Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:12 [musik] 0:18 Bismillahirrahmanirrahim. 0:20 Asalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 0:24 rahimakumullah. 0:25 Syukur alhamdulillah ya kita 0:27 dipertemukan kembali di acara tausiah 0:30 pagi bersama Ustaz Abul Hidayah Saioji. 0:34 Mudah-mudahan semua sehat, bugar, penuh 0:38 semangat dan seperti biasa mudah-mudahan 0:43 juga bahasan kali ini akan mempersuasi 0:45 kita semua untuk bisa melangkah dengan 0:48 jauh lebih mantap menuju destinasi yang 0:51 kita rindukan di yaumil akhir bersama 0:55 Rasulullah, junjungan umat kekasih kita 0:59 yang semogalah juga memberikan syafaat 1:02 untuk kita semua. Ikhwan akhwat, 1:07 sekarang ini kita tengah menerima 1:10 musibah di Sumatera yang semakin miris. 1:15 Sebelum hari ini informasi yang kita 1:17 terima pengungsinya lebih dari R.600 1:21 orang 1:22 yang meninggal lebih dari 961 1:25 orang yang hilang belum ditemukan itu 1:29 sekitar 295 orang. itu 2 hari yang lalu 1:34 informasinya. Entah bagaimana kondisi 1:36 hari ini. Semoga Allah memudahkan segala 1:40 sesuatunya, mengangkat 1:43 derita yang mendera, dan memberi 1:45 ketabahan bagi saudara-saudara kita yang 1:47 terdampak. Amin. 1:50 Mudah-mudahan 1:52 dukungan ikhwan akhwat dan doa untuk 1:55 anak negeri yang mengalami musibah 1:57 sangat berarti. 2:00 Baik, ikhwan akhwat. Ustaz Abul Hidayah 2:02 Saioji sudah siap di sini. 2:04 Asalamualaikum warahmatullahi 2:06 wabarakatuh. 2:07 Waalaikumsalam warahmatullah 2:09 wabarakatuh. 2:10 Sehat bugar ya, Ustaz? 2:11 Alhamdulillah sehat insyaallah. 2:12 Jadi masih terus nih meniti jalan ke 2:14 surga. 2:15 Iya insyaallah. Bab 3 yang terakhir. 2:19 Heem. 2:20 Dari bab 3 insyaallah. dari bab 3 tadi 2:23 waktu di off air ada sedikit 2:27 yang disentuh 2:29 tentang rezeki nih yang halal tuh 2:31 pengaruhnya apa yang haram ee bahayanya 2:35 apa persisnya 2:36 ya insyaallah 2:38 ok mari ikhwan akhwat dan semua yang 2:42 sedang bersama-sama radio silaturahim 2:44 kita simak bahasan kali ini bagaimana 2:48 emm bahayanya rezeki yang haram dan 2:51 pengaruh rezeki yang halal untuk ke 2:54 depan kita menjadi jauh lebih aware. 2:57 Silakan, Ustaz. 2:58 Ya. Baik. 3:00 Bismillahirrahmanirrahim. 3:04 Asalamualaikum warahmatullah 3:06 wabarakatuh. 3:07 Waalaikumsalam. 3:09 Alhamdulillah 3:12 nahmaduhu wa nasta'inuhu wa nastagfiruh 3:16 wa naudubillahi min syururi anfusina 3:19 wamin sayiati a'malina 3:22 may yahdillahu fala mudilalah wam yudlil 3:25 fala hadiyaalah. 3:27 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 3:29 syarikalah wa asyhadu anna muhammadan 3:32 abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'dah. 3:36 Allahumma sholli wasallim ala nabiyina 3:39 Muhammadin wa ala alihi wasohbihi 3:43 waman tabiahum bisanin ila yaumil 3:46 qiamah. Masyaallahu kan wama lam yasya 3:50 lam yakun la haula wala quwwata illa 3:54 billah. Amma ba'd. 3:56 Ayyuhal ikhwah rahimakumullah. 3:58 Alhamdulillah bisa berjumpa kembali pada 4:01 pagi hari ini. Walaupun hanya melewati 4:05 udara, tidak berjumpa langsung. 4:07 Mudah-mudahan tidak mengurangi 4:09 silaturahim kita dalam keberkahan dan 4:15 rida Allah subhanahu wa taala. 4:18 Teriring doa semoga antum semuanya 4:21 dalam keadaan sehat walafiat, 4:24 dimudahkan segala urusan, dimantapkan 4:27 iman Islamnya, 4:29 dan dijauhkan dari berbagai macam 4:31 bencana dan malapetaka. 4:34 Lebih penting dari itu, lebih mantap 4:36 lagi iman Islamnya sehingga akan banyak 4:41 kebaikan-kebaikan yang bisa kita 4:42 lakukan. Amin. Allahum amin. 4:46 Teriring doa ataupun dengan peristiwa 4:49 musibah yang 4:52 luar biasa mengingatkan pada kita semua 4:55 betapa lemahnya kita, betapa diifnya 4:58 kita, 5:00 betapa tidak berdayanya kita ketika kita 5:03 menghadapi 5:05 gejola bumi dengan segala kekuatannya. 5:10 Dan seperti biasa, alladzina idza 5:13 asobathum musibah qolu inna lillahi wa 5:17 inna ilaihi rojiun. 5:19 Sebagai orang beriman tentu kita 5:22 kembalikan segala sesuatunya kepada 5:24 Allah Subhanahu wa taala. 5:26 Dan ketika musibah datang kita ucapkan 5:30 kalimat innillahi 5:33 wa inna ilaihi rojiun. 5:36 Allahummajurna fi musibatina wakluf lana 5:39 khair minha. 5:41 Innalillahi sesungguhnya kita semua 5:45 adalah milik Allah. 5:48 Jadi kadang kita merasa milik dirinya 5:50 sendiri, merasa memiliki, merasa hebat 5:53 dan seterusnya. Dengan zikir musibah ini 5:57 kita diingatkan bahwa kita ini punya 5:58 Allah 6:00 yang ngatur, Allah yang menciptakan 6:02 Allah yang memelihara Allah. 6:07 Sesuatu yang menimpa kita itu adalah 6:11 kehendak Allah. 6:13 Kita hanya ya pasrah diri kepada Allah 6:18 Subhanahu wa taala. Wa inna ilaihi 6:20 rojiun. Dan sesungguhnya kita semuanya 6:23 kepadanya kita akan kembali. 6:26 Jadi dari Allah kita 6:28 diciptakan oleh Allah, 6:31 dihidupkan oleh Allah, diberi kemampuan 6:34 oleh Allah. 6:35 diberi kesempatan waktu di dunia oleh 6:37 Allah, difasilitasi dengan segala macam 6:41 dan dipercayakan bumi untuk kita. Tapi 6:43 nanti kita akan kembali kepada Allah. 6:46 Kembali kepada Allah dengan segala 6:49 konsekuensi dan tanggung jawabnya. 6:53 Kita akan ditanya untuk apa umur kita 6:57 kita gunakan sepanjang 50 tahun, 60 7:00 tahun, 70 tahun. 7:02 Artinya karya apa? kontribusi apa, 7:08 keimanan yang bagaimana, amal yang 7:11 bagaimana, itu semua akan ditanya oleh 7:14 Allah. Yang kedua, soal harta 7:17 dari mana diperoleh, 7:19 kemudian sesudah dapat dikemanakan 7:21 belanja, 7:23 dan yang ketiga masa muda ditanya oleh 7:26 Allah Subhanahu wa taala ke mana saja 7:28 waktu muda? 7:29 He. 7:30 Penuh energi, potensi, kesempatan 7:32 banyak. 7:34 Kalau hanya digunakan untuk hanya 7:35 hura-hura habis, tentu akan merugikan 7:38 diri kita sendiri. Apa yang kita 7:40 persiapkan untuk berjuang ke depan, 7:43 tanggung jawab ke depan sebagai seorang 7:44 pemuda? Itu akan ditanya 7:48 dan tentang ilmu agamanya. 7:52 Kenapa kamu berdosa? Kalau dia bilang, 7:55 "Saya enggak ngerti hukumnya, enggak 7:57 ngerti agama, tentu akan menjadi salah." 7:59 Akan ditanya kita tentang ilmu agama. 8:03 ngerti wajib mengenal Allah, ngerti 8:06 sunah, ngerti ibadah, ngerti muamalah 8:10 dan seterusnya itu dari ilmu. 8:13 Kemudian kita akan kembali kepada Allah. 8:17 Maka dalam hal musibah seperti ini 8:19 kembali kita Allah sedang berkehendak 8:23 tetapi 8:24 juga perlu evaluasi. 8:28 Karena kadang-kadang perbuatan 8:32 yang tidak kita harapkan itu sebab 8:34 perilaku kita yang lalai. 8:38 ya, apa yang kita kerjakan, apa yang 8:41 kita peroleh, apa yang menimpa kita, itu 8:44 hasil dari karya yang kita perbuat. 8:48 Dalam hal ini gak boleh putus asa ya. 8:51 Karena ketika Allah menurunkan musibah 8:54 bukan karena Allah benci pada hambanya, 8:57 tapi bisa jadi musibah itu sebagai 8:59 ujian. 9:02 Ujian untuk yang orang yang lupa diri 9:05 supaya kembali. 9:08 yang banyak dosa mudah-mudahan 9:10 terkurangi dan taubat. 9:13 Kemudian untuk orang yang menimpa 9:15 orang-orang saleh, orang baik 9:18 itu adalah percepatan 9:20 masuk ke dalam surga. Karena musibah 9:23 yang menimpa itu akan menggugurkan semua 9:25 dosa. 9:26 Masyaallah. 9:27 Dan akan mengangkat derajat dan pahala 9:29 Allah asal dasarnya iman 9:31 rida kepada Allah Subhanahu wa taala. 9:34 Kemudian dalam doa itu pun Rasulullah 9:36 mengajarkan Allahumma jurna fi 9:38 musibatina wakluflana khair min. Ya 9:42 Allah berikan pahala kepada kami atas 9:44 musibah ini dan berikan ganti yang jauh 9:47 lebih baik daripada sebelumnya. 9:50 Amin ya rabbal alamin. 9:53 Maasyiral muslimin, ayyuhal ikhwah 9:55 rahimakumullah. 9:58 Pagi ini kita masih membahas tentang 10:00 masih bab 3 yang terakhir dari buku 10:02 Meniti 10:04 Jalan Ke Surga, Agenda harian Seorang 10:07 Muslim. Kalau pekan yang lalu kita 10:10 bicara soal tanggung jawab suami 10:13 H 10:13 bekerja dengan segala kesungguhan. Untuk 10:15 apa? Untuk 10:18 mencukupi, menafkahi 10:21 keluarga yang menjadi tanggung jawab 10:23 dirinya. 10:24 Di atas pundak seorang suami, seorang 10:27 laki-laki, seorang bapak. Itulah 10:29 kesejahteraan, kecukupan daripada hidup 10:32 anak, 10:34 istri, dan keluarga. Maka di dalam Islam 10:39 upaya susah payahnya tenaga pikiran 10:43 mencari nafkah bagi seorang suami adalah 10:46 sebagai perjuangan di jalan Allah. 10:50 Allah menilai sebagai satu tugas mulia 10:55 dan akan dihitung tidak hanya 10:58 pahala 11:00 pahala yang besar tetapi sampai 11:03 keringatnya, capeknya, 11:06 lelahnya, debunya, 11:09 sakitnya, deritanya, itu semua tidak 11:14 sia-sia. 11:15 Menggugurkan dosa, mengangkat derajat 11:17 dan bermartabat. Allah Subhanahu wa 11:19 taala mulia. Belum lagi menjadi pahala 11:22 yang mengalir, pahala jariah 11:26 ketika diberikan pada keluarga, anak, 11:28 istri 11:30 itu menjadi sedekah. He 11:32 ketika digunakan untuk putra-putranya 11:35 menuntut ilmu, 11:37 setiap huruf, setiap kalimat, apalagi 11:41 ilmu agama, Al-Qur'an, tiap huruf 11:44 Al-Qur'an yang dibaca, tiap amal ibadah 11:46 yang dilakukan sekalipun orang tuanya 11:49 akan terus mengalir pahala kepada 11:51 dirinya. dari ilmunya diajarkan lagi 11:53 pada cucunya, diajarkan bagi orang lain. 11:57 Apalagi menjadi seorang guru yang guru 12:00 itu mengajarkan terus-menerus, diajarkan 12:02 lagi, diajarkan lagi, itulah pahala yang 12:04 akan terus mengalir. 12:07 Luar biasa. Oleh karenanya kehormatan 12:11 seorang suami yangendani 12:15 dia tanggung jawab urusan keluarga. 12:18 Adapun banyak sedikit itu ya relatif 12:21 tergantung apa yang Allah berikan dan 12:23 usaha kita insyaallah Allah berikan pada 12:26 kita. Kita harus terima karena kemuliaan 12:29 tidak diukur 12:32 daripada banyak dan sedikitnya tapi 12:34 usaha dengan sungguh-sungguh. 12:37 Jadi 12:40 yang kedua, 12:43 kewajiban seorang suami adalah 12:45 mempersiapkan generasi 12:48 berikutnya. 12:50 menjadi orang-orang yang berguna, 12:52 menjadi orang-orang yang 12:54 memiliki wawasan ke depan, 12:57 menjadi orang yang juga ikut bertanggung 12:59 jawab terhadap lingkungan, masyarakat, 13:02 bangsa, 13:04 dan 13:06 manusia pada umumnya. Ini luar biasa. 13:10 Maka pada 13:13 pelaksana walimatul urus akad nikah itu 13:17 baginda Nabi menyampaikan 13:20 tidak ketinggalan empat ayat dalam tiga 13:22 surat. 13:24 Surat Al Imran ayat 100 13:28 2 tentang peringatan agar kita bertakwa 13:31 dengan sungguh-sungguh 13:33 dan sepanjang hidup sampai mati tetap 13:35 bertakwa. 13:36 Surat Annisa ayat 1. Ya 13:38 ayyuhanasuttaqubakumulladzi 13:40 khalaqokum. Bertakwalah kamu pada 13:42 Tuhanmu yang menciptakanmu. 13:45 Walaq minha zaujaha w minhuma rijalan 13:49 kasir waisa. Dan telah menciptakan istri 13:53 dari diri yang sama dan darinya dari 13:57 keduanya berkembang biak jadi laki-laki 14:00 dan wanita yang banyak. Artinya apa? 14:04 Seorang laki-laki yang membangun rumah 14:06 tangga dengan beranak pinak itu bagian 14:10 dari masyarakat dan peradaban. 14:14 Baik buruknya masyarakat, baik buruknya 14:17 suatu bangsa, baik buruknya peradaban 14:20 akan sangat terpengaruh. Dimulai dari 14:24 cikalbakalnya yaitu masyarakat kecil 14:26 yang disebut dengan keluarga. Maka ini 14:29 beban ini diberikan tanggung jawab pada 14:31 suami. Tuh hebatnya suami di situ tuh. 14:34 Jadi bukan lanangan. Kalau hanya sekedar 14:37 lanangan ya laki-laki doang mengandalkan 14:40 kelaki-lakiannya. Sudah itu lainnya 14:42 enggak tanggung jawab lah. Ini karena 14:45 buruknya 14:47 pengaturan rumah tangga, warna rumah 14:50 tangga yang dibangun, yang dipandegani, 14:54 yang dipimpin, yang dinakhodai oleh 14:56 suami. Kalau buruk 14:59 itu berarti akan berpengaruh. Turut 15:02 andil buruknya satu kaum, buruknya satu 15:05 masyarakat. Kalau masyarakat itu 15:08 kumpulan dari keluarga-keluarga yang 15:10 buruk perangainya apalagi akhlaknya, 15:14 bisa dibayangkan yang berkembang biak 15:17 adalah kejahatan dan keburukan. 15:20 Ini ya jarang sekali dijadikan satu 15:22 perhatian. Jadi cikal bakalnya itu soko 15:26 gurunya itu adalah dari suami. 15:29 Maka suami itu menjadi apa? Laki-laki 15:32 itu bukan sebagai laki-laki saja. 15:34 tanggung jawaban nakada akan turut serta 15:37 mewarnai peradaban 15:39 dari rumah tangga. Nah, suami dibebankan 15:44 melahirkan putra-putra terbaik yang 15:47 berakhlakul karimah yang bisa memikul 15:50 tanggung jawab peradaban. 15:53 Woh, ini luar biasa. Jadi akad nikah itu 15:54 bukan sekedar seremonial 15:58 ya, kemudian senang-senang, joget-joget, 16:00 pertemuan laki-laki perempuan. Kemudian 16:03 luar biasa meriahnya kumpulan 16:05 orang-orang pada dandan, pada ganteng, 16:07 pada cantik. Bukan sekedar itu. Weh, ini 16:10 luar biasa peristiwa luar biasa. Maka di 16:14 dalam Quran disebutnya misaqon golidon, 16:18 ikatan agung, ikatan suci, ikatan yang 16:21 kuat. Dari ikatan itulah 16:24 kita harus bertanggung jawab. Dan pada 16:26 saat itu ada satu peristiwa yang 16:28 kadang-kadang kita lupa. 16:31 Yang pada datang itu yang pada 16:32 cantik-cantik dandan biasanya bangun jam 16:35 08.00 ini jam .00 sudah bangun mandi 16:38 bolak-balik putar-putar dandan. Yang k 16:41 laki-laki juga begitu. kumpul hanya 16:44 bengong aja lihat pengantennya. Yang 16:46 kedua lihat lihat perasmanannya 16:50 tapi ternyata hari itu ada peristiwa 16:52 luar biasa. 16:54 Pada saat yang sama dalam hitungan detik 16:57 terjadi perubahan yang dahsyat. 17:00 Apa itu? 17:01 Perubahan 17:03 situasi hukum, suasana hukum yang 17:08 tadinya haram menjadi halal. 17:12 Oh. 17:13 dengan nama Allah 17:15 yang tadinya dosa menjadi pahala, 17:20 yang tadinya maksiat menjadi ibadat. 17:24 Kalau belum ada ijab kabul laki-laki 17:28 walaupun itu pacarnya nyenggol aja haram 17:30 gak boleh apalagi yang lain lebih dari 17:33 itu. 17:35 Tapi begitu halal, begitu ada ijab kabul 17:37 menjadi halal. Silakan. 17:40 Bahkan disebut sebagai pakaian laki-laki 17:42 dan suami. Suami istri adalah pakaian 17:45 silakan kapan mau dipakai dan 17:46 seterusnya. 17:49 Nah, ini luar biasa. Jadi tugas seorang 17:51 suami bekerja dengan penuh tanggung 17:54 jawab mempersiapkan menyelenggarakan 17:56 kesejahteraan keluarga dan keperluan 17:58 yang sesuai dengan kemampuan. Dan tidak 18:01 hanya itu, mempersiapkan generasi yang 18:03 terbaik karena menjadi bagian dari 18:06 masyarakat dan peradaban. Baiknya 18:08 peradaban dimulai dari peradaban dari 18:11 mulai keluarga. 18:12 Keluarga nakhodanya adalah seorang suami 18:16 yang kopilotnya adalah seorang istri. 18:19 Tuh hebat tuh rumah tangga. 18:21 Jadi bukan hanya sekadar penganten haha 18:24 hehe cengar-cengir laki-laki 18:26 senyam-senyum apa enggak tahu yang 18:28 disenyumi itu perempuannya malu-malu 18:31 kucing. Kalau perempuan zaman pengantin 18:33 dulu. Kalau sekarang mah 18:35 bukan hanya itu, ada yang lebih dahsyat 18:38 dan itu ada tanggung jawab peradaban. 18:40 Karena manusia diciptakan sebagai 18:41 khalifatullah di muka bumi. 18:45 Ayuhal ikhwah rahimakumullah. Nah, kali 18:47 ini kita bahas pada halaman 74. 18:51 Judulnya 18:53 pengaruh rezeki yang halal 18:56 dan bahayanya makanan yang haram. 18:59 Masyaallah. 19:01 Nih perhatikan di bapak-bapak nih yang 19:03 nyari nafkah jangan wal-wal kedual bal 19:08 asal dapat kotok kadal ungkal bantal 19:12 diuntal aspal. Jadi mesti seleksi 19:17 di dua ayat yang saya bacakan. Pertama 19:20 surat Al-Maidah ayat 88 19:23 atau dimulai dari surah Albaqarah 168. 19:26 Allah berfirman, 19:28 auzubillahiminasyaitanirrajim. 19:31 Ya ayyuhannasu kulu mimma fil ardhi 19:34 halalan thyyibah 19:37 wala tattabiu khutuati siton innahu 19:41 lakum aduwu mubin. 19:43 Yang artinya wahai sekalian manusia 19:47 makanlah yang halal lagi baik halalan 19:51 thyibah. 19:53 halal dan baik dari apa-apa yang 19:56 terdapat di bumi. Allah ciptakan bumi 19:59 ini dengan segala isinya. Tanam tumbuh 20:02 yang beraneka macam itu diserahkan untuk 20:05 manusia. Silakan dimakan dan jangan kamu 20:09 mengikuti langkah-langkah setan karena 20:11 sesungguhnya setan itu adalah musuh yang 20:14 nyata bagimu. 20:16 Jelas ini perintah Allah. Yang kedua 20:18 surah al-Maidah ayat 88. 20:23 Waulu mimma rozaqokumullahu halalan 20:27 thyibah 20:28 wattaqulahzi 20:30 antum bihi mukminun. 20:33 Dan makanlah makanan yang halal lagi 20:37 baik dari apa yang telah Allah rezekikan 20:40 kepadamu. 20:42 Dan bertakwalah kepada Allah yang kamu 20:45 beriman kepadanya. 20:50 Allah yang tak ada Tuhan kecuali dia. 20:55 Tidak ada Tuhan di dunia ini selain 20:56 hanya Allah. Selain Allah makhluk yang 21:00 memegang seluruh urusan dan mengatur 21:02 rezeki semua makhluknya. 21:05 Yang maha mengetahui seluruh rahasia 21:07 alam semesta. Telah menetapkan apa-apa 21:11 yang halal dan baik untuk dimakan. Semua 21:16 yang dinyatakan halal dan baik adalah 21:19 makanan pilihan yang menyehatkan jasmani 21:22 maupun rohani. 21:25 Dan tidak akan membahayakan. Sebaliknya 21:29 segala sesuatu yang ditetapkan sebagai 21:33 makanan yang haram adalah membahayakan 21:36 jasmani juga rohani. Sementara setan 21:40 akan menyesatkan manusia dari syariat 21:43 yang diturunkan Allah dengan 21:45 mengharamkan yang halal dan menghalalkan 21:48 yang diharamkan oleh Allah. 21:51 Nah, ini kan jadi mesti kita lihat dalam 21:54 kehidupan ini kalau makanan halal pasti 21:57 akan menyehatkan jasmani dan rohani. 22:01 Tapi kalau makanan yang haram pasti 22:03 berakibat buruk pada diri kita. 22:06 sebuah hadis Rasulullah sallallahu 22:07 alaihi wasallam 22:10 pada satu saat 22:14 Ibnu Abbas radhiallahu anhu berkata, 22:16 "Ketika saya membaca ayat ini 22:20 di hadapan Nabi sallallahu alaihi 22:22 wasallam, tiba-tiba Saad bin Abi Waqqas, 22:24 ini sahabat besar yang masih hidup sudah 22:27 disebut sebagai ahli surga. Dia berkata, 22:30 "Ya Rasulullah, doakan kepada Allah agar 22:34 aku menjadi orang yang mustajab doanya." 22:39 Kita juga pengin kan? 22:41 Iya. 22:41 Kepengin kalau kita berdoa itu 22:43 dikabulkan ya, insyaallah. Jadi 22:45 kadang-kadang kita sudah berdoa terus 22:47 enggak enggak terkabul juga, 22:49 muring-muring, marah-marah apa, sudah 22:51 berdoa sudah apa. Nah, mungkin ada sebab 22:54 kenapa doanya tidak dikabulkan. 22:58 Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi 22:59 wasallam bersabda, "Ya Saad, jagalah 23:03 makananmu." 23:06 Maksudnya jagalah makananmu itu adalah 23:08 makanan yang halal. Jangan asal makan, 23:11 asal lebok baik semua yang pokoknya yang 23:14 dianggap enak. 23:16 J sikat, jaga, seleksi, pilah-pilih, 23:21 niscaya kamu menjadi orang yang mustajab 23:25 atau dikabulkan doa. 23:28 Nah, ini antara lain satu rahasia. Kalau 23:30 ingin doanya dikabulkan oleh Allah, 23:33 seleksi dalam makan. Cari makanan yang 23:36 halal dan jangan sekali-kali kita makan 23:39 makanan yang haram. 23:41 Demi Allah yang jiwa Muhammad dalam 23:44 genggamannya. 23:46 Sesungguhnya ada kalanya seseorang 23:48 memasukkan makanan yang haram dalam 23:50 perutnya lalu tidak diterima selama 40 23:56 hari amalnya. 23:58 Nauzubillah. 24:00 Kita salat salat tapi gak diterima. 24:02 Kenapa? Makanannya haram. Ya. Dan setiap 24:07 orang yang dengannya daging tumbuh dan 24:12 dari makanan yang haram 24:16 bisa haram zatnya atau haram hukumnya. 24:21 Huruf haram hukumnya itu misalnya yang 24:23 dimakan ya daging kambing makan biasa 24:26 halal bukan yang haram. Tapi caranya 24:29 ngambil dari nguntet, [tertawa] 24:31 ngambil dari nyopet, ngambil dari 24:33 maling, ngambil dari korupsi. Nah, itu 24:35 haram juga namanya. Haram hukmuknya. 24:39 Atau riba, maka neraka lebih tepat untuk 24:43 tempat tinggalnya. Aula 24:46 anaru aula bih. Neraka tempat 24:49 tinggalnya. Nauzubillah. Karena daging 24:53 dan darahnya terdiri dari makanan yang 24:56 haram. Masyaallah. 24:57 Surga tempat suci tentu mengharamkan 25:00 yang kotor dan najis. 25:02 Maka harus dicuci lebih dahulu. Kalau 25:05 dia orang beriman melakukan itu, 25:08 mencucinya dengan si api biru, bukan 25:11 tenda biru. Kalau tenda biru ya enggak 25:14 lumayanlah. 25:18 Tentang masalah ini, Sayidina Ali 25:21 radhiallahu anhu meriwayatkan bahwa 25:23 Rasul sahu alaihi wasallam pernah 25:23 bersabda, 25:27 "Barang siapa hidup dari makanan yang 25:30 serba halal, 25:34 cerahlah agamanya." Ee jadi ada orang 25:37 kok 25:38 kayaknya salat tuh ringan aja enak, 25:41 kecenderungannya itu pada kebaikan 25:44 dan seterusnya. Ini karena antara lain 25:46 penyebabnya karena yang dimakan itu 25:48 adalah makanan yang halal. 25:50 Gampang bersedekah, suka berbuat baik, 25:53 ya lembutlah hatinya dan tidak ada 25:57 dinding penghalang bagi doanya. 26:00 Masyaallah. 26:02 Ni jadi kita mawas diri ya. Karena ngaji 26:05 itu mengkaji diri. Coba kita ini 26:07 termasuk yang mana? 26:09 Yang bebal berbuat kebaikan apa enggak? 26:11 Yang berat rasanya untuk ibadah atau 26:13 tidak? yang gak ada perasaan terhadap 26:16 penderitaan orang lain atau gimana, gak 26:19 ada care dan peduli. Yang ada adalah 26:21 egonya semua kalau bisa untuk saya, 26:25 orang lain peduli amat. Gak ada belas 26:27 kasihan dan seterusnya. Atau sebaliknya, 26:30 alhamdulillah kita termasuk orang yang 26:33 cenderung kepada kebaikan. gampang apa 26:37 namanya nelongso lihat penderitaan orang 26:39 lain, hibah melihat derita orang lain, 26:43 care dan peduli, simpati dan empati, 26:47 altruisme, 26:48 isariah, suka menolong walaupun dia 26:52 bersusah payah, rela berkorban untuk 26:54 kebaikan orang lain, kebahagiaan orang 26:56 lain. Wis ini kalau sudah begini, 26:58 masyaallah ibarat benda ini mutiara ini 27:01 namanya. Insyaallah. 27:05 Dan barang siapa yang makan dari makanan 27:08 yang syubhat, 27:10 subhat itu antara halal dan haram. 27:15 Samarlah agamanya 27:18 dan gelaplah hatinya. 27:21 Kalau samar ya kadang-kadang teka di itu 27:24 teka dia, ragu-ragu, 27:26 rasa berat, rasa kumaha ya malaslah, 27:30 macam-macam. Ya namanya 27:33 samar, agamanya gelap. Nah, kalau gelap 27:36 hatinya setan itu bersemayam di tempat 27:39 yang gelap dan penjahat orangnya buruk 27:42 itu mesti senangnya sembunyi tempat yang 27:44 gelap. Lah, kalau hatinya gelap, tempat 27:47 bersemayam setan. [tertawa] Kalau di 27:49 hatinya itu adalah setan, maka yang 27:52 muncul pada pandangannya pandangan 27:54 setan. Kemudian muncul di 27:56 pikiran-pikiran setan. War rusa ini. 27:58 Maka ada orang memandang kebaikan itu 28:01 buruk, dia benci, dia gak suka. Bahkan 28:04 dia musuh memusuhinya padahal tidak ada 28:08 alasan apa-apa. Dia menjadi benci dan 28:10 musuh. Hanya orang karena ibadah kok dia 28:12 sakit hati. Tetangga yang banyak uang 28:15 kok dia yang meriang. Nah, ini antara 28:17 lain tributanya setan ini pikiran setan. 28:21 Dan melihat orang senang dia susah. 28:23 Melihat orang susah dia senang. 28:26 Itulah kerjaan setan. Nauzubillah 28:28 minzalik. 28:31 Dan barang siapa yang makan dari makanan 28:33 yang haram. 28:35 Haram tadi ada haram zatnya dan haram 28:39 hukumnya. hukmi haram zatnya ya 28:42 makanannya jenis misalnya daging-daging 28:45 babi atau yang diharamkan 28:47 atau dapat mencu ee kemudian hukumnya 28:50 walaupun yang dimakan itu zatnya halal 28:53 tapi dapat dari mencuri, dari korupsi 28:56 maka itu menjadi haram. Bagaimana 28:59 akibatnya? Matilah hatinya, 29:02 ringanlah agamanya, 29:05 lemahlah keyakinannya. Dan Allah menutup 29:09 doanya setelah sedikit ibadahnya. 29:13 Bebel kalau suruh ibadah lah. Ada 29:15 ganjelan di hatinya itu. Yang dimakan 29:19 haram, yang diminum haram, 29:22 baju bagus tapi dapat nyopet, 29:25 rumah bagus dapat korupsi. We itu enggak 29:27 akan-akan berkah. 29:30 Susah diajak berbuat baik, 29:33 tidak ada kepekaan. 29:38 yang ada egonya, keserakannya yang 29:41 muncul. 29:42 Nafsunya terb bergejola, keinginannya 29:45 buruk. 29:47 Jadi untuk diajak berbuat baik itu 29:49 masyaallah yang muncul kesombongan, 29:52 takabur, merasa dirinya hebat. Yang 29:54 benar jadi salah, yang salah jadi benar. 29:58 Maka 30:00 cukup jelas ayat dan hadis di atas 30:03 dan bisa kita ambil kesimpulan sebagai 30:07 berikut. 30:09 Satu, 30:11 Allah memerintahkan agar kita memakan 30:14 atau menggunakan apa-apa yang telah 30:16 dihalalkan Allah dan menjauhi apa yang 30:20 telah diharamkan baik pada zat maupun 30:24 sifatnya. 30:26 Kurang apa? Makan makanan yang halal. 30:29 Kenapa sampai nyeberang ke yang haram 30:32 disikat juga? 30:34 Rakus. Benar ya. Daging itu banyak mau 30:37 apa aja yang ada. Allah sediakan halal 30:40 yang makanan rezeki yang halal. Yang 30:43 kedua, jangan mengikuti tipu daya setan 30:46 sehingga kita mengharamkan yang halal 30:49 dan menghalalkan yang diharamkan 30:52 hanya karena mengikuti selera adat atau 30:54 kehendak orang banyak yang sekuler dan 30:57 cenderung permisif society. Yaitu serba 31:01 boleh. Dan masyarakat serba boleh. 31:03 Pokoknya yang enak ya sudah sikat aja. 31:07 Yang ketiga, hal-hal yang diharamkan 31:11 baik zat, sifat, maupun hukumnya akan 31:15 berdampak negatif terhadap fisik maupun 31:18 rohani. Secara fisik merusak kesehatan 31:21 badan, sedang secara rohani akan 31:24 menjadikan hati kehilangan kepekaan 31:26 nurani. Rusaknya fitrah dan sulitnya 31:30 menerima dan menjalankan kebenaran agama 31:33 dengan tekun dan khusyuk. bahkan 31:35 cenderung mudah kepada hal-hal yang 31:37 dilarang oleh agama. 31:41 Empat, setiap makanan dan minuman yang 31:44 haram hanya akan menumbuhkan darah dan 31:47 daging yang kotor menyebabkan doa 31:51 terdindingi dan tidak diterimanya salat 31:54 dan amal ibadah. Kemudian tempat yang 31:58 utama naudubillahimzalik adalah di 32:01 neraka jahanam. 32:02 Astagfirullah. Nauzubillahzalik kita 32:04 berlindung pada Allah. Surga itu tempat 32:07 yang bersih, yang suci. 32:10 Gak akan masuk surga kecuali yang suci. 32:12 Makanya kalau orang beriman tapi masih 32:15 kotor dibersihkan dulu ya. Dibersihkan 32:20 dulu. Lama sebentarnya waktu di neraka 32:24 hukumannya tergantung kesalahan yang dia 32:27 lakukan. Tapi kalau masih ada kalimat 32:29 lailahaillallah, dia beriman pada Allah, 32:32 beriman pada malaikat-malaikatnya, iman 32:35 pada kitab-kitabnya, iman pada 32:36 rasul-rasulnya dan seterusnya yang rukun 32:39 iman itu dia masih mengakui ada surga, 32:41 ada neraka, dan seterusnya. Hanya dia 32:43 melakukan perbuatan dosa. Nah, ini tentu 32:46 insyaallah masih ada 32:50 tiket untuk masuk ke dalam surga. 32:54 Yang kelima, sebaliknya makanan yang 32:57 halal akan menjadikan hati yang bersih, 33:00 agama yang cerah, kecenderungan hatinya 33:03 mudah kepada hal-hal yang baik dan 33:05 positif dan menjadikan doanya makbul, 33:09 mudah diijabah. 33:12 Mungkin bisa kita rasa-rasakan sendiri. 33:15 Ada orang yang berlimpah ya, rezekinya 33:19 banyak tapi kok gemerah ae. Gak ono 33:23 ayeme. 33:25 Ora Jawa Timur bilang gitu kok gume. Gak 33:29 ono tentreme blas. 33:32 Sibuk ribut melulu 33:36 punya uang banyak ribut. Mereka mau beli 33:38 ini, suaminya bilang beli ini untuk ini, 33:41 untuk itu. Acara ribut 33:44 dapatnya banyak tahu tahu enggak ke 33:46 mana, enggak hilangnya habis. Karena dia 33:49 belanjakan dan tanpa hitungan selera. 33:54 Rumahnya bagus tapi seperti di neraka. 33:56 Gak betah di rumah. 33:58 Suami ke mana istri ke mana, anak ke 34:01 mana enggak jelas. 34:04 Jadi enggak ada ketentraman, 34:06 enggak ada keberkahan. 34:09 Dan orang yang niatnya dunia untuk 34:11 memuaskan dunia semata-mata akan 34:14 bersemayam tiga hal. 34:18 Satu 34:20 tidak pernah tentram hatinya. 34:23 Ada orang-orang yang dia kaya, tapi 34:26 justru kekayaannya itu yang memperbudak 34:28 dia. 34:29 Heeh. 34:31 Jadi dia budak dunia 34:35 diperbudak oleh 34:38 kesenangan kesenangan nafsu 34:41 terus saja 34:43 jadi capek sehari gak cukup waktunya 34:46 tahu-tahu umur 50 tahun 60 tahun kok 34:49 sudah mulai pegal-pegal nih blue 34:52 trucknya naik ini segala macam tapi 34:54 keinginannya masih angan-angan dorongan 34:58 syahwat lebih panjang daripada umurnya 35:00 nya akhirnya materinya bisa dinikmati 35:05 ya, makan dibatasi 35:09 ya terbatas 35:10 hartanya menjadi raya, menjadi rebutan 35:13 oleh keluarganya jadi fitnah sana fitnah 35:16 sini. Sudah tua masih dirongrong masalah 35:19 dan problem. Nauzubillah. Ini yang 35:21 pertama. Jadi enggak pernah tentram 35:23 hatinya. Gelisah. 35:27 Yang kedua 35:29 problemnya bertambah 35:32 lah. Iya. Kalau enggak punya apa-apa ya 35:35 punya motor aja paling urusannya bensin, 35:38 servis 35:40 ya paling jaket 35:44 sim itu aja. 35:47 Tapi begitu punya pabrik, pabriknya 35:49 lima. W Allah ya Rabb. Masyaallah 35:51 urusannya ngabrak dari pagi sampai 35:54 malam. 35:55 Duduk di kantor turusan ini menerima 35:58 laporannya banyak sekali begini begitu 36:00 mikirin gaji karyawan, mikirin bayar 36:03 pajak mikiri 36:05 lailahaillallah sampai enggak enggak 36:08 sempat makan. 36:09 Astagfirullah. 36:12 Dan yang lebih buruk lagi karena dia 36:14 niatnya menganggap 36:16 enggak ada campur tangan Allah ndak 36:18 sedikit pun bersandar kepada Allah. Saya 36:22 mampu, saya kan hebat, saya kan apa oleh 36:25 Allah dibiarkan berkutat dengan problem 36:28 dan masalah. Allah tidak memberikan 36:30 pertolongan dan solusi. 36:33 Nauzubillah minzalik. Dan yang ketiga, 36:36 rezekinya tidak lebih dari porsi yang 36:40 telah ditetapkan oleh Allah. 36:44 Rezeki itu yang dimakan, 36:48 rezeki itu yang dipakai. 36:51 Rezeki itu yang digunakan, rezeki itu 36:54 yang disedahkan, 36:57 rezeki itu yang ditempati, yang 36:59 dipergunakan. 37:01 Itu rezeki namanya. Depositonya gimana? 37:04 Uang kekayaan itu atas nama, 37:09 tapi belum tentu pakai mobil 10, mobil 37:13 mewahnya lima. Mobil tiap hari dipakai 37:15 lima di rumah. Rezeki siapa? 37:19 sopir. 37:21 Oh, mobil itu dibeli untuk di kendarai. 37:24 Yang sering banyak mengendarai sopirnya. 37:27 Ngantar bos ke kantor. 37:30 He. 37:30 Duduk di sana mau rapat, mau apa 37:34 dipanggil sini. Ayo jangka di kamu dari 37:37 sini nanti kamu ke sana ya. Sana urus 37:39 ini gini gini dari sana ke sana ke sana 37:41 sampai nanti sore baru kamu susul Bapak 37:44 sini. Ya udah seharian itu pakai Mercy, 37:48 gaya pakai riband segala macam begak. 37:51 Kalau sudah lepas dari boseng kan 37:52 seolah-olah punya dia tuh. Kenapa? 37:56 Rezeki dia 37:58 meser ente bayar pajak moal, 38:02 servis apalagi pokoknya dia tinggal gaya 38:05 aja. Itu rezeki dia. 38:08 Itu baru mobil satu. Mau beli yang lain 38:11 apalagi 38:13 rumah. 38:15 Rumahnya mewah segalanya ada. Makanan di 38:19 seluruh dunia disiapkan. 38:22 Ada taman, 38:24 ada kebun binatang mini. Piaranya buaya, 38:28 ular, harimau. 38:32 Tapi di rumah enggak betah. 38:35 Di rumah enggak betah. Ya, pergi 38:37 Singapura, pergi Hongkong. Di luar 38:40 negeri pulang ke rumah. Ah, enggak enak 38:43 di rumah. Buat villa 38:46 harganya miliaran. 38:49 Buat villa yang nunggu saha? Si Mamang 38:53 sama si Bibi dari kampung. Mang K di 38:55 Mang 38:57 kerja nih. Mau enggak kamu kerja? Tunggu 39:00 Vila nanti digaji berapa? Minta berapa 39:03 kau? 39:04 Ya kumaha Bapak we cenah. He 39:07 nunggu dia dasar penganten baru. 39:12 Tadinya duda ceramah istri dapat janda 39:16 berdua. Aduh dapat kerjaan baru di vila 39:20 kamar ada 17 39:22 di jadwal Senin di kamar nomor satu, 39:25 Selasa di kamar dua. Terus 39:29 pagi-pagi jam . Kejebur-kejebur di kolam 39:31 renang 39:33 sekeluar itu terus keliling taman 39:35 lihat-lihat dan seterusnya. Nikmati 39:38 bayar enggak beli enggak. Bosnya sebulan 39:42 sekali juga tara sibuk. 39:47 Sesekali ini ke 39:49 villa 39:51 pas libur atau apa 39:54 berangkat jam 09.00 sampai sana macet 39:56 jam .00 baru nyampai 39:59 baru lihat-lihat begitu sambil tolak 40:01 pinggang 40:03 si mamangnya dipanggil nih ini chatnya 40:07 diganti ya besok ini lampu apa semua 40:10 terus apaagi yang perlu sudah eh baru 40:12 begitu ditelepon sama asistennya 40:14 sekretarisnya 40:17 Pak mengingatkan nanti malam ada 40:19 pertemuan penting karena direktur 40:22 perusahaan dari Jepang itu datang yang 40:24 oh iya betul 40:26 balik Dei ira nyemplung ka kolam 40:28 renangna. 40:30 Rezeki siapa? Vila. Rezeki si mamang 40:33 sama bibi itu. Jadi kita kadang-kadang 40:36 tertipu. Mulutnya kecil tapi penginnya 40:38 makan gunung. 40:40 Perutnya tipis tapi semuanya segala mau 40:43 dilebok k mana semuanya kalau bisa punya 40:46 aku. Sudah punya pabrik satu pengin dua. 40:48 Sudah dua pengin tiga. Begitu terus 40:51 kalau bisa dunia diserah. 40:53 Allahu Akbar. 40:56 Itulah orang yang lepas diri dari 40:59 kontrol ilahi. 41:02 Orang yang lepas diri dari iman. 41:05 Seolah-olah hidup itu lepas tidak ada 41:07 pengaruhnya dari Allah. Padahal dia 41:10 diciptakan jadi orang pintar. Itu siapa 41:12 yang menciptakan? 41:13 Tidak kaya siapa yang memberi kekayaan. 41:16 Nah, inilah kalau sudah begini, maka 41:19 pandangannya 41:21 bukan pandangan iman yang memotivasi itu 41:25 sentralnya adalah sentral hati yang 41:27 gelap 41:28 yang dihuni oleh setan. Kendaraannya 41:31 hawa nafsu. Hawa nafsu terus mau 41:36 memberikan bunga-bunga indah hal yang 41:39 buruk. Hujibatil jannah bil makari w 41:42 hujibatinar bisahwat. Jalan ke surga itu 41:45 yang nampak kesulitan-kesulitan. 41:49 Wah, kaya orang ibadah pada miskin 41:51 katanya. Ngapain nih? Enggak ibadah nih. 41:53 Saya ini pintar, hebat. 41:55 Nah, malah pertemuan minum-minuman 41:59 yang diharamkan, makanan yang ah. 42:03 Nah, inilah nauzubillah minzalik. Oleh 42:05 karenanya silakan menikmati dunia. Nah, 42:08 dunia diciptakan memang untuk manusia, 42:11 tapi seleksi dipilih dan dibela. Mana 42:15 yang baik, mana yang tidak baik, mana 42:18 yang halal, mana yang haram. Silakan 42:21 mencari rezeki, mencari karunia 42:23 diperintah 42:24 bahkan diberikan apresiasi oleh Allah 42:27 menjadi laki-laki mulia. 42:30 Rasul pernah bertemu seorang pekerja 42:32 keras mungkin pemecah batu tangannya itu 42:35 tebal kapalan apa oleh Rasulullah 42:39 disalam dipegang diciumin oleh 42:41 Rasulullah sallah alai wasallam 42:42 masyaallah 42:44 ini 42:45 ahli surga tangan dari tangannya itu 42:48 jadi bekerja keras itu kalau dasarnya 42:51 iman dan tujuannya rida Allah itu luar 42:53 biasa sudah dapat dunia bisa dia menjadi 42:56 orang kaya yang sebada Tapi hatinya 42:59 tidak pernah terikat pada materi. Dia 43:02 kaya harta juga kaya jiwa. 43:05 Keterikatannya hanya kepada Allah 43:07 Subhanahu wa taala. Dan iman memberikan 43:10 guide pada kita bahwa dunia itu 43:12 sementara. 43:13 Raja-raja mati, rakyat jelata mati, 43:17 orang kaya mati, orang miskin apalagi? 43:21 Jadi jelas dia ngerti 43:24 dengan iman itulah dia menjadi mengerti 43:26 sangkan paraning tumati makrifatu 43:30 gayatil wujud. Dia ngerti ke mana 43:32 endingnya kehidupan dan apa yang harus 43:35 dia lakukan. Kalau dia menjadi orang 43:37 kaya, bagaimana dia memperlakukan 43:39 kekayaan untuk meniti kehidupan ini 43:42 untuk menjadi yang terbaik di sisi 43:44 Allah. Kalau dia menjadi orang yang 43:46 cerdas, piawai, hebat, kecerdasannya itu 43:49 dia gunakan sebagai alat penopang yang 43:51 mampu mengangkat derajat martabatnya 43:54 menjadi manusia yang beriman bertakwa 43:56 kepada Allah dan seterusnya. Nah, inilah 44:00 kesimpulannya adalah 44:03 mari 44:04 kita mencoba introspeksi diri. 44:08 Termasuk yang ngomong nih, yang 44:10 mendengarkan. Jika hati kita sulit untuk 44:15 khusyuk dalam ibadah 44:18 atau jika terasa berat hati untuk 44:21 memenuhi seruan kebaikan, 44:24 seruan ibadah, jihad fisabilillah, 44:28 atau ada kecenderungan hati kepada 44:30 hal-hal yang maksiat 44:33 yang dilarang agama dan sebagainya. 44:36 Mungkin hal itu bisa terjadi karena apa 44:39 yang kita makan dan minum atau yang kita 44:42 pakai ada tercampur barang-barang yang 44:45 diharamkan Allah. Sehingga yang muncul 44:48 di hati kita bukan ketulusan dan 44:51 kedamaian, tetapi kejengkelan, iri, 44:54 dengki, sumpek, sempit, bahkan kemarahan 44:58 emosional yang muncul tanpa ada sebab 45:00 dan yang rasional. 45:04 Mudah-mudahan ada manfaatnya sebagai 45:06 renungan. Inilah 45:08 subjudul yang terakhir di bab 3 dari 45:12 buku Meniti Jalan Surga. Wallahuam 45:17 bisawab. 45:19 Masyaallah. Alhamdulillah, Ustaz. 45:21 benar-benar mempersuasi kita semua yang 45:24 dengar ya. Kalau koreksi hati yang bisa 45:29 jadi beku dan pikiran yang kelam, 45:33 berantakan, 45:34 mudah-mudahan 45:36 bisa menjadikan kita jauh lebih jernih 45:39 berpikir. Tapi gampang-gampang susah 45:42 nih, Ustaz. Ada yang nanya, "Ustadz, 45:45 bagaimana kalau untuk makan kami sudah 45:48 lansia dikirim anak angkat yang non 45:51 muslim? Tidak apa-apakah, Ustaz? Terima 45:54 kasih." Heeh. 45:56 Alhamdulillah. 45:59 Kalau yang dikirim itu barang yang 46:03 makannya halal, ya enggak apa-apa. 46:06 Tapi kalau yang dikirim itu adalah gulai 46:10 apa yang menjadi kesenangan mereka? 46:12 Padahal itu haram ya jangan dimakan. 46:15 Jadi makan yang haram yang halal jangan 46:18 makan yang haram. 46:20 Saya kira jelas. Wallahualam. 46:22 Meskipun haram bagi yang kita pahami 46:26 dengan yang ee di luar kita. 46:29 Iya. Maka ukurannya adalah ukuran kita, 46:31 bukan ukuran orang. Ukuran agama kita. 46:34 Oleh Al-Qur'an diharamkan, 46:36 oleh hadis diharamkan. Ya, kita 46:38 tinggalkan. 46:40 Ya, 46:41 Pak Anto ini bertanya, "Ustaz, rumah 46:44 kami kontrakkan untuk biaya hidup, tapi 46:48 dengar-dengar yang ngontrak rentenir. 46:50 Gimana dong, Ustaz? Padahal enggak 46:52 gampang mau cari penghuni baru sebagai 46:56 penggantinya." Heeh. 46:59 Iya. Yang kita kontrakkan kan bukan 47:03 itu kan milik kita halal. Jadi berusaha 47:06 pada semua orang. Apakah uang dia 47:09 misalnya kita punya toko terus ada orang 47:11 beli yang beli itu garong apa copet kita 47:15 enggak persoalan itu urusan dia. Tapi 47:17 kita menjual yang har yang halal itu. 47:20 Jadi urusannya kita itu adalah rumah 47:23 dengan kontrak perjanjian yang jelas 47:26 yang tidak me apa namanya 47:31 meng mengganggu usaha mereka tidak licik 47:36 dan sebagainya. itu itu halal. Adapun 47:39 yang ngontrak itu merentenir kayak 47:41 bajingan kayak koruptor itu bukan urusan 47:44 kita, itu urusan dia. 47:46 Hm. Jadi kebimbangannya untuk mencari 47:48 pengganti pengontrak yang sekarang susah 47:53 jangan terlalu dikhawatirkan. 47:54 Itu kita ini mengontrakkan rumah 47:57 harganya sekian jelas waktunya sekian 48:00 itu aja. Nah itu halal. Siapa yang beli 48:03 itu kan urusan kita urusan siapa yang 48:06 makai mau puang dari mana. Masa kita 48:08 tanya dulu ini uang yang mana yang mau 48:11 kau bayarkan ke saya kan gak enggak 48:13 boleh itu 48:14 jadi damai aman ya. Aman berhukum dengan 48:17 yang zahir yang 48:18 He Mbak Retno terima kasih sudah nyimak 48:21 juga ee untuk Bung Sofyan serta Ibu Ani 48:27 Hudaifah dan mm Mbak Fani bertanya, 48:32 "Mengapa sih, Ustaz kita kok harus 48:34 banyak mengingat kematian?" 48:37 Terima kasih. Heeh. 48:39 Iya. 48:41 Pertama, 48:43 kematian itu sendiri diingatkan kepada 48:46 kita tentu supaya kita tidak lupa. 48:48 He. 48:49 Karena manusia itu sering lupa, gampang 48:51 lupa. 48:53 Diingatkan bahwa hidup itu akan berakhir 48:56 dengan kematian. Maksudnya apa? Karena 48:58 kematian itu bukan akhir segala-galanya. 49:02 Persepsi kita tentang kematian itu 49:04 jangan persepsi menurut selera, 49:08 menurut teori mater materi semata-mata. 49:13 Tetapi kita lihat bahwa kematian itu 49:17 menurut guid Al-Qur'an, petunjuk 49:19 Rasulullah itu awal kehidupan yang kekal 49:23 dan abadi. 49:27 Dengan ingat mati itu berarti kita 49:29 mengingat, "Oh, dunia ini sementara, 49:32 nikmatnya semu, relatif. 49:36 Kemudian kamu akan memasuki kehidupan 49:38 yang kekal dan abadi. Maka jangan lupa 49:42 kematian itu menjadi penting dengan 49:44 persiapan. 49:45 Bukan ingat mati kemudian kita menjadi 49:48 loyo, menjadi drop, menjadi kemudian 49:51 masa bodoh, enggak mau mikir, bukan. 49:54 Tapi justru memberikan semangat, 49:55 dorongan. Hidup cuma waktunya sebentar, 49:58 sedangkan kita akan hidup untuk 49:59 selamanya. Kapan lagi kita berbekal 50:01 kalau bukan ayuna itu? Gitu kira-kira. 50:04 Jadi bukan untuk menjadikan kita menjadi 50:07 terpojok, menjadi kemudian menjadi lesu, 50:10 tak bersemangat dan sebagainya. Justru 50:12 karena kesempatan hidup itu sebentar, 50:15 kita akan pindah alam kepada kehidupan 50:17 yang kekal dan abadi selamanya. Sedang 50:19 bekal itu akan kita cari di waktu yang 50:22 sangat ringkas. Itulah antara lain inti 50:24 daripada mengapa kita selalu diingatkan 50:27 dengan kematian. Dan kematian itu bukan 50:29 akhir segalanya, tapi justru awal 50:32 kehidupan yang kekal dan abadi. Orang 50:35 bijak akan menjadikan hari kematian itu 50:37 adalah pintu gerbang emas keabadian yang 50:40 harus kita ukir. Kita menjadi seorang 50:43 wisudawan, wisudawati yang bisa 50:46 mendapatkan satu titel yang terhormat 50:49 adalah husnul khatimah. 50:52 Wallahuam. 50:54 Kalau ditanya terkait dengan husnul 50:57 khatimah yang tidak mudah, kebetulan ini 51:00 hampir sama bekal untuk perjalanan abadi 51:04 nanti itu, Ustaz. Kalau saya pikir saya 51:08 baru cuma bawa sebotol air, kira-kira 51:12 apaagi ya yang bisa ditambah untuk ee 51:17 husnul khatimah selain salat wajib? 51:21 Heeh. 51:22 Iya. 51:24 yang bisa kita lakukan karena agama itu 51:27 tidak memaksa. 51:29 Karena Allah itu wamallahu yuridu 51:33 dululman lil alamin. Allah menurunkan 51:36 agama syariat itu bukan dimaksud itu 51:38 menzalimi alam semesta, menzalimi 51:41 manusia, menjadi orang menjadi susah. 51:44 Agama itu bukan menjadi susah. Justru 51:47 agama itu kita menjadi supaya senang, 51:49 bahagia, 51:51 dan diamalkan sesuai dengan kemampuan. 51:56 Maka 51:58 Islam ciri khasnya adalah aljam'u bainas 52:01 subuti wal murunah. Islam itu adin agama 52:05 adalah syariatnya himpunan dari yang 52:08 pasti dan bisa menerima perubahan. 52:12 Zakat hukumnya wajib. Masuk rukun Islam. 52:15 Namanya wajib itu dosa kalau enggak 52:17 melakukan. Tapi bagi yang mampu. 52:21 Kalau enggak mampu gimana? Apakah harus 52:23 maksa diri harus berzakat? Tidak. Dia 52:26 tidak zakat malah harus dizakati. Tuh 52:30 haji itu wajib hukumnya. Kalau tidak 52:32 dilakukan, dia berada pada simpang 52:37 Nasrani dan Yahudi. Dan dianggap dia 52:40 bukan tidak meni sandar sebagai seorang 52:43 muslim, tapi bagi yang mampu. 52:46 Mampu aja duitnya banyak tapi fisiknya 52:49 tidak mampu. Gugur kewajiban itu. 52:52 Jadi Islam itu indah sekali. 52:55 Puasa 52:56 gak mampu sakit-sakitan terus. Boro-boro 53:00 sehari 2 jam enggak makan aja gemeter 53:02 kemudian sakit ya diganti hari lain. 53:06 Hari lain juga masih begitu karena usia 53:09 misalnya ganti dengan fidyah. 53:12 Jadi Islam itu agama yang rahmatan lil 53:15 alamin dan kita beramal sesuai dengan 53:19 kemampuan kita. Kalau kita bisa memberi, 53:22 bersedekah, berinfak, ber jariah dengan 53:25 harta karena kita punya mangga. 53:28 Kalau gak punya ilmu, 53:30 He. 53:31 Ilmu gak punya tenaga. Tenaga enggak 53:34 punya doa. Doa enggak punya senyum. 53:38 Senyum enggak punya tahan dirimu untuk 53:41 tidak melakukan sesuatu yang merugikan 53:43 orang lain. Diam glehem aja sudah kalau 53:46 enggak bisa ngapa-ngapain. 53:47 Begitulah Islam. Dan insyaallah yang 53:50 bisa kita lakukan kita lakukan walau 53:52 hanya mengangkat duri dari jalan. 53:55 Masyaallah. ketemu saudaranya tunjukkan 53:57 wajah yang ramah. 53:59 Ibadah yang bisa kita lakukan kalau bisa 54:01 salat fardu lima ditambah salat sunah 54:05 rawatibnya. 54:06 Kalau gak mampu ya dan seterusnya 54:09 lakukan sesuai dengan 54:12 kemampuan mastatum insyaallah Allah Maha 54:15 Kaya. Dan balasan dari Allah itu tidak 54:19 bisa dikalkulasi dengan matematika 54:22 manusia karena akan hidup untuk 54:24 selama-lamanya 54:25 di surga dengan segala kebaikan 54:28 kebahagiaan. Wallahuam. 54:31 Ustaz ini yang terakhir tidak ada 54:33 namanya bertanya terkait dengan tadi 54:36 tersandra doa tidak dikabulkan selama 40 54:40 hari kalau kita makan yang enggak halal. 54:43 Seandainya tidak kita ketahui halal dan 54:46 enggaknya bisa ditebus dengan apa, 54:49 Ustaz? Apakah ada doa tertentu agar 54:53 tidak tersandra doa kita? 54:56 Iya. 54:57 Pertama, kita tetap teliti 55:01 terhadap segala sesuatu. Kita lihat 55:04 halal apa tidak. 55:06 Kalau meragukan, tinggalkan yang ragu. 55:11 Ini apa daging apa nih? nih mau makan 55:15 tapi kok ragu ya tinggalkan 55:18 ya tinggalkan tapi gak usah nanya-nanya 55:21 nih ayamnya dipotong siapa yang motong 55:24 bismillah apa tidak terus apa enggak 55:26 usah pokoknya kita lihat ciri-ciri 55:29 berhukum dengan hukum yang zahir 55:32 kemudian kalau tidak tahu ya memang kita 55:36 tidak tahu betul bukan pura-pura tidak 55:39 tahu itu ya terangkat Angkat. 55:43 Kalau itu salah itu terangkat namanya 55:44 enggak tahu. 55:45 He. 55:46 Tapi kalau dia tahu, ngerti ragu tapi ah 55:49 biasa ajaalah biarin kita sikat saja. 55:52 Nah itu jadi kalau tidak tahu Allah akan 55:54 mengangkat kalam karena orang tidak 55:57 tahu. Yang terangkat kalam tidak 55:59 tertulis sebagai dosa. Satu karena 56:02 terpaksa dipaksa orang kalau dia lakukan 56:05 dia akan dibunuh. Nah itu jadi halal 56:08 haram jadi halal. Orang karena dalam 56:11 situasi darurat gak ada makanan apapun 56:13 yang ada cuma daging babi. Makanlah 56:16 daging babi itu. Tapi itu ya namanya 56:21 satu ruksah dari Allah Subhanahu wa 56:23 taala. Tapi jangan makannya seiring 56:25 nanti nambah lagi misalnya. Ah itu jadi 56:28 memang karena darurat situasi darurat 56:31 ya. Kemudian orang yang lupa, orang 56:34 tertidur, orang kehilangan akal, orang 56:36 yang tidak tahu itu akan terangkat 56:39 kalam. 56:40 Tetapi kalau kita melakukan sesuatu 56:42 perbuatan baru kemudian kita sadar dan 56:45 tahu bagaimana caranya ikuti perbuatan 56:48 buruk itu dengan perbuatan baik. 56:51 Insyaallah perbuatan baik itu akan 56:53 menutup ke kekeliruannya. 56:57 Maka dianjurkan kita berbuat baik. 56:59 Misalnya salat menggugurkan dosa. Ketika 57:03 wudu kita bersama tetesan air wudu 57:07 itulah berguguran dosa. Kita bersedekah 57:11 itu juga menggugurkan dosa. Kita berbuat 57:13 baik sama orang lain juga menggugurkan 57:15 dosa. Luar biasa banyak. Jadi imbangi 57:18 perbuatan buruk yang kita lakukan dengan 57:21 perbuatan yang baik. Wallahuam 57:24 bisawab. 57:26 Masyaallah. Ustaz, em rangkuman bahasan 57:29 pagi ini 57:32 ingin sekali didengar terkait dengan 57:34 pengaruh rezeki yang halal dan ee 57:37 bahayanya rezeki yang haram. Silakan, 57:40 Ustaz. 57:41 Alhamdulillah. 57:44 Ayah al ikhwah rahimakumullah. 57:47 Agama pada dasarnya adalah 57:50 yang dibawa oleh Rasul Sallahu Alaihi 57:51 Wasallam adalah diajarkan kepada kita, 57:56 diberikan kita bimbingan dan syariat 58:00 yang diperintahkan 58:01 yang kita lakukan itu adalah mensucikan 58:05 diri dan jiwa kita. 58:09 Itu hakikat agama. 58:12 Dalam salat Jumat disebutkan, "Hualladzi 58:14 ba fil umiyina rasulam minhum yatlu 58:18 alaihim ayatihi wauzakkihim 58:21 untuk membersihkan mereka, membersihkan 58:24 kita yang dibimbing oleh rasul wimuhumul 58:28 kitab wal hikmah dan mengajarkan ilmu 58:31 dan hikmah dan seterusnya. Jadi semua 58:34 agama yang kita lakukan itu hakikatnya 58:36 membersihkan jiwa kita. Kemudian secara 58:40 isyarat tersirat di dalam setiap ibadah 58:43 kita itu ada satu makna yang harus kita 58:46 terjemahkan dalam kehidupan sehari-hari. 58:48 Kita mau salat harus bersih dari 58:53 apa namanya? Ee hadas baik hadas besar 58:57 maupun hadas kecil. bersih suci, wudu 59:00 suci, mandi suci, 59:04 bertasbih kita, zikir kita, istigfar 59:06 kita, itu semua memerintahkan kepada 59:09 kita yang harus kita praktikkan dalam 59:12 kehidupan 59:13 serba bersih 59:17 dan tidak 59:19 atau menghindari dari hal-hal yang bisa 59:21 mengotori jiwa, apalagi terhadap masalah 59:23 makanan, minuman, halal, rezeki dan 59:26 seterusnya. Dan setiap sesuatu yang 59:29 halal yang diberikan oleh Allah pasti 59:30 akan memberi manfaat kepada kita. Tapi 59:35 kalau setiap yang dilarang oleh Allah, 59:36 yang diharamkan oleh Allah pasti akan 59:38 bawa maaf saja. Itulah hakikat beragama. 59:41 Maka melaksanakan perintah, meninggalkan 59:44 larangan akan bawa kepada kebahagiaan 59:46 kita. Mohon maaf segala kekurangan. 59:48 Wabillahi taufik wal hidayah. 59:50 Wasalamualaikum warahmatullah 59:52 wabarakatuh. Waalaikumsalam 59:55 warahmatullah wabarakatuh. 59:58 Emm untuk 1:00:00 ikhwan akhwat yang ingin memiliki buku 1:00:03 Meniti Jalan Surga bisa hubungi Rizal di 1:00:07 0899 1:00:10 0073991. 1:00:14 Sekali lagi 08990073991. 1:00:20 Oh ya, sebelum kita akhiri kebersamaan 1:00:23 kita, informasi terkait dengan bencana 1:00:27 di Sumatra yang begitu memprihatinkan. 1:00:31 Kalau kita sudah tahu berapa banyak 1:00:34 orang-orang yang mengungsi sampai jutaan 1:00:37 ya, yang meninggal juga hampir menembus 1:00:40 angka ribu. Yang hilang belum diketahui. 1:00:44 Ini ada informasi yang juga perlu kita 1:00:47 doakan adalah R1.500 579.000 1:00:51 rumah yang rusak. 1:00:52 Iya, 1:00:53 sementara 1,2.000 1:00:56 fasilitas umum. Kemudian 584 1:01:02 fasilitas pendidikan dan rumah ibadah 1:01:05 yang hancur ada 423 1:01:09 untuk jembatan 498 1:01:13 untuk gedung-gedung yang lainnya 1:01:15 perkantoran ada 287. 1:01:18 Ini informasi terakhir hari ini ya dan 1:01:21 fasilitas kesehatan ada 215. Masyaallah. 1:01:25 Entah bagaimana kondisi berikutnya. 1:01:28 Semoga sekali lagi Allah memudahkan 1:01:30 segala sesuatunya, mengangkat derita 1:01:32 yang mendera, memberi ketabahan bagi 1:01:35 saudara-saudara kita yang terdampak. 1:01:37 Dukungan ikhwan akhwat. Doa untuk anak 1:01:41 negeri 1:01:43 yang mengalami musibah akan menjadi 1:01:45 sangat berarti. Terima kasih sekali 1:01:47 lagi. Subhanakallahumma wabihamdika 1:01:50 ashadu alla ila anta astagfiruka wa 1:01:53 atubu ilai. Asalamualaikum warahmatullah 1:01:57 wabarakatuh.