Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 Ras TV 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:13 Assalamualaikum warahmatullahi 0:15 wabarakatuh. Waalaikumsalam. sholli ala 0:20 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:23 Muhammad. 0:24 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:26 subhanahu wa taala, bagaimana kabarnya 0:29 di siang hari ini? Semoga dalam keadaan 0:32 sehat walafiat dan selalu dalam 0:34 lindungan Allah subhanahu wa taala. 0:36 Amin. Kita kembali berjumpa di program 0:39 bincang wakaf 0:41 [mendengus] 0:42 yang hadir setiap Kamis untuk mengupas 0:45 tuntas berbagai inspirasi dan solusi 0:48 wakaf dalam kehidupan kita. 0:51 Dan di siang hari ini, Ikhwan dan 0:52 akhwat, kita akan bahas sebuah tema yang 0:54 sangat penting dan dekat dengan 0:56 persoalan masyarakat 0:58 yaitu memanfaatkan wakaf produktif untuk 1:01 menanggulangi kemiskinan 1:04 di tengah meningkatnya tantangan ekonomi 1:06 dan lemahnya daya beli masyarakat. 1:09 Tentu wakaf produktif hadir sebagai 1:12 sumber harapan baru. Bukan hanya memberi 1:15 manfaat jangka panjang, tapi juga 1:17 membuka peluang usaha, menyediakan modal 1:20 kerja, dan menguatkan kemandirian 1:23 ekonomi umat. 1:25 Bersama telah hadir narasumber kita yang 1:28 kompeten di bidangnya, yaitu ee 1:32 Bapak Syafrul Lubis 1:34 yang insyaallah pada siang hari ini kita 1:36 akan menggali bagaimana wakaf produktif 1:39 dikelola bagaimana sinergi antara para 1:42 ahli, pelaku usaha, dan para dermawan 1:45 dapat terbentuk, serta contoh-contoh 1:48 nyata seperti program Versil Lembaga 1:51 Wakaf Silaturahim, Kebun Ras hingga 1:54 optimalisasi Raden Farm. 1:57 Demikian. Langsung saja kita sapa eh 2:02 eh Pak Syafril. Assalamualaikum 2:04 warahmatullahi wabarakatuh Pak Syafril. 2:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:07 wabarakatuh Sehat ya Pak Syafril ya? 2:09 Alhamdulillah. 2:10 Alhamdulillah. Baik Pak Syafril, 2:11 silakan. 2:12 Iya. 2:12 Baik. 2:14 Pendengar, pemirsa Radio Silaturahim dan 2:18 TV Rasio. 2:19 Alhamdulillah kita bertemu lagi dalam 2:21 bincang wakaf 2:23 yang 2:25 mencoba meningkatkan 2:27 literasi tentang pemahaman wakaf 2:31 yang ujungnya adalah meningkatnya wakaf 2:34 di negeri kita tercinta ini. Tapi 2:37 sebelum kita teruskan saya mau baca 2:38 surat yang relevan dengan ini dulu Mas 2:40 Agus. Ya, ini adalah surat Al Baqarah 2:43 ayat 261. 2:45 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:48 Bismillahirrahmanirrahim. 2:51 Masalulladzina yunfiquna amwalahum fi 2:56 sabilillahi 2:57 kamatsali habbah kamatsali habbatin 3:01 ambatat sab'a sanabila fi kulli 3:05 sumbulatin mi'atu habbah. 3:09 Wallahu yudha'ifu liman yasya' 3:14 wallahu wasi'un alim. 3:19 Perumpamaan 3:21 orang yang menginfakkan hartanya di 3:24 jalan Allah 3:26 seperti sebutir biji yang menumbuhkan 3:30 tujuh tangkai 3:31 pada setiap tangkai ada 100 biji. 3:35 Allah melipatgandakan bagi siapa yang 3:37 Dia kehendaki dan Allah Maha Luas, Maha 3:40 Mengetahui. Sadaqallahuladzim. 3:42 Sadaqallahuladzim. 3:44 Pemirsa, pendengar sekalian 3:47 kalau kita cerna 3:49 surat Al Baqarah 3:52 ayat 261 ini niscaya 3:56 kita akan berlomba-lomba 3:59 untuk 4:00 beramal jariyah. 4:02 Termasuk di antaranya adalah berwakaf. 4:05 Wakaf ini adalah ibadah yang khas 4:09 karena dia 4:11 tetap utuh berkesinambungan sampai kita 4:13 kembali kepada Allah. 4:15 Karena Mas Agus 4:17 pendengar, pemirsa 4:19 begitu Anda berwakaf maka harta wakaf 4:22 itu 4:23 harus dipelihara 4:25 tidak boleh berkurang. 4:28 Harus memberi manfaat terus-menerus. 4:31 Nah 4:32 dalam konteks ini sebenarnya wakaf dapat 4:36 berperan sangat penting 4:39 berperan sangat vital di dalam 4:41 upaya-upaya penanggulangan kemiskinan. 4:45 Seperti 4:46 kita pahami di negeri tercinta kita ini 4:50 tingkat kemiskinan itu masih cukup 4:52 tinggi. 4:54 Kalau berdasar berdasarkan BPS 4:58 bahwa dengan standar hidup per hari per 5:01 orang 5:02 itu 20.000 5:04 artinya dengan uang 20.000 satu orang 5:08 bisa makan, bisa punya tempat tinggal 5:12 bisa termasuk sekolah dan seterusnya. 5:16 Ya, itu standar BPS yang 5:19 masuk kategori miskin itu masih 8,57% 5:22 atau 24 jutaan. 5:25 Tetapi di sisi lain pemerintah sudah 5:28 mencanangkan bahwa 5:30 Indonesia itu sudah mampu masuk ke 5:35 kelompok-kelompok 5:37 apa negara yang penghasilannya 5:40 menengah disebut dengan upper middle 5:44 income 5:45 country. 5:46 Heeh. Nah, kalau Indonesia masuk ke 5:49 level itu, 5:51 maka biaya hidupnya itu 5:54 kurang lebih harus juga naik 5:58 menjadi kira-kira 6:02 100.000-an per hari per orang. 6:05 Makan, pendidikan, dan sebagainya. 6:08 Nah, kalau diambil patokan ini, Mas 6:10 Agus, maka 6:11 yang belum mencapai ini, itu jumlahnya 6:14 bisa 68% lebih. 6:17 Jumlahnya 194 jutaan orang. 6:21 Nah, 6:22 mencernai ini, ee pendengar pemirsa 6:25 sekalian, 6:26 tanpa mencoba mempermasalahkan, 6:29 mempertentangkan antara data BPS 6:32 dengan data World Bank, Heeh. ya. 6:35 Kita coba cari jalan keluar gimana? Apa 6:37 yang kita perlu lakukan? Apa yang kita 6:38 bisa lakukan 6:39 untuk menanggulangi kemiskinan ini. 6:41 Kemiskinan ini nyata di depan mata kita. 6:45 Hampir setiap perti 6:47 persimpangan ada yang ini, ya. 6:50 Yang minta tiap putaran Iya. ada yang 6:53 tekan, nah, saking tidak ada lagi 6:55 lapangan kerja. 6:57 Keluar dari pompa bensin, keluar dari 6:58 toko-toko, dan sebagainya. Ada yang 7:00 nungguin kita. 7:01 Heeh. 7:02 Nah, ini di antaranya. 7:04 Nah, karena itu, 7:06 wakaf kita harapkan bisa menjadi Heeh. 7:11 penopang bagi kegiatan usaha. Baik. 7:15 Begini, Mas Agus. Begitu pendengar kita 7:19 berniat mau bikin usaha, Heeh. 7:22 mulai mengatakan, 7:23 "Saya kurang paham bisnis ini. Kalau 7:26 saya mau bikin warung, warung sudah 7:27 banyak. Heeh. Saya mau bikin ee toko di 7:31 kampung, sudah banyak. Saya mau bertani, 7:34 saya kurang paham." 7:35 Nah, karena itu perlu pemahaman tentang 7:38 bagaimana merencanakan, mengelola, dan 7:41 sebagainya. 7:42 tapi ada lagi 7:43 hambatan kedua 7:45 tapi saya enggak punya modal kerja untuk 7:46 memulai memulai usaha itu 7:49 ah 7:50 jadi 7:51 memulai usaha kalaupun ada keinginan 7:54 perlu ilmu 7:55 kemudian perlu sekurang-kurangnya modal 7:57 kerja awal itu yang menghambat nah 8:01 baik kita cari coba cari jalan keluarnya 8:03 Mas 8:03 Mas Afril sebelum masuk lebih jauh boleh 8:05 dijelaskan dulu apa yang dimaksud dengan 8:07 ee wakaf produktif karena memang banyak 8:11 masyarakat ini Mas Afril yang masih 8:12 mengira wakaf itu hanya sebatas tanah 8:15 kuburan atau masjid oke baik ya 8:18 silakan ee pendengar pemirsa wakaf ini 8:22 adalah bagian dari jariah yang 8:25 dijelaskan di surat Al Baqarah 261 tadi 8:29 iya artinya putus wakaf itu kan terputus 8:33 berhenti kalau kita baca Quran wakaf 8:34 berhenti iya berhenti kepemilikan harta 8:38 tertentu karena sudah diserahkan kepada 8:40 Allah oke baik apa yang diserahkan 8:43 kepada Allah itu 8:44 ada harta bergerak dan harta tidak 8:47 bergerak 8:49 selama ini pemahaman wakaf itu sebagian 8:51 besar harta tidak bergerak Mas Agus iya 8:54 oh ada tanah saya mau tanah ini dibikin 8:57 masjid dibikin mushola 9:00 ada juga bikin oke bikin pemakaman 9:02 sehingga disebut tanah wakaf iya 9:04 kenapa karena tidak ada lagi memiliki 9:06 tanah wakaf ini kan sudah sudah 9:08 diserahkan 9:09 kemudian ada lagi 9:12 menyerahkan tanah 9:14 oke saya serahkan tanah sekian tapi saya 9:16 ingin dibikinkan pesantren di atasnya he 9:19 em oke tanah wakaf seperti itu sah-sah 9:22 saja baik saja 9:23 hanya memang kalau seperti lembaga wakaf 9:26 silaturahim kalau mau menerima wakaf oke 9:30 ada yang mau kasih tanah sama kita ada 9:32 2 hektar 3 hektar 4 hektar dan 9:34 sebagainya 9:35 minta dibikinin pesantren tapi kan kita 9:38 harus cari uang lagi yang bikin 9:39 pesantrennya. Ya, kalau kita enggak 9:42 tidak punya kemampuan menghimpun dana 9:44 wakaf lanjutan, 9:47 tentu sulit kita menerima. Nah, itu 9:48 adalah wakaf barang tidak bergerak. 9:52 Nah, ada lagi wara wakaf barang 9:54 bergerak. Termasuk di antaranya uang, 9:58 emas, saham dan sebagainya yang bisa 10:04 dimanfaatkan secara lebih luas. 10:07 Ya. Nah, wakaf uang ini harus dapat izin 10:11 dari Badan Wakaf Indonesia untuk menjadi 10:13 pengumpulnya. Nah, 10:15 Lembaga Wakaf Silaturahim adalah 10:19 ban pekerja dari Yayasan Wakaf Rumah 10:23 Quran Silaturahim yang sudah terdaftar 10:25 di Badan Wakaf Indonesia. Nah, 10:28 kalau kita berbicara wakaf produktif, 10:30 kita berharap kita bergotong royong 10:34 para wakif menempatkan uang mereka 10:38 sebagai wakaf uang atau wakaf tunai yang 10:42 bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan 10:45 produktif. Oke, bikin pertanian, modal 10:48 usaha untuk bikin warung, untuk 10:51 peternakan dan sebagainya. 10:53 Itu wakaf hanya modal awal harus 10:58 dikembalikan. Heeh. Nah, itu yang kita 11:00 sebut dengan wakaf produktif. Wakaf yang 11:02 dihimpun dari para wakif 11:05 yang kita gunakan untuk membangun, 11:09 mengembangkan berbagai kegiatan usaha 11:11 produktif. Heeh. Sehingga kita sebut 11:14 dengan 11:15 wakaf produktif. Apakah wakaf produktif 11:18 ini boleh dipakai? Boleh, tapi harus 11:21 dikembalikan. Heeh. 11:23 Nah, 11:24 Mas Agus, pemirsa, pendengar, 11:27 kita mungkin familiar dengan apa yang 11:29 disebut 11:30 dana abadi. Iya. 11:32 ada 11:33 misalnya pengusaha besar he em dia 11:35 tempatkan sekian puluh miliar di satu 11:39 deposito di bank bunganya digunakan 11:42 membiayai apakah sekolah, apakah 11:45 macam-macam he em ya, termasuk ada juga 11:47 masjid satu masjid besar yang dibiayai 11:50 dari dana abadi 11:52 dan itu bunganya yang membiayainya nah 11:55 kalau wakaf 11:58 wakaf boleh digunakan membiayai 12:00 kegiatan-kegiatan produktif yang sejalan 12:03 dengan kebutuhan masyarakat yang tidak 12:06 bertentangan dengan syariat he em tetapi 12:09 nazir yang mengeluarkan uang itu he em 12:12 berkewajiban uang itu harus kembali 12:16 dan itu kalau ditempatkan di kegiatan 12:18 usaha tidak boleh pakai bunga 12:21 terus manfaatnya apa? boleh kita dapat 12:24 bagi hasil sehingga nanti uang itu 12:28 kalau dipinjamkan misalnya 30 juta 12:32 sudah dapat pengembaliannya ditambah 12:34 lagi dengan bagi hasil iya ya, sehingga 12:37 akan lebih bermanfaat daripada uang itu 12:39 nongkrong terus di bank gitu, kurang 12:40 lebih seperti itu yang disebut dengan 12:42 wakaf produktif he em ya, dan wakaf 12:44 produktif ini Mas Sandi 12:46 Mas Agus bisa 12:49 kumpulan dari banyak orang disebut 12:51 dengan crowd funding banyak yang 12:53 menabung sering jadi saya tanyakan 12:55 begini 12:57 misalnya Mas Sandi Anda mampu enggak 13:00 berwakaf 13:02 setahun sekali 100.000 13:06 rasanya wak 13:06 mampu gitu ya, dan banyak seperti itu 13:09 tetapi ternyata yang terhimpun dari 13:11 kegiatan seperti ini masih kurang 13:13 banyak, karena itu kita perlu 13:14 sosialisasi terus Badan Wakaf Indonesia 13:17 he em yang merupakan representasi resmi 13:19 dari pemerintah untuk mengelola wakaf 13:22 sekarang lagi gencar ke 13:23 perguruan-perguruan tinggi untuk 13:25 meningkatkan 13:26 literasi atau pemahaman mahasiswa, dosen 13:31 dan masyarakat tentang peran wakaf. 13:34 Saya ingin singgung sedikit walaupun ini 13:36 sudah berulang-ulang di negara, salah 13:38 satu negara yang 13:40 penghasilannya itu lebih rendah dari 13:43 Indonesia He eh. Bangladesh 13:45 itu wakaf di sana perolehannya itu 13:48 sangat tinggi, mereka bisa bangun 13:50 perguruan tinggi, bisa bangun kota, bisa 13:52 bangun sekolah, masjid dan sebagainya. 13:55 Nah, kita di Indonesia 13:57 melalui literasi wakaf 14:00 baik oleh BWI maupun lewat Radio 14:03 Silaturahim ini berharap pendengar Ras 14:06 Hil memahami tentang wakaf ini Allah 14:10 sudah janjikan diganti 700 kali 14:14 dan uang wakaf itu akan terus berada 14:18 memberi manfaat dianggap sebagai jariyah 14:21 sampai kita kembali kepada Allah. Iya. 14:23 Ya, gitu kurang lebih gambaran wakaf 14:26 produktif ini. Nah, ini menarik sekali 14:28 kan, Pak. Karena memang kalau kita lihat 14:31 saat ini itu banyak keluarga miskin yang 14:34 bukan hanya membutuhkan bantuan sesaat 14:37 tapi juga pemberdayaan jangka panjang. 14:39 Nah 14:40 seberapa besar peluang wakaf produktif 14:42 untuk menjadi solusi konkret? 14:45 Baik. 14:46 Ras Hil saat ini sedang mengelola satu 14:49 kebun. He eh. Kebun itu 14:53 enggak terlalu luas. He eh. Kira-kira 14:55 700 m. He eh. Itu terdiri dari kapling 14:58 rumah yang masih belum ditanami. 15:02 Tadinya hanya di ditanam tumbuh di sana 15:05 itu pisang liar saja. Iya. Tidak 15:07 produktif di samping semak, kemudian 15:11 sarang nyamuk dan sebagainya. Pemilik 15:14 mengizinkan Ras Hil untuk mengolahnya. 15:16 Kita olah 15:18 kemudian itu menjadi kebun nantinya. 15:20 Iya. 15:21 Karena 15:23 kebun Rasin ini juga enggak punya modal, 15:25 kita pinjamlah uang dari lembaga wakaf 15:29 silaturahim. Heeh. 15:31 Itu diolah menjadi kebun sayur. Heeh. 15:34 Nanti selanjutnya kebun sayur ini 15:36 tiap hari akan panen. 15:39 Tiap hari 15:41 nanam. Jadi kalau satu hari hanya tanam 15:44 dua gulutan Heeh. ukurannya itu 15:48 eee 80 cm * 4 m. 15:51 Tanam tiap hari dua gulutan atau tiga 15:53 gulutan, tapi tiap hari juga panen tiga 15:55 gulutan. Itu uangnya cukup untuk 15:58 mengganti biaya wakaf membiayai satu 16:02 orang pekerja Iya. ya. 16:04 Kemudian biar pekerja ini mestinya eee 16:09 cukuplah. Heeh. Ya, lebih baik dari yang 16:12 data BPS tadi. Kemudian 16:15 eee 16:18 kita juga 16:21 nanti akan berkolaborasi dengan pedagang 16:24 sayur keliling. Heeh. Dia tambah lagi 16:27 bisnisnya yang dia bisa jual sayur 16:31 ke langganannya yang berupa sayur 16:34 organik. Nah, ini juga membuka, 16:36 memperluas lapangan kerja lainnya. Dan 16:38 ini sinergi-sinergi ini akan terus 16:40 bergulir, ya. 16:42 Di samping kebun, mungkin farm atau 16:45 peternakan, ini juga akan membuka 16:47 lapangan-lapangan kerja 16:49 di samping hasil penjualannya juga akan 16:54 mampu, akan dapat dibagi untuk 16:57 penanggulangan kemiskinan itu, Mas 16:59 Afril, Mas Agus. Kurang lebih gitu. 17:01 Baik, Mas Afril. Nah, eee 17:04 jadi para pewakif yang dia eee 17:08 memberikan wakafnya ke Rasin itu akan 17:12 dialihkan 17:12 Bukan ke Rasin, ke lembaga wakaf Rasin. 17:14 Rasin itu dialihkan ke kebun Rasul. 17:17 Digunakan dana yang terkumpul itu 17:20 membiayai 17:23 pembangunan, penataan, penyiapan lahan 17:25 kebun Rasul. 17:27 Sampai nanti 2 bulan paling lama dia 17:29 sudah mulai bisa mencicil kembali. He 17:31 eh. Karena seperti tadi saya sampaikan 17:34 uang wakaf ini wajib dikembalikan, tidak 17:37 boleh berkurang jumlahnya. Nanti kalau 17:39 terkumpul kita gunakan lagi untuk kebun 17:41 lain. 17:42 Atau kalau ada pendengar yang mau bikin 17:45 satu usaha lain, kita bisa evaluasi, 17:49 kita akan bantu bila memang usaha itu 17:52 layak gitu. Memang banyak juga 17:55 Mas Agus. 17:57 Banyak orang bisa dong saya pinjam uang 17:59 dari wakaf Rasul, tapi begitu kita 18:02 evaluasi penggunaannya itu lebih banyak 18:05 penggunaannya sebagai 18:08 apa namanya sebagai konsumsi, ya sebagai 18:12 bahan untuk 18:15 apa? 18:16 Pengeluaran konsumtif. Itu tidak akan 18:18 tidak cocok. Harus digunakan untuk 18:21 sesuatu yang akan memberi hasil 18:23 yang bisa mengembalikan pinjaman itu. 18:25 Jadi beberapa yang minta bantuan, tolong 18:28 dong saya pinjam 18:29 uang 18:31 uang dari lembaga wakaf untuk biaya 18:33 hidup, enggak bisa itu ini karena ini 18:35 bukan modal koperasi simpan pinjam. He 18:38 eh. 18:39 Nah jadi 18:40 dengan itu kita bisa memberi kesempatan 18:42 kerja walaupun belum banyak. Begitu kita 18:45 nanti misalnya perbaiki farming 18:48 di Jatiraden, kita buka kesempatan kerja 18:52 di situ tiga orang misalnya begitu, 18:54 begitu seterusnya. He eh. 18:57 Gambarannya kurang lebih manfaat dari 19:00 ee 19:02 wakaf produktif ini 19:04 disalurkan ke bidang-bidang tertentu 19:07 yang akan membuka kesempatan kerja bagi 19:11 eh, 19:12 Selama ini LWS sendiri selain pertanian 19:14 kemana saja Pak eh, hasil-hasil atau 19:17 unit-unit usaha yang sudah dibuka lewat 19:19 LWS ini, Pak? Ya, beberapa dana LWS itu 19:22 tadi kami sampaikan untuk menopang modal 19:26 kerja untuk pembangunan rumah yang untuk 19:28 dijual. Ehm. Dan setelah dijual nah, itu 19:31 uang dikembalikan kembali. Ehm. Jadi 19:33 lebih hemat Ehm. daripada pinjam ke bank 19:37 tetapi 19:39 eh, lembaga wakaf Ehm. Silaturahim dapat 19:40 manfaat. Jadi kalau misalnya pinjamnya 19:43 katakanlah 20 juta Ehm. nanti mereka 19:46 bagi hasil ditambahkan ke yang 20 juta 19:49 itu. Jadi perkembangannya jauh lebih 19:50 bermanfaat 19:52 daripada disimpan di bank saja gitu. 19:55 Iya. 19:56 Nah, jadi di antaranya adalah untuk 19:59 eh, membangun 20:01 rumah. Ehm. 20:02 Ada developer 20:04 yang pinjam uang tambahan untuk 20:05 membangun rumah itu juga kita pinjamkan. 20:08 Ehm. 20:09 Eh, ada beberapa kegiatan dakwah yang 20:12 memerlukan dana tambahan kita pinjamkan 20:15 dan itu dikembalikan. Ehm. Seperti itu 20:17 kurang lebih. Apa bedanya Bait eh, LWS 20:21 atau lembaga wakaf taruhlah Silaturahim 20:23 dengan Baitul Mal, Pak? 20:25 Baik, kalau Baitul Mal adalah tempat 20:29 dihimpunnya 20:31 dana dari masyarakat baik itu jariyah, 20:33 infak, sedekah Ehm. zakat Iya. bisa di 20:39 dikumpulkan dihimpun di Baitul Mal. Ehm. 20:42 Siapa pengelola Baitul Mal di zaman 20:44 Rasulullah 20:46 pengelola di zaman eh, 20:49 kekhalifahan itu khalifah sendiri yang 20:51 menjadi 20:53 amir dari Baitul Mal. 20:55 Nah, uang dari Baitul Mal ini digunakan 20:58 untuk membiayai 21:01 eh, dakwah Islam, membiayai orang-orang 21:05 yang berkekurangan dan seterusnya. 21:08 Nah, di dalam 21:10 Baitul Mal ini sendiri terhimpun juga di 21:13 situ zakat. Iya. Nah, zakat ini kan 21:15 peruntukannya tertentu. Heeh. Misalnya 21:17 zakat hanya boleh salah satunya 21:21 miskin, dhuafa, orang berhutang, orang 21:24 dan sebagainya. Amanah yang itu ya. 21:26 Sedangkan wakaf 21:28 untuk apa saja boleh, syaratnya harus 21:30 dikembalikan. 21:32 Heeh. 21:33 Nah. 21:34 Kenapa? Karena wakaf ini harus 21:36 dipelihara tetap utuh supaya bisa 21:38 digunakan untuk penggunaan yang lain. 21:41 Kalau misalnya kebun berhasil meminjam, 21:43 maka begitu kembali kita bisa bantu 21:46 masyarakat lain yang 21:48 mau bikin kebun. Heeh. Kalau sudah kita 21:51 lakukan 21:53 apa namanya feasibility study atau studi 21:55 kelayakan sederhana dan layak, Heeh. 21:58 kita akan bantu gitu. Heeh. Tapi tentu 22:01 karena ini bukan lembaga simpan pinjam, 22:04 kalau ada yang mau menggunakan dana 22:06 wakaf itu dan dananya tersedia, Iya. 22:09 kita tentu akan evaluasi dulu. Nah, 22:12 masalahnya Mas Agus, 22:14 kaitannya dengan ketersediaan dana wakaf 22:17 ini tergantung kepada 22:20 banyak tidaknya yang 22:22 berwakaf atau disebut wakif. Nah, karena 22:25 itu pada kesempatan hari ini kita 22:27 menghimbau 22:29 para aghniya, para aghniya ini para 22:32 orang-orang kaya atau orang-orang yang 22:33 punya harta 22:35 supaya berwakaf lah. 22:38 Kemudian ada lagi begini, Mas Agus. 22:40 Namanya wakaf berjangka. 22:43 Wakaf Saya ya, saya punya tanah 22:46 yang sekarang belum saya pakai, saya 22:49 wakafkan, tapi hanya untuk jangka waktu 22:53 3 tahun. Silakan manfaatkan untuk 3 22:56 tahun itu. Heeh. Mau bikin kebun, bikin 22:59 peternakan dan sebagainya, silakan. 23:01 Tetapi setelah 3 tahun akan kembali 23:03 kepada saya. Jadi saya berwakafnya 23:06 wakif seperti wakif berjangka ini memang 23:09 mewakafkan 23:10 hartanya itu hanya untuk jangka waktu 23:12 tertentu, boleh juga. 23:14 Jadi intinya Mas Agus 23:17 para aghnia, para pendengar, para 23:19 pemirsa yang memiliki harta 23:22 yang bisa dibagi ya 23:25 maka berwakaf lah. 23:28 Ya berwakaf lah karena nilai dari jariah 23:31 ini pada saat seseorang kembali kepada 23:34 Allah maka itu adalah salah satu yang 23:37 akan membelanya di hadapan Allah insya 23:39 Allah begitu. 23:40 Jadi kalau saya bisa tangkap kalau 23:43 misalnya pendengar tidak punya uang cash 23:45 misalnya Mas Hafri, terus dia datang ke 23:48 LWS 23:49 dia hanya punya emas itu bisa 23:51 diwakafkan. 23:52 Bisa diwakafkan. Bisa diwakafkan, nanti 23:54 [berdehem] dalam jangka waktu tertentu 23:55 misalnya 1 tahun dan 2 tahun bisa 23:57 diambil lagi. Nah kalau dia ikrarnya 24:00 ikrarnya adalah saya mewakafkan ini 24:05 ya emas he em 24:08 untuk jangka waktu 3 tahun. Iya. Ya, 24:12 setelah itu dikembalikan bisa juga, 24:14 namanya jangka namanya wakaf berjangka. 24:18 He em. Tetapi kita juga perlu hati-hati 24:20 kalau memang menerima emas 24:23 [berdehem] 24:23 nilainya fluktuatif 24:25 nilainya misalnya itu kira-kira 20 juta 24:29 pada saat harus kembali 3 tahun kemudian 24:32 eh sudah menjadi 30 juta tentu harus 24:34 dipertimbangkan bukan tidak boleh. Oke. 24:37 Kalau kita terima emas katakanlah 24:39 senilai 20 juta misalnya he em tapi kita 24:42 yakin dengan uang 20 juta ini kita bisa 24:44 manfaatkan untuk bikin peternakan he em 24:48 kambingnya 30 ekor misalnya he em 24:52 urinnya bisa dijual, kotorannya bisa di 24:54 menjadi pupuk nanti saya bisa kembalikan 24:58 ini walaupun berapa walaupun harganya 25:00 naik, tapi saya sudah bikin perhitungan 25:02 kalau harga naik 25:04 harga emas itu naik dengan perhitungan 25:06 katakanlah rata-rata per bulannya 2,5% 25:10 tapi kalau saya dapat penghasilan untung 25:12 dari kegiatan usaha ini nanti 10% 25:14 kemudian saya bagi juga untuk wakaf 25:17 sehingga nilainya bisa layak saja kita 25:19 terima. 25:20 Ya, selayaknya kita terima. 25:23 Nah, jadi intinya Mas Agus, silakan 25:26 eee 25:27 saudara-saudaraku 25:29 pendengar 25:30 Radio Silaturahim 25:32 pemirsa 25:33 TV Rasya 25:35 berwakaf-lah 25:37 mekanisme mudah kok 25:40 silakan 25:42 hubungi kita 25:44 di telepon 25:46 eee 0816 855488 25:50 itu 25:51 bahwa mau berwakaf 25:53 kemudian nanti 25:55 Bapak Ibu transfer ke rekening Lembaga 25:58 Wakaf Silaturahim 26:00 di situ ada nomornya Mas Agus 26:03 ya 26:04 transfer ke Lembaga Wakaf Silaturahim 26:06 nomornya 26:08 2222 26:09 ya 2 nya 4 kali 300307 26:13 kemudian 26:14 [berdehem] 26:14 waktu Bapak Ibu mentransfer itu sudah 26:17 berniat 26:19 bahwa ini adalah wakaf produktif 26:23 ya kemudian diberi tahu ke kita bahwa 26:26 sudah transfer wakaf sekian 26:29 ya maka kita catat itu sebagai wakaf 26:31 produktif ada juga yang berwakaf 26:33 misalnya 26:34 [berdehem] 26:35 untuk pembangunan masjid iya boleh nanti 26:39 suatu waktu kita akan salurkan kepada 26:40 pembangunan masjid atau 26:42 atau pengelolaan masjid misalnya gitu ya 26:46 tapi dalam konteks kita hari ini kita 26:48 mendorong supaya 26:51 eee wakif itu berkenan wakafnya itu 26:53 wakaf produktif karena akan lebih banyak 26:56 manfaatnya insyaallah 26:59 ya seperti saya ceritakan tadi bisa 27:00 membuat lapangan kerja, bisa memberi 27:02 penghasilan 27:04 kepada apa namanya bagi pedagang dan 27:06 sebagainya 27:07 dan tentu saja 27:10 sekali 27:12 ya bapak ibu 27:14 pemirsa [berdehem] berwakaf itu Allah 27:16 akan catat terus sampai 27:20 nanti sampai bapak ibu kembali kepada 27:22 Allah he em ya itu akan terus-menerus 27:27 sebagai amal jariyah yang tidak terputus 27:32 walaupun sudah diminta lagi 27:34 kalau 27:35 tadinya wakafnya wakaf berjangka maka 27:39 tentu saja perhitungannya adalah selama 27:42 wakaf itu bermanfaat he em ya kalau 27:44 sudah ingin dikembalikan 27:46 maka tentu Allah mencatat selama yang 27:48 bersangkutan berwakaf seperti yang 27:50 diperjanjikan kurang lebih begitu he em 27:53 baik ada bapak Rahman ee pak Safril 27:57 assalamualaikum warahmatullahi 27:58 wabarakatuh 27:59 waalaikumsalam warahmatullahi 28:00 wabarakatuh 28:00 syukron dengan pemanfaatan lahan tidur 28:03 sebagai kebun rasel di 28:05 residen silaturahim satu alhamdulillah 28:07 saran saya pak Safril untuk lahan yang 28:09 masih belum dikelola bisa ditanam pisang 28:13 tanduk nah ini ngomong-ngomong masalah 28:15 pertanian nih pak Safril ee juga mungkin 28:19 bisa di 28:20 ee kabarkan kepada kita tentang progres 28:24 dari kebun rasel ini pak Safril oh baik 28:26 silakan 28:26 [berdehem] 28:27 baik 28:28 menanam pisang memang ada manfaat karena 28:31 pisang itu begitu ditanam tidak hampir 28:34 tidak perlu pengelolaan he em 28:36 biasanya 28:38 ee kalau lahannya kecil kita ingin 28:40 optimal ya iya iya kalau kita sudah 28:42 pernah bikin perhitungan kalau kita 28:44 tanam pisang pisang ini jenis ini pisang 28:47 kepok, pisang tanduk, 28:49 Heeh. pisang raja, dengan masa 28:51 pertumbuhan nanti hasilnya dihitung, 28:54 maka menanam sayur itu jauh lebih 28:56 tinggi. Oke, perkembangannya sekarang, 28:59 lahan seluas 730 m itu sudah diratakan, 29:04 walaupun tadinya banyak sampah. 29:07 Kemudian sudah dibuat guludan, 29:09 guludan guludan itu 29:11 lebarnya 80 cm, 29:15 eh kemudian panjangnya 4 m. 29:18 Jadi kira-kira ya 3 m 3, 29:22 eh 6 m lah hitungannya itu ya. 29:26 Itu sekarang sudah ada 29:28 eh 14 gulutan. 29:31 Konsep yang kita mau lakukan ini adalah 29:34 setiap hari menanam, setiap hari 29:36 memanen. 29:37 Jadi kita tidak akan kalau kita tanam 29:39 kangkung semua, 30 hari kemudian 29:43 kita memperoleh kangkung 400 kilo, 29:46 jualnya repot juga ya. Iya. 29:48 Tapi [mendengus] kalau kita jual tiap 29:50 hari 29:51 30 kilo, Heeh. akan lebih lancar 29:54 penjualannya, tidak ada bazir 29:55 insyaallah. Heeh. 29:57 Jadi kita akan menanam setiap hari, 29:59 memanen setiap hari. Karena itu kita 30:01 tanam setiap hari itu hanya tiga 30:03 gulutan. 30:04 Nah, insyaallah hari Selasa depan ini 30:07 Panen. 30:08 Belum, baru mau tanam ya, tanam perdana. 30:10 Karena yang kita mau tanam itu awal-awal 30:12 ini adalah 30:13 sayuran yang umurnya itu 30 hari. Heeh. 30:18 Ya, kangkung, bayam, bayam merah, 30:21 pakcoy, 30:23 eh 30:25 yang seperti ini, 30:26 Heeh. maka 30:28 wak kalau ada 30 gulutan, kita tanam 30:31 gulutan pertama tanggal 1, 30:33 waktu kita menanam gulutan terakhir yang 30:36 nomor 30, pada saat yang sama kita sudah 30:39 panen yang nomor 1. Konsepnya seperti 30:40 itu. Iya. Dan ini kita beri pupuk 30:43 organik yang diolah dari kotoran kambing 30:48 yang difermentasi 30:50 dan urinnya yang yang juga difermentasi. 30:53 Jadi, insya Allah 30:54 kualitasnya itu organik, tidak 30:56 mengandung 30:58 unsur-unsur kimia. 31:01 Sebetulnya kalau pup apa sayur organik 31:03 kalau di toko-toko besar 31:05 Lotte Cibubur dan sebagainya harganya 31:06 lebih mahal, ya. Iya. 31:08 Tapi kita nanti akan edarkan juga ke 31:11 masyarakat sekitar, 31:13 ke sekolah silaturahim, 31:15 ke pedagang keliling. Nah, kalau hari 31:17 ini ada pedagang keliling yang mendengar 31:19 eh insya Allah 40 hari dari sekarang 31:22 sudah mulai bisa ancang-ancang ikut 31:25 membantu menjualkan 31:27 eh hasil panen kebun Rasel. Apakah 31:30 selain sayur 30 hari Rasel enggak nanam 31:32 yang lain? Cabe, kacang panjang, 31:35 mentimun dan sebagainya kita tanam. 31:37 Itu bukan di gulutannya, tapi di 31:39 pinggir-pinggirnya. Konsepnya sudah 31:41 baik. Kalau nanti kira-kira dua pekan 31:44 yang akan datang 31:46 ada pemirsa, pendengar yang ingin 31:48 melihat bagaimana konsep kebun Rasel 31:51 sudah bisa lihat walaupun belum 31:52 sepenuhnya ini bergulir. 31:55 Karena kalau dua pekan lagi, maka apa 31:58 yang akan kita tanam akan berusia 10 32:00 hari. 32:01 Kalau kangkung dia sudah sejengkal 32:03 tingginya. Iya. Ya. Kangkung yang kita 32:05 tanam insya Allah kangkung yang 32:07 kualitasnya bisa untuk hot plate 32:10 kangkung. Hot plate. Kalau kangkung 32:12 direbus yang kecil-kecil ya Pak Ning, 32:14 ini sejengkal terlalu ya. Tapi kita 32:16 tanam yang bisa 32:17 panjangnya itu hampir kira-kira 25 cm. 32:21 Cocok untuk standar 32:23 bagi restoran yang mau bikin hot plate. 32:27 Ya, jadi kalau restoran terutama Chinese 32:29 food 32:30 yang nanti kepingin memang di antara 32:33 menunya ada 32:35 eh hot plate kangkung 32:37 eh boleh dong bantu kebun kita kita akan 32:40 tanam seperti itu 32:42 atau ada restoran tertentu yang secara 32:44 teratur dia ingin 32:47 misalnya pakcoy oke oke kita akan bisa 32:50 tanam dengan tiap hari akan ada sekian 32:52 kilo begitu kurang lebih seperti itu 32:55 itu yang pertama yang kedua sedang kita 32:57 buat kebun rasil yang kedua di 33:00 di silaturahim rasil juga berhadapan 33:03 lokasi yang sama ya bukan ya di lokasi 33:05 yang sama tetapi kebun kita seberang 33:07 kebun rasil yang kedua kebun rasil dua 33:10 ini luasnya 700 meter konsepnya kurang 33:13 lebih sama dan proyek yang ketiga adalah 33:16 namanya raden farm 33:19 raden farm ini terletak di jatiraden 33:22 dikelola ustad agus di situ ada kambing 33:25 ada kolam 33:26 bukan agus ali agus ali di situ ada 33:29 kambing kandang kambingnya itu ada dua 33:31 masing-masing bisa 30 30 kita kebutuhan 33:35 pupuk untuk kebun rasil satu dan dua ini 33:39 insya allah akan kita ambil dari sana 33:41 ngambilnya gratis enggak gratis dong 33:44 bayar ya tapi kita juga waktu membangun 33:47 kita akan bekerja sama 33:49 sehingga semua manfaat insya allah 33:51 begitu dan kualitasnya itu 33:53 organik sayur-sayuran insya allah 33:56 organik kita tidak akan pakai ini 33:59 kalaupun nanti ada pestisida namanya 34:00 pestisida organik juga 34:03 insya allah bisa ya begitu gambarnya 34:04 sudah jadi itu bisa datang ke kebun 34:06 rasil kalau sudah jadi ya kalau sekarang 34:08 kan masih baru kalaupun nanti kita tanam 34:12 empat hari lima hari dia baru satu senti 34:14 ya belum indah ya tapi kalau sudah 15 34:17 hari 34:18 itu kangkung tinggal 10 hari lagi sudah 34:21 bisa dipanen 34:22 ada nanti bayam ada bayam merah ada 34:25 macam-macam 34:27 jadi kalau yang tadinya itu ada pisang 34:29 yang di sana kemudian sekarang jadi 34:31 gulutan sayur insyaallah akan baik dan 34:35 akan bukan hanya indah 34:37 tapi bermanfaat 34:40 sebagian keuntungannya juga akan kita 34:42 gunakan menopang dakwah Rasil he em 34:44 sebagian juga dicadangkan untuk 34:48 disamping pengembalian uang wakaf ya iya 34:50 iya juga dicadangkan untuk pengembangan 34:52 lanjutan jadi bisa nanti kebun itu 34:55 ditingkatkan atau untuk kebun-kebun 34:57 lainnya kurang lebih seperti itu Mas 34:59 jadi untuk pendengar Rasil eh Pak 35:01 Syafril eh baiknya dia berwakaf uang, 35:05 barang atau tanah? berwakaf uang lebih 35:08 prioritas langsung kita bisa manfaatkan 35:11 he em kalau berwakaf uang 35:14 pendengar pemirsa berapapun Anda 35:16 berwakaf dengan niat wakaf he em 35:20 walaupun ditambah produktif dengan niat 35:22 wakaf insyaallah memenuhi syarat sebagai 35:25 wakaf 35:27 Anda menjadi wakif he em saya sebagai 35:30 nazir mewakili lembaga wakaf silaturahim 35:33 akan insyaallah dengan pertolongan Allah 35:37 akan memelihara itu untuk digunakan 35:39 hanya untuk kegiatan produktif 35:41 he em 35:41 ya untuk kebun-kebun lain kita lagi 35:44 berpikir 35:45 bahwa banyak kebutuhan yang masih belum 35:47 terpenuhi kebutuhan ikan yang sehat dan 35:50 seterusnya itu menjadi bagian dari 35:51 program kita ada lagi nah saya ingin 35:54 cerita sedikit seperti ini 35:57 se terkait dengan ulang tahun Rasil yang 35:59 ke 16 36:01 ya bulan September September yang lalu 36:04 Rasil mengadakan focus 36:08 group discussion iya FGD 36:09 FGD ya FGD topik utamanya adalah 36:13 bagaimana menanggulangi kemiskinan 36:16 ya bagaimana meningkatkan kemaslahatan 36:18 umat karena sesuai dengan misinya Rasil 36:22 dan diantara para ahli yang hadir pada 36:24 waktu itu akhirnya menyimpulkan 36:26 dibutuhkan kebersamaan, 36:29 kemudian dibutuhkan sinergi 36:33 antara produsen, 36:35 investor, 36:37 kemudian ee distributor dan konsumen. 36:42 Nah, intinya 36:44 sinergi ini akan menghasilkan 36:46 dana yang ber- bergulir di antara di 36:49 kalangan umat yang bisa digunakan untuk 36:52 mengembangkan usaha yang juga untuk 36:54 kemaslahatan umat. Salah satunya adalah 36:57 menghimpun, mengintensifkan 36:59 penghimpunan wakaf produktif untuk 37:02 digunakan menopang kegiatan-kegiatan 37:05 yang bisa membuka kelapan kelapan kerja 37:08 baru dan seterusnya. Di antaranya 37:10 rencana berikutnya itu, Mas Agus, adalah 37:13 bukan tidak mungkin, ya, karena sekarang 37:15 lagi tren, ya, warung Madura. Heeh. 37:18 Warung Madura 37:19 kecil saja, cuma 24 jam gitu, ya. Iya. 37:21 Kita 26 jam. 26 jam. Dan katanya Enggak 37:25 boleh tutup 37:26 itu satu hari, ya? Setengah hari? Heeh. 37:29 Itu pun waktu kiamat. Heeh. Jadi, itu 37:31 hanya joke-nya seperti itu. Tapi luar 37:33 biasa saudara-saudara kita 37:35 perjuangannya, ya. Perjuangannya. Hanya 37:37 konsep yang kita mau kembangkan, 37:40 insya Allah bekerja sama dengan Aman 37:42 Mart, sehingga barang-barang konsumen 37:44 yang dijual 37:46 di warung 37:49 Rasil ini, Heeh. ya, warung 37:52 ee produktif Rasil ini 37:55 ee bersumber dari barang yang cukup 37:57 murah, sehingga waktu dijual pun di 37:59 lingkungan itu dengan harga yang juga 38:02 tetap ee bersaing 38:04 dan memberi manfaat bagi masyarakat 38:07 sekitar. Nah, ini salah satu konsep. 38:08 Belum lagi konsep-konsep lain, ya. 38:10 Rumah makan, warung sehat, murah dan 38:13 lezat, macam-macam. Itu bagian dari 38:15 sini. Dan satu lagi di antara 38:18 para peserta focus group discussion ini 38:22 adalah beberapa para ahli, Heeh. ada 38:25 ahli manajemen, ada ahli pertanian, ada 38:28 ahli perdagangan dan seterusnya. 38:29 Sehingga pendengar nanti yang mau bikin 38:33 kegiatan usaha apa saja bisa berhubungan 38:36 dengan 38:37 namanya adalah Forum Ekonomi Produktif 38:41 Rasio, ya Versio lah kurang lebih 38:44 seperti itu. Itu bisa di dimintakan 38:47 bimbingannya langsung di lapangan untuk 38:51 membantu ikhwan akhwat yang lagi 38:54 mengembangkan usahanya supaya bisa 38:57 dilakukan evaluasi yang tepat 39:01 sehingga layak untuk dibantu oleh Forum 39:04 Ekonomi Produktif Rasio ini, ya. Kurang 39:07 lebih seperti itu. 39:07 Mas Asril bagaimana kita bisa meyakinkan 39:10 tentang masalah transparansi ini kan 39:12 karena transparansi juga sangat penting 39:14 ya, transparansi keuangan dan juga 39:15 transparansi penyelenggaraan dari 39:17 lembaga wakaf silaturahim ini, Pak? 39:20 Baik, semua dana yang masuk 39:24 ke 39:25 Lembaga Wakaf Silaturahim yang menjadi 39:28 badan pekerja dari Yayasan Rumah Quran 39:31 Yayasan Wakaf Rumah Quran Silaturahim, 39:34 itu kan masuk hanya 39:36 sementara ini di satu rekening di 39:38 lembaga di badan, maaf di Bank Syariah 39:41 Indonesia. 39:42 Nah, itu rekeningnya rekening korannya 39:45 itu kita jadikan pedoman antara uang 39:48 yang masuk dan keluar termasuk yang kita 39:50 gunakan dan kemudian tentu saja 39:54 ini ya akan diaudit sekarang pun 39:57 Yayasan Wakaf kita sudah diaudit, ya. 39:59 Sehingga semua uang yang uang yang 40:02 keluar harus kembali dan proses 40:06 pencatatannya insyaallah juga 40:08 akan transparan karena akan diaudit oleh 40:11 audit yang auditor yang kompeten lah. 40:14 Kurang lebih seperti itu. 40:15 Belum lagi Mas Agus 40:17 audit dari Allah nanti yang beri kita 40:19 uang kalau enggak kembali. Iya betul 40:21 Pak, itu yang berat ya. Dan tentu saja 40:23 audit dari Allah ini lebih 40:26 kita 40:28 takutlah, jangan sampai kita salah dalam 40:31 mengelola uang wakaf dari para pendengar 40:35 atau dari para wakif. Jadi saya berharap 40:39 pendengar 40:41 berwakaf lah berapapun He eh. 40:44 eh untuk wakaf produktif 40:47 nanti perkembangannya dari bulan ke 40:49 bulan akan kita laporkan juga. He eh. 40:51 Hari ini kan karena kebun Rasheed 40:54 yang juga dibiayai oleh eh lembaga wakaf 40:58 silaturahim 41:00 itu baru dalam tahap mungkin 40% an ya, 41:04 tapi kalau sudah tiap bulan 41:06 berapa uang yang tadinya dipakai, 41:09 kemudian cicilan bulanannya tiap hari 41:11 akan tiap tiap waktu akan kita laporkan. 41:12 Iya. Sehingga 41:14 bukan hanya audit 41:16 auditor saja yang memeriksa, pendengar 41:19 juga bisa mengikuti pertanggung jawaban 41:22 dari penggunaan uang wakaf yang Bapak 41:25 Ibu salurkan sebagai wakaf. He eh. 41:29 Kalau Rasheed kan ada acara Ting Tong 41:31 tuh Pak, itu biasanya kan ada laporan 41:34 keuangan, minta laporan dapurnya 41:35 Rasheed. Iya. Nah, mungkin nanti bisa ya 41:38 Bisa sekali insya Allah. 41:39 Ting 41:42 wakaf yang terkumpul 41:44 penggunaannya ke mana Iya. kemudian 41:48 eh lap pengembaliannya bagaimana itu 41:51 nanti akan kita laporkan. Dan saya kira 41:54 Mas Sandi bulan kalau bulan depan apa 41:56 namanya sayur sudah sudah mulai bisa 41:59 diperlihatkan kebunnya, barangkali latar 42:01 belakang kita sudah kebun Rasheed lah. 42:03 Boleh. Ada kebun dan sebagainya bisa 42:05 dilihat di situ. Di belakang ya. 42:07 Atau bukan hanya itu 42:08 kalau nanti kolam, kandang kambing sudah 42:12 bisa enggak apa-apalah. 42:14 Kita tidak akan malu menggunakan itu, 42:16 ya. Jadi pendengar bisa datang ke kebun 42:18 Rasela, ya? Bisa datang ke kebun Rasela, 42:19 tapi jangan sekarang. Karena sekarang 42:21 masih baru baru ini baru mulai. Nanti 42:23 kalau sudah umur 15 hari kangkungnya 42:26 tingginya sejengkal, sudah boleh 42:27 booking, ya. Oh, gitu, ya. Jadi 42:29 Nanti kalau ya, kalau sudah kangkung itu 42:32 25 harian, 25 27, ya. Boleh ya, Pak 42:35 Syaifulloh ada pendengar yang dia mau 42:37 nyumbang bibit? 42:40 Nyumbang bibit boleh saja, tapi akan 42:44 lebih efektif berwakaf uang. Oke. Kalau 42:49 bibitnya itu nilainya 50.000, silakan 42:52 berwakaf uang. 42:53 50.000 wakafnya akan terus-menerus. Mmm. 42:58 Kalau berwakaf bibit, 43:00 nanti bibitnya ditanam, habis wakafnya. 43:03 Oh, gitu, ya. Ya, artinya tidak sudah 43:06 sudah 43:07 dia menjadi semacam infak jadinya. Iya. 43:10 Atau sedekah bibit gitu. 43:12 Ya, kalau tapi wakaf uang nilainya sama 43:14 dengan bibit, 43:15 nanti bibit juga kita akan beli dari 43:17 sumber yang sudah teruji. Heeh. Yang 43:20 selama ini kita sudah gunakan di kebun 43:23 di rumah di halaman rumah dan sebagainya 43:24 sudah teruji bahwa itu memang bibit 43:26 bagus. Karena bibit ini menentukan, Mas 43:29 Agus. Mmm. Ini sedikit lebih ke 43:30 pertanian. Kalau bibitnya enggak bagus, 43:33 itu nanti dia datang dengan kurus, 43:35 ternyata bukan bukan jenis sawi hijau 43:40 yang 43:41 dan macam-macam. Jadi kita kecewanya 43:43 harus menjadi 43:46 mendorong kita untuk berhati-hati. Mmm. 43:48 Ya. 43:49 Jadi nanti kira-kira 15 20 hari boleh 43:52 lihat kebun Rasela yang ini, ya. Kalau 43:54 ini sudah cocok bagus, konsepnya 43:56 bergulir, cicilan ke wakaf juga lancar, 43:59 uang dari para wakif juga cukup, kita 44:02 akan eee buka kesempatan juga untuk 44:06 ikhwan lain untuk Untuk berkebun. 44:08 Berarti di sana mesti disediakan saung 44:10 pas April. 44:11 Ada tempatnya. 44:11 Oh, ada. Ada namanya itu disebut shelter 44:13 ya nanti. Nah, satu lagi Mas Agus, itu 44:16 kita sediakan lima gulutan 44:19 untuk anak-anak kita dari sekolah 44:23 Islam Silaturahmi Islamic School untuk 44:25 punya kebun sendiri. 44:27 Di situ kita bantu bibit, pupuk dan 44:29 sebagainya tapi mereka yang mengelola. 44:31 Kemarin ada yang nanya ke saya Mas 44:32 April, ini eh talas pratama ini 44:35 bagaimana? 44:36 Ah, progresnya Mas April. Oke, talas 44:38 pratama itu salah satu talas terbaik 44:41 yang dimuliakan dari namanya talas 44:44 Papua. 44:45 Rasanya enak sekali. 44:48 Eh 44:49 kalau mau beli tentu bisa dibeli 44:51 langsung ke salah satu teman kita aktif 44:53 yang aktif di Silaturahmi ya. 44:56 Eh Bu Ani namanya tetapi untuk 44:58 menanamnya memang perlu waktu tapi kalau 45:00 pendengar ingin bibit boleh hubungi ke 45:04 R di Silaturahmi nanti kita akan bantu 45:07 sehingga Bapak Ibu bisa menanamnya. 45:09 Waktu mau menanam Heeh. kita akan bantu 45:12 memberi bimbingan sehingga 45:15 waktu kebun talas pratama itu Heeh. 45:18 bukan hanya sekedar talas yang ditanam 45:21 tanpa perencanaan. Heeh. Tapi ada 45:24 perencanaan kapan ditanam, bagaimana 45:26 pertumbuhan dan sebagainya itu kita akan 45:28 bantu insya Allah. Jadi kalau kebun 45:30 sudah jadi, nanti di kebun itu Mas April 45:32 bisa jual talas pratama 45:34 bisa jual sayur-sayur hasil kebun Rasil 45:38 yang ini semua dikelola dari uang wakaf. 45:40 Iya, uang wakaf insya Allah. 45:41 Masya Allah, baik. Target per bulan 45:44 berapa? Target per bulan Mas April? 45:46 Oke, dari hitungan sederhana dengan kita 45:48 panen 45:50 setiap hari itu dua gulutan atau dua 45:52 gulutan setengah 45:54 kita akan memperoleh hasil kira-kira 45:56 230.000 rupiah. Heeh. Ya, satu hari. 46:00 Heeh. Dari 230.000 itu ada potongan 46:04 biaya dan sebagainya sekitar 70.000-an. 46:07 Heeh. Sehingga ada 46:09 ee keuntungan sekitar 160.000 per hari. 46:13 Heeh, heeh, heeh. Ya, dari situ kalau 46:15 ditotal per bulan akan cukup untuk 46:17 membayar mencicil wakaf, 46:19 Heeh. uang pinjaman wakaf, 46:21 Heeh. memberi bagi hasil ke wakaf, 46:23 Heeh. untuk menopang kegiatan dakwah 46:25 silaturahim, Heeh. dana cadangan untuk 46:28 pengembangan 46:30 wakaf selanjutnya. Sudah kita hitung 46:32 dengan baik. Kenapa, Mas? 46:34 Sehari berapa kuintal? 46:35 Satu hari itu 46:38 dengan kira-kira dua gulutan itu bisa 46:42 menghasilkan 46:44 sekitar 30 sampai 40 kilo 46:46 Kilo. satu hari. 46:48 Apakah kangkung, apakah bayam, apakah 46:51 pakcoy, kurang lebih hitungannya seperti 46:52 itu. 46:54 25 sampai 30 kilo. 46:55 Sekitar 25 sampai 30 kilo. 46:59 Dan kalau kita lihat sekilo kan, satu 47:01 kilo itu kangkung kira-kira hampir tiga 47:04 ikat ya. Heeh. Satu kilo tiga ikat, jadi 47:08 harganya 47:09 8.000-an lah satu kilo atau 10.000 satu 47:11 kilo. 47:13 Jadi sudah cukup untuk perolehannya itu 47:16 untuk ini. Dan mengelolanya tiap hari 47:18 hanya memanen 47:20 dua atau tiga gulutan saja. Heeh. 47:22 Menanam dua atau tiga gulutan saja. Jadi 47:25 tidak luar biasa kerja keras kecuali 47:27 waktu awalnya ini, membuat gulutan. 47:30 Dan kalau nanti 47:33 ee pendengar pemirsa hadir mau langsung 47:36 beli, boleh kalau memang sudah umurnya 47:38 ya. Heeh. Kalau kangkung baru umur 47:42 15 hari, nanti rasanya juga belum cukup 47:44 enak ya. 47:45 Iya. Atau sawi, kalau terlalu muda. 47:48 begitu. Pas panen. Dan itu tiap hari ada 47:50 yang bisa dipanen kok. 47:51 ada yang bisa dipanen. Baik. 47:52 Baik, ikhwan dan akhwat yang dirahmati 47:54 Allah subhanahu wa taala, ee kita 47:57 nampaknya sudah berada di penghujung 47:59 acara. Nah, tadi sudah diundang sama Pak 48:01 Safril, ayo kita sama-sama, kita 48:05 bareng-bareng, kita saling gotong royong 48:08 untuk berwakaf. Silakan Anda, ee, 48:13 apa namanya, berwakaf. Ada nomor 48:15 rekening dari Lembaga Wakaf 48:17 As-Silaturahim di Bank BSI 48:20 di 2222-nya 48:22 empat kali, 2222 48:25 300307 48:27 2222, 48:29 2-nya empat kali, 300307 48:33 atas nama Lembaga Wakaf Silaturahim. Ada 48:36 nomor telepon Pak Safril yang bisa 48:38 dihubungi? 48:38 ada yang membutuhkan penjelasan dan 48:40 sebagainya, silakan 48:42 hubungi nomor telepon 0816 48:46 Heeh. 855 48:48 Heeh. 488 48:53 00816 48:56 855 488 488, ya. Supaya tidak kecewa, 49:01 tolong di-WA dulu, Mas Agus. Siapa tahu 49:04 kalau ditelepon Takutnya Pak Safril lagi 49:07 meeting. 49:07 lagi 49:09 Atau lagi lagi nyangkul di di 49:12 kebunnya. Iya. Jadi, kirim WA saja dulu. 49:14 Insya Allah Nanti dijawab. 49:16 akan dijawab. 49:17 Di nomornya Pak Safril 0816 49:21 855 49:24 488 49:25 0816 49:27 855488 49:32 Baiklah, ikhwan dan akhwat. Oh, ini dari 49:34 Bapak Mukhtar. 49:36 Bisakah minta nomor HP Pak Safril yang 49:38 sedang tayang tentang wakaf? Ee, tadi 49:40 sudah disebutkan, nanti saya 49:42 ee, kirimkan nomornya, Pak, di WhatsApp 49:44 kita. Baik. 49:45 Baik, Pak Safril, mungkin tutup dengan 49:47 kesimpulan. 49:48 Baik. 49:48 Silakan. 49:49 Penanggulangan kemiskinan ini adalah 49:51 tanggung jawab kita semua. 49:54 Kalau kita cernain Alquran, beberapa 49:57 surat itu menekankan kepedulian kepada 50:01 orang miskin, 50:02 anak yatim, orang-orang yang suka 50:05 kesukaran dan sebagainya. 50:07 Maka salah satu cara adalah dengan 50:09 berwakaf. 50:11 Dan insya Allah wakaf itu akan abadi. 50:14 Dan berapapun yang pendengar mampu untuk 50:17 berwakaf, bisa. 50:19 Jadi, 50:20 dengan senantiasa memohon ridho Allah, 50:24 silahkan berwakaf 50:26 dengan niat 50:27 untuk wakaf produktif sebagai bagian 50:31 dari upaya 50:33 penanggulangan kemiskinan. 50:35 Sehingga sekurang-kurangnya saat ditanya 50:36 Allah, kita bisa jawab bahwa kita sudah 50:39 ikut berperan dalam upaya penanggulangan 50:42 kemiskinan melalui 50:45 wakaf produktif. 50:47 Apakah 50:49 di Lembaga Wakaf Silaturahim atau di 50:51 mana saja pun, tapi yang penting mari 50:53 kita berwakaf semata-mata karena mencari 50:56 ridho Allah. Dan Allah sudah gambarkan 50:59 gantinya adalah 700 kali lipat. Ditambah 51:03 lagi dengan 51:05 sekehendak Allah tambahannya. Seperti 51:07 digambarkan di dalam surat Al Baqarah 51:10 ayat 261 tadi. Iya. Baik, terima kasih 51:14 banyak Pak Syafril. Jazakallah kami 51:15 ucapkan. Ikhwan dan akhwat, 51:17 alhamdulillah ya kita sudah berada di 51:20 akhir acara. Banyak sekali pelajaran 51:22 yang bisa kita ambil bahwa wakaf bukan 51:25 sekedar amal jariyah biasa, namun 51:28 instrumen ekonomi yang luar biasa untuk 51:30 menanggulangi kemiskinan. Wakaf yang 51:33 dikelola dengan amanah, profesional, dan 51:36 produktif bisa membuka lapangan kerja, 51:38 meningkatkan kesejahteraan, dan menjadi 51:41 sumber pahala yang tidak terputus baik 51:43 bagi wakif, pengelola, maupun penerima 51:46 manfaatnya. 51:48 Semoga apa yang kita dengar hari ini 51:50 menambah ilmu, membuka wawasan dan 51:52 menggerakkan hati kita semua untuk ikut 51:54 berkontribusi dalam gerakan wakaf 51:57 produktif. Terima kasih kami ucapkan 51:59 kepada Pak Safril 52:01 eh sebagai guru kita di siang hari ini 52:03 dan juga kepada seluruh pendengar yang 52:05 sudah berpartisipasi. 52:07 Ditunggu di Kebun Rasio, nanti bisa 52:10 langsung bicara dengan Pak Safril. 52:12 Sampai jumpa dalam program berikutnya. 52:14 Kami mohon undur diri. Billahi taufik 52:16 walhidayah. Wassalamualaikum 52:18 warahmatullahi wabarakatuh. 52:20 Waalaikumsalam.