rasulullah 17:26 sallallahu alaihi wa wasallam selepas 17:29 haji di bulan 17:32 Rabiul Awal. Haji adalah di bulan 17:35 Zulhijah. Selepas Zulhijah Muharram 17:38 selepas Muharram Safar selepas Safar 17:41 Rabiul Awal Rasulullah sallallahu alaihi 17:45 wasallam wafathul maniah. Rasulullah 17:48 diwafatkan oleh Allah Subhanahu wa 17:50 taala. Nah itu dikenal dengan haji 17:54 perpisahan. 17:56 Artinya inilah perpisahan yang Nabi ee 18:00 adakan di sebuah lembah air ya, tempat 18:05 air 18:07 mata air ada di situ untuk orang-orang 18:09 mengambil minum untuk diri mereka 18:12 ataupun hewan ternaknya yang dikenal 18:14 dengan khum. Jadi itu antara Juhfah dan 18:19 Madinah. 18:21 Ikhwan akhwat rahimakumullah. 18:24 Pesan penting Rasul sallallahu alaihi wa 18:27 ali wasallam 18:29 adalah sebuah pesan yang maha dahsyat. 18:33 Rasulullah selama 23 tahun, 13 tahun di 18:38 kota Makkah kemudian 10 tahun di kota 18:42 Madinah. Yathrib kala itu namanya 18:46 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 18:49 secara dengan sabar bertahap 18:53 ya menunggu turunnya ayat-ayat suci 18:57 Al-Qur'an 18:59 sebuah pesan ilahi risalah ilahi ya 19:05 the message from God ya pesan dari Allah 19:09 Subhanahu wa taala 19:12 untuk Nabi disampaikan kepada umat. 19:15 ajaran Allah, bimbingan Allah, aturan 19:19 Allah, larangan Allah, ilmunya Allah, 19:24 pesannya Allah, renungan Allah 19:28 yang isinya hakikatnya adalah narasi 19:31 dari segala iradat Allah terhadap 19:36 manusia. 19:37 Segala keinginan Allah 19:41 ya yang Allah sampaikan kepada manusia. 19:44 untuk mereka laksanakan. 19:47 Dan tidak lain 19:49 apa yang Allah sampaikan 19:52 dari segala keinginannya 19:54 terhadap manusia 19:56 tidak lain tujuannya 19:59 untuk kepentingan 20:01 kebaikan manusia. 20:04 Dalam Quran suratul Anfal Allah 20:06 berfirman, "Ya ayyuhalladzina 20:09 amanustajibu 20:11 lillahi walirasuli 20:15 idza daakum lima yuhyikum 20:18 wamu anallaha yahulu bainal waqbih 20:24 waahu ilaihiyarun." 20:27 Allah memberikan sebuah panggilan dan 20:30 seruan kepada hamba-hambnya yang mengaku 20:33 beriman. Allah memberikan sebuah 20:36 perintah, "Istajibu lillah." 20:39 Jawab oleh kalian dengan penuh 20:42 kesungguhan 20:45 untuk Allah 20:47 Rasul-Nya 20:49 saat Allah dan Rasul-Nya memanggil 20:51 kalian. 20:53 Karena Allah dan Rasul-Nya 20:56 tidaklah memanggil kalian kecuali lima 20:59 yuhyikum 21:01 untuk satu hal yang memberikan kehidupan 21:04 baik bagi kalian. 21:07 Maka Al-Qur'an 21:09 yang di saat khotbah perpisahan baginda 21:12 Rasul disampaikan oleh beliau 21:17 sebuah jaminan 21:19 sepeninggalku nanti. 21:21 Jika kalian betul-betul mau berpegang 21:25 erat 21:27 dengan kitabullah, 21:31 dipastikan kalian tidak akan tersesat 21:35 jalan. 21:37 Ma tamassaktum bihima 21:40 lan tadillu ba'di abada. 21:46 Karena apa yang beliau sampaikan 21:48 melalui 21:50 riwayat hadis ini ada adalah merupakan 21:55 aplikasi dari ayat pesan ayat-ayat suci 21:59 Allah yang beliau sudah bacakan kepada 22:04 manusia. 22:05 kepada hamba-hamba Allah. 22:09 Satu contoh 22:12 Quran surah Thaha 22:15 yang mana di ayat 123 22:19 Rasul menyampaikan firman Allah kepada 22:22 segenap manusia 22:26 sebuah pesan maha dahsyat dari Allah 22:31 kepada Adam dan anak turunnya 22:34 dengan firman Allah tabaraka wa taala 22:41 min hudanaba 22:44 hudaya 22:46 fala yadillu wala yasqo 22:53 bila telah datang pada kalian 22:56 dan jawabannya sudah datang 22:59 apa yang datang dari Allah Taala 23:02 hudan bimbingan 23:05 hudan dan petunjuk 23:07 hudan 23:09 pengarah hidup, 23:11 petunjuk hidup, pengarah hidup, 23:14 pembimbing hidup. Maka Allah beritahukan 23:18 siapa di antara kita yang betul-betul 23:21 mau berittiba 23:24 berjalan di belakang bimbingan Allah, 23:28 berjalan di belakang panduan Allah, 23:32 berjalan di bawah di belakang tuntunan 23:35 Allah yang bernama Al-Qur'an. 23:39 Allah berikan dua perkara jaminan. Fala 23:43 yadillu 23:44 pasti tidak akan tersesat jalan. 23:49 Wala yasyqo dan tidak akan celaka 23:54 hidupnya. 23:55 Akan selalu mendapatkan saadah lawan 23:59 dari syaqawah. 24:02 Bila seorang hidup berjalan di belakang 24:04 pandu Al-Qur'an, Allah berikan jaminan 24:07 akan meraih saadah, 24:10 kebahagiaan hidup. 24:12 kebahagiaan rumah tangga, kebahagiaan 24:16 lingkungan bertetangga, 24:18 kebahagiaan 24:21 ee lingkungan bangsa dan negara. 24:25 La yadillu wala yasqo. 24:30 Namun sebaliknya, 24:33 waman a'ad anikri. 24:36 Siapa di antara kalian yang berpaling 24:41 bukan hanya memalingkan wajah, namun 24:44 memalingkan badannya 24:46 dan pergi membelakangi Al-Qur'an. 24:51 Apa kata Allah tabaraka wa taala? 24:54 Fa inna lahu 24:57 maisyatan donka. 25:00 Untuknya tidak ada bahagian kecuali satu 25:04 di dunia. 25:06 akan meraih maisyatan donka kehidupan 25:11 yang sempit. 25:13 Oke. Secara material mungkin Allah 25:15 berikan keluasan kelapangan. 25:18 Secara finansial semua serba kecukupan. 25:22 Namun hidupnya tidak pernah ada 25:25 ketenangan. 25:27 Selalu galau, 25:30 tidak tenang, 25:32 tidak tentram, dipenuhi rasa takut. 25:36 ini takut itu. Itulah gambaranu. 25:44 Maka sungguh untuknya hanya ada satu. 25:47 Apa itu? Maisatana. 25:51 Ini di dalam kehidupan dunia dan nanti 25:54 di akhirat. Wahsyuruhu 25:57 yaumalqiamati 25:59 a'ma. 26:01 akan dibangkitkan, dikumpulkan oleh 26:03 Allah nanti di negeri akhirat ya di hari 26:06 kiamat 26:08 dalam keadaan buta. 26:12 A'ama dalam keadaan tidak bisa melihat. 26:15 Buta matanya, buta matanya. 26:18 Lailahaillallah. 26:20 Nah, kemudian dalam ayat tersebut Allah 26:22 lanjutkan 26:25 gambaran orang yang seperti ini yang di 26:28 dunia dapat kehidupan yang sempit, di 26:31 akhirat 26:34 merana karena dibangkitkan dalam keadaan 26:37 buta. Bertanya kepada Allah, "Rabbi lima 26:41 hasyartani a'ma." 26:44 Tuhan, kenapa kau bangkitkan aku dan 26:48 dikumpulkan dalam keadaan buta? 26:51 Waqad kuntu basirro. Padahal dulu 26:56 sewaktu hidup di dunia aku normal bisa 26:59 melihat apa saja yang ada di hadapanku. 27:03 Apa jawaban Allah? Lihat renungkan 27:05 jawaban Allah Taala. Qala kadalika 27:08 atatka ayatuna. 27:12 Ya, hal demikian itu kau rasakan saat 27:16 ini di dunia bisa melihat di hari kiamat 27:20 dibangkitkan dalam keadaan buta. Apa 27:22 kata Allah? Karena alasannya 27:25 atatka 27:26 ayatuna. 27:29 Datang kepadamu ayat-ayatku. 27:33 Al-Qur'an 27:35 datang padamu. 27:38 Kalau dahulu para sahabat menanti selama 27:42 23 27:44 tahun, proses dan tahapan turunnya 27:47 Al-Qur'an 27:49 sebagai solusi hidup bahagia untuk 27:53 mereka, itu pun dibarengi dengan ujian 27:57 embargo, tumpahan darah, tenaga, harta. 28:02 Sedangkan kita terlahir Al-Qur'an sudah 28:06 berbentuk 28:08 dalam bentuk mushaf yang begitu indah. 28:11 Berbentuk PDF juga ada. Suara para qari 28:16 berkumandang. 28:17 Tinggal kita pilih mau ikuti cara bacaan 28:20 siapa. 28:21 Terjemah bukan hanya 28:25 satu per ayat namun per kata terjemah 28:28 Al-Qur'an. 28:30 Bagi kita yang memiliki alat komunikasi, 28:33 handphone, gadget, handphone smart, 28:37 tinggal mengunduh, 28:39 masuk ke dalam handphone kita, buka, 28:41 dengarkan, pelajari. 28:44 Subhanallah. 28:45 Nikmat mana lagi yang mau kita dustakan? 28:49 Tapi sayang, 28:51 atatka ayatuna. Kata Allah, 28:54 datang padamu ayat-ayat suciku. 28:59 Fanasitaha. 29:00 Namun dengan sengaja 29:03 kalian melupakannya. 29:05 Wakalikalum tunsa. Maka di hari ini pun 29:09 kalian dilupakan oleh Allah Subhanahu wa 29:13 taala. Tidak dipedulikan. 29:16 La yuzakkihim 29:18 wala yanzuru ilaihim. Allah tidak mau 29:21 melihat mereka. Waliyadubillah. Tidak 29:24 mau menghapuskan dosa mereka. Tidak mau 29:26 membersihkan mereka. 29:30 buat mereka hanya mendapatkan azab yang 29:33 begitu perih. 29:36 Wadalikal yauma tunsa 29:40 walika 29:41 najzi 29:43 man asrofa walam yummin biayati rabbih 29:49 walazabul 29:51 akhirati 29:53 asyaddu wa abqo. 29:56 Ya Allah. 29:57 [mendengus] 29:59 Allah beritahukan dalam Quran surah 30:00 Thaha ini tentang efek buruk yang akan 30:05 dirasakan oleh orang-orang yang selama 30:08 hidup di dunia tidak melirik kepada 30:10 Al-Qur'an. 30:12 Bahkan berpaling, pergi membelakangi dan 30:16 meninggalkan Al-Qur'an. 30:18 Allah berikan balasan. 30:21 Berikan balasan berupa apa? Walzabul 30:24 akhirati asyaddu wa abqo. 30:29 Siksa 30:31 negeri akhirat lebih menyakitkan, 30:35 lebih kuat, dan lebih kekal untuk mereka 30:39 rasakan di hari kemudian. Wali 30:42 iyadzubillahi minzalik. Lalu dari ayat 30:46 ini Rasul sampaikan khotbah di hadapan 30:49 ribuan sahabat dengan ungkapan beliau 30:52 inni 30:54 fikumqini 30:57 ma tamaktum bihima lanu ba'di abada. 31:03 Selama kalian mau berpegang erat dengan 31:05 dua pusaka ini, dua pesan penting ini, 31:09 kalian dijamin tidak akan tersesat 31:13 sepeninggalku selama-lamanya. 31:16 Nah, yang satu adalah merupakan tali 31:20 Allah. Hablullahi mamdud minasama wal 31:23 ard. 31:24 Tali yang dibentangkan oleh Allah 31:29 dari langit ke bumi sebagai media 31:31 penghubung antara Dia Allah dengan kita 31:35 makhluknya. 31:36 Allahu Akbar. 31:39 Mamdud dibentangkan oleh Allah dari 31:42 langit ke bumi. Allah 31:45 pegang arat itu. Apa itu? Kitabullah. 31:49 Wasimu bihablillahi 31:52 jamian. 31:55 berpegang erat 31:57 dan bukan hanya dipegang. Ikat tali itu 32:01 ke tubuh kalian agar kalian terikat 32:04 dengannya dan jangan sampai berpecah 32:07 belah. 32:09 Nah, itulah Al-Qur'an hablullahil matin. 32:13 Tali Allah yang begitu kokoh. 32:17 Itu pesan Rasul dalam khotbah perpisahan 32:23 selepas beliau melaksanakan hajatul wada 32:26 tanggal 18 Zulhijah tahun 10 Hijriah. 32:32 Selepas ini kita akan sambung pelajaran 32:36 dan tausiah siang tentang pesan Nabi 32:38 kita Muhammad sallallahu wasallam 32:40 wabaraka alaih. Barakallahu fikum 32:42 jamian. 32:42 Baik, terima kasih Ustaz. Ikhwan dan 32:44 akhwat. Demikian tadi pemaparan yang 32:47 telah disampaikan oleh guru kita Ustaz 32:50 Fawas Abizawiyah. Kami jeda sejenak 32:53 terlebih dahulu dan tetaplah bersama 32:56 kami. Oke. 40:07 Brazil 40:17 [musik] 40:27 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 40:30 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 40:32 subhanahu wa taala. Terima kasih Anda 40:34 masih bersama kami di siang hari ini 40:37 bersama narasumber kita, guru kita 40:39 tercinta, Ustaz Fawas Abizawah. Kita 40:41 lanjutkan pembahasan tentang ee haji 40:46 wada, yaitu pesan penting baginda 40:49 Rasulullah sepulang haji wada. Jelas, 40:52 Ustaz. 40:54 Mustami'in mustamiat hafidakumullahu 40:57 warakum. 41:00 Al-Qur'an. 41:02 Lalu apa sih kitabullah itu? Apa sih 41:05 Al-Qur'an itu? 41:08 Secara bahasa arti Al-Qur'an adalah 41:11 sesuatu bacaan atau satu-satunya bacaan 41:14 yang sempurna. 41:16 Maka 41:18 ketika Rasul berpesan tadi untuk 41:21 berpegang kepada Al-Qur'an 41:24 kitab Allah, maka berarti kita mulai 41:28 dengan pastikan setiap orang beriman di 41:31 antara kita mampu dapat membaca 41:35 Al-Qur'an. 41:38 Al-Qur'an 41:41 dari akar kata yang lain diambil dari 41:45 kata qaronah. Bila tadi Al-Qur'an yang 41:49 diterjemahkan dengan satu-satunya bacaan 41:51 yang sempurna, 41:53 ada akar kata lain yang menjadi akar 41:57 dari kata Al-Qur'an yaitu qaranah. 42:00 artinya pasangan 42:03 besti soulmate. 42:06 Makanya 42:08 dalam istilah 42:10 bahasa Arab, 42:12 ikatan antara sepasang suami istri 42:17 disebut dengan aqdun nikah, 42:20 aqdwaj 42:22 atau aqdul qiran, 42:25 ikatan pernikahan, 42:27 ikatan pasangan, ikatan teman sejati 42:32 atau teman setia yang tidak mau 42:35 dipisahkan satu dengan yang lain. Maka 42:38 berarti ketika Nabi berpesan 42:43 fastamu 42:44 atau tamassaku bihi, pegang erat Quran. 42:48 Artinya jangan kau pisahkan dirimu 42:52 sesaat pun dari Al-Qur'an. 42:55 Kenapa? Dia akan menjadi teman setiamu 42:59 di dengan catatan kau jadikan dia teman 43:02 setia, pasangan yang tidak terpisah 43:04 darimu 43:06 di kehidupan dunia. Maka selepas 43:08 kehidupan dunia dia akan senantiasa 43:12 menemani dirimu 43:14 hingga mengantarkan dirimu masuk ke 43:17 dalam surga Allah menjadi orang yang 43:21 bahagia sejati selama-lamanya. 43:24 Itulah Al-Qur'an. 43:27 Maka tidak heran dalam Quran surah 43:30 Ar-Rahman, 43:32 Al-Qur'an surah Ar-Rahman 43:35 ketika Allah Subhanahu wa taala 43:39 memperkenalkan dirinya kepada para 43:41 hamb-Nya 43:43 bahwa Dia Allah zat yang maha pengasih 43:48 yang tak pilih kasih dengan nama 43:53 Ar-Rahman. 43:56 Ar-Rahman. 43:58 Allah perkenalkan dirinya di awal surah 44:01 Ar-Rahman ini bahwa ia aku Allah adalah 44:04 Ar-Rahman. 44:06 Zat yang maha pengasih yang tak pernah 44:09 pilih kasih, 44:11 tiada henti kasih-Nya, tiada terputus 44:14 sayangnya kepada apapun dan siapapun. 44:18 Lalu di ayat berikutnya, Allah yang Maha 44:22 Rahman tadi 44:26 kembali 44:28 menguatkan, 44:29 kembali memantapkan, 44:32 memperkenalkan dirinya dengan 44:34 memberitahukan 44:35 apa yang ia lakukan. 44:38 Ar-Rahman cirinya adalah allamal Quran 44:45 yang selalu mengajarkan Al-Qur'an. 44:49 Subhanallah. Al-Qur'an. 44:53 Dia arrahman yang mengajarkan Al-Qur'an. 44:57 Lalu diat berikutnya barulah ia 44:59 memperkenalkan dengan satu perbuatannya, 45:03 satu projeknya. Khalaqal insan. 45:07 Dialah Tuhan yang menciptakan manusia. 45:12 Allamahul bayan. Lalu kemudian 45:14 mengajarkan pada manusia tersebut 45:16 albayan. Potensipotensi 45:20 kemampuan diri untuk memahami segala 45:23 sesuatu. Tapi terlebih dahulu Allah 45:26 perkenalkan dirinya bahwa dia arrahman 45:30 yang memiliki satu project ya 45:33 mengajarkan Al-Qur'an. 45:37 Itulah Al-Qur'an. Tidak salah ketika 45:41 dalam sebuah riwayat disebutkan riwayat 45:44 ini dikeluarkan oleh Al Imam Tirmidzi. 45:47 Sebuah hadis yang 45:50 sebagian pengkritis hadis 45:54 mempermasalahkan 45:56 perawi hadis yang disebut dengan nama 46:00 Al-Harit Al-A'war bahwa sosok ini 46:02 majhul. tidak ada. 46:05 Sebetulnya 46:07 hakikatnya Alhit ibn A'arnya ada. Namun 46:10 karena pesan hadis ini bertentangan 46:13 dengan keinginan sebagian orang, lalu 46:16 mereka berupaya melemahkan riwayat hadis 46:19 ini. Apa itu pesannya? sebuah kisah 46:24 Harit al-A'war yang 46:27 memberitahukan 46:29 kepada Amirul Mukminin Ali bin Abi 46:32 Thalib tentang perilaku orang-orang 46:36 yang berada di masjid Rasul atau berada 46:39 di sebuah masjid. Namun mereka 46:44 menghabiskan waktu untuk 46:47 memperbincangkan 46:48 cerita-cerita, 46:50 kisah-kisah, riwayat-riwayat. 46:55 Lalu Amirul Mukmin bertanya, "Awa fa'alu 46:58 dalalik?" 46:59 Apakah mereka sudah melakukan hal itu 47:01 dengan betul? Iya. Wahai amirul 47:03 mukminin. 47:05 Lalu beliau mengatakan kepada Alharit 47:08 ibn A'war ini, "Ya Harit, 47:11 aku akan ceritakan kepadamu apa yang aku 47:15 dengar dari Baginda Rasul sallallahu 47:18 alaihi wa alihi wasallam yang kau 47:21 ceritakan tadi. Inilah merupakan 47:23 gambaran apa yang dikatakan oleh Arrasul 47:26 yang aku dengar dari beliau." 47:29 Apa itu? 47:30 Ya Ali, 47:32 ala satakunu fitan. 47:35 Wahai Ali, ingatlah nanti akan terjadi 47:40 bermacam fitnah. 47:43 Itu di antaranya orang di rumah Allah, 47:46 di masjid hanya menyibukkan dirinya 47:49 mengisahkan, menceritakan bermacam 47:51 riwayat. Tidak menyibukkan dirinya 47:53 dengan Al-Qur'an. 47:56 Nah, Rasulullah ketika mengatakan kepada 47:59 sahabat Ali bahwa nanti sepeninggal 48:02 beliau akan banyak terjadi fitnah. 48:06 Sahabat Ali seorang yang cerdas 48:09 yang mendapatkan julukan dari Baginda 48:11 Rasul dengan pintu kota ilmu baginda 48:15 Rasul. 48:17 Ana madinatul ilmi waaliyun babuhaan 48:23 arada madinatal ilmi falyatiha. 48:28 Wahai sahabat sekalian," kata 48:30 Rasulullah, "Aku adalah kotanya ilmu, 48:34 bukan gudang ilmu, kota ilmu. 48:38 Dan Ali adalah pemegang kuncinya. 48:43 Karena dia adalah pintu kota ilmu tadi. 48:46 Maka siapa yang menginginkan ilmuku 48:50 karena aku adalah kota ilmu, maka 48:52 datanglah melalui pintunya, yaitu 48:55 sahabat Ali. 48:57 Nah, hadis tadi, hadis yang diriwayatkan 49:00 oleh Al-Harit ibn A'war tadi 49:03 menggambarkan 49:05 kecerdasan dan diplomatis 49:07 seorang Ali ketika Rasul sallallahu 49:10 alaihi wa ali wasallam memberitahukan 49:13 kepadanya 49:14 bahwa nanti sepeninggalku wahai Ali akan 49:17 banyak terjadi fitnah. 49:21 Nah, sahabat Ali tidak perlu 49:24 bertanya kepada Rasul atau minta 49:26 penjelasan fitnah apa saja yang akan 49:29 terjadi, di mana, kapan, dan berapa 49:32 banyak fitnah itu. Tidak. 49:34 Itu pertanyaan yang menghabiskan energi. 49:38 Beliau cukup bertanya kepada Rasul 49:41 tentang solusi yang dapat menyelamatkan 49:44 setiap umat Nabi Muhammad dari fitnah 49:47 tersebut. saat itu terjadi termasuk tadi 49:51 apa yang diceritakan oleh Alhit 49:54 bahwa orang banyak menghabiskan waktu di 49:58 masjid dengan qisos, 50:01 dengan cerita-cerita, 50:03 riwayat-riwayat, 50:05 bukan mengisi waktu dengan membacakan, 50:07 mengajarkan, dan merenungkan Al-Qur'an. 50:12 Apa kata Ali? Famal makhraju minha ya 50:15 Rasulullah. 50:17 Kalau begitu akan terjadi bermacam 50:19 fitnah, 50:21 maka tolong beritahukan apa solusi yang 50:25 dapat mengeluarkan kami, menyelamatkan 50:28 kami dari fitnah tersebut. Maka 50:31 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 50:34 menjawab, "Kitabullah." 50:37 Kitabullah 50:41 Ali yang dapat menyelamatkanmu 50:43 dari bermacam fitnah. Fah apa saja? 50:46 Macam-macam perselisihan, pertentangan, 50:51 kepentingan, 50:52 kekuasaan, 50:55 oligarki, monarki, dan bermacam-macam 50:59 fitnah. 51:00 Kata Rasulullah, 51:03 yang dapat menyelamatkan dirimu dan umat 51:06 yang mau berpegang pada pesan ini dari 51:09 fitnah bermacam-macam tadi. Satu, 51:12 kitabullah. 51:15 Ya, kitabullah Al-Qur'an. 51:18 Al-Qur'an yang dapat menyelamatkan 51:20 dirimu dari bermacam fitnah tersebut. 51:25 Ah, saat ini kira-kira fitnah banyak 51:27 tidak? 51:29 Maka bila jawabannya iya banyak fitnah 51:32 terjadi di dalam diri kita di antara 51:36 keluarga, sahabat, tetangga, komunitas, 51:39 masyarakat, umat, 51:42 maka jawabannya kembalikan perselisihan 51:45 itu kepada kitabullah. 51:49 Waktalaftum fi 51:52 fahukmuhu ilallah. 51:54 Fahukmuhu ilallah. 51:57 Rasul saja ketika 52:00 orang-orang di sekitarnya berselisih 52:03 lalu minta kepada Rasul artinya 52:06 bertahakkim, minta keputusan kepada 52:09 Rasul. Apa solusi? Apa jawaban 52:14 dari persisihan yang terjadi, 52:16 pertentangan yang terjadi di antara 52:17 mereka? Allah perintahkan kepada Rasul, 52:21 fahkum 52:22 bainahum bima anzalallahu ilaik. 52:28 Wahai Rasul, putuskan perkara yang 52:32 terjadi di antara mereka 52:35 menggunakan apa? Bima anzalallahu ilaik. 52:39 Dengan apa yang Allah turunkan padamu 52:42 yaitu Al-Qur'an. 52:46 Itu ketika bermacam fitnah terjadi, maka 52:50 kata Rasulullah yang menyelamatkan 52:53 adalah kitabullah. 52:55 Fihi nabau ma qoblakum 52:58 wa khabaru ma ba'dakum wa faslu ma 53:01 bainakum. 53:03 Al-Qur'an kitabullah 53:06 dalamnya dalamnya berisikan 53:08 berita-berita 53:10 masa lalu yang terjadi pada umat sebelum 53:12 kita. 53:13 Begituun informasi yang akan terjadi di 53:17 masa yang akan datang. Dan Al-Qur'an 53:19 adalah faslu ma bainakum, benang merah 53:23 pemisah 53:24 yang terjadi di antara kalian. Ia yang 53:28 menghakimi, ia yang menetapkan kita yang 53:32 berbeda satu dengan yang lain. Bawa 53:35 perbedaan itu di ke hadapan Al-Qur'an. 53:38 Lihat bagaimana Al-Qur'an memutuskan 53:42 menetapkan 53:44 memisah menjadi benang merah pemisah di 53:47 antara dua persisihan, dua perbedaan, 53:51 dan dua pertentangan. 53:53 Itulah gambaran dari Baginda Rasul 53:56 Muhammad sallallahu alaihi wa wasallam 53:59 tentang agungnya kedudukan kitabullah 54:04 Al-Qur'an di tengah kehidupan kita. Dan 54:07 jika kita mau membuka ayat-ayat suci 54:09 Al-Qur'an, maka akan kita banyak dapati 54:13 ayat-ayat yang memberitahukan tentang 54:17 kedudukan Al-Qur'an, 54:19 marwah Al-Qur'an, peran Al-Qur'an. 54:23 Bahkan Allah beritahukan dengan 54:25 nama-namanya sekalian. Di antaranya 54:28 almuhaimin, 54:30 Al-Qur'an yang menjaga dan menjadi 54:33 parameter neraca mizan, timbangan ukuran 54:37 kebenaran Al-Qur'an alhaq ya kebenaran 54:41 yang pasti dan lain sebagainya. Nah, 54:44 detailnya tentang kisah peristiwa ini 54:48 lebih enak, lebih lengkap kita dengarkan 54:52 langsung dari gurunda kita yang akan 54:54 menyampaikan bayan maksud dari 54:57 hadis-hadis 54:59 yang disampaikan oleh Rasul dalam 55:01 khotbah perpisahan beliau 55:04 tanggal 18 Zulhijah di sebuah lembah 55:08 atau rest area Home ini pada hari Sabtu 55:13 14 Juni waktunya bakda salat subuh. Di 55:18 mana? Di majelis bubur subuh. Majelis 55:22 bubur subuh, Masjid Nurul Yakin, Jalan 55:26 Hajiwi, 55:28 Gandaria Utara, Kebayaran Baru, Jakarta 55:30 Selatan. Catat tanggalnya 14 Juni 55:35 2025, Sabtu bakda salat subuh. 55:39 Insyaallah kita akan dengarkan langsung 55:41 penjelasan yang lebih luas sekaligus 55:45 detail dari gurunda kita dan bagaimana 55:47 kita memahami hadis yang begitu populer 55:50 di kalangan umat Islam. Bahkan di antara 55:53 dua kelompok yang sering terjadi 55:55 perbedaan pendapat ya dalam riwayat. 55:59 Namun untuk hadis ini semua sepakat 56:02 bahwa hadis Quran dan itrah serta hadis 56:06 alwala atau wilayah kepada al-wasi Imam 56:09 Ali adalah hadis [berdehem] yang 56:12 mutawatir. Masyaallah tabarakallah. 56:15 Insyaallah kita akan berjumpa tanggal 10 56:17 Juni Sabtu bakda subuh insyaallah. Dan 56:21 saya mengundang juga nih segenap 56:24 pendengar dan pemirsa catat catat. 56:26 Tolong catat undangan peringatan Maulid 56:29 di majelis bubur subuh kami tadi tanggal 56:32 30 Agustus 6 atau 7 Rabiul Aal ya 1447 56:38 Hijriah bertepatan dengan tanggal 30 56:40 Agustus 56:42 2025 hari Sabtu jam .00 pagi hadir 56:46 bersama guru kita, guru kita Ustaz 56:47 Husein bin Hamid dan para tokoh-tokoh 56:50 cendikia, ulama-ulama serta bermacam 56:52 pemimpin ormas Islam akan datang bersama 56:56 memperingati perayaan Maulid Nabi kita 56:57 Muhammad, perayaan hijrah Nabi kita 56:59 Muhammad karena tanggal 12 Rabiul Awal 57:01 adalah hari sampainya Nabi bersama para 57:04 sahabat di Kota Madinah setelah 57:06 berhijrah dari Makkah di akhir bulan 57:09 Safar tiba di Madinah tanggal 12 Rabiul 57:12 Awal. Begitupun wafat beliau bertepatan 57:14 dengan tanggal 12 Rabiul Aal. Jadi di 57:18 tanggal itu banyak peristiwa-peristiwa 57:20 penting. Oleh karenanya layak kita 57:23 peringati untuk menjadi untuk mengambil 57:25 pelajaran dan pesan-pesan penting di 57:27 hari-hari tersebut. Walaupun besok 57:30 tanggal 30 Agustus belum bertepatan 57:33 tanggal 12 tidak mengapa. Kita adakan 57:35 peringatan memilih hari Sabtu karena 57:38 hari kita semua santai, libur kerja, 57:42 kumpul bersama, dengarkan nasihat para 57:44 ulama. Akan hadir bersama kita Ustaz 57:47 Husein bin Hamid Al-Attas, Ustaz Hamzah 57:50 bin Atas Al-Attas, Prof. Profesor Sayid 57:52 Agil almunawar, kemudian Prof. Amani 57:55 Lubis, kemudian pimpinan Ormas Islam 57:58 Indonesia, NU-nya, Muhammadiyahnya, 58:01 Salafinya, Ahl Baitnya semua insyaallah 58:04 kumpul bersama-sama. Jangan lupa tanggal 58:07 30 Agustus 58:10 2025 pukul .00 pagi datangnya lebih 58:12 awal, sarapan bubur dulu karena ini 58:15 adalah majelis bubur subuh. Setelah itu 58:17 kita akan dengarkan tausiah para guru, 58:20 arahan, bimbingan ya, para ulama, para 58:23 cendikiah. Pukul 09.00 Dan set acara 58:26 kita sarapan bersama nasi kebuli made in 58:29 sendiri ya. Kambingnya ada, ayamnya 58:32 tersedia insyaallahu taala. Gimana Agus? 58:36 Siap. 58:37 Jedah dulu atau ada pertanyaan? 58:38 Pertanyaan, Ustaz. 58:39 Masyaallah tabarakallah. Barakallah 58:40 fikum. 58:41 Baik, pertanyaan yang sudah masuk. 58:44 Terima kasih. Kami ingin menyapa Ibu 58:46 Aminah di Citra Indah. Alhamdulillah 58:49 Ustaz saya menyimak. Kemudian pertanyaan 58:54 ee 58:56 sebentar Ustaz dari Farida di Celengsi. 59:02 Asalamualaikum warahmatullahi 59:03 wabarakatuh, Pak Ustaz. 59:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:06 wabarakatuh. 59:09 Saya Umi Farida di Celengsi ingin 59:12 bertanya. Saat ini banyak orang tua yang 59:14 merasa khawatir dengan perubahan akhlak 59:18 anak-anak remaja, terutama karena 59:21 pengaruh media sosial dan pergaulan 59:23 bebas. Dalam pandangan Islam, bagaimana 59:26 cara mendidik akhlak anak-anak di masa 59:29 ini agar tetap tumbuh dengan nilai-nilai 59:32 islami tanpa membuat mereka merasa 59:34 dikekang? Jazakallah. 59:37 Masyaallah tabarakallah. Terima kasih 59:40 sambutan dari Ibu Aminah ya. 59:41 Iya. di Citral 59:43 itu Ibu Aminah menyimak saja yang 59:45 bertanya Ibu Faridah. 59:46 Menyak Ibu Faridah. Masyaallah 59:47 barakallah fikum. Ibu Aminah, Ibu 59:49 Faridah namanya indah semua nih. 59:51 Ibu Aminah dan Ibu Faridah. Jangan lupa 59:53 tanggal 30 Agustus atau paling dekat 59:55 tanggal 14 Juni ya hadir libur subuh 59:57 insyaallah. 59:58 Nah, pertanyaannya 1:00:00 memang tidak bisa kita pungkiri 1:00:03 perkembangan dan kemajuan teknologi. 1:00:06 Segala sesuatu setiap semakin berkembang 1:00:08 maka efeknya akan semakin kuat. efek 1:00:12 sampingnya ya kebaikan dapat tapi tak 1:00:14 kalah efek buruknya juga menyerang tidak 1:00:17 ada henti. Contohnya misalnya gini 1:00:20 kampung yang kosong ya 1:00:23 listrik enggak ada subhanallah ditemukan 1:00:26 di situ misalnya minyak 1:00:28 Heeh. 1:00:28 Mak di exppplore kan. 1:00:30 Heeh. 1:00:30 E akhirnya apa? 1:00:31 Ramai. 1:00:32 Ramai. 1:00:33 Heeh. 1:00:33 Maju ya kan? Makmur. Tapi ada efek 1:00:37 samping enggak? Ada ya kan? Rusak 1:00:39 tanahnya. 1:00:41 H 1:00:41 rusak lingkungannya 1:00:43 dan seterusnya. Itu bagian dari putaran 1:00:45 sunatullahi taala. 1:00:48 Nah, lalu bagaimana sih 1:00:52 cara 1:00:54 kita menyikapi hal ini? Pertanyaan Ibu 1:00:58 Farid tadi sepintas bisa kita 1:01:00 aplikasikan dari gambaran sahabat Ali 1:01:03 tadi yang mendengar Rasulullah bersabda, 1:01:06 "Ala satakunu fitan." Betul enggak? 1:01:11 Sekarang saya saya gunakan bahasa ini ke 1:01:13 arah Ibu Farida bertanya. Ibu Faridah 1:01:16 ingat ya akan banyak dan sudah banyak 1:01:18 terjadi fitnah melalui perkembangan 1:01:22 teknologi, gadget dan lingkungan 1:01:25 sekitar. 1:01:27 Lalu Bu Faridah bertanya, "Apa dong 1:01:29 solusinya?" Betul enggak jawabannya? 1:01:32 Saya akan berikan jawaban baginda Rasul 1:01:34 tadi kepada Ali 1:01:35 yang bertanya apa apa solusinya selamat 1:01:38 dari fitnah itu? Jawabannya kitabullah. 1:01:41 Pegang erat Al-Qur'an. Jadikan rumah 1:01:44 tangga Ibu Faridah lingkungan di rumah 1:01:47 anak-anak bagaimana caranya mereka akrab 1:01:51 dengan Al-Qur'an. 1:01:53 Bukan sekedar baca tapi mempelajari, 1:01:56 memahami kandungannya. Karena dalam 1:01:58 Al-Qur'an tadi Rasul gambarkan fihi 1:02:01 nabau maana qoblakum waaru ma ba'dakum w 1:02:04 hukmu ma bainakum wahual fasl laisa bil 1:02:07 hazl ya manqala bihi shodq waman hakama 1:02:12 bihi adal al-qur itu di dalamnya 1:02:15 berisikan bermacam kisah masa masa lalu. 1:02:19 informasi akan datang pemutus penetap ya 1:02:24 perkara yang ada bersisi di antara 1:02:27 kalian 1:02:28 benang merah bukan gurauan 1:02:32 dan itulah adalah panduan hidup bagi 1:02:33 manusia orang yang berkata dengan 1:02:37 ayat-ayat Al-Qur'an perkataannya pasti 1:02:39 benar ya kan orang yang membimbing 1:02:43 keluarganya dengan Al-Qur'an pasti 1:02:44 bahagia itu gambaran baginda Rasul 1:02:46 Muhammad 1:02:47 sallallahu alaihi wasallam wabarak alai 1:02:49 Bila kita, saya Kang Abi Agus, Ibu 1:02:52 Faridah takut terjadi fitnah di tengah 1:02:54 keluarga, apa solusinya? 1:02:58 Jadikan rumah tangga kita lingkungan 1:03:00 Al-Qur'an. 1:03:01 Hm. 1:03:03 Bacaan Al-Qur'an senantiasa 1:03:04 berkumandang, 1:03:06 kajian Al-Qur'an senantiasa diadakan, 1:03:08 maka rumah tangga kita akan menjadi 1:03:10 rumah tangga yang barokah. 1:03:12 Heeh. He 1:03:12 yang saadah gemah ripah loh jinawi. 1:03:16 Toto tentram 1:03:17 tot tentram sakinah mawaddah warahmah. 1:03:20 He. 1:03:20 Jadi itu jawabannya Ibu Faridah 1:03:22 pertanyaannya jawaban langsung dari 1:03:24 Rasulullah kitabullah. Pegang erat 1:03:26 Al-Qur'an kalau kita ingin hidup bahagia 1:03:28 dan selamat. Barakallah fiha. 1:03:30 Baik Ustaz ada Ibu Rahmah di Serpong. 1:03:34 Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:36 wabarakatuh. 1:03:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:38 wabarakatuh. [berdehem] 1:03:39 Setiap tahun kita menyaksikan jutan umat 1:03:42 Islam berhaji. Namun seringkiali ibadah 1:03:45 ini hanya dilihat sebagai ritual saja, 1:03:47 Ustaz. 1:03:48 Naam. 1:03:48 Dalam pandangan Ustaz, bagaimana 1:03:50 seharusnya kita memaknai haji secara 1:03:53 spiritual agar benar-benar mengubah 1:03:55 kepribadian dan memperkuat ketakwaan 1:03:58 kita setelah pulang dari tanah suci. 1:04:00 Allah. Allah. 1:04:04 Ibadah haji satu-satunya ibadah yang 1:04:07 Allah berikan catatan khusus. 1:04:09 Manista'a 1:04:11 ilaihi sabila. 1:04:14 Manistat ilaihi sabila. 1:04:18 Berhaji merupakan napak tilas dari 1:04:22 perjalanan hidup Nabi Besar Ibrahim. 1:04:25 Yang jadi permasalahan 1:04:28 edukasi 1:04:30 tentang praktik ibadah haji ini banyak 1:04:33 belum sampai ke tengah lubuk hati setiap 1:04:37 orang yang akan berangkat ibadah haji. 1:04:39 Iya. 1:04:40 Dan bahkan kalau kita mau mundur ke 1:04:41 belakang dari rukun Islam ini ada 1:04:43 namanya rukun salat. 1:04:45 Heeh. 1:04:47 Pesan-pesan salat dalam Al-Qur'an 1:04:49 sendiri itu banyak belum sampai. 1:04:54 Lalu bagaimana tahapan haji? 1:04:56 Kan begitu rukunnya ya kan? Selepas 1:04:59 salat puasa atau zakat. 1:05:01 Heeh. 1:05:01 Zakat puasa baru haji. 1:05:03 Haji. 1:05:04 Di level salat saja banyak dari kita 1:05:08 belum memahami, belum sampai pesan dari 1:05:13 ritual 1:05:14 perintah ibadah salat sampai kepada 1:05:17 setiap individu umat Islam. 1:05:21 Contoh arti kata salat saja 1:05:24 banyak dari umat Islam yang belum 1:05:26 memahami 1:05:27 iya 1:05:28 bahwa salat adalah 1:05:31 satu media penghubung ee satu media 1:05:34 untuk mempererat hubungan antara makhluk 1:05:37 dengan khaliq dengan gerakan-gerakan 1:05:41 salat yang isinya sejatinya adalah satu 1:05:45 tujuan bagaimana seorang hamba 1:05:48 senantiasa hatinya jiwa Anya, raganya 1:05:51 terhubung selalu dengan Al. 1:05:54 Ini kalau kita baca nih 1:05:56 tentang salat dulu sebelum haji. 1:05:59 Dalam Al-Qur'an ada gambaran 1:06:02 berisikan larangan 1:06:04 dari Allah tabaraka wa taala kepada 1:06:06 orang yang beriman untuk jangan 1:06:09 melakukan salat ya dalam keadaan mabuk. 1:06:14 Apa arti mabuk? Tidak sadar. 1:06:18 Salat hanya gerakan tidak sampai kepada 1:06:20 level akal, hati, pikiran, ya. Hanya 1:06:25 sekedar gerakan takbir hingga salam. 1:06:29 Itu belum sampai tuh Al-Qur'an surah 1:06:31 Annisa tuh. Jangan kalian mendekat ya 1:06:34 kepada salat dalam kondisi mabuk. 1:06:39 Heeh. 1:06:40 Mabuk arti enggak sadar. 1:06:41 Iya. 1:06:43 Sehingga kata Allah minimal sehingga 1:06:45 kalian mengerti apa yang kalian ucapkan 1:06:47 dalam salat. Hatta tlamu ma taquulun. 1:06:53 Hatta tlamu ma taquulun. Sehingga kalian 1:06:56 mengerti dan sadar apa yang kalian 1:06:58 ucapkan. Mulai takbir hingga salam. 1:07:01 Jangankan level kesadaran, 1:07:04 mengerti bacaan saja belum ada. Berarti 1:07:06 boleh jadi banyak dari kita ini sampai 1:07:09 saat ini salatnya dalam kondisi mabuk. 1:07:14 La haula wala quwwata illa billah. 1:07:16 Bukan mabuk secara ee sebetulnya, Ustaz, 1:07:20 ya. 1:07:21 Iya. Pesannya di situ. 1:07:23 He. 1:07:24 Arti mabuk kan apa? Orang hilang 1:07:25 kesadaran. 1:07:26 Hilang akal. Iya. 1:07:27 Hilang akal dan kesadaran. Artinya salat 1:07:31 hanya gerakan 1:07:33 akal dan pikiran ke mana-mana. Ada 1:07:34 seorang penyair ya berkata dalam sebuah 1:07:37 syairnya begini. 1:07:38 Syair pesan ya, fakam min musallin 1:07:42 ma lahu min shathi. 1:07:44 Berapa banyak orang yang salat tidak 1:07:48 dapat bahagian apa-apa dari salatnya. 1:07:51 Berarti gambar haji fakam min hajin 1:07:56 ma lahu min hajihihi. Ma lahu min 1:07:59 hajihi. Enggak dapat apa-apa dari 1:08:01 hajinya. Fakam min mulabbin. Berapa 1:08:04 banyak orang yang bertalbiah? Maahu min 1:08:06 talbiatih. Enggak dapat apa-apa dari 1:08:08 talbiahnya. 1:08:08 Iya. 1:08:09 Salat ni siwyatil mihrab wal khfdi 1:08:13 warfi. Yang dia dapatkan dalam salat 1:08:16 cuma tiga. 1:08:19 Apa itu? 1:08:20 Melihat mihrab, 1:08:23 turun rukuk dan sujud lalu bangkit 1:08:25 kembali. Itu yang didapatkan. Lalu 1:08:27 gambar haji tadi, fakam min mulabbin wam 1:08:31 min hajin ma lahu min hajihi w lahu min 1:08:35 umr wahu minbiyati siwa kecuali rukyah 1:08:39 hanya melihat orang yang mengelilingi 1:08:41 Ka'bah 1:08:43 ya 1:08:44 sebuah bangunan berbentuk kubus 1:08:46 hanya berjalan antara bukit Safa dan 1:08:47 Marwah 1:08:48 heeh 1:08:49 hanya melaksanakan lontaran batu jumrah 1:08:52 Aqabah Wusta dan Ula 1:08:54 hanya duduk apa namanya bert teduh di 1:08:57 bawah khemah semasa di Arafah. Hanya itu 1:09:00 saja. Enggak dapat apa-apa dari 1:09:02 salatnya, enggak dapat apa-apa dari 1:09:04 hajinya. Kenapa coba? Kata beliau untuk 1:09:09 orang yang salat ini kasus orang yang 1:09:10 salat dulu. Tarahu ala sudutil hasirati 1:09:14 qoiman. Kau lihat dia sedang berdiri 1:09:19 rukuk dan sujud di atas sejadahnya, di 1:09:22 atas tikarnya. Kau lihat mereka sedang 1:09:25 berpakaian ihram. Dua lembar kain putih 1:09:27 mengelilingi Ka'bah. Kau lihat mereka 1:09:31 sedang berjalan antara Bukit Safa dan 1:09:33 Marwah. Lalu Romal lari dari kecil 1:09:35 antara dua batasan di antara Bukit Safa 1:09:38 dan Marwah. 1:09:40 Kalau lihat mereka sedang melontar 1:09:42 jumrah dengan batunya. Kalau lihat 1:09:44 mereka sedang duduk di Padang Arafah 1:09:46 kepanasan 1 hari. 1:09:49 Tapi sayang kata beliau wahimmatuhu 1:09:54 wa aqluhu waqalbuhu fq fil ak wal bai. 1:10:00 Tapi kau lihat mereka sedang salat di 1:10:03 atas sejadah akalnya, hatinya, 1:10:06 pikirannya, 1:10:08 sibuknya 1:10:10 di mana? Hatinya di pasar, hatinya di 1:10:13 mall, hatinya di bengkel, hatinya di 1:10:17 tempat kerja. 1:10:19 Iya, jasadnya sedang berdiri sejadah 1:10:21 salat. 1:10:22 Iya, jasadnya sedang melakukan tawaf 1:10:24 mengenai Ka'bah. Iya, jasadnya sedang 1:10:27 berjalan 3,5 km antara Bukit Safa dan 1:10:30 Marwah. Iya, jasadnya sedang melontar 1:10:33 batu, katanya melempar setan. 1:10:35 Di mana? Ulaustadul Aqabah. Iya. Jasad 1:10:38 sedang duduk bersimpuh ya sampai 1:10:41 terbenar matahari di Padang Arafah. Tapi 1:10:43 sayang hatinya 1:10:44 ya, 1:10:45 pikirannya 1:10:45 tidak, 1:10:46 fokusnya tidak bersama Allah. Ada yang 1:10:49 di pasar, ada yang di kantor, ada yang 1:10:52 diaga, ada yang di sana, ada yang di 1:10:55 sini. Allahu Akbar. 1:10:57 Lihat kembali pada salat sebagai iias 1:11:00 ya. 1:11:01 Kata Allah Subhanahu wa taala kepada 1:11:03 rasulnya, "Aqim shata lidik." 1:11:06 Wahai Rasul, tegakkan salat untuk 1:11:09 mengingatku. 1:11:10 Karena salat perintahnya adalah 1:11:12 menegakkan nilai-nilainya. 1:11:14 Innata tanhail fahsya wal munkar. 1:11:18 Aqimah. Wahai rasulku, tegakkan bangunan 1:11:21 dan nilai salat dalam kehidupanmu. 1:11:24 Kenapa? Karena salat tanha. 1:11:28 Bila hubunganmu sudah bagus kepada Allah 1:11:29 melalui salat, maka itu akan berbuah 1:11:32 dirimu mampu untuk meninggalkan, 1:11:36 mencegah dari berbuat keji dan mungkar. 1:11:40 Kalau gitu definisi khusyuk itu apa, 1:11:42 Ustaz? Ini belum lagi sampai khusyuk. 1:11:44 Oh, belum sampai. 1:11:44 Baru lagi sampai [tertawa] 1:11:45 baru tadi tidak sadar mabuk. Ya kan? 1:11:48 Makanya Allah gambarkan tadi kan ada 1:11:49 ayat ya. Qod aflahal mukminunalladina 1:11:55 hum fi shatihim 1:11:57 khasiun. Hadir hatinya bersama Allah. 1:12:00 Hm. 1:12:01 Tenang raganya, tidak sibuk dengan yang 1:12:03 lain. 1:12:04 He. 1:12:04 Makanya kan ketika ee seorang ulama dari 1:12:08 itrahnya Rasul, 1:12:09 he 1:12:09 bernama Al Imam Jafar Assadiq ditanya, 1:12:11 "Apa sih arti Allahu Akbar?" 1:12:13 H 1:12:14 Allahu Akbar apa artinya? 1:12:16 Allah Maha Besar. 1:12:17 Terjemahnya itu. 1:12:18 Iya. 1:12:19 Apa maksudnya? 1:12:21 Artinya ketika seseorang sudah melakukan 1:12:23 Allahu Akbar dalam salat, berarti selain 1:12:28 Allah semua kecil. 1:12:31 tidak ada nilai baginya. Tapi kita lisan 1:12:35 mengatakan Allahu Akbar, hati pikiran 1:12:39 ada yang lebih penting dari salat. 1:12:41 Betul enggak? 1:12:41 Memikirkan ini, memikirkan itu, bahkan 1:12:44 aduh sendal tadi ter mana nih? Masjid 1:12:46 Sundal baru beli nih. [tertawa] Allahu 1:12:48 Akbar. Lisan mengatakan Allah maha 1:12:50 besar, tapi rupanya ada yang lebih besar 1:12:52 dari Allah sendalnya. 1:12:55 Ada yang lebih besar dari Allah urusan 1:12:58 tokonya. 1:12:59 Lalu bagaimana dengan haji? Itulah 1:13:01 gambarannya. Kalau ingin hajinya mampu 1:13:04 mencegah perbuatan keji dan mungkar, 1:13:07 maka berhaji dengan hati, berhaji dengan 1:13:11 akal, berhaji dengan pikiran. Bukan 1:13:13 hanya raga dan uang untuk bisa berangkat 1:13:16 ke sana. Maka dari itu kembali hajinya 1:13:19 tidak bisa mencegah dia dari berbuat 1:13:21 keji dan berbuat mungkar. Pulang haji 1:13:23 tetap korupsi. Pulang haji nyakitin 1:13:26 orang. 1:13:27 Heeh. Pulang haji ngambil harta orang, 1:13:29 pulang haji 1:13:30 dengki, pulang haji sombong, pulang haji 1:13:34 begini dan begitu. Maka itulah gambaran 1:13:36 tadi. Tarahu tarahu alhil arafat tarahu 1:13:41 alqabatahu 1:13:43 ala apa namanya tawaf wasi. Tapi sayang 1:13:49 aqluhu 1:13:51 himatu 1:13:54 wallahu taala. 1:13:56 Mudah-mudahan Allah anugerahkan kita 1:13:58 dapat melakukan ibadah-ibadah ritual 1:14:02 salat haji dengan raga dan juga dengan 1:14:06 jiwa kita 1:14:06 serta hati ikhlas. 1:14:07 Serta hati ikhlas karena Allah subhanahu 1:14:09 wa taala. Amin ya rabbal alamin. 1:14:12 Baik. Dua penanya terakhir 1:14:13 masih ada? 1:14:14 Boleh. 1:14:14 Masih ada waktu. 1:14:15 Iya. 1:14:15 Masyaallah tabarakallah. 1:14:16 Ee asal 15 16 Ustaz. 1:14:18 Nam. 1:14:19 Baik. Boleh Andi ya? 1:14:21 Boleh. 1:14:22 Baik Ustaz. Ini ada Ibu Nur di Pondok 1:14:24 Gede. Asalamualaikum warahmatullahi 1:14:25 wabarakatuh, Ustaz. 1:14:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:14:28 wabarakatuh. Nih hari ini pertanyaan 1:14:29 masyaallah nih dari Aminah, Faridah, 1:14:32 Rahmah, Nur. Hari yang begitu berkah, 1:14:35 insyaallah. 1:14:35 Masyaallah tabarakallah. Allah berfirman 1:14:38 bahwa salat itu dapat mencegah dari 1:14:40 perbuatan keji dan mungkar. 1:14:41 Nam. 1:14:42 Namun kenyataannya ada orang yang rajin 1:14:44 salat tapi masih muda marah atau berlaku 1:14:46 tidak jujur. Bagaimana cara kita menjaga 1:14:49 kualitas salat agar benar-benar 1:14:51 berdampak? pada akhlak dan kehidupan se 1:14:54 Allah. Saya tanya gini jawab saya 1:14:57 ini. [tertawa] Ini Bu Nur bukan bukan 1:14:59 bertanya sama saya nih. 1:15:00 Ini nembak saya nih. 1:15:01 Nembak saya 1:15:02 nembak saya. 1:15:03 Iya. 1:15:04 Dari Ibu Rina di Cibinong. 1:15:06 Asalamualaikum warahmatullahi 1:15:07 wabarakatuh Ustaz. 1:15:08 Waalaikumsalam warahmatullahi taala 1:15:10 wabarakatuh. 1:15:11 Baik. Bagaimana membiasakan anak-anak 1:15:13 untuk salat sejak dini? Kadang orang tua 1:15:17 nih hanya fokus pada perintah tanpa 1:15:20 membangun pemahaman atau kecintaan. 1:15:23 Bagaimana pula cara mendidik anak agar 1:15:25 tumbuh mencintai salat bukan sekedar 1:15:29 karena disuruh atau takut dihukum? 1:15:31 Allah. Allah. 1:15:32 Baik. Dua pertanyaan terakhir, Ustaz. 1:15:34 Masyaallah. Tadi pertanyaan yang Ibu Nur 1:15:37 saya enggak boleh jawab deh. 1:15:38 Ini bukan pertanyaan Ibu Nur. Ini 1:15:40 namanya nembak saya. 1:15:41 Masyaallah. 1:15:42 Ya. 1:15:43 Saya masih mudah marah-marah. Mungkin 1:15:45 orang bertanya, "Kalau bukan kepada 1:15:46 ustaz atau ulama, kepada siapa lagi kami 1:15:49 harus bertanya." Begitu, Ustaz. 1:15:51 Ya, semoga ini pertanyaan buat saya 1:15:52 sendiri, ya. 1:15:53 Amin, ya Allah. Makasih. 1:15:54 Ya, itu kalau tanda kutip ya. Kalau 1:15:56 panduannya tadi saya sampaikan 1:15:59 ee ada banyak hal yang punya pengaruh 1:16:03 ya, punya pengaruh untuk menghasilkan 1:16:06 satu ibadah salat yang tadi berbuah, 1:16:10 mencegah perilaku pekji dan perilaku 1:16:13 mungkar. 1:16:15 Di antaranya tadi adalah belajar 1:16:17 memahami apa itu salat, definisinya 1:16:21 apa esensinya. 1:16:24 Asalah hiasilah. 1:16:26 Salat adalah rajutan hubungan komunikasi 1:16:31 kepada Allah. 1:16:33 Sadarlah dulu apa itu salat. Kenali 1:16:35 betul. Salat itu tadi adalah silat. 1:16:39 artinya tali penghubung 1:16:42 ee ee yang mempererat dan mengharmonikan 1:16:45 kemesraan kita dengan Tuhan. Makanya 1:16:48 dalam sebuah hadis ya, ungkapan sebuah 1:16:51 hadis ini enggak salah. Rasul 1:16:53 menggambarkan 1:16:54 asalah khairu [mendengus] mauduin. 1:16:57 Salat itu sebaik-baik media yang Allah 1:17:01 jadikan buat untuk kita berhubung dengan 1:17:05 Allah. Yang tentunya dalam salat itu 1:17:08 adalah bacaan ayat-ayat Al-Qur'an. 1:17:10 Makanya Al-Qur'an dan salat itu satu 1:17:12 kesatuan media penghubung kita dengan 1:17:15 Allah. 1:17:18 Maka salat berarti mempererat tali 1:17:21 hubungan kemesraan kita dengan Allah. 1:17:24 Salat adalah dialog kita dengan Allah. 1:17:26 Dialog kita dengan Allah. Al-Qur'an 1:17:29 dialog Allah dengan kita. Itulah tadi 1:17:32 penghubungnya hablullah. 1:17:35 Yang kedua, mengerti, memahami apa yang 1:17:40 kita lakukan, gerak-gerakkan 1:17:43 dan apa yang kita ucapkan dalam salat. 1:17:46 itu perlu belajar tuh. 1:17:47 Iya. 1:17:48 Mulai takbir hingga salam. Apa apa arti 1:17:50 maksud dari takbir? Apa maksud dari 1:17:52 meletakkan tangan atau melepasnya? Apa 1:17:55 maksud dari membaca doa iftitah? Apa 1:17:58 maksud dari membaca suratul fatihah? Apa 1:18:00 maksud tasbih? Apa maksud dari apa 1:18:04 namanya? Samiallahu liman hamidah. Apa 1:18:06 maksud dari kalimat Allahu Akbar? Apa 1:18:09 maksud dari rukuk? Apa maksud dari 1:18:11 sujud? Kenapa kita duduk? Apa yang kita 1:18:13 baca? itu kita pelajari bukan sekedar 1:18:17 rana fikihnya atau apalagi membincangkan 1:18:20 masalah khilafiahnya qunut dan tidak 1:18:22 qunut taruh tangan di dada atau tidak 1:18:25 ada bukan apa maksud dari gerakan dan 1:18:28 apa maksud atau pesan yang ee yang 1:18:32 berada tersurat dari setiap ucapan 1:18:36 yang tersurat apalagi tersirat pelajari 1:18:38 itu. Itu di antara hal yang dapat 1:18:40 menghantarkan kita kepada khusyuk dalam 1:18:43 salat ya. Sehingga membuahkan kita ee 1:18:47 salat ini membuahkan 1:18:49 kepada efek ucapan, sikap dan perbuatan 1:18:52 kita sebagai seorang yang muqimus shah 1:18:55 yang itu merupakan doa Nabi Ibrahim. 1:18:57 Beliau tidak berdoa rbij'alni minal 1:18:59 musallin tidak. Rabbi ja'alni muqim 1:19:02 shah. Orang yang menegakkan nilai-nilai 1:19:05 salat dalam aplikasi ucapan, sikap dan 1:19:08 tindakan. 1:19:09 keseharian. Artinya orang kalau salat 1:19:11 dengan betul, baik dan benar, maka dia 1:19:14 akan tampil dalam ucapannya, 1:19:17 sikap dan perbuatannya menggambarkan 1:19:19 orang yang mqimus salah. 1:19:22 Dan ada peran penting juga 1:19:25 kalau kita mau renungkan Quran surah 1:19:28 Al-Maidah ayat ke6. 1:19:31 Ketika Allah berfirman, "Ya 1:19:33 ayyuhalladzina amanu idza qumtum ilas 1:19:37 shatil fagsilu wujuhakum wa aidiyakum 1:19:41 ilal marafiq wamsahu biruusikum wa 1:19:43 arjulakum wa arjulikum ilal ka'bain wain 1:19:47 kuntum junuban fatharu dan seterusnya." 1:19:50 Ayat keenam tentang ayat persiapan 1:19:53 sebelum salat dengan bersuci anggota 1:19:56 salat. Anggota salat baik batasan wudu, 1:20:01 mandi, ataupun tayamum. 1:20:03 Tapi coba renungkan 1:20:07 lima ayat sebelum ayat [berdehem] 1:20:09 tentang persiapan salat. 1:20:12 Ada persiapan melalui lima ayat sebelum 1:20:16 ayat wudu ini. I dari Quran surah 1:20:19 Almaidah ayat pertama 1:20:23 sehingga ayat 3, 4 dan 5. Rupanya itu 1:20:27 berisikan persiapan hati dan batin. 1:20:30 Pesan di antara utamanya ayat 3 dan 1:20:33 hingga 5 dari surah Almaidah tadi 1:20:35 menjaga asupan. 1:20:37 Jangan sampai masuk ke tubuh kita asupan 1:20:40 yang tidak halal. 1:20:42 Kenapa hal itu menjadi pencegah, 1:20:45 penghalang dapatnya kita hadir bersama 1:20:49 Allah atau dapat kita menghadirkan Allah 1:20:53 dalam salat kita. 1:20:56 Bila masuk ke tubuh kita asupan yang 1:20:58 haram, baik bendanya haram, cara 1:21:02 memperolehnya haram, prosesnya haram, ya 1:21:06 cara mengkonsumsinya haram, maka ini 1:21:10 semua yang masuk dalam tubuh kita dari 1:21:13 asupan-asupan haram tadi akan 1:21:15 menghalangi kita bisa salat dengan baik 1:21:20 dan benar, khusyuk dan hadir bersama 1:21:22 Allah. Itu yang perlu kita perhatikan. 1:21:25 Ya, maka mudah-mudahan di rumah tangga 1:21:28 kita, kita d dapat menjaga anak, suami, 1:21:32 istri, penghuni rumah ini dari 1:21:34 asupan-asupan yang haram. Supaya ketika 1:21:39 mereka melakukan salat, 1:21:42 salat mereka betul-betul 1:21:44 sudah memenuhi syarat yang disebutkan 1:21:46 oleh Allah dalam Al-Qur'an. Ya. Lalu 1:21:49 memahami isi salat, ucapan dan 1:21:52 gerakan-gerakan salat sehingga salatnya 1:21:55 nanti akan berbuah. Tanha anil fahsya 1:21:58 wal munkar. 1:21:59 Lalu ibu yang bertanya, bagaimana cara 1:22:01 menumbuh menumbuhkan dalam hati 1:22:02 anak-anak kita tentang pentingnya salat? 1:22:05 Yang pertama tadi jaga asupan. 1:22:08 Pastikan anak-anak kita tidak 1:22:10 mengkonsumsi asupan yang haram. 1:22:13 Yang kedua, 1:22:15 sebelum memerintahkan 1:22:17 ketika mulai mata mereka melihat orang 1:22:19 tuanya sejak kecil 1:22:22 mulai bisa membedakan apa dan siapa di 1:22:24 hadapannya, maka tampakkan kepada 1:22:27 anak-anak kita selalu menjaga salat. 1:22:31 Hmm. 1:22:33 Karena anak-anak akan lebih mengefek 1:22:36 kepada mereka apa yang mereka lihat. 1:22:38 Heeh. dari ketimbang apa yang mereka 1:22:41 dengar dari sebuah perintah. 1:22:42 Heeh. 1:22:43 Pertama akan lihat dulu. 1:22:44 Iya. 1:22:45 Apa yang ayah ibunya lakukan. 1:22:46 Heeh. 1:22:47 Oh. Setiap jam segini mereka berdiri ya 1:22:51 ke arah [tertawa] kiblat, ke arah yang 1:22:53 anak itu tahu. 1:22:54 Heeh. 1:22:54 Satu arah melakukan gerakan ini dan itu, 1:22:57 yaitu salat. 1:22:58 Heeh. 1:22:59 Oh. Malam hari mereka bangun ya ketika 1:23:01 si kecil oe-oeke. 1:23:03 Heeh. minta nyusu. Lalu mata mata dia 1:23:05 terbuka sambil menangis ingin minum susu 1:23:08 melihat ibunya sedang salat di tengah 1:23:10 malam. 1:23:10 Heeh. 1:23:11 Nah, itu yang sangat berpengaruh sebelum 1:23:15 ayah bunda memerintahkan salat 1:23:17 ya. 1:23:18 Maka terlebih dahulu mereka melihat ayah 1:23:21 bundanya mengerjakan salat 1:23:24 sebelum mereka memerintahkan, "Ayo baca 1:23:26 Quran." Mereka sudah sering melihat 1:23:29 terekam dalam memori visual mereka. Ayah 1:23:32 bundanya sedang membaca sesuatu yaitu 1:23:35 Al-Qur'an. 1:23:36 Heeh. 1:23:37 Itu saja. Semoga ini pesan buat saya 1:23:39 pribadi juga buat para penanya yang 1:23:42 bertanya merespon kajian tausiah siang 1:23:44 hari ini dari 1:23:47 media-media ya sehingga mengirim 1:23:50 pertanyaan kepada Kang Abi Agus. 1:23:52 Baik Ustaz terima kasih. Barakallah 1:23:53 fikum jam. Terima kasih untuk penanya 1:23:58 yang sudah bertanya tentang masalah 1:24:01 salat tadi ke Ustaz Fawasabi 1:24:05 Zawiyah. 1:24:06 Dan seperti biasa, ikhwan dan akhwat, 1:24:08 sebelum kita tutup, sebelum kita 1:24:11 berpisah, kita akan mendengarkan 1:24:13 kesimpulan ya, Ustaz ya. 1:24:15 Kesimpulan tausiah kita di hari ini. 1:24:17 Masyaallah. Bismillahirrahmanirrahim. 1:24:18 Kesimpulannya, ayo pegang erat pesan 1:24:21 Nabi tadi di khotbah perpisahan beliau 1:24:25 di sebuah rest area ya tanggal 18 1:24:29 Zulhijah tahun 10 Hijriah. Jika ingin 1:24:31 selamat, ingin selamat, tidak tersat 1:24:35 jalan di kehidupan dunia ingin bahagia, 1:24:38 pertama kali pegang erat Al-Qur'an. Yang 1:24:40 kedua, ikuti jalan dan ajaran para itrah 1:24:44 baginda Rasul Muhammad sallallahu 1:24:46 wasallam wabarak alaih yang itu 1:24:48 merupakan adalah orang-orang yang 1:24:49 menjaga sunah Nabi kita Muhammad 1:24:51 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 1:24:54 Amin. Allahumma amin. Jangan lupa 10 1:24:57 Juni hari Sabtu bakda subuh. Dengarkan 1:25:00 penjelasan gurunda Ustaz Hasin bin Hamid 1:25:02 Al-Attas di majelis bubur subuh insya 1:25:05 Allahu Taala. 1:25:06 Insyaallah. Baik. Terima kasih Ustaz. 1:25:08 Jazakallah ikhwan akhwat. langsung. Dan 1:25:11 dengan demikian saya sudah jumpa kita di 1:25:14 kesempatan hari ini. Semoga apa yang 1:25:16 beliau sampaikan bermanfaat. 1:25:18 Akhirul kalam kami yang bertugas mohon 1:25:20 undur diri. Billahi taufik wal hidayah. 1:25:22 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:25:24 wabarakatuh.