Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:10 Oh. 0:22 [musik] 0:26 Asalamualaikum warahmatullahi 0:27 wabarakatuh. Allahumma sholli ala 0:30 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:31 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:34 lagi hari ini hari Rabu tanggal 16 0:36 Jumadil Awal 1448 Hijriah atau tanggal 0:39 28 Oktober 2026 ini hari Sumpah Pemuda 0:43 ya. Baik, kita jumpa lagi dalam acara 0:47 tamu kita dan di sini pendukung acara 0:50 ada Neza 0:53 di Switcher, kemudian juga ada Algi 0:55 Faroji sebagai operator yang 1:00 sehingga acara ini bisa terselenggara 1:02 dengan baik ya. 1:04 ee kita mengundang seorang ambassador. 1:10 Beliau pernah bertugas di Yunani, 1:13 kemudian juga di Bangkok ee di London 1:18 juga sebagai kepala bidang penerangan 1:20 KBRI London. Kemudian juga pernah ke di 1:23 ke Pakistan sebagai kepala bidang 1:25 politik KBRI Islam Abad di Pakistan. 1:28 Kemudian kepala bidang protokoler 1:30 di konsuler dan KBRI Praha. Cekos Loak 1:34 ya. Beliau duta besar pernah menjadi 1:38 duta besar untuk Bangkok dan juga 1:40 Yunani. 1:42 Beliau juga 1:44 aktif di sebagai anggota badan Yayasan 1:47 Kepanduan Dunia di bawah Raja Kal ke-16 1:52 Gustav of Steve Sweden. [menghela napas] 1:56 Oke, kita akan bincang-bincang dengan 1:57 beliau. Silakan yang mau bertanya kami 1:59 tunggu di 0811999. 2:03 720. 2:05 Asalamualaikum, Pak Rusdi. 2:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:10 wabarakatuh. 2:11 Lahirnya di Pekalongan tanggal 2 Agustus 2:15 tahun 7. Sekarang jadi 69 tahun. Paruddi 2:19 dari kecil emang cita-citanya mau jadi 2:20 dubes atau bagaimana? Waktu kecil 2:22 cita-cita apa? 2:24 Sebelum saya menjawab pertanyaan 2:28 Mas Krishna. 2:29 Oh iya, 2:30 saya juga ingin menyapa 2:31 Heeh. kepada para pemirsa, pendengar 2:34 setia, bagaimanapun juga ini merupakan 2:38 forum ukhuwah islamiah. 2:39 Amin. 2:40 Sehingga kita bersilaturahmi ini 2:44 untuk memperpanjang umur. 2:45 Insyaallah. Insyaallah. [tertawa] He. 2:47 Jadi sekali lagi saya terima kasih 2:49 kepada Mas Kresna yang telah mengundang 2:53 saya di dalam forum ini. 2:56 Tentunya harapan saya selain berterima 2:59 kasih insyaallah penuh berkah dan banyak 3:02 manfaatnya. 3:02 Amin. 3:03 Karena bagi saya adalah 3:05 dengan berbagi cerita, berbagi rasa, dan 3:09 berbagi pandangan 3:12 untuk bersilaturahmi ini sangat penting. 3:15 Iya. Nah, tentu pada hari ini 3:17 sebagaimana Mas Krishna menyampaikan 3:19 tadi ee bertepatan hari ini 3:22 Sumpah Pemuda. 3:23 Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 3:27 itu sungguh luar biasa bagi saya 3:29 utamanya bagi generasi muda juga. Genset 3:33 sekarang ini tentu menjadi suatu 3:35 patriotik, menjadi suatu kegigi-gihan 3:39 bagi kita dan juga untuk berempati 3:43 kepada sesama. 3:45 Nah, menyinggung ataupun menjawab 3:47 pertanyaan tadi oleh Pak ee Krishna 3:52 bahwasanya 3:53 saya ini sebenarnya orang dari kampung, 3:56 Pak. 3:56 Dari Pekalongan ya. dari Pekalongan 3:59 yang ketika itu orang kampung tuh 4:01 biasanya ya bagaimana kita bekerja, 4:05 bagaimana kita ketika anak-anak ee 4:08 berkembang umumnya biasanya kalau dari 4:11 seorang pengrajin itu meneruskan pada 4:14 kerajinan dari orang tua, kakek dan 4:17 nenek 4:18 dan e kerajinan kerajinan batik, Pak. ya 4:20 bagaimana kita membuat kerajinan itu 4:23 kemudian kita kembangkan, kita pasarkan 4:27 dan orang tua atau nenek kakek itu kalau 4:30 melihat cucunya sudah mulai besar ya 4:32 untuk meneruskan perusahaan itu. 4:34 He. 4:36 Nah, ketika itu orang tua pengrajin ya 4:41 syukur alhamdulillah itu kan ada 4:44 penjualan. He. 4:45 penjualan bukan hanya yang beli orang 4:49 sesama orang kita. He. 4:51 Ada orang asing pun juga ee datang 4:54 melihat bagaimana cara membuat batik. 4:56 Iya. 4:57 Nah, saya kebetulan waktu itu nampaknya 5:00 kok kalau dengan orang asing tuh saya 5:02 pengin belajar bahasa Inggris. [tertawa] 5:04 Di situlah mulai kita kursus 5:07 bahasa Inggris. Selain pendidikan di 5:09 madrasah 5:11 karena lingkungan kami kan madrasah. 5:14 baik dari SD, SMP. Nah, kemudian ya kita 5:18 belajar bahasa Inggris untuk melayani, 5:20 membantu orang tua dalam penjualan 5:22 patik. 5:23 Masyaallah. 5:23 Dan rasanya kita pun juga pengin, "Oh, 5:26 bagaimana kalau orang asing kita bisa 5:28 berkunjung ke tempat orang asing, gitu." 5:30 [tertawa] 5:31 Itu sungguh luar biasa. 5:34 Ah, bahkan akhirnya bagaimana kalau kita 5:36 bisa pergi ke luar negeri nah waktu 5:41 orang tua usahanya berhasil, mau enggak 5:45 mau kalau orang kampung tuh biasanya 5:46 kalau sudah berhasil, kalau orang 5:48 kampung itu kan kalau enggak beli sawah 5:50 ataupun buat naik haji. 5:52 Heeh. [berdehem] Nah, kebetulan waktu 5:54 itu saya pun ketika baru lulus SMA ee 5:58 kemudian masuk kuliah dari ee kakak adik 6:01 saya itu oleh keturunan dari orang tua 6:04 tuh diajak pergi ke haji. 6:06 Nah, di situlah saya ingin melihat dunia 6:10 bahwa kekuasaan Allah Subhanahu wa taala 6:14 ini menjadi bagian yang ingin saya 6:16 kunjungi, ingin saya lihat. Nah, di 6:19 situlah saya dengan naik haji, dengan 6:22 kekuasaan Allah Subhanahu wa taala, saya 6:24 ingin melihat kekayaan alam yang ada di 6:27 dunia ini. Kita kiranya kita bisa 6:29 berkunjung, [berdehem] 6:30 bisa mendatangi negara-negara yang ada 6:32 di dunia ini. Akhirnya kecampe 6:35 kesampean, Pak Krisna. 6:36 Hm. 6:37 Nah, ketika kuliah 6:39 di UNP 6:39 lulus di UNPAT. lulus dari UNPAT daftar 6:42 ke Kementerian Luar Negeri. 6:44 Alhamdulillah diterima waktu [tertawa] 6:46 itu masih zamannya Pak Mokhtar Kusuma. 6:49 Kusum. 6:50 Kemudian menunya dilanjutkan oleh 6:53 Pak Ali Atas. 6:53 Pak Ali Alatas e Pak Hasan Wirayuda, 6:57 kemudian Pak Marti Natalegawa 7:00 terus juga oleh Ibu Retno Marsudi. 7:03 Nah dan sekarang oleh Pak Sugiono 7:06 diganti oleh Pak Armanata Natsir. 7:08 Heeh. Nah, semua itu kita ikuti, kita 7:11 dalam apa yang menjiwai saya karena 7:16 lingkungan dari lingkungan pengusaha 7:18 pengrajin 7:20 ya beberapa ilmu yang saya dapat dari 7:22 orang tua adalah 7:25 bahwa untuk berhasil kita harus rajin, 7:29 kita harus jujur, kita harus amanah lah 7:32 ya, 7:32 kita harus tanggung jawab 7:35 dan tentunya lebih penting lagi kita 7:38 terus terus berdoa-berdoa 7:40 yang selalu kita panjatkan kepada Allah 7:43 Subhanahu wa taala sehingga menyenjati 7:45 keberhasilan. 7:46 He. 7:46 Nah, itulah ketika kami masih muda 7:49 diajak orang tua menunaikan ibad ibadah 7:53 haji. Itulah yang saya lakukan. Itu yang 7:56 saya harapkan saya panjatkan kepada 7:59 Allah Subhanahu wa taala sehingga 8:01 menjadi kesampean gitu. Iya, Pak Krisna 8:04 [tertawa] 8:05 ya. Iwanat kami masih 8:06 berbincang-bincang. dengan Bapak Ahmad 8:09 Rusdi. Beliau adalah mantan dusta besar 8:13 untuk ee Bangkok atau Thailand ya juga 8:17 Yunani dan juga di London juga pernah 8:19 menjadi bidang penerangan KBRI di 8:21 London. Kemudian di Pakistan juga pernah 8:24 menjadi bidang politik KBRI Islam Abad. 8:27 Kemudian kepala bidang protokol dan 8:29 konsuler KBRI Praha di Cekoslovakia. 8:34 Nah, 8:36 Bapak ini kan sudah 8:39 pergaulan internasional sudah berbagai 8:41 negara lah ya London, Pakistan, segala 8:43 rupa itu. Apa sebenarnya kata kunci yang 8:47 sehingga kita bisa diterima di semua di 8:51 semua bangsa? 8:53 Apa keramatan apa yang bisa mereka bisa 8:55 menerima kita? Bahwa pergaulan 9:00 itu adalah kunci utama. He 9:03 bagaimana kita menghargai 9:07 kepada orang lain, [berdehem] 9:09 bagaimana kita respek kepada orang lain 9:13 kalau sifat kita itu bisa benar-benar 9:17 kita lakukan dalam pergaulan. 9:20 Nah, tentu di sini pergaulan bukan hanya 9:22 kita sebagai sesama 9:25 apa namanya satu bangsa, tapi dengan 9:27 bahasa bangsa lain. 9:29 Nah, karena di situ kuncinya ya bahwa 9:31 kita respek tentunya orang lain akan 9:33 respek juga. 9:35 Nah, bagaimana kita berdiplomasi 9:40 kita dalam menjalankan tugas dan 9:42 fungsinya untuk mencapai suatu tujuan. 9:46 Nah, kita banyak bergaul lah. Banyak 9:50 bergaul dengan ee apa namanya? Teman 9:52 sekerja, teman sepergaulan, teman 9:56 semitra. 9:58 Nah, ini kunci respek kita menghargai 10:02 orang lain. Orang lain pasti akan 10:03 menghargai kita. Kita membantu orang 10:06 lain, kita tidak mengharapkan bantuan 10:08 dari orang lain itu, tapi pihak lain 10:10 lagi akan membantu pada anak cucu kita. 10:13 Itu yang selalu saya tanamkan. 10:16 Dan selalu kita harus profesional. 10:19 Kita juga jangan sampai menipu ataupun 10:22 mengakal-akali. Kita pergaulan itu yang 10:25 perlu kita bagaimana respek kepada orang 10:28 lain. 10:28 H 10:29 dan tentu kita juga harus bekerja secara 10:32 profesional. 10:34 profesional di sini ya kita kerjakan 10:37 dengan sebaik mungkin sesuai dengan 10:39 aturan 10:40 yang ee berlaku dalam pergaulan itu. 10:44 Karena toh kita menghadapi berbagai 10:47 komunitas apalagi di lingkungan apa 10:51 namanya pergaulan diplomatik community 10:54 ataupun dalam masyarakat. 10:57 Nah, itu benar-benar kita tanamkan, kita 11:01 peroleh dari pergaulan itu. Iya. Kalau 11:05 seseorang itu ditugaskan di 11:07 negara-negara tertentu misalnya Bapak 11:09 kan di Bangkok dalam itu siapa 11:11 menentukan bahwa Bapak harus di Bangkok, 11:12 Bapak di Yunani itu siapa yang 11:14 menentukan? 11:15 Eh, 11:16 boleh enggak kita pilih? 11:18 Ya, kita kan sebenarnya punya perwakilan 11:22 kedutaan 11:23 itu ada 100 11:26 13 perwakilan. 11:29 Tentu siapa saja ketika mau ditugaskan 11:33 harus sudah siap. 11:34 Harus siap. He. 11:35 Tapi untuk melihat perwakilan mana yang 11:39 akan kosong, perwakilan mana yang harus 11:42 diisi, 11:44 nah itu biasanya ee dibahas di 11:47 lingkungan Kementerian Luar Negeri 11:50 pada tataran eslon 1 11:53 yang jumlahnya juga ganjil. Kemudian 11:57 kita laporkan kepada Menteri Luar Negeri 12:01 perwakilan mana yang akan kosong. 12:04 perwakilan mana yang kosong akan 12:06 kembali. Nah, akan ditempatkan di mana. 12:09 Nah, sehingga Kementerian Luar Negeri 12:11 itu ee apa namanya 12:14 merancang untuk siapa yang mau 12:16 ditempatkan dalam arti kata yang sudah 12:19 waktunya untuk ditempatkan. 12:21 Nah, setelah rapat dengan eslon 1 yang 12:25 dipimpin oleh Sekjen, kemudian ada 12:28 IRJnya, kemudian ada dirijen-dirjen 12:31 dilaporkan kepada Menlu. Nah, dari 12:34 situlah ini terdapat draf siapa yang mau 12:37 dicalonkan untuk penempatan di luar 12:39 negeri. 12:41 1 tahun pasti ada yang sudah waktunya 12:44 untuk pulang. Tahun itu juga harus sudah 12:47 ee rencanakan siapa yang mau 12:49 ditempatkan. 12:50 Nah, oleh Menteri Luar Negeri itu 12:53 dilaporkan dibawa ke Bapak Presiden. 12:57 Kemudian dibahas oleh Bapak Presiden 13:00 dengan Menteri Luar Negeri siapa yang 13:02 cocok untuk negara mana sesuai dengan 13:05 kriteria yang ada. 13:08 Nah, kemudian dari Bapak Presiden dibuat 13:11 surat melalui Sekretaris Negara, Menteri 13:13 Sekretaris Negara disampaikan ke DPR. 13:17 Hm. 13:18 Ee di DPR pun juga dibahas 13:21 untuk dilakukan ee tes calon duta besar. 13:27 Apabila di DPR sudah disetujui, 13:30 siapa, ke mana, kemudian berapa 13:33 jumlahnya. Nah, dari DPR itu mengirim 13:38 membalas surat Presiden 13:39 untuk ee ee menyampaikan pandangan DPR 13:44 bahwa calon Dubah besar yang diusulkan 13:47 telah disetujui atau ada perubahan atau 13:50 pergantian tapi umumnya ya disetujui. 13:53 He. Nah, kemudian apabila sudah 13:55 disetujui oleh DPR, oleh Pak Presiden, 13:59 diteruskan kembali lagi ke Kementerian 14:02 Luar Negeri untuk dimintakan ee 14:05 persetujuan dari negara yang akan 14:08 ditempati oleh seorang calon duta besar. 14:10 itu juga melalui proses sehingga 14:14 dilakukan melalui kedutaan kita yang ada 14:17 di perwakilan yang akan dituju termasuk 14:20 dengan kedutaan besar asing yang ada di 14:22 Jakarta untuk melaporkan kepada 14:25 Kementerian Luar Negeri mereka. Nah, 14:27 mereka tentu akan membuat suatu 14:29 pertimbangan umumnya ya selama ini ya 14:33 disetujui. 14:34 He. 14:34 Nah, tentu kembali kepada hak prerogatif 14:37 Presiden tadi. 14:38 Karena ini kan Presiden ee berhak 14:41 mengangkat duta besar Indonesia untuk 14:44 perwakilan di luar negeri. Atau 14:46 sebaliknya Presiden berhak menerima duta 14:49 besar asing yang akan ditempatkan di 14:51 Indonesia. 14:52 Ada orientasi dulu enggak? Bapak kan di 14:54 Bangkok, Bapak ke Bangkok dulu gitu? ada 14:56 orientasinya. 14:57 Ee tentu ada setelah ada persetujuan 14:59 kita lakukan pendalaman ataupun 15:02 orientasi calon duta besar itu ya 15:06 sekitar 2 minggu atau apa 15:09 karena enggak di dalam negeri karena 15:12 orientasinya itu adalah memberikan 15:14 pembekalan kepada calon duta besar 15:17 baik masalah politik, ekonomi, keamanan, 15:22 termasuk sosial budaya, pembinaan 15:24 masyarakat Indonesia di luar negeri 15:27 lebih-lebih untuk kepentingan 15:29 peningkatan hubungan Indonesia dengan 15:31 negara yang mau dituju. 15:34 Nah, tentu di juga dibutuhkan suatu 15:36 orientasi pembekalan kunjungan ke suatu 15:40 ee daerah untuk melihat perkembangan di 15:43 tanah air. Sehingga kita ketika nanti 15:46 bertugas di luar negeri ini loh kemajuan 15:49 Indonesia baik di bidang ekonomi, 15:52 investasi, perdagangan, termasuk juga 15:56 politik, keamanan, dan pariwisata 15:58 tentunya. H 16:00 biasanya bersama keluarga enggak kalau 16:01 ditugaskan di suatu negara? Ee memang 16:05 seperti tadi saya sampaikan bahwa 16:06 perwakilan kita cukup banyak ee 16:11 bahwa penugasan itu seorang duta besar 16:14 itu didampingi 16:16 oleh ee pasangannya karena ee duta 16:19 besarnya kan bisa pria atau wanita. Nah, 16:22 itu didampingi oleh ee pasangannya, 16:25 suami atau istrinya. 16:27 Ada beberapa negara yang istilahnya itu 16:30 negara hardship pos itu biasanya istri 16:33 atau suami tidak ikut serta. Tapi 16:36 tentunya kalau memang di harsi pos itu 16:38 kan yang ditugaskan adalah duta besar ee 16:42 apa namanya? pria ya. 16:43 He. 16:44 Nah, biasanya istrinya tidak ikut kalau 16:46 memang di hardship force. Tapi itu pun 16:48 juga tidak banyak 16:50 dari jumlah dimaksud. Nah, memang duta 16:53 besar, seorang duta besar selain 16:55 didampingi istri itu juga kalau punya ee 16:59 apa namanya? Anak yang masih di bawah 17:02 umur itu juga ikut serta. 17:03 He. 17:05 Nah, tapi biasanya kalau sudah jadi doa 17:07 besar kan sudah usia 17:09 45 atau 50 anaknya sudah dewasa bahkan 17:13 sudah bekerja ya 17:15 biasanya tidak ikut ikut. Nah, kita 17:17 hanya suami sama istri atau istri sama 17:19 suami. Nah, anak apa mungkin lagi 17:22 sekolah di negara lain atau juga anak 17:25 sudah bekerja di Indonesia atau Jakarta. 17:29 Nah, itulah apakah bahwa seorang duta 17:32 besar itu didampingi 17:33 suami atau istri itu kembali kepada 17:37 apa namanya duta besarnya atau juga 17:40 usianya dari keluarga itu sendiri. 17:43 Apa kesan Bapak ee bertugas di Bangkok? 17:46 Bangkok ini orang yang rakyat yang 17:47 sangat mencintai rajanya kan. Sangat 17:49 mencintai. Enggak ada kritik-kritik 17:51 kepada raja di sana ya. 17:52 Oh, 17:52 sangat mencintai ya merakyatnya tuh. 17:55 Bahwa Thailand sebagai negara kerajaan 18:00 itu siapapun yang berkuasa itu kan 18:04 dijalankan pemerintahan oleh perdana 18:06 menteri. 18:07 Iya. 18:08 bahwa seorang perdana menteri itu selalu 18:11 harus mendapat restu dari raja sehingga 18:15 beliau dapat menjalankan pemerintahan. 18:19 Apabila hal itu dijalankan, pasti akan 18:23 berjalan dengan baik, 18:25 lancar untuk pembangunan di Thailand. 18:28 Nah, tentu 18:30 ada undang-undang lagi bahwa ya mohon 18:33 maaf di Thailand tuh kan ee umumnya 18:37 mayoritas beragama 18:39 Buddha. 18:40 Buddha. 18:41 Di situ ada mengenal hukum karma. He. 18:44 Di dalam pemerintahannya pun ataupun di 18:47 lingkungan kerajaan itu ada 18:49 undang-undang yang menyatakan bahwa 18:51 seorang yang 18:55 menyampaikan atau mengkritik ataupun 18:57 membahas tentang keluarga raja apalagi 19:01 yang sifatnya itu kritikan pribadi 19:04 itu ada hukuman dari 3 sampai 15 tahun, 19:07 Pak. 19:07 Oh, berat ya. Dan dikenalnya hukum karma 19:10 itu mereka benar-benar menghormati 19:13 raja yang sedang meemimpin 19:17 di kerajaan Thailand itu. 19:19 Itu benar-benar mereka hormati. 19:22 Bahkan sampai kalau mau menghadap itu 19:24 kalau mau menghadap itu untuk mendekat 19:28 itu harus ee apa namanya? 19:30 Kata orang e merangkak kata orang Jawa 19:32 [tertawa] tuh. 19:34 Iya. itu benar-benar 19:35 he 19:36 siapapun rakyat memang 19:40 menghormati kepada rajanya karena 19:42 bagaimana menunjukkan raja itu bisa 19:44 mensejahterakan tujuan utama kan ingin 19:47 mensejahterakan rakyatnya Pak 19:49 dan rakyat di sana memang 19:51 bawa infrastruktur 19:53 pembangunan 19:55 kemudian sarana prasarana itu 19:58 benar-benar ee dipenuhi. He. 20:01 Nah, kembali lagi tadi kepada tadi 20:03 siapapun pemerintah perdana menteri yang 20:05 berkuasa harus mendapat dari restuaja. 20:09 Iya. Meskipun 20:10 pergantian pemerintahan itu silih 20:13 berganti 20:15 antara apa namanya kelompok-kelompok 20:18 yang ada di masyarakat terutamanya dari 20:20 partai-partai 20:21 yang ada di Thailand. 20:23 Parsudi pernah diundang di sebuah acara 20:26 tradisional mereka enggak? Apakah lalu 20:28 ada pertentangan dengan nilai-nilai 20:31 Islam atau Indonesia? 20:33 Nah, ini menarik sekali nih, Pak Krisna 20:37 bahwa di Thailand memang mayoritas agama 20:42 Buddha. 20:43 Buddha, tapi agama Islam pun juga ada. 20:46 Heeh. 20:47 Agama Katolik juga ada. Agama Buddha 20:52 sebagian ada. 20:55 Dan di sini bahwa kebebasan beragama itu 20:59 mereka pemerintah menjamin, 21:00 he. 21:01 Kerajaan Thailand menjamin sehingga 21:04 perkembangan agama masing-masing itu 21:08 mendapat perlindungan dari 21:09 pemerintahnya. 21:11 Nah, saya merasakan dan melihat 21:14 perkembangan ini tidak ada masalah, Pak. 21:16 Karena Islam sendiri di Thailand itu 21:19 cukup banyak, cukup berkembang dan 21:22 bahkan yang ada di wilayah selatan 21:26 seperti di Songla ataupun apa tu mereka 21:29 cukup besar, Pak. Karena di sini 21:32 penduduk mereka tuh 21:35 menganut agama, masjid-masjid juga 21:37 banyak. 21:37 Hm. baik di Bangkok ataupun di kota-kota 21:40 lainnya 21:42 istilahnya tuh itu berkembang dan 21:45 mendapat perlindungan dari pemerintah. H 21:48 hm. Dan pariwisata di Bangkokan sangat 21:51 berkembang sekali ya. Luar biasa itu. 21:54 Ada enggak bisa diambil ee dari Bangkok 21:56 untuk diterapkan di Indonesia? Ah, saya 22:01 bertugas ketika itu 22:03 hampir 4 tahun lebih. 22:05 H. Nah, 4 tahun lebih itu tentunya 22:09 itu sangat menggembirakan, sangat 22:13 menyenangkan dan saya banyak belajar di 22:15 situ. Bagaimana mereka pemerintah 22:19 Thailand, kerajaan Thailand melestarikan 22:23 budaya, 22:25 melestarikan 22:27 kreativitas 22:28 dan menjaga 22:31 ee apa namanya? peninggalan-peninggalan 22:34 itu. Hm. sehingga bisa menjadi menarik. 22:37 Ah, kenapa mereka jaga itu juga? Karena 22:39 di sini mereka tuh bawa ketertiban, 22:44 keamanan, kebersihan itu benar-benar 22:47 harus kita patut belajar dari mereka, 22:49 Pak. Heeh. 22:50 Apalagi pembinaan dari sektor 22:53 pariwisatanya itu 22:55 sehingga penduduknya yang mungkin 22:58 sekitar 60 juta atau apa itu turisnya 23:02 itu waktu itu waktu saya bertugas hampir 23:05 R0 juta, Pak. 23:08 Penduduknya Rp0 juta, turisnya R juta. 23:10 Masyaallah. 23:11 Jut. Beda dengan Indonesia kan? 23:13 [tertawa] 23:14 Oh. 23:16 Oke. Terus di Bangkok terkenal dengan 23:19 kemacetannya. Bagaimana dia mengatasi 23:20 kemacetan di sana? 23:22 Ya memang ini masalah lalu lintas 23:25 macetan ya masih macet apalagi macet 23:28 dengan adanya pembangunan 23:31 apa perbaikan jalan. 23:34 Tapi saya rasakan ya di mana-mana tetap 23:37 ada. Apalagi 23:38 sama Jakarta mana lebih macet? 23:39 Hah ya hampir sama lah. [tertawa] 23:43 Hampir sama Pak. Oke. 23:45 Tapi bahwa mereka dengan ada MRT dari 23:48 stasi ee dari terminal airport atau 23:51 Bandara Suwarna bumi ke kota 23:53 hanya dengan 30 menit naik MRT itu 23:58 mereka pelayanannya juga bagus sekali. 24:00 Heeh. 24:02 Di sini kalau ada dengar kata Bangkok 24:05 terutama untuk ee buah-buahan pasti 24:07 kesannya besar. Jambu Bangkok, durian 24:10 Bangkok. Pokoknya kalau ada kata Bangkok 24:12 pasti ukurannya itu besar. 24:14 Besar 24:14 di sana memang bagus ya pertaniannya. 24:17 Eha ini juga menjadi prioritas kerajaan 24:21 Thailand. Bagaimana tadi saya kembali 24:24 untuk mensejahterakan 24:26 penduduk dan rakyatnya bahwa pembinaan 24:30 utamanya 24:32 untuk pertanian itu cukup maju, Pak. 24:34 Hm. 24:35 bukan saja pertanian untuk produksi 24:38 beras. Waktu itu kan kita sempat ee apa 24:42 namanya? impor dari Thailand. 24:45 Itu juga tebu itu sangat bagus. Bahkan 24:49 perusahaan Thailand 24:50 ee mendirikan pabrik gula di Indonesia 24:54 itu sampai sekarang masih ada. 24:56 Hm. 24:56 Nah, kembali lagi ke buah-buahan. 24:59 Bukan saja buah-buahan, tapi makanan 25:02 juga. 25:03 Iya. Seperti Pak Krna tadi sampaikan 25:05 bahwa jambu bangkok lebih besar, 25:09 lengkeng 25:10 dari Thailand juga ekspor ke Indonesia 25:13 itu besar-besar. 25:15 Kemudian makanan lainnya apalagi 25:19 spicy-nya hampir sama dengan Indonesia 25:22 itu mereka benar-benar bahkan sebenarnya 25:25 mereka tuh membutuhkan selain ee ada 25:29 produk apa menghasilkan rambutan 25:32 sebenarnya membutuhkan ini buah salak. 25:35 Hm. 25:36 Salak pondok itu mereka sebenarnya masih 25:38 di sana enggak ada. Enggak ada 25:39 sana enggak ada, Pak. He. 25:41 Dan itu sebenarnya perlu kesempatan buat 25:44 Indonesia 25:45 H 25:46 itu untuk memasarkan ke Thailand 25:49 itu sangat bagus, Pak. 25:51 Tapi mungkin waktunya sangat pendek 25:54 karena periode kemasakan, 25:57 kematangan, atau kemudian bisa apa 26:00 namanya bisa busuk atau apa itu harus 26:02 benar dibedakan. Tapi kan penerbangan 26:05 Jakarta, Thailand itu kan cuman 3 jam. 26:07 Oke. 26:08 Dan itu sebenarnya ada dari Lion Air, 26:11 kemudian dari Trans Air, kemudian dari 26:15 Garuda atau dari Thailand yang ke 26:18 Indonesia ke Jakarta atau Bali itu tiap 26:21 hari kan ada. Sehingga sebenarnya kalau 26:23 kita mau ekspor itu 26:25 tergantung dari kecocokan dari ee kedua 26:28 pengusaha yang ada di Thailand ataupun 26:31 yang dari Indonesia. Oke, ini ada 26:33 pertanyaan dari Ibu Lucy. 26:36 Pak Rusdi pernah nyoba naik tuktuk 26:38 enggak? Katanya [tertawa] 26:40 tuktuk bajai gitu ya? 26:41 Tuktuk tu semacam bajai tapi apa 26:44 namanya? Ee 26:46 tidak dimatikan itu ya. 26:47 Iya. Tidak masih 26:48 masih ada ya. 26:49 Karena ini menjadi khas 26:51 alat transportasi dari apa namanya di 26:55 Thailand itu dengan tuk-tuk 26:58 baik siang ataupun malam. Apalagi mereka 27:01 tuh ketika pengemudinya itu sangat 27:04 lincang 27:06 dan itu menjadi menarik, Pak. 27:07 He. 27:09 Oke. Dari Bangkok Bapak juga ditugaskan 27:12 di Yunani ya. Itu negara-negara 27:15 filosuf terkenal. Nah, Sokrates, Plato, 27:18 Aristoteles kan juga dari sana. 27:20 Bagaimana dengan Atena? Kan budayanya 27:22 lain lagi. Bagaimana Bapak bisa 27:24 menyesuaikan diri dengan Athena? 27:26 Ee memang Atena itu kan kita perlu untuk 27:31 peradaban manusia. Karena peradaban 27:34 manusia itu bahkan kita kalau belajar 27:38 mungkin 1500 bulan Masehi apalagi 27:41 seperti Plato, Sokrates, Aristoteles 27:45 yang tadi Pak Kresna sampaikan itu 27:47 sebenarnya kan ee filosuf-filosuf 27:51 ketika 450 tahun sebelum Masehi 27:55 bahwa pemikiran-pemikiran 27:57 itu yang lahir di situ sistem demokrasi 28:02 ataupun ilmu ilmu pengetahuan itu ee 28:06 berkembang baik pendidikan ataupun sains 28:10 dan ilmu pengetahuan itu benar-benar 28:14 mereka maju dan berkembang. Nah, di 28:16 sinilah saya 28:18 mungkin bisa belajar, bisa mengenal 28:22 lebih jauh bagaimana mereka 28:25 mengembangkan ilmu-ilmu atau 28:27 filosuf-filosuf yang mereka miliki. 28:32 Ah, apalagi kan di Athena cukup menarik 28:36 untuk mengikuti perkembangan itu untuk 28:39 belajar tentang ee ilmu sejarah. Apalagi 28:42 kan di Yunani itu kan sebagai negara 28:45 kepulauan. He. 28:47 Nah, negara kepulauan itu tentu mereka 28:49 bagaimana mengembangkan pertanian, 28:53 bagaimana mengembangkan perkapalan, 28:56 perikanan, 28:58 dan juga apalagi kan di daerah 29:00 Mediteranan itu kan juga dikenal dengan 29:03 apa namanya ee sistem perikanan 29:07 pertanian tadi termasuk juga pulau-pulau 29:11 yang mereka miliki itu karena di 29:13 Thailand sendiri eh di Yunani ini itu 29:16 sendiri kan ada 60.000 29:19 pulau. 29:20 Hm. 60.000. 29:21 60.000 pulau dan 13 ee ribu itu di ee di 29:27 didiami atau ada penduduknya. Nah, tentu 29:31 pendidikan tentang negara kepulauan ini 29:34 benar-benar kita 29:36 dalami, kita pelajari sistem perkapalan 29:39 yang mereka miliki. Kita patut belajar 29:42 dari Yunani, Pak. Hm. 29:45 Dan demokrasi juga itu kan lahirnya dari 29:47 lahirnya dari I dari Yunani, Pak. 29:49 Sistem demokrasi. 29:51 Eh, bagaimana demokrasi di sana? Apa 29:53 masih betul-betul dirasakan? 29:55 Masih, Pak. kebebasan itu memang dijamin 29:58 oleh pemerintah. 30:00 Bahkan demokrasi yang ada itu ketika 30:04 mereka terus berkembang adalah hak 30:08 utamanya laki-laki yang sudah berumur 30:10 itu harus ikut dalam pemilihan umum 30:14 yang ada di Yunani. Ini menjadi 30:18 perhatian khusus dari pemerintah di 30:21 Yunani. 30:23 Bapak ditugaskan ke tempat yang 30:24 enak-enak ya, Bangkok. 30:26 di Aena ini kota-kota pariwisata semua 30:29 ya, Pak ya. 30:30 Bahkan ya itu tadi kembali bahwa 30:33 turisnya pun juga penduduknya sekitar 14 30:36 juta malah turisnya itu sampai R juta 30:40 [tertawa] 30:41 pada waktu itu ya. 30:42 Masyaallah. Apalagi ketika itu kan saya 30:44 bertugas ya mungkin sudah cukup lama 30:46 tapi kan waktu itu ee ada istilahnya tuh 30:50 ee krisis moneter 30:52 di 30:53 Yunani karena gagal bayar. Tapi turisnya 30:58 itu memang benar-benar banyak, Pak. 31:00 Karena apa? 31:00 Dari dari mana kebanyakan turisnya? ya 31:03 mungkin daerah ee sekitar ee Athena, 31:07 kemudian Eropa Barat, kemudian dari 31:10 Amerika ataupun dari Asia itu cukup 31:14 banyak, Pak. Dan orang Indonesia pun 31:16 banyak karena ingin mempelajari ee 31:21 nah Yunani sebagai negara peradaban 31:24 manusia itu cukup apa namanya 31:27 ingin 31:29 menikmati keindahan alam yang mereka 31:31 miliki. 31:33 Dia bahasanya tersendiri Yunani ya. 31:34 Bahasa Yunani sendiri Pak. 31:36 Yunani kayak di Bangkok juga punya 31:38 sendiri bahasanya ya. Iya. 31:40 Masyaallah. Gimana kehidupan Islam di 31:42 Yunani? Ah, Islam itu pun juga ada. 31:47 Karena Yunani ini selain penduduk asli 31:51 Yunani itu kan mereka bertetangga dengan 31:55 ee Turki, 31:56 he 31:57 dengan Afrika dengan Timur Tengah. Itu 32:00 ketika waktu itu Turki menjajah pun kan 32:03 juga apa namanya pengaruh agama juga 32:08 ada. Bahkan apalagi Turki itu kan sampai 32:11 400 32:13 tahun menjajah di Yunani. Maka 32:15 perkembangan agama pun juga mereka apa 32:19 namanya ee 32:22 cukup ee bebas untuk mengembangkan agama 32:26 h 32:27 Islam utamanya. 32:29 Bahkan ee kalau tadi penduduknya cukup 32:33 banyak, agama pun juga ee bisa 32:35 berkembang. Bahkan akhir-akhir ini kan 32:38 juga ada kebijakan pemerintah meskipun 32:42 sebelumnya tidak ada bahwa adanya suatu 32:46 lembaga formal pengembangan agama Islam, 32:50 tapi sekarang ini sudah mulai ada dan 32:55 masjid-masjid pun mereka lakukan baik ee 32:58 apa di perumahan atau di komplek-komplek 33:01 yang mereka terus berkembang. 33:03 Enggak ada larangan ya. Enggak ada 33:05 larangan, Pak. Mereka dilindungi 33:07 karena itu apa namanya? Ee ajaran agama 33:11 pun juga dibolehkan. 33:13 Bapak pernah merasakan bulan Ramadan di 33:15 Athena di Yunani? 33:16 Ee 33:18 gimana suasana Ramadan di sana? 33:20 Suasana Ramadan memang karena mereka kan 33:22 negara Kristen Ortodoks. 33:25 Tapi di antara kita sesama muslim 33:28 utamanya Indonesia, komunitas dengan apa 33:32 namanya orang-orang Timur Tengah kalau 33:35 sudah musim Ramadan tuh ya kita saling 33:39 berkunjung buka bersama bahkan tarawih 33:42 bersama. Apalagi kita sendiri juga 33:45 sebagai kedutaan itu kita juga 33:48 mengundang warga kita untuk salat 33:51 tarawih bersama. 33:52 Ya tentunya tidak setiap malam. 33:55 Apakah seminggu ee diambil malam hari 33:59 libur, nah kita adakan tarawih dan diisi 34:02 dengan ceramah-ceramah. Karena pada 34:05 waktu itu saya bertugas komunitas 34:07 Indonesia memang tidak banyak sekitar 34:10 1.000 orang. Nah, itu kita adakan selaw 34:13 apa salat tarawih bersama. Kemudian kita 34:17 di di wisma duta. Ah, dia. Ya, 34:21 mudah-mudahan sekarang juga masih terus 34:23 berlangsung, Pak. 34:25 Kalau udaranya gimana? Panas atau sejuk 34:27 di sana? 34:28 Memang mereka mengenal empat musim ya. 34:31 Ada musim panas, ada musim gugur, 34:35 saljunya ada juga. 34:36 Salju juga ada. Apalagi kalau di apa 34:39 naik ke perbukitan sedikit. Waktu itu 34:42 saya tinggal di Wisma pun di Athena 34:46 itu karena letaknya agak tinggi itu juga 34:49 salju pun turun di depan Wisma. 34:54 Nah, sehingga bisa kita nikmati. 34:58 Asalamualaikum Pak Rusri. Pak Rusdi ini 35:01 duta besar untuk negara-negara yang 35:03 enggak enggak ada problem katanya 35:04 Bangkok dan ee Athena. Pernah enggak ada 35:08 kasus dengan Indonesia sehingga 35:09 merepotkan Pak Rusdi? Ah, kembali bahwa 35:15 tugas fungsi duta besar adalah 35:19 melindungi warga negara Indonesia di 35:22 mana kita bertugas. 35:24 Bagaimanapun juga mereka kan warga 35:27 Indonesia. 35:28 Apabila terjadi suatu ee pelanggaran, 35:33 tentu kita juga harus ee mematuhi aturan 35:37 di mana kita berada di pemerintah 35:40 setempat. 35:41 Ah, memang tidak semua orang itu kan 35:44 baik. 35:45 He. 35:45 Terkadang ada orang yang niat tidak 35:49 baik, kemudian ada orang juga yang 35:52 melakukan kejahatan. 35:55 Ah, bagi saya karena itu sebagai warga 35:57 negara Indonesia harus kita berikan 36:00 bantuan sosial, bantuan perlindungan 36:03 warga negara Indonesia. Itu kunci 36:06 pokoknya di situ. 36:07 Oke. 36:08 Nah, kembali kepada orangnya itu kalau 36:10 memang orang itu benar-benar melanggar 36:12 peraturan pemerintah setempat, ya kita 36:15 serahkan kepada kebijakan atau peraturan 36:18 di pemerintah setempat. Nah, kita 36:20 biasanya hanya memberikan perlindungan 36:22 untuk mencarikan ee apa namanya ee 36:26 pengacara ataupun apa untuk mencarikan. 36:29 Nah, tergantung dari ketentuan-ketentuan 36:31 itu. Karena warga kita pun kan ya mohon 36:34 maaf yang namanya pencurian atau 36:37 kejahatan, pembunuhan atau juga satu ee 36:42 terlibat dalam pengedaran obat terlarang 36:45 itu kan juga sebenarnya melanggar 36:48 ketentuan. Nah, itu ya kita serahkan 36:50 kepada pemerintah setempat sesuai dengan 36:53 peraturan proses dalam pengadilan. Nah, 36:56 cuman KPRI berkewajiban ee memberikan 37:00 bantuan sosial, kunjungan sosial, 37:03 mencarikan apa namanya pengacara ataupun 37:06 apa 37:07 yang kira-kira bisa meringankan. 37:10 Tapi kalau kembali kepada kejahatan ya 37:13 kita harus mengikuti mematuhi aturan 37:16 setempat 37:17 ya. Tapi ya ada aja 37:19 pelanggaran-pelanggaran 37:21 karena di Yunani sendiri kan ataupun di 37:25 Thailand sendiri kan juga ada 37:27 orang-orang kita misalkan nelayan 37:30 kebetulan datangnya tanpa perjanjian. 37:34 Nah, itu yang sering kita alami gitu. 37:37 He. 37:39 Bapak kan sudah tidak bertugas lagi di 37:41 Yunani, baik di Yunani maupun di 37:43 Bangkok. Masih suka kangen datang ke 37:45 sana. pernah Yuna ini ke Bangkok 37:48 peraksana lagi. 37:49 Ee alhamdulillah 37:51 karena hubungan tadi kembali hablum 37:53 minanas itu saya dengan teman-teman yang 37:56 di Bangkok he 37:58 ataupun yang di Yunani saya e boleh 38:02 dikata ya komunikasi baik melalui 38:04 WhatsApp 38:06 terus masih saya lakukan terlebih kalau 38:09 kunjungan ke Bangkok kan hanya 3 jam. 38:11 He. 38:12 Eah, saya tahun 38:15 2026 ini sudah dua kali ke Bangkok dan 38:18 ini nanti bulan Desember mau ke Bangkok 38:20 lagi. Jadi, silaturahmi masih tetap saya 38:22 lakukan. [tertawa] Pak, 38:23 apa yang paling berkesan dari Bangkok? 38:26 Ee bagi saya adalah karena saya 38:30 merasakan 38:32 bahwa suasana itu mereka tuh kan 38:34 orangnya ramah. 38:35 H 38:35 orang asli ya, ramah. Kemudian mereka 38:40 ulet, mereka jujur. Nah, sehingga kita 38:43 berteman tuh memang benar-benar 38:45 berteman. 38:46 E utamanya ya kita rasakan makanannya 38:48 pun kan hampir sama. 38:50 Iya. 38:50 Tapi hal lain yang saya rasakan adalah 38:53 ketika kembali tadi Pak Kresna 38:55 menyampaikan bagaimana 38:57 kita sebagai suami didampingi oleh 39:00 istri. Nah, istri dengan berbagai 39:02 kegiatan dharma wanitanya atau komunitas 39:07 woman international club-nya itu. Nah, 39:10 Indonesia waktu itu ketika saya 39:11 bertugas, istri dipercaya menjadi ketua 39:14 bazar Women International Club yang di 39:17 bawah patronnya itu adalah ee putri 39:20 raja. Hm. 39:22 Ah, bukan karena bazarnya itu sendiri. 39:25 Ketika keberhasilan kami peroleh bisa 39:28 mendatangkan atau menjual aset pada 39:32 bazar itu, istri diberi kehormatan 39:35 mendapat penghargaan dari putri raja 39:38 yang diserahkan, disematkan di istana 39:40 raja. Itu sungguh luar biasa 39:43 bahwa istri mendukung tugas-tugas suami 39:46 ketika melaksanakan misi di perwakilan. 39:51 Oke, Bapak pernah ketemu raja di sana? 39:54 Ee pernah, Pak? 39:55 Pernah. 39:57 Pernah. Ketika itu kan meskipun Raja 40:01 Bumibol Ateliatif itu sakit 40:04 sehingga saya harus menunggu hampir 1 40:07 tahun dan memang beliau sakit sampai 40:09 wafat. Nah, kemudian putranya diangkat 40:13 menjadi raja. Nah, kami menyerahkan 40:16 surat kredensial kepada 40:19 putranya yang diangkat sudah menjadi 40:21 raja. Dan di sana itu di ee Bangkok itu 40:25 ketika acara-acara nasional 40:29 apalagi event-event internasional itu 40:32 kalau dihadiri oleh ee raja kita pun 40:36 juga hadir. 40:38 Cuman mereka itu ya 40:41 sangat ketat, Pak. 40:42 Kita diminta hadir 30 menit sebelum 40:45 acara dimulai. [tertawa] 40:47 Kita harus sudah ada di tempat. kita 40:49 benar-benar melakukan apa namanya RSP 40:54 ya. 40:55 Keuntungannya itu meskipun ee apa 40:57 namanya ketentuan di pemerintah atau 41:00 kerajaan Thailand tuh kita belum ketemu 41:03 raja, belum menyerahkan surat 41:05 kredensial. Tapi ketika kita baru datang 41:08 menyer menyerahkan kopi surat kredensial 41:12 dari Pak Presiden kita kepada ee Raja 41:16 melalui Kementerian Luar Negeri apabila 41:18 dalam waktu 1 minggu atau 2 minggu 41:21 mereka sudah terima, mereka laporkan ke 41:24 kerajaan, kemudian mereka dalam waktu 1 41:27 2 minggu itu membalas itu kita sudah 41:30 bisa mengikuti kegiatan-kegiatan 41:33 yang dihadiri oleh Raja A meskipun kita 41:36 belum ketemu menyerahkan surat 41:38 kredensial, Pak. Itu kelebihannya di 41:41 Thailand. Memang dalam komunitas ee 41:44 diplomatik itu kan kalau belum 41:47 menyerahkan surat kepada raja, ada yang 41:49 tidak boleh mengikuti kegiatan yang akan 41:51 dihadiri oleh rajanya. G. 41:54 Oke. Apa perbedaan karakter orang 41:57 Bangkok dengan orang Athena? Apa 42:00 sama-sama Rama atau ada beda-bedanya, 42:02 Pak? Ya tentu orang Bangkok itu kan apa 42:05 namanya Asianya cukup kuat ya. 42:08 Apalagi didasari oleh agama tadi bahwa 42:11 kita kalau berbuat baik kepada 42:13 seseorang, orang lain akan berbuat baik. 42:16 Itu orang apa namanya? 42:17 Bangkok. 42:17 Orang Bangkok atau orang Asia kan? 42:20 Meskipun orang Asia pun juga beda-beda 42:23 kan. 42:23 Ada Asia yang Asia Tenggara kayak 42:26 Indonesia, 42:27 kayak Thailand hampir sama. Tapi kan 42:29 Asia yang selatan itu kan agak beda. 42:33 Pakistan ataupun India, Bangladesh 42:37 ataupun juga Asia Timur misalkan Jepang, 42:40 Korea itu juga ada beda lagi. 42:43 Nah, demikian pula orang ee Yunani 42:46 mereka memang mereka orang Yunani ini 42:48 kan orang juga pandai bergaul dan 42:51 terbuka 42:52 bahwa persahabatan itu mereka 42:54 benar-benar lakukan. Apalagi mereka tuh 42:57 senangnya ya juga apa namanya saling 43:00 kongko-kongko ataupun duduk sambil 43:03 ngobrol apalagi kalau sudah malam tuh 43:05 sampai larut malam Pak orang-orang 43:07 Yunani itu 43:09 gitu ya. 43:09 Iya. Oke. Baik. Ada yang sedang menyimak 43:14 acara ini. Teman-teman dari Devlu nih. 43:15 Ada Eko Junior. Eko Junior di India 43:18 sekarang ya? 43:19 Iya. 43:19 Eko Junior. Ee terus ee Rijali Indra 43:22 Kusuma. Ah, itu ini Pak apa 43:25 dulu di di Houston kan? 43:26 Houston kemudian jadi duta besar Pak 43:28 Rizali itu di India. 43:30 Iya. Saya pernah ketemu beliau waktu di 43:32 Houston. Wah, di J 43:33 saya 2 minggu lalu ketemu Pak Rijali 43:36 semua. 43:37 Salam hormat Pak Rijali. 43:38 Eh, terus Bapak Bambang Hartoyo. 43:40 Bambang Hartoyo ya. 43:41 Dulu di Ethiopia perang. Heeh. 43:45 Oke, 43:47 ini dari yang siri tapi pertanyaan 43:49 enggak ada hubungan [tertawa] nih. 43:50 Asalamualaikum, 43:52 Pak Rusdi. 43:54 Zaman sekarang kok aneh ya, MBG diracuni 43:56 hutan-lutan, dibakar-bakar, dirusak 43:58 hutan sun 44:00 ee ini menggambar-gambaran uang. Para 44:04 pahlawan yang kurban harta benda dan 44:06 nyawa prihatin mohon solusinya. 44:09 H ini enggak ada hubungan [tertawa] 44:12 dari Yang Sri barangkali bisa dijawab 44:15 yang 44:16 Heeh. Yang Sri kayaknya dia kecewa 44:18 dengan K Indonesia sekarang. 44:21 Saya tuh paling enggak senang untuk 44:24 membanding-bandingkan [tertawa] 44:25 pemerintah 44:27 baik yang sedang berkuasa ataupun dengan 44:30 membanding-bandingkan pemerintah yang 44:32 sebelumnya. 44:34 Apalagi sekarang kan sudah di swasta. 44:36 He. 44:37 Tapi bagaimanapun juga kita sebagai 44:40 warga negara itu kan harus taat dan 44:43 patuh kan. 44:43 He. 44:44 Bagaimana pembangunan yang sedang 44:46 dilakukan, upaya-upaya yang sedang 44:48 dikerjakan. Karena toh semua tujuannya 44:52 kan baik, Pak. 44:53 Iya. kita sebagai orang yang beragama 44:56 tentunya harus tetap mendukung e masalah 45:00 musibah kebakaran, musibah MBG 45:04 itu kan kembali kepada bagaimana kondisi 45:07 yang pada saat ini kita juga perlu 45:10 prihatin. 45:10 He. 45:11 Tapi ya kita marilah kita sama-sama 45:13 untuk perbaiki 45:15 demi kemajuan bangsa dan negara. 45:18 Baik. Ee 45:20 dari siapa? 45:22 Eh, Ibu Lisa. Asalamualaikum, Pak Ri. 45:25 Saya tertarik sekali mendengar obrolan 45:27 ini. Saya pengin anak saya juga memang 45:29 cita-cita menjadi bekerja di luar 45:32 negeri, menjadi diplomat. Apa 45:33 syarat-syarat untuk bisa menuju ke sana? 45:37 Salam kembali, Bu Lisa, salam sejahtera. 45:40 Salam sehat, salam bahagia. 45:44 Bahwasanya di Kemlu itu kan setiap tahun 45:48 menerima calon diplomat. Hm. 45:52 E syaratnya adalah lulusan 45:56 sarjana apakah S1 atau S2 dan S3. 46:01 Dan setiap tahun itu yang saya rasakan 46:04 saya lihat itu yang mendaftar itu cukup 46:06 banyak, Pak. 46:08 Ibu Lisa hampir mungkin 10.000 46:11 pendaftar. 46:11 Uh. 46:12 Setiap tahun 46:13 yang diterima berapa itu? 46:15 Yang diterima antara 100. 46:17 Nah, itu tentu melalui tahapan tes. 46:20 Heeh. Apa saja tesnya itu? 46:22 Baik, tes tulis, kemudian tes wawancara, 46:27 kemudian psikotes, 46:31 kemudian tes pendalaman dari apa namanya 46:35 ee terkait. He. 46:37 Nah, ketika tes tulis pun kita harus 46:39 dibekali, harus membekali pengetahuan 46:42 internasionalnasional 46:44 harus benar-benar memahami. 46:48 Nah, setelah tulis maka tes wawancara. 46:51 Bahkan tes tulis itu karena jumlahnya 46:53 cukup banyak sampai 10.000 itu diadakan 46:55 di Gelora Bung Karno. 46:57 Hm. 46:58 Kemudian dari 10.000 47:00 tersaring menjadi misalkan 3.000 atau 47:04 5.000 itu 47:06 atau mungkin 3.000. Kemudian tes 47:09 wawancara. Tes wawancara ini biasanya 47:12 digunakan dengan cara melalui bahasa 47:15 Inggris. He. 47:16 Dan yang mengetes itu bukan orang Kemlu 47:18 sendiri, Pak. 47:19 Oh, bukan. Siapa 47:20 itu terdiri dari mantan atau purna duta 47:23 besar 47:24 dari pejabat yang sekarang apa namanya? 47:27 menjabat di Kementerian Luar Negeri dan 47:30 juga dari instansi ataupun institusi 47:34 luar. 47:35 Nah, mereka yang mengetes itu tentu akan 47:40 menilai bagaimana performance ataupun 47:42 jawaban dari ee calon. Nah, di sini kan 47:47 dilakukan bukan melalui bahasa Indonesia 47:50 ya, melalui bahasa Inggris yang mereka 47:53 lakukan. Nah, sehingga dari penilaian 47:55 itu kan bisa didapat 47:59 siapa calon yang layak ataupun patut 48:02 menjadi calon duta besar, 48:06 siapa yang kira-kira kemampuan bahasanya 48:08 kurang. 48:10 Nah, tentu mereka harus dibekali oleh 48:13 pengetahuan-pengetahuan internasional 48:15 dan nasional current isu. 48:19 Nah, setelah tas wawancara tentu juga 48:22 itu tidak ada titip menitip 48:25 enggak ada ya 48:25 calon siapa, calon siapa? Karena 48:27 penilaian itu kan kalau kita mau me apa 48:31 namanya meluluskan seseorang yang lain 48:33 yang dua atau tiga lainnya juga enggak 48:35 kan tentu nilai nilainya kan hampir sama 48:38 Pak penilaian seseorang karena 48:42 mengajukan pertanyaan itu dan menerima 48:44 jawaban bisa kita ketahui. Nah, bahkan 48:48 setelah itu juga psikotes. Hm. 48:51 Tentu juga bahwa tes semua itu selain 48:54 kita harus dibekali tentu juga harus ee 48:59 usia, Pak. Ada batas usia 49:01 berapa? Paling 49:02 waktu itu 49:03 tinggi 49:04 28 tahun waktu zaman saya. 49:06 28 tahun. 49:09 Oke, Pak Ri. Bapak juga adalah anggota 49:12 dari Badan Yayasan Kepanduan Dunia. Apa 49:15 saja kegiatannya dan apa bedanya dengan 49:17 pramuka di sini? 49:19 Baik. 49:20 Ini sedikit agak cerita para 49:25 pemirsa pendengar setia 49:29 bahwasanya gerakan pramuka itu kan 49:32 ataupun gerakan kepanduan dunia 49:36 itu dicentuskan oleh Lord Baden Powell 49:40 warga negara Inggris seorang tentara 49:44 kemudian bertugas ke Afrika ketika itu. 49:50 Ah, dengan dibentuknya Pandu 49:54 waktu itu di Inggris, mereka melihatnya 49:57 itu ingin mengumpulkan anak-anak muda 50:00 agar dibina menjadi warga negara yang 50:04 baik. 50:04 Hm. 50:05 Terhindar dari obat-obatan ataupun 50:09 pergaulan. 50:10 Itulah sebagai pencetus Lord Benon 50:12 Powell. mau tidak mau bukan saja 50:16 mengembangkan untuk kumpul-kumpul 50:18 anak-anak muda, tapi di beberapa negara 50:23 berkembang. 50:24 Sehingga Lord Bardon Powell itu dianggap 50:28 sebagai bapak pandu dunia. Nah, 50:31 pertemuan yang mereka lakukan adalah 50:33 melalui jambore, 50:35 baik jambore nasional ataupun jambore 50:38 dunia. Ah, di sini tentunya karena ada 50:42 suatu organisasi, 50:44 ada suatu wadah ataupun badan yang 50:47 disebut 50:49 World Scott Biro, 50:52 Badan Pramuka Dunia itu hingga sekarang 50:56 anggota 50:59 kepanduan di dunia itu sampai sekarang 51:02 176 negara anggota yang menjadi 51:06 kepanduan 51:07 yang tergabung dalam kepanduan dunia 51:10 176. 51:12 Bahkan dari 176 tuh kalau kita banding 51:14 PBB aja kan anggotanya 193 negara. Ini 51:18 kepanduannya sampai 17 51:21 6 negara. Nah, mereka tentu untuk 51:24 pembinaan anak didik itu kita lakukan 51:27 pada tingkatan ee sekolah dasar, 51:31 kemudian pada tingkatan sekolah menengah 51:34 atau pada tingkatan mahasiswa atau pada 51:37 tingkatan orang dewasa sebagai pembina. 51:40 Nah, mereka yang pada tingkatan menengah 51:43 itu ada suatu pertemuan atau perkumpulan 51:46 yang disebut Jambore Dunia. Heeh. 51:48 Nah, jombor dunia itu diadakan setiap ee 51:52 5 tahun sekali 51:53 dan ee itu di 51:55 ganti 51:56 ganti-ganti negara, Pak. 51:57 Ganti-ganti negara. 51:58 Nah, tentu jambore dunia ini yang 52:01 dihadiri oleh terakhir di Korea itu 52:04 sampai 44.000 52:06 peserta. 52:07 Sebelumnya diadakan di Amerika itu 52:11 hampir 30.000. 52:12 Kalau enggak salah Mas Indro Warko 52:13 pernah ikut ya? 52:14 Ah, itu waktu di mana itu? Mas Hendro 52:18 Warkop itu waktu itu beliau sebagai 52:22 utusan dari DKI tahun 1973 52:29 pada akhir tahun sampai ee pergantian 52:32 tahun pun masih di ee apa di suasana 52:35 arena perkemahan sampai ee minggu 52:38 pertama bulan ee Januari. Jadi 52:41 istilahnya jambore pertama seAsia 52:44 Pasifik. 52:45 Waduh. se Asia Pasifik. Kebetulan saya 52:48 juga saya mengenal beliau, cuman beliau 52:51 mungkin tidak kenal saya karena waktu 52:53 itu kan masih SMP. 52:54 He. 52:56 Ee di situ Indonesia mengirim 250 52:59 kontingen. 53:01 Ah, kembali lagi saya merasakan betapa 53:04 pentingnya dalam kepramukaan tadi. 53:09 Saya waktu itu ikut utusan dari Jawa 53:11 Tengah, 53:12 utamanya dari Pekalongan. dari Jawa 53:14 Tengah ada tiga, kemudian dari Indonesia 53:17 ada 250. Ee Mas Hendro Warkop ini dari 53:21 DKI. 53:22 Hm. 53:23 Ya sudah kita pergi sama-sama ke ee 53:27 Filipina. Bahkan sebelum berangkat pun 53:29 kalau yang namanya Pramuka waktu itu 53:32 mendapat perhatian dari Bapak Presiden 53:34 Soeharto. Kita pamitan di Istana ee 53:38 Merdeka. di halaman istana merdeka di 53:41 halaman belakang antara Istana Merdeka 53:43 dan Istana Negara di halaman belakang 53:48 kita pamitan dengan Pak Presiden 53:49 Soeharto. Whagas 53:52 seorang kampung dari Pekalongan naik 53:55 kereta diantar orang tua kemudian 53:57 pamitan dengan Bapak Presiden. Rasanya 53:59 bagaimana itu. Masyaallah luar biasa. 54:01 Syukur alhamdulillah, Pak. Nah, setelah 54:03 itu kita berangkat pergi ke Filipina 54:06 waktu itu. Kemudian kita juga merasakan 54:10 senangnya karena setelah jambore Asia 54:13 Pasifik itu kita apa namanya? Diterima 54:16 oleh duta besar. Oh, seorang duta besar 54:19 tuh sedemikian apa namanya ee sebagai 54:24 wakil negara bisa menerima kita itu luar 54:27 biasa, Pak. 54:29 Jadi saya mimpinya waktu itu penuh. 54:32 Siapa tahu sih kita bisa berangkat pergi 54:35 ke lagi bekerja di istana atau bisa lagi 54:40 kita mimpi bisa jadi seperti duta besar. 54:43 Padahal waktu itu kan masih SMP. 54:46 He. 54:46 Nah, itu tidak membayangkan ketika 54:49 impian itu terjadi. 54:51 Nah, kembali tadi kepada pertanyaan Mas 54:54 Krisna kaitan Pandu Yayasan Pandu Dunia. 54:58 bahwasanya tadi kan saya kembali kepada 55:02 anggota pramuka dunia itu ada 176 55:06 itu dihimpun dalam satu World Scot Biro 55:10 itu juga apa namanya dalam satu 55:12 sekretariatan ee kantor pusatnya di 55:15 Genewa kantor operasionalnya itu di 55:19 Kuala Lumpur 55:21 sehingga kegiatan-kegiatan kepanduan itu 55:23 baik untuk tingkatan anak penggalang itu 55:27 jambore dunia atau tingkat ee dewasa 55:31 mahasiswa itu mengadakan perkemahan juga 55:34 rover mode itu juga setiap 4 tahun 55:37 sekali dan untuk orang dewasa juga 55:40 mengadakan training atau kursus atau 55:44 seminar itu untuk orang dewasa. 55:48 Ah, kembali ketika itu saya akan juga 55:51 aktif di kuartir nasional Gerakan 55:54 Pramuka hampir 20 tahun, Pak. H 55:58 utamanya di bidang hubungan luar negeri, 56:00 hubungan internasional 10 tahun pada 56:03 masa Pak Asrul Aswar almarhum 10 tahun. 56:08 Kemudian dilanjutkan oleh ee ketuanya 56:11 Pak Adi Aksa Daud itu selama 5 tahun 56:14 saya sebagai wakil beliau hubungan 56:16 internasional. Kemudian oleh Pak Budi 56:19 Waseso 5 tahun pada periode pertama. 56:22 Jadi 20 tahun meskipun saya sudah ya 56:26 sudah dewasa, sudah tua waktu itu saya 56:28 masih tetap mengabdi membantu di 56:30 KUARnas. 56:33 Baik pada waktu itu menjadi duta besar 56:35 di Yunani, saya pun juga masih terus 56:38 membantu termasuk di ee Bangkok karena 56:42 kebetulan ada sekolah Indonesia di 56:45 Bangkok itu kita sebagai pembina pramuka 56:49 ee anak didiknya adalah warga 56:52 ee apa? warga siswa 56:55 yang ada di sekolahan, pembinanya dan 56:58 juga para guru. Eeah saya selaku majelis 57:00 pembimbingnya. 57:02 Ee setelah 20 tahun di tingkatan 57:06 nasional, saya waktu itu juga masih ee 57:09 apa namanya menjabat. Saya punya niat 57:11 pengin jadi pengurus pramuka. Karena 57:15 pramuka dunia itu kan dibagi menjadi 57:18 lima wilayah. wilayah Eropa, wilayah 57:21 Afrika, Timur Tengah, Asia Pasifik, dan 57:24 Amerika. Saya waktu itu pengin menjadi 57:27 anggota komite seAsia Pasifik. 57:30 Alhamdulillah dengan cara diplomasi 57:33 people to people kontak, dengan cara 57:35 yang saya lakukan, saya bisa terpilih 57:38 menjadi anggota Komite Pramuka Asia 57:41 Pasifik. 57:42 Dan bukan di situ saja, Pak Krishna. 57:45 Tekad saya, saya pengin jadi anggota 57:47 pramuka 57:49 dan ketua seasia Pasifik. 57:52 Alhamdulillah 57:53 terkabul. 57:54 Terkabul. [tertawa] 57:55 Karena dengan niat yang baik itu jalan 57:57 selalu ada. Kita kalau di agama itu kan 57:59 selalu asal niat baik, melakukan dengan 58:02 baik, tanggung jawab. Itu saya sempat 58:04 kepilih se Asia Pasifik. Nah, setelah 58:08 kepilih seAsia Pasifik bahkan saya 58:10 dijadikan ketua Yayasan ee pramuka. 58:14 seAsia Pasifik. 58:17 Eah, setelah selesai untuk kawasan 58:19 nasional, kawasan Asia Pasifik, 58:23 rupanya di kepanduan dunia itu kan ada 58:27 yayasan 58:29 ataupun Foundation 58:31 Scott Biro atau Scout Movement World 58:35 Scott Foundation, Yayasan Pandu 58:38 Dunia. Nah, itu yayasan ini 58:41 beranggotakan anggota yayasan ini ada 58:44 dewannya itu beranggotakan 25 orang, 58:47 Pak. 58:48 Hm. 58:49 25 orang anggota Yayasan Pandu Sedunia. 58:53 Dan syukur alhamdulillah mungkin orang 58:55 lain yang melihat bahkan orang dari 58:58 Australia yang mengusulkan saya. 59:01 Apalagi waktu itu kan sudah purna tugas 59:04 dari Bangkok 59:06 mengusulkan saya wawancara beberapa kali 59:09 minta CV saya. Kemudian dalam sidang 59:13 Yayasan Kepanduan Dunia karena yayasan 59:15 ini kan setahun dua kali sidang Pak. 59:19 Setahun dua kali sidang. Dalam sidang di 59:21 Spanyol itu saya diusulkan. Kemudian 59:26 karena ketuanya adalah raja Swedia. Ah, 59:30 yang mulia ini menyetujui 59:33 pencalonan saya yang dicalonkan oleh 59:36 orang asing pandu dunia dari Australia 59:39 yang sudah senior. 59:41 Akhirnya diterima, Pak. Ya, syukur 59:43 alhamdulillah. Cuman dalam wawancara itu 59:45 kan selalu ditanya apabila Anda kepilih, 59:50 apakah Anda tertarik untuk menjadi 59:52 anggota badan yayasan badan yayasan 59:55 Pandu Dunia? Siap. Saya ingin mau jadi 59:58 [tertawa] 59:59 seandainya siap, apakah Anda bersedia 1:00:02 untuk hadir rapat setahun dua kali? 1:00:07 Siap hadir 1:00:08 di luar negeri itu ya? 1:00:09 Di luar negeri dan ee saling berganti 1:00:11 kan karena gara-garanya penyelenggaraan 1:00:14 itu kan berganti mungkin di apa yang 1:00:17 sudah di Swiss saya hadir, kemudian di 1:00:19 London saya hadir, di Swedia saya hadir 1:00:22 juga. Nah, termasuk juga kemarin baru 1:00:26 awal bulan ini saya hadir juga di 1:00:28 Luxemburg saya hadir juga. Nah, 1:00:32 pertanyaan kembali tadi seandainya Anda 1:00:34 siap hadir, seandainya siap untuk 1:00:38 datang, nah termasuk juga harus biaya 1:00:40 sendiri. Nah, tentunya biaya sendiri ya, 1:00:43 biaya mandiri ya. kita memang sudah niat 1:00:46 nekat sebagai volunteir itu saya e apa 1:00:51 saya jalani saya lakukan dan 1:00:54 alhamdulillah dilalah kata orang tuh ya 1:00:58 karena kita punya niat baik sebaik 1:01:01 apapun kan kalau gitu pasti ada 1:01:04 insyaallah jalan tuh ada kebetulan 1:01:06 setelah pulang dari Bangkok saya juga 1:01:08 mendapat pekerjaan sehingga saya bisa 1:01:11 menyisihkan ee dari pekerja itu sebagai 1:01:15 bekal untuk biaya transport untuk 1:01:18 menghadiri sidang-sidang itu ya. Selain 1:01:21 juga untuk amalan yang lain ya 1:01:23 [berdehem] 1:01:24 tentu kita lakukan. 1:01:25 Masyaallah. Baik, Pak Ahmad Rusdi. Ini 1:01:29 sebenarnya banyak sekali pertanyaan yang 1:01:30 masuk, tapi sayang sekali kita sudah 1:01:31 dibatasi waktu karena sudah masuk waktu 1:01:33 zuhur. Mungkin ada terakhir mau 1:01:35 disampaikan untuk pesan anak-anak muda 1:01:39 ee bahwa generasi muda apalagi sekarang 1:01:43 tuh dengan generasi JZ 1:01:45 bahwa kita tuh hendaknya mengikuti 1:01:48 perkembangan tapi harus didasari oleh 1:01:52 unsur agama. harus benar-benar kita 1:01:55 jalankan. Karena dengan ee apa namanya 1:01:59 agama yang kita anut, apalagi kita 1:02:01 sebagai muslim apabila kita jujur, ulet, 1:02:07 bekerja keras, insyaallah semua itu akan 1:02:10 dicapai. 1:02:12 Nah, tentu dengan mengikuti perkembangan 1:02:14 yang ada, 1:02:16 dengan tekad yang ada, insyaallah semua 1:02:18 itu bisa berjalan sesuai dengan tuntutan 1:02:23 sebagai warga negara, sebagai pemuda, 1:02:26 apalagi hari ini hari sumpah pemuda 1:02:30 itu benar-benar harus kita ee apa 1:02:33 namanya? kita serapi bagaimana 98 tahun 1:02:38 ketika bangsa Indonesia 1:02:41 mencanangkan atau menyampaikan 1:02:42 sumpahnya. 1:02:44 Oke. 1:02:45 Itu tentu kita harus benar-benar 1:02:47 patriotik. Kemudian juga harus gigih, 1:02:50 harus bertekad, harus ber apa namanya? 1:02:54 Berempati kepada sesama 1:02:57 manusia. 1:02:58 Oke, 1:02:58 insyaallah. 1:03:00 Baik, terima kasih Pak Ahmad Rusdi. Ya, 1:03:03 demikian tadi Ikhwan dan Anwat pendengar 1:03:04 Radio Silatarai bincang-bincang kami 1:03:07 dengan Bapak Ahmad Rusdi. Beliau adalah 1:03:10 mantan duta besar RI Bangkok ya di 1:03:12 Thailand juga duta besar RI Athena di 1:03:15 Yunani dan juga di tempat-tempat lain 1:03:18 ya. Ee jadi bidang penerangan KBRI 1:03:21 London pernah juga di Pakistan peran 1:03:23 juga di Cekoslovia ya. Terima kasih 1:03:26 sekali lagi Pak Rusdi atas kehadirannya 1:03:28 di radio Rasil. Saya Muhammad Krishna, 1:03:31 kemudian Riza, dan juga Algi. Mohon 1:03:33 pamit. Wabillahi taufik walhidayah. 1:03:35 Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:36 wabarakatuh.