Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 Brail TV. 0:38 Asalamualaikum warahmatullahi 0:39 wabarakatuh. Allahumma sholli ala 0:41 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:43 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:45 lagi hari ini, hari Kamis tanggal 16 0:49 Safar 1448 Hijriah atau tanggal 30 Juli 0:54 2026. Kita jumpa lagi dalam acara ruang 0:58 kesehatan. Acara ini biasanya dibawakan 1:00 oleh Mbak Nunung. Tapi sekarang Mbak 1:02 Nuning lagi ke keliling ASEAN ya, ke 1:04 Singapura, ke Thailand, ke Malaysia, ke 1:06 mana-mana untuk menjadi MC cara puisi 1:10 ya. Jadinya saya yang ganti ini ya. Oke, 1:13 kita akan bincang-bincang 1:17 tentang kesehatan dengan 1:21 dr. Toton Suryotono, 1:24 spesialis penyakit dalam. Sekarang 1:26 beliau praktik di Cianjur. Kita akan 1:29 mengambil tema remisi diabetes. Apakah 1:32 diabetes dapat disembuhkan? Remisi 1:35 diabetes adalah kondisi ketika kadar 1:37 gula darah kembali ke kisaran normal 1:40 atau hampir normal tanpa menggunakan 1:42 obat penurun gula darah selama jangka 1:46 waktu tertentu. 1:48 Nah, 1:50 apakah ini sudah dikatakan sembuh? 1:53 Diabetes masih bisa kembali lagi jika 1:55 berat badan tidak dijaga, pola makan 1:57 juga memburuk. Oke, untuk jelasnya kita 2:00 akan hubungi 2:03 Dr. Toton Suryotono, 2:06 spesialis penyakit dalam yang sekarang 2:08 sedang berada di Cianjur. 2:10 Asalamualaikum, Dok. 2:13 Asalamualaikum. Ini apa? Pak Krishna ya. 2:15 Iya, Dok. Kalau makan tauo sama asinan 2:19 di Cianjur bikin diabet enggak itu? 2:23 ya sebetulnya ee apa? Aduh jatuh ini. Ee 2:28 enggak enggak enggak ada yang B. 2:32 Wah, kok suaranya hilang? 2:36 Ya, Dr. Toton Suryono 2:40 spesialis penyakit dalam yang 2:41 hilang. Iya. I iya sekarang ada. 2:43 Oke, sekarang sudah muncul lagi. Oke. 2:46 Gimana, Dok? 2:48 Ya, sebetulnya ee enggak ada yang di apa 2:52 dilarang atau dipantang. Kalau saya 2:54 sering bercanda itu kalau ditanya sama 2:56 pasien, "Dok, yang enggak boleh dimakan 2:59 apa?" Ya, cuman dua sih yang diharamkan 3:02 untuk saya. 3:03 H. 3:04 Pertama babi, kedua rokok. 3:09 Oke. Jadi, ya. 3:10 Iya. Jadi, yang penting ee tidak 3:14 berlebihan itu saja. Oke. 3:16 Jadi kalau semuanya tidak berlebihan, 3:19 insyaallah aman gitu. 3:21 Hm. Remisi diabetes itu apa, Dok? 3:24 Artinya dia sudah dinyatakan sembuh atau 3:26 bagaimana, Dok? Remisi diabetes itu? 3:30 Oh, ini ee Om telepon ini. 3:40 Oh, di vertikal lagi kalau bisa. Oke. 3:44 Ee ada gangguan rupanya dokter kita lagi 3:48 zoom ada telepon lagi ya. 3:51 Oke, setelah ini kita akan 3:55 ke acara 3:59 alan wasalam bersama Mbak Rustin Ilyas 4:03 dengan tema Generasi Terancam membaca 4:06 krisis remaja Indonesia di tengah 4:09 perubahan zaman. 4:11 Nah, bagaimana, Dok? Sudah di-handle itu 4:14 tadi. Oh, suaranya hilang lagi nih. 4:22 Itu telepon tadi. Tapi sudah selesai. 4:24 Sudah teleponnya sudah selesai. Selesai. 4:28 Oke, silakan, Dok. Mohon dijelaskan 4:30 mengenai apakah kalau sudah remisi 4:33 diabetes lalu dinyatakan sembuh atau 4:35 bagaimana? 4:36 Oh, iya. Jadi ya tentu untuk untuk 4:40 memahami ee istilah sembuh ya pada 4:43 diabetes tentu kita harus paham dulu 4:45 diabetes itu mengapa gitu ya. Mengap apa 4:48 yang terjadi pada diabetes dan yang 4:51 dinyatakan sembuh itu seperti apa ya. 4:54 Ya, mungkin nanti ee pertanyaan tadi 4:56 tentang ee apa yang dipantang mungkin 4:59 bisa ee akan terjawablah nanti dari 5:03 paparan ini ya. 5:04 H iya 5:05 ya. 5:06 ee waktu 5:09 saya siaran 5:12 berapa bulan yang lalu ya? 5:13 Heeh. Iya. 5:14 Itu belum ada wacana untuk diabetes 5:17 sembuh gitu ya. 5:18 Iya. 5:19 Saya malah ee sampaikan ya mungkin 5:21 diabetes sembuh tunggu kalau stem 5:24 seleman, 5:26 pankreas pulih sembuh ya. Tapi ternyata 5:30 sekarang wacananya ada. Dan sebetulnya 5:33 ee saya juga sudah mendapatkan 5:36 tidak banyak sih beberapa pasien yang 5:39 sembuh. Arti sembuh itu ya tidak 5:41 menggunakan obat, tidak menggunakan 5:43 insulin. Tanpa obat, tanpa insulin gula 5:46 darah bisa normal ya. 5:48 Iya. 5:49 Awalnya pada pada anak pada orang yang 5:53 baru, muda, tapi belakangan ee pada 5:57 orang tua juga saya mendapatkan ee apa? 6:01 kesembuhan pada ee diabetes ya. Ya, ini 6:07 pada slide saya sampaikan ya hadis Rasul 6:11 ya. Ana rasulullahi 6:17 anuqoli kuli 6:20 dain 6:22 daun 6:24 dawaun ya. Jadi 6:27 ya setiap penyakit ada obatnya. 6:29 Hm. He. 6:30 Jadi, alhamdulillah ini sekarang ee 6:34 diabetes bisa sembuh ya. 6:38 Mungkin selama ini diabetes dianggap 6:40 tidak sembuh. Alhamdulillah sekarang dia 6:43 ee diabetes tidak sembuh dan itu ee 6:45 diakui oleh ee dunia internasional saat 6:49 ini ya. 6:50 Iya. 6:50 Ada beberap ada paling tidak ada tiga 6:52 penelitian di Amerika, 6:56 di ee bukan di Amerika, di Inggris. di 6:59 Qatar dan di Australia ya. Qatar pasti 7:02 yang yang membuktikan hal itu ya. 7:06 Ya, slide berikutnya 7:09 ya kita ee pahami apa yang menyebabkan 7:13 diabetes ya. Jadi diabetes itu 7:16 disebabkan oleh 7:18 qadar ya ee takdirlah. 7:20 H 7:21 takdir kita tuh sebetulnya sudah 7:23 tertulis dalam gen kita masing-masing 7:25 ya. Heeh. 7:26 Saya Bapak Ibu menderita 7:31 diabetes ya. Tentu gen saya sudah ada 7:35 gen diabetes ya sudah ada takdirnya di 7:38 situ bahwa saya akan 7:40 bisa atau lebih mudah terkena diabetes 7:44 ya. Jadi itu sudah ee 7:50 sudah ditentukanlah oleh Allah seperti 7:53 itu. Tapi ternyata ya tidak hanya gen 7:56 saja. Sebagian besar penyebab diabet ee 8:00 porsi yang besar, saya enggak bilang 8:02 sebagian besar, porsi yang cukup besar 8:04 untuk diabetes itu ada pada 8:08 ee 8:11 perilaku ya. 8:12 Iya. Jadi perilaku kita itu ee meskipun 8:16 misalnya saya punya takdir atau gen saya 8:21 cenderung kepada diabetes. 8:23 Gen itu kan yang menulis Allah itu dalam 8:25 dalam gen kita ya. Kalau kita meyakini 8:28 bahwa ee semua diciptakan oleh tentu gen 8:32 dalam tubuh kita yang terdapat dalam 8:34 kromosom itu kita harus meyakini bahwa 8:36 itu Allah yang menulisnya. Ya. 8:38 H. malah saya berpikir itu sama dengan 8:42 kitabun mubinin ya, kitab yang nyata ya. 8:46 Kemudian perilaku kita sangat 8:48 berpengaruh juga ya. 8:50 Hawa nafsu, keinginan yang berlebihan. 8:53 Iya. 8:54 Hoyong deui, hoyong deui kata Sunda teh 8:57 kabita kalau makan 9:00 rasanya kalau perut belum kenyang 9:02 ee belum berhenti. Kadang-kadang 9:04 perutnya kenyang pun 9:06 mulut masih ingin gitu ya. He. 9:08 Nah, itu yang ee apa berpengaruh 9:13 cukup besar pada timbulnya diabetes ya, 9:16 termasuk diri saya karena saya ini 9:18 sekarang sudah terkena diabetes juga ya. 9:21 H 9:22 ee 9:23 ya alhamdulillah ada perbaikan ee sambil 9:27 menunggu apa 9:30 ee kehendak Allah apakah saya akan 9:33 disembuhkan atau tidak ya. 9:36 Nah, 9:39 perilaku berlebihan itu ee apa namanya? 9:50 Halo, Dok. 9:51 Sering disebutkan dalam Al-Qur'an ya, 9:54 itu hal-hal yang ee tidak di 9:57 kehendaki oleh Allah ya. 9:59 Ya, Allah menghendaki 10:01 kita semua secukupnya, 10:03 tidak berlebihan. mungkin berbagi dan 10:06 dalam ee episode yang sebelumnya 10:11 saya sampaikan bahwa puasa itu melatih 10:13 kita untuk 10:16 ee tidak melakukan perilaku yang 10:17 berlebihan. Jadi kembali kepada fitrah 10:19 adalah ya secukupnya sesuai dengan 10:23 kebutuhan kita. Kalau dalam bahasa 10:28 ilmiah itu needs ya. sesuai dengan 10:30 kebutuhan bukan W bukan di-share bukan 10:33 keinginan yang ee 10:36 terbukti itulah yang akibatnya merusak 10:39 ya dalam diabetes itu pun begitu kalau 10:43 ada iklan ini ada obat dapat penyembukan 10:46 diabetes makan bebas ya itu tidak benar 10:50 ya jadi ee penyebab diabetes adalah 10:54 selain dari gen kita, perilaku kita. 10:57 Kalau produk kita dimanjakan, dibiarkan 11:01 berlebihan, ya tentu ee diabetes tidak 11:04 akan sembuh, tidak dapat disembuhkan 11:06 atau mungkin kalaupun sembuh 11:08 dia akan ee kembali lagi ya. 11:12 Iya. Ee saya juga ee apa 11:17 mengutip Albaqarah 155 sampai 158 11:21 bahwa penyakit itu adalah cobaan 11:26 bala atau musibahun 11:29 yang diberikan kepada kita. Di sini 11:31 disebutkan banyak ketakutan, kelaparan. 11:34 Saya beranggapan bahwa penyakit itu 11:36 adalah kekurangan jiwa. ya 11:41 apa ya 11:44 naksimin min al nafs ya kekurangan jiwa 11:49 yang ee 11:53 harus kita kembalikan kepada Allah ya 11:56 Allah yang arti caranya bagaimana ya 11:59 kita harus mengikuti petunjuk Allah apa 12:02 yang Allah kehendaki untuk ee apa yang 12:07 harus perilaku waktu yang harus kita 12:09 lakukan ya agar ee musibah atau bala itu 12:14 bisa bisa diatasi ya. 12:16 Iya. 12:18 Ee alhamdulillah kalau kita lihat di 12:20 Albaqarah 158 Allah pun memuji bagaimana 12:25 ee Siti Hajar lari dari Safa ke Marwah 12:29 bolak-balik. E meskipun secara logika 12:32 mana mungkin lari itu bisa menghasilkan 12:36 air kan harusnya dibor kan. Iya. 12:38 Tapi ee apa pujian yang Allah berikan 12:41 pada ikhtiar yang 12:44 dilakukan Siti Hajar itu ee tercantum 12:47 dalam Albaqarah 158. Ya, kita harus 12:51 mensyukuri 12:53 ee hidayah Allah dengan melakukan ee 12:57 ikhtiar. 12:59 Jadi, sabar di sini bukan mendiam diri 13:02 tapi ee bergerak mencari melakukan apa 13:05 yang harus dilakukan. 13:07 untuk memperbaiki, 13:09 memulihkan kondisi kita ya. Ya, kita 13:13 kembali ke diabetes mitus. Jadi, 13:14 diabetes melitus itu adalah ee di slide 13:18 nomor berapa? Nomor 7 nih ya. 13:20 Iya. 13:20 Gula darah yang tinggi ya. Gula darah 13:22 yang tinggi. 13:25 Ee yang tinggi itu tidak sesuai dengan 13:27 harapan itu sudah masuk kekurangan jiwa. 13:32 Nafsin min nanas. 13:35 Nah, itu kalau berkepanjangan 13:39 atau prolog hiperglikemi dalam 13:42 ee bahasa ee apa medisnya itu sudah 13:48 merupakan musibah ya. Musibah itu yang 13:52 setelahusan akan uncontrol diabetes dan 13:55 itu tidak akan sembuh kalau kita 13:57 diperklik panjangan, ya. Oleh karena itu 14:00 kita harus mengupayakan supaya gula 14:03 darah turun ya normal ya sesuai dengan 14:07 fitrah Allah. Jadi seterusnya normal. 14:11 Nah, ini ee gula darah yang normal itu 14:16 awalnya disebut sebagai diabetes yang 14:18 terkontrol. Kalau diabetes yang 14:20 terkontrol insyaallah organ-organ kita 14:23 akan aman ya. Ginjalnya tidak rusak, 14:26 tidak e saraf tidak rusak. Mata tidak 14:29 rusak, otak ya bukan tidak ya tidak 14:33 mudah rusak ya mungkin ya karena dengan 14:35 umur bisa saja rusak ya tapi tidak mudah 14:37 rusak tapi kalau kita membiarkan gula 14:39 darah kita tinggi terus maka ya saraf 14:43 dengan sendirinya akan mudah rusak, 14:44 ginjal akan mudah rusak ya karena 14:47 terkontaminasi 14:48 oleh gula yang tinggi ya dan 14:51 alhamdulillah 14:54 bisa baroah ya, bisa remisi, bisa 14:58 sembuh. Jadi ini hal yang baru ya di 15:02 2018-2 2017 ini ditemukan bahwa terbukti 15:06 cukup besar persentase 15:09 yang sembuh ya. Tentu semua itu hanya 15:12 bisa dilakukan bila gula kita buat 15:17 secara terusmenerus normal atau pada 15:20 fitrahnya tidak dibuat tinggi. Ya, ada 15:23 dua manfaat di sini tidak mencapai ee 15:27 tidak terjadi komplikasi yang tidak 15:28 diharapkan dan insyaallah bisa mencapai 15:32 kesembuhan ya. Nah, 15:35 apa yang menyebabkan diabetes ini tadi? 15:38 Selain apa namanya 15:41 ee takdir dari gen kita ya. tadi M 15:45 sampaikan bah saya mudah merita diabetes 15:47 tentu itu gen. Tapi bukan tidak mungkin 15:50 ee 15:53 teman-teman yang gula darah yang gennya 15:56 bagus, gennya tidak cenderung diabetes, 15:59 tidak ada riwayat diabetes, tapi karena 16:01 perilakunya berlebihan, makan 16:03 berlebihan, ya mengalami diabetes. Ya, 16:06 ini ada berapa hal? lima hal ini yang ee 16:09 menyebabkan insulin resisten. 16:12 Insulin resisten itu bahasa Indonesianya 16:15 insulinnya malas ya. Kalau bahasa 16:17 sundanya hoream ya. 16:19 Hoream. 16:21 Hoream. Insulinnya. Hoream. Kenapa dia 16:24 malas? Ya karena kita ee melakukan 16:27 hal-hal yang berlebihan ya. Kalau kita 16:30 punya pembantu di rumah, kita beli 16:32 pekerjaan yang berlebihan tentu ya 16:34 lama-lama dia malas kerja. ya. Sayaak 16:37 berhenti aja, Pak. Gitu ya. Ya, insulin 16:39 pun begitu ya. Nah, hal-hal yang membuat 16:41 malas itu ketika rumah kita terlalu 16:44 besar ya, obesitas ya, badan kita 16:47 terlalu gemuk, terlalu besar itu insulin 16:50 akan aduh ini besar banyak sekali 16:52 kerjaan saya nih, malas ah saya kerja 16:55 gitu ya. Ee perlemakan di hati, 16:58 perlemakan di pankreas yang bisa 17:00 akibatkan oleh kegemukan. Kemudian 17:04 ternyata sifat kita yang tidak mau 17:08 bergerak, yang diam saja, duduk saja ya, 17:12 sedenteri itu juga menyebabkan insulin 17:15 malas malas bergerak ya. 17:17 Iya. 17:18 Ya. Kemudian ee tidur banyak begadang 17:22 ya. Waktunya tidak teratur ya. Ee saya 17:26 sering itu kalau pasien, "Waduh, Dok, 17:28 saya susah tidur." Saya tanya 17:31 bagaimana tidurnya? nya jam berapa? Jam 17:33 09.00 baru bisa tidur. E jam 09.00 tidur 17:36 bangun jam .00. Wah itu enggak apa-apa. 17:39 Itu sunah Rasul. Jam . langsung tahajud 17:41 saya 17:42 sampai jam .00 ya. Jadi kalau kita 17:44 lakukan hal-hal yang teratur itu jam 17:47 09.00 bangun jam . atau jam . Ya wajar 17:51 itu tidak jadi masalah. 17:54 Iya enggak apa-apa enggak berbahaya. 17:56 Tapi kalau kita ee apa begadang 17:59 berkepanjangan 18:00 tanpa tidur ya tidak sesuai dengan sunah 18:03 Rasul tentu itu ya itu juga membuat 18:06 insulin menjadi malas. Kemudian stres 18:09 menyebabkan ee kortisol meningkat 18:12 kemudian ee obat-obatan yang kita makan 18:16 sembarang steroid ee untuk menghilangkan 18:19 jadi segala macam itu juga menyebabkan 18:21 insulin berkat ya. juga yang penting 18:24 sekali adalah kalori yang berlebihan. 18:27 Kalori yang berlebihan juga menyebabkan 18:29 insulin sisten juga menyebabkan 18:33 gula darah puasa tinggi ya. Dan 18:36 tingginya gula darah puasa dan gula 18:38 darah yang sesudah makan ya perandial 18:42 itu. Jadi gula darah perandial tinggi. 18:45 Itu kenapa? Karena gula itu yang 18:48 seharusnya diolah oleh insulin menjadi 18:51 energi ee menjadi energi aktivitas kita 18:54 karena insulinnya malas jadi tinggi ya. 18:57 Jadi gula darah tinggi itu 18:59 sebabnya karena tidak diolah jadi tinggi 19:01 ya. 19:02 Nah, itu bisa menyebabkan ee organ-organ 19:06 mengalami glukosilasi ya. HBA1C pernah 19:10 pernah dengan HBA1C itu apa? HBA1C itu 19:13 adalah glukosilasi pada HB ya. 19:17 Katanya kalau HBA1C sering komplikasi. 19:20 Iya karena komplikasi di ginjal, di apa? 19:25 Di otak, di saraf, di mata itu 19:28 disebabkan oleh glikosilasi. 19:31 He. 19:31 Hanya untuk mudah kita periksa 19:34 glukosilasi dengan ee mengambil darah 19:37 ya. Glikosilasi di pembuluh di di darah 19:40 di HP ya. masa kita mau colok matanya 19:43 kan enggak. Tapi ya 19:44 ee glikosilasi yang tinggi tercermin 19:46 dari HP1 setinggi itu menunjukkan gula 19:49 darah yang tidak terkendali sehingga 19:52 menyebabkan kerusakan pada organ ya. 19:57 Ya. Ini mana nih slide berikutnya 20:03 sampai mana tadi ya? 20:09 Ih, jadi 20:12 habis ini. 20:13 Nah, bukan Pak Belir kan ya? 20:17 Ah, tunggu tunggu tunggu saya ini slide 20:19 slide saya yang ini ternyata ini ada 20:22 yang ada yang habis juga saya cari cari 20:25 lagi tadi. 20:26 Oke, Iwan Danot masih bersama Dr. Toton 20:29 Suryotono spesialis dalam 20:32 yang praktik di Singap e di Cianjur 20:36 sedang bersama kita. Kita akan membahas 20:39 e membahas tentang remisi diabetes. 20:42 Apakah diabetes dapat disembuhkan? 20:46 sedang dijelaskan oleh dr. Toton 20:50 Suryotono, 20:52 spesialis penyakit dalam. 20:55 Ini pertanyaan sudah masuk nih dari 20:56 pendengarnya. Apa kita jawab dulu? 20:58 Mangga silakan kalau ada pertanyaan 20:59 sebelum saya saya lanjutkan ini silakan. 21:03 Baik nih dari Ibu Fania. Asalamualaikum 21:06 Dr. Toton. Dok, izin bertanya apakah 21:09 benar sifat atau tabiat akhlak seseorang 21:12 bisa memacu timbulnya diabetes? Benarkah 21:15 orang yang mengidap diabetes cenderung 21:17 punya sifat ngeyel atau sulit menerima 21:20 nasihat? Demikian 21:24 pertanyaan di Bu Fan nih. 21:30 Tunggu-tunggu sebentar. 21:34 Iya. Kalau itu saya baru dengar itu ya. 21:36 Tapi mungkin kalau kita mau 21:38 hubung-hubungkan mungkin hubungannya 21:40 dengan ee stres ya. H ee sifat ngeyel ya 21:46 atau ngeyel tuh bagaimana ya? Bisa 21:50 dengan stres, bisa dengan ee 21:56 mengikuti hawa nafsu ya, hawa nafsu yang 22:00 berlebihan gitu itu. Jadi ee 22:04 mungkin itu yang menyebab ee yang 22:07 dihubungkan dengan ngeyel ya. Tapi 22:10 ngeyel itu kan sifatnya negatif ya. Jadi 22:12 negatif itu kalau yang berlebihan. Tapi 22:14 kalau seandainya ada yang ngeyel yang 22:17 sifatnya positif itu 22:18 h 22:19 apa? Sabar ya. 22:21 Sabar itu konsisten istikamah dengan 22:24 pada ee usaha yang baik ya. Kalau kita 22:27 usahanya baik, istikamah, 22:30 ee ng konsisten ya. Ngeyelnya untuk 22:34 positif ya mungkin enggak lah ya. Tapi 22:36 kalau ngeyelnya negatif, ngeelnya pada 22:38 hal-hal yang berlebihan 22:41 itu ya 22:43 menyebabkan diabetes ya. 22:45 Hm. Bagaimana, Dok? Kita bisa ke 22:48 pertanyaan berikut dari pendengar ini. 22:50 Silakan. Silakan. 22:51 Oke. Dari Ibu Yuni. Asalamualaikum Dr. 22:54 Toton. 22:56 Alhamdulillah jika diabetes bisa sembuh. 22:58 Pak, alhamdulillah sejak 3 bulan lalu 22:59 saya tidak lagi minum matin. 23:03 Nilai glukosa sewaktu saya antara 23:07 90 sampai 96. Setelah beberapa tahun 23:09 minum tiga kali sehari, turun dua kali 23:12 lalu satu kali dannya tidak minum lagi. 23:14 Walaupun dokter tidak menyatakan saya 23:17 dia terbebas dari diabetes. Ini tentu 23:19 dibantu dengan semangat ingin sembuh, 23:21 berpikir positif, terus bergerak dan 23:23 beraktivitas yang harus datang dari diri 23:25 sendiri. Sa menjaga makanan, saya 23:28 menyusun jadwal kegiatan setiap hari. 23:30 Misalnya Senin ikut kursus menyulam, 23:32 menjahit, perc, ee Selasa ikut majelis 23:36 taklim, alhamdulillah saya masih kontrol 23:38 rutin bulanan ke dokter. Pokoknya saya 23:41 harus memompa semangat diri saya dan 23:46 rasa bahagia di diri sendiri daripada 23:48 dirundung rasa sepi dan kecewa karena 23:51 ada penyakit. Alhamdulillah saran dokter 23:53 toton sejalan dengan semangat saya. 23:56 Terima kasih, Dr. Toton 23:58 dari Ibu. 23:59 Alhamdulillah ya. Itu betul sekali. 24:01 Betul sekali, Bu. Dan itu ee adik saya 24:03 sendiri sama seperti Ibu ya. Ee saya 24:06 umurnya 24:08 ee 67 ya, lahir tahun '9. Adik saya 24:12 lahir tahun 6 ya 60-an lebih ya. Adik 24:16 saya umurnya 60 tahun. ee orang tua kami 24:19 dua-duanya diabetes dan kebetulan saya 24:22 dan adik saya sama-sama memulai diabetes 24:26 sekitar ee 2 3 tahun yang lalu ya. 24:29 Hm. 24:30 Saya alhamdulillah sekarang ini gula 24:32 darahnya sudah cenderung normal ya 90, 24:36 100 atau 10. Tapi ya masih tergantung 24:38 dengan insulin ya karena saya masih bisa 24:41 belum lepas insulin artinya saya belum 24:44 remisi, belum sembuh. Tapi alhamdulillah 24:47 adik saya sudah ya, adik saya dengan 24:49 gula darah yang awalnya 800, HBA 1C15, 24:54 sekarang sudah 24:57 tanpa obat. Sama seperti Ibu siapa tadi? 25:00 Ibu Yuni. 25:01 Seperti Ibu ya? Iya, sama seperti ibu. 25:04 gula ee tanpa obat, tanpa insulin. 25:07 Tadinya pakai insulin sama seperti saya, 25:10 tanpa obat, tanpa insulin. Sekarang 25:11 sudah tidak ya sudah tidak lagi. Jadi 25:14 sudah remisi, ya. Tapi ya itu 25:18 kita harus kembali ke penyebab diabetes. 25:21 Tentu kita jangan jadi betul yang Ibu 25:24 sampaikan ya, makan dijaga, aktivitas di 25:28 apa dijaga ya. Jangan jangan cenderung 25:32 tidak bergerak ya. 25:34 Kita harus membayangkan setiap hari kita 25:36 tuh melakukan apa namanya ya, manasik 25:41 ya, tawaf gitu ya. Manasik yang kalau 25:44 kita berputar tujuh kali keliling 25:47 keliling itu ya sama dengan 3 kilo tuh. 25:50 Hm. Safa Marwah kita 25:53 berbolak-balik kali sama juga itu 25:55 sekitar 3 kilo juga itu ya kalau kita 25:58 selalu manasik dan kemudian 26:00 sekali-sekali kita umrah atau kita haji 26:03 ya itu aktivitas yang dibutuhkan oleh 26:07 tubuh kita ya 26:09 untuk mencegah terjadinya diabetes. 26:11 Mungkin saya lanjutkan ini slide-nya 26:13 lagi Pak. 26:13 Sudah ketemu ya. Oke silakan 26:15 sudah ketemu ya. ya tadi ee penyebab 26:19 diabetes itu obesitas ya dan ternyata 26:23 ee penelitian di tiga center nanti kita 26:27 lihat ya penelitian di mana itu 26:30 menurunkan berat badan 15% 26:33 minimal atau 15 kg minimal itu bisa 26:37 menyebabkan nisation ada cara yang yang 26:41 lebih ekstrem adalah dengan memotong ee 26:44 usus ya ee bedah 26:47 bariatrik 26:49 ee surgery ya. Tapi ya enggak usah 26:52 begitulah ya. Jadi kita cukup dengan ee 26:55 apa mengurangi kalori ya. Kalorinya 26:58 cukup ekstrem ini ya. Biasanya pasien 27:02 diabetes itu diminta untuk menurunkan 27:05 kalori sekitar 1500 kalori per hari. 27:07 Tapi ini 3 bulan diminta untuk sekitar 27:11 800 sampai 1000 kalori ya. 950 8.000 27:14 kalori supaya berat badannya turun ya. 27:17 Wah, ini kelihatannya saya belum belum 27:19 bisa ini ya. Saya baru turun sekitar 5 27:22 kilo ini belum sampai 15 kilo ya. Agak 27:26 ya mungkin hawa nafsu saya masih belum 27:28 bisa betul-betul dikendalikan rupanya 27:31 ya. 27:31 Apalagi di Cianjur makan eneng-eneng di 27:33 sana 27:35 ya. Ya. Jadi itu kemudian ee tadi 27:38 latihan fisik seperti Ibu tadi ya ee 27:41 tidur yang alih terus kemudian ya 27:44 menghilangkan stres ya. Kalau kita baca 27:47 di literatur asing mereka suka suka 27:50 menyebutkan yoga ya. Nah yoga Islam 27:52 salatlah ya. Jadi, joganya kita itu 27:55 sudah di ee diberikan oleh Allah 27:58 fasilitas baik puasa kemudian salat ya 28:02 membuat kita lebih tenang, menghilangkan 28:05 stres juga fisik ya itu ee akan 28:09 menyebabkan ee tadi ee namanya insulin 28:13 sensitivity. Jadi, insulinnya makin 28:16 rajin ya. Jadi tadinya insulin malas 28:18 jadi merajinkan insulin ya. bikin gercep 28:21 gitu ya, gerak cepat. Nah, itu tadi ya 28:25 menurunkan berat badan, 28:28 aktiv fisik, ee istirahat yang cukup ya, 28:32 salat, kemudian menghindari obat-obatan 28:36 yang tidak tidak perlu ya. Jangan 28:38 kebiasaan kalau sakit sedikit makan, 28:41 minum obat setelan segala macam bajangan 28:43 ya. Kita harus membatasi obat-obatan 28:46 yang tidak perlu. Jadi tanya dokter, 28:47 "Dok, saya perlu menem obat apa ya?" 28:49 silakan ya. Ee tadi 28:53 Ibu menyebutkan metformin ya. Ya, oke 28:57 medformin bisa dihentikan tapi 28:59 sebetulnya tidak ada salahnya kalau kita 29:01 minum metformin juga ya. Karena 29:02 metformin itu ee bersifat 29:06 merajinkan insulin ya. Mijadinkan 29:08 insulin dan itu beberap kalau kita buka 29:11 Google itu buntang Hollywood banyak yang 29:13 minum untuk 29:17 ee awet muda katanya. 29:21 ya. Jadi enggak ada salah. 29:23 Jadi Medformin itu 29:24 Iya. Medformin itu sebetulnya obat yang 29:29 ee ya sudah ada sebelum saya lahir ya. 29:32 Itu sudah ada sudah lama sekali umurnya. 29:35 Cuman hebatnya Medform itu tidak ada apa 29:40 namanya 29:42 ee edisi yang terbaru ya. Kalau Kijang 29:45 kan sekarang sudah berubah ya. AT juga 29:48 sudah ada revisi terb ini enggak 29:51 dibuatnya yangu sama aja begitu-begitu 29:53 juga ya dan harganya murah. Jadi kalau 29:56 ee minum metfomin satu dua kali sehari 29:59 tidak akan menurunkan gula juga. Dia ee 30:01 hanya ee 30:04 membuat insulin menjadi sensitif ya. 30:07 Jadi kalau diminum enggak ada salahnya, 30:10 tidak diminum juga enggak apa-apa ya. 30:13 Tapi kalau obat lain kalau sudah tidak 30:15 diperlukan rasanya tidak perlu diminum. 30:18 Ya, itu ee apa kalau dia tendah kalori 30:23 pendat sehingga ee gula darah asanya 30:27 akan normal, gula darah perandelnya akan 30:30 normal, HBAC akan normal sehingga 30:33 glikosilasi tidak terjadi, 30:35 organ-organnya akan aman ya. Jadi 30:38 alhamdulillah 30:40 ibu tadi akan 30:43 aman organnya ya. Mungkin bisa rusak sih 30:48 kalau sudah tua ya. Kalau tua ya kita 30:51 penyakit tua kan enggak ada obatnya ya 30:53 mau diapain lagi. Tapi ya tidak ee tidak 30:57 rusak karena perilaku kita ya. Kalau 30:59 perilaku kita berlebihan yang merusak ya 31:00 kita sendiri. Tapi kalau memang sudah 31:02 takdir kita sudah usia sudah memang 31:05 waktunya ya ya memang begitu ya w boleh 31:10 buat ya tapi bukan kita yang menzalimi 31:14 diri kita sendiri ya jadi saya ingat 31:16 anahal 28 ya di apa diwafatkan karena 31:21 zalim maj sendiri ya insyaallah kita 31:23 tidak termasuk yang disebutkan dalam 28 31:26 amin amin h 31:27 iya 31:29 okei 31:31 Heeh. 31:33 Ada pertanyaan lagi? 31:34 Ada. Ada, Dok. Ee 31:36 silakan, 31:37 Dokter Toton mau tanya nih dari Mas 31:39 Toro. Bagaimana cara mengetahui bahwa 31:42 seseorang telah mencapai remisi 31:44 diabetes? 31:47 Ya, jadi ini ada langsung nih definisi 31:49 ya. Remisi diabetes itu adalah bila 31:52 HBA1C kurang dari 6,5% ya. Kenapa HBA1C 31:57 6,5%? Jadi, HBA1C itu glikosilasi 31:59 terhadap HB ya. Jadi kalau glikosilasi 32:02 terhadap HB-nya itu tinggi di atas 6, 32:05 apalagi 10 14 ya itu artinya gula darah 32:10 kita selalu tinggi ya. 32:12 Heeh. 32:12 Gula darah kita selalu tinggi sehingga 32:14 HB itu terglikosilasi ya ter kecipratan 32:18 gula lah istilahnya terglikusilasi ya. 32:20 Heeh. 32:20 Dan bukan hanya HB saja ya, organ-organ 32:23 kita semua kecepatan gula sehingga 32:25 terjadi hal-hal yang tidak diinginkan 32:27 nanti kerusakan-kerusakan organ ya. Nah, 32:30 kalau kita bisa mempertahankan HB kurang 32:33 dari 6,5 kemudian obat-obatan bisa 32:37 dihentikan tanpa obat 32:42 ee selama 2 3 bulan, ya itu sudah 32:44 dinyatakan sebagai remisi diabetes, ya. 32:47 Itu yang diharapkan. Cara mengetahuinya 32:50 ya kontrol ke dokter sampai nanti kalau 32:52 dokternya sudah nih stop aja kayak kalau 32:54 ibu tadi kan sudah enggak perlu ya 32:56 berarti itu sudah remisi. 32:58 Tapi kalau seandainya masih diperlukan 33:00 gula derasnya kalau diop masih cenderung 33:02 tinggi ya tetap kita harus ee memberikan 33:05 obat atau insulin harus tetap diberikan. 33:07 seperti saya ini kan kalau diop tinggi 33:09 ya, mau enggak mau saya belum permisi. 33:13 Jadi harus tetap ee memberikan obat ee 33:16 minum obat dan bila perlu suntik insulin 33:20 gitu ya. Jadi kalau sudah 33:23 dokternya sudah menyatakan obatnya tidak 33:26 perlu diberikan lagi atau tidak perlu 33:28 diberikan, ya itu sudah remisi ya dan 33:31 dipertahankan, Pak. dipertahankan dengan 33:34 perilaku kita ya, perilaku yang 33:38 olahraga cukup, makan tidak berlebihan 33:40 sekitar 1000 kalori sehari. Kalau saya 33:43 hitungannya nanti makan belakangan kita 33:46 nan lihat makannya gimana ya. 33:49 I 33:50 oke kita ke pertanyaan berikut, Dok. 33:52 Iya. 33:53 Ee ee dokter Toton jika sudah remisi, 33:58 apakah diabetes bisa dikambuh kembali? 34:02 bisa itu kan kayak ini ya kayak kita 34:06 punya pembantu ya pembantunya ngambek ya 34:09 pundung 34:10 apa tadi hoream malas kerja ya karena 34:13 kita memberikan apa beban kerja yang 34:15 berlebihan ya suruh 34:17 ee banyak beban yang berlebihan atau 34:20 rumahnya terlalu besar gitu kan padahal 34:22 dia kerja sendiri gitu kan ya kalau dia 34:26 sudah mau bekerja kembali alhamdulillah 34:28 tapi kalau kita kembali memberikan beban 34:30 kerja yang berlebihan ya dia pundung 34:32 lagi nanti. 34:34 Jadi enggak bisa tuh kita berharap dia 34:36 enggak akan bundung lagi karena ya 34:39 insulin tentu 34:41 ee apa ya makhluk Allah juga insulin 34:44 yang ada di dalam diri kita yang tentu 34:46 harus kita sayang ya harus kita 34:48 perhatikan. Oleh karena itu Allah selalu 34:51 memberi apa supaya kita tidak berlebihan 34:55 ya. 34:56 Karena berlebihan itu akan membebani ee 34:59 organ-organ kita 35:02 ya. Ya. Jadi ee bisa bisa kambuh lagi. 35:06 Oke, Dok. Pertanyaan berikutnya dari Ibu 35:09 Si, Dok. 35:11 Apakah kalau minum madu itu juga akan 35:14 menambah diabet tinggi lagi? 35:18 Minum madu boleh enggak? belum. 35:20 Hah. 35:20 Iya. Tentu ee yang kalau 35:24 padu mungkin mesti kita lihat kalorinya 35:26 ya. Kalorinya karena kalori yang 35:29 berlebihan itulah yang akan menyebabkan 35:31 ee insulin menjadi koreeam ya. Jadi 35:35 resisten ya. Ee di madu banyak 35:38 obat-obatan, banyak manfaat, banyak 35:40 khasiat. Tapi kita harus perhatikan 35:43 kalorinya jangan juga berlebihan ya. 35:45 Jadi madunya secukupnya saja. Kita 35:48 mungkin harus ditanyakan itu ke ahli 35:51 gizi ini atau ke yang memahami ini madu 35:56 ini berapa kalori ini. 35:57 Hm. 35:58 Kalau kalorinya cukup ee mungkin satu du 36:01 sendok ya enggak masalah gitu ya. Tapi 36:03 kalau satu gelas ya enggak tahu mungkin 36:05 keban 36:10 ee 36:10 atau dicampur air enggak apa-apa. 36:14 Lanjut. Oke. Daedok, apakah penderita 36:16 yang sudah remisi masih harus rutin 36:18 memeriksa gula darah? 36:22 Iya. Ee rasanya perlu ya karena ee kita 36:26 punya sebetulnya gula darah tinggi itu 36:29 bisa dapat dirasakan ya dari banyak 36:32 kencing ya. Tapi ya 36:36 karena kita ada teknologi untuk 36:37 memeriksa gula darah dan teknologi itu 36:39 tidak mahal, murah ya dan mudah di 36:43 apotek di mana pun bisa kita lakukan dan 36:46 cukup akurat ya. Jadi pemeriksaan gula 36:49 darah yang pakai di jari itu sudah 36:51 diteliti. Itu akurat itu. 36:53 Kalau pemeriksaan kolesterol dan asam 36:55 urat tidak akurat itu belum diteliti 36:57 dengan baik. Kalau gula sudah teriti. 36:58 Jadi bisa diperiksa gula darah ee ya 37:02 mungkin ee 6 bulan sekali atau 3 bulan 37:05 sekali atau kalau mau lebih sering 37:07 sebulan sekali silakan ya. Insyaallah 37:09 kalau tetap bisa normal ya berarti usaha 37:13 kita untuk menjaga gula darah tetap 37:15 normal itu ee berhasil ya. 37:19 Itu yang ee harus dilakukan. 37:21 H oke. Doter toton. Apa saja kesalahan 37:23 yang sering dilakukan penderita diabetes 37:26 saat berusaha mencapai remisi? 37:31 Iya. Ee kesalahan yang sering dilakukan 37:33 oleh penderita diabetes bahkan oleh 37:36 dokternya juga adalah tidak mencapai 37:39 target ya. Jadi ee hanya cukup ee diberi 37:44 obat ini saya ee diberi obat ya satu ya. 37:48 Diberi obat tapi target tidak dilihat 37:51 ya. harus dilihat targetnya ya. Target 37:53 geluar darah sebelum makan itu 80 sampai 37:56 130. 37:58 Target ee sesudah makan kurang dari 80. 38:01 Tapi itu bisa lebih ketat lagi. Jadi 38:03 kalau kita ee ingin lebih baik apalagi 38:07 masih muda ya saya 38:11 katanya tua tapi merasa muda gitu. Saya 38:15 enggak mau. Saya 38:18 saya juga akan berusaha bah gula darah 38:20 saya sesudah makan itu ya paling tinggi 38:24 160 lah 140 gitu ya. Jangan 180 gitu. 38:28 Sebelum makan kalau bisa paling tinggi 38:30 110 atau 120 itu jangan ya. Jadi kita 38:33 buat lebih ketat lagi ee seperti itu ya. 38:38 Itu adalah fitrahnya. Karena kalau kita 38:40 periksa setiap orang yang normal itu 38:44 fitrahnya gula darahnya segitu ya. 38:46 Oke. 38:46 Jadi kalau gula darah kita berlebihan 38:49 tinggi ya karena perilaku kita juga itu 38:52 ee tidak fitrah itu. Jadi kita harus 38:54 mencapai fitrah untuk ee 38:58 gula darah juga tekanan darah. Jangan 39:00 lupa tekanan darah juga harus ee normal. 39:02 Oke dokter Toton. Apakah penggunaan 39:05 insulin berarti seseorang tidak mungkin 39:08 mengalami remisi? 39:11 Oh, enggak 39:12 ya? Jadi ee gini gini ya, insulin kita 39:16 insulin tubuh itu malas ya pada pen 39:19 malas resisten ya. 39:21 itu ada obat yang membuat dia lebih 39:23 sensitif ya, lebih rajin itu metformin. 39:27 Ada obat yang yang yang memacu pangkreas 39:31 menghasilkan insulin ya 39:34 itu misalnya gbenamit, glimopirit ya 39:38 atau kita bantu dengan penambahan 39:40 insulin. Jadi insulin itu membantu. Jadi 39:42 kalau ada ada pembantu kita malas, "Ah 39:46 sudah kamu istirahat aja dulu. Ini ada 39:47 saya bantu. Nanti kamu kalau udah bisa 39:49 kerja lagi bilang ya." gitu kira-kira 39:51 begitu ya. Jadi ee tapi memang ada 39:55 anggapan bahwa kalau sudah pakai insulin 39:57 itu tidak mungkin sembuh gitu kan atau 40:01 sudah parah ya. Nah, ini kita harus 40:03 pahami bahwa ee penderita diabetes itu 40:05 ada dua macam ya. Ada pemerintah 40:08 diabetes yang memang insulinnya sudah 40:10 rusak itu biasanya sudah mulai dari 40:13 anak-anak itu namanya 40:16 tipe satu ya. Kalau itu ya mau tidak mau 40:19 harus pakai insulin terus seumur hidup 40:21 karena pankreasnya sudah rusak. 40:23 Sementara yang kita bahas hari ini 40:25 adalah yang tipe dua. 40:27 Oke. 40:27 Yang insulinnya koreeam atau insinnya e 40:31 resistance, malas itu karena perilaku 40:33 kita 40:35 ya. Karena perilaku kita ya. Kemudian 40:37 kita pulihkan, kita buatah normal dengan 40:40 obat, dengan perilaku. Insyaallah 40:44 nanti akan remisi. H 40:46 ya 40:46 meskipun tidak 100% akan remisi, tapi 40:49 cukup cukup banyak remisi. Nanti kita 40:51 lihat di penelitiannya ya. 40:53 Nah, itu ya dokter Toton. Kenapa banyak 40:56 anak-anak sekarang terkena diabet 40:58 padahal masih muda? Kenapa demikian? 41:01 Apakah faktor makanan? 41:03 Iya. 41:04 Ya, jadi anak terkena diabet itu dua 41:06 macam ya. Tadi saya sebutkan tipe satu, 41:09 tipe satu sudah takdirnya begitu. Jadi 41:11 pankreasnya sudah rusak ya. Jadi mau 41:13 tidak mau dia harus pakai insulin sumber 41:16 hidup. Tapi yang banyak sekarang yang 41:19 dikatakan banyak itu justru 41:21 tipe dua pada anak-anak. Jadi namanya 41:24 early onset ya. Jadi dia bukan tipe 41:26 satu, tipe dua ya. Kenapa ya? Karena 41:29 orang tuanya suka kalau anaknya gemuk. 41:32 Hm. Iya. Kemudian ada juga ya ini juga 41:36 kalau ibu di antara ibu itu ada yang ada 41:39 yang hamil sebaiknya waktu hamil tidak 41:42 gemuk Bu 41:44 ya atau sebelum hamil pun ya jadi gemuk 41:46 itu ya tadi ya mencegah diabetes 41:48 kemudian juga mencegah diabetes pada 41:50 anak ya kalau ibunya cenderung gemuk itu 41:53 anaknya nanti akan lebih mudah mengalami 41:56 diabetes karena dari dari bayi pun sudah 42:00 dikasih beban berlebihan 42:02 Jadi lebih lebih gampang 42:04 insulinnya nanti lebih gampang pundung 42:06 dia 42:07 dari kecil sudah pundung gitu ya 42:10 sudah oream ya. Jadi sebaiknya ibu-ibu 42:14 yang hamil jangan terlalu gemuk ya. At 42:16 gurus juga enggak boleh sedang-sedang 42:18 saja ya. Kemudian e ya itulah ya apalagi 42:23 tadi saya saya lupa ya. 42:26 Ya, jadi diabetes militus itu mengalami 42:29 diabetic remission. Itu perubahan dari 42:31 ee pankreas yang gagal menjadi pankreas 42:35 yang recover, yang pulih. Kemudian 42:38 insulin yang malas menjadi insulin yang 42:39 sensitif sehingga ee terjadi perbaikan 42:43 ya. Ya, jadi ini antara fitrah dan 42:47 musibah ya. fitrahnya 42:50 tidak gemuk, normoglikemi, normsi, 42:54 kolesterol normal, risiko kardi rendah. 42:56 Itu yang kita tuju ya. Sementara kondisi 42:59 yang bermasal adalah ketika terjadi 43:01 resistensi insulin, obesitas, 43:05 gulanya tinggi, hipergemi, hipertensi, 43:08 lemak tinggi, resiko kardioskel tinggi, 43:11 merokok juga itu adalah masalah-masalah 43:14 yang merupakan musibah yang ee yang 43:18 harus diatasi ya. 43:20 Begitu juga ee masalah-masalah perilaku 43:23 ya. Makan berlebihan, bagaimana supaya 43:26 tidak berlebihan? Kurang gerak kita 43:28 cukup gerak ya. Stres salat 43:32 yang khusyuk teratur. Kurang istirahat 43:35 istirahat teratur. Merokok tidak merokok 43:38 ya. Karena merokok itu yang untung ya 43:42 selain pabrik dokter dokternya 43:47 sebaiknya jangan bikin untung dokter ya. 43:53 Masyaallah. 43:55 Dokter, dokter Toton mau tanya, kenapa 43:58 penyakit orang penyakit e terkena 44:00 penyakit diabetes gampang sekali 44:02 ngantuk? 44:05 Iya. Jadi ee apa namanya ya? Gula itu 44:11 dibutuhkan oleh tubuh kita ya. Sama 44:14 seperti di rumah kita perlu beras ya. 44:18 Beras itu akan diolah menjadi nasi, ya. 44:21 Nasi itu untuk energi ya. Yang mengolah 44:24 menjadi nasi itu siapa? 44:26 Ibu rumah tangga, pembantu rumah tangga. 44:29 Kadang-kadang sekarang bukan kadang lagi 44:31 banyak bapak rumah tangga yang masak ya. 44:33 Iya. 44:34 Bapaknya yang masak ya. Jadi yang yang 44:37 mengolah makanan ya. Nah, ketika itu 44:40 terganggu 44:42 ada insulin resistance, resisten insulin 44:44 maka gulanya berlebihan. 44:46 Heeh. Tapi gula yang berlebih itu tidak 44:48 membuat energi malah membuat penyakit. 44:52 Pasien dengan gula darah tinggi itu 44:54 lemas. 44:55 H 44:56 lemas enggak ada enggak ada daya, enggak 44:58 ada tenaga. Jadi kan aneh ya. Tidak aneh 45:01 sebetulnya kalau di rumah kita ada beras 45:03 satu kintal enggak ada yang masak ya 45:05 enggak ya laparlah gitu 45:09 kan. Kita enggak lapar karena ada yang 45:10 masak. Gitu juga dengan gula. Kalau 45:13 gulanya, gula saya banyak, tinggi 500 45:15 malah malah kok saya jadi lemas ya lemas 45:19 karena tidak ada yang mengolah 45:20 insulinnya resisten. 45:22 Oke. 45:23 Iya. 45:24 Oke. Pertanyaan berikut dari hamba 45:27 Allah, dokter, apakah betul diabetes 45:29 dapat menyebabkan impotensi? 45:33 Iya, impotensi itu ee diabetes akan 45:37 berpengaruh ke pembuluh darah ya. Jadi 45:40 ee kalau k ee 45:42 apa impotensi itu apa lawannya potensi 45:45 ya 45:46 kemampuan seorang laki-laki untuk 45:50 berdiri tegak ya menjalankan tugasnya 45:53 itu sebetulnya bukan otot itu ya bukan 45:56 sarafah bukan otot tapi pembuluh darah 45:59 jadi pembuluh darah itu dengan dengan ee 46:02 apa dengan 46:07 gairah kita dia akan mengalir ke 46:10 kemaluan menyebabkan kemaluan ee 46:13 laki-laki berdiri ya menjalankan 46:17 fungsinya ya. Tapi kalau pembul darahnya 46:19 terganggu ya alirannya terganggu tentu 46:21 dia terjadilah impotensi ya. Jadi untuk 46:25 mengimpotensi ya kita harus membuat 46:26 supaya ee pembuluh darah itu ee tetap 46:31 baik ya. Itu satu faktor. Faktor lain 46:34 kalau sudah mulang begitu yang 46:36 bersangkutan stres, stresnya pun bisa 46:39 bikin hipotensi gitu ya. Waduh saya 46:41 enggak bisa bangun. Nah, stres itu juga 46:42 pun membikin hipotensi. Sehingga banyak 46:45 obat-obatan yang diberikan untuk 46:47 hipotensi itu. Yang pertama untuk ee 46:50 aliran darah ke organ vital. Kemudian 46:53 untuk menurunkan stres tadi menurunkan 46:55 depresi sehingga ee ketika stresnya ee 46:59 depresinya hilang ee potensinya bisa 47:02 kembali. 47:03 Oke. Kemudian 47:04 ya tidak mudah memang 47:07 ini pertanyaan yang masuk banyak sekali 47:08 Dok. Nih ada dari Daeng Umi. 47:10 Asalamualaikum Dr. Toton 47:13 saya mau tanya Dok. Kalau diabetes 47:15 keturunan, apakah bisa disembuhkan? Saya 47:18 sudah pakai insulin, tapi saya kalau 47:20 emosi gula darah saya malah cepat naik. 47:22 Jadi harus bagaimana, Dokter dari Daing 47:26 Umi? 47:27 Iya. Tadi kan salah satu faktor yang 47:29 menyebabkan ee resistensi insulin adalah 47:32 stres ya. Emosi itu termasuk stres ya. 47:36 Jadi kita ee harus ee berusaha untuk ee 47:40 menurunkan stres ya. Salah satunya 47:43 adalah salat ya. Kenapa salah satunya? 47:46 Karena ya sebetulnya bukan hanya salat 47:48 ya, ikhlas pun 47:51 ee menghilangkan menghilangkan stres ya. 47:54 Nah, saya punya contoh ini saya diri 47:56 saya sendiri nih. 47:58 Saya jadi dokter itu pernah ee waktu 48:01 masih residen ya, belajar penyakit dalam 48:04 di RSCM itu ada pasien yang tidak mampu 48:09 waktu itu belum ada BPJS ya. 48:11 Heeh. He 48:12 tidak mampu memerlukan pemeriksaan yang 48:15 saya harus mendatangi kepala bagian 48:18 radiologi untuk minta pemeriksaan itu 48:20 ya. 48:21 Ee saya bujuk sana, saya ngantri, saya 48:23 bujuk akhirnya ya silakan ee Mas Toton 48:26 itu pasiennya besok dibawa ke sini kita 48:29 akan lakukan pemeriksaan gratis katanya. 48:32 Nah saya sampaikan kepada pasiennya 48:34 ternyata pasiennya enggak Dok, saya 48:35 pulang aja katanya. 48:37 Ah itu bikin saya stres ya. Akhirnya 48:40 asam lambung saya meningkat gitu kan. E 48:43 akhirnya lama-lama saya pikir, "Waduh, 48:45 kenapa saya harus stres gitu ya." Kita 48:47 ya sudah ikhlas saja. Kalau memang sudah 48:49 begitu ya kita terima saja. Kasihannya 48:52 tidak mau. Mungkin kalau Allah tidak 48:53 menyembuhkan, tidak memberi ini ya kita 48:56 kan hanya berusaha kita usaha kita 48:57 lakukan apa yang lakukan hasilnya. 49:01 Apakah sembuh atau tidak sembuh, apakah 49:03 pasiennya ee bersedia atau tidak 49:06 bersedia, akhirnya ingin pulang ketemu 49:08 lagi, ya kita terima saja kita ikhlas 49:10 sehingga itu akan membuat hati kita 49:13 tenang, tidak stres. Ya, tadi gula darah 49:15 jadi tidak cenderung meningkat ya. Jadi 49:18 ee ya salat juga termasuk menghilangkan 49:22 stres ya, 49:23 sifat ikhlas ya. Jadi ikhlas penting ya, 49:26 ikhlas menerima 49:29 ee apa yang ditentukan oleh Allah ya itu 49:33 penting ya. 49:34 Oke, 49:34 itu 49:35 Dok, ini mungkin pertanyaan terakhir ini 49:37 dari Ibu Titi, Dok. Saya minum Metrofin 49:40 eh Menformin 49:43 dan HCl dua kali sehari. Aman enggak? 49:48 HC HCT mungkin ya. 49:51 HC HCT apa HCl ya? 49:54 Methormin dan HCl. 49:55 Oh, methormin. HCl itu. Iya, itu satu 49:58 obat itu aman. Aman. 49:59 Oh, aman ya. Oke. 50:00 Aman. Iya, aman. Enggak apa-apa bisa 50:02 diteruskan aja meskipun gula darah sudah 50:05 normal enggak apa-apa teruskan saja. Itu 50:07 ee sifatnya dia membantu insulin untuk 50:11 rajin ya meningkatkan stitas insulin. 50:13 Enggak usah stres, ah ini saya harus 50:15 minum obat. Enggak apa-apa kita enggak 50:17 ada salahnya kita membantu insulin untuk 50:19 rajin gitu ya. 50:22 Yang ngasih apa? 50:24 ngasih apa jasa bulanan gitu ya tambahan 50:29 ya. 50:29 Oke, ini pertanyaan terakhir kali ini 50:31 ya. Dokter saya orang Cianjur dokter 50:34 praktiknya di rumah sakit mana? 50:39 Saya praktiknya di di RSDH ee di rumah 50:43 sakit Hafiz, tapi kalau praktik pribadi 50:47 di Blk ya. 50:49 Blk. Oke, Jir. 50:52 Oke. Baik, Dok. Terima kasih atas 50:54 penjelasannya mengenai remisi diabetes. 50:57 Mudah-mudahan bermanfaat. 51:00 Kita akan jumpa lagi pada ruang 51:01 kesehatan ee pada Kamis depan. Terima 51:04 kasih, Dok. Salam buat teman-teman di 51:06 Cianjur. 51:08 Makasih. Asalamualaikum warahmatullahi 51:10 wabarakatuh. 51:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:13 wabarakatuh. Ya, demikian 51:18 betes. Apakah diabetes dapat disemukan? 51:20 dari dr. Toton Suryono 51:23 spesialis penyakit dalam yang praktik di 51:26 Cianjur. Terima kasih sekali lagi saya 51:28 Muhammad Krisnan Oni Saputra dan Algi 51:31 mohon pamit. Wabillahi taufik 51:32 walhidayah. Wasalamualaikum 51:33 warahmatullahi wabarakatuh. 51:35 Waalaikumsalam.