Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:14 [musik] 0:16 Brazil 0:26 [musik] 0:31 [musik] 0:33 Bismillahirrahmanirrahim. 0:36 Asalamualaikum warahmatullahi 0:37 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:39 rahimakumullah. Syukur alhamdulillah 0:42 pada hari ini kita berkesempatan untuk 0:44 bersama-sama kembali 0:46 mendapatkan sesuatu yang membuat langkah 0:49 kita ke depan menjadi jauh lebih ringan 0:52 untuk mencapai destinasi yang juga kita 0:55 rindukan. Keberhasilan di dunia dan di 0:58 akhirat adalah kerinduan kita bersama. 1:02 Dan tidak lupa salam selawat kita 1:04 lantunkan kepada junjungan umat kekasih 1:06 kita Muhammad Rasulullah sallallahu 1:08 alaihi wasallam beserta keluarga dan 1:10 kerabatnya. Untuk pagi ini seperti biasa 1:13 wirausaha muslim menghadirkan Ustaz 1:16 Valentino Dinsi yang siap mengisi, 1:20 membuat kita lebih paham lagi bagaimana 1:23 berusaha. 1:25 Beliau sudah ada di sini. Asalamualaikum 1:27 warahmatullahi wabarakatuh. 1:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:29 wabarakatuh. lebih sehat, lebih bugar, 1:32 lebih segar. 1:32 Alhamdulillah. Hal kulihal. 1:35 Emm kita ini selama setahun lebih 1:38 beberapa hari 1:40 sudah terpenjara di rumah. [tertawa] 1:43 Banyak hal tidak bisa kita lakukan, 1:44 tetapi banyak orang yang bisa survive 1:46 karena tahu caranya. 1:48 Kayaknya keren deh kalau kita bahas soal 1:49 itu. 1:49 Iya, itu sebabnya Mbak Nunding pagi ini 1:51 kita akan bahas topik khusus ya. Jadi 1:53 kan saya selalu seperti saya katakan 1:55 tadi Mbak Nuning selalu di dalam 1:57 perjalanan itu saya mencari nih hari ini 1:59 ngomong apa nih ya gitu. Jadi 2:01 inspirasinya itu natural muncul ketika 2:04 saya naik motor dari rumah saya di Depok 2:07 kemudian lewat ee dari gas Alam kemudian 2:10 masuk ke Ganggang tiba-tiba di bawah 2:13 pohon bambu di terowongan itu. 2:15 Heeh. 2:15 Di situ selalu kadang-kadang inspirasi 2:17 muncul. Jadi hari ini pagi ini kita 2:19 bahas topik yang saya kasih judul tetap 2:22 berpenghasilan meski berada di dalam 2:25 rumah. Enggak ngapa-ngapain gitu? 2:28 Ngapa-ngapain dong ya. 2:29 Iya pasti dong. 2:30 Jadi ngapa-ngapainnya ketika kita di 2:32 rumah biar kita berpenghasilan. Itulah 2:34 yang akan dibahas pagi ini. Yuk kita 2:36 simak 2:37 ya. Baik terima kasih Mbak Nuning. 2:38 Bismillahirrahmanirrahim. Eh [mendengus] 2:40 inalhamdulillah alladzi alafa baina 2:42 qulubina faasbahna biimatihi ikhwana. 2:45 Asyhadu alla ilaha illallah wa ashadu 2:46 anna muhammadan abduhu wa rasuluhu la 2:48 nabi ba'dah. Allahumma shalli wasallim 2:50 ala habibina wa syafiina wa maulana 2:52 Muhammad wa ala alihi wa ashabihi waman 2:55 tabiahum bisanin ila yaumiddin. Amma 2:57 ba'd ikhwan akhwat ee pendengar ee radio 3:02 Rasil di seluruh Indonesia serta pemirsa 3:05 TV Rasil di mana pun berada. 3:07 Ee yang belum punya nomor handphone saya 3:11 silakan disimpan dulu di dalam 3:13 handphone-nya 0813 3:15 19618972. 3:19 0813 19618972. 3:23 Jadi ee saya yakin satu saat ee antum 3:26 pasti perlu nomor handphone saya untuk 3:28 menghubungi saya ya. Nah, sebelum kita 3:32 mulai pada topik kita pada hari ini, 3:34 saya juga ingin informasikan kepada 3:36 teman-teman anggota Syarikat Dagang 3:40 Islam Baru ee yang sudah mendaftar di 3:43 website kami sdibaru.com. 3:46 Alhamdulillah, Sabtu besok kita akan 3:49 melakukan kembali training berbisnis 3:51 dari rumah angkatan ketujuh. Jadi, sudah 3:53 tidak terasa Mbak Nuning, kita sebulan 3:56 ya enggak siaran ya. He. 3:57 Karena minggu lalu tiba-tiba saya 4:01 perutnya sakit, kita minta Zoom, 4:03 ternyata Zoom-nya tidak tersedia. Jadi 4:06 sebulan tidak bertemu ee seminar untuk 4:10 anggota Syarikat Dagang Islam Baru sudah 4:12 angkatan ketujuh dan setiap hari Sabtu. 4:15 Jadi sekali lagi kami hanya memberikan 4:17 sebagai anggota Syarikat Dagang Islam 4:19 Baru, kami berikan pelatihan atau 4:21 seminar ee bisnis online gratis dari 4:24 rumah. ee jumlah anggotanya terbatas. 4:27 Jadi setiap Sabtu dan hanya hari Sabtu 4:29 jam 09.00 atau jam 11.00. Jadi hanya ada 4:32 dua sesi, jam 09.00 atau jam 11.00 itu 4:35 setiap Sabtu kita kirimkan 50 orang saja 4:38 pesertanya terbatas. Jadi jam 09.00 25 4:41 orang, jam 11.25 25 orang hanya terbatas 4:44 ee 50 orang peserta dan sampai dengan 4:47 Sabtu besok kita sudah angkatan keet7 4:51 dan luar biasa yang sudah ikut ee 4:53 seminar berbisnis online dari rumah saya 4:56 sarankan ikuti seminarnya dari sesi 1 5:00 sampai sesi 4. Jadi jangan ikutnya 5:02 sepotong-sepotong. Biasa kita tuh cuma 5:04 ikut satu sesi, dua sesi enggak ikut 5:06 lagi. He. 5:07 Jadi ikuti dari sesi satu sampai sesi 4 5:10 sampai tuntas ikuti pelatihannya. 5:13 Kemudian praktikkan praktikkan apa yang 5:16 diajarkan disampaikan oleh mentor kalian 5:19 ya. Jadi ini kan seminarnya baru ee 1 5:22 bulan dan saya mengikuti serta 5:25 mempraktikkan. Jadi kalau saya ngomong 5:27 saya ikutin kemudian saya praktikkan, 5:29 saya contohin. Alhamdulillah Mak Duning. 5:31 Saya ikutin, saya praktikkan 2 minggu. 5:34 2 minggu benar enggak sih sesuai dengan 5:36 topik kita ee tetap berpenghasilan 5:39 meskipun berada di dalam rumah. Dan 5:41 alhamdulillah saya ikuti, saya 5:44 praktikkan, saya patuhi apa kata mentor 5:46 saya. Alhamdulillah dalam waktu 2 minggu 5:49 saya sudah punya PISA penghasilan itu 5:51 dari hasil pelatihan itu 4,7 juta dalam 5:56 2 minggu. Jadi ternyata memang proven, 6:00 ternyata memang ee berhasil asal kita 6:03 mempraktikkan ya. Jadi seperti Mbak 6:06 Nuning katakan, kita di rumah aja enggak 6:08 ngapa-ngapain gitu kan. Terus bisa 6:10 menghasilkan itu namanya ngimpi 6:12 ya. Gua juga mau kalau enggak 6:13 ngapa-ngapain dapat duit gitu kan. 6:15 [tertawa] 6:16 Kalau penghasilannya dalam mimpi juga 6:17 mungkin. 6:17 Oh, berpenghasilan itu. Makanya yang 6:20 harus kita rubah ini kan kita tidak 6:22 pernah tahu, Mbak Nuning, 6:24 sampai kapan COVID ini berlangsung, 6:28 sampai kapan krisis ini terjadi, kita 6:31 tidak pernah tahu. Yang pasti kita di 6:34 dalam rumah yang punya penghasilan, 6:37 alhamdulillah 6:39 ya, pegawai negeri paling enak. Enggak 6:42 ngapa-ngapain, kerja dari rumah, work 6:44 from home, dapat duit. Tapi kalau yang 6:47 tidak punya penghasilan 6:49 kan tetap harus makan, tetap harus 6:51 minum, tetap anak harus sekolah, tetap 6:53 ada pengeluan-pengeluaran. Sementara 6:54 kita enggak ada penghasilan. Waduh, itu 6:56 yang paling susah ya. Kalau kayak saya 6:58 nih, pasa sakit jantung kemudian 7:01 terpaksa menutup semua usaha, udah 7:03 hidupnya dari mantap, makan tabungan. 7:05 Tapi namanya makan tabungan ya pasti 7:07 habis juga. He he. 7:09 Setahun, 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun, 7:10 sampai berapa lama enggak kuat. Pasti 7:12 habis juga. Begitu habis juga pasti 7:15 susah gitu kan. Jadi yang punya tabungan 7:17 pasti tabungannya habis dan pasti susah. 7:20 Apalagi yang enggak punya tabungan, 7:21 apalagi yang enggak punya penghasilan. 7:23 Ini akan termasuk orang-orang yang 7:25 paling tertekan. Makanya topik kita p 7:28 pada pagi hari ini tetap berpengacilan 7:30 meski berada di dalam rumah. Ada enggak 7:33 sih? Gitu kan. Benar enggak sih? Ya, 7:36 makanya saya sudah membuktikannya. 7:38 Ternyata dalam 2 minggu ya. Jadi kalau 7:41 saya bilang, "Yuk, teman-teman anggota 7:43 Syarikat Dagang Islam Baru yang sudah 7:45 mendaftar di SDI baru www.sdibaru.com, 7:49 ikuti pelatihannya, ikuti seminarnya, 7:52 ikuti trainingnya sampai tuntas dari 7:55 sesi SAT sampai sesi 4. Setelah itu take 7:58 action. Setelah itu praktikkan. Ya, 8:01 kalau enggak praktik kan namanya ngimpi 8:03 apalagi ngikut pelatihan enggak punya 8:06 kertas, enggak punya bulpen, enggak 8:08 punya catatan. Dia bengong aja 8:10 ketiduran. Gimana mau praktik ilmunya 8:12 kagak masuk. Tapi ketika kita dapatkan 8:14 sesuatu, kita praktikkan. 8:16 Ya. Jadi seperti yang saya sampaikan ee 8:20 beberapa waktu yang lalu yang harus kita 8:22 lakukan kita mengikuti sesuatu pelatihan 8:25 ya. Jadi kita harus merubah paradigma 8:27 kita berpikir dulu. Pak Nuning. 8:29 He. 8:29 Kalau saya cuma ngikutin mentornya 8:32 ngomong begini ya. Mentornya cerita nih 8:34 ya. Motivatornya mentor kita ngomong 8:36 begini. Saya karena kebanyakan baca 8:40 sekolahnya banyak saya kan bisa bilang 8:42 begini. Hm. Yang dia ngomongin itu dari 8:44 buku Anthony Robin Unlimited Power 8:47 babnya ini halaman sekian. Saya sudah 8:49 bisa begitu Pak Nuning. 8:50 Kalau saya sudah begitu enggak dapat 8:52 ilmu saya. Kenapa? Saya sudah merasa sok 8:54 tahu. 8:54 He. 8:55 Tapi kalau kita kosongkan dulu, 8:58 kosongkan gelasnya, kita siap diisi, 9:00 kita siap diajarin, kita siap dimentor. 9:03 Walaupun mentor kita itu 15 20 tahun 9:05 lebih muda dari saya, Mbak Nuning. 9:07 Iya. 9:07 Usianya lebih muda, pengalamannya 9:09 mungkin kita lebih banyak. Tapi 9:13 seperti pepatah Arab mengatakan, "Innal 9:15 zamanu qodistadar." Waktu berlalu, zaman 9:17 berganti. Ini sudah berganti semuanya. 9:19 Situasinya sudah berubah, ilmunya sudah 9:22 berubah. Jadi kita harus mau menerima 9:24 sesuatu yang baru. Jadi saya kosongkan 9:26 gelas saya, saya minggirkan dulu nih 9:28 kuliah saya yang tinggi-tinggi nih. Ayo 9:30 S2 dua kali minggir dulu. Kita dengerin 9:32 anak muda ngomong, kita dengerin mentor 9:35 kita ngomong, kita dengerin guru kita 9:37 ngomong, kita isi kepala kita dengan 9:40 sesuatu yang baru. Dan ketika kita tahu, 9:42 "Oh, saya sudah tahu itu dari bukunya 9:44 Unlimited Power atau Awaken the Giant W 9:47 in karangan Antony Robin. Babnya bab itu 9:51 RAS, Rectangular Activating System, RIS 9:54 saya sudah tahu." Tapi dari situ 9:56 sekedaring, 9:58 mengingatkan kembali, menguatkan 10:00 kembali. Dari situlah sesungguhnya kita 10:02 belajar. Jadi sesungguhnya inna zaman 10:05 qadistad waktu berlalu, zaman berganti 10:07 ini sudah berubah landscape-nya berubah 10:11 ya situasinya berubah lingkungannya 10:13 berubah zamannya berubah. Mau tidak mau 10:17 kita yang harus mau berubah. Jadi kalau 10:19 kita tidak mau berubah kita jadi 10:21 dinosaurus. Jadi dinosaurus itu punah 10:24 bukan karena dia paling gede, bukan 10:26 karena dia paling pintar, tapi karena 10:28 dia tidak mau berubah. Dan orang-orang 10:30 yang tidak siap dan tidak mau berubah 10:32 dengan perubahan zaman, maka dia 10:34 orang-orang yang akan musnah. Ya. Jadi 10:37 eh pertama kita harus membuka mindset 10:39 kita. Change your limiting belief. Ya, 10:43 rubah keyakinan kita. Jangan bilang, 10:45 "Oh, saya sudah tahu itu. Gue juga sudah 10:47 tahu tuh. Oh, gua sudah pernah belajar 10:49 itu." Jadi, anggap aja kita ini gelas 10:51 yang kosong yang siap diisi. 10:53 Bahwa ketika orang lain bisa, ya kita 10:55 juga pasti bisa berubah. orang lain 10:58 melakukannya bisa, kita juga bisa 10:59 merubah. Ya, jadi akhirnya cara 11:02 bagaimana kita tetap berpenghasilan 11:04 meski berada di dalam rumah adalah salah 11:06 satunya adalah kita mau mengikuti 11:08 perkembangan zaman. Sebagaimana 11:10 waktu-waktu yang lalu saya bilang ini 11:12 zamannya sudah berubah, sekarang 11:13 zamannya pakai jempol. 11:16 Modelnya WhatsApp, modelnya smartphone. 11:20 Jadi kita harus mau merubah dengan 11:22 perkembangan zaman. Akhirnya saya 11:24 mengikuti perkembangan zaman itu, 11:27 mengikuti dengan tren yang sedang 11:29 terjadi. Dan ketika kita mengikuti itu 11:31 ya hasilnya 2 minggu 4,7 juta kita bisa 11:34 memiliki penghasilan dan kita akan terus 11:37 tingkatkan lagi sampai R juta, Rp50 11:39 juta, 100, 200. J saya kaget ketika ada 11:42 mentor saya nih begitu cerita sama saya 11:45 seorang dokter enggak bisa ngomong, 11:48 gaptek, tapi dia ngikuti saran 11:50 mentornya. Sekali lagi, ikuti saran 11:52 mentor, ikuti saran guru, ikuti saran 11:54 pembimbing kita. Itu penghasilan 11:57 sekarang dahsyat, Mbak Nuning. 11:58 Saya tanya berapa sekarang penghasil 12:00 dokter Yul? Sales penjualannya 12 miliar 12:04 sebulan. 12:05 Wow. 12:05 Penghasilannya 1 bulan 600800 juta. 12:10 Apakah it came from nowhere? Tiba-tiba 12:12 dia bisa punya penghasilan R00 juta 12:14 sebulan. Enggak mungkin. He. 12:15 Tapi dia ikuti prosesnya setahun, 2 12:18 tahun, 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun, terus 12:21 dia ikuti. Sehingga pada akhirnya 12:23 sekarang dia punya penghasilan R juta 12:26 sebulan. Itu percase analoginya. Sering 12:28 saya suka menggunakan analogi itu saya 12:31 kenal adik Rai. Adik Rai itu kalau 12:32 enggak salah tuh 2 tahun di atas saya 12:34 ya. Itu badannya ceking 12:37 menggegemukan saya sekarang. Ada, itu 12:39 badannya kurus gitu kan. 12:42 Eh, tapi dia ketika dia punya goal, dia 12:46 punya target, dia punya cita-cita, goal 12:48 itu sangat penting. Jadi kita hidup itu 12:50 harus punya goal, punya tujuan, punya 12:52 target. Karena target itu yang akan 12:54 menggerakkan kita. ADR itu punya goal, 12:57 punya cita-cita yang tinggi. Dia ingin 12:59 jadi bodybuilder terbaik di Indonesia. 13:03 [mendengus] 13:03 Maka yang dilakukan oleh Ri yang kecil 13:05 yang ceking itu adalah dia makan makanan 13:09 berprotein. 13:10 Bahkan saya sempat dengar sampai sehari 13:12 itu dia makan kuning telur itu sampai 12 13:14 butir 13:15 ya. Kemudian dia latihan dumble ya. 13:18 Latihan dumble kiri kanan itu 5 kilo. 5 13:21 kilo ya. Latihan terus ya sampai 100 13:26 kali sakit tangannya. Sakit. Nih kalau 13:29 kita ambil 5 kilo, 5 kilo nih kayak 13:31 segini ya. Kita ini itu 100 kali nyeri, 13:34 Mbak Nuning. 13:34 Iya. 13:35 Ya, kita paksakan sampai 200 itu sakit 13:38 dan terjadi ototnya pecah ya, bukan 13:41 putus ya, pecah ototnya. Dia karena 13:43 dipaksa berkembang pecah trak. Begitu 13:45 kita pecah ototnya kita istirahat. 13:48 Begitu istirahat itu otot yang pecah itu 13:50 dia melakukan recovery dan dia menjadi 13:53 lebih besar. Besok 10 kilo, 10 kilo 13:58 bebannya. Ya, kalau 5 kilo sudah enggak 13:59 berasa lagi karena sudah latihan 10 kilo 14:03 10 kilo 14:05 sampai latihan 100 kali, 200 kali, 300 14:07 kali ya terjadi lagi ototnya pecah. 14:11 Hm. 14:11 Istirahat dia recovery ototnya menjadi 14:14 lebih besar. 14:16 10 kilo 10 kilo. Besoknya lagi ya 2 14:19 bulan kemudian angkat 20 kilo, 20 kilo. 14:22 Ini latihan fisik. 14:25 Begitu seterusnya sampai ada itu saya 14:28 dengar latihannya sehari sampai 6 8 14:31 sampai 12 jam. Masyaallah 14:33 latihan angkat beban 1 hari. 14:36 Dan apa yang terjadi kemudian 6 bulan 14:37 kemudian? 6 bulan kemudian kita lihat 14:40 adik Ray badannya berotot besar ya 14:42 keker. Dan itulah hasil latihan itu 14:45 latihan fisik. 14:48 Latihan fisik 14:50 latihan mental. 14:52 Latihan spiritual. 14:54 termasuk latihan finansial dalam bisnis 14:57 sama percis. Jadi sesuatu yang harus 14:59 kita latih 15:01 sedikit demi sedikit bertahap dalam 15:03 waktu jangka panjang. 15:04 Iya. 15:04 Dan hasil itu baru akan kita nikmati 15:07 ketika kita waktu berjalan ya. Jadi 15:10 ketika adik raih badannya gede ya begitu 15:13 nanti orang tanya, "Mas adik kok bisa 15:16 begitu? Mungkin kalau saya jadi adik Rai 15:19 saya akan ngomong begini. Saya juga 15:20 bingung kok kenapa jadi begini. He. 15:22 Kita sendiri akan menjadi bingung. 15:24 Kenapa? Karena kita tanpa kita sadari 15:27 akibat disiplin itu. Kita melatih fisik, 15:30 kita, melatih otot kita, melatih mental 15:33 kita, melatih spiritual kita, melatih 15:36 finansial kita, dalam jangka panjang 15:39 kita akan bisa menghasilkan sesuatu yang 15:40 kadang-kadang kita amazing, kita 15:43 terkaget-kaget, kita terkagum-kagum 15:45 dengan yang kita lakukan tanpa kita 15:47 sadari. He. 15:48 Sesungguhnya itulah hasil daripada 15:49 sebuah disiplin. Begitu juga dengan 15:53 keuangan, begitu juga dengan ekonomi 15:55 adalah sesuatu yang harus kita latih. 15:58 Pertanyaannya, maukah kita melatih itu? 16:00 Makanya saya bilang teman-teman anggota 16:02 SDI baru yang sudah mendaftar di 16:04 www.sdibaru.com, 16:06 segera yang harus dilakukan ikuti 16:08 pelatihan gratisnya dari sesi 1 sampai 16:11 sesi 4. Ikuti dulu. Jadi selama setahun 16:13 ini program yang sudah kita turunkan ya 16:17 ee pelatihan bisnis online gratis dulu 16:19 ya dan alhamdulillah 16:22 saya itu Mbak Nuning kalau pengin 16:24 sesuatu enggak tahu Allah kirim 16:26 orangnya. Jadi saya ketemu dengan mentor 16:29 saya namanya Pak Hermas ini enggak 16:31 sengaja ketemu. Ternyata dia adik kelas 16:33 saya di UI di Fakultas Ekonomi. Walaupun 16:35 usianya lebih muda di bawah saya 15 16:37 tahun ya. Tapi saya lihat ini dia punya 16:40 kemampuan, punya keahlian, punya skill, 16:42 dan orangnya helping people. Sangat 16:45 membantu, bersedia membantu. Ya sudah, 16:49 yuk Mas bantu. Saya bilang, "Saya bikin 16:51 komunity baru yang namanya syarikat 16:53 dagang Islam baru. Silakan, Mas latih, 16:56 silakan Mas bantu." Ya, kalau nanti Mas 16:59 mau suruh mereka menjualkan Mas punya 17:01 produk, silakan saja. Fair, ya. Jadi 17:03 kita ee itu namanya sinergi, bekerja 17:06 sama dengan orang lain tapi tetap 17:08 fairness. Jadi jangan juga kita selalu 17:11 kalau kita kan suka begini, wah ini kita 17:14 kerjain aja nih. Kita motivasinya 17:16 ngerjain orang bukan bantu orang. 17:18 Dikerjain udah yang untung kita. 17:20 Padahal yang namanya dalam Islam itu 17:22 adalah take and give ya. Jadi kita tag 17:25 dulu ya. Kita memberikan ee gift dulu 17:28 baru tage. Kita memberikan dulu baru 17:30 kita akan menerima. Kadang-kadang kita 17:32 itu berpikir ketemu orang, "Wah, gua 17:34 dapat untung apa dari dia ya? Kita dapat 17:36 untung apa dari dia?" Dan selalu orang 17:39 itu ingin cepat instan ya. Hari ini 17:42 olahraga, besok badannya mau kayak ada. 17:45 Enggak ada yang kayak gitu. Kalau ada 17:46 kayak gitu gua juga mau. Bisa pakai 17:47 karet, kan begitu. pakai karet terus 17:49 pakai baju pura-pura keker. Tapi enggak 17:52 proses latihan yang panjang, latihan 17:55 yang intens, latihan yang rutin. Ikuti 17:58 prosesnya, ikuti kata-kata mentornya, 18:01 ikuti kata pelatih kita, ikuti 18:04 prosesnya. Dan suatu saat Anda pasti 18:06 sampai ke situ, ya. Jadi ee 18:09 berpenghasilan dalam rumah itu salah 18:11 satu yang saya sarankan adalah kita 18:13 dengan cara berjualan. He 18:15 ya mangke berjualan ni sekarang nih kita 18:18 di grup kita nih Mbak Nuning kita sudah 18:20 jual properti di Mikasar 25 hektar 18:22 sekarang di Jonggol ini ada 50 hektar 18:25 kita punya grup dulu advertising omset 1 18:27 tahun tuh 650 miliar di grup nih MTW 18:31 yang dulu ya bagaimana kita grup MTW 18:34 punya penghasilan besar lalu tiba-tiba 18:36 krisisnya datang lalu tiba-tiba 18:38 coronanya datang lalu tiba-tiba kita 18:39 harus menutup semua apa yang kita milik 18:44 Apakah selesai? 18:46 Selesai kalau kita menyerah. Jadi orang 18:48 yang menyerah ketika dia gagal, ah di 18:52 situlah dia berada. Tapi ketika kita 18:54 kreatif, kita berpikir, kita mencari 18:56 solusi, mencari alternatif-alternatif 18:59 pemikiran, selalu pasti ada jalan. Pasti 19:02 ada jalan, pasti ada way out. Pasti ada 19:05 jalan keluarnya. Udah, akhirnya saya 19:08 mencari, mencari, mencari, ketemulah 19:11 mentor saya ini anak muda gitu kan. Tapi 19:13 saya lihat kreatif helping people. Ya 19:16 udah Pak Valen kalau mau bantu ya bantu 19:19 aja. 19:19 He 19:20 lucu lagi. Jadi ee jangan pernah kita 19:23 malu kembali kepada keadaan seperti 19:26 dulu. 19:27 Sekarang saya bantu dijualin apa? Dia 19:29 punya produk tiga. Satu produk eh 19:33 anti-aging 19:35 bagi perempuan-perempuan yang pengin 19:37 awet muda. Umur-umur kita ini Mbak 19:39 Nuning yang sudah di 50 ke atas pengin 19:41 awet muda. Dia punya [mendengus] produk 19:43 antiaging dan memang ternyata project 19:45 anti-aging itu sedang tumbuh pesat di 19:47 dunia karena perusahaannya punya riset 19:49 di Amerika. Punya pabriknya gede banget 19:51 umurnya sudah 34 tahun. Ya udah saya 19:54 jualin dia punya produk anti-aging untuk 19:56 anti penuaan awet muda segala macam. 19:59 Kedua dia punya produk apa? Punya produk 20:01 wellness kesehatan. Kayak saya kan 20:04 masalah jantung nih Mbak Nuning. 20:05 J dia punya produk omega 3 ya. Itu 20:08 minyak ikan ikan kot juga untuk ee 20:11 melancarkan pembuluh darah jantung. Ya 20:14 saya beli, saya coba saya minum ya saya 20:17 pasarin lagi gitu kan untuk teman-teman 20:19 yang butuh produk-produk kesehatan. Jadi 20:22 tadi penuaan, yang kedua produk 20:23 kesehatan, yang ketiga adalah weight 20:25 management yang ingin langsing, yang 20:28 ingin turun berat badannya dia punya 20:31 tiga produk itu. Ya udah jadi lucu kan? 20:33 Jadi kita seperti kayak kayak seperti 20:35 saya reseller, seperti saya sales lagi, 20:38 seperti saya agen, lakukan saja. Tapi 20:41 kan halal, yang penting pastikan 20:43 produknya halal, sistemnya halal. Udah 20:46 selama ee itu terpenuhi saya ikut saja, 20:49 mulai saja. ya hasilnya ketika saya 20:51 menjalankan eh bisnis prosesnya ikuti 20:54 apa yang disarankan oleh mentornya dalam 20:57 waktu 2 minggu 4,7 juta sudah dapat gitu 21:00 kan. Karena apa? Sistem 21:02 ya sistem yang ee bekerja. Jadi bukan 21:05 cuman sekedar kita ee diam-diam di rumah 21:08 dapat duit enggak ada ya. Tetap kita 21:09 bekerja ya kita berbuat, kita berusaha 21:14 cari produk yang bagus. Sementara 21:16 sekarang ini ketemu ee dengan 21:17 teman-teman ya, mentor saya itu ya sudah 21:20 saya bisa jalankan ini dulu yuk dengan 21:22 cara kita menjualkan produk orang lain 21:25 ya ee dan produknya ini lagi trennya 21:28 tumbuhnya di Indonesia saya amati di 21:30 dunia internet ini tumbuhnya itu du 21:32 digit ya di atas 10%. Jadi rupanya ini 21:36 orang-orang super kreatif ketika semua 21:39 bisnis-bisnis gara-gara corona ini 21:41 turun, tapi bisnis tadi yang saya 21:43 katakan antia-aging, wellness, 21:45 kesehatan, dan weight management penurun 21:47 berat badan itu tumbuhnya luar biasa. 21:50 Kenapa? Dia menggunakan teknologi. Jadi 21:52 tetap bisa berpenghasilan dari rumah 21:54 karena apa? Menggunakan teknologi. 21:56 Enggak keluar rumah tapi tetap punya 21:58 penghasilan. Kenapa? Online bisnis. 21:59 Iya. 22:00 Dan dia merubah bisnisnya itu yang 22:01 tadinya bisnis konvensional dia 22:03 onlinekan. dan dia buat sistem seluruh 22:06 dunia. Jadi penjualannya seluruh dunia 22:08 itu naik dua digit. Kenapa? Ini adalah 22:10 orang-orang yang menurut saya dia 22:11 jenius. Dia bisa membaca tanda-tanda 22:13 zaman karena kita tidak pernah tahu 22:15 kapan Corona ini berhasil berakhir. Ya, 22:18 tapi dia bisa melihat itu ternyata ada 22:20 orang-orang dari rumah kan tetap pengin 22:22 cantik, tetap pengin sehat, pengin tetap 22:25 berat badannya bisa stabil bahkan turun. 22:27 Kan begitu kan gara-gara kita di rumah 22:29 nih ngemil aja yang ter jadi beratnya 22:31 tambah. 22:32 [tertawa] 22:32 Jadi saya kemarin nimbang berat badan 22:34 saya Mbak Nuling ini 22:36 nambah 5 kil ee kan paca sebelum operasi 22:39 jantung saya turut berat badan saya 22:41 turun 18 kilo. 22:42 He 22:43 ya begitu paca operasi 4 bulan berat 22:45 badan saya naik 28 kilo. 26 kilo. Jadi 22:48 kelebihan 8 kilo. 22:49 Nah bagaimana saya menurunkan berat 22:51 badannya? Kalau saya gampang. Saya makan 22:53 sampai magrib sudah enggak makan lagi. 22:56 Malam saya enggak makan nasi ya. 22:58 Kemudian saya puasa gitu kan. Udah berat 23:01 badan saya turun 4 kilo. Udah. Nah, tapi 23:03 cobalah kalau habis malam, habis magrib 23:05 apalagi habis isya saya makan, besok 23:07 pagi saya timbang nambah itu 1 sekilo, 2 23:09 kilo. Karena apa? Sistem tubuh saya ini 23:12 pas operasi jantung sudah mulai normal. 23:14 Jadi apa yang dimakan bisa jadi daging 23:15 tuh. Jadi untuk menjaga itu akhirnya 23:18 kita mempunyai kebiasaan-kebiasaan habit 23:21 ya. Habibit tadi seperti itu. Malam 23:23 setelah habis magrib sudah enggak makan. 23:25 Kalaupun harus makan, makannya makan 23:26 buah ya atau minum jus. Itu menjaga di 23:30 samping tadi saya di samping obat-obat 23:32 dokter sebelum tidur jam 10. malam pasti 23:35 saya minum empat obat dokter yang 23:37 diberikan ya, Simak dan macam-macam. ee 23:42 pagi bangun tidur sebelum ke masjid saya 23:46 minum suplemen. Saya minum suplemen 23:48 kalau ada madu-madu ya tadi ee teman ee 23:51 jual produk kesehatan ya produk e 23:54 antiaging sama produk juga weight 23:56 management 23:57 udah sore juga minum lagi. Jadi itu 24:00 dalam rangka kita menjaga kesehatan 24:02 kita. Karena 24:04 pastilah corona ini berlalu ya. Ini 24:07 cuman soal waktu cuman masalahnya kapan? 24:10 Kita tidak pernah tahu. Makanya kan kita 24:12 tetap harus bisa penghasilan. Jadi ee 24:14 saran saya selalu bisnis online kita 24:17 jual online. Nah, kemudian juga ee saya 24:20 berpikir juga ini kan untuk 24:21 anggota-anggota serikat dagang Islam 24:23 baru termasuk saya tanya ini teman-teman 24:25 Rasil kan banyak yang pengusaha banyak 24:27 pedagang. Nah, bagaimana cara kita bisa 24:30 membantu mereka agar mereka tetap bisa 24:33 punya penghasilan? Yang tidak punya 24:35 penghasilan bisa penghasilan dengan cara 24:36 membantu menjual produk punya saudara 24:39 kita, punya teman kita. Makanya ini saya 24:41 lagi kesal juga Mbak Nuning. Saya bikin 24:43 promo kan promo itu singkatannya pro 24:44 Muslim. Ini kan ee bukan marketplace 24:47 tapi online store khusus untuk sembako 24:50 ya. Jadi nanti ee selama harusnya udah 24:54 jadi Maret ini tapi ternyata sama 24:56 teman-teman dikeluarkan versi 2.0-nya. 24:59 Jadi akan keluar dua versi 2.0-nya 25:01 khusus untuk sembako. Tapi saya pikirkan 25:03 juga nanti kalau bisa ke depan paca 25:06 Ramadan ini saya ingin ee 25:08 anggota-anggota Rasil, pendengar rasil 25:09 kan pasti punya produk juga tuh ya. Kita 25:12 bisa bantu juga masarin mereka punya 25:14 produk. Kemudian mereka juga bisa 25:17 dibantu dipasarin oleh ee pendengar atau 25:20 saudara-saudara kita yang lain. Jadi 25:21 yang punya produk terbantu dengan 25:23 dibasarkan produknya. Yang enggak punya 25:26 produk bisa dapat penghasilan dengan 25:27 cara membantu memasarkan produk punya 25:30 saudara-saudara kita. Itu ini saya lagi 25:32 minta e tolong dibikinkan sistemnya. 25:34 Jadi walaupun kita di rumah kita tetap 25:36 bisa berpenghasilan. Sebagai contoh 25:38 kayak gini ya. Kenapa saya mau jual 25:40 sembako dulu? Promo ini SD baru yang 25:42 kita mau jual sembako. 25:45 Karena siapa sih yang enggak butuh 25:46 beras, minyak, shampo, sabun, cuci 25:49 piring, pel lantai, cuci baju. Itu kan 25:52 kebutuhan-kebutuhan hari-hari yang 25:54 memang kita butuhkan. Jadi kami 25:57 memutuskan di SDI baru ini untuk menjual 26:00 sembakau karena angkanya fantastis. 26:03 Kalau kita lihat Alfamat Indomaret 26:06 itu saya punya data tuh Alfamat 26:07 Indomaret seluruh Indonesia jumlah 26:09 gerayahnya 37.000 gerai. Bahasa 26:11 Indonesia dan omset mereka 1 tahun itu 26:14 110 triliun. Bayangkan tuh triliun tuh 26:17 nolnya berapa Mbak Nuning? 26:18 12 ya. [tertawa] 26:19 Jadi Oms itu 110 triliun dan pasar 26:23 mereka 90 sampai 95% Jabo Tabek. Jadi 26:27 saya putuskan sama teman-teman udah kita 26:29 jual sembakonya hanya di Jabotabek saja. 26:32 Karena apa? Alfa mat Indomaret itu Jabo 26:34 Tabek dan omsetnya R10 triliun 90 sampai 26:37 95% Jabek. Ngapain kita keluar? Ah, kita 26:40 putuskan kita main di Jabo Detabek saja. 26:43 Siapkan platform-nya. Ee plus nanti kita 26:46 cari teman-teman kita yang best di 26:47 menuply. Jadi kita cari supplier-nya, 26:49 kita cari agennya, yuk kita jual 26:51 sembakau dulu aja. Kenapa? Kebutuhan 26:53 hari-hari kita. Dengan situ saya 26:56 harapkan saya lagi minta sama program 26:57 saya, tolong dibuatkan sistemnya 27:00 sehingga kalau ada saudara kita yang 27:02 ingin membantu memasarkan sembakunya 27:04 promo dia dikasih insentif juga, dikasih 27:07 komission juga. Jadi jangan cuma dia 27:09 dijadikan konsumen, tapi dia dijadikan 27:12 reseller juga, dapat komisi juga. Dan 27:14 saudara-saudara kita yang punya produk, 27:16 dia bisa menjual produknya ke kita dan 27:18 kita bantu untuk memasarkan punya 27:20 produknya supaya bisa dibeli oleh 27:22 saudara kita. Dan kemarin beberapa 27:25 pengurus ee lembaga-lembaga Islam datang 27:28 ke rumah saya, Mbak Nuning, saya 27:29 ceritakan begini, 27:30 sudah mereka akhirnya mau kerja sama. 27:32 Saya bilang, "Kemarin yang datang ke 27:34 tempat saya ini orang-orang PKS. Saya 27:36 ceritakan tentang ini. Saya bilang, 27:37 "Kamu kan PKS menang di Depok. 27:40 Walikotanya orang PKS, wakil walikotanya 27:42 orang PKS, kemudian ketua DPRD-nya orang 27:44 PKS." Ya, kita piloting dulu aja yuk. 27:47 Kita coba ee jual promo ini sembakau ini 27:50 di Depok. Nanti dari Depok baru masuk ke 27:53 Bekasi, Jakarta, Tangerang, Bogor dan 27:56 segala macam. Jabur Tabek. Alhamdulillah 27:58 mereka bersedia. Iya. Kita ini aja dulu 28:00 kita kerja sama. sayang saya bilang 28:03 teman-teman ini kan ee jadi namanya 28:05 bisnis Mbak Nuning ya. 28:06 He. 28:07 Kita kan kagak lihat oh dia PKS, oh dia 28:09 Golkart. Enggak. Pokoknya ini kita punya 28:12 produk punya produk muslim Anda muslim 28:15 belanjalah kepada kami ya dari umat, 28:17 oleh umat untuk umat. Jadi bagaimana 28:19 gerakan dari umat oleh umat untuk umat 28:21 itu bisa terjadi? Sesungguhnya syarikat 28:24 dagang Islam baru itu memikirkan itu dan 28:26 di dalam pemikiran-pemikiran itu 28:28 muncullah ide-ide, gagasan-gagasan yang 28:31 muncul yang sesungguhnya saya bilang 28:34 saya ini sebenarnya cuman tukang jahit 28:36 yang bisa bikin pola, kemudian saya cari 28:39 resortnya, saya jahit gitu kan. Jadi 28:41 melihat peluang. Jadi kreativitas itu 28:44 adalah dengan kreativitas dan inovasi 28:46 itu kita bisa melihat peluang yang ada, 28:48 kita bisa melihat opportunity yang ada. 28:50 Sebagaimana pepatah Cina mengatakan WG 28:54 Wti di satu sisi ada masalah ini krisis 28:57 masalah ini COVID ini masalah tapi di 29:00 satu sisi G opportunity ada peluang yang 29:03 besar saya tidak akan pernah bisa 29:06 melihat bahwa ada Alpamat Indomaret yang 29:08 omsetnya 110 triliun jumlah gerainya 29:11 R7.000 R se Jabo Detabek dan penjualan 29:15 mereka 90% Jab karena tidak ada krisis 29:18 ini dan karena ada krisis ini saya 29:20 melihat saya lihat juga eh luar biasa 29:23 tadi saya tanya Mbak Buning dan juga 29:25 tadi ee siapa ini Mas apa namanya 29:28 Meza. 29:29 Reza ya. Saya tanya Misa ini kita kan 29:33 pendengar rasil, pemirsa rasil, rasil 29:35 radio, rasil TV. Pastilah di antara 29:37 mereka itu ada pedagang, ada pengusaha, 29:40 ada konsumen. J kalau kita monetizing 29:43 ya, kita monetizing, kita kelola, wah 29:45 ini dahsyat. Jadi saudara kita yang 29:48 punya bisnis, punya usaha, omsetnya bisa 29:50 dibantu untuk dinaikkan. Bagi teman kita 29:53 yang belum punya usaha, bingung mau 29:55 usaha, kita bisa oh kalau gitu pasarkan 29:57 saja. punya produknya rasil, punya 29:59 anggotanya rasil, punya jamannya rasil. 30:01 Jadi adanya counter trade. Itulah 30:03 sesungguhnya tren ke depan yang saya 30:05 sebut di dunia ini sedang terjadi dua 30:07 tren besar. Yang pertama namanya eh 30:10 close loop ekonomi. Dari umat, oleh 30:13 umat, untuk umat itu adalah close loop 30:14 ekonomi. Seharusnya di rasil itu bisa 30:16 melakukan itu. Kenapa? Pendengar rasil 30:19 ada, pemirsa rasilnya ada, penontonnya 30:21 ada, kemudian radionya ada, TV-nya ada, 30:24 jemahnya ada, orangnya ada, pengelolanya 30:26 ada, pengurusnya ada. Itu bagaimana 30:29 sebetulnya dibuat sebuah namanya bisnis 30:31 ekosistem. Ya, nanti saya ngomonginlah 30:33 dengan Bang Acit nih ya kalau beletu, 30:36 yuk kita monetizing, kita kelola 30:38 bagaimana ada pengusaha pendengar hasil, 30:42 ada pedagangnya hasil, ada konsumennya 30:44 hasil. Ini kalau kita monetizing ini 30:46 dahsyat itu close loop economy. Yang 30:48 kedua adalah namanya bisnis ekosistem. 30:51 Ekosistem ya sebuah ekosist. Makanya 30:54 syarikat dagangan Islam baru lewat 30:56 WAP-nya itu dia membuat sebuah 30:58 ekosistem. Ekosistem pembayaran. Kita 31:00 bikin promo itu online store itu namanya 31:03 adalah ekosistem di dalam trade ya. 31:06 Kemudian ada jemahnya rasil, ada 31:09 pendengarnya rasil, ada ee pemirsanya 31:12 Rasil. itu sebuah ekosistem. Jadi, bis 31:15 itu harus dibangun sebuah ekosistem end 31:17 to end. Jadi, kalau kita lakukan itu, 31:19 maka berbisnis dari rumah itu bagaimana 31:22 tetap berpenghasilan di rumah bukan 31:24 suatu hal yang mustahil ya. Jadi, kita 31:26 bisa ya sudahlah 31:29 pasti dihasil ini banyak pedagang. Bisa 31:32 enggak kita bilang, "Eh, dihasil ada 31:34 bisnis ini, ini, ini, ini." Terus kita 31:35 bilang, "Eh, pendengar hasil kalau mau 31:38 beli ini, beli ini, beli ini dirasil 31:39 aja, di jemah rasil aja, di pendengar 31:42 hasil aja." Lah kalian kan pendengar 31:44 hasil, 31:44 beli dong 31:46 jualan dirasil, belinya dihasil, 31:49 konsumen dirasil. Nah, bagaimana akan 31:50 kita memonetizing itu sehingga ee 31:55 pendengar atau penonton rasil bukan 31:57 cuman sekedar jadi pendengar, jadi 31:59 penonton atau menjadi objek pasar, tapi 32:01 mereka juga bisa jadi pelakunya. Yang 32:04 punya usaha omsetnya bisa naik, yang 32:07 belum punya usaha ada 32:08 alternatif-alternatif solusi bagi mereka 32:11 untuk mereka bisa berpenghasilan. Dan 32:13 itu yang tadi saya bilang Pak Nuning, 32:15 saya produk saya adalah produk 32:16 intelektual yang saya terus berpikir 32:18 bagaimana [mendengus] cara bisa 32:19 memberikan manfaat sebesar-besarnya 32:22 kepada umat, kepada jemaah kita, kepada 32:26 warga muslim ini. Dan tentu saja karena 32:28 kita berpikir kemudian ada profit ya, 32:31 jangan ditumpuk sendiri tapi di-share 32:33 ya. Di-share kita bagikan bagaimana 32:36 juga. Saya kebayang ketika kita bikin 32:38 promo nih nanti promonya di launching 32:40 kemudian ee jemaahnya Rasil ini jadi 32:44 pelanggan bulanannya. Kemudian bukan 32:46 cuman sekedari pelanggan bulan ajak 32:47 tetangganya, ajak saudaranya. Kayak saya 32:49 ini istri saya kan orang kampung 32:51 Rambutan ya. 32:52 He. 32:52 Jadi kalau saya merasa dulu sudah gede 32:55 aja tuh saya punya rumah di Kemayoran 32:57 itu kalau ngumpul hari lebaran Mbak 32:59 Nuning halal bihalal itu bisa kumpul 200 33:02 300 orang. Wasak gede aja kan rumahnya. 33:06 Alhamdulillah besar bisa 1000 m lebih 33:08 muat. Tapi begitu saya datang ke kampung 33:10 Rambutan menikah dengan istri saya, saya 33:12 lebih takjum lagi. Istri saya itu kalau 33:15 bikin halal bihalal, keluarga besar 33:17 namanya Haji Goleng bin Saidan itu yang 33:18 punya kampung Rambutan dulu itu 33:20 mengadakan halal bihalal ini di Asram 33:22 Haji yang datang 5.000 sampai 7.000 33:24 orang. 33:24 Masyaallah. 33:25 Kebayang kan? 33:26 He 33:26 ya. Jadi kebayang kalau kita bilang, 33:27 "Eh, Haji Goleng bin Saidan anak cucunya 33:30 kalau beli sembako ke sini aja ya. Ni 33:33 keluarga kita punya. Jadi kita gulirkan 33:35 kepada keluarga kita. Sama juga begitu 33:38 juga Pak Ihsan e Bang Acit bilang, "Eh, 33:41 jemaah Rasil kalau beli barang kebutuhan 33:44 pokoknya dirasil, jualannya dihasil. 33:47 Kita enggak tahu nih, belum pernah 33:48 survei berapa pendengarnya rasil, berapa 33:51 ratus ribu atau berapa juta." Itu sebuah 33:53 ekosistem yang dahsyat. Nah, makanya 33:56 perlu pemikiran-pemikiran besar. Makanya 33:58 saya kan sambil isyarat ini memikirkan 34:00 bagaimana mencari solusi-solusi bagi 34:03 anggota pedagang ya jamaah rasil 34:07 omsetnya bisa naik. Bagi pengusaha 34:10 mungkin dia bisa memutarkan uangnya 34:12 kepada jamah rasil yang 34:13 pedagang-pedagang tadi. Bagi konsumen 34:15 dia bisa belanja kebutuhan hari-harinya, 34:18 kebutuhan seharinya kepada jemaah rasil. 34:20 Jadi close loop ekonomi adalah prinsip 34:23 dari umat, oleh umat, untuk umat. dari 34:26 Rasil, or Rasil untuk Rasil. Nah, 34:28 bagaimana bisa itu kan dengan teknologi 34:31 hal itu memungkinkan. Jadi, kreativity 34:34 dan inovasi itu adalah inti daripada 34:37 entrepreneurship dan itu sesungguhnya 34:39 inti dari bahasan kita wirausaha muslim 34:42 yang setiap dua pekan kita bahas. 34:45 Keren banget ya, Ikhwan Akhwat. Kalau 34:47 apa yang barusan kita simak itu bisa 34:50 terwujud. Meskipun tentu langkah demi 34:53 langkahnya tidak bisa sendiri. Perlu 34:55 dukungan dari ee segara penjuru. Dan 35:00 yang jelas lagi kalau 35:03 semuanya bisa teratasi meskipun kita 35:05 berada di rumah dan yang ditawarkan tadi 35:08 merupakan bagian dari yang bisa kita 35:10 lakukan. Pertanyaannya ada di antaranya 35:14 belum dikirim ke sini, tapi sebagian 35:17 juga sudah. Tapi kita ee perlu jeda 35:20 terlebih dahulu enggak, Nes? Oke. Nah, 35:23 ee sesudah jeda berikut kami akan 35:25 kembali ke ruangan Anda. Silakan kirim 35:27 pertanyaan Anda meskipun sudah ada 35:28 beberapa yang masuk. Mudah-mudahan itu 35:30 juga menjawab pertanyaan kita. [musik] 35:41 [musik] 35:46 masih ditemani 35:48 oleh acara yang mudah-mudahan 35:51 menggelitik dan menggerakkan kita 35:53 semuanya di Rasil untuk Islam yang satu 35:56 bersama Ustaz Valentino Dini di acara 35:59 wirausaha muslim. Kita boleh langsung ke 36:02 pertanyaan ya. Ya, silakan Mbak Nuni. 36:03 Ee dari hamba Allah tidak disebutkan 36:06 namanya 0813 36:09 sekian-sekian. 36:11 Apa nih yang dijual online? Buta 36:14 paling-paling jadi reseller. 36:17 Resikonya reseller itu apa ya? Apakah 36:19 kita juga perlu modal untuk beli dulu 36:22 atau kita hanya menyalurkan yang 36:25 membutuhkan ke yang punya produk? Terima 36:29 kasih. Iya. 36:30 Iya. Jadi enaknya wresteller itu ya ada 36:34 wresteller, ada dropship ya. Kalau kita 36:37 jadi dropship 36:38 biasanya kita enggak perlu modal. Kita 36:41 cuman katakan Mbak Nuning mau beli 36:43 sepatu. Ya udah saya bilang, "Mbak 36:46 Nuning beli sepatu nih transfernya ke 36:48 rekening perusahaan saya kasih. Jadi 36:51 saya enggak perlu modal Mbak Nuning 36:53 langsung transfer ke perusahaan." He 36:56 kemudian perusahaan sudah masuk Mbak 36:57 Nuning. Tapi saya ada user ID saya bahwa 37:00 oh ini ee yang beli produk sepatu ini 37:04 Mbak Nuning dari Valentino. He 37:06 saya dapat komisi itu namanya dropship. 37:09 Dropship. 37:09 Ada lagi reseller. Resteller itu ada 37:12 yang pakai modal, ada yang enggak pakai 37:13 modal. 37:14 Di juga kayak gini katakan Mbak Nuning 37:17 ee pesan, "Pak Valentino, saya pesan 37:20 dong omega3 itu obat untuk ee apa? 37:24 Vitamin 37:25 vitamin peredaran darah sama katakan R2 37:28 untuk jantung dah. Berapa harganya? R1 37:31 juta. Mbak Nuning transfer dulu ke saya. 37:33 He R1 juta. Saya beli ke perusahaan. 37:36 Saya beli ke perusahaan berapa modalnya? 37:38 Rp900.000. Jadi saya untung Rp100.000. 37:40 Udah saya minta saya kirim. Saya kirim 37:43 alamatnya ke perusahaan suruh kirim 37:45 kirim ke alamatnya Mbak Nuning. Rumahnya 37:46 di sini bisa seperti itu ya. Jadi ee 37:51 banyak cara yang seperti itu. Sekali 37:53 lagi ee saran saya yang penting take 37:56 action. Banyakan kita ini pengin punya 37:58 uang, pengin punya penghasilan, tapi 37:59 kagak mau berusaha. He 38:02 ya berusaha saja. Jadi jalannya dengan 38:04 teknologi semuanya sudah terbuka. 38:06 Makanya saya katakan tadi besok setiap 38:08 hari Sabtu jam 09.00 atau jam 11.00 Ada 38:12 dua sesi, Syarikat Dagang Islam Baru, 38:14 sdibaru.com itu melakukan training 38:17 bisnis online dari rumah gratis. Sekali 38:19 lagi trainingnya gratis. 38:22 Kalau ingin punya penghasilan, saran 38:23 saya pertama ikuti trainingnya dari sesi 38:25 1 sampai sesi 4. Jadi seminarnya 38:27 training empat kali nih ya. Empat kali 38:29 trainingnya enggak satu hari mungkin 38:31 besok Sabtu terus minggunya ada lagi 38:34 ya. Ee biasanya Sabtu jam 09.00 atau 11. 38:37 sesi satu, nanti minggu itu ada lagi 38:39 sesi dua, sesi 3 ya. Hari Minggunya 38:43 mungkin hari Seninnya akan ada sesi yang 38:45 keempat. Jadi saran saya ikuti 38:47 bisnisnya, ikuti prosesnya dari 1 sampai 38:50 4 secara tuntas. Kebanyakan kita ini 38:53 ikut pelatihan, ikut bisnis enggak 38:54 tuntas. Jadi ikut satu terus enggak ikut 38:57 lagi dua dan 3 blank lagi. He 39:00 jadi nol lagi. Padahal kalau kita ikuti 39:01 dari 1 2 3 4 kemudian kita praktikkan 39:05 dan saya buktikan itu bahwa saya ikut 39:07 dari sesi 1 sampai sesi 4 saya 39:09 praktikkan dalam 2 minggu saya miliki 39:12 penghasilan 4,7 juta. Kenapa 39:13 dipraktikkan? Jadi ilmu yang 39:15 dipraktikkan itu menghasilkan. Jadi 39:17 silakan saya bilang kalau teman-teman 39:19 nanti yang ingin ikut pelatihannya dan 39:21 hanya setiap hari Sabtu ya, 39:22 hanya setiap hari Sabtu ee bisa ee kirim 39:25 WhatsApp ke saya 08139618972. 39:29 Nanti saya akan daftarkan dan sekali 39:32 lagi ini terbatas setiap Sabtu sesi ee 39:35 jam pertama jam 09.00 itu hanya 25 orang 39:38 dan jam 11.00 hanya 25 orang. Jadi 39:40 setiap minggu saya memberikan ee dengan 39:43 mitra kami memberikan pelatihan gratis 39:46 berbisnis dari rumah secara gratis empat 39:50 kali pelatihannya. Silakan yang ingin 39:52 ikut bisa kirim WhatsApp ke 0813 39:56 19618972. 39:59 Itu WhatsApp ee saya 40:01 ya. Jadi ada dua pilihan tadi, mau jadi 40:05 dropship atau mau jadi reseller dan 40:08 semuanya 40:10 perlu bergerak. Ya, 40:11 seperti pertanyaan berikutnya juga dari 40:13 hamba Allah di ee Jakarta Utara. Biar 40:18 jualan ada yang beli, dikirim ke mana 40:20 iklannya? Kan saya enggak punya banyak 40:23 follower. 40:24 Ohoh. Lain lagi ini. Oke. 40:26 Oh, zaman sudah canggih sekarang 40:27 WhatsApp kita coba lihat di grup kita, 40:30 di WhatsApp kita ada berapa grup? Satu 40:32 grup itu ada berapa orang? Sampai 40:33 maksimum 256. 40:35 Kalau Anda punya 10 grup saja, maksimum 40:37 grupnya 256 atau 2.560 40:40 orang. Bayangkan 200 2.560 orang itu 40:44 market Anda. Terus Anda ikut Facebook, 40:48 wuh followernya berapa? Ya, tapi kan di 40:50 Facebook itu banyak sekali grup-grup ya 40:53 bisa kita kirimkan. Terus kalau punya 40:55 duit sedikit lebih, kita bisa pakai 40:57 Facebook Ads. Kita bisa iklan melalui 40:59 Facebook Ads yang jangkauannya itu bisa 41:02 ke seluruh Indonesia dan seluruh dunia 41:04 yang artinya pasarnya menjadi luas. Ini 41:06 ada 272 juta orang Indonesia dan kurang 41:10 lebih ada 7 sampai 8 miliar orang di 41:12 dunia itu pasar semua. Sekali lagi yang 41:14 harus dimiliki apa? Ilmunya. Makanya 41:16 saya bilang ikuti pelatihannya 41:19 dari Syarikat Dagang Islam Baru Sabtu 41:20 besok gratis ya. Sekali lagi 41:24 pelatihannya gratis dan enaknya apa, 41:25 Mbak Nuning? Dimentorin sampai berhasil, 41:29 sampai menghasilkan. Seperti saya, saya 41:31 2 minggu dimentorin bisa menghasilkan 41:33 4,7 juta. Mentor saya targetin saya, Pak 41:36 Ustaz, saya targetkan Pak Ustaz dalam 41:38 waktu 4 bulan, 5 bulan ini Pak Ustaz 41:40 bisa punya penghasilan 50 sampai R juta. 41:43 Saya dengerin aja apa kata mentornya dan 41:45 ikuti arahan mentornya itu. Yang penting 41:47 dipraktikkan. Jadi jangan juga kita mau 41:49 buru-buru, jangan mau cepat-cepat, tapi 41:50 ikuti prosesnya. prosesnya diikuti dan 41:53 kita dimentorin dan luar biasanya ini 41:56 kita dimentorin secara gratising. Jadi 41:58 ada orang-orang di luar sana itu yang 42:00 peduli dengan kita, bersedia membantu 42:02 kita. Yang penting apa? Kita nurut, kita 42:05 ikuti arahan daripada mentor kita. 42:07 Kemudian kita bergerak praktikkan. 42:09 Kebanyakan kita kan pengin punya duit 42:11 banyak, pengin sukses, pengin kaya, 42:12 pengin berhasil, tapi kerjanya tidur 42:14 aja. 42:16 Ya, jadi saya dimentorin luar biasa 42:18 Nuning. Jadi mentor saya di mentorin 42:19 saya dikasih tugas ada tugas harian 42:22 setiap pagi .30 sampai jam 0. Saya harus 42:25 nonton video pengarahannya setengah jam. 42:28 Ada pembinaan harian, ada mentor harian, 42:31 ada mentor mingguan, ada mentor Sabtu 42:34 atau Minggu, ada mentor bulanan, ada 42:37 mentor lagi 6 bulanan. Dan luar biasa 42:39 kita dibimbing sebuah sistem yang 42:42 dijagain harian, mingguan, bulanan, 6 42:44 bulanan. kita dibimbing, dididik sampai 42:47 berhasil. Ya, ada gratis. Kenapa enggak 42:49 mau saya ikutin. Tapi lagi-lagi itu kita 42:52 harus mau disiplin, kita harus mau 42:54 bekerja keras ya, kita harus mau 42:56 berbuat. Jadi bukan cuma diam saja, 42:58 ikuti arahan dari mentor, ikuti 43:01 bimbingan dari mentor. Kenapa? Mentor 43:03 kita ini sudah berhasil. Tadi saya 43:04 katakan tadi mentor saya di atas saya 43:06 itu bagaimana dia bisa punya sales 43:09 miliar dalam 1 bulan dan dia punya 43:11 penghasilan Rp800 juta dalam 1 bulan. He 43:15 ya. Jadi luar biasa. Kenapa kita yang 43:17 ngebimbing kita orang yang sudah 43:18 terbukti berhasil? Ada alasan apa saya 43:21 tidak percaya. Dia sudah terbukti bahwa 43:24 penghasilan dia 1 bulan itu Rp800 juta. 43:26 Sales dia 1 bulan itu R miliar. Ya saya 43:29 tinggal ngikutin aja. Saya enggak 43:31 ngerti. Saya tanya, "Bu, bagaimana 43:33 caranya saya sudah melakukan ini? Benar 43:35 apa enggak, Pak Valentino? Nanti besok 43:38 kita ee ee ini ya saya mentorship khusus 43:41 Zoom lewat Zoom dan semuanya lewat Zoom. 43:43 Mbak Nun nih. He. 43:44 Jadi kita diarahkan begini begini harus 43:45 begini Pak Valen. Begini begini Pak 43:47 Valen. Sudah bagus nih. Saya sudah bisa 43:49 datangkan seminggu 50 orang kan. Saya 43:51 sudah bisa undang jemaah saya di SDI 43:53 baru untuk bisa ikut training sebulan ee 43:55 seha minggu ee 50 orang. Jadi sebulan 43:58 kan 200 orang. Tapi Pak Afalen kurangnya 44:00 di sini, di sini di sini Pak. Coba 44:02 diperbaikin begini Pak, begini dan 44:03 begitunya. Jadi kita Oh iya. Karena apa? 44:06 Yang mengarahkan kita orang yang sudah 44:08 punya pengalaman, orang sudah terbukti 44:10 berhasil di bisnis mereka. Saya kan 44:12 kagak ngerti bisnis dropship, bisnis 44:15 reseller sesuatu yang tidak pernah saya 44:17 lakukan selama ini kan. Tapi karena kita 44:19 punya mentor, dia peduli, dia membimbing 44:22 kita, ya sudah saya ikutin aja. Dan 44:23 setelah saya ikuti terbukti 2 minggu 44:26 sudah bisa menghasilkan 4,7 juta. Saya 44:28 lagi ngejar bagaimana dalam waktu 4 5 6 44:31 bulan ini bisa menghasilkan 100 sampai 44:34 150 juta. Caranya ikutin saja, follow 44:37 the rule. Karena apa? Mereka sudah punya 44:38 sistem. Mereka mengajarkan kita, mereka 44:41 bimbing kita. Dan ee kalau bahasa mentor 44:43 saya yang penting ikuti arahan dari 44:46 mentor 100%. 44:49 Ya, karena kadang-kadang kita kayak 44:50 gitu. Saya bilang, "Eh, teman-teman ini 44:52 ada seminar gratis dari SD baru tiap 44:54 hari Sabtu ya, jam 09.00 atau jam 11.00 44:56 ikuti sesi 1 sampai sesi 4. Banyak 44:59 bandel cuma ikut sesi satu terus sudah 45:02 lama gitu nanya lagi, "Pak Ustaz, kapan 45:04 sesi duanya?" 45:06 Kan sudah lupa kita sudah lewat, sudah 45:08 enggak ada. Saya bilang, "Ikuti sesi 45:09 satunya hari Sabtu." Biasanya sesi 45:11 duanya hari Minggu, sesi tiganya hari 45:14 Minggu, sesi 4-nya hari Senin. Jadi 45:16 cuman 3 hari itu kita bisa ikuti semua 45:18 prosesnya dari sesi 1 sampai 4. Kemudian 45:21 take action, berbuat gitu kan. Jangan 45:24 bilang enggak punya duit, mikir aja otak 45:26 kita. Kita cari bagaimana solusinya. 45:28 Karena hidup ini kan mencari solusi. 45:30 Bagaimanapun, tapi ikuti prosesnya. Rela 45:34 untuk dibimbing, rela untuk di-coach. ya 45:37 dengar apa kata coach kita karena mereka 45:40 orang yang sudah terbukti di situ ya 45:41 kalau kita ikutkan itu insyaallah dan 45:43 sebetulnya di syarikat dagang Islam baru 45:46 itu yang ingin kita bangun ya makanya 45:49 kita punya ee punya gol Mbak Nun 45:52 syarikat dagang Islam baru ini punya gol 45:54 tiga 45:54 ya saya menyederhanakan persoalan SDI 45:57 baru ini punya tiga gol yang pertama 46:00 kita ingin mencetak 1000 orang anggota 46:02 yang punya penghasilan R miliar dalam 2 46:04 tahun 46:05 iya ya 1 miliar dalam 2 ton. Apakah itu 46:07 mungkin? Mungkin saya sudah melihat, 46:10 saya sudah bisa menyaksikan, saya sudah 46:13 mendengar menyaksikan sendiri. Jadi 46:15 insyaallah mencetak 1000 orang anggota 46:18 SD baru yang punya penghasilan R miliar 46:19 dalam 2 tahun mungkin dan kita sudah 46:23 tahu caranya. Kemudian gol yang kedua, 46:25 kami ingin mencetak 514 46:28 miliarder 46:30 di setiap kabupaten kota. Jadi 514 itu 46:33 di Indonesia itu ada 514 kabupaten dan 46:36 kota. Jadi kita ingin SD baru ini punya 46:39 514 miliarder. Artinya di setiap 46:41 kabupaten kota harus ada anggota 46:44 syarikat dagang Islam baru yang jadi 46:45 miliarder. Dan yang ketiga goal kita 46:48 yang ketiga kita ingin mencetak 34 46:50 triliuner. Di Indonesia ini ada 34 46:52 provinsi. Tadinya saya dulu berpikir 46:55 sebelum saya dilatih oleh mentor saya, 46:57 sebelum bergabung dengan mentor saya 46:58 belum dibimbing, saya cuman berpikir 47:00 dari dulu kita harus punya dua orang. 47:04 He 47:05 Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan 47:07 zaman now. Yang saya pikir dulu itu 47:09 Sandiaga Uno dan Khairul Tanjung. Dua 47:12 orang ini harus bisa menjadi ee jadi 47:14 syarik e jadi Abdurrahman bin Auf dan 47:17 Utsman bin Affan zaman now. Udah sebatas 47:20 itu. Tapi setelah kita mengikuti mentor, 47:23 bergaul, bertemu, berkumpul, dimotivasi, 47:26 mimpi saya, goal saya naik Mbak Nuning. 47:29 Kita bukan cuman ingin punya dua orang 47:31 seperti Santiago dan Kil Tanjung. Kita 47:33 ingin SD Baru ini punya 34 triliuner di 47:37 seluruh Indonesia. Artinya apa? satu 47:39 provinsi kita punya satu orang triliuner 47:41 muslim dari umat oleh umat untuk umat 47:44 dan itu bisa dilakukan yes bisa sangat 47:47 mungkin dengan pendekatan kompetitif dan 47:49 komparatif advantage. Jadi di situlah 47:51 sesungguhnya kapasitas otak kita, mimpi 47:54 kita, dream kita, goal kita berkembang 47:56 karena apa? Kita bergaul dengan 47:58 orang-orang yang positif, dengan 48:00 orang-orang yang punya attitude helping 48:03 people. Dari situlah kita bertumbuh, 48:05 berkembang dan kalau itu kita lakukan, 48:07 kesuksesan itu hanya soal waktu saja. 48:10 Tapi kalau kita diam di rumah nyeselin 48:12 nasib, wah Pak Ustaz, saya mah enggak 48:15 punya pendidikan. E, Pak Ustaz, saya mah 48:17 enggak bisa. Ya sudah selesai sampai di 48:18 situ. 48:19 Oke, ini yang berikutnya. 48:22 Emm, dari tunggu sebentar. 48:29 Pelatihan ini kan free ya, 48:31 terus dimentorin terus. Kalau free 48:33 dimentorin terus keren banget. Mau 48:36 ikutan ah nanti ya. Oke. Kalau soal e 48:39 berapa nomor teleponnya nanti di akhir 48:41 saya sebutkan ini dari pertanyaan dari 48:44 hamba Allah lagi. Jadi betul-betul kita 48:46 harus beredar di dunia maya ya. 48:49 Kita beli di perusahaan kemudian mereka 48:52 yang kirimkan langsung barangnya. 48:55 Bagaimana kalau enggak terkirim? Jadi 48:57 kita dong yang tanggung. Kan bayarnya ke 48:59 kita. 49:00 Ee pernahkah terjadi hal seperti ini? 49:02 Terima kasih. 49:04 Iya. Jadi supaya menghindari itu kita 49:07 minta bayarnya jangan ke kita nanti kita 49:08 yang bandel jadi masalah. Jadi suruh 49:11 kirim kita kirimnya ke perusahaan. 49:13 Contoh saya menjadi anggota perusahaan 49:16 ABC. 49:18 Kemudian Mbak Nuning pesan ke saya, saya 49:20 bilang, "Mbak Nuning transfer aja ke 49:22 perusahaan ABC. Aman kan Mbak Nuning 49:25 transfer ke perusahaan? Kan percaya 49:27 kalau Mbak Nuning transfer ke saya, Mbak 49:28 Nuning kenal. Tapi kalau enggak menoning 49:30 kenal saya, kalau dia enggak kirim 49:32 bagaimana? Rugi kan gitu kan. 49:35 Jadi paling memungkinkan sudah kirim 49:37 saya Mbak Nuning transfer ke perusahaan 49:39 nomor rekeningnya ini. 49:41 H 49:41 ya nanti kita ee bantu pesankan ke 49:44 perusahaan kita konfirmasi sudah 49:46 transfer dan biasanya ada kode unik ya. 49:49 Katakan Mbak Nuning belanja Rp100.000 49:51 Rp100.000 nomor Mbak Nuning belakangnya 49:53 apa? Ee 60100.000 601 kita kirim dah. 49:57 Nanti sistem itu mengecek, "Oh, R.601 50:00 itu orderan dari Valentino atas nama 50:03 Mbak Nuning." Sret sudah kirim. Jadi dua 50:05 pihak itu aman gitu kan. Jadi ketika 50:08 katakan Valentino, "Mbak Nuning, saya 50:10 sudah transfer kok ee belum terima 50:13 barangnya." Mbak Nuning nanti komponen 50:15 ke perusahaan, "Saya sudah transfer ke 50:18 sejumlah 1601 50:20 kok belum sampai barangnya ya. Jadi bisa 50:22 seperti itu." Jadi, 50:23 itu baik dropship ataupun reseller se. 50:25 Oh, iya. Jadi ee dengan adanya online 50:28 ini luar biasa memungkinkan semuanya 50:31 terjadi dan secara komplain itu cepat ya 50:33 saya cara kita kalau mau komplain, kalau 50:36 kita mau ngecek bahkan ada beberapa 50:37 perusahaan itu kayak sekarang Tiki nih. 50:39 Kalau kita kirim barang kita bisa 50:41 masukkan resinya kita sudah tahu oh 50:42 barang kita sudah dikirim sekarang ada 50:44 di pesawat. Kita cek lagi masukkan ee 50:47 nomornya oh sudah mendarat pesawatnya 50:49 dan sedang dijalan prosesnya. Begitu cek 50:52 lagi oh sudah sampai di rumah. Jadi 50:54 dengan itu namanya auto tracking ya. 50:56 Jadi 50:57 ini kita hidup sebuah zaman yang luar 50:59 biasa memungkinkan semuanya bisa 51:01 terjadi. Yang penting adalah kemauan. 51:04 Jadi jembatan berarti ya kita 51:06 menjembatani kebutuhan orang untuk ee 51:10 ber 51:10 atau disampaikan kepada yang memiliki 51:13 barang yang dibutuhkan dan dari situ 51:15 kita dapatkan kehidupan. 51:16 Iya. Wajar kan kita dapat komisi karena 51:18 kita membantu menjualkan ee barang milik 51:21 perusahaan. Perusahaan senang enggak? 51:22 Wah, senang sekali perusahaan. Karena 51:24 apa? Secara tidak langsung dia 51:25 mendapatkan sales. Makanya salah satu 51:27 mentor saya itu punya reseller. Jumlah 51:29 reseller ini ada 55.000 orang, Pak. Ni 51:32 bagaimana dia punya pasukan penjualan 51:34 5.000 orang? He. 51:36 Jadi tidak heran yang satu lagi mur saya 51:37 itu punya ee pasukan pemasaran itu punya 51:40 reseller R.000. Jadi dia bisa jual 1 51:43 bulan R miliar itu karena rata-rata sel 51:46 itu menjual R juta ya. Ya. E bagaimana 51:50 12.000 itu dia menjual rata-rata 1000. 51:52 Jadi punya penghasilan R juta karena 51:55 apa? Dia membangun 12.000 pasukan 51:57 reseller. Dan lagi-lagi cara membangun 51:59 pasukan reseller itu ada ilmunya. 52:01 Nah, di sini didapatkan. 52:03 Iya, kita dapatkan gratis lagi, Mbak 52:04 Nuning. Siapa sih yang mau kasih kita 52:06 gratis zaman sekarang kayak gini? 52:08 Eh, buktinya ada itu. 52:09 Iya, buktinya ada kan gitu. 52:10 Oke. Ini dari Pak Andi di Cipadu, 52:12 Cileduk. Ee, Pak Ustaz mohon dong nomor 52:15 WA-nya untuk pelatihan online. Tadi 52:17 belum tercatat. Oke, nanti di penghujung 52:19 saya akan ulang lagi dan ulang lagi agar 52:21 enggak tertinggal ya. Dan ini ada sambil 52:25 senyum mungkin merupakan bagian dari ee 52:29 statement saja atau informasi. Saya 52:32 senang sekali melakukan apa yang sedang 52:35 diceritakan ini. Tapi seringnya 52:37 kehabisan barang ya. Lagi kosong ya, 52:40 lagi kosong. [tertawa] Gimana ini saking 52:41 larisnya ya kali ya. Jadi saya sama 52:44 orang-orang yang apa menjadi bagian dari 52:48 ee yang saya hubungi terpaksa harus 52:51 bilang lagi kosong. Oke, itu saja. 52:53 Terima kasih ya. Kita waktunya dibatasi 52:56 atau salah waktu membatasi kita. Jadi 52:58 silakan kita rangkum bahasan. 53:00 Iya. Makanya ee kemarin kan saya 53:02 sampaikan ada lima prospek bisnis yang 53:04 potensial 53:05 ya. untuk bisa memasuki bisnis yang 53:07 potensial itu ee salah satu syaratnya 53:10 adalah marginnya gede. Dan syarat yang 53:12 ketiga itu adalah trusted company. Kita 53:15 harus berjoin bekerja sama dengan 53:17 perusahaan yang terpercaya. Apakah dia 53:19 punya pabrik terpercaya, punya sistem 53:21 terpercaya, punya distributor yang 53:23 terpercaya, punya agen yang terpercaya. 53:25 Nah, sekarang ini yang tadi saya 53:27 ceritakan tadi, saya membantu menjual 53:29 tiga produk ya. punya satu perusahaan 53:31 besar multinasional, umurnya sudah 34 53:34 tahun, modalnya sudah ratusan triliun. 53:36 Dia punya produk tiga, produk satu 53:38 anti-aging 53:40 untuk supaya awet muda. Yang kedua, 53:42 produk kesehatan agar bisa tetap badan 53:44 sehat ya, peredaran darah lancar, 53:46 jantung kuat. Yang ketiga adalah 53:48 produknya weight management, bisa 53:50 menurunkan berat badan. Jadi perusahaan 53:52 ini sudah terbukti 34 tahun dan ada di 53:55 57 negara. Jadi memilih trusted company. 53:58 Jadi enggak ada ceritanya lagi. Wah, 54:00 lagi asyik jualan produknya habis enggak 54:02 habisan. Kenapa? Kita bermita dengan 54:05 perusahaan yang tidak trusted, enggak 54:07 punya pabriknya, enggak punya sistemnya, 54:09 enggak ada risetnya. Tapi kalau kita 54:11 bekerja sama dengan perusahaan yang 54:12 multinasional kita hal semacam itu tidak 54:16 akan terjadi. Jadi teman-teman yang 54:18 ingin menghubungi saya ingin ikut 54:20 seminar gratisnya atau ingin membeli 54:22 produk-produk yang tadi saya sampaikan, 54:24 nanti Mbak Nuning akan bisa menyebutkan 54:25 nomor handphone pribadi saya, WA pribadi 54:28 saya, atau bisa mendapatkan nomor itu 54:30 dengan mengunjungi situs SDI baru 54:33 www.sdibaru.com. 54:35 www.sdibaru.com. 54:38 Dan terakhir, tidak ada sesuatu yang 54:40 kita miliki hanya dengan dikhayalkan 54:41 saja, dengan diinginkan saja, tapi harus 54:45 dilakukan. Take action, miracle happen. 54:49 Kalau kita memulai, kita take action, 54:51 maka keajaiban itu akan datang. Tidak 54:54 ada yang it came from nowhere, ujuk-ujuk 54:56 langsung sukses, ujuk-ujuk langsung 54:57 kaya, ujuk-ujuk langsung berhasil. 54:59 Tidak. Semuanya dilakukan dengan kerja 55:01 keras. Take action, lakukan sedikit demi 55:04 sedikit. dan syarikat dagang Islam baru. 55:06 Ee apa yang kami lakukan melakukan 55:07 syarikat dagang Islam baru adalah dengan 55:09 memberikan agar mengajak anggota kami 55:11 untuk mulai take action. Caranya dengan 55:14 mulai mengikuti seminar gratis yang 55:16 setiap Sabtu kami lakukan di 55:19 www.sdibaru.com. 55:22 Iya, jelas sekali apa yang sudah 55:25 disampaikan Ustaz Valentino Dinsi 55:28 terkait dengan enggak ngapa-ngapain tapi 55:30 bisa dapat duit di rumah. Tapi enggak 55:31 ngapa-ngapainnya dalam tanda petik ya, 55:33 karena tetap saja harus melakukan ee 55:37 proaktif menghubungi orang kemudian 55:39 menyebarkan ee ini dan itunya. 55:42 Mudah-mudahan kita betul-betul bisa 55:44 kosongkan kelas agar bisa diisi oleh 55:46 sesuatu yang baru. Karena seperti yang 55:48 kita tahu zaman berubah enggak lagi 55:51 kayak zamannya dulu ya. Segala sesuatu 55:53 bisa saja kita raih sebagaimana 55:55 sahabat-sahabat atau saudara-saudara 55:57 kita yang lain. Tidak ada sesuatu yang 55:59 instan. Dan kalau tadi yang terakhir 56:02 kita dengar take action, maka keajaiban 56:03 akan terjadi. Mari kita lakukan. Jangan 56:06 lupa tadi telepon yang saya janjikan 56:08 untuk saya sampaikan adalah 0813 56:13 1961 56:15 1961 56:17 8972. 56:20 Oke, diulang ya biar enggak salah. 56:22 081319618972. 56:28 Ustaz Valentino Dinsi terima kasih 56:30 banyak. Dan untuk teman-teman ikhwan 56:32 akhwat semua di mana pun rahasil bisa 56:35 disimak. 56:36 Mudah-mudahan kita benar-benar mampu 56:38 optimal melangkah ke depan meskipun kita 56:41 hanya di rumah saja. Billahi taufik 56:43 walhidayah. Wasalamualaikum 56:45 warahmatullahi wabarakatuh. 56:46 Waalaikumsalam.