Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:11 [musik] 0:11 Rasul TV 0:20 [musik] 0:25 [musik] 0:31 [musik] 0:35 Bismillahirrahmanirrahim, 0:36 alhamdulillahirobbil alamin, Allahumma 0:38 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:40 sayyidina Muhammad. Assalamualaikum 0:41 warahmatullahi wabarakatuh, ikhwan dan 0:44 akhwat pendengar Radio Silaturahim dan 0:46 juga pemirsa Rasul Visual yang dirahmati 0:48 Allah, alhamdulillah kita kembali 0:50 berjumpa di hari ini. 0:51 Hari Senin, hari yang ke-26 di bulan 0:53 Jumadil Akhir 1442 Hijriah atau tepat di 0:57 tanggal 8 Februari 2021. 1:01 Kita berjumpa di tausiah malam bersama 1:05 Ustad Zaid Mbah Hamid. Agak berbeda 1:08 karena ini siaran kita 1:10 eh berpindah jam siar ya, yang biasanya 1:13 sore Ustad Zaid Mbah Hamid sekarang 1:15 beralih ke malam. 1:17 Dan hari ini agak spesial juga karena 1:20 siaran live via aplikasi Zoom dari 1:23 tempat Ustad Zaid Mbah Hamid yang tengah 1:25 berada di Amerika Serikat ikhwan akhwat. 1:27 Tepatnya di Orlando, Florida, Amerika 1:30 Serikat. Karena beliau tengah melakukan 1:32 pengobatan di Amerika. Kita sapa Ustad 1:35 Zaid Mbah Hamid yang telah bergabung di 1:37 Zoom. 1:38 Assalamualaikum warahmatullahi 1:39 wabarakatuh, Ustad. 1:41 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:43 wabarakatuh. 1:45 Di sana jam berapa Ustad nih? 1:48 Saat ini mendekati pukul 09.00. 1:52 09.00 pagi ya? 1:53 Benar. 1:55 Cuacanya kelihatannya agak mendung nih 1:57 di layar monitor kita. 1:58 Agak mendung dan udaranya agak dingin 2:01 jadi justru itu kelihatannya ada lapisan 2:04 dari dalam. 2:05 Oh gitu. Mungkin ada sebagian Iwan Awan 2:08 yang belum tahu Ustad 2:10 tengah di Amerika ini tengah melakukan 2:12 pengobatan. Ini kenapa Ustad bisa 2:14 dijelaskan, bisa diceritakan kepada Iwan 2:16 Awan sebelum kita mulai terus ya. 2:17 Jadi 2:19 lutut saya yang 5 tahun lalu dioperasi 2:22 di Malaysia 2:25 kemudian 3 bulan yang lalu mulai 2:27 membengkak dan sangat sakit. 2:30 Hmm. 2:31 Sesudah di-X-ray dan dikirim ke Malaysia 2:33 ternyata implannya itu bagian atasnya 2:36 goyang. 2:37 Iya. 2:38 Dan pada saat itu kita enggak bisa ke 2:40 Malaysia karena orang Indonesia enggak 2:42 bisa masuk Malaysia karena Covid. 2:43 Iya. 2:44 Saya mengambil keputusan untuk berangkat 2:46 ke Amerika dan operasi di Amerika. 2:49 Dan alhamdulillah 2:52 dengan kebaikan para pemirsa 2:55 para kru Rasil yang turut mendoakan 2:58 Alhamdulillah. 2:59 alhamdulillah 5 hari yang lalu 3:02 seminggu yang lalu operasi telah 3:04 dilaksanakan dan alhamdulillah berhasil 3:06 baik. 3:07 Alhamdulillah. 3:08 Tinggal menunggu penyembuhan. 3:10 Jadi saya juga menunggu doa dari para 3:12 pemirsa semua 3:14 para pendengar sekalian 3:16 insya Allah di ini Rabbana Karim 3:19 Amin. 3:20 cepat sembuh 3:22 dan bisa kembali ke Indonesia bisaha 3:24 walafiat insya Allah. 3:25 Amin ya Allah ya rabbal alamin. Kita 3:27 doakan bersama Iwan Awan semoga Allah 3:29 menjaga Ustad Zid Bahamim dan kembali 3:32 memberikan kesehatan yang paripurna 3:34 untuk Ustad Zid Bahamim. Amin ya Allah 3:36 ya rabbal alamin. 3:37 Ustad kita akan 3:39 membahas tema mengenai hilangnya 3:42 keadilan maka turunlah gelombang azab. 3:46 Itu Ustad ya. 3:47 Tema yang akan Ustad berikan di hari 3:49 ini. 3:50 Dan yang ingin bergabung nanti Iwan Awan 3:51 bisa menggunakan WhatsApp kami di 3:53 08111999720. 3:59 Tafadhol Ustaz. 4:02 Assalamualaikum warahmatullahi 4:04 wabarakatuh. 4:08 Alhamdulillah. 4:11 Alhamdulillahilladzi. 4:14 Hadana lihada wama kunnali nahtadi laula 4:17 an hadanallah. 4:20 Alhamdulillahil wahidil ahad. Al fardus 4:23 samad. 4:25 Alladzi lam yalid walam yulad walam 4:27 yakullahu kufuwan ahad. 4:30 Asyhadualla ilaha illallah wahdahu la 4:33 syarikalah. 4:34 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 4:36 rasuluh. 4:38 Allahumma shalli wasallim wabarik ala 4:41 sayyidina Muhammadin nabiyirrahmah. 4:45 Wa ala alihi wa sahbihi wasallama 4:47 tasliman katsira. 4:51 Allahumma rabbisyrahli sadri wayassirli 4:53 amri wahlu uqdatan min lisani yafqahu 4:56 qauli. 4:58 Para pendengar dan pemirsa radio dan TV 5:01 Rasya yang dimuliakan Allah subhanahu wa 5:03 taala. 5:04 Sangat menggembirakan satu nikmat dari 5:07 Allah taala. 5:09 Pada pagi ini kita bisa bertemu kembali. 5:11 Masya Allah. Sekalipun hanya bertemu 5:14 menatap muka, mendengar suara. Tidak 5:17 secara fisik. Tapi Allahu subhanahu wa 5:20 taala. 5:21 Membukakan 5:23 kenikmatan berupa sehat walafiat kepada 5:26 kita sekalian. 5:27 Sehingga bisa kembali. 5:30 Untuk bersuara kembali, berceramah. 5:33 Di radio dan TV Rasya yang insya Allah 5:37 biidznillah. 5:39 Akan tetap dipelihara Allahu subhanahu 5:41 wa taala. Demi untuk amar makruf wanahyi 5:44 munkar. 5:45 Insya Allah. 5:47 Alhamdulillah. 5:50 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 5:52 Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang berada di 5:54 rumah di mana saja Anda berada. 5:56 Satu nikmat dari Allah Ta'ala juga yang 5:58 saya terima. 6:00 Operasi saya alhamdulillah berhasil 6:02 dengan baik. 6:04 Lutut saya yang pernah dioperasi 5 tahun 6:06 yang lalu. 6:08 Dibongkar kembali kemudian. 6:12 Diimplan lagi yang baru. 6:14 Yang dalam istilah kedokteran dinamakan. 6:17 Revision. 6:19 TKR. 6:21 TKR. 6:22 TKR artinya total knee replacement. 6:26 Ya. 6:27 Revision artinya diulangi kembali. 6:30 Kalau kita di Indonesia biasa 6:32 dipergunakan dengan kalimat revisi. 6:35 Dan alhamdulillah. 6:37 Iradah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 6:40 Revisi ini berhasil dengan baik. 6:43 Saya berada di rumah sakit kurang lebih 6:45 4 hari. 6:47 Alhamdulillah dan hari keempat. 6:49 Saya dibolehkan pulang oleh. Dokter. 6:52 Alhamdulillah. 6:54 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 6:56 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 6:58 Dalam beberapa hari. 7:00 Sekalipun saya berada di rumah sakit. 7:04 Namun saya tetap mengikuti perkembangan 7:06 yang terjadi di Indonesia. 7:09 Yang terjadi gempa bumi. 7:12 Berbabak-babak. 7:14 Banjir seakan-akan. 7:16 Ganti berganti dari satu kota ke kota 7:18 yang lain. 7:19 Dari satu provinsi ke provinsi yang 7:21 lain. 7:23 Dan saya teringat Subhanallah. 7:26 Bagaimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala 7:28 menurunkan. 7:30 Gelombang azab yang berbabak-babak. 7:33 Kepada Firaun. 7:36 Alhamdulillah saya minum sebentar. 7:46 Kalau kita membuka sejarah Firaun, 7:51 nampaknya secara kasat mata, 7:54 Firaun itu berjasa membangun 7:58 negaranya. 7:59 Firaun membangun piramid. 8:03 Firaun membangun jalan-jalan. Firaun 8:05 membangun luar biasa. 8:09 Namun subhanallah. 8:13 Kalau kita melihat secara kasat mata, 8:16 Firaun adalah seorang pemimpin yang 8:18 berjasa kepada rakyat. 8:21 Tapi pada saat itu rakyatnya dibagi 8:22 dalam dua golongan. 8:25 Yaitu kelompoknya Firaun 8:28 dan kelompok Bani Israil. 8:33 Kedua kelompok ini oleh Firaun 8:37 mendapatkan treatment 8:41 atau mendapatkan pelayanan dari Firaun 8:44 dengan pelayanan 8:46 yang berbeda antara bumi dan langit. 8:51 Kelompok Bani Israil 8:53 selalu oleh Firaun dan kelompoknya 8:55 dicari-cari kesalahan. 8:58 Kesalahan apa yang bisa ditujukan kepada 9:00 mereka untuk dipenjarakan. 9:03 Tapi kalau kelompok Firaun yang 9:05 melakukan kesalahan 9:09 atau kelompok Firaun yang 9:10 menginjak-nginjak hukum dan keadilan, 9:13 bukannya mereka ditangkap dan 9:15 dipenjarakan, tapi mereka diberikan 9:17 hadiah dan diberikan penghargaan. 9:20 Subhanallah. 9:21 Itulah sejarah yang terjadi di zaman 9:23 Firaun. 9:26 Dan itu Allahu subhanahu wa taala 9:27 ceritakan dalam Alquran supaya tidak ada 9:30 seorang pun yang bisa memungkiri 9:33 bagaimana ketidakadilan 9:35 yang dilakukan oleh Firaun terhadap 9:37 kedua kelompok ini. 9:39 Yang satu kelompok diangkat, yang satu 9:42 kelompok diinjak, 9:43 ditindas. 9:48 Sehingga apa yang terjadi? 9:51 Maka Allahu Subhanahu wa Ta'ala 9:53 mengirimkan adab berbaba-babak kepada 9:55 Firaun sebagai peringatan. 9:59 Sebelum Allahu Subhanahu wa Ta'ala 10:01 menimpakan adab yang besar untuk 10:03 menghilangkan Firaun dan kelompoknya 10:06 dari peredaran kehidupan 10:08 atau dari peredaran dunia. 10:10 Khusus untuk para pemirsa sekalian, 10:12 hamba Allah yang dimuliakan Allahu 10:14 Subhanahu wa Ta'ala. 10:16 Qur'an kalau kita memperhatikan, 10:21 kira-kira hampir sepertiga isi Alquran 10:24 Allah Ta'ala menceritakan umat-umat yang 10:26 sebelum kita. 10:31 Bagaimana umat-umat yang dimuliakan oleh 10:33 Allah Ta'ala dan bagaimana umat-umat 10:35 yang ditumpahkan adab oleh Allahu 10:38 Subhanahu wa Ta'ala 10:39 dan ada umat yang ketika adab 10:41 ditumpahkan oleh Allah, 10:44 umat tersebut dihilangkan dari peredaran 10:46 kehidupan. 10:48 Sehingga yang tinggal hanya merupakan 10:50 puing-puing sejarah 10:53 dan yang tinggal adalah 10:56 tulisan-tulisan sejarah bagaimana umat 10:59 ini hilang 11:00 dari peredaran kehidupan. 11:02 Artinya dihilangkan oleh Allahu 11:03 Subhanahu wa Ta'ala. 11:06 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 11:07 Allahu Subhanahu wa Ta'ala. 11:09 Kalau kita perhatikan di ayat yang lain, 11:12 sehingga Allahu Subhanahu wa Ta'ala 11:14 menyatakan "Afalam yasiru fil ard?" 11:18 "Fayanzuru?" 11:20 "Kaifa kana aqibatul lazina min 11:22 qablihim?" 11:24 Allah Ta'ala menyuruh kita membaca 11:26 sejarah. 11:28 Dan di ayat ini Allah ingin mengingatkan 11:30 Allah menghargai orang yang pandai 11:33 mengolah, 11:35 membaca, 11:36 menganalisa, dan mengambil pelajaran 11:38 dari sejarah. 11:40 Sehingga Allah subhanahu wa taala 11:41 nyatakan, "Berjalanlah di muka bumi." 11:44 Artinya, perhatikan 11:46 perjalanan-perjalanan sejarah umat 11:49 manusia yang terjadi dalam kehidupan 11:51 kita 11:52 dan kehidupan sebelum. 11:54 Fayanburu, 11:55 Allah taala nyatakan, "Dan perhatikan." 11:59 Bukan hanya sekedar melihat, tapi 12:01 fayanburu, 12:02 membaca, 12:05 memperhatikan, menganalisa, 12:07 bagaimana umat-umat sebelum kita, 12:12 umat-umat yang 12:17 sudah cukup maju peradaban mereka. 12:20 Allah taala terangkan di ayat ini. 12:22 Mereka membangun irigasi, membangun 12:25 negara, mereka membangun 12:26 kemajuan-kemajuan. 12:28 Tapi kemudian Allah subhanahu wa taala 12:31 menyatakan, 12:32 "Dan perhatikan apa yang Allah taala 12:35 lakukan kepada mereka." 12:39 Kalau kita lihat di surat Al Fajr, 12:42 surat Al Fajr, masyaallah. 12:45 Ada ah, empat bangsa besar di muka bumi. 12:52 Ya. 12:53 Allah subhanahu wa taala mengingatkan 12:55 kepada kita sekalian, 12:58 dan Allah memulai dengan sumpah. 13:00 Bersumpah. 13:04 Kita dalam kehidupan, 13:06 terkadang memang kita bersumpah untuk 13:08 meyakinkan seseorang sebelum kita 13:09 membawa cerita apa yang akan kita 13:11 ceritakan. 13:14 Atau terkadang di akhir daripada 13:15 perkataan kita, kita ikuti dengan 13:17 sumpah. 13:18 Boleh. 13:22 Untuk apa kita bersumpah? 13:24 Ingin meyakinkan kepada yang mendengar 13:27 bahwa apa yang kita sampaikan adalah 13:29 benar. 13:30 Apalagi kalau Allah subhanahu wa taala 13:33 bersumpah kepada kita 13:36 untuk meyakinkan kepada umat manusia 13:38 supaya kita mengambil pelajaran dengan 13:40 baik 13:41 apa yang terjadi kepada umat-umat 13:43 sebelumnya. 13:44 Wal Fajr 13:46 walayalin asyr 13:48 wasysyaf'i wal watr 13:51 hal fidalika qasamun lidzi hijr 13:56 Allah bersumpah dengan waktu 13:58 wal Fajr demi waktu, demi Fajar. 14:02 Hamba Allah yang mulia 14:03 kalau Allah subhanahu wa taala bersumpah 14:07 biasanya kalau kita perhatikan di Quran 14:09 Allah taala memakai 14:11 benda-benda yang diciptakannya yang 14:14 sangat bertalian berhubungan erat dengan 14:17 manusia. 14:18 Demi Fajar 14:20 kita tiap hari menikmati Fajar. 14:23 Ada hamba-hamba Allah dia masuk tidur, 14:25 besoknya dia sudah enggak bisa lihat 14:27 Fajar. 14:28 Ada hamba-hamba Allah yang masuk tidur 14:31 Allah taala membangunkan dia di waktu 14:34 Fajar 14:36 untuk bersujud dan bertahmid kepada 14:38 Allah, masya Allah. 14:39 Ada hamba-hamba Allah yang masuk Fajar 14:42 lewat begitu saja 14:44 dia bangunnya nanti matahari sudah 14:46 tinggi. 14:47 Justru itu Allah taala bersumpah dengan 14:49 kalimat wal Fajr 14:51 karena Fajar itu mempunyai nilai yang 14:54 sangat sangat bernilai kepada kita. 14:57 Dan di ayat yang lain Allah subhanahu wa 14:59 taala menyatakan wal wal Quran al Fajr 15:04 artinya dan orang-orang yang membaca 15:06 Quran pada waktu Fajar. 15:11 Innal Quran al Fajr kana masyhuda 15:15 mereka-mereka yang membaca Alquran, 15:18 meneliti Alquran di waktu Fajar 15:21 disaksikan oleh semua malaikat, penduduk 15:24 langit, disaksikan oleh Allah Ta'ala. 15:27 Allah Ta'ala memerintahkan kepada para 15:29 malaikat untuk bersaksi kepada 15:31 hamba-hamba Allah yang 15:33 membaca Qur'an di waktu fajar. 15:35 Oleh sebab itu para pemirsa sekalian 15:37 yang dimuliakan Allah Ta'ala, 15:39 kalau kita selesai salat fajar, 15:42 luangkan waktu sebentar. 15:45 Kembalilah membaca Alquran. 15:50 Pompakan kekuatan ke dalam roh kita 15:53 dengan Alquran di waktu fajar. 15:56 Karena biasanya kita setelah selesai 15:58 fajar, 15:59 maka aktivitas kita akan di kita mulai. 16:02 Apa kita berangkat kerja, apa kita 16:03 berangkat untuk mengajar, atau yang 16:05 lain-lain. 16:07 Jadi Allah Ta'ala bersumpah dengan 16:09 kalimat wal fajr walayalin asyr. 16:14 Walayalin asyr dan malam-malam ke-10. 16:18 Nah ini ada dua penafsiran. 16:20 Tapi kita berbicara nanti Allah Ta'ala 16:23 bersumpah 16:24 dengan malam ke-10. 16:26 Ada sebagian mufasirin mengatakan yaitu 16:29 adalah malam 16:30 ke-10 di waktu 16:33 ketika hamba-hamba Allah akan wukuf di 16:35 Arafah. 16:39 Eh selesai wukuf di Arafah, malam ke-10 16:44 waktu Ramadan. 16:47 Di akhir Ramadan. 16:48 Malam ke-10 di akhir Ramadan. 16:51 Dan selanjutnya. 16:52 Kemudian Allahu Subhana Wa Ta'ala 16:54 sesudah bersumpah dengan demikian, Allah 16:57 Ta'ala menyatakan 16:58 alam tara kaifa fa'ala rabbuka bi'ad. 17:03 Baru Allah Ta'ala sampaikan, 17:05 tidakkah kalian melihat? 17:08 Alam tara. 17:10 Tidakkah kalian melihat apa yang Allah 17:13 Ta'ala lakukan kepada beberapa bangsa 17:17 yang tadinya kemajuan mereka luar biasa. 17:23 Alam tara kaifa fa'ala rabbuka bi A'd 17:26 Irama dzatil Imad 17:29 Wa Tsamudalladzina jabussakhra bil wad 17:33 Wa Fir'auna dzil autad 17:37 Ketika Allah Ta'ala menyatakan alam tara 17:39 kaifa fa'ala rabbuka bi A'd 17:43 Allati lam yukhlak mitsluha fil bilad 17:46 Bangsa yang super canggih 17:49 yang sampai detik ini 17:51 belum ada bangsa yang menandingi. 17:53 Karena Allah Ta'ala katakan apa? 17:57 Perhatikanlah dan tidakkah kalian 17:59 melihat 18:00 kaum A'd 18:04 Irama dzatil Imad allati lam yukhlak 18:06 mitsluha fil bilad 18:12 Gunung-gunung batu disulap menjadi kota 18:14 yang indah. 18:16 Rumah-rumah mereka itu dipahat dari 18:19 gunung-gunung batu. 18:20 Dan Allah Ta'ala menyatakan sampai detik 18:22 ini belum pernah ada bangsa melakukan 18:24 seperti mereka, canggih. 18:32 Kemudian Allah Ta'ala menyatakan lagi 18:34 bangsa yang lain. 18:37 Wa Tsamudalladzina jabussakhra bil wad 18:42 Dan kelompok Tsamud 18:45 begitu juga kemajuan mereka yang luar 18:47 biasa. 18:49 Dan di akhirnya Allah Ta'ala menyatakan 18:51 wa Fir'auna dzil autad 18:55 Dan Fir'aun 18:57 dengan bangunan-bangunannya, 18:59 pasak-pasak, building-buildingnya, 19:01 macam-macam, jalan-jalannya, irigasinya. 19:07 Tapi di akhir ayat ini Allah Ta'ala 19:09 menyatakan alladzina thaghau fil bilad 19:14 Jadi tiga bangsa besar di dunia sebelum 19:16 kita. 19:19 Allah Ta'ala ingatkan memang kita tidak 19:21 sempat menyaksikan bangsa-bangsa 19:23 tersebut. 19:24 Tapi Allah Ta'ala ceritakan dalam 19:25 Alquran untuk kita mengambil pelajaran. 19:30 Tapi ketika kemajuan mereka, pembangunan 19:33 mereka, kebanggaan mereka membangun 19:35 negaranya, kebanggaan mereka membangun 19:38 kotanya. 19:41 Kebanggaan raja-raja mereka yang merasa 19:44 bangga dengan pembangunannya. 19:48 Apa yang Allah Ta'ala lakukan kepada 19:49 mereka? 19:51 Allah Ta'ala nyatakan alladzina taghau 19:53 fil bilad. 19:55 Tapi mereka berbuat semau-maunya, 19:57 sewenang-wenangnya. 20:00 Di dalam pemerintahan mereka. 20:04 Alladzina taghau fil bilad. 20:06 Alladzina 20:08 taghau fil bilad. 20:10 Fa aktsaru fihal fasad. 20:15 Mereka berbuat semau-maunya di negara 20:17 mereka karena mereka berpikir berkuasa. 20:20 Mereka merasa bangga dengan pembangunan 20:21 yang mereka laksanakan. 20:25 Tapi Allahu Subhanahu Wa Ta'ala nyatakan 20:27 kebanyakan mereka 20:29 taghau. 20:30 Fa aktsaru. 20:32 Kebanyakan mereka. 20:34 Taghau fil bilad. 20:36 Taghau fil bilad artinya berbuat 20:38 semau-maunya. 20:43 Keadilan diinjak-injak. 20:48 Ketika ayat ini turun kepada Rasul 20:51 Shallallahu Alaihi Wasallam 20:54 bangsa-bangsa tersebut sudah dihilangkan 20:55 oleh Allah Ta'ala. 20:58 Ada yang ditenggelamkan Allah di laut. 21:00 Ada yang Allah membuka tanah mereka 21:02 masuk semua ke dalamnya tinggal 21:04 puing-puingnya yang ada. 21:07 Allah Ta'ala mempunyai kemampuan untuk 21:09 melakukan apa saja. 21:15 Masya Allah saya melihat foto 21:18 yang dikirim kepada saya banjir di Jawa 21:20 Tengah. 21:24 Dan memang yang lebih banyak menderita 21:26 adalah mereka-mereka yang dhu'afa. 21:29 Rumah-rumah mereka yang di 21:32 tenggelam, rumah-rumah mereka bukan 21:34 rumah-rumah mewah. 21:36 Ketika Allah Ta'ala mengirim azab kepada 21:39 Firaun berbapak-bapak 21:42 bapak pertama ketika Allah Ta'ala 21:43 menyatakan fa arsala alaihimut tufan 21:47 Allah Ta'ala mengirim taufan kepada 21:48 mereka. 21:50 Istananya Firaun tidak bergoyang. 21:54 Istana Firaun tidak terpengaruh. 21:57 Tapi taufan yang merajalela 22:00 memang yang banyak menderita para 22:01 dhu'afa. 22:04 Sama dengan banjir yang terjadi di 22:06 Semarang. 22:09 Sama dengan ketika Allah Ta'ala 22:11 menggoncang Palu, Jawa Tengah 22:14 eee Sulawesi Tengah. 22:16 Banyak kampung yang hilang dari 22:18 peredaran manusia. 22:21 Dengan kampung-kampungnya semuanya 22:22 hilang. 22:27 Yang lebih banyak menderita memang 22:29 kelompok yang lemah. 22:32 Jadi hamba Allah yang mulia, kalau kita 22:34 perhatikan 22:36 sejarah turunnya azab Allah yang 22:39 berbapak-bapak, bergelombang, 22:41 berbapak-bapak 22:42 kalau kita perhatikan adalah karena 22:44 Allah Ta'ala menyatakan alladzina thagau 22:47 fil bilad. 22:49 Penyebabnya hanya satu. 22:53 Para pejabat-pejabat 22:54 para penguasa 22:56 berbuat sewenang-wenang di dalam 22:59 negaranya. 23:02 Ini Alquran yang mengajarkan kepada 23:04 kita. 23:07 Coba kita lihat, perhatikan ayat yang 23:09 lain, Subhanallah. 23:13 Ketika Allah Subhanallahu Wa Ta'ala 23:14 memanggil kepada 23:16 mereka-mereka yang beriman. 23:20 Ya ayyuhalladzina amanu. 23:24 Qunu qawwamina bil qist. 23:27 Syuhada lillahi walau ala anfusikum. 23:31 Awil walidaini wal aqrabin. 23:38 Allah Ta'ala memanggil kepada 23:40 orang-orang yang beriman. 23:42 Nah, hamba Allah yang mulia. 23:44 Para pendengar yang dimuliakan Allah 23:46 Subhanallahu Wa Ta'ala. 23:48 Allah Ta'ala mengingatkan karena kita 23:51 ini apalagi bangsa Indonesia, 23:53 Masyaallah. 23:55 90% muslimin. 23:58 Hamba-hamba Allah yang beriman. 24:02 Begitu juga para pejabat-pejabat 90% 24:04 muslimin. 24:07 Allah memanggil dengan panggilan khusus. 24:10 Ya ayyuhalladzina amanu. 24:14 Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, 24:16 hamba-hambaku yang beriman. 24:18 Artinya ini panggilan kasih sayang. 24:21 Panggilan yang ada nilai plus. 24:24 Kan di Quran sering Allah Ta'ala 24:25 memanggil ya ayyuhal insan. 24:29 Ya bani Adam. 24:31 Ya ma'syaral jinni wal ins. 24:36 Ya ayyuhannas. 24:38 Nah, itu panggilan biasa. 24:41 Tapi ketika Allah memanggil ya 24:42 ayyuhalladzina amanu. 24:44 Artinya panggilan yang Allah 24:46 Subhanallahu Wa Ta'ala istimewa. 24:51 Hanya kepada mereka-mereka yang beriman. 24:53 Qunu qawwamina bil qist. 24:57 Tegakkanlah dengan kekuatanmu. 24:59 Tegakkanlah dengan kekuatanmu keadilan 25:03 yang benar-benar adil karena Allah 25:05 Ta'ala. 25:08 Hamba Allah yang mulia. 25:10 Di dalam Alquran Allah Ta'ala berbicara 25:12 tentang keadilan kurang lebih sekitar 50 25:15 ayat. 25:17 Tentang keadilan. 25:19 Karena bagaimana pentingnya keadilan 25:21 dalam kehidupan manusia. 25:30 Di dalam surat Ar-Rahman. 25:34 Allah Ta'ala menerangkan kepada kita. 25:38 Planet-planet yang ada di lingkungan 25:39 kita, matahari dan bulan segala-galanya 25:41 beredar kepada garis edarnya semua. Yang 25:44 tunduk dan taat kepada Allah. 25:46 Karena Allah Ta'ala meletakkan satu 25:49 balance keadilan di dalam keadaan mereka 25:52 tersebut. 25:53 Itu benda mati. 25:56 Tapi kita enggak bakal bisa hidup tanpa 25:58 matahari. 26:06 Jadi faktor keadilan dalam kehidupan 26:08 manusia itu luar biasa. 26:11 Sehingga Allah Subhanahu Wa Ta'ala 26:13 memanggil ya ayyuhalladzina amanu kunu 26:15 qawwamina bilqis. 26:20 Tegakkan sem tegakkan sekuat mungkin. 26:24 Tempatkan dirimu. 26:27 Untuk menegakkan keadilan. 26:36 Syuhada lillah. 26:38 Dan bukan hanya sekedar menegakkan 26:40 keadilan. 26:42 Kalau memberikan keterangan. 26:46 Memberikan kesaksian. 26:49 Memberikan statement. 26:52 Allah Ta'ala 26:55 ataupun menjadi saksi untuk memberikan 26:57 kesaksian di pengadilan harus adil 26:59 karena Allah Ta'ala. 27:07 Sekalipun kita berhadapan dengan orang 27:09 yang miskin 27:11 atau orang yang mempunyai kekayaan 27:15 jangan harapkan satu keuntungan materi 27:18 sehingga kita tidak berbuat adil. 27:24 Dan Allah Ta'ala mengatakan walau ala 27:26 anfusikum awil walidain. 27:29 Sekalipun nanti akibatnya kepada dirimu 27:32 yang tidak enak 27:33 ataupun kepada kedua orang tuamu kalau 27:35 adil tetap adil harus ditegakkan. 27:39 Nah, hamba Allah yang mulia ketika Allah 27:41 mengirim 27:42 adab berbapak-bapak kepada Firaun 27:46 penyebab yang utama Allah Subhanahu Wa 27:49 Ta'ala menyatakan alladzina taghau fil 27:51 bilad. 27:53 Fa aktsaru fihal fasad. 27:56 Keadilan hilang daripada pemerintahan 27:59 Firaun. 28:00 Kalau Bani Israil yang berbuat salah 28:04 sekalipun tidak berbuat salah 28:05 dicari-cari kesalahannya. 28:08 Pemimpin-pemimpin Bani Israil 28:12 hamba Allah yang mulia 28:14 Bani Israil 28:16 di zaman itu 28:17 itu Bani Israil 28:19 tidak semuanya Bani Israil itu dikatakan 28:23 Yahudi 28:23 Yahud 28:26 atau Zionis 28:27 tidak. 28:29 Bani Israil ini adalah keturunan 28:30 daripada Nabi Allah Yaqub Alaihissalam. 28:35 Jadi, Bani Israil di zaman Nabi Musa 28:39 juga ada di antara mereka-mereka itu 28:40 pengikut Nabi Musa Alaihissalam 28:44 merupakan ulama-ulama daripada Bani 28:46 Israil 28:47 dicari-cari kesalahannya para ulama 28:49 dicari-cari kesalahannya para ulama 28:51 untuk dipenjara 28:53 dicari-cari hamba-hamba Allah untuk 28:55 menjadi saksi palsu 28:57 untuk memenjarakan pada kelompok Bani 28:59 Israil naudzubillah 29:03 Allah subhanahu wa taala tidak 29:05 membalikkan negara tersebut sekaligus 29:07 tidak 29:09 Allah mengirim azab berbapak-bapak 29:12 Allah taala menyatakan faarsala alaihim 29:15 Allah taala kirim kepada mereka baru 29:18 kiriman jadi kalau banjir di tempat kita 29:21 gempa bumi berbapak-bapak 29:24 banjir terjadi di mana-mana ini baru 29:26 kiriman-kiriman Allahu subhanahu wa 29:28 taala untuk apa 29:32 untuk menyadarkan kepada kita 29:35 mungkin banyak keadilan yang sudah tidak 29:37 nampak banyak keadilan yang 29:39 diinjak-injak 29:41 banyak keadilan yang dikorbankan demi 29:43 materi 29:49 maka Allah taala mengirim 29:52 cemeti azab 29:53 untuk apa 29:57 Allah taala nyatakan wala nudziqonnahum 29:59 minal adzabil adna 30:02 dunal adzabil akbar 30:04 kalau Allah sudah mengirim azab sudah 30:06 pasti 30:08 kita merasa terazab dari Allahu 30:10 subhanahu wa taala 30:12 kelompok rakyat yang miskin apalagi 30:14 terazab dari Allahu subhanahu wa taala 30:16 negara harus mengeluar 30:19 terazab dengan azab Allahu subhanahu wa 30:21 taala 30:24 Allah taala menyatakan wala 30:26 nudziqonnahum minal adzabil adna 30:29 kami kirim azab-azab yang kecil dunal 30:31 adzabil akbar sebelum ke azab yang besar 30:34 jadi yang kita hadapi di dunia ini 30:36 adalah cemeti-cemeti Allahu taala yang 30:38 kecil 30:41 saya memberikan contoh begini Anda 30:42 seorang pejabat. 30:45 Sekalipun seorang pejabat yang ditakuti 30:47 oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala ketika 30:49 Anda mempunyai anak. 30:52 Dan anak ini umpama terlibat narkoba. 30:56 Ya, terlibat minuman keras, terlibat 30:58 kejahatan. 31:01 Walaupun bagaimana Anda tidak akan 31:04 senang melihat yang demikian. 31:07 Sekalipun Anda seorang pejabat yang bisa 31:08 melindungi anak Anda sendiri. 31:11 Anda tidak senang dan Anda akan menegur 31:13 anak tersebut. 31:15 Mungkin Anda memberikan satu hukuman 31:17 yang ringan. Itu karena apa? 31:22 Karena Anda tidak mau anak ini berakhir 31:23 dengan kecelakaan. 31:26 Anda tidak inginkan anak ini musnah 31:28 dengan kemungkaran. 31:31 Demikian Allah Ta'ala mengirim cemeti 31:33 azab kepada kita sebagai peringatan. 31:36 Peringatan demi peringatan. 31:39 Saat ini Subhanallah, Subhanallah. 31:45 Saya melihat bagaimana Allahu Subhanahu 31:47 Wa Ta'ala mengirim azab demi azab kepada 31:49 kita. Belum selesai azab yang satu 31:51 datang azab yang lain. Belum selesai 31:53 azab yang lain datang lagi yang lain. 31:55 Dan Allah Ta'ala pindahkan ke beberapa 31:57 daerah. 32:00 Mungkin. 32:02 Keadilan mulai hilang dari masyarakat. 32:07 Mungkin keadilan mulai hilang dari meja 32:10 pengadilan. 32:13 Dan mungkin pejabat-pejabat kita banyak 32:16 yang berbuat tidak adil. Allahu Akbar. 32:19 Tapi kenyataan yang kita hadapi ini yang 32:21 terjadi dalam negara. 32:24 Hamba Allah yang mulia. 32:26 Ma'asyiral muslimin rahimakumullah. 32:33 Memang benar kita ini menurut emosi 32:35 mempunyai desire, keinginan. 32:37 Ya. 32:39 Sehingga terkadang kita berbuat salah, 32:41 berbuat tidak adil. 32:42 Tapi Allah Ta'ala memberikan kesempatan 32:45 kepada kita untuk bertobat. 32:48 Beristigfar kepada Allah Ta'ala. 32:53 Ketika Anda seorang pejabat, Anda 32:55 menduduki satu jabatan dan Anda tahu 32:58 bahwa pernyataan-pernyataan yang 33:00 dikeluarkan ini banyak yang tidak adil. 33:02 Kemudian Anda bertobat kepada Allah 33:04 Subhanahu Wa Ta'ala. Beristigfar kepada 33:06 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 33:08 Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjanjikan di 33:10 dalam ayatnya. 33:12 Wama kanallahu yu'adzibahum wa anta 33:15 fihim wama kanallahu mu'adzibahum. 33:18 Wahum yastagfirun. 33:22 Kesempatan yang luar biasa Allah 33:23 berikan. 33:25 Allah tidak akan mengadzab 33:27 kepada kalian, orang-orang yang beriman 33:29 ketika Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam 33:31 berada di tengah-tengah kita. 33:33 Sekarang Rasulullah sudah tidak ada. 33:35 Tapi hadis-hadis Rasul masih ada. 33:38 Ya. 33:40 Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta'ala 33:42 janjikan lagi. 33:43 Kalau kita berbuat tidak adil, kita 33:46 berbuat munkar, kita berbuat 33:47 sewenang-wenang. 33:49 Kemudian kita tobat kepada Allah dan 33:51 kita beristigfar kepada Allah Subhanahu 33:54 Wa Ta'ala. Allah Subhanahu Wa Ta'ala 33:56 tidak akan menurunkan adzab. 34:01 Ma'asyiral muslimin. 34:02 Para pendengar yang dimuliakan Allah 34:04 Subhanahu Wa Ta'ala. 34:06 Saya minum dulu. 34:17 Pintu tobat selalu terbuka. 34:21 Pintu tobat selamanya dibukakan oleh 34:23 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 34:26 Dan Allah tidak batasi kepada siapa 34:27 saja. 34:30 Justru itu hamba Allah yang mulia, kalau 34:33 umpamanya kita membahas bagaimana 34:35 caranya mengatasi adab-adab Allahu 34:36 Subhanahu Wa Ta'ala. 34:42 Ada dua hal yang Allahu Subhanahu Wa 34:44 Ta'ala perintahkan. Yang banyak kita 34:46 abaikan. 34:49 Dan Allah jamin kalau yang dua hal ini 34:51 kita lakukan. 34:54 Allah Ta'ala tidak akan mendatangkan 34:55 adab kepada kita. 34:59 Coba kita lihat ayat yang lain Allahu 35:01 Subhanahu Wa Ta'ala menjanjikan kepada 35:02 kita. 35:04 Kuntum khaira ummatin ukhrijat linnas. 35:09 Ta'muruna bil ma'ruf wa tanhautna anil 35:12 munkar wa tu'minuna billah. 35:16 Kalian wahai umat Islam. 35:20 Kalian wahai hamba-hamba yang beragama. 35:24 Hamba-hamba Allah yang beriman. 35:27 Kalian adalah sebaik-baik. Nya umat yang 35:31 Allahu Subhanahu Wa Ta'ala ciptakan 35:33 diantara semua umat yang telah 35:35 diciptakan oleh Allah Ta'ala. 35:38 Tapi sesudah itu Allah Ta'ala memberikan 35:40 syarat. 35:41 Yang pertama ta'muruna bil ma'ruf. 35:45 Tetap mempertahankan kehidupan anak 35:48 untuk mengajak manusia itu berbuat 35:49 ma'ruf. 35:51 Berbuat baik, beriman kepada Allah 35:53 Ta'ala. 35:54 Berbuat adil. 35:57 Karena adil itu merupakan satu perbuatan 36:00 ma'ruf yang dicintai oleh Allahu 36:01 Subhanahu Wa Ta'ala. 36:03 Dan akan mendatangkan ketentraman kepada 36:05 masyarakat. 36:07 Ketika kita selalu berbuat adil. 36:10 Tapi jangan kita hanya tuntut masyarakat 36:12 harus berbuat adil, pejabat-pejabatnya 36:14 tidak adil. 36:19 Jadi kita juga tidak boleh berdiam diri. 36:23 Harus selamanya aktif untuk ta'muruna 36:26 bil ma'ruf, mengajak manusia untuk 36:27 berbuat baik 36:29 watanauna anil munkar 36:32 dan saya berusaha mencegah semua 36:34 kemungkaran. 36:36 Nah, di sinilah poinnya hamba Allah yang 36:39 mulia. 36:40 Ketika ada ulama yang tanahauna anil 36:42 munkar 36:44 mulai gelombang-gelombang fitnah masuk 36:46 kepadanya. 36:49 Ketika ada pemimpin masyarakat atau 36:51 pemuka masyarakat 36:53 ingin mencegah kemungkaran 36:55 maka dia akan menghadapi 36:57 hambatan-hambatan yang luar biasa. 36:59 Terkadang dirinya difitnah. 37:02 Terkadang dirinya dikriminalisasikan. 37:05 Terkadang dicari-cari kesalahannya untuk 37:08 dipenjarakan. 37:11 Nah, dua hal inilah yang kadang-kadang 37:13 hilang dari masyarakat kita. 37:18 Dan biasanya kalau kita perhatikan di 37:20 zaman Firaun 37:23 perhatikan zaman Firaun 37:27 Firaun berakhir dengan kemudian Allah 37:29 ta'ala 37:32 menyatakan apa? Fasabba alaihim sauta 37:34 adzab. 37:36 Allah ta'ala tidak kirim lagi adzab 37:37 kepada mereka. Allah ta'ala nyatakan 37:40 Allah tumpahkan adzab kepada mereka. 37:42 Tumpahkan 37:43 artinya 37:44 tumpahkan. 37:46 Firaun ditenggelamkan di laut dengan 37:48 pengikut-pengikutnya. 37:50 Ad dan Tsamud ditenggelamkan di dalam 37:52 tanah. 37:54 Allah ta'ala mendatangkan 37:56 gempa yang luar biasa. 37:59 Itu yang terjadi. 38:02 Subhanallah. 38:05 Jadi, para pemirsa sekalian yang 38:06 dimuliakan Allahu subhanahu wa ta'ala 38:09 keadilan 38:12 keadilan 38:13 itu sangat ditekankan oleh Allahu 38:15 subhanahu wa ta'ala di dalam Alquran. 38:19 Ada banyak nikmat Allah 38:22 kepada kita 38:24 yang menjadikan kita melenceng dari 38:25 keadilan. 38:27 Ketika Allah menjadikan Anda seorang 38:30 dokter, berarti Allah memberikan nikmat 38:32 yang luar biasa kepada Anda. Itu satu 38:34 nikmat dan amanah dari Allah. 38:36 Ketika Allah menjadikan Anda seorang 38:38 pejabat, apa dia pejabat kelurahan, 38:41 walikota, gubernur, 38:43 itu adalah satu nikmat yang Allah 38:45 berikan dan Anda dipilih oleh Allah 38:48 untuk memberikan amanah tersebut. 38:51 Maka jangan amanah tersebut 38:54 kita jadikan untuk berbuat tidak adil. 39:03 Karena keadilan 39:06 adalah salah satu faktor yang sangat 39:09 dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. 39:13 Sehingga Rasul Shallallahu alaihi 39:14 wasallam mengingatkan, di antara doa 39:17 yang sangat makbul di sisi Allah 39:20 adalah seorang pemimpin yang adil, 39:22 pejabat yang adil, 39:23 hakim yang adil, 39:25 penuntut yang adil. 39:29 Keadilan. 39:32 Kalau kita perhatikan di ayat yang kita 39:34 bacakan tadi surat An Nisa, 39:38 syuhada lillahi walau ala anfusikum 39:41 au il walidaini wal aqrabun. 39:48 Kemudian Allahu Subhanahu wa Ta'ala 39:50 menyatakan di ayat yang lain, 39:52 fa'dilu 39:54 fahuwa aqrabu lit taqwa. 39:57 Berbuat adillah itu perintah fi'il amar 40:00 dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, berbuat 40:01 adillah karena keadilan itu sangat dekat 40:04 dengan ketakwaanmu kepada Allah 40:06 Subhanahu wa Ta'ala. Artinya dengan kata 40:08 lain, 40:09 kalau 40:11 begitu kita melenceng dari perbuatan 40:13 adil, 40:14 kita merusakkan ketakwaan kita kepada 40:16 Allah Subhanahu wa 40:18 Untuk itu hamba Allah yang mulia, 40:20 para pemirsa yang dimuliakan Allahu 40:22 Subhanahu Wa Ta'ala. 40:24 Jangan kita hilangkan keadilan dari diri 40:26 kita. 40:27 Terlepas posisi Anda dalam kehidupan 40:29 seperti apa. 40:31 Karena begitu kita berbuat tidak adil, 40:34 sama dengan kita merusakkan ketaatan 40:36 kita kepada Allah Ta'ala. Sama dengan 40:38 kita merobek-robek ketakwaan kita kepada 40:40 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dan apa yang 40:43 akan terjadi? Kita sama dengan mengirim 40:46 undangan kepada Allah untuk mengirimkan 40:49 adab kepada kita semua. 40:52 Para pendengar sekalian yang mulia, yang 40:54 dimuliakan Allahu Subhanahu Wa Ta'ala. 40:56 Mudah-mudahan insya Allah 40:59 pertemuan kita pada hari ini 41:03 dengan 41:06 ceramah yang pendek, 41:09 insya Allah menjadi siraman rahmat bagi 41:11 kita sekalian. 41:13 Supaya Allah Ta'ala membukakan 41:15 barakah dalam kehidupan kita. Jangan 41:18 kita lepaskan keadilan dalam kehidupan 41:20 kita. 41:21 Kalau ada yang salah kepada Allahu 41:23 Subhanahu Wa Ta'ala, saya mengharapkan 41:25 maghfirahnya. 41:26 Wa minallahi taufiq wal hidayah. 41:28 Wassalamualaikum warahmatullahi 41:31 wabarakatuh. 41:32 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:33 wabarakatuh. Demikian iman akhwat 41:35 tausiah malam bersama Ustad Zaid M 41:37 Bachmid. Kita siaran langsung via 41:40 aplikasi Zoom dan Ustad tengah berada di 41:43 Orlando, Florida, Amerika Serikat ya 41:45 Ustad ya. Ini di luar rumah Ustad ya? 41:48 Benar. 41:49 Terlihat ya. 41:50 Terlihat awannya agak sedikit mendung ya 41:51 di sana ya pagi hari Ustad ya? 41:53 Ya, kita jauh enggak jauh juga dari 41:57 jalan highway. Suaranya masih kedengaran 41:59 truk-truk yang suka lewat. 42:00 Baik Ustad. 42:02 Ustad kita langsung saja ya Ustad, ada 42:03 banyak yang sudah masuk nih pertanyaan 42:05 di dalam hari ini. 42:07 Ini komentar dari Ibu Ida di Bekasi. Pak 42:10 Ustad Zaid M Bachmid, alhamdulillah 42:13 sudah berhasil operasinya, semoga lekas 42:15 pulih dan kembali ke Indonesia dengan 42:17 selamat. Dan juga untuk Ustadz yang lain 42:20 juga, semoga Allah jaga kesehatannya, 42:22 amin ya Allah ya rabbal alamin. Terima 42:23 kasih Bu Ida, selanjutnya ini pertanyaan 42:25 dari Ibu Lisa Pak Ustadz, 42:26 assalamualaikum warahmatullahi 42:27 wabarakatuh. 42:29 Eee, Ustadz kalau dulu di zaman 42:32 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 42:33 sebagai pemimpin, beliau memberikan 42:36 contoh terbaik teladan keadilan. 42:39 Tapi di zaman sekarang jarang sekali 42:41 pemimpin yang bisa dijadikan contoh yang 42:43 baik. Mohon nasehat Ustadz, sebagai anak 42:46 negeri apa yang bisa kita lakukan agar 42:49 jangan sampai kita diazab Allah Pak 42:51 Ustadz. 42:54 Mohon pencerahannya Pak Ustadz. 42:57 Allahumma sholli ala Muhammad wa ala 42:58 alihi. 43:00 Ini akibatnya karena kita mengambil 43:04 ajaran Rasul sallallahu alaihi wasallam 43:05 itu hanya yang menyenangkan bagi kita. 43:09 Kalau kita lihat di ayat tadi ada 43:10 kadang-kadang 43:12 kita berbuat adil itu 43:14 artinya 43:17 akibatnya tidak-tidak baik bagi kita. 43:20 Umpama kalau kita berbuat adil 43:23 jangan-jangan nanti jabatannya saya 43:24 bakal dicopot. 43:27 Jadi akhirnya 43:28 keadilan dilencengkan. 43:30 Demi untuk apa? Bukan menyenangkan Allah 43:32 subhanahu wa taala, menyenangkan kepada 43:35 atasan. 43:37 Ini artinya kita mengambil sebagian 43:40 ajaran Rasul sallallahu alaihi wasallam 43:42 atau taat kepada Allah sebagian 43:44 kita 43:45 diamkan sebagian, kita mungkir kepada 43:47 sebagian. 43:49 Sedangkan di ayat yang saya bacakan tadi 43:51 Allah subhanahu wa taala ingatkan kepada 43:53 kita, ingin menjadi umat yang terbaik 43:56 manusia yang terbaik jangan kita 43:59 lepaskan ta'muruna bil ma'ruf wa 44:01 tanhauna anil munkar. 44:03 Ada terkadang umpamanya contoh 44:07 contoh 44:09 kalau kita katakan yang adil kita akan 44:11 rugi, paham enggak? 44:13 Karena ada masalah sesuatu yang terikat. 44:16 [berdehem] 44:17 Kemudian kita diamkan. 44:20 Mendiamkan keadilan sama dengan kita 44:23 menyetujui kepada kebohongan. 44:26 Kecurangan. 44:28 Jadi kalau kita tidak mau di adab oleh 44:30 Allah baik di dunia dan akhirat, jangan 44:33 kita berbuat curang dalam kehidupan, 44:36 tapi berbuatlah seadil-adilnya walaupun 44:39 kita hanya sebagai posisi sebagai orang 44:41 tua daripada anak-anak. 44:44 Hamba Allah yang mulia, apalagi kalau 44:45 kita berbicara seorang hakim di 44:47 pengadilan, kita berbicara seorang 44:49 pemimpin dari satu kota, pemimpin 44:51 daripada begitu dia 44:54 menyembunyikan keadilan sama dengan dia 44:56 mengirim undangan kepada Allah untuk 44:59 mengirim untuk mengirim adab kepadanya, 45:02 pada kelompoknya. 45:05 Tapi hamba Allah yang mulia. 45:07 Memang terkadang 45:08 ada yang berpikir makin berbuat curang 45:11 makin naik. 45:13 Ya. 45:14 Makin dia sembunyikan keadilan makin 45:16 tenar namanya. 45:18 Itu normal dalam kehidupan dunia. 45:20 Karena Allah Ta'ala nyatakan di ayat 45:22 yang lain 45:28 Jangan kalian menyangka Allah itu lalai, 45:31 tidak tahu mereka-mereka yang berbuat 45:33 zalim yang tidak adil. 45:35 Allah Ta'ala nyatakan innama yuakhiruhum 45:38 Allah berikan kesempatan kepada mereka, 45:40 tangguhkan, untuk apa? Supaya kesempatan 45:43 mereka bertobat. 45:46 Kalaupun tidak bertobat Allah Ta'ala 45:48 menyatakan sampai nanti mata mereka akan 45:51 terbelalak. 45:52 Dengan ketidak-ketidakadilan, kezaliman 45:55 yang mereka lakukan. 45:57 Jadi 45:59 sekecil apapun yang kita bisa lakukan 46:01 untuk berbuat adil. 46:05 Tampakkanlah keadilan. 46:07 Ketika Anda seorang pemimpin, 46:09 tampakkanlah keadilan. 46:12 Jangan hanya berbicara untuk berbuat 46:13 adil, tapi kenyataannya berbuat curang. 46:17 Supaya Allah taala menjauhkan kita 46:19 daripada azab yang bertubi-tubi. 46:21 Insyaallah terjawab. 46:25 Eh, Saudikin di Jakarta Timur, Pak 46:27 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 46:29 wabarakatuh. 46:30 Dalam dalam Alquran surat Al-Anbiya ayat 46:34 10 yang artinya sungguh telah kami 46:37 turunkan kepadamu sebuah kitab Alquran 46:40 yang di dalamnya terdapat peringatan 46:42 bagimu bagi 46:43 maka apakah kamu tidak mengerti? 46:46 Pak Ustaz, kenapa ada pemimpin yang tahu 46:49 ayat di atas apa pura-pura lupa ya atau 46:52 bagaimana? 46:53 Apa karena mereka cinta dunia sehingga 46:55 mereka lupa kepada Alquran, Pak Ustaz? 47:02 Demikian, Ustaz. 47:02 Bismillahirrahmanirrahim. 47:04 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 47:07 wa ala ali Muhammad. 47:10 Itu sama dengan bukan bukan pura-pura 47:13 lupa, memang ingin melupakan. 47:16 Karena lihat ada faktor keuntungan. Kan 47:18 di ayat itu dikatakan 47:23 Inna hadzal 47:27 Inna hadzal Quran anzalnahu fat fat wa 47:30 hadzal Quran 47:32 anzalnahu fattabi'uhu. 47:36 [berdehem][batuk] 47:37 Sesungguhnya ini adalah Alquran yang 47:39 Allah taala turunkan fattabi'uhu maka 47:42 ikutilah. 47:44 Alquran kalau berbicara tentang hukum di 47:46 dalam Alquran itu masyaallah baik hukum 47:48 di dunia ataupun di hukum di akhirat. 47:51 Itu yang saya katakan tadi, terkadang 47:53 kita hanya mengambil yang enak bagi kita 47:56 dan kita meninggalkan sebagian. 47:59 Hmm. 47:59 Wa hadza dzikrun mubarokun anzalnahu 48:02 fattabi'uhu. 48:04 Afa antum lahu munkirun? 48:07 Dan ini adalah Qur'an yang penuh dengan 48:10 keberkahan Allah Ta'ala kirimkan 48:11 turunkan. 48:13 Maka ikutilah, pelajarilah. Apakah 48:15 kalian akan memungkiri apa yang dalam 48:18 Alquran 48:19 yang Allah Ta'ala nyatakan? 48:21 Berarti kita begitu mengikuti Alquran 48:25 keberkahan Allah Ta'ala berikan dalam 48:27 kehidupan. 48:30 Jadi hamba Allah yang mulia, para 48:32 pendengar yang dimuliakan Allah Ta'ala. 48:34 Islam tidak hanya berbicara tentang 48:36 salat, puasa, zakat, haji, umrah, tidak. 48:42 Allah Ta'ala berbicara tentang kehidupan 48:44 dunia dalam dalam Alquran itu lebih dari 48:47 setengah. 48:49 Coba bayangkan. 48:52 Karena kehidupan dunia kita ini yang 48:54 menentukan nanti bagaimana keadaan kita 48:56 di yaumul akhir. 49:01 Coba kita perhatikan ayat yang lain. 49:06 Falamma dzukiru. 49:09 Ketika mereka lupa tempat berpijak, lupa 49:12 ayat-ayat Allah yang lain. 49:16 Falamma nasu ma dzukiru bihi. 49:18 Ketika mereka lupa dengan apa yang Allah 49:21 ingatkan dalam Alquran 49:23 Allah Ta'ala katakan Fatahna alaihim 49:26 abwaba kulli syai. 49:28 Allah buka pintu dunia untuk mereka. 49:33 Jadi kalau kita perhatikan ada pejabat 49:35 yang tidak adil 49:38 namanya makin mencuat. 49:40 Ada pejabat yang curang makin kaya raya 49:43 itu Allah Ta'ala katakan fatahna alaihim 49:46 abwaba kulli syai. 49:47 Kami buka semua pintu dunia untuk 49:49 mereka. 49:54 Sampai pada satu saat 49:58 kemudian Allah Ta'ala menyatakan ahad 50:00 nahubak atan faedah mukhlisin. 50:05 Ketika lagi mereka menikmati 50:07 berhura-hura, membangga-banggakan diri, 50:09 Allah Ta'ala katakan kami cabut dengan 50:11 tiba-tiba sehingga mereka 50:14 bagaikan orang yang akan tenggelam di 50:16 laut mencari-cari jalan dengan 50:18 penyesalan yang luar biasa. 50:20 Insyaallah terjawab. 50:22 Baik Ustaz, pertanyaan terakhir Ustaz 50:24 ya. 50:24 Dari Bapak Aminudin Pak Ustaz. 50:27 Assalamualaikum warahmatullahi 50:28 wabarakatuh. 50:30 Pak Ustaz eh mohon pencerahannya, ada 50:34 ayat dalam Alquran yang menyebutkan 50:36 bahwa semua manusia akan masuk dalam 50:39 neraka. Hal itu sudah ketentuan dari 50:42 Allah Subhanahu wa Ta'ala dan nanti akan 50:44 diselamatkan orang-orang yang beriman 50:46 terlebih dahulu. 50:52 Itu 50:55 apa namanya? 50:58 Coba ulangi, ulangi pertanyaannya. 51:01 Coba ulangi sebutkan ayatnya. 51:03 Iya, ada ayat 51:04 Baik Ustaz, ada ayat dalam Alquran 51:06 yang menyebutkan bahwa semua manusia 51:09 akan masuk dalam neraka. Hal itu sudah 51:11 ketentuan dari Allah dan nanti akan 51:14 diselamatkan orang-orang yang beriman 51:16 terlebih dahulu. 51:18 Demikian Ustaz pertanyaannya. 51:19 Benar. 51:22 Jadi begini, ketika Allah Subhanahu wa 51:24 Ta'ala mendatangkan yaumul qiyamah, 51:27 kalau kita lihat perhatikan di surat 51:29 Alwaqiah. 51:30 Alwaqiah. 51:31 Allah Ta'ala menyatakan hafizotun 51:33 rafi'ah. 51:35 Ya, ketika datang yaumul qiyamah 51:38 ada umat-umat yang diangkat oleh Allah 51:40 Ta'ala, direndahkan oleh Allah Ta'ala, 51:42 ada yang diangkat oleh Allah. Siapa yang 51:44 diangkat orang-orang yang beriman. 51:46 Berarti orang-orang yang beriman yang di 51:48 selamatkan lebih dahulu. beriman yang di 51:51 selamatkan lebih dahulu. 51:53 Kemudian di ayat yang lain Allah Ta'ala 51:55 menyatakan walakod barokna jahannama 51:57 katsiron minal jinni wal ins. 52:00 Sesungguhnya Allah Ta'ala akan penuhi 52:03 neraka jahannam itu dengan bangsa jin 52:07 dan bangsa manusia. 52:09 Siapa mereka itu? 52:11 Ini sesudah orang-orang beriman 52:13 diselamatkan oleh Allah Ta'ala. Siapa 52:14 mereka itu? 52:16 Lahum qulubun la yafqahuna biha. 52:19 Mereka punya hati, punya perasaan, punya 52:22 pertimbangan, 52:23 ya. 52:26 Untuk menerapkan keadilan, dia tahu dia 52:27 berbuat curang, dia tahu statement-nya 52:29 ini penuh dengan kebohongan. 52:31 La yafqahuna biha, bagi dia enggak 52:33 apa-apa, enggak ada masalah apa-apa. Dia 52:35 enggak pergunakan 52:36 hati nuraninya dia. 52:38 Walahum a'yunun la yubsiruna biha. 52:41 Mereka-mereka itu yang melihat, 52:43 menyaksikan keadaan, 52:46 menyaksikan kecurangan, menyaksikan 52:49 ketidakbenar, menyaksikan ketidakadilan. 52:52 Tapi mereka tidak bisa lihat. 52:58 Itulah mereka-mereka yang dimasukkan 53:00 Allah Subhanahu Wa Ta'ala diperbanyak 53:03 masuk ke dalam jahannam. 53:05 Walakod barokna jahannam katsiron minal 53:08 jinni wal 53:10 Kami akan penuhi jahannam itu dengan 53:12 bangsa manusia dan jin. 53:14 Jadi walaupun mereka beriman kepada 53:16 Allah Ta'ala, 53:17 tapi imannya itu hanya sekedar di 53:20 mulutnya aja mereka beriman. 53:22 Tapi semua kemungkaran mereka Artinya 53:25 mereka mensupport kemungkaran yang 53:26 terjadi. 53:27 Tidak berusaha untuk mencegah 53:29 kemungkaran. 53:30 Yang Allah Ta'ala menyatakan 53:32 punya hati, 53:33 tapi mereka tidak mempunyai 53:34 pertimbangan. 53:36 Dia dipergunakan untuk menimbang mana 53:38 yang benar, mana yang salah. 53:40 [mendengus] 53:44 Jadi kita beriman 53:46 jangan merasa aman-aman saja pada Allah 53:49 Allah ketika kita hanya berdiam diri 53:53 yang penting ya diri saya saja yang 53:55 lain-lain masa bodoh. Tidak berusaha 53:58 untuk mencegah kemungkaran, apalagi 54:00 ketika kita seorang pejabat 54:02 seorang pemimpin. 54:05 Sudah tidak mencegah kemungkaran, 54:07 memutarbalikkan keadilan air itu bahaya 54:10 lagi. 54:11 Itu [mendengus] yang Allah Allah 54:12 menyatakan punya mata tapi enggak 54:13 melihat punya hati enggak pertimbangkan 54:16 dengan baik, punya telinga tidak mau 54:17 mendengar rintihan-rintihan yang meminta 54:19 keadilan. 54:22 Mudah-mudahan insyaallah terjadi. 54:25 Baik Ustaz, kita dibatasi oleh waktu 54:26 mungkin sebelum pamit disimpulkan 54:28 pembahasan di hari ini Pak Ustaz. 54:35 Coba ulangi lagi enggak kedengaran. 54:37 Ya Ustaz. 54:39 Gimana? 54:40 Disimpulkan disimpulkan Ustaz pembahasan 54:41 hari ini. 54:44 Bismillahirahmanirahim, Allahuma shali 54:46 ala sayyidina Muhammad wa ala ali 54:48 Muhammad. 54:48 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 54:50 Allah subhanahu wa taala. 54:53 Jangan kita pergunakan Alquran itu hanya 54:56 sekedar kalimat kitab suci 54:59 di mulut kita. 55:00 Karena Allah menyuruh kepada kita di 55:02 dalam Alquran itu kita ikuti 55:05 supaya mendapatkan keselamatan. 55:08 Kita pelajari 55:10 dan jangan kita hanya mengambil ayat 55:12 yang kita senang dan ayat yang tidak 55:14 cocok dengan gaya kehidupan kita kita 55:16 tinggalkan. 55:17 Maka berbuat adillah dengan baik. 55:20 Perhatikanlah dalam Alquran bagaimana 55:22 ancaman Allah kepada orang-orang yang 55:23 berbuat curang. 55:25 Orang yang berbuat curang itu dimulai 55:27 oleh Allah dengan wailul lil 55:28 muthaffifin, celakalah orang-orang yang 55:31 berbuat curang, curang dalam segala hal. 55:34 Maka hamba Allah yang mulia para 55:36 pendengar yang dimuliakan Allah 55:37 Subhanahu Wa Ta'ala. 55:39 Pelajarilah Alquran sebaik-baiknya. 55:42 Karena Allah Ta'ala menyatakan manusia 55:44 yang terbaik, ya, Rasul Shallallahu 55:46 Alaihi Wasallam menyatakan manusia yang 55:48 terbaik dalam pandangan Allah. 55:51 Khairukum 55:53 kualitas yang terbaik diantara kalian. 55:55 Man ta'allamal Quran wa allamah. 55:59 Mereka yang belajar Alquran, 56:01 mempelajari Alquran, mengikuti Alquran, 56:05 kemudian dia ajarkan isi-isi Alquran, 56:07 mana yang dilarang oleh Allah Subhanahu 56:09 Wa Ta'ala, mana yang harus kita lakukan, 56:11 itu adalah manusia-manusia yang terbaik. 56:14 Mudah-mudahan para pendengar sekalian, 56:16 apabila Anda seorang pejabat, Anda 56:18 menjadi manusia yang terbaik 56:21 mempelajari Alquran dan menaburkan 56:23 keadilan-keadilan yang Allah Ta'ala 56:25 perintahkan. 56:26 Amin. 56:26 Kebaikan-kebaikan 56:28 yang Allah berikan kesempatan kepada 56:30 Anda untuk berbuat baik ketika Allah 56:32 mengamanahkan dan menganugerahkan 56:35 menjadi pejabat dalam jabatan apapun. 56:38 Mudah-mudahan pertemuan kita pada hari 56:40 ini 56:42 mendapatkan siraman rahmat dan berkah 56:44 dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 56:46 Amin. 56:47 Dan walaupun kita jauh, alhamdulillah 56:50 Allah Ta'ala mempertemukan kita dalam 56:52 siaran Rasyid. 56:54 Insya Allah, mudah-mudahan 56:56 Allah Ta'ala akan tetap menjaga hidayah 56:58 dan bimbingan kita. 57:00 Dan eh Allah Ta'ala akan selalu 57:03 menaburkan hidayah dan bimbingan kepada 57:05 kita sekalian dalam kehidupan dunia dan 57:08 keselamatan di akhirat. 57:10 Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu 57:13 alla ilaha illallah wahdahu la 57:15 syarikalah, wa asyhadu anna Muhammadan 57:18 abduhu wa rasuluh. 57:19 Nastaqfiruka wa natubu ilaik, 57:21 wassalamualaikum 57:23 warahmatullahi wabarakatuh. 57:26 Wassalamualaikum warahmatullahi 57:27 wabarakatuh. Demikian Ikhwan Akhwat 57:29 siaran live via Zoom kita dari Orlando, 57:32 Florida, Amerika Serikat. Ya, bersama 57:35 Ustad Zaid M. Bahmid dengan tema yang 57:37 disampaikan mengenai hilangnya keadilan, 57:40 maka turunlah gelombang azab. 57:43 Semoga apa yang Ustad sampaikan dapat 57:45 menambah ilmu agama kita, juga menambah 57:47 iman dan takwa kita kepada Allah 57:48 Subhanahu wa Ta'ala. Yang sudah 57:50 bergabung, terima kasih banyak. Yang 57:51 belum sempat terbacakan, mohon maaf 57:53 karena waktu terbatas. 57:55 Ini saya bacakan sebagian yang sudah 57:56 bergabung dan memberikan doa untuk Ustad 57:58 Zaid Bahmid. Ini dari Ibu Nurjana, 58:01 dari Ibu Ina di Cilandak, Ibu Maryati di 58:05 Sukabumi, Bapak Sofyan, 58:07 Bapak Puryadi, Bapak Aris, Ibu Nia, 58:09 Bapak Sutrisno, Pak Arwin, Pak Bahroni, 58:14 Mbak Dila, Bapak Yudi, Bapak Eri BSD, 58:17 Bapak 58:20 Edward juga ya dan semua yang sudah 58:22 bergabung, terima kasih banyak. Mohon 58:23 maaf tidak sempat terbacakan semuanya. 58:26 Saya yang bertugas Pak Heri ditemani 58:28 Ondih dan juga Agus Susilo Nur Pamit. 58:30 Subhanakallahumma bihamdika, asyhadu an 58:32 la ilaha illallah anta, astagfiruka wa 58:34 atubu ilaik. Wassalamualaikum 58:35 warahmatullahi wabarakatuh.