Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:06 [musik] 0:17 Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala 0:19 rasulillah wa ala alihi wasahbihi 0:20 wawalah. Asalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang 0:24 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Apa 0:26 kabar ikhwan akhwat di Batam, di 0:29 Sukabumi, di Banyuwangi, Bondowoso, di 0:33 Semarang, dan juga di Jakarta dan 0:35 sekitarnya. Juga pemirsa YouTube semoga 0:39 di mana pun ikhwan akhwat berada selalu 0:41 dalam lindungan Allah Subhanahu wa 0:43 taala. Amin. Amin ya rabbal alamin. Saya 0:45 ucapkan selamat datang ikhwan akhwat di 0:47 acara tausiah sore bersama saya Isa 0:50 Alkaf Ondi di kameramen juga Anis di 0:54 meja operator. Dan seperti biasa ikhwan 0:56 akhwat di hari Senin ini kita akan 0:59 membaca kitab bersama ustazuna Ustaz 1:03 Fawaz Abi Zawiyah. Alhamdulillah telah 1:06 bersama kita di melalui via Zoom. 1:08 Asalamualaikum ustaz. 1:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12 wabarakatuh. 1:14 Masyaallah. Apa kabar Ustaz? Sehat Ustaz 1:15 ya. 1:16 Alhamdulillah. Habib Isaf 1:19 apa kabar? Semoga sehat akhir 1:21 alhamdulillah sehat semua, Ustaz. Kami 1:22 di studio. Alhamdulillah. 1:24 Ee ikhwan akhwat, kali ini Ustaz Fawaz 1:27 Abizawiyah atau yang biasa akrab kita 1:29 panggil Ustaz Fauzan akan membaca kitab 1:34 Fathul Qarib almujib. Betul ustaz. 1:36 Betul. 1:37 Betul. Kita akan membaca kitab Fathul 1:39 Qarib almujib karangan Sayid Alwi bin 1:43 Abbas Almaliki. Ikhwan akhwat, Sayid 1:45 Alwi bin Abbas almaliki ini adalah 1:47 ayahanda dari Sayid Muhammad Almiki ee 1:51 salah satu ulama di Makkah. Beliau 1:55 ee Syed Muhammad Almaliki merupakan guru 1:58 dari banyak ulama di Indonesia. Salah 2:00 satunya adalah guru kita di Radio 2:03 Seotram ini yaitu Ustaz Salman yang 2:05 biasa ngisi di hari Jumat. Beliau ada 2:08 adalah guru dari Ustaz Salman. Betul, 2:10 Ustaz. Ya, betul. Betul. 2:12 Eh, 2:14 Syid Alwi bin Abbas Almaliki, ikhwan 2:16 akhwat, lahir di Makkah. Ee khidmah ee 2:21 mengajar di Makkah, melahirkan banyak 2:24 karya-karya di bidang Islam di Makkah 2:26 juga. Bahkan beliau hafal Quran dari 2:29 umur 10 tahun. Masyaallah. Semoga 2:31 anak-anak kita bisa mengikuti jejak 2:33 Sayid Alwi bin Abbas Almaliki. Amin. 2:36 Amin ya rabbal alamin. Dan kitab yang 2:38 akan kita bahas tadi sudah saya sebut 2:40 adalah kitab Fathul Qarib almujib. 2:43 Khususnya bab Targhib fi thaabilmi wa 2:47 taimihi atau motivasi ee dalam menuntut 2:51 ilmu dan mengajarkannya. Masyaallah. 2:54 Seperti yang kita ketahui, ikhwan akhwat 2:57 bahwa ee derajat orang yang menuntut 3:00 ilmu itu diangkat langsung oleh Allah 3:02 subhanahu wa taala sebagaimana yang 3:04 Allah Subhanahu wa taala sebutkan di 3:06 dalam Quran. Yarfaillahulladzina amanu 3:08 minkum walladzina utul ilma darajat. 3:12 Allah akan mengangkat derajat 3:15 orang-orang yang beriman di antara 3:17 kalian dan orang-orang yang menuntut 3:20 ilmu ee derajat-derajat mereka. Lebih 3:24 jelas lagi akan dijelaskan oleh Ustaz 3:26 Fauzan. Tanpa berpanjang kata, kami 3:29 persilakan kepada Ustaz Fauzan. Tafadol, 3:31 Ustaz. 3:33 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 3:36 Asalamualaikum warahmatullahi 3:38 wabarakatuh. 3:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:40 wabarakatuh. kami sampaikan untuk 3:44 seluruh kru Rasil di siang hari ini. 3:47 Rasil Radio Silaturahim AM720 untuk 3:51 Islam yang satu ataupun kru Rasil TV 3:54 yang sedang bertugas di studio Rasil dan 3:57 juga radio-radio yang bersinergi, radio 4:00 Islam, radio dakwah yang bersinergi dan 4:02 radio silaturahim baik yang berada di 4:04 Sukabumi, Semarang, Yogyakarta, kemudian 4:08 Magelang atau ke arah timur seperti di 4:11 Surabaya, Stubondo, Bondowoso, 4:14 Banyuwangi, Banyu hingga Bali atau juga 4:17 yang ada di ee Sumatera, baik yang di 4:20 Palembang ee ataupun Batam ataupun di 4:23 Seberang ee Johor dan Singapura. Tak 4:26 lupa juga radio yang bersinergi dengan 4:28 radio silaturahim yang berada di 4:30 Kalimantan baik yang ada di Samarinda 4:32 maupun Pontianak ataupun seluruh pemirsa 4:35 Rasil TV yang menyimak atau menyaksikan 4:38 melalui gelombang streaming di mana saja 4:41 berada bahkan di penjuruh dunia ataupun 4:45 ikhwan dan akhwat. 4:47 Mustamiin mustamiat 4:49 yang menyimak melalui relay radio 4:52 Android Bubur Subuh ataupun yang 4:55 menyimak melalui live streaming Facebook 4:56 Bubur Subuh di mana saja berada. 4:59 Mudah-mudahan kita sekalian dirahmati, 5:00 diberkahi oleh Allah Subhanahu wa taala. 5:03 Tak lupa khususnya host yang berkenan 5:05 menyertai kami di kajian tausiah siang 5:09 Rad Silaturahim Asayid Isa 5:14 bin Muhammad Taufik Alkaf. 5:16 hafidahullahu taala waraah dan juga yang 5:19 kru yang menemani di studio kameramen 5:23 ataupun yang berada di balik layar 5:25 ataupun yang berada di depan meja 5:27 komputer. Mudah-mudahan kita senantiasa 5:29 diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala. 5:32 Amin ya rabbal alamin. Nah, spesial 5:35 kita akan buka mulai di pertemuan siang 5:38 hari ini. 5:39 Sebagaimana dahulu kita baca kitab karya 5:43 Prof. Dr. Asayid Muhammad bin Alawi bin 5:46 Abbas Almaliki, salah satu guru kami 5:49 yang berada di kota suci Makkah yang 5:51 bernama Manhajus Salaf fi Fahm Nusus. 5:54 Namun seiring perjalanan bulan Ramadan, 5:57 kajian tersebut, kitab tersebut vakum 5:59 kita baca dan saat ini sudah dikaji 6:05 melalui NHTV ya. bisa dilihat nanti di 6:09 YouTube NH TV oleh kakanda kami, gurunda 6:12 kami K. H. Syihabuddin Syihab, salah 6:16 satu pengasuh pesantren Nul Haramin, 6:18 Pujon Malang bersama kakanda beliau, 6:21 Abina K. Haji Muhammad Ihya Ulumiddin. 6:23 Oleh karenanya kami akan membaca turas 6:26 karya Sadah almaliki AlHani yaitu sebuah 6:30 kitab hadis ee lebih kurang adalah 6:33 ringkasan dari at-Targhib wat tarhib lil 6:36 Imam Alhafid almundziri. Kitab ini 6:39 bernama Fathul Qaribil Mujib fi Atarib 6:45 wat tarhib ya atau tahzib targhib wat 6:47 tarb karya ayahanda beliau ayahanda 6:50 Abuya Sayyid Muhammad almaliki yaitu 6:52 Assayid Almuhaddis 6:55 Alawi ibn Sayyid Abbas almiki Alhani 7:00 insyaallah kita akan mulai baca kitabnya 7:02 dan bagi pemirsa serta penyimak 7:04 pendengar radio silaturahim ataupun 7:07 radio Android Bubur Subuh di mana saja 7:09 berada yang ingin mengikuti kajian ini 7:11 karena ini merupakan kajian kitab. 7:13 Harapan kami para pendengar pemirsa bisa 7:16 mengikuti kajiannya dengan memegang dan 7:19 menyimak kitab yang kita kaji. Nah, bisa 7:22 nanti menghubungi pihak Radio Rasil 7:24 ataupun host kita Sayid Isa Alkf. Eah, 7:26 nanti akan dikirim PDF-nya 7:29 khusus, spesial ya, gratis. Betul. 7:32 Gratis 7:32 untuk seluruh pendengar dan pemirsa 7:35 Rasil TV di mana saja berada ya. Nah, 7:38 kali ini kita akan mulai kajian dengan 7:40 tema tentang keutamaan ilmu atau 7:45 keutamaan mencari ilmu, menuntut ilmu, 7:47 serta menyampaikan ilmu atau mengajarkan 7:51 ilmu. Kita mulai dengan membaca ummul 7:52 Qur'an suratul fatihah. Bermohon kepada 7:54 Allah subhanahu wa taala mudah-mudahan 7:57 Allah berkenan memberikan rahmat, rida 7:59 dan ampunan buat kita semua para 8:01 pendengar dan pemirsa Rasul TV di mana 8:03 saja berada. Dan juga mudah-mudahan 8:05 Allah berkenan berikan pahala dari 8:07 bacaan suratul fatihah ini untuk 8:09 penyusun kitab 8:11 at Fathul Qaribil Mujib yaitu Asayyid 8:15 Alawi bin Abbas Almaliki. Juga pentahkik 8:18 kitab ini. Putra beliau, gurunda mulia 8:20 kami Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi bin 8:23 Abbas AlMaliki. Dan juga untuk tidak 8:26 lupa kita hadiahkan untuk Hadratus Syekh 8:28 Muhammad Hasyim Asy'ari yang kitabnya 8:30 kita baca di setiap pertemuan selasa 8:32 siang kali ini. ee walaupun siang ini 8:34 kita tidak membaca kitab beliau, 8:35 insyaallah di pekan yang berikutnya. Dan 8:37 juga tak lupa kita bermohon untuk Allah 8:40 berkenan hadiahkan pahala fatihah ini 8:42 untuk guru-guru mulia kita yang sudah 8:44 meninggal dunia. Di antaranya gurunda 8:46 kami Abuya Sayyid Muhammad AlMaliki, 8:48 Sayidul Walid Hasan bin Abdullah Syatri, 8:50 Salim bin Abdullah bin Umar Asyatri, 8:53 Sayid Abdullah bin Muhammad bin Syihab, 8:55 Asayid Ali ee bin Muhammad bin Hafid 8:58 Almasyhur, eh Syed Ali Masyhur bin 9:00 Muhammad bin Salim bin Hafid. Dan juga 9:02 untuk gurunda kami K. K. H. Ahmad 9:03 Marzuki Zahid, Abdullah Fakih Langitan, 9:06 eh Mualim Syafi'i Hadami, Syekh Zaini 9:08 Abdul Ghani, Al Habib Hamid bin Hud 9:10 Alattas, Al Habib Ahmad bin Abdul bin 9:12 Hasan Alttas dan guru-guru mulia kami 9:14 yang lainnya yang sudah meninggal dunia. 9:16 Mudah-mudahan Allah jadikan kubur mereka 9:17 raudah minatil jannah. Tak lupa kita 9:20 mohonkan kepada Allah mudah-mudahan 9:21 keberkahan suratul fatihah Allah juga 9:23 berikan untuk guru-guru kami yang masih 9:25 hidup. Mudah-mudahan senantiasa Allah 9:27 anugerahkan kesehatan, usia yang panjang 9:30 fitaatillah wa taati rasul. Dan 9:32 mudah-mudahan selalu bermanfaat untuk 9:34 kita para murid-muridnya khususnya 9:36 founder Radio Silaturahim Al Ustaz 9:38 Asayid Al Habib Husein bin Hamid Alatasy 9:41 Al-Attas. Alwalid Buya K. Ha. Ghazali 9:44 Musanif. Al Habib Hamzah bin Atas 9:46 Al-Attas. Al Habib Umar bin Ahmad bin 9:48 Abdullah bin Hasan Alttas. Al Habib 9:49 Abdurrahman bin Syekh bin Salim Alattas. 9:51 Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin 9:53 Hafid Abina K.H. Muhammad Ihya 9:55 Ulumuddin, Al Habib Bakar Alni bin Ali 9:58 Almasyhur dan kemudian untuk ee gurunda 10:01 kami Abuya Sayid Ahmad bin Muhammad 10:03 Almiki, Al Habib Zaid bin Ibrahim Sumid 10:05 dan para alim ulama lainnya. 10:07 Mudah-mudahan Allah anugerahkan sehat 10:09 afiat dan mudah-mudahan Allah 10:10 anugerahkan usia yang panjang bermanfaat 10:13 bagi umat. Al hadin wain shihah wa had 10:17 Nabi Mustofa Muhammadin sallallahu 10:19 alaihi wasallam. Alfatihah. 10:22 Auzubillahiminasyaitan 10:24 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 10:26 Bismillahirrahmanirrahim. 10:29 Alhamdulillahiabbil 10:31 alamin arrahmanirrahim. 10:33 iki yaumiddin iyaka nabudu wa iyaka 10:37 nastain ihdinatal 10:40 mustaqimadina 10:42 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 10:46 wadinbfirli 10:51 waliwalidaiya 10:52 walil mukminina amin 10:54 amin 10:57 baikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 10:59 subhanahu wa taala mari kita buka kajian 11:01 kitab kita halaman Halaman 54 ya. Betul 11:04 Ustaz Isa ya. 11:05 Betul Ustaz halaman 54. 11:07 Silakan ikhwan akhwat dibuka. Bagi yang 11:09 ingin dikirimkan silakan WhatsApp ke 11:13 nomor hasil 0813 * 93* 720. Sekaligus 11:18 kalau mau bertanya juga silakan atau ke 11:21 telepon ke 0218451512. 11:25 Tafad Ustaz. 11:27 Baik. Kita mulai di halaman 54. 11:30 Bismillahirrahmanirrahim. 11:32 Q mufanadil mutasil imam muallifid 11:36 abbasid alawi ibn sayid abbas almiki 11:40 alhasani rahimahullah abrar 11:43 q radhiallahu an 11:45 bismillahirrahmanirrahim 11:47 atarb fi thabil ilmi wa taklimihi 11:51 seruan dan ajakan anjur himbauan serta 11:55 motivasi tentang keutamaan menuntut ilmu 12:00 dan menyampaikan ilmu. Kata thalab 12:04 artinya menuntut. Maknanya berarti mesti 12:07 ada dorongan bagi setiap orang yang 12:11 ingin mencari ilmu. Oleh karena 12:13 sampaikan tema siang hari ini tentang 12:16 dorongan 12:17 keutamaan menuntut ilmu. 12:21 Wama jaa dan tentang keterangan yang 12:26 datang baik dari Al-Qur'an maupun hadis 12:30 Nabi kita Muhammad. sallallahu wasallam 12:32 wabarak alaih tentang keutamaan menuntut 12:35 ilmu fi fadlil ilmi tentang keutamaan 12:39 ilmu wal alimi keutamaan orang yang 12:42 memiliki ilmu wal mutaalimi orang yang 12:46 mempelajari ilmu 12:49 qalallahu tabaraka wa taala Allah 12:53 subhanahu wa taala berfirman 12:55 dalam al-Qur'an 13:00 azubillah 13:05 Syahidallahu 13:07 annahu 13:09 lailla 13:13 hua wal malaikatu 13:18 wa ulul ilmi qoiman 13:22 bilqisti. 13:25 Syahidallah. 13:27 Allah bersaksi. 13:30 Artinya Allah mempersaksikan 13:34 kepada seluruh makhluknya. 13:36 Allah menjelaskan kepada seluruh 13:39 makhluknya biddalaili wal ayat dengan 13:42 dalil-dalil Quran maupun ayat-ayat 13:46 kauniah. Ayat-ayat Quran maupun 13:50 ayat-ayat kauniah. Annahu sesungguhnya 13:53 la 13:55 ilaha tidak ada satu ilah pun. 13:59 Arti ilah secara bahasa kullu ma'budin 14:03 mut. Sesuatu yang disembah, sesuatu yang 14:08 diikuti keinginannya, sesuatu yang 14:11 ditaati kemauannya. 14:14 Allah beritahukan la ilaha. Tidak ada 14:17 yang boleh di sembah, dituruti, diikuti 14:23 segala keinginan dan kemauannya. 14:26 Illa hua. kecuali hanya dia Allah jalla 14:30 jalaluh. 14:34 Wal malaikatu. 14:36 Begituun 14:38 para malaikat 14:42 berikrar tentangul 14:48 e wa ulul ilmi dan orang-orang yang 14:52 memiliki ilmu. 14:55 Definisi ilmu adalah pengetahuan yang 14:58 bersifat pasti, 15:00 bersumber dari sesuatu yang pasti, 15:04 dan menghasilkan pengetahuan 15:07 atau keyakinan yang bersifat pasti. 15:11 itu makna ilmu bukan teori. 15:14 Waulul ilmi maknanya orang-orang yang 15:17 diberikan oleh Allah keyakinan 15:22 kepastian 15:24 setelah meneliti sesuatu untuk mencari 15:28 kepastian dan keyakinan tersebut. 15:31 qoiman bilqisti 15:34 yang mana ia berdiri 15:37 bilqisti dengan menegakkan nilai-nilai 15:40 keadilan. 15:43 Ini sebuah ayat yang menunjukkan tentang 15:47 keutamaan ilmu dan ahli ilmu. Bahwa yang 15:54 betul-betul 15:56 mampu 15:57 mengaplikasikan 15:59 tentang persaksian bahwa tidak ada ilah 16:04 kecuali Allah. Pertama adalah Allah 16:06 sendiri. Yang kedua para malaikatnya. 16:10 Yang ketiga, para ulmi, 16:13 para cendikia ya, yang memiliki 16:16 pengetahuan dan keyakinan yang 16:19 betul-betul pasti kepada Allah Subhanahu 16:22 wa taala. 16:23 Kemudian ayat yang kedua, 16:26 yarfaillahulladzina 16:28 amanu minkum walladzina utul ilma 16:32 darajat. 16:35 Pasti Allah akan selalu mengangkat 16:40 orang-orang yang beriman di antara 16:43 kalian 16:45 dan orang-orang 16:47 yang dianugerahkan ilmu yakin oleh Allah 16:49 Subhanahu wa taala yang Allah akan 16:52 mengangkat mereka derajat berapa derajat 16:56 di atas yang lainnya. 16:58 Jadi di ayat ini Allah Subhanahu wa 17:00 taala memberikan sebuah kepastian 17:03 atau janji tentang Allah akan mengangkat 17:08 derajat dua kelompok manusia. Yang 17:11 pertama orang-orang yang mau beriman, 17:15 tunduk, patuh loyal kepada Allah. Dan 17:19 yang kedua adalah ulmi, orang-orang yang 17:22 memiliki ilmu pengetahuan 17:25 yang yakin. Sehingga dengan ilmu 17:28 tersebut menambah keyakinannya kepada 17:31 pemilik ilmu yaitu Allah Subhanahu wa 17:33 taala. 17:36 Dalam ayat lain Allah Subhanahu wa taala 17:37 berfirman 17:40 dalam Quran surah Azzumar. Qul hal 17:42 yastawilladzina ya'lamun 17:45 walladzina la ya'lamun. 17:48 Allah Subhanahu wa taala beritahukan, 17:50 katakan wahai rasulku, 17:53 hal yastawi 17:55 dapatkah disamakan 17:57 antara alladzina orang-orang ya'lamuna 18:02 yang senantiasa 18:04 memiliki ilmu, senantiasa mau meraih 18:07 pengetahuan, mencari keyakinan 18:10 melalui pengkajian, penelitian 18:14 dan lain sebagainya. Walladzina la y 18:16 yaun 18:18 dan orang-orang yang tidak memiliki 18:21 ilmu. Jawabannya tentunya akan tidak 18:24 akan sama antara orang yang memiliki 18:27 ilmu dengan orang yang tidak memiliki 18:29 ilmu. 18:30 Kemudian dalam ayat lain 18:33 yaitu dalam Quran surah Thaha ayat 114, 18:37 Allah Subhanahu wa taala 18:41 mengajarkan rasul-Nya 18:43 untuk hanya meminta kepada Allah 18:46 tambahan berupa ilmu. Tidak pernah Allah 18:51 mengajarkan nabinya untuk meminta 18:53 tambahan kecuali hanya meminta tambahan 18:58 ilmu. Maka Allah berfirman, wa. Maka 19:01 katakanlah wahai rasulku, Rbi Tuhanku 19:05 zidni tambahkan untukku ilman 19:08 pengetahuan 19:10 yang dengan pengatan itu aku semakin 19:11 yakin akan keagunganmu dan akan 19:14 kebenaranmu. Itulah yang dimaksudkan 19:16 dengan ilmu. Yaitu pengetahuan yang 19:18 bersifat pasti, bersumber dari suatu 19:21 yang pasti untuk menghasilkan satu ke 19:25 apa namanya? satu keyakinan ya dan 19:29 berbuah satu hal yang bersifat pasti. 19:32 Baik. 19:35 Nah, di ayat lain Allah Subhanahu wa 19:38 taala berfirman dalam Quran surah Ali 19:40 Imran. 19:42 Wal takun minkum ummatun yaduna ilal 19:46 khair wauruna bil maruf. 19:50 Hendaklah ada dari sebagian kalian 19:53 hamba-hambaku yang beriman umatun 19:56 sekelompok umat yang memiliki tugas 20:02 rutin 20:04 teratur disiplin. Dua perkara. Apa itu 20:07 tugasnya? Yaduna ilal khair wauruna bil 20:13 maruf. 20:14 Yang pertama yaduna ilalir. Mengajak 20:18 orang lain kepada kebaikan. 20:22 Tentunya tanpa dasar ilmu seorang tidak 20:25 akan mampu mengajak orang lain kepada 20:28 alkhair kebaikan. Karena bagaimana dia 20:30 bisa mengajak kebaikan apabila dia tidak 20:33 memiliki pengetahuan tentang kebaikan 20:35 tersebut. 20:38 Marruf. Dan memerintahkan orang-orang 20:41 untuk berlaku makruf. Arti makruf adalah 20:46 kebaikan yang sudah Allah Subhanahu wa 20:48 taala perkenalkan dalam hati sanubari 20:50 manusia bahwa hal itu merupakan satu 20:53 kebaikan. Itulah disebut dengan makruf. 20:56 Baik. Ini ada beberapa ayat yang sudah 20:58 dibacakan tadi dalam kitab Fathul 21:00 Qaribil Mujib. Beliau Sayid Alawi 21:03 Almaliki menukil tiga lima lima ayat 21:06 untuk menanamkan motivasi tentang 21:09 pentingnya memiliki ilmu pengetahuan. 21:12 Wa Abi Hurairat radhiallahu anhu q. 21:16 Kemudian beliau melanjutkan sebuah hadis 21:19 riwayat Abu Hurairah yang dikutip oleh 21:22 Al Imam Al Bukhari dan Muslim dalam 21:24 sahihnya. 21:27 Qala qala Rasulullahi shallallahu alaihi 21:30 wa alihi wasallam. Man yuridillah bihi 21:33 khairan. 21:35 Man yuridillah bihi khairan yufaqqihu 21:39 fiddin. 21:41 Siapa orang yang Allah kehendaki 21:45 untuknya satu kebaikan 21:48 ya yufaqqihu, 21:51 maka Allah akan berikan dia tafqih. 21:56 kemauan untuk memahami fiddini urusan 22:00 agama Allah. Nah, ini satu satu isyarah 22:03 dari sebuah hadis tentang pentingnya 22:06 tafaqhuh fiddin. Attafaqhuh artinya 22:09 berupaya, 22:11 berusaha untuk 22:14 memahami fiddini urusan agama Allah. 22:19 Nah, tentunya ini tafakh fiddin bahasa 22:21 lain dari tholabul ilmi mencari ilmu. 22:25 Nah, cuma ini lebih spesifik ilmu 22:28 penekanannya tentang pemahaman urusan 22:31 agama. 22:34 Hadis ini diriwayatkan oleh Al Imamul 22:37 Bukhari dan Muslim dalam sahihnya. 22:40 Wa rizid ibn Hubbaisy qofwan 22:45 ibn Assal radhiallahu anhu qala. Ia 22:49 berkata sebuah riwayat hadis beliau 22:51 nukilkan dari Rizin ibn Hubaisy. Ia 22:56 berkata bahwa ia telah mendengar Sofan 22:58 ibn Assal seorang sahabat berkata, 23:01 "Samiu Rasulullahi shallallahu alaihi wa 23:04 alihi wasallam yaakul, sungguh aku telah 23:07 mendengar baginda Rasul sallallahu 23:09 alaihi wasallam bersabda," 23:12 min khjin khja min baiti ilmi wahulik 23:20 ajha 23:22 bima yasna rawahmidzi 23:25 Rasulullah bersabda dalam sebuah hadis 23:27 ini yang dikutip oleh Al Imam Tirmidzi 23:30 bahwa beliau bersabda, "Tidaklah 23:33 seseorang 23:35 keluar dari rumahnya 23:39 tidak lain punya tujuan adalah menuntut 23:42 ilmu, kecuali 23:45 para malaikat membentangkan 23:47 sayap-sayapnya." 23:51 Tidak lain ini sebuah gambaran ridan 23:53 ekspresi dari para malaikat ridan bima 23:56 yasna. Seorang yang keluar dari rumah, 23:59 tujuan di hatinya adalah menuntut ilmu, 24:02 mencari ilmu, ya. 24:05 Baik melalui media talaqi secara 24:07 langsung, wajhan an wajhin ataupun 24:09 dengan mendengarkan kajian di semisal 24:11 media radio ataupun menyimak melalui 24:13 kajian televisi 24:15 keluar dari rumahnya ataupun mungkin 24:18 berada di rumahnya. Kalau era pandemi 24:20 seperti ini yang dikenal dengan apa? 24:21 Work from home. Eah, apa namanya? WFH. 24:26 Nah, kalau kalau kajian berarti S FH ya, 24:31 study from home. Nah, ya kan 24:35 begitu ya. 24:36 Betul. KFH 24:38 apa 24:39 KFH 24:40 apa tuh? KFH 24:41 kajian from home. 24:42 Oh, kajian from home. Masyaallah. Ya. 24:45 Baik. Kecuali para malaikat 24:48 membentangkan sayapnya 24:50 sebagai apa? Bentuk ekspresi ya? rida 24:54 restu dengan apa yang diperbuat oleh 24:56 seorang yang keluar dari rumahnya untuk 24:58 mencari ilmunya Allah Subhanahu wa 25:01 taala. 25:02 Abi Hurairat radhiallahu anhu 25:04 qasulullahi 25:07 sallallahu alaihi wa wasallam bersabda 25:11 yaqu adunya malunah malunun ma fiha 25:16 illaikrallahi walahu waiman wa 25:20 mutaaliman. 25:23 Dalam sebuah hadis 25:25 ya, 25:27 beliau mengutip Abu Yasid Alawi al 25:29 Maliki mengutip sebuah hadis yang 25:31 bersumber dari sahabat Abu Hurairah 25:33 bahwa 25:34 ia berkata, "Aku telah mendengar 25:36 Rasulullahi sallallahu alaihi wa alihi 25:38 wasallam yaakulu bersabda, 25:42 adunya dunia ini mal'unah 25:47 terkutuk pada asalnya ya. Dunia ini pada 25:51 asalnya satu hal yang terkutuk. 25:55 Bahkan malun ma fiha 25:59 isinya dunia juga merupakan hal-hal yang 26:02 terlaknat. 26:05 Namun ada dalam hadis ini empat 26:07 pengecualian yang tidak mendapatkan 26:09 laknat. Sekalipun yang empat ini 26:12 merupakan para penghuni dun dunia yang 26:15 terlaknat tadi. Apa itu zikrullah? 26:19 mengingat Allah, berzikir kepada Allah, 26:23 menyebut namanya, membaca kalam sucinya 26:26 Al-Qur'an. Nah, yang pertama zikrullah 26:30 dan tentunya afdal dzikri adalah 26:32 Al-Qur'an adalah sesuatu yang tidak 26:35 dilaknat oleh Allah sekalipun berada 26:38 pada dimensi dunia. 26:40 Yang kedua, walah 26:44 dan segala sesuatu yang bermualah kepada 26:48 Allah. 26:50 Ya, zikrullah dan sesuatu yang 26:53 menghantar kepada zikrullah. Artinya 26:55 bermacam kesibukan, aktivitas. Selama 26:58 itu berangkat 27:00 tujuannya untuk mengingat Allah, 27:03 menjemput ridanya walaupun aktivitas 27:05 tersebut aktivitas keduniaan. bekerja, 27:08 belanja, 27:10 jualan ya, dan yang lain sebagainya. 27:14 Jika hal tersebut semua berangkat demi 27:17 untuk menjemput, mencari dan menjemput 27:20 keridaan Allah, maka ini bagian dari 27:23 wama walah, sesuatu yang bermualah 27:26 kepada zikrullah. Maka hal ini yang 27:29 kedua tidak dilaknat oleh Allah 27:31 Subhanahu wa taala. 27:34 waiman. 27:36 Yang ketiga, yang tidak mendapatkan 27:38 laknat Allah Subhanahu wa taala adalah 27:40 seorang yang alim yang memiliki ilmu 27:44 pengetahuan yang dengan ilmu tersebut 27:47 bertambah keyakinannya kepada Allah 27:50 Subhanahu wa taala. Khaliqu dunya wha 27:55 pencipta dunia dan apa yang berada di 27:58 dalam alam dunia. Nah, ini seorang yang 28:00 alim mengenal Allah. 28:03 memiliki keyakinan yang tinggi kepada 28:05 Allah, 28:07 maka dia adalah bagian dari yang ketiga 28:10 yang tidak dilakat oleh Allah Subhanahu 28:11 wa taala. Yang keempat kata Rasulullah 28:14 dalam hadis ini, wa mutaalliman 28:17 dan orang yang berusaha sungguh-sungguh 28:21 berupaya mencari ilmu agar tambah yakin, 28:25 tambah tunduk kepada Allah subhanahu wa 28:27 taala. 28:29 Baik, hadis ini rawahu Tirmidzi. 28:33 Wabnu Majah wal Baihaqi waqala Tirmidzi 28:36 haditun hasan. Hadis ini diriwayatkan 28:39 oleh Al Imam Tirmidzi serta Ibnu Majah 28:41 dan Albaihaqi. Bahkan Al Imam Tirmidzi 28:45 Imam Turmidzi ini mengomentari hadis ini 28:48 bahwa hadis ini merupakan hadis yang 28:50 sanadnya hasanun, bagus, 28:54 diterima, diamalkan. Nah, baik. 28:59 Berikut. Wa uqbni Mas'udin albadri 29:02 radhiallahu anhu qala qala Rasulullahi 29:07 shallallahu 29:09 alaihi wa alihi wasallama man alahairin 29:13 falahu mlu ajri failihi 29:19 hadis rawahu muslim beliau mengutip 29:22 sebuah hadis diriwayatkan daripada Uqba 29:23 ibn Mas'ud seorang yang ikut perang 29:25 Badar Albadri sabdanya berbunyi 29:31 Siapa orang yang menunjukkan orang lain 29:34 pada satu kebaikan 29:37 falahu, maka balasan untuknya adalah mlu 29:42 ajri failihi sepadan serupa dengan 29:46 pahala orang yang melakukan kebaikan 29:49 yang tadi ia sampai apa? Sampaikan dan 29:53 beritahukan tentang kebaikan tersebut. 29:55 Subhanallah. Nah, ini sebagai pembuka 29:59 beliau menyampaikan tentang targib fi 30:02 thabil ilmi watimi. 30:06 Baik, mungkin sementara kita jedah 30:08 sejenak kita berikan lagi waktunya 30:10 kepada host kita Sayid Isa Alkaf 30:15 hafidahullah taala. 30:16 Masyaallah. Masyaallah. Jazakallah khair 30:18 ustaz. Jazakallah khair. Ikhwan akhwat. 30:20 Berikut tadi penjelasan tentang 30:22 bagaimana agungnya seorang penuntut 30:24 ilmu, bagaimana agungnya orang yang 30:26 berilmu dari hadis Al-Qur'an dan juga 30:30 ayat-ayat Al eh ayat Al-Qur'an dan juga 30:33 hadis-hadis Nabi Muhammad sallallahu 30:35 alaihi wasallam. Semoga kita ikhwan 30:37 akhwat para pendengar sekalian, penonton 30:39 YouTube ya e Rasil TV dan juga kami yang 30:44 bertugas di sini dihitung oleh Allah 30:46 subhanahu wa taala sebagai thabul ilmi. 30:48 Dan semoga amal kita di dalam thaabul 30:51 ilmi ini diterima oleh Allah subhanahu 30:53 wa taala. Amin. Amin ya rabbal alamin. 30:55 Ikhwan akhwat, kami akan kembali setelah 30:57 pesan berikut. Namun sebelum itu, jika 31:01 ikhwan akhwat ingin mengirimkan 31:02 pertanyaan, silakan kirimkan pertanyaan 31:04 ikhwan akhwat sekalian di 0813 31:08 * 93 * 720. 31:12 Sekali lagi 0811999720 31:17 atau bisa juga telepon ke 0218451512. 31:23 Kami akan bali setelah [musik] 31:36 [musik] 31:42 Allah subhanahu wa taala. Selamat datang 31:44 kembali di tausiah siang bersama saya 31:46 Isa Alkaf dan narasumber kita Ustaz 31:49 Fauzan membahas kitab Fathul Qarib 31:52 almujib bab tholabul ilm. Ustaz ee Ustaz 31:56 ini saya akan membacakan e pertanyaan 31:59 dari pendengar ini Ustaz. Asalamualaikum 32:02 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. Dari 32:04 hamba Allah 32:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 32:06 wabarakatuh. 32:07 dari hamba Allah di Depok. Maaf, Ustaz. 32:10 Mohon dijelaskan kembali makna dari 32:12 ilmu. 32:14 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Rbana 32:17 zidna ilman hablana hukmanimnaadunka 32:21 ilman tawaana muslimannain. 32:25 Eh definisi alilmu. 32:28 Jadi 32:30 alilmu adalah nama lain dari Al-Qur'an. 32:35 Ya, terpas dari segi arti bahasa, nama 32:38 alilmu adalah nama lain dari Al-Qur'an. 32:41 Alquran. 32:41 Nah, Al-Qur'an memiliki banyak nama. Ada 32:44 Alilmu, ada Annur, kemudian Almizan, 32:48 kemudian Asidqu, kemudian Almuhaimin ya 32:52 ee almubarak dan lain sebagainya. Di 32:55 antara namanya Al-Qur'an adalah alilmu. 33:00 Nah, alilmu itu pengetahuan yang 33:03 bersifat pasti. 33:05 bukan hal yang bersifat teoritis. 33:08 Sumbernya 33:10 karena apa namanya? Ee yang didapatkan 33:14 dari ilmu adalah keyakinan, kepastian, 33:17 maka 33:19 ilmu adalah sebuah pengetahuan yang 33:22 bersifat pasti. 33:25 Maka satu hal yang bersifat pasti tidak 33:28 dapat menjadi pasti tanpa melalui sumber 33:35 yang juga bersifat pasti. 33:37 Hm. 33:39 Kalau satu hal yang bersumber dari 33:43 sesuatu yang tidak bersifat pasti namun 33:47 bersumber dari dugaan. Nah, lawan ilmu 33:51 adalah azon, 33:53 dugaan. 33:54 Maka sesuatu yang bersumber 33:58 bukan dari sesuatu yang bersifat pasti 34:01 datangnya bukan dari sesuatu yang 34:03 bersifat pasti sumbernya tidak bersifat 34:06 pasti ya maka tidak dapat menghasilkan 34:10 hal yang pasti. Hasilnya don adalah 34:13 dunun. 34:15 Hasilnya don adalah nazariah. 34:18 Teori-teori yang tidak bersifat pasti. 34:20 Ee begitu. Maka ilmu adalah pengetahuan 34:22 yang bersifat pasti, bersumber dari 34:25 sesuatu yang pasti, datangnya berasal 34:28 dari yang pasti, 34:29 dan akan menghasilkan sesuatu yang juga 34:32 bersifat pasti. 34:35 Jika begitu, Ustaz, apakah orang 34:38 apakah orang yang ee menuntut ilmu 34:40 selain ilmu agama atau ilmu yang 34:42 bersumber dari Al-Qur'an, semisal ilmu 34:44 umum, ilmu komunikasi, ilmu teknik, 34:47 apakah mereka disebut thaolabul ilmim, 34:50 Ustaz? 34:51 Ya, semua ilmu yang ada di alam semesta 34:55 raya ini bersumber dari al-alimu. 34:59 Alalimu. Tinggal nanti pengembangannya 35:02 ada produk yang berasal dari Al-Qur'an 35:06 lalu dikembangkan oleh 35:10 selain Al-Qur'an artinya orang-orang 35:13 para cendikia atau siapa saja ya. Dan 35:16 semua yang ada di di permukaan bumi di 35:19 tengah kehidupan manusia semua sumbernya 35:22 adalah dari sang pencipta Allah 35:24 Subhanahu wa taala. Maka dalam konsep 35:28 ajaran agama kita tidak ada dikotomi 35:31 ilmu umum atau ilmu agama. Semua ilmu 35:35 bersumber dari alalimu. Allah zat yang 35:39 pemilik segala macam pengetahuan. Maka 35:42 nanti ada teori-teori yang dikembangkan 35:44 oleh manusia, maka teori ini belum tentu 35:47 bersifat pasti kecuali melalui 35:49 penelitian dan uji ya agar menghasilkan 35:52 suatu yang pasti. Jadi orang yang 35:55 mempelajari selain ilmu agama 35:59 termasuk seorang yang thaabul ilmi. 36:02 Karena semua ilmu berasal dari alalimu 36:06 alani 36:06 yang spesifik. Hanya saja ilmu syariat. 36:10 Artinya ilmu yang 36:12 di godok, dipahami, dipelajari untuk 36:16 mendalami urusan syariat. Nah, ini 36:20 gambar ini yang disebut dengan tafaqhuh 36:22 fiddin ya. Tafaquuh fiddin yaitu 36:25 mendalami, berusaha 36:27 dalam upaya memahami urusan yang terkait 36:30 dengan agama. Dan adin adalah urusan 36:33 yang terkait dengan insaniah, 36:35 kemanusiaan. Adin adalah hal yang 36:38 terkait dalam urusan kemanusiaan, hal 36:41 yang terkait urusan kehidupan. Maka 36:43 selama kita ada di kehidupan dimensi 36:45 keduniaan, 36:46 maka setiap orang mempelajari ilmu baik 36:49 untuk kehidupan dunia terlebih untuk 36:51 kehidupan akhirat juga termasuk adalah 36:54 bahagian dari thabul ilmi. 36:57 Nah, jika dengan mempelajari teori-teori 36:59 pengetahuan bertambah keyakinannya 37:01 kepada Allah, berarti ia disebut dengan 37:04 orang yang alim. He. 37:06 Orang yang memiliki ilmu artinya orang 37:08 yang memiliki keyakinan yang tinggi 37:10 kepada Allah. 37:11 H. 37:12 Perlu digaris bawahi tadi itu ya, Ustaz. 37:14 Jika ilmunya menambah keyakinan kita 37:17 kepada Allah Subhanahu wa taala baru 37:19 kita termasuk dalam thabul ilm. Begitu, 37:21 Ustaz. 37:22 Betul. Orang yang alim artinya. Nah, 37:24 kalau orang mempelajari ilmu fikih, 37:26 mempelajari ilmu hadis, mempelajari ilmu 37:28 tafsir, mempelajari nahwu, mempelajari 37:31 saraf, tapi tidak tambah keyakinannya 37:34 kepada Allah, maka orang tersebut belum 37:36 disebut dengan orang yang alim. 37:38 Marhaba. Marhaba. Walaupun yang 37:40 dipelajari ilmu agama, tapi malah tidak 37:43 menambah keyakinannya kepada Allah, 37:45 belum bisa disebut thabul ilmi ya, Ustaz 37:47 ya? 37:47 Belum disebut dengan orang yang mencari 37:49 ilmunya Allah. 37:50 Jangan sampai ilmu yang kita dapatkan 37:52 membuat kita sombong. Naudubillah 37:53 minzalik. Waladubillahzalik. 37:55 Naubillah minzalik. Ustaz, jika 37:57 meminjam, jika meminjam istilahnya Imam 38:00 Ghazali di kitab Hidayatul Hidayah ada 38:04 istilah namanya ulama su dan ulama 38:07 saleh. Nah, itu bedanya apa, Ustaz? 38:09 Ulama su kata Imam Ghazali sih ee 38:12 mendangkan kehancuran. Bahkan di hadis 38:14 Nabi, Nabi Muhammad sallallahu alaihi 38:16 wasallam itu ee lebih takut dar kepada 38:19 ulama su daripada Dajjal. Ee bagaimana 38:22 itu, Ustaz? 38:23 Perbedaannya bagaimana kita membedakan 38:25 ulama su dan ulama saleh. Terima kasih, 38:28 Ustaz. 38:29 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 38:31 Pertanyaan yang begitu bagus. Ee dalam 38:34 istilah Al-Qur'an sendiri tidak ada 38:36 pembahagian ulama atau alim saleh 38:39 dan alim asu atau ulama yang saleh atau 38:42 ulama yang asu 38:43 atau alimud dunia atau alimul akhirat. 38:45 Tidak ada. ini istilah ee yang baru 38:48 datang dikembangkan oleh para 38:51 analis-analis ulama-ulama ya agar ee 38:55 tidak lain sebagai sebuah metode untuk 38:58 memudahkan pemahaman. Dalam Al-Qur'an 39:01 disebutkan sebuah ayat di Quran surah 39:04 Fatir ayat 28. 39:06 Allah Subhanahu wa taala berfirman, 39:08 "Azubillahisil alim minasyaitanirrajim." 39:11 Innama yakhsyallaha 39:14 min ibadihi. 39:16 Ulama al ulama. 39:20 Innallaha azizun gfur. 39:23 Sungguh pastinya 39:25 ada kalimat 39:27 atau kata huruf innama yang memiliki 39:30 faedah lil hasr. Sungguh hanya 39:35 sungguh hanya yaksya yang senantiasa 39:40 mampu melakukan alkhasyah. 39:44 Apa itu al-khasyah? Alkhasyah adalah 39:46 gabungan dari dua perkara yang mana dua 39:49 perkara ini penuh dengan keseimbangan. 39:52 Apa itu dua perkara tadi? Alkhauf waraj. 39:57 Kalau khauf rasa takut saja. 40:00 Iya. 40:00 Kalau raja rasa berharap. 40:04 Jika seseorang lebih tinggi 40:07 rasa khaufnya, 40:09 rendah rasa rjnya, maka dia akan menjadi 40:13 orang yang pesimis. enggak akan berani 40:16 berinovasi, berbuat apa-apa karena takut 40:20 akan tertimpa satu hal semisal yang 40:22 dimurka oleh Allah Subhanahu wa taala. 40:25 Nah, kalau seseorang yang tidak seimbang 40:28 antara khauf dan rajanya sehingga rasa 40:31 raja, pengharapan lebih dari rasa takut, 40:36 maka bisa berakibat 40:39 akan meremehkan hal-hal yang terkait 40:42 dengan rasa takut tadi. maka akhirnya 40:45 akan mudah terjebak melakukan 40:47 pelanggaran 40:49 karena rasa PD-nya 40:51 rajanya kepada Allah berlebihan 40:54 mengalahkan rasa khaufnya. Sedangkan 40:57 kata khasyah adalah keseimbangan dan 41:01 kestabilan antara 41:04 takut, rasa takut dan rasa pengharapan. 41:08 Maka Allah beritahukan dalam ayat ini 41:10 Quran surah Fatir ayat 28. 41:13 Innama sungguh pastinya 41:16 yang hanya senantiasa mampu berlaku 41:20 khasyah 41:21 kepada Allah, memiliki keseimbangan 41:24 antara takut dan pengharapan kepada 41:26 Allah dan itu stabil terus-menerus 41:30 kontinue. Sifat khasiahnya min ibadihi 41:34 dari sebahagian hamba-hamba Allah adalah 41:38 para al-ulama. 41:41 Orang-orang yang memiliki pengetahuan 41:45 dari belajar, membaca, melihat, 41:49 merenung, tafakur, memantau, 41:52 menganalisa, 41:56 berbuah rasa yakin yang tinggi kepada 41:59 Allah Subhanahu wa taala. Inilah yang 42:01 disebut dengan para ulama. Jadi artinya 42:03 orang yang senantiasa mampu berlaku 42:06 khasyiah dari hamba-hamba Allah hanyalah 42:10 ingat hanyalah para ulama. Jadi ciri 42:13 ulama dalam ayat ini kita bisa simpulkan 42:17 adalah mereka yang senantiasa 42:20 memiliki rasa khasyiah kepada Allah 42:25 dengan stabil. 42:27 Maka ciri orang yang berilmu, orang yang 42:29 memiliki rasa khasiah. 42:31 Nah, membuat berbuat sesuatu karena dia 42:34 dia tahu ilmunya, 42:35 dia tahu dasarnya. 42:37 Hal yang buruk tidak akan dilakukan, 42:40 hal yang merugikan akan dijauhkan. 42:42 Kenapa? Rasa khasiahnya stabil kepada 42:45 Allah Subhanahu wa taala. Itulah sebutan 42:49 ulama. Jadi kalau dalam definisi ayat 42:50 ini 42:51 ulama itu hanyalah orang-orang yang 42:55 senantiasa memiliki rasa khasiah yang 42:58 stabil kontinue terhadap Allah Subhanahu 43:01 wa taala. 43:03 Masyaallah. 43:03 Arti dalam Al-Qur'an tidak disebutkan 43:05 penjelasan ulama yang tidak khasyiah. H 43:07 tidak ada. Jadi sebutan ulama adalah 43:09 orang-orang yang memiliki rasa khasyiah 43:11 yang tinggi kepada Allah Subhanahu wa 43:13 taala. I 43:14 stabil bahkan senantiasa bertambah 43:17 khasiahnya bertambah dan bertambah. Nah, 43:20 lalu para ulama membagi agar lebih mudah 43:23 dipahami bahwa ketika orang menuntut 43:26 ilmu, 43:27 mempelajari ilmu khususnya ilmu-ilmu 43:29 syariat tetapi tidak bertambah 43:31 khasyiahnya kepada Allah, apakah layak 43:33 orang ini sekalipun banyak hafalannya, 43:35 teori-teori kitab dihafal, hadis 43:37 dihafal, ayat Al-Qur'an dihafal di luar 43:40 kepala, namun tidak memiliki rasa 43:42 khasyiah. Apakah ini layak disebut 43:44 dengan ulama? Nah, para ulama-ulama kita 43:47 ya membagi dua definisi agar mulai 43:51 dipahami. Kalau seseorang memiliki 43:53 banyak teori, memiliki banyak 43:55 pengetahuan, namun pengetahuannya tidak 43:57 menambahkan rasa takutnya, khasiahnya 44:00 kepada Allah, tidak menambahkan yakinnya 44:02 kepada Allah. Bahwa Allah itu maha 44:04 melihat, Allah maha mengawasi, Allah 44:06 maha bertindak, Allah maha ee maha 44:09 murka, Allah maha sayang. 44:12 Maka orang ini disebut dengan seorang 44:13 ulama yang su memiliki banyak 44:16 pengetahuan tapi buruk dalam bersikap 44:18 dan bertindak itu kan. Karena Allah 44:20 Subhanahu wa taala memberitahukan 44:23 dalam firman-firman sucinya dengan 44:25 menggunakan beberapa warning ayat. Di 44:27 antaranya Allah berfirman 44:29 kaburallahialun. 44:34 Maka kemurkaan yang besar [mendengus] 44:35 dari Allah Subhanahu wa taala apabila 44:38 kita berucap satu ucapan yang baik. 44:41 tetapi kita tidak melaksanakannya. Nah, 44:43 itu gambarannya. Maka akhirnya seperti 44:46 Al Imam Al Ghazali dan para ulama-ulama 44:48 lainnya membagi dua definisi ulama. Ada 44:52 ulama alakhirah atau alim saleh. Nah, 44:55 arti saleh sendiri artinya apa sih? 44:56 Saleh itu secara bahasa artinya sesuai. 44:59 Sesuai. 45:00 Arti saleh itu sebetulnya maknanya bukan 45:02 baik. Arti saleh itu asalnya maknanya 45:05 adalah sesuai, sesuai. 45:07 Cocok. 45:08 Cocok 45:08 sesuai dengan siapa? sesuai dengan 45:10 keinginan Allah. 45:13 Dan keinginan Allah, iradahnya Allah 45:15 dituangkan dalam kitab sucinya 45:16 Al-Qur'an. 45:17 Alquran 45:17 artinya, jadi amal yang saleh adalah 45:19 amalan yang seiring, sejalan, sesuai, 45:23 cocok dengan panduan Allah dan panduan 45:26 sucinya Al-Qur'an. Orang yang saleh 45:29 artinya orang yang perilakunya sejalan 45:31 seiring dengan panduan Al-Qur'an. 45:33 Seorang yang berilmu pengetahuan dan dia 45:36 juga saleh. Artinya antara ilmu dengan 45:39 perbuatannya seiring sejalan dengan 45:41 pandu Al-Qur'an. Itulah disebut dengan 45:43 orang yang saleh. Orang yang punya 45:45 banyak pengetahuan, banyak memiliki 45:47 hafalan 45:48 dari bermacam literatur 45:51 apa yang dibaca baik dari literatur 45:53 keagamaan ataupun yang bersifat umum. 45:55 Namun tidak bertambah yakinnya kepada 45:57 Allah, tidak tambah takutnya kepada 45:59 Allah. ucapan dan sikapnya tidak sejalan 46:01 dengan panduan Allah dan panduan suci 46:03 Al-Qur'an, maka tidak layak disebut 46:06 dengan seorang yang alim. Atau jika 46:08 ingin diberikan bahasa ucapan, sebutan 46:11 orang yang berilmu, tapi alimnya su 46:14 itulah lebih kurang. Wallahuam ba. 46:17 Masyaallah. Masyaallah. Jadi intinya ee 46:19 ulama saleh adalah ulama yang punya 46:21 khasyah kalau dikatakan dalam Al-Qur'an 46:23 tadi yakni seimbang antara khauf atau 46:27 rasa takut dan raja tadi, Ustaz. Ya, 46:29 betul. 46:30 Atau pengharapan kepada Allah Subhanahu 46:31 wa taala. 46:32 Ee, Ustaz, saya ingin menyampaikan 46:34 pertanyaan dari Ibu Eka Avianti. 46:37 Ustaz, apa hubungannya ilmu dan akal? 46:41 Terima kasih. 46:41 Ilmu dan 46:42 akal. 46:43 Akal. Baik. 46:46 Bismillahirrahmanirrahim. 46:49 Ilmu sebagaimana tadi saya sampaikan 46:50 bahwasanya ilmu adalah nama lain bagi 46:56 kalam suci Allah. Alilmu adalah datang 46:59 dari alalimu. Alilmu adalah pengetahuan 47:02 yang diberikan oleh Allah bagi 47:04 hamba-hambnya. 47:06 Ya. Nah, hubungan dengan akal bagaimana? 47:09 Penempatan ilmu itu 47:12 tempatnya di hati. Media untuk menjemput 47:16 pengetahuan 47:18 atau ilmu pengetahuan adalah akal. Maka 47:22 ilmu pengetahuan Allah ini Allah 47:25 peruntukkan untuk hamba-hambnya yang 47:28 berakal. Itu makanya Al-Qur'an ini 47:31 sebuah syariat yang Allah berikan untuk 47:33 hamba-hambanya 47:34 yang bukan hewan. 47:37 Ya, namun untuk hamba-hambnya yang 47:41 memiliki kewajiban 47:45 untuk mengikuti panduan Al-Qur'an yaitu 47:48 bangsa jin dan manusia. Artinya untuk 47:51 makhluknya yang Allah anugerahkan akal. 47:54 Maka kaitan ilmu dengan akal adalah satu 47:58 hal yang tidak bisa terpisahkan. Ilmu 48:00 adalah anugerahnya, akal adalah 48:02 medianya. Nanti semua ditempatkan dalam 48:07 hati setiap manusia. Itu lebih kurang 48:10 pemahaman yang sudah saya sampaikan 48:12 tentang kaitan ilmu dengan akal. Jika 48:15 ilmu hanya diberikan untuk orang-orang 48:17 yang berakal, 48:18 maka 48:19 ilmu adalah satu adalah satu pengetahuan 48:22 yang bersifat pasti yang aksiomatis yang 48:24 Allah sediakan untuk 48:26 orang atau makhluk yang berakal. 48:28 Maka 48:30 kandungan ilmu pengetuan Allah pasti 48:32 sesuai dengan ketetapan akal. 48:34 Akal. Marhaba. Marhaba. Jika meminjam 48:37 istilah Ustaz Husin bin Hamid Alatas, 48:39 Ustaz, ilmu dan akal ini ibarat cahaya 48:42 dan mata, Ustaz. Mata tidak akan ilmu 48:45 dan akal ibarat cahaya dan mata. 48:47 [berdehem] Mata tidak bisa melihat jika 48:49 tidak ada cahaya. 48:51 Ee ilmu ee eh akal tidak akan terbuka 48:55 tanpa ilmu ya atau tanpa Al-Qur'an. 48:58 Begitu Ustaz. Betul Ustaz. 49:00 Ya. Jadi akal itu fungsinya laksana dua 49:02 bola mata kita. 49:03 Dua bola mata. 49:04 Dua bola mata ini tidak akan bisa 49:05 melihat objek benda di hadapannya tanpa 49:08 ada bantuan cahaya dan cahayanya adalah 49:11 ilmu. Betul. Sumber ilmu adalah 49:13 Al-Qur'an. Karena nama nama lain dari 49:16 ilmu, nama lain dari Al-Qur'an adalah 49:18 Alilmu. Wallahuam. Allahumtahlan. Ya 49:21 Allah, bukakanlah akal kami dengan 49:23 Al-Qur'an. Amin. Amin ya rabbal alamin. 49:24 Amin yaabbal. 49:25 Ee sebelumnya kita sapa dulu ini Ustaz 49:27 penonton YouTube ada dari Gang Gewung 49:30 Channel. Doain saya Ustaz, saya sedang 49:33 positif sangat terasa sakit. Semoga Pak 49:36 Gaong Channel diberikan kesehatan dari 49:39 Allah subhanahu wa taala. Amin. Amin ya 49:40 rabbal alamin. 49:41 Pak Gewung, 49:42 Gang Gewung. Gewung. 49:44 Oh, baikbaik ya. Tadi juga ini ada yang 49:46 WA juga minta doakan juga saat ini ee 49:50 beliau sedang berada di rumah sakit, di 49:53 ruang ICU 49:54 ya, itu 49:56 ee siapa Bapak? Bahkan ini dokter ini 50:00 Dr. Ashari. 50:01 Oh, masyaallah. 50:02 Ya. Bin Haji Tasmail yang sedang berada 50:04 di ruang ICU. 50:06 Mohon doa ya dan juga bacaan suratul 50:09 fatihah. Mudah-mudahan 50:11 Allah segera angkat penyakitnya 50:12 dan Allah berikan kesembuhan afiah 50:14 ajilah fid dunya akhirah. 50:19 Ust 50:20 dan ustaz Isa silakan bacakan 50:22 suratul fatihahnya. 50:27 Amin. 50:28 Ustaz ini nitip oni. Ondi katanya lagi 50:31 kurang sehat sekalian Ust. Ondi juga 50:33 sedang kurang sehat. Mudah-mudahan Allah 50:34 berikan kesehatan. 50:37 am 50:49 untuk seluruh muslimin ya mudah-mudah 50:52 Allah Taala beri kesembuhaniran 51:00 alfatihah 51:05 Bismillahirrahmanirrahimamillahabbilamin 51:09 arahmanirrahimiki 51:12 nauduaka 51:14 ihdinatim 51:17 anamaiin 51:26 am 51:28 dari Cijantung juga alhamdulillah hadir 51:31 Cijantung nih Ustaz menyimak lewat 51:33 YouTube masyaallah 51:34 Ee ada pertanyaan Ustaz dari YouTube. 51:37 Asalamualaikum Ustaz Fawas. 51:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:40 wabarakatuh. 51:41 Saya Bapak Qosim di Cibinong mau tanya. 51:45 Kalau kita sabar namun dalam posisi 51:49 keputusasaan, tidak mempunyai harapan 51:51 dan tidak tahu siapa yang akan menolong 51:55 ee hanya bisa meratap. Bagaimana 51:57 hukumnya, Ustaz Fawas? Syukran. 52:00 Baik. Bapak siapa? Khasib. Apa? Kasib. 52:03 Bapak Qasim di Cibinong. 52:05 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 52:08 Memang untuk segala urusan kita khusus 52:11 di masa sulit lebih baik dan lebih utama 52:15 kita adukan, keluhkan, sampaikan kepada 52:20 zat yang memberikan ujian dan zat yang 52:24 akan meluluskan kita dari sebuah ujian. 52:27 Karena kalau kita mengadu kepada 52:28 manusia, ya mengadu kepada manusia, 52:32 setiap manusia itu memiliki masalah. 52:35 Terkadang ada orang yang diadukan 52:37 masalahnya oleh kita, padahal dia 52:39 sendiri sedang punya masalah. Akhirnya 52:41 bukan malah membantu malah tambah 52:43 ngerutu. Kan begitu ya. 52:44 Betul 52:45 ya kan? Sedangkan Allah subhanahu wa 52:46 taala 52:48 adalah zat yang yang mana menciptakan 52:52 segala masalah dan zat yang memberikan 52:56 dan menciptakan segala solusi agar dapat 52:59 keluar dari bermacam masalah. Sedangkan 53:01 ujur hidup adalah satu hal yang yang 53:03 pasti khususnya bagi orang-orang yang 53:04 beriman. Sebagaimana Allah subhanahu wa 53:06 taala sebutkan dalam Al-Qur'an surah 53:09 Al-Ankabut kalau tidak salah ayat kedua. 53:12 Allah Subhanahu wa taala berfirman, 53:21 ayquna 53:24 wahum laun. 53:26 Apakah orang-orang yang telah 53:28 mengikrarkan bahwa kami beriman kepada 53:30 Allah mengira bahwa mereka akan 53:33 dibiarkan 53:35 setelah mereka mengikrarkan keimanannya, 53:36 dibiarkan tanpa diberikan ujian? Allah 53:39 beritahukan walaqad fatanadina minqim 53:43 Allah juga telah memberitahukan bahwa 53:45 orang-orang sebelum kita yang mereka 53:48 mengikrarkan keimanan 53:51 ini senantiasa diberikan ujian. Apa 53:53 tujuannya? Fala yamanallah alladinaqu 53:57 waman kadibin. Allah ingin memastikan 54:00 siapa di antara kita hambanya yang 54:02 mengaku beriman 54:05 yang pengakuannya itu pengakuan imannya 54:08 betul-betul jujur. Orang yang jujur 54:11 terhadap pengakuan imannya. Ataukah kita 54:14 hanya sekedar pengakuan iman, namun 54:15 pengakuannya adalah pengakuan yang 54:17 palsu. Begitu juga dalam Al-Qur'an 54:20 suratul baqarah kalau tidak salah mulai 54:22 ayat 153 ketika Allah Subhanahu wa taala 54:24 berfirman, "Ya ayyuhalladzina amanuinu 54:28 bobri was inallaha mairin." Dan pada 54:31 ayat yang 157 atau 155 Allah Subhanahu 54:35 wa taala berfirman, 54:49 asathum 54:50 musibatun qu inna lillah wa inna ilaihi 54:57 rojiun. 54:59 Nah, jika seseorang bersedia bersabar 55:02 dalam ujian Allah yang Allah berikan 55:05 pada kita, bisaiin minal khauf dan rasa 55:08 takut wal juju, kelaparan wqs minal 55:12 amwal wal anfusarat, 55:15 dan bersedia bersabar di saat Allah 55:17 berikan kekurangan dalam urusan harta, 55:20 rumah tangga, kenikmatan, bahkan jiwa 55:23 dihilangkan. Nah, jika mereka bersabar 55:25 kata Allah, fabasyir wabasyir asobirin. 55:28 Berikan kabar gembira melalui Al-Qur'an 55:30 ini, kata Allah kepada rasulnya, kepada 55:32 orang-orang yang sabar. Yaitu orang yang 55:34 ketika diberikan musibah oleh Allah 55:35 Subhanahu wa taala, ucapan yang pertama 55:38 terlontar secara spontanitas adalah 55:41 innalillah. 55:43 Bahwa diri kami adalah milik Allah, 55:46 harta kami milik Allah, kehidupan kami 55:48 milik Allah. Maka ia yang berhak. Allah 55:51 jalla jalaluhu yang memberikan itu 55:52 semua. Ia yang punya wenang berhak untuk 55:55 mencabutnya dari tengah kehidupan kita. 55:57 Nah, jika kita melaksanakan hal seperti 55:59 ini, meyakini bahwa semua datang dari 56:01 Allah dan kita akan kembali kepada 56:03 Allah, Allah berikan kabar gembira 56:05 berupa ulaika 56:08 alaihim shawat mirbihim 56:12 warahmah ulaika alaihim. Mereka itu 56:15 semua orang yang dipastikan oleh Allah 56:18 mendapatkan selawat. 56:20 Apa itu selawat? Doa yang baik. artinya 56:22 kebaikan dari Allah. Dan sebut sebagian 56:24 ulama mengatakan arti selawat hial 56:26 istigfar artinya ampunan dari Allah dan 56:29 istigfar dari para malaikat warahmah dan 56:32 mendapatkan rahmatnya Allah. Waulaika 56:35 humul muhtadun. Mereka itulah 56:37 orang-orang yang hidupnya sejalan dengan 56:39 pandu Allah. Mudah-mudahan Allah berikan 56:42 kita kemudahan 56:43 dari segala urusan yang sedang menimpa 56:45 kita. Dan mari bersama-sama kita 56:47 mengadu, mengeluh kepada Allah Subhanahu 56:50 wa taala. Karena Allah beritahukan. 57:03 Mudah-mudahan Bapak yang sedang ee dalam 57:05 konsep tersebut, mari kita beri kita 57:08 angkatil air wudu lalu kita salat 57:11 menghadap Allah memohon pada Allah agar 57:13 Allah Subhanahu wa taala berikan faraj 57:15 untuk kita sekalian. Amin. Allahumma 57:16 amin. 57:17 Insyaallah. untuk Bapak Qasim di Cibin 57:19 doang langsung dapat bisyarah wabasyirin 57:23 wabasyirin. Semoga Allah jadikan kita 57:26 termasuk orang-orang yang sabar, 57:27 orang-orang yang senantiasa bersyukur. 57:30 Ee dan semoga kesabaran dan kesyukuran 57:33 kita diterima oleh Allah subhanahu wa 57:34 taala. Amin. Amin yaabbalamin. 57:37 Ee Ustaz, berikutnya ada pertanyaan dari 57:40 Abdurrahman. Apa apa yang apa saja 57:43 urutan atau tingkatan ilmu yang harus 57:46 kita pelajari bagi setiap muslim? 57:50 Masyaallah. Bismillahirrahmanirrahim. 57:53 Rbana zidna ilman alikna biihin. 57:56 Teringat satu ungkapan dalam sebuah 57:59 syair. Kalau tidak salah syair ini ee 58:02 digubah oleh seorang ulama yang bernama 58:06 Ahmad ibn Arsalan atau Ahmad ibn Ruslan. 58:11 Kumpulan syair ini dihafalkan oleh para 58:13 pelajar karena berisikan panduan-panduan 58:15 fikih yang diken dengan kitab Safwatuz 58:18 Zubad. Beliau mengungkapkan 58:21 hal yang pertama wajib untuk kita 58:23 pelajari adalah 58:25 memastikan tentang keyakinan kita kepada 58:28 Allah. Beliau berkata, "Awalu wajibin 58:32 alal insani 58:35 makrifatul ilahi bisttiqoniqu 58:40 bisyahadini 58:44 lisihatil imani mimman qadar." 58:48 Kata beliau, "Kewajiban yang pertama 58:50 bagi setiap insan adalah makrifatullah." 58:53 Ya, makrifatullah berusaha mengenal 58:56 Allah. 58:58 bistani 59:00 dan berupaya mencari satu hal yang dapat 59:02 menghantarkan keyakinan tentang makrifat 59:05 kepada Allah. Dan tentunya 59:08 medianya yang pertama utama dan harus 59:13 menjadi prioritas bagi setiap orang yang 59:15 ingin mengenal Allah dengan 59:17 sebetul-betulnya kenalilah Allah dari 59:19 kitabullah. 59:22 Karena isi dari kitabullah adalah segala 59:25 iradat. 59:27 dari Allah terhadap hamba-hamba Allah. 59:31 Jadi tidak mungkin kita dapat mengenal 59:32 Allah 59:34 dengan sebetul-betul dan sesuai dengan 59:37 kein Allah tanpa melalui kitabullah. 59:41 Nah, maka urutan yang pertama dan utama 59:44 serta prioritas utama makrifat billah 59:47 melalui kitab yang diturunkan oleh Allah 59:50 untuk kita dapat mengenal Allah dan 59:54 mengenal segala iradat Allah. terhadap 59:57 hamba-hamba Allah. Wallahuam bawab. 1:00:02 Jazakullah khair, Ustaz. Ee di 1:00:05 tengah-tengah ee era sosial media ini 1:00:08 kita banyak sekali mendapatkan 1:00:10 informasi, Ustaz. Dari Instagram, dari 1:00:13 YouTube, dari semua-semua jenis sosial 1:00:16 media kita dapat informasi yang kita 1:00:18 cerna menjadi pesan dan kadang-kadang 1:00:20 kita jadikan masukan, Ustaz. 1:00:22 Kadang-kadang jadi dalam tanda kutip 1:00:24 ilmu bagi kita, Ustaz. Nah, ee jika kita 1:00:27 lihat ini bukan merupakan hal yang baik, 1:00:29 Ustaz. Karena sumber-sumber itu tidak 1:00:32 semuanya bersumber dari Al-Qur'an dan 1:00:33 tidak semuanya ee 1:00:36 ee berdasarkan Al-Qur'an gitu, Ustaz. Ee 1:00:40 bisa jadi berdasarkan ee ilmu-ilmu yang 1:00:43 bahkan menghancurkan kita. Eh, 1:00:46 pertanyaannya adalah bagaimana Ustaz 1:00:48 kita menyaring informasi di era sosial 1:00:50 media ini agar apa yang kita dapatkan 1:00:54 ini sesuai dengan Al-Qur'an? 1:00:58 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:01:00 Memang era sekarang adalah era informasi 1:01:04 yang tidak bisa dibatasi 1:01:07 apalagi melalui media sosial. Maka 1:01:10 pertanyaan ee yang sampai melalui Syid 1:01:13 Isa tadi, bagaimana kita memfilter? 1:01:16 Cara memfilter bermacam informasi tidak 1:01:20 lain adalah dengan mengukurnya 1:01:24 dengan standar yang pasti. 1:01:27 Mengukurnya dengan standar yang pasti 1:01:29 bahwa itu merupakan hal yang benar dan 1:01:32 yang merupakan kebenaran yang datang 1:01:35 dari Allah Subhanahu wa taala. Maka 1:01:37 berarti memfilternya bagaimana? Setiap 1:01:39 informasi kita hadapkan kepada Al-Qur'an 1:01:43 ya kan? Karena Allah Subhanahu wa taala 1:01:44 berfirman dalam Al-Qur'an surah Asyura 1:01:46 ayat 17 Allah berfirman, 1:01:48 "Azubillahiminasyaitanirrajim." 1:01:50 Allah 1:01:53 anzalal 1:01:55 kitaba bilhaqqi wal mizan. 1:01:59 Allah Subhanahu wa taala adalah zat yang 1:02:02 telah menurunkan Al-Qur'an 1:02:06 dengan 1:02:08 kebenaran yang pasti dan pasti benar 1:02:10 sekaligus menurunkan Al-Qur'an sebagai 1:02:13 mizan neraca ukur standar ukur kebenaran 1:02:18 yang pasti. 1:02:20 Wama yudrika laall saata qib. 1:02:24 Nah, ini Al-Qur'an surah Asyura ayat 1:02:26 ke-17 memberitahukan kepada kita bahwa 1:02:28 timbangan 1:02:30 yang memiliki nilai kebenaran yang pasti 1:02:33 dan timbangan itu merupakan kebenaran 1:02:36 yang pasti adalah menimbang segala 1:02:38 informasi di dengan di dengan atau di 1:02:41 hadapan timbangan tersebut. 1:02:43 Dan timbangan itu bernama Al-Qur'an. 1:02:45 H. 1:02:47 Maka berarti PR-nya 1:02:48 PR-nya 1:02:49 di hadapan bermacam informasi yang 1:02:52 datang tanpa batas. 1:02:54 adalah bagaimana kita mempelajari, 1:02:58 memahami 1:03:00 timbangan tersebut. Artinya sekarang 1:03:03 kita punya uang mau kita cek di sebuah 1:03:08 alat apa namanya? Detektor ya. 1:03:10 Heeh. 1:03:10 Detektor ini uang palsu atau uang asli. 1:03:13 Hm. 1:03:14 Maka ada sebuah alat namanya detektor. 1:03:16 Tapi kita tidak mengerti bagaimana 1:03:18 menggunakan detektor tersebut. 1:03:19 Hm. Maka percuma walaupun kita punya 1:03:22 timbangan, punya alat ukur yang pasti 1:03:25 benarnya, tapi kita tidak memahami 1:03:27 kandungannya. Bagaimana kita bisa 1:03:29 mengukur segala informasi yang datang di 1:03:32 hadapan kita padahal kita tidak bisa 1:03:35 mengukurnya dengan sebuah timbangan yang 1:03:37 pasti benarnya. Nah, begitu Ananda Sayid 1:03:40 Isa. 1:03:41 Pertanyaan pertanyaannya kembali kepada 1:03:43 kita sendiri. Bagaimana kita bisa 1:03:45 men-filter informasi yang banyak itu 1:03:47 kalau mizannya atau alat ukurnya sendiri 1:03:50 tidak kita baca ya, Ustaz ya. 1:03:52 Harus harus harus kembali lagi kembali 1:03:55 lagi kepada Al-Qur'an. 1:03:56 Jempl. 1:03:57 Masyaallah. 1:03:57 Baik. 1:03:58 Ee Ustaz, ada pertanyaan lagi nih dari 1:04:01 Bapak Ismail di Bojong Gede. Masyaallah. 1:04:04 Ustaz, saya mau bertanya. Bagaimana 1:04:06 Bapak Ismail di Bojong Gede? 1:04:09 Ustaz, 1:04:09 baik. 1:04:10 Saya mau bertanya. Bagaimana kedudukan 1:04:12 ilmu dan iman di dalam kitabullah yang 1:04:15 agung dan sunah rasul-Nya. 1:04:19 Baik. 1:04:22 Bismillahirrahmanirrahim. 1:04:23 Rabbana zidna ilman alhiqna bisihin. 1:04:28 Kedudukan ilmu di hadapan iman. Ya. Ayat 1:04:33 sering kita dengar. Ayat yang berbunyi, 1:04:35 "Alladzina amanu wailus shihat." 1:04:39 Orang-orang yang beriman. 1:04:41 dan beramal saleh, 1:04:45 maka 1:04:46 selalu disandingkan antara iman dengan 1:04:49 amal. 1:04:51 Sedangkan amal itu tidak mungkin menjadi 1:04:55 saleh tanpa landasan ilmu. 1:05:00 Amal tersebut tidak mungkin menjadi amal 1:05:03 yang saleh 1:05:03 saleh 1:05:04 tanpa landasan 1:05:05 ilmu. 1:05:05 Ilmu. 1:05:06 Tadi ayat azzumar Allah sandingkan hal 1:05:09 yastawi alladzina yalamun walladina la 1:05:12 ylamun. Yarfaillahulladina amanu minkum 1:05:16 walladina utul ilma darajat. Maka antara 1:05:19 iman dengan ilmu, iman dengan amal satu 1:05:23 paket yang tidak bisa dipisahkan. 1:05:25 Iman haruslah diaplikasikan dengan amal 1:05:28 yang saleh. Dan amal yang saleh tidak 1:05:31 bisa menjadi amal sebuah amal tidak bisa 1:05:33 menjadi saleh tanpa landasan ilmu. 1:05:36 Artinya hubungan antara iman dengan ilmu 1:05:40 satu paket yang tidak bisa dipisahkan. 1:05:42 Subhanallah. antara ilmu dengan amal, 1:05:45 hurufnya saja 1:05:47 memiliki karakter yang sama. Ilmu ain, 1:05:51 lam dan mim. 1:05:53 Amal ain, mim, dan lam. Urutan abjad 1:05:56 huruf bahasa Al-Qur'an 1:06:00 ain, lam min ilmu ain, mim, lam. 1:06:06 Antara lam dengan mim urutannya adalah 1:06:10 lam lebih dulu ketimbang mim. Maka tidak 1:06:13 mungkin ada amal tanpa landasan ilmu. 1:06:17 Maka hubungan iman dengan ilmu ya tidak 1:06:21 bisa dipisahkan. Dan Allah akan 1:06:22 mengangkat derajatnya orang-orang yang 1:06:24 beriman dan orang-orang yang memiliki 1:06:26 ilmu agar mampu beramal 1:06:29 dalam aplikasi keimanannya 1:06:31 berlandasankan ilmu. Berlandaskan ilmu. 1:06:34 Wallahualam baw. Tapi, Ustaz, 1:06:36 kadang-kadang kita nih mau menuntut ilmu 1:06:39 ada rasa takut. Takut tidak bisa 1:06:41 mengamalkan. Nah, lebih parah mana, 1:06:43 Ustaz? Orang yang berilmu dan tidak 1:06:46 beramal atau orang yang beramal tapi 1:06:48 enggak ada ilmunya? 1:06:50 [tertawa] 1:06:52 Kan sudah sampaikan bahwasanya 1:06:54 tidak mungkin amal menjadi saleh tanpa 1:06:57 berlandaskan ilmu. 1:06:59 Maka bagi orang yang menuntut ilmu 1:07:00 jangan takut ya. Jangan takut untuk 1:07:03 tidak nantinya tidak bisa mengamalkan 1:07:05 ilmu. 1:07:06 Heeh. 1:07:06 Kenapa? Karena ketika seseorang perlu 1:07:09 jadi sebuah motivasi. Ketika seseorang 1:07:12 telah diberikan taufik, pertolongan yang 1:07:15 itu taufik merupakan halatif Allah untuk 1:07:19 mudah dan semangat menuntut ilmu, maka 1:07:22 jangan khawatir, 1:07:23 Allah juga akan berikan kita taufik 1:07:26 untuk mampu mengamalkan ilmu. 1:07:30 Itu sebagaimana berdoa, jangan takut 1:07:33 enggak diterima. 1:07:34 Iya, betul. Kata sah, kata Amirul 1:07:35 Mukminin Ali bin Abi Thalib, ketika 1:07:37 seseorang telah diberikan taufik oleh 1:07:40 Allah, mengangkat tangannya untuk 1:07:42 meminta kepada Allah, di situ adalah 1:07:45 sebuah petunjuk bahwa Allah ingin 1:07:48 mengijabah segala permohonannya. Begitu. 1:07:52 Tu artinya kalau orang enggak akan di 1:07:54 seseorang enggak akan diberikan oleh 1:07:55 Allah 1:07:57 ber ee jika Allah menghendaki tidak 1:07:59 memberikan sesuatu kepada orang maka 1:08:01 Allah enggak akan memberikan pertolongan 1:08:02 dia untuk meminta sesuatu kepada Allah. 1:08:05 Nah, ketika seseorang diberikan 1:08:06 pertolongan oleh Allah untuk menuntut 1:08:09 ilmu, maka di situ ada sebuah potensi 1:08:12 besar bahwa Allah akan memberikan taufik 1:08:15 untuk ia dapat mengamalkan ilmu. 1:08:18 Wallahuam baw. 1:08:20 Masyaallah. Masyaallah. Semoga kita 1:08:21 diberikan ee ilmu dan juga semoga kita 1:08:25 diberikan taufik untuk bermalin 1:08:28 atau mengamalkan ilmu kita. Amin. Amin 1:08:30 ya rabbal alamin. Kita sapa dulu ini 1:08:32 pemirsa dari YouTube banyak juga Ustaz 1:08:34 dari Piah Supiah. Alhamdulillah hadir 1:08:37 menyimak Ustaz dari Bekasi juga ada nih. 1:08:40 Dari Bekasi 1:08:42 menyimak. Masyaallah banyak Ustaz 1:08:44 pendengaran 1:08:46 dari seluruh Indonesia. 1:08:48 Allahu Akbar. Ee pertanyaan baru Ustaz 1:08:51 dari Anugrah di Tangerang. 1:08:52 Asalamualaikum warahmatullahi 1:08:53 wabarakatuh. 1:08:54 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:08:56 Oh, ini sudah di sudah di apa? Sudah 1:08:59 dijawab. Bagaimana 1:09:01 orang yang berilmu tetapi tidak 1:09:03 diamalkan? 1:09:06 Dalam satu hadis Nabi juga, Ustaz, ee 1:09:08 kalau enggak salah ya, ana pernah 1:09:10 mendengar, mohon diinformasikan, salah 1:09:12 satu orang yang pertama kali dimasukkan 1:09:15 neraka adalah orang yang ee punya ilmu 1:09:18 tapi 1:09:19 ee tapi dengan ilmunya itu dia untuk 1:09:24 berbangga diri, untuk dibilang seorang 1:09:26 alim atau ee bukan untuk diamalkan. 1:09:30 Bagaimana, Ustaz? supaya kita tidak 1:09:32 termasuk ke dalam golong-golong golongan 1:09:35 orang-orang itu, Ustaz. Supaya kita 1:09:37 terhindar dari golongan orang yang 1:09:39 berilmu. Tapi 1:09:41 malah ilmunya itu 1:09:43 menjerumuskan kita kepada api neraka. 1:09:45 Nauzubillah semua. Nauzubillah. 1:09:49 Baik. Tidak lain adalah dengan doa ya. 1:09:52 Jadi ee di antara media yang paling 1:09:56 manjur untuk senantiasa ada keseimbangan 1:09:59 antara ilmu dengan amal. 1:10:01 adalah memperbanyak tabaruk ya, bermohon 1:10:05 merendahkan diri kita di hadapan Allah 1:10:07 Subhanahu wa taala ya. Saya bermohon 1:10:09 kepada Allah dengan harapan tadi, "Ya 1:10:12 Rabb, sebagaimana Engkau anugerahkan 1:10:13 kami, anugerahkan diriku untuk mudah 1:10:17 menuntut ilmu yang datang dariMu, maka 1:10:20 ya Allah, ya Tuhanku, bimbinglah aku, 1:10:22 tuntunlah aku untuk dapat mengamalkan 1:10:24 ilmu." Karena tentunya gambaran 1:10:26 Al-Qur'an tentang orang-orang yang ee 1:10:29 mengajakkan mengajarkan kebaikan, 1:10:31 mengajak kebaikan pada orang lain, namun 1:10:33 tidak ikut mengamalkan. Pertama, selain 1:10:36 ia mendapatkan kemurka dari Allah, Allah 1:10:38 gambarkan mereka seperti kaum yang tidak 1:10:41 memiliki akal. Makhluk Allah yang tidak 1:10:43 memiliki akal tentunya kita paham adalah 1:10:44 binatang. Ya. Baik. Alhamdulillah. Ee 1:10:47 ikhwan akhwat yang menyimak melalui ee 1:10:50 YouTube Rasil TV ada dari Aceh. Ini 1:10:53 Habibul Akhir dari Aceh nih. E Sy Isa 1:10:56 ini Habib Aceh. Dari mana? Dari Habibul 1:10:59 Akhi. Ini dari Aceh. Ada juga dari ee 1:11:03 mana? dari Gorontalo ni ada menyimak 1:11:07 juga ada yang dari jantung ada yang dari 1:11:09 Bekasi. Mudah-mudahan semua kita 1:11:11 dirahmati Allah dan diberkahi oleh Allah 1:11:14 kajian ini bermanfaat buat saya pribadi 1:11:16 dan seluruh pendengar dan pemirsa Rasil 1:11:18 di mana saja berada. Amin. Allahum amin. 1:11:21 Ustaz, ada pertanyaan terakhir nih, 1:11:23 Ustaz ee dari hamba Allah di Depok. 1:11:26 Zaman dulu begitu banyak ilmuwan Islam 1:11:30 yang jadi pondasi temuan-temuan zaman 1:11:33 sekarang? Bisa dijelaskan kenapa dulu 1:11:36 bisa muncul ilmuwan-ilmuwan hebat, tapi 1:11:38 sekarang dunia Islam komandek ya ilmu 1:11:41 pengetahuan dan teknologinya. Apakah 1:11:44 masyarakat muslim sudah jauh dengan 1:11:45 Al-Qur'an dari hamba Allah di Depok? 1:11:49 Masyaallah, barakallah fikum. Hamba 1:11:51 Allah di Depok, baik itu Abdullah maupun 1:11:54 Ahmadullah. [tertawa] Memang saat e 1:11:56 zaman dahulu 1:11:58 banyak para cendikia 1:12:00 di bermacam bidang pengetahuan. 1:12:05 hasil dari perenungan dan tafakur, 1:12:08 tadabur dan tafakur dari kitab suci 1:12:10 Allah itu Al-Qur'anul Karim. Nah, 1:12:13 kemudian setelah itu 1:12:15 terjadi kemunduran sampai saat ini 1:12:19 penemu-penemu Islam begitu banyak saat 1:12:21 itu. 1:12:23 Saat ini kenapa semakin hari semakin 1:12:25 berkurang? tentunya kita tidak bisa 1:12:28 lupakan juga ada upaya konspirasi dan 1:12:31 propaganda dari 1:12:34 orang-orang yang tidak suka dengan 1:12:36 jayanya Islam dan terangkatnya Al-Qur'an 1:12:40 sebagai panduan dalam kehidupan. Ada 1:12:42 dari kalangan luar Islam dan tidak 1:12:44 sedikit juga dari kalangan 1:12:46 yang ada di tengah-tengah umat Islam. 1:12:50 Maka dari itu muncul bermacam sebuah 1:12:53 teori bahwasanya pintu ijtihad tertutup 1:12:57 gitu ya. Syarat mujtahid tidak akan bisa 1:12:59 tercapai. Akhirnya umat Islam terjadi 1:13:04 kemunduran. 1:13:05 Ya. Padahal dalam ayat-ayat suci 1:13:08 Al-Qur'an berapa banyak terulang 1:13:11 tentang keagungan Allah. Allah 1:13:16 wujudkan dengan keagungan alam semesta. 1:13:19 yang Allah Subhanahu wa taala mengajak 1:13:22 hamba-hambanya untuk afala tatafakarun, 1:13:26 afala taqilun, awalam yarau, awalam 1:13:30 tarau. Nah, itu ayat suci Al-Qur'an 1:13:32 terulang seperti itu. Tidak lain ajakan 1:13:34 dari Allah Subhanahu wa taala agar 1:13:36 orang-orang yang mengimani Allah, Rasul, 1:13:39 dan kitab sucinya Al-Qur'an mau 1:13:41 melakukan perenungan, mau melakukan 1:13:44 penggalian. yastambituna. 1:13:47 Ya, mereka menggali apa-apa yang 1:13:49 tersirat, yang tersembunyi dalam 1:13:51 kandungan Al-Qur'an. 1:13:53 Maka Allah Subhanahu wa taala bahkan 1:13:55 memberikan sebuah ee warning dan 1:13:59 sindiran. Kalau mungkin bahasa kasarnya, 1:14:01 bahasa gaulnya nyinyir. Nyinyiran dari 1:14:03 Allah Subhanahu wa taala dalam Quran 1:14:05 surah Muhammad. Allah katakan, 1:14:06 "Aalabarunal 1:14:09 Quran." 1:14:12 Apa alasan mereka tidak mau 1:14:14 mentadaburkan ayat suci Al-Qur'an? 1:14:16 Tentunya makna tadabur adalah selain 1:14:19 memahami, mengimani makna yang tersurat 1:14:21 secara tekstualis dari ayat suci 1:14:23 Al-Qur'an dengan kaidah kebahasaan 1:14:24 Al-Qur'an, makna tadabur yang lebih dari 1:14:27 itu adalah menggali makna yang tersirat, 1:14:30 makna yang batin, makna yang tersembunyi 1:14:33 dari di belakang makna yang tersirat, di 1:14:36 belakang makna yang tersurat dari ayat 1:14:38 suci Al-Qur'an. Itulah perintah Allah 1:14:41 agar setiap orang yang mengimani 1:14:43 Al-Qur'an untuk mentadaburkan Al-Qur'an. 1:14:45 Bahkan dalam Al-Qur'an surah Sad kalau 1:14:48 tidak salah ayat ke-9, Allah Subhanahu 1:14:50 wa taala beritahukan tentang keagungan 1:14:52 Al-Qur'an sebuah kitabun. 1:14:55 Anzalna ilaika mubarokun. 1:14:59 Al-Qur'an merupakan satu kitab panduan 1:15:03 yang Allah turunkan kepada rasulnya 1:15:05 Muhammad. 1:15:06 Allah beritahukan kitab ini mubarak, 1:15:10 penuh dengan nilai-nilai kebaikan 1:15:14 yang stabil, jejak, mantap, tidak 1:15:18 mungkin 1:15:20 turun, tidak mungkin berkurang, bahkan 1:15:25 bertambah itu sudah menjadi sebuah 1:15:28 gambaran yang pasti. Itu makna mubarak. 1:15:30 Jadi, kitab Al-Qur'an ini sebuah buku 1:15:32 panduan bagi manusia yang berisikan 1:15:35 nilai-nilai kebaikan yang tumbuh 1:15:37 kembang. Artinya ini sebuah gambaran 1:15:40 bila seseorang mau menggali panduan ayat 1:15:42 suci Al-Qur'an, dia akan menemukan 1:15:44 bermacam pengetahuan, bermacam panduan 1:15:47 yang dapat dia ia gunakan mengikuti 1:15:50 perkembangan populasi dan zaman. 1:15:55 tentunya kebutuhan era saat ini tidak 1:15:58 akan sama dengan kebutuhan masa lalu. 1:16:01 Begituun masa akan datang hal-hal yang 1:16:03 akan muncul baik dari problematika 1:16:06 kehidupan dan hal-hal yang berkembang 1:16:08 melalui perkembangan teknologi dan 1:16:10 sebagainya 1:16:12 mengikut dengan perkembangan zaman, 1:16:15 kecerdasan bertambah maka 1:16:18 inovasi penggal akan bertambah. Nah, ini 1:16:21 Allah Subhanahu wa taala dalam Al-Qur'an 1:16:23 di antaranya surat Sad tadi telah 1:16:25 memberitahukan bahwa Al-Qur'an ini 1:16:26 merupakan kitabun mubarak. Kitabun 1:16:30 mubarak. Sebuah kitab panduan yang 1:16:32 berisikan nilai-nilai keberkahan, 1:16:35 kebaikan yang bertambah terus. Arti 1:16:38 keberkahan itu kan barkah itu maknanya 1:16:39 diambil dari kata-kata barikal bair. 1:16:42 Seekor unta kapan bisa dinaiki dengan 1:16:46 aman dan nyaman? Ketika sudah barik. 1:16:48 artinya sudah duduk dengan jejek tidak 1:16:50 bisa digoyahkan. Maka nilai-nilai 1:16:52 kebaikan Al-Qur'an tidak bisa digoyahkan 1:16:54 bahkan lebih ke arah bertambah tumbuh 1:16:58 kembang. Nah, namun Allah Subhanahu wa 1:17:01 taala beritahukan bahwa nilai-nilai 1:17:03 keberkahan Al-Qur'an ini, nilai-nilai 1:17:05 kebaikan yang tumbuh kembang dari kitab 1:17:07 yang Allah turunkan ini tidak bisa 1:17:09 diraih kecuali dengan dua perkara. 1:17:12 liadabbaru 1:17:15 ayatihi 1:17:18 waliyatadzakkaro 1:17:20 ulul albab. 1:17:24 Nilai keberkatan Al-Qur'an ini tidak 1:17:26 akan bisa kita raih dan kita nikmati 1:17:29 tanpa melakukan dua perkara. Yaitu yang 1:17:32 pertama mentadaburkan ayat-ayatnya yang 1:17:35 tekstualis dan ayat-ayat yang kauniah 1:17:37 yang yang terdapat dalam Al-Qur'an. Dan 1:17:39 yang kedua, waliatadakaro 1:17:42 ulbab. 1:17:45 Agar supaya para ulul albab, orang-orang 1:17:49 yang memiliki akal, para cendikia ya, 1:17:52 para analitu 1:17:57 banyak yang Allah sematkan tak letakkan 1:18:02 dalam kitabun mubarak. Sedangkan siapa 1:18:05 ul albab? Definisi Al-Qur'an begitu 1:18:06 banyak tentang siapa mereka ul albab. Di 1:18:09 antaranya yang paling dahsyat yang Allah 1:18:12 sebutkan definisi ul albab dalam 1:18:14 Al-Qur'an surah Ali Imran pada ayat 191. 1:18:18 Siapa mereka di antaranya itu? Alladzina 1:18:21 yadkurunallaha 1:18:24 qiaman 1:18:25 wa quudan waa junubihim 1:18:30 watatafakkaruna 1:18:32 fi khalqis samaawati wal ard. Siapa itul 1:18:36 albab? 1:18:38 Satu orang yang senantiasa memiliki 1:18:40 hubungan yang erat dengan Allah sang 1:18:43 penciptanya. 1:18:45 Bahkan gambaran Allah, ciri mereka, 1:18:47 karakter mereka yadkurunallah 1:18:50 senantiasa mengingat Allah qiaman di 1:18:52 kala berdiri waquudan, di saat duduk waa 1:18:56 junubihim bahkan di atas pembaringan 1:18:58 masih senantiasa memiliki keterkaitan 1:19:01 hubungan dengan mengingat Allah, zikir 1:19:04 dengan lisan maupun hatinya. 1:19:06 Dan berikutnya ulu aab ini punya ciri 1:19:10 watatafakkaruna 1:19:12 fi khqamawati 1:19:15 wal ard. 1:19:16 senantiasa bertafakur tentang penciptaan 1:19:19 langit-langit dan bumi. Artinya 1:19:23 senantiasa mau menggali pemikirannya 1:19:25 untuk menyikapi apa yang ada yang yang 1:19:29 terbentang dari fenomena alam semesta 1:19:31 raya ini. Namun selain tafakur, 1:19:35 ketauhidannya terpancar dengan ucapan 1:19:38 mereka, "Rabbana 1:19:41 ma khalaqta hadza batila. 1:19:53 Mereka ini ul albab, orang senantiasa 1:19:55 yang ucapannya saja. 1:19:59 Maqtail 1:20:00 Tuhan, Engkau tidak ciptakan apa yang 1:20:03 ada di hadapanku ini, termasuk yang ada 1:20:06 dalam diriku sendiri. Satu hal, tidak 1:20:09 ada yang sia-sia. Tidak ada dari 1:20:11 ciptaanmu yang sia-sia. Pasti ada nilai 1:20:14 guna. dan manfaat untuk sekitar bahkan 1:20:18 dalam dirinya sendiri. 1:20:21 Ya, selalu berikrar subhanaka maha suci 1:20:24 engkau ya Rabb. Jadi antara ilmu pikir 1:20:27 dengan zikir senantiasa menyatu, 1:20:30 bersinergi, berilmu, berpengetahuan, 1:20:33 menganalisa, menggali, mencari, 1:20:36 meneliti. Namun semua dilandaskan 1:20:39 ketauhidan dan pensucian kepada sang 1:20:42 pencipta alam semesta raya. Subhanaka 1:20:44 faqinaabanar. 1:20:46 Sebuah gambaran senantiasa semakin 1:20:49 tinggi pengetahuannya kepada Allah 1:20:51 semakin takut akan siksa Allah. Rabbana 1:20:54 subhanaka faqina adzabanar. 1:20:57 Mudah-mudahan ini dapat menjadi jawaban 1:21:00 yang dapat dipahami dan bermanfaat buat 1:21:02 kita semua. Amin. Allahum amin. 1:21:06 Jadi muara dari semua ilmu tadi itu 1:21:08 adalah kalimat subhanaka waqinaabanaban. 1:21:12 Masyaallah. Masyaallah. tadabur dan 1:21:14 tafakur. 1:21:15 Masyaallah. Ee kalau boleh berbagi 1:21:17 sedikit, Ustaz, e agar kita terhindar 1:21:20 dari golongan orang yang menuntut ilmu, 1:21:22 tapi ilmunya malah membawa kita kepada 1:21:25 api neraka, ada niat yang bagus sekali, 1:21:29 kalimat niat dari Imam Hadad, Ustaz. 1:21:31 Namam. Eh 1:21:32 di antara ee yang diamalkan oleh Al 1:21:35 Habib Abdullah bin Al Haddad kan 1:21:36 tentunya kan nanti di bab berikutnya nih 1:21:38 di kitab Fathul Qarib Mujib setelah bab 1:21:41 tentang targib fiil ilmi ada bab yang 1:21:46 pastinya tentunya enggak akan sempat 1:21:47 kita baca nanti insyaallah di pertemuan 1:21:48 berikut bab berikutnya Sayid Isa temanya 1:21:51 adalah atarghib fil ikhlas fi jamiil 1:21:55 aqwal amal wal aqwal wal af'al 1:21:59 marhabhib 1:22:04 Bapak 1:22:08 insyaallah Fadul Qarib almujib nih ustaz 1:22:10 insyaallah taala insyaallahu taala atau 1:22:12 kitab atau bergilir antara kitab 1:22:14 Hadratus Syekh dengan kitabnya Abuya 1:22:16 Sayid Alawi atau Syed Muhammad bin Alawi 1:22:18 Almaliki ini insyaallah taala di setiap 1:22:20 Selasa siang pukul 13.00 1:22:24 Iya 1:22:24 bersama host kita Sayid Isa Alk. 1:22:27 Insyaallah ya. Tadi ee lafaz niatnya 1:22:30 adalah nawa itu taumimakurkir 1:22:33 wfa wal intifa walifada 1:22:37 alasuk bikitabillah rasul wudahair 1:22:43 waj taala wawabih. 1:22:48 Selengkapnya silakan ikhwan akhwat. 1:22:51 Iya, nanti insyaallah di-share atau 1:22:53 ikhwan-akhwat 1:22:54 share sendiri di Google. Insyaallah 1:22:56 banyak niat Imam Had ya, lafaz niat Imam 1:23:00 Had, Ustaz ee kita tiba di penghujung 1:23:04 acara. Sayang sekali ee masih banyak 1:23:07 pertanyaan yang belum dijawab. Mohon 1:23:09 maaf ikhanokat atas 1:23:11 pertanyaan-pertanyaan yang belum 1:23:12 dijawab. Insyaallah kita akan kembali 1:23:15 lagi minggu depan bersama Ustaz Fauzan 1:23:18 membaca kitab Fathul Qarib Almujib atau 1:23:21 kitab Hadratus Syekh. Insyaallah. 1:23:23 Insyaallah taala. 1:23:23 Insyaallahu taala. 1:23:25 Baik, Ustaz. Silakan ditutup dengan doa. 1:23:27 Tafad, Ustaz. 1:23:28 Masyaallah. Baik. Mudah-mudahan kita 1:23:30 tutup dengan doa yang dengan ini kita 1:23:33 Allah beri Allah subhanahu wa taala 1:23:34 berikan kita kemanfaatan dalam kajian di 1:23:37 siang hari ini. 1:23:37 Bismillahirrahmanirrahim. 1:23:40 Allahidhamid 1:23:44 allahna quranahmah 1:23:49 allahirnaahimin 1:23:59 Amah 1:24:02 amin 1:24:28 am 1:25:20 willah 1:25:29 yaana 1:25:31 [bernyanyi] 1:25:37 waana 1:25:39 asna 1:25:42 asna 1:25:50 Amidina 1:26:01 wa mauludina 1:26:04 wal ahli wal ikhwani 1:26:07 wasirilani 1:26:12 mahabbah 1:26:13 jiratinbah 1:26:16 wal muslimina 1:26:20 Ambias 1:26:24 wudan manisabin 1:26:28 minna bil mustofar rasuli 1:26:33 nahd bikulli 1:26:36 sha wasallam [bernyanyi][musik] 1:26:40 alaihial 1:26:42 habibi 1:26:45 wasbihi 1:26:51 [bernyanyi] 1:26:56 Hamdanim 1:26:59 mahabatillah. 1:27:13 Aminamaikum 1:27:16 warahmatullahi wabarakatuh. 1:27:18 Masyaallah. Masyaallah. Yairud w kir ma 1:27:21 jazakallahu khair khairan jaza. Ustaz 1:27:24 terima kasih banyak Ustaz Fauzan atas 1:27:26 penjabarannya kemudian doanya dan juga 1:27:29 nasyidnya tadi yang dibacakan. Terima 1:27:31 kasih. Terima kasih Ustaz Fauzan. Ikhwan 1:27:33 akhwat eh kami segenap kru Rasil sayaf 1:27:36 oni kameramen dan juga Anis di meja 1:27:39 operator mohon undur diri. 1:27:40 Wasalamualaikum. warahmatullahi 1:27:42 wabarakatuh.