Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:10 Brail TV. 0:18 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:20 warahmatullahi wabarakatuh. 0:22 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:25 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad. 0:28 dipancarlaskan dari Jalan Masjid 0:30 Silaturahim nomor 36, 0:33 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi, Radio 0:36 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:39 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:41 Subhanahu wa taala, bagaimana kabar Anda 0:44 di sore hari ini? Semoga dalam keadaan 0:47 sehat walafiat dan selalu dalam 0:50 lindungan Allah Subhanahu wa taala. 0:55 Di kesempatan sore hari ini, Ikhwan dan 0:57 Akhwat, senang sekali kami rasanya Kru 1:00 Rasil dapat menjumpai Anda dalam tausiah 1:05 sore bersama narasumber kita Ustaz ZN. 1:09 Bahmid. 1:11 Dan tema yang akan beliau sampaikan 1:14 yaitu 1:15 ee 1:17 temanya tentang doa yang dikabulkan. Ini 1:19 bagian kedua subtemanya agar doa cepat 1:23 dikabulkan. edisi hari ini di hari Senin 1:27 tanggal 17 Agustus 1:30 2020 yang juga bertepatan 1:34 di hari atau Dirgahayu Hood RI yang 1:38 ke-75. 1:40 Saya Biagus ditemani Yusuf Subangkit dan 1:43 juga Ondi di Switcher Rasil TV dan juga 1:46 operator radio. Langsung saja ikhwan dan 1:49 akhwat mari kita simak. Mari kita sapa 1:52 coba di samping 1:53 Ustaz ZN Mahmid. Asalamualaikum 1:56 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:00 wabarakatuh. 2:01 Sehat, Ustaz? Ya, 2:02 alhamdulillah. Alhamdulillah. KFakum? 2:05 Dan kita sudah memasuki ee 75 tahun 2:09 merdeka Republik Indonesia. 2:11 Betul. 75 tahun merdeka. 2:15 Tapi rakyat sayang masih belum 2:17 sejahtera. 2:18 Hm. Masih banyak yang belum sejahtera 2:20 begitu ya. Masih banyak yang belum 2:22 sejahtera malahan angka kemiskinan tiap 2:24 tahun naik. 2:25 Hm. Apalagi dihadapkan dengan resas 2:28 ekonomi nih 2:29 akibat pandemi koris virus corona. 2:32 Jangan salahkan pandemi karena kita 2:34 tidak tahu menyimpan. Itu kan sudah 2:35 diberikan contoh di zaman Nabi Yusuf. 2:37 Oh, itu takdir dari Allah ya. 2:38 Nah, pandemi ini salah satu cobaan. Tapi 2:41 kita itu harus mempunyai cadangan yang 2:43 kuat untuk 2:44 Heeh. 2:45 menangani apabila Allah Taala memberikan 2:47 cobaan. 2:48 Baik, Ustaz. Bertahun-tahun kita merdeka 2:50 sudah 75 tahun. 2:51 Heeh. 2:52 Tapi terkadang ya 2:55 para pejabat-pejabat yang lupa tempat 2:57 berpijak, [tertawa] 2:59 lupa daratan. Rakyat dibiarkan miskin. 3:03 Heeh. Baik. Baik ikhwan dan akhwat. 3:05 Langsung saja kita akan simak pemaparan 3:08 yang akan disampaikan oleh Ustaz 3:11 Zahammid. ini eh landasannya Al-Qur'an 3:14 surah Al-Anbiya ayat 88 sampai dengan 3:17 ayat 89. Ustaz ya 3:19 tema kita di sore hari ini. Tafadol 3:21 Ustaz 3:23 asalamualaikum warahmatullahi 3:25 wabarakatuh. 3:29 Alhamdulillahil wahidil ahad alfardhus 3:33 somad alladzi laisa lahu walidin wala 3:36 walad walam yakun lahu kufuwan ahad. 3:40 Ashadu alla ilahaillallah 3:43 [berdehem] 3:44 wahdahu la syarikalah 3:46 wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 3:48 rasuluh arsalahu bilhuda winil haq 3:53 liudhirahu alini kulli wa kafa billahi 3:56 syahida. 3:58 Allahumma sholli wasallim wabarik 4:01 ala sayyidina Muhammadin nabi rahma wa 4:04 ala alihi wasahbihi wasallama tasliman 4:07 ka. 4:09 Allahumma rabbisrohli sadri waassirli 4:12 amri wahlul uqdatan min lisani yafqahu 4:15 qauli. Allahumalna minalladina amanu 4:18 wailhat 4:20 watwu bilhaq watwabr. 4:23 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 4:25 Allah subhanahu wa taala, para pendengar 4:28 radio silaturahim dan juga TV 4:31 silaturahim di mana aja Anda berada. 4:36 Alhamdulillah pada hari ini sama-sama 4:39 kita merayakan. Masyaallah di 4:41 kampung-kampung dirayakan. 4:43 Hanya sayangnya merayakan ini 4:48 biayanya 4:50 meminta bantuan kiri kanan kepada 4:52 masyarakat. 4:54 mestinya seperti ini 4:57 pemerintah memberikan 5:00 biaya kepada mereka untuk merayakan. 5:03 Bisa dikatakan bahwa pemerintah 5:05 men-support 5:07 kepada rakyat sekalian untuk 5:11 menikmati rasanya kemerdekaan di dalam 5:14 kehidupan kita. Tapi terkadang 5:17 kemerdekaan ini kita salah gunakan. 5:20 Merdeka itu artinya kita membebaskan 5:23 diri daripada penjajahan. 5:27 Sebab penjajahan kita tahu dan 5:29 bermacam-macam pjajahan sekarang. 5:32 Sekarang ini penjajahan secara fisik 5:34 sudah tidak terjadi. Tapi penjajahan 5:37 ekonomi, penjajahan moral, penjajahan 5:41 budaya itu masyaallah. Dan itu yang 5:44 sekarang lagi di ee taburkan di 5:48 tengah-tengah masyarakat. 5:50 penjajahan budaya sehingga kita 5:53 mengimpor budaya-budaya 5:55 yang menjadikan kita jauh daripada 5:57 akhlak seperti orang yang beragama. 6:01 Merdeka artinya dia bebas, tapi bukan 6:05 berarti dia merdeka dari agama. 6:09 Bukan berarti merdeka untuk menghina 6:12 agama yang lain. 6:14 Bukan artinya merdeka untuk berbuat 6:17 sesukanya. 6:19 Walaupun melanggar hukum itu bukan 6:21 merdeka namanya itu kezaliman. 6:26 Dan kezaliman itu tidak akan terlepas 6:28 daripada perhitungan Allah Subhanahu wa 6:30 taala. Dan perlu kita ingat bahwa di 6:33 dalam hadis Rasul sallallahu alaihi 6:35 wasallam semua dosa itu Allah Taala 6:38 tangguhkan sampai yaumulqiamah. 6:41 Dunubiakirullah yaumilqiamah. 6:44 Terkecuali ada dua macam dosa. Yang 6:46 pertama adalah dosa kezaliman kepada 6:49 sesama manusia. Perbuatan 6:52 sewenang-wenang baik dalam hukum, dalam 6:54 putusan hukum ya ee ataupun mengambil 6:59 hak orang dengan cara paksa, itu namanya 7:02 kezaliman. Dan dosa daripada orang yang 7:05 berbuat zalim, Allah Taala akan 7:07 percepatkan di muka bumi sebelum dia 7:10 meninggal dunia. 7:15 Ee Rasul sallallahu alaihi wasallam 7:17 menyatakan semua dosa Allah tangguhkan 7:18 sampai yaumul kiamah. Perhitungan nanti 7:22 kita bisa berbuat apa aja. Rasul 7:24 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 7:25 if'al ma'ta fainnaka mayyitun. 7:29 Lakukanlah apa yang Anda ingin lakukan, 7:31 tapi Anda nanti satu waktu akan menjadi 7:33 jenazah. 7:36 Nah, mungkin pada saat itu baru dosa 7:38 mulai diperhitungkan. Tapi dosa tentang 7:41 kezaliman atau penganiayaan perbuatan 7:44 sewenang-wenang, 7:45 menginjak hak-hak daripada rakyatnya 7:48 sewenang-wenang itu ee Rasul sallallahu 7:51 alaihi wasallam menyatakan dosa ini 7:52 nanti akan dipercepat di muka bumi 7:54 sebelum dia meninggal. Nanti sesudah dia 7:57 meninggal dunia sudah menjadi jenazah 7:59 lain lagi perhitungan Allah subhanahu wa 8:01 taala. Untuk itu, Saudara-saudara 8:03 sekalian, para pendengar yang dimuliakan 8:05 Allah Subhanahu wa taala, nikmati 8:08 kemerdekaan kita ini dengan cara yang 8:11 benar, 8:12 dengan koridor yang diridai oleh Allah 8:15 Subhanahu wa taala. Baik, terlepas dari 8:19 agama apa aja? 8:21 Karena tidak ada agama yang mengajarkan 8:24 untuk berbuat zalim. 8:26 Tidak ada agama yang mengajarkan 8:28 kejelekan. 8:30 Ya, apalagi dengan kita sebagai orang 8:33 mukmin. 8:35 Karena di dalam kemerdekaan bangsa 8:38 Indonesia 8:39 yang paling berjasa, yang banyak 8:41 berjuang adalah para ulama-ulama dan 8:44 santri dan kaum muslimin. 8:47 Mereka yang memperjuangkan, mengorbankan 8:50 jiwa raga mereka 8:53 demi untuk generasi mendatang menikmati 8:56 kemerdekaan seperti yang kita nikmati 8:59 kemerdekaan sekarang. Tapi jangan kita 9:01 nikmati kemerdekaan ini dengan berbuat 9:03 semau-maunya. sewenang-wenangnya itu 9:05 bukan merdeka namanya. 9:08 Begitu ada kesempatan kita korupsi 9:11 sebanyak-banyaknya untuk memperkaya diri 9:14 karena sudah merdeka. Itu namanya bukan 9:16 merdeka. Subhanallah 9:19 ya. Jadi pergunakan kemerdekaan yang 9:23 Allah berikan kepada kita 9:25 dengan cara sebaik-baiknya, 9:28 dengan cara yang diredai oleh Allah 9:31 Subhanahu wa taala. 9:33 Karena tidak ada satu perbuatan apapun 9:35 yang kita lakukan 9:38 terkecuali 9:39 kita dicatat, direkam oleh Allah 9:42 Subhanahu wa taala. Justru itu dalam 9:44 Al-Qur'an Allah taala ingatkan wa inna 9:46 alaikum lhafidin. 9:48 Tiap-tiap kalian itu ada penjaga. Kita 9:50 sekarang sudah masyaallah kita hidup di 9:54 masa apa dinamakan? Milenial. E milenial 9:58 ya. Kita hidup di masa yang teknologinya 10:01 sangat advance. 10:03 kita di mana aja kita bisa perhatikan 10:06 rumah kita apa yang terjadi kita di 10:09 kamar sebelah kita bisa perhatikan anak 10:11 kita yang masih kecil yang lagi tidur 10:13 dengan CCTV 10:15 ya otak manusia aja bisa berbuat CCTV 10:18 bisa menciptakan CCTV apalagi Allah 10:21 Subhanahu wa taala yang menciptakan otak 10:23 manusia 10:25 itulah sehingga Allah taala mengingatkan 10:27 kepada kita sekalian wa inna alaikum 10:30 lahafidin tiap-tiap Tiap kalian wahai 10:34 manusia, tiap-tiap kalian yang awam, 10:39 yang cendekiawan, 10:41 yang ulama, yang pejabat, dia gubernur, 10:44 dia presiden, Allah Taala tempatkan dua 10:48 malaikah yang Allah Taala menyatakan 10:50 hafidin, penjaga-penjaga 10:52 kiraman katibin yang mencatat dan 10:55 merekam semua perbuatan kalian, 10:57 perbuatan kita. Jadi, kita tidak akan 11:00 terlepas. 11:02 dari Allah Subhanahu wa taala. 11:05 Satu keadilan Allah yang kita bisa 11:08 perhatikan sebenarnya ini juga 11:10 membuktikan bahwa dalam kehidupan ini 11:12 ada Allah Subhanahu wa taala. Karena 11:15 banyak manusia yang masih ragu. 11:18 Berapa banyak para pejabat-pejabat 11:21 yang mencuri uang negara, 11:23 pejabat-pejabat yang berbuat 11:25 sewenang-wenang. Dan ketika mereka 11:27 meninggal dunia dengan penghormatan yang 11:30 luar biasa karena tidak sempat dijerat 11:32 hukum 11:35 dan dimakamkan di taman pahlawan 11:38 dan dianggap sebagai pahlawan bangsa. 11:42 Padahal penjual negara. 11:45 Hanya karena hukum tidak sempat 11:49 menjerat kepada mereka. Mereka pandai 11:52 menutupi, pandai berkelit. Ya. 11:57 Jadi tidak ada yang tahu. 12:00 Di sinilah keadilan Allah Subhanahu wa 12:02 taala. Mereka tidak akan terlepas dari 12:05 hukum Allah Subhanahu wa taala di yaumul 12:07 akhir. Justru itu Allah Taala sediakan 12:11 satu hukum di yaumul akhir yang tidak 12:13 ada seorang pun bisa melepaskan diri. 12:17 Sehingga Rasul sallallahu alaihi 12:18 wasallam mengingatkan, "Anda ingin 12:20 berbuat apapun silakan. Tapi Anda harus 12:24 tahu, kita harus tahu bahwa di akhir 12:27 segala perbuatan kita, kita akan 12:29 berakhir menjadi jenazah. Dan di saat 12:31 itulah kita dikembalikan kepada Allah 12:33 subhanahu wa taala." Jadi, hamba Allah 12:36 yang mulia, para pendengar yang 12:37 dimuliakan Allah subhanahu wa taala, 12:41 sekarang kita ini memperingati hari 12:43 kemerdekaan yang ke-75. 12:46 Perlu kita lihat di lingkungan kita, 12:48 sekeliling kita 12:50 75 tahun. Masyaallah, 12:53 mestinya rakyat itu sudah sejahtera. 12:56 Karena kita bangsa Indonesia ini, Allah 12:58 Taala menganugerahkan 13:00 negara kita dengan lembah-lembah yang 13:02 hijau yang luar biasa, dengan 13:04 hasil-hasil tambang yang luar biasa. 13:07 Tapi tangan-tangan serakah, 13:09 tangan-tangan koruptor, 13:12 merekalah yang memiskinkan rakyat. 13:15 Merekalah yang memisinkan negara ini. 13:17 Merekalah yang mengakibatkan akhirnya 13:19 rakyat belum pernah menikmati 13:22 kesejahteraan. Karena apa? Kemiskinan 13:27 makin meluas. Subhanallah. 13:30 Kemiskinan makin meluas. Kalau kita 13:32 jalan ke desa-desa, kita lihat 13:34 rumah-rumah mereka, ya Allah. 13:37 Dan banyak di antara mereka ketika 13:38 makan, 13:40 makan nasi yang sudah dikeringkan. 13:43 Sisa-sisa makanan sudah dikeringkan. 13:46 Subhanallah. 13:48 Jadi, marilah hamba Allah yang mulia 13:51 kita nikmati kemerdekaan ini dengan cara 13:53 yang benar yang diredai oleh Allah 13:55 subhanahu wa taala. Kalau Allah lagi 13:57 menduduki sebagai seorang pejabat pada 13:59 saat ini, maka berpikirlah amanah 14:04 yang para hamba-hamba Allah memilih Anda 14:06 untuk menjadi pejabat di DPR. 14:07 Berpikirlah untuk rakyat. Berbuatlah 14:10 untuk rakyat. 14:12 Berbuatlah yang baik supaya tangan Allah 14:15 selalu berada di atas kehidupan kita. 14:20 Saya teringat ada satu hadis Rasul 14:22 sallallahu alaihi wasallam 14:25 yang Rasulullah menyatakan yadullah 14:29 tangan Allah Taala itu 14:32 faugal umati di atas umatku. Jadi 14:35 artinya Allah Taala selalu akan 14:37 memelindungi kepada mereka tapi ada 14:41 syaratnya. 14:43 Malam yuadim 14:46 fujjarahum 14:49 khiarahumam 14:53 yuadim fujjarahum abrarahum. Selama 14:57 kita tidak mengagung-agungkan, 14:59 membesar-besarkan 15:02 pemimpin-pemimpin yang 15:05 bejat, 15:06 koruptor, 15:08 ya tidak memperhatikan rakyat 15:12 dan kita sudah tahu-tahu mereka ini 15:14 adalah pemimpin-pemimpin yang berdosa. 15:19 Ini peringatan Rasul sallallahu alaihi 15:20 wasallam bisa terjadi di mana aja 15:24 selama kita tidak lakukan ini dan selama 15:26 ahli-ahli hukum tidak berbuat tidak ee 15:31 ahli-ahli hukum itu tidak berkolusi 15:34 dengan yang pantas dihukum. Hadis Rasul 15:37 sallallahu alaihi wasallam. 15:40 Dan yang ketiga, Rasul sallallahu alaihi 15:43 wasallam menyatakan wam 15:46 maam yamil qurahum ila umarim. 15:50 Selama ahli-ahli agama 15:53 tidak membenar-benarkan menjilat-jilat 15:56 kepada penguasa. 15:58 Jadi artinya kalau seorang dia berbuat 16:00 salah, katakan yang hak bahwa itu salah. 16:03 Nasihati kepada mereka. Artinya yang 16:06 memegang kekuasaan. 16:08 Apa dia di pengadilan 16:10 ya? Apa dia megang hukum kepolisian, 16:15 apa dia gubernur, apa dia presiden? 16:19 Jangan kita membenar-benarkan kepada 16:21 mereka dan menjilat-jilat kepada mereka. 16:23 Kita menghormati mereka diperintahkan 16:25 dalam Islam. 16:27 Tapi membenar-benarkan dan 16:28 menjilat-jilat dilarang dalam Islam. 16:31 Rasul sallallahu alaihi wasallam 16:33 menyatakan, "Kalau yang tiga ini sudah 16:35 dilakukan merata, 16:38 maka Allah Taala akan memberikan empat 16:40 kepada kita. Yang pertama-tama Allah 16:42 Taala angkat keberkahan daripada 16:43 masyarakat tersebut. 16:49 Yang pertama-tama Allah Taala angkat 16:51 keberkahan. Kemudian yang kedua Allah 16:54 Taala turunkan kefakiran. 16:59 Allah Taala turunkan kefakiran 17:03 kepada mereka. Fakir. 17:09 Nah, 17:11 kalau kita lihat masyarakat kita lebih 17:13 banyak yang miskin ya Allah. Lebih 17:15 banyak yang fakir ya, lebih banyak 17:18 menghadapi penderitaan 17:20 maka mungkin kita perlu balik kepada 17:21 diri kita masing-masing 17:24 untuk mengoreksi diri kita. terlepas dia 17:27 sebagai apa? 17:32 Untuk melihat ke dalam melihat tindak 17:34 tanduk kita selama ini. Apa benar kita 17:37 nikmati keberdekaan ini sesuai dengan 17:40 yang diperintahkan Allah dalam agama 17:42 masing-masing. Apalagi kita sebagai 17:45 orang muslim. 17:47 Atau ketika kita mendapat posisi, kita 17:50 pergunakan 17:52 sebaik mungkin untuk memperkaya diri. 17:57 Atau ketika kita mendapat posisi hukum 18:00 berada di tangan kita, kita 18:01 menginjak-nginjak kepada masyarakat lama 18:03 semau-maunya. 18:07 Nah, itu perlu kita balik kepada diri 18:08 kita masing-masing. Insyaallah 18:10 mudah-mudahan 18:11 ke depannya kita bisa menikmati 18:14 kemerdekaan ini. Hukum berjalan dengan 18:17 adil. Masyarakat bisa sejahtera. 18:21 Keredaan Allah Taala akan diturunkan 18:23 kepada kita. 18:25 Dan kita tidak dikendalikan 18:27 oleh tangan-tangan yang zalim. 18:29 Insyaallah. 18:31 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 18:33 Allah subhanahu wa taala. 18:37 yang lalu kita berbicara tentang 18:39 bagaimana kekuatan doa 18:44 dan manusia dalam hidupnya sekalipun dia 18:46 ateis, 18:49 ada saatnya dia akan mencari kekuatan 18:52 yang dia akan mendedahkan tangan meminta 18:55 dari kekuatan tersebut. 18:58 Sebab kalau ateis dia tidak percaya 18:59 Tuhan, tapi dalam hatinya dia tahu ada 19:02 yang berkuasa di alam ini. 19:05 Hanya ilmu pengetahuannya dia aja yang 19:08 dia turuti sehingga dia anggap bahwa 19:11 Tuhan itu tidak ada. Apalagi ketika 19:13 orang yang beriman. 19:16 Tidak ada manusia dalam kehidupan kita 19:18 ini yang tidak dibenturkan Allah di 19:21 dalam 19:22 masalah. Enggak ada. 19:25 Tidak pernah ada orang yang tidak pernah 19:27 menghadapi masalah. Semua ada 19:29 masalahnya. Tapi bagaimana kita mencari 19:32 jalan keluar di dalam menghadapi masalah 19:35 yang kita hadapi. 19:40 Dan tentunya kalau kita beriman kepada 19:42 Allah Taala, kita akan balik mendadahkan 19:45 tangan kepada Allah sambil kita berusaha 19:47 dengan cara yang baik untuk mencari 19:48 jalan keluar. Karena Allah Taala sudah 19:51 jamin dalam Al-Qur'an. 19:53 Waman yattaqillah yajalahu makroz 19:57 minu la yah. Siapa yang benar-benar taat 20:01 kepada Allah, dia menjalani hidupnya 20:05 bersandar di atas pondasi ketaatan 20:08 kepada Allah, berdiri di atas pondasi 20:10 ketaatan kepada Allah, selalu Allah 20:12 memberikan jalan keluar dalam 20:13 kehidupannya ketika dia menghadapi 20:15 masalah. 20:17 Dan biasanya ketika itu kita akan 20:19 menadahkan tangan memanggil Allah Taala. 20:22 Nah, para pendengar sekalian yang 20:23 dimuliakan Allah Taala, itu yang kita 20:25 bicarakan minggu yang lalu, Bu. Minggu 20:28 yang lalu. Mari kita lihat Allah Taala 20:30 memberikan contoh di dalam Al-Qur'an. 20:33 Sebab ketika kita mendedahkan tangan 20:36 kepada Allah, 20:38 ada satu harapan dan keyakinan kita yang 20:42 kuat. Allah Taala akan memberikan jalan 20:44 keluar dalam masalah yang saya hadapi. 20:49 Justru itu kalau berdoa kepada Allah, 20:50 berdoa dengan keyakinan yang kuat. 20:53 Sehingga Rasul sallallahu alaihi 20:54 wasallam mengingatkan, "Ud'u rabbaka 20:58 bilyaqin lil ijabah." 21:05 Di di riwayat yang lain dikatakan 21:07 alaikum bilakin 21:10 lil ijabah. 21:12 Artinya lekatkan dalam dirimu keyakinan 21:15 benar-benar bahwa Allah Taala akan 21:19 mengijabahi doa kita. Coba kita lihat 21:22 hamba Allah yang mulia, 21:24 bagaimana doa hamba Allah yang secara 21:27 logika sudah tidak mungkin dia mendapat 21:31 jalan keluar. 21:33 Dan ini Allah Taala gambarkan dalam 21:35 Al-Qur'an. 21:37 Ketika Allah Taala mengingatkan kepada 21:40 kita sek Alquran 21:53 la ilahailla anta subhanaka inni kuntu 21:57 minzalimin. 21:59 Ini Allah Taala menceritakan sedikit 22:01 kepada kita supaya 22:05 dalam kehidupan kita biasakan untuk 22:08 mengikuti seperti mereka supaya ketika 22:10 kita menadahkan tangan kepada Allah doa 22:13 kita cepat diijabahi Allah Taala, cepat 22:15 terkabul 22:17 dan dijamin oleh Allah Taala. 22:20 Uduni faqala rabbukum uduni astajib 22:23 lakum. 22:24 Di ayat ini Allah Taala menyatakan 22:26 ketika wadan nun Nabi Yunus Alaih Salam 22:30 diistilahkan Allah dengan kalimat dan 22:32 nun 22:36 idzahaba mughadiban ketika dia 22:38 meninggalkan kaumnya dia dengan rasa 22:41 marah 22:43 dan kita tahu peristiwanya ini. 22:47 Di ayat ini Allah Taala menyatakan, 22:49 "Fadanna ananir alaihi alaihi 22:53 fanada fidulumat." Dan dia menyangka 22:56 bahwa Allah Subhanahu wa taala tidak 22:58 mengetahui. 23:00 Dia tinggalkan gomnya dalam keadaan 23:02 marah. Ketika dia sudah ditelan oleh 23:04 ikan, 23:07 sudah tidak ada jalan keluar. Logika 23:09 sudah enggak ada jalan keluar. 23:13 Manusia yang bakal menyelam-penyelam 23:15 dengan segala equipment pun enggak bisa 23:16 keluarkan dia dari perut ikan. 23:22 Subhanallah. Dia bisa hidup dalam perut 23:24 ikan. 23:25 Padahal hamba Allah yang mulia ee banyak 23:29 para ahli-ahli tafsir dan para ahli-ahli 23:33 sains 23:35 yang mempelajari peristiwa ini. Mereka 23:37 meyakini bahwa yang ditelan ikan yang 23:40 menelan kepada Nabi Yunus itu adalah 23:43 ikan paus. 23:45 Dan di dalam perut ikan paus dan 23:47 kebanyakan perut ikan-ikan yang sangat 23:50 besar itu terdapat satu zat, satu gas 23:53 yang bisa mematikan 23:56 di dalam perut. 23:58 Nah, kita bayangkan aja dia dalam perut 24:00 ikan. 24:02 Boleh dibilang oksigen enggak ada, gas 24:05 yang ada. Dia berdiri di tempat yang 24:08 basah. Dia mau duduk pun basah. 24:09 gimanapun basah. 24:11 Dan bayangkan gelapnya 24:14 kita di dalam laut aja makin ke dalam 24:16 itu makin gelap. 24:19 Apalagi ini dalam laut dan dalam perut 24:21 ikan. 24:24 Maka Allah Taala menyatakan di ayat ini, 24:28 fanada fidzulumat. 24:30 Maka dia memanggil Allah Taala, 24:33 menendahkan tangan kepada Allah di dalam 24:35 kegelapan yang luar biasa. 24:39 Doanya hanya pendek kepada Allah Taala. 24:42 Dia belum meminta untuk keluar dari 24:43 perut ikan. 24:46 Karena dia tahu Allah Taala lebih 24:48 mengetahui apa yang dia butuhkan. 24:51 Allah Taala mengetahui apa yang harus 24:53 dilakukan, yang perlu dilakukan 24:56 kepadanya. 24:59 Doanya hanya pendek. Semua kita tahu 25:00 doanya ini. La ilaha illa anta subhanaka 25:04 inni kuntu minadzolimin. 25:06 Kalau kita perhatikan ini, sesungguhnya 25:10 dia ini memuji merayu kepada Allah 25:13 Taala. 25:15 Jadi kepada ibu-ibu yang ada di rumah 25:18 ya, 25:20 ibu-ibu yang ada di rumah biasanya 25:22 biasanya kalau bapak lagi pergi kerja, 25:23 ibu-ibu biasanya berzikir di rumah, 25:26 salat di rumah, baca Al-Qur'an di rumah, 25:29 mendoakan suaminya di rumah. 25:33 Ibu-ibu ini kalau ada perlu sesuatu 25:36 kepada suami, 25:39 jangan hanya pandai merayu kepada suami 25:42 karena ada butuh sesuatu. 25:44 ingin perabotnya diganti, ingin beli 25:46 barang emas atau ingin sesuatu atau 25:48 ingin mobilnya diganti. Biasanya kan 25:51 dibaik-baikin suaminya, dirayu-rayu 25:52 suaminya. 25:55 Tapi ketika kita menadahkan tangan 25:57 kepada Allah, 25:59 terkadang kita lupa untuk merendah dan 26:02 merayu kepada Allah Taala. Merayu kepada 26:05 Allah Taala. 26:08 Nabi Yunus dia tunjukkan kepada kita 26:15 lailahailla anta subhanaka. 26:18 Tiada Tuhan melainkan Engkau ya Allah. 26:20 Maha suci Engkau. 26:23 Inni kuntu minadzalimin. Sesungguhnya 26:25 aku telah menzalimi. 26:28 Kan ini subhanallah 26:32 pengakuan yang sangat tulus. 26:35 Justru itu kita kalau berdoa kepada 26:37 Allah, kenapa kita disuruh beristigfar 26:39 dulu? 26:41 Supaya ada pengakuan dari diri kita 26:43 bahwa kita ini banyak dosa. Kita minta 26:46 kepada Allah supaya Allah Taala ampunkan 26:47 dosa-dosa kita baru kita meminta. Nabi 26:50 Yunus mengatakan, "Inni kuntu 26:52 minadzalimin." Aku telah menzalimi 26:54 diriku. 26:57 Dan dijawab oleh Allah Taala, 27:01 "Fastajabna lahu 27:04 wajahu minalam wikail mukminin." Dan 27:08 kami kabulkan doanya, kami terima doanya 27:12 dan kami kabulkan doanya. Dan 27:14 kesimpulannya di ayat ini Allah Taala 27:16 nyatakan dan Allah keluarkan dia dari 27:18 perut ikan. 27:20 Ikan ini diperintahkan oleh Allah 27:22 Subhanahu wa taala untuk balik ke daerah 27:25 yang dia tinggalin yang dia yang dia 27:27 tinggalkan kemudian lari dengan kapal. 27:31 Dan ketika ikan ini memuntahkan 27:32 kepadanya dia dalam keadaan sakit 27:35 di dalam perut ikan. 27:40 Itu contoh yang pertama 27:43 Nabi Yunus. Kita lihat contoh yang 27:45 kedua. 27:47 Dan ini contoh yang kedua ini. Ini 27:49 masyaallah 27:51 ini khusus untuk ibu-ibu di rumah yang 27:53 sudah berkeluarga bertahun-tahun Allah 27:55 Taala belum memberikan anak. 27:58 Terkadang kita lari ke dokter sana, lari 28:00 ke dokter sini, akhir kita lupa dengan 28:03 kekuasaan Allah Subhanahu wa taala. 28:06 Dan kita yakinkan terkadang diri kita 28:08 bahwa saya mandul, saya sudah enggak 28:09 bisa dapat ee keturunan lagi. 28:13 Ah, itu keyakinan yang salah. 28:16 Kenapa kita tidak yakin kepada Allah 28:19 bahwa kalau Allah menghendaki saya akan 28:21 mendapat keturunan? Kalau memang Allah 28:23 belum menghendaki, ya saya terima apa 28:26 putusan Allah Taala. Itu keyakinan yang 28:28 benar. 28:33 Cerita tentang Zakaria banyak di ayat 28:35 Al-Qur'an cukup banyak. 28:38 Tapi kita lihat aja contoh ketika Nabi 28:41 Zakaria Alaih Salam 28:45 ketika dia menadahkan tangan kepada 28:47 Allah Subhanahu wa taala. Ada juga di 28:49 surat Maryam. 28:56 Wazakariya idada rabbahu. Dan Zakaria 29:00 ketika dia menadahkan tangan berdoa 29:03 kepada Tuhannya. 29:08 Kita kan di dalam Al-Qur'an dikatakan 29:10 idada ketika dia meminta 29:15 memanggil kepada Allah Taala. 29:19 Kita enggak mungkin panggil kepada Allah 29:21 Taala. Kita tolak pinggang begini 29:22 kemudian tolak tadahkan tangan. 29:24 Dicontohkan oleh Rasul sallallahu alaihi 29:27 wasallam. 29:29 Idada rabbahu. 29:31 Ketika dia memanggil kepada Allah, 29:34 mendoakan kepada Allah. Minta kepada 29:36 Allah Taala. 29:38 Rabbi la tadarni fardan wa anta khairul 29:41 waritin. 29:44 Rabbi, 29:49 wahai zat yang memberikan kehidupan 29:51 kepadaku, 29:53 Tuhanku oleh. 29:57 Wahai zat yang menghidupkan aku, yang 29:59 menciptakan aku. 30:01 La tadarni fardan wa anta khairul 30:03 waritin. Seakan-akan dia mengatakan, "Ya 30:06 Allah, jangan Engkau tinggalkan aku 30:08 sendirian, tidak meninggalkan 30:11 keturunan." 30:13 Dan kalau menurut di dalam tafsir Ibnu 30:16 Katsir radhiallahu anhu, 30:22 ketika 30:24 sebab Zakaria itu yang memelihara kepada 30:28 Maryam. 30:33 Dan dalam buku Ibnu Kathirsir 30:35 radhiallahu anhu, ketika satu waktu 30:38 Zakaria memasuki tempatnya Maryam, 30:40 tempat dia beribadah Maryam, dia 30:43 dapatkan Maryam mempunyai bermacam-macam 30:45 makanan dan itu di Quran Allah Taala 30:47 terangkan. 30:51 Dan Zakaria bertanya kepada Maryam. 30:52 Maryam mengatakan, "Ini adalah pemberian 30:54 dari Allah Taala." 30:57 Maka pada saat itu seakan-akan menggugah 31:01 hati Zakaria 31:03 untuk meminta anak dari Allah Taala. 31:07 Itu dalam tafsir Ibnu Katsir. 31:12 Jadi dia mendadahkan tangan kepada 31:14 Allah. Dan di ayat yang lain juga Allah 31:17 Taala terangkan Zakaria ini sering 31:19 menyendiri kalau dia akan berdoa 31:21 menderahkan tangan kepada Allah. 31:24 Sebab kalau dia menyendiri kita kalau 31:25 sendirian menyendiri enggak ada orang 31:27 kiri kanan kita, biasanya memang doa 31:30 kita itu lebih khusyuk tidak terganggu. 31:35 Contoh aja gini, 31:37 kalau kita berada di masjid 31:40 umpama 31:42 kita lagi bersujud 31:45 dan dalam sujudnya itu kita meminta 31:47 kepada Allah Taala. Terkadang ada 31:50 perasaan kita berpikir, "Wah, enggak 31:52 enak kalau terlalu lama nanti 31:54 orang-orang melihat seakan-akan saya ini 31:57 pamer." Bisa 32:00 bisa muncul pemikiran semacam itu. Jadi 32:02 artinya kalau ada orang di lingkungan 32:05 kita kadang-kadang kita itu agak 32:06 terganggu. Memang benar tidak bisa 32:08 khusyuk benar. Jadi Zakaria ketika dia 32:11 menadahkan tangan kepada Allah selalu 32:13 dia menyendiri. 32:16 Itu di dalam tafsir Ibnu Katsir 32:17 radhiallahu anhu. 32:20 Dan di dalam beberapa ayat dalam Quran 32:22 Allah Taala terangkan ketika dia 32:23 menyendiri di mihrab yang tempat dia 32:26 salat. 32:29 Dia menendahkan tangan kepada Allah. 32:30 Rabbi la tadarni fardan. Ya Allah, wahai 32:34 zat yang menghidupkan aku, jangan engkau 32:37 tinggalkan aku sendirian tidak mempunyai 32:40 anak. 32:44 Kemudian dia mengatakan, "Wa anta 32:46 khairul waritin." Ini termasuk salah 32:49 satu kita memuji dan merayu kepada Allah 32:52 Taala. Boleh kita merayu kepada Allah 32:55 Taala itu masyaallah siang malam boleh. 32:58 Sepanjang apapun kita rayu boleh. 33:04 Merayu kepada suami aja boleh, tapi 33:07 jangan merayu kepada orang lain. Haram 33:09 hukumnya. Enggak boleh 33:11 merayu kepada Allah Taala. 33:14 Artinya di cara yang memang dicontohkan 33:17 oleh Allah, dicontohkan oleh Allah dalam 33:19 Al-Qur'an dan dicontohkan oleh Rasul 33:20 sallallahu alaihi wasallam. 33:23 Wa anta khairul waritin. Engkau ya Allah 33:26 sebaik-baiknya 33:30 yang menjadikan pewaris. Artinya yang 33:33 memberikan pewaris kepadaku. Kira-kira 33:35 begitu maknanya. 33:38 Wa anta khairul waritin. Engkau adalah 33:40 sebaik-baiknya pewaris. Sebaik-baiknya 33:43 yang memberikan pewaris kepada kita. 33:46 Karena memang tidak ada manusia yang 33:48 bisa menentukan Anda bisa melahirkan 33:51 atau tidak. Enggak ada manusia 33:52 terkecuali Allah Taala. 33:56 Justru itu di ayat yang lain Allah Taala 33:57 menyatakan di antara lima kegaiban 34:00 wa'lamu ma fil arham. 34:03 Dan hanya dia yang mengetahui 34:05 perkembangan di dalam rahim seorang 34:07 wanita. Apa wanita ini bisa hamil atau 34:09 tidak, ya? Ee atau akan berikan 34:13 kehamilan kepadanya. Anak apa yang akan 34:15 diberikan? Hanya Dia, Allah Taala yang 34:16 lebih mengetahui. 34:18 Sekarang kan kita sudah ada sudah ada 34:20 alat canggih yang namanya apa ya? USG 34:23 ya. 34:24 USG 34:26 untuk meneropong anak bayi di dalam ee 34:29 rahim seorang perempuan itu. USG 34:32 meneropong kalau bayi itu sudah 34:33 berkembang, sudah jadi laki atau 34:35 perempuan. Sebelumnya dia enggak bisa 34:37 katakan laki atau perempuan. 34:42 Jadi Nabi Zakaria Alaih Salam ketika dia 34:45 menadahkan tangan kepada Allah itu 34:47 menurut riwayat dia sudah umur sekitar 34:50 95 tahun. Sebagian riwayat mengatakan 34:52 dia umur 105 tahun. Masyaallah. 34:57 Dan istrinya sudah umur sekitar 90 35:00 tahun. 35:01 Kalau di Jakarta aja, di Jakarta ada 35:05 perempuan yang umur 65 tahun bilang 35:08 melahirkan itu gempar satu Jakarta. 35:11 Enggak pernah ada gempar satu Jakarta. 35:13 Tapi kalau Allah kehendaki, bukan hal 35:16 mustahil. 35:18 Di dalam rahim seorang wanita aja Allah 35:20 Taala bisa kembangkan 16 anak, 16 35:24 kembar. 16 di India dan semuanya hidup. 35:29 Masyaallah sampai sekarang semuanya 35:31 hidup. 35:36 Kehendak Allah Taala. 35:39 Ada terkadang perempuan ketika mereka 35:42 ini sudah berkeluarga, sudah mempunyai 35:44 suami, tahun pertama, kedua, ketiga, 35:46 keempat, kelima, keenam, enggak punya 35:48 anak. Pergi ke dokter, dokter 35:50 mengatakan, "Wah, Bu, ini semua normal." 35:55 Laki-laki diperiksa bilang normal. 35:58 Kenapa kita tidak balik kepada Allah 36:00 Taala? Kita ambil contoh Zakaria alaihi 36:02 salam. 36:07 balik kepada Allah Taala. 36:11 Sebab ada kalau kita berpikir begini 36:13 yang memberikan amanah kepada kita yang 36:17 berbentuk anak. Amanah itu macam-macam. 36:20 Jabatan termasuk amanah. Uang yang kita 36:23 dapatkan itu termasuk amanah. Ke mana 36:24 kita akan belanjakan uang ini? Amanah 36:27 yang terbesar dalam kehidupan kita yaitu 36:30 anak-anak. 36:36 Kan Allah yang memberikan amanahnya. 36:38 Kenapa kita tidak yakinkan kepada diri 36:40 kita? 36:42 Mungkin belum saatnya Allah Taala 36:44 memberikan amanah kepadaku berupa anak. 36:46 Tapi balik untuk menadahkan tangan 36:48 kepada Allah. Gugah Allah Subhanahu wa 36:51 taala karena dia zat yang maha rahmat. 36:55 Hanya terkadang kita lupa ini. 36:59 Saya enggak mau katakan bukan kita tidak 37:00 percaya, kita lupa. 37:02 Lupa bahwa ada yang menentukan 37:05 segala-galanya. 37:07 Dia Allah. 37:10 Zakaria sudah umur 100 tahun, 95, 100 37:13 tahun. Berarti istrinya anggap aja beda 37:17 20 tahun. 37:19 Istrinya umur 80 tahun. Bayangkan 80 37:21 tahun bisa melahirkan. 37:24 Dan Allah Subhanahu wa taala menyatakan 37:26 di ayat ini, 37:31 fastajabna lahu. 37:34 Sama dengan ketika Allah Taala katakan 37:36 kepada Nabi Yunus ketika dia merayu 37:38 kepada Allah Taala dengan kalimat la 37:40 ilahailla anta subhanaka inni kuntu 37:43 minadzolimin. Allah taala menyatakan 37:46 fastajabna lahu. Maka kami penuhi 37:49 permintaannya. 37:52 Kami ijabah permintaannya. Zakaria 37:56 demikian juga ketika dia merayu kepada 37:59 Allah Subhanahu wa taala. La tadarni 38:01 fardan wa anta khairul waritin. 38:05 Kalimat la tadarni fardan. Kalau kita 38:08 lihat memang simpel, jangan engkau 38:09 tinggalkan sendirian. Tapi kepada siapa 38:11 dia merayu, kepada siapa dia meminta, 38:14 kepada siapa dia mengeluh? Kepada Allah. 38:21 Jangan mengeluh kepada dokter ahli 38:24 kandungan. Dok, gimana sih supaya bisa 38:27 hamil? 38:32 Dokter itu hanya berusaha. 38:35 Yang ada namanya sekarang apa? Bayi 38:36 tabung. Ya, ada lagi yang lebih modern 38:39 sekarang. Wallahualam. Saya lupa 38:41 namanya. Tapi dokter tidak bisa 38:43 memastikan itu pasti jadi atau tidak. 38:50 Kalau dokternya beriman, dia ikuti lagi 38:52 dengan doa. Tapi yang berperan di sini, 38:55 yang menginginkan anak keturunan, Dia 38:59 yang berperan. Dia yang perlu menedahkan 39:01 tangan kepada Allah Taala. Rayu kepada 39:04 Allah, puji dan pujalah Allah Subhanahu 39:08 wa taala sebaik mungkin. Kita jangan 39:10 hanya memuji kepada orang karena ingin 39:12 menginginkan sesuatu daripadanya. 39:17 Terkadang kita, saya berikan contoh 39:18 begini. 39:21 Kalau kita menulis surat permohonan, 39:25 biasanya kan ada mukadimahnya yang kita 39:27 tulis 39:29 ya. Terkadang kita mengatakan dengan 39:31 segala kerendahan hati kami memohon 39:33 kepada Bapak umpama supaya gaji saya 39:35 dinaikin umpama itu kan termasuk Anda 39:38 merayu kepadanya, memuji kepadanya. 39:44 Tapi kalau kepada Allah Taala kalau kita 39:46 berdoa terkadang hanya berdoa rutin aja, 39:49 biasa-biasa aja. Malahan kadang-kadang 39:52 dia berdoa hatinya lagi di tempat lain. 39:57 Innallaha la yaqbalud doa. La yuqbalud 40:00 doa. Allah tidak akan menerima doa 40:03 daripada seseorang. 40:05 Waqalbuhu ghafil. Dan hatinya ini 40:08 ghafil. Artinya lagi melayang ke sana ke 40:10 sini hatinya. Tapi mulutnya meminta. 40:13 Mulut meminta tapi hati kafir. Nabi 40:16 Zakaria Alaih Salam 40:20 kemudian dijawab oleh Allah, "Fastajabna 40:22 lahu." Maka Allah Taala 40:28 menerima doanya, mengijabahi doanya. 40:33 Tadi Nabi Yunus dia berzikir memuji 40:37 kepada Allah Taala, Nabi Yunus. Kemudian 40:41 Allah Taala menyatakan, "Fastajamna 40:42 lahu." Contoh yang pertama. Contoh yang 40:45 kedua ini Nabi Zakaria dia meminta 40:49 kepada Allah sama dia memuji kepada 40:51 Allah, merayu kepada Allah Taala 40:53 mengatakan wa anta khairul waritin. Dan 40:56 Engkau ya Allah sebaik-baiknya 40:59 yang memberikan keturunan. 41:03 Jadi enggak ada lagi yang lebih baik 41:04 dari Allah Taala. Sudah pasti. 41:07 Kemudian Allah Taala menyatakan, 41:08 "Fastajabna lahu." Maka kami terima, 41:12 kami ijabahi doanya. Sekarang kita lihat 41:15 Allah Taala kemudian terangkan kenapa 41:18 Allah Taala sampai ee Allah Taala 41:20 mengatakan fastajabalahu. 41:23 Dan Allah Taala menyatakan di ayat ini 41:26 begitu Allah Taala kabulkan doanya, apa 41:29 yang Allah Taala nyatakan di ayat ini? 41:33 Wa wahabna lahu Yahya wa aslahna lahu 41:37 zaujahu. 41:39 Baru Allah Taala terangkan kenapa mereka 41:42 ini langsung diijabahi Allah Taala doa 41:44 mereka. 41:47 Allah Taala nyatakan fastajamna lahu. 41:50 Maka kami terima permintaannya. Kami 41:52 ijabahi permintaannya. 41:54 Wahabna lahu Yahya. Dan kami berikan 41:56 kepadanya anak. Dan bukan cuma anak yang 41:59 diberikan oleh Allah, namanya pun 42:01 diberikan oleh Allah yang diberikan 42:03 namanya Yahya. 42:08 Jadi pada saat itu belum pernah ada 42:10 orang yang bernama Yahya, 42:13 anaknya Zakaria manusia yang pertama 42:15 yang bernama Yahya. 42:20 Karena di ayat yang lain Allah Subhanahu 42:22 wa taala mengingatkan, "Ya Zakaria inna 42:25 nubasyiruka 42:27 bighulamin ismuhu Yahya walam naj'alahu 42:30 minbliah." 42:32 Ya Zakaria, kami akan memberikan anak 42:35 kepadamu dan namanya Yahya. 42:38 Dan tidak pernah ada orang yang pernah 42:41 menamakan anaknya Yahya. Itu di ayat 42:43 yang lain surat Maryam. 42:47 Berarti Allah Taala bukan hanya 42:49 memberikan anak, memberikan nama. 42:51 Subhanallah. 42:54 Dan apa yang Allah Taala lakukan? 42:56 Sesudah Allah berikan berita yang 42:58 demikian, Allah Subhanahu wa taala 43:00 menyatakan, "Wa aslahna lahu zaujahu." 43:03 Dan kami jadikan 43:06 ya istrinya untuk hamil. 43:10 Jadi hamba Allah yang mulia yang 43:12 menentukan seorang perempuan itu untuk 43:14 hamil atau tidak itu Allah Taala. 43:20 Memang benar ada proses kita nikah dulu 43:25 ketika hubungan badan antara suami istri 43:29 tidak selamanya hubungan badan itu akan 43:31 berakhir dengan kehamilan. Yang 43:33 menentukan itu Allah Subhanahu wa taala. 43:36 Karena dengan kehamilan kita mendapatkan 43:38 keturunan. 43:40 Maka di ayat ini Allah Subhanahu wa 43:42 taala menyatakan, "Wa aslahna lahu 43:44 zaujahu." Dan kami jadikan istrinya itu 43:47 untuk bisa hamil di umur yang 8085 43:51 tahun. Subhanallah. 43:59 Kita bertanya kepada diri kita, "Kenapa 44:02 ayat ini, cerita ini diwahyukan Allah 44:05 kepada Rasulullah kemudian diabadikan 44:07 dalam Al-Qur'an? 44:09 untuk kita ini mengambil pelajaran 44:13 bahwa yang menentukan seorang wanita 44:16 untuk hamil atau tidak itu Allah 44:17 Subhanahu wa taala. 44:21 Sekalipun kita usaha dengan bayi tabung 44:23 macam-macam, kalau Allah Taala tidak 44:26 izinkan belum takdirkan untuk dia 44:28 mempunyai anak, bayi tabungnya pasti 44:30 gagal. Jangan kita berpikir orang yang 44:32 melalui proses bayi tabung itu semua 44:34 berhasil. Tidak. Ada banyak yang gagal. 44:42 Nah, sekarang Allah Taala terangkan 44:44 kepada kita ini yang perlu kita ambil 44:46 pelajaran 44:49 supaya doa kita itu kalau kita 44:50 mengharapkan sesuatu dari Allah Taala 44:53 ada tiga sifat kita biasakan dalam diri 44:55 kita. Ada empat dengan Nabi Yunus 44:58 memberikan contoh tadi. Yang pertama itu 45:01 biasakan kita berzikir kepada Allah 45:04 Taala. 45:06 Nabi Yunus tunjukkan la ilaha illa anta 45:09 subhanaka inni kuntu minadzolimin. 45:11 Kan banyak kita sering dengar itu 45:13 hamba-hamba Allah begitu selesai selesai 45:16 salat mereka lanjutkan dengan zikir 45:19 lailahaillallah lailahaillallah. Kalau 45:22 kita enggak setuju dengan itu, kita 45:23 jangan cemohkan karena mereka ini 45:25 berzikir kepada Allah Taala. Soal dia 45:28 berzikir sendiri atau ramai-ramai enggak 45:31 usah kita permasalahkan. 45:34 Karena tiap-tiap orang itu dengan 45:38 artinya dalam hadis Rasul sallallahu 45:41 alaihi wasam dia katakan jaddidu 45:43 imanakum biquli la ilahaillallah. 45:46 Perbaikilah iman kalian itu selalu 45:48 dengan ucapan lailahaillallah. 45:51 Jadi kalau orang lagi berzikir dengan 45:53 lailahaillallah hati-hati jangan kita 45:55 cemuka. 45:57 itu kalimatul uliya, kalimat yang sangat 46:00 tinggi. 46:02 Jadi 46:05 Allah Subhanahu wa taala memberikan 46:09 innahum kanu yusariuna fil khairat. 46:13 Contoh yang kedua ini Allah Taala 46:16 memberikan contoh kenapa mereka itu 46:19 artinya spontan diijabahi Allah Taala. 46:24 Karena di dalam riwayat yang lain ketika 46:27 Zakaria berdoa, maka Jibril datang dan 46:30 mengat ketika Zakaria lagi salat, yaitu 46:34 di surat Al Imran lagi salat, Jibril 46:37 datang dan Jibril mengatakan Allah Taala 46:40 yubasyiruka bighulamin ismuhu Yahya. 46:43 Allah Taala sesungguhnya memberikan 46:45 berita engkau akan mendapatkan ana yang 46:47 dapat Yahya. Berarti spontan doanya itu 46:51 diijabahi Allah Taala. Kemudian Allah 46:53 Taala menerangkan, 46:55 "Nah, ini untuk kita semua ini. 46:59 Kalau tadi Nabi Yunus berikan contoh 47:01 untuk kita semua." Dia selalu berzikir 47:03 kepada Allah Taala yang kalimat la ilaha 47:05 illa anta subhanaka inni kuntu 47:07 minadzolimin. 47:08 Zakaria Allah Taala 47:12 innahum kanu yusariuna fil khairat. 47:16 Innahum berarti kedua-duanya 47:19 Zakaria dan istrinya. Mereka ini selalu 47:22 yusariuna fil khairat. Amal-amal baik 47:26 selalu mereka mempercepat untuk 47:28 melakukan amal baik. Tidak tidak 47:30 ditunda-tunda. 47:34 Artinya kalau kita berpikir kita akan 47:37 bersedekah 47:39 waktu pagi, jangan tunggu sampai sore. 47:44 Kita akan membantu seseorang yang kita 47:46 tahu dia susah. Jangan ditangguhkan. 47:51 Yusariuna filha. Termasuk 47:55 ketika kita mendengar azan jangan 47:58 ditunda. 48:01 Azan itu yang mengumandangkan adalah 48:03 muadin. Tapi sama seakan-akan Allah 48:07 subhanahu wa taala lagi melambaikan 48:10 tangannya kepada kita. Taal masuk. Hayya 48:13 alas shah. Hayya alal falah. Ayo masuk 48:15 untuk mendapatkan keberuntungan. Mari 48:18 untuk salat dapatkan keberuntungan. Sama 48:23 ini kadang kita dengar hayya alas shah. 48:26 Hayya alas shah. Kita berpikir ah ini 48:28 kebetulan masih sibuk, masih banyak 48:30 orang ini masih ramai apalagi para 48:33 pedagang-pedagang. 48:36 Tinggalkan segala-galanya. 48:38 Itu namanya yusariuna fil khairat. 48:41 Mereka mempercepat kalau masalah 48:43 kebaikan. 48:45 Kebaikan itu hamba Allah yang mulia, 48:47 para pendengar yang dimuliakan Allah 48:48 Subhanahu wa taala. Kebaikan itu sangat 48:51 banyak dan kita bisa berbuat baik itu 48:54 sangat banyak kalau memang kita mau. 48:59 Itu yang pertama. 49:01 Yang kedua, wayadunana raghaban 49:04 waahaban. 49:07 Dan mereka itu selalu kalau minta kepada 49:10 kami kepada kami sini Allah Taala 49:12 wadunana 49:14 dan selalu mendadahkan tangan kepada 49:16 kita ragaban waahaban. Ragaban itu 49:20 artinya dengan harap-harap bahwa Allah 49:23 Taala akan mengijabahi doa saya. Artinya 49:26 apa? Dengan keyakinan yang kuat. 49:31 Ragaban warban. 49:33 Dan dengan ada rasa cemas 49:36 ya, ada rasa cemas. 49:41 Kalau menurut di dalam buku tafsir Ibnu 49:44 Abbas ee ee Ibnu Kathir dikatakan oleh 49:46 Ibnu Abbas, dia merasa cemas dengan 49:49 dosa-dosanya. 49:53 Ya, jadi kita itu kan biasanya dalam 49:55 kehidupan kita enggak pernah kita enggak 49:56 berbuat salah. Ada berbuat salah, ada 49:58 berbuat dosa. Kita merasa cemas dengan 49:59 dosa kita. 50:02 Kemudian kita menadahkan tangan kepada 50:04 kita dengan harap harapan bahwa Allah 50:08 Taala akan menjabahi ini. Artinya dia 50:10 tanamkan harapan yang sangat besar dari 50:12 Allah Subhanahu wa taala itu. 50:15 Masyaallah. 50:17 Dan yang ketiga, 50:21 sebenarnya pembahasan bisa lebih panjang 50:22 tapi karena waktu yang menentukan kita. 50:25 Wakanu lana khasiyi'in. 50:29 Nah, wakanu lana khasiyiin ini ada 50:32 beberapa penafsiran menurut Ibnu Katsir 50:35 radhiallahu anhu. 50:39 Ibnu Abbas 50:42 menyatakan waqalun khasiin. 50:45 Dan ada juga 50:48 Aduraj [mendengus] mengatakan mereka itu 50:51 sangat berhati-hati dengan dosa mereka 50:53 dan selalu mendekatkan diri kepada Allah 50:55 Taala. Ibnul Abbas radhiallahu anhu 50:59 mengatakan selalu mereka menjaga 51:02 kehidupan mereka untuk tidak melanggar 51:05 hukum-hukum Allah Taala 51:08 dan mereka selalu mendekatkan diri 51:10 kepada Allah Taala. 51:13 Jadi hampir sama pendapat dua orang. 51:16 Wu lana khasiin. Jadi hamba Allah yang 51:19 mulia, para pendengar yang dimuliakan 51:20 Allah subhanahu wa taala. Kalau kita 51:22 berhati-hati dalam hidup kita, artinya 51:25 berhati-hati dalam hidup kita itu 51:27 berhati-hati dengan hukum-hukum Allah. 51:31 Ada koridor yang kita tidak bisa masuki, 51:33 ya atau ada line yang tidak bisa kita 51:36 lewati. Ada batas yang kita enggak bisa 51:38 lewati batas tersebut. Itu artinya kita 51:41 karena diharamkan Allah Taala. Kita 51:44 tahu, "Oh, ini haram, lebih baik saya 51:46 jauhi." 51:49 Kemudian dia membiasakan diri itu selalu 51:51 khasiyiin. Termasuk ketika menadahkan 51:54 tangan kepada Allah dengan khusyuk. Dia 51:56 salat dengan khusyuk. Jadi, ini empat 52:00 contoh yang Allah Taala berikan kepada 52:02 kita. Kalau kita menginginkan doa kita 52:07 cepat diijabahi Allah subhanahu wa taala 52:10 sesuai dengan permintaan kita. 52:13 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 52:15 Allah subhanahu wa taala. 52:18 Mudah-mudahan 52:19 kita bisa mengambil contoh yang baik 52:22 dari apa yang Allah Taala ceritakan 52:24 dalam Al-Qur'an kepada dua hamba Allah 52:27 yang hampir-hampir putus asa di dalam 52:29 mereka berdoa kepada Allah Taala. 52:32 Artinya maksud saya hampir putus asa itu 52:35 seakan-akan permintaan mereka itu kalau 52:37 secara logika itu mustahil. 52:40 Mana mungkin orang di dalam perut ikan 52:42 itu masih bisa keluar lagi selamat. 52:46 Mana mungkin hamba Allah yang sudah umur 52:48 95 tahun, 100 tahun masih bisa mempunyai 52:51 anak. Perempuan yang umur 85 tahun, 90 52:54 tahun masih bisa mempunyai anak. Logika 52:55 sudah enggak mungkin. 52:58 Tapi mereka tidak pernah berputus asa 53:01 menahkan tangan kepada Allah Taala. 53:03 Justru itu, hamba Allah yang mulia, 53:05 jangan sekali-kali 53:07 ada di dalam benak kita berpikir, "Sudah 53:11 enggak mungkin saya dapat jalan keluar, 53:13 sudah enggak mungkin saya bisa 53:14 mendapatkan keturunan." Jauhkan 53:16 pemikiran semacam ini. Balikkan kepada 53:19 Allah Taala. Apabila Allah menghendaki, 53:22 tidak ada satuun yang mustahil. 53:25 Kalau ada yang salah kepada Allah saya 53:26 mengharapkan magfirahnya. 53:28 Waminallahi taufik wal hidayah. 53:30 Wasalamualaikum warahmatullah 53:32 wabarakatuh. 53:33 Iya. Waalaikumsalam warahmatullahi 53:35 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz Mahmud 53:37 atas tausiahnya dan juga pelajarannya 53:40 bagi kita di sore hari ini. Ikhwan dan 53:42 akhwat. Masih bersama kami dalam tausiah 53:45 sore dan kami akan kembali lagi setelah 53:48 nada takwa berikut. [musik] 54:02 berasil TV [musik] 54:13 dipancarlaskan dari Jalan Masjid 54:16 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 54:20 Bekasi. Baik, masih bersama Ustaz Z M. 54:24 Mahmid di sore hari ini dan kita akan 54:28 membacakan beberapa pertanyaan. 54:30 Pertanyaan pertama datang dari ee Bapak 54:33 Hanafi di Jakarta Timur di Keramat Jati. 54:37 Asalamualaikum warahmatullahi 54:39 wabarakatuh. Ustaz, saya ingin bertanya. 54:42 Nabi Yunus waktu mengucapkan doa atau 54:45 tasbih la ilahailla anta subhanaka inni 54:48 kuntu minzolimin. 54:50 Pertanyaannya yang pertama, apakah Nabi 54:53 Yunus mendapatkan wahyu dari Allah atau 54:56 doa ini ide Nabi Yunus sendiri? Yang 54:59 kedua, berapa lama Nabi Yunus berada 55:02 dalam perut ikan tersebut? Dan yang 55:04 ketiga, berapa kali banyaknya Nabi Yunus 55:08 mengucapkan doa tersebut sehingga 55:10 berhasil keluar dari perut ikan? 55:12 Kemudian pertanyaan yang sama ee datang 55:15 dari Bapak Johar di Kalideres. 55:18 Asalamualaikum, Pak Ustaz. Semoga Ustaz 55:21 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 55:23 wa taala. 55:24 Mohon pencerahannya, Ustaz. Jika 55:25 mencontoh Nabi Yunus ketika berada di 55:28 dalam perut ikan yang selalu berzikir 55:31 sebagaimana yang diabadikan dalam 55:33 Al-Qur'an. Lalu bagaimana korelasinya 55:36 pada saat ini ketika dunia tengah 55:38 dilanda pandemi Covid-19? 55:40 Zikir apa yang sesuai untuk diamalkan, 55:44 Ustaz? Terima kasih. 55:46 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 55:48 shallli ala sayyidina Muhammad wa ala 55:49 ali Muhammad. Ini pertanyaan yang 55:52 pertama dan kedua hampir sama. Saya 55:53 jawab sekaligus dua-duanya gini. 55:56 Kan nabi-nabi itu ketika diutus Allah 55:59 Subhanahu wa taala, mereka mengajarkan 56:02 kalimat untuk mengesakan Allah taala. 56:06 Ya. Jadi sejak mereka diangkat jadi nabi 56:08 yang mereka ajarkan adalah kalimat 56:11 tauhid. Lailahaillallah. 56:14 Jadi memang mereka itu para nabi-nabi 56:17 sudah mendapat wahyu dari Allah Taala 56:19 untuk 56:21 ee meramaikan artinya menyampaikan 56:24 kepada umatnya itu tiada Tuhan melainkan 56:27 Allah Taala. Nah, kalimat lailaha illa 56:30 anta atau lailaha illa hua 56:32 lailahaillallah 56:35 itu maknanya hampir sama. Kalau 56:37 lailahailla anta seakan-akan dia 56:40 berhadapan langsung dengan Allah 56:41 Subhanahu wa taala. Seakan-akan Allah 56:43 berada di depannya. Ya Allah, tiada 56:46 Tuhan melainkan Engkau. 56:48 Lailaha illa anta. 56:51 Inni kuntu minadzalimin. Itu inni kuntu 56:53 minadzalimin itu artinya kesadarannya 56:57 dia sendiri. Mengakui tentang dirinya, 56:59 dia menzalimi dirinya dia sendiri. 57:02 Ya. Jadi lailahailla anta subhanaka inni 57:06 kuntu minadzolimin. Para nabi-nabi itu 57:09 semua sangat tahu kalimat itu. Semua 57:11 nabi yang diutus oleh Allah Subhanahu wa 57:13 taala untuk menaburkan kalimat 57:16 lailahaillallah 57:18 supaya manusia jangan menyembah lain 57:20 selain daripada Allah Subhanahu wa 57:22 taala. Kemudian berapa banyak 57:26 dia berzikir la ilahailla anta subhanaka 57:29 inni kuntu minadzolimin. Allahu yaam. 57:32 Hanya Allah Taala yang tahu. Saya enggak 57:33 tahu. Saya enggak bisa jawab. 57:37 Dan kita kalau berzikir kepada Allah 57:38 Taala kita menghitung boleh juga ya 57:41 sebagai target saya mau mau berzikir ini 57:43 100 kali boleh ya. 57:46 Tapi saya berikan contoh begini. 57:50 Allah Subhanahu wa taala memberikan 57:52 nikmah kepada kita itu memberikan rezeki 57:55 kepada kita, memberikan kesehatan tanpa 57:57 dihitung-hitung. 58:01 Kalau kita akan berzikir kepada Allah 58:03 Taala, niat berzikir aja, enggak usah 58:06 hitung. 58:08 Kalau umpama umpama ada orang kan kalau 58:11 berzikir dia mau pegang tasbih, boleh, 58:13 enggak apa-apa. Karena dia ini umpama 58:16 ingin ee menentukan kepada oh saya akan 58:20 berselawat kepada Rasulullah 100 kali. 58:22 Saya akan berzikir dengan kalimat 58:25 lailahailla anta subhanaka inni kuntu 58:27 minadzalimin 100 kali boleh. 58:30 Atau umpama dia mau 50 kali atau 200 58:33 kali boleh. 58:38 Kemudian pertanyaan yang hampir sama 58:40 yang ketiga, 58:43 sekarang kita ini dalam kondisi pandemi 58:46 19 ya. 58:50 Terkadang memang kita ini sudah terlalu 58:53 over ketakutan 58:57 dengan virus ini. Terlalu ketakutan 58:59 melebihi daripada perasaan takut 59:02 diberikan Allah Taala kepada manusia itu 59:04 memang baik untuk melindungi dirinya. 59:07 Artinya untuk berhati-hati. 59:09 Saya berikan contoh begini. ketika 59:13 dia akan berjalan ee dia akan 59:16 menyeberang satu satu tempat kemudian 59:19 dia lihat ada ular di situ. Timbul 59:22 perasaan takutnya dia enggak menyeberang 59:25 dia cari jalan yang lain. Itu karena 59:27 perasaan takut untuk melindungi dirinya. 59:29 Benar. 59:31 Kita boleh merasa takut dengan virus 59:33 ini, tapi terkadang kita ini sudah semua 59:37 memakai perhitungan, kita lupa dengan 59:39 kekuasaan Allah Subhanahu wa taala. 59:42 Kalau Anda sudah memakai masker sebagai 59:45 apa? Pencegahan. Oke. 59:50 Sisanya serahkan kepada Allah Subhanahu 59:52 wa taala. 59:53 Jangankan masker, kita pakai besi pun di 59:56 muka. Kalau Allah Taala takdirkan kita 59:58 akan dapatkan akan kejangkit kepada 1:00:00 kita, kita kejangkit. 1:00:02 Sudah kita masker, perbanyak kita 1:00:04 berzikir, minta kepada Allah Taala ikuti 1:00:06 dengan doa. Tiap saat kalau perlu kita 1:00:09 berdoa. Tiap selesai habis selesai salat 1:00:12 fardu kita berdoa. 1:00:15 Ya Allah, lindungilah aku daripada wabah 1:00:17 ini. Di zaman Nabi juga itu sudah ada 1:00:19 wabah. Di zaman ini juga sudah ada 1:00:21 wabah. 1:00:23 Ada banyak doa yang diajarkan oleh Rasul 1:00:25 sallallahu alaihi wasallam. 1:00:28 Hanya kalau kita enggak hafal pakai 1:00:29 bahasa Indonesia aja. 1:00:32 Sebab doa yang baik itu adalah doa kita 1:00:35 tahu apa yang kita minta. 1:00:38 Minta kepada Allah, "Ya Allah, 1:00:39 lindungilah aku daripada wabak. 1:00:42 Engkau adalah zat maha pelindung atau 1:00:45 Engkau adalah zat sebaik-baiknya yang 1:00:47 melindungi. 1:00:49 Ya Allahumma ahfadna 1:00:53 min kullaba. Ya Allah peliharalah kami 1:00:56 daripada segala waba. Waba ini bahasa 1:00:59 Arab sudah diindonesiakan. Jadi wabah 1:01:02 ya. 1:01:04 Ada doa 1:01:06 Allahumma inni asaluka inni as'alukalia 1:01:10 minull bala 1:01:14 was'aluk syifa min kulli 1:01:17 waas'aluka an tahfadna 1:01:21 minil waba. Ya Allah berikanlah 1:01:23 kesehatan kami, pelihara kesehatan kami 1:01:26 dari segala pada musibah. Kemudian 1:01:30 berikanlah 1:01:32 ee asyifa. 1:01:34 Syifa artinya apa? Penyembuhan ya. Obat 1:01:38 penyembuhan syifa dari segala macam 1:01:40 penyakit dan lindungilah kami daripada 1:01:43 segala macam wabah. 1:01:45 Jadi kita itu enggak terlalu ee 1:01:49 kadang-kadang saya lihat ini saya 1:01:50 sendiri jadi bingung, jadi heran. Saya 1:01:53 berikan contoh begini. 1:01:56 Kita salat di masjid sekarang kan pakai 1:01:58 jarak. 1:02:00 Yang saya heran begini, zaman Nabi itu 1:02:03 sudah ada wabah. Sudah ada wabah. Zaman 1:02:06 sahabat Rasulullah juga sudah ada wabah. 1:02:09 Mungkin mereka enggak pakai masker. 1:02:10 Mungkin 1:02:11 sekarang kita ini sudah punya masker. 1:02:13 Kalau sudah punya sudah pakai masker, 1:02:15 sudah pakai masker, kenapa lagi kita 1:02:17 harus saf yang diajarkan oleh Rasulullah 1:02:20 untuk rapat 1:02:21 berjarak. 1:02:22 Kita sekarang pakai jarak. 1:02:24 Siapa yang kita ikuti? Ya Allah, 1:02:31 saya kadang-kadang sedih. 1:02:34 Jadi hamba Allah yang mulia, kalau kita 1:02:37 sudah pakai masker, ikuti dengan doa. 1:02:38 Banyak doa. Di antaranya Rasulullah 1:02:40 mengajarkan kepada kita di waktu pagi, 1:02:43 bacalah bismillahilladzi 1:02:45 la yadurru maunin fil ardhi wala fisama 1:02:49 wahu samiul alim. Dan waktu sore 1:02:51 insyaallah kita terjaga. 1:02:53 Kemudian ada doa lagi, 1:02:56 bikalimatillahubikalimatillahi 1:02:59 tamat min syarri ma khalaq. 1:03:03 Doa sudah cukup-cukup jelas. Insyaallah 1:03:05 mudah-mudahan terjawab 1:03:06 ya. Baik, terima kasih, Ustaz. Ee 1:03:08 kemudian pertanyaan selanjutnya datang 1:03:12 dari 1:03:15 Bunda Hania. Asalamualaikum 1:03:17 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:03:19 Apa yang sebaiknya dilakukan anak bangsa 1:03:22 ini dalam rangka mengisi HUD RI yang 1:03:24 ke-75, 1:03:26 terutama di masa resesi seperti saat 1:03:29 ini? Apakah mendekatkan diri dan berdoa 1:03:32 kepada Allah menjadi satu-satunya solusi 1:03:34 agar bisa terlepas dari kondisi saat 1:03:37 ini? Terima kasih. 1:03:39 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:03:40 shallolli ala sayyidina Muhammad wa ala 1:03:42 ali Muhammad. Ini pertanyaan yang bagus. 1:03:45 Memasuki hari kemerdekaan yang ke-75. 1:03:48 apa yang harus dilakukan oleh anak 1:03:49 bangsa dengan ee menghadapi 1:03:52 sudah krisis ekonomi sudah macammcam 1:03:56 ditambah lagi dengan pandemi ya 1:03:58 Covid-19. 1:04:01 Yang paling bagus yang kita lakukan para 1:04:05 anak bangsa, tempatkan diri kita di 1:04:09 tempat yang lurus, jujur. Ya 1:04:12 ayyuhalladzina amanu kunu maqin. 1:04:17 Kalau anak bangsa kan termasuk 1:04:19 pejabat-pejabat 1:04:20 yang mengatur anak-anak bangsa ini 1:04:22 pejabat-pejabat. 1:04:23 Cara yang paling baik tempatkan diri 1:04:25 kita itu sebagai manusia yang jujur. 1:04:28 Jangan ambil kalau bukan hak kita. 1:04:31 Kita akan menciptakan satu undang-undang 1:04:32 dan peraturan untuk kemaslahatan rakyat, 1:04:34 bukan untuk kemaslahatan mereka. 1:04:38 Jangan menciptakan undang-undang hanya 1:04:40 untuk melindungi kekuasaan mereka atau 1:04:42 untuk kemaslahatan mereka atau supaya 1:04:45 untuk mereka kekebalan dari hukum. 1:04:47 Jangan tempatkan yang jujur 1:04:50 diri kita itu yang paling baik. Dan 1:04:52 banyak kita berdoa minta perlindungan 1:04:54 dari Allah Taala. Karena doa Rasul 1:04:57 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 1:04:58 silahatul mukminin adalah senjata yang 1:05:02 paling ampuh bagi orang-orang yang 1:05:03 beriman. Jadi perbanyak kita berdoa dan 1:05:06 tempatkan diri kita itu di tempat yang 1:05:08 jujur, yang lurus, yang benar menurut 1:05:12 apa yang Allah Taala perintahkan. 1:05:14 Insyaallah terjawab. Subhanakallahumma 1:05:16 wabihamdika. 1:05:16 Ustaz, satu lagi 1:05:17 silakan. Satu lagi. Ustaz, 1:05:19 asalamualaikum warahmatullahi 1:05:20 wabarakatuh. Ustaz, saya ingin bertanya. 1:05:23 Apakah Rasulullah sallallahu alaihi 1:05:25 wasallam ketika berdoa juga menadahkan 1:05:27 kedua tangan? Dan apakah ke seseorang 1:05:32 sehabis berdoa kemudian mengusapkan 1:05:34 kedua belah tangannya di wajah? 1:05:37 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:05:38 shallolli ala sayyidina Muhammad wa ala 1:05:40 ali Muhammad. Itu pernah dicontohkan 1:05:42 oleh Rasulullah. Sehingga beberapa 1:05:44 sahabat itu pernah meriwayatkan dalam 1:05:45 hadis yang muttafaq alaih bahwa 1:05:49 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:05:51 mengangkat tangannya yang cukup tinggi 1:05:54 sehingga kelihatan ketiaknya ini yang 1:05:57 putih. 1:06:01 Berarti Rasulullah sering menerakkan 1:06:02 tangan. Pernah Rasulullah sallallahu 1:06:04 alaihi wasallam berdoa juga mengangkat 1:06:07 tangan yang satu dan telunjuknya dan 1:06:09 telunjuknya diangkat menghadap ke 1:06:12 langit. Apa itu? Untuk menandakan 1:06:15 keesaan Allah Subhanahu wa taala. Itu 1:06:17 pernah juga. 1:06:19 Tapi lebih banyak Rasul sallallahu 1:06:21 alaihi wasallam menedahkan tangannya 1:06:23 kemudian mengusapkan ke mukanya. Memang 1:06:25 ada riwayat itu. Kalau kita ingin 1:06:28 lakukan ikut sama Rasulullah Fadal. 1:06:30 Kalau kita yang rasa tidak ingin lakukan 1:06:32 yang begitu, balik kepada diri kita 1:06:35 masing-masing. Kita enggak usah cemohkan 1:06:37 ketika orang berdoa mengangkat 1:06:38 tangannya. Karena kalau kita mengangkat 1:06:41 tangannya kita kepada Allah Taala sama 1:06:43 dengan kan kita merendah kepada Allah 1:06:45 Taala. Kita merendah kepada Allah Taala. 1:06:48 Nah, kita ini mendedakkan tangan kepada 1:06:50 Allah Taala karena kita tahu bahwa kita 1:06:52 sudah tidak punya kemampuan. 1:06:55 Bahwa kita tahu kita memerlukan bantuan 1:06:57 dan pertolongan dari Allah Taala. 1:07:00 Itulah yang diriwayatkan oleh beapa 1:07:02 sahabat Rasul sallallahu alaihi 1:07:04 wasallam. Kalau ada yang salah kepada 1:07:06 Allah, saya mengharapkan magfirahnya. 1:07:09 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:07:11 alla ilahaillallah wa anna muhammadar 1:07:13 rasulullah. 1:07:15 Astagfirullah nastagfiruka waubu ilaik. 1:07:18 Allahumfirlana waliwalida walil 1:07:21 mukminina yaum yaquumul hisab. 1:07:24 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:07:25 wabarakatuh. 1:07:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:28 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz Zaid M. 1:07:31 Bahmid atas tausiahnya di sore hari ini. 1:07:33 Ikhwan dan akhwat. Demikian tausiah kita 1:07:36 di sore hari ini bersama Ustaz Zadahmid 1:07:39 dan insyaallah malam hari nanti akan 1:07:43 hadir tausiah malam bersama Ustaz Ahmad 1:07:45 Sanusi. Saya Abi Agus ada Ondi dan juga 1:07:50 Yusuf Subangkit mohon undur diri. 1:07:52 Billahi taufik wal hidayah. 1:07:54 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:07:56 wabarakatuh.