Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Innalhamdalillah nahmaduhu wa nastainuhu
- waastagfiruh wa naudubillahi min syururi
- anfusina wamin sayiati
- a'malina. May yahdihillahu fala
- mudillalah wam yudlil fala hadiyaalah.
- Ashadu alla
- ilahaillallahu wahdahu la
- syarikalah wa ashadu anna sayyidana
- muhammadan abduhu wa
- rasuluh.
- Masyaallahu kan wama lam yasya lam yakun
- la haula wala quwwata illa billahil
- aliyil adzim. Amma ba'd.
- Ikhwan akhwat yang sangat disayang oleh
- Allah subhanahu wa
- taala, pendengar radio silaturahim dan
- pemirsa TV
- silaturahim.
- Alhamdulillah malam Jumat ini kita dapat
- kembali bertemu dalam kajian terjemah
- Quran lafdiyah.
- Pada malam Jumat yang lalu kita telah
- sampai pada surah Hud ayat yang ke-53.
- Malam hari ini kita akan lanjutkan
- dengan ayat-ayat yang
- sesudahnya mulai ayat yang
- ke-54 sampai menjelang Isya
- nanti. Untuk itu marilah kita awali
- kajian kita malam hari ini dengan
- bersama-sama membaca doa tholabul ilmi.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Rbi zidni ilma
- Allahummanfni bima
- alamtani waimni
- maanfauni warzuqni ilman yangfauni.
- Amin. Kita
- mulai. Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- in naquulu illa taraka ba'du
- alhatina
- bisu qala
- inni
- ushidullaha
- washadu anni
- barium mimma tusyrikun
- Arti
- lafziahnya in
- tidaklah naquulu kami
- berkata illa
- kecualioka telah menimpakan kepada
- engkau ba'du alihatina sebagian
- tuhan-tuhan kami.
- bisuin dengan
- keburukan atau gila.
- Qala
- berkata dia maksudnya Nabi Hud alaih
- salam ini
- sesungguhnya
- saya
- usyhidu aku
- bersaksi Allah kepada
- Allah washadu dan
- saksikanlah anni bahwasanya
- Aku
- bariun berlepas
- diri mimma dari
- apa-apa tusyrikuna yang kalian
- sekutukan. Kita lanjutkan dengan ayat
- yang sesudahnya karena ini pendek.
- min
- dunihi
- faqiduni
- jamian tumma laa
- tunzirun min dunihi dari
- selainnya
- faqiduni
- maka lakukanlah tipu daya
- kepadaku
- jamian seluruhnya nya kalian
- semuanya. Tumma
- kemudian la
- tunzirun jangan kalian tunda-tunda
- lagi asalnya
- tunziruni. Kita lanjutkan lagi karena
- ini memang masih rangkaiannya agar
- pemahaman kita bisa lebih utuh.
- Inni
- tawakkaltu
- alallahi
- rbi
- [Musik]
- waabbikum maa minabbatin
- [Musik]
- illa hua
- akhidzum
- binasiyatiha
- inna rabbi ala
- Mustaqim. Inni
- tawakaltu. Sesungguhnya aku berserah
- diri alallah. Kepada
- Allah Rabbi
- Tuhanku. Waabbikum. Dan Tuhan kalian.
- Ma min
- dabbatin. Tidaklah ada dari makhluk yang
- bergerak dabah yang melata di muka
- bumi illa
- kecuali hua
- dia
- akhidun
- memegang
- binasiatiha ubun-ubunnya.
- Innobbi sesungguhnya
- Rabbku ala siratin di atas
- jalan mustaqimin yang lurus yang
- adil. Masih kita lanjutkan karena ini
- merupakan satu rangkaian.
- Nanti kita coba ee
- rangkai dalam
- penjelasan.
- Fain tawallau faqad
- ablagtuk
- ma ursiltu
- bihi
- ilaikum
- waastaklifu quuman ghairakum.
- Wala
- tadurrunahu
- saia inna rabbi ala
- kulliaiin hafid.
- Fain tawallau fain. Maka jika tawallau
- kalian
- berpaling faqad ablagukum maka sungguh
- aku telah menyampaikan kepada
- kalian ma ursiltu apa yang aku
- diutus bihi dengannya.
- ilaikum kepada
- kalian wasastakhlifu dan akan
- mengganti rbi
- rabku kauman kaum ghairokum selain
- kalian wala
- tadurrunahu dan
- tidaklah kalian dapat membahayakan
- padanya pada
- Allah saian sesuatu.
- Innabbi
- sesungguhnya
- rabku ala kulli syaaiin atas segala
- sesuatu hafid
- menjaga arti keseluruhan ya kami ulang
- dari ayat 54 sampai dengan 57.
- Kami hanya
- mengatakan bahwa sebagian sesembahan
- kami telah menimpakan penyakit gila atas
- dirimu."
- Dia Hud
- menjawab, "Sesungguhnya aku bersaksi
- kepada
- Allah dan saksikanlah bahwa aku berlepas
- diri dari apa yang kalian persekutukan."
- ayat
- 55 dengan yang
- lain. Sebab itu jalankanlah semua tipu
- dayamu
- terhadapku dan jangan kalian tunda-tunda
- lagi. Ayat 56 sekarang.
- Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah
- Tuhanku dan
- Tuhanmu. Tidak
- satuun makhluk bergerak atau
- bernyawa melainkan Dialah yang memegang
- ubun-ubunnya atau
- menguasainya.
- Sesungguhnya Tuhanku di jalan yang
- [Musik]
- lurus atau adil.
- ayat
- 57 ini yang terakhir dari rangkaian ayat
- ini. Maka jika kalian
- berpaling, maka
- sesungguhnya aku telah
- menyampaikan kepada
- kalian apa yang menjadi
- tugasku sebagai rasul kepada kalian.
- Dan Tuhanku akan mengganti
- kalian dengan kaum yang
- lain, sedang kalian tidak dapat
- mendatangkan bahaya madarat
- kepadanya, kepada Tuhan, pada Allah.
- Maksudnya sedikit
- pun. Sesungguhnya Tuhanku maha
- memelihara segala
- sesuatu. Ikhwan akhwat, itulah arti
- secara keseluruhan.
- Nah, pada ayat yang
- ke-54 itu ada dua pembagian
- ayat. Yang
- pertama ucapan
- dari kaumnya Nabi Nuh, Nabi Hud maksud
- kami sebagai
- kelanjutan dari ayat 53.
- Pada jil
- 53
- ketika Nabi Hud menyampaikan dakwah
- kepada mereka pada ayat-ayat yang
- sebelumnya, kaumnya
- menjawab, "Mereka kaumnya Nabi Hud yaitu
- kaum Ad
- menjawab, apa jawaban mereka?
- Wahai Hud, apapun bukti yang kalian
- datangkan, kami tidak akan
- meninggalkan tuhan-tuhan
- kami dan kami tidak akan beriman kepada
- Engkau." Ada dua berarti ucapan mereka.
- Pertama, mereka menolak
- mentah-mentah apa yang akan disampaikan
- oleh Nabi Hud.
- Yang kedua, mereka menyatakan tidak akan
- beriman.
- Nah, ucapan yang ketiga
- ini kata
- mereka,
- "Kami hanya tidak lain mengatakan
- bahwasanya sebagian sesembahan kami
- telah menimpakan penyakit gila kepada
- engkau." Nah, ini ucapan mereka yang
- ketiga. bahwasanya apa yang dilakukan
- oleh Nabi Hud menurut mereka dalam
- berdakwah itu tidak ada lain
- karena tuhan-tuhan mereka telah
- menimpakan penyakit gila atau sinting
- kepada Nabi Hud Alaih Salam.
- Jadi itulah ucapan mereka dalam rangka
- menolak dakwah Nabi Hud.
- Pertama ditolak
- misinya. Yang kedua
- menjatuhkan pribadi Nabi Hud dengan
- sejatuh-jatuhnya.
- Kamu berbuat begini ini kata
- mereka tidak ada karena kamu
- ditimpa penyakit gila, penyakit
- sinting yang ditimpakan oleh tuhan-tuhan
- kami. Begitu ikhwan-hwan ya
- rangkaiannya.
- Nah, menghadapi penolakan yang demikian
- ini kemudian Nabi Hud
- menjawab. Jawabannya sangat indah,
- runtut sekali disebutkan oleh Allah
- Subhanahu wa taala mulai dari ayat
- 54 sampai yang tadi
- 57. Jadi kalau diurai
- ada lima jawaban.
- Nabi Hud alaihissalam kepada
- kaumnya. Yang
- pertama qala berkata Nabi Hud, inni
- ushidullah.
- Saya
- bersaksi kepada
- Allah
- dan
- saksikanlah bahwasanya saya berlepas
- diri dari apa yang Engkau
- sekutukan dari selain
- Allah. Jadi
- pertama Nabi Hud menyatakan berlepas
- diri dari kemusyrikan yang mereka
- lakukan.
- Dan yang kedua sebagai kelanjutannya,
- saksikan
- kalau
- saya berlepas diri dari apa yang kalian
- sekutukan dari selain Allah Subhanahu wa
- taala. Itu yang
- kedua. Dalam bahasa Al-Qur'an disebutkan
- ini ushidullah satu.
- Kemudian yang kedua, washadu
- bianni washadu anni barium mimma
- tusikuna minunihi.
- Begitu yang
- ketiga, faqiduni
- jamian.
- Maka sekarang lakukan tipu
- daya kepada diriku. Apa yang kamu
- lakukan? Lakukan yang kalian semua
- lakukan. Ini keberanian para rasul
- semacam
- itu. Ucapan yang ketiga. Semua sudah ayo
- jangan tunggu-tunggu
- lagi. Kalau memang kalian ingin
- bertindak, mau membunuh aku, mau
- mengeroyok aku, silakan. Saya tidak
- takut.
- Ah, itu yang
- ketiga. Yang
- keempat jangan ditundu tunggu-tunggu
- lagi. Itu yang en tadi yang
- keempat. Inni tawakaltu alallahi rbi
- waabbikum. Saya telah berserah diri
- kepada Allah Tuhan saya dan Tuhan
- kalian.
- Jadi
- seandainya kalian akan berbuat jahat
- kepada diriku, tidak mungkin
- bisa. Karena apa? Saya telah berpasrah
- diri, berserah diri kepada Allah
- Subhanahu wa taala. Ucapan-ucapan ini
- juga pernah kita dapati pada surah
- Yunus, yaitu ucapan Nabi Nuh.
- Kata beliau, fajmiu
- amrakumakum tumma yakun amrukum alikum
- gumzirun. Kata Nabi Nuh, sekarang
- bulatkanlah keputusan kalian. Kumpulkan
- sekut-kut kalian untuk membinasakan
- aku. Jangan-jangan dirahasiakan. Udah
- terus terang
- aja. Serang aku. Kurang lebih begitu.
- Jangan ditunda-tunda lagi. Begitu.
- Dan ini pun pernah diucapkan oleh
- Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Kita lihat pada surah
- Ala'raf. Rasul Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam
- menyatakan surkaakum
- tummaiduni fala tunzirun. Katakanlah
- panggil berhala-berhala
- kalian yang kalian jadikan sekutu selain
- Allah.
- Kemudian lakukan tipu daya untuk menyel
- mencelakakan aku tanpa tangguh lagi.
- Itu inilah ucapan yang keempat dari Nabi
- Hud alaih
- salam. Kemudian yang
- kelima, Nabi L mengatkan, "Wama min
- daatin illa akhidum
- binasiyatiha." Ingat ya.
- bahwasanya kalian itu di bawah kekuasaan
- Allah. Karena
- ubun-ubun semua makhluk yang ada di bumi
- ini penguasanya adalah Allah Subhanahu
- wa taala. Gantian Nabi Hud yang
- menakut-nakuti
- mereka. Innbi alaat
- mustaqim. Ini masih ucapan Nabi Hud
- alaih salam.
- Sesungguhnya
- Tuhanku
- itu di jalan yang lurus. Jadi yang jalan
- jalan yang lurus bukan hanya kita
- manusia, tapi Allah pun berada di jalan
- yang lurus. Artinya Allah bersikap adil
- dalam membalas apa yang dilakukan oleh
- manusia.
- Itu ucapan yang ke lima
- dari Nabi Hud alaih
- salam
- [Musik]
- menjawab bantahan dari
- kaumnya. Kemudian beliau menyampaikan
- lagi pada ayat yang ke
- 57. Jika kalian berpaling, tugasku sudah
- selesai.
- Tugasku hanya
- menyampaikan kepada kalian. Sudah,
- itulah
- tugasku sebagai seorang
- rasul.
- Selanjutnya yang
- ketujuh,
- wasaklifu ghairokum.
- Dan nanti kalau kamu
- tetap membantah, menentang saya, Allah
- akan mengganti kaum selain kalian dan
- itu tidak akan membahayakan Allah
- sedikit pun. Nah, ini ancaman terakhir.
- Kalau kalian tetap
- membantah, aku ingat ya, bisa saja Allah
- mengganti kalian dengan kaum yang lain
- dan itu mudah bagi Allah.
- Dan Allah tidak akan
- rugi dengan mengganti kalian dengan kaum
- yang
- lain. Ditutup tantangan atau ucapan Nabi
- Hud alaihi salam dalam menjawab
- tantangan kaumnya. Innabbi ala kulliin
- hafid. Sesungguhnya
- Tuhanku yang menjaga segala
- sesuatu. Saya dijaga oleh Allah
- Subhanahu wa taala. Kalian tidak mungkin
- dijaga oleh Allah Subhanahu wa taala.
- Nah, jadi
- itulah poin-poin ucapan Nabi Hud dalam
- menjawab tantangan
- kaumnya. Jadi, Allah Subhanahu wa taala
- akan melakukan penjagaan kepada
- kaumnya. Apa yang terjadi selanjutnya,
- ikhwan akhwan?
- Nah, Allah Subhanahu wa taala
- menyatakan, "Walamma jaa amruna
- najjainah walladzina amanu maahu
- birahmatim
- minna
- waajjaahum min
- adzabin walamma dan ketika jaat telah
- datang amruna ketapan Kami azab kami
- maksudnya najaina kami selamatkan Hud
- dan Nabi Hud walladzina amanu dan
- orang-orang yang beriman maahu beserta
- dia birahmatin dengan rahmat minna dari
- kami wajinahum dan kami selamatkan
- mereka min adzabin gol dari azab yang
- berat arti secara keseluruhan ayat 58
- dan ketika azab kami datang Kami
- selamatkan Hud dan orang-orang yang
- beriman bersama Dia dengan rahmat kami.
- Dan kami selamatkan pula mereka di
- akhirat dari azab yang berat. Artinya
- akhirnya
- datanglah azab kepada umat Nabi Hud
- dengan hembusan angin kencang, angin di
- hari-hari naas yang selama beberapa
- hari, 5 hari sehingga menyebabkan mereka
- bergelimpangan.
- seperti
- pokok-pokok kurma yang tumbang. Itu bisa
- dilihat pada surah ee Al-Qamar.
- Selanjutnya Allah
- menyatakan
- watilkaun jahadu
- biayatibihim wa asau rusulah watabau
- amro jabbarin
- anid wa utbiu fi hadid dunya laknatan
- waumal
- qiamah ala inna
- Hudilka dan itulah adun kaum ajahadu.
- Mereka ingkar biayatihim dengan
- ayat-ayat Rabb mereka. Wasa dan mereka
- mendurhakai rasulahu, rasul-rasul
- mereka. Wattabau dan mereka mengikuti
- amro kulli
- jabbarin perintah setiap penguasa anidin
- yang
- durhaka. Wbiu dan mereka diiringi fi
- hadun di dunia ini laknatanlaknat
- waumalqiamati dan hari kiamat.
- Ala ingatlah
- inna sesungguhnya kaum Ad kafaru telah
- ingkar rbahum kepada mereka. Ala
- ingatlah bu dan amat jauh dari kebaikan.
- Liadin bagi Ad. Kaum Ad yaitu kaumi Hud
- kaumnya Nabi
- Hud. Ada secara keseluruhan ayat
- 59 ya.
- Dan itulah kisah kaum Ad yang
- mengingkari kekuasaan kami, kesuan
- Tuhan. Mereka mendurgai rasul rasulnya,
- Rasul Allah dan menuruti perintah semua
- penguasa yang sewenang-wenang lagi
- duraka. Dan mereka selalu diikuti ayat
- 60 dengan laknat di dunia dan begitu
- pula di akhirat. Ingatlah kaum Ad ingkar
- kepada Tuhan mereka. Sungguh binasalah
- kaum Ad. yaitu umatnya Nabi Hud
- berpindah kemudian ayat 61 pada kaum
- yang lain, kaumnya Nabi Saleh.
- akum q
- yaumiudullaha maa lakum min ilahin
- ghairuh tumma
- ansyaakum minal ardhi
- wastam'marokum fiha
- fastagfiruhu tsumma
- tubu
- ilaih inna rabbi qoribum mujib
- Kepumamudum saudara
- merekahan berkatalah ya wahku sembahlah
- Allahakum yang tidak ada bagi kalian min
- ilahin dari Tuhan selain dia dialah
- angsaakum yang telah menciptakan kalian
- minal ardi dari bumi wastamarokum dan
- menjadikan kalian pemakmur fiha di
- dalamnya fastagfiruhu maka Maka mintalah
- ampun kalian
- kepadanya. Kemudian bertobatlah ilai
- kepadanya. Innbi. Sesungguhnya Rabbku
- qoribun maha dekat mujibun lagi
- memperkenankan doa secara
- keseluruhan. Dan kepada kaum Samsamud
- kami utus saudara mereka saleh. Dia
- berkata, "Wahai kaumku, sembahlah Allah.
- Tidak ada Tuhan selain Dia. Dia telah
- menciptakan kalian dari tanah dan
- menjadikan kalian pemakmurnya. Karena
- itu, mohonlah ampun kepadanya." Kemudian
- bertobatlah kepadanya. Sesungguhnya
- Tuhanku sangat dekat kepada rahmat-Nya
- dan memperkenalkan dua hambanya. Yang
- terakhir qu ya shihu qod kunta fina
- marjuan qobla
- hadza qobla hadza
- atanhana an na'buda maa ya'budu abauna.
- Wa innana lafi syakim mimma
- taduna ilaihi
- murib. Qolu mereka kaum Ad berkata, kaum
- Tsamud berkata, "Ya Shihu wahai Saleh
- Qunta, sungguh engkau telah ada fina di
- kalalan kami marjuan sebagai tumbuhan
- harapan qobla h sebelum ini atanhana."
- Apakah kalian melarang kami anuda untuk
- kami menyembah ma'du? Bapak yang telah
- menyembah aba bapak-bapak kami wa innana
- dan suungnya
- kamiakin sungguh dalam keraguan mimma
- taduna dari apa yang kalian serukan
- kepada kami ilai kepadanya muribun
- dengan ragu salah kesuluhan wahai kaum
- samud eh mereka berkata kaum samsamud
- berkat wahai saleh sungguh engkau
- sebelum ini berada di tengah-tengah kami
- merupakan orang yang diharapkan mengapa
- engkau melarang kami menyembah apa yang
- disembah oleh nenek moyang kami. Sungguh
- kami benar-benar dalam keadaan keraguan
- dan kegelisahan terhadap apa atau agama
- yang Engkau serukan pada kami."
- Demikian, Ikhwan Akhwat, mohon maaf ee
- atas apa yang kami sampaikan apa ada
- apabila ada yang kurang berkenan dan
- marilah kita akhiri dengan kafaratul
- majelis. Subhanakallahumma wabihamdika
- ashadu alla ila baik alfikumukron.
- Alalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.