Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:12 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:15 warahmatullahi wabarakatuh. 0:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:19 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 0:20 alamin wabihi nasta'in wa ala umurid 0:22 dunya waddin wasalatu wassalamu ala 0:25 asrofil iyaai wal mursalin wa ala alihi 0:28 wasohbihi ajmain. Ashadu alla 0:30 ilahaillallah wa ashadu anna muhammadan 0:33 abduhu wa rasuluh. Allahumma sholli 0:36 wasallim wabarik ala nabiyana Muhammadin 0:39 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Qallahu 0:43 taala fil quranil karim. 0:44 Aubillahiminasyaitanirrajim. 0:47 Qolu subhanaka la ilma lana illa 0:49 maamtana 0:51 innaka antal alimul hakim. Waqala aidon 0:55 innallaha wa malaikatahu yusuna alan 0:59 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shu alaihi 1:03 wasallimu taslim. Sadaqallahulzim. 1:06 Alhamdulillahiabbil alamin. Masih 1:07 dipancarkan dari jalan Masjid 1:09 Silaturahim nomor 36 Cibubur Bekasi. 1:13 Inilah Radio Silaturahim dan Rasil TV 1:16 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 1:18 yang dimuliakan Allah Subhanahu wa 1:20 taala, bagaimana kabar Anda di Jumat 1:23 sore ini? Semoga selalu dalam keadaan 1:26 sehat walafiat. Senang sekali saya Fauzi 1:29 Ridwan ditemani oleh Eza dan juga Yusuf 1:32 Subangkit dapat kembali menemani ikhwan 1:35 akhwat dalam program tausiah sore edisi 1:38 Jumat 25 Zulkaah 1446 1:42 Hijriah dan juga bertepatan dengan 1:44 tanggal 23 Mei 2025. Alhamdulillah 1:49 bersama guru kita Ustaz Ahmad Saleh. 1:52 Alhamdulillah beliau sudah hadir bersama 1:54 kita. Kita sapa guru kita terlebih 1:55 dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi 1:57 wabarakatuh, Ustaz. 1:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:59 wabarakatuh. 2:00 Masyaallah, Ustaz, kabarnya sehat, 2:02 Ustaz? 2:02 Alhamdulillah sihat walafiat atas doa 2:04 dari semua ikhwan dan akhwat. 2:06 Alhamdulillah. 2:07 Baik, semoga kesehatan juga dirasakan 2:10 oleh ikhwan akhwat sebagaimana Ustaz 2:13 Ahmad Saleh. Dan kami doakan 2:15 semoga ikhwan akhwat di mana pun Anda 2:17 berada dalam keadaan sehat walafiat, 2:19 yang sakit segera Allah sembuhkan 2:22 penyakitnya. Amin. Baik ikhwan awat. 2:24 Semoga kajiannya dapat menemani ikhwan 2:26 akhwat di segala aktivitas baik di rumah 2:28 maupun yang sudah dalam perjalanan 2:32 perjalanan pulang ke rumah semoga dalam 2:35 keadaan sehat dan sampai ke rumah dengan 2:38 selamat dan bertemu dengan keluarganya. 2:41 Baik ikhwan akhwat. Pada Jumat sore kali 2:44 ini, Ustaz akan membahas tentang hal-hal 2:47 yang berkaitan dengan doa 2:50 dalam kitab syarah Riyadus Shihin karya 2:53 Syekh Dib Albukha. Hadis yang ke-20 apa 2:56 nih, Ustaz? Ya. 2:58 E hadis pertama karena beda judul baru. 3:01 Iya. 3:02 Baik, Ikhwan Awat. Bagi Anda yang ingin 3:04 mengikuti kajian ini, berpartisipasi 3:06 dapat mengirimkan di WhatsApp 3:09 0811999720. 3:13 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 3:16 langsung dengan ustaz dapat menghubungi 3:19 di 0218451512. 3:24 Kita persilakan kepada ustaz untuk 3:27 memberikan ilmu tentang hal-hal yang 3:30 berkaitan dengan doa. Tafadul Ustaz. 3:34 Alhamdulillahi 3:37 hamdan katsiran thyiban mubarokan fih 3:43 kama yuhibbu rbuna waardo. 3:47 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 3:51 syarikalah. Wa ashadu anna muhammadan 3:56 abduhu wa rasuluhu wa innahu la nabiya 4:00 ba'dah. Allahumma sholli wasallim 4:04 wabarik ala nabiyina Muhammadin waa 4:08 alihi wa ashabihi waman tabiahum 4:11 biihsanin ila yaumil qiamah. Amma ba'd. 4:16 Ikhwan dan akhwat pendengar radio 4:18 silaturahim di mana pun berada. 4:21 Alhamdulillah pada sore hari ini kita 4:23 dipertemukan kembali untuk melanjutkan 4:26 kajian kita, kajian kitab Syarhu Riyadus 4:29 Shihin. 4:30 Kemarin kita sudah menyelesaikan bab 4:33 satu bab. Sekarang kita lanjutkan ke bab 4:38 ee babun jadid ya. Nah, itu hal yang 4:41 berkaitan dengan doa. Ah, oke. Untuk 4:44 tidak memperpanjang ee percakapan, kita 4:46 langsung saja kepada bab pertama apa ee 4:49 hadis pertama dalam bab ini atau hadis 4:52 ke-1497 4:55 dalam kitab Riyadus Shihin. Naam. 4:59 Dan dari Usamah bin Zaid radhiallahu anh 5:03 qal, ia berkata, 5:06 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 5:07 bersabda, qala Rasulullah sallallahu 5:09 alaihi wasallam, 5:11 man sun ilaihi marufun 5:15 faqalailihi 5:18 jazakallahuiran 5:22 faq ablag fanaidu 5:28 waq Qun hasanun shahih. 5:33 Dari Usamah bin Zaid semoga Allah 5:35 meridainya. Ia berkata bahwa Rasulullah 5:38 sallallahu alaihi wasallam bersabda, 5:40 "Siapa yang diperlakukan 5:43 dengan kebaikan mania ilaihi marrufun 5:49 faqalafailihi." 5:51 Kemudian dia mengucapkan kepada yang 5:54 melakukannya gitu kan. melakukan 5:58 kebaikan dari kepada dirinya. 6:01 Ee jazakallahu khairon. Semoga Allah 6:05 membalas kebaikan kepadamu. 6:08 Faqad ablag fanaai. 6:12 Maka ia telah lebih dari cukup dalam 6:15 memuji dan berterima kasih. Gitu. Jadi 6:19 ee jazakallah khairun itu sudah mencakup 6:23 ee pujian dan ucapan syukur kepada si 6:25 pelaku. Si pelaku yang maksudnya ee yang 6:29 telah melakukan apa? kebaikan kepada 6:31 kita. Makruf. Ah berarti di sini kalau 6:35 makrufun 6:36 berarti kebenaran universal, kebaikan 6:40 universal. Apa misalnya ee kalau 6:45 misalnya 6:47 kalau khair ah kebaikan menurut Allah 6:50 dan rasulnya atau menurut syariat. Baik 6:53 menurut syariat apa contohnya baik 6:56 menurut syariat salat. Menurut Islam 6:59 baik, menurut orang lain belum tentu. 7:03 Terus apalagi? 7:05 Ee ya salat ya. Iya salat di antaranya 7:09 gitu yang kebaikan khairan. Ee kemudian 7:12 ee makrufun itu kebenaran universal di 7:17 semua ada di semua sekte, di semua agama 7:20 itu ada. Contohnya apa? Birul walidain. 7:24 Berbuat baik kepada ibu bapak. Di semua 7:27 agama itu menyatakan baik. 7:30 H 7:31 makruf. 7:31 Nah, makruf. Maka sesungguhnya amar 7:34 makruf memerintahkan kepada yang dikenal 7:37 kebaikannya berarti yang universal. 7:41 berlaku adil. Makruf apa khair? 7:44 Makruf. 7:44 Makruf gitu loh. Maka meskipun agamanya 7:47 beda ya kita tetap memerintahkan 7:50 kebaikan kepadanya. kebaikan yang 7:52 dimaksud makruf karena dia juga punya 7:54 ajaran begitu gitu loh. Itu keadilan ke 7:59 kemudian ya keadilan kemudian tadi ya ee 8:03 berbuat baik kepada ibu bapak ee berlaku 8:07 sopan 8:09 kepada sesama itu kebaikan-kebaikan yang 8:13 makruf. Nah, kemudian menolong 8:17 ya menolong. menol pada dasarnya tadi 8:21 kecuali di dalam agama ee apa di dalam 8:25 Talmud. 8:27 Talmud itu adalah pembandingnya 8:30 dari ee Attaurah attakhrifah 8:35 pembandingnya dari Taurat yang telah 8:38 dirubah. Nah, di samping Taurat ada 8:40 Talmud. 8:42 Nah, lihatlah Talmud itu ya. Maka wajar 8:45 kalau kemudian 8:47 saya menduga keras, mohon maaf ya, saya 8:50 menduga keras 8:52 Palestina tidak akan dikasihkan lagi 8:54 sama umat Islam. 8:56 Karena ajaran mereka jangankan begini, 9:00 misalnya kita ketinggalan dompet, 9:04 kemudian yang menemukan orang mereka, 9:07 mereka temukan haram bagi mereka untuk 9:09 kembalikan 9:10 tuh haram. Nah, kecuali sesama mereka 9:14 ini kepada goyim non Yahudi itu haram. 9:19 Maka saya bilang, "Ah, gak akan gak akan 9:21 dikembalikan lagi Palestina itu kecuali 9:24 dengan direbut kembali yaitu hak kita, 9:27 haqqul muslimin." Ah, direbut kembali 9:30 itu Al-Aqsa. Maka slogan kita alha 9:33 al-Aqsa haquna. 9:35 Aqsa. 9:36 Al-Aqsa itu milik kita, milik muslimin, 9:41 milik umat Islam. Karena dulu juga 9:45 Baitul Maqdis atau e apa namanya? Ardul 9:48 Muqaddasah. 9:51 Ardul Muqaddasah itu apa? Tanah yang 9:53 disucikan itu di zaman Nabi Musa juga 9:56 diperuntukkan kepada orang-orang 9:58 beriman, kepada orang-orang Islam, yaitu 10:01 pengikut Nabi mu pengikut Nabi Musa. 10:04 Nah, jadi bedanya nanti ada umat Nabi 10:07 Musa itu yang taat itu muslim. 10:11 Asapi ada juga mereka yang alladina 10:14 yaumunaahum 10:16 atba Musa orang yang mengklaim bahwa 10:20 mereka pengikut Musa. Tetapi 10:22 sesungguhnya mereka menentang ajaran 10:23 Nabi Musa ya sekarang itu Yahudi gitu 10:27 loh. Ah masyaallah. Oke. Baik. Mohon 10:29 maaf ya saya agak sedikit melebar karena 10:32 mereka bicara tentang makruf. 10:34 Iya. Makruf itu adalah sesuatu yang di 10:37 semua lini, di semua agama, di semua 10:40 sekte bahkan itu dianggap baik gitu ya. 10:43 Nah, gitu ya. Manuni ilaihi marufun 10:47 faqaiiri 10:49 jazakallahuir. 10:51 Bagaimana kalau nonmuslim yang melakukan 10:53 kebaikannya sama kita? Misalnya begini, 10:57 kita sakit, 10:59 bingung mau membawa keluarga kita ke 11:02 rumah sakit. 11:04 Ada tetangga kita nonmuslim. Mohon maaf 11:07 ya, saya menggunakan kata nonmuslim aja 11:09 dulu gitu. [tertawa] 11:10 Orang kafir gitu loh. E orang nonmuslim 11:14 nih, Ustaz ini kalau mau apa mau makai 11:18 mobil ngantar keluarga ke rumah sakit 11:20 pakai aja mobil saya. Hanya mohon maaf 11:23 cari aja carikan dulu sopirnya. Nih 11:25 kuncinya 11:27 nih STNK-nya 11:29 nih duit untuk beli bensinnya. Tuh kata 11:31 orang kafir tuh. 11:33 Terus kita jawabnya gimana? [berteriak] 11:35 Ngucapkan jazakallah khairan enggak sama 11:37 dia? [tertawa] 11:39 Nah, itu ya. 11:43 Masyaallah ya Allah ya. Sampaikan justru 11:46 mereka lebih berhak mendapatkan kata 11:48 jazakallahu khairon. Jazakallahu khair. 11:52 Apa artinya tadi? Secara bahasa kan 11:54 diterjemahkannya semoga Allah membalas 11:57 kepadamu kebaikan. Kan begitu. 12:00 Nah, padahal yang dimaksud kalau mau 12:02 mendalam lagi jazakallahu khairon di 12:05 antaranya di antara pengertiannya semoga 12:08 Allah membalasmu dengan Islam. 12:11 H 12:12 tu kepada orang kafir tuh begitu 12:13 maknanya. Jazakallah khairan itu dari 12:17 mana? Hadis menjelaskan inna kunna fi 12:21 jahiliyatin. Kata Hudzaifah bin Yaman. 12:24 Innakunna fi jahiliyatinarin. 12:27 Sesungguhnya kami dahulu dalam keadaan 12:30 jahiliah dan syar. 12:33 Fajaanallahu 12:35 bialir. 12:37 Kemudian Allah mendatangkan kepada kami 12:39 dengan kebaikan ini. Alkhairu bimakna 12:43 alislam. 12:46 Jadi Islam bisa dimaknai bagian dari 12:49 sang disebutkan sebagai kebaikan. 12:52 Makanya nikmat yang paling bagus, 12:53 kebaikan yang kita terima adalah nikmat 12:56 iman dan Islam gitu loh. Maka kalau kita 13:00 jadi sampaikan aja sama mohon maaf ya, 13:03 jika Anda pendengar yang nonmuslim, Anda 13:05 jangan khawatir karena Islam mengajarkan 13:07 kebaikan. 13:08 Masyaallah 13:09 mengajarkan ucapkan jazakallah khairan. 13:12 Semoga Allah memberimu membalasmu dengan 13:15 kebaikan. 13:17 Tuh enggak akan misalnya ditolak lalu 13:21 dihina. Gak 13:23 jangan. Dia mah dari orang kafir enggak 13:25 usah diterima gak. 13:27 Nabi Muhammad sendiri 13:31 Nabi Muhammad sendiri itu tetap 13:33 menganggap baik orang-orang nonmuslim 13:35 yang berbuat baik. 13:38 Ada seorang yang kemudian menjadi 13:40 sahabat 13:41 Hatim namanya Hatim Toy. Beliau itu 13:45 adalah orang yang senantiasa membuka 13:48 gudang persediaan makanannya di zaman 13:51 paceklik. 13:53 Orang Nasrani dia bagikan 13:57 kepada orang-orang yang memerlukan. Nah, 13:59 suatu saat terjadi peperangan antara 14:02 musyrikin Quraisy dengan orang Islam. Di 14:05 antara yang gabung bergabung dengan 14:08 pasukan Quraisy itu ada Adi bin Hatim 14:10 sama adik perempuannya. 14:14 Sama adik perempuan ikut tuh gabung. 14:17 Kalah tuh musyrikin. Ditawanlah adiknya 14:20 oleh muslimin. 14:23 Adi bin Hatim kabur gitu ya karena kalah 14:26 dengan musyrikin kabur. Nah yang ditawan 14:29 adiknya. 14:30 Nah kemudian Nabi melakukan ee apa 14:33 namanya? ee pengontrolan itu apa 14:35 istilahnya? 14:37 [mendengus] Kalau investigasi kan 14:38 mencari ini ee ada istilahnya gitu ya, 14:41 ngontroll lah gitu ya. Kemudian dianya, 14:44 "Oh, e ketika ngontrol begitu kemudian 14:47 berdiri tuh adanya Adi bin Hatim, "Ya 14:49 Muhammad, ya Muhammad gitunya." Kemudian 14:52 Nabi menyahut, "Eh, siapa kamu?" Saya 14:54 Fulanah binti Hatimtoy. Oh, [berteriak] 14:57 Hatimtoy yang dermawan itu. Oh, anaknya 15:01 Hatimto yang dermawan itu. Coba 15:06 tidak di oh Hatimto yang kafir itu. 15:09 Enggak gitu. Tapi kemudian oh Hatimto 15:11 yang dermawan itu. Ya Muhammad izinkan 15:14 saya mengambil tebusan. 15:17 Jadi untuk menebus dirinya, dia minta 15:21 izin untuk pulang ngambil harta. 15:23 Ya sudah saya diizinkan. Tidak tidak 15:26 dikawal, dibiarkan aja. 15:29 Nah, pas sampai ketemu dengan siapa? 15:31 Adi. Dengan kakaknya Adi ee apa namanya? 15:38 Jadi Adi bin Hatim itu sambil 15:39 membersihkan kuda menggurutu. 15:42 Dasar begini menjelek-jelekkan Nabi 15:45 Muhammad. Datanglah anak adiknya. Eh, 15:48 diam kamu. Uskut anta ya adi. Diam kau. 15:51 Sesungguhnya Muhammad itu puji Bapak 15:53 kita katanya gitu. Ah, benar. Apa nama 15:57 Muhammad memuji Bapak kita? Iya. Yuk 15:58 kita ke sono. Adi sudah pakai kalung 16:01 salib. Nah, maka kemudian datang e 16:05 langsung Nabi mengatakan, "Sesungguhnya 16:07 orang-orang Yahudi Nasrani itu menyembah 16:10 para pendetanya." Oh, enggak. kata Adi 16:12 bin Hatim gitu loh. Nah, jadi Nabi 16:15 bacakan ayat surah Taubah itu ya. Heeh. 16:18 Ewa ee Yahudi dan Nasrani itu menyembah 16:20 para pendetanya. Lalu oh gak kami tidak 16:23 pernah menyembah para pendeta-pendeta 16:25 kami. Tapi kata Nabi Muhammad, "Bukankah 16:28 engkau membenarkan apa yang dibenarkan 16:30 pendetamu padahal di kitab kamu 16:32 disalahkan? Bukankah kamu menghalalkan 16:35 begitu kurang lebih apa yang dihalalkan 16:37 pendetamu? Padahal kitabmu mengharamkan. 16:40 Begitu juga engkau mengharamkan apa yang 16:42 diharamkan pendetamu padahal kitab 16:44 padahal kitabmu ee apa menghalalkan. Iya 16:48 begitu kalau itu iya katanya itu sama 16:50 dengan mengibadahi. Jadi oh maka 16:53 kemudian Adi mengambil kalung salibnya 16:57 dicopot kemudian dia ulurkan tangannya. 17:00 Asyhadu alla ilahaillallah wa asyhadu 17:03 annaka muhammadar rasulullah. 17:06 Tuh itu berawal dari apa? dari lisan 17:09 yang terjaga. 17:12 Oh, dia puji Bapak kita. Benar. 17:14 [tertawa] 17:14 Nah, maka oleh sebab itu saya kira 17:16 kalaupun ada nanti ada nonmuslim 17:19 melakukan kebaikan kepada ucapkan saja 17:21 jazakallah khair gitu ya. Kalau bahasa 17:24 mereka kan terima kasih 17:28 semoga jadi terimalah olehmu kasih 17:31 Tuhan. Begitu kan. E terima kasih. Itu 17:34 terjemah dari God bless with you, 17:38 God bless with you gitu kan. Jadi semoga 17:42 Allah apa memberkatimu. Kemudian 17:45 disingkat menjadi goodbye. 17:50 Itu goodbye itu bisa jadi maknanya God 17:53 bless with you 17:55 gitu loh. Nah, terima kasih dalam bahasa 17:59 iya sama-sama gitu kan. Sama-sama. itu 18:02 berarti semoga Allah memberikan kebaikan 18:04 padamu ya. Sama-sama juga kamu juga 18:06 semoga Allah memberikan kebaikan 18:07 kepadamu. Nah, jadi kalau kita umat 18:10 Islam itu selalu ngikuti prasangka 18:13 mereka. Prasangka mereka baik, kita 18:15 doakan baik. Kalau prasangka mereka 18:18 buruk maka keburukan kembali padanya. 18:21 Makanya asalamualaika ya Muhammad kan 18:24 gitu. Dijawab oleh istrinya, oleh ibunda 18:26 Aisyah, waalaikassam walnatullahi alaik. 18:31 Ditambah laknat juga ya Aisyah. Jangan 18:33 begitu. Kalau ada orang Yahudi 18:35 mengucapkan teguran sapaan salam cukup 18:39 dengan wa alaika. 18:41 Kalimatnya cuma wa alaika tapi maknanya 18:44 menarik sekali. 18:46 Kalau si Yahudi betul-betul tulus 18:49 mengucapnya bukan assalamualaikum tapi 18:52 assalamualaikum. 18:54 Jawabnya juga semoga buat kamu 18:56 keselamatan. 18:58 Tapi kalau kehancuran, kebinasaan juga 19:01 buat kamu gitu. Jadi waaika itu 19:04 masyaallah gitu ya. Oke. Baik. Jadi 19:10 faq 19:14 gitu ya. Oke. Baik. Nah, kemudian ke 19:16 hadis ke apa? Kedua ya. An Jabir 19:19 radhiallahu an q Rasulullah sallallahu 19:23 alaihi wasallam la anfusikum. 19:29 aikum w 19:31 amwumakum 19:40 muslim 19:42 anfusikum janganlah kamu berdoa ala 19:46 anfusikum berdoa buruk gitu loh untuk 19:50 dirimu karena menggunakan kata ala 19:53 kalau doa baik itu liusik 19:57 Doa untuk kebaikan. 19:59 Kalau di sini 20:02 janganlah kalian berdoa yang tidak baik 20:05 terhadap dirimu sendiri. 20:11 Jangan pula kamu mendoakan keburukan 20:14 untuk anak-anakmu 20:18 juga kamu jangan berdoa keburukan untuk 20:21 harta kekayaanmu. 20:29 Janganlah kalian berdoa buruk pada waktu 20:32 di mana Allah mengabulkan permintaan 20:34 kalian. Jangan sampai berdoa buruk 20:37 karena khawatir kita tidak tahu. Pas 20:40 kamu doa buruk Allah kabul. Pas saatnya 20:43 mustajab. Maka kan ada doa apa 20:46 waktu-waktu mustajab. Nah, maka oleh 20:48 sebab itu jangan berdoa buruk ya. 20:50 Senantiasa berbuat baik. Bahwa kemudian 20:53 gara-gara harta kekayaan terjadi sesuatu 20:57 ya tidak harus kemudian menyesali. 20:59 Ucapkan saja innillahi wa inna ilaihi 21:02 rojiun. Ya Allah, sesungguhnya saya 21:04 memohon kepada Engkau kebaikan bersama 21:06 harta yang Kau berikan itu, saya mohon 21:08 juga kebaikan. Jadi, kita mohon harta 21:11 yang tidak mengakibatkan saling 21:12 bunuh-membunuh anak-anak kita karena 21:14 rebutan harta. 21:16 Kita minta harta yang diberkahi. Kita 21:18 minta harta yang tidak mengakibatkan 21:21 anak cucu kita saling bermusuhan. Amin. 21:24 Tetapi harta kita menjadi penyelamat 21:26 buat mereka sebagai wasilah ee semakin 21:29 dekat kepada Allah Subhanahu wa taala. 21:33 Nah, mutiara-mutiara yang dapat kita 21:34 gali dari hadis kedua ini 21:38 jadi larangan berdoa meminta kesialan 21:40 bagi diri sendiri, anak-anak dan harta 21:43 benda karena khawatirkan doanya 21:44 bertepatan dengan waktu mustajab. 21:48 Kemudian ada waktu-waktu khusus yang 21:50 memiliki keistimewaan di mana Allah 21:53 mengabulkan doa pada waktu tersebut. 21:55 Maka hendaknya seorang mukmin mengupahan 21:57 waktu-waktu yang diberkahi untuk berdoa. 22:01 Ya. Dan hendaknya yang diminta dalam 22:03 doanya adalah kebaikan, rahmat dan 22:06 afiah, bukan siksaan dan kebinasaan. 22:09 termasuk juga ya terhadap 22:13 sebaiknya tidak berdoa kebinasaan dan 22:15 siksaan untuk orang lain tuh gitu ya. 22:19 Heeh. Kemudian waktu yang paling 22:21 mustajab adalah tengah malam dan sesudah 22:23 salat fardu gitu ya. Sebagaimana sering 22:26 dijelaskan dan akan dijelaskan pada 22:28 bab-bab yang lain. Oke. Baik, kita masuk 22:32 kepada hadis ketiga ya. Abi huru anhu 22:36 anna rasulullah sallallahu alaihi 22:38 wasallam qbu 22:40 maquul abdu mirbihi wahua sajidun 22:45 dua 22:47 aqru ma yaakunul abdu 22:50 sedekat-dekat gitu ya sedekat-dekat 22:52 seorang hamba abdu mirbihi kepada 22:56 hambanya eh kepada Tuhannya adalah wahua 22:59 sajid ketika dia sedang sujud Sujud. 23:03 Sajid ini fi apa? Isim. Tapi bisa 23:05 dimaknai fi'il sedang sujud. 23:09 Faaksirud dua. Maka oleh sebab itu 23:12 perbanyaklah doa, perbanyaklah minta 23:15 kepada Allah subhanahu wa taala. Maka 23:17 saya kira ini sering kita bahas ya. Saya 23:20 kira tidak harus saya ulang. Ee jadi 23:23 sedang sujud itu paling tidak tiga doa 23:26 itu jangan dihilangkan apa? Jangan 23:28 dilupakan. 23:34 Allah 23:37 maut sama Allah inni asaluka husnal. 23:42 Bahwa kemudian mau ditambah lagi doa-doa 23:44 lain. Misalnya Allahumma inuka wubuhibuk 23:50 dan selainnya falyatafadol 23:53 maskur dipersilakan. 23:56 Pokoknya sedang sujud mah sepuas-puasnya 23:58 berdoa gitu loh ya. 24:01 Apa? Makanya kelebihan orang yang 24:03 bangunnya lebih awal berdoanya bisa 24:06 lebih menikmati gitu loh ya. Nah kalau 24:10 yang bangunnya apa namanya sudah dekat 24:13 ke subuh jelas mungkin doanya tidak 24:16 lebih panjang atau rakaatnya ya 24:19 rakaatnya mungkin tidak terlalu banyak 24:22 gitu loh ya. Oke. Nah, keutamaan 24:25 mutiara-mutiara yang dapat kita gali 24:27 dari hadis ketiga ini, keutamaan doa 24:30 dalam sujud. Karena pada saat itu orang 24:32 yang salat dalam kondisi paling dekat 24:34 dengan Rabb dan penciptanya. Nah, jadi 24:38 ee saya apa perlu saya jelaskan bahwa 24:42 aqrabu ma yaakunul abdu mirbihi 24:44 sedekat-dekat seorang hamba kepada 24:45 Tuhannya maksudnya dekat secara 24:49 spiritual 24:50 gitu ya. yaitu dekat kedudukan dan 24:53 manzilahnya, bukan dekat posisinya, gitu 24:57 ya. Jadi, maka ee dalam bahasa itu 25:02 termasuk kita memahami tafsir, ada 25:04 pendek apa? Pengertian dekat, ada 25:07 pengertian jauh, 25:09 ada pengertian tekstual, ada pengertian 25:11 kontekstual, 25:13 ada pengertian ee spiritual dan ada 25:18 pengertian ee apa ya? Physically itu 25:21 apa? Jadi, ada spiritual ee kalau ee 25:25 badan itu apa? Jasmani. Jasmani, 25:27 jasmani. Iya, ada pendekatan jasmani, 25:30 ada pendekatan spiritual atau rohani, 25:32 gitu ya. Oke, saya kira ini saja tiga 25:34 hadis ini sebagai pengantar kajian kita 25:36 pada ee kesempatan ini. Wasallallahu ala 25:40 nabiyina Muhammadin. Wallahu aam 25:43 bisawab. 25:46 Wallahuam bisawab. Alhamdulillah. 25:47 Jazakumullah khairan kirsir, Ustaz. 25:49 Waakum jazakallah khair. 25:51 Baik, Ikhwan. Kita sudah mendengarkan 25:52 tiga hadis tentang hal-hal yang 25:55 berkaitan dengan doa. Baik, Ikhwan Awat. 25:57 Kami mengundang Anda untuk bergabung. 25:59 Silakan kirimkan pertanyaan Anda di 26:01 0811999720. 26:06 Baik, tetap di radio silaturahim dan 26:08 Rasel TV. Kami akan segera kembali. 26:10 Terima kasih. 26:25 Alhamdulillahiabbil alamin. Terima kasih 26:26 Iwan Nawat masih setia bersama Radio 26:29 Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 26:31 yang satu. Baik, Ikhwan Ahot. Saat ini 26:34 Anda sedang menyaksikan tausiah sore 26:37 dengan tema hal-hal yang berkaitan 26:40 dengan doa yang disampaikan oleh Ustaz 26:42 Ahmad Saleh. Baik, Ikhwan Awat, kita 26:45 sudah memasuki sesi kedua, sesi tanya 26:48 jawab. Sebelum kita bacakan pertanyaan, 26:51 kita akan 26:54 menyapa ikhwan akhwat yang 26:57 menyapa melalui WhatsApp. 27:00 Pertama adalah 27:04 Bapak Imam Pratomo. 27:08 Asalamualaikum warahmatullahi 27:09 wabarakatuh, Ustaz. 27:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 27:12 wabarakatuh. 27:13 Jazakumullah khairan kiron Ustaz 27:15 ilmunya. 27:16 Kemudian ada Pak Maman Sumantri. 27:19 Alhamdulillah menyimak via radio. 27:21 Hm. Masyaallah. Barakallahu fikum. 27:23 Kemudian Ibu Ida menyimak di Bekasi. 27:26 Bapak 27:28 Bapak Ramli di Tangerang ya. Bapak-bapak 27:33 Ramli di Tangerang. Ini pertanyaan, 27:34 Ustaz. 27:35 Oke, 27:35 kita bacakan pertanyaan pertama dari 27:37 Bapak Ramli. 27:38 Asalamualaikum warahmatullahi 27:39 wabarakatuh, Ustaz. 27:40 Waalaikumsalam warahmatullahi 27:43 wabarakatuh. 27:44 Mohon pencerahannya, Ustaz. Apakah doa 27:47 anak yang tidak salat itu bermanfaat 27:50 bagi orang tuanya yang telah meninggal, 27:52 Ustaz? Jazakumullah khairan kir. 27:56 Baik. Masyaallah. Barakallahu fikum. 28:00 Apakah bermanfaat doa seorang anak yang 28:05 tidak salat? 28:05 Tidak salat. 28:07 Baik. Gini dulu ya. Pertama 28:11 ee dia punya kunci surga enggak gitu 28:14 loh. Apa yang dimaksud kunci surga? Apa 28:18 dia sudah bersyahadat mengucapkan 28:20 asyhadu alla ilahaillallah, asyhadu anna 28:22 muhammadar rasulullah. Iya. Sudah. 28:26 Apakah dia salat? Justru ini tidak. Dia 28:28 tidak salat. Oke. Baik. Kita ee apa? 28:31 Berarti dia telah melakukan ee satu hal 28:34 yang dilarang alias dosa besar 28:36 kategorinya. 28:37 Kenapa? Karena yang membedakan antara 28:39 orang kafir dengan orang mukmin atau 28:41 orang Islam adalah salatnya. Sekali lagi 28:44 salat. Bahkan para ulama mengatakan 28:46 salat itu angka satu dari sekian banyak 28:49 00 28:51 tidak ada manfaatnya searang tidak ada 28:54 manfaatnya 28:56 amalan kebaikan lain tanpa waa salah 29:00 tanpa salat. 29:02 Nah, maka tanpa salat ini berdampak 29:04 buruk gitu loh. Nah, maka dengan 29:07 pendekatan ini, sekali lagi dengan 29:09 pendekatan ini maka tidak ada 29:11 manfaatnya. satu. 29:15 Tapi kalau kita mau melihat karena itu 29:18 sudah terjadi kemudian ini jadi tetap 29:21 orang meninggalkan salat kalau mendoakan 29:24 ibu bapaknya jangan dicegah. 29:27 Heh kamu ngapain doa kepada ibu bapakmu? 29:30 Enggak manfaat misalnya. Enggak harus 29:31 begitu biarkanlah saja. Karena bisa jadi 29:35 kita berharap kepada Allah azza wa jalla 29:38 dengan wasilah dia dengan bersyahadat 29:42 itu masih diperhitungkan oleh Allah 29:44 Subhanahu wa taala. Loh, kenapa kok bisa 29:47 begitu? Pemahaman dari mana? Begini 29:50 akhinal habib. 29:52 Salat itu diwajibkan ada waktunya toh 29:57 ketika peristiwa Isra dan Mikraj baru 30:00 diwajibkan salat. Pertanyaannya 30:03 sebelum Nabi Muhammad Isra dan Mikraj, 30:07 sahabat sekali lagi ini para sahabat 30:10 yang sudah bersyahadat, yang sudah 30:12 muslim diwajibkan salat tidak? Tidak. 30:15 Apakah doanya diijabah oleh Allah apa 30:17 tidak? Tidak. Tidak, ya. Oke. Kenapa 30:23 begitu? Pemahamannya begini. 30:25 Orang tersebut bisa jadi meninggalkan 30:27 salat karena belum ada yang mendidiknya. 30:32 Belum ada yang ngajari tentang salat. 30:34 Wajibnya salat ini ya. Salahnya dia 30:37 enggak ngaji. Aduh, mohon maaf saya 30:39 ngaji bukan tidak mau. 30:42 Saya harus menafkahi keluarga. 30:44 Heeh. 30:45 Saya kerja jauh, 30:48 saya kerja di tengah lautan gitu. 30:50 Sehingga saya ngaji enggak sempat 30:52 misalnya begitu. apapun alasan intinya 30:54 dia kemudian tidak sempat belajar tapi 30:57 sekali lagi jawaban yang lebih lebih apa 31:00 namanya lebih mendekati kebenaran tadi 31:03 enggak ada manfaatnya 31:05 tetapi ada posisi-posisi yang kita harus 31:08 berbaik sangka kepada Allah 31:10 siapa tahu lah gitu loh syahadatnya bisa 31:13 membuka pintu 31:16 siapa tahui itu karena ambigu 31:19 gitu loh pertama Allah sendiri kan 31:22 menyatakan bahwa rah rahmatku 31:25 lebih luas mendahului dari kemurkaanku, 31:29 dari azabku gitu loh. Nah, tetapi yang 31:32 jelas bagi kita dalam masalah ke 31:36 penegakan syariat tidak diterima 31:39 gitu loh ya. Tetapi di kita bersikap 31:41 kalau ada orang yang mendoakan ibu 31:43 bapaknya tapi dia tidak salat jangan 31:45 dicegah meskipun kita berkeyakinan bahwa 31:48 itu tidak akan s. Kenapa begini? 31:53 ketika dia dicegah kemudian dia tidak 31:55 biasa lagi mendoakan ibu bapaknya 31:57 kemudian dia sudah melakukan salat 32:00 karena sudah terbiasa tidak mendoakan 32:02 ibu bapaknya jadi bahaya. 32:04 Makanya biarkan aja mendoakan ibu 32:06 bapaknya. Nah, nanti saat ketika dia 32:09 salat sudah menjadi kebiasaan mendoakan 32:12 ibu bapaknya. Jadi syariat itu menarik 32:14 sekali tuh. Jadi ada wah itu tidak ada 32:17 berg enggak ada gunanya untuk apa kamu 32:19 ngaji? Untuk apa kamu pergi haji dan 32:21 umrah berkali-kali kalau ternyata kamu 32:24 pulang ke rumahmu ke Indonesia kembali 32:26 lagi maksiat? 32:29 Ya, itu ee maka pendekatannya bagi orang 32:32 lain gitu di ini yang hal-hal yang 32:35 motivasi saja. Aduh, masyaallah antum ee 32:38 hampir tiap tahun pergi apa? Umrah, haji 32:42 antum sudah ya. Masyaallah. 32:44 Mudah-mudahan ee umrah dan hajimu atau 32:47 haji dan umrahmu berbekas dalam 32:49 kehidupan sehari-hari. Engkau lebih 32:51 sayang sama istri, engkau lebih mendidik 32:54 anak-anakmu di jalan yang saleh. Tuh ya 32:58 kan kalau cuma ngebandingkan, sekali 33:00 lagi ngebandingkan keburukannya dengan 33:02 kebaikannya dan kita meyakin ah enggak 33:04 ada manfaatnya dia pergi ke sana 33:06 bolak-balik. 33:07 Tapi kalau kita komunikasikannya seperti 33:10 tadi, 33:12 mana kira-kira yang hua afdol wa ahsan 33:15 yang lebih utama? Jelas tadi memotivasi 33:18 dengan melupakan. Nah, melupakan 33:20 keburukannya. Keburukannya disisipkan. 33:23 Mudah-mudahan kamu lebih bertanggung 33:25 jawab. 33:26 Mudah-mudahan kamu semakin cinta sama 33:29 istrimu. Mudah-mudahan kau selalu cinta 33:31 sama anak-anakmu. Tuh, begitu. Nah, maka 33:35 oleh sebab itu memang kita para dai itu 33:38 perlu perlu ee uslub ya memahami 33:41 uslub-uslub. Uslub itu kalimat-kalimat 33:44 yang memang selalu 33:46 dihasilkan dari selalu baik sangka fal 33:49 Allah. Karena diduga seseorang itu 33:51 husnul khatimah gitu. Diduga orang itu 33:54 akan husnul khatimah jika senantiasa 33:56 husnudan kepada Allah. Mangak itu lah. 34:01 Tapi salah ustaz husnudan enggak 34:03 apa-apa. Lebih baik saya salah tapi 34:05 karena husnudan kepada Allah daripada 34:08 kemudian benar berdampak negatif 34:12 gitu ya. Jadi ya sudahlah gak apa-apa. 34:15 Ya Allah ampun engkau maha tahu. Saya 34:17 baiki sangka itu karena saya mengharap 34:18 rahmatmu ternyata salah maafkan aku ya 34:21 Allah. Karena segala sesuatu bisa 34:23 dilihat dari berbagai sisi 34:25 gitu loh. Nah, maka oleh sebab itu yang 34:28 kemudian anak-anak remaja masih brang 34:31 brengbrong di depan masjid 34:34 lebih baik kemudian mereka saat apa? 34:37 Saat ee salat dia salat dulu kemudian 34:40 melanjutkan brang breng brongnya gitu 34:42 kan daripada kemudian dia menjauh dari 34:45 masjid dan dia tidak melakukan 34:47 salatubillah tuh kan begitu. Makanya ada 34:50 pemilihan-pemilihan. 34:52 Makanya kan saya seringkiali aduh jadi 34:55 untuk menjadi aulia Allah jadi waliullah 34:59 itu berat. Karena logikanya harus logika 35:01 husnudan. 35:03 Logika ketaatan logika husnudan. Logika 35:07 rahmah. 35:09 Logika rahmah. 35:10 Rahmah. Logika rahmah itu begini. Mana? 35:12 Jadi lihat orang-orang yang durhaka, 35:14 yang maksiat itu ada kecil, ada ke apa? 35:17 Ada rasa iba. Ya Allah. 35:19 Kasihan. 35:20 Kasihan. Rahmah itu begitu. 35:23 Ya [mendengus] Allah. Mereka itu umat 35:25 nabimu, umat Muhammad. 35:28 Izinkan saya untuk menuntunnya ya Allah. 35:30 Nuntunnya tidak divonis gitu loh. Tidak 35:34 dibidah-bidahkan, 35:36 tidak dikafir-kafirkan. 35:38 Tapi dengan lemah lembut dikasih, diajak 35:40 bahkan diajak makan para ahli maksiat 35:43 itu. Eh, masyaallah lagi pada nyekek 35:45 botol di pinggir jalan. Ayo sini sini 35:47 sini. Ayo masuk kita makan makan dulu. 35:49 Makan dulu makan. Ayo Fad Fad Kamu pesan 35:51 apa kamu pesan gua [tertawa] misalnya 35:54 gitu kan dikasih makan 35:58 sudah itu sudah dibiarkan sudah kamu 36:00 pulang ke rumah istirahat di rumah ya 36:01 jangan lagi nongkrong lagi. Kan sudah 36:03 pada kenyang kan sekarang mah. Besok 36:05 insyaallah ketemu lagi. Nah ketemu lagi 36:07 ngobrol. 36:08 Ah masyaallah kamu masih muda. Kamu 36:11 masih ini punya apa harapan yang bagus. 36:14 Punya masa depan yang mencerahkan. Dah, 36:16 kamu besok mulai salat ya sama saya 36:18 bareng. 36:19 He, 36:20 udah kita enggak usah ke masjid dulu 36:21 lah. Kita adakan aja di sini ya. Aku 36:24 ajarin nanti kamu. Aku enggak ini 36:26 lakukan bertato aku gak apa-apa. 36:29 Nah, jadi diabaikan dulu tatonya, 36:31 antingnya diabaikan dulu aja. 36:34 Nah, nanti sudah mapan, sudah istikamah 36:36 salat baru masuk ajaran. 36:39 dibelikan gamis atau baju koko. Ah, 36:42 kemudian yang perempuan-perempuannya 36:44 dibelikan jilbab. itu kan sudah ada yang 36:47 mencontohkan tuh dai kita dari Malaysia, 36:49 dari ini kan aduh senang saya masyaallah 36:51 alhamdulillah bawa itu sebatas konten 36:54 enggak ada masalah bagi saya malah iya 36:56 gitu tapi yang jelas itu cukup 36:57 mencerahkan gitu cukup memberikan 37:01 pendidikan yang bagus terserah kepada 37:03 Allah nanti mau diterima atau enggak 37:05 tapi saya berharap diterima kan begitu. 37:08 Nah, jadi saya kira ee apa namanya? Nah, 37:11 jadi kesimpulannya ya meskipun kita 37:13 berkeyakinan doanya tidak akan diterima, 37:16 tetap saja kalau ada kita mendapatkan 37:18 orang tidak salat berdoa, biarkan aja, 37:21 doakan ya. Mudah-mudahan kalau 37:23 penyebabnya karena tidak salat, doakan 37:25 ya Allah berilah dia apa? Hidayah agar 37:27 dia bisa melaksanakan salat. Kan begitu. 37:30 Kalau sudah salat kan doanya sekarang 37:32 insyaallah terangkat. Apa yang dulu 37:34 didoakan sebelum salat bisa jadi 37:36 dikabulkan sekarang karena sudah salat 37:38 begitu ya. Sebagaimana gambarannya orang 37:42 yang berbuat baik itu tergantung 37:45 tidak sampai dulu kepada Allah sebelum 37:47 dia masuk Islam. 37:50 Dia berbuat baik tidak dicatat-catatan 37:52 kebaikan. 37:54 Tapi setelah masuk Islam 37:55 kebaikan-kebaikan yang lama yang belum 37:58 dicatat yang tergantung sekarang dicatat 38:01 jadi ahlul khair. Kan begitu. Apa kena 38:06 penyebabnya apa? Kenapa dia kemudian 38:08 dicatat jadi ahlul khair diakibatkan dia 38:10 meyakini lailahaillallah muhammadur 38:13 rasulullah gitu. 38:16 Jadi lailahaillallah itu menarik. 38:19 Muhammadur Rasulullah itu bisa 38:22 mengakibatkan seseorang berdosa bisa 38:24 diampuni dengan lailahaillallah. Berarti 38:26 lailahah juga maknanya istigfar. 38:29 Tuh satu. Yang kedua mendorong kepada 38:33 kebaikan. sebelum mengucapkan 38:35 lailahaillallah muhammadar rasulullah 38:36 amalan-amalan kebaikannya tidak dicatat 38:39 dengan lailahaillallah muhammadur 38:41 rasulullah dia dicatat kebaikan-kebaikan 38:43 masa lalunya 38:44 masyaallah 38:45 tuh iya 38:47 kalau kemudian ada seseorang masih kafir 38:50 ya berbuat baik itu seperti debu yang 38:53 ditiup 38:55 enggak ada bekasnya 38:58 karena tidak meyakini 39:00 Allah 39:00 Allah tuh makanya saya tidak Karena dia 39:04 tidak salat bukan. Meskipun ulama 39:06 menjelaskan bahwa salat angka satu, tapi 39:08 saya lebih cenderung kepada keyakinan 39:11 lailahaillallah muhammadur 39:12 rasulullahnya. Setelah lailahaillallah 39:14 muhammadar rasulullah meskipun belum 39:16 salat tadi dosanya diampuni, catatan 39:18 kebaikannya dicatat. 39:21 Tuh itu pemahamannya gitu ya. Maka 39:23 kenapa kita baik harus baik sangka tadi? 39:26 Bagaimana para sahabat yang belum salat 39:29 iya 39:30 ya gitu kan baru syahadat saja. 39:32 Fakta-faktanya kan masuk surga. Itu 39:35 diisyaratkan oleh Quran maupun hadis itu 39:38 masih masuk surga. [mendengus] Ya, tapi 39:40 kan itu mah belum diwajibkan. Nah, belum 39:42 diwajibkan. Bisa jadi yang belum salat 39:44 pun karena belum diwajibkan dalam tanda 39:46 petik belum sampai. 39:50 Kan sesungguhnya kita sendiri coba 39:51 ditanya apakah kita sudah melaksanakan 39:53 Quran 30 juz? 39:55 Belum. 39:56 Belum. Berarti yang belum dosa dong 39:58 kalau gitu dosa. 40:01 Kalau kita sudah mengerti, sudah baca 40:04 Qurannya, mengerti maksudnya, kemudian 40:06 tidak diamalkan, dosa. 40:08 H. 40:10 Tapi kalau kita mengkajinya secara 40:11 simultan, oh ini hukum ini hukum ini, 40:14 terus ada sesuatu yang belum dikaji, 40:17 belum juga diamalkan, apa juga kita akan 40:19 dituntut dosanya? 40:20 Menurut saya gak. Wong belum ngerti kok. 40:24 H tuh. Nah, kalau ngerti dengan belum 40:27 ngerti itu bedanya orang berilmu dengan 40:29 yang tidak. 40:31 Orang berilmu mah boleh langsung 40:33 dihukumi, tapi orang yang bodoh tidak 40:36 bisa langsung dihukumi. 40:39 Gitu loh. Hua finar. Apaan? Finar. Wong 40:43 dia melakukan begitu karena tidak tahu. 40:47 Dia melakukan itu karena tidak tahu. 40:49 Enggak ada yang ngasih tahu. 40:51 H 40:51 masa langsung final. Belum apa-apa 40:53 finar. Nah, makanya diajari dulu. 40:58 Antum belum tahu bahwa itu tidak boleh. 41:00 Belum. Belum tahu. Bacakan ayatnya, 41:02 bacakan hadisnya. Nah, sekarang antum 41:04 sudah tahu ya ayatnya ada in 41:07 astagfirullahalazim. Aduh, jazakallah 41:09 khairan. Terima kasih banyak ya antum 41:12 telah mengingatkan saya. Tuh kan begitu. 41:16 Masyaallah. Nah, maka oleh sebab indah 41:18 indah sekali jika syariat Islam ini 41:21 dimaknai dengan positif, diamalkan, 41:23 diaplikasikan. 41:25 Kita menganggap orang lain itu tubuh 41:27 kita. 41:29 Kita menganggap orang lain itu jiwa 41:31 kita. Waduh, indah sekali itu. Saya juga 41:34 dulu begitu 41:36 karena saya belum tahu. Saya juga 41:38 begitu. Saya masih datang ke dukun. 41:42 Mau kerja datang ke dukun gitu kan 41:45 supaya apa? Oh, kamu berangkatnya harus 41:48 jam .00, keluarnya harus dari dapur, 41:51 pulangnya baru masuk tengah apa lewat ee 41:55 itu rumah depan gitu. Nauzubillah 41:57 minzalik. Nah, baru nanti kamu akan 41:59 lulus. Nauzubillah gitu kan. Nah, maka 42:02 sekarang mah setelah diajari bahwa kamu 42:05 mau usaha, mau bekerja, baca dulu 42:07 bismillahi tawakaltu alallah la haula 42:09 wala quwwata illa billah. Tuh. Setelah 42:13 tahu maka kemudian ketika ingat masa 42:16 lalunya nangis dia. Astagfirullahalazim. 42:21 Astagfirullahalazim. Ya Allah ampun 42:24 Ahmad. Kan Ahmad tidak tahu ya Allah. 42:27 Meskipun dicela oleh 42:28 tetangga-tetangganya. 42:30 Tetangga-tetangga cuma motret peristiwa 42:32 itu saja tanpa tanpa mengetahui 42:35 pengetahuan orang tersebut. 42:38 Nah, orang yang ini kalau sudah orang 42:41 yang sadar ikhlas itu ya dia hanya mohon 42:43 ampun pada Allah. Bah kemudian 42:45 tetangganya, orang sekitarnya masih 42:48 mencap dia sebagai ahlul maksiat tidak 42:50 apa-apa. 42:52 Gak apa-apa ya Allah. Mereka [mendengus] 42:54 karena mungkin belum tahu mudah-mudahan 42:56 sebagai pembersih dosa-dosa saya kanya 42:59 tuh. [tertawa] 43:00 Jadi masyaallah la haula wala quwwata 43:03 illa billah. Nah, maka oleh sebab itu 43:04 saya kira ee [mendengus] inilah yang 43:07 harus jadi sekali lagi meskipun tidak 43:10 ada manfaatnya ee tapi tetap kita 43:13 berharap dengan mendoakan kebaikannya 43:16 bisa berdampak positif kemudian bisa 43:19 mengakibatkan dia salat. Kemudian dengan 43:22 wasilah salat maka yang doa-doa tadi 43:25 bisa berdampak positif, berdampak ee 43:28 bagus kepada ibu bapaknya yang telah 43:30 meninggal du dunia. Demikian. Wallahuam 43:34 bisawab. 43:37 Alhamdulillah. Wallahuam bisawab. 43:38 Demikian Pak Ramli semoga dapat 43:40 menjawab. Berikutnya [berdehem] 43:42 pertanyaan kedua 43:44 ee dari Ibu Supi dan Bapak Yuman karena 43:48 pertanyaannya sama Ustaz. 43:49 Oke. 43:50 Asalamualaikum warahmatullahi 43:51 wabarakatuh Ustaz. 43:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 43:54 wabarakatuh. 43:56 [berdehem] 43:56 Kalau dari Pak Yudi, setiap sujud 43:59 disuruh berdoa. Apakah doanya boleh? 44:02 memakai bahasa Indonesia. Kalau dari Ibu 44:05 Supi, ee apakah diperbolehkan kita 44:09 berdoa dalam sujud pakai bahasa 44:11 Indonesia di dalam hati? Oh, iya. Baik. 44:15 Baik. Ya, pertanyaannya, bolehkah berdoa 44:18 dalam bahasa Indonesia? Jadi, khusus 44:21 untuk apa namanya? Khusus untuk sujud. 44:23 Sebagian ulama membolehkan 44:26 meskip meskipun sebagian lagi melarang 44:30 gitu ya. Oke. Kenapa alasan membolehkan? 44:33 Karena bisa jadi dia tidak menemukan 44:36 dalam Quran, dalam sunah yang mewakili 44:39 doanya. 44:42 Misalnya anaknya kan mau ujian e 44:45 didoakan itu di dalam sujudnya. Aduh 44:48 apa? Dalam bahasa dalam bahasa Quran dan 44:50 sunahnya minta kelulusan untuk anaknya. 44:53 Kan begitu. Maka mau tidak mau dia 44:57 membuat doa baru dalam kalau dia ngerti 45:00 bahasa Arab ya mungkin bisa jadi dalam 45:02 bahasa Arab karena untuk menghindari 45:05 bilingual 45:07 e salat bilingual salat dalam dua 45:09 bahasa. Nah untuk menghindari itu dia 45:12 buat doanya dalam bahasa Arab. 45:15 Pertanyaan kemudian doa itu yang dibuat 45:18 meskipun dalam bahasa Arab dari Quran, 45:20 sunah bukan gitu. Nah, maka oleh sebab 45:23 itu kemudian pada akhirnya ulama 45:25 membolehkan sudah boleh gimana ee itu 45:29 dizaharkan apa ee apa nabi ee fiqolbi 45:35 dizaharkan doanya atau di dalam hati. 45:38 Sekali lagi saya tegaskan ee doa dalam 45:41 hati kalau kita belum terbiasa itu ee 45:44 ngelamun 45:46 kategorinya ngelamun. Ha, doa dalam hati 45:49 kecuali fokus. 45:52 Ah, sering latihan zikir khofi. 45:55 Kalau zikir khofi maka doa khofi pun 45:58 terbiasa bisa fokus gitu. Maka kemudian 46:01 menjadi tidak ma tidak masalah gitu loh. 46:05 Jadi sekali lagi ada ulama yang 46:06 melarang, ada ulama yang membolehkan 46:10 khusus dalam waktu sujud. Sekali lagi 46:13 dalam waktu sujud maka doa ee 46:16 diperbolehkan karena memang di situ ada 46:18 perintah dari Nabi. Faakfiruda, 46:21 perbanyaklah doa. Banyak doa misalnya 46:25 doa-doa dari Quran sudah dihafal 46:27 meskipun tidak seluruhnya. Doa-doa dari 46:30 sunah sudah dihafal seluruhnya ataupun 46:33 sebagiannya. Namun ini saya punya 46:36 keperluan. Hm. Punya keperluan. Eh, 46:39 sudah kalau begitu mah enggak usah pada 46:41 sujud atuh berdoanya. Sehabis salat aja. 46:45 He. 46:46 Kalau sehabis salat kan boleh pakai 46:47 bahasa Indonesia ya. Nah, boleh begitu. 46:51 Kalau Anda ragu berdoa pakai bahasa 46:54 Indonesia saat sujud, maka kalau menang 46:57 yang mengakibatkan Anda tenang berdoanya 46:59 bakda salat, falyammal. Lakukan habis 47:02 salat. 47:04 Tapi kalau dia sudah salatnya, mohon 47:06 maaf ya, 47:08 sakit-sakitan, 47:11 duh, bahkan salatnya juga dalam tanda 47:14 petik memaksakan doa sambil duduk atau 47:17 doa sambil berdiri, tapi kemudian saat 47:19 sujud dia sujud. 47:22 Nah, kalau seperti itu 47:25 diduga keraskan dia tidak berharap 47:27 setelah salat. 47:29 Karena apa kira-kira saya sampai kepada 47:32 waktu setelah salat? Ah, sekarang saja 47:36 kan begitu. 47:38 Nah, maka kita tidak bisa 47:40 mengeneralisir. 47:41 Hm. Semua pukul rata pokoknya harus ya. 47:44 Oke, itu normatifnya boleh dipukul rata, 47:47 tapi ada kasus-kasus tertentu yang tidak 47:50 bisa diratakan gitu loh. Maka seperti 47:53 tadi ya sudah Anda berdoa sebelum apa 47:56 saat sujud saja. Apalagi bagi mereka 47:59 sujud itu sebuah kesempatan dan 48:01 keyakinan 48:03 karena itu adalah posisi terdekat 48:07 gitu ya. Posisi terdekat. Karena 48:08 terdekat maka dia sepuasnya dia memohon 48:11 kepada Allah Subhanahu wa taala. Jadi 48:14 demikian yang dapat saya jelaskan. Jadi 48:19 pada kesimpulannya jika Anda 48:21 berkeyakinan 48:23 ee apa ee tumakninah dengan boleh 48:26 menggunakan doa bahasa Indonesia 48:29 falyammal. 48:31 Kalau kemudian Anda ragu, maka di dalam 48:34 hati. Kalaupun di dalam hati masih ragu, 48:37 maka Anda boleh berdoanya setelah salat 48:40 wajib. Gitu loh ya. Heeh. Demikian. 48:44 Wallahu aam bisawab. 48:48 Wallahuam biswab. Demikian Bapak Yudi 48:51 dan Ibu Supi semoga dapat menjawab. 48:53 Berikutnya pertanyaan ketiga dari 48:57 Ibu Aminah. Ustaz, 48:59 asalamualaikum warahmatullahi 49:01 wabarakatuh. 49:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:04 wabarakatuh. 49:06 Jazakumullah khairan kairan, Ustaz. 49:08 Wyakum jazakumullah khair. 49:09 Ee Ustaz, izin bertanya e berkaitan 49:12 dengan salat. Hm. Cucu saya kalau salat 49:18 ke masjid itu waktunya suka mepet dengan 49:21 komat. 49:22 Heeh. 49:22 Padahal saya sudah menasehatinya apakah 49:25 salatnya sudah baik atau belum atau 49:27 [tertawa] dinasti Ustaz. Terima kasih. 49:30 Masyaallah. Barakallahu fikum. Jadi saya 49:33 kalau menjawab itu bahkan saya cenderung 49:37 nanya dulu 49:39 maunya dijawab apa? Dijawab baik apa 49:42 dijawab jelek? Gitulah. Oke. Baik. Saya 49:44 akan gunakan pendekatan penilaian baik. 49:47 Itu 49:49 kenapa? Karena dia salat sunah dulu. 49:53 Karena sebaik-baik salat sunah di mana? 49:55 Di rumah. 49:55 Di rumah. 49:56 Maka kemudian habis salat sunah kemudian 49:58 baru berangkat ke masjid. Apalagi 50:00 masjidnya dekat. Mepet ke mana? Ke waktu 50:03 qat. Maka bisa terjadi karena dia 50:05 menunaikan dulu salat sun sunah. 50:08 Tapi kemudian bisa jadi dia menyengaja 50:12 untuk supaya mendekati takbiratul ihram 50:15 saja. Jadi banyak hal yang bisa kita 50:18 lakukan untuk baik sangka. Oh, 50:20 mudah-mudahan cucu saya itu mepet itu 50:23 sengaja karena melakukan sunah 50:27 gitu ya. Kalau kemudian itu dinilai 50:30 negatif ya dinasehat enggak masalah. 50:33 Tapi kalau cucunya kita sudah, dia sudah 50:35 punya ilmu, serahkan kepada Allah, dia 50:37 sudah punya ilmu kok. 50:39 Gitu. Nah, maka oleh sebab itu kan ini 50:42 banyak-banyak banyak isyarat kan bahwa 50:44 sebaik-baik ee salat sunah ee apa 50:48 sebaik-baik salat adalah di rumah 50:51 kecuali salat wajib. Nah, kecuali salat 50:54 wajib berarti di mas di masjid 50:56 berjamaah. Kemudian juga kita sekali 50:58 lagi mohon maaf ya karena saya mengurai 51:01 harus lengkap gitu meskipun saya sudah 51:03 cukup segitu aja 51:05 cukup segitu saja karena memang itu 51:06 dasarnya tetapi banyak di antara kita 51:09 juga ada yang sudah memiliki makam. 51:13 Nah itu makam awal ya begitu gitu loh. 51:16 Tapi makam-makam ee apa namanya tertentu 51:20 ya beda lagi cara memahami logikanya 51:21 beda lagi. Nah tetapi yang jelas bahwa 51:24 ibu telah menasehatinya sudah bagus. 51:27 Kalau anak ibu ternyata masih apa masih 51:29 saja kekeh ee apa sudah mepet waktunya 51:33 baru ke masjid, doakan mudah-mudahan dia 51:36 melakukan itu karena aktivitas-aktivitas 51:39 yang disunahkan oleh Rasulullah Muhammad 51:42 sallallahu alaihi wasallam. Kan jadi 51:44 nyaman tuh. 51:45 Hmm. Kan begitu. Aduh anak saya kok 51:47 susah banget ya. Kenapa jadi susah 51:51 pemahamannya bisa begitu kok. Nah, maka 51:54 oleh sebab itu dalam memahami syariat 51:57 tidak bisa dalam satu titik. 51:59 Titik-titiknya banyak harus dijamak, 52:02 dikumpulkan. 52:05 Tapi jelas ee semestinya seorang dai itu 52:10 gitu ya seperti narasumber 52:12 boleh memperketat 52:16 jawabannya. Boleh memperketat. Ustaz, 52:18 apa hukumnya ini? Haram. [tertawa] 52:21 Karena memang ada yang apa? mendominasi 52:23 haram. Padahal sesungguhnya ibahah 52:26 mubah. He 52:28 tuh gitu ya. Misalnya, "Ustaz, saya 52:31 masih senang main musik gimana?" "Ah, 52:34 enggak boleh tuh misalnya gitu." Ah, 52:36 enggak boleh. Itu maksudnya mendorong 52:38 agar dia mengurangi aktivitas main 52:41 musik. Tapi sesungguhnya kan main musik 52:44 kalau diarahkan ee kemudian dia 52:46 nyiptakan lagu lagunya adalah kontennya 52:49 konten zikir kan menjadi tidak masalah. 52:52 Oh enggak ya sama aja lah namanya nyanyi 52:54 konten zikir itu mesti ikhtilaf rame 52:58 gitu loh. Ah makanya kemudian ada musisi 53:02 masuk Islam. 53:03 Heeh. 53:05 Kata dia, "Sekiranya Islam ini 53:07 membolehkan 53:09 musik saya akan kembali main musik 53:11 gitu." Oh ya ya sudah enggak apa-apa. 53:12 Jangan diganggu dulu loh pemahamannya 53:14 begitu. dia 53:16 jangan diganggu kalau dia kemudian 53:18 awalnya dulu masuk Islamnya itu karena 53:21 ada yang menjelaskan bahwa musik itu 53:22 haram, itu suara setan itu gak apa-apa 53:26 biarin aja. 53:28 Tetapi kalau mau lihat 53:31 para sahabat saja nyanyi tuh 53:33 bersenandung ketika amal saleh membangun 53:36 masjid Madinah itu. Nahnuladzina 53:39 bayu Muhammadan ya. Kami adalah 53:43 orang-orang yang berbaiat kepada Nabi 53:45 Muhammad alal islami wal jihadi abadan. 53:49 Atas Islam dan jihad untuk 53:51 selama-lamanya. Itu sambil bersenandung 53:54 tuh oleh Nabi dibiarkan kok. 53:57 Ada anak-anak mainan rebana gitu kan 54:00 lagi main rebana nyanyi. Datang Umar 54:03 apa? Datang Abu Bakar diam. 54:06 Datang Utsman diam. Datang Umar bubar 54:10 [tertawa] enggak apa-apa. Itu 54:11 menunjukkan oh iya masing-masing itu 54:12 punya karisma. 54:15 Nah itu loh. Jadi susunya nanti nanti 54:18 masuk ke dalam hukum. 54:21 Ilatnya apa sih? Kenapa kalau misalnya 54:23 kenapa sih musik diharamkan? 54:26 Ilatnya apa? 54:28 Apa yang mengakibatkan potensi apa yang 54:32 mengakibatkan dilarang? Oh, karena dia 54:34 bisa melupakan Allah. Oke. 54:37 Jadi ilatnya karena bisa melupakan 54:40 Allah. Kalau ternyata musik itu bahkan 54:43 ingat Allah, gimana? 54:45 Nah, kan jadi begitu. 54:50 Seperti kan gini, kenapa kita salaman 54:53 dengan perempuan bukan mahram? itu 54:55 dilarang. Oh, karena bisa saja 54:57 menimbulkan syahwat. Karena bisa saja 55:00 menimbulkan syahwat atau dengan syahwat 55:03 makanya salaman dengan emak-emak yang 55:05 bukan mahram usia 80 tahun. Jadi boleh 55:08 karena ilatnya tidak ada. Tuh kan 55:11 begitu. Nah, makanya Oh, iya juga ya 55:14 susunya. Ih kalau mengkaji syariat indah 55:17 susunya. Makanya oh iya ya enggak usah 55:19 ributlah. Makanya gimana kalau menurut 55:21 antum sendiri gimana? Kadang saya 55:23 begitu, kalau menurut saya haram, ya 55:25 sudah haram tinggalkan. 55:27 Kalau menurut saya sih boleh ya boleh 55:29 gitu tapi kemudian diperkuat dengan 55:31 pemahaman-pemahamannya gitu loh. Kalau 55:33 misalnya serba ketat enggak apa-apa 55:35 serba ketat juga. Wah kalau begitu jadi 55:37 enggak jelas ya. Eh enggak jelas. Justru 55:40 hanya Nabi saja kan begini. Quran 55:43 diturunkan itu pertama mubasyaratan 55:46 sekaligus 55:49 tapi turun kepada Nabi Muhammad 55:51 bertahap. Pertanyaannya, kenapa turun ke 55:54 langit dunia sekaligus sementara dari 55:57 langit dunia kepada Nabi Muhammad 55:58 bertahap? 56:02 Ah, itu ada hikmahnya, 56:05 ada apa? Ada ilatnya gitu. Ada ilatnya 56:08 juga itu. Ada hikmahnya, ada maqasidnya 56:11 gitu loh. Ada ilat, ada hikam, 56:15 hikmah-hikmah, ada maqasidnya. 56:18 Jadi setiap peristiwa, setiap apa yang 56:20 Allah lakukan itu mengandung 56:23 pelajaran-pelajaran. Maka oleh sebab 56:25 itu, itu artinya meskipun kita ilmunya 56:28 sealim apapun kita, 56:31 ilmu macam-macam sudah kita kuasai, 56:34 tetap saja kalau berdakwah itu harus 56:36 tadaruj, harus bertahap gitu. Tidak 56:41 ujug-ujug semua. Kamu harus begini, 56:43 harus begini, harus begini, harus 56:44 begini. Gak dikasih satu ini dulu satu 56:46 bimbingan sampai istikamah. 56:49 Setelah istikamah lanjutkan lagi gitu 56:52 loh ya. Oke. Oke. Demikian saya kira 56:54 yang dapat saya jelaskan. Wallahu aam 56:58 bisawab. 57:00 Wallahuam bawab. Demikian Bu Mina semoga 57:03 dapat menjawab. Alhamdulillah kita ada 57:05 telepon yang masuk Ustaz Nam. 57:09 Asalamualaikum. 57:22 Asalamualaikum. 57:27 Asalamualaikum, 57:27 Bapak. 57:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:30 wabarakatuh. 57:32 Dengan Ibu Bapak siapna. 57:35 Iya. Ya, 57:37 saya terutama saya mengucap terima kasih 57:42 juga kepada Bapak Kiai Ahmad Sh. Terima 57:45 kasih. Alhamdulillah 57:48 pada Jumat yang kedua saya pernah 57:49 menanya masalah tentang apa itu 57:53 apa ya [tertawa] 57:56 ee itu jawabannya sama sekali luar 57:59 biasa. Saya benar-benar keterima dengan 58:00 saya. 58:01 Masyaallah. 58:02 Mengai sanad saya tanya ya. 58:03 Oh iya sanad. Iya iya. Heeh 58:05 iya. Nah, saya benar-benar terima kasih 58:08 itu jawabannya. 58:09 Masyaallah. Masyaallah. 58:10 Sesuai ya terusnya sesuai apa yang saya 58:13 laksanakan. 58:14 Heeh. He. 58:14 Cuman kan kayak gini, kenapa saya tanya 58:16 keluar? 58:18 Jadi salah satu ustaz ustaz saya dia 58:21 kalau bicara depan saya tuh dia bilang 58:23 enggak bcana. Saya mau nanya sama dia. 58:25 Aku tersinggung. 58:27 Oh gitu ya. 58:28 Iya. I. 58:28 Jadi saya tanya keluar. 58:30 Oke. 58:30 Saya ucapkan terima kasih banyak. 58:31 Sama-sama. Sama-sama. Masyaallah. Kiai. 58:34 Iya. Iya. Terima kasih. Asalamualaikum. 58:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:37 wabarakatuh. Iya, masyaallah mengucapkan 58:39 terima kasih. Alhamdulillah. Ya, waktu 58:42 itu nanya tentang sanad. Ibu Abdul 58:44 Salam. 58:45 Ah, iya. Ya, oke. 58:47 Terima kasih Pak Abdul Salam. Baik, 58:48 berikutnya pertanyaan dari Bapak Pak 58:52 Arwin. Asalamualaikum warahmatullahi 58:54 wabarakatuh, Ustaz. 58:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:57 wabarakatuh. 58:58 Terima kasih atas tausiah dan 58:59 nasihatnya. Semoga ustaz dan pejuang 59:02 dakwah selalu dalam keadaan sehat 59:05 walafiat serta para pendengar radio 59:07 silaturahim. 59:08 Amin. Allahumma amin. 59:09 Ustaz, izin bertanya di luar tema tapi 59:12 tentang kurban, Ustaz. 59:13 Iya. Ya. 59:15 Adakah keterangan apabila kita kurban 59:17 nazar? 59:19 Kurban nazar kita tidak boleh makan 59:22 daging ya, Ustaz? Kita bernazar tapi 59:24 tidak boleh makan dagingnya, Ustaz. 59:26 Terima kasih atas jawabannya, Ustaz. 59:28 Khairun kairun. 59:29 Iya. Baik. Masyaallah. 59:30 Inilah keluasan ilmu para ulama 59:34 sampai teliti ya dalam sampai teliti 59:38 membahas persoalan itu. 59:41 Misalnya satu kasus itu mohon maaf ya 59:43 kalau saya melihat khalfiahnya latar 59:46 belakangnya. 59:47 Jadi ada orang sedang nyari binatang 59:50 atau hewan kurban ditanya oleh orang, 59:54 "Ji lagi ngapain ini nih? Lagi nyari 59:57 binatang untuk kurban. 59:59 Nah, nyari binatang untuk kurban, maka 1:00:03 kurbannya kategori nazar 1:00:07 untuk 1:00:07 Nah, jadi kurban. Jadi nanti dia 1:00:10 kurbannya susunya bukan kurban tapi apa? 1:00:14 Nazar jatuhnya. Jadi, makanya tadi 1:00:16 hukumnya kurban nazar gitu loh ya. Nah, 1:00:20 para ulama begitu hati-hatinya di antara 1:00:23 mereka adalah maka menghukumi 1:00:27 itu bukan kurban biasa, itu kurban 1:00:30 nazar. Kalau nazar berarti tidak boleh 1:00:33 makan dagingnya, gitu loh. Nah, dari 1:00:37 situ kemudian para ulama lain mengkaji 1:00:41 kan gitu. Iya. 1:00:43 Kita hanya menghukumir, tapi maksud 1:00:47 si pengucap lebih tahu maksudnya 1:00:48 dibanding yang mendengar. 1:00:51 Nah, maka oleh sebab itu verifikasi 1:00:53 tabayun. Eh, Haji tadi Anda tuh 1:00:56 maksudnya apa? 1:00:58 Mau nyari hewan kurban? Ya, insyaallah 1:01:01 saya punya niat untuk berkurban. 1:01:04 Saya tidak bernazar 1:01:07 gitu loh. Nah, kalau nazar itu nazartu 1:01:11 aku bernazar akan beli hewan kurban. 1:01:14 Nah, jadinya begitu. Ada ulama 1:01:16 memperketat, ada ulama yang 1:01:18 melonggarkan. 1:01:19 Nah, kalau dia kemudian ee berkurban 1:01:23 tapi masih menghendaki dagingnya, daging 1:01:27 kurbannya gitu kan, maka dia menyatakan 1:01:30 bahwa saya menyatakan net her bukan 1:01:34 nazar mau berkurban saya. 1:01:37 Nah, adapun ulama yang hati-hati tadi, 1:01:39 oh itu kata ucapan seperti itu 1:01:41 kategorinya nazar gitu loh. Nah, tetapi 1:01:46 tadi si pengucap lebih tahu maksudnya 1:01:49 dibanding si pendengar. 1:01:51 Si penulis lebih tahu maksud tulisannya 1:01:54 dibanding si pembaca 1:01:58 gitu loh ya. Maka oleh sebab itu Quran 1:02:01 yang lebih mengetahui siapa? yang 1:02:04 berkalamnya, yang berfirmannya, yaitu 1:02:06 Allah Subhanahu wa taala. Maka penafsir 1:02:10 gitu loh, penafsir itu mengungkap 1:02:13 maksud-maksud Allah sesuai dengan 1:02:16 kemampuannya. 1:02:19 Tuh, sesuai dengan pemahamannya. Maka 1:02:21 tafsir bisa beda-beda karena sesuai 1:02:24 dengan pemahamannya, gitu loh. Nah, oke. 1:02:27 Jadi ee saya kira ee bisa terjawab ya. 1:02:30 Jadi kalau nazar itu ee sebagaimana 1:02:34 tadi, oh kalau gitu menjadi tidak boleh 1:02:36 makan dagingnya karena nazar. 1:02:38 Iya. 1:02:38 Tapi kalau kemudian ee apa namanya? Ee 1:02:42 kurban gitu loh, berarti boleh 1:02:44 sepertiga. Jangankan sepertiga, 1:02:46 seluruhnya juga dimakan keluarganya 1:02:48 boleh. Ya, hanya nanti karena awalnya 1:02:52 kan begini, [berdehem] jika orang miskin 1:02:54 yang berkurban loh kok orang miskin kok 1:02:57 berkurban bisa saja nabung gitu ya. 1:03:00 Kemudian keluarganya banyak sampai ada 1:03:03 25 orang anak cucunya kurban. Oh senang 1:03:06 dia kurban. Kemudian dia masak. Anak 1:03:09 pertama dikasih sekian ke anak kedua 1:03:11 sama masak di rumahmu masing-masing tuh. 1:03:15 Karena mereka jarang makan daging. Maka 1:03:17 yang seperti ini jangankan ee apa 1:03:20 namanya diwajibkan untuk sudah bawa aja, 1:03:24 bawa aja, bagikan sama keluargamu. 1:03:26 Karena dia sudah membagikan kepada fakir 1:03:28 mis fakir miskin gitu loh. Karena 1:03:31 anak-anaknya miskin gitu loh. Nah, tapi 1:03:34 bagi mereka yang sudah biasa makan 1:03:37 daging gitu, maka dua periganya saja 1:03:39 yang dibagikan. Sepertiganya dia ambil. 1:03:42 Padahal juga boleh sepertiga dia bagikan 1:03:44 lagi untuk hadiah, untuk macam-macam. 1:03:46 Bahkan sepertiganya yang dibagikan oleh 1:03:48 apa ke panitia gitu loh. Jadi susnya 1:03:52 fleksibel. Jadi tidak ada aturan ketat 1:03:55 sesungguhnya. Ah yang penting di si 1:03:58 pelaku kurban bisa menikmati, bisa 1:04:01 berbuat baik. 1:04:03 Kemudian orang-orang miskin juga bisa 1:04:06 makan. Itu intinya. 1:04:09 Lah gimana kalau orang kaya ikut makan 1:04:11 daging kurban? Boleh. 1:04:14 Statusnya apa? Hadiah. 1:04:17 Jadi bukan bagian dari daging karena dia 1:04:20 mustahik. Bukan karena dia dikasih 1:04:23 hadiah oleh yang berkurban. 1:04:26 Maka oleh sebab itu, nah tukang jagal 1:04:30 itu gak boleh dibayar dari hasil kurban. 1:04:34 Tapi kalau dia miskin kasih daging 1:04:36 kurbannya. 1:04:38 Oh, dia kaya. Oh, sudah dikasih kok 1:04:41 dibayar satu ekor Rp750.000 1:04:44 misalnya gitu ya. Ya gak apa-apa saya 1:04:47 rela kok yang berkurban memberi hadiah 1:04:49 sama dia. 1:04:51 Asal jangan dijadikan apa? Upah. Upah 1:04:54 tetap dikasihkan. Pertanyaan upahnya 1:04:57 dari mana? 1:04:58 Iya. 1:04:59 Ya tuh mikir aja. [tertawa] 1:05:02 Mikir aja dari mana bisa iuran para 1:05:05 pekurban. 1:05:07 bisa jadi apa namanya ee upah itu 1:05:10 diambil dari kas. 1:05:13 Kalau di zaman dulu bisa diambil dari 1:05:15 baitul mal, bisa diambil dari dari apa 1:05:19 yang berkurban ya bisa macam-macam. 1:05:21 Selama itu apa sumbernya sumber halal. 1:05:24 Intinya begitu ya. Tidak harus 1:05:27 ditentukan harus dari yang berkurban. 1:05:29 Tidak. Bahwa kemudian yang kurban juga 1:05:32 dimintai lagi untuk bayar ini dan dia 1:05:34 rida enggak apa-apa. 1:05:38 Nah, maka kemudian ah menarik sekali 1:05:40 susulnya kalau ngebahas jadi intinya 1:05:42 syariat itu indahlah indah. Jadi ee 1:05:47 tukang jagal tidak boleh dibayar dengan 1:05:49 daging kurban, tapi boleh dikasih daging 1:05:51 kurban sebagai hadiah atau karena dia 1:05:54 fakir miskin kategorinya boleh dapat 1:05:57 bagian kurban 1:05:59 gitu loh ya. Karena memang juga ada 1:06:01 isyaratnya gitu dari Ali bin Abi Thalib. 1:06:04 Demikian saya kira yang dapat saya 1:06:05 jelaskan. Wallahuam 1:06:08 bisawab. 1:06:10 Wallahuam bisawab. Demikian Bapak Arwin 1:06:13 semoga dapat menjawab. Baik ikhw ee 1:06:16 akhwat kita sudah di ujung waktu. Baik 1:06:20 Ustaz ee untuk penutup sebagai penutup 1:06:22 satu. 1:06:22 Masyaallah. Baik. Nah yang berhubungan 1:06:25 dengan doa. Jadi kita jangan 1:06:26 mencemelekkan doa ya. termasuk mendoakan 1:06:29 kepada orang kafir. 1:06:32 Mendoakan 1:06:32 ya. Kalau kepada orang kufar Anda boleh 1:06:35 berdoa boleh tidak. 1:06:37 Bahkan kalau kufarnya sudah merugikan 1:06:40 banyak umat Islam ya tidak harus 1:06:42 didoakan. Nah tidak harus. Itu artinya 1:06:45 tetap masih ada pilihan. Bahkan kemudian 1:06:47 ketika dia menzalimi umat Islam maka 1:06:50 boleh juga didoakan yang sama. 1:06:54 Allahumma munzilal kitab syarial hisab 1:06:57 ihzimil ahzab. Nah, gitu loh. 1:07:01 Ihzimhum waalzilhum. Karena mereka telah 1:07:04 mengakibatkan umat Islam apa namanya? 1:07:08 Terpuruk. Mengakibatkan umat Islam 1:07:11 terzalimi, sengsara. Maka kita pun boleh 1:07:14 mendoakan itu. Sekali lagi boleh. Nabi 1:07:17 pernah sampai kemudian Allah menegurnya 1:07:20 gitu ya. Nah, tetapi kita ee apa 1:07:23 namanya? Sebagai [berdehem] pembuktian 1:07:26 bahwa kita hanya menggantungkan kepada 1:07:28 Allah, maka berdoa gitu loh ya. Karena 1:07:31 kita merasa bahwa kita ini diif, lemah, 1:07:34 maka kemudian hanya mohon pertolongan 1:07:37 Allah untuk menyelamatkan 1:07:39 saudara-saudara kita, gitu ya. Jadi 1:07:42 sangat pentingnya kalau kepada orang 1:07:44 kafir, apalagi orang kafirnya yang 1:07:46 berbuat baik kepada kita, maka hendaknya 1:07:49 kita doakan mudah-mudahan [berdehem] 1:07:51 mereka mendapatkan balasan yang baik 1:07:54 dari Allah Subhanahu wa taala 1:07:55 sebagaimana telah melakukan mereka telah 1:07:58 melakukan kebaikan kepada kita. Demikian 1:08:01 saya kira sementara yang dapat saya 1:08:03 simpulkan. Wasallallahu ala nabiina 1:08:06 Muhammadin walhamdulillahiabbil 1:08:08 alamin. Wasalamualaikum. 1:08:11 warahmatullahi wabarakatuh. 1:08:14 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:08:16 wabarakatuh. Jazakumullah khairan kir. 1:08:19 [berdehem] 1:08:19 Baik, Ikhwan Ahwat. Jazakumullah khairan 1:08:21 kairan juga buat Ikhwan Ahwat sudah 1:08:23 menyimak tausiah sore bersama Ustaz 1:08:25 Ahmad Saleh. Semoga Allah membalas semua 1:08:27 kebaikan ikhwan akhwat. 1:08:29 Demikian saya Fauzi mohon undur diri 1:08:32 kurang lebihnya mohon maaf. Beserta Neza 1:08:35 dan juga Yusuf Subangkit. 1:08:36 Subhanakallahumma wabihamdika asadua 1:08:38 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 1:08:40 ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi 1:08:42 wabarakatuh.